Drs. H.

Abu Ahmadi, dkk

ILMU SOSIAL DASAR

Untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU)

EDISI REVISI

KATA PENGANTAR Buku ini disusun dengan berpedoman pada Silabus Perkuliahan fimu Sosial Dasar, yang merupakan hash rumusan Konsorsium antar Bidang fimu Alamiah Dasar, fimu Budaya Dasar, dan ilmu Sosial Dasar. Isi buku ml disesuaikan dengan mateii fimu Sosial Dasar yang diberikan pada penatarandosen-dosen fimu Sosial Dasar se wilayah Indonesia Tengah dan Timur padabulan Agustus 1982, hasil lokakaiya penyusunan bahan minimal Ilmu Sosial Dasar yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Malang, bulan Januari 1985, dan penataranpenataran dosen Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjajaran, Bandung, tahun 1980. Adapun tujuan Ilmu Sosial Dasar ialah agar tercapai wawasan komprehensif dan pendekatan integral dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah kehidupan, baik pada tingkat individual maupun sosial. Oleh karena itu tujuan Ilmu Sosial Dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran agar daya tangkap, persepsi dan penalaran yang berkenaan dengan lingkungan sosial dapat dipertajam. Secara lebth terinci ISD adalah untuk membantu mahasiswa mengembangkan: Minat dan kebiasaan memperhatikan dan memahami peristiwa peristiwa atau gejala-gej ala sosial yang teijadi di seJcitarnya; Kesadaran kritis akan adanya sebab-sebab dan akibat-akibat berbagai peristiwa yang terwujud dalam kehidupan sehari-hari, Kerelaan memikirkan dan mempertanyakan kembali pengetahuannya tentang kenyata.an-kenyataan sosial; Kemampuan menyesuaikan din dengan lingkungan sosial yang harus dibenarkan, dan sebaliknya, mengubah keadaan-keadaan sosial yang tidak dapat dibenarkan dengan penuh tanggungjawab. Dengan demikian diharapkan dapat memperluas cakrawala perhatian dan pengetahuan para mahasiswa sehingga tidak hanya terbatas pada bidang keahlian yang dipilihnya, tetapi membantu para mahasiswa menemukan dirinya sendin dalam arus perkembangan masyarakat dan kebudayaan yang sedangberlangsung. Kepadapenerbit PT Bina Aksara yang telah bersedia menerbitkan buku mi kami ucapkan banyak terima kasih. Semoga buku mi ada manfaatnya bagi para mahasiswa yang sedang mempelajari Ilmu Sosial Dasar, dan bagi masyarakat umum yang meminatinya.

Penyusun

KATA PENGANTAR Edisi Revisi

Setelah rnempertimbangkan saran-saran dan para pembaca untuk Iebih dipadatkan lagi materinya, maka penyusun perlu mengadakan revisi. Revisi mi meliputi pencantumanfool-nole (catatan kaki) pada halaman-halaman yang dipandang perlu. Di samping itu juga perubahan materi disesuaikan dengan sub-bab agar lebih tepat dan lebih berbobot. Sebingga secara keseluruhan buku menjadi lebih lengkap dan sesuai dengan harapan pembaca serta sesuai pula dengan silabi. Namun demikian penulis tetap menyadari adanya kekurangan dan kekhilafan dalam buku mi mengingat terbatasnya kemampuan sebagal seorang makhluk. I(arena itu penulis tetap menerima saran dan kritik yang bersifat konstruktif demi sempurnanya buku pada terbitan yang akan datang. Atas saran-saran tersebut disampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Cetakan pertama diterbitkan oleh PT Bina Aksara. Untuk cetakan kedua dan seterusnya hak penerbitannya kami limpahkan kepada PT Rineka Cipta Semoga buku mi benar-benar akan bermanfaat bagi para mahasiswa serta masyarakat pada umumnya.

Penyusun

DAFTAR ISI

KataPengantar BAB I : PENGERTIANILMUSOSIALDASAR Sekilas tentang fimu-Ilmu Sosial, fimu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Dasar Latar-Belakang Dmu Sosial Dasar Ilmu Sosial Dasar sebagai Komponen MKDU Ruang Lmgkup Pembahasan Masalah-Masalah Sosial dan Ilmu Sosial Dasar Rangkuman Latihan BAB II : PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN Pertambahan Penduduk dan Migrasi Pembagian Kerja dalam Masyarakat Perkembangan Kebudayaan Pranata-Pranata dan Institusionalisasi Rangkuman

BAB III : INDIVIDU, KELUA RCA, DAN MASYARAKAT Pertumbuhan Individu Fungsi-Fungsi Keluarga Individu, Keluarga, dan Masyarakat Hubungan antara Individu Keluarga dan Masyarakat

BAB IV : PEMUDA DAN SOSIALISASI Tnternalisasi, Belajar dan Spesialisasi

Pemuda dan Identitas Perguruan dan Pendidikan Peranan Pemuda dalam Masyarakat BAB V : WARGANEGARA DAN NEGARA Hukum. Diskriminasi. dan Ethnosentrisme Pertentangan-Pertentangan Sosial/Ketegangan-Ketegangan dalam Masyarakat Golongan-Golongan yang Berbeda dan Integrasi Sosial Integrasi Nasional . dan Pemerintah Warganegara dan Negara Individu.an Kepentingan Prasangka. Tindakan Politik dan Sistem Politik BAB VII : PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT Pelapisan Sosial Kesamaan Derajat Elite dan Massa Pembagian Pendapatan BAB VII : MASYARAKAT PERKOTAAN DAN MASYARAKAT PEDESAAN Masyarakat Perkotaan Aspek-Aspek Positifdan Negatif MasyarakatPedesaan Urbanisasi dan Urbanisme BAB VIII : PERTENTANGAN-PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT Perbeda. Negara.

BAB IX : ILMU PENGETAHUAN. TEKNOLOGI DAN KEMISK1NAN Sistem Ekonomi Produksi. Distribusi dan Konsumsi Kernakmuran dan Kemiskinan Ilmu Pengetahuan dan Daya Kemampuan Masyarakat Teknologi dan Kemiskinan DafiarKepustakaan .

khususnya di Indonesia. sejarah. setelah bangsa Indonesia mendapat kemerdekaan adalah sebagai berikut: 1. geografi dan lain-lain. 2. kimia. terdiri dan: sosiologi. politik. Selang waktu berikutnya. botani dan lainain. ekonomi. Pertaina-tama didirikan di Yogyakarta suatu akademi ilmu politik. Humanities (fimu-ilmu Budaya) meliputi: bahasa. Ilmu-ilmu Sosial berkembang terus sesuai dengan kebutuhan manusia dalam era pembangunan. antropologi. Social Sciences. kesusasteraan. didirikan pula Balai Perguruan Tinggi Gajah Mada pada tanggal 17 Februari 1946. Telah kita ketahui.BAB I PENGERTIAN ILMU SOSIAL DASAR 1. 3. ialah Fakultas Sastra dan Fakultas Sosial. Balai Perguruan Tinggi itu adalah perguruan tinggi swasta yang dikelola oleh yayasan. 3. a. Ilmu-ilmu Sosial. Sesungguhnya latar belakang berdirinya ketiga pendidikan tinggj tersebut lebih menekankan pada pembentukan lembagalembaga pendidikan untuk mencetak kader-kader pengisi jabatan tinggi di Pemerintah . Didirikan Akademi Kepolisian. astronomi. 2. ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN ILMU-ILMU SOSIAL DASAR. mempunyai 2 fakultas. Wujud dan kenyataan-kenyataan adanya perkembangan Ilmuilmu Sosial di Indonesia. (Ilniu-ilmu Sosial). biologi. SEKILAS TENTANG ILMU-ILMU SOSIAL. bahwa sumber dan semua ilmu pengetahuan adalah philosophia (filsafat). Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah). Sponsor-sponsor yang mendirikan akademi mi terdin dan tenaga-tenaga akademis pembina ilmu politik di Negara Belanda. agama. yang diresmikan pembukaannya pada tanggal 3 Maret 1946. kesenian dan lain-lain. Balk ilmu-ilmu alain maupun ilmu-ilmu sosial ditifik dan pengembangannya bermula dan ilmu filsafat. meliputi: fisika. psikologi. Dan filsafat itu kemudian lahirlah 3 cabang ilmu pengetahuan yaitu: 1.

b. Namun dalam perkembangan tahun-tahun selanjutnya dan ketiga lembaga pendidikan tinggi inilah berkembang ilmuilmu sosial di Indonesia. an dan pengajaran. SMTP dan SMTA dalam kurun waktu 1975 — 1976. Sosiologi. bahwa ilmu-ilmu sosial merupakan dasar dan IPS. Paham studi sosial dipergunakan bagi keperluan pendidik. dan masih berlangsung hingga sekarang mi. dijadikan bahan baku bagi pelaksanaan program pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar dan menengah. yang sederajat. sangat menentukan materi-materi ilmuilmu sosial rnana yang tepat menjadi bahan/pokok bahasan dalam IFS. Ihnu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah bidang studi yang merupakan paduan (fusi) dan sejumlah mata pelajaran sosial. atau di Indonesia disebut Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Paham studi sosial berkembang dan berpengaruh terhadap program kurikulum pada sekolah-sekolah di Amerika Serikat sejak tahun l940-an sampai sekarang. Ilmu Sosial Dasar. Di Indonesia IPS menjadi salah satu mata pelajaran dalam pembaruan kurikulum SD. tandaslah sudah bahwa Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ialah ilmu-ilmu sosial yang dipilih dan disesuaikan bagi penggunaan program pendidikan di sekolah atai bagi kelompok belajar lainnya. Dewasa mi di Indonesia terdapat 40 universitas dan institut negeri yang semuanya menyelenggarakan pengajaran dalam bidang ilmu sosial. Tingkat usia. c. ilmu-ilmu sosial telah mengalami perkembangan sehingga timbullah paham studi-sosial (social studies). Materi dan berbagai disiplin ilmu sosial seperti Geografi. Ilrnu Politik. Ekonorni. . Ilmu Hukum dan ilmu-ilmu sosial lainnya. jenjang pendidikan dan perkembangan pengetahuan anak didik. dan bukan merupakan satu disiplin ilmu yang mandiri. Dalam dunia pengajaran. Dan uraian tersebut di atas dapat disimpulkan. Antropologi. Akan tetapi perlu dicamkan bahwa tidak semua ilmu-ilmu sosial secara otomatis dapat menjadi bahanlpokok bahasan dalam IPS. Psikologi Sosial. Sejarah. Social studies atau Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah ilmu-ilmu sosial yang disederhanalcan untuk tujuan-tujuan pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar dan menengah (elementary and secondary school) Dengan begitu.Republik Indonesia pada saat itu. Ilmu Pengetahuan Sosial.

Pengembangan Ilmu Sosial Dasar mi sejalan dengan realisasi pengembangan ide dan pembaruan sistem pendidikan yang bersifat dinamis dan inovatif. penyelundupan dan kriminalitas. Pengantar-pengantar ilmu-ilmu sosial masih harus dipertahankan. regional. sekaiigus sebagai sarana jalan keluar untuk mencani pemecahan masalah-masalah sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. diharapkan para mahasiswa akan mampu mengorientasikan diri berkat penghayatan akan arah perkembangan dalam masyarakat. Berdasarkan pengetahuan yang di dapat melalui ISD. Ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah Ilmuilmu sosial dipergunakan dalam pendekatan.gan ras dan pergolakan politik merupakan masalahmasalah sosial yang harus diihat serta ditanggulangi dengan segala aspek pengetahuan yang tezjalin satu sama lam. Di lain pihak. nasional maupun intemasianal seperti pengangguran. Pertentar. balk yang bersifat lokal. kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika. Akan tetapi dengan dilaksanakannya ISD sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di setiap perguruan tinggi negeri khususnya. Perbedaan itu terjadi pada pendekatan bidang studinya saja. paling tidak ia harus mampu mengetahui ke arah inana peniecahan jalan keluar suatu permasalahan itu hams ditempuh. ISD dipergunakan untuk mencari pemecahan masalah-masalah kemasyarakatan melalui pendekatan interdisipliner maupun multidisipliner ilmu-ilmu sosial. . yang diharapkan akan cepat tanggap serta mampu menghadapi dan rnemben alternatif pemecahan masalah-masalah dalam kehidupan masy arakat.Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah suatu program pelajaran baru yang dikembangkan di Perguruan Tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa antara ilmu-ilmu sosial dan ilmuilmu sosial dasar (ISD) tidak terdapat perbedaan yang prinsipil sepanjang yang menyangkut konsepkonsep dasar atau pengetahuan dasar ilmu-ilmu sosial. urbanisasi. ISD memberikan dasar-dasar pengetahuan sosial kepada para mahasiswa. sebab ia mempunyai misi memberikan pengetahuan teoritis ilmiah pada ilmu tertentu yang bersifat sub ject-oriented. Setelah mengorientasikan din secara mantap. Seperangkat konsep-konsep dasar atau pengetahuan dasar ilmu-ilmu sosial secara interdisiplin atau multi disiplin dipergunakan sebagai alat bagi pendekatan dan pemecahan problemaproblema yang timbul dan berkembang dalam masyarakat. di mana ilmu-ilmu sosial dasar bersumber pada konsep-konsep dasar ilmu-ilmu sosial yang terintegrasi. Melalui penelaahan dan pendalaman subject-oriented tersebut. Masalah-masalah sosial yang berkenibang sedemikian kompleks. tidak bérarti pengantar-pengantar ilmu sosial harus hilang dari kurikulum perguruan tinggi. berarti proses pendalaman bidang-bidang ilmu menuju ke arah spesialisasi keahlian telah herlangsung.

Bahwa hakikat Pembangunan Nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan seluruh masyarakat Indonesia. Mereka rnenganggap sistern pendidikan yang tengah berlangsung saat mi. dan keahlian lain dalarn tujuan eksploitasi kekayaan negara. Kita telah mengetahui bahwa Pembangunan Nasional bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. material dan spiritual berdasarkan Pancasila. serta merniiki pandangan luas dan kpekaan terhadap berbagai rnasalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia. bertujuan menghasilkn tenaga-tenaga trampil untuk menjadi ―tukang-tukang‖ yang mengisi birokrasi mereka di bidang administrasi. yaitu kelanjutan dan ―politik balas budi‖ (etische politiek) yang dianjurkan oleh Conrad Theodore Van Deventer. 2. Dengan kemampuan mi para tenaga ahli diharapkan memiiki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya. Dalam pengertian mi maka manusia . akadernik dan profesional. berhau kolonial dan masih merupakan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda. Dengan kern ampuan mi para tenaga ahli diharapkan memiiki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap. LATAR BELAKANG ILMU SOSIAL DASAR Latar belakang diberikannya Ilmu Sosial Dasar (ISD) dimulai banyaknya kritik-kritik yang ditujukan pada sistem pendidikan di perguruan tinggi oleh sejumlah cendekiawan terutarna sarjana pendidikan. Kernampuan akademik adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah.pengantar-pengantar ilmu-ilmu sosial disajikan secara subject. metode dan sistematik any a. memahami dan mengenal nilai-nilai keagamaan. sosial dan kehudayaan. mampu berpikir logis.oriented dalam rangka pendalaman ilmu-ilmu sosial itu secara teoritis. teknik. yang menyangkut ruang lingkup. yang merata. Kemampuan profesional adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. menguasai peralatan analisa. I) Tenaga ahli yang dihasilkan oleh perguruan tinggi dharapkan memiiki tiga jenis kemampuan yang meliputi personal. kritis. tingkah laku dan tindakan yang mencerrniñkan kepribadian Indonesia. mernpunyai kemampuan konsepsional untuk mengiden tifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi serta mamPu menawarkan alternatif pemecahannya. Kemampuan personal adalah kemampuan kepribadian.sistematis dan analitis. kemasyarakatan dan kenegaraan (Pancasila). pedagang. baik lisan maupun tertulis.

Ketiga. bobot penduduk yang mereka hadapi tidaklah seberat yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkembang saat mi. yang ingin dicapai bukan hanya kualitas teknis yang sangat diperlukan untuk mendukung proses lepas-landas. Masyarakat Indonesia adalah merupakan masyarakat majemuk yang tercermin dalam berbagai aspek kehidupan. membawa pengaruh yang besar terhadap intensitas kontak budaya dengan kebudayaan dan luar. sedangkan negara-negara sedang berkembang saat mi terpaksa bergelut dengan masalah nation building yang rumit. hampir semua pioneers itu ditandai oleh sifat homogenitas daripada keadaan sosial dan kulturalnya. Di sini terjadi perobahan orientasi budaya yang kadang-kadang menimbulkan dampak terhadap tata nilai masyarakat yang Sedang menumbuhkan identitasnya sendiri sebagai bana. tetapi yang terpenting adalah bahwa manusia itu menjadi subyek pembangunan. melainkan juga kualitas lain yang memungkinkan seseorang berkembang menjadi manusia utuh. Studi-studi yang cermat membuktikan betapa upaya pembangunan di abadabad lalu relatif lebih mudah dibandingkan dengan abad 20. sementara kemampuan mereka untuk menghadapinya tetap tidak tinggi. sementara pada saat yang sama pembangunan ekonomi harus mereka laksanakan. Dalam masalah kependudukan pemikiran mi menjadi jelas: bagaimana menjadikan jumlah penduduk yang besar sebagai modal pembangunan dan bukan hanya beban pembangunan. Oleh karena itu diperlukan sikap yang . apalagi pendidikan teknologi seperti yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkembang saat mi.bukan hanya menjadi obyek pembangunan. sebagai pioneers.‘ Namun upaya-upaya pembangunan yang dilaksanakan pada saat ini –khususnya pada negara-negara sedang berkembang – menghadapi tantangan yang berat. terutama Indonesia. Dalam kondisi di mana kemajuan dalam bidang teknologi komunikasi massa dan transportasi sudah Sedemikian majunya. tetapi menjadikan manusia modal atau asset (terpenting) bagi pembangunan. seperti suku bangsa. Pertama. terutama pada akhir – akhirini. telah menimbulkan berbagai masalah di bidang sosial dan ekonomi. Perkembangan penduduk yang tinggi. yaitu manusia yang memiiki sikap hidup yang selaras. agama dan sebagainya. serasi dan Seimbang antara kebutuhan jasmani dan rohani. Kedua. Dalam jangka panjang. dengan latar belakang sosiokultural yang beraneka ragam. negara-negara Barat tidak menghadapi masalah pemilihan teknologi. Untuk itu perlu dilakukan berbagai upaya sehingga manusia bukan merupakan beban pembangunan.

Keempat mata kuliah kelompok pertama terse but merupakan mata kuliah intra kurikuler yang diwajibkan kepada semua mahasiswa. berkenaan dengan lingkungan alamiah. kesukuan dan kedaerahan tersebut sehingga integrasi nasional tetap terpelihar. sehingga dapat memperkuat semangat kebangsaan. bertujuan menghasilkan warga negara sarjana yang berkualifikasi sebagai berikut : a. mempertinggi kebanggaan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia. Kelompok kedua diharapkan dapat membantu kepekaan mahasiswa. Secara spesifik program Mata Kuliah Dasar Umum. Kelompok pertama diharapkan memberi dasar pedoman -pedoman untuk bertindak sebagai warga negara yang terpelajar. yang meliputi mata kuliah: Ilmu Alamiah Dasar (TAD) Ilmu Sosial Dasar (ISD) Ilmu Budaya Dasar (IBD). b. mempertebal rasa cinta Tanah Air. Ketiga mata kuliah dasar tersebut di atas diberikan kepada semua mahasiswa dengan ketentuan bahwa mahasiswa bidang pengetahuan keahlian yang berada dalam ruang lingkup salah satu mata kuliah dásar tersebut. 3. yang meliputi mata kuliah : 1) Agama 2) Pancasila 3) Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa 4) Kewiraan. Memiiki wawasan Sejarah Perjuangan Bangsa. tidak diwajibkan mengikuti mata kuliah yang bersangkutan.mampu mengatasi ikatan-ikatan primordial. jenjang pendidikan dan ujian-ujian. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. dan merniliki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain. lingkungan sosial dan lingkungan budaya. . yang dinilai dan ikut menentukan kenaikan tingkat. bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya. ILMU SOSIAL DASAR SEBAGAI KOMPONEN MKDU Mata Kuliah Dasar Umum di perguruan tinggi di Indonesia dikelompokkan menjadi 2 (dua) bagian.

Jadi pendidikan umum yang menitik-beratkan pada usaha untuk mengembangkan kepnibadian mahasiswa. pertahanan keamanan maupun kebudayaan. 1) Sebagai mata kuliah dasar urnurn. d. demikian pula untuk memenuhi tuntutan masyarakat dan negara. politik.c. khususnya berkenaan dengan sikap dan tin gkah laku manusia dalarn menghadapi manusia-manusia lain serta sikap dan tingkah laku nianusia terhadap manusia yang bersangkutan. maupun tentang lingkungan alamiah serta secara bersama-sama berperan serta di dalam pelestariannya. Tujuan dan pendidikan umum di perguruan tinggi adalah: 1. Untuk menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap masalah-masalah dan kenyataan-kenyataan sosial yang timbul dalam masyarakat. Memberi pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir secara interdisipliner dan mampu memahami pikiran dan ahli-ahli berbagai ilmu pengetahuan. Demikian pula berbeda dengan pendidikan keahlian yang bertujuan untuk mengembangkan keahlian mahasiswa dalam bidang/disiplin ilrnunya. 3. yang mendahulukan kepentingan Nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia. Memiiki wawasan komprehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi permasalahan kehidupan balk sosial. ekonomi. Sebagai usaha membantu perkembangan kepribadian mahasiswa agar mampu berperan sebagai anggota masyarakatdan bana serta agama. Memiiki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-€ama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya. limu Sosial Dasar bertujuan membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian mahasiswa agar rnemperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dan setiap anggota golongan terpelajar Indonesia.‘ Menghadapi masalah-masalah dalam penyelenggaraan tndharma perguruan tinggi. . 2. e. maka diselenggarakan program-program pendidikan umum. sehingga dengan demikian memudahkan mereka berkomunikasi. Berjiwa Pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan memiliki integritás kepribadian yang tinggi. pada dasarnya berbeda dengan mata kuliah-mata kuliah bantu yang bertujuan untuk menopang keahlian mahasiswa dalam disiplin ilmunya.

ilmu politik. kiranya masih memerlukan penjabaran Iebih lanjut untuk bisa dioperasionalkan. sebagai pendekatan tersendin. maka ada 2 rnasalah yang dapat dipakai sebgai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang Iingkup pembahasan mata kuliah ilmu Sosial Dasar. maupun gabungan (antar bidang).Tegasnya Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah -masalah sosial. psikologi sosial dan sejarah). tetapi juga adanya amat banyak persamaan kepentingan kebutuhan serta persamaan dalam pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku yang menyebabkan adanya pertentangan-pertentangan maupun hubungan-hubungan setiakawan dan kerjasama dalam masyarakat itu. sosiologi. sehingga biasanya suatu masalah sosial bisa ditanggapi dengan pendekatan yang berbeda-beda oleh bidangbidang pengetahuan keahlian yang berbeda-beda. konsep. yaitu ke dalam beberapa pokok bahasan dan sub-pokok bahasan. Mempelajani dan menyadari adanya berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan . Adanya berbagai aspek pada kenyataan-kenyataan yang bersama-sama merupakan suatu masalah sosial. teori) yang berasal dan berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial (seperti geografi sosial. Sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar. maka perkuliahan Ilmu Sosial Dasan dibagi ke dalam 8 (delapan) Pokok Bahasan (masing-masing dengan sub Pokok Bahasan).2 4. maka kuliah Ilmu Sosial Dasar inerupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk melengkapi gejalagejala sosial agar daya tangkap (tanggap nilai). Berdasarkan ruang lingkup kajian sebagaimana tersebut di atas. sehingga dan perkuliahan tersebut kepada mahasiswa diharapkan :2 1. 2. persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan. khususnya masalahmasalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia. RUANG LINGKUP PEMBAHASAN Berpangkal pada tujuan di atas. ekonomi. dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta. Adanya beraneka ragam golongan dan kesatuan sosial dalam masyarakat yang masing-masing mempunyai kepentingan kebutuhan serta pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku sendini. Dengan demikian.‘ Berdasarkan Konsonsium Antar Bidang. yaitu: 1. antropologi sosial.

an dan pengurangan kemiskinan. 2. masalah ekonomi. masalah moral. 7. 1961). rnasalah politik. . Mengkaji masalah-masalah kependudukan dan sosialisasi serta menyadani identitasnya sebagai pemuda dan mahasiswa. Mempelajari hubungan antara pelapisan sosial dan persamaan derajat. Masalahmasalah tersebut dapat terwujud sebagai : masalah sosial. 5.. Yang membedakan masalah-masalah sosial dan masalahmasalah lainnya adalah bahwa masalah-masalah sosial selalu ada kaitannya yang dekat dengan nilai-nilai moral dan pranata-pranata sosial. serta selalu ada kaitannya dçngan hubunganhubungan manusia dan dengan konteks-konteks normatif di mana hubungan-hubungan manusia itu terwujud (Nisbet. Perbedaan – perbedaan itu disebabkan oleh perbedaan tingkat perkembangan kebudayaan dan masyarakatnya. Contoh : masalah pedagang kaki lima di kota-kota besar di Indonesia.2. 5. 4. MASALAH . Menurut umum atau warga masyarakat bahwa segala Sesuatu yang menyangkut kepentingan umum adalah masalah sosial. Mempelajari masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan. keluarga dan masyarakat. dasarkan atas studi mereka mempunyai sif at yang dapat menimbulkan kekacauan terhadap kehidupan warga masvarakat secara keseluruhan. masalah agama. Mempelajari hubungan antara warga negara dan negara. 8. 6. Masalah – masalah sosial yang dihadapi oleh setiap masyarakat manusia tidaklah sama antara yang satu dengan lainnya. Mempelajari usaha pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh manusia untuk memanfaatkan kemakmur. dan keadaan lingkungan alamnya di mana masyarakat itu hidup.MASALAH SOSIAL DAN ILMU SOSIAL DASAR. Pengertian masalah sosial ada dua pengertian 1. Mempelajari dan menyadari adanya pertentangan-pertentangan sosial bersamaan dengan adanya integrasi rnasyarakat. Menurut para ahli masalah sosial adalah suatu kondisi atau perkembangan yang terwujud dalam masyarakat yang her. ataupun masalah-masalah lainnya. 3. Mempelajari dan menyadari adanya masalah-masalah mdividu.

bernafas. Sebaliknya para ahli perencanaan kota. yaitu yang ada dalam kepala mereka masing-masing yang belum tntu telah berubah sesuai dengan perubahan kondisi . mernbutuhkan cinta kasih dan sayang. Kondisi atau keadaan sosial tertentu. Berdasarkan pengertian di atas. Perwujudan mi adalah suatu kondisi atau keadaan di mana manusia itu hidup di dalam masyarakat. minum. Sebaliknya ada juga masalah-masalah yang dianggap sebagai masalah sosial oleh umum tetapi belum tentu dianggap sebagai masalah sosial oleh para ahli. maka masalah-masaláh sosial liii pengertiannya terutama ditekankan pada adanya kondisi atau sesuatu keadaan tertentu dalam kehidupan sosial warga masyarakat yang bersangkutan. kebutuhan-kebutuhan sosial (berhubungan dengan orang lain. sesuatu masalah yang digolongkan sebagal masalah sosial oleh para ahli belum tentu dianggap sebagai masalah sosial oleh umum. Dengan demikian. dan sebagainya). Oleh karena itu dengan mengikuti batasan yang lebih tegas dikemukakan oleh Lesile (1974). pedagang kaki lima bukan masalah sosial. mengadakan hubungan kelamin. sebenarnya merupakan proses hasil dan prôses kehidupan manusia yang berusaha untuk menienuhi kebutuhan-kebutuhan jasmaniahnya (manusia harus makan.but dapat memperoleh nafkah untuk dapat melangsungkan kehidupannya. manusia menggunakan kebudayaan sebagai model. karena di satu pihak para pedagang kaki lima terse. ahli sosiologi dan ahli antropologi akan menyatakan bahwa pedagang kaki lima di kota-kota menjadi sumber utama dan suatu kondisi di mana kejahatan dengan mudah dapat terjadi. Suatu kondisi yang tidak disukai oleh para warga masyarakat pada hakikatnya tidak biasa berlaku atau cocok dengan kebudayaan mereka. Sedangkan ukuran-ukuran yang dipakai oleh para warga masyarakat yang bersangkutan untuk menilai dan mewujudkan tingkah laku mereka adalah model-model dan kebudayaan yang telah mereka punyai. dan di lain pihak para pembeli yaitu para warga masyarakat dengan mudah memperoleh pelayanan dan dengan harga yang pantas untuk taraf ekonomi mereka dan para pedagang kaki lima. Dalam usaha-usaha untuk pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut. dan kebutuhan-kebutuhan kejiwaan (untuk dapat merasakan aman dan tenteram. buang air. Kondisi-kondisi itu bukan sesuatu yang tetap tetapi Selalu dalam proses perubahan.Menurut definisi umum. dan sebagainya). membutuhkan bantuan orang lain untuk memecahkan berbagai masalah.model petunjuk di dalam menggunakan lingkungan alamnya dan sosialnya di masyarakat. dan sebagainya). masalah-masalah sosial dapat di definisikan sebagai: Sesuatu kondisi yang mempunyai pengaruh terhadap kehidupan sebagian besar warga masyarakat sebagai sesuatu yang tidak diinginkan atau tidak disukai dan yang karenanya dirasakan perlunya untuk diatasi atau diperbalki.

sebagai Sesuatu yang mengiantungkan. politik. .1 a. komunikasi. cepat atau lambat. kesehatan. berlangsung dengan tenang ataupun berlangsung dengan kekacauan. para warga masyarakat yang biasanya peka terhadap adanya masalahrnasalah sosial adalah para ahli filsafat. Sehingga merangsang para warga masyarakat untuk mengidentifikasikan. pusat studi-studi dan disiplin-disiplin ilmu-ilmu sosial tersebut bukanlah pada masalah-masalah sosial itu sendiri. Di dalam kenyataannya. Dengan demikian terdapat suatu ketidakcocokan antara pengetahuan kebuday a. Sedangkan masalah-masalah sosial diihat sebagai hasil atau akibat dan adanya proses perubahan sosial dan perubahan kebudayaan. belum tentu dirasakan oleh sejumlah warga masyarakat yang lain dan masyarakat tersebut. memahami dan memikirkan cara-cara untuk mengatasinya. masalah-masalah sosial tidak dirasakan oleh setiap warga masyarakat secara sama. Misalnya masalah sampah : Sampah yang bertebaran di mana-mana di sebagian kota dirasakan Sebagai merugikan kebersthan. seperti antropologi. menganalisa. pada waktu belum ada ahli ilmu-ilmu sosial. tetapi pada usaha untuk memahami hakikat manusia menurut perspektif masing-masing. Perubahan sosial dan perubahan kebudayaan adalah prosesproses yang secana tetap dan terus-menerus dialami oleh setiap masyarakat manusia. berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang tergolong dalam ilmu-ilmu sosial. Sesuatu kondisi yang dianggap sebagai suatu yang menghambat atau merugikan oleb sejumlah warga masyarakat. atau bahkan dirasakan oleh yang lainnya. Di samping hal di atas.an dan kenyataan-kenyataan obyektif yang ada dalam kondisikondisi di mana mereka hidup. Di masa lampau. Walaupun demikian. menjadikan masalah-masalah sosial sebagai ruang lingkup studi mereka masingmasing. keindahan dan ketertiban oleh sejumlah warga kota.yang mereka hadapi dalam kehidupan sosial mereka sehari-hari. karena dianggap sebagai mengganggu kesejahteraan hidup mereka. Masalah-masalah sosial dan Ahli Ilmu Sosial Masalah-masalah sosial telah menghantui manusia sejak adanya peradaban manusia. pemuka agama. tetapi di lain pihak dianggap sebagai sesuatu yang menguntungkan oleh misalnya para pengurnpul barang bekas dan para pengumpul puntung rokok. sosiologi. ahli politik dan kenegaraan. ada perIedaan antara kerangka untuk interpretasi subyektif dan para warga dengan kenyataan-kenyataan obyektif dalam mana mereka itu hidup. psikologi sosial. Dengan kata lain.

RANGKUMAN: 1. Sedangkan dengan menggunakan kacamata subyektif. Denzin (1973). ilmu-ilmu sosial (social sciences) atau ilmu-ilmu budaya (humanities). menurut mereka. merasakan bahwa dengan menggunakan pendekatan masalahmasalah sosial sebagai kerangkanya maka hakikat masyarakat dan kebudayaan manusia akan lebih dapat dipahami. sekaligus Sebagai sarana untuk mencari jalan ke luar dalam pemecahan masalah yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Begitu juga. Masalah-rrzasatah Sosial dun [imu Sosial Dasar fimu Sosial Dasar sebagai suatu mata kuliah.Sejumlah ahli ilmu-ilmu sosial seperti Merton dan Nisbet (1961). ia bukan merupakan satu disiplin ilmu pengetahuan. Sumber dan semua ilmu pengetahuan adalah phiosophia (filsafat). Gerson (1969) dan Brodley (1976).2 b. Materi IPS adalah ilmu-ilmu sosial yang disederhanakan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran pada tingkat sekolah dasar dan menengah. Dengan menggunakan kacamata obyektif. Social Studies atau fimu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah paham studi sosial. warga masyarakat dan negara Indonesia. Basic Social Sciences atau ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah gabungan dan bermacam-macam disiplin ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan. maka masalah-masalah yang dibahas tersebut akan clikaji menurut perspektif masyarakat yang bersangkutan. 3. dan yang dibandingkan dengan kacamata pengkaji atau masing-masing mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Ilmu Sosial Dasar. Kalau IPS . Diharapkan dengan gabungan kacamata obyektif dan subyektif in akan mewujudkan adanya kepekaan mengenai masalah-masalah sosial yang disetai dengan penuh rasa tanggung jawab dalam kedudukannya sebagai warga masyarakat ilmiah. berarti konsep-konsep dan teori-teori berkenaan dengan hakikat manusia dan masalah-mäsalahnya yang telah dikembangkan dalam ilmu-ilmu sosial akan digunakan. menyajikan suatu pemahaman mengenai hakikat manusia sebagai makhluk sosial dan masalah-masalahnya dengan menggunakan suatu kerangka pndekatan yang meithat sasaran studinya tersebut sebagai suatu masalah obyektif dan juga menggunakan kacamata subyektif. 2. Dengan begitu antara ilmuilmu sosial dan ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) tidak terdapat perbedaan yang prinsipil. berbagai pemikiran yang secara masuk akal dapat dipertanggungjawabkan yang berkenaan dengan usaha-usah a untuk memperbaiki masalah-masalah sosial tersebut akan lebih dapat dikembangkan. apakah itu ilmu-ilmu sosial alainiah (natural sciences).

Mata Kuliah Dasar Umum di perguruan tin ggi di Indonesia. tetapi hanyalah suatu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dan masalahmasalah yang terwujud daripadanya. Istilah pengetahuan mempunyai pengertian yang .diprogramkan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran pada tingkat Sekolah Dasar dan Menengah. yang dinilai dan ikut menentukan kenaikan tingkat. yang meliputi mata kuliah Agama Pancasila Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa Kewiraan. 4. dan lingkungan budaya. jenjang pendidikan dan ujian-ujian. Pengantar-pengantar Ilmu Sosial mengemban tugas untuk memberi bekal pengetahuan teoritis ilmiah pada bidang ilmu tertentu yang bersifat subject oriented. Kelompok kedua dtharapkan dapat membantu kepekaan mahasiswa berkenaan dengan lingkungan alamiah. Melalui penelaahan dan pendalaman subject-oriented tersebut. Ilmu Sosial Dasar bukanlah suatu disiplin ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri. dikelompokkan menjadi 2 (dua) bagian. 6. Keempat mata kuliah kelompok pertama tersebut merupakan mata kuliah intra‘kurikuler yang diwajibkan kepada Semua mahasiswa. 7. yang meliputi mata kuliah: 5) Ilmu Alamiah Dasar (lAD) 6) Ilmu Sosial Dasar (ISD) 7) Ilmu Budaya Dasar (IBD). berarti proses pendalaman bidang-bidang ilmu menuju spesialisasi! keahlian telah berlangsung. khususnya berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia-manusia lain serta sikap dan tingkah laku manusia lain terhadap manusia yang bersangkutan. Kelompok pertama diharapkan memberi dasar pedoman-pedoman untuk bertindak sebagai warga negara yang terpelajar.ISD diprogramkan sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di Perguruan Tinggi. lingkungan sosial. 5. Tujuan ilmu Sosial Dasar ialah membantu perkembangan wawasan pernikiran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dan setiap anggota golongan terpelajar Indonesia.

.menunjukkan adanya kelonggaran dalam batas dan kerangka berpikir dan penalaran. maka istilah ilmu pengetahuan telah digunakan karena mencakup suatu pengertian mengenai suatu sistem berpikir dan penalaran yang mempunyai suatu kerangka pendekatan men genai masalah-masalah yang menjadi sasaran perhatiannya.

bahkan Jerman Barat cenderung memiliki Iebih sedikit jumlah penduduk berumur muda. Berkat kemajuan ilmu kedokteran. pemeliharaan kesehatan penduduk termasuk usaha-usaha imunitas menjadi lebih terjam m. Sejak zaman inilah penduduk dunia terus meningkat dengan cepat. tidak terkecuali bayi-bayi dan Indonesia. secara legal dilakukan melalui adopsi anak/bayi. Hal itu dimungkinkan oleh adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. PERTUMBUHAN PENDUDUK DAN MIGRASI a.BAB II PENDUDUK. dibandingkan dengan jumlah penduduk dewasa. penduduk dunia telah mencapai 500 jutajiwajumlahnya(lihat tabel 1). sampai ia tumbuh subur dan akhirnya bersuami/heristeri dan mempunyai anak dan cucu. kekurangan penduduk berusia muda sebagai generasi penerus. Kemungkinan menambah penduduk berusia rnu da sebagai generasi penerus bagi negara-negara Eropa Barat khususnya. Negara-negara Eropa Barat pada abad 20 mi cenderung mengalami kondisi stasioner. Oleh karena itu tingkat kematian bayi-bayi yang lahir menjadi lebih rendah. Akan tetapi pada galibnya tidak semua negara di dunia mengalarni pertumbuhan penduduk yang demikian pesat. Penduduk dunia dun masalahnya Pada awal zaman modern sampai kira-kira tahun 1650. tetapi. MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN 1. . Kita sering mendengar praktek adopsi yang tidak wajar bagi bayi-bayi Asia. Dengan begitu negara mi lncrnpunyai masalah penduduk bukan pertumbuhannya. Termasuk salah satu di antaranya ilmu kedokteran juga berkembang.

Peluang untuk mengadopsi anak-anak/bayi Asia disalahgunakan oleh sindikat-sindikat gelap.000 SM 1.500 juta Sumber: Buku Paket Latihan Pendidikan Kependudukan.700 juta 6.500 juta 2. .000 juta 1.000 — 7.500 juta 3. Pendidikan dan Keseha tan di negara-negara berkembang 1) Pendidikan Penduduk pedesaan.TABEL I PERKIRAAN DAN PROYEKSI PENDUDUK DUNIA TAHUN 8.000 juta 3. terutama anak-anak usia sekolah di negara-negara berkembang di Afrika. 1650 1800 1850 1900 1930 1950 1960 1970 1980 1990 2000 JUMLAH JIWA 10 juta 250 juta 500 juta 900 juta 1.600 juta 5. akibat dan kondisi kcrniskinannya. laksana zaman perbudakan. DGI—BKKBN Jakarta 1982. anak-anak/bayi itu diperjualbelikan. Asia dan Amerika Latin sebagaian besar tidak rnemperoleh kesempatan rnencmpuh jenjang pendidikan di sekolah.000 juta 2.600 juta 4. b.

Suatu hasil survei UNICEF mernbukt. menyatakan anakanaknya tidak bersekolah karena alasan tidak mampu membayar uang sekolah. bany ak menyerang penduduk di daerah pemukiman kampungkampung miskin di perkotaan. Penderita kebutaan dan anemia pada tipe dan tingkatan tertentu. 27% lainnya berasal dan anak-anak petani. dan 20% lainnya karena anakanak mereka hams menolong menyelesaikan pekerjaan di rumah. dan 31% terikat dalam kerja rumah tangga. antara lain di Kalkua (India) dan di Ibadan di Nigeria bagian barat (Afrika Barat). Data lapang menunjukkan 73% anak-anak usia sekolah berasal dari kelompok ayah sebagai staf menengah. misalnya terjadi pada anak-anak di negara-negara Asia Selatan. Di Honduras (Amerika Latin). Parasit-parasit usus penyebab penyakit cacingan (Askaris) banyak diderita oleh anak-anak di perkampungan iniskin di Lagos (ibukota Nigeria). desa itu tidak memiliki sekolah dasar. Bahkan yang lebih tragis. India bagian selatan. persentase kanak-kanak untuk rnasuk sekolah sebesar 38%. Di negara-negara berkembang terdapat variasi sanak-anak usia sekolah yang mendapat kesempatan dalam pendidikan formal. Lap oran-laporan UNICEF j uga men gungkapkan bahwa penyakit polioyelitis banyak . amat sering kedapatan menderita kurang vitamin A. Di Karachi (Pakistan) 50% anak usia sekolah berumur antara 5 . tidak hersekolah karena orang tua mereka tidak mampu membayar biaya sekoIah. 43% berasal dan anak-anak pedagang. mengungkapkan bahwa 45% dan orang tua penghuni kampung miskin. 72% dan anak-anak usia 7 sampai 14 tahun dapat bersekolah. termasuk merawat adik yang masib kecil.10 tahun terdaftar pada sekolah dasar.pendenita kekurangan vitamin A yang menonjol.ikan bahwa 58% anak-anak pedesaan miskin di Delhi India. seperti Birma. kasuskasus. Sedangkan suatu studi di Abijan ibukota Republik Pantai Ga. Semakin tinggi status/jabatan pekerjaan semakin tinggi pula jumlah persentase anak-anak yang masuk sekolah.ding (Afrika Barat) mencatat gradasi persentase anak-anak sekolah bergantung pada fungsi pekenjaan ayah seorang anak. Indonesia dan Malaysia. Asia Tenggara. Di samping unsur tekanan ekonomi. penduduk pedesaan miskin paling sening kekurangan bangunan sekolah dan guru yang memenuhi syarat. persentase mi segera menurun menjadi 33% bagi kampung-kampung miskin. Penyakit-peny akit menular seperti tuberkulosis. 2) Kesehatan Penduduk usia muda pada negara-negara berkembang. Hasil survei yang sama di karnpung miskin di kota Madras India. Srilangka. Di pedesaan sekitar Dakar ihukota Senegal (Afrika Barat).

Pakistan. pada tahun 1968. Fiipina dan Thailand. Malaysia dan Fiipina. Sebanyak 58% dan anakanak cacat di Kenya sebagai akibat polioyelitis. dimungkinkan oleh fasiitas injeksi yang tidak memadai. Keistimewaafl penyakit mi penularannya tidak diketahui pasti. pada tahun 1969. Sidang pertama kalinya diselenggarakan di Accademia dei Lincei di Rorna. Malaysia. pada saat itulah disadari oleh seseorang bahwa ia telah terjangkit penyakit lepra atau kusta. Bersumber dan pada konsultan kesehatan dari World Health Organization (WHO) di Zimbabwe (Desember 1983) ditemukan kurang lebih sejuta penderita penyakit lepra atau kusta di seluruh wilayah Zimbabwe. dan boleh jadi akan melahirkan bayi-bayi cacat dan lahir. Baru ada tanda-tanda bisul kecil atau koreng. Faktafakta di lapangan membuktikafl bahwa penduduk negara-negara berkembang kekurangan makanan berkadar protein hewani. atau lahir dengan ketahanan tubuh yang rapuh. Tabu dan pantangan seperti itu berlaku mulai dan kehamilan 7 bulan sampai 50 han sesudah kelahiran. sebagai penyebab mengapa mereka tidak dapat tertolong. Salah satu sebab membuktikan bahwa di beberapa kalangan masyarakat pedesaafl masih berlaku ―tabu‖ yang melarang memakan ikan. sidang kedua diselenggarakan di Wina. Berdasarkan estimasi perkembangan penduduk dunia yang sangat mencemaskan itu lahirlah Kelompok Roma (Club of Rome). Pemakaian protein total sangat rendah seperti yang dialami penduduk di India. Penyakit itu menyerang penduduk pada usia produktif. justru terhadap mereka yang menderita kurang gizi tidak ketahuan itu. Hal semacam itu berlaku di kalangan masyarakat di beberapa daerah di Burma.diderita oleh anak-anak di Srilangka dan Kenya (Afnika Timur). Indonesia. antara 8 sampai 40 tahun. Akan tetapi lebih dan 25% anak-anak di negaranegara berkembang menderita kekurangan gizi yang tidak ketahuan. biasanya pada kaki. atas undangan . Laporan UNICEF tahun 1983 mengungkapkan bahwa hanya 1% saja dan anak-anak di dunia yang tegas-tegas menderita kurang gizi. 3) Perhatian para negarawan dan ilmuwan terhadap masalah pen duduk dunia Para negarawan dan ilmuwan sungguh-sungguh menyadani dan telah memperhitungkan betapa besar bencana yang ditimbulkan oleh ledakan penduduk dunia. buah-buahan dan sayur – mayor. Beberapa survei konsumsi makanan dilakukan di Asia menunjukkan bahwa pemakaian kalori rata-rata penduduk berada di bawah tingkat yang dibutuhkan di beberapa negara. Terdapat indikasi-indikasi bahwa penyakit mi telah merambat pada anak-anak usia 7 tahun. Resiko dan melakukan tabu dan pantangan seperti itu para ibu hamil harus menanggung kekurangan protein hewani.

Kelompok Roma melakukan studi internasional selama 18 bulan dengan biaya dan Yayasan Volkswagen di Jerman. dan membeni daya gerak yang diperlukan bagi usaha-usaha pembangunan. serta melancarkan suatu kerjasama semesta untuk mengekang perlombaan senjata. memperbaiki alam lingkungan manusia. daya tahan dan keseimbangan bumi kita akan mencapai batas kemampuan terakhir. Meadow dan Massachusetts Institute of Technology (MIT). Model dunia mi secara khusus dibuat untuk mempelajari kelakuan kelima unsur dominan. dekat Paris. Tim Studi inteinasional itu beranggotakan 17 orang. Sejalan dengan itu pada tahun 1969. serta mempelajari berbagai pengaruh timbal balik terhadap sistem dunia dalam jangka panjang. (5) dan makin rusak alam lingkungan.Kanselir Austria. Dennis L. diketuai oleh Dr. ml berarti akan lumpuhlah sistem-sistem pendukung dan pembangkit tatanan kehidupan di muka bumi mi. Dan studi tersebut dapat ditanik kesimpulan bahwa apabila kondisi-kondisi yang berlaku sekarang mi dibiarkan kadaluwarsa.‖ Sidang-sidang berikutnya: tahun 1970 di Swiss. Sekretaris Jenderal PBB (pada waktu itu U Than) menyatakan bahwa bagi anggota PBB ―barangkali hanya tinggal sepuluh tahun lagi untuk menekan pertikaianpertikaian lama mereka. yang lebih dikenal dengan Model Dunia Promotif. . memadamkan eksplosi penduduk. adalah suatu model menurut Dynamica System yang merupakan metode baru untuk memahami kelakuan dinamis dan sistemsistem yang kompleks. Perancis dan bulan Oktober 1973 diselenggarakan di Tokyo Jepang. Jay Forrester dan MIT. tahun 1971 di Jouy. The Limits to Growth (Batas-batas Akhir Pertumbuhan Dunia) merupakan gerakan tahap pertama dan proyek internasional itu. 4) Interaksi eksponensial dan lima variabel yang dominan. Metodologi sistem dinamik itu sebagai karya rintisan Prof. kaitmengkait. yaitu (1) penduduk yang makin bertambah (2) makin pesat industrialisasi (3) produk pertanian (4) makin habis sumber-sumber alam yang tak tergantikan. Metode kerjanya menggunakan jasa komputer. Pengetahuan bahwa struktur setiap sistem banyaknya hubungan yang bersif at berputar. maka dalam waktu 100 tahun saja.

akibat bertambahnya penduduk dunia yang diiringi dengan peningkatan taraf hidup. Separuh dan luas tanah itu yang paling subur dan paling rnudah dijangkau oleh manusia telah digarap secara turun temurun dan terus menerus. Hal mi berakibat akan mematikan makhluk-makhluk hidup di laut.par lahan‖ baik untuk perumahan maupun untuk kegiatan pertanian. tidak terkecuali ikan. mineral/barang tambang dan bahanitu yang paling subur dan paling rnudah dijangkau oleh manusia telah digarap secara turun temurun dan terus menerus.han pertanian dan pemukiman. nah yang masih ada. Semakin bertamhah manusia. limbah industri dan limbah rumah tangga. cenderung makin berkurang Ia. bersumber dan knalpot-knalpot kendaraan bermotor yang memuntahkan produk-produk korban dioksida setiap saat. di samping modal yang cukup. akan dihadapi krisis kekurangan tanah yang serius. Harga-harga pangan akan melambung tinggi. akibat pertumbuhan penduduk eksponensial. cenderung makin berkurang Ia. Peningkatan produksi pangan akan berkait dengan penyediaan lahan dan tata air/irigasi teknis yang mamadai. air. akan semakin terasa pula ―Ia.han pertanian dan pemukiman. melainkan diawali dengan berbagai gejala Sebelum kebutuhan tanah pertanian melebihi dan cadangan ta. kebutuhan sandang pangan dan papan/penumahan harus bertambah. Bumi kita mempunyai kira-kira 3. Krisis berikutnya segera menyusul. Semakin bertamhah manusia.par lahan‖ baik untuk perumahan maupun untuk kegiatan pertanian. begitu muncul akan hilang lenyap ditelan lautan manusia.Kelima vaniabel yang dominan membuktikan saling mempengaruhi satu sama lain. Pada dimensi lain.2 milyar hektar tanah yang potensial baik untuk pertanian. kadar zat asam di dalam air laut terus menerus berkurang. Dan segi lain. Beberapa contoh akibat sernakin banyak sampah organik dibuang ke luar Baltik yang kemudian membusuk. lingkungan perkotaan mengalami pencemaran cukup berat. Krisis kekurangan tanah pertanian tidaklah muncul Secara tiba-tiba. Diperkirakan pada saat jumlah penduduk dunia menjadi dua kali lipat. Pada sisi lain. Produksi pangan seolah-olah tidak punya arti apa-apa. Produksi pangan tidak mencukupi kebutuhan hidup manusia. Kini ancaman polutan bagi umat manusia yang sangat serius datang dan sampah-sampah organik. sehingga pada saatnya terjadi bahaya kelaparan. Penduduk bertambah. . memungkinkan segera meningkat pula kebutuhan akan sumber-sumber alam berupa: hutan. akan semakin terasa pula ―Ia. penduduk perkotaan juga diancam oleb membengkaknya polutan (Zat-zat pencemar yang menimbulkan polusi) sampah.

memungkinkan segera meningkat pula kebutuhan akan sumber-sumber alam berupa: hutan. Beberapa contoh akibat sernakin banyak sampah organik dibuang ke luar Baltik yang kemudian membusuk. melainkan diawali dengan berbagai gejala Sebelum kebutuhan tanah pertanian melebihi dan cadangan ta. Pada dimensi lain. Produksi pangan tidak mencukupi kebutuhan hidup manusia. dan terjadiiah keruntuhan kehidupan di dunia. terutama hutan. nah yang masih ada. akan dihadapi krisis kekurangan tanah yang serius. betapa haus manusia akan sumber-sumber alam. Dari segi lain. Alpa untuk melestarikan lingkungannya. bersumber dan knalpot-knalpot kendaraan bermotor yang memuntahkan produk-produk korban dioksida setiap saat. apakah yang akan terjadi pada sistem dunia kita bila mencapai batas-batas maksimumnya? Karena persediaan sumbersumber alam yang tak tergantikan sudah semakin habis. Kini ancaman polutan bagi umat manusia yang sangat serius datang dan sampah-sampah organik. tidak terkecuali ikan. Pada tahun 1971 mereka melahap gas alam sebanyak 23 bilyun kaki kubik. pada tahun 1950 penduduk Amerika Serikat mengkonsumsi 7 bilyun kaki kubik gas alani. lingkungan perkotaan mengalami pencemaran cukup berat. akibat bertambahnya penduduk dunia yang diiringi dengan peningkatan taraf hidup. Produksi pangan seolah-olah tidak punya arti apa-apa. Harga-harga pangan akan melambung tinggi. memang cabangcabang kehidupan di bumi mi akan mempunyai batas akhir. .Diperkirakan pada saat jumlah penduduk dunia menjadi dua kali lipat. air dan tanah. Krisis kekurangan tanah pertanian tidaklah muncul Secara tiba-tiba. akibat pertumbuhan penduduk eksponensial. limbah industri dan limbah rumah tangga. Berapa banyak konsumsi BBM oleh umat manusia di dunia pada tahun 1983? Berapa banyak pula konsumsi barang tambang dan bahan galian untuk memenuhi kebutuhan industn setiap tahun? Tidak dapat disangkal lagi. Krisis berikutnya segera menyusul. Satu contoh. Andaikata kelima variabel pokok berkembang seterusnya dengan ukuran seperti selama 70 tahun terakhir. sehingga pada saatnya terjadi bahaya kelaparan. Pada sisi lain. kadar zat asam di dalam air laut terus menerus berkurang. Hal mi berakibat akan mematikan makhluk-makhluk hidup di laut. maka daya pikul dunia akan dilampaui. begitu muncul akan hilang lenyap ditelan lautan manusia. penduduk perkotaan juga diancam oleb membengkaknya polutan (Zat-zat pencemar yang menimbulkan polusi) sampah. air. Apalagi bila umat manusia lupa akan sifat-sifat alami. mineral/barang tambang dan bahan galian sebagai bahan baku industri alam Iebih cepat terkuras.

Penyelenggaraan pendidikan dan pengadaan fasilitas kesehatan lebih diutamakan.pat ditimbangi penambahan kebutuhan hidup dan . Ucaha mengatasi masalah penduduk dunia. Macalah penduduk di Indonesia Masalah penduduk atau Population Problem merupakan masalah yang bersegi banyak. sehingga akan cukup tersedia untuk memenuhi kebutuhan setiap orang. Prioritas besar diberikan kepada usaha-usaha penyuburan clan perlindungan tanah untuk mencegah erosi.segera menentukan langkah-langkah kongkret dalam penanggulangan problem. 3. Untuk mencapai suatu ekosistem penduduk dunia yang stabil. Keduanya dapat mengakibatkan perubahan bahan dalam humas welfare dan struktur penduduk. 3. 2. Kerapatan/kepadatan. tata pergaulan. Pertumbuhan penduduk satu belun: merupakan masalah penduduk yang vital. dan penyeharan penduduk. Sebenarnya perwmbuhan penduduk saja tidak akan menimbulkan masalah penduduk. yaitu 1. bilamana mi cia.c. tata politik dan budaya masyarakatnya. mendorong usahausaha bersama negara-negara di dunia untuk . diperlukan langkah-langkah sebagai berikut : 1. Penduduk djstabilisasi/diseimhaflgkan Konsumsi sumber alam dan pembangkitan polusi narus dikurangi sampai seperempat dan tingkat konsumsi tahun 1970-an. 2. dan pemecahan masalahnya itu tidak dapat dilakukan dengan cara satu segi dan secara sesaat dengan cepat. 4. Afrika dan Amerika Latin. d. Kenaikan pesat jumlah penduduk dunia. Penekanan lebih besar diberikan kepada produksi bahan pangan. Masalah penduduk timbul sebagai akibat dan perubahan penduduk. antara lain Pertanibahan atau pengurangan penduduk. yang akan dapat mempengaruhi tata ekonomi. Mengikuti pertumbuhan anak Penggunaan air susu ibu Imunisasi Pengobatan Oral Rehydration Therapy (ORT). 5. terutama di negara-negara Asia.problem penduduk dunia.Ada 4 macam teknik pelayanan kesehatan.

2) Penyebaran Fend uduk (Population Distribution) Tersebarnya penduduk dalam beberapa wilayah sangat tergantUng dan faktor-faktOr: lokasi. Seperti di Jerman. sumber alam kemudian transportasi dan sebagainya. Justru dengan kasus pada negara-negara tertentu. Untuk mi dapat anda pelajari beberapa masalah kependudukan yang disebahkan karena : 1) Rapat Penduduk (Population Density) Pengertian untuk mengenal rapat penduduk ialah Perbandingan antara jumlah orang dengan tanah yang didiami/diOlah dalam satuan luas. jumlah penduduk yang besar menjadi masalah. kekurangan penduduic untuk beberapa daerah tertentu. Untuk mi dapat anda lihat tabel sebagai berikut : Tabel 4 : Jumlah Penduduk. luas tanah dan kepadatan Penduduk Indonesia menurut Sensus Penduduk 1971. . Tetapi untuk negara-negara sedang berkembang dan terbelakang. Di Indonesia penyebarafl penduduk tidak merata dan penyebaran yang tidak merata mi meninibulkan masalah kelebihan. Kegunaan mengetahui angka kerapatan penduduk adalahsebagai berikut : Untuk mengetahui ada tidaknya gejala overpopulation. Untuk mengetahui penyebaran dan pusat-pUSat kegiatan ekonomi maupun budaya. satuan luas dinyatakan dalam meter persegi.penyebarannya yang merata. iklim. setelah Perang Dunia II kurangnya penduduk merupakan masalah sebab menimbulkan gejala semakin kurangnya tenaga kerja (man power). di mana orang sudah banyak yang hidup dalam gedung bertingkat. Untuk daerah rural (desa) satuan luas mi dinyatakan dalam satuan kilometer persegi atau hektare. Beberapa masalah penduduk yang erat hubungannya dengan manusia dan lingkungan alam. Untuk mengetahui pusat-pusat aglomenraSi penduduk. Sedangkan untuk daerah urban (kota). Prancis.

027 126 142 62 70 .008 134.No.152 8.535 8. Jawa&Madura Sumatera Kalimantan Sulawesi Pulau-pulau lain 76. 4.892 80 89 594 660 46 53 24 28 Indonesia 2.703 541. Daerah (x 1000) Jumlah Penduduk Luas tanah Kepadatan 1. Luas (1000 km2) Penduduk 1973 (Juta) Penduduk Kepadatan Penduduk Kepadatan Penduduk per km2 1978 (Juta) 1973 per km2 Jawa 135 Luar Jawa 1.813 5. 2. 3. Luar Jawa dan Indonesia tahun 1973 dan 1978. 5.654 572.174 550.843 227.708 565 38 9 37 14 Tabel 5: Kepadatan Penduduk Jawa.103 20.

Hal yang demikiar itu adalah tidak benar.sung maupun tidak langsung dengan adanya pertambahan penduduk yang cepat. Di daerah pedesaan di mana unsur gotong royong masih sangat kuat. Di daerah-daerah di mana penduduk masih melaksanakan shifting Cultivation atau sistem ladang. Kelebihan penduduk yang absolut. Penggunaan angka kerapatan penduduk sebagai ukuran ada tidaknya kelebihan penduduk. ini berarti apabila di daerah yang mempunyai rapat dan penduduk lebih besar dan 501km2. Untuk ini ada dua macam kelebihan penduduk yang anda perlu ketahui. a) Masalah Kelebihan Penduduk. Hal mi disebabkan karena pada umumnya negra – Negara sedang berkembang dijatuhi dengan akibat yang lang. Yaitu apabila suatu daerah dalam waktu tertentu. Sering kita menggunakan angka kerapatan penduduk sebagai ukuran untuk mengetahui ada tidaknya kelebihan penduduk.Sebaliknya di daerah pertanian yang intensif. Akihat tidak langsung dan hal mi adalah timbulnya kriminalitas. sehingga sering disebut pengangguran tidak kentara (disyuised unemployment). kerapatan penduduk 200/km2. maka adanya pengangguran tidak nampak. angka rapat penduduk maksimum adalah 50/km2. mungkin belum .3) Kelebihan Penduduk dan Kekurangan Penduduk (Over Polupation dan Under Population). Dalam kehidupan sehari-hari kita lebih banyak mempersoalkan masalah kelebihan penduduk daripada kekurangan penduduk. Yaitu apabila suatu daerah dalam waktu tertentu kebutuhan hidup yang ada sudah tidak sesuai lagi dengan tuntutan keniajuan ekonomi dan perkembangan sosial. Sedang akibat dan under population ialah kurangnya tenaga kerja di sektor-sektor yang sangat memerlukan tenaga manusia misalnya pada saat akan diadakan ekstensifikasi pertanian dan sebagainya. telah tidak dapat memberikan kebutuhan hidup kepada manusia yang berdomisili di wilayah tersebut. yaitu. Akibat langsung dengan adanya kelebihan penduduk ialah timbulnya pengangguran. Kelebihan penduduk yang relatif. Masalah Penduduk yang dihadapi oleh Negara yang sedang berkembang. maka gejala kelebihan penduduk akan dialami.

41. penduduk relatif. dapat dilihat pada tabel berikut ini Tabel 6 : Penduduk Indonesia. Maluku ± 11/km2 dan sebagainya. Sedang di luar Jawa dan Madura beberapa daerah masih kekurangan penduduk seperti Kalimantan 9/km2 . karena kekurangan modal maupun tenaga-tenaga ahli atau terdidik.3 2. Jakarta. Tingkat Pendidikan Banyaknya (%) TidakSekolah Belum tamat SD Sekolah Dasar SLO (Umum + Kejurusan) SLA (Umum + Kejurusan) SLA (Umum + Kejurusan) Universitas Sumber Biro Pusat Statistik.03 2.03 0. dengan angka kepadatan penduduk 447/km2. masyarakat dalam mencapai pendidikan yang tinggipun masih sedikit sekali.14 Dan tabel tersebut ternyata banyaknya penduduk yang masih buta huruf maupun putus SD (Drop-out SD) adalah besar prosentasenya. seperti di Jawa dan Madura. umur 10 tahun ke atas yang telah dapat mencapai tingkat pendidikannya tahun 1971 (menurut sensus 1971).01 32. Pendapatan perkapita penduduk yang masih rendah sehingga belum dapat memenuhi kebutuhan hidup primer pada umumnya dan untuk biaya sekolah. b) Masalah Tingkat Pendidikan Masyarakat yang Relatif Rendah.37 19. Mengingat negara yang sedang berkembang sehingga untuk melaksanakan pembangunan dalam segala bidang belum dapat berjalan dengan cepat.menimbulkan masalah penduduk. Oleh karenanya masalah Pendidikan menjadi problem Nasional yang cukup gawat. di mana . Yang hal mi disebabkan antara lain Kurangnya fasilitas pendidikan dalam segala tingkatan dan di seluruh daerah. No. Tingkat Pendidikan yang dapat dicapai oleh masyarakat Indonesia.38 4. (Lihat tabel 4 di muka). Oleh karena itu. Di Indonesia beberapa daerah telah mengalami kelebihan penduduk. Akibatnya fasilitas secara kualitatif dalam bidang pendidikan masih terbatas.

4 2. Dengan adanya berbagai masalah yang diakibatkan oleh pertumbuhan penduduk yang relatif cepat tersebut maka setiap pemerintah/negara mengambil kebijaksanaan kependudukan.3 3. 1972 Hal 10—11. Dollar) GNP.1 3. .2 Sumber Majalah Geres — FAO — Riview.1 2.dikatakan bahwa tinggi rendahnya tingkat pendidikan masyarakat menggambarkan tinggi rendahnya kemajuan bangsa.190 330 180 180 180 150 130 120 100 100 100 100 90 70 1.1 2.6 2.2 2. Keterangan angka-angka perkiraan.8 2. Perkapita Tingkat Pertumbuhan penduduk (%) Jepang Malaysia Korea Selatan Pilipina Sriangka Thailand Vietnam Selatan Kmer Laos Pakistan India Indonesia China Birma 1.5 2. Sept.4 3.5 1.Pertambahan Negara (US.5 2. Okt. 5) Masalah Pendapatan atau Produksi Perkapita dan Tinggi Pertumbuhan Penduduk. Tabel 7 : Produksi Perkapita dan tingkat Penduduk di beberapa Negara Asia.5 2.

dipertahankan dan ditambah (konservasi). terutama terjadinya keseimbangan antara jumlah penduduk dengan basil pembarigunan baik melalui pertanian. hasil bumi dan ternak dapat tetap tinggi perlu dipelihara sumber-sumber biotik dengan mencegah penyakit-penyakit tanaman dan hewan. atau jumlah jiwa dan pemukiman dalam hubungannya dengan sumber-sumber yang tersedia setiap orang. Pelaksanaan Kebijaksanaan Kependudukan: Dalam melaksanakan kebijaksanaan kependudukan untuk penyelesaian masalah penduduk dapat ditempuh beberapa usah yang dapat diiaksanakan sendiri-sendiri. agar makin banyak tenaga alam dapat dipergunakan dalam proses pembangunan. yang dapat dilaksanakan dengan: Preservasi : dalam hal mi diusahakan agar kualitas dan kuantitas hasil bumi diperbaiki untuk rnasamasa yang akan datang. Pengertian kebijaksanaan Kependudukan Pada prinsipnya kebijaksanaan suatu negara yang me nyangkut kernakmuran penduduknya dapat digolongkan dalarn kebijaksanaan kependudukan.Kebijaksanaan Kependudukan Maksud diadakannya Kebijaksanaan Kependudukan adalah untuk dapat lebih tercapainya kesejahteraan penduduk/niasvarakat dalarn arti yang luas. halaman 267 269. Restorasi: agar berhasil. Tetapi pada uniurnnya yang dimaksud hanyalah kebinaan yang menyangkut perubahan kuantita dan kualita penduduk pemancaran penduduk. impor dan ekspor dan sebagainya (pidato kenegaraan Presidn RI 16 Agustus 1969). Kebijaksanaan kependudukan di negara maju dan di negara-negara berkembang. . Dalani usaha mengimbangi pertanibahan penduduk perlu hasil-hasil pertanian dan peternakan dipelihara. lihat buku Pendidikan Ke• pendudukan. industn. Benefisiasi : Sumber-sumber alam tetap dipelihara Kelangsungan fungsinya beserta perkembangannya. berturut-turut atau secara bermacam-macam sekaligus tergantung kepada keadaan setempat.

Untuk perhaikan-perbaikan dalam bidang bercocok tanarn meliputi pemupukan. pengairan. Transmigrasi: Pernindahan penduduk daerah padat ke daerah yang tidak atau kurang padat dapat mengurangi populations pressure di daerah pengirim. Untuk di Indonesia. : Barat. dapat menambah kualitas dan kuantitas prod uksi pertanian. dan sebagainya. Bali. Sitiung. (Jsaha Ek stensifikasi dan fntencifihasi Pertanian Ekstensitikasi Pertanian L untuk menambah basil bumi. Sedang daerah penerima : Sumatera Kalimantan Sulawesi : Rimbo Bujang. Madura dan Bali. Intensifikasi mi dilakukan pada daerah-daerah yang sudah tidak memungkinkan terjangkaunya perluasan areal pertanian. dan sebagainya. areal pertanian harus diperluas dengan jalan rnembuka hutan (forest clearing) atau mengeringkan rawa-rawa. daerah-daerah yang padat penduduknya (daerah pengirim) terutama dad Jawa. pembuatan teras sawah rotasi tanaman dan lain-lain. Intensifikasi pertanian. dan Timur. Ucaha-ucaha yang di1akanakan Kebijahsanaan Kependudukan. Macam -macam transmigrasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah : transmigrasi umum transmigrasi spontan transmigrasi sektoral transmigrasi ABRI . Madura.Rekiamasi : Penambahan hasil pertanian dapat dijalankan dengan mengubab tanah-tanah irnproduktif menjadi produktif. pemilihan bibit unggul. Seperti di Indonesia antara lain daerah:Jawa. : Tenggara dan Pulau-pulau lain. dan dapat menimbulkan daerah-daerah pertanian baru di daerah yang menerima.

Keluarga Berencana Keluarga Berencana telah diprogramkan oleh Pemerintah Indonesia sejak tahun 1968. Yakni jumlah anak sekitar 3 orang. yang secara efektif baru berjalan mulai tahun 1970. Untuk mi maka perlu meningkatkan Program Keluarga Berencana Secara integral melalui berbagai pendidikan formal maupun non formal.transmigrasi Bedol Desa. Sarana Program Keluarga Berencana. Adalah Masyarakat seluruh Indonesia/terutama rnereka pasangan suami isteri/keluarga baik di kotakota rnaupun di desa – desa. Mengurangi laju pertambahan penduduk. Usaha Program Keluarga Berencana. Jndustrialisasi: Industrialisasi mi diusahakan agar kebutuhan penduduk dapat dilayani secukupnya dengan cepat dan merata tetapi tidak mengurangi kualitas produksi. sehingga dapat mengurangi penderitaan. yaitu Pancasila. menaikkan taraf hidup mengurangi masalah-masalah sosial ekonomi. Sebab mi diselaraskan dengan Falsafah Bangsa Indonesia. . meliputi Menjarangkan kelahiran Pengobatan Kemandulan Nasihat Perkawinan. agar dapat seimbang antara pertambahan penduduk dengan produksi nasional. dan organisasi-organisasi baik pemerintah maupun swasta. Sifat Pelaksanaan Program Keluarga Berencana adalah sukarela bagi pengikut/pesertanya. ibu dengan cara menjarangkan kelab iran. Dengan Program Keluarga Berencana tersebut diharapkan agar Keluarga Berencana dapat membudaya bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan mencintai keluarga kecil yang bahagia sejahtera (Small family Size). Tidak boleh ada paksaan dan Pemerintah maupun Petugas. Tujuan Program Keluarga Berencana Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama anak. Penyebaran Industrialisasi: pembangunan industri sebaiknya dapat menyebar ke seluruh wilayah Indonesia sehingga dengan desentralisasi industri mi akan mendorong pembangunan di masingmasing daerah.

misalnya kelurahan. Unit geograf is dapat berarti suatu daerah administratif. 1985). tidak memberikan batasan pada jarak maupun sifat kepindahan tersebut. e. Selanjutnya PBI3 menyatakan bahwa migrasi ialah suatu perpindahan tempat tinggal dan suatu unit administratif he unit administratif lainnya (dalam Sunarto. tidak mencintai keluarga hesar yang tanpa bahagia. sejahtera. serta tepat. Migraci (Perpindahan Periduduk) Migrasi adalah gejala gerak horizontal untuk pindah tern. 1985). Konsep migrasi di atas mengandung pengertian sebagai perubahan tempat tinggal secara permanen. serta segala akibatnya maupun dapat menghubungkan antara pertumbuhan penduduk tersebut dengan program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah dalam usaha mencapai kesejahteraan masyarakat. migrasi merupakan perpindahan penduduk dan satu unit geografis ke unit geografis Iainnya. Ross Steele menyatakan bahwa migrasi meliputi perpindahan ke rumah sebelah yang jarak beberapa meter dan rumah lama. secara garis besar adalah agar inasyarakat/ anak didik dapat mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pertumbuhan penduduk secara cepat. pindah ke unit administrasi lain.(5) Pendidikan Kependudukan: Peningkatan dan perluasan Pendidikan Kependudukan dapat melalui berbagai lembaga Pendidikan formal maupun non formal (di luar sekolah) dengan menggunakan dan memanfaatkan secara efisien dan efektif semua jenis saluran komunikasi dan mass media yang ada. tetapi juga mencakup perpindahan ke negara lain yang jaraknya beribu-ribu kilometer (dalam Sunarto. melintasi batas administrasi.pat tinggal dan pindahnya tidak terlalu dekat.iapat mengubah cara berpikir dan cara berpikir tradisional statis menuju cara berpikir yang rasional dinamis dan bertanggung jawab terhadap besar kedllnya keluarga dalam memanfaatkan masa produktifnya yakni dengan mencintai keluarga kecil yang berhahagia. Maksud pelaksanaan Pendidikan Kependudukan adalah agar masyarakat . Tujuan dan Pelaksanaan Program Pendidikan Kependudukan. kabupaten. Usaha mengernbangkan konsep migrasi ternyata . Maka mereka diharapkan dapat menyesuaikannya hal itu dalam kehidupan keluarga masyarakat bangsa dan manusia pada umumnya. kota atau negara. Dengan kata lain. melainkan.

Teori mi kemudian dikenal dengan nama ―distancedecaY theory‖. Migrasi dalam hal mi diartikan sebagai perpindahan seseorang melewati batas propinsi lain dalam jangka waktu 6 bulan atau lebih. Dua di antaranya dapat dikemukakan sebagai benikut 1) Teori Gravitasi Ravenstain pada tahun 1889 telah menguraikan pendapatnya tentang fenomena migrasi yang disusun dalam hukumhukum migrasi yang terkenal sampai sekarang.. an dan hukum-hukum yang dikemukakannya. semakin berkurang volume migran. Wanita cenderung bermigrasi ke daerah-daerah yang dekat letaknya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut Semakin jauh jarak. Setiap arus migran yang benar. Adanya perbedaan desa dengan kota akan mengakibatkan timbulnya migrasi. Kemajuan teknologi akan mengakibatkan intensitas migrasi. Ravenstein dengan teon yang dikemukakannya. akan menimbulkan arus balik sebagai gantinya. Terdapat beberapa teoni secara khusus menjelaskan fenomena migrasi. Pendapatan Ravenstein yang hampir satu abad yang lalu ternyata sampai sekarang masih relevan. Satu hal yang tampaknya disepakati bersama adalah migrasi menyangkut perubahan tempat tinggal dan yang biasanya. 2) Teori Dorong — Tank (Push-Pull Theory) . Teori Migrasi. dan pada dasarnya teori-teori migrasi yang lainnya merupakan pengembang. Di Indonesia konsep migrasi yang dipergunakan di antaranya yang dikemukakan oleh Biro Pusat Statistik dalam serisus penduduk tahun 1971 dan tahun 1980.tidak menghasilkan suatu rumusan yang seragam. kemudian mendapatkan julukan ―bapak migrasi‖. Dan teori yang dikemukakannya kemudian berkembang berhagai teori gravitasi lainnya. Motif utama migrasi adalah ekonomi. Namun demikian dijelaskan pula bahwa seseorang dikatakan telah melakukan migrasi apabila ia telah melakukan perpindahan kurang dan 6 bulan tetapi telah secara resmi pindah atau sebelumnya telah ada niatan untuk menetap di daerah tujuan.

merasa kesepian. sedang di kota banyak hiburan dan kegiatan yang merupakan daya tank mereka. misalnya ingin mengembangkan bakat dan kemampu annya. Dalam teorinya Lee mengemukakan adanya 4 faktor yang berpengaruh terhadap seseorang dalam mengambil keputusan untuk bermigrasi yaitu: a. pendirian industri-industri. sebaliknya hasil teknologi baru Seperti mekanisme pertanian.Iani suatu negara. terlalu banyak orang. terlalu gaduh terlalu bising. dikenal pula migrasi internal dan migrasi internasional. d. Sebaliknya banyak juga orang yang pindah dan kota. Jika isterinya dan anak-anaknya juga ikut pindah. . sering kambuh penyakit asmanya. politik. Faktor-faktor yang terdapat di daerah asal Faktor-faktor yang terdapat di daerah tujuan Faktor-faktor rintangan Faktor pribadi. karena suasana kota tidak menenteramkan. kekeringan. 1a pergi pindah ke daerah pantai yang hawanya panas demi kesehatan jasmaninya. goncangan-goncangan iklim. akan menyebabkan banyak pengangguran yang mendorong migrasi ke luar daerah pedesaan. menggalakkan bangkitnya industri di kota-kota besar yang menanik banyak buruh dan tenaga. Di sam. keadaan iklim dan lingkungan yang menyenangkan (kota peristirahatan di daerah pegunungan). Selain jenis-jenis migrasi di atas. Lee pada tahun 1966. Ia merupakan migran fisiososial. Faktor-faktor yang terdapat di daerah asal maupun di daerah tujuan dapat bersifat positif artinya mempunyai daya dorong atau mempunyai sif at negatif artinya mempunyai daya penghambat. Banyaknya orang pindah ke kota karena di desa tidak krasan.Teori dorong-tanik dikemukakan pertama kali oleh Everett S. Adapun faktor-faktor yang mempunyai daya tank ialah penemuan sumber daya. pertentangan sosial. banjir. Faktor-faktor yang bisa menjadi daya dorong. seperti : kerusakan sumber daya alam (erosi tanah. Ada orang sakit-sakitan di daerah dingin. Jeni-jenis migrasi di atas pada dasarnya termasuk ke dalani migrasi internal. yang membuat mereka senang dan mendapat kepuasan batin. Perubahan teknologi misalnya. Orang yang dengan kehendak sendiri dan dengan motif tertentu.ping itu ada berbagai variabel yang mengakibatkan mignasi tarik dan migrasi dorong. c. Migrasi internal terjadi antara dua unit geograf is da. misalnya: pertambangan. Migrasi nternasional terjadi antana negara-negara. pindah ke daerah lain. agama). meskipun mereka mungkin hanya ikut-ikutan disebut migran sekunder. Mereka tergolong migrasi psikososial. b. disebut migran primer.

Dalani migrasi internasional selanjutnya dikenal konsep emigrasi dan imignasi.000 138.000. Hal ini ada kecenderungan akan bertempat tinggal relatif lama. Jelasnya besar kecilnya angka yang disebabkan oleh terjadinya perpindahan penduduk dan suatu negara/daerah ke negara/daerah lain. Rumusnya adalah : JumlahMigrai dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Contoh: Misalnya Negara Indonesia tahun 1979.000 X 1000 = 5. pelakunya disebut imigraSi. Ernigrasi adalah migrasi internasional dipandang dan negara asal atau penginim.000. . Imignasi adalah migrasi internasional dipandang dan negara penerima atau negara tujuan.. disebut emigrasi atau imigrasi. pelakunya disebut emigran. Antar daerh (dalam satu negara). Untuk ini dapat dicari migrasi Nettonya yakni terjadi Emigrasi atau migrasi bagi negara yang bersangkutan. Sedangkan jumlah penduduk Indonesia pada tahun itu 138. Kalau keluar ke negara lain disebut emigrasi. Jeni/Macam Migrasi Dalam hal mi dapat digolongkan menurut lokasi perpindahan. Maka tingkat Migrasi adalah : 690. Tetapi apabila perpindahan tersebut hanya antar daerah kota yang agak berdekatan dan hanya untuk beberapa han karena suatu sebab seperti berdagang. tiap senibu penduduk pada setiap tahun. but: Urbanisasi. Antar daerah (dalam satu pulau dan Desa ke Kota) dise. terdapat perpindahan penduduk ke negara Malaysia sebanyak 690. itu disebut Mobiisasi.000 orang. yakni: Antar negara.000 orang. tetapi kalau masuk atau datang dan negara lain adalah iinigrasi. untuk mi apabila terjadi antar pulau dan akan bertempat tinggal larna (menetap) disebut : Transmigrasi.

PEMBAGIAN KERIJA DALAM MASYARAKAT Meskipun teknologi baru di bidang pertanian. mengapa anus urbanisasi berjalan . Pada suatu negara sering terdapat pergolakan politik kenegaraan. baik itu yang bersif at internasional maupun nasional/lokal. Dengan demikian dapat dimengerti. Dalani hal mi ada yang bersifat sernentara dan ada yang bersifat lama (mungkin menetap) yang mi pada umumnya sebagai penyebab terjadinya transmigrasi dan atau urbanisasi. Perpindahan suatu bangsa mi disebabkan karena daerah atau negaranya sendiri sudah tidak memberikan kemungkinan kehidupan yang baik. sehingga banyak penduduk yang tak setuju dengan pergolakan politik tersebut. 2. seperti:pupuk. bibit unggul. Dalam hal perpindahan penduduk tersebut pada urnumnya menimbulkan masalah baru yaitu dalam penyesuaian daripada tempat yang baru. yang berarti : Pertambahan Penduduk fertilitas mortalitas emigrasi imigrasi.Dan uraian-uraiafl di atas dapat dirumuskan pertambahan penduduk sebagai berikut P P f m e i = = = = = = (f — m) + (e — i). Alasan politik. akibat pertumbuhan pendduk melaju dengan cepat. Alasan agama Karena alasan kehidupan beragama yang tidak bebas menyebabkan terjadinya gerakan penduduk ke daerah lain untuk mencari kesesuaian dan ketenteraman hidupnya. Oleh karena itu kepergiannya dalam usaha untuk mencani kehidupan yang lebih baik. maka mereka melakukan perpindahan: ke negara lain. dan lain-lain telah memperluas kesempatan kerja kepada masyanakat tetapi belum juga mampu menyerap pertambahan tenaga kerja. insektisida.Sebab-sebab perpindahan penduduk: Alasan ekonomi. Misalnya: perpindahan pendud uk (pengungsi) Vietnam pada akhir tahun 1979 – 1980.

Dengan adanya komunikasi dan transportasi yang lancar menjadikan orang desa peka terhadap perkembangan kota dan mi mendorong urbanisasi.4% ada di perkotaan. sejauh mana kesempatan kerja tersedia untuk menampung tenaga kerja yang melimpah.6%. Di samping itu belum lagi terhitung angka pengangguran. Bagaimanapun dalam memperoleh kesempatan kerja kita tidak bisa mengelak dan persaingan atau pertentangan-pertentangan. bahan penduduk dan pembangunan. Namun akumulasi modal dalam pembangunan mi bertumpuk di perkotaan. 1981). sisanya yakni 17. Angka-angka tentang pembagian kerja (mata pencarian) menurut statistik erhihat dalam tabel berikut mi: Angka-angka di atas akan berubah bersarna lajunya pertam. 34% sendiri ada di Jakarta (Said Rush dan Dakljoeni. Besar kecilnya angkatan kerja sangat tergantung pada tingkat kelahiran (fertilitas) dan tingkat kematian (mortahitas).pa yang terlihat selama in perluasan kesempatan kerja itu berjalan seret. 1981). Dalam anus urbanisasi yang paling banyak terlibat ialah golongan usia muda. Sebab masyarakat Indonesia sebagian besar dan tenaga kerjanya terhihat dalam bidang pertanian. Menurut catatan sensus 1971. niisalnya sampai Maret 1974. tidak dapat mengimbangi Iajuriya kenaikan jumlah . sebab kesempatan kerja yang diperoleh itu merupakan modal hidup untuk masa kini dan akan datang. Demikian pula persaingan ketat akan terjadi dalam upaya memperoleh kesempatan kerja. Setiap orang berusaha mencari suatu pekerjaan pada hakikatnya adalah tintuk memperoleh kelayakaxi hidup di dalam keluarganya. penduduk yang tinggal di desa ada 82. Sebagai contoh pertumbuhan kesempatan kerja terlihat dalam tabel di bawah ini Pembagian kerja dalam masyarakat ml akan terjadi masalah besar lagi.3% dan di pedesaan 1% (Daidjoeni. di tingkat kota besarnya 6. Konsekuensi yang tidak dapat dihindarkan akibat bertambahnya jumlah penduduk adalah lahirnya tenaga kerja. Oleh sebab itu pertumbuhan keseinpatan kerja dalam masyarakat akan senant lasa beruFhh-ubah.terus menerus dan tak mungkin dapat dihindani. A. karena secara obyektif mereka mencita-citakan perbaikan hidup di masa mendatang yang panjang dan disertai dengan keberanian mengambil resiko. apabila perkembangan dalam bidang pertanian lebih lambat dibanding dengan pertumbuhan penduduk. sedanglcan dalam sektor-sektor lainnya hanya sebagian kecil saja. Masalahnya. Semakin tinggi tingkat kelahiran dan rendahnya tingkat kematian maka ketersediaan tenaga kerja cenderung meningkat. Para pengangguran yang tercatat sekarang mi.

anian di wilayah Jawa Madura.tenaga kerja sehingga tidak dapat dihindarkan munculnya kaum penganggur.7ju.26 juta pada tahun 1971 menjadi 52. yaitu 2.6juta laki-laki dan 13. Sumber : Hananto Sigit.3 juta orang yang terdiri dan 27. Berarti selama selang waktu 9 tahun terjadi kenaikan sebesar 27 persen angkatan kerja. Gambaran ml lebih jelas terjadi di pulau Jawa — Madura. Akibat timbulnya kekurangan kesempatan kerja secara umum. Dan angkatan keija mi 37.ta perempuan. halaman 10 diolah.3 — 2. melebihi pertumbuhan penduduk untuk kurun waktu yang sama yaitu 23 persen per tahun. di mana pertambahan penduduk memberikan tekanan yang cukup berat terhadap sektor pertanian. Dalam Repelita Ill angkatan kerja Indonesia diperkirakan meningkat antara 2. Forum Siatistik No.7 persen per tahun. Dan hasil Sensus Penduduk di indonesia tahun 19711 diketahui bahwa besarnya angkatan kerja (labor face) adalah 41.7 juta tahun 1980.6 persen tiap tahun. Perkembangan Sektoral dan Cr1 Informal Kesempatan Kerja di Indonesia.1 .5 —. Laju pertumbuhan penduduk pada waktu itu sekitar 2. atau dihitung menurut angka eksponensial terdapat pertumbuhan sebesar 2.Sen dan seluruh penduduk berumur 10 tahun ke atas (usia minimal golongan bekerja menurut sensus penduduk tahun 1971). Sektor mi nyatanya tidak dapat tumbuh dengan cukup pesat untuk dapat menyerap angkatan kerja yang besar itu. berarti berada di bawah angka peningkatan angkatan kerja. sehingga Geertz mensinyalir terjadinya Involusi Pert. bahwa laju pertumbuhan angkatan kerja lebih tinggi dan laju pertumbuhan penduduk.2.5 per.6 juta persen dan seluruh angkatan kerja atau 4.43 juta pada tahun 1980.4 persen tiap tahun. 2 Tahun II Desember 1982.6 juta sedang bekerja dan 3. Tidak tertampungnya angkatan kerja secara penuh dapat terlihat dan besarnya jumlah pengangguran terbuka pada ma sing-masing tahun serisus tersehut. rendahnya produktivitas serta rendahnya pendapatan masyarakat. Dan tabel berikut terlihat bahwa angkatan kerja meningkat dan 41.2 juta tahun 1971 dan 1. bila yang sifatnya terbuka maupun tersembunyi. Sensus penduduk tahun 1980 ternyata hasilnya tidak jauh berbeda dan keadaan di atas. KurangnYa kesempatan kerja tersedia tidak lepas dan struktur perekonomian Indonesia yang untuk sebagian besar masib tergantung pada sektor pertanian.

Sektor mi nyatanya tidak dapat tumbuh dengan cukup pesat untuk dapat menyerap angkatan kerja yang besar itu. Akibat dan kelebihan tenaga kerja di daerah pedesaan dapat menimbulkan 2 kemungkinan yaitu : Tetap tinggal di desa. memberikan lebih dan dua pertiga penduduk Indonesia. Di beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Lebih dan 25 persen dan seluruh kabupaten di Jawa punya kepadatan pedesaan yang melampaui 700 orang tiap kilo meter persegi. Hanya 17 persen penduduk tinggal di Sumatera yang luasnya 25 persen dan Luas Indonesia. sehingga menyebabkan ―disguised unemployment‖. Pulau Jawa yang luasnya hampir 7 persen dan luas seluruh daratan Indonesia.Untuk memecahkan tantangan tekanan angkatan kerja mi diperlukan usaha-usaha penciptaafl kesempatan kerja yang Sumber : Hananto Sigit. tetapi mereka tidak dapat berbuat banyak sebab tidak ada alternatif lain yang lebih menguntungkan tersedia di pedesaan untuk dapat dimasuki. halaman 10 diolah.2 Angka-angka di atas cIapat menjelaskan sern pitnva ruang gerak di daerah pedesaan yang dapat menjamin kelangsungan hidup penghuninya. sehingga kebanyakan tenaga kerja pertanian rnenjadi setengah menganggur. Akibat timbulnya kekurangan kesempatan kerja secara umum. KurangnYa kesempatan kerja tersedia tidak lepas dan struktur perekonomian Indonesia yang untuk sebagian besar masib tergantung pada sektor pertanian. rendahnya produktivitas serta rendahnya pendapatan masyarakat. . 2 Tahun II Desember 1982.‘ Pada tahun 1971. di mana pertambahan penduduk memberikan tekanan yang cukup berat terhadap sektor pertanian. Pendapatan yang diterima dan usaha seperti mi begitu rendah. Tingkat pemilikan tanah tiap keluarga di pedesaan Jawa sangat rendah.1 Untuk memecahkan tantangan tekanan angkatan kerja mi diperlukan usaha-usaha penciptaafl kesempatan kerja yang Permasalahan kepend udukan Indonesia selalu dikaitkan dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi dan penyebarannya tidak merata.sen penduduk Indonesia. Perkembangan Sektoral dan Cr1 Informal Kesempatan Kerja di Indonesia. Tenaga kerja itu teiah dihoroskan atau digunal:an dengan tidak rasional. Sedang Kalimantan dengan luas 28 persen hanya didiami 4 per. kepadatannya hahkan lebih dan seribu. Jawa saja menampung penduduk sebesar 76 juta jiwa dengan kepadatan penduduk pedesaan yang lebih dan 500 orang tiap kilo meter per segi. hahkan di beberapa daerah tidak ada sama sekali. yakni jumlah tenaga kerja lebih banyak dan sumber daya alam dan faktor produksi. sehingga Geertz mensinyalir terjadinya Involusi Pert. Gambaran ml lebih jelas terjadi di pulau Jawa — Madura. Untuk mempertahankan din agar tetap hidup mereka terlibat sehagai burub tani yang mengandalkan upah dan basil mengerjakan sawah orang lain. Forum Siatistik No.anian di wilayah Jawa Madura.

. kesusilaan. Tayor dalam bukunya ―Primitive Culture‖ merumuskan definisj secara sistematis dan ilrniah tentang kebudayaan sebagai berikut: ―Kebudayaan adalah komplikasi (jalinan) dalam keseluruhan yang meliputi pengetahuan. keyakinan. Kebudayaan material mi sangat berkembang setelah lahir revolusi industni yang melahirka aparat-aparat produksi raksasa. rasa. suatu arus lintas perpindahan penduduk dan desa ke kota. Kelompok inilah pelaku proses urbanisasi. Jadi kebudayaan adalab hasil budi atau akal manusia untuk mencapai kesempurnaan hidup. Kemungkinan kedua mi pendukungnya terhitung hesar juga di mana kelebihan tenaga kerja yang tidak tertampung di sekitar pertanian mencari usaha lain di daerah perkotaan. Dalam pandangan sosiologi.‖ Ditinjau dan sudut bahasa Indonesia. Dan segi arti mi berkembanglah arti culture sebagai ―segala daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alarn. dan karya manusia baik yang 1natenal maupun nonmaterial (baik yang bersifat kebendaan maupun yang bersifat kerohanian). seperti seni tan. Pada umumnya orang mengartikan kebudayaan dengan kesenian. Kebudayaan = cultuur (bahasa Belanda) culture (bahasa Inggris) = tsaqafah (bahasa Arab). dan sebagainya. moral. alat-alat komunikasi. seni lukis dan sebagainya. kepercayaan. hukum. jalan-jalan. alat-alat hibura.B. keagamaan. PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN. kebudayaafl mempunyai arti yang lebib luas daripada itu.Mereka akan masuk ke dalam bidang-bidang yang masib bisa mendukung pendapatan yakni huan di kota. seni suara. rumahrumah. karsa yang berwujud benda-benda atau barang-barang atau alatalat pengolahan alam. berasal dan perkataan Latin ―Colere‖ yang artinya mengolah. mesin-mesin dan sebagainya. karsa. keagamaan. Selanjutnya E. pabrik-pabrik. Kebudayaan material adalah : hasil cipta. ilmu pengetahuafl. adat istiadat serta lain-lain kenyataan dan kebiasaan-kebiasaan yang dilaku kan manusia sebagai anggota masyarakaL‖ (Culture is that complex whole and other capability acquired by man as a member of society). seperti : gedung. Kebudayaan nonmatenial adalah : hash cipta. Kebudayaan meliPUti semua basil cipta. menyw burkan dan mengembangkan. karsa yang berwujud kebiasaafl-kebiaSaafl atau adat istiadat. kebudayaan berasal dan bahasa Sanskerta ―Budhayah‖ yakni bentuk jamak dan budhi yang berarti budi atau akal. terutarna mengolah tanah atau bertani. 3. kesenian. mengerjakan.

Misalnya: Caspar Hauser yang herumur 18 tahun. . dan pola kehidupan inilah yang menyebabkan hidup bersama dan dengan pola kehidupan mi pula dapat meinpengaruhi cara berpikir dan gerak sosial. Kebudayaan adalah suatU basil. adalah anak yang ditemukan di Neurenburg (Jerman) belum pernab hidup bermasyarakat. kan sifatsifat kemanusiaan. Demikian pula Kala dan Kamala. Sebagai makhluk biologi. dan sebagai makhluk sosio-budaya manusia dipelajari dalam antropologi budaya. Tegasnya dapat mengembangkan kebudayaan dan mencapai kebudayaannya. kebudayaan itu di satu pihak dipengaruhi oleh anggota masyarakat. Manusia hidupnya selalu di dalam masyarakat. Ta tidak dapat berjalan dan berbahasa. sebab pola kehidupan iereka juga lain karena adanya pengaruh lingkungan di daerah itu. Misalnya : orang Eropa yang beriklim dingin terpaksa hams membuat pakaian tebal. Hubungan manusia dan kebudayaan. Tanpa masyarakat hidup manusia tidak dapat menunjuk. dan yang membedakan manusia dengan binatang. manusia dipelajari dalam ilmu biologi atau anatomi. tetapi di lai pihak anggota masyarakat itu dipengaruhi oleh kehudayaan. a. 2 orang anak perempuan yang ditemukan dalam sarang serigala di India. Dengan hasil budaya manusia. melainkan mempunyal arti yang lebih dalain.Di dalam masyarakat. dan basil itu dengan sengaia atau tidak sesungguhnya ada dalam masyarakat. setelah dibawa ke dalam kehidupan masyarakat. Hal mi bukan hanya sekadar ketentuan (konstateren) semata-mata. Jadi pada pokoknya tiap-tiap manusia itu pasti mempunyai kebudayaafl yaitu gejala—gejala jiwa yang dimiliki oleh manusia. Contoh kehidupan umat Islam di Jawa Tengah. Jawa Barat dan Sumatera berlainlainan bentuknya. masyarakat dan kebudayaan. Hubungan manusia (individu). Jadi jelasnya ―kebudayaan‖ adalah suatu basil cipta daripada hidup bersama yang berlangsung berabad-abad. juga inempunyai sifat. Dipandang dan sudut antropologi. manusia dapat ditinjau dan 2 segi.sjfat seperti tersebut di atas. Antropologi budaya menyelidiki eIuruh cara hidup manusia.yaitu: manusia sebagai makhluk biologi manusia sebagai makhluk sosio-budaya.. yaitu bahwa hidup bermasyarakat itu adalah perlu bagi rnanusia. maka terjadilah pola kehidupan. agar benarbenar dapat mencapai taraf hidup kemanusiaan.

yang telah tukup lama.bagaimana manusia dengan akal budinya dan struktur fisiknya dalam mengubah Iingkungan berdasarkan pengalamannya. Malta dapatlah dikatakan manusia itu ―mengangsu apikulan wanih‖ (ambil air berpikulan air). masyarakat dan kebudayaan. Sehingga tidaklah habis air dalam danau itu. pengetahuan-pengetahuan baru. bertimbun. Akhirnya terdapat konsepsi tentang kebudayaan manusia yang menganalisa masalah-masajah hidup sosialkebudayaan manusia. dan sebaliknya tidak ada kebudayaan tanp adanya manusia. dan masyarakat adalah satu dunia besar. b. ke mana air dan sumber-sumber itu mengalir dan tertampung. dan mempunyai aturan-aturan yang mangatur mereka. untuk menuju kepada tujuan yang sama. . Sedang pada hewan tidak memiliki kernampuan tersebut. Dalam masyarakat tersebut manusia selalu memperoleh kecakapan. masyanakat dan kebudayaan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam artinya yang utuh. Karena kepada ketiga unsur inilah kehidupan makhluk sosial berlangsung. Jadi erat sekali hubungan antara masyarakat dengan kebudayaan. Mengapa hanya manusia saja yang memiiki kebudayaan? Hal mi dikarenakan manusia dapat belajar dan dapat memahami bahasa. Manusia mengangsu (mengambil) air dan danau itu. Kebudayaan tak mungkin timbul tanpa adanya masyarakat dan eksistensi masyarakat itu hanya dapat dimungkinkan oleh adanya kebudayaan. Juga memahami dan melukiskan kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat manusia. Dengan melihat uraian tersebut di atas. yang semuanya itu bersumber pada akal manusia. Konsepsi tersebut ternyata mernberi gambaran kepada kita bahwasanya hanya manusialah yang mampu berkebudayaan. Memang kebudayaan itu bersifat komulatif. Hubungan macyarakat dengan kebudayaan Masyarakat adalah kumpulan manusia yang hidup dalam suatu daerah tertentu. hahwa manusia. Hubungan man usia. malta ternyata. Dapat diibaratkan. melainkan bertambah banyak karena selalu ditambah oleh orang yang mengambil air tadi. Kesimpulannya: bahwa manusialah yang dapat menghasilkan kebudayaan. manusia adalah sumber kebudayaan. Yaitu hidup bersama-sama dengan manusia lain dan saling memandang sebagai penanggung kewajiban dan hak. Masyarakat tidak dapat dipisahkan danipada manusia karena hanya manusia saja yang hidup bermasyarakat. c. sehingga penimbunan (petandon) itu dalam keadaan yang sehat dan selalu bertambah isinya.

sehubungan dengan pengalamanpengalaman yang fundamental. lokasinya ada di dalam kepala kita masingmasing. Wujud mi sifatnya paling kongkrit. tidak dapat menunaikan bakat-bakat kemanusiaannya yaitu mencapai kebudayaa. maka kebudayaafl itu sedikitnya ada 7 unsur . apabila dirinci secara khusuS ke dalam unsur-uflSUrflYa. nilai-nilai. sifatnya abstrak. arsip. dan lain-lain. nyata. koleksi micro film. kartu komputer. misalnya manusia melakukan kegiatan berinteraksi. sebab Setiap orang bisa melihat. Wujud pertama adalah wujud ide. tetapi menyempurnakan bahanbahan lama menjadi yang barü dengan berbagai macam cara. dilihat dan difoto. Karena pengertian kebudayaan itu arnat luas. tak dapat diraba. Kemudian sebagai anggota generasi yang baru itu telah menjadi kewajiban meneruskan ke generasi selanjutnya segala apa yang mereka telah pelajari dan masa yang lampau dan apa yang mereka sendiri telah tambahkan pada keseluruhan aspek kebudayaan itu. Setiap kebudayaan adalab sebagai jalan atau arah di dalam bertindak dan berpikir. Wujud kedua adalah kelakuan berpola dan manusia dalam masyarakat. meraba dan merasakaflflYa. kebudayaan ide banyak tersimpan dalani tape. bergaul satu sama lain. peraturan. Sekarang. baik daxi sejak permulaan adanya masyarakat sampai kini. 1974). dan sebab itulah kebudayaan itu tak dapat dilepaskan dengan individu dan masyarakat. Wujud ide mi baru nampak bila dibuat dalam karangan atau buku-buku hasil karya. Dan setiap generasi manusia. maka Koentjaraningrat merumuskan bahwa sedikitnya ada 3 wujud kebudayaan Wujud ide. berhubungan. Dengan adanya kebudayaan di dalam masyarakat itu adalah sebagai bantuan yang besar sekali pada individuindividu. Wujud ketiga mi tidak perlu banyak keterangafl lagi. Dengan kata lain di mana orang hidup bermasyarakat.Sebaliknya manusia pun tidak dapat dipisahkan dan masyarakat. Wujud ketiga adalah hasil karya manusia. Seorang manusia yang tidak pernah mengalami hidup bermasyarakat. pasti akan tirnbul kebudayaan. Ketiga wujud kebudayaafl di atas. di dalam melatih dirinya memperoleh dunianya yang baru. Kegiatan-kegiatan tersebut senantjasa berpola menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat istiadat. Wujud kelakuan berpola dan manusia dalam masyarakat Wujud benda-benda hasil karya manusia (Koentjaraningrat. gagasan. dapat diraba. tidak lagi memulai dan rnenggali yang baru. norma.

nasa dan cipta masyarakat dapat digunakan untuk ehndungi manusia dan ancamall atau bencana alam. PRANATA. penterjemahafl istilah social institution ke dalam jstjlah Indonesia. 1974). BermacammaCam kekuatan yang harus dihadapi masyarakat dan anggotaaflgg0 ta masyarakat.1) Sistem religi dan upacara keagamaafl 2) Sistem dan organisasi kemasyarakatai1 3) Sistem pengetahuan 4) Bahasa 5) Kesenian 6) Sistem mata pencarlan hidup 7) Sistem teknologi dan peralatan (Koentiaraflingrat.PRANTA DAN INSTITUSIONALISASI Pranata (lembaga kemasyarakatan) merupakan terjemahan langsung dan istilah asing ―Social Institution‖ karena pengertian lembaga lebih menunjuk pada suatu bentuk dan sekaligus juga mengandung pengertiaflPengertn yang abstrak perihal adanya normaflOrma dan peratUraflPeratmn tertentU. Ada juga yang memberi istilah ―bangunan sosial‖ yang mungkin merupakan terjemahan dan istilah ―SozialeGebilde‖. Kebudayaafl yang merupakafl hasil karya. kekuatan di dalam masyarakat sendiri. 4. . yang tidak selalu balk bagi masyarakat. Di samping itu kebudaYaafl dapat dipergunakan untuk mengatur hubungan dan sebagai wadah segenap manusia sebagai anggota masyarakat. tanpa kebudayaafl. Kemudian. manusia tidak bisa membentuk peradaban seperti apa yang kita punyai sekarang mi. pant sanjana belum ada kata sepakat sehingga ada yang menterjemahkan dengan istilah ―pranata sosial‖ karena dianggap sebagai pengatur perikelakuan masyarakat. Wujud kebudaYaafl di atas mempUflYai kegunaafl yang sangat besar bagi manusia dan masyarakat. misalnYa kekuatan alam.

Misalnya perihal perjanjian tertulis atau yang menyangkut pinjam meminjam uang yang dahulu tidak pernah di1aki. . Mula-mula norma-norma tersebut terbentuk secara tidak disengaja. karena kebiasaan mi dilakukan berulang-ulang yang rnenunjukkan bahwa banyak orang yang menyukainYa. Norma. Keempat pengertian tersebut di atas merupakan norma. Norma mi mempunyai kekuatan yang Iemah karena penyimpangan terhadapnya tak akan mengakibatkan hukuman yang berat. Apabila perbuatan mi dilakukan maka orang lain hanya merasa tersinggung dan ia hanya akan mendapat ejekan saja. Untuk dapat membedakan kekuatan mengikat daripada norma-norma tersebut maka secara sosiologis dikenal adanya em pat pengertian Cara (usage) Kebiasaan (folkways) Tata kelakuan (mores) Adat istiadat (custom). ada pula yang mengeluarkan bunyi sebagai pertanda rasa kepuasannya menghilangkan kehausan.a. ada minum tanpa mengeluarkan bunyi.norma kemasyarakatan yang memberikan petunjuk bakat yang berupa perintah atau larangan yang bersifat mengikat dan memaksa untuk dilaksanakannya. di mana anggotaanggota masyarakat pada umumnya tidak berani melanggarnya.kan. 2) Kebiasuan (folk ways) Kebiasaan atau folkways mi mernpunyai kekuatan mengikat yang lebih besar daripada cara atau usage. ada norma yang lemah. Prosespertumbuhan lembaga kemasyarakatan Norma-norma dalam masyarakat berguna untuk mengatur hubungan antar manusia di dalam masyarakat agar terlaksana sebagaimana yang mereka harapkan. akan tetapi hanya sekadar celaan saja dan individu yang dihubunginya. 1) Cara (usage) Cara atau usage mi banyak menunjuk pada suatu perbuatan antara individu ciengan individu lainnya dalam hubungan bermasyarakat. yang sedang sampai yang terkuat daya pengikatnya. Misalnya orang mernpunyai cara masing-masing untuk minum pada waktu bertemu. namun lama kelamaan norma-norma tersebut dibentuk secara sadar.norma yang ada dalam masyarakat itu mempunyai kekuatan mengikat yang berbeda-beda.

Setiap masyarakat mempunyai tata kelakuan yang berbeda-beda karena tata kelakuan timbul dan pengalaman yang berbeda-beda tergantung dan masyarakat yang bersangkutan. Anggota masyarakat yang melanggar adat kebiasaan akan menderia sanksi yang keras yang kadang-kadang secara tidak langsung diperlakukan. terutama di daerah- . Di sini tata kelakuan memaksa orang agar menyesualkan tindakan-tindakannya dengan tata kelakuan masyarakat yang menyimpang seseorang melakukan kejahatan maka masyarakat akan menghukumnya dengan maksud agar mereka mau rnenyesuaikan dengan tata kelakuan dalam masyarakat tersebut.anggota masyarakat. Tata kelakuan merupakan pencermiflan dan sifat-sifat yang hidup dalam kelompok manusia sebagai alat pengawas. alat pemaksa. mi akan menjaga keutuhan dan kerjasama antara anggota anggota masyarakat itu misalnya cara hubungan antara pria dan wanita. Tata kelakuan yang dimiliki oleh masyarakat yang berkenaan dengan masalah hubungan di antara mereka. Tata kelakuan (mores) sangat penting bagi masyarakat. 4) Adat kebiasaan (custom) Adat kebiasaan atau custom mi bisa terjadi dan tata kelakuan yang kekal serta kuat integrasinya dengan pola perikelakuan masyarakat. Tata kelakuan mengidentifikasi individu dengan kelompoknya. 3) Tata Kelakuan (mores) Menurut Mac Iver dan H. Adat kehiasaan mi masih banyak ditemui di negara Indonesia. sebab: Tata kelakuan memberikan batas-batas pada kelakuankelakuan mndividu. tata kelakuan adalah hebiasaan-kebiaSaafl yang ada di dalam masyarakat yang diterima sebagai nama-nama pengatur dalam masyarakat itu. Tata kelakuan menjaga solidaritas antara anggota. Maka setiap orang akan menyalahkan penyimpangan terhadap kebiasaan tersebut. Page. Tata kelakuari juga merupakan alat yang memerintahkafl dan sekaligus melarang seseorang anggota melakukan suatu perbuatan.Pelanggaran atau penyimpangan dan kebiasaan mi akan mengakibatkan seseorang dianggap menyimpang dan kebiasaan umum dalam masyarakat. Contoh kebiasaan menghormati kepada orang yang lebih tua. alat untuk rnelarang sesuatu terhadap anggotaanggOtaflYa supaya menyesuaikan perbuatan-perbUatan dengan tata kelakuan tersebut. kebiasaan saling bertanya bila saling bertemu dan lain-lain.

maka dia adalah suatu institusi. Contoh: Keluarga : mempunyal lembaga (institusi) khusus. yaitu kalau kita melihatnya sebagai suatu kumpulan dan dokter-dokter. Kadang-kadang memang timbul kekacauafl antara instituSi dan asosiasi karena istilah yang sama dengan itu dapat berarti salah satu dan padanya. Misalnya: kita sukar untuk menentukan kedudukan rumah sakit. Ketiganya termasuk dalam asosiasi. perkawinan disebut Institusi. Dan kalau kita mernandangflya sebagai bentuk prosedur. Bentuk aturan-atUran inilah yang disebut institusi (lembaga). . Serikat Buruh juga mempuflYal iembagalembaga yang khusus seperti : pemogokan. Asosiasi menunjukkan keanggotaafl. badan yang didirikan oleh pemerintawpartike r untuk memenuhi kebutuhankebutuhan sosial tertentu. parlemen. Misalnya hukum adat yang melarang bercerai antara suami dan isteri. Misalnya : keluarga termasuk asosiasi. Tetapi dapat juga kita lihat rumah sakit itu sebagai asosiasi. sistem pengobatan. penjara.lain. Negara mempunyai 1ernbagaIembaga yang khusus pula seperti : bentuk pemerintahan yang berbentuk parlementer atau presindensiaI prosedur perundangundangan dan lain. maka ia adalah suatu asosiasi. Jadi kalau kita mernandangnya sebagai suatu group yang terorganiSir. tetapi sistem mengatur pewarisan. Pranata social dan peranannya Bilamana manusia menciptakan asosiasi. juru rawat dan pelayanpelaYanflYa. warisan dan lain-lain. Setiap asosiasi yang sehubungan dengan kepentingan khusus tentu mempunyai institusi yang khusus pula. b. misalnya perkawinan. (1) Bila kita memikirkan hospital sebagai suatu gedung untuk orang-orang sakit. Jadi kita merupakan bagian daripada keluarga dan bukan bagian dad perkawinan. yang berbeda dengan asosiasi. maka dia adalah institusi.daerah yang masih memegang teguh adat kebiasaan. bukan institusi. maka mereka juga menciptakan peraturan-peraturan dan caracara untuk mengatur pelaksanaan kepentingan anggota-anggotanya satu sama lain. perguruafl tinggi dan sebagainya. di Lampung. persetuiuafl kolektif dan lainlain. sedang instituSi menunjukkarl cara berbuat. Norma-norma tersebut di atas setelah mengalami suatu proses pada akhirnya akan menjadi bagian tertentu dan lembaga kemasyarakatan.

maka kita melihat sifat kelembagaannya. Yaitu berusaha untuk menyelidiki pertumbühan dan perkembangannya di dalam waktu/usianya. Sedang kalau kita memandangnya sebagai suatu sistem pendidikan. mi seringkali menyangkut analisis kesejahteraan dan sering-sering juga menggunakan penyelidikan secara komparatif. Demikian rnisalnya penyelidikan sebagai suatu aktivitas ilmiah disebut: institution. Institution mempunyai arti yang berbeda dengan institute. Pada pokoknya membandingbandingkan macam-macam institusi itu di dalam berbagaibagai masyarakat. (2) Analisis komparatif (comparative analitic) Yaitu analisis yang meliputi penyelidikan institusi dalam masyarakat yang berlainan. (3) Pendekatan fungsional (functional approach) Yaitu menyelidiki hubungan-hubungan fungsional antara berbagai institution approach. kinship (kekerabatan). Dengan kata lain Institution adalah aktivitas-aktivitas kemasyarakatan/Pranata. sedang jnstitute/lembaga adalah bentuk badan-badan yang mengoganisasikan‘ men) alakan aktivitasaktiVitas kemasyarakatan tersebut. Atau dengan kata lain : menyelidiki sejarah perkembangan suatu lembaga. tetapi suatu badan untuk mengorganisasi penyeiidikan ihniah dalam lapangan ekononhi disebut institute. Istilah Institution dan Institute Istilah asing dan pranata adalah institution. Cara-cara mempelajari institusi Pada umumnya dalam mempelajari institusi ada 3 macam yang dapat digunakan secara send in atau bersama-sama dengan yang lain (1) Analisis kesejarahan (historical analitic). Jadi tegasnya : Lembaga lebih banyak dinyatakan oleh adanya tata cara. tetapi pemakaian istilah mi membutuhkan perhatian yang khusus.(2) Bila kita memandang sebuah perguruan tinggi sebagai suatu badan yang terdiri dan guru-guru dan mahasiswanya maka kita melihat aspek asosiasinya. . Sedang persekutuan/asosiasi lebih banyak dinyatakan oleh adanya kepentingan. keagamaan dan sebagainya. misalnya: studi terhadap perkawinan harus meliputi hubungan antara perkawinan dan lembagalembaga hukum. institute berarti badan orgarlisasi yang bertujuan memenuhi suatu kebutuhan dalam berbagai lapangan kehidupan masyarakat.

Inslitusionalisasi (‘pelernbagaan) Dalam perkembangan masyarakat dan kebudayaan. penclidikan. misalnya : lembaga kekeiuargaan. pemerintahan. menyatakan rasa keindahan dan rekreasi (aesthetic and recreational institutions) Misalnya : seni rupa. Len‘ibagalembaga tersebut stabil. kedokteran. seni drama dan lain-lain. kehakiman. kepartaian. c. perkawiflan. Contoh gereja. Contoh pemeliharaan kecantikan. Tapi di pihak lain ada juga individu atau kelompok yang melakukan aksi-aksi . penelitian. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup (economic institutions). pendidikan ilmiah dan lain-lain. Koentj araningrat membagi lembaga sosial/praflatapranata kemasyarakatan menjadi 8 macam Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan kehidupan kekerabatan (kinship) atau domestic insitutions. dan lain-lain. Contoh : pemerintahan. SD. sah dan sudah diakui oleh masyarakat. kepolisian. dan lain-lain. keluarga. Pranata yang bertujuan meménuhi kebutuhan pendidikan (educational institutions). keagarnaan. perburuhan. pengasuhan anak dan lain-lain. SMA. demokrasi. Contoh : TK. peternakan. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific institutions). Dr. kesehatan. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusja Untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara (political institutions). pondok pesantren dan lain-lain. dan kesehatan jasmaniah. ekonomi. Adanya lembaga-lembaga tersebut dimaksudkan untuk memenuhi berbagai keperluan pokok dan kehidupan manusia. industri dan sebagainya.Macam-macam tern baga sosial. SMP. Pranata yang bertujuan rnemenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan atau alam gaib (religius institutions). seni suara. masjid. misalnya: pertanian. kenduri dan lain-lain. keindahan dan rekreasi. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah. Lembaga-lembaga itu ada di dalam setiap rnasyarakat tanpa memperdulikan apakah masyaràkat tersebut memp nyai taraf kebudayaan sederhana atau modern. ilmiah. Pranata yang bertujuan mengurus kebutuhan jasmaniah manusia (cosmetic institutions). kita mengenal pranata sosial atau lembaga kemasyarakatan. doa. Contoh : metodik ilmiah. Contoh : pelarnaran.

Berdasarkan uraian di atas dapatlah dikemukakan bahwa institusionalisasi belum merniliki unsur-unsur sistem sosial yang sempurna sebagaimana terdapat di dalam institusi (lembaga). sanksi dan fasilitas dalam mencapai suatu tujuan. seperti yang telah dikemukakan oleh Loomis (1960) sebagai benikut Kepercayaan Sentimen Tujuan Norma Status peranan (kedudukan) Ranking . sehingga diminta agar para anggota maSyarakat tersebut mematuhinya. perananperanan yang ditetapkan dan diterima oleh masyarakat. kita namakan lem baga-lem baga. tetapi barangkali akan diakui juga dan mengenal perkembangan institusi (lembaga) di kelak kemudian han. Demikian. bahwa unsur norma merupakan unsur yang paling dasar dan suatu lembaga. Loomis (1960) menyatakan bahwa proses institusionalisasi menyangkut semua unsur dan proses sosial yang ada maka untuk normalah dianggap lebih penting (utama). Proses-proses di atas sepanjang mengenai soal-soal kebutuhan penting dan sepanjang nielahirkan sistein yang stabil dan universal. Prosesproses demikian teriadi dimana-mana dan terumuskan dalam masyarakat.pembaruan yang dipimpin oleh pejUaflgpejuang revolusioner. akan tetapi institusionalisasi baru merupakan tahaptahap menuju perkembangan sistem yang teratur dan sistem sosial dan diterima oleh masyarakat. status-peranan (kedudukan). yang belum sah dan belum diakui masyarakat. Cohen (1. norma mempengaruhi rangkaian pemilihan tujuan. Suatu perkumpulan baru dinyatakan sebagai institusi (lembaga) bila di dalarnnya ada unsur-unsur sistem sosial yang teratur.983) rnenyatakan bahwa institusionalisasi adalab perkembangan sistem yang teratur dan norma-norma. Norma mempunyai hubungan yang erat dengan unsur sistem sosial lainnya. berdasarkan norma itu orang memberikan kesan positif atau negatif terhadap perilaku seseorang. Soejono Soekanto (1983) menyatakan bahwa institusionalisasi (pelembagaan) adalah proses di mana unsur norma menjadi bagian dan suatu lembaga. Misalnya: kekuasaan pada seseorang diatur oleh norma yang ada. nilaini lai dan peranan tertentu dianggap sangat penting bagi kelangsungan hidupnya. Proses perkembangan lembaga-lembaga dinamakan institusionalisasi (pelembagaan) dan proses mi terjadi bilamanasesuatu kelompok memutuskan bahwa seperangkat norma.

1) Maalah Penduduk Dunia Pada prinsipnya pertambahan penduduk dunia yang meningkat sedemikian cepat merupakan suatu ancaman bagi kehidupan umat manusia itu sendiri. Dengan begitu semakin padatlah penduduk planet bumi. Dernikian. semakin cepat terkuras pula cadangan sumber-sumber alam di perut bumi. Sedemikian bertambah anak manusia.Power Sanksi Fasilitas. Sedangkan dilihat dan segi prosesnya. di m ana lembaga-lembaga lama runtuh dan diganti lembagalembaga baru. Selain lahan. mereka juga akan membutuhkan berbagai sumber alam lainnya. apabila orang-orang yang ada di dalam lembaga itu tidak mematuhi norma atau peraturan-peraturan yang telah dibuat dan disepakati bersama oleh semua anggota-anggota. bah wa institusionalisasi pada hakikatnya merupakan proses yang meliputi pula pelembagaan kembali (reinstitutionalization). ialah suatu bentuk aktivitas-aktivitas yang meliputi Adanya komunikasi Adanya pemeliharaan batas-batas Adanya hubungan system Adanya sosialisasi Adanya kontrol social Adanya institusionalisasi (pelembagaan). atau simbulsimbulnya tetap dipertahankan dan diteruskan. sedemikian pula harus bertambah fasilitas hidup. (Loomis. RANGKUMAN. 1960). Semakin banyak sumber-sumber alam yang dikonsumsikan oleh umat manusia. untuk menunjang kebutuhan hidupnya. seiring dengan itu. tetapi isinya baru. termasuk di antaranya lahan untuk pemukiman dan pertanian. Suatu kelaziman yang hidup. walaupun percepatan pertambahan penduduk di setiap negara di dunia satu sama lain berbeda-beda. bisa saja bahwa suatu lembaga menjadi tidak lembaga lagi. . semakin sempit pulalah lahan buat pemukiman dan pertanian.

2) Konsep Keseimbangan Dinamis Baik pertambahan penduduk yang meningkat dengan cepat. . salah satu di antaranya lahir dan grup studi Kelompok Roma. tentang religi. Konsep keseimbangan dinamis berarti pertambahan populasi penduduk dapat terkontrol. terukur. di Guatemala dan Bolivia (Amerika Latin) masing-masing 38 clan 32% saja dan seluruh jumlah pendud uk negara-negara yang bersangkutan. di samping dapat terpenuhi berbagai kebutuhan hidup yang menyangkut kebutuhan material maupun spiritual. Oleh karena itu jalan ke luar imbangan dinamis. kepercayaan dan kebudayaan. sudah tidak buta huruf masih sangat terbatas jumlahnya. Pendek kata. karena tekanan ekonomi dan kemiskjnan yang melilit. atau berkurangnya penduduk secara drastis dalam jangka pendek ataupun jangka panjang.Pada sisi lain apabila secara terus menerus umat manusia rnengkonsulflSi sumber-sumber alam. Asia. pertumbuhan penduduk dunia secara eksponensial tidak saja akan menguras potensi lahan dan sumbersumber alam. di Pakistan antara 16 — 18%. akan menanggUng resiko yang berat bagi negara-negara di dunia. di luar itu masih menambah beban berjuta. kehidupan mereka. Dengan sarana komunikasi yang masih sangat terbatas. semakin berkembang dan semakin pekatlah unsur-unsur polutan di darat. Daya upaya untuk mencegah kehancuran yang lebih cepat peradaban umat manusia di planet bumi mi. Sedangkan kebutuhan-kebUtuhan yang menyangkut spiritual menyangkut tentang religi. Kelompok mi menitik beratkan program studinya pada lima variabel yang dominan mempengaruhi kehidupan umat manusia. di perairan bahkan di udara. penduduk yang. penduduk pedesaan-pedesaan pedalaman Afrika praktis masih terisolasi dan dapat dipastikan persentase jurnlah buta huruf akan lebib tinggi dan jumlah penduduk buta huruf di negara-negara berkem bang lainnya. Kebutuhan-kebutuhan material berkaitan dengan konsumsi sumbersumber alam yang terpaut pada kegiatan sosial ekonomi. bahkan bermilyar ton zat-zat polutan terhadap sistem ekologi di planet bumi mi. Misalnya di India haru 28% saja. Berkaitan dengan itu. kepercayaafl dan kehudayaan. Amerika Latin tidak dapat mengenyam kesempatan pendidikan formal. 3) Pen yelenggaraan Pendidikan Kesehatan a) Pendidikan Kurang lebih 50% anak-anak usia sekolah di pedesaan-pedesaan negara-negara Afrika. Dengan demikian keseimbangan dan kelestarian Iingkungan hidup di bumi semakin goyah dan terancam punah.

pada kelompok anak-anak unur 0 — 1 tahun adalab 100 orang di antara 1000 anak. dan 5 juta anak lainnya terbebas dan cacat tubuh yang disebabkan oleh 6 macam penyakit yang dapat dikebalkan setiap tahun. yaitu: mengikuti pertumbuhan anak. Malaysia 30. Program penggunaan AS! mendapat tanggapan positif tidak saja oleb kaum ibu di negara-negara berkembang. Tingkat kematian akibat kurang gizi di Indonesia mencapaj tingkat tertinggj. setiap tahun dapat menyelamatkan 5 juta anak dan kematian. Di luar kawasan hutan usaha penghijauan pekarangan. Kredit Investasi 1975 — 1977 dalam program peningkatan produksi pangan di negara-negara berkembang dialokasikan sebesar 7 muyar dolar. Program OTR dapat menekan angka kematian 2. pada tahun 1973. tetapi juga oleh ibu-ibu di negara-negara maju. dan ORT. kebun jalur hijau dan taman-taman di lingkungan pada umumnya. antara lain dengan sistem rotasi. Kejadian yang mirip sama terjadi di Australia. 5) Peningkatan Produksi Pangan Program Bank Dunia periode 1985 — 2000 diharapkan akan menaikkan produksi pertanian sebesar 5 %. Program imunisasi. ibu-ibu yang menyusui anaknya di negaranegara Skandinavja (Eropa Utara) hanya 30% saja. Srilangka 43. Thailand 50. pada tahun 1983 melonjak menjadi 90%. Perancis. Flanya 1% saja anak-anak di dunia yang jelas-jelas ketahuan menderita penyakit kurang gizi.b) Kesehatan UNICEF memberjkan prioritas pelayanan kesehatan kepada anak-anak balita. Selandia Baru. terbagi dalam 2 program yaitu Proyek Pembangunan Pedesaan dan Pembangunan Pertanian. di antara 5 juta anak yang meninggal setiap tahun karena menderita diare (mencret). di Swedia. Menjaga kelestarian lahan pertanian di kaki dan lereng pegunungan digunakan sistem sabuk lingkar gunung. Dalam penelitjan di lapangan ternyata 25% anak-anak di negara-negara berkembang menderjta kurang gizi yang tidak ketahuan. Program bagi anakanak balita diharapkan dapat mengurangi angl:a kematjan sebanyak 50%. Jepang. 4) Pengawetan Tanah dan Air Fokus usaha-usaha pengawetan tanah dan air lebih dititikberatkan kepada usaha-usaha melestarikan hutan. Amerika Serikat. . Spanyol. Jepang dan Finlandia masing-masing 7. imunitas. AS!.5 juta anak. Singapura 11. Di negaranegara lain angka kematian penderita kurang gizi di antara 1000 anak aalah sebagai berikut: Filipina 50. UNICEF mencatat. yang terbagi dalam 4 program.

b) Kematian. yaitu besar kecilnya jum!ah kematiar. Dan tingkat kelahiran penduduk dapat digolongkan menjadi : a. dan sebagainya. sejajar dengan perkembangan pembangunan pedesaan dan pembangunan sektor pertanian di negara-negara berkembang. 6) Faktor-Faktor Dasar Kependudukan Yang menjadi faktor dasar terhadap perkembangan jumlab penduduk dengan berbagai akibatnya adalah : a) Kelahiran.19 tahun. dengan rumus: Jumlah kelahiran 1 tahun pada kelompok unsur per atau dibagi jumlah penduduk pada kelompok umur tertentu tersebut. yaitu besar kecilnya kelahiran disebut tingkat kelahiran. b. kali (X) 1000. disebut tingkat kernatian. Untuk menghitung tingkat kelahiran mi ada dua cara yaitu: tingkat kelahiran kasar atau Crude Birth Rute (CBR) dengan rumus: Jumlah kelahiran 1 Th X 1000 Jumlah Penduduk (2) tingkat keahiran khusus pada kelompok urnur terten. 20 -29 tahun. lebih 30 orang/1000 penduduk. yaitu : (1) tingkat kematian kasar atau Crude Death Rate yang rum usnya Jumiah kematjan dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Tingkat kematian inipun dapat digolongkan menjadi: (a) tergolong tingkat : lebih dan 19 orang/1000 penduduk. Untuk menghitung tingkat kematian mi ada dua cara.Dan tahun ke tahun alokasi kredit investasi Bank Dunia cenderung meningkat terus. Termasuk tinggi. Termasuk sedang : 20 — 30 orang/1000 penduduk. tu = Age Specific Birth Rate (ASBR) misalnya kelompok umur pendüduk : 15 . . Termasuk rendah: kurang 20 orang/1000 penduduk. c.

7) Migraci atau Perpindahan Perpindahan atau Migrasi mi ada dua macam a) Migrasi ke luar out Migration Emigrasi. Rumusnya Jumlah kematian pada kelonipok amur tertentu tersebut dalarn 1 tahun per jumlah penduduk pada kelompok umur tertentu tersebut kali 1000. Migrasi/Perpindahan mi menurut lokasi atau daerah dapat dibagi menjadi Perpindahan antar negara disebut Emigrasi/Imigrasi. . 10. yaitu jumlah dan selisih Emigrasi dengan imigrasi per jumlah penduduk kali 1000. Tingkat kematian pada kelompok tertentu tersebut Age Specific Death Rate. (c) tergolong sedang : 35 . (2) Tingkat kematian khusus atau tingkat kematian pada kelornpok umur tertentu. Dan Migrasi Netto inilah yang mempengaruhi pertarnhahan penduduk. misalnya: kelompok umur di bawah 1 tahun yang disebut Infant Mortality Rate.75 orang/l000 kelahiran. untuk bertempat tinggal tetap.125 orang!1000 kelahiran. juga dapat dihitung tingkat kernatian pada kelompok umur tertentu yang lain misainya: 5 —9 tahun.(b) tergolong sedang : 14 18 orang/1000 penduduk (c) tergolong rendah : 9 — 13 orang/l000 penduduk. Rumus daripada tingkat Migrasi itu : Jumlah penduduk/Migrasi dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Untuk Migrasi ini dapat dihitung Migrasi Netto (migrasi bersih). b) Migrasi masuk = In Migration Migrasi. Tingkat keinatian kelompok umur tertentu tersebut. rum usnya Jumlah kematian kurang 1 tahun selarna 1 tahun x1000 Jumlah kelahiran yanghidup Untuk JMR inipun dapat digolongkan menjadi 4 yaitu tergolong sangat tinggi : Iehih dan 125 orang/1000 kelahiran. di samping pada kelompok di bawah 1 tahun.-19 tahun dan sehagainya. tergolong tinggi : 75 .

padahal income perkapita masyarakat relatif rendah maka tak Semua orang tua dapat membiayai anak-anaknya.but akan menimbulkan berbagai problema atau masalah penduduk. dan belum semua penduduk mendapatkan lapangan kerja. karena untuk penyeleflggaraan pendidikan dipenlukafl biaya. Masalah-masalah kependudukan tersebut antara lain: Rendahnya income perkapita penduduk. RendahflYa tingkat pendidikan masyarakat. untuk Indonesia kepadatan yang sangat terasa di Jawa dan Bali. Kepadatan terasa pada daerah perkotaan dan daerah yang subur. alat-alat sekolah dan sebagainya. Hal mi terutama sangat dirasakan oleh negara-negara yang sedang berkem hang. Dalam hal mi pemerintah beium dapat mencukupi semua fasilitaS pendidikan.Perpindahan antar pulau dalam suatu negara dsebut transmigrasi (tempat tinggal tetap). Macam-macam transmigrasi antara lain Transmigrasi umum Transmigrasi spontan Transmigrasi sektoral Transmigrasi ABRI Transmigrasi Bedol Desa dan sebagainya. karena helum sernua sumber alam dapat diolah sendiri. Untuk mi penn masyarakat berpartiSiPasi. baik gedung. agama. volume kejahatan bertambah. Penyebaran penduduk yang tak merata: Untuk mi antara pulau yang satu dengan pulau yang lain tak sama padatnya. Tempat tinggal penduduk yang kurang memenuhi ukuran kehidupan yang layak dan higienis. politik dan sebagainya 8) Perkembangan Penduduk a) Bagi negara yang cedang berkembang Berhubung semakin tahun semakin besar tingkat kelahiran penduduk pada khususnya maka ha! terse. gelandangan dan sebagainya. . Perpindahan dan desa ke kota disebut urbanisasi yang hat mi sebagian besar lebih banyak menimbulkan masalah kependudukan untuk daerah kota misalnya karena kurangnva lapangan pekerjaan maka timbul: pengangguran. Sebab-sebab perpindahan : Antara lain karena alasan ekonomi. guru-guru.

Program Pendidikan Kependudukan: Program Keluarga Berencana.b) Bagi negara yang modern/maj u Masalah kependudukan yang timbul tersehut bagi berbagai golongan negara adalah tidak sama. kebijaksanaan mi pada umumnya disesuaikan dengan falsafah/ pandangan hidup danpada bangsa di negara itu sendiri. Rendahnya tingkat kelahirafl dan sebagainya 9) Kebijakcanaan Pemerintah TerhadaP Masalah Kependudukan. misalnya untuk Indonesia dengan melaksanakan : Program Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pertanian. Untuk kebijaksanaan-kebijaksanaan itu antara berbagai negara dan berbagai golongan tingkatan perkembangan negara adalah tidak sama Bagi negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia. Dengan adanya berbagai masalah yang timbul dan perkembangan penduduk tersebut di atas. Khususnya pada negara-negara yang sedang berkembang melakukan kebijaksanaan dengan berbagai program. Program Transmigrasi. Program Industrial isasi. Contoh : Bagi negaraflegara yang sudah maju dengan berbagai eknologiT1Ya itu maka masalah kependUdUkan yang ditimbUlkan antara lain Kurangnya tenaga kerja manusia. maka setiap pemerintah yang bertanggUflg jawab terhadap kesejahteraan rakyatnYa akan mengambil dan melakukan berbagai kebilakSaflaafl Jalam hal tersebut. Tiap negara pada saat mi bekerja sama di dalam mengatasi masalah kependudukan yang pelaksanaannya menunjang kebijaksanaan kependudukan nasional. .

ilmu pengetahuan. yaitu aspek organik jasmaniah. melainkan juga menpunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Sejenis tapi tak sama. Akan tetapi. Dan uraian di atas dapatlah disimpulkan. adat istiadat dan kebiasaan. makin tua semakin maju dan semakin banyak pula perbedaannya. KELUARGA DAN MASYARAKAT 1.BAB III INDIVIDU. yang aktif di tengah-tengah sesama manusia lainnya. yaitu sebagai manusia perseorangan. Timbulnya diferensiasi bukan hanya pembawaan. dan sebagainya. agama. tetapi melalui kaitan dengan dunia yang telah mempunyai sejarah dengan peradabannya. Dalam ilmu sosial paham individu menyangkut tabiatnya dengan kehidupan jiwanya yang majemuk. Sifat dan fungsi orang-orang di sekitar kita adalah makhluk-makhluk yang agak berdiri sendiri. yang tak seherapa m‘mpengaruhi kehidupan manusia. Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi. Pada setiap anggota suatu bangsa yang bermacam-macam tingkat peradabannya. paham-paham hukum. PERTUMBUHAN 1NDIVIDU Pengertian individu ―Individu‖ berasal dan kata latin. bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiiki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya. dalam pcibagai hal bersama-sama satu sama lain. Hal mi memherikan keuntungan rohani bagi individu seperti bahasa. Persepsi terhadap individu atau hasil pengamatan manusia dengan segala maknanya merupakan suatu keutuhan ciptaan Tuhan yang mempunyai tiga aspek melekat pada dirinya. manusia tetap mempunyai watak dan sifat tertentu. Semuanya telah ditata dan dipakai oleh generasi sebelumnya. ―individuum‖ artinya ―yang tak terbagi‖.kenyataan hidup yang istimewa. melainkan sebagai kesatuan yang terbatas. betapapun besarnya pengaruh lingkungan sosial terhadap individu. Dalam ilmu sosial. memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. Jadi. Dengan demikian sering digunakan sebutan ―orang-seorang‖ atau ―manusia perseorangan‖. individu menekankan penyelidikan kepada kenyataan. tetapi dalam banyak ha banyak pula perbedaannya. terjadi diferensiasi dengan corak sifat dan tabiat beraneka macam. aspek psikis- . merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil clan terbatas. Insyaf akan ―aku‖ nya dan sadar. disebut orang yang mempunyai kepribadian istimewa. serta mengumpulkan kekuaLan rohani untuk bertindak sendiri. Bahkan individu yang mempunyai aktivitas sadar lebih dan ukuran rata-rata kebanyakan orang.

namun diakui bahwa pertumbuhan itu adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa. Perubahan mi pada lazimnya disebut dQngan istilah proses. memberi konotasi ―matang‖ atau ―dewasa‖ dalam konteks sosial. Pada proses asosiasi yang primer adalah bagian-bagian. kegoncangan pada satu aspek akan membawa akibat pada aspek yang lainnya. Sebelum ―baik‖ atau ―tidak baik‖ pengaruh individu terhadap masyarakat adalah relatif. Makna manusia menjadi individu apabila pola tingkah Iakunya hampir identik dengan tingkah laku massa yang bersangkutan Proses yang meningkatkan ciri-ciri individualitas pada seseorang sampai pada dirinya sendiri. Menurut para ahli yang menganut aliran asosiasi berpendapat. Kedua macam kesan (sensation dan reflexions) merupakan pengertian yang sederhana yang kemudian dengan proses asosiasi membentuk pengertian yang lebih kompleks. maka muncul struktur masyarakat yang akan menentukan kemantapan masyarakat. Individu dibebani berbagai peranan yang berasal dan kondisi kebersamaan hidup. Pengertian Pertumbuhan Walaupun terdapatnya perbedaan pendapat di antara para ahli. aliran psichologi Gestalt dan aliran Sosiologi. . Konflik mungkin terjadi karena pola tingkah laku spesifik dirinya bercorak bertentangan dengan peranan yang dituntut oleh masyarakat dan sekitarnya.rohaniah. Mencari titik optimum antara dua pola tingkah laku (sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat) dalam situasi yang senantiasa berubah. Lain halnya dengan pendapat dan aliran psikologis Gestalt tentang pertumbuhan. Menurut para ahli dan aliran ml bahwa pertumbuhan ad alah proses d iferensiasi. Individu dalam bertingkah laku menurut pola pribadinya ada tiga kemungkinan: menyimpang dan norma kolektif kehilangan individualitasnya atau takluk terhadap kolektif. dan mempengaruhi masyarakat seperti adanya tokoh pahiawan atau pengacau. bahwa pertumbuhan pada dasarnya adalah proses asosiasi. dan aspek-sosial kebersamaan. Bagian-bagian yang ada lebih dahulu. Untuk selanjutnya timbul beberapa pendapat mengenai pertumbuhan dan berbagai aliran yaitu asosiasi. Dapat dirumuskan suatu pengertian tentang proses asosiasi yaitu terjadinya perubahan pada seseorang secara tahap demi tahap karena pengaruh baik dan pengalaman atau enipiri luar melalui pancaindera yang menimbulkan s?nsations maupun pengalaman dalam mengenai keadaan batin sendiri yang menimbulkan reflexions. 01) b. Ketiga aspek tersebut saling mempengaruhi. disebut proses mdividualisasi atau aktualisasi din. Bagian-bagian mi terikat satu sama lain menjadi keseluruhan oleh asosiasi. sedang keseluruhan ada pada kemudian.

sedang bagian-bagian hanya rnempunyai arti sehagai bagian dari keseluruhan dalarn hubungan fungsional dengan bagian-bagian yang lain. Menunut para ahli dan golongan mi berpendapat. bahwa pertumbuhan individu itu semata-mata ditentukan oleli faktor-faktor yang clibawa sejak lahir. Kemudian kita mengenal konsepsi aliran sosiologi di mana ahli dan pengikut aliran mi menganggap bahwa pertumbuhan itu adalah proses sosialisasi yaitu proses perubahan dan sif at mula-mula yang asosial atau juga sosial kemudian tahap demi tahap disosialisasikan. Misalnya seorang ayah merniliki keahlian di bidang seni lukis maka kemungkinan besar anaknya juga menjadi pelukis. Pendirian semacam mi biasa disebut pendirian yang .ilah proses perubahan secara perlahan-lahan pada manusia dalam mengenal suatu yang Semula mengenal sesuatu secara keseluruhan baru kemudian mengenal bagian-bagian dan lingkungan yang ada. Jadi menurut proses mi keseluruhan yang lebih dahulu ada. bahwa pertuni )uh an individu semata mata tergantung pada lingkungan sedang dasar tidak berpera nan sania sekali. Tetapi hal mi akan menimbulkan keragu-raguan apakah kesamaan yang ada antara orang tua dan anaknya benar-benar disehabkan oleh pembawaan sejak lahir ataukah mungkin karena adanya fasilitas-fasilitas atau hal-hal lain yang dapat memberikan dorongan ke arah kemajuannya. Para ahli dan golongan mi menunjukkan berbagai kesempatan atau keminipan antara orang tua dengan anaknya. c. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Dalam membahas pertumbuhan itu ada bermacam-macam aliran. Para abli berpend apat. namun pada ganis besarnya dapat digolongkan ke dalam tiga golongan.Dalam proses diferensiasi yang pokok adalah keseluruhan. Jadi menurut pendirian mi menolak dasar dalam pertumbuhan individu dan lebih rnenekankan pada lingkungan dan konsekuensinya hanya lingkunganlah yang hanyak dibicarakan. Jadi dan pendapat aliran psikologi Gestalt mi dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan itu ad. b) Pendirian Emperictik dan emiro omen Lutistik Pendirian mi herlawanan dengan pendapat nativistik. yaitu a) Pendirian nativistik. baru kemudian menyusul bagian-bagiannya.

. misalnya anak yang normal berusia enam bulan. Misalnya pada anak yang normal memiliki dasar atau bakat untuk herdiri tegak di atas kedua kaki. Suatu modifikasi yang terkenal yang sering dianggap sebagai perkembangan lebih jauh konsepsi konvergensi ialah konsepsi interaksionisme yang berpandangan dinamis yang menyatakan bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan pertumbuhan individu. juga perlu dipertimbangkan masalah kematangan (readiness). Di samping harus adanya dasar. jauh dan mencukupi. Bakat atau dasar sebagai kernungkinan ada pada masing-masing individu namun bakat dan dasar yang dipunyai itu perlu diserasikan dengan lingkungan yang dapat tumbuh dengan baik. banyak di antara anak-anak orang kaya atau orang pandai mengecewakan orang tuanya. walaupun anak tersebut hidup di antara manusia-manusia lain ada kemungkinan juga anak itu tak akan dapat berjalan karena belum matang untuk melakukan hal itu. walaupun fasilitas belajar yang dimiliki sangat minimal. Sehingga dapat dikatakan bahwa pendirian mi pada hakikatnya adalah kelanjutan dan faham emperisme. c) Pendirian Konvergensi dan fnteraksionisrne Kebanyakan para ahli mengikuti pendirian konvergensi dengan modifikasi seperlunya. Apabila konsepsi mi dapat tahan uji (benar) akan dihasilkan manusia-manusia ideal asalkan dapat disediakan kondisi yang dibutuhkan untuk usaha itu.environmentalistik. walaupun fasilitas yang diperlukan telah tersedia secara lengkap dan sebaliknya pada anakanak dan orang tua yang kurang mampu sangat berhasil dalam belajar. Menurut faliam mi di dalam pertumbuhan individu itu haik dasar maupun lingkungan kedua-duanya memegang peranan penting. bila anak mi diasuh dalam lingkungan masyarakat manusia. Tetapi apabila anak yang normal mi kebetulan terlantar di sebuah hutan hemudian diasuh oleh serigala sudah harang tentu anak itu tidak dapat berdiri tegak pada kedua kakinya dan dia akan merangkak seperti serigala yang mengasuhnva. karena tidak berhasil dalam belajar. Nampak lain dengan konsepsi konvergensi yang berpandangan statis yaitu menganggap pertumbuhan individu itu ditentukan oleh dasar (bakat) dan lingkungan. Tetapi dalam kenyataannya sering dijumpai lain.

dengan sengaja melanggar apa yang dilarang dan tidak melakukan apa yang seharusnya untuk dilakukan. Masa intelektual dan kira-kira umur 7. Adapun alasan anak berbuat kenakalan dalam usia-usia tersebut adalah sebagai berikut . Masa sosial.0 tahun.0 tahun.0 tahun.0 tahun sampai kira-kira 7. melainkan karena pada waktu itu mulut merupakan alat utama untuk melakukan eksplorasi dan belajar. Dalam masa mi pula tampak munculnya gejala kenakalan yang umumnya terjadi antara umur 3.0 tahun atau 21. karena mulut dipatidang sebagai sumber kenikmatan dan ketidak-nikmatan.d) Tahap pert urnbuhan individu berdasarpsikologi Pertumbuhan individu sejak lahir sampai masa dewasa atau masa kematangan itu melalui beberapa fase sehagai berikut: Masa vital yaitu dan 0. Menurut Freud tahun pertama dalam kehidupan individu itu Sebagai masa oral. kadangkadang menggunakan kata-kata kasar. b) Masa Estetik Masa estetik mi dianggap sebagai masa pertumbuhan rasa keindahan. Masa estetik dan umur kira-kira 2. Anak sering menentang kehendak orang tua. kira-kira umur 13. Melalui tahu akan kebersihan itu anak belajar mengontrol impuls-impuls yang datang dan dalam dirinya.0 tahun. a) Masa Vital Pada masa vital mi individu menggunakan fungsi-fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam dunianya.0 sampai kira-kira 2.0 tahun sampai kira-kira umur 20.0 tahun sampai umur 5. bahwa pada masa mi mulut memainkan peranan terpenting dalam kehidupan individu.0 tahun atau 14.0 tahun. Bahwa anak memasukkan apa saja yang dijumpai ke dalam rnulutnya itu tidak karena mulut merupakan sumber kenikmatan utama. Pada tahun kedua anak belajar berjalan.0 tahun sampai kira-kira umur 13. Pendapat semacam mi mungkin beralasan Kepada kenyataan. dan dengan berjalan itu anak mulai pula belajar rnenguasai ruang.0 tahun atau 14. Sebenarnya kata estetik diartikan bahwa pada masa mi pertumbuhan anak yang terutama adalah fungsi paxcaindera. Di samping itu terjadi pembiasaan tahu akan kebersihan.

akan tetapi kalau dia telah rnemperolehnya maka dia tidak lagi memperdulikan. Karena jarang menemukan kenyataan tersehut maka anak seakan-akan ingin mendapatkan pengalaman sebagai subyek yang bebas menentukan keinginannya itu. Kalau pada masa-masa sebelumnya anak masih merasa satu dengan dunianya belum mampu mengadakan pemisahan secara sadar antara dirinya sendiri sebagai subyek dan yang lain sebagai obyek maka kemampuan itu kini dimilikinya. Pada masa mi terjadi apa yang kita sebut deman menghendaki. maka rose sosialisasinya telah berlangsung dengan lebih efektif. Ada beberapa sifat khas pada anak-aak pada masa mi antara lain Adanya korelasi positif yang tinggi antara keadaan jasmani dengan prestasi sekolah. Adanya minat kepada kehidupan praktis sehari-hari yang konkrit. Adanya ecenderungafl mernuji din sendiri. Kalau tidak dapat menyelesaikan sesuatu soal maka soal itu dianggap tidak penting. dan kehendak yang dimiliki tidak dapat ditahantahan. Sebagai subyek dia mempunyai kebebasan untuk menghendaki sesuatu. Dalam hal mi kadang-kadang dia melanggar apa yang dilarang dan tidak mengerjakan hal yang diharuskan. c) Maca Intelektual (masa kecerasian bercekolah) Setelah anak melewati masa kegoncangan yang pertama. . bila hal itu menguntungkan. Senang 1bandingbafldiflgkan dirinya dengan anak lain. sehingga menjadi matang untuk dididik daripada masamasa sebelum dan sesudahnya. ingin belajar. ingin tahu. Hal yang demikian itu dilakiikannya bukan karena dia keras kepala. dan menghendaki benda yang lain dan seterusnya. Lalu bagaimana sikap kita dalam menghadapi anak yang sedang mengalami masa kegoncangan mi yaitu‘yang paling bijaksana mengambil jalan tengah tidak terlalu menekar dan tidak terlalU menonjolkan. Sikap tunduk kepada peraturan-peratu]afl. dalam hubungan mi ada kecenderungan untuk meremehkan anak lain.Berkat pertumbuhan bahasanya yang merupakan modal utama bagi anak dalam menghadapi dunianya maka sampailah anak pada penyadaran ―aku‖nya atau tahap menemukan ―aku‖-nya yaitu suatu tahap ketika anak menemukan dirinya sebagai subyek. mempunyai pula kebebasan untuk menolak sesuatu. Berarti dia menyadari bahwa dirinya juga subyek seperti yang lain. melainkan hanya karena ingin mengalami dan ingin rnenyaksikan akibatnya. Amat realistik. permainan yang tradisional.

Gemar membentuk kelompok sebaya, biasanya untuk dapat bermain bersama-sama. Di dalam permainafl ada kecenderungan anak tidak lagi terikat kepada aturan permaman tradisional, mereka membuat aturan-aturan sendiri, setelah anak memasuki masa kelas-kelas tinggi sekolah dasar. Masa keserasjan bersekolah diakhjrj dengan suatu rnasa puera! Masa mi dernikian khasnya sehingga menarjl perhatjan. Sifatsifat. khas anakanak masa pueral itu dapat. diringkas ke da!am dua ha! yaitu Ditujukan untuk berkuasa yang menimbulkan tingkah laku dan perbuatan yang ditujukan berkuasa; apa yang diinginkan, yang dijadikan idam-idaman adalah sekuat, sejujur, sernenang dan seterusnya. Tingkah laku ekstrovers yaitu perbuatan yang berorientasj ke luar dirinya, yang dapat mendorong untuk meyaksikan keadaan-keadaan dunia d luar dirinya dan untuk mencarj teman sebaya untuk men enuhi kebutuhan psikisnya. Pada mereka dorongan bersajn besar sekali sehingga dalam persaingan itulah anak-anak pier mendapatkan sosialisasj lebih lanjut. Dan nampak anak puer dapat melakukan mi dan itu (si tukang jual aksi) tetapi di samping itu tidak berani berbuat begini atau begitu (si pengecut), sehingga pada anak puer seringkalj dijulukj si ―tukang jual aksi‖. Sementara juga dijuluki si ―pengecut,‖. Suatu hal yang penting pada niasa mi anak menerima otoritas orang tua dan guru sebagai suatu hal yang wajar karena itu pada anak-anak mi mengharapkan adanya sikap yang obyektif dan adil pada pihak orang tua Jan guru sebagai pemegang otoritas sehingga sikap pilih kasih akan mudah rnenimbul kan problem di kalangan mereka.

d) Maca Remaja Masa remaja merupakan masa yang banyak menarjk perhatian masyarakt karena mempunyaj sifat-sifat khas dan yang menentukan dalam kehidupan individu dalam masyarakatnya. Karena manusia dewasa harus hidup dalam alam kultui- dan hatus dapat rneuempatkajj dirinya di antara nilai-nilaj (kultur) itu maka perlu mengenal dirinya sebagai pendukung maupun pelaksana nilai-nilai. Untuk inilah maka ia harus mengarahkan dirinya agar dapat menemukan din, meneliti sikap hidup yang lama dan mencoba-coba yang baru agar dapat menjadi pribadi yang dewasa. Pada dasarnya mi masih dirinci ke dalam beherapa masa, yaitu

1) Masa Pra remaja Penggunaan istilah pra remaja mi hanya untuk menunjukkan satu masa yang mengikuti masa pueral yang benlangsung secara singkat. Masa mi ditandai oleh sifat-sifat negatif Sehingga disebut juga masa negatif. Pada masa mi terdapat beberapa gej ala yang dianggap sebagai gejala negatif misalnya tidak tenang, kurang suka bekerja, kurang suka bergerak, lekas lelah, kebutuhan untuk tidur besar, hati sering murung, pesimistik dan non sosial. Atau dapat dikatakan secara ringkasnya sifat-sifat negatif meliputi sikap negatif dalam prestasi, baik prestasi jasmani maupun prestasi mental. Negatif dalam sikap sosial balk dalam bentuk pasif maupun dalam bentuk apresif terhadap masyarakat. Terjadinya gejala-gejala negatif itu pada umumnya berpangkal pada biologis yaitu mulai bekerjanya kelenjarkelenjar kelamin, yang dapat membawa perubahan-perubahan cepat dalam din si remaja yang seringkali perubahanperubahan yang cepat mi belum mereka fahami sehingga dapat menimbulkan rasa ragu-ragu kurang pasti dan bersifat malu.

2) Maca rem aja Sebagai gejala pada masa mi adalah merindu puja. Dalam fase mi (masa negatif) untuk pertama kallnya remaja sadar akan kesepian yang tidak pernah dialaminya pada masa-masa sebelumnya. Kesejukan di dalam penderitaan yang nampaknya tidak ada orang yang dapat mengerti dan memaharninya dan menerangkannya. Sebagai reaksi pertama-tama terhadap gangguan Icetenangan dan keamanan batinnya ialah protes terhadap sekitarnya yang dirasanya tiba-tiha bersikap menter!antarkan dan memusuhinya. Sebagai tingkah berikutnya ialah kebutuhan akan ternan yang dapat memahami dan menolongnya serta yang dapat merasakan suka dan dukanya. Di sinilah rnulai tirniul dalam din remaja itu dorongan untuk mencari pedoman hidup vaitu mencari sesuatu yang dapat dipandang bernilai, pantas dijunjung tinggi, dan dipuja-puja, Pacla masa remaja mi mereka mengalarni kegoncangan batin, sebab pada masa mi mereka sudah tidak mau mernakai pedoman hidup kekanak-kanakan, tetapi juga belum mempunyai pedonmn hidup yang baru. Oleh karena itu maka si remaja itu merasa tidak tenang, banyak kontradiksi di dalam dirinya, mengeritik karena merasa diririya mampu, tetapi mereka mi jilga masih mencari pertolongan karena belum dapat mewujudkan keinginannya.

Proses terbentuknya pendirian hidup atau cita-cita hidup itu dapat dipandang sebagai penemuan nilai-nilai hidup di dalam eksplorasi si rernaja. Jadi proses penemuan nilai-nilai hidup tersebut melewati tiga langkah, yaitu Karena tiadanya pedoman hingga mereka merindukan sesuatu yang dapat dianggap hernilai, pantas hidupnya. Padi taraf mi sesuatu yang dipuja itu belum mempunyai bentuk tertentu, sehingga seringkali mereka hanya tahu hahwa merka itu menginginkan sesuatu, tetapi tidak tahu apa yang diiiiginkan itu. Obyek pemujaan itu telah menjadi lebih jelas yaitu pribadi-pribadi yang dipandangnya mendukung nilai-nilai tertentu. Dalam pemujaan terhadap orang-orang tertentu mi umurnnya terdapat perhedaan antara anak laki-laki dan anak wanita. Pada anak laki-laki sering nampak aktif meniru sedang anak wanita kehanyakan pasif. mengagumi dan mernuja dalam khayal. Schingga pada masa mi pulalab umumnya rasa kehangsaan tumhuh dengan subur. Para remaja lebih dapat rnenghargai nilai-nilai lepas dan pendukungnya, nilai dapat ditangkap dan difahaminya se bagai sesuatu yang abstrak. Oleh karena itu pada saat mi para remaja mulai dapat menentukan pilihan atau pemikiran hidupnya. Penentuan pilihan dan pemikiran hidup mengalami jatuh bangun, tidak dapat satu kali. Jadi karena mereka mi harus menguji nilai-nilai yang dipilihnya dalam kehidupan praktis di masyarakat Setelah diketahui bahwa nilai-nilai yang dipilihnya itu tahan uji, maka mreka pilihlah pendirian hidupnya. Pendirian tersebut tiap kali dimodifikasi agar dapat rnengikuti perubahan dan perkembangan niasyarakat dalam lingkungan remaja mi berada. Setelah mereka dapat menemukan pendiian hidup dan telab terpenuhi tugas-tugas pertumbuhan masa remaja maka berarti mereka telah mencapai masa remaja akhir dan mulailah individu mi memasuki masa dewasa awal.

3) Masa Usk Mahasiswa Masa umur mahasiswa dapat digolongkan pemuda-pemuda yang herusia sekitar 18,0 tahun sampai 30,0 tahun. Mereka dapat dikeiompokkan pada masa remaja akhir sampai dewasa awal atau dewasa madya. Pada masa usia mahasiswa banyak peristiwa-peristiwa yang perlu untuk diperhatikan, antara lain yaitu Bila dilihat dan segi pertumbuhan, tugas perkembangan pada usia mahasiswa mi adalah pemantapan pendirian hidup, yaitu pengujian lebih lanjut pendirian hidup serta penyiapan din dengan ketrampilan dan kemampuan-kemamPUan yang digunakan untuk merealisasikan pendirian hidup yang telah dipilihnya. Mahasiswa mi termasuk kelompok khusus

dalam suatu masyarakat maka mereka mulai mempersiapkan din untuk menerima tugas-tugas pimpinan di masa mendatang. Oleh karena itu mereka mulai mempelajani berbagai aspek kehidupan. Sebagai remaja pimpinan dipelajani dan dipersiapkan selama usia mahasiswa mi, misalnya kebudayaan berkeluarga, kemampuan memimpin, kemampuan mengambil keputusan, kemampuan flwnyesuaikan din secara sosial. Mahasiswa akan mengalami perubahan secara perlahan demi sikap hidup yang idealistik ke sikap hidup yang realistik. Dengan demikian keinginan-keinginan yang kurang realistik dalam dirinya dan realitas dalam lingkungannya telah diganti dengan yang lebih berdasar kepada realistis. Tetapi hal mi tidak berarti bahwa di kalangan mahasiswa tidak ada idealisme, justru pada mahasiswa mi banyak terdapat idealisme tetapi idealisme yang realistik yaitu yang dapat diterapkan dalam tin.. dakan. Dengan uraian-uraian mi diharapkan adanya suatu pemahaman mengenai manusia sebagai individu. ―Manusia merupakan makhluk individual tidak hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa-raga, melainkan juga dalam arti bahwa tiaptiap itu merupakan pribadi yang khas, menurut corak kepribadiannya, termasuk kecakapannya sendiri.‖ Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu masyarakat yang menjadi latar keberadaannya. Karena dan sinilah kita akan baru bisa memahami seseorang individu seperti kata Johnson.2 person are what they are always in social context the solitary person is unreal, abstract artifical, abnormal Kehadiran individu dalam suatu masyarakat biasanya ditandai oleh perilaku individu yang berusaha menempatkan dirinya di hadapan individu-individu lainnya yang telah mempunyai pola-pola perilaku yang sesuai dengan normanorma dan kebudayaan di tempat ia merupakan bagiannya. Di sini individu akan berusaha mengambil jarak dan memproses dininya untuk membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang ada. Perilaku yang telah ada pada dirinya. bisa adjustable, artinya ia bisa menyesuaikan din. Namun ia bisa juga mengalami maladjustment, yaitu gagal menyesuaikan din. Mengapa terjadi kegagalan2 Kita bisa menelusuri kembali bentukan perilaku itu. Kepribadian mewujudkan penikelakuan manusia. Manusia sebagai individu selalu berada di tengah-tengah kelompok individu yang sekaligus mematangkannya untuk menjadi pribadi. Proses dan individu untuk menjadi pribadi, tidak hanya didukung dan dihambat oleh dirinya, tetapi juga didukung dan dihambat oleh kelompok sekitarnya.

3 Banyak halhal mengenai kepribadian yang dapat dirunut dan keluarga. Keluarga sebagai kelompok pertama yang dikenal individu sangat berpengaruh secara Iangsung terhadap perkembangan individu sebelum maupun sesudab ter. Kelompok inilah yang meiahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepnibadiannya dalam masyarakat. dalam huhungannya dengan perkembangan individu. mempersiapkan pendidikan. bahwa sebenarnya keluarga mempunyai fungsi yang tidak hanya terbatas selaku penerus keturunan saja. Keluarga sudah seringkali tenlihat kehilangan peranannya. sering dikenal dengan sebutan primary group.2. Apa yang dilihatnya. Kelompok mi. Oleh karena itu adalah bijaksana kalau diiihat dan dikembalikan peranan keluarga dan proporsi yang se benarnya dengan skala prioritas yang pas. a. Anak-anak inilah yang nantinya berkembang dan mulai bisa melihat dan mengenal aPi din sendiri. Akhirnya keluarga menjadi semacam model untuk mengidentifikasikan sebagai keluarga yang broken home. . Suatu pekerjaan atau tugas yang harus dilakukan itu biasa disebut fungsi. moderate dan keluarga sukses. membinanya dengan cara menelusuri dan meramalkan han esoknya. Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan-pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu. FUNGSI-FUNGSI KELUARGA Keluarga adaiah unit satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Tidaklah dapat dipungkiri. pada umumnya. isteri dan anak-anaknya. yang pada saat-saat sekarang mi sering dilupakan orang. diketahui terdiri dan seorang individu (suami) individu lainnya (isteri) yang selalu berusaha menjaga rasa aman dan ketenteraman ketika menghadapi segala suka duka hidup dalam eratnya arti ikatan luhur hidup bersama.un langsung secara individual di masyarakat. Pen gertian Fungsi Ke1uirga Dalam kehidupan keluarga sering kita jumpai adanya pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan. Individu ml pada tahap selanjutnya mulai merasakan bahwa telah ada individu-individu lainnya yang berhubungan secara fungsional. Perkembangan intelektual akan kesadaran lingkungan seorang individu seringkali dilepaskan dan bahkan dipisahkan dengan masalah keluarga Hal-hal semacam inilah yang sering menimbulkan masalah-masalah sosial. dan kemudian belajar melalui pengenalan itu. Individuindividu tersebut adalah keluarganya yang memelihara cara pandang dan cara menghadapi masalah-masalahnya. ketrampilan dan budi pekertinya. Keluarga biasanya terdiri dan suami. pada akhirnya akan memberinya suatu pengalaman indivithal. Keluarga. karena kehilangan pijakan. Dan sinilah ia mulai dikenal sebagai individu.

b. memelihara pendidikan bagi anak-anak dan lain-lain. Dengan persiapan yang cukup matang mi dapat mewujudkan suatu bentuk kehidupan rumah tangga yang baik dan harmonis. Dan setiap manusia pada hakikatnya terdapat semacam tuntutan biologis bagi kelangsungan hidup keturunannya. Persiapan perkawinan yang perlu dilakukan oleh orangorang tua bagi anak-anaknya dapat berbentuk antara lain pengetahuan tentang kehidupan sex bagi suami isteri.ci Pemeliharaan Keluarga diwajibkan untuk berusaha agar setiap anggotanya dapat terlindung dan gangguan-gangguan sebagai berikut: gangguan udara dengan berusaha menyediakan rumah gangguan penyakit dengan berusaha menyediakan obat obatan gangguan bahaya dengan berusaha menyediakan senjata. Macam-macam Fungsi Keluarga Pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh keluarga itu dapat digolongkan/dirinci ke dalam beberapa fungsi. Sehingga tepat pada waktunya ia sudah matang menerima keadaan baru dalam mengarungi hidup rumah tangganya. Persiapan mi dilakukan sejak anak menginjak kedewasaan. melalui perkawinan. pengetahuan untuk mengatur rumah tangga bagi sang isteri. tugas dan kewajiban bagi suami. Karena dengan perkawinan akan terjadi proses kelangsungan keturunan. b) Fung. yaitu : Fungsi Biologis Fungsi Pemeliharaan Fungsi Ekonomi Fungsi Keagamaan Fungsi Sosial a) Fungci Biologis Dengan fungsi mi diharapkan agar keluarga dapat menyelenggarakan persiapan-persiapan perkawinan bagi anakanaknya. . pagan tembok dan lain-lain. Kebaikan rumah tangga mi dapat membawa pengaruh yang baik pula bagi kehidupan bermasyarakat.

mendalami dan mengamalkan Pancasila di dalarn perilaku dan kehidupan keluarganya sehingga benar-benar dapat diamalkan P4 mi dalam kehidupan keluarga yang Pancasila. pakaian. d) Fungsi Keagamaan. Dengan dasar pedoman mi keluarga diwajibkan untuk menjalani dan mendalami serta mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam pelakunya sebagai manusia yang taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. cukup pakaian serta tempat tinggal. lampu dan lain-lain.lain. Sehubungan dengan fungsi mi keluarga juga berusaha nielengkapi kebutuhan jasmani di mana keluarga (orang tua) diwajibkan berusaha agar anggotanya mendapat penlengkapan hidup yang bersifat jasrnaniah baik yang bersifat urnurn maupun yang bersifat individual. perhiasan dan lain. Juga dapat termasuk ke dalam golongan perlengkapar) jasmani adalah permainan anak. Dengan demikian akan tercermin bentuk masyarakat yang Pancasila apabila semua keluarga melaksanakan P4 dan fungsi keluarga mi. Berhubung dengan fungsi penyelenggaraan kebutuhani pokok mi maka orang tua diwajibkan untuk berusaha keras agar supaya setiap anggota keluarga dapat cukup makan dan minum. Perlengkapan jasrnaniah keluarga yang sifatnya umurn misalnya meja kursi. tern pat tidur. . Permainan anak mi memiliki nilai bagi anak-anak untuk mengembangkan daya cipta di samping sebagai alat-alat rekreasi anak. Sehingga terwujud suatu masyarakat yang teriepas terhindar dan segala gangguan apapun yang terjadi. Sedangkan perlengkapan jasmani yang bersifat individual inisalnya alat-alat sekolah. Di negara Indonesia yang berideologi Pancasila berkewajiban pada setiap warganya (rakyat) untuk menghayati. c) FungsiEkonomi Keluarga berusaha rnenyelenggarakan kehutuhan manusia yang pokok yaitu: kebutuhan makan dan minum kebutuhan pakaian untuk rnenutup tubiihnya kebutuhan tempat tinggal.Bila dalam keluarga fungsi mi telah dijalankan dengan Sebaik-baiknya sudah barang tentu akan membantu terpeliharanya keamanan dalani masyarakat pula.

lingkungan keluarga yang bertitik sentral pada ayah dan ihu secara intensif membentuk—sikap dan kepribadian anak-anaknya Contoh pada keluarga suku Jawa atau suku Sunda. Bila anak menerima dengan tangan kin. Tindakan semacam mi merupakan suatu proses mendidik dan membentuk kepribadian dengan penuh kesadaran dan berencana. Apabila terjadi penyimpangan-penyimpangan yang telah digariskan.e) FungsiSosial Dengan fungsi mi keluarga berusaha untuk mempersiapkan anak-anaknya bekal-bekal selengkapnya dengan memperkenalkan nilai-nilai dan sikap-sikap yang dianut oleh masyarakat serta mempelajari peranan-peranan yang diharapkan akan mereka jalankan kelak bila sudah dewasa. Soewaryo Wangsanegara dikatakan bahwa fungsi-fungsi keluarga meliputi beberapa hal sebagai berikut a) Pembentukan kepribadian. orang tua. harus menerima dengan tangan kanan. bagairnana harus bersopan santun. Demikianlah lingkungan keluarga. Dengan melalui nasihat dan larangan. bahasa. Dengan fungsi mi diharapkan agar di dalam keluarga selalu terjadi pewarisan kebudayaan atau nilai-nilai kebudayaan. Dan sesuai dengan kepribadian bangsa . Mulai sejak anak-anak bertatih-tatih belajar berjalan sampai dengan usia sekolah dengan penuh kesadaran dan asa tanggung jawab. bertingkah laku serta bertutur kata yang baik dan tepat terhadap teman-teman sebaya. pernberian itu ditanik surut. tidak sopan. para orang tua meletakkan dasar-clasar kepribadian kepada anak-anaknya. Dengan demikian terjadi apa yang disebut dengan istilah sosialisasi. Secara bertahap anak-anak juga diajari dan diberi pengertian mendasar. seorang anak yang menerima sesuatu pember-ian dan orang tua atau kerabat-kerabat keluarga. orang tua menyampaikan norma-norma hidup tertentu dalam bertingkah laku Dalam buku Ilmu Sosial Dasar karangan Drs. orang tua akan langsung menegur dan spontan memberitahu anaknya bahwa hal-hal yang menyimpang dan tata cara yang telah digariskan adalah tidak benar. cara bertingkah laku. diwariskan kepada anak-anaknya dalam bentuk antara lain sopan santun. dan kepada mereka yang patut dihormati. Kebudayaan yang diwariskan itu adalah kebudayaan yang telah diniiliki okh generasi tua yaitu ayah dan ibu. dan baru setelah anak menerima dengan tarigan kanan pemberian itu benar-benar diberikan. dengan tujuan untuk memproduksikan serta melestarikan kepribadian mereka dengan anak cucu dan keturunannya. khususnya orang tua membentuk kepribadian anak-anaknya secara sadar dan terencana sesuai dengan kepribadian suku Jawa atau suku Sunda khususnya. ukuran tentang baik buruknya perbuatan dan lain-lain. dalam lingkungan keluarga.

Akan tetapi kehidupan perekonomian rnasih belum berkembang. moral keagamaan. keluarga juga berfungsi sebagai alat reproduksi kepribadian-kepribadian yang berakar dan etika. Keluarga adalah Sebagai jenjang dan perantara pertama dalam transmisi kebudayaan. dan kebudayaan yang berkorelasi fungsional dengan sebuah struktur masyarakat tertentu. peranan keluarga adalah maha penting sehagai transmisi kehudayaan.Indonesia pada umumnya. 1979: 108). Sebaliknya fungsi keluarga sebagai lembaga transmisi kebudayaan secara relatif semakin mundur. (Mayor Polak. estetika. sebagai hasil reproduksi seni patung dan seni tan dalam lingkup keluarga tersebut. Sej alan dengan itu semakin hesar pula fungsi seholah sebagai perantara dalam transmisi kebudayaan. Pengalamanpenga1aman dalam interaksi sosial dalam lingkungan keluarga adalah suatu modal dasar dalam membentuk kepnihadian seseorang. Bahkan menurut Margaret Mead (antropolog dan Amerika Serikat) menyatakan bahwa peranan televisi sebagai transmisi kebudayaan sudah melebihi peranan transmisi kebudayaan lainnya. d) Keluarga berfungsi sehagai lembaga perkumpUlafl perekonomian. Contoh : Televisi sebagai produk teknologi modern sudah sedemikian besar berperan sebagai transmisi kebudayaan. Lembaga-lembaga nonformal ataupun formal seperti sekolah-sekolah adalah perantara-Perantara dalam bentuk lain dalam transmisi kebudayaan. c) Keluarga merupakari eksponen dan kebudayaan masyarakat. dan turut menentukan pula tingkah laku seseorang terhadap orang lain. Namun begitu ikatan-ikatan kekeluargaafl masih terjalin kuat dan sering mempengarubi atau menguasal bidang perekonomian mereka. dalani pergaulan di luar lingkungan keluarganya. sekalipun sudah ada pula perantara-Perantara lain. trampil pula sebagai seniman patung atau sebagai seniman tan Bali. diwariskan ketrampilan seni patung atau seni tan Bali kepada anak keturunannya. Dalam masyarakat primitif biasanya terdapat sistem kekeluargaafl yang sangat luas. Pada kelompok masyarakat pnimitif. Akan berlaku serupa proses reproduksi dan materi-materi kebudayaan dan keluarga lain dan berbagai suku bangsa di Republik Indonesia khususnya. Contoh : Dalam lingkungan . Semakin maju dan dinamis suatu kelompok masyarakat makin banyak memerlukan sekolah-sekolah. peranan keluarga sebagai penyaluran (transrnisi) kebudayaan sudah tidak memadai lagi. perekonomian mereka sud‘ah mulai berkembang. Pada kelompok-kelompok masyarakat yang lebih kompleks tetapi belum masuk pada era masyarakat industri. karena menempati posisi kunci. dan masyarakat dunia pada umum nya. b) Erat kaitannya dengan butir a. pada masyarakat l)rlmitit. Namun demikian. Contoh Dan keluarga seniman tan Bali.

menebang pohon. ‗ranahtanah pertanian yang dikuasai huta atau kuta dapat diolah anggota-anggota keluarga Iaki4aki.. Kendatipun demikian. Materimateni pendidikan harus diketahui dan harus dikuasai oleh seorang anak laki-laki dalam inasa pendidikan dan seterusnya hingga dewasa. huta atau kuta yang memegang hak ulayat atas penguasaan tanah pertanian. Akan tetapi tidak dapat menjual tanpa persetujuan dan huta yang diputuskan dengan musyawarah adat. namun cenderung terlepas dan ikatan-ikatan kekeluargaan. 1979 : 101). et. ada perbedaan antara golongan keturunan dan para pendiri huta atau kuta dengan penduduk pendatang kemudian. Pengasuhan dan pendidikan anak-anak Derempuan Iebih dititikberatkan kepada penguasaari tata cara kehidupan dalarn rumah tangga. misalnya membuat api. Dalam lingkungan masyarakat primitif. Sedangkan golongan lainnya rnemiliki tanah hanya cukup untuk hidup (Koentjaraningrat. 1963 187). Pelaksanaan pendidikan anak laki-laki ditangani oleh ayah atau paman dan pihak ayah. 1963 : 228). Lebih lanjut diajarkan pengetahuan ilmu-ilmu gaib berupa mantera-mantera penolak bala. ci. inemperbail:i peralatan. Perkembangan perekonornian itupun tidak rnutlak sepenuhnya didukung oleh para pengelola dan sanak keluarga. penolak sihir. tanah pertanian yang dimiliki setiap inclividu juga ada. Mereka dapat menggarap tanah pertanian itu seperti tanah milik send iri. Sebaliknya dalam masyarakat yang berindustrialisasi. termasuk alat-alat herburu. al. perekonomiannya berkembang pesat. al. ada tanah panjaen. Selain dan itu diajarkan pula hagaimana hekerja mencari dan rnengambil air dan hekerja di ladang. antara lain tentang initologi nenek moyang yang keramat. pendidikan diawali dengan pengetahuan kerohanian. Dalam masa pendidikan. T)alani lingkungan suku Batak Karo dan Simalungun. membuat kapak. menangkap ikan. segera sesudah berumah tangga. Pada umumnya. untuk keperluan pengasuhan dan pendidikan anak-anak (baik anak lakilaki ataupun perempuan) dibangun balai pendidikan. Pada keluarga suku Batak Toba misalnya. (Koentjaraningrat.. e) Keluarga berfungsi sebagai pusat pengasuhan dan pendidikan. namun harus tetap tinggal di balai pendidikan yang terpisah. l3alai pendidikan akan dimiliki oleh ―keluarga besar‖ (terdini dan beberapa keluarga batih) atau juga dirniliki oleh keluarga batih. dan mant era-mantera untuk melern ahkan musuli (Koentjaraning. herdagang bahkan pengetahuan rnengenai seks juga harus diketahui dan dikuasai. Untuk anak perempuan biasanya ditangani oleh bibi dan pihak ibu. anak laki-laki atau perempuan mempunyai tempat sendirisendiri. tanah yang dimiliki seorang laki-laki atas pemberian orang tuanya. baik beTupa sawah atau ladang. Para pendiri huta atau kuta disebut marga tanah memiliki tanah paling luas. rat.―keluarga besar‖ suku Batak Karo maupun Simalungun di Sumatera Utara. .

Dengan demikian keluarga merupakan manifestasi daripada dorongan seksual sehingga landasan keluarga itu adalah kehidupan seksual suami isteri. sistem pendidikan yang berlangsung di balai pendidikan (lali. ekonomi dan lingkungan. Durkheim berpendapat bahwa keluarga adalah lernbaga sosial sebagai hasil faktor-faktor politik. Lysen. Bahwa perkawinan itu menurut beliau adalah berdasarkan pada libido seksualis.laki atau perempuan) seperti itu sudah jarang di dapat. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk inenyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan tenbatas.Sistem pendidikan semacam mi herlaku dalam lingkungan masyarakat suku pedalaman atau pesisir di Irian Jaya. 3. seielun tahun 1960-an. . INDIVIDU. Lain halnya Adler berpendapat bahwa mahligai keluarga itu dibangun berdasarkan pada hasrat atau nafsu berkuasa. Secara merata 3istem pendidikan serupa itu telah diganti oleh sekoiah-sekolah. ―individuum‖ yang artinya yang tak terbagi. Namun hidup seksual itu tidak langgeng sebab seksualitas manusia akan mati sebelum manusia itu sendiri mati.. demikian pendapat Dr. Dalam peradaban modern dewasa mi.. A. Perlu kita ketahui bahwa nafsu seksual memang harus dijuruskan dengan cara-cara yang dapat diterirna oleh norma hidup. Tetapi inipun tidak realistis sebab menurut nalar keluarga yang dibangun di atas dasar nafsu rnenguasai itu tidak pernah sejahtera. Oleh karena itu apabila keluarga mi benar-benar dibangun atas dasar hidup seksual. Kata individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. KELUARGA DAN MASYARAKAT 1) Pengertian Individu Individu berasal dan kata latin. Menurut Sigmund Freud keluarga itu terbentuk karena adanya perkawinan pria dan wanita. dan umur ke umur dan keadaan yang satu keadaan yang lain. 2) Pen gertian Keluarga Ada beberapa pandangan atau anggapan mengenai keluarga. Padahal yang dicita-citakar adalah keluarga bahagia sejahtera. Hal mi kurang realistis. maka keluarga itu akan lebih akan goyah terus dan akan segera pecah setelah kehidupan seksual suami isteni itu hilang. Kehidupan seksual manusia itu beruhahubah dan masa ke masa.

Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh pendidikan berpendapat bahwa keluarga adalah kumpulan beberapa orang yang karena tenikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki. atau antara kaum laki-laki dan kaum wanita. sejalan dengan pola kehidupan dan pola perekonomian masyarakat pnimitif atau belum sedemikian rupa seperti pada tnasyarakat maju. Contoh yang disebüt masyarakat Jakarta atau orang Betawi. antara sesama kaurn laki-laki atau sesama kaurn wanita. JBAF Mayor Polak menyebut masyarakat (Society) adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri atas banyak sekali kolektiva-kolektiva serta kelompok dan tiap-tiap kelompok terdiri atas kelompol:-kelornpok lebih baik atau sub kelompok. salah satu di antaranya berakar dan berasal dan kebudayaan dan kepribadian suku Sunda dan Jawa Barat. . norma-norma yang mereka miiki itulah yang menjadi dasar kehidupan sosial dala‘n lingkungan mereka. Salah satu di antaranya adalah suku Sunda. Erat kaitannya dengan itu tatanan kehidupan. Dalarn linghungan masyarakat sederhana (primitif) pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. 3) Pengertian Masyarakat Drs. sehingga dapat membentuk suatu kelompok manusia yang memiiki ciri-ciri kehidupan yang khas. antara kakek dan cucu. Akhirnya Hasan Sadily berpendapat bahwa masyarakat adalah suatu keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup betsaina. Dalam pertunibuhan dan perkembangan suatu masyarakat. norma-norma dan adat istiadat yang memberi warna kepnibadian orang Betawi. Jawa Barat. larut dalam suatu kehidupan yang teratur dan terpadu dalam suatu kelompok manusia. Menilik kenyataan di lapangan. Dalam lingkungan iti. antara orang tua dan anak. Kemudian pendapat dan Prof. adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya. norma-norma. dapat digolongkan menjadi masyarakat sederhana dan masyarakat maju (masyarakat modern) a) Masyarakat sederhana. esensial. Djojodiguno tentang Masyarakat aclalah suatu kebulatan daripada segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia. M. suatu kelompok masyarakat dapat berupa suatu suku bangsa. Jelasnya: Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan. antara ibu dan ayah. pada hakikatnya berakar dan bernenek moyang dan berbagai suku. enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya. Tatanan kehiclupan. Pembagian kerja dalam bentuk lain tidak terungkap dengan jelas. Bisa juga berlatan belakang darn berbagai sulcu.M. yang disebut masyarakat.

Pada suku Nehe. dikerjakan oleh orang laki-laki. dan mengumpulkan sayuran liar. regional maupun internasional. et. al. Kalaulah pada saat mengolah tanah pertanian (lad ang atau kebun) dikerjakan bersama-sama. di sam ping pekerjaan-pekerjaan lain. Karena dirasakan perlu menambahkan tenaga kerja. Oleb karena itu.kelamin. jika seorang laki-laki mempunyai lebih banyak isteri. dan bercocok tanam adalah pekerjaan orang perempuan. 1961 : 120). menyingkirkan pohon-pohon yang tumbang. ada kalanya pada beberapa masyarakat primitif. merajut. dan mengasuh anak-anak. maka pekerjaan yang berat seperti: membuka lahan. 1961 .. terjadi pembagian kerja dengan kesepakatan yang dapat diteritna satu sama lain. kedua bidang pekerjaan mi tercatat sebagai monopoli pekcrjaan kaum lelaki. dan binatang-binatang kerang (M.aju memiiki aneka ragam kelompok sosial. Masyarakat m. dia terhindar dan pekerjaan pertanian yang sangat berat. b) Masyarakat maju. 1960 41—42). dan antara sesama isteri. jelas bahwa antara sang suami dengan sang isteri. seorang isteri meminta kepada suaminya supaya mengambil seorang isteri lain untuk meringankan pekerjaan rurnah tangganya (Raymond Firth. Demikian maka kaum wanita tidak saja mengurus anak-anak tetapi juga membuat barang-barang anyaman. dapat dibedakan sebagai kelompok masyarakat non industni dan masyarakat industni. atau lebih akrab dengan sebutan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai Organisasi kemasyarakatan itu dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan terbatas sampai pada cakupan nasional. Kaum wanita mengerjakan yang ringan-ringan. niempersiapkan serta membersihkan lahan pertanian untuk berladang. Berburu atau menangkap ikan di laut misainya. Dengan latar belakang seperti itu. merupakan pekerjaan berat yang menuntut keberanian. nampaknya berpangkal tolak dan latar belakang adanya kelemahan dan keniampuan fisik antara seorang wanita dan pria dalam menghadapi tantangan-tantangan alam yang buas pada saat itu. menyebar benih. dan memelihara ternak besar. Mengurus rurnah tangga. misalnya menebang pohon. 107). ketrampilan serta kemampuan daya tahan fisik yang kuat. buah-buahan. . menyusui. menyiangi rumput (Raymond Firth. Dalam lingkungan masyarakat maju. Amir Sutaarga. misalnya. seperti keranjang.Fembagian kerja berdasarkan jenis . membuat pakaian.

di samping dituntut dedikasi. dan lain sebagainya. lebih akrab. Contoh-contoh kelompok sekunder.(1) Masyarakat Non irzdustri Secara garis besar. pembagian kerja antar anggoLa kelompok diatur atas dasar pertimbanganpertimbangan rasional. Berlatar belakang dan pengertian resmi dan tak resmi. sebab para anggota kelompok sering berdialog. Pembagian kerja atau pembagian tugas pada kelcmipok menerima serta menjalankan tugas tidak secara paksa. tanggung jawab para anggota dan berlangsung atas dasar rasa simpati dan secara sukarela. Kelompok primer mi disebut juga kelompok ―face to face group‖. kelompok agama. Sifat interaksi dalam kelompok-keloinpok primer bercorak kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati. . Contoh-contoh kelompok primer. keahlian tertentu. lebih dititik beratkan pada kesadaran. yaitu kelompok primer (primary group) dan kelompok sekundet (secondary group). kelompok nasional atau organisasi kemasyarakat non industri dapat digolongkan menjadi dua golongan. interaksi antar anggota terjalin lebih intensif. obyektif. misalnya : partai politik. terpaut saling hubungan talc langsung. organisasi profesi dan sebagainya. juga kurang bersifat kekeluargaan. Oleh karena itu. lebih akrab. lebih erat. kelompok belajar. bertatap muka.program yang telah sama-sama disepakati. karena itu saling mengenal lebih dekat. Para anggota menerima pembagian kerja/pemhagian tugas atas dasar kemampuan. sif at interaksi. pembagian kerja. maka tumbuh dan berkembang kelompok formal (formal group) atau lebih akrab dengan sebutan kelompok resmi. antara lain : keluarga. 1-lal-hal semacam itu diperlukan untuk mencapai target dan tujuan tertentu yang t€Iah di flot dalam program. dan kelompok tidak resmi (informal group). (b) Kelompok sek under Antara anggota kelompok sekunder. (a) Kelompok primer Dalarn kelompok primer. rukun tetangga. perhimpunan serikat kerja/serikat buruh. Inti perbedaan yang terjadi adalah : Kelompok tidak resmi (informal group) tidair berstatus resmi dan tidak didukung oleh Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rurnah Tangga 4ART) seperti yang Jazim berlaku pada kelompok resmi. formal.

mereka dapat bekerja secara mandiri. juga menjadi ciri dan bagian/kelompok-kelompok masyarakat industri. suatu tanda bahwa kapasitas masyarakat semakin tinggi. 1980 : 91). Semula pembagian kerja antara majikan dan buruh atau mereka yang magang bekerja berjalan serasi. atau organisasi-organisasi kemasyarakatan yang memiliki anggota kelompok tidak resmi. Solidaritas didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompokkelompok masyarakat yang telah mengenal pengkhususan. makin berkurang pula ide-ide kolektif untuk diekspresikan dan dikerjakan bersama. Jika pembagian kerja bertambah kompleks. sampai pada batas-batas tertentu. Otonomi sejenis dapat diartikan dengan kepandaian/keahlian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri. Tetapi hal mi tidak dirumuskan secara tegas dan tertulis seperti pada kelompok resmi (W. Otonomi sejenis. tukang sepatu. Contoh : Semua kelompok sosial. Abad ke-15 sebagai pangkal tolak dan berkembang pesatnya industrialisasi. Akan tetapi hanya akan sampai pada batas tertentu. Dengan demikian Semakin kompleks pembagian kerja. Contoh-contoh : tukang roti. sesuai dengan taraf perkembangannya. tukang las. Sudah barang tentu masyarakat sebagai keseluruhan memerlukan derajat integrasi yang serasi. peranan-peranan serta hirarki tertentu.Namun demikian. perkumpulan-perkumpulan. karena latar belakang pengalaman-pengalaman. 1982-190). Sifat interaksinya berlangsung saling mengerti yang lebih mendalam. ahli mesin. ahli listrik dan ahli dinamo. terutama di daratan Eropa. kelompok tidak resmi juga mempunyai pembagian kerja.— Masyarakat-masyarakat yang berada di tengah kedua ekstrem tadi diabaikannya (Soerjono Soekanto. (2) Masyarakat Industri Durkheim mempergunakan variasi pembagian kerja sebagai dasar untuk mengklasifikasikan masyarakat. semakin banyak timbul kepribadian individu. Gerungan. . sesuai dengan bertambahnya individualisme. Anggota-anggota terdiri atas beberapa individu atau beberapa keluarga saja. sehingga konflik jarang texjãdi. tukang bubut. Hal tersebut telah melahirkan bentuk pembagian kerja antara majikan dan buruh. senasib sepenanggungan dan pandangan-pandangan yang sama. Akan tetapi Ia lebih cenderung mempergunakan dua traf kiasifikasi. norma-norma tertentu sebagai pedoman tingkah laku para anggota beserta konvensi-konvensinya.A. Dengan timbulnya spesialisasi fungsional. yaitu yang sederhana dan yang kompleks. Seringkali dalam tubuh kelompok resmi juga terbentuk kelompok tak resmi.

Dalam pengamatan suatu objek tersebut keseluruhan jiwa raga kita terlibat dalam proses pengamatan itu. rasa estetis dalam individunya. terutama cli perusahaan-perusahaan besar. Dalam kegembiraannya manusia dapat mengagumi dan merasakan suatu keindahan. Makna Individu Manusia adalah makhluk individu. Akumulasi ketidak puasan buruh menjadi bertambah. Ketidak-puasan kaum buruh terhadap kondisi keija dan upah semakin meluas.Laju pertumbuhan industri-industri membawa konsekuensi memisahkan pekerja dengan majikan lebih nyata. 4. Tidak hanya dengan mata. HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU. sebagai kesatuan. maka kita bukan hanya melihat sesuatu dengan alat mata kita saja. melainkan juga seluruh minat. Tegasrlya. sehingga menimbulkan konflik. atau bukan hanya aktivitas dan kemampuan-kemampuan jiwa satu persatu terlepas daripada yang lain. kauin pekerja membentuk serikat-serikat kerja/serikat buruh. Kegiatan manusia sehari-hari merupakan kegi atan keseluruhan jiwa raganya. Awal perjuangan tersebut ditandai dengan keinginan untuk memperbaiki kondisi kerja dan upah. rasa estetis dalam individunya. Sejalan dengan kompleksitas pembagian kerja. kebanggaan memiliki ketrampilan dan spesialisasi semakin meningkat.ikian. Hal mi berakibat membawa stagriasi mental para buruh. Suatu rasa keindahan. apabila kita mengarnati sesuatu. tangan. Dengan dem. dan tidak hanya indera mata saje. Suatu keindahan ia kagumi dan ia nikmatj melalui indera mata dan indera perasaan yang berbaut menjadi satu kesatuan. Perjuangan kaum buruh semakin meningkat. Bukan hanya kegiatan alatalat tubuh saja. karena kaum industrialis mengganti tenaga manusia oleh mesin-mesin. KELUARGA DAN MASYARAKAT a. Akibat terjadi konflik-konflik yang tak dapat dihindari. kemauan. . pembagian kerja semakin timpang dan tidak adil. Minat dan perhatian mi sangat dipengaruhi oleh niat dan kebutuhan kita pada waktu itu. Majikan Sebagai pemiik modal monopoli posisi-posisi tertentu. Para ahli Psikologi modern menegaskan bahwa manusia itu merupakan suatu kesatuan jiwa raga yang kegiatannya sebagai keseluruhan. Makhluk mdividu berarti rnakhluk yang tidak dapat dibagi-bagi. Contoh Manusia sebagai makhluk individu mengalami kegembiraan atau kecewa akan terpaut dengan jiwa raganya. karena ia mempunyai rasa keindahan. telinga. dan perhatin yang kita curahkan kepada objek yang kita amati itu. pekerjaan menjadi tambah rumit dan terlalu khusus. lambat laun menjadi luntur. dan perasaan saja. tidak dapat dipisah-pisahkan antara jiwa dan raganya.

Hubungan suami . sukar bergaul dengan teman-teman sebaya dan linkungannya. b. Bahkan masyarakat yang sederhana terdapat ―group married‖. periang.ri satu indung telur. Proses yang dilaluinya adalah pro.isteri Hubungan mi mungkin berlangsung seumur hidup dan mungkin dalam waktu yang singkat saja. Keluarga merupakan sebuah group yang terbentuk dan perhubungan laki-laki dan wanita. Karakter yang khas itu terbentuk dalam lingkungan keluarga secara bertahap dan akan mengendap melalui sentuhan-sentuhan interaksi : etika. Dua individu inanusia yang berasal dan satu keturunan yang sama. 1980 28).sistem-sistem psycho-physik dalam individu yang turut menentukan caracaranya yang unik (khas) dalam menyesuaikan dirinya dengan iingkungan (WA. Ada yang berbentuk monogomi. di mana saja dalam satuan masyarakat manusia. ada pula yang poligami. Kenyataan-kenyataan yang kita dapati dalam kehidupan sehari-hani setiap individu berkembang sejalan dengan ciriciri khasnya. dan moral agama. 1980 : 29). Menurut Sigmund Freud.A Gerungan. estetika. Sejak anak manusia dilahirkan ia membutuhkan proses pergaulan dengan orang-orang lain untuk memenuhi kebutuhan batiniah dan lahiriah yang membentuk dirinya. Sehuhungan dengan itu. melainkan juga dalam anti bahwa tiap-tiap orang itu merupakan pribadi (individu) yang khas menurut corak kepribadiannya. perhubungan mana sedikit banyak berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak-anak. Anak yang satu lagi bersifat tertutup. Makna keluarga Keluarga adalah merupakan kelompok primer yang paling penting di dalam masyarakat. walaupun dalam kehidupan lingkungan yang sama.Pendapat lain bahwa manusia sebagai makhluk individu. tidak hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa raga. Gerungan. Jadi keluarga dalam bentuk yang murni merupakan satu kesatuan sosial mi mempunyai sifat-sifat tertentu yang sama. dan mudah hergaul dengan teman-teman sebaya dalam lingkungannya. Contohnya yang sangat tepat adalah anak kernbar. termasuk kecakapan-kecakapan serta kelemahan-kelemahannya. . Untuk menjadi suatu individu yang ―mandini‖ harus rnelalui pnoses. Di sini kita sebutkan 5 macam sifat yang terpenting. yaitu sekelompok wanita kawin dengan sekelompok laki-laki. peinalu. yaitu 1. superego pribadi manusia sudah mulai terbentuk pada saat manusia berumur 5-6 tahun (W. Bersumber d. tetapi toh-tetap memiliki karakter ramah tamah. pemantapan dalam pergaulan di lingkungan keluarga pada tahap pertama. Failport merumuskan kepnibadian manusia sebagai xnakhluk individu adalah sebagai benikut : kepnibadian adalah organisasi dinamis danipada.

bahwa calon suami-isteri itu dipilihkan oleh orang-orang tua mereka. sehingga mereka itu clapat mengorganisasjk dirinya dan berfikir tentarLg dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu. Makna Masyarakat Seperti halnya dengan definisi sosiologi yang banyak jumlahnya kita dapati pula definisi-definisi tentang masyarakat yang juga tidak sedikit. ada pula yang berbentuk exogami (yaitu kawin di luar golongan sendiri). sama. Ada yang melalui garis wanita.J. Definisi adalah sekedar alat ringkat untuk memberikan batasan-batasan mengenai sesuatu persoalan atau pengertian ditinjau daripada analisa. Susunan nama-nama dan istilah-istilah termasuk cara menghitung keturunan. Pada umumnya keluarga itu tempat bersamaJrumah bersama. Bentuk perkawinan di mana suami-isteri itu diadakan dan dipelihara. 5. Mengenai arti masyarakat ini. Analisa inilah yang memberikan arti yang jernih dan kokoh dari sesuatu pengertian. bahkan hartanya pun tidak diurusi oleh wanita itu. mi disebut patrilineal. mi disebut : Matrilineal. Dalam pemilihan jodoh dapat kita lihat. Di Minangkabau wanita tidak mempunyai hak apa-apa. Di dalam beberapa masyarakat keturunan dihitung melalui garis laki-laki misalnya : Di batak. Sistem mi disebut Avonculat.. Linton Seorang ahli antropologi mengemu. Sedang pada masyarakat lainnya diserahkan pada orang-orang yang bersangkutan. melainkan diurus oleh adik atau saudara perempuannya.2.. 3. Milik atau harta benda keluarga Di manapun keluarga itu pasti mempunyai milik untuk kelangsungan hidup para anggota-anggotanya. c. seperti misalnya R. di mana kekuasaan terletak pada wanita. M. Selanjutnya perkawinan mi ada yang berbentuk indogami (yakni kawin di dalam golongan sendiri. baiklah di sini kita kemukakan beberapa definisi mengenai masyarakat itu. 4. kakan. di Minangkabau. Herskovjst : menulis bahwa masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan meng-ikuti satu cara hidup tertentu . bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja.

masyarakat Jawa. sikap dan perasaan persatuan yang sama. Masyarakat itu meliputi pengelompokan-pengelom pokan yang lebih kecil. dengan atau karena sendirinya. tradisi. maka dapat ambil kesimpulan. Hasan Shadily mendefinisikan masyarakat adalah golongan besar atau kecil dan beherapa manusia. yaitu : Adaptasi dan organisasi dart tingkah laku para anggota. dipakailah kata masyarakat itu dalam arti yang sempit.L. Steinmetz : seorang sosiologi bangsa Belanda. . Kelompok manusia yang dimaksud di atas yang belum terorganisasikan mengalami proses yang fundamental. Timbul perasaan berkelompok secara lambat laun atau lesprit de corps. bahwa masyarakat harus mernpunyai syarat-syarat sebagai berikut: Harus ada pengumpulan manusia. yang telah cukup lama hidup dan bekeja dalam waktu lama. Dan uraian tersebut di atas dapat kita lihat bahwa masyarakat dapat mempunyai arti yang luas dan dalam arti yang sempit. yang meliputi penge] ompokan-pengelompokan manusi a yang lebih kecil. Gilliri : mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok m. Atau dengan kata lain : kebulatan dan semua perhubungan daiam hidup bermasyarakat. S. Gillin dan J. yang mempurlyai perhubungan yang erat dan teratru. Adanya aturan-aturan atau Undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama. Proses mi biasanya bekerja tanpa disadari dan diikuti oleh semua anggota kelompok dalam suasana trial and error. dan harus banyak.P. golongan dan sebagainya. masyarakat Minang. Dalam arti yang luas masyarakat dimaksud keseluruhan hubunganhubuiigan dalam hidup bersama tidak dibatasi oleh lingkungan. Umpamanya : ada masyarakat mahasiswa. bangsa dan sebagainya. Mengingat defi nisi-definisi masyarakat tersebut di atas. masyarakat itu timbul dan setiap kumpulan vidu. Dalam arti sempit masyarakat dimaksud sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspekaspek tertentu. bertaijan secara golongan dan mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lain. masyarakat Sunda.J. bangsa. masyarakat tani dan sebagainya.anusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan.R. mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar. Kalau kita mengikuti definisi Linton. bukan pengumpulan binatang. Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama dalam suatu daerah tertentu. misalnya territorial.

Di dalam memberikan rekasi tersebut ada kecenderungan untuk menserasikan dengan tindakan orang lain. Dorongan untuk melangsungkan jenis. Reaksi mi yang menyebabkan hubungan manusia bertambah luas. untuk itu ia mengambil makanan sebagai hasil dan alam sekitarnya dengan menggunakan akal. Misalnya seorang yang menyanyi ia memerlukan reaksi berupa pujian atau celaan guna mendorong tindakan seianjutnya. agar tetap sehat . .Di dalam hubungan antar manusia dengan manusia lain. Kecenderungan sosial merupakan keanehan. dorongan mi merupakan cambuk untuk kerjasama. Menurut Eliwood. Fakta mi menunjukkan manusia mempunyai sosial akan pembawaan kemasyarakatan (sejumlah sifat-sifat dapat berkembang dalam pergaulan dengan sesamanya) seperti hasrat bergaul dan sebagainya. Untuk dapat menyesuaikan din dengan kedua lingkungan tersebut manusia menggunakan pikiran untuk dapat menghadapi udara dingin. terutama pada keadaan pnimitif . Manusia juga harus makan. rasa harga din berhubungan juga dengan suatu kelompok sosial tertentu. milieu sosial. manusia di laut mencari ikan sebagai nelayan. faktor-faktor yang menyebabkan manusia hidup bersama. Kerapkali rasa harg din menjelma menjadi nafsu untuk berkuasa. Hal mi disebabkan manusia sejak lahir mempunyai 2 hasrat/keinginan. Untuk mencari makanannya. Orang yang gila hormat rnisalnya sebetu]nya bertindk karena dorongan penghargaan orang lain. Manusia sebagai makhluk sosial manapun tersusun dalam kelompok-kelompok. Dorongan untuk mempertahankan din . di hutan manusia terbaru. pakaian dan lain-lainnya. adalah Dorongan untuk mencari makan . misalnya seorang anggota Parpol akan bangga kalau Parpolnya dapat menunjukkan prestasi yang baik. yang penting ialah reaksi sebagai akibat dan hubungan tadi. alam yang kejam. yaitu perasaan yang lain. penyelenggaraan untuk mencani makanan itu lebih mudah dilakukan dengan bekerjasama. Kesem uanya itu ditimbulkan kelompok-kelompok sosial (Sosial groups) dalam kehidupan manusia. karena manusia tak mungkin hidup sendiri. dan sebagainya manusia menciptakan rumah. Rasa harga din tampak sebagai jiginan untuk berharga tetapi juga kelihatan berharga. — Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana sekelilingnya. Mis&flYa harga din. yakni — Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain disekelilingnya (yaitu masyarakat).

tujuan yang sama. kepentir3gafl yang sama. dan apabila kelornpok-kelompok itu berjalan constant. Jadi masyarakat itu dibextuk oleh individu-individu yang beradab dalam keadaan sadar. maka tak ada jalan lain untuk mengatakan. Membentuk satu kesatuan dapat disebut individu sebagai anggota maYarakat. ideologi yang sama dan sebagainya.Suatu himpunan manusia supaya merupakan kelompok sosial harus memenub syarat-syarat. RANG KUMAN Pertumbuhan adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa. yaitu masyarakat. maka itulah yang disebut masyarakat. Individuindividu yang hilang ingatan. Bila rumusan tersebut kita terima dengan sungguh-sungguh sesuai dengan kenyataannya. Di sini kita dapati manusia dengan sadar rnenghubungkan sikap tingkah laku dan perbuatannya dengan individuindividu lainnya. individu-individu yang fikirannya rusak. Dapatlah kita membedal(an pengertian antara individu sebagai perseorangafl dan individu sebagai makhluk sosial. sepenti nasib yang sama. khususnya masyarakat. Ada suatu faktor yang dm1liki bersama. Auguste Comte tersendiri di dalam ilmu pengetahuan sosiologi berpendapat bahwa : Kehendak berkumpul itu memang terkandung di dalam sifat manusia. Ada hubungan timbal balik antara anggota-anggotanya. namun kodratnya manusia itu adalah ―makhluk sosial‖ bukan makhluk individual. Atau dengan singkat manusia itu adalah zoon politicon. antara lain Setiap anggotanya harus sadar bahwa ia merupakan bagian lain kelompoknya. Sehingga terbentuklah suatu kelompok yang besar .ereka yang benar-benar saling mengikatkan dininya engan individu-individu lainnya.khususnya masyarakat. Kenyataan mi sesuai dengan rurnus Aristoteles : man is by nature a political animal. Sedang individu sehagai rnakhluk sosial berarti individu yang sedang mengadakari hubungan dengan alam sekitarnya. . Nyatalah bahwa manusia pada kodratnya adalah makhluk sosial. Atau dengP‘ kata lain : individu yang sedang dalam keadaan mernutuskan hubungannya dengan alarn sekitarnya. Individu perseorangan berarti individu berbeda dalam keadaan tidak berhubungan dengan individu lainnya. bahwa manusia sebagai makhluk sosial adalah sudah pada kodratnya. yang artinya : manusia pada kodratnya adalah makhluk yang berkumpul-kumpul. Sesungguhnya telah kita bedakan dua pengertian individu tersebut sebagai dua pengertian yang contras. individu.indiVidU type pertapa tidak dapat menjadi anggota masy1rakat yang permanen. yaitu makhluk yang bertindak seirama dengan kehendak umum. melainkan hanyalah kepada .

Pertumbuhan ini dividu dan saat lahir sampai dewasa melalui rnasarnasa: Vital Estetik Intelektual Remaja Usia mahasiswa.Pertumbuhan itu antara lain dapat ditinjau dan tiga aliran yaitu Asosiasi Psikologi Gestalt Sosiologi. pembagian kerja menjadi lebih kompleks. yang terbagi menjadi masyarakat non industri dan masyarakat industri.ni. Furigsi-fungsi keluarga Sebagai tempat atau wahana pembentukan kepribadian anak-anak dan anak keturunan keluarga tersebut. sebab keluarga menempati posisi kunci. Pembagian kerja pada kelompok-kelompOk masyarakat sedërhana lebih dititikberatkan pada keterbatasan dan kemampuan fisik (antara orang wanita dan pria). Sebagai eksponen dan perantara (transmisi) kebudayaan masyarakat. Berfungsi sebagai alat reproduksi kepribadian. dan Sebagal pusat-pusat pengasuhan dan pendidikan anakanak sebagai generasi penerus. Oleh karena itu pekerjaan-pekriaan yang memerlukan kekuatan phisik dilakukan oleh orang laki-laki. Dalam lingkungan kelompok masyarakat maju. lebih rumit dan lebih khusus. Sebaliknya pekeniaan-pekerjaan yang lebih ringan dikerjakan oleh orangorang wanita. yaitu Nativistik Empiristik dan environmentalistik Konvergensi dan interaksionirme Tahap pertumbuhan berdasar psikologi. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dapat dilihat dan tiga pendirian. . Sebagai lembaga perkumpulan ekonG.kepribadian.

. pekerja kehs menengah. Ki Hajar Dewantara berpendapat bahwa keluarga itu adalah kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki. Keluarga dan Masyarakat: Individu diartikan kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. seperti masyarakat atau nasion. JBAF. Mengenai pengertian rnasyarakat antara lain menurut: Drs. dan kolektiva-kolektiva serta kelompok-kelompok dan sub-sub kelompok. Individu mempunyai makna langsung apabila konteks situasional adalah keluarga atau lembaga sosial. Djojodiguno berpendapat bahwa rnasyarakat adalah suatu kebulatan dan segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia. lahirlah kelompok masyarakat pemijk modal (disebut majikan) dan keloinpok pekerja. Mengenai pengertian keluarga ada beberapa pendapat antara lain Sigmund Freud berpendapat bahwa keluarga adalah perwujudan dan adanya perkawinan antara pria dan wanita.M. M. Prof. sedangkan individu dalam konteks lingkungan sosial yang lebih besar. sehingga keluarga itu merupakan perwuj udan dorongan dorongan seksual. dan pekerja kelas tinggi. Berpangkal tolak dan penggolongan kelas-kelas pekerja.Sejalan dengan berkembangnya industri. posisi dan peranannya semakin abstrak. Hasan Sadily berpendapat bahwa masyarakat adaIah suatu keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup bersama. dapat dibedakan : pekerja kasar. Individu. Mayor Polak berpendapat bahwa masyarakat adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri. eksensial enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh golongan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya.

akan tetapi mungkin norma-norma tersebut sudah mendarah daging dalam jiwa anggota-anggota masyarakat. Sebagian besar pemuda mengalami/menikmati suatu pendidikan yang lebih tinggi dan orang tuanya hal mana merupakan inti berkurangnya pengertian antara orang tua dengan anak. Norma-norma mi kadang-kadang dibedakan antara norma. Proses perubahan terjadi secara lambat dan teratur (evolusi) atau dengan besar-besaran sehingga orang sukar mengendalikan perubahan yang terjadi. a. merupakan norma-norma masyarakatnya sehingga dapat dipergunakan dalam hidupnya dalam zaman perubahan masyarakat seringkali orang tua sendiri tidak dapat memahami apa yang terjadi di sekitarnya.norma: Norma-norma yang mengatur pribadi yang mencakup norma kepercayaan yang bertujuan agar manusia beriman. Norma-norma yang mengatur hubungan pribadi.bat dan proses pendewasaan seseorang.BAB IV PEMUDA DAN SOSIALISASI INTERNALISASI BELAJAR DAN SPESIALISASI Internalisasi adalah proses norma-norma kemasyarakatan yang tidak berhenti sampai institusionalisasi saja. bahkan seakanakan tidak diberi kesempatan untuk menyesuaikan dengan situasi (obyektif) perubahan tadi. Banyak masalah tidak terpecahkan oleh mereka karena kejadian yang menimpa mereka belum pernah dialami oleh siapa pun dalam lingkungannya dan . Problema mi disebabkan karena sebagai aid. Dalam masyarakat tradisional maka orang tua dan para sesepuh sebagai peer group memberikan bimbingan pengarahan kepada anak-anaknya. dan norma kesusilaan yang bertujuan agar manusia berhati nurani yang bersih. Di negara-negara berkembang anak-anak yang hingga beberapa waktu yang lalu memperoleh pendidikan tradisional yaitu pendidikan berupa penerusan kebiasaan dan nilai-nhlai budaya dan orang tuanya. dewasa mi mengalami suatu situasi di mana mereka sebanyak mungkin harus menemukan jalannya untuk dirinya sendiri. penyesuaian dirinya dengan situasi yang baru timbuflah harapan setiap pemuda akan mempunyai masa depan yang (kalau bisa) lebih balk daripada orang tuanya. mencakup kaidah kesopanan dan kaidah hukum serta mempunyai tujuan agar manusia bertingkah laku yang baik dalam pergaulan hidup dan bertujuan untuk mencapai kedamaian hidup. Masalah-masalah Kepemuduan Masalah pemuda merupakan masalah yang abadi dan selalu dialami oleh 8etiap generasi dalam hubungannya dengan generan yang lebih tua.

litis dan fisik seorang pemuda sudah dewasa akan tetapi secara ekonomis. bagaimana masalah itu dipecahkan juga mencerminkan kebudayaan masyarakat itu. Adapun inti pokok adalah bahwa dalam masyarakat dengan sistem tertutup/tradisional. psikologis masih kurang dewasa.30 tahun. Hakikat Kepemudaan Kiranya disadani bahwa ada berbagai tafsiran yang bisa diberikan terhadap pemuda/generasi muda. Untuk itu kiranya penlu diperjelas bahwa pengertian pemuda di sini adalah mereka yang berumur di antara 15 . Masalah antar generasi merupakan masalah suatu masyarakat yang dikenal sejak dahulu kala. Hal mi sesuai dengan pengertan pemuda/generasi muda sebagaimana yang dimaksudkan dengan pembinaan generasi muda dan dilaksanakan dalam Repelita IV. Maka keanehan-keanehan yang menjadi ciri khas masa muda akan hilang sejalan dengan berubahnya usia. Seringkali diketemukan pemudapemuda telah menikah. identitas-identitas dan solidanitas sebagaimana diharapkan oleh generasi sebelumnya. p0. mempunyai keluarga menikmati hak poiitiknya sebagai warga negara tetapi dalam segi ekonominya masih tergantung dan orang tua yang tinggal agak jauh dan tempat belajan/studinya. Pada uniumnya dapatlah dikatakan bahwa masalah antar generasi mencerminkan bagaimana kebudayaan masyarakat itu sendini. Sehubungan dengan mi. Dewasa ini umum diketemukan bahwa secara biologi. b. Suatu masyarakat akan mengalami stabilitas sosial apabila ―proses reproduksi generasi‖ berjalan dengan baik. Dengan demikian. . dan sekali waktu akan hilang dengan sendirinya sejalan dengan hukum blobgis itu sendiri: manusia tidak dapat nielawan proses ketuaan. Yang dipermasalahkan adalah nilai-nilai masyarakat. Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa masalah antar generasi merupakan suatu masalah modern. sehingga terbentuklah personifikasi. pembinaan dan proses pendewasaan terjadi secara kontinyu. Kepemudaan merupakan suatu fase dalam pertuinbuhan biologis seseorang yang bersifat seketika. Pendekatan kiasik tentang pemuda melihat bahwa masa muda merupakan masa perkembangan yang enak dan menarik. diawasi oleh sosial kontrol masyarakat.karena itu anak-anak juga dapat menikmati bimbingan yang akan memudahkan masa depan mereka seperti sedia kala. para ahli paedagogi sosial berpendapat bahwa masalab antar generasi kurang dan hampir tidak ter dapat di masyarakat yang tertutup tradisional. Bagaimana serasi atau kurang Serasi hubungan mi akan tampak dalam saat-saat knitis.

dan masa orang tua yang diidentikkan dengan stabiitas hidup dan kemapanan. Penghayatan mengenai proses perkembangan manusia bukan sebagai suatu kontinum yang sambung-menyambung tetapi fragmentaris. atau lebih tepat aspirasi orang tua atau generasi tua. balk pemuda sehagai perorangan maupun pemuda sebagai anggota kelompok dan anggota dan suatu masyarakat. Dalam huhungan mi kemungkinan timbul konflik dalam berbagai bentuk protes. maka hal itu akan terjelma dalam bentuk adanya jurang pemisah antara generasi muda dan generasi tua. hidupan yang bersifat kontinum. baik yang terbuka maupun yang terselubung. tetapi tidak lebih sebagai penyaluran tenaga yang berlebihan dan pemuda itu. arti setiap masa perkembangan hanya dapat dimengerti dan dinilai dan masa itu sendiri. masa pemuda karena sifat-sifatnya yang khas pemuda..muda sebagi sesuatu yang berdini sendini. dan setiap bentuk kelakuan yang menyimpang akan dicap sebagai sesuatu yang anomalis. maka tingkah laku anak dan pemuda tidak lebih dan riakriak kecil yang tidak berarti dalam gelombang penjalanan hidup manusia. yang dengan sendininya mempunyai potensi serta rornantisme dalarn suatu kesatuan untuk inengisi hidupnya. Seyogyanyalah penilaian bertolak dan suatu asumsi ke. yang melihat pemuda dan kepemudaan sebagai suatu tonggak dan ―wawasan kehidupan‖. Di sinilah pemuda bergejolak untuk mencari identitas mereka. Dan jika itu ditantang oleh kaidah-kaidah sosial yang sudah melembaga.Menurut pendekatan yang kiasik mi. Pendekatan kiasik melihat potensi dan rornantisme pe. .. suaikan din dengan pola-pola kelakuan yang sudah tersedia. Pemuda dibedakan dan anak dan orang tua dan masing-masing fragmen itu mewakili nilai sendiri. dan setiap fragmen mempunyai artinya sendiri-sendiri. Demikian pula usaha-usaha untuk menyalurkan potensi pemuda kerapkali bersifat fragmentaris. yang tak sewajarnya. Dinamika pemuda tidak lebih dan usaha untuk menye. Masa kanakkanak hanya dapat diresapi karena keanakannya. Selanjutnya muncul persoalan-persoalan frustasi dan kecemasan pemuda karena keinginan-keinginan mereka tidak sejalan dengan kenyataan (keinginan) generasi tua. terpecah-pecah. Dalam hal mi hakikat kepemudaan dicari atau ditinjau dan dua asumsi pokok:‘Pertama. Oleh sebab itu. Karena ―mahkota hidup‖ adalah masa tua yang disamakan dengan hidup bermasyarakat. pemuda dianggap sebagai suatu kebompok yang mempunyai aspirasi sendiri yang bertentangan dengan aspirasi masyarakat. Tidak mengherankan kalau romantisme akan tumbuh subur dalam pendekatan mi. karena potensi itu dilihat bukan menupakan sebagian dan aktivitas dalam wawasan kehidupan.

Artinya. Yang hidup di kota metropolitan hingarbingar akan berbeda dengan yang hidup di dusun-dusun yang penuh kedamaian. Keseimbangan antara manusia dengan lingkungannya adalah suatu keseimbangan yang dmamis. Pemuda dianggap sebagai obyek dan penterapan pola-pola kehidupan dan bukan sebagai subyek yang mempunyai nilai sendini. Tingkah laku manusia merupakan interaksi antara manusia dengan lingkungannya itu. Tafsiran-tafsiran klasik didasarkan pada anggapan bahwa kehidupan mempunyai pola yang banyak sedikitnya sudah tertentu dan ditentukan oleh mutu pemikiran yang diwakili oleh generasi tua yang bersembunyi di balik tradisi.‘ Ciri utama dan pendekatan mi melingkupi dua unsur pokok yaitu unsur lingkungan atau ekologi sebagai keseluruhan. suatu interaksi yang bergerak. Yang dimaksud dengan ―lingkungan‖ dalam konsep mi melingkupi seluruh aspek dan totalitas lingkungan yang dapat diidentifisir dalam unsur-unsur lingkungan fisik. Hal itu tergantung . termasuk nilai-nilai kehidupan. unsur tujuan yang menjadi pengarah dinamika dalam iingkungan itu. Balk gagasan mengenai ―wawasan kehidupan‖ maupun konsep mengenai tata kehidupan yang dinamis.Asumsi pokok yang kedua yang merupakan tambahan dan asumsi wawasan kehidupan ialah posisi pemuda dalam arah kehidupan itu sendiri. Dinarnika pemuda tidak dilihat sebagai sebagian dan dinamika kehidupan atau lebih tepat sebagian dan dinamika wawasan kehidupan. mengubah atau merusak manusia sebagai akibat pengrusakan manusia atas lingkungannya. Hubungan antara manusia sebagai suhyek dengan lingkungannya adalah hubungan timbal balik yang aktif. dan kedua. bukan saja manusia itu mengubah. kinanya tidak akan memberi jawaban terhadap ―kebinalan‖ pemuda dewasa mi. akan menggugurkan pandangan kiasik. yang menafsirkan kelakuan pemuda dan hidup kepemudaan sebagai sesuatu yang abnormal. sosial dan budaya. Penafsiran mengenai identifikasi pemuda seperti mi disebut sebagai sauatu pendekatan ekosferis. memperbaiki atau merusak lingkungannya. Hal mi disebabkan oleh suatu anggapan bahwa pemuda tidak mempunyai andil yang berarti dalam ikut mendukung proses kehidupan bersama dalaxn masyarakat. Hal mi hanya bisa terjadi apabila tingkah laku pemuda itu sendiri ditinjau sebagai interaksi terhadap lingkungannya dalam arti luas. Manusia yang hidup dalam lingkungan pesisir pantai akan bertingkah laku yang berbeda dengan yang hidup di pegunungan. Pemuda sebagai suatu subyek dalarn hidup. Arah gerak itu sendiri mungkin ke arah perbaikan mungkin pula ke arah kehancuran. Dua asumsi yang mendasari pandangan di atas. tentulah mempunyai nilai sendini dalam mendukung dan menggerakkan hi dup bersama itu. tetapi lingkungan juga akan ikut menentukan.

di sam. dan karena itu menghakimi para pemuda yang cenderung menyelewenang dan ukuran dan nilai tersebut. Di sinilah terletak makna kedua dan pendekatan ekosferis bahwa balk apa yang menggolongkan din generasi tua maupun generasi muda dan anak-anak. Generasi tua sebagai ―angkatan yang berlalu‖ (passing generation). kiranya tidak dapat ditenima. Dengan demikian maka dalam pendekatan mi tidak ditemukan adanya ―jurang generasi‖. Semuanya bertanggung jawab atas keselamatan kesejahteraan. Di pihak lain. Dalam hubungan mi. Kalaupun perbedaan dalam kematangan berfikir.ping memetik buah-buah pengalamannya yang telah terkumpul oleh pengalaman. serta jawaban yang kreatif terhadap potensi lingkungannya. generasi muda tidak bisa melepaskan din dan kewajiban untuk memelihara dunia — yang hanya satu mi — bersama-sàma dengan generasi tua. generasi muda yang penuh dinarnika hidup. termasuk generasi tua perlu mencari dan menginternalisasikan atau menghayati ukuran-ukuran standar yang ternyata bersifat dinamis. kepemudaan dan kehidupan orang dewasa dan anakanak merupakan suatu totalitas. antara generasi tua dan pemuda misalnya. dalam menghayati makna hidup dan kehidupan mi semata-mata disebabkan oleh tingkat kedewasaannya. Perbedaan antara kelompok-kelompok yang ada. kelangsungan generasi sekarang dan yang akan datang. hanya terletak pada derajat dan ruang lingkup tanggung jawabnya. Dengan demikian maka adanya penilaian yang baku (fixed standard) yang melihat generasi tua sebagai ahli wanis dan segala ukuran dan nilai dalam masyarakat. orang dewasa (generasi tua) dan anak-anak. semuanya berada dalam status yang sama ialah menghadapi atau berada dalam satu kesatuan wawasan kehidupan. generasi tua tidak dapat menuntut bahwa merekalah satu-satunya penyelamat masyarakat dan dunia. Pendekatan ekosferis mengenai tingkah laku manusia memperkuat dugaan di . Dua hal yang menonjol dan pendekatan ekosferis mi. berkewajiban untuk membimbing generasi muda sebagai generasi penerus. maka semua kelompok.pada tingkat pengelolaan manusia terhadap lingkungannya. Dengan demikian tidak ada pertentangan antara pemuda. maka tidak ada generasi yang menganggap dirinya pelindung generasi sekarang atau yang akan datang. berkewajiban mengisi akumulator generasi tua yang makin melemah. Sebalilcnya. secara fundamental. mempersiapkan generasi muda untuk memikul tanggung jawabnya yang makin kompleks. Bertolak dan suatu kenyataan bahwa dalam masyarakat modern di mana perubahan sosial terjadi begitu cepat. balk potensi manusiawi maupun potensi fisik yang ekonomis. dan melihat generasi muda sebagai perusak tatanan sosial yang sudah mapan. Sebagai konsekuensinya. dalam arti adanya perbedaan yang fundamental antara generasi tua dan generasi muda. Pertama.

merupakan suatu totalitas yang dinamis. tidak berjalan seirama. 2. masa depan suram. ―pemuda pemilik masa depan‖ dan lain Sebagainya yang kesemuanya merupakan beban moral bagi pemuda. Secara ideal irama mi hendaknya hanmonis. gejolak hidup pemuda dewasa mi. keterbatasan lapangan kerja dan masalah lainnya. Hal mi juga berarti bahwa keresahan pemuda adalah juga suatu refleksi dan keresahan masyarakat secara keseluruhan. Dengan pendapat di atas jelas kiranya bahwa pendekatan ekosferis mengenai pemuda. Dalam pola Dasar Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda bahwa yang dimaksud pemuda adalah: . narnun kerapkali dalarn kenyataannya hal mi sukar dicapai karena keterbatasan-keterbatasan dalam lingkungan itu sendiri. Di atas telah dikemukakan bahwa pemuda sening disebut ―generasi muda‖. Kerapkali unsur-unsur manusiawi dengan lingkungan sosial ekonomis ataupun fisik. PEMUDA DAN IDENTITAS Telah kita ketahui bahwa ―pemuda atau generasi muda‖ merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah ―nilai‖. bahwa bukan saja pemuda. kecanduan narkotika.atas. Segala jenis ―kelainan‖ yang hingga kini seolah-olah telah menjadi hak paten pemuda. seperti yang telah dijelaskan. ketidakpatuhan kepada orang tua/guru. juga generasi tua hanuslah sensitif terhadap dinamika lingkungan dengan ukuranukuran standar yang baru. merupakan istilah demografis dan sosiologis dalam konteks tertentu. akan lebih dapat dimengerti sebagai suatu keresahan dan masyanakat sendiri sebagai keseluruhan. hal mi sering lebih merupakan pengertian ideologis dan kaltural danipada pengertian irniah. menempatkan masalah pemuda pada horizon yang lebih luas. Secara lebih spesifik. frustasi. Misalnya ―pemuda harapan bangsa‖. Tetapi di lain pihak pemuda rnenghadapi persoalanpersoalan seperti kenakalan remaja. kesemuanya akibat adanya jurang antara keinginan dan harapan dengan kenyataan yang mereka hadapi. Lingkungan hidup manusia dalam arti yang luas. Hal mi berarti. adalah respons terhadap lingkungan yang kini berubah dengan cepat.

Dilihat dan segi budaya atau fungsional dikenal istilah: Anak : 12 – 15 tahun Remaja : 13 – 18 tahun – 21 tahun Dewasa : 18 – 21 tahun ke atas. diperoleh 3 kategori. dalam hal mi berumur antara 18 sampai 30 tahun. Diihat dan angkatan kerja. Tenaga muda adalah calon-calon yang dapat ditenima sebagai tenaga kerja yang diambil antara 18—22 tahun.Dilihat dan segi biologis. Dilihat dan umur.enaga muda dan tenaga tua. . terdapat istilah : Bayi Anak : 0 – 1 tahun : 1 – 12 tahun Remaja : 12 – 15 tahun Pemuda : 15 – 30 tahun Dewasa : 30 tahun keatas. Yang dimaksud dengan sumber-sumber daya manusia muda adalah dan 0 18 tahun. Di muka pengadilan manusia berumur 18 tahun sudah dianggap dewasa. usia antara 18. ada istilah t. maka pematangan pribadi ditentukan pada usia 21 tahun. Dilihat dan perencanaan modern.Pemuda. usia antara 6 .Siswa. Untuk tugas-tugas negara 18 tahun sening diambil sebagai batas dewasa tetapi dalam menuntut hak seperti hak pilih. ada yang mengambil 18 tahun dan ada yang mengambil 21 tahun sebagai permulaan dewasa. di luar lingkungan sekolah ataupun perguruan tinggi. Dilihat dan ideologis-politis.25 tahun.18 tahun. digunakan istilah sumber-sumber daya manusia muda (young human resources) sebagal salah satu dan 3 sumber-sumber pembangunan yaitu: Sumbersumber alam (natural resources) Sumber-sumber dana (financial resources) Sumber-sumber daya manusia (human resources). masih ada di Universitas atau perguruan tinggi. lembaga dan ruang lingkup tempat. dan kadang-kadang sampai umur 40 tahun. masih dibangku sekolah Mahasiswa. Dilihat dan segi psikologis dan budaya. maka generasi muda adalah calon pengganti generasi terdahulu. usia antara 25 – 30 tahun.

merupakan identitas dan pola pikiran dan sumbangsih generasi muda. memang benar. mendorong mempercepat berhasilnya Tnitura. Generasi mudaJmahasiswatanpa bantuan ABRI dan dukungan seluruh rakyat. Bahwa dalam perjuangan itu andil dan peran generasi muda/mahasiswa sebagai ―pressure group‖ yang meyakinkan sebagai suatu fakta sejarah. Yusuf (Abdul Gafur : 1982 173 — 1974). sehingga ide dan pikiran itu menjadi suatu konsep yang berguna. Kaum muda dalam setiap masyarakat dianggap sedang mengalami apa yang dinamakan ―moratorium‖. Lahirnya Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) di tengah-tengah kemelut masyarakat yang sedang dilanda kekalutan sebagai akibat goncangan-goncangan sosial dan tragedi nasional yang diintroduksikan oleh PM dengan G 30 S-nya. Bachtiar. Generasi muda tidak tinggal diam melihat bangsanya mengalami depresi mental sebagai akibat teror kaum revisionis. tetapi tetap ditongkrongi oleh tiga perwira tinggi ABRI: Amir Machmud. dan dua hulan kemudian lahirlah Surat Perintah 11 Maret (Superseman) yang amat bersejarah itu. Lahirnya KAMI di tengah-tengah kemelut masyarakat sebagai akibat tragedi nasional itu. Hanya dengan melalui perjuangan identitas dalam upaya meningkatkan kualitas generasi muda. 1982 11). dengan sekalian kesalahan yang mereka buat dalam mengalarni perubahan itu (Hansja W. Supersemar itu sendiri lahir bukanlah karena kemurahan hati atau hadiah dan rezim Orde Lama kepada pimpinan Orde Baru. Moratorium merupakan masa persiapan yang diadakan masyarakat untuk memungkinkan pemuda-pemuda yang bersangkutan dalam jangka waktu tertentu mengalami perubahan.Dalarn setiap masyanakat. tidak akan berhasil dalam waktu yang begitu singkat mematangkan situasi dan mempercepat tangan Bung Karno untuk menandatangani Supersemar dengan hati yang enggan. khususnya pana mahasiswa dalam mengisi kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Tetapi tidak benar kalau ada anggapan seolah-olah hanya mahasiswa (generasi muda) yang benjuang. telah menjawab suatu tantangan yang tengah mengancam mar tabat manusia dan kemanusiaan di tnah air mi (Abdul Gafur 1982 172). Basuki Rachmad (almarhum) dan M. . dapat diperjelas ide serta pikiran mereka. Orde Baru. Ta lahir melalui proses perjuangan. kaurn ekstrimis PM yang dimanifestasikan dalam bentuk teror G 30 S-nya. golongan pemuda mempunyai tempat tersendini. Demonstrasi dan aksi-aksi KAMI. Tritura dan Supersemar tidak lain dan suatu kemenangan pertama.

Dapat bertindak dan berpikir rasional. Tetapi. tentu kita semua belum puas dengan kondisi seperti itu Bahkan kadang-kadang rnerasa kecewa. Bukan berdiri dan berada pada bingkai luar pembangunan. cinta tanah air serta cinta kesatuan dan persatuan dalam kebersaniaan menyonong han esok yang lebih cerah. Namun. fakta-fakta menunjukkan di sana-sini rnasih terdapat kelemahan dan kekurangan. dapat tampil dengan kesiapan yang mantap. di samping pendidikan informal tempat menempa din bagi generasi muda. Anda semua harus menjadi perencana dan pelaku pembangunan mi. bahwa generasi muda harus sungguh-sungguh mempersiapkan din. cinta bangsa. dan harus direalisasi agar menjadi kenyataan. tekad nasional. demokratis dan pragmatis. sebagal eksponen generasi muda penerus bangsa. Pembangunan dan pembaruan adalah tekad seluruh bangsa. Akademi dan Perguruan Tinggi sebagai lembaga pendidikan formal. haruskah mandeg sampai di situ saja? Secara ideal realita. Hadapilah kenyataan-kenyataan yang ada dengan tabah dan sikap dewasa. bahwa generasi muda tidak boleh berpangku tangan. Selalu taqwa terhadap Tuhan Yang Mahaesa. dami kesejahteraan seluruh rakyat indonesia. agar kita tidak bersikap seperti orang mabuk kemenangan. generasi muda diharapkan dalam turut aktif mengisi kemerdekaan dan sebagai pelaku peinbangunan bana. Pelaksanaan pembangunan dan pembaruan harus merupakan suatu proses aktivitas dan kreativitas yang berkesinamhungar terus-mene n1s Memang tidak dapat dipungkiti. Menurut pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda bahwa penmasalahan generasi muda dapat dilihat dan beberapa aspek sosial.Marilah kita merenung sejenak. Dengan begitu. Sekolahsekolah.angan generasi muda dan menjadi tantangan seluruh rakyat Indonesia. untuk introspeksi dan retrospeksi. Angkatan muda harus turut dalani ants utania (mainstream) pembangunan. Bukankah generasi muda penerus bangsa yang paling berkepentingan untuk meraih sukses masa depan? Justru harus disadari penuh oleh generasi muda. Pembangunan. menjadi penonton derap langkah dan deru deramnya motor pembangunan. Dengan demikian kiranya sudah jelas. eksistensi generasi muda penerus bangsa dan masa depan adalah sebagai satu kesatuan. generasi muda harus terus turut berperan aktif dalam derap langkah pembangurian. Hal-hal itu semua jelas menjadi tant. seperti keterbelakangan jasmali i dan . yakni : 1) Sosial Pcihologi Proses pertumbuhan dan perkembangan keprihadian sera penyesuaian din secara jasmaniah dan rohaniah selak dan masa kanak-kanak sarnpai usia dewasa dapat (hpengaruh oleh beberapa faktor.

merit al. Meremehkan ajaran-ajaran agama dan memudarkan kesadaran berbangsa dan berpribadian nasional. Hal tersebut dapat menyebabkan terputusrrya kesinambungan nilai-nilai perjuangan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. mengelornpokkan din dalam gang-gang dengan sikap dan cara berpikir yang lepas dan norma-norma dan system nilai yang berlaku. penolakan. kecanduan pada narkotika dan lain-lain yang kesemuanya itu merupakan gejalagejala yang perlu rnemperoleh perhatian dan semua pihak. sehingga apabila tidak memperoleh arah yang jelas. 3) Sosial Ekonomi Pertambahan jumlah penduduk yang cepat dan belum meratanya pembangunan dan hasil-hasil pembangunan mengakibatkan makin bertambahnva pen gangguran di kalangan pemuda. maka corak dan warna masa depan negara dan bangsa akan menjadi lain danpada yang dicita-citakan. pengaruh negatif dan lingkungari pergaulan sehari-hani oleh ternan sebayanya. pola-pola konsumsi mewah. . keterasingan di kalangan mereka. Sebabnya. 2) Sosial budaya Kaum muda perkernbangannya ada dalam proses pembangunan dan modernisasi dengan segala akibat sampingnya yang bisa mempengaruhi proses pendewasaannya. Keadaan mi akan menimbulkan idealisme dan patriotisme serta kesetiakawanan di kalangan kaum muda. salah asuh oleh orang tua/keluarga maupun guru-guru di lingkungan sekolah. makin bergeser ke arah kehidupan individualistis. pada akhirnya akan mempunyai pengaruh dalam rangka pendidikan moral Pancasila. Hal seperti mi memungkinkan mereka lalu menjauhkan din dan masyarakat. ketidakpatuhan kepada orang tua dan guru. barangkali dapat dicari dan pengaruh-pengaruh daya pamer budaya asing yang lebih bersifat pemuasan kenikmatan duniawi semata-mata seperti kiub malam. Hambatan-hambatan tersebut di atas memungkinkan tirnbulnya kenakalan remaja. Benturan antara nilai-nilai budaya tradisional dengan nilai-nilai baru yang cenderung menimbulkan pertentangan antara sesama generasi muda dan generasi sebelumnya yang pada gilirannya akan menimbulkan perbedaan sistem riilai dan pandangan antara generasi tua dan generasi muda. Pola hidup yang berdasarkan kekeluargaan. karena kurangnya lapangan kerja. kegotongroyongan sebagai salah satu ciri kehidupan masyarakat Indonesia. majalah dan film yang lebih menampilkan adegan-adegan porno daripada cerita-cerita yang bermutu yang mengandung unsurunsur pendidikan. Keadaan seperti itu bila berlangsung terus akan mempengaruhi perkembangan generasi muda. mandi uap. Akan timbul rasa tidak aman.

Ketidakseimbangan antara kebutuhan bagi pendidikan dan penyediaan saranasarana pendidikan.Kurangnya lapangan kerja mi menimbulkan herbagai problema sosial serta frustasi di kalangan kaum iiuda. tapi juga merugikan seluruh bangsa. . makin bertambahnya jumlah pemudapemuda putus sekolah. Belum seimbangnya jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia. Akibatnya makin dirasakan bahwa di kalangan pemuda masih ada hamhatan-hambatan untuk menumbuhkan satu orientasi baru yakni pemikiran untuk menjangkau kepentingan nasional dan bangsa di atas segala kepentingan lainnya. hal mana merupakan hambatan bagi penyaluran aspirasi generasi muda secara institusional dan konstitusional. Kurangnya lapangan dan kesempatan kerja serta tingginya tingkat pengangguran/setengah pengangguran di kalangan generasi muda dapat mengakibatkan berkurangnya produktivitas nasional dan memperlambat kecepatan laju perkembangan pembangunan nasional serta dapat menimbulkan berbagai problema sosial lainnya. 4) Sosial Politik Dalam kehidupan sosial politik aspirasi pemuda berkembang dan cenderung mengikuti pola infra struktur politik yang hidup dan berkembang pada suatu periode tertentu. Dirasakan belum terarahnya pendidikan politik di kalangan pemuda dan belum dihayatinya mekanisme demokrasi Pancasila maupun lembagalembaga konstitusional. Kurangnya gizi yang dapat menyebabkan hambatan bagi perkembangan kecerdasan dan pertumbuhan badan cli kalangan generasi muda disebabkan oleh rendahnya daya beli dan kurangnya pengertian tentang gizi dan menu seimbang di kalangan masyarakat yang berpenghasilan rendah. Demikian juga sistem pendidikan tidak mampu menjawab tantangan kebutuhan pembangunan. sementara di pihak lain anggaran pemerintah yang terbatas mengakibatkan kekurangan fasilitas bagi latihan-latihan ketrampilan. Tingginya jumlah putus sekolah yang diakibatkan oleh berbagai sebab yang bukan hanya merugikan generasi muda sendiri. Kekurangpastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya. patriotisme dan nasionalisme di kalangan masyarakat termasuk generasi muda. baik yang formal maupun nonformal. Dan uraian-uraian di atas dapat disimpulkan bahwa masalah-masalah yang menyangkut generasi muda dewasa mi adalah: Dirasakan menurunnya jiwa idealisme. tertib hukum dan disiplin nasional.

Namun dernikian. 3. Suatu bangsa akan berhasil dalani pembaiigunannya secara ―self prospelling‖ dan turn buh menjadi bangsa yang maju apabila telah berhasilmemenuhi minimum jumlah dan mutu (termasuk relevansi dengan pembangunan) dalam pendidikan penduduknya.‘ . Pergaulan behas yang membayakan sendi-sendj perkawin an dan kehidupan kehidupan keuarga. Belum dilihatnya secara menye!uruh potensi yang ada mi meniyebahkan penyelesaian masaiah te ebut helum berjalan secepat yang dbnginkan.‖ Dewasa mi sudah sekitar 80% dan usia sekolah dasar (6 . mental dan sosial yang memerlukan usaha-üsha yang lebih sungguhsungguh. sebagai masyarakat utarna dalam pembangunan. Meningkatnya kenakalan rernaja penyalahgunaan narkotika. Belum adanya peraturan perundang-undangan yang menvangkut generasi rnuda. Persentasejumlah penduduk yang masih huta huruf diperkirakan sebesar 40%. agar mereka dapat berkembang menjadi warga negara yang produktif biarpun ada ketunaan.Masih banyaknya perkawinan di bawah umur. Indonesia demikian pula menghadapi kenyataan untuk melakukan usaha keras ―mencerdaskan kehidupan bangsa. adanya birokrasi pemerintahan yang knat dan efisien. PERGURUAN DAN PENDIDIKAN Keherhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh ber bagai faktor seperti: kualitas sumber daya manusia. Sebagai subyek pembangunan maka setiap orang harus terlibat secara aktif dalam proses pembangunan. tersedianya sumber daya alam yang memadai. D sinilah terletak arti pen ting dan pendidikan sebagai upava ntuk toremianya kualitas sumber daya manusia. dan sebagainya.12 tahun) dapat ditampung oleh fasilitas pendidikan dasar yang ada. Organisasi oyganjsasj generasi muda/pemuda yang tclah berjalan balk adalah merupakan potensi yang slap uuk dilibatkan dalarn kegiatan pembangunan. terutama di kalangan masyarakat daerah pedesaan. Hal mi karena rnanusia bukan sernata-niata menjadi obyek pembangunan. Penanggulangan rnasalah-niasajalj tersebut di atas memerlukan usaha-usaha secara terpadu. tidak dapat disangkal bahwa kualitas sumber daya rnanusia merupakan faktor yang sangat menentukan dalarn proses pernbangunan. Adanya generasi muda yang menderita fisik. rnaka hasil pembangunan tersehut harus bisa dinikrnati oleh setiap orang. tetapi sekaligus juga merupakan subyek pembangunan. terarah dan terencana dan seluruh potensi nasional dengan rnelibatkan generasi muda sebagai subvek pengembangan. sedangkan sebagal obyek. Modemisasi Jepang agaknya merupakan contoh proto-tipe dalam hubungan ini.

Pendidikan yang dapat mengembangkan semangat ―Inner will atau peninkatan kemampuan din dan bangsa‖ yang terpancar dalam pembangunan pendidikan mental. konsepsi serta norma-norma kependidikan dalam kaitannya dengan cita-cita bermasyarakat Pancasila. ―under utilized population‖. Melalui pendiclikan itu diharapkan bangsa Indonesia akan mampu membebaskan din dan belenggu kemiskinan dan keterbelakangan. satu pendidikan yang akan rnembina ketahanan hidup bangsa. tetapi pendidikan membentuk manusia-manusia membangun. pendidikan tersebut diarahkan menjadi pendidikan pembang-dnan. melalui suatu alternatif pembangunan yang lebih balk. Sebab hal itu semua akan berarti belum terlepasnya Indonesia dan belenggu keterbelakangan dan kemiskinan sebagaimana diharapkan. sekWr tersebut telah mencapai hasil yang dapat dibanggakan. Rendahnya produktivitas rata-rata penduduk.Tetapi masalah pendidikan bukan saja masalah pendidikan formal. maka pendidikan nasional yang dibutuhkan adalah pendidikan dengan dasar dan dengan tujuan menurut Pancasila. kalau tidak dalam aspek kualitatif. akan moral dan harkat pembangunan. ?da saat mi bukan saja jumlah para remaja yang dapat ditampung dalani pendidikan formal melonjak tinggi. merupakan hal-hal yang memerlukan perhatian yang sungguh-sungguh. baik secara fisik maupun secara ideologis dan mental. Tidak benlebihan kiranya apabila prestasi keseluruhan mi dinilai . Untuk itu maka diperlukan adanya perubahan-perubahan secara mendasar dan mendalam yang menyangkut persepsi. Dalam hal mi kiranya Pernenintah telah cukup berhasil dalarn menegakkan landasan-landasan ideal serta landasan konseptual terhadap pembaruan pendidikan menuju suatu sistein pendidikan nasional yang tepat arab dan tepat guna. sektor pendidikan termasuk sektor yang cukup pesat kemajuannya. kurangnya semangat kewiraswastaan. serta akan kekayaan nllai serta keagungan bangsa dan negara Indonesia. Dan untuk itu dipenlukan kebijaksanaan terarah dan terpadu di dalam menangani masalah pendidikan mi. Bila dibandingkan dengan sektor-sektor pembangunan lainnya. serta menghargai kemajuan yang aiitara lain bercirikan perubahan yang berkesinambungan. Dalam implementasinya. akan kepercayaan kepada din sendin. tetapi juga semakin besar jurnlah mereka yang berkesempatan mendapatkan pendidikan non formal dengan berbagai keahiian dan keterampilan. Sebagai satu bangsa yang menetapkan Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa dan negara Indonesia. intelektual dan profesional bagi seluruh penduduk dan pemuda Indonesia2 Di sinilah diperlukan suatu sistem pendidikan-pendidikan nasional yang mampu menyadarkan manusia Indonesia akan potensi-potensi mereka. banyaknyajurnlah pencari kerja. sedikitnya dalam aspek kuantitatif.

berbagai masalah telah timbul. serta memper kuaC masyarakat dun kebudaYaan (UmemOto. Perkembangan lebih lanjut. Setidk-tidaknya dua faktor yang dapat kita amati sebagai faktor yang sangat pentirig dalam pembangunan dewasa ini:semakin ba‘iyaknya manusia yang membutuhkan pendidikan dan seniakin bervariasinYa mutU pendidikafl yang diharapkan oleh mereka itu. UsahaUSaha dalani pendidikan dasar dapat memberik 5bangan dalam jangka paniang. Basic Memorandum dalarfl bidang Pendidikan adalah tanggapan Menteni Pendidikan dan KebudaYaan Republik Indonesia dalani kaitannYa dengan Tahun Pendidikan InterflaSi01. Basic Memorandum mi dikembangkan lebih lanjut dengan eksperimen-eksperimen di bidang pendidikan. yaitu rnasalah obyektif yang baru. metode mengajar dan program yang menyenangkan. akan memberikan 5urnbangan positif bagi pembaflgUflun maka pemenintah Indonesia telah melakukun 1angkah43flg pembarUali dalani bidang pendidikan formal maupun nonformal. sekolah pembangunan menjadi model inovasi dalam bidang pendidikan . pengetahua1i dan ketramPilan untuk pembafl bangsa clan negara di berbagai bidang. Sesuai dengalL asas pendidikan seumur hidup. a. bukan saja bagi produktiV tas. akan tetapi uga bagi tuuan terakhit pembanguftan sepetti kualitaS keluarga dan kehidUPan masyarakat. Pendidikan Formal. tanggal 21 September 1971. tahuil 1970. mamPU membenil pendidikan formal dun juga pendidikat‘ nonfoflfl8l. Sekolah itu hendaknya mempunyaj kurikulum. sekolab itu hendakflYa memPUflY dwifun i. Steve FL. menantang dan cocok dengan tujuannya (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Sejalan dengan itu keluarlah Surat Keputusan Menteri P dan K No. 1973:34).sebagai suatu permulaan yang akan merupakan pra kondisi yang subur menuju terciptanya satu masyarakat belajar secara menyeluruh. Basic Memora11d1m itu meniuat hal-hal sebagai bet ikut Sekolah itu hendakflYa merupakan bagian integral dan masyarakat sekitarnya. dan menyadari investaSi aga4efla terdidik dalani ptograflR jangka pendek enengah ataU jangka panjaflg. tentang Sekolah Pembangunan. tanpa mengecilkan arti dan semua yang telah dicapai selama mi. 172/1971. balk untuk para pemuda maupun untuk orang dewasa. Akan tetapi. 1970). yang tidak pernah ada sebelumnya. pnia dan wanita. Sejalan dengan pendapat UmenlOtO tersebut di atas. Sekolah itu hendaknYa beronienta5‖ kepada pembangunafl dan kemajUan 5hingga dapat menyiapkan tenaga kenla yang memiliki watak.

namun tetap menarik minat para konsumen pendidikan. Sebab itu program-program pendidikan nonformal harus dibuat sedemikian rupa agar bersifat luwes tetapi lugas. lama pendidikan di perguruan tinggi menjadi lebih singkat. Oleh karena pendidikan nonformal dilakukan di luar sekoiah. bidang pendidikan di republik ini. Di kalangan masyarakat.program yang didasarkan kepada masyarakat harus sejalan dan terintegrasi dengan program-program pembangunan yang dibutuhkan oleh rakyat banyak. Senafas dengan jalur inovasi tersebut. dengan sadar dilakukan. Pendidikan Non formal Pendidikan n onformal adalah pendidikán yang dilakukan secara teratur. program-program pendidikan nonformal sening dikoordinasikan dan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Masyarakat. Akhirnya tujuan terpenting dan pendidikan nonformal adalah program. tingnya adalah untuk meningkatkan mutu lulusan pada bidang. seperti pada pendidikan formal di sekolah. Dengan sistem SKS.. heAtujuan untuk mempercepat pemenuhan tenaga-tenaga terdidik pada aspek lain. Karena pendidikan nonformal pada umumnya dilaksanakan tidak dalam Iingkungan fisik seklah. Pada tahun 1985 diwajibkan menggunakan SKS tanpa kecuali. di samping pembinaan terus-menerus pada sekolah-seko]ah kejuruan. Di. Pembaruan-pembaruan dalam bidang pendidikan itu. b. Selain dan itu dalam sektor pendidikan tenaga kependudukan. maka sasaran pokok adalah anggota-anggota masyarakat. Tim Penggerak Pembinaan ICesejahteraan Keluarga (Tim Penggerak PICK) pada tingkat kelurahan dibina oleh para lurah/kepala desa. baik perguruan tinggi negeri atau swasta. diintroduksi paket-paket program Di. luar itu organisasi-organisasi wanita seperti Dharma Wanita . karena suatu hal. sehingga lahirlah Kurikulum1975. D2 dan D3 untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidikan mulai dan tingkat Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas. Berdasarkan penelitian di lapangan. program serjana semula berlangsung selama 5 — 6 tahun. program sarjana (Si) hanya berjangka waktu 4 tahun. maka pendidikan nonformal diidentikkan dengan pendidikan luar sekolah. tetapi tidak terlalu ketit mengikuti peraturan-peraturan yang tepat. Arus inovasi juga meram bat ke perguruan tinggi negeri maupun swasta. Aspek lain yang tidak kalah pen. baik itu perguruan tinggi negeri atau pun perguruan tinggi swasta. kurikulum juga mengalami perubahan.Sekolah Menengah. Berdasarkan program lama. pendidikan nonformal sangat dibutuhkan oleh anggota masyarakat yang belum sempat mendapat kesempatan untuk mengikuti pendidikan formal karena sudah terlanjur lewat umur atau. Sistem Kredit Semester (SKS) diberlakukan di semua perguruan tinggi. terpaksa putus sekoiah. Dengan sistem SKS.

Untuk lebih menjamin fungsionalnya program pendidikan nonformal. Apa itu TTG? TIG adalah seperangkat model. Sudarmadi. perlu kiranya Badaniendidikarr yang mempunyai kewenangan policy pendidikan tadi disatukan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah yang mengatur rencana pembangunan di daerah tersebut (S. Apa-apa saja yang dapat dijangkau oleh TTG? Jawabnya: Semua aspek teknologi sederhana yang berkaitan dengan kepentingan hajat hidup rakyat banyak di pedesaan. terutama bagi masyarakat pedesaan .dalam program bakti sosial kepada masyarakat acapkali melaksanakan program-program dalam bentuk paket program pendidikan nonformal. menjadi kenyataan. dan lain sebagainya. maka oleh para perencana pembangunan pedesaan diintroduksi Teknologi Tepat Guna (VI‘G). Oleh karena karakteristik masyarakat pedesaan akan berlainan dengan kondisi dan karakteristik masyarakat perkotaan. Contoh-contoh: Teknologi merancang/membuat alat pengeringan gabah atau jagung. Teknologi tambak air tawar dan air payau. Pakistan dan Bangladesh. dirancang sedemikian rupa untuk penggunaan-penggunaan di pedesaan. Teknologi pembuatan krupuk dan minyak kelapa. Teknologi pembuatan gas bio. Moerdiyono. terutama di Filipina. akselerasi pembangunan di pedesaan Indonesia diharapkan dapat lebih cepat. khususnya bagi kaum wanita (Drs. Dengan begitu harapan untuk mencapai masyarakat adil makmur akan Segera terwujud. Di luar negara-negara anggota ASEAN.. 1982 : 13). 1973 : 42) Program pembangunan di pedesaan adalah sebagai salah satu garapan pokok pemerintah dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pedesaan dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. maka metode dan teknologi yang akan dipergunakan harus sejalan dengan kemampuan para pelaksana pembangunan di pedesaan. Berkaitan dengan kebutuhan-kebutuhan yang cukup mendesak bagi pelaksanaan pembangunan di pedesaan.model teknologi yang sederhana. dkk. Teknologi yang dibicarakan ialah sarana meningkatkan taraf hidup masyarakat beban sehari-hari. PIG seperti itu dilaksanakan di pedesaan India. telah dilaksanakan di negara-negara anggota ASEAN. Dengan sistem TI‘G. Teknologi pembuatan jembatan bambu. TTG yang serupa.

Berdasarkan naluri dan pengalaman yang didapat dan kegiatan sehari-hari ia merasakan lebih man. Pendeknya dan pengan. Tentu tidak ada pula sekolah pengemudi sado. Hanya akan terjadi perbedaan antara tukang sado dengan tuang becak. Bagaimana kalau ia ingin mernacu sado dengan muatan penuh pada jalan mendak] atau menu. jika lebih dulu tidak nngetahUi secara pasti sifat-sifat buruk atau baik dan kudanya dengan cara pendekatan batin. ―Kontak batin‖ dengan kudanya itulah Ia akan mendapatkan nila-nilai pendidikan informal yang sangat membantu kehidupannya sehari-hari.nsi pendidjkan infornal dan sektor persadoan.c. selern but atau sekeras apa? Tidak pasti. Kalau tukang sado. cara memegang kemudi begini.run? Tentu diperlukan ―pehdekatan batin‖ serta trik-trik Lertentu agar kudanya tidak tersungkur. dokar atau delman. Mustahil ia akan dapat menjadi tukang sado yang balk. Atas dasar itu sebenarnya abang becak tadi telah mendapat pendidikan informal dalam mengemudikan becak. di dalam lingkungan keluarga. Mereka akan mendapatkan pendidikan informal berkat ketajaman naluri. kalau akan membelok harus bersikap begini dan begitu.Contoh-contoh Apakah ada pendidikan formal bagi pengemudi becak? Jelas tidak ada. .pengalarn dalam aktivitas sehari-hari itulah sang tukang sado akan mereguk ese. Jika seorang pertama kali mencoba mengemudi. masyarakat atau dalam lingkungan pekerjaan sehari-hari. atau lebih tepat dikatakan mengendalikan becak. Apakali anda pernah mendapatkan pendidikan informal dalam kehidur‘ax seharj-harj? Boleh diingatingat. Hal yang serupa berlaku pada calon tukang saclo. ia akan menemui kesulitan.tap mengendalikafl becak. lebih dahulu ia harus mengadakan ―pendekatan baLm‖ dengan kuda sebagai partnernya. l3agairriana ia harus menarik tali kendalj ketika akan berangkat atau berhenti. Pendidikan Informal. dengan menghadapi makhluk yang bernyawa seperti kuda. Pendidikan informal yakni pendidikan yang diperoleh seseorang berdasarkan pengalaman dalam hidup sehari-hari dengan sadar atau tidak sadar. Kalaupun ada temannya yang baik hati. menjalankan becak di suatu tanah lapang atau di jalan yang lengang. atau lebih tepat kalau disebut pendekatan naluriah aau intuisi. temannya pun akan mengatakan lebih kurang. keberanian bertindak dan ketekunan dalam kegiatan sehari-hari sebagai tukang sado. atau ía tidak akan menyentak tali keridali agar kudanya tidak terlalu tegak mendongak ketika jalan naik mendakj. Seterusnya si calon pengemudi becak itu akan berjalan sendiri. sejak seorang lahir sampai ke hang kubur.

misalnya: Departeen Keuangan dengan lembaga pendidikan Sekolab Tiziggi Akuntansj Negara (STAN). Peranan pemuda yang didasarkan atas usaha pemuda untuk menyesuaikan din dengan tuntutan lingkungan. Pemuda yang berusaha untuk menjadi pendukung tradisi. Berdasarkan peran yang pertama dibedakan atas: Peranan pemuda sebagai individu-individu yang meneruskan tradisi mendukung tradisi dan yang oleh sebab itu dengan sendininya berusaha mentaati tradisi yang berlaku.d. naung di bawah suatu departemen atau nondeparterne lazim disebut Pusat Pendjdjkan dan Latihan (bersifat teknis). Pertamjna. Lembaga-lembaga Pendidikan dan Latihan nondepartemen dimiliki oleh LIPI. Kedua jenis peranan pemuda di atas bisa mengakibatkan sumbangan pada usaha pembangunan maupun merupakan hambatan terhadap usaha pembangunar. Peranan pemuda sebagai individu-individu yang berusaha menyesuaikan din. Departemen Hankam dengan lembaga pendidikan Akabri. Lembaga – embaga Pendidihan di Bawah Departemen don Nondeparte Lembaga. baik dengan orang-orang atau golongan yang berusaha mengubah tradisi. Departernen Pertanian dengan lembaga pendidikan Akademi Usaha Perikanan (AUP). pendukung kebudayaan bisa merupakan bantuan dalam usaha-usaha pembangunan. tapi juga bisa menjadi . Lembaga. Departemeri Pertambangan dengan lembaga pendidikan Akademi Geologi. Semuanya itu bertujuan untuk meningkatkan skill insan-insan pelaksana pembangunan. Lapan. PERANAN PEMUDA DALAM MASYARAKAT Peranan pemuda di dalam masyarakat dapat kita bedakan atas dua hal. Badan Koordjnasj Survey Tanah Nasiona] (Bakosurtanal) dan lain-lain. Dalam hubungannya dengan persoalan mi menjadi kewajiban bagi pemuda untuk melestarikan kebudayaan bangsa. kebudayaan yang berlaku dalam tingkah laku perbuatan masing-masing. Batan.lembaga pendidikan di bawah naungan departemen yang bersifat teknis. Nurtanjo.lembaga pendidikan yang her. 4. Lembaga. dengan demikian akan teijadi perubahan dalam tradisi dalam masyarakat. yaitu a. PT. agar dalam fungsinya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat memiliki ketrampilan yang memadai sejalan dengan tuntutan pembangunan.lembaga Pendidikan yang bersifat tekriis dan sangat teknjs di bawah naungan suatu departemen bertanggung jawab Iangsung kepada Menterj yang mernbawahj departemen tersebut.

kebebasan untuk menentukan kehendak din sendiri. Berdasarkan peran pemuda yang kedua dibedakan atas 1) Jenis pemuda urakan Yaitu jenis pemuda yang tidak bermaksud untuk mengadakan-perubahan d.penghambatlpenentang pembangunan. tidak ingin untuk mengadakan-perubahan dalam kebudayaan. Begitu juga pemuda yang berusaha mengubah tradisi belurn tentu mengur tungkan pembangunan. Peranan pemuda yang menolak untuk menyesuaikan din dengan lingkungannya. Kebudayaan seniman dan sastrawan tergolong dalam jenis mi Misalnya Chairil Anwar dan sebagainya. 2) Jenis pemuda nakal Pemuda-pemuda inipun tidak ingin. didasarkan pada asas Silih asih Silih asah Silih asuh 2) Asas persatuan dan kesatuan bangsa . akan tetapi ingin kebebasan bagi dirinya sendiri. didasarkan pada asas Ing ngarso sung tulodo Ing madya mangun karso Tut wuri handayani (b) Pembinaan dan pengembangan oleh sesama generasi muda. 3) Jenis pemuda radikal Pemuda-pemuda radikal berkeinginan untuk mengadakan perubahan revolusioner. a.alam masyarakat. Mereka tidak puas. tidak berniat dan tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan dalam masyarakat ataupun kebudayaan. tak bisa menenima kenyataan-kenyataan yang mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka berusaha baik secara lisan maupun dalam tindakan rencana jangka panjang asal saja keadaan berubah sekarang juga. b. Asas pembinaan dan pengembangan generasi muda: Asas edukatip (a) Pembinaan dan pengembangan oleh unsur di luargenerasi muda. melainkan berusaha memperoleh manfaat dan masyarakat dengan melakukan tindakan yang meeka anggap menguntungkan dirinya tetapi merugikan masyarakat.

Faktor-faktor yang dimaksud ialah (a) Dorongan untuk mempertahankan dan memelihara dirinya (b) Dorongan untuk mempertahankan jenis/generasinya (c) Dorongan untuk menyatakan dirinya . 4) Asas keselarasan dan terpadu Pembinaan dan pengembangan secara swakarsa itu dilaksanakan selaras dan terpadu dengan berbagai aspek kmampuan manusia yang seutuhnya dan sekaligus dengan berbagai bidang pembangunafl lainnya. yakni Orientasi ke atas kepada Tuhan Yang Maha Esa. b.rut sumbu orientasi ke atas ialah pengembangan insan ber-Ke Tuhanan Yang Maha Esa. maka perlu diadakan penataan untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna bagi pelaksanaan program-program generasi muda dalam prinsipnya dalam pembangunan nasional.rut sumbu orientasi ke dalam ialah pengembangan sebagai insan biologis. nilai-nilai kerohanian yang luhur dan falsafali hidup Pancasila. berbudi pekerti luhur dan hermoral Pancasila. insan intelek serta insan kerja guna mengembangkan bakat-bakat dan kern ampuan jasmaniah dan rohaniah agar dapat memberikan prestasi yang semaksimal mungkin dengan rnengembangkan faktorfaktor kemainpuan dalam dirinya.Asas swakrasa Berdasarkan atas asas mi pembinaan dan pengembangan generasi muda harus dapat menumbuhkan.Pembinaan dan pengembangan generasi muda menu. 5) Asas pendayagunaafl dan fungsionalisaSi Mengingat banyaknya dan beranekaragafllnya organisasi pemuda yang ada dewasa mi. 2) Orientasi ke dalam terhadap dirinya sendiri Pembinaan dan pengembangan generasi muda menu. yang bertakwa kepada-Nya dalam segala aspek kehidupannya. Arah pembinaan dan pengembangan generasi muda Arah pembinaan dan pengembangan generasi muda ditujukan pada pembangunan yang memiliki kesek‘rasan dan keutuhan antara ketiga sumbu orientasi hidupnya. membantu dan mengembangkan kemauan dan kemampuan generasi muda untuk membina dan mengembangkan dirinya sendiri dan lingkungannya.

Mewujudkan warga negara Indonesia di masa depan yang memihki kreatifitas kebudayaan nasional yang maju tetap bercirikan dan bercorak kepribadian Indonesia. dan moral) dan masa depannya. Mewujudkan kader-kader penerus perjuangan bangsa yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa yang berpegang teguh kepada Pancasila sebagai satu-satunya idiologi dan pandangan hidup bangsa. Melahirkan kader-kader pembangunan nasional dengan angkatan kerja yang berbudi luhur.Pembinaan dan pengembangan generasi muda sumbu orientasi ke luar dibagi atas Pengembangan sebagai insan sosial budaya. Pengembangan sebagai insan sosial politik dan Sebagai insan patriot. 3) Orientasi ke luar terhadap lingkungan (budaya.Dalam usaha mi mungkin saja individu akan bertentangan dengan lingkungannya (keadaan maupun dorongandorongan) sehingga diperlukan kekuatanlkem ampuan untuk mempertahankan kepribadian dirinya (agama. Mewujudkan kader-kader patriot pembela bangsa dan negara yang berkesadaran dan berketahanan nasionai. Tujuan nbinaan dan Pengembangan Generasi Muda/ Pemuda. Kepekaan terhadap masa depannya akan menumbuhkan kemampuan untuk mawas diri. dan mendayagunakan sumber alam serta menjaga kelestanannya. dinamis dan kreatif. pengembangan pemuda terhadap masa depannya. Tujuan ycmg hendak dicapai dalam Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda/Pemuda adalah Mernantapkan persatuan dan kesatuan bangsa sesuai dengan jiwa dan semangat Sumpah Pemuda Tahun 1928 dalam rangka pembangunan hangsa dan kepribadian bangsa. adat dan moral). Pengembangan sebagai insan sosial ekonomi. Jalur Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda .memanfaatkan. kreatif. kritis serta menumbuhkan kesadaran bagi kesinambungan nilai-nilai luhur bangsa dan negara. soaial. termasuk di sini adalah sebagai insan keija dan insan profesi yang memiliki kemampuan untuk menggali. pengembangan dan penerus nilai-nilai serta citacita Prokiamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Jalur kepemudaan melaluj KNPI. Jalur masyarakat yang tidak melembaga : pergaulan sehari-hari.uan tinggi/akademj melalui SenatMahasiswa dan sebagainya. bahwa Sistem pengkoordinasian tunggal melalui badan pembina kebijakan yang bernama Badan Koordinasi Penyelenggaraan Pembinaan Generasi Muda di mana Departmen-departemen Pemerintah yang mempunyai program kepemudaan/generasi muda duduk bersama dalam badan mi dengan maksud agar secara lintas sektoral kebijakankebijakan pembinaan dan pengembangan dapat terkoordinir dan terpadu.a. dan sehagainya. . Jalur masyarakat Jalur masyarakat mi dibedakan atas Jalur masyarakat yang nielembaga : lembaga penbadatan. Jalur yang dimaksud. Kelompok Jalur Penunjang Pembinaan dan Pengembangan Generasj Muda melalui jalur mi meliputi Jalur sekolahlpra sekolah ini bisa dilakukan melalui organisasi orang tua murid sedangkan untuk jalur pra sekolah bisa dilakukan dengan jalan peningkatan penataan maupun pembakuan mutu dan para pendidiknya serta sarananya. Kelompok Pecinta Alam . Kelompok Jalur Koordinatif Yang dimaksud denganjalur koordinatif di sini adalah jalur pemerintah. adalah Jalur SLTP dan SLTA melaluj OSIS Jalur kampus/pergui. Pramuka. c. Kelompok Jalur Utama Kelompok Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda lewat jalur utama mi meliputi : Jalur Keluarga Dalam jalur keluarga mi pe]aksanaan pembinaan dan pengembmgan adalah orang tua serta anggota keluarga terdekat yang merupakan lingkungan pertama dalam rangka pelaksanaan konsepsi pendidikan seumur hidup. organisasi sosial kemasyai. tempat rekreasj dan sebagainya.Sesuai dengan ayat 3 tentang generasi muda dalam GBHN dijelaskan. Jalur Gezierasj Muda Pembinaan dan pengembangan melalui jalur mi termasuk di dalam organisasjorganj85j pemuda yang telah ada selama mi.. Karang Taruna. b...alcatan dan sebagainya.

Keadaan Yang dernikian dimanfaatkan oleh golongan komunis (PKI) untuk lebib memantapkan peranannya dalam dunia politik. Sebab. ikut aktif mernegang peranan pelaksana pe!nbangunan bangsanya. yang bertujuan untuk mengendaijkan kekuatan-kekuatan politik yang saling bertentangan.Badan koordinasi mi dibentuk mulai tingkat pusat sampai ke tingkat kecamatan. mahasjswa pada khususnya pada saat mi. maka di dalamnya telah tercermin kepentingan yang sekaligus peranan generasi muda. Prokiamasi Kemcrdekaan 17 Agustus 1945 ternyata perlu ditebus dengan pengorbanan yang tinggi. ialah golongan Nasional. Pelaksanaan organisasi pembinaan dan pengembangan generasi muda melalui satuan pengendali pembinaan generasi muda yang dipimpin oleh Menteri Urusan Pemuda. melajnkan naik ke atas pentas sejarah bangsanya. 1) Peran pemuda/mahasjc dalarn menegakkan kernerdekaan. Kenvataan demikjan juga rnempengaruh i kehi dii pan .sj generasi rnuda khu. maka pupuklah semangat kepeloporan. yang berdasarkari atas pengkotakan golongan masyarakat dalam 3 goongan. keberanjan memikul tanggung jawab dan resiko. Pembangunan yang tengah dikerjakan saat mi secara keseluruhan tetap merupakan tugas. golongan Agama dan goongan Komunis. 2) Peran rnahasiswa/pern uda dala rn rnempelopoy-z Orde’ Barn Dekrjt Presiden 5 JuJi 1959 rnenetapkan bahwa Republik Indonesia kembali menggunakan UUD 1945 sebagai landasan konstjtusjonai Kemudian Presiden Soekarrju mencarnkan Idenya yang kemudian terkenal dengan Demokrasj Terpirnpin. OIeh karena itu untuk pernberj bentuk dan isi masa depan sejarah bangsanya. Untuk menjaga dan memelihara kesinambungan dan kelestarian sejarah bangsa kita. OIeh karena segera setelah prokiamasi Pemuda Indonesia niembentuk organisasj. Susnya mahasiswa telah nielaksanakan proses sosiajjsasj dengan balk dan dapat dijadikari eontoh untuk generasi muda. Wujud nyatanya hams dilakukan dalarn perbuatan dan pengabdian dan sekali-kali bukan dalam ariganangan dan impian semata. balk yang bersifat politik maupun militer. Dalam hubungannya dengan sosialisa. tanggung jawab dan milik kita bersama. apabila kita ingin membangun han esok yang lebih balk.Kesinambungan dan keiestarjan sejarah bangsa kita akan dapat dipelihara. perlu menekankan pentingnya keikutsertaan generasi muda dalam kegiatan pembangunan. Timbulnya ide NASAKOM. 1 Pengisian masa depan seperti yang dicita-citakan oleh Prokiamasi Kemerdekaan itu dengan sendininya menuntut keterlibatan generasi muda. kalau generasi muda tidak duduk sebagai penonton.

berarti menguasal masa depan suatu bangsa. Perpecahan inilah yang selalu dinanti-nantikan oleh golongan Komunis. yang tidak terlepas adanya pengkotakan-pengkotakan tersehut. bagi pemuda yang sempat duduk di perguruan tinggi. Jumlah yang sedikit tersebut. Jumlah pemuda yang dapat mengenyam pendidikan Tinggi tidaklah banyak. agar dapat hidup bermartabat. ke arah perubahan yang lebih balk. Front Pancasila mi mengilhami lahirnya kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) yang merupakan unsur penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. maka mahasiswa pada garis besarnya mempunyai peranan sebagai: Agent of change Agent of development Agent of modernization. keadaan mi berlangsung sampai pada puncaknya adalah meietusnya 0 30 SIPKI pada tahun 1965. kemudian terorganisasikan dalam Front Pancasila. Peran mahasiswa dalam masyarakat. mempunyai kewajiban untuk menyumbangkan tenaganya kepada masyarakat. Dengan pengkotakan tersebut yang terjadi bukannya persatuan dan kesatuan. Dalam mengadakan perubahan harus memperlihatkan situasi dan kondisi di mana mereka berada. Barangsiapa menguasai generasi muda. Sebagai Agent of change mahasiswa bertugas untuk mengadakan. Kalau tidak Iebih mendalarn. Aksi-aksi pengganyangari terhadap PM timbul secara spontan dan masing-masing golongan. ke arah perubahan dalam masyarakat. berarti bahwa rnasa depan suatu bangsa itu terletak di tangan generasi muda. demikianlah bunyi suatu pepatah. Perubahan yang bersifat kemanusiaan. KAM1 menjadi pelopor pendobrak ke arah kehidupan baru yang kemudian dikenal dengan nama Orde Baru (ORBA). 3). Perubahan yang membawa kemajuan di negara lain belum bisa cocok untuk dilaksanakan di Indonesia. tetapi justru perpecahari yang dialami.peni uda i‘m ahasisWa. perubahan-perubahan dalam masyarakat. di mana pengetahuan yang diterhna dalam pendidikan dipakai demi pengabdian manusia. Sebab golongan Komunis bisa Iebih memantapkan peranannya di bidang politik. Dengan mengkaji lebih dalam arti apa yang tersirat dalam pepatah itu. Sebagai . Generasi mudalah yang harus menggantikan generasi sebelumnya memimpin bangsanya.Halhal yang tidak sesuai dan menghambat kemajuan haruslah diganti dengan hal-hal yang baru yang sesuai dengan tuntutan zaman.

Proses regenerasi mi berjalan sebagai hiasa-biasa saja. peranan mahasiswa tidak bisa diabaikan. Tidak semua yang telah hidup yang berurat dan berakar di Indonesia dengan begitu diubah dengan hal-hal yang baru. Sehubungan dengan itu. mahasiswa bertugas untuk melancarkan pembangunan di segala bidang yang bersifat fisik maupun bersifat non fisik. Regenerasi-kaderisasi suatu suku atau bangsa. Dengan sendirinya macam pembaruan yang bagaimana yang harus dijalankan tidak terlepas dengan lingkungan masyarakat selcitarnya.Demi suksesnya pembangunan.agent of development. yaitu Regenerasi yang berlangsung alamiah. artinya proses regenerasi mi sungguh-sungguh direncanakan. mahasiswa dalam fungsi mi bertindak dan bertugas sebagai pelopor dalam pembaruan. Oleh karena itu sislem regenerasi seperti mi lebih tepat disebut sistem Regenerasi Kaderisasi. Pada hakikatnya. Artinya regenerasi berjalan lumrah seperti yang terjadi pada kelorn pok dunia tumbuhan atau hewan. Mahasiswa sebagai manusia yang mengalami pendidilcan cukup tinggi harus dapat memiih mana yang perlu diubah dan mana yang masih tetap dipertahankan. RANGKUMAN 1. menggantikan generasi tua. berlangsung secara alami. bahkan tidak jarang hal-hal yang baru itu justru menjerumuskan bangsa Indonesia ke jurang kesengsaraan. setiap generasi memiliki ciri-ciri khas corak atau watak pergerakan/perjuangannya. Untuk suksesnya pembaruan yang hendak dijalankan. mahasiswa tidak boleh meninggalkan masyarakat yang akan diadakan pembaruan. Generasi 45 dan Generasi 66. tidak diekspos atau dipublikasikan. Pada masyarakat suku-suku primitif. Pembangunan tidak akan bisa berjalan dengan lancar bila. Regenerasi Berencana. dengan masing-masingciri khasnya. Bila dibandingkan dengan generasi sebelum dan generasi berikutnya. sistem regenerasi-kaderisasi adalah proses tempat pada kader pimpinan para suku atau bangsa digemhieng serta dipersiapkan sebagai pimpinan suku atau bangsa pada generasi berikutnya. di Indonesia pernah turnbuh dan berkembang tiga generasi yaitu Generasi 20-an. proses regenerasi dibakukan dalarn lembaga adat yang disebut Inisiasi. dipersiapkan. sejak Kebangkitan Nasional. 2. Sebagai agent of modernization.manusia-manusianya tidak giat bekerja. diperlukan u iltu k mem pertahankan kelangsungan eksistensi . Mahasiswa diharapkan bertindak sebagai pelopor-pelopor dalam pembangunan. Ada dua regenerasi. justru mempunyai peranan yang besar sekali. Belum tentu bahwa hal-hal yang baru itu bisa membawa kebahagiaan kepada bangsa Indonesia.

Acara itu diasuh dan dikoordinasi lang. Bangsa Indonesia tidak mau ketinggalan dalam program pembinaan potensi tenaga muda. Ternyata setiap tahun peserta lomba Semakin bertambah jumlahnya. Indonesia telah memiliki KNPI dan AMPI sebagai wadahwadah forum komunikasi dan tempat menggembleng. yaitu: Pendidikan Formal. Hal semacam mi berlaku tidak Saja berlaku di Singapura dan di Indonesia saja. Dalam program pengembangan potensi tenaga usia muda di negeri-negeri Barat. telah memberi kesempatan luas kepada generasi muda untuk mengembangkan ketrampilan dan potensi dirinya. menempa dan mencetak kader-kader dan pimpinan bangsa yang tangguh dan merakyat. Cara yang ditempuh. 7. Generasi muda Indonesia mulai turut dalam pencaturan aksi-aksi Tritura. 3. dan turut berperan dalam mematangkan situasi lahirnya Supersemar. Dengan pola pikir dan tujuan yang hampir sama. setelah era Tritura Supersemar berlaku. Atau ada unsur-unsur lain? 5. Bidang-bidang pendidikan yang dapat menopang pembangunan dengan melahirkan tenaga-ntenaga trampil dalam bidangnya masing-masing dapat digolongkan dalam tiga bidang. 6. Pemerintah Singapura telah menetapkan suatu persyaratan-persyaratan yang ketat dan ―berat‖ untuk memilih calon-calon kader pimpinan bangsanya. Pendidikan non-Formal dan Pendidikan Informal. di samping diharapkan terjaminnya kelestarian nilainilai budaya nenek moyang yang dimiliki. dengan peserta-peserta dan seluruh propins di Republik Indonesia.sung oleh LIPI. 4. nampaknya berlatar belakang pada kurang diberi kesempatan berperan dalam struktur pemerintahan. Namun demikian. tangguh dan berbudi pekerti luhur di kemudian han. sebagian kecil dan mereka cenderung menempatkan din sebagai oposisi ―tidak resmi‖ dan Orde Baru yang justru mereka juga turut memberi andil dalam rnenegakkan Orde Baru. .serta keinambungan suatu generasi atau bangsa. antara lain di Amerika Serikat. Demi kesinambungan generasi dan kepemimpinan bangsa. mulai dan generasi muda yang masih duduk di SLTP/SLTA dipancing dan dirang— sang kreativitasnya dalam Lomba Karya Ilmiah Remaja secara Nasional. agar menjadi intelektual yang cakap. melaIui lembaga-lembaga negara-matipun swasta dengan fasilitas yang tersedia serba lengkap dan modern. Sistem mi telah menjadi milik bangsa-bangsa di dunia. Sikap oposisi yang diperlihatkan oleh sebagian kalangan generasi muda itu.

ancaman. 11. 12. 10. . Menyadari akan tugasnya sebagai generasi penerus. yang kemudian terkenal dengan nama G 30 S/PKI. karena mereka sendiri belum pernahmengalaminya.8. 9. Puncak penyelewengan adalah pecahnya peristiwa tragedi nasional. Setelah tegaknya pemerintah Orde Baru para pemuda berperan serta dalam pembangunan di segala bidang. dan berdiri di garis paling depan dalam melawan penjajah. maka para pemuda/mahasiswa tampil ke depan untuk meluruskan kembali cita-cita nasional yang telah diselenggarakan oleh perrierintah Orde Lama serta menggantinya dengan pemerintah Orde Baru yang sesuai dengan Pancasila danUUD 1945. Dalam perjalanannya. demi tercapainya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan IJUD 1945. gangguan. hingga tidak dapat memecahkan masalah yang dihadapinya tersebut. maupun penyelewengan-penyelewengan. Dalarn rangka rnenegakkan kemerdekaan. para pemuda Sebagal pelopor. adakalanya orang tua sendini mengalami hambatan. Dalam proses pemberian/penerusan nilai-nilai masyarakat kepada orang muda. bangsa dan negara Indonesia mengalami bermcam-macam hambatan.

pelanggaran mana terhadap peraturan-peraturan tadi berakibat diambilnya tindakan. Beberapa perumusan yang ada.BABV WARGANEGARA DAN NEGARA 1. NEGARA DAN PEMERINTAH a. Utrecht niembenikan batasan hukum sebagai himpunan peraturan-peraturan (penintah. — perintah atau larangan itu harus dipatuhi setiap orang. yaitu dengan hukuman tertentu. b) Sumber-surnber Hukum Ialah segala sesuatu yang menimbulkan aturan-aturan yang mempunyai kekuatan yang memaksa. Sedangkan sumber hukum formal antara lain ialah: . Sehingga hukum menjadi peraturan hidup yang dapat rnemaksa orang untuk menaati serta dapat memberikan sangsi tegas terhadap setiap orang yang tidak mau mematuhinya. Dan kepada barangsiapa yang melanggar balk disengaja atau tidak. yang mendefinisikan hukum sebagai peraturanperaturan yang memaksa. Di dalam bukunya ―Pengantar Dalam Hukum Indonesia‖. Simorangkir SH. Hukurn Sukar kiranya untuk memberikan suatu definisi tentang hukum. dapat dikenai sani yang berupa hukuman.penintah atau larangan4arangan) yang mengurus tata tertib dalam masyarakat dan karena itu harus ditaati oleh masyarakat itu. perlu ada peraturan yang mengatur dan memaksa tata tertib itu untuk ditaati yang disebut kaidah hukum. Dengan demikian hukum mempunyai sifat mengatur dan memaksa. HUKUM. yang kalau dilanggar dapat inengakibatkan sangsi yang tegas dan nyata. Agar tata tertib dalarn masyarakat dapat dilaksanakan dan tetap terpelihara dengan balk. Selain Utrecht beberapa Sarjana Hukum Indonesia lainnya telah pula merurnuskan definisi hukum. sejarah. Sumber hukum dapat ditinjau dan segi formal dan segi material. yang menentukan tingkah Iaku manusia dalam lingkungan masyarakat yang dibuat oleh Badan-badan resmi yang berwajib. Akan tetapi ternyata tidak setiap orang mau menaati kaidah hukum tersebut. oleh karena itu agar peraturan hidup itu benar-benar dilaksanakan dan ditaati. Di antaranya adalah JCT. ekonomi dan lain-lain. dan Woerjono Sastropranoto SH. misalnya dad sudut politik. Sumber hukum material dapat kita tinjau lagi dan berbagai sudut. maka penlu dilengkapi dengan unsur memaksa. masing-masing menonjolkan segi tertentu dan hukum.

enima oleh masyarakat. sehingga masing-masing pihak yang bersangkutan terikat dengan isi perjanjian tersebut. yaitu hukum yang terletak pada kebiasaan (adat). Ialah suatu peraturan negara yang mempunyai kekuasaan hukum yang mengikat. — Hukum talc tertulis. Sehingga tndakan yang benlawanan dianggap sebagai pelanggaran perasaan hukum. yaitu hukum yang terbentuk karena keputusan hakim. 2) Kebiasaan (costum) Ialah perbuatan manusia yang tetap dilakukan berulangulang dalani hal yang sama dan dit. 5) Pendapat Sarjana Hukum Ialah pendapat para sarjana yang sering dikutip para hakim dalam menyelesaikan suatu masalah. Hukum Internasional ialah hukum yang mengatur hubungan internasional. 4) Traktat (treaty) Ialah perjanjian antara dua orang atau lebih mengenai Sesuatu hal. ialah hukum yang ditetapkan oleh negara-negara dalarn suatu perjanjian antar negara. 3) Menurut ―tempat berlakunya‖ hukum dibagi dalani: Hukum Nasional ialah hukum dalam suatu negara. Hukum Yurisprudensi. — Hukum Kebiasaan. 3) Keputusan-keputusan hakim (Yurisprudensi) Ialah keputusan hakim terdahulu yang sering dijadikan dasar keputusan hakim kemudian mengenai masalah yang sama. yaitu hukum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan. yang terbagi lagi atas: — hukum tertulis yang dikodifikasikan ialah hukum tertulis yang telah dibukukan jenis-jenisnya dalam kitab undang-undang secara sistematis dan lengkap. . 2) Menurut ―bentuknya‖ hukum dibagi dalam: Hukum tertulis. diadakan dan dipelihara oleh penguasa negara. -— Hukum Traktat.1) Undang-undang (Statute). c) Pembagian Hukum 1) Menurut ―sumbernya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Undang-undang. — hukum tertulis talc dikodifikasikan.

Hukum gereja ialah norma gereja yang ditetapkan untuk anggota-anggotanya. Hukum Asasi (hukum alam) ialah hukum yang berlaku dalam segala bangsa di dunia. bila kita berbicara Hukum Pidana atau Perdata. Oleh karena itu. dan lain-lain. Menurut ―waktu berlakunya‖ hukum dibagi dalam: lus Constitutum (hukum positif) ialah hukum yang berlaku sekarang bagi suatu masyarakat tertentu dalam suatu daerah tertentu. 6) Menurut ―sifatnya‖ hukum dibagi dalam: Hukum yang memaksa ialah hukum yang dalam keadaan bagaimana harus dan mempunyai paksaan mutlak. Contoh: Hukum Perdata. 7) Menurut ―wujudnya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Obyektif ialah hukum dalam suatu negara yang berlaku umum dan tidak mengenai orang atau golongan tertentu. . Hukum Subyektif ialah hukum yang timbul dan hubungan obyektif dan berlaku terhadap seseorang tertentu atau lebih. maka yang dimaksud adalah Hukum Pidana atau Perdata material. lus Constituendum ialah hukum yang diharapkan akan berlaku di waktu yang akan datang. Kedua jenis hukum mi iarang digunakan. Hukum Formal (Hukum ProseS atau Hukum Acara) ialah hukum yang memuat peraturan yang mengatur bagaimana cara-cara melaksanakan dan mempertahankan hukum material atau peraturan yang mengatur bagai mana caracaranya mengajukan sesuatu perkara ke muka pengadilan dan bagaimana caranya hakim memben putusan. apabila pihak yang bersangkutan telah membuat peraturan sendiri dalam perjanjian. Hukum yang mengatur (pelengkap) ialah hukum yang dapat dikesampingkan.Hukum Asing ialah hukum dalani negara lain. 5) Menurut ―cara mempertahankannya‖ dibagi dalam: Hukum material ialah hukum yang memuat peraturan yang mengatur kepentingan dan hubungan yang ber wujud perintah-perintah dan larangan-larangan. Con toh: Hukum Acara Pidana dan Hukum Acara Perdata.

kaidah kesusilaan dan kaidah kesopanan. Pengendalian mi dilakukan berdasarkan sistem hukum dan dengan perantaraan pemerintah beserta lembagalembaganya. Hukum Publik (Hukum Negara) ialah hukum yang mengatur hubungan antara negara dan alat perlengkapan atau negara dengan warganegaranya.8) Menurut ―isinya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Privat (Hukum Sipil) ialah hukum yang mengatur hubungan antara orang yang satu dengan yang lainnya. artinya bertentangan satu sama lain supaya tidak menjadi antagonisme yang membahayakan. tetapi tidak cukup terlindungai atau terjamin. Sebagai atnibut posi. bagi kepentingan-kepentingan yang telah melindungi kaidah agama. tif mi adalah: Pertama. kesusilaan dan kesopanan. untuk melindungi lebih lanjut kepentingan yang telab dilindungi kaidah-kaidah tadi perlu sistem hukum. Bahkan berarti kepentingan warga masyarakat tidak terpenuhi oleh kaidah agama. tegas dan didukung oleh perlengkapan yang cukup agar diikuti anggota masyarakat. baik oleh warga negara. tampil lebih jelas. tetapi belum cukup kuat untuk melindunginya mengingat terdapat kepentingan-kepentingan yang tidak teratur. Oieh karena itu negara mempunyai dua tugas pokok: Mengatur dan mengendalikan gejala-gejala kekuasaan asosial. Negara sebagai organisasi dalam suatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan dan warganegaranya. oleh karena itu semua golongan atau asosiasi yang memperjuangkan kekuasaan harus dapat menetapkan din dalam rangka in Pentingnya sistem hukum mi sebagai perlindungan. dan menitikberatkan pada kepentingan perseorangan. Mengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan ke arah tercapainya tujuan-tujuan dan masyarakat seluruh atau tujuan sosial. Istilah hukum positif dimaksudkan untuk menandai ―differentie‖ dan hukum terhadap kaidah-kaidah lain dalam masyarakat. Sehingga dibutuhkan lembaga khusus yang bertujuan merumuskan dengan jelas tujuan yang . Hukum yang mengatur kehidupan masyarakat dan nyata berlaku dalam masyarakat disebut hukurn positif. serta menetapkan cara-cara dan batasbatas sampai di mana kekuasaan dapat digunakan dalam kehidupan bersama. bukanlah kaidah sosial yang mengambang atau tidak jelas bentuk dan tujuannya. Kekuasaan negara mempunyai organisasi yang teratur dan paling kuat. Sebab mungkin saja terlaksana dengan kaidah tersebut. Meskipun kaidah-kaidah tersebut ikut berusaha menyelenggarakan dan perlindungan kepentingan orang dalam masyarakat. golongan atau oleh negara sencliri.

3) Hukum tetap mengabdikan din untuk menjamin kegiatan masa sistem dan bentuk pemerintahan. Hukum tidak lain hanyalah merupakan sarana bagi pemerintah atas tangan-tangan yang berkuasa untuk mengerahkan cara berpikir dan bertindak dalam rangka kebijakan tujuan nasional. perlu mempelajari manajemen hukum dan kultur hukum. 5) Hukum dapat diidentifikasikan dengan kekuatan atas kekuasaan. maknanya. Dalarn kediniannya secara intern tidak ada sangkutpaut dengan ―kaidah‖ dan ―kebenaran‖ dalam makna dan hakiki yang sebenarnya. kejaksaan dan pengadilan. yang perlu mempertimbangkan tiga hal yaitu: Sistem norma. seperti posisi. (2) Struktur dan (3) Kultur. selalu berwarna dan memang yang terpancang dalam kamus hukum hanya dirasakan dan dialami. 4) Meskipun mengandung unsur keadilan atau kebaikan tidak selamanya disambut dengan tangan terbuka. Sebab sistem hukum terural dalam tiga komponen yaitu: (1) Substansi. Kultur hukum adalah nilai dan sikap dalam masyarakat mengenai hukum. peranannya. Untuk menganalisa lebih tajam apa sebenarnya hukurn. 7) Jangan apriori bahwa hukum adat lebih baik dan hukum tertulis. dihutuhkan staf (personalia) yar‘g menjaga berlakunya hukum. struktural dan agama sekalipun. Sehingga hukum diartikan sebagai serumpunan peraturan yang bersifat memaksa yang diadakan untuk melindungi kepentingankepentingan orang dalam masyarakat. Manajemen hukum memikirkan bagaimana mendayagunakan sumber daya dalam masyarakat untuk mengatur masyarakat melalui hukum. pengertian memaksa bukanlah senantiasa dipaksakan apabila tindakan sewenangwenang. 2) Tidak dengan sendirinya harus adil dan benar. budaya. 6) Macam-macam hukum terlalu dipukuiratakan. Agar masyarakat siap memakai hukum positif.hendak dicapai oleh hukum. sebagai sistem kontrol dan sebagai sistem engineering (pemegang kekuasaan mernelopori proses pengkaidahannya). dalam rangka konseptualisasi hokum selalu berpihak. bermakna dan berwujud relatif serta karakter dan sosial. Sebab hukum itu sebagai kongkretisasi danipada sistem nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. Sifat dan peraturan hukum tersebut adalah memaksa dan menghendaki tujuan yang lebih dalam. . dampaknya dalam proses interaksi dalam masyarakat. perlu dipelajari 10 aspek penganalisa yaitu: 1) Jangan mengidentifikasikan ―hukum‖ dengan ―kebeflaran keadilan‖. Kedua.

dapat pula mengandung arti suatu penafsiran terhadap kaidah hukum yang formal. sehingga orang (enaerung untuk memberikan penafsirannya sendiri terhadap hukum. yaitu perbuatan yang tidak sesuai dengan kaidah yang ada sebagai unsur yang membentuk tatanan sosial. sebab ada persyaratan minimum etis. bahkan ―masuk surga‖ sekalipun. Apakah hukum itu dalam embrionya bertumbuh dan cara (usage) menuju ke kebiasaan (folk-ways). Penyimpangan sosial tidak segera mempunyai arti pelanggaran hukum. Hukum sebagai kerangka luar. Tetapi tidak semua bentuk penyimpangan sosial dapat diangkat menjadi hukum. perwujudan dan penampilannya yang tidak dapat dibayangkan seperti pada masyarakat sekarang. di mana hukum diminta bantuan untuk mencegah dan menindak terjadinya penyimpangan. lebih banyak memuat stereotip perbuatan danipada diskripsi mengenai perbuatan itu sendiri. pembunuhan. terus ke kelakuan (costum). Penyimpangan sosial lebih luas daripada pelanggaran hukum. akan berhadapan dengan tatanan di dalam danipada kehidupan sosial yang lebih substansial sifatnya. Hanya bentuk. artinya ada ambang batas . perlu dirniliki pengetahuan sosial. Ancaman pidana terhadap pencurian. Antara penyimpangan sosial dan hukum terdapat hubungan yang erat. dan entah dan tahap mana dan kapan hukum tertulis menampakkan din. Tidak tertulisnya hukum dalam hentuk peraturan perundang-undangan tidak mengurangi keheradaan dan kehadiran hukum. dan yang demikian lalu hanya berfungsi sebagai pe(loman saja. menikah dan meninggal dunia perlu ketentuan perundang-undangan yang mengaturnya. Dalam menganalisa adanya pencampur-adukan menganalisir hukum sampai diungkapkannya hukutn. sebab hukum dapat diartikan sebagai hukum tertulis dan tidak tertulis. dan masyarakat tidak mungkin bermakna dan berada tanpa hukum. Bagi masyarakat modern atau masyarakat primitif. 9) Jangan mencampur-adukkan ―law in activis‖ dengan ―law in books‖ dan aparat penegak hukum.8) Jangan mencampur-adukkan substansi hukum dengan cara atau proses sampai terbentuk dasar diundangkannya hukum. budaya dan struktur masyarakat Indonesia serta melepaskan din dan prasangka atau praduga tak bersalah. penggelapan dan sehagainya adalah contoh-contoh dan pengangkatan perilaku sosial yang menyim. Dalam pemahaman sosiologis. Penafsiran itu membuat hukum menjadi terang terhadap keadaan kongknit dalam masyarakat. Oleh karena itu hukum tidak dapat dipahaini tanpa memperhatikan faktor sosial budaya dan struktur negara. untuk kemudian ke hukum adat. hukum akan selalu berfungsi. mulai bayi sampai dewasa.. pang ke dalain hukum. hadirnya hukum adalah untuk diikuti atau dilanggar. Tetapi ada penilaku yang tidak sepenuhnya digolongkan kepada mematuhi liukum atau melanggar hukum yaitu penyimpangan sosial. 10) Jangan menganggap sama aspek terjang penegak hukum dengan hukum.

Sebagai organisasi kekuasaan tertinggi. Sifat tersebut melekat pada negara karena penjelmaan (manifestasi) dan kedaulatan yang dimiliki. artinya negara mempunyai hak kuasa tunggal dalam menetapkan tujuan bersama dan masyarakat. Negara Negara merupakan alat dan masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan manusia dalam masyarakat. bentuk negara yang terpenting adalah: Negara Kesatuan dan Negara Serikat. Adapun sifat tersebut adalah: 1) Sifat memaksa. ikatannya bukan merupakan suatu negara. negara mempunyai 2 tugas utama. yaitu: 1) Mengatur dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat yang bertentangan satu dengan lainnya. sehagai organisasi. 3) Sifat mencakup semua. 2) Mengatur dan menyatukan kegiatan manusia dan golongan untuk menciptakalA tujuan bersama yang disesuaikan dan diarahkan pada tujuan negara.bagi pencantumannya ke dalam hukum seperti perilaku kebenaran ada anak-anak muda. Sedang bentuk kenegaraan ialah jika hubungan ke dalam maupun ke luarnya. Dengan perkataan lain. Dalam teori modern sekarang mi. 2) Sif at monopoli. sebagai organisasi. Disebut bentuk negana jika hubungan suatu negara ke dalam (dengan daerahdaerahnya) maupun ke luar (dengan negara lain) ikatannya merupakan suatu negara. artinya negara mempunyai kekuasaan untuk menggunakan kekerasan fisik secara legal agar tercapai ketertiban dalam masyarakat dan mencegah timbulnya anarkhi. dapatlah dikatakan mudah untuk menilai hukum. negara dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan kekuasaan serta dapat menetapkan tujuan hidup bersama. Oleh karena itu. artinya semua peraturan perundang-undangan mengenai semua orang tanpa terkecuali. b) Bentuk Negara Dan erat tidaknya serta sifat hubungan suatu negara ke dalam maupun ke luar. b. Akhirnya. perlu waktu panjang. dapat kita bedakan antara bentuk negara dan bentuk kenegaraan. Dengan demikian. a) Sifat-sifat Negara. bertahap dan hukum ingin memanusiakan manusia itu sendiri. 1) Negara Kesatuan (Unitarisme) . negara mempunyai sifat khusus yang tidak melekat pada organisasi lain. negara mempunyai kekuasaan yang paling kuat dan teratur.

Dengan kata lain. — terlambatnya putusan-putusan dan Pusat. 2) Negara Serikat (negara Federczsi) Adalah negara yang terjadi dan penggabungan beberapa negara yang semula berdiri sendiri sebagai negara yang merdeka. Dan biasanya yang diserahkan adalah urusan luar negeni. Keuntungannya: — adanya peraturan yang sama di seluruh negara. kekuasaan asli ada pada Negara Bagian. berdaulat. masing-masing negara itu melepaskan sebagian kekuasaan dan menyerahkan kepada Negara Federalnya. Pemerintah Pusat memegang seluruh kekuasaan dalam negara. — penghasilan daerah dapat digunakan untuk kepenluan se luruh negara. Kekuasaan yang diserahkan disebutkan secara satu persatu (iimitatif) dan hanya kekuasaan yang disebut itulah yang diserahkan.Adalah suatu negara yang merdeka dan berdaulat. pertahanan negara dan keuangan. Ada negara kesatuan dahulu banu kemudian dibentuk daerah otonom. yaitu (a) Negara Kesatuan dengan sistem sentralisasi. Ada 2 macam bentuk Negara Kesatuan. Sehingga ada 2 UUD yang betlaku. derah diberi kewenangan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. (3) harus ada pemerintahnya . — keputusan sering tidak cocok dengan keadaan daerah. Di dalam sistern in segala sesuatu dalam negara langsung diatur dan diurus Pemenintah Pusat.Negara Serikat sentralisir Asal usulnya: Ada 2 pembuat UUD yaitu Pemerintah Federal dan Pcmerintah Negara Bagian. ke dalam suatu ikatan kerjasama yang efektif untuk melaksanakan urusan secara bersama. (b) Negara Kesatuan dengan sistem desentralisasi. di mana kekuasaan untuk mengurus seluruh pemerintahan dalam negara itu berada pada Pusat. Setelah menggabungkan din. banu membentuk negara senikat. Di dalain sistem mi. — rakyat kurang mendapat kesempatan untuk turut serta dan bertanggung jawab terhadap daerah. Kewenangan membuat UUD Hanya ada satu pembuat UUD yaitu Pemerintah Pusat. Ada negara bagian terlebih dahulu. Perbedaan antara Negara Kesatuan yang didesentralisir dengan Negara Senikat Negara Kesatuan yang dide. Kerugiannya: menumpuknya pekerjaan di Pemerintah Pusat. Dengan demikian.

2. karena segala sesuatu dalam negara itu akan diarahkan untuk mencapai apa yang menjadi tujuan tersehut. dan apabila dilakukan oleh banyak negara disebut Perjanjian Multilateral. maka negara dan rakyat dipisahkan dengan tegas. Apabila dilakukan antara dua negara disehut Perjanjian Bilateral. Ad. Perjanjian itu disebut Perjanjian Antar Negara (Intern asional). Harus ada tujuannya Bahwasanya negara itu mempunyai tujuan adalah merupakan hal yang jelas. Atau dapat pula dikatakan bahwa negara itu merupakan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan bersama dan anggota-anggotanya. bahkan tujuan negara itu merupakan suatu hal yang sangat penting. Harus ada pemerintahnya Sebagai suatu organisasi. Harus ada rakyatnya Yang termasuk suatu negara adalah semua orang yang ada di dalam wilayah negara.(4) harus ada tujuannya (5) mempunvai kedaulatan. setiap orang yang ada dalarn wilayah negara itu harus patuh kepada hukum dan Pemerintah negara tersehut. Ad. Ad. maka negara harus mempunyai badan yang berhak mengatur dan berwenang merumuskan serta melaksanakan peraturan yang mengikat warganya. Adapun tujuan negara itu bermacam-macam di antaranya adalah untuk: (a) Perluasan kekuasaan semata Negara yang mempunyai tujuan perluasan kekuasaan Semata disehut Negara Kekuasaan. wilayah perairari (yang ditentukan dengan perjanjian) dan wilayah udara (di atas darat dan lautan). Ajaran mi memberikan suatu anggapan hahwa kekuasaan itu berarti kebenaran. yang disebut Pemerintah. Déngan demikian rakyat suatu negara dapat terdiri dan herbagai macam golongan. 4. Di dalam mencapai tujuan mi. Wilayah itu terdiri dan wilavah daratan. 1. Harus ada uilavahnva Setiap negara mesti mempunyai suatu wilavah tertentu. Tentang rakyat mi akan diuraikan tersendiri dalam uraian warganegara. Namun demikian. Ad. Rakyat hanya merupakan alat dan menjadi korban helaka. 3. Tentang Pemerintah mi selanjutnya akan diuraikan tersendiri. Tokohnya: Machiavelli dan Shang Yang. . Batas-batas wilayah suatu negara ditentukan dalam perjanjian dengan negara lain.

dan agar segala sesuatunya berjalan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Dengan perluasan kekuasaan negara. Hal mi karena semua lapangan kehidupan diawali. Oleh karena itu negara mi disebut Negara Hukum. Dalam negara kesejahteraan. Sehingga negara dengari tujuan mi disebut juga Negara Kepolisian. (b) Memajukan kesejahteraan umum mi berarti bahwa negara Republik Indonesia menghendaki agar semua warga dapat mengenyarn kesejahteraan. mencerdaskan kehidupan hangsa. ras dan golongan dalam membawa rakyatnya ke arah tujuan yang dicitacitakan. negara hanyalah merupakan alat dan manusia untuk mencapai tujuan bersania. dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Tujuan Negara Republik Indonesia Walaupun ada beberapa teori tujuan negara. maka kehebasan dan kemerdekaan rakyat menjadi terbatas. tetapi negara yang bertujuan menyelenggarakan kesejahteraan umum yang disehut Negara Kesejahteraan (Welfare State) mi ternyata lebih tegas merumuskan daripada negara hukum. berarti hahwa Negara Indonesia tidak mengadakan pembedaan terhadap suku. bukan hanya dinikmati oleh beherapa orang atau segolongan orang tertentu saja. namun yang menjadi tujuan dan Pemerintah Negara Republik Indonesia adalah sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4 ―Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pe merintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Walaupun nanti dalam prakt3knya keadaan negara tidak berbeda dengan Negara Kekuasaan.(b) Perluasan kekuasaan untuk rnencapai tujuan lain Tujuan lain dan perluasan kekuasaan adalah untuk mengatur keamanan dan ketertiban negara. (c) Mencerdaskan kehidupan hangsa . tujuan negara hukum adalah juga untuk kesejahteraan umum. (c) Penyelenggaraan ketertiban hukum Di sini negara mempunyai tujuan ketertiban hukum dengan berdasarkan dan berpedoman pada hukum. agama. (d) Pen yelenggaraan Ke sejah teraan Urn urn Walaupun kalau kita lihat. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan ―. (a) Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. dijaga dan dicampuri oleh alat-alat kekuasaan negara. Dalam hal mi Pemerintah hanya menjaga jangan sampai ketertiban itu terganggu.

kedaulatan negara masih tetap ada. karena kedaulatan mi yang akan membedakan organisasi negara dan organisasi/perkumpulan Iainnya. 5. (4) Tidak terbatas Berarti kedaulatan suatu negara itu rneliputi setiap orang dan setiap golongan yang ada dalam suatu negara tanpa terkecuali. negara juga harus mempertahankan kernerdekaaannya yang tetah dimiliki serta mempertahankan kedaulatan ke luar (external sovereighnity).Kemajuan dunia dewasa mi menyadarkan usaha Pemerintah Indonesia untuk lebih mempergiat usaha dalam lapangan pendidikan. maka tidak henti-hentinya Pemerintah dan bangsa Indonesia membantu perjuangan bangsa-bangsa yang dijajah. Di samping itu. Ad. (b) Sum ber Kedaulatan (1) Teon Kedaulatan Tuhan . (a) Sifat-sifat Kedaulatan (1) Permanen Artinya walau badan yang memegang kedaulatan itu berganti. tetapi kekuasaan tertinggi dan negara tetap tidak dapat dibagi-bagi. Untuk itu negara menuntut kesetiaan yang mutlak dan warganya. (2) Absolut Artinya di dalam negara tidak ada kekuasaan yang lebih tinggi dan kekuasaan negira. Mempunyai kedaulatan/ kemerdekaan Kedaulatan merupakan unsur penting dalam suatu negara. Sejak Indonesia mencapai kemerdekaannya. (3) Tidak terbagi-bagi Walaupun kekuasaan pemenintahan memang dapat dibagi-bagi. Di samping itu juga turut berusaha dengan aktif meredakan ketegangan dunia yang mengancam ketertiban dan perdamaian. Kedaulatan berarti kekuasaan tertinggi. (d) Ikut melaksanakan ketertiban dunia. Kedaulatan hanya akan lenyap bersama dengan lenyapnya negara. OIeh karena itu negara mempunyai kekuasaan tertinggi untuk memaksa rakyatnya mentaati dan melaksanakan peraturan-peraturannya (kedaulatan ke dalam).

Hal mi dapat dimengerti. Karena itu kedaulatan dianggap ada sejak adanya/lahirnya negara. (3) Teori Kedaulatan Negara Teori mi mengatakan bahwa negara terjadi karena kodrat alam. (4) Teori Kedaulatan Hukum Teori mi merupakan kebalikan teori kedaulatan negara. bila disadari betapa luasnya lingkup hukum. demikian pula kekuasaan yang ada. Tokoh : Rousseau. Sampai sekarang tidak ada kesepakatan di antara para ahli sendiri tentang apa arti sebenarnya daripada hukum. yakni suatu sistem ajaran tentang kenvataan atau gejala-gejala yang dihadapi. dengan hasil sebagai herikut 1) Hukum sehagai ilmu pengetahuan. Montesquieu. tetapi juga segala kebiasaan yang ditaati masyarakat. maka terbentuknya negara pun atas kehendak Tuhan. Oleh karena itu Pemerintah wajib menggunakan kedaulatan tersebut sesuai dengan kehendak Tuhan. Jadi bila masyarakat tunduk kepada Pemerintah. negaralah yang dianggap sumber kedaulatan. Tokoh : Jellineck. Teori mi menganggap bahwa kedudukan dan martabat hukum lebih tinggi dan negara. Sehingga. 2) Hukuni sehagai disiplin. Dengan kata lain. yang meliputi semua bidang kehidupan masyarakat. Dengan demikian hukumlah yang berdaulat. Karena arti hukum tidak hanya terbatas pada peraturan-peraturan tertulis saja. yakni pengetahuan yang tersusun secara sistematis atas dasar kekuatan pemik iran. . Hukum ada karena dikehendaki negara. Pemerintah diberi kekuasaan oleh rakyat yang berdaulat itu.Menurut teori mi segala sesuatu yang ada di dunia mi berasal dan Tuhan. (2) Teori Kedaulatan Rakyat Teori mi menyatakan bahwa negara terbentuk karena sekelompok marnisia yang semula hidup sendiri-sendiri dan mengadakan perjanjian untuk membentuk suatu badan yang diserahi kekuasaan menyelenggarakan ketertiban dalam masyarakat. sebenarnya masyarakat tunduk kepada kemauannya sendiri!kemauan umum. Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto mencoba menghimpun berhagai pengertian yang diberikan oleh masyarakat terhadap hukum. oleh karena itu negara tidak dapat dibatasi hukum karena hukum adalah hasil buatan negara sendiri. dan Pemerintah melakukan itu atas nama rakyat. Paul Lahand. John Locke.

5) Hukum sebagai petugas. sehingga setiap telaah terhadap negara akan ikut menentukan tentang apa yang dimaksud dengan hukum. 9) Hukum sebagai jalinan nilai-nilai. dan pemikiran-pemikiran lain yang hidup pada zaman tersebut. yaitu jalinan dan konsepsi-konsepsi abstrak tentang apa yang dianggap baik dan buruk (G. yakni struktur dan proses perangkat kaidahkaidah hukum yang berlaku pada suatu waktu dan tempat tertentu serta herbentuk tertulis. litigation.. 1960). Sendi-sendi flmu Hukum dan Tata 1-lukurn. 6) llukum sehagai keputusan penguasa. 12 – 14 the normative live of a state and its citizens. gislation.al. Lagi pula anti hukum pada suatu kurun waktu tertentu tidak akan lepas. 1964) oleh karena itu yang dimaksudkan dengan diskreksi adalah ―authority conferred by law to act in certain conditions situations in accordance an official‘s or an agency‘s own conside red judgement and conscience. 1976). belong in to the twilight zone between law and morals (Rescoe Pounds. It is an idea of morals. Pentingnya mengadakan identifikasi terhadap pelbagai arti hukum adalah untuk mencegah terjadinya kesimpangsiuran di dalam melakukan studi terhadap hukum. Duncan Mitchell : 1977). yakni hasil proses diskresi yang menyangkut ― decision-making not strictly governd by legal rules. yaitu perikelakuan yang diulang-ulang dengan cara yang sama. • 1976). maupun di dalam penerapannya. yaitu proses sehuhungan timbal balik antara unsur-unsur pokok dan sistem kenegaraan. yang bertujuan uhtuk mencapai kedamaian. Terutama sekali. but rather with significant element of personal judgement‖ (Wayne Laa Favre.3) flukum sehagai kaidah. yakni pribadi-pribadi yang merupakan kalangan yang berhubungan erat dengan penegakan hukum (law-enforcement officer). Artinya. and adjudication (Donald Black. Sedangkan pandangan terhadap . 4) Hukum sehagai tata hukurn. hukum dianggap sebagai ―a command or prohibition emanating from the authorized agency of the state and backed up by the authority and the capacity to exercise force which is characteristic of the state (Henry Pratt. 7) Hukum sebagai proses pemerintah. et. Penerbit Alumni.. 8) Hukum sebagai sikap — tindak ajeg atau perikelakuan yang teratur. Bandung. such as le. akni pedoman atau patokan sikap tindak atau perikelakuan yang pantas atau diharapkan. Dengan demikian yang dimaksudkan dengan hukum adalah‖ Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto. 1979. h. hukum mempunyai hubungan yang erat dengan negara.

yaitu suatu sistem filsafat tertentu.‘ Puchta menenima pendapat gurunya bahwa hukum bersumber dan jiwa bangsa (volkgeist). yang menelaah hukum melalui teori-teoni sosiologi.hukum sesudah disahkan oleh negara. Geiger berpendapat bahkan satu-satunya hukum yang berlaku adalah hukum yang berasal dan negara. Keyakinan hukum yang hidup jiwa bangsa harus disahkan melalui kehendak umum masyarakat yang terorganisasi dalam negara. Ketaatan pemaksa mi tidak beda dengan tata hukum. . h) negara. secara tidak Iangsung hukum timbul dan jiwa bangsa melalui undangundang (yang dibentuk oleh negara) dan melalui ilmu pengetahuan hukum (yang merupakan karya ahli-ahli hukurn). Menurut pendapatnya hukum dan negara adalah identik. menolak pandangan dualisme terhadap negara dan hukum.2 Pandangan Puchta mi senada dengan pendapat Theodor Geiger. pendapat mi dikemukakan oleh penganut teoni kedaulatan hukum. Lebih jauh lagi Puchta berpendapat bahwa hukum timbul dan jiwa bangsa secara langsung dalam pelaksanaannya (dalam adat-istiadat orang-orang). yang mencoba untuk menyusun suatu teoni murni tentang hukum.eori absolutisme negara dan positivisme yunidis. Pendapat para sarjana rnengenai hubungan antara negara dan hukum pada garis besarnya dapat disederhanakan dalarn tiga pendapat: a) bahwa negara lebih tinggi danipada hukum. seperti penLihat dapat penganut aliran hukum alam yang ditentang ofeh Ke2)sen. mi merupakan pandangan yang bersumber pada teori absolutisme negara. dan c) negara harus tunduk pada hukum. Bahkan adat-istiadat bangsa maupun hasil pemikiran ahli-ahli hukum hanya berlaku sebagai. Savigny berpendapat bahwa hukum tumbuh bersama pertumbuhan bangsa (rakyat). Jadi negara tidak lebih tinggi danpada hukum. dan bukan dua ketaatan pemaksa yang sah pada satu waktu. karena bila demikian berarti pendewaan terhadap negara dan hukum tidak lebih tinggi dan negara.3 Hans Kelsen. mi adalah pandangan yang menolak setiap dualisme antara negara dan hukum. Salah seorang di antara berpendapat bahwa negara mempunyal kedudukan yang lebth tinggi daripada hukum adalah Puchta. karena negara tidak lain daripada sistem sikap tindak manusia dan ketaatan dan paksaan sosial. Teoni inilah yang sebenarnya berakar dan t. munid seorang pemikir terkenal di bidang hukum yang bernama Friednick Von Savigny. sebenarnya adalah identik atau sama dengan hukum.hukum dan negara berkaitan erat dengan pemikiran tentang semua gejala yang ada. karena dalam masyarakat hanya ada satu. menjadi kuat bersama dengan kekuatan bangsa dan akhirnya mati (punah) ketika suatu bangsa kehilangan kebangsaan.

yakni negara hukum liberal. tetapi karena mereka merniliki kesadarari hukum. Karena Pemerintan merupakan roda negara. mentaati peraturan negara bukan karena paksaan (oleh kekuasaan) negara.Di atas sudah diuraikan hahwa Krabhe berpendapat. lebih luas daripada negara hukum liberal. Disiplin Hukum. maka negara tidak ada yang rnengatur. Jadi dalam menjalankan kehijaksanaan. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara. 2) Pemisahan kekuasaan.1980. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. antara kekuasaan eksekutif. legislatif dan yudikatif. ditandai dengan dua ciri 1) Adanya perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. Negara hukum dalam arti formal. maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. mengandung empat unsur sehagai berikut: 1) Perlindungan terhadap hak asasi manusia.hal. 3) Setiap tindakan pemerintahan harus didasarkan pada undang-undang 4) Adanya peradilan administrasi yang berdiri sendiri. Penerbit Alumni Bandung. Dicey juga mengembangkan teori kedaulatan hukum di Inggris yang sedikit berbeda dengan prinsip negara hukum yang berkembang di Eropa Kontinental. Negara hukum dalam arti sempit. artinya bahwa yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam negara hukum (kedaulatan hukum). c. negara terikat pada norma-norma keadilan. A. untuk aparat pemerintah yang melanggar batas-batas kewenangannya. 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. Menurut sistem Anglo Saxon.V. Teori kedaulatan hukurn inilah yang menjiwai prinsip negara hukum. Kesadaran hukum rakyatlah yang merupakan surnher kekuasaan negara. . 1 Lihat Purnadi Purbacaraka dan Chaidir Mi. Tanpa Pemerintah. Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi. dikenal the rule of law yang memiliki tiga unsur: 1) Supremasi dan hukum. Dengan deriikian negara bukanlah pernegang kedaulatan tertinggi karena negara pun harusjuga tunduk kepada hukum. 2) Pemisahan kekuasaan.

Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu. c. Padahal jelas keduanya berbeda. . Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang. rechtspraak. hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara. Pemerintahan dalam cirti luac Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara. maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu. maka meliputi bidang legislatif. eksekutif. maka meliputi bidang legislatif. kewenangan. politie. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara. eksekutif. kewenangan. maka negara tidak ada yang rnengatur. maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. seakan-akan keduanya adalah sama.Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. Tanpa Pemerintah. yudikatif. rechtspraak. — Segala tugas. Padahal jelas keduanya berbeda. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. bestuur. seakan-akan keduanya adalah sama. Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. politie. maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi. Segala tugas. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara.Pemerintahan dalam cirti luas Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir. bestuur. Karena Pemerintan merupakan roda negara. hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. dapat penganut aliran hukum alam yang ditentang ofeh Ke2)sen. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara. yudikatif.

mentaati peraturan negara bukan karena paksaan (oleh kekuasaan) negara.V. 2) Pemisahan kekuasaan. dikenal the rule of law yang memiliki tiga unsur: 1) Supremasi dan hukum. artinya bahwa yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam negara hukum (kedaulatan hukum). negara terikat pada norma-norma keadilan. Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang. seakan-akan keduanya adalah sama. Dicey juga mengembangkan teori kedaulatan hukum di Inggris yang sedikit berbeda dengan prinsip negara hukum yang berkembang di Eropa Kontinental. Jadi dalam menjalankan kehijaksanaan. Karena Pemerintan merupakan roda negara. 3) Setiap tindakan pemerintahan harus didasarkan pada undang-undang 4) Adanya peradilan administrasi yang berdiri sendiri. ditandai dengan dua ciri 1) Adanya perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. 2) Pemisahan kekuasaan. Dengan deriikian negara bukanlah pernegang kedaulatan tertinggi karena negara pun harusjuga tunduk kepada hukum. Tanpa Pemerintah.Di atas sudah diuraikan hahwa Krabhe berpendapat. Teori kedaulatan hukurn inilah yang menjiwai prinsip negara hukum. Kesadaran hukum rakyatlah yang merupakan surnher kekuasaan negara. Negara hukum dalam arti formal. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. Padahal jelas keduanya berbeda. 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. lebih luas daripadanegara hukum liberal. Menurut sistem Anglo Saxon. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara. tetapi karena mereka merniliki kesadarari hukum. yakni negara hukum liberal. maka negara tidak ada yang rnengatur. antara kekuasaan eksekutif. legislatif dan yudikatif. untuk aparat pemerintah yang melanggar batas-batas kewenangannya. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi. mengandung empat unsur sehagaiberikut: 1) Perlindungan terhadap hak asasi manusia. Negara hukum dalam arti sempit. . A. c.

Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. Hal mi berarti bahwa Presiden bertanggung jawab dan berkuasa menjalankan pemerintahan negara. teori Montesquieu mengenai pemisahan kekuasaan mi tidak sepenuhnya dianut di Indonesia. Pemerintahan dalam cirti luac Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir. Pemerintah dalam arti sempit adalah hanya menunjuk kepada alat perlengkapan negara yang melaksanakan pemerjntahan dalam arti sempit. rechtspraak. kewajiban dan kekuasaan negara di bidang eksekutif. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara. Para Menteri mi mempunyai pengaruh yang besar terhadap Presiden dalam menentukan politik negara mengenai departemennya.Pemerintahan dalam arti sempit -. Presiden dan para Menterj inilah Pemerintah dalarn arti sempit. Mengikuti pengertian pemerintahan dalam arti luas dan sempit tersebut. Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu. kewenangan. sehingga dapat terjadi satu bidang tugas dilakukan oleh lebih dan satu alat perlengkapan negara. eksekutif. kekuasaan negara di bidang bestuur. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara. Walaupun demikian. politie. maka hanyalah tugas. Untuk itu Presiden menunjuk para Menteri sebagai pembantunya. — Segala tugas. Indonesia menganut istem pembagian kekuasaan (bukan pemisahan). hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara.Kalau kita mengikutj Montesquieu. satu alat perlengkapan negaia melaksanakan lebih dan satu bidang tugas . maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. Sedangkan menurut UUD 1945. Di dalam penjelasan UUD 1945 disebutkan dengan tegas. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. bahwa Presiden adalah penyelenggara pemerintahan yang tertinggi di bawah Majelis (MPR adalah pemegang kekuasaan tertinggi). maka meliputi bidang legislatif. yudikatif. — Kalau kita mengikutj Vollenhoven. bestuur. Atau sebaliknya. Karena teori mi mengajarkan bahwa masing-masing bidang kekuasaan mi berdiri sendiri-sendiri dan tidak mencampuri urusan bidang lainnya. maka: Pemerintah dalam arti luac Adalah menunjuk kepada alat perlengkapan negara seluruhnya (aparatur negara) sebagai badan yang melaksanakan Seluruh tugas! kekuasaan negara atau melaksanakan pemerintahan dalam arti luas.

Pelaksanaan kedua stelsel mi kita bedakan dalam . Berdasarkan kniterium mi. orang-orang yang berada dalam wilayah suatu negara itu dapat dibedakan menjadi a. pula ―lus Sanguinis‖. (b) Kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau ―his Soli‖.s Kewarganegaraan Adapun untuk menentukan siapa-siapa yang menjadi warganegara. Penduduk mi dapat dihedakan menjadi 2 lagi. Tan. Dalam hubungan mi rakyat diartikan sehagai kumpulan manusia yang dipersatukan oleh suatu rasa persatuan dan yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu. 1) Asa. dia dilahirkan.2. maka untuk menentukan kewarganegaraan seseorang digunakan 2 stelsel kewarganegaraan (di samping kedua asas di atas) yaitu stelsel aktif dan stelsel pasif. tetapi tanpa meniadakan yang satu. Menurut Kansil. Di dalam asas mi. digunakan 2 kriteria. masih dibedakan lagi menjadi 2. WARGANEGARA DAN NEGARA Unsur penting suatu negara yang lain adalah rakyat. Konflik antara lus Soli dan lus Sanguinis akan menyebabkan terjadinya kewarganegaraan rangkap (bipatride) atau tidak mempunyai kewarganegaraan sama sekali (a-patnide). diperkenankan mempunyai tempat tinggal pokok (domisili) dalam wilayah negara itu. maka negara itu hanya ada dalam angan-angan. Seseorang mernperoleh kewarganegaraan suatu negara berdasarkan asas kewarganegaraan orang tuanya. Di dalam asas mi.pa rakyat. b. Termasuk rakyat suatu negara adalah meliputi semua orang yang hertempat tinggal di dalam wilayah kekuasaan negara tensebut dan tunduk pada kekuasaan negara tersebut. Berhubung dengan itu. Bukan Penduduk ialah mereka yang berada dalam wilayah suatu negara untuk sementara waktu dan yang tidak bermaksud bertempat tinggal di wilayah negara tersehut. meskipun orang tuanya hukan warga negara dan negara tersebut. yaitu 1) Penduduk Warga Negara atau Warga Negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh Pemerintah negara tersebut dan mengakui Pemerintahnya sendini. Kedua prinsip kewarganegaraan mi digunakan secara hvsarna dengan mengutamakan salah satu. yaitu (a) Kniterium kelahiran menurut asas keibuhapaan atau disebut. seseorang memperoleh kewarganegaraannya berdasarkan negara tempat di mana dia dilahirkan. Penduduk ialah mereka yang telah memenuhi syaratsyarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan. 2) Penduduk bukan Warga Negara atau Orang Asing adalah penduduk yang bukan warga negara. yaitu (1) Kniterium kelahiran.

(2) Syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang. atur dalam UTJ Nomor 62 Tahun 1958 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. setelah ayah itu mengadakan hubungan hukum kekeluargaan dan apabila hubungan hukum itu baru diadakan set1ah anak itu menjadi dewasa. maka akan dapat kita temukan beberapa ketentuan tentang hakhak warga negara.— hak opsi. siapa-siapa yang menjadi warganegara telah disebutkan di dalam pasal 26 UUD 1945. yaitu hak untuk memilih kewarganegaraan (pelaksanaan stelsel aktif). pertahanan dan kesejahteraan sosial. yang pasal 1-nya menyebutkan: Warga negara Republik Indonesia ialah: Orang-orang yang berdasarkan perundang-undangan dan! atau perjanjian-perjanjian dan/atau peraturan-peraturan karena pewarganegaraan karena atau sebagai akibat dan perkawinan karena turut ayah/ibunya karena pernyataan. .f. (2) Naturalisasi atau pewarganegaraan. Di Indonesia. maka barulah ibunya yang menentukan status anak itu. maka ia tidak turut kewarganegaraan aya!rya. ialah hak untuk menolak kewarganegaraan (pelaksanaan stelsel pasif). Pelaksanaan selanjutnya dan pasal 26 UUD 1945 mi di. Anak baru turut kewarganegaraan ayahnya. 2) Hak dan Kewaji ban Warga Negara Indonesia Apabila kita melihat pasal-pasal dalam UUD 1945.:Sudah selayaknya keturunan warga negara RI adalah WNI. pendidikan. yaitu (1) Yang menjadi warganegara ialah orang-orang angsa Indonedia ash dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. d dan e. Selanjutnya di dalam Penjelasan Pasal I UU Nomor 62 tahun 1958 disebutkan: b. kalau ayahnya mengadakan hukum secara yuridis.gdanh. Hubungan hukum kekeluargaan antara ibu dan anak selalu ada. Menjalankan ius soli supaya orang-orang yang lahir di Indonesia tidak ada yang tanpa kewarganegaraan. adalah suatu proses hukum yang menyebabkan seseorang dengan syaratsyarat tertcntu mempunyai kewarganegaraan negara lain. Apabila tidak ada hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya atau apabila ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan ataupun selama tidak diketahui kewarganegaraannya. c. misalnya. — hak repudiasi. Sebagaimana telah diterangkan di atas dalam Bab I huruf a yang menentukan status anak ialah ayahnya.

mi Sesuai dengan sifat UUD 1945 yang hanya mengatur hal-hal yang pokok saja. selama agama dan kepercayaan itu di akui Pemerintah). wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara. Orang asing di Indonesia tidak mempunyai hak dan kewajiban sebagaimana warga negara Indonesia.Walaupun hak dan kewajiban warga negara di dalam UUD 1945 hanya dirumuskan dalam beberapa pasal saja. Karena UUD 1945 hanya mengatur hal-hal yang pokok. dan berhak mendapatkan perlindungan atas din dan harta bendanya.Pembedaan penduduk suatu negara menjadi warga negara dan orang asing tersebut. .Pasal 30 (1) : Tiap-tiap warga negara. Pasal 29 (2) : Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. . . namun mereka mempunyai kewajiban untuk tunduk dan patuh pada peraturan. Pasal 30 (1) Pasal 31 (1) Selain pasal-pasal yang inenyebutkan hak warga negara maka terdapat pula beberapa pasal yang menyebutkan tentang kemerdekaan warga negara: Pasal 27 (1) : Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan. (hak untuk beragama dan beribadat menurut kepercayaan masing – masing. * .. maka untuk pelaksanaan selanjutnya harus ada undangundang yang akan menentukan lebih jauh. batang tubuh maupun penjelasan UUD 1945 akan kehilangan artinya dan hanya tinggal merupakan rangkaian huruf-huruf mati saja. . .Pasal 28 : Kemerdekaan bersenikat dan berkumpul. namun Semuanya yang telah disebut di atas hal-hal yang pokok. . Tanpa adanya undang-undang semacam in maka ketentuan-ketentuan yang ada pada pembukaan. bagaimana hak-hak dan kewajiban tersebut di atas harus dilaksanakan. . pada hakikatnya adalah untuk membedakan ―hak dan kewajiban‖nya saja.Pasal 27 (2) Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang Iayak bagi kemanusiaan.Di samping itu dua ketentuan dengan tegas menyebutkan tentang kewajiban warga negara:Pasal 27 (1) : Segala warga negara. Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran. (hak bersama dan mengeluarkan pendapat). ikut serta dalam usaha pembelaan negara. wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undangundang. Mereka tidak mempunyai hak untuk memilih dan dipilih.. hak dan kewajiban mempertahankan dan membela negara.. (hakmemilih dan dipilih). Tiap-tiap warga negara berhak . .

suatu undang-undang isinya tidak boleh bertentangan dengan Undang-Undang Dasar yang kedudukannya lebih tinggi. berkumpul dan mengeluarkan pendapat dengan tulisan dan lisan. Karena itu pernerintah berkewajiban untuk menyediakan lapangan kerja baru dengan syarat-syarat yang sesuai dengan kemanusiaan. sehingga sering menimbulkan berbagai penafsiran. Kebebasan mi berarti pula bahwa pemerintah sama sekali tidak memiliki hak untuk melarang berdirinya suatu partai politik baru. Ketiga hak mi adalah suatu negara demokrasi. ―Penduduk‖ yang dimaksud di sini adalah siapa saja yang berdomisili di wilayah Indonesia.Sebagai contoh pasal 28 mengatur tentang kebebasan berserikat. dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya. Tentu saja ada pembatasan bahwa partai yang didirikan harus tidak bertentangan dengan nilai demokrasi yang justru terkandung dalam pasal 28 UUD 1945. dan menjadi sumber bagi undangundang tersebut. Tentu saja pasal mi harus dihubungkan dengan ayat satunya. Ayat 2 pasal mi menghendaki bahwa warga negara berhak atas penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. pemerintah bersama-sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat telah menyusun Undang-Undang nomor 3 tahun 1975. ni berarti bahwa tidak ada warga negara yang memiliki hak lebih banyak atau lebih sedikit daripada warga negara lainnya. Kebebasan berserikat tersebut terutama adalah kebebasan untuk mendirikan partai politik. Sedangkan kebebasankebehasan lain yang juga diatur pada pasal 23 sampai sekarang belum diatur lebih jauh. Jadi sesuai dengan tingkatan/hierarki perundangundangan. karena larangan semacam mi jelas bertentangan dengan asas kebebasan berserikat yang dijamin oleh pasal 28 tersebut. Sebagai pelaksanaan hak atas kebebasan berserikat. Jadi suatu partai politik bebas untuk menentukan sikapnya. baik ia warga negara ataupun orang asing. sehingga kebebasan tersebut adalah dalam hubungannya dengan agama yang mempercayai keesaan Tuhan. . Pengakuan terhadap partai tersebut oleh pemerintah tidak boleh sama sekali dikaitkan dengan program partai tersebut apakah mendukung program pemerintah atau tidak. Pasal 29 ayat 2 menyebutkan bahwa Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama masing-masing. Dalam UUD sendiri telah disebutkan bahwa hal tersebut harus diaturr lehih lanjut dengan undang-undang.1 Pasal 27 ayat I menetapkan bahwa segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum. apakah akan menjadi pendukung setia atau akan beroposisi terhadap Pemerintah. Kebebasan berserikat tidak akan ada artinya hila tidak ada hak untuk mengeluarkan pendapat.

dalam arti mernang tidak mempunyai itikad untuk memberi kesempatan kepada warga negara untuk menikmati halc-haknya maupun melaksanakan kewajibannya.Begitu pula pasal 31. hal tersebut akan menjadi sia-sia bila penyelenggara negaranya. tetapi karena hal-hal tersebut meliputi pokok-pokok saja yang kemudian pelaksanannya diatur lebih lanjut dengan undang-undang. maka pengaturan tersebut sudah cukup memadai. dan 34 menjamin hak-hak terhadap pengajaran. Jadi meskipun ketentuan yang terdapat dalam UUD 1945 tidak terlalu banyak. para pemimpin pemerintahannya memang tidak baik. Dengan pengertian mi dapat dicontohkan. meskipun dalam UUD dicantumkan perumusan hak-hak dan kewajiban warga negara yang se‗Lihat banyak-banyaknya.‖ Sebaliknya. Apabila salah satu sel tidak bekerja sebagaimana mestinya maka dapat berakibat guricangan tubuh manusia. 3. UUD itu tentu akan merintangi jalannya negara. maka di dalamnva terlihat adanya bagian-bagian yang ters usun secata teratur dan merupakan satu kesatuan yang utuh. Oleh karena itu demi tegaknya tubuh manusia yang merupakan bagian dan sistem tubuh selalu bekerja berfungsi dan berdedikasi demi satu tujuan yang besar. di dalam sistem terdiri dan unsurunsur yang lain dan saling mengadakan interaksi. Arti sistem Berbicara soal sistem. Tetapi yang lebih penting lagi adalah apa yang dinyatakan dalam penjelasan UUI) 1945 bahwa:―Yang penting adalah semangat para penyelenggara negara semangat para pemimpin pernerintahan meskipun UUD itu tidak sempurna. Tidak berpikir keras lalu otak menuntut mayoritas rejeki dan seterusnya. Tidak karena fungsinya yang vital lalu jantung menuntut rejeki yang istimewa. Tidak karena bekerja keras lalu otot menuntut mayoritas rejeki untuk din sendiri. di mana di dalam tubuh manusia terdapat berbagai sel yang dapat dikatakan sebagai unsur atau bagian dan tubuh manusia sebagai satu sistem. perlindungan kultural. rneskipun hakhaknya maupun melaksanakan kewajibannya.an sosial. TINDAKAN POLITIK DAN SISTEM POLITIK a. INDIVIDU. 32. ekonomi dan kesejahtera. 33. sistem tubuh manusia. meskipun hak-hak dan kewajiban-kewajiban tersebut jelas sudah disebutkan dengan cukup rnemadai dalamUUD 1945. yaitu kehidupan. . melainkan seluruh sela dalam tubuh bekerja sama secara selaras demi tegaknya tubuh sebagai satu sistem. akan tetapi jikalau semangat para penyelenggara pemerintah baik.Meriam Budiardjo lewat ―Dasar-dasar Ilmu Politik‖ menyatakan. bahkan keharicuran tubuh itu.

sub sistem hukum. Sistem Politik kalau dikaji secara mendalam hanya merupakan salah satu sub sistem dan sistem kemasyarakatan yang mencakup antara lain sub sistem ekonomi. dan seterusnya. — Unsur-unsur atau bagian-bagian yang tersusun dalam kebulatan itu saling bekerja sama antara yang satu dengan yang lain secara harmonis. — Ada roda muka dan belakang. tidak bisa lepas dan sistem yang ada dalam kehidupan masyarakat. berusaha melihat dan mempelajari mengenai gej ala-gejala atau kej adian-kejadian yang bersifat politik dalam konteks tingkah laku di dalam masyarakat. sub sistem politik dan sebagainya. Tingkah laku politik dianggap merupakan salah satu bagian dan tingkah laku sosial secara keseluruhan. sub sistem spiritual. maka sub sistem politik (baca sistem politik) dengan sub sistem yang lain yang ada dalam sistem kemasyarakatan terdapat saling ketergantungan dan pengaruh-pengaruh yang mempengaruhi (baik yang menyangkut jalannya sistem politik maupun pelaku-pelaku politik). Dengan pengertian di muka dan beberapa contohnya. — Ada pedal kin dan kanan. memberikan kejelasan bahwa sesuatu dikatakan sebagai sistem apabila — Sesuatu itu merupakan satu kesatuan yang bulat/ utuh. — Ada bayangan. Kalau sepeda pancal itu dipandang sebagai satu sistem maka di dalamnya akan terlihat adanya bagian-bagian atau unsur-unsur sebagai berikut — Ada ster. dan — Kerjasama antar bagian atau unsur dalam kebulatan itu tertuju pada satu tujuan. Pengertian Sistem Politik Untuk memperoleh kejelasan mengenai pengertian sistem politik. maka sepeda tersebut sulit bahkan tidak daat dijalankan sebagaimana mestinya. Apabila salah satu unsur atau bagian di dalam sepeda pancal itu tidak berfungsi (salah satu pedal tidak ada). Ada rantai. — Di dalam kebulatan itu terkandung adanya unsurunsur atau bagian-bagian yang tersusun secara teratur dan tidak mengandung kontradiksi. b. Konsep sistem politik dalam kaitannya dengan situasi yang nyata seperti negara.Contoh lain sepeda pancal yang sama-sama kita ketahui. Sebagai salah satu sub sistem. Dengan pemikiran mi dimaksudkan masyarakat merupakan suatu sistem sosial yang pada hakikatnya terdiri dan .

bermacam-macam proses. Salah satu di antara bermacam-macam proses itu dapat dilihat gejalagejala politik sebagai suatu kumpulan proses tersendiri yang menunjukkan adanya perbedaan dengan proses-proses lainnya. Inilah yang dimaksud dengan sistem politik. Singkatnya berkaitan dengan kehidupan negara, yang dimaksud sistem politik adalah suatu pola kehidupan yang menyangkut hal ihwal kenegaraan dalam satu kebulatan yang utuh. Hal ihwal kenegaraan dilihat dan kaca mata politik di dalamnya terdapat bagian-bagianlunsur-unsur yang saling pengaruh mempengaruhi dan saling ketergantungan. Bagian-bagian itu berupa : Lembaga-lembaga negara. Lembaga-lembaga negara mi selalu berinteraksi satu sama lain dalam rangka: — menetapkan tujuan nasional, — menetapkan skala prioritas tujuan dalam rangka mewujudkan tujuan nasional, — menetapkan kebijaksanaan sebagai landasan pelaksanaan skala prioritas tujuan yang telah ditetapkan, dan — melaksanalcan skala prioritas tujuan yang telah diambil atas clasar kebijakan-kebijakan yang telah tetapkan. Di dalam melaksanakan tugasnya/fungsinya lembagalembaga negara di samping berinteraksi antar lembaga juga mengadakan interaksi dengan setiap warga negara. Mengingat jumlah warga negara di setiap negara modem seperti mi jutaan manusia dan masing-masing memiliki kepribadian serta kepentingan yang tidak sama, maka hal yang demikian mi merupakan salah satu pendorong lahimya berbagai golongan dalam kehidupan bernegara, baik yang berupa golongan atas dasar profesi yang sama, ide politik yang sama, keyakinan yang sama, dan sebagainya. Golongan-golongan itulah yang pada hakikatnya memiliki fungsi sebagai wadah dan penyalur aspirasi setiap warga negara dalam keikutsertaan di dalam pemerintah suatu negara.Dengan demikian sistem politik pada dasarnya mencakup: Kehidupan lembaga-lembaga negara (Supra struktur politik) balk kehidupan di masing-masing lembaga maupun hubungan antara lembaga negara yang ada. Pola kehidupan dan tata hubungan antara lembaga sosio-politik yang nyata dalam kehidupan pemerintari negara (infra struktur politik atau non legal bodies).Kehidupan mi menurut Goodman meliputi Partai politik/Organisasi politik Kelompok kepentingan Kelompok penekan Media komunikasi politik

Figur politik. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang memandang negara sebagai satu sistem, maka demi tegak dan lestarinya kehidupan tersebut secara ideal semua unsur yang ada dalam negara baik para penguasa negara yang ducluk dalam lembaga-lembaga negara maupun para warga yang hidup dalam berbagai kelompok, apakah kelompok sosial, kelompok profesi, kelompok keagamaan, kelompok politik, dan seterusnya harus ada hubungan yang serasi, selaras dan seimbang. Dengan demikian antara kehidupan lembaga-lembaga negara (supra struktur politik) dan kehidupan warga negara yang terdiri dan berbagai kelompok pada hakikatnya terdapat hubungan timbal balik dan saling ketergantungan. Untuk itu dalam hubungan timbal balik dan saling ketergantungan mi dapat dilihat pada fungsi infra struktur politik dan supra struktur politik seperti berikut mi

a) Mengajukan kepentingan Pengajuan kepentingan mi utamanya menjadi tugas atau dilakukan kelompok-kelompok kepentingan. Salah satu contoh dalam kehidupan negara Indonesia, HKTI sebagai wadah kaum tani dalam membawakan aspirasi seluruh anggotanya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara selalu berusaha untuk menyerap, mengajukan dan memperjuangkan nasib para petani. Mengingat kelompok kepentingan yang hidup di suatu. negara termasuk negara kita menunjukkan adanya kebhinnekaan, maka hal mi berakibat lahirnya perbedaan perjuangan antar kelompok dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

b) Pemaduan kepentingan. Pemaduan kepentingan mi utamanya menjadi tgas organisasi politik atau partai politik. Untuk itu ketelitian, kejelian setiap organisasi politik beserta para tokoh-tokohnya dalam melihat, menyerap, memadukan dan merumuskan setiap aspirasi dan kepentingan dan berbagai golongan dalam masyarakat sangat menentukan bobot program masingmasing organisasi politik dalam rangka mempertahankan pemerintahan negara, sangat ditentukan oleh program, masing-masing organisasi politik tersebut. Sebagai contoh dalam kehidupan negara kita di mana baik PDI, P3 maupun Golkar dengan kemampuannya, ketelitiannya drir‘ kecermatan yang dimilikinya, masing-rnasing mencoba merumuskan apa yang diajukan oleh berbagai macam kelompok kepentingan yang ada untuk dijadikan program perjuangannya. Program yang telah dirumuskan kemudian ditawarkan kepada masyarakat khusus pada saat kampanye pemilihan umum. Dengan penawaran mi diharapkan masyarakat melakukan penilaian terhadap program

masing-masing organisasi politik peserta pemilu, sehingga kampanye bukan merupakan arena adu kekuatan, melainkan merupakan penjabaran program dan masing-masing organisasi politik dalam rangka menarik dukungan dan masyarakat.

c). Pemasyarakatan dan komunikasi politik Pemasyarakatan dan komunikasi politik mi berlansung melalui setiap komponen sistem politik. Sedang supra struktur politik menghasilkan berbagai ketentuan dan kebijakan-kebijakan yang mengikat seluruh sistem politik dan sekaligus juga sebagai umpan balik kepada infra struktur politik beserta Iingkungannya, dalam hal mi keseluruhan sistem kemasyarakatan. Kesimpulan: Dan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa: Sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, manusia diciptakan sebagai makhluk pribadi dan sekaligus sebagai makhluk pribadi manusia cenderung untuk bersaing, mempertahankan din dan selalu ingin dihormati dalam hidupnya. Sebagai makhluk sosial setiap manusia memerlukan rasa kasih sayang antara sesama dan dalam dirinya ada kecenderungan untuk saling ketergantungan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk itu kecenderungan yang tumbuh dan berkembang dalam din manusia adalah hidup berkawan, hidup bersama antar sesama manusia secara gotong royong, mengadakan hubungan sesama manusia untuk menciptakan rasa aman, tentram dan sebagainya denganjalan mengorganisir bermacammacam kelompok, sehingga dalam kehidupan manusia dapat dijumpai keanekaragaman kelompok. Dan yang dapat menampung keanekaragaman kelompok tersebut adalah masyarakat, yang pada tingkat tertentu lahirlah negara. Dalam kehidupan negara dapat dijumpai adanya Pemerintahan yang mengemudikan negara dan warga negara yang mendukung kehidupan negara. Kenyataan mi melahirkan interaksi antara warga negara dan antar warga negara dengan negara (pemerintah). sesuai yang diharapkan, maka ketentuan hukum sangat diperlukan. Negara sebagai satu sistem politik di dalamnya terdapat kehidupan lembaga-lembaga negara (Supra struktur politik) dan kehidupan sosio lembaga-lembaga politik, yang nyata dalam kehidupan pemerintahan negara, dalam hal mi adalah partai politik, organisasi profesi, media komunikasi, dan organisasi kemasyarakatan lainnya (infra struktur politik). Sebagai satu sistem, maka secara ideal interaksi antara keduanya hams berjalan harmonis‘.

RANGKUMAN Negara adalah organisasi tertinggi yang terbentuk atas dasar kehendak bersama dan individu-individu atau kelompokkelompok yang mempunyai kepentingan untuk suatu tujuan bersama.Syarat yang hams ada bagi terbentuknya negara adalah, hams ada wilayah tertentu, rakyat yang mendianii wilayah tersebut dan pemerintahan yang berdaulat. Syarat pelengkap adalah pengakuan dan negara-negara lain. Negara mempunyai monopoli kekuasaan yang sangat besar. Teori-teori yang mencoba untuk membenikan dasar atau pembenaran atas kekuasaan yang dimiliki oleh negara tersebut, yaitu: Teori klasik, meliputi teori mitologis dan teori teokratis; Teori perjanjian, yang berasal dan Thomas Hobbes, John Locke dan Rousseau; dan Teori kekuasaan, yang berasal dan pendapat Leon Duguit dan Krabbe.Agar interaksi tersebut dapat berjalan. Adapun yang dimaksud warga negara Indonesia adalah seperti apa yang teiah ditetapkan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 26 ayat 1 dan ayt 2.Ayat 1 dan ayat 2 dan pasal 26 UUD 1945 sangat erat sekali hubungannya. Sebab kalau ayat 2 sampai tidak ada maka akan timbul penafsiran-penafsiran. Huhungan antara negara dengan warga negara mi dapat kita temukan di dalam pasal 26 s/d pasal 33 UUD 1945. Dalam rangka mencapai tujuan negara, maka negara antara lain bertugas niengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan ke arah tercapainya tujuan-tujuan dan masyarakat seluruhnya. Negara menentukan bagaimana kegiatan asosiasi-asosiasi kemasyarakatan disesuaikan satu sama lain dan diarahkan kepada tujuan nasional.

Setelah itu kita mengerti bahwa manusia sebagai makhluk sosial yang selalu mengalarni perubahan sosial. individu mempengaruhi masyarakat dan bahkan bisa menyebabkan (berdasarkan pengaruhnya) perubahan besar masyarakatnya. Sehubungan dengan mi. Istilah Stratifikasi atau Stratification berasal dan kataSTRATA atau STRATUM yang berarti LAPISAN. b. Masyarakat merupakan suatu kesatuan yang didasarkan ikatan-ikatan yang sudah teratur dan boleh dikatakan stabil. Sejumlah individu yang mempunyai kedudukan(status) yang sarna menurut ukuran masyarakatnya. dikatakan berada dalam suatu lapisan atau stratum. maka dengan sendirin. Seperti juga individu tidak dapat dibayangkan tanpa adanya masyarakat. di dalam Dictionary of Sociology. Individuindividu yang terdiri dan berbagai latar belakang tentu akan membentuk suatu masyarakat heterogen yang terdiri dan kelompok-kelompok sosial.BAB VI PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT 1. Karena itu Social Stratification sering diterjemahkan dengan PelapisanMasyarakat. an penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat (hierarchis). Sorokin memberikan definisi pelapisan masyarakat sebagai berikut : ―Pelapisan masyarakat adalah perbeda.‖ Lebih lengkap lagi hatasan yang dikemukakan oleh Theodorson dkk. hahwa a. marilah kita pelajari apa yang dimaksucl dengan Stratifikasi Sosia] atau Pelapisan Masyarakat. Dengan adanya atau terjadinya kelompok sosial mi maka terbentuklah suatu pelapisan masyarakat atau terbentuklah masyarakat yang berstrata. manusia dipengaruhi oleh masyarakat demi pembentukan pribadinya. masvarakat merupakan kesatuan yang dalam pembentukannya mernpunyai gejala yang sama. Pitirini A. Pengertian Masyarakat terbentuk dan individu-individu. Betapa individu dan masyarakat adalah komplementer dapat kita lihat dan kenyataan. Masyarakat tidak dapat dibayangkan tanpa individu. oleh mereka dikatakan sehagai herikut . PELAPISAN SOSIAL a.

Pendapat tradisional tentang masyarakat primitif sebagai masyarakat yang komunistis yang tanpa hak milik pribadi dan perdagangan adalah tidak benar. Tetapi hal mi perlu diingat bahwa ketentuan-ketentuan tentang pembagian kedudukan antara laki-laki dan perempuan yang kemudian menjadi dasar daripada pembagian pekerjaan. Seluruh masyarakat memberikan sikap dan kegiatan yang berbeda kepada kaum laki-laki dan perempuan. 6) adanya pernbedaan standar ekonomi dan di dalam ketidak. 5) adanya pembagian kerja di dalam suku itu sendiri. Dalam huhungannya dengan pembagian pekerjaan pun setiap suku bangsa memiliki cara sendiri-sendiri.Pelapisan masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relatif permanen yang terdapat di dalam sistem sosial (dan kelompok kecil sampai ke masyarakat) di dalam hal pembedaan hak. 2) adanya kelompok-kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memiiki hak-hak istimewa. Kita lihat saja misalnya kedudukan laki-laki di Jawa berheda dengan kedudukan laki-laki di Minangkabau. . 3) adanya pemimpin yang paling berpengaruh. sarnaan ekonomi itu secara umum. Di Jawa kekuasaan keluarga di tangan ayah sedang di Minangkahau tidak demikian. Di Irian misalnya atau di Bali. pengaruh dan kekuasaan. serta bagian-bagian yang lebih kecil daripada suatu kelompok yang memiliki sistern perdagangan dan barter satu sarna lain. Ekonomi primitif bukanlah ekonorni dan individu-individu yang terisolir produktif kolektif. sematamata adalah ditentukan oleh sistem kebudayaan itu sendiri. di mana lapisan bawah adalah paling lehar dan lapisan mi menyernpit ke atas. Masvarakat yang herstratifikasi sering dilukiskan sehagai suatu kerucut atau primida. Di dalam organisasi masyarakat primitif pun di mana helum mengenal tulisan. Hal mi terwujud berbagai bentuk sebagai berikut 1) adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan pembedaan-pembedaan hak dan kewajihan. Apa yang sesungguhnya adalah kelompok ekonomi yang tersusun atas dasar ketergantungan yang timbal balik dan individu-individu yang aktif secara ekonomis. PelapIsan 9osiol ciri tetap kelompok sosial Pembagian dan pemberian kedudukan yang berhuhungan dengan jenis kelamin nampaknya menjadi dasar dan seluruh sistern sosial masyarakat kuna. 4) adanya orang-orang yang dikecilkan di luar kasta dan orang yang di luar perlindungan hukum (cutlaw men). pelapisan masyarakat itu sudah ada. h. wanita harus lebih bekerja keras daripada laki-laki.

Jika kita tidak dapat menemukan niasyarakat yang tidak berlapis-lapis di antara masyarakat yang primitif. Terjadi dengan disengajaSistem pelapisan yang disusun dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Pengakuan-pengakuan terhadap kuasaan dan wewenang tumbuh dengan sendirinya. karena pemilikan kepandaian yang lebih. seseorang yang memiliki bakat seni. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu. Di dalam masyarakat pertanian dan khususnya di dalam masyarakat industri pelapisan itu tampak menyokmata dan jelas. tetapi pada dasarnya pelapisan masyarakat itu ada di mana-mana dan di sepanjang waktu. maka lebih tidak rnungkin lagi untuk menemukannya di dalam masyarakat yang telah lebih maju/berkembang. atau sakti. Gradasi itu dapat kita lihat misalnya: multi clan menulih modal yang kaya sampai kepada buruh yang termiskin. maka kedudukan seseorang pada sesuatu strata atau pelapisan adalah Secara otomatis. Terjadinya pekzpisan social Terjadi den gan sendirinya Proses mi berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. walaupun di dalam konstitusinya menyatakan bahwa ―Semua manusia adalah sama (all men are created equal). Di dalam sistem pelapisan mi ditentukan secara jelas dan tegas adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang. Oleh karena sifatnya yang tanpa disengaja inilah maka hentuk pelapisan dan dasar dan pada pebapisan itu bervaniasi menurut tempat. Bentuk dan proporsi pelapisan di masyarakat yang telah maju bezvariasi. Dengan adanya pembagian yang jelas dalam hal wewenang dan kekuasaanmi maka di dalarn organisasi itu terdapat keteraturan sehingga jelas bagi setiap orang di tempat mana letaknya kekuasaan dan wewenang yang dimiliki dan dalam suatu organisasi baik secara vertikal maupun secara horisontal.Bilaniana di dalam beberapa suku perbedaan ekonomi begitu kecil dan kebiasaan tolong-menolong secara timbal balik mendekati sistem komunisme. c. atau kerabat pembuka tanah. dan presiden kepada lurah. hal mi disebabkan hanya terhadap miik umum dan kelompok. misalnya karena usia tua. Pada pelapisan yang terjadi dengan sendirinya. . waktu dan kebudayaan masyarakat di mana sistem itu berlaku. tetapi berjalan secara alamiah dengan sendininya. Di demokrasi-demokrasi yang modern pun juga tidak dapat mengecualikan adanya hukum-hukurn pelapisan masyarakat. dan jenderal sampai kepada prajunt dan sebagainya yang semuanya itu rnenunjukkan sebagai jenjang-jenjang dan gradasi sosial yang menunjukkan walaupun di dalam sistem demokrasi yang paling mutakhir pun ada pelapisan masyarakat.

Sistem skalar: merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dan bawah ke atas (vertikal). Menurut sifatnya. Pendek kata di dalam organisasi formal. Di dalam sistem ini perpindahan anggota masyarakat ke lapisan yang lain balk ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi. tidak diperkenankan menduduki jabatan-jabatan tertentu yang hanya boleh diduduki atau dijabat oleh golongan IV a ke atas. maka merupakan harnbatan yang merugikan bagi dosen yang bersangkutan dan universitas. Kedua : karena organisasi itu telah diatur sedemikian rupa Sehingga membatasi kemampuan-kemampuan individual yang sebenarnya mampu tetapi karena kedudukannya yang mengangkat maka tidak memungkinkan untuk mengambil inisiatif. misalnya saja di dalam organisasi perkantoran ada kerja sama antara kepalakepala seksi dan lain-lain. d. sehingga sering terjadi kelemahan di dalam menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat. tetapi karena organisasi itu mempunyai tata cara tersendiri di dalam menentukan kebijaksanaan politik sosial. seorang dosen yang baru golongan III a tetapi cakap. maka sistem pelapisan dalam masyarakat dapat dibedakan menjadi: 1) Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup. dan lain-lain. Contoh yang lain dapat kita lihat sendiri misalnya di dalam kantor-kantor pemerintah di mana banyak tenaga-tenaga yang cukup tetapi tidak diberi wewenang karena kedudukannya mengikat. Di dalam sistem yang demikian itu satu-satunya jalan untuk dapat masuk menjadi anggota dan suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran. maka sering terjadi kelambatan di dalam penye9. Sistem pelapisan tertutup . Pembagian kedudukan mi di dalam organisasi formal pada pokoknya diperlukan agar organisasi itu dapat bergerak secara teratur untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Di dalam sistem organisasi yang disusun dengan cara mi mengandung dua sistem. kecuali ada hal-hal yang istimewa. perkumpulan-perkumpulan resmi. perusahaan besar. ialah : Sistem fungsional: merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sarna dalam kedudukan yang sederajat. organisasi partai politik. Misalnya dapat kita lihat di dalam kehidupan perguruan tinggi. Misalnya saja perubahan-perubahan pula dalam cara-cara perjuangan partai politik.Pertama karena organisasi itu sudah diatur sedemikian rupa.Tetapi sebenarnya terdapat pula kelemahan yang disebabkan sistem yang demikian itu. Pembedaun sistem pelapisan menurut sifatnya.Sistem pelapisan yang dibentuk dengan sengaja mi dapat kita libat misalnya di dalam organisasi pemerintahan. laan.

Status (kedudukan) yang diperoleh berdasarkan atas usaha sendiri disebut ―Achieved status‖. — Kasta Ksatria: merupakan kasta dan golongan hangsawan dan tentara yang dipandang sebagai lapisan kedua. Yang termasuk golongan ini misalnya kaum gelandangan. Dalam hubungannya dengan pembangunan masyarakat. .kita temui misalnya di India yang masyarakatnya mengenal sistem kasta.undang). (Seperti pemerintahan d Arika Selatan yang terkenal masih melakukan politik apartheid atau perbedaan warna kulit yang disahkan oleh undang.Sistern yang demikian mi dapat kita ternukan misalnya di dalam masyarakat di Indonesia sekarang mi. — Pania: adalah golongan dan mereka yang tidak mempunyai kasta. Setiap orang dihen kesempatan untuk menduduki segala jabatan bila ada kesempatan dan kemampuan untuk itu. peminta dan sebagainya. ketiga. Sistem stratifikasi sosial yang tertutup biasanya juga kita temui di dalam masyarakat feodal atau masyarakat yang berdasarkan realisme. 2) Sistern pelapisan rnasyarakat yang terbuha Di da!am sistem yang demikian mi setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk jatuh ke lapisan yang ada di bawahnya atau naik ke lapisan yang di atasnya. sistem pelapisan masyarakat yang terbuka sangat menguntungkan. sehingga yang bersangkutan bisa jadi jatuh ke tangga sosial yang Iebih rendah. Tetapi di sarnping itu orang juga dapat turun dan jabatannya hila dia tidak mampu mempertahankannya. — Kasta Waisya: merupakan kasta dan golongan pedagang yang dipandangsebagai lapisan menengah. Sebagaimana kita ketahui masyarakat terbagi ke dalam: — Kasta Brahmana: yang merupakan kastanya golongangolongan pendeta dan merupakan kasta tertinggi. — Kasta Sudra : merupakan kasta dan golongan rakyat jelata. Demikian sebaliknya hagi mereka yang tidak bermutu akan semakin didesak oleh mereka yang cakap. Sebab setiap warga masyarakat diberi kesempatan untuk bersaing dengan yang lain. Dengan demikian orang berusaha untuk wengembangkan segala kecakapannya agar dapat meraih kedudukan yang dicitacitakan.

e. Sementara itu ada pula yang membagi tiga lapisan atau lebih). Dengan demikian sistem pelapisan masyarakat itu mengikuti bentuk piramid. kelas menengah (middle class). demikian seterusnya semakin tinggi golongannya semakin sedikit jumlah orangnya. Sementara itu ada pula sering kita dengar: kelas atas (upper class). menyatakan bahwa ada dua kelas yang senantiasa berbeda setiap waktu yaitu golongan Elite dan golongan Non Elite. Di sini Aristoteles membagi masyarakat berdasarkan dimensi ekonomi sehingga ada orang yang kaya. kekuatan dan lain sebagainya. Orang dapat menduduki lapisan (atau istilah lain ada yang menggunakan dengan kelas) tertentu disebabkan oleh beherapa faktor. kelas menengah bawah (lower middle class) dan kelas bawah (lower class). watak. Ada yang membagi pelapisan masyarakat seperti berikut mi: Masyarakat terdiri dan kelas atas (upper class) dan kelas bawah (lower class). Vilfredo Pareto. menyatakan sebagai berikut : selama di dalam masyarakat ada sesuatu yang dihargai olehnya dan setiap masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargainya maka barang itu akan menjadi bibit yang dapat menumbuhkan adanya sistem berlapis-lapis dalam masyarakat. Beberapa teori tentangpelapisan sosial Bentuk konkrit daripada Pelapisan Masyarakat ada beberapa macam. menengah dan melarat. Menurut dia pangkal danpada perbedaan itu karena ada orang-orang yang memiliki kecakapan. atau aspek politik saja. Pada umumnya golongan yang menduduki kelas bawah jumlah orangnya daripada kelas menengah. Prof. dan mereka yang berada di tengah-tengahnya. keahlian dan kapasitas yang berbedaheda. . Selo Sumardjan dan Soelaiman Soemardi SH. tetapi sementara itu ada pula yang melihatnya melaluj berbagai ukuran secara kompreh ensif. pengaruh. yaitu mereka yang kaya sekali. seperti misalnya: keturunan. Selanjutnya itu ada yang membagi pelapisan masyarakat ke dalam jumlah yang lebih sederhana (rnisalnya membagi hanya menjadi dua hagian). Oleh karena itu beberapa sarjana memiliki tekanan yang berbeda-beda di dalam menyampaikan teori-teori tentang pelapisan masyarakat. kelas menengah (middle class) dan kelas bawah (lower class). kecakapan. Masyarakat terdiri dan tiga kelas ialah kelas atas (upper class). mereka yang melarat sekali. Ada sementara sarjana yang menirijau bentuk pelapisan masyarakat hanya berdasar salah satu aspek saja misalnya aspek ekonomi. Dr. sarjana Italia. Beberapa dicantumkan di sini: Aristoteles mengatakan bahwa di dalam tiap-tiap negara terdapat tiga unsur. MA.

monopoli kekuasaan dan menikmati keuntungan-keuntungan yang dihasilkan oleh kekuasaannya itu. berupa mobil pribadinya. karena ternyata bahwa bukan ilmu pengetahuan yang dijadikan ukuran. misalnya dapat dilihat pada bentuk rumah yang bersangkutan. Kelas yang pertama. kebiasaan untuk berbelanja barangbarang mahal. sarjana Italia. Kenyataan tersehut. ialah kelas yang diperintah. Akan tetapi ukuran-ukuran di atas yang menonjol sebagai dasar timbulnya pelapisan sosial . jumlahnya lebih bariyak diarahkan dan diatur/diawasi oleh kelas yang pertama. di dalam ―The Ruling Class‖ menyatakan sebagai herikut Di dalam seluruh masyarakat dan masyarakat yang sangat kurang berkembang.Gaotano Mosoa. Karl Marx didalam menjelaskan secara tidak Iangsung ten.tang pelapisan masvarakat menggunakan istilah kelas menurut dia. termasuk ke dalam lapisan sosial teratas. mendapatkan atau mendudukj lapisan sosial teratas. akan tetapi gelar kesarjanaannya. pada pokoknya ada dua macam di dalam setiap masyarakat vaitu kelas yang memiliki tanah dan alatalat produksi lainnya dan kelas yang tidak mempunyainya dan hanya memiliki tenaga untuk disumbangkan di dalam proses produksi. Dari apa yang diuraikan di atas. Biasanya mereka adalah golongan tua atau mereka yang pernah berjasa besar kepada masyarakat. jumlahnya selalu sedikit. Sehaliknya yang kedua. dan sebagainya. tetapi masih ada ukuran-ukuran lainnya yang dapat dipergunakan. Orang yang paling disegani dan dihormati. sampai kepada masyarakat yang paling maju dan penuh kekuasaan dua kelas selalu muncul ialah kelas yang pemerintah dan kelas yang diperintah. Ukuran semacam mi hanyak dijumpai pada masyarakat-masyarakat tradisional. cara-cara mempergunakan pakaian serta bahan pakaian yang dipakainya. Sudah tentu hal itu mengakibatkan segala macam usaha untuk mendapatkan gelar tersebut walaupun secara tidak halal. Ukuran kehormatan: Ukuran kehormatan mungkin terlepas dan ukuran-ukuran kekayaan atau kekuasaan. Ukuran ilmu pengetahuan : litnu pengetauan dipakai ukuran oleh masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan. menjalankan peranan-peranan politik. Ukuran kekuasaan : Barangsiapa yang rnemiliki kekuasaan atau yang mempunya wewenang terbesar. Ukuran-ukuran tersebut di atas. tidaklah bersifat limitatif (terbatas). Ukuran mi kadang-lçadang menyebabkan menjadi negatif. menempati lapisan sosial teratas. akhirnya dapat disimpulkan bahwa ukuran atau kriteria yang biasanya dipakai untuk menggolong-golongkan anggota-anggota masyarakat ke dalam lapisan-lapisan sosial adalah sebagai berikut Ukuran kekayaan : Ukuran kekayaan (kebendaan) dapat dijadikan suatu ukuran: barangsiapa yang mempunyai kekayaan paling banyak.

lambat-laun dirasakan sebagai suatu yang mengganggu. terpaksalah ia memasuki lingkungan hak manusia pnibadi dan herkuranglah pula luas batas hak-hak yang dimiliki individu itu. dan yang mampu memberi jaminan mi adalah pemenintah yang kuat dan berwibawa. Kesamaan derajat dan isi jaminan oleh undang-undang. Mereka dikaruniai akal dan budi dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam persaudaraan. artinya orang seorang itu sebagai anggota masyarakatnya.dalam masyarakat. Mengenai persamaan hak mi selanjutnya dicantumkan dalam Pernyataan Sedunia Tentang Hak-hak (Asasi) Manusia atau Universitas Declaration of Human Right (1948) dalam pasalpasalnya. Di dalam susunan negara modern hak-hak dan kebebasankebebasan asasi manusia itu diindungi oleh Undang-undang dan menjadi hukum positif. 1) Persamaan hak Adanya kekuasaan negara seolah-olah hak individu. Hak inilah yang banyak dikenal dengan Hak Asasi Manusia. Kesamaan derajat mi terwujud dalam jaminan hak yang diberikan dalam berbagai sektor kehidupan. Undang-undang tersebut benlaku sama pada setiap orang tanpa kecualinya dalam anti semua orang mempunyai kesamaan derajat dan mi dijamin oleh undang-undang. KESAMAAN DERAJAT Sifat perhubungan antara manusia dan lingkungan masyarakat pada umumnya adalah timbal balik. dan kekuasaan yang melekat pada organisasi baru dalam bentuk masyarakat yang merupakan negara tadi. Untuk dapat melaksanakan hak dan kewajiban mi dengan bebas dan rasa takut perlu adanya jaminan. seperti dalam Pasal 1 : ―Sekalian orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak yang sama. mempunyai hak dan kewajiban.‖ . balk terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah dan negara. 2. yaitu kekuasaan manusia yang berwujud dalam hakhak dasar beserta kebebasan asasi yang selama itu dimilikinya dengan leluasa. karena di mana kekuasaan negara itu berkembang. Dan di sinilah timbul persengketaan pokok antara dua kekuasaan itu secara pninsip. Jadi kriteria pelapisan sosial pada hakikatnya tergantung pada sistem nilai yang dianut oleh anggota-anggota masyarakat yang bersangkutan. Beberapa hak dan kewajiban penting ditetapkan dalam Undang-undang (Konstitusi) sebagai hak dan kewajiban asasi.

yaitu kewajiban untuk meijunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. asal mula kebangsaan atau kemasyarakatan. bahwa ―kemerdekaan berserikat dan berkumpul.‖ Pokok ketiga. selanjutnya dalam pasal 28 ditetapkan. Hukum dihuat dimaksudkan untuk melindungi dan mengatur masyarakat secara umum tanpa adanya perbedaan. Kemudian yang ditetapkan dalam pasal 27 ayat. ialah hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Sebagaimana kita ketahui Negara Republik Indonesia menganut asas bahwa setiap warga negara tanpa kecualinya memiliki kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan. warna. dalam pasal 29 ayat 2 dirumuskan kebebasan asasi untuk memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara. Sekalian orang berhak atas perlindungan yang sama terhadap setiap perbedaan yang memperkosa pernyataan mi dan terhadap segala hasutan yang ditujukan kepada perbedaan semacam mi. mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sehagainya ditetapkan oleh Undang-undang.‖ Pasal 7 : ―Sekalian orang adalah sama terhadap undang-undang dan berhak atas perlindungan hukum yang sama dengan tak ada perbedaan. Empat pokok hak-hak asasi dalam empat pasal UUD 1945 adalah sebagai berikut Pertama tentang kesamaan kedudukan dan kewajihan warga negara di dalam hukum dan di muka pemerintahan. dan mi sebagai konsekuensi prinsip dan kedaulatan rakyat yang bersifat kerakyatan. hanya menyebutkan hak tanpa ada kewajiban di sam pingnya. yang berbunyi . Kalau kita lihat ada empat pasal yang memuat ketentuan-ketentuan tentang hak-hak asasi itu yakni pasal 27. agama. 29 dan 31.Pasal 2 ayat 1: ―Setiap orang berhak atas semua hak-hak dan kebebasan-kebebasan yang tercantum dalam pernyataan mi dengan tak ada kecuali apa pun. Pokok kedua. kelahiran ataupun kedudukan. Pasal 27 ayat 1 menetapkan : bahwa : ―Segala Warga Negara hersamaan kedudukannya di dalam Hukum dan Pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahari itu dengan tidak ada kecualinya. Dengan demikian perumusan mi secara prinsipil telah membuka suatu sistem yang berlainan sekali daripada sistem perumusan ―Human Rights‖ itu secara Barat. jenis kelamin. politik atau pendapat lain. bahasa. 2. milik. 28.‖ 2) Persamaan Derajat di Indonesia Dalam Undang-Undang Dasar 1945 mengenai hak dan kebebasan yang berkaitan dengan adanya persamaan derajat dan hak juga tercantum dalarn pasal-pasalnya secara jelas. seperti rni sainya bangsa.‖ Di dalam perumusan mi dinyatakan adanya suatu kewajiban dasar di samping hak asasi yaag dimiliki oleh warga negara.

baik dalam konteks luas maupun yang lebih sempit. Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan: ―posisi di dalam masyarakat di puncak strukturstruktur sosial yang terpenting.sebagai berikut: ―Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Mereka itu mungkin para pejabat tugas. ulama guru. pengajaran. dalam kelompok heterogen maupun homogen selalu ada kecenderungan untuk menyisihkan satu golongan tersendiri sebagai satu .‖ Pokok keempat.‖ ‗ripe masyarakat dan sifat kebudayaan sangat menentukan watak elite. dan pekerjaan-pekerjaan dinas. b. pensiunan dan lainnya lagi Para pemuka pendapat (opinion leader) inilah pada umumnya memegang strategi kunci dan memiliki Status tersendiri yang akhirnya merupakan elite masyarakatnya. Pengertian Dalam pengertian yang umum elite itu menunjuk sekelonipok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukari tinggi. Dalam arti lebih yang khusus dapat diartikan sekeloin pok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan. petani kaya. pedagang kaya. adalah pasal 31 yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran yang berbunyi (1) ―Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran‖ dan (2) ―Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan suatu sistem pengajaran nasional.‖ 3. Dalam masyarakat industri watak elitenya berbeda sama sekali dengan elite di dalam masyarakat primitif. politik. Di dalam suatu lapian masyarakat tentu ada sekelompok kecil yang mempunyai posisi kunci atau mereka yang memiliki pengaruh yang besar dalam mengambil berbagai kebijaksanaan. Fun gsi Elite dalam memegang Strategi. Berbicara masalah elite adalah berbicara masalah pimpinan. yang diatur dengan undang-undang. agama. ELITE DAN MASSA 1) Elite Dalam masyarakat tertentu ada sebagian penduduk ilcut terlibat dalam kepemimpinan. yaitu posisi tinggi di dalam ekonomi. sebaliknya dalam masyarakt tertentu penduduk tidak diikutsertakan. a. Dalam suatu kehidupan sosial yang teratur. pemerintahan aparat kemiliteran.

. Elite internal menyangkut integrasi moral serta solidaritas sosial yang berhuhungan dengan perasaan tertentu pada saat tertentu. sopan santun dan keadaan jiwa. yaitu Elite internal dan Elite eksternal. memiliki kekuasaan dan mendapatkan kedudukan yang terkemuka jika dibandingkan dengan massa. Kelompok minoritas yang mempunyai nilai secara sosial mi berkembang sejalan dengan perkembangan fungsional dalam suatu masyarakat. Elite adalah suatu minoritas pribadi-pribadi yang diangkat untuk melayani suatu kolektivitas dengan cara yang bernilai sosial. Dalam hal tanggung jawab.golongan yang penting. herhubungan dengan problema-problema yang memperlihatkan sifat yang keras. masyarakat lain atau masa depan yang talc tentu. Golongan minoritas yang herada pada posisi atas yang secara fungsional dapat berkuasa dan menentukan dalam studi sosial dikenal dengan elite. merupakan heriditer maupun pencapaian. Ada dua kecenderungan yang digunakan untuk menentukan elite dalam masyarakat yaitu: Pertama. Kedua kecenderungan penilaian mi menurut Parson melahirkan dua macam elite. Pengembangan elite sebagai suatu kelompok minor yang berpengaruh dan menentukan dalain masyarakat tetap beranjak dan fungsi sosialnya di samping adanya pertimbangan-pertimbangan lain sesuai dengan latar belakang sosial budaya masyarakat. menitikberatkan pada fungsi sosial dan yang kedua. Ciri-ciri lain yang merupakan konsekuensi logis dan ketiga hal di atas adalah imbalaii yang lebih besar yang diperoleh atas pekerjaan dan usahanya.‘ . pertimbangan-pertimbangan yang bersif at moral. material maupun immaterial. Sedangkan Elite eksternal adalah meliputi pencapaian tujuan dan adaptasi. Golongan elite sebagai minoritas sering ditampakkan dengan beberapa bentuk penampilan antara lain: Elite menduduki posisi yang penting dan cenderung merupakan poros kehidu pan masyarakat secara keseluruhan. Faktor utama yang menentukan kedudukan mereka adalah keunggulan dan keberhasilan yang dilandasi oleh kemampuan baik yang bersifat fisik maupun psikhis. mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar jika dibandingkan dengan masyarakat lain. Penentuan golongan minoritas mi didasarkan pada penghargaan masyarakat terhadap peranan yang dilancarkan dalam kehidupan masa kini serta andilnya dalani meletakkan dasar-dasar kehidupan pada masa-masa yang akan datang.

Elite ekonomi. militer dan lain-lain yang dapat dijadikan perantara bagi kesejahteraan masyarakat. Elite yang dapat memberikan kebutuhan psikologis. Yang paling berkuasa biasanya disebut elite segala elite). atau pemuka agama lainnya. tokoh film. pendidik dan pemuka masyarakat. Kecuali itu di manapun juga pana elite pemegang strategi tersehut memiliki prinsip yang sama dalam menjalankan fungsi pokok maupun fungsinya yang lain. Dalam hal mi kita dapat membedakan elite pemegang strategi secara ganis besar sebagai berikut Elite politik (elite yang herkuasa dalam mencapai tujuan. penulis. Elite agarna. Kelompok inti sosial akan melahirkan elite sesuai dengan kecenderungan masyarakat menentukan golongan yang memiiki fungsi sosial terhesar atau kelompok-kelompok terkemuka dalam masyarakat. Kelompok inti sosial itu mungkin para pendeta. militer. Sep ti : antis. mengkoordinir serta menciptakan yang harmonis dalam berbagai . memperhatikan serta memelihara nonna yang berlaku dan memperhatikan kepemimpinan. (mereka yang berkuasa atau mempunyai pengaruh dalam bidang itu). seperti memberikan contoh tingkah laku yang balk kepada masyarakatnya. olahragawan dan tokoh hiburan dan sebagainya. Apa yang harus diperhatikan yaitu antara lain : tujuan yang hendak dicapai.Sejalan dengan ciri-ciri (yang walau pun tidak selalu tam pak secara eksplisit) mi dan berdasarkan tata nilai dan norma yang melahirkan stratifikasi sosial maka kita akan mengenal herbagai macam elite. filsuf. Di dalam masyarakat yang heterogen tentu banyak nilai yang dijadikan anutan karena setiap golongan atau suku bangsa tentu memiliki kebiasaan. mungkin para pemegang kekuasaan. Sehubungan dengan fungsi yang harus dijalankan oleh elite dalam memegang pimpinan ia harus dapat mengatur strategi yang tepat. diplomatik dan cendekiawan. penyesuaian dir integrasi. Tujuan yang hendak dicapai haruslah terikat dan merupakan tujuan bersama kepandaian dalam menyesuaikan din terutama bagi elite baru dapat membantunya secara efektif dalam mengarahkan masyarakat untuk mencapai tujuannya. Elite dan segala elite dapatlah menjalankan fungsinya dengan mengajak para elite pemegang strategi di tiap bidangnya untuk bekerja sehaik-baiknya. kebudayaan maupun adat-istiadat sendiri-sendini. Di sini para elite harus dapat menyesuaikan dirinya dalam menguasai masyarakat. Dalam hal mi mereka hams memperhatikan beberapa fungsi dalam pengambilan kebijaksanaan untuk memimpin masyarakatnya agar terjadi kerjasama yang baik dalam mencapai tujuan.

meredakan konflik sosial maupun fisik dan dapat melindungi masyarakatnya terhadap sehagai bahaya dan luar. tapi yang Secara fundamental berbeda dengannya dalam hal-hal yang lain. Adanya perbedaan-perbedaan dalam masyarakat bagaimanapun juga menjadi tanggung jawab mereka untuk dapat bekerjasama lain di dalam tiap lembaga kehidupan masyarakat. 2) Massa Istilah massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokan kolektif lain yang elementer dan spontan.kegiatan. fungsi pertahanan dan keamanan. mereka yang tertanik pada suatu peristiwa pembunuhan sebagai diberitakan . mereka yang menyebar di berbagai tempat. Massa diwakili oleh orang-orang yang berperanserta dalam perilaku massal sepertinya mereka yang terbangkitkan minatnya oleh heberapa peristiwa nasicnal. dan sangat mungkin séorang elite diharapkan dapat melakukan segala fungsi yang multi dimensi walaupun kadang-kadang hal itu sulit dilaksanakan. Mungkin di dalam suatu masyarakat biasanya tindaktanduk elite merupakan contoh. yang dalam beberapa hal menyerupai crowd.

BAB VIII PERTENTANGAN-PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT 1. dan sebaliknya kegagalan dalarn memenuhi kepentingan mi akan banyak menimbulkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungannya. Perbedaan kepentingan itu antara lain berupa: 1) Kepentingan indiviclu untuk memperoleh kasih sayang. Dengan berpegang kepada prinsip bahwa tingkah laku individu merupakan cara atau alat dalam memenuhi kepentingannya. Kepentingan mi sifatnya esensial bagi kelangsungan hidup individu itu sendiri. yaitu faktor pembawaan dan lingkungan sosial sebagai komponen utama bagi terbentuknya keunikan indIvidu dalam hal kepentingannya meskipun dengan lingkungan yang sania. . PERBEDAAN KEPENTINGAN Kepentingan merupakan dasar dan timbulnya tingkah laku individu. maka dengan sendirinya timbul perbedaan individu dalam hal kepentingannya.sisi. Jika individu berhasil dalam memenuhi kepentingannya. 5) Kepentingafl individu untuk dibutuhkan oleh orang lait. Sebaliknya lingkungan yang berbeda akan memungkinkan timbulnya perbeclaan individu dalam hal kepentingafl meskipun pembawaannYa sama. maka kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh individu di dalam masyarakat pada hakikatnya merupakan manifestasi pemenuhan dan kepentingan tersebut. maka ia akan merasa puas. perbedaan tersebut secara ganis besar disebabkan oleh dua faktor. Perbedaan-. Pada umumnya secara psikologis dikenal ada dua jenis kepentingan dalam din individu yaitu kepentingan untuk memenuhi kebutuhan biologis dan kebutuhan sosial/psikologis. Individu bertingkah laku karena ada dorongan untuk memenuhi kepentingannya. 6) Kepentingan Individu untuk memperoleh kedudukan di dalam kelompoknya. baik jasmani maupun rohani. 2) Kepentingan individu untuk memperoleh harga din. 7) Kepentingafl individu untuk memperoleh rasa arnn ‗ perlindungan din. OIeh karena individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang individu yang sama persis di dalam aspek-aspek pribadinya. 3) Kepentingan individu untuk memperoleh penghargaan yang sania. 4) Kepentingan individu untuk memperoleh prestasi dan p0.

Jika lebih detail lagi kita perhatikan pola hubungan dalam satu kelompok.2 . Katakanlah tentang peranan kelompok sosial dalam pembangunafl negara. Martin dan kawan-kawannya mengemukakan tahapan pertama disintegrasi sebagai berikut 1) ketidaksefahaman anggota kelompok tentang tujuan sosial yang hendak dicapai yang semula menjadi pegangan kelonipok. Di sinilah tercermiL adanya perbedaan kepentingan antra berbagai kelompok kepentingan dalam kerangka tinjauan politik. pemberontakan dan lainlain. para hartawan dan lain-lain a1anmelihatnya dan sudut kepentingan masing-masing kelompok tersebut. Jika lebih terpeninci kita melihat pola hubungan antara berbagai kelompok kepentingafl sesuai dengan kelompok sosial yang ada dalam masyarakat. Perbedaan kepentingan mi tidak secara langsung menyebabkan terjadinya konflik tetapi rnengenal beberapa fase yaitu1 Pertama. Secara lebih teliti Walter T.8) Kepentingan individu untuk memperoleh kemerdekaafl din. 5) tindakan anggota masyarakat sudah bertentangan dengan norma kelompok. yang menyehabkan sulitnya atau tidak dapatnya satu kelompok sosial menyesuaikan din dengan norma (ideologi). fase disintegrasi (konflik) yaitu pernyataan tidak Setuju dalam berbagai bentuk seperti timbulnya emosi massa yang meluap. tentu saja kelompok agama. aksi mogok. niaka akan tampak lagi adanya konflik di antara mereka yang disebabkan karena cara panclang mereka yang berbeda tentang satu masalah. ahli-ahli ekonomi. fase disorganisasi yang tenjadi karena kesalahfahaman (akibat pertentangan antara harapan dengan standar normatif). 4) sangsi sudah menjadi lemah bahkan sangsi tidak dilaksanakan dengan konsekuen lagi. Kenyataan seperti itu disebabkan oleh cara pandang yang berbeda antara pemerintah/peflguaSa sebagai pemegang kendall ideologi dengan berbagai kelompok kepentingan sebagai sub-sub ideologi. 3) norma-norma dalam kelompok dan yang dihayati oleh kelompok bertentangan satu sama lain. masih kita akan menemui adanya konflik intern yang disebabkan karena perbedaan kepentingan masingmasing individu dalam kelompok itu atau sebagai akibat heterogenitas suatu kelompok. Kenyataan-keflYataan seperti itu menunjukkan ketidakmanipuan suatu ideologi mewujudkan idealisme yang metupakan konsensus dan berbagai subideologi yang akhiniya akan melahirkan kondisi dis-integrasi atau konflik. 2) norma-norma sosial tidak membantu anggota masyarakat lagi dalam mencapai tujuan yang telah disepakatinya. Kedua. protes. Permasalahan utaxna yang jelas tampak dalam tinjauan konflik mi adalah adanya jarak yang tenlalu besar antara harapan (tujuan sosial) dengan kenyataan pelaksanaafl dan hasilnya. kelompok sosial.

Tetapi dapat pula yang bertindak diskriminatif tanpa didasani prasangka. sarjana. melibatkan sepuluh orang. . membuat sikap cenderung untuk membedabedakan. Melalui proses belajar dan semakin besarnya manusia. mengingat bangsa Indonesia terdiri dan berbagai suku bangsa atau masyanakat multi-etnik. Menurut Morgan (1966) sikap adalah kecenderungan untuk berespons baik secara positif atau negatif terhadap orang. Dengan demikian diskriminatif merupakan tindakan yang realistis. obyek atau situasi. Prasangka mempunyai dasar pribadi. Kerugiannya prasangka melalui hubungan pribadi akan menjalar.Pandangan sosiologis tentang proses disorganisasi dan disintegrasi tidak saja akan melahirkan konflik sosial. Suatu hal yang saling berkaitan. Prasangka dan Diskriminasi Prasangka dan diskriminasi adalah dua hal yang ada relevansinya. pemimpin atau negarawan. DISKRIMINASI DAN ETHNOSENTRISME a. Dan peristiwa kecil yang menyangkut dua orang dapat meluas dan menjalar. tetapipada hal-hal tertentu dapat mengarah kepada integrasi kelompok maupun masyarakat. Oleh karena itu bisa saja bahwa sikap bertentangan dengan tingkah-laku atau tindakan. dan sebagai tindak lanjutnya timbul tindakan. 2. apabila seorang individu mempunyai prasangka rasial biasanya bertindak diskriminatif terhadap ras yang diprasangkanya. sedangkan prasangka tidak realistis dan hanya diketahui oleh din individu masing-masing. Tetapi masalah integrasi mi akan diuraikan tersendiri dalam bagian berikut tulisan mi. sejak masih kecil unsur sikap bermusuhan sudah nampak. PRASANGKA. di mana setiap orang memilikinya. Jadi prasangka dasarnya pribadi dan dimiliki bersama. dan sebaliknya seorang yang berprasangka dapat saja bertindak tidak diskriminatif. Oleh karena itu perlu mendapatkan perhatian dengan seksama. golongan atau wilayah disertai tindakan-tindakan kekerasan dan destruktif yang merugikan. bahkan melembaga (turun-temurun) sehingga tidak heran kalau prasangka ada pada mereka yang berpikirnya sederhana dan masyarakat yang tergolong cendekiawan. Sikap seseorang banu diketahui bila ia sudah bertindak atau bertingkah-laku. Perbedaan terpokok antara prasangka dan diskniminatif adalah bahwa prasangka menunjukkan pada aspek sikap.sedangkan diskriminatif pada tindakan. Jadi prasangka merupakan kecenderungan yang tidak tampak. Kedua tindakan tersebut dapat merugikan pertumbuhan perkembangan dan bahkan integrasi masyarakat. Perbedaan yang secara sosial dilaksanakan antar lembaga atau kelompok dapat menimbulkan prasangka. aksi yang sifatnya realistis.

diproyeksikan kepada si ―kambing hitam‖.Prasangka mi sebagian besar sifatnya apriori. semuanya tidak bisa disalurkan secara wajar. berpikir dan merasa terhadap obyek tertentu. yaitu suatu obyek untuk melampiaskan segenap frustasi. yang belum tentu pihak-pihak tersebut bersalah. tingkat prasangka itu menumhuhkan jarak sosial tertentu di antara anggota kelompok sendiri dengan anggota-anggota kelompok luar. Prasangka bisa diartikan sebagai suatu sikap yang terlampau tergesa-gesa. Dalam kehidupan sehari-hari. yaitu membuat rasional segala prasangka dan pikiran yang negatif. karena merupakan hasil peniruan atau pengoperan langsung pola orang lain. Gradasi prasangka menunjukkan aaanya distansi sosial antara ingroup dan outgroup. Kanibing hitam itu biasanya berwujud individu atau kelompok sosial yang lemah. prasangka mi banyak dimuati emosi-emosi atau unsur efektif yang kuat. Pengalaman Seseorang yang bersifat sepintas.‘ Pengertian Newcomb tersebut timbul dan gejala-gejala yang terjadi dalam masyarakat. Dan sinilah lahirnya suatu sikap dalam bentuk tingkah laku yang cenderung negatif. yang bersifat performance semata akan cepat sekali menimbulkan sikap negatif terhadap suatu kelompok atau terhadap . biasanya orang yang bersangkutan lalu mencani obyek ―kambing hitam‖. Pengetahuan itu akan membuat seseorang atau satu kelompok berpersepsi. dan rasa-rasa negatif. Pada lazimnya prasangka sedemikian itu dibarengi dengan rasionalisasi. Dengan kata lain. merasa dan bertindak dengan cara yang menentang atau menjauhi dan bukan menyokong atau mendekati orang-orang lain. Pada akhirnya dibarengi justifikasj dir yaitu pembenaran din terhadap semua tingkah-laku sendiri. Dengan kata lain. atau dioper dan milieu di mana orang menetap. mendahului pengalaman sendiri (tidak berdasarkan pengalaman sendiri). Pada prinsipnya seseorang akan bersikap tertentu terhadap orang lain atau terhadap suatu kelompok apabila ia telah memiliki pengetahuan itu tidak dapat kita pastikan apakah bersifat positif atau negatif. Prasangka sebagai suatu sikap tidaklah merupakan wawasan dasar dan individu melainkan merupakan hasil proses interaksi antar individu atau golongan. Atau lebih tepat kalau prasangka itu merupakan hasil proses belajar dan pengenalan individu dalam perkemhangannya. golongan minoritas. anggota kelompok luar. ras lain atau suatu bangsa tertentu. Dengan demikian prasangka dapat dikatakan seperti yang dikemukakan oleh Newcomb sebagai sikap yang tak baik dan sebagai suatu predisposisj untuk berfikir. mencoba untuk mendiskriminasikan pihak-pihak lain. dan dibarengi proses simplifikasi (terlalu menyederhanakan) terhadap suatu realita. Jika prasangka itu disertai agresivitas dan rasa permusuhan. dengan kata lain adanya diskriminatif antar kelompok. berdasankan generalisasi yang terlampau cepat. terutama sebagai anggota kelompok. sifat berat sebelah.

tidak hermoral dan sejenisnya. walaupun secara yuridis telah jadi warga negara Indonesia dan dalani UUD 1945 Bab X Pasal 27 dinyatakan bahwa semua warga negara mempunyai kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan. namun banyak juga orang-orang yang lehih sukar untuk berprasangka. Tetapi fakta-fakta dalam kehidupan sehani-hari menunjukkan bahwa mereka yang tergolong dalam jajaran kaum cendekiawan. Sementara pendapat menyebutkan bahwa orang yang berintelegensi tinggi. Pandangan yang demikian akan menimbulkan kesan segan bergaul dengan mereka dan selalu memandangriya dengan sikap negatif. seseorang yang berprasangka dapat saja berperilaku tidak diskriminatif. Antara prasangka dan diskriminasi dapat dibedakan dengan jelas. Melihat penampilan orang-orang Negro maka sering menimbulkan kesan keras. Seorang yang mempunyai prasangka rasial. Dalam kondisi persaingan untuk mencapai akumulasi material tertentu. Namun demikian belum jelas benar ciri-ciri kepribadian mana yang membuat seseorang mudah berprasangka. biasanya bertindak diskiminasi terhadap ras yang diprasangkainya. Walaupun hegitu. negarawan negara-negara adikuasa (superpower). pada suatu lingkungan/wilayah di mana norma-norma dan tata hukum dalam kondisi goyah. b. Prasangka bersumber dan suatu sikap. bahkan juga para pemimpin dan negarawan juga bisa berprasangka. sering menjadi sasaran prasangka rasial.helakangpada suatu prasangka. hiasa saja seseorang bertin dak diskriminatif tanpa herlatar. Bukankah pemasangan rudal-rudal jarak pendek milik Amerika Serikat di daratan Eropa Barat adalah suatu manifestasi dan prasangka Amerika Serikat terhadap rivalnya yaitu Uni Soviet? Kondisi lingkungan/wilayah yang tidak mapan pun cukup beralasan untuk dapat menimbulkan prasangka suatu individu atau kelompok sosial tertentu. Mengapa? Karena orang-orang macam mi bersif at dan bersikap kritis. Perbedaan Prasangka dan Diskriminasi Tidak sedikit orang-orang yang mudah berprasangka. Dalam pergaulan sehani-hari sikap berprasangka dan diskriminasi seolah-olah menyatu. Diskriminasi menunjuk kepada suatu tindakan.seseorang. lebih sukar untuk bersikap berprasangka. Mengapa terjadi perbedaan cukup menyolok? Tampaknya kepribadian dan intelegensia. sadis. tak dapat dipisahkan. juga faktor lingkungan cukup berkaitan dengan munculnya prasangka. Bukankah lahirnya senjata-senjata antar benua (Inter Continental Balistic Missile ICBM) adalah suatu prasangka yang berlebihan dan para pemimpin. dapat merangsang munculnya prasangka dan diskriminasi. atau untuk meraih status sosial bagi suatu individu atau kelompok sosial tertentu. . Demikian Juga sebaliknya. Di Indonesia kelompok keturunan Cina sebagai kelompok minoritas.

c. bahwa orang-orang kulit putih sebagai tuan dan orang-orang Negro berstatus Sebagai budak. Antara lain dan usaha korupsi dan penyalahgunaan wewenang sebagai pejabat dan lain sebagainya. akan tetapi prasangka terhadap orang-orang Negro sebagai biang keladi kerusuhan dan keonara‘n belum sirna sainpai dengan generasi-generasi sekarang mi. laku agresif. Akan menjadi lebih riskan lagi apabila peristiwa itu menjalar lebih luas. Walaupun reputasi dan prestasi orang-orang Negro dewasa mi cukup dapat dibanggakan. bisa jadi akan menimbulkan pertentangan-pertentangan sosial yang lebih luas. b) Dilatarbelakaflgi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasioflal Suatu prasangka muncul dan berkembang dan suatu mdividu terhadap individu lain. diprasangkai bahwa harta-harta itu didapat dan usaha-usaha yang tidak halal. herlatar belakang pada sejarah masa Iampau. untuk kemudian disimpulkan dan dibuat pukul rata sebagai sifat dan seluruh anggota kelompok sosial tertentu. kelompok etnis tertentu. kan tingkah. yang diikuti dengan tindakan-tindakan kekerasan dan destruktif dengan berakibat mendatangkan kerugian yang tidak kecil. Lebih-lebih lagi bila sikap berprasangka itu muncul dan pikiran sepintas. atau terhadap suatu suku bangsa. Sebab-sebab timbulnya prasangka dan diskriminasi a) Bela tar belakang sejarah Orang-orang kulit putth di Amerika Senikat berprasangka negatif terhadap orang-orang Negro. Harta kekayaan orang-orang kaya baru. sehingga melibatkan orangorang di suatu wilayah tertentu. terutama dalam bidang olahraga. sebab sikap yang diambil hanya berdasarkan pada pengalaman atau apa yang didengar. Suatu contoh beberapa peristiwa yang semula menyangkut beberapa orang saja. Para ahli heranggapan bahwa prasangka lebih dominan disebabkan tipe kepribadjan orang- . atau terhadap kelompok sosial tertentu manakala terjadi penurunan status atau terjadi Pemutusan Huhungan Kerja (PHK) oleh pimpinan perusahaan terhadap karyawanflYa.Sikap berprasangka jelas tidak adil. melibatkan sejumlah orang. Pada sisi lain prasangka hisa berkembang lebih auh sebagai akibat adanya jurang pisah antara kelompok orang-orang kaya dengan golongan orang-orang miskiñ. sening menjadi luas.. c) Bercum bar dan faktor keprjbadjan Keadaan frustasj dan beherapa orang atau kelompok sosial tertentu merupakan kondjsj yang cukup untuk menjmbul. Apahila muncul suatu sikap berprasangka dan diskriminatif terhadap kelompok sosial lain.

dan strategi politik global.kelompok ekononvi. Juga melalui program Kredit Candak Kulak (KCK). Prasangka yang berakar dan hal-hal tersebut di atas dapat dikatakan sebagai suatu prasangka yang bersifat universal. kepercaya an dan agama. Usaha mengurai / menghilangkan prasangka dan diskriminasi a) Perbajkan kondjcj sosjal ehonomi Pemerataan pembangunan dan usaha peningkatan pendapatan bagi warga negara Indonesia yang masih tergolong di bawah ganis kemiskinan akan mengurangi adanya kesenjangan . Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP). konflik antara golongan keturunan Yunanj — Turkj di Cyprus dan perang Irak — Iran berakar dan latar belakang adanya prasangka agama/kepercaya agama. Perang Vietnam.tap dan didukung oleh lembagalembaga ekonomi pedesaan seperti BUUD dan KUD. menikmati usaha-usaha pemerintah dalam perbaikan sektor perekonomian. Munculnya kelompok. dengan ciri-cjrj bersif at konservatjf dan bersifat tertutup. d. prasangkaprasangka ketidakadilan dalam sektor perekonomian antara kelompok ekonomi kuat dan kelompok ekonomi Icmahsedikit banyak dapat dikurangi dan akhirnya akan sirna. proyek Perkehunan Inti Rakyat (PIR). Melalui pelaksanaan-pelaksanaan program-program pembangunan yang man. ekonomi dan ideologi. berdirinya fakta-fakta pertahanan seperti NATO atau SEATO adalah contoh-contoh yang jelas dan gamblang — berkat dan adanya suatu prasangka dan adanya politik global dan negaranegara adikuasa. Bisa ditambah lagi dengan perbedaan pandangan politik. d) Belatar belakang dariperbedaan keyakinan.orang tertentu. paling tidak dapat mengurangi prasangka bahwa program pendidikan. pendudukan Afganistan oleh Uni Soviet. konflik-konfljk di lingkungan negara. Dengan begitu. Tipe authoritarian personality adalah sebagai ciri kepribadjan seseorang yang penuh prasangka.negara Amerika Tengah Iebih banyak bermotjfkan ideologi politik. juga Proyek Tebu Rakyat diperkirakan golongan ekonomi lemah Imbat-laun akan dapat.kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin. dan dalam sektor pertanian dengan program: Intensifikasi Khusus (Insus). tefutama pendidikan tinggi hanya dapat dinikmati . b) Perluasan kesempa tan belajar Adanya usaha-usaha pemerintab dalam perluasan kesempatan belajar bagi seluruh warganegara Indonesia. Beberapa di antaranya : konflik Irlandia Utara -— Irlandia Selatan.

menghormatj dan menjauhkan din dan sikap berprasangka. Dengan memberi kesempatan luas untuk mencapai ting kat pendidikan dan tingkat dasar sampai peruguruan tinggl bagi seluruh warga negara Indonesia tanpa kecuali. Mengapa? Untuk mencapai jenjang pendidikan tertentu di perguruan tinggi memang mahal. Berbagai ideologi secara historis pernah mendapat tempat dan berkiprah di republik mi. Masih beruntung bagi mereka yang memiliki kemampuan otak. antar kelompok sosial yang diduga berprasangka dengan tujuan membina kesatuan dan persatuan bangsa. sungguh malang bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan otak dan modal. Untuk mencapai jenjang pendidikan tertentu. Upaya menjalin komunjkasj dua arah. sikap lapang untuk menerima knitik. Dilandasj dengan sikap-sikap tersehut di atas. Bagi mereka yang memiliki keduanya. adalah suatu cara yang sungguh bijaksana. juga harus punya modal. Kebhinekaan masyarakat berikut sejumlah nilai yang melekat. semuanya akan dapat merongrong keutuhan negara dan bangsa. bukan mustahil akan mengarnbil manfaat kemajemukan kultur. Dengan berbagai sikap unggul itu. Apalagi dalam suasana transisj masa satu asas. solidaritas dan loyalitas yang tinggi. prasangka dan perasaan tidak adil pada sektor pendidikan cepat alati lambat akan hilang lenyap. beasiswa yang ancka-ragam itu . Jika dapat mencapai prestasi tinggi dan dapat dipertahankan secara konsisten. Sesungguhnya idealisme paham kehangsaan yang mencanangkan persatuan dan kemerdekaan. karena masing-masing berniat membuka din untuk berdialog antar golongan. suatu makna dan perbedaan pendapat yang wajar dalam kemajemukan masyarakat Indonesia. saling menghargaj. resah. Sebaliknya. merupakan basis empuk bagi timbulnya prasangka. akan muncul sikap terbuka. selain harus memiliki kemampuan otak. status dan kelas masyarakat Bukan mustahil kalau mereka memanfaatkan situasi berprasangka.oleh kalangan masyarakat menengah dan kalangan atas. diskrimjnasi. . Mereka akan selalu tercecer dan tersisih dalam persaingan memprehutkan bangku sekolah. diharapkan akan berkelanjutan dengan sikap saling percaya. sungguh sangat beruntung. dan kemelut.dapat diraih dan kantong pun tidak akan kering-kerontang. dan keresahan. berbagai pengaruh dan kemungkjnan itu tidak boleh diremehkan begitu saja. c) Sikap terbuka dan sikap lapang Harus selaiu kita sadari bahwa berbagai tantangan yang datang dan luar maupun yang datang dan dalam negeri. telah menumbuhkan sikap kesepakatan.

maupun gagasangagasan. nilai-nilaj yang terkandung dan tersifat cfalam kebudayaan tersebut. ras tersebut dalam kehidupan seharj-hanj bertingkah laku sejalan dengan norma-norma. Ethnosent.-jcme Setiap suku bangsa atau ras tertentu akan memiliki cmi khas kebudaya yang sekaligus menjadi kebanggaan mereka. PERTENTANGAN-PERTENTANGAN GANGAN DALAM MASYARAKAT SOSIAL/KETE Konflik (pertentangan) mengandung s‘iatu pengertian ting. dapat menjadi penyebab utama kesalahpaham an dalam berkomunikasi. dan dipergunakannya sebagai tolok ukur untuk menilai dan membedakannya dengan kebudayaan lain. nilai-nilai. Unitunit tersebut mempunyai perbedaan-perbedaan yang tajam dalam kebutuhan-kehutuhan. Mereka merasa din superior. Dengan demikian ethnosentnisme merupakan kecenderungan tak sadar untuk menginterpretasikan atau meriilai kelompok lain dengan tolok ukur kebudayaannya sendin. kab laku yang lebih luas daripada yang biasa dibayangkan orang dengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasan dan penang. lehih unggul dan bangsa-bangsa lain. yaitu suatu kecenderungan yang menganggap nilai-nilai dan norma-norma kebudayaannya sendiri sebagai sesuatu yang prima.e. mutlak. Suku bangsa. dan sikap yang demikian biasanya dilakukan secara tidak sadar. Dalam hal mi terdapat tiga elemen dasan yang merupakan cini-ciri dan situasi konflik. 3. Akibatnya ethnosentrisme penampilan yang ethnosentrik. Chauvinisme pernah dianut oleh orangorang Jerman pada zaman Nazi Hitler. bertentangan den gan kodrat alam dan sebagainya. tidak luwes. logis. masalahmasaiah. tujuan-tujuan. nil. Segala yang berbeda dengan kurang baik.sesuai dengan kodrat alam dan sebagainya. sikap-sikap. bloon dan Sebgainya. Ethnosentnisme dapat dianggap sebagai sikap dasar ideologi Chauvinis yang melahirkan Chauvinisme. terbaik. ras tersebut cenderung menganggap kebudayaan mereka sebagai sesuatu yang prima. yaitu Terdapatnya dua atau lebih unit-unit atau bagian-bagian yang terlibat di dalam konflik. nista. Suku bangsa. Sikap ethnosentnisme dalam tingkah laku berkomunikasi nampak canggung. Ethnosentnisrne nampaknya rnerupakan gejala sosial yang universal. . Hal-hal tersebut di atas dikenal sebagai ethnosentrisme. Terdapatnya interaksi di antara baglan-bagian yang mempunyai perbedaan-perbedaan tersebut. rendah. kurang estetis. dan memandang bangsabangsa lain sebagai inferior. Dasar konflik berhedabeda.

Konflik merupakan suatu tlngkah laku yang dibedakan dengan emosi-emosi tertentu yang sering dihuhungkan dengannya. nilai-nilai. Pada taraf di dalam din seseorang. dihandingkan dengan mereka yang tidak pernah menghadapi konflik yang serius di dalam dirinya sendiri (Nevitt Sanford. disebabkan oleh adanya perbedaan pengalaman hidup dan sumber-sumber sosio-ekonomis di dalam suatu kebudayaan tertentu dengan yang ada dalam kebudayaan-kebudayaan lain. Simmel. Para penulis seperti Berstein. Coser. tenlalu gawat. memandang konflik sebagai sesuatu yang tidak dapat dicegah timbulnya. dapat menuntun kepada desintegrasi kepribadian yang berat dan kehilangan kemampuan untuk melaksanakan fungsinya. Follett. dan norma. misalnya kebencian atau permusuhan. atau terlalu mendasar terhadap struktur kepribadian seseorang. Pada taraf kelompok. Konflik dapat terjadi pada lingkungan yang paling kecil yaitu individu. Pada taraf kelompok. motivasimotivasi mereka untuk menjadi anggota kelompok. Sebaliknya. dapat pula tidak bersifat fungsional dan destruktif (Berstein. namun sebaliknya. Konflik menimbulkan rangsangan untuk bertingkah laku dan merupakan basis interaksi. yaitu masyarakat. Sanford mengatakan bahwa ―Seseorang yang telah mempelajari cara-cara rnenanggulangi konflik di dalam dirinya sendir adalah orang yang akan berkembang dengan lebih baik. dan perbedaan-perbedaan pada para anggota kelompok dalam tujuan-tujuan. dan norma-norma. ketidakpastian. konflik juga bersumber pada perbedaan di antara nilai-nilai dan norma-norma kelompok dengan nilai-nilai dan norma-norma kelompok yang bersangkutan berada. 1966). Konflik mempunyai potensi untuk memberikan pengaruh yang positif maupun negatif dalam berbagai taraf interaksi manusia. Wilson dan Ryland. karena perbedaan-perbedaan yang timbul dapat disalurkan dan tidak dibiarkan terpendam di dalam hati masing-masing orang. dan kemampuan empatinya dapat meningkat dengan cepat. sampai kepada lingkup yang luas. Kemampuan drang yang biasa menghadapi konflik dalam melaksanakan atau menggu nakan mekanisme-mekanisme dan tingkah laku penyesuaian din. konflik-konflik ditimbulkan dan konflik-konflik yang terjadi di dalam din individu. serta minat-minat mereka. Coser menyatakan bahwa hanyalah dengan melalui pengungkapan perbedaanperbedaan di antara para . konflik menunjuk kepada adanya pertentangan. atau emosi-emosi dan dorongan-dorongan yang antagonistik di dalam din seseorang. yang secara potensial dapat mempunyai kegunaan yang fungsional dan konstruktif. nilai. 1965). konflik dapat menuntun kepada peningkatan pemahaman dan penguatan huhungan di antara para anggota kelompok. akan semakin luas dan semakin fleksibel. serta minat. konflik-konflik yang terjadi di dalam din seseonang yang berlangsung terlalu lama. Perbedaan-perbedaan dalam tujuan. Pada taraf masyarakat.

Hampir semua konflik yang herlangsung di dalam kerumitan situasi kehidu pan manusia. dan konflik terjadi herkenaan atau merupakan kelengkapan untuk pencapaian tujuan. memecabkan dan menanggulangi konflik. pada saatnya. Konflik mungkin realistis maupun tidak realistis. Pemecahan terhadap konflik-konflik yang hesar tidak akan dapat terjadi sampai suatu kelompok telah berkembang mencapai suatu titik di mana terdapat kesepakatan yang mendasar di dalain kelompok terjadi dengan pasti. Upaya untuk memecahkan jonflik selalu timbul selama herlangsungnya kehidupan suatu kelompok. namun terdapat perbedaan-perbedaan di dalam sifatdan intensitaskonflik pada berbagai tahap perkembangan kelompok. Dalam konflik yang tidak realistis. Konflik yang realistis terkait dengan tujuan yang rasional. tidak menyadari akan proses-proses emosional yang telah mernotivasi mereka uniuk memasuki pertentangan itu.anggotanya. rnerupakan hal yang sangat penting untuk kelangsungan kehidupan berkelompok. Dengan demikian. 1969). mernpunyai elemen rasional maupun elemen tidak rasional. Lebih jauh lagi konflik-konflik tersehut mungkin fungsional maupun disfungsional pada saat yang hersamaan. terletak metode-metode pengendalian konflik yang dapat digunakan terhadap semua atau setiap konflik (Wilson an Ryland. Di dalam prosesproses pembuatan keputusan. tidak boleh dilupakan pula bahwa hanyak konflik yang bersifat destruktif dan dapat menuntun kepada terjadinya desintegrasi kelompok. cara-cara yang digunakan anggota-anggota kelompok untuk mengenali. konflik tersebut merupakan tujuan itu sendiri. . Pada saat hal-hal yang tidak disepakati diungkapkan. Tips konflik mi timbul dan proses-proses yang tidak rasional dan ernosional dan pihak-pihak yang terlihat di dalamnya. Konflik sosial dapat menlmbulkan konsekuensi-konsekuensi yang meningkatkan kemampuan orang untuk melibatkan din di dalam kegiatan-kegiatan pemecahan masalah dengan hasil-hasil yang memuaskan. yang memungkinkan kelompok untuk dapat menggambarkan nilainilai dan minat-minat bersama. maka hal yang telah disepakati pun menjadi lebih jelas. Selain memperhatikan aspek-aspek dalam konflik yang memberikan manfaat. Kejelasan mengenai kesepakatan dan ketidaksepakatan tersebut. Sringka1i pihakpihak yang terlibat di dalam konflik. secara langsung menunjang kesatupaduan atau ikatan kelompok.

1969). Pada dasarnya problema yang dihadapi oleh negara Indonesia meliputi: . Integrasi merupakan cara pemecahan konflik yang paling dewasa (Albert Bandura.Adapun cara-cara pemecahan konflik-konflik tersebut adalah sebagai berikut Elimination yaitu pengunduran din salah satu pihak yang terlihat di dalam konflik. seperti India. artinya orang atau pihak yang mempunyal kekuatan terbesar dapat memaksa orang atau pihak lain untuk mentaatinya.ngthai. Malaya. artinya kedua atau semua sub kelompok yang terlibat di dalam konflik. dan Indonesia. Pada hakikatnya majority mi merupakan salah satu bentuk dan subjugation. sejunilah negara di Asia mendapat peluang. namun kelompok minoritas tidak merasa dikalahkan. Burma. Integration (integrasi). menyatakan kemerdekaanflYa. Dalam masa penjajahan rakyat setempat tidak diberikan kesempatan yang luas dalam ikut serta di bidang pemerintahan. tanpa mempertimbangkan argumentasi. Majority Rule. akan menentukan keputusan. Setelah Perang Dunia II selesai. artinya pendapat-pendapat yang bertentangan didiskusikan. artinya suara terbanyak yang ditentukan dengan voting. dipertimbangkafl dan ditelaah kembali sampai kelompok mencapai suatu keputusan yang memuaskan bagi semua pihak. berusaha mencari dan mendapatkan jalan tengah (halfway). artinya kelompok mayoritas yang menang. Minority Consent. Compromise (kompromi). Subjugation atau Domination. pada umumnya negara-negara tersebut dijajah oleh negara-negara Barat selama waktu yang lama. Mua. dan menerima keputusan serta sepakat untuk melakukan keiatan bersama. Tentu saja cara mi bukan suatu cara pemecahan yang memuaskan bagi pihakpihak yang terlibat. Negara Indonesia sebagai bagian dan negaranegara di Asia Tenggara menghadapi beberapa masalah atau problema setelah mencapai kemerdekaafl pada tahun 1945. yang diungkapkan dengan kami mengalah kami mendongkol kami ke luar kami membentuk kelompok kami sendini. Pengetahuan dan pengalaman yang serba sedikit dalam bidang pemerinlahan menimbulkan mas&ah setelah mencapai kemerdekaafl.

Tetapi pernyataan tentang kepribadian bangsa dalain segala aspek nampak jelas. Bugis.1) Pro blema Pemerintahan Seakan-akan merupakan patokan. 2) Pro blema Ideologi Bangsa Di Asia Tenggara terdapat pengaruh yang kuat dan pandangan Jefferson dan Marxist. Eropa ternyata merupakan masalah. bahwa negara modern harus mempergunakan sistem pemerintahan model Barat. Lanibang statusnya ternyata juga mempengaruhi sikap Indonesia di dalam memiih model sistem pemerintahan. Pada zaman penjajahan disatukan oleh kekuatan kolonial Belanda yang mempergunakan kekerasan. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan bahwa pada masa akhir kekuasaan Belanda di Indonesia. Batak. Padang. Tetapi pada Juli 1959 dengan Dekrit Presiden UUD 1945 diberlakukan kembali. Setelah mencapai kemerdekaan. suku Bali dan seterusnya. Arab. sementara kelompok yang menginginkan sistem liberalisme mencapai kemenangan. Semangat UUD 1945 disingkirkan. Setiap suku-suku bangsa lebih merasa terik it oleh sistem budayanya masing-masing. rasa kesukuan memang sengaja ditiup-tiupkan oleh Belanda dalam usaha menyelamatkan kekuasaan-Nya. Makasar dan Minahasa di Sulawesi. Undang-Undang Dasar dan peraturan-peraturan lain yang bersifat Nasional mengatur persatuan dan kegiatan-kegiatan lain yang bersifat Nasional. sistem budaya sukunya lebih ditonjolkan.erahan dan Minoritas Indonesia terdiri dan beribu-ribu pulau dan berpuluhpuluh suku bangsa merupakan masalah tersendiri dalam alain kemerdekaan. Minangkabau. Sebagai alternatif Indonesia lebih menekankan pencanian ideologi bangsa pada akar budaya bangsa. . Suku-suku bangsa tersebar di seluruh pulaupulau di Indonesia seperti suku Aceh. Pancasila yang digali dan kebudayaan sendiri dapat diterima segala ideologi bangsa. 3) Pro blema Kedo. Minoritas di Indonesia yaitu suku asing keturunan China. Suku Ambon di Maluku. agar dapat diterima sebagai anggota baru yang terbebas dan belenggu penjajahan. Walaupun UUD 1945 memakai sistem pemerintahan dan Barat sebagai modelnya. Peraturan-peraturan yang bersifat nasional meupakan produk baru dan masih dirasakan sebagaisesuatu yang asing. terutama dalam kehidupan ekonomi dan sosial. Oleh karena itu dalam menjalin hubungan antar suku atau yang bersifat Nasional.

Minangkabau. Di Sulawesi dikenal suku bangsa Makasar. Tiap suku bangsa tersebut memiliki kehudayaan sendiri yang berbeda dengan kebudayaan serta bangsa lain. Di Sumatera dikenal beberapa suku bangsa Seperti: Aceh. GOLONGAN-GOLONGAN YANG BERBEDA DAN INTEGRASI SOSLAL a. Usaha mengingkari sistem budayanya dianggap oleh warga masyarakatnya sebagai tindakan yang menye1ewng. Perbedaan lingkungan alam mempengaruhi ciri-ciri jasmaniah penduduk di masing-masing daerah sehingga penduduk Indonesia mewujudkan ciri-ciri jasmaniah yang berbeda-beda. 1) Suku Bangsa dan Kebudayaannya Indonesia terdini dan sekitan 13. kepercayaan. Banjar. Sistem kebudayaan tersebut ditaati oleh warga masyarakatnya. kesenian dan kebiasaan-lcebjasaan lainnya. hukum. yaitu suatu masyarakat negana yang terdini dan beberapa suku bangsa atau golongan sosial yang dipersatukan oleh kekuatan Nasional. moral. Bugis. Oleh karena tiap suku bangsa mempunyai kehudayaan sendiri-sendiri. Batak. Dalam kehidupan sehari-hari suku bangsa itu mempergunakan sistem budayanya sendiri yang terdiri dan seperangkat ilmu pengetahuan. Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks yang di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan. dan sebagainya. Masyarakat yang majemuk tersebut dipersatukan oleh sistem Nasional yang mengintegrasikannya melalui janinganjaningan administrasi pemerintahan. Di Kalimantan dikenal suku bangsa Dayak. Masyarakat majemuk dan nasion Indonesia Masyanakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk.000 buah pulau besan dan kecil dan sejumlah laut. selat dan samudera mewujudkan satu daerah atau lingkungan alam yang berbeda-beda antara satu dengan lainnya. Di daerah-daerah di Indonesia yang terseban luas terdiri dan sejumlah suku bangsa yang dikenal pula dengan masyarakat daerah. kesenian.4. adat-Istiadat dan kemampuan lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat. an. kepercaya. Untuk lebih jelas dikemukakan aspek dan kemasyarakatan tersebut. politik. yaitu berwujud Negara Indonesia. ekonomi dan sosial yang berpusat di kota-kota. Minahasa dan di kepulauan-kepulauan lainnya dikenal suku bana yang tidak sedikit jumlahnya. Pelaku dan pelanggaran tersebut mendapat sanksi dan . adat-istiadat. hukum. maka di Indonesia juga terdapat sejumlah sistem budaya yang dipergunakan oleh masing-masing suku bangsa.

Banjar. Jawa. Bali. Kepercayaan seperti diwujudkan dalam agama Islam atau agama Kristen dan kepercayaan lain (Hindu Budha) merupakan sumber nilai yang dianut oleh warganya. karena orang menganut suatu kepercayaan tertentu yang membenarkan nilai-nilai dianutnya. 2) Agama Dilihat dan segi historis suku-suku bangsa di Indonesia mempunyai teoleransi yang besar terhadap agama atau kepercayaan yang lain. 3) Bahasa Pada suku-suku bangsa yang bermacam-macam itu terikat pula oleh satu persamaan yaitu bahasa. Agama Hindu datang di Indonesia dengan jalan damai. Di Bali warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Bali dalam mengadakan hubungan. Di daerah Batak warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Batak.masyarakatnya. datanglah agama lain berturut-turut agama Islam dan Kristen. Minangkabau. Bugis. Nilai-nilai budaya mungkin merupakan nilai lama. Nilai-nilai yang dianutnya bersama mi dinamakan nilai-nilai budaya. Di Jawa warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Jawa. Sunda. Demikian pula karya-karya sastra masyarakat daerah itu mempergunakan bahasa daerahnya masing-masing. orang-orang Indonesia sudah mempunyai kepercayaan sendini yang biasa disebut dengan istilab animisme dan dinamisme. Pelanggaran yang berat dapat menyebabkan orang tersebut dikeluarkan dan masyarakatnya. Berat-ringannya sanksi didasarkan atas berat-ringannya pelanggaran yang dilakukan. tetapi terkait dengan kepercayaan tertentu membenarkannya. Nilai digunakan dalam menentukan tujuan tindakan atau usaha. Nilai digunakan untuk menentukan baik tidaknya sesuatu. Orang mempergunakan nilai-nilai tertentu. Nilai merupakan pedoman umum yang digunakan dalam memilih antara berbagai kemungkinan pilihan. 4) Nasion Indonesia Di luar suku bangsa Batak. Sasak dan sebagainya di Indonesia masih terdapat satu Nasion baru yaitu Nasion Indonesia. Bahasa yang merupakan alat komunikasi dalam melaksanakan interaksi sosial di antara kelompoknya. Sebelum kedatangan agama Hindu yangberasal dan India. Nilai biasanya tidak berdiri sendiri. Di masyarakat Bugis orang mempergunakan bahasa Bugis. Dan kehudayaan sebagai sistem budaya merupakan alat yang mengatur atau mengontrol masyarakatnya. . Setelah agama Hindu mengalami kemunduran. Kedua agama tersebut juga diterima dengan cara-cara yang damai. tetapi juga mungkin merupakan nilainilai barn. Kontak agama tersebut melalui jalan perdagangan. Kalau disistematiskan maka masyarakat merupakan sumber energi yang menghasilkan kebudayaan.

Integrasi Penduduk Indonesia yang menempati wilayah yang luas mi bukan hanya terikat oleh satu sistem kebudayaan. Sistem kebudayaan yang berlaku di Indonesia 1) Sistem kebudayaan daerah . yang terbentuk sebagai hasil proses setelah kemerdekaan tahun 1945. tetapi banyak sistem kebudayaan.Nasion merupakan kesatuan solidaritas. seperti Bagong Kusudiardjo. Justru mengembangkan kebudayaan daerah berarti pula memperkaya kebudayaan Nasional. tetapi tetap berkembang terus. Kusumo. Kebudayaan Nasional itu sendiri masth dalam tarap proses pembentukan lebih lanjut. Pada suku bana Jawa yang mempunyai karya-karya sastra Jawa dan ditulis dalam bahasa Jawa merupakan kebudayaan daerah. Nasion Indonesia juga mempunyai kebudayaan sendiri yang disebut kebudayaan Nasional. Jadi dalam pembentukan kebudayaan Nasional unsurunsurnya berasal dan kebudayaan daerah. b. Kebudayaan daerah itu sendiri tidak akan punah. Hal yang menggembirakan ialah bahwa ada beberapa ahli yang mencoba kreasi tarian baru yang dapat diterima dan dinikmati di seluruh Indonesia. Nasion Indonesia Nasion Daerah (kebudayaan daerah) Kebudayaan Nasional Kebudayaan Nasional sebagai sistem kebudayaan Nasional mengontrol perilaku para warganya. Tetapi karyakarS‘a sastra Jawa yang dalam bahasa Indonesia dan dapat diterima dan dimengerti oleh suku-suku bangsa yang lain dapat digolongkan dalam kebudayaan Nasional. Nasion Indonesia merupakan suatu federasi antara suku-suku bangsa yang masing-masing merupakan kesatuan tersendiri dan federasi mi tetap mempertahankan kesatuan mereka masing-masing. Tarian-tarian daerah yang dapat diterima dan dinikmati oleh warga daerah lainnya di seluruh Indonesia dapat juga disebut sebagai Tazi Nasional. Kebudayaan Nasional terbentuk dan merupakan perpaduan dan kebudayaan daerah yang dapat diterima oleh masyarakat dan suku-suku bangsa lainnya. Penyimpanan dan sistem kebudayaan Nasional merupakan pelanggaran yang akan dikenakan sanksi. karena tidak dapat diterima dan dinikmati oleh warga/ orang dan suku bangsa lain. Kesenian wayang mungkin akan tetap sebagai kesenian daerah saja. Sarlito W.

Integrasi bukan peleburan. 2) Kebudayaan suku-suku bangsa/daerah dengan kebudayaan suku-suku bangsa/daerah yang lain. Mereka dapat hidup serasi. Kuatnya integrasi akan menjadi salah satu ukuran timbul atau tidaknya pemberontakan-pemberontakan di daerah. suku Jawa dimusuhi oleh orang Minahasa. Variabel-variabel lain yang dapat menjadi penghamhat dalam integrasi ialah 1) Klaim!tuntutan penguasaan atas wiiayah-wilayah yang dianggap sebagai miliknya. orang Sunda itu juga memakai sistem kebudayaan Nasional. Ahmad Huein dapat dianalisa dan segi itu. Kiranya timbulnya pemberontakan Dewan Banteng yang dipimpin oleh Kol. Oleh karena itu dia juga memakai sistem kebudayaan Islam. seperti tulisan yang terdapat dalam Lambang Negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika. Arab. akan menimbulkan konflik antara pusat dan daerah. Dalam hal mi masalah besar yang dihadapi oleh bangsa Indonesia setelah merdeka yaitu masalah integrasi di antara masyarakat yang majemuk itu. seperti Islam. Kalau kekuatan Nasional terlalu mendorninasi kehidupan politik. seperti China. yang berbeda-beda tetapi merupakan kesatuan. Sebagai bagian dan rakyat Indonesia. 3) Sistem kebudayaan Nasional 4) Sistem kebudayaan asing. Karena itu hartis memperjelas dalam hubungan antara: 1) Kebudayaan atau kekuatan Nasional dengan kebudayaan suku-suku bangsa/daerah. sosial. Dalam peristiwa pemberontakan Permesta. Keempat unsur di atas merupakan unsur dan kebudayaan Nasional. tetapi keserasian persatuan. karena suku Jawa dianggap mendominasi kekuasaan Nasional. berdampingan. Kristen.2) Sistem kebudayaan agama. Di samping itu seorang Sunda ada yang beragama Islam. ekonomi warga sukusuku bangsa/daerah. Orang Indonesia merupakan pendukung lebih dan satu sistem kebudayaan. sebagai contoh seorang Sunda dalam berkomunikasi dengan sukunya mempergunakan sistem kebudayaan Sunda. Demikian pula dominasi kekuatan di tingkat Nasional cileh salah satu suku bangsa akan menimbulkan konflik kekuatan antara suku-suku bangsa. Hindu dan Budha. Keempat unsur tersebut sekaligus menjadi landasan dan atau corak masalah dihadapi oleh masyarakat Indonesia yang majemuk. 2) Isu ash tidak ash 3) Isu agama . Masyarakt majemuk itu tetap pada kemajemukan masing-masing.

Agama yang masuk di Indonesia seperti Kristen. 2.4. Kathohik. Ad. Mereka walaupun nenek moyangnya berasal dan luar Indonesia. Prasangka yang merupakan sikap permusuhan terhadap seseorang anggota golongan tertentu yang dihubungkan sifat buruk yang berkait pada golongan tertentu tadi. bahwa prasangka dan ethnosentrisme menjadi penghalang adanya integrasi. Jelas. A. Jawa Tengah merupakan tempat tinggal suku Jawa. . Islam telah mengambil oper kedudukan agamaagama atau sistem kepercayaan yang sebelumnya dianut oleh suku-suku bangsa di Indonesia. Propinsi Jawa Barat batasnya merupakan batas wilayah yang ditempati suku Sunda. Oleh karena itu masyarakat yang tingkat kemajemukannya tinggi akan menghadapi banyak kesulitan dalam integrasi dibandmgkan dengan masyarakat yang tingkat kemajemukannya lebih sederhana. Setelah kemerdekaan nampak jelas bahwa orang Tionghoa lebih baik kedudukan ekonominya dibandingkan dengan orangorang Indonesia lainnya. seperti ternyata pada petugas-petugas atau ungkapan-ungkapan. yaitu orang-orang Tionghoa.1. Agama-agama hesar itu dijadikan sumber etika dalam sistem nilai dan ajaran-ajaran moral dan kebudayaan suku bangsa yang bersangkutan. Oleh karena itu mereka digolongkan sebagai golongan sosial. Hubungan antara agama dengan kebudaynan suku sangat erat. Dalam masa penjajahan orangorang Tionghoa digunakaa sebagai pedagang perantara dengan orang-orang Indonesia oleh Belanda. Hal yang mungkin kurang tepat bahwa banyak pembagian propinsi yang didasarkan pada garis wilayah suatu suku hangsa. Arab. Mereka mendapatkan fasihitas-fasiltias yang lebih baik dibandingkan dengan orang Indonesia sendiri. Dalam hal mi terdapat Maim pengakuan dan suatu suku bangsa terhadap wihayah tertentu sebagai daerah sukunya.simihasi yang dipandang sebagai jalan ke luar yang paling baik ternyata sulit dilaksanakan karena adanya perbedaan dan atau hambatan kebudayaan. Ad. Propinsi Sumatera Utara merupakan tempat tin ggal suku Aceh. Prasangka biasanya dikaitkan dengan ethnosentrisme yaitu anggapan bahwa sukunya merupakan suku bangsa yang paling balk dibanding dengan suku bangsa lainnya. Hal yang dapat menimbulkan masalah ialah sentimen agama dapat digerakkan untuk mempertajam perbedaan keukuan. Ad. tetapi kebudayaannya sudah sangat berbeda dengan kebudayaan nenek moyangiiya. Setelah merdeka adanya perbedaan dalam kehidupan ekonomi antara orang-orang Indonesia dengan orang-orang Tionghoa menjadi masalah dengan issue ash dan tidak ash.3.4) Prasangka dan ethnosentrisme Ad. Agamaagama besar itu telah dimasukkan dalam kebudayaan suku bangsa bahkan menjadi inti pendorong dinamika kebudayaan tersebut. Sejak zaman penjajahan di Indonesia terdapat orangorang.

agama. menyatu dalam kadar solidanitas yang tinggi. . Hal yang penting. asimilasi dan berkurangnya prasangka-prasangka di antara anggota masyarakat secara keseluruhan. dan masyarakat secara keseluruhan sehmgga menghasilkan persenyawaanpersenyawaan berupa adanya konsensus nilai-nilai yang sama-sama dijunjung tinggi. larut dalam kesadaran kebersamaan dalarn berbangsa begiu mengendap. keluarga. Dalam kurun waktu tahun lima puluhan sampai enam puluhan. IntegrasiSosial Integrasi sosial (integrasi masyarakat) dapat diartikan adanya kerjasama dan seluruh anggota masyarakat. dan mudah-tidaknya individu pindah dan suatu kelompok ke kelompok lainnya. Kondisi yang mirip juga pernah terjadi. Oleh karena itu untuk mewujudkan integrasi masyarakat pada masyarakat majemuk dilakukan dengan mengatasi atau mengurangi prasangka. Kenyataan adanya berbagai suku bangsa. ras dan corakragam budaya yang ada menggambarkan kekayaan Budaya Bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan Budaya Bangsa seluruhnya. Tidak perlu dipertanyakan dan mana asal-usul suku bangsa. menuju terwujudnya integrasi sosial — integrasi nasional. dan tumbuh integrasi tanpa paksaan. ras. lembaga. konsensus anggota-anggota masyarakat terhadap nilai yang mengikat seluruh warga masyarakat. dominasi. bahwa Tanah Air tercinta Negara Kesatuan Indonesia mi didirikan sebagai hasil kerjasama Semua pihak. Narnun begitu. Dalam hal mi terjadi akomodasi. sehingga menjadi modal dasar bagi terwujudnya Integrasi Sosial — Integrasi Nasional. Mereka bergabung. Bahwa bangsa dan budaya Indonesia pada hakikatnya satu.erjadi konflik. tidak banyak sistem yang tidak saling melengkapi. semua golongan begitu larut dalam semangat solidaritas sosial yang tinggi. menganiati dimensi kemajemukan suatu masyarakat dapat dilakukan dengan melihat jumlah kelompok yang berbeda kebudayaannya. semua pihak tetap menyadari. membaur. walaupun dimensi waktu dan jumlah pelaku‘ berbeda. bahasa dan lain sebagainya. Integrasi masyarakat akan terwujud apabila mainpu mengendalikan prasangka yang ada di masyarakat sehingga tidak t. dan semua golongan. Walaupun tidak dapat dipungkiri. pada kurun waktu itu pun terdapat percikan-percikan konflik sosial dalam bentuk pemberontakan-pemberontakan di daerah-daerah tertentu di wilayah Republik Indonesia.c. mulai dan individu. l Sejarah telab mencatat bahwa Sumpah Pemuda yang dicetuskan pada tahun 1928 adalah suatu perwujudan solidaritassosial begitu kental merasuk dalam kalbu antar golongan pemuda.

Mereka memiliki ciri-ciri sendiri yang merupakan ciri-ciri suatu nation. Menurut Harsya Bachtiar. melahirkan Negara Pakistan. Memiliki kebudayaansendiri. Perbedaan ideologi mi disebabkan karena perbedaan falsafah hidup yang banyak berpengaruh dalam proses sosialisasinya. daerah teritorial sendiri dan perasaan solidaritas antara anggotaanggota warga masyarakat yang bersangkutan. yang berbeda ad4lah bentuk permasalahan yang dihadapinya. Dengan kata lain masalah integrasi nasional mi pada prinsipnya bersumber pada perbedaan ideologi. .1 ke1ompok etnis atau suku-suku bangsa yang ada di daerah merupakan nation. Permasalahan yang kedua. Canada dan Australia menghadapi masalah integrasi bangsabangsa imigran. INTEGRASI NASIONAL Integrasi Nasional adalah merupakan masalah yang dialami oleh semua negara atau nation yang ada di dunia. Fulani. Perang Saudara yang terjadi di Nigeria terjadi karena Nigeria tidak berhasil mengintegrasikan suku-suku bangsa Hausa. Karena agama dipandang sebagai nilai hakiki sehingga kontrol sosial masyarakat agama cenderung lebih peka dan sering tajam. yang terdiri dan berbagai kelompok atnis baik di antara penduduk pribumi maupun keturunan asing. permasalahan yang ditimbulkan oleh kondisi masyarakat majemuk. Ada yang menempuh jalan kekerasan dan ada yang menempuh strategi politik yang lebih lunak. 1) Beberapa Permasalahan In tegraci Nasional Permasalahan utama yang dihadapi dalam integrasi nasional mi adalah adanya cara pandang yang berbeda tentang pola laku duniawi dan cara untuk mencapai tujuan. Pakistan tidak mampu mempersatukan kedua wilayah itu Sehingga pada tahun 1971 lahirlah Bangladesh. Menghadapi masalah integrasi mi sebenarnya tidak memiliki kunci yang pasti karena masalah yang dihadapi berbeda dan latar belakang sosio kultural nation state yang berbeda pula. Ibo dan Yoruba. Termasuk faktor dominan dalam pembentukan suasana kesenjangan ideologi mi adalah masalah agama. Demikianlah bentuk-bentuk permasalahan yang disebabkan oleh masalah integrasi mi. maupun dalam pembentukan konsepsi nalarnya. Amerika Serikat. bahasa sendiri. Beberapa negara yang herdiri setelah Perang Dunia II ternyata banyak yang tidak mampu mengintegrasikan berbagai golongan dalam masyarakatnya. sehingga lahirlah negara baru yang menamakan din Republik Baifara.5. Sehingga masalah integrasi mi cenderung diselesaikan sesuai dengan kondisi negara yang bersangkutan.nation pribumi yang telah terbentuk lama sebelum nation Indonesia diprokiamasikan. Ketidakmampuan India mempersatukan seluruh wilayahnya. Ketika wilayah timur memberontak.

Yang terakhir mi mengakibatkan partisipasi politik massa yang sangat kecil. agama.‖2 bahwa integrasi nasional Indonesia mempunyai dua dimensi yaitu dimensi horisontal dan ditnensi vertikal. kerusuhan. Selain masalah etnis pribumi Indonesia juga menghadapi masalah integrasi warga negara keturuflan asing. terjadinya demonstrasi. Lebih-lebih Indonesia yang berbentuk negara kepulauan dan merupakan arus lalu lintas dua benua dan dua samudera. keturunan asing maupun peranakan membuat jarak yang tegas dengan kelompok pribumi. Hal mi yang menyebabkan bahwa masalah integrasi berbagai kelompok etnis merupakan masalah pokok bagi integrasi nasional Indonesii. aliran dan lain-lain. 2) Upaya Pendekatan Di samping perbedaan golongan itu sendiri mempunyai p0. Demikianlah dengan sistem silang-menyilang mi konflik antara suku-suku bangsa . and national Integration : An Indonesia Case Study. Party. maka mereka berusaha mengembangkan kebudayaan negara asalnya di Indonesia.‘ Di samping itu adanya partai-partai politik yang tenikat oleh kepentingankepefltingan primordial yang secara tidak langsung terikat oleh kepentingan daerah dankelompok elite dan kelompok etnis tertentu. Dimensi horisontal dimaksudkan untuk menunjuk perbedaan suku. R. Dan segi kemungkinafl memberontak untuk memperjuangkafl satu wilayah sendini.Perasaan solidaritas yang tinggi menyebabkan nation. serangan bersenjata. mi merupakan masalah baru bagi negara Indonesia.nation lama tidak bisa hilang walaupun telah tergabung dalam nation Indonesia yang baru. pemindahan kekuasaan eksekutif yang bersifat ireguler. Masalah keempat. Charles Lewis Tylor dan Michael C. sedangkan dimensi vertikal dimaksudkan untuk menunjuk kesenjangan kelompok elite nasional dengan massa. Permasalahan politik di Indonesia berpengaruh pula dalam mencapai integrasi nasional. ditinjau dan kehidupan dan pertumbuhan Partai Politik. Karena mereka yang tergolong keturunan asing mi secara genitas masih memiiki hubungan dengan negara asalnya. atau paling tidak akan membuat konflik sosial tidak menjadi terlalu tajam. adalah masalah teritonial daerah yang seringkali berjarak cukup jauh. Kondisi mi akan lebih mempererat rasa solidaritas kelompok etnis tertentu. mi juga masalah yang cukup rumit bagi kelancaran integrasi nasional secara utuh. Petmasalahan ketiga.3 maka diusahakan pula langkah-langkah yang lebih sistematis dan operasional. William Liddle dalam bukunya ―Ethnicity. Hudson mencatat beberapa indikator pertentangan politik di Indonesia yaitu. Hal mi sesuai dengan yang ditulis Prof. meningkatnya angka kematlan akibat kekerasan politik.tensi untuk menuju ke arah integrasi dengan sistem silangmenyilang (Cross cutting Affilation) yang akan melahirkan pelapisan sosial yang saling silang-menyilang.

Bachtiar bahwa masalah integrasi nasional akan tetap merupakan masalah. Ketiga Menggali kebudayaan daerah untuk dijadikan kebudayaan nasional dan membina penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. informasi dan transportasi. adanya BAKOM PKB dan lain-lain. di samping asimilasi budaya. maka masih ada penunjangyang cukup berpengaruh terhadap usaha-usaha lain yaitu memperkuat kedudukan ideologi nasional. Kelima Melalui jalur-jalur formal seperti pendidikan perundang-undangan yang berlaku bagi seluruh warga negara dan pendekatan formal lainnya. Kedua : Berusaha membuka isolasi antar berbagai kelompok etnis dan antar daerah/pulau dengan pembangunan sarana komunikasi. sama besar dengan tercapainya integrasi. Namun demikian integrasi nasional sebagai suatu cita-cita nasional maupun cita-cita negara akan dapat terwujud atau paling tidak menekan kemungkinan permasalahan yang timbul dengan berbagai usaha yang mendukung potensi masyarakat untuk berintegrasi sendiri secara alamiah dengan sistem Cross cuttiig affiliation. Termasuk pembangunan politik dan kebudayaan.pa memandang apakah itu negara baru ataupun negara yang sudah lama. Martin yang telah dikemukakan terdahulu bahwa perbedaan golongan mempunyai dua kemungkinan yang sama besar untuk menjadi konflik (disintegrasi) atau integrasi. maka pemerintah berusaha untuk mewujudkan idealisme atau citacita nasional yang diamanatkan oleh seluruh bangsa kepada ideologi melalui pembangunan di berbagai sektor. Di samping dukungan usaha-usaha seperti yang telab dikemukakan di atas. Di samping itu berpedoman pada teori Walter T. Upayaupaya yang dilaksanakan untuk memperkecil dan kalau mungkin menghilangkan kesenjangan-kesenjangan itu antara lain Pertama : Untuk mempertebal keyakinan seluruh warga negara yang terdiri dan berbagai golongan itu terhadap ideologi nasional. maka kemungkinan integrasi iasional menjadi masalah. Keempat Membentuk janingan asimilasi bagi berbagat kelompok etnis baik pribumi maupun keturunan asing.daerah akan dapat diredakan dengan adanya perternuan di bidang agama. tan. Untuk langkah mi dapat dicontuhkan dengan transmigrasi. pertukaran/mutasi karyawan dan satu daerah lain. dengan titik tekan pada pemerataan pembangunan dan hasil pembangunan. 3) Integrasi Nasional dalam Perspektif Seperti yang diasumsikan oleh Harsya W. karena pada setiap soal konflik dapat saja terjadi. .

maka betapa kompleknya masalah-masalah sosial dan atau pertentangan pertefltaflgafl yang timbul di Indonesia. Prasangka dibedakan dengan diskriminasi. Setiap orang atau kelompok dalam menghadapi masalah soalal selalu melihat dan sistem nilai yang benlaku pada kelompoknya. kebudayaan Dayak. perbedaan sistem agama yang ada di Indonesia adalah penting bagi bangsa Indonesia. seperti kebudayaan Jawa. Prasangka bersumber dan suatu sikap. kepercayaan agama. kebudayaan Bali. dan adanya sikap terbuka dan sikap lapang. dan berlatar belakang dan perbedaan keyakinan. tetapi juga di kalangan orang-orangintelek seperti para pemimpin dan negarawan berkaliber nasional maupun internasional. Pada zaman penjajahan Belanda persatuan Indonesia diikat oleh . kebudayaan Aceh. bersumber dan faktor kepribadian. Diskriminasi menunjuk pada suatu tindakan. Kebudayaan Batak. Bahwa pertentangan sosial dapat terjadi di masyarakat sebagai akibat dan adanya interaksi sosial. Oleh karena masyarakatIndonesia merupakan masyarakat majemuk. Kesadaran akan pengertian adanya perbedaan kebudayaan sistem nilai. Masalah itu akan lebih menonjol lagi di masyarakat yang bersifat majemuk seperti Indonesia i. Daya upaya untuk mengurangi!menghilangkan prasangkadan diskriminasi: perbaikan kondisi sosial ekonomi perluasan kesempatan belajar.sitif terhadap sesuatu. sedangkan sistem nilai merupakan bagian dan kebudayaan. Opini urnurn berpendapat bahwa lahimya peluru-peluru kendali ICBM (peluru-peluru kendali antar benua) yang dibuat oleh negara-negara adikuasa (superpower) adalah sebagai akibat adanya akumulasi dan prasangka yang berlebihan di antara negara-negara Adikuasa. Ambon dan sebagainya.RANGKUMAN Prasangka adalah sikap negatif atau juga dapat bersifat p0. terdini dan bermacam-maCam kebudayaan. Sebab-sebab timbulnya prasangka: berlatar belakang sejarah dilatar-belakangi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasional. Prasangka dan diskriminasi tidak muncul dan segolongan orang-orang kampungan berpendidikan rendah.

Tetapi dalam mengadakan interaksi sosial antara suku perlu dicarikan dasar yang disetujui bersama. rasa kebersamaan antar hubungan masyanakat secara harmonis dalam kerjasama kelompok yang mempunyai sifat. Hal-hal baru yang disetujui atau dapat disetujui bersama itulah yang akan menjadi modal dan kebudayaan nasional. Integrasi sosial bermakna terwujudnya solidanitas sosial. kerukunan antar umat beragama. Kemajemukan tetap diberikan peluang untuk hidup di In donesia. perubahan nilai-nilai. Satu ikatan lagi dipenlukan yaitu kebudayaan nasional sehingga nation Indonesia yang lahir pada tahun 1945 itu dapat mempunyai akar yang kuat. sikap dan watak yang berbeda. Sedangkan integrasi nasional bermakna: solidanitas sosial dan kerjasama antar kelompok sosial yang harmonis tersebut. Secara umum terdapat tiga masalah besar yang harus dikaji secara serius untuk mencapai perwujudan integrasi social integrasi nasional. Unsur-unsur daerah yang dapat disetujui atau diterima oleh suku bangsa lain atau menjadi hagian dani kebudayaan nasional. dianahkan demi keharmonisan demi persatuan dan kesatuan nasional. Setelah Indonesia merdeka kekuatan formal yang menyatukan Indonesia adalah pemerintahan nasional. .adanya pemerintahan kolonial yang memerintah seluruh Indonesia. yaitu: pembauran hana. Oleh karena itu integrasi merupakan alternatif yang baik untuk modal tumbuhnya kebudayaan nasional. dan aliran kepercayaan. UUD 1945 dan ideologi Pancasila.

Menurut John F.BAR IX ILMU PENGETAHUAN. Due yang dimaksud dengan sistem ekonomi adalah is the group of economic system. sedang elemen-elemen yang dimaksud adalah lembaga-lembaga ekonomi. Apakah yang akan diproduksi ? Masalah yang pertama mi berhubungan dengan masalah pilihan atas macam-macam alternatif terhadap barang dan jasa yang akan diproduksikan. Di dalam setiap sistem ekonomi dalam bentuk apapunjuga senatiasa menghadapi empat tugas pokok.but akan diproduksikan ? Masalah yang kedua mi berhubungan dengan masalah pilihan teknologi yang akan digunakan dalam menghasilkan barang-barang dan j asa-jasa. Penertian Sistem Ekonomi Sebelum kita membicarakan pengertian system ekonmi maka terlebih dahulu kita mengetahui artiistil‘h sistem dalam sistem ekonomi. TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN SISTEM EKONOMI : PRODUKSI. Istilah sistem dalam sistem ekonomi adalahSuatu kumpulan elernen-elemen. di mana antara elemen-elemen tersebut terdapat adanya hubungan. the organization through the operation of which the various. yang pada hakikatnya merupakan pemecahan masalah-masalah a. relative ti the them are utilized to satisfy the of man‖. Berdasarkan rumusan pengertian sistem ekonomi di atas. DISTRIBUSI DAN KONSUMSI Sistem Ekonorni 1. scarce. dan yang ditujukan ke arah pencapaian sasaransasaran beama atau tujuan yang diinginkan bersama. Bagaimanakah barang-barang dan jasa-jasa terse. . b. sistem ekonomi terdiri dan sejumlah elemenelemen.

maka harga barang-barang dan jasa-jasa di tentukan oleh permintaan dan penawaran. Macam-macam Sistem Ekonomj 1) Sistem Ekonomi Kapitaljsme Sistem ekonomi kapitalisme mempunyai konsep yang jelas tentang hakikat manusia. bagaimana kehidupan masyarakat dimungkinkan ? Adam Smith tidak merasa khawatir. Menurut prinsip mi. keserakahan manusia bukan saja tidak berbahaya. Kepentingan pribadi dan tiap-tiap oranglah yang dikelola dalam sistem kapitalis. Keempat sifat pokok tersebut adalah Hak milik atas barang-barang modal atau alat produksi seperti tanah. dia bahkan merupakan sumber dinamika dan masyarakat kapitalis. Pada sistem ekonomi kapitalisme asumsi dasarnya adalah manusia mengejar kepentingan pribadinya. Ada empat sifat pokok yang penting dalarn sistern kapitalis. Prinsip ekonomi pasar. Kalau semua Orang hanya mengurusi kepentingan dirinya sendiri saja. Macam ekonomi yang dianut oleh suatu negara akan mewarnai pola/cara pemecahan keempat masalah di atas.c. . 2. Bilamanakahlberapa banyak sumber-sumber ekonomi yang bersangkutan akan disalurkan ke arah konsumsi yang sedang berlangsung dan berapa banyaknya akan disalurkan ke arah investasi ? Masalah mi berkaitan dengan soal pilihan antara masa kini dan masa yang akan datang. d. dan gejala mi oleh Smith dikatakan sebagai pengaturan yang dilakukan oleh tangan yang tidak kelihatan. karena sistem persaingan bebas akan menertibkannya. Dalam pandangan sistern kapitalis. mesin-mesin sumber-sumber alam ada di tangan orang orang. keempat sifat pokok tersebut pada dasarnya alat/cara daripada sistem kapitalis guna mencapai tujuannya. Siapakah yang akan memperoleh barang-barang dan jasa-jasa tersebut apabila selesai dihasilkan? Masalah yang ketiga mi berhubungan dengan masalah pembagian pendapatan (distribution of income) yang diterima oleh tiap-tiap individu dalam masyarakat. Orang yang terlalu serakah menjual barangnya terlalu mahal akan terpaksa membatasi keinginannya mi dengan munculnya orang lain yang rnau menerima keuntungan yang lebih sedikit dengan menjual barangnya secara lebih murah. Keserakahan masing-masing orang akan saling mengatur dirinya sendiri. Bagaimanakah pemecahan masalah terhadap empat permasalahan di atas pada tiap-tiap sistem ekonomi berbeda sama lain.

2) Sistem Ekonomi Sos ialisme Dalam sistem ekonomi sosialis juga xnempunyai konsep jelas tentang hakikat manusia. Alam dan manusia lain jadi semacam. . jadi menyendiri terputus dan hubungannYa baik dengan alam maupun dengan manusia lainnya. Akibat dan upaya pemilikan pnbadi yang diizinkan oleh kaum kapitalis. kalau dia tidak memilikinya. Dalam sistem kapitalis persiangan bebds dapat terjamin hal mi berasal dan adanya empat kebebasan kapitalis yang pokok yaitu Kebebasan untuk berdagang dan mempunyai pekerjaan. dia jadi makin berkuasa dan bisa memiliki manusia Iainnya. Kebebasan untuk mengaclakan kontrak. ―musuh‖ yang bisa digunakan untuk mengancam dirinya. menurut pandangan sosialis manusia itu sebenarnya adalah sosial bukan individu. Akibatnya manusia menjadi terasing. Kebebasan hak milik. Dengan demikian lebih banyak. artinya terbuka kesempatan bagi setiap orang untuk mengecap keuntungan. Kebebasan untuk membuat untung. d) Prinsip keuntungan. Dalam mencari keuntungan sistem kapitalis lebih demokratis sifatnya. Hakikat manusia sebagaimana dia telah diubah oleh sejarah (human nature-asmodifled historical epoch): Pengertian sejarah yang dimaksud adalah sejarah yang telah ditinggalkan oleh kaum kapitalisme. Manusia sebenarnya hidup secara harmonis dengan alam dan manusiamanusia lain. Tapi oleh kaum kapitalisme melalui konsep pemilikan pribadi. manusia jadi berkompetisi dengan manusia lainnya.c) Persaingan bebas. Berdasarkan pandangan kaum sosialis hakikat manusia adalah Hakikat manusia umum (human nature in general) yaitu manusia sosial. maka orang jadi berebutan untuk memiliki alam sebanyak-baflYakflYa.

yaitu manusia sosial. Produksi. Cabang-cabang yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. sedang sistem sosial yang dimaksud adalah sistem sosialisme. . distribusi dan konsumsi diatur dengan peraturan dan tiada tempat bagi private interprise. Usaha bersama atas dasar asas kekeluargaan adalah ―koperasi‖. Pokok pikiran kaum sosialis Kaum Sosialis berpandangan bahwa keserakahan manusia perlu untuk diubah. khususnya yang mengatur kegiatan ekonomi. Akar pandangan hidup kolektivime inilah yang memperkuat tumbuhnya koperasi di kalangan masyarakat kita.Akibatnya dari kenyataan di atas manusia yang dahulu sosial menurut pandangan kaum sosialis berubah menjadi serakah. Sistem ekonomi sosialisme pada dasarnya berupaya mengembalikan hakikat manusia pada proporsi sebenarnya. terlepas dan berbagai kegagalan yang ada di dalam pertumbuhannya. Seluruh kegiatan ekonomi dipimpin dan pusat/negara. 3) Sistem Ekonomi Indonesia Berbicara tentang sistem ekonomi Indonesia. Bertumpu pada pasal 33 UUD 45 terdapat tiga bentuk kegiatan atau bangun usaha dalam perekonomian Indonesia. Bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesarbesarnya bagi kemakmuran rakyat. Kegiatan usaha koperasi merupakan tulang punggung kegiatan perekonomian bangsa Indonesia. pasal 27 ayat 2 dan pasal 34. Dalam pandangan hidup bangsa Indonesia kita temukan adanya semangat kolektivisme (gotong royong) atau kekeluargaan. Pasal 33 UUD‘45 adalah pasal utama bertumpunya sistem ekonomi Indonesia. Pagaimana semangat kebersamaan dapat dijelmakan dalam kegiatan usaha koperasi perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. maka arah pembicaraan kita kepada Undang-Undang Dasar 1945. Upaya yang perlu dilakukan menurut pandangan kaum sosialis adalah penghapusafl pemilikan pribadi.Pasal 33 UUD‘45 berbunyi Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. Oleb sebab itu diperlukan adanya suatu sistem sosial yang bisa mengembalikan hakikatnya manusia itu. dengan kelengkapan pada pasal 23.

Mengangkut batu dan sungai ke tempat bangunan. bukan hanya kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa. Untuk yang penting bagi negara dan untuk hajat hidup orang banyak itu. Kegiatan untuk rnenghasiikan barang dan jasa itu dinamaka produksi.akyatan yang kuat. Benda-benda bebas yang disediakan oleh alam dan tidak lagi memerlukan pengorbanan seperti udara. Cara memperoleh barang dan jasa mi ada yang memenlukan pengorhanan dan ada juga yang tidak penlu pengorbanan. domestik prihumi maupun non pribumi harus dihidupkan pula semangat keusahabersamaari dan berasaskan kekeluargaan. melayani tukang mengatür irigasi. Jadi pengertian secara luas produksi. tetapi mencakup semua kegiatan yang menciptakan dan menambah kegunaan. apakah itu herhentuk Perseroan Terhatas atnu Jainnya. 2 dan 3 pasal 33 U[1Y45 kalimat ―mengusai hajat hid up orang banyak‖ (yang tidak lain adalah ―basic needs‖) dan ―digunakari untuk sehesarbesarnya kemakmuran rakyat‖ adalah ekspresi danpada adanya orientasi ker. . Yang penting dan menjadi tujuan utarna adalah pengamanan kepentingan negara dan kepentingan rakyat banyak. akan tetapi kehutuhan hidup lainnya harus diciptakan oleh m anti si a. mengaduk semen dan dengan pasir. patungan dengan asing. semuanya itu termasuk kegiatan produksi. maka cabangcabang produksi penlu benarbenar ―dikuasai oleh negara‘‖ hal mi memberikan petunjuk langsung bahwa mekanisme harga bebas tdak holeh berlaku di dalam perekono mian. sinar matahani. Pada hakekatnya produksi adalah kegiatan menciptakan kegunaan. yang hakikat dan perananannya sesuai dengan petunjuk-petuniuk ayat 2 dan 3. Kegunaan artinyadapat memenuhi kebutuhan manusia. apakah asing. Artinya di dalam kegiatan usaha swasta. Mengenai ayai. Ayat 1 pasal 3 tetap melandasi dan mewarnai bangun-bangun ataubentuk usaha lain yang ada. patungan dengan asing.Ayat I pasal 33 UUD‘45 tidak dapat dipisahkan pengaruhnya terhadap ayat 2 dan 3. Produksi 1) Pengertian Produksi Kebutuhan hidup manusia dapat dipenuhi dengan barang dan jasa. 1.

Sektor jasa tidak menghasilkan barang. . Endustri Kerajinan. Dalam pertambangan manusia hanya sekedar menggalinya dan perut dan lapisan bumi. Perdagangan membeli hasil pertanian dan petani yang umumnya berada di desa desa. Pengaturni‘ perekonomian sesuatu negara umumnya men i k i. perakitan sepeda motor. yaitu: Ektraktif Memungut langsung dan hasil alam seperti perikanan laut pertambangan dinamakan produksi ektraktif. Bahan mentah diolah menjadi bahan jadiatau sehgah jadi.li bidang-bidang tersebut. pabrik makanan dan minuman. perbaikan ada]ah kegiatan industri. Jasa Produksi jasa adalah kegiatan penyediaan saratia jasa. Perikanan daràt di Indonesia dikelompokkan ke dalam produksi agraris karena pada hakekatnya kegiatan itu bersifat pengolahan tanah dan air untuk memelihara ikan. 1 produksi sendiri sepereti Pertamina mnjuJ minyak hasil produksi sendiri kepada agen-a. asuransi. dan sebagainya. perhotelan. Agraris Mengolah tanah untuk memlihara tumbuhtumbuhan dan hewan dinamakan produksi agraris seperti pertanian dan perikanan. misalnya terdapat Depa rte me Perindustrian. minyak bumi melalui proses kimia dan alamiah ratusan ribu tahun lamanya tanpa usaha manusia. Alam menciptakan batubara. Parawisata di Indonesia termasuk industri karena kegiatan itti dianggap sebagai pengolahan objek-objek pariwisata untuk mendapatkan hasil bagi negara. Perdagangan. Pada umumnya perdagangan itu mencakup kegiatan membeli untuk kemudian dijua1nya. usalia perbengkelan. kemudian dijualnya ke pasar. tetapi hasilnya berupa sarana Makn maju produksi jasa menunjukkan makiji majunya bidang produksi lainnya. mi semua merupakan perindustrian. seperti tranport. Pembagian bidang produksi di atas menunjukkaii jeflis produksi dalam perekonomian. perbankan dan sebagainya. pergu dangan. Perdagangan itu adakalanya hanya merju‘iI L. Perdagangan Perdagangan ialah semua kegiatan jua 1wIi.2) Pembagian Bidang Produksi Produksi dapat digolongkan ke dalam 5 bidang. petarii menjual padi yang dihasilkan sendiri. perakitan.

yaitu alam beserta isinya (tanah. yaitu faktor alam dan faktor tenaga kerja. dan sebagainya. Ektraktif dan agraris merupakan tahap pri mer industri dan perdagangan merupakan thap sekunder dan jasa merupakan tahap tersier Negara yang telah dapat mengernbangkan tahap produksi bidang tersier. Kemakmuran suatu bangsa. Tujuan produksinya pun hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri. . dengan sendirinya akan diperlukan sektor j asa. Misalnya : Jika pertanian masih tahap primitif dan hasilnya pun juga masih rendah. umumnya adalah negara yang makmurr dan sudah relatif kuat perekonomiannya. mi terjadi pada masyarakat yang masih primitif. sejalan dengan makin berkembangnya taraf berpikir dan kecerdasan manusia. Produksi bidang jasa mi merupakan produksi sebagai akibat dan kegiatan produksi lainnya. Dalam hal mi proses produksi hanya mempergunakan faktor alam. 3) Faktor-faktor Produksi Suatu kegiatan untuk menghasilkan suatu barangdiperlukan faktor-faktor produksi. binatang dan sebagainya) dan faktor tenaga kerja manusia. pengangkutan asuransi. seperti panah. sekunder tersier. Sedangkn negara yang tingkat negaranya juga sudah baik. Jepang. Misalnya Australia. yang ditandai dengan produksi masa. Mereka berburu hanya dengan mempergunakan tenaga kerja saja. Sebaliknya bila pertanian tersebut meningkat dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan juga untuk diperdangkan. Itulab sebab mengapa alam dan tenaga kerja disebut faktor produksi ash. manusia berusaha untuk menghasilkan suatu barang hanya dengan 2 jenis faktor produksi. Negara yang mempunyai perekonomian sudah maju dan yang memiliki keahlian serta permodalan. yang mampu melakukkan produksi jasa dengan baik. asuransi dan sebagainya. jaring dan sebagainya. pad umumnya sejalan dengan tingkat tahapan perkembangan jenis produksinya tetapi mi tidak mutlak. Tahapan-tahapan perkembangan jenis produksi yang diusahakan di atas seirama dengan kemajuan tehnologi yang dimiliki suatu bangsa. akibat teknologi produksi yang modern. pergudangan. Swedia. diciptakan alat. Selandia Baru merupakan negara agraris yang tingkat kemakmurannya tinggi.Jenis Produksi yang diusahakan manusia berkem bang melalui beberapa tahap. Pada mulanya. Inggris. jadi sebagai produksi turunan. karena belum diperlukan. seperti pengangkutan. Dalam perekonomian seperti itu akan timbul usahausaha perbankan. antara lain Amerika Serikat. Pada perkembangan selanjutnya. yang dalam sejarah perekonomian disebut tahap primer. karena hasil produksinya besar.

Pada sisi lain jumlah manusia main bertambah banyak. Pada kehidupan sehari-hari antara distribusi dan pemasaran diberi pengertian yang sama. Masyarakat baru merasa . Walaupun negara atau pengusaha-pengusaha dapat menghasilkan barang-barang sebanyakbanyaknya. apabila telah dibawa oleh lembaga-lembaga pemasan ke tempatnya. Dan segi hasilnya. Hal mi dipengaruhi oleh kebutuhan dan daya beli konsumen. Sedangkan pemasaran. Baik di negara dengan sistem ekonomi leiberal maupun sistem ekonomi sosialis. Hal inilah yang disebut faktor produksi yang keempat. Jumlah barang dan jasa yang ditenma konsumen sangat tergantung pada kebijaksanaan produsen. agar Jebih berdayaguna dengan memperoleh hasil produksi yang lebih banyak lagi.Alat-alat mi dalam ilmu ekonomi disebut modal. yaitu membeli melalui telepon. Adapun pasar merupakan tempat terjadinya jual-beli. faktor produksi ash hanya dapat memberikan hasil minim dan mi hanya sekedar dapat dipergunakan untuk mempertahankan hidup. Para konsumen baru bisa memperoleh barang-barang dan yang diperlukan. Distribusi 1) Pengertian Distribusi. maka perlu pengaturan dalam mempergunakan ketiga faktor tersebut. Oleh karena itu perlu diketahui dan dipertimbangkan sifat-sifatnya. Peristiwa jual beli itu sendiri mungkin terjadi di tepi jalan di kota dan mungkin juga terjadi dengan di rumah sendiri. tidaklah memberi jaminan bahwa kebutuhan masyarakat akan mudah dipenuhi. Pasar dan Pemasaran Yang dimaksud dengan distribusi ialah semua kegiatan yang ditujukan untuk menyalurkan barang dan jasa dan produsen kepada konsumen (pemakai). distirbusilpemasaran mi megang peranan penting sekali. Faktor skill berfungsi mengatur faktor-faktor produksi lainnya. Suatu proses produksi dapat berhasil dengan baik atau tidak. Penambahan hasil produksi secara berlipat ganda dan sampam batas tertntu setiap penambahan faktor produksi modal akan terus meningkatkan hasil produksi. yaitu faktor keahlian mengatur atau faktor skill. Karena pada prinsipnya kedua berusaha menyampaikan barang dan produsen kepada konsumen. 2. mi sangat tergantung kepada keempat faktor produksi tersebut. seperti halnya distribusi hanya saja jumlah barang dan jasa sangat tergantung pada konsumen sendiri. Selanjutnya faktor modal dan faktor skill mi disebut faktor produksi turunan. Apabila pada waktu berburu mempergunakan alat-ala tersebut maka hasil buruannya akan relati lebih banyak.

puas kalau mereka dapat memperoleh barang keperluan dengan mudah di daerah di mana mereka bertempat tinggal.000 jumlah baju yang . yang di bawa kepada calon pembelinya hanya contohnya umpamanya 1 kg. Mata uang yang diperdagangkan adalah mata uang dalam negeri. yaitu pasar yang ruang lingkupnya terbatas pada negeri sendiri. Barang yang diperdagangkan diproduksikan hanya untuk pasar dalam negeri.ertentu. Barang yang diperdagangkan diproduksikan ujituk diekspor. Proses mi dapat digambarkan Produsen—> Distribusi/Pemasaran—> Konsumen 2) Jenis-jenis Pasar Menurut fisiknya. dan sebagainya. (3) Pasar dunia. Pasar Kiewet di Solo. Menurut waktu pasar itu diadakan. pasar dapat dibagi menjadi (1) Pasar dalam negeri. (2) Pasar luar negeri. yakni pasar yang ruang lingkupnya melampaui batas negara. 3) Permintaan dan Penawaran Permintaan adalah jumlah barang yang akan dibeli oleh pembeti pada suatu saat dengan harga t. (2) Pasar Abstrak. misalnya menjual tembakau dalam partai besar. contoh pasar temabakau. harga sudah disetujui maka pembeli dapat segera membayar harga yang telah ditentukan dan langsung menenima barang tersebut. Pasar Turi di Surabaya. Jika dalam tawar menawar. pasar dapat dibagi menjadi (1) Pasar nil (nyata). Mata uang yang dipergunakan biasanya dolar. Penjual menawarkan barang dengan contoh (monster). pasar karet. yaitu pasar di mana antara penjual dan pembeli belum tentu bertemu. Contoh jika harga sepotong baju Rp 5000 jumlah baju yang dibeli 100 buah. yaitu pasar tempat menjual dan pembelinya benar-benar bertemu. Jika harga naik menjadi Rp 6. Contoh Pasar Antasari di Banjarmasin. mi semua sangat tergantung pada kegiatan distribusi/ pemasaran. misalnya tahu. yaitu pasar yang ruang lingkupnya meliputi seluruh dunia. Barang yang diperdagangkan juga tersedia di tempat itu.

mi berarti tiugkat elastisitas hesar. makin banyak jumlah permintaan terhadap harang itu dan sebaliknya. 2) Tingkat substitusi. . Makin rendah harga barang.tkJturuIl relatif Iebih besar daripada perubahan turuii/naik) juinlah barang yang dim inta. Apabila harga turun menjadi Rp 4. yang hargariya relatif murah. Jumlah-jumlah baju yang akan dibeli itulah yang disebut permintaan. Apabila perubahan harga Lla. makin tinggi harga barang.esar kecilnya intensitas kebutuhan akan barang. kondisi yang dimaksud adalah: pendapatan tetap sama selera tidak berubah harga barang lain tetap sama tidak ada barang substitusi barang itu dibeli bukan untuk prestise (tahan harga din) orang tidak percaya. diebu t permi nt aan in elastis Dan dalarn keadaan ang eI>a1iknya diebut perinintaan elastis. jurniab bararig yang dirninta turun relatif besar. Hukum permintaan tersebut hanya berlaku dengan asumsi ―ceteris paribus‖. yang berarti ―kalau kondisi tetap sama‖. Jika harga mentega naik maka orang akan berpindah beli margarine. bahwa perubahan harga yang satu itu tidak akan menyebabkan perubahan harga selanjutnya. Hukum disebut : Hukum permintaan. Makin hesar tingkat intensitasnya. Misalnya mentega pengganti margarine. mi berarti tingkat elastisitasnya kecil. yaitu permintaan semua orang yang memerlukan barang yang dapat membayar harganya. inakiii sedikit pengaruh kenaikan hirga barang tersebut. Adam Smith membedakan permintaan menjadi 1) Permintaan mutlak (absolut demand).akan dibeli turun menjadi 80 buah. yaitu permintaan semua orang yang membutuhkan barang yang tidak mengingat keuangannya.000 maka jumlah baju yang akan dibeli naik menjadi 125 buah. makin sedikit jumlah permintaan terhadap barang itu. Elastisilas per!flifltaall akaii barang konsunisi tergantung kepada beberapa hal. Jadi permintaan itu berbanding terbalik dengan harga barang. I)engan adanya kenaikan harga sedikit saja. 2) Permintaan efektif (efetive demand). antara lain 1) Tingkat [.

Huku penawaran hanya berlaku jika keadaankeadaan lain yang dapat Inempengar uhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus). yaitu melakukan penjualan barang-barang dan jasa-jasa pada tingkat harga yang berlaku. makin sedikit jumlah barang yang ditawarkanJdijuai. dan hal mi disebut hukum penawaran.antara lain 1) Penjual tidak pesimis. yaitu melakukan pembelian barang-barang dan jasa-jasa. Penawaran adalah jumlah harang yang akan dijual oleh penjual pada suatu saat dengan harga tertentu. Makin rendah tingkat harga barang. mi berarti tingkat elastisitasnya kecil. Jadi penawaran mi berbanding lurus dengan tingkat harga ha. Tingkat permintaan (konsumsi) seseorang ditentukan oleh tingkat harga dan daya beli (pendapatannya). Pada tingkat harga tersebut penjual bersedia menyerahkan barangnya dengan menerima pembayaran harga barang tersebut. yaitu mengangkut barang-barang dan tempat produsen ke tampat konsumen. permintaan dan kemampuan berproduksi. pembeli menerima barang dengan membayar harganya. Jika penjual pesimis. Demikian juga sebaliknya. menjual. yaitu melakukan penyimpanan barang-barang sampai waktu barang-barang itu diperlukan oleh konsumen atau menunggu tingkat harga yang diinginkan. Tetapi jika penghasilan konsumen sedikit maka tingkat elastisitas permintaannya akan barang adaiah besar. 2) Penjual tidak sangat membutuhkan uang kas. menyimpan. Perijual tidak mengharap atau menganggap bahwa harga barang akari terus turn. sehingga barangbarang dapat disalurkan dan produsen kepada konsumen/pembeli. Pertemuan atau kesesuaian permintaan dan penawaran adalah harga keseimbangan (equilibrium price) disebut juga harga pasar. 4) Fungsi-fungsi Pemasaran Fungsi-fungsi Pemasaran adalah semua hal yang harus dilakukan oleh mata rantai pemasaran. 3) Penjual tidak kekurangan tempat untuk menyimpan barang 4) Tidak diketemukan methode produksi baru.rang.3) Besar kecilnya konsumen. . Fungsi atau tugas yang haru dilakukan antara lain membeli. maka walaupun harga barang turun penawaran tetap banyak. pengangkutan. Makin besar jumlah penghasilan konstimen makin sedikit pengaruh perubahan harga terhadap jumlah perrnintaan. Sedangkan tingkat penawaran (Supply) ditentukan oleh tingkat harga.

membiayai reklame dan sebagainya. yaitu mengusahakan dan mempergunakan modal yang diperlukan terutama untuk melalukan stock barang-barang. ada pula lembagalembaga yang tidak ikut memiliki barang-barang. pencurian. Standardisasi dapat dilakukan berdasarkan kualitas barang. yaitu Pedagang Agen Pedagang ialah lembaga pemasaran yang ikut memiliki harang yang diperjualbelikan. ialah perseorangan atau perusahaan yang bekerja antara produsen dan konsumen akhir (bekerja untuk mendekatkan jarak antara produsen dan konsumen). yaitu menanggung kemungkinan rugi atau rusaknya barang-barang. yaitu membuat ukuran-ukuran dari barang-barang sehingga memudahkan konsumen untuk merientukan pilihannya. pembelanjaan. mengadakan advertensi/ikian. Berdasarkan uraian di atas. sepertikebakaran. kualitas barang dan sebagainya. membayar pegawai. Dalam menjalankan fungsi-fungsi pemasaran. jumlah barang dan sebagainya. 5) Lembaga-lembaga Pemasaran Lembaga-lembaga pemasaran.mengadakan standardisasi. Pedagang kecil ialah pedagang yang menjual barangnya dalam jumlah kecil-kecilan langsung kepada konsumen atau pemakai terakhir untuk keperluan rumah tangga. maka lembagalembaga pemasaran dapat dibedakan menjadi dua golongan. turunnya harga dan sebagainya. . yaitu mengadakan kampanye untuk memperkenalkan barang-barang baik mengenai harga merk. mengambil resiko. ada lembaga-lembaga pemasaran yang ikut memiliki barang-barang yang diperjual belikan. Pedagang mi membeli barang-barang kepada pedagang besar. tetapi hanya membantu mempertemukan penjual dn pembeli saja. Pedagang mi dapat dikelompokkan menjadi Pedagang besar Pedagang lecil/eceran Pedagang besar ialah pedagang yang menjual dan membeli barangnya dalam jumlah besar. Pedagang besar membeli barang langsung ke produsen dan menjualnya kepada pedagang kecil/eceran.

berarti menghabiskan kegunaan teh. Tindakan mengurangi atau menghabiskan kegunaan barang disebut konsumsi.Di bawah mi merupakan bagan proses pemasaran distribusi ProdusenDalam Negeri Importir Distributor Tunggal (Agen) Pedagang Besar Pedagang Kecil Pedagang Pemakai 3. sedangkan pendapatan/penerimaan adalah sangat terbatas. Minum teh. Setiap tindakan konsumsi harus dilakukan atas dasar prinsip ekonomi dan prioritas kebutuhan. Hal mi disebabkan oleh kebutuhan itu tidak terbatas. Setiap kali digunakan berkurang pula kegunaannya. hingga akhirnya habis terpakai. .Agen ialah lembaga pemasaran yang pekerjaannya mengadakan perjanjian mengenai pembelian dan atau penjualan tanpa mengambil/memiliki barang-barang. Konsumsi 1) Pengertian Konsumsi Kemampuan barang untuk memenuhi kebutuhan disebut kegunaan.

pemuasan kebutuhan terhadap beberapa jenis barang konsumen berusaha untuk mengkombinasjn. sebab dengan penerimaan tersebut rumah dapat dibiayai pengeluaran yang harus dilakukan. 1) Pemuasan maksjmum. . Makin besar jumlah pen dapatan secara absolut makin besar jumlah konsumsj. nya. beli barang karena hanya ingin meniru urang lain. pemuasan kebutuhan terhadap suatu jenis barang tertentu secara terus menerus hingga ia mencapat tingkat kepuasan yang tertinggi. agar dana yang dapat dimanfaatkan sebaikbaiknya. yang mempengaruhi besarnya konsumsi adalah cara mengatur pembelanjaan. Sedangkan kepuasan yang berbentuk horizontal. Faktor-faktor lain yang ikut mempengaruhj tingkah laku konsumen 1) Pengetahuan pembeli tentang seluk beluk kualitas barang terbatas. 3) Tingkah Laku Konsumen Prosduksj yang teiah dihasilkan oleh produsen. Setiap rumah tangga. Pemuasan itu berbentuk vertikal. perusahaan maupun negara harus mempunyai ?enerimaan. Setelah kebutuhan konsumsi terpenuhi. Juga demikian halnya dengan tingkat harga. Sebagaimaria telah dikatakan bahwa tingkat konsumsi itu tergantung pada jumlah pendapatan dan juga tingkat harga barang kebutuhan. pedagang mendapat laba.. makin besar bagian dan pendapatan yang dipergunakan untuk konsumsi atau sebaliknya. barulah sisanya diperuntukkan investasi (penanaman modal). baik berupa keluarga. 2) Pembeli. nya seserasi mungkin. Semua unsur yang diterima tadi adalah himpunan penerimaan. makin tinggi tingkat harga makin kecil tingkat konsumsinya demikian juga sebaliknya. Selain jumlah penerimaan. rumah tangga. Dan segi lain juga harus diakui bahwa beberapa jumlah yang harus diproduksi itu dipengaruhi oleh ada atau tidaknya calon pembeli. dapat mempertahankan kelangsungan hidup. bahwa makin kecil pendapatan. dipasarkanJdijual kepada konsumen. Oleh karena itu perlu ditelaah tingkah laku konsumen/pembejj.2) Penerimaan dan Pengeluaran Buruh menerima upah. orang tua menerima kiriman uang dan anaknya. 2) Pendapatan terbatas dan harga barang kebutuhan. Setiap orang yang berusaha memperoleh kepuasan setinggi mungkin dan barang-barang yang dimiliki. Pengeluaran pertama-tama ditujukan untuk memenuhi konsumsi.. Engel (Ekonomi Jerman) mengemukakan hukum hubungan antara pendapatan dan konsumsi. Pernuasan itu herbentuk vertikal dan horizontal.

guru. Bagi mereka pengertian kemakrnuran tidakJ berbe da dan pada pengertian kbahagiaan. ulama. kemewahan dan lain4ain. Makin banyak jumlahnya dan makin tinggi nilainya maka makin tinggi taraf kemakmuran hidupnya. yaitu: kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder. maka diakui pula adanya anggapan umum bahwa ukuran kemakmuan bagi tiap-tiap golongan atau lapisan di dalam masyarakat adaIah berbeda. Karena itu setiap orang mengejar berbagai fasiitas dan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk menunjang kehidupan dan kelangsungan hidup keluarganya. 5) Dan sebagainya.3) Adat kebiasaan yang berlaku di kalangan konsumen. Pandangan yang berbeda dan pandangan di atas adalah yang dianut inasyarakat umum. pegawai. Kebutuhan hidup itu bermacam-macam. sandang dan papan yang pertama-tama dituntut untuk menunjang hidup rnanusia. misalnya persepsi kemakmuran menuut buruh. rnaka seseorang nierasa niakmur apabila ada keserasian antara keinginankeinginannya dan keadaan material atau sosial yang dinuiiki atau dikuasainya. Kebahagiaan ialah suatu keadaan di mana keinginii-keinginan sesemang atau sesuatu rnasyarakat seimbang dengan keadaan material atau sosial yang dimiliki atau dikuasainya. (Drs Muhammad Masduki Ms. kemakmuran seseorang atau masyarakat diukur dengan jumlah serta nilai bahan-bahan dan barang-barang yang dimiiki atau yag dikuasal untuk memelihara dan menikmati hidupnya. KEMAKMURAN DAN KEMISKINAN e. akan tetapi apabila digolongkan hanya ada dua. Apabila keadaan material atan sosial itu melebihi keinginannya maka keadaan itu dapat mengganggu keseimbangan . Bagi mereka yang tidak membedakai antara kernakrnuran dan kebahagiaan. 2. Sebenarnya pandangan yang dianut orang-orang terhadap pengertian kemakmuran tidak selalu sama. pengusaha dan sebagainya. Halaman 169-195). Jadi kedudukan-kedudukan tidak hanya mempunyai perbedaan dalam hak-hak dan kewajiban-kewajiban atau peranan. terutama yang hidup di daerah pedesaan. 4) Pembeli berlaku ceroboh terhadap jenis barang yang dibelinya. Kebutuhan primer berupa barang-barang pangan. Kebutuhankebutuhan yang tak dapat ditangguhkan penggunaannya disebut kebutuhan sekunder. Bagi orang-orang yang biasa berpikir rasional dan eksak. tetapi pula dapat berbeda persepsinya. misalnya berupa barang-barang kenikmatan. Kemakmuran Adanya lapisan4apisan sosial atau kedudukan-kedudukan yang berbeda-beda tingkatannya dalam masyarakat.

saling bersaing. Pandangan kedua pada akhirnya akan berubah pula sebagai akibat perkembangan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahu Pandangan yang berbeda dari pandangan di atas adalari yang dianut masyarakat urnum. bangan antara keinginan dan keadaan mater-i atau sosial. OIeh karena itu setiap orang selalu mencarj keseim. Kalau kita bandingkan kedua pandangan di utas. Apabila keadaan material atau sosial itu melebihi keinginannya maka keadaan itu dapat mengganggu keseimbangan rasa pada orang yang mengaiaminya sanipai pada suatu waktu nasa kerriakmurari orang itu nienmgkat lebih tinggi pula. saling beitengkar. rnakan meinakan antara seorang dengan yang Iainnya di dalam suatu lirigkungan. berbagai cara dapat dilakukannya. yang pertama hersifat eksak. kalau tidak dinamakan absolut. Sebaliknya apabila keadaan material atau sosial Ladi kurang danpada ang diinginkannya maka perasaan orang yang rnengalarnii-jya dapat diiputi oleh frustas1 aLan kakecewaan sampai ia berhasil mencapai keseirn.. Pandangan kedua lebih bersifat relatif sebab adanya taktorfaktor keingirian yang pada pokoknya berdasarkan pada perasaan. berbagai cara dapat dilakukannya.. Oleh karena itu setiap orang selalu mencari keseim. Uniuk rriemulihkan kernbali perasaan maktiiur pada seseorang dapat diatasi melalui dua cara. saling bersaing. bangan lagi antara keinginannya dan keadaan yang nyata di sekitarnya. 13agi rnereka pengertian kerndkfrilran tidaldan berbeda dan pada pengertian kbahagiaan. terutama yang hidup di daerah pedesaan. Sebaliknya apabila keadaan material alan sosial tadi kurang daripada ang diinginkannya rnaka prasaan orang yang mengalaininya dapat diiputi oleh frustasi atau kekecewaan sampai ia berhasil mencapai keseimbangan lagi antara keinginannya dan keadaan yang nyat. Untuk mencapai keseimbangan itu. ada yang menggunakan daya dan tipu daya. yaitu pertania keadaar materi atau sosial ditingkatkan sesuai dengan keinginan. ada yang menggunakan daya dan tipu daya. Bagi mereka yang tidak rnernbedakar1 antara keniakrriuran dan kebahagiaan. Kebahagiaan ialah suatu keadaan di inana keinginmkeinginan sesecang atau sesuatu masarakat sdmbang dengan keadaan material atau sosial yang dimiliki atau dikuasainya.keinginan.a di sekitarnya. Kedua keinginan-keingjiian diturunkan sesuai dengan keadaan rnateri atau sosial yang dimiliki. saling bertengkar. Untuk men capai keseimbangan itu.. maka sese%rang merasa makunir apabila .rasa pada orang yang me ngalammva sanipai pada suatu waktu rasa keniakmuran orang itu nanungkat lebth tinggi pula. bangan antara keinginan dan keadaan materi atau sosial. makan memakan antara seorang dengan yang lainnya di dalam suatu lirigkungan.ida keserasian antara keinginan-keinginannya dan keadaar material alan sosial yang dimiiki atau dikuasainya. .

justru tanpa persaingan. Seseorang untuk memperoleh kemakmuran hidupnya di dalam keluarga. persaingan suatu saat bisa berubah ménjadi konflik. yang pertama hersifat eksak. bahwa tingkat kemakmuran banyak dipengaruhi oleh keadaan faktor-faktor demografis. sebab kepentingan mereka bertabrakan. tetapi masalahnya sangat komplek. tingkat kemakmuran suatu keluarga atau masyarakat ditentukan oleh standar nilai dan norma-norma yangberlaku pada suatu masyarakat tertentu. Padahal setiap orang di manapun mengharapkan din dan keluarganya memperoleh kemakmuran. Demikian pula. Di samping itu. sandang dan papannya yang layak buat dia sendiri dan keluarganya. bahwa kemakmuran ialah suatu suasana umum di mana setiap orang yang bekerja sungguh-sungguh dengan menggunakan kemampuan yang ada padanya terjamin akan rumah.sungguh dengan menggunakan kemampuan yang ada padanya. dapat mencapai jumlah dan nilai barang yang berlebihan untuk dimiiki dan dinikmati. yaitu pertama keadaan materi atau sosial ditingkatkan sesuai dengari keinginan. Namun demikian. Persaingan-persaingan akan selalu terjadi. Sebaliknya. Individu sendiri telah ditakdirkan mempunyai watak bersaing antara sesama manusia untuk menguasai sumbersumber daya alam dan kekuasaan yang pada gilirannya untuk memperoleh kemakmuran buat dia sendiri dan keluarganya. Minimal adanya keseimbangan antara kebutuhan hidup dengan materi atau sosial yang ia miliki. Persaingan pada galibnya justru berfungsi sebagai alat penggerak manusia dan keadaan yang apatis dan tanpa gairah. mortalitas. perkawin .Untuk rnemulihkan kernbali perasaan makinur pada sese orang dapat diatasi rnelalui dua cara. Ka]au kita band ingkan kedua pandangan di atas. umumnya setiap orang akan bekerja dengan sungguh-. Pandangan kedua lebih bersifat relatif sebab adanya faktor-faktor keinginan yang pada pokoknya berdasarkan pada perasaan. bekerja dengan sungguh-sungguh maka kemakmuran tidak akan bisa dicapai. Istilah layak di sini menunjukkan pada perbedaan-perbedaan taraf yang dinilai pantas buat orang-orang dan berbagai golongan atau lapisan-lapisan sosial yang berbeda satu sama lain. Kedua keinginan-keingjnan dituruukan sesuai dengan keadaan rnateri atau sosial yang dimiliki.keinginan. Persaingan antara sesama manusia dalam usaha memperoleh sumber-sumber alam dan dana adalah suatu yang wajar terjadi di dalam kehidupan masyarakat. Pandangan kedua padd dkhirnya akan berubah pula se bagai akibat perkembangan masyarakat dan perkembangan i]mu pengetahuan dan teknologi dalam proses modernisasi yang menuntut berpikir secara eksak dan rasional. Faktor penyebabnya bukanlah karena persoalan keterbatasan lapangan kerja saja. Berdasarkan uraian di atas dapatlah ditarik suatu kesimpulan. seperti fertiitas. kalau tidak dinamakan absolut.

ialah kemiskinan. pakaian. pakaian. Suparlan (1981) menyatakan kemiskiwtn adalah sebagai suatu standar tingkat hidup yang rendah. bagi mereka yang tergolong miskin. Kemiskinan bukanlah sesuatu yang terwujud sendiri terlepas dan aspek-aspek lainnya. yang bersumber dan corak sistem pelapisan sosial yang ada dalam masyarakat. Kiasifikasi atau penggolongan seseorang atau masyarakat itu dikatakan miskin. seperti pangan. Aspek-aspek tersebut. kemiskinan hzimnya dil ukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. ras. tetapi kemiskinan itu terwujud sebagai basil interaksi antara berbagai aspek yang ada dalam kehidupan manusia. Kemiskinan itu akan lebih terasa lagi apabila mereka telah membandingkannya dengan kehidupan orang lain yang lebih tinggi tingkat kehidupannya. Aspek sosial ialah adanya ketidak Samaansosial cli antara sesama warga masyarakat yang bersangkutan. papan sebagai tempat berteduh. yaitu adanya suatu tingkat kekurangan materi pada sejumlah atau segolongan orang dibandingkan dengan standar kehidupan yang umum berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan. tetapi sering tidak disadari kehadirannya sebagai masalah.an. terutama adalah aspek sosial dan ekonomi. b. Emil Salim (1982) menyatakan bahwa mereka dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hitlup yang paling pokok. migrasi dan mobiitas sosial. mereka sendiri merasakan dan menjalani kehidupan dalam kemiskinan tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. usia. Standar kehidupan yang rendah mi secara langsung nampak pengaruhya terhadap tingkat keadaan kesehatan. Selanjutnya. ditetapkan dengan menggunakan tolok ukur. Tolok ukur yang urnumnya dipakai adalah sebagai benkut: 1) tingkat pendapatan 2) kebutuhan relatif. Kemiskinan Salah satu masalah yang dipunyai oleh manusia. seperti perbedaan suku bangsa. yang sama tuanya dengan usia kemanusiaan itu sendiri dan implikasi permasalahannya dapat melibatkan ke seluruh aspek kehidupan manusia. adanya ketidaksamaan di antara sesama warga masyarakat dalam hak dan kewajiban yang berkenaan dengan pengalokasian sumber-sumber daya ekonomi. .gan aspek ekonomi ialah. kelamin. seperti pangan. kemiskinan adalah sesuatu yang nyata adanya. Sedangkan yang dimaksud dei. tempat berteduh dan lain-lain. kehidupan moral dan rasa harga din dan mereka yang tergolong sebagai orang miskin.

di mana dinyatakan batas minimal kemiskinan adalah mereka yang makan kurang dan 320 kg.000. Sistem ekonomi yang trjaIin dalam berbagai pranata tersebut memberikan corak pada pola kehidupan ekonomi. 2) Kemiskinan yang disebabkan oleh bencana alam. Tercakupnya tolok ukur mi adalah kebutuhan-kebutuhan yangberkenaan dengan biaya sewa rumah dan mengisi rumah dengan peralatan rumah tangga yang sederhana tapi memadai.Di Indonesia. Sayogyo (1978) menyatakan bahwa pada tahun 1976 di Indonesia terdapat 45 juta orang yang tergolong miskin. 30. tingkat pendapatan digunakan ukuran waktu kerja sebulan. Kemiskinan menurut pendapat umum dapat dikategorikan dalam tiga unsur. Tolok ukur yang telah dibuat dan digunakan di Indonesia untuk menentukan besarnya jumlah orang miskin adalah hatasan tingkat pendapatan per waktu kerja (Rp. biaya untuk memelihara kesehatan dan untuk pengobatan. yang menghasilkan adanya ketidakmerataan ekonomi yang dirasakan oleh warga masyarakat sebab tidak semua warga masyarakat tersebut dapat mencapai pola ideal yang ada dalam pola kehidupan ekonomi. 1981). 3) Kemiskinan buatan. yang bersumber pada sistem ekonominya. Dengan adanya tolok ukur in maka jumlah dan siapa yang tergolong sehagai orang miskin dapat diketahuinya. Dengan menggunakan ukuran-ukuran di atas. Sistem ekonomi mi tercermin dalam berbagai pranata yang ada dalam masyarakat tersebut. dan di samping itu juga tolok ukur yang dibuat berdasarkan atas batas minimal jumlah kalori yang dikonsumsi yang diambil persamaannya dalam betas. yaitu: 1) Kemiskinan yang disebabkan aspek badaniah atau mental seseorang. di kota pertahunnya (Suparlan. biaya untuk menyekolahkan anak-anak.but 38 juta atau 84% berada di pedesaan.— per bulan atau lebih rendah) yang dibuat pada tahun 1976/1977. yaitu suatu sistem antar hubungan peranan-peranan dan norma-norma yang terorganisasi untuk usahausaha penentuan kebutuhan-kebutuhan sosial utama yang dirasakan perlunya dalam masyarakat. Tolok ukur yang lain ialah yang dinamakan tolok ukur kebutuhan relatif per keluarga. Para ahli ilmu-ilmu sosial umumnya berpendapat baliwa Sebab utama yang melahirkan kemiskinan ialah sistem ekonomi yang berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan. T)iperkrakan sekarang jumlahnya 60 juta. . beras di desa dan 420 kg. biaya untuk sandang dan pangan sederhana tetapi mencukupi dan mernadai. yang batasan-batasannya dibuat berdasarkan atas kebutuhan minimal yang harus dipenuhi guna sebuah keluarga dapat melangsungkan kehidupannya secara se derhana tapi memadai sebagai warga masyarakat yang layak. Dan jumlah terse.

Kerniskinan yang disebabkan oleh bencana. Sedangkan yang menyangkut aspek mental. pertama sebagai pertolongan sementara diberikan bantuan secukupnya dan tindakan berikutnya mentransmigrasikan mereka ke tempat-tempat lain yang lebih aman dan memungkinkan mereka bisa hidup layak. Kerniskinan yang disebabkan bencana alam. ialah kemiskinan yang ditimbulkan oleh dan dan strukturstruktur ekonomi. Bisa dimulai dengan resep ekonorni. biasanya mereka disifati oleh sifat malas bekerja secara wajar. Adanya yang berpendapat bahwa memberikan bantuan sosial kepada orangorang yang tergolong miskin. Karena cacat badaniah misalnya. dia lantas berbuat atau bekerja secara tidak wajar. atau sebagai pekerja sambilan bila ada yang memerlukannya. Kemiskinan buatan disebut juga kemiskinan strukturaI. tetapi harga din sebagai manusia dan sebagai warga . mereka tidak bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal malah Iebih bersifat konsumtif. dalam kenyataannya bahwa masalah memerangi kemiskinan sering kali menjadi suatu masalah perdebatan di antara mereka yang merasa ada kaitannya dengan masalah term sebut. sebagaimana halnya manusia lainnya. Mereka ada yang bekerja sebagai peminta-minta. anak-anak yang orang tuanya miskin. malahan sebagai takdir Tuhan. cacat. orang yang pendapatannya di bawah garis kemiskinan. umumnya tidak memiiki tempat tinggal bahkan sumber-sumber daya alarn yang mereka miiki sebelumnya habis oleh pengikisan bencana alam. sosial dan kultur serta politik. sosial dan hudaya. Menurut ukuran produktivitas kerja. kernudian ditunjang oieh tindakari sosial dan politik yang nyata. bahwa. seperti: menjadi pengemis atau peminta-minta. Mereka yang kena bencana alarn. Berdasarkan uraian di atas dapatlah disimpulkan. bahwa usaha memerangi kemiskinan hanya dapat berhasil kalau dilakukan dengancara memberikan pekerjaan yang memberikan pendapatan yang layak kepada orang-orang miskin. apabila tidak dengan segera diatasi sama saja halnya akan menimbulkan beban bagi masyarakat umum lainnya. Namun demikian. Kemiskinan struktur mi selain ditimbulkan oleh struktur penenangan atau nrimo memandang kemiskinan sebagai nasib.Kemiskinan disebabkan aspek badaniah biasanya orangorang tersebut tidak bisa berbuat maksimal sebagaimana manusia lainnya yang sehat jasmaniah. Pendapat lain ada yang mengatakan. Karena dengan cara mi bukan hanya tingkat pendapatan yang dinaikkan. mi atau politik. kemiskinan itu pada hakikatnya langsung berkait dengan sistern masyarakat secara rnenycluruh dan bukan hanya ekono. biasanya pihak pernerintah mengambil. seperti orang tua. Sehingga penanganannya harus berlangsung secara menyeluruh dengan suatu strategi yang mengandung kaitan-kaitan semua aspek dan perikehidupan manusia. yaitu berkenaan degan cara dan sasarannya. atau menempuh dua cara. Tindakan-tindakan seperti itu jelas bisa menyebabkan kemiskinan bagi dirinya dan menimbulkan beban bagi masyarakat lainnya.

yang urgen adalah struktur dalam soal sosial-ekonomi meskipun struktur lainnya menentukan. c) Pola relasi antara subyek atau komponen-komponen sosialekonomi dalam keseluruhan mata rantai kegiatan dengan bangunan sistem produksi. apakah mernperoleh apa yang diperlukan sesuai dengan kelayakan derajat hidup manusiawi. Dengan demikian kemiskinan berkaitan langsung dengan sistem kemasyarakatan secara menyeluruh. bagi-hasil. fasiitasfasilitas negara. b) Pola relasi antara subyek dengan hasil produksi. kemudian ditunjang oleh tindakan sosial dan politis yang nyata. Apakah mi dimiliki. disewa. bagaimana posisi dan peranan manusia sebagal subyek dalam berfungsinya mekanisme tersebut.masyarakat dinaikkan. dengan suatu strategi yang mengandung kaitan-kaitan dan semua aspek dan penkehidupan manusiawi. mi mencakup masalah kondisi dan posisi komponen (subyeksubyek) dan struktur yang bersangkutan dalam keseluruhan tata susunan atau sistem dan fungsi dan subyek atau komponen tersebit dalam keseluruhan fungsi dan sistem. dengan intervensi pemerintah dan kesadaran manusia miskin itu sendiri. mi menyangkut masalah distribusi hasil. ponen yang merupakan bagian dan suatu sistem. Dalam hal mi adalah mekanisme pasar. Karena keniiskinan di antaranya disebabkan oieh struktur ekonomi. maka terlebih dahulu perlu memahami inti pokok dan suatu ―struktur‖. Maka permasalahan struktur yang penting dalam hal mi adalah pola relasi. perbankan. dan kekayaan sosial. Pola relasi dalam struktur sosial ekonomi mi dapat diuraikan sebagai berikut: a) Pola relasi antara manusia (subyek) dengan sumber-sumber kemakmuran ekonomi seperti alat-alat produksi. Kesemuanya merupakan substruktur atau subsistem dan struktur dan sistem kemasyarakatan yang berlaku yang mendasani masalah-masalah kemiskinan. Dengan lapangan kerja dapat memberikan kesempatan kepada mereka untuk bekerja dan merangsang berbagai kegiatan di sektor-sektor ekonomi lainnya. dan bukan hanya masalah ekonomi atau politik atau sosial-budaya. Maka penanganannya harus berlangsung secara komprehensif. . Pola relasi dan struktur mi. Inti pokok dan struktur adalah realisasi hubungan antara suatu subyek dan obyek. gampang atau sulit bagi atau oleh subyek tersebut. dan antara subyek-6ubyek komponen-kom. tidak bersikap nrimo dan tidak bersikap neglect atau tidak mau tahu tentang kemiskinan. Secara analog dapat ditentukan pola-pola relasi dalam bidang ekonomi. seperti warga masyarakat lainnya. Bisa dimulai dengan resep ekonomi.

adalah: a) pengetahuan (knowledge) b) tersusun secara sistematis c) menggunakan pernikiran d) dapat dikontrol secara kritis oleh orang lain atau umum. ILMU PENGETAHUAN DAN DAYA KEMAMPUAN MASYARAKAT a. Sistem di dalam ilmu pengetahuan hams bersifat terbuka. yang mungkin berbeda fahamnya. harus pula dinamis.rangan-penerangan yang kelim. artinya dapat ditelaah kebenarannya oleh orang lain. sehingga dengan sistematilca tersebut akan jelas tergambar apa yang merupakan garis besar dan ilmu pengetahuan yang bersangkutan. Yang dimaksud dengan pengetahuan adalah kesan dalam pemikiran manusia sebagai hasil penggunaan panca inderanya yang berbeda sekali dengan kepercayaan. takhayul. serta melalui alat-alat komunikasi. setiap bagian dan suatu keselurulian dapat dihubungkan satu dengan lainnya. Perumusan tersebut sebetulnya belum sempurna. temyata pengetahuan tersebut didapatkan melalui kenyataan (fakta) dengan melihat dan mendengar sendiri.3. ilmuPengetahuan Ilmu pengetahuan (science) adalah pengetahuan (knowledge) yang tersusun dengan sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran. ilmu pengetahuan tersebut harus dapat dikemukakan. misalnya membaca surat kabar. (Obyektif). Unsur-unsur yang merupakan bagian yang tergabung dalam suatu kebulatan. dan peneIr. harus diketahui umum sehingga dapat diperiksa dan dikontrol oleh umum. dengan ilmu pengetahuan orang tidak boleh merahasiakan seg ala sesuatunya. tetapi yang terpenting adalah perumusan tersebut mencakup beberapa unsur pokok. Dalam hal mi yang dimaksud adalah : Apabila kembali pada pengetahuan. Sistematika berarti urut-urutan yang tertentu daripada unsur yang merupakan suatu kebulatan. Tidak semua pengetahuan merupakan suatu ilmu hanyalah pengetahuan yang tersusun secara sistematis saja yang merupakan ilmu pengetahuan. melihat televisi dan sebagainya Selanj utnya. Oleh kanena itu pada umumnya ilmu pengetahuan dapat . pengetahaan mana selalu dapat dipeniksa dan ditelaah (dikontrol) dengan kritis oleh setiap orang lain yang ingin mengetahuinya. artinya sistem tersebut harus menggunakan cara-cara yang selalu disesuaikan dengan tarafperkembangan ilmu pengetaliuan pada suatu saat. Sistem tadi adalah suatu konstruksi yang abstrak dan teratut Artinya. Yang dimaksud dengan pemikiran adalah pernikiran dengan menggunakan otak. Abstrak berarti bahwa konstruksi tersebut hanya ada dalam pikiran dan tidak dapat dir‖ba ataupun dipegang.

Demikian pulamanusia harus mampu mengintegrasikan antara ilmu pengetahuan dan etika dalam suatu sikap yang dapat dipertanggung jawabkan. bahwa ilmu pengetahuan selain tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran juga harus mengandung nilai etis atau moral. Ilmu pengetahuan yang diterapkan bertujuan untuk mempergunakan dan menerapkan ilmu pengetahuan tersebut di dalarn masyarakat di dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapinya. maka ilmu pengetahuan tersebut liarus ditujukan pada suatu sasaran tertentu. menurut Immanuel Kant ilmu pengetahuan merupakan persatuan antara budi dan pengalaman. ilmu pengetahuan selalu berkembang. Dalam perkembangan sekarang mi manusia harus sudah mampu membedakan ilmu pengetahuan (kebenaran) dan etika (kebaikan). sehingga manusia hanya menerima informasi mengenai kemungkinan yang dihasilkan oleh para peneliti sebelumnya. Dan pandangan di atas dapatlah dikemukakan. berguna bagi kehidupan manusia. Jadi dalam menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan. sehingga manusia di dunia mi tetap mendambakan perdamaian abadi dengan penemuan-penemuan ilmu yang modern dan canggih mi. Kalau ilmu pengetahuan sudah diterima oleh umum. gejalagejala alam dan sebagainya. dan mengembaiigkan ilmu pengetahuan secara abstrak.dikontrol oleh umum. ilmu pengetahuan dibedakan antara ilmu pengetahuan murni (pure science) dan ilmu pengetahuan yang diterapkan (applied science) Ilmu pengetahuan murni terutama bertuj uan membentuk. Ilmu pengetahuan hendaknya dikembangkan manusia untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. masyarakat manusia. dan semua orang akan menyambut gem bira bila ilmu pengetahuan dewasa mi benar-benar dapat dimanfaatkan bagi kemaslahatan manusia. Karena perkembangan ilmu-ilmu . Pada umumnya manusia tidak sadar akan perpaduan di atas (aspek ilmiah dan moral). misalnya. Ilmu pengetahuan bukan saja mengandung kebenaran-kebenaran tapi juga kebaikan-kebaikan. Adalah sangat bijaksana apabila manusia-manusia di muka bumi mi dapat memanfaatkan ilmunya untuk mempelajari berbagai gejala atau peristiwa yang menurut anggapannya mempunyai manfaat bagi kehidupan manusia. Ilmu pengetahuan yang dikendalikan oleh manusia-manusia yang tak bermoral telah membawamaut dan penderitaan yang begitu dahsyat kepada umat manusia. Ilmu pengetahuan dikatakan etis atau bermoral adalah harus mengandung nilai yang bermakna atau berarti. perlu diperhatikan suatu perpaduan dan pertimbangan antara aspek ilmiah dan moral. Karena itu para ahli filsafat seperti Descartes menyatakan bahwa ilmu pengetahuan merupakan serba hudi. Dan sudut penerapannya. Pemanfaatan ilmu pengetahuan hendaknya membatasi din pada hal-hal yang asasi. yaitu untukmempertinggi mutunya.

benda material yang dipergunakan dalam suatu jangka waktu tertentu. dalam suatu tempat tertentu maupun kegiatan untuk merombak perangkat tersebut demi memenuhj kebutuhan manusia. Di mana manusia pindah dan teknologi pengumpulan hasil hutan yang mengakibatkan mereka sering berpindahpindah. Sehingga manusia dalam mengambil keputusannya. Sejarah perkembangan teknologi dibagi dalam tiga gelombang. Setiap kali terasa ada kebutuhan sesuatu manusia berusaha menemukan jalan untuk rnemperolehnya. Semua ilmu pengetahuan tidak bisa lepas dan lingkup kehidupan manusia sehari-hari. disebut teknologi. nilai etika atau norma kesusilaan. metode.700 — 1.970). Alvin Toffler menganalisis gejala-gejaia perubahan dan pembaruan di dunia mi akibat majunya ilmu pengetahuan dan teknologi. tidak ada alasan bahwa ilmu pengetahuan mempunyai tujuan sendiri. yaitu manusia menemukan dan menerapkan teknologi pertanian. membuat piihannya terlebih dahulu mendapatkan pertimbangan dengan ajaran agama. yaitu ilmu demi ilmu. Lebih lanjut diakui oleh filsafat modem bahwa manusia dalam pekerjaan ilmiahnya tidak hanya bekerja dengan akal budi saja. dengan hatinya dan dengan pancainderanya. b. dalam rangka meningkatkan ilmuwan itu sendiri sejajar dengan orang-orang yang beriman pada derajat yang tinggi. bukan untuk membawa maut dan penderitaan kepada umat manusia di dunia mi. tetapi juga metode untuk mencari makan. di mana manusia lebih cenderung tetap tinggal di suatu tempat yang disebut desa. yaitu ―Gelombang Pertama‖ (8. Penerapan teknologi itu bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.modern. Teknologi dun Sejarah Perkembangannya Timbulnya rasa lapar mendesak manusia bukan saja untuk mencarj makan.970 — 2000). Jadi teknologi lahir dan akal manusia untuk menguasai dan memanfaatkan lingkungan sehingga kebutuhannya dapatterpenuhi. Dunia modern saat mi tidak bérsikap netral terhadap penyelidikan ilmiah. sebagai pemegang amanat dan akan memperoleh pahala. Gelombang pertama adalah gelombang pembaruan. .000 SM — 1. melainkan dengan seluruh eksistensinya dengan seluruh keadaannya. Seluruh perangkat ide. dan ―Gelombang Ketiga‖ (1. Gelombang Kedua‖ (1. Kontak ilmu dengan ajaran agama. teknik. sebab manusia hidup dalam satu dunia. Karena itu etika ilmu pengetahuan tetap merupakan satusatunya senjata yang paling ampuh yang dapat memberikan jaIan keluar bagi ilmu pengetahuan. ke penerapan teknologi pertanian.700). hasil ilmu pengetahuan harus membawa manfaat bagi kehidupan manusja.

Ia menghasilkan mesin elektro mekanis raksasa ban jalan. dikonsumsi sendiri. singkatan dan produsen dan konsumen. mesin-mesin bergerak cepat. Peradaban Gelombang Kedua dapat berkembang cepat atas tiga dasan keyakinan. Masa ―Gelornbang Kedua‖ mi dimulai dengan penemuan mesin uap pada tahun 1712 oleh New Conien. yang selanjutnya lebih mempertajam pembagian pekerjaan. Menurut Toffer ciri khas yang sangat menonjol dan peradaban Gelombang Kedua adalah adanya garis pemisah yang jelas antara produsen dan konsumen. sehingga mesin-mesin dapat mendngar dan melihat lebih tajam. aluminium. barang dan pelayanan yang dihasilkan oleh produsen. Gelombang Kedua tersebut mengembangkan teknologi pada tingkat yang baru sekaIi. yaitu: Kepercayaan bahwa manusia harus menaklukkan alam. yang akhirnya dikoordinir dengan iapih menjadi suatu pabrik. berupa energienergi yang tersimpan dalam otot-otot binatang. angin. kimia. Cara produksi massa yang menghasilkan jutaan barang-barang identil menjadi ciri khas peradaban Gelombang Kedua. Dapat dikatakan masyarakat ―Gelombang Pertama‖ memasuki energi yang dapat diperbarui. . dan dapat mengh asil kan/melah irkan bermacam-macam mesin baru. Garis pemisah tersebut tidak ada pada peradaban Gelombang Pertama. Oleh produsen beserta keluarga. Tetapi mereka belum sependapat bagaimana membagi kekayaan alam antara mereka berdua. tetapi peradaban industri juga memberi mesin -mesin terse but alat-alat pancaindera. tekstil. besi baja. mobil. Kelompok sosialis dan kapitalis di dunia mi percaya dan Sependapat sepenuhnya bahwa alam adalah hanya suatu obyek untuk digunakan oleh manusia.Salah satu ciri masa Gelombang pertama adalah penggunaan ―bateri hidup‖ atau bateri alamiah. Masa ―Gelombang Kedua‖ adalah masa revolusi industri. karena di masyarakat pertanian praktis semua makanan. yang Toffer namakan Prosumen. kereta api. Mesin-mesin tersebut tidak hanya mengganti otot-otot manusia. seperti industri batubara. tumbuhan atau langsung dan matahari. dan macam-macam alat rumah tangga. yaitu manusia memakai energi yang telah disimpan oleh alam untuknya. yang membawa masyarakat ke arah sesia1isasi. macam-macam industri berkembang dengan pesat dalam masa atau peradaban ―Gelombang Kedua‖. Benda nyata dengan masa ―GelombangPertama‖ adalah bahwa manusia menggunakan energi yang didapatnya dan batubara. Secara kasar dapat dikatakan bahwa peradaban industri memisah peranan produsen dan peranan konsumen. gas dan minyak atau pada umumnya dan energi yang tidak dapat diperbarui.Atas dasar teknologi tersebut. dan air. yaitu kira-kira antara tahun 1700 — 1970 .

Peradaban Gelombang Ketiga bukan suatu pengulangan ke peradaban Gelombang Pertama. Dapat dikatakan bahwa peradaban .Kepercayaan bahwa manusia tidak hanya menguasai alam. Gelombang Ketiga terjadi dengan kemajuan teknologi dalam bidang: Komunikasi dan data prosesing Penerbangan dan angkasa luar Energi alternatif dan energi yang dapat diperbarui Terjadinya de-Urbanisasi. tetapi manusia adalah hasil dan suatu proses evolusi yang lama sesuai teori Darwin yaitu bahwa selalu akan terjadi suatu ―Piihan alamiah‖. Peradaban Gelombang Kedua menurut Toffler akan menciut dan akan digantikan oleh peradaban ―Gelombang Ketiga‖. teknologi madya. yang memungkinkan manusia melihat semua faktor yang lebih luas. Kepercayaan bahwa sejarah perkembangan manusia selalu akan ke arah kemajuan. sesuai‖ teori Darwin. suasana pada waktu itu mudah sekali menerima bahwa teori tersebut juga benlaku untuk bidang sosial dan politik. ataupun dengan pergerakanpergerakan yang diidentifisir dengan pepatah ―Small is Beautiful‖. lebih kuat.Meskipun Darwin menyusun teori untuk Ilmu Biologi. Kemajuan yang dicapal (tidak hanya membenarkan perusahaan alam tetapi juga) membenarkan kemusnahan peradaban-peradaban dan bangsa yang kurang maju. karena kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi. Sedangkan makhluk hidup yang tertinggal adalah yang terkuat. seperti yang sering disamakan dengan pergerakan-pergerakan teknologi tepat guna. Dengan berakhirnya zaman kolonialisme. terutama disebabkan oleh hal-hal sebagai beiikut: Perusahaan alam tidak dapat lebih parah lagi daripada apa yang telah terjadi. di mana makhluk hidup yang lemah dan tidak efisien akan punah. sebagai suatu kesatuan dalam alam keseluruhan. jadi luas dan menyeluruh dan kedua peradaban Sebelumnya. Cadangan energi yang tidak dapat diperbarui sudah terlihat batas-batasnya beserta harga energi yang tidak dapat secara semena-mena ditetapkan hanya oleh negara industri. Negara-negara industri yang dihasilkan oleh GelombangKedua merupakan bangsa-bangsa yang berkebudayaan lebih besar. dan memang adalah bangsa ―piihan.Menurut Toffler peradaban Gelombang Ketiga adalah suatu sintesa. Hal tersebut terutama disebabkan karena unsurunsur kemajuan dalam bidang komunikasi dan proses data. subsidi tersembunyi dalam harga bahan-bahan baku industrijuga ikut berakhir. dan lebih kaya.

karena tidak tersedia atau belum dapat dihasilkan oleh negara berkembang. unit produksi yang besar itu mernerlukan teknik pengelolaan yang maju pada umumnya langka sekali di negara berkembang. yang dalam hal tersebut amat berbeda dengan keadaan dan lingkungan negara berkembang. seperti Indonesia kadang-kadang tidak dapat dihindarkan jika memang Iebih efisien dan pada teknologi lain. hidup mewah di kalangan masyarkat berada. Tetapi di lain pihak membawa juga problema sosial yang gawat yaitu mempertajam jurang antara lapisan kaya dan lapisan miskin di kalangan masyarakat. Perlu diketahui bahwa teknologi maju dikembangkan Sesuai dengan keadaan dan lingkungan khas di negara-negara maju. Teknologi maju membawa juga sema. c. yaitu penurunan dalam biaya satuan (per unit cost) makin besar skala produksi. dan bahkan telah sampai ke desa-desa. Lagi pula. Makin maju teknologi tersebut makin melahirkan sifat yang menyenangkan dan rnewah. Persentuhan masyarakat Indonesia dengan kemajuan teknologi nampaknya menciptakan hasil yang bersegi dua. masyarakat Indonesia sudah terlibat dalam sentuhan teknologi maju. terutama di kota-kota besar. Penggunaan teknologi maju di sektor modern di negara berkembang. Namun dalam menentukan teknologi yang akan digunakan sangat diperlukan pendekatan selektif yang menghindarkan penggunaan teknologi maju secara luas tanpa pertimbangan mengenai keuntungan atau manfaat bagi masyarakat. Masalah Teknologi maju di negara berkern bang Pada era pembangunan sekarang mi. perbedaan utania antara negaranegara maju dan negara berkernbang adalah skala produksi dan unit produksi di negara berkembang. Di satu pihak membawa gaya hidup yang serba menyenangkan. Karena memang sudah mendorong lahirnya pola. cam gaya hidup yang senang dan mewah. Skala produksi yang besar sering diperlukan dalam penggunaan teknologi maju dan menghasilkan ―Economic of Scal‖. Dalarn bidang organisasi. dan juga seringkali makin mahal. namun kurang diketahuiperbedaan apa menyebabkan kesulitan dalam pengalihan teknologi maju di negara-negara berkembang. serta seringkali juga mempermudah terjadinya bencana-bencana bagi kehidupan manusia itu sendiri.Gelombang Kedua lebih mengutamakan pelipatgandaan kekuatan fisik manusia sedangkan Gelombang Ketiga lebih mengutamakan pelipatgandaan kekuatan pikir manusia. . Dalam bidang teknik penggunaan teknologi maju oleh ne• gara berkembang mernerlukan masukan (input) barangbarang dan jasa-jasa yang perlu diimport dan negara maju.

maka hal tersebut akan berarti persediaan tabungan yang relatif terbatas jumlahnya akan terpaksa dipusatkan pada kelompok tenaga kerja yang menggunakan teknologi maju. oleh karena negara berkembang memang dapat membeli teknologi maju dan negara maju. tetapi tidak dapat membeli pengetahuan yang diperlukan untuk menghasilkan teknologi maju tersebut. Dengan demikian maka penggunaan teknologi maju yang kurang selektif dapat mempersulit penanggulangan masalah pengãngguran dan setengah pengangguran yang umum terdapat di negara berkembang. maka ketergantungan teknologi negara berkembang menjadi makin besar. d. Hal tersebut disebabkan oleh karena negara maju memang dapat menjual teknologi ma-. Tetapi dengan demikian tidak akan tersedia cukup dana tabungan lagi untuk mempekerjakan seluruh tenaga kerja di sektor-sektor lain yang tidak memerlukan teknologi maju. Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan pokok antara negara maju dan negara berkembang. Dan ketiga hal. namun bukan pengetahuannya atau kemampuan untuk mengembangkan teknologi tersebut. teknologi. Karena sumber pembiayaan investasi adalah tabungan. Kesulitan yang timbul dalam pengalihan teknologi maju ke negara berkembang disebabkan oleh karena teknologi maju tersebut dikembangkan di negara maju yang mampu untuk menunjang investasi perkapita yang tinggi. ketiga hal (ilmu pengetahuan.Dalam bidang ekonomi penggunaan teknologi maju di negara berkembang terutama mempengaruhi kesempatan kerja yang tersedia. ternyata ilmu pengetaliuan dan teknologi rnerupakan saudara kembar yang sulit dipisahkan dalam peranannya untuk memenuhi kehidupan insani. dan kemiskinan) itu kaitan strukturnya lehih jelas. dan kebutuhan negara tersebut adalah ketergantungan teknologi pada negara maju. Oleh karena itu jika teknologi maju digunakan juga di negara berkembang. ju kepada negara berkembang. Perkernbangn lirnu Pengetahuan dan Teknologi dalarn Kaitannya dengan Kern iskinan Dan hasil perencanaan satu demi satu. Ilmu pengetahuan digunakan untuk . termasuk Indonesia. Suatu konsekuensi lain dan pengalihan teknologi maju ke negara berkembang yang belum mempunyai kemampuan sendin untuk mengembangkan teknologi yang tepat guna dengan lingkungan. yaitu tingkat pendapatan perkapita yang rendah di negara berkembang yang menyebabkan pula tingkat tabungan perkapita yang rendah di negara berkembang. Tetapi karena teknologi maju di negara berkembang terus. maka dengan sendirinya tabungan perkapita yang rendah akan berarti tingkat biaya perkapita yang rendah yang tersedia bagi investasi. Teknologi mi pada umurnnya dicirikan oleh perbandingan modal tenaga kerja yang tinggi.

sementara teknologi sendiri mengandung ilm. Oleh karena itu tidak dapat netral lagi dan bersikap netral tenhadap penyelidikan ilmiah.u pengetahuan di dalamnya. interaksi antara ilmu dan teknologi dengan masyarakat — rnisalnya pengalaman dua kali Perang Dunia — ternyata bahwa ilmu tujuannya destruktif. atau sosialisme. akal budinya dan pancainderanya. terlebih dahulu mendapat pertimbangan moral atau ajaran agama. ternyata adalah buatan manusia tenhadap manusia Iainnya yang timbul akibat dan dan struktun politik. keduanya menghasilkan suatu kehidupan di duniâ (satu dunia). dalam hal mi pola relasi antara manusia dengan sumber kemakmuran. ekonomi. Ilmuwan atau seorang ahli teknologi hartis bersikap mempunyai tanggung jawab sosial. sehingga dalam penerapan atau mengambil keputusan terhadap sikap ilmiah dan teknolo— gi.mengetahui ―apa‖. keadaannya. teknologi. ketika manusia sudah mampu membedakan ilmu pengetahuan (kebenaran) dengan etika (kebaikan). berkaitan dalarn suatu sistem saling berinteraksi. yang di Indonesia sekarang masih dicani-cari bentuk sistem ekonomi mana yang tidak mengubah kodrat manusia. Dalarn hal kemiskinan mungkin akan berhadapan dengan sistem ekonomi kapitalisme. . Untuk mengatasi hal mi perlu dihargai dan diterima adanya gagasan ekonomika etik atau ekonomi Pancasila. dan penetahuan (body knowledge). Ilmu pengetahuan sebagai suatu ha-. Teknologi adalah penerapanilmu pengetahuan.struktunal. Dibuktikan dan analisis sejarah. yakni tanggung jawab terhadap masyarakat yang menyangkut asas moral mengenai penelitian etis terhadap obyek penelaahan keilmuan dan penggunaan pengetahuan ilmiah (teknologi) dengan segala akibat sosialnya. hatinya. yang di antaranya membawa malapetaka yang belum pernah dibayangkan. hasil produksi dan mekanisme pasar. Atas dasar inilah maka ilmuwan atau ahli teknologi terpanggil untuk mengembangkan sikap tanggung jawab sosial secara formal. dan teknologi sehagai ―seni‖‗ang berhubungan dengan proses produksi. Padahal manusia dalarn pekerjaan ilmiahnya tidak hanya bekerja dengan akal budinya. Bila ditelaah ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penerapannya. Sebab kemiskinan di antarnya disebabkan oleh struktur ekonomi. Perubahan teknologi yang cepat mengakibatkan kemiskinan karena mengakibatkan terjadinya perubahan social yang fundamental. dan dan transcience. teknologi mengakibatkan kodrat manusia tidak harmonis. tetapi dengan seluruh eksistensinya. Dalam hal kemiskinan . Demikian pula hasil analisis situasi oleh akselerasi. feodalisme. dan sosial buatan manusia pula. dan teknologi untuk mengetahui ―bagairnana‖.

TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN 1) Pengertian Teknologi Para saijana telah banyak memberikan pengertian tentang teknologi. kultur dan bersama-sama bidang ekonomi. Kecenderungan mi pun mempunyai suatu akibat di mana kalau teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu per. dalam perwujud maka dengan sendininya setiap jenis teknologi atau bagian ilmu pengetahuan dapat diteko1ogilcan. Termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan dan teknologi. politik. dan pengetahuan tentang teknologi perlu disertai oleh pengetahuan akan ilmu pengetahuan yang menjadi pasangannya. Menurut Walter Buckingham yang dimaksud dengan teknologi adalah ilmu pengetahuan yang diterapkan ke dalam seni industri serta oleh karenanya mencakup alat-alat yang memungkinkan terlaksananya efisiensi tenaga kerja menurut keragaman kemampuan. 4. dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju keperbuatan atau perwujudan sesuatu. Teknologi madya Jenis teknologi madya mi mempunyai ciri-ciri sebagai benikut: . Dengan demikian teknologi tidak dapat ada tanpa berpasangan dengan ilmu pengetahuan.getahuan.Kemiskinan sebagai akibat pola relasi segala bidang sosial. Macam-macam Teknologi Ada tiga macam teknologi yang sering dikemukakan para ahli. b. kesemuanya merupakan subsistem atau substruktur dan struktur dan sistem kemasyarakatan. yaitu a. Dan pengertian teknologi di atas dapat kecenderungan bahwa teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan. Teknologi modern Jenis teknologi modern mi mempunyai ciri-cini sebagai berikut — padat modal — mekanis elektris — menggunakan bahan import — berdasarkan penelitian mutakhir dan lain-lain. di mana masing-masing berbeda dalam sudut pandangannya.

Atau dengan istilah lain kemiskinan itu merupakan ketidak mampuan dalam memenuhi kebutuhan pokok. 2) Pengertian Kemiskinan Kemiskinan pada dasarnya merupakan salah satu bentuk problem yang muncul dalam kehidupan masyarakat. Upaya pemecahanmasalah kemiskinan tersebut sebagai upaya untuk mempercepat proses pembangunan yang selama mi sedang dilaksanakan. Istilah kemiskinan sebenarnya bukan merupakan suatu hal yang asing dalam kehidupan kita. Faktor-faktor Timbulnya Kemiskinan Ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya kemiskinan. sehirigga mengalami keresahan. Pendidikan yang terlampau rendah Dengan adanya tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan seseorang kurang mempunyai keterampilan tertentu yang diperlukan dalam kehidupannya Ketethatasan pendidikan/keterampilan yang dimiliki menyebabkan .— padat karya — dapat dikeijakan oleh ketrampilan setempat — menggunakan alat setempat — berdasarkan suatu penelitian c. Emil Salim yang dimaksud dengan kemiskinan adalah merupakan suatu keadaan yang dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. khususnya masyarakat di negara-negara yang sedang berkembang. yaitu a. Menurut Prof. terintegrasi dan menyelunth c1dirni waktu yang singkat. kesengsaraan atau kemelarutan dalam setiap langkah hidupnya. Kemiskinan yang dimaksud di sini adalah kemiskinan ditinjau dan segi material (ekonomi). Masalah kemiskinan mi menuntut adanya suatu upaya pemecahan masalah secara berencana. Dr. Teknologi tradisional — Teknologi mi mempunyai cini-ciri sebagai berikut — bersifat padat karya (banyak menyerap tenaga kezja) — menggunakan ketrampilan setempat — menggunakan alat setempat — menggunakan bahan setempat — berdasarkan kebiasaan atau pengamatan.

Keterbatasan modal Keterbatasan modal adalah sebuah kenyataan yang ada di negara-negara yang sedang berkembang. misalnya tanahnya berbatu-batu. Dengan demikian layaklah kaiau miskin sumber daya alam miskin juga masyarakatnya. baik dan keluarga. karena masalah mi menyangkut mentalitas dan kepribadian seseorang. d. Seorang miskin sebab mereka tidak mempunyal modal untuk melengkapi alat ataupun bahan dalam rangka menerapkan keterampilan yang mereka miiki dengan suatu tujuan untuk memperoleh penghasilan.dan sebagainya. b. Atau bersikap pasif dalam hidupnya (sikap bersandar pada nasib). Sikap malas mi cenderung uniuk menggantungkan hidupnya pada orang lain.. . Tetapi secara faktual hal tersebut kecil kemungkinannya. kenyataan tersebut membawa kemiskinan pada sebagian besar masyarakat di negara tersebut. tidak menyimpan kekayaan mineral.keterbatasan kemampuan untuk masuk dalam dunia kerja.saudara atau farnili yang dipandang mempunyai kemarnpuan untuk menanggung kebutuhan hidup mereka. c. Adanya sikap malas mi seseorang bersikap acuh tak acuh dan tidak bergairah untuk bekerja. . Keterbatasan sumber alam Kemiskinan akan melanda suatu masyarakat apabila sumber alamnya tidak lagi memberikan keuntungan bagi kehidupan mereka. Terbatasnya lapangan keija Keterbatasan lapangan kerja akan membawa konsekuensi kemiskinan bagi masyarakat. Alamiah miskin yang dimaksud di sini adalah kekayaan alamnya. Secara ideal banyak orang mengatakan bahwa seseorang/masyarakat harus mampu menciptakan lapangan kerja baru. Malas bekerja Sikap malas merupakan suatu masalah yang cukup memprihatinkan. e. karena adanya keterhatasan kemampuan seseorang balk yang berupa ―skill‖ maupun modal. Atas dasar kenyataan di atas dia miskin karena tidak bisa berbuat apa-apa untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Sering dikatakan oleh para ahli. bahwa masyarakat itu miskin karena memang dasarnya ―alamiah miskin‖. Keterbatasan modal bagi negaranegara yang sedang berkembang dapat diibaratkan sebagai suatu lingkaran yang tak berujung pangkal balk dan segi permintaan akan modal maupun dan segi penawaran akan modal.

berakibat kemiskinan akan tetap melanda clirinya dan bersifat latent1. baik lewat pengaruh kekuasaan politik maupun lewat sistem ekonomi liberal yang menjadikan negara-negara berkembang makin bergantung dan makin tertinggal dalam perkembangan perekonomian dan taraf hidupnya. Lepas dan upaya banyak bangsa untuk mewujudkan tata kehidupan yang lebih benimbang.f. konflik politik dan adanya pengungsian penduduk yang masih dan terus berlangsung di dunia hingga saat mi menunjukkan adanya sikap tamak manusia dan sukarnya dicapai kesamaan pandangan dalam hal memanfaatkan sumber-sumber yang ada. Kalau secara teori dan teknis. Di pihak lain ada penduduk dunia yang cukup santai dalam menggunakan kekayaan sumber-sumber daya tanpa memperdulikan upaya-upaya pelestariannya. dalam kenyataannya negara-negara maju yang kaya dengan penduduk yang lebih sedikit telah menguasai sebagian terbesar sumber-sumber daya yang ada di bumi. sistem tata nilai dan sikap manusia dalam mengelola kekayaan alam yang dikuasai sangat berlainan. . dan seruan yang cukup vokal untuk mewujudkan tata perekonomian dunia baru. dengan ilmu dan teknologinya orang telah dapat meningkatkan daya dukung sumber-sumber dan kehidupan umat manusia . Di satu pihak orang ingin selalu (terus menerus) meningkatkan kekayaan dan taraf hidupnya setinggi mungkin. Pada saat mi banyak orang berpendapat bahwa alih teknologi tidaklah begitu saja dapaat diperoleh dan juga tidak selalu menjadikan obat mujarab bagi upaya peningkatan perekonomian negara-negara berkembang. Beban Keluarga Semakin banyak anggota keluarga akan semakin banyak/ meningkat pula tuntutanJbeban untuk hidup yang harus dipenuhi.yang lebih baik. agar kehidupan penduduk negara-negara berkembang dapat cepat meningkat secara layak. Dalam kenyataannya. faktor jumlah dan pengendalian penduduk serta peningkatan pengetahuan merupakan hal-hal yang sangat esensial. Kesenjangan yang ada antara negara-negara industn maju dengan negara berkembang makin melebar. Peperangan. Maka muncullah akhir-akhir mi upaya-upaya menyelaraskan perkembangan dengan dialog Utara Selatan. sistem perekonomian. Kenaikan pendapatan yang dibarengi dengan pertambahan jumlah keluarga. Seseorang yang mempunyai anggota keluarga banyak apabila tidak diimbangi dengan usaha peningkatan pendapatan udah pasti akan meninibulkan kemiskinan karena mereka memang berangkat dan kemiskinan. Dalam sejarah perkembangan perekonomian dunia kemajuan telah dicapai lewat perjuangan dan kerja keras.

maka teknologi dapat diartikan sebagai ilmu yang menyelidiki cara-cara kerja dalam teknik. yang berarti menambah jumlah pengangguran. Indonesia juga menggalakkan pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna. Kalau teknik dapat diartikan antara lain sebagai lapangan pengetahuan yang memusatkan perhatiannya pada cara membuat atau membentuk benda-benda mateniil. Karena itu banyak negara berkembang yang ilmu dan teknologinya belum begitu maju ada kalanya lebih memilih pengembangan teknologi madya terlebih dahulu. mi ternyata dan banyaknya negara berkembang yang mengalami kesulitan dalam pengembalian pinjaman (hutang) daii negara industri sementara tents menemui kesulitan dalam pembiayaanpembangunannya. Ketergantungan tidak saja terbatas pada bidang ilmu dan teknologi (lewat bantuan saransaran para konsultan dan program pendidikar1 dan latihan yang dihadiahkan oleh negara-negara indu.tanpa disertai usaha menyiapkan pengetahuan yang diperlukan untuk melayani dan mengembangkannya. yang berakibat adanya upaya untuk menangguhkan atau . yaitu dengan menciptakan atau mewujudkan benda-benda nyata berdasarkan usaha manusia. Tetapi dengan teknologi maju yang diimpor suatu masyarakat yang sedang membangun belum tentu memperoleh manfaar yang sepadan. yaitu bentuk teknologi yang lebih banyak mendayagunakan bahan-bahan setempat dan bersifat memberi manfaat langsung kepada sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan kurang. kalaupun tidak lalu menjadi demikian tergantung pada penyedia/pembeni teknologi maju. Dengan menerapkan teknologi maju yang hanya memerlukan sedikit tenaga (yang hali) dampak negatif yang mungkin timbul adalah (1) diberhentikannya sebagian tenaga keija. dan dengan begitu saja menerapkan teori pengembangan sebagaimana yang telah berlakua atau dipakai oleh negara Eropa dan Amerika. Memang. usaha-usaha industri kecil yang masih memakai teknologi yang lebih bersahaya tak mampu bersiang dan terancam bangkrut. banvak negara berkembang menjadi demikian bergantung kcpada negaranegara industri maju oleh sebab keinginan Ruat segera menerapkanb teknolpgi maju seperti yang banyak terdapat di negara industri. teknologi sekarang merupakan juga komoditi atau barang dagangan. tetapijuga di bidang perekonomian dan keuangan negara yang bersangkutan. (3) bila teknologi maju diperoleh lewat membeli. yaitu teknologi yang tidak memerlukan dasar pengetahuanyang demikian canggihnya dan umumnya dalam penggunaannya masih menyerap cukup banyak tenaga kerja.Dengan munculnya korporasi-korporasi multi nasional. teknologi sekarang dapat dibeli. (2) karena efisiensi kerja pemakaian teknologi maju yang tinggi. yang cenderung terkena juga praktek monopoli. akan cenderung teijadi ketergantungan yang berkelanjutan kepada pihak pemberi/penyedia teknologi maju tersebut. Dalam kenyataanya sekarang.stri maju). Di sam ping mencoba membuat terobosan-terobosan me1 aiui pengembangan teknologi maju untuk mengajar ketertinggalannya.

penjadwalan kembali pembayaran hutang negara-negara berkembang yang angka debt-serviceratio-nya (DRS angka rasio nilai ekspor dun jumlah hutang luar negeri yang harus dibayar setahun) sudah demikian tinggi. Upaya peningkatan taraf kehidupan tidak lepas dan masalah kependudukan. Masalah penduduk menyangkut persoalan jumlah dan persoalan mutu. Keberhasilan peningkatan taraf hidup tidaklah bergantung sematamata pada kemampuan fisik yang lebih baik. Kualitas non fisik c penduduk yang serupa sikap hemat, disiplin, kerja keras, semangat mengembangkan din dan sebagainya merupakan faktor-faktor yang tidak kalah pentingnya bagi usaha meningkatkan tarafhidup. Jepang merupakan satu contoh bangsa yang telah demikian berhasil dengan cepat meningkatkan taraf hidup dan perekonomiannya (baik sejak masa restorasi maupun dalam kebangkitannya kembali dan kehancuran o]eh kalah perang) dengan modal kualitas non fasik penduduknya. Secara umum peningkatan perekonomian akan bergantung pada tersediannya modal dan juga tingginya produktivitas usaha. Modal akan terbentuk lewat investasi dan hasil tabungan. Orang akan lebih bisa menabung kalau hidupnya hemat. Sedang produktivitas usaha akan berkaitan dengan pengetahuan, efisiensi keija dan faktor-faktor iain yang berkaitan dengan kualitas non phisik penduduk. 1 c. Teknoiogi dan Keiniskinan Salah satu penyebab kesengsaraan atau penderitaan manusia adalah kemiskinan. Kemiskinan biasanya sejalan dengan kelaparan dan wabah penyakit, yang sering kali terjadi di Negara Drs.negara yang sedang berkembang. Lapisan masyarakat banyak yang hidup dalam kemiskinan berusaha mati-matian untuk dapat mencapai kehidupan yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan tetap tinggal terhambat pada garis kemiskinan dan bahkan di bawah garis kemiskinan. Perlu diketahui salah satu Unsur terpenting dalam pertumbuhan ekonomi adalah kemajuan teknologi. Kernajuan teknologi mengakibatkan dalam struktur produksi maupun dalam komposisi tenaga kerja yang diperlukan dalam proses produksi mengalami perubahan. Bagi tenaga kerja yang mempunyai ketrampilan teknis yang tinggi, akan terbuka Iebih banyak kesempatan-kesempatan kerja yang baik. Tetapi tenaga kerja yang tidak berketrampilan atau yang hanya mempunyai ketrampilan rendah akan tergeser atau kadang-kadang kehilangan sama sekali pekerjaan mereka. Selama dua dasawara (1960 - 1980) yang baru lalu beberapa negara berkembang dan hasil pembangunan telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat malahan lebih pesat dan yang pernah dialami oleh negara-negara industri Barat Selama tahap-tahap permulaan dan proses industrialisasj mereka, namun pertumbuhan ekonomi yang

pesat tersebut pada umumnya ternyata tidak terlalu berhasil dalam penyediaan kesempatan kerja yang produktif bagi penduduk. Bahkan di negara-negara yang telah mengalami penurunaii dalain prosentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan, penurunan relatif sering ditidakan oleh pertambahan penduduk yang pesat, sehingga hampir tidak mengurangi jumlah absoltit penduduk yang miskin. Salah satu kasus yang dapat disebut dalam hubungan tersebut adalah pulau Jawa, yang selama masa 1967 - 1976 telah mengalami penurunan yang cukup besar dalam persentase penduduk yang hidup dalam kemiskinan, namun gagal dalam mengurangi secara berarti jumlah absolut penduduk yang miskin, karena pertumbuhan penduduk pesat. Di samping tidak tercapainya pengurangan secara berarti dan kemiskinan, pengangguran serta setengah pengangguran, maka pertumbuhan ekononii yang pesat di banyak negara betkembang juga disertai oleh ketimpangan yang semakin meningkat dalarn pembagian pendapatan (ketimpangan relatif). Hal tersebut memang tidak rnengherankan bagi alili lain ekonomi. Misalnya Kuznets mengernukakan bahwa dalam masa pertumbuhan ekonorni selalu ada ketirnpangan redistribusi pendapatan, di mana dalam pertumbuhan ekonorni yang cepat, golongan berpenghasilan rendah selalu ketinggalan kemajuan, tidak mampu mengikuti berpartisipasi. Karenanya mereka tidak mampu memanfaatkan proses redistribusi pendapatannya. Di Indonesia pola perkembangan pembangunan juga mengikuti pendapatan yang dikemukakan Kuznets, artinya golongan miskin kurang terjamah oleh hasil-hasil pertumbuhan ekonomi. Mengapa mereka tidak terangkat, padahal pemerintah telah mengambil kebijaksanaan penyebaran proyek-proyek ke daerah-daerah, desa-desa, misalnya adanya kredit Bimas, KIK, KMKP, KCK, padat karya dan sebagainya. Bila diteliti golongan-golongan miskin yang tidak terjamah oleh hasil-hasil pembangunan, karena: Ketimpangan dalarn peningkatan pendidikan.Selama belum ada kewajiban belajar golongan miskin tidak akan mampu berpartisipasi mengenyam peningkatan anggaran pendidikan. Ketidakmerataan kemampuan untuk berpartisipasi. Untuk berpartisipasi diperlukan tingkat pendidikan, ketrampilan, relasi, dan sebagainya. Golongan miskin tidak memiikinya. Ketidakmerataan pemiikan alat-alat produksi, Golongan miskin tidak memiiki alat-alat produksi, penghasilannya untuk makan saja sudah susah, sehingga tidak mungkin membentuk modal. Ketidakmerataan kesempatan terhadap modal dan kredit yang ada. Modal dan kredit pemberiannya menghendaki syarat-syarat tertentu dan golongan miskin tidak mungkin memenuh i persyaratannya.

Ketidakmerataan menduduki jabatan-jabatan. Untuk mendapat pekerjaan yang dapat memberi makan pada keluargasaja sudah susah, apalagi menduduki jabatan-jabatan yang sering memerlukan relasi tertentu dan persyaratan tertentu. Ketidakmerataan mempengaruhi pasaran, Karena miskin dan pendidikannya-rendah, maka tidak mungkin golongan miskin dapat mempengaruhi pasaran. Ketidakmerataan kemampuan menghindari musibah misalnya peny akit, kecelakaan, dan ketidakberuntun gan lainnya. Bagi golongan miskin dibutuhkan bantuan untuk dapat mengatasi musibah tersebut. Mengharapkan dan mereka sendiri untuk dapat mengangkat dirinya tanpa pertolongan, sukar dipastikan. Laju pertambahan penduduk lebih memberatkan golongan miskin. Dengan jumlah keluarga besar, mereka sulit dapat menyekolahkan, memberi makan, dan pakaian secukupnya. Hanya keluarga yang kaya atau berpenghasilan besar sajalah yang mampu. Dapatlah dipastikan bahwa golongan berpenghasilan rendah,karenakurangterjamah pendidikan, tidak memiiki saranasarana, misalnya kredit, modal, alat-alat produksi, relasi dan sebagainya, tidak akan mampu berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi dan menikmati pembagian hasil-hasilnya tanpa adanya kebijaksanaan khusus yang ditujukan untuk mengangkat mereka. Penelitian yang diadakan di daerah perkotaan di Jawa, Sun- drum telah menemukan bahwa selama tahun 1970 sampai tahun 1976 ternyata pembagian pendapaan memburuk, terutama di ibukota Jakarta. Dan hasil survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) menunjukkan bahwa selama kurun waktu 1970 sampai 1976 persentase penduduk Indonesia yang mis- kin yaltu hidup di bawah tingkat kemiskinan telah berkurang. Hal tersebut berlaku balk bagi Indonesia sebagai keseluruhan, maupun jika diadakan perincian menurut daerah pedesaan dan daerah perkotaan, balk di Jawa maupun di luar Jawa. Tingkat hidup absolut semua golongan masyarakat telah meningkat, sehingga kemiskinan absolut di Indonesia selama Repelita I dan tahun-tahun pertama Repelita II telah berkurang. Perhitungan berbagai peneliti dapat disimpulkan bahwa persentasependuduk Indonesia yang miskin telah menurun dan hamper 60% dalam tahun 1970 sampai kurang lebih 45% dalam tahun1976. Di lain pihak hasil-hasil SUSENAS telah memperlihatkan, bahwa pembagian pendapatan selama kurun waktu yang sama telah memburuk. Hal tersebut disebabkan karena laju kenaikan pendapatan golongan yang berpendapatan tinggi telah meningkat jauh lebih pesat daripada penaikan golongan yang berpendapatan rendah.

Di samping perkembangan tersebut, maka pembagian pendapatan antara penduduk çlaerah perkotaan dan daerah pedesaan juga telah memburuk. Hal tersebut disebabkan karena laju kenaikan pendapatan penduduk perkotaan selama kurun waktu 1970 sampai 1976 rata-rata bertambah dua setengah kali lebih cepat daripada penduduk pedesaan. Jika dirinci menurut daerah maka ketimpangan antara pendapatan penduduk perkotaan dan pedesaan di Jawa lebih besar daripada di luar Jawa. Usaha mengatasi Kemiskinan Dan kegagalan kebijaksanaan konvensional mengenai pertumbuhan ekonomi di banyak negara berkembang dalam mengurangi kemiskinan, pengangguran dan disparitas (ketimpangan) pendapatan secara berarti telah memaksa balk para perencana ekonomi dan teknokrat maupun para peneliti ekonomi untuk kembali mempelajari secara sungguhsungguh kebijaksanaan tersebut, serta mendorong mereka untuk mempelajani alternatif-alternatif yang realistis bagi kebijaksanaan pertumbuhan ekonomi yang konvensional. Dalam hal mi; pendekatan kebutuhan dasar dalam perencanaan pembangun an merupakan hasil yang logis dan sesuatu proses reorientasi yang panjang dalam pemikiran tentang pembangunan. Dan hasil-hasil penelitian kemudian pusat perhatian para ahli lambat laun mulai bergeser dan tekanan pada penciptaan lapangan kerja yang rnemadai ke penghapusan kemiskinan, dan akhirnya ke penyediaan barang-barang dan jasa-jasa kebutuhan dasar bagi seluruh penduduk, yang berupa dua perangkat, yaitu: Perangkat kebutuhan konsumsi perorangan akan pangan. sandang dan pemukiman. Perangkat yang mencakup penyediaan jasa umum dasar, seperti fasiitas kesehatan, pendidikan, saluran air minum, pengangkutan, dan kebudayaan; samping kedua perangkat tersebut, kebutuhan dasar atau kebutuhan dasar manusiawi kadang-kadang juga digunakan untuk mencakup tiga sasaran lain, yaitu Hak atas pekerjaan produktif dan yang memberikan inibalan yang layak, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap rumah tangga atau perorangan. Prasarana yang mampu menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk.

Partisipasj seluruh penduduk, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam pelaksanaan proyek-proyek yang berhubungan dengan penyediaan barang-barang dan jasajasa kebutuhan dasar. Pengalaman dan negara-negara Asia Timur, yaitu Korea, Taiwan, Jepang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang pesat dengan disertai pemerataan hasil-hasil pembangunan dapat tercapai karena di negara-negara tersebut program pembangunan pedesaan (rural development program) sangat diutamakan.

RANGKUMAN Salah satu unsur terpenting dalam pertumbuhan ekonomi adalah kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi mengakibatkan perubahan dalam struktur produksi maupun dalam komposisi tenaga kerja yang digunakan. Bagi yang memiliki ketrampilan teknis tinggi dengan majunya teknologi akan selalu terbuka kesempatan kerja. Tetapi bagi yang tidak memiikinya dapat tergeser atau kehilangan pekerjaan.Selama 1960-1980 dan beberapa negara berkembang yang membangun, nampak mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Namun ternyata kapasitas pertumbuhan ekonomi tersebut tidak selalu berhasil menyediakan kesempatan kerja yang produktif, sehingga hampir tidak dapat mengurangi secara berarti dan kemiskinan dan pengangguran. Di Indonesia juga dan hasil pembangunan menunjukkan bahwa golongan miskin kurang terjamin oleh hasil-hasil pertumbuhan ekonomi. Padahal pemerintah telah mengam bil kebijaksanaan penyebaran proyek-proyek ke daerah, ke desa-desa. Dan kegagalan dalam mengurangi kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan pendapatan secara berarti, maka para ahli kernudian bergeser dan penciptaan lapangan kerja yang memadai, penghapusan kemiskinan, dan akhirnya ke penyediaan barang-barang dan jasa kebutuhan dasar bagi seluruh penduduk.

LATIHAN Apakah yang disebut ilmu pengetahuan ? Unsur-unsur apakah yang merupakan bagian yang tergabung dalam suatu kebulatan ilmu tersebut? Coba jelaskan! Coba jelaskan hubungan antara teknologi dan kemiskinan! Sebutkan golongan-golongan miskin yang kurang terjamah oleh hasil-hasil pembangunan! Sebutkan beberapa usaha yang dapat mengatasi adanya kemiskinan! Coba jelaskan beberapa akibat yang disebabkan adanya kemajuan teknologi!

DAFTAR KEPUSTAKAAN

Abdullah, Taufik. Pemuda dan Perubahan Sosial. Jakarta: LP3ES, 1974. Alfian. Pemikiran dan Perubahan Politik Indonesia. Jakarta: Gramedia, 1978. Au, Mukti. Agama, KB dan Kependudukan. Jakarta: BKKBN, 28 Agustus 1974. Amsari, Amo dan Djaka Ardiwinangun. Ilmu Sosial Dasar, Bahan Perkuliahan Program D3. Bandung Fakultas MIPA Universitas Padjajaran. Bachtiar, Harsya W: Masalah Integrasi Nasional di Indonesia.Jakarta: Prisma LP3ES, No. 8. Agustus 1976. Bachtiar, Harsya W., Hasan Walinono, H.A. Sallatang, dan MaxH., Waney. Pedoman Penyelenggaran Perkuliahan IlmuSosial Dasar. Konsorsium antar-bidang DepartemenPendidikan dan Kebudayaan pada Penataran Dosendosen ISD se-Indonesia Timur di Solo, 1-13 Agustus1981. ______ .Problema Sosial. Dalam penataran dosen-dosen se-Indonesia Timur, Solo, 1-13 Agustus 1982. Berger, Peter L. Humanisme Sosiologi. Jakarta: Inti Sarana Aksara, 1985. Bertrand, Alvin K. Sosiologi. (Terj. Drs. Sanapiab S. Faisal). Surabaya: Bina ilmu, 1980. Budiardjo, Miriam. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia, 1981. Budiman, Arif. Pemuda dan Sosialisasi. Lokakarya PenyusunanKumpulan Minimal Bahan Peragaan Mata Kuliah IlmuSosial Dasar Universitas Brawijaya, Malang, Tanggal21-27 Januari 1985. Daidjoeni, N dan A. Suyitno. Pedesaan, Lingkungan dan Pembangunan. Bandung: Alumni, 1982. Dawson dan Prawjt. Political Socialization, An Analytic Study. Boston: Little Brown and Company, 1977.Djojohadikusumo, Sumitro. Indonesia Menuju Tahun 2000. Jakarta: Prisma LP3ES, April, 1975. Fabrengat, Claudio Esteva dan S. Giponathan. Masalah Penduduk.Jakarta: PN. Balai Pustaka, 1981. Gerungan, W.A., Psikologi Sosial. Jakarta: VT Eresco. 1977. Hadisoeprapto, Hartono. Pen gantar Tata Hukum Indonesia.Yogyakarta: Liberty, 1981.

Hadjisarosa, Poemomosidi. ―Suatu Pendekatan Terhadap Regional Planning di Indonesia‖, Bulletin BPA UGM, No. 2- 1975. Heeren, HJ. Transmigrasi di Indonesia. Jakarta: Gramedia. 1979. Hasan, Fuad. Kitt.i dan Kami, An Analysis of the Basic Modes of Togetherness, Jakarta: Bhratara, 1975.Hidayat. Pengembangan Sektor Informal dalam Pembangunan Nasional, Masalah dan Prospek. Bandung: Fak. Ekonomi Universitas Padjadjaran, 1978. Kansil, CST: Pen gantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka, 1977. Kayam, Umar, dkk. Perubahan Nilai-Nilai di Indonesia, Bandung: Alumni, 1983. Koentjaraningrat. Masyarakat Desa di Indonesia. Jakarta: Lembaga Penerbit FEUI, 1984. - . Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan, 1979. ______ Pen gantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Barn, 1980. Migrasi, Transmigrasi dan Urbanisasi dalam MasalahMasalah Pembangunan, Jakarta: LP3ES, 1982. Liysen, A. Individu dan Masyarakat, Bandung: Surnur, 1981. Lubis, Firman. Masalah Kependudukan dan Kesehatan Ma5yarakar. Jakarta: Fakultas Kedokteran UI, 1982. Mantra, Ida Bagus. ―Beberapa Masalah Penduduk di Indonesia dan Akibatnya di Bidang Sosial Ekonomi.‖ Prisma No. 6, Juni 1980. Mariun. Asas-Asas Ilmu Pemerintahan, Yogyakarta: Sie Penerbitan BPA Fakultas SOSPOL UGM, 1979. McNicol, G. ―Internal Migration in Indonesia: Descriptive Notes.‖. Indonesia V, 1968. Mubyarto. ―Politik Pertanian dan Pembangunan Pedesaan‖. Jakarta: Sinar Harapan, 1983. Munandar, S. ―Pencemaran Lingkungan,‖ Makalah dalam Lokakarya Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjadjaran, Bandung, 1980. Mustopo, Habib. Ilmu Budaya Dasar. Surabaya: Usaha Nasional, 1983. Nasikun. ―Urbanisasi Berlebih, Involusi Perkotaan ,dan Radikalisme Politik di Negara-Negara Berkembang‖. Prisma No. 6, Juni 1980. Newcomb, dkk. Psikologi Sosial. Bandung: Diponegoro, 1981. Polak, J.B.A.F, Mayor. Sosiologi Suatu Pengantar RingkasJakarta: Ikhtiar Baru, 1979.

Jakarta: YayasanPenerbit Universitas Indonesia. Kependudukan Teori. Rush. 1980. 1980. I/mu Sosial Dasar. Nusantara. Surabaya: FT Bina Ilmu. Arbi. Hadi. Juni1975. Sosiologi Suatu Pen gantar. ―Sistem Kota-Kota: Suatu Pendekatan Pengembangan Wilayah Pulau Jawa‖. 1958. 1979. Sujarto. Hak-Hak Asasi Manusia dan Pancasila. Hananto. Djuana. Konsep Dasar Demografi. Mahasiswa dan AngkatanMuda Indonesia Kekuatan Pollilk Anomie. H. ―Perkembangan Sektoral dan Ciri Informal K. 1975. Makalah pada Penataran Dosen MKDU Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjajaran. Masri dan Chris Manning. Desember. Bukit Tinggi. Motivasi dan Pola Sosial Ekonomi. 1979. Tata Negara Indonesia.Prisma No. Jakarta: LP3ES. Sudharto. Jakarta: JB. Pendekalan Penthangunan Perkotaan Ditinjau dan Segi Perencanaan Lokal.Prawiro. Suparjaman. Yogyakarta: BPA-AAN. Yogyakarta: Gajah Mada Universitas Press.2. (Penyunting). Woltres. Salladien.esempatan Kerja di Indonesia. Frieda NRH.1982. Jaja. Bandung. Singarimbun.Jakarta: Pradnya Paramit. Pemuda dan Masyarakat. Saiful. Sank. April 1974. Probopranoto. Djoko.Bandung: Unpad.‖ Forum Statistik No. Jakarta : NV. Prisma. Yogyakarta. ―Keluarga Berencana. Soedjito. Tata Negara Republik Indonesia. I/mu Negara.Simorangki r. 1984. Il. Parsudi. Transmigrarion Pro gramm and it‘s Information Base A Case Study of Indonesia. Fakta dan Masalah.Bandung: Alumni. Suparlan. Perbandingan Sistem Politik.a. 1966. 1980 ―oekarno. 1981. Liberty.1980. Kertas kerja yang tidak diterbitkan. Kasus Mojolama‖. Sernarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro. 1982. Bambang Bintoro. Soekanto Soerjono. 2. 1958. Suiwan dan Moh. Undang-Undang Dasar 1945.nu Budaya Dasar. Desember 1982. Kuntjoro. Said. 1979. Materi Penataran MKDU ilmu Sosial Dasar Unpad. Soehino. Kerniskinan di Perkotaan‖ Jakarta: . Ruslan. Sigit. Pengantar ilmu Kependudukan.

Garis Besar Haluan Negara. 1981/1982. 1983 Undang. Analisis Kebudayaan. Garis-Garis Besar I-Ia! uan Negara. Phil. Susanto. Solo. dkk (Penyunting).Undang Dasar. 1981 Departernen Pendidikan dan Kebudayaan. Alumni. Suryadi. Garis. Kebudayaan dan Lingkungannya. Manusia. Masalah-Masa/ah Sos ial dan I/mu Sosial Dasar. Hiinpunan Feral ziran Perundang. Bina Cipta. Ketetapan MPRNo. 1-13 Agustus 1983. Bandung. Majelis Permusyawaratan Rakyat RI. Komunikasi Sosial di Indonesia.Sinar Harapan. Jakarta. Nomor2 Tahun II. I/mu Kependudukan. Dr. 1980. Rajawali. Bandung. Bandung: B ma Cipta. 1977.1988/1989: Sekior Generasi Muda. Tjondronegoro. Sediono MP. Jakarta: Gunung Agung. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pengantar Sos/al dan Perubahan Sos/al. 1984. Jakarta. Pedoinan Pen ghayatan dan Pen gamalan Pancas i/a. H Bintoro dan Mustopadidjaja AR. Himpunan Hasil Pengkajian Bahan Pen vusunan Repelita IV 1984/1985 . Makalah Penataran Dosen-Dosen se-Indonesia Timur. 1984. Teori Sirategi Pembanggunan Nasional. 1983.undangan Men genai Warga A1e gara dan Penduduk Negara Republik indonesia. . IV/MPR11978. Astrid S. Dakwah Islam dengan Pembangunan Masyarakat I)e. 1980 Tjokronidjojo.su.