HAK ASASI MANUSIA DAN RULE OF LAW

DOSEN PEMBIMBING Drs. A. Tri Widodo, MH

NAMA KELOMPOK VII :
1. 2. 3. 4. EMMY JANUARITA NIM RISA FIRDAUSI NIM 11.32.13.91.8496 RITA NOVIANA NIM 11.32.13.91.8502 IVA WIDIANA NIM 11.32.13.91.8466

MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI MALANG JUNI 2012

melindungi . Apa saja lembaga penegak HAM. terlebih pemilu 2009 sudah semakin dekat. II. Iklim penegakan HAM dan Rule of Law di Indonesia setidaknya semakin baik dalam 10 tahun terakhir (era reformasi). 2. LATAR BELAKANG Berbagai kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Republik yang telah 65 tahun merdeka ini ternyata masih marak di depan mata.I. Mahasiswa memahami Rule of Law. Mahasiswa memahami Hak asasi manusia (HAM). Yang harus diingat bahwa penegakkan HAM dan Rule of Law akan menjadi „PR‟ bagi setiap pemerintahan yang berkuasa. 4. Bagaimana perkembangan HAM di Indonesia. Apa pengertian Rule of Law itu. IV. TUJUAN 1. seorang aktivis sejati pejuang HAM di Indonesia yang diakui secara internasional. kasus Lumpur Lapindo yang menyengsarakan ribuan rakyat tak berdosa masih berlarut-larut. kata „hak‟ merupakan unsur normatif yang berfungsi sebagai pedoman perilaku. menandakan masih sangat buruknya penegakkan HAM di Indonesia. Kasus terburuk yaitu pembunuhan terencana Munir. penyerobotan lahan warga oleh aparat militer. Kasus Trisakti tahun 1998 yang belum tuntas hingga kini. 2. telah mencoreng nama Indonesia di mata dunia. 5. Konsep Dasar dan Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) Konsep Hak Asasi Manusia (HAM) dapat diuraikan dengan pendekatan bahasa (etimologi) maupun pendekatan istilah. Apa dan bagaimana makna dan penerapan HAM dan Rule of Law sesungguhnya. Apa fungsi Rule of Law. Secara etimologi. didapatkan beberapa permasaahan di bawah ini : 1. PERUMUSAN MASALAH Pada materi yang akan dibahas. dan sederetan kasus lainnya. Apa itu konsep dasar dan pengertian Hak Asasi Manusia. perilaku brutal oknum aparat kepolisian yang memasuki kampus UNHAS tahun 2008. III. PEMBAHASAN 1. 3.

D. hak hidup (the right to life) 2. Secara istilah. beberapa tokoh dan praktisi HAM memiliki pemahaman akan makna HAM. Secara teoritis. Dimensi yang dirumuskan oleh F. hak kemerdekaan (right to liberty) 3. bebas dari rasa takut (freedom of fear) dan 4. yaitu: 1. mengutarakan bahwa hak asasi manusia adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia. Roosevelt memformulasikan empat macam hak-hak asasi (the four freedoms) di depan Kongres Amerika Serikat. Misalnya hak hidup sebagai hak paling dasar yang dimiliki manusia. Konsep Hak Asasi Manusia terus mengalami transformasi. Ia memperinci hak asasi sebagai berikut: 1.kebebasan. hak milik (right to property). kekebalan serta menjamin adanya peluang bagi manusia dalam menjaga harkat dan martabatnya. di mana seluruh umat manusia melalui wakil-wakilnya dalam organisasi Perserikatan BangsaBangsa (PBB) sepakat dan bertekad memberikan pengakuan dan perlindungan secara yuridis formal terhadap hak-hak asasi dan merealisasikannya. Sedangkan kata „asasi‟ berarti yang bersifat paling mendasar yang dimiliki oleh manusia sebagai fitrah. Baharudin Lopa. yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia. sehingga tak satupun makhluk dapat mengintervensinya apalagi mencabutnya. Pada tanggal 6 Januari 1941. hak-hak yang terdapat di dalam The Universal Declaration of Human Rights dapat dikelompokkan dalam tiga bagian: 1. yang menyangkut hak-hak politik dan yuridis . bebas untuk berbicara (freedom of speech) 2. Sedangkan menurut John Locke seorang ahli pikir di bidang Ilmu Negara berpendapat bahwa hak-hak asasi manusia adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan sebagai hak yang kodrati. Roosevelt menjadi inspirasi dan bagian yang tidak terpisahkan dari Declaration of Human Right 1948. F. sehingga tak satupun manusia ini memiliki kewenangan untuk mencabut kehidupan manusia yang lain. bebas dalam memeluk agama (freedom of religion) 3. bebas terhadap suatu keinginan/kehendak (freedom of from want). D. dengan mengutip pernyataan Jan Materson dari Komisi HAM PBB.

Jadi. dijaga. hal ini ditegaskan dalam UU No. dan dilindungi oleh setiap individu. . melindungi. dan menjunjung tinggi HAM. serta keseimbangan antara kepentingan perseorangan dengan kepentingan umum. hakikat penghormatan dan perlindungan terhadap HAM ialah menjaga keselamatan eksistensi manusia secara utuh melalui aksi keseimbangan. ras. yang menyangkut hak-hak sosial.2. 39/1999 tentang hak asasi manusia. Upaya menghormati. atau negara. yaitu keseimbangan antara hak dan kewajiban. dan tanpa hak-hak itu manusia tidak dapat hidup layak sebagai manusia. Dengan demikian. pemerintah (aparatur pemerintah baik sipil maupun militer) bahkan negara. menjadi kewajiban dan tanggung jawab bersama antara individu. Di Indonesia. diperoleh kesimpulan bahwa HAM merupakan hak yang melekat pada diri manusia yang bersifat kodrati dan fundamental sebagai suatu anugerah Tuhan yang harus dihormati. masyarakat. atau jenis kelamin. dalam memenuhi kebutuhan menuntut hak tidak terlepas dari pemenuhan kebutuhan kewajiban yang harus dilaksanakan. karena diyakini bahwa beberapa hak yang dimiliki manusia tidak memandang bangsa. yang mendefinisikan hak asasi manusia sebagai seperangkat hak yang melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan YME. Hak tersebut diperoleh bersama dengan kelahirannya atau kehadirannya di dalam kehidupan masyarakat. artinya tidak tergantung pada negara atau undang-undang dasar. kewajiban asasi manusia (KAM). dan tanggung jawab asasi manusia (TAM) yang berlangsung secara sinergis dan seimbang. ekonomi dan budaya Pengertian hak asasi manusia menurut Tilaar (2001) adalah hak-hak yang melekat pada diri manusia. Bahkan HAM memiliki kewenangan lebih tinggi karena berasal dari sumber yang lebih tinggi. dan kekuasaan pemerintah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hakikat dari asasi manusia adalah keterpaduan antara hak asasi manusia (HAM). Berdasarkan beberapa rumusan pengertian HAM di atas. Hak asasi manusia juga bersifat supralegal. Hak asasi manusia pada dasarnya bersifat umum atau universal. Dasar dari hak asasi manusia adalah bahwa manusia harus memperoleh kesempatan untuk berkembang sesuai dengan bakat dan cita-citanya. yaitu Tuhan. yang menyangkut hak-hak atas martabat dan integritas manusia 3.

pemikirannya. Budi Oetomo. Partai Komunis Indonesia. 1. Perhimpunan Indonesia. pemikirannya. (3) Hak kebebasan untuk menyampaikan pendapat terutama di pemikirannya. “hak untuk menentukan nasib sendiri (the right of self determination).3. Periode sesudah kemerdekaan a. pemikirannya meliputi: (1) Hak untuk menentukan nasib sendiri. g. Sarekat Islam. (5) Hak untuk turut dalam penyelenggaraan negar 2. membagi pemikiran HAM dalam dua periode. Periode sebelum kemerdekaan Perkembangan pemikiran HAM dalam periode ini dapat dijumpai dalam organisasi pergerakan sebagai berikut: a. yaitu periode sebelum kemerdekaan (1908-1956) dan periode setelah kemerdekaan. d. b. (2) Hak kebebasan untuk berserikat melalui organisasi politik yang didirikan. “hak penghidupan yang layak dan bebas dari penindasan dan diskriminasi rasial”. pemikirannya. “hak untuk mendapatkan kemerdekaan dan perlakuan yang sama”. e. Partai Nasional Indonesia. (3) Hak untuk berserikat dan berkumpul. Pemikiran HAM pada periode ini menekankan pada hak-hak mengenai: (1) Hak untuk merdeka (self determination). c. (2) Hak untuk mengeluarkan pendapat. Periode 1945-1950. “hak untuk memperoleh kemerdekaan”. Organisasi Pendidikan Nasional Indonesia. dengan alat-alat produksi”. pemikirannya. f. pemikirannya. (4) Hak persamaan di muka hukum. “hak sosial dan berkaitan parlemen. Perkembangan HAM di Indonesia Secara garis besar. “hak kebebasan berserikat dan mengeluarkan pendapat”. Bagir Manan dalam bukunya Perkembangan Pemikiran dan Pengaturan HAM di Indonesia (2001). Indische Party. Prof. Dr. .

Periode 1950-1959 Pemikiran HAM dalam periode ini lebih menekankan pada semangat kebebasan demokrasi liberal yang berintikan kebebasan individu. tentang Partai Politik dengan tujuan untuk mengatur segala aliran yang ada dalam masyarakat dan pemerintah beharap partai tersebut telah terbentuk sebelum pemilu DPR pada bulan Januari 1946. berkumpul. Periode 1959-1966 Pada periode ini pemikiran HAM tidak mendapat ruang kebebasan dari pemerintah atau dengan kata lain pemerintah melakukan pemasungan HAM. Sikap pemerintah bersifat restriktif (pembatasan yang ketat oleh kekuasaan) terhadap hak sipil dan hak politik warga negara. Kedua. Salah satu penyebabnya adalah karena periode ini sistem pemerintahan parlementer berubah menjadi sistem demokrasi terpimpin. represif dengan defensif (kekerasan) yang dicerminkan dengan produk hukum yang bersifat . sikap pemerintah melakukan (bertahan). seperti hak utnuk berserikat. berusaha melindungi kebebasan dasar manusia yang ditandai dengan adanya hak uji materiil (judicial review) yang diberikan kepada Mahkamah Agung. Implementasi pemikiran HAM pada periode ini lebih memberi ruang hidup bagi tumbuhnya lembaga demokrasi yang antara lain: (1) Partai politik dengan beragam ideologinya (2) Kebebasan pers yang bersifat liberal (3) Pemilu dengan sistem multipartai (4) Parlemen sebagai lembaga kontrol pemerintah (5) Wacana pemikiran HAM yang kondusif karena pemerintah memberi kebebasan c. Periode 1966-1998 Dalam periode ini. pemikiran HAM dapat dilihat dalam tiga kurun waktu yang berbeda.Sebagai implementasi pemikiran HAM di atas. d. kurun waktu pemasungan HAM tahun 1970-1980. b. Kurun waktu yang pertama tahun 1967 (awal pemerintahan Presiden Soeharto). yaitu hak sipil. dan mengeluarkan pikrian dengan tulisan. pemerintah mengeluarkan Maklumat Pemerintah tanggal 3 November 1945.

Artinya. atau kelalaian yang secara melawan hukum mengurangi. Penegakan HAM dilakukan terhadap setiap pelanggaran HAM. sosial. pemerintah memberi perlindungan yang signifikan terhadap kebebasan HAM dalam semua aspek. budaya. hukum.restriktif (membatasi) terhadap HAM. Untuk mengatasi masalah penegakan HAM. serta peran serta masyarakat seperti dikemukakan dalam Bab XIII pasal 100-103. hukum. dan dilindungi oleh negara. ekonomi. menghalangi. seperti Komnas HAM berdasarkan Keppres No. kurun waktu tahun 1990-an. keamanan. Periode 1998-sekarang Pada periode ini. pemerintah. maka dalam Bab VII Pasal 75 UU tentang HAM. Ketiga. yaitu aspek hak politik. untuk menjaga agar setiap orang menghormati orang lain. Pelanggaran HAM adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat negara baik sengaja ataupun tidak disengaja. dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. HAM mendapat perhatian yang resmi dari pemerintah dengan melakukan amandemen UUD 1945 guna menjamin HAM dan menetapkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang hak asasi manusia. Alasan pemerintah adalah bahwa HAM merupakan produk pemikiran Barat dan tidak sesuai dnegan nilainilai luhur budaya bangsa yang tercermin dalam Pancasila. pemerintah memberikan kebebasan yang sangat besar menurut UUD 1945 amandemen. pemikiran HAM tidak lagi hanya bersifat wacana saja melainkan sudah dibentuk lembaga penegakan HAM. Piagam PBB. dan Bab IX Pasal 104 tentang Pengadilan HAM. Lembaga Penegak HAM Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Oleh sebab itu. tanggal 7 Juni 1993. membatasi. dijunjung tinggi. 50 Tahun 1993. e. . Selain itu. dan Piagam Mukadimah. atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh undang-undang. maka perlu adanya penegakan dan pendidikan HAM. 4. Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada manusia sebagai makhluk Tuhan YME dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. dan pemerintahan. negara membentuk Komisi Hak Asasi Manusia atau KOMNAS HAM.

c.KOMNAS HAM Komnas HAM adalah lembaga yang mandiri yang kedudukannya setingkat dengan lembaga negara lainnya yang berfungsi melaksanakan pengkajian. penelitian. lembaga atau pihak lainnya. baik tingkat nasional. dan pencabutan peraturan perundang undangan yang berkaitan dengan hak asasi manusia. maupun internasional dalam bidang hak asasi manusia. UUD 1945. dan studi banding di negara lain mengenai hak asasi manusia. dan mediasi hak asasi manusia. e. . dan Piagam PBB serta Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. 2. Pembahasan berbagai masalah yang berkaitan dengan perlindungan. Studi kepustakaan. studi lapangan. 2. Penyebarluasan wawasan mengenai hak asasi manusia kepada masyarakat Indonesia. f. Wewenang dalam bidang penyuluhan a. regional. pemantauan. Kerja sama pengkajian dan penelitian dengan organisasi. penyuluhan. b. Pengkajian dan penelitian berbagai peraturan perundangundangan untuk memberikan rekomendasi mengenai pembentukan. perubahan. penegakan dan pemajuan hak asasi manusia. Wewenang dalam bidang pengkajian penelitian a. Tujuan Komnas HAM antara lain: 1. Mengembangkan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan hak asasi manusia sesuai dengan Pancasila. Meningkatkan perlindungan dan penegakan hak asasi manusia guna berkembangnya pribadi manusia Indonesia seutuhnya dan kemampuannya berpartisipasi dalam berbagai bidang kehidupan Wewenang Komnas HAM: 1. d. Penerbitan hasil pengkajian dan penelitian. Pengkajian dan penelitian berbagai instrument internasional hak asasi manusia dengan tujuan memberikan saran-saran mengenai kemungkinan aksesi dan atau ratifikasi.

Wewenang dalam bidang mediasi a. Pengamatan pelaksanaan hak asasi manusia dan penyusunan laporan hasil pengamatan tersebut. lembaga. f. Pemeriksaan setempat terhadap rumah. pekarangan. dan tempat-tempat lainnya yang diduduki atau dimiliki pihak tertentu dengan persetujuan ketua pengadilan. dan acara pemeriksaan oleh pengadilan yang kemudan pendapat Komnas HAM tersebut wajib diberitahukan oleh hakim kepada para pihak. dan kepada saksi pengadu diminta menyerahkan bukti yang diperlukan. Upaya peningkatan kesadaran masyarakat tentang hak asasi manusia melalui lembaga pendidikan formal dan nonformal serta berbagai kalangan lainnya. Penyelidikan dan pemeriksaan terhadap peristiwa yang timbul dalam masyarakat yang berdasarkan sifat atau lingkupnya patut diduga terdapat pelanggaran hak asasi manusia. c. maupun internasional dalam bidang hak asasi manusia. b. . Perdamaian kedua belah pihak. g. Pemberian pendapat berdasarkan persetujuan ketua pengadilan terhadap perkara tertentu yang sedang dalam proses peradilan. atau pihak lainnya.b. regional. 4. bangunan. c. e. bilamana dalam perkara tersebut terdapat pelanggaran hak asasi manusia dalam masalah publik. Pemanggilan saksi untuk diminta dan didengar kesaksiannya. 3. Kerja sama dengan organisasi. baik di tingkat nasional. Pemanggilan terhadap pihak terkait untuk memberikan keterangan secara tertulis atau menyerahkan dokumen yang diperlukan sesuai dengan aslinya dengan persetujuan ketua pengadilan. d. pemanggilan kepada pihak pengadu atau korban maupun pihak yang diadukan untuk dimintai dan didengar keterangannya. Peninjauan di tempat kejadian dan tempat lainnya yang dianggap perlu. Wewenang dalam pemantauan a.

mediasi. Penyelesaian perkara melalui cara konsultasi. apakah rakyatnya benar-benar dapat menikmati keadilan. akan tetapi ada tidaknya rule of law di dalam suatu negara ditentukan oleh ”kenyataan”. Ada tidaknya penegakan hukum. tidak cukup hanya ditentukan oleh adanya hukum saja. Pemberian saran kepada para pihak untuk menyelesaikan sengketa melalui pengadilan. hal ini dapat diartikan bahwa setiap negara mempunyai aparat penegak hukum. Friedman (1959) membedakan rule of law menjadi dua. tidak personal. 6. konsiliasi. . bersamaan dengan kelahiran negara berdasar hukum (konsitusi) dan demokrasi. rule of law terkait dengan penegakan hokum yang menyangkut ukuran hukum yaitu baik dan buruk (just and unjust law). Kehadiran rule of law boleh disebut sebagai reaksi dan koreksi terhadap negara absolute (kekuasaan di tangan penguasa) yang telah berkembang sebelumnya. dan otonom. negosiasi. maupun dari pemerintahannya. yaitu pengertian secara formal (in the formal sense) dan pengertian secara hakiki/materiil (ideological sense).b. Rule of law merupakan suatu legalisme yang mengandung gagasan bahwa keadilan dapat dilayani melalui pembuatan sistem peraturan dan prosedur yang bersifat objektif. dan penilaian ahli. dalam arti perlakuan yang adil dan baik dari sesama warga negaranya. Sedangkan secara hakiki. Fungsi Rule of Law Fungsi rule of law pada hakikatnya merupakan jaminan secara formal terhadap ”rasa keadilan” bagi rakyat indonesia dan juga ”keadilan sosial”. tidak memihak. rule of law diartikan sebagai kekuasaan umum yang terorganisasi (organized public power). sehingga inti dari rule of law adalah adanya jaminan keadilan yang dirasakan oleh masyarakat/bangsa. ada tidaknya penegakan hokum ditentukan oleh ada tidaknya keadilan yang dapat dinikmati setiap anggota masyarakat. Rule of law tidak saja hanya memiliki sistem peradilan yang sempurna di atas kertas belaka. Secara formal. penegakan hukum atau rule of law merupakan suatu doktrin dalam hukum yang mulai muncul pada abad ke-19. Berdasarkan pengertiannya. c. akan tetapi lebih dari itu. 5. Pengertian Rule of Law Secara historis.

hingga saat ini masih nihil dari upaya pembebasan. Dalam Bab X A tentang Hak Asasi Manusia. 3.sehingga diatur pada Pembukaan UUD 1945. bersifat tetap dan instruktif bagi penyelenggaraan negara. baik di tingkat pusat maupun daerah. inti dari Rule of Law adalah jaminan adanya keadilan bagi masyarakat. Kasus “Pembajakan Kapal Indonesia oleh Perompak Somalia” Kasus pembajakan di lepas pantai oleh perompak Somalia yang dialami kapal Sinar Kudus pada 16 Maret 2011 lalu. Prinsip-prinsip di atas merupakan dasar hukum pengambilan kebijakan bagi penyelenggara negara/pemerintahan. Kecamatan Ngadiluwih. Kabupaten Kediri. Negara indonesia adalah negara hukum (Pasal 1 ayat 3). Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja (Pasal 28D ayat 2). Hingga saat ini PT Samudera Indonesia sebagai pemilik kapal dianggap belum serius melakukan pembebasan. yang berkaitan dengan jaminan atas rasa keadilan. 4. perlindungan. Penjabaran prinsip-prinsip rule of law secara formal termuat di dalam pasalpasal UUD 1945. V. STUDI KASUS a. jaminan. 2. warga Desa Purwokerto. terutama keadilan sosial. Kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan (Pasal 24 ayat 1). sehingga 31 ABK yang 20 diantaranya Warga Negara Indonesia (WNI) merasa sangat tertekan. 5. . dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum (Pasal 28D ayat 1). yaitu: 1. Keluarga ABK. salah satunya dari Kabupaten Kediri merasa cemas dan berharap pemerintah segera turun tangan. terutama keadilan sosial. Salah satu ABK kapal Sinar Kudus adalah Mas Bukhin (37). Segenap warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya (Pasal 27 ayat 1). antara lain bahwa setiap orang berhak atas pengakuan. Dengan demikian. memuat 10 pasal.

Belanda." tandas Febi. "Mungkin ini yang terakhir kerja sampai ke Eropa." ungkap Yunita dengan mata berkaca-kaca. Nanti kalau layar lagi.Samudera Indonesia sejauh ini dianggap belum melakukan tindakan apapun." sambungnya. Terkait pembajakan yang dialami suaminya. keponakan Mas Bukhin saat ditemui detiksurabaya. Yunita mengaku sebenarnya sudah memiliki firasat. Kecamatan Kota. "Saya di Kediri lapor ke Polres kan jelas salah alamat. Kalau dirupiahkan sekitar dua puluh tiga miliar. Ibu dari Maya Atria dan Satria Luhuring Pambudi tersebut sementara hanya bisa berdoa." ungkap Febi Susilo. Menyikapi permintaan pamannya. Sementara Yunita (35). belum adanya upaya pembebasa dianggap sebagai bentuk lepas tanggung jawab yang tak semestinya ditunjukkan. sejauh ini sepertinya gak ada tindakan. Bahkan telepon kalau tujuannya minta agar bisa segera dibebaskan juga diizinkan.com di rumahnya."Kontak terakhir ke saya Sabtu kemarin. Febi yang tercatat sebagai Anggota Sat Brimob Polda Jatim menambahkan. Febi mengaku hanya bisa melaporkannya via kotak aduan online Mabes Polri. Namun karena bekerja di pelayaran sudah dijalani suaminya sejak tahun 1996 silam. itupun tak lebih dari 5 menit. meski kondisi ABK seluruhnya dipastikan aman. dia tak menjadikan apa yang dirasakannya sebagai alasan melarang keberangkatan. cukup yang dalam negeri saja. Sulawesi Selatan ke Roterdam. . Tapi kan tetak gak nyaman. Intinya dia minta saya hubungi Kapolri agar membantu membebaskan. karena perusahaan sepertinya sudah lepas tangan. Kamis (31/3/2011). "Makan. Kota Kediri. Kapal bermuatan biji nikel tersebut berangkat pada tanggal 28 Februari 2011 dan seharusnya sampai 34 hari kemudian. Kapal Sinar Kudus dibajak oleh perompak Somalia pada 16 Maret 2011 di perairan Laut Arab. Kelurahan Burengan." tegas Febi. saat melakukan perjalanan dari Pomala. suaminya secepatnya bisa dibebaskan. jadi saya lapornya via email ke Mabes (Polri). "Pembajaknya minta tebusan dua setengah juga dollar Amerika. PT. Nah perusahaan yang seharusnya lapor langsung. meski keberadaannya di Jakarta. salat masih boleh. dan sejauh ini belum mendapatkan tanggapan. istri dari Mas Bukhin juga menyampaikan permintaan yang sama.

2. HAM merupakan hak yang melekat pada diri manusia yang bersifat kodrati dan fundamental sebagai suatu anugerah Tuhan yang harus dihormati. masyarakat."Pas berangkat dia telepon kakaknya. sehingga inti dari rule of law adalah adanya jaminan keadilan yang dirasakan oleh masyarakat/bangsa. b. maupun dari pemerintahannya. minta agar menjaga saya dan anakanak. antara lain bahwa setiap orang berhak atas pengakuan. misalnya dana untuk merenovasi gedung DPR. jaminan. apakah rakyatnya benar-benar dapat menikmati keadilan. dalam arti : perlakuan yang adil dan baik dari sesama warga negaranya. dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum (Pasal 28D ayat 1). Pemerintah harus menyelamatkan mereka walaupun pada akhirnya negara harus mengeluarkan uang tebusan untuk membebaskan mereka. padahal sebelumnya gak pernah seperti itu. Ada tidaknya rule of law di dalam suatu negara ditentukan oleh ”kenyataan”. dijaga. Pendapat Dalam Bab X A tentang Hak Asasi Manusia. VI. Dia juga berangkat sambil dada-dada. Itu artinya para sandra yang merupakan warga negara Indonesia berhak mendapatkan jaminan dan perlindungan dari pemerintah. atau negara. . memuat 10 pasal. dan dilindungi oleh setiap individu. Keselamatan manusia dalam hal ini mereka adalah WNI harus diprioritaskan daripada kepentingan negara lainnya. perlindungan. KESIMPULAN 1." pungkas Yunita sedih.

detik.DAFTAR PUSTAKA [1] http://www. Makalah Pendidikan Kewarganegaraan “Hak Asasi Manusia dan Rule of Law” .com/read/2011/03/31/123506/1605582/475/keluarga-abkasal-kediri-berharap-pemerintah-turun-tangan [3] Politeknik Telkom.com/doc/54517404/makalah-HAM-dan-Rule-of-law [2] http://surabaya.scribd.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful