HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA I.

LATAR BELAKANG Hak asasi manusia bukanlah merupakan sebuah masalah baru bagi masyarakat dunia. Masalah hak asasi manusia sudah mulai dilontarkan sejak lahirnya Magna Charta di Inggris pada tahun 1215 oleh Raja Lockland, hingga lahirnya Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang hak asasi manusia, yaitu “Universal Declaration of Human Right” pada 10 Desember 1948.1 Walaupun hak asasi manusia bersifat universal, namun dalam pelaksanaannya dapat berbeda karena adanya ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya dari tiap-tiap negara. Oleh karena itu, bagi negara-negara yang baru akan melaksanakan hak asasi manusia terkadang mengalami berbagai macam beturan, baik dari masyarakat maupun pemerintah negara. Permasalahan yang mendasar adalah bagaimana memperjuangkan tempat yang terhormat di mata dunia dengan melaksanakan hak asasi manusia tanpa mengorbankan identitas bangsa. Sesuai dengan kesepakatan internasional, pelaksanaan hak asasi manusia merupakan wewenang dan tanggung jawab setiap pemerintah negara dengan memperhatikan sepenuhnya keanekaragaman tata nilai, sejarah, kebudayaan, sistem politik, tingkat pertumbuhan sosial dan ekonomi, serta faktor-faktor lain yang dimiliki oleh bangsa tersebut. Dengan demikian, hak asasi manusia sebagai suatu prinsip memang bersifat universal, namun sebagai suatu sistem nilai, hak asasi manusia akan berbeda antara yang satu dengan

1

Prof. H. Rozali Abdullah, S. H dan Syamsir, S. H, Perkembangan HAM dan Keberadaan Peradilan HAM di Indonesia, 2002, hlm. 9

Bagaimanakah penerapan hak asasi manusia di Indonesia? 4. maka pemerintah mengundangkan peraturan tentang hak asasi manusia agar pelaksanaan hak asasi manusiadi Indonesia bisa berjalan lancar dan dapat didukung oleh semua pihak. Dalam undangundang. dkk. Apa sajakah macam-macam hak asasi manusia? 3. dan ditegakkan demi peningkatan martabat kemanusiaan. RUMUSAN MASALAH 1. ditekankan bahwa negara Indonesia mengakui dan menjunjung tinggi hak asasi manusia dan kebebasan dasar manusia sebagai hak kodrati yang melekat dan tidak terpisahkan dari manusia yang harus dilindungi. serta keadilan. Pendidikan Kewarganegaraan 1 SMP/MTs. Apa sajakah kasus-kasus hak asasi manusia yang terjadi di Indonesia? III. Apakah pengertian hak asasi manusia? 2. kesejahteraan. Dalam mempertimbangkan masalah ini.S.yang lainnya karena dipengaruhi oleh kondisi dan situasi negara yang bersangkutan. Di Indonesia. hlm. PEMBAHASAN 2 C. Apa sajakah lembaga-lembaga yang menangani hak asasi manusia di Indonesia? 6. kecerdasan.T Kansil. Apa sajakah yang termasuk kejahatan terhadap hak asasi manusia? 7. kebahagiaan. dalam melaksanakan berbagai hasil keputusan maupun konvensi internasional mengenai hak asasi manusia harus memperhatikan faktor objektif yang ada tanpa mengorbankan identitas bangsa2. 2007. Bagaimanakah perundang-undangan di Indonesia mengatur hak asasi manusia? 5. dihormati. 65 . II.

B. hak asasi manusia adalah sejumlah hak yang melekat dan berakar pada setiap pribadi manusia. Pengertian Hak Asasi Manusia Hak Asasi manusia adalah hak pokok atau hak dasar yang dibawa oleh manusia sejak lahir yang secara kodrat melekat pada setiap manusia dan tidak dapat dipisahkan karena merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa3. Macam-macam Hak Asasi Manusia 3 Drs. Menurut Prof. hlm. dan dilindungi oleh negara. hak-hak asasi manusia bersifat universal. dkk. dijunjung tinggi. Koentjoro Poerbo Pranoto (1976). dan justru karena manusianya hak tersebut tidak dapat dicabut oleh siapapun juga karena apabila dicabut akan hilang kemanusiaannya. Sedangkan menuraut G. J. pemerintah. 2006.A. hukum. hak asasi manusia adalah hak yang bersifat asasi. Wolhots. dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. 39 Tahun 1999. Kewarganegaraan 1 Menuju Masyarakat Madani SMA kelas X. Maksunya adalah hak-hak tersebut menurut kodratnya tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya. sehinga bersifat suci. 59 . Chotib. Berdasarkan pengertian di atas. Berdasarkan Pasal 1 angka 1 UU No. Hal ini dikarenakan hak dasar ini dimiliki oleh setiap manusia dan tidak dapat dipisahkan dari tiap pribadi manusia dimanapun dan kapanpun manusia itu berada. Hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerahNya yang wajib dihormati.

menyatakan pendapat. Hak Asasi Manusia di Indonesia 4 Ramdlon Naning. dan pembelaan hukum)4. peradilan. 4. serta hak mengadakan suatu perjanjian atau kontrak. dan memanfaatkannya. 2.1. Hak Asasi Persamaan Hukum (Rights of Legalequality) Hak memperoleh perlakuan yang sama dalam keadilan hukum dan pemerintahan. 5. 3. mendirikan organisasi politik. S. 6. serta mengajukan petisi. H. kritik. seperti hak memilih dan dipilih. hlm. 17 . Hak Asasi Politik (Polytical Right) Hak untuk diakui dalam kedudukan sebagai warga Negara yang sederajat. Hak Asasi Pribadi (Personal Right) Meliputi hak kemerdekaan memeluk agama. Hak Asasi Ekonomi atau Hak Milik (Property Right) Hak kebebasan memiliki sesuatu. hak membeli dan menjual sesuatu. dan kebebasan berserikat atau berorganisasi. Setiap warga negara memiliki hak keikutsertaan dalam pemerintahan. Cita dan Citra Hak Asasi Manusia di Indonesia. penangkapan. beribadah sesuai agama masing-masing. maupun saran. 1983. Hak Asasi Sosial dan Kebudayaan (Social and Culture Rights) Hak untuk memperoleh pendidikan dan pengajaran dan hak mengembangkan kebudayaan yang disukai. Hak Asasi Perlakuan Tata Cara Peradilan dan Perlindungan Hukum (Procedural Rights) Hak mendapat perlakuan yang wajar dan adil dalam penggeledahan (razia. C.

4. dan bernegara. Kebebasan memeluk agama dan beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. Pendidikan Kewarganegaraan 1 SMP/MTs. 67. 5. . 2. melindungi. 2007. hlm. Hak asasi manusia harus selalu menjadi titik tolak dan tujuan dalam penyelenggaan kehidupan bermasyarakat. hak-hak manusia harus dijamin karena kemerdekaan suatu negara bermakna kemerdekaan bagi setiap warga negaranya. Persamaan kedudukan warga negara dalam hukum dan pemerintahan. Kebebasan setiap orang yang mengemban kewajiban mengakui dan menghormati hak asasi orang lain5. Kewajiban menghormati hak manusia tersebut tercermin dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. Pada negara yang merdeka. dkk. dan aspek sosialis (bermasyarakat).S.Salah satu identitas dari suatu negara hukum adalah adanya jaminan dan perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia yang harus dihormati dan dijunjung tinggi oleh penyelenggara negara beserta segenap warga negaranya tanpa kecuali. 5 C.T. 3. yaitu aspek individualis (pribadi). terutama kaitannya dengan: 1. berbangsa. Pancasila sebagai dasar negara memiliki pemikiran bahwa manusia diciptakan Tuhan Yang Maha Esa dengan menyandang dua aspek. terutama negara dan pemerintah untuk menghormati. membela. Kemerdekaan berserikat dan berkumpul. Kewajiban tersebut juga berlaku bagi setiap organisasi pada tataran manapun. dan menjamin hak asasi manusia setiap warga negara dan penduduknya tanpa diskriminasi. Hak untuk mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan. Kansil .

Selain itu. 2. 6. 7. Hak turut serta dalam pemerintahan. 39 Tahun 1999 mengatur mengenai: 1. permasalahan hak asasi manusia juga diatur dalam Undang-Undang No. Secara lebih rinci. Untuk melaksanakan kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945. 5. Hak atas kesejahteraan. 39 Tahun 1999 yang berpedoman pada Deklarasi Hak Asasi Manusia Perserikatan BangsaBangsa tanggal 1948 dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan dan pembangunan hukum nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.6. Hak keluaraga dan melanjutkan keturunan. . Hak atas kebebasab pribadi. Hak untuk hidup dan hak untuk tidak dihilangkan paksa atau tidak dihilangkan nyawa. Hak atas rasa aman. menegakkan. Hak untuk memperoleh pendidikan dan pengajaran. 4. Hak mengembangkan diri. Undang-Undang No. Hak memperoleh keadilan. 3. dan menyebarluaskan pemahaman mengenai hak asasi manusia kepada seluruh masyarakat. 8. Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia telah menetapkan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor XVII/MRR/1998 tentang hak asasi manusia yang menugaskan kepada lembaga-lembaga tinggi negara dan seluruh aparatur pemerintah untuk menghormati.

undang-undang No.S. 39 Tahun 1999 juga mengatur tentang kewajiban dasar. 76 . wewenang. Kansil. 10. dan mediasi tentang hak asasi manusia6. 2007. Oleh karenanya. hlm. tugas. Hak wanita dan anak. serta tugas dan tanggung jawab pemerintah dalam penegakan hak asasi manusia. Pengkajian dan penelitian berbagai instrumen internasional hak asasi manusia dengan tujuan memberikan saran-saran mengenai kemungkinan aksesi dan atau ratifikasi.9. penelitian. Undang-undang ini memandang kewajiban dasar manusia merupakan sisi lain dari hak dasar manusia. dan tanggung jawab untuk melaksanakan pengkajian.T. Lembaga Perlindungan Hak Asasi di Indonesia 1. b. maka tidak akan mungkin hak asasi manusia akan terlaksana dan ditegakkan. Pendidikan Kewarganegaraan 1 SMP/MTs. Pengkajian dan penelitian terhadap berbagai peraturan perundangundangan untuk memberikan rekomendasi mengenai pembentukan 6 C. pemantauan. Tanpa menjalankankewajiban dasar manusia. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sebagai lembaga mandiri mempunyai fungsi. D. dkk. hak asasi manusia seseorang harus dibatasi oleh kewajiban menghormati hak asasi orang lain. Hak atas kebebasan beragama. maka Komnas HAM memiliki wewenang untuk melakukan : a. Dalam melaksanakan fungsi pengkajian dan penelitian. penyuluhan. penelitian. Di samping itu.

Kerja sama pengkajian dan penelitian dengan organisasi. maka Komnas HAM memiliki wewenang melakukan : a. Pembahasan berbagai masalah yang bekaitan dengan perlindungan. baik tingkat nasional. . Kerjasama dengan organisasi. Penyebarluasan wawasan mengenai hak asasi manusia kepada masyarakat Indonesia.perubahan. maupun internasional dalam bidang hak asasi manusia. b. regional. dan pemajuan hak asasi manusia. atau pihak lainnya. Studi kepustakaan. c. lembaga. Penerbitan hasil pengkajian dan penelitian. penegakan. f. studi lapangan. maupun internasional dalam bidang hak asasi manusia Dalam rangka melaksanakan fungsi penyuluhan. baik di tingkat nasional. dan studi banding di negara lain mengenai hak asasi manusia. e. Upaya peningkatan kesadaran masyarakat tentang hak asasi manusia melalui lembaga pendidikan formal dan nonformal serta berbagai kalangan lainnya. d. dan pencabutan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan hak asasi manusia c. Komnas HAM memiliki wewenang pula untuk melakukan : a. lembaga. Pengamatan pelaksanaan hak asasi manusia dan penyusunan laporan hasil pengamatan tersebut. atau pihak lainnya. Dalam rangka melaksanakan fungsi pemantauan. regional.

. Komnas HAM juga berwenang melakukan : a. bilamana dalam perkara tersebut terdapat pelanggaran hak asasi manusia dalam masalah publik dan acara pemeriksaan oleh pengadilan yang kemudian pendapat Komnas HAM tersebuat wajib diberitahukan oleh hakim kepada para pihak. dan kepada saksi pengadu dimintai menyerahkan bukti yang diperlukan. Pemanggilan kepada pihak pengadu atau korban maupun pihak yang diadukan untuk dimintai dan didengar keterangannya. bangunan. Perdamaian kedua belah pihak. pekarangan.b. Pemberian pendapat berdasarkan persetujuan ketua pengadilan terhadap perkara tertentu yang sedang dalam proses peradilan. Penyelidikan dan pemeriksaan terhadap peristiwa yang timbul dalam masyarakat yang berdasarkan sifat atau lingkupnya patut diduga terdapat pelanggaran hak asasi manusia. Dalam melaksanakan fungsi mediasi. Pemanggilan terhadap pihak terkait untuk memberikan keteranagan secara tertulis atau menyerahkan dokumen yang diperlukan sesuai dengan aslinya dengan persetujuan ketua pengadilan g. Pemeriksaan setempat terhadap rumah. d. c. Pemanggilan saksi untuk dimintai dan didengar kesaksiannya. Peninjauan di tempat kejadian dan tempat lainnya yang dianggap perlu f. dan tempat-tempat lainnya yang diduduki atau dimiliki pihak tertentu dengan persetujuan Ketua Pengadilan h. e.

b. Pengadilan HAM Ad Hoc Pengadilan ini berperan dalam menyelesaikan perkara HAM pada pengadilan HAM karena keterbatasan wewenang untuk memeriksa dan . Penyelesaian perkara melalui cara konsultasi. baik tertulis. negosiasi. 2. Pemberian saran kepada para pihak untuk menyelesaikan sengketa melalui pengadilan d. dan penilaian ahli. maupun lisan. mediasi konsiliasi. Pengadilan HAM bertugas memeriksa dan memutuskan perkara pelanggaran HAM berat seperti kejahatan genosida dan kejahatan terhadap manusia. Pengaduan pelanggaran hak asasi manusia juga meliputi pengaduan perwakilan sebuah kelompok yang dilanggar hak asasinya. dan dengan identitas pengadu yang benar. maka boleh melakukan pengaduan ke Komnas HAM disertai dengan alasan yang kuat. 3. Penyampaian rekomendasi atas suatu kasus pelanggaran hak asasi manusia kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia Setiap warga negara yang merasa hak asasinya dilanggar. e. Pengadilan Hak Asasi Manusia Menurut UU Nomor 26 Tahun 2000 pengadilan HAM adalah pengadilan khusus yang berada di lingkungan umum dan berkedudukan di daerah kabupaten atau kota. c. Penyampaian rekomendasi atas suatu kasus pelangaran hak asasi manusia kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti penyelesaiannya.

2006. kelompok etnis. H. Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Lembaga ini merupakan alternatif penyelesaian pelanggaran HAM berat di luar pengadilan HAM yang dibentuk dengan undang-undang. Menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang akan mengakibatkan kemusnahan secara fisik baik seluruh atau sebagiannya.memutuskan perkara pelanggaran berat yang terjadi sebelum diundangkannya UU No. 26 Tahun 2000. Kewarganegaraan 1 Menuju Masyarakat Madani SMA kelas X. Chotib. hlm. ( Pasal 8 UU Nomor 26 Tahun 2000) 2. bangsa. Kewarganegaraan 1 Menuju Masyarakat Madani SMA kelas X. Kejahatan terhadap Kemanusiaan 7 8 Drs. hlm. d.8 E. b. 2002. Chotib. Perkembangan HAM dan Keberadaan Peradilan HAM di Indonesia. 2006. dkk.68 Drs. Memindahkan secara paksa anak-anak dari kelompok tertentu ke kelompok lain.7 Penanganan ini diusulkan oleh DPR dengan keputusan presiden 4. hlm. dkk.68 9 Prof. ras. Memaksakan tindakan-tindakan yang bertujuan mencegah kelahiran di dalam kelompok e. S. H. Membunuh anggota kelompok Mengakibatkan penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap anggota-anggota kelompok c.. 45 . Kejahatan Berat terhadap Hak Asasi Manusia 1. S. Kejahatan Genosida Setiap perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok. dan Syamsir. H. dan kelompok agama dengan cara9 : a. Rozali Abdullah.

H. etnis. Nomor 26 Thanun Prof. (Pasal 9 UU. Penganiayaan terhadap suatu kelompok tertentu atau perkumpulan yang didasari persamaan paham politik. budaya. h. pemaksaan kehamilan.. H. ras. Pemerkosaan. pemandulan atau sterilisasi secara paksa atau bentuk-bentuk kekerasan seksual lain yang setara. agama. 45 . 2000) 10 Penghilangan orang secara paksa Kejahatan apartheid. f. Penyiksaan. d. S. b. jenis kelamin. perbudakan seksual. dan Syamsir. c. g. Perkembangan HAM dan Keberadaan Peradilan HAM di Indonesia. 2000. Pembunuhan Pemusnahan Perbudakan Pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa Perampasan kemerdekaan atau perampasan kebebasan fisik secara sewenang-wenang yang melanggar (asasasas) ketentuan pokok hukum internasional. e.Salah satu perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dari serangan yang meluas atau sistematik yang diketahuinya bahwa serangan tersebut ditujukan secara langsung terhadap penduduk sipil berupa hal-hal seperti 10: a. Rozali Abdullah. pelacuran secara paksa. j. hlm. kebangsaan. S. atau alasan lain yang telah diakui secara universal sebagai hal yang dilarang menurut hukum internasional i. H.

11 Prof. Apabila kejahatan yang dilakukan tidak memenuhi tiga unsur tersebut. bukan Pengadilan Hak Asasi Manusia. Chotib. Rozali Abdullah. hlm. 2002. H. dkk. Hal ini sebagai pertanda dari diselenggarakan atau diadakan hanya untuk maksud tertentu yang sifatnya khusus hanya berlaku dalam kasus tertentu. 47 12 Drs. sehingga semua pengaduan atau laporan yang didasarkan KUHP tidak dapat diterima oleh jaksa 2.11 a. beberapa langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut. b. Adanya serangan yang meluas atau sistematis. Penegasan penyelidikan yang hanya dapat dilakukan oleh Komnas HAM. Kewarganegaraan 1 Menuju Masyarakat Madani SMA kelas X. 2006. Seranagan itu sebagai kelanjutan kebijakan yang berhubungan dengan organisasi. Proses peradilan yang dilaksanakan oleh peradilan HAM ad hoc atau peradilan khusus. dan Syamsir. S. S. H.. Diketahui bahwa serangan itu ditujukan secara langsung terhadap penduduk sipil. 68-69 . 12 1. c.Kejahatan terhadap kemanusiaan agar bisa dikategorikan sebagai pelanggaran hak asasi manusia yang berat harus menenuhi unsur-unsur sebagai berikut. Perkembangan HAM dan Keberadaan Peradilan HAM di Indonesia. H. F. maka tindakan tersebut digolongkan pada tindak pidana biasa yang diatur dalm Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang diadili oleh Pengadilan Pidana. hlm. Proses Penegakan Hak Asasi Manusia di Indonesia Untuk menegakkan HAM di Indonesia.

hal yang sering terjadi adalah antara aparat pemerintah dengan masyarakat. Perlindungan pada korban dan saksi karena proses peradilan yang berkaitan dengan masalah-masalah pelanggaran berat. Kasus-Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia Pelanggaran hak asasi manusia dapat terjadi dalam interaksi antara aparat pemerintah dengan masyarakat dan antar warga masyarakat. Para korban semestinya mendapat kompensasi. Tenggang waktu yang dibutuhkan hukum acara peradilan HAM dalam hal penyelidikan. G. 5. antara lain : 1.3. melainkan harus memperhatikan ketentuan-ketentuan yang terkandung dalam pandangan hidup bangsa Indonesia. jaksa. Untuk perkara prinsip tidak terdapat keadaan kadaluarsa bagi pelanggar berat terhadap HAM. Namun untuk kepentingan praktis. sehingga korban dan saksi memiliki peran yang sangat penting. seorang pekerja wanita di Jenewa(1993). penuntutan dan pemeriksaan di pengadilan. dan hakim. . Kasas terbunuhnya Marsinah. Bagi bangsa Indonesia. melaksanakan hak asasi manusia bukan berarti melaksanakan dengan sebebas-bebasnya. Dilihat dari perkembangan sejarah bangsa Indonesia. Hal ini berarti jangan sampai instansi atau orang yang diduga melanggar HAM justru secara serius mengintimidasi korban. harus ada pedoman atau pegangan tenggang waktu. 4. Namun. terdapat beberapa peristiwa besar mengenai pelanggaran besar terhadap hak asasi manusia dan mendapat perhatian tinggi dari pemerintah dan masyarakat. saksi.

Peristiwa Aceh. Di Indonesia. Pendidikan Kewarganegaraan 1 SMP/MTs.S. 10. 6. Hak asasi selalu disertai dengan kewajiban dasar manusia yang semuanya diatur. 2007. 1997. Kasus terbunuhnya wartawan Udin dari harian umum Bernas(1996). Kasus Ambon (1999). pelaksanaan hak asasi manusia akan berbeda antara negara satu dengan yang lainnya Sebagai negara hukum. 8. Peristiwa penculikan para aktivis politik (1998). yang 13 14 Tanpa pengarang. Kasus Tanjung Priok (1948).T. 7. 9.73 . Peristiwa Trisakti (1998). dihormati.13 3. DiPHKnya 3000 karyawan di Jombang(2005) 4. Kansil. KESIMPULAN Hak asasi manusia sebagai suatu prinsip yang bersifat universal dalam pelaksanaannya merupakan wewenang dan tanggung jawab setiap pemerintah negara karena sebagai suatu sistem nilai.2. 34 C. Kasus Dayak-Madura. 5. dan dilindungi oleh Negara. hlm. hlm. Peristiwa Kemerdekaan Timor Timur (1999). Hak Asasi dalam Tajuk. negara Indonesia harus memberikan jaminan dan perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. dkk. Adanya peradilan yang bebas dan legalitas hukum dengan ditunjang sistem pemerintahan yang demokratis akan memberikan iklim yang baik dalam terselenggaranya mekanisme penegakan hak asasi manusia di Indonesia. 14 11. IV. Kasus TKI di Malaysia dan di Arab Saudi.

H. H. 1997. H. harus memiliki keselarasan dan keseimbangan antara hak dan kewajiban sebagai cerminan moral yang diyakini oleh suatu bangsa. Jakarta: Ghalia Indonesia Chotib. Prof. 2002. 2007. Jakarta : Bumi Aksara Naning. S. S. Perkembangan HAM dan Keberadaan Peradilan HAM di Indonesia. H. Tanpa pengarang. Cita dan Citra Hak Asasi Manusia di Indonesia.pelaksanaan HAM nya berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Jakarta : Institut Ecata-INPI-Pact . DAFTAR PUSTAKA Abdullah. Kewarganegaraan 1 Menuju Masyarakat Madani SMA kelas X. 1983. Rozali dan Syamsir. Jakarta : Yudhistira Kansil. Drs. Pendidikan Kewarganegaraan 1 SMP/MTs. Hak Asasi dalam Tajuk. Dkk 2006.T. Ramdlon. Jakarta : Lembaga Kriminologi Universitas Indonesia. dkk.S. S. C.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful