Karakteristik dan perbedaan individu — Document Transcript

1. BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang Dalam dunia pendidikan terdapat berbagai macam faktor yang faktor yang lain dengan satunya memiliki andil dalam pendidikan. Salah satu tugas yang diemban oleh para pendidik adalah memahami akan berbagai faktor pendukung pendidikan tersebut. Diantara berbagai faktor tersebut adalah bagaimana para pendidik bisa memahami akan situasi dan kondisi, baik lingkungan maupun peserta didik itu sendiri. Peserta didik adalah manusia dengan segala fitrahnya. Mereka mempunyai kebutuhan dasar yang perlu dipenuhi, kebutuhan akan rasa aman, mendapatkan pengakuan, dan mengaktualisasi dirinya. Dalam tahap perkembangannya, siswa SMP/SMA berada pada periode perkembangannya yang sangat pesat dari segala aspek. Perkembangan yang sangat erat kaitannya dengan pembelajaran, yaitu: Perkembangan Aspek Kognitif Menurut Piaget(1970), periode yang dimulai pada usia 12 - 18 tahun, yaitu yang lebih kurang sama dengan usia siswa SMP/SMA, merupakan period of formal operation. Pada usia ini, yang berkembang pada siswa adalah kemampuan berfikir secara simbolis dan bisa memahami sesuatu secara bermakna (meaning fully) tanpa memerlukan objek yang kongkret atau bahkan objek yang visual. Siswa telah memahami hal-hal yang bersifat imajinatif. Pada tahap perkembangan ini juga berkembang ketujuh kecerdasan dalam Multiple Intellegeneces yang dikemukakan oleh Gardner (1993) yaitu; kecerdasan linguistik, kecerdasan logis metematis, mekerdasan musikal, kecerdasan spansial, kecerdasan kinestik ragawi, kecerdasan intrapribadi, kecerdasan antarpribadi. Ketujuh kecerdasan ini seyogianya dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik keilmuan pendidikan di berbagai jenjang pendidikan. Perkembangan Aspek Psikomotoris Aspek psikomotoris merupakan salah satu aspek yang penting untuk diketahui oleh guru. Perkembangan aspek psikomotoris juga melalui beberapa tahap yaitu: Tahap kognitif Tahap asosiatif Tahap otonomi Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 1 2. Perkembangan Aspek Afektif Afektif mencakup emosi atau perasaan yang dimiliki oleh setiap peserta didik, yang juga perlu mendapatkan perhatian dalam pembelajaran. Aspek afektif tersebut dapat terlihat selama pembelajaran, terutama ketika siswa bekerja kelompok. Oleh karena itu, selama pembelajaran, guru senantiasa terus memantau dan mengamati aktifitas siswanya. Peserta didik sebagai obyek dari pendidikan sangat urgen untuk diperhatikan dari berbagai faktor. Faktor tersebut yang harus diperhatikan adalah tahap perkembangan dari peserta didik tersebut. Diantara perkembangan perserta didik tersebut adalah bagaimana dari individu dan karakteriststiknya.B. Rumusan Masalah Berdasarkan Latar Belakang di atas adapun rumusan masalahnya sebagai berikut: 1. Memahami Individu dan Karakteristiknya. 2. Memahami Perbedaan

Individu dan Karakteristiknya 1. akan lebih ditekankan hakekat manusia sebagai kesatuan sifat makhluk individu dan makhluk sosial. Dalam kamus Echols & Shadaly (1975). Namun tidak semua lingkungan menjadi faktor pendukung pembentukan pribadi tetapi ada kalanya menjadi penghambat proses pembentukan pribadi. 3. Kata individu bukan berarti manusia sebagai keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. “individuum” yang artinya tak terbagi. Sebagaimana dikenal adanya manusia sebagai makhluk yang berpikir atau homo sapiens. Kini bangsa Indonesia telah menganut suatu pandangan. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. dan (iii) dunia dan akhirat. manusia dengan sesame manusia. (ii) jasmani dan rohani.tengah kelompok individu yang sekaligus mematangkannya untuk menjadi pribadi yang prosesnya memerlukan lingkungan yang dapat membentuknya pribadinya. manusia telah menjadi salah satu objek filsafat. dan rukun. Dalam kaitannya dengan kepentingan pendidikan. perilaku yang telah ada pada dirinya. manusia dengan alam sekitar atau lingkungannya. dan manusi dengan Tuhan. namun sebaliknya individu pun berkemampuan untuk mempengaruhi masyarakat. bahwa yang dimaksud dengan manusia secara utuh adalah manusia sebagai pribadi yang merupakan pengejawantahan manunggalnya berbagai berbagai ciri atau karakter hakiki atau sifat kodrati manusia yang seimbang antar berbagai segi. yaitu antara segi (i) individu dan sosial. Pengertian Individu “Manusia” adalah makhluk yang dapat dipandang dari berbagai sudut pandang. baik objek formal yang mempersoalkan manusia sebagai apa adanya manusia dengan berbagia kondisinya. Individu berasal dari kata latin. rasio. makhluk yang dapat dididik atau homo educandum dan seterusnya. Sejak ratusan tahun sebelum Isa. Memahami Aspek – Aspek Pertumbuhan dan Perkembangan Individu. BAB II PEMBAHASANA. makhluk yang berbuat atau homo faber. Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu masyrakat yang menjadi latar belakang keberadaanya.  Individu. Pengaruh lingkungan masyarakat terhadap individu dan khususnya terhadap pembentukan individualitasnya adalah besar. dan oknum. Individu berusaha mengambil jarak dan memproses dirinya untuk membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang sesuai dengan Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 3 4. Kemampuan individu merupakan hal yang utama dalam hubungannya dengan manusia. rasa. Individu menurut konsep Sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri. Manusia sebagai individu salalu berada di tengah. . Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 2 3. Keseimbangan hubungan tersebut menggambarkan keselarasan hubungan antara manusia dengan dirinya. individu adalah kata benda dari individual yang berarti orang. Individu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga. perseorangan.

baik yang menyangkut faktor Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 4 5. rohani dan jasmani. mental. Maksudnya. yaitu: 1. Karakteristik bawaan merupakan karakteristik keturunan yang dimiliki sejak lahir.2. masing-masing mempengaruhi kepribadian dan kemampuan individu bawaan dan lingkungan dengan caranya sendirisendiri. bahkan sejak masih di dalam kandungan ibunya. membutuhkan alat komunikasi (bahasa). kebutuhan sosial – emosional . Manusia sebagai makhluk individu adalah bahwa manusia itu merupakan keseluruhan atau totalitas yang tidak dapat dibagi. Mengenai karakteristik individu. Nature dan Nurture merupakan istilah yang biasa digunakan untuk menjelaskan karakteristik . Karakteristik yang berkenaan dengan kemampuan awal (prerequisite skills). Sejauh mana seseorang dilahirkan menjadi seorang individu atau sejauh mana seseorang dipengaruhi subjek penelitian dan diskusi. dan emosional pada setiap tingkat perkembangan. sifat dasar) adalah karakteristik yang dimiliki setiap individu dari sejak dia kecil. atau dewasa merupakan hasil dari perpaduan antara apa yang ada di antara faktor -faktor biologis yang diturunkan dan pengaruh lingkungan. Dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Ia sudah senang bila kebutuhan fisiknya sudah terpenuhi. manusia merupakan kesatuan psikofisis atau psikosomatis yang tetrus mengalami pertumbuhan dan perkembangan. ia belum peduli dengan apa saja yang terjadi diluar dirinya. keamanan dan seterusnya. Sejak lahir. membutuhkan teman. sedangkan karakteristik yang berkaitan dengan sosial psikologis lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Karakteristik Individu Karakteristik individu itu sendiri adalah keseluruhan kelakuan dan kemampuan yang ada pada individu sebagai hasil dari pembawaan dan lingkungannya. dan kemampuan jasmaniah. biologis maupun faktor sosial psikologis. terdapat keyakinan serta kepribadian terbawa pembawaan (heredity) dan lingkungan. seperti bakat. Dalam perkembangan selanjutnya maka ia akan mulai mengenal lingkungannya. seperti . Nurture (pemeliharaan. makin disadari bahwa apa yang dirasakan oleh banyak anak. pengasuhan) adalah karakteristik yang disebabkan oleh faktor lingkungan yang mempengaruhinya. Akan tetapi. ada 3 hal yang perlu diperhatikan. minat. Pada masa lalu. Potensi-potensi itu perlu dikembangkan melalui proses pendidikan dan pengajaran. remaja. manusia mempunyai kebutuhan – kebutuhan. Pertumbuhan dan perkembangan itu merupakan sifat kodrat manusia yang harus mendapat perhatian secara saksama. Karakteristik yang berkaitan dengan perkembangan faktor biologis cenderung lebih bersifat tetap. manusia tidak dapat dipisahkan dari jiwa dan raganya.karakteristik individu dalam hal fisik. Nature (alam. sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara utuh menjadi manusia dewasa atau matang. Hal tersebut merupakan dua faktor yang terbentuk karena faktor yang terpisah.personal. Pada awal kehidupannya bagi seorang bayi mementingkan kebutuhan jasmaninya. Semakin besar anak tersebut semakin banyak kebutuhan non fisik atau psikologis yang dibutuhkannya. Setiap manusia memiliki berbagai potensi manusiawi.

 kemampuan intelektual. tetapitetap disadari bahwa pendidikan tidak semata-mata bertujuan untuk mengembangkan individusebagai individu. baik variasipada aspek fisik maupun psikologis.B. Perbedaan kecakapan atau kepandaian di sekolah. Manusia Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 6 . motif. Tiap manusia berhubungan dengan manusia lain. 2.perbedaan tersebut harus diselesaikan dengan pendekatan individualnya juga. 3. pendengaran. Perbedaan sosial termasuk status ekonomi. dengan sesamanya. Tidak ada penggolongan anak – anak ke dalam satu kategori atau sama sekali tidak termasuk dalam suatu kategori. yang dapat menjamin kemudahan belajar bagi setiap peserta didik.Perbedaan ii disebut perbedaan individu atau perbedaan individual. 2. sehingga bagi seorang guru informasi mengenai karakteristik individu sangat beguna dalam memilih dan menentukan pola-pola pengajaran yang lebih tepat. hubungan keluarga. dan sikap. 4. Individu menunjukkan kedudukan seseorang sebagai orang perorangan atau perseorangan.kultural. dikenal ada dua fakta yang menonjol. perasaan. Bidang-Bidang Perbedaan Dalam kaitannya dengan perbedaan individu hendaknya selalu diingat bahwa perbedaan dalam kualitas atau ciri – ciri adalah berjenjang. yaitu : (i) semua diri manusia mempunyai unsurunsur kesamaan didalam pola perkembangannya. seperti sikap. Dalam kehidupan setiap manusia berhubungan dengan manusia lain dan lingkungan di luar dirinya. minat. Ciri dan sifat orang yang satu berbeda dengan yang lain. penglihatan.Sifat individual adalah sifat yang berkaitan dengan orang perseorangan. berpikir. minat.Perbedaan . Maka “perbedaan” dalam“perbedaan individual” menurut Landgren (1980) menyangkut variasi yang terjadi. Perbedaan Individu Dalam aspek perkembangan individu. (ii) di dalam pola yang bersifat umum dari apa yang membentuk warisan manusia – secara biologis dan sosial – tiap-tiap individu mempunyai kecenderungan berbeda. Garry 1963 (Oxendine. Perbedaan kepribadian termasuk watak. 3. Karakteristik yang berhubungan dengan latar belakang dan status sosio . dan Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 5 6.Perbedaan . dan suku. Perbedaan fisik: usia. Secara umum. agama. jenis kelamin. perbedaan individual yang perlu dipertimbangkan dalam pelaksanaanpengajaran dikelas adalah faktor – faktor yang menyangkut kesiapan anak untuk menerimapengajaran karena perbedaan tersebut akan menentukan sistem pendidikan secara keseluruhan.perbedaan tersebut secara keseluruhan lebih banyak bersifat kuantitatif dan bukankualitatif. tetapi juga dalam kaitannya dengan pola kehidupan masyarakat yangbervariasi. dan hal-hal yang berkaitan dengan aspek psikomotor. dan kemampuan bertindak. dan lainnya. Pemahaman karakteristik ini sangat penting dalam proses belajar mengajar. Karakteristik yang berkenaan dengan perbedaan kepribadian. Perbedaan inteligensi dan kemampuan dasar. 1984) mengkategorikan perbedaan individual ke dalam bidang – bidang berikut: 1.1. 5. tingkat dan berat badan. berkaitan denganperbedaan individual perseorangan.

dalam arti pada dirinya terbentu suatu persepsi. pada dasarnya telah membawa kebiasaan – kebiasaan sebagai hasil belajar. Secara kodrati. baik di sekolah maupun di luar sekolah. Banyak penelitian eksperimental telah dilakukan dengan tujuan untuk menemukan faktor – faktor psikologis yang mendasari keberhasilan atau kegagalan dalam penguasaan bahasa. semakin tinggi nilai kecerdasan seseorang semakin tinggi kemampuan kognitifnya.c. dan pengetahuan itu diorganisasikan secara sistematik untuk menjadi miliknya. yaitu kemampuan kognitif. Berarti ia menguasai segala sesuatu yang diketahui. ransangan indra saraf sensoris (perintah) pusat respon penerima saraf motorik (kegiatan) perintah Dari gambar di atas. baik dari lingkungan pendidikan prasekolah maupun dari latar belakang kehidupan sebelumnya. proses belajar. dan kehendak. manusia memiliki potensi dasar yang secara esensial membedakanmanusia dengan hewan. formal. Pada dasarnya kemampuan kognitif merupakan hasil belajar. Kemampuan tiap individu dalam berbahasa berbeda-beda.Manusia hidup berkelompok dan berkeluarga. Proses belajr mengajar adalah upaya menciptakan lingkungan yang bernilai positif. dan psikomotorik. logis dan sistematis. Inteligensi (kecerdasan) sangat mempengaruhi kemampuan kognitif seseorang.  7.b. Kemampuan kognitif merupakan kemampuan yang berkaitan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. diatur dan direncanakan untuk mengembangkan faktor dasar yang telah dimiliki oleh anak. perasaan. Kemampuan kognitif menggambarkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi tiap – tiap orang. Antara kecerdasan dan nilai kemampuan kognitif berkolerasi tinggi dan positif. yaitu pikiran. Kemampuan berbahasa merupakan kemampuan seseorang untuk menyatakan buah pikirannya dalam bentuk ungkapan kata dan kalimat yang penuh makna. afektif. sesuai dengan sifat dan genetic orang tuanya. Kemampuan berbahasa dangat dipengaruhi oleh faktor kecerdasan dan faktor lingkungan serta faktor fisik (organ bicara). Perbedaan Individual dalam Kecakapan Bahasa Bahasa merupakan salah satu kemampuan individu yang sangat penting dalam kehidupan. maka manusia beragama. juga berhubungan dengan Sang Pencipta atau dengan Tuhan-nya. Kegiatan – kegiatan tersebut terjadi karena kerja saraf yang sistematis. yakni:a. Individu – individu yang memasuki kegiatan – kegiatan di sekolah Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 7 8. menghasilkan 3 pembentukan kemampuan yang dikenal sebagai taxonomy bloom. Perbedaan dalam Kecakapan Motorik Kecakapan motorik atau kemampuan psikomotorik merupakan kemampuan untuk melakukan koordinasi gerakan syarat motorik yang dilakukan oleh syaraf pusat untuk melakukan kegiatan. Perbedaan Kognitif Menurut Bloom. Adapun bidang – bidang dari perbedaannya. saraf pusat (otak) yang melaksanakan fungsi sentral dalam proses berpikir merupakan factor penting di dalam koordinasi kecakapan motorik. Ketidaktepatan dalam . Tingkat kemampuan kognitif tergambar pada hasil belajar yang diukur dengan tes hasil belajar.

anak – anak pada umur yang sama tidak selalu berada pada tingkat kesiapan yang sama dalam menerima pengaruh dari luar yang lebih luas. maka hal itu membawa akibat terhadap kecakapan motorik masing – masing. Perbedaan dalam Latar Belakang Dalam suatu kelompok siswa. akibat dari kesehatan yang kurang baik. Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 8 9.f. Kemampuan motorik dipengaruhi oleh kematangan pertumbuhan fisik dan tingkat kemampuan berpikir. seni. dalam arti tidak ada ransangan dan pemupukan yang menyentuhnya. Minat dan sikap individu terhadap sekolah dan mata pelajaran tertentu. pembentukan persepsi dan penyampaian perintah. dan dengan demikian kecakapan motorik setiap individu akan berbeda -beda pula. kecakapan atau kemauan untuk berkonsentrasi pada bahan – bahan pelajaran. dan kebiasaan – kebiasaan belajar semuanya merupakan faktor – faktor perbedaan antara para siswa. yang meliputi perbedaan sosio. terlepas dari potensi individu untuk menguasai bahan pelajaran. mempengaruhi perkembangan pemahaman dan ekspresi diri. Perbedaan dalam Bakat Bakat merupakan kemampuan khusus yang dibawa sejak lahir. dan olah raga. kebiasaan – kebiasaan kerja sama. Secara umum koordinasi motorik dan kecakapan untuk melakukan suatu kegiatan yang kompleks membutuhkan keterampilan motorik yang lebih kompleks pula.ekonomi dan sosiokultural. namun hasil tes inteligensi yang selama ini dilaksanakan beum terkait dengan beberapa bidang belajar seperti keterampilan motorik. dalam kaitannya dengan kesehatan dan penyesuaian diri ang memuaskan terhadap pengalaman – pengalaman. musik. Kondisi fisik yang sehat. Perkembangan bakat dimiliki siswa secara individual. Kemampuan tersebut akan berkembang dengan baik apabila mendapatkan rangsangan den pemupukan secara tepat. disertai dengan rasa ingin tahu yang amat besar terhadap orang – orang dan benda – benda. Karena kematangan pertumbuhan fisik dan kemampuan berpikir setiap orang berbeda-beda. dalam hal ini pelajaran di sekolah. pemalu. cacat tubuh. perbedaan latar belakang dan pengalaman mereka masing – masing dapat memperlancar atau menghambat prestasinya. Perbedaan dalam Kesiapan Belajar Perbedaan latar belakang keluarga dan lingkungan. dan kurang percaya diri. dan latar belakang yang miskin pengalaman. amat penting artinya bagi perkembangan anak. Hasil tes inteligensi lebih banyak berhubungan dengan keberhasilan atau kemampuan bidang akademik. Meskipun inteligensi umum merupakan faktor dari hamper semua atau bahkan semua bidang penampilan atau performasi. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa inteligensi merupakan faktor dalam bentuk yang lebih tinggi dari keterampilan motorik. Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 9 . Sikap apatis.e. manakala lingkungan tidak memberikan kesempatan untuk berkembang. membantu berkembangnya kebiasaan berbahasa dan belajar yang diharapkan. Akibatnya. akan menyebabkan terjadinya kekeliruan respon dan atau kegiatan – kegiatan yang kurang sesuai dengan tujuan.d. Sebaliknya bakat tidak dapat berkembang sama sekali.

yang disebut embrio. emosi. dan sebagainya. Pertumbuhan manusia merupakan perubahan fisik menjadi lebih besar dan lebihpanjang. Perubahan . 1. bakat khusus. nilai dan moral.a. social. pertumbuhan diberi makna dan digunakan untuk menyatakan perubahan – perubahan fisik yang secara kuantitatif semakin besar dan atau panjang. tidak mempunyai saluran untuk mengalirkan hasil sekresi (pengeluaran hasil kelenjar atausel secara aktifnya. Baru setelah satu bulan kemudian (jadi kandungan telah berumur tiga bulan). .  10. Dengan perasaan salaing memperhatikan yang terdapat antara guru dan anak dalam proses belajar mengajar. Pertumbuhan Sebelum Lahir Manusia itu ada dimulai dari suatu proses pembuahan (pertemuan set telur dan sperma) yang membentuk suatu set kehidupan. Rasa aman. Perkembangan . Pada umur dua bulan ukuran embrio itu membesar menjadi dua setengah sentimeter dan disebut janin atau "fetus". Pertumbuhan Fisik Pertumbuhan fisik adalah perubahan .mengajar yang sehat adalah suasana belajar yang secara nyata dapat menumbuhkan munculnya perasaan yang terdapat antara siswa dan guru di dalam kelas. perubahan proporsi tubuh. Aspek-Aspek Pertumbuhan dan Perkembangan Individu Dalam pembahasan materi ini. Setiap individu pada hakikatnya akan mengalami pertumbuhan dan fisik dan perkembangan nonfisik yang meliputi aspek – aspek intelek.perubahan fisik yang terjadi dan merupakan gejala primer dalam pertumbuhan remaja. Embrio manusia yang telah berumur satu bulan. Perasaan . bahasa. serta sikap. pemahaman pendidik bahwa tidak ada manusia yang sama serta perilaku siswa selalu bersifat unik menjadikan diperlukan kesabaran dalam menghadapi berbagai perilaku anak. munculnya ciri-ciri kelamin yang utama (primer) dan ciri kelamin kedua (sekunder). berukuran sekitar setengah sentimeter.perkembangan dasar atau esensi dari lingkungan belajar . dan sosial yang dimiliki anak. sikap guru yang merupakan cerminan perasaan yang melandasi transaksi belajar mengajar diantaranya adalah:  Penerimaan (acceptance). Penyebab perubahan pada masa remaja adalah adanya dua kelenjar yang menjadi aktif bekerja dalam sistem endokrin.perasaan yang mendasari transaksi belajar mengajar tersebut tergantung pada peran guru dalam menciptakan situasi belajar yang kondusif dan sehat adalah situasi belajar yang dapat menumbuhkan perasaan dekat antara guru dan anak. Endokrin adalah kelenjar yang Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 10 11. sikap ini meliputi pengenalan dan pengakuan terhadap berbagai kemampuan dan keterbatasan mental. rasa ini merupakan kebutuhan dasar manusia yang perlu memperoleh pemenuhan sehingga dalam proses belajar mengajar diperlukan pula adanya rasa disayangi dan diterima oleh kelompok dan guru. saling menghargai. sedangkan istilah perkembangan diberi makna dan digunakan untuk menyatakan terjadinya perubahan – perubahan aspek psikologis dan aspek sosial. fisik. dan prosesnya terjadi sejak anak sebelum lahir hingga ia dewasa. merasa saling membutuhkan. emosi.perubahan ini meliputi: perubahan ukuran tubuh. C. Pemahaman akan adanya individualitas (differences).

Sejak lahir sampai dengan umur 25 tahun. dari pertumbuhan yang kurang proporsional pada awal terbentuknya manusia sampai dengan proporsi yang ideal di masa dewasa. sentuh. Respon yang bersifat refleks ini akan berakhiratau menjadi lebih terarah apada sasaran saat bayi berumur 4 sampai 5 bulan. Pertumbuhan fisik anak di bagi menjadi empat periode utama. Pertumbuhan Setelah Lahir Pertumbuhan fisik manusia setelah lahir merupakan lanjutan pertumbuhannya sebelum lahir dan berlangsung sampai masa dewasa.b. sehingga masing – masing komponentubuh akan mencapai tingkat kematangan untuk menjalankan fungsinya. Pola dan urutan pertumbuhan dan perkembangan fungsi fisik ini diikuti oleh perkembangan kemampuan mental spiritual dan perkembangan sosial. Dapat dilihat pada gambar berikut. Pertumbuhan fisik manusia berbeda dengan pertumbuhan fisik pada hewan. meliputi kepandaian . Pertumbuhan dan perkembangan fungsi biologis setiap orang memiliki pola danurutan yang teratur. Jaringan sarafotak atau saraf sentral akan tumbuh dengan cepat karena saraf pusat itu akan menjadisentral dalam menjalankan fungsi jaringan saraf di seluruh tubuh manusia. Menurut Muhammad Syafi.masing komponen biologis mampu berfungsi secara mandiri.  janin atau fetus tersebut telah berbentuk menyerupai bayi dalam ukuran kecil. Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 11 12. karena pada masa itu merupakan awal terbentuknya organ . Begitu pula saraf sensorisyang lain seperti perabaan. Kapasitas saraf sensoris seorang bayi sangat berbatas. kembang fisik. penciuman. meliputi perumahan dalam ukuran besar dan fungsi individu. Selama tahun pertama dalam pertumbuhannya. secara garis besartumbuh kembang dapat dibedakan menjadi 3 yaitu: Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 12 Tumbuh13. Gambar di atas menunjukkan bahwa setiap bagian fisik seseorang individu akanterus mengalami perubahan karena pertumbuhan. Dani Al Hafiz. Semua ini merupakan potensi yang berfungsi bagi terbentuknya pengetahuanseseorang. respon terhadap segala ransangan dari luar dirinya dilakukansecara refleks dan belum terkoordinasi. Pada aalsetelah bayi itu dilahirkan. danrasakan. Perkembangan fungsi saraf sensoris semakin sempurna dan lengkap. Masa sebelum lahir merupakan pertumbuhan dan perkembangan manusia yang sangat kompleks. dengar.I di kutip dari Prof. ukuran panjang badannya akan bertambah sekitar sepertiga dari panjang badan semula dan berat badannya akan bertambah menjadi sekitar tiga kalinya. dan pencernaan berkembang sejalan dengan sarafpenglihatan. Tumbuh kembang intelektual. Kelahiran pada dasarnya merupakan pertanda kematangan biologis dan jaringan saraf masing . perbandingan ukuran badan individu. dua periode di tandaidengan pertumbuhan yang cepat dan dua periode lainnya di cirikan oleh pertumbuhanyang lambat. Bai yang baru lahirpendengarannya amat baik dan penglihatannya masih lemah.sehingga anak mampu menginterpretasikan apa yang ia lihat. Pertumbuhan dan perkembangan janin diakhiri saat kelahiran.organ tubuh dan susunan jaringan saraf membentuk sistem yang lengkap.

2008) . 2006 : 21-22). 1991) mengikuti tahap – tahap sebagai berikut. Mubin. Perlu diingat bahwa pertumbuhan dan perkembangan setiap individu bersifat unik. dan berkesinambungan” (Syamsu Yusuf: 83). Tahap pertama : Masa sensori . namun mereka berbeda-beda pendapat tentang bagaimana proses perubahan itu terjadi dalam bentuknya yang hakiki. berkasih sayang. Dalam mengartikan inteligensi (kecerdasan) Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 13 14. komunikasi. Karenapikiran pada dasarnya menunjukkan fungsi otak.( Dani. Hubungannya dengan intelektual remaja bahwa inteligensi bukanlah suatu yang bersifat kebendaan. Perkembangan kognitif seseorang menurut Piaget(Sarlito.P. Perkembangan lebih lanjut tentang perkembangan intelek ini ditunjukkan padaperilakunya. Perkembangan dapat diartikan ”suatu proses perubahan pada diri individu atau organisme. lingkungan (baik itu biologis ataupun psikologis) dan perilaku (keadaan/perilaku pada keluarga). bermain. menangani kegelisahan. baik fisik (jasmaniah) maupun psikis (rohaniah) menuju tingkat kedewasaan atau kematangan yang berlangsung secara sistematis progresif. para ahli mempunyai pengertian yang beragam.1. melainkan suatu fiksi ilmiah untuk mendiskripsikan perilaku individu yang berkaitan dengan kemampuan intelektual”. maka kemampuan intelektual yang lazimatau kemampuan berpikir. (Ani Cahyadi. meliputi kemampuan membentuk ikatan batin. berhitung dan membaca. meliputi pemberian imunisasi Istirahat dan tidur. Intelek Menurut Wechler merumuskaan intelektual/intelligensi sebagai "keseluruhan kemampuan individu untuk berpikir dan bertindak secara terarah serta kemampuan mengolah dan menguasai lingkungan secara efektif. melainkan suatui fiksi ilmiah untuk mendeskripsiskan prilaku induvidu yang berkaitan dengan kemampuan intelektualnya. Chaplin(1975) mengartikan inteligensi itu sebagai kemampuan menghadapi dan menyesuaikan diriterhadap situasi baru secara cepat dan efektif (Syamsu Yusuf). Diantaranya menurut C. Intelek atau daya pikir berkembang sejalan dengan pertumbuhan saraf otak. yaitu tindakan menolak dan memilih sesuatu. ini. Tumbuh kembang emosional. Perkembangan kemampuan berpikir inidikenal sebagai perkembangan kognitif. Agar pertumbuhan dan perkembangan anak optimal. mengelola sifat agresif/marah. harus cukup dan seimbang Keteraturan ke pelayanan kesehatan. Tindakan itu berarti telahmendapatkan proses mempertimbangkan atau proses analisis. harus mendukung kesehatan biologis dan psikologis anak Gizi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya faktor genetik (faktor bawaan). hindari kelelahan. harus cukup.2. Dan semua para ahli sependapat bahwa yang dimaksud dengan perkembangan itu adalah suatu proses perubahan pada seseorang kearah yang lebih maju dan lebih dewasa. Intelegensi/intelektual bukanlah suatu yang bersifat kebendaan. harus diperhatikan: Lingkungan. evaluasi sampai dengankemampuan menarik kesimpulan dan keputusan. dipengaruhi oleh kematangan otak yang mampu menunjukkanfungsinya secara baik.

dia juga bisa merasa iri pada anak lain atau pada adik kalau sudah ada adik.11. dan sebaliknya. Pada usia sekitar 1½ tahun yaitu setelah bayi mengenali bahwa diri berbeda dari orang lain maka bayi akan mengembangkan emosi yang sekunder.0 tahun). dan menunjang keberanian anak memecahkan masalah dan menarik kesimpulan yang baru dan benar.0 . Tahap ketiga : Masa konkreto prerasional (7. Pada awalnya bayi mengembangkan rasa empati (kalau melihat teman menangis. Seperti marah yang di tunjukan dengan teriakan seorang yang gembira akan melonjak-lonjak sambil tertawa lebar. Adanya kebebasan berpikir. dan mengambil kesimpulan. terkejut dan takut. Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 14 15. Masa ketika bayi mempergunakan sistem pengindraan dan aktifitas motorik mengenal lingkungannya. Bayi memberikan reaks motorik atas rangsangan – rangsangan yang diterimanya dalam bentuk reflex. disebut juga emosi yang dikaitkan dengan kehadiran orang lain. marah.7. dan mulai berkurang pada usia sekitar 1 tahun. negasi : mengingkari sesuatu c. kebebasan menjajaki masalah secara keseluruhan. identifikasi : mengenali sesuatu b.0 . Emosi . selain itu bayi sudah bisa menunjukkan rasa malu.4.latihan memecahkan masalah sehingga seseorang bisa berpikir proporsional. Kemampuan simbolik memungkinkan anak melakukan tindakan-tindakan yang berkaitan dengan hal.0 . kuat. a. Tahap kedua : Masa pra-operasional (2. Melakukan berbagai macam tugas yang konkret. Emosi Rasa dan perasaan merupakan salah satu potensi yang khusus di miliki oleh manusia. misalnya “Andi sekarang punya . Banyaknya pengalaman dan latihan . Emosi sekunder ini juga akan mengalami perkembangan. Emosi merupakan gejala perasaan di sertai dengan perubahan atau perilaku fisik.2. Tahap keempat : Masa operasional (11. Emosi yang terkait pada hal . yaitu emosi yang terkait dengan kesadaran dirinya.5 tahun ).2. bayi ikut menangis).hal yang bersifat fisiologis disebut sebagai emosi primer. menimbulkan keberanian seseorang dalam menyusun hipotesis hipotesis yang radikal.3. misalnya berjalan. Dalam usia remaja dan seterusnya seseorang sudah mampu berfikir abstrak dan hipotesis. Kemampuan anak menggunakan simbol yang mewakili suatu konsep. Menurut Andi Mappiare (1982) hal-hal yang mempengaruhi perkembangan intelek itu antara lain: 1. reprokasi : mencari hubungan timbal balik antara beberapa hal. 3. Bertambahnya informasi yang disimpan (dalam otak) seseorang sehingga ia mampu berpikir reflektif. motorik ( 0. memperkirakan apa yang mungkin terjadi. tidak suka.sedang saja.hal yang telah lewat.dewasa). 2. Empati. rasa iri dan rasa malu ini mulai berkembang sekitar usia 1½ hingga usia 2 tahun.0 tahun). biasanya berlangsung sejak bayi lahir hingga usia 6 bulan. atau bisa juga ditampilkan dalam bentuk yang sedang . Reflex – reflex ini kemudian berkembang lagi menjadi gerakan – gerakan yang lebih canggi. Selanjutnya hingga usia 2½ tahun bayi bisa mengembangkan rasa bangga akan diri. sedih.0 . Bentuk emosi primer adalah gembira.3.emosi primer ini bisa di tampilkan dalam bentuk yang intens.

Akhirnya manusia mengenal kehidupan bersama.  mobil baguuuusss sekali”.16 tahun bahwa ada tiga pola kecenderungan sosial pada anak. “Arisman usia 3 tahun. Arisman baru sadar bahwa dia melakukan kesalahan. Ia tidak mampu hidup terus tanpa bantuan orang lain.4. kata Plato. Orang tua Arisman sudah pernah memberi tahu pada Arisman bahwa memukul teman akan menyebabkan teman merasa kesakitan. Para ahli juga mengungkapkan bahwa rasa aman dan nyaman yang terbina pada masa usia dini ini kelak akan membuat individu merasa bahwa lingkungan itu aman dan nyaman. Kalau seseorang telah memperhatikan . Ketika melihat teman menangis. jadi setiap orang membutuhkan orang lain. Emosi . bahwa orang lain bukanlah tokoh yang menakutkan. Bersamaan dengan itu ia juga mengembangkan rasa bersalah dan rasa malu. 1970:87-89) mengidentifikasi berdasarkan hasil studi longitudinalnya terhadap anak usia 5 . dan akan memperkaya khasanah pengalaman dalam pembentukan pribadi/individu kecilnya. Dalam proses pertumbuhan setiap orang tidak dapat berdiri sendiri. Dalam perkembangannya setiap orang akhirnya mengetahui bahwa manusia itu saling membantu dan di bantu . Rasa aman ini akan membuat anak lebih berani untuk melakukan penjelajahan kedalam lingkungannya. untuk mewujudkan potensi tersebut ia harus berada dalam interaksi dengan lingkungan manusia-manusia lain (ingat kisah Singh Zingh di India dan Itard di Perancis. terutama ibunya. kemudian bermasyarakat atau berkehidupan sosial.jangan dipukul. Perkembangan sosial. b) Kecenderungan Pola Orientasi Sosial Branson (Loree. karena disini anak mulai mengenali aturan aturan sosial yang berlaku dan ia juga mulai bisa menggunakan standar standar atau aturan . dapat diartikan sebagai sequence dari perubahan yang bersinambungan dalam perilaku individu untuk menjadi rnakhluk sosial yang dewasa. Setiap manusia memerlukan lingkungan dan senantiasa akan memerlukan manusia lainnya. Namun. Secara potensial (fitriah) manusia dilahirkan sebagai makhluk sosial (zoon politicon). bayi yang disusui dan dibesarkan binatang tidak dapat dididik kembali untuk menjadi manusia biasa).dominance. reactivity placidity dan passivity . Proses belajar untuk menjadi makhluk sosial ini disebut sosialisasi.aturan sosial yang berlaku di lingkungannya untuk menilai tingkah lakunya secara sederhana. terhadap dirinya sendiri. memberi dan di beri. jadi kalau teman melakukan kekeliruan sebaiknya teman itu diberi tahu . yakni withdrawal .expansive. maka mulailah pula menyadari bahwa ia harus belajar apa yang seyogianya ia perbuat seperti yang Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 16 17. dia memukul teman hingga teman menangis. karena tidak bisa mengendalikan dirinya ketika marah pada teman.emosi ini terkait dengan penilaian dia Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 15 16. a) Proses sosialisasi dan perkembangan sosial Secepat individu menyadari bahwa di luar dirinya itu ada orang lain. Contohnya. Sosial Bayi lahir dalam keadaan yang sangat lemah. diharapkan orang lain. muncul rasa bersalah pada Arisman”.

6 tahun. seperti: “bapak makan”. Dalam berbahasa. seperti: anak melihat ayahnya tidur karena sakit. dia mengatakan bahwa ibu tidur karena sakit. Bentuk kalimat pertama . Pemahaman. dan mimik muka. ini terjadi apabila anak sudah menyadari akan kemungkinan ke khilafannya. dimana pikiran dan perasaan dinyatakan dalam bentuk lambang atau simbol untuk mengungkapkan sesuatu pengertian. Bayi memahami bahasa orang lain. Usia 1. Perkembangan pikiran individu tampak dalam perkembangan bahasanya yaitu kemampuan membentuk pengertian. yaitu kemampuan memahami makna ucapan orang lain. yang dengannya manusia dapat mengenal atau memahami dirinya. Keempat tugas ituadalah sebagai berikut:1. dan menarik kesimpulan. kemampuan menyusun kata-kata menjadi kalimat pada umumnya berkembang sebelum usia dua tahun. Bahasa Bahasa merupakan kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Bahasa merupakan anugerah dari Tuhan Allah. menyusun pendapat. bukan memahami kata-kata yang diucapkannya. Bicara adalah bahasa suara. Apabila anak berhasil menuntaskan tugas yangsatu. Pada usia selanjutnya. Bahasa sangat erat kaitannya dengan perkembangan berpikir individu. Dengan demikian seterusnya anak mulai mampu menyusun kalimat tiga kata untuk menyatakan maksud atau keinginannya. Perkembangan pikiran itu dimulai pada usia 1. Bahasa merupakan faktor hakiki yang membedakan manusia dengan hewan.9 bulan mulai berkomunikasi dengan satu kata atau dua kata. tulisan. Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 17 18. Perkembangan lebih lanjut bayi yang berusia 6 . pada waktu lain anak melihat ibunya tidur. Laju perkembangan itu sebagai berikut. bayi menyampaikan isi pikiran atau perasannya dengan tangis atau ocehan.c. b. seperti dengan menggunakan lisan. lukisan. maka cenderung diikutinya sampai dewasa. orientasinya pada salah satu pola tersebut. anak dapat menyusun pendapat positif. anak dapat menyusun pendapat negatif (menyangkal). a.5. ini tidak baik”. alam.0 tahun. mungkin. anak dituntut untuk menuntaskan atau menguasai empat tugas pokokyang satu sama lainnya saling berkaitan. maka berarti juga ia dapat menuntaskan tugas-tugas yang lainnya. bilangan. Usia 2. Penyusunan Kata-kata menjadt kalimat. anak dapat menyusun pendapat: 1) Kritikan: “ini tidak boleh.3. kemudian mengalami tempo yang cepat pada usia prasekolah dan terus meningkat setelah anak masuk sekolah.2. tetapi dengan memahami kegiatan /gerakan atau gesturenya (bahasa tubuhnya).6 tahun. sesama manusia. dan penciptanya serta mampu memposisikan dirinya sebagai makhluk berbudaya dan mengembangkan budayanya.2. 2) Keragu-raguan: barangkali. isyarat. 3) Menarik kesimpulan analogi. Dalam pengertian ini tercakup semua cara untuk berkomunikasi.6 . seperti: “Bapak tidak makan”. Pengembangan Perbendaharaan kata-kata anak berkembang dimulai secara lambat pada usia dua tahun pertama. bahasa lisan dan perkembangan awal berbahasa lisan. yaitu pada saat anak dapat menyusun kalimat dua atau tiga kata. Fungsi bahasa adalah sebagai alat komunikasi. bisa jadi.

atau kedua-duanya (Hetzer & Reindorf dalam E. yang terjadi ketika berlangsung kontak antara anak dengan temannya atau dengan lingkungannya. untuk memelihara perkembangan bahasa anak secara normal. anak mengalami sakit terus . Inteligensi Perkembangan bahasa anak dapat dilihat dari tingkat inteligensinya. Namun mulai usia dua tahun.3. yaitu sebagai berikut. memelihara kebersihan tubuh anak atau secara reguler memeriksakan anak ke dokter atau ke puskesmas. antara 11-18 bulan. Oleh karena itu. Apabila pada usia dua tahun pertama.menerus. terutama pada usia awal kehidupannya. di sini terjadi saling tukar gagasan atau adanya tujuan bersama yang dicari. yang menyangkut penilaian anak terhadap ucapan atau tingkah laku orang lain. Anak yang perkembangan bahasanya cepat. 2. Eqocentric Speech Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 18 19. Kejelasan ucapan itu baru tercapai pada usia sekitar tiga tahun. Beberapa studi tentang hubungan antara perkembangan bahasa dengan status sosial ekonomi keluarga menunjukkan bahwa anak yang berasal dari keluarga miskin mengalami kelambatan dalam perkembangan bahasa dibandingkan dengan anak yang berasal dari keluarga yang lebih baik. tidak ada perbedaan dalam vokalisasi antara pria dengan wanita. Kemampuan kata-kata merupakan hasil belajar melalui imitasi (peniruan) terhadap suara-suara yang didengar anak dan orang lain (terutama orangtuanya).Ada dua tipe perkembangan bahasa anak. dan e) answers (jawaban). Upaya yang dapat ditempuh adalah dengan cara memberikan ASI. 1956). maka anak tersebut cenderung akan mengalami kelambatan atau kesulitan dalam perkembangan bahasanya. Pada usia bayi. request (permintaan) dan threat (ancaman). b) critism. anak wanita menunjukkan perkembangan yang lebih cepat dari anak pria. adalah kalimat tunggal (kalimat satu kata) dengan disertai: “gesture” untuk melengkapi cara berpikirnya.4. Pada tahun pertama usia anak. Hasil studi tentang suara dan kombinasi suara menunjukkan bahwa anak mengalami kemudahan dan kesulitan dalam huruf . d) questions (pertanyaan).1. sehingga sering tidak dimengerti maksudnya.huruf tertentu. Faktor Kesehatan. orangtua perlu memper hatikan kondisi kesehatan anak. pada umumnya mereka belum dapat berbicara atau mengucapkan kata-kata secara jelas. Kondisi ini terjadi mungkin disebabkan oleh perbedaan kecerdasan atau kesempatan belajar (keluarga miskin diduga kurang memperhatikan perkembangan bahasa anaknya). Jenis kelamin (Sex). Kesehatan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi perkembangan bahasa anak.Perkembangan bahasa dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut yaitu:1. pada umumnya mempunyai inteligensi normal atau di atas normal. Socialized Speech.4.2. Hurlock. Perkembangan ini dibagi ke dalam lima bentuk: a) adapted information. makanan yang bergizi. Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 19 . Status Sosial Ekonomi Keluarga. Ucapan. c) command (perintah).

serta kepercayaan padanya bahwa pada dasarnya ia baik dan mampu. Dengan demikian. Dengan demikian tingkat perbedaan antara individu yang satu dengan yang lainnya . Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 20 21.   20. Tiga dimensi bakat yang dikemukakan oleh Guilford : (i) dimensi perceptual (ii) dimensi psikomotorik (iii) dimensi intelektual Seseorang yang berbakat akan cepat dapat di amati sebab kemampuan yang di miliki akan berkembang dengan pesat dan menonjol. Hubungan ini dimaknai sebagai proses pengalaman berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan keluarga. melatih dan memberikan contoh berbahasa kepada anak. nilai dan perilaku serta tindakan itu masih bersifat paksaan akan tetapi sejalan dengan perkembangan inteleknya berangsur . olah raga. Dalam suasana ini anak merasa aman untuk mengungkapkan bakatnya. bakat bahasa. dan kemampuan dasar seseorang. karena bayi belum mengenal nilai dan suara hati. atau keterampilan. dan Moral Bloom mengemukakan bahwa tujuan akhir proses belajar di kelompokkan menjadi tiga sasaran yaitu: a. intelegensi. Pendidikan memberikan pengertian dalam arti dapat memahami pemikiran.norma moral. Penguasaan pengetahuan (kognitif) b. terutama dengan orangtua yang mengajar. c. dan sebagainya. bakat klerikal. maka macam bakat akan sangat tergantung pada konteks kebudayaan di mana seseorang individu hidup dan dibesarkan. seperti bakat matematika. Serta perbedaan kecakapan seseorang atau kepandaian yang semuanya itu sangat barpengaruh terhadap prilaku individu.angsur anak mulai mengikuti berbagai ketentuan yang berlaku di dalam kehidupannya. bakat dokter.6. Pengiasaan nilai dan sikap (afektif) c. Pendidik dapat menerimanya sebagaimana adanya. 7. BAB III PENUTUPA.jenis bakat biasanya dilakukan berdasar atas bidang apa bakat tersebut berfungsi. Pendidik mengusahakan suasana di mana anak tidak merasa “dinilai” oleh orang lain. Anak akan merasa aman secara psikologis apabila: a. tanpa syarat dengan segala kekuatan dan kelemahannya. perasaan. Nilai. Memberi penilaian terhadap seseorang dapat dirasakan sebagai ancaman. kepribadian. Penguasaan psikomotorik Masa bayi belum mengenal moral. Bakat khusus merupakan salah satu kemampuan untuk bidang tertentu seperti seni. dan perilaku anak. Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 21 22. 5. sosial. Hubungan Keluarga. bakat guru. Perilakunya belum di bimbing oleh norma . Kondisi . Bakat Khusus Bakat merupakan kemampuan tertentu yang di miliki oleh seseorang individu yang hanya dengan rangsangan atau sedikit latihan kemampuan itu dapat berkembang. bakat olah raga. bakat seni. bakat musik. sehingga menimbulkan kebutuhan akan pertahanan diri. Sikap. b.kondisi lingkungan yang bersifat memupuk bakat anak adalah keamanan psikologis dan kebebasan psikologis. Kesimpulan Setiap individu memiliki karakter yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Pemberian nama terhadap jenis . dapat menempatkan diri dalam situasi anak dan melihat dari sudut pandang anak. Pada awalnya pengenalan moral. Dapat di lihat dari segi perbedaan fisik.

dan intelektual. ukuran atau dimensi tingkat sel organ maupun individu yang bisa diukur dengan berat. Seperti marah. Pertumbuhan adalah berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar. Akhir kata kami ucapkan terima kasih. melainkan keseluruhan kemampuan individu untuk berpikir dan bertindak secara terarah serta kemampuan mengolah dan menguasai lingkungan secara efektif. ukuran panjang. memberi dan di beri.organ dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa. Pengiasaan nilai dan sikap (afektif). Secara potensial manusia dilahirkan sebagai makhluk sosial.sel tubuh. Emosi merupakan gejala perasaan disertai dengan perubahan atau perilaku fisik. untuk mewujudkan potensi tersebut ia harus berada dalam interaksi dengan lingkungan manusia-manusia lain. alam. pendapat. Dalam perkembangannya setiap orang akhirnya mengetahui bahwa manusia itu saling membantu dan di bantu . senang. Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 22 23. TANYA – JAWAB1. ceria dan sebagainya. Oleh karena itu kritik. Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 23 24. Hal itu . Bahasa merupakan anugerah dari Tuhan Allah. peranan guru sangat penting dalam perkembangan peserta didik. Intelegensi bukanlah suatu yang bersifat kebendaan. Bahasa merupakan kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain. dan penciptanya serta mampu memposisikan dirinya sebagai makhluk berbudaya dan mengembangkan budayanya. Penguasaan psikomotorik. sesuai dengan kepribadian masing-masing.  berbeda . sedih. jaringan tubuh. umur tulang dan keseimbangan metabolic. Bakat merupakan kemampuan tertentu yang di miliki oleh seseorang individu yang hanya dengan rangsangan atau sedikit latihan kemampuan itu dapat berkembang. Bloom mengemukakan bahwa tujuan akhir proses belajar di kelompokkan menjadi tiga sasaran yaitu: Penguasaan pengetahuan (kognitif). Sel . Dan cara yang tepat yaitu guru melakukan pendekatan dengan siswa – siswa yang ada dan tidak memandang perbedaan dan status sosial yang ada pada siswa serta membuat semua siswa itu sama dan tidak membeda – bedakan. Saran Dalam penyusunan laporan ini masih banyak kekurangan dan masih jauh dari kesempurnaan.beda. Namun. dan saran yang bersifat dan dapat membangun sangat diharapkan. organ . Bagaimana tindakan kita nantinya sebagai guru.B. sesama manusia. menghadapi status latar belakang sosial siswa yang berbeda – beda? (Natanael Tinangon – Kelompok 3) Menurut kami. Bahasa merupakan faktor hakiki yang membedakan manusia dengan hewan. Perkembangan adalah bertambah kemampuan (skill) dalam struktur da fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola teratur dan dapat diramalkan sebagai hasil proses pematangan. agar laporan ini menjadi jauh lebih baik dan dapat memberikan manfaat serta dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi pembaca. Perkembangan menyangkut adanya proses pematangan. jumlah. yang dengannya manusia dapat mengenal atau memahami dirinya. sehingga masing masing dapat memenuhi fungsinya termasuk juga emosi.

Kelompok I Kelas C PTIK UNIMA | Karakteristik dan Perbedaan Individu 24 .merupakan salah satu kunci dalam menghadapi status latar belakang sosial siswa yang berbeda – beda.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful