P. 1
Fixing Makalah SK 1

Fixing Makalah SK 1

|Views: 106|Likes:
Published by Selly Julita

More info:

Published by: Selly Julita on Sep 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/31/2013

pdf

text

original

Sections

  • I.Latar Belakang
  • II.Dasar Kegiatan
  • III.Nama Kegiatan
  • IV.Tema Kegiatan
  • V.Manfaat Kegiatan
  • VI.Jumlah Peserta
  • VII.Bentuk Kegiatan
  • VIII.Waktu Kegiatan
  • IX.Laporan Keuangan
  • Pemasukan
  • Pengeluaran
  • X.Susunan Panitia
  • XI.Susunan Acara
  • XII.Hasil Acara
  • XIII.Evaluasi Acara
  • XIV.Saran
  • XV.Penutup
  • II.Nama Kegiatan
  • III.Tema Kegiatan
  • IV.Tujuan Kegiatan
  • V.Sasaran Kegiatan
  • VI.Bentuk Kegiatan
  • VII.Waktu dan Tempat
  • VIII.Anggaran Dana
  • Jumlah Pemasukan Rp 6.200.000,00
  • Jumlah Pengeluaran Rp 6.150.000,00
  • Status Keuangan : Surplus sebesar Rp 50.000,00
  • IX.Susunan Acara
  • Jam Acara Penanggung Jawab
  • Jam Acara Penanggung Jawab
  • X.Susunan Kepanitiaan
  • XI.Kendala dan Solusi
  • Kendala
  • Kendala :
  • Solusi :
  • II.Penutup
  • BAB I
  • A. Latar Belakang
  • B. TUJUAN
  • BAB II
  • A. Panitia Pelaksana
  • B. Peserta Dan Pembina
  • C. Waktu
  • D. Obyek
  • E. Biaya
  • F. Perjalanan dan Hasil Kegiatan
  • BAB III
  • A. SIMPULAN
  • B. SARAN
  • KATA PENGANTAR
  • B. Tujuan Penelitian
  • C. Manfaat Penelitian
  • D. Rumusan Masalah
  • A.Kajian Pustaka
  • C. Ringkasan dan Kerangka Berfikir
  • C.Hipotesis
  • A. Pemilihan Subyek
  • B.Desain dan Pendekatan
  • C.Strategi dan Taktik Penelitian
  • D.Metode Pengumpulan Data
  • E.Metode Observasi dan Dokumentasi
  • F.Analisis Data
  • A.Pengertian Berita
  • B.Bagian Berita
  • C.Unsur-Unsur Berita
  • B.KIAT WAWANCARA
  • III.TAHAP PELAKSANAAN
  • Tujuan ( kedudukan ) wawancara
  • Mengapa menggunakan wawancara ?
  • Kapan menggunakan wawancara?
  • Memaksimalkan Standar Keselamatan Penerbangan

Materi : Standar Kompetensi I (Memahami berbagai macam laporan

)

Disusun Oleh : Kelompok Nama Anggota : IV : 1. Aida Rahma H. 2. Dini Sholawati 3. Maudy Larasati G. (16) (19) (25) (1) (8)

4. Niluh Ayu Sri Saraswati 5. Selly Julita 6. Sri Rejeki Fitriasari (27) Kelas : XII IPA 5

SMAN 13 Jakarta Utara
Standar Kompetensi

Mendengarkan 1. Memahami informasi dari berbagai laporan 1.1 Membedakan antara fakta dan opini dari berbagai laporan tertulis. 1.1.1. Laporan Kegiatan OSIS 1.1.1.1. Mengetahui tujuan dibentuknya Laporan kegiatan OSIS. 1.1.1.2. Memahami kerangka laporan. 1.1.1.3. Mendengarkan salah satu contoh laporan. 1.1.1.4. Mencatat pokok-pokok isi laporan. 1.1.1.5. Membedakan fakta dan opini dalam Laporan kegiatan OSIS. 1.1.1.6. Menentukan kalimat fakta dalam laporan. 1.1.1.7. Menentukan kalimat opini dalam laporan.
1.1.2. Laporan Kegiatan Ekstrakurikuler

1.1.2.1. Mengetahui tujuan dibentuknya laporan kegiatan Ekstrakulikuler. 1.1.2.2. Memahami kerangka laporan. 1.1.2.3. Mendengarkan salah satu contoh laporan. 1.1.2.4. Mencatat pokok-pokok isi laporan.
1.1.2.5.

Membedakan fakta dan opini dalam Laporan kegiatan

Ekstrakurikuler. 1.1.2.6. Menentukan kalimat fakta dalam laporan. 1.1.2.7. Menentukan kalimat opini dalam laporan. 1.1.3. Laporan Perjalanan

1.1.3.1. Perjalanan. 1.1.3.2. 1.1.3.3. 1.1.3.4. 1.1.3.5. Perjalanan. 1.1.3.6. 1.1.3.7.
1.1.4.

Mengetahui tujuan dibentuknya Laporan

Memahami kerangka laporan. Mendengarkan salah satu contoh laporan. Mencatat pokok-pokok isi laporan. Membedakan fakta dan opini dalam Laporan

Menentukan kalimat fakta dalam laporan. Menentukan kalimat opini dalam laporan.

Laporan Ilmiah 1.1.4.1. Ilmiah. 1.1.4.2. 1.1.4.3. 1.1.4.4. 1.1.4.5. Ilmiah. 1.1.4.6. 1.1.4.7. Menentukan kalimat fakta dalam laporan. Menentukan kalimat opini dalam laporan. Memahami kerangka laporan. Mendengarkan salah satu contoh laporan. Mencatat pokok-pokok isi laporan. Membedakan fakta dan opini dalam Laporan Mengetahui tujuan dibentuknya Laporan

1.2.

Membedakan antara fakta dan opini dari berbagai laporan lisan.

1.2.1. Berita 1.2.1.1. Mendengarkan salah satu berita.

2.2.1.4.1.2. 1.5. 1.4.2.2. 1.1. Mengomentari berbagai laporan lisan dengan memberikan kritik dan saran.2. Menentukan kalimat opini dalam wawancara.1.2.2.2. Mencatat pokok-pokok isi wawancara.2. 1.2.2.2.3. 1. Mendengarkan salah satu wawancara. Membedakan fakta dan opini dalam berita. Indikator Pencapaian kompetensi : • • Mencatat pokok-pokok isi laporan Membedakan kalimat yang berupa fakta dan yang berupa opini (pendapat) • • • Mendengarkan laporan dari suatu kegiatan Mengemukakan kritik isi laporan secara logis Memberikan saran untuk perbaikan laporan *Laporan lisan berupa wawancara dan berita . 1.5.1. Menentukan kalimat fakta dalam berita.2.2.1.2. Menentukan kalimat fakta dalam wawancara.2. Wawancara 1.2. Menentukan kalimat opini dalam berita. 1. Membedakan kalimat fakta dan opini dalam wawancara. Mencatat pokok-pokok isi berita.1. 1. 1.3.

2. 5. 3. Mendengarkan contoh laporan lisan. Bagi kelompok yang dapat menjawab Quiz dengan benar dan mengumpulkannya terlebih dahulu akan diberikan hadiah. Siswa-siswi mampu membedakan kalimat fakta dan opini.1 1. 4. Setiap kelompok akan dibagikan selembar kertas Quiz yang berisikan sebuah berita beserta pertanyaannya. . KD 1. Mendengarkan contoh laporan lisan. Memainkan permainan “Ular Tangga 9 kotak” diakhir sesi setelah sesi penjelasan.Metode Pembelajaran KD 1.2 1.

2. 3. Siswa-siswi mampu membedakan kalimat fakta dan opini. . Setiap perwakilan kelompok akan mendapatkan giliran untuk maju dan menceritakan ringkasan berita serta wawancara dan memberikan tanggapan yang sesuai.

harus diserahkan sebuah proposal yang menjabarkan mengenai gambaran acara dalam kegiatan tersebut. Umumnya 2 minggu setelah kegiatan ini berakhir. Laporan Kegiatan Osis OSIS merupakan suatu organisasi yang didirikan khusus untuk membantu terlaksananya suatu kegiatan yang berkaitan dengan sekolah. Namun pada umumnya.Pembahasan Materi (Laporan Tertulis) I. Sebelum organisasi ini mengadakan suatu acara maka. organisasi ini hanya dikhususkan untuk menjadi pelaksana acara di dalam lingkungan sekolah (tidak mencakup wilayah yang bukan sekolahnya). Laporan ini harus diserahkan agar sekolah mempercayai acara OSIS yang telah dilaksanakan merupakan acara yang terlaksana secara jujur sehingga pihak sekolah tidak memiliki kesangsian akan terjadinya suatu penipuan khususnya dalam masalah . OSIS harus menyerahkan Laporan Kegiatan OSIS yang biasanya berupa “Laporan Pertanggungjawaban”. Setelah proposal disetujui barulah dana akan dicairkan oleh pihak sekolah sehingga acara-pun dapat dijalankan.

XI. V. Hasil Acara XIII. Evaluasi Acara XIV.dana pada acara tersebut. Saran XV. Berikut akan dijabarkan susunan Laporan Kegiatan OSIS : I. X. Bentuk Kegiatan VIII. Waktu Kegiatan IX. III. Penutup Contoh laporan kegiatan OSIS Laporan Kegiatan Masa Orientasi Siswa OSIS SMA Lugas Jakarta Periode 2011-2012 . VI. IV. II. Latar Belakang Dasar Kegiatan Nama Kegiatan Tema Kegiatan Manfaat Kegiatan Jumlah Peserta VII. Laporan Keuangan Susunan Panitia Susunan Acara XII.

Selain itu. IV. Dengan melihat program kerjaOrganisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) tahun ajaran 2010-2011. maka kami berniat melaksanakan sebuah kegiatan pembinaan dan pengenalan peserta didik tahun ajaran baru terhadap lingkungan sekolah maupun seluruh kegiatan di bawah naungan SMA Lugas Jakarta. Kegiatan ini dimeriahkan dengan kegiatan Outdoor. Latar Belakang Pergantian tahun ajaran baru menandakan adanya regenerasi siswa setiap tahunnya. dan Jaket (Ajang Kreatifitas) untuk melatih kekompakan. diperlukan proses di mana para peserta didik tahun ajaran baru dapat mengenal lingkungan sekolah secara baik. Berbagai karakter dan sifat yang dimiliki oleh peserta didik tahun ajaran baru membutuhkan pengenalan. kedisiplinan dan kreatifitas dalam keseharian para siswa-siswi baru tersebut. V.I. Dasar Kegiatan Dasar dari kegiatan MOPDB SMA Lugas yakni: • • Program kerja OSIS periode 2010-2011 Program SMA Lugas Jakarta Rapat pengurus OSIS tanggal 30 Juni 2010 • III. dan pengarahan oleh para peserta didik angkatan sebelumnya dan juga warga sekolah yang terlibat dalam kegiatan sekolah. Nama Kegiatan Nama kegiatan yang kami ambil adalah MOPDB 2011. bimbingan. II. Manfaat Kegiatan Manfaat diadakannya kegiatan MOPDB adalah sebagai berikut : . Tema Kegiatan Tema yang kami ambil adalah “Show Indonesia“. PBB.

Menjadikan peserta didik tahun ajaran baru menjadi peserta didik yang memiliki sifat disiplin yang diterapkan di SMA Lugas Jakarta 3. Simulasi Dalam simulasi ini. VI. Bentuk Kegiatan Bentuk dari kegiatan MOPDB ini adalah : 1. 2. Permainan ini dibuat .1. 2. maupun kegiatan lainnya yang dilaksanakan di bawah naungan SMA Lugas Jakarta dengan baik. Memberikan kesempatan kepada peserta didik baru agar dapat saling mengenal. Jumlah Peserta Kegiatan ini mengikutsertakan seluruh siswa-siswi SMP yang telah masuk menjadi anggota SMA Lugas Jakarta. memahami lingkungan sekolah. Menjadikan peserta didik baru menjadi peserta didik yang mampu menghormati guru serta kakak kelasnya. siswa-siswi baru akan diberikan beberapa permainan baik indoor maupun outdoor. VII. Pengenalan SMA Lugas Jakarta Siswa-siswi baru akan diajak untuk berkeliling lingkungan sekolah yang bertujuan untuk memperkenalkan dan menjelaskan lokasi nyata dari ruangan-ruangan belajar di SMA Lugas Jakarta. 4. Agar peserta didik tahun ajaran baru menjadi peserta didik yang dapat beradaptasi terhadap lingkungan belajar di SMA Lugas Jakarta.

Pemberian Materi Materi yang akan diberikan akan disampaikan oleh guru yang bersangkutan. Umumnya materi yang akan diberikan dalam merupakan materi umum di dalam bersosialisasi kehidupan sehari-hari. 3. VIII.000 Swadaya Panitia Rp 10.sedemikian rupa untuk mengasah logika mereka dan mempererat kekompakan mereka.000. Laporan Keuangan Pemasukan Dana OSIS 2. Waktu Kegiatan Acara Pengarahan Hari/tanggal Tempat : : Sabtu.000 : Rp . 9 Juli 2011 SMA Lugas Jakarta Acara Inti Hari/tanggal Tempat : : Senin-Selasa/ 11-12 Juli 2011 SMA Lugas Jakarta IX.00 x 38 : Rp 380.000.

Muhammad Supomo : Drs. Peralatan 5.000 : Rp 130. Dokumentasi 4.000 2.000 Total : Rp 2. M.000 500.000 X.000 3. Susunan Panitia Kepala Sekolah : Drs.Pd : Azimuali : Bella Bellani : Masyita Labamba : Fitri Anugraha Rizki : Andhika Rahman Nugraha Pratama Alfin Nurlah .380. Awin.380.000 : Rp : Rp : Rp 100.140.Total Pengeluaran 1. Yono Penanggung Jawab Acara Pembina OSIS Ketua OSIS Ketua Sekretaris Bendahara Sie Acara : Drs. KonsumsiPanitia 38 orang x 3 hari x Rp 10.000 500. Kesekretariatan : Rp 2. Pengisi Acara (Polisi) : Rp 1.

Susunan Acara Hari 1 .Florentina Chandra Lina Ghina Sie Peralatan : Freddy Chandra Nainggolan Utami Mariah Ulfah Gayuh Pambudhi Utomo M. Yasser Rifai Richo Dwi A Atika Nusya Putri Sie Dokumentasi : Chalid Ahmad Aulia Cindy Elfrida Indah Chandra Sari Sie Konsumsi : Talita Lathief Alverly Noverianto Dinda Ibrati Ichi Putri Sobrina Fuadiyah Sofyan Humas : AlfinsyahNugraha Rarasati Arini RelianieShafira XI.

Makan Materi 2 Pendamping Tiap Kelas Time Keeper Time Keeper Time Keeper 50 menit Shalat/Acara Keagamaan Acara SRI.3011.40 15.4508.00 30 menit SRI/MUDIKA/PRK /PHB 80 menit 20 menit 20 menit 20 menit Panitia Time Keeper Pendamping Tiap Kelas Panitia .35 09.00 15.3510.25 30 menit Lari pagi dan Senam Ganti pakaian Upacara Pembukaan Pengarahan struktur organisasi sekolah Mengecek Perlengkapan Panitia Pendamping Tiap Kelas Panitia 30 menit 75 menit 30 menit Osis Pendamping Tiap Kelas 10 menit 08.20 15. Games Ularnaga 2.45 07. Mudika .1509. Diantaranya: Seruan Adat. Games Picking Hats 3.4015.3007.Peer Group.0012. PHB games outdor Istirahat.Waktu Total Waktu Kegiatan Penanggung Jawab Keterangan Lari pagi mengelilingi lingkungan SMA Lugas dan senam bersama di dalam lingkungan sekolah Siswa/i diberikan waktu untuk mempersiapkan dirinya setelah berolahraga Upacara bersama Masing-masing Pendamping memperkenalkan diri dan memberikan cuplikan keadaan di SMA Lugas Mengecek perlengkapan yang diwajibkan untuk dibawa Games kecil yang berfungsi untuk mencairkan suasana di dalam kelas agar siswa/i baru dapat lebih membaur.Jembatan Bola Peserta MOPDB diperkenankan untuk beristirahat Peserta MOPDB bersiap-siap untuk pulang Apel sebelum peserta MOPDB pulang 05.15 08.5013.1508.2015.3006. Makan Mentoring/ber siap pulang Apel sore SRI/MUDIKA/PRK /PHB 12.Titik Garis Pendamping mengajak peserta MOPDB untuk lebih mengenal lingkungan di SMA Lugas Dijelaskan oleh guru Untuk peserta MOPDB diberikan waktu untuk beristirahat Dijelaskan oleh guru Siswa/i yang beragama muslim akan melaksanakan shalat bersama di mushola sedangkan yang non muslim bersama guru pembimbing Acara keagamaan yang dilaksanakan menurut organisasi keagamaan yang ada di SMA Lugas Dibagi ke dalam 3 Pos : 1.0015.00 11.00 12.15 50 menit Games Ice Breaking Pendamping Tiap Kelas 09.2509.4016.0012.30 10. PRK.50 25 menit 55 menit 30 menit 60 menit Perkenalan Keliling Sekolah Materi 1 Istirahat.20 13.0006.30 06.00 06.

00 07.15 10.Hari 2 Waktu 05.1511.0007.5007.5009.0014.05 11.50 07.0013.15 09.1006.5008.Menyebrang Sungai.00 60 menit PBB Panitia/PASKIBR A 40 menit 80 menit Istirahat Games Outdoor Time Keeper Panitia .50 06.40 14.50 08.4016.0512.1510.00 Total Waktu 40 menit Kegiatan Lari pagi dan Senam Ganti Pakaian Penanggung Jawab Panitia Pendamping Tiap Kelas SRI/MUDIKA/PRK /PHB Pendamping Tiap Kelas Pendamping Tiap Kelas Time Keeper Keterangan Lari pagi mengelilingi lingkungan SMA Lugas dan senam di dalam lingkungan SMA Lugas Siswa/i diberikan waktu untuk mempersiapkan dirinya setelah berolahraga Peserta MOPDB akan dibimbing untuk mengikuti kegiatan tadarus di dalam kelas Pendamping kelas akan mengecek perlengkapan peserta yang diwajibkan untuk dibawa Peserta MOPDB akan diberikan waktu untuk mendiskusukan ajang kreasi kelas yang akan ditampilkan Dijelaskan oleh guru Games yang berfungsi untuk menumbuhkan kesolidaritas antar peserta (pendamping memilih salah satu game yang tersedia: Bridge Pyramid/Four Strips/Domino Adat) Dijelaskan oleh guru Peserta MOPDB diberi waktu untuk beristirahat dan berburu tanda tangan Peserta MOPDB akan diberikan pengajaran mengenai administrasi yang berjalan di SMA Lugas Peserta MOPDB diberikan waktu untuk melakukan kegiatan keagamaan sesuai dengan kepercayaan masingmasing Peserta MOPDB diberikan waktu untuk mempelajari tata cara baris berbaris dan membiasakan siswa untuk tertib ketika upacara Untuk peserta MOPDB diberikan waktu untuk beristirahat Games yang diadakan di luar kelas : Water Moves.0014.30 06. 2.00 60 menit SRI/MUDIKA/PRK /PHB 13.10 06.3006.3006. 20 menit 20 menit Keagamaan 10 menit Cek Perlengkapan 50 menit 60 menit Diskusi Jaket Materi 1 25 menit Games Indoor Pendamping Tiap Kelas 60 menit 50 Menit Materi 2 Istirahat Pelajaran Administrasi Acara Keagamaan/ Shalat Time Keeper Time Keeper 55 menit Time Keeper 12.00 14.

Pyramid GP 16.30 Apel sebelum pulang (Penutupan Acara dengan menerbangkan balon) 10 menit Apel Sore Panitia XII. Hasil Acara Acara ini menghasilkan siswa-siswi yang mengetahui keadaan sekolah mereka seutuhnya serta memahami seluk beluk lokasi ruangan di sekolah mereka. Berikut adalah bukti hasil acara MOPDB SMA Lugas Jakarta.3.2016. Hari 1 Hari 2 .

XIII. Pada umumnya ekstrakurikuler merupakan sarana siswa . XV. Kurangnya panitia independen. Saran Saran yang harus diperhatikan ketika akan menjalankan suatu acara adalah perbanyaklah komunikasi antarsesama anggota panitia sehingga antara panitia yang satu dengan yang lainnya tidak ada pemahaman dari suatu kegiatan yang salah diartikan. Penutup Laporan ini kami bentuk guna mempertanggungjawabkan kegiatan yang telah kami lakukan. yakni: 1. 2. II. 3. sehingga panitia inti menjadi kesulitan untuk mengontrol siswa-siswi baru setiap saat. XIV. Kurangnya komunikasi antarpanitia ketika acara MOPDB berlangsung khususnya ketika acara demo ekstrakulikuler. Evaluasi Acara Acara ini telah berlangsung dengan lancar namun terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya. Banyaknya eksrakulikuler yang tidak mau turun tangan untuk membantu persiapan demo ekskul mereka pribadi. karena kesempurnaan hanyalah milik Tuhan YME. Laporan Kegiatan Ekstrakurikuler Ekstrakurikuler merupakan organisasi yang legal di dalam suatu sekolah. Mungkin terlaksananya kegiatan OSIS kali ini belum dapat dikatakan sempurna.

Acara tersebut bertujuan agar siswa lebih mencintai ekskul yang mereka pilih sehingga di tahun berikutnya ekskul yang mereka naungi mampu untuk menjadi ekskul yang lebih baik dengan bhakti mereka terhadap ekskul masing-masing. Setelah ekskul tersebut mengadakan acara. seluruh kegiatan yang telah dilakukan oleh OSIS dan ekskul akan dilaporkan secara terperinci kepada pihak sekolah melalui OSIS. dan para anggota KIR SMAN 13 Jakarta yang telah mengizinkan dan mengikuti kegiatan Latihan Dasar Penelitian. Laporan pertanggung jawaban acara ini dibuat dengan maksud untuk menjelaskan kegiatan-kegiatan apa saja yang terdapat dalam kegiatan Latihan Dasar Penelitian yang terlaksana pada tanggal 23 sampai 255 Maret 2012. Berikut merupakan contoh laporan kegiatan Ekstrakulikuler: I. maka ekskul wajib melaporkannya kepada OSIS dan pada akhir masa jabatan OSIS. Latar Belakang Alhamdulillah dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas terlaksananya Kegiatan Tahunan KIR SMAN 13 yaitu “Latihan Dasar Penelitian (LDP). namun selain melakukan kegiatan latihan rutin. Nama Kegiatan Nama kegiatan ini adalah : . Atas ridho dan kehendak-Nya acara ini dapat berjalan dengan baik. II. guru.untuk menunjang kreatifitas maupun mengasah minta dan bakat yang telah dimilikinya agar lebih berkembang dikemudian hari. ekskul juga akan mengadakan beberapa acara lainnya. Panitia mengucapkan terima kasih kepada pembina. serta kendala yang hadir ketika acara maupun sebelum dan sesudah acara. Cara ekskul dalam menunjang minat dan bakat siswa adalah dengan melakukan latihan secara rutin.

Tema Kegiatan Tema kegiatan ini adalah : “Make a Paper from Livestock and Society Research” IV. Seluruh anggota KIR SMAN 13 Jakarta kelas XI (24 orang) 3. .Tujuan Kegiatan Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut : 1.“Latihan Dasar Penelitian” (LDP) III. 2. V. Sasaran Kegiatan Sasaran kegiatan ini adalah : 1.Bentuk Kegiatan Bentuk-bentuk kegatan ini adalah : • • Pemberian materi karya ilmiah. Alumni KIR SMAN 13 (4 orang) VI. Mengasah potensi dalam setiap diri siswa dan siswi KIR SMAN 13 Jakarta untuk dapat membuat karya ilmiah yang inovatif dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Menambah Pengetahuan siswa/I di bidang IPA maupun IPS. Seluruh anggota KIR SMAN 13 Jakarta kelas X (29 orang) 2. Pelatihan penelitian bidang IPA dan IPS. o Bidang IPA meneliti hewan peternakan. o Bidang IPS mewawancarai penduduk sekitar.

00 2.000.000. Sewa Villa 2 malam x @Rp 1.200.00 3. Konsumsi Rp Rp .000.160.000. Anggaran Dana • Pemasukan 1.Minggu Tanggal : 23 Maret – 25 Maret 2012 Tempat : Kampus IPB Jl.00 Jumlah Pemasukan 6.000. Kesekretariatan 20.• Games VII.00 2.00 2. Dana OSIS 1. Waktu dan Tempat Kegiatan ini akan dilaksanakan pada : Hari : Jum’at .00 Rp Rp • Pengeluaran 1. Donatur 4.200. Uang Kas KIR SMAN 13 3.000.00 Rp Rp 500. Raya Darmaga Kampus IPB Darmaga Bogor 16680 VIII.000.500.080.

00 7.6 kali makan @Rp 315.30 18.00 5.20 13.00 – 19.00 18.30 – 19.850.000.000.30 – 04.00 4. Transportasi 1.00 – 18.45 21.45 – 21.000.00 IX.00 1.000.000.20 – 16.Susunan Acara Hari I : 23 Maret 2012 Jam 13.000.00 Acara Pembukaan (sambutan) Perjalanan Istirahat Mandi dan sholat ashar Sholat magrib Makan Sholat isya Materi Games Tidur Penanggung Jawab Parida Oktama Yuliani Fitriana Karina Dwi Fismia Hikmah Alfiani Guntari Revina Yulita Alfiani Guntari Firdaini Fathiya Rahmani Karina Dwi Hari II : 24 Maret 2012 .45 – 22. Sertifikat 30 lembar x @Rp 5000 150.00 19.30 – 18.00 – 16.890.000.00 – 13.30 22.00 Jumlah Pengeluaran 6.30 16.00 Rp Rp Rp Rp 50.000.00 Status Keuangan : Surplus sebesar Rp 50.00 16. Perlengkapan Rp Rp 30.45 19. Kesehatan 6.150.

30 04.00 X. Muhammad Effendi.00 12.00 23.00 – 23.00 – Outbond 11. solat.Jam 04.30 – Olah raga dan makan 06.00 18.00 20.00 – Sholat dan makan 13.30 12.00 – Sholat subuh 04.30 11. makan Membuat karya tulis Istirahat.00 – 11.00 – Mandi dan istirahat 12.00 06.00 – 04.30 – 18.30 04. Susunan Kepanitiaan Pengarah : Kepala Sekolah SMAN 13 Drs.00 13.00 11. solat. makan Persentasi Tidur Hari III : 25 Maret 2012 Jam Acara Penanggung Jawab Fismia Hikmah Yuriana Pratiwi Lulu Kiara Alfiani Guntari Elma Pratiwi Aji Putro 04.00 06. Pd Ketua Komite SMAN 13 Ir.00 Sholat subuh Acara Penanggung Jawab Alfiani Guntari Dyah Januarti Rinaldy Fachrizal Fadhilah Damayanti Nabila Salsabila Fadhilah Damayanti Ilham Nur Karina Dwi Olah raga dan makan pagi Meneliti sesuai bidangnya masingmasing IPA dan IPS Istirahat.00 – 04.00 – 20.30 – 12. Imron Harun Penanggung jawab : Wakasek Bidang Kesiswaan .00 – Pulang ke Jakarta 15.30 – 06. M.

Dokumentasi : Rinaldi Fachrizal : Ismi Nadiya . Keamanan Sie. Peralatan : Lulu Kiarawati Falah Muthiah Ilham Nur Ahadi Sie.Drs. Maryam Ulfah : M.Pd Pembina KIR SMAN 13 Ketua OSIS SMAN 13 Ketua KIR SMAN 13 Ketua Pelaksana Sekretaris Bendahara : Dra. Konsumsi : Utami Mariah Ulfah Elma Pratiwi Revina Yulitarachma Dyah Januarti Yuriana Pratiwi Fadhillah Damayanti Sie. Sarwin M. Acara : Karina Dwi Natalia Nabila Salsabila Alfiani Guntari Maha D Fathiya Rahmani Firdaini Sie. Surya Mustari : Nabila Salsabila : Parida Oktama Putri : Karina Dwi Natalia : Widya Ratri Dinda Syifa Fismia Hikmah T Humas : Shena Masyita D (eksternal) Bella Andriani (internal) Sie.

Panitia bekerja tidak sesuai perintah (sesuka hati) k. Banyak peserta yang sulit diatur. Waktu rapat dimanfaatkan secara maksimal b. Tingkatkan koordinasi agar tidak mendadak atau dekat-dekat acara berlangsung c. d. (khusus bid. Tempat penelitian hanya sekedar lewat saja dan tidak turun langsung ke lapangan. Rapat mendadak dan tidak maksimal. g. Solusi : a. Acara banyak yang membosankan. Pihak panitia kurang koordinasi dengan pihak FORCES dari IPB. m. Banyak perubahan acara dan waktu yang tidak sesuai dalam susunan acara. Banyak acara yang melewati batas waktu yang ditentukan. b. c. Panitia mengobrol sendiri pada saat acara berlangsung. l.Kendala dan Solusi SIE ACARA Kendala a. Transportasi : Yuliana Fitriana Aji Putro Prakoso XI. e.Priscillia Fatma Tiara G Sie. Tingginya rasa ego dalam tiap panitia f. Miss communication antar panitia. Panitia tidak mengetahui acara selanjutnya. i. Diadakan briefing sebelum acara dan langsung diberikan susunan acara kepada semua panitia . Untuk peserta mayoritas sulit untuk diatur. j. IPA) h.

b. e. Ketua pelaksana harus membuat sistem kepanitian dengan tegas. panitia harus menetapkan acara dan waktu dengan benar agar tidak ada acara dan waktu yang dirubah mendadak pada saat acara berlangsung. Persiapan untuk perlatan kurang dan sangat mendadak. Panitia harus lebih tegas kepada peserta dan panitia agar tidak membuang makanan. b. Sebelum acara berlangsung. d. Kekurangan peralatan yang akan digunakan dalam outbond.d. Panitia bingung untuk teknis makanan. Panitia yang tugasnya sudah selesai. Harus ada komunikasi antara pihak panitia dengan pihak pengelola tempat penelitian. e. seharusnya membantu panitia acara agar tidak ada panitia yang menganggur. Microphone yang dapat digunakan hanya 1. Banyak makanan yang tidak habis (masih bersisa) Solusi : a. i. Kurangnya koordinasi antara panitia dengan juru masak. g. Pihak panitia harus tegas dalam mengatur peserta agar tetap tertib. c. Pihak panitia dan pihak FORCES harusnya ditingkatkan dalam kekoordinasinya agar tidak terjadi kesalahpahaman. Antar pihak panitia harus berkoordinasi dengan baik agar acara dapat berlangsung dengan baik h. Menu makanan tidak sesuai yang direncanakan sebelumnya. c. Solusi : . SIE PERALATAN Kendala : a. j. Kehabisan air mineral saat acara outbond. Diusahakan adanya koordinasi yang lebih antara pihak panitia dengan pihak juru masak b. Harus mengontrol minuman agar tidak kehabisan. f. c. SIE KONSUMSI Kendala : a.

oleh karenanya perlu diadakan evaluasi. Solusi : Diusahakan untuk menentukan berapa kendaraan umum yang akan disewa untuk ke pabrik agar tidak terjadi kekurangan. Sebelum digunakan. II. Laporan Perjalanan Laporan perjalanan adalah laporan yang khusus dibuat untuk memaparkan hal-hal yang telah terjad selama suatu perjalanan berlangsung. kekurangan kendaraan.a. Laporan ini umumnya ditugaskan kepada siswa-siswi yang bersama-sama telah mengunjungi suatu tempat rekreasi secara bersamaan (merupakan salah satu kegiatan sekolah). sehingga selain mereka menikmati perjalanan. panitia harus mengecek mic jauh hari agar dapat digunakan. b. III. Berikut adalah susunan dari Laporan Perjalanan: . SIE TRANSPORTASI Kendala : Saat pulang dari kunjungan pabrik. Mungkin terlaksananya kegiatan LDP kali ini belum dapat dikatakan sempurna. mereka juga diharapkan mampu untuk menuangkan sega sesuatu yang mereka lihat maupun lakukan di tempat tersebut sesuai dengan kondisi dan suasana yang nyata. Penutup Laporan ini kami bentuk guna mempertanggungjawabkan kegiatan yang telah kami lakukan. menyiapkan segala perlengkapan dan inventarisnya yang akan digunakan minimal sebelum 15 menit acara berlangsung.

Panitia dan Pelaksana Kegiatan B. Peserta dan Pembina Kegiatan C. Objek Kegiatan E. Saran Contoh Laporan Perjalanan SMP NEGERI 2 JATI KUDUS Tahun Pelajaran 2011 / 2012 . Biaya F. Perjalanan dan Hasil Kegiatan BAB III Penutup A. Tujuan Kegiatan BAB II Pelaksanaan Wisata A. Simpulan B.BAB I Pendahuluan A. Waktu Kegiatan D. Latar Belakang B.

Bu. Mempererat pertemanan. 2. Komite Sekolah : Bpk. Fatonah. TUJUAN Tujuan dari diadakannya rekreasi di SD Negeri 4 Jati Wetan adalah 1. 3. Dimana memori – memori yang terjadi pada moment rekreasi tersebut dapat menjadi kenangan yang tidak terlupakan. Tujuan rekreasi yang lain adalah untuk mempererat tali persaudaraan. Sukamto. Winanto : Bpk. BAB II PELAKSANAAN WISATA SISWA A. 4. Mendapat pengalaman wisata. Begitu juga di SD. Rekreasi di SD biasanya diperuntukkan untuk siswa kelas 6.Rekreasi itu bertujuan sebagai kegiatan penyegaran / penjernihan pikiran untuk menghadapi ujian nasional. Panitia Pelaksana Panitia pelaksana rekreasi di SD Negeri 4 Jati Wetan yaitu : 1. Rekreasi. B. Latar Belakang Setiap tahunnya disetiap sekolah selalu mengadakan rekreasi. Menghilangkan rasa jenuh. Bu. 5. Kepala Sekolah 2. Winanti 3.BAB I PENDAHULUAN A.Selain itu kegiatan rekreasi tersebut diharapkan dapat menambah pengalaman dan wawasan siswa terhadap obyek wisata yang dikunjungi. Isyeh Idayus : Bpk. . Guru Bu. Ningsih. Refresing atau Menyegarkan pikiran.

C.30 WIB . Sukamto. Obyek Tujuan obyek yang kami datangi : 1. F. Biaya Biaya untuk mengikuti wisata ke 2 obyek wisata yaitu Wisata Bahari Lamongan dan Goa Maharani sebesar Rp. siswa – siswi : Sabtu : 10 Juni 2009 : 05. Bu Laila. Wisata Bahari Lamongan ( WBL ) 2. Bpk seno. Waktu Dilaksanakan pada : Pada hari Tanggal Jam D. Sebelum wisata di berangkatkan. Bus untuk wisata ini berwarna biru dan bermerk Simphony. Setelah semua murid terkumpul.B. Bpk Winanto. Peserta Dan Pembina Peserta yang mengikuti rekreasi terdiri dari murid – murid kelas enam dan dibina oleh guru – guru antara lain : Bpk. Goa Maharani E. Biasanya diperuntukkan untuk siswa kelas enam SD. 150. Bu Fatonah. Bu Ningsih. Perjalanan dan Hasil Kegiatan Wisata di SD Negeri 4 Jati Wetan dilaksanakan setiap satu tahun sekali. semua murid dan guru pembimbing berbondong – bondong menuju bus. Dengan tujuan agar siswa lebih rileks dan sekaligus untuk menjernihkan/menyegarkan pikiran sebelum menghadapi ujian nasional. Siswa – siswi kelas enam SD negeri 4 Jati Wetan berkumpul di SD terlebih dahulu. Bu Winanti.000 / orang. SD Negeri 4 Jati Wetan mengadakan wisata ke dua obyek wisata yaitu Wisata Bahari Lamongan ( WBL ) dan Goa maharani. Pada tahun pelajaran 2009 – 2010.

Setelah makan siang. kano. Wisata diberangkatkan pukul 05. : Rp 35. 60. akhirnya wisata pun sampai tujuan pertama kami yaitu WBL.000 Di dalam terdapat banyak wahana yang menarik untuk di naiki. tepat nya di kecamatan Paciran. Selesai sholat dhuhur. Tempat wisata tersebut buka sekitar jam 08. anjungan walisongo.000 WBL + gua maharani : Rp. WBL atau Wisata Bahari Lamongan adalah tempat wisata yang terletak di pesisir pantai Jawa. fliying fox. kolam renang. semua murid dan guru – guru menuju ke pintu loket untuk masuk ke area wahana WBL . Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Selain pemandangan yang sangat indah. tetapi banyak siswa yang mual karena jalan yang tidak bersahabat dan ada juga sebagian siswa yang tertidur karena hembusan ac yang dingin. Tempat wisata ini berdiri pada tahun 2004 sebagai hasil pengembangan objek wisata Pantai Tanjung Kodok. Dan ada yang jika kita menaiki harus membayar lagi seperti wahana: gokar.30. Walaupun perjalanan wisata ini sangat asyik. waterbom.000 WBL + gua maharani : Rp. rumah sakit hantu. 45.30 . 45. Jam 12. bagi siswa yang beragama islam segera bergegas menuju mushola untuk sholat dhuhur. motocross.30 – 17.30 WIB. Harga tiket untuk hari senin – kamis : WBL Untuk weekend / liburan : WBL : Rp.000 . Tempat wisata tersebut berdiri di areal seluas 11 hektar.membaca do’a dipimpin oleh guru agama yang bernama Bu Fatonah. Di area wahana WBL terdapat wahana yang sudah terbayar seperti crazi car coaster. Di perjalanan menuju ke Lamongan sangat asyik sekali karena di perjalanan terdapat pemandangan yang sangat indah. Siswa – siswi segera turun dari bus dan makan siang yang telah di sediakan dari sekolah . juga di temani musik yang lagi popular dan cemilan yang enak.

Di dalam goa maharani tampak keindahan yang tampak dari stalaktit dan stalagmit. kami disambut oleh satwa – satwa yang terdapat pada area wisata tersebut . Yoni Pratiwi (alat vital perempuan). dan lainnya. Selo Gajah (menyerupai kepala gajah). Kami beranjak pulang dengan membawa pengalaman yang tidak terlupakan. Di area satwa tersebut terdapat banyak hewan yang jarang kami temui seperti : harimau. Cempaka Tirta (bunga kanthil). Wahana yang cukup menantang di dalam Wisata Bahari Lamongan (WBL) antara lain Rumah Sakit Hantu.laki).stalagmit yang menyerupai singgasana Maharaja. yang sangat indah bersinar sinar seperti mutu manikam intan baiduri. buaya. Setelah melihat-lihat satwa di area wisata tersebut. Disana juga terdapat batuan – batuan yang indah. Salah satu keajaiban alam berupa gua istana maharani yang menyimpan keindahan alam lebih spesifik dan unik diatas rata-rata gua wisata yang lain. Dari tetesan air bebatuan gamping yang menyerupai karang sejak jutaan tahun yang lalu secara alami endapannya mengkristal membentuk berbagai perwujudan yang sangat mengagumkan.sepeda air dan lainnya.Kami masuk ke dalam goa maharani. pohon Beringin dan berbagai bentuk lainnya yang teramat unik dan indah Sebelum masuk ke dalam goa maharani. kuda nil. Karang Raja Kadal (menyerupai dinosaurus). crazi car dan jet coster. Di dalam Goa memang terdapat stalaktit .Setelah melihat isi gua. bunga Mawar. Stalaktit dan stalagmit yang tumbuh di dalam goa dapat meman-carkan cahaya warna warni bila terkena cahaya. macan. Setelah semua murid menikmati wahana yang terdapat di WBL. Wisata kami lanjutkan ke tujuan kedua yaitu Goa Maharani. Stalaktit dan stalagmit tersebut ada yang disebut Lingga Pratala (menyerupai alat vital laki . flora dan fauna. kami kembali ke bus. . dan lainnya. Disana juga terdapat museum hewan yang berisi banyak tulang/fosil hewan – hewan purbakala yang telah di awetkan.

IV. laporan ini juga harus memuat teori awal yang bertujuan untuk memberikan keterangan tujuan dari kegiatan percobaan ini. Selain kedua hal tersebut. laporan ini juga harus mengikutsertakan hipotesis atau perkiraan sebelum melakukan percobaan. Berikut adalah susunan Laporan Ilmiah: Kata Pengantar BAB I Pendahuluan . SIMPULAN Berdasaran isi laporan ini. contohnya: mengobservasi makanan. Umumnya laporan ini berisikan fakta yang memang terjadi sewaktu penelitian dilangsungkan. selain itu. lalu dibandingkan dengan analisis kegiatan yang terjadi.BAB III PENUTUP A. Laporan Ilmiah Laporan ilmiah merupakan jenis tulisan yang bertujuan untuk melaporkan kegiatan ilmiah atau percobaan yang telah dilakukan oleh seseorang. B. Percobaan ini umumnya dilandasi atad keingintahuan seseorang terhadap hal-hal yang berkaitan dengan pengetahuan alam. dapat disimpulkan bahwa tujuan obyek wisata yang dikunjungi oleh siswa – siswi SD 4 Jati Wetan yaitu WBL dan goa maharani. obyek wisata yang dikunjungi adalah obyek wisata yang memilaki nilai pendidikan dan pengalaman yang tinggi dengan biaya yang terjangkau. Di dalam obyek tersebut sangat menarik untuk di datangi saat liburan karena di dalam sana kita dapat memperoleh pengalaman yang menyenangkan sekaligus untuk refresing dengan biaya yang terjangkau. SARAN Saran untuk SD 4 Jati Wetan adalah agar tahun – tahun berikutnya.

Rumusan Permasalahan D. Identifikasi masalah C. sampel dan teknik sampling) B. Latar belakang Masalah B. Tujuan Penelitian E. Simpulan B. Hasil Penelitian B. Pembahasan BAB V Simpulan dan saran A. Desain dan Pendekatan C. Pemilihan Subyek (populasi. Kajian Pustaka B. Analisis BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan A. Ringkasan dan Kerangka Berfikir D. Kerangka Teoritis C.A. Saran Daftar Pustaka Lampiran Contoh Laporan Ilmiah Laporan Listrik Statis . Hipotesis BAB III Metodologi A. Pengumpulan Data D. Manfaat Penelitian BAB II Kajian Pustaka dan Kerangka Teoritis A.

Penulis juga berterima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu. penulis menyadari pengetahuan dan pengalaman penulis masih sangat terbatas. terselesaikannya laporan percobaan ini tentu saja bukan karena kemampuan penulis semata-mata. Olehkarenaitu. Sehubungan dengan hal tersebut. yang telah membantu menyelesaikan laporan percobaan ini. perlu kiranya penulis dengan ketulusan hati mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pengajar Mata Pelajaran Fisika kelas XI IPA 4 yang telah membimbing penulis dalam menyelesaikan laporan percobaan ini. . sehingga kami dapat menyelesaikan laporan percobaan berjudul “ Penerapan ElektroStatis “. penulis sangat mengharapkan adanya kritik dan saran dari berbagai pihak agar laporan percobaan ini lebih baik dan bermanfaaat. Serta akhir kata penulis ucapkan semoga Tuhan YME selalu membalas budi baik anda semua. Oleh karena itu. Namun karena adanya dukungan dan bantuan dari pihak-pihak yang terkait. Dalam penyusunan laporan percobaan ini.XI IPA 4 SMAN 13 Jakarta Utara KATA PENGANTAR Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan YME. atas segala kebesaran dan limpahan nikmat yang diberikan-Nya. berbagai hambatan telah penulis alami. Adapun penulisan laporan percobaan ini bertujuan untuk mengetahui factor yang mempengaruhi terjadinya peristiwa elektrostatis dan sifat-sifat yang dihasilkan olehnya. Dalam penulisan percobaan ini.

23 Januari 2012 Penulis BAB I Pendahuluan A. Kita tahu bahwa penggunaan listrik itu sangatlah penting bagi kehidupan kita. dapat dibuat dengan berbagai cara. mulai dari penggunaan listrik untuk memasak. C. penerangan sampai pembentukan sebuah magnet yang tentunya sangat bermanfaat bagi kita. Magnet yang dibuat menggunakan teori listrik statis. kita tidak terlepas dengan kontak terhadap listrik. kita bisa memanipulasi sifat-sifat elektrostatis yang ada untuk membuatnya lebih bermanfaat bagi kita. Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan Penelitian Tujuan dari percobaan ini adalah mengetahui faktor yang mempengaruhi terjadinya peristiwa elektrostatis dan sifat-sifat yang dihasilkan olehnya. . baik itu listrik yang bersifat dinamis.Jakarta . Manfaat Penelitian Manfaat dari penelitian ini antara lain dapat mengetahui factorfaktor yang bias menimbulkan kejadian listrik statis terutama yang bisa menghasilkan sifat magnet serta dengan percobaan ini. mulai dari cara yang sederhana dengan menggosok-gosokkan benda tertentu sampai dengan menggunakan percobaan yang membutuhkan alat-alat dan bahan-bahan industri. maupun yang bersifat statis. B.

Kajian Pustaka 1. Petir terjadi akibat adanya loncatan muatan listrik statis di ionosfir. Thales of Miletus telah mencermati fenomena sebuah benda fosil mirip kaca yang digosok-gosokkan dapat . coba gantilah penggaris plastik dengan menggunakan balon. Rumusan Masalah Kemagnetan dipengaruhi sebuah oleh benda yang terjadi yang oleh terjadi listrik statis gesekan-gesekan antarbenda tersebut. pada zaman Yunani kuno. Atau. Sesungguhnya fenomena elektrostatik merupakan peristiwa yang mudah kita tunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. BAB II Kajian Pustaka dan Kerangka Teoritis A. Coba Anda gosok-gosokkan penggaris plastik pada tangan anda kemudian dekatkan ke rambut teman anda maka akan nampak beberapa helai rambut berdiri karenanya. terjadi atau tidaknya sifat magnet itu juga dipengaruhi oleh jenis bahan yang saling bergesekan. gosokkan balon tersebut ke rambut Anda kemudian tempelkanlah pada dinding. Dalam skala yang lebih besar fenomena elektrostatik pernah Anda lihat pada peristiwa terjadinya petir. Teori Dasar Benda Bermuatan Listrik Gejala dan pemanfaatan kelistrikan sebenarnya berlandastumpu pada konsep dasar benda bermuatan yang lebih dikenal dengan nama elektrostatik.D. Pada kira-kira 2600 tahun yang lalu. Sifat magnet yang terjadi dipengaruhi oleh perpindahan anion dan kation antar benda yang cocok. lihatlah apa yang terjadi ? Balon akan menempel pada dinding beberapa saat. Petir merupakan gejala alam yang jauh lebih awal dari kejadian bumi kehidupan di bumi. Fenomena elektrostatik sudah dikenal manusia sejak ribuan tahun lalu.

bahwa muatan listrik pada peristiwa batu ambar terdiri dari dua jenis listrik yaitu sebagai positif (+) dan negatif (-).menarik benda-benda tertentu secara “ajaib”. Yaitu. seorang Ilmuan bernama Du Fay menunjukkan bahwa ada dua jenis gejala kelistrikan statik. sastrawan. Saat itu benda aneh tersebut dalam bahasa Yunani dinamai electron. Penemuan Du Fay ini diperkuat oleh hasil eksperimen Benjamin Franklin (1752 ). atau dalam bahasa Indonesia disebut listrik (bukan elektron). Dari dua gejala ini disimpulkan terdapat dua jenis sumber listrik (yang kemudian disebut muatan listrik). kejadian alam ini belum dapat dijelaskan secara ilmiah bahkan menganggapnya sebagai sebuah peristiwa “sihir” semata.Kerangka Teoritis . William Gilbert meneliti “keajaiban” batu ambar tersebut secara ilmiah dan membeda-kannya dari fenomena kemagnetan. seorang dokter istana Inggris. Pada tahun 1600-an. politisi dan terutama salah seorang penggagas deklarasi kemerdekaan Amerika. B. Penamaan ini dipakai hingga saat ini dan amat membantu dalam menjelaskan gaya elektrostatik Robert A. misalnya bulu-bulu halus binatang. Tahun 1700-an. gejala tarik-menarik dan tolak menolak pada benda. Sekarang istilah electric atau listrik dipakai untuk menamai semua gejala yang berhubungan dengan ion (elektron dan proton) serta dinamikanya. Dalam literatur Inggris benda ’aneh’ tersebut dikenal dengan nama batu ambar (ambar stone). yang menyatakan -berdasarkan (muatan listrik) fenomena kilat yang dipelajarinya. Gilbert menamai gejala batu ambar ini dan gejala apapun yang serupa sebagai Electric. Millikan (1869-1953) kemudian melakukan eksperimen yang bertujuan mencari harga muatan yang paling kecil yang bisa didapatkan. seorang ilmuan. Karena keterbatasan ilmu dan pengaruh budaya keyakian saat itu.

Hukum pertama menyatakan bahwa muatan listrik yang senama tolakmenolak. Hukum kedua terkenal dengan nama hukum coulomb.Hukum Coulomb untuk Muatan Listrik Melalui sebuah percobaan. dan Hukum ini muatan listrik yang dengan hukum tidak senama tarikmenarik. dalam kemagnetan. Hukum ini berbunyi: ”Gaya yang bekerja antara dua muatan listrik adalah sebanding dengan perkalian antara kedua muatan tersebut dan berbanding terbalik dengan jarak kuadrat antara kedua muatan. serta tergantung pada bahan yang memisahkannya” . Gaya tarik/tolak ini berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antar benda/muatan dan sebanding dengan besarnya muatan benda tersebut. Jika muatan QA interkasi kedua muatan tersebut adalah dimana: dan QB menemukan bahwa didekatkan pada jarak r maka Coulomb merumuskan bahwa gaya k = 1/9(4πε0) ≈ 9 x 10 F = Gaya Coulomb (Newton) (coulomb) QA = Muatan pertama (coulomb) (meter) Dari penjelasan di atas maka dalam elektrostatika (statika elektrik) terdapat dua hukum penting yang banyak digunakan. Coulomb (1768) antara muatan-muatan listrik sejenis terjadi gaya tarik-menarik dan antara muatan listrik yang berlainan jenis terjadi gaya saling menolak (repulsif). yang mirip r12 = jarak antar muatan QB = Muatan kedua menyatakan 3-22 Unit 3 bahwa kutub-kutub yang senama tolak- menolak dan kutub-kutub yang tidak senama tarik-menarik.

gelas/kaca yang digosok dengan kain sutra merupakan benda bermuatan positif. maka dengan demikian jumlah muatan elektron akan sama dengan inti atom yang notabene bermuatan positif. Ringkasan dan Kerangka Berfikir Bagaimanakah benda bisa bermuatan listrik? Sebagaimana kita ketahui di alam ini terdapat benda bermuatan listrik dan benda netral yang ditentukan oleh perbandingan muatan positif dan muatan negatif di dalam atom penyusun bahan tersebut. Pada benda netral jumlah muatan positif dan negatif di dalam setiap atom sama. Dengan demikian jumlah muatan positifnya lebih besar dari pada jumlah muatan negatifnya maka bahan tersebut menjadi bermuatan positif. Pada kenyataan sehari-hari kita tidak dapat membedakan benda yang mana yang bermuatan negatif atau positif. dengan kasat mata. 3-20 Unit 3 Sebuah atom bermuatan netral memiliki muatan negatif dan positif yang sama besar Jika elektron dalam atom atau benda berpindah ke atom atau benda lainnya.C. Dan karena setiap benda terdiri dari atom. Dengan . maka benda atau atom semula akan kekurangan elektron. menurut tradisi. sedangkan jika digosok dengan kain wol maka akan bermuatan negatif. Namun.

Segera dekatkan kedua lembar plastik tersebut. b. Demikan juga sebaliknya. balon yang sudah ditiup (berisi udara). Batang gelas yang bermuatan positif akan menarik konduktor yang memiliki elektron bebas. kain nilon. Bahan/Alat: Sebuah penggaris plastik. maka ia kita sebut bermuatan positif. Mekanisme sebalinya terjadi ketika kita menggosokan wol pada batang gelas. Amati apa yang terjadi? (2) Gosokkan kedua lembar plastik sampul buku kepada kain nilon. kain sutra. Beberapa percobaan sederhana lainnya untuk menunjukkan fenomena kelistrikan (benda bermuatan listrik) dapat Anda lakukan sendiri dengan bahan/alat dan cara sederhana sebagai berikut. Cara Kerja: (1) Gosok-gosokkan penggaris plastik pada rambut kering (tidak basah atau berminyak). sejumlah elektron dari batang gelas berpindah ke kain sutra sehingga batang gelas kekurangan elektron dan bermuatan positif. apa yang terjadi? . Kemudian segera dekatkan kepada serpihan-serpihan kertas kering atau serpihan alumunium foil. dua lembar plastik sampul buku. batang plastik.demikian benda apapun yang ditolak oleh kaca yang telah digosok oleh kain sutra. kain berbulu (wool). misalnya kertas logam. sejumlah elektron justru berpindah dari wol ke batang gelas sehingga batang gelas memiliki muatan negatif berlebih. serpihan-serpihan kecil kertas kering atau alumunium foil. batang gelas. • Kegiatan a. Ketika batang gelas digosok dengan kain sutra.

(3) Gantunglah batang karet/plastik dengan benang. Pemilihan Subyek Subyek yang sesungguhnya diperlukan untuk mengetahui permasalahan dalam gaya yang dimunculkan oleh penggaris mika yang telah digosokkan ke kain/rambut ini adalah siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama yang memang sedang mempelajari tentang . Amati yang dialami kedua balon tersebut!? (5) Untuk setiap kegiatan di atas diskusikan dengan teman Anda. 2. apa yang sebenarnya terjadi pada benda-benda yang digosok dan diamati kejadiaannya oleh Anda. Dua buah benda yang bermuatan listrik sejenis akan tolakmenolak dan jika muatan listriknya berbeda akan tarikmenarik. Selanjutnya segera lekatkan balonbalon tersebut ke dinding dan lepaskan! Apa yang terjadi? Atau coba kegiatan lainnya. Plastik yang telah digosokkan pada rambut kering akan bermuatan positif. (4) Gosoklah dua buah balon yang telah mengembang (ditiup) dengan kain wool beberapa saat. setelah kedua balon digosok dalam keadaan tergantung bebas dekatkan satu dengan yang lainnya. listrik negatif. 3.Hipotesis Dari kegiatan di atas yang telah kalian lakukan dapat disimpulkan bahwa: 1. Pada saat yang sama teman Anda menggosok batang gelas dengan dengan kain sutra. Gosoklah batang plastik ini dengan kain wool. C. Kaca yang telah digosok dengan bulu akan bermuatan listrik BAB III Metodologi Penelitian A.

Namun. biasanya percobaan kualitatif ini tidak mampu menghasilkan data berupa angka. Nah.bahan elektrostatis ini. nantinya data yang akan dihasilkan merupakan jawaban dari pertanyaan tersebut. karena selain menambah ilmu pengetahuan. 2. diharapkan suatu saat mereka juga dapat menghasilkan sebuah karya yang mencengangkan dunia. Mengapa kertas bisa menempel di penggaris mika ketika telah digosokan ke kain/rambut?. Sampling ini dilakukan di SMAN 13 Jakarta Utara karena menurut kami. kami menggunakan sampel murid kelas XI IPA 4 dalam rangka menyampaikan hasil penelitian kami. pendekatan dengan cara ini mampu . Desain dan Pendekatan Terdapat berbagai pendekatan yang telah kami lakukan guna mencapai hasil yang optimal ketika menjalankan tugas kami. namun pendekatan ini mampu menghasilkan data-data teoritis yang mengacu kepada kerangka teori dari percobaan itu sendiri. 2. Pendekatan Kuantitatif Merupakan pendekatan yang dilakukan dengan alat ukur nyata yang di dalamnya terdapat proses penghitungan yang mengacu kepada jumlah atau angka. B. berikut akan dijabarkan mengenai pendekatan tersebut: 1. di dalam SMAN 13 Jakarta Utara terdapat berbagai macam anak yang memiliki pola pikir yang lebih kritis sehingga kami-pun dapat mengevaluasi kesempurnaan maupun ketidaksempurnaan yang telah kami lakukan di dalam percobaan kami. Pendekatan Kualitatif Merupakan pendekatan yang dilakukan tanpa alat ukur nyata yang didalamnya terdapat analisis dari kami selaku peneliti yang melaksanakan percobaan kami. Contoh: 1. Namun mengapa tanpa gosokan tersebut kertas tidak dapat menempel di penggaris mika?.

menghasilakn data yang akurat karena jelas dapat dilihat oleh mata tanpa perlu mengira-ngira data yang akan didapatkan. Strategi dan Taktik Penelitian Pertama kita selaku peneliti harus mengambil suatu kondisi yang berhubungan dengan teori dan dapat dijadikan bahan percobaan. Dokumentasi guna memberitahukan kepada subyek bahwa data dari percobaan kita memang benar-benar akurat. maka berapakan jumlah kertas yang dapat diangkat ketika 1. ujilah penelitian yang telah kalian tetapkan hingga mendapatkan data yang akurat. C. setelah itu bacalah beberapa sumber baik dari buku maupun internet yang dapat memperluas pengetahuan kita mengenai bahan yang akan kita teliti. Observasi yakni melakukan percobaan dan mengumpulakn data apa saja yang dapat membuat percobaan tersebut gagal ataupun berhasil. D. Contoh: Apabila terdapat 100 potongan kertas. . data yang dihasilkan nantinya berupa angka dan dari angka tersebut kita dapat menarik suatu kesimpulan mengenai percobaan yang telah kita lakukan. 2. Nah. Metode Pengumpulan Data Pengumpulan data kami dilakukan dengan cara: 1. Setelah kita mendapatkan hasil yang akurat dari percobaan tersebut. barulah kita harus menentukan sampel subyek yang akan kita gunakan untuk mengamati percobaan yang telah kita lakukan. Setelah itu. Hanya ¼ bagian dari penggaris yang terkena gosokan kain. 2. Hanya ½ bagian dari penggaris yang terkena gosokan kain.

Setiap situasi sosial setidaknya memiliki tiga elemen utama. bahwa: “dasar-dasar pembatasan secara luas diterima oleh ilmuwan itu sendiri adalah kesaksian empirik. yaitu: 1. Lokasi/fisik tempat suatu situasi sosial itu berlangsung. Manusia-manusia pelaku atau aktor yang menduduki status/posisi tertentu yang memainkan peranan-peranan tertentu. Hasil Penelitian Ternyata muatan elektron yang menumpuk dapat berpindah ke suatu benda yang muatan elektronnya lebih sedikit dan apabila muatan elektron itu berdekatan dengan benda-benda yang memacu . Analisis Data Analisis data yang kami gunakan dalam penelitian ini hanya berupa tanggapan atau hipotesis dari kami selaku peneliti dan subyek lain yang menyaksikan percobaan kami sehingga pada akhirnya dapat disimpulkan suatu analisis yang akurat sesuai dengan buah pemikiran dari beragam peneliti. sebagaimana ditegaskan oleh Gordon (1991). BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan A. 2. sebuah pernyataan adalah ilmiah jika diuji oleh observasi dan eksperimen. Metode Observasi dan Dokumentasi Observasi dan dokumentasi ini digunakan untuk mempertahankan kebenaran ilmiah. F. dan 3. Observasi dan Dokumentasi dalam suatu penelitian kualitatif maupun kuantitatif lazimnya berkaitan dengan situasi sosial yang diperlukan oleh sejumlah masyarakat.E. Kegiatan atau aktivitas peran pelaku pada lokasi/tempat berlangsungnya situasi sosial.

Saran . Simpulan Ingatlah bahwa muatan yang berpindah merupakan muatan yang bersifat negatif sedangkan muatan yang positif hanya menerima muatan negatif yang akan berpindah ke arahnya. makaa benda bermuatan elektron tersebut akan mampu mengangkat benda lainnya. BAB V Penutup A.timbulnya listrik statis. B.

Menurut Willard C. Berita A.Saran kelompok kami. lalu carilah sumber-sumber yang dapat memperkuat hipotesis kalian terhadap hal yang akan kalian coba. Secara singkat sebuah berita adalah sesuatu yang baru yang diketengahkan bagi khalayak pembaca atau pendengar. Lyle Spencer: Berita adalah suatu kenyataan atau ide yang benar yang dapat menarik perhatian sebagian besar dari pembaca. Setelah itu. radio. Ada juga yang menyebut dengan "Vritta" artinya "kejadian" atau "Yang Telah Terjadi". Berita adalah laporan tercepat mengenai fakta atau ide terbaru yang benar.Pengertian Berita Berita berasal dari bahsa sansekerta "Vrit" yang dalam bahasa Inggris disebut "Write" yang arti sebenarnya adalah "Ada" atau "Terjadi". televisi. Menurut Dean M. atau media on-line internet. ketika kalian hendak membuat suatu laporan ilmiah maka berdiskusilah kepada anggoto kelompok anda hingga mendapatkan tema yang terbaik. Pembahasan Materi (Laporan Lisan) I. berita berarti laporan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat. menarik dan atau penting bagi sebagian besar khalayak. news adalah apa yang surat kabar atau majalah cetak atau apa yang para penyiar bacakan. Bleyer : Berita adalah sesuatu yang termasa . melalui media berkala seperti surat kabar. News (berita) mengandung kata new yang berarti baru. Dengan kata lain. lakukanlah percobaan dan klarifikasi hasilnya kepada guru kalian yang memang mengetahui tentang keakuratan hal yang kalian coba. Menurut kamus besar.

B. menarik bagi sebagian khalayak. entah karena pentingnya. Hepwood : Berita adalah laporan pertama dari kejadian yang penting yang dapat menarik perhatian umum. atau akibatnya. Dari sekian definisi atau batasan tentang berita itu. yang dapat menarik perhatian pembaca.pembaca tersebut. yang dipilih oleh staff redaksi suatu harian untuk disiarkan. emosi dan ketegangan. Menurut Amak Syarifuddin : Berita adalah suatu laporan kejadian yang ditimbulkan sebagai bahan yang menarik perhatian publik media massa. jenis berita Straight News dipilih lagi menjadi dua macam : . Menurut Dja’far H Assegaf : Berita adalah laporan tentang fakta atau ide yang termasa ( baru ). Sebagian besar halaman depan surat kabar berisi berita jenis ini. Entah karena luar biasa. masih baru dan dipublikasikan melalui media massa periodik. Straight News: berita langsung. entah pula karena ia mencakup segi – segi human interest seperti humor. Menurut J. Wahyudi : Berita adalah laporan tentang peristiwa atau pendapat yang memilki nilai penting. apa adanya. Dalam berita juga terdapat jenis-jenis berita yaitu: 1. yang dapat menarik perhatian pembaca surat kabar yang memuat berita tersebut. atau karena ika dapat menarik pembaca .( baru ) yang dipilih oleh wartawan untuk dimuat dalam surat kabar. Yakni: Laporan kejadian atau peristiwa atau pendapat yang menarik dan penting disajikan secepat mungkin kepada khalayak luas. pada prinsipnya ada beberapa unsur penting yang harus diperhatikan dari definisi tersebut. Menurut William S Maulsby : Berita adalah suatu penuturan secara benar dan tidak memihak dari fakta yang mempunyai arti penting dan baru terjadi. Menurut Eric C. ditulis secara singkat dan lugas. Karena itu ia dapat menarik atau mempunyai makana bagi pembaca surat kabar.

ii. mengenai suatu hal. Ada pula yang terdiri atas nama media massa. dan sebagainya. Soft News. nilai beritanya di bawah Hard News dan lebih merupakan berita pendukung. 2. berita mempunyai bagian-bagian dalam susunannya yaitu: i. atau pejabat. 4. 3. dikembangkan dengan pendalaman hal-hal yang ada di bawah suatu permukaan.Headline. Ada yang terdiri atas nama media massa. B. tempat kejadian dan tanggal kejadian.Bagian Berita Secara umum. Sering juga dilengkapi dengan anak judul. Biasa disebut judul. biasanya pendapat para cendekiawan. Ia berguna untuk: (1) menolong pembaca agar segera mengetahui peristiwa yang akan diberitakan. ahli. (2) menonjolkan satu berita dengan dukungan teknik grafika. Investigation News: berita yang dikembangkan berdasarkan penelitian atau penyelidikan dari berbagai sumber. Deadline. . tempat kejadian dan tanggal kejadian. Depth News: berita mendalam. Tujuannya adalah untuk menunjukkan tempat kejadian dan inisial media. Hard News: yakni berita yang memiliki nilai lebih dari segi aktualitas dan kepentingan atau amat penting segera diketahui pembaca. b.a. sarjana. Opinion News: berita mengenai pendapat seseorang. peristiwa. Interpretative News: berita yang dikembangkan dengan pendapat atau penelitian penulisnya/reporter. Berisi informasi peristiwa khusus (special event) yang terjadi secara tiba-tiba. kondisi poleksosbudhankam.

terus bagaimana? Contoh Berita Liputan 6 SCTV (sesuai dengan laporan lisan) Sidang Isbad kamis malam akhirnya memutuskan awal Bulan Ramadhan 1433 jatuh pada hari sabtu.iii.di mana terjadinya peristiwa itu? (4) When . Suryadharma Ali dan dihadiri 17 organisasi kemasyarakatan. Ormas Islam di Indonesia. padat.mengapa peristiwa itu terjadi? (6) How .bagaimana terjadinya? (7) What next . Biasanya ditulis pada paragraph pertama sebuah berita. Lazim disebut teras berita. iv. Sidang Isbad yang dipimpin Menteri Agama. Dengan demikian body merupakan perkembangan berita. 21 Juli 2012.siapa yang terlibat di dalamnya? (3) Where . yang menentukan apakah isi berita akan dibaca atau tidak.apa yang terjadi di dalam suatu peristiwa? (2) Who . Isinya menceritakan peristiwa yang dilaporkan dengan bahasa yang singkat. atau hisap dan rukyah melalui pengamatan penampakan . Ia merupakan sari pati sebuah berita. C. Lead. dan jelas. Body. serta perwakilan negara sahabat menetapkan tanggal 1 Ramadhan berdasakan penghitungan secara matematis dan astronomi. Atau tubuh berita.kapan terjadinya? (5) Why . Penetapan ini dilakukan Hilal. yang melukiskan seluruh berita secara singkat. Ia merupakan unsur yang paling penting dari sebuah berita. Unsur-Unsur Berita Dalam Berita Harus terdapat unsur-unsur 5W 1H yaitu : (1) What .

setelah menerima laporan dari ilmuan serta laporan rakyat dari 38 lokasi di seluruh Indonesia. Menteri Agama, Suryadharma Ali, mengumumkan “Dan dengan mengucapkan Bismillahirohmanirohim kami memutuskan dan menetapkan bahwa tanggal 1 Ramadhan 1433 Hijriah jatuh pada hari sabtu, tanggal 21 Juli 2012.” Posisi Hilal yang masih berada di 1,7° dan Ijtima masuknya Bulan Ramadhan jatuh pada pukul 11.24 Kamis siang kurang delapan jam hingga terbenamnya matahari belum memenuhi syarat. Sedangkan laporan rukyat dari 38 lokasi di Indonesia menyatakan tidak melihat hilal. Meski begitu, pemerintah menghargai sikap PP Muhammadiyah dan beberapa Ormas Islam lainnya yang memulai puasa pada hari Jumat, 20 Juli 2012. Debora Tarigan dan Happy Wahyudi melaporkan dari Jakarta. Liputan6.com, Jakarta: Kementerian Agama telah memutuskan awal Ramadan 1433 H jatuh pada Sabtu lusa. Hal itu disampaikan Menteri Agama Suryadharma Ali dalam sidang Isbat di Gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (19/7) malam. "Berdasarkan saksi-saksi di sejumlah daerah di Indonesia yang dibacakan, semuanya tidak melihat hilal, maka 1 Ramadan 1433 H akan jatuh pada hari Sabtu 21 Juli 2012," ujarnya. Sidang yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB itu dihadiri sejumlah ormas Islam, Komisi VIII DPR, dan sejumlah utusan negara tetangga. Hingga kini, sidang Isbat masih berlangsung dalam sesi tanggapan dari sejumlah ormas Islam.(ADO) Rochmanuddin dan Muhammad Ali

II. Wawancara
A. Pengertian

Wawancara dalam istilah lain dikenal dengan interview. Wawancara merupakan suatu metode pengumpulan berita, data, atau fakta di lapangan. Prosesnya bisa dilakukan secara langsung dengan bertatap muka langsung (face to face) dengan narasumber. Namun, bisa juga dilakukan dengan tidak langsung seperti melalui telepon, internet atau surat (wawancara tertulis). Untuk menghasilkan sebuah berita yang baik sangat tergantung dari hasil wawancara di lapangan. Sedikitnya data yang diperoleh di lapangan, akan menyulitkan wartawan dalam menulis berita. Untuk itu, dalam melakukan wawancara, upayakan mendapatkan data yang selengkap-lengkapnya di lapangan, khususnya melalui proses wawancara. Dalam dunia jurnalistik, dikenal beberapa jenis wawancara, antara lain: 1. Wawancara berita (news peg interview) yaitu, wawancara yang dilakukan untuk memperoleh keterangan, konfirmasi atau pandangan narasumber tentang suatu masalah. 2. Wawancara Pribadi (personel interview) yaitu wawancara untuk memperoleh data tentang pribadi dan pemikiran seseorang (narasumber). Berita yang dihasilkan berupa profil narasumber, meliputi identitas pribadi, perjalanan hidupnya dan pandanganpandangannya mengenai berbagai masalah yang terkait profesinya. 3. Wawancara Ekslusif (exclusive inteview) yaitu wawancara yang dilakukan seseorang wartawan atau lebih (tetapi berasal dari satu media) secara khusus berkaitan masalah tertentu di tempat yang telah disepakati bersama. 4. Wawancara Keliling/Jalanan (man in the street interview) yaitu wawancara yang dilakukan seorang wartawan dengan menghubungi berbagai interview secara terpisah yang satu sama lain mempunyai kaitan dengan masalah atau berita yang akan ditulis. Misalnya, ada peristiwa kebakaran. B.KIAT WAWANCARA

Sebenarnya tidak ada kiat yang mutlak untuk melakukan wawancara. Apalagi setiap wartawan punya kiat-kiat tersendiri dalam menemui dan memancing simpati narasumber untuk mau melayani permintaan untuk wawancara. Namun demikian, ada beberapa hal umum yang perlu menjadi catatan para wartawan sebelum melakukan wawancara. 1. TAHAP PERSIAPAN Pada dasarnya, seorang wartawan harus siap setiap saat melakukan wawancara dengan orang lain (narasumber), namun untuk sebuah wawancara yang baik diperlukan persiapan yang baik. Hal-hal yang perlu dipersiapkan antara lain: a. Fisik Sebelum melakukan wawancara, seorang wartawan harus sudah benar-benar sehat secara fisik. Dengan kata lain, kondisi fisiknya benar-benar fit. Fisik yang prima akan mempengaruhi jalannya wawancara maupun hasil yang akan diperoleh dari wawancara tersebut. b. Mental Wartawan yang secara mental belum siap untuk melakukan wawancara dengan narasumber berita, akan berakibat fatal terhadap proses wawancara apalagi terhadap hasil yang akan diperoleh. Untuk itu, kesiapan mental sangat diperlukan oleh seorang wartawan. c. Daftar Pertanyaan Sebelum terjun ke lapangan melakukan wawancara atau wawancara melalui telepon, wartawan harus memiliki daftar pertanyaan yang akan diajukan. Daftar pertanyaan itu disusun sedemikian rupa, sehingga antara pertanyaan yang satu dengan lainnya memiliki hubungan yang jelas.

Buat Janji Sebelum wawancara. Perhatikan penampilan c. g. Jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan baru yang muncul dari penjelasan narasumber. gelar dan angka. Dengarkan dengan baik jawaban yang disampaikan narasumber. f. Boleh menyela apabila narasumber lari dari topik yang dibicarakan i. Alat Tulis dan/atau Alat Perekam Persiapkan alat tulis. Perkenalkan diri kepada narasumber (khususnya nama dan media tempat tempat wartawan bekerja) d. Meski menggunakan alat perekam. e. seperti pena dan buku catatan. sehingga narasumber tahu alasan dirinya dijadikan narasumber e. antara lain: a. Pertanyaan tidak bersifat interogatif atau terkesan memojokkan narasumber. Tahapan ini merupakan tahapan penting yang akan dilalui seorang wartawan. Mulailah dengan pertanyaan ringan (untuk narasumber yang punya banyak waktu) namun to the point (langsung ke persoalan inti) untuk narasumber tertentu. alat tulis tetap saja diperlukan terutama untuk menulis nama. sehingga menjadikan narasumber seperti terdakwa di persidangan. j. sebaiknya buat dulu janji dengan narasumber sehingga kedua belah pihak sama-sama siap untuk melakukan wawancara. Datanglah tepat waktu b. III. ada beberapa hal yang mesti dilakukan. Perkenalkan masalah yang akan ditanyakan. TAHAP PELAKSANAAN Setelah melakukan persiapan. Pada tahapan ini. Sebab. hal ini senanitasa terjadi dalam setiap wawancara. Hindari pertanyaan yang sifatnya menggurui h. tahapan selanjutnya adalah melakukan wawancara. Setelah seluruh pertanyaan diajukan. jangan lupa memberikan .d.

k. sampaikan ucapan terima kasih kepada narasumber. Usai wawancara. • Pengumpulan data penelitian : informasi dikumpulkan untuk mendapatkan penjelasan atau pemahaman mengenai suatu fenomena. Wawancara dapat digunakan sebagai metode pengambilan data • Karena situasi tertentu dalam bidang pengukuran ( assessment ) psikologis ketika alat ukur tidak dapat digunakan karena alasan berikut : 1. yang diambil dengan metode lain seperti survey. 3. Subjek buta huruf Subjek menolak mengerjakan test tertentu Topik yang diukur bersifat pribadi. individual dan rahasia .kesempatan kepada narasumber untuk menjelaskan hal-hal yang mungkin belum ditanyakan. 2. atau ada kekhawatiran responden tidak mengisi kuesioner ataupun tidak mengembalikan kuesioner pada peniliti. studi dokumen dsb • Karena ingin mengambil data kualitatif tentang suatu fenomena tertentu. Data dikumpulkan dengancara wawancara karena kuesioner tidak dapat diterapkan pada subjek subjek tertentu. Tujuan ( kedudukan ) wawancara • Discovery. yaitu untuk mendapatkan kesadaran baru tentang aspek Pengukuran psikologis: data yang diperoleh dari wawancara akan kualitatif dari suatu masalah • diinterpretasikan dalam rangka mendapatkan pemahaman tentang subjek dalam rangka melakukan diagnosis permasalahan subjekdan usaha mengatasi masalah tersebut. observasi. Mengapa menggunakan wawancara ? • Karena ingin melengkapi dan menambahkan data yang telah ada.

W : wartawan (Vanessa) : : : Hiburan. sangat individual serta variatif sehingga jawaban perlu dieksplorasi melalui suatu wawancara. Romy Rafael. Contoh Wawancara Contoh naskah simulasi wawancara SIMULASI WAWANCARA Karya: Catharina Wenirosaline 8D / 5 Vanessa Christiani 8D / 29 Topik Narasumber Pewawancara Indonesia. N : narasumber(Weni) .Kapan menggunakan wawancara? • Pengukuran psikologis Data yang diperoleh dari wawancara akan diinterprestasikan dalam rangka mendapat pemahamanan tentang subjek dalam rangka melakukan diagnosis permasalahan subjekdan usaha untuk memecahkan masalah. • Pengumpulan data Informasi yang diperoleh digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam dan komprehensif tentang suatu fenomena yang diteliti Wawancara menjadi bagian dari penelitian survey ketika alat alat ukur lain seperti kuesioner dianggap tidak mampu mengungkap secara lebih mendalam informasi dari responden. Wartawan dari majalah Magic . Informasi bersifat kualitatif .

silahkan. saya wartawan dari majalah Magic Indonesia. sifat saya yang tertutup membuat saya tidak memiliki banyak teman. saya memiliki ‘teman-teman baru’ berupa buku. bagaimana tanggapan atau reaksi orang tua anda?” .” W : “Berapa lama anda mendalami ilmu hipnotis ini? Dimana sajakah anda mendalaminya?” N : “Saya mendalami ilmu hipnotis dan berbagai kegunaannya lebih dari empat tahun di Amerika.” W : “Majalah Magic Indonesia akan memasukkan biografi anda sebagai salah satu magician Indonesia .” W : “Terima kasih Pak. Begitu pula saat saya duduk di bangku SMP. Beruntung dari keadaan itu. kehidupan saya dengan teman-teman saya yang lain memang sedikit berbeda. saya menyendiri. dari buku-buku yang saya baca itulah saya mendapatkan karakter diri saya dan mulai tertarik pada ilmu hipnotis. dan jadilah saya seorang yang tidak percaya diri. saya sering kali menjadi bahan ejekan temanteman. Di saat teman-teman saya yang lain berkumpul untuk bermain. Tentu saja boleh. Disana saya pernah belajar di Hypnotism Training Institute. boleh saya mewawancarai Bapak?” N : “Pagi.” W : “Sebelum anda benar-benar menekuni ilmu hipnotis ini. Ilmu magic apa yang selama ini ditekuni?” N : “Selama ini saya menekuni ilmu hipnotis. Ultimate Stage Hypnotism Institute dan Institute for Neuro Research and Education. Karena kebiasaan itu.” W : “Darimana anda dapat mengetahui ilmu ini? Apakah sejak anda mengetahuinya anda langsung tertarik?” N : “Saat masih kecil.W : “Selamat pagi Pak. jadi wawancara ini berkaitan dengan kehidupan Anda?” N : “Begitu ya? Baik saya siap.

juga untuk aktivitas klinis (pengobatan psikis). Sukses selalu dan selamat siang. saya menggunakan kemampuan hipnotis saya selain untuk hiburan. depresi.N : “Keputusan saya menekuni dunia ini memang mendapat tentangan dari keluarga saya. phobia. Pola pikir kedua orang tua saya masih berdasarkan pada persetujuan umum. saya menjadi salah satu komentator di acara The Master dan tuan rumah di Master Hipnotis Romy Rafael. Baik Pak. untuk menghilangkan kecanduan rokok. Selain itu. Saya selalu berusaha menghilangkan kesan negatif hipnotis lantaran karena kasus penipuan dan kejahatan dengan ilmu ini. bahkan menghilangkan kebiasaan buruk. yang berisi panduan hypnoteraphy dalam bentuk buku dan CD. semua dijalani tanpa kenal lelah.” W : “Sampai saat ini. hal apa saja yang telah dijalani bersangkutan dengan ilmu hipnotis anda?” N : “Sampai saat ini.” “Menarik sekali perjalanan anda menuju kesuksesan anda sekarang ini. Terima Kasih. bahkan untuk bisnis dan perusahaan. terima kasih atas waktu dan semua informasinya. Saya telah membuka Klinik Romy Rafael Hypnotheraphy dengan menerima penyembuhan orang yang tengah dalam keadaan stres.” W: N : “Mengapa anda mendapat sebutan Master Hipnotis?” “Pada tahun 2005 lalu saya berhasil mencatat rekor Museum Rekor Indonesia atau yang dikenal MURI dengan menghipnotis sekitar 5000 orang yang hadir dalam sebuah acara seminar yang berlangsung di Mangga Dua Square. Jakarta pada 11 November 2005. saya juga telah menyusun buku Hypnotheraphy : Quit Smoking!. kalau bekerja berarti menjadi pegawai. Sekarang ini. medis (kedokteran).” W: N : Pembahasan Materi (Fakta dan Opini dalam Laporan) .” “Sama-sama.

Informasi yang didengar dapat disebut fakta apabila informasi itu merupakan peristiwa yang berupa kenyataan yang benar-benar ada dan terjadi. 5. Bank Dunia memberikan bantuan sebesar Rp 240 miliar untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas jalan di ruas Semarang Kota . bersifat objektif (apa adanya dan tidak dibuat-buat) yang dilengkapi dengan data berupa keterangan atau angka yang menggambarkan keadaan. dapat dibuktikan kebenarannya 2. Informasi dapat disebut fakta apabila mempunyai ciri-ciri antara lain: berisi uraian tentang peristiwa yang terjadi (sedang dibicarakan).I. Perhatikan contoh kalimat fakta yang dicetak miring di bawah ini! 1. 2. sudah dipastikan kebenaranya . memiliki data yang akurat misalnya tanggal. biasanya dapat menjawab pertanyaan: apa. bersifat obyektif 5. Pemprov Jateng mendapatkan proyek peningkatan jalan dari dana APBD sebesar 20 miliar rupiah. 3. kapan. 4.waktu kejadian 3. Ciri-Ciri Fakta: 1. memiliki narasumber yang dapat dipercaya 4. KPK melakukan investigasi terhadap beberapa proyek pembangunan di Indonesia. pada tanggal 17 Juli 2009 kemarin terjadi ledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton. KPK sedang menyelidiki kasus alih fungsi hutan menjadi kawasan perkotaan dan pelabuhan di dua provinsi.Fakta Fakta adalah hal atau peristiwa yang benar-benar ada atau terjadi dan bisa dibuktikan kebenarannya. berapa dengan jawaban yang pasti.tempat . siapa. serta menunjukkan peristiwa telah terjadi. dan lingkar Demak. jalan Kaligawe. Di Mega Kuningan Jakarta. di mana.

Opini Opini merupakan suatu perkiraan. Dekan FKIP UNS. dan menunjukkan peristiwa yang belum atau akan tejadi pada masa yang akan datang (baru berupa rencana). dan pendirian seseorang. pikiran. pemilu pemilihan presiden tahun ini diharapkan hanya “satu putaran saja”. Ciri-ciri kalimat opini .II. Menurut Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. kerusakan jalan itu bukan hanya akibat kelebihan beban kendaraan yang melintas. Kerusakan infrastruktur. atau lalau apa (so what). 3. berisi jawaban atas pertanyaan: mengapa. Opini adalah pendapat seseorang tentang sesuatu yang belum tentu kebenarannya. bagaimana. Furqon. ikatannya dalam bentuk perasaan/emosi. dan timbul melalui diskusi sosial. Informasi disebut opini karena informasi tersebut baru berupa pendapat. Menurut Prof. bersifat subjektif dan dilengkapi uraian tentang pendapat. Opini juga disebut pendapat. Informasi dapat disebut opini apabila mempunyai ciri-ciri: berisi tanggapan terhadap peristiwa yang terjadi. dapat berubah-ubah. atau ramalan tentang sebab dan akibat terjadinya peristiwa. Pembukaan kantor KPK di daerah akan memudahkan memonitor pergerakan kasus korupsi 5. Opini merupakan persatuan (sintesis) pendapat-pendapat yang sedikit banyak didukung banyak orang baik setuju atau tidak setuju. trutama jalan di jalur Pantura Jawa Tengah akan segera diperbaiki pada pertengahan Maret 2008. Menurut Endro Suyitno. Dr. pikiran. pandangan. saran. pendidikan akan maju apabila budaya membaca sudah menjadi kebutuhan seluruh rakyat Indonesia. Perhatikan contoh kalimat opini yang dicetak miring di bawah ini! 1. 4. 2. tetapi juga ditengarai akibat penurunan permukaan jalan. atau anggapan tentang suatu hal.

legitimasi itu datang langsung dari pemerintah. Departemen Perhubungan merilis daftar peringkat terbaru perusahaan penerbangan dan standar keselamatan mereka. Hasil pemeringkatan itu. Dari 21 perusahaan yang dinilai. Kali ini. Beberapa negara. Adapun yang sangat disesalkan adalah upaya untuk meningkatkan standar keselamatan itu jauh lebih lambat daripada yang diharapkan. Setelah sekian lama. Ia amat sering terjadi. tidak terdapat narasumber/atas pemikiran sendiri 4. Tidak mengejutkan karena kecelakaan pesawat yang menelan korban jiwa bukan satu-dua kali terjadi.1. . Maskapai yang masuk kategori I pun belum diakui IATA Organization Safety Audit (IOSA). tidak memiliki data yang akurat Quiz mencari Fakta dan Opini dalam Berita Memaksimalkan Standar Keselamatan Penerbangan Persepsi bahwa tingkat keselamatan penerbangan nasional telah memasuki kategori menakutkan mendapatkan pembenaran. Tentu itu menjadi sebuah pukulan telak bagi kredibilitas penerbangan sipil negeri ini. hanya satu yang masuk kategori I atau berkinerja baik. bahkan mengeluarkan peringatan kepada warganya agar tidak menggunakan jasa penerbangan Indonesia. tidak mengejutkan. Sisanya hanya masuk kategori II atau sedang. hanya satu dari 21 maskapai yang berhasil masuk ke kategori I. ironisnya. terutama Amerika Serikat (AS). bersifat subyektif 3. tidak dapat dibuktikan kebenaranya 2. dan bahkan III. Sebuah lembaga audit penerbangan internasional sebelumnya telah menetapkan bahwa tidak ada satu pun maskapai penerbangan Indonesia yang masuk kategori I. Hal itu tidak mengejutkan karena semua paham bahwa standar keselamatan penerbangan di negeri ini memang rendah. alias buruk. Hal ini terjadi karena tidak juga memiliki sertifikat IOSA. Pekan ini.

Pengguna jasa penerbangan tentu berharap semua maskapai mencapai standar keselamatan excellent. diharuskan memenuhi standar kategori I. Berbeda dengan bus kota yang boleh mogok di tengah jalan. Karena itu. kriteria terhadap pemberian izin baru perlu diperketat. Sumber: Media Indonesia.Posisi itu lagi-lagi membuat reputasi penerbangan nasional berada dalam bahaya. pengguna jasa mendapatkan jaminan standar keamanan terbaik. misalnya. harus ada upaya yang lebih dari sekadarnya untuk memulihkan citra buruk yang telanjur telah terbentuk. dan standar keselamatan dikorbankan. Bila tidak. Maskapai penerbangan juga tidak boleh terjebak dalam perang tarif. Bila tidak. Pemberian privilese agar maskapai tertentu lolos peringkat dan masuk kategori II tidak boleh terjadi. Maskapai baru yang ingin masuk pasar penerbangan nasional. bagi transportasi udara. Itu jelas sebuah kejahatan kemanusiaan. Sungguh menyeramkan jika sejatinya itu yang terus berlangsung selama ini. Maskapai mana pun yang sejatinya masih berada di kategori III harus dicabut izinnya. Liberalisasi dalam pasar bebas tidak berarti kebebasan dalam mematikan pesaing dengan menerapkan tarif serendah-rendahnya. Pemerintah ditantang untuk lebih tegas lagi dalam menerapkan sanksi. bagi maskapai yang sudah ada. izin operasi tidak boleh diterbitkan. Dengan sistem itu. Karena kalau itu yang terjadi. Upaya seperti itu mestinya menjadi sebuah keniscayaan. dalam kurun waktu tertentu misalnya. izin operasinya dapat dicabut. Sebaliknya. Ke depan. Pencabutan izin operasi kepada maskapai penerbangan yang masuk kategori III atau buruk harus dilakukan tanpa diskriminasi. haruslah maskapai yang mampu memenuhi kategori I. Pemerintah harus menetapkan kebijakan yang memaksa agar upayaupaya peningkatan standar keselamatan penerbangan dilakukan secepat-cepatnya dan secermat-cermatnya. maskapai penerbangan sejatinya tengah mematikan pengguna jasa dalam arti harfiah. kerusakan mesin dan kekacauan sistem pascalepas landas adalah dosa terbesar. 28 Juni 2007 .

sebutkan kalimat fakta dalam berita diatas!(minimal 3) 2. a. 2.tempat . c. Apakah berita tersebut mengandung kalimat opini? Jelaskan alasanmu! 3. Beberapa negara. Setelah sekian lama. Maskapai yang masuk kategori I pun belum diakui IATA Organization Safety Audit (IOSA). Hal ini terjadi karena tidak juga memiliki sertifikat IOSA.SOAL 1. Dari ketiga contoh fakta tersebut. Departemen Perhubungan merilis daftar peringkat terbaru perusahaan penerbangan dan standar keselamatan mereka. Fakta • • • • • • dapat dibuktikan kebenarannya memiliki data yang akurat misalnya tanggal. hanya satu dari 21 maskapai yang berhasil masuk ke kategori I. Opini . terutama Amerika Serikat (AS). Ketiga hal tersebut ditulis apa adanya. b. 3. dapat dilihat bahwa kutipankutipan tersebut tidak disisipi tanggapan atau opini dari redaksi. bahkan mengeluarkan peringatan kepada warganya agar tidak menggunakan jasa penerbangan Indonesia. Perbedaan Fakta dan Opini a. Pekan ini. Berikut ini adalah fakta yang terangkum dalam editorial tersebut. Apakah berita tersebut mengandung kalimat fakta? Jika ya.waktu memiliki narasumber yang dapat dipercaya bersifat obyektif sudah dipastikan kebenaranya tidak dapat dibuktikan kebenaranya kejadian b. Apakah perbedaan fakta dan opini?Sebutkan!(minimal 3) Jawaban 1.

6. Tentu saja sebelum kita menanggapi berita – berita yang kita terima itu.• • • bersifat subyektif tidak terdapat narasumber/atas pemikiran sendiri tidak memiliki data yang akurat Memberikan Kritik dan Saran Memberikan tanggapan berarti mengemukakan pendapat atau gagasan terhadap masalah yang telah kita ketahui. artinya tidak bersifat pribadi dan rahasia. Yang menyusun berita itu orang yang dapat dipercaya 5. Tanggapan Terhadap Berita di Surat Kabar Contoh berita: Pencemaran Udara di Kota Besar 6O Persen dari Transportasi Jakarta Kompas Sekitar 60 persen sumber pencemaran udara di kota-kota besar berasal . oleh karena itu . Permasalahan itu disertai dengan fakta atau data yang jelas 3. 2. Permasalahan yang diberitakan itu ada kaitannya dengan kepentingan bersama. ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum kita memberikan tanggapan atau mengemukakan pendapat. antara lain: 1. baru kita memberikan tanggapan terhadap suatu berita atau permasalahan tersebut. Tanggapan yang diberikan harus memperjelas permasalahan 7. Kebenaran isi berita itu dapat dipertanggungjawabkan. a) Perhatikan contoh tanggapan terhadap beberapa berita di bawah ini. Setiap saat kita bisa memberikan tanggapan terhadap masalah yang kita ketahui. Memahami betul inti permasalahan yang diungkapkan dalam berita itu. radio atau televise. Sumber berita itu dapat dipercaya 4. Memberikan tanggapan terhadap masalah yang tidak jelas bisa menimbulkan kesalahan . terlebih dahulu kita harus memahami betul permasalahan yang diungkapkan dalam berita tersebut. majalah. Misalnya kita menanggapi berita dari surat kabar. Jika hal – hal diatas dapat terpenuhi.

Salah satu dari pihak pemerintah yaitu mengganti BBM dengan BBG. selasa 26 desember 1995 Tanggapan Isi berita diatas sangat penting bagi masyarakat juga bagi instansi atau lembaga pemerintah yang terkait. misalnya dengan penggunaan BBG (bahan bakar gas).) sore. Berita tersebut menyoroti masalah pencemaran udara yang terjadi di kota-kota besar yang harnpir 60 persen disebabkan oleh kegiatan transportasi. pemerintah menciptakan kebijakan sehingga konsumen menggunakan bahan bakar yang tidak menimbulkan polusi kata Sarwono. Menteri Negara Lingkungan Hidup Ir. Hal tersebut akan dimulai dengan penggunaan BBG kendaraan umum dan taksi baru yang akan dimulai bulan April 1996 di Jakarta. pemerintah terutama Menteri Negara Lingkungan Hidup sangat bertanggung jawab dalam masalah ini. ----------------------------------------------------------------------------------------------------Kompas.dari sector transportasi. Akibat buangan sisa bahan bakar. antara lain dengan diversifikasi energi sarana transportasi yang tidak menimbulkan pencemaran. "Diharapkan di masa yang akan datang. Sarwono Kusumaatmadja mengungkapkan hal ini ketika meresmikan stasiun pemantauan kualitas udara otomatis di'Taman Bougenville Gambir. Pemerintah menyadari sumber pencemaran udara itu harus diatasi. Oleh karena itu. satu upaya yang dilakukan adalah penggunaan BBG bagi setiap bus dan taksi baru yang beroperasi di Jakarta mulai April 1996 mendatang. Salal. . Sabtu (23-12.

docstoc.crayonpedia.blogspot.blogspot.com http://harycahyadi.html http://kaisartheblues.html http://www.com/ http://hairani-hairanianwar23.com/2007/10/laporan-pertanggungjawabanosis-2007.Daftar Pustaka http://www.com/2011/11/contoh-laporan-perjalanan.blogspot.org/mw/Mengomentari_Berbagai_Laporan_Lisan_de ngan_Memberikan_Kritik_dan_Saran_12.wordpress.html .1 http://saputrisblog.com/2011/02/contoh-kalimat-faktadan-opini-contoh.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->