P. 1
BAB IV Takabeya

BAB IV Takabeya

|Views: 1,411|Likes:
Published by Herlina Fitriani

More info:

Published by: Herlina Fitriani on Sep 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/10/2015

pdf

text

original

Dalam perhitungan konstruksi portal dengan metoda Takabeya, didasarkan

pada asumsi-asumsi Bahwa :

a.Deformasi akibat gaya aksial (Tarik dan Tekan) dan gaya geser dalam
diabaikan (= 0 ).
b.Hubungan antara balok-balok dan kolom pada satu titik kumpul adalah kaku
sempurna.

Berdasarkan asumsi-asumsi tersebut, maka pada titik kumpul akan terjadi
perputaran dan pergeseran sudut pada masing-masing batang yang bertemu yang
besarannya sebanding dengan momen-momen lentur dari masing-masing ujung
batang tersebut. Gambar 4.1 berikut ini, memperlihatkan dimana ujung batang (titik
b) pada batang ab bergeser sejauh '∆' relatif terhadap titik a. Besarnya momen-
momen akhir pada kedua ujung batang ( M ab dan M ba) dapat dinyatakan sebagai
fungsi dari perputaran dan pergeseran sudut.

77

Gambar 4.1

Kemudian keadaan pada gambar 4.1 tersebut, selanjutnya diuraikan menjadi dua
keadaan seperti terlihat pada gambar 4.2 di bawah ini :

Gambar 4.2

Sehingga menghasilkan suatu persamaan :
M ab = ∆ m ab + Mab

M ba = ∆ m ba + Mba
Dari prinsip persamaan Slope Deplection secara umum telah diketahui bahwa :

θa = ωa + ψab

θb = ωb + ψab

dan

θa =

EI

3

L.
ab

m

-

EI

6

L.

ba

m

+ ψab x 2

θb =

EI

6

L.
ab

m

-

EI

3

L.

ba

m

+ ψab x 1

2θa + 2θb

EI

2

L.
ab

m

+ 3ψab

Sehingga :

∆ m ab = 2 EI/L ( 2θa + θb - 3ψab )
∆ m ba = 2 EI/L ( 2θb + θa - 3ψab )

Jika I/L = K untuk batang ab, maka :

Persamaan 4.1

+

78

∆ m ab = 2 E Kab ( 2θa + θb - 3ψab )
∆ m ba = 2 E Kab ( 2θb + θa - 3ψab )

Masukkan Persamaan 4. 2 ke dalam persamaan 4. 1 , diperoleh :

M ab = 2 E Kab ( 2θa + θb - 3ψab ) + ab

M

M ba = 2 E Kab ( 2θb + θa - 3ψab ) + ba

M
Oleh Takabeya, dari persamaan slope deplection ini disederhanakan menjadi :

M ab = kab (2ma + mb + ab
m

) + ab
M

M ba = kba (2mb + ma + ba
m

) + ba
M

Dimana :

ma = 2EKθa

ab

m

= -6 EK ψab

mb = 2EKθb

kab = Kab/K

Keterangan :

M ab, M ba

= Momen akhir batang ab dan batang ba (ton m).

Mab, Mba

=Momen Primer batang ab dan batang ba (ton m).
∆ mab, ∆ mba=Koreksi momen akibat adanya pergeseran pada titik b sejauh ∆

θa, θb

= Putaran sudut pada titik a dan titik b

kab

= Angka kekakuan batang ab = K ab / K (m3

)

kab

= Faktor kekauan batang ab = I/L (m3

)

K

= Konstanta

ma, mb

= Momen parsiil masing-masing titik a dan b akibat putaran sudut
θa dan θb disebut momen rotasi di titik a dan titik b (ton m).

mab

= Momen parsiil akibat pergeseran titik b relatif terhadap titik a
sejauh ∆ disebut momen dispalcement dari batang ab (ton m ).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->