Makalah Pendidikan Lingkungan Hidup “ keanekaragaman Hayati”

Disusun untuk memenuhi tugas Pendidikan Lingkungan Hidup Dosen Pengampu: Sri Sulistyorini, M.Pd.
Disusun oleh : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Nurrakhmah Dwiyani Natalia nur kasanah Retno lestari Karunia yeni susilowaty Saifa dini damaya Widya ayu pratiwi 1401411291 1401411474 1401411274 1401411420 1401411208 1401411253

Rombel / Kelompok : 055 / 06

Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang
2012

i

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur senantiasa penyusun panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua,sehingga penyusun mampu menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Makalah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas Pendidikan Lingkungan Hidup. Adapun isi dari makalah ini yaitu menjelaskan tentang keanekaragaman hayati. Tujuan disusunnya makalah ini adalah agar para pembaca lebih memahami nilai-nilai pemahaman terutama dalam memahami keanekaragaman hayati yang tersebar di muka bumi. Selain itu, makalah ini juga diharapkan mampu membawa pembaca untuk lebih menumbuhkan sikap positif terhadap hal-hal yang berkaitan dengan keanekaragaman hayati baik macam maupun jenisnya. Sejauh ini kami menyadari bahwa makalah ini masih sarat akan kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Maka dari itu, kritik dan saran yang membangun dari pembaca sangat kami butuhkan demi kesempurnaan makalah ini. Demikianlah makalah ini kami susun. Jika dalam makalah ini terdapat hal-hal yang kurang berkenan dihati pembaca, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca.

Semarang,

Maret 2012

penyusun

ii

.......1 1.................................................5-7 2............ Latar Belakang........4...................................4....................... Sistematika penulisan...................................11-12 2..............................................i KATA PENGANTAR.....................2..... Metode penulisan....2 1..........................................................Daftar Isi HALAMAN JUDUL.......................3...............................................................15 DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………………...3-5 2..............................................................................1 1........................13-14 BAB III PENUTUP 3...................... Tujuan Penulisan..1 Simpulan ……………………………………………………………………......8-10 2.........................................6......16 iii .................................................. Nilai dan manfaat keanekaragaman hayati.....2 BAB II KAJIAN TEORI DAN PEMBAHASAN 2.......................ii DAFTAR ISI............................................... Kekayaan jenis hayati Indonesia.............2 Saran …………………………………………...........................................1.................................................... Pengertian keanekaragaman hayati..........................................1 1........................................................ Tingkat keanekaragaman hayati.... Konservasi (Perlindungan) Keanekaragaman Hayati.1...iii BAB I PENDAHULUAN 1................3...........................3 2.............. Dampak Kegiatan Manusia terhadap Keanekaragaman Hayati.............................................. Rumusan Masalah....................5............................................2......................................................................15 3..................................................5.......................

3 Tujuan penulisan Tujuan kami menyusun makalah ini antara lain: 1. Dalam skala global. yang meliputi konservasi. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan keanekaragaman hayati yang tinggi dan merupakan aset bangsa yang tak ternilai dan perlu dilestarikan melalui perlindungan dan pemanfaatan secara berkelanjutan. 1. serta akses dan pembagian keuntungan yang adil. Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah pendidikan lingkungan hidup. Secara efisien dan efektif diperlukan target dalam usaha konservasi dengan mengetahui dimana pusat keanekaragaman hayati yang dijadikan tingkatan prioritas secara nasional maupun internasional.2 Rumusan Masalah 1) Apakah pengertian keanekaragaman hayati ? 2) Apa saja tingkatan keanekaragaman hayati itu? 3) Apa yang menyebabkan keanekaragaman gen ? 4) Apa yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman hayati tingkat ekosistem ? 5) Bagaimanakah kondisi keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia ? 6) Apa manfaat keanekaragaman hayati bagi kehidupan manusia ? 7) Apa saja dampak kegiatan manusia terhadap keanekaragaman hayati ? 8) Bagaimana konservasi (perlindungan) terhadap keanekaragaman hayati ? 1. 2.1 Latar belakang masalah Kekayaan hayati di dunia tidak tersebar seragam. secara sederhana dapat diidentifikasi daerah target yang dimaksud dengan membuat penilaian (scoring) antar negara yang memiliki kekayaan spesies yang tinggi. daerah tropis umumnya merupakan tempat hidup berbagai jenis spesies dalam jumlah yang besar dibandingkan daerah lain. seperti diamanatkan dalam UU Nomor 5 Tahun 1994 Tentang Keanekaragaman Hayati.BAB 1 PENDAHULUAN 1. Menambah wawasan masyarakat/pembaca akan keanekaragaman hayati dan manfaatnya bagi kehidupan manusia. pemanfaatan berkelanjutan atas komponen keanekaragaman hayati. 1 .

5. Pengertian keanekaragaman hayati 1.5. 1.4.5. Metode Penulisan Metode penulisan yang kami gunakan untuk mencari sumber-sumber dalam pembuatan makalah ini adalah dengan cara mengumpulkan data dari buku pendidikan lingkungan hidup (PLH) dan media lainnya seperti internet.5. Dampak kegiatan manusia terhadap keanekaragaman hayati 2 .5.5.1. Jenis Tingkatan keanekaragaman hayati 1.1. Kekayaan jenis hayati Indonesia 1.2.4. Nilai dan manfaat keanekaragaman hayati 1. Sistematika Penulisan 1.6.5. Konservasi (perlindungan) keanekaragaman hayati 1.5.3.

3 . Gen pada setiap individu.1. walaupun perangkat dasar penyusunnya sama. Bentuk.BAB II PEMBAHASAN 2. serta keanekaragaman sifat. ini semua disebabkan oleh pengaruh perangkat pembawa sifat yang disebut dengan gen. Gen merupakan bagian kromosom yang mengendalikan ciri atau sifat suatu organisme yang bersifat diturunkan dari induk/orang tua kepada keturunannya. serta berbagai materi genetik yang dikandungnya dan keanekaragaman sistem ekologi di mana mereka hidup. laut maupun sistem-sistem perairan lainnya.2 Tingkat keanekaragaman hayati a. warna pada buah mangga. hewan. jamur dan mikroorganisme. Semua makhluk hidup dalam satu spesies/jenis memiliki perangkat dasar penyusun gen yang serupa. Susunan perangkat gen inilah yang menentukan ciri atau sifat suatu individu dalam satu spesies. 2. mulai dari organisme tingkat rendah sampai organisme tingkat tinggi. tetapi susunannya berbeda-beda bergantung pada masing-masing induknya. warna bulu dan bentuk pial pada ayam. Keanekaragaman hayati tingkat gen Gambar 5. rasa. Termasuk didalamnya kelimpahan dan keanekaragaman genetik relatif dari organisme-organisme yang berasal dari semua habitat baik yang ada di darat. Keanekaragaman genetik pada ayam Keanekaragaman warna bunga pada tanaman mawar. Apa yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman gen? Perkawinan antara dua individu makhluk hidup sejenis merupakan salah satu penyebabnya.1 Pengertian keanekaragaman hayati Keanekaragaman hayati (biodiversity) adalah semua kehidupan di atas bumi ini baik tumbuhan. Keanekaragaman hayati dapat terjadi pada berbagai tingkat kehidupan.

Sedangkan keanekaragaman buatan dapat terjadi antara lain melalui perkawinan silang (hibridisasi). dapat diamati. ada yang merambat). Keanekaragaman hayati tingkat jenis Gambar 5. Keanekaragaman yang terjadi secara alami adalah akibat adaptasi atau penyesuaian diri setiap individu dengan lingkungan. tetapi diantara mereka terdapat perbedaan-perbedaan sifat yang mencolok. b. antara lain ciri-ciri fisiknya. Misalnya ukuran tubuh atau batang (ada yang tinggi dan pendek). bentuk buah dan biji. kacang tanah. jumlah biji. karena diantara jenis tersebut ditemukan ciri-ciri yang berbeda antara ciri satu dengan yang lainnya. Sebagai contoh hewan adalah suku Felidae.2. serta rasanya yang berbeda. kebiasaan hidup (tumbuh tegak. Di antara jenis kacang-kacangan tersebut dapat dengan mudah dibedakan. Walaupun hewan-hewan tersebut termasuk dalam satu familia/suku Felidae. Faktor lingkungan juga turut mempengaruhi sifat yang tampak (fenotip) suatu individu di samping ditentukan oleh faktor genetiknya (genotip). 4 . Misalnya bentuk dan ukuran tubuh. kacang kapri. warna biji. Sebagai contoh dalam suku kacang-kacangan. kebiasaan hidup dan lain-lain.warna. seperti pada buah rambutan. antara lain. Kombinasi susunan perangkat gen dari dua induk tersebut akan menyebabkan keanekaragaman individu dalam satu spesies berupa varietas yang terjadi secara alami atau secara buatan. kacang hijau dan kacang buncis. Keanekaragaman jenis mammalia Untuk mengetahui keanekaragaman hayati tingkat jenis pada tumbuhan atau hewan.Keturunan dari hasil perkawinan memiliki susunan perangkat gen yang berasal dari kedua induk/orang tuanya.

ada yang tidak. kadar garam. dan lamanya penyinaran. Demikian pula halnya dengan suhu. kelembapan. dan lingkungan kimiawi yaitu air. yang membentuk suatu komunitas. mineral. Ada lingkungan yang banyak air. 2. keasaman.Misalnya. yaitu : letaknya diantara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudera (Pasifik dan Hindia). tipe lorengnya. ada yang sedikit. Keadaan ini akan berpengaruh terhadap jenis-jenis flora dan fauna yang menempati suatu daerah. Antara makhluk hidup dengan lingkungan fisik yaitu suhu. curah hujan. Di daerah beriklim sedang terdapat bioma Taiga. cahaya. Dengan beranekaragamanya kondisi lingkungan dan keanekaragaman hayati. Perbedaan letak geografis menyebabkan perbedaan iklim. Ada lingkungan yang banyak mendapatkan cahaya matahari. intensitas cahaya matahari. maka terbentuklah keanekaragaman ekosistem. Apa yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman tingkat ekosistem?. ketinggian. Di tempat ini tidak ada pohon. serta sifat-sifat geografisnya yang unik. mineral. antara lain rusa kutub dan beruang kutub. c. perbedaan warna bulu. Ini dikenal sebagai interaksi biotik. Di dalam lingkungan yang berbeda dapat dijumpai keanekaragaman hayati yang berbeda. tingkah laku. Hewan yang dapat hidup. 5 . Sebagai contoh Di daerah dingin terdapat bioma Tundra. ukuran tubuh. Perbedaan letak geografis antara lain merupakan faktor yang menimbulkan berbagai bentuk ekosistem. Jenis tumbuhan yang paling sesuai untuk daerah ini adalah tumbuhan conifer. dan rusa kutub. Kondisi lingkungan beraneka ragam.3 Kekayaan jenis hayati Indonesia Kekayaan hayati Indonesia dimungkinkan oleh beberapa hal. jumlah pulaunya yang amat banyak. dan hewannya antara lain anjing hutan. keanekaragaman hayati tingkat ekosistem Antara makhluk hidup yang satu dengan yang lain (baik di dalam jenis maupun antarjenis) terjadi interaksi. yang tumbuh hanya jenis lumut. juga terjadi interksi. serta lingkungan hidupnya. Ini terkenal sebagai interaksi biotik-abiotik yang membentuk sistem lingkungan atau ekosistem. Hubungan timbal balik ini menimbulkan keserasian hidup di dalam suatu ekosistem. pH. Perbedaan iklim menyebabkan terjadinya perbedaan temperatur.

Oleh karena itu. Keanekaragaman ekosistem menghasilkan keanekaragaman spesies. 15 % amphibi dan reptilia. dan dari kawasan Australia. Tingkat endemisme di Indonesia tinggi terutama di pulau-pulau Sulawesi. Walaupun menempati hanya 1. dari padang es dan padang rumput pegunungan di Irian Jaya sampai berbagai jenis hutan hujan dataran rendah di Kalimantan. Sumber : Hilman & Romadoni (2001) Tabel 5.3 % wilayah daratan bumi. Flora Indonesia termasuk ke dalam wilayah Malenesia dan paling tidak mengandung 11 % dari spesies tanaman berbunga yang diketahui. 6 . Indonesia memiliki 17% dari seluruh jumlah spesies dunia. dari terumbu karang sampai padang lamun di laut dan rawa bakau atau mangrove.Tak ada negara lain di dunia yang mempunyai keadaan sama dengan Indonesia karena terletak di antara dua wilayah biogeografi yaitu Indo-Malaya dan Australia dengan garis Wallace diantaranya. Indonesia tidak hanya merupakan negara mega biodiversity tetapi juga mempunyai tingkat endemisme yang tinggi. Indonesia dihuni paling tidak oleh 12 % mammalia dunia. Dari segi fauna Indonesia memiliki fauna dari kawasan Indo-Malaya (Asia).1 Keragaman Jenis Sumber Hayati Indonesia Dibandingkan Dengan Dunia Dari segi ekosistem. 17 % dari semua burung dan 37 % dari ikan dunia. paling tidak terdapat 42 ekosistem daratan alami dan lima ekosistem lautan terdapat di Indonesia. Irian Jaya dan Mentawai.

Pada zona tersebut fauna yang dijumpai adalah gajah Asia di hampir seluruh pulau Sumatera. Sekitar 40 juta orang Indonesia hidupnya ditopang langsung oleh keanekaragaman hayati. Banyak jenis tanaman yang kini mempunyai makna global dan nasional berasal dari Indonesia. keanekaragaman hayati adalah sumber daya yang mempunyai arti ekonomi yang penting. Zona barat meliputi pulau-pulau di sebelah barat garis Wallace. sumber daya pesisir dan laut maupun pertanian. Zona tengah sering disebut garis Wallace yang meliputi pulau Bali dan Lombok terus ke utara Pulau kalimantan dan Sulawesi sampai sebelah selatan Kepulauan Filipina. Masyarakat menggunakan lebih dari 6. burung kasuari dan cenderawasih dijumpai di Irian Jaya. Myrtaceae dan Verbenaceae. Bagi negara. Fauna Indonesia juga dipengaruhi oleh fauna Asia dan Australia. badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon. Penyebaran Flora Fauna di Indonesia tumbuhan atau flora Indonesia termasuk dalam pengaruh flora Asia dan Australia yang terbagi dalam tiga zona. Nusa Tenggara dan Irian Jaya. dengan menggantungkan hidupnya pada hutan. Flora zona barat didominasi suku Dipterocarpaceae yang meliputi Pulau Sumatera dan sebagian Kalimantan (dipengaruhi vegetasi Asia). 7 . terutama dalam hal tumbuhan yang bernilai ekonomi dan dalam keanekaragaman jenis membuat Indonesia dikenal sebagai pusat keanekaragaman dunia atau pusat vavilov. Pada zona tersebut dapat dijumpai jenis-jenis endemik yaitu burung jalak Bali yang hanya dapat dijumpai di Taman Nasional Bali Barat. antara lain dijumpai komodo di pulau Komodo.Keanekaragaman hayati merupakan sumber daya yang sangat penting bagi kehidupan sosial-ekonomi dan kebudayaan masyarakat Indonesia maupun bagi negara secara keseluruhan. babi rusa di Pulau Sulawesi.000 spesies tanaman dan hewan dalam kehidupan sehari-hari. Sedang zona timur meliputi pulau-pulau di sebelah timur garis Wallace. Pada zona timur banyak didominasi suku Araucariaceae dan Myrtaceae. Antara kedua zona tersebut adalah zona peralihan meliputi pulau Jawa dan Sulawesi yang didominasi suku Araucariaceae. pada zona timur dipengaruhi vegetasi Australia yang meliputi pulau-pulau Maluku. kangguru pohon. Adanya sumber daya alam hayati yang berlimpah.

