Nama NIM No Absen Jurusan

: Novi Jayana : 0901103010107 : 039 : Akuntansi S1

Akhlak, Etika, dan Moral
1. Akhlak Kata akhlak merupakan bentuk jamak dari kata khuluq, artinya tingkahlaku, perangai, tabi’at. Sedangkan menurut istilah, akhlak adalah daya kekuatan jiwa yang mendorong perbuatan dengan mudah dan spontan tanpa dipikir dan direnung lagi. Dengan demikian akhlak pada dasarnya adalah sikap yang melekat pada diri seseorang secara spontan diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatan. Apabila perbuatan spontan itu baik menurut akal dan agama, maka tindakan itu disebut akhlak yang baik atau akhlakul karimah (akhlak mahmudah). Misalnya jujur, adil, rendah hati, pemurah, santun dan sebagainya. Sebaliknya apabila buruk disebut akhlak yang buruk atau akhlakul mazmumah. Misalnya kikir, zalim, dengki, iri hati, dusta dan sebagainya. Baik dan buruk akhlak didasarkan kepada sumber nilai, yaitu Al Qur’an dan Sunnah Rasul. Adapun 5 ciri yang terdapat dalam perbuatan akhlak adalah:    Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang telah tertanam kuat dalam diri seseorang, sehingga telah menjadi kepribadiannya. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang dilakukan dengan mudah dengan menggunakan tanpa pemikiran. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang timbul dari dalam diri orang yang mengerjakannya, tanpa ada paksaan atau tekanan dari luar (atas dasar dan keinginan diri sendiri) tanpa paksaan.  Perbuata akhlak adalah perbutan yang di lakukan dengan sesungguhnya, bukan bermainmain atau karena bersandiwara.

Sedangkan perbedaannya sumber norma. Etika lebih banyak dikaitkan dengan ilmu atau filsafat. Persamaan diantara keduanya adalah terletak pada objek yang akan dikaji. karena pandangan masing-masing golongan dunia ini tentang baik dan buruk mempunyai ukuran (kriteria) yang berlainan. maka kita dapat menemukan secara jelas persamaan dan perbedaan etika dan akhlak. Ada orang berpendapat bahwa etika dan akhlak adalah sama. karena itu yang menjadi standar baik dan buruk itu adalah akal manusia. Tujuan etika dalam pandangan filsafat ialah mendapatkan ide yang sama bagi seluruh manusia disetiap waktu dan tempat tentang ukuran tingkah laku yang baik dan buruk sejauh yang dapat diketahui oleh akal pikiran manusia. Persamaan memang ada karena kedua-duanya membahas baik dan buruknya tingkah laku manusia. Akan tetapi dalam usaha mencapai tujuan itu. . 2. Dari segi sumbernya. terhormat. etika berfungsi sebagai penilai. buruk. mulia. etika berupaya membahas perbutaan yang dilakukan oleh manusia. Etika Etika adalah sebuah tatanan perilaku berdasarkan suatu sistem tata nilai suatu masyarakat tertentu. Apabila kita menlusuri lebih mendalam. terhina dsb. penentu dan penetap terhadap suatu perbuatan tersebut akan dinilai baik. etika bersumber pada akal pikiran dan filsafat. etika bersifat relatif yakni dapat berubah-rubah sesuai tuntutan zaman. etika mengalami kesulitan. dimana akhlak mempunyai basis atau landasan kepada norma agama yang bersumber dari hadist dan Al Quran. dimana kedua-duanya sama-sama membahas tentang baik buruknya tingkah laku dan perbuatan manusia. absolut dan tidak pula universal. Sebagai hasil pemikiran maka etika tidak bersifat mutla. Dari segi fungsinya. Hal-hal yang berhubungan dengan etika :     Dari segi objek pembahasannya. bukan karena di puji orang atau karena ingin mendapat suatu pujian. Sejalan dengan ciri yang ke-4 perbuatan akhlak (khususnya anak yang baik) adalah perbuatan yang dilakukan karena ikhlas semata-mata karena Allah SWT. Ddari segi sifatnya.

Norma moral dijadikan sebagai tolak ukur untuk menetapkan betul salahnya sikap dan tindakan manusia. Antara etika dan moral memang memiliki kesamaan. Menurut pandangan ahli filsafat. dalam beberapa hal antara etika dan moral memiliki perbedaan. Inti pembicaraan tentang moral adalah menyangkut bidang kehidupan manusia dinilai dari baik buruknya perbutaannya selaku manusia. sedangkan moral secara lokal. Sedangkan moral adalah sesuai dengan ide-ide yang umum diterima tentang tindakan manusia. kalau dalam pembicaraan etika. Perbedaan Antara Akhlak. akhlak . Dengan demikian standar nilai moral dan etika bersifat lokal dan temporal. etika memandang tingkah laku perbuatan manusia secara universal (umum). Namun demikian. Dalam pandangan Islam.3. etika menjelaskan ukuran itu. Pertama. dan Moral Perbedaan antara akhlak dengan moral dan etika dapat dilihat dari dasar penentuan atau standar ukuran baik dan buruk yang digunakannya. Moral Moral berasal dari bahasa latin yakni mores kata jamak dari mos yang berarti adat kebiasaan. Standar baik dan buruk akhlak berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah Rasul. mana yang baik dan mana yang wajar. Sedangkan dalam bahasa Indonesia moral diartikan dengan susila. Namun.Moral menyatakan ukuran. sedangkan standar akhlak bersifat universal dan abadi. sedangkan moral dan etika berdasarkan adat istiadat atau kesepakatan yang dibuat oleh suatu masyarakat jika masyarakat menganggap suatu perbuatan itu baik maka baik pulalah nilai perbuatan itu. untuk menentukan nilai perbutan manusia baik atau buruk menggunakan tolak ukur akal pikiran atau rasio. sedangkan moral lebih banyak bersifat praktis. Etika. yakni etika lebih banyak bersifat teori. baik buruknya sebagai manusia. ada pula berbedaannya. sedangkan dalam pembicaran moral tolak ukur yang digunakan adalah norma-norma yang tumbuh dan berkembang dan berlangsung di masyarakat. Istilah moral senantiasa mengaku kepada baik buruknya perbuatan manusia sebagai manusia.

merupakan cermin dari apa yang ada dalam jiwa seseorang. Karena itu akhlak yang baik merupakan dorongan dari keimanan seseorang. Apabila aqidah telah mendorong pelaksanaan syari’at akan lahir akhlak yang baik. sebab keimanan harus ditampilkan dalam prilaku nyata sehari-hari.”(Hadits riwayat Ahmad) Secara umum dapat dikatakan bahwa akhlak yang baik pada dasarnya adalah akumulasi dari aqidah dan syari’at yang bersatu secara utuh dalam diri seseorang. atau dengan kata lain akhlak merupakan perilaku yang tampak apabila syari’at Islam telah dilaksanakan berdasarkan aqidah. Inilah yang menjadi misi diutusnya Rasul sebagaimana disabdakannya : “ Aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful