Biogas sebagai Energi Alternatif Terbarukan

Septian Danni Prasetyo LT 1D / 20
Jurusan Teknik Elektro Polines Jln. Prof. Sudarto Tembalang Semarang INDONESIA Intisari Seperti yang kita ketahui krisis energi tengah melanda negeri kita juga negara-negara lain. Krisis energi ini diperkirakan akan terus berlangsung beberapa tahun ke depan jika tidak segera diatasi. Peningkatan permintaan kebutuhan energy, terutama energi lisrik, yang disebabkan oleh pertumbuhan populasi penduduk dan menipisnya sumber energi serta permasalahan emisi dari bahan bakar fosil memberikan tekanan kepada setiap negara untuk segera memproduksi energi terbarukan. Salah satu energi alernatifnya adalah peggunaan biogas yang ramah lingkungan dan terbarukan. Biogas dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan maupun untuk menghasilkan listrik. Energi biogas ini akan menjadi sumber energi alternatif yang baik dalam mengatasi krisis energi karena sifat energi biogas yang dapat diperbarui (renewable).
Keywords— Krisis energi, energi terbarukan, energi alternatif, biogas

karbon dioksida (CO2, 20 – 45 %-vol). Namun, komposisi biogas bervariasi tergantung dengan asal proses anaerobik yang terjadi. Beberapa kandungan biogas :

Komponen Metana (CH4) Karbon dioksida(CO2) Nitrogen (N2) Hidrogen (H2) Hidrogen sulfide (H2S) Oksigen (O2)

Persentase 55 – 75% 25 – 45% 0 – 0,3% 1 – 5% 0 – 3% 0,1 – 0,5%

I. PENDAHULUAN Salah satu isu global yang sering diperbincangkan masyarakat Indonesia dan dunia adalah mengenai krisis energi dan pemanasan global. Krisis energi yang dampaknya langsung bisa dirasakan adalah tingginya harga bahan bakar. Hal ini didorong oleh kenyataan bahwa kebutuhan (konsumen) terhadap bahan bakar semakin meningkat dengan pesat, sementara itu sumbernya makin berkurang. Sebagai konsenkuensi logis, tanpa bahan baku energi kehidupan ini tidak ada. Oleh karenanya kita membutuhkan sumber energi alternatif serta ramah lingkungan yang dapat kita manfaatkan guna mencukupi energi yang semakain menipis, misalnya energi fosil yang diperkirakan beberapa puluh tahun kedepan akan habis. Salah satu alternatif yang perlu dimanfaatkan adalah biogas, yang pemanfaatannya masih belum maksimal. Padahal biogas memilki potensi energi yang cukup besar untuk kehidupan, jika kita tahu bagaimana mengelolanya. II. ISI Biogas adalah gas produk akhir pencernaan atau degradasi anaerobik bahan-bahan organik oleh bakteri-bakteri anaerobik dalam lingkungan bebas, termasuk diantaranya : kotoran manusia dan hewan, limbah domestik (rumah tangga), sampah biodegradable atau setiap limbah organik yang biodegradable dalam kondisi anaerobik .Komponen terbesar (penyusun utama) biogas adalah metana (CH4, 54 – 80 %-vol) dan

Energi yang terkandung dalam biogas tergantung dari konsentrasi metana (CH4). Semakin tinggi kandungan metana maka semakin besar kandungan energi (nilai kalor) pada biogas, dan sebaliknya semakin kecil kandungan metana semakin kecil nilai kalor. Kualitas biogas dapat ditingkatkan dengan memperlakukan beberapa parameter yaitu : Menghilangkan hidrogen sulphur, kandungan air dan karbon dioksida (CO2). Hidrogen sulphur mengandung racun dan zat yang menyebabkan korosi, bila biogas mengandung senyawa ini maka akan menyebabkan gas yang berbahaya sehingga konsentrasi yang di ijinkan maksimal 5 ppm. Bila gas dibakar maka hidrogen sulphur akan lebih berbahaya karena akan membentuk senyawa baru bersama-sama oksigen, yaitu sulphur dioksida /sulphur trioksida (SO2 / SO3). senyawa ini lebih beracun. Pada saat yang sama akan membentuk Sulphur acid (H2SO3) suatu senyawa yang lebih korosif. Parameter yang kedua adalah menghilangkan kandungan karbon dioksida yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas, sehingga gas dapat digunakan untuk bahan bakar kendaraan. Kandungan air dalam biogas akan menurunkan titik penyalaan biogas serta dapat menimbukan korosif A. Sejarah Penemuan Biogas Gas methan ini sudah lama digunakan oleh warga Mesir, China, dan Roma kuno untuk dibakar dan digunakan sebagai penghasil panas. Sedangkan, proses fermentasi lebih lanjut untuk menghasilkan gas methan ini pertama kali ditemukan oleh Alessandro Volta (1776). Hasil identifikasi gas yang dapat terbakar ini dilakukan oleh Willam Henry pada tahun 1806. Dan Becham (1868), murid Louis Pasteur dan

3. Temperatur 35oC diyakini sebagai temperatur optimum untuk perkembangbiakan bakteri methane Awalnya bahan-bahan organik ditampung terlebih dahulu dalam suatu kotak beton/bata/besi. asam-asam amino. Pada prinsipnya. molekul organik yang komplek diuraikan menjadi bentuk yang lebih sederhana. Saat ini. kelompok mikroorganisme yang dapat menghidrolisis polimer-polimer organik dan sejumlah lipid menjadi monosakarida. negara berkembang lainnya. menghasilkan hidrogen. Gas metana diperoleh melalui komposisi metanogen yang seimbang. lemak. maka perlu dilakukan penambahan metanogen tambahan berbentuk strater atau substrat ke dalam reaktor. Selain di negara berkembang. B. Gbr 1. Metanogen terdapat dalam kotoran sapi. seperti karbohidrat (simple sugars). terjadi proses perombakan kotoran ternak menjadi bahan organik oleh mikroba dalam kondisi tanpa oksigen (anaerob). Proses pembuatan biogas dari kotoran sapi harus dilakukan dalam sebuah reaktor atau digester yang tertutup rapat untuk menghindari masuknya oksigen (anaerob). Dibutuhkan waktu lebih kurang dua minggu sampai satu bulan sebelum dihasilkan gas awal. Akibat kemudahan dalam memperoleh BBM dan harganya yang murah pada tahun 1950-an. Lambung (rumen) sapi merupakan tempat yang cocok bagi perkembangan metanogen. Kedua. 2. banyak petani di Inggris dan Benua Eropa yang membuat alat penghasil biogas kecil yang digunakan untuk menggerakkan traktor. Tetapi. Metanogen membutuhkan kondisi lingkungan yang optimal untuk dapat memproduksi gas metana : 1. Oleh karena itu. Pertama. riset untuk menjadikan gas methan sebagai biogas dilakukan oleh Jerman dan Perancis pada masa antara dua Perang Dunia. 2. Taiwan. Asetagenesis. Bakteri Pencerna Biogas Salah satu kunci dalam proses dekomposisi secara anaerob pada pembuatan biogas adalah kehadiran mikroorganisme. Hidrolisis. Tahap-tahap proses pencernaan material organik: 1. kelompok mikroorganisme yang mengubah hidrogen dan asam asetat hasil pembentukan acidogen menjadi gas metan dan karbondioksida dikenal dengan nama metanogen. 3. Proses Pembentukan Biogas Gas metana diperoleh melalui dekomposisi yang berjalan tanpa kehadiran udara (anaerob). Proses pembuatan biogas tidak jauh berbeda dengan proses pembentukan gas metan dalam lambung sapi. Pada tahap ini terjadi proses penguraian yang menghasilkan amonia. protein. dikenal sebagai mikroorganisme penghasil asam (acidogen). Metanogen dapat berkembang dengan baik dalam lingkungan cair (aqueous) dengan pH 6. Asidogenesis. 4. proses pemakaian biogas ini mulai ditinggalkan. asam amino. di India kegiatan produksi biogas terus dilakukan semenjak abad ke-19. Campuran tersebut selalu ditambah setiap hari dan sesekali diaduk.5 dan temperatur 35oC. Reaktor harus bebas dari kandungan logam berat dan sulfida (sulfides) yang dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme. di negara-negara berkembang kebutuhan akan sumber energi yang murah dan selalu tersedia selalu ada. Gas metana alami dihasilkan di dalam lambung sapi tersebut. 4. dan asetat. kelompok mikroorganisme yang mampu memfermentasi produk yang dihasilkan kelompok mikroorganisme pertama menjadi asam-asam organik sederhana seperti asam asetat. dan hidrogen sulfida. asam-asam lemak. Pada akhir abad ke-19. adalah orang pertama yang memperlihatkan asal mikrobiologis dari pembentukan methan. Metanogen cukup sensitif dengan temperatur. dan Papua Nugini. Jika jumlah metanogen dalam kotoran sapi masih dinilai kurang. karbon dioksida. seperti China. telah melakukan berbagai riset dan pengembangan alat penghasil biogas.Tappeiner (1882). .Ketiga. fosfor dan unsur-unsur mikro. Adapun alat penghasil biogas secara anaerobik pertama dibangun pada tahun 1900. dan asam lemak. Tingkat keberhasilan pembuatan biogas sangat tergantung pada proses yang terjadi dalam dekomposisi tersebut. karbon dioksida. dan senyawa kimia sejenisnya. Biogas dapat diperoleh dari bahan organik melalui proses “kerja sama” dari tiga kelompok mikroorganisme anaerob. Filipina. Mikroba yang bekerja memperoleh makanan dari bahan organik berupa karbohidrat. pembuatan biogas adalah menciptakan gas metan melalui manipulasi lingkungan yang mendukung bagi proses perkembangan metanogen seperti yang terjadi dalam lambung sapi. Pada tahap ini dilakukan proses penguraian produk acidogenesis. teknologi biogas juga telah dikembangkan di negara maju seperti Jerman.5 sampai 7. Pada tahap ini. Di dalam kotak ini. Selama Perang Dunia II. Korea.

Prinsip pembangkit biogas. kuku. Briket kering terasa ringan dan jelaga di permukaan tidak terlalu mengotori telapak tangan D.4. lantas diaduk merata dapat menghasilkan gas yang dapat dipakai selama 7 hari. dan sejumlah kecil senyawa gas lainnya. sisa makanan. adonan dicetak dengan ukuran dan bentuk sebagai briket. Suhu selama proses berlangsung. Eceng gondok dirajang / ditumbuk halus kemudian ditambah air bersih. Persentase komposisi bahan pembuatan briket organik adalah 80% arang sampah organik kering dan campuran daun segar. Jadi. Keuntungan pembangkit biogas selain sebagai sumber energi adalah untuk mengatasai masalah sampah organik terutama di pedesaan seperti feses. Reaktor kubah tetap (Fixed-dome) . serta air yang cukup banyak Proses ini sebetulnya terjadi secara alamiah sebagaimana peristiwa ledakan gas yang terbentuk di bawah tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Leuwigajah. lubang pemasukan bahan baku dan pengeluaran lumpur sisa hasil pencernaan (slurry). isi rumen. kangkung. Biogas kotoran organik kotoran organik tersebut dicmapur dengan air. urine. Methanogenesis. dan semen yang berbentuk seperti rongga yang ketat udara dan berstruktur seperti kubah (bulatan setengah bola).5. atau sawi yang sudah terbuang. Gas methan yang dihasilkan kemudian dapat dibakar sehingga dihasilkan energi panas. Reaktor Biogas 1. dan pipa penyaluran biogas yang terbentuk. limbah yang sebagian besar terdiri dari kotoran. Dengan pipa yang didesain sedemikian rupa. 2. Biogas dari briket sampah Daun-daunan itu dapat diambil dari sisa sampah pasar atau sayuran seperti bayam. darah. gas tersebut dapat dialirkan ke kompor yang terletak di dapur. Hasil lain dari proses ini berupa karbon dioksida. Di dalam digester ini terdapat bakteri methan yang mengolah limbah bio atau biomassa dan menghasilkan biogas. pasir. Bahan Baku Pembentuk Biogas 1. tanduk. teknologi biogas adalah teknologi yang memanfaatkan proses fermentasi (pembusukan) dari sampah organik secara anaerobik (tanpa udara) oleh bakteri methan sehingga dihasilkan gas methan. bulu. batu bata. tulang. Kabupaten Bandung. dan sebagainya. kemudian dibuat bangunan dengan bata. tipe terapung (floating type) yang dikembangkan di India dan tipe kubah tetap (fixed dome type) yang dikembangkan di China. C. Biogas dari eceng gondok Eceng gondok adalah tanaman yang mengandung selulosa dalam jumlah banyak dan selulosa inilah yang bisa digunakan sebagai bahan baker alternatif. karena ini menyangkut keoptimalan hidup bakteri pemroses biogas antara 27–28 derajat celcius. Bagian sumur dibangun dengan menggunakan bahan-bahan yang biasa digunakan untuk membuat fondasi rumah seperti pasir. Prinsip Penggunaan Teknologi Biogas Pada prinsipnya. dan setiap harinya dapat dipakai selama 30 menit. Bahan organik yang bisa digunakan sebagai bahan baku industri ini adalah sampah organik. seperti jerami dan sebagainya. dan semen. Ini adalah tahapan terakhir dan sekaligus yang paling menentukan. Tipe terapung terdiri atas sumur pencerna dan di atasnya diletakkan drum terapung dari besi terbalik yang berfungsi untuk menampung gas yang dihasilkan oleh digester. Briket itu dijemur di bawah sinar matahari sampai kering dengan cara meletakkan dan menganngkatnya di telapak tangan. Gas tersebut dapat digunakan untuk keperluan memasak dan lain-lain. Berbeda halnya dengan tipe terapung. Alat biogas ini terbagi atas dua tipe. Eceng gondok kemudian dimasukkan ke dalam tabung fermentasi 20 kg eceng gondok dicampur dengan 20 kiloliter air. Gas methan adalah gas yang mengandung satu atom C dan 4 atom H yang memiliki sifat mudah terbakar. bila di campurkan 800 g sampah organik membutuhkan 200 g daun segar. E. Setelah tercampur rata. Sampah ini akan semakin menjadi masalah ketika adanya pengembangan usaha di pedesaan karena semakin berkembang usaha peternakan. maka semakin meningkat limbah yang dihasilkan. Untuk permulaan pembangunan pembangkit biogas memang diperlukan biaya yang relatif besar bagi penduduk pedesaan tetapi alat tersebut dapat dipergunakan untuk menghasilkan biogas selama bertahun-tahun. lemak. yakni dilakukan penguraian dan sintesis produk tahap sebelumnya untuk menghasilkan gas methana (CH4). 3. Biasanya campuran antara kotoran dan air menggunakan perbandingan 1:1 atau bisa juga menggunakan perbandingan 1:1. dan potongan-potongan kecil sisa-sisa tanaman. kulit telur. Eceng gondok seberat 30 kg yang telah dirajang tanpa ditumbuk dapat menghasilkan gas yang dapat dipakai selama 7 hari. tipe kubah berupa digester yang dibangun dengan menggali tanah. air. dan setiap harinya dapat dipakai selama 90 menit. embrio. yaitu menciptakan alat yang kedap udara dengan bagian-bagian pokok terdiri atas pencerna (digester). Jawa Barat.

3. Keuntungan dari reaktor ini adalah biaya konstruksi lebih murah daripada menggunakan reaktor terapung.4 Reaktor Balon Reaktor balon merupakan jenis reaktor yang banyak digunakan pada skala rumah tangga yang menggunakan bahan plastik sehingga lebih efisien dalam penanganan dan perubahan tempat biogas. Dinamakan demikian karena reaktor ini dibuat pertama kali di China sekitar tahun 1930 an. Pergerakan drum mengapung pada cairan dan tergantung dari jumlah gas yang dihasilkan. Pada reaktor ini memiliki dua bagian yaitu digester sebagai tempat pencerna material biogas dan sebagai rumah bagi bakteri.3 Reaktor floating drum Gbr. Akibat tempat penyimpanan yang terapung menyebabkan tekanan gasnya konstan. karena tidak memiliki bagian yang bergerak menggunakan besi yang tentunya harganya relatif lebih mahal dan perawatannya lebih mudah.2 Reaktor kubah tetap (Fixed-dome) Reaktor ini disebut juga reaktor China. Dinamakan kubah tetap karena bentuknya menyerupai kubah dan bagian ini merupakan pengumpul gas yang tidak bergerak (fixed). kemudian sejak saat itu reaktor ini berkembang dengan berbagai model. 2. Gas yang dihasilkan dari material organik pada digester akan mengalir dan disimpan di bagian kubah. Reaktor balon Gbr. Bagian yang kedua adalah kubah tetap (fixed-dome). Memiliki bagian digester yang sama dengan reaktor kubah. Bagian ini dapat dibuat dengan kedalaman tertentu menggunakan batu. perbedaannya terletak pada bagian penampung gas menggunakan peralatan bergerak menggunakan drum. Keuntungan dari reaktor ini adalah dapat melihat secara langsung volume gas yang tersimpan pada drum karena pergerakannya. Drum ini dapat bergerak naik turun yang berfungsi untuk menyimpan gas hasil fermentasi dalam digester. Material . Reaktor floating drum Reaktor jenis terapung pertama kali dikembangkan di India pada tahun 1937 sehingga dinamakan dengan reaktor India. Reaktor ini terdiri dari satu bagian yang berfungsi sebagai digester dan penyimpan gas masing masing bercampur dalam satu ruangan tanpa sekat.baik bakteri pembentuk asam ataupun bakteri pembentuk gas metana. Faktor korosi pada drum juga menjadi masalah sehingga bagian pengumpul gas pada reaktor ini memiliki umur yang lebih pendek dibandinPgkan menggunakan tipe kubah tetap.Gbr. Kerugian dari reaktor ini adalah seringnya terjadi kehilangan gas pada bagian kubah karena konstruksi tetapnya. Strukturnya harus kuat karna menahan gas agar tidak terjadi kebocoran. Kerugiannya adalah biaya material konstruksi dari drum lebih mahal. batu bata atau beton.

Apabila dengan asumsi konversi 1 J = 4.organik terletak dibagian bawah karena memiliki berat yang lebih besar dibandingkan gas yang akan mengisi pada rongga atas.75 m3/hari atau sebesar 15.biogas merupakan energi tanpa menggunakan material yang masih memiliki manfaat termasuk biomassa sehingga biogas tidak merusak keseimbangan karbondioksida yang diakibatkan oleh penggundulan hutan (deforestation) dan perusakan tanah. Jumlah bahan baku ini akan menentukan berapa jumlah energi dan volume alat pembentuk biogas. Dengan hanya mengandalkan asumsi perhitungan jumlah kotoran manusia tanpa memperhitungan sampah organik dan feses hewan ternak. Perhitungan Peluang Pemanfaatan Biogas dalam Mengatasi Masalah Krisis Energi Konversi melalui proses anaerobik digestion dengan menghasilkan biogas memiliki beberapa keuntungan. Meterial ini diperoleh dari sisa proses anaerobik digestion yang berupa padat dan cair.cgi?artikel&1123717100&2 ilmupengetahuan. 1 keluarga terdiri dari 5 orang. maka biogas yang dihasilkan setiap hari sebanyak 1. Konsevasi Energi III.5 kg/hari/orang.575kkal/hari. Metana merupakan salah satu gas rumah kaca yang keberadaannya duatmosfer akan meningkatkan temperatur. Untuk itu indonesia yang memiliki potensi luas wilayah yang begitu besar.wordpress. Hal ini bisa dihitung dengan adanya jumlah bahan baku biogas yang melimpah dan rasio antara energi biogas dan energi minyak bumi yang menjanjikan (8900 kkal/m3 gas methan mmurni).alpensteel. Untuk itu indonesia yang memiliki potensi luas wilayah yang begitu besar. SIMPULAN Kebutuhan energii. Sebagai pertimbangan.2 kal maka akan didapatkan hasil total energi yang dihasilkan hanya dari jumlah penduduk adalah sebesar 30. terutama listrik yang semkin meningkat dan ketersediaann bahan baku yang makin menipis serta permasalahan emisi gas rumah kaca merupakan masalah yang dihadapi oleh masyarakat global. dan setiap keluarga memelihara 1 ekor sapi. Biogas merupakan gas yang dihasilkan dari proses anaerobik digestion dan memiliki prosepek sebagai energi pengganti bahan bakar fosil yang keberadaaanya makin memprihatinkan. 3.lipi. dalam 1 hari jumlah feses yang dihasilkan 1 ekor sapi adalah 5 kg [7] dan 80 kilogram kotoran sapi yang dicampur 80 liter air dan potongan limbah lainnya dapat menghasilkan 1 meter kubik biogas [1]. yaitu: 1 . 4.info/ilmu/biogas+sumber+energi+alternatif http://yayasansumberilmu. akan didapatkan hasil feses sebanyak 100 juta kg feses/hari atau 1. Masing-masing dapat digunakan sebagai pupuk berupa pupuk cair dan pupuk padat. Upaya pencarian akan bahan bakar yang lebih ramah terhadap lingkungan dan dapat diperbaharui merupakan solusi dari permasalahan energi tersebut. dengan menggunakan biogas sebagai bahan bakar maka akan mengurangi gas metana di udara. Limbah berupa sampah kotoran hewan dan manusia merupakan material yang tidak bermanfaaat. Hal yang pertama harus diperhitungkan dalam menghitung jumlah energi yang dihasilkan adalah berapa banyak jumlah bahan baku yang dihasilkan. Hal ini akan semakin mengejutkan dengan adanya perhitungan bahwa jumlah penduduk indonesia berdasarkan data statistik pada tahun 2000 sebanyak lebih dari 200 juta jiwa [9]. serta 1 desa terdiri dari 40 orang.66 MW. diharapkan untuk segera mengaplikasi bahan bakar nabati. Upaya pencarian akan bahan bakar yang lebih ramah terhadap lingkungan dan dapat diperbaharui merupakan solusi dari permasalahan energi tersebut.html http://www. REFERENSI [1] [2] [3] [4] http://www.id/utama. Selain keuntungan energy yang didapat dari proses anaerobik digestion dengan menghasilkan gas bio. Harga bahan bakar minyak yang makin meningkat dan ketersediaannya yang makin menipis serta permasalahan emisi gas rumah kaca merupakan masalah yang dihadapi oleh masyarakat global. . produk samping seperti sludge. bahkan bisa menngakibatkan racun yang sangat berbahaya.go. Jumlah bahan baku gas ini didapatkan dengan menjumlahkan jumlah feses dan sampah organik yang dihasilkan setiap hari. telah diketahui di China dan India.com/article/67-107-energi-bio-gas/2354--nilaiekonomis-energi-biogas. Aplikasi anaerobik digestion akan meminimalkan efek tersebut dan meningkatkan nilai manfaat dari limbah. Jika diasumsikan bahwa jumlah feses manusia yang dihasilkan sebanyak 0. maka akan didapatkan hasil perhitungan jumlah feses yang dihasilkan sebanyak 140 kg feses/ hari. F.com/2011/08/07/listrik-20-000watt-dari-kotoran-kerbau-limbah-pertanian/. 2.25 juta m3/hari atau 11. Dengan jumlah ini.125 juta kkal/hari. Biogas merupakan gas yang dihasilkan dari proses anaerobik digestion dan memiliki prosepek sebagai energi pengganti bahan bakar fosil yang keberadaaanya makin G.energi. diharapkan untuk segera mengaplikasi bahan bakar nabati. Energi biogas dapat berfungsi sebagai energi pengganti bahan bakar fosil sehingga akan menurunkan gas rumah kaca di atmosfer dan emisi lainnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful