P. 1
panduan-penelitian-pengembangan

panduan-penelitian-pengembangan

|Views: 160|Likes:
Published by Irfan Yusuf

More info:

Published by: Irfan Yusuf on Sep 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/14/2013

pdf

text

original

PANDUAN UMUM PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN PENGEMBANGAN (untuk contoh

)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Latar belakang masalah mengungkapkan konteks pengembangan projek dalam masalah yang hendak dipecahkan. Oleh karena itu, uraian perlu diawali dengan identifikasi kesenjangankesenjangan yang ada antara kondisi nyata dengan kondisi ideal, serta dampak yang ditimbulkanoleh kesenjangan-kesenjangan itu. Berbagai alternatif untuk mengatasi kesenjangan itu perlu dipaparkan secara singkat disertai dengan identifikasi faktor penghambat dan pendukungnya. Alternatif yang ditawarkan sebagai pemecah masalah beserta rasionalnya dikemukakan pada bagian akhir dari paparan latar belakang masalah. B. Rumusan Masalah Sebagai penegasan dari apa yang telah dibahas dalam latar belakang masalah, pada bagian ini perlu dikemukakan rumusan spesifik dari masalah yang hendak dipecahkan. Rumusan masalah pengembangan projek hendaknya dikemukakan secara singkat, padat, jelas, dapat diungkapkan dengan kalimat pernyataan, maupun dalam bentuk kalimat pertanyaan seperti dalam rumusan masalah penelitian. Rumusan masalah hendaknya disertai dengan alternatif pemecahan yang ditawarkan serta rasional mengapa alternatif itu yang dipilih sebagai cara pemecahan yang paling tepat terhadap masalah yang ada. C. Tujuan Pengembangan Tujuan pengembangan dirumuskan bertolak dari masalah yang ingin dipecahkan dengan menggunakan alternatif yang telah dipilih. Arahkan rumusan tujuan pengembangan ke pencapaian kondisi ideal seperti yang telah diuraikan dalam latar belakang masalah. D. Spesifikasi Produk yang Diharapkan Bagian ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran lengkap tentang karakteristik produk yang diharapkan dari kegiatan pengembangan. Karakteristik produk mencakup semua identitas penting yang dapat digunakan untuk membedakan satu produk dengan produk lain-nya. Produk yang dimaksud dapat berupa kurikulum, modul, paket pembelajaran, buku teks, alat evaluasi, model, atau produk lain yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah-masalah pelatihan, pembelajaran, atau pendidikan. Setiap produk memiliki spesifikasi yang berbeda dengan produk lainnya, misalnya kurikulum bahasa Inggris memiliki spesifikasi yang berbeda jika dibandingkan dengan kurikulum bidang studi lainnya, meskipun di dalamnya dapat ditemukan komponen yang sama. E. Pentingnya Pengembangan Bagian ini sering dikacaukan dengan tujuan pengembangan. Tujuan pengembangan mengungkapkan upaya pencapaian kondisi yang ideal, sedangkan pentingnya pengembangan mengungkapkan argumentasi mengapa perlu ada pengubahan kondisi nyata ke kondisi ideal. Dengan kata lain, pentingnya pengembangan mengungkapkan mengapa masalah yang ada perlu dan mendesak untuk dipecahkan.

1

Asumsi dan Keterbatasan Pengembangan Asumsi dalam pengembangan merupakan landasan pijak untuk menentukan karakteristik produk yang dihasilkan dan pembenaran pemilihan model serta prosedur pengembangannya. Istilah-istilah yang perlu diberi batasan hanya yang memiliki peluang ditafsirkan berbeda oleh pembaca atau pemakai produk. Penelitian Yang Relevan Pada bagian ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang kaitan upaya pengembangan dengan upaya-upaya lain yang mungkin sudah pernah ditempuh oleh ahli lain untuk mendekati permasalahan yang sama atau relatif sama. H. Kerangka acuan disusun berdasarkan kajian berbagai aspek teoretik dan empiris yang terkait dengan permasalahan dan upaya yang akan ditempuh untuk memecahkannya. F. Pengkaitan ini dimaksudkan untuk menjelaskan bahwa pemecahan suatu masalah yang konteksnya mikro benar-benar dapat memberi sumbangan bagi pemecahan masalah lain yang konteksnya lebih luas. prinsip. pandangan ahli. BAB II KAJIAN TEORI A. Dengan demikian. tesis. baik untuk Bagian I. dan disertasi. upaya pengembangan yang akan dilakukan memiliki landasan empiris yang mantap. atau-pun Bagian II. Asumsi hendaknya diangkat dari teori-teori yang teruji sahih. Uraian-uraian dalam bab ini diharapkan menjadi landasan teoretik mengapa masalah itu perlu dipecahkan dan mengapa cara pengembangan produk tersebut dipilih Kajian teoretik mengenai model dan prosedur yang akan digunakan dalam pengembangan juga perlu dikemukakan dalam bagian ini. Batasan istilah-istilah tersebut harus dirumuskan seoperasional mungkin. Definisi Istilah Pada bagian ini dikemukakan definisi istilah-istilah yang khas digunakan dalam pengembangan produk yang diinginkan. baik dari sisi model dan prosedur yang digunakan dalam pengembangan ataupun dari sisi produk yang dihasilkan. Makin operasional rumusan batasan istilah makin kecil peluang istilah itu ditafsirkan berbeda oleh pembaca atau pemakai. B. yang memuat produk yang dihasilkan dari kegiatan pengembangan. 2 . yang memuat kajian analitis. Kajian Teori Bagian ini dimaksudkan untuk mengungkapkan kerangka acuan komperhensif mengenai konsep. atau data empiris yang relevan dengan masalah yang hendak dipecahkan dengan menggunakan produk yang akan dikembangkan. Keterbatasan pegembangan mengungkapkan keterbatasan dari produk yang dihasilkan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. G. Paparan ini dimaksudkan agar produk yang dihasilkan dari kegiatan pengembangan ini disikapi hati-hati oleh pengguna sesuai dengan asumsi yang menjadi pijakannya dan kondisi pendukung yang perlu tersedia dalam memanfaatkannya. terutama dalam rangka memberikan pembenaran terhadap produk yang akan dikembangkan. khususnya untuk konteks masalah yang lebih luas. atau teori yang digunakan sebagai landasan dalam memecahkan masalah yang dihadapi atau dalam mengembangkan produk yang diharapkan. Sistematika Penulisan (bila perlu) Paparan pada bagian ini dimaksudkan untuk menunjukkan cara pengorganisasian keseluruhan skripsi.Dalam bagian ini diharapkan juga terungkap kaitan antara urgensi pemecahan masalah dengan konteks permasalahan yang lebih luas.

maka informasi yang lengkap mengenai setiap komponen dan kaitan antarkomponen dari model itu perlu dipaparkan. Rancangan Model Bagian ini berisi rancangan model yang akan dikembangkan. tergantung pada referensi yang digunakan. kemudian studi lapangan tentang produk yang akan dikembangkan. dan model teoretik. berkaitan dengan produk yang akan dikembangkan D. serta kekuatan dan kelemahan model itu. maka pemilihannya perlu disertai dengan alasan. Perlu diperhatikan bahwa uraian model diupayakan seoperasional mungkin sebagai acuan dalam pengembangan produk. Tahapantahapan yang akan dilakukan dalam melakukan pengembangan. Prosedur Penelitian/ Pengembangan Pada bagian ini memuat tahapan prosedur pengembangan yang akan digunakan. 2. model konseptual. Pada studi pendahuluan ini diakhiri dengan ” deskrips dan analisis temuan (Model Faktual) Tahap II : Tahap Pengembangan Model Dalam tahap ini hendaknya memuat butir-butir 1. Jenis Penelitian B.C. yang lahir berdasarkan kajian teori serta penelitian/pengembangan terdahulu yang relevan. BAB III METODE PENELITIAN A. Model teoretik adalah model yang menunjukkan hubungan perubahan antar peristiwa. Umumnya model hipoteteik ini berupa bagan. Dalam bagian ini perlu dikemukakan secara singkat struktur model yang digunakan sebagai dasar pengembangan produk. Model konseptual adalah model yang bersifat analitis yang memerikan komponen-komponen produk yang akan dikembangkan serta keterkaitan antarkomponen (misalnya model pengembangan rancangan pengajaran Dick dan Carey. Namun secara garis besar. Dalam tahap ini vadasi masih bersifat penilaian berdasarkan pemikiran 3 . komponenkomponen yang disesuaikan. Apabila model yang digunakan merupakan adaptasi dari model yang sudah ada. yaitu: Tahap I: Studi Pendahuluan. Rancangan model ini dikembangkan berdasarkan kajian teori yang telah dilakukan sebelumnya. tahap studi pendahuluan dilakukan dengan menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif. yaitu menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk. Validasi desain Validasi desain merupakan proses kegiatan untuk menilai apakah rancangan produk lebih efektif atau tidak. 1985). Kerangka Berpikir Pada bagian ini memuat pemikiran pengembang. dan Tahap III: Tahap Evaluasi/Pengujian Model Tahap I : Studi Pendahuluan 1. Tahap II: Tahap Pengembangan Model. Model prosedural adalah model yang bersifat deskriptif. pada tahapan ini dibagi ke dalam 3 tahapan. Model pengembangan (desain Produk) Model pengembangan dapat berupa model prosedural. Apabila model yang digunakan dikembangkan sendiri. Studi kualitatif diawali dengan studi literatur. 2.

efisiensi. efisiensi. Paparan mengenai jenis data yang dikumpulkan hendaknya dikaitkan dengan desain dan pemilihan subjek uji coba. Jenis data tertentu. yaitu desain deskriptif atau eksperimental. Yang penting setiap subjek uji coba yang dilibatkan harus disertai identifikasi karekteristiknya secara jelas dan lengkap. Validasi produk dpat dilakukan dengan mengahdirkan beberapa pakar. yaitu uji perseorangan. dan/atau sasaran pemakai produk.. atau lapangan) agar data yang dibutuhkan untuk memperbaiki produk dapat diperoleh secara lengkap. Subjek uji coba yang ahli di bidang isi produk dapat memiliki kualifikasi keahlian tingkat S1 (untuk skripsi). Penekanan pada efisiensi suatu pemecahan masalah akan membutuhkan data tentang efisiensi produk yang dikembangkan. Yang perlu diperhatikan adalah ketepatan memilih desain untuk tahapan tertentu (perseorangan. maka jenis data yang perlu dikumpulkan harus disesuaikan dengan informasi apa yang dibutuhkan tentang produk yang dikembangkan itu. atau keduanya. uji kelompok kecil. Begitu pula halnya dengan penekanan pada keefektifan atau daya tarik. Desain uji coba produk bisa menggunakan desain yang biasa dipakai dalam penelitian kuantitatif. ahli di bidang perancangan produk. bagaimanapun juga. Misalnya. uji coba produk pengembangan biasanya dilakukan melalui tiga tahapan. ahli desain.rasional. pengembang hanya melakukan uji coba untuk melihat daya tarik dari suatu produk. pengembang mungkin hanya melewati dan berhenti pada tahap uji perseorangan. akan menuntut desain tertentu dan subjek uji coba tertentu. atau seminar yang lebih luas yang melibatkan ahli isi. termasuk cara pemilihan subjek uji coba itu. (b) subjek uji coba Karakteristik subjek uji coba perlu diidentifikasi secara jelas dan lengkap. atau dilanjutkan dan berhenti sampai tahap uji kelompok kecil. 4 . dan sasaran pemakai produk. Dalam kegiatan pengembangan. dan/atau daya tarik dari produk yang dihasilkan. Bisa saja. tetapi terbatas dalam kaitannya dengan produk yang dikembangkan. Uji coba produk Uji coba produk dimaksudkan untuk mengumpulkan data yang dapat digunakan sebagai dasar untuk menetapkan tingkat keefektifan. S2 (untuk tesis). Hal ini sangat tergantung pada urgensi dan data yang dibutuhkan melalui uji coba itu. atau secara kelompok dalam bentuk seminar kecil. atau sampai uji lapangan. Teknik pemilihan subjek uji coba juga perlu dikemukakan agak rinci. belum fakta dilapangan. Dalam konteks ini sering pengembang tidak bermaksud mengumpulkan data secara lengkap yang mencakup ketiganya. kelompok kecil. Subjek uji coba produk bisa terdiri dari ahli di bidang isi produk . pengumpulan data mengenai kecermatan isi dapat dilakukan secara perseorangan dari ahli isi. Atas dasar ini. atau hanya untuk melihat tingkat efisiensinya. Revisi Desain 4. sesuai dengan kebutuhan pengembangan. 3. dan S3 (untuk disertasi). dan uji lapangan. dan/atau daya tarik dari produk yang dihasilkan Dalam butir uji coba produk secara terbatas perlu diungkapkan (a) desain uji coba Secara lengkap. (c) jenis data Uji coba produk dimaksudkan untuk mengumpulkan data yang dapat digunakan sebagai dasar untuk menetapkan tingkat keefektifan.

Evaluasi dan Penyempurnaan. Model Hipotetik (Model akhir hasil revisi pada tahap pengembangan model) Tahap III : Tahap Evaluasi/Pengujian Model Setelah pengujuan terhadap produk berhasil. 5 . maka perlu ada uraian mengenai karakteristik instrumen itu. maka selanjutnya produk tersebut diterapkan dalam kondisi nyata untuk lingkup yang lebih luas. Jika mengunakan instrumen yang sudah ada. maka uraian perlu lebih rinci 5. Akan tetapi. 7. dignakan metode eksperimen. Teknik dan prosedur analisis yang digunakan untuk menganali-sis data uji coba dikemukakan dalam bagian ini dan disertai alasannya. kemudian barulah menjadi MODEL FINAL. Revisi Produk. masih dimungkinkan ada revisi produk. Apabila teknik analisis yang digunakan sudah cukup dikenal. Revisi Produk ini dilakukan apabila dalam pemakaian kondisi nyata terdapat kekurangan dan kelemahan 6. apabila teknik tersebut belum banyak dikenal. maka prosedur pengembangannya juga perlu dijelaskan. Apabila instrumen yang digunakan dikembangkan sendiri. maka uraian tidak perlu rinci sekali. Dalam tahap ini. Setelah pngujian model. terutama mengenai keshahihan dan keterandalannya. (e) teknik analisis data.(d) instrumen pengumpulan data Bagian ini mengemukakan instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data seperti yang sudah dikemukakan dalam butir sebelumnya. yang siap untuk DISEMINASI.

Kajian Teori B. Pentingnya Pengembangan E. Justifikasi Anggaran Penelitian (lihat lampiran 7) 4. Jadwal Kegiatan Penelitian (dibuat dalam bentuk matrik) 5. Latar Belakang Masalah B.SISTEMATIKA PROPOSAL PENELITIAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BAB I PENDAHULUAN A. Spesifikasi Produk yang Diharapkan F. Revisi Desain 4. Desain Uji Coba b. Instrumen Pengumpulan Data c. Uji Coba Produk a. Definisi Istilah BAB II KAJIAN TEORI A. Validasi Desain 3. Asumsi Dan Keterbatasan Pengembangan G. Curriculum Vitae Ketua dan Anggota Peneliti (lihat lampiran 3) 3. Model Hipotetik (Model Akhir Hasil Revisi pada Tahap Pengembangan Model) Tahap III : Tahap Evaluasi/Pengujian Model DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN: 1. Instrumen Penelitian (minimal rancangan awal) 6 . Kerangka Berpikir D. Jenis Penelitian B. Tujuan Pengembangan D. Subjek Uji Coba c. Revisi Produk 6. Personalia Penelitian (lihat lampiran 6) 2. Evaluasi Dan Penyempurnaan 7. Rumusan Masalah C. Penelitian Yang Relevan C. Teknik Analisis Data 5. Jenis Data d. Rancangan Model BAB III METODE PENELITIAN A. Prosedur Penelitian/ Pengembangan Tahap I : Studi Pendahuluan Tahap II : Tahap Pengembangan Model 1. Model Pengembangan (Desain Produk) 2.

TAHUN 7 . …………………………. PROGRAM STUDI ………………… FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN BULAN.Lampiran 1 Cover Proposal Penelitian Pengembangan Pembelajaran Penelitian Pengembangan Pembelajaran PROPOSAL PENELITIAN JUDUL Diajukan oleh : ………………………….

Cap & tanda tangan Prof. ……………………. NIY. Menyetujui: Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan Universitas Ahmad Dahlan. …………………. Sumber Lain = Rp …………………… -------------------------------. …………………………. Jurusan/Program Studi 3. Cap & tanda tangan Yogyakarta. Ketua Peneliti a. 2012 Ketua Peneliti. Biaya yang diperlukan : ………………………………………………… : ………………………………………………… : Penelitian Pengembangan Pembelajaran : : ………………………………………………… :L/P : ………………………………………………… : ………………………………………………… : ………………………………………………… : ………………………………………………… : ………………………………………………… : . M. orang (terlampir) : ………………………………………………… : ………………………………………………… : …… orang (terlampir) : 8 (delapan bulan) : ………………………………………………… : 1.Ed. Golongan/Pangkat e. …………….. a. Nama Anggota Peneliti 2 4.. 60090595 8 . Dekan Fakultas ……………. NIY. Jabatan Fungsional f. Jumlah Mahasiswa Terlibat 5. Nama Lengkap dan Gelar b. Lama Penelitian 6...Lampiran 2 HALAMAN PENGESAHAN USUL PENELITIAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN 1. NIY. …………………. Hibah PGMIPA-BI = Rp …………………… 2.. Drs Sarbiran.+ JUMLAH = Rp …………………… Mengetahui. Lokasi Penelitian 7. Jumlah Anggota Peneliti a.. Jabatan Struktural g.D. Jenis Penelitian 2. Ph. Nama Anggota Peneliti 1 b.. Judul Penelitian b. Jenis Kelamin c. Bidang Ilmu c. NIY/NIDN d.

..................................................... S2 : ................... Jabatan Fungsional h.................................................................................................. 3............. 3............ Jenis Kelamin d.......... . 2012 Hormat kami........................ 3... Jabatan Struktural g.............................................. : ......................... 2........ ......................... Riwayat Pekerjaan: 1.......................................... Fakultas/Program Studi : .......... : .................... 2................................. ..................... Alamat Rumah Email / No..... : .................................................... ........................ ............... ............................. Riwayat Pendidikan: 1......... HP e..................................... 2........................................................................... .......... S1 : ......... : ..............Lampiran 3 BIODATA PENELITI (DAN ANGGOTA) a............................. Pangkat/Gol.. : ........................................... Nama dan Gelar b.............................../NIY f.......... ............... S3 : .. : ............................................. : ........................ 9 .......................................................... Yogyakarta....... Tempat/Tanggal Lahir c......................... : ............ Karya Ilmiah 1...............................

..... Jurusan/ Program Studi 4. Aspek yang Dinilai Perumusan masalah Kajian Teori : ......... Judul Penelitian : ............. ............................................... Tim Peneliti a............. Kelayakan Pengusul - Ketajaman perumusan Urgensi dan Manfaat Relevansi dengan masalah Kemutakhiran Pustaka acuan Ketepatan Metode Ketepatan data dan sumber data Ketepatan Instrumen Ketepatan Analisis Data Kelayakan peneliti Jadwal kegiatan Rincian anggaran JUMLAH 40 10 100 Keterangan: Skor diberikan untuk setiap aspek adalah 1..................................... Yogyakarta. Orang 3........................... Anggota Peneliti : ................................................... 2 = Kurang.............. ............................. 4 = Baik.............................................................. Sub Aspek Bobot 30 20 Skor Nilai 3............ : Rp........................................................................................ Biaya yang Diusulkan 5... ......... 4 dan 5 (1 = Sangat Kurang.......................................................... Metode Penelitian 4.............................. ......... 5 = Sangat Baik) Catatan Perbaikan: ............................. Nama Ketua Tim Peneliti : ...................................................... Orang c............ Biaya yang disetujui No 1........... Mahasiswa Terlibat : ................. 2012 Penilai................ 2....................................... ....................................................................................... ................................................ b... .. 2........................................Lampiran 4 Format Penilaian Usul Penelitian PENELITIAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN 1.................... : Rp.............................................................. 10 ....................... 2...........

Lampiran 5 Contoh Desain Penelitian Pengembangan Pembelajaran 11 .

.................... ......... Pangkat/Golongan ................................................................................................... 2... Jenis Kelamin (L/P) L/P c...................................... .........................Lampiran 6 Personalia Peneliti/Tim Peneliti A....................... .......... Semester 1 .............. 2....... b.............................................. e................................. Tugas pokok dalam penelitian 1...................................................................................................... (jam/minggu) 1............................... .. Program Studi d............................................................. Jabatan fungsional/struktural f.... Pangkat/Golongan e...... Nama Lengkap ...................... Anggota 2 ... Fakultas/Jurusan .......................................................................... ........................................................................... (jam/minggu) h........ Jenis Kelamin (L/P) c....................... ............... ................... ..... .............................................. 2 ............ 2... Fakultas/Jurusan g..... ........................ 3............... ..... ......................... ............... Mahasiswa yang Terlibat a.................. d....... 3.................. ................................................ B......... L/P . ........... 12 ...... g......... ............... Jenis Kelamin c...... .... Anggota Peneliti (jika penelitian kelompok) Anggota 1 a...... ........................ Nama Lengkap b............. .. L/P .... 3.................................... Waktu penelitian (jam/minggu) h.... Tugas pokok dalam penelitian : : : : : : : : ..................... ... Waktu penelitian ................................................ Disiplin ilmu d.......... Disiplin ilmu ................ Nama Lengkap b..................................................................... ................. C................. ... f.. ...... (jam/minggu) 1................... Jabatan fungsional/struktural ......................... Ketua Peneliti a...........

Perjalanan C Lain-lain Total anggaran A. Rincian Biaya Penelitian No Jenis Pengeluaran A Honorarium B Operasional Penelitian: 1. Sewa dan Perawatan Alat No Alat yang disewa 1 2 3 Jumlah Gaji/Upah Jumlah Gaji/Upah Jumlah Biaya Satuan (Rp) Jumlah (Rp) Vol Biaya Satuan (Rp) Jumlah (Rp) 13 . Bahan dan Peralatan Penelitian No Nama Bahan Vol 1 2 3 Jumlah 2. Honorarium Jabatan 1 2 3 4 Ketua Anggota 1 Anggota 2 Pembantu Teknis Total anggaran B. Honorarium peneliti maksimal (30%) B. dan lainnya (sebutkan). dengan rekapitulasi biaya penelitian: A.Lampiran 7 Perkiraan Biaya Penelitian Berikan rincian biaya penelitian yang mengacu pada kegiatan penelitian seperti diuraikan dalam Metode Penelitian. Sewa dan Perawatan Alat 3. dokumentasi. Operasional Penelitian 1. Bahan dan Peralatan Penelitian 2. Perawatan alat 3. Bahan dan Peralatan Penelitian (termasuk ATK) 2. Operasional Penelitian 1. Perjalanan C. Biaya lain-lain yang mencakup penyusunan laporan. penelusuran pustaka.

laporan. Misalnya. dan lainnya (sebutkan). biaya akses internet di UAD. meniadakan biaya perjalanan di lingkungan Kota. 14 . Tim Seleksi berhak menentukan jenis kegiatan yang layak didanai sesuai standar Hibah PGBI-MIPA dan/atau standar umum. Lain-lain (sebutkan dengan rinci) No Uraian Kegiatan Vol 1 2 3 Jumlah Biaya Satuan (Rp) Jumlah (Rp) Catatan: 1. dan sebagainya. diskusi internal dengan institusi mitra (yg bukan diselenggarakan PGBI-MIPA). dokumentasi. penelusuran pustaka. 2.3. Biaya Lain-lain mencakup antara lain: biaya pembuatan/ujicoba/penggandaan angket. Perjalanan No Kota/Tempat Tujuan 1 2 3 Jumlah Vol Biaya Satuan (Rp) Jumlah (Rp) C.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->