Pohon mamba (Azadirachta indica). sehingga dewasa ini 90 % makanan di dunia berasal dari sedikit jenis tanaman saja di antaranya: gandum. Masyarakat lokal telah menemukan banyak tumbuhan berguna sebagai racun atau obat-obatan. Tuba (Deris).000 spesies diperkirakan dapat dimakan. Ini terutama di hutan tropis. Obat-obatan Potensi untuk menemukan senyawa obat-obatan pada organisme liar sangat besar dan memberikan salah satu alasan untuk konservasi biodiversitas. Hewan Hanya beberapa dari spesies hewan yang telah didomestikasi untuk produksi makanan. Telah dipergunakan untuk sampo obat kutu. Produk pestisida alami Banyak tumbuhan tropis menghasilkan bahan kimia. dipergunakan untuk meracun ikan. jagung. Chrysanthemum.4 Nilai dan manfaat keanekaragaman hayati 1.2. Pasokan makanan 1.2. fungisida dan spermasida dan berharga untuk pengendalian kelahiran. Sebagai sumber insektisida (azadirachtin). Bijinya mengandung purethrin. Pada dasarnya semua protein dari hewan hanya berasal dari domestikasi hewan liar yang pernah dilakukan oleh manusia. Pertama kali digunakan seabad lalu di Timur Tengah untuk obat kutu. Contoh Ikan menjadi hewan yang didomestikasi melalui teknik akuakultur saat ini dikonsumsi hampir menyamai hasil tangkapan laut. termasuk proses pemuliaannya. dan beras. 8 . 3.1. 2.000 . 1. Kurang lebih 10.50. dan obat semprot serangga di rumah dan obat nyamuk bakar. tanaman Hanya sebagian kecil tanaman di dunia telah dimanfaatkan untuk bahan makanan dalam skala besar. tetapi hanya sedikit sekali yang telah dipergunakan sebagai makanan manusia. Sementara perekonomian menjadi semakin mengglobal. Sesungguhnya industri farmasi lebih tergantung pada produk alami. mengandung rotenone. manusia cenderung mengkonsentrasikan beberapa spesies saja.

.. atropine. Kurang lebih 121 obat-obatan berasal dari tumbuhan tingkat tinggi.Kurang lebih seperempat obat-obatan yang beredar diambil secara langsung dari tumbuhan atau versi bahan kimia yang dimodifikasi dari senyawa tumbuhan. atau diubah sifat kimiawinya. Enzim. dapat dipergunakan untuk obat. hepatitis). codeine. dan digitalis. misal ulat sutera.Casein. jambu batu (diare). Tumbuhan liar telah mengembangkan mekanisme pertahanan kimiawi selama jutaan tahun.misal lak Adesif.. Kumis kucing dan kunyit/kunir kuning 4. Biopolimer. Bahan Baku Rumah Tangga/ Industri Serat. Bahan kimia yang dikembangkan adalah racun yang sangat spesifik yang menyerang herbivora. salam (darah tinggi). protein dan tanin telah dipergunakan secara intensif sebagai lem untuk industri. quinine. 5. mengkonversinya menjadi bentuk yang dapat dipergunakan sebagai pupuk. kunir (maag. Sehingga senyawa kimia ini dapat diproduksi dengan menumbuhan tanaman tertentu. tapak dara (kanker). kadang-kadang bila diberikan dengan dosis dan cara yang tepat. Pelapis (coating).Minyak dari fosil dapat juga disintesis dari produk tanaman. termasuk morfin. Pupuk Penelitian yang dilakukan baru-baru ini telah berhasil mengidentifikasi spesies bakteria dari lautan dalam yang mampu menambat nitrogen. Beberapa tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat antara lain kumis kucing (sakit kencing batu dan ginjal). Meskipun bahan kimia ini sering beracun. 9 ..Beberapa bakteri yang hidup pada sumber air panas dapat hidup pada suhu setinggi 113 0 C dan mungkin berguna dalam produksi enzim yang stabil pada suhu tinggi (misal untuk cuci mesin).Terutama polimer seperti plastik telah dihasilkan dari bakteri dan secara teoritis dapat dihasilkan oleh tanaman. Minyak.

palem. Sebagai Sumber Pendapatan Keanekaragaman hayati dapat dijadikan sumber pendapatan. Manfaat Keindahan Keindahan alam tidak terletak pada keseragaman tetapi pada keanekaragaman. dengan mempertimbangkan aspek manfaat dan aspek kelestariannya. sehingga mengurangi pemanasan global karena CO2. teh dan kopi untuk industri minuman. Bayangkan bila halaman rumah kita hanya ditanami satu jenis tanaman saja. Pemanfaatannya yang begitu banyak dan beragam tentu saja dapat mengancam kelestariannya. durian. rempah-rempah. Misalnya untuk bahan baku industri. Beberapa spesies tumbuhan yang hidup alami dalam tanah dengan kandungan metal berat yang tinggi telah mengembangkan mekanisme biokimiawi untuk mengekstraksi metal ini dari tanah dan mengakumulasinya dalam konsentrasi tinggi dalam jaringan tumbuhan. Cacing tanah membalik tanah dan menjaga aerasi. cabai. rumput. Mikroorganisme mendekomposisi sampah dan serasah. Untuk itu kita harus bijaksana dalam memanfaatkan keanekaragaman hayati. anggrek. gandum dan kedelai untuk industri makanan. 10 . Manfaat lingkungan Organisme liar melakukan fungsi-fungsi lingkungan yang vital dan kita mengalami kesulitan untuk melakukannya sendiri. jambu biji. Semua manfaat ini adalah gratis dan biasanya diterima apa adanya dan baru disadari kalau tidak memberikan manfaat lagi. Bioremediasi mengacu kepada penggunaan organisme untuk membersihkan limbah beracun. Kelelawar menyerbuki sukun. dan perkebunan. Kini kita sadari bahwa begitu banyak manfaat keanekaragaman hayati dalam hidup kita. Perkebunan misalnya kelapa sawit dan karet. Bahan baku industri misalnya kayu gaharu dan cendana untuk industri kosmetik. apakah indah? Tentu saja akan lebih indah apabila ditanami berbagai tanaman seperti mawar. 7. melati. 8. Rempah-rempah misalnya lada. Bakteri tanah merubah nitrogen menjadi pupuk nitrat. Tumbuhan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. dan ubi kayu untuk menghasilkan alkohol. vanili. bumbu dapur. kaliandra dsb.6.

budaya. dan Kebun Raya. Tempat-tempat tersebut memiliki makna yang berbeda-beda meskipun fungsinya sama yaitu untuk tujuan konservasi. Taman nasional juga penting untuk ilmu pengetahuan. Cagar Alam Cagar alam adalah kawasan suaka alam yang mempunyai ciri khas tumbuhan. Taman Laut. Biodiversitas di Indonesia yang unik dan dilindungi terutama di taman nasional.2. Taman Nasional Komodo 2. Taman Nasional Kepulauan Seribu f. Cagar Alam. Taman nasional memiliki fungsi ganda. 1. Lokasi perlindungan tersebut misalnya berupa Taman Nasional. Taman Nasional Gunung Leuseur – Sumatera utara propinsi D. Taman Nasional Kerinci Seblat – Jambi. Taman Nasional Bali Barat h. Taman Hutan Raya. pendidikan. Hutan Wisata. Sumatera Barat c. Taman Nasional Taman nasional adalah kawasan konservasi alam dengan ciri khas tertentu baik di darat maupun di perairan. Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru g. yaitu perlindungan terhadap sistem penyangga kehidupan dan perlindungan jenis tumbuhan dan hewan serta pelestarian sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. yang perkembangannya diserahkan kepada alam. Taman Nasional Bukit Barisan Selatan – Propinsi Bengkulu sampai ujung selatan propinsi lampung d. Wana Wisata. dan rekreasi alam.5 Konservasi (Perlindungan) Keanekaragaman Hayati Tempat perlindungan keanekaragaman hayati di Indonesia telah diresmikan oleh pemerintah.I Aceh b. 11 . Hutan Lindung. Beberapa taman nasional yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut: a. satwa dan ekosistem. Taman Nasional Ujung Kulon e.

Wana Wisata Wana wisata adalah kawasan hutan yang disamping fungi utamanya sebagai hutan produksi. jenis asli atau pendatang. dan rekreasi. Taman Laut Taman laut adalah wilayah lautan yang mempunyai ciri khas berupa keindahan alam atau keunikan alam yang ditunjuk sebagai kawasan konservasi alam. alami atau non-alami. Tahura ini dapat disebut sebagai taman propinsi. Hutan Wisata Hutan wisata adalah kawasan hutan yang karena keadaan dan sifat wilayahnya perlu dibina dan dipertahankan sebagai hutan. kebudayaan. 5. berasal dari berbagai daerah yang ditanam untuk tujuan konservasi. Misalnya. juga dimanfaatkan sebagai objek wisata hutan. yang dapat dimanfaatkan bagi kepentingan pendidikan. 4. konservasi alam.3. Hutan Lindung Hutan lindung adalah kawasan hutan alam yang biasanya terletak di daerah pegunungan yang dikonservasikan untuk tujuan melindungi lahan agar tidak tererosi dan untuk mengatur tata air. 7. Kebun Raya Kebun raya adalah kumpulan tumbuh-tumbuhan disuatu tempat. Misalnya Taman Laut Bunaken di Sulawesi Utara. 6. dan rekreasi. ilmu pengetahuan. 12 . Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Purwodadi. Misalnya Pulau Sempu di Jawa Timur. pendidikan. Misalnya Hutan Wisata Pangandaran. Taman Hutan Raya (Tahura) Taman hutan raya adalah kawasan konservasi alam yang terutama dimanfaatkan untuk koleksi tumbuhan dan hewan. yang berguna untuk perkembangan ilmu pengetahuan. dan rekreasi. yang diperuntukkan guna melindungi plasma nutfah lautan. 8.

dan gen. 13 . penebangan akan menurunkan plasma nutfah. Perusakan Habitat Habitat didefinisikan sebagai daerah tempat tinggal organisme. Penggunaan Pestisida Yang termasuk pestisida misalnya insektisida. Kerusakan habitat dapat diakibatkan karena ekosistem diubah fungsinya oleh manusia. hewan. Aktifitas Manusia yang Dapat Menurunkan Keanekaragaman Hayati a. pemukiman dan akhirnya tumbuh menjadi perkotaan. Pestisida yang sebenarnya hanya untuk membunuh organisme penggangu (hama). d. gunung meletus. Kehidupan para nelayan menjadi terganggu. dan banjir. Ikan-ikan serta biota laut yang hidup bersembunyi di dalam terumbu karang tidak dapat lagi hidup dengan tentram.2. kerusakan habitat juga dapat diakibatkan oleh bencana alam misalnya: kebakaran. dan tumbuhan lainnya. beberapa di antaranya tidak dapat menetaskan telurnya karena terumbu karang yang rusak. Jadi. b. Bahan pencemar dapat berasal dari limbah pabrik dan limbah rumah tangga. Menurunnya populasi ikan akan merugikan nelayan dan mengakibatkan harga ikan meningkat. pada kenyataannya menyebar ke lingkungan dan meracuni mikroba. Kekurangan habitat diyakini menjadi penyebab utama kepunahan organisme. Perusakan terumbu karang di laut juga dapat menurunkan keanekaragaman hayati laut. hewan dan tumbuhan penting. Kegiatan manusia tersebut mengakibatkan menurunnya keanekaragaman ekosistem. c. dan fungisida. Pencemaran Bahan pencemar juga dapat membunuh mikroba. Kerusakan berbagai tumbuh-tumbuhan karena penebangan akan mengakibatkan hilangnya hewan. jamur. Penebangan Penebangan hutan tidak hanya menghilangkan pohon yang sengaja ditebang. jamur. jenis. herbisida. tetapi juga merusak pohon-pohon lain yang ada di sekelilingnya.6 Dampak Kegiatan Manusia terhadap Keanekaragaman Hayati 1. Selain akibat aktifitas manusia. misalnya hutan ditebang dijadikan lahan pertanian.

gajah. namun suasana lingkungan dibuat mirip dengan aslinya. Aktifitas Manusia yang Dapat Meningkatkan Keanekaragaman Hayati a. Taman Nasional Komodo. 14 . Oleh sebab itu pemuliaan hewan dan tumbuhan dapat berfungsi meningkatkan keanekaragaman gen. b). 3. juga meningkatkan keanekaragaman hayati. Pembiakan secara in situ adalah pembiakan di dalam habitat aslinya. Aktifitas Manusia untuk Melestarikan Keanekaragaman Hayati Hewan atau tumbuhan langka dan rawan punah dapat dilestarikan dengan pembiakan secara in situ dan ex situ. Penghijauan Kegiatan penghijauan meningkatkan keanekaragaman hayati. mamberi keindahan. Usaha pemuliaan akan menghasilkan varian baru. menurunkan suhu lingkungan.2. Misal penangkaran hewan di kebun binatang (harimau. Pembiakan secara ex situ adalah pembiakan di luar habitat aslinya. Pembuatan Taman Kota Pembuatan taman-taman kota selain meningkatkan kandungan oksigen. Pemuliaan Pemuliaan adalah usaha membuat varietas unggul dengan cara melakukan perkawinan silang. a). Kegiatan penghijauan tidak hanya menanam tetapi yang lebih penting adalah merawat tanaman setelah ditanam. burung jalak bali). c. b. Misalnya mendirikan Cagar Alam Ujung Kulon.

akan memiliki kepekaan untuk menjaga. Namun di samping itu. Keanekaragaman makhluk hidup tersebut disebut dengan sebutan keanekaragaman hayati atau biodiversitas. Dan dengan demikian dapat diharapkan bahwa seluruh masyarakat khususnya generasi muda. kegiatan manusia juga dapat meningkatkan keanekaragaman hayati misalnya penghijauan. warna. Setiap sistem lingkungan memiliki keanekaragaman hayati yang berbeda. dan pemuliaan.BAB III PENUTUP Simpulan Makhluk hidup di dunia ini sangat beragam. pembuatan taman kota. 15 . Keanekaragaman hayati ditunjukkan oleh adanya berbagai variasi bentuk. ukuran. baik keanekaragaman gen. dan sifat-sifat dari makhluk hidup lainnya. Pelestarian keanekaragaman hayati dapat dilakukan secara in situ dan ex situ. Kegiatan manusia dapat menurunkan keanekaragaman hayati. melestarikan. sudah selayaknya kita sebagai generasi muda indonesia perlu dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman mengenai keanekaragaman hayati serta nilai pentingnya bagi kehidupan manusia. dan memanfaatkan keanekaragaman hayati yang ada di bumi Indonesia tercinta ini secara berkelanjutan. Saran Sebagai penerus bangsa. jenis maupun keanekaragaman hayati ekosistem. Terdapat interaksi antara faktor genetik dan faktor lingkungan dalam mempengaruhi sifat makhluk hidup. Keanekaragaman hayati disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor genetik dan faktor lingkungan.

M. 1987. Strategi Menuju Kehidupan yang Berkelanjutan. Lingkungan Hidup dan Pembangunan.com/2009/12/06/keanekaragaman-hayatibiodiversitas/ (diakses tanggal 26 Maret 2012) . Ekologi. Salim. O. Rozy.”keanekaragaman-hayatibiodiversitas”. Soerjani..http://fauzzzblog. Jakarta: PT.wordpress. Soemarwoto. Rofiq. Jakarta: UI Press. 1994. Pembangunan Berwawasan Lingkungan.DAFTAR PUSTAKA IUCN-UNEP. 1986. Fauzzzblog. LP3ES. Lingkungan Sumberdaya Alam dan Kependudukan dalam Pembangunan. M. Bumi Wahana.Gramedia. E. dan M. Bandung: Penerbit Djambatan. WWF. M. Jakarta.

16 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful