Qulhu Geni

OPINI | 17 February 2012 | 12:06 Dibaca: 888 Komentar: 7 Nihil Pernahkah anda mendengar amalan bacaan “Qulhu Geni”. Saya pernah beberapa kali mendengarnya dari orang orang tua di sekitar kampung. Katanya doa ini sangat ditakuti setan, sehingga sangat ampuh untuk mengusir setan dan ilmu hitam. Tadi malam, secara langsung saya menyaksikan adegan menangkal santet dengan Qulhu Geni tersebut. Singkat cerita, salah seorang saudara saya menderita penyakit aneh dan tidak terekam secara medis. Awal mulanya, ada cahaya seperti api masuk ke mukanya, lalu ada sesuatu yang bergerak gerak di sekitar kepala, lalu menjalar ke pundak dan katanya itu rasanya sakit sekali. Jelas sudah bahwa sakit yang seperti itu perbuatan setan. Ada orang yang mengirim penyakit itu dan lazimnya kita sebut itu santet. Kebetulan yang menderita sakit itu saudara saya dan juga tetangga yang berjarak satu rumah dari rumah kami. Sejak kejadian itu, keluarga kami agar geger, walau berusaha tetap tenang. Saudara saya yang lain marah marah dan mengancam akan mengirim santet balik. (entah mau dikirim kemana, wong yang nyantet siapa juga tidak tahu). Dan dengan tegas pula saya peringatkan untuk tidak membalas syirik dengan syirik. Itu artinya kita sama buruk dan sama berdosanya dengan yang mengirim santet. Tadi malam itu tiba tiba, tetangga yang juga sakit itu datang ke rumah dan berkata, di rumahnya ada kerabatnya (orang pintar) yang sedang melawan ilmu santet itu dengan wirid, yang katanya menyebut nama Allah dan meminta bantuanNYA. Kami tidak boleh tidur, karena saat itu si dukun sedang mengirim santet itu. Saudara saya itu diberi air putih yang sudai didoakan dan diperintahkan membaca beberapa bacaan seperti an-nas, tahmid, takbir, dan yang lain saya lupa disuruh apa lagi. Jujur saya merinding, seumur hidup belum pernah bertemu dengan klenik semacam ini. Iseng saya lihat kalender, 16 Februari 2012, kamis kliwon alias malam jumat kliwon. Lhaa, saya tambah merinding. Tapi yang namanya saya, merinding sekalipun, tetap saja ketiduran sampai pagi. Subuh, Pukul 5, tetangga kami itu mendobrak pintu rumah kami lagi. Katanya, si dukun itu mengirim santet saat itu. Itu bisa saya terima , karena dalam buku buku agama, katanya setan dan iblis keluar saat terbit dan tenggelam matahari, juga saat matahari berada pas dipuncaknya. Saudara kami diminta membaca beberapa bacaan bacaan yang asing ditelinga saya. Yang masih teringat jelas cuma bacaan QULHU GENI. Yang kira kira begini :

Bismillahirrahmanirrahim qulhuwa geni bismillahirrahmanirrahim qulhuwallahu ahad kun fayakun masyaa Allah qadiran abadan abada

bagaimanapun juga Qulhu Geni tidak pernah diajarkan oleh dalam Quran. Jauh jauh hari saya sudah katakan untuk tidak ikut ikutan terlibat dengan dukun dan orang pintar. kenyataannya saudara saya mengaku keadaannya sudah membaik. dan tidak pernah pula dilakukan oleh para sahabat Nabi. Tapi menurut saya. Bacaan apa itu? Kenapa Surat Qulhuwalluhu ahad dicampuri dengan kata geni yang artinya api. Terlebih dibarengi pula dengan bacaan bacaan lain seperti syahadat. Siapa yang mengajarkan? Saya tak pernah membacanya dalam riwayat manapun. Saya menelan ludah saja. Tapi bertolak dari apakah Qulhu Geni itu bisa dibenarkan atau tidak. Entah dari mana mulanya. istighfar dan hamdallah. bacaan Quran yang diselewengkan bisa mendatangkan setan. Dalam hal ini saya tidak bisa berbuat banyak. tidak pernah ada dalam hadis nabi. Mungkin ada yang bisa bantu menjelaskannya kepada saya . si kerabat yang jago wirid itu menggunakan bacaan bacaan Quran yang sekilas terlihat islami sekali. Lantas kenapa katanya bisa melawan setan? Malah yang pernah saya dengar. tapi ini klenik dan dicampur dengan agama yang belum diterima pikiran dan hati saya. Tapi kenyataannya. dalam hal agama pun kita tidak bisa rasional. Suara saya yang satu kalah dengan suara banyak orang dan rasa sakit saudara saya tadi. bagian yang ini saya sulit menerima. entah siapa yang menciptakan adat seperti ini. Lantas apa bedanya dengan kita pergi ke dukun asli dan meminta bantuan untuk memusnahkan santet itu? Dalam hal klenik mungkin kita tidak bisa logis.Nah. tak paham dengan apa ini sebenarnya. Tiba tiba sembuh begitu saja.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful