KARYA ANDREA HIRATA BERDASARKAN PENDEKATAN EKSPRESIF, STRUKTURAL DAN SOSIOLOGI

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang Sang pemimpi adalah sebuah lantunan kisah kehidupan yang memesona dan akan membuat kita percaya pada tenaga cinta, percaya pada kekuatan mimpi, dan pengorbanan. Lebih dari itu, akan membuat Anda percaya kepada Tuhan. Andrea akan membawa kita berkelana menerobos sudut-sudut pemikiran di mana kita akan menemukan pandangan yang berbeda tentang nasib, tantangan intelektualitas, dan kegembiraan yang meluap-luap sekaligus kesedihan yang mengharu biru. Maka dari itu kami akan menganalisis dan mnengkaji novel sang pemimpi karya Andrea Hirata berdasarkan pendekatan ekspresif, struktural dan sosiologis. 1.2 Tujuan 1. Untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia 2. Untuk menambah wawasan, pengalaman serta motivasi setelah menganalisis novel Sang Pemimpi.

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pendekatan Ekspresif

1 Karya Andrea Hirata . Buku itu telah beredar sebagai referensi ilmiah. astronomi dan sastra. Saat ini Andrea tinggal di Bandung dan masih berkerja di pusat PT Telkom. Prancis dan Shelffieed Hallam University.1. desa tertinggi di dunia.Andrea Hirata. United Kindom. Sorbone. kima. Ia menggemari sainsfisika. Tesis itu telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia dan merupakan buku teori ekonomi komunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia. Sekarang ia tengah mengejar mimpinya yang lain untuk tinggal di Kye Gompa. Andrea berpendidikan ekonomi dari Universitas Indonesia. di Himalaya. Sang Pemimpi adalah novel keduanya setelah novel best seller Laskar Pelangi. Ia mendapat beasiswa Uni Eropa untuk studi master of science di Universite de Paris. Andrea lebih mengidentikan dirinya sebagai akademisi dan backpacker. Meskipun studi mayornya ekonomi. lahir di Belitong. biologi. Tesis Andrea di bidang ekonomi telekomikasi mendapat penghargaan dari kedua universitas tersebut dan ia lulus cum laude. 2.

Sesampainya di pasar ikan. Ia sudah tidak punya keluarga lagi setelah ayahnya meninggal dunia dan sejak itu Arai tinggal bersama dengan keluarga Ikal. . Arai. ketika peti itu di buka betapa kagetnya orang-orang di pasar karena baru saja melihat tiga orang keluar dari peti tanpa ekspresi sedikit pun. Banyak anak yang telat masuk sekolah termasuk Ikal. Celakanya para murid yang terlambat mengejek Pak Mustar dengan menirukan gaya pidato dari Pak Mustar dengan dipimpin oleh Arai. Celaka bagi Ikal. Apalagi mereka diberi kamar sendiri hanya untuk mereka berdua. dan Jimbron.2. Arai juga yang mengajarkan Ikal untuk mencari uang.Tidak disangka pula Pak Mustar ternyata telah berdiri tak jauh dari tempat mereka bertiga. Bahkan ketika Ikal tidak tega melihat Arai dalam keadaan seperti itu dan menangis. karena dialah yang diincar oleh Pak Mustar dan para penjaga sekolah. Pak Mustar mengunci pintu gerbang setengah jam sebelum jam masuk. Arai adalah sepupu jauh dari Ikal. Arai juga yang menghiburnya. Sebenarnya Ikal bias lolos kalau saja Ikal tidak mempedulikan panggilan dari Jimbron dan Arai. begitulah julukan dari orang Melayu untuk seseorang yang hanya hidup sebatang kara dan tidak memiliki keluarga lagi. Arai bagi Ikal sudah seperti saudara sekaligus sahabatnya. Walapun Arai tidak memiliki keluarga lagi ia tetap bisa menunjukan keteguhan hatinya. Tidak disangka pula Pak Mustar tiba-tiba berdiri di sebelah Ikal dan mengejar mereka bertiga. Bagi Ikal. Tidak diduga pula peti itu kemudian dibawah menuju pasar ikan untuk dijual.2 Sinopsis Suatu Senin di SMA Bukan Main saat diadakan upacara bendera. Arai adalah seorang pelindung atau Lone Ranger. Betapa kuat hati Simpa Keramat ini. Setelah terjadi kejar-kejaran mereka akhirnya bersembunyi disebuah peti penyimpan ikan.

Arai dan Ikalsering mendapat hukuman dari Taikong Hamim. Rupanya setelah sebatang kara seperti Arai.Pada suatu sore yang cerah ketika Ikal dan Arai sedang bermain telepon dari kaleng yang dikaitkan dengan tali. Terjadilah sebuah perkelahian seru antara Ikal dan Arai. ia selalu diantar seorang pendeta. Semua bahan-bahan yang telah dibeli itu diberikan kepada Mak Cik untuk digunakan membuat kue dan menjualnya. ia menjadi anak asuh sang pendeta. Penggawa masjid sangatlah dihormati sekaligus ditakuti. Di tengah kegaduhan itu Ikal sadar saudaranya itu tidak akan berbuat sesuatu yang buruk. Setelah Mak Cik Maryamah dan anaknya pulang. Di kampung Arai dan Ikal ada seorang dukun gigi yang sakit mandraguna. ini berhubungan dengan sebuah film di televisi balai desa yang ditonton Jimbron seminggu sebelum ayahnya wafat. gula dan lain-lain. Pertama. ketika terjadi hujanyang terus menerus maka pawang hujanlah yang menjadi pemimpin kampung tetapi jika banyak buaya yang mulai nakal pawang buayalah yang menjadi pemimpin kampung. Setelah itu mereka berdua bersepeda menuju rumah Mak Cik Maryamah. mereka heran karena kalau mengaji. Tapi ibu Ikal menolaknya karena Nurmi sangat menyayangi biolanya itu. Dalam film koboi itu tampak seseorang . Suatu hari pasein A Put sangat banyak. tanpa dikomando Ikal pun ikut memecahkan celengannya walaupun ia tidak tahu akan dipakai apa uang itu. Ikal mengira Arai akan memberikan semua uang itu kepada Mak Cik Maryamah tetapi tanpa disangka oleh Ikal. Ikal yang tidak tahu untuk apa itu segera mencegah Arai untuk membeli semua itu. Jimbron juga sama seperti Arai. Dengan berat hati pula Mak Cik menyuruh Anaknya. datanglah Mak Cik Maryamah datang bersama dengan anaknya. Para dukun dan pawang bangkrut pamornya digantikan oleh penggawa masjid. beliau adalah seorang pastor karena beliau seorang Katolik. Arai menuju pasar. Pendeta berdarah Italia itu tak sedikit pun bermaksud mengonversikeyakinan Jimbron. Hanya berbekal palu. Beliau malah tak pernah telat jika mengantarkan Jimbron mengaji ke masjid. Arai memerintahkan Ikal untuk mengumpulkan semua uang itu ke dalam karung gandum. Jimbron adalah seseorang yang membuat Arai dan Ikal takjub dengan tiga macam keheranan. hidup sebatang kara dan tidak punya saudara lagi. Sebetulnya. Nurmi untuk memberikan biolanya sebagai ganti dari beras yang telah diberikan. perkelahian itu menimbulkan kegaduhaan dan juga menyebabkan tiga karung yang berisi kapuk pecah dankapuknya bertaburan ke mana-mana. Dia memiliki kesaktian yang hebat dalam hal menyembuh sakit gigi. Tradisi berakhir setelah Islam masuk kekampung Ikal. Didikan yang sangat keras membuat mereka ditakuti. tetapi merekalah yang mendidik para warga kampung Ikal dan Arai tentang Budi Pekerti yang luhur. Begitulah tradisi kampung Ikal. Arai tiba-tiba menuju peregasan dan memecahkan celengan ayamnya. Ia membeli terigu. Di masjid pula Ikal dan Arai mengenal Jimbron yang gagapnya bukan main dansangat gila kuda. balok. esoknya ia didatangai oleh tetua kampung untuk dijadikan seorang pemimpin kampung. Mereka ingin meminjam beras dari ibu Ikal. karena nafas mereka tidak panjang kalau mengaji. salah satu penggawa masjid. tapi kami memanggilnya Pendeta Geovanny. dan paku ia bisa menyembuh sakit gigi. Keheranan mereka yang kedua adalah Jimbron sangat menyukai kuda. dia adalah A Put. Kata orang-orang. Ibu Ikal dengan senang hati memberikan sebagian berasnya untuk Mak Cik Maryamah.

danau itu adalah tempat buaya-buaya sebesar tong berumah tangga.. menjadi kuli ngambat.. Atau. Berdiri sepanjang malam menyiangi kepiting untuk dipaketkan ke Jakarta. Jimbron mengenal kuda seperti ia pernah melihatnya langsung." Arai meliuk . Jimbron adalah pemuda yangmudah mengantuk tapi jika sedikit saja ia mendengar tentang kuda. Bahkan ia tidak pernah tersenyum lagi. Setiap Minggu pagi Jimbron menghambur ke pabrik cincau. Laksmi seperti trauma karena orang-orang terdekatnya meninggalkan dia satu persatu. Bertahun-tahun sudah Laksmi hidup tanpa senyum seakan-akan di dunia ini tidak ada yang menyayanginya. Setiap pagi mereka selalu seperti semut kebakaran. Dengan senang hati. Dan hanya ada satu cara untuk membalas sang Taikong yaitu dengan mengucapkan amin dengan sangat tidak tuma'ninah. maka telinga layunya sontak berdiri. Arai.. Taikong pun menghukum dia dengan cara berlagak seperti kuda. setelah tamat SMP Ikal. Karena di kampung Arai tak ada SMA. menguap diisap oleh daya tarik laki-laki tampan ini. persoalannya." Maka Arai langsung menyambut dengan lolongan seperti serigala mengundang kawin.. yaitu sebagai penyelam di padang golf. sirna tak ada bekasnya. banya kanak putus sekolah dan bekerja untul membantu ekonomi keluarga mereka. kepala sekolah SMA Bukan Main. Setiap Taikong Hamim menjadi imam salat jamaah dan tiba pada bacaan akhir Al-Fatihah: "Whalad dholiiiiiin. Pernah suatu hari Taikong Hamin marah besar karena didalam buku TPA-nya hanya terdapat kuda. hanya saja gaji mereka bisa telat berbulan. Mereka yang masih bersemangat sekolah umumnya bekerja di warung mi rebus. Ketika Arai dan Ikal menyarankan Jimbron untuk ditangani oleh orang yang ahli.. semua kelelahan kami serta mertalenyap... Sebelum menjadi kuli ngambat mereka pernah memiliki pekerjaan lain yang juga memungkinkan untuk tetap sekolah. Arai. Atau menjadi buruh pabrik kepiting. dia adalah Laksmi. Di kampung Ikaldan Arai tak ada seekorpun kuda tapi. Sampai di sekolah. Mereka juga pernah bekerja sebagai part time office boy dikompleks kantor. Pada saat itu pula PN Timah mengalami kebangruktan.. Jimbron segera menjadi pencinta kuda yang fanatik.. dengan membersihkan diri seadanya mereka tergopoh-gopoh ke sekolah.membawa orang sakit untuk diobati dengan mengendarai kuda secepat angin sehingga orang itu dapat diselamatkan. Bola golf di dasar danau dengan mudah dapat ditemukan karena indah berkilauan. mmiiiiiiiinnnnn.liukkan suaranya dan terangterangan merobek-robek wibawa Taikong. Barangkali Jimbron menganggap nyawa ayahnya dapat tertolongjikaia membawa ayahnya ke Puskesmas dengan mengendarai kuda. Julian Ichsan Balia. Penjaga padang golf akan membayar untuk setiap bola golf yang dapat diambil pada kedalaman hampir tujuh meter di dasar danau.. Ada satu lagi anak yang hidupnya hanya sebatang kara. "Aaammmiiinnn." Di televisi balai desa mereka menyimak ulasan Ibu Toeti . Menjelang pukul tujuh. dan Jimbron merantau ke Magai untuk sekolah di SMA Bukan Main. Karena pekerjaan merekas sebagai kuli ngambat itulah mereka bisa menyewa sebuah los sempit di dermaga dan pulang ke rumah orangtua setiap dua minggu. walaupun Laksmi tidak memperdulikan dia. guru kesusastraan: Bapak Drs. dan Jimbron. seperti Ikal. ia hanya berkata "Aku hanya ingin membuatnya tersenyum. mmiiinn... Jimbron sangat tergila pada Laksmi. ia membantu Laksmi di Pabrik Cincau. Senyumnya itu sangat dirindukan semua orang yang mengenalnya..

Hari pembagian raport sangatlah istimewa bagi ayah Ikal. ia menjadi imam besar baloch. Dalam waktu singkat.Adhitama tentang sepak terjang seorang patriot muda Mujahiddin yang baru saja menumbangkan komandan resimen utara Tentara Merah Rusia. beliau selalu menyiapkan segala sesuatu dengan sangat baik. Terbunuhnya komandan resimen utara Tentara Merah menjadi tonggak penting direbutnya kembali zona utara dari penaklukan Tentara Merah. Maka pembagian rapor adalah acara yang dapat membanggakan bagi sebagian orang tua sekaligus memalukan bagi sebagian lainnya. Sebab menonton . Semua orangtua murid dikumpulkan di aula dengan nomor kursi besar-besar. Keluarga Oruzgan Mourad Karzani turun-temurun memimpin gerilyawan Baloch sehaj Afganistan melawan pendudukan Inggris dan sampai saat terbuhuhnya komandan Rusia itu. dan tepuk tangan kembali membahana waktu namanya kembali dipanggil untukmengambil raport Arai. Di dalam aula itu. Dengan bersepeda ayah Ikal berangkat ke SMA Negeri Bukan Main. Setelah menerima rapor Ikal. Tepuk tangan ramai bersahutan ketika nama ayah Ikal dipanggil. Di sanalah berhak duduk para orang tua yang anaknya meraih prestasi sepuluh besar. Tidak terlalu buruk. Beliau melihat kami melambai-lambai dan mengayuh sepedanya makin cepat. sesuai peringkat anaknya. Beliau mengelap keringat. Ikal dan Arai serentak berdiri ketika melihat sepeda ayah Ikal. Persiapan ayah Ikal mengambil rapor akan ditutup dengan berangkat ke kawasan los pasar ikan untuk mencukur rambut dan kumis ubannya. Mulai dari sepatu. Pak Mustar mempersilakan ayah Ikal menempati kursi nomor lima yang kosong. Pak Mustar mengurutkan dengan teliti seluruh peringakat dari tiga kelasangkatan pertama SMA Bukan Main. Setelah tiba beliau menepuk-nepuk pundak mereka sambil memberikan senyumnya yang indah. Jika merapat di Dermaga Olivir Magai maka peradaban pertama yang ditemukan orang adalah sebuah gedung bioskop. Usai salat subuh ayah Ikal siap berangkat. Nomor itu juga dicantumkan dalam undangan. merapikan rambutnya dengan tangan dan berjalan tenang memasuki aula dengan gaya jalannya yang pengkor. seorang tukang sekop diwasrai dipanggil dua kali oleh Kepala SMA Negeri Bukan Main. sekaligus pemicu hengkangnya Rusia dari Afghanistan tahun berikutnya. untuk mengambil rapor anak-anaknya. mencari kursi nomor tiga. Ayah Ikal sangat sayang pada Ikal maupun Arai. buktinya jika tiba hari pembagian raport beliau mengambil cuti 2 hari. sudah hampir sepuluh tahun mereka menggempur invasi Rusia. Tapi sedikit pun kami tak berani meliriknya. ikat pinggang. Pak Mustar menjejer sepuluh kursi khusus di depan. sepeda yang beliau gunakan hingga baju safari empat saku yang hanya dipakai saat acara penting. Dari peringkat pertama sampai terakhir 160. Oruzgan disambut bak pahlawan. Dibawah rindang dedaunan bungur Ikal dan Arai menunggu ayanhnya. Mereka selalu memakai sarung sampai kepala mereka terkadang mereka juga menutupi wajahnya. Sepeda itu mudah dikenali dari kap lampu alumunium putih yang menyilaukan ditimpa sinar matahari. Pemuda Mujahid itu Oruzgan Mourad Karzani. Berbagai bangsa tekah berlabuh di Dermaga Magai. Gedung bioskop itu berada persis di depan los kontrakan Ikal dkk. dan yang paling sering adalah Orang Saung. 30 km jauhnya.

tapi karena pikiran mereka sudah dipengaruhi oleh nafsu akhirnya mereka menemukan cara yang tepat agar bisa masuk bioskop dan menonto film itu. Dan jalan cerita tak lebih dari hanya kejar-kejaran antara majikan yang gendut itu dan pembantunya. Namun. Setelah film berjalan 20 menit munculah kembali sang pembantu dengan hanya berpakain seperi yangterlihat pada poster. nyonya rumah. ketika merka bertiga sedang asyik menonton tiba-tiba tiga bayangan menghalangi pandangan mereka. Ikal. Karena rasa penasaran. semakin tak ada tanda-tanda pakaian menutupinya. dan mereka berhasil masuk. Dan ternyata mereka bertiga adalah Pak Mustar dan para penjaga sekolah. bersuit-suit. Ikal sebagai pembantu dan Jimbron sebagai majikan gendut. mereka bertiga harus membersihkan WC . Film dimulai dengan adegan seorang bapak yang gendut dan botak. Walaupun demikian. Maka tak adasiswa SMA Negeri Bukan Main yang berani dekat-dekat bioskop itu. Orang-orang berkerudung yang telah berulang kali menonton film ini bertepuk tangan sebelum tirai itu terbuka. Karena memang masih mudah mereka sangat penasaran. karena hanya mereka bertigalah yang bias melihat film itu. Tapi sore ini berbeda. sebuah poster film baru. Hukuman mereka tidak cukup sampai disitu. Arai sebagai anjing pudel. suaranya bertalu-talu. Senin pagi. Mulanya beberapa ekor tikus got melintas cepat di bawah layar dan sekeluarga kecoak merayap di sudut-sudutnya. Arai dan Jimbron kemudian digelendang keluar oleh mereka bertiga. rupanya bukan. Seekor anjing pudel berlari-lari mengelilingi meja makan. dan kedua anak remajanya sedang makan. Dari microphone yang terus-menerus feed back. Pak Mustar naik podium. Membicarakannya pun sungkan. dan Arai baru pulang sekolah dan sedang duduk santai di beranda los kontrakan mereka waktu melihat para petugas bioskop mengurai gulungan terpal besar berukuran 4 x 3meter. Arai dan Jimbron dibariskan terpisah. Besoknya mereka benar-benar menjadi artis di sekola. Dengan Arai merhardik mereka. Cukup sulit mereka bisa menonton film itu. mereka bertiga sangat ingin menonton film itu. Kupikir merupakan bagian dari film. Setelah lampu dimatikan tanda film akan dimulai dengan leluasa mereka bertiga membuka kerudung. Setelah poster itu terbuka seluruhnya maka terlihatlah dengan jelas bahwa poster itu bergambar seorang yang hanya mengenakan bikini saja. Hukuman pun akhirnya diputuskan. Dan sekian detik kemudian layar padam dan lampu mulai menyalah. sebenarnya mereka juga cukup takut karena 2 hari lagi mereka akan mendapat hukuman dari Pak Mustar. Ikal. Mereka langsung tahu adalah yang mereka tunggu-tunggu berperan sebagai babu. Tapi merka tak menemukan wanita di poster film yang mengundang mereka bertiga masuk ke dalam bioskop bobrok ini. Mulanya mereka hanya melihat gambar dua potong betis yang putih. Mereka terkejut karena penonton yang menyesaki bioskop riuh bertepuk tangan. Ikal. yaitu mereka harus berakting layaknya film yang mereka tonton itu.bioskop merupakan salah satu larangan paling keras Pak Mustar. Jimbron. Adegan pun dimulai dengan kejar-kejaran kembali. habitat hewan-hewan itu memang berada di dalam gedung bioskop ini. dan dari balik tirai muncullah wanita poster itu sambil membawa dandang nasi. Dan senin pagi ini tak ada siswa yang terlambat apel karena semuanya ingin menyaksikan tiga pesakitan di eksekusi. pemandangan semakin menarik sebab seiring dengan semakin panjang terpal diurai dan semakin keatas betis itu tampak.

dan Arai pun marah padanya. Arai dengan emosinya memarahi Ikal karena telah mengecewakan ayahnya. Seisi kampung tumpah ruah kedermaga. Bahkan ketika dia dihukum pun dia tetap membicarakan soal kuda sampai-sampai Ikal marah dan menghardiknya. Arai dan Jimbron sedang bekerja mencuci piringpiring kotor. Jika tamu-tamu terhormat dari Tasmania itu melenggang di atas jembatan tadi. Semua mata tertuju ke pintu kapan itu dan ruangan di dalam nyayang gelap. dengan sikap pesimisnya ia tertpuruk pada urutan 75. Jimbron tidak dapt tidur .sekolah. Karena pikiran yang pesimis dan malas belajar itulah ia mempersembahkan kusir nomor 75 bagi ayahnya.di antara mereka tampak bupati. Kemudian satu-persatu kuda itu turun dan angat indahlah pemandangan sore itu. Bendera kapal BINTANG LAUT SELATAN telah tampak dihorizon sejak pukul tiga sore dan mulai pukul dua dermaga telah dipadati orang-orang Melayu yang ingin melihat langsung hewan yang hanya pernah mereka lihat dalam gambar. Jimbron walaupun ia mendapat hukuman tetaplah senang -senang saja dan topik pembicaraannya tak pernah jauh dari soal kuda. Jimbron yang memiliki hati yang lemut pun tak menyangka akan mendapat perlakuan seperti itu dari temannya. kepala desa. tiba-tiba dia berhenti di depan restoran mi rebus di sana ia melihat dirinya sendiri. ketika Ikal dengan lembut meminta maaf atas tingkah lakunya. Karena keranjingannya terhadap kuda. BINTANG LAUT SELATAN merapat. lurah. dan para dukun berbagai spesialisasi lengkap dengan baju dinasnya masing-masing. Kuda itu akan 2 minggu lagi dan berjumlah 7 ekor. Pintu utamanya dipaskan pada ujung pelataran sehingga tercipta jembatan antara dermaga denga kapal. Tapi ayah Ikal datang dan seperti biasanya ia kemudian mengambil rapot dan langsung pulang. betapa terkejutnya Jimbron. Semangat Ikal seakan surut untuk melanjutkan sekolah karena pada akhirnya ia akan seperti apa yang dia lihat di resoran maupun tempat lain. Pelataran panjang yang menjulur ke pintu kapal telah dibangun. Pintu kapal dibuka. Suatu ketika ketika Ikal berlari pulang sekolah. pasti akan menambah pesona sore bersejarah di kampung kami ini. tiba-tiba ia juga melihat 3 orang yang sama menjadi kernet. Sinar matahari sore terbias pada permukaan laut membentuk pita berwarna jingga yang memukau dari dermaga sampai ke kaki langit. dan seperti sudah bisa diduga sebelumnya Jimbron seakan mau pingsan. Ikal menjadi malas belajar dan sangat pesimis dalam kehidupannya. Kuda – kuda itu kemudian dimasukkan ke dalam truk dan di bawah ketempatnya. Dasar Jimbron yang memiliki hati yang lembut. Ia seperti tersambar petir. Ikal begitu kaget dan langsung berlari pulang karena ia melihat orang lain menjelma menjadi dirinya dan 2 orang sahabatnya. Ketika berlari kembali. camat. Ikal pun tak kaget jika nanti ayahnya tidak datang. Ini merupakan pekerjaan besar tapi tak mengapa karena memang untuk peristiwayang amat penting. beliau tetap seperti biasanya dengan ritual yang telah sudah lama beliau lakukan. Maka pada saat beliau mengambil rapot. Pada suatu hari terdengarlah kabar bahwa Capo akan memelihara kuda. tetapi walau demikian ayah Ikal tetaplah bangga pada anaknya. Sungguh sangat mengecewakan. ratusan jumlahnya. Ia berpikir akan menjadi seperti Lintang. Ada satu kuda yang sangat indah dan berwarna putih seperti salju. Sungguh sangat perih hati Ikal. ia pun memaafkannya.

Dan Laksmi mulai tersenyum. Akhirnya Ikal menemukan satu untuk membantu sepupujauhnya itu. Arai mencintai Nurmala sejaki melihat Nurmala pada hari pendaftaraan. Ikal menyuruh Arai untuk berguru cinta pada Bang Zaitun. yaitu dengan lagu. Semakin hari keadaan Jimbron semakin gawat. matanya sayu memandangi dermaga. Ia akan menyayikan lagu itu pada saat hari ulang tahun Nurmala. Ikal ingin membalas kebaikan hati Arai. Sore hari. Jika diajak bicara. maka yang mangajak bicara hanya bicara sendiri. mulai dari puisi.Arai pun berusaha dengan keras hingga tangannya melepuh. Ia sekarang menjadi orang yang sangat mencintai Laksmi. Belajar dari kegagalannya dulu. Tapi yang menjadi masalah adalah Arai tidak memiliki musikalitas yang mumpuni untuk itu. ia mengendarai kuda itu dan mendatangi Laksmi dan menunjukan kehebatan sang kuda. Pimpinan Orkes Melayu Pasar Ikan BelokKiri. senyum yang telah lama di dambakan orang-orang di sekitarnya. Ia mulai malas makan dan lupa bahawa dirinya adalah seorang murid SMA Bukan Main. Suatu hari Arai yang telah bekerja Capo pulang ke rumah dengan membawa kuda putih.memikirkan kuda – kuda itu. Nurmala akan segera meninggalkan Belitong untuk menjalani rencana lima tahun plus dua tahun konservatifnya. Arai sangat mencintai Nurmala. gurindam. dan juga surat cinta tapi Nurmala tidak tersentuh sedikit pun. malahan ia menaikkan volume suaranya. Arai juga telah merencanakan rencana yang sangat indah. Ia tahu apa yang harus diperbuatnya untuk Arai. melanjutkan kehidupan ini. Kali ini lagunya adalah “Can't Stop Loving You”. Jimbron tidak lagi menjadi maniak kuda. Hari itupun tiba. Arai telah merayu Nurmala dengan banyak cara. Nurmala yang merasa terganggu karena suara Arai kemudian menyalakan sebuah piringan hitam dan memutar lagu “When I am Fal in Love” yang dinyayikan oleh penyayi aslinya. Ikal kembali mendudukkan ayahnya pada urutan ketiga sedangkan Arai melejit hingga urutan kedua. kali ini Arai hanya akan komat-kamit sedangkan yang bernyayi adalah kaset yang akan diputar oleh Ikal dan . Karena itu. Sebuah rencana memang dibutuhkan untuk. Idenya adalah Arai akan kembali menyayi seperti dulu tetapi dengan lagu yang berbeda. dan menjelang malam perpisahan sekolah Arai telah menyiapkan sebuah rencana lagi untuk Nurmala. semakin Arai menaikkkan volume suaranya Nurmala juga semakin meninggikan volume piringan hitamnya dan akhirnya setelah berjuang sekian lama melawan penyayi berkelas Dunia Arai pun menyerah. Dengan bersama Ikal dan Jimbron Arai pulang dengan tertunduk lesu. adapun Nurmala sampai karatan menempati urutan pertama. Dan akhirnya Arai mendapatkan juru jitu menaklukan wanita dari Bang Zaitun. maka dari itu ia ingin membantu Arai untuk merebut hati Nurmala. Kebaikan Arai akhirnya berbuah kebaikan juga. pada jam ketika kuda-kuda itu datang. Araipun setuju dengan ide itu. Arai menyayikan lagu itu di depan jendela kamar Nurmala. syair. Betapa senangnya Jimbron. Berminggu-minggu Arai belajar lagu “When I am Fall in Love” dan berminggu-minggu pula Ikal dan Jimbron harus menahan rasa pening karena suara Arai yang parau dan kering itu. Mereka bersua pergi ke Bang Zaitun untuk berguru masalah Cinta. Tapi dasar memang sudah cinta. Arai tidak menyerah. Kali ini dalam pembagian rapot terakhir saat tamat SMA Bukan Main.

tapi pada akhirnya Ikal bisa mengatasinya. Betapa senang dan bahagianya Arai melihat itu. karena menurut sang Mualim itulah adalah tempat yang paling aman. Nurmala tiba-tiba menanyakan kabar Arai. Tetapi karena mereka belum pernah ke Jakarta. Tidak ketinggalan pula Arai dan Ikal akan merantau menuju Jawa. Setelah lulus kuliah Ikal mengetahui bahwa ada pengumuman beasiswa strata dua. Setelah mencari selama 5 bulan merka berdua akhirnya mendapat pekerjaan sebagai seorang sales. Dan kali ini Arai berhasil membuat Nurmala meniggalkan Arai hingga lagu selesai. Mereka bertemu Jimbron yang sudah menikah dengan Laksmi dan mempuyai anak. tanpa pikir panjang Ikal pun mencoba mengikuti tes untuk mendapatkan beasiswa itu. Tapi sayang pabriknya harus tutup karena bangkrut. kemudian Ikal mendengar suara yang cukup dia kenal. ibunya. mereka berdua ternyata menaikki bus yang salah. Ikal kembali rindu dengan teman sekaligus sepupu jauhnya. Tidak disangka pula riset yang dilakukan Ikal mendapat pujian yang sangat bagus dari seorang Profesor. surat pengumuman beasiswa akhirnya tiba. Sang Mualim pun siap jika mereka tidak kuat maka 6 bulan lagi menunggu mereka di dermaga ini. sungguh tak disangka setelah sekian lama tak bertemu akhirnya Ikal bertemu dengan Arai yang juga sedang mengajukan beasiswa untuk kuliah di Eropa. Tanpa diduga pula bahwa itu memang suara Arai. Arai. Keberuntungan pun masih memihak mereka berdua tetangga mereka mengajak mereka untuk berkerja sebagai tukang fotokopi di IPB. Dengan menumpang kapal BINTANG LAUT SELATAN berangkatlah keduanya dengan diringi oleh orang-orang yang mereka kenal. Dan tidak lupa sang Mualim berpesan pada mereka untuk pergi ke Jakarta Selatan tepatnya Terminal Ciputat.Jimbron. Tahun-tahun berlalu. Mereka berdua ingin merebut sukses di tanah jawa. Cukup bingung Ikal menjawab pertanyaan itu. Setelah sekian lama tak pulang ke Belitong kali ini Ikal dan Arai pulang kembali ke kampong halamanya. Waktu yang dinanti-nanti tiba. tanpa diduga oleh Ikal. Tak lama setelah itu Ikal mendapat perkerjaan baru sebagai Tukang Pos danArai masih berkerja di kios fotokopi. . Lalu mereka mendapatkan pekerjaan di Pabrik Tali. Pak Balia. Hari wawancara pun tiba begitu gugup Ikal karena saingan Ikal adalah tamatan mahasiswa yang cukup pintar-pintar. setelah lama mereka tidak bisa menjual barang akhirnya merekapun dipecat. Ayah Ikal. Setelah sekian lama berkerja sebagai tukang sortir. Bu Muslimah. Setelah 5 hari terapung-apung di laut lepas sampailah mereka di Jakarta. Setelah perbincangan yang cukup hangat dengan Nurmala. Pada saat kuliah di UI itulah Ikal bertemu dengan Nurmala. Dan esoknya mereka mendapatkan kamar kos. Selepas Ikal keluar dari ruangan pewawancara. Setelah berjalan cukup jauh akhirnya mereka menemukan sebuah masjid untuk sekedar berteduh. dan juga Pak Mustar ikut mengantar mereka. Malamnya Ikal berjalan-jalan untuk menikmati suasana yang telah lama ia rindukan. Tanpa sadar mereka menaikki bis menuju Terminal Bogor. Kemudian mereka berusaha untuk mencari pekerjaan supaya mereka bisa melanjutkan hidup di Jakarta. sampai akhirnya Ikal bisa kuliah di UI.

sedangkan Aray menduduki peringkat lima. Meskipun keadaan ekonomi mereka tidak memungkinkan untuk menggapai cita-citanya. di sana mereka belajar sangat tekun. 2. 2. waktu Arai kelas 1 SD.3. Temukan berliannya budaya sampai ke Perancis. beliaulah yang selalu memberikan motivasi dan mimpi-mimpi yang setinggi-tingginya kepada muridnya. anak beranak itu meninggal bersamaan. Montesquieu. baru enam tahun ketika itu.3 Pendekatan Sruktural 2. Voltavie. terbukti Ikal menduduki peringkat tiga. Menginjak kelas 3 SD. Arai. Ibunya wafat saat melahirkan adiknya. Alur maju Ikal dan Aray lolos seleksi ke sekolah negeri. Tema dalam novel Sang Pemimpi adalah Kehidupan sosial Ikal dan Aray merupakan anak dari Belitong yang mempunyai mimpi yang sangat tinggi yaitu dapat bersekolah di Altar suci almamater terhebat tiada tara yaitu Sorbonne dan menjelajahi kemegahan Eropa sampai ke Afrika yang eksotis. Prancis begitu juga dengan Arai. Louis Pasteur. . Di sanalah orang berlayar science. Sorbonne. Namun sungguh malang nasibnya. ayahnya juga wafat. dasar cerita (yang dipercakapkan di pakai sebagai dasar mengarang). Ikuti jejak-jejak Sarte. Beliau pernah berkata “Jelajahi kemegahan Eropa sampai ke Afrika yang eksotis. Neneknya adalah adik kandung kakek Ikal dari pihak ibu.3.Perlahan-lahan Ikal mulai membuka surat itu dan didapatkannya ia lulus tes dan akan kuliah di Paris di Univesite de Paris. Alur dalam novel Sang Pemimpi adalah Campuran.1 Tema Tema adalah pokok pikiran. Langkahkan kakimu di atas altar suci almamater tersebut tiada tara: Sorbone. Alur mundur Ikal dan Arai masih bertalian darah. Kepedihan belum mau menjauhi Arai. ketika mereka duduk di kelas 1 SMA semester 1. Arai menjadi yatim piatu. Lalu Arai tinggal berdua dengan ayahnya. Di sekolah itu juga terdapat guru yang bernama Pak Balia. dan ayahnya gemetar disamping jasad beku sang ibu yang memeluk erat bayi merah bersimbah darah. tetapi semuanya dapat ditaklukan oleh rasa optimis dan semangat tinggi belajar dan bekerja untuk menggapai semua impian mereka.2 Alur Alur adalah rangkaian peristiwa yang direka dan dijalin dengan seksama dan menggerakkan jalan cerita melalui kerumitan kearah klimaks dan penyelesaian. sebatangkara. Ia kemudian dipungut keluarga Ikal. sastra dan seni sehingga mengubah peradaban”.

berdiri sendirian di tengah belantara ladang tebu yang tak terurus. Pendeta Geovani : Orang yang sangat menghargai perbedaan. Ayah Ikal : Pendiam namun penuh kasih sayang. Tokoh dalam novel Sang Pemimpi: Ikal : Sang pemimpi namun terkadang meragu. gayung tempurung kelapa. Tanjong Pandan. Terminal Baranang Siang. Pak Belia : Sang motivator untuk murid-muridnya. 2. pekerja keras dan trauma setelah keluarganya meninggal dunia. Kosan. Pelabuhan. 2. Bang Zaitun : Humoris dan cerewet. Satar : Guru ngaji yang tegas.3. Ibu Ikal : Bijaksana dan sayang terhadap keluarga. Hazani : Guru ngaji yang tegas.Ikal teringat. Itulah seluruh harta bendanya. dengan menumpang truk kopra. Toikong Hamim : Guru mengaji yang tegas. Mak Cik : Wanita malang setengah baya. Zaskia Nurmilah : Wanita tangguh yang memiliki rasa gengsi yang tinggi dan tidak sembarang orang laki-laki yang dapat mendekatinya. Tangan kirinya menggenggam beberapa lembar buku tak bersampul. ruang dan suasana terjadinya lakuan di karya sastra. Ikal dan ayahnya menjemput Arai. penggaris kayu yang sudah patah disisipkan di pinggangnya. H. H. Aray : Sang pemimpi sejati.Gantong. Pak Mustar : Tegas. sajadah. Celana dan bajunya dari kain belacu lusuh dengan kancing tak lengkap. Depok. Gudang Peti Es. Sebatang potlot yang kumal Arai selipkan di daun telinganya. disiplin namun penyayang. mainan buatannya sendiri. Sore itu Arai sudah menunggu kami di depan tangga gubuknya. Latar dalam novel Sang Pemimpi: Belitong. anak kecil itu mengapit dikeyiaknya karung kecampang berisi beberapa potong pakaian. Jimbron : Penakut. Dermaga. Aput : Dokter gigi yang ajaib. SMA Bukan Main. Babakan Fakultas. mempunyai pola pikir jangka panjang yang sulit ditebak. . Pasar Pagi. Laksmi : Pendiam. Manggar. Pabrik Cincau. Universitas Indonesia. Bioskop. Sudah berjamjam ia menunggu kami. beberapa hari setelah ayahnya meninggal. Brussles. IPB. adil dan rela berkorban.3.4 Tokoh Tokoh adalah tokoh dalam karya sastra yang diperikan segi-segi wataknya sehingga dapat dibedakan dari tokoh yang lain. Los di Pasar Kumuh. dan bingkai plastik murahan berisi foto hitam putih ayah dan ibunya ketika pengantin baru. optimis.3 Latar Latar adalah keterangan mengenai waktu.

6 Gaya Bahasa Gaya bahasa adalah pengungkapan perasaan atau pikiran dengan menggunakan pilihan kata tertentu.5 Amanat Amanat adalah gagasan yang mendasari karya sastra. Amanat dalam novel Sang Pemimpi: “Bercita-citalah yang tinggi. Kutipan halaman 1 “Semburan ultraviolet menari-nari di atas permukaan laut yang bisu bertapis minyak” Metonimia adalah suatu gaya bahasa yang menggunakan sebuah kata atau nama yang dipersamakan dengan suatu benda. pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca. Gaya bahasa dalam novel Sang Pemimpi: Asosiasi adalah gaya perbandingan terhadap benda yang sudah disebutkan dengan memberi persamaan dengan benda tersebut sehingga jelas kepada pembaca keadaan benda itu. tega. Kutipan halaman 3 “Aku hafal lingkungan ini karena sebenarnya aku. Kutipan halaman 169 “Bintang Laut Selatan merapat”. Jimbron dan Arai tinggal di salah satu los di pasar kumuh ini. : Pedagang yang bengis.7 Sudut Pandang Sudut pandang adalah posisi pengarang dalam tulisannya.3.A Lung : Pemilik warung yang baik hati. sok kuasa dan tak mau kalah. Nyonya Lam N. bermimpilah yang besar karena yang terpenting adalah bukan seberapa besar mimpi kita tapi seberapa besar kita untuk mimpi itu”. P. Personifikasi adalah sifat benda mati diumpamakan dengan benda atau mahkluk yang bernyawa yang dapat bergerak sendiri. 2. Kutipan halaman 10 “Masalah-masalah orang muda seperti akar rumput yang kusut”.3.3. 2. . Sudut pandang novel Sang Pemimpi adalah Sudut pandang orang pertama sebagai pelaku utama. 2.

Setelah Mak Cik Maryamah dan anaknya pulang. Pendeta berdarah Italia itu tak sedikit pun bermaksud mengonversikeyakinan Jimbron. Pernah suatu hari Taikong Hamin marah besar karena didalam buku TPA-nya hanya terdapat kuda." Maka Arai . Ikal mengira Arai akan memberikan semua uang itu kepada Mak Cik Maryamah tetapi tanpa disangka oleh Ikal. Dengan berat hati pula Mak Cik menyuruh Anaknya. Jimbron mengenal kuda seperti ia pernah melihatnya langsung. Rupanya setelah sebatangkara seperti Arai. Dalam film koboi itu tampak seseorang membawa orang sakit untuk diobati dengan mengendarai kuda secepat angin sehingga orang itu dapat diselamatkan. Beliau malah tak pernah telat jika mengantarkan Jimbron mengaji ke masjid. Arai juga yang mengajarkan Ikal untuk mencari uang. tapi kami memanggilnya Pendeta Geovanny. Apalagi mereka diberi kamar sendiri hanya untuk mereka berdua.. Pada suatu sore yang cerah ketika Ikal dan Arai sedang bermain telepon dari kaleng yang dikaitkan dengan tali. Jimbron adalah pemuda yangmudah mengantuk tapi jika sedikit saja ia mendengar tentang kuda. mereka heran karena kalau mengaji. Semua bahan-bahan yang telah dibeli itu diberikan kepada Mak Cik untuk digunakan membuat kue dan menjualnya. ia menjadi anak asuh sang pendeta.. Dan hanya ada satu cara untuk membalas sang Taikong yaitu dengan mengucapkan amin dengan sangat tidak tuma'ninah. Setelah itu mereka berdua bersepeda menuju rumah Mak Cik Maryamah. beliau adalah seorang pastor karena beliau seorang Katolik. Taikong pun menghukum dia dengan cara berlagak seperti kuda. gula dan lain-lain. Mereka ingin meminjam beras dari ibu Ikal. Ikal yang tidak tahu untuk apa itu segera mencegah Arai untuk membeli semua itu. Arai tiba-tiba menuju peregasan dan memecahkan celengan ayamnya. maka telinga layunya sontak berdiri. Nurmi untuk memberikan biolanya sebagai ganti dari beras yang telah diberikan.4 Pendekatan Sosiologis Arai bagi Ikal sudah seperti saudara sekaligus sahabatnya. Jimbron selalu diantar seorang pendeta. Tapi ibu Ikal menolaknya karena Nurmi sangat menyayangi biolanya itu. Sebetulnya. ini berhubungan dengan sebuah film di televisi balai desa yang ditonton Jimbron seminggu sebelum ayahnya wafat. perkelahian itu menimbulkan kegaduhaan dan juga menyebabkan tiga karung yang berisi kapuk pecah dan kapuknya bertaburan ke manamana. Arai menuju pasar. Barangkali Jimbron menganggap nyawa ayahnya dapat tertolongjikaia membawa ayahnya ke Puskesmas dengan mengendarai kuda. Di tengah kegaduhan itu Ikal sadar saudaranya itu tidak akan berbuat sesuatu yang buruk. Ia membeli terigu. tanpa dikomando Ikal pun ikut memecahkan celengannya walaupun ia tidak tahu akan dipakai apa uang itu. Arai memerintahkan Ikal untuk mengumpulkan semua uang itu ke dalam karung gandum. Bagi Ikal. Jimbron segera menjadi pencinta kuda yang fanatik.. Setiap Taikong Hamim menjadi imam salat jamaah dan tiba pada bacaan akhir Al-Fatihah: "Whalad dholiiiiiin. Arai adalah seorang pelindung atau Lone Ranger.2. datanglah Mak Cik Maryamah datang bersama dengan anaknya. Kata orang-orang. Ibu Ikal dengan senang hati memberikan sebagian berasnya untuk Mak Cik Maryamah. Pertama. Terjadilah sebuah perkelahian seru antara Ikal dan Arai. Di kampung Ikaldan Arai tak ada seekorpun kuda tapi. Keheranan mereka yang kedua adalah Jimbron sangat menyukai kuda.

.1 Simpulan Kemiskinan. Mimpi adalah energi bagi kehidupan masa kini untuk melangkah menuju masa impian yang diinginkan. mmiiinn.. kepahitan hidup dan berbagai hambatan yang membelit cita-cita seseorang bukanlah alasan untuk berhenti bermimpi...." Arai meliuk . BAB III PENUTUP 3...langsung menyambut dengan lolongan seperti serigala mengundang kawin. mmiiiiiiiinnnnn. "Aaammmiiinnn. DAFTAR PUSTAKA .liukkan suaranya dan terangterangan merobek-robek wibawa Taikong.