Drs. H.

Abu Ahmadi, dkk

ILMU SOSIAL DASAR

Untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU)

EDISI REVISI

KATA PENGANTAR Buku ini disusun dengan berpedoman pada Silabus Perkuliahan fimu Sosial Dasar, yang merupakan hash rumusan Konsorsium antar Bidang fimu Alamiah Dasar, fimu Budaya Dasar, dan ilmu Sosial Dasar. Isi buku ml disesuaikan dengan mateii fimu Sosial Dasar yang diberikan pada penatarandosen-dosen fimu Sosial Dasar se wilayah Indonesia Tengah dan Timur padabulan Agustus 1982, hasil lokakaiya penyusunan bahan minimal Ilmu Sosial Dasar yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Malang, bulan Januari 1985, dan penataranpenataran dosen Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjajaran, Bandung, tahun 1980. Adapun tujuan Ilmu Sosial Dasar ialah agar tercapai wawasan komprehensif dan pendekatan integral dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah kehidupan, baik pada tingkat individual maupun sosial. Oleh karena itu tujuan Ilmu Sosial Dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran agar daya tangkap, persepsi dan penalaran yang berkenaan dengan lingkungan sosial dapat dipertajam. Secara lebth terinci ISD adalah untuk membantu mahasiswa mengembangkan: Minat dan kebiasaan memperhatikan dan memahami peristiwa peristiwa atau gejala-gej ala sosial yang teijadi di seJcitarnya; Kesadaran kritis akan adanya sebab-sebab dan akibat-akibat berbagai peristiwa yang terwujud dalam kehidupan sehari-hari, Kerelaan memikirkan dan mempertanyakan kembali pengetahuannya tentang kenyata.an-kenyataan sosial; Kemampuan menyesuaikan din dengan lingkungan sosial yang harus dibenarkan, dan sebaliknya, mengubah keadaan-keadaan sosial yang tidak dapat dibenarkan dengan penuh tanggungjawab. Dengan demikian diharapkan dapat memperluas cakrawala perhatian dan pengetahuan para mahasiswa sehingga tidak hanya terbatas pada bidang keahlian yang dipilihnya, tetapi membantu para mahasiswa menemukan dirinya sendin dalam arus perkembangan masyarakat dan kebudayaan yang sedangberlangsung. Kepadapenerbit PT Bina Aksara yang telah bersedia menerbitkan buku mi kami ucapkan banyak terima kasih. Semoga buku mi ada manfaatnya bagi para mahasiswa yang sedang mempelajari Ilmu Sosial Dasar, dan bagi masyarakat umum yang meminatinya.

Penyusun

KATA PENGANTAR Edisi Revisi

Setelah rnempertimbangkan saran-saran dan para pembaca untuk Iebih dipadatkan lagi materinya, maka penyusun perlu mengadakan revisi. Revisi mi meliputi pencantumanfool-nole (catatan kaki) pada halaman-halaman yang dipandang perlu. Di samping itu juga perubahan materi disesuaikan dengan sub-bab agar lebih tepat dan lebih berbobot. Sebingga secara keseluruhan buku menjadi lebih lengkap dan sesuai dengan harapan pembaca serta sesuai pula dengan silabi. Namun demikian penulis tetap menyadari adanya kekurangan dan kekhilafan dalam buku mi mengingat terbatasnya kemampuan sebagal seorang makhluk. I(arena itu penulis tetap menerima saran dan kritik yang bersifat konstruktif demi sempurnanya buku pada terbitan yang akan datang. Atas saran-saran tersebut disampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Cetakan pertama diterbitkan oleh PT Bina Aksara. Untuk cetakan kedua dan seterusnya hak penerbitannya kami limpahkan kepada PT Rineka Cipta Semoga buku mi benar-benar akan bermanfaat bagi para mahasiswa serta masyarakat pada umumnya.

Penyusun

DAFTAR ISI

KataPengantar BAB I : PENGERTIANILMUSOSIALDASAR Sekilas tentang fimu-Ilmu Sosial, fimu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Dasar Latar-Belakang Dmu Sosial Dasar Ilmu Sosial Dasar sebagai Komponen MKDU Ruang Lmgkup Pembahasan Masalah-Masalah Sosial dan Ilmu Sosial Dasar Rangkuman Latihan BAB II : PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN Pertambahan Penduduk dan Migrasi Pembagian Kerja dalam Masyarakat Perkembangan Kebudayaan Pranata-Pranata dan Institusionalisasi Rangkuman

BAB III : INDIVIDU, KELUA RCA, DAN MASYARAKAT Pertumbuhan Individu Fungsi-Fungsi Keluarga Individu, Keluarga, dan Masyarakat Hubungan antara Individu Keluarga dan Masyarakat

BAB IV : PEMUDA DAN SOSIALISASI Tnternalisasi, Belajar dan Spesialisasi

Diskriminasi.an Kepentingan Prasangka. Tindakan Politik dan Sistem Politik BAB VII : PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT Pelapisan Sosial Kesamaan Derajat Elite dan Massa Pembagian Pendapatan BAB VII : MASYARAKAT PERKOTAAN DAN MASYARAKAT PEDESAAN Masyarakat Perkotaan Aspek-Aspek Positifdan Negatif MasyarakatPedesaan Urbanisasi dan Urbanisme BAB VIII : PERTENTANGAN-PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT Perbeda. dan Ethnosentrisme Pertentangan-Pertentangan Sosial/Ketegangan-Ketegangan dalam Masyarakat Golongan-Golongan yang Berbeda dan Integrasi Sosial Integrasi Nasional . dan Pemerintah Warganegara dan Negara Individu.Pemuda dan Identitas Perguruan dan Pendidikan Peranan Pemuda dalam Masyarakat BAB V : WARGANEGARA DAN NEGARA Hukum. Negara.

Distribusi dan Konsumsi Kernakmuran dan Kemiskinan Ilmu Pengetahuan dan Daya Kemampuan Masyarakat Teknologi dan Kemiskinan DafiarKepustakaan .BAB IX : ILMU PENGETAHUAN. TEKNOLOGI DAN KEMISK1NAN Sistem Ekonomi Produksi.

sejarah.BAB I PENGERTIAN ILMU SOSIAL DASAR 1. antropologi. Dan filsafat itu kemudian lahirlah 3 cabang ilmu pengetahuan yaitu: 1. kesusasteraan. Humanities (fimu-ilmu Budaya) meliputi: bahasa. 3. geografi dan lain-lain. Pertaina-tama didirikan di Yogyakarta suatu akademi ilmu politik. Ilmu-ilmu Sosial. yang diresmikan pembukaannya pada tanggal 3 Maret 1946. ialah Fakultas Sastra dan Fakultas Sosial. botani dan lainain. terdiri dan: sosiologi. setelah bangsa Indonesia mendapat kemerdekaan adalah sebagai berikut: 1. Social Sciences. (Ilniu-ilmu Sosial). Sesungguhnya latar belakang berdirinya ketiga pendidikan tinggj tersebut lebih menekankan pada pembentukan lembagalembaga pendidikan untuk mencetak kader-kader pengisi jabatan tinggi di Pemerintah . astronomi. bahwa sumber dan semua ilmu pengetahuan adalah philosophia (filsafat). Didirikan Akademi Kepolisian. Balk ilmu-ilmu alain maupun ilmu-ilmu sosial ditifik dan pengembangannya bermula dan ilmu filsafat. agama. khususnya di Indonesia. SEKILAS TENTANG ILMU-ILMU SOSIAL. didirikan pula Balai Perguruan Tinggi Gajah Mada pada tanggal 17 Februari 1946. kimia. biologi. 2. Selang waktu berikutnya. kesenian dan lain-lain. Sponsor-sponsor yang mendirikan akademi mi terdin dan tenaga-tenaga akademis pembina ilmu politik di Negara Belanda. Ilmu-ilmu Sosial berkembang terus sesuai dengan kebutuhan manusia dalam era pembangunan. a. politik. Wujud dan kenyataan-kenyataan adanya perkembangan Ilmuilmu Sosial di Indonesia. meliputi: fisika. 3. Telah kita ketahui. psikologi. Balai Perguruan Tinggi itu adalah perguruan tinggi swasta yang dikelola oleh yayasan. ekonomi. 2. ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN ILMU-ILMU SOSIAL DASAR. Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah). mempunyai 2 fakultas.

Tingkat usia.Republik Indonesia pada saat itu. SMTP dan SMTA dalam kurun waktu 1975 — 1976. jenjang pendidikan dan perkembangan pengetahuan anak didik. Dewasa mi di Indonesia terdapat 40 universitas dan institut negeri yang semuanya menyelenggarakan pengajaran dalam bidang ilmu sosial. Ihnu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah bidang studi yang merupakan paduan (fusi) dan sejumlah mata pelajaran sosial. Dalam dunia pengajaran. Di Indonesia IPS menjadi salah satu mata pelajaran dalam pembaruan kurikulum SD. Dan uraian tersebut di atas dapat disimpulkan. Ekonorni. Akan tetapi perlu dicamkan bahwa tidak semua ilmu-ilmu sosial secara otomatis dapat menjadi bahanlpokok bahasan dalam IPS. Materi dan berbagai disiplin ilmu sosial seperti Geografi. Antropologi. Sosiologi. dan bukan merupakan satu disiplin ilmu yang mandiri. atau di Indonesia disebut Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Social studies atau Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah ilmu-ilmu sosial yang disederhanalcan untuk tujuan-tujuan pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar dan menengah (elementary and secondary school) Dengan begitu. sangat menentukan materi-materi ilmuilmu sosial rnana yang tepat menjadi bahan/pokok bahasan dalam IFS. bahwa ilmu-ilmu sosial merupakan dasar dan IPS. Sejarah. c. dan masih berlangsung hingga sekarang mi. Ilmu Pengetahuan Sosial. . Namun dalam perkembangan tahun-tahun selanjutnya dan ketiga lembaga pendidikan tinggi inilah berkembang ilmuilmu sosial di Indonesia. tandaslah sudah bahwa Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ialah ilmu-ilmu sosial yang dipilih dan disesuaikan bagi penggunaan program pendidikan di sekolah atai bagi kelompok belajar lainnya. Psikologi Sosial. Paham studi sosial berkembang dan berpengaruh terhadap program kurikulum pada sekolah-sekolah di Amerika Serikat sejak tahun l940-an sampai sekarang. Paham studi sosial dipergunakan bagi keperluan pendidik. yang sederajat. an dan pengajaran. ilmu-ilmu sosial telah mengalami perkembangan sehingga timbullah paham studi-sosial (social studies). Ilmu Sosial Dasar. dijadikan bahan baku bagi pelaksanaan program pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar dan menengah. Ilmu Hukum dan ilmu-ilmu sosial lainnya. b. Ilrnu Politik.

di mana ilmu-ilmu sosial dasar bersumber pada konsep-konsep dasar ilmu-ilmu sosial yang terintegrasi. Pengantar-pengantar ilmu-ilmu sosial masih harus dipertahankan. Perbedaan itu terjadi pada pendekatan bidang studinya saja. sekaiigus sebagai sarana jalan keluar untuk mencani pemecahan masalah-masalah sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa antara ilmu-ilmu sosial dan ilmuilmu sosial dasar (ISD) tidak terdapat perbedaan yang prinsipil sepanjang yang menyangkut konsepkonsep dasar atau pengetahuan dasar ilmu-ilmu sosial. regional. Akan tetapi dengan dilaksanakannya ISD sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di setiap perguruan tinggi negeri khususnya. Masalah-masalah sosial yang berkenibang sedemikian kompleks. balk yang bersifat lokal. Seperangkat konsep-konsep dasar atau pengetahuan dasar ilmu-ilmu sosial secara interdisiplin atau multi disiplin dipergunakan sebagai alat bagi pendekatan dan pemecahan problemaproblema yang timbul dan berkembang dalam masyarakat. diharapkan para mahasiswa akan mampu mengorientasikan diri berkat penghayatan akan arah perkembangan dalam masyarakat. Di lain pihak. . penyelundupan dan kriminalitas. kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika. Pertentar. tidak bérarti pengantar-pengantar ilmu sosial harus hilang dari kurikulum perguruan tinggi. Setelah mengorientasikan din secara mantap.Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah suatu program pelajaran baru yang dikembangkan di Perguruan Tinggi. Melalui penelaahan dan pendalaman subject-oriented tersebut. Berdasarkan pengetahuan yang di dapat melalui ISD.gan ras dan pergolakan politik merupakan masalahmasalah sosial yang harus diihat serta ditanggulangi dengan segala aspek pengetahuan yang tezjalin satu sama lam. sebab ia mempunyai misi memberikan pengetahuan teoritis ilmiah pada ilmu tertentu yang bersifat sub ject-oriented. ISD dipergunakan untuk mencari pemecahan masalah-masalah kemasyarakatan melalui pendekatan interdisipliner maupun multidisipliner ilmu-ilmu sosial. yang diharapkan akan cepat tanggap serta mampu menghadapi dan rnemben alternatif pemecahan masalah-masalah dalam kehidupan masy arakat. urbanisasi. Ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah Ilmuilmu sosial dipergunakan dalam pendekatan. ISD memberikan dasar-dasar pengetahuan sosial kepada para mahasiswa. nasional maupun intemasianal seperti pengangguran. Pengembangan Ilmu Sosial Dasar mi sejalan dengan realisasi pengembangan ide dan pembaruan sistem pendidikan yang bersifat dinamis dan inovatif. berarti proses pendalaman bidang-bidang ilmu menuju ke arah spesialisasi keahlian telah herlangsung. paling tidak ia harus mampu mengetahui ke arah inana peniecahan jalan keluar suatu permasalahan itu hams ditempuh.

serta merniiki pandangan luas dan kpekaan terhadap berbagai rnasalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia. Mereka rnenganggap sistern pendidikan yang tengah berlangsung saat mi.sistematis dan analitis. material dan spiritual berdasarkan Pancasila. kritis. Dengan kern ampuan mi para tenaga ahli diharapkan memiiki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap. Kernampuan akademik adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah. I) Tenaga ahli yang dihasilkan oleh perguruan tinggi dharapkan memiiki tiga jenis kemampuan yang meliputi personal. Kita telah mengetahui bahwa Pembangunan Nasional bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. akadernik dan profesional. 2. memahami dan mengenal nilai-nilai keagamaan. Dalam pengertian mi maka manusia . yang menyangkut ruang lingkup. Kemampuan personal adalah kemampuan kepribadian. tingkah laku dan tindakan yang mencerrniñkan kepribadian Indonesia. baik lisan maupun tertulis. Kemampuan profesional adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. yang merata. pedagang.pengantar-pengantar ilmu-ilmu sosial disajikan secara subject. menguasai peralatan analisa. yaitu kelanjutan dan ―politik balas budi‖ (etische politiek) yang dianjurkan oleh Conrad Theodore Van Deventer. metode dan sistematik any a. kemasyarakatan dan kenegaraan (Pancasila). mernpunyai kemampuan konsepsional untuk mengiden tifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi serta mamPu menawarkan alternatif pemecahannya. sosial dan kehudayaan. bertujuan menghasilkn tenaga-tenaga trampil untuk menjadi ―tukang-tukang‖ yang mengisi birokrasi mereka di bidang administrasi. dan keahlian lain dalarn tujuan eksploitasi kekayaan negara. Dengan kemampuan mi para tenaga ahli diharapkan memiiki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya. mampu berpikir logis. Bahwa hakikat Pembangunan Nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan seluruh masyarakat Indonesia.oriented dalam rangka pendalaman ilmu-ilmu sosial itu secara teoritis. berhau kolonial dan masih merupakan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda. teknik. LATAR BELAKANG ILMU SOSIAL DASAR Latar belakang diberikannya Ilmu Sosial Dasar (ISD) dimulai banyaknya kritik-kritik yang ditujukan pada sistem pendidikan di perguruan tinggi oleh sejumlah cendekiawan terutarna sarjana pendidikan.

Untuk itu perlu dilakukan berbagai upaya sehingga manusia bukan merupakan beban pembangunan. telah menimbulkan berbagai masalah di bidang sosial dan ekonomi. terutama pada akhir – akhirini. negara-negara Barat tidak menghadapi masalah pemilihan teknologi. apalagi pendidikan teknologi seperti yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkembang saat mi. Dalam masalah kependudukan pemikiran mi menjadi jelas: bagaimana menjadikan jumlah penduduk yang besar sebagai modal pembangunan dan bukan hanya beban pembangunan. Studi-studi yang cermat membuktikan betapa upaya pembangunan di abadabad lalu relatif lebih mudah dibandingkan dengan abad 20. yang ingin dicapai bukan hanya kualitas teknis yang sangat diperlukan untuk mendukung proses lepas-landas. Masyarakat Indonesia adalah merupakan masyarakat majemuk yang tercermin dalam berbagai aspek kehidupan. Di sini terjadi perobahan orientasi budaya yang kadang-kadang menimbulkan dampak terhadap tata nilai masyarakat yang Sedang menumbuhkan identitasnya sendiri sebagai bana. serasi dan Seimbang antara kebutuhan jasmani dan rohani.bukan hanya menjadi obyek pembangunan.‘ Namun upaya-upaya pembangunan yang dilaksanakan pada saat ini –khususnya pada negara-negara sedang berkembang – menghadapi tantangan yang berat. tetapi menjadikan manusia modal atau asset (terpenting) bagi pembangunan. yaitu manusia yang memiiki sikap hidup yang selaras. Dalam jangka panjang. hampir semua pioneers itu ditandai oleh sifat homogenitas daripada keadaan sosial dan kulturalnya. Perkembangan penduduk yang tinggi. sebagai pioneers. tetapi yang terpenting adalah bahwa manusia itu menjadi subyek pembangunan. Ketiga. agama dan sebagainya. terutama Indonesia. bobot penduduk yang mereka hadapi tidaklah seberat yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkembang saat mi. Dalam kondisi di mana kemajuan dalam bidang teknologi komunikasi massa dan transportasi sudah Sedemikian majunya. Kedua. sementara kemampuan mereka untuk menghadapinya tetap tidak tinggi. membawa pengaruh yang besar terhadap intensitas kontak budaya dengan kebudayaan dan luar. sedangkan negara-negara sedang berkembang saat mi terpaksa bergelut dengan masalah nation building yang rumit. melainkan juga kualitas lain yang memungkinkan seseorang berkembang menjadi manusia utuh. Pertama. Oleh karena itu diperlukan sikap yang . seperti suku bangsa. sementara pada saat yang sama pembangunan ekonomi harus mereka laksanakan. dengan latar belakang sosiokultural yang beraneka ragam.

bertujuan menghasilkan warga negara sarjana yang berkualifikasi sebagai berikut : a. Kelompok pertama diharapkan memberi dasar pedoman -pedoman untuk bertindak sebagai warga negara yang terpelajar. mempertinggi kebanggaan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia. mempertebal rasa cinta Tanah Air. yang meliputi mata kuliah : 1) Agama 2) Pancasila 3) Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa 4) Kewiraan. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Memiiki wawasan Sejarah Perjuangan Bangsa.mampu mengatasi ikatan-ikatan primordial. Secara spesifik program Mata Kuliah Dasar Umum. kesukuan dan kedaerahan tersebut sehingga integrasi nasional tetap terpelihar. Kelompok kedua diharapkan dapat membantu kepekaan mahasiswa. dan merniliki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain. b. meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Ketiga mata kuliah dasar tersebut di atas diberikan kepada semua mahasiswa dengan ketentuan bahwa mahasiswa bidang pengetahuan keahlian yang berada dalam ruang lingkup salah satu mata kuliah dásar tersebut. lingkungan sosial dan lingkungan budaya. sehingga dapat memperkuat semangat kebangsaan. . bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya. tidak diwajibkan mengikuti mata kuliah yang bersangkutan. ILMU SOSIAL DASAR SEBAGAI KOMPONEN MKDU Mata Kuliah Dasar Umum di perguruan tinggi di Indonesia dikelompokkan menjadi 2 (dua) bagian. jenjang pendidikan dan ujian-ujian. Keempat mata kuliah kelompok pertama terse but merupakan mata kuliah intra kurikuler yang diwajibkan kepada semua mahasiswa. yang dinilai dan ikut menentukan kenaikan tingkat. yang meliputi mata kuliah: Ilmu Alamiah Dasar (TAD) Ilmu Sosial Dasar (ISD) Ilmu Budaya Dasar (IBD). 3. berkenaan dengan lingkungan alamiah.

limu Sosial Dasar bertujuan membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian mahasiswa agar rnemperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dan setiap anggota golongan terpelajar Indonesia. maka diselenggarakan program-program pendidikan umum. d.‘ Menghadapi masalah-masalah dalam penyelenggaraan tndharma perguruan tinggi. ekonomi. sehingga dengan demikian memudahkan mereka berkomunikasi. 2. politik. demikian pula untuk memenuhi tuntutan masyarakat dan negara. e. 3. Tujuan dan pendidikan umum di perguruan tinggi adalah: 1. Jadi pendidikan umum yang menitik-beratkan pada usaha untuk mengembangkan kepnibadian mahasiswa.c. pada dasarnya berbeda dengan mata kuliah-mata kuliah bantu yang bertujuan untuk menopang keahlian mahasiswa dalam disiplin ilmunya. Sebagai usaha membantu perkembangan kepribadian mahasiswa agar mampu berperan sebagai anggota masyarakatdan bana serta agama. pertahanan keamanan maupun kebudayaan. khususnya berkenaan dengan sikap dan tin gkah laku manusia dalarn menghadapi manusia-manusia lain serta sikap dan tingkah laku nianusia terhadap manusia yang bersangkutan. 1) Sebagai mata kuliah dasar urnurn. Memiiki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-€ama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya. Berjiwa Pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan memiliki integritás kepribadian yang tinggi. Untuk menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap masalah-masalah dan kenyataan-kenyataan sosial yang timbul dalam masyarakat. Memberi pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir secara interdisipliner dan mampu memahami pikiran dan ahli-ahli berbagai ilmu pengetahuan. . maupun tentang lingkungan alamiah serta secara bersama-sama berperan serta di dalam pelestariannya. yang mendahulukan kepentingan Nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia. Memiiki wawasan komprehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi permasalahan kehidupan balk sosial. Demikian pula berbeda dengan pendidikan keahlian yang bertujuan untuk mengembangkan keahlian mahasiswa dalam bidang/disiplin ilrnunya.

RUANG LINGKUP PEMBAHASAN Berpangkal pada tujuan di atas. maka perkuliahan Ilmu Sosial Dasan dibagi ke dalam 8 (delapan) Pokok Bahasan (masing-masing dengan sub Pokok Bahasan). ekonomi. sehingga biasanya suatu masalah sosial bisa ditanggapi dengan pendekatan yang berbeda-beda oleh bidangbidang pengetahuan keahlian yang berbeda-beda. tetapi juga adanya amat banyak persamaan kepentingan kebutuhan serta persamaan dalam pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku yang menyebabkan adanya pertentangan-pertentangan maupun hubungan-hubungan setiakawan dan kerjasama dalam masyarakat itu. yaitu: 1. teori) yang berasal dan berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial (seperti geografi sosial. kiranya masih memerlukan penjabaran Iebih lanjut untuk bisa dioperasionalkan. konsep. antropologi sosial.2 4.Tegasnya Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah -masalah sosial. yaitu ke dalam beberapa pokok bahasan dan sub-pokok bahasan. maka kuliah Ilmu Sosial Dasar inerupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk melengkapi gejalagejala sosial agar daya tangkap (tanggap nilai). Dengan demikian. ilmu politik. Adanya beraneka ragam golongan dan kesatuan sosial dalam masyarakat yang masing-masing mempunyai kepentingan kebutuhan serta pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku sendini. persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan. Adanya berbagai aspek pada kenyataan-kenyataan yang bersama-sama merupakan suatu masalah sosial. dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta. Berdasarkan ruang lingkup kajian sebagaimana tersebut di atas. psikologi sosial dan sejarah). sosiologi. maka ada 2 rnasalah yang dapat dipakai sebgai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang Iingkup pembahasan mata kuliah ilmu Sosial Dasar. maupun gabungan (antar bidang). Mempelajani dan menyadari adanya berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan .‘ Berdasarkan Konsonsium Antar Bidang. khususnya masalahmasalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia. sehingga dan perkuliahan tersebut kepada mahasiswa diharapkan :2 1. sebagai pendekatan tersendin. 2. Sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar.

MASALAH SOSIAL DAN ILMU SOSIAL DASAR. keluarga dan masyarakat. Yang membedakan masalah-masalah sosial dan masalahmasalah lainnya adalah bahwa masalah-masalah sosial selalu ada kaitannya yang dekat dengan nilai-nilai moral dan pranata-pranata sosial. masalah ekonomi. Contoh : masalah pedagang kaki lima di kota-kota besar di Indonesia. Menurut umum atau warga masyarakat bahwa segala Sesuatu yang menyangkut kepentingan umum adalah masalah sosial. Masalah – masalah sosial yang dihadapi oleh setiap masyarakat manusia tidaklah sama antara yang satu dengan lainnya. dan keadaan lingkungan alamnya di mana masyarakat itu hidup. Mempelajari hubungan antara pelapisan sosial dan persamaan derajat. serta selalu ada kaitannya dçngan hubunganhubungan manusia dan dengan konteks-konteks normatif di mana hubungan-hubungan manusia itu terwujud (Nisbet. Mengkaji masalah-masalah kependudukan dan sosialisasi serta menyadani identitasnya sebagai pemuda dan mahasiswa. 1961). 4. rnasalah politik. Mempelajari dan menyadari adanya pertentangan-pertentangan sosial bersamaan dengan adanya integrasi rnasyarakat. an dan pengurangan kemiskinan. 7.. MASALAH . Mempelajari dan menyadari adanya masalah-masalah mdividu. dasarkan atas studi mereka mempunyai sif at yang dapat menimbulkan kekacauan terhadap kehidupan warga masvarakat secara keseluruhan. 3. Perbedaan – perbedaan itu disebabkan oleh perbedaan tingkat perkembangan kebudayaan dan masyarakatnya. Masalahmasalah tersebut dapat terwujud sebagai : masalah sosial. Mempelajari masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan. . masalah moral. 8. 5. Menurut para ahli masalah sosial adalah suatu kondisi atau perkembangan yang terwujud dalam masyarakat yang her. masalah agama. ataupun masalah-masalah lainnya.2. Mempelajari hubungan antara warga negara dan negara. 2. 5. Pengertian masalah sosial ada dua pengertian 1. Mempelajari usaha pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh manusia untuk memanfaatkan kemakmur. 6.

Sedangkan ukuran-ukuran yang dipakai oleh para warga masyarakat yang bersangkutan untuk menilai dan mewujudkan tingkah laku mereka adalah model-model dan kebudayaan yang telah mereka punyai. dan sebagainya). maka masalah-masaláh sosial liii pengertiannya terutama ditekankan pada adanya kondisi atau sesuatu keadaan tertentu dalam kehidupan sosial warga masyarakat yang bersangkutan. bernafas. dan sebagainya). dan sebagainya).but dapat memperoleh nafkah untuk dapat melangsungkan kehidupannya. Oleh karena itu dengan mengikuti batasan yang lebih tegas dikemukakan oleh Lesile (1974). mernbutuhkan cinta kasih dan sayang. karena di satu pihak para pedagang kaki lima terse. Suatu kondisi yang tidak disukai oleh para warga masyarakat pada hakikatnya tidak biasa berlaku atau cocok dengan kebudayaan mereka.Menurut definisi umum. sebenarnya merupakan proses hasil dan prôses kehidupan manusia yang berusaha untuk menienuhi kebutuhan-kebutuhan jasmaniahnya (manusia harus makan. masalah-masalah sosial dapat di definisikan sebagai: Sesuatu kondisi yang mempunyai pengaruh terhadap kehidupan sebagian besar warga masyarakat sebagai sesuatu yang tidak diinginkan atau tidak disukai dan yang karenanya dirasakan perlunya untuk diatasi atau diperbalki. Dengan demikian. mengadakan hubungan kelamin. Kondisi atau keadaan sosial tertentu. Sebaliknya ada juga masalah-masalah yang dianggap sebagai masalah sosial oleh umum tetapi belum tentu dianggap sebagai masalah sosial oleh para ahli. membutuhkan bantuan orang lain untuk memecahkan berbagai masalah. yaitu yang ada dalam kepala mereka masing-masing yang belum tntu telah berubah sesuai dengan perubahan kondisi . Berdasarkan pengertian di atas. dan di lain pihak para pembeli yaitu para warga masyarakat dengan mudah memperoleh pelayanan dan dengan harga yang pantas untuk taraf ekonomi mereka dan para pedagang kaki lima. sesuatu masalah yang digolongkan sebagal masalah sosial oleh para ahli belum tentu dianggap sebagai masalah sosial oleh umum. dan kebutuhan-kebutuhan kejiwaan (untuk dapat merasakan aman dan tenteram. ahli sosiologi dan ahli antropologi akan menyatakan bahwa pedagang kaki lima di kota-kota menjadi sumber utama dan suatu kondisi di mana kejahatan dengan mudah dapat terjadi. pedagang kaki lima bukan masalah sosial. buang air. minum. Kondisi-kondisi itu bukan sesuatu yang tetap tetapi Selalu dalam proses perubahan. kebutuhan-kebutuhan sosial (berhubungan dengan orang lain. manusia menggunakan kebudayaan sebagai model. Dalam usaha-usaha untuk pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Perwujudan mi adalah suatu kondisi atau keadaan di mana manusia itu hidup di dalam masyarakat.model petunjuk di dalam menggunakan lingkungan alamnya dan sosialnya di masyarakat. Sebaliknya para ahli perencanaan kota.

Sedangkan masalah-masalah sosial diihat sebagai hasil atau akibat dan adanya proses perubahan sosial dan perubahan kebudayaan. ahli politik dan kenegaraan. berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang tergolong dalam ilmu-ilmu sosial. Dengan kata lain. cepat atau lambat. ada perIedaan antara kerangka untuk interpretasi subyektif dan para warga dengan kenyataan-kenyataan obyektif dalam mana mereka itu hidup. tetapi di lain pihak dianggap sebagai sesuatu yang menguntungkan oleh misalnya para pengurnpul barang bekas dan para pengumpul puntung rokok. komunikasi. sosiologi. sebagai Sesuatu yang mengiantungkan. masalah-masalah sosial tidak dirasakan oleh setiap warga masyarakat secara sama. para warga masyarakat yang biasanya peka terhadap adanya masalahrnasalah sosial adalah para ahli filsafat. berlangsung dengan tenang ataupun berlangsung dengan kekacauan. Di samping hal di atas. psikologi sosial.1 a. Sesuatu kondisi yang dianggap sebagai suatu yang menghambat atau merugikan oleb sejumlah warga masyarakat. menganalisa. Di masa lampau. . politik. seperti antropologi. tetapi pada usaha untuk memahami hakikat manusia menurut perspektif masing-masing. Dengan demikian terdapat suatu ketidakcocokan antara pengetahuan kebuday a. karena dianggap sebagai mengganggu kesejahteraan hidup mereka. pemuka agama. belum tentu dirasakan oleh sejumlah warga masyarakat yang lain dan masyarakat tersebut. keindahan dan ketertiban oleh sejumlah warga kota. Di dalam kenyataannya. memahami dan memikirkan cara-cara untuk mengatasinya. kesehatan. Perubahan sosial dan perubahan kebudayaan adalah prosesproses yang secana tetap dan terus-menerus dialami oleh setiap masyarakat manusia. pada waktu belum ada ahli ilmu-ilmu sosial. pusat studi-studi dan disiplin-disiplin ilmu-ilmu sosial tersebut bukanlah pada masalah-masalah sosial itu sendiri. menjadikan masalah-masalah sosial sebagai ruang lingkup studi mereka masingmasing. Misalnya masalah sampah : Sampah yang bertebaran di mana-mana di sebagian kota dirasakan Sebagai merugikan kebersthan. Masalah-masalah sosial dan Ahli Ilmu Sosial Masalah-masalah sosial telah menghantui manusia sejak adanya peradaban manusia. Sehingga merangsang para warga masyarakat untuk mengidentifikasikan. atau bahkan dirasakan oleh yang lainnya. Walaupun demikian.yang mereka hadapi dalam kehidupan sosial mereka sehari-hari.an dan kenyataan-kenyataan obyektif yang ada dalam kondisikondisi di mana mereka hidup.

Sejumlah ahli ilmu-ilmu sosial seperti Merton dan Nisbet (1961). Basic Social Sciences atau ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah gabungan dan bermacam-macam disiplin ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan. merasakan bahwa dengan menggunakan pendekatan masalahmasalah sosial sebagai kerangkanya maka hakikat masyarakat dan kebudayaan manusia akan lebih dapat dipahami. berarti konsep-konsep dan teori-teori berkenaan dengan hakikat manusia dan masalah-mäsalahnya yang telah dikembangkan dalam ilmu-ilmu sosial akan digunakan. Sedangkan dengan menggunakan kacamata subyektif. Social Studies atau fimu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah paham studi sosial. 3. Sumber dan semua ilmu pengetahuan adalah phiosophia (filsafat). maka masalah-masalah yang dibahas tersebut akan clikaji menurut perspektif masyarakat yang bersangkutan.2 b. Materi IPS adalah ilmu-ilmu sosial yang disederhanakan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran pada tingkat sekolah dasar dan menengah. Begitu juga. berbagai pemikiran yang secara masuk akal dapat dipertanggungjawabkan yang berkenaan dengan usaha-usah a untuk memperbaiki masalah-masalah sosial tersebut akan lebih dapat dikembangkan. Denzin (1973). sekaligus Sebagai sarana untuk mencari jalan ke luar dalam pemecahan masalah yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. ilmu-ilmu sosial (social sciences) atau ilmu-ilmu budaya (humanities). menurut mereka. menyajikan suatu pemahaman mengenai hakikat manusia sebagai makhluk sosial dan masalah-masalahnya dengan menggunakan suatu kerangka pndekatan yang meithat sasaran studinya tersebut sebagai suatu masalah obyektif dan juga menggunakan kacamata subyektif. Gerson (1969) dan Brodley (1976). Dengan begitu antara ilmuilmu sosial dan ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) tidak terdapat perbedaan yang prinsipil. RANGKUMAN: 1. apakah itu ilmu-ilmu sosial alainiah (natural sciences). Dengan menggunakan kacamata obyektif. Diharapkan dengan gabungan kacamata obyektif dan subyektif in akan mewujudkan adanya kepekaan mengenai masalah-masalah sosial yang disetai dengan penuh rasa tanggung jawab dalam kedudukannya sebagai warga masyarakat ilmiah. 2. dan yang dibandingkan dengan kacamata pengkaji atau masing-masing mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Ilmu Sosial Dasar. Kalau IPS . Masalah-rrzasatah Sosial dun [imu Sosial Dasar fimu Sosial Dasar sebagai suatu mata kuliah. warga masyarakat dan negara Indonesia. ia bukan merupakan satu disiplin ilmu pengetahuan.

khususnya berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia-manusia lain serta sikap dan tingkah laku manusia lain terhadap manusia yang bersangkutan.ISD diprogramkan sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di Perguruan Tinggi. Mata Kuliah Dasar Umum di perguruan tin ggi di Indonesia. tetapi hanyalah suatu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dan masalahmasalah yang terwujud daripadanya. dikelompokkan menjadi 2 (dua) bagian. Kelompok kedua dtharapkan dapat membantu kepekaan mahasiswa berkenaan dengan lingkungan alamiah. Tujuan ilmu Sosial Dasar ialah membantu perkembangan wawasan pernikiran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dan setiap anggota golongan terpelajar Indonesia.diprogramkan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran pada tingkat Sekolah Dasar dan Menengah. Pengantar-pengantar Ilmu Sosial mengemban tugas untuk memberi bekal pengetahuan teoritis ilmiah pada bidang ilmu tertentu yang bersifat subject oriented. Melalui penelaahan dan pendalaman subject-oriented tersebut. Keempat mata kuliah kelompok pertama tersebut merupakan mata kuliah intra‘kurikuler yang diwajibkan kepada Semua mahasiswa. lingkungan sosial. jenjang pendidikan dan ujian-ujian. 7. Istilah pengetahuan mempunyai pengertian yang . yang meliputi mata kuliah Agama Pancasila Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa Kewiraan. Ilmu Sosial Dasar bukanlah suatu disiplin ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri. dan lingkungan budaya. 4. 5. yang dinilai dan ikut menentukan kenaikan tingkat. yang meliputi mata kuliah: 5) Ilmu Alamiah Dasar (lAD) 6) Ilmu Sosial Dasar (ISD) 7) Ilmu Budaya Dasar (IBD). 6. berarti proses pendalaman bidang-bidang ilmu menuju spesialisasi! keahlian telah berlangsung. Kelompok pertama diharapkan memberi dasar pedoman-pedoman untuk bertindak sebagai warga negara yang terpelajar.

maka istilah ilmu pengetahuan telah digunakan karena mencakup suatu pengertian mengenai suatu sistem berpikir dan penalaran yang mempunyai suatu kerangka pendekatan men genai masalah-masalah yang menjadi sasaran perhatiannya. .menunjukkan adanya kelonggaran dalam batas dan kerangka berpikir dan penalaran.

Akan tetapi pada galibnya tidak semua negara di dunia mengalarni pertumbuhan penduduk yang demikian pesat. bahkan Jerman Barat cenderung memiliki Iebih sedikit jumlah penduduk berumur muda. . tetapi. kekurangan penduduk berusia muda sebagai generasi penerus. Kita sering mendengar praktek adopsi yang tidak wajar bagi bayi-bayi Asia. Dengan begitu negara mi lncrnpunyai masalah penduduk bukan pertumbuhannya. Termasuk salah satu di antaranya ilmu kedokteran juga berkembang. MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN 1. Oleh karena itu tingkat kematian bayi-bayi yang lahir menjadi lebih rendah. PERTUMBUHAN PENDUDUK DAN MIGRASI a. Hal itu dimungkinkan oleh adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. secara legal dilakukan melalui adopsi anak/bayi. penduduk dunia telah mencapai 500 jutajiwajumlahnya(lihat tabel 1). Kemungkinan menambah penduduk berusia rnu da sebagai generasi penerus bagi negara-negara Eropa Barat khususnya. tidak terkecuali bayi-bayi dan Indonesia.BAB II PENDUDUK. pemeliharaan kesehatan penduduk termasuk usaha-usaha imunitas menjadi lebih terjam m. Negara-negara Eropa Barat pada abad 20 mi cenderung mengalami kondisi stasioner. dibandingkan dengan jumlah penduduk dewasa. sampai ia tumbuh subur dan akhirnya bersuami/heristeri dan mempunyai anak dan cucu. Berkat kemajuan ilmu kedokteran. Penduduk dunia dun masalahnya Pada awal zaman modern sampai kira-kira tahun 1650. Sejak zaman inilah penduduk dunia terus meningkat dengan cepat.

DGI—BKKBN Jakarta 1982. 1650 1800 1850 1900 1930 1950 1960 1970 1980 1990 2000 JUMLAH JIWA 10 juta 250 juta 500 juta 900 juta 1.500 juta 3. laksana zaman perbudakan.500 juta Sumber: Buku Paket Latihan Pendidikan Kependudukan. akibat dan kondisi kcrniskinannya. anak-anak/bayi itu diperjualbelikan.000 juta 1.TABEL I PERKIRAAN DAN PROYEKSI PENDUDUK DUNIA TAHUN 8.600 juta 4.000 — 7. Asia dan Amerika Latin sebagaian besar tidak rnemperoleh kesempatan rnencmpuh jenjang pendidikan di sekolah.000 juta 3.700 juta 6.000 juta 2.500 juta 2. terutama anak-anak usia sekolah di negara-negara berkembang di Afrika. Peluang untuk mengadopsi anak-anak/bayi Asia disalahgunakan oleh sindikat-sindikat gelap.000 SM 1.600 juta 5. b. . Pendidikan dan Keseha tan di negara-negara berkembang 1) Pendidikan Penduduk pedesaan.

dan 20% lainnya karena anakanak mereka hams menolong menyelesaikan pekerjaan di rumah. Bahkan yang lebih tragis. desa itu tidak memiliki sekolah dasar. penduduk pedesaan miskin paling sening kekurangan bangunan sekolah dan guru yang memenuhi syarat. termasuk merawat adik yang masib kecil. Penyakit-peny akit menular seperti tuberkulosis. Asia Tenggara. Sedangkan suatu studi di Abijan ibukota Republik Pantai Ga.ikan bahwa 58% anak-anak pedesaan miskin di Delhi India.Suatu hasil survei UNICEF mernbukt. Di Karachi (Pakistan) 50% anak usia sekolah berumur antara 5 . 43% berasal dan anak-anak pedagang. seperti Birma. 72% dan anak-anak usia 7 sampai 14 tahun dapat bersekolah.10 tahun terdaftar pada sekolah dasar. Lap oran-laporan UNICEF j uga men gungkapkan bahwa penyakit polioyelitis banyak . 2) Kesehatan Penduduk usia muda pada negara-negara berkembang. India bagian selatan. mengungkapkan bahwa 45% dan orang tua penghuni kampung miskin. dan 31% terikat dalam kerja rumah tangga. Data lapang menunjukkan 73% anak-anak usia sekolah berasal dari kelompok ayah sebagai staf menengah. misalnya terjadi pada anak-anak di negara-negara Asia Selatan. Parasit-parasit usus penyebab penyakit cacingan (Askaris) banyak diderita oleh anak-anak di perkampungan iniskin di Lagos (ibukota Nigeria). Hasil survei yang sama di karnpung miskin di kota Madras India. Penderita kebutaan dan anemia pada tipe dan tingkatan tertentu. kasuskasus. Di negara-negara berkembang terdapat variasi sanak-anak usia sekolah yang mendapat kesempatan dalam pendidikan formal. 27% lainnya berasal dan anak-anak petani. Di pedesaan sekitar Dakar ihukota Senegal (Afrika Barat). Indonesia dan Malaysia. persentase kanak-kanak untuk rnasuk sekolah sebesar 38%. Di Honduras (Amerika Latin). menyatakan anakanaknya tidak bersekolah karena alasan tidak mampu membayar uang sekolah. tidak hersekolah karena orang tua mereka tidak mampu membayar biaya sekoIah. amat sering kedapatan menderita kurang vitamin A. Semakin tinggi status/jabatan pekerjaan semakin tinggi pula jumlah persentase anak-anak yang masuk sekolah.pendenita kekurangan vitamin A yang menonjol. Srilangka. bany ak menyerang penduduk di daerah pemukiman kampungkampung miskin di perkotaan. Di samping unsur tekanan ekonomi. persentase mi segera menurun menjadi 33% bagi kampung-kampung miskin.ding (Afrika Barat) mencatat gradasi persentase anak-anak sekolah bergantung pada fungsi pekenjaan ayah seorang anak. antara lain di Kalkua (India) dan di Ibadan di Nigeria bagian barat (Afrika Barat).

