Drs. H.

Abu Ahmadi, dkk

ILMU SOSIAL DASAR

Untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU)

EDISI REVISI

KATA PENGANTAR Buku ini disusun dengan berpedoman pada Silabus Perkuliahan fimu Sosial Dasar, yang merupakan hash rumusan Konsorsium antar Bidang fimu Alamiah Dasar, fimu Budaya Dasar, dan ilmu Sosial Dasar. Isi buku ml disesuaikan dengan mateii fimu Sosial Dasar yang diberikan pada penatarandosen-dosen fimu Sosial Dasar se wilayah Indonesia Tengah dan Timur padabulan Agustus 1982, hasil lokakaiya penyusunan bahan minimal Ilmu Sosial Dasar yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Malang, bulan Januari 1985, dan penataranpenataran dosen Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjajaran, Bandung, tahun 1980. Adapun tujuan Ilmu Sosial Dasar ialah agar tercapai wawasan komprehensif dan pendekatan integral dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah kehidupan, baik pada tingkat individual maupun sosial. Oleh karena itu tujuan Ilmu Sosial Dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran agar daya tangkap, persepsi dan penalaran yang berkenaan dengan lingkungan sosial dapat dipertajam. Secara lebth terinci ISD adalah untuk membantu mahasiswa mengembangkan: Minat dan kebiasaan memperhatikan dan memahami peristiwa peristiwa atau gejala-gej ala sosial yang teijadi di seJcitarnya; Kesadaran kritis akan adanya sebab-sebab dan akibat-akibat berbagai peristiwa yang terwujud dalam kehidupan sehari-hari, Kerelaan memikirkan dan mempertanyakan kembali pengetahuannya tentang kenyata.an-kenyataan sosial; Kemampuan menyesuaikan din dengan lingkungan sosial yang harus dibenarkan, dan sebaliknya, mengubah keadaan-keadaan sosial yang tidak dapat dibenarkan dengan penuh tanggungjawab. Dengan demikian diharapkan dapat memperluas cakrawala perhatian dan pengetahuan para mahasiswa sehingga tidak hanya terbatas pada bidang keahlian yang dipilihnya, tetapi membantu para mahasiswa menemukan dirinya sendin dalam arus perkembangan masyarakat dan kebudayaan yang sedangberlangsung. Kepadapenerbit PT Bina Aksara yang telah bersedia menerbitkan buku mi kami ucapkan banyak terima kasih. Semoga buku mi ada manfaatnya bagi para mahasiswa yang sedang mempelajari Ilmu Sosial Dasar, dan bagi masyarakat umum yang meminatinya.

Penyusun

KATA PENGANTAR Edisi Revisi

Setelah rnempertimbangkan saran-saran dan para pembaca untuk Iebih dipadatkan lagi materinya, maka penyusun perlu mengadakan revisi. Revisi mi meliputi pencantumanfool-nole (catatan kaki) pada halaman-halaman yang dipandang perlu. Di samping itu juga perubahan materi disesuaikan dengan sub-bab agar lebih tepat dan lebih berbobot. Sebingga secara keseluruhan buku menjadi lebih lengkap dan sesuai dengan harapan pembaca serta sesuai pula dengan silabi. Namun demikian penulis tetap menyadari adanya kekurangan dan kekhilafan dalam buku mi mengingat terbatasnya kemampuan sebagal seorang makhluk. I(arena itu penulis tetap menerima saran dan kritik yang bersifat konstruktif demi sempurnanya buku pada terbitan yang akan datang. Atas saran-saran tersebut disampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Cetakan pertama diterbitkan oleh PT Bina Aksara. Untuk cetakan kedua dan seterusnya hak penerbitannya kami limpahkan kepada PT Rineka Cipta Semoga buku mi benar-benar akan bermanfaat bagi para mahasiswa serta masyarakat pada umumnya.

Penyusun

DAFTAR ISI

KataPengantar BAB I : PENGERTIANILMUSOSIALDASAR Sekilas tentang fimu-Ilmu Sosial, fimu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Dasar Latar-Belakang Dmu Sosial Dasar Ilmu Sosial Dasar sebagai Komponen MKDU Ruang Lmgkup Pembahasan Masalah-Masalah Sosial dan Ilmu Sosial Dasar Rangkuman Latihan BAB II : PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN Pertambahan Penduduk dan Migrasi Pembagian Kerja dalam Masyarakat Perkembangan Kebudayaan Pranata-Pranata dan Institusionalisasi Rangkuman

BAB III : INDIVIDU, KELUA RCA, DAN MASYARAKAT Pertumbuhan Individu Fungsi-Fungsi Keluarga Individu, Keluarga, dan Masyarakat Hubungan antara Individu Keluarga dan Masyarakat

BAB IV : PEMUDA DAN SOSIALISASI Tnternalisasi, Belajar dan Spesialisasi

Pemuda dan Identitas Perguruan dan Pendidikan Peranan Pemuda dalam Masyarakat BAB V : WARGANEGARA DAN NEGARA Hukum. dan Ethnosentrisme Pertentangan-Pertentangan Sosial/Ketegangan-Ketegangan dalam Masyarakat Golongan-Golongan yang Berbeda dan Integrasi Sosial Integrasi Nasional . Tindakan Politik dan Sistem Politik BAB VII : PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT Pelapisan Sosial Kesamaan Derajat Elite dan Massa Pembagian Pendapatan BAB VII : MASYARAKAT PERKOTAAN DAN MASYARAKAT PEDESAAN Masyarakat Perkotaan Aspek-Aspek Positifdan Negatif MasyarakatPedesaan Urbanisasi dan Urbanisme BAB VIII : PERTENTANGAN-PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT Perbeda. Diskriminasi.an Kepentingan Prasangka. dan Pemerintah Warganegara dan Negara Individu. Negara.

TEKNOLOGI DAN KEMISK1NAN Sistem Ekonomi Produksi. Distribusi dan Konsumsi Kernakmuran dan Kemiskinan Ilmu Pengetahuan dan Daya Kemampuan Masyarakat Teknologi dan Kemiskinan DafiarKepustakaan .BAB IX : ILMU PENGETAHUAN.

2. agama. politik. Dan filsafat itu kemudian lahirlah 3 cabang ilmu pengetahuan yaitu: 1. biologi. Telah kita ketahui. Didirikan Akademi Kepolisian. setelah bangsa Indonesia mendapat kemerdekaan adalah sebagai berikut: 1. Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah). ekonomi. a. Wujud dan kenyataan-kenyataan adanya perkembangan Ilmuilmu Sosial di Indonesia. Balk ilmu-ilmu alain maupun ilmu-ilmu sosial ditifik dan pengembangannya bermula dan ilmu filsafat. khususnya di Indonesia. SEKILAS TENTANG ILMU-ILMU SOSIAL. Social Sciences. sejarah.BAB I PENGERTIAN ILMU SOSIAL DASAR 1. Humanities (fimu-ilmu Budaya) meliputi: bahasa. terdiri dan: sosiologi. 3. Ilmu-ilmu Sosial berkembang terus sesuai dengan kebutuhan manusia dalam era pembangunan. Sponsor-sponsor yang mendirikan akademi mi terdin dan tenaga-tenaga akademis pembina ilmu politik di Negara Belanda. 2. astronomi. kesusasteraan. yang diresmikan pembukaannya pada tanggal 3 Maret 1946. ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN ILMU-ILMU SOSIAL DASAR. (Ilniu-ilmu Sosial). mempunyai 2 fakultas. Pertaina-tama didirikan di Yogyakarta suatu akademi ilmu politik. ialah Fakultas Sastra dan Fakultas Sosial. Balai Perguruan Tinggi itu adalah perguruan tinggi swasta yang dikelola oleh yayasan. kimia. bahwa sumber dan semua ilmu pengetahuan adalah philosophia (filsafat). meliputi: fisika. antropologi. botani dan lainain. Sesungguhnya latar belakang berdirinya ketiga pendidikan tinggj tersebut lebih menekankan pada pembentukan lembagalembaga pendidikan untuk mencetak kader-kader pengisi jabatan tinggi di Pemerintah . 3. didirikan pula Balai Perguruan Tinggi Gajah Mada pada tanggal 17 Februari 1946. psikologi. Selang waktu berikutnya. kesenian dan lain-lain. Ilmu-ilmu Sosial. geografi dan lain-lain.

Republik Indonesia pada saat itu. b. Ilmu Hukum dan ilmu-ilmu sosial lainnya. yang sederajat. . Tingkat usia. Dewasa mi di Indonesia terdapat 40 universitas dan institut negeri yang semuanya menyelenggarakan pengajaran dalam bidang ilmu sosial. dan masih berlangsung hingga sekarang mi. Dalam dunia pengajaran. c. Ilrnu Politik. sangat menentukan materi-materi ilmuilmu sosial rnana yang tepat menjadi bahan/pokok bahasan dalam IFS. Sosiologi. jenjang pendidikan dan perkembangan pengetahuan anak didik. tandaslah sudah bahwa Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ialah ilmu-ilmu sosial yang dipilih dan disesuaikan bagi penggunaan program pendidikan di sekolah atai bagi kelompok belajar lainnya. Ilmu Sosial Dasar. Sejarah. Psikologi Sosial. atau di Indonesia disebut Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Antropologi. Paham studi sosial berkembang dan berpengaruh terhadap program kurikulum pada sekolah-sekolah di Amerika Serikat sejak tahun l940-an sampai sekarang. Dan uraian tersebut di atas dapat disimpulkan. Paham studi sosial dipergunakan bagi keperluan pendidik. Ilmu Pengetahuan Sosial. Ihnu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah bidang studi yang merupakan paduan (fusi) dan sejumlah mata pelajaran sosial. Di Indonesia IPS menjadi salah satu mata pelajaran dalam pembaruan kurikulum SD. Namun dalam perkembangan tahun-tahun selanjutnya dan ketiga lembaga pendidikan tinggi inilah berkembang ilmuilmu sosial di Indonesia. Ekonorni. Social studies atau Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah ilmu-ilmu sosial yang disederhanalcan untuk tujuan-tujuan pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar dan menengah (elementary and secondary school) Dengan begitu. dijadikan bahan baku bagi pelaksanaan program pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar dan menengah. ilmu-ilmu sosial telah mengalami perkembangan sehingga timbullah paham studi-sosial (social studies). SMTP dan SMTA dalam kurun waktu 1975 — 1976. an dan pengajaran. Materi dan berbagai disiplin ilmu sosial seperti Geografi. Akan tetapi perlu dicamkan bahwa tidak semua ilmu-ilmu sosial secara otomatis dapat menjadi bahanlpokok bahasan dalam IPS. bahwa ilmu-ilmu sosial merupakan dasar dan IPS. dan bukan merupakan satu disiplin ilmu yang mandiri.

penyelundupan dan kriminalitas. di mana ilmu-ilmu sosial dasar bersumber pada konsep-konsep dasar ilmu-ilmu sosial yang terintegrasi. urbanisasi. ISD memberikan dasar-dasar pengetahuan sosial kepada para mahasiswa. berarti proses pendalaman bidang-bidang ilmu menuju ke arah spesialisasi keahlian telah herlangsung. Di lain pihak. sebab ia mempunyai misi memberikan pengetahuan teoritis ilmiah pada ilmu tertentu yang bersifat sub ject-oriented. nasional maupun intemasianal seperti pengangguran.Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah suatu program pelajaran baru yang dikembangkan di Perguruan Tinggi. . sekaiigus sebagai sarana jalan keluar untuk mencani pemecahan masalah-masalah sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Masalah-masalah sosial yang berkenibang sedemikian kompleks. ISD dipergunakan untuk mencari pemecahan masalah-masalah kemasyarakatan melalui pendekatan interdisipliner maupun multidisipliner ilmu-ilmu sosial. tidak bérarti pengantar-pengantar ilmu sosial harus hilang dari kurikulum perguruan tinggi. regional. diharapkan para mahasiswa akan mampu mengorientasikan diri berkat penghayatan akan arah perkembangan dalam masyarakat. Pengembangan Ilmu Sosial Dasar mi sejalan dengan realisasi pengembangan ide dan pembaruan sistem pendidikan yang bersifat dinamis dan inovatif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa antara ilmu-ilmu sosial dan ilmuilmu sosial dasar (ISD) tidak terdapat perbedaan yang prinsipil sepanjang yang menyangkut konsepkonsep dasar atau pengetahuan dasar ilmu-ilmu sosial. kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika.gan ras dan pergolakan politik merupakan masalahmasalah sosial yang harus diihat serta ditanggulangi dengan segala aspek pengetahuan yang tezjalin satu sama lam. Perbedaan itu terjadi pada pendekatan bidang studinya saja. Melalui penelaahan dan pendalaman subject-oriented tersebut. Setelah mengorientasikan din secara mantap. Ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah Ilmuilmu sosial dipergunakan dalam pendekatan. Akan tetapi dengan dilaksanakannya ISD sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di setiap perguruan tinggi negeri khususnya. Seperangkat konsep-konsep dasar atau pengetahuan dasar ilmu-ilmu sosial secara interdisiplin atau multi disiplin dipergunakan sebagai alat bagi pendekatan dan pemecahan problemaproblema yang timbul dan berkembang dalam masyarakat. Berdasarkan pengetahuan yang di dapat melalui ISD. Pengantar-pengantar ilmu-ilmu sosial masih harus dipertahankan. balk yang bersifat lokal. paling tidak ia harus mampu mengetahui ke arah inana peniecahan jalan keluar suatu permasalahan itu hams ditempuh. Pertentar. yang diharapkan akan cepat tanggap serta mampu menghadapi dan rnemben alternatif pemecahan masalah-masalah dalam kehidupan masy arakat.

Kemampuan personal adalah kemampuan kepribadian. akadernik dan profesional. LATAR BELAKANG ILMU SOSIAL DASAR Latar belakang diberikannya Ilmu Sosial Dasar (ISD) dimulai banyaknya kritik-kritik yang ditujukan pada sistem pendidikan di perguruan tinggi oleh sejumlah cendekiawan terutarna sarjana pendidikan. yang merata. mampu berpikir logis. dan keahlian lain dalarn tujuan eksploitasi kekayaan negara. bertujuan menghasilkn tenaga-tenaga trampil untuk menjadi ―tukang-tukang‖ yang mengisi birokrasi mereka di bidang administrasi. kritis. tingkah laku dan tindakan yang mencerrniñkan kepribadian Indonesia. serta merniiki pandangan luas dan kpekaan terhadap berbagai rnasalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia. kemasyarakatan dan kenegaraan (Pancasila). sosial dan kehudayaan. teknik.sistematis dan analitis. 2.pengantar-pengantar ilmu-ilmu sosial disajikan secara subject. Kernampuan akademik adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah. metode dan sistematik any a. berhau kolonial dan masih merupakan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda. menguasai peralatan analisa. Dengan kemampuan mi para tenaga ahli diharapkan memiiki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya. material dan spiritual berdasarkan Pancasila. Dalam pengertian mi maka manusia . Mereka rnenganggap sistern pendidikan yang tengah berlangsung saat mi. I) Tenaga ahli yang dihasilkan oleh perguruan tinggi dharapkan memiiki tiga jenis kemampuan yang meliputi personal. pedagang.oriented dalam rangka pendalaman ilmu-ilmu sosial itu secara teoritis. Dengan kern ampuan mi para tenaga ahli diharapkan memiiki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap. memahami dan mengenal nilai-nilai keagamaan. Kita telah mengetahui bahwa Pembangunan Nasional bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. baik lisan maupun tertulis. yang menyangkut ruang lingkup. yaitu kelanjutan dan ―politik balas budi‖ (etische politiek) yang dianjurkan oleh Conrad Theodore Van Deventer. Bahwa hakikat Pembangunan Nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan seluruh masyarakat Indonesia. Kemampuan profesional adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. mernpunyai kemampuan konsepsional untuk mengiden tifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi serta mamPu menawarkan alternatif pemecahannya.

terutama pada akhir – akhirini. agama dan sebagainya. sebagai pioneers.‘ Namun upaya-upaya pembangunan yang dilaksanakan pada saat ini –khususnya pada negara-negara sedang berkembang – menghadapi tantangan yang berat. sementara pada saat yang sama pembangunan ekonomi harus mereka laksanakan. serasi dan Seimbang antara kebutuhan jasmani dan rohani. tetapi yang terpenting adalah bahwa manusia itu menjadi subyek pembangunan. Ketiga. Perkembangan penduduk yang tinggi. dengan latar belakang sosiokultural yang beraneka ragam. yaitu manusia yang memiiki sikap hidup yang selaras. terutama Indonesia. Dalam kondisi di mana kemajuan dalam bidang teknologi komunikasi massa dan transportasi sudah Sedemikian majunya. yang ingin dicapai bukan hanya kualitas teknis yang sangat diperlukan untuk mendukung proses lepas-landas. bobot penduduk yang mereka hadapi tidaklah seberat yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkembang saat mi. tetapi menjadikan manusia modal atau asset (terpenting) bagi pembangunan. apalagi pendidikan teknologi seperti yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkembang saat mi. Pertama. negara-negara Barat tidak menghadapi masalah pemilihan teknologi.bukan hanya menjadi obyek pembangunan. Masyarakat Indonesia adalah merupakan masyarakat majemuk yang tercermin dalam berbagai aspek kehidupan. telah menimbulkan berbagai masalah di bidang sosial dan ekonomi. seperti suku bangsa. sedangkan negara-negara sedang berkembang saat mi terpaksa bergelut dengan masalah nation building yang rumit. Di sini terjadi perobahan orientasi budaya yang kadang-kadang menimbulkan dampak terhadap tata nilai masyarakat yang Sedang menumbuhkan identitasnya sendiri sebagai bana. Untuk itu perlu dilakukan berbagai upaya sehingga manusia bukan merupakan beban pembangunan. Kedua. hampir semua pioneers itu ditandai oleh sifat homogenitas daripada keadaan sosial dan kulturalnya. membawa pengaruh yang besar terhadap intensitas kontak budaya dengan kebudayaan dan luar. Studi-studi yang cermat membuktikan betapa upaya pembangunan di abadabad lalu relatif lebih mudah dibandingkan dengan abad 20. melainkan juga kualitas lain yang memungkinkan seseorang berkembang menjadi manusia utuh. sementara kemampuan mereka untuk menghadapinya tetap tidak tinggi. Dalam masalah kependudukan pemikiran mi menjadi jelas: bagaimana menjadikan jumlah penduduk yang besar sebagai modal pembangunan dan bukan hanya beban pembangunan. Oleh karena itu diperlukan sikap yang . Dalam jangka panjang.

mempertebal rasa cinta Tanah Air. yang dinilai dan ikut menentukan kenaikan tingkat. Kelompok kedua diharapkan dapat membantu kepekaan mahasiswa. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. mempertinggi kebanggaan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia. tidak diwajibkan mengikuti mata kuliah yang bersangkutan. bertujuan menghasilkan warga negara sarjana yang berkualifikasi sebagai berikut : a. meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. b. Kelompok pertama diharapkan memberi dasar pedoman -pedoman untuk bertindak sebagai warga negara yang terpelajar. bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya.mampu mengatasi ikatan-ikatan primordial. yang meliputi mata kuliah: Ilmu Alamiah Dasar (TAD) Ilmu Sosial Dasar (ISD) Ilmu Budaya Dasar (IBD). . jenjang pendidikan dan ujian-ujian. lingkungan sosial dan lingkungan budaya. Keempat mata kuliah kelompok pertama terse but merupakan mata kuliah intra kurikuler yang diwajibkan kepada semua mahasiswa. Secara spesifik program Mata Kuliah Dasar Umum. sehingga dapat memperkuat semangat kebangsaan. yang meliputi mata kuliah : 1) Agama 2) Pancasila 3) Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa 4) Kewiraan. Memiiki wawasan Sejarah Perjuangan Bangsa. kesukuan dan kedaerahan tersebut sehingga integrasi nasional tetap terpelihar. berkenaan dengan lingkungan alamiah. Ketiga mata kuliah dasar tersebut di atas diberikan kepada semua mahasiswa dengan ketentuan bahwa mahasiswa bidang pengetahuan keahlian yang berada dalam ruang lingkup salah satu mata kuliah dásar tersebut. 3. ILMU SOSIAL DASAR SEBAGAI KOMPONEN MKDU Mata Kuliah Dasar Umum di perguruan tinggi di Indonesia dikelompokkan menjadi 2 (dua) bagian. dan merniliki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain.

Tujuan dan pendidikan umum di perguruan tinggi adalah: 1. e. maka diselenggarakan program-program pendidikan umum. Jadi pendidikan umum yang menitik-beratkan pada usaha untuk mengembangkan kepnibadian mahasiswa. maupun tentang lingkungan alamiah serta secara bersama-sama berperan serta di dalam pelestariannya. . Memiiki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-€ama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya. limu Sosial Dasar bertujuan membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian mahasiswa agar rnemperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dan setiap anggota golongan terpelajar Indonesia. politik.c. Demikian pula berbeda dengan pendidikan keahlian yang bertujuan untuk mengembangkan keahlian mahasiswa dalam bidang/disiplin ilrnunya. ekonomi. Memberi pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir secara interdisipliner dan mampu memahami pikiran dan ahli-ahli berbagai ilmu pengetahuan. khususnya berkenaan dengan sikap dan tin gkah laku manusia dalarn menghadapi manusia-manusia lain serta sikap dan tingkah laku nianusia terhadap manusia yang bersangkutan. 1) Sebagai mata kuliah dasar urnurn. Berjiwa Pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan memiliki integritás kepribadian yang tinggi. pada dasarnya berbeda dengan mata kuliah-mata kuliah bantu yang bertujuan untuk menopang keahlian mahasiswa dalam disiplin ilmunya.‘ Menghadapi masalah-masalah dalam penyelenggaraan tndharma perguruan tinggi. demikian pula untuk memenuhi tuntutan masyarakat dan negara. Untuk menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap masalah-masalah dan kenyataan-kenyataan sosial yang timbul dalam masyarakat. Sebagai usaha membantu perkembangan kepribadian mahasiswa agar mampu berperan sebagai anggota masyarakatdan bana serta agama. d. 3. 2. yang mendahulukan kepentingan Nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia. sehingga dengan demikian memudahkan mereka berkomunikasi. pertahanan keamanan maupun kebudayaan. Memiiki wawasan komprehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi permasalahan kehidupan balk sosial.

konsep. sehingga biasanya suatu masalah sosial bisa ditanggapi dengan pendekatan yang berbeda-beda oleh bidangbidang pengetahuan keahlian yang berbeda-beda. persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan. Berdasarkan ruang lingkup kajian sebagaimana tersebut di atas. yaitu: 1. psikologi sosial dan sejarah). tetapi juga adanya amat banyak persamaan kepentingan kebutuhan serta persamaan dalam pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku yang menyebabkan adanya pertentangan-pertentangan maupun hubungan-hubungan setiakawan dan kerjasama dalam masyarakat itu. sehingga dan perkuliahan tersebut kepada mahasiswa diharapkan :2 1. 2. teori) yang berasal dan berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial (seperti geografi sosial. ilmu politik.2 4. Adanya berbagai aspek pada kenyataan-kenyataan yang bersama-sama merupakan suatu masalah sosial.‘ Berdasarkan Konsonsium Antar Bidang. sosiologi. khususnya masalahmasalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia.Tegasnya Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah -masalah sosial. Mempelajani dan menyadari adanya berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan . ekonomi. Dengan demikian. maka ada 2 rnasalah yang dapat dipakai sebgai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang Iingkup pembahasan mata kuliah ilmu Sosial Dasar. antropologi sosial. Adanya beraneka ragam golongan dan kesatuan sosial dalam masyarakat yang masing-masing mempunyai kepentingan kebutuhan serta pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku sendini. maka perkuliahan Ilmu Sosial Dasan dibagi ke dalam 8 (delapan) Pokok Bahasan (masing-masing dengan sub Pokok Bahasan). yaitu ke dalam beberapa pokok bahasan dan sub-pokok bahasan. sebagai pendekatan tersendin. maka kuliah Ilmu Sosial Dasar inerupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk melengkapi gejalagejala sosial agar daya tangkap (tanggap nilai). maupun gabungan (antar bidang). kiranya masih memerlukan penjabaran Iebih lanjut untuk bisa dioperasionalkan. Sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar. dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta. RUANG LINGKUP PEMBAHASAN Berpangkal pada tujuan di atas.

1961). Yang membedakan masalah-masalah sosial dan masalahmasalah lainnya adalah bahwa masalah-masalah sosial selalu ada kaitannya yang dekat dengan nilai-nilai moral dan pranata-pranata sosial. 7. Pengertian masalah sosial ada dua pengertian 1. Mengkaji masalah-masalah kependudukan dan sosialisasi serta menyadani identitasnya sebagai pemuda dan mahasiswa. masalah moral. Mempelajari hubungan antara warga negara dan negara. Contoh : masalah pedagang kaki lima di kota-kota besar di Indonesia. 2. Menurut para ahli masalah sosial adalah suatu kondisi atau perkembangan yang terwujud dalam masyarakat yang her. Mempelajari dan menyadari adanya pertentangan-pertentangan sosial bersamaan dengan adanya integrasi rnasyarakat. Mempelajari hubungan antara pelapisan sosial dan persamaan derajat. dasarkan atas studi mereka mempunyai sif at yang dapat menimbulkan kekacauan terhadap kehidupan warga masvarakat secara keseluruhan. 5. dan keadaan lingkungan alamnya di mana masyarakat itu hidup. Menurut umum atau warga masyarakat bahwa segala Sesuatu yang menyangkut kepentingan umum adalah masalah sosial. Masalah – masalah sosial yang dihadapi oleh setiap masyarakat manusia tidaklah sama antara yang satu dengan lainnya. Perbedaan – perbedaan itu disebabkan oleh perbedaan tingkat perkembangan kebudayaan dan masyarakatnya. MASALAH . Mempelajari dan menyadari adanya masalah-masalah mdividu. serta selalu ada kaitannya dçngan hubunganhubungan manusia dan dengan konteks-konteks normatif di mana hubungan-hubungan manusia itu terwujud (Nisbet. 3.MASALAH SOSIAL DAN ILMU SOSIAL DASAR. masalah agama. keluarga dan masyarakat. Mempelajari usaha pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh manusia untuk memanfaatkan kemakmur. an dan pengurangan kemiskinan. Mempelajari masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan. rnasalah politik. 8.. . ataupun masalah-masalah lainnya. 5. 4. Masalahmasalah tersebut dapat terwujud sebagai : masalah sosial. 6. masalah ekonomi.2.

Sebaliknya para ahli perencanaan kota. Kondisi atau keadaan sosial tertentu. Oleh karena itu dengan mengikuti batasan yang lebih tegas dikemukakan oleh Lesile (1974). bernafas. Sedangkan ukuran-ukuran yang dipakai oleh para warga masyarakat yang bersangkutan untuk menilai dan mewujudkan tingkah laku mereka adalah model-model dan kebudayaan yang telah mereka punyai. sesuatu masalah yang digolongkan sebagal masalah sosial oleh para ahli belum tentu dianggap sebagai masalah sosial oleh umum. manusia menggunakan kebudayaan sebagai model. dan di lain pihak para pembeli yaitu para warga masyarakat dengan mudah memperoleh pelayanan dan dengan harga yang pantas untuk taraf ekonomi mereka dan para pedagang kaki lima. kebutuhan-kebutuhan sosial (berhubungan dengan orang lain.model petunjuk di dalam menggunakan lingkungan alamnya dan sosialnya di masyarakat. Perwujudan mi adalah suatu kondisi atau keadaan di mana manusia itu hidup di dalam masyarakat. maka masalah-masaláh sosial liii pengertiannya terutama ditekankan pada adanya kondisi atau sesuatu keadaan tertentu dalam kehidupan sosial warga masyarakat yang bersangkutan. dan kebutuhan-kebutuhan kejiwaan (untuk dapat merasakan aman dan tenteram. mengadakan hubungan kelamin. Dalam usaha-usaha untuk pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut.Menurut definisi umum. buang air. ahli sosiologi dan ahli antropologi akan menyatakan bahwa pedagang kaki lima di kota-kota menjadi sumber utama dan suatu kondisi di mana kejahatan dengan mudah dapat terjadi.but dapat memperoleh nafkah untuk dapat melangsungkan kehidupannya. dan sebagainya). minum. masalah-masalah sosial dapat di definisikan sebagai: Sesuatu kondisi yang mempunyai pengaruh terhadap kehidupan sebagian besar warga masyarakat sebagai sesuatu yang tidak diinginkan atau tidak disukai dan yang karenanya dirasakan perlunya untuk diatasi atau diperbalki. Suatu kondisi yang tidak disukai oleh para warga masyarakat pada hakikatnya tidak biasa berlaku atau cocok dengan kebudayaan mereka. dan sebagainya). mernbutuhkan cinta kasih dan sayang. yaitu yang ada dalam kepala mereka masing-masing yang belum tntu telah berubah sesuai dengan perubahan kondisi . Berdasarkan pengertian di atas. Sebaliknya ada juga masalah-masalah yang dianggap sebagai masalah sosial oleh umum tetapi belum tentu dianggap sebagai masalah sosial oleh para ahli. pedagang kaki lima bukan masalah sosial. dan sebagainya). Kondisi-kondisi itu bukan sesuatu yang tetap tetapi Selalu dalam proses perubahan. membutuhkan bantuan orang lain untuk memecahkan berbagai masalah. Dengan demikian. karena di satu pihak para pedagang kaki lima terse. sebenarnya merupakan proses hasil dan prôses kehidupan manusia yang berusaha untuk menienuhi kebutuhan-kebutuhan jasmaniahnya (manusia harus makan.

menganalisa. Sedangkan masalah-masalah sosial diihat sebagai hasil atau akibat dan adanya proses perubahan sosial dan perubahan kebudayaan. seperti antropologi. para warga masyarakat yang biasanya peka terhadap adanya masalahrnasalah sosial adalah para ahli filsafat. Walaupun demikian. ada perIedaan antara kerangka untuk interpretasi subyektif dan para warga dengan kenyataan-kenyataan obyektif dalam mana mereka itu hidup. politik. ahli politik dan kenegaraan.an dan kenyataan-kenyataan obyektif yang ada dalam kondisikondisi di mana mereka hidup. Sehingga merangsang para warga masyarakat untuk mengidentifikasikan. Di samping hal di atas. masalah-masalah sosial tidak dirasakan oleh setiap warga masyarakat secara sama. memahami dan memikirkan cara-cara untuk mengatasinya. Dengan demikian terdapat suatu ketidakcocokan antara pengetahuan kebuday a. Sesuatu kondisi yang dianggap sebagai suatu yang menghambat atau merugikan oleb sejumlah warga masyarakat. menjadikan masalah-masalah sosial sebagai ruang lingkup studi mereka masingmasing. pada waktu belum ada ahli ilmu-ilmu sosial. tetapi di lain pihak dianggap sebagai sesuatu yang menguntungkan oleh misalnya para pengurnpul barang bekas dan para pengumpul puntung rokok. Dengan kata lain. Masalah-masalah sosial dan Ahli Ilmu Sosial Masalah-masalah sosial telah menghantui manusia sejak adanya peradaban manusia. Perubahan sosial dan perubahan kebudayaan adalah prosesproses yang secana tetap dan terus-menerus dialami oleh setiap masyarakat manusia. berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang tergolong dalam ilmu-ilmu sosial. keindahan dan ketertiban oleh sejumlah warga kota. Di dalam kenyataannya. Misalnya masalah sampah : Sampah yang bertebaran di mana-mana di sebagian kota dirasakan Sebagai merugikan kebersthan. karena dianggap sebagai mengganggu kesejahteraan hidup mereka. sebagai Sesuatu yang mengiantungkan.1 a. sosiologi. kesehatan. berlangsung dengan tenang ataupun berlangsung dengan kekacauan. pemuka agama. belum tentu dirasakan oleh sejumlah warga masyarakat yang lain dan masyarakat tersebut.yang mereka hadapi dalam kehidupan sosial mereka sehari-hari. psikologi sosial. komunikasi. cepat atau lambat. tetapi pada usaha untuk memahami hakikat manusia menurut perspektif masing-masing. . pusat studi-studi dan disiplin-disiplin ilmu-ilmu sosial tersebut bukanlah pada masalah-masalah sosial itu sendiri. Di masa lampau. atau bahkan dirasakan oleh yang lainnya.

Social Studies atau fimu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah paham studi sosial. apakah itu ilmu-ilmu sosial alainiah (natural sciences). Dengan menggunakan kacamata obyektif. Diharapkan dengan gabungan kacamata obyektif dan subyektif in akan mewujudkan adanya kepekaan mengenai masalah-masalah sosial yang disetai dengan penuh rasa tanggung jawab dalam kedudukannya sebagai warga masyarakat ilmiah. dan yang dibandingkan dengan kacamata pengkaji atau masing-masing mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Ilmu Sosial Dasar. ilmu-ilmu sosial (social sciences) atau ilmu-ilmu budaya (humanities). RANGKUMAN: 1. Masalah-rrzasatah Sosial dun [imu Sosial Dasar fimu Sosial Dasar sebagai suatu mata kuliah. ia bukan merupakan satu disiplin ilmu pengetahuan. 2.2 b. Begitu juga. berbagai pemikiran yang secara masuk akal dapat dipertanggungjawabkan yang berkenaan dengan usaha-usah a untuk memperbaiki masalah-masalah sosial tersebut akan lebih dapat dikembangkan. merasakan bahwa dengan menggunakan pendekatan masalahmasalah sosial sebagai kerangkanya maka hakikat masyarakat dan kebudayaan manusia akan lebih dapat dipahami. Basic Social Sciences atau ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah gabungan dan bermacam-macam disiplin ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan. Sumber dan semua ilmu pengetahuan adalah phiosophia (filsafat). menurut mereka. sekaligus Sebagai sarana untuk mencari jalan ke luar dalam pemecahan masalah yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Denzin (1973). 3. Materi IPS adalah ilmu-ilmu sosial yang disederhanakan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran pada tingkat sekolah dasar dan menengah. menyajikan suatu pemahaman mengenai hakikat manusia sebagai makhluk sosial dan masalah-masalahnya dengan menggunakan suatu kerangka pndekatan yang meithat sasaran studinya tersebut sebagai suatu masalah obyektif dan juga menggunakan kacamata subyektif. warga masyarakat dan negara Indonesia. Sedangkan dengan menggunakan kacamata subyektif. Dengan begitu antara ilmuilmu sosial dan ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) tidak terdapat perbedaan yang prinsipil. berarti konsep-konsep dan teori-teori berkenaan dengan hakikat manusia dan masalah-mäsalahnya yang telah dikembangkan dalam ilmu-ilmu sosial akan digunakan. Kalau IPS .Sejumlah ahli ilmu-ilmu sosial seperti Merton dan Nisbet (1961). Gerson (1969) dan Brodley (1976). maka masalah-masalah yang dibahas tersebut akan clikaji menurut perspektif masyarakat yang bersangkutan.

4. Ilmu Sosial Dasar bukanlah suatu disiplin ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri. lingkungan sosial. Kelompok kedua dtharapkan dapat membantu kepekaan mahasiswa berkenaan dengan lingkungan alamiah. Melalui penelaahan dan pendalaman subject-oriented tersebut. yang dinilai dan ikut menentukan kenaikan tingkat. Pengantar-pengantar Ilmu Sosial mengemban tugas untuk memberi bekal pengetahuan teoritis ilmiah pada bidang ilmu tertentu yang bersifat subject oriented. yang meliputi mata kuliah Agama Pancasila Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa Kewiraan. 6.diprogramkan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran pada tingkat Sekolah Dasar dan Menengah. Istilah pengetahuan mempunyai pengertian yang .ISD diprogramkan sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di Perguruan Tinggi. Keempat mata kuliah kelompok pertama tersebut merupakan mata kuliah intra‘kurikuler yang diwajibkan kepada Semua mahasiswa. Mata Kuliah Dasar Umum di perguruan tin ggi di Indonesia. yang meliputi mata kuliah: 5) Ilmu Alamiah Dasar (lAD) 6) Ilmu Sosial Dasar (ISD) 7) Ilmu Budaya Dasar (IBD). Tujuan ilmu Sosial Dasar ialah membantu perkembangan wawasan pernikiran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dan setiap anggota golongan terpelajar Indonesia. jenjang pendidikan dan ujian-ujian. 5. dan lingkungan budaya. tetapi hanyalah suatu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dan masalahmasalah yang terwujud daripadanya. 7. berarti proses pendalaman bidang-bidang ilmu menuju spesialisasi! keahlian telah berlangsung. dikelompokkan menjadi 2 (dua) bagian. Kelompok pertama diharapkan memberi dasar pedoman-pedoman untuk bertindak sebagai warga negara yang terpelajar. khususnya berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia-manusia lain serta sikap dan tingkah laku manusia lain terhadap manusia yang bersangkutan.

. maka istilah ilmu pengetahuan telah digunakan karena mencakup suatu pengertian mengenai suatu sistem berpikir dan penalaran yang mempunyai suatu kerangka pendekatan men genai masalah-masalah yang menjadi sasaran perhatiannya.menunjukkan adanya kelonggaran dalam batas dan kerangka berpikir dan penalaran.

PERTUMBUHAN PENDUDUK DAN MIGRASI a. tidak terkecuali bayi-bayi dan Indonesia. Sejak zaman inilah penduduk dunia terus meningkat dengan cepat. Kemungkinan menambah penduduk berusia rnu da sebagai generasi penerus bagi negara-negara Eropa Barat khususnya. sampai ia tumbuh subur dan akhirnya bersuami/heristeri dan mempunyai anak dan cucu.BAB II PENDUDUK. tetapi. Oleh karena itu tingkat kematian bayi-bayi yang lahir menjadi lebih rendah. Termasuk salah satu di antaranya ilmu kedokteran juga berkembang. Hal itu dimungkinkan oleh adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Berkat kemajuan ilmu kedokteran. pemeliharaan kesehatan penduduk termasuk usaha-usaha imunitas menjadi lebih terjam m. penduduk dunia telah mencapai 500 jutajiwajumlahnya(lihat tabel 1). Akan tetapi pada galibnya tidak semua negara di dunia mengalarni pertumbuhan penduduk yang demikian pesat. Negara-negara Eropa Barat pada abad 20 mi cenderung mengalami kondisi stasioner. . Dengan begitu negara mi lncrnpunyai masalah penduduk bukan pertumbuhannya. secara legal dilakukan melalui adopsi anak/bayi. Penduduk dunia dun masalahnya Pada awal zaman modern sampai kira-kira tahun 1650. dibandingkan dengan jumlah penduduk dewasa. MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN 1. Kita sering mendengar praktek adopsi yang tidak wajar bagi bayi-bayi Asia. kekurangan penduduk berusia muda sebagai generasi penerus. bahkan Jerman Barat cenderung memiliki Iebih sedikit jumlah penduduk berumur muda.

Asia dan Amerika Latin sebagaian besar tidak rnemperoleh kesempatan rnencmpuh jenjang pendidikan di sekolah.600 juta 5. DGI—BKKBN Jakarta 1982.500 juta 3.700 juta 6. akibat dan kondisi kcrniskinannya.600 juta 4. Peluang untuk mengadopsi anak-anak/bayi Asia disalahgunakan oleh sindikat-sindikat gelap. terutama anak-anak usia sekolah di negara-negara berkembang di Afrika.500 juta Sumber: Buku Paket Latihan Pendidikan Kependudukan. . 1650 1800 1850 1900 1930 1950 1960 1970 1980 1990 2000 JUMLAH JIWA 10 juta 250 juta 500 juta 900 juta 1. Pendidikan dan Keseha tan di negara-negara berkembang 1) Pendidikan Penduduk pedesaan.000 — 7.000 juta 1.500 juta 2.000 juta 3. anak-anak/bayi itu diperjualbelikan.TABEL I PERKIRAAN DAN PROYEKSI PENDUDUK DUNIA TAHUN 8. laksana zaman perbudakan.000 juta 2.000 SM 1. b.

India bagian selatan. 2) Kesehatan Penduduk usia muda pada negara-negara berkembang. persentase mi segera menurun menjadi 33% bagi kampung-kampung miskin. 27% lainnya berasal dan anak-anak petani. Di pedesaan sekitar Dakar ihukota Senegal (Afrika Barat). Indonesia dan Malaysia. penduduk pedesaan miskin paling sening kekurangan bangunan sekolah dan guru yang memenuhi syarat. menyatakan anakanaknya tidak bersekolah karena alasan tidak mampu membayar uang sekolah. termasuk merawat adik yang masib kecil.Suatu hasil survei UNICEF mernbukt. Di negara-negara berkembang terdapat variasi sanak-anak usia sekolah yang mendapat kesempatan dalam pendidikan formal. Sedangkan suatu studi di Abijan ibukota Republik Pantai Ga. Parasit-parasit usus penyebab penyakit cacingan (Askaris) banyak diderita oleh anak-anak di perkampungan iniskin di Lagos (ibukota Nigeria). Penyakit-peny akit menular seperti tuberkulosis. Di Honduras (Amerika Latin). Data lapang menunjukkan 73% anak-anak usia sekolah berasal dari kelompok ayah sebagai staf menengah. Srilangka.pendenita kekurangan vitamin A yang menonjol. Di samping unsur tekanan ekonomi. Penderita kebutaan dan anemia pada tipe dan tingkatan tertentu. desa itu tidak memiliki sekolah dasar. tidak hersekolah karena orang tua mereka tidak mampu membayar biaya sekoIah. bany ak menyerang penduduk di daerah pemukiman kampungkampung miskin di perkotaan. antara lain di Kalkua (India) dan di Ibadan di Nigeria bagian barat (Afrika Barat). 43% berasal dan anak-anak pedagang. kasuskasus. 72% dan anak-anak usia 7 sampai 14 tahun dapat bersekolah. Lap oran-laporan UNICEF j uga men gungkapkan bahwa penyakit polioyelitis banyak . Semakin tinggi status/jabatan pekerjaan semakin tinggi pula jumlah persentase anak-anak yang masuk sekolah. Asia Tenggara. Di Karachi (Pakistan) 50% anak usia sekolah berumur antara 5 . dan 31% terikat dalam kerja rumah tangga.ikan bahwa 58% anak-anak pedesaan miskin di Delhi India. dan 20% lainnya karena anakanak mereka hams menolong menyelesaikan pekerjaan di rumah.ding (Afrika Barat) mencatat gradasi persentase anak-anak sekolah bergantung pada fungsi pekenjaan ayah seorang anak. amat sering kedapatan menderita kurang vitamin A. Bahkan yang lebih tragis. seperti Birma. persentase kanak-kanak untuk rnasuk sekolah sebesar 38%. Hasil survei yang sama di karnpung miskin di kota Madras India. mengungkapkan bahwa 45% dan orang tua penghuni kampung miskin. misalnya terjadi pada anak-anak di negara-negara Asia Selatan.10 tahun terdaftar pada sekolah dasar.

Malaysia. Baru ada tanda-tanda bisul kecil atau koreng. buah-buahan dan sayur – mayor. Bersumber dan pada konsultan kesehatan dari World Health Organization (WHO) di Zimbabwe (Desember 1983) ditemukan kurang lebih sejuta penderita penyakit lepra atau kusta di seluruh wilayah Zimbabwe. Fiipina dan Thailand. Keistimewaafl penyakit mi penularannya tidak diketahui pasti. Sidang pertama kalinya diselenggarakan di Accademia dei Lincei di Rorna. Hal semacam itu berlaku di kalangan masyarakat di beberapa daerah di Burma. Pemakaian protein total sangat rendah seperti yang dialami penduduk di India.diderita oleh anak-anak di Srilangka dan Kenya (Afnika Timur). pada tahun 1968. Malaysia dan Fiipina. justru terhadap mereka yang menderita kurang gizi tidak ketahuan itu. biasanya pada kaki. Berdasarkan estimasi perkembangan penduduk dunia yang sangat mencemaskan itu lahirlah Kelompok Roma (Club of Rome). Akan tetapi lebih dan 25% anak-anak di negaranegara berkembang menderita kekurangan gizi yang tidak ketahuan. Penyakit itu menyerang penduduk pada usia produktif. Indonesia. 3) Perhatian para negarawan dan ilmuwan terhadap masalah pen duduk dunia Para negarawan dan ilmuwan sungguh-sungguh menyadani dan telah memperhitungkan betapa besar bencana yang ditimbulkan oleh ledakan penduduk dunia. atau lahir dengan ketahanan tubuh yang rapuh. sidang kedua diselenggarakan di Wina. Laporan UNICEF tahun 1983 mengungkapkan bahwa hanya 1% saja dan anak-anak di dunia yang tegas-tegas menderita kurang gizi. dan boleh jadi akan melahirkan bayi-bayi cacat dan lahir. Sebanyak 58% dan anakanak cacat di Kenya sebagai akibat polioyelitis. Salah satu sebab membuktikan bahwa di beberapa kalangan masyarakat pedesaafl masih berlaku ―tabu‖ yang melarang memakan ikan. sebagai penyebab mengapa mereka tidak dapat tertolong. Faktafakta di lapangan membuktikafl bahwa penduduk negara-negara berkembang kekurangan makanan berkadar protein hewani. dimungkinkan oleh fasiitas injeksi yang tidak memadai. Tabu dan pantangan seperti itu berlaku mulai dan kehamilan 7 bulan sampai 50 han sesudah kelahiran. pada tahun 1969. Pakistan. Terdapat indikasi-indikasi bahwa penyakit mi telah merambat pada anak-anak usia 7 tahun. Resiko dan melakukan tabu dan pantangan seperti itu para ibu hamil harus menanggung kekurangan protein hewani. Beberapa survei konsumsi makanan dilakukan di Asia menunjukkan bahwa pemakaian kalori rata-rata penduduk berada di bawah tingkat yang dibutuhkan di beberapa negara. pada saat itulah disadari oleh seseorang bahwa ia telah terjangkit penyakit lepra atau kusta. antara 8 sampai 40 tahun. atas undangan .

Dan studi tersebut dapat ditanik kesimpulan bahwa apabila kondisi-kondisi yang berlaku sekarang mi dibiarkan kadaluwarsa. dan membeni daya gerak yang diperlukan bagi usaha-usaha pembangunan. yaitu (1) penduduk yang makin bertambah (2) makin pesat industrialisasi (3) produk pertanian (4) makin habis sumber-sumber alam yang tak tergantikan.Kanselir Austria.‖ Sidang-sidang berikutnya: tahun 1970 di Swiss. maka dalam waktu 100 tahun saja. Meadow dan Massachusetts Institute of Technology (MIT). 4) Interaksi eksponensial dan lima variabel yang dominan. serta melancarkan suatu kerjasama semesta untuk mengekang perlombaan senjata. dekat Paris. ml berarti akan lumpuhlah sistem-sistem pendukung dan pembangkit tatanan kehidupan di muka bumi mi. serta mempelajari berbagai pengaruh timbal balik terhadap sistem dunia dalam jangka panjang. (5) dan makin rusak alam lingkungan. Jay Forrester dan MIT. Metodologi sistem dinamik itu sebagai karya rintisan Prof. memadamkan eksplosi penduduk. Sejalan dengan itu pada tahun 1969. Tim Studi inteinasional itu beranggotakan 17 orang. Pengetahuan bahwa struktur setiap sistem banyaknya hubungan yang bersif at berputar. Metode kerjanya menggunakan jasa komputer. Dennis L. diketuai oleh Dr. tahun 1971 di Jouy. Kelompok Roma melakukan studi internasional selama 18 bulan dengan biaya dan Yayasan Volkswagen di Jerman. yang lebih dikenal dengan Model Dunia Promotif. . The Limits to Growth (Batas-batas Akhir Pertumbuhan Dunia) merupakan gerakan tahap pertama dan proyek internasional itu. Model dunia mi secara khusus dibuat untuk mempelajari kelakuan kelima unsur dominan. Perancis dan bulan Oktober 1973 diselenggarakan di Tokyo Jepang. Sekretaris Jenderal PBB (pada waktu itu U Than) menyatakan bahwa bagi anggota PBB ―barangkali hanya tinggal sepuluh tahun lagi untuk menekan pertikaianpertikaian lama mereka. daya tahan dan keseimbangan bumi kita akan mencapai batas kemampuan terakhir. adalah suatu model menurut Dynamica System yang merupakan metode baru untuk memahami kelakuan dinamis dan sistemsistem yang kompleks. memperbaiki alam lingkungan manusia. kaitmengkait.

Kelima vaniabel yang dominan membuktikan saling mempengaruhi satu sama lain. akan dihadapi krisis kekurangan tanah yang serius. bersumber dan knalpot-knalpot kendaraan bermotor yang memuntahkan produk-produk korban dioksida setiap saat. lingkungan perkotaan mengalami pencemaran cukup berat. Produksi pangan seolah-olah tidak punya arti apa-apa. tidak terkecuali ikan. Pada sisi lain.han pertanian dan pemukiman. Hal mi berakibat akan mematikan makhluk-makhluk hidup di laut. cenderung makin berkurang Ia. Krisis kekurangan tanah pertanian tidaklah muncul Secara tiba-tiba. kadar zat asam di dalam air laut terus menerus berkurang. air. begitu muncul akan hilang lenyap ditelan lautan manusia. mineral/barang tambang dan bahanitu yang paling subur dan paling rnudah dijangkau oleh manusia telah digarap secara turun temurun dan terus menerus. penduduk perkotaan juga diancam oleb membengkaknya polutan (Zat-zat pencemar yang menimbulkan polusi) sampah. memungkinkan segera meningkat pula kebutuhan akan sumber-sumber alam berupa: hutan. Diperkirakan pada saat jumlah penduduk dunia menjadi dua kali lipat. akan semakin terasa pula ―Ia.par lahan‖ baik untuk perumahan maupun untuk kegiatan pertanian. cenderung makin berkurang Ia. Harga-harga pangan akan melambung tinggi. Semakin bertamhah manusia. Separuh dan luas tanah itu yang paling subur dan paling rnudah dijangkau oleh manusia telah digarap secara turun temurun dan terus menerus. Kini ancaman polutan bagi umat manusia yang sangat serius datang dan sampah-sampah organik. nah yang masih ada. Pada dimensi lain. Produksi pangan tidak mencukupi kebutuhan hidup manusia. akan semakin terasa pula ―Ia. Semakin bertamhah manusia. Peningkatan produksi pangan akan berkait dengan penyediaan lahan dan tata air/irigasi teknis yang mamadai. akibat pertumbuhan penduduk eksponensial.han pertanian dan pemukiman. limbah industri dan limbah rumah tangga.2 milyar hektar tanah yang potensial baik untuk pertanian. melainkan diawali dengan berbagai gejala Sebelum kebutuhan tanah pertanian melebihi dan cadangan ta. sehingga pada saatnya terjadi bahaya kelaparan. di samping modal yang cukup. Beberapa contoh akibat sernakin banyak sampah organik dibuang ke luar Baltik yang kemudian membusuk. Dan segi lain.par lahan‖ baik untuk perumahan maupun untuk kegiatan pertanian. kebutuhan sandang pangan dan papan/penumahan harus bertambah. Krisis berikutnya segera menyusul. . Bumi kita mempunyai kira-kira 3. akibat bertambahnya penduduk dunia yang diiringi dengan peningkatan taraf hidup. Penduduk bertambah.

Pada dimensi lain. limbah industri dan limbah rumah tangga. air. . betapa haus manusia akan sumber-sumber alam. Andaikata kelima variabel pokok berkembang seterusnya dengan ukuran seperti selama 70 tahun terakhir. apakah yang akan terjadi pada sistem dunia kita bila mencapai batas-batas maksimumnya? Karena persediaan sumbersumber alam yang tak tergantikan sudah semakin habis. Pada tahun 1971 mereka melahap gas alam sebanyak 23 bilyun kaki kubik. terutama hutan. memang cabangcabang kehidupan di bumi mi akan mempunyai batas akhir. Harga-harga pangan akan melambung tinggi. lingkungan perkotaan mengalami pencemaran cukup berat. Kini ancaman polutan bagi umat manusia yang sangat serius datang dan sampah-sampah organik. Hal mi berakibat akan mematikan makhluk-makhluk hidup di laut. Alpa untuk melestarikan lingkungannya. Berapa banyak konsumsi BBM oleh umat manusia di dunia pada tahun 1983? Berapa banyak pula konsumsi barang tambang dan bahan galian untuk memenuhi kebutuhan industn setiap tahun? Tidak dapat disangkal lagi. Apalagi bila umat manusia lupa akan sifat-sifat alami. akibat pertumbuhan penduduk eksponensial. Produksi pangan seolah-olah tidak punya arti apa-apa. Krisis kekurangan tanah pertanian tidaklah muncul Secara tiba-tiba. Satu contoh. tidak terkecuali ikan. begitu muncul akan hilang lenyap ditelan lautan manusia. kadar zat asam di dalam air laut terus menerus berkurang. penduduk perkotaan juga diancam oleb membengkaknya polutan (Zat-zat pencemar yang menimbulkan polusi) sampah.Diperkirakan pada saat jumlah penduduk dunia menjadi dua kali lipat. dan terjadiiah keruntuhan kehidupan di dunia. Produksi pangan tidak mencukupi kebutuhan hidup manusia. mineral/barang tambang dan bahan galian sebagai bahan baku industri alam Iebih cepat terkuras. akibat bertambahnya penduduk dunia yang diiringi dengan peningkatan taraf hidup. pada tahun 1950 penduduk Amerika Serikat mengkonsumsi 7 bilyun kaki kubik gas alani. bersumber dan knalpot-knalpot kendaraan bermotor yang memuntahkan produk-produk korban dioksida setiap saat. Dari segi lain. Krisis berikutnya segera menyusul. air dan tanah. Pada sisi lain. sehingga pada saatnya terjadi bahaya kelaparan. maka daya pikul dunia akan dilampaui. akan dihadapi krisis kekurangan tanah yang serius. nah yang masih ada. melainkan diawali dengan berbagai gejala Sebelum kebutuhan tanah pertanian melebihi dan cadangan ta. Beberapa contoh akibat sernakin banyak sampah organik dibuang ke luar Baltik yang kemudian membusuk. memungkinkan segera meningkat pula kebutuhan akan sumber-sumber alam berupa: hutan.

Penekanan lebih besar diberikan kepada produksi bahan pangan. dan penyeharan penduduk. sehingga akan cukup tersedia untuk memenuhi kebutuhan setiap orang. terutama di negara-negara Asia. Keduanya dapat mengakibatkan perubahan bahan dalam humas welfare dan struktur penduduk. Sebenarnya perwmbuhan penduduk saja tidak akan menimbulkan masalah penduduk. Pertumbuhan penduduk satu belun: merupakan masalah penduduk yang vital. yaitu 1. Untuk mencapai suatu ekosistem penduduk dunia yang stabil. yang akan dapat mempengaruhi tata ekonomi.c. 4. 2. tata politik dan budaya masyarakatnya. dan pemecahan masalahnya itu tidak dapat dilakukan dengan cara satu segi dan secara sesaat dengan cepat. Afrika dan Amerika Latin. Penduduk djstabilisasi/diseimhaflgkan Konsumsi sumber alam dan pembangkitan polusi narus dikurangi sampai seperempat dan tingkat konsumsi tahun 1970-an. 2. 3. 5. 3. antara lain Pertanibahan atau pengurangan penduduk.pat ditimbangi penambahan kebutuhan hidup dan .Ada 4 macam teknik pelayanan kesehatan. Macalah penduduk di Indonesia Masalah penduduk atau Population Problem merupakan masalah yang bersegi banyak. Mengikuti pertumbuhan anak Penggunaan air susu ibu Imunisasi Pengobatan Oral Rehydration Therapy (ORT). tata pergaulan. Penyelenggaraan pendidikan dan pengadaan fasilitas kesehatan lebih diutamakan. Prioritas besar diberikan kepada usaha-usaha penyuburan clan perlindungan tanah untuk mencegah erosi. d. Ucaha mengatasi masalah penduduk dunia. Kenaikan pesat jumlah penduduk dunia.segera menentukan langkah-langkah kongkret dalam penanggulangan problem. Masalah penduduk timbul sebagai akibat dan perubahan penduduk. mendorong usahausaha bersama negara-negara di dunia untuk . diperlukan langkah-langkah sebagai berikut : 1. bilamana mi cia. Kerapatan/kepadatan.problem penduduk dunia.

luas tanah dan kepadatan Penduduk Indonesia menurut Sensus Penduduk 1971. satuan luas dinyatakan dalam meter persegi. Di Indonesia penyebarafl penduduk tidak merata dan penyebaran yang tidak merata mi meninibulkan masalah kelebihan. Sedangkan untuk daerah urban (kota). iklim. Justru dengan kasus pada negara-negara tertentu. Kegunaan mengetahui angka kerapatan penduduk adalahsebagai berikut : Untuk mengetahui ada tidaknya gejala overpopulation. sumber alam kemudian transportasi dan sebagainya. kekurangan penduduic untuk beberapa daerah tertentu. Seperti di Jerman. Tetapi untuk negara-negara sedang berkembang dan terbelakang. Beberapa masalah penduduk yang erat hubungannya dengan manusia dan lingkungan alam. jumlah penduduk yang besar menjadi masalah. Prancis. setelah Perang Dunia II kurangnya penduduk merupakan masalah sebab menimbulkan gejala semakin kurangnya tenaga kerja (man power). Untuk daerah rural (desa) satuan luas mi dinyatakan dalam satuan kilometer persegi atau hektare. Untuk mengetahui penyebaran dan pusat-pUSat kegiatan ekonomi maupun budaya. 2) Penyebaran Fend uduk (Population Distribution) Tersebarnya penduduk dalam beberapa wilayah sangat tergantUng dan faktor-faktOr: lokasi. Untuk mi dapat anda pelajari beberapa masalah kependudukan yang disebahkan karena : 1) Rapat Penduduk (Population Density) Pengertian untuk mengenal rapat penduduk ialah Perbandingan antara jumlah orang dengan tanah yang didiami/diOlah dalam satuan luas.penyebarannya yang merata. Untuk mi dapat anda lihat tabel sebagai berikut : Tabel 4 : Jumlah Penduduk. Untuk mengetahui pusat-pusat aglomenraSi penduduk. di mana orang sudah banyak yang hidup dalam gedung bertingkat. .

843 227.892 80 89 594 660 46 53 24 28 Indonesia 2.654 572. 3.152 8. Luas (1000 km2) Penduduk 1973 (Juta) Penduduk Kepadatan Penduduk Kepadatan Penduduk per km2 1978 (Juta) 1973 per km2 Jawa 135 Luar Jawa 1.008 134. Daerah (x 1000) Jumlah Penduduk Luas tanah Kepadatan 1.No.174 550.027 126 142 62 70 .703 541. 2. Luar Jawa dan Indonesia tahun 1973 dan 1978.708 565 38 9 37 14 Tabel 5: Kepadatan Penduduk Jawa.103 20.535 8. 5. 4.813 5. Jawa&Madura Sumatera Kalimantan Sulawesi Pulau-pulau lain 76.

Untuk ini ada dua macam kelebihan penduduk yang anda perlu ketahui. telah tidak dapat memberikan kebutuhan hidup kepada manusia yang berdomisili di wilayah tersebut. kerapatan penduduk 200/km2.sung maupun tidak langsung dengan adanya pertambahan penduduk yang cepat. Yaitu apabila suatu daerah dalam waktu tertentu kebutuhan hidup yang ada sudah tidak sesuai lagi dengan tuntutan keniajuan ekonomi dan perkembangan sosial. mungkin belum .3) Kelebihan Penduduk dan Kekurangan Penduduk (Over Polupation dan Under Population). Masalah Penduduk yang dihadapi oleh Negara yang sedang berkembang. a) Masalah Kelebihan Penduduk. sehingga sering disebut pengangguran tidak kentara (disyuised unemployment). Penggunaan angka kerapatan penduduk sebagai ukuran ada tidaknya kelebihan penduduk. maka adanya pengangguran tidak nampak. Akihat tidak langsung dan hal mi adalah timbulnya kriminalitas. Hal yang demikiar itu adalah tidak benar. Kelebihan penduduk yang absolut. Kelebihan penduduk yang relatif.Sebaliknya di daerah pertanian yang intensif. Dalam kehidupan sehari-hari kita lebih banyak mempersoalkan masalah kelebihan penduduk daripada kekurangan penduduk. Yaitu apabila suatu daerah dalam waktu tertentu. ini berarti apabila di daerah yang mempunyai rapat dan penduduk lebih besar dan 501km2. yaitu. Di daerah-daerah di mana penduduk masih melaksanakan shifting Cultivation atau sistem ladang. Sering kita menggunakan angka kerapatan penduduk sebagai ukuran untuk mengetahui ada tidaknya kelebihan penduduk. maka gejala kelebihan penduduk akan dialami. Di daerah pedesaan di mana unsur gotong royong masih sangat kuat. Akibat langsung dengan adanya kelebihan penduduk ialah timbulnya pengangguran. Hal mi disebabkan karena pada umumnya negra – Negara sedang berkembang dijatuhi dengan akibat yang lang. Sedang akibat dan under population ialah kurangnya tenaga kerja di sektor-sektor yang sangat memerlukan tenaga manusia misalnya pada saat akan diadakan ekstensifikasi pertanian dan sebagainya. angka rapat penduduk maksimum adalah 50/km2.

Yang hal mi disebabkan antara lain Kurangnya fasilitas pendidikan dalam segala tingkatan dan di seluruh daerah.37 19.14 Dan tabel tersebut ternyata banyaknya penduduk yang masih buta huruf maupun putus SD (Drop-out SD) adalah besar prosentasenya. Di Indonesia beberapa daerah telah mengalami kelebihan penduduk. seperti di Jawa dan Madura. Pendapatan perkapita penduduk yang masih rendah sehingga belum dapat memenuhi kebutuhan hidup primer pada umumnya dan untuk biaya sekolah. 41.38 4.menimbulkan masalah penduduk. Oleh karenanya masalah Pendidikan menjadi problem Nasional yang cukup gawat. Tingkat Pendidikan yang dapat dicapai oleh masyarakat Indonesia. di mana . Oleh karena itu.03 2.03 0. b) Masalah Tingkat Pendidikan Masyarakat yang Relatif Rendah. masyarakat dalam mencapai pendidikan yang tinggipun masih sedikit sekali. dengan angka kepadatan penduduk 447/km2.01 32. Maluku ± 11/km2 dan sebagainya. Akibatnya fasilitas secara kualitatif dalam bidang pendidikan masih terbatas.3 2. (Lihat tabel 4 di muka). karena kekurangan modal maupun tenaga-tenaga ahli atau terdidik. Jakarta. No. penduduk relatif. umur 10 tahun ke atas yang telah dapat mencapai tingkat pendidikannya tahun 1971 (menurut sensus 1971). Mengingat negara yang sedang berkembang sehingga untuk melaksanakan pembangunan dalam segala bidang belum dapat berjalan dengan cepat. Sedang di luar Jawa dan Madura beberapa daerah masih kekurangan penduduk seperti Kalimantan 9/km2 . dapat dilihat pada tabel berikut ini Tabel 6 : Penduduk Indonesia. Tingkat Pendidikan Banyaknya (%) TidakSekolah Belum tamat SD Sekolah Dasar SLO (Umum + Kejurusan) SLA (Umum + Kejurusan) SLA (Umum + Kejurusan) Universitas Sumber Biro Pusat Statistik.

Dengan adanya berbagai masalah yang diakibatkan oleh pertumbuhan penduduk yang relatif cepat tersebut maka setiap pemerintah/negara mengambil kebijaksanaan kependudukan.4 3.1 3. 5) Masalah Pendapatan atau Produksi Perkapita dan Tinggi Pertumbuhan Penduduk.2 2. Perkapita Tingkat Pertumbuhan penduduk (%) Jepang Malaysia Korea Selatan Pilipina Sriangka Thailand Vietnam Selatan Kmer Laos Pakistan India Indonesia China Birma 1.5 2. .8 2.3 3.5 1. Dollar) GNP.190 330 180 180 180 150 130 120 100 100 100 100 90 70 1. 1972 Hal 10—11.5 2.4 2. Okt.1 2.dikatakan bahwa tinggi rendahnya tingkat pendidikan masyarakat menggambarkan tinggi rendahnya kemajuan bangsa.6 2. Sept. Keterangan angka-angka perkiraan.5 2.1 2. Tabel 7 : Produksi Perkapita dan tingkat Penduduk di beberapa Negara Asia.2 Sumber Majalah Geres — FAO — Riview.Pertambahan Negara (US.

atau jumlah jiwa dan pemukiman dalam hubungannya dengan sumber-sumber yang tersedia setiap orang. agar makin banyak tenaga alam dapat dipergunakan dalam proses pembangunan. dipertahankan dan ditambah (konservasi). impor dan ekspor dan sebagainya (pidato kenegaraan Presidn RI 16 Agustus 1969). Kebijaksanaan kependudukan di negara maju dan di negara-negara berkembang. Pelaksanaan Kebijaksanaan Kependudukan: Dalam melaksanakan kebijaksanaan kependudukan untuk penyelesaian masalah penduduk dapat ditempuh beberapa usah yang dapat diiaksanakan sendiri-sendiri. industn. halaman 267 269.Kebijaksanaan Kependudukan Maksud diadakannya Kebijaksanaan Kependudukan adalah untuk dapat lebih tercapainya kesejahteraan penduduk/niasvarakat dalarn arti yang luas. yang dapat dilaksanakan dengan: Preservasi : dalam hal mi diusahakan agar kualitas dan kuantitas hasil bumi diperbaiki untuk rnasamasa yang akan datang. . Tetapi pada uniurnnya yang dimaksud hanyalah kebinaan yang menyangkut perubahan kuantita dan kualita penduduk pemancaran penduduk. lihat buku Pendidikan Ke• pendudukan. Dalani usaha mengimbangi pertanibahan penduduk perlu hasil-hasil pertanian dan peternakan dipelihara. Restorasi: agar berhasil. terutama terjadinya keseimbangan antara jumlah penduduk dengan basil pembarigunan baik melalui pertanian. berturut-turut atau secara bermacam-macam sekaligus tergantung kepada keadaan setempat. Pengertian kebijaksanaan Kependudukan Pada prinsipnya kebijaksanaan suatu negara yang me nyangkut kernakmuran penduduknya dapat digolongkan dalarn kebijaksanaan kependudukan. hasil bumi dan ternak dapat tetap tinggi perlu dipelihara sumber-sumber biotik dengan mencegah penyakit-penyakit tanaman dan hewan. Benefisiasi : Sumber-sumber alam tetap dipelihara Kelangsungan fungsinya beserta perkembangannya.

Madura dan Bali. dan dapat menimbulkan daerah-daerah pertanian baru di daerah yang menerima. Sitiung. Macam -macam transmigrasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah : transmigrasi umum transmigrasi spontan transmigrasi sektoral transmigrasi ABRI . Intensifikasi mi dilakukan pada daerah-daerah yang sudah tidak memungkinkan terjangkaunya perluasan areal pertanian. daerah-daerah yang padat penduduknya (daerah pengirim) terutama dad Jawa. Transmigrasi: Pernindahan penduduk daerah padat ke daerah yang tidak atau kurang padat dapat mengurangi populations pressure di daerah pengirim. pembuatan teras sawah rotasi tanaman dan lain-lain. areal pertanian harus diperluas dengan jalan rnembuka hutan (forest clearing) atau mengeringkan rawa-rawa. dan sebagainya. Sedang daerah penerima : Sumatera Kalimantan Sulawesi : Rimbo Bujang. Untuk di Indonesia. : Tenggara dan Pulau-pulau lain. Bali. dan Timur. pemilihan bibit unggul. Ucaha-ucaha yang di1akanakan Kebijahsanaan Kependudukan. Untuk perhaikan-perbaikan dalam bidang bercocok tanarn meliputi pemupukan. pengairan.Rekiamasi : Penambahan hasil pertanian dapat dijalankan dengan mengubab tanah-tanah irnproduktif menjadi produktif. dan sebagainya. : Barat. Intensifikasi pertanian. Seperti di Indonesia antara lain daerah:Jawa. dapat menambah kualitas dan kuantitas prod uksi pertanian. Madura. (Jsaha Ek stensifikasi dan fntencifihasi Pertanian Ekstensitikasi Pertanian L untuk menambah basil bumi.

Sarana Program Keluarga Berencana. Sebab mi diselaraskan dengan Falsafah Bangsa Indonesia. Sifat Pelaksanaan Program Keluarga Berencana adalah sukarela bagi pengikut/pesertanya. Adalah Masyarakat seluruh Indonesia/terutama rnereka pasangan suami isteri/keluarga baik di kotakota rnaupun di desa – desa.transmigrasi Bedol Desa. dan organisasi-organisasi baik pemerintah maupun swasta. Keluarga Berencana Keluarga Berencana telah diprogramkan oleh Pemerintah Indonesia sejak tahun 1968. Dengan Program Keluarga Berencana tersebut diharapkan agar Keluarga Berencana dapat membudaya bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan mencintai keluarga kecil yang bahagia sejahtera (Small family Size). Tujuan Program Keluarga Berencana Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama anak. Jndustrialisasi: Industrialisasi mi diusahakan agar kebutuhan penduduk dapat dilayani secukupnya dengan cepat dan merata tetapi tidak mengurangi kualitas produksi. yaitu Pancasila. Tidak boleh ada paksaan dan Pemerintah maupun Petugas. Usaha Program Keluarga Berencana. Mengurangi laju pertambahan penduduk. menaikkan taraf hidup mengurangi masalah-masalah sosial ekonomi. sehingga dapat mengurangi penderitaan. Yakni jumlah anak sekitar 3 orang. agar dapat seimbang antara pertambahan penduduk dengan produksi nasional. Untuk mi maka perlu meningkatkan Program Keluarga Berencana Secara integral melalui berbagai pendidikan formal maupun non formal. ibu dengan cara menjarangkan kelab iran. meliputi Menjarangkan kelahiran Pengobatan Kemandulan Nasihat Perkawinan. . Penyebaran Industrialisasi: pembangunan industri sebaiknya dapat menyebar ke seluruh wilayah Indonesia sehingga dengan desentralisasi industri mi akan mendorong pembangunan di masingmasing daerah. yang secara efektif baru berjalan mulai tahun 1970.

Konsep migrasi di atas mengandung pengertian sebagai perubahan tempat tinggal secara permanen. e. melainkan. misalnya kelurahan. kabupaten. tidak mencintai keluarga hesar yang tanpa bahagia. Maksud pelaksanaan Pendidikan Kependudukan adalah agar masyarakat . melintasi batas administrasi. migrasi merupakan perpindahan penduduk dan satu unit geografis ke unit geografis Iainnya. Dengan kata lain. sejahtera. Selanjutnya PBI3 menyatakan bahwa migrasi ialah suatu perpindahan tempat tinggal dan suatu unit administratif he unit administratif lainnya (dalam Sunarto. pindah ke unit administrasi lain.pat tinggal dan pindahnya tidak terlalu dekat.(5) Pendidikan Kependudukan: Peningkatan dan perluasan Pendidikan Kependudukan dapat melalui berbagai lembaga Pendidikan formal maupun non formal (di luar sekolah) dengan menggunakan dan memanfaatkan secara efisien dan efektif semua jenis saluran komunikasi dan mass media yang ada. secara garis besar adalah agar inasyarakat/ anak didik dapat mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pertumbuhan penduduk secara cepat. Ross Steele menyatakan bahwa migrasi meliputi perpindahan ke rumah sebelah yang jarak beberapa meter dan rumah lama. tetapi juga mencakup perpindahan ke negara lain yang jaraknya beribu-ribu kilometer (dalam Sunarto. 1985). Migraci (Perpindahan Periduduk) Migrasi adalah gejala gerak horizontal untuk pindah tern. serta segala akibatnya maupun dapat menghubungkan antara pertumbuhan penduduk tersebut dengan program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah dalam usaha mencapai kesejahteraan masyarakat. Unit geograf is dapat berarti suatu daerah administratif. Usaha mengernbangkan konsep migrasi ternyata . kota atau negara. tidak memberikan batasan pada jarak maupun sifat kepindahan tersebut. serta tepat.iapat mengubah cara berpikir dan cara berpikir tradisional statis menuju cara berpikir yang rasional dinamis dan bertanggung jawab terhadap besar kedllnya keluarga dalam memanfaatkan masa produktifnya yakni dengan mencintai keluarga kecil yang berhahagia. 1985). Maka mereka diharapkan dapat menyesuaikannya hal itu dalam kehidupan keluarga masyarakat bangsa dan manusia pada umumnya. Tujuan dan Pelaksanaan Program Pendidikan Kependudukan.

kemudian mendapatkan julukan ―bapak migrasi‖. semakin berkurang volume migran. Satu hal yang tampaknya disepakati bersama adalah migrasi menyangkut perubahan tempat tinggal dan yang biasanya. Adanya perbedaan desa dengan kota akan mengakibatkan timbulnya migrasi. akan menimbulkan arus balik sebagai gantinya. Namun demikian dijelaskan pula bahwa seseorang dikatakan telah melakukan migrasi apabila ia telah melakukan perpindahan kurang dan 6 bulan tetapi telah secara resmi pindah atau sebelumnya telah ada niatan untuk menetap di daerah tujuan. Migrasi dalam hal mi diartikan sebagai perpindahan seseorang melewati batas propinsi lain dalam jangka waktu 6 bulan atau lebih. Terdapat beberapa teoni secara khusus menjelaskan fenomena migrasi. Setiap arus migran yang benar.. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut Semakin jauh jarak. Motif utama migrasi adalah ekonomi. an dan hukum-hukum yang dikemukakannya. Dan teori yang dikemukakannya kemudian berkembang berhagai teori gravitasi lainnya. Dua di antaranya dapat dikemukakan sebagai benikut 1) Teori Gravitasi Ravenstain pada tahun 1889 telah menguraikan pendapatnya tentang fenomena migrasi yang disusun dalam hukumhukum migrasi yang terkenal sampai sekarang. Wanita cenderung bermigrasi ke daerah-daerah yang dekat letaknya.tidak menghasilkan suatu rumusan yang seragam. Teori mi kemudian dikenal dengan nama ―distancedecaY theory‖. Ravenstein dengan teon yang dikemukakannya. 2) Teori Dorong — Tank (Push-Pull Theory) . Di Indonesia konsep migrasi yang dipergunakan di antaranya yang dikemukakan oleh Biro Pusat Statistik dalam serisus penduduk tahun 1971 dan tahun 1980. Teori Migrasi. dan pada dasarnya teori-teori migrasi yang lainnya merupakan pengembang. Kemajuan teknologi akan mengakibatkan intensitas migrasi. Pendapatan Ravenstein yang hampir satu abad yang lalu ternyata sampai sekarang masih relevan.

terlalu gaduh terlalu bising. goncangan-goncangan iklim. Adapun faktor-faktor yang mempunyai daya tank ialah penemuan sumber daya. 1a pergi pindah ke daerah pantai yang hawanya panas demi kesehatan jasmaninya. b. misalnya ingin mengembangkan bakat dan kemampu annya.Teori dorong-tanik dikemukakan pertama kali oleh Everett S. Selain jenis-jenis migrasi di atas. yang membuat mereka senang dan mendapat kepuasan batin. Faktor-faktor yang terdapat di daerah asal Faktor-faktor yang terdapat di daerah tujuan Faktor-faktor rintangan Faktor pribadi. politik. karena suasana kota tidak menenteramkan. misalnya: pertambangan. . menggalakkan bangkitnya industri di kota-kota besar yang menanik banyak buruh dan tenaga. terlalu banyak orang. keadaan iklim dan lingkungan yang menyenangkan (kota peristirahatan di daerah pegunungan). c.ping itu ada berbagai variabel yang mengakibatkan mignasi tarik dan migrasi dorong. pindah ke daerah lain. Orang yang dengan kehendak sendiri dan dengan motif tertentu. d. pendirian industri-industri.Iani suatu negara. Ia merupakan migran fisiososial. seperti : kerusakan sumber daya alam (erosi tanah. akan menyebabkan banyak pengangguran yang mendorong migrasi ke luar daerah pedesaan. kekeringan. Jeni-jenis migrasi di atas pada dasarnya termasuk ke dalani migrasi internal. meskipun mereka mungkin hanya ikut-ikutan disebut migran sekunder. sebaliknya hasil teknologi baru Seperti mekanisme pertanian. Migrasi internal terjadi antara dua unit geograf is da. Faktor-faktor yang terdapat di daerah asal maupun di daerah tujuan dapat bersifat positif artinya mempunyai daya dorong atau mempunyai sif at negatif artinya mempunyai daya penghambat. agama). Perubahan teknologi misalnya. Sebaliknya banyak juga orang yang pindah dan kota. Mereka tergolong migrasi psikososial. Migrasi nternasional terjadi antana negara-negara. banjir. pertentangan sosial. Ada orang sakit-sakitan di daerah dingin. Dalam teorinya Lee mengemukakan adanya 4 faktor yang berpengaruh terhadap seseorang dalam mengambil keputusan untuk bermigrasi yaitu: a. disebut migran primer. sering kambuh penyakit asmanya. merasa kesepian. Jika isterinya dan anak-anaknya juga ikut pindah. dikenal pula migrasi internal dan migrasi internasional. sedang di kota banyak hiburan dan kegiatan yang merupakan daya tank mereka. Faktor-faktor yang bisa menjadi daya dorong. Lee pada tahun 1966. Banyaknya orang pindah ke kota karena di desa tidak krasan. Di sam.

but: Urbanisasi. Kalau keluar ke negara lain disebut emigrasi. Ernigrasi adalah migrasi internasional dipandang dan negara asal atau penginim.000. Jelasnya besar kecilnya angka yang disebabkan oleh terjadinya perpindahan penduduk dan suatu negara/daerah ke negara/daerah lain. Imignasi adalah migrasi internasional dipandang dan negara penerima atau negara tujuan.Dalani migrasi internasional selanjutnya dikenal konsep emigrasi dan imignasi.000 138.000 orang. Antar daerh (dalam satu negara). . Jeni/Macam Migrasi Dalam hal mi dapat digolongkan menurut lokasi perpindahan.000. pelakunya disebut emigran. Rumusnya adalah : JumlahMigrai dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Contoh: Misalnya Negara Indonesia tahun 1979. Tetapi apabila perpindahan tersebut hanya antar daerah kota yang agak berdekatan dan hanya untuk beberapa han karena suatu sebab seperti berdagang.000 orang. tiap senibu penduduk pada setiap tahun. Hal ini ada kecenderungan akan bertempat tinggal relatif lama.. itu disebut Mobiisasi. untuk mi apabila terjadi antar pulau dan akan bertempat tinggal larna (menetap) disebut : Transmigrasi. Untuk ini dapat dicari migrasi Nettonya yakni terjadi Emigrasi atau migrasi bagi negara yang bersangkutan. disebut emigrasi atau imigrasi.000 X 1000 = 5. tetapi kalau masuk atau datang dan negara lain adalah iinigrasi. Sedangkan jumlah penduduk Indonesia pada tahun itu 138. terdapat perpindahan penduduk ke negara Malaysia sebanyak 690. Antar daerah (dalam satu pulau dan Desa ke Kota) dise. Maka tingkat Migrasi adalah : 690. pelakunya disebut imigraSi. yakni: Antar negara.

Misalnya: perpindahan pendud uk (pengungsi) Vietnam pada akhir tahun 1979 – 1980.Sebab-sebab perpindahan penduduk: Alasan ekonomi. Alasan politik. PEMBAGIAN KERIJA DALAM MASYARAKAT Meskipun teknologi baru di bidang pertanian. Dalani hal mi ada yang bersifat sernentara dan ada yang bersifat lama (mungkin menetap) yang mi pada umumnya sebagai penyebab terjadinya transmigrasi dan atau urbanisasi. baik itu yang bersif at internasional maupun nasional/lokal. dan lain-lain telah memperluas kesempatan kerja kepada masyanakat tetapi belum juga mampu menyerap pertambahan tenaga kerja. yang berarti : Pertambahan Penduduk fertilitas mortalitas emigrasi imigrasi. 2.Dan uraian-uraiafl di atas dapat dirumuskan pertambahan penduduk sebagai berikut P P f m e i = = = = = = (f — m) + (e — i). mengapa anus urbanisasi berjalan . maka mereka melakukan perpindahan: ke negara lain. akibat pertumbuhan pendduk melaju dengan cepat. Oleh karena itu kepergiannya dalam usaha untuk mencani kehidupan yang lebih baik. sehingga banyak penduduk yang tak setuju dengan pergolakan politik tersebut. Pada suatu negara sering terdapat pergolakan politik kenegaraan. Dalam hal perpindahan penduduk tersebut pada urnumnya menimbulkan masalah baru yaitu dalam penyesuaian daripada tempat yang baru. bibit unggul. seperti:pupuk. insektisida. Perpindahan suatu bangsa mi disebabkan karena daerah atau negaranya sendiri sudah tidak memberikan kemungkinan kehidupan yang baik. Alasan agama Karena alasan kehidupan beragama yang tidak bebas menyebabkan terjadinya gerakan penduduk ke daerah lain untuk mencari kesesuaian dan ketenteraman hidupnya. Dengan demikian dapat dimengerti.

Besar kecilnya angkatan kerja sangat tergantung pada tingkat kelahiran (fertilitas) dan tingkat kematian (mortahitas). penduduk yang tinggal di desa ada 82. Masalahnya. A. bahan penduduk dan pembangunan.6%. di tingkat kota besarnya 6.terus menerus dan tak mungkin dapat dihindani. Dalam anus urbanisasi yang paling banyak terlibat ialah golongan usia muda. Setiap orang berusaha mencari suatu pekerjaan pada hakikatnya adalah tintuk memperoleh kelayakaxi hidup di dalam keluarganya. karena secara obyektif mereka mencita-citakan perbaikan hidup di masa mendatang yang panjang dan disertai dengan keberanian mengambil resiko. tidak dapat mengimbangi Iajuriya kenaikan jumlah .pa yang terlihat selama in perluasan kesempatan kerja itu berjalan seret. 1981). apabila perkembangan dalam bidang pertanian lebih lambat dibanding dengan pertumbuhan penduduk. 34% sendiri ada di Jakarta (Said Rush dan Dakljoeni. Semakin tinggi tingkat kelahiran dan rendahnya tingkat kematian maka ketersediaan tenaga kerja cenderung meningkat. Sebagai contoh pertumbuhan kesempatan kerja terlihat dalam tabel di bawah ini Pembagian kerja dalam masyarakat ml akan terjadi masalah besar lagi. Sebab masyarakat Indonesia sebagian besar dan tenaga kerjanya terhihat dalam bidang pertanian. Menurut catatan sensus 1971. sedanglcan dalam sektor-sektor lainnya hanya sebagian kecil saja. Para pengangguran yang tercatat sekarang mi. sebab kesempatan kerja yang diperoleh itu merupakan modal hidup untuk masa kini dan akan datang. Oleh sebab itu pertumbuhan keseinpatan kerja dalam masyarakat akan senant lasa beruFhh-ubah. Bagaimanapun dalam memperoleh kesempatan kerja kita tidak bisa mengelak dan persaingan atau pertentangan-pertentangan. niisalnya sampai Maret 1974. Angka-angka tentang pembagian kerja (mata pencarian) menurut statistik erhihat dalam tabel berikut mi: Angka-angka di atas akan berubah bersarna lajunya pertam. Namun akumulasi modal dalam pembangunan mi bertumpuk di perkotaan.3% dan di pedesaan 1% (Daidjoeni. Dengan adanya komunikasi dan transportasi yang lancar menjadikan orang desa peka terhadap perkembangan kota dan mi mendorong urbanisasi.4% ada di perkotaan. Di samping itu belum lagi terhitung angka pengangguran. Demikian pula persaingan ketat akan terjadi dalam upaya memperoleh kesempatan kerja. sejauh mana kesempatan kerja tersedia untuk menampung tenaga kerja yang melimpah. Konsekuensi yang tidak dapat dihindarkan akibat bertambahnya jumlah penduduk adalah lahirnya tenaga kerja. sisanya yakni 17. 1981).

Forum Siatistik No. yaitu 2.7 juta tahun 1980. Laju pertumbuhan penduduk pada waktu itu sekitar 2.7ju. 2 Tahun II Desember 1982.Sen dan seluruh penduduk berumur 10 tahun ke atas (usia minimal golongan bekerja menurut sensus penduduk tahun 1971). bila yang sifatnya terbuka maupun tersembunyi. Akibat timbulnya kekurangan kesempatan kerja secara umum. berarti berada di bawah angka peningkatan angkatan kerja.5 per. Dan angkatan keija mi 37.3 juta orang yang terdiri dan 27. Tidak tertampungnya angkatan kerja secara penuh dapat terlihat dan besarnya jumlah pengangguran terbuka pada ma sing-masing tahun serisus tersehut.3 — 2. rendahnya produktivitas serta rendahnya pendapatan masyarakat.anian di wilayah Jawa Madura. melebihi pertumbuhan penduduk untuk kurun waktu yang sama yaitu 23 persen per tahun.6 juta sedang bekerja dan 3.tenaga kerja sehingga tidak dapat dihindarkan munculnya kaum penganggur.ta perempuan. Perkembangan Sektoral dan Cr1 Informal Kesempatan Kerja di Indonesia.5 —. Dan tabel berikut terlihat bahwa angkatan kerja meningkat dan 41. Dan hasil Sensus Penduduk di indonesia tahun 19711 diketahui bahwa besarnya angkatan kerja (labor face) adalah 41.2 juta tahun 1971 dan 1. sehingga Geertz mensinyalir terjadinya Involusi Pert.6 juta persen dan seluruh angkatan kerja atau 4. halaman 10 diolah.6 persen tiap tahun. di mana pertambahan penduduk memberikan tekanan yang cukup berat terhadap sektor pertanian. Sektor mi nyatanya tidak dapat tumbuh dengan cukup pesat untuk dapat menyerap angkatan kerja yang besar itu. bahwa laju pertumbuhan angkatan kerja lebih tinggi dan laju pertumbuhan penduduk.2. Sensus penduduk tahun 1980 ternyata hasilnya tidak jauh berbeda dan keadaan di atas. Sumber : Hananto Sigit.1 .43 juta pada tahun 1980.6juta laki-laki dan 13.4 persen tiap tahun. Dalam Repelita Ill angkatan kerja Indonesia diperkirakan meningkat antara 2.7 persen per tahun. atau dihitung menurut angka eksponensial terdapat pertumbuhan sebesar 2. Gambaran ml lebih jelas terjadi di pulau Jawa — Madura. Berarti selama selang waktu 9 tahun terjadi kenaikan sebesar 27 persen angkatan kerja. KurangnYa kesempatan kerja tersedia tidak lepas dan struktur perekonomian Indonesia yang untuk sebagian besar masib tergantung pada sektor pertanian.26 juta pada tahun 1971 menjadi 52.

memberikan lebih dan dua pertiga penduduk Indonesia. Gambaran ml lebih jelas terjadi di pulau Jawa — Madura. KurangnYa kesempatan kerja tersedia tidak lepas dan struktur perekonomian Indonesia yang untuk sebagian besar masib tergantung pada sektor pertanian. rendahnya produktivitas serta rendahnya pendapatan masyarakat. Sedang Kalimantan dengan luas 28 persen hanya didiami 4 per. Pulau Jawa yang luasnya hampir 7 persen dan luas seluruh daratan Indonesia. halaman 10 diolah. Lebih dan 25 persen dan seluruh kabupaten di Jawa punya kepadatan pedesaan yang melampaui 700 orang tiap kilo meter persegi. Akibat timbulnya kekurangan kesempatan kerja secara umum.anian di wilayah Jawa Madura. Tenaga kerja itu teiah dihoroskan atau digunal:an dengan tidak rasional. Untuk mempertahankan din agar tetap hidup mereka terlibat sehagai burub tani yang mengandalkan upah dan basil mengerjakan sawah orang lain. Akibat dan kelebihan tenaga kerja di daerah pedesaan dapat menimbulkan 2 kemungkinan yaitu : Tetap tinggal di desa. . yakni jumlah tenaga kerja lebih banyak dan sumber daya alam dan faktor produksi. Di beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Tingkat pemilikan tanah tiap keluarga di pedesaan Jawa sangat rendah. Forum Siatistik No. sehingga Geertz mensinyalir terjadinya Involusi Pert. Jawa saja menampung penduduk sebesar 76 juta jiwa dengan kepadatan penduduk pedesaan yang lebih dan 500 orang tiap kilo meter per segi. Perkembangan Sektoral dan Cr1 Informal Kesempatan Kerja di Indonesia.1 Untuk memecahkan tantangan tekanan angkatan kerja mi diperlukan usaha-usaha penciptaafl kesempatan kerja yang Permasalahan kepend udukan Indonesia selalu dikaitkan dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi dan penyebarannya tidak merata. Hanya 17 persen penduduk tinggal di Sumatera yang luasnya 25 persen dan Luas Indonesia.‘ Pada tahun 1971. tetapi mereka tidak dapat berbuat banyak sebab tidak ada alternatif lain yang lebih menguntungkan tersedia di pedesaan untuk dapat dimasuki.2 Angka-angka di atas cIapat menjelaskan sern pitnva ruang gerak di daerah pedesaan yang dapat menjamin kelangsungan hidup penghuninya. di mana pertambahan penduduk memberikan tekanan yang cukup berat terhadap sektor pertanian. hahkan di beberapa daerah tidak ada sama sekali. Sektor mi nyatanya tidak dapat tumbuh dengan cukup pesat untuk dapat menyerap angkatan kerja yang besar itu.sen penduduk Indonesia. kepadatannya hahkan lebih dan seribu. Pendapatan yang diterima dan usaha seperti mi begitu rendah. sehingga menyebabkan ―disguised unemployment‖.Untuk memecahkan tantangan tekanan angkatan kerja mi diperlukan usaha-usaha penciptaafl kesempatan kerja yang Sumber : Hananto Sigit. sehingga kebanyakan tenaga kerja pertanian rnenjadi setengah menganggur. 2 Tahun II Desember 1982.

karsa yang berwujud kebiasaafl-kebiaSaafl atau adat istiadat. Tayor dalam bukunya ―Primitive Culture‖ merumuskan definisj secara sistematis dan ilrniah tentang kebudayaan sebagai berikut: ―Kebudayaan adalah komplikasi (jalinan) dalam keseluruhan yang meliputi pengetahuan. 3. Kebudayaan meliPUti semua basil cipta. Kebudayaan material mi sangat berkembang setelah lahir revolusi industni yang melahirka aparat-aparat produksi raksasa. keyakinan. Kebudayaan material adalah : hasil cipta. kebudayaafl mempunyai arti yang lebib luas daripada itu. karsa. rumahrumah. alat-alat komunikasi. adat istiadat serta lain-lain kenyataan dan kebiasaan-kebiasaan yang dilaku kan manusia sebagai anggota masyarakaL‖ (Culture is that complex whole and other capability acquired by man as a member of society). Kebudayaan = cultuur (bahasa Belanda) culture (bahasa Inggris) = tsaqafah (bahasa Arab). Selanjutnya E. alat-alat hibura. rasa. Kebudayaan nonmatenial adalah : hash cipta. ilmu pengetahuafl. karsa yang berwujud benda-benda atau barang-barang atau alatalat pengolahan alam. pabrik-pabrik. keagamaan. Dalam pandangan sosiologi. berasal dan perkataan Latin ―Colere‖ yang artinya mengolah. dan sebagainya. menyw burkan dan mengembangkan. mesin-mesin dan sebagainya. hukum. jalan-jalan. kesusilaan. seni suara. seperti : gedung. Jadi kebudayaan adalab hasil budi atau akal manusia untuk mencapai kesempurnaan hidup.‖ Ditinjau dan sudut bahasa Indonesia. kebudayaan berasal dan bahasa Sanskerta ―Budhayah‖ yakni bentuk jamak dan budhi yang berarti budi atau akal. moral. seni lukis dan sebagainya. dan karya manusia baik yang 1natenal maupun nonmaterial (baik yang bersifat kebendaan maupun yang bersifat kerohanian). kesenian. keagamaan. Kemungkinan kedua mi pendukungnya terhitung hesar juga di mana kelebihan tenaga kerja yang tidak tertampung di sekitar pertanian mencari usaha lain di daerah perkotaan. Dan segi arti mi berkembanglah arti culture sebagai ―segala daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alarn.B. terutarna mengolah tanah atau bertani. .Mereka akan masuk ke dalam bidang-bidang yang masib bisa mendukung pendapatan yakni huan di kota. suatu arus lintas perpindahan penduduk dan desa ke kota. seperti seni tan. Pada umumnya orang mengartikan kebudayaan dengan kesenian. Kelompok inilah pelaku proses urbanisasi. mengerjakan. kepercayaan. PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN.

Hal mi bukan hanya sekadar ketentuan (konstateren) semata-mata. Demikian pula Kala dan Kamala.yaitu: manusia sebagai makhluk biologi manusia sebagai makhluk sosio-budaya. Hubungan manusia dan kebudayaan. Misalnya : orang Eropa yang beriklim dingin terpaksa hams membuat pakaian tebal. Ta tidak dapat berjalan dan berbahasa. dan yang membedakan manusia dengan binatang. yaitu bahwa hidup bermasyarakat itu adalah perlu bagi rnanusia. Tegasnya dapat mengembangkan kebudayaan dan mencapai kebudayaannya. dan basil itu dengan sengaia atau tidak sesungguhnya ada dalam masyarakat. kan sifatsifat kemanusiaan. Jawa Barat dan Sumatera berlainlainan bentuknya. Dipandang dan sudut antropologi. a. setelah dibawa ke dalam kehidupan masyarakat. dan sebagai makhluk sosio-budaya manusia dipelajari dalam antropologi budaya. . juga inempunyai sifat.. Tanpa masyarakat hidup manusia tidak dapat menunjuk. dan pola kehidupan inilah yang menyebabkan hidup bersama dan dengan pola kehidupan mi pula dapat meinpengaruhi cara berpikir dan gerak sosial. Jadi pada pokoknya tiap-tiap manusia itu pasti mempunyai kebudayaafl yaitu gejala—gejala jiwa yang dimiliki oleh manusia. maka terjadilah pola kehidupan. melainkan mempunyal arti yang lebih dalain. adalah anak yang ditemukan di Neurenburg (Jerman) belum pernab hidup bermasyarakat. agar benarbenar dapat mencapai taraf hidup kemanusiaan. tetapi di lai pihak anggota masyarakat itu dipengaruhi oleh kehudayaan.sjfat seperti tersebut di atas. 2 orang anak perempuan yang ditemukan dalam sarang serigala di India. manusia dapat ditinjau dan 2 segi. Contoh kehidupan umat Islam di Jawa Tengah. masyarakat dan kebudayaan. Kebudayaan adalah suatU basil. Jadi jelasnya ―kebudayaan‖ adalah suatu basil cipta daripada hidup bersama yang berlangsung berabad-abad. Manusia hidupnya selalu di dalam masyarakat. manusia dipelajari dalam ilmu biologi atau anatomi. Hubungan manusia (individu). Antropologi budaya menyelidiki eIuruh cara hidup manusia. Dengan hasil budaya manusia. Sebagai makhluk biologi. Misalnya: Caspar Hauser yang herumur 18 tahun.Di dalam masyarakat. kebudayaan itu di satu pihak dipengaruhi oleh anggota masyarakat. sebab pola kehidupan iereka juga lain karena adanya pengaruh lingkungan di daerah itu.

yang semuanya itu bersumber pada akal manusia. manusia adalah sumber kebudayaan. Hubungan man usia. c. masyarakat dan kebudayaan. b. Karena kepada ketiga unsur inilah kehidupan makhluk sosial berlangsung. Malta dapatlah dikatakan manusia itu ―mengangsu apikulan wanih‖ (ambil air berpikulan air). ke mana air dan sumber-sumber itu mengalir dan tertampung. Kesimpulannya: bahwa manusialah yang dapat menghasilkan kebudayaan. Hubungan macyarakat dengan kebudayaan Masyarakat adalah kumpulan manusia yang hidup dalam suatu daerah tertentu. melainkan bertambah banyak karena selalu ditambah oleh orang yang mengambil air tadi. dan masyarakat adalah satu dunia besar. Sehingga tidaklah habis air dalam danau itu. dan mempunyai aturan-aturan yang mangatur mereka. Sedang pada hewan tidak memiliki kernampuan tersebut. pengetahuan-pengetahuan baru. . bertimbun. Konsepsi tersebut ternyata mernberi gambaran kepada kita bahwasanya hanya manusialah yang mampu berkebudayaan. Juga memahami dan melukiskan kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat manusia. Yaitu hidup bersama-sama dengan manusia lain dan saling memandang sebagai penanggung kewajiban dan hak. hahwa manusia. Memang kebudayaan itu bersifat komulatif. sehingga penimbunan (petandon) itu dalam keadaan yang sehat dan selalu bertambah isinya. malta ternyata. Dengan melihat uraian tersebut di atas. Akhirnya terdapat konsepsi tentang kebudayaan manusia yang menganalisa masalah-masajah hidup sosialkebudayaan manusia. untuk menuju kepada tujuan yang sama. Mengapa hanya manusia saja yang memiiki kebudayaan? Hal mi dikarenakan manusia dapat belajar dan dapat memahami bahasa. masyanakat dan kebudayaan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam artinya yang utuh. Kebudayaan tak mungkin timbul tanpa adanya masyarakat dan eksistensi masyarakat itu hanya dapat dimungkinkan oleh adanya kebudayaan.bagaimana manusia dengan akal budinya dan struktur fisiknya dalam mengubah Iingkungan berdasarkan pengalamannya. dan sebaliknya tidak ada kebudayaan tanp adanya manusia. Jadi erat sekali hubungan antara masyarakat dengan kebudayaan. Manusia mengangsu (mengambil) air dan danau itu. Dalam masyarakat tersebut manusia selalu memperoleh kecakapan. Dapat diibaratkan. Masyarakat tidak dapat dipisahkan danipada manusia karena hanya manusia saja yang hidup bermasyarakat. yang telah tukup lama.

Wujud ide mi baru nampak bila dibuat dalam karangan atau buku-buku hasil karya. dan sebab itulah kebudayaan itu tak dapat dilepaskan dengan individu dan masyarakat.Sebaliknya manusia pun tidak dapat dipisahkan dan masyarakat. Wujud ketiga mi tidak perlu banyak keterangafl lagi. gagasan. maka Koentjaraningrat merumuskan bahwa sedikitnya ada 3 wujud kebudayaan Wujud ide. kartu komputer. peraturan. bergaul satu sama lain. Wujud mi sifatnya paling kongkrit. berhubungan. norma. kebudayaan ide banyak tersimpan dalani tape. tak dapat diraba. koleksi micro film. lokasinya ada di dalam kepala kita masingmasing. Kemudian sebagai anggota generasi yang baru itu telah menjadi kewajiban meneruskan ke generasi selanjutnya segala apa yang mereka telah pelajari dan masa yang lampau dan apa yang mereka sendiri telah tambahkan pada keseluruhan aspek kebudayaan itu. sehubungan dengan pengalamanpengalaman yang fundamental. Ketiga wujud kebudayaafl di atas. Kegiatan-kegiatan tersebut senantjasa berpola menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat istiadat. maka kebudayaafl itu sedikitnya ada 7 unsur . meraba dan merasakaflflYa. di dalam melatih dirinya memperoleh dunianya yang baru. Setiap kebudayaan adalab sebagai jalan atau arah di dalam bertindak dan berpikir. pasti akan tirnbul kebudayaan. tetapi menyempurnakan bahanbahan lama menjadi yang barü dengan berbagai macam cara. tidak dapat menunaikan bakat-bakat kemanusiaannya yaitu mencapai kebudayaa. 1974). nyata. nilai-nilai. misalnya manusia melakukan kegiatan berinteraksi. Wujud pertama adalah wujud ide. dan lain-lain. Wujud kelakuan berpola dan manusia dalam masyarakat Wujud benda-benda hasil karya manusia (Koentjaraningrat. Dan setiap generasi manusia. Dengan adanya kebudayaan di dalam masyarakat itu adalah sebagai bantuan yang besar sekali pada individuindividu. sifatnya abstrak. tidak lagi memulai dan rnenggali yang baru. dilihat dan difoto. Dengan kata lain di mana orang hidup bermasyarakat. arsip. Wujud kedua adalah kelakuan berpola dan manusia dalam masyarakat. Wujud ketiga adalah hasil karya manusia. sebab Setiap orang bisa melihat. baik daxi sejak permulaan adanya masyarakat sampai kini. Seorang manusia yang tidak pernah mengalami hidup bermasyarakat. apabila dirinci secara khusuS ke dalam unsur-uflSUrflYa. Sekarang. Karena pengertian kebudayaan itu arnat luas. dapat diraba.

pant sanjana belum ada kata sepakat sehingga ada yang menterjemahkan dengan istilah ―pranata sosial‖ karena dianggap sebagai pengatur perikelakuan masyarakat. Ada juga yang memberi istilah ―bangunan sosial‖ yang mungkin merupakan terjemahan dan istilah ―SozialeGebilde‖.1) Sistem religi dan upacara keagamaafl 2) Sistem dan organisasi kemasyarakatai1 3) Sistem pengetahuan 4) Bahasa 5) Kesenian 6) Sistem mata pencarlan hidup 7) Sistem teknologi dan peralatan (Koentiaraflingrat. . Kebudayaafl yang merupakafl hasil karya. BermacammaCam kekuatan yang harus dihadapi masyarakat dan anggotaaflgg0 ta masyarakat. 1974). Wujud kebudaYaafl di atas mempUflYai kegunaafl yang sangat besar bagi manusia dan masyarakat. 4. nasa dan cipta masyarakat dapat digunakan untuk ehndungi manusia dan ancamall atau bencana alam. yang tidak selalu balk bagi masyarakat. misalnYa kekuatan alam. kekuatan di dalam masyarakat sendiri. Di samping itu kebudaYaafl dapat dipergunakan untuk mengatur hubungan dan sebagai wadah segenap manusia sebagai anggota masyarakat. tanpa kebudayaafl. Kemudian. PRANATA. manusia tidak bisa membentuk peradaban seperti apa yang kita punyai sekarang mi.PRANTA DAN INSTITUSIONALISASI Pranata (lembaga kemasyarakatan) merupakan terjemahan langsung dan istilah asing ―Social Institution‖ karena pengertian lembaga lebih menunjuk pada suatu bentuk dan sekaligus juga mengandung pengertiaflPengertn yang abstrak perihal adanya normaflOrma dan peratUraflPeratmn tertentU. penterjemahafl istilah social institution ke dalam jstjlah Indonesia.

Norma mi mempunyai kekuatan yang Iemah karena penyimpangan terhadapnya tak akan mengakibatkan hukuman yang berat. Norma. Misalnya perihal perjanjian tertulis atau yang menyangkut pinjam meminjam uang yang dahulu tidak pernah di1aki. . 2) Kebiasuan (folk ways) Kebiasaan atau folkways mi mernpunyai kekuatan mengikat yang lebih besar daripada cara atau usage. Misalnya orang mernpunyai cara masing-masing untuk minum pada waktu bertemu. di mana anggotaanggota masyarakat pada umumnya tidak berani melanggarnya. Keempat pengertian tersebut di atas merupakan norma. ada pula yang mengeluarkan bunyi sebagai pertanda rasa kepuasannya menghilangkan kehausan. Prosespertumbuhan lembaga kemasyarakatan Norma-norma dalam masyarakat berguna untuk mengatur hubungan antar manusia di dalam masyarakat agar terlaksana sebagaimana yang mereka harapkan.norma yang ada dalam masyarakat itu mempunyai kekuatan mengikat yang berbeda-beda. namun lama kelamaan norma-norma tersebut dibentuk secara sadar.a. 1) Cara (usage) Cara atau usage mi banyak menunjuk pada suatu perbuatan antara individu ciengan individu lainnya dalam hubungan bermasyarakat.norma kemasyarakatan yang memberikan petunjuk bakat yang berupa perintah atau larangan yang bersifat mengikat dan memaksa untuk dilaksanakannya. Untuk dapat membedakan kekuatan mengikat daripada norma-norma tersebut maka secara sosiologis dikenal adanya em pat pengertian Cara (usage) Kebiasaan (folkways) Tata kelakuan (mores) Adat istiadat (custom). yang sedang sampai yang terkuat daya pengikatnya. akan tetapi hanya sekadar celaan saja dan individu yang dihubunginya.kan. karena kebiasaan mi dilakukan berulang-ulang yang rnenunjukkan bahwa banyak orang yang menyukainYa. ada norma yang lemah. ada minum tanpa mengeluarkan bunyi. Apabila perbuatan mi dilakukan maka orang lain hanya merasa tersinggung dan ia hanya akan mendapat ejekan saja. Mula-mula norma-norma tersebut terbentuk secara tidak disengaja.

Tata kelakuari juga merupakan alat yang memerintahkafl dan sekaligus melarang seseorang anggota melakukan suatu perbuatan.anggota masyarakat. alat untuk rnelarang sesuatu terhadap anggotaanggOtaflYa supaya menyesuaikan perbuatan-perbUatan dengan tata kelakuan tersebut. Di sini tata kelakuan memaksa orang agar menyesualkan tindakan-tindakannya dengan tata kelakuan masyarakat yang menyimpang seseorang melakukan kejahatan maka masyarakat akan menghukumnya dengan maksud agar mereka mau rnenyesuaikan dengan tata kelakuan dalam masyarakat tersebut. Setiap masyarakat mempunyai tata kelakuan yang berbeda-beda karena tata kelakuan timbul dan pengalaman yang berbeda-beda tergantung dan masyarakat yang bersangkutan. sebab: Tata kelakuan memberikan batas-batas pada kelakuankelakuan mndividu. Tata kelakuan merupakan pencermiflan dan sifat-sifat yang hidup dalam kelompok manusia sebagai alat pengawas. Tata kelakuan yang dimiliki oleh masyarakat yang berkenaan dengan masalah hubungan di antara mereka. Page. Maka setiap orang akan menyalahkan penyimpangan terhadap kebiasaan tersebut.Pelanggaran atau penyimpangan dan kebiasaan mi akan mengakibatkan seseorang dianggap menyimpang dan kebiasaan umum dalam masyarakat. Anggota masyarakat yang melanggar adat kebiasaan akan menderia sanksi yang keras yang kadang-kadang secara tidak langsung diperlakukan. kebiasaan saling bertanya bila saling bertemu dan lain-lain. Adat kehiasaan mi masih banyak ditemui di negara Indonesia. Tata kelakuan menjaga solidaritas antara anggota. Contoh kebiasaan menghormati kepada orang yang lebih tua. alat pemaksa. Tata kelakuan mengidentifikasi individu dengan kelompoknya. 4) Adat kebiasaan (custom) Adat kebiasaan atau custom mi bisa terjadi dan tata kelakuan yang kekal serta kuat integrasinya dengan pola perikelakuan masyarakat. 3) Tata Kelakuan (mores) Menurut Mac Iver dan H. terutama di daerah- . mi akan menjaga keutuhan dan kerjasama antara anggota anggota masyarakat itu misalnya cara hubungan antara pria dan wanita. Tata kelakuan (mores) sangat penting bagi masyarakat. tata kelakuan adalah hebiasaan-kebiaSaafl yang ada di dalam masyarakat yang diterima sebagai nama-nama pengatur dalam masyarakat itu.

Jadi kita merupakan bagian daripada keluarga dan bukan bagian dad perkawinan. badan yang didirikan oleh pemerintawpartike r untuk memenuhi kebutuhankebutuhan sosial tertentu. maka dia adalah suatu institusi. tetapi sistem mengatur pewarisan. Negara mempunyai 1ernbagaIembaga yang khusus pula seperti : bentuk pemerintahan yang berbentuk parlementer atau presindensiaI prosedur perundangundangan dan lain. Kadang-kadang memang timbul kekacauafl antara instituSi dan asosiasi karena istilah yang sama dengan itu dapat berarti salah satu dan padanya. bukan institusi. Ketiganya termasuk dalam asosiasi. juru rawat dan pelayanpelaYanflYa. (1) Bila kita memikirkan hospital sebagai suatu gedung untuk orang-orang sakit. Misalnya: kita sukar untuk menentukan kedudukan rumah sakit. sistem pengobatan. yang berbeda dengan asosiasi. penjara.lain. perkawinan disebut Institusi.daerah yang masih memegang teguh adat kebiasaan. perguruafl tinggi dan sebagainya. Setiap asosiasi yang sehubungan dengan kepentingan khusus tentu mempunyai institusi yang khusus pula. Jadi kalau kita mernandangnya sebagai suatu group yang terorganiSir. Dan kalau kita mernandangflya sebagai bentuk prosedur. maka mereka juga menciptakan peraturan-peraturan dan caracara untuk mengatur pelaksanaan kepentingan anggota-anggotanya satu sama lain. Contoh: Keluarga : mempunyal lembaga (institusi) khusus. Asosiasi menunjukkan keanggotaafl. sedang instituSi menunjukkarl cara berbuat. maka ia adalah suatu asosiasi. Bentuk aturan-atUran inilah yang disebut institusi (lembaga). yaitu kalau kita melihatnya sebagai suatu kumpulan dan dokter-dokter. b. di Lampung. . Misalnya : keluarga termasuk asosiasi. Serikat Buruh juga mempuflYal iembagalembaga yang khusus seperti : pemogokan. warisan dan lain-lain. parlemen. Pranata social dan peranannya Bilamana manusia menciptakan asosiasi. Misalnya hukum adat yang melarang bercerai antara suami dan isteri. maka dia adalah institusi. misalnya perkawinan. persetuiuafl kolektif dan lainlain. Tetapi dapat juga kita lihat rumah sakit itu sebagai asosiasi. Norma-norma tersebut di atas setelah mengalami suatu proses pada akhirnya akan menjadi bagian tertentu dan lembaga kemasyarakatan.

. Pada pokoknya membandingbandingkan macam-macam institusi itu di dalam berbagaibagai masyarakat. Dengan kata lain Institution adalah aktivitas-aktivitas kemasyarakatan/Pranata. (3) Pendekatan fungsional (functional approach) Yaitu menyelidiki hubungan-hubungan fungsional antara berbagai institution approach. tetapi pemakaian istilah mi membutuhkan perhatian yang khusus. keagamaan dan sebagainya. sedang jnstitute/lembaga adalah bentuk badan-badan yang mengoganisasikan‘ men) alakan aktivitasaktiVitas kemasyarakatan tersebut. Sedang kalau kita memandangnya sebagai suatu sistem pendidikan. maka kita melihat sifat kelembagaannya. Sedang persekutuan/asosiasi lebih banyak dinyatakan oleh adanya kepentingan. Demikian rnisalnya penyelidikan sebagai suatu aktivitas ilmiah disebut: institution. Atau dengan kata lain : menyelidiki sejarah perkembangan suatu lembaga. Istilah Institution dan Institute Istilah asing dan pranata adalah institution. Institution mempunyai arti yang berbeda dengan institute. Cara-cara mempelajari institusi Pada umumnya dalam mempelajari institusi ada 3 macam yang dapat digunakan secara send in atau bersama-sama dengan yang lain (1) Analisis kesejarahan (historical analitic).(2) Bila kita memandang sebuah perguruan tinggi sebagai suatu badan yang terdiri dan guru-guru dan mahasiswanya maka kita melihat aspek asosiasinya. institute berarti badan orgarlisasi yang bertujuan memenuhi suatu kebutuhan dalam berbagai lapangan kehidupan masyarakat. mi seringkali menyangkut analisis kesejahteraan dan sering-sering juga menggunakan penyelidikan secara komparatif. tetapi suatu badan untuk mengorganisasi penyeiidikan ihniah dalam lapangan ekononhi disebut institute. misalnya: studi terhadap perkawinan harus meliputi hubungan antara perkawinan dan lembagalembaga hukum. Jadi tegasnya : Lembaga lebih banyak dinyatakan oleh adanya tata cara. (2) Analisis komparatif (comparative analitic) Yaitu analisis yang meliputi penyelidikan institusi dalam masyarakat yang berlainan. Yaitu berusaha untuk menyelidiki pertumbühan dan perkembangannya di dalam waktu/usianya. kinship (kekerabatan).

Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup (economic institutions). pondok pesantren dan lain-lain. perkawiflan. ilmiah. Contoh : metodik ilmiah. ekonomi. industri dan sebagainya. dan lain-lain. keagarnaan. kepartaian. pendidikan ilmiah dan lain-lain. kepolisian.Macam-macam tern baga sosial. dan lain-lain. misalnya : lembaga kekeiuargaan. penelitian. peternakan. Lembaga-lembaga itu ada di dalam setiap rnasyarakat tanpa memperdulikan apakah masyaràkat tersebut memp nyai taraf kebudayaan sederhana atau modern. misalnya: pertanian. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah. seni suara. c. Koentj araningrat membagi lembaga sosial/praflatapranata kemasyarakatan menjadi 8 macam Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan kehidupan kekerabatan (kinship) atau domestic insitutions. dan kesehatan jasmaniah. Tapi di pihak lain ada juga individu atau kelompok yang melakukan aksi-aksi . demokrasi. Inslitusionalisasi (‘pelernbagaan) Dalam perkembangan masyarakat dan kebudayaan. perburuhan. keluarga. masjid. SMP. penclidikan. sah dan sudah diakui oleh masyarakat. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific institutions). kehakiman. Contoh : pemerintahan. keindahan dan rekreasi. kenduri dan lain-lain. kesehatan. Contoh : pelarnaran. seni drama dan lain-lain. pemerintahan. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusja Untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara (political institutions). SMA. kita mengenal pranata sosial atau lembaga kemasyarakatan. doa. pengasuhan anak dan lain-lain. Pranata yang bertujuan rnemenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan atau alam gaib (religius institutions). Pranata yang bertujuan meménuhi kebutuhan pendidikan (educational institutions). Contoh : TK. kedokteran. Pranata yang bertujuan mengurus kebutuhan jasmaniah manusia (cosmetic institutions). menyatakan rasa keindahan dan rekreasi (aesthetic and recreational institutions) Misalnya : seni rupa. Contoh pemeliharaan kecantikan. Adanya lembaga-lembaga tersebut dimaksudkan untuk memenuhi berbagai keperluan pokok dan kehidupan manusia. Dr. Contoh gereja. Len‘ibagalembaga tersebut stabil. SD.

sehingga diminta agar para anggota maSyarakat tersebut mematuhinya. Demikian. Prosesproses demikian teriadi dimana-mana dan terumuskan dalam masyarakat. perananperanan yang ditetapkan dan diterima oleh masyarakat. norma mempengaruhi rangkaian pemilihan tujuan. sanksi dan fasilitas dalam mencapai suatu tujuan. Proses perkembangan lembaga-lembaga dinamakan institusionalisasi (pelembagaan) dan proses mi terjadi bilamanasesuatu kelompok memutuskan bahwa seperangkat norma. bahwa unsur norma merupakan unsur yang paling dasar dan suatu lembaga.983) rnenyatakan bahwa institusionalisasi adalab perkembangan sistem yang teratur dan norma-norma. Berdasarkan uraian di atas dapatlah dikemukakan bahwa institusionalisasi belum merniliki unsur-unsur sistem sosial yang sempurna sebagaimana terdapat di dalam institusi (lembaga).pembaruan yang dipimpin oleh pejUaflgpejuang revolusioner. Proses-proses di atas sepanjang mengenai soal-soal kebutuhan penting dan sepanjang nielahirkan sistein yang stabil dan universal. Cohen (1. status-peranan (kedudukan). berdasarkan norma itu orang memberikan kesan positif atau negatif terhadap perilaku seseorang. nilaini lai dan peranan tertentu dianggap sangat penting bagi kelangsungan hidupnya. yang belum sah dan belum diakui masyarakat. akan tetapi institusionalisasi baru merupakan tahaptahap menuju perkembangan sistem yang teratur dan sistem sosial dan diterima oleh masyarakat. Loomis (1960) menyatakan bahwa proses institusionalisasi menyangkut semua unsur dan proses sosial yang ada maka untuk normalah dianggap lebih penting (utama). Suatu perkumpulan baru dinyatakan sebagai institusi (lembaga) bila di dalarnnya ada unsur-unsur sistem sosial yang teratur. seperti yang telah dikemukakan oleh Loomis (1960) sebagai benikut Kepercayaan Sentimen Tujuan Norma Status peranan (kedudukan) Ranking . tetapi barangkali akan diakui juga dan mengenal perkembangan institusi (lembaga) di kelak kemudian han. Misalnya: kekuasaan pada seseorang diatur oleh norma yang ada. Soejono Soekanto (1983) menyatakan bahwa institusionalisasi (pelembagaan) adalah proses di mana unsur norma menjadi bagian dan suatu lembaga. kita namakan lem baga-lem baga. Norma mempunyai hubungan yang erat dengan unsur sistem sosial lainnya.

tetapi isinya baru. RANGKUMAN.Power Sanksi Fasilitas. 1960). atau simbulsimbulnya tetap dipertahankan dan diteruskan. (Loomis. bah wa institusionalisasi pada hakikatnya merupakan proses yang meliputi pula pelembagaan kembali (reinstitutionalization). Sedemikian bertambah anak manusia. walaupun percepatan pertambahan penduduk di setiap negara di dunia satu sama lain berbeda-beda. Sedangkan dilihat dan segi prosesnya. untuk menunjang kebutuhan hidupnya. mereka juga akan membutuhkan berbagai sumber alam lainnya. semakin cepat terkuras pula cadangan sumber-sumber alam di perut bumi. termasuk di antaranya lahan untuk pemukiman dan pertanian. Selain lahan. Dernikian. Dengan begitu semakin padatlah penduduk planet bumi. 1) Maalah Penduduk Dunia Pada prinsipnya pertambahan penduduk dunia yang meningkat sedemikian cepat merupakan suatu ancaman bagi kehidupan umat manusia itu sendiri. Semakin banyak sumber-sumber alam yang dikonsumsikan oleh umat manusia. bisa saja bahwa suatu lembaga menjadi tidak lembaga lagi. Suatu kelaziman yang hidup. . semakin sempit pulalah lahan buat pemukiman dan pertanian. di m ana lembaga-lembaga lama runtuh dan diganti lembagalembaga baru. seiring dengan itu. apabila orang-orang yang ada di dalam lembaga itu tidak mematuhi norma atau peraturan-peraturan yang telah dibuat dan disepakati bersama oleh semua anggota-anggota. ialah suatu bentuk aktivitas-aktivitas yang meliputi Adanya komunikasi Adanya pemeliharaan batas-batas Adanya hubungan system Adanya sosialisasi Adanya kontrol social Adanya institusionalisasi (pelembagaan). sedemikian pula harus bertambah fasilitas hidup.

atau berkurangnya penduduk secara drastis dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. di Guatemala dan Bolivia (Amerika Latin) masing-masing 38 clan 32% saja dan seluruh jumlah pendud uk negara-negara yang bersangkutan. kepercayaafl dan kehudayaan. penduduk pedesaan-pedesaan pedalaman Afrika praktis masih terisolasi dan dapat dipastikan persentase jurnlah buta huruf akan lebib tinggi dan jumlah penduduk buta huruf di negara-negara berkem bang lainnya. Dengan demikian keseimbangan dan kelestarian Iingkungan hidup di bumi semakin goyah dan terancam punah. Konsep keseimbangan dinamis berarti pertambahan populasi penduduk dapat terkontrol. akan menanggUng resiko yang berat bagi negara-negara di dunia. Berkaitan dengan itu. Sedangkan kebutuhan-kebUtuhan yang menyangkut spiritual menyangkut tentang religi. Oleh karena itu jalan ke luar imbangan dinamis. kehidupan mereka. terukur. Kelompok mi menitik beratkan program studinya pada lima variabel yang dominan mempengaruhi kehidupan umat manusia. di Pakistan antara 16 — 18%. pertumbuhan penduduk dunia secara eksponensial tidak saja akan menguras potensi lahan dan sumbersumber alam. kepercayaan dan kebudayaan. sudah tidak buta huruf masih sangat terbatas jumlahnya. Kebutuhan-kebutuhan material berkaitan dengan konsumsi sumbersumber alam yang terpaut pada kegiatan sosial ekonomi. Asia. di luar itu masih menambah beban berjuta. 2) Konsep Keseimbangan Dinamis Baik pertambahan penduduk yang meningkat dengan cepat. Amerika Latin tidak dapat mengenyam kesempatan pendidikan formal. Pendek kata.Pada sisi lain apabila secara terus menerus umat manusia rnengkonsulflSi sumber-sumber alam. karena tekanan ekonomi dan kemiskjnan yang melilit. penduduk yang. di perairan bahkan di udara. Daya upaya untuk mencegah kehancuran yang lebih cepat peradaban umat manusia di planet bumi mi. tentang religi. bahkan bermilyar ton zat-zat polutan terhadap sistem ekologi di planet bumi mi. Dengan sarana komunikasi yang masih sangat terbatas. semakin berkembang dan semakin pekatlah unsur-unsur polutan di darat. 3) Pen yelenggaraan Pendidikan Kesehatan a) Pendidikan Kurang lebih 50% anak-anak usia sekolah di pedesaan-pedesaan negara-negara Afrika. di samping dapat terpenuhi berbagai kebutuhan hidup yang menyangkut kebutuhan material maupun spiritual. Misalnya di India haru 28% saja. . salah satu di antaranya lahir dan grup studi Kelompok Roma.

imunitas. di Swedia. UNICEF mencatat. terbagi dalam 2 program yaitu Proyek Pembangunan Pedesaan dan Pembangunan Pertanian. Thailand 50. Program penggunaan AS! mendapat tanggapan positif tidak saja oleb kaum ibu di negara-negara berkembang. . Flanya 1% saja anak-anak di dunia yang jelas-jelas ketahuan menderita penyakit kurang gizi. Malaysia 30. Jepang. kebun jalur hijau dan taman-taman di lingkungan pada umumnya. Jepang dan Finlandia masing-masing 7. Program OTR dapat menekan angka kematian 2. pada tahun 1973. Srilangka 43.b) Kesehatan UNICEF memberjkan prioritas pelayanan kesehatan kepada anak-anak balita. tetapi juga oleh ibu-ibu di negara-negara maju. Spanyol. Menjaga kelestarian lahan pertanian di kaki dan lereng pegunungan digunakan sistem sabuk lingkar gunung. Program bagi anakanak balita diharapkan dapat mengurangi angl:a kematjan sebanyak 50%. Amerika Serikat. 5) Peningkatan Produksi Pangan Program Bank Dunia periode 1985 — 2000 diharapkan akan menaikkan produksi pertanian sebesar 5 %. pada tahun 1983 melonjak menjadi 90%. dan ORT.5 juta anak. Di luar kawasan hutan usaha penghijauan pekarangan. ibu-ibu yang menyusui anaknya di negaranegara Skandinavja (Eropa Utara) hanya 30% saja. Perancis. Dalam penelitjan di lapangan ternyata 25% anak-anak di negara-negara berkembang menderjta kurang gizi yang tidak ketahuan. pada kelompok anak-anak unur 0 — 1 tahun adalab 100 orang di antara 1000 anak. setiap tahun dapat menyelamatkan 5 juta anak dan kematian. Selandia Baru. di antara 5 juta anak yang meninggal setiap tahun karena menderita diare (mencret). 4) Pengawetan Tanah dan Air Fokus usaha-usaha pengawetan tanah dan air lebih dititikberatkan kepada usaha-usaha melestarikan hutan. Di negaranegara lain angka kematian penderita kurang gizi di antara 1000 anak aalah sebagai berikut: Filipina 50. Program imunisasi. yaitu: mengikuti pertumbuhan anak. dan 5 juta anak lainnya terbebas dan cacat tubuh yang disebabkan oleh 6 macam penyakit yang dapat dikebalkan setiap tahun. antara lain dengan sistem rotasi. Kejadian yang mirip sama terjadi di Australia. Singapura 11. AS!. Tingkat kematian akibat kurang gizi di Indonesia mencapaj tingkat tertinggj. Kredit Investasi 1975 — 1977 dalam program peningkatan produksi pangan di negara-negara berkembang dialokasikan sebesar 7 muyar dolar. yang terbagi dalam 4 program.

tu = Age Specific Birth Rate (ASBR) misalnya kelompok umur pendüduk : 15 . Termasuk rendah: kurang 20 orang/1000 penduduk. b. yaitu besar kecilnya kelahiran disebut tingkat kelahiran.Dan tahun ke tahun alokasi kredit investasi Bank Dunia cenderung meningkat terus. Termasuk sedang : 20 — 30 orang/1000 penduduk. c. Untuk menghitung tingkat kelahiran mi ada dua cara yaitu: tingkat kelahiran kasar atau Crude Birth Rute (CBR) dengan rumus: Jumlah kelahiran 1 Th X 1000 Jumlah Penduduk (2) tingkat keahiran khusus pada kelompok urnur terten. yaitu besar kecilnya jum!ah kematiar. 6) Faktor-Faktor Dasar Kependudukan Yang menjadi faktor dasar terhadap perkembangan jumlab penduduk dengan berbagai akibatnya adalah : a) Kelahiran. Termasuk tinggi. kali (X) 1000.19 tahun. dan sebagainya. yaitu : (1) tingkat kematian kasar atau Crude Death Rate yang rum usnya Jumiah kematjan dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Tingkat kematian inipun dapat digolongkan menjadi: (a) tergolong tingkat : lebih dan 19 orang/1000 penduduk. Untuk menghitung tingkat kematian mi ada dua cara. disebut tingkat kernatian. lebih 30 orang/1000 penduduk. 20 -29 tahun. sejajar dengan perkembangan pembangunan pedesaan dan pembangunan sektor pertanian di negara-negara berkembang. b) Kematian. . Dan tingkat kelahiran penduduk dapat digolongkan menjadi : a. dengan rumus: Jumlah kelahiran 1 tahun pada kelompok unsur per atau dibagi jumlah penduduk pada kelompok umur tertentu tersebut.

(b) tergolong sedang : 14 18 orang/1000 penduduk (c) tergolong rendah : 9 — 13 orang/l000 penduduk. b) Migrasi masuk = In Migration Migrasi.125 orang!1000 kelahiran.-19 tahun dan sehagainya. misalnya: kelompok umur di bawah 1 tahun yang disebut Infant Mortality Rate. Tingkat keinatian kelompok umur tertentu tersebut.75 orang/l000 kelahiran. Migrasi/Perpindahan mi menurut lokasi atau daerah dapat dibagi menjadi Perpindahan antar negara disebut Emigrasi/Imigrasi. (2) Tingkat kematian khusus atau tingkat kematian pada kelornpok umur tertentu. (c) tergolong sedang : 35 . Rumusnya Jumlah kematian pada kelonipok amur tertentu tersebut dalarn 1 tahun per jumlah penduduk pada kelompok umur tertentu tersebut kali 1000. Rumus daripada tingkat Migrasi itu : Jumlah penduduk/Migrasi dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Untuk Migrasi ini dapat dihitung Migrasi Netto (migrasi bersih). yaitu jumlah dan selisih Emigrasi dengan imigrasi per jumlah penduduk kali 1000. untuk bertempat tinggal tetap. di samping pada kelompok di bawah 1 tahun. Dan Migrasi Netto inilah yang mempengaruhi pertarnhahan penduduk. juga dapat dihitung tingkat kernatian pada kelompok umur tertentu yang lain misainya: 5 —9 tahun. 7) Migraci atau Perpindahan Perpindahan atau Migrasi mi ada dua macam a) Migrasi ke luar out Migration Emigrasi. . rum usnya Jumlah kematian kurang 1 tahun selarna 1 tahun x1000 Jumlah kelahiran yanghidup Untuk JMR inipun dapat digolongkan menjadi 4 yaitu tergolong sangat tinggi : Iehih dan 125 orang/1000 kelahiran. Tingkat kematian pada kelompok tertentu tersebut Age Specific Death Rate. 10. tergolong tinggi : 75 .

gelandangan dan sebagainya. Perpindahan dan desa ke kota disebut urbanisasi yang hat mi sebagian besar lebih banyak menimbulkan masalah kependudukan untuk daerah kota misalnya karena kurangnva lapangan pekerjaan maka timbul: pengangguran.but akan menimbulkan berbagai problema atau masalah penduduk. volume kejahatan bertambah. padahal income perkapita masyarakat relatif rendah maka tak Semua orang tua dapat membiayai anak-anaknya.Perpindahan antar pulau dalam suatu negara dsebut transmigrasi (tempat tinggal tetap). Sebab-sebab perpindahan : Antara lain karena alasan ekonomi. Dalam hal mi pemerintah beium dapat mencukupi semua fasilitaS pendidikan. karena untuk penyeleflggaraan pendidikan dipenlukafl biaya. Masalah-masalah kependudukan tersebut antara lain: Rendahnya income perkapita penduduk. guru-guru. . RendahflYa tingkat pendidikan masyarakat. dan belum semua penduduk mendapatkan lapangan kerja. alat-alat sekolah dan sebagainya. Kepadatan terasa pada daerah perkotaan dan daerah yang subur. Penyebaran penduduk yang tak merata: Untuk mi antara pulau yang satu dengan pulau yang lain tak sama padatnya. untuk Indonesia kepadatan yang sangat terasa di Jawa dan Bali. Untuk mi penn masyarakat berpartiSiPasi. politik dan sebagainya 8) Perkembangan Penduduk a) Bagi negara yang cedang berkembang Berhubung semakin tahun semakin besar tingkat kelahiran penduduk pada khususnya maka ha! terse. agama. Macam-macam transmigrasi antara lain Transmigrasi umum Transmigrasi spontan Transmigrasi sektoral Transmigrasi ABRI Transmigrasi Bedol Desa dan sebagainya. Tempat tinggal penduduk yang kurang memenuhi ukuran kehidupan yang layak dan higienis. baik gedung. Hal mi terutama sangat dirasakan oleh negara-negara yang sedang berkem hang. karena helum sernua sumber alam dapat diolah sendiri.

Untuk kebijaksanaan-kebijaksanaan itu antara berbagai negara dan berbagai golongan tingkatan perkembangan negara adalah tidak sama Bagi negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia. misalnya untuk Indonesia dengan melaksanakan : Program Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pertanian. maka setiap pemerintah yang bertanggUflg jawab terhadap kesejahteraan rakyatnYa akan mengambil dan melakukan berbagai kebilakSaflaafl Jalam hal tersebut. Tiap negara pada saat mi bekerja sama di dalam mengatasi masalah kependudukan yang pelaksanaannya menunjang kebijaksanaan kependudukan nasional. Program Transmigrasi. Rendahnya tingkat kelahirafl dan sebagainya 9) Kebijakcanaan Pemerintah TerhadaP Masalah Kependudukan. . Dengan adanya berbagai masalah yang timbul dan perkembangan penduduk tersebut di atas. Program Industrial isasi.b) Bagi negara yang modern/maj u Masalah kependudukan yang timbul tersehut bagi berbagai golongan negara adalah tidak sama. Program Pendidikan Kependudukan: Program Keluarga Berencana. Contoh : Bagi negaraflegara yang sudah maju dengan berbagai eknologiT1Ya itu maka masalah kependUdUkan yang ditimbUlkan antara lain Kurangnya tenaga kerja manusia. kebijaksanaan mi pada umumnya disesuaikan dengan falsafah/ pandangan hidup danpada bangsa di negara itu sendiri. Khususnya pada negara-negara yang sedang berkembang melakukan kebijaksanaan dengan berbagai program.

yaitu sebagai manusia perseorangan. melainkan sebagai kesatuan yang terbatas. PERTUMBUHAN 1NDIVIDU Pengertian individu ―Individu‖ berasal dan kata latin. KELUARGA DAN MASYARAKAT 1. Hal mi memherikan keuntungan rohani bagi individu seperti bahasa. Insyaf akan ―aku‖ nya dan sadar. memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiiki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya. Jadi. Dalam ilmu sosial paham individu menyangkut tabiatnya dengan kehidupan jiwanya yang majemuk. Pada setiap anggota suatu bangsa yang bermacam-macam tingkat peradabannya. ―individuum‖ artinya ―yang tak terbagi‖. terjadi diferensiasi dengan corak sifat dan tabiat beraneka macam. aspek psikis- . yang tak seherapa m‘mpengaruhi kehidupan manusia. Dengan demikian sering digunakan sebutan ―orang-seorang‖ atau ―manusia perseorangan‖. yang aktif di tengah-tengah sesama manusia lainnya. Sejenis tapi tak sama. Dan uraian di atas dapatlah disimpulkan. yaitu aspek organik jasmaniah. Bahkan individu yang mempunyai aktivitas sadar lebih dan ukuran rata-rata kebanyakan orang. dan sebagainya. paham-paham hukum. Timbulnya diferensiasi bukan hanya pembawaan. tetapi melalui kaitan dengan dunia yang telah mempunyai sejarah dengan peradabannya. agama. Semuanya telah ditata dan dipakai oleh generasi sebelumnya. Dalam ilmu sosial. Persepsi terhadap individu atau hasil pengamatan manusia dengan segala maknanya merupakan suatu keutuhan ciptaan Tuhan yang mempunyai tiga aspek melekat pada dirinya. Sifat dan fungsi orang-orang di sekitar kita adalah makhluk-makhluk yang agak berdiri sendiri. Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi.kenyataan hidup yang istimewa. merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil clan terbatas.BAB III INDIVIDU. makin tua semakin maju dan semakin banyak pula perbedaannya. tetapi dalam banyak ha banyak pula perbedaannya. ilmu pengetahuan. adat istiadat dan kebiasaan. Akan tetapi. betapapun besarnya pengaruh lingkungan sosial terhadap individu. serta mengumpulkan kekuaLan rohani untuk bertindak sendiri. dalam pcibagai hal bersama-sama satu sama lain. melainkan juga menpunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. manusia tetap mempunyai watak dan sifat tertentu. disebut orang yang mempunyai kepribadian istimewa. individu menekankan penyelidikan kepada kenyataan.

Lain halnya dengan pendapat dan aliran psikologis Gestalt tentang pertumbuhan. memberi konotasi ―matang‖ atau ―dewasa‖ dalam konteks sosial. Pengertian Pertumbuhan Walaupun terdapatnya perbedaan pendapat di antara para ahli. maka muncul struktur masyarakat yang akan menentukan kemantapan masyarakat. disebut proses mdividualisasi atau aktualisasi din. Untuk selanjutnya timbul beberapa pendapat mengenai pertumbuhan dan berbagai aliran yaitu asosiasi. Dapat dirumuskan suatu pengertian tentang proses asosiasi yaitu terjadinya perubahan pada seseorang secara tahap demi tahap karena pengaruh baik dan pengalaman atau enipiri luar melalui pancaindera yang menimbulkan s?nsations maupun pengalaman dalam mengenai keadaan batin sendiri yang menimbulkan reflexions. Makna manusia menjadi individu apabila pola tingkah Iakunya hampir identik dengan tingkah laku massa yang bersangkutan Proses yang meningkatkan ciri-ciri individualitas pada seseorang sampai pada dirinya sendiri. Ketiga aspek tersebut saling mempengaruhi. Bagian-bagian mi terikat satu sama lain menjadi keseluruhan oleh asosiasi. Bagian-bagian yang ada lebih dahulu.rohaniah. Pada proses asosiasi yang primer adalah bagian-bagian. Perubahan mi pada lazimnya disebut dQngan istilah proses. Mencari titik optimum antara dua pola tingkah laku (sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat) dalam situasi yang senantiasa berubah. namun diakui bahwa pertumbuhan itu adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa. 01) b. kegoncangan pada satu aspek akan membawa akibat pada aspek yang lainnya. Sebelum ―baik‖ atau ―tidak baik‖ pengaruh individu terhadap masyarakat adalah relatif. aliran psichologi Gestalt dan aliran Sosiologi. . Individu dalam bertingkah laku menurut pola pribadinya ada tiga kemungkinan: menyimpang dan norma kolektif kehilangan individualitasnya atau takluk terhadap kolektif. dan aspek-sosial kebersamaan. Menurut para ahli yang menganut aliran asosiasi berpendapat. Konflik mungkin terjadi karena pola tingkah laku spesifik dirinya bercorak bertentangan dengan peranan yang dituntut oleh masyarakat dan sekitarnya. dan mempengaruhi masyarakat seperti adanya tokoh pahiawan atau pengacau. Kedua macam kesan (sensation dan reflexions) merupakan pengertian yang sederhana yang kemudian dengan proses asosiasi membentuk pengertian yang lebih kompleks. sedang keseluruhan ada pada kemudian. bahwa pertumbuhan pada dasarnya adalah proses asosiasi. Individu dibebani berbagai peranan yang berasal dan kondisi kebersamaan hidup. Menurut para ahli dan aliran ml bahwa pertumbuhan ad alah proses d iferensiasi.

Tetapi hal mi akan menimbulkan keragu-raguan apakah kesamaan yang ada antara orang tua dan anaknya benar-benar disehabkan oleh pembawaan sejak lahir ataukah mungkin karena adanya fasilitas-fasilitas atau hal-hal lain yang dapat memberikan dorongan ke arah kemajuannya.ilah proses perubahan secara perlahan-lahan pada manusia dalam mengenal suatu yang Semula mengenal sesuatu secara keseluruhan baru kemudian mengenal bagian-bagian dan lingkungan yang ada. c. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Dalam membahas pertumbuhan itu ada bermacam-macam aliran. yaitu a) Pendirian nativistik. baru kemudian menyusul bagian-bagiannya. namun pada ganis besarnya dapat digolongkan ke dalam tiga golongan. Menunut para ahli dan golongan mi berpendapat. Misalnya seorang ayah merniliki keahlian di bidang seni lukis maka kemungkinan besar anaknya juga menjadi pelukis.Dalam proses diferensiasi yang pokok adalah keseluruhan. Para ahli dan golongan mi menunjukkan berbagai kesempatan atau keminipan antara orang tua dengan anaknya. Pendirian semacam mi biasa disebut pendirian yang . sedang bagian-bagian hanya rnempunyai arti sehagai bagian dari keseluruhan dalarn hubungan fungsional dengan bagian-bagian yang lain. bahwa pertuni )uh an individu semata mata tergantung pada lingkungan sedang dasar tidak berpera nan sania sekali. Para abli berpend apat. Jadi dan pendapat aliran psikologi Gestalt mi dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan itu ad. b) Pendirian Emperictik dan emiro omen Lutistik Pendirian mi herlawanan dengan pendapat nativistik. Jadi menurut proses mi keseluruhan yang lebih dahulu ada. bahwa pertumbuhan individu itu semata-mata ditentukan oleli faktor-faktor yang clibawa sejak lahir. Jadi menurut pendirian mi menolak dasar dalam pertumbuhan individu dan lebih rnenekankan pada lingkungan dan konsekuensinya hanya lingkunganlah yang hanyak dibicarakan. Kemudian kita mengenal konsepsi aliran sosiologi di mana ahli dan pengikut aliran mi menganggap bahwa pertumbuhan itu adalah proses sosialisasi yaitu proses perubahan dan sif at mula-mula yang asosial atau juga sosial kemudian tahap demi tahap disosialisasikan.

Apabila konsepsi mi dapat tahan uji (benar) akan dihasilkan manusia-manusia ideal asalkan dapat disediakan kondisi yang dibutuhkan untuk usaha itu. jauh dan mencukupi. Tetapi dalam kenyataannya sering dijumpai lain. walaupun fasilitas yang diperlukan telah tersedia secara lengkap dan sebaliknya pada anakanak dan orang tua yang kurang mampu sangat berhasil dalam belajar. Nampak lain dengan konsepsi konvergensi yang berpandangan statis yaitu menganggap pertumbuhan individu itu ditentukan oleh dasar (bakat) dan lingkungan. walaupun fasilitas belajar yang dimiliki sangat minimal. karena tidak berhasil dalam belajar. . Bakat atau dasar sebagai kernungkinan ada pada masing-masing individu namun bakat dan dasar yang dipunyai itu perlu diserasikan dengan lingkungan yang dapat tumbuh dengan baik.environmentalistik. banyak di antara anak-anak orang kaya atau orang pandai mengecewakan orang tuanya. walaupun anak tersebut hidup di antara manusia-manusia lain ada kemungkinan juga anak itu tak akan dapat berjalan karena belum matang untuk melakukan hal itu. juga perlu dipertimbangkan masalah kematangan (readiness). Suatu modifikasi yang terkenal yang sering dianggap sebagai perkembangan lebih jauh konsepsi konvergensi ialah konsepsi interaksionisme yang berpandangan dinamis yang menyatakan bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan pertumbuhan individu. c) Pendirian Konvergensi dan fnteraksionisrne Kebanyakan para ahli mengikuti pendirian konvergensi dengan modifikasi seperlunya. bila anak mi diasuh dalam lingkungan masyarakat manusia. Menurut faliam mi di dalam pertumbuhan individu itu haik dasar maupun lingkungan kedua-duanya memegang peranan penting. Di samping harus adanya dasar. Misalnya pada anak yang normal memiliki dasar atau bakat untuk herdiri tegak di atas kedua kaki. Sehingga dapat dikatakan bahwa pendirian mi pada hakikatnya adalah kelanjutan dan faham emperisme. Tetapi apabila anak yang normal mi kebetulan terlantar di sebuah hutan hemudian diasuh oleh serigala sudah harang tentu anak itu tidak dapat berdiri tegak pada kedua kakinya dan dia akan merangkak seperti serigala yang mengasuhnva. misalnya anak yang normal berusia enam bulan.

Anak sering menentang kehendak orang tua.0 tahun sampai kira-kira umur 20.0 tahun atau 14.d) Tahap pert urnbuhan individu berdasarpsikologi Pertumbuhan individu sejak lahir sampai masa dewasa atau masa kematangan itu melalui beberapa fase sehagai berikut: Masa vital yaitu dan 0.0 tahun sampai kira-kira 7. karena mulut dipatidang sebagai sumber kenikmatan dan ketidak-nikmatan.0 tahun atau 14. melainkan karena pada waktu itu mulut merupakan alat utama untuk melakukan eksplorasi dan belajar.0 tahun atau 21. bahwa pada masa mi mulut memainkan peranan terpenting dalam kehidupan individu. Melalui tahu akan kebersihan itu anak belajar mengontrol impuls-impuls yang datang dan dalam dirinya. Dalam masa mi pula tampak munculnya gejala kenakalan yang umumnya terjadi antara umur 3. Pendapat semacam mi mungkin beralasan Kepada kenyataan.0 tahun. Adapun alasan anak berbuat kenakalan dalam usia-usia tersebut adalah sebagai berikut . b) Masa Estetik Masa estetik mi dianggap sebagai masa pertumbuhan rasa keindahan.0 tahun. kira-kira umur 13. kadangkadang menggunakan kata-kata kasar. Di samping itu terjadi pembiasaan tahu akan kebersihan. dengan sengaja melanggar apa yang dilarang dan tidak melakukan apa yang seharusnya untuk dilakukan.0 tahun.0 tahun. Bahwa anak memasukkan apa saja yang dijumpai ke dalam rnulutnya itu tidak karena mulut merupakan sumber kenikmatan utama. Menurut Freud tahun pertama dalam kehidupan individu itu Sebagai masa oral. Masa estetik dan umur kira-kira 2. a) Masa Vital Pada masa vital mi individu menggunakan fungsi-fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam dunianya.0 sampai kira-kira 2. Masa sosial.0 tahun. Masa intelektual dan kira-kira umur 7.0 tahun sampai kira-kira umur 13. Sebenarnya kata estetik diartikan bahwa pada masa mi pertumbuhan anak yang terutama adalah fungsi paxcaindera. dan dengan berjalan itu anak mulai pula belajar rnenguasai ruang. Pada tahun kedua anak belajar berjalan.0 tahun sampai umur 5.

c) Maca Intelektual (masa kecerasian bercekolah) Setelah anak melewati masa kegoncangan yang pertama. . Berarti dia menyadari bahwa dirinya juga subyek seperti yang lain. Hal yang demikian itu dilakiikannya bukan karena dia keras kepala. melainkan hanya karena ingin mengalami dan ingin rnenyaksikan akibatnya. Sikap tunduk kepada peraturan-peratu]afl. Sebagai subyek dia mempunyai kebebasan untuk menghendaki sesuatu. dan kehendak yang dimiliki tidak dapat ditahantahan. dalam hubungan mi ada kecenderungan untuk meremehkan anak lain. dan menghendaki benda yang lain dan seterusnya. Kalau tidak dapat menyelesaikan sesuatu soal maka soal itu dianggap tidak penting. bila hal itu menguntungkan. Karena jarang menemukan kenyataan tersehut maka anak seakan-akan ingin mendapatkan pengalaman sebagai subyek yang bebas menentukan keinginannya itu. Pada masa mi terjadi apa yang kita sebut deman menghendaki. Dalam hal mi kadang-kadang dia melanggar apa yang dilarang dan tidak mengerjakan hal yang diharuskan. sehingga menjadi matang untuk dididik daripada masamasa sebelum dan sesudahnya.Berkat pertumbuhan bahasanya yang merupakan modal utama bagi anak dalam menghadapi dunianya maka sampailah anak pada penyadaran ―aku‖nya atau tahap menemukan ―aku‖-nya yaitu suatu tahap ketika anak menemukan dirinya sebagai subyek. Ada beberapa sifat khas pada anak-aak pada masa mi antara lain Adanya korelasi positif yang tinggi antara keadaan jasmani dengan prestasi sekolah. mempunyai pula kebebasan untuk menolak sesuatu. maka rose sosialisasinya telah berlangsung dengan lebih efektif. Kalau pada masa-masa sebelumnya anak masih merasa satu dengan dunianya belum mampu mengadakan pemisahan secara sadar antara dirinya sendiri sebagai subyek dan yang lain sebagai obyek maka kemampuan itu kini dimilikinya. permainan yang tradisional. Lalu bagaimana sikap kita dalam menghadapi anak yang sedang mengalami masa kegoncangan mi yaitu‘yang paling bijaksana mengambil jalan tengah tidak terlalu menekar dan tidak terlalU menonjolkan. Adanya ecenderungafl mernuji din sendiri. ingin tahu. Adanya minat kepada kehidupan praktis sehari-hari yang konkrit. ingin belajar. akan tetapi kalau dia telah rnemperolehnya maka dia tidak lagi memperdulikan. Senang 1bandingbafldiflgkan dirinya dengan anak lain. Amat realistik.

Gemar membentuk kelompok sebaya, biasanya untuk dapat bermain bersama-sama. Di dalam permainafl ada kecenderungan anak tidak lagi terikat kepada aturan permaman tradisional, mereka membuat aturan-aturan sendiri, setelah anak memasuki masa kelas-kelas tinggi sekolah dasar. Masa keserasjan bersekolah diakhjrj dengan suatu rnasa puera! Masa mi dernikian khasnya sehingga menarjl perhatjan. Sifatsifat. khas anakanak masa pueral itu dapat. diringkas ke da!am dua ha! yaitu Ditujukan untuk berkuasa yang menimbulkan tingkah laku dan perbuatan yang ditujukan berkuasa; apa yang diinginkan, yang dijadikan idam-idaman adalah sekuat, sejujur, sernenang dan seterusnya. Tingkah laku ekstrovers yaitu perbuatan yang berorientasj ke luar dirinya, yang dapat mendorong untuk meyaksikan keadaan-keadaan dunia d luar dirinya dan untuk mencarj teman sebaya untuk men enuhi kebutuhan psikisnya. Pada mereka dorongan bersajn besar sekali sehingga dalam persaingan itulah anak-anak pier mendapatkan sosialisasj lebih lanjut. Dan nampak anak puer dapat melakukan mi dan itu (si tukang jual aksi) tetapi di samping itu tidak berani berbuat begini atau begitu (si pengecut), sehingga pada anak puer seringkalj dijulukj si ―tukang jual aksi‖. Sementara juga dijuluki si ―pengecut,‖. Suatu hal yang penting pada niasa mi anak menerima otoritas orang tua dan guru sebagai suatu hal yang wajar karena itu pada anak-anak mi mengharapkan adanya sikap yang obyektif dan adil pada pihak orang tua Jan guru sebagai pemegang otoritas sehingga sikap pilih kasih akan mudah rnenimbul kan problem di kalangan mereka.

d) Maca Remaja Masa remaja merupakan masa yang banyak menarjk perhatian masyarakt karena mempunyaj sifat-sifat khas dan yang menentukan dalam kehidupan individu dalam masyarakatnya. Karena manusia dewasa harus hidup dalam alam kultui- dan hatus dapat rneuempatkajj dirinya di antara nilai-nilaj (kultur) itu maka perlu mengenal dirinya sebagai pendukung maupun pelaksana nilai-nilai. Untuk inilah maka ia harus mengarahkan dirinya agar dapat menemukan din, meneliti sikap hidup yang lama dan mencoba-coba yang baru agar dapat menjadi pribadi yang dewasa. Pada dasarnya mi masih dirinci ke dalam beherapa masa, yaitu

1) Masa Pra remaja Penggunaan istilah pra remaja mi hanya untuk menunjukkan satu masa yang mengikuti masa pueral yang benlangsung secara singkat. Masa mi ditandai oleh sifat-sifat negatif Sehingga disebut juga masa negatif. Pada masa mi terdapat beberapa gej ala yang dianggap sebagai gejala negatif misalnya tidak tenang, kurang suka bekerja, kurang suka bergerak, lekas lelah, kebutuhan untuk tidur besar, hati sering murung, pesimistik dan non sosial. Atau dapat dikatakan secara ringkasnya sifat-sifat negatif meliputi sikap negatif dalam prestasi, baik prestasi jasmani maupun prestasi mental. Negatif dalam sikap sosial balk dalam bentuk pasif maupun dalam bentuk apresif terhadap masyarakat. Terjadinya gejala-gejala negatif itu pada umumnya berpangkal pada biologis yaitu mulai bekerjanya kelenjarkelenjar kelamin, yang dapat membawa perubahan-perubahan cepat dalam din si remaja yang seringkali perubahanperubahan yang cepat mi belum mereka fahami sehingga dapat menimbulkan rasa ragu-ragu kurang pasti dan bersifat malu.

2) Maca rem aja Sebagai gejala pada masa mi adalah merindu puja. Dalam fase mi (masa negatif) untuk pertama kallnya remaja sadar akan kesepian yang tidak pernah dialaminya pada masa-masa sebelumnya. Kesejukan di dalam penderitaan yang nampaknya tidak ada orang yang dapat mengerti dan memaharninya dan menerangkannya. Sebagai reaksi pertama-tama terhadap gangguan Icetenangan dan keamanan batinnya ialah protes terhadap sekitarnya yang dirasanya tiba-tiha bersikap menter!antarkan dan memusuhinya. Sebagai tingkah berikutnya ialah kebutuhan akan ternan yang dapat memahami dan menolongnya serta yang dapat merasakan suka dan dukanya. Di sinilah rnulai tirniul dalam din remaja itu dorongan untuk mencari pedoman hidup vaitu mencari sesuatu yang dapat dipandang bernilai, pantas dijunjung tinggi, dan dipuja-puja, Pacla masa remaja mi mereka mengalarni kegoncangan batin, sebab pada masa mi mereka sudah tidak mau mernakai pedoman hidup kekanak-kanakan, tetapi juga belum mempunyai pedonmn hidup yang baru. Oleh karena itu maka si remaja itu merasa tidak tenang, banyak kontradiksi di dalam dirinya, mengeritik karena merasa diririya mampu, tetapi mereka mi jilga masih mencari pertolongan karena belum dapat mewujudkan keinginannya.

Proses terbentuknya pendirian hidup atau cita-cita hidup itu dapat dipandang sebagai penemuan nilai-nilai hidup di dalam eksplorasi si rernaja. Jadi proses penemuan nilai-nilai hidup tersebut melewati tiga langkah, yaitu Karena tiadanya pedoman hingga mereka merindukan sesuatu yang dapat dianggap hernilai, pantas hidupnya. Padi taraf mi sesuatu yang dipuja itu belum mempunyai bentuk tertentu, sehingga seringkali mereka hanya tahu hahwa merka itu menginginkan sesuatu, tetapi tidak tahu apa yang diiiiginkan itu. Obyek pemujaan itu telah menjadi lebih jelas yaitu pribadi-pribadi yang dipandangnya mendukung nilai-nilai tertentu. Dalam pemujaan terhadap orang-orang tertentu mi umurnnya terdapat perhedaan antara anak laki-laki dan anak wanita. Pada anak laki-laki sering nampak aktif meniru sedang anak wanita kehanyakan pasif. mengagumi dan mernuja dalam khayal. Schingga pada masa mi pulalab umumnya rasa kehangsaan tumhuh dengan subur. Para remaja lebih dapat rnenghargai nilai-nilai lepas dan pendukungnya, nilai dapat ditangkap dan difahaminya se bagai sesuatu yang abstrak. Oleh karena itu pada saat mi para remaja mulai dapat menentukan pilihan atau pemikiran hidupnya. Penentuan pilihan dan pemikiran hidup mengalami jatuh bangun, tidak dapat satu kali. Jadi karena mereka mi harus menguji nilai-nilai yang dipilihnya dalam kehidupan praktis di masyarakat Setelah diketahui bahwa nilai-nilai yang dipilihnya itu tahan uji, maka mreka pilihlah pendirian hidupnya. Pendirian tersebut tiap kali dimodifikasi agar dapat rnengikuti perubahan dan perkembangan niasyarakat dalam lingkungan remaja mi berada. Setelah mereka dapat menemukan pendiian hidup dan telab terpenuhi tugas-tugas pertumbuhan masa remaja maka berarti mereka telah mencapai masa remaja akhir dan mulailah individu mi memasuki masa dewasa awal.

3) Masa Usk Mahasiswa Masa umur mahasiswa dapat digolongkan pemuda-pemuda yang herusia sekitar 18,0 tahun sampai 30,0 tahun. Mereka dapat dikeiompokkan pada masa remaja akhir sampai dewasa awal atau dewasa madya. Pada masa usia mahasiswa banyak peristiwa-peristiwa yang perlu untuk diperhatikan, antara lain yaitu Bila dilihat dan segi pertumbuhan, tugas perkembangan pada usia mahasiswa mi adalah pemantapan pendirian hidup, yaitu pengujian lebih lanjut pendirian hidup serta penyiapan din dengan ketrampilan dan kemampuan-kemamPUan yang digunakan untuk merealisasikan pendirian hidup yang telah dipilihnya. Mahasiswa mi termasuk kelompok khusus

dalam suatu masyarakat maka mereka mulai mempersiapkan din untuk menerima tugas-tugas pimpinan di masa mendatang. Oleh karena itu mereka mulai mempelajani berbagai aspek kehidupan. Sebagai remaja pimpinan dipelajani dan dipersiapkan selama usia mahasiswa mi, misalnya kebudayaan berkeluarga, kemampuan memimpin, kemampuan mengambil keputusan, kemampuan flwnyesuaikan din secara sosial. Mahasiswa akan mengalami perubahan secara perlahan demi sikap hidup yang idealistik ke sikap hidup yang realistik. Dengan demikian keinginan-keinginan yang kurang realistik dalam dirinya dan realitas dalam lingkungannya telah diganti dengan yang lebih berdasar kepada realistis. Tetapi hal mi tidak berarti bahwa di kalangan mahasiswa tidak ada idealisme, justru pada mahasiswa mi banyak terdapat idealisme tetapi idealisme yang realistik yaitu yang dapat diterapkan dalam tin.. dakan. Dengan uraian-uraian mi diharapkan adanya suatu pemahaman mengenai manusia sebagai individu. ―Manusia merupakan makhluk individual tidak hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa-raga, melainkan juga dalam arti bahwa tiaptiap itu merupakan pribadi yang khas, menurut corak kepribadiannya, termasuk kecakapannya sendiri.‖ Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu masyarakat yang menjadi latar keberadaannya. Karena dan sinilah kita akan baru bisa memahami seseorang individu seperti kata Johnson.2 person are what they are always in social context the solitary person is unreal, abstract artifical, abnormal Kehadiran individu dalam suatu masyarakat biasanya ditandai oleh perilaku individu yang berusaha menempatkan dirinya di hadapan individu-individu lainnya yang telah mempunyai pola-pola perilaku yang sesuai dengan normanorma dan kebudayaan di tempat ia merupakan bagiannya. Di sini individu akan berusaha mengambil jarak dan memproses dininya untuk membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang ada. Perilaku yang telah ada pada dirinya. bisa adjustable, artinya ia bisa menyesuaikan din. Namun ia bisa juga mengalami maladjustment, yaitu gagal menyesuaikan din. Mengapa terjadi kegagalan2 Kita bisa menelusuri kembali bentukan perilaku itu. Kepribadian mewujudkan penikelakuan manusia. Manusia sebagai individu selalu berada di tengah-tengah kelompok individu yang sekaligus mematangkannya untuk menjadi pribadi. Proses dan individu untuk menjadi pribadi, tidak hanya didukung dan dihambat oleh dirinya, tetapi juga didukung dan dihambat oleh kelompok sekitarnya.

membinanya dengan cara menelusuri dan meramalkan han esoknya. Individuindividu tersebut adalah keluarganya yang memelihara cara pandang dan cara menghadapi masalah-masalahnya. Kelompok inilah yang meiahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepnibadiannya dalam masyarakat. Anak-anak inilah yang nantinya berkembang dan mulai bisa melihat dan mengenal aPi din sendiri. Keluarga. sering dikenal dengan sebutan primary group.un langsung secara individual di masyarakat. yang pada saat-saat sekarang mi sering dilupakan orang. ketrampilan dan budi pekertinya. pada umumnya. Individu ml pada tahap selanjutnya mulai merasakan bahwa telah ada individu-individu lainnya yang berhubungan secara fungsional. FUNGSI-FUNGSI KELUARGA Keluarga adaiah unit satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Keluarga biasanya terdiri dan suami. pada akhirnya akan memberinya suatu pengalaman indivithal.3 Banyak halhal mengenai kepribadian yang dapat dirunut dan keluarga. Keluarga sebagai kelompok pertama yang dikenal individu sangat berpengaruh secara Iangsung terhadap perkembangan individu sebelum maupun sesudab ter. isteri dan anak-anaknya. Oleh karena itu adalah bijaksana kalau diiihat dan dikembalikan peranan keluarga dan proporsi yang se benarnya dengan skala prioritas yang pas. Dan sinilah ia mulai dikenal sebagai individu. dalam huhungannya dengan perkembangan individu. Apa yang dilihatnya. Akhirnya keluarga menjadi semacam model untuk mengidentifikasikan sebagai keluarga yang broken home. Tidaklah dapat dipungkiri. Suatu pekerjaan atau tugas yang harus dilakukan itu biasa disebut fungsi. Pen gertian Fungsi Ke1uirga Dalam kehidupan keluarga sering kita jumpai adanya pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan. diketahui terdiri dan seorang individu (suami) individu lainnya (isteri) yang selalu berusaha menjaga rasa aman dan ketenteraman ketika menghadapi segala suka duka hidup dalam eratnya arti ikatan luhur hidup bersama. dan kemudian belajar melalui pengenalan itu. Perkembangan intelektual akan kesadaran lingkungan seorang individu seringkali dilepaskan dan bahkan dipisahkan dengan masalah keluarga Hal-hal semacam inilah yang sering menimbulkan masalah-masalah sosial. Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan-pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu. .2. moderate dan keluarga sukses. mempersiapkan pendidikan. karena kehilangan pijakan. bahwa sebenarnya keluarga mempunyai fungsi yang tidak hanya terbatas selaku penerus keturunan saja. Kelompok mi. Keluarga sudah seringkali tenlihat kehilangan peranannya. a.

tugas dan kewajiban bagi suami. Macam-macam Fungsi Keluarga Pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh keluarga itu dapat digolongkan/dirinci ke dalam beberapa fungsi. yaitu : Fungsi Biologis Fungsi Pemeliharaan Fungsi Ekonomi Fungsi Keagamaan Fungsi Sosial a) Fungci Biologis Dengan fungsi mi diharapkan agar keluarga dapat menyelenggarakan persiapan-persiapan perkawinan bagi anakanaknya. melalui perkawinan. pengetahuan untuk mengatur rumah tangga bagi sang isteri. Dan setiap manusia pada hakikatnya terdapat semacam tuntutan biologis bagi kelangsungan hidup keturunannya. Dengan persiapan yang cukup matang mi dapat mewujudkan suatu bentuk kehidupan rumah tangga yang baik dan harmonis. memelihara pendidikan bagi anak-anak dan lain-lain.b.ci Pemeliharaan Keluarga diwajibkan untuk berusaha agar setiap anggotanya dapat terlindung dan gangguan-gangguan sebagai berikut: gangguan udara dengan berusaha menyediakan rumah gangguan penyakit dengan berusaha menyediakan obat obatan gangguan bahaya dengan berusaha menyediakan senjata. pagan tembok dan lain-lain. Persiapan perkawinan yang perlu dilakukan oleh orangorang tua bagi anak-anaknya dapat berbentuk antara lain pengetahuan tentang kehidupan sex bagi suami isteri. Persiapan mi dilakukan sejak anak menginjak kedewasaan. b) Fung. Kebaikan rumah tangga mi dapat membawa pengaruh yang baik pula bagi kehidupan bermasyarakat. Karena dengan perkawinan akan terjadi proses kelangsungan keturunan. Sehingga tepat pada waktunya ia sudah matang menerima keadaan baru dalam mengarungi hidup rumah tangganya. .

Di negara Indonesia yang berideologi Pancasila berkewajiban pada setiap warganya (rakyat) untuk menghayati. Sedangkan perlengkapan jasmani yang bersifat individual inisalnya alat-alat sekolah. . Dengan demikian akan tercermin bentuk masyarakat yang Pancasila apabila semua keluarga melaksanakan P4 dan fungsi keluarga mi. Berhubung dengan fungsi penyelenggaraan kebutuhani pokok mi maka orang tua diwajibkan untuk berusaha keras agar supaya setiap anggota keluarga dapat cukup makan dan minum.Bila dalam keluarga fungsi mi telah dijalankan dengan Sebaik-baiknya sudah barang tentu akan membantu terpeliharanya keamanan dalani masyarakat pula. pakaian. tern pat tidur. Permainan anak mi memiliki nilai bagi anak-anak untuk mengembangkan daya cipta di samping sebagai alat-alat rekreasi anak. Sehingga terwujud suatu masyarakat yang teriepas terhindar dan segala gangguan apapun yang terjadi. Sehubungan dengan fungsi mi keluarga juga berusaha nielengkapi kebutuhan jasmani di mana keluarga (orang tua) diwajibkan berusaha agar anggotanya mendapat penlengkapan hidup yang bersifat jasrnaniah baik yang bersifat urnurn maupun yang bersifat individual. c) FungsiEkonomi Keluarga berusaha rnenyelenggarakan kehutuhan manusia yang pokok yaitu: kebutuhan makan dan minum kebutuhan pakaian untuk rnenutup tubiihnya kebutuhan tempat tinggal. cukup pakaian serta tempat tinggal. Juga dapat termasuk ke dalam golongan perlengkapar) jasmani adalah permainan anak. d) Fungsi Keagamaan. Perlengkapan jasrnaniah keluarga yang sifatnya umurn misalnya meja kursi. mendalami dan mengamalkan Pancasila di dalarn perilaku dan kehidupan keluarganya sehingga benar-benar dapat diamalkan P4 mi dalam kehidupan keluarga yang Pancasila. lampu dan lain-lain. Dengan dasar pedoman mi keluarga diwajibkan untuk menjalani dan mendalami serta mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam pelakunya sebagai manusia yang taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. perhiasan dan lain.lain.

dalam lingkungan keluarga. diwariskan kepada anak-anaknya dalam bentuk antara lain sopan santun. orang tua. pernberian itu ditanik surut. Dengan melalui nasihat dan larangan. Apabila terjadi penyimpangan-penyimpangan yang telah digariskan. bahasa. bertingkah laku serta bertutur kata yang baik dan tepat terhadap teman-teman sebaya. Dengan fungsi mi diharapkan agar di dalam keluarga selalu terjadi pewarisan kebudayaan atau nilai-nilai kebudayaan. seorang anak yang menerima sesuatu pember-ian dan orang tua atau kerabat-kerabat keluarga. tidak sopan. dengan tujuan untuk memproduksikan serta melestarikan kepribadian mereka dengan anak cucu dan keturunannya. orang tua akan langsung menegur dan spontan memberitahu anaknya bahwa hal-hal yang menyimpang dan tata cara yang telah digariskan adalah tidak benar. Dan sesuai dengan kepribadian bangsa . Bila anak menerima dengan tangan kin. Demikianlah lingkungan keluarga. dan kepada mereka yang patut dihormati. Secara bertahap anak-anak juga diajari dan diberi pengertian mendasar. Dengan demikian terjadi apa yang disebut dengan istilah sosialisasi. orang tua menyampaikan norma-norma hidup tertentu dalam bertingkah laku Dalam buku Ilmu Sosial Dasar karangan Drs. Tindakan semacam mi merupakan suatu proses mendidik dan membentuk kepribadian dengan penuh kesadaran dan berencana. para orang tua meletakkan dasar-clasar kepribadian kepada anak-anaknya. harus menerima dengan tangan kanan. Mulai sejak anak-anak bertatih-tatih belajar berjalan sampai dengan usia sekolah dengan penuh kesadaran dan asa tanggung jawab. Kebudayaan yang diwariskan itu adalah kebudayaan yang telah diniiliki okh generasi tua yaitu ayah dan ibu. dan baru setelah anak menerima dengan tarigan kanan pemberian itu benar-benar diberikan.e) FungsiSosial Dengan fungsi mi keluarga berusaha untuk mempersiapkan anak-anaknya bekal-bekal selengkapnya dengan memperkenalkan nilai-nilai dan sikap-sikap yang dianut oleh masyarakat serta mempelajari peranan-peranan yang diharapkan akan mereka jalankan kelak bila sudah dewasa. lingkungan keluarga yang bertitik sentral pada ayah dan ihu secara intensif membentuk—sikap dan kepribadian anak-anaknya Contoh pada keluarga suku Jawa atau suku Sunda. ukuran tentang baik buruknya perbuatan dan lain-lain. Soewaryo Wangsanegara dikatakan bahwa fungsi-fungsi keluarga meliputi beberapa hal sebagai berikut a) Pembentukan kepribadian. khususnya orang tua membentuk kepribadian anak-anaknya secara sadar dan terencana sesuai dengan kepribadian suku Jawa atau suku Sunda khususnya. bagairnana harus bersopan santun. cara bertingkah laku.

karena menempati posisi kunci. Lembaga-lembaga nonformal ataupun formal seperti sekolah-sekolah adalah perantara-Perantara dalam bentuk lain dalam transmisi kebudayaan. dalani pergaulan di luar lingkungan keluarganya. Akan tetapi kehidupan perekonomian rnasih belum berkembang. c) Keluarga merupakari eksponen dan kebudayaan masyarakat. Sebaliknya fungsi keluarga sebagai lembaga transmisi kebudayaan secara relatif semakin mundur. Contoh : Televisi sebagai produk teknologi modern sudah sedemikian besar berperan sebagai transmisi kebudayaan. moral keagamaan. Akan berlaku serupa proses reproduksi dan materi-materi kebudayaan dan keluarga lain dan berbagai suku bangsa di Republik Indonesia khususnya. Bahkan menurut Margaret Mead (antropolog dan Amerika Serikat) menyatakan bahwa peranan televisi sebagai transmisi kebudayaan sudah melebihi peranan transmisi kebudayaan lainnya. 1979: 108). estetika. b) Erat kaitannya dengan butir a. trampil pula sebagai seniman patung atau sebagai seniman tan Bali. Contoh : Dalam lingkungan . Namun begitu ikatan-ikatan kekeluargaafl masih terjalin kuat dan sering mempengarubi atau menguasal bidang perekonomian mereka. Pada kelompok masyarakat pnimitif. peranan keluarga sebagai penyaluran (transrnisi) kebudayaan sudah tidak memadai lagi. dan masyarakat dunia pada umum nya. Dalam masyarakat primitif biasanya terdapat sistem kekeluargaafl yang sangat luas. (Mayor Polak. pada masyarakat l)rlmitit. perekonomian mereka sud‘ah mulai berkembang. Keluarga adalah Sebagai jenjang dan perantara pertama dalam transmisi kebudayaan. diwariskan ketrampilan seni patung atau seni tan Bali kepada anak keturunannya. keluarga juga berfungsi sebagai alat reproduksi kepribadian-kepribadian yang berakar dan etika. peranan keluarga adalah maha penting sehagai transmisi kehudayaan. Namun demikian. Sej alan dengan itu semakin hesar pula fungsi seholah sebagai perantara dalam transmisi kebudayaan. dan turut menentukan pula tingkah laku seseorang terhadap orang lain. Pengalamanpenga1aman dalam interaksi sosial dalam lingkungan keluarga adalah suatu modal dasar dalam membentuk kepnihadian seseorang. dan kebudayaan yang berkorelasi fungsional dengan sebuah struktur masyarakat tertentu. d) Keluarga berfungsi sehagai lembaga perkumpUlafl perekonomian. Semakin maju dan dinamis suatu kelompok masyarakat makin banyak memerlukan sekolah-sekolah. Pada kelompok-kelompok masyarakat yang lebih kompleks tetapi belum masuk pada era masyarakat industri. Contoh Dan keluarga seniman tan Bali. sekalipun sudah ada pula perantara-Perantara lain.Indonesia pada umumnya. sebagai hasil reproduksi seni patung dan seni tan dalam lingkup keluarga tersebut.

menebang pohon. 1979 : 101). pendidikan diawali dengan pengetahuan kerohanian. e) Keluarga berfungsi sebagai pusat pengasuhan dan pendidikan. al. Selain dan itu diajarkan pula hagaimana hekerja mencari dan rnengambil air dan hekerja di ladang.―keluarga besar‖ suku Batak Karo maupun Simalungun di Sumatera Utara. inemperbail:i peralatan. tanah yang dimiliki seorang laki-laki atas pemberian orang tuanya. huta atau kuta yang memegang hak ulayat atas penguasaan tanah pertanian. Pengasuhan dan pendidikan anak-anak Derempuan Iebih dititikberatkan kepada penguasaari tata cara kehidupan dalarn rumah tangga. rat. Dalam lingkungan masyarakat primitif. baik beTupa sawah atau ladang. Materimateni pendidikan harus diketahui dan harus dikuasai oleh seorang anak laki-laki dalam inasa pendidikan dan seterusnya hingga dewasa. penolak sihir. membuat kapak. et. Pada keluarga suku Batak Toba misalnya. Mereka dapat menggarap tanah pertanian itu seperti tanah milik send iri. ada tanah panjaen. namun cenderung terlepas dan ikatan-ikatan kekeluargaan. (Koentjaraningrat. perekonomiannya berkembang pesat. ‗ranahtanah pertanian yang dikuasai huta atau kuta dapat diolah anggota-anggota keluarga Iaki4aki. ci. Perkembangan perekonornian itupun tidak rnutlak sepenuhnya didukung oleh para pengelola dan sanak keluarga. Dalam masa pendidikan. Pada umumnya. l3alai pendidikan akan dimiliki oleh ―keluarga besar‖ (terdini dan beberapa keluarga batih) atau juga dirniliki oleh keluarga batih. Sedangkan golongan lainnya rnemiliki tanah hanya cukup untuk hidup (Koentjaraningrat. namun harus tetap tinggal di balai pendidikan yang terpisah. ada perbedaan antara golongan keturunan dan para pendiri huta atau kuta dengan penduduk pendatang kemudian. . Akan tetapi tidak dapat menjual tanpa persetujuan dan huta yang diputuskan dengan musyawarah adat. Lebih lanjut diajarkan pengetahuan ilmu-ilmu gaib berupa mantera-mantera penolak bala. Para pendiri huta atau kuta disebut marga tanah memiliki tanah paling luas.. al. dan mant era-mantera untuk melern ahkan musuli (Koentjaraning. Untuk anak perempuan biasanya ditangani oleh bibi dan pihak ibu. T)alani lingkungan suku Batak Karo dan Simalungun. 1963 187). menangkap ikan. termasuk alat-alat herburu. misalnya membuat api. segera sesudah berumah tangga. Kendatipun demikian. tanah pertanian yang dimiliki setiap inclividu juga ada. antara lain tentang initologi nenek moyang yang keramat. Sebaliknya dalam masyarakat yang berindustrialisasi. anak laki-laki atau perempuan mempunyai tempat sendirisendiri. untuk keperluan pengasuhan dan pendidikan anak-anak (baik anak lakilaki ataupun perempuan) dibangun balai pendidikan. herdagang bahkan pengetahuan rnengenai seks juga harus diketahui dan dikuasai. 1963 : 228). Pelaksanaan pendidikan anak laki-laki ditangani oleh ayah atau paman dan pihak ayah..

Padahal yang dicita-citakar adalah keluarga bahagia sejahtera.laki atau perempuan) seperti itu sudah jarang di dapat. Menurut Sigmund Freud keluarga itu terbentuk karena adanya perkawinan pria dan wanita. ekonomi dan lingkungan. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk inenyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan tenbatas. 2) Pen gertian Keluarga Ada beberapa pandangan atau anggapan mengenai keluarga.. Bahwa perkawinan itu menurut beliau adalah berdasarkan pada libido seksualis. Lysen. Dalam peradaban modern dewasa mi.Sistem pendidikan semacam mi herlaku dalam lingkungan masyarakat suku pedalaman atau pesisir di Irian Jaya. Lain halnya Adler berpendapat bahwa mahligai keluarga itu dibangun berdasarkan pada hasrat atau nafsu berkuasa. demikian pendapat Dr. 3.. maka keluarga itu akan lebih akan goyah terus dan akan segera pecah setelah kehidupan seksual suami isteni itu hilang. Hal mi kurang realistis. Namun hidup seksual itu tidak langgeng sebab seksualitas manusia akan mati sebelum manusia itu sendiri mati. ―individuum‖ yang artinya yang tak terbagi. Dengan demikian keluarga merupakan manifestasi daripada dorongan seksual sehingga landasan keluarga itu adalah kehidupan seksual suami isteri. . seielun tahun 1960-an. INDIVIDU. Secara merata 3istem pendidikan serupa itu telah diganti oleh sekoiah-sekolah. KELUARGA DAN MASYARAKAT 1) Pengertian Individu Individu berasal dan kata latin. A. Durkheim berpendapat bahwa keluarga adalah lernbaga sosial sebagai hasil faktor-faktor politik. dan umur ke umur dan keadaan yang satu keadaan yang lain. Kata individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. Oleh karena itu apabila keluarga mi benar-benar dibangun atas dasar hidup seksual. Kehidupan seksual manusia itu beruhahubah dan masa ke masa. sistem pendidikan yang berlangsung di balai pendidikan (lali. Tetapi inipun tidak realistis sebab menurut nalar keluarga yang dibangun di atas dasar nafsu rnenguasai itu tidak pernah sejahtera. Perlu kita ketahui bahwa nafsu seksual memang harus dijuruskan dengan cara-cara yang dapat diterirna oleh norma hidup.

esensial. yang disebut masyarakat. Dalam lingkungan iti. Menilik kenyataan di lapangan. enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya.Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh pendidikan berpendapat bahwa keluarga adalah kumpulan beberapa orang yang karena tenikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki. Dalarn linghungan masyarakat sederhana (primitif) pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. Jelasnya: Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan. Jawa Barat. norma-norma yang mereka miiki itulah yang menjadi dasar kehidupan sosial dala‘n lingkungan mereka. Tatanan kehiclupan. norma-norma. suatu kelompok masyarakat dapat berupa suatu suku bangsa. Dalam pertunibuhan dan perkembangan suatu masyarakat. Akhirnya Hasan Sadily berpendapat bahwa masyarakat adalah suatu keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup betsaina. atau antara kaum laki-laki dan kaum wanita. antara orang tua dan anak. Salah satu di antaranya adalah suku Sunda. Djojodiguno tentang Masyarakat aclalah suatu kebulatan daripada segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia. sehingga dapat membentuk suatu kelompok manusia yang memiiki ciri-ciri kehidupan yang khas. pada hakikatnya berakar dan bernenek moyang dan berbagai suku. antara sesama kaurn laki-laki atau sesama kaurn wanita. antara kakek dan cucu. Kemudian pendapat dan Prof. antara ibu dan ayah.M. sejalan dengan pola kehidupan dan pola perekonomian masyarakat pnimitif atau belum sedemikian rupa seperti pada tnasyarakat maju. larut dalam suatu kehidupan yang teratur dan terpadu dalam suatu kelompok manusia. JBAF Mayor Polak menyebut masyarakat (Society) adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri atas banyak sekali kolektiva-kolektiva serta kelompok dan tiap-tiap kelompok terdiri atas kelompol:-kelornpok lebih baik atau sub kelompok. Pembagian kerja dalam bentuk lain tidak terungkap dengan jelas. Bisa juga berlatan belakang darn berbagai sulcu. adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya. 3) Pengertian Masyarakat Drs. norma-norma dan adat istiadat yang memberi warna kepnibadian orang Betawi. . M. Contoh yang disebüt masyarakat Jakarta atau orang Betawi. salah satu di antaranya berakar dan berasal dan kebudayaan dan kepribadian suku Sunda dan Jawa Barat. Erat kaitannya dengan itu tatanan kehidupan. dapat digolongkan menjadi masyarakat sederhana dan masyarakat maju (masyarakat modern) a) Masyarakat sederhana.

1961 . b) Masyarakat maju. merajut. 1960 41—42). Pada suku Nehe. misalnya menebang pohon. Oleb karena itu. atau lebih akrab dengan sebutan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai Organisasi kemasyarakatan itu dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan terbatas sampai pada cakupan nasional. menyebar benih. Kaum wanita mengerjakan yang ringan-ringan. menyingkirkan pohon-pohon yang tumbang. ketrampilan serta kemampuan daya tahan fisik yang kuat. Demikian maka kaum wanita tidak saja mengurus anak-anak tetapi juga membuat barang-barang anyaman. jika seorang laki-laki mempunyai lebih banyak isteri. regional maupun internasional. seorang isteri meminta kepada suaminya supaya mengambil seorang isteri lain untuk meringankan pekerjaan rurnah tangganya (Raymond Firth. al. dan bercocok tanam adalah pekerjaan orang perempuan. membuat pakaian. Dengan latar belakang seperti itu.. 107). dapat dibedakan sebagai kelompok masyarakat non industni dan masyarakat industni.Fembagian kerja berdasarkan jenis . niempersiapkan serta membersihkan lahan pertanian untuk berladang. terjadi pembagian kerja dengan kesepakatan yang dapat diteritna satu sama lain. dikerjakan oleh orang laki-laki. Mengurus rurnah tangga. et. dia terhindar dan pekerjaan pertanian yang sangat berat. misalnya. . dan mengasuh anak-anak. buah-buahan. jelas bahwa antara sang suami dengan sang isteri. dan memelihara ternak besar. nampaknya berpangkal tolak dan latar belakang adanya kelemahan dan keniampuan fisik antara seorang wanita dan pria dalam menghadapi tantangan-tantangan alam yang buas pada saat itu. maka pekerjaan yang berat seperti: membuka lahan. menyusui. Kalaulah pada saat mengolah tanah pertanian (lad ang atau kebun) dikerjakan bersama-sama. Dalam lingkungan masyarakat maju. di sam ping pekerjaan-pekerjaan lain.aju memiiki aneka ragam kelompok sosial.kelamin. Berburu atau menangkap ikan di laut misainya. dan antara sesama isteri. seperti keranjang. dan mengumpulkan sayuran liar. menyiangi rumput (Raymond Firth. 1961 : 120). kedua bidang pekerjaan mi tercatat sebagai monopoli pekcrjaan kaum lelaki. Masyarakat m. Karena dirasakan perlu menambahkan tenaga kerja. Amir Sutaarga. ada kalanya pada beberapa masyarakat primitif. merupakan pekerjaan berat yang menuntut keberanian. dan binatang-binatang kerang (M.

Contoh-contoh kelompok primer. pembagian kerja. Contoh-contoh kelompok sekunder. dan lain sebagainya. lebih dititik beratkan pada kesadaran.(1) Masyarakat Non irzdustri Secara garis besar. kelompok agama. (b) Kelompok sek under Antara anggota kelompok sekunder. bertatap muka. lebih akrab. Kelompok primer mi disebut juga kelompok ―face to face group‖. organisasi profesi dan sebagainya. Para anggota menerima pembagian kerja/pemhagian tugas atas dasar kemampuan. dan kelompok tidak resmi (informal group). perhimpunan serikat kerja/serikat buruh. obyektif. Sifat interaksi dalam kelompok-keloinpok primer bercorak kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati. Oleh karena itu. karena itu saling mengenal lebih dekat. sebab para anggota kelompok sering berdialog. keahlian tertentu. Pembagian kerja atau pembagian tugas pada kelcmipok menerima serta menjalankan tugas tidak secara paksa. lebih erat. 1-lal-hal semacam itu diperlukan untuk mencapai target dan tujuan tertentu yang t€Iah di flot dalam program.program yang telah sama-sama disepakati. di samping dituntut dedikasi. rukun tetangga. formal. maka tumbuh dan berkembang kelompok formal (formal group) atau lebih akrab dengan sebutan kelompok resmi. pembagian kerja antar anggoLa kelompok diatur atas dasar pertimbanganpertimbangan rasional. . Inti perbedaan yang terjadi adalah : Kelompok tidak resmi (informal group) tidair berstatus resmi dan tidak didukung oleh Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rurnah Tangga 4ART) seperti yang Jazim berlaku pada kelompok resmi. kelompok nasional atau organisasi kemasyarakat non industri dapat digolongkan menjadi dua golongan. terpaut saling hubungan talc langsung. interaksi antar anggota terjalin lebih intensif. tanggung jawab para anggota dan berlangsung atas dasar rasa simpati dan secara sukarela. sif at interaksi. misalnya : partai politik. antara lain : keluarga. Berlatar belakang dan pengertian resmi dan tak resmi. lebih akrab. juga kurang bersifat kekeluargaan. kelompok belajar. yaitu kelompok primer (primary group) dan kelompok sekundet (secondary group). (a) Kelompok primer Dalarn kelompok primer.

Sudah barang tentu masyarakat sebagai keseluruhan memerlukan derajat integrasi yang serasi. tukang sepatu. 1980 : 91). sampai pada batas-batas tertentu. juga menjadi ciri dan bagian/kelompok-kelompok masyarakat industri. Seringkali dalam tubuh kelompok resmi juga terbentuk kelompok tak resmi. makin berkurang pula ide-ide kolektif untuk diekspresikan dan dikerjakan bersama.Namun demikian. peranan-peranan serta hirarki tertentu. senasib sepenanggungan dan pandangan-pandangan yang sama. Gerungan.A. Otonomi sejenis. mereka dapat bekerja secara mandiri. terutama di daratan Eropa. Anggota-anggota terdiri atas beberapa individu atau beberapa keluarga saja. karena latar belakang pengalaman-pengalaman. ahli listrik dan ahli dinamo. tukang bubut. Otonomi sejenis dapat diartikan dengan kepandaian/keahlian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri. Tetapi hal mi tidak dirumuskan secara tegas dan tertulis seperti pada kelompok resmi (W. Contoh-contoh : tukang roti. kelompok tidak resmi juga mempunyai pembagian kerja.— Masyarakat-masyarakat yang berada di tengah kedua ekstrem tadi diabaikannya (Soerjono Soekanto. tukang las. Contoh : Semua kelompok sosial. Abad ke-15 sebagai pangkal tolak dan berkembang pesatnya industrialisasi. Solidaritas didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompokkelompok masyarakat yang telah mengenal pengkhususan. Akan tetapi Ia lebih cenderung mempergunakan dua traf kiasifikasi. semakin banyak timbul kepribadian individu. Semula pembagian kerja antara majikan dan buruh atau mereka yang magang bekerja berjalan serasi. yaitu yang sederhana dan yang kompleks. sesuai dengan bertambahnya individualisme. ahli mesin. 1982-190). Dengan timbulnya spesialisasi fungsional. Jika pembagian kerja bertambah kompleks. suatu tanda bahwa kapasitas masyarakat semakin tinggi. norma-norma tertentu sebagai pedoman tingkah laku para anggota beserta konvensi-konvensinya. perkumpulan-perkumpulan. Hal tersebut telah melahirkan bentuk pembagian kerja antara majikan dan buruh. Sifat interaksinya berlangsung saling mengerti yang lebih mendalam. . (2) Masyarakat Industri Durkheim mempergunakan variasi pembagian kerja sebagai dasar untuk mengklasifikasikan masyarakat. Akan tetapi hanya akan sampai pada batas tertentu. Dengan demikian Semakin kompleks pembagian kerja. sesuai dengan taraf perkembangannya. sehingga konflik jarang texjãdi. atau organisasi-organisasi kemasyarakatan yang memiliki anggota kelompok tidak resmi.

telinga. lambat laun menjadi luntur. 4. Para ahli Psikologi modern menegaskan bahwa manusia itu merupakan suatu kesatuan jiwa raga yang kegiatannya sebagai keseluruhan. kemauan. dan perhatin yang kita curahkan kepada objek yang kita amati itu. rasa estetis dalam individunya. melainkan juga seluruh minat. tangan. sebagai kesatuan. Kegiatan manusia sehari-hari merupakan kegi atan keseluruhan jiwa raganya. Ketidak-puasan kaum buruh terhadap kondisi keija dan upah semakin meluas. Makhluk mdividu berarti rnakhluk yang tidak dapat dibagi-bagi. dan perasaan saja. pembagian kerja semakin timpang dan tidak adil. Awal perjuangan tersebut ditandai dengan keinginan untuk memperbaiki kondisi kerja dan upah.Laju pertumbuhan industri-industri membawa konsekuensi memisahkan pekerja dengan majikan lebih nyata. kebanggaan memiliki ketrampilan dan spesialisasi semakin meningkat. karena ia mempunyai rasa keindahan. Dengan dem. Perjuangan kaum buruh semakin meningkat. Sejalan dengan kompleksitas pembagian kerja. dan tidak hanya indera mata saje. KELUARGA DAN MASYARAKAT a. kauin pekerja membentuk serikat-serikat kerja/serikat buruh. maka kita bukan hanya melihat sesuatu dengan alat mata kita saja. Tidak hanya dengan mata. Akibat terjadi konflik-konflik yang tak dapat dihindari. Suatu rasa keindahan. Suatu keindahan ia kagumi dan ia nikmatj melalui indera mata dan indera perasaan yang berbaut menjadi satu kesatuan. Dalam kegembiraannya manusia dapat mengagumi dan merasakan suatu keindahan. Contoh Manusia sebagai makhluk individu mengalami kegembiraan atau kecewa akan terpaut dengan jiwa raganya. apabila kita mengarnati sesuatu. karena kaum industrialis mengganti tenaga manusia oleh mesin-mesin. Bukan hanya kegiatan alatalat tubuh saja. Akumulasi ketidak puasan buruh menjadi bertambah. pekerjaan menjadi tambah rumit dan terlalu khusus. Makna Individu Manusia adalah makhluk individu. tidak dapat dipisah-pisahkan antara jiwa dan raganya. Majikan Sebagai pemiik modal monopoli posisi-posisi tertentu.ikian. rasa estetis dalam individunya. Hal mi berakibat membawa stagriasi mental para buruh. terutama cli perusahaan-perusahaan besar. atau bukan hanya aktivitas dan kemampuan-kemampuan jiwa satu persatu terlepas daripada yang lain. Minat dan perhatian mi sangat dipengaruhi oleh niat dan kebutuhan kita pada waktu itu. sehingga menimbulkan konflik. Tegasrlya. . HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU. Dalam pengamatan suatu objek tersebut keseluruhan jiwa raga kita terlibat dalam proses pengamatan itu.

yaitu 1. periang. Kenyataan-kenyataan yang kita dapati dalam kehidupan sehari-hani setiap individu berkembang sejalan dengan ciriciri khasnya. Failport merumuskan kepnibadian manusia sebagai xnakhluk individu adalah sebagai benikut : kepnibadian adalah organisasi dinamis danipada. perhubungan mana sedikit banyak berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak-anak. 1980 : 29). Sehuhungan dengan itu. walaupun dalam kehidupan lingkungan yang sama.ri satu indung telur. tidak hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa raga. Bersumber d. Gerungan. dan moral agama. Bahkan masyarakat yang sederhana terdapat ―group married‖. Makna keluarga Keluarga adalah merupakan kelompok primer yang paling penting di dalam masyarakat. Anak yang satu lagi bersifat tertutup. melainkan juga dalam anti bahwa tiap-tiap orang itu merupakan pribadi (individu) yang khas menurut corak kepribadiannya. dan mudah hergaul dengan teman-teman sebaya dalam lingkungannya. termasuk kecakapan-kecakapan serta kelemahan-kelemahannya. estetika. pemantapan dalam pergaulan di lingkungan keluarga pada tahap pertama. ada pula yang poligami.sistem-sistem psycho-physik dalam individu yang turut menentukan caracaranya yang unik (khas) dalam menyesuaikan dirinya dengan iingkungan (WA.A Gerungan.Pendapat lain bahwa manusia sebagai makhluk individu. Keluarga merupakan sebuah group yang terbentuk dan perhubungan laki-laki dan wanita. Ada yang berbentuk monogomi. peinalu. Sejak anak manusia dilahirkan ia membutuhkan proses pergaulan dengan orang-orang lain untuk memenuhi kebutuhan batiniah dan lahiriah yang membentuk dirinya. Jadi keluarga dalam bentuk yang murni merupakan satu kesatuan sosial mi mempunyai sifat-sifat tertentu yang sama.isteri Hubungan mi mungkin berlangsung seumur hidup dan mungkin dalam waktu yang singkat saja. tetapi toh-tetap memiliki karakter ramah tamah. Karakter yang khas itu terbentuk dalam lingkungan keluarga secara bertahap dan akan mengendap melalui sentuhan-sentuhan interaksi : etika. Dua individu inanusia yang berasal dan satu keturunan yang sama. Proses yang dilaluinya adalah pro. sukar bergaul dengan teman-teman sebaya dan linkungannya. b. Di sini kita sebutkan 5 macam sifat yang terpenting. 1980 28). Hubungan suami . yaitu sekelompok wanita kawin dengan sekelompok laki-laki. superego pribadi manusia sudah mulai terbentuk pada saat manusia berumur 5-6 tahun (W. Menurut Sigmund Freud. Contohnya yang sangat tepat adalah anak kernbar. Untuk menjadi suatu individu yang ―mandini‖ harus rnelalui pnoses. di mana saja dalam satuan masyarakat manusia. .

Definisi adalah sekedar alat ringkat untuk memberikan batasan-batasan mengenai sesuatu persoalan atau pengertian ditinjau daripada analisa. M. Susunan nama-nama dan istilah-istilah termasuk cara menghitung keturunan. Sedang pada masyarakat lainnya diserahkan pada orang-orang yang bersangkutan. Ada yang melalui garis wanita. Pada umumnya keluarga itu tempat bersamaJrumah bersama. mi disebut : Matrilineal. 5. Linton Seorang ahli antropologi mengemu. baiklah di sini kita kemukakan beberapa definisi mengenai masyarakat itu. Sistem mi disebut Avonculat. Dalam pemilihan jodoh dapat kita lihat. Selanjutnya perkawinan mi ada yang berbentuk indogami (yakni kawin di dalam golongan sendiri. Di dalam beberapa masyarakat keturunan dihitung melalui garis laki-laki misalnya : Di batak. melainkan diurus oleh adik atau saudara perempuannya. 4. seperti misalnya R. bahkan hartanya pun tidak diurusi oleh wanita itu. Milik atau harta benda keluarga Di manapun keluarga itu pasti mempunyai milik untuk kelangsungan hidup para anggota-anggotanya. ada pula yang berbentuk exogami (yaitu kawin di luar golongan sendiri). 3..J. Di Minangkabau wanita tidak mempunyai hak apa-apa.2. bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja. Makna Masyarakat Seperti halnya dengan definisi sosiologi yang banyak jumlahnya kita dapati pula definisi-definisi tentang masyarakat yang juga tidak sedikit. bahwa calon suami-isteri itu dipilihkan oleh orang-orang tua mereka. Herskovjst : menulis bahwa masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan meng-ikuti satu cara hidup tertentu .. mi disebut patrilineal. Analisa inilah yang memberikan arti yang jernih dan kokoh dari sesuatu pengertian. di Minangkabau. Bentuk perkawinan di mana suami-isteri itu diadakan dan dipelihara. sama. di mana kekuasaan terletak pada wanita. c. sehingga mereka itu clapat mengorganisasjk dirinya dan berfikir tentarLg dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu. kakan. Mengenai arti masyarakat ini.

Gillin dan J. yang telah cukup lama hidup dan bekeja dalam waktu lama.anusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan. bangsa dan sebagainya. Gilliri : mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok m. masyarakat itu timbul dan setiap kumpulan vidu. yang mempurlyai perhubungan yang erat dan teratru. bahwa masyarakat harus mernpunyai syarat-syarat sebagai berikut: Harus ada pengumpulan manusia. bangsa. bukan pengumpulan binatang. mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar. Steinmetz : seorang sosiologi bangsa Belanda.J. Masyarakat itu meliputi pengelompokan-pengelom pokan yang lebih kecil. Dalam arti yang luas masyarakat dimaksud keseluruhan hubunganhubuiigan dalam hidup bersama tidak dibatasi oleh lingkungan. dengan atau karena sendirinya. masyarakat Sunda. tradisi. Mengingat defi nisi-definisi masyarakat tersebut di atas.R. masyarakat tani dan sebagainya. masyarakat Minang. bertaijan secara golongan dan mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lain.L. Umpamanya : ada masyarakat mahasiswa. Proses mi biasanya bekerja tanpa disadari dan diikuti oleh semua anggota kelompok dalam suasana trial and error. yaitu : Adaptasi dan organisasi dart tingkah laku para anggota. Dan uraian tersebut di atas dapat kita lihat bahwa masyarakat dapat mempunyai arti yang luas dan dalam arti yang sempit. Atau dengan kata lain : kebulatan dan semua perhubungan daiam hidup bermasyarakat. Kelompok manusia yang dimaksud di atas yang belum terorganisasikan mengalami proses yang fundamental. Dalam arti sempit masyarakat dimaksud sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspekaspek tertentu. sikap dan perasaan persatuan yang sama. Adanya aturan-aturan atau Undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama. dan harus banyak. Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama dalam suatu daerah tertentu. S. maka dapat ambil kesimpulan. misalnya territorial. yang meliputi penge] ompokan-pengelompokan manusi a yang lebih kecil. masyarakat Jawa. Timbul perasaan berkelompok secara lambat laun atau lesprit de corps. dipakailah kata masyarakat itu dalam arti yang sempit. Hasan Shadily mendefinisikan masyarakat adalah golongan besar atau kecil dan beherapa manusia. Kalau kita mengikuti definisi Linton. .P. golongan dan sebagainya.

penyelenggaraan untuk mencani makanan itu lebih mudah dilakukan dengan bekerjasama. Menurut Eliwood.Di dalam hubungan antar manusia dengan manusia lain. adalah Dorongan untuk mencari makan . Kerapkali rasa harg din menjelma menjadi nafsu untuk berkuasa. faktor-faktor yang menyebabkan manusia hidup bersama. pakaian dan lain-lainnya. Rasa harga din tampak sebagai jiginan untuk berharga tetapi juga kelihatan berharga. dorongan mi merupakan cambuk untuk kerjasama. alam yang kejam. Untuk mencari makanannya. Manusia juga harus makan. karena manusia tak mungkin hidup sendiri. Orang yang gila hormat rnisalnya sebetu]nya bertindk karena dorongan penghargaan orang lain. Dorongan untuk melangsungkan jenis. Misalnya seorang yang menyanyi ia memerlukan reaksi berupa pujian atau celaan guna mendorong tindakan seianjutnya. misalnya seorang anggota Parpol akan bangga kalau Parpolnya dapat menunjukkan prestasi yang baik. milieu sosial. rasa harga din berhubungan juga dengan suatu kelompok sosial tertentu. Dorongan untuk mempertahankan din . Reaksi mi yang menyebabkan hubungan manusia bertambah luas. . Mis&flYa harga din. terutama pada keadaan pnimitif . Hal mi disebabkan manusia sejak lahir mempunyai 2 hasrat/keinginan. Kesem uanya itu ditimbulkan kelompok-kelompok sosial (Sosial groups) dalam kehidupan manusia. yang penting ialah reaksi sebagai akibat dan hubungan tadi. Untuk dapat menyesuaikan din dengan kedua lingkungan tersebut manusia menggunakan pikiran untuk dapat menghadapi udara dingin. dan sebagainya manusia menciptakan rumah. — Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana sekelilingnya. Kecenderungan sosial merupakan keanehan. Manusia sebagai makhluk sosial manapun tersusun dalam kelompok-kelompok. di hutan manusia terbaru. manusia di laut mencari ikan sebagai nelayan. agar tetap sehat . yakni — Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain disekelilingnya (yaitu masyarakat). Fakta mi menunjukkan manusia mempunyai sosial akan pembawaan kemasyarakatan (sejumlah sifat-sifat dapat berkembang dalam pergaulan dengan sesamanya) seperti hasrat bergaul dan sebagainya. yaitu perasaan yang lain. Di dalam memberikan rekasi tersebut ada kecenderungan untuk menserasikan dengan tindakan orang lain. untuk itu ia mengambil makanan sebagai hasil dan alam sekitarnya dengan menggunakan akal.

dan apabila kelornpok-kelompok itu berjalan constant. Kenyataan mi sesuai dengan rurnus Aristoteles : man is by nature a political animal. kepentir3gafl yang sama. namun kodratnya manusia itu adalah ―makhluk sosial‖ bukan makhluk individual. individu. individu-individu yang fikirannya rusak. melainkan hanyalah kepada . khususnya masyarakat. Dapatlah kita membedal(an pengertian antara individu sebagai perseorangafl dan individu sebagai makhluk sosial. yang artinya : manusia pada kodratnya adalah makhluk yang berkumpul-kumpul. ideologi yang sama dan sebagainya. Individu perseorangan berarti individu berbeda dalam keadaan tidak berhubungan dengan individu lainnya. yaitu masyarakat. Ada suatu faktor yang dm1liki bersama. Nyatalah bahwa manusia pada kodratnya adalah makhluk sosial. Di sini kita dapati manusia dengan sadar rnenghubungkan sikap tingkah laku dan perbuatannya dengan individuindividu lainnya. Sehingga terbentuklah suatu kelompok yang besar . Membentuk satu kesatuan dapat disebut individu sebagai anggota maYarakat. bahwa manusia sebagai makhluk sosial adalah sudah pada kodratnya. yaitu makhluk yang bertindak seirama dengan kehendak umum.khususnya masyarakat.Suatu himpunan manusia supaya merupakan kelompok sosial harus memenub syarat-syarat. Jadi masyarakat itu dibextuk oleh individu-individu yang beradab dalam keadaan sadar. Atau dengP‘ kata lain : individu yang sedang dalam keadaan mernutuskan hubungannya dengan alarn sekitarnya. Atau dengan singkat manusia itu adalah zoon politicon. Individuindividu yang hilang ingatan. Sedang individu sehagai rnakhluk sosial berarti individu yang sedang mengadakari hubungan dengan alam sekitarnya. maka itulah yang disebut masyarakat. sepenti nasib yang sama. RANG KUMAN Pertumbuhan adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa. Ada hubungan timbal balik antara anggota-anggotanya. tujuan yang sama. Bila rumusan tersebut kita terima dengan sungguh-sungguh sesuai dengan kenyataannya. Sesungguhnya telah kita bedakan dua pengertian individu tersebut sebagai dua pengertian yang contras. antara lain Setiap anggotanya harus sadar bahwa ia merupakan bagian lain kelompoknya. .ereka yang benar-benar saling mengikatkan dininya engan individu-individu lainnya. maka tak ada jalan lain untuk mengatakan.indiVidU type pertapa tidak dapat menjadi anggota masy1rakat yang permanen. Auguste Comte tersendiri di dalam ilmu pengetahuan sosiologi berpendapat bahwa : Kehendak berkumpul itu memang terkandung di dalam sifat manusia.

pembagian kerja menjadi lebih kompleks. Pembagian kerja pada kelompok-kelompOk masyarakat sedërhana lebih dititikberatkan pada keterbatasan dan kemampuan fisik (antara orang wanita dan pria). yaitu Nativistik Empiristik dan environmentalistik Konvergensi dan interaksionirme Tahap pertumbuhan berdasar psikologi. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dapat dilihat dan tiga pendirian. Sebagai lembaga perkumpulan ekonG. yang terbagi menjadi masyarakat non industri dan masyarakat industri.Pertumbuhan itu antara lain dapat ditinjau dan tiga aliran yaitu Asosiasi Psikologi Gestalt Sosiologi.kepribadian.ni. Sebagai eksponen dan perantara (transmisi) kebudayaan masyarakat. Pertumbuhan ini dividu dan saat lahir sampai dewasa melalui rnasarnasa: Vital Estetik Intelektual Remaja Usia mahasiswa. lebih rumit dan lebih khusus. dan Sebagal pusat-pusat pengasuhan dan pendidikan anakanak sebagai generasi penerus. . Dalam lingkungan kelompok masyarakat maju. Furigsi-fungsi keluarga Sebagai tempat atau wahana pembentukan kepribadian anak-anak dan anak keturunan keluarga tersebut. Berfungsi sebagai alat reproduksi kepribadian. Sebaliknya pekeniaan-pekerjaan yang lebih ringan dikerjakan oleh orangorang wanita. Oleh karena itu pekerjaan-pekriaan yang memerlukan kekuatan phisik dilakukan oleh orang laki-laki. sebab keluarga menempati posisi kunci.

sehingga keluarga itu merupakan perwuj udan dorongan dorongan seksual. . posisi dan peranannya semakin abstrak. dan pekerja kelas tinggi. Individu mempunyai makna langsung apabila konteks situasional adalah keluarga atau lembaga sosial. Prof. sedangkan individu dalam konteks lingkungan sosial yang lebih besar. seperti masyarakat atau nasion. lahirlah kelompok masyarakat pemijk modal (disebut majikan) dan keloinpok pekerja. dan kolektiva-kolektiva serta kelompok-kelompok dan sub-sub kelompok. pekerja kehs menengah.M. Berpangkal tolak dan penggolongan kelas-kelas pekerja. dapat dibedakan : pekerja kasar. Djojodiguno berpendapat bahwa rnasyarakat adalah suatu kebulatan dan segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia.Sejalan dengan berkembangnya industri. M. Hasan Sadily berpendapat bahwa masyarakat adaIah suatu keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup bersama. Ki Hajar Dewantara berpendapat bahwa keluarga itu adalah kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki. Mengenai pengertian rnasyarakat antara lain menurut: Drs. JBAF. Mayor Polak berpendapat bahwa masyarakat adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri. Mengenai pengertian keluarga ada beberapa pendapat antara lain Sigmund Freud berpendapat bahwa keluarga adalah perwujudan dan adanya perkawinan antara pria dan wanita. eksensial enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh golongan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya. Keluarga dan Masyarakat: Individu diartikan kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. Individu.

dan norma kesusilaan yang bertujuan agar manusia berhati nurani yang bersih. penyesuaian dirinya dengan situasi yang baru timbuflah harapan setiap pemuda akan mempunyai masa depan yang (kalau bisa) lebih balk daripada orang tuanya. Sebagian besar pemuda mengalami/menikmati suatu pendidikan yang lebih tinggi dan orang tuanya hal mana merupakan inti berkurangnya pengertian antara orang tua dengan anak.norma: Norma-norma yang mengatur pribadi yang mencakup norma kepercayaan yang bertujuan agar manusia beriman. Di negara-negara berkembang anak-anak yang hingga beberapa waktu yang lalu memperoleh pendidikan tradisional yaitu pendidikan berupa penerusan kebiasaan dan nilai-nhlai budaya dan orang tuanya. Problema mi disebabkan karena sebagai aid. mencakup kaidah kesopanan dan kaidah hukum serta mempunyai tujuan agar manusia bertingkah laku yang baik dalam pergaulan hidup dan bertujuan untuk mencapai kedamaian hidup. Masalah-masalah Kepemuduan Masalah pemuda merupakan masalah yang abadi dan selalu dialami oleh 8etiap generasi dalam hubungannya dengan generan yang lebih tua. merupakan norma-norma masyarakatnya sehingga dapat dipergunakan dalam hidupnya dalam zaman perubahan masyarakat seringkali orang tua sendiri tidak dapat memahami apa yang terjadi di sekitarnya. Proses perubahan terjadi secara lambat dan teratur (evolusi) atau dengan besar-besaran sehingga orang sukar mengendalikan perubahan yang terjadi. Banyak masalah tidak terpecahkan oleh mereka karena kejadian yang menimpa mereka belum pernah dialami oleh siapa pun dalam lingkungannya dan . a.bat dan proses pendewasaan seseorang.BAB IV PEMUDA DAN SOSIALISASI INTERNALISASI BELAJAR DAN SPESIALISASI Internalisasi adalah proses norma-norma kemasyarakatan yang tidak berhenti sampai institusionalisasi saja. Dalam masyarakat tradisional maka orang tua dan para sesepuh sebagai peer group memberikan bimbingan pengarahan kepada anak-anaknya. Norma-norma mi kadang-kadang dibedakan antara norma. akan tetapi mungkin norma-norma tersebut sudah mendarah daging dalam jiwa anggota-anggota masyarakat. Norma-norma yang mengatur hubungan pribadi. dewasa mi mengalami suatu situasi di mana mereka sebanyak mungkin harus menemukan jalannya untuk dirinya sendiri. bahkan seakanakan tidak diberi kesempatan untuk menyesuaikan dengan situasi (obyektif) perubahan tadi.

Bagaimana serasi atau kurang Serasi hubungan mi akan tampak dalam saat-saat knitis. Pada uniumnya dapatlah dikatakan bahwa masalah antar generasi mencerminkan bagaimana kebudayaan masyarakat itu sendini. Pendekatan kiasik tentang pemuda melihat bahwa masa muda merupakan masa perkembangan yang enak dan menarik. diawasi oleh sosial kontrol masyarakat. . dan sekali waktu akan hilang dengan sendirinya sejalan dengan hukum blobgis itu sendiri: manusia tidak dapat nielawan proses ketuaan. Kepemudaan merupakan suatu fase dalam pertuinbuhan biologis seseorang yang bersifat seketika. Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa masalah antar generasi merupakan suatu masalah modern. Adapun inti pokok adalah bahwa dalam masyarakat dengan sistem tertutup/tradisional. identitas-identitas dan solidanitas sebagaimana diharapkan oleh generasi sebelumnya. Yang dipermasalahkan adalah nilai-nilai masyarakat.litis dan fisik seorang pemuda sudah dewasa akan tetapi secara ekonomis. bagaimana masalah itu dipecahkan juga mencerminkan kebudayaan masyarakat itu. Seringkali diketemukan pemudapemuda telah menikah. psikologis masih kurang dewasa. Sehubungan dengan mi. mempunyai keluarga menikmati hak poiitiknya sebagai warga negara tetapi dalam segi ekonominya masih tergantung dan orang tua yang tinggal agak jauh dan tempat belajan/studinya.karena itu anak-anak juga dapat menikmati bimbingan yang akan memudahkan masa depan mereka seperti sedia kala. Hakikat Kepemudaan Kiranya disadani bahwa ada berbagai tafsiran yang bisa diberikan terhadap pemuda/generasi muda. pembinaan dan proses pendewasaan terjadi secara kontinyu.30 tahun. para ahli paedagogi sosial berpendapat bahwa masalab antar generasi kurang dan hampir tidak ter dapat di masyarakat yang tertutup tradisional. Hal mi sesuai dengan pengertan pemuda/generasi muda sebagaimana yang dimaksudkan dengan pembinaan generasi muda dan dilaksanakan dalam Repelita IV. p0. b. Untuk itu kiranya penlu diperjelas bahwa pengertian pemuda di sini adalah mereka yang berumur di antara 15 . Masalah antar generasi merupakan masalah suatu masyarakat yang dikenal sejak dahulu kala. Dewasa ini umum diketemukan bahwa secara biologi. Maka keanehan-keanehan yang menjadi ciri khas masa muda akan hilang sejalan dengan berubahnya usia. Suatu masyarakat akan mengalami stabilitas sosial apabila ―proses reproduksi generasi‖ berjalan dengan baik. Dengan demikian. sehingga terbentuklah personifikasi.

.muda sebagi sesuatu yang berdini sendini. hidupan yang bersifat kontinum. dan setiap bentuk kelakuan yang menyimpang akan dicap sebagai sesuatu yang anomalis. yang melihat pemuda dan kepemudaan sebagai suatu tonggak dan ―wawasan kehidupan‖. arti setiap masa perkembangan hanya dapat dimengerti dan dinilai dan masa itu sendiri. dan masa orang tua yang diidentikkan dengan stabiitas hidup dan kemapanan. karena potensi itu dilihat bukan menupakan sebagian dan aktivitas dalam wawasan kehidupan. Pendekatan kiasik melihat potensi dan rornantisme pe. Oleh sebab itu. Penghayatan mengenai proses perkembangan manusia bukan sebagai suatu kontinum yang sambung-menyambung tetapi fragmentaris. terpecah-pecah. maka hal itu akan terjelma dalam bentuk adanya jurang pemisah antara generasi muda dan generasi tua. Demikian pula usaha-usaha untuk menyalurkan potensi pemuda kerapkali bersifat fragmentaris. maka tingkah laku anak dan pemuda tidak lebih dan riakriak kecil yang tidak berarti dalam gelombang penjalanan hidup manusia. pemuda dianggap sebagai suatu kebompok yang mempunyai aspirasi sendiri yang bertentangan dengan aspirasi masyarakat. Selanjutnya muncul persoalan-persoalan frustasi dan kecemasan pemuda karena keinginan-keinginan mereka tidak sejalan dengan kenyataan (keinginan) generasi tua. baik yang terbuka maupun yang terselubung. . Karena ―mahkota hidup‖ adalah masa tua yang disamakan dengan hidup bermasyarakat. balk pemuda sehagai perorangan maupun pemuda sebagai anggota kelompok dan anggota dan suatu masyarakat. suaikan din dengan pola-pola kelakuan yang sudah tersedia.Menurut pendekatan yang kiasik mi.. tetapi tidak lebih sebagai penyaluran tenaga yang berlebihan dan pemuda itu. masa pemuda karena sifat-sifatnya yang khas pemuda. Pemuda dibedakan dan anak dan orang tua dan masing-masing fragmen itu mewakili nilai sendiri. Dalam huhungan mi kemungkinan timbul konflik dalam berbagai bentuk protes. Di sinilah pemuda bergejolak untuk mencari identitas mereka. Seyogyanyalah penilaian bertolak dan suatu asumsi ke. yang tak sewajarnya. atau lebih tepat aspirasi orang tua atau generasi tua. yang dengan sendininya mempunyai potensi serta rornantisme dalarn suatu kesatuan untuk inengisi hidupnya. Tidak mengherankan kalau romantisme akan tumbuh subur dalam pendekatan mi. Dalam hal mi hakikat kepemudaan dicari atau ditinjau dan dua asumsi pokok:‘Pertama. Dinamika pemuda tidak lebih dan usaha untuk menye. Dan jika itu ditantang oleh kaidah-kaidah sosial yang sudah melembaga. Masa kanakkanak hanya dapat diresapi karena keanakannya. dan setiap fragmen mempunyai artinya sendiri-sendiri.

termasuk nilai-nilai kehidupan. yang menafsirkan kelakuan pemuda dan hidup kepemudaan sebagai sesuatu yang abnormal. Tafsiran-tafsiran klasik didasarkan pada anggapan bahwa kehidupan mempunyai pola yang banyak sedikitnya sudah tertentu dan ditentukan oleh mutu pemikiran yang diwakili oleh generasi tua yang bersembunyi di balik tradisi. Pemuda dianggap sebagai obyek dan penterapan pola-pola kehidupan dan bukan sebagai subyek yang mempunyai nilai sendini. Penafsiran mengenai identifikasi pemuda seperti mi disebut sebagai sauatu pendekatan ekosferis. bukan saja manusia itu mengubah. tetapi lingkungan juga akan ikut menentukan. memperbaiki atau merusak lingkungannya.Asumsi pokok yang kedua yang merupakan tambahan dan asumsi wawasan kehidupan ialah posisi pemuda dalam arah kehidupan itu sendiri. Yang dimaksud dengan ―lingkungan‖ dalam konsep mi melingkupi seluruh aspek dan totalitas lingkungan yang dapat diidentifisir dalam unsur-unsur lingkungan fisik. tentulah mempunyai nilai sendini dalam mendukung dan menggerakkan hi dup bersama itu. Arah gerak itu sendiri mungkin ke arah perbaikan mungkin pula ke arah kehancuran. unsur tujuan yang menjadi pengarah dinamika dalam iingkungan itu. sosial dan budaya. Tingkah laku manusia merupakan interaksi antara manusia dengan lingkungannya itu. suatu interaksi yang bergerak. Dua asumsi yang mendasari pandangan di atas. dan kedua. Hal itu tergantung . mengubah atau merusak manusia sebagai akibat pengrusakan manusia atas lingkungannya. Pemuda sebagai suatu subyek dalarn hidup. Balk gagasan mengenai ―wawasan kehidupan‖ maupun konsep mengenai tata kehidupan yang dinamis. Yang hidup di kota metropolitan hingarbingar akan berbeda dengan yang hidup di dusun-dusun yang penuh kedamaian. Manusia yang hidup dalam lingkungan pesisir pantai akan bertingkah laku yang berbeda dengan yang hidup di pegunungan. Hal mi hanya bisa terjadi apabila tingkah laku pemuda itu sendiri ditinjau sebagai interaksi terhadap lingkungannya dalam arti luas.‘ Ciri utama dan pendekatan mi melingkupi dua unsur pokok yaitu unsur lingkungan atau ekologi sebagai keseluruhan. Dinarnika pemuda tidak dilihat sebagai sebagian dan dinamika kehidupan atau lebih tepat sebagian dan dinamika wawasan kehidupan. kinanya tidak akan memberi jawaban terhadap ―kebinalan‖ pemuda dewasa mi. Keseimbangan antara manusia dengan lingkungannya adalah suatu keseimbangan yang dmamis. Artinya. Hubungan antara manusia sebagai suhyek dengan lingkungannya adalah hubungan timbal balik yang aktif. akan menggugurkan pandangan kiasik. Hal mi disebabkan oleh suatu anggapan bahwa pemuda tidak mempunyai andil yang berarti dalam ikut mendukung proses kehidupan bersama dalaxn masyarakat.

ping memetik buah-buah pengalamannya yang telah terkumpul oleh pengalaman. Pendekatan ekosferis mengenai tingkah laku manusia memperkuat dugaan di . Dua hal yang menonjol dan pendekatan ekosferis mi. Di sinilah terletak makna kedua dan pendekatan ekosferis bahwa balk apa yang menggolongkan din generasi tua maupun generasi muda dan anak-anak. generasi muda yang penuh dinarnika hidup. mempersiapkan generasi muda untuk memikul tanggung jawabnya yang makin kompleks. balk potensi manusiawi maupun potensi fisik yang ekonomis. orang dewasa (generasi tua) dan anak-anak. dan karena itu menghakimi para pemuda yang cenderung menyelewenang dan ukuran dan nilai tersebut. Pertama. dan melihat generasi muda sebagai perusak tatanan sosial yang sudah mapan. kelangsungan generasi sekarang dan yang akan datang. Bertolak dan suatu kenyataan bahwa dalam masyarakat modern di mana perubahan sosial terjadi begitu cepat. dalam arti adanya perbedaan yang fundamental antara generasi tua dan generasi muda. generasi tua tidak dapat menuntut bahwa merekalah satu-satunya penyelamat masyarakat dan dunia. maka semua kelompok. di sam. Semuanya bertanggung jawab atas keselamatan kesejahteraan. kiranya tidak dapat ditenima. maka tidak ada generasi yang menganggap dirinya pelindung generasi sekarang atau yang akan datang. antara generasi tua dan pemuda misalnya. Perbedaan antara kelompok-kelompok yang ada. Dengan demikian maka dalam pendekatan mi tidak ditemukan adanya ―jurang generasi‖. hanya terletak pada derajat dan ruang lingkup tanggung jawabnya. Sebalilcnya. semuanya berada dalam status yang sama ialah menghadapi atau berada dalam satu kesatuan wawasan kehidupan. Sebagai konsekuensinya. berkewajiban mengisi akumulator generasi tua yang makin melemah. secara fundamental. Generasi tua sebagai ―angkatan yang berlalu‖ (passing generation). Dalam hubungan mi. kepemudaan dan kehidupan orang dewasa dan anakanak merupakan suatu totalitas. Dengan demikian maka adanya penilaian yang baku (fixed standard) yang melihat generasi tua sebagai ahli wanis dan segala ukuran dan nilai dalam masyarakat. Dengan demikian tidak ada pertentangan antara pemuda. generasi muda tidak bisa melepaskan din dan kewajiban untuk memelihara dunia — yang hanya satu mi — bersama-sàma dengan generasi tua.pada tingkat pengelolaan manusia terhadap lingkungannya. Di pihak lain. Kalaupun perbedaan dalam kematangan berfikir. berkewajiban untuk membimbing generasi muda sebagai generasi penerus. serta jawaban yang kreatif terhadap potensi lingkungannya. termasuk generasi tua perlu mencari dan menginternalisasikan atau menghayati ukuran-ukuran standar yang ternyata bersifat dinamis. dalam menghayati makna hidup dan kehidupan mi semata-mata disebabkan oleh tingkat kedewasaannya.

Segala jenis ―kelainan‖ yang hingga kini seolah-olah telah menjadi hak paten pemuda. Secara ideal irama mi hendaknya hanmonis. ―pemuda pemilik masa depan‖ dan lain Sebagainya yang kesemuanya merupakan beban moral bagi pemuda. menempatkan masalah pemuda pada horizon yang lebih luas. 2. Tetapi di lain pihak pemuda rnenghadapi persoalanpersoalan seperti kenakalan remaja. juga generasi tua hanuslah sensitif terhadap dinamika lingkungan dengan ukuranukuran standar yang baru. ketidakpatuhan kepada orang tua/guru. narnun kerapkali dalarn kenyataannya hal mi sukar dicapai karena keterbatasan-keterbatasan dalam lingkungan itu sendiri. kesemuanya akibat adanya jurang antara keinginan dan harapan dengan kenyataan yang mereka hadapi. akan lebih dapat dimengerti sebagai suatu keresahan dan masyanakat sendiri sebagai keseluruhan. hal mi sering lebih merupakan pengertian ideologis dan kaltural danipada pengertian irniah. Hal mi berarti. merupakan suatu totalitas yang dinamis. Kerapkali unsur-unsur manusiawi dengan lingkungan sosial ekonomis ataupun fisik. seperti yang telah dijelaskan. masa depan suram.atas. Hal mi juga berarti bahwa keresahan pemuda adalah juga suatu refleksi dan keresahan masyarakat secara keseluruhan. Di atas telah dikemukakan bahwa pemuda sening disebut ―generasi muda‖. Misalnya ―pemuda harapan bangsa‖. Dalam pola Dasar Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda bahwa yang dimaksud pemuda adalah: . Secara lebih spesifik. tidak berjalan seirama. merupakan istilah demografis dan sosiologis dalam konteks tertentu. kecanduan narkotika. Dengan pendapat di atas jelas kiranya bahwa pendekatan ekosferis mengenai pemuda. gejolak hidup pemuda dewasa mi. Lingkungan hidup manusia dalam arti yang luas. keterbatasan lapangan kerja dan masalah lainnya. adalah respons terhadap lingkungan yang kini berubah dengan cepat. frustasi. bahwa bukan saja pemuda. PEMUDA DAN IDENTITAS Telah kita ketahui bahwa ―pemuda atau generasi muda‖ merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah ―nilai‖.

Dilihat dan segi budaya atau fungsional dikenal istilah: Anak : 12 – 15 tahun Remaja : 13 – 18 tahun – 21 tahun Dewasa : 18 – 21 tahun ke atas. ada yang mengambil 18 tahun dan ada yang mengambil 21 tahun sebagai permulaan dewasa. maka pematangan pribadi ditentukan pada usia 21 tahun. masih dibangku sekolah Mahasiswa.18 tahun. Dilihat dan ideologis-politis. maka generasi muda adalah calon pengganti generasi terdahulu.enaga muda dan tenaga tua. dalam hal mi berumur antara 18 sampai 30 tahun.25 tahun.Pemuda. diperoleh 3 kategori. Dilihat dan perencanaan modern.Dilihat dan segi biologis. dan kadang-kadang sampai umur 40 tahun. usia antara 18. Tenaga muda adalah calon-calon yang dapat ditenima sebagai tenaga kerja yang diambil antara 18—22 tahun. Untuk tugas-tugas negara 18 tahun sening diambil sebagai batas dewasa tetapi dalam menuntut hak seperti hak pilih. usia antara 6 . lembaga dan ruang lingkup tempat. Diihat dan angkatan kerja. masih ada di Universitas atau perguruan tinggi. Di muka pengadilan manusia berumur 18 tahun sudah dianggap dewasa. . di luar lingkungan sekolah ataupun perguruan tinggi. Dilihat dan umur. ada istilah t. terdapat istilah : Bayi Anak : 0 – 1 tahun : 1 – 12 tahun Remaja : 12 – 15 tahun Pemuda : 15 – 30 tahun Dewasa : 30 tahun keatas. Dilihat dan segi psikologis dan budaya. usia antara 25 – 30 tahun. digunakan istilah sumber-sumber daya manusia muda (young human resources) sebagal salah satu dan 3 sumber-sumber pembangunan yaitu: Sumbersumber alam (natural resources) Sumber-sumber dana (financial resources) Sumber-sumber daya manusia (human resources). Yang dimaksud dengan sumber-sumber daya manusia muda adalah dan 0 18 tahun.Siswa.

Bahwa dalam perjuangan itu andil dan peran generasi muda/mahasiswa sebagai ―pressure group‖ yang meyakinkan sebagai suatu fakta sejarah. dan dua hulan kemudian lahirlah Surat Perintah 11 Maret (Superseman) yang amat bersejarah itu. Bachtiar. . merupakan identitas dan pola pikiran dan sumbangsih generasi muda. sehingga ide dan pikiran itu menjadi suatu konsep yang berguna. Yusuf (Abdul Gafur : 1982 173 — 1974).Dalarn setiap masyanakat. golongan pemuda mempunyai tempat tersendini. Moratorium merupakan masa persiapan yang diadakan masyarakat untuk memungkinkan pemuda-pemuda yang bersangkutan dalam jangka waktu tertentu mengalami perubahan. Lahirnya KAMI di tengah-tengah kemelut masyarakat sebagai akibat tragedi nasional itu. Generasi mudaJmahasiswatanpa bantuan ABRI dan dukungan seluruh rakyat. memang benar. Demonstrasi dan aksi-aksi KAMI. telah menjawab suatu tantangan yang tengah mengancam mar tabat manusia dan kemanusiaan di tnah air mi (Abdul Gafur 1982 172). kaurn ekstrimis PM yang dimanifestasikan dalam bentuk teror G 30 S-nya. Ta lahir melalui proses perjuangan. tetapi tetap ditongkrongi oleh tiga perwira tinggi ABRI: Amir Machmud. Hanya dengan melalui perjuangan identitas dalam upaya meningkatkan kualitas generasi muda. dapat diperjelas ide serta pikiran mereka. Lahirnya Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) di tengah-tengah kemelut masyarakat yang sedang dilanda kekalutan sebagai akibat goncangan-goncangan sosial dan tragedi nasional yang diintroduksikan oleh PM dengan G 30 S-nya. khususnya pana mahasiswa dalam mengisi kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Supersemar itu sendiri lahir bukanlah karena kemurahan hati atau hadiah dan rezim Orde Lama kepada pimpinan Orde Baru. Kaum muda dalam setiap masyarakat dianggap sedang mengalami apa yang dinamakan ―moratorium‖. Generasi muda tidak tinggal diam melihat bangsanya mengalami depresi mental sebagai akibat teror kaum revisionis. Orde Baru. tidak akan berhasil dalam waktu yang begitu singkat mematangkan situasi dan mempercepat tangan Bung Karno untuk menandatangani Supersemar dengan hati yang enggan. mendorong mempercepat berhasilnya Tnitura. dengan sekalian kesalahan yang mereka buat dalam mengalarni perubahan itu (Hansja W. Tritura dan Supersemar tidak lain dan suatu kemenangan pertama. 1982 11). Tetapi tidak benar kalau ada anggapan seolah-olah hanya mahasiswa (generasi muda) yang benjuang. Basuki Rachmad (almarhum) dan M.

Akademi dan Perguruan Tinggi sebagai lembaga pendidikan formal. Sekolahsekolah. Selalu taqwa terhadap Tuhan Yang Mahaesa. Angkatan muda harus turut dalani ants utania (mainstream) pembangunan. sebagal eksponen generasi muda penerus bangsa. Anda semua harus menjadi perencana dan pelaku pembangunan mi. Hadapilah kenyataan-kenyataan yang ada dengan tabah dan sikap dewasa. seperti keterbelakangan jasmali i dan . fakta-fakta menunjukkan di sana-sini rnasih terdapat kelemahan dan kekurangan. cinta bangsa. Hal-hal itu semua jelas menjadi tant. Pembangunan dan pembaruan adalah tekad seluruh bangsa. cinta tanah air serta cinta kesatuan dan persatuan dalam kebersaniaan menyonong han esok yang lebih cerah. dan harus direalisasi agar menjadi kenyataan.angan generasi muda dan menjadi tantangan seluruh rakyat Indonesia. generasi muda diharapkan dalam turut aktif mengisi kemerdekaan dan sebagai pelaku peinbangunan bana. Pembangunan. agar kita tidak bersikap seperti orang mabuk kemenangan. dami kesejahteraan seluruh rakyat indonesia. Pelaksanaan pembangunan dan pembaruan harus merupakan suatu proses aktivitas dan kreativitas yang berkesinamhungar terus-mene n1s Memang tidak dapat dipungkiti. Dengan demikian kiranya sudah jelas. Menurut pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda bahwa penmasalahan generasi muda dapat dilihat dan beberapa aspek sosial. Namun. Tetapi. yakni : 1) Sosial Pcihologi Proses pertumbuhan dan perkembangan keprihadian sera penyesuaian din secara jasmaniah dan rohaniah selak dan masa kanak-kanak sarnpai usia dewasa dapat (hpengaruh oleh beberapa faktor. haruskah mandeg sampai di situ saja? Secara ideal realita. Bukankah generasi muda penerus bangsa yang paling berkepentingan untuk meraih sukses masa depan? Justru harus disadari penuh oleh generasi muda. menjadi penonton derap langkah dan deru deramnya motor pembangunan. untuk introspeksi dan retrospeksi. eksistensi generasi muda penerus bangsa dan masa depan adalah sebagai satu kesatuan. demokratis dan pragmatis. Dengan begitu.Marilah kita merenung sejenak. di samping pendidikan informal tempat menempa din bagi generasi muda. tekad nasional. bahwa generasi muda tidak boleh berpangku tangan. tentu kita semua belum puas dengan kondisi seperti itu Bahkan kadang-kadang rnerasa kecewa. Dapat bertindak dan berpikir rasional. Bukan berdiri dan berada pada bingkai luar pembangunan. bahwa generasi muda harus sungguh-sungguh mempersiapkan din. dapat tampil dengan kesiapan yang mantap. generasi muda harus terus turut berperan aktif dalam derap langkah pembangurian.

Akan timbul rasa tidak aman. . ketidakpatuhan kepada orang tua dan guru. pengaruh negatif dan lingkungari pergaulan sehari-hani oleh ternan sebayanya. mengelornpokkan din dalam gang-gang dengan sikap dan cara berpikir yang lepas dan norma-norma dan system nilai yang berlaku. kegotongroyongan sebagai salah satu ciri kehidupan masyarakat Indonesia. pada akhirnya akan mempunyai pengaruh dalam rangka pendidikan moral Pancasila. barangkali dapat dicari dan pengaruh-pengaruh daya pamer budaya asing yang lebih bersifat pemuasan kenikmatan duniawi semata-mata seperti kiub malam. maka corak dan warna masa depan negara dan bangsa akan menjadi lain danpada yang dicita-citakan. sehingga apabila tidak memperoleh arah yang jelas. Keadaan seperti itu bila berlangsung terus akan mempengaruhi perkembangan generasi muda. Meremehkan ajaran-ajaran agama dan memudarkan kesadaran berbangsa dan berpribadian nasional. pola-pola konsumsi mewah. karena kurangnya lapangan kerja. Sebabnya. Hal seperti mi memungkinkan mereka lalu menjauhkan din dan masyarakat. 2) Sosial budaya Kaum muda perkernbangannya ada dalam proses pembangunan dan modernisasi dengan segala akibat sampingnya yang bisa mempengaruhi proses pendewasaannya. Pola hidup yang berdasarkan kekeluargaan. 3) Sosial Ekonomi Pertambahan jumlah penduduk yang cepat dan belum meratanya pembangunan dan hasil-hasil pembangunan mengakibatkan makin bertambahnva pen gangguran di kalangan pemuda. salah asuh oleh orang tua/keluarga maupun guru-guru di lingkungan sekolah. Hambatan-hambatan tersebut di atas memungkinkan tirnbulnya kenakalan remaja. Benturan antara nilai-nilai budaya tradisional dengan nilai-nilai baru yang cenderung menimbulkan pertentangan antara sesama generasi muda dan generasi sebelumnya yang pada gilirannya akan menimbulkan perbedaan sistem riilai dan pandangan antara generasi tua dan generasi muda. makin bergeser ke arah kehidupan individualistis. kecanduan pada narkotika dan lain-lain yang kesemuanya itu merupakan gejalagejala yang perlu rnemperoleh perhatian dan semua pihak. penolakan. Keadaan mi akan menimbulkan idealisme dan patriotisme serta kesetiakawanan di kalangan kaum muda. majalah dan film yang lebih menampilkan adegan-adegan porno daripada cerita-cerita yang bermutu yang mengandung unsurunsur pendidikan.merit al. keterasingan di kalangan mereka. mandi uap. Hal tersebut dapat menyebabkan terputusrrya kesinambungan nilai-nilai perjuangan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Dirasakan belum terarahnya pendidikan politik di kalangan pemuda dan belum dihayatinya mekanisme demokrasi Pancasila maupun lembagalembaga konstitusional. hal mana merupakan hambatan bagi penyaluran aspirasi generasi muda secara institusional dan konstitusional. makin bertambahnya jumlah pemudapemuda putus sekolah. Dan uraian-uraian di atas dapat disimpulkan bahwa masalah-masalah yang menyangkut generasi muda dewasa mi adalah: Dirasakan menurunnya jiwa idealisme. Akibatnya makin dirasakan bahwa di kalangan pemuda masih ada hamhatan-hambatan untuk menumbuhkan satu orientasi baru yakni pemikiran untuk menjangkau kepentingan nasional dan bangsa di atas segala kepentingan lainnya. . Tingginya jumlah putus sekolah yang diakibatkan oleh berbagai sebab yang bukan hanya merugikan generasi muda sendiri. tapi juga merugikan seluruh bangsa. sementara di pihak lain anggaran pemerintah yang terbatas mengakibatkan kekurangan fasilitas bagi latihan-latihan ketrampilan.Kurangnya lapangan kerja mi menimbulkan herbagai problema sosial serta frustasi di kalangan kaum iiuda. Kurangnya lapangan dan kesempatan kerja serta tingginya tingkat pengangguran/setengah pengangguran di kalangan generasi muda dapat mengakibatkan berkurangnya produktivitas nasional dan memperlambat kecepatan laju perkembangan pembangunan nasional serta dapat menimbulkan berbagai problema sosial lainnya. Demikian juga sistem pendidikan tidak mampu menjawab tantangan kebutuhan pembangunan. 4) Sosial Politik Dalam kehidupan sosial politik aspirasi pemuda berkembang dan cenderung mengikuti pola infra struktur politik yang hidup dan berkembang pada suatu periode tertentu. Kurangnya gizi yang dapat menyebabkan hambatan bagi perkembangan kecerdasan dan pertumbuhan badan cli kalangan generasi muda disebabkan oleh rendahnya daya beli dan kurangnya pengertian tentang gizi dan menu seimbang di kalangan masyarakat yang berpenghasilan rendah. baik yang formal maupun nonformal. patriotisme dan nasionalisme di kalangan masyarakat termasuk generasi muda. tertib hukum dan disiplin nasional. Ketidakseimbangan antara kebutuhan bagi pendidikan dan penyediaan saranasarana pendidikan. Belum seimbangnya jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia. Kekurangpastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya.

Pergaulan behas yang membayakan sendi-sendj perkawin an dan kehidupan kehidupan keuarga. PERGURUAN DAN PENDIDIKAN Keherhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh ber bagai faktor seperti: kualitas sumber daya manusia. Meningkatnya kenakalan rernaja penyalahgunaan narkotika. 3. D sinilah terletak arti pen ting dan pendidikan sebagai upava ntuk toremianya kualitas sumber daya manusia. mental dan sosial yang memerlukan usaha-üsha yang lebih sungguhsungguh. Namun dernikian. Adanya generasi muda yang menderita fisik. dan sebagainya.‘ . sebagai masyarakat utarna dalam pembangunan. Modemisasi Jepang agaknya merupakan contoh proto-tipe dalam hubungan ini.12 tahun) dapat ditampung oleh fasilitas pendidikan dasar yang ada. Belum adanya peraturan perundang-undangan yang menvangkut generasi rnuda. adanya birokrasi pemerintahan yang knat dan efisien. tetapi sekaligus juga merupakan subyek pembangunan.Masih banyaknya perkawinan di bawah umur. terutama di kalangan masyarakat daerah pedesaan. rnaka hasil pembangunan tersehut harus bisa dinikrnati oleh setiap orang. sedangkan sebagal obyek. Sebagai subyek pembangunan maka setiap orang harus terlibat secara aktif dalam proses pembangunan. Suatu bangsa akan berhasil dalani pembaiigunannya secara ―self prospelling‖ dan turn buh menjadi bangsa yang maju apabila telah berhasilmemenuhi minimum jumlah dan mutu (termasuk relevansi dengan pembangunan) dalam pendidikan penduduknya.‖ Dewasa mi sudah sekitar 80% dan usia sekolah dasar (6 . tidak dapat disangkal bahwa kualitas sumber daya rnanusia merupakan faktor yang sangat menentukan dalarn proses pernbangunan. Belum dilihatnya secara menye!uruh potensi yang ada mi meniyebahkan penyelesaian masaiah te ebut helum berjalan secepat yang dbnginkan. terarah dan terencana dan seluruh potensi nasional dengan rnelibatkan generasi muda sebagai subvek pengembangan. Hal mi karena rnanusia bukan sernata-niata menjadi obyek pembangunan. agar mereka dapat berkembang menjadi warga negara yang produktif biarpun ada ketunaan. Indonesia demikian pula menghadapi kenyataan untuk melakukan usaha keras ―mencerdaskan kehidupan bangsa. Organisasi oyganjsasj generasi muda/pemuda yang tclah berjalan balk adalah merupakan potensi yang slap uuk dilibatkan dalarn kegiatan pembangunan. tersedianya sumber daya alam yang memadai. Persentasejumlah penduduk yang masih huta huruf diperkirakan sebesar 40%. Penanggulangan rnasalah-niasajalj tersebut di atas memerlukan usaha-usaha secara terpadu.

Sebagai satu bangsa yang menetapkan Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa dan negara Indonesia. Dalam hal mi kiranya Pernenintah telah cukup berhasil dalarn menegakkan landasan-landasan ideal serta landasan konseptual terhadap pembaruan pendidikan menuju suatu sistein pendidikan nasional yang tepat arab dan tepat guna. ?da saat mi bukan saja jumlah para remaja yang dapat ditampung dalani pendidikan formal melonjak tinggi. Bila dibandingkan dengan sektor-sektor pembangunan lainnya. pendidikan tersebut diarahkan menjadi pendidikan pembang-dnan. Dan untuk itu dipenlukan kebijaksanaan terarah dan terpadu di dalam menangani masalah pendidikan mi. tetapi juga semakin besar jurnlah mereka yang berkesempatan mendapatkan pendidikan non formal dengan berbagai keahiian dan keterampilan. Tidak benlebihan kiranya apabila prestasi keseluruhan mi dinilai . konsepsi serta norma-norma kependidikan dalam kaitannya dengan cita-cita bermasyarakat Pancasila. banyaknyajurnlah pencari kerja. Rendahnya produktivitas rata-rata penduduk. Melalui pendiclikan itu diharapkan bangsa Indonesia akan mampu membebaskan din dan belenggu kemiskinan dan keterbelakangan.Tetapi masalah pendidikan bukan saja masalah pendidikan formal. kalau tidak dalam aspek kualitatif. akan kepercayaan kepada din sendin. akan moral dan harkat pembangunan. kurangnya semangat kewiraswastaan. intelektual dan profesional bagi seluruh penduduk dan pemuda Indonesia2 Di sinilah diperlukan suatu sistem pendidikan-pendidikan nasional yang mampu menyadarkan manusia Indonesia akan potensi-potensi mereka. Untuk itu maka diperlukan adanya perubahan-perubahan secara mendasar dan mendalam yang menyangkut persepsi. merupakan hal-hal yang memerlukan perhatian yang sungguh-sungguh. Pendidikan yang dapat mengembangkan semangat ―Inner will atau peninkatan kemampuan din dan bangsa‖ yang terpancar dalam pembangunan pendidikan mental. sekWr tersebut telah mencapai hasil yang dapat dibanggakan. serta menghargai kemajuan yang aiitara lain bercirikan perubahan yang berkesinambungan. serta akan kekayaan nllai serta keagungan bangsa dan negara Indonesia. ―under utilized population‖. Sebab hal itu semua akan berarti belum terlepasnya Indonesia dan belenggu keterbelakangan dan kemiskinan sebagaimana diharapkan. sektor pendidikan termasuk sektor yang cukup pesat kemajuannya. satu pendidikan yang akan rnembina ketahanan hidup bangsa. tetapi pendidikan membentuk manusia-manusia membangun. melalui suatu alternatif pembangunan yang lebih balk. Dalam implementasinya. sedikitnya dalam aspek kuantitatif. maka pendidikan nasional yang dibutuhkan adalah pendidikan dengan dasar dan dengan tujuan menurut Pancasila. baik secara fisik maupun secara ideologis dan mental.

yang tidak pernah ada sebelumnya. Sejalan dengan pendapat UmenlOtO tersebut di atas. tanggal 21 September 1971. UsahaUSaha dalani pendidikan dasar dapat memberik 5bangan dalam jangka paniang. Basic Memorandum dalarfl bidang Pendidikan adalah tanggapan Menteni Pendidikan dan KebudaYaan Republik Indonesia dalani kaitannYa dengan Tahun Pendidikan InterflaSi01. Sejalan dengan itu keluarlah Surat Keputusan Menteri P dan K No. Setidk-tidaknya dua faktor yang dapat kita amati sebagai faktor yang sangat pentirig dalam pembangunan dewasa ini:semakin ba‘iyaknya manusia yang membutuhkan pendidikan dan seniakin bervariasinYa mutU pendidikafl yang diharapkan oleh mereka itu. serta memper kuaC masyarakat dun kebudaYaan (UmemOto. tanpa mengecilkan arti dan semua yang telah dicapai selama mi.sebagai suatu permulaan yang akan merupakan pra kondisi yang subur menuju terciptanya satu masyarakat belajar secara menyeluruh. sekolab itu hendakflYa memPUflY dwifun i. menantang dan cocok dengan tujuannya (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. akan tetapi uga bagi tuuan terakhit pembanguftan sepetti kualitaS keluarga dan kehidUPan masyarakat. tentang Sekolah Pembangunan. Basic Memora11d1m itu meniuat hal-hal sebagai bet ikut Sekolah itu hendakflYa merupakan bagian integral dan masyarakat sekitarnya. Pendidikan Formal. Sesuai dengalL asas pendidikan seumur hidup. Sekolah itu hendaknYa beronienta5‖ kepada pembangunafl dan kemajUan 5hingga dapat menyiapkan tenaga kenla yang memiliki watak. Akan tetapi. pengetahua1i dan ketramPilan untuk pembafl bangsa clan negara di berbagai bidang. berbagai masalah telah timbul. tahuil 1970. Steve FL. 1970). bukan saja bagi produktiV tas. 1973:34). metode mengajar dan program yang menyenangkan. mamPU membenil pendidikan formal dun juga pendidikat‘ nonfoflfl8l. sekolah pembangunan menjadi model inovasi dalam bidang pendidikan . Sekolah itu hendaknya mempunyaj kurikulum. 172/1971. akan memberikan 5urnbangan positif bagi pembaflgUflun maka pemenintah Indonesia telah melakukun 1angkah43flg pembarUali dalani bidang pendidikan formal maupun nonformal. a. Perkembangan lebih lanjut. dan menyadari investaSi aga4efla terdidik dalani ptograflR jangka pendek enengah ataU jangka panjaflg. Basic Memorandum mi dikembangkan lebih lanjut dengan eksperimen-eksperimen di bidang pendidikan. pnia dan wanita. balk untuk para pemuda maupun untuk orang dewasa. yaitu rnasalah obyektif yang baru.

program yang didasarkan kepada masyarakat harus sejalan dan terintegrasi dengan program-program pembangunan yang dibutuhkan oleh rakyat banyak. D2 dan D3 untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidikan mulai dan tingkat Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas. Sistem Kredit Semester (SKS) diberlakukan di semua perguruan tinggi. Berdasarkan penelitian di lapangan. seperti pada pendidikan formal di sekolah. Selain dan itu dalam sektor pendidikan tenaga kependudukan. diintroduksi paket-paket program Di. sehingga lahirlah Kurikulum1975. Aspek lain yang tidak kalah pen. terpaksa putus sekoiah. Di. Oleh karena pendidikan nonformal dilakukan di luar sekoiah.Sekolah Menengah. heAtujuan untuk mempercepat pemenuhan tenaga-tenaga terdidik pada aspek lain. Pada tahun 1985 diwajibkan menggunakan SKS tanpa kecuali. Dengan sistem SKS. maka sasaran pokok adalah anggota-anggota masyarakat. di samping pembinaan terus-menerus pada sekolah-seko]ah kejuruan. lama pendidikan di perguruan tinggi menjadi lebih singkat. maka pendidikan nonformal diidentikkan dengan pendidikan luar sekolah. Tim Penggerak Pembinaan ICesejahteraan Keluarga (Tim Penggerak PICK) pada tingkat kelurahan dibina oleh para lurah/kepala desa. Akhirnya tujuan terpenting dan pendidikan nonformal adalah program. program serjana semula berlangsung selama 5 — 6 tahun. Sebab itu program-program pendidikan nonformal harus dibuat sedemikian rupa agar bersifat luwes tetapi lugas. Dengan sistem SKS. program sarjana (Si) hanya berjangka waktu 4 tahun. program-program pendidikan nonformal sening dikoordinasikan dan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Masyarakat. pendidikan nonformal sangat dibutuhkan oleh anggota masyarakat yang belum sempat mendapat kesempatan untuk mengikuti pendidikan formal karena sudah terlanjur lewat umur atau. Karena pendidikan nonformal pada umumnya dilaksanakan tidak dalam Iingkungan fisik seklah. baik perguruan tinggi negeri atau swasta. karena suatu hal. b. Pembaruan-pembaruan dalam bidang pendidikan itu. bidang pendidikan di republik ini. Berdasarkan program lama. Arus inovasi juga meram bat ke perguruan tinggi negeri maupun swasta. Senafas dengan jalur inovasi tersebut. tingnya adalah untuk meningkatkan mutu lulusan pada bidang. namun tetap menarik minat para konsumen pendidikan. luar itu organisasi-organisasi wanita seperti Dharma Wanita . Pendidikan Non formal Pendidikan n onformal adalah pendidikán yang dilakukan secara teratur. kurikulum juga mengalami perubahan. Di kalangan masyarakat. tetapi tidak terlalu ketit mengikuti peraturan-peraturan yang tepat. baik itu perguruan tinggi negeri atau pun perguruan tinggi swasta. dengan sadar dilakukan..

dirancang sedemikian rupa untuk penggunaan-penggunaan di pedesaan. telah dilaksanakan di negara-negara anggota ASEAN. 1973 : 42) Program pembangunan di pedesaan adalah sebagai salah satu garapan pokok pemerintah dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pedesaan dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Teknologi yang dibicarakan ialah sarana meningkatkan taraf hidup masyarakat beban sehari-hari. dan lain sebagainya.model teknologi yang sederhana. Sudarmadi. Dengan begitu harapan untuk mencapai masyarakat adil makmur akan Segera terwujud. Untuk lebih menjamin fungsionalnya program pendidikan nonformal. PIG seperti itu dilaksanakan di pedesaan India. Dengan sistem TI‘G. perlu kiranya Badaniendidikarr yang mempunyai kewenangan policy pendidikan tadi disatukan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah yang mengatur rencana pembangunan di daerah tersebut (S. Teknologi pembuatan krupuk dan minyak kelapa. akselerasi pembangunan di pedesaan Indonesia diharapkan dapat lebih cepat. menjadi kenyataan.. maka oleh para perencana pembangunan pedesaan diintroduksi Teknologi Tepat Guna (VI‘G). Contoh-contoh: Teknologi merancang/membuat alat pengeringan gabah atau jagung. Teknologi pembuatan jembatan bambu. Moerdiyono. Apa itu TTG? TIG adalah seperangkat model. terutama bagi masyarakat pedesaan .dalam program bakti sosial kepada masyarakat acapkali melaksanakan program-program dalam bentuk paket program pendidikan nonformal. Di luar negara-negara anggota ASEAN. Teknologi tambak air tawar dan air payau. Oleh karena karakteristik masyarakat pedesaan akan berlainan dengan kondisi dan karakteristik masyarakat perkotaan. maka metode dan teknologi yang akan dipergunakan harus sejalan dengan kemampuan para pelaksana pembangunan di pedesaan. khususnya bagi kaum wanita (Drs. Apa-apa saja yang dapat dijangkau oleh TTG? Jawabnya: Semua aspek teknologi sederhana yang berkaitan dengan kepentingan hajat hidup rakyat banyak di pedesaan. TTG yang serupa. terutama di Filipina. Teknologi pembuatan gas bio. Pakistan dan Bangladesh. 1982 : 13). dkk. Berkaitan dengan kebutuhan-kebutuhan yang cukup mendesak bagi pelaksanaan pembangunan di pedesaan.

Jika seorang pertama kali mencoba mengemudi. Hal yang serupa berlaku pada calon tukang saclo. masyarakat atau dalam lingkungan pekerjaan sehari-hari. ia akan menemui kesulitan. dokar atau delman. atau lebih tepat dikatakan mengendalikan becak.c. ―Kontak batin‖ dengan kudanya itulah Ia akan mendapatkan nila-nilai pendidikan informal yang sangat membantu kehidupannya sehari-hari. . lebih dahulu ia harus mengadakan ―pendekatan baLm‖ dengan kuda sebagai partnernya. Mustahil ia akan dapat menjadi tukang sado yang balk. Bagaimana kalau ia ingin mernacu sado dengan muatan penuh pada jalan mendak] atau menu. keberanian bertindak dan ketekunan dalam kegiatan sehari-hari sebagai tukang sado.nsi pendidjkan infornal dan sektor persadoan.Contoh-contoh Apakah ada pendidikan formal bagi pengemudi becak? Jelas tidak ada. Pendeknya dan pengan. Atas dasar itu sebenarnya abang becak tadi telah mendapat pendidikan informal dalam mengemudikan becak. Apakali anda pernah mendapatkan pendidikan informal dalam kehidur‘ax seharj-harj? Boleh diingatingat. Kalau tukang sado. Berdasarkan naluri dan pengalaman yang didapat dan kegiatan sehari-hari ia merasakan lebih man. atau ía tidak akan menyentak tali keridali agar kudanya tidak terlalu tegak mendongak ketika jalan naik mendakj. Mereka akan mendapatkan pendidikan informal berkat ketajaman naluri. Pendidikan Informal. menjalankan becak di suatu tanah lapang atau di jalan yang lengang.tap mengendalikafl becak. sejak seorang lahir sampai ke hang kubur.run? Tentu diperlukan ―pehdekatan batin‖ serta trik-trik Lertentu agar kudanya tidak tersungkur. Pendidikan informal yakni pendidikan yang diperoleh seseorang berdasarkan pengalaman dalam hidup sehari-hari dengan sadar atau tidak sadar. Tentu tidak ada pula sekolah pengemudi sado.pengalarn dalam aktivitas sehari-hari itulah sang tukang sado akan mereguk ese. kalau akan membelok harus bersikap begini dan begitu. atau lebih tepat kalau disebut pendekatan naluriah aau intuisi. selern but atau sekeras apa? Tidak pasti. Hanya akan terjadi perbedaan antara tukang sado dengan tuang becak. Kalaupun ada temannya yang baik hati. Seterusnya si calon pengemudi becak itu akan berjalan sendiri. jika lebih dulu tidak nngetahUi secara pasti sifat-sifat buruk atau baik dan kudanya dengan cara pendekatan batin. l3agairriana ia harus menarik tali kendalj ketika akan berangkat atau berhenti. temannya pun akan mengatakan lebih kurang. dengan menghadapi makhluk yang bernyawa seperti kuda. cara memegang kemudi begini. di dalam lingkungan keluarga.

naung di bawah suatu departemen atau nondeparterne lazim disebut Pusat Pendjdjkan dan Latihan (bersifat teknis). Semuanya itu bertujuan untuk meningkatkan skill insan-insan pelaksana pembangunan. Lembaga-lembaga Pendidikan dan Latihan nondepartemen dimiliki oleh LIPI. Dalam hubungannya dengan persoalan mi menjadi kewajiban bagi pemuda untuk melestarikan kebudayaan bangsa. Lembaga.lembaga Pendidikan yang bersifat tekriis dan sangat teknjs di bawah naungan suatu departemen bertanggung jawab Iangsung kepada Menterj yang mernbawahj departemen tersebut. Departernen Pertanian dengan lembaga pendidikan Akademi Usaha Perikanan (AUP). Nurtanjo. baik dengan orang-orang atau golongan yang berusaha mengubah tradisi. PERANAN PEMUDA DALAM MASYARAKAT Peranan pemuda di dalam masyarakat dapat kita bedakan atas dua hal.lembaga pendidikan di bawah naungan departemen yang bersifat teknis. tapi juga bisa menjadi . agar dalam fungsinya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat memiliki ketrampilan yang memadai sejalan dengan tuntutan pembangunan. Peranan pemuda yang didasarkan atas usaha pemuda untuk menyesuaikan din dengan tuntutan lingkungan. PT. Pertamjna. 4. Badan Koordjnasj Survey Tanah Nasiona] (Bakosurtanal) dan lain-lain. misalnya: Departeen Keuangan dengan lembaga pendidikan Sekolab Tiziggi Akuntansj Negara (STAN). Batan. yaitu a.lembaga pendidikan yang her. dengan demikian akan teijadi perubahan dalam tradisi dalam masyarakat. Departemen Hankam dengan lembaga pendidikan Akabri. Berdasarkan peran yang pertama dibedakan atas: Peranan pemuda sebagai individu-individu yang meneruskan tradisi mendukung tradisi dan yang oleh sebab itu dengan sendininya berusaha mentaati tradisi yang berlaku. Lapan. kebudayaan yang berlaku dalam tingkah laku perbuatan masing-masing. pendukung kebudayaan bisa merupakan bantuan dalam usaha-usaha pembangunan. Lembaga.d. Lembaga – embaga Pendidihan di Bawah Departemen don Nondeparte Lembaga. Peranan pemuda sebagai individu-individu yang berusaha menyesuaikan din. Kedua jenis peranan pemuda di atas bisa mengakibatkan sumbangan pada usaha pembangunan maupun merupakan hambatan terhadap usaha pembangunar. Pemuda yang berusaha untuk menjadi pendukung tradisi. Departemeri Pertambangan dengan lembaga pendidikan Akademi Geologi.

melainkan berusaha memperoleh manfaat dan masyarakat dengan melakukan tindakan yang meeka anggap menguntungkan dirinya tetapi merugikan masyarakat. didasarkan pada asas Ing ngarso sung tulodo Ing madya mangun karso Tut wuri handayani (b) Pembinaan dan pengembangan oleh sesama generasi muda.alam masyarakat. Peranan pemuda yang menolak untuk menyesuaikan din dengan lingkungannya. 3) Jenis pemuda radikal Pemuda-pemuda radikal berkeinginan untuk mengadakan perubahan revolusioner.penghambatlpenentang pembangunan. b. a. tak bisa menenima kenyataan-kenyataan yang mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka berusaha baik secara lisan maupun dalam tindakan rencana jangka panjang asal saja keadaan berubah sekarang juga. kebebasan untuk menentukan kehendak din sendiri. Kebudayaan seniman dan sastrawan tergolong dalam jenis mi Misalnya Chairil Anwar dan sebagainya. didasarkan pada asas Silih asih Silih asah Silih asuh 2) Asas persatuan dan kesatuan bangsa . tidak berniat dan tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan dalam masyarakat ataupun kebudayaan. 2) Jenis pemuda nakal Pemuda-pemuda inipun tidak ingin. Begitu juga pemuda yang berusaha mengubah tradisi belurn tentu mengur tungkan pembangunan. Mereka tidak puas. tidak ingin untuk mengadakan-perubahan dalam kebudayaan. Berdasarkan peran pemuda yang kedua dibedakan atas 1) Jenis pemuda urakan Yaitu jenis pemuda yang tidak bermaksud untuk mengadakan-perubahan d. akan tetapi ingin kebebasan bagi dirinya sendiri. Asas pembinaan dan pengembangan generasi muda: Asas edukatip (a) Pembinaan dan pengembangan oleh unsur di luargenerasi muda.

Pembinaan dan pengembangan generasi muda menu. Arah pembinaan dan pengembangan generasi muda Arah pembinaan dan pengembangan generasi muda ditujukan pada pembangunan yang memiliki kesek‘rasan dan keutuhan antara ketiga sumbu orientasi hidupnya. Faktor-faktor yang dimaksud ialah (a) Dorongan untuk mempertahankan dan memelihara dirinya (b) Dorongan untuk mempertahankan jenis/generasinya (c) Dorongan untuk menyatakan dirinya . maka perlu diadakan penataan untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna bagi pelaksanaan program-program generasi muda dalam prinsipnya dalam pembangunan nasional. berbudi pekerti luhur dan hermoral Pancasila. 5) Asas pendayagunaafl dan fungsionalisaSi Mengingat banyaknya dan beranekaragafllnya organisasi pemuda yang ada dewasa mi.Asas swakrasa Berdasarkan atas asas mi pembinaan dan pengembangan generasi muda harus dapat menumbuhkan. 4) Asas keselarasan dan terpadu Pembinaan dan pengembangan secara swakarsa itu dilaksanakan selaras dan terpadu dengan berbagai aspek kmampuan manusia yang seutuhnya dan sekaligus dengan berbagai bidang pembangunafl lainnya. insan intelek serta insan kerja guna mengembangkan bakat-bakat dan kern ampuan jasmaniah dan rohaniah agar dapat memberikan prestasi yang semaksimal mungkin dengan rnengembangkan faktorfaktor kemainpuan dalam dirinya. yakni Orientasi ke atas kepada Tuhan Yang Maha Esa.rut sumbu orientasi ke dalam ialah pengembangan sebagai insan biologis.rut sumbu orientasi ke atas ialah pengembangan insan ber-Ke Tuhanan Yang Maha Esa. yang bertakwa kepada-Nya dalam segala aspek kehidupannya. membantu dan mengembangkan kemauan dan kemampuan generasi muda untuk membina dan mengembangkan dirinya sendiri dan lingkungannya. b. 2) Orientasi ke dalam terhadap dirinya sendiri Pembinaan dan pengembangan generasi muda menu. nilai-nilai kerohanian yang luhur dan falsafali hidup Pancasila.

Tujuan ycmg hendak dicapai dalam Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda/Pemuda adalah Mernantapkan persatuan dan kesatuan bangsa sesuai dengan jiwa dan semangat Sumpah Pemuda Tahun 1928 dalam rangka pembangunan hangsa dan kepribadian bangsa. Pengembangan sebagai insan sosial ekonomi. Jalur Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda . Melahirkan kader-kader pembangunan nasional dengan angkatan kerja yang berbudi luhur.memanfaatkan. Mewujudkan kader-kader penerus perjuangan bangsa yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa yang berpegang teguh kepada Pancasila sebagai satu-satunya idiologi dan pandangan hidup bangsa. adat dan moral). Kepekaan terhadap masa depannya akan menumbuhkan kemampuan untuk mawas diri. kritis serta menumbuhkan kesadaran bagi kesinambungan nilai-nilai luhur bangsa dan negara.Dalam usaha mi mungkin saja individu akan bertentangan dengan lingkungannya (keadaan maupun dorongandorongan) sehingga diperlukan kekuatanlkem ampuan untuk mempertahankan kepribadian dirinya (agama. pengembangan pemuda terhadap masa depannya.Pembinaan dan pengembangan generasi muda sumbu orientasi ke luar dibagi atas Pengembangan sebagai insan sosial budaya. dinamis dan kreatif. Tujuan nbinaan dan Pengembangan Generasi Muda/ Pemuda. dan moral) dan masa depannya. dan mendayagunakan sumber alam serta menjaga kelestanannya. pengembangan dan penerus nilai-nilai serta citacita Prokiamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. kreatif. termasuk di sini adalah sebagai insan keija dan insan profesi yang memiliki kemampuan untuk menggali. soaial. Pengembangan sebagai insan sosial politik dan Sebagai insan patriot. Mewujudkan warga negara Indonesia di masa depan yang memihki kreatifitas kebudayaan nasional yang maju tetap bercirikan dan bercorak kepribadian Indonesia. 3) Orientasi ke luar terhadap lingkungan (budaya. Mewujudkan kader-kader patriot pembela bangsa dan negara yang berkesadaran dan berketahanan nasionai.

uan tinggi/akademj melalui SenatMahasiswa dan sebagainya. dan sehagainya. organisasi sosial kemasyai. Kelompok Jalur Utama Kelompok Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda lewat jalur utama mi meliputi : Jalur Keluarga Dalam jalur keluarga mi pe]aksanaan pembinaan dan pengembmgan adalah orang tua serta anggota keluarga terdekat yang merupakan lingkungan pertama dalam rangka pelaksanaan konsepsi pendidikan seumur hidup.alcatan dan sebagainya.Sesuai dengan ayat 3 tentang generasi muda dalam GBHN dijelaskan. Pramuka. Karang Taruna. Kelompok Pecinta Alam . Jalur masyarakat yang tidak melembaga : pergaulan sehari-hari. adalah Jalur SLTP dan SLTA melaluj OSIS Jalur kampus/pergui.. . Jalur yang dimaksud. c. Kelompok Jalur Penunjang Pembinaan dan Pengembangan Generasj Muda melalui jalur mi meliputi Jalur sekolahlpra sekolah ini bisa dilakukan melalui organisasi orang tua murid sedangkan untuk jalur pra sekolah bisa dilakukan dengan jalan peningkatan penataan maupun pembakuan mutu dan para pendidiknya serta sarananya.a. Jalur kepemudaan melaluj KNPI. Jalur masyarakat Jalur masyarakat mi dibedakan atas Jalur masyarakat yang nielembaga : lembaga penbadatan. bahwa Sistem pengkoordinasian tunggal melalui badan pembina kebijakan yang bernama Badan Koordinasi Penyelenggaraan Pembinaan Generasi Muda di mana Departmen-departemen Pemerintah yang mempunyai program kepemudaan/generasi muda duduk bersama dalam badan mi dengan maksud agar secara lintas sektoral kebijakankebijakan pembinaan dan pengembangan dapat terkoordinir dan terpadu.. b. Kelompok Jalur Koordinatif Yang dimaksud denganjalur koordinatif di sini adalah jalur pemerintah.. tempat rekreasj dan sebagainya. Jalur Gezierasj Muda Pembinaan dan pengembangan melalui jalur mi termasuk di dalam organisasjorganj85j pemuda yang telah ada selama mi.

Sebab. golongan Agama dan goongan Komunis. balk yang bersifat politik maupun militer. apabila kita ingin membangun han esok yang lebih balk. OIeh karena segera setelah prokiamasi Pemuda Indonesia niembentuk organisasj.Badan koordinasi mi dibentuk mulai tingkat pusat sampai ke tingkat kecamatan. Susnya mahasiswa telah nielaksanakan proses sosiajjsasj dengan balk dan dapat dijadikari eontoh untuk generasi muda. 1) Peran pemuda/mahasjc dalarn menegakkan kernerdekaan. ialah golongan Nasional. mahasjswa pada khususnya pada saat mi. Keadaan Yang dernikian dimanfaatkan oleh golongan komunis (PKI) untuk lebib memantapkan peranannya dalam dunia politik. Timbulnya ide NASAKOM. Dalam hubungannya dengan sosialisa. Pelaksanaan organisasi pembinaan dan pengembangan generasi muda melalui satuan pengendali pembinaan generasi muda yang dipimpin oleh Menteri Urusan Pemuda. yang berdasarkari atas pengkotakan golongan masyarakat dalam 3 goongan. ikut aktif mernegang peranan pelaksana pe!nbangunan bangsanya. Wujud nyatanya hams dilakukan dalarn perbuatan dan pengabdian dan sekali-kali bukan dalam ariganangan dan impian semata. maka pupuklah semangat kepeloporan. 2) Peran rnahasiswa/pern uda dala rn rnempelopoy-z Orde’ Barn Dekrjt Presiden 5 JuJi 1959 rnenetapkan bahwa Republik Indonesia kembali menggunakan UUD 1945 sebagai landasan konstjtusjonai Kemudian Presiden Soekarrju mencarnkan Idenya yang kemudian terkenal dengan Demokrasj Terpirnpin. maka di dalamnya telah tercermin kepentingan yang sekaligus peranan generasi muda. keberanjan memikul tanggung jawab dan resiko.sj generasi rnuda khu. Untuk menjaga dan memelihara kesinambungan dan kelestarian sejarah bangsa kita. yang bertujuan untuk mengendaijkan kekuatan-kekuatan politik yang saling bertentangan.Kesinambungan dan keiestarjan sejarah bangsa kita akan dapat dipelihara. OIeh karena itu untuk pernberj bentuk dan isi masa depan sejarah bangsanya. 1 Pengisian masa depan seperti yang dicita-citakan oleh Prokiamasi Kemerdekaan itu dengan sendininya menuntut keterlibatan generasi muda. Kenvataan demikjan juga rnempengaruh i kehi dii pan . Prokiamasi Kemcrdekaan 17 Agustus 1945 ternyata perlu ditebus dengan pengorbanan yang tinggi. perlu menekankan pentingnya keikutsertaan generasi muda dalam kegiatan pembangunan. tanggung jawab dan milik kita bersama. Pembangunan yang tengah dikerjakan saat mi secara keseluruhan tetap merupakan tugas. melajnkan naik ke atas pentas sejarah bangsanya. kalau generasi muda tidak duduk sebagai penonton.

yang tidak terlepas adanya pengkotakan-pengkotakan tersehut. kemudian terorganisasikan dalam Front Pancasila. Generasi mudalah yang harus menggantikan generasi sebelumnya memimpin bangsanya. maka mahasiswa pada garis besarnya mempunyai peranan sebagai: Agent of change Agent of development Agent of modernization. mempunyai kewajiban untuk menyumbangkan tenaganya kepada masyarakat. Jumlah pemuda yang dapat mengenyam pendidikan Tinggi tidaklah banyak. Sebagai . agar dapat hidup bermartabat. keadaan mi berlangsung sampai pada puncaknya adalah meietusnya 0 30 SIPKI pada tahun 1965. ke arah perubahan yang lebih balk. berarti menguasal masa depan suatu bangsa. perubahan-perubahan dalam masyarakat. Barangsiapa menguasai generasi muda.peni uda i‘m ahasisWa. Dengan mengkaji lebih dalam arti apa yang tersirat dalam pepatah itu. di mana pengetahuan yang diterhna dalam pendidikan dipakai demi pengabdian manusia. Perpecahan inilah yang selalu dinanti-nantikan oleh golongan Komunis. Kalau tidak Iebih mendalarn. berarti bahwa rnasa depan suatu bangsa itu terletak di tangan generasi muda. tetapi justru perpecahari yang dialami. Peran mahasiswa dalam masyarakat. bagi pemuda yang sempat duduk di perguruan tinggi. Dengan pengkotakan tersebut yang terjadi bukannya persatuan dan kesatuan.Halhal yang tidak sesuai dan menghambat kemajuan haruslah diganti dengan hal-hal yang baru yang sesuai dengan tuntutan zaman. Sebab golongan Komunis bisa Iebih memantapkan peranannya di bidang politik. KAM1 menjadi pelopor pendobrak ke arah kehidupan baru yang kemudian dikenal dengan nama Orde Baru (ORBA). ke arah perubahan dalam masyarakat. Perubahan yang membawa kemajuan di negara lain belum bisa cocok untuk dilaksanakan di Indonesia. 3). demikianlah bunyi suatu pepatah. Front Pancasila mi mengilhami lahirnya kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) yang merupakan unsur penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Sebagai Agent of change mahasiswa bertugas untuk mengadakan. Dalam mengadakan perubahan harus memperlihatkan situasi dan kondisi di mana mereka berada. Perubahan yang bersifat kemanusiaan. Jumlah yang sedikit tersebut. Aksi-aksi pengganyangari terhadap PM timbul secara spontan dan masing-masing golongan.

Pembangunan tidak akan bisa berjalan dengan lancar bila. Tidak semua yang telah hidup yang berurat dan berakar di Indonesia dengan begitu diubah dengan hal-hal yang baru. berlangsung secara alami. Pada masyarakat suku-suku primitif. bahkan tidak jarang hal-hal yang baru itu justru menjerumuskan bangsa Indonesia ke jurang kesengsaraan. dipersiapkan. Pada hakikatnya. Regenerasi-kaderisasi suatu suku atau bangsa. sejak Kebangkitan Nasional. RANGKUMAN 1. yaitu Regenerasi yang berlangsung alamiah. dengan masing-masingciri khasnya. proses regenerasi dibakukan dalarn lembaga adat yang disebut Inisiasi.manusia-manusianya tidak giat bekerja. Mahasiswa sebagai manusia yang mengalami pendidilcan cukup tinggi harus dapat memiih mana yang perlu diubah dan mana yang masih tetap dipertahankan.Demi suksesnya pembangunan. Artinya regenerasi berjalan lumrah seperti yang terjadi pada kelorn pok dunia tumbuhan atau hewan. menggantikan generasi tua. mahasiswa bertugas untuk melancarkan pembangunan di segala bidang yang bersifat fisik maupun bersifat non fisik. Regenerasi Berencana. mahasiswa tidak boleh meninggalkan masyarakat yang akan diadakan pembaruan. setiap generasi memiliki ciri-ciri khas corak atau watak pergerakan/perjuangannya. Belum tentu bahwa hal-hal yang baru itu bisa membawa kebahagiaan kepada bangsa Indonesia. Mahasiswa diharapkan bertindak sebagai pelopor-pelopor dalam pembangunan. 2. justru mempunyai peranan yang besar sekali. Dengan sendirinya macam pembaruan yang bagaimana yang harus dijalankan tidak terlepas dengan lingkungan masyarakat selcitarnya.agent of development. artinya proses regenerasi mi sungguh-sungguh direncanakan. Bila dibandingkan dengan generasi sebelum dan generasi berikutnya. Sehubungan dengan itu. sistem regenerasi-kaderisasi adalah proses tempat pada kader pimpinan para suku atau bangsa digemhieng serta dipersiapkan sebagai pimpinan suku atau bangsa pada generasi berikutnya. Untuk suksesnya pembaruan yang hendak dijalankan. Sebagai agent of modernization. Ada dua regenerasi. tidak diekspos atau dipublikasikan. Proses regenerasi mi berjalan sebagai hiasa-biasa saja. mahasiswa dalam fungsi mi bertindak dan bertugas sebagai pelopor dalam pembaruan. diperlukan u iltu k mem pertahankan kelangsungan eksistensi . di Indonesia pernah turnbuh dan berkembang tiga generasi yaitu Generasi 20-an. peranan mahasiswa tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu sislem regenerasi seperti mi lebih tepat disebut sistem Regenerasi Kaderisasi. Generasi 45 dan Generasi 66.

Dalam program pengembangan potensi tenaga usia muda di negeri-negeri Barat. Hal semacam mi berlaku tidak Saja berlaku di Singapura dan di Indonesia saja. Sikap oposisi yang diperlihatkan oleh sebagian kalangan generasi muda itu. Sistem mi telah menjadi milik bangsa-bangsa di dunia. Dengan pola pikir dan tujuan yang hampir sama. tangguh dan berbudi pekerti luhur di kemudian han. di samping diharapkan terjaminnya kelestarian nilainilai budaya nenek moyang yang dimiliki. Pemerintah Singapura telah menetapkan suatu persyaratan-persyaratan yang ketat dan ―berat‖ untuk memilih calon-calon kader pimpinan bangsanya.serta keinambungan suatu generasi atau bangsa. 6.sung oleh LIPI. nampaknya berlatar belakang pada kurang diberi kesempatan berperan dalam struktur pemerintahan. Bidang-bidang pendidikan yang dapat menopang pembangunan dengan melahirkan tenaga-ntenaga trampil dalam bidangnya masing-masing dapat digolongkan dalam tiga bidang. . dan turut berperan dalam mematangkan situasi lahirnya Supersemar. Generasi muda Indonesia mulai turut dalam pencaturan aksi-aksi Tritura. Cara yang ditempuh. 7. 3. Atau ada unsur-unsur lain? 5. Ternyata setiap tahun peserta lomba Semakin bertambah jumlahnya. telah memberi kesempatan luas kepada generasi muda untuk mengembangkan ketrampilan dan potensi dirinya. Bangsa Indonesia tidak mau ketinggalan dalam program pembinaan potensi tenaga muda. agar menjadi intelektual yang cakap. 4. yaitu: Pendidikan Formal. Indonesia telah memiliki KNPI dan AMPI sebagai wadahwadah forum komunikasi dan tempat menggembleng. Demi kesinambungan generasi dan kepemimpinan bangsa. mulai dan generasi muda yang masih duduk di SLTP/SLTA dipancing dan dirang— sang kreativitasnya dalam Lomba Karya Ilmiah Remaja secara Nasional. setelah era Tritura Supersemar berlaku. melaIui lembaga-lembaga negara-matipun swasta dengan fasilitas yang tersedia serba lengkap dan modern. antara lain di Amerika Serikat. dengan peserta-peserta dan seluruh propins di Republik Indonesia. Pendidikan non-Formal dan Pendidikan Informal. Acara itu diasuh dan dikoordinasi lang. Namun demikian. menempa dan mencetak kader-kader dan pimpinan bangsa yang tangguh dan merakyat. sebagian kecil dan mereka cenderung menempatkan din sebagai oposisi ―tidak resmi‖ dan Orde Baru yang justru mereka juga turut memberi andil dalam rnenegakkan Orde Baru.

ancaman. hingga tidak dapat memecahkan masalah yang dihadapinya tersebut. 9. maka para pemuda/mahasiswa tampil ke depan untuk meluruskan kembali cita-cita nasional yang telah diselenggarakan oleh perrierintah Orde Lama serta menggantinya dengan pemerintah Orde Baru yang sesuai dengan Pancasila danUUD 1945. Setelah tegaknya pemerintah Orde Baru para pemuda berperan serta dalam pembangunan di segala bidang.8. bangsa dan negara Indonesia mengalami bermcam-macam hambatan. dan berdiri di garis paling depan dalam melawan penjajah. adakalanya orang tua sendini mengalami hambatan. Menyadari akan tugasnya sebagai generasi penerus. Dalarn rangka rnenegakkan kemerdekaan. gangguan. 10. maupun penyelewengan-penyelewengan. 12. demi tercapainya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan IJUD 1945. Dalam perjalanannya. yang kemudian terkenal dengan nama G 30 S/PKI. . Puncak penyelewengan adalah pecahnya peristiwa tragedi nasional. Dalam proses pemberian/penerusan nilai-nilai masyarakat kepada orang muda. para pemuda Sebagal pelopor. karena mereka sendiri belum pernahmengalaminya. 11.

Akan tetapi ternyata tidak setiap orang mau menaati kaidah hukum tersebut. — perintah atau larangan itu harus dipatuhi setiap orang. masing-masing menonjolkan segi tertentu dan hukum. Beberapa perumusan yang ada. NEGARA DAN PEMERINTAH a. yang mendefinisikan hukum sebagai peraturanperaturan yang memaksa. dapat dikenai sani yang berupa hukuman. Selain Utrecht beberapa Sarjana Hukum Indonesia lainnya telah pula merurnuskan definisi hukum. oleh karena itu agar peraturan hidup itu benar-benar dilaksanakan dan ditaati. perlu ada peraturan yang mengatur dan memaksa tata tertib itu untuk ditaati yang disebut kaidah hukum. Di dalam bukunya ―Pengantar Dalam Hukum Indonesia‖. yang kalau dilanggar dapat inengakibatkan sangsi yang tegas dan nyata. maka penlu dilengkapi dengan unsur memaksa. Sehingga hukum menjadi peraturan hidup yang dapat rnemaksa orang untuk menaati serta dapat memberikan sangsi tegas terhadap setiap orang yang tidak mau mematuhinya. misalnya dad sudut politik. Utrecht niembenikan batasan hukum sebagai himpunan peraturan-peraturan (penintah.penintah atau larangan4arangan) yang mengurus tata tertib dalam masyarakat dan karena itu harus ditaati oleh masyarakat itu. pelanggaran mana terhadap peraturan-peraturan tadi berakibat diambilnya tindakan. Dengan demikian hukum mempunyai sifat mengatur dan memaksa. Di antaranya adalah JCT. ekonomi dan lain-lain. HUKUM. yang menentukan tingkah Iaku manusia dalam lingkungan masyarakat yang dibuat oleh Badan-badan resmi yang berwajib. Sedangkan sumber hukum formal antara lain ialah: . Sumber hukum dapat ditinjau dan segi formal dan segi material. sejarah. Hukurn Sukar kiranya untuk memberikan suatu definisi tentang hukum. dan Woerjono Sastropranoto SH. Simorangkir SH. yaitu dengan hukuman tertentu. Dan kepada barangsiapa yang melanggar balk disengaja atau tidak.BABV WARGANEGARA DAN NEGARA 1. Sumber hukum material dapat kita tinjau lagi dan berbagai sudut. b) Sumber-surnber Hukum Ialah segala sesuatu yang menimbulkan aturan-aturan yang mempunyai kekuatan yang memaksa. Agar tata tertib dalarn masyarakat dapat dilaksanakan dan tetap terpelihara dengan balk.

yaitu hukum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan. 3) Menurut ―tempat berlakunya‖ hukum dibagi dalani: Hukum Nasional ialah hukum dalam suatu negara. yaitu hukum yang terbentuk karena keputusan hakim. Ialah suatu peraturan negara yang mempunyai kekuasaan hukum yang mengikat. diadakan dan dipelihara oleh penguasa negara. — Hukum talc tertulis. 2) Kebiasaan (costum) Ialah perbuatan manusia yang tetap dilakukan berulangulang dalani hal yang sama dan dit. c) Pembagian Hukum 1) Menurut ―sumbernya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Undang-undang. — hukum tertulis talc dikodifikasikan. — Hukum Kebiasaan. Hukum Yurisprudensi. yang terbagi lagi atas: — hukum tertulis yang dikodifikasikan ialah hukum tertulis yang telah dibukukan jenis-jenisnya dalam kitab undang-undang secara sistematis dan lengkap. Sehingga tndakan yang benlawanan dianggap sebagai pelanggaran perasaan hukum. yaitu hukum yang terletak pada kebiasaan (adat). 3) Keputusan-keputusan hakim (Yurisprudensi) Ialah keputusan hakim terdahulu yang sering dijadikan dasar keputusan hakim kemudian mengenai masalah yang sama. -— Hukum Traktat. 4) Traktat (treaty) Ialah perjanjian antara dua orang atau lebih mengenai Sesuatu hal. sehingga masing-masing pihak yang bersangkutan terikat dengan isi perjanjian tersebut. ialah hukum yang ditetapkan oleh negara-negara dalarn suatu perjanjian antar negara. Hukum Internasional ialah hukum yang mengatur hubungan internasional.1) Undang-undang (Statute). 5) Pendapat Sarjana Hukum Ialah pendapat para sarjana yang sering dikutip para hakim dalam menyelesaikan suatu masalah. 2) Menurut ―bentuknya‖ hukum dibagi dalam: Hukum tertulis.enima oleh masyarakat. .

Hukum Subyektif ialah hukum yang timbul dan hubungan obyektif dan berlaku terhadap seseorang tertentu atau lebih. apabila pihak yang bersangkutan telah membuat peraturan sendiri dalam perjanjian. Oleh karena itu. bila kita berbicara Hukum Pidana atau Perdata. Con toh: Hukum Acara Pidana dan Hukum Acara Perdata. dan lain-lain. 6) Menurut ―sifatnya‖ hukum dibagi dalam: Hukum yang memaksa ialah hukum yang dalam keadaan bagaimana harus dan mempunyai paksaan mutlak. Menurut ―waktu berlakunya‖ hukum dibagi dalam: lus Constitutum (hukum positif) ialah hukum yang berlaku sekarang bagi suatu masyarakat tertentu dalam suatu daerah tertentu. lus Constituendum ialah hukum yang diharapkan akan berlaku di waktu yang akan datang.Hukum Asing ialah hukum dalani negara lain. . Hukum yang mengatur (pelengkap) ialah hukum yang dapat dikesampingkan. Hukum Formal (Hukum ProseS atau Hukum Acara) ialah hukum yang memuat peraturan yang mengatur bagaimana cara-cara melaksanakan dan mempertahankan hukum material atau peraturan yang mengatur bagai mana caracaranya mengajukan sesuatu perkara ke muka pengadilan dan bagaimana caranya hakim memben putusan. Hukum Asasi (hukum alam) ialah hukum yang berlaku dalam segala bangsa di dunia. Contoh: Hukum Perdata. Hukum gereja ialah norma gereja yang ditetapkan untuk anggota-anggotanya. maka yang dimaksud adalah Hukum Pidana atau Perdata material. 5) Menurut ―cara mempertahankannya‖ dibagi dalam: Hukum material ialah hukum yang memuat peraturan yang mengatur kepentingan dan hubungan yang ber wujud perintah-perintah dan larangan-larangan. Kedua jenis hukum mi iarang digunakan. 7) Menurut ―wujudnya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Obyektif ialah hukum dalam suatu negara yang berlaku umum dan tidak mengenai orang atau golongan tertentu.

Negara sebagai organisasi dalam suatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan dan warganegaranya. Hukum Publik (Hukum Negara) ialah hukum yang mengatur hubungan antara negara dan alat perlengkapan atau negara dengan warganegaranya. Mengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan ke arah tercapainya tujuan-tujuan dan masyarakat seluruh atau tujuan sosial. Oieh karena itu negara mempunyai dua tugas pokok: Mengatur dan mengendalikan gejala-gejala kekuasaan asosial.8) Menurut ―isinya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Privat (Hukum Sipil) ialah hukum yang mengatur hubungan antara orang yang satu dengan yang lainnya. serta menetapkan cara-cara dan batasbatas sampai di mana kekuasaan dapat digunakan dalam kehidupan bersama. kesusilaan dan kesopanan. Sebagai atnibut posi. bukanlah kaidah sosial yang mengambang atau tidak jelas bentuk dan tujuannya. artinya bertentangan satu sama lain supaya tidak menjadi antagonisme yang membahayakan. untuk melindungi lebih lanjut kepentingan yang telab dilindungi kaidah-kaidah tadi perlu sistem hukum. tampil lebih jelas. Hukum yang mengatur kehidupan masyarakat dan nyata berlaku dalam masyarakat disebut hukurn positif. Bahkan berarti kepentingan warga masyarakat tidak terpenuhi oleh kaidah agama. kaidah kesusilaan dan kaidah kesopanan. oleh karena itu semua golongan atau asosiasi yang memperjuangkan kekuasaan harus dapat menetapkan din dalam rangka in Pentingnya sistem hukum mi sebagai perlindungan. Sehingga dibutuhkan lembaga khusus yang bertujuan merumuskan dengan jelas tujuan yang . Istilah hukum positif dimaksudkan untuk menandai ―differentie‖ dan hukum terhadap kaidah-kaidah lain dalam masyarakat. tetapi tidak cukup terlindungai atau terjamin. golongan atau oleh negara sencliri. Meskipun kaidah-kaidah tersebut ikut berusaha menyelenggarakan dan perlindungan kepentingan orang dalam masyarakat. dan menitikberatkan pada kepentingan perseorangan. bagi kepentingan-kepentingan yang telah melindungi kaidah agama. tegas dan didukung oleh perlengkapan yang cukup agar diikuti anggota masyarakat. Kekuasaan negara mempunyai organisasi yang teratur dan paling kuat. Sebab mungkin saja terlaksana dengan kaidah tersebut. tif mi adalah: Pertama. tetapi belum cukup kuat untuk melindunginya mengingat terdapat kepentingan-kepentingan yang tidak teratur. baik oleh warga negara. Pengendalian mi dilakukan berdasarkan sistem hukum dan dengan perantaraan pemerintah beserta lembagalembaganya.

dalam rangka konseptualisasi hokum selalu berpihak. bermakna dan berwujud relatif serta karakter dan sosial. Agar masyarakat siap memakai hukum positif. maknanya. perlu dipelajari 10 aspek penganalisa yaitu: 1) Jangan mengidentifikasikan ―hukum‖ dengan ―kebeflaran keadilan‖. Sebab sistem hukum terural dalam tiga komponen yaitu: (1) Substansi. Sehingga hukum diartikan sebagai serumpunan peraturan yang bersifat memaksa yang diadakan untuk melindungi kepentingankepentingan orang dalam masyarakat. Kultur hukum adalah nilai dan sikap dalam masyarakat mengenai hukum. Manajemen hukum memikirkan bagaimana mendayagunakan sumber daya dalam masyarakat untuk mengatur masyarakat melalui hukum. selalu berwarna dan memang yang terpancang dalam kamus hukum hanya dirasakan dan dialami. 7) Jangan apriori bahwa hukum adat lebih baik dan hukum tertulis. dampaknya dalam proses interaksi dalam masyarakat. kejaksaan dan pengadilan. Untuk menganalisa lebih tajam apa sebenarnya hukurn. sebagai sistem kontrol dan sebagai sistem engineering (pemegang kekuasaan mernelopori proses pengkaidahannya). 3) Hukum tetap mengabdikan din untuk menjamin kegiatan masa sistem dan bentuk pemerintahan. 6) Macam-macam hukum terlalu dipukuiratakan. Dalarn kediniannya secara intern tidak ada sangkutpaut dengan ―kaidah‖ dan ―kebenaran‖ dalam makna dan hakiki yang sebenarnya. 4) Meskipun mengandung unsur keadilan atau kebaikan tidak selamanya disambut dengan tangan terbuka. 5) Hukum dapat diidentifikasikan dengan kekuatan atas kekuasaan. yang perlu mempertimbangkan tiga hal yaitu: Sistem norma. Hukum tidak lain hanyalah merupakan sarana bagi pemerintah atas tangan-tangan yang berkuasa untuk mengerahkan cara berpikir dan bertindak dalam rangka kebijakan tujuan nasional. perlu mempelajari manajemen hukum dan kultur hukum.hendak dicapai oleh hukum. pengertian memaksa bukanlah senantiasa dipaksakan apabila tindakan sewenangwenang. struktural dan agama sekalipun. (2) Struktur dan (3) Kultur. Kedua. seperti posisi. budaya. Sebab hukum itu sebagai kongkretisasi danipada sistem nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. Sifat dan peraturan hukum tersebut adalah memaksa dan menghendaki tujuan yang lebih dalam. 2) Tidak dengan sendirinya harus adil dan benar. dihutuhkan staf (personalia) yar‘g menjaga berlakunya hukum. . peranannya.

Penyimpangan sosial lebih luas daripada pelanggaran hukum. Penafsiran itu membuat hukum menjadi terang terhadap keadaan kongknit dalam masyarakat. sebab hukum dapat diartikan sebagai hukum tertulis dan tidak tertulis. Dalam pemahaman sosiologis. hadirnya hukum adalah untuk diikuti atau dilanggar. sehingga orang (enaerung untuk memberikan penafsirannya sendiri terhadap hukum. Tidak tertulisnya hukum dalam hentuk peraturan perundang-undangan tidak mengurangi keheradaan dan kehadiran hukum. dapat pula mengandung arti suatu penafsiran terhadap kaidah hukum yang formal. sebab ada persyaratan minimum etis. Apakah hukum itu dalam embrionya bertumbuh dan cara (usage) menuju ke kebiasaan (folk-ways). pembunuhan. 10) Jangan menganggap sama aspek terjang penegak hukum dengan hukum. penggelapan dan sehagainya adalah contoh-contoh dan pengangkatan perilaku sosial yang menyim. pang ke dalain hukum. Antara penyimpangan sosial dan hukum terdapat hubungan yang erat. lebih banyak memuat stereotip perbuatan danipada diskripsi mengenai perbuatan itu sendiri. yaitu perbuatan yang tidak sesuai dengan kaidah yang ada sebagai unsur yang membentuk tatanan sosial. dan masyarakat tidak mungkin bermakna dan berada tanpa hukum. Ancaman pidana terhadap pencurian. terus ke kelakuan (costum). Tetapi ada penilaku yang tidak sepenuhnya digolongkan kepada mematuhi liukum atau melanggar hukum yaitu penyimpangan sosial. perlu dirniliki pengetahuan sosial. budaya dan struktur masyarakat Indonesia serta melepaskan din dan prasangka atau praduga tak bersalah. akan berhadapan dengan tatanan di dalam danipada kehidupan sosial yang lebih substansial sifatnya. artinya ada ambang batas . mulai bayi sampai dewasa. Bagi masyarakat modern atau masyarakat primitif.. perwujudan dan penampilannya yang tidak dapat dibayangkan seperti pada masyarakat sekarang. untuk kemudian ke hukum adat. hukum akan selalu berfungsi. 9) Jangan mencampur-adukkan ―law in activis‖ dengan ―law in books‖ dan aparat penegak hukum. Hanya bentuk. di mana hukum diminta bantuan untuk mencegah dan menindak terjadinya penyimpangan. Dalam menganalisa adanya pencampur-adukan menganalisir hukum sampai diungkapkannya hukutn. dan yang demikian lalu hanya berfungsi sebagai pe(loman saja. Oleh karena itu hukum tidak dapat dipahaini tanpa memperhatikan faktor sosial budaya dan struktur negara. menikah dan meninggal dunia perlu ketentuan perundang-undangan yang mengaturnya. dan entah dan tahap mana dan kapan hukum tertulis menampakkan din.8) Jangan mencampur-adukkan substansi hukum dengan cara atau proses sampai terbentuk dasar diundangkannya hukum. bahkan ―masuk surga‖ sekalipun. Hukum sebagai kerangka luar. Penyimpangan sosial tidak segera mempunyai arti pelanggaran hukum. Tetapi tidak semua bentuk penyimpangan sosial dapat diangkat menjadi hukum.

negara mempunyai 2 tugas utama. a) Sifat-sifat Negara. Oleh karena itu. Dengan perkataan lain. 2) Sif at monopoli. dapatlah dikatakan mudah untuk menilai hukum. Dengan demikian. artinya semua peraturan perundang-undangan mengenai semua orang tanpa terkecuali. yaitu: 1) Mengatur dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat yang bertentangan satu dengan lainnya. Akhirnya. negara dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan kekuasaan serta dapat menetapkan tujuan hidup bersama. negara mempunyai sifat khusus yang tidak melekat pada organisasi lain. Sedang bentuk kenegaraan ialah jika hubungan ke dalam maupun ke luarnya. bertahap dan hukum ingin memanusiakan manusia itu sendiri. Sifat tersebut melekat pada negara karena penjelmaan (manifestasi) dan kedaulatan yang dimiliki. 1) Negara Kesatuan (Unitarisme) . artinya negara mempunyai hak kuasa tunggal dalam menetapkan tujuan bersama dan masyarakat. Disebut bentuk negana jika hubungan suatu negara ke dalam (dengan daerahdaerahnya) maupun ke luar (dengan negara lain) ikatannya merupakan suatu negara. dapat kita bedakan antara bentuk negara dan bentuk kenegaraan. negara mempunyai kekuasaan yang paling kuat dan teratur. Sebagai organisasi kekuasaan tertinggi.bagi pencantumannya ke dalam hukum seperti perilaku kebenaran ada anak-anak muda. sehagai organisasi. Adapun sifat tersebut adalah: 1) Sifat memaksa. 3) Sifat mencakup semua. bentuk negara yang terpenting adalah: Negara Kesatuan dan Negara Serikat. artinya negara mempunyai kekuasaan untuk menggunakan kekerasan fisik secara legal agar tercapai ketertiban dalam masyarakat dan mencegah timbulnya anarkhi. perlu waktu panjang. Negara Negara merupakan alat dan masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan manusia dalam masyarakat. sebagai organisasi. Dalam teori modern sekarang mi. b) Bentuk Negara Dan erat tidaknya serta sifat hubungan suatu negara ke dalam maupun ke luar. 2) Mengatur dan menyatukan kegiatan manusia dan golongan untuk menciptakalA tujuan bersama yang disesuaikan dan diarahkan pada tujuan negara. b. ikatannya bukan merupakan suatu negara.

Adalah suatu negara yang merdeka dan berdaulat. Ada 2 macam bentuk Negara Kesatuan. yaitu (a) Negara Kesatuan dengan sistem sentralisasi. Perbedaan antara Negara Kesatuan yang didesentralisir dengan Negara Senikat Negara Kesatuan yang dide.Negara Serikat sentralisir Asal usulnya: Ada 2 pembuat UUD yaitu Pemerintah Federal dan Pcmerintah Negara Bagian. Di dalain sistem mi. (3) harus ada pemerintahnya . — terlambatnya putusan-putusan dan Pusat. Keuntungannya: — adanya peraturan yang sama di seluruh negara. ke dalam suatu ikatan kerjasama yang efektif untuk melaksanakan urusan secara bersama. — rakyat kurang mendapat kesempatan untuk turut serta dan bertanggung jawab terhadap daerah. kekuasaan asli ada pada Negara Bagian. Pemerintah Pusat memegang seluruh kekuasaan dalam negara. Dan biasanya yang diserahkan adalah urusan luar negeni. Dengan demikian. — penghasilan daerah dapat digunakan untuk kepenluan se luruh negara. 2) Negara Serikat (negara Federczsi) Adalah negara yang terjadi dan penggabungan beberapa negara yang semula berdiri sendiri sebagai negara yang merdeka. Kerugiannya: menumpuknya pekerjaan di Pemerintah Pusat. derah diberi kewenangan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. Dengan kata lain. banu membentuk negara senikat. Kekuasaan yang diserahkan disebutkan secara satu persatu (iimitatif) dan hanya kekuasaan yang disebut itulah yang diserahkan. Setelah menggabungkan din. Di dalam sistern in segala sesuatu dalam negara langsung diatur dan diurus Pemenintah Pusat. di mana kekuasaan untuk mengurus seluruh pemerintahan dalam negara itu berada pada Pusat. berdaulat. Sehingga ada 2 UUD yang betlaku. — keputusan sering tidak cocok dengan keadaan daerah. Kewenangan membuat UUD Hanya ada satu pembuat UUD yaitu Pemerintah Pusat. Ada negara kesatuan dahulu banu kemudian dibentuk daerah otonom. (b) Negara Kesatuan dengan sistem desentralisasi. masing-masing negara itu melepaskan sebagian kekuasaan dan menyerahkan kepada Negara Federalnya. Ada negara bagian terlebih dahulu. pertahanan negara dan keuangan.

Ad. . Atau dapat pula dikatakan bahwa negara itu merupakan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan bersama dan anggota-anggotanya. Harus ada pemerintahnya Sebagai suatu organisasi. Rakyat hanya merupakan alat dan menjadi korban helaka. Ad. karena segala sesuatu dalam negara itu akan diarahkan untuk mencapai apa yang menjadi tujuan tersehut. Harus ada uilavahnva Setiap negara mesti mempunyai suatu wilavah tertentu. Perjanjian itu disebut Perjanjian Antar Negara (Intern asional). Harus ada rakyatnya Yang termasuk suatu negara adalah semua orang yang ada di dalam wilayah negara. Namun demikian. maka negara harus mempunyai badan yang berhak mengatur dan berwenang merumuskan serta melaksanakan peraturan yang mengikat warganya. Ad. Déngan demikian rakyat suatu negara dapat terdiri dan herbagai macam golongan. Adapun tujuan negara itu bermacam-macam di antaranya adalah untuk: (a) Perluasan kekuasaan semata Negara yang mempunyai tujuan perluasan kekuasaan Semata disehut Negara Kekuasaan. Ad.(4) harus ada tujuannya (5) mempunvai kedaulatan. 4. Di dalam mencapai tujuan mi. Tentang Pemerintah mi selanjutnya akan diuraikan tersendiri. Harus ada tujuannya Bahwasanya negara itu mempunyai tujuan adalah merupakan hal yang jelas. Tokohnya: Machiavelli dan Shang Yang. wilayah perairari (yang ditentukan dengan perjanjian) dan wilayah udara (di atas darat dan lautan). bahkan tujuan negara itu merupakan suatu hal yang sangat penting. maka negara dan rakyat dipisahkan dengan tegas. Ajaran mi memberikan suatu anggapan hahwa kekuasaan itu berarti kebenaran. dan apabila dilakukan oleh banyak negara disebut Perjanjian Multilateral. Apabila dilakukan antara dua negara disehut Perjanjian Bilateral. 2. Wilayah itu terdiri dan wilavah daratan. 3. Batas-batas wilayah suatu negara ditentukan dalam perjanjian dengan negara lain. Tentang rakyat mi akan diuraikan tersendiri dalam uraian warganegara. 1. yang disebut Pemerintah. setiap orang yang ada dalarn wilayah negara itu harus patuh kepada hukum dan Pemerintah negara tersehut.

dan untuk memajukan kesejahteraan umum. (d) Pen yelenggaraan Ke sejah teraan Urn urn Walaupun kalau kita lihat. (a) Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. dan agar segala sesuatunya berjalan sesuai dengan yang telah ditetapkan. negara hanyalah merupakan alat dan manusia untuk mencapai tujuan bersania. agama. Walaupun nanti dalam prakt3knya keadaan negara tidak berbeda dengan Negara Kekuasaan. (c) Penyelenggaraan ketertiban hukum Di sini negara mempunyai tujuan ketertiban hukum dengan berdasarkan dan berpedoman pada hukum. tujuan negara hukum adalah juga untuk kesejahteraan umum. ras dan golongan dalam membawa rakyatnya ke arah tujuan yang dicitacitakan. Hal mi karena semua lapangan kehidupan diawali. mencerdaskan kehidupan hangsa. namun yang menjadi tujuan dan Pemerintah Negara Republik Indonesia adalah sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4 ―Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pe merintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Dalam hal mi Pemerintah hanya menjaga jangan sampai ketertiban itu terganggu. Oleh karena itu negara mi disebut Negara Hukum. Sehingga negara dengari tujuan mi disebut juga Negara Kepolisian. (c) Mencerdaskan kehidupan hangsa . Dengan perluasan kekuasaan negara. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan ―. dijaga dan dicampuri oleh alat-alat kekuasaan negara. berarti hahwa Negara Indonesia tidak mengadakan pembedaan terhadap suku. Dalam negara kesejahteraan.(b) Perluasan kekuasaan untuk rnencapai tujuan lain Tujuan lain dan perluasan kekuasaan adalah untuk mengatur keamanan dan ketertiban negara. (b) Memajukan kesejahteraan umum mi berarti bahwa negara Republik Indonesia menghendaki agar semua warga dapat mengenyarn kesejahteraan. bukan hanya dinikmati oleh beherapa orang atau segolongan orang tertentu saja. Tujuan Negara Republik Indonesia Walaupun ada beberapa teori tujuan negara. tetapi negara yang bertujuan menyelenggarakan kesejahteraan umum yang disehut Negara Kesejahteraan (Welfare State) mi ternyata lebih tegas merumuskan daripada negara hukum. maka kehebasan dan kemerdekaan rakyat menjadi terbatas.

Mempunyai kedaulatan/ kemerdekaan Kedaulatan merupakan unsur penting dalam suatu negara. Kedaulatan hanya akan lenyap bersama dengan lenyapnya negara. Di samping itu. karena kedaulatan mi yang akan membedakan organisasi negara dan organisasi/perkumpulan Iainnya. tetapi kekuasaan tertinggi dan negara tetap tidak dapat dibagi-bagi. (d) Ikut melaksanakan ketertiban dunia. kedaulatan negara masih tetap ada. (2) Absolut Artinya di dalam negara tidak ada kekuasaan yang lebih tinggi dan kekuasaan negira. OIeh karena itu negara mempunyai kekuasaan tertinggi untuk memaksa rakyatnya mentaati dan melaksanakan peraturan-peraturannya (kedaulatan ke dalam). (a) Sifat-sifat Kedaulatan (1) Permanen Artinya walau badan yang memegang kedaulatan itu berganti. Sejak Indonesia mencapai kemerdekaannya. Kedaulatan berarti kekuasaan tertinggi. Di samping itu juga turut berusaha dengan aktif meredakan ketegangan dunia yang mengancam ketertiban dan perdamaian. 5. Ad. Untuk itu negara menuntut kesetiaan yang mutlak dan warganya. maka tidak henti-hentinya Pemerintah dan bangsa Indonesia membantu perjuangan bangsa-bangsa yang dijajah. (4) Tidak terbatas Berarti kedaulatan suatu negara itu rneliputi setiap orang dan setiap golongan yang ada dalam suatu negara tanpa terkecuali.Kemajuan dunia dewasa mi menyadarkan usaha Pemerintah Indonesia untuk lebih mempergiat usaha dalam lapangan pendidikan. negara juga harus mempertahankan kernerdekaaannya yang tetah dimiliki serta mempertahankan kedaulatan ke luar (external sovereighnity). (b) Sum ber Kedaulatan (1) Teon Kedaulatan Tuhan . (3) Tidak terbagi-bagi Walaupun kekuasaan pemenintahan memang dapat dibagi-bagi.

Tokoh : Jellineck. Hal mi dapat dimengerti. Pemerintah diberi kekuasaan oleh rakyat yang berdaulat itu. (3) Teori Kedaulatan Negara Teori mi mengatakan bahwa negara terjadi karena kodrat alam. Oleh karena itu Pemerintah wajib menggunakan kedaulatan tersebut sesuai dengan kehendak Tuhan. Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto mencoba menghimpun berhagai pengertian yang diberikan oleh masyarakat terhadap hukum. Dengan kata lain. Sampai sekarang tidak ada kesepakatan di antara para ahli sendiri tentang apa arti sebenarnya daripada hukum. Teori mi menganggap bahwa kedudukan dan martabat hukum lebih tinggi dan negara. (4) Teori Kedaulatan Hukum Teori mi merupakan kebalikan teori kedaulatan negara. Hukum ada karena dikehendaki negara. maka terbentuknya negara pun atas kehendak Tuhan. yang meliputi semua bidang kehidupan masyarakat. John Locke.Menurut teori mi segala sesuatu yang ada di dunia mi berasal dan Tuhan. dengan hasil sebagai herikut 1) Hukum sehagai ilmu pengetahuan. Dengan demikian hukumlah yang berdaulat. dan Pemerintah melakukan itu atas nama rakyat. . yakni pengetahuan yang tersusun secara sistematis atas dasar kekuatan pemik iran. (2) Teori Kedaulatan Rakyat Teori mi menyatakan bahwa negara terbentuk karena sekelompok marnisia yang semula hidup sendiri-sendiri dan mengadakan perjanjian untuk membentuk suatu badan yang diserahi kekuasaan menyelenggarakan ketertiban dalam masyarakat. Karena itu kedaulatan dianggap ada sejak adanya/lahirnya negara. Jadi bila masyarakat tunduk kepada Pemerintah. bila disadari betapa luasnya lingkup hukum. Tokoh : Rousseau. Paul Lahand. oleh karena itu negara tidak dapat dibatasi hukum karena hukum adalah hasil buatan negara sendiri. Sehingga. Montesquieu. tetapi juga segala kebiasaan yang ditaati masyarakat. demikian pula kekuasaan yang ada. 2) Hukuni sehagai disiplin. negaralah yang dianggap sumber kedaulatan. Karena arti hukum tidak hanya terbatas pada peraturan-peraturan tertulis saja. sebenarnya masyarakat tunduk kepada kemauannya sendiri!kemauan umum. yakni suatu sistem ajaran tentang kenvataan atau gejala-gejala yang dihadapi.

belong in to the twilight zone between law and morals (Rescoe Pounds. 6) llukum sehagai keputusan penguasa. Duncan Mitchell : 1977). gislation. 4) Hukum sehagai tata hukurn. yakni hasil proses diskresi yang menyangkut ― decision-making not strictly governd by legal rules. akni pedoman atau patokan sikap tindak atau perikelakuan yang pantas atau diharapkan. yaitu jalinan dan konsepsi-konsepsi abstrak tentang apa yang dianggap baik dan buruk (G. 8) Hukum sebagai sikap — tindak ajeg atau perikelakuan yang teratur.. yaitu perikelakuan yang diulang-ulang dengan cara yang sama.3) flukum sehagai kaidah. 12 – 14 the normative live of a state and its citizens.al. It is an idea of morals. Artinya. 1960). yaitu proses sehuhungan timbal balik antara unsur-unsur pokok dan sistem kenegaraan. 1964) oleh karena itu yang dimaksudkan dengan diskreksi adalah ―authority conferred by law to act in certain conditions situations in accordance an official‘s or an agency‘s own conside red judgement and conscience. Sedangkan pandangan terhadap . hukum mempunyai hubungan yang erat dengan negara. 1976). such as le. 5) Hukum sebagai petugas. Bandung. Dengan demikian yang dimaksudkan dengan hukum adalah‖ Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto. 7) Hukum sebagai proses pemerintah. h. but rather with significant element of personal judgement‖ (Wayne Laa Favre. 9) Hukum sebagai jalinan nilai-nilai. • 1976).. et. sehingga setiap telaah terhadap negara akan ikut menentukan tentang apa yang dimaksud dengan hukum. yakni pribadi-pribadi yang merupakan kalangan yang berhubungan erat dengan penegakan hukum (law-enforcement officer). and adjudication (Donald Black. yakni struktur dan proses perangkat kaidahkaidah hukum yang berlaku pada suatu waktu dan tempat tertentu serta herbentuk tertulis. dan pemikiran-pemikiran lain yang hidup pada zaman tersebut. litigation. Sendi-sendi flmu Hukum dan Tata 1-lukurn. 1979. Lagi pula anti hukum pada suatu kurun waktu tertentu tidak akan lepas. hukum dianggap sebagai ―a command or prohibition emanating from the authorized agency of the state and backed up by the authority and the capacity to exercise force which is characteristic of the state (Henry Pratt. yang bertujuan uhtuk mencapai kedamaian. Penerbit Alumni. maupun di dalam penerapannya. Pentingnya mengadakan identifikasi terhadap pelbagai arti hukum adalah untuk mencegah terjadinya kesimpangsiuran di dalam melakukan studi terhadap hukum. Terutama sekali.

Geiger berpendapat bahkan satu-satunya hukum yang berlaku adalah hukum yang berasal dan negara. Pendapat para sarjana rnengenai hubungan antara negara dan hukum pada garis besarnya dapat disederhanakan dalarn tiga pendapat: a) bahwa negara lebih tinggi danipada hukum. menjadi kuat bersama dengan kekuatan bangsa dan akhirnya mati (punah) ketika suatu bangsa kehilangan kebangsaan. .eori absolutisme negara dan positivisme yunidis.hukum sesudah disahkan oleh negara.‘ Puchta menenima pendapat gurunya bahwa hukum bersumber dan jiwa bangsa (volkgeist). pendapat mi dikemukakan oleh penganut teoni kedaulatan hukum. dan bukan dua ketaatan pemaksa yang sah pada satu waktu. secara tidak Iangsung hukum timbul dan jiwa bangsa melalui undangundang (yang dibentuk oleh negara) dan melalui ilmu pengetahuan hukum (yang merupakan karya ahli-ahli hukurn). dan c) negara harus tunduk pada hukum. karena negara tidak lain daripada sistem sikap tindak manusia dan ketaatan dan paksaan sosial. Salah seorang di antara berpendapat bahwa negara mempunyal kedudukan yang lebth tinggi daripada hukum adalah Puchta. munid seorang pemikir terkenal di bidang hukum yang bernama Friednick Von Savigny. yang menelaah hukum melalui teori-teoni sosiologi. menolak pandangan dualisme terhadap negara dan hukum.3 Hans Kelsen. yaitu suatu sistem filsafat tertentu. mi merupakan pandangan yang bersumber pada teori absolutisme negara. h) negara. Menurut pendapatnya hukum dan negara adalah identik. Lebih jauh lagi Puchta berpendapat bahwa hukum timbul dan jiwa bangsa secara langsung dalam pelaksanaannya (dalam adat-istiadat orang-orang).hukum dan negara berkaitan erat dengan pemikiran tentang semua gejala yang ada. karena bila demikian berarti pendewaan terhadap negara dan hukum tidak lebih tinggi dan negara. Bahkan adat-istiadat bangsa maupun hasil pemikiran ahli-ahli hukum hanya berlaku sebagai. Savigny berpendapat bahwa hukum tumbuh bersama pertumbuhan bangsa (rakyat). Jadi negara tidak lebih tinggi danpada hukum. mi adalah pandangan yang menolak setiap dualisme antara negara dan hukum. Teoni inilah yang sebenarnya berakar dan t. yang mencoba untuk menyusun suatu teoni murni tentang hukum. Ketaatan pemaksa mi tidak beda dengan tata hukum. karena dalam masyarakat hanya ada satu. sebenarnya adalah identik atau sama dengan hukum.2 Pandangan Puchta mi senada dengan pendapat Theodor Geiger. Keyakinan hukum yang hidup jiwa bangsa harus disahkan melalui kehendak umum masyarakat yang terorganisasi dalam negara. seperti penLihat dapat penganut aliran hukum alam yang ditentang ofeh Ke2)sen.

negara terikat pada norma-norma keadilan. mentaati peraturan negara bukan karena paksaan (oleh kekuasaan) negara. ditandai dengan dua ciri 1) Adanya perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. untuk aparat pemerintah yang melanggar batas-batas kewenangannya. Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang. Jadi dalam menjalankan kehijaksanaan.hal. Kesadaran hukum rakyatlah yang merupakan surnher kekuasaan negara. tetapi karena mereka merniliki kesadarari hukum. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara. lebih luas daripada negara hukum liberal. Disiplin Hukum. antara kekuasaan eksekutif. maka negara tidak ada yang rnengatur.Di atas sudah diuraikan hahwa Krabhe berpendapat. Dicey juga mengembangkan teori kedaulatan hukum di Inggris yang sedikit berbeda dengan prinsip negara hukum yang berkembang di Eropa Kontinental.V. maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. c. Teori kedaulatan hukurn inilah yang menjiwai prinsip negara hukum.1980. Penerbit Alumni Bandung. Tanpa Pemerintah. 2) Pemisahan kekuasaan. artinya bahwa yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam negara hukum (kedaulatan hukum). Negara hukum dalam arti formal. mengandung empat unsur sehagai berikut: 1) Perlindungan terhadap hak asasi manusia. Dengan deriikian negara bukanlah pernegang kedaulatan tertinggi karena negara pun harusjuga tunduk kepada hukum. 3) Setiap tindakan pemerintahan harus didasarkan pada undang-undang 4) Adanya peradilan administrasi yang berdiri sendiri. 1 Lihat Purnadi Purbacaraka dan Chaidir Mi. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi. yakni negara hukum liberal. . 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. Karena Pemerintan merupakan roda negara. Menurut sistem Anglo Saxon. 2) Pemisahan kekuasaan. Negara hukum dalam arti sempit. dikenal the rule of law yang memiliki tiga unsur: 1) Supremasi dan hukum. A. legislatif dan yudikatif.

Karena Pemerintan merupakan roda negara. eksekutif. bestuur. Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu. .Pemerintahan dalam cirti luas Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir. Pemerintahan dalam cirti luac Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir. Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. seakan-akan keduanya adalah sama. — Segala tugas. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara. Segala tugas. yudikatif. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi. dapat penganut aliran hukum alam yang ditentang ofeh Ke2)sen. Padahal jelas keduanya berbeda. kewenangan. politie. rechtspraak. c. Tanpa Pemerintah. rechtspraak.Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. maka meliputi bidang legislatif. maka meliputi bidang legislatif. Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. yudikatif. maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu. kewenangan. Padahal jelas keduanya berbeda. maka negara tidak ada yang rnengatur. bestuur. hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara. Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang. maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. politie. seakan-akan keduanya adalah sama. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara. eksekutif.

ditandai dengan dua ciri 1) Adanya perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. Kesadaran hukum rakyatlah yang merupakan surnher kekuasaan negara. tetapi karena mereka merniliki kesadarari hukum. artinya bahwa yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam negara hukum (kedaulatan hukum). mentaati peraturan negara bukan karena paksaan (oleh kekuasaan) negara. antara kekuasaan eksekutif. Teori kedaulatan hukurn inilah yang menjiwai prinsip negara hukum. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. Padahal jelas keduanya berbeda. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara. legislatif dan yudikatif. Tanpa Pemerintah.Di atas sudah diuraikan hahwa Krabhe berpendapat. maka negara tidak ada yang rnengatur. c. negara terikat pada norma-norma keadilan. 3) Setiap tindakan pemerintahan harus didasarkan pada undang-undang 4) Adanya peradilan administrasi yang berdiri sendiri. lebih luas daripadanegara hukum liberal. 2) Pemisahan kekuasaan. Menurut sistem Anglo Saxon. Negara hukum dalam arti sempit. yakni negara hukum liberal. mengandung empat unsur sehagaiberikut: 1) Perlindungan terhadap hak asasi manusia. Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang. dikenal the rule of law yang memiliki tiga unsur: 1) Supremasi dan hukum. Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. A.V. seakan-akan keduanya adalah sama. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi. Dicey juga mengembangkan teori kedaulatan hukum di Inggris yang sedikit berbeda dengan prinsip negara hukum yang berkembang di Eropa Kontinental. . Karena Pemerintan merupakan roda negara. maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. Jadi dalam menjalankan kehijaksanaan. 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. Negara hukum dalam arti formal. untuk aparat pemerintah yang melanggar batas-batas kewenangannya. 2) Pemisahan kekuasaan. Dengan deriikian negara bukanlah pernegang kedaulatan tertinggi karena negara pun harusjuga tunduk kepada hukum.

Pemerintahan dalam cirti luac Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir. Indonesia menganut istem pembagian kekuasaan (bukan pemisahan). Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu. rechtspraak. hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara. bahwa Presiden adalah penyelenggara pemerintahan yang tertinggi di bawah Majelis (MPR adalah pemegang kekuasaan tertinggi). maka meliputi bidang legislatif. eksekutif.Kalau kita mengikutj Montesquieu. Karena teori mi mengajarkan bahwa masing-masing bidang kekuasaan mi berdiri sendiri-sendiri dan tidak mencampuri urusan bidang lainnya. Pemerintah dalam arti sempit adalah hanya menunjuk kepada alat perlengkapan negara yang melaksanakan pemerjntahan dalam arti sempit. politie. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara. yudikatif. kewenangan. Walaupun demikian.Pemerintahan dalam arti sempit -. sehingga dapat terjadi satu bidang tugas dilakukan oleh lebih dan satu alat perlengkapan negara. kekuasaan negara di bidang bestuur. Hal mi berarti bahwa Presiden bertanggung jawab dan berkuasa menjalankan pemerintahan negara. bestuur. maka: Pemerintah dalam arti luac Adalah menunjuk kepada alat perlengkapan negara seluruhnya (aparatur negara) sebagai badan yang melaksanakan Seluruh tugas! kekuasaan negara atau melaksanakan pemerintahan dalam arti luas. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. Mengikuti pengertian pemerintahan dalam arti luas dan sempit tersebut.Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. Atau sebaliknya. kewajiban dan kekuasaan negara di bidang eksekutif. Di dalam penjelasan UUD 1945 disebutkan dengan tegas. satu alat perlengkapan negaia melaksanakan lebih dan satu bidang tugas . maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. Presiden dan para Menterj inilah Pemerintah dalarn arti sempit. Para Menteri mi mempunyai pengaruh yang besar terhadap Presiden dalam menentukan politik negara mengenai departemennya. Untuk itu Presiden menunjuk para Menteri sebagai pembantunya. maka hanyalah tugas. — Segala tugas. Sedangkan menurut UUD 1945. — Kalau kita mengikutj Vollenhoven. teori Montesquieu mengenai pemisahan kekuasaan mi tidak sepenuhnya dianut di Indonesia.

digunakan 2 kriteria. yaitu (1) Kniterium kelahiran. yaitu 1) Penduduk Warga Negara atau Warga Negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh Pemerintah negara tersebut dan mengakui Pemerintahnya sendini.2. Termasuk rakyat suatu negara adalah meliputi semua orang yang hertempat tinggal di dalam wilayah kekuasaan negara tensebut dan tunduk pada kekuasaan negara tersebut. 1) Asa. Menurut Kansil. Di dalam asas mi. Tan. Berhubung dengan itu. Konflik antara lus Soli dan lus Sanguinis akan menyebabkan terjadinya kewarganegaraan rangkap (bipatride) atau tidak mempunyai kewarganegaraan sama sekali (a-patnide). diperkenankan mempunyai tempat tinggal pokok (domisili) dalam wilayah negara itu. Pelaksanaan kedua stelsel mi kita bedakan dalam . Seseorang mernperoleh kewarganegaraan suatu negara berdasarkan asas kewarganegaraan orang tuanya.s Kewarganegaraan Adapun untuk menentukan siapa-siapa yang menjadi warganegara. Penduduk ialah mereka yang telah memenuhi syaratsyarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan.pa rakyat. WARGANEGARA DAN NEGARA Unsur penting suatu negara yang lain adalah rakyat. Dalam hubungan mi rakyat diartikan sehagai kumpulan manusia yang dipersatukan oleh suatu rasa persatuan dan yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu. dia dilahirkan. maka negara itu hanya ada dalam angan-angan. (b) Kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau ―his Soli‖. b. meskipun orang tuanya hukan warga negara dan negara tersebut. pula ―lus Sanguinis‖. Kedua prinsip kewarganegaraan mi digunakan secara hvsarna dengan mengutamakan salah satu. Penduduk mi dapat dihedakan menjadi 2 lagi. masih dibedakan lagi menjadi 2. Berdasarkan kniterium mi. seseorang memperoleh kewarganegaraannya berdasarkan negara tempat di mana dia dilahirkan. orang-orang yang berada dalam wilayah suatu negara itu dapat dibedakan menjadi a. yaitu (a) Kniterium kelahiran menurut asas keibuhapaan atau disebut. Bukan Penduduk ialah mereka yang berada dalam wilayah suatu negara untuk sementara waktu dan yang tidak bermaksud bertempat tinggal di wilayah negara tersehut. Di dalam asas mi. tetapi tanpa meniadakan yang satu. 2) Penduduk bukan Warga Negara atau Orang Asing adalah penduduk yang bukan warga negara. maka untuk menentukan kewarganegaraan seseorang digunakan 2 stelsel kewarganegaraan (di samping kedua asas di atas) yaitu stelsel aktif dan stelsel pasif.

Sebagaimana telah diterangkan di atas dalam Bab I huruf a yang menentukan status anak ialah ayahnya.— hak opsi.f. — hak repudiasi. misalnya. (2) Naturalisasi atau pewarganegaraan. Anak baru turut kewarganegaraan ayahnya. ialah hak untuk menolak kewarganegaraan (pelaksanaan stelsel pasif).gdanh. Pelaksanaan selanjutnya dan pasal 26 UUD 1945 mi di. (2) Syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang. pertahanan dan kesejahteraan sosial. maka akan dapat kita temukan beberapa ketentuan tentang hakhak warga negara. Di Indonesia. yaitu hak untuk memilih kewarganegaraan (pelaksanaan stelsel aktif). c. adalah suatu proses hukum yang menyebabkan seseorang dengan syaratsyarat tertcntu mempunyai kewarganegaraan negara lain. Apabila tidak ada hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya atau apabila ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan ataupun selama tidak diketahui kewarganegaraannya.:Sudah selayaknya keturunan warga negara RI adalah WNI. d dan e. maka barulah ibunya yang menentukan status anak itu. 2) Hak dan Kewaji ban Warga Negara Indonesia Apabila kita melihat pasal-pasal dalam UUD 1945. yang pasal 1-nya menyebutkan: Warga negara Republik Indonesia ialah: Orang-orang yang berdasarkan perundang-undangan dan! atau perjanjian-perjanjian dan/atau peraturan-peraturan karena pewarganegaraan karena atau sebagai akibat dan perkawinan karena turut ayah/ibunya karena pernyataan. atur dalam UTJ Nomor 62 Tahun 1958 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. maka ia tidak turut kewarganegaraan aya!rya. pendidikan. siapa-siapa yang menjadi warganegara telah disebutkan di dalam pasal 26 UUD 1945. Selanjutnya di dalam Penjelasan Pasal I UU Nomor 62 tahun 1958 disebutkan: b. . Menjalankan ius soli supaya orang-orang yang lahir di Indonesia tidak ada yang tanpa kewarganegaraan. yaitu (1) Yang menjadi warganegara ialah orang-orang angsa Indonedia ash dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Hubungan hukum kekeluargaan antara ibu dan anak selalu ada. kalau ayahnya mengadakan hukum secara yuridis. setelah ayah itu mengadakan hubungan hukum kekeluargaan dan apabila hubungan hukum itu baru diadakan set1ah anak itu menjadi dewasa.

Pasal 29 (2) : Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara. maka untuk pelaksanaan selanjutnya harus ada undangundang yang akan menentukan lebih jauh.Pasal 27 (2) Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang Iayak bagi kemanusiaan. Karena UUD 1945 hanya mengatur hal-hal yang pokok. Tanpa adanya undang-undang semacam in maka ketentuan-ketentuan yang ada pada pembukaan. batang tubuh maupun penjelasan UUD 1945 akan kehilangan artinya dan hanya tinggal merupakan rangkaian huruf-huruf mati saja.Pembedaan penduduk suatu negara menjadi warga negara dan orang asing tersebut. . (hak untuk beragama dan beribadat menurut kepercayaan masing – masing. mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undangundang. . Orang asing di Indonesia tidak mempunyai hak dan kewajiban sebagaimana warga negara Indonesia. namun mereka mempunyai kewajiban untuk tunduk dan patuh pada peraturan. . bagaimana hak-hak dan kewajiban tersebut di atas harus dilaksanakan. .. hak dan kewajiban mempertahankan dan membela negara. (hakmemilih dan dipilih). wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.. .. namun Semuanya yang telah disebut di atas hal-hal yang pokok.Di samping itu dua ketentuan dengan tegas menyebutkan tentang kewajiban warga negara:Pasal 27 (1) : Segala warga negara. Tiap-tiap warga negara berhak . . dan berhak mendapatkan perlindungan atas din dan harta bendanya. Mereka tidak mempunyai hak untuk memilih dan dipilih. Pasal 30 (1) Pasal 31 (1) Selain pasal-pasal yang inenyebutkan hak warga negara maka terdapat pula beberapa pasal yang menyebutkan tentang kemerdekaan warga negara: Pasal 27 (1) : Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan. . * . (hak bersama dan mengeluarkan pendapat). pada hakikatnya adalah untuk membedakan ―hak dan kewajiban‖nya saja. ikut serta dalam usaha pembelaan negara. .Pasal 30 (1) : Tiap-tiap warga negara.Pasal 28 : Kemerdekaan bersenikat dan berkumpul. selama agama dan kepercayaan itu di akui Pemerintah). mi Sesuai dengan sifat UUD 1945 yang hanya mengatur hal-hal yang pokok saja. Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran.Walaupun hak dan kewajiban warga negara di dalam UUD 1945 hanya dirumuskan dalam beberapa pasal saja.

sehingga kebebasan tersebut adalah dalam hubungannya dengan agama yang mempercayai keesaan Tuhan. Sedangkan kebebasankebehasan lain yang juga diatur pada pasal 23 sampai sekarang belum diatur lebih jauh. Ketiga hak mi adalah suatu negara demokrasi.Sebagai contoh pasal 28 mengatur tentang kebebasan berserikat. baik ia warga negara ataupun orang asing. Jadi sesuai dengan tingkatan/hierarki perundangundangan. . karena larangan semacam mi jelas bertentangan dengan asas kebebasan berserikat yang dijamin oleh pasal 28 tersebut. dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya. ―Penduduk‖ yang dimaksud di sini adalah siapa saja yang berdomisili di wilayah Indonesia. Kebebasan berserikat tidak akan ada artinya hila tidak ada hak untuk mengeluarkan pendapat. pemerintah bersama-sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat telah menyusun Undang-Undang nomor 3 tahun 1975. Sebagai pelaksanaan hak atas kebebasan berserikat. Pasal 29 ayat 2 menyebutkan bahwa Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama masing-masing. apakah akan menjadi pendukung setia atau akan beroposisi terhadap Pemerintah. Kebebasan berserikat tersebut terutama adalah kebebasan untuk mendirikan partai politik. Karena itu pernerintah berkewajiban untuk menyediakan lapangan kerja baru dengan syarat-syarat yang sesuai dengan kemanusiaan. berkumpul dan mengeluarkan pendapat dengan tulisan dan lisan. Pengakuan terhadap partai tersebut oleh pemerintah tidak boleh sama sekali dikaitkan dengan program partai tersebut apakah mendukung program pemerintah atau tidak. Jadi suatu partai politik bebas untuk menentukan sikapnya. suatu undang-undang isinya tidak boleh bertentangan dengan Undang-Undang Dasar yang kedudukannya lebih tinggi. Tentu saja ada pembatasan bahwa partai yang didirikan harus tidak bertentangan dengan nilai demokrasi yang justru terkandung dalam pasal 28 UUD 1945. dan menjadi sumber bagi undangundang tersebut. Ayat 2 pasal mi menghendaki bahwa warga negara berhak atas penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. sehingga sering menimbulkan berbagai penafsiran. Kebebasan mi berarti pula bahwa pemerintah sama sekali tidak memiliki hak untuk melarang berdirinya suatu partai politik baru. Tentu saja pasal mi harus dihubungkan dengan ayat satunya. ni berarti bahwa tidak ada warga negara yang memiliki hak lebih banyak atau lebih sedikit daripada warga negara lainnya.1 Pasal 27 ayat I menetapkan bahwa segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum. Dalam UUD sendiri telah disebutkan bahwa hal tersebut harus diaturr lehih lanjut dengan undang-undang.

INDIVIDU. para pemimpin pemerintahannya memang tidak baik. Dengan pengertian mi dapat dicontohkan. Tidak karena bekerja keras lalu otot menuntut mayoritas rejeki untuk din sendiri. 33. meskipun dalam UUD dicantumkan perumusan hak-hak dan kewajiban warga negara yang se‗Lihat banyak-banyaknya. ekonomi dan kesejahtera. 32. meskipun hak-hak dan kewajiban-kewajiban tersebut jelas sudah disebutkan dengan cukup rnemadai dalamUUD 1945. Tidak karena fungsinya yang vital lalu jantung menuntut rejeki yang istimewa. Tidak berpikir keras lalu otak menuntut mayoritas rejeki dan seterusnya. maka di dalamnva terlihat adanya bagian-bagian yang ters usun secata teratur dan merupakan satu kesatuan yang utuh. yaitu kehidupan. di dalam sistem terdiri dan unsurunsur yang lain dan saling mengadakan interaksi. Apabila salah satu sel tidak bekerja sebagaimana mestinya maka dapat berakibat guricangan tubuh manusia.an sosial. hal tersebut akan menjadi sia-sia bila penyelenggara negaranya. Oleh karena itu demi tegaknya tubuh manusia yang merupakan bagian dan sistem tubuh selalu bekerja berfungsi dan berdedikasi demi satu tujuan yang besar. akan tetapi jikalau semangat para penyelenggara pemerintah baik. Arti sistem Berbicara soal sistem. melainkan seluruh sela dalam tubuh bekerja sama secara selaras demi tegaknya tubuh sebagai satu sistem. bahkan keharicuran tubuh itu. TINDAKAN POLITIK DAN SISTEM POLITIK a. .Begitu pula pasal 31.Meriam Budiardjo lewat ―Dasar-dasar Ilmu Politik‖ menyatakan.‖ Sebaliknya. perlindungan kultural. 3. Jadi meskipun ketentuan yang terdapat dalam UUD 1945 tidak terlalu banyak. dan 34 menjamin hak-hak terhadap pengajaran. sistem tubuh manusia. dalam arti mernang tidak mempunyai itikad untuk memberi kesempatan kepada warga negara untuk menikmati halc-haknya maupun melaksanakan kewajibannya. tetapi karena hal-hal tersebut meliputi pokok-pokok saja yang kemudian pelaksanannya diatur lebih lanjut dengan undang-undang. UUD itu tentu akan merintangi jalannya negara. Tetapi yang lebih penting lagi adalah apa yang dinyatakan dalam penjelasan UUI) 1945 bahwa:―Yang penting adalah semangat para penyelenggara negara semangat para pemimpin pernerintahan meskipun UUD itu tidak sempurna. di mana di dalam tubuh manusia terdapat berbagai sel yang dapat dikatakan sebagai unsur atau bagian dan tubuh manusia sebagai satu sistem. rneskipun hakhaknya maupun melaksanakan kewajibannya. maka pengaturan tersebut sudah cukup memadai.

sub sistem spiritual. — Ada pedal kin dan kanan. Kalau sepeda pancal itu dipandang sebagai satu sistem maka di dalamnya akan terlihat adanya bagian-bagian atau unsur-unsur sebagai berikut — Ada ster. Tingkah laku politik dianggap merupakan salah satu bagian dan tingkah laku sosial secara keseluruhan. memberikan kejelasan bahwa sesuatu dikatakan sebagai sistem apabila — Sesuatu itu merupakan satu kesatuan yang bulat/ utuh. Dengan pengertian di muka dan beberapa contohnya. dan — Kerjasama antar bagian atau unsur dalam kebulatan itu tertuju pada satu tujuan. tidak bisa lepas dan sistem yang ada dalam kehidupan masyarakat. — Di dalam kebulatan itu terkandung adanya unsurunsur atau bagian-bagian yang tersusun secara teratur dan tidak mengandung kontradiksi. maka sepeda tersebut sulit bahkan tidak daat dijalankan sebagaimana mestinya. — Ada roda muka dan belakang. — Unsur-unsur atau bagian-bagian yang tersusun dalam kebulatan itu saling bekerja sama antara yang satu dengan yang lain secara harmonis. Pengertian Sistem Politik Untuk memperoleh kejelasan mengenai pengertian sistem politik. Sebagai salah satu sub sistem. maka sub sistem politik (baca sistem politik) dengan sub sistem yang lain yang ada dalam sistem kemasyarakatan terdapat saling ketergantungan dan pengaruh-pengaruh yang mempengaruhi (baik yang menyangkut jalannya sistem politik maupun pelaku-pelaku politik). — Ada bayangan. Ada rantai. Dengan pemikiran mi dimaksudkan masyarakat merupakan suatu sistem sosial yang pada hakikatnya terdiri dan . b.Contoh lain sepeda pancal yang sama-sama kita ketahui. berusaha melihat dan mempelajari mengenai gej ala-gejala atau kej adian-kejadian yang bersifat politik dalam konteks tingkah laku di dalam masyarakat. dan seterusnya. sub sistem politik dan sebagainya. sub sistem hukum. Sistem Politik kalau dikaji secara mendalam hanya merupakan salah satu sub sistem dan sistem kemasyarakatan yang mencakup antara lain sub sistem ekonomi. Apabila salah satu unsur atau bagian di dalam sepeda pancal itu tidak berfungsi (salah satu pedal tidak ada). Konsep sistem politik dalam kaitannya dengan situasi yang nyata seperti negara.

bermacam-macam proses. Salah satu di antara bermacam-macam proses itu dapat dilihat gejalagejala politik sebagai suatu kumpulan proses tersendiri yang menunjukkan adanya perbedaan dengan proses-proses lainnya. Inilah yang dimaksud dengan sistem politik. Singkatnya berkaitan dengan kehidupan negara, yang dimaksud sistem politik adalah suatu pola kehidupan yang menyangkut hal ihwal kenegaraan dalam satu kebulatan yang utuh. Hal ihwal kenegaraan dilihat dan kaca mata politik di dalamnya terdapat bagian-bagianlunsur-unsur yang saling pengaruh mempengaruhi dan saling ketergantungan. Bagian-bagian itu berupa : Lembaga-lembaga negara. Lembaga-lembaga negara mi selalu berinteraksi satu sama lain dalam rangka: — menetapkan tujuan nasional, — menetapkan skala prioritas tujuan dalam rangka mewujudkan tujuan nasional, — menetapkan kebijaksanaan sebagai landasan pelaksanaan skala prioritas tujuan yang telah ditetapkan, dan — melaksanalcan skala prioritas tujuan yang telah diambil atas clasar kebijakan-kebijakan yang telah tetapkan. Di dalam melaksanakan tugasnya/fungsinya lembagalembaga negara di samping berinteraksi antar lembaga juga mengadakan interaksi dengan setiap warga negara. Mengingat jumlah warga negara di setiap negara modem seperti mi jutaan manusia dan masing-masing memiliki kepribadian serta kepentingan yang tidak sama, maka hal yang demikian mi merupakan salah satu pendorong lahimya berbagai golongan dalam kehidupan bernegara, baik yang berupa golongan atas dasar profesi yang sama, ide politik yang sama, keyakinan yang sama, dan sebagainya. Golongan-golongan itulah yang pada hakikatnya memiliki fungsi sebagai wadah dan penyalur aspirasi setiap warga negara dalam keikutsertaan di dalam pemerintah suatu negara.Dengan demikian sistem politik pada dasarnya mencakup: Kehidupan lembaga-lembaga negara (Supra struktur politik) balk kehidupan di masing-masing lembaga maupun hubungan antara lembaga negara yang ada. Pola kehidupan dan tata hubungan antara lembaga sosio-politik yang nyata dalam kehidupan pemerintari negara (infra struktur politik atau non legal bodies).Kehidupan mi menurut Goodman meliputi Partai politik/Organisasi politik Kelompok kepentingan Kelompok penekan Media komunikasi politik

Figur politik. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang memandang negara sebagai satu sistem, maka demi tegak dan lestarinya kehidupan tersebut secara ideal semua unsur yang ada dalam negara baik para penguasa negara yang ducluk dalam lembaga-lembaga negara maupun para warga yang hidup dalam berbagai kelompok, apakah kelompok sosial, kelompok profesi, kelompok keagamaan, kelompok politik, dan seterusnya harus ada hubungan yang serasi, selaras dan seimbang. Dengan demikian antara kehidupan lembaga-lembaga negara (supra struktur politik) dan kehidupan warga negara yang terdiri dan berbagai kelompok pada hakikatnya terdapat hubungan timbal balik dan saling ketergantungan. Untuk itu dalam hubungan timbal balik dan saling ketergantungan mi dapat dilihat pada fungsi infra struktur politik dan supra struktur politik seperti berikut mi

a) Mengajukan kepentingan Pengajuan kepentingan mi utamanya menjadi tugas atau dilakukan kelompok-kelompok kepentingan. Salah satu contoh dalam kehidupan negara Indonesia, HKTI sebagai wadah kaum tani dalam membawakan aspirasi seluruh anggotanya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara selalu berusaha untuk menyerap, mengajukan dan memperjuangkan nasib para petani. Mengingat kelompok kepentingan yang hidup di suatu. negara termasuk negara kita menunjukkan adanya kebhinnekaan, maka hal mi berakibat lahirnya perbedaan perjuangan antar kelompok dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

b) Pemaduan kepentingan. Pemaduan kepentingan mi utamanya menjadi tgas organisasi politik atau partai politik. Untuk itu ketelitian, kejelian setiap organisasi politik beserta para tokoh-tokohnya dalam melihat, menyerap, memadukan dan merumuskan setiap aspirasi dan kepentingan dan berbagai golongan dalam masyarakat sangat menentukan bobot program masingmasing organisasi politik dalam rangka mempertahankan pemerintahan negara, sangat ditentukan oleh program, masing-masing organisasi politik tersebut. Sebagai contoh dalam kehidupan negara kita di mana baik PDI, P3 maupun Golkar dengan kemampuannya, ketelitiannya drir‘ kecermatan yang dimilikinya, masing-rnasing mencoba merumuskan apa yang diajukan oleh berbagai macam kelompok kepentingan yang ada untuk dijadikan program perjuangannya. Program yang telah dirumuskan kemudian ditawarkan kepada masyarakat khusus pada saat kampanye pemilihan umum. Dengan penawaran mi diharapkan masyarakat melakukan penilaian terhadap program

masing-masing organisasi politik peserta pemilu, sehingga kampanye bukan merupakan arena adu kekuatan, melainkan merupakan penjabaran program dan masing-masing organisasi politik dalam rangka menarik dukungan dan masyarakat.

c). Pemasyarakatan dan komunikasi politik Pemasyarakatan dan komunikasi politik mi berlansung melalui setiap komponen sistem politik. Sedang supra struktur politik menghasilkan berbagai ketentuan dan kebijakan-kebijakan yang mengikat seluruh sistem politik dan sekaligus juga sebagai umpan balik kepada infra struktur politik beserta Iingkungannya, dalam hal mi keseluruhan sistem kemasyarakatan. Kesimpulan: Dan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa: Sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, manusia diciptakan sebagai makhluk pribadi dan sekaligus sebagai makhluk pribadi manusia cenderung untuk bersaing, mempertahankan din dan selalu ingin dihormati dalam hidupnya. Sebagai makhluk sosial setiap manusia memerlukan rasa kasih sayang antara sesama dan dalam dirinya ada kecenderungan untuk saling ketergantungan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk itu kecenderungan yang tumbuh dan berkembang dalam din manusia adalah hidup berkawan, hidup bersama antar sesama manusia secara gotong royong, mengadakan hubungan sesama manusia untuk menciptakan rasa aman, tentram dan sebagainya denganjalan mengorganisir bermacammacam kelompok, sehingga dalam kehidupan manusia dapat dijumpai keanekaragaman kelompok. Dan yang dapat menampung keanekaragaman kelompok tersebut adalah masyarakat, yang pada tingkat tertentu lahirlah negara. Dalam kehidupan negara dapat dijumpai adanya Pemerintahan yang mengemudikan negara dan warga negara yang mendukung kehidupan negara. Kenyataan mi melahirkan interaksi antara warga negara dan antar warga negara dengan negara (pemerintah). sesuai yang diharapkan, maka ketentuan hukum sangat diperlukan. Negara sebagai satu sistem politik di dalamnya terdapat kehidupan lembaga-lembaga negara (Supra struktur politik) dan kehidupan sosio lembaga-lembaga politik, yang nyata dalam kehidupan pemerintahan negara, dalam hal mi adalah partai politik, organisasi profesi, media komunikasi, dan organisasi kemasyarakatan lainnya (infra struktur politik). Sebagai satu sistem, maka secara ideal interaksi antara keduanya hams berjalan harmonis‘.

RANGKUMAN Negara adalah organisasi tertinggi yang terbentuk atas dasar kehendak bersama dan individu-individu atau kelompokkelompok yang mempunyai kepentingan untuk suatu tujuan bersama.Syarat yang hams ada bagi terbentuknya negara adalah, hams ada wilayah tertentu, rakyat yang mendianii wilayah tersebut dan pemerintahan yang berdaulat. Syarat pelengkap adalah pengakuan dan negara-negara lain. Negara mempunyai monopoli kekuasaan yang sangat besar. Teori-teori yang mencoba untuk membenikan dasar atau pembenaran atas kekuasaan yang dimiliki oleh negara tersebut, yaitu: Teori klasik, meliputi teori mitologis dan teori teokratis; Teori perjanjian, yang berasal dan Thomas Hobbes, John Locke dan Rousseau; dan Teori kekuasaan, yang berasal dan pendapat Leon Duguit dan Krabbe.Agar interaksi tersebut dapat berjalan. Adapun yang dimaksud warga negara Indonesia adalah seperti apa yang teiah ditetapkan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 26 ayat 1 dan ayt 2.Ayat 1 dan ayat 2 dan pasal 26 UUD 1945 sangat erat sekali hubungannya. Sebab kalau ayat 2 sampai tidak ada maka akan timbul penafsiran-penafsiran. Huhungan antara negara dengan warga negara mi dapat kita temukan di dalam pasal 26 s/d pasal 33 UUD 1945. Dalam rangka mencapai tujuan negara, maka negara antara lain bertugas niengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan ke arah tercapainya tujuan-tujuan dan masyarakat seluruhnya. Negara menentukan bagaimana kegiatan asosiasi-asosiasi kemasyarakatan disesuaikan satu sama lain dan diarahkan kepada tujuan nasional.

Masyarakat merupakan suatu kesatuan yang didasarkan ikatan-ikatan yang sudah teratur dan boleh dikatakan stabil. Setelah itu kita mengerti bahwa manusia sebagai makhluk sosial yang selalu mengalarni perubahan sosial. di dalam Dictionary of Sociology. Masyarakat tidak dapat dibayangkan tanpa individu. oleh mereka dikatakan sehagai herikut . marilah kita pelajari apa yang dimaksucl dengan Stratifikasi Sosia] atau Pelapisan Masyarakat. an penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat (hierarchis). individu mempengaruhi masyarakat dan bahkan bisa menyebabkan (berdasarkan pengaruhnya) perubahan besar masyarakatnya. Seperti juga individu tidak dapat dibayangkan tanpa adanya masyarakat. hahwa a. Sehubungan dengan mi. Karena itu Social Stratification sering diterjemahkan dengan PelapisanMasyarakat. Istilah Stratifikasi atau Stratification berasal dan kataSTRATA atau STRATUM yang berarti LAPISAN.BAB VI PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT 1. Individuindividu yang terdiri dan berbagai latar belakang tentu akan membentuk suatu masyarakat heterogen yang terdiri dan kelompok-kelompok sosial. Sejumlah individu yang mempunyai kedudukan(status) yang sarna menurut ukuran masyarakatnya. Dengan adanya atau terjadinya kelompok sosial mi maka terbentuklah suatu pelapisan masyarakat atau terbentuklah masyarakat yang berstrata. manusia dipengaruhi oleh masyarakat demi pembentukan pribadinya. Betapa individu dan masyarakat adalah komplementer dapat kita lihat dan kenyataan. maka dengan sendirin. b. Pitirini A. PELAPISAN SOSIAL a. dikatakan berada dalam suatu lapisan atau stratum.‖ Lebih lengkap lagi hatasan yang dikemukakan oleh Theodorson dkk. Pengertian Masyarakat terbentuk dan individu-individu. Sorokin memberikan definisi pelapisan masyarakat sebagai berikut : ―Pelapisan masyarakat adalah perbeda. masvarakat merupakan kesatuan yang dalam pembentukannya mernpunyai gejala yang sama.

Masvarakat yang herstratifikasi sering dilukiskan sehagai suatu kerucut atau primida. Seluruh masyarakat memberikan sikap dan kegiatan yang berbeda kepada kaum laki-laki dan perempuan. Dalam huhungannya dengan pembagian pekerjaan pun setiap suku bangsa memiliki cara sendiri-sendiri. serta bagian-bagian yang lebih kecil daripada suatu kelompok yang memiliki sistern perdagangan dan barter satu sarna lain. Pendapat tradisional tentang masyarakat primitif sebagai masyarakat yang komunistis yang tanpa hak milik pribadi dan perdagangan adalah tidak benar. 4) adanya orang-orang yang dikecilkan di luar kasta dan orang yang di luar perlindungan hukum (cutlaw men).Pelapisan masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relatif permanen yang terdapat di dalam sistem sosial (dan kelompok kecil sampai ke masyarakat) di dalam hal pembedaan hak. Di Jawa kekuasaan keluarga di tangan ayah sedang di Minangkahau tidak demikian. Ekonomi primitif bukanlah ekonorni dan individu-individu yang terisolir produktif kolektif. sarnaan ekonomi itu secara umum. Di dalam organisasi masyarakat primitif pun di mana helum mengenal tulisan. Di Irian misalnya atau di Bali. 3) adanya pemimpin yang paling berpengaruh. 6) adanya pernbedaan standar ekonomi dan di dalam ketidak. . 5) adanya pembagian kerja di dalam suku itu sendiri. pelapisan masyarakat itu sudah ada. pengaruh dan kekuasaan. Tetapi hal mi perlu diingat bahwa ketentuan-ketentuan tentang pembagian kedudukan antara laki-laki dan perempuan yang kemudian menjadi dasar daripada pembagian pekerjaan. 2) adanya kelompok-kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memiiki hak-hak istimewa. sematamata adalah ditentukan oleh sistem kebudayaan itu sendiri. PelapIsan 9osiol ciri tetap kelompok sosial Pembagian dan pemberian kedudukan yang berhuhungan dengan jenis kelamin nampaknya menjadi dasar dan seluruh sistern sosial masyarakat kuna. wanita harus lebih bekerja keras daripada laki-laki. h. di mana lapisan bawah adalah paling lehar dan lapisan mi menyernpit ke atas. Hal mi terwujud berbagai bentuk sebagai berikut 1) adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan pembedaan-pembedaan hak dan kewajihan. Kita lihat saja misalnya kedudukan laki-laki di Jawa berheda dengan kedudukan laki-laki di Minangkabau. Apa yang sesungguhnya adalah kelompok ekonomi yang tersusun atas dasar ketergantungan yang timbal balik dan individu-individu yang aktif secara ekonomis.

c. Terjadi dengan disengajaSistem pelapisan yang disusun dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. tetapi berjalan secara alamiah dengan sendininya. hal mi disebabkan hanya terhadap miik umum dan kelompok. atau sakti. seseorang yang memiliki bakat seni. Bentuk dan proporsi pelapisan di masyarakat yang telah maju bezvariasi. karena pemilikan kepandaian yang lebih. Pengakuan-pengakuan terhadap kuasaan dan wewenang tumbuh dengan sendirinya. dan presiden kepada lurah. . Terjadinya pekzpisan social Terjadi den gan sendirinya Proses mi berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Di dalam sistem pelapisan mi ditentukan secara jelas dan tegas adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang. maka kedudukan seseorang pada sesuatu strata atau pelapisan adalah Secara otomatis. Gradasi itu dapat kita lihat misalnya: multi clan menulih modal yang kaya sampai kepada buruh yang termiskin. dan jenderal sampai kepada prajunt dan sebagainya yang semuanya itu rnenunjukkan sebagai jenjang-jenjang dan gradasi sosial yang menunjukkan walaupun di dalam sistem demokrasi yang paling mutakhir pun ada pelapisan masyarakat. Oleh karena sifatnya yang tanpa disengaja inilah maka hentuk pelapisan dan dasar dan pada pebapisan itu bervaniasi menurut tempat. walaupun di dalam konstitusinya menyatakan bahwa ―Semua manusia adalah sama (all men are created equal). waktu dan kebudayaan masyarakat di mana sistem itu berlaku. atau kerabat pembuka tanah.Bilaniana di dalam beberapa suku perbedaan ekonomi begitu kecil dan kebiasaan tolong-menolong secara timbal balik mendekati sistem komunisme. tetapi pada dasarnya pelapisan masyarakat itu ada di mana-mana dan di sepanjang waktu. misalnya karena usia tua. Pada pelapisan yang terjadi dengan sendirinya. Dengan adanya pembagian yang jelas dalam hal wewenang dan kekuasaanmi maka di dalarn organisasi itu terdapat keteraturan sehingga jelas bagi setiap orang di tempat mana letaknya kekuasaan dan wewenang yang dimiliki dan dalam suatu organisasi baik secara vertikal maupun secara horisontal. Jika kita tidak dapat menemukan niasyarakat yang tidak berlapis-lapis di antara masyarakat yang primitif. Di dalam masyarakat pertanian dan khususnya di dalam masyarakat industri pelapisan itu tampak menyokmata dan jelas. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu. Di demokrasi-demokrasi yang modern pun juga tidak dapat mengecualikan adanya hukum-hukurn pelapisan masyarakat. maka lebih tidak rnungkin lagi untuk menemukannya di dalam masyarakat yang telah lebih maju/berkembang.

Pembedaun sistem pelapisan menurut sifatnya. tidak diperkenankan menduduki jabatan-jabatan tertentu yang hanya boleh diduduki atau dijabat oleh golongan IV a ke atas. maka sistem pelapisan dalam masyarakat dapat dibedakan menjadi: 1) Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup. seorang dosen yang baru golongan III a tetapi cakap. tetapi karena organisasi itu mempunyai tata cara tersendiri di dalam menentukan kebijaksanaan politik sosial. Misalnya saja perubahan-perubahan pula dalam cara-cara perjuangan partai politik. d. Misalnya dapat kita lihat di dalam kehidupan perguruan tinggi. Di dalam sistem yang demikian itu satu-satunya jalan untuk dapat masuk menjadi anggota dan suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran. Contoh yang lain dapat kita lihat sendiri misalnya di dalam kantor-kantor pemerintah di mana banyak tenaga-tenaga yang cukup tetapi tidak diberi wewenang karena kedudukannya mengikat. maka merupakan harnbatan yang merugikan bagi dosen yang bersangkutan dan universitas. Menurut sifatnya. Pembagian kedudukan mi di dalam organisasi formal pada pokoknya diperlukan agar organisasi itu dapat bergerak secara teratur untuk mencapai tujuan yang diinginkan.Pertama karena organisasi itu sudah diatur sedemikian rupa. ialah : Sistem fungsional: merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sarna dalam kedudukan yang sederajat.Tetapi sebenarnya terdapat pula kelemahan yang disebabkan sistem yang demikian itu. Di dalam sistem ini perpindahan anggota masyarakat ke lapisan yang lain balk ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi. Di dalam sistem organisasi yang disusun dengan cara mi mengandung dua sistem. Kedua : karena organisasi itu telah diatur sedemikian rupa Sehingga membatasi kemampuan-kemampuan individual yang sebenarnya mampu tetapi karena kedudukannya yang mengangkat maka tidak memungkinkan untuk mengambil inisiatif. perusahaan besar. perkumpulan-perkumpulan resmi. laan. Pendek kata di dalam organisasi formal. Sistem skalar: merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dan bawah ke atas (vertikal). Sistem pelapisan tertutup . dan lain-lain. sehingga sering terjadi kelemahan di dalam menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat. maka sering terjadi kelambatan di dalam penye9. misalnya saja di dalam organisasi perkantoran ada kerja sama antara kepalakepala seksi dan lain-lain. kecuali ada hal-hal yang istimewa.Sistem pelapisan yang dibentuk dengan sengaja mi dapat kita libat misalnya di dalam organisasi pemerintahan. organisasi partai politik.

kita temui misalnya di India yang masyarakatnya mengenal sistem kasta. sistem pelapisan masyarakat yang terbuka sangat menguntungkan. 2) Sistern pelapisan rnasyarakat yang terbuha Di da!am sistem yang demikian mi setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk jatuh ke lapisan yang ada di bawahnya atau naik ke lapisan yang di atasnya. — Pania: adalah golongan dan mereka yang tidak mempunyai kasta. Setiap orang dihen kesempatan untuk menduduki segala jabatan bila ada kesempatan dan kemampuan untuk itu. sehingga yang bersangkutan bisa jadi jatuh ke tangga sosial yang Iebih rendah. — Kasta Waisya: merupakan kasta dan golongan pedagang yang dipandangsebagai lapisan menengah. Sistem stratifikasi sosial yang tertutup biasanya juga kita temui di dalam masyarakat feodal atau masyarakat yang berdasarkan realisme. Sebab setiap warga masyarakat diberi kesempatan untuk bersaing dengan yang lain. Tetapi di sarnping itu orang juga dapat turun dan jabatannya hila dia tidak mampu mempertahankannya.undang). Dalam hubungannya dengan pembangunan masyarakat. Demikian sebaliknya hagi mereka yang tidak bermutu akan semakin didesak oleh mereka yang cakap. Sebagaimana kita ketahui masyarakat terbagi ke dalam: — Kasta Brahmana: yang merupakan kastanya golongangolongan pendeta dan merupakan kasta tertinggi. — Kasta Sudra : merupakan kasta dan golongan rakyat jelata. Yang termasuk golongan ini misalnya kaum gelandangan.Status (kedudukan) yang diperoleh berdasarkan atas usaha sendiri disebut ―Achieved status‖. ketiga. .Sistern yang demikian mi dapat kita ternukan misalnya di dalam masyarakat di Indonesia sekarang mi. — Kasta Ksatria: merupakan kasta dan golongan hangsawan dan tentara yang dipandang sebagai lapisan kedua. (Seperti pemerintahan d Arika Selatan yang terkenal masih melakukan politik apartheid atau perbedaan warna kulit yang disahkan oleh undang. Dengan demikian orang berusaha untuk wengembangkan segala kecakapannya agar dapat meraih kedudukan yang dicitacitakan. peminta dan sebagainya.

pengaruh. kelas menengah (middle class) dan kelas bawah (lower class). tetapi sementara itu ada pula yang melihatnya melaluj berbagai ukuran secara kompreh ensif. kelas menengah (middle class). Oleh karena itu beberapa sarjana memiliki tekanan yang berbeda-beda di dalam menyampaikan teori-teori tentang pelapisan masyarakat. Di sini Aristoteles membagi masyarakat berdasarkan dimensi ekonomi sehingga ada orang yang kaya. Pada umumnya golongan yang menduduki kelas bawah jumlah orangnya daripada kelas menengah. demikian seterusnya semakin tinggi golongannya semakin sedikit jumlah orangnya. Ada sementara sarjana yang menirijau bentuk pelapisan masyarakat hanya berdasar salah satu aspek saja misalnya aspek ekonomi.e. mereka yang melarat sekali. seperti misalnya: keturunan. sarjana Italia. Prof. MA. Orang dapat menduduki lapisan (atau istilah lain ada yang menggunakan dengan kelas) tertentu disebabkan oleh beherapa faktor. watak. Beberapa teori tentangpelapisan sosial Bentuk konkrit daripada Pelapisan Masyarakat ada beberapa macam. Dr. keahlian dan kapasitas yang berbedaheda. Selanjutnya itu ada yang membagi pelapisan masyarakat ke dalam jumlah yang lebih sederhana (rnisalnya membagi hanya menjadi dua hagian). Dengan demikian sistem pelapisan masyarakat itu mengikuti bentuk piramid. atau aspek politik saja. Ada yang membagi pelapisan masyarakat seperti berikut mi: Masyarakat terdiri dan kelas atas (upper class) dan kelas bawah (lower class). . kekuatan dan lain sebagainya. kelas menengah bawah (lower middle class) dan kelas bawah (lower class). menengah dan melarat. yaitu mereka yang kaya sekali. Sementara itu ada pula yang membagi tiga lapisan atau lebih). Vilfredo Pareto. Selo Sumardjan dan Soelaiman Soemardi SH. Menurut dia pangkal danpada perbedaan itu karena ada orang-orang yang memiliki kecakapan. kecakapan. menyatakan sebagai berikut : selama di dalam masyarakat ada sesuatu yang dihargai olehnya dan setiap masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargainya maka barang itu akan menjadi bibit yang dapat menumbuhkan adanya sistem berlapis-lapis dalam masyarakat. Sementara itu ada pula sering kita dengar: kelas atas (upper class). dan mereka yang berada di tengah-tengahnya. menyatakan bahwa ada dua kelas yang senantiasa berbeda setiap waktu yaitu golongan Elite dan golongan Non Elite. Beberapa dicantumkan di sini: Aristoteles mengatakan bahwa di dalam tiap-tiap negara terdapat tiga unsur. Masyarakat terdiri dan tiga kelas ialah kelas atas (upper class).

Ukuran kehormatan: Ukuran kehormatan mungkin terlepas dan ukuran-ukuran kekayaan atau kekuasaan. tetapi masih ada ukuran-ukuran lainnya yang dapat dipergunakan. Sudah tentu hal itu mengakibatkan segala macam usaha untuk mendapatkan gelar tersebut walaupun secara tidak halal. pada pokoknya ada dua macam di dalam setiap masyarakat vaitu kelas yang memiliki tanah dan alatalat produksi lainnya dan kelas yang tidak mempunyainya dan hanya memiliki tenaga untuk disumbangkan di dalam proses produksi. Kelas yang pertama. akan tetapi gelar kesarjanaannya. jumlahnya selalu sedikit. dan sebagainya. menjalankan peranan-peranan politik. menempati lapisan sosial teratas. Ukuran mi kadang-lçadang menyebabkan menjadi negatif. di dalam ―The Ruling Class‖ menyatakan sebagai herikut Di dalam seluruh masyarakat dan masyarakat yang sangat kurang berkembang. berupa mobil pribadinya. Orang yang paling disegani dan dihormati. sampai kepada masyarakat yang paling maju dan penuh kekuasaan dua kelas selalu muncul ialah kelas yang pemerintah dan kelas yang diperintah. Dari apa yang diuraikan di atas. monopoli kekuasaan dan menikmati keuntungan-keuntungan yang dihasilkan oleh kekuasaannya itu. misalnya dapat dilihat pada bentuk rumah yang bersangkutan. Karl Marx didalam menjelaskan secara tidak Iangsung ten. akhirnya dapat disimpulkan bahwa ukuran atau kriteria yang biasanya dipakai untuk menggolong-golongkan anggota-anggota masyarakat ke dalam lapisan-lapisan sosial adalah sebagai berikut Ukuran kekayaan : Ukuran kekayaan (kebendaan) dapat dijadikan suatu ukuran: barangsiapa yang mempunyai kekayaan paling banyak.tang pelapisan masvarakat menggunakan istilah kelas menurut dia. Ukuran semacam mi hanyak dijumpai pada masyarakat-masyarakat tradisional. Ukuran-ukuran tersebut di atas. Ukuran kekuasaan : Barangsiapa yang rnemiliki kekuasaan atau yang mempunya wewenang terbesar. termasuk ke dalam lapisan sosial teratas. Sehaliknya yang kedua. cara-cara mempergunakan pakaian serta bahan pakaian yang dipakainya. Akan tetapi ukuran-ukuran di atas yang menonjol sebagai dasar timbulnya pelapisan sosial . jumlahnya lebih bariyak diarahkan dan diatur/diawasi oleh kelas yang pertama. mendapatkan atau mendudukj lapisan sosial teratas. tidaklah bersifat limitatif (terbatas). Ukuran ilmu pengetahuan : litnu pengetauan dipakai ukuran oleh masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan. Biasanya mereka adalah golongan tua atau mereka yang pernah berjasa besar kepada masyarakat. karena ternyata bahwa bukan ilmu pengetahuan yang dijadikan ukuran.Gaotano Mosoa. Kenyataan tersehut. ialah kelas yang diperintah. kebiasaan untuk berbelanja barangbarang mahal. sarjana Italia.

Mereka dikaruniai akal dan budi dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam persaudaraan. lambat-laun dirasakan sebagai suatu yang mengganggu. Undang-undang tersebut benlaku sama pada setiap orang tanpa kecualinya dalam anti semua orang mempunyai kesamaan derajat dan mi dijamin oleh undang-undang. Mengenai persamaan hak mi selanjutnya dicantumkan dalam Pernyataan Sedunia Tentang Hak-hak (Asasi) Manusia atau Universitas Declaration of Human Right (1948) dalam pasalpasalnya. Beberapa hak dan kewajiban penting ditetapkan dalam Undang-undang (Konstitusi) sebagai hak dan kewajiban asasi. karena di mana kekuasaan negara itu berkembang. Jadi kriteria pelapisan sosial pada hakikatnya tergantung pada sistem nilai yang dianut oleh anggota-anggota masyarakat yang bersangkutan. terpaksalah ia memasuki lingkungan hak manusia pnibadi dan herkuranglah pula luas batas hak-hak yang dimiliki individu itu. dan kekuasaan yang melekat pada organisasi baru dalam bentuk masyarakat yang merupakan negara tadi. KESAMAAN DERAJAT Sifat perhubungan antara manusia dan lingkungan masyarakat pada umumnya adalah timbal balik. dan yang mampu memberi jaminan mi adalah pemenintah yang kuat dan berwibawa. Kesamaan derajat dan isi jaminan oleh undang-undang. yaitu kekuasaan manusia yang berwujud dalam hakhak dasar beserta kebebasan asasi yang selama itu dimilikinya dengan leluasa. Kesamaan derajat mi terwujud dalam jaminan hak yang diberikan dalam berbagai sektor kehidupan. 1) Persamaan hak Adanya kekuasaan negara seolah-olah hak individu. artinya orang seorang itu sebagai anggota masyarakatnya. 2. mempunyai hak dan kewajiban. Di dalam susunan negara modern hak-hak dan kebebasankebebasan asasi manusia itu diindungi oleh Undang-undang dan menjadi hukum positif. Dan di sinilah timbul persengketaan pokok antara dua kekuasaan itu secara pninsip. Untuk dapat melaksanakan hak dan kewajiban mi dengan bebas dan rasa takut perlu adanya jaminan.dalam masyarakat. balk terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah dan negara. seperti dalam Pasal 1 : ―Sekalian orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak yang sama.‖ . Hak inilah yang banyak dikenal dengan Hak Asasi Manusia.

Pasal 27 ayat 1 menetapkan : bahwa : ―Segala Warga Negara hersamaan kedudukannya di dalam Hukum dan Pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahari itu dengan tidak ada kecualinya. Kemudian yang ditetapkan dalam pasal 27 ayat. Sekalian orang berhak atas perlindungan yang sama terhadap setiap perbedaan yang memperkosa pernyataan mi dan terhadap segala hasutan yang ditujukan kepada perbedaan semacam mi. Sebagaimana kita ketahui Negara Republik Indonesia menganut asas bahwa setiap warga negara tanpa kecualinya memiliki kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan. Pokok kedua.Pasal 2 ayat 1: ―Setiap orang berhak atas semua hak-hak dan kebebasan-kebebasan yang tercantum dalam pernyataan mi dengan tak ada kecuali apa pun. asal mula kebangsaan atau kemasyarakatan. bahwa ―kemerdekaan berserikat dan berkumpul. kelahiran ataupun kedudukan.‖ 2) Persamaan Derajat di Indonesia Dalam Undang-Undang Dasar 1945 mengenai hak dan kebebasan yang berkaitan dengan adanya persamaan derajat dan hak juga tercantum dalarn pasal-pasalnya secara jelas.‖ Pasal 7 : ―Sekalian orang adalah sama terhadap undang-undang dan berhak atas perlindungan hukum yang sama dengan tak ada perbedaan. ialah hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Dengan demikian perumusan mi secara prinsipil telah membuka suatu sistem yang berlainan sekali daripada sistem perumusan ―Human Rights‖ itu secara Barat. 2. milik. seperti rni sainya bangsa. dalam pasal 29 ayat 2 dirumuskan kebebasan asasi untuk memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara. dan mi sebagai konsekuensi prinsip dan kedaulatan rakyat yang bersifat kerakyatan. warna. 29 dan 31. Hukum dihuat dimaksudkan untuk melindungi dan mengatur masyarakat secara umum tanpa adanya perbedaan. mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sehagainya ditetapkan oleh Undang-undang. agama. selanjutnya dalam pasal 28 ditetapkan. Kalau kita lihat ada empat pasal yang memuat ketentuan-ketentuan tentang hak-hak asasi itu yakni pasal 27. hanya menyebutkan hak tanpa ada kewajiban di sam pingnya.‖ Pokok ketiga. Empat pokok hak-hak asasi dalam empat pasal UUD 1945 adalah sebagai berikut Pertama tentang kesamaan kedudukan dan kewajihan warga negara di dalam hukum dan di muka pemerintahan. yaitu kewajiban untuk meijunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. bahasa. 28. jenis kelamin.‖ Di dalam perumusan mi dinyatakan adanya suatu kewajiban dasar di samping hak asasi yaag dimiliki oleh warga negara. yang berbunyi . politik atau pendapat lain.

yang diatur dengan undang-undang. ulama guru.‖ 3. agama. Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan: ―posisi di dalam masyarakat di puncak strukturstruktur sosial yang terpenting. Dalam masyarakat industri watak elitenya berbeda sama sekali dengan elite di dalam masyarakat primitif. Mereka itu mungkin para pejabat tugas. Berbicara masalah elite adalah berbicara masalah pimpinan. a. pengajaran. dan pekerjaan-pekerjaan dinas. Pengertian Dalam pengertian yang umum elite itu menunjuk sekelonipok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukari tinggi. Di dalam suatu lapian masyarakat tentu ada sekelompok kecil yang mempunyai posisi kunci atau mereka yang memiliki pengaruh yang besar dalam mengambil berbagai kebijaksanaan. pensiunan dan lainnya lagi Para pemuka pendapat (opinion leader) inilah pada umumnya memegang strategi kunci dan memiliki Status tersendiri yang akhirnya merupakan elite masyarakatnya. b.‖ ‗ripe masyarakat dan sifat kebudayaan sangat menentukan watak elite. baik dalam konteks luas maupun yang lebih sempit.‖ Pokok keempat. pedagang kaya.sebagai berikut: ―Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. sebaliknya dalam masyarakt tertentu penduduk tidak diikutsertakan. dalam kelompok heterogen maupun homogen selalu ada kecenderungan untuk menyisihkan satu golongan tersendiri sebagai satu . Dalam suatu kehidupan sosial yang teratur. petani kaya. pemerintahan aparat kemiliteran. Dalam arti lebih yang khusus dapat diartikan sekeloin pok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan. adalah pasal 31 yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran yang berbunyi (1) ―Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran‖ dan (2) ―Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan suatu sistem pengajaran nasional. politik. yaitu posisi tinggi di dalam ekonomi. Fun gsi Elite dalam memegang Strategi. ELITE DAN MASSA 1) Elite Dalam masyarakat tertentu ada sebagian penduduk ilcut terlibat dalam kepemimpinan.

Golongan elite sebagai minoritas sering ditampakkan dengan beberapa bentuk penampilan antara lain: Elite menduduki posisi yang penting dan cenderung merupakan poros kehidu pan masyarakat secara keseluruhan. memiliki kekuasaan dan mendapatkan kedudukan yang terkemuka jika dibandingkan dengan massa. material maupun immaterial. Faktor utama yang menentukan kedudukan mereka adalah keunggulan dan keberhasilan yang dilandasi oleh kemampuan baik yang bersifat fisik maupun psikhis. merupakan heriditer maupun pencapaian. Kelompok minoritas yang mempunyai nilai secara sosial mi berkembang sejalan dengan perkembangan fungsional dalam suatu masyarakat. herhubungan dengan problema-problema yang memperlihatkan sifat yang keras. . pertimbangan-pertimbangan yang bersif at moral. Kedua kecenderungan penilaian mi menurut Parson melahirkan dua macam elite. Dalam hal tanggung jawab. Sedangkan Elite eksternal adalah meliputi pencapaian tujuan dan adaptasi. Penentuan golongan minoritas mi didasarkan pada penghargaan masyarakat terhadap peranan yang dilancarkan dalam kehidupan masa kini serta andilnya dalani meletakkan dasar-dasar kehidupan pada masa-masa yang akan datang. mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar jika dibandingkan dengan masyarakat lain. Ada dua kecenderungan yang digunakan untuk menentukan elite dalam masyarakat yaitu: Pertama. Ciri-ciri lain yang merupakan konsekuensi logis dan ketiga hal di atas adalah imbalaii yang lebih besar yang diperoleh atas pekerjaan dan usahanya.‘ . Elite internal menyangkut integrasi moral serta solidaritas sosial yang berhuhungan dengan perasaan tertentu pada saat tertentu. menitikberatkan pada fungsi sosial dan yang kedua. sopan santun dan keadaan jiwa. masyarakat lain atau masa depan yang talc tentu. Golongan minoritas yang herada pada posisi atas yang secara fungsional dapat berkuasa dan menentukan dalam studi sosial dikenal dengan elite.golongan yang penting. Elite adalah suatu minoritas pribadi-pribadi yang diangkat untuk melayani suatu kolektivitas dengan cara yang bernilai sosial. Pengembangan elite sebagai suatu kelompok minor yang berpengaruh dan menentukan dalain masyarakat tetap beranjak dan fungsi sosialnya di samping adanya pertimbangan-pertimbangan lain sesuai dengan latar belakang sosial budaya masyarakat. yaitu Elite internal dan Elite eksternal.

tokoh film. Sep ti : antis. memperhatikan serta memelihara nonna yang berlaku dan memperhatikan kepemimpinan. penulis. kebudayaan maupun adat-istiadat sendiri-sendini. Di sini para elite harus dapat menyesuaikan dirinya dalam menguasai masyarakat. Kelompok inti sosial itu mungkin para pendeta. Kecuali itu di manapun juga pana elite pemegang strategi tersehut memiliki prinsip yang sama dalam menjalankan fungsi pokok maupun fungsinya yang lain. Elite ekonomi. atau pemuka agama lainnya. filsuf. (mereka yang berkuasa atau mempunyai pengaruh dalam bidang itu). militer dan lain-lain yang dapat dijadikan perantara bagi kesejahteraan masyarakat. pendidik dan pemuka masyarakat. militer. mungkin para pemegang kekuasaan. Elite yang dapat memberikan kebutuhan psikologis. penyesuaian dir integrasi. Sehubungan dengan fungsi yang harus dijalankan oleh elite dalam memegang pimpinan ia harus dapat mengatur strategi yang tepat. Elite dan segala elite dapatlah menjalankan fungsinya dengan mengajak para elite pemegang strategi di tiap bidangnya untuk bekerja sehaik-baiknya. Apa yang harus diperhatikan yaitu antara lain : tujuan yang hendak dicapai. diplomatik dan cendekiawan.Sejalan dengan ciri-ciri (yang walau pun tidak selalu tam pak secara eksplisit) mi dan berdasarkan tata nilai dan norma yang melahirkan stratifikasi sosial maka kita akan mengenal herbagai macam elite. olahragawan dan tokoh hiburan dan sebagainya. Elite agarna. Dalam hal mi mereka hams memperhatikan beberapa fungsi dalam pengambilan kebijaksanaan untuk memimpin masyarakatnya agar terjadi kerjasama yang baik dalam mencapai tujuan. Tujuan yang hendak dicapai haruslah terikat dan merupakan tujuan bersama kepandaian dalam menyesuaikan din terutama bagi elite baru dapat membantunya secara efektif dalam mengarahkan masyarakat untuk mencapai tujuannya. Dalam hal mi kita dapat membedakan elite pemegang strategi secara ganis besar sebagai berikut Elite politik (elite yang herkuasa dalam mencapai tujuan. Di dalam masyarakat yang heterogen tentu banyak nilai yang dijadikan anutan karena setiap golongan atau suku bangsa tentu memiliki kebiasaan. Kelompok inti sosial akan melahirkan elite sesuai dengan kecenderungan masyarakat menentukan golongan yang memiiki fungsi sosial terhesar atau kelompok-kelompok terkemuka dalam masyarakat. seperti memberikan contoh tingkah laku yang balk kepada masyarakatnya. mengkoordinir serta menciptakan yang harmonis dalam berbagai . Yang paling berkuasa biasanya disebut elite segala elite).

yang dalam beberapa hal menyerupai crowd. meredakan konflik sosial maupun fisik dan dapat melindungi masyarakatnya terhadap sehagai bahaya dan luar. 2) Massa Istilah massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokan kolektif lain yang elementer dan spontan.kegiatan. fungsi pertahanan dan keamanan. mereka yang tertanik pada suatu peristiwa pembunuhan sebagai diberitakan . Mungkin di dalam suatu masyarakat biasanya tindaktanduk elite merupakan contoh. Massa diwakili oleh orang-orang yang berperanserta dalam perilaku massal sepertinya mereka yang terbangkitkan minatnya oleh heberapa peristiwa nasicnal. tapi yang Secara fundamental berbeda dengannya dalam hal-hal yang lain. dan sangat mungkin séorang elite diharapkan dapat melakukan segala fungsi yang multi dimensi walaupun kadang-kadang hal itu sulit dilaksanakan. Adanya perbedaan-perbedaan dalam masyarakat bagaimanapun juga menjadi tanggung jawab mereka untuk dapat bekerjasama lain di dalam tiap lembaga kehidupan masyarakat. mereka yang menyebar di berbagai tempat.

OIeh karena individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang individu yang sama persis di dalam aspek-aspek pribadinya. yaitu faktor pembawaan dan lingkungan sosial sebagai komponen utama bagi terbentuknya keunikan indIvidu dalam hal kepentingannya meskipun dengan lingkungan yang sania. 3) Kepentingan individu untuk memperoleh penghargaan yang sania. Dengan berpegang kepada prinsip bahwa tingkah laku individu merupakan cara atau alat dalam memenuhi kepentingannya.BAB VIII PERTENTANGAN-PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT 1. maka dengan sendirinya timbul perbedaan individu dalam hal kepentingannya. 4) Kepentingan individu untuk memperoleh prestasi dan p0. 6) Kepentingan Individu untuk memperoleh kedudukan di dalam kelompoknya. Kepentingan mi sifatnya esensial bagi kelangsungan hidup individu itu sendiri. maka ia akan merasa puas. 2) Kepentingan individu untuk memperoleh harga din. Pada umumnya secara psikologis dikenal ada dua jenis kepentingan dalam din individu yaitu kepentingan untuk memenuhi kebutuhan biologis dan kebutuhan sosial/psikologis. dan sebaliknya kegagalan dalarn memenuhi kepentingan mi akan banyak menimbulkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungannya. perbedaan tersebut secara ganis besar disebabkan oleh dua faktor. 7) Kepentingafl individu untuk memperoleh rasa arnn ‗ perlindungan din. baik jasmani maupun rohani. Jika individu berhasil dalam memenuhi kepentingannya. . 5) Kepentingafl individu untuk dibutuhkan oleh orang lait. Perbedaan-. PERBEDAAN KEPENTINGAN Kepentingan merupakan dasar dan timbulnya tingkah laku individu. Perbedaan kepentingan itu antara lain berupa: 1) Kepentingan indiviclu untuk memperoleh kasih sayang. maka kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh individu di dalam masyarakat pada hakikatnya merupakan manifestasi pemenuhan dan kepentingan tersebut. Individu bertingkah laku karena ada dorongan untuk memenuhi kepentingannya. Sebaliknya lingkungan yang berbeda akan memungkinkan timbulnya perbeclaan individu dalam hal kepentingafl meskipun pembawaannYa sama.sisi.

Jika lebih detail lagi kita perhatikan pola hubungan dalam satu kelompok. 4) sangsi sudah menjadi lemah bahkan sangsi tidak dilaksanakan dengan konsekuen lagi. Perbedaan kepentingan mi tidak secara langsung menyebabkan terjadinya konflik tetapi rnengenal beberapa fase yaitu1 Pertama. kelompok sosial. pemberontakan dan lainlain. fase disorganisasi yang tenjadi karena kesalahfahaman (akibat pertentangan antara harapan dengan standar normatif). 2) norma-norma sosial tidak membantu anggota masyarakat lagi dalam mencapai tujuan yang telah disepakatinya. Di sinilah tercermiL adanya perbedaan kepentingan antra berbagai kelompok kepentingan dalam kerangka tinjauan politik. 5) tindakan anggota masyarakat sudah bertentangan dengan norma kelompok. Kedua. aksi mogok. Kenyataan seperti itu disebabkan oleh cara pandang yang berbeda antara pemerintah/peflguaSa sebagai pemegang kendall ideologi dengan berbagai kelompok kepentingan sebagai sub-sub ideologi. ahli-ahli ekonomi. fase disintegrasi (konflik) yaitu pernyataan tidak Setuju dalam berbagai bentuk seperti timbulnya emosi massa yang meluap. niaka akan tampak lagi adanya konflik di antara mereka yang disebabkan karena cara panclang mereka yang berbeda tentang satu masalah. Permasalahan utaxna yang jelas tampak dalam tinjauan konflik mi adalah adanya jarak yang tenlalu besar antara harapan (tujuan sosial) dengan kenyataan pelaksanaafl dan hasilnya. 3) norma-norma dalam kelompok dan yang dihayati oleh kelompok bertentangan satu sama lain. Martin dan kawan-kawannya mengemukakan tahapan pertama disintegrasi sebagai berikut 1) ketidaksefahaman anggota kelompok tentang tujuan sosial yang hendak dicapai yang semula menjadi pegangan kelonipok. tentu saja kelompok agama. Kenyataan-keflYataan seperti itu menunjukkan ketidakmanipuan suatu ideologi mewujudkan idealisme yang metupakan konsensus dan berbagai subideologi yang akhiniya akan melahirkan kondisi dis-integrasi atau konflik. para hartawan dan lain-lain a1anmelihatnya dan sudut kepentingan masing-masing kelompok tersebut.8) Kepentingan individu untuk memperoleh kemerdekaafl din. Secara lebih teliti Walter T. yang menyehabkan sulitnya atau tidak dapatnya satu kelompok sosial menyesuaikan din dengan norma (ideologi).2 . masih kita akan menemui adanya konflik intern yang disebabkan karena perbedaan kepentingan masingmasing individu dalam kelompok itu atau sebagai akibat heterogenitas suatu kelompok. Jika lebih terpeninci kita melihat pola hubungan antara berbagai kelompok kepentingafl sesuai dengan kelompok sosial yang ada dalam masyarakat. Katakanlah tentang peranan kelompok sosial dalam pembangunafl negara. protes.

Jadi prasangka dasarnya pribadi dan dimiliki bersama. Perbedaan yang secara sosial dilaksanakan antar lembaga atau kelompok dapat menimbulkan prasangka.sedangkan diskriminatif pada tindakan. Dan peristiwa kecil yang menyangkut dua orang dapat meluas dan menjalar. Tetapi masalah integrasi mi akan diuraikan tersendiri dalam bagian berikut tulisan mi. PRASANGKA. Kedua tindakan tersebut dapat merugikan pertumbuhan perkembangan dan bahkan integrasi masyarakat. Tetapi dapat pula yang bertindak diskriminatif tanpa didasani prasangka. di mana setiap orang memilikinya. aksi yang sifatnya realistis. sarjana. mengingat bangsa Indonesia terdiri dan berbagai suku bangsa atau masyanakat multi-etnik.Pandangan sosiologis tentang proses disorganisasi dan disintegrasi tidak saja akan melahirkan konflik sosial. sedangkan prasangka tidak realistis dan hanya diketahui oleh din individu masing-masing. obyek atau situasi. pemimpin atau negarawan. bahkan melembaga (turun-temurun) sehingga tidak heran kalau prasangka ada pada mereka yang berpikirnya sederhana dan masyarakat yang tergolong cendekiawan. membuat sikap cenderung untuk membedabedakan. . DISKRIMINASI DAN ETHNOSENTRISME a. Sikap seseorang banu diketahui bila ia sudah bertindak atau bertingkah-laku. apabila seorang individu mempunyai prasangka rasial biasanya bertindak diskriminatif terhadap ras yang diprasangkanya. 2. Perbedaan terpokok antara prasangka dan diskniminatif adalah bahwa prasangka menunjukkan pada aspek sikap. dan sebaliknya seorang yang berprasangka dapat saja bertindak tidak diskriminatif. melibatkan sepuluh orang. Menurut Morgan (1966) sikap adalah kecenderungan untuk berespons baik secara positif atau negatif terhadap orang. Prasangka dan Diskriminasi Prasangka dan diskriminasi adalah dua hal yang ada relevansinya. Oleh karena itu bisa saja bahwa sikap bertentangan dengan tingkah-laku atau tindakan. Dengan demikian diskriminatif merupakan tindakan yang realistis. Melalui proses belajar dan semakin besarnya manusia. tetapipada hal-hal tertentu dapat mengarah kepada integrasi kelompok maupun masyarakat. golongan atau wilayah disertai tindakan-tindakan kekerasan dan destruktif yang merugikan. Prasangka mempunyai dasar pribadi. Jadi prasangka merupakan kecenderungan yang tidak tampak. dan sebagai tindak lanjutnya timbul tindakan. sejak masih kecil unsur sikap bermusuhan sudah nampak. Kerugiannya prasangka melalui hubungan pribadi akan menjalar. Suatu hal yang saling berkaitan. Oleh karena itu perlu mendapatkan perhatian dengan seksama.

yang belum tentu pihak-pihak tersebut bersalah. Jika prasangka itu disertai agresivitas dan rasa permusuhan. anggota kelompok luar.‘ Pengertian Newcomb tersebut timbul dan gejala-gejala yang terjadi dalam masyarakat. yaitu membuat rasional segala prasangka dan pikiran yang negatif. Pada prinsipnya seseorang akan bersikap tertentu terhadap orang lain atau terhadap suatu kelompok apabila ia telah memiliki pengetahuan itu tidak dapat kita pastikan apakah bersifat positif atau negatif. Pada lazimnya prasangka sedemikian itu dibarengi dengan rasionalisasi. prasangka mi banyak dimuati emosi-emosi atau unsur efektif yang kuat. Dalam kehidupan sehari-hari. semuanya tidak bisa disalurkan secara wajar. yaitu suatu obyek untuk melampiaskan segenap frustasi. ras lain atau suatu bangsa tertentu. Prasangka bisa diartikan sebagai suatu sikap yang terlampau tergesa-gesa. dan rasa-rasa negatif. karena merupakan hasil peniruan atau pengoperan langsung pola orang lain. tingkat prasangka itu menumhuhkan jarak sosial tertentu di antara anggota kelompok sendiri dengan anggota-anggota kelompok luar. Pengalaman Seseorang yang bersifat sepintas. merasa dan bertindak dengan cara yang menentang atau menjauhi dan bukan menyokong atau mendekati orang-orang lain. yang bersifat performance semata akan cepat sekali menimbulkan sikap negatif terhadap suatu kelompok atau terhadap . Dengan kata lain. Dan sinilah lahirnya suatu sikap dalam bentuk tingkah laku yang cenderung negatif. Dengan kata lain. mencoba untuk mendiskriminasikan pihak-pihak lain. golongan minoritas. terutama sebagai anggota kelompok. dan dibarengi proses simplifikasi (terlalu menyederhanakan) terhadap suatu realita. Pada akhirnya dibarengi justifikasj dir yaitu pembenaran din terhadap semua tingkah-laku sendiri. mendahului pengalaman sendiri (tidak berdasarkan pengalaman sendiri). berdasankan generalisasi yang terlampau cepat. Gradasi prasangka menunjukkan aaanya distansi sosial antara ingroup dan outgroup. Atau lebih tepat kalau prasangka itu merupakan hasil proses belajar dan pengenalan individu dalam perkemhangannya.Prasangka mi sebagian besar sifatnya apriori. Kanibing hitam itu biasanya berwujud individu atau kelompok sosial yang lemah. biasanya orang yang bersangkutan lalu mencani obyek ―kambing hitam‖. dengan kata lain adanya diskriminatif antar kelompok. Prasangka sebagai suatu sikap tidaklah merupakan wawasan dasar dan individu melainkan merupakan hasil proses interaksi antar individu atau golongan. Dengan demikian prasangka dapat dikatakan seperti yang dikemukakan oleh Newcomb sebagai sikap yang tak baik dan sebagai suatu predisposisj untuk berfikir. Pengetahuan itu akan membuat seseorang atau satu kelompok berpersepsi. diproyeksikan kepada si ―kambing hitam‖. sifat berat sebelah. atau dioper dan milieu di mana orang menetap. berpikir dan merasa terhadap obyek tertentu.

seseorang yang berprasangka dapat saja berperilaku tidak diskriminatif. Di Indonesia kelompok keturunan Cina sebagai kelompok minoritas. Bukankah pemasangan rudal-rudal jarak pendek milik Amerika Serikat di daratan Eropa Barat adalah suatu manifestasi dan prasangka Amerika Serikat terhadap rivalnya yaitu Uni Soviet? Kondisi lingkungan/wilayah yang tidak mapan pun cukup beralasan untuk dapat menimbulkan prasangka suatu individu atau kelompok sosial tertentu. tak dapat dipisahkan. Prasangka bersumber dan suatu sikap. Sementara pendapat menyebutkan bahwa orang yang berintelegensi tinggi. atau untuk meraih status sosial bagi suatu individu atau kelompok sosial tertentu. biasanya bertindak diskiminasi terhadap ras yang diprasangkainya. walaupun secara yuridis telah jadi warga negara Indonesia dan dalani UUD 1945 Bab X Pasal 27 dinyatakan bahwa semua warga negara mempunyai kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan. b. pada suatu lingkungan/wilayah di mana norma-norma dan tata hukum dalam kondisi goyah. Dalam kondisi persaingan untuk mencapai akumulasi material tertentu. sering menjadi sasaran prasangka rasial. Perbedaan Prasangka dan Diskriminasi Tidak sedikit orang-orang yang mudah berprasangka. Antara prasangka dan diskriminasi dapat dibedakan dengan jelas. Namun demikian belum jelas benar ciri-ciri kepribadian mana yang membuat seseorang mudah berprasangka. negarawan negara-negara adikuasa (superpower). Diskriminasi menunjuk kepada suatu tindakan. . bahkan juga para pemimpin dan negarawan juga bisa berprasangka. Mengapa? Karena orang-orang macam mi bersif at dan bersikap kritis. Pandangan yang demikian akan menimbulkan kesan segan bergaul dengan mereka dan selalu memandangriya dengan sikap negatif. Dalam pergaulan sehani-hari sikap berprasangka dan diskriminasi seolah-olah menyatu. tidak hermoral dan sejenisnya. Walaupun hegitu. Mengapa terjadi perbedaan cukup menyolok? Tampaknya kepribadian dan intelegensia. Tetapi fakta-fakta dalam kehidupan sehani-hari menunjukkan bahwa mereka yang tergolong dalam jajaran kaum cendekiawan.helakangpada suatu prasangka. sadis. hiasa saja seseorang bertin dak diskriminatif tanpa herlatar. Melihat penampilan orang-orang Negro maka sering menimbulkan kesan keras. Seorang yang mempunyai prasangka rasial. lebih sukar untuk bersikap berprasangka. Bukankah lahirnya senjata-senjata antar benua (Inter Continental Balistic Missile ICBM) adalah suatu prasangka yang berlebihan dan para pemimpin. juga faktor lingkungan cukup berkaitan dengan munculnya prasangka. Demikian Juga sebaliknya. namun banyak juga orang-orang yang lehih sukar untuk berprasangka. dapat merangsang munculnya prasangka dan diskriminasi.seseorang.

Harta kekayaan orang-orang kaya baru. yang diikuti dengan tindakan-tindakan kekerasan dan destruktif dengan berakibat mendatangkan kerugian yang tidak kecil. Sebab-sebab timbulnya prasangka dan diskriminasi a) Bela tar belakang sejarah Orang-orang kulit putth di Amerika Senikat berprasangka negatif terhadap orang-orang Negro. Pada sisi lain prasangka hisa berkembang lebih auh sebagai akibat adanya jurang pisah antara kelompok orang-orang kaya dengan golongan orang-orang miskiñ. Suatu contoh beberapa peristiwa yang semula menyangkut beberapa orang saja. terutama dalam bidang olahraga.. bahwa orang-orang kulit putih sebagai tuan dan orang-orang Negro berstatus Sebagai budak. diprasangkai bahwa harta-harta itu didapat dan usaha-usaha yang tidak halal. herlatar belakang pada sejarah masa Iampau. Lebih-lebih lagi bila sikap berprasangka itu muncul dan pikiran sepintas. Walaupun reputasi dan prestasi orang-orang Negro dewasa mi cukup dapat dibanggakan. Para ahli heranggapan bahwa prasangka lebih dominan disebabkan tipe kepribadjan orang- . sebab sikap yang diambil hanya berdasarkan pada pengalaman atau apa yang didengar. kelompok etnis tertentu. atau terhadap kelompok sosial tertentu manakala terjadi penurunan status atau terjadi Pemutusan Huhungan Kerja (PHK) oleh pimpinan perusahaan terhadap karyawanflYa. b) Dilatarbelakaflgi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasioflal Suatu prasangka muncul dan berkembang dan suatu mdividu terhadap individu lain. melibatkan sejumlah orang. atau terhadap suatu suku bangsa. Apahila muncul suatu sikap berprasangka dan diskriminatif terhadap kelompok sosial lain. bisa jadi akan menimbulkan pertentangan-pertentangan sosial yang lebih luas. akan tetapi prasangka terhadap orang-orang Negro sebagai biang keladi kerusuhan dan keonara‘n belum sirna sainpai dengan generasi-generasi sekarang mi.Sikap berprasangka jelas tidak adil. Antara lain dan usaha korupsi dan penyalahgunaan wewenang sebagai pejabat dan lain sebagainya. sehingga melibatkan orangorang di suatu wilayah tertentu. c) Bercum bar dan faktor keprjbadjan Keadaan frustasj dan beherapa orang atau kelompok sosial tertentu merupakan kondjsj yang cukup untuk menjmbul. c. laku agresif. Akan menjadi lebih riskan lagi apabila peristiwa itu menjalar lebih luas. kan tingkah. sening menjadi luas. untuk kemudian disimpulkan dan dibuat pukul rata sebagai sifat dan seluruh anggota kelompok sosial tertentu.

negara Amerika Tengah Iebih banyak bermotjfkan ideologi politik. Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP). ekonomi dan ideologi. Juga melalui program Kredit Candak Kulak (KCK). prasangkaprasangka ketidakadilan dalam sektor perekonomian antara kelompok ekonomi kuat dan kelompok ekonomi Icmahsedikit banyak dapat dikurangi dan akhirnya akan sirna. d. juga Proyek Tebu Rakyat diperkirakan golongan ekonomi lemah Imbat-laun akan dapat. Beberapa di antaranya : konflik Irlandia Utara -— Irlandia Selatan. Prasangka yang berakar dan hal-hal tersebut di atas dapat dikatakan sebagai suatu prasangka yang bersifat universal. d) Belatar belakang dariperbedaan keyakinan.kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin. Perang Vietnam. Usaha mengurai / menghilangkan prasangka dan diskriminasi a) Perbajkan kondjcj sosjal ehonomi Pemerataan pembangunan dan usaha peningkatan pendapatan bagi warga negara Indonesia yang masih tergolong di bawah ganis kemiskinan akan mengurangi adanya kesenjangan .kelompok ekononvi. menikmati usaha-usaha pemerintah dalam perbaikan sektor perekonomian. konflik antara golongan keturunan Yunanj — Turkj di Cyprus dan perang Irak — Iran berakar dan latar belakang adanya prasangka agama/kepercaya agama. berdirinya fakta-fakta pertahanan seperti NATO atau SEATO adalah contoh-contoh yang jelas dan gamblang — berkat dan adanya suatu prasangka dan adanya politik global dan negaranegara adikuasa. tefutama pendidikan tinggi hanya dapat dinikmati . Dengan begitu.orang tertentu. dan strategi politik global. Bisa ditambah lagi dengan perbedaan pandangan politik. dan dalam sektor pertanian dengan program: Intensifikasi Khusus (Insus). kepercaya an dan agama. Melalui pelaksanaan-pelaksanaan program-program pembangunan yang man. dengan ciri-cjrj bersif at konservatjf dan bersifat tertutup. Munculnya kelompok. pendudukan Afganistan oleh Uni Soviet. Tipe authoritarian personality adalah sebagai ciri kepribadjan seseorang yang penuh prasangka. paling tidak dapat mengurangi prasangka bahwa program pendidikan. b) Perluasan kesempa tan belajar Adanya usaha-usaha pemerintab dalam perluasan kesempatan belajar bagi seluruh warganegara Indonesia. proyek Perkehunan Inti Rakyat (PIR). konflik-konfljk di lingkungan negara.tap dan didukung oleh lembagalembaga ekonomi pedesaan seperti BUUD dan KUD.

Dilandasj dengan sikap-sikap tersehut di atas. saling menghargaj. Sesungguhnya idealisme paham kehangsaan yang mencanangkan persatuan dan kemerdekaan. menghormatj dan menjauhkan din dan sikap berprasangka. semuanya akan dapat merongrong keutuhan negara dan bangsa. diskrimjnasi. Mereka akan selalu tercecer dan tersisih dalam persaingan memprehutkan bangku sekolah. Sebaliknya. akan muncul sikap terbuka. diharapkan akan berkelanjutan dengan sikap saling percaya.dapat diraih dan kantong pun tidak akan kering-kerontang. Upaya menjalin komunjkasj dua arah. suatu makna dan perbedaan pendapat yang wajar dalam kemajemukan masyarakat Indonesia. solidaritas dan loyalitas yang tinggi. beasiswa yang ancka-ragam itu . antar kelompok sosial yang diduga berprasangka dengan tujuan membina kesatuan dan persatuan bangsa. Berbagai ideologi secara historis pernah mendapat tempat dan berkiprah di republik mi. Kebhinekaan masyarakat berikut sejumlah nilai yang melekat. selain harus memiliki kemampuan otak. dan kemelut. Masih beruntung bagi mereka yang memiliki kemampuan otak. Apalagi dalam suasana transisj masa satu asas. juga harus punya modal. telah menumbuhkan sikap kesepakatan. c) Sikap terbuka dan sikap lapang Harus selaiu kita sadari bahwa berbagai tantangan yang datang dan luar maupun yang datang dan dalam negeri. Untuk mencapai jenjang pendidikan tertentu. resah. Bagi mereka yang memiliki keduanya. sungguh malang bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan otak dan modal. merupakan basis empuk bagi timbulnya prasangka. status dan kelas masyarakat Bukan mustahil kalau mereka memanfaatkan situasi berprasangka. . karena masing-masing berniat membuka din untuk berdialog antar golongan. adalah suatu cara yang sungguh bijaksana. bukan mustahil akan mengarnbil manfaat kemajemukan kultur. Mengapa? Untuk mencapai jenjang pendidikan tertentu di perguruan tinggi memang mahal. dan keresahan. sungguh sangat beruntung. berbagai pengaruh dan kemungkjnan itu tidak boleh diremehkan begitu saja. prasangka dan perasaan tidak adil pada sektor pendidikan cepat alati lambat akan hilang lenyap.oleh kalangan masyarakat menengah dan kalangan atas. Dengan memberi kesempatan luas untuk mencapai ting kat pendidikan dan tingkat dasar sampai peruguruan tinggl bagi seluruh warga negara Indonesia tanpa kecuali. Jika dapat mencapai prestasi tinggi dan dapat dipertahankan secara konsisten. Dengan berbagai sikap unggul itu. sikap lapang untuk menerima knitik.

Ethnosent. bloon dan Sebgainya. logis. yaitu Terdapatnya dua atau lebih unit-unit atau bagian-bagian yang terlibat di dalam konflik. Dasar konflik berhedabeda. . dan memandang bangsabangsa lain sebagai inferior. Suku bangsa.sesuai dengan kodrat alam dan sebagainya.-jcme Setiap suku bangsa atau ras tertentu akan memiliki cmi khas kebudaya yang sekaligus menjadi kebanggaan mereka. terbaik. dapat menjadi penyebab utama kesalahpaham an dalam berkomunikasi. dan sikap yang demikian biasanya dilakukan secara tidak sadar. 3. lehih unggul dan bangsa-bangsa lain. masalahmasaiah. Terdapatnya interaksi di antara baglan-bagian yang mempunyai perbedaan-perbedaan tersebut. kurang estetis. PERTENTANGAN-PERTENTANGAN GANGAN DALAM MASYARAKAT SOSIAL/KETE Konflik (pertentangan) mengandung s‘iatu pengertian ting. rendah. bertentangan den gan kodrat alam dan sebagainya. sikap-sikap. maupun gagasangagasan. Suku bangsa. Ethnosentnisrne nampaknya rnerupakan gejala sosial yang universal. ras tersebut dalam kehidupan seharj-hanj bertingkah laku sejalan dengan norma-norma. nilai-nilaj yang terkandung dan tersifat cfalam kebudayaan tersebut. Sikap ethnosentnisme dalam tingkah laku berkomunikasi nampak canggung. kab laku yang lebih luas daripada yang biasa dibayangkan orang dengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasan dan penang. Hal-hal tersebut di atas dikenal sebagai ethnosentrisme. mutlak. Chauvinisme pernah dianut oleh orangorang Jerman pada zaman Nazi Hitler. ras tersebut cenderung menganggap kebudayaan mereka sebagai sesuatu yang prima.e. tujuan-tujuan. Segala yang berbeda dengan kurang baik. tidak luwes. yaitu suatu kecenderungan yang menganggap nilai-nilai dan norma-norma kebudayaannya sendiri sebagai sesuatu yang prima. Dengan demikian ethnosentnisme merupakan kecenderungan tak sadar untuk menginterpretasikan atau meriilai kelompok lain dengan tolok ukur kebudayaannya sendin. Unitunit tersebut mempunyai perbedaan-perbedaan yang tajam dalam kebutuhan-kehutuhan. nilai-nilai. Ethnosentnisme dapat dianggap sebagai sikap dasar ideologi Chauvinis yang melahirkan Chauvinisme. nil. Mereka merasa din superior. Dalam hal mi terdapat tiga elemen dasan yang merupakan cini-ciri dan situasi konflik. Akibatnya ethnosentrisme penampilan yang ethnosentrik. dan dipergunakannya sebagai tolok ukur untuk menilai dan membedakannya dengan kebudayaan lain. nista.

dapat menuntun kepada desintegrasi kepribadian yang berat dan kehilangan kemampuan untuk melaksanakan fungsinya. Coser menyatakan bahwa hanyalah dengan melalui pengungkapan perbedaanperbedaan di antara para . tenlalu gawat. serta minat. konflik juga bersumber pada perbedaan di antara nilai-nilai dan norma-norma kelompok dengan nilai-nilai dan norma-norma kelompok yang bersangkutan berada. Pada taraf kelompok. serta minat-minat mereka. dihandingkan dengan mereka yang tidak pernah menghadapi konflik yang serius di dalam dirinya sendiri (Nevitt Sanford. Pada taraf masyarakat. karena perbedaan-perbedaan yang timbul dapat disalurkan dan tidak dibiarkan terpendam di dalam hati masing-masing orang. Pada taraf kelompok. Konflik mempunyai potensi untuk memberikan pengaruh yang positif maupun negatif dalam berbagai taraf interaksi manusia. yang secara potensial dapat mempunyai kegunaan yang fungsional dan konstruktif. namun sebaliknya. yaitu masyarakat. Para penulis seperti Berstein. disebabkan oleh adanya perbedaan pengalaman hidup dan sumber-sumber sosio-ekonomis di dalam suatu kebudayaan tertentu dengan yang ada dalam kebudayaan-kebudayaan lain. Sebaliknya. motivasimotivasi mereka untuk menjadi anggota kelompok. 1965). nilai-nilai. Wilson dan Ryland. sampai kepada lingkup yang luas. dan perbedaan-perbedaan pada para anggota kelompok dalam tujuan-tujuan. misalnya kebencian atau permusuhan. akan semakin luas dan semakin fleksibel. Perbedaan-perbedaan dalam tujuan. atau terlalu mendasar terhadap struktur kepribadian seseorang. 1966). Pada taraf di dalam din seseorang.Konflik merupakan suatu tlngkah laku yang dibedakan dengan emosi-emosi tertentu yang sering dihuhungkan dengannya. dan kemampuan empatinya dapat meningkat dengan cepat. Konflik dapat terjadi pada lingkungan yang paling kecil yaitu individu. ketidakpastian. konflik-konflik yang terjadi di dalam din seseonang yang berlangsung terlalu lama. atau emosi-emosi dan dorongan-dorongan yang antagonistik di dalam din seseorang. memandang konflik sebagai sesuatu yang tidak dapat dicegah timbulnya. Follett. konflik menunjuk kepada adanya pertentangan. Simmel. dapat pula tidak bersifat fungsional dan destruktif (Berstein. Konflik menimbulkan rangsangan untuk bertingkah laku dan merupakan basis interaksi. Coser. konflik-konflik ditimbulkan dan konflik-konflik yang terjadi di dalam din individu. konflik dapat menuntun kepada peningkatan pemahaman dan penguatan huhungan di antara para anggota kelompok. Sanford mengatakan bahwa ―Seseorang yang telah mempelajari cara-cara rnenanggulangi konflik di dalam dirinya sendir adalah orang yang akan berkembang dengan lebih baik. nilai. Kemampuan drang yang biasa menghadapi konflik dalam melaksanakan atau menggu nakan mekanisme-mekanisme dan tingkah laku penyesuaian din. dan norma. dan norma-norma.

konflik tersebut merupakan tujuan itu sendiri. Kejelasan mengenai kesepakatan dan ketidaksepakatan tersebut. cara-cara yang digunakan anggota-anggota kelompok untuk mengenali. memecabkan dan menanggulangi konflik. dan konflik terjadi herkenaan atau merupakan kelengkapan untuk pencapaian tujuan. Hampir semua konflik yang herlangsung di dalam kerumitan situasi kehidu pan manusia. Selain memperhatikan aspek-aspek dalam konflik yang memberikan manfaat. yang memungkinkan kelompok untuk dapat menggambarkan nilainilai dan minat-minat bersama. Di dalam prosesproses pembuatan keputusan. Upaya untuk memecahkan jonflik selalu timbul selama herlangsungnya kehidupan suatu kelompok. namun terdapat perbedaan-perbedaan di dalam sifatdan intensitaskonflik pada berbagai tahap perkembangan kelompok. terletak metode-metode pengendalian konflik yang dapat digunakan terhadap semua atau setiap konflik (Wilson an Ryland. 1969). Konflik sosial dapat menlmbulkan konsekuensi-konsekuensi yang meningkatkan kemampuan orang untuk melibatkan din di dalam kegiatan-kegiatan pemecahan masalah dengan hasil-hasil yang memuaskan. . tidak boleh dilupakan pula bahwa hanyak konflik yang bersifat destruktif dan dapat menuntun kepada terjadinya desintegrasi kelompok. secara langsung menunjang kesatupaduan atau ikatan kelompok. Pemecahan terhadap konflik-konflik yang hesar tidak akan dapat terjadi sampai suatu kelompok telah berkembang mencapai suatu titik di mana terdapat kesepakatan yang mendasar di dalain kelompok terjadi dengan pasti. Konflik yang realistis terkait dengan tujuan yang rasional. mernpunyai elemen rasional maupun elemen tidak rasional. maka hal yang telah disepakati pun menjadi lebih jelas. tidak menyadari akan proses-proses emosional yang telah mernotivasi mereka uniuk memasuki pertentangan itu. Dalam konflik yang tidak realistis. Pada saat hal-hal yang tidak disepakati diungkapkan. Sringka1i pihakpihak yang terlibat di dalam konflik. Tips konflik mi timbul dan proses-proses yang tidak rasional dan ernosional dan pihak-pihak yang terlihat di dalamnya.anggotanya. Konflik mungkin realistis maupun tidak realistis. rnerupakan hal yang sangat penting untuk kelangsungan kehidupan berkelompok. Lebih jauh lagi konflik-konflik tersehut mungkin fungsional maupun disfungsional pada saat yang hersamaan. Dengan demikian. pada saatnya.

pada umumnya negara-negara tersebut dijajah oleh negara-negara Barat selama waktu yang lama. dan Indonesia. dan menerima keputusan serta sepakat untuk melakukan keiatan bersama. menyatakan kemerdekaanflYa. artinya kelompok mayoritas yang menang. 1969). tanpa mempertimbangkan argumentasi. Minority Consent. Negara Indonesia sebagai bagian dan negaranegara di Asia Tenggara menghadapi beberapa masalah atau problema setelah mencapai kemerdekaafl pada tahun 1945. Integration (integrasi). Subjugation atau Domination. Pada dasarnya problema yang dihadapi oleh negara Indonesia meliputi: . artinya kedua atau semua sub kelompok yang terlibat di dalam konflik. Setelah Perang Dunia II selesai. Mua. artinya pendapat-pendapat yang bertentangan didiskusikan. yang diungkapkan dengan kami mengalah kami mendongkol kami ke luar kami membentuk kelompok kami sendini. Majority Rule. sejunilah negara di Asia mendapat peluang. Integrasi merupakan cara pemecahan konflik yang paling dewasa (Albert Bandura. berusaha mencari dan mendapatkan jalan tengah (halfway). Tentu saja cara mi bukan suatu cara pemecahan yang memuaskan bagi pihakpihak yang terlibat. akan menentukan keputusan. Pada hakikatnya majority mi merupakan salah satu bentuk dan subjugation. Pengetahuan dan pengalaman yang serba sedikit dalam bidang pemerinlahan menimbulkan mas&ah setelah mencapai kemerdekaafl.ngthai. Burma. Dalam masa penjajahan rakyat setempat tidak diberikan kesempatan yang luas dalam ikut serta di bidang pemerintahan. namun kelompok minoritas tidak merasa dikalahkan. seperti India. artinya orang atau pihak yang mempunyal kekuatan terbesar dapat memaksa orang atau pihak lain untuk mentaatinya. Compromise (kompromi).Adapun cara-cara pemecahan konflik-konflik tersebut adalah sebagai berikut Elimination yaitu pengunduran din salah satu pihak yang terlihat di dalam konflik. Malaya. dipertimbangkafl dan ditelaah kembali sampai kelompok mencapai suatu keputusan yang memuaskan bagi semua pihak. artinya suara terbanyak yang ditentukan dengan voting.

Eropa ternyata merupakan masalah. Padang.1) Pro blema Pemerintahan Seakan-akan merupakan patokan. bahwa negara modern harus mempergunakan sistem pemerintahan model Barat. Bugis. Makasar dan Minahasa di Sulawesi. 2) Pro blema Ideologi Bangsa Di Asia Tenggara terdapat pengaruh yang kuat dan pandangan Jefferson dan Marxist. Arab. 3) Pro blema Kedo. agar dapat diterima sebagai anggota baru yang terbebas dan belenggu penjajahan. . Sebagai alternatif Indonesia lebih menekankan pencanian ideologi bangsa pada akar budaya bangsa. Setiap suku-suku bangsa lebih merasa terik it oleh sistem budayanya masing-masing. Tetapi pernyataan tentang kepribadian bangsa dalain segala aspek nampak jelas. Oleh karena itu dalam menjalin hubungan antar suku atau yang bersifat Nasional. Setelah mencapai kemerdekaan. Pada zaman penjajahan disatukan oleh kekuatan kolonial Belanda yang mempergunakan kekerasan. Suku Ambon di Maluku. Walaupun UUD 1945 memakai sistem pemerintahan dan Barat sebagai modelnya. Pancasila yang digali dan kebudayaan sendiri dapat diterima segala ideologi bangsa. Minangkabau. Tetapi pada Juli 1959 dengan Dekrit Presiden UUD 1945 diberlakukan kembali. Minoritas di Indonesia yaitu suku asing keturunan China.erahan dan Minoritas Indonesia terdiri dan beribu-ribu pulau dan berpuluhpuluh suku bangsa merupakan masalah tersendiri dalam alain kemerdekaan. Peraturan-peraturan yang bersifat nasional meupakan produk baru dan masih dirasakan sebagaisesuatu yang asing. Batak. Semangat UUD 1945 disingkirkan. Suku-suku bangsa tersebar di seluruh pulaupulau di Indonesia seperti suku Aceh. Undang-Undang Dasar dan peraturan-peraturan lain yang bersifat Nasional mengatur persatuan dan kegiatan-kegiatan lain yang bersifat Nasional. sistem budaya sukunya lebih ditonjolkan. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan bahwa pada masa akhir kekuasaan Belanda di Indonesia. sementara kelompok yang menginginkan sistem liberalisme mencapai kemenangan. suku Bali dan seterusnya. terutama dalam kehidupan ekonomi dan sosial. rasa kesukuan memang sengaja ditiup-tiupkan oleh Belanda dalam usaha menyelamatkan kekuasaan-Nya. Lanibang statusnya ternyata juga mempengaruhi sikap Indonesia di dalam memiih model sistem pemerintahan.

Di Sumatera dikenal beberapa suku bangsa Seperti: Aceh. Usaha mengingkari sistem budayanya dianggap oleh warga masyarakatnya sebagai tindakan yang menye1ewng. moral. hukum. politik. kepercayaan. Di daerah-daerah di Indonesia yang terseban luas terdiri dan sejumlah suku bangsa yang dikenal pula dengan masyarakat daerah. adat-Istiadat dan kemampuan lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Masyarakat majemuk dan nasion Indonesia Masyanakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk. dan sebagainya.000 buah pulau besan dan kecil dan sejumlah laut. maka di Indonesia juga terdapat sejumlah sistem budaya yang dipergunakan oleh masing-masing suku bangsa. kesenian dan kebiasaan-lcebjasaan lainnya. adat-istiadat. Banjar. an. 1) Suku Bangsa dan Kebudayaannya Indonesia terdini dan sekitan 13. GOLONGAN-GOLONGAN YANG BERBEDA DAN INTEGRASI SOSLAL a. Di Kalimantan dikenal suku bangsa Dayak. Masyarakat yang majemuk tersebut dipersatukan oleh sistem Nasional yang mengintegrasikannya melalui janinganjaningan administrasi pemerintahan. Perbedaan lingkungan alam mempengaruhi ciri-ciri jasmaniah penduduk di masing-masing daerah sehingga penduduk Indonesia mewujudkan ciri-ciri jasmaniah yang berbeda-beda. yaitu berwujud Negara Indonesia. selat dan samudera mewujudkan satu daerah atau lingkungan alam yang berbeda-beda antara satu dengan lainnya. Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks yang di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan. Sistem kebudayaan tersebut ditaati oleh warga masyarakatnya. Batak. yaitu suatu masyarakat negana yang terdini dan beberapa suku bangsa atau golongan sosial yang dipersatukan oleh kekuatan Nasional. ekonomi dan sosial yang berpusat di kota-kota. Pelaku dan pelanggaran tersebut mendapat sanksi dan . hukum.4. Dalam kehidupan sehari-hari suku bangsa itu mempergunakan sistem budayanya sendiri yang terdiri dan seperangkat ilmu pengetahuan. Minahasa dan di kepulauan-kepulauan lainnya dikenal suku bana yang tidak sedikit jumlahnya. Minangkabau. Untuk lebih jelas dikemukakan aspek dan kemasyarakatan tersebut. Tiap suku bangsa tersebut memiliki kehudayaan sendiri yang berbeda dengan kebudayaan serta bangsa lain. Di Sulawesi dikenal suku bangsa Makasar. kesenian. Bugis. kepercaya. Oleh karena tiap suku bangsa mempunyai kehudayaan sendiri-sendiri.

Bahasa yang merupakan alat komunikasi dalam melaksanakan interaksi sosial di antara kelompoknya. Demikian pula karya-karya sastra masyarakat daerah itu mempergunakan bahasa daerahnya masing-masing. Di masyarakat Bugis orang mempergunakan bahasa Bugis. Di daerah Batak warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Batak. Jawa. Nilai merupakan pedoman umum yang digunakan dalam memilih antara berbagai kemungkinan pilihan. Bugis. Sasak dan sebagainya di Indonesia masih terdapat satu Nasion baru yaitu Nasion Indonesia. Kepercayaan seperti diwujudkan dalam agama Islam atau agama Kristen dan kepercayaan lain (Hindu Budha) merupakan sumber nilai yang dianut oleh warganya. tetapi terkait dengan kepercayaan tertentu membenarkannya. . Banjar. Kedua agama tersebut juga diterima dengan cara-cara yang damai.masyarakatnya. Sebelum kedatangan agama Hindu yangberasal dan India. Nilai digunakan untuk menentukan baik tidaknya sesuatu. Nilai digunakan dalam menentukan tujuan tindakan atau usaha. Kalau disistematiskan maka masyarakat merupakan sumber energi yang menghasilkan kebudayaan. Kontak agama tersebut melalui jalan perdagangan. Pelanggaran yang berat dapat menyebabkan orang tersebut dikeluarkan dan masyarakatnya. Minangkabau. karena orang menganut suatu kepercayaan tertentu yang membenarkan nilai-nilai dianutnya. Nilai biasanya tidak berdiri sendiri. Dan kehudayaan sebagai sistem budaya merupakan alat yang mengatur atau mengontrol masyarakatnya. tetapi juga mungkin merupakan nilainilai barn. Nilai-nilai budaya mungkin merupakan nilai lama. Setelah agama Hindu mengalami kemunduran. datanglah agama lain berturut-turut agama Islam dan Kristen. Di Jawa warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Jawa. Nilai-nilai yang dianutnya bersama mi dinamakan nilai-nilai budaya. Agama Hindu datang di Indonesia dengan jalan damai. orang-orang Indonesia sudah mempunyai kepercayaan sendini yang biasa disebut dengan istilab animisme dan dinamisme. Berat-ringannya sanksi didasarkan atas berat-ringannya pelanggaran yang dilakukan. 4) Nasion Indonesia Di luar suku bangsa Batak. 3) Bahasa Pada suku-suku bangsa yang bermacam-macam itu terikat pula oleh satu persamaan yaitu bahasa. Orang mempergunakan nilai-nilai tertentu. Bali. Sunda. Di Bali warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Bali dalam mengadakan hubungan. 2) Agama Dilihat dan segi historis suku-suku bangsa di Indonesia mempunyai teoleransi yang besar terhadap agama atau kepercayaan yang lain.

Kebudayaan Nasional terbentuk dan merupakan perpaduan dan kebudayaan daerah yang dapat diterima oleh masyarakat dan suku-suku bangsa lainnya. Tetapi karyakarS‘a sastra Jawa yang dalam bahasa Indonesia dan dapat diterima dan dimengerti oleh suku-suku bangsa yang lain dapat digolongkan dalam kebudayaan Nasional. Pada suku bana Jawa yang mempunyai karya-karya sastra Jawa dan ditulis dalam bahasa Jawa merupakan kebudayaan daerah. Penyimpanan dan sistem kebudayaan Nasional merupakan pelanggaran yang akan dikenakan sanksi. b. Kusumo. Tarian-tarian daerah yang dapat diterima dan dinikmati oleh warga daerah lainnya di seluruh Indonesia dapat juga disebut sebagai Tazi Nasional. Nasion Indonesia juga mempunyai kebudayaan sendiri yang disebut kebudayaan Nasional. Nasion Indonesia Nasion Daerah (kebudayaan daerah) Kebudayaan Nasional Kebudayaan Nasional sebagai sistem kebudayaan Nasional mengontrol perilaku para warganya. Jadi dalam pembentukan kebudayaan Nasional unsurunsurnya berasal dan kebudayaan daerah. Justru mengembangkan kebudayaan daerah berarti pula memperkaya kebudayaan Nasional. Kesenian wayang mungkin akan tetap sebagai kesenian daerah saja. tetapi tetap berkembang terus. Kebudayaan Nasional itu sendiri masth dalam tarap proses pembentukan lebih lanjut. Nasion Indonesia merupakan suatu federasi antara suku-suku bangsa yang masing-masing merupakan kesatuan tersendiri dan federasi mi tetap mempertahankan kesatuan mereka masing-masing. Hal yang menggembirakan ialah bahwa ada beberapa ahli yang mencoba kreasi tarian baru yang dapat diterima dan dinikmati di seluruh Indonesia. seperti Bagong Kusudiardjo. yang terbentuk sebagai hasil proses setelah kemerdekaan tahun 1945. tetapi banyak sistem kebudayaan. Kebudayaan daerah itu sendiri tidak akan punah.Nasion merupakan kesatuan solidaritas. karena tidak dapat diterima dan dinikmati oleh warga/ orang dan suku bangsa lain. Sistem kebudayaan yang berlaku di Indonesia 1) Sistem kebudayaan daerah . Integrasi Penduduk Indonesia yang menempati wilayah yang luas mi bukan hanya terikat oleh satu sistem kebudayaan. Sarlito W.

Arab. Hindu dan Budha. akan menimbulkan konflik antara pusat dan daerah. 2) Isu ash tidak ash 3) Isu agama . sebagai contoh seorang Sunda dalam berkomunikasi dengan sukunya mempergunakan sistem kebudayaan Sunda. Karena itu hartis memperjelas dalam hubungan antara: 1) Kebudayaan atau kekuatan Nasional dengan kebudayaan suku-suku bangsa/daerah. seperti Islam. Orang Indonesia merupakan pendukung lebih dan satu sistem kebudayaan. Keempat unsur tersebut sekaligus menjadi landasan dan atau corak masalah dihadapi oleh masyarakat Indonesia yang majemuk. Kuatnya integrasi akan menjadi salah satu ukuran timbul atau tidaknya pemberontakan-pemberontakan di daerah. Demikian pula dominasi kekuatan di tingkat Nasional cileh salah satu suku bangsa akan menimbulkan konflik kekuatan antara suku-suku bangsa. berdampingan. yang berbeda-beda tetapi merupakan kesatuan. Kiranya timbulnya pemberontakan Dewan Banteng yang dipimpin oleh Kol. Sebagai bagian dan rakyat Indonesia. seperti tulisan yang terdapat dalam Lambang Negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika. seperti China. Dalam peristiwa pemberontakan Permesta. Oleh karena itu dia juga memakai sistem kebudayaan Islam. Di samping itu seorang Sunda ada yang beragama Islam. Variabel-variabel lain yang dapat menjadi penghamhat dalam integrasi ialah 1) Klaim!tuntutan penguasaan atas wiiayah-wilayah yang dianggap sebagai miliknya. Masyarakt majemuk itu tetap pada kemajemukan masing-masing. orang Sunda itu juga memakai sistem kebudayaan Nasional. karena suku Jawa dianggap mendominasi kekuasaan Nasional. Keempat unsur di atas merupakan unsur dan kebudayaan Nasional. ekonomi warga sukusuku bangsa/daerah. Kalau kekuatan Nasional terlalu mendorninasi kehidupan politik. suku Jawa dimusuhi oleh orang Minahasa. Mereka dapat hidup serasi. 3) Sistem kebudayaan Nasional 4) Sistem kebudayaan asing. Kristen. Dalam hal mi masalah besar yang dihadapi oleh bangsa Indonesia setelah merdeka yaitu masalah integrasi di antara masyarakat yang majemuk itu. 2) Kebudayaan suku-suku bangsa/daerah dengan kebudayaan suku-suku bangsa/daerah yang lain. sosial. Integrasi bukan peleburan.2) Sistem kebudayaan agama. Ahmad Huein dapat dianalisa dan segi itu. tetapi keserasian persatuan.

Agama-agama hesar itu dijadikan sumber etika dalam sistem nilai dan ajaran-ajaran moral dan kebudayaan suku bangsa yang bersangkutan.4. Dalam hal mi terdapat Maim pengakuan dan suatu suku bangsa terhadap wihayah tertentu sebagai daerah sukunya. Ad. Mereka walaupun nenek moyangnya berasal dan luar Indonesia. Propinsi Jawa Barat batasnya merupakan batas wilayah yang ditempati suku Sunda. Arab. Dalam masa penjajahan orangorang Tionghoa digunakaa sebagai pedagang perantara dengan orang-orang Indonesia oleh Belanda. Propinsi Sumatera Utara merupakan tempat tin ggal suku Aceh. Agamaagama besar itu telah dimasukkan dalam kebudayaan suku bangsa bahkan menjadi inti pendorong dinamika kebudayaan tersebut. Oleh karena itu mereka digolongkan sebagai golongan sosial.simihasi yang dipandang sebagai jalan ke luar yang paling baik ternyata sulit dilaksanakan karena adanya perbedaan dan atau hambatan kebudayaan. Setelah merdeka adanya perbedaan dalam kehidupan ekonomi antara orang-orang Indonesia dengan orang-orang Tionghoa menjadi masalah dengan issue ash dan tidak ash. Jawa Tengah merupakan tempat tinggal suku Jawa. seperti ternyata pada petugas-petugas atau ungkapan-ungkapan. Prasangka yang merupakan sikap permusuhan terhadap seseorang anggota golongan tertentu yang dihubungkan sifat buruk yang berkait pada golongan tertentu tadi. Oleh karena itu masyarakat yang tingkat kemajemukannya tinggi akan menghadapi banyak kesulitan dalam integrasi dibandmgkan dengan masyarakat yang tingkat kemajemukannya lebih sederhana. tetapi kebudayaannya sudah sangat berbeda dengan kebudayaan nenek moyangiiya. Hubungan antara agama dengan kebudaynan suku sangat erat. Hal yang mungkin kurang tepat bahwa banyak pembagian propinsi yang didasarkan pada garis wilayah suatu suku hangsa. Agama yang masuk di Indonesia seperti Kristen. Sejak zaman penjajahan di Indonesia terdapat orangorang. Jelas. 2. Kathohik. A. Islam telah mengambil oper kedudukan agamaagama atau sistem kepercayaan yang sebelumnya dianut oleh suku-suku bangsa di Indonesia. Ad.3. Setelah kemerdekaan nampak jelas bahwa orang Tionghoa lebih baik kedudukan ekonominya dibandingkan dengan orangorang Indonesia lainnya. Ad.1. Prasangka biasanya dikaitkan dengan ethnosentrisme yaitu anggapan bahwa sukunya merupakan suku bangsa yang paling balk dibanding dengan suku bangsa lainnya. . Mereka mendapatkan fasihitas-fasiltias yang lebih baik dibandingkan dengan orang Indonesia sendiri. bahwa prasangka dan ethnosentrisme menjadi penghalang adanya integrasi. yaitu orang-orang Tionghoa.4) Prasangka dan ethnosentrisme Ad. Hal yang dapat menimbulkan masalah ialah sentimen agama dapat digerakkan untuk mempertajam perbedaan keukuan.

dominasi. Bahwa bangsa dan budaya Indonesia pada hakikatnya satu. Narnun begitu. IntegrasiSosial Integrasi sosial (integrasi masyarakat) dapat diartikan adanya kerjasama dan seluruh anggota masyarakat. Integrasi masyarakat akan terwujud apabila mainpu mengendalikan prasangka yang ada di masyarakat sehingga tidak t. ras. Dalam hal mi terjadi akomodasi. konsensus anggota-anggota masyarakat terhadap nilai yang mengikat seluruh warga masyarakat. semua golongan begitu larut dalam semangat solidaritas sosial yang tinggi. pada kurun waktu itu pun terdapat percikan-percikan konflik sosial dalam bentuk pemberontakan-pemberontakan di daerah-daerah tertentu di wilayah Republik Indonesia. Tidak perlu dipertanyakan dan mana asal-usul suku bangsa. menuju terwujudnya integrasi sosial — integrasi nasional. bahasa dan lain sebagainya. larut dalam kesadaran kebersamaan dalarn berbangsa begiu mengendap. walaupun dimensi waktu dan jumlah pelaku‘ berbeda. . bahwa Tanah Air tercinta Negara Kesatuan Indonesia mi didirikan sebagai hasil kerjasama Semua pihak. agama. tidak banyak sistem yang tidak saling melengkapi. keluarga. mulai dan individu.erjadi konflik. lembaga. menyatu dalam kadar solidanitas yang tinggi. dan tumbuh integrasi tanpa paksaan. dan semua golongan. dan masyarakat secara keseluruhan sehmgga menghasilkan persenyawaanpersenyawaan berupa adanya konsensus nilai-nilai yang sama-sama dijunjung tinggi. dan mudah-tidaknya individu pindah dan suatu kelompok ke kelompok lainnya. Hal yang penting. Kondisi yang mirip juga pernah terjadi. asimilasi dan berkurangnya prasangka-prasangka di antara anggota masyarakat secara keseluruhan. l Sejarah telab mencatat bahwa Sumpah Pemuda yang dicetuskan pada tahun 1928 adalah suatu perwujudan solidaritassosial begitu kental merasuk dalam kalbu antar golongan pemuda. semua pihak tetap menyadari. Walaupun tidak dapat dipungkiri. Mereka bergabung. Dalam kurun waktu tahun lima puluhan sampai enam puluhan.c. Kenyataan adanya berbagai suku bangsa. membaur. Oleh karena itu untuk mewujudkan integrasi masyarakat pada masyarakat majemuk dilakukan dengan mengatasi atau mengurangi prasangka. ras dan corakragam budaya yang ada menggambarkan kekayaan Budaya Bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan Budaya Bangsa seluruhnya. menganiati dimensi kemajemukan suatu masyarakat dapat dilakukan dengan melihat jumlah kelompok yang berbeda kebudayaannya. sehingga menjadi modal dasar bagi terwujudnya Integrasi Sosial — Integrasi Nasional.

Pakistan tidak mampu mempersatukan kedua wilayah itu Sehingga pada tahun 1971 lahirlah Bangladesh. Canada dan Australia menghadapi masalah integrasi bangsabangsa imigran. Perbedaan ideologi mi disebabkan karena perbedaan falsafah hidup yang banyak berpengaruh dalam proses sosialisasinya. permasalahan yang ditimbulkan oleh kondisi masyarakat majemuk. Menghadapi masalah integrasi mi sebenarnya tidak memiliki kunci yang pasti karena masalah yang dihadapi berbeda dan latar belakang sosio kultural nation state yang berbeda pula. Ada yang menempuh jalan kekerasan dan ada yang menempuh strategi politik yang lebih lunak.1 ke1ompok etnis atau suku-suku bangsa yang ada di daerah merupakan nation. Permasalahan yang kedua.nation pribumi yang telah terbentuk lama sebelum nation Indonesia diprokiamasikan. INTEGRASI NASIONAL Integrasi Nasional adalah merupakan masalah yang dialami oleh semua negara atau nation yang ada di dunia. Demikianlah bentuk-bentuk permasalahan yang disebabkan oleh masalah integrasi mi. Beberapa negara yang herdiri setelah Perang Dunia II ternyata banyak yang tidak mampu mengintegrasikan berbagai golongan dalam masyarakatnya. yang berbeda ad4lah bentuk permasalahan yang dihadapinya. Perang Saudara yang terjadi di Nigeria terjadi karena Nigeria tidak berhasil mengintegrasikan suku-suku bangsa Hausa. Fulani. bahasa sendiri. Menurut Harsya Bachtiar. maupun dalam pembentukan konsepsi nalarnya. Mereka memiliki ciri-ciri sendiri yang merupakan ciri-ciri suatu nation. Amerika Serikat. . Ketika wilayah timur memberontak. sehingga lahirlah negara baru yang menamakan din Republik Baifara.5. Karena agama dipandang sebagai nilai hakiki sehingga kontrol sosial masyarakat agama cenderung lebih peka dan sering tajam. melahirkan Negara Pakistan. daerah teritorial sendiri dan perasaan solidaritas antara anggotaanggota warga masyarakat yang bersangkutan. Ketidakmampuan India mempersatukan seluruh wilayahnya. yang terdiri dan berbagai kelompok atnis baik di antara penduduk pribumi maupun keturunan asing. Termasuk faktor dominan dalam pembentukan suasana kesenjangan ideologi mi adalah masalah agama. Ibo dan Yoruba. Dengan kata lain masalah integrasi nasional mi pada prinsipnya bersumber pada perbedaan ideologi. Sehingga masalah integrasi mi cenderung diselesaikan sesuai dengan kondisi negara yang bersangkutan. 1) Beberapa Permasalahan In tegraci Nasional Permasalahan utama yang dihadapi dalam integrasi nasional mi adalah adanya cara pandang yang berbeda tentang pola laku duniawi dan cara untuk mencapai tujuan. Memiliki kebudayaansendiri.

mi juga masalah yang cukup rumit bagi kelancaran integrasi nasional secara utuh. Charles Lewis Tylor dan Michael C. Dimensi horisontal dimaksudkan untuk menunjuk perbedaan suku. Party. agama. terjadinya demonstrasi. mi merupakan masalah baru bagi negara Indonesia. Yang terakhir mi mengakibatkan partisipasi politik massa yang sangat kecil. and national Integration : An Indonesia Case Study.‖2 bahwa integrasi nasional Indonesia mempunyai dua dimensi yaitu dimensi horisontal dan ditnensi vertikal. Hal mi sesuai dengan yang ditulis Prof. kerusuhan. sedangkan dimensi vertikal dimaksudkan untuk menunjuk kesenjangan kelompok elite nasional dengan massa. atau paling tidak akan membuat konflik sosial tidak menjadi terlalu tajam. Lebih-lebih Indonesia yang berbentuk negara kepulauan dan merupakan arus lalu lintas dua benua dan dua samudera. Selain masalah etnis pribumi Indonesia juga menghadapi masalah integrasi warga negara keturuflan asing.tensi untuk menuju ke arah integrasi dengan sistem silangmenyilang (Cross cutting Affilation) yang akan melahirkan pelapisan sosial yang saling silang-menyilang. Petmasalahan ketiga. Hal mi yang menyebabkan bahwa masalah integrasi berbagai kelompok etnis merupakan masalah pokok bagi integrasi nasional Indonesii. aliran dan lain-lain. pemindahan kekuasaan eksekutif yang bersifat ireguler. Karena mereka yang tergolong keturunan asing mi secara genitas masih memiiki hubungan dengan negara asalnya.3 maka diusahakan pula langkah-langkah yang lebih sistematis dan operasional. R.nation lama tidak bisa hilang walaupun telah tergabung dalam nation Indonesia yang baru. ditinjau dan kehidupan dan pertumbuhan Partai Politik.Perasaan solidaritas yang tinggi menyebabkan nation. 2) Upaya Pendekatan Di samping perbedaan golongan itu sendiri mempunyai p0. meningkatnya angka kematlan akibat kekerasan politik. keturunan asing maupun peranakan membuat jarak yang tegas dengan kelompok pribumi. maka mereka berusaha mengembangkan kebudayaan negara asalnya di Indonesia. Kondisi mi akan lebih mempererat rasa solidaritas kelompok etnis tertentu. Masalah keempat.‘ Di samping itu adanya partai-partai politik yang tenikat oleh kepentingankepefltingan primordial yang secara tidak langsung terikat oleh kepentingan daerah dankelompok elite dan kelompok etnis tertentu. Demikianlah dengan sistem silang-menyilang mi konflik antara suku-suku bangsa . Permasalahan politik di Indonesia berpengaruh pula dalam mencapai integrasi nasional. serangan bersenjata. Hudson mencatat beberapa indikator pertentangan politik di Indonesia yaitu. William Liddle dalam bukunya ―Ethnicity. Dan segi kemungkinafl memberontak untuk memperjuangkafl satu wilayah sendini. adalah masalah teritonial daerah yang seringkali berjarak cukup jauh.

karena pada setiap soal konflik dapat saja terjadi. Upayaupaya yang dilaksanakan untuk memperkecil dan kalau mungkin menghilangkan kesenjangan-kesenjangan itu antara lain Pertama : Untuk mempertebal keyakinan seluruh warga negara yang terdiri dan berbagai golongan itu terhadap ideologi nasional. Di samping itu berpedoman pada teori Walter T. . maka kemungkinan integrasi iasional menjadi masalah. Keempat Membentuk janingan asimilasi bagi berbagat kelompok etnis baik pribumi maupun keturunan asing. Termasuk pembangunan politik dan kebudayaan.pa memandang apakah itu negara baru ataupun negara yang sudah lama. Namun demikian integrasi nasional sebagai suatu cita-cita nasional maupun cita-cita negara akan dapat terwujud atau paling tidak menekan kemungkinan permasalahan yang timbul dengan berbagai usaha yang mendukung potensi masyarakat untuk berintegrasi sendiri secara alamiah dengan sistem Cross cuttiig affiliation. maka masih ada penunjangyang cukup berpengaruh terhadap usaha-usaha lain yaitu memperkuat kedudukan ideologi nasional. Ketiga Menggali kebudayaan daerah untuk dijadikan kebudayaan nasional dan membina penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. 3) Integrasi Nasional dalam Perspektif Seperti yang diasumsikan oleh Harsya W. tan. Kedua : Berusaha membuka isolasi antar berbagai kelompok etnis dan antar daerah/pulau dengan pembangunan sarana komunikasi. Kelima Melalui jalur-jalur formal seperti pendidikan perundang-undangan yang berlaku bagi seluruh warga negara dan pendekatan formal lainnya. di samping asimilasi budaya. informasi dan transportasi. sama besar dengan tercapainya integrasi. Untuk langkah mi dapat dicontuhkan dengan transmigrasi. pertukaran/mutasi karyawan dan satu daerah lain.daerah akan dapat diredakan dengan adanya perternuan di bidang agama. Martin yang telah dikemukakan terdahulu bahwa perbedaan golongan mempunyai dua kemungkinan yang sama besar untuk menjadi konflik (disintegrasi) atau integrasi. dengan titik tekan pada pemerataan pembangunan dan hasil pembangunan. adanya BAKOM PKB dan lain-lain. Bachtiar bahwa masalah integrasi nasional akan tetap merupakan masalah. maka pemerintah berusaha untuk mewujudkan idealisme atau citacita nasional yang diamanatkan oleh seluruh bangsa kepada ideologi melalui pembangunan di berbagai sektor. Di samping dukungan usaha-usaha seperti yang telab dikemukakan di atas.

Setiap orang atau kelompok dalam menghadapi masalah soalal selalu melihat dan sistem nilai yang benlaku pada kelompoknya. dan berlatar belakang dan perbedaan keyakinan. kebudayaan Dayak. Kesadaran akan pengertian adanya perbedaan kebudayaan sistem nilai. Daya upaya untuk mengurangi!menghilangkan prasangkadan diskriminasi: perbaikan kondisi sosial ekonomi perluasan kesempatan belajar. kebudayaan Bali. seperti kebudayaan Jawa. Pada zaman penjajahan Belanda persatuan Indonesia diikat oleh . Opini urnurn berpendapat bahwa lahimya peluru-peluru kendali ICBM (peluru-peluru kendali antar benua) yang dibuat oleh negara-negara adikuasa (superpower) adalah sebagai akibat adanya akumulasi dan prasangka yang berlebihan di antara negara-negara Adikuasa. sedangkan sistem nilai merupakan bagian dan kebudayaan. Sebab-sebab timbulnya prasangka: berlatar belakang sejarah dilatar-belakangi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasional. Kebudayaan Batak. Prasangka dan diskriminasi tidak muncul dan segolongan orang-orang kampungan berpendidikan rendah. perbedaan sistem agama yang ada di Indonesia adalah penting bagi bangsa Indonesia.sitif terhadap sesuatu. Ambon dan sebagainya.RANGKUMAN Prasangka adalah sikap negatif atau juga dapat bersifat p0. dan adanya sikap terbuka dan sikap lapang. tetapi juga di kalangan orang-orangintelek seperti para pemimpin dan negarawan berkaliber nasional maupun internasional. maka betapa kompleknya masalah-masalah sosial dan atau pertentangan pertefltaflgafl yang timbul di Indonesia. Diskriminasi menunjuk pada suatu tindakan. Masalah itu akan lebih menonjol lagi di masyarakat yang bersifat majemuk seperti Indonesia i. kebudayaan Aceh. bersumber dan faktor kepribadian. Oleh karena masyarakatIndonesia merupakan masyarakat majemuk. Bahwa pertentangan sosial dapat terjadi di masyarakat sebagai akibat dan adanya interaksi sosial. kepercayaan agama. Prasangka bersumber dan suatu sikap. terdini dan bermacam-maCam kebudayaan. Prasangka dibedakan dengan diskriminasi.

UUD 1945 dan ideologi Pancasila.adanya pemerintahan kolonial yang memerintah seluruh Indonesia. sikap dan watak yang berbeda. Kemajemukan tetap diberikan peluang untuk hidup di In donesia. perubahan nilai-nilai. Oleh karena itu integrasi merupakan alternatif yang baik untuk modal tumbuhnya kebudayaan nasional. dianahkan demi keharmonisan demi persatuan dan kesatuan nasional. Integrasi sosial bermakna terwujudnya solidanitas sosial. Unsur-unsur daerah yang dapat disetujui atau diterima oleh suku bangsa lain atau menjadi hagian dani kebudayaan nasional. Secara umum terdapat tiga masalah besar yang harus dikaji secara serius untuk mencapai perwujudan integrasi social integrasi nasional. Satu ikatan lagi dipenlukan yaitu kebudayaan nasional sehingga nation Indonesia yang lahir pada tahun 1945 itu dapat mempunyai akar yang kuat. kerukunan antar umat beragama. yaitu: pembauran hana. . Setelah Indonesia merdeka kekuatan formal yang menyatukan Indonesia adalah pemerintahan nasional. Hal-hal baru yang disetujui atau dapat disetujui bersama itulah yang akan menjadi modal dan kebudayaan nasional. dan aliran kepercayaan. rasa kebersamaan antar hubungan masyanakat secara harmonis dalam kerjasama kelompok yang mempunyai sifat. Sedangkan integrasi nasional bermakna: solidanitas sosial dan kerjasama antar kelompok sosial yang harmonis tersebut. Tetapi dalam mengadakan interaksi sosial antara suku perlu dicarikan dasar yang disetujui bersama.

b. TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN SISTEM EKONOMI : PRODUKSI. di mana antara elemen-elemen tersebut terdapat adanya hubungan. sistem ekonomi terdiri dan sejumlah elemenelemen.BAR IX ILMU PENGETAHUAN. Di dalam setiap sistem ekonomi dalam bentuk apapunjuga senatiasa menghadapi empat tugas pokok. the organization through the operation of which the various. DISTRIBUSI DAN KONSUMSI Sistem Ekonorni 1.but akan diproduksikan ? Masalah yang kedua mi berhubungan dengan masalah pilihan teknologi yang akan digunakan dalam menghasilkan barang-barang dan j asa-jasa. Istilah sistem dalam sistem ekonomi adalahSuatu kumpulan elernen-elemen. yang pada hakikatnya merupakan pemecahan masalah-masalah a. scarce. dan yang ditujukan ke arah pencapaian sasaransasaran beama atau tujuan yang diinginkan bersama. Due yang dimaksud dengan sistem ekonomi adalah is the group of economic system. sedang elemen-elemen yang dimaksud adalah lembaga-lembaga ekonomi. Berdasarkan rumusan pengertian sistem ekonomi di atas. Menurut John F. Apakah yang akan diproduksi ? Masalah yang pertama mi berhubungan dengan masalah pilihan atas macam-macam alternatif terhadap barang dan jasa yang akan diproduksikan. Bagaimanakah barang-barang dan jasa-jasa terse. relative ti the them are utilized to satisfy the of man‖. Penertian Sistem Ekonomi Sebelum kita membicarakan pengertian system ekonmi maka terlebih dahulu kita mengetahui artiistil‘h sistem dalam sistem ekonomi. .

dia bahkan merupakan sumber dinamika dan masyarakat kapitalis. Ada empat sifat pokok yang penting dalarn sistern kapitalis. Pada sistem ekonomi kapitalisme asumsi dasarnya adalah manusia mengejar kepentingan pribadinya. Orang yang terlalu serakah menjual barangnya terlalu mahal akan terpaksa membatasi keinginannya mi dengan munculnya orang lain yang rnau menerima keuntungan yang lebih sedikit dengan menjual barangnya secara lebih murah. Bilamanakahlberapa banyak sumber-sumber ekonomi yang bersangkutan akan disalurkan ke arah konsumsi yang sedang berlangsung dan berapa banyaknya akan disalurkan ke arah investasi ? Masalah mi berkaitan dengan soal pilihan antara masa kini dan masa yang akan datang. Macam-macam Sistem Ekonomj 1) Sistem Ekonomi Kapitaljsme Sistem ekonomi kapitalisme mempunyai konsep yang jelas tentang hakikat manusia. dan gejala mi oleh Smith dikatakan sebagai pengaturan yang dilakukan oleh tangan yang tidak kelihatan. keempat sifat pokok tersebut pada dasarnya alat/cara daripada sistem kapitalis guna mencapai tujuannya. karena sistem persaingan bebas akan menertibkannya. bagaimana kehidupan masyarakat dimungkinkan ? Adam Smith tidak merasa khawatir. . d. Siapakah yang akan memperoleh barang-barang dan jasa-jasa tersebut apabila selesai dihasilkan? Masalah yang ketiga mi berhubungan dengan masalah pembagian pendapatan (distribution of income) yang diterima oleh tiap-tiap individu dalam masyarakat. Prinsip ekonomi pasar. Dalam pandangan sistern kapitalis. Menurut prinsip mi. Kalau semua Orang hanya mengurusi kepentingan dirinya sendiri saja.c. mesin-mesin sumber-sumber alam ada di tangan orang orang. Bagaimanakah pemecahan masalah terhadap empat permasalahan di atas pada tiap-tiap sistem ekonomi berbeda sama lain. Keserakahan masing-masing orang akan saling mengatur dirinya sendiri. 2. maka harga barang-barang dan jasa-jasa di tentukan oleh permintaan dan penawaran. Keempat sifat pokok tersebut adalah Hak milik atas barang-barang modal atau alat produksi seperti tanah. Macam ekonomi yang dianut oleh suatu negara akan mewarnai pola/cara pemecahan keempat masalah di atas. keserakahan manusia bukan saja tidak berbahaya. Kepentingan pribadi dan tiap-tiap oranglah yang dikelola dalam sistem kapitalis.

jadi menyendiri terputus dan hubungannYa baik dengan alam maupun dengan manusia lainnya. Akibatnya manusia menjadi terasing. Dalam sistem kapitalis persiangan bebds dapat terjamin hal mi berasal dan adanya empat kebebasan kapitalis yang pokok yaitu Kebebasan untuk berdagang dan mempunyai pekerjaan. Akibat dan upaya pemilikan pnbadi yang diizinkan oleh kaum kapitalis. Dalam mencari keuntungan sistem kapitalis lebih demokratis sifatnya. Dengan demikian lebih banyak. Tapi oleh kaum kapitalisme melalui konsep pemilikan pribadi. menurut pandangan sosialis manusia itu sebenarnya adalah sosial bukan individu. 2) Sistem Ekonomi Sos ialisme Dalam sistem ekonomi sosialis juga xnempunyai konsep jelas tentang hakikat manusia. Alam dan manusia lain jadi semacam. . Kebebasan hak milik. Hakikat manusia sebagaimana dia telah diubah oleh sejarah (human nature-asmodifled historical epoch): Pengertian sejarah yang dimaksud adalah sejarah yang telah ditinggalkan oleh kaum kapitalisme. maka orang jadi berebutan untuk memiliki alam sebanyak-baflYakflYa.c) Persaingan bebas. Kebebasan untuk membuat untung. Manusia sebenarnya hidup secara harmonis dengan alam dan manusiamanusia lain. dia jadi makin berkuasa dan bisa memiliki manusia Iainnya. Kebebasan untuk mengaclakan kontrak. ―musuh‖ yang bisa digunakan untuk mengancam dirinya. Berdasarkan pandangan kaum sosialis hakikat manusia adalah Hakikat manusia umum (human nature in general) yaitu manusia sosial. manusia jadi berkompetisi dengan manusia lainnya. kalau dia tidak memilikinya. artinya terbuka kesempatan bagi setiap orang untuk mengecap keuntungan. d) Prinsip keuntungan.

Seluruh kegiatan ekonomi dipimpin dan pusat/negara. khususnya yang mengatur kegiatan ekonomi. yaitu manusia sosial. 3) Sistem Ekonomi Indonesia Berbicara tentang sistem ekonomi Indonesia. Produksi. Usaha bersama atas dasar asas kekeluargaan adalah ―koperasi‖. pasal 27 ayat 2 dan pasal 34. Sistem ekonomi sosialisme pada dasarnya berupaya mengembalikan hakikat manusia pada proporsi sebenarnya. terlepas dan berbagai kegagalan yang ada di dalam pertumbuhannya. Bertumpu pada pasal 33 UUD 45 terdapat tiga bentuk kegiatan atau bangun usaha dalam perekonomian Indonesia. . Oleb sebab itu diperlukan adanya suatu sistem sosial yang bisa mengembalikan hakikatnya manusia itu. Akar pandangan hidup kolektivime inilah yang memperkuat tumbuhnya koperasi di kalangan masyarakat kita. Pagaimana semangat kebersamaan dapat dijelmakan dalam kegiatan usaha koperasi perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. dengan kelengkapan pada pasal 23. Pokok pikiran kaum sosialis Kaum Sosialis berpandangan bahwa keserakahan manusia perlu untuk diubah. Bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesarbesarnya bagi kemakmuran rakyat. sedang sistem sosial yang dimaksud adalah sistem sosialisme.Pasal 33 UUD‘45 berbunyi Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan.Akibatnya dari kenyataan di atas manusia yang dahulu sosial menurut pandangan kaum sosialis berubah menjadi serakah. maka arah pembicaraan kita kepada Undang-Undang Dasar 1945. Pasal 33 UUD‘45 adalah pasal utama bertumpunya sistem ekonomi Indonesia. Dalam pandangan hidup bangsa Indonesia kita temukan adanya semangat kolektivisme (gotong royong) atau kekeluargaan. distribusi dan konsumsi diatur dengan peraturan dan tiada tempat bagi private interprise. Upaya yang perlu dilakukan menurut pandangan kaum sosialis adalah penghapusafl pemilikan pribadi. Kegiatan usaha koperasi merupakan tulang punggung kegiatan perekonomian bangsa Indonesia. Cabang-cabang yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

Ayat 1 pasal 3 tetap melandasi dan mewarnai bangun-bangun ataubentuk usaha lain yang ada. semuanya itu termasuk kegiatan produksi. melayani tukang mengatür irigasi. sinar matahani. 2 dan 3 pasal 33 U[1Y45 kalimat ―mengusai hajat hid up orang banyak‖ (yang tidak lain adalah ―basic needs‖) dan ―digunakari untuk sehesarbesarnya kemakmuran rakyat‖ adalah ekspresi danpada adanya orientasi ker. apakah itu herhentuk Perseroan Terhatas atnu Jainnya. patungan dengan asing. Artinya di dalam kegiatan usaha swasta. maka cabangcabang produksi penlu benarbenar ―dikuasai oleh negara‘‖ hal mi memberikan petunjuk langsung bahwa mekanisme harga bebas tdak holeh berlaku di dalam perekono mian. Cara memperoleh barang dan jasa mi ada yang memenlukan pengorhanan dan ada juga yang tidak penlu pengorbanan.akyatan yang kuat. apakah asing. Yang penting dan menjadi tujuan utarna adalah pengamanan kepentingan negara dan kepentingan rakyat banyak. Pada hakekatnya produksi adalah kegiatan menciptakan kegunaan. 1. Jadi pengertian secara luas produksi. patungan dengan asing. Kegunaan artinyadapat memenuhi kebutuhan manusia. Untuk yang penting bagi negara dan untuk hajat hidup orang banyak itu. Benda-benda bebas yang disediakan oleh alam dan tidak lagi memerlukan pengorbanan seperti udara. domestik prihumi maupun non pribumi harus dihidupkan pula semangat keusahabersamaari dan berasaskan kekeluargaan. Produksi 1) Pengertian Produksi Kebutuhan hidup manusia dapat dipenuhi dengan barang dan jasa. tetapi mencakup semua kegiatan yang menciptakan dan menambah kegunaan. Mengenai ayai. akan tetapi kehutuhan hidup lainnya harus diciptakan oleh m anti si a.Ayat I pasal 33 UUD‘45 tidak dapat dipisahkan pengaruhnya terhadap ayat 2 dan 3. Kegiatan untuk rnenghasiikan barang dan jasa itu dinamaka produksi. mengaduk semen dan dengan pasir. . Mengangkut batu dan sungai ke tempat bangunan. yang hakikat dan perananannya sesuai dengan petunjuk-petuniuk ayat 2 dan 3. bukan hanya kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa.

perbankan dan sebagainya. yaitu: Ektraktif Memungut langsung dan hasil alam seperti perikanan laut pertambangan dinamakan produksi ektraktif. perbaikan ada]ah kegiatan industri. tetapi hasilnya berupa sarana Makn maju produksi jasa menunjukkan makiji majunya bidang produksi lainnya. pergu dangan. Endustri Kerajinan. Perdagangan Perdagangan ialah semua kegiatan jua 1wIi. Sektor jasa tidak menghasilkan barang. . kemudian dijualnya ke pasar. mi semua merupakan perindustrian.2) Pembagian Bidang Produksi Produksi dapat digolongkan ke dalam 5 bidang. Perdagangan. perakitan. 1 produksi sendiri sepereti Pertamina mnjuJ minyak hasil produksi sendiri kepada agen-a. perakitan sepeda motor. Agraris Mengolah tanah untuk memlihara tumbuhtumbuhan dan hewan dinamakan produksi agraris seperti pertanian dan perikanan.li bidang-bidang tersebut. Dalam pertambangan manusia hanya sekedar menggalinya dan perut dan lapisan bumi. perhotelan. dan sebagainya. pabrik makanan dan minuman. Alam menciptakan batubara. Pada umumnya perdagangan itu mencakup kegiatan membeli untuk kemudian dijua1nya. Jasa Produksi jasa adalah kegiatan penyediaan saratia jasa. minyak bumi melalui proses kimia dan alamiah ratusan ribu tahun lamanya tanpa usaha manusia. Parawisata di Indonesia termasuk industri karena kegiatan itti dianggap sebagai pengolahan objek-objek pariwisata untuk mendapatkan hasil bagi negara. misalnya terdapat Depa rte me Perindustrian. Pengaturni‘ perekonomian sesuatu negara umumnya men i k i. Pembagian bidang produksi di atas menunjukkaii jeflis produksi dalam perekonomian. Perdagangan membeli hasil pertanian dan petani yang umumnya berada di desa desa. usalia perbengkelan. Perdagangan itu adakalanya hanya merju‘iI L. asuransi. petarii menjual padi yang dihasilkan sendiri. Bahan mentah diolah menjadi bahan jadiatau sehgah jadi. Perikanan daràt di Indonesia dikelompokkan ke dalam produksi agraris karena pada hakekatnya kegiatan itu bersifat pengolahan tanah dan air untuk memelihara ikan. seperti tranport.

yang mampu melakukkan produksi jasa dengan baik. mi terjadi pada masyarakat yang masih primitif. karena hasil produksinya besar. Pada mulanya. seperti pengangkutan. Sedangkn negara yang tingkat negaranya juga sudah baik. pengangkutan asuransi. pergudangan. karena belum diperlukan. seperti panah. Inggris. diciptakan alat. asuransi dan sebagainya.Jenis Produksi yang diusahakan manusia berkem bang melalui beberapa tahap. Swedia. umumnya adalah negara yang makmurr dan sudah relatif kuat perekonomiannya. Produksi bidang jasa mi merupakan produksi sebagai akibat dan kegiatan produksi lainnya. Ektraktif dan agraris merupakan tahap pri mer industri dan perdagangan merupakan thap sekunder dan jasa merupakan tahap tersier Negara yang telah dapat mengernbangkan tahap produksi bidang tersier. jadi sebagai produksi turunan. pad umumnya sejalan dengan tingkat tahapan perkembangan jenis produksinya tetapi mi tidak mutlak. sekunder tersier. jaring dan sebagainya. yaitu faktor alam dan faktor tenaga kerja. Dalam hal mi proses produksi hanya mempergunakan faktor alam. Misalnya Australia. Misalnya : Jika pertanian masih tahap primitif dan hasilnya pun juga masih rendah. Tujuan produksinya pun hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri. . Negara yang mempunyai perekonomian sudah maju dan yang memiliki keahlian serta permodalan. yaitu alam beserta isinya (tanah. Tahapan-tahapan perkembangan jenis produksi yang diusahakan di atas seirama dengan kemajuan tehnologi yang dimiliki suatu bangsa. yang dalam sejarah perekonomian disebut tahap primer. antara lain Amerika Serikat. Pada perkembangan selanjutnya. Mereka berburu hanya dengan mempergunakan tenaga kerja saja. binatang dan sebagainya) dan faktor tenaga kerja manusia. Sebaliknya bila pertanian tersebut meningkat dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan juga untuk diperdangkan. Kemakmuran suatu bangsa. 3) Faktor-faktor Produksi Suatu kegiatan untuk menghasilkan suatu barangdiperlukan faktor-faktor produksi. Dalam perekonomian seperti itu akan timbul usahausaha perbankan. Itulab sebab mengapa alam dan tenaga kerja disebut faktor produksi ash. akibat teknologi produksi yang modern. yang ditandai dengan produksi masa. dan sebagainya. dengan sendirinya akan diperlukan sektor j asa. Jepang. manusia berusaha untuk menghasilkan suatu barang hanya dengan 2 jenis faktor produksi. Selandia Baru merupakan negara agraris yang tingkat kemakmurannya tinggi. sejalan dengan makin berkembangnya taraf berpikir dan kecerdasan manusia.

Pada kehidupan sehari-hari antara distribusi dan pemasaran diberi pengertian yang sama. Selanjutnya faktor modal dan faktor skill mi disebut faktor produksi turunan. Pasar dan Pemasaran Yang dimaksud dengan distribusi ialah semua kegiatan yang ditujukan untuk menyalurkan barang dan jasa dan produsen kepada konsumen (pemakai). mi sangat tergantung kepada keempat faktor produksi tersebut. Masyarakat baru merasa . Hal inilah yang disebut faktor produksi yang keempat.Alat-alat mi dalam ilmu ekonomi disebut modal. agar Jebih berdayaguna dengan memperoleh hasil produksi yang lebih banyak lagi. seperti halnya distribusi hanya saja jumlah barang dan jasa sangat tergantung pada konsumen sendiri. Para konsumen baru bisa memperoleh barang-barang dan yang diperlukan. Dan segi hasilnya. 2. Distribusi 1) Pengertian Distribusi. Baik di negara dengan sistem ekonomi leiberal maupun sistem ekonomi sosialis. Oleh karena itu perlu diketahui dan dipertimbangkan sifat-sifatnya. Walaupun negara atau pengusaha-pengusaha dapat menghasilkan barang-barang sebanyakbanyaknya. yaitu membeli melalui telepon. faktor produksi ash hanya dapat memberikan hasil minim dan mi hanya sekedar dapat dipergunakan untuk mempertahankan hidup. Faktor skill berfungsi mengatur faktor-faktor produksi lainnya. yaitu faktor keahlian mengatur atau faktor skill. Suatu proses produksi dapat berhasil dengan baik atau tidak. Karena pada prinsipnya kedua berusaha menyampaikan barang dan produsen kepada konsumen. Jumlah barang dan jasa yang ditenma konsumen sangat tergantung pada kebijaksanaan produsen. Penambahan hasil produksi secara berlipat ganda dan sampam batas tertntu setiap penambahan faktor produksi modal akan terus meningkatkan hasil produksi. Sedangkan pemasaran. Hal mi dipengaruhi oleh kebutuhan dan daya beli konsumen. maka perlu pengaturan dalam mempergunakan ketiga faktor tersebut. tidaklah memberi jaminan bahwa kebutuhan masyarakat akan mudah dipenuhi. Pada sisi lain jumlah manusia main bertambah banyak. Apabila pada waktu berburu mempergunakan alat-ala tersebut maka hasil buruannya akan relati lebih banyak. Adapun pasar merupakan tempat terjadinya jual-beli. Peristiwa jual beli itu sendiri mungkin terjadi di tepi jalan di kota dan mungkin juga terjadi dengan di rumah sendiri. distirbusilpemasaran mi megang peranan penting sekali. apabila telah dibawa oleh lembaga-lembaga pemasan ke tempatnya.

Pasar Kiewet di Solo. yaitu pasar yang ruang lingkupnya terbatas pada negeri sendiri. Pasar Turi di Surabaya.puas kalau mereka dapat memperoleh barang keperluan dengan mudah di daerah di mana mereka bertempat tinggal. mi semua sangat tergantung pada kegiatan distribusi/ pemasaran. Jika dalam tawar menawar.000 jumlah baju yang . Contoh jika harga sepotong baju Rp 5000 jumlah baju yang dibeli 100 buah. misalnya menjual tembakau dalam partai besar. Mata uang yang dipergunakan biasanya dolar. 3) Permintaan dan Penawaran Permintaan adalah jumlah barang yang akan dibeli oleh pembeti pada suatu saat dengan harga t. Menurut waktu pasar itu diadakan. yakni pasar yang ruang lingkupnya melampaui batas negara. Barang yang diperdagangkan juga tersedia di tempat itu.ertentu. dan sebagainya. harga sudah disetujui maka pembeli dapat segera membayar harga yang telah ditentukan dan langsung menenima barang tersebut. Barang yang diperdagangkan diproduksikan ujituk diekspor. (2) Pasar luar negeri. Jika harga naik menjadi Rp 6. Proses mi dapat digambarkan Produsen—> Distribusi/Pemasaran—> Konsumen 2) Jenis-jenis Pasar Menurut fisiknya. yang di bawa kepada calon pembelinya hanya contohnya umpamanya 1 kg. yaitu pasar yang ruang lingkupnya meliputi seluruh dunia. (3) Pasar dunia. pasar dapat dibagi menjadi (1) Pasar nil (nyata). yaitu pasar di mana antara penjual dan pembeli belum tentu bertemu. yaitu pasar tempat menjual dan pembelinya benar-benar bertemu. pasar karet. Barang yang diperdagangkan diproduksikan hanya untuk pasar dalam negeri. Mata uang yang diperdagangkan adalah mata uang dalam negeri. misalnya tahu. contoh pasar temabakau. (2) Pasar Abstrak. Contoh Pasar Antasari di Banjarmasin. pasar dapat dibagi menjadi (1) Pasar dalam negeri. Penjual menawarkan barang dengan contoh (monster).

. antara lain 1) Tingkat [. Misalnya mentega pengganti margarine.akan dibeli turun menjadi 80 buah. makin sedikit jumlah permintaan terhadap barang itu. jurniab bararig yang dirninta turun relatif besar.tkJturuIl relatif Iebih besar daripada perubahan turuii/naik) juinlah barang yang dim inta. makin tinggi harga barang. Hukum disebut : Hukum permintaan. bahwa perubahan harga yang satu itu tidak akan menyebabkan perubahan harga selanjutnya. yaitu permintaan semua orang yang memerlukan barang yang dapat membayar harganya. mi berarti tingkat elastisitasnya kecil.000 maka jumlah baju yang akan dibeli naik menjadi 125 buah. makin banyak jumlah permintaan terhadap harang itu dan sebaliknya.esar kecilnya intensitas kebutuhan akan barang. Jadi permintaan itu berbanding terbalik dengan harga barang. Apabila perubahan harga Lla. Makin hesar tingkat intensitasnya. Makin rendah harga barang. Jika harga mentega naik maka orang akan berpindah beli margarine. Jumlah-jumlah baju yang akan dibeli itulah yang disebut permintaan. inakiii sedikit pengaruh kenaikan hirga barang tersebut. Adam Smith membedakan permintaan menjadi 1) Permintaan mutlak (absolut demand). yang hargariya relatif murah. kondisi yang dimaksud adalah: pendapatan tetap sama selera tidak berubah harga barang lain tetap sama tidak ada barang substitusi barang itu dibeli bukan untuk prestise (tahan harga din) orang tidak percaya. yaitu permintaan semua orang yang membutuhkan barang yang tidak mengingat keuangannya. diebu t permi nt aan in elastis Dan dalarn keadaan ang eI>a1iknya diebut perinintaan elastis. 2) Permintaan efektif (efetive demand). Elastisilas per!flifltaall akaii barang konsunisi tergantung kepada beberapa hal. mi berarti tiugkat elastisitas hesar. Apabila harga turun menjadi Rp 4. 2) Tingkat substitusi. I)engan adanya kenaikan harga sedikit saja. yang berarti ―kalau kondisi tetap sama‖. Hukum permintaan tersebut hanya berlaku dengan asumsi ―ceteris paribus‖.

Makin rendah tingkat harga barang. Demikian juga sebaliknya. Pertemuan atau kesesuaian permintaan dan penawaran adalah harga keseimbangan (equilibrium price) disebut juga harga pasar. menyimpan. 3) Penjual tidak kekurangan tempat untuk menyimpan barang 4) Tidak diketemukan methode produksi baru. pembeli menerima barang dengan membayar harganya. pengangkutan. Perijual tidak mengharap atau menganggap bahwa harga barang akari terus turn. Tingkat permintaan (konsumsi) seseorang ditentukan oleh tingkat harga dan daya beli (pendapatannya). Tetapi jika penghasilan konsumen sedikit maka tingkat elastisitas permintaannya akan barang adaiah besar. Jika penjual pesimis. makin sedikit jumlah barang yang ditawarkanJdijuai.rang.3) Besar kecilnya konsumen. dan hal mi disebut hukum penawaran. mi berarti tingkat elastisitasnya kecil. yaitu melakukan penjualan barang-barang dan jasa-jasa pada tingkat harga yang berlaku. Penawaran adalah jumlah harang yang akan dijual oleh penjual pada suatu saat dengan harga tertentu. yaitu melakukan pembelian barang-barang dan jasa-jasa. maka walaupun harga barang turun penawaran tetap banyak. Pada tingkat harga tersebut penjual bersedia menyerahkan barangnya dengan menerima pembayaran harga barang tersebut. sehingga barangbarang dapat disalurkan dan produsen kepada konsumen/pembeli. 4) Fungsi-fungsi Pemasaran Fungsi-fungsi Pemasaran adalah semua hal yang harus dilakukan oleh mata rantai pemasaran. 2) Penjual tidak sangat membutuhkan uang kas. yaitu melakukan penyimpanan barang-barang sampai waktu barang-barang itu diperlukan oleh konsumen atau menunggu tingkat harga yang diinginkan. menjual. Makin besar jumlah penghasilan konstimen makin sedikit pengaruh perubahan harga terhadap jumlah perrnintaan. Sedangkan tingkat penawaran (Supply) ditentukan oleh tingkat harga. .antara lain 1) Penjual tidak pesimis. Jadi penawaran mi berbanding lurus dengan tingkat harga ha. permintaan dan kemampuan berproduksi. Fungsi atau tugas yang haru dilakukan antara lain membeli. yaitu mengangkut barang-barang dan tempat produsen ke tampat konsumen. Huku penawaran hanya berlaku jika keadaankeadaan lain yang dapat Inempengar uhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus).

turunnya harga dan sebagainya. kualitas barang dan sebagainya. ada lembaga-lembaga pemasaran yang ikut memiliki barang-barang yang diperjual belikan. . ialah perseorangan atau perusahaan yang bekerja antara produsen dan konsumen akhir (bekerja untuk mendekatkan jarak antara produsen dan konsumen). membiayai reklame dan sebagainya. Standardisasi dapat dilakukan berdasarkan kualitas barang. yaitu mengadakan kampanye untuk memperkenalkan barang-barang baik mengenai harga merk. ada pula lembagalembaga yang tidak ikut memiliki barang-barang.mengadakan standardisasi. Berdasarkan uraian di atas. jumlah barang dan sebagainya. yaitu menanggung kemungkinan rugi atau rusaknya barang-barang. maka lembagalembaga pemasaran dapat dibedakan menjadi dua golongan. yaitu membuat ukuran-ukuran dari barang-barang sehingga memudahkan konsumen untuk merientukan pilihannya. yaitu mengusahakan dan mempergunakan modal yang diperlukan terutama untuk melalukan stock barang-barang. sepertikebakaran. Dalam menjalankan fungsi-fungsi pemasaran. Pedagang mi membeli barang-barang kepada pedagang besar. 5) Lembaga-lembaga Pemasaran Lembaga-lembaga pemasaran. pencurian. Pedagang besar membeli barang langsung ke produsen dan menjualnya kepada pedagang kecil/eceran. pembelanjaan. Pedagang kecil ialah pedagang yang menjual barangnya dalam jumlah kecil-kecilan langsung kepada konsumen atau pemakai terakhir untuk keperluan rumah tangga. yaitu Pedagang Agen Pedagang ialah lembaga pemasaran yang ikut memiliki harang yang diperjualbelikan. membayar pegawai. mengambil resiko. Pedagang mi dapat dikelompokkan menjadi Pedagang besar Pedagang lecil/eceran Pedagang besar ialah pedagang yang menjual dan membeli barangnya dalam jumlah besar. tetapi hanya membantu mempertemukan penjual dn pembeli saja. mengadakan advertensi/ikian.

Agen ialah lembaga pemasaran yang pekerjaannya mengadakan perjanjian mengenai pembelian dan atau penjualan tanpa mengambil/memiliki barang-barang. Setiap tindakan konsumsi harus dilakukan atas dasar prinsip ekonomi dan prioritas kebutuhan.Di bawah mi merupakan bagan proses pemasaran distribusi ProdusenDalam Negeri Importir Distributor Tunggal (Agen) Pedagang Besar Pedagang Kecil Pedagang Pemakai 3. Setiap kali digunakan berkurang pula kegunaannya. sedangkan pendapatan/penerimaan adalah sangat terbatas. . Konsumsi 1) Pengertian Konsumsi Kemampuan barang untuk memenuhi kebutuhan disebut kegunaan. Hal mi disebabkan oleh kebutuhan itu tidak terbatas. Minum teh. hingga akhirnya habis terpakai. berarti menghabiskan kegunaan teh. Tindakan mengurangi atau menghabiskan kegunaan barang disebut konsumsi.

. barulah sisanya diperuntukkan investasi (penanaman modal). dapat mempertahankan kelangsungan hidup. agar dana yang dapat dimanfaatkan sebaikbaiknya. dipasarkanJdijual kepada konsumen. nya. Makin besar jumlah pen dapatan secara absolut makin besar jumlah konsumsj. 2) Pendapatan terbatas dan harga barang kebutuhan. Dan segi lain juga harus diakui bahwa beberapa jumlah yang harus diproduksi itu dipengaruhi oleh ada atau tidaknya calon pembeli. makin besar bagian dan pendapatan yang dipergunakan untuk konsumsi atau sebaliknya. pemuasan kebutuhan terhadap suatu jenis barang tertentu secara terus menerus hingga ia mencapat tingkat kepuasan yang tertinggi. rumah tangga.. Setelah kebutuhan konsumsi terpenuhi. Pemuasan itu berbentuk vertikal. Sebagaimaria telah dikatakan bahwa tingkat konsumsi itu tergantung pada jumlah pendapatan dan juga tingkat harga barang kebutuhan. 2) Pembeli. nya seserasi mungkin. Setiap orang yang berusaha memperoleh kepuasan setinggi mungkin dan barang-barang yang dimiliki. yang mempengaruhi besarnya konsumsi adalah cara mengatur pembelanjaan. bahwa makin kecil pendapatan.2) Penerimaan dan Pengeluaran Buruh menerima upah. beli barang karena hanya ingin meniru urang lain. Engel (Ekonomi Jerman) mengemukakan hukum hubungan antara pendapatan dan konsumsi. orang tua menerima kiriman uang dan anaknya. baik berupa keluarga. Semua unsur yang diterima tadi adalah himpunan penerimaan. Sedangkan kepuasan yang berbentuk horizontal. sebab dengan penerimaan tersebut rumah dapat dibiayai pengeluaran yang harus dilakukan. perusahaan maupun negara harus mempunyai ?enerimaan. Faktor-faktor lain yang ikut mempengaruhj tingkah laku konsumen 1) Pengetahuan pembeli tentang seluk beluk kualitas barang terbatas. 1) Pemuasan maksjmum. makin tinggi tingkat harga makin kecil tingkat konsumsinya demikian juga sebaliknya. Juga demikian halnya dengan tingkat harga. Setiap rumah tangga. pedagang mendapat laba. 3) Tingkah Laku Konsumen Prosduksj yang teiah dihasilkan oleh produsen. pemuasan kebutuhan terhadap beberapa jenis barang konsumen berusaha untuk mengkombinasjn. Oleh karena itu perlu ditelaah tingkah laku konsumen/pembejj. Pernuasan itu herbentuk vertikal dan horizontal. Pengeluaran pertama-tama ditujukan untuk memenuhi konsumsi.. Selain jumlah penerimaan.

yaitu: kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder. Karena itu setiap orang mengejar berbagai fasiitas dan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk menunjang kehidupan dan kelangsungan hidup keluarganya. Kebutuhan hidup itu bermacam-macam.3) Adat kebiasaan yang berlaku di kalangan konsumen. kemakmuran seseorang atau masyarakat diukur dengan jumlah serta nilai bahan-bahan dan barang-barang yang dimiiki atau yag dikuasal untuk memelihara dan menikmati hidupnya. Kebutuhankebutuhan yang tak dapat ditangguhkan penggunaannya disebut kebutuhan sekunder. Kebahagiaan ialah suatu keadaan di mana keinginii-keinginan sesemang atau sesuatu rnasyarakat seimbang dengan keadaan material atau sosial yang dimiliki atau dikuasainya. terutama yang hidup di daerah pedesaan. Bagi orang-orang yang biasa berpikir rasional dan eksak. ulama. Kebutuhan primer berupa barang-barang pangan. 4) Pembeli berlaku ceroboh terhadap jenis barang yang dibelinya. Jadi kedudukan-kedudukan tidak hanya mempunyai perbedaan dalam hak-hak dan kewajiban-kewajiban atau peranan. Pandangan yang berbeda dan pandangan di atas adalah yang dianut inasyarakat umum. 5) Dan sebagainya. Bagi mereka pengertian kemakrnuran tidakJ berbe da dan pada pengertian kbahagiaan. rnaka seseorang nierasa niakmur apabila ada keserasian antara keinginankeinginannya dan keadaan material atau sosial yang dinuiiki atau dikuasainya. (Drs Muhammad Masduki Ms. misalnya berupa barang-barang kenikmatan. tetapi pula dapat berbeda persepsinya. 2. Apabila keadaan material atan sosial itu melebihi keinginannya maka keadaan itu dapat mengganggu keseimbangan . misalnya persepsi kemakmuran menuut buruh. pegawai. Sebenarnya pandangan yang dianut orang-orang terhadap pengertian kemakmuran tidak selalu sama. Makin banyak jumlahnya dan makin tinggi nilainya maka makin tinggi taraf kemakmuran hidupnya. akan tetapi apabila digolongkan hanya ada dua. guru. Kemakmuran Adanya lapisan4apisan sosial atau kedudukan-kedudukan yang berbeda-beda tingkatannya dalam masyarakat. KEMAKMURAN DAN KEMISKINAN e. Bagi mereka yang tidak membedakai antara kernakrnuran dan kebahagiaan. kemewahan dan lain4ain. Halaman 169-195). maka diakui pula adanya anggapan umum bahwa ukuran kemakmuan bagi tiap-tiap golongan atau lapisan di dalam masyarakat adaIah berbeda. pengusaha dan sebagainya. sandang dan papan yang pertama-tama dituntut untuk menunjang hidup rnanusia.

Oleh karena itu setiap orang selalu mencari keseim. Kedua keinginan-keingjiian diturunkan sesuai dengan keadaan rnateri atau sosial yang dimiliki.keinginan.. saling bersaing. Untuk men capai keseimbangan itu.rasa pada orang yang me ngalammva sanipai pada suatu waktu rasa keniakmuran orang itu nanungkat lebth tinggi pula.. . Pandangan kedua lebih bersifat relatif sebab adanya taktorfaktor keingirian yang pada pokoknya berdasarkan pada perasaan. berbagai cara dapat dilakukannya. Pandangan kedua pada akhirnya akan berubah pula sebagai akibat perkembangan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahu Pandangan yang berbeda dari pandangan di atas adalari yang dianut masyarakat urnum. Untuk mencapai keseimbangan itu. saling beitengkar. Sebaliknya apabila keadaan material alan sosial tadi kurang daripada ang diinginkannya rnaka prasaan orang yang mengalaininya dapat diiputi oleh frustasi atau kekecewaan sampai ia berhasil mencapai keseimbangan lagi antara keinginannya dan keadaan yang nyat. ada yang menggunakan daya dan tipu daya. 13agi rnereka pengertian kerndkfrilran tidaldan berbeda dan pada pengertian kbahagiaan. rnakan meinakan antara seorang dengan yang Iainnya di dalam suatu lirigkungan. makan memakan antara seorang dengan yang lainnya di dalam suatu lirigkungan. OIeh karena itu setiap orang selalu mencarj keseim.a di sekitarnya. bangan antara keinginan dan keadaan mater-i atau sosial. yang pertama hersifat eksak. kalau tidak dinamakan absolut. saling bertengkar. berbagai cara dapat dilakukannya. terutama yang hidup di daerah pedesaan. yaitu pertania keadaar materi atau sosial ditingkatkan sesuai dengan keinginan. Bagi mereka yang tidak rnernbedakar1 antara keniakrriuran dan kebahagiaan. Apabila keadaan material atau sosial itu melebihi keinginannya maka keadaan itu dapat mengganggu keseimbangan rasa pada orang yang mengaiaminya sanipai pada suatu waktu nasa kerriakmurari orang itu nienmgkat lebih tinggi pula. bangan antara keinginan dan keadaan materi atau sosial. Kalau kita bandingkan kedua pandangan di utas.. maka sese%rang merasa makunir apabila . ada yang menggunakan daya dan tipu daya. Kebahagiaan ialah suatu keadaan di inana keinginmkeinginan sesecang atau sesuatu masarakat sdmbang dengan keadaan material atau sosial yang dimiliki atau dikuasainya.ida keserasian antara keinginan-keinginannya dan keadaar material alan sosial yang dimiiki atau dikuasainya. saling bersaing. Uniuk rriemulihkan kernbali perasaan maktiiur pada seseorang dapat diatasi melalui dua cara. Sebaliknya apabila keadaan material atau sosial Ladi kurang danpada ang diinginkannya maka perasaan orang yang rnengalarnii-jya dapat diiputi oleh frustas1 aLan kakecewaan sampai ia berhasil mencapai keseirn. bangan lagi antara keinginannya dan keadaan yang nyata di sekitarnya.

tingkat kemakmuran suatu keluarga atau masyarakat ditentukan oleh standar nilai dan norma-norma yangberlaku pada suatu masyarakat tertentu. bahwa tingkat kemakmuran banyak dipengaruhi oleh keadaan faktor-faktor demografis. Persaingan antara sesama manusia dalam usaha memperoleh sumber-sumber alam dan dana adalah suatu yang wajar terjadi di dalam kehidupan masyarakat. Padahal setiap orang di manapun mengharapkan din dan keluarganya memperoleh kemakmuran. persaingan suatu saat bisa berubah ménjadi konflik.sungguh dengan menggunakan kemampuan yang ada padanya. sandang dan papannya yang layak buat dia sendiri dan keluarganya.Untuk rnemulihkan kernbali perasaan makinur pada sese orang dapat diatasi rnelalui dua cara. umumnya setiap orang akan bekerja dengan sungguh-. Faktor penyebabnya bukanlah karena persoalan keterbatasan lapangan kerja saja. Ka]au kita band ingkan kedua pandangan di atas. tetapi masalahnya sangat komplek. sebab kepentingan mereka bertabrakan. justru tanpa persaingan. Individu sendiri telah ditakdirkan mempunyai watak bersaing antara sesama manusia untuk menguasai sumbersumber daya alam dan kekuasaan yang pada gilirannya untuk memperoleh kemakmuran buat dia sendiri dan keluarganya. Demikian pula. Pandangan kedua lebih bersifat relatif sebab adanya faktor-faktor keinginan yang pada pokoknya berdasarkan pada perasaan. seperti fertiitas. bahwa kemakmuran ialah suatu suasana umum di mana setiap orang yang bekerja sungguh-sungguh dengan menggunakan kemampuan yang ada padanya terjamin akan rumah. Di samping itu. mortalitas. Namun demikian.keinginan. yang pertama hersifat eksak. Sebaliknya. kalau tidak dinamakan absolut. bekerja dengan sungguh-sungguh maka kemakmuran tidak akan bisa dicapai. Persaingan-persaingan akan selalu terjadi. Kedua keinginan-keingjnan dituruukan sesuai dengan keadaan rnateri atau sosial yang dimiliki. Minimal adanya keseimbangan antara kebutuhan hidup dengan materi atau sosial yang ia miliki. dapat mencapai jumlah dan nilai barang yang berlebihan untuk dimiiki dan dinikmati. yaitu pertama keadaan materi atau sosial ditingkatkan sesuai dengari keinginan. Pandangan kedua padd dkhirnya akan berubah pula se bagai akibat perkembangan masyarakat dan perkembangan i]mu pengetahuan dan teknologi dalam proses modernisasi yang menuntut berpikir secara eksak dan rasional. Istilah layak di sini menunjukkan pada perbedaan-perbedaan taraf yang dinilai pantas buat orang-orang dan berbagai golongan atau lapisan-lapisan sosial yang berbeda satu sama lain. Berdasarkan uraian di atas dapatlah ditarik suatu kesimpulan. Seseorang untuk memperoleh kemakmuran hidupnya di dalam keluarga. perkawin . Persaingan pada galibnya justru berfungsi sebagai alat penggerak manusia dan keadaan yang apatis dan tanpa gairah.

gan aspek ekonomi ialah. seperti perbedaan suku bangsa. kemiskinan adalah sesuatu yang nyata adanya. tempat berteduh dan lain-lain. ialah kemiskinan. adanya ketidaksamaan di antara sesama warga masyarakat dalam hak dan kewajiban yang berkenaan dengan pengalokasian sumber-sumber daya ekonomi. Tolok ukur yang urnumnya dipakai adalah sebagai benkut: 1) tingkat pendapatan 2) kebutuhan relatif. Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.an. ditetapkan dengan menggunakan tolok ukur. Sedangkan yang dimaksud dei. Kemiskinan Salah satu masalah yang dipunyai oleh manusia. Selanjutnya. Standar kehidupan yang rendah mi secara langsung nampak pengaruhya terhadap tingkat keadaan kesehatan. Kemiskinan bukanlah sesuatu yang terwujud sendiri terlepas dan aspek-aspek lainnya. b. terutama adalah aspek sosial dan ekonomi. seperti pangan. kelamin. yaitu adanya suatu tingkat kekurangan materi pada sejumlah atau segolongan orang dibandingkan dengan standar kehidupan yang umum berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan. tetapi kemiskinan itu terwujud sebagai basil interaksi antara berbagai aspek yang ada dalam kehidupan manusia. yang bersumber dan corak sistem pelapisan sosial yang ada dalam masyarakat. pakaian. Aspek-aspek tersebut. kemiskinan hzimnya dil ukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. . Emil Salim (1982) menyatakan bahwa mereka dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hitlup yang paling pokok. ras. seperti pangan. migrasi dan mobiitas sosial. usia. Kemiskinan itu akan lebih terasa lagi apabila mereka telah membandingkannya dengan kehidupan orang lain yang lebih tinggi tingkat kehidupannya. pakaian. Suparlan (1981) menyatakan kemiskiwtn adalah sebagai suatu standar tingkat hidup yang rendah. kehidupan moral dan rasa harga din dan mereka yang tergolong sebagai orang miskin. yang sama tuanya dengan usia kemanusiaan itu sendiri dan implikasi permasalahannya dapat melibatkan ke seluruh aspek kehidupan manusia. bagi mereka yang tergolong miskin. tetapi sering tidak disadari kehadirannya sebagai masalah. mereka sendiri merasakan dan menjalani kehidupan dalam kemiskinan tersebut. Kiasifikasi atau penggolongan seseorang atau masyarakat itu dikatakan miskin. papan sebagai tempat berteduh. Aspek sosial ialah adanya ketidak Samaansosial cli antara sesama warga masyarakat yang bersangkutan.

Sistem ekonomi yang trjaIin dalam berbagai pranata tersebut memberikan corak pada pola kehidupan ekonomi. beras di desa dan 420 kg. 3) Kemiskinan buatan. biaya untuk sandang dan pangan sederhana tetapi mencukupi dan mernadai. Dengan menggunakan ukuran-ukuran di atas. 30. Dan jumlah terse. 1981). biaya untuk menyekolahkan anak-anak. 2) Kemiskinan yang disebabkan oleh bencana alam. Tolok ukur yang telah dibuat dan digunakan di Indonesia untuk menentukan besarnya jumlah orang miskin adalah hatasan tingkat pendapatan per waktu kerja (Rp. dan di samping itu juga tolok ukur yang dibuat berdasarkan atas batas minimal jumlah kalori yang dikonsumsi yang diambil persamaannya dalam betas. Dengan adanya tolok ukur in maka jumlah dan siapa yang tergolong sehagai orang miskin dapat diketahuinya.000. Tercakupnya tolok ukur mi adalah kebutuhan-kebutuhan yangberkenaan dengan biaya sewa rumah dan mengisi rumah dengan peralatan rumah tangga yang sederhana tapi memadai. di kota pertahunnya (Suparlan. yaitu suatu sistem antar hubungan peranan-peranan dan norma-norma yang terorganisasi untuk usahausaha penentuan kebutuhan-kebutuhan sosial utama yang dirasakan perlunya dalam masyarakat. Sayogyo (1978) menyatakan bahwa pada tahun 1976 di Indonesia terdapat 45 juta orang yang tergolong miskin. T)iperkrakan sekarang jumlahnya 60 juta.— per bulan atau lebih rendah) yang dibuat pada tahun 1976/1977.Di Indonesia. yang bersumber pada sistem ekonominya. Kemiskinan menurut pendapat umum dapat dikategorikan dalam tiga unsur. yang batasan-batasannya dibuat berdasarkan atas kebutuhan minimal yang harus dipenuhi guna sebuah keluarga dapat melangsungkan kehidupannya secara se derhana tapi memadai sebagai warga masyarakat yang layak.but 38 juta atau 84% berada di pedesaan. yang menghasilkan adanya ketidakmerataan ekonomi yang dirasakan oleh warga masyarakat sebab tidak semua warga masyarakat tersebut dapat mencapai pola ideal yang ada dalam pola kehidupan ekonomi. di mana dinyatakan batas minimal kemiskinan adalah mereka yang makan kurang dan 320 kg. Para ahli ilmu-ilmu sosial umumnya berpendapat baliwa Sebab utama yang melahirkan kemiskinan ialah sistem ekonomi yang berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan. Sistem ekonomi mi tercermin dalam berbagai pranata yang ada dalam masyarakat tersebut. biaya untuk memelihara kesehatan dan untuk pengobatan. . yaitu: 1) Kemiskinan yang disebabkan aspek badaniah atau mental seseorang. tingkat pendapatan digunakan ukuran waktu kerja sebulan. Tolok ukur yang lain ialah yang dinamakan tolok ukur kebutuhan relatif per keluarga.

cacat. Kemiskinan struktur mi selain ditimbulkan oleh struktur penenangan atau nrimo memandang kemiskinan sebagai nasib. atau menempuh dua cara. Pendapat lain ada yang mengatakan. yaitu berkenaan degan cara dan sasarannya. Sehingga penanganannya harus berlangsung secara menyeluruh dengan suatu strategi yang mengandung kaitan-kaitan semua aspek dan perikehidupan manusia. mi atau politik. Kerniskinan yang disebabkan bencana alam. Tindakan-tindakan seperti itu jelas bisa menyebabkan kemiskinan bagi dirinya dan menimbulkan beban bagi masyarakat lainnya. seperti orang tua. bahwa. orang yang pendapatannya di bawah garis kemiskinan. pertama sebagai pertolongan sementara diberikan bantuan secukupnya dan tindakan berikutnya mentransmigrasikan mereka ke tempat-tempat lain yang lebih aman dan memungkinkan mereka bisa hidup layak. seperti: menjadi pengemis atau peminta-minta. Bisa dimulai dengan resep ekonorni. Menurut ukuran produktivitas kerja. Adanya yang berpendapat bahwa memberikan bantuan sosial kepada orangorang yang tergolong miskin. umumnya tidak memiiki tempat tinggal bahkan sumber-sumber daya alarn yang mereka miiki sebelumnya habis oleh pengikisan bencana alam. sosial dan hudaya. Karena dengan cara mi bukan hanya tingkat pendapatan yang dinaikkan. biasanya pihak pernerintah mengambil. bahwa usaha memerangi kemiskinan hanya dapat berhasil kalau dilakukan dengancara memberikan pekerjaan yang memberikan pendapatan yang layak kepada orang-orang miskin. Mereka ada yang bekerja sebagai peminta-minta.Kemiskinan disebabkan aspek badaniah biasanya orangorang tersebut tidak bisa berbuat maksimal sebagaimana manusia lainnya yang sehat jasmaniah. Mereka yang kena bencana alarn. anak-anak yang orang tuanya miskin. sebagaimana halnya manusia lainnya. ialah kemiskinan yang ditimbulkan oleh dan dan strukturstruktur ekonomi. dalam kenyataannya bahwa masalah memerangi kemiskinan sering kali menjadi suatu masalah perdebatan di antara mereka yang merasa ada kaitannya dengan masalah term sebut. kemiskinan itu pada hakikatnya langsung berkait dengan sistern masyarakat secara rnenycluruh dan bukan hanya ekono. sosial dan kultur serta politik. Sedangkan yang menyangkut aspek mental. dia lantas berbuat atau bekerja secara tidak wajar. Namun demikian. Kerniskinan yang disebabkan oleh bencana. biasanya mereka disifati oleh sifat malas bekerja secara wajar. Karena cacat badaniah misalnya. kernudian ditunjang oieh tindakari sosial dan politik yang nyata. apabila tidak dengan segera diatasi sama saja halnya akan menimbulkan beban bagi masyarakat umum lainnya. Berdasarkan uraian di atas dapatlah disimpulkan. tetapi harga din sebagai manusia dan sebagai warga . Kemiskinan buatan disebut juga kemiskinan strukturaI. atau sebagai pekerja sambilan bila ada yang memerlukannya. mereka tidak bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal malah Iebih bersifat konsumtif. malahan sebagai takdir Tuhan.

Karena keniiskinan di antaranya disebabkan oieh struktur ekonomi. Maka permasalahan struktur yang penting dalam hal mi adalah pola relasi. Dengan demikian kemiskinan berkaitan langsung dengan sistem kemasyarakatan secara menyeluruh. Bisa dimulai dengan resep ekonomi. fasiitasfasilitas negara. disewa. perbankan. kemudian ditunjang oleh tindakan sosial dan politis yang nyata. ponen yang merupakan bagian dan suatu sistem. bagaimana posisi dan peranan manusia sebagal subyek dalam berfungsinya mekanisme tersebut. Dalam hal mi adalah mekanisme pasar. Inti pokok dan struktur adalah realisasi hubungan antara suatu subyek dan obyek. apakah mernperoleh apa yang diperlukan sesuai dengan kelayakan derajat hidup manusiawi. tidak bersikap nrimo dan tidak bersikap neglect atau tidak mau tahu tentang kemiskinan. yang urgen adalah struktur dalam soal sosial-ekonomi meskipun struktur lainnya menentukan. dan bukan hanya masalah ekonomi atau politik atau sosial-budaya. dan antara subyek-6ubyek komponen-kom. Maka penanganannya harus berlangsung secara komprehensif. bagi-hasil. Pola relasi dalam struktur sosial ekonomi mi dapat diuraikan sebagai berikut: a) Pola relasi antara manusia (subyek) dengan sumber-sumber kemakmuran ekonomi seperti alat-alat produksi. dengan suatu strategi yang mengandung kaitan-kaitan dan semua aspek dan penkehidupan manusiawi. seperti warga masyarakat lainnya. Kesemuanya merupakan substruktur atau subsistem dan struktur dan sistem kemasyarakatan yang berlaku yang mendasani masalah-masalah kemiskinan.masyarakat dinaikkan. dan kekayaan sosial. b) Pola relasi antara subyek dengan hasil produksi. gampang atau sulit bagi atau oleh subyek tersebut. c) Pola relasi antara subyek atau komponen-komponen sosialekonomi dalam keseluruhan mata rantai kegiatan dengan bangunan sistem produksi. Apakah mi dimiliki. Secara analog dapat ditentukan pola-pola relasi dalam bidang ekonomi. dengan intervensi pemerintah dan kesadaran manusia miskin itu sendiri. mi menyangkut masalah distribusi hasil. . maka terlebih dahulu perlu memahami inti pokok dan suatu ―struktur‖. Pola relasi dan struktur mi. mi mencakup masalah kondisi dan posisi komponen (subyeksubyek) dan struktur yang bersangkutan dalam keseluruhan tata susunan atau sistem dan fungsi dan subyek atau komponen tersebit dalam keseluruhan fungsi dan sistem. Dengan lapangan kerja dapat memberikan kesempatan kepada mereka untuk bekerja dan merangsang berbagai kegiatan di sektor-sektor ekonomi lainnya.

Abstrak berarti bahwa konstruksi tersebut hanya ada dalam pikiran dan tidak dapat dir‖ba ataupun dipegang. takhayul. Dalam hal mi yang dimaksud adalah : Apabila kembali pada pengetahuan. Yang dimaksud dengan pengetahuan adalah kesan dalam pemikiran manusia sebagai hasil penggunaan panca inderanya yang berbeda sekali dengan kepercayaan. ilmuPengetahuan Ilmu pengetahuan (science) adalah pengetahuan (knowledge) yang tersusun dengan sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran. ILMU PENGETAHUAN DAN DAYA KEMAMPUAN MASYARAKAT a. artinya sistem tersebut harus menggunakan cara-cara yang selalu disesuaikan dengan tarafperkembangan ilmu pengetaliuan pada suatu saat. tetapi yang terpenting adalah perumusan tersebut mencakup beberapa unsur pokok. pengetahaan mana selalu dapat dipeniksa dan ditelaah (dikontrol) dengan kritis oleh setiap orang lain yang ingin mengetahuinya. serta melalui alat-alat komunikasi. misalnya membaca surat kabar. Yang dimaksud dengan pemikiran adalah pernikiran dengan menggunakan otak. Unsur-unsur yang merupakan bagian yang tergabung dalam suatu kebulatan. ilmu pengetahuan tersebut harus dapat dikemukakan. temyata pengetahuan tersebut didapatkan melalui kenyataan (fakta) dengan melihat dan mendengar sendiri. dengan ilmu pengetahuan orang tidak boleh merahasiakan seg ala sesuatunya. (Obyektif). yang mungkin berbeda fahamnya. Perumusan tersebut sebetulnya belum sempurna. melihat televisi dan sebagainya Selanj utnya. sehingga dengan sistematilca tersebut akan jelas tergambar apa yang merupakan garis besar dan ilmu pengetahuan yang bersangkutan. harus pula dinamis. adalah: a) pengetahuan (knowledge) b) tersusun secara sistematis c) menggunakan pernikiran d) dapat dikontrol secara kritis oleh orang lain atau umum. Sistem tadi adalah suatu konstruksi yang abstrak dan teratut Artinya.rangan-penerangan yang kelim. Sistem di dalam ilmu pengetahuan hams bersifat terbuka.3. artinya dapat ditelaah kebenarannya oleh orang lain. Tidak semua pengetahuan merupakan suatu ilmu hanyalah pengetahuan yang tersusun secara sistematis saja yang merupakan ilmu pengetahuan. harus diketahui umum sehingga dapat diperiksa dan dikontrol oleh umum. Sistematika berarti urut-urutan yang tertentu daripada unsur yang merupakan suatu kebulatan. dan peneIr. Oleh kanena itu pada umumnya ilmu pengetahuan dapat . setiap bagian dan suatu keselurulian dapat dihubungkan satu dengan lainnya.

Dan sudut penerapannya. bahwa ilmu pengetahuan selain tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran juga harus mengandung nilai etis atau moral. Pemanfaatan ilmu pengetahuan hendaknya membatasi din pada hal-hal yang asasi. Dalam perkembangan sekarang mi manusia harus sudah mampu membedakan ilmu pengetahuan (kebenaran) dan etika (kebaikan). menurut Immanuel Kant ilmu pengetahuan merupakan persatuan antara budi dan pengalaman. berguna bagi kehidupan manusia. Pada umumnya manusia tidak sadar akan perpaduan di atas (aspek ilmiah dan moral). Jadi dalam menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan. ilmu pengetahuan dibedakan antara ilmu pengetahuan murni (pure science) dan ilmu pengetahuan yang diterapkan (applied science) Ilmu pengetahuan murni terutama bertuj uan membentuk. Dan pandangan di atas dapatlah dikemukakan. Karena itu para ahli filsafat seperti Descartes menyatakan bahwa ilmu pengetahuan merupakan serba hudi. Adalah sangat bijaksana apabila manusia-manusia di muka bumi mi dapat memanfaatkan ilmunya untuk mempelajari berbagai gejala atau peristiwa yang menurut anggapannya mempunyai manfaat bagi kehidupan manusia. Ilmu pengetahuan bukan saja mengandung kebenaran-kebenaran tapi juga kebaikan-kebaikan. ilmu pengetahuan selalu berkembang. dan mengembaiigkan ilmu pengetahuan secara abstrak.dikontrol oleh umum. Demikian pulamanusia harus mampu mengintegrasikan antara ilmu pengetahuan dan etika dalam suatu sikap yang dapat dipertanggung jawabkan. Ilmu pengetahuan dikatakan etis atau bermoral adalah harus mengandung nilai yang bermakna atau berarti. dan semua orang akan menyambut gem bira bila ilmu pengetahuan dewasa mi benar-benar dapat dimanfaatkan bagi kemaslahatan manusia. misalnya. Kalau ilmu pengetahuan sudah diterima oleh umum. maka ilmu pengetahuan tersebut liarus ditujukan pada suatu sasaran tertentu. gejalagejala alam dan sebagainya. masyarakat manusia. Ilmu pengetahuan yang dikendalikan oleh manusia-manusia yang tak bermoral telah membawamaut dan penderitaan yang begitu dahsyat kepada umat manusia. yaitu untukmempertinggi mutunya. Ilmu pengetahuan hendaknya dikembangkan manusia untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. sehingga manusia hanya menerima informasi mengenai kemungkinan yang dihasilkan oleh para peneliti sebelumnya. perlu diperhatikan suatu perpaduan dan pertimbangan antara aspek ilmiah dan moral. Karena perkembangan ilmu-ilmu . Ilmu pengetahuan yang diterapkan bertujuan untuk mempergunakan dan menerapkan ilmu pengetahuan tersebut di dalarn masyarakat di dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapinya. sehingga manusia di dunia mi tetap mendambakan perdamaian abadi dengan penemuan-penemuan ilmu yang modern dan canggih mi.

Semua ilmu pengetahuan tidak bisa lepas dan lingkup kehidupan manusia sehari-hari.700 — 1. dengan hatinya dan dengan pancainderanya. nilai etika atau norma kesusilaan. metode. dalam suatu tempat tertentu maupun kegiatan untuk merombak perangkat tersebut demi memenuhj kebutuhan manusia. di mana manusia lebih cenderung tetap tinggal di suatu tempat yang disebut desa. sebagai pemegang amanat dan akan memperoleh pahala. teknik. Sejarah perkembangan teknologi dibagi dalam tiga gelombang. Teknologi dun Sejarah Perkembangannya Timbulnya rasa lapar mendesak manusia bukan saja untuk mencarj makan. tetapi juga metode untuk mencari makan. Karena itu etika ilmu pengetahuan tetap merupakan satusatunya senjata yang paling ampuh yang dapat memberikan jaIan keluar bagi ilmu pengetahuan. Lebih lanjut diakui oleh filsafat modem bahwa manusia dalam pekerjaan ilmiahnya tidak hanya bekerja dengan akal budi saja.modern. ke penerapan teknologi pertanian. membuat piihannya terlebih dahulu mendapatkan pertimbangan dengan ajaran agama.000 SM — 1. Sehingga manusia dalam mengambil keputusannya. melainkan dengan seluruh eksistensinya dengan seluruh keadaannya. dan ―Gelombang Ketiga‖ (1. . Setiap kali terasa ada kebutuhan sesuatu manusia berusaha menemukan jalan untuk rnemperolehnya. Kontak ilmu dengan ajaran agama. Dunia modern saat mi tidak bérsikap netral terhadap penyelidikan ilmiah. Di mana manusia pindah dan teknologi pengumpulan hasil hutan yang mengakibatkan mereka sering berpindahpindah. disebut teknologi. Seluruh perangkat ide. tidak ada alasan bahwa ilmu pengetahuan mempunyai tujuan sendiri. Penerapan teknologi itu bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. yaitu ilmu demi ilmu.970 — 2000). sebab manusia hidup dalam satu dunia. Gelombang Kedua‖ (1.970). Jadi teknologi lahir dan akal manusia untuk menguasai dan memanfaatkan lingkungan sehingga kebutuhannya dapatterpenuhi. Alvin Toffler menganalisis gejala-gejaia perubahan dan pembaruan di dunia mi akibat majunya ilmu pengetahuan dan teknologi. Gelombang pertama adalah gelombang pembaruan. dalam rangka meningkatkan ilmuwan itu sendiri sejajar dengan orang-orang yang beriman pada derajat yang tinggi. b.700). yaitu ―Gelombang Pertama‖ (8. yaitu manusia menemukan dan menerapkan teknologi pertanian. hasil ilmu pengetahuan harus membawa manfaat bagi kehidupan manusja. benda material yang dipergunakan dalam suatu jangka waktu tertentu. bukan untuk membawa maut dan penderitaan kepada umat manusia di dunia mi.

Salah satu ciri masa Gelombang pertama adalah penggunaan ―bateri hidup‖ atau bateri alamiah. singkatan dan produsen dan konsumen. Kelompok sosialis dan kapitalis di dunia mi percaya dan Sependapat sepenuhnya bahwa alam adalah hanya suatu obyek untuk digunakan oleh manusia. mobil. Cara produksi massa yang menghasilkan jutaan barang-barang identil menjadi ciri khas peradaban Gelombang Kedua. yang akhirnya dikoordinir dengan iapih menjadi suatu pabrik. yang Toffer namakan Prosumen. mesin-mesin bergerak cepat. Masa ―Gelornbang Kedua‖ mi dimulai dengan penemuan mesin uap pada tahun 1712 oleh New Conien. yaitu: Kepercayaan bahwa manusia harus menaklukkan alam. gas dan minyak atau pada umumnya dan energi yang tidak dapat diperbarui. besi baja. tumbuhan atau langsung dan matahari. Ia menghasilkan mesin elektro mekanis raksasa ban jalan. Secara kasar dapat dikatakan bahwa peradaban industri memisah peranan produsen dan peranan konsumen. Tetapi mereka belum sependapat bagaimana membagi kekayaan alam antara mereka berdua. Benda nyata dengan masa ―GelombangPertama‖ adalah bahwa manusia menggunakan energi yang didapatnya dan batubara. yaitu kira-kira antara tahun 1700 — 1970 . dikonsumsi sendiri. angin. dan macam-macam alat rumah tangga. dan dapat mengh asil kan/melah irkan bermacam-macam mesin baru. Menurut Toffer ciri khas yang sangat menonjol dan peradaban Gelombang Kedua adalah adanya garis pemisah yang jelas antara produsen dan konsumen. karena di masyarakat pertanian praktis semua makanan. yang membawa masyarakat ke arah sesia1isasi. sehingga mesin-mesin dapat mendngar dan melihat lebih tajam. Mesin-mesin tersebut tidak hanya mengganti otot-otot manusia. yaitu manusia memakai energi yang telah disimpan oleh alam untuknya. dan air. macam-macam industri berkembang dengan pesat dalam masa atau peradaban ―Gelombang Kedua‖. Masa ―Gelombang Kedua‖ adalah masa revolusi industri. yang selanjutnya lebih mempertajam pembagian pekerjaan. Dapat dikatakan masyarakat ―Gelombang Pertama‖ memasuki energi yang dapat diperbarui.Atas dasar teknologi tersebut. kimia. Gelombang Kedua tersebut mengembangkan teknologi pada tingkat yang baru sekaIi. aluminium. berupa energienergi yang tersimpan dalam otot-otot binatang. Garis pemisah tersebut tidak ada pada peradaban Gelombang Pertama. kereta api. barang dan pelayanan yang dihasilkan oleh produsen. Peradaban Gelombang Kedua dapat berkembang cepat atas tiga dasan keyakinan. tekstil. Oleh produsen beserta keluarga. tetapi peradaban industri juga memberi mesin -mesin terse but alat-alat pancaindera. seperti industri batubara. .

ataupun dengan pergerakanpergerakan yang diidentifisir dengan pepatah ―Small is Beautiful‖. Hal tersebut terutama disebabkan karena unsurunsur kemajuan dalam bidang komunikasi dan proses data. Sedangkan makhluk hidup yang tertinggal adalah yang terkuat.Kepercayaan bahwa manusia tidak hanya menguasai alam. Cadangan energi yang tidak dapat diperbarui sudah terlihat batas-batasnya beserta harga energi yang tidak dapat secara semena-mena ditetapkan hanya oleh negara industri. sebagai suatu kesatuan dalam alam keseluruhan. di mana makhluk hidup yang lemah dan tidak efisien akan punah. dan memang adalah bangsa ―piihan. Gelombang Ketiga terjadi dengan kemajuan teknologi dalam bidang: Komunikasi dan data prosesing Penerbangan dan angkasa luar Energi alternatif dan energi yang dapat diperbarui Terjadinya de-Urbanisasi.Menurut Toffler peradaban Gelombang Ketiga adalah suatu sintesa. Kemajuan yang dicapal (tidak hanya membenarkan perusahaan alam tetapi juga) membenarkan kemusnahan peradaban-peradaban dan bangsa yang kurang maju. yang memungkinkan manusia melihat semua faktor yang lebih luas.Meskipun Darwin menyusun teori untuk Ilmu Biologi. seperti yang sering disamakan dengan pergerakan-pergerakan teknologi tepat guna. lebih kuat. dan lebih kaya. sesuai‖ teori Darwin. Dapat dikatakan bahwa peradaban . terutama disebabkan oleh hal-hal sebagai beiikut: Perusahaan alam tidak dapat lebih parah lagi daripada apa yang telah terjadi. Peradaban Gelombang Ketiga bukan suatu pengulangan ke peradaban Gelombang Pertama. teknologi madya. Kepercayaan bahwa sejarah perkembangan manusia selalu akan ke arah kemajuan. suasana pada waktu itu mudah sekali menerima bahwa teori tersebut juga benlaku untuk bidang sosial dan politik. tetapi manusia adalah hasil dan suatu proses evolusi yang lama sesuai teori Darwin yaitu bahwa selalu akan terjadi suatu ―Piihan alamiah‖. Dengan berakhirnya zaman kolonialisme. subsidi tersembunyi dalam harga bahan-bahan baku industrijuga ikut berakhir. karena kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi. Peradaban Gelombang Kedua menurut Toffler akan menciut dan akan digantikan oleh peradaban ―Gelombang Ketiga‖. jadi luas dan menyeluruh dan kedua peradaban Sebelumnya. Negara-negara industri yang dihasilkan oleh GelombangKedua merupakan bangsa-bangsa yang berkebudayaan lebih besar.

karena tidak tersedia atau belum dapat dihasilkan oleh negara berkembang. yaitu penurunan dalam biaya satuan (per unit cost) makin besar skala produksi.Gelombang Kedua lebih mengutamakan pelipatgandaan kekuatan fisik manusia sedangkan Gelombang Ketiga lebih mengutamakan pelipatgandaan kekuatan pikir manusia. masyarakat Indonesia sudah terlibat dalam sentuhan teknologi maju. Lagi pula. Penggunaan teknologi maju di sektor modern di negara berkembang. namun kurang diketahuiperbedaan apa menyebabkan kesulitan dalam pengalihan teknologi maju di negara-negara berkembang. serta seringkali juga mempermudah terjadinya bencana-bencana bagi kehidupan manusia itu sendiri. dan bahkan telah sampai ke desa-desa. cam gaya hidup yang senang dan mewah. Persentuhan masyarakat Indonesia dengan kemajuan teknologi nampaknya menciptakan hasil yang bersegi dua. Makin maju teknologi tersebut makin melahirkan sifat yang menyenangkan dan rnewah. Teknologi maju membawa juga sema. Perlu diketahui bahwa teknologi maju dikembangkan Sesuai dengan keadaan dan lingkungan khas di negara-negara maju. Skala produksi yang besar sering diperlukan dalam penggunaan teknologi maju dan menghasilkan ―Economic of Scal‖. Tetapi di lain pihak membawa juga problema sosial yang gawat yaitu mempertajam jurang antara lapisan kaya dan lapisan miskin di kalangan masyarakat. . yang dalam hal tersebut amat berbeda dengan keadaan dan lingkungan negara berkembang. Di satu pihak membawa gaya hidup yang serba menyenangkan. Dalam bidang teknik penggunaan teknologi maju oleh ne• gara berkembang mernerlukan masukan (input) barangbarang dan jasa-jasa yang perlu diimport dan negara maju. unit produksi yang besar itu mernerlukan teknik pengelolaan yang maju pada umumnya langka sekali di negara berkembang. c. terutama di kota-kota besar. dan juga seringkali makin mahal. seperti Indonesia kadang-kadang tidak dapat dihindarkan jika memang Iebih efisien dan pada teknologi lain. perbedaan utania antara negaranegara maju dan negara berkernbang adalah skala produksi dan unit produksi di negara berkembang. Masalah Teknologi maju di negara berkern bang Pada era pembangunan sekarang mi. Dalarn bidang organisasi. hidup mewah di kalangan masyarkat berada. Namun dalam menentukan teknologi yang akan digunakan sangat diperlukan pendekatan selektif yang menghindarkan penggunaan teknologi maju secara luas tanpa pertimbangan mengenai keuntungan atau manfaat bagi masyarakat. Karena memang sudah mendorong lahirnya pola.

ketiga hal (ilmu pengetahuan. yaitu tingkat pendapatan perkapita yang rendah di negara berkembang yang menyebabkan pula tingkat tabungan perkapita yang rendah di negara berkembang. Perkernbangn lirnu Pengetahuan dan Teknologi dalarn Kaitannya dengan Kern iskinan Dan hasil perencanaan satu demi satu.Dalam bidang ekonomi penggunaan teknologi maju di negara berkembang terutama mempengaruhi kesempatan kerja yang tersedia. maka ketergantungan teknologi negara berkembang menjadi makin besar. Dan ketiga hal. Teknologi mi pada umurnnya dicirikan oleh perbandingan modal tenaga kerja yang tinggi. Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan pokok antara negara maju dan negara berkembang. Suatu konsekuensi lain dan pengalihan teknologi maju ke negara berkembang yang belum mempunyai kemampuan sendin untuk mengembangkan teknologi yang tepat guna dengan lingkungan. Tetapi dengan demikian tidak akan tersedia cukup dana tabungan lagi untuk mempekerjakan seluruh tenaga kerja di sektor-sektor lain yang tidak memerlukan teknologi maju. dan kebutuhan negara tersebut adalah ketergantungan teknologi pada negara maju. oleh karena negara berkembang memang dapat membeli teknologi maju dan negara maju. namun bukan pengetahuannya atau kemampuan untuk mengembangkan teknologi tersebut. Dengan demikian maka penggunaan teknologi maju yang kurang selektif dapat mempersulit penanggulangan masalah pengãngguran dan setengah pengangguran yang umum terdapat di negara berkembang. Hal tersebut disebabkan oleh karena negara maju memang dapat menjual teknologi ma-. teknologi. tetapi tidak dapat membeli pengetahuan yang diperlukan untuk menghasilkan teknologi maju tersebut. d. Kesulitan yang timbul dalam pengalihan teknologi maju ke negara berkembang disebabkan oleh karena teknologi maju tersebut dikembangkan di negara maju yang mampu untuk menunjang investasi perkapita yang tinggi. maka hal tersebut akan berarti persediaan tabungan yang relatif terbatas jumlahnya akan terpaksa dipusatkan pada kelompok tenaga kerja yang menggunakan teknologi maju. Karena sumber pembiayaan investasi adalah tabungan. ju kepada negara berkembang. termasuk Indonesia. ternyata ilmu pengetaliuan dan teknologi rnerupakan saudara kembar yang sulit dipisahkan dalam peranannya untuk memenuhi kehidupan insani. dan kemiskinan) itu kaitan strukturnya lehih jelas. maka dengan sendirinya tabungan perkapita yang rendah akan berarti tingkat biaya perkapita yang rendah yang tersedia bagi investasi. Ilmu pengetahuan digunakan untuk . Oleh karena itu jika teknologi maju digunakan juga di negara berkembang. Tetapi karena teknologi maju di negara berkembang terus.

Bila ditelaah ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penerapannya. akal budinya dan pancainderanya.struktunal. dan teknologi sehagai ―seni‖‗ang berhubungan dengan proses produksi. dan teknologi untuk mengetahui ―bagairnana‖.mengetahui ―apa‖. Demikian pula hasil analisis situasi oleh akselerasi. Dalarn hal kemiskinan mungkin akan berhadapan dengan sistem ekonomi kapitalisme. Oleh karena itu tidak dapat netral lagi dan bersikap netral tenhadap penyelidikan ilmiah. feodalisme. atau sosialisme. sementara teknologi sendiri mengandung ilm. dalam hal mi pola relasi antara manusia dengan sumber kemakmuran. yang di Indonesia sekarang masih dicani-cari bentuk sistem ekonomi mana yang tidak mengubah kodrat manusia. Untuk mengatasi hal mi perlu dihargai dan diterima adanya gagasan ekonomika etik atau ekonomi Pancasila. teknologi. interaksi antara ilmu dan teknologi dengan masyarakat — rnisalnya pengalaman dua kali Perang Dunia — ternyata bahwa ilmu tujuannya destruktif. Perubahan teknologi yang cepat mengakibatkan kemiskinan karena mengakibatkan terjadinya perubahan social yang fundamental. keduanya menghasilkan suatu kehidupan di duniâ (satu dunia). terlebih dahulu mendapat pertimbangan moral atau ajaran agama. keadaannya.u pengetahuan di dalamnya. sehingga dalam penerapan atau mengambil keputusan terhadap sikap ilmiah dan teknolo— gi. Teknologi adalah penerapanilmu pengetahuan. tetapi dengan seluruh eksistensinya. yakni tanggung jawab terhadap masyarakat yang menyangkut asas moral mengenai penelitian etis terhadap obyek penelaahan keilmuan dan penggunaan pengetahuan ilmiah (teknologi) dengan segala akibat sosialnya. ekonomi. . dan penetahuan (body knowledge). Ilmu pengetahuan sebagai suatu ha-. ketika manusia sudah mampu membedakan ilmu pengetahuan (kebenaran) dengan etika (kebaikan). Dibuktikan dan analisis sejarah. berkaitan dalarn suatu sistem saling berinteraksi. Dalam hal kemiskinan . Sebab kemiskinan di antarnya disebabkan oleh struktur ekonomi. Padahal manusia dalarn pekerjaan ilmiahnya tidak hanya bekerja dengan akal budinya. ternyata adalah buatan manusia tenhadap manusia Iainnya yang timbul akibat dan dan struktun politik. Atas dasar inilah maka ilmuwan atau ahli teknologi terpanggil untuk mengembangkan sikap tanggung jawab sosial secara formal. hasil produksi dan mekanisme pasar. teknologi mengakibatkan kodrat manusia tidak harmonis. dan dan transcience. yang di antaranya membawa malapetaka yang belum pernah dibayangkan. dan sosial buatan manusia pula. Ilmuwan atau seorang ahli teknologi hartis bersikap mempunyai tanggung jawab sosial. hatinya.

getahuan. Teknologi modern Jenis teknologi modern mi mempunyai ciri-cini sebagai berikut — padat modal — mekanis elektris — menggunakan bahan import — berdasarkan penelitian mutakhir dan lain-lain. dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju keperbuatan atau perwujudan sesuatu. Macam-macam Teknologi Ada tiga macam teknologi yang sering dikemukakan para ahli. Dengan demikian teknologi tidak dapat ada tanpa berpasangan dengan ilmu pengetahuan. dalam perwujud maka dengan sendininya setiap jenis teknologi atau bagian ilmu pengetahuan dapat diteko1ogilcan. kultur dan bersama-sama bidang ekonomi.Kemiskinan sebagai akibat pola relasi segala bidang sosial. Menurut Walter Buckingham yang dimaksud dengan teknologi adalah ilmu pengetahuan yang diterapkan ke dalam seni industri serta oleh karenanya mencakup alat-alat yang memungkinkan terlaksananya efisiensi tenaga kerja menurut keragaman kemampuan. kesemuanya merupakan subsistem atau substruktur dan struktur dan sistem kemasyarakatan. di mana masing-masing berbeda dalam sudut pandangannya. Teknologi madya Jenis teknologi madya mi mempunyai ciri-ciri sebagai benikut: . dan pengetahuan tentang teknologi perlu disertai oleh pengetahuan akan ilmu pengetahuan yang menjadi pasangannya. Kecenderungan mi pun mempunyai suatu akibat di mana kalau teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu per. b. yaitu a. Dan pengertian teknologi di atas dapat kecenderungan bahwa teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan. politik. Termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan dan teknologi. 4. TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN 1) Pengertian Teknologi Para saijana telah banyak memberikan pengertian tentang teknologi.

2) Pengertian Kemiskinan Kemiskinan pada dasarnya merupakan salah satu bentuk problem yang muncul dalam kehidupan masyarakat. terintegrasi dan menyelunth c1dirni waktu yang singkat. Teknologi tradisional — Teknologi mi mempunyai cini-ciri sebagai berikut — bersifat padat karya (banyak menyerap tenaga kezja) — menggunakan ketrampilan setempat — menggunakan alat setempat — menggunakan bahan setempat — berdasarkan kebiasaan atau pengamatan. khususnya masyarakat di negara-negara yang sedang berkembang. Emil Salim yang dimaksud dengan kemiskinan adalah merupakan suatu keadaan yang dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. Faktor-faktor Timbulnya Kemiskinan Ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya kemiskinan. Masalah kemiskinan mi menuntut adanya suatu upaya pemecahan masalah secara berencana. Istilah kemiskinan sebenarnya bukan merupakan suatu hal yang asing dalam kehidupan kita. Kemiskinan yang dimaksud di sini adalah kemiskinan ditinjau dan segi material (ekonomi). kesengsaraan atau kemelarutan dalam setiap langkah hidupnya. Pendidikan yang terlampau rendah Dengan adanya tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan seseorang kurang mempunyai keterampilan tertentu yang diperlukan dalam kehidupannya Ketethatasan pendidikan/keterampilan yang dimiliki menyebabkan .— padat karya — dapat dikeijakan oleh ketrampilan setempat — menggunakan alat setempat — berdasarkan suatu penelitian c. Atau dengan istilah lain kemiskinan itu merupakan ketidak mampuan dalam memenuhi kebutuhan pokok. sehirigga mengalami keresahan. Menurut Prof. yaitu a. Dr. Upaya pemecahanmasalah kemiskinan tersebut sebagai upaya untuk mempercepat proses pembangunan yang selama mi sedang dilaksanakan.

Keterbatasan sumber alam Kemiskinan akan melanda suatu masyarakat apabila sumber alamnya tidak lagi memberikan keuntungan bagi kehidupan mereka.keterbatasan kemampuan untuk masuk dalam dunia kerja. d. Dengan demikian layaklah kaiau miskin sumber daya alam miskin juga masyarakatnya. karena adanya keterhatasan kemampuan seseorang balk yang berupa ―skill‖ maupun modal. b.. Keterbatasan modal Keterbatasan modal adalah sebuah kenyataan yang ada di negara-negara yang sedang berkembang. Tetapi secara faktual hal tersebut kecil kemungkinannya. Alamiah miskin yang dimaksud di sini adalah kekayaan alamnya. misalnya tanahnya berbatu-batu. Terbatasnya lapangan keija Keterbatasan lapangan kerja akan membawa konsekuensi kemiskinan bagi masyarakat. Sering dikatakan oleh para ahli. Malas bekerja Sikap malas merupakan suatu masalah yang cukup memprihatinkan. baik dan keluarga. kenyataan tersebut membawa kemiskinan pada sebagian besar masyarakat di negara tersebut. . Adanya sikap malas mi seseorang bersikap acuh tak acuh dan tidak bergairah untuk bekerja. e. Keterbatasan modal bagi negaranegara yang sedang berkembang dapat diibaratkan sebagai suatu lingkaran yang tak berujung pangkal balk dan segi permintaan akan modal maupun dan segi penawaran akan modal.dan sebagainya. Secara ideal banyak orang mengatakan bahwa seseorang/masyarakat harus mampu menciptakan lapangan kerja baru. bahwa masyarakat itu miskin karena memang dasarnya ―alamiah miskin‖. Seorang miskin sebab mereka tidak mempunyal modal untuk melengkapi alat ataupun bahan dalam rangka menerapkan keterampilan yang mereka miiki dengan suatu tujuan untuk memperoleh penghasilan. karena masalah mi menyangkut mentalitas dan kepribadian seseorang.saudara atau farnili yang dipandang mempunyai kemarnpuan untuk menanggung kebutuhan hidup mereka. Atas dasar kenyataan di atas dia miskin karena tidak bisa berbuat apa-apa untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Atau bersikap pasif dalam hidupnya (sikap bersandar pada nasib). . Sikap malas mi cenderung uniuk menggantungkan hidupnya pada orang lain. c. tidak menyimpan kekayaan mineral.

yang lebih baik. baik lewat pengaruh kekuasaan politik maupun lewat sistem ekonomi liberal yang menjadikan negara-negara berkembang makin bergantung dan makin tertinggal dalam perkembangan perekonomian dan taraf hidupnya. Dalam sejarah perkembangan perekonomian dunia kemajuan telah dicapai lewat perjuangan dan kerja keras. Kenaikan pendapatan yang dibarengi dengan pertambahan jumlah keluarga. Dalam kenyataannya. Kalau secara teori dan teknis. Maka muncullah akhir-akhir mi upaya-upaya menyelaraskan perkembangan dengan dialog Utara Selatan. faktor jumlah dan pengendalian penduduk serta peningkatan pengetahuan merupakan hal-hal yang sangat esensial.f. agar kehidupan penduduk negara-negara berkembang dapat cepat meningkat secara layak. Lepas dan upaya banyak bangsa untuk mewujudkan tata kehidupan yang lebih benimbang. dan seruan yang cukup vokal untuk mewujudkan tata perekonomian dunia baru. konflik politik dan adanya pengungsian penduduk yang masih dan terus berlangsung di dunia hingga saat mi menunjukkan adanya sikap tamak manusia dan sukarnya dicapai kesamaan pandangan dalam hal memanfaatkan sumber-sumber yang ada. Di satu pihak orang ingin selalu (terus menerus) meningkatkan kekayaan dan taraf hidupnya setinggi mungkin. Seseorang yang mempunyai anggota keluarga banyak apabila tidak diimbangi dengan usaha peningkatan pendapatan udah pasti akan meninibulkan kemiskinan karena mereka memang berangkat dan kemiskinan. berakibat kemiskinan akan tetap melanda clirinya dan bersifat latent1. Kesenjangan yang ada antara negara-negara industn maju dengan negara berkembang makin melebar. Di pihak lain ada penduduk dunia yang cukup santai dalam menggunakan kekayaan sumber-sumber daya tanpa memperdulikan upaya-upaya pelestariannya. dengan ilmu dan teknologinya orang telah dapat meningkatkan daya dukung sumber-sumber dan kehidupan umat manusia . Peperangan. Beban Keluarga Semakin banyak anggota keluarga akan semakin banyak/ meningkat pula tuntutanJbeban untuk hidup yang harus dipenuhi. sistem tata nilai dan sikap manusia dalam mengelola kekayaan alam yang dikuasai sangat berlainan. . sistem perekonomian. dalam kenyataannya negara-negara maju yang kaya dengan penduduk yang lebih sedikit telah menguasai sebagian terbesar sumber-sumber daya yang ada di bumi. Pada saat mi banyak orang berpendapat bahwa alih teknologi tidaklah begitu saja dapaat diperoleh dan juga tidak selalu menjadikan obat mujarab bagi upaya peningkatan perekonomian negara-negara berkembang.

yang berarti menambah jumlah pengangguran. Tetapi dengan teknologi maju yang diimpor suatu masyarakat yang sedang membangun belum tentu memperoleh manfaar yang sepadan. mi ternyata dan banyaknya negara berkembang yang mengalami kesulitan dalam pengembalian pinjaman (hutang) daii negara industri sementara tents menemui kesulitan dalam pembiayaanpembangunannya. (2) karena efisiensi kerja pemakaian teknologi maju yang tinggi.Dengan munculnya korporasi-korporasi multi nasional. Memang. Kalau teknik dapat diartikan antara lain sebagai lapangan pengetahuan yang memusatkan perhatiannya pada cara membuat atau membentuk benda-benda mateniil. teknologi sekarang dapat dibeli. kalaupun tidak lalu menjadi demikian tergantung pada penyedia/pembeni teknologi maju. Ketergantungan tidak saja terbatas pada bidang ilmu dan teknologi (lewat bantuan saransaran para konsultan dan program pendidikar1 dan latihan yang dihadiahkan oleh negara-negara indu. yaitu dengan menciptakan atau mewujudkan benda-benda nyata berdasarkan usaha manusia. teknologi sekarang merupakan juga komoditi atau barang dagangan. banvak negara berkembang menjadi demikian bergantung kcpada negaranegara industri maju oleh sebab keinginan Ruat segera menerapkanb teknolpgi maju seperti yang banyak terdapat di negara industri.tanpa disertai usaha menyiapkan pengetahuan yang diperlukan untuk melayani dan mengembangkannya. yaitu teknologi yang tidak memerlukan dasar pengetahuanyang demikian canggihnya dan umumnya dalam penggunaannya masih menyerap cukup banyak tenaga kerja. (3) bila teknologi maju diperoleh lewat membeli. Dengan menerapkan teknologi maju yang hanya memerlukan sedikit tenaga (yang hali) dampak negatif yang mungkin timbul adalah (1) diberhentikannya sebagian tenaga keija. yang berakibat adanya upaya untuk menangguhkan atau . Dalam kenyataanya sekarang.stri maju). yaitu bentuk teknologi yang lebih banyak mendayagunakan bahan-bahan setempat dan bersifat memberi manfaat langsung kepada sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan kurang. maka teknologi dapat diartikan sebagai ilmu yang menyelidiki cara-cara kerja dalam teknik. dan dengan begitu saja menerapkan teori pengembangan sebagaimana yang telah berlakua atau dipakai oleh negara Eropa dan Amerika. akan cenderung teijadi ketergantungan yang berkelanjutan kepada pihak pemberi/penyedia teknologi maju tersebut. usaha-usaha industri kecil yang masih memakai teknologi yang lebih bersahaya tak mampu bersiang dan terancam bangkrut. Indonesia juga menggalakkan pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna. tetapijuga di bidang perekonomian dan keuangan negara yang bersangkutan. Karena itu banyak negara berkembang yang ilmu dan teknologinya belum begitu maju ada kalanya lebih memilih pengembangan teknologi madya terlebih dahulu. yang cenderung terkena juga praktek monopoli. Di sam ping mencoba membuat terobosan-terobosan me1 aiui pengembangan teknologi maju untuk mengajar ketertinggalannya.

penjadwalan kembali pembayaran hutang negara-negara berkembang yang angka debt-serviceratio-nya (DRS angka rasio nilai ekspor dun jumlah hutang luar negeri yang harus dibayar setahun) sudah demikian tinggi. Upaya peningkatan taraf kehidupan tidak lepas dan masalah kependudukan. Masalah penduduk menyangkut persoalan jumlah dan persoalan mutu. Keberhasilan peningkatan taraf hidup tidaklah bergantung sematamata pada kemampuan fisik yang lebih baik. Kualitas non fisik c penduduk yang serupa sikap hemat, disiplin, kerja keras, semangat mengembangkan din dan sebagainya merupakan faktor-faktor yang tidak kalah pentingnya bagi usaha meningkatkan tarafhidup. Jepang merupakan satu contoh bangsa yang telah demikian berhasil dengan cepat meningkatkan taraf hidup dan perekonomiannya (baik sejak masa restorasi maupun dalam kebangkitannya kembali dan kehancuran o]eh kalah perang) dengan modal kualitas non fasik penduduknya. Secara umum peningkatan perekonomian akan bergantung pada tersediannya modal dan juga tingginya produktivitas usaha. Modal akan terbentuk lewat investasi dan hasil tabungan. Orang akan lebih bisa menabung kalau hidupnya hemat. Sedang produktivitas usaha akan berkaitan dengan pengetahuan, efisiensi keija dan faktor-faktor iain yang berkaitan dengan kualitas non phisik penduduk. 1 c. Teknoiogi dan Keiniskinan Salah satu penyebab kesengsaraan atau penderitaan manusia adalah kemiskinan. Kemiskinan biasanya sejalan dengan kelaparan dan wabah penyakit, yang sering kali terjadi di Negara Drs.negara yang sedang berkembang. Lapisan masyarakat banyak yang hidup dalam kemiskinan berusaha mati-matian untuk dapat mencapai kehidupan yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan tetap tinggal terhambat pada garis kemiskinan dan bahkan di bawah garis kemiskinan. Perlu diketahui salah satu Unsur terpenting dalam pertumbuhan ekonomi adalah kemajuan teknologi. Kernajuan teknologi mengakibatkan dalam struktur produksi maupun dalam komposisi tenaga kerja yang diperlukan dalam proses produksi mengalami perubahan. Bagi tenaga kerja yang mempunyai ketrampilan teknis yang tinggi, akan terbuka Iebih banyak kesempatan-kesempatan kerja yang baik. Tetapi tenaga kerja yang tidak berketrampilan atau yang hanya mempunyai ketrampilan rendah akan tergeser atau kadang-kadang kehilangan sama sekali pekerjaan mereka. Selama dua dasawara (1960 - 1980) yang baru lalu beberapa negara berkembang dan hasil pembangunan telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat malahan lebih pesat dan yang pernah dialami oleh negara-negara industri Barat Selama tahap-tahap permulaan dan proses industrialisasj mereka, namun pertumbuhan ekonomi yang

pesat tersebut pada umumnya ternyata tidak terlalu berhasil dalam penyediaan kesempatan kerja yang produktif bagi penduduk. Bahkan di negara-negara yang telah mengalami penurunaii dalain prosentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan, penurunan relatif sering ditidakan oleh pertambahan penduduk yang pesat, sehingga hampir tidak mengurangi jumlah absoltit penduduk yang miskin. Salah satu kasus yang dapat disebut dalam hubungan tersebut adalah pulau Jawa, yang selama masa 1967 - 1976 telah mengalami penurunan yang cukup besar dalam persentase penduduk yang hidup dalam kemiskinan, namun gagal dalam mengurangi secara berarti jumlah absolut penduduk yang miskin, karena pertumbuhan penduduk pesat. Di samping tidak tercapainya pengurangan secara berarti dan kemiskinan, pengangguran serta setengah pengangguran, maka pertumbuhan ekononii yang pesat di banyak negara betkembang juga disertai oleh ketimpangan yang semakin meningkat dalarn pembagian pendapatan (ketimpangan relatif). Hal tersebut memang tidak rnengherankan bagi alili lain ekonomi. Misalnya Kuznets mengernukakan bahwa dalam masa pertumbuhan ekonorni selalu ada ketirnpangan redistribusi pendapatan, di mana dalam pertumbuhan ekonorni yang cepat, golongan berpenghasilan rendah selalu ketinggalan kemajuan, tidak mampu mengikuti berpartisipasi. Karenanya mereka tidak mampu memanfaatkan proses redistribusi pendapatannya. Di Indonesia pola perkembangan pembangunan juga mengikuti pendapatan yang dikemukakan Kuznets, artinya golongan miskin kurang terjamah oleh hasil-hasil pertumbuhan ekonomi. Mengapa mereka tidak terangkat, padahal pemerintah telah mengambil kebijaksanaan penyebaran proyek-proyek ke daerah-daerah, desa-desa, misalnya adanya kredit Bimas, KIK, KMKP, KCK, padat karya dan sebagainya. Bila diteliti golongan-golongan miskin yang tidak terjamah oleh hasil-hasil pembangunan, karena: Ketimpangan dalarn peningkatan pendidikan.Selama belum ada kewajiban belajar golongan miskin tidak akan mampu berpartisipasi mengenyam peningkatan anggaran pendidikan. Ketidakmerataan kemampuan untuk berpartisipasi. Untuk berpartisipasi diperlukan tingkat pendidikan, ketrampilan, relasi, dan sebagainya. Golongan miskin tidak memiikinya. Ketidakmerataan pemiikan alat-alat produksi, Golongan miskin tidak memiiki alat-alat produksi, penghasilannya untuk makan saja sudah susah, sehingga tidak mungkin membentuk modal. Ketidakmerataan kesempatan terhadap modal dan kredit yang ada. Modal dan kredit pemberiannya menghendaki syarat-syarat tertentu dan golongan miskin tidak mungkin memenuh i persyaratannya.

Ketidakmerataan menduduki jabatan-jabatan. Untuk mendapat pekerjaan yang dapat memberi makan pada keluargasaja sudah susah, apalagi menduduki jabatan-jabatan yang sering memerlukan relasi tertentu dan persyaratan tertentu. Ketidakmerataan mempengaruhi pasaran, Karena miskin dan pendidikannya-rendah, maka tidak mungkin golongan miskin dapat mempengaruhi pasaran. Ketidakmerataan kemampuan menghindari musibah misalnya peny akit, kecelakaan, dan ketidakberuntun gan lainnya. Bagi golongan miskin dibutuhkan bantuan untuk dapat mengatasi musibah tersebut. Mengharapkan dan mereka sendiri untuk dapat mengangkat dirinya tanpa pertolongan, sukar dipastikan. Laju pertambahan penduduk lebih memberatkan golongan miskin. Dengan jumlah keluarga besar, mereka sulit dapat menyekolahkan, memberi makan, dan pakaian secukupnya. Hanya keluarga yang kaya atau berpenghasilan besar sajalah yang mampu. Dapatlah dipastikan bahwa golongan berpenghasilan rendah,karenakurangterjamah pendidikan, tidak memiiki saranasarana, misalnya kredit, modal, alat-alat produksi, relasi dan sebagainya, tidak akan mampu berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi dan menikmati pembagian hasil-hasilnya tanpa adanya kebijaksanaan khusus yang ditujukan untuk mengangkat mereka. Penelitian yang diadakan di daerah perkotaan di Jawa, Sun- drum telah menemukan bahwa selama tahun 1970 sampai tahun 1976 ternyata pembagian pendapaan memburuk, terutama di ibukota Jakarta. Dan hasil survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) menunjukkan bahwa selama kurun waktu 1970 sampai 1976 persentase penduduk Indonesia yang mis- kin yaltu hidup di bawah tingkat kemiskinan telah berkurang. Hal tersebut berlaku balk bagi Indonesia sebagai keseluruhan, maupun jika diadakan perincian menurut daerah pedesaan dan daerah perkotaan, balk di Jawa maupun di luar Jawa. Tingkat hidup absolut semua golongan masyarakat telah meningkat, sehingga kemiskinan absolut di Indonesia selama Repelita I dan tahun-tahun pertama Repelita II telah berkurang. Perhitungan berbagai peneliti dapat disimpulkan bahwa persentasependuduk Indonesia yang miskin telah menurun dan hamper 60% dalam tahun 1970 sampai kurang lebih 45% dalam tahun1976. Di lain pihak hasil-hasil SUSENAS telah memperlihatkan, bahwa pembagian pendapatan selama kurun waktu yang sama telah memburuk. Hal tersebut disebabkan karena laju kenaikan pendapatan golongan yang berpendapatan tinggi telah meningkat jauh lebih pesat daripada penaikan golongan yang berpendapatan rendah.

Di samping perkembangan tersebut, maka pembagian pendapatan antara penduduk çlaerah perkotaan dan daerah pedesaan juga telah memburuk. Hal tersebut disebabkan karena laju kenaikan pendapatan penduduk perkotaan selama kurun waktu 1970 sampai 1976 rata-rata bertambah dua setengah kali lebih cepat daripada penduduk pedesaan. Jika dirinci menurut daerah maka ketimpangan antara pendapatan penduduk perkotaan dan pedesaan di Jawa lebih besar daripada di luar Jawa. Usaha mengatasi Kemiskinan Dan kegagalan kebijaksanaan konvensional mengenai pertumbuhan ekonomi di banyak negara berkembang dalam mengurangi kemiskinan, pengangguran dan disparitas (ketimpangan) pendapatan secara berarti telah memaksa balk para perencana ekonomi dan teknokrat maupun para peneliti ekonomi untuk kembali mempelajari secara sungguhsungguh kebijaksanaan tersebut, serta mendorong mereka untuk mempelajani alternatif-alternatif yang realistis bagi kebijaksanaan pertumbuhan ekonomi yang konvensional. Dalam hal mi; pendekatan kebutuhan dasar dalam perencanaan pembangun an merupakan hasil yang logis dan sesuatu proses reorientasi yang panjang dalam pemikiran tentang pembangunan. Dan hasil-hasil penelitian kemudian pusat perhatian para ahli lambat laun mulai bergeser dan tekanan pada penciptaan lapangan kerja yang rnemadai ke penghapusan kemiskinan, dan akhirnya ke penyediaan barang-barang dan jasa-jasa kebutuhan dasar bagi seluruh penduduk, yang berupa dua perangkat, yaitu: Perangkat kebutuhan konsumsi perorangan akan pangan. sandang dan pemukiman. Perangkat yang mencakup penyediaan jasa umum dasar, seperti fasiitas kesehatan, pendidikan, saluran air minum, pengangkutan, dan kebudayaan; samping kedua perangkat tersebut, kebutuhan dasar atau kebutuhan dasar manusiawi kadang-kadang juga digunakan untuk mencakup tiga sasaran lain, yaitu Hak atas pekerjaan produktif dan yang memberikan inibalan yang layak, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap rumah tangga atau perorangan. Prasarana yang mampu menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk.

Partisipasj seluruh penduduk, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam pelaksanaan proyek-proyek yang berhubungan dengan penyediaan barang-barang dan jasajasa kebutuhan dasar. Pengalaman dan negara-negara Asia Timur, yaitu Korea, Taiwan, Jepang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang pesat dengan disertai pemerataan hasil-hasil pembangunan dapat tercapai karena di negara-negara tersebut program pembangunan pedesaan (rural development program) sangat diutamakan.

RANGKUMAN Salah satu unsur terpenting dalam pertumbuhan ekonomi adalah kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi mengakibatkan perubahan dalam struktur produksi maupun dalam komposisi tenaga kerja yang digunakan. Bagi yang memiliki ketrampilan teknis tinggi dengan majunya teknologi akan selalu terbuka kesempatan kerja. Tetapi bagi yang tidak memiikinya dapat tergeser atau kehilangan pekerjaan.Selama 1960-1980 dan beberapa negara berkembang yang membangun, nampak mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Namun ternyata kapasitas pertumbuhan ekonomi tersebut tidak selalu berhasil menyediakan kesempatan kerja yang produktif, sehingga hampir tidak dapat mengurangi secara berarti dan kemiskinan dan pengangguran. Di Indonesia juga dan hasil pembangunan menunjukkan bahwa golongan miskin kurang terjamin oleh hasil-hasil pertumbuhan ekonomi. Padahal pemerintah telah mengam bil kebijaksanaan penyebaran proyek-proyek ke daerah, ke desa-desa. Dan kegagalan dalam mengurangi kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan pendapatan secara berarti, maka para ahli kernudian bergeser dan penciptaan lapangan kerja yang memadai, penghapusan kemiskinan, dan akhirnya ke penyediaan barang-barang dan jasa kebutuhan dasar bagi seluruh penduduk.

LATIHAN Apakah yang disebut ilmu pengetahuan ? Unsur-unsur apakah yang merupakan bagian yang tergabung dalam suatu kebulatan ilmu tersebut? Coba jelaskan! Coba jelaskan hubungan antara teknologi dan kemiskinan! Sebutkan golongan-golongan miskin yang kurang terjamah oleh hasil-hasil pembangunan! Sebutkan beberapa usaha yang dapat mengatasi adanya kemiskinan! Coba jelaskan beberapa akibat yang disebabkan adanya kemajuan teknologi!

DAFTAR KEPUSTAKAAN

Abdullah, Taufik. Pemuda dan Perubahan Sosial. Jakarta: LP3ES, 1974. Alfian. Pemikiran dan Perubahan Politik Indonesia. Jakarta: Gramedia, 1978. Au, Mukti. Agama, KB dan Kependudukan. Jakarta: BKKBN, 28 Agustus 1974. Amsari, Amo dan Djaka Ardiwinangun. Ilmu Sosial Dasar, Bahan Perkuliahan Program D3. Bandung Fakultas MIPA Universitas Padjajaran. Bachtiar, Harsya W: Masalah Integrasi Nasional di Indonesia.Jakarta: Prisma LP3ES, No. 8. Agustus 1976. Bachtiar, Harsya W., Hasan Walinono, H.A. Sallatang, dan MaxH., Waney. Pedoman Penyelenggaran Perkuliahan IlmuSosial Dasar. Konsorsium antar-bidang DepartemenPendidikan dan Kebudayaan pada Penataran Dosendosen ISD se-Indonesia Timur di Solo, 1-13 Agustus1981. ______ .Problema Sosial. Dalam penataran dosen-dosen se-Indonesia Timur, Solo, 1-13 Agustus 1982. Berger, Peter L. Humanisme Sosiologi. Jakarta: Inti Sarana Aksara, 1985. Bertrand, Alvin K. Sosiologi. (Terj. Drs. Sanapiab S. Faisal). Surabaya: Bina ilmu, 1980. Budiardjo, Miriam. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia, 1981. Budiman, Arif. Pemuda dan Sosialisasi. Lokakarya PenyusunanKumpulan Minimal Bahan Peragaan Mata Kuliah IlmuSosial Dasar Universitas Brawijaya, Malang, Tanggal21-27 Januari 1985. Daidjoeni, N dan A. Suyitno. Pedesaan, Lingkungan dan Pembangunan. Bandung: Alumni, 1982. Dawson dan Prawjt. Political Socialization, An Analytic Study. Boston: Little Brown and Company, 1977.Djojohadikusumo, Sumitro. Indonesia Menuju Tahun 2000. Jakarta: Prisma LP3ES, April, 1975. Fabrengat, Claudio Esteva dan S. Giponathan. Masalah Penduduk.Jakarta: PN. Balai Pustaka, 1981. Gerungan, W.A., Psikologi Sosial. Jakarta: VT Eresco. 1977. Hadisoeprapto, Hartono. Pen gantar Tata Hukum Indonesia.Yogyakarta: Liberty, 1981.

Hadjisarosa, Poemomosidi. ―Suatu Pendekatan Terhadap Regional Planning di Indonesia‖, Bulletin BPA UGM, No. 2- 1975. Heeren, HJ. Transmigrasi di Indonesia. Jakarta: Gramedia. 1979. Hasan, Fuad. Kitt.i dan Kami, An Analysis of the Basic Modes of Togetherness, Jakarta: Bhratara, 1975.Hidayat. Pengembangan Sektor Informal dalam Pembangunan Nasional, Masalah dan Prospek. Bandung: Fak. Ekonomi Universitas Padjadjaran, 1978. Kansil, CST: Pen gantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka, 1977. Kayam, Umar, dkk. Perubahan Nilai-Nilai di Indonesia, Bandung: Alumni, 1983. Koentjaraningrat. Masyarakat Desa di Indonesia. Jakarta: Lembaga Penerbit FEUI, 1984. - . Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan, 1979. ______ Pen gantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Barn, 1980. Migrasi, Transmigrasi dan Urbanisasi dalam MasalahMasalah Pembangunan, Jakarta: LP3ES, 1982. Liysen, A. Individu dan Masyarakat, Bandung: Surnur, 1981. Lubis, Firman. Masalah Kependudukan dan Kesehatan Ma5yarakar. Jakarta: Fakultas Kedokteran UI, 1982. Mantra, Ida Bagus. ―Beberapa Masalah Penduduk di Indonesia dan Akibatnya di Bidang Sosial Ekonomi.‖ Prisma No. 6, Juni 1980. Mariun. Asas-Asas Ilmu Pemerintahan, Yogyakarta: Sie Penerbitan BPA Fakultas SOSPOL UGM, 1979. McNicol, G. ―Internal Migration in Indonesia: Descriptive Notes.‖. Indonesia V, 1968. Mubyarto. ―Politik Pertanian dan Pembangunan Pedesaan‖. Jakarta: Sinar Harapan, 1983. Munandar, S. ―Pencemaran Lingkungan,‖ Makalah dalam Lokakarya Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjadjaran, Bandung, 1980. Mustopo, Habib. Ilmu Budaya Dasar. Surabaya: Usaha Nasional, 1983. Nasikun. ―Urbanisasi Berlebih, Involusi Perkotaan ,dan Radikalisme Politik di Negara-Negara Berkembang‖. Prisma No. 6, Juni 1980. Newcomb, dkk. Psikologi Sosial. Bandung: Diponegoro, 1981. Polak, J.B.A.F, Mayor. Sosiologi Suatu Pengantar RingkasJakarta: Ikhtiar Baru, 1979.

Bandung: Alumni. Pengantar ilmu Kependudukan. ―Keluarga Berencana. Sosiologi Suatu Pen gantar. Perbandingan Sistem Politik. Juni1975. Undang-Undang Dasar 1945. 1982. Jakarta: LP3ES. 1981. Djoko. Suparjaman. Desember 1982. 2. Jaja. Frieda NRH. Sujarto. April 1974. Il. Sernarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro. 1979. Ruslan. 1979. 1958. Konsep Dasar Demografi.Bandung: Unpad. Nusantara. 1975.Prawiro. Materi Penataran MKDU ilmu Sosial Dasar Unpad. Tata Negara Indonesia.2. H. ―Perkembangan Sektoral dan Ciri Informal K. Kuntjoro.esempatan Kerja di Indonesia.Jakarta: Pradnya Paramit. Soehino. 1966. Sank. 1980. Surabaya: FT Bina Ilmu. Soekanto Soerjono.a. Liberty. Pemuda dan Masyarakat. ―Sistem Kota-Kota: Suatu Pendekatan Pengembangan Wilayah Pulau Jawa‖. Djuana. Probopranoto. Salladien. Kerniskinan di Perkotaan‖ Jakarta: . Singarimbun. Mahasiswa dan AngkatanMuda Indonesia Kekuatan Pollilk Anomie. Bukit Tinggi. Prisma. Yogyakarta: Gajah Mada Universitas Press. Motivasi dan Pola Sosial Ekonomi. Hananto. Sigit.Prisma No. Soedjito. Makalah pada Penataran Dosen MKDU Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjajaran. 1984. 1958. Pendekalan Penthangunan Perkotaan Ditinjau dan Segi Perencanaan Lokal. Suparlan. 1980 ―oekarno. 1979. Jakarta : NV. I/mu Negara. Kasus Mojolama‖.1982. Desember. Kertas kerja yang tidak diterbitkan.‖ Forum Statistik No.Simorangki r. Said. Jakarta: JB. Woltres. Hadi. Bandung. Yogyakarta: BPA-AAN. Parsudi. Kependudukan Teori. Rush. Yogyakarta. Fakta dan Masalah. (Penyunting). Jakarta: YayasanPenerbit Universitas Indonesia. Arbi. I/mu Sosial Dasar. Saiful. Masri dan Chris Manning. Transmigrarion Pro gramm and it‘s Information Base A Case Study of Indonesia. Hak-Hak Asasi Manusia dan Pancasila. 1980. Sudharto. Tata Negara Republik Indonesia. Bambang Bintoro. Suiwan dan Moh.1980.nu Budaya Dasar.

Hiinpunan Feral ziran Perundang. Makalah Penataran Dosen-Dosen se-Indonesia Timur. Dakwah Islam dengan Pembangunan Masyarakat I)e. I/mu Kependudukan.undangan Men genai Warga A1e gara dan Penduduk Negara Republik indonesia. Masalah-Masa/ah Sos ial dan I/mu Sosial Dasar.1988/1989: Sekior Generasi Muda. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Garis. Suryadi. Himpunan Hasil Pengkajian Bahan Pen vusunan Repelita IV 1984/1985 . Jakarta. Dr. 1984. 1983 Undang. 1984. Majelis Permusyawaratan Rakyat RI.Garis Besar Haluan Negara. Manusia. Garis-Garis Besar I-Ia! uan Negara. 1981/1982. Analisis Kebudayaan. Pedoinan Pen ghayatan dan Pen gamalan Pancas i/a. Bina Cipta. 1-13 Agustus 1983. 1977. Kebudayaan dan Lingkungannya. Ketetapan MPRNo. Bandung. 1980. Bandung: B ma Cipta. .Undang Dasar. Komunikasi Sosial di Indonesia.Sinar Harapan. dkk (Penyunting). Tjondronegoro. Astrid S. IV/MPR11978. Sediono MP. Alumni. Bandung. Nomor2 Tahun II. Susanto. 1983. Rajawali. Pengantar Sos/al dan Perubahan Sos/al. Jakarta.su. Solo. Jakarta: Gunung Agung. H Bintoro dan Mustopadidjaja AR. Phil. 1981 Departernen Pendidikan dan Kebudayaan. Teori Sirategi Pembanggunan Nasional. 1980 Tjokronidjojo.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful