P. 1
Laporan Konservasi Crustacea

Laporan Konservasi Crustacea

|Views: 520|Likes:
Published by Joan Noval

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Joan Noval on Sep 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/13/2014

pdf

text

original

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM KONSERVASI LAUT CRUSTACEA ”PULAU KARIMUNJAWA, JEPARA”

Oleh : RAHMAT JOANNOVAL 26020110120032 KELOMPOK 4

PROGRAM STUDI ILMU KELAUTAN JURUSAN ILMU KELAUTAN FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2012

salah satu Kepulauan di Karimunjawa menujukan bahwa kondisi ekosistem di Pulau Kemojan masih dalam tingkat aman. Lalu disusul dengan ekosistem darat. seperti ekosistem hutan hujan tropis.000 km adalah Indonesia. Sebagimana kita sebagai warga Indonesia yang baik harus bersikap konservatif.1 Latar Belakang Negara kepulauan dengan jumlah pulau sekitar 17.BAB I PENDAHULUAN 1. Pada praktikum kali ini akan menulusuri jenis crustacea yang ada pada ekosistem mangrove di Pulau Kemojan serta kelimpahan yang diukur secara acak. Indonesia memiliki sumberdaya pesisir yang sangat besar.2 Tujuan . baik hayati maupun nonhayati. 1. ekosistem mangrove dan ekosistem padang lamun. oleh karena itu wilayah ini dipengaruhi oleh proses-proses yang ada di darat maupun yang ada di laut. disusul dengan ekosistem terumbu karang dan padang lamun.Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi serta menghitung kelimpahan crustacea di suatu wilayah ekosistem .508 pulau dan panjang pantai kurang lebih 81. Kondisi ekosistem yang cukup baik di kepulauan Karimunjawa tentunya menyimpan kelimpahan biota yang cukup lestari terutama crustacea. Di Kepulauan Karimunjawa ditemukan berbagai ekosistem dan yang terbesar ialah ekosistem terumbu karang. Keanekaragaman biota di kepulauan ini sangat dipengaruhi oleh ketiga ekosistem tersebut. Lebatnya zonasi mangrove yang ada di Pulau Kemojan. Namun seiring berjalannya jaman. kelestarian ketiga ekosistem tersebut secara tidak langsung maupun secara langsung akan terusik. Pesisir merupakan wilayah perbatasan antara daratan dan laut.

Kemujan : 1.120 Ha darat 110. Menjangan besar : 56 Ha 3. Cemara kecil : 1. Desa Parang 4.30 Ha perairan Terdiri dari 27 pulau besar dan kecil Nama-nama pulau di kecamatan karimun Jawa: 1. Cemara besar : 3. Berjarak 60 mil atau 110 km dari Semarang 4. Geleang : 24 Ha 6. Burung : 1 Ha 5.302 Ha 2. Desa Nyamuk Kepulauan Karimunjawa terletak pada koordinat : 1.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.5 Ha 7. Wilayah Karimunjawa meliputi : o o o 7. Desa Kemujan 3.117. Nyawakan : 24 Ha 9. Berjarak 45 mil atau 83 km dari Jepara 3. Karimunjawa : 4.5 Ha 10. Sintok : 21 Ha . Seruni : 20 Ha 12. 5°40’39″ – 5°55’00″ LS dan 110°31’15″ BT 2. Menjangan kecil : 46 Ha 4.5 Ha 8. yang merupakan sebuah Kecamatan Meliputi 14 RW dan 52 RT dan terdiri dari 4 desa yaitu : 1. Bengkoang : 105 Ha 16. Batu : 0. Desa Karimunjawa 2. Sambangan : 8 Ha 11. Genting : 137 Ha 13.1 Letak geografis dan Luas wilayah kecamatan karimunjawa Karimunjawa adalah bagian dari wilayah Kabupaten Jepara. Mrico : 1 Ha 15.501 Ha 14.

2012) 2.17.1. Taman Nasional Karimunjawa merupakan Kawasan Pelestarian Alam dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi serta mewakili ekosistem pantai utara jawa Tengah. Setigi (Pemphis acudula) dan fauna yang dilindungi seperti Penyu hijau (Chelonia mydas).2 Ha 27. baik wisatawan domestik maupun mancanegara (anonim.117. hutan pantai. Bagian anterior (ujung depan) . maka beberapa pulau kini telah hilang sehingga tersisa hanya 22 pulau pada saat ini. Cilik : 2 Ha 21. Kembar : 6. dan Keong Gelung (Nautilus pompillus). Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata). Junai Emas (Caloenas nicobarica). Ciri-ciri crustacea adalah sebagai berikut: 2. Kumbang : 12. serta hutan hujan tropis dataran rendah.507. Nyamuk : 125 Ha 26. Katang : 2. Parang : 690 Ha 22.1 Struktur Tubuh Tubuh Crustacea bersegmen (beruas) dan terdiri atas sefalotoraks (kepala dan dada menjadi satu) serta abdomen (perut). Gundul : 2 Ha 18. Ditetapkan sebagai Taman Nasional melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. Krakal kecil : 1. Kalimasada (Cordia subcordata).5 Ha 25.7 Ha 23.5 Ha Dikarenakan naiknya permukaan air laut secara drastis beberapa tahun ini serta adanya abrasi terhadap beberapa pulau yang ada di karimunjawa.70 ha kawasan darat. padang lamun dan rumput laut. merupakan habitat dari berbagai flora khas seperti Dewadaru (Fragaea fagran).5 Ha 24.Taman Nasional Karimunjawa terkenal sebagai salah satu daerah tujuan wisata laut yang digemari oleh para wisatawan.1 Crustacea Crustacea adalah hewan akuatik (air) yang terdapat di air laut dan air tawar. Krakal besar : 3. Cendekian : 13 Ha 20. hutan mangrove.30 ha kawasan perairan dan 1.625 ha yang meliputi 110.78/Kpts-II/1999 seluas 111. Taman Nasional Karimunjawa terdiri dari 22 pulau dan memiliki lima tipe ekosistem yaitu terumbu karang. Tengah : 4 Ha 19.

Ganglion otak berhubungan dengan alat indera yaitu antena (alat peraba).tubuh besar dan lebih lebar. -Sistem Peredaran Darah Sistem peredaran darah Crustacea disebut peredaran darah terbuka.1 pasang maksilla .2 pasang antena . Sisa pencernaan selain dibuang melalui anus.2012) 2. yaitu: . . juga dibuang melalui alat eksresi disebut kelenjar hijau yang terletak di dalam kepala.Sistem Saraf Susunan saraf Crustacea adalah tangga tali. merangkak atau menempel di dasar perairan (anonim. Darah tidak mengandung hemoglobin. Hewan ini memiliki kelenjar pencernaan atau hati yang terletak di kepala – dada di kedua sisi abdomen. Alat gerak berupa kaki (satu pasang setiap ruas pada abdomen) dan berfungsi untuk berenang. sedangkan posterior (ujung belakang)nya sempit. usus dan anus terletak di bagian posterior. Alat pencernaan berupa mulut terletak pada bagian anterior tubuhnya.1 pasang maksilliped Maksilla dan maksiliped berfungsi untuk menyaring makanan dan menghantarkan makanan ke mulut. untuk menggigit mangsanya .2 Sistem Organ -Sistem Pencernaan Makanan Crustacea berupa bangkai hewan-hewan kecil dan tumbuhan.1. . sedangkan esophagus. lambung. Artinya darah beredar tanpa melalui pembuluh darah. statocyst (alat keseimbangan) dan mata majemuk (facet) yang bertangkai. melainkan hemosianin yang daya ikatnya terhadap O2 (oksigen) rendah. Pada bagian kepala terdapat beberapa alat mulut.1 pasang mandibula.

Kemudian kaki tersebut akan tumbuh kembali melalui proses regenerasi. kecuali pada beberapa Crustacea rendah. Udang dewasa melakukan ekdisis dua kali setahun. Dalam pertumbuhannya. sedangkan udang yang masih muda mengalami ekdisis dua minggu sekali.-Sistem Pernafasan Pada umumnya Crustacea bernafas dengan insang. yaitu: a)Branchiopoda b)Ostracoda c)Copecoda d)Cirripedia 2)Malakostraca (udang tingkat tinggi) Hewan ini dikelompokkan dalam tiga ordo. Alat kelamin betina terdapat pada pasangan kaki ketiga.3 Klasifikasi Crustacea Berdasarkan ukuran tubuhnya Crustacea dikelompokkan sebagai berikut: 1)Entomostraca (udang tingkat rendah) Hewan ini dikelompokkan menjadi empat ordo.2012) 2. Kecuali Crustacea yang bertubuh sangat kecil bernafas dengan seluruh permukaan tubuhnya. Sedangkan alat kelamin jantan terdapat pada pasangan kaki kelima. Misalnya: udang akan memutuskan sebagian pangkal kakinya. Pembuahan terjadi secara eksternal (di luar tubuh). udang mengalami ekdisis atau pergantian kulit. Itulah mengenai sistem organ Crustacea (udang) (Anonim. yaitu: a)Isopoda b)Stomatopoda c)Decapoda .1. bila kita menangkap udang pada bagian kakinya. -Alat Reproduksi Alat reproduksi pada umumnya terpisah. Selain itu udang mampu melakukan autotomi (pemutusan sebagian anggota tubuhnya).

Tubuh dengan kepala dan dada ditutupi karapaks berbentuk cakram dan hidup di laut melekat pada batu atau benda lain. tubuh kecil dan dapat bergerak dengan antena. Tubuhnya terdiri atas sefalotoraks yaitu kepala dan dada yang bersatu serta perut .2 Malakostraca (udang tingkat tinggi) Hewan ini kebanyakan hidup di laut. Cirripedia ada yang bersifat parasit Cara hidup Cirripedia beraneka ragam.3. Codona suburdana. perahu dan tiang-tiang yang terpancang di laut atau mengapung di laut (Anonim.2.1.1. Adapun pembagian ordo yang termasuk Entomostraca antara lain : a)Branchiopoda Contoh: Daphnia pulex dan Asellus aquaticus. Pembiakan berlangsung secara parthenogenesis. adalah melayang-layang di dalam air dan merupakan makanan ikan. b)Ostracoda Contoh: Cypris candida. segmentasi tubuhnya jelas.1 Entomostraca (udang tingkat rendah) Kelompok Entomostraca umumnya merupakan penyusun zooplankton. danmerupakan plankton dan parasit. c)Copepoda Contoh: Argulus indicus. Salah satu diantaranya adalah Bernakel yang terdapat pada dasar kapal. adapula yang hidup di air tawar. d)Cirripedia Contoh: Lepas atau Bernakel. Cyclops. Hewan ini sering disebut kutu air dan merupakan salah satu penyusun zooplankton.2012) 2.3. Sacculina. Hidup di air laut dan air tawar. Hidup di air tawar dan laut sebagai plankton.

3.Limnoria lignorum Keduanya adalah pengerek kayu. Macrobrachium rasenbengi (udang galah). dorsiventral.(abdomen). 2. Stomatopoda dan Decapoda. Kepala – dada menjadi satu (cephalothorax) yang ditutupi oleh karapaks. Penacus setiferus (udang windu). hidup di air payau. Decapoda banyak digunakan sebagai sumber makanan yang kaya dengan protein. c)Decapoda (si kaki sepuluh) Yang termasuk ordo ini adalah udang dan ketam. b)Stomatopoda Contoh: Squilla empusa (udang belalang). yaitu Isopoda. Kepala dilengkapi dengan dua segmen anterior yang dapat bergerak. Tubuh mempunyai 5 pasang kaki atau sepuluh kaki sehingga disebut juga hewan si kaki sepuluh. Cambarus virilis (udang air tawar) . hidup di air tawar dan payau. kepiting. Hewan ini mempunyai sepuluh kaki dan merupakan kelompok udang yang sangat penting peranannya bagi kehidupan manusia. enak dimakan dan banyak dibudidayakan. Malakostraca dibagi menjadi 3 ordo. Beberapa contoh Decapoda berikut uraiannya. enak dimakan. Contoh: . a)Isopoda Tubuh pipih. Hidup di air tawar. yaitu: -Udang 1. berkaki sama.Onicus asellus (kutu perahu) . bentuk tubuh mirip belalang sembah dan mempunyai warna yang mencolok. dan beberapa yang hidup di laut. ketam dan rajungan. Hidup di laut. Belakang kepala mempunyai karapaks. mata dan antena. Contohnya adalah udang.

misal oleh anggota Cirripedia dan Copepoda.4. lobster dan kepiting. Sekarang marilah kita pelajari kelas yang ke 2 yang termasuk ke dalam Arthropoda yaitu Arachnida ( Anonim. anggota 2) Parasit pada ikan. misal udang. Birgus latro (ketam kenari) (Anonim.3. Portunus sexdentatus (kepiting) 2. 3) Merusak pematang sawah atau saluran irigasi misalnya ketam. 2012) . Ostracoda dan Copepoda. Parathelpusa maculata (yuyu) 4. Sedangkan 1) Merusak beberapa galangan Crustacea kapal yang (perahu) merugikan oleh antara lain: Isopoda. Panulirus versicolor (udang karang). hewan yang tergolong zooplankton menjadi sumber makanan ikan. 2) Dalam bidang ekologi.3 Peran Crustacea bagi Kehidupan Manusia Jenis Crustacea yang menguntungkan manusia dalam beberapa hal. misal anggota Branchiopoda.1. hidup di air laut dan tidak memiliki kaki catut. Palaemon carcinus (udang sotong) -Ketam 1. antara lain: 1) Sebagai bahan makanan yang berprotein tinggi. Scylla serrata (kepiting) 5. 3. Neptunus peligicus (rajungan) / Pagurus sp.2012) 2. kura-kura. 5.

Mengawetkan sampel Alas menulis identifikasi Untuk mengidentifikasi 8 9 10 11 12 Refraktometer Alkohol 70% Papan Jalan Buku Crustacea Kamera digital genus Crustacea Untuk mengambil gambar . 3. Pulau kemojan. Kab.2. Praktikum Crustacea No 1 2 3 4 5 Nama Sekop kecil Plastik/ Botol sampel Saringan 1 mm Kertas label Alat tulis dan data sheet Fungsi Untuk mengambil sedimen Untuk Wadah sampel Menyaring Benthos pada sedimen Untuk identitas sampel Untuk lapangan Untuk mengukur mencatat data 6 Termometer temperatur perairan Untuk menentukan titik 7 GPS koordinat posisi geografis Untuk mengukur salinitas perairan. Jepara.BAB III MATERI DAN METODE 3.1 Waktu dan tempat Praktikum Hari/tanggal Tempat : Senin / 18 Juni 2012 : Mangrove tracking. Jawa Tengah. Kepulauan Karimun Jawa.1. Alat dan Bahan 3.2 .

Kemudian sampling plot 1 x 1 m ini di gali sedalam 10 cm menggunakan sekop.Pada metode ini pengambilan sampel dilakukan untuk mengetahui produksi biomassa crustacean .Pengambilan sampel dilakukan pada saat air sedang surut. .3.3 Metode pengambilan sampel Crustacea 3.Hasil dari penggalian ini kemudian di saring dengan saringan ber-mesh size 1 mm .Seluruh curustacea yang diambil termasuk cangkang crustacean yang digunakan sebagai sarang 3.3. . Agar memudahkan dalam pengambilan sampel .3.Pada metode ini menggunakan plot sampling 1 x 1 m .2 Transek 1 x 1 m .Pengambilan dilakukan tanpa menggunakan alat bantu apapun. .1 Transek 5 x 5 m .Letak plot sampling ini di luar dari transek 5 x 5 m.

04 . 065’ -Kondisi Cuaca -Kondisi Pasang surut -Substrat : Cuaca Cerah : Dalam Kondisi surut : KJ .Kelomang (Coenobita longitarsus) Phylum Class Sub-class Order : Arthropoda : Crustacea : Malacostraca : Decapoda Infraorder : Anomura Family Genus Spesies : Coenobitidae : Coenobita : Coenobita longitarsus Spesies ini hanya ditemukan berjumlah 3 spesies .1 Hasil 4.BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.2 Biota Crustacea pada Sampling plot titik 1 ( 5 x 5 m ) .1.04 .1 Parameter lingkungan Mangrove Tracking stasiun 4 -Posisi geografi tempat sampling : S : 05o49.04 . 608’ E : 110o28.1.B : Pasir KJ .A : Pasir KJ .C : Pasir 4.

Tubuh berlendir . 4.Ukuran besar .5 . bersturktur lunak tubuh yang 4 5 .Kaki terdiri dari 2 Pasang yang memiliki duri-duri kecil 5 4.Biasanya terletak di dalam cangkang sebagai tempat perlindungan .Berwarna Hitam .Kelomang (Coenobita cavipes) Phylum Class Sub-class Order : Arthropoda : Crustacea : Malacostraca : Decapoda Infraorder : Anomura Family Genus Spesies : Coenobitidae : Coenobita : Coenobita cavipes Spesies ini ditemukan hanya berjumlah 1 spesies .Bagian belakang tubuh selalu berusaha untuk menelikung( menggulung) .1.3 Biota Crustacea pada Sampling plot titik 2 ( 1 x 1 m ) .Memiliki tanduk serta capit yang panjang.Pada bagian belakang.Gambar Panjang (cm) 6 Lebar (cm) Ciri-ciri 6 .

4 Nilai kelimpahan relatif Dimana : R : Kelimpahan relatif Ni : Jumlah individu setiap jenis N : Jumlah seluruh individu -Clibanarius longitarsus = 0.1.Cangkang mirip dengan cangkang gastropoda.Ukuran lebih kecil .1.75 -Coenobita cavipes = 0.Gambar Panjang (cm) 2 Lebar (cm) Ciri-ciri 1.5 Indeks Keanekaragaman ( H’) ( Dimana : H’ : Indeks keanekaragaman ni N ( ) (( ) : Jumlah individu setiap jenis : Jumlah individu seluruh jenis ( ) ( )) (( ) ( )) ) ( ) .5 .25 4. 4.

5625 +0.7 Indeks dominansi ( ) C =1-D Dimana : C : Indeks dominansi ni :Jumlah individu setiap jenis N : Jumlah individu seluruh jenis ( ) ( ) = (0.47 + (-1.1.66 4.625 .66) =0.1.25)2 = 0.6 Indeks Keseragaman (E) Dimana : E : Indeks Keseragaman H’: Indeks Keanekaragaman S : Jumlah spesies = = 2.2 4.13)) = -( -0.( ( )) ( ( )) = -( 0.0625 = 0.75)2 + (0.

Nybakken (1988) menjelaskan bahwa substrat dasar merupakan salah satu faktor ekologis utama yang mempengaruhi struktur komunitas .625 = 0. tetapi ujung matanya cenderung kecil dan bulat. Anggota tubuhnya ( termasuk sepit kirinya cenderung ramping dan panjang ) dan tidak terlalu banyak memiliki setæ. yakni sekitar 3-7 cm panjangnya. Mungkin karena faktor substrat ( pasir0 yang menyebabkna kebanyakan jenis crustacean tidak di temukan karena pada jenis substrat pasir . Ukuran capitnya lumayan besar dan biasanya jenis ini mendiami cangkang yang besar ( seperti cangkang siput ). atau hitam. Tetapi. Warna jenis kelomang yang biasa ditemukan di daerah hutan di dekat pantai ini bervariasi dari hitam. kepiting di sini tidak di temukan dalam area sampling plot stasiun 4. guna mencari makanan dan tempat berteduh serta diantara akar mangrove kecepatan angin dan potensi desikasi (pengeringan) lebih rendah . belang coklat kekuningan. bisa diindikasikan lebih lanjut melalui penelitian mengapa hal ini bisa terjadi. kepulauan karimun jawa dengan jumlah sebanyak 3 biota.375 4. keadaan substrat stasiun 4 berupa pasir bercampur karang dikarenakan stasiun ini paling dekat dengan pantai ( hanya berjarak 20m dari bibir pantai). Jenis kelomang Coenobita longitarsus adalah jenis yang terbanyak di temukan pada mangrove tracking kemojan. dan lebar sekitar 3-5 cm. sulit ditemukannya makanan yang di sukai crustacea. Memang . Coenobita longitarsus banyak ditemukan di perakaran dan ranting mangrove Rhizopora sp.2 Pembahasan Kelomang coklat (Coenobita cavipes).C = 1-D = 1 – 0. seperti bekicot. siput-siput hutan bakau. jenis crustacea yang lainnya seperti udang. Pangkal mata (eyestalk)-nya pipih. Jenis ini memiliki ukuran yang lumayan besar. Jenis C.cavipes lebih menyukai cangkang siput yang mempunyai spire memanjang.

predator (pemangsa) dan tingkat produktivitas primer. menunjukkan bahwa kelimpahan crustacea pada stasiun 4 sangat sedikit bila kita bandingkan dengan indikator yang ada. Masing-masing faktor biologi tersebut dapat berdiri sendiri akan tetapi ada kalanya factor tersebut saling berinteraksi dan bersama-sama mempengaruhi komunitas pada suatu perairan. kemudian faktor biologi perairan yang mempengaruhi komunitas hewan benthos adalah kompetisi ( persaingan ruang hidup dan makanan). . Distribusi crustacea sangat di tentukan oleh sifat fisika. Penyebaran makrobenthos dapat dengan jelas berkolerasi dengan tipe substrat. Correa dan Uieda (2008) menambahkan bahwa komposisi dan kelimpahan fauna invertebrate yang berasosiasi dengan mangrove berhubungan dengan variasi salinitas dan kompleksitas substrat.Odum ( 1993) menyatakan bahwa substrat dasar atau tekstur tanah merupakan komponen yang sangat penting bagi kehidupan organisme. Substrat di dasar perairan akan menentukan kelimpahan dan komposisi jenis dari hewan benthos.makhrobenthos (termasuk crustacean). Sifat fisika yang berpengaruh langsung terhadap hewan crustacea adalah kedalaman. berdasarkan perhitungan dari indeks-indeks yang ada. Kemudian. kecepatan arus. kekeruhan. substrat dasar dan suhu perairan. kimia dan biologi perairan. Makrobenthos yang mempunyai sifat penggali pemakan deposit cenderung melimpah pada sedimen lumpur dan sedimen lunak yang merupakan daerah yang mengandung bahan organik yang tinggi. Sedangkan sifat kimia yang berpengaruh langsung adalah derajat keasaman dan kandungan oksigen terlarut .

Karimunjawa adalah kelomang) .375 -Tidak ditemukan jenis crustacea yang lain dikarenakan adanya faktor biologi.Praktikan seharusnya tidak lupa membawa perlengkapan yang telah disepakati bersama.Nilai indeks dominansi adalah 0.Nilai indeks keanekaragaman (H’) adalah 0.1 Kesimpulan .BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.2 . . Coenobita longitarsus dan Coenobita cavipesi ( .kimia .Praktikan seharusnya membawa buku identifikasi crustacea agar memudahkan identifikasi langsung jenis crustacea yang ditemukan di lapangan.25 .Nilai indeks keseragaman ( E ) adalah 2. Kep.2 Saran .Jenis crustacea yang ditemukan pada stasiun 4 tracking mangrove .Nilai kelimpahan relatif adalah 0. 5.kemojan.66 . dan fisika.

com/ ( diakses pada tanggal 30 juni pukul 10.karimunjawavacation.20 WIB) http://karimunjawanationalpark.DAFTAR PUSTAKA Modul praktikum konservasi laut tahun 2012 kepulauan karimun jawa http://www.net( diakses pada tanggal 27 juni 2012 pukul 15.org/ ( diakses pada tanggal 27 juni 2012 pukul 15.pukul 14.18 WIB) .or.02 WIB) coremap.02 WIB) www.e-ducasi.14 WIB) http://forum.detik.com/karimunjawa/ ( diakses pada tanggal 27 juni 2012 .id ( diakses pada tanggal 30 juni pukul 10.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->