P. 1
Akuntansi Biaya Dan Pengertian Biaya

Akuntansi Biaya Dan Pengertian Biaya

|Views: 79|Likes:
Published by Rara Adhe

More info:

Published by: Rara Adhe on Sep 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/19/2012

pdf

text

original

AKUNTANSI BIAYA DAN PENGERTIAN BIAYA Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Menejemen Rangkuman Secara garis besar akuntansi

dapat dibagi menjadi dua tipe pokok: akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen. Akuntansi keuangan menghasilkan informasi terutama untuk memenuhi kebutuhan pihak luar, sedangkan akuntansi manajemen menghasilkan informasi terutama untuk memenuhi kebutuhan para manajer dari berbagai jenjang organisasi. Karena perbedaan karakteristik pemakai informasinya, akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen menpunyai perbedaan karakteristik. Informasi yang dihasilkan oleh akuntansi keuangan mencakup perusahaan secara keseluruhan, berorientasi pada masa yang lalu, menpunyai rentang waktu yang kurang fleksibel, dibatasi oleh prinsip akuntansi yang lazim, ringkas, teliti, sama sekali tidak menyangkut aspek perilaku manusia dalam organisasi, dan bersumber pada ilmu ekonomi. Informasi yang dihasilkan oleh akuntansi manajemen mencakup bagian dari perusahaan, berorientasi pada masa yang akan datang, mempunyai rentang waktu yang fleksibel tidak dibatasi oleh prinsip akuntansi yang lazim, terinci, memiliki unsur taksiran yang besar, berhubungan langsung dengan perilaku manusia dalam organisasi, dan bersumber pada ilmu ekonomi dan psikologi sosial. Pemahaman karakteristik kedua tipe akuntansi tersebut akan membantu Anda memahami karakteristik akuntansi biaya. Akuntansi Biaya Merupakan bagian dari Akuntans Keuangan dan Akuntansi Menejemen Rangkuman Akuntasi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk atau jasa, dengan cara-cara tertentu, serta penafsiran terhadapnya. Akuntansi biaya menghasilkan informasi biaya untuk memenuhi berbagai macam tujuan. Untuk tujuan penentuan harga pokok produk, akuntansi biaya menyajikan biaya yang telah terjadi di masa yang lalu. Untuk tujuan pengendalian biaya, akuntansi biaya menyajikan informasi biaya yang diperkirakan akan terjadi dengan biaya yang sesungguhnya terjadi, kemudian menyajikan analisis terhadap penyimpangannya. Untuk tujuan pengambilan keputusan khusus, akuntansi biaya menyajikan biaya yang relevan dengan keputusan yang akan diambil, dan biaya yang relevan dengan pengambilan keputusan khusus ini selalu berhubungan dengan biaya masa yang akan datang. Akuntansi biaya dapat berperan sebagai bagian dari akuntansi keuangan. Dalam hal ini akuntansi biaya harus memenuhi karakteristik akuntansi keuangan seperti yang telah dibahas dalam Kegiatan Belajar 1. Akuntansi biaya dapat pula berperan sebagai bagian dari

Ada tiga fungsi pokok dalam organisasi perusahaan manufaktur: fungsi produksi. akuntansi biaya yang akan dibahas adalah akuntansi biaya yang diterapkan dalam perusahaan manufaktur. Biaya dapat dikelompokkan menurut fungsi-fungsi pokok dalam perusahaan. Metode Pengumpulan Harga Pokok Produk Rangkuman Secara garis besar proses pengolahan produk dalam perusahaan manufaktur dapat dibagi menjadi dua kelompok besar: proses produksi berdasar pesanan dan proses produksi massa. Struktur Organisasi dan Proses Produksi suatu Perusahaan Manufaktur Rangkuman Akuntansi biaya dapat diterapkan baik dalam perusahaan manufaktur maupun perusahaan jasa. Cara Penggolongan Biaya Rangkuman Biaya dapat dikelompokkan menjadi berbagai macam kelompok biaya sesuai dengan kebutuhan pemakai. Bagian-bagian yang dibentuk untuk melaksanakan fungsi produksi di bagi menjadi dua kelompok: bagian-bagian yang mengolah secara langsung bahan baku menjadi produk jadi dan bagian-bagian yang membantu menyediakan jasa untuk memperlancar proses pengolahan bahan baku departemen-departemen produksi dan kelompok kedua disebut departemen-departemen pembantu (jasa). menurut hubungan biaya dengan sesuatu yang dibiayai. baik yang sudah terjadi maupun yang secara potensial akan terjadi adalah harga pokok dan rugi. Dalam hal ini akuntansi biaya harus memenuhi karakteristik akuntansi manajemen. Dalam Modul 1 sampai dengan Modul 9. Dalam arti luas biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi. menurut perilakunya dalam hubungannya dengan perubahan volume kegiatan dan menurut jamgka waktu manfaatnya. Pengelompokan biaya yang paling sederhana dan paling mendasar. Tidak semua pengorbanan sumber ekonomi disebut dengan istilah biaya. Perusahaan yang proses produksinya berupa produksi massa mengumpulkan biaya produksinya dengan metode harga pokok proses. Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang kegiatan pokoknya mengolah bahan baku menjadi produk jadi dan memasarkan hasil produksinya tersebut. yang diukur dalam satuan uang. fungsi pemasaran dan fungsi administrasi dan umum.akuntansi manajemen. yang selalu dilakukan oleh setiap perusahaan adalah pengelompokan biaya menurut objek pengeluaran. Istilah lain yang digunakan untuk menggambarkan pengorbanan sumber ekonomi. Biaya Rangkuman Biaya merupakan objek yang diproses oleh akuntansi biaya. seperti telah dibahas dalam Kegiatan Belajar 1. . Perusahaan yang proses produksinya berdasar pesanan mengumpulkan biaya produksinya dengan metode harga pokok pesanan. yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu.

Metode costing penuh menggunakan pendekatan fungsional untuk menyusun laporan laba-rugi sedangkan metode costing variabel menggunakan pendekatan variabilitas. siklus akuntansi biaya juga dimulai dengan pencatatan harga pokok barang dagangan yang dibeli dan berakhir dengan penyajian harga pokok barang yang dijual. Dalam perusahaan tersebut. diakhiri dengan penjualan kembali barang dagangan tersebut. Sistem biaya normal adalah sistem pembebanan biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung pada produk berdasar biaya sesungguhnya. Siklus perusahaan jasa dimulai dengan persiapan penyerahan jasa dan berakhir dengan penyerahan jasa kepada pemakainya. Metode Pembiayaan (Costing) Rangkuman Perusahaan dapat menggunakan dua metode costing yaitu: (1) metode costing penuh. Metode costing penuh memasukkan semua biaya produksi ke dalam biaya produk sedangkan metode costing variabel hanya memasukkan biaya produksi variabel ke dalam biaya produk. biaya tenaga kerja langsung. (3) sistem biaya standar.Laporan laba-rugi perusahaan manufaktur dan laporan laba-rugi perusahaan dagang berbeda elemen yang tercantum di dalamnya. biaya tenaga kerja langsung. (2) sistem biaya normal. Sistem Akuntansi Biaya Rangkuman Secara garis besar sistem akuntansi biaya dibagi menjadi tiga yaitu: (1) sistem biaya sesungguhnya. dan (2) metode costing variabel. Siklus perusahaan manufaktur dimulai dengan pengolahan bahan baku di bagian produksi dan berakhir dengan penyerahan produk jadi ke bagian gudang. sedangkan biaya overhead pabrik berdasar tarif yang ditentukan di muka. dan biaya overhead pabrik pada produk berdasar biaya sesungguhnya. Dalam perusahaan tersebut. Sistem biaya sesungguhnya adalah sistem pembebanan biaya bahan baku. Siklus kegiatan perusahaan dagang dimulai dengan pembelian barang dagangan dan tanpa melalui pengolahan lebih lanjut. siklus akuntansi biaya dimulai dengan pencatatan harga pokok bahan baku yang dimasukkan dalam proses produksi. dilanjutkan dengan pencatatan biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik yang dikonsumsikan untuk produksi serta . METODE HARGA POKOK PESANAN Siklus Akuntansi Biaya dalam Perusahaan Manufaktur Rangkuman Siklus akuntansi biaya dalam suatu perusahaan mengikuti siklus kegiatan usaha perusahaan yang bersangkutan. siklus akuntansi biaya dimulai dengan pencatatan biaya persiapan penyerahan jasa dan berakhir dengan disajikannya harga pokok jasa yang diserahkan. dan biaya overhead pabrik pada produk berdasar biaya seharusnya. Sistem biaya standar adalah sistem pembebanan biaya bahan baku. Dalam perusahaan tersebut. Metode costing penuh digunakan oleh pihak eksternal sedangkan metode costing variabel banyak digunakan oleh pihak internal perusahaan.

beban biaya yang timbul sebagai akibat penilaian terhadap aktiva tetap. biaya tenaga kerja tak langsung. biaya produksi dibagi menjadi dua kelompok: biaya produksi langsung dan biaya produksi tak langsung. Rekening kontrol untuk menampung biaya non produksi adalah rekening-rekening: Biaya Administrasi dan Umum dan Biaya Pemasaran. dan proses produksinya terputus-putus untuk memenuhi pesanan. Akuntansi biaya banyak sekali menggunakan rekening pembantu yang diawasi dengan membentuk rekening kontrol biaya dalam buku besar. dibentuk rekening pembantu berupa Kartu Harga Pokok.berakhir dengan disajikannya harga pokok produk jadi yang diserahkan oleh bagian produksi ke bagian gudang Karakteristik Metode Harga Pokok Pesanan Rangkuman Perusahaan yang produksisinya berdasarkan pesanan memproses produksinya sesuai dengan spesifikasi pemesan. beban biaya yang timbul sebagai akibat berlalunya waktu. Metode Harga Pokok Pesanan Rangkuman Dalam metode harga pokok proses. sedangkan biaya produksi tak langsung dibebankan kepada produk berdasarkan tarif yang ditentukan di muka. di dalam buku besar disediakan rekening Barang Dalam Proses. BIAYA OVERHEAD PABRIK Penggolongan Biaya Overhead Pabrik Rangkuman Perusahaan yang melaksanakan aktivitas suatu produk akan dibebani biaya overhead pabrik disamping biaya-biaya lain yang lebih penting. Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya dan Biaya Overhead Pabrik yang Dibebankan. yang berfungsi sebagai rekening pembantu rekening Barang dalam Proses yang terdapat dalam buku besar. biaya reparasi dan pemeliharaan. . Biaya produksi langsung dibebankan kepada pesanan berdasarkan biaya yang sesungguhnya terjadi. Karakteristik kegiatan perusahaan ini menentukan karakteristik metode harga pokok pesanan yang digunakan untuk mengumpulkan biaya produksi dalam perusahaan tersebut. Hal ini biaya produksi yang termasuk dalam biaya overhead pabrik menurut sifatnya dapat dikelompokkan menjadi beberapa golongan yaitu: biaya bahan penolong. Untuk merinci biaya produksi yang dicatat dalam rekening Barang Dalam Proses tersebut. baik yang langsung maupun tak langsung. Untuk merinci biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi pesanan tertentu digunakan kartu harga pokok produk. Rekening kontrol yang digunakan untuk menampung biaya produksi adalah rekening-rekening: Barang dalam Proses. Untuk mencatat biaya produksi. dan biaya overhead pabrik lain yang secara langsung memerlukan pengeluaran uang tunai.

biaya overhead yang dibebankan kepada produk berdasarkan tarif dibandingkan dengan . hal ini dapat dipecah menjadi dua yaitu: biaya tetap dan biaya variabel. merupakan sesuatu keharusan. memilih dasar pembebanan. Biaya overhead pabrik variabel. terjadinya biaya overhead yang bersifat sporadik.Bila ditinjau dari perilaku unsur-unsur biaya overhead pabrik dalam hubungannya dengan perubahan volume kegiatan. maka biaya overhead pabrik dikelompokkan menjadi dua yaitu: biaya overhead pabrik langsung departemen dan biaya overhead pabrik tak langsung departemen. Langkah-Langkah Penentuan Tarif Biaya Overhead Pabrik Rangkuman Dalam perusahaan yang produksinya berdasar pesanan. juga mempunyai departemendepartemen pembantu. dan biaya overhead pabrik semivariabel. Pada akhir tahun. dan menghitung tarif biaya overhead pabrik. Ada tiga tahap yang harus dilakukan untuk menghitung tarif biaya overhead pabrik: menyusun anggaran biaya overhead pabrik. biaya bahan baku. produk yang diproduksi dalam tahun anggaran dibebani biaya overhead pabrik dengan tarif tersebut. Perusahaan di samping memiliki departemen produksi. sedangkan beberapa elemen biaya overhead pabrik ada yang baru dapat diketahui jumlahnya dengan pasti pada akhir periode. biaya overhead pabrik dibebankan kepada produk atas dasar tarif yang ditentukan di muka. dan adanya biaya overhead yang terjadinya hanya pada saat-saat tertentu saja. Dalam tahun anggaran tersebut dikumpulkan biaya overhead pabrik yang sesungguhnya terjadi. Disamping itu dalam perusahaan yang produksinya berdasarkan pesanan. Adapun unsur biaya overhead pabrik yang bersifat semivariabel dalam keperluan penentuan tarif dan pengendalian biaya. Dasar yang dapat dipakai sebagai dasar pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk adalah: satuan produk. perubahan tingkat efisiensi produksi. jam tenaga kerja langsung dan jam mesin. Pengumpulan Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya dan Analisis Selisih Biaya Overhead Pabrik Rangkuman Pengumpulan Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya dan Analisis Selisih Biaya Overhead Pabrik Setelah tarif biaya overhead pabrik ditentukan. maka biaya overhead pabrik dapat dibagi menjadi tiga golongan yaitu: biaya overhead pabrik tetap. Dengan demikian penggunaan tarif biaya overhead pabrik yang ditentukan di muka untuk membebankan jenis biaya tersebut kepada produk. Alasan penggunaan tarif yang ditentukan di muka untuk memperhitungkan biaya overhead pabrik ke dalam harga pokok produk adalah kebutuhan manajemen akan informasi harga pokok produk yang tidak dipengaruhi oleh adanya: perubahan tingkat kegiatan produksi yang bersifat sementara. biaya tenaga kerja langsung. manajemen memerlukan informasi harga pokok produk per satuan pada saat pesanan selesai dikerjakan. Dari hubungan antar departemen yang ada dalam pabrik.

Dengan demikian Anda telah . perhitungan pembebanan lebih atau kurang biaya overhead pabrik. Metode Alokasi Bertahap yang tidak Memperhitungkan Transfer Jasa Timbal Balik AntarDepartemen Pembantu Rangkuman Dalam Kegiatan Belajar 3 Anda telah mempelajari secara lengkap mengenai bagaimana mengalokasikan biaya overhead pabrik departemen pembantu ke departemen pembantu lain dan departemen produksi tanpa memperhitungkan jasa timbal balik antardepartemen pembantu.biaya overhead pabrik yang sesungguhnya terjadi. Pada dasarnya penentuan tarif biaya overhead pabrik per departemen tidak berbeda langkahnya dengan penentuan tarif tunggal untuk seluruh pabrik. sedangkan metode alokasi bertahap dibahas dalam Kegiatan Belajar 2 dan Kegiatan Belajar 3. Penentuan tarif biaya overhead pabrik per departemen ini sangat diperlukan dalam perusahaan yang produksinya berdasarkan pesanan. Metode alokasi langsung dibahas dalam Kegiatan Belajar 1 ini. Metode yang digunakan untuk memperhitungkan transfer jasa timbal balik antardepartemen pembantu tersebut adalah metode alokasi kontinyu dan metode aljabar. DEPARTEMENTALISASI BIAYA OVERHEAD PABRIK Langkah-langkah Penentuan Tarif Biaya Overhead Pabrik Per Departemen Rangkuman Untuk pengendalian biaya dan penentuan harga pokok produk secara teliti. Selisih yang terjadi antara biaya overhead pabrik yang dibebankan berdasarkan tarif dengan biaya overhead yang sesungguhnya terjadi dianalisis menjadi dua macam selisih: selisih anggaran dan selisih kapasitas. yang produknya diolah melalui lebih dari satu departemen produksi. bila dibandingkan Dengan metode alokasi langsung yang telah Anda pelajari dalam Kegiatan Belajar 1. perlu diadakan departementalisasi biaya overhead pabrik dan ditentukan tarif biaya overhead pabrik per departemen produksi. perhitungan tarif biaya overhead per departemen produksi. Masalah yang perlu mendapat perhatian dalam penentuan tarif biaya overhead pabrik per departemen adalah alokasi biaya overhead pabrik departemen pembantu ke departemen pembantu lainnya dan ke departemen produksi. Secara garis besar alokasi biaya overhead pabrik departemen pembantu ke departemen produksi dapat dikelompokkan menjadi dua macam: metode alokasi langsung dan metode alokasi bertahap. Metode Alokasi Bertahap yang Memperhitungkan Jasa Timbal Balik Antar Departemen Pembantu Rangkuman Dalam Kegiatan Belajar 2 ini Anda telah mempelajari bagaimana mengalokasikan biaya overhead pabrik dengan memperhitungkan jasa timbal balik yang dikonsumsi oleh departemen pembantu. Dua metode tersebut akan menjamin perhitungan tarif alokasi biaya departemen pembantu yang lebih teliti. Selisih tersebut pada akhir tahun diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap rekening-rekening persediaan dan harga pokok penjualan atau diperlakukan sebagai penyesuaian perhitungan laba-rugi.

Biaya angkutan diperhitungkan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang dibeli dengan dasar perbandingan kuantitas. metode biaya standar. Penentuan Harga Pokok Bahan Baku yang Dipakai dalam Produksi Rangkuman Penentuan Harga Pokok Bahan Baku yang Dipakai dalam Produksi Bahan baku yang disimpan di gudang berasal dari berbagai pembelian. Biaya angkutan dapat diperlakukan dengan dua cara. BIAYA BAHAN BAKU DAN BIAYA TENAGA KERJA Elemen Biaya yang Membentuk Harga Pokok Bahan Baku yang Dibeli Rangkuman Elemen Biaya yang Membentuk Harga Pokok Bahan Baku yang Dibeli Menurut prinsip akuntansi yang lazim. yang kemungkinan besar mempunyai harga per satuan yang berbeda dari pembelian yang satu ke pembelian yang lain. merupakan elemen harga pokok bahan baku yang dibeli. Masalah-masalah Khusus yang Berhubungan dengan Bahan Baku Rangkuman Masalah-masalah Khusus yang Berhubungan dengan Bahan Baku . Harga pokok bahan baku terdiri dari harga beli yang tercantum dalam faktur dari penjual ditambah biaya angkutan. semua biaya yang terjadi untuk memperoleh bahan baku dan untuk menempatkannya dalam keadaan siap untuk diolah. Pencatatan persediaan bahan baku dapat dilakukan dengan metode mutasi persediaan atau metode persediaan fisik. perbandingan harga faktur. Dalam memperhitungkan biaya-biaya unit organisasi yang terkait dalam perolehan bahan baku.mempelajari secara lengkap saluran aspek akuntansi biaya overhead pabrik dan sudah siap untuk mempelajari akuntansi elemen harga pokok produk yang lain. biaya-biaya pembelian lain serta biaya yang dikeluarkan untuk menyiapkan bahan baku tersebut dalam keadaan siap untuk diolah. MTKP. diperhitungkan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang dibeli atau diperlakukan sebagai elemen biaya overhead pabrik. perusahaan membuat tarif pembebanan biaya pembelian untuk dibebankan kepada bahan baku yang dibeli. metode rata-rata harga pokok bahan baku pada akhir bulan. yang akan saya sajikan dalam Modul 5 (Akuntansi Biaya Bahan dan Akuntansi biaya Tenaga kerja). atau dengan tarif yang ditentukan di muka. metode rata-rata bergerak. metode penentuan harga pokok bahan yang dipakai dalam produksi adalah: metode identifikasi khusus. Hal ini menimbulkan masalah pemilihan harga pokok per satuan bahan baku yang dipakai dalam produksi.

Produk cacat adalah produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan. pencatatan utang upah. atau sebagai pendapatan di luar usaha. dan menurut hubungannya dengan produk atau jasa yang dihasilkan. yang secara ekonomis tidak dapat diperbaiki menjadi produk yang baik. sehingga tidak dapat menjadi bagian produk jadi. masalah yang timbul adalah bagaimana memperlakukan hasil penjualan sisa bahan tersebut. Biaya pengerjaan kembali produk cacat dapat dibebankan kepada pesanan yang menghasilkan produk cacat tersebut atau diperlukan sebagai elemen biaya overhead pabrik. menurut kegiatan bagian-bagian dalam perusahaan. akibat yang ditimbulkan adalah harga pokok per satuan produk jadi menjadi lebih tinggi. dan penyetoran pajak penghasilan karyawan ke Kas Negara. Akuntansi biaya tenaga kerja melalui empat tahap: pencatatan distribusi biaya tenaga kerja. Masalah akuntansi yang timbul dari adanya produk cacat adalah bagaimana memperlakukan biaya pengerjaan kembali produk cacat tersebut. menurut jenis pekerjaan. pencatatan pembayaran upah kepada karyawan yang berhak. Masalah akuntansi yang timbul dari adanya produk rusak adalah bagaimana memperlakukan kerugian yang timbul dari adanya produk rusak tersebut. Kerugian adanya produk rusak dapat dibebankan kepada pesanan yang menghasilkannya atau diperhitungkan sebagai elemen biaya overhead pabrik. Jika sisa bahan masih mempunyai nilai jual. Metode harga pokok proses berbeda dengan metode harga pokok pesanan dalam hal pengumpulan biaya produksi. Jika sisa bahan tidak mempunyai nilai jual. METODE HARGA POKOK PROSES PENGANTAR Metode Harga Pokok Proses Tanpa Memperhitungkan Persediaan Produk dalam Proses Awal Rangkuman Metode harga pokok proses diterapkan untuk mengolah informasi biaya produksi dalam perusahaan yang produksinya dilakukan secara massa. namun dengan mengeluarkan biaya pengerjaan kembali untuk memperbaikinya. produk tersebut secara ekonomis dapat disempurnakan lagi menjadi produk jadi yang baik. Hasil penjualan sisa bahan dapat diperlakukan sebagai pengurang biaya bahan baku pesanan yang menghasilkan sisa bahan tersebut.Sisa bahan merupakan bahan baku yang rusak dalam proses produksi. Produk rusak adalah produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan. perhitungan . Pengertian Biaya Tenaga Kerja dan Cara Penggolongannya Rangkuman Dalam perusahaan biaya tenaga kerja digolongkan dengan berbagai macam cara: menurut fungsinya pokok dalam perusahaan. sebagai pengurang biaya overhead pabrik yang sesungguhnya terjadi.

harga pokok per satuan. perlu ditentukan unit ekuivalensi. Kemudian harga pokok rata-rata tertimbang ini dikaitkan dengan kuantitas produk selesai yang ditransfer ke departemen berikutnya atau ke gudang untuk menentukan harga pokok produk tersebut. Tambahan bahan baku di departemen setelah departemen produksi yang pertama mempunyai dua kemungkinan: menambah jumlah produk yang dihasilkan oleh departemen yang bersangkutan atau tidak menambah jumlah produk yang dihasilkan dalam departemen yang bersangkutan. Masalah pokok yang terdapat dalam metode harga pokok proses adalah bagaimana menentukan harga pokok produk selesai yang ditransfer ke Departemen produksi berikutnya atau ke gudang dan bagaimana menentukan harga pokok produk yang pada akhir periode masih dalam proses di suatu departemen untuk menentukan harga pokok tersebut. pengelompokan biaya yang dimasukan dalam elemen biaya overhead pabrik. harga pokok produk dalam proses awal merupakan harga pokok pertama yang membentuk harga pokok produk yang ditransfer ke departemen berikutnya atau ke gudang. Jika bahan baku tersebut menambah jumlah produk yang dihasilkan oleh departemen yang bersangkutan. tambahan biaya bahan baku tersebut hanya menambah biaya bahan baku per satuan dalam departemen tersebut. klasifikasi biaya produksi. . Jika bahan baku tersebut tidak menambah jumlah produk yang dihasilkan dalam departemen yang bersangkutan. Unit ekuivalensi ini dipengaruhi oleh jumlah produk selesai yang ditransfer ke departemen pada akhir periode. Dalam metode harga pokok rata-rata tertimbang. Dalam metode masuk pertama ke luar pertama. diperlukan perhitungan biaya produksi per satuan produk yang dihasilkan oleh suatu departemen untuk menghitung biaya per satuan produk yang dihasilkan oleh suatu departemen. tambahan bahan baku tersebut akan berakibat terhadap penyesuaian harga pokok per satuan produk yang berasal dari departemen sebelumnya dan tambahan biaya bahan baku per satuan dalam departemen setelah departemen produksi pertama. Untuk mengatasi masalah tersebut ada dua metode penentuan harga pokok: metode harga pokok rata-rata tertimbang dan metode masuk pertama. METODE HARGA POKOK PROSES LANJUTAN Persediaan Produk dalam Proses Awal Rangkuman Harga pokok produk dalam proses awal menimbulkan masalah penentuan harga pokok produk selesai yang ditransfer dari suatu departemen ke departemen produksi berikutnya atau ke gudang. tiap elemen harga pokok yang melekat pada produk dalam proses dijumlahkan dengan elemen biaya produksi yang dikeluarkan dalam periode sekarang untuk menghitung harga pokok rata-rata tertimbang. dan ada tidaknya produk yang hilang dalam proses. ke luar pertama.

maka ada dua kelompok metode perlakuan terhadap produk sampingan. Kelompok metode yang pertama tidak berusaha untuk mengalokasikan biaya bersama kepada produk sampingan. pengendalian biaya. karena rendahnya nilai jual produk sampingan tersebut. Analisis Selisih Komposisi dan Selisih Hasil Rangkuman Ada dua prosedur akuntansi biaya standar yakni pertama. sedangkan kelompok metode kedua berusaha mengalokasikan biaya bersama kepada produk sampingan. 4. serta perlakuan selisih biaya yang timbul. pengambilan keputusan. 6. 5. Beberapa manfaat yang diperoleh dengan pemakaian sistem biaya standar antara lain untuk: 1. memungkinkan penerapan prinsip pengecualian. Empat. perencanaan kegiatan. metode satuan fisik. biaya bersama perlu dialokasikan kepada produk bersama. mengumpulkan biaya sesungguhnya. serta 7. 2. koordinasi kegiatan antar bagian. mengurangi biaya administrasi. Karena produk sampingan merupakan produk yang mempunyai nilai jual relatif jauh lebih rendah dibandingkan dengan produk utamanya. metode alokasi biaya bersama kepada produk bersama adalah: metode nilai jual relatif. Prosedur Akuntansi Biaya Standar. SISTEM BIAYA STANDAR DAN PENENTUAN HARGA POKOK VARIABEL Definisi dan Deskripsi Sistem Biaya Standar Rangkuman Sistem biaya standar merupakan proses untuk menentukan biaya di muka yang mencerminkan biaya yang seharusnya untuk mengolah produk atau jasa. 3. penentuan insentif para personal. metode rancangan tunggal (single . metode ratarata biaya per satuan. menghitung dan menganalisis selisih. dan metode rata-rata tertimbang.PENENTUAN HARGA POKOK PRODUK BERSAMA DAN PRODUK SAMPINGAN Biaya Bersama Rangkuman Untuk kepentingan penentuan penghasilan dan perhitungan harga pokok persediaan.

baik tetap maupun variabel. biaya pada periode tersebut dimasukkan ke rekening barang dalam proses sebesar biaya sesungguhnya. maka produk tersebut dimasukkan kembali ke rekening barang dalam proses sebesar standarnya. Metode harga pokok variabel hanya memasukan elemen biaya produksi variabel ke dalam harga pokok produk. 2. 2. Perbedaan tersebut besarnya ditentukan oleh biaya produksi tetap satuan. dan pengendalian. selisih biaya harus dihitung dan dianalisis pada akhir periode dari perbedaan sebelah debet dengan sebelah kredit rekening barang dalam proses. khusuanya untuk perencanaan. serta 5. Perbedaan Harga Pokok Penuh dan Harga Pokok Variabel Rangkuman Penentuan harga pokok variabel bermanfaat untuk pengendalian manajemen dalam jangka pendek.plan) dan kedua. susunan laporan laba-rugi. 3. Sedangkan apabila digunakan metode partial plan maka ketentuannya adalah sebagai berikut 1. besarnya laba-rugi. adanya produk dalam proses akhir periode dipindahkan dari rekening barang dalam proses ke rekening persediaan produk dalam proses sebesar standarnya. metode rancangan berat sebelah atau metode rancangan parsial (partial plan). 3. jika ada produk dalam proses awal. pembuatan keputusan. Metode harga pokok penuh memasukan semua elemen biaya produksi. jika ada produk dalam proses awal. Parbedaan tersebut dapat ditinjau dari segi elemen harga pokok. sehingga selisih biaya harus dihitung dan dianalisis terlebih dahulu. adanya produk dalam proses akhir periode dipindahkan dari rekening barang dalam proses ke rekening persediaan produk dalam proses sebesar standarnya. adanya produk selesai dipindahkan dari rekening barang dalam proses ke rekening persediaan produk selesai sebesar standarnya. biaya pada periode tersebut dimasukkan ke rekening barang dalam proses sebesar standarnya. ke dalam harga pokok produk. Penerapan Metode Penentuan Harga Pokok dan Kelemahan Harga Pokok Variabel Rangkuman Kegiatan Belajar 4 ini lebih menegaskan bahwa perbedaan laba antara metode harga pokok penuh dan metode harga pokok variabe1 dipengaruhi oleh perbedaan volume produksi dengan volume penjualan atau perbedaan parsediaan akhir dengan persediaan awal. Apabila menggunakan metode single plan maka ketentuannya adalah sebagai berikut: 1. maka produk tersebut dimasukkan kembali ke rekening barang dalam proses sebesar standarnya. serta 4. adanya produk selesai dipindahkan dari rekening barang dalam proses ke rekening persediaan produk selesai sebesar standarnya. Harga pokok persediaan pada metode harga pokok penuh selalu lebih tinggi dibandingkan dengan pada . Terdapat perbedaan antara metode harga pokok penuh dan harga pokok variabel. 4. besarnya harga pokok persediaan.

Metode harga pokok variabel mengandung beberapa kelemahan yaitu untuk pelaporan pihak luar. dan penyimpangan asas pemanfaatan fasilitas.metode harga pokok variabel. . pemisahan biaya tetap dan variabel.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->