Contoh-contoh Pelanggaran HAM

Contoh Pelanggaran HAM Berat di Indonesia. Setelah sebelumnya diuraikan tentang beberapa kasus dan Contoh Pelanggaran HAM di Indonesia, maka untuk memahami lebih lanjut tentang pelanggaran HAM ini, maka tiba saatnya akan diuraikan secara lebih rinci lagi mengenai contoh pelanggaran HAM berat yang terjadi di Indonesia beberapa waktu lalu. Umumnya pelanggaran Ham berat banyak terjadi di Indonesia di masa lalu, dan tidak tertutup kemungkinan akan terjadi lebih berat lagi di masa akan datang. Untuk memahami seperti apakah yang termasuk pelanggaran Ham berat, berikut akan dijabarkan Contoh-contoh Pelanggaran HAM Berat di Indonesia agar kita sebagai manusia sedikit banyak faham tindakan apa sajakah yang tergolong sebagai pelanggaran HAM, agar kita dapat menjaga hubungan yang baik serta tidak mengusik hak asasi sesama manusia. Sebab terkadang kasus pelanggaran HAM bisa saja terjadi kepada baik dalam keadaan sadar ataupun tidak. Beberapa contoh kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia yang terjadi dimasa lampau dapat kita petik sebagai pelajaran adalah sebagai berikut:

PELANGGARAN HAM BERAT YANG DILAKUKAN OLEH OKNUM TNI Contoh pelanggaran Ham berat di Indonesia yang pertama dilakukan oleh oknum TNI. Sebagaimana yang kita ketahui TNI atau Tentara Republik Indonesia sejatinya bertugas untuk menjaga keutuhan negara dari serangan pihak luar yang mencoba merusak dan menghancurkan keutuhan negara, tetapi pada masa kekuasaan Presiden Soeharto,TNI beralih fungsi sebagai alat untuk memperkuat kekuasaan. Banyak kasus tindakan kriminal, penculikan dan pembunuhan kepada orang-orang yang menentang pemerintah. PELANGGARAN HAM BERAT DI PROPINSI MALUKU Maluku berdarah atau Ambon berdarah, adalah sebutan untuk pelanggaran HAM berat yang terjadi di salah satu propinsi di wilayah timur Indonesia. Dimana pada saat itu terjadi kerusuhan yang dilakukan oleh suku agama satu kepada suku dan agama lainnya tepat sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri 1419H. Serangan itu telah banyak mengakibatkan banyak jatuh korban dan hak asasi mereka ternodai. Tercatat lebih kurang sekitar 8 ribu orang meninggal dunia termasuk penduduk tak berdosa menjadi korbannya, hampir 4 ribu orang mengalami luka berat, ribuan pemukiman warga, kantor, pasar, sekolah, dan fasilitas umum lainnya dihancurkan. Akibat kejadian tersebut sekitar 692 ribu jiwa mengungsi ke tempat yang aman untuk menghindari serangan mendadak dari pertikaian itu.

negara harus menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan bagi korban pelanggaran HAM.PELANGGARAN HAM BERAT ANTAR SUKU DI SAMBAS. Indonesia merupakan negara hukum sehingga penyelesaian secara hukum harus ditegakkan. Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pun tak melekat dalam hati. 3.823 warga Madura mengungsi ke daerah yang lebih aman. Dikatakannya. Apapun itu. Ketika itu para jenderal dan perwira TNI dibunuh dan disiksa secara sadis. Pemerintah. Akibat pertikaian tersebut. Dan inilah yang terjadi di Sambas. 21 kendaraan dirusak. Dalam catatan sejarah." ujar Haris di Jakarta. dan 29. . Kerusuhan Sambas merupakan peristiwa pecahnya pertikaian antar etnis pribumi dengan pendatang. kita sebagai manusia yang berakal dan beragama hendaknya saling menghormati atas perbedaan. Namun. Menurutnya. Permintaan maaf hanya melangkapi saja. Jumat (23/3). kecuali AH. Kalimantan Barat. Karena perbedaanlah yang membuat hidup lebih indah. 202 orang mengalami luka berat dan ringan. Koordinator dan Badan Pekerja Federasi Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar menegaskan kasus pelanggaran HAM tidak cukup hanya dengan permintaan maaf seorang presiden. data menyebutkan terdapat 489 orang tewas. KALIMANTAN BARAT Tampaknya agama dan suku sering menjadi pemicu meletusnya konflik dan kerusuhan di Indonesia. peritiwa G30S PKI adalah peristiwa dimana beberapa jenderal dan perwira TNI menjadi sasaran penculikan dan pembunuhan secara sadis pada malam 30 september sampai 1 oktober tahun 1965. yakni suku Dayak dengan Madura yang mencapai klimaks pada tahun 1999. Sekali lagi HAM telah dinodai. Tak peduli dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pemersatu kita orang Indonesia. Itulah secuil contoh pelanggaran HAM berat di Indonesia yang bisa diuraikan disini dari beberapa pelanggaran HAM berat lainnya yang luput dari pengetahuan kita. dan pihak yang bertanggungjawab harus dihukum. maka kebenaran harus diungkap. "Negara punya hukum. 10 rumah ibadah dan sekolah dirusak. nihil yang mewujudkan keadilan bagi para korban pelanggaran HAM. PELANGGARAN HAM BERAT PADA PERISTIWA G30S PKI Seperti yang banyak diceritakan pada pelajaran sejarah. pelaku dari peritiwa G 30 S PKI adalah para anggota PKI (Partai Komunis Indonesia). Nasution saja yang berhasil meloloskan diri.833 pemukiman warga diobrak-abrik dan dimusnahkan. jangan hanya bicara tapi harus bertindak cepat dan cekatan menyelesaikan kasus pelanggaran HAM. selama ini pemerintah hanya mampu beretorika melalui kemampuan politik. Dimana telah terjadi kerusuhan besar antar suku yang menyebabkan banyaknya jatuh korban jiwa di Sambas (1970-1999). kata Haris. Nama anak AH Nasution yang tertembak saat peristiwa G30S PKI adalah Ade Irma Suryani Nasution termasuk sang ajudan bernama Lettu Pierre Tendean. tetapi naas yang menjadi korban adalah seorang anak yang tak lain adalah putrinya sendiri.

betapa negara begitu semena-mena terhadap rakyatnya. karena bisa dihambur-hamburkan dengan sangat mudah. Saat tragedi itu. ada 6 orang masih sangat kanak-kanak. saban tahun—meski tak rutin karena kondisi Aceh tak selalu kondusif untuk mengenang tragedi—warga Aceh Utara khususnya para korban tragedi Simpang KKA memperingatinya. "Presiden tidak berani karena rawan ada risiko politik dari mantan pelaku pelanggaran HAM yang kini berpolitik. banyak juga yang masih bernyawa sambil merintih. puluhan mayat dan ratusan korban tergelatak. Jeritan dan tangisan para korban memecah telinga siapa saja yang pernah mendengar. banyak darah berceceran di sekitar simpang PT KKA. Senin. harga peluru tentara begitu murahnya. ada yang sudah kaku. termasuk Saddam Husein (7 tahun) menjadi korban kebuasan aparat negara. mencari tempat yang bisa dijadikan tempat berlindung. Sekedar merawat ingatan. 3 Mei 1999 atau sebelas tahun silam. Saat itu. Selain itu. Dari jumlah itu. . Karenanya. dan juga bagi masyarakat Aceh pada umumnya. Hanya data yang dikumpulkan oleh Tim Pencari Fakta (TPF) Aceh Utara menyebutkan 115 orang mengalami luka parah. yang lainnya berlarian seperti dikejar air tsunami.Ia pun menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak berani menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat. sementara 40 orang lainnya meninggal dunia. Presiden juga abai terhadap pertimbangan hukum MA dan Komnas HAM tentang kewajiban presiden untuk memberikan rehabilitasi terhadap korban pelanggaran Tanggal 3 Mei punya banyak makna bagi warga Aceh Utara. Tanggal tersebut selain bermakna resistensi atau perlawanan rakyat melawan negara. juga sebuah kenangan buruk." ujar Haris Ia menegaskan selama ini Presiden SBY terlihat ragu bahkan tidak cukup memiliki kepercayaan diri menyelesaikan sejumlah kasus pelanggaran HAM berat. korban luka-luka tak terhitung. Setelah itu.

bahwa saat peristiwa itu terjadi. malam itu tidak terjadi apa-apa yang berarti di Desa Cot Murong. tubuh-tubuh warga yang kena tembakan jatuh menindihnya. pelakunya harus diadili. Minggu pagi.Sementara data yang dikeluarkan Koalisi NGO HAM Aceh. dirinya melihat banyak sekali korban tembakan yang rubuh. Kronologi Peristiwa Sebelum Kejadian Jumat malam. Tidak jelas apakah anggota TNI itu benar hilang atau terjadi berbagai kemungkinan lainnya. nama anggotanya yang hilang itu adalah Sersan Kepala Edi. Jamal juga mendengar jeritan tangis dari para ibu dan bapak yang melihat warga tertembak. Jamal. hilang saat melakukan penyusupan di tengah kegiatan ceramah (Keterangan Kapuspen TNI. peringatan 1 Muharram yang biasa diselenggarakan oleh masyarakat Islam di manapun di seluruh Propinsi Aceh. 2 Mei 1999 . Sekitar jam 20. disebut sebagai ceramah Gerakan Aceh Merdeka (GAM).Jamal berharap Pemerintah Aceh tidak melupakan peristiwa itu. Jamaluddin. tak tahu harus berkata apa saat itu. Sabtu malam. tidak bagi para korban. dan 10 orang hilang dalam insiden tersebut. 30 April 1999. Aceh Utara mengisahkan. saat tragedi itu. kelahiran Sawang. sampai sekarang masih terkenang dengan tragedi paling kejam dalam hidupnya. Kecamatan Dewantara. Aceh Utara). Karena itulah keadilan bagi korban. tetapi hari itu tidak terjadi apa-apa. Kalau memang ini pelanggaran HAM. sebanyak 156 mengalami luka tembak. dari Den Rudal 001/Pulo Rungkom. Lalu muncul kabar bahwa seorang anggota TNI dari kesatuan Den Rudal 001/Pulo Rungkom berpangkat Sersan. tetapi yang pasti tidak satupun dari penduduk yang mengetahui keberadaannya. bernama Adityawarman. mengadakan rapat akbar untuk memperingati 1 Muharram yang bertepatan dengan 30 April 1999. Dengan sisa tenaga yang ada. mayat-mayat diambil dan diletakkan di tempat yang layak. Jamal. Meskipun banyak pihak melupakan peristiwa itu. menyebutkan sekitar 46 orangmeninggal (dua orang meninggal ketika menjalani perawatan di RSUZA Banda Aceh). misalnya. Dan yang pasti lagi.30 WIB masyarakat Desa Cot Murong. Jamal sendiri mengaku. sendiri luput dari maut. Oleh pihak keamanan. Jamal mengaku. 1 Mei 1999 Sebuah truk militer dari kesatuan Den Rudal 001/Pulo Rungkom berputar-putar dikawasan Desa Cot Murong dengan aktivitas yang tidak jelas.

apalagi aparat militer telah mengeluarkan ancaman yang cukup menakutkan. dan sejak saat itu mereka semua mulai berkumpul sampai Senin pagi.00 WIB terjadi negosiasi (membuat perjanjian) antara masyarakat Kecamatan Dewantara dengan Danramil Kecamatan Dewantara yang diketahui pihak MUI Kecamatan. penduduk sempat mencatat kata-kata yang dikeluarkan para anggota TNI yaitu "AKAN KAMI TEMBAK SEMUA ORANG ACEH APABILA SEORANG ANGGOTA KAMI TIDAK DITEMUKAN". wanita.00 WIB datang lagi pasukan tambahan yang terdiri dari 7 truk anggota TNI ke lokasi kenduri. Saat Kejadian Minggu malam. Bahkan penduduk pun mengetahui adanya sebuah boat yang diperkirakan milik militer berupaya untuk melakukan pendaratan di pantai Desa Cot Murong. masyarakat yang telah berkumpul dari berbagai penjuru Kecamatan mencoba menghadang. Ketika sedang melancarkan aksinya. . telah terjadi. Pada saaat itulah. Melihat itu. Sampai waktu itu tidak terjadi apa-apa. namun batal karena terlanjur diketahui oleh warga setempat. Cot Murong.00 WIB datang pasukan Den Rudal ke tempat kenduri dan dengan dalih menanyakan anggotanya yang hilang sehari sebelumnya mulai memuli warga setempat. yang terdiri dari pemuda. namun kecemasan penduduk semakin memuncak.00 WIB pasukan Den Rudal 001/Pulo Rungkom mulai melakukan operasi di kawasan Desa Cot Murong.Mulai pukul 05. Tiba-tiba.00 WIB sampai dinihari ke Desa Cot Murong dan Desa Lancang Barat. menampar dan memukuli hingga cedera. Kecamatan Nisam dan Paloh Lada. yang isinya: "TNI tidak akan datang lagi ke Desa Cot Murong dengan alasan apapun". waktu itu ada tidak kurang 20 orang yang dianiaya oleh anggota TNI tersebut. pada pukul 13. Dilaporkan. Masyarakat desa mengetahui adanya penyusupan anggota TNI antara jam 20. Pada minggu pagi itu masyarakat sedang melakukan persiapan pelaksanaan kenduri memberi makan untuk anak-anak yatim sehubungan dengan pringatan 1 Muharram yang dilaksanakan sejak Jumat malam sebelumnya. sekitar jam 11. Menyadari kondisi yang mulai mencemaskan tersebut kemudian para warga dari Desa Murong dan desa-desa tentangga seperti Desa Lancang Barat. 2 Mei 1999. orang tua serta anak-anak berkumpul untuk mencegah kemungkinan penganiayaan lebih lanjut. Praktek kekerasan dan penganiayaan dengan bertindak kasar. Tepat pukul 14. Masyarakat memotong 4 ekor lembu di halaman Masjid Al-Abror.

Pukul 12. Camat tetap berpegang kepada perjanjian terdahulu yang telah disepakati oleh masyarakat dengan Koramil Dewantara yang intinya pihak TNI tidak lagi melakukan kegiatan operasi di daerah mereka. dan masyarakat yang terpancing balas melempari batu ke atas truk. Dua wartawan RCTI (Umar HN dan Said Kaban) yang kebetulan sudah berada di tempat itu sempat merekam momentmoment penting yang terjadi baik dengan foto atau video. Aparat berkeras dan negosiasi mentok. Lalu datang Camat Dewantara. Tiba-tiba dari arah semak itu terdengar satu letusan senjata. Suara gemuruh dan teriakan manusia memenuhi Simpang KKA. hasil rekamannya itu menjadi salah-satu bukti yang paling akurat dan tidak mungkin dapat dipungkiri tentang bagaimana peristiwa yang sebenarnya. Pada saat itu tiba-tiba satu truk milik TNI bergerak dan sambil berlalu. . Drs.30 WIB. Pada saat yang hampir bersamaan juga seorang anggota tentara berlari kearah semak-semak dan masyarakat yang terpancing mengejarnya. Pembantaian segera dimulai. Marzuki Amin ke Simpang KKA dan mulai melakukan negosiasi dengan aparat TNI. Tepat jam 12. Dapat dikatakan. Massa rakyat yang berkumpul merasa cemas dan mulai mempersenjatai diri dengan kayu dan parang (tanpa senjata api). dari atas truk para tentara melempari batu ke arah masyarakat. Waktu sudaah menunjukkan hampir jam 12.00 WIB. Camat Marzuki Amin sempat mencopot tanda jabatan dari dadanya. 3 mei 1999. Tepat pada pukul 09. Untuk menunjukkan kesungguhan hati dan permohonan yang sangat besar agar pasukan segera ditarik dan pihak TNI menghormati perjanjian yang telah dibuat. desa tentangga Cot Murong. Tetapi malah sang Camat kemudian dipukuli oleh tentara. Negosiasi itu beralangsung cukup lama.30 WIB.Senin pagi.00 WIB. Letusan senjata itulah yang seperti sebuah "komando" disusul oleh rentetan serangan. Ribuan orang berlarian menghindari serangan dari TNI. Saat Kejadian. 4 truk pasukan TNI datang lagi memasuki Desa Lancang Barat.

156 lainnya Luka-luka kebanyakan karena luka tembak. Minangkabau dan Dayak menggenggam erat-erat radio. Sementara itu di belakangnya nampak tiga pasangan berpakaian adat Jawa. Selain melakukan tembakan kearah masa. tentara yang berada di atas truk juga terus melakukan tembakan sambil melakukan gerakan-gerakan tempur. Jl. sehingga banyak warga yang sedang di dalam rumah juga menjadi korban. Peristiwa diatas merupakan cuplikan salah satu adegan teatrikal dalam aksi yang dilakukan oleh Solidaritas Untuk Radio Erabaru di depan Istana Negara. Ketika melakukan tembakan para anggota tentara itu juga berteriak-teriak. 45 jiwa Tewas di tempat. TNI juga mengarahkan tembakan ke rumah-rumah penduduk. Mereka benar-benar melakukan pembantaian seperti sebuah pesta. Tentara yang dibagian depan jongkok dan yang berada pada barisan belakang berdiri. Rabu (13/1). Dalam aksi pembantaian tersebut. Saat itu penduduk yang tidak lagi sempat lari melakukan tiarap tapi terus diberondong. Medan Merdeka Jakarta. dan 10 diantaranya Hilang sampai saat ini tidak tahu keberadaannya. Tangan yang satunya mengibarkan bendera merah putih. Kalimat yang paling sering diucapkan adalah "Akan kubunuh semua orang Aceh". Selain itu. Namun mulut ketiga pasangan tersebut diplester stiker bergambar bendera China. Bahkan mereka mengejar dan memasuki rumah-rumah penduduk dan melakukan pembantaian di sana. Banyak penduduk yang sudah tertembak dan tidak bisa lari lagi masih terus diberondong oleh tentara dari belakang. Aksi Teatrikal „Badut PKC‟ Menolak Intervensi China Seorang badut menginjak-injak sebuah radio dengan geram. .Tembakan yang dilakukan tanpa peringatan terlebih dahulu dan dengan posisi siap tempur. Di dadanya tergantung kertas bertuliskan Chinese Comunist Party (CCP) atau Partai Komunis China (PKC).

Spanduk berisi kecaman terhadap arogansi China dibentangkan.Aksi yang mengusung tema „Stop Intervensi China Terhadap Kebebasan Pers Indonesia‟ tersebut merupakan bentuk protes keras atas campur tangan China terhadap eksistensi siaran Radio Erabaru dan kebebasan pers di Indonesia. “Badut wajahnya penuh „darah‟ sebagai simbol PKC. Koordinator aksi Solidaritas Untuk Radio Erabaru.‟ Warning !!! Chinese Comunist Regime (CCP) Interfere Press Freedom in Indonesia.” jelasnya. Rachmat mengatakan bahwa aksi teatrikal yang diperagakan menggambarkan arogansi pemerintah komunis China dalam„membungkam‟ Radio Erabaru yang tersimbol dari seorang „badut‟ lengkap dengan atributnya. . Radio Erabaru FM Batam is Facing a Close Down. Lebih luas lagi tindakan intervensi China tersebut adalah tidak menghormati Indonesia sebagai negara yang berdaulat. Dia terus menerus mengintimidasi ketiga pasangan berbusana adat yang menggenggam erat-erat radio dan bendera merah putih sebagai simbol lembaga penyiaran Indonesia dan pers Indonesia. 'Stop Intervensi China Terhadap Kebebasan Pers Indonesia. Sedangkan mulut yang ditutup stiker menggambarkan pembungkaman paksa terhadap radio dan pers Indonesia agar tidak menyiarkan fakta-fakta pelanggaran HAM di China.

“Kami siarkan informasi yang memang harus diketahui oleh publik sebagai hak untuk memperoleh informasi seluas-luasnya. dimana kebebasan pers dijamin oleh undang-undang.” katanya. “Kami juga meminta presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar tidak menjadi alat bagi kepentingan . kosmetika palsu. Sebagai contoh adalah praktik transplantasi organ tubuh manusia yang diambil dalam kondisi hidup-hidup yang menimpa ribuan praktisi Falun Gong di China hingga saat ini. Mulai dari kasus susu bermelamin. Radio Erabaru yang menyiarkan fakta-fakta pelanggaran HAM di China. membuat PKC ketakutan kejahatannya akan terungkap. penganiayaan praktisi Falun Gong dan lainlain. yakni memperingatkan dengan keras kepada pemerintah China dalam hal ini Kedutaan Besarnya di Indonesia agar tidak mengintervensi lembaga penyiaran di Indonesia. Mendesak kepada presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menginstruksikan Depkominfo segera membatalkan penolakannya terhadap ijin siaran Radio Erabaru demi terciptanya kebebasan pers dan tegaknya kedaulatan negara Indonesia.Rachmat menuturkan. pergolakan di Tibet. penindasan muslim Uighur. Publik mesti mengetahuinya agar dapat mewaspadai bentuk kejahatan yang tidak berperikemanusiaan ini. Pada aksi tersebut Solidaritas Untuk Radio Erabaru menyampaikan beberapa tuntutan. Mengajak masyarakat luas khususnya lembaga atau organisasi yang menaruh perhatian pada kebebasan pers untuk bersamasama menolak segala bentuk upaya pembrangusan pers. Aksi yang berlangsung mulai pukul 11.00 wib ini dijaga oleh aparat keamanan dan berjalan tertib.

sesuai dengan janjinya bahwa tidak ada pembredelan terhadap media di Indonesia.” pungkas Rachmat. (rp) .asing dalam hal ini Kedutaan Besar China untuk membrangus kebebasan pers.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful