TUGAS MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN LANJUTAN

“PERKEMBANGAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI BERBAGAI NEGARA” Disusun Oleh: KELOMPOK 9

Helda Yuliani Faisal Rizaldy Norma Megawati Rinawati Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat
1

kebijaksanaan luar negeri dan pertahanan keamanan. PKn mempromosikan pentingnya memahami masyarakat daerah nasional. Studi kasus ini meneliti apa yang dipelajari anak usia 14-15 tahun terbagi menjadi empat bidang. organisasi dan partisipasi ekonomi nasional. Pada akhir tahun 1980-an dan pada awal 1990-an PKn menitikberatkan pada hak. Studi kasus terhadap PKn di A. kewajiban dan kesetian warga negara yang mencerminkan retorika 2 . antara lain pada zaman Ratu Victoria mempromosikan kewajiban-kewajiban yang berhubungan dengan status sosial pada tahun 1920-an. demokrasi dan tanggung jawab. Pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan di Amerika Serikat Di Amerika Serikat. wilayah dan saling ketergantungannya. dan (iv) hubungan antara sistem politik dan ekonomi. PKn diberikan tempat utama di kurikulum sekolah.S tumbuh. Pada tingkat pra-Universitas. Pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan di Inggris Di negara bagian Wales. mata pelajaran ini dinamai ‘ilmu sosial’ telah dibentuk untuk menjalankan peran utamanya pada persiapan kewarganegaraan. dan hak-hak dan tangggung-jawab warga negara. kajian ilmu pengetahuan politik. peranan sekolah menjadi sangat penting dalam menanaman pendidikan kewarganegaraan. hak dan kemerdekaan pribadi serta esensi warga negara yang efektif. Di masa lalu PKn menjalankan berbagai tujuan. cabang-caban pemerintahan. dan pada tahun 1990-an serta 1970-an PKn mempromosikan keinginannya untuk membantu kewarganegaraan di dunia. (iii) perbedaan dan kepaduan sosial.Banjarmasin 2010 PERKEMBANGAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI BERBAGAI NAGARA A. Pada saat sistem pendidikian umum di negara A. mata pelajaran PKn dinamakan “Pendidikan Pemahaman Masyarakat” dan Irlandia Utara PKn dinamakan “Pendidikan Pemahaman Yang Saling Menguntungkan” dan Pendidikan Warisan Budaya”.S memberikan perhatian yang utama untuk ilmu sosial. (ii) identitas nasional. proses politik. B. pemerintah pusat dan lokal. lembaga politik. topik-topik yang dikembangkan diantaranya landasan dan konsep dasar pemerintahan Amerika. yaitu: (i) demokrasi. sejak tahun 1890-an.

Hal ini disebabkan oleh iklim politik yang telah dibahas sebelumnya. yaitu menghindari politik sejauh mungkin. Ada beraneka perspektif berkenaan dengan PKn. Sebagian hal ini juga disebabkan oleh peraturan tertulis yang melarang pembicaraan politik di kelas. Banyak warga Australia dewasa menyakini pentingnya mempelajari tentang pemerintahan. namun tidak teroganisir dan terpisah-pisah. Sedangkan pihak yang lain berpendapat bahwa PKn adalah usaha untuk mempersiapkan warga negara melalui partisipasi aktif dalam bermacam kegiatan sekolah dan kemasyarakatan. Pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan di Australia Di Australia mata pelajaran PKn terintegrasi dalam mata pelajaran lainnya sehingga sangat sulit untuk melepaskan mata pelajaran ini dari komponen pembelajaran lainnya. Ada pihak yang berpendapat bahwa PKn penting unntuk mempersiapkan warga negara melalui pembelajaran tentang sejarah dan pemerintahan. hak-hak dan tangggung jawab dan aspek-aspek kewarganegaraan lainnya. Pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan di Hongkong Mata Pelajaran yang berhubungan dengan kewarganegaraan umumnya mengulas struktur pemerintahan hongkong. bukan menyerahkan pelaksanaannya kepada pemerintah. Departemen pendidikan mendirikan sebuah “rencana kerja 3 . Departemen pendidikan yang mulai menerbitkan buletin bulanan PKn dan Civic Education newsletter 3 kali setahun. Hasilnya adalah bahwa topik yang berkaitan dengan PKn memang dimasukkan. Perubahan-perubahan kurikulum menggambarkan PKn sebagai mata pelajaran sekolah yang berbeda dan bagaimana materi PKn ada dalam beberapa mata pelajaran lain selama dekade terakhir. C. Pemerintah konservatif menuntut setiap individu untuk secara aktif melaksanakan kewajiban mereka. Masalah tersebut meliputi persaingan prioritas dan kurangnya struktur kurikulum.dan kebijakan pemerintah konservatif. Beberapa masalah serius senantiasa dihadapi sekolah-sekolah di Australia dalam mengimplementasikan pendidikan kewarganegaraan. Barubaru ini pemerintah federal mengumumkanbahwa mereka aka melakukan survei dasar tentang pembahasan siswa dalam mata pelajaran PKn sebagai bagian dari program Discovery Democracy. Pelajaran kewarganegaraan di Australia dikonsepkan sebagai sekumpulan pengalaman belajar berbasis sekolah yang membantu menyiapkan para siswa untuk menjadi warga negara yang baik. D. tanpa banyak membicarakan tentang politik.

terutama berkaitan dengan penurunan usia untuk ikut pemilihan umum menjadi usia 18 tahun.Meningkatnya masalah prilaku siswa pada beberapa tahun belakang yang menghawatirkan publik sehingga menuntut diadakannya pendidikan moral dan PKN. E. 4 . 1987. . karena: . Karena semakin dekatnya tanggal penyerahan Hongkong kepada Cina. Pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan di Portugal Peraturan pendidikan Portugis (hukum 46/86 tanggal 14 Oktober) mengeluarkan pernyataan bahwa PKn adalah tujuan utama sekolah dalam konteks Portugis. Dewan Urban. Untuk menghadapi perubahan sosial dan politik.Adanya kebutuhan untuk memperkuat PKn untuk memperlengkapi siswa dengan pengetahuan tentang hak dan tanggung jawab mereka. dan ada kepedulian yang terus tumbuh terhadap PKn di sekolah-sekolah. sebagian datang dari kelompok oporsisi pro Cina. Menurut 3 survei utama yang dilakukan Departemen Pendidikan pada tahun 1986. banyak dari rekomendasi PKn yang diadopsi oleh mayoritas sekolah di Hongkong (Bray dan Lee. 1990 untuk mengevaluasi pengimplementasian PKn di sekolah-sekolah menunjukkan bahwa sekolah mendukung pengembangan PKn. Sebagian lagi berasal dari bahan-bahan pendidikan lain yang menyatakan bahwa PKn dibutuhkan untuk mempertinggi pendidikan demokrasi dan HAM. Dewan Regional dan Dewan Legislatif. yang merefleksikan apatisme politik.Adanya kritik dari pejabat-pejabat cina tentang kurangnya unsur-unsur sosialisme dan patriotik dalam kurikulum hongkong .Adanya kepedulian publik tentang bagaimana seharusnya para siswa diajari. Tiga survei yang dilakukan Departemen Pendidikan pada tahun 1986. maka terdapat peningkatan permintaan publik akan PKn. 1987 dan 1991.PKn” untuk melaksanakan pengimplementasian PKn di sekolah. 1993). Untuk pertama kalinya pemerintahan Hongkong menerbitkan sebuah dokumen resmi yang mencantumkan nasionalisme dan patriotisme. karena tahun 1997 semakin mendekat. . Rencana ini diperkenalkan ke sekolah-sekolah dan sekolah menengah pada tahun 1993 dan 1995.Rendahnya partisipasi pemilihan pada pemilihan Dewan Distrik. .

Komisi Reformasi sistem pendidikan Portugis telah menentukan beberapa tujuan PPS berkenaan dengan perkembangan proses-proses psikologis : (i) Berfikir komprehensif. Menurut Campos ada 3 kepedulian dasar yang menjadi asal muasal dimasukkannya PKn ke dalam program sekolah. (v) pembangunan nilai-nilai universal yang memadu pikiran dan moral diluar konvensi semata Reformasi ini telah berjalan dan saat ini mempengaruhi semua tingkat pendidikan dasar dan menengah. (iv) pengembangan diri. 1990. 1994) yang telah mensintesa proposal Kolhberg dan Giligan menasehatkan bahwa pendidikan karakter di sekolah seharusnya memajukan keadilan. Namun mata pelajaran khusus dan PKn hanya diimplementasikan secara eksperimental di sekelompok kecil sekolah. Penitikberatan pada nilai-nilai melibatkan berbagai pendekatan (pendidikan moral. namun tetap memiliki fokus yang sama pada dimensi etika PKn penitik-eraan pada pendekata berorientasi isi terhadap PKn telah diadopsi oleh Cunha (1993.Relevansi sosial PKn di Portugis diterjemahkan kedalam kurikulum usulan yang menjelmakan suatu usaha terfokus untuk mengembangkan kapasitas siswa untuk mengetahui. Beberapa kecendrungan positif reformasi ini adalah : o Sekarang kurikulum menitik-beratkan tujuan pada bidang kognitif dan afektif 5 . secara kritis memikirkan dan bertindak dalam isu demokrasi. seorang Penasehat Pendidikan Karakter dan Marques (1989. b) menyatakan bahwa klarifikasi nilai adalah suatu alat bagi sekolah untuk memajukan kesempatan berfikir kritis. (ii) kemampuan memahami berbagai sudut pandang dan mengintegrasikan sudut pandang tersebut dalam dialog dan keputusan. (iii) kemampuan untuk berempati. kohesi dan keberagaman sosial serta permasalahan ekonomi dan daerah. identitas nasional. 1994). perhatian dan kebaikan. 1992) menganjurkan sebuah pendekatan Kolhbergian yang agar ketat. Valente (1989a. (ii) penekanan pada nilai-nilai dan (iii) usaha untuk memajukan perkembangan siswa. yang berorientasi pada isu-isu keadilan. Oliveira-Formosinho (1986) dan Lourenco (1991. yaitu: (i) persiapan untuk menghadapi masalah kehidupan. klarifikasi nilai dan pendidikan karakter) yang walaupun memiliki banyak perbedaan teori dan ideologi.

dan saran tentang strategi dan metodologi pengajaran yang peka terhadap tujuan PKn. F. yaitu untuk mengembangkan : Pengetahuan dan pemahaman Keterampilan berpikir dan ketetapan Keterampilan dan kemampuan Kemauan. berorientasi pada kemampuan.o Isi kurikulum untuk kelas 5-9 memasukkan tema-tema PPS. Ketiga. Sasaran pengajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada periode kedua ini terdiri atas empat unsur. Pendidikan Kewarganegaraan Jepang setelah PD kedua dapat digambarkan dalam tiga periode. Pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan di Jepang Konteks kelahiran pendidikan kewarganegaraan di jepang dapat ditelusuri terutama setelah Perang Dunia kedua (1945). Pendidikan Kewarganegaraan didasarkan atas prinsip intelektualisme yang berkembang dalam disiplin akademis. 6 . PKn dalam periode ketiga bertujuan mempersiapkan setiap individu untuk dapat terlibat secara aktif dalam masyarakat dan menggunakan budaya umum dalam setiap hal. Branco. 1994) o Pengalaman strategi pengajaran PKn yang inovatif menghasilkan hasil yang positif namun tetap ada beberapa kesulitan dalam pengimplementasikannya (Ramalho. seperti penelitian dan diskusi. periode tahun 1955-1985. 1992. dan sikap warga negara Pada periode ketiga. 4. Periode pertama. PKn jepang sebagian besar diterapkan sebagai “kewarganegaraan (civics)” dalam sekolah tingkat atas dan sebagai “studi sosial” dalam sekolah tingkat menengah. minat. menunjukkan bahwa penyebaran lintas kurikulum telah tercapai (Mourao. periode tahun 1985-sekarang. Kedua. berorientasi pada pengalaman. berorientasi pada pengetahuan. periode tahun 1947-1955. Studi sosial mengadopsi metode – metode pemecahan masalah. Pada periode yang kedua. Namun kesimpulan utama dari tinjauan riset yang ada adalah adanya kebutuhan yang kuat untuk melakukan lebih banyak penyelidikan dibidang ini. 2. G. 1993). pendidikan jepang ditekankan pada pengembangan prindip hubungan timbal balik. yakni: • • • Pertama. Pais dan Nunes. Pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan di Indonesia Sebelum Proklamasi Kemerdekaan 1. dan mengajarkan kehidupan sosial dan masyarakat secara umum. Landasan pengembangan pendidikan kewarganegaraan di jepang tidak dapat dilepaskan dari konsep warganegara dan kewarganegaraan (citizenship). 3. Pada periode ketiga ini. Pendidikan Kewarganegaraan sebagian besar diterapkan ke dalam studi sosial.

. Pendidikan Kewargaan Negara (1968). Pengalaman pahit ini. Pendidikan Kewargaan Negara (1972). dan P4 dalam realitasnya merupakan tafsiran tumggal rezim orde baru untuk kepentingan memelihara kekuasaan. Bung Karno dan Bung Hatta. sedangkan non-formal terutama dilakukan oleh para tokoh pergerakan nasional. Begitu pula Pancasila sebadai asas tunggal tidak diperlukan lagi. Oleh tokoh nasional sekaligus proklamator.Pelajaran civics sebelum kemerdekaan atau pada zaman Hindia-Belanda dikenal dengan nama Burgerkunde. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Oleh guru-guru sekolah partikelir. swasembada dalam ekonomi. sehingga berakibat pendangkalan terhadap makna Pancasila. Pendidikan Kewarganegaraan (1989).Sesudah Proklamasi Kemerdekaan Perkembangan Ikn-PKn sesudah Proklamasi kemerdekaan digambarkan oleh Nu’man Somantri (1976: 34-35) sebagai kewarganegaraan (1957). Suatu masyarakat yang terorganisir yang berdasarkan kesukarelaan. Meskipun pada waktu itu bangsa Indonesia dijajah. 1996: 3). memiliki kemandirian tinggi dalam behadapan dengan negara dan memiliki keterikatan terhadap norma-norma atau nilai-nilai hukun yang diikuti oleh warganya (Muhammad AS Hikam. karena tidak sesuai dengan masyarakat Indonesia yang multikultural atau Bhinneka. IKn-PKn sebagai pemberdayaan warga negara akan selalu relevan dalam masyarakat demokratis sampai kapanpun. Kecenderungan Pengembangan Ikn-PKn di Masa Era Reformasi P4 dipermasalahkan subtansinya. Oleh karena itu Orientasi IKn-PKn akan memperkuat civil society. civics (1961). karena tidak memberikan gambaran yang tepat tentang nilai pancasila sebagai satu kesatuan. 7 . namun konsep tentang pendidikan politik maupun pelaksanaannya lewat pendidikan formal dan non-formal tetap berlangsung. hendaknya menjadi pelajaran bagi para pengembang kurikulum PKn maupun para pengambil kebijakan agar tidak mengulangi kesalahan kedua kalinya. berswadaya dalam politik.

8 .

Pendidikan Kewargaan Negara (1968). perkembangan pendidikan kewarganegaraan di berbagai negara seperti Amerika Serikat. Disisi lain. Pendidikan Kewargaan Negara (1972). Portugal. sebagai kewarganegaraan (1957). civics (1961). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Secara Konseptual istilah Pendidikan Kewarganegaraan dapat terangkum sebagai berikut: (a) Kewarganegaraan (1957) (b) Civics (1961) (c) Pendidikan Kewargaan Negara (1968) (d) Pendidikan Kewargaan Negara (1972) (e) Pendidikan Moral Pancasila (1975) (f) Pendidikan Pancasila Kewarganegaraan (1994) (g) Pendidikan Kewarganegaraan (UU No. Pendidikan Kewarganegaraan telah mengalami perkembangan yang fluktuatif. 20 Tahun 2003) 9 .Kesimpulan Sebagai mata pelajaran di sekolah. dan Jepang juga turut serta mewarnai perkembangan PKN. Australia. baik dalam kemasan maupun substansinya. Pendidikan Kewarganegaraan (1989). Inggris. Hal tersebut dapat dilihat dalam substansi kurikulum PKn yang sering berubah dan tentu saja disesuaikan dengan kepentingan negara. perkembangan pkn terbagi dalam dua masa yakni sebelum kemerdekaan dan sesudah kemerdekaan. Hongkong. Begitu pula di Indonesia.

Supandi Dodi. Dian A.wordpress.com/2010/03/20/sejarah-pengertian-dan-ruang-lingkuppendidikan-kewarganegaraan/ http://Sejarah%20PKn%20di%20Indonesia%20%C2%AB%20Pojok%20Asep%20Sutisna %20Putra.html 10 . 2007. http://indra7dilaga.DAFTAR PUSTAKA • • • • Baehaqi Arif. 2007. Pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan di Berbagai Negara dan Indonesia. Pendidikan Kewarganegaraan di Jepang.

Inggris b. a. Proses Plihte b. Portugal 11 .. Hongkong d. 2 ) “PERKEMBANGAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI BEBAGAI NEGARA” 1. Australia c.Soal Kelompok 9 ( pembahasan no.. Ekonomi Nasional 2. a. Persaingan prioritas dan kurangnya struktur kurikulum merupakan beberapa masalah yang dihadapi dalam mengimplementasikan pendidikan kewarganegaraan di negara... Identitas Nasional d. Organisasi dan Partisipasi c. Pada tingkat pra universitas topik-topik pendidikan kewarganegaraan yang dikembangkan di Amerika diantaranya berikut ini kecuali.

Pada tahun berapa tiga survei yang dilakukan oleh departemen pendidikan untuk mengevaluasi pengimplementasian PKN di sekolah-sekolah menunjukkan bahwa sekolah mendukung pengembangan PKN. Pendidikan pemahaman masyarakat c.. 1987. Pelajaran Civics sebelum kemerdekaan atau zaman Hindia-Belanda dikenal dengan nama... Tahun 1992. a. Pada tanggal berapa peraturan Pendidikan Portugis mengeluarkan pernyataan bahwa PKN adalah tujuan utama sekolah dalam konteks sosial Portugis. 1991 d. Tahun 1986.. 14 Oktober 6. 1991 c. Pendidikan pemahaman masyarakat b.. PKN diartikan berbeda dalam kurikulum Nasional di negara bagian Wales dan Irlandia Utara.3. Burger kunde 12 . Pendidikan pemahaman yang saling menguntungkan c. Pendidikan menjadi warga negara yang baik 4. Pendidikan Kewarganegaraan d. 17 Agustus b. Apa nama pelajaran PKN di negara Wales. a. 1993. 2 Mei d. 1 Oktober c. 1975. Tahun 1993... Pendidikan pemahaman yang saling menyuntingkan dan pendidikan warisan budaya b. a. a. Tahun 1990. 1975 5.. 1999. 1990 b.

Pendidikan warisan budaya 7.d.. 5 8. a. Dalam pelaksanaan pendidikan kewarganegaraan di Hongkong.. a.. Portugal b. a. 1970 c. a. Inggris 10.. Amerika Serikat c. 3 c. 4 d. 1980 b. yang dilakukan berapa kali dalam setahun.. Di negara mana pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan yang dikenal dengan nama Burger Kunde. Ada berapa kepedulian dasar yang menjadi asal muasal dimasukkannya PKN ke dalam program sekolah menurut Campus. Departemen Pendidikan mulai menerbitkan Buletin bulanan PKN dan Civic Education Newsletter. 1986 d.. 1976 9.. 3 kali b. 4 kali 13 .. Pada tahun berapa pelajaran Civics mulai diperkenalkan di Amerika Serikat. Indonesia d. 2 b.

7 kali KUNCI JAWABAN 1. A 14 . C 2. B 9. C 10. B 3. C 7. A 5. B 4. B 8. 6 kali d. D 6.c.