P. 1
Definisi RKAKL

Definisi RKAKL

|Views: 592|Likes:
Published by sunar_disini

More info:

Published by: sunar_disini on Sep 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2014

pdf

text

original

NAMA KELAS NIP 1.

: SUNAR : 6B ASP : 4200914012

Apa yang dimaksud dengan RKA-KL dan jelaskan mengapa penganggaran dalam RKA-KL perlu dibatasi? Jawab : Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-KL) merupakan dokumen perencanaan dan penganggaran yang berisi program dan kegiatan suatu Kementerian Negara/Lembaga dan sebagai penjabaran dari Rencana Kerja Pemerintah dan Rencana Kerja Kementerian Negara/Lembaga yang bersangkutan dalam satu tahun anggaran serta anggaran yang diperlukan untuk melaksanakannya. Penganggaran secara strategis dalam RKA-KL perlu dibatasi dengan pagu realistis, agar tekanan pengeluaran/pembelanjaan tidak mengganggu pencapaian tujuantujuan fiskal, sehingga penyusunan RKA-KL oleh Kementerian Negara/ Lembaga dilaksanakan setelah menerima Surat Edaran Menteri Keuangan tentang Pagu Sementara Kementerian Negara/Lembaga yang merupakan pagu anggaran yang didasarkan atas kebijakan umum dan prioritas anggaran hasil pembahasan Pemerintah Pusat dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pagu Sementara tersebut merupakan batas tertinggi alokasi anggaran yang dirinci menurut program dan terdiri atas pagu rupiah murni, PHLN, dan PNBP.

2.

Jelaskan Pengertian Penelaahan RKA-KL dan Sebutkan Ruang Lingkupnya? Jawab: Penelaahan RKA-KL adalah kegiatan meneliti kesesuaian antara RKA-KL hasil pembahasan Kementerian Negara/Lembaga dan Komisi Mitra Kerja terkait DPR dengan Pagu Sementara, prakiraan maju yang telah ditentukan sebelumnya, dan standar biaya. Dilanjutkan meneliti kesesuaian RKA-KL dengan Pagu Definitif untuk mengakomodir perubahan-perubahan yang ditetapkan dalam UU APBN. Ruang lingkup penelaahan meliputi penelitian terhadap RKA-KL dan dokumen pendukungnya, besaran alokasi pada pagu sementara, prakiraan maju dan penerapan standar biaya dalam RKA-KL berdasarkan Surat Edaran Menteri Keuangan tentang Pagu Sementara dan Surat Edaran Menteri Keuangan tentang Pagu Definitif dari masing-masing program.

3.

Sebutkan dan jelaskan Mekanisme penelaahan berdasarkan Pagu Sementara? Jawab:  Kementerian Negara/Lembaga menyampaikan RKA-KL 20x1 yang sudah ditandatangani oleh Pejabat Eselon I dan dokumen pendukung beserta data elektronik kepada Kementerian Keuangan c.q. DJA selambat-lambatnya minggu kedua bulan Juli 20x0  Pejabat DJA bersama-sama Pejabat Biro Perencanaan atau pejabat lain yang berwenang pada Kementerian Negara/Lembaga terkait melakukan penelaahan RKA-KL dimaksud. Penelaahan RKA-KL, sebagai berikut : 1. Meneliti kelayakan kegiatan ditinjau dari analisis manfaat dan biayanya (cost benefit analysis), kesesuaian dengan tupoksi K/L, dan konsistensi dengan RKP dan Renja K/L. 2. Meneliti kesesuaian RKA-KL dengan besaran alokasi Pagu Sementara meliputi: a) Meneliti alokasi pagu dana per program; b) Meneliti alokasi pagu dana berdasar sumber pembiayaan

 Kegiatan dan keluarannya beserta masukan sumber daya yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan. Kementerian Negara/Lembaga menyesuaikan Renja-KL menjadi RKA-KL yang dirinci menurut unit organisasi dan kegiatan. 5. Sebutkan lnformasi yang dinyatakan dalam RKA-KL ? Jawab:  Kebijakan dan hasil yang diharapkan dari suatu program. program. Program. 2. 3. Kebijakan. dan kegiatan yang dilengkapi dengan sasaran kinerja. c. b. K/L menyesuaikan Renja K/L menjadi RKA-KL atau menyusun RKA-KL setelah menerima Surat Edaran Menteri Keuangan tentang pagu sementara. RKA-KL yang telah disesuaikan tersebut dibahas oleh K/L bersama-sama dengan DPR (Komisi terkait di DPR). 6. Sebutkan acuan dalam penyusunan RKA-KL? Jawab: Penyusunan RKA-KL mengacu pada: Rencana Kerja Pemerintah (RKP) hasil pembahasan dengan DPR Pagu Sementara/Pagu Definitif Hasil Kesepakatan DPR dengan kementerian negara/lembaga Tupoksi unit organisasi kementerian negara/lembaga Jelaskan secara singkat proses penyusunan DIPA! Jawab: 1. Renja K/L ditelaah dan ditetapkan oleh Kementerian PPN/Bappenas berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan. . f. Renja K/L memuat kebijakan. Prakiraan maju untuk tahun anggaran berikutnya. d. Kegiatan. e. alokasi anggaran yang berasal dari pagu indikatif. 4. Pagu indikatif untuk tahun anggaran yang sedang disusun. : SUNAR : 6B ASP : 4200914012 Berdasarkan pagu sementara. Sasaran Kinerja. K/L menyusun Renja K/L untuk tahun anggaran yang sedang disusun dengan mengacu pada prioritas pembangunan nasional dan pagu indikatif yang ditetapkan dalam Surat Edaran Bersama antara Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas dengan Menteri Keuangan.NAMA KELAS NIP 4. Pagu sementara merupakan dasar K/L mengalokasikan anggaran dalam program/kegiatan. 7. dan prakiraan maju untuk tahun anggaran berkutnya. Sebutkan isi dari Renja-KL? Jawab: Kementerian Negara/Lembaga menyusun Rencana Kerja Kementerian Negara/Lembaga (Renja-KL) yang memuat : a.  Kondisi yang diinginkan untuk mencapai sasaran program berupa output dan kegiatan tahunan yang akan dilaksanakan.

Kementerian Keuangan bersama K/L melakukan penyesuaian RKA-KL sepanjang hasil pembahasan RAPBN antara Pemerintah dan DPR menyebabkan adanya perubahan. . 8. program. Perpres tentang Rincian ABPP menjadi dasar K/L untuk menyusun konsep DIPA.q. 6. Kementerian Keuangan menelaah RKA-KL hasil pembahasan dengan pagu sementara. 10. kegiatan dan jenis belanja.q. dan standar biaya yang telah ditetapkan. 7. RKA-KL hasil pembahasan tersebut dijadikan bahan penelaahan oleh Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Keuangan c. Direktorat Jenderal Anggaran. fungsi. 9. Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Kementerian Perencanaan menelaah kesesuaian antara RKA-KL hasil pembahasan dengan RKP. RKA-KL yang telah disepakati DPR ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang Rincian ABPP. prakiraan maju yang telah disetujui tahun sebelumnya.Konsep DIPA ditelaah dan disahkan oleh Kementerian Keuangan c.NAMA : SUNAR KELAS : 6B ASP NIP : 4200914012 5. Rincian ABPP tersebut dirinci menurut organisasi. Seluruh RKA-KL hasil pembahasan atau yang telah disepakai oleh DPR kemudian dihimpun menjadi Himpunan RKA-KL yang merupakan lampiran tak terpisahkan dari Nota Keuangan dan RAPBN dan selanjutnya diajukan Pemerintah kepada DPR untuk dibahas dan ditetapkan menjadi UU APBN.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->