Responsi Diversifikasi dan Pengembangan Produk

Dosen : Ir. Dadang Kartapura, MMA Hari/Tanggal: Senin/28 Mei 2012

EKADO LELE BEKU “E-CLASS”

Disusun oleh : Kelompok 5 Christy Ariesta C34090028

Muhammad Rafiq Wahyudi C34090044 Yoshiara Handi Fauzi Harahap Marisky Nur Adnin C34090058 C34090078 C34090087

DEPARTEMEN TEKNOLOGI HASIL PERAIRAN FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012

Oleh karena itu dibutuhkan suatu strategi pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat melalui revitalisasi industri hulu dan hilir. dan berakhir dengan produksi. Ekado adalah produk olahan yang dibuat dari daging ikan yang dicincang dengan penambahan tepung dan bumbu-bumbu. . seiring dengan semakin tingginya tingkat petumbuhan penduduk. penjualan. Ekado dapat dibuat dari fillet ikan lele. Perencanaan terhadap produksi ekado lele penting untuk diilakukan agar diperolehnya keuntungan ekonomi dari kegiatan produksi tersebut. melainkan satu paket kepuasan yang didapat dari pembelian produk. Salah stu produk pangan yang potensial untuk dikembangkan yaitu ekado. kebutuhan akan pangan terus meningkat baik secara kualiatas maupun kuantitas. Salah satu jenis produk yang potensial dikembangkan yaitu produk pangan. Spesifikasi dari produk ini adalah adonan daging ikan dibungkus dengan kulit pangsit dan dibentuk seperti kantong yang bagian atasnya di ikat dengan daun kucai. Perencanaan produk merupakan salah satu variabel penting dalam kegiatan operasional. Potensi lele sebagai bahan baku ekado cukup besar karena volume produksi di Indonesia yang cukup besar yaitu 114. Ekado merupakan produk yang siap untuk dihidangkan (ready to serve product). Thomas Robert Malthus mengemukakan bahwa perkembangan populasi manusia akan berjalan sesuai deret ukur sedangkan pertambahan bahan pangan berjalan sesuai dengan deret hitung. Pangan adalah salah satu kebutuhan yang sangat mendasar bagi manusia. Kepuasan konsumen tidak hanya mengacu pada bentuk fisik produk. Perencanaan dan perancangan produk adalah satu set kegiatan yang dimulai dari timbulnya persepsi bahwa ada kesempatan (opportunity) di pasar.372 ton pada tahun 2008 (KKP 2010). Artinya.PENDAHULUAN Produk merupakan segala sesuatu yang bisa ditawarkan ke pasar dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen. dan pengiriman produk.

4. Saudara buat atribut produk dari produk yang dihasilkan oleh perusahaan saudara (kemasan. Menurut pengamatan saudara produk yang saudara buat berada pada tahap mana (menurut konsep PLC) dan bagaimana caranya agar produk yang dipasarkan dapat diterima oleh konsumen? 5. gambar/logo. Produk yang bagaimana yang saudara buat setelah saudara mengetahui pengertian produk? 3. Anda sebagai pengusaha bagaimana cara saudara membuat perencanaan produk agar produk perusahaan saudara diterima konsumen atau masyarakat? 2. dan keterangan-keterangan lainnya). . Produk yang sudah berada pada tahap kedewasaan agar tidak terjadi penurunan apa yang harus dilakukan oleh perusahaan? Berikan penjelasan.BAHAN DISKUSI 1.

informasi komposisi produk. Produk yang dibuat merupakan produk yang diperluas. . memiliki AKG tinggi. Ekado merupakan salah satu produk olahan dari adonan yang dicampur udang atau ikan dan dibungkus dengan kulit lumpia atau sari tahu yang berbentuk seperti siomay. produk “Ekado Lele Beku” termasuk dalam barang konsumsi. Bila produk sudah stabil dengan formulasi yang dibuat maka proses produksi dilakukan secara kontinu untuk memenuhi permintaan. harga terjangkau. 3. 2. Berdasarkan tujuan pembelinya. Atribut Produk yang kami gunakan berupa kemasan berbahan plastik seperti yang digunakan pada produk beku lainnya. Kegiatan promosi ini dilakukan secara intensif karena merupakan produk baru dan banyak yang belum mengenal ekado sehingga dapat mendorong calon pelanggan agar bersedia mencoba prroduk baru dan memperoleh distribusi melalui took-toko pengecer. Perencanaan produk yang pertama adalah menentukan produk yang ingin diibuat dengan memperhatikan sasaran produk atau pasar. yang merupakan akronim dari Ekado Clarias. Nama Produk yang kami usung adalah E-Class. serta dapat menjadi lauk atau pendamping hidangan utama. Keunggulan dari produk ini adalah cepat dan mudah disajikan. saran penyajian dan nilai AKG produk. yaitu produk ekado yang dimodifikasi dari daging ikan lele dan dibuat agar dapat dikonsumsi secara instan hanya dengan menggoreng atau mengukusnya sehingga mudah disajikan namun dapat memenuhi AKG karena produk memiliki nilai gizi yang baik. Setelah produk dikenal maka tahap selanjutnya adalah pertumbuhan produk dengan menciptakan formulasi agar produk memiliki daya saing dan nilai tambah yang berbeda dari produk lainnya. gambar logo berupa ekado berkumis seperti ikan lele. Perencanaan agar produk ini dikenal oleh masyarakat adalah dengan melakukan introduksi produk berupa kegiatan promosi.HASIL DISKUSI 1. Produk yang ingin dibuat adalah “Ekado Lele Beku” dengan sasaran produk meliputi semua kalangan masyarakat.

Label tersebut menciptakan dan menyampaikan sebuah pesan yang pendek. Pada tahap ketiga. membuat label dan kemasan produk agar bisa menjelaskan tentang apa kegunaan yang dimiliki produk itu. Tahap kedua. Produk harus menawarkan inovasi yang sejati. menarik. tetaplah harus menarik perhatian agar bisa dijual. perhatian. Tahap selanjutnya adalah dilakukan pencegahan tahap penurunan produksi. serta usaha antisipasi menghadapi produk pesaing. 5. Tahap pertama sangat menilai apakah produk tersebut menempati niche yang berbeda dengan yang lain. tahap selanjutnya adalah memastikan bahwa produk akan memberikan hasil yang setidaknya sebaik apa yang disampaikan iklannya. Produk harus berfokus pada minat.4. tidak perduli seberapa inovatif dan produktif hal tersebut. mengevaluasi produk yang sudah dipasarkan. yaitu dengan melakukan inovasi produk. dan pengakuan dari orang banyak. mereka tidak akan mengetahui atau menyadari keberadaan produk tersebut jika tidak dipasarkan secara luas. menguji hasil evaluasi. melihat keunggulan produk pesaing. . Tahap keempat. hal itu harus merupakan sesuatu yang benar-benar diinginkan orang. dan tepat pada sasaran. Tahap kelima adalam melakukan pemasaran dan distribusi terhadap produk karena konsumen harus dapat melihatnya. menciptakan atribut utama yang dimiliki oleh produk yang sukses. Tahap selanjutnya adalah terus menerus berada di depan kompetitor agar terbangun loyalitas dari konsumen terhadap produk. Produk “Ekado Lele Beku” ini merupakan idea tau perencanaan produk yang baru akan diperkenalkan. Setelah konsumen sudah diperlihatkan. dan melakukan perbaiikan. membuat segmen pasar baru.

Perencanaan dan perancangan produk adalah satu set kegiatan yang dimulai dari timbulnya persepsi bahwa ada kesempatan (opportunity) di pasar. Kegiatan promosi ini dilakukan secara intensif karena merupakan produk baru dan banyak yang belum mengenal ekado sehingga dapat mendorong calon pelanggan agar bersedia mencoba prroduk baru dan memperoleh distribusi melalui took-toko pengecer. Bila produk sudah stabil dengan formulasi yang dibuat maka proses produksi dilakukan secara kontinu untuk memenuhi permintaan (Bernard dan Tichkiewitch 2008). melainkan satu paket kepuasan yang didapat dari . penjualan. Peluang pembuatan produk ekado lele beku masih sangat potensial karena ekado belum banyak dikenal oleh masyarakat. memiliki AKG tinggi. Perencanaan produk yang pertama adalah menentukan produk yang ingin diibuat dengan memperhatikan sasaran produk atau pasar. pelanggan. dan berakhir dengan produksi. tim pengembangan produk dan analisis keunggulan para pesaing. Perencanaan agar produk ini dikenal oleh masyarakat adalah dengan melakukan introduksi produk berupa kegiatan promosi. Keunggulan dari produk ini adalah cepat dan mudah disajikan. yang diidentifikasi oleh banyak sumber. mencakup usulan bagian pemasaran. penelitian. serta dapat menjadi lauk atau pendamping hidangan utama. harga terjangkau. Dalam pemasaran. dan pengiriman produk. Setelah produk dikenal maka tahap selanjutnya adalah pertumbuhan produk dengan menciptakan formulasi agar produk memiliki daya saing dan nilai tambah yang berbeda dari produk lainnya. Produk yang ingin dibuat adalah “Ekado Lele Beku” dengan sasaran produk meliputi semua kalangan masyarakat. serta belum ada produk ekado beku yang beredar di pasaran.PEMBAHASAN Perencanaan produk merupakan salah satu variabel penting dalam kegiatan operasional. Kepuasan konsumen tidak hanya mengacu pada bentuk fisik produk. Ekado merupakan salah satu produk olahan dari adonan yang dicampur udang atau ikan dan dibungkus dengan kulit lumpia atau sari tahu yang berbentuk seperti siomay. Proses perencanaan mempertimbangkan peluang-peluang pengembangan produk. definisi produk adalah segala sesuatu yang bisa ditawarkan ke pasar dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen.

Berdasarkan tujuan pembelinya. pertumbuhan. Dalam akuntansi. Produk identik dengan barang. produk “Ekado Lele Beku” termasuk dalam barang konsumsi. Kata produk digunakan untuk tujuan mempermudah pengujian pasar dan daya serap pasar. manajer. yaitu tahap perkenalan. Sedangkan produk yang tidak berwujud disebut jasa (Saaksvuori dan Immonen 2008). Konsep Product Life Cycle adalah perkembangan hasil penjualan dan laba suatu produk yang dikaitkan dengan perkembangan waktu yang terdiri dari 4 tahap. Identifikasi tahapan Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle) ini dapat ditentukan dengan kombinasi tiga faktor yang menunjukan ciri status produk dan membandingkan hasilnya dengan pola yang umum. Konsisten pada bisnis dari segi waktu dan . identifikasi dari produk adalah barang dan jasa yang ditawarkan kepada konsumen. simbolis. Resiko menjadi faktor yang ditempatkan paling depan dalam memulai suatu bisnis. rate of change of market volume. kedewasaan dan penurunan (Saaksvuori dan Immonen 2008). Merintis bisnis dengan produk baru dikenal pasar butuh perhatian khusus.pembelian produk Kepuasan tersebut merupakan akumulasi kepuasan fisik. terutama jika muncul dengan sebagai produk terbaru yang tidak begitu familiar atau tidak terlalu dikenal oleh orang banyak. yaitu produk ekado yang dimodifikasi dari daging ikan lele dan dibuat agar dapat dikonsumsi secara instan hanya dengan menggoreng atau mengukusnya sehingga mudah disajikan namun dapat memenuhi AKG karena produk memiliki nilai gizi yang baik. Perlu waktu bertahun-tahun untuk memperkenalkan produk. Orisinalitas dan kemampuan produk menangkap kebutuhan dan peluang pasar memegang peranan. dalam manajemen produk. Produk yang dibuat merupakan produk yang diperluas. yang akan sangat berguna bagi tenaga pemasaran. Product Life Cycle merupakan salah satu sarana penting untuk mengambil keputusan dalam memformulasikan strategi pemasaran. dan pelayanan yang diberikan oleh produsen. barang adalah obyek fisik yang tersedia di pasar. psikis. Menurut Stark (2006). dan bagian pengendalian kualitas. Tahap Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle) suatu produk dapat ditentukan dengan mengidentifikasikan statusnya dalam market volume. Produk “Ekado Lele Beku” ini merupakan idea perencanaan produk yang baru akan diperkenalkan.

pemilik perlu terjun langsung pada tahap pengembangan awal bisnis. hingga pada pengembangan produk kepada konsumen lebih besar. Apabila barang yang lama tidak segera ditinggalkan tanpa mengganti dengan barang baru. membuat segmen pasar baru. Bermula dari pengenalan produk. menjadi kunci penting membangun kepercayaan. barang baru harus sudah dipasarkan untuk menggantikan barang lama yang sudah kuno. dan mampu menarik minat pasar. Komunikasi yang baik juga menentukan bagaimana kepercayaan terbangun dengan relasi bisnis dan konsumen (Grieves 2005). yaitu dengan melakukan inovasi produk. keuangan dan produk. Kepercayaan konsumen muncul dari bagaimana cara pebisnis membangun relasi. Hal utama terletak pada kepuasan atas produk tersebut.komitmen akan menentukan keberhasilan produk. Pengiriman tepat waktu. Nilai lebih dari produk orisinal adalah daya jual yang tinggi. Ajang promosi seperti pameran atau bentuk kerjasama lainnya akan sangat menunjang keberhasilan produk menjaring pasar. mengevaluasi produk yang sudah dipasarkan. Meskipun jumlah pesaing sudah berkurang tetapi pengawasan biaya menjadi sangat penting karena permintaan sudah jauh menurun. Keterlibatan langsung pemilik dalam membangun bisnis menjadi kunci penting. Dalam tahap ini. Perlu diyakini bahwa produk dibutuhkan konsumen. menguji hasil evaluasi. melihat keunggulan produk pesaing. Produsen perlu memahami apa yang diinginkan pelanggan. dan pelayanan dari produsen. Karyawan tetap dibutuhkan dalam kaitannya dengan produksi dan proses pengiriman barang. maupun korporasi. dan dapat merespons permintaan kapan pun. serta usaha antisipasi menghadapi produk pesaing. Hampir semua jenis barang yang dihasilkan oleh perusahaan selalu mengalami kekunoan atau keusangan dan harus di ganti dengan barang yang baru. . dan melakukan perbaikan terhadap hasil evaluasi dan mutu. maka perusahaan hanya dapat beroperasi pada pasar tertentu yang sangat terbata (Bernard dan Tichkiewitch 2008). Pencegahan tahap penurunan produksi. menjual langsung di setiap pameran. personal. Terkait dengan manajemen bisnis.

dan pengiriman produk. Perusahaan yang berhasil dan mampu mempertahankan serta meningkatkan penjulannya ditengah kompetitor adalah perusahaan yang telah berhasil menetapkan strategi pemasarannya serta strategi bersaingnya dengan tepat. . Perencanaan produk merupakan salah satu variabel penting dalam kegiatan operasional. untuk tetap maju dan berkembang di tengah-tengah persaingannya.Perencanaan produk akan dapat menentukan dengan baik strategi pemasarannya serta strategi bersaingnya.PENUTUP Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa perusahaan harus memiliki strategi pemasarannya sendiri sebelum menjalankan ataupun memasarkan produknya. dan berakhir dengan produksi. Perencanaan dan perancangan produk adalah satu set kegiatan yang dimulai dari timbulnya persepsi bahwa ada kesempatan (opportunity) di pasar. penjualan.

Global Product: Strategy. McGraw-Hill. 2009. 2010.DAFTAR PUSTAKA [KKP] Kementrian kelautan dan Perikanan. Product Lifecycle Management: Driving the Next Generation of Lean Thinking. Design of Sustainable Product Life Cycles. Product Lifecycle Management – Architectural and Organisational Perspectives. 2005. 2008. Berlin: Springer . Grieves M. Stark J. Bernard A dan Tichkiewitch S. Berlin: Springer . Jakarta: Pusat Data. .Verlag. Statistik dan Informasi. Product Lifecycle Management and the Billion Customer Question. 2008.Verlag. (2006). Springer. Bergsjo D. Statistik Kelautan dan Perikanan 2008 . Chalmers University of Technology. Saaksvuori A dan Immonen A. Product Lifecycle Management.