Pemakaian protein total sangat rendah seperti yang dialami penduduk di India. Penyakit itu menyerang penduduk pada usia produktif. sebagai penyebab mengapa mereka tidak dapat tertolong. dimungkinkan oleh fasiitas injeksi yang tidak memadai. Salah satu sebab membuktikan bahwa di beberapa kalangan masyarakat pedesaafl masih berlaku ―tabu‖ yang melarang memakan ikan. Faktafakta di lapangan membuktikafl bahwa penduduk negara-negara berkembang kekurangan makanan berkadar protein hewani. Beberapa survei konsumsi makanan dilakukan di Asia menunjukkan bahwa pemakaian kalori rata-rata penduduk berada di bawah tingkat yang dibutuhkan di beberapa negara. Resiko dan melakukan tabu dan pantangan seperti itu para ibu hamil harus menanggung kekurangan protein hewani. Hal semacam itu berlaku di kalangan masyarakat di beberapa daerah di Burma. 3) Perhatian para negarawan dan ilmuwan terhadap masalah pen duduk dunia Para negarawan dan ilmuwan sungguh-sungguh menyadani dan telah memperhitungkan betapa besar bencana yang ditimbulkan oleh ledakan penduduk dunia. Keistimewaafl penyakit mi penularannya tidak diketahui pasti. Fiipina dan Thailand. Tabu dan pantangan seperti itu berlaku mulai dan kehamilan 7 bulan sampai 50 han sesudah kelahiran. Laporan UNICEF tahun 1983 mengungkapkan bahwa hanya 1% saja dan anak-anak di dunia yang tegas-tegas menderita kurang gizi. Malaysia. atau lahir dengan ketahanan tubuh yang rapuh. pada tahun 1968. Bersumber dan pada konsultan kesehatan dari World Health Organization (WHO) di Zimbabwe (Desember 1983) ditemukan kurang lebih sejuta penderita penyakit lepra atau kusta di seluruh wilayah Zimbabwe. Malaysia dan Fiipina. Berdasarkan estimasi perkembangan penduduk dunia yang sangat mencemaskan itu lahirlah Kelompok Roma (Club of Rome). Sidang pertama kalinya diselenggarakan di Accademia dei Lincei di Rorna.diderita oleh anak-anak di Srilangka dan Kenya (Afnika Timur). pada tahun 1969. Baru ada tanda-tanda bisul kecil atau koreng. Terdapat indikasi-indikasi bahwa penyakit mi telah merambat pada anak-anak usia 7 tahun. sidang kedua diselenggarakan di Wina. dan boleh jadi akan melahirkan bayi-bayi cacat dan lahir. biasanya pada kaki. antara 8 sampai 40 tahun. atas undangan . Akan tetapi lebih dan 25% anak-anak di negaranegara berkembang menderita kekurangan gizi yang tidak ketahuan. Pakistan. justru terhadap mereka yang menderita kurang gizi tidak ketahuan itu. Sebanyak 58% dan anakanak cacat di Kenya sebagai akibat polioyelitis. pada saat itulah disadari oleh seseorang bahwa ia telah terjangkit penyakit lepra atau kusta. Indonesia. buah-buahan dan sayur – mayor.

Dan studi tersebut dapat ditanik kesimpulan bahwa apabila kondisi-kondisi yang berlaku sekarang mi dibiarkan kadaluwarsa. yang lebih dikenal dengan Model Dunia Promotif. daya tahan dan keseimbangan bumi kita akan mencapai batas kemampuan terakhir. dekat Paris. . memadamkan eksplosi penduduk. Model dunia mi secara khusus dibuat untuk mempelajari kelakuan kelima unsur dominan.‖ Sidang-sidang berikutnya: tahun 1970 di Swiss. Kelompok Roma melakukan studi internasional selama 18 bulan dengan biaya dan Yayasan Volkswagen di Jerman. 4) Interaksi eksponensial dan lima variabel yang dominan. Pengetahuan bahwa struktur setiap sistem banyaknya hubungan yang bersif at berputar. Meadow dan Massachusetts Institute of Technology (MIT). ml berarti akan lumpuhlah sistem-sistem pendukung dan pembangkit tatanan kehidupan di muka bumi mi. adalah suatu model menurut Dynamica System yang merupakan metode baru untuk memahami kelakuan dinamis dan sistemsistem yang kompleks. maka dalam waktu 100 tahun saja. kaitmengkait. Metodologi sistem dinamik itu sebagai karya rintisan Prof. serta mempelajari berbagai pengaruh timbal balik terhadap sistem dunia dalam jangka panjang. The Limits to Growth (Batas-batas Akhir Pertumbuhan Dunia) merupakan gerakan tahap pertama dan proyek internasional itu. yaitu (1) penduduk yang makin bertambah (2) makin pesat industrialisasi (3) produk pertanian (4) makin habis sumber-sumber alam yang tak tergantikan. tahun 1971 di Jouy. serta melancarkan suatu kerjasama semesta untuk mengekang perlombaan senjata. Jay Forrester dan MIT. Dennis L. Perancis dan bulan Oktober 1973 diselenggarakan di Tokyo Jepang. dan membeni daya gerak yang diperlukan bagi usaha-usaha pembangunan. Sejalan dengan itu pada tahun 1969. Metode kerjanya menggunakan jasa komputer.Kanselir Austria. diketuai oleh Dr. Tim Studi inteinasional itu beranggotakan 17 orang. memperbaiki alam lingkungan manusia. (5) dan makin rusak alam lingkungan. Sekretaris Jenderal PBB (pada waktu itu U Than) menyatakan bahwa bagi anggota PBB ―barangkali hanya tinggal sepuluh tahun lagi untuk menekan pertikaianpertikaian lama mereka.

akan dihadapi krisis kekurangan tanah yang serius. Diperkirakan pada saat jumlah penduduk dunia menjadi dua kali lipat. Produksi pangan seolah-olah tidak punya arti apa-apa. Krisis kekurangan tanah pertanian tidaklah muncul Secara tiba-tiba. Bumi kita mempunyai kira-kira 3. Kini ancaman polutan bagi umat manusia yang sangat serius datang dan sampah-sampah organik.han pertanian dan pemukiman.Kelima vaniabel yang dominan membuktikan saling mempengaruhi satu sama lain. Dan segi lain. nah yang masih ada. Semakin bertamhah manusia. Separuh dan luas tanah itu yang paling subur dan paling rnudah dijangkau oleh manusia telah digarap secara turun temurun dan terus menerus. akan semakin terasa pula ―Ia. di samping modal yang cukup. Peningkatan produksi pangan akan berkait dengan penyediaan lahan dan tata air/irigasi teknis yang mamadai. Hal mi berakibat akan mematikan makhluk-makhluk hidup di laut. Beberapa contoh akibat sernakin banyak sampah organik dibuang ke luar Baltik yang kemudian membusuk.han pertanian dan pemukiman. Harga-harga pangan akan melambung tinggi. akibat bertambahnya penduduk dunia yang diiringi dengan peningkatan taraf hidup. penduduk perkotaan juga diancam oleb membengkaknya polutan (Zat-zat pencemar yang menimbulkan polusi) sampah. akibat pertumbuhan penduduk eksponensial. Krisis berikutnya segera menyusul. Semakin bertamhah manusia. tidak terkecuali ikan. begitu muncul akan hilang lenyap ditelan lautan manusia. Pada dimensi lain. air. Produksi pangan tidak mencukupi kebutuhan hidup manusia. Pada sisi lain. melainkan diawali dengan berbagai gejala Sebelum kebutuhan tanah pertanian melebihi dan cadangan ta. Penduduk bertambah. cenderung makin berkurang Ia. limbah industri dan limbah rumah tangga. memungkinkan segera meningkat pula kebutuhan akan sumber-sumber alam berupa: hutan. mineral/barang tambang dan bahanitu yang paling subur dan paling rnudah dijangkau oleh manusia telah digarap secara turun temurun dan terus menerus.par lahan‖ baik untuk perumahan maupun untuk kegiatan pertanian.par lahan‖ baik untuk perumahan maupun untuk kegiatan pertanian. . kebutuhan sandang pangan dan papan/penumahan harus bertambah. sehingga pada saatnya terjadi bahaya kelaparan. bersumber dan knalpot-knalpot kendaraan bermotor yang memuntahkan produk-produk korban dioksida setiap saat.2 milyar hektar tanah yang potensial baik untuk pertanian. cenderung makin berkurang Ia. akan semakin terasa pula ―Ia. kadar zat asam di dalam air laut terus menerus berkurang. lingkungan perkotaan mengalami pencemaran cukup berat.

bersumber dan knalpot-knalpot kendaraan bermotor yang memuntahkan produk-produk korban dioksida setiap saat. pada tahun 1950 penduduk Amerika Serikat mengkonsumsi 7 bilyun kaki kubik gas alani. maka daya pikul dunia akan dilampaui. Apalagi bila umat manusia lupa akan sifat-sifat alami. mineral/barang tambang dan bahan galian sebagai bahan baku industri alam Iebih cepat terkuras. memungkinkan segera meningkat pula kebutuhan akan sumber-sumber alam berupa: hutan. dan terjadiiah keruntuhan kehidupan di dunia. Pada tahun 1971 mereka melahap gas alam sebanyak 23 bilyun kaki kubik. tidak terkecuali ikan. kadar zat asam di dalam air laut terus menerus berkurang. air. Produksi pangan seolah-olah tidak punya arti apa-apa. Harga-harga pangan akan melambung tinggi. Alpa untuk melestarikan lingkungannya. Kini ancaman polutan bagi umat manusia yang sangat serius datang dan sampah-sampah organik. Hal mi berakibat akan mematikan makhluk-makhluk hidup di laut. apakah yang akan terjadi pada sistem dunia kita bila mencapai batas-batas maksimumnya? Karena persediaan sumbersumber alam yang tak tergantikan sudah semakin habis. lingkungan perkotaan mengalami pencemaran cukup berat. limbah industri dan limbah rumah tangga. melainkan diawali dengan berbagai gejala Sebelum kebutuhan tanah pertanian melebihi dan cadangan ta. Pada sisi lain. Pada dimensi lain. akibat bertambahnya penduduk dunia yang diiringi dengan peningkatan taraf hidup. terutama hutan. akan dihadapi krisis kekurangan tanah yang serius. Produksi pangan tidak mencukupi kebutuhan hidup manusia. Berapa banyak konsumsi BBM oleh umat manusia di dunia pada tahun 1983? Berapa banyak pula konsumsi barang tambang dan bahan galian untuk memenuhi kebutuhan industn setiap tahun? Tidak dapat disangkal lagi. penduduk perkotaan juga diancam oleb membengkaknya polutan (Zat-zat pencemar yang menimbulkan polusi) sampah. Krisis berikutnya segera menyusul.Diperkirakan pada saat jumlah penduduk dunia menjadi dua kali lipat. Krisis kekurangan tanah pertanian tidaklah muncul Secara tiba-tiba. memang cabangcabang kehidupan di bumi mi akan mempunyai batas akhir. air dan tanah. Beberapa contoh akibat sernakin banyak sampah organik dibuang ke luar Baltik yang kemudian membusuk. Dari segi lain. betapa haus manusia akan sumber-sumber alam. begitu muncul akan hilang lenyap ditelan lautan manusia. sehingga pada saatnya terjadi bahaya kelaparan. Andaikata kelima variabel pokok berkembang seterusnya dengan ukuran seperti selama 70 tahun terakhir. Satu contoh. akibat pertumbuhan penduduk eksponensial. nah yang masih ada. .

yang akan dapat mempengaruhi tata ekonomi. 5. 2. Kerapatan/kepadatan. Prioritas besar diberikan kepada usaha-usaha penyuburan clan perlindungan tanah untuk mencegah erosi. antara lain Pertanibahan atau pengurangan penduduk. dan pemecahan masalahnya itu tidak dapat dilakukan dengan cara satu segi dan secara sesaat dengan cepat. 2.c. Kenaikan pesat jumlah penduduk dunia. Ucaha mengatasi masalah penduduk dunia. Masalah penduduk timbul sebagai akibat dan perubahan penduduk. Keduanya dapat mengakibatkan perubahan bahan dalam humas welfare dan struktur penduduk. Penyelenggaraan pendidikan dan pengadaan fasilitas kesehatan lebih diutamakan. Penduduk djstabilisasi/diseimhaflgkan Konsumsi sumber alam dan pembangkitan polusi narus dikurangi sampai seperempat dan tingkat konsumsi tahun 1970-an.pat ditimbangi penambahan kebutuhan hidup dan . Penekanan lebih besar diberikan kepada produksi bahan pangan. Mengikuti pertumbuhan anak Penggunaan air susu ibu Imunisasi Pengobatan Oral Rehydration Therapy (ORT). diperlukan langkah-langkah sebagai berikut : 1. terutama di negara-negara Asia. dan penyeharan penduduk. tata politik dan budaya masyarakatnya. tata pergaulan. bilamana mi cia. Pertumbuhan penduduk satu belun: merupakan masalah penduduk yang vital.segera menentukan langkah-langkah kongkret dalam penanggulangan problem. 3. Sebenarnya perwmbuhan penduduk saja tidak akan menimbulkan masalah penduduk.Ada 4 macam teknik pelayanan kesehatan. mendorong usahausaha bersama negara-negara di dunia untuk . yaitu 1. d.problem penduduk dunia. 4. sehingga akan cukup tersedia untuk memenuhi kebutuhan setiap orang. Untuk mencapai suatu ekosistem penduduk dunia yang stabil. Macalah penduduk di Indonesia Masalah penduduk atau Population Problem merupakan masalah yang bersegi banyak. 3. Afrika dan Amerika Latin.

penyebarannya yang merata. satuan luas dinyatakan dalam meter persegi. Kegunaan mengetahui angka kerapatan penduduk adalahsebagai berikut : Untuk mengetahui ada tidaknya gejala overpopulation. Untuk mengetahui penyebaran dan pusat-pUSat kegiatan ekonomi maupun budaya. Sedangkan untuk daerah urban (kota). Seperti di Jerman. sumber alam kemudian transportasi dan sebagainya. Beberapa masalah penduduk yang erat hubungannya dengan manusia dan lingkungan alam. . di mana orang sudah banyak yang hidup dalam gedung bertingkat. kekurangan penduduic untuk beberapa daerah tertentu. Tetapi untuk negara-negara sedang berkembang dan terbelakang. Prancis. Di Indonesia penyebarafl penduduk tidak merata dan penyebaran yang tidak merata mi meninibulkan masalah kelebihan. Untuk mi dapat anda lihat tabel sebagai berikut : Tabel 4 : Jumlah Penduduk. Untuk mi dapat anda pelajari beberapa masalah kependudukan yang disebahkan karena : 1) Rapat Penduduk (Population Density) Pengertian untuk mengenal rapat penduduk ialah Perbandingan antara jumlah orang dengan tanah yang didiami/diOlah dalam satuan luas. luas tanah dan kepadatan Penduduk Indonesia menurut Sensus Penduduk 1971. 2) Penyebaran Fend uduk (Population Distribution) Tersebarnya penduduk dalam beberapa wilayah sangat tergantUng dan faktor-faktOr: lokasi. Untuk daerah rural (desa) satuan luas mi dinyatakan dalam satuan kilometer persegi atau hektare. iklim. jumlah penduduk yang besar menjadi masalah. setelah Perang Dunia II kurangnya penduduk merupakan masalah sebab menimbulkan gejala semakin kurangnya tenaga kerja (man power). Justru dengan kasus pada negara-negara tertentu. Untuk mengetahui pusat-pusat aglomenraSi penduduk.

813 5.708 565 38 9 37 14 Tabel 5: Kepadatan Penduduk Jawa. 4.654 572.103 20.027 126 142 62 70 . Jawa&Madura Sumatera Kalimantan Sulawesi Pulau-pulau lain 76. 3.008 134.843 227.152 8. Daerah (x 1000) Jumlah Penduduk Luas tanah Kepadatan 1.No. 5.892 80 89 594 660 46 53 24 28 Indonesia 2.174 550. 2.703 541. Luar Jawa dan Indonesia tahun 1973 dan 1978.535 8. Luas (1000 km2) Penduduk 1973 (Juta) Penduduk Kepadatan Penduduk Kepadatan Penduduk per km2 1978 (Juta) 1973 per km2 Jawa 135 Luar Jawa 1.

maka gejala kelebihan penduduk akan dialami.Sebaliknya di daerah pertanian yang intensif. Penggunaan angka kerapatan penduduk sebagai ukuran ada tidaknya kelebihan penduduk. Masalah Penduduk yang dihadapi oleh Negara yang sedang berkembang. telah tidak dapat memberikan kebutuhan hidup kepada manusia yang berdomisili di wilayah tersebut. a) Masalah Kelebihan Penduduk. Sedang akibat dan under population ialah kurangnya tenaga kerja di sektor-sektor yang sangat memerlukan tenaga manusia misalnya pada saat akan diadakan ekstensifikasi pertanian dan sebagainya. Kelebihan penduduk yang relatif. Kelebihan penduduk yang absolut. Di daerah pedesaan di mana unsur gotong royong masih sangat kuat. Untuk ini ada dua macam kelebihan penduduk yang anda perlu ketahui. Hal yang demikiar itu adalah tidak benar. Hal mi disebabkan karena pada umumnya negra – Negara sedang berkembang dijatuhi dengan akibat yang lang. ini berarti apabila di daerah yang mempunyai rapat dan penduduk lebih besar dan 501km2. mungkin belum . Yaitu apabila suatu daerah dalam waktu tertentu. Di daerah-daerah di mana penduduk masih melaksanakan shifting Cultivation atau sistem ladang. Akihat tidak langsung dan hal mi adalah timbulnya kriminalitas. angka rapat penduduk maksimum adalah 50/km2. Yaitu apabila suatu daerah dalam waktu tertentu kebutuhan hidup yang ada sudah tidak sesuai lagi dengan tuntutan keniajuan ekonomi dan perkembangan sosial. kerapatan penduduk 200/km2. Sering kita menggunakan angka kerapatan penduduk sebagai ukuran untuk mengetahui ada tidaknya kelebihan penduduk. Akibat langsung dengan adanya kelebihan penduduk ialah timbulnya pengangguran. yaitu. maka adanya pengangguran tidak nampak.3) Kelebihan Penduduk dan Kekurangan Penduduk (Over Polupation dan Under Population).sung maupun tidak langsung dengan adanya pertambahan penduduk yang cepat. Dalam kehidupan sehari-hari kita lebih banyak mempersoalkan masalah kelebihan penduduk daripada kekurangan penduduk. sehingga sering disebut pengangguran tidak kentara (disyuised unemployment).

Sedang di luar Jawa dan Madura beberapa daerah masih kekurangan penduduk seperti Kalimantan 9/km2 . umur 10 tahun ke atas yang telah dapat mencapai tingkat pendidikannya tahun 1971 (menurut sensus 1971). (Lihat tabel 4 di muka).37 19. 41. Di Indonesia beberapa daerah telah mengalami kelebihan penduduk. Akibatnya fasilitas secara kualitatif dalam bidang pendidikan masih terbatas. Oleh karenanya masalah Pendidikan menjadi problem Nasional yang cukup gawat. dengan angka kepadatan penduduk 447/km2.03 2. seperti di Jawa dan Madura. penduduk relatif. Tingkat Pendidikan Banyaknya (%) TidakSekolah Belum tamat SD Sekolah Dasar SLO (Umum + Kejurusan) SLA (Umum + Kejurusan) SLA (Umum + Kejurusan) Universitas Sumber Biro Pusat Statistik.menimbulkan masalah penduduk.14 Dan tabel tersebut ternyata banyaknya penduduk yang masih buta huruf maupun putus SD (Drop-out SD) adalah besar prosentasenya.01 32.38 4. Jakarta. b) Masalah Tingkat Pendidikan Masyarakat yang Relatif Rendah. dapat dilihat pada tabel berikut ini Tabel 6 : Penduduk Indonesia.03 0. di mana . Maluku ± 11/km2 dan sebagainya. Mengingat negara yang sedang berkembang sehingga untuk melaksanakan pembangunan dalam segala bidang belum dapat berjalan dengan cepat. Pendapatan perkapita penduduk yang masih rendah sehingga belum dapat memenuhi kebutuhan hidup primer pada umumnya dan untuk biaya sekolah. masyarakat dalam mencapai pendidikan yang tinggipun masih sedikit sekali. Tingkat Pendidikan yang dapat dicapai oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu.3 2. Yang hal mi disebabkan antara lain Kurangnya fasilitas pendidikan dalam segala tingkatan dan di seluruh daerah. No. karena kekurangan modal maupun tenaga-tenaga ahli atau terdidik.

Okt. Keterangan angka-angka perkiraan. Dengan adanya berbagai masalah yang diakibatkan oleh pertumbuhan penduduk yang relatif cepat tersebut maka setiap pemerintah/negara mengambil kebijaksanaan kependudukan.4 2.5 2.5 2.2 Sumber Majalah Geres — FAO — Riview.Pertambahan Negara (US. .8 2. Sept.1 2.5 2.1 3. 5) Masalah Pendapatan atau Produksi Perkapita dan Tinggi Pertumbuhan Penduduk.190 330 180 180 180 150 130 120 100 100 100 100 90 70 1.6 2. Tabel 7 : Produksi Perkapita dan tingkat Penduduk di beberapa Negara Asia. Perkapita Tingkat Pertumbuhan penduduk (%) Jepang Malaysia Korea Selatan Pilipina Sriangka Thailand Vietnam Selatan Kmer Laos Pakistan India Indonesia China Birma 1.5 1.2 2. Dollar) GNP.3 3.dikatakan bahwa tinggi rendahnya tingkat pendidikan masyarakat menggambarkan tinggi rendahnya kemajuan bangsa. 1972 Hal 10—11.1 2.4 3.

industn. Tetapi pada uniurnnya yang dimaksud hanyalah kebinaan yang menyangkut perubahan kuantita dan kualita penduduk pemancaran penduduk. yang dapat dilaksanakan dengan: Preservasi : dalam hal mi diusahakan agar kualitas dan kuantitas hasil bumi diperbaiki untuk rnasamasa yang akan datang. Pelaksanaan Kebijaksanaan Kependudukan: Dalam melaksanakan kebijaksanaan kependudukan untuk penyelesaian masalah penduduk dapat ditempuh beberapa usah yang dapat diiaksanakan sendiri-sendiri. terutama terjadinya keseimbangan antara jumlah penduduk dengan basil pembarigunan baik melalui pertanian. berturut-turut atau secara bermacam-macam sekaligus tergantung kepada keadaan setempat. Restorasi: agar berhasil. agar makin banyak tenaga alam dapat dipergunakan dalam proses pembangunan. impor dan ekspor dan sebagainya (pidato kenegaraan Presidn RI 16 Agustus 1969).Kebijaksanaan Kependudukan Maksud diadakannya Kebijaksanaan Kependudukan adalah untuk dapat lebih tercapainya kesejahteraan penduduk/niasvarakat dalarn arti yang luas. . atau jumlah jiwa dan pemukiman dalam hubungannya dengan sumber-sumber yang tersedia setiap orang. Pengertian kebijaksanaan Kependudukan Pada prinsipnya kebijaksanaan suatu negara yang me nyangkut kernakmuran penduduknya dapat digolongkan dalarn kebijaksanaan kependudukan. halaman 267 269. Dalani usaha mengimbangi pertanibahan penduduk perlu hasil-hasil pertanian dan peternakan dipelihara. Kebijaksanaan kependudukan di negara maju dan di negara-negara berkembang. hasil bumi dan ternak dapat tetap tinggi perlu dipelihara sumber-sumber biotik dengan mencegah penyakit-penyakit tanaman dan hewan. dipertahankan dan ditambah (konservasi). Benefisiasi : Sumber-sumber alam tetap dipelihara Kelangsungan fungsinya beserta perkembangannya. lihat buku Pendidikan Ke• pendudukan.

Madura dan Bali. : Barat. Seperti di Indonesia antara lain daerah:Jawa. daerah-daerah yang padat penduduknya (daerah pengirim) terutama dad Jawa. dan sebagainya. Intensifikasi mi dilakukan pada daerah-daerah yang sudah tidak memungkinkan terjangkaunya perluasan areal pertanian. Madura. Transmigrasi: Pernindahan penduduk daerah padat ke daerah yang tidak atau kurang padat dapat mengurangi populations pressure di daerah pengirim. Sitiung. dan dapat menimbulkan daerah-daerah pertanian baru di daerah yang menerima. Macam -macam transmigrasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah : transmigrasi umum transmigrasi spontan transmigrasi sektoral transmigrasi ABRI . Sedang daerah penerima : Sumatera Kalimantan Sulawesi : Rimbo Bujang. Intensifikasi pertanian. pengairan. dan Timur. : Tenggara dan Pulau-pulau lain. pemilihan bibit unggul. dan sebagainya. dapat menambah kualitas dan kuantitas prod uksi pertanian. areal pertanian harus diperluas dengan jalan rnembuka hutan (forest clearing) atau mengeringkan rawa-rawa. Ucaha-ucaha yang di1akanakan Kebijahsanaan Kependudukan. Untuk perhaikan-perbaikan dalam bidang bercocok tanarn meliputi pemupukan. Bali.Rekiamasi : Penambahan hasil pertanian dapat dijalankan dengan mengubab tanah-tanah irnproduktif menjadi produktif. (Jsaha Ek stensifikasi dan fntencifihasi Pertanian Ekstensitikasi Pertanian L untuk menambah basil bumi. pembuatan teras sawah rotasi tanaman dan lain-lain. Untuk di Indonesia.

Untuk mi maka perlu meningkatkan Program Keluarga Berencana Secara integral melalui berbagai pendidikan formal maupun non formal. menaikkan taraf hidup mengurangi masalah-masalah sosial ekonomi. Yakni jumlah anak sekitar 3 orang. dan organisasi-organisasi baik pemerintah maupun swasta. yaitu Pancasila.transmigrasi Bedol Desa. Adalah Masyarakat seluruh Indonesia/terutama rnereka pasangan suami isteri/keluarga baik di kotakota rnaupun di desa – desa. meliputi Menjarangkan kelahiran Pengobatan Kemandulan Nasihat Perkawinan. sehingga dapat mengurangi penderitaan. Usaha Program Keluarga Berencana. Tidak boleh ada paksaan dan Pemerintah maupun Petugas. Sebab mi diselaraskan dengan Falsafah Bangsa Indonesia. Jndustrialisasi: Industrialisasi mi diusahakan agar kebutuhan penduduk dapat dilayani secukupnya dengan cepat dan merata tetapi tidak mengurangi kualitas produksi. Keluarga Berencana Keluarga Berencana telah diprogramkan oleh Pemerintah Indonesia sejak tahun 1968. ibu dengan cara menjarangkan kelab iran. Sarana Program Keluarga Berencana. agar dapat seimbang antara pertambahan penduduk dengan produksi nasional. Mengurangi laju pertambahan penduduk. Penyebaran Industrialisasi: pembangunan industri sebaiknya dapat menyebar ke seluruh wilayah Indonesia sehingga dengan desentralisasi industri mi akan mendorong pembangunan di masingmasing daerah. . yang secara efektif baru berjalan mulai tahun 1970. Sifat Pelaksanaan Program Keluarga Berencana adalah sukarela bagi pengikut/pesertanya. Tujuan Program Keluarga Berencana Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama anak. Dengan Program Keluarga Berencana tersebut diharapkan agar Keluarga Berencana dapat membudaya bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan mencintai keluarga kecil yang bahagia sejahtera (Small family Size).

Ross Steele menyatakan bahwa migrasi meliputi perpindahan ke rumah sebelah yang jarak beberapa meter dan rumah lama. Tujuan dan Pelaksanaan Program Pendidikan Kependudukan. misalnya kelurahan. pindah ke unit administrasi lain. tetapi juga mencakup perpindahan ke negara lain yang jaraknya beribu-ribu kilometer (dalam Sunarto. Usaha mengernbangkan konsep migrasi ternyata . migrasi merupakan perpindahan penduduk dan satu unit geografis ke unit geografis Iainnya.pat tinggal dan pindahnya tidak terlalu dekat. tidak mencintai keluarga hesar yang tanpa bahagia. sejahtera. e. secara garis besar adalah agar inasyarakat/ anak didik dapat mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pertumbuhan penduduk secara cepat.(5) Pendidikan Kependudukan: Peningkatan dan perluasan Pendidikan Kependudukan dapat melalui berbagai lembaga Pendidikan formal maupun non formal (di luar sekolah) dengan menggunakan dan memanfaatkan secara efisien dan efektif semua jenis saluran komunikasi dan mass media yang ada. kota atau negara. melintasi batas administrasi. Selanjutnya PBI3 menyatakan bahwa migrasi ialah suatu perpindahan tempat tinggal dan suatu unit administratif he unit administratif lainnya (dalam Sunarto. Dengan kata lain. melainkan. Maksud pelaksanaan Pendidikan Kependudukan adalah agar masyarakat . serta segala akibatnya maupun dapat menghubungkan antara pertumbuhan penduduk tersebut dengan program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah dalam usaha mencapai kesejahteraan masyarakat. 1985). Migraci (Perpindahan Periduduk) Migrasi adalah gejala gerak horizontal untuk pindah tern. serta tepat. Konsep migrasi di atas mengandung pengertian sebagai perubahan tempat tinggal secara permanen. Unit geograf is dapat berarti suatu daerah administratif.iapat mengubah cara berpikir dan cara berpikir tradisional statis menuju cara berpikir yang rasional dinamis dan bertanggung jawab terhadap besar kedllnya keluarga dalam memanfaatkan masa produktifnya yakni dengan mencintai keluarga kecil yang berhahagia. tidak memberikan batasan pada jarak maupun sifat kepindahan tersebut. Maka mereka diharapkan dapat menyesuaikannya hal itu dalam kehidupan keluarga masyarakat bangsa dan manusia pada umumnya. 1985). kabupaten.

Adanya perbedaan desa dengan kota akan mengakibatkan timbulnya migrasi. Wanita cenderung bermigrasi ke daerah-daerah yang dekat letaknya. an dan hukum-hukum yang dikemukakannya. Dua di antaranya dapat dikemukakan sebagai benikut 1) Teori Gravitasi Ravenstain pada tahun 1889 telah menguraikan pendapatnya tentang fenomena migrasi yang disusun dalam hukumhukum migrasi yang terkenal sampai sekarang. Di Indonesia konsep migrasi yang dipergunakan di antaranya yang dikemukakan oleh Biro Pusat Statistik dalam serisus penduduk tahun 1971 dan tahun 1980. Namun demikian dijelaskan pula bahwa seseorang dikatakan telah melakukan migrasi apabila ia telah melakukan perpindahan kurang dan 6 bulan tetapi telah secara resmi pindah atau sebelumnya telah ada niatan untuk menetap di daerah tujuan. Dan teori yang dikemukakannya kemudian berkembang berhagai teori gravitasi lainnya. Kemajuan teknologi akan mengakibatkan intensitas migrasi. Terdapat beberapa teoni secara khusus menjelaskan fenomena migrasi. Teori Migrasi. Teori mi kemudian dikenal dengan nama ―distancedecaY theory‖. Migrasi dalam hal mi diartikan sebagai perpindahan seseorang melewati batas propinsi lain dalam jangka waktu 6 bulan atau lebih. semakin berkurang volume migran. 2) Teori Dorong — Tank (Push-Pull Theory) . Motif utama migrasi adalah ekonomi.. kemudian mendapatkan julukan ―bapak migrasi‖. Ravenstein dengan teon yang dikemukakannya. Setiap arus migran yang benar. Pendapatan Ravenstein yang hampir satu abad yang lalu ternyata sampai sekarang masih relevan. Satu hal yang tampaknya disepakati bersama adalah migrasi menyangkut perubahan tempat tinggal dan yang biasanya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut Semakin jauh jarak.tidak menghasilkan suatu rumusan yang seragam. akan menimbulkan arus balik sebagai gantinya. dan pada dasarnya teori-teori migrasi yang lainnya merupakan pengembang.

goncangan-goncangan iklim. seperti : kerusakan sumber daya alam (erosi tanah. Di sam. politik. Faktor-faktor yang terdapat di daerah asal Faktor-faktor yang terdapat di daerah tujuan Faktor-faktor rintangan Faktor pribadi. disebut migran primer. Adapun faktor-faktor yang mempunyai daya tank ialah penemuan sumber daya. misalnya: pertambangan. d. c.Iani suatu negara. pertentangan sosial. 1a pergi pindah ke daerah pantai yang hawanya panas demi kesehatan jasmaninya. . Orang yang dengan kehendak sendiri dan dengan motif tertentu. karena suasana kota tidak menenteramkan.ping itu ada berbagai variabel yang mengakibatkan mignasi tarik dan migrasi dorong. Faktor-faktor yang bisa menjadi daya dorong. pendirian industri-industri. banjir. Ada orang sakit-sakitan di daerah dingin. pindah ke daerah lain. akan menyebabkan banyak pengangguran yang mendorong migrasi ke luar daerah pedesaan. meskipun mereka mungkin hanya ikut-ikutan disebut migran sekunder. Lee pada tahun 1966. misalnya ingin mengembangkan bakat dan kemampu annya. sebaliknya hasil teknologi baru Seperti mekanisme pertanian. Banyaknya orang pindah ke kota karena di desa tidak krasan. terlalu gaduh terlalu bising. terlalu banyak orang. Jeni-jenis migrasi di atas pada dasarnya termasuk ke dalani migrasi internal. menggalakkan bangkitnya industri di kota-kota besar yang menanik banyak buruh dan tenaga. Dalam teorinya Lee mengemukakan adanya 4 faktor yang berpengaruh terhadap seseorang dalam mengambil keputusan untuk bermigrasi yaitu: a. Ia merupakan migran fisiososial. Sebaliknya banyak juga orang yang pindah dan kota. Selain jenis-jenis migrasi di atas. Migrasi nternasional terjadi antana negara-negara. Migrasi internal terjadi antara dua unit geograf is da. keadaan iklim dan lingkungan yang menyenangkan (kota peristirahatan di daerah pegunungan). Jika isterinya dan anak-anaknya juga ikut pindah. b. yang membuat mereka senang dan mendapat kepuasan batin. dikenal pula migrasi internal dan migrasi internasional. Perubahan teknologi misalnya.Teori dorong-tanik dikemukakan pertama kali oleh Everett S. Faktor-faktor yang terdapat di daerah asal maupun di daerah tujuan dapat bersifat positif artinya mempunyai daya dorong atau mempunyai sif at negatif artinya mempunyai daya penghambat. Mereka tergolong migrasi psikososial. kekeringan. sering kambuh penyakit asmanya. sedang di kota banyak hiburan dan kegiatan yang merupakan daya tank mereka. agama). merasa kesepian.

Ernigrasi adalah migrasi internasional dipandang dan negara asal atau penginim.Dalani migrasi internasional selanjutnya dikenal konsep emigrasi dan imignasi.000 X 1000 = 5. Antar daerah (dalam satu pulau dan Desa ke Kota) dise. terdapat perpindahan penduduk ke negara Malaysia sebanyak 690. Jeni/Macam Migrasi Dalam hal mi dapat digolongkan menurut lokasi perpindahan.000. Untuk ini dapat dicari migrasi Nettonya yakni terjadi Emigrasi atau migrasi bagi negara yang bersangkutan.000 orang. disebut emigrasi atau imigrasi. Jelasnya besar kecilnya angka yang disebabkan oleh terjadinya perpindahan penduduk dan suatu negara/daerah ke negara/daerah lain.000 orang. pelakunya disebut imigraSi.000. . untuk mi apabila terjadi antar pulau dan akan bertempat tinggal larna (menetap) disebut : Transmigrasi. Tetapi apabila perpindahan tersebut hanya antar daerah kota yang agak berdekatan dan hanya untuk beberapa han karena suatu sebab seperti berdagang. Kalau keluar ke negara lain disebut emigrasi. yakni: Antar negara. Hal ini ada kecenderungan akan bertempat tinggal relatif lama. tetapi kalau masuk atau datang dan negara lain adalah iinigrasi. tiap senibu penduduk pada setiap tahun.000 138. itu disebut Mobiisasi. pelakunya disebut emigran. Maka tingkat Migrasi adalah : 690. but: Urbanisasi. Rumusnya adalah : JumlahMigrai dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Contoh: Misalnya Negara Indonesia tahun 1979.. Imignasi adalah migrasi internasional dipandang dan negara penerima atau negara tujuan. Antar daerh (dalam satu negara). Sedangkan jumlah penduduk Indonesia pada tahun itu 138.

PEMBAGIAN KERIJA DALAM MASYARAKAT Meskipun teknologi baru di bidang pertanian.Sebab-sebab perpindahan penduduk: Alasan ekonomi. maka mereka melakukan perpindahan: ke negara lain. Misalnya: perpindahan pendud uk (pengungsi) Vietnam pada akhir tahun 1979 – 1980. dan lain-lain telah memperluas kesempatan kerja kepada masyanakat tetapi belum juga mampu menyerap pertambahan tenaga kerja. Pada suatu negara sering terdapat pergolakan politik kenegaraan. Dalam hal perpindahan penduduk tersebut pada urnumnya menimbulkan masalah baru yaitu dalam penyesuaian daripada tempat yang baru. akibat pertumbuhan pendduk melaju dengan cepat. baik itu yang bersif at internasional maupun nasional/lokal. seperti:pupuk. Alasan agama Karena alasan kehidupan beragama yang tidak bebas menyebabkan terjadinya gerakan penduduk ke daerah lain untuk mencari kesesuaian dan ketenteraman hidupnya. mengapa anus urbanisasi berjalan .Dan uraian-uraiafl di atas dapat dirumuskan pertambahan penduduk sebagai berikut P P f m e i = = = = = = (f — m) + (e — i). Oleh karena itu kepergiannya dalam usaha untuk mencani kehidupan yang lebih baik. Dengan demikian dapat dimengerti. insektisida. yang berarti : Pertambahan Penduduk fertilitas mortalitas emigrasi imigrasi. Perpindahan suatu bangsa mi disebabkan karena daerah atau negaranya sendiri sudah tidak memberikan kemungkinan kehidupan yang baik. sehingga banyak penduduk yang tak setuju dengan pergolakan politik tersebut. 2. Alasan politik. bibit unggul. Dalani hal mi ada yang bersifat sernentara dan ada yang bersifat lama (mungkin menetap) yang mi pada umumnya sebagai penyebab terjadinya transmigrasi dan atau urbanisasi.

1981). tidak dapat mengimbangi Iajuriya kenaikan jumlah .terus menerus dan tak mungkin dapat dihindani. Demikian pula persaingan ketat akan terjadi dalam upaya memperoleh kesempatan kerja.3% dan di pedesaan 1% (Daidjoeni. Konsekuensi yang tidak dapat dihindarkan akibat bertambahnya jumlah penduduk adalah lahirnya tenaga kerja. Angka-angka tentang pembagian kerja (mata pencarian) menurut statistik erhihat dalam tabel berikut mi: Angka-angka di atas akan berubah bersarna lajunya pertam. Besar kecilnya angkatan kerja sangat tergantung pada tingkat kelahiran (fertilitas) dan tingkat kematian (mortahitas).6%. Di samping itu belum lagi terhitung angka pengangguran. Masalahnya. sisanya yakni 17. 34% sendiri ada di Jakarta (Said Rush dan Dakljoeni. apabila perkembangan dalam bidang pertanian lebih lambat dibanding dengan pertumbuhan penduduk. Dalam anus urbanisasi yang paling banyak terlibat ialah golongan usia muda. bahan penduduk dan pembangunan. Bagaimanapun dalam memperoleh kesempatan kerja kita tidak bisa mengelak dan persaingan atau pertentangan-pertentangan. karena secara obyektif mereka mencita-citakan perbaikan hidup di masa mendatang yang panjang dan disertai dengan keberanian mengambil resiko. di tingkat kota besarnya 6. Menurut catatan sensus 1971. sejauh mana kesempatan kerja tersedia untuk menampung tenaga kerja yang melimpah. penduduk yang tinggal di desa ada 82. sedanglcan dalam sektor-sektor lainnya hanya sebagian kecil saja. Setiap orang berusaha mencari suatu pekerjaan pada hakikatnya adalah tintuk memperoleh kelayakaxi hidup di dalam keluarganya. niisalnya sampai Maret 1974. Sebab masyarakat Indonesia sebagian besar dan tenaga kerjanya terhihat dalam bidang pertanian. 1981). Sebagai contoh pertumbuhan kesempatan kerja terlihat dalam tabel di bawah ini Pembagian kerja dalam masyarakat ml akan terjadi masalah besar lagi.4% ada di perkotaan. sebab kesempatan kerja yang diperoleh itu merupakan modal hidup untuk masa kini dan akan datang. Oleh sebab itu pertumbuhan keseinpatan kerja dalam masyarakat akan senant lasa beruFhh-ubah. A. Namun akumulasi modal dalam pembangunan mi bertumpuk di perkotaan. Dengan adanya komunikasi dan transportasi yang lancar menjadikan orang desa peka terhadap perkembangan kota dan mi mendorong urbanisasi. Semakin tinggi tingkat kelahiran dan rendahnya tingkat kematian maka ketersediaan tenaga kerja cenderung meningkat.pa yang terlihat selama in perluasan kesempatan kerja itu berjalan seret. Para pengangguran yang tercatat sekarang mi.

6 persen tiap tahun.3 — 2.tenaga kerja sehingga tidak dapat dihindarkan munculnya kaum penganggur.2 juta tahun 1971 dan 1. bahwa laju pertumbuhan angkatan kerja lebih tinggi dan laju pertumbuhan penduduk. Sensus penduduk tahun 1980 ternyata hasilnya tidak jauh berbeda dan keadaan di atas.6juta laki-laki dan 13. Berarti selama selang waktu 9 tahun terjadi kenaikan sebesar 27 persen angkatan kerja.7 juta tahun 1980.Sen dan seluruh penduduk berumur 10 tahun ke atas (usia minimal golongan bekerja menurut sensus penduduk tahun 1971). Forum Siatistik No. Dalam Repelita Ill angkatan kerja Indonesia diperkirakan meningkat antara 2.26 juta pada tahun 1971 menjadi 52. sehingga Geertz mensinyalir terjadinya Involusi Pert. berarti berada di bawah angka peningkatan angkatan kerja. halaman 10 diolah. rendahnya produktivitas serta rendahnya pendapatan masyarakat. Tidak tertampungnya angkatan kerja secara penuh dapat terlihat dan besarnya jumlah pengangguran terbuka pada ma sing-masing tahun serisus tersehut. KurangnYa kesempatan kerja tersedia tidak lepas dan struktur perekonomian Indonesia yang untuk sebagian besar masib tergantung pada sektor pertanian.ta perempuan. Sektor mi nyatanya tidak dapat tumbuh dengan cukup pesat untuk dapat menyerap angkatan kerja yang besar itu. Laju pertumbuhan penduduk pada waktu itu sekitar 2.5 per.43 juta pada tahun 1980. bila yang sifatnya terbuka maupun tersembunyi. Sumber : Hananto Sigit. Gambaran ml lebih jelas terjadi di pulau Jawa — Madura.4 persen tiap tahun. Dan tabel berikut terlihat bahwa angkatan kerja meningkat dan 41. Dan angkatan keija mi 37.7 persen per tahun.6 juta sedang bekerja dan 3.7ju.1 .5 —. 2 Tahun II Desember 1982.6 juta persen dan seluruh angkatan kerja atau 4.2.3 juta orang yang terdiri dan 27. Perkembangan Sektoral dan Cr1 Informal Kesempatan Kerja di Indonesia. Akibat timbulnya kekurangan kesempatan kerja secara umum. yaitu 2. melebihi pertumbuhan penduduk untuk kurun waktu yang sama yaitu 23 persen per tahun. di mana pertambahan penduduk memberikan tekanan yang cukup berat terhadap sektor pertanian.anian di wilayah Jawa Madura. Dan hasil Sensus Penduduk di indonesia tahun 19711 diketahui bahwa besarnya angkatan kerja (labor face) adalah 41. atau dihitung menurut angka eksponensial terdapat pertumbuhan sebesar 2.

Jawa saja menampung penduduk sebesar 76 juta jiwa dengan kepadatan penduduk pedesaan yang lebih dan 500 orang tiap kilo meter per segi. Sedang Kalimantan dengan luas 28 persen hanya didiami 4 per. Perkembangan Sektoral dan Cr1 Informal Kesempatan Kerja di Indonesia. tetapi mereka tidak dapat berbuat banyak sebab tidak ada alternatif lain yang lebih menguntungkan tersedia di pedesaan untuk dapat dimasuki. sehingga menyebabkan ―disguised unemployment‖.anian di wilayah Jawa Madura. Pendapatan yang diterima dan usaha seperti mi begitu rendah.sen penduduk Indonesia. sehingga kebanyakan tenaga kerja pertanian rnenjadi setengah menganggur.2 Angka-angka di atas cIapat menjelaskan sern pitnva ruang gerak di daerah pedesaan yang dapat menjamin kelangsungan hidup penghuninya. Gambaran ml lebih jelas terjadi di pulau Jawa — Madura. Akibat timbulnya kekurangan kesempatan kerja secara umum. Tenaga kerja itu teiah dihoroskan atau digunal:an dengan tidak rasional. Lebih dan 25 persen dan seluruh kabupaten di Jawa punya kepadatan pedesaan yang melampaui 700 orang tiap kilo meter persegi. rendahnya produktivitas serta rendahnya pendapatan masyarakat. Sektor mi nyatanya tidak dapat tumbuh dengan cukup pesat untuk dapat menyerap angkatan kerja yang besar itu. sehingga Geertz mensinyalir terjadinya Involusi Pert. di mana pertambahan penduduk memberikan tekanan yang cukup berat terhadap sektor pertanian.‘ Pada tahun 1971. Tingkat pemilikan tanah tiap keluarga di pedesaan Jawa sangat rendah. kepadatannya hahkan lebih dan seribu. Di beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. memberikan lebih dan dua pertiga penduduk Indonesia. Hanya 17 persen penduduk tinggal di Sumatera yang luasnya 25 persen dan Luas Indonesia. . Akibat dan kelebihan tenaga kerja di daerah pedesaan dapat menimbulkan 2 kemungkinan yaitu : Tetap tinggal di desa. yakni jumlah tenaga kerja lebih banyak dan sumber daya alam dan faktor produksi. 2 Tahun II Desember 1982. Untuk mempertahankan din agar tetap hidup mereka terlibat sehagai burub tani yang mengandalkan upah dan basil mengerjakan sawah orang lain.1 Untuk memecahkan tantangan tekanan angkatan kerja mi diperlukan usaha-usaha penciptaafl kesempatan kerja yang Permasalahan kepend udukan Indonesia selalu dikaitkan dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi dan penyebarannya tidak merata. halaman 10 diolah. Forum Siatistik No.Untuk memecahkan tantangan tekanan angkatan kerja mi diperlukan usaha-usaha penciptaafl kesempatan kerja yang Sumber : Hananto Sigit. KurangnYa kesempatan kerja tersedia tidak lepas dan struktur perekonomian Indonesia yang untuk sebagian besar masib tergantung pada sektor pertanian. hahkan di beberapa daerah tidak ada sama sekali. Pulau Jawa yang luasnya hampir 7 persen dan luas seluruh daratan Indonesia.

moral. rumahrumah. Kemungkinan kedua mi pendukungnya terhitung hesar juga di mana kelebihan tenaga kerja yang tidak tertampung di sekitar pertanian mencari usaha lain di daerah perkotaan. seperti : gedung. karsa yang berwujud benda-benda atau barang-barang atau alatalat pengolahan alam.B. adat istiadat serta lain-lain kenyataan dan kebiasaan-kebiasaan yang dilaku kan manusia sebagai anggota masyarakaL‖ (Culture is that complex whole and other capability acquired by man as a member of society). kepercayaan. Selanjutnya E. seni suara. Kebudayaan meliPUti semua basil cipta. jalan-jalan. karsa. hukum. 3. alat-alat komunikasi. dan karya manusia baik yang 1natenal maupun nonmaterial (baik yang bersifat kebendaan maupun yang bersifat kerohanian). ilmu pengetahuafl. Kebudayaan nonmatenial adalah : hash cipta. suatu arus lintas perpindahan penduduk dan desa ke kota. Kebudayaan material mi sangat berkembang setelah lahir revolusi industni yang melahirka aparat-aparat produksi raksasa. kebudayaafl mempunyai arti yang lebib luas daripada itu. menyw burkan dan mengembangkan. seperti seni tan. kesenian. Jadi kebudayaan adalab hasil budi atau akal manusia untuk mencapai kesempurnaan hidup. Tayor dalam bukunya ―Primitive Culture‖ merumuskan definisj secara sistematis dan ilrniah tentang kebudayaan sebagai berikut: ―Kebudayaan adalah komplikasi (jalinan) dalam keseluruhan yang meliputi pengetahuan. alat-alat hibura. mesin-mesin dan sebagainya. Kebudayaan material adalah : hasil cipta. terutarna mengolah tanah atau bertani. Kebudayaan = cultuur (bahasa Belanda) culture (bahasa Inggris) = tsaqafah (bahasa Arab). mengerjakan. karsa yang berwujud kebiasaafl-kebiaSaafl atau adat istiadat. kesusilaan. keyakinan. dan sebagainya. seni lukis dan sebagainya.‖ Ditinjau dan sudut bahasa Indonesia. pabrik-pabrik. keagamaan. kebudayaan berasal dan bahasa Sanskerta ―Budhayah‖ yakni bentuk jamak dan budhi yang berarti budi atau akal. Kelompok inilah pelaku proses urbanisasi. Dan segi arti mi berkembanglah arti culture sebagai ―segala daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alarn. Dalam pandangan sosiologi. . rasa. berasal dan perkataan Latin ―Colere‖ yang artinya mengolah. Pada umumnya orang mengartikan kebudayaan dengan kesenian. keagamaan. PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN.Mereka akan masuk ke dalam bidang-bidang yang masib bisa mendukung pendapatan yakni huan di kota.

Ta tidak dapat berjalan dan berbahasa.sjfat seperti tersebut di atas. adalah anak yang ditemukan di Neurenburg (Jerman) belum pernab hidup bermasyarakat. Hubungan manusia (individu). dan pola kehidupan inilah yang menyebabkan hidup bersama dan dengan pola kehidupan mi pula dapat meinpengaruhi cara berpikir dan gerak sosial. a. maka terjadilah pola kehidupan. kebudayaan itu di satu pihak dipengaruhi oleh anggota masyarakat. Misalnya : orang Eropa yang beriklim dingin terpaksa hams membuat pakaian tebal. Jadi pada pokoknya tiap-tiap manusia itu pasti mempunyai kebudayaafl yaitu gejala—gejala jiwa yang dimiliki oleh manusia. Kebudayaan adalah suatU basil. manusia dapat ditinjau dan 2 segi. Demikian pula Kala dan Kamala. 2 orang anak perempuan yang ditemukan dalam sarang serigala di India. melainkan mempunyal arti yang lebih dalain. dan sebagai makhluk sosio-budaya manusia dipelajari dalam antropologi budaya. Hubungan manusia dan kebudayaan. . Tanpa masyarakat hidup manusia tidak dapat menunjuk. Jawa Barat dan Sumatera berlainlainan bentuknya. Manusia hidupnya selalu di dalam masyarakat. Dengan hasil budaya manusia. sebab pola kehidupan iereka juga lain karena adanya pengaruh lingkungan di daerah itu. agar benarbenar dapat mencapai taraf hidup kemanusiaan. manusia dipelajari dalam ilmu biologi atau anatomi. tetapi di lai pihak anggota masyarakat itu dipengaruhi oleh kehudayaan. Contoh kehidupan umat Islam di Jawa Tengah. dan basil itu dengan sengaia atau tidak sesungguhnya ada dalam masyarakat.Di dalam masyarakat. setelah dibawa ke dalam kehidupan masyarakat.yaitu: manusia sebagai makhluk biologi manusia sebagai makhluk sosio-budaya.. Jadi jelasnya ―kebudayaan‖ adalah suatu basil cipta daripada hidup bersama yang berlangsung berabad-abad. masyarakat dan kebudayaan. Misalnya: Caspar Hauser yang herumur 18 tahun. Hal mi bukan hanya sekadar ketentuan (konstateren) semata-mata. yaitu bahwa hidup bermasyarakat itu adalah perlu bagi rnanusia. Tegasnya dapat mengembangkan kebudayaan dan mencapai kebudayaannya. dan yang membedakan manusia dengan binatang. juga inempunyai sifat. kan sifatsifat kemanusiaan. Dipandang dan sudut antropologi. Antropologi budaya menyelidiki eIuruh cara hidup manusia. Sebagai makhluk biologi.

b. dan sebaliknya tidak ada kebudayaan tanp adanya manusia. Dalam masyarakat tersebut manusia selalu memperoleh kecakapan. pengetahuan-pengetahuan baru. Sedang pada hewan tidak memiliki kernampuan tersebut. Dengan melihat uraian tersebut di atas. Sehingga tidaklah habis air dalam danau itu. sehingga penimbunan (petandon) itu dalam keadaan yang sehat dan selalu bertambah isinya. dan mempunyai aturan-aturan yang mangatur mereka. Masyarakat tidak dapat dipisahkan danipada manusia karena hanya manusia saja yang hidup bermasyarakat. malta ternyata. Akhirnya terdapat konsepsi tentang kebudayaan manusia yang menganalisa masalah-masajah hidup sosialkebudayaan manusia. Kesimpulannya: bahwa manusialah yang dapat menghasilkan kebudayaan. Hubungan macyarakat dengan kebudayaan Masyarakat adalah kumpulan manusia yang hidup dalam suatu daerah tertentu. bertimbun. c. Malta dapatlah dikatakan manusia itu ―mengangsu apikulan wanih‖ (ambil air berpikulan air). Jadi erat sekali hubungan antara masyarakat dengan kebudayaan. Mengapa hanya manusia saja yang memiiki kebudayaan? Hal mi dikarenakan manusia dapat belajar dan dapat memahami bahasa. Juga memahami dan melukiskan kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat manusia. manusia adalah sumber kebudayaan. yang semuanya itu bersumber pada akal manusia.bagaimana manusia dengan akal budinya dan struktur fisiknya dalam mengubah Iingkungan berdasarkan pengalamannya. Karena kepada ketiga unsur inilah kehidupan makhluk sosial berlangsung. Hubungan man usia. hahwa manusia. Dapat diibaratkan. masyanakat dan kebudayaan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam artinya yang utuh. . Manusia mengangsu (mengambil) air dan danau itu. melainkan bertambah banyak karena selalu ditambah oleh orang yang mengambil air tadi. Yaitu hidup bersama-sama dengan manusia lain dan saling memandang sebagai penanggung kewajiban dan hak. ke mana air dan sumber-sumber itu mengalir dan tertampung. masyarakat dan kebudayaan. dan masyarakat adalah satu dunia besar. untuk menuju kepada tujuan yang sama. Konsepsi tersebut ternyata mernberi gambaran kepada kita bahwasanya hanya manusialah yang mampu berkebudayaan. yang telah tukup lama. Memang kebudayaan itu bersifat komulatif. Kebudayaan tak mungkin timbul tanpa adanya masyarakat dan eksistensi masyarakat itu hanya dapat dimungkinkan oleh adanya kebudayaan.

di dalam melatih dirinya memperoleh dunianya yang baru. Wujud ketiga adalah hasil karya manusia. Setiap kebudayaan adalab sebagai jalan atau arah di dalam bertindak dan berpikir. pasti akan tirnbul kebudayaan. lokasinya ada di dalam kepala kita masingmasing. kartu komputer. sehubungan dengan pengalamanpengalaman yang fundamental. baik daxi sejak permulaan adanya masyarakat sampai kini. koleksi micro film. meraba dan merasakaflflYa. Ketiga wujud kebudayaafl di atas. dilihat dan difoto. Dengan kata lain di mana orang hidup bermasyarakat. dapat diraba. Wujud ide mi baru nampak bila dibuat dalam karangan atau buku-buku hasil karya. kebudayaan ide banyak tersimpan dalani tape.Sebaliknya manusia pun tidak dapat dipisahkan dan masyarakat. Sekarang. tetapi menyempurnakan bahanbahan lama menjadi yang barü dengan berbagai macam cara. nyata. Karena pengertian kebudayaan itu arnat luas. Dengan adanya kebudayaan di dalam masyarakat itu adalah sebagai bantuan yang besar sekali pada individuindividu. Wujud kelakuan berpola dan manusia dalam masyarakat Wujud benda-benda hasil karya manusia (Koentjaraningrat. arsip. Wujud pertama adalah wujud ide. Wujud kedua adalah kelakuan berpola dan manusia dalam masyarakat. bergaul satu sama lain. 1974). Dan setiap generasi manusia. peraturan. Kemudian sebagai anggota generasi yang baru itu telah menjadi kewajiban meneruskan ke generasi selanjutnya segala apa yang mereka telah pelajari dan masa yang lampau dan apa yang mereka sendiri telah tambahkan pada keseluruhan aspek kebudayaan itu. berhubungan. Kegiatan-kegiatan tersebut senantjasa berpola menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat istiadat. nilai-nilai. dan sebab itulah kebudayaan itu tak dapat dilepaskan dengan individu dan masyarakat. dan lain-lain. maka kebudayaafl itu sedikitnya ada 7 unsur . tak dapat diraba. Seorang manusia yang tidak pernah mengalami hidup bermasyarakat. tidak lagi memulai dan rnenggali yang baru. maka Koentjaraningrat merumuskan bahwa sedikitnya ada 3 wujud kebudayaan Wujud ide. Wujud mi sifatnya paling kongkrit. sifatnya abstrak. apabila dirinci secara khusuS ke dalam unsur-uflSUrflYa. sebab Setiap orang bisa melihat. tidak dapat menunaikan bakat-bakat kemanusiaannya yaitu mencapai kebudayaa. Wujud ketiga mi tidak perlu banyak keterangafl lagi. gagasan. norma. misalnya manusia melakukan kegiatan berinteraksi.

misalnYa kekuatan alam. Ada juga yang memberi istilah ―bangunan sosial‖ yang mungkin merupakan terjemahan dan istilah ―SozialeGebilde‖. Kebudayaafl yang merupakafl hasil karya. nasa dan cipta masyarakat dapat digunakan untuk ehndungi manusia dan ancamall atau bencana alam. kekuatan di dalam masyarakat sendiri.PRANTA DAN INSTITUSIONALISASI Pranata (lembaga kemasyarakatan) merupakan terjemahan langsung dan istilah asing ―Social Institution‖ karena pengertian lembaga lebih menunjuk pada suatu bentuk dan sekaligus juga mengandung pengertiaflPengertn yang abstrak perihal adanya normaflOrma dan peratUraflPeratmn tertentU. Kemudian. tanpa kebudayaafl. manusia tidak bisa membentuk peradaban seperti apa yang kita punyai sekarang mi. 4.1) Sistem religi dan upacara keagamaafl 2) Sistem dan organisasi kemasyarakatai1 3) Sistem pengetahuan 4) Bahasa 5) Kesenian 6) Sistem mata pencarlan hidup 7) Sistem teknologi dan peralatan (Koentiaraflingrat. Wujud kebudaYaafl di atas mempUflYai kegunaafl yang sangat besar bagi manusia dan masyarakat. BermacammaCam kekuatan yang harus dihadapi masyarakat dan anggotaaflgg0 ta masyarakat. Di samping itu kebudaYaafl dapat dipergunakan untuk mengatur hubungan dan sebagai wadah segenap manusia sebagai anggota masyarakat. . pant sanjana belum ada kata sepakat sehingga ada yang menterjemahkan dengan istilah ―pranata sosial‖ karena dianggap sebagai pengatur perikelakuan masyarakat. yang tidak selalu balk bagi masyarakat. penterjemahafl istilah social institution ke dalam jstjlah Indonesia. 1974). PRANATA.

akan tetapi hanya sekadar celaan saja dan individu yang dihubunginya. namun lama kelamaan norma-norma tersebut dibentuk secara sadar. ada norma yang lemah. yang sedang sampai yang terkuat daya pengikatnya. ada minum tanpa mengeluarkan bunyi. ada pula yang mengeluarkan bunyi sebagai pertanda rasa kepuasannya menghilangkan kehausan. di mana anggotaanggota masyarakat pada umumnya tidak berani melanggarnya.kan.norma yang ada dalam masyarakat itu mempunyai kekuatan mengikat yang berbeda-beda. Norma mi mempunyai kekuatan yang Iemah karena penyimpangan terhadapnya tak akan mengakibatkan hukuman yang berat.norma kemasyarakatan yang memberikan petunjuk bakat yang berupa perintah atau larangan yang bersifat mengikat dan memaksa untuk dilaksanakannya. Norma. 1) Cara (usage) Cara atau usage mi banyak menunjuk pada suatu perbuatan antara individu ciengan individu lainnya dalam hubungan bermasyarakat. Apabila perbuatan mi dilakukan maka orang lain hanya merasa tersinggung dan ia hanya akan mendapat ejekan saja. Untuk dapat membedakan kekuatan mengikat daripada norma-norma tersebut maka secara sosiologis dikenal adanya em pat pengertian Cara (usage) Kebiasaan (folkways) Tata kelakuan (mores) Adat istiadat (custom). 2) Kebiasuan (folk ways) Kebiasaan atau folkways mi mernpunyai kekuatan mengikat yang lebih besar daripada cara atau usage. Keempat pengertian tersebut di atas merupakan norma. Misalnya orang mernpunyai cara masing-masing untuk minum pada waktu bertemu. Misalnya perihal perjanjian tertulis atau yang menyangkut pinjam meminjam uang yang dahulu tidak pernah di1aki.a. Mula-mula norma-norma tersebut terbentuk secara tidak disengaja. Prosespertumbuhan lembaga kemasyarakatan Norma-norma dalam masyarakat berguna untuk mengatur hubungan antar manusia di dalam masyarakat agar terlaksana sebagaimana yang mereka harapkan. . karena kebiasaan mi dilakukan berulang-ulang yang rnenunjukkan bahwa banyak orang yang menyukainYa.

Tata kelakuan yang dimiliki oleh masyarakat yang berkenaan dengan masalah hubungan di antara mereka. alat untuk rnelarang sesuatu terhadap anggotaanggOtaflYa supaya menyesuaikan perbuatan-perbUatan dengan tata kelakuan tersebut. Contoh kebiasaan menghormati kepada orang yang lebih tua. 4) Adat kebiasaan (custom) Adat kebiasaan atau custom mi bisa terjadi dan tata kelakuan yang kekal serta kuat integrasinya dengan pola perikelakuan masyarakat. Tata kelakuan menjaga solidaritas antara anggota.anggota masyarakat. 3) Tata Kelakuan (mores) Menurut Mac Iver dan H. Anggota masyarakat yang melanggar adat kebiasaan akan menderia sanksi yang keras yang kadang-kadang secara tidak langsung diperlakukan. Maka setiap orang akan menyalahkan penyimpangan terhadap kebiasaan tersebut. sebab: Tata kelakuan memberikan batas-batas pada kelakuankelakuan mndividu. tata kelakuan adalah hebiasaan-kebiaSaafl yang ada di dalam masyarakat yang diterima sebagai nama-nama pengatur dalam masyarakat itu. Page. Tata kelakuari juga merupakan alat yang memerintahkafl dan sekaligus melarang seseorang anggota melakukan suatu perbuatan. Tata kelakuan (mores) sangat penting bagi masyarakat. Tata kelakuan merupakan pencermiflan dan sifat-sifat yang hidup dalam kelompok manusia sebagai alat pengawas. terutama di daerah- . Setiap masyarakat mempunyai tata kelakuan yang berbeda-beda karena tata kelakuan timbul dan pengalaman yang berbeda-beda tergantung dan masyarakat yang bersangkutan.Pelanggaran atau penyimpangan dan kebiasaan mi akan mengakibatkan seseorang dianggap menyimpang dan kebiasaan umum dalam masyarakat. Tata kelakuan mengidentifikasi individu dengan kelompoknya. Di sini tata kelakuan memaksa orang agar menyesualkan tindakan-tindakannya dengan tata kelakuan masyarakat yang menyimpang seseorang melakukan kejahatan maka masyarakat akan menghukumnya dengan maksud agar mereka mau rnenyesuaikan dengan tata kelakuan dalam masyarakat tersebut. kebiasaan saling bertanya bila saling bertemu dan lain-lain. Adat kehiasaan mi masih banyak ditemui di negara Indonesia. alat pemaksa. mi akan menjaga keutuhan dan kerjasama antara anggota anggota masyarakat itu misalnya cara hubungan antara pria dan wanita.

lain. Norma-norma tersebut di atas setelah mengalami suatu proses pada akhirnya akan menjadi bagian tertentu dan lembaga kemasyarakatan. perguruafl tinggi dan sebagainya. warisan dan lain-lain. b. maka dia adalah institusi. juru rawat dan pelayanpelaYanflYa.daerah yang masih memegang teguh adat kebiasaan. bukan institusi. Kadang-kadang memang timbul kekacauafl antara instituSi dan asosiasi karena istilah yang sama dengan itu dapat berarti salah satu dan padanya. Misalnya : keluarga termasuk asosiasi. Ketiganya termasuk dalam asosiasi. Contoh: Keluarga : mempunyal lembaga (institusi) khusus. . badan yang didirikan oleh pemerintawpartike r untuk memenuhi kebutuhankebutuhan sosial tertentu. di Lampung. Misalnya: kita sukar untuk menentukan kedudukan rumah sakit. Dan kalau kita mernandangflya sebagai bentuk prosedur. Setiap asosiasi yang sehubungan dengan kepentingan khusus tentu mempunyai institusi yang khusus pula. Jadi kita merupakan bagian daripada keluarga dan bukan bagian dad perkawinan. Misalnya hukum adat yang melarang bercerai antara suami dan isteri. maka mereka juga menciptakan peraturan-peraturan dan caracara untuk mengatur pelaksanaan kepentingan anggota-anggotanya satu sama lain. misalnya perkawinan. persetuiuafl kolektif dan lainlain. Asosiasi menunjukkan keanggotaafl. maka ia adalah suatu asosiasi. Serikat Buruh juga mempuflYal iembagalembaga yang khusus seperti : pemogokan. Pranata social dan peranannya Bilamana manusia menciptakan asosiasi. perkawinan disebut Institusi. (1) Bila kita memikirkan hospital sebagai suatu gedung untuk orang-orang sakit. Jadi kalau kita mernandangnya sebagai suatu group yang terorganiSir. Tetapi dapat juga kita lihat rumah sakit itu sebagai asosiasi. Negara mempunyai 1ernbagaIembaga yang khusus pula seperti : bentuk pemerintahan yang berbentuk parlementer atau presindensiaI prosedur perundangundangan dan lain. maka dia adalah suatu institusi. sistem pengobatan. Bentuk aturan-atUran inilah yang disebut institusi (lembaga). yang berbeda dengan asosiasi. parlemen. sedang instituSi menunjukkarl cara berbuat. yaitu kalau kita melihatnya sebagai suatu kumpulan dan dokter-dokter. penjara. tetapi sistem mengatur pewarisan.

maka kita melihat sifat kelembagaannya. sedang jnstitute/lembaga adalah bentuk badan-badan yang mengoganisasikan‘ men) alakan aktivitasaktiVitas kemasyarakatan tersebut. Yaitu berusaha untuk menyelidiki pertumbühan dan perkembangannya di dalam waktu/usianya. Sedang persekutuan/asosiasi lebih banyak dinyatakan oleh adanya kepentingan. tetapi pemakaian istilah mi membutuhkan perhatian yang khusus. mi seringkali menyangkut analisis kesejahteraan dan sering-sering juga menggunakan penyelidikan secara komparatif.(2) Bila kita memandang sebuah perguruan tinggi sebagai suatu badan yang terdiri dan guru-guru dan mahasiswanya maka kita melihat aspek asosiasinya. Istilah Institution dan Institute Istilah asing dan pranata adalah institution. institute berarti badan orgarlisasi yang bertujuan memenuhi suatu kebutuhan dalam berbagai lapangan kehidupan masyarakat. . Dengan kata lain Institution adalah aktivitas-aktivitas kemasyarakatan/Pranata. (2) Analisis komparatif (comparative analitic) Yaitu analisis yang meliputi penyelidikan institusi dalam masyarakat yang berlainan. kinship (kekerabatan). keagamaan dan sebagainya. Jadi tegasnya : Lembaga lebih banyak dinyatakan oleh adanya tata cara. Atau dengan kata lain : menyelidiki sejarah perkembangan suatu lembaga. Sedang kalau kita memandangnya sebagai suatu sistem pendidikan. tetapi suatu badan untuk mengorganisasi penyeiidikan ihniah dalam lapangan ekononhi disebut institute. Cara-cara mempelajari institusi Pada umumnya dalam mempelajari institusi ada 3 macam yang dapat digunakan secara send in atau bersama-sama dengan yang lain (1) Analisis kesejarahan (historical analitic). Demikian rnisalnya penyelidikan sebagai suatu aktivitas ilmiah disebut: institution. misalnya: studi terhadap perkawinan harus meliputi hubungan antara perkawinan dan lembagalembaga hukum. (3) Pendekatan fungsional (functional approach) Yaitu menyelidiki hubungan-hubungan fungsional antara berbagai institution approach. Pada pokoknya membandingbandingkan macam-macam institusi itu di dalam berbagaibagai masyarakat. Institution mempunyai arti yang berbeda dengan institute.

Contoh gereja. kenduri dan lain-lain. Pranata yang bertujuan meménuhi kebutuhan pendidikan (educational institutions). masjid. ilmiah. SD. seni suara. Contoh pemeliharaan kecantikan. perburuhan. kita mengenal pranata sosial atau lembaga kemasyarakatan. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific institutions). c. Dr. dan kesehatan jasmaniah. pengasuhan anak dan lain-lain. Lembaga-lembaga itu ada di dalam setiap rnasyarakat tanpa memperdulikan apakah masyaràkat tersebut memp nyai taraf kebudayaan sederhana atau modern. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup (economic institutions). doa. Contoh : TK. Adanya lembaga-lembaga tersebut dimaksudkan untuk memenuhi berbagai keperluan pokok dan kehidupan manusia. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah. kepolisian. industri dan sebagainya. penelitian. misalnya: pertanian. kedokteran. penclidikan. kepartaian. pondok pesantren dan lain-lain. keagarnaan. SMA. Pranata yang bertujuan mengurus kebutuhan jasmaniah manusia (cosmetic institutions). SMP. perkawiflan.Macam-macam tern baga sosial. menyatakan rasa keindahan dan rekreasi (aesthetic and recreational institutions) Misalnya : seni rupa. demokrasi. pendidikan ilmiah dan lain-lain. Contoh : pemerintahan. misalnya : lembaga kekeiuargaan. ekonomi. kesehatan. keindahan dan rekreasi. pemerintahan. keluarga. dan lain-lain. Tapi di pihak lain ada juga individu atau kelompok yang melakukan aksi-aksi . kehakiman. Koentj araningrat membagi lembaga sosial/praflatapranata kemasyarakatan menjadi 8 macam Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan kehidupan kekerabatan (kinship) atau domestic insitutions. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusja Untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara (political institutions). sah dan sudah diakui oleh masyarakat. Contoh : metodik ilmiah. Pranata yang bertujuan rnemenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan atau alam gaib (religius institutions). seni drama dan lain-lain. Contoh : pelarnaran. Len‘ibagalembaga tersebut stabil. peternakan. Inslitusionalisasi (‘pelernbagaan) Dalam perkembangan masyarakat dan kebudayaan. dan lain-lain.

bahwa unsur norma merupakan unsur yang paling dasar dan suatu lembaga. Cohen (1. kita namakan lem baga-lem baga. sehingga diminta agar para anggota maSyarakat tersebut mematuhinya. nilaini lai dan peranan tertentu dianggap sangat penting bagi kelangsungan hidupnya. Loomis (1960) menyatakan bahwa proses institusionalisasi menyangkut semua unsur dan proses sosial yang ada maka untuk normalah dianggap lebih penting (utama). Norma mempunyai hubungan yang erat dengan unsur sistem sosial lainnya. Misalnya: kekuasaan pada seseorang diatur oleh norma yang ada. Proses-proses di atas sepanjang mengenai soal-soal kebutuhan penting dan sepanjang nielahirkan sistein yang stabil dan universal. seperti yang telah dikemukakan oleh Loomis (1960) sebagai benikut Kepercayaan Sentimen Tujuan Norma Status peranan (kedudukan) Ranking . berdasarkan norma itu orang memberikan kesan positif atau negatif terhadap perilaku seseorang. Prosesproses demikian teriadi dimana-mana dan terumuskan dalam masyarakat. akan tetapi institusionalisasi baru merupakan tahaptahap menuju perkembangan sistem yang teratur dan sistem sosial dan diterima oleh masyarakat. Suatu perkumpulan baru dinyatakan sebagai institusi (lembaga) bila di dalarnnya ada unsur-unsur sistem sosial yang teratur. sanksi dan fasilitas dalam mencapai suatu tujuan. Berdasarkan uraian di atas dapatlah dikemukakan bahwa institusionalisasi belum merniliki unsur-unsur sistem sosial yang sempurna sebagaimana terdapat di dalam institusi (lembaga). norma mempengaruhi rangkaian pemilihan tujuan.983) rnenyatakan bahwa institusionalisasi adalab perkembangan sistem yang teratur dan norma-norma. perananperanan yang ditetapkan dan diterima oleh masyarakat. status-peranan (kedudukan). Proses perkembangan lembaga-lembaga dinamakan institusionalisasi (pelembagaan) dan proses mi terjadi bilamanasesuatu kelompok memutuskan bahwa seperangkat norma. Demikian. yang belum sah dan belum diakui masyarakat. tetapi barangkali akan diakui juga dan mengenal perkembangan institusi (lembaga) di kelak kemudian han. Soejono Soekanto (1983) menyatakan bahwa institusionalisasi (pelembagaan) adalah proses di mana unsur norma menjadi bagian dan suatu lembaga.pembaruan yang dipimpin oleh pejUaflgpejuang revolusioner.

bah wa institusionalisasi pada hakikatnya merupakan proses yang meliputi pula pelembagaan kembali (reinstitutionalization). semakin sempit pulalah lahan buat pemukiman dan pertanian. Sedangkan dilihat dan segi prosesnya. Semakin banyak sumber-sumber alam yang dikonsumsikan oleh umat manusia. sedemikian pula harus bertambah fasilitas hidup. apabila orang-orang yang ada di dalam lembaga itu tidak mematuhi norma atau peraturan-peraturan yang telah dibuat dan disepakati bersama oleh semua anggota-anggota. termasuk di antaranya lahan untuk pemukiman dan pertanian. 1) Maalah Penduduk Dunia Pada prinsipnya pertambahan penduduk dunia yang meningkat sedemikian cepat merupakan suatu ancaman bagi kehidupan umat manusia itu sendiri. untuk menunjang kebutuhan hidupnya. walaupun percepatan pertambahan penduduk di setiap negara di dunia satu sama lain berbeda-beda. RANGKUMAN. 1960). tetapi isinya baru. . Dernikian. seiring dengan itu. atau simbulsimbulnya tetap dipertahankan dan diteruskan. bisa saja bahwa suatu lembaga menjadi tidak lembaga lagi. Sedemikian bertambah anak manusia. semakin cepat terkuras pula cadangan sumber-sumber alam di perut bumi. mereka juga akan membutuhkan berbagai sumber alam lainnya. Selain lahan. (Loomis. ialah suatu bentuk aktivitas-aktivitas yang meliputi Adanya komunikasi Adanya pemeliharaan batas-batas Adanya hubungan system Adanya sosialisasi Adanya kontrol social Adanya institusionalisasi (pelembagaan). Suatu kelaziman yang hidup.Power Sanksi Fasilitas. di m ana lembaga-lembaga lama runtuh dan diganti lembagalembaga baru. Dengan begitu semakin padatlah penduduk planet bumi.

kepercayaafl dan kehudayaan. . 3) Pen yelenggaraan Pendidikan Kesehatan a) Pendidikan Kurang lebih 50% anak-anak usia sekolah di pedesaan-pedesaan negara-negara Afrika. di perairan bahkan di udara. Sedangkan kebutuhan-kebUtuhan yang menyangkut spiritual menyangkut tentang religi. Asia. Kebutuhan-kebutuhan material berkaitan dengan konsumsi sumbersumber alam yang terpaut pada kegiatan sosial ekonomi. di Guatemala dan Bolivia (Amerika Latin) masing-masing 38 clan 32% saja dan seluruh jumlah pendud uk negara-negara yang bersangkutan. atau berkurangnya penduduk secara drastis dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. penduduk pedesaan-pedesaan pedalaman Afrika praktis masih terisolasi dan dapat dipastikan persentase jurnlah buta huruf akan lebib tinggi dan jumlah penduduk buta huruf di negara-negara berkem bang lainnya. Oleh karena itu jalan ke luar imbangan dinamis. terukur. Daya upaya untuk mencegah kehancuran yang lebih cepat peradaban umat manusia di planet bumi mi. kepercayaan dan kebudayaan. akan menanggUng resiko yang berat bagi negara-negara di dunia. Amerika Latin tidak dapat mengenyam kesempatan pendidikan formal. semakin berkembang dan semakin pekatlah unsur-unsur polutan di darat. 2) Konsep Keseimbangan Dinamis Baik pertambahan penduduk yang meningkat dengan cepat. tentang religi. Kelompok mi menitik beratkan program studinya pada lima variabel yang dominan mempengaruhi kehidupan umat manusia. di luar itu masih menambah beban berjuta. Berkaitan dengan itu. Misalnya di India haru 28% saja. Konsep keseimbangan dinamis berarti pertambahan populasi penduduk dapat terkontrol. pertumbuhan penduduk dunia secara eksponensial tidak saja akan menguras potensi lahan dan sumbersumber alam. Pendek kata. salah satu di antaranya lahir dan grup studi Kelompok Roma. penduduk yang. bahkan bermilyar ton zat-zat polutan terhadap sistem ekologi di planet bumi mi. sudah tidak buta huruf masih sangat terbatas jumlahnya. di samping dapat terpenuhi berbagai kebutuhan hidup yang menyangkut kebutuhan material maupun spiritual. Dengan demikian keseimbangan dan kelestarian Iingkungan hidup di bumi semakin goyah dan terancam punah.Pada sisi lain apabila secara terus menerus umat manusia rnengkonsulflSi sumber-sumber alam. di Pakistan antara 16 — 18%. karena tekanan ekonomi dan kemiskjnan yang melilit. Dengan sarana komunikasi yang masih sangat terbatas. kehidupan mereka.

Tingkat kematian akibat kurang gizi di Indonesia mencapaj tingkat tertinggj. Program bagi anakanak balita diharapkan dapat mengurangi angl:a kematjan sebanyak 50%. Program imunisasi. di Swedia. Singapura 11. Dalam penelitjan di lapangan ternyata 25% anak-anak di negara-negara berkembang menderjta kurang gizi yang tidak ketahuan. 4) Pengawetan Tanah dan Air Fokus usaha-usaha pengawetan tanah dan air lebih dititikberatkan kepada usaha-usaha melestarikan hutan. pada tahun 1983 melonjak menjadi 90%. UNICEF mencatat. Kredit Investasi 1975 — 1977 dalam program peningkatan produksi pangan di negara-negara berkembang dialokasikan sebesar 7 muyar dolar. kebun jalur hijau dan taman-taman di lingkungan pada umumnya. Perancis. Amerika Serikat. antara lain dengan sistem rotasi. Jepang dan Finlandia masing-masing 7. pada kelompok anak-anak unur 0 — 1 tahun adalab 100 orang di antara 1000 anak. yaitu: mengikuti pertumbuhan anak. Di negaranegara lain angka kematian penderita kurang gizi di antara 1000 anak aalah sebagai berikut: Filipina 50. ibu-ibu yang menyusui anaknya di negaranegara Skandinavja (Eropa Utara) hanya 30% saja. AS!. pada tahun 1973. Flanya 1% saja anak-anak di dunia yang jelas-jelas ketahuan menderita penyakit kurang gizi. Program penggunaan AS! mendapat tanggapan positif tidak saja oleb kaum ibu di negara-negara berkembang.5 juta anak. tetapi juga oleh ibu-ibu di negara-negara maju.b) Kesehatan UNICEF memberjkan prioritas pelayanan kesehatan kepada anak-anak balita. . Jepang. Srilangka 43. setiap tahun dapat menyelamatkan 5 juta anak dan kematian. 5) Peningkatan Produksi Pangan Program Bank Dunia periode 1985 — 2000 diharapkan akan menaikkan produksi pertanian sebesar 5 %. Selandia Baru. yang terbagi dalam 4 program. Spanyol. Kejadian yang mirip sama terjadi di Australia. dan ORT. Thailand 50. Menjaga kelestarian lahan pertanian di kaki dan lereng pegunungan digunakan sistem sabuk lingkar gunung. dan 5 juta anak lainnya terbebas dan cacat tubuh yang disebabkan oleh 6 macam penyakit yang dapat dikebalkan setiap tahun. terbagi dalam 2 program yaitu Proyek Pembangunan Pedesaan dan Pembangunan Pertanian. Di luar kawasan hutan usaha penghijauan pekarangan. Malaysia 30. di antara 5 juta anak yang meninggal setiap tahun karena menderita diare (mencret). Program OTR dapat menekan angka kematian 2. imunitas.

yaitu : (1) tingkat kematian kasar atau Crude Death Rate yang rum usnya Jumiah kematjan dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Tingkat kematian inipun dapat digolongkan menjadi: (a) tergolong tingkat : lebih dan 19 orang/1000 penduduk. yaitu besar kecilnya jum!ah kematiar. c. . dengan rumus: Jumlah kelahiran 1 tahun pada kelompok unsur per atau dibagi jumlah penduduk pada kelompok umur tertentu tersebut. Termasuk sedang : 20 — 30 orang/1000 penduduk. Dan tingkat kelahiran penduduk dapat digolongkan menjadi : a. b. 6) Faktor-Faktor Dasar Kependudukan Yang menjadi faktor dasar terhadap perkembangan jumlab penduduk dengan berbagai akibatnya adalah : a) Kelahiran. b) Kematian. kali (X) 1000. Untuk menghitung tingkat kelahiran mi ada dua cara yaitu: tingkat kelahiran kasar atau Crude Birth Rute (CBR) dengan rumus: Jumlah kelahiran 1 Th X 1000 Jumlah Penduduk (2) tingkat keahiran khusus pada kelompok urnur terten. 20 -29 tahun. tu = Age Specific Birth Rate (ASBR) misalnya kelompok umur pendüduk : 15 .19 tahun. dan sebagainya. lebih 30 orang/1000 penduduk. Termasuk tinggi.Dan tahun ke tahun alokasi kredit investasi Bank Dunia cenderung meningkat terus. yaitu besar kecilnya kelahiran disebut tingkat kelahiran. Termasuk rendah: kurang 20 orang/1000 penduduk. disebut tingkat kernatian. Untuk menghitung tingkat kematian mi ada dua cara. sejajar dengan perkembangan pembangunan pedesaan dan pembangunan sektor pertanian di negara-negara berkembang.

yaitu jumlah dan selisih Emigrasi dengan imigrasi per jumlah penduduk kali 1000. b) Migrasi masuk = In Migration Migrasi. Rumus daripada tingkat Migrasi itu : Jumlah penduduk/Migrasi dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Untuk Migrasi ini dapat dihitung Migrasi Netto (migrasi bersih). di samping pada kelompok di bawah 1 tahun. 7) Migraci atau Perpindahan Perpindahan atau Migrasi mi ada dua macam a) Migrasi ke luar out Migration Emigrasi.75 orang/l000 kelahiran. Dan Migrasi Netto inilah yang mempengaruhi pertarnhahan penduduk. Migrasi/Perpindahan mi menurut lokasi atau daerah dapat dibagi menjadi Perpindahan antar negara disebut Emigrasi/Imigrasi. misalnya: kelompok umur di bawah 1 tahun yang disebut Infant Mortality Rate. 10.-19 tahun dan sehagainya. juga dapat dihitung tingkat kernatian pada kelompok umur tertentu yang lain misainya: 5 —9 tahun. Rumusnya Jumlah kematian pada kelonipok amur tertentu tersebut dalarn 1 tahun per jumlah penduduk pada kelompok umur tertentu tersebut kali 1000. (c) tergolong sedang : 35 . (2) Tingkat kematian khusus atau tingkat kematian pada kelornpok umur tertentu.(b) tergolong sedang : 14 18 orang/1000 penduduk (c) tergolong rendah : 9 — 13 orang/l000 penduduk. Tingkat keinatian kelompok umur tertentu tersebut. rum usnya Jumlah kematian kurang 1 tahun selarna 1 tahun x1000 Jumlah kelahiran yanghidup Untuk JMR inipun dapat digolongkan menjadi 4 yaitu tergolong sangat tinggi : Iehih dan 125 orang/1000 kelahiran. tergolong tinggi : 75 . . untuk bertempat tinggal tetap.125 orang!1000 kelahiran. Tingkat kematian pada kelompok tertentu tersebut Age Specific Death Rate.

Tempat tinggal penduduk yang kurang memenuhi ukuran kehidupan yang layak dan higienis. gelandangan dan sebagainya. Kepadatan terasa pada daerah perkotaan dan daerah yang subur. politik dan sebagainya 8) Perkembangan Penduduk a) Bagi negara yang cedang berkembang Berhubung semakin tahun semakin besar tingkat kelahiran penduduk pada khususnya maka ha! terse. Hal mi terutama sangat dirasakan oleh negara-negara yang sedang berkem hang. karena helum sernua sumber alam dapat diolah sendiri. Untuk mi penn masyarakat berpartiSiPasi. baik gedung. Sebab-sebab perpindahan : Antara lain karena alasan ekonomi. dan belum semua penduduk mendapatkan lapangan kerja. RendahflYa tingkat pendidikan masyarakat. volume kejahatan bertambah. Macam-macam transmigrasi antara lain Transmigrasi umum Transmigrasi spontan Transmigrasi sektoral Transmigrasi ABRI Transmigrasi Bedol Desa dan sebagainya. Penyebaran penduduk yang tak merata: Untuk mi antara pulau yang satu dengan pulau yang lain tak sama padatnya. untuk Indonesia kepadatan yang sangat terasa di Jawa dan Bali. Dalam hal mi pemerintah beium dapat mencukupi semua fasilitaS pendidikan. karena untuk penyeleflggaraan pendidikan dipenlukafl biaya.but akan menimbulkan berbagai problema atau masalah penduduk. guru-guru. . alat-alat sekolah dan sebagainya. padahal income perkapita masyarakat relatif rendah maka tak Semua orang tua dapat membiayai anak-anaknya. Perpindahan dan desa ke kota disebut urbanisasi yang hat mi sebagian besar lebih banyak menimbulkan masalah kependudukan untuk daerah kota misalnya karena kurangnva lapangan pekerjaan maka timbul: pengangguran. agama. Masalah-masalah kependudukan tersebut antara lain: Rendahnya income perkapita penduduk.Perpindahan antar pulau dalam suatu negara dsebut transmigrasi (tempat tinggal tetap).

Dengan adanya berbagai masalah yang timbul dan perkembangan penduduk tersebut di atas. Program Industrial isasi. kebijaksanaan mi pada umumnya disesuaikan dengan falsafah/ pandangan hidup danpada bangsa di negara itu sendiri.b) Bagi negara yang modern/maj u Masalah kependudukan yang timbul tersehut bagi berbagai golongan negara adalah tidak sama. Program Transmigrasi. maka setiap pemerintah yang bertanggUflg jawab terhadap kesejahteraan rakyatnYa akan mengambil dan melakukan berbagai kebilakSaflaafl Jalam hal tersebut. Program Pendidikan Kependudukan: Program Keluarga Berencana. Contoh : Bagi negaraflegara yang sudah maju dengan berbagai eknologiT1Ya itu maka masalah kependUdUkan yang ditimbUlkan antara lain Kurangnya tenaga kerja manusia. Khususnya pada negara-negara yang sedang berkembang melakukan kebijaksanaan dengan berbagai program. Rendahnya tingkat kelahirafl dan sebagainya 9) Kebijakcanaan Pemerintah TerhadaP Masalah Kependudukan. . Tiap negara pada saat mi bekerja sama di dalam mengatasi masalah kependudukan yang pelaksanaannya menunjang kebijaksanaan kependudukan nasional. misalnya untuk Indonesia dengan melaksanakan : Program Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pertanian. Untuk kebijaksanaan-kebijaksanaan itu antara berbagai negara dan berbagai golongan tingkatan perkembangan negara adalah tidak sama Bagi negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia.

Bahkan individu yang mempunyai aktivitas sadar lebih dan ukuran rata-rata kebanyakan orang. Jadi. memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. terjadi diferensiasi dengan corak sifat dan tabiat beraneka macam.kenyataan hidup yang istimewa. ilmu pengetahuan. dan sebagainya. merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil clan terbatas. manusia tetap mempunyai watak dan sifat tertentu. individu menekankan penyelidikan kepada kenyataan. betapapun besarnya pengaruh lingkungan sosial terhadap individu. aspek psikis- . yaitu sebagai manusia perseorangan. Dalam ilmu sosial. ―individuum‖ artinya ―yang tak terbagi‖. Dalam ilmu sosial paham individu menyangkut tabiatnya dengan kehidupan jiwanya yang majemuk. serta mengumpulkan kekuaLan rohani untuk bertindak sendiri.BAB III INDIVIDU. dalam pcibagai hal bersama-sama satu sama lain. agama. yang tak seherapa m‘mpengaruhi kehidupan manusia. Pada setiap anggota suatu bangsa yang bermacam-macam tingkat peradabannya. Sifat dan fungsi orang-orang di sekitar kita adalah makhluk-makhluk yang agak berdiri sendiri. Dengan demikian sering digunakan sebutan ―orang-seorang‖ atau ―manusia perseorangan‖. yang aktif di tengah-tengah sesama manusia lainnya. KELUARGA DAN MASYARAKAT 1. Semuanya telah ditata dan dipakai oleh generasi sebelumnya. Persepsi terhadap individu atau hasil pengamatan manusia dengan segala maknanya merupakan suatu keutuhan ciptaan Tuhan yang mempunyai tiga aspek melekat pada dirinya. tetapi melalui kaitan dengan dunia yang telah mempunyai sejarah dengan peradabannya. Dan uraian di atas dapatlah disimpulkan. PERTUMBUHAN 1NDIVIDU Pengertian individu ―Individu‖ berasal dan kata latin. Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi. Timbulnya diferensiasi bukan hanya pembawaan. Akan tetapi. tetapi dalam banyak ha banyak pula perbedaannya. paham-paham hukum. disebut orang yang mempunyai kepribadian istimewa. Hal mi memherikan keuntungan rohani bagi individu seperti bahasa. melainkan juga menpunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Sejenis tapi tak sama. yaitu aspek organik jasmaniah. bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiiki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya. makin tua semakin maju dan semakin banyak pula perbedaannya. adat istiadat dan kebiasaan. melainkan sebagai kesatuan yang terbatas. Insyaf akan ―aku‖ nya dan sadar.

memberi konotasi ―matang‖ atau ―dewasa‖ dalam konteks sosial. maka muncul struktur masyarakat yang akan menentukan kemantapan masyarakat. 01) b. Pengertian Pertumbuhan Walaupun terdapatnya perbedaan pendapat di antara para ahli. Mencari titik optimum antara dua pola tingkah laku (sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat) dalam situasi yang senantiasa berubah. Bagian-bagian yang ada lebih dahulu. disebut proses mdividualisasi atau aktualisasi din. Individu dibebani berbagai peranan yang berasal dan kondisi kebersamaan hidup. . Menurut para ahli dan aliran ml bahwa pertumbuhan ad alah proses d iferensiasi.rohaniah. kegoncangan pada satu aspek akan membawa akibat pada aspek yang lainnya. Menurut para ahli yang menganut aliran asosiasi berpendapat. Untuk selanjutnya timbul beberapa pendapat mengenai pertumbuhan dan berbagai aliran yaitu asosiasi. Ketiga aspek tersebut saling mempengaruhi. Kedua macam kesan (sensation dan reflexions) merupakan pengertian yang sederhana yang kemudian dengan proses asosiasi membentuk pengertian yang lebih kompleks. Bagian-bagian mi terikat satu sama lain menjadi keseluruhan oleh asosiasi. Lain halnya dengan pendapat dan aliran psikologis Gestalt tentang pertumbuhan. Konflik mungkin terjadi karena pola tingkah laku spesifik dirinya bercorak bertentangan dengan peranan yang dituntut oleh masyarakat dan sekitarnya. sedang keseluruhan ada pada kemudian. aliran psichologi Gestalt dan aliran Sosiologi. Perubahan mi pada lazimnya disebut dQngan istilah proses. dan aspek-sosial kebersamaan. namun diakui bahwa pertumbuhan itu adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa. bahwa pertumbuhan pada dasarnya adalah proses asosiasi. Pada proses asosiasi yang primer adalah bagian-bagian. Sebelum ―baik‖ atau ―tidak baik‖ pengaruh individu terhadap masyarakat adalah relatif. Individu dalam bertingkah laku menurut pola pribadinya ada tiga kemungkinan: menyimpang dan norma kolektif kehilangan individualitasnya atau takluk terhadap kolektif. Makna manusia menjadi individu apabila pola tingkah Iakunya hampir identik dengan tingkah laku massa yang bersangkutan Proses yang meningkatkan ciri-ciri individualitas pada seseorang sampai pada dirinya sendiri. dan mempengaruhi masyarakat seperti adanya tokoh pahiawan atau pengacau. Dapat dirumuskan suatu pengertian tentang proses asosiasi yaitu terjadinya perubahan pada seseorang secara tahap demi tahap karena pengaruh baik dan pengalaman atau enipiri luar melalui pancaindera yang menimbulkan s?nsations maupun pengalaman dalam mengenai keadaan batin sendiri yang menimbulkan reflexions.

Dalam proses diferensiasi yang pokok adalah keseluruhan. bahwa pertuni )uh an individu semata mata tergantung pada lingkungan sedang dasar tidak berpera nan sania sekali. Pendirian semacam mi biasa disebut pendirian yang . Jadi dan pendapat aliran psikologi Gestalt mi dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan itu ad. bahwa pertumbuhan individu itu semata-mata ditentukan oleli faktor-faktor yang clibawa sejak lahir. Kemudian kita mengenal konsepsi aliran sosiologi di mana ahli dan pengikut aliran mi menganggap bahwa pertumbuhan itu adalah proses sosialisasi yaitu proses perubahan dan sif at mula-mula yang asosial atau juga sosial kemudian tahap demi tahap disosialisasikan. baru kemudian menyusul bagian-bagiannya. Misalnya seorang ayah merniliki keahlian di bidang seni lukis maka kemungkinan besar anaknya juga menjadi pelukis.ilah proses perubahan secara perlahan-lahan pada manusia dalam mengenal suatu yang Semula mengenal sesuatu secara keseluruhan baru kemudian mengenal bagian-bagian dan lingkungan yang ada. Jadi menurut proses mi keseluruhan yang lebih dahulu ada. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Dalam membahas pertumbuhan itu ada bermacam-macam aliran. yaitu a) Pendirian nativistik. b) Pendirian Emperictik dan emiro omen Lutistik Pendirian mi herlawanan dengan pendapat nativistik. namun pada ganis besarnya dapat digolongkan ke dalam tiga golongan. c. Para abli berpend apat. Jadi menurut pendirian mi menolak dasar dalam pertumbuhan individu dan lebih rnenekankan pada lingkungan dan konsekuensinya hanya lingkunganlah yang hanyak dibicarakan. Para ahli dan golongan mi menunjukkan berbagai kesempatan atau keminipan antara orang tua dengan anaknya. Tetapi hal mi akan menimbulkan keragu-raguan apakah kesamaan yang ada antara orang tua dan anaknya benar-benar disehabkan oleh pembawaan sejak lahir ataukah mungkin karena adanya fasilitas-fasilitas atau hal-hal lain yang dapat memberikan dorongan ke arah kemajuannya. Menunut para ahli dan golongan mi berpendapat. sedang bagian-bagian hanya rnempunyai arti sehagai bagian dari keseluruhan dalarn hubungan fungsional dengan bagian-bagian yang lain.

bila anak mi diasuh dalam lingkungan masyarakat manusia. walaupun anak tersebut hidup di antara manusia-manusia lain ada kemungkinan juga anak itu tak akan dapat berjalan karena belum matang untuk melakukan hal itu. Tetapi apabila anak yang normal mi kebetulan terlantar di sebuah hutan hemudian diasuh oleh serigala sudah harang tentu anak itu tidak dapat berdiri tegak pada kedua kakinya dan dia akan merangkak seperti serigala yang mengasuhnva. banyak di antara anak-anak orang kaya atau orang pandai mengecewakan orang tuanya. Misalnya pada anak yang normal memiliki dasar atau bakat untuk herdiri tegak di atas kedua kaki. Apabila konsepsi mi dapat tahan uji (benar) akan dihasilkan manusia-manusia ideal asalkan dapat disediakan kondisi yang dibutuhkan untuk usaha itu. Bakat atau dasar sebagai kernungkinan ada pada masing-masing individu namun bakat dan dasar yang dipunyai itu perlu diserasikan dengan lingkungan yang dapat tumbuh dengan baik. c) Pendirian Konvergensi dan fnteraksionisrne Kebanyakan para ahli mengikuti pendirian konvergensi dengan modifikasi seperlunya.environmentalistik. . Nampak lain dengan konsepsi konvergensi yang berpandangan statis yaitu menganggap pertumbuhan individu itu ditentukan oleh dasar (bakat) dan lingkungan. juga perlu dipertimbangkan masalah kematangan (readiness). Sehingga dapat dikatakan bahwa pendirian mi pada hakikatnya adalah kelanjutan dan faham emperisme. walaupun fasilitas belajar yang dimiliki sangat minimal. misalnya anak yang normal berusia enam bulan. jauh dan mencukupi. Di samping harus adanya dasar. Suatu modifikasi yang terkenal yang sering dianggap sebagai perkembangan lebih jauh konsepsi konvergensi ialah konsepsi interaksionisme yang berpandangan dinamis yang menyatakan bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan pertumbuhan individu. karena tidak berhasil dalam belajar. walaupun fasilitas yang diperlukan telah tersedia secara lengkap dan sebaliknya pada anakanak dan orang tua yang kurang mampu sangat berhasil dalam belajar. Menurut faliam mi di dalam pertumbuhan individu itu haik dasar maupun lingkungan kedua-duanya memegang peranan penting. Tetapi dalam kenyataannya sering dijumpai lain.

Adapun alasan anak berbuat kenakalan dalam usia-usia tersebut adalah sebagai berikut .0 tahun. kadangkadang menggunakan kata-kata kasar.0 tahun atau 21. bahwa pada masa mi mulut memainkan peranan terpenting dalam kehidupan individu. dan dengan berjalan itu anak mulai pula belajar rnenguasai ruang.d) Tahap pert urnbuhan individu berdasarpsikologi Pertumbuhan individu sejak lahir sampai masa dewasa atau masa kematangan itu melalui beberapa fase sehagai berikut: Masa vital yaitu dan 0.0 tahun atau 14.0 tahun. kira-kira umur 13. Di samping itu terjadi pembiasaan tahu akan kebersihan.0 tahun sampai umur 5. Menurut Freud tahun pertama dalam kehidupan individu itu Sebagai masa oral. Pendapat semacam mi mungkin beralasan Kepada kenyataan.0 tahun sampai kira-kira 7. Melalui tahu akan kebersihan itu anak belajar mengontrol impuls-impuls yang datang dan dalam dirinya. melainkan karena pada waktu itu mulut merupakan alat utama untuk melakukan eksplorasi dan belajar. Masa sosial. a) Masa Vital Pada masa vital mi individu menggunakan fungsi-fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam dunianya. Masa intelektual dan kira-kira umur 7. karena mulut dipatidang sebagai sumber kenikmatan dan ketidak-nikmatan.0 tahun. Masa estetik dan umur kira-kira 2. Bahwa anak memasukkan apa saja yang dijumpai ke dalam rnulutnya itu tidak karena mulut merupakan sumber kenikmatan utama. dengan sengaja melanggar apa yang dilarang dan tidak melakukan apa yang seharusnya untuk dilakukan.0 tahun. Anak sering menentang kehendak orang tua. Dalam masa mi pula tampak munculnya gejala kenakalan yang umumnya terjadi antara umur 3.0 tahun atau 14. Sebenarnya kata estetik diartikan bahwa pada masa mi pertumbuhan anak yang terutama adalah fungsi paxcaindera.0 sampai kira-kira 2.0 tahun sampai kira-kira umur 20.0 tahun.0 tahun sampai kira-kira umur 13. Pada tahun kedua anak belajar berjalan. b) Masa Estetik Masa estetik mi dianggap sebagai masa pertumbuhan rasa keindahan.

permainan yang tradisional. dalam hubungan mi ada kecenderungan untuk meremehkan anak lain. ingin tahu. Adanya ecenderungafl mernuji din sendiri. c) Maca Intelektual (masa kecerasian bercekolah) Setelah anak melewati masa kegoncangan yang pertama. Kalau pada masa-masa sebelumnya anak masih merasa satu dengan dunianya belum mampu mengadakan pemisahan secara sadar antara dirinya sendiri sebagai subyek dan yang lain sebagai obyek maka kemampuan itu kini dimilikinya. Dalam hal mi kadang-kadang dia melanggar apa yang dilarang dan tidak mengerjakan hal yang diharuskan. sehingga menjadi matang untuk dididik daripada masamasa sebelum dan sesudahnya. Adanya minat kepada kehidupan praktis sehari-hari yang konkrit. Hal yang demikian itu dilakiikannya bukan karena dia keras kepala. Sikap tunduk kepada peraturan-peratu]afl. Amat realistik. dan kehendak yang dimiliki tidak dapat ditahantahan. Karena jarang menemukan kenyataan tersehut maka anak seakan-akan ingin mendapatkan pengalaman sebagai subyek yang bebas menentukan keinginannya itu. maka rose sosialisasinya telah berlangsung dengan lebih efektif. melainkan hanya karena ingin mengalami dan ingin rnenyaksikan akibatnya. Sebagai subyek dia mempunyai kebebasan untuk menghendaki sesuatu. Lalu bagaimana sikap kita dalam menghadapi anak yang sedang mengalami masa kegoncangan mi yaitu‘yang paling bijaksana mengambil jalan tengah tidak terlalu menekar dan tidak terlalU menonjolkan. Pada masa mi terjadi apa yang kita sebut deman menghendaki. ingin belajar. dan menghendaki benda yang lain dan seterusnya. akan tetapi kalau dia telah rnemperolehnya maka dia tidak lagi memperdulikan. Senang 1bandingbafldiflgkan dirinya dengan anak lain. bila hal itu menguntungkan. mempunyai pula kebebasan untuk menolak sesuatu. Ada beberapa sifat khas pada anak-aak pada masa mi antara lain Adanya korelasi positif yang tinggi antara keadaan jasmani dengan prestasi sekolah.Berkat pertumbuhan bahasanya yang merupakan modal utama bagi anak dalam menghadapi dunianya maka sampailah anak pada penyadaran ―aku‖nya atau tahap menemukan ―aku‖-nya yaitu suatu tahap ketika anak menemukan dirinya sebagai subyek. Berarti dia menyadari bahwa dirinya juga subyek seperti yang lain. . Kalau tidak dapat menyelesaikan sesuatu soal maka soal itu dianggap tidak penting.

Gemar membentuk kelompok sebaya, biasanya untuk dapat bermain bersama-sama. Di dalam permainafl ada kecenderungan anak tidak lagi terikat kepada aturan permaman tradisional, mereka membuat aturan-aturan sendiri, setelah anak memasuki masa kelas-kelas tinggi sekolah dasar. Masa keserasjan bersekolah diakhjrj dengan suatu rnasa puera! Masa mi dernikian khasnya sehingga menarjl perhatjan. Sifatsifat. khas anakanak masa pueral itu dapat. diringkas ke da!am dua ha! yaitu Ditujukan untuk berkuasa yang menimbulkan tingkah laku dan perbuatan yang ditujukan berkuasa; apa yang diinginkan, yang dijadikan idam-idaman adalah sekuat, sejujur, sernenang dan seterusnya. Tingkah laku ekstrovers yaitu perbuatan yang berorientasj ke luar dirinya, yang dapat mendorong untuk meyaksikan keadaan-keadaan dunia d luar dirinya dan untuk mencarj teman sebaya untuk men enuhi kebutuhan psikisnya. Pada mereka dorongan bersajn besar sekali sehingga dalam persaingan itulah anak-anak pier mendapatkan sosialisasj lebih lanjut. Dan nampak anak puer dapat melakukan mi dan itu (si tukang jual aksi) tetapi di samping itu tidak berani berbuat begini atau begitu (si pengecut), sehingga pada anak puer seringkalj dijulukj si ―tukang jual aksi‖. Sementara juga dijuluki si ―pengecut,‖. Suatu hal yang penting pada niasa mi anak menerima otoritas orang tua dan guru sebagai suatu hal yang wajar karena itu pada anak-anak mi mengharapkan adanya sikap yang obyektif dan adil pada pihak orang tua Jan guru sebagai pemegang otoritas sehingga sikap pilih kasih akan mudah rnenimbul kan problem di kalangan mereka.

d) Maca Remaja Masa remaja merupakan masa yang banyak menarjk perhatian masyarakt karena mempunyaj sifat-sifat khas dan yang menentukan dalam kehidupan individu dalam masyarakatnya. Karena manusia dewasa harus hidup dalam alam kultui- dan hatus dapat rneuempatkajj dirinya di antara nilai-nilaj (kultur) itu maka perlu mengenal dirinya sebagai pendukung maupun pelaksana nilai-nilai. Untuk inilah maka ia harus mengarahkan dirinya agar dapat menemukan din, meneliti sikap hidup yang lama dan mencoba-coba yang baru agar dapat menjadi pribadi yang dewasa. Pada dasarnya mi masih dirinci ke dalam beherapa masa, yaitu

1) Masa Pra remaja Penggunaan istilah pra remaja mi hanya untuk menunjukkan satu masa yang mengikuti masa pueral yang benlangsung secara singkat. Masa mi ditandai oleh sifat-sifat negatif Sehingga disebut juga masa negatif. Pada masa mi terdapat beberapa gej ala yang dianggap sebagai gejala negatif misalnya tidak tenang, kurang suka bekerja, kurang suka bergerak, lekas lelah, kebutuhan untuk tidur besar, hati sering murung, pesimistik dan non sosial. Atau dapat dikatakan secara ringkasnya sifat-sifat negatif meliputi sikap negatif dalam prestasi, baik prestasi jasmani maupun prestasi mental. Negatif dalam sikap sosial balk dalam bentuk pasif maupun dalam bentuk apresif terhadap masyarakat. Terjadinya gejala-gejala negatif itu pada umumnya berpangkal pada biologis yaitu mulai bekerjanya kelenjarkelenjar kelamin, yang dapat membawa perubahan-perubahan cepat dalam din si remaja yang seringkali perubahanperubahan yang cepat mi belum mereka fahami sehingga dapat menimbulkan rasa ragu-ragu kurang pasti dan bersifat malu.

2) Maca rem aja Sebagai gejala pada masa mi adalah merindu puja. Dalam fase mi (masa negatif) untuk pertama kallnya remaja sadar akan kesepian yang tidak pernah dialaminya pada masa-masa sebelumnya. Kesejukan di dalam penderitaan yang nampaknya tidak ada orang yang dapat mengerti dan memaharninya dan menerangkannya. Sebagai reaksi pertama-tama terhadap gangguan Icetenangan dan keamanan batinnya ialah protes terhadap sekitarnya yang dirasanya tiba-tiha bersikap menter!antarkan dan memusuhinya. Sebagai tingkah berikutnya ialah kebutuhan akan ternan yang dapat memahami dan menolongnya serta yang dapat merasakan suka dan dukanya. Di sinilah rnulai tirniul dalam din remaja itu dorongan untuk mencari pedoman hidup vaitu mencari sesuatu yang dapat dipandang bernilai, pantas dijunjung tinggi, dan dipuja-puja, Pacla masa remaja mi mereka mengalarni kegoncangan batin, sebab pada masa mi mereka sudah tidak mau mernakai pedoman hidup kekanak-kanakan, tetapi juga belum mempunyai pedonmn hidup yang baru. Oleh karena itu maka si remaja itu merasa tidak tenang, banyak kontradiksi di dalam dirinya, mengeritik karena merasa diririya mampu, tetapi mereka mi jilga masih mencari pertolongan karena belum dapat mewujudkan keinginannya.

Proses terbentuknya pendirian hidup atau cita-cita hidup itu dapat dipandang sebagai penemuan nilai-nilai hidup di dalam eksplorasi si rernaja. Jadi proses penemuan nilai-nilai hidup tersebut melewati tiga langkah, yaitu Karena tiadanya pedoman hingga mereka merindukan sesuatu yang dapat dianggap hernilai, pantas hidupnya. Padi taraf mi sesuatu yang dipuja itu belum mempunyai bentuk tertentu, sehingga seringkali mereka hanya tahu hahwa merka itu menginginkan sesuatu, tetapi tidak tahu apa yang diiiiginkan itu. Obyek pemujaan itu telah menjadi lebih jelas yaitu pribadi-pribadi yang dipandangnya mendukung nilai-nilai tertentu. Dalam pemujaan terhadap orang-orang tertentu mi umurnnya terdapat perhedaan antara anak laki-laki dan anak wanita. Pada anak laki-laki sering nampak aktif meniru sedang anak wanita kehanyakan pasif. mengagumi dan mernuja dalam khayal. Schingga pada masa mi pulalab umumnya rasa kehangsaan tumhuh dengan subur. Para remaja lebih dapat rnenghargai nilai-nilai lepas dan pendukungnya, nilai dapat ditangkap dan difahaminya se bagai sesuatu yang abstrak. Oleh karena itu pada saat mi para remaja mulai dapat menentukan pilihan atau pemikiran hidupnya. Penentuan pilihan dan pemikiran hidup mengalami jatuh bangun, tidak dapat satu kali. Jadi karena mereka mi harus menguji nilai-nilai yang dipilihnya dalam kehidupan praktis di masyarakat Setelah diketahui bahwa nilai-nilai yang dipilihnya itu tahan uji, maka mreka pilihlah pendirian hidupnya. Pendirian tersebut tiap kali dimodifikasi agar dapat rnengikuti perubahan dan perkembangan niasyarakat dalam lingkungan remaja mi berada. Setelah mereka dapat menemukan pendiian hidup dan telab terpenuhi tugas-tugas pertumbuhan masa remaja maka berarti mereka telah mencapai masa remaja akhir dan mulailah individu mi memasuki masa dewasa awal.

3) Masa Usk Mahasiswa Masa umur mahasiswa dapat digolongkan pemuda-pemuda yang herusia sekitar 18,0 tahun sampai 30,0 tahun. Mereka dapat dikeiompokkan pada masa remaja akhir sampai dewasa awal atau dewasa madya. Pada masa usia mahasiswa banyak peristiwa-peristiwa yang perlu untuk diperhatikan, antara lain yaitu Bila dilihat dan segi pertumbuhan, tugas perkembangan pada usia mahasiswa mi adalah pemantapan pendirian hidup, yaitu pengujian lebih lanjut pendirian hidup serta penyiapan din dengan ketrampilan dan kemampuan-kemamPUan yang digunakan untuk merealisasikan pendirian hidup yang telah dipilihnya. Mahasiswa mi termasuk kelompok khusus

dalam suatu masyarakat maka mereka mulai mempersiapkan din untuk menerima tugas-tugas pimpinan di masa mendatang. Oleh karena itu mereka mulai mempelajani berbagai aspek kehidupan. Sebagai remaja pimpinan dipelajani dan dipersiapkan selama usia mahasiswa mi, misalnya kebudayaan berkeluarga, kemampuan memimpin, kemampuan mengambil keputusan, kemampuan flwnyesuaikan din secara sosial. Mahasiswa akan mengalami perubahan secara perlahan demi sikap hidup yang idealistik ke sikap hidup yang realistik. Dengan demikian keinginan-keinginan yang kurang realistik dalam dirinya dan realitas dalam lingkungannya telah diganti dengan yang lebih berdasar kepada realistis. Tetapi hal mi tidak berarti bahwa di kalangan mahasiswa tidak ada idealisme, justru pada mahasiswa mi banyak terdapat idealisme tetapi idealisme yang realistik yaitu yang dapat diterapkan dalam tin.. dakan. Dengan uraian-uraian mi diharapkan adanya suatu pemahaman mengenai manusia sebagai individu. ―Manusia merupakan makhluk individual tidak hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa-raga, melainkan juga dalam arti bahwa tiaptiap itu merupakan pribadi yang khas, menurut corak kepribadiannya, termasuk kecakapannya sendiri.‖ Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu masyarakat yang menjadi latar keberadaannya. Karena dan sinilah kita akan baru bisa memahami seseorang individu seperti kata Johnson.2 person are what they are always in social context the solitary person is unreal, abstract artifical, abnormal Kehadiran individu dalam suatu masyarakat biasanya ditandai oleh perilaku individu yang berusaha menempatkan dirinya di hadapan individu-individu lainnya yang telah mempunyai pola-pola perilaku yang sesuai dengan normanorma dan kebudayaan di tempat ia merupakan bagiannya. Di sini individu akan berusaha mengambil jarak dan memproses dininya untuk membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang ada. Perilaku yang telah ada pada dirinya. bisa adjustable, artinya ia bisa menyesuaikan din. Namun ia bisa juga mengalami maladjustment, yaitu gagal menyesuaikan din. Mengapa terjadi kegagalan2 Kita bisa menelusuri kembali bentukan perilaku itu. Kepribadian mewujudkan penikelakuan manusia. Manusia sebagai individu selalu berada di tengah-tengah kelompok individu yang sekaligus mematangkannya untuk menjadi pribadi. Proses dan individu untuk menjadi pribadi, tidak hanya didukung dan dihambat oleh dirinya, tetapi juga didukung dan dihambat oleh kelompok sekitarnya.

diketahui terdiri dan seorang individu (suami) individu lainnya (isteri) yang selalu berusaha menjaga rasa aman dan ketenteraman ketika menghadapi segala suka duka hidup dalam eratnya arti ikatan luhur hidup bersama.2. membinanya dengan cara menelusuri dan meramalkan han esoknya. isteri dan anak-anaknya. Anak-anak inilah yang nantinya berkembang dan mulai bisa melihat dan mengenal aPi din sendiri. Oleh karena itu adalah bijaksana kalau diiihat dan dikembalikan peranan keluarga dan proporsi yang se benarnya dengan skala prioritas yang pas. FUNGSI-FUNGSI KELUARGA Keluarga adaiah unit satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Akhirnya keluarga menjadi semacam model untuk mengidentifikasikan sebagai keluarga yang broken home. pada umumnya. Pen gertian Fungsi Ke1uirga Dalam kehidupan keluarga sering kita jumpai adanya pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan. Apa yang dilihatnya. Kelompok inilah yang meiahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepnibadiannya dalam masyarakat.un langsung secara individual di masyarakat. Keluarga. ketrampilan dan budi pekertinya. moderate dan keluarga sukses. Keluarga sudah seringkali tenlihat kehilangan peranannya. Individu ml pada tahap selanjutnya mulai merasakan bahwa telah ada individu-individu lainnya yang berhubungan secara fungsional. karena kehilangan pijakan. . a. dalam huhungannya dengan perkembangan individu. yang pada saat-saat sekarang mi sering dilupakan orang. Keluarga sebagai kelompok pertama yang dikenal individu sangat berpengaruh secara Iangsung terhadap perkembangan individu sebelum maupun sesudab ter. bahwa sebenarnya keluarga mempunyai fungsi yang tidak hanya terbatas selaku penerus keturunan saja. Dan sinilah ia mulai dikenal sebagai individu. Tidaklah dapat dipungkiri. sering dikenal dengan sebutan primary group. Kelompok mi.3 Banyak halhal mengenai kepribadian yang dapat dirunut dan keluarga. Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan-pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu. Perkembangan intelektual akan kesadaran lingkungan seorang individu seringkali dilepaskan dan bahkan dipisahkan dengan masalah keluarga Hal-hal semacam inilah yang sering menimbulkan masalah-masalah sosial. Individuindividu tersebut adalah keluarganya yang memelihara cara pandang dan cara menghadapi masalah-masalahnya. Keluarga biasanya terdiri dan suami. mempersiapkan pendidikan. dan kemudian belajar melalui pengenalan itu. pada akhirnya akan memberinya suatu pengalaman indivithal. Suatu pekerjaan atau tugas yang harus dilakukan itu biasa disebut fungsi.

Kebaikan rumah tangga mi dapat membawa pengaruh yang baik pula bagi kehidupan bermasyarakat. Persiapan mi dilakukan sejak anak menginjak kedewasaan.b. Dengan persiapan yang cukup matang mi dapat mewujudkan suatu bentuk kehidupan rumah tangga yang baik dan harmonis. tugas dan kewajiban bagi suami. Dan setiap manusia pada hakikatnya terdapat semacam tuntutan biologis bagi kelangsungan hidup keturunannya. . Macam-macam Fungsi Keluarga Pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh keluarga itu dapat digolongkan/dirinci ke dalam beberapa fungsi. Sehingga tepat pada waktunya ia sudah matang menerima keadaan baru dalam mengarungi hidup rumah tangganya. memelihara pendidikan bagi anak-anak dan lain-lain. pengetahuan untuk mengatur rumah tangga bagi sang isteri. Karena dengan perkawinan akan terjadi proses kelangsungan keturunan. pagan tembok dan lain-lain. melalui perkawinan.ci Pemeliharaan Keluarga diwajibkan untuk berusaha agar setiap anggotanya dapat terlindung dan gangguan-gangguan sebagai berikut: gangguan udara dengan berusaha menyediakan rumah gangguan penyakit dengan berusaha menyediakan obat obatan gangguan bahaya dengan berusaha menyediakan senjata. Persiapan perkawinan yang perlu dilakukan oleh orangorang tua bagi anak-anaknya dapat berbentuk antara lain pengetahuan tentang kehidupan sex bagi suami isteri. b) Fung. yaitu : Fungsi Biologis Fungsi Pemeliharaan Fungsi Ekonomi Fungsi Keagamaan Fungsi Sosial a) Fungci Biologis Dengan fungsi mi diharapkan agar keluarga dapat menyelenggarakan persiapan-persiapan perkawinan bagi anakanaknya.

tern pat tidur. Dengan demikian akan tercermin bentuk masyarakat yang Pancasila apabila semua keluarga melaksanakan P4 dan fungsi keluarga mi. Sehingga terwujud suatu masyarakat yang teriepas terhindar dan segala gangguan apapun yang terjadi. lampu dan lain-lain. Berhubung dengan fungsi penyelenggaraan kebutuhani pokok mi maka orang tua diwajibkan untuk berusaha keras agar supaya setiap anggota keluarga dapat cukup makan dan minum. Dengan dasar pedoman mi keluarga diwajibkan untuk menjalani dan mendalami serta mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam pelakunya sebagai manusia yang taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Permainan anak mi memiliki nilai bagi anak-anak untuk mengembangkan daya cipta di samping sebagai alat-alat rekreasi anak. perhiasan dan lain. Perlengkapan jasrnaniah keluarga yang sifatnya umurn misalnya meja kursi. d) Fungsi Keagamaan. Sehubungan dengan fungsi mi keluarga juga berusaha nielengkapi kebutuhan jasmani di mana keluarga (orang tua) diwajibkan berusaha agar anggotanya mendapat penlengkapan hidup yang bersifat jasrnaniah baik yang bersifat urnurn maupun yang bersifat individual.lain. Sedangkan perlengkapan jasmani yang bersifat individual inisalnya alat-alat sekolah. Di negara Indonesia yang berideologi Pancasila berkewajiban pada setiap warganya (rakyat) untuk menghayati. mendalami dan mengamalkan Pancasila di dalarn perilaku dan kehidupan keluarganya sehingga benar-benar dapat diamalkan P4 mi dalam kehidupan keluarga yang Pancasila. c) FungsiEkonomi Keluarga berusaha rnenyelenggarakan kehutuhan manusia yang pokok yaitu: kebutuhan makan dan minum kebutuhan pakaian untuk rnenutup tubiihnya kebutuhan tempat tinggal. cukup pakaian serta tempat tinggal. Juga dapat termasuk ke dalam golongan perlengkapar) jasmani adalah permainan anak.Bila dalam keluarga fungsi mi telah dijalankan dengan Sebaik-baiknya sudah barang tentu akan membantu terpeliharanya keamanan dalani masyarakat pula. pakaian. .

Soewaryo Wangsanegara dikatakan bahwa fungsi-fungsi keluarga meliputi beberapa hal sebagai berikut a) Pembentukan kepribadian. Dan sesuai dengan kepribadian bangsa . orang tua. Dengan demikian terjadi apa yang disebut dengan istilah sosialisasi. Secara bertahap anak-anak juga diajari dan diberi pengertian mendasar. dan baru setelah anak menerima dengan tarigan kanan pemberian itu benar-benar diberikan. lingkungan keluarga yang bertitik sentral pada ayah dan ihu secara intensif membentuk—sikap dan kepribadian anak-anaknya Contoh pada keluarga suku Jawa atau suku Sunda. dengan tujuan untuk memproduksikan serta melestarikan kepribadian mereka dengan anak cucu dan keturunannya.e) FungsiSosial Dengan fungsi mi keluarga berusaha untuk mempersiapkan anak-anaknya bekal-bekal selengkapnya dengan memperkenalkan nilai-nilai dan sikap-sikap yang dianut oleh masyarakat serta mempelajari peranan-peranan yang diharapkan akan mereka jalankan kelak bila sudah dewasa. bertingkah laku serta bertutur kata yang baik dan tepat terhadap teman-teman sebaya. Kebudayaan yang diwariskan itu adalah kebudayaan yang telah diniiliki okh generasi tua yaitu ayah dan ibu. para orang tua meletakkan dasar-clasar kepribadian kepada anak-anaknya. orang tua menyampaikan norma-norma hidup tertentu dalam bertingkah laku Dalam buku Ilmu Sosial Dasar karangan Drs. cara bertingkah laku. Bila anak menerima dengan tangan kin. Dengan melalui nasihat dan larangan. seorang anak yang menerima sesuatu pember-ian dan orang tua atau kerabat-kerabat keluarga. ukuran tentang baik buruknya perbuatan dan lain-lain. diwariskan kepada anak-anaknya dalam bentuk antara lain sopan santun. tidak sopan. harus menerima dengan tangan kanan. bahasa. pernberian itu ditanik surut. khususnya orang tua membentuk kepribadian anak-anaknya secara sadar dan terencana sesuai dengan kepribadian suku Jawa atau suku Sunda khususnya. Mulai sejak anak-anak bertatih-tatih belajar berjalan sampai dengan usia sekolah dengan penuh kesadaran dan asa tanggung jawab. Demikianlah lingkungan keluarga. orang tua akan langsung menegur dan spontan memberitahu anaknya bahwa hal-hal yang menyimpang dan tata cara yang telah digariskan adalah tidak benar. Tindakan semacam mi merupakan suatu proses mendidik dan membentuk kepribadian dengan penuh kesadaran dan berencana. Apabila terjadi penyimpangan-penyimpangan yang telah digariskan. Dengan fungsi mi diharapkan agar di dalam keluarga selalu terjadi pewarisan kebudayaan atau nilai-nilai kebudayaan. bagairnana harus bersopan santun. dalam lingkungan keluarga. dan kepada mereka yang patut dihormati.

Semakin maju dan dinamis suatu kelompok masyarakat makin banyak memerlukan sekolah-sekolah. moral keagamaan. karena menempati posisi kunci. Namun begitu ikatan-ikatan kekeluargaafl masih terjalin kuat dan sering mempengarubi atau menguasal bidang perekonomian mereka. Contoh : Dalam lingkungan .Indonesia pada umumnya. pada masyarakat l)rlmitit. c) Keluarga merupakari eksponen dan kebudayaan masyarakat. trampil pula sebagai seniman patung atau sebagai seniman tan Bali. sekalipun sudah ada pula perantara-Perantara lain. dan turut menentukan pula tingkah laku seseorang terhadap orang lain. Sej alan dengan itu semakin hesar pula fungsi seholah sebagai perantara dalam transmisi kebudayaan. Sebaliknya fungsi keluarga sebagai lembaga transmisi kebudayaan secara relatif semakin mundur. Akan tetapi kehidupan perekonomian rnasih belum berkembang. peranan keluarga adalah maha penting sehagai transmisi kehudayaan. 1979: 108). d) Keluarga berfungsi sehagai lembaga perkumpUlafl perekonomian. b) Erat kaitannya dengan butir a. Dalam masyarakat primitif biasanya terdapat sistem kekeluargaafl yang sangat luas. sebagai hasil reproduksi seni patung dan seni tan dalam lingkup keluarga tersebut. Contoh Dan keluarga seniman tan Bali. dan kebudayaan yang berkorelasi fungsional dengan sebuah struktur masyarakat tertentu. keluarga juga berfungsi sebagai alat reproduksi kepribadian-kepribadian yang berakar dan etika. perekonomian mereka sud‘ah mulai berkembang. dalani pergaulan di luar lingkungan keluarganya. Akan berlaku serupa proses reproduksi dan materi-materi kebudayaan dan keluarga lain dan berbagai suku bangsa di Republik Indonesia khususnya. Keluarga adalah Sebagai jenjang dan perantara pertama dalam transmisi kebudayaan. Lembaga-lembaga nonformal ataupun formal seperti sekolah-sekolah adalah perantara-Perantara dalam bentuk lain dalam transmisi kebudayaan. Pengalamanpenga1aman dalam interaksi sosial dalam lingkungan keluarga adalah suatu modal dasar dalam membentuk kepnihadian seseorang. Pada kelompok masyarakat pnimitif. Bahkan menurut Margaret Mead (antropolog dan Amerika Serikat) menyatakan bahwa peranan televisi sebagai transmisi kebudayaan sudah melebihi peranan transmisi kebudayaan lainnya. Namun demikian. estetika. Pada kelompok-kelompok masyarakat yang lebih kompleks tetapi belum masuk pada era masyarakat industri. peranan keluarga sebagai penyaluran (transrnisi) kebudayaan sudah tidak memadai lagi. diwariskan ketrampilan seni patung atau seni tan Bali kepada anak keturunannya. (Mayor Polak. dan masyarakat dunia pada umum nya. Contoh : Televisi sebagai produk teknologi modern sudah sedemikian besar berperan sebagai transmisi kebudayaan.

Akan tetapi tidak dapat menjual tanpa persetujuan dan huta yang diputuskan dengan musyawarah adat. ci. Sedangkan golongan lainnya rnemiliki tanah hanya cukup untuk hidup (Koentjaraningrat. 1963 187). inemperbail:i peralatan. herdagang bahkan pengetahuan rnengenai seks juga harus diketahui dan dikuasai. rat. pendidikan diawali dengan pengetahuan kerohanian. l3alai pendidikan akan dimiliki oleh ―keluarga besar‖ (terdini dan beberapa keluarga batih) atau juga dirniliki oleh keluarga batih. tanah yang dimiliki seorang laki-laki atas pemberian orang tuanya. Pada keluarga suku Batak Toba misalnya. . et. misalnya membuat api. menebang pohon. Pada umumnya. Para pendiri huta atau kuta disebut marga tanah memiliki tanah paling luas. Pengasuhan dan pendidikan anak-anak Derempuan Iebih dititikberatkan kepada penguasaari tata cara kehidupan dalarn rumah tangga. Selain dan itu diajarkan pula hagaimana hekerja mencari dan rnengambil air dan hekerja di ladang. anak laki-laki atau perempuan mempunyai tempat sendirisendiri. 1979 : 101). Dalam lingkungan masyarakat primitif. dan mant era-mantera untuk melern ahkan musuli (Koentjaraning. baik beTupa sawah atau ladang. al. Mereka dapat menggarap tanah pertanian itu seperti tanah milik send iri. termasuk alat-alat herburu. 1963 : 228). Perkembangan perekonornian itupun tidak rnutlak sepenuhnya didukung oleh para pengelola dan sanak keluarga. ada perbedaan antara golongan keturunan dan para pendiri huta atau kuta dengan penduduk pendatang kemudian.―keluarga besar‖ suku Batak Karo maupun Simalungun di Sumatera Utara.. (Koentjaraningrat. Dalam masa pendidikan. Pelaksanaan pendidikan anak laki-laki ditangani oleh ayah atau paman dan pihak ayah. perekonomiannya berkembang pesat. membuat kapak. Lebih lanjut diajarkan pengetahuan ilmu-ilmu gaib berupa mantera-mantera penolak bala. Sebaliknya dalam masyarakat yang berindustrialisasi. ‗ranahtanah pertanian yang dikuasai huta atau kuta dapat diolah anggota-anggota keluarga Iaki4aki. Kendatipun demikian. namun cenderung terlepas dan ikatan-ikatan kekeluargaan. e) Keluarga berfungsi sebagai pusat pengasuhan dan pendidikan. al.. penolak sihir. tanah pertanian yang dimiliki setiap inclividu juga ada. antara lain tentang initologi nenek moyang yang keramat. untuk keperluan pengasuhan dan pendidikan anak-anak (baik anak lakilaki ataupun perempuan) dibangun balai pendidikan. ada tanah panjaen. segera sesudah berumah tangga. huta atau kuta yang memegang hak ulayat atas penguasaan tanah pertanian. T)alani lingkungan suku Batak Karo dan Simalungun. Materimateni pendidikan harus diketahui dan harus dikuasai oleh seorang anak laki-laki dalam inasa pendidikan dan seterusnya hingga dewasa. namun harus tetap tinggal di balai pendidikan yang terpisah. menangkap ikan. Untuk anak perempuan biasanya ditangani oleh bibi dan pihak ibu.

Padahal yang dicita-citakar adalah keluarga bahagia sejahtera. Oleh karena itu apabila keluarga mi benar-benar dibangun atas dasar hidup seksual. seielun tahun 1960-an. Namun hidup seksual itu tidak langgeng sebab seksualitas manusia akan mati sebelum manusia itu sendiri mati. Bahwa perkawinan itu menurut beliau adalah berdasarkan pada libido seksualis. KELUARGA DAN MASYARAKAT 1) Pengertian Individu Individu berasal dan kata latin. Kata individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.laki atau perempuan) seperti itu sudah jarang di dapat. Lysen.. sistem pendidikan yang berlangsung di balai pendidikan (lali. Hal mi kurang realistis. ekonomi dan lingkungan. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk inenyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan tenbatas. Lain halnya Adler berpendapat bahwa mahligai keluarga itu dibangun berdasarkan pