ALIRAN KHALAF

Deni Hamdani

Dian Rachmawati
Diana Vici Pandjaitan Abdul Rosad

Kelompok 7

Dalam mimpinya Rasulullah mengingatkan agar meninggalkan faham Mutazilah dan beralih ke faham yang telah di riwayatkan dari beliau. Al-asy‟ari meninggalkan faham Mutazilah karena setelah bermimpi bertemu dengan Rosulullah SAW. 1.   . Al-Asy‟ari Latar belakang kemunculan al-asy‟ari Nama lengkap Al-asyari adalah Abu al-Hasan Ali bin Ismail bin Ishaq bin Salim bin Imail bin Abdillah bin Musa bin Bilal bin Burdah bin Abi Musa Al-Asy‟ary. Ia lahir di Bashrah pada tahun 260 H/875 M. Ia wafat ketika al-asy‟ary masih kecil. sebabyak tiga kali yaitu pada malam ke 10. AL-MATURIDI) Kata khalaf biasanya digunakan untuk merujuk para ulama yang lahir setelah abad ke-3 H dengan karakteristik yang bertolak belakang dengan apa yang dimiliki salaf. A. 20 dan 30 bulan ramadhan. Ayah Al-asy‟ary adalah seorang yang berfaham ahlusunnah dan ahli hadits.ALIRAN KHALAF (AL-ASY‟ARI. ia hijrah ke kota Baghdad dan wafat di sana pada tahun 324 H/935 M. Ketika berusia 40 tahun. Sebelum wafat ia berwasiat kepada sahabatnya yang bernama Zakaria bin Yahya As-saji agar mendidik Al-Asy‟ari kemudian menjadi tokoh Mu‟tazilah. Menurut Ibnu asakir.

sifat-sifat Allah itu unik sehingga tidak dapat dibandingkan dengan sifatsifat manusia yang tampaknya mirip. Akal dan wahyu kriteria baik dan buruk Walaupun Al-asy‟ari dan orang-orang mutazilah mengakui pentingnya akan dan wahyu. Al-asy‟ari mengutamakan wahyu. Allah adalah pencipta (khaliq) perbuatan manusia. mereka berbeda dalam menghadapi persoalan yang memperoleh penjelasan kontradiktif dari akal dan wahyu. Menurutnya. hanya Allah lah yang mampu menciptakan segala sesuatu (termasuk keinginan manusia). Kebebasan dalam berkehendak (free will) Dari dua pendapat yang ekstrim. . yakni jabariah dan fatalistic dan penganut faham pradterminisme semata-mata dan mutazilah yang menganut faham kebebasan mutlak dan berpendapat bahwa manusia menciptakan perbuatannya sendiri. sedangkan manusia sendiri yang mengupayakannya (muktasib). sementara Mutazilah mengutamakan akal. seperti mempunyai tangan dan kaki dan ini tidak boleh diartikan secara hartiah. Alasy‟ari membedakan antara khaliq dan kasb.DOKTRIN-DOKTRIN TEOLOGI AL-ASY‟ARI    Tuhan dan sifatnya Kelompok mutazilah berpendapat bahwa sifat-sifat Allah tidak lain adalah esensiesensinya Al-asy‟ary yang berpendapat bahwa Allah memang memiliki sifat-sifat itu.

Melihat Allah Al-asy‟ari tidak sependapat dengan kelompok ortodoks ekstrim. DOKTRIN-DOKTRIN TEOLOGI AL-ASY‟ARI . Keadilan Pada dasarnya Al-asy‟ari dan mutazilah setuju bahwa Allah itu adil. Kedudukan orang berdosa menurut Al-Asy‟ari mukminin yang berdosa besar adalah mukminin yang fasik. terutama zahiriyah yang menyatakan bahwa Allah dapat dilihat di akherat dan mempercayai bahwa Allah bersemayam di Arsy. Menurutnya. sebab iman tidak mungkin hilang karena dosa selain kufur. huruf dan bunyi.    Qadimnya Al-Quran Mutazilah mengatakan bahwa Al-Qur'an diciptakan (makhluk) sehingga tak qadim serta pandangan mazhab Hambali dan Zahiriah yang mengatakan bahwa Al-Qur'an adalah kalam Allah (yang qadim dan tidak diciptakan). Selain itu ia tidak sependapat dengan mutazilah yang mengingkari ru‟yatullah (melihat Allah) di akherat. semua itu tidak melekat pada esensi Allah dan karenanya tidak qadim. Dalam rangka mendamaikan kedua pandangan yang saling bertentangan itu Al-asy‟ari mengatakan bahwa walaupun Al-Qur'an terdiri atas kata-kata. Al-asy‟ari yakin bahwa Allah dapat dilihat atau bilamana ia menciptakan kemampuan penglihatan manusia untuk melihatnya. Al-asy‟ari tidak sependapat dengan mutazilah yang mengharuskan Allah berbuat adil sehingga ia harus menyiksa orang yang salah dan memberi pahala kepada orang yang berbuat baik. Zahiriah bahkan berpendapat bahwa semua huruf. kata dan bunyi Al-Qur'an adalah qadim. Allah tidak memiliki keharusan apapun karena ia adalah penguasa mutlaq.

Selain itu ada pula karangan-karangan yang diduga ditulis oleh Al-Maturidi. Karir pendidikan Al-Maturidi lebih dikonsentrasikan untuk menekuni bidang teologi dari pada fiqih. dll. diantaranya adalah kitab Tauhid. di wilayah Trmsoxiana di Asia Tengah. gurunya dalam bidang fiqih dan teologi yang bernama Nasyr bin Yahya AlBalakhi. daerah yang sekarang disebut Uzbekistan. Tahun kelahirannya tidak diketahui pasti. hanya diperkirakan sekitar pertengahan abad ke-3 hijriyah. Ta‟wil Al-Qur'an Makhas AsySyara‟I.AL-MATURIDI  Latar belakang kemunculan Al-Maturidi Abu Manshur Muhammad ibn Muhammad ibn Mahmud AlMaturidi. . ia wafat pada tahun 268 H. Ia dilahirkan di sebuah kota kecil di daerah Samarkan yang bernama Maturid. yaitu Risalah fi Al-aqaid dan syarh Fiqh Al-Akbar. Ia wafat pada tahun 333 H/944 M. Pemikiranpemikirannya banyak dituangkan dalam bentuk karya tulis. al-Maturidi hidup pada masa khalifah Al-Mutwakil yang memerintah pada tahun 232-274 H/847-861 M. Al-jald.

 Kekuasaan dan kehendak mutlak Tuhan Menurut Al-Maturidi qudrat Tuhan tidak sewenang-wenang (absolut). Al-Maturidi mempertemukan antara ikhtiar sebagai perbuatan manusia dan quadrat Tuhan sebagai pencipta perbuatan manusia. mengetahui Tuhan dan kewajiban mengetahui Tuhan dapat diketahui dengan akal. Al-Maturidi mendasarkan pada Al-Quran dan akal dalam bab ini aia sama dengan Al-asy‟ari. Kemampuan akal dalam mengetahui dua hal tersebut sesuai dengan ayat-ayat Al-Qur'an yang memerintahkan agar manusia menggunakan akal dalam usaha memperoleh pengetahuan dan keimanannya terhadap Allah melalui pengamatan dan pemikiran yang mendalam tentang makhluk ciptaannya. Kalau akal tidak mempunyai kemampuan memperoleh pengetahuan tersebut. . Dalam hal ini.  Perbuatan Manusia Menurut Al-Maturidi perbuatan manusia adalah ciptaan Tuhan karena segala sesuatu dalam wujud ini adalah ciptaannya. tentunya Allah tidak akan menyuruh manusia untuk melakukannya. Menurut Al-Maturidi.DOKTRIN-DOKTRIN TEOLOGI AL-MATURIDI  akal dan wahyu Dalam pemikiran teologinya. tetapi perbuatan dan kehendaknya itu berlangsung sesuai dengan hikmah dan keadilan yang sudah di tetapkannya sendiri.

Perbedaan keduanya terletak pada pengakuan Al-Maturidi tentang adanya sifat-sifat Tuhan. dan tidak ada yang memaksa atau membatasi kehendak Tuhan kecuali karena ada hikmah dan keadilanyang ditentukan oleh kehendak-Nya sendiri. namun melihat Tuhan.   MelihatTuhan Al-Maturidi mengatakan bahwa manusia dapat melihat Tuhan.DOKTRIN-DOKTRIN TEOLOGI AL-MATURIDI  Sifat Tuhan Dalam hal ini faham Al-Maturidi cenderung mendekati faham mutzilah. kelak di akherat tidak dalam bentuknya (bila kaifa). kecuali semuanya atas kehendak Tuhan. antara lain firman Allah dalam surat Al-Qiyamah ayat 22dan 23.  Kalam Tuhan Al-Maturidi membedakan antara kalam yang tersusun dengan huruf dan bersuara dengan kalam nafsi (sabda yang sebenarnya atau kalam abstrak). sedangkan kalam yang tersusun dari huruf dan suara adalah baharu (hadist). karena keadaan di akherat tidak sama dengan keadaan di dunia. Hal ini diberitahukan oleh AlQur'an. Perbuatan Manusia Menurut Al-Maturidi. Kalam nafsi adalah sifat qadim bagi Allah. . sedangkan mutazilah menolak adanya sifat-sifat Tuhan. tidak ada sesuatu yang terdapat dalam wujud ini.

DOKTRIN-DOKTRIN ALMATURIDI Pengutusan Rasul Pandangan Al-Maturidi tidak jauh beda dengan pandangan mutazilah yang berpendapat bahwa pengutusan Rasul ke tengah-tengah umatnya adalah kewajiban Tuhan agar manusia dapat berbuat baik dan terbaik dalam kehidupannya.  Pelaku dosa besar Al-Maturidi berpendapat bahwa orang yang berdosa besar tidak kafir dan tidak kekal di dalam neraka walaupun ia mati sebelum bertobat.  .

Maka ketika terjadi fitnah yakni bid‟ah mereka menanyakan „sebutkan para periwayat yang menyampaikan kepadamu hadits tersebut‟ dengan cara demikian mereka dapat memeriksa masing-masing para periwayat tersebut. Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Kitab Shalihnya bahwa “dulu para shabat tidak pernah menanyakan tentang isnad (urut-urutan sumber riwayat) ketika membawakan hadits Nabi SAW. Bila dari ahlus sunnag diambil dan bila ahlul bid‟ah ditolak.AHLUS SUNNAH WAL JAMAAH Awal mula timbulnya istilah ahlu Sunnah wal jamahidak diketahui secara pasti kapan dan dimana munclnya karena sesungguhnya istilah Ahlus Sunnag wal Jamaah mulai dipopulerkan oleh para ulama salaf ketika semakin mewabahnya bid‟ah dikalangan umat islam. Yang jelas wabah bid‟ah itu mulai berjangkit pada jamannya tabi‟in dan jaman tabi‟in ini yang bersuasana demikian dimulai di jaman khalifah Ali bin Abi Thalib radiallahu anhu.” . apakah mereka itu dari ahlus sunnah atau ahlul bid‟ah.

keadilan dan kedudukan orang berdosa. Pemikiran-pemikiran Al-Asy‟ari diantaranya Tuhan dan sifat-sifatnya. melihat Tuhan.      . AlMaturidi hidup pada masa khalifah Al-Mutawakil yang memerintah pada tahun 232-274 H/847-861 M. akal dan wahyu dan kriteria baik dan buruk. Doktrin-doktrin teologi al-Maturidi diantaranya akal dan wahyu. Ayah beliau yaitu seorang yang berfaham ahlusunnah dan ahli hadits. Nama lengkap Al-Asy‟ari adalah Abu Al-Hasan Ali bin Ismail bin Ishaqi bin Salim bin Ismail bin Abdillah bin Musa bin Bilal bin Abi Burdah bi Abi Musa Al-Asy‟ari. kariri pendidikan beliau lebih dikonsentrasikan untuk menekuni bidang teologi dari pada fiqih. Berkat didikannya. Al-Asy‟ari kemudian menjadi tokoh Mutazilah. Sebelum ayah beliau wafat. beliau ditinggalkan oleh ayahnya ketika masih kecil. perbuatan manusia. kalam Tuhan. ayak beliau berwasiat kepada Zakaria bin Yahya As-Saji agar mendidik Al-Asy‟ari.KESIMPULAN  Kata khalaf biasanya digunakan untuk merujuk para ulama yang lahir setelah abad ke-3 H dengan karakteristik yang bertolak belakang dengan apa yang dimiliki salaf. tapi kemudian ia keluar dari Mu‟tazilah dan berfaham ahlussunah. kekuasaan dan kehendak mutlak Tuhan. perbuatan manusia. kebebasan dalam berkehendak. Awal mula timbulnya istilah ahlus sunah wal jamaah tidak diketahui secara pastikapan dan dimana munculnya karena sesungguhnya istilah ahlus sunnah wal jamaah mulai dipopulerkan oleh para ulama salaf ketika semakin mewabahnya berbagai bid‟ah di kalangan ummat Islam. pengutusan Rasul dan dosa besar. Al-Maturidi dilahirkan disebuah kota kecil di daerah Samarkan yang bernama Maturid. qodimnya Al-Qur‟an melihat Allah. sifat Tuhan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful