P. 1
Naskah Khutbah Wukuf Di Arafah

Naskah Khutbah Wukuf Di Arafah

|Views: 2,175|Likes:
Published by naezul

More info:

Published by: naezul on Sep 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/22/2014

pdf

text

original

Naskah Khutbah Wukuf di Arafah

ً ْ ُ ِ َ ْ ِ ّ َ ِ ‫َ ْ َ ْ ُ ِ ّ ِ ْ َ َ َ ْ َ ْ َ َ َ َ ً ِ ّ ِ ََ ْ ً ََ ْ َ ُ َ ْ َِ َ ِ ّ ُ َ ْ د ُ َ َ ِ ْ َ َ ُ َ َ َ َ ّ ْ َ ْ ت‬ ‫الحمدِل الذي جعل البيت مثابة للناس وأمنا ، وأشهد ان ل إله إل ال وحن َه ل شنريك لنه جعنل حنج البين َ منن الشنريعة ركننا‬ ‫وصرف وجوهنا الى قبلته فكان ذالك من نعمة العظمى وأشهد أن محمدا عبنده ورسنوله خينر َنن طنناف بنالبيت العتينق ذاكنرا‬ ً ِ َ ِ ْ ِ َ ْ ِ ْ َ ْ ِ َ َ ْ ‫َ َ ّ َ ُ ُ ْ َ َ ِ َ ِ َْ ِ ِ َ َ َ َ ِ َ ِ ْ ِ ْ َ ِ ْ ُ ْ َ ََ ْ َ ُ َ ّ ُ َ ّ ً َ ْ ُ ُ َ َ ُ ُْ ُ َ ْ َ م‬ ْ ُ ْ ِ ْ ُ ُ ّ َ ّ َ َ َ ُ ْ َ ّ َ ِ َ َ ِ ْ ِ ْ َ َ ِ ِ ِ َ ْ ََ ِ ِ َ ْ ََ ِ ِ َ َ َ ٍ ّ َ ُ َ ِ ّ َ َ َ ّ َ ّ ُ ّ َ َ ْ ُ ْ ِ ّ َ َ َ ْ ً ‫أسمآء ربه الحسنى ، اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه وأتباعه الى يوم القيامة ، أما بعد : فيآ ايها الناس أوصنيكم‬ ِ َ ْ ِ ْ ِ ْ َِ ِ ّ ُ ْ ُ َ ْ ِ َ ِ َ َ ْ ّ ِ ّ َ ْ َ ّ َِ ِ ‫. ونفسي بتقوى ال فإن خير الزاد التقوى وهي نعمة العدة ليوم الميعاد‬ َ ْ َِ ْ ِ ْ ََ
Para tamu Allah, jamaah haji yang dirahmati Allah, Kaum muslimin walmuslimat dhuyuufullah wa dhuyuufurrohmaan…! Pada hari yang penuh rahmat dan maghfiroh ini, marilah kita panjatkan Puja dan puji dengan penuh rasa syukur yang setulusnya kepada Allah SWT. Yang telah menjadikan hari arofah ini sebagai hari yang teramat mulia. Pada hari ini Allah mengabulkan semua pinta dan do’a hamba-hambanya yang memanjatkan do’a kepadaNya. Sholawat dan salam semoga terlimpah bagi Nabi besar kita Muhammad Saw. Yang telah menyampaikan risalahnya dari Allah SWT untuk umatnya sehingga mengantarkan umatnya ke jalan yang terang yang diridhohi Allah SWT. Saudara-saudaraku yang sedang berada di tanah suci, tanah Arafah, tanah yang diimpi-impikan oleh berjuta bahkan bermilyar umat Islam di seluruh dunia. Siang ini kita ditakdirkan oleh Allah berkumpul di tempat yang mulia ini, tempat dimana setiap do’a pasti akan dikabulkan, siapapun yang bertaubat diantara kita, Allah pasti menerimanya dan mengampuni dosa-dosa kita, sebanyak apapun dosa-dosa itu melumuri tubuh kita. Di tanah ini pula, saat ini hadirin hadirat sekalian, Allah membanggakan kita, hamba-hamba-Nya, dihadapan jama’ah para malaikat. “Hamba-hamba-ku datang kepada-ku dengan rambut kusut masai dari setiap sudut negeri yang jauh. Wahai hamba-hamba-Ku, berpencarlah kalian dari arafah dengan (membawa) ampunan-ku atas kalian semua.” Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

ٍ ََ َ ِ ْ َ ْ ِ ِ ّ َ ِ ً َْ ِ ِْ َ ِ َ ْ َ ْ َ ْ ِ ٌ َ َ ٍ ْ َ ْ ِ َ ‫ما من ينوم أكْثر من ان يعنتق ال فيه عبندا من النار من يوم عنرفة‬
“Tiada hari yang Allah lebih banyak membebaskan hamba-hamba-Nya dari neraka (melebihi) hari Arafah.” (HR. Muslim dari Aisyah RA). Kelebihan dan keistimewaan kita? Marilah kita menengok sejenak diri kita ini. Kita hanyalah seonggok tulang berbalut daging yang terus membungkus aib dan ma’shiyat di sepanjang hari yang telah kita jalani.

berganti menjadi kebencian dan permusuhan bahkan pertikaian saling jatuh menjatuhkan. Siapa tahu kita berada di tanah suci saat ini justru berkat doa orang-orang yang shalih yang memintakan ampunan untuk jenis manusia yang berlumuran dosa seperti kita ini. senang melihat yang lain susah dan susah melihat yang lainnya senang. Kedengkian pun akhirnya menjadi penyakit epidemik. Di alam Barjah nanti kita hanya ditemani kain kafan yang membungkus kita. Padang Arafah hari ini seolah-olah tampil sebagai miniatur padang Mahsyar. Dosa telah membuat manusia kehilangan kepekaan terhadap sesama. Saudara–saudaraku. Shalat kerap tidak khusyu’. nilai-nilai kasih sayang yang selama ini dijunjung-luhurkan dalam kehidupan sesama manusia telah berubah. kita jarang ingat kepada Allah. sebab kita sadar betul apalah artinya hidup dengan lumuran aib dan dosa yang melekat di tubuh ini. Berhajinya kita bukan merupakan jaminan bahwa kita lebih baik dari saudara-saudara kita di tanah air. Di Padang Arafah ini. Pangkat. Malah tidak jarang semua itu menjadi alasan dan penyebab untuk menyiksa kita. harta dan apa saja yang dimilikinya akibatnya manusia kehilangan ketenangan juga kebahagiaan justru di tengah–tengah genangan materi yang mengitarinya. sehingga merasa diri lebih baik dari yang lain. Yang melekat di badan kita hanyalah dua lembar kain putih. Dosa telah membuat manusia harus kehilangan keberkahan dalam hidupnya. Dosa telah membuat manusia kehilangan hati nuraninya. melainkan karena kepentingan hawa nafsunya. jabatan dan harta kekayaan yang selama ini kita kejar ternyata tidak bisa menyelamatkan kita. juga ibadah haji kita secara keseluruhan kecuali terampuninya dosa-dosa kita dan terhapusnya kesalahan-kesalahan kita yang sudah melumuri sekujur “tubuh” kita. kaum muslimin dan muslimat Rohimakumullah. Bahkan semua ini bisa menjadi “hutang” yang harus kita bayar dan kita pertanggung-jawabkan. . Tiada yang kita harapkan dari Wuquf kita saat ini. berbicara. Boleh jadi ampunan yang mereka mohonkan untuk kita itulah yang kemudian mengantarkan kita berada di tanah suci ini. sehingga mereka berbuat. Entah mengapa kita dipilih menjadi orang yang bisa bersimpuh di tanah Arafah ini? Mengapa wahai Saudaraku? Semoga siapapun yang dihadirkan di padang ini tidak terbesit sedikitpun dihatinya kebanggaan.Tidak usahlah kita membayangkan yang jauh-jauh sekedar membaca Al-Fatihah pun kita belum fasih. Berzikir tidak sampai menyentuh hati bahkan ketika sujud pun. untuk membantu kita pada hari itu. Kondisi seperti ini mengingatkan kita pada alam Barjah. Karena itu tiada yang kita harapkan dari Wuquf kita saat ini. membaca Qur’an hanya di ujung lidah. semua jabatan dan pangkat kita lepaskan pada hari ini. Sungguh malu dan sangat malu jika kita merenungi kehormatan dan kemuliaan ibadah haji ini dengan kualitas diri kita yang sangat jauh dari kepantasan kualitas diri kita yang sangat jauh dari kepantasan kualitas seorang hamba yang shalih. mendengar dan melihat bukan lagi karena dorongan hati nurani. dimana manusia berkumpul di hadapan kebesaran Allah SWT semuanya bertanggung jawab atas perbuatan dan kelakuannya masingmasing. juga keberkahan dalam rizki. kita pun telah menanggalkan atribut sosial kita. bahkan keluarga terdekat kita selama ini yang kita manjakan ternyata juga tidak bisa berbuat apa-apa.

beratus. Tamu-tamu Allah yang dirahmati-Nya…! Saat ini kita masih dikaruniai kesempatan hidup di dunia ini. sebenarnya sudah cukup bagi kita untuk mengakhirinya saat ini juga dan kita hapus. dan ketika rasa cinta kepada Allah pun tergadaikan maka akan muncullah rasa cinta terhadap dunia. Dosa telah membuat manusia kehilangan rasa takut kepada Allah. Dosa telah menggiring manusia kejurang-jurang kehinaan yang membuat mereka kehilangan kemuliaan yang tersimpan dalam nilai-nilai kemanusiaan dirinya. Mungkin diantara kita ada yang sisa umurnya tinggal beberapa bulan . Akibatnya mereka kehilangan rasa bersalah saat berbuat salah. Masih banyak yang bisa kita sampaikan tentang akibat dari dosa ini. Kita buka lembaran hidup baru yang sarat dengan warna putih yang mencerahkan lagi menenangkan hati. Boleh jadi ada diantara kita yang oleh Allah diberi kesempatan hidup bertahun-tahun lagi. Para Hujjaj sekalian yang dirahmati Allah. beribu. yang intinya adalah mewabahnya musibah demi musibah yang menimpa tidak hanya umat manusia tapi juga kemanusiaan dirinya. tiada beban saat berbuat dhalim kepada sesama. Binatang-binatang tersebut harus tunduk kepada hukum rimba yang sengaja diciptakan untuk melindungi kepentingan mereka yang perkasa dan berkuasa. Mereka juga kehilangan rasa cinta kepada Allah juga kepada kebaikan.Dosa telah membutakan mata hati manusia. supaya Allah merasakan kepada mereka sebagai akibat perbuatan mereka. Bertambah waktu bagi kita adalah satu langkah mendekati liang kubur. Entah sudah berpuluh. Saat rasa takut kepada Allah menghilang maka akan hadirlah rasa takut kehilangan dunia. Namun hidup saat ini hanyalah bermakna menjalani sisa umur belaka. sembari membanggakan kepada orang lain. atau tepatnya memaksa dirinya. haq dan batil. dimulai dengan krisis aqidah yang melahirkan krisis moral dan krisis-krisis yang akhirnya mendaparkan manusia pada krisis peradaban. sehingga mereka tidak lagi bisa membedakan antara yang benar dan salah. bahkan berjuta korban telah dipersembahkan buat santapan mereka yang mengklaim. Allah Ta’ala berfirman : “Telah nampak kerusakan di darat dan dilaut diakibatkan perbuatan tangan manusia. juga kepada balasan buruk di akhirat kelak. menjadi penguasa rimba belantara ini. musibah tersebut diawali dengan merebaknya berbagai krisis. Kelamnya masa silam dan kelabunya masa lalu dengan taubat nasuha. agar mereka kembali” (Arrum : 41) Melihat akibat-akibat dosa yang sedemikan mengenaskan lagi mencemaskan ini. Entah sampai kapan Allah mengaruniakan sisa umur ini untuk kita. Dunia masa kini tak ubahnya bagai gelapnya belantara hutan di dalamnya berkumpul segala macam binatang. bahkan banyak diantara mereka bisa merasakan nikmatnya makanan hasil mencuri. haram dan halal.

merekalah yang akan menggantikan kita. Mati di tempat ma’shiyat (na’uudzubillah). hari-hari yang kita jalani adalah hari-hari yang bersemangat untuk memperbaiki diri agar dicintai oleh Allah. Mungkin diantara kita ada yang beberapa tahun lagi. Alangkah indahnya jikalau hari-hari yang tersisa ini menjadi hari-hari yang penuh dengan kemuliaan. Namun sebaliknya. dosa berlimpah. orang-orang yang kita sakiti sudah mau memaafkan kita. atau beberapa bulan lagi. Wahai saudaraku. karena kita pasti akan mati. atau beberapa pekan ini. hidup bertetangga dengan beliau di surga Allah Subhanahu wa Ta’ala. alangkah beruntungnya jika lidah ini selalu basah menyebut kalimah Allah. yang selalu rindu bersujud kepada Allah. . Alangkah damainya jika diakhirat nanti kita bertemu denga Rasul kekasih kita Muhammad SWT. Kita sering sekali mempermainkan ampunan Allah. Lihatlah anak-anak kecil sudah mulai hadir. Saudara-saudaraku sekalian yang dikasihi Allah ! Sungguh alangkah indahnya jika umur yang tersisa ini. mau kemana lagi. tidak ada harta haram yang melekat pada tubuh ini. tubuh kita sudah bersih dari dosa. Siapkah andai malam nanti malaikat Maut datang menghampiri kita? walau bagaimanapun kita harus siap.ini. juga syuhada’ dan shalihin. Kita dipertemukan oleh-Nya dengan kekasih-kekasih-Nya tercinta. hari-hari yang tersisa menjadi hari-hari yang bersemangat untuk mempersembahkan yang terbaik untukNya. kita menantikan saat kepulangan kita dengan penuh harap agar bisa wafat husnul khatimah. hari-hari yang kita lalui selalu sarat dengan magfirrah dan rahmat Allah. apapun yang kita lakukan hanya Allah saja yang kita tuju. keringat bahkan darah kita sedang bersimbah di jalan Allah. sesudah itu kita langgar perintah Allah. tubuh kita terbasuh air wudhu. bekal cukup. Alangkah beruntungnya andaikata saat kepulangan nanti kita benar-benar sudah siap. Bisa jadi besok kita tidak bangun lagi. kita bertaubat. hidup di dunia hanya mampir sebentar. atau ini mungkin hari terakhir kita. Duhai alangkah bahagianya kalau di akhirat nanti kita dipanggil Allah dengan seindah-indah panggilan. alangkah bahagianya adaikata hari kita ini hari yang penuh keikhlasan. Alangkah bahagianya jika malaikat menjemput kelak. atau boleh jadi ada diantara kita yang oleh Allah diberi kesempatan untuk menghuni tanah haram ini sebagai tanah peristirahatan menunggu saat-saat dibangkitkan di hari kiyamat nanti. Alangkah indahnya jikalau di sisa umur ini kita menjadi ahli sujud. bukan di sini tempat kita yang sebenarnya.mati dalam keadaan munafik. alangkah malangnya bagi orang yang mati dalam keadaan tidak terampuni. penuh dengan kebaikan. Hadirin Hadirat sekalian ! Alangkah indahnya jikalau malaikat Maut menjemput kelak. aib-aib sudah terhapus. kenistaan bagai berselimut yang membungkus. umur yang penuh dengan kasih sayang Allah. air mata kita sedang menetes merindukan Allah. agar bisa menjadi bekal pulang. lidah kita sedang lirih nan syahdu menyebut nama Allah. aib menggunung. kita terjang larangan Allah. para nabi rasul.

Ditahun lalu ada yang masih mampu berjalan mengunjungi berbagai pengajian. sekalipun telah banyak yang berubah. Haru hati kami ya Allah pada siang ini. Kami ingat pada orang tua yang telah tiada. namun di tahun ini sudah tidak berdaya.Pada siang ini kita berkumpul disini ingin mengikrarkan sebagai manusia yang terpanggil dengan julukan manusia yang beriman. ingat pula pada handaitaulan. Terbayang pada ingatan kami perilaku yang tidak senonoh yang pernah kami lakukan. namun ajal tak dapat ditolak. namun dibalik semua itu perasaan gembira kami meluap karena siang ini kami masih diberikan kesempatan untuk berkumpul bersama ikhwal iman. yang entah berapa kali kita mengalaminya. Ampuni ya… Allah dosadosa kami. Di tahun lalu banyak diantara kita yang masih tampak segar bugar. namun kini telah terkulai lemah tidak berdaya. sekalipun ajal itu datang tanpa permisi. Sedih karena kami harus berpisah dengan Padang Arapah yang penuh barakah. kami ingat semua. Kita tidak pernah menyadari kapan giliran itu tiba pada kita. Bahkan ada pula tetangga Jama’ah Haji bersebelahan. sebagai manusia baru yang telah dicelup 40 hari lamanya. Hadirin Kaum Muslimin Yang Berbahagia ! Betapa cepat roda perubahan mengitari kita. Diantara kita ada yang masih mampu shalat berjama’ah setiap saat di tahun lalu. hanya Allah yang mengetahuinya. baik disadari ataupun tidak disadari. Namun demikian pula patut kiranya kita resapi senandung seorang penyair yang berbunyi : ُ َ ْ َ ِ ْ ُ ّ َ ْ َ ‫َ َ َ َ َ ّ ِ َ ْ َُ ْ ُ ْ لك‬ ‫فرض على الناس ان يتوبوا œ ِنْ ترك الذنوب اوجب‬ َ ُ َ ْ َ ِ َ ّ َ ْ َ ‫َك‬ ‫والصبر فى النآئبات صعب œ ل ِنْ فوت الثواب اصعب‬ ٌ ْ َ ِ َِ ّ ِ ُ ْ ّ َ ُ َ َ ِ ّ َ َْ َ ْ ِ َ ‫والدهر فى صرفه عجيب œ لكن غفلة الناس اعْجب‬ ٌ ِْ َ ِ ِْ َ ِ ُ ْ ّ َ ُ َ ْ‫َ ِ ّ ْ َ ْ َ ِ ْ َ َ ا‬ ‫وكل ما قد يجئ قريب œ لكن الموت من ذاك َقرب‬ ٌ ِْ َ ُ ِ َ ْ َ َ ّ ُ َ . atau Jema’ah Haji yang telah mendahului kita. Sedih karena mungkin kami harus mengarungi berbagai hidup yang mungkin akan ganas. Bagi mereka ini kita panjatkan do’a semoga Allah memberikan tempat yang baik di Jannatun-Na’im Hadirin Kaum Muslimin Yang Berbahagia ! Patut kita syukuri nikmat berkumpul di Padang Arafah seperti ini. tetangga. Alhamdulillah kita masih diberi umur panjang sampai hari ini. khawatir kalau-kalau kami tidak kuasa menghadapinya. sebagaimana manusia yang menyambut seruan dan panggilan Allah SWT 40 hari lamanya telah dibakar hangus dosa yang pernah kita lakukan. telah berbaur antara sedih dengan gembira. Hati tak ingin cepat mati. masih juga kita beranggapan bahwa kematian hanya terjadi pada orang lain. Kami tak kuasa menderita akibat panasnya api neraka. kawan karib dan jama’ah yang telah mendahului kami. akan tetapi di tahun ini kemampuan fisiknya sudah menurun.

Engkau bersuka ria di atas punggungku. œ yang kubur terpedaya ajal merupakan harapan semakin kurungan hampa. tanpa mengenal anak ataupun remaja. Sehingga bumi mencoba menarik perhatian manusia dengan sepuluh ungkapannya yang bernada sinis : ْ ِ ْ َ َ ْ ِ ْ َ َ َ ُ َ ْ َ ِ ْ َ ِ ُ ّ ‫َ ْ َ َ َ ت ْ َ َ َ َ ْ ِ ْ َ َ ِ ْ ُ َ ِ َ ْ ِ َ َ ْ ِ َ َ َ ْ ِ ْ َ ُع‬ ‫يا ابن آدم َسعى على ظهري ، ومصيرك فى بطني ، وتعصي على ظهري ، وت َذب فى بطني ، تضحك على ظهري ، وتبكني‬ ْ ِ ْ َ َ َ َ َ َ ْ ُ ‫ِ َ ْ ِ ْ َ َ ْ َ ُ َ َ َ ْ ِ ْ َ َ ْ َ ُ ِ َ ْ ِ ْ َ َ ْ َ ُ ْ َ َ َ َ َ ْ ِ ْ َ َ ْ َ ُ ِ َ ْ ِ ْ َ َ ْك‬ ‫فى بطني ، وتفرح على ظهري ، وتحزن فى بطني ، وتجمع المال على ظهري ، وتندم فى بطني ، وتأ ُل الحرام على ظهننري‬ . tanpa diminta. œnamun lebih nikmat apabila ia luput dari ma’shiyat. Setiap yang akrab terasa dekat. ン tiada kematian tanpa ajal. Kematian tidak diundang ataupun dicegah. œakan tetapi tidaklah maut lebih melekat? Selanjutnya penyair bersenandung : ْ َ َ ْ ُ ْ ُ ُّ َ ْ َ ‫يا من بدنياه اشت َل œ قد غره طول المل‬ ْ ‫َ َ ْ ِ ُ ْ َ ُ ِ ْ َغ‬ ْ َ َ ُ ْ ِ ََ َّ ‫أو لم يزل فى غفلة œ حتى دنا منه اْلجل‬ ٍ َْ َ ِ ْ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ ُ ْ ُ َ ُ ّْ َ ‫الموت يأتى بغْتة œ والصبر صدوق العمل‬ ً َ َ ِْ َ ُ ْ َ َْ ََْ َِِّ َْ َ ‫اصبر على أهوالها œ ل موت ال باْلجل‬ َ ِ َ ْ َ َ َ ْ ِْ ِ Wahai Masih Kematian manusia jugakah datang yang dengan disibukkan lalai. engkau œsementara Bersabarlah karena kehebatannya. Engkau bersenang-senang di atas punggungku. padahal kelak engkau menjadi makanan ulat dan cacing dalam perutku. ン dunia.a mengatakan bahwa bumi tempat kita berpijak merasa aneh melihat perilaku manusia. namun menjadi hina dalam perutku. tak pandang tua ataupun muda. œtapi tidaklah lebih ajaib ada insan tak sadar saat. “wahai bani Adam ! Engkau seharian modar-mandir berusaha di atas punggungku. Engkau melakukan ma’shiyat di atas punggungku. mendekat? perbuatan. Sungguh ajaib betapa waktu melenyap cepat. Engkau pongah di atas punggungku. padahal perutku menjadi tempat kembalimu.Betapa nikmat manusia yang sempat taubat. namun bersedih hati di dalam perutku. Engkau berpesta pora di sinar matahari. namun kelak kau masuk kegelapan dalam perutku. Ia datang tanpa permisi. Engkau dapat berhimpun bersama-sama insan di atas punggungku namun kelak akan menyendiri dalam perutku” Allahu akbar 3x Walillahilhamd ! Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah ! . bulan dan lampu di atas punggungku. namun kelak menangis dalam perutku. Alangkah berat menghadapi musibah. œnamun lebih pahit apabila pahala tidak tergamit. Apa pula yang diungkapkan bumi yang kita injak? Anas bin Malik r. sigap. Engkau tumpuk-tumpuk hartamu di atas perutku. namun bermuram durja kelak di dalam perutku. Datang atas perintah Allah SWT.

Islam mengatur kehidupan kita di dunia ini.Cukup pedas peringatan demi peringatan yang mudah-mudahan menggugah kita untuk dapat hidup seimbang. . seorang sahabat berkata. “wahai Rasulullah. Mabrur berasal dari kata “birrun” yang berarti “baik”. ibadah haji yang diterima oleh Allah. Haji yang diikuti dengan kebaikan-kebaikan. Dan berzikirlah sebanyak-banyaknya. “Saya baru melempar setelah sore”. dan apa saja yang kamu nafkahkan Maka Sesungguhnya Allah mengetahuinya. Agama Islam adalah agama aturan hidup. berfirman dalam Al-Qur’an “Sekiranya shalat telah ditunaikan. Jadi. Adapun janji janji Allah kepada jamaah haji yang memperoleh kualitas mabrur tiada lain adalah Al-Jannah (surga). Sahabat yang lain berkata. Sebab semua ajaran Islam dirancang untuk memperkuat hubungan pribadi dengan Allah dan sekaligus memperkuat aspek kehidupan konsekwensinya berupa hubungan baik dengan sesama manusia. Abdullah bin Amir pernah menghitung dan tidak kurang dari 24 cara. Sebagaimana ternukil dalam sebuah hadits : ُ ّ َ ْ ّ ِ ٌ َ َ ُ َ َ َْ ُ ْ ُ ْ َ ْ ّ َ َ ‫الحج المبنرور ليس له جزآء إل الجننة‬ Haji mabrur tiada balasan kecuali syurga. Ayat ini dengan tegas menjelaskan bahwa kebajikan adalah kepedulian terhadap lingkungan sosial. bukan aturan mati. bercukur sesudah melempar. Sedangkan dimensi haji adalah urusan dengan Allah. Bahkan Allah SWT. bercukur sebelum melempar. Laa Haraj. sebagaimana termak-tub dalam pidato perpisahan Rasulullah SAW. (QS Al-Jumu’ah : 10). Sedangkan makna dari “Haji Mabrur” adalah. jelas bahwa Rasulullah SAW menghendaki kemudahan dalam ibadah jasmaniah ini. Sebab orang Arab selalu menggunakan kata “birrun” dengan arti “kebaikan”. Puluhan orang bertanya mengajukan cara berhaji yang termudah untuk mereka dan Rasulullah selalu menjawab. bertebaranlah kalian di bumi sambil mengharap karunia Allah. Islam tidak menghendaki kaum Muslimin melulu memikirkan kematian dan kehidupan akhirat. semoga kalian beruntung”. suatu ajaran yang maha bijak yang perlu diteladani dan diejawantahkan dikemudian hari. Rasulullah berkata. thawaf ifadhah sebelum melempar dan lain sebagainya. Diaturnya agar setiap insan hidup tertib. Untuk dapat hidup tertib diperlukan sarana fisik dan material. saya telah bercukur namun saya belum menyembelih”. namun efek yang ditimbulkan darinya adalah penuh dengan nilai-nilai kemanusiaan. “lakukanlah dan tidak ada beban bagimu (tidak apa-apa)”. Hadirin Jamaah Haji yang Dimuliakan Allah …! Tatkala Rasulullah SAW usai melontar ‘Aqabah. sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an surah ke-3 ayat 92: Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (birru). (Ali ‘Imron : 92). Para Jamaah Haji yang Dimuliakan Allah … ! Kita ingin lebih dalam lagi memahami makna Haji Mabrur yang menjadi dambaan setiap orang.

jadikan saat ini benar-benar jadi saat ini benar-benar jadi saat kau rubah diri-diri kami.Hadirin Jamah Haji Yang Berbahagia …. dari si malas. Mudah-mudahan kita kembali ke tanah air dalam keadaan bersih dan suci bagaikan anak yang baru lahir. Ya Allah. Engkau sudah mendengar seda kata yang terucap lisan ini. Ya Allah. kini memohon kepada-Mu. Engkau sudah tahu persis apa yang kami lakukan. kami lumuri dengan aib. wahai Yang Maha Mendengar. Rabb. Engkau tahu kebusukan hati kami. Allah berfirman: barang siapa lalai dari mengingat Yang Maha Rahman maka syaitan akan menyesatkannya dan ia menjadi sahabatnya”. betapa sengsara hidup bergelimang dosa dan ma’shiyat. dari si busuk berlumur dosa menjadi orang yang terpelihara dengan Karunia-Mu. Kau tahu betapa cape hidup seperti ini. Engkau telah mengetahui janji yangtidak kami tepati. mendapatkan Haji Mabrur. betapapun kami tidak bisa melihat-Mu.! Rasulullah SAW. Mata berumur ma’shiyat. menyatakan bahwa tanda haji mabrur adalah amalnya setelah haji lebih baik dari pada sebelumnya : ِ ِ ْ ‫َ َُ ُ َ ْ َ ْ َ ّ َ ْ ٌ ِ ْ ق‬ ‫عمله بعد الحنج خير من َبنله‬ Pada kesempatan lain Rasulullah SAW juga bersabda di dalam hadist Qudsi: “Jika hamba-ku mendekatkan diri kepada-Ku satu jengkal maka aku mendekatkan diri-Ku sehasta dan apabila ia mendekatkan diri kepada. hati penuh kedengkian. memamer-kan. Ya Allah. Engkau tahu persis setiap kebohongan kami. Semua ma’shiyat yang pernah dilakukan telah Engkau saksikan semuanya.Ku satu hasta Aku mendekatkan satu lengan dan bila ia datang kepada-Ku dengan berjalan aku datangi ia dengan berlari. lalai. kami ingin merobah semuanya. ridha dan ampunan Allah SWT. inilah kami hamba-hamba-Mu ya Karim. tapi bukankah Engkau sedang menatap kami. Engkau pun tahu apa yang dilakukan oleh tubuh ini. menjadi orang yang terpelihara dengan karunia-Mu. telinga berlumur dosa. Rabb. wahai Yang Maha Rahman.dari hamba-Mu yang nista berlumur aib. dari si dungu yang tiada berilmu menjadi orang yang benar-benar kau selimuti dengan ilmu-Mu. riya. betapa menderita hidup jauh dari-Mu. karuniakan kepada kami ampunan-Mu… ، ‫اللهم انا نسألك توبة نصوحا ، توبة نصوحا يا إلهنا … وتوبة قبل الموت ، وراحة عند الموت ، ومغفرة ورحم نة بع ند الم نوت‬ ِ ْ َ ْ َ ْ َ ً َ ْ َ َ ً َ ِ ْ َ َ ِ ْ َ ْ َ ْ ِ ً َ َ َ ِ ْ َ ْ َ ْ َ ً َْ ََ َ َ َِ َ ً ْ ُ َ ً َ ْ َ ً ْ ُ َ ً َ ْ َ َ َُْ َ ّ ِ ّ ُ ّ َ ِ ّ َ ِ َ َ ّ َ ِ َّ ِ َ ْ َ َْ ِ َ ِ ْ َ ْ ِ َ ْ َ ْ َ ‫… والعفو عند الحساب والفوز بالْجنة والنجاة من النار‬ . Malu rasanya dihadapan-Mu ya Allah. ya Allah. menjadi orang yang mulia disisi-Mu. Hamba-Mu yang berlumur dosa bergelimang maksiat. Ya Allah. Pada saat dan waktu yang hening dan sakral ini kita semua mengharap rahmat. tubuh di depan-Mu ini kami kotori dengan ma’shiyat. sering menyombongkan apa yang kau titipkan.

menyilaukan dan memperdaya kami. Ya Allla. Jadikan sisa umurnya menjadi orang mulia di sisi-Mu. Ya Allah lapangkan yang dilanda kesulitan. Ya Allah. cukupi yang kekurangan rizki ya Allah.jangan biarkan teraniaya di kubur ya Allah.Lindungi kami dari perilaku dzalim kepada siapapun. jangan…. Rabb. Karuniakan kesabaran. orang yang cerdas. bayarkan yang dihimpit hutang piutang. lindungi dari siksa kubur ya Allah. lindungi kami dari sifat kikir. Jadikan akhir hayatnya husnul khatimah. Shalihkan yang belum shalih. menjadi orang yang selalu merindukan-Mu. selamatkan hamba-hamba-Mu yang berbuat kebaikan kepada kami.Ya Allah. juga selamatkan kaum muslimin yang pernah kami sakiti selama ini. tidak berhenti kami mendoakan keduanya. jadikan sisa umur ini menjadi orang yang benar-benar terpesona kepada-Mu. cegahlah kami dari perbuatan durhaka sekecil apapun. Kembalikan Masjidil ‘Aqsha kepada umat-Mu ya Allah. berikan kekuatan kepada kami untuk menjaga diri ya Allah. hati yang ikhlas. menjadi orang yang tak bisa melupakan-Mu. Kami ingin selamat ya Allah… Rabb. angkat derajat yang selalu dihina direndahkan. Selamatkan kaum muslimin yang pernah menyakiti kami. kami ingin bisa pulang kepada-Mu ya Allah. jangan biarkan dunia ini menipu. Golongkan kami menjadi anak yang tahu balas budi. Jangan biarkan kami tergelincir ya Allah dalam kema’shiyatan. pertemukan bagi yang belum bertemu dengan orang tuanya di tempat yang berkah. darah dagingnya melekat di tubuh kami. Kepada siapa lagi ya Allah kami meminta? Sedangkan Engkau penggenggam jagat ini. sedangkan Engkau pemilik segala kejadian. Rabb. Engkaulah penggenggam musuhmusuh-Mu ya Allah. Lindungi yang teraniaya. Golongkan kami menjadi pemaaf yang tulus. . ampuni yang orang tuanya berlumuran dosa. jangan biarkan nafsu menggelincir kami dari jalan-Mu. mudahkan yang sedang dililit kesulitan. khususnya saudara-saudara kami di Palestina. kemenangan bagi hambamu ya Allah. Karuniakan shalat yang khusyu’. jangan biarkan kami jatuh oleh godaan ya Allah. Ya Allah. kami ingin bisa pulang selamat. Ya Allah berikan kemudahan untuk ibadah kepada kami. Rabb. Jadikan hari-hari yang kami jalani hari-hari yang sibuk berbekal pulang kepada-Mu. karuniakan kepada kami indahnya hidup bersama-Mu… Rabb. jadikan saat ini saat kau ijabah doa-doa. Ya Allah. jangan biarkan cinta kami kepada makhluk-Mu membuat kami menghianati-Mu. jangan biarkan kami terperosok dalam nafsu yang menjerumuskan. karuniakan kepada kami berbuat sesuatu untuk kemuliaan agama-Mu. Jamulah siapapun yang bermunajah dimanapun dengan Kau ijabah doanya ya Allah. sembuhkan yang sedang ditimpa sakit. Pada siapa lagi kami berharap selain kepada-Mu. kami ingin bisa pulang selamat. Ya Allah. sehatkan lahir bathin kami. berikan keteguhan bagi kami ya Rabb. berilah hatinya ridha dan mau memaafkan kami. lindungi kami dari sifat amarah. muliakan yang terhinakan Islamkan yang belum Islam. Teguhkan iman saudara-saudara kami ya Allah. lindungi kami darikemunafikan ya Allah. jadikan ahli surga-Mu ya Allah. Selamatkan orang tua kami ya Allah. Ya Allah. bahagiakan yang sedang dirundung kesusahan. untuk hambamu ya Allah.

bagi yang masih kufur beri hidayah ya Allah. Engkau justru akan menyempurnakan Cahaya-Mu. Ampuni ya Allah. Kami yakin Allah. jangan biarkan rumah tangga kami menjadi rumah tangga yang penuh bencana. ربنا هب لنا من أزواجنا وذرياتنا قرة أعين واجعلنا للمتقين إماما‬ ً َ ِ َ ْ ِ ُّ ْ ِ َ ْ َ ْ َ ٍ ُ ْ َ َ ّ ُ َ ِ ّّ ُ َ َ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ َّ Karuniakan pendamping yang merindukannya. Ampuni jika kami salah mendidik mereka. melupakan kasih saying-Mu. jikalau kami sering melukai dan melalaikannya. betapapun orang-orang kafir tidak menyukainya. Engkau Yang Maha Mengetahui luka dihatinya. Ya Allah. Jangan biarkan ada anak-anak yang mencoreng aib di wajah kami. ampuni sebanyak apa pun dosa yang kami perbuat. . Ampuni jikalau orang tua kami menyesal melahirkan kami. muliakan agama-Mu ini. ya Rabb. Hapuskan semuanya ya Allah. karuniakan pemimpin yang adil. berikan kesanggupan kepada kami untuk mengajak hamba-hamba-Mu ke jalan-Mu. negri kami. mencintai umat-Mu. Rabb. Ya Allah. ampuni jika selama ini kami mendustakan-Mu meremehkan keangungan-Mu. Ampuni segala apapun masa lalu kami. dengan Kau masukkan kami semua bersama mereka ke dalam Surga-Mu. pernikahan yang berkah. ‫. Ya Allah. keturunan yang shalih shalihah. ya Allah. sehingga memancarkan menerangi seluruh lorong persada alam–Mu ini. karena perbuatan ma’shiyat yang kami perbuat. Ampuni jika ada orang yang terhina dan tersesat karena lisan kami. makanan haram yang melekat pada tubuh kami ya Allah. Ya Allah. Kau ampuni yang berlumuran salah dosa. bagi yang masih berpikir jahat balikkan hatinya ya Allah. jangan terlahir dari diri kami keturunan yang durhaka. betapun mereka berusa keras ingin memadamkan Cahaya-Mu dari bumu ini. pemimpin yang mencintai-Mu. Ya Allah titipkan kepada kami keturunan yang lebih baik dari pada kami di hadapan-Mu. ampuni andaikata ada harta haram. jangan biarkan anak-anak kami menghujat kami kelak di akhirat-Mu mulia. kami gunakan untuk berkhianat kepada-Mu. Jadikan Isla menjadi jalan keluar bagi krisis yang melanda Bangsa kami. mereka juga hamba-hamba-Mu ya Allah. bagi yang berlumuran ma’shiyat tuntun ke jalan-Mu. ampuni shadaqah kami yang amat kikir. Ya Allah. Jangan biarkan musuh-musuh-Mu menodai dan memfitnah Dien-Mu. Kau cahaya qalbu yang gulita. Ya Allah. Ya Allah. jadikan saat ini menjadi salah satu saat yang Engkau sukai. Ampuni kezaliman kami kepada orang tua kami. ampuni amal-amal kami yang amat jarang ini: shalat kami yang hampir tiada khusyu’. rumah tangga yang sakinah. Ampuni jika ni’mat yang Kau berikan. bagi yang masih durhaka bukakan kalbunya ya Allah. Ampuni sebusuk apa pun diri kami. Ampuni jikalau kami begitu sombong kepada-Mu. ya Allah. andaikata bala bencana yang menimpa diri kami. selamatkan bangsa kami ini ya Allah. ampuni segala apapun aib-aib yang kami sembunyikan selama ini. saat Kau beri hidayah yang masih tersesat. jadikanlah saat ini saat ampunan.Ya Allah.

orang tua kami. sepanjang hajad dan kebutuhan kami ini baik menurutmu.Ya Allah. Jangan biarkan haji kami menjadi fitnah. Ya Allah. menuju surga-Mu. Jangan biarkan kami mencemari kehormatan agama-Mu dengan haji ini. Ya Allah. Ya Allah. dan memberi kemaslahatan dunia dan akhirat bagi kami. semua derita kan berakhir. sanak saudara kami. juga tetangga dan sahabat-sahabat kami. maka penuhilah hajad dan kebutuhan kami ini. juga hajad dan kebutuhan istri. Ya Allah.keluarga. orang tua. tempat semua harapan berjawab. Jadikan haji kami ini membawa keberkahan bagi keluarga. undang kami kembali berhaji ke tanah suci ini bersama istri kami. Penuhilah seluruh harapan kami ini ya Allah denga Kau ijabah seluruh pinta dan harapan kami ini. karunia dan keselamatan untuk bisa berhimpun di bawah panji nabi-Mu Muhammad SAW. hanya Engkaulah Yang Mengetahui seluruh hajad dan kebutuhan kami. keluarga kami. wahai Yang Maha Mendengar. keturunan dan lingkungan kami. Beriringan dengan kafilah para nabi-Mu dan rasul-Mu. lipat ganda rizki terhadap siapapun yang membantu dan menjadi jalan bagi sampainya kami di tanah haram ini. tempat tidak seorang pun bisa bersedih. beriringan dengan semua auliya’. dan saudara serta sahabat kami. hajat kami kepada-Mu begitu sangat banyak. anak-anak dan keturunan kami. perniagaan yang tiada pernah merugi. tiada tempat berharap bagi kami selain kepada-Mu. dosa yang terampuni. sa’i yang masykur. dan masukkan mereka ke dalam Surga-Mu…… ِ ‫اللهم انا نسألك حجا مبرورا ، وسعيا مشنكورا ، وذنبنا مغفنورا ، وعمل صننالحا َقبنول ، وتجنارة لنن تبنوْر ، ينا عنالم منا فنى‬ َ َ ِ َ َ َ ُ َ ْ َ ً َ َ ِ َ ً ْ ُ ْ ‫َ ّ ُ ّ ِّ َ َُْ َ َ ّ َ ْ ُ ْ ً َ َ ْ ً َ ْ ُ ْ ً َ َ ْ ً َ ْ ُ ْ ً َ َ َ ً َ ِ ً م‬ ِ ْ ّ َ ِ ِ َ ُّ َ ِ َ َ َ ْ ِ ْ َ ِ ْ ُ ّ ‫. Engkaulah yang menggenggam segala kejadian. tempat tidak seorang tertipu. kami meminta kepada-Mu haji yang mabrur. Kami memohon kepada-Mu ya karim. tiada tempat bergantung bagi kami. Angkat derajat mereka. syuhada’ dan shalihin. Sungguh Engkau tidak pernah mengingkari janji-janji-Mu … Ditulis oleh byHaqq . hanya engkau pembalas segala kebaikan. selain Engkaulah tempat kembali kami. muliakan hidup mereka di dunia ini. الصدور اخرجنا يا ال من الظلمات الى النور‬ Ya Allah. akhirnya berilah pada kesempatan ini ni’mat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->