Penyakit Menular Seksual (PMS

)
Oleh: Kelompok 7

Definisi
• Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah penyakit yang menyerang manusia dan binatang melalui transmisi hubungan seksual, seks oral, dan seks anal. • Infeksi Menular Seksual (IMS) didefinisikan sebagai penyakit yang disebabkan karena adanya invasi organisme virus, bakteri, parasit dan kutu kelamin yang sebagian besar menular melalui hubungan seksual, baik yang berlainan jenis ataupun sesama jenis. (Aprilianingrum, 2002).

Cytomegalovirus. d. Salmonella sp. Dari golongan virus. Mobiluncus sp. b.Etiologi Penyakit Menular Seksual Menurut Handsfield(2001) dalam Chiuman (2009): a. Shigella sp. Epstein-barr virus. Herpes Simplex Virus (tipe 1 dan 2). Molluscum contagiosum virus. Treponema pallidum. Mycoplasma hominis.Dari golongan protozoa. Entamoeba histolytica. Ureaplasma urealyticum. yakni Neisseria gonorrhoeae. yakni Phthirus pubis dan Sarcoptes scabei . Dari golongan ektoparasit. Campylobacter sp. Chlamydia trachomatis. Human papiloma Virus. c. Giardia lamblia. Streptococcus group B.Dari golongan bakteri. yakni Trichomonas vaginalis. yakni Human Immunodeficiency Virus(tipe 1 dan 2). Gardnerella vaginalis.

Clamidia. Kutil kelamin/ kondiloma HIV-AIDS. Ulkul mole (chancroid). . Herpes genital.PMS yang umum terdapat di Indonesia adalah : • • • • • • • • Gonorrea. Trikonomiasis. Sifilis.

• Pemeriksaan : tes laboratorium untuk mendeteksi RPR (Rapid Plasma Reagent) dan TPHA (Trepanema Palidum Hemagglutination Assay). 5 – 10 tahun penyakit ini akan menyerang susunan syaraf otak. nyeri tulang. • Komplikasi pada wanita hamil : dapat melahirkan dengan kecacatan fisik seperti kerusakan kulit. • Masa inkubasi : tanpa gejala berlangsung 3 – 13 minggu. disertai pusing. 6 – 12 minggu setelah hubungan seks muncul bercak merah pada tubuh yang dapat hilang sendiri tanpa disadari. limpa. hati dan keterbelakangan mental. akan hilang sementara. lalu timbul benjolan sekitar alat kelamin.SIFILIS (RAJA SINGA) • Kuman penyebab : Trepanema palidum. . pembuluh darah dan jantung.

Tanpa nyeri tekan . bentuk bulat/longitudinal). batas halus. soliter.Manifestasi klinis pada sifilis • Lesi (berupa ulkus. dasar bersih.

• Kondiloma Akuminata adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh virus VirusPapiloma Humanus (VPH) dengan kelainan berupa fibroepitelioma pada kulit dan mukosa.Kutil Genitalis (Kondiloma Akuminata) • Kutil Genitalis (Kondiloma Akuminata) merupakan kutil di dalam atau di sekeliling vagina. yang ditularkan melalui hubungan seksual. penis atau dubur. .Kondiloma akuminata adalah kelainan kulit berbentuk vegetasi bertangkai dengan permukaan berjenjot yang disebabkan oleh virus.

Manifestasi Klinis • Terdapat papul atau tumor (benjolan). Jika timbul infeksi sekunder berwarna kemerahan akan berubah menjadi keabuabuan dan berbau tidak sedap . dapat soliter (tunggal) atau multipel (banyak) dengan permukaan yang verukous atau mirip jengger ayam. Terkadang penderita mengeluh nyeri.

• Masa inkubasi atau penyebaran kuman : 2 – 10 hari setelah hubungan seks. • Komplikasi yang timbul : infeksi radang panggunl. mandul. . merah. • Pemeriksaan : pewarnaan gram dan biakan agar.GONORREA (GO) • Kuman penyebabnya : Neisseria gonnorrhoeae. bengkak dan bernanah pada alat kelamin. menimbulkan kebutaan pada bayi yang dilahirkan. • Tanda-tanda : nyeri pada saat kencing.

Manifestasi Klinis • Adanya cairan yang kental dari saluran kencing akan keluar 2-7 hari setelah terinfeksi dan biasanya adanya rasa sakit waktu kencing .

Menstruasi atau haid tidak teratur. d.Gejala-Gejala Umum Penyakit Menular Seksual. berbau tidak sedap. Pada perempuan gejalanya berupa: a. Rasa sakit di perut bagian bawah. . b. c. Cairan yang tidak biasa keluar dari alat kelamin perempuan warnanya kekuningankuningan. Rasa gatal yang berkepanjangan di sekitar kelamin.

c. Keluarnya nanah dari penis. Rasa gatal pada penis atau dubur (Hutagalung. 2002). Adanya luka pada alat kelamin. Rasa sakit atau panas saat kencing. Keluarnya darah saat kencing. . b. e.Pada laki-laki gejalanya berupa: a. d.

dan penyediaan pengobatan untuk mikroba tertentu yang menimbulkan sindrom .Penatalaksanaan Penyakit Menular Seksual • Penaganan berdasarkan kasus (case management). tetapi juga diberikan perawatan kesehatan reproduksi yang komprehensif • penanganan berdasarkan sindrom (syndrome management) . yang efektif tidak hanya berupa pemberian terapi antimikroba untuk menyembuhkan dan mengurangi infektifitas mikroba. didasarkan pada identifikasi dari sekelompok tanda dan gejala yang konsisten.

valasiklovir (Wells et al. Pengobatan trikomoniasis:metronidazole (Wells et al. 4. termasuk sefaloridin. 2. spektinomisin. 5. . kuinolon. Pengobatan klamidia: azithromisin. Pengobatan herpes genital: asiklovir. amoksisilin. ampisilin. seftriakson. 2003). 2003). Pengobatan gonore: penisilin. 2007). dan kloramfenikol (Hutapea. eritromisin. doksisiklin. 2001). dan kanamisin (Daili. 3. Pengobatan sifilis: penisilin. sefalosporin. tiamfenikol. tetrasiklin. eritromisin (Wells et al.. famsiklovir.Antibiotika untuk pengobatan IMS 1.2003)..

Identitas • Nama : berisikan nama klien • Umur :Kelompok remaja dan dewasa muda (15-24 tahun) • Jenis kelamin : laki-laki/perempuan.Perempuan beresiko lebih besar tertular karena bentuk alat reproduksinya lebih rentan terhadap PMS • Suku bangsa : jawa/indonesia • Pekerjaan : psk berpotensi lebih besar • Pendidikan : status pendidikan terakhir klien • Alamat : tempat tinggal klien sekarang • Tanggal MRS : dokmentasi waktu klien MRS • Diagnosa medis :PMS .Konsep Asuhan Keperawatan 1.

hanya saat haid. apakah ada pembengkakan kelenjar lipat paha. bau busuk amis atau asam. rasa gatal. gangguan menstruasi. kapan terjadi haid terakhir (sedang haid sekarang atau sedang hamil) . nyeri perut bagian bawah (nyeri berkepanjangan.Riwayat Kesehatan • Keluhan utama : tergantung pada masing2 jenis PMS • Riwayat penyakit sekarang : px biasanya datang dengan Gejala: keputihan tidak biasa jumlah banyak atau terus keluar warna tidak biasa. apakah ada daging atau kutil pada alat kelamin. hanya saat hubungan seksual). Apakah nyeri saat BAK.

• Riwayat psikososial dan spiritual. nyeri abdomen bagian bawah (selain saat haid). pembengkakan kelenjar lipat paha. Biasanya klien cemas dan takut . Apakah ada keluarga yang menderita penyakit yang sama.• Riwayat penyakit dahulu. tumbuh daging atau kutil pada alat kelamin (seperti jengger ayam). Tanyakan pada pasien apakah ada keputihan yang tidak biasa. nyeri saat BAK. ulkus atau luka pada alat kelamin. • Riwayat penyakit keluarga.

3. hidung : normal. pernafasan normal. 4. distribusi merata. ronchi (-). 7. . leher : kaku kuduk (-). tidak ada bekas luka mata : normal. 2. lidah kotor. suara jantung dulnes. tidak ada oedem. mukosa mulut kering. sklera putih. simetris antara kanan dan kiri.Pemeriksaan Fisik 1. tidak ada pergerakan cuping hidung. 5. simetris. pembesaran kelenjar limfa (-). kepala : bentuk bulat. 6. bendengan JVP (-) Torak : Inspeksi : Bentuk dada simetris. gerakan dada simetris Auskultasi : suara nafas reguler. wheezing (-). telinga : simetris antara kanan dan kiri Mulut : Bibir kering pecah-pecah. Palpasi : tidak ada krepitasi. Terjadi penurunan tekanan darah Perkusi : suara paru sonor. rambut kusam .

penurunan keluaran urine. uretra. kandung kemih penuh. Genetalia : adanya riwayat ISK kronis. cystitis. tidak ada kembung 8. pielonefritis. dorongan berkemih. Kulit : kulit hangat dan kemerahan. pucat. turgor kulit menurun 9. rasa terbakar. Kulit kering.terdapat umbilikus Palpasi : Pada palpasi didapatkan adanya nyeri tekan pada ginjal akibat adanya peradangan akut maupun kronis dari ginjal atau saluran kemih yang mengenai pelvis ginjal.8. . Abdomen : Inspeksi : bentuk bulat datar. diare. obstruksi sebelumnya (kalkulus). Auskultasi : tak adanya bising usus muntah. Perkusi : suara timpani.

kulit hangat dan kemerahan. 14. gagal ginjal). dorongan berkemih.Ekstermitas : Klien lemah. terasa lelah tapi tidak didapatkan adanya kelainan. 15. ansietas. rasa terbakar. pucat. piuria. Pengkajian psikologi pasien: Bagaimana perasaan pasien terhadap hasil tindakan dan pengobatan yang telah dilakukan? Adakakan perasaan malu atau takut kekambuhan terhadap penyakitnya. obstruksi sebelumnya (kalkulus). keterbatasan aktivitas atau imobilisasi sehubungan dengan kondisi sebelumnya. Aktivitas / istirahat Gejala : pekerjaan mononton. nadi (nyeri. diare. perubahan pola berkemih . 12. pekerjaan dimana pasien terpajan pada lingkungan bersuhu tinggi. 13. hematuria. penurunan keluaran urine. Eliminasi Gejala : adanya riwayat ISK kronis. Sirkulasi Tanda : peningkatan tekanan darah. Tanda : poliguria. kandung kemih penuh.

perilaku distraksi nyeri tekan pada area ginjal pada palpasi 18. Tanda : melindungi.16. Nyeri / kenyamanan Gejala : episode akut. (lipat paha atau genetelia) ngeri dangkal konstan menunjukkan kalkulus ada di pelvis atau kalkulus ginjal. tidak hilang dengan posisi atau tindakan lain. menggigil. lokasi tergantung pada lokasi batu. . hebat. contoh pada panggul di regio sudut kostavertebra. Makanan / Cairan Gejala : mual dan muntah. nyeri dapat di gambarkan sebagai akut. dapat menyebar ke punggung abdomen. dan fosfat ketidakcukupan pemasukan cairan. kalsium oksalat. nyeri tekan abdomen diet tinggi purin. nyeri akut.penurunan/ tak adanya bising usus muntah 17. Keamanan Gejala : penggunaan alkohol demam. tidak minum air dengan cukup Tanda : distensi abdominal. nyeri kolik.

malaise. kaku kuduk. aneurisma.tanda vital. gelisah. .. Tanda: tekanan darah kadang-kadang naik. 3.nyeri pada saat kencing. nyeri pada saat kencing. Tanda: cemas. 2. perubahan tanda. menyendiri.Intergritas ego Gejala: ansietas.Pola Pemenuhan Kebutuhan 1. Aktivitas Gejala: kelelahan terus.menerus. bertanya-tanya terus tentang penyakit. Tanda: kelemahan. Sirkulasi Gejala: komplikasi kardiovaskuler.Eliminasi Gejala: penurunan berkemih. kuatir dan takut.kurang pengetahuan tentang penyakit. 4. Tanda: kencing bercampur nanah. kencing keluar nanah.

Interaksi sosial Gejala: kurang percaya diri bergaul dengan masyarakat .Hygiene Gejala: kurang kebersihan genitalia 7. Makanan dan cairan Gejala: anoreksia.5. atralgia 8. nausea Tanda: vomiting 6. paresis Tanda: Kerusakan SSP.Neurosensori Gejala: pusing.Nyeri dan kenyamanan Gejala: nyeri BAK Tanda: gelisah dan perilaku menghindari nyeri 9.

Analisa data No 1. Data Penunjang DS=Klien mengeluhalat kelamin gatal danterasa terbakar DO=Pada alat kelaminterdapat nodulnodulkemerahan sepertibunga kol dan tampak Etiologi Masalah .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful