HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA I.

LATAR BELAKANG Hak asasi manusia bukanlah merupakan sebuah masalah baru bagi masyarakat dunia. Masalah hak asasi manusia sudah mulai dilontarkan sejak lahirnya Magna Charta di Inggris pada tahun 1215 oleh Raja Lockland, hingga lahirnya Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang hak asasi manusia, yaitu “Universal Declaration of Human Right” pada 10 Desember 1948.1 Walaupun hak asasi manusia bersifat universal, namun dalam pelaksanaannya dapat berbeda karena adanya ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya dari tiap-tiap negara. Oleh karena itu, bagi negara-negara yang baru akan melaksanakan hak asasi manusia terkadang mengalami berbagai macam beturan, baik dari masyarakat maupun pemerintah negara. Permasalahan yang mendasar adalah bagaimana memperjuangkan tempat yang terhormat di mata dunia dengan melaksanakan hak asasi manusia tanpa mengorbankan identitas bangsa. Sesuai dengan kesepakatan internasional, pelaksanaan hak asasi manusia merupakan wewenang dan tanggung jawab setiap pemerintah negara dengan memperhatikan sepenuhnya keanekaragaman tata nilai, sejarah, kebudayaan, sistem politik, tingkat pertumbuhan sosial dan ekonomi, serta faktor-faktor lain yang dimiliki oleh bangsa tersebut. Dengan demikian, hak asasi manusia sebagai suatu prinsip memang bersifat universal, namun sebagai suatu sistem nilai, hak asasi manusia akan berbeda antara yang satu dengan

1

Prof. H. Rozali Abdullah, S. H dan Syamsir, S. H, Perkembangan HAM dan Keberadaan Peradilan HAM di Indonesia, 2002, hlm. 9

Apakah pengertian hak asasi manusia? 2. Bagaimanakah penerapan hak asasi manusia di Indonesia? 4. Bagaimanakah perundang-undangan di Indonesia mengatur hak asasi manusia? 5. II. RUMUSAN MASALAH 1. Dalam mempertimbangkan masalah ini. kebahagiaan. serta keadilan.yang lainnya karena dipengaruhi oleh kondisi dan situasi negara yang bersangkutan. 65 . dihormati. kesejahteraan. dalam melaksanakan berbagai hasil keputusan maupun konvensi internasional mengenai hak asasi manusia harus memperhatikan faktor objektif yang ada tanpa mengorbankan identitas bangsa2. Apa sajakah lembaga-lembaga yang menangani hak asasi manusia di Indonesia? 6.T Kansil. PEMBAHASAN 2 C. Di Indonesia. Apa sajakah kasus-kasus hak asasi manusia yang terjadi di Indonesia? III. 2007. dkk. Apa sajakah macam-macam hak asasi manusia? 3. maka pemerintah mengundangkan peraturan tentang hak asasi manusia agar pelaksanaan hak asasi manusiadi Indonesia bisa berjalan lancar dan dapat didukung oleh semua pihak. dan ditegakkan demi peningkatan martabat kemanusiaan. kecerdasan. Pendidikan Kewarganegaraan 1 SMP/MTs. hlm. Apa sajakah yang termasuk kejahatan terhadap hak asasi manusia? 7. Dalam undangundang.S. ditekankan bahwa negara Indonesia mengakui dan menjunjung tinggi hak asasi manusia dan kebebasan dasar manusia sebagai hak kodrati yang melekat dan tidak terpisahkan dari manusia yang harus dilindungi.

J. 39 Tahun 1999. Koentjoro Poerbo Pranoto (1976). Pengertian Hak Asasi Manusia Hak Asasi manusia adalah hak pokok atau hak dasar yang dibawa oleh manusia sejak lahir yang secara kodrat melekat pada setiap manusia dan tidak dapat dipisahkan karena merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa3. dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Berdasarkan Pasal 1 angka 1 UU No. 2006. B. Chotib. Menurut Prof. Kewarganegaraan 1 Menuju Masyarakat Madani SMA kelas X.A. dkk. hak asasi manusia adalah sejumlah hak yang melekat dan berakar pada setiap pribadi manusia. Berdasarkan pengertian di atas. hukum. Maksunya adalah hak-hak tersebut menurut kodratnya tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya. Wolhots. sehinga bersifat suci. hlm. dan dilindungi oleh negara. dan justru karena manusianya hak tersebut tidak dapat dicabut oleh siapapun juga karena apabila dicabut akan hilang kemanusiaannya. Macam-macam Hak Asasi Manusia 3 Drs. pemerintah. hak asasi manusia adalah hak yang bersifat asasi. dijunjung tinggi. Sedangkan menuraut G. 59 . Hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerahNya yang wajib dihormati. hak-hak asasi manusia bersifat universal. Hal ini dikarenakan hak dasar ini dimiliki oleh setiap manusia dan tidak dapat dipisahkan dari tiap pribadi manusia dimanapun dan kapanpun manusia itu berada.

17 . 4. Hak Asasi Politik (Polytical Right) Hak untuk diakui dalam kedudukan sebagai warga Negara yang sederajat. peradilan. Setiap warga negara memiliki hak keikutsertaan dalam pemerintahan. Hak Asasi Manusia di Indonesia 4 Ramdlon Naning. kritik. menyatakan pendapat. C. S. dan memanfaatkannya. mendirikan organisasi politik.1. 2. hlm. maupun saran. seperti hak memilih dan dipilih. serta mengajukan petisi. Hak Asasi Ekonomi atau Hak Milik (Property Right) Hak kebebasan memiliki sesuatu. Hak Asasi Persamaan Hukum (Rights of Legalequality) Hak memperoleh perlakuan yang sama dalam keadilan hukum dan pemerintahan. serta hak mengadakan suatu perjanjian atau kontrak. Hak Asasi Pribadi (Personal Right) Meliputi hak kemerdekaan memeluk agama. dan pembelaan hukum)4. hak membeli dan menjual sesuatu. Hak Asasi Sosial dan Kebudayaan (Social and Culture Rights) Hak untuk memperoleh pendidikan dan pengajaran dan hak mengembangkan kebudayaan yang disukai. dan kebebasan berserikat atau berorganisasi. H. penangkapan. 3. 1983. Cita dan Citra Hak Asasi Manusia di Indonesia. 5. Hak Asasi Perlakuan Tata Cara Peradilan dan Perlindungan Hukum (Procedural Rights) Hak mendapat perlakuan yang wajar dan adil dalam penggeledahan (razia. 6. beribadah sesuai agama masing-masing.

5 C. Hak asasi manusia harus selalu menjadi titik tolak dan tujuan dalam penyelenggaan kehidupan bermasyarakat. yaitu aspek individualis (pribadi). Kansil .S. Persamaan kedudukan warga negara dalam hukum dan pemerintahan. membela. . Hak untuk mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan. Kebebasan setiap orang yang mengemban kewajiban mengakui dan menghormati hak asasi orang lain5. berbangsa.Salah satu identitas dari suatu negara hukum adalah adanya jaminan dan perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia yang harus dihormati dan dijunjung tinggi oleh penyelenggara negara beserta segenap warga negaranya tanpa kecuali. 5. Pada negara yang merdeka. Kemerdekaan berserikat dan berkumpul. Kebebasan memeluk agama dan beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. dkk. dan aspek sosialis (bermasyarakat). Kewajiban tersebut juga berlaku bagi setiap organisasi pada tataran manapun. terutama negara dan pemerintah untuk menghormati. 4. dan bernegara. terutama kaitannya dengan: 1. 3. Pendidikan Kewarganegaraan 1 SMP/MTs. Kewajiban menghormati hak manusia tersebut tercermin dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. dan menjamin hak asasi manusia setiap warga negara dan penduduknya tanpa diskriminasi. melindungi. 2007. hak-hak manusia harus dijamin karena kemerdekaan suatu negara bermakna kemerdekaan bagi setiap warga negaranya. hlm. 2. Pancasila sebagai dasar negara memiliki pemikiran bahwa manusia diciptakan Tuhan Yang Maha Esa dengan menyandang dua aspek.T. 67.

Hak atas kebebasab pribadi. Hak untuk hidup dan hak untuk tidak dihilangkan paksa atau tidak dihilangkan nyawa. menegakkan. Hak atas kesejahteraan. Untuk melaksanakan kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945. . 4. 5. 8. Selain itu. Undang-Undang No. 7.6. Hak turut serta dalam pemerintahan. 6. Hak memperoleh keadilan. dan menyebarluaskan pemahaman mengenai hak asasi manusia kepada seluruh masyarakat. permasalahan hak asasi manusia juga diatur dalam Undang-Undang No. Hak atas rasa aman. Hak keluaraga dan melanjutkan keturunan. Hak untuk memperoleh pendidikan dan pengajaran. Secara lebih rinci. 2. Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia telah menetapkan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor XVII/MRR/1998 tentang hak asasi manusia yang menugaskan kepada lembaga-lembaga tinggi negara dan seluruh aparatur pemerintah untuk menghormati. 39 Tahun 1999 mengatur mengenai: 1. Hak mengembangkan diri. 3. 39 Tahun 1999 yang berpedoman pada Deklarasi Hak Asasi Manusia Perserikatan BangsaBangsa tanggal 1948 dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan dan pembangunan hukum nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

dan mediasi tentang hak asasi manusia6.9. Hak wanita dan anak. Pengkajian dan penelitian berbagai instrumen internasional hak asasi manusia dengan tujuan memberikan saran-saran mengenai kemungkinan aksesi dan atau ratifikasi. tugas. Lembaga Perlindungan Hak Asasi di Indonesia 1. Oleh karenanya. 10.T. hak asasi manusia seseorang harus dibatasi oleh kewajiban menghormati hak asasi orang lain. serta tugas dan tanggung jawab pemerintah dalam penegakan hak asasi manusia. penelitian. penyuluhan. Di samping itu. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sebagai lembaga mandiri mempunyai fungsi. dkk. Dalam melaksanakan fungsi pengkajian dan penelitian. wewenang. penelitian. dan tanggung jawab untuk melaksanakan pengkajian. Undang-undang ini memandang kewajiban dasar manusia merupakan sisi lain dari hak dasar manusia.S. pemantauan. 2007. Tanpa menjalankankewajiban dasar manusia. undang-undang No. maka Komnas HAM memiliki wewenang untuk melakukan : a. 76 . b. Pendidikan Kewarganegaraan 1 SMP/MTs. D. Kansil. maka tidak akan mungkin hak asasi manusia akan terlaksana dan ditegakkan. 39 Tahun 1999 juga mengatur tentang kewajiban dasar. hlm. Hak atas kebebasan beragama. Pengkajian dan penelitian terhadap berbagai peraturan perundangundangan untuk memberikan rekomendasi mengenai pembentukan 6 C.

studi lapangan. Kerjasama dengan organisasi. regional. f. Komnas HAM memiliki wewenang pula untuk melakukan : a. atau pihak lainnya. Upaya peningkatan kesadaran masyarakat tentang hak asasi manusia melalui lembaga pendidikan formal dan nonformal serta berbagai kalangan lainnya. dan pemajuan hak asasi manusia. Penyebarluasan wawasan mengenai hak asasi manusia kepada masyarakat Indonesia. lembaga. Dalam rangka melaksanakan fungsi pemantauan. e. baik di tingkat nasional. d. lembaga. regional. Penerbitan hasil pengkajian dan penelitian. Studi kepustakaan. maupun internasional dalam bidang hak asasi manusia. c. maka Komnas HAM memiliki wewenang melakukan : a. Kerja sama pengkajian dan penelitian dengan organisasi. atau pihak lainnya. dan pencabutan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan hak asasi manusia c. maupun internasional dalam bidang hak asasi manusia Dalam rangka melaksanakan fungsi penyuluhan. . Pembahasan berbagai masalah yang bekaitan dengan perlindungan. b.perubahan. baik tingkat nasional. Pengamatan pelaksanaan hak asasi manusia dan penyusunan laporan hasil pengamatan tersebut. penegakan. dan studi banding di negara lain mengenai hak asasi manusia.

dan tempat-tempat lainnya yang diduduki atau dimiliki pihak tertentu dengan persetujuan Ketua Pengadilan h. bangunan. Komnas HAM juga berwenang melakukan : a. bilamana dalam perkara tersebut terdapat pelanggaran hak asasi manusia dalam masalah publik dan acara pemeriksaan oleh pengadilan yang kemudian pendapat Komnas HAM tersebuat wajib diberitahukan oleh hakim kepada para pihak. Peninjauan di tempat kejadian dan tempat lainnya yang dianggap perlu f. Penyelidikan dan pemeriksaan terhadap peristiwa yang timbul dalam masyarakat yang berdasarkan sifat atau lingkupnya patut diduga terdapat pelanggaran hak asasi manusia.b. e. . dan kepada saksi pengadu dimintai menyerahkan bukti yang diperlukan. Pemberian pendapat berdasarkan persetujuan ketua pengadilan terhadap perkara tertentu yang sedang dalam proses peradilan. Pemeriksaan setempat terhadap rumah. Pemanggilan saksi untuk dimintai dan didengar kesaksiannya. pekarangan. Pemanggilan kepada pihak pengadu atau korban maupun pihak yang diadukan untuk dimintai dan didengar keterangannya. d. Dalam melaksanakan fungsi mediasi. Pemanggilan terhadap pihak terkait untuk memberikan keteranagan secara tertulis atau menyerahkan dokumen yang diperlukan sesuai dengan aslinya dengan persetujuan ketua pengadilan g. Perdamaian kedua belah pihak. c.

2. Pengadilan HAM bertugas memeriksa dan memutuskan perkara pelanggaran HAM berat seperti kejahatan genosida dan kejahatan terhadap manusia. mediasi konsiliasi. Penyampaian rekomendasi atas suatu kasus pelangaran hak asasi manusia kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti penyelesaiannya. dan penilaian ahli. Pengadilan Hak Asasi Manusia Menurut UU Nomor 26 Tahun 2000 pengadilan HAM adalah pengadilan khusus yang berada di lingkungan umum dan berkedudukan di daerah kabupaten atau kota. Pengaduan pelanggaran hak asasi manusia juga meliputi pengaduan perwakilan sebuah kelompok yang dilanggar hak asasinya. e. 3. dan dengan identitas pengadu yang benar. Pemberian saran kepada para pihak untuk menyelesaikan sengketa melalui pengadilan d. maka boleh melakukan pengaduan ke Komnas HAM disertai dengan alasan yang kuat. negosiasi. Pengadilan HAM Ad Hoc Pengadilan ini berperan dalam menyelesaikan perkara HAM pada pengadilan HAM karena keterbatasan wewenang untuk memeriksa dan . baik tertulis. maupun lisan. c. Penyelesaian perkara melalui cara konsultasi.b. Penyampaian rekomendasi atas suatu kasus pelanggaran hak asasi manusia kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia Setiap warga negara yang merasa hak asasinya dilanggar.

dkk. Memaksakan tindakan-tindakan yang bertujuan mencegah kelahiran di dalam kelompok e. Kejahatan Genosida Setiap perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok. Memindahkan secara paksa anak-anak dari kelompok tertentu ke kelompok lain. 2002. dan kelompok agama dengan cara9 : a. ( Pasal 8 UU Nomor 26 Tahun 2000) 2.68 Drs. H. Kewarganegaraan 1 Menuju Masyarakat Madani SMA kelas X. kelompok etnis. bangsa. 45 . Kejahatan terhadap Kemanusiaan 7 8 Drs. d. Chotib. Kewarganegaraan 1 Menuju Masyarakat Madani SMA kelas X. hlm.7 Penanganan ini diusulkan oleh DPR dengan keputusan presiden 4.68 9 Prof. 26 Tahun 2000. Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Lembaga ini merupakan alternatif penyelesaian pelanggaran HAM berat di luar pengadilan HAM yang dibentuk dengan undang-undang. Kejahatan Berat terhadap Hak Asasi Manusia 1. Chotib.. H. Membunuh anggota kelompok Mengakibatkan penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap anggota-anggota kelompok c. hlm. ras. H.8 E. Menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang akan mengakibatkan kemusnahan secara fisik baik seluruh atau sebagiannya. S. 2006. dkk. dan Syamsir. Rozali Abdullah. S. b. Perkembangan HAM dan Keberadaan Peradilan HAM di Indonesia.memutuskan perkara pelanggaran berat yang terjadi sebelum diundangkannya UU No. 2006. hlm.

Salah satu perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dari serangan yang meluas atau sistematik yang diketahuinya bahwa serangan tersebut ditujukan secara langsung terhadap penduduk sipil berupa hal-hal seperti 10: a. g. pemandulan atau sterilisasi secara paksa atau bentuk-bentuk kekerasan seksual lain yang setara. perbudakan seksual. pemaksaan kehamilan. f. H. S. dan Syamsir. agama. 45 . atau alasan lain yang telah diakui secara universal sebagai hal yang dilarang menurut hukum internasional i. hlm. Penganiayaan terhadap suatu kelompok tertentu atau perkumpulan yang didasari persamaan paham politik. ras. jenis kelamin. h. 2000) 10 Penghilangan orang secara paksa Kejahatan apartheid. e. etnis. Rozali Abdullah. Nomor 26 Thanun Prof. (Pasal 9 UU. 2000. kebangsaan. Pembunuhan Pemusnahan Perbudakan Pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa Perampasan kemerdekaan atau perampasan kebebasan fisik secara sewenang-wenang yang melanggar (asasasas) ketentuan pokok hukum internasional. j. Penyiksaan. Perkembangan HAM dan Keberadaan Peradilan HAM di Indonesia. d. b. budaya. S. pelacuran secara paksa. H. c. Pemerkosaan. H..

H. H. Kewarganegaraan 1 Menuju Masyarakat Madani SMA kelas X. Seranagan itu sebagai kelanjutan kebijakan yang berhubungan dengan organisasi. 68-69 . Proses peradilan yang dilaksanakan oleh peradilan HAM ad hoc atau peradilan khusus. sehingga semua pengaduan atau laporan yang didasarkan KUHP tidak dapat diterima oleh jaksa 2. 47 12 Drs. c. Perkembangan HAM dan Keberadaan Peradilan HAM di Indonesia. b. dan Syamsir. 2002. maka tindakan tersebut digolongkan pada tindak pidana biasa yang diatur dalm Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang diadili oleh Pengadilan Pidana. S.11 a. F.Kejahatan terhadap kemanusiaan agar bisa dikategorikan sebagai pelanggaran hak asasi manusia yang berat harus menenuhi unsur-unsur sebagai berikut. 12 1. hlm. 2006. dkk. Adanya serangan yang meluas atau sistematis. Hal ini sebagai pertanda dari diselenggarakan atau diadakan hanya untuk maksud tertentu yang sifatnya khusus hanya berlaku dalam kasus tertentu. bukan Pengadilan Hak Asasi Manusia. S. Diketahui bahwa serangan itu ditujukan secara langsung terhadap penduduk sipil. Chotib. H. 11 Prof. hlm. beberapa langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut. Proses Penegakan Hak Asasi Manusia di Indonesia Untuk menegakkan HAM di Indonesia. Apabila kejahatan yang dilakukan tidak memenuhi tiga unsur tersebut. Penegasan penyelidikan yang hanya dapat dilakukan oleh Komnas HAM. Rozali Abdullah..

dan hakim. Kasas terbunuhnya Marsinah. 4. Perlindungan pada korban dan saksi karena proses peradilan yang berkaitan dengan masalah-masalah pelanggaran berat. G. Untuk perkara prinsip tidak terdapat keadaan kadaluarsa bagi pelanggar berat terhadap HAM. 5. antara lain : 1. sehingga korban dan saksi memiliki peran yang sangat penting. saksi. melaksanakan hak asasi manusia bukan berarti melaksanakan dengan sebebas-bebasnya. jaksa. terdapat beberapa peristiwa besar mengenai pelanggaran besar terhadap hak asasi manusia dan mendapat perhatian tinggi dari pemerintah dan masyarakat. Para korban semestinya mendapat kompensasi. harus ada pedoman atau pegangan tenggang waktu. penuntutan dan pemeriksaan di pengadilan. seorang pekerja wanita di Jenewa(1993). Hal ini berarti jangan sampai instansi atau orang yang diduga melanggar HAM justru secara serius mengintimidasi korban. Tenggang waktu yang dibutuhkan hukum acara peradilan HAM dalam hal penyelidikan. . Kasus-Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia Pelanggaran hak asasi manusia dapat terjadi dalam interaksi antara aparat pemerintah dengan masyarakat dan antar warga masyarakat. Bagi bangsa Indonesia. Dilihat dari perkembangan sejarah bangsa Indonesia. melainkan harus memperhatikan ketentuan-ketentuan yang terkandung dalam pandangan hidup bangsa Indonesia. Namun.3. Namun untuk kepentingan praktis. hal yang sering terjadi adalah antara aparat pemerintah dengan masyarakat.

negara Indonesia harus memberikan jaminan dan perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. yang 13 14 Tanpa pengarang.73 . 1997. Peristiwa Trisakti (1998). hlm. Hak asasi selalu disertai dengan kewajiban dasar manusia yang semuanya diatur. 6. hlm. 34 C. Kasus Dayak-Madura. Kansil. Kasus terbunuhnya wartawan Udin dari harian umum Bernas(1996). pelaksanaan hak asasi manusia akan berbeda antara negara satu dengan yang lainnya Sebagai negara hukum. Pendidikan Kewarganegaraan 1 SMP/MTs. Kasus Ambon (1999). dihormati. IV. Kasus Tanjung Priok (1948). dan dilindungi oleh Negara.T. 2007. 7. Di Indonesia. Adanya peradilan yang bebas dan legalitas hukum dengan ditunjang sistem pemerintahan yang demokratis akan memberikan iklim yang baik dalam terselenggaranya mekanisme penegakan hak asasi manusia di Indonesia. Peristiwa penculikan para aktivis politik (1998). Hak Asasi dalam Tajuk. 9. Peristiwa Kemerdekaan Timor Timur (1999).S. 14 11.13 3. DiPHKnya 3000 karyawan di Jombang(2005) 4. KESIMPULAN Hak asasi manusia sebagai suatu prinsip yang bersifat universal dalam pelaksanaannya merupakan wewenang dan tanggung jawab setiap pemerintah negara karena sebagai suatu sistem nilai.2. 8. dkk. 5. 10. Peristiwa Aceh. Kasus TKI di Malaysia dan di Arab Saudi.

pelaksanaan HAM nya berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. 1997. harus memiliki keselarasan dan keseimbangan antara hak dan kewajiban sebagai cerminan moral yang diyakini oleh suatu bangsa. Drs. S. 2002. Jakarta : Yudhistira Kansil. Jakarta : Bumi Aksara Naning. Dkk 2006. Jakarta : Institut Ecata-INPI-Pact . Ramdlon. Cita dan Citra Hak Asasi Manusia di Indonesia. H. Jakarta : Lembaga Kriminologi Universitas Indonesia. H. H. Hak Asasi dalam Tajuk. Perkembangan HAM dan Keberadaan Peradilan HAM di Indonesia. Prof.T. 2007. dkk.S. Tanpa pengarang. Kewarganegaraan 1 Menuju Masyarakat Madani SMA kelas X. H. DAFTAR PUSTAKA Abdullah. Rozali dan Syamsir. S. S. C. Jakarta: Ghalia Indonesia Chotib. Pendidikan Kewarganegaraan 1 SMP/MTs. 1983.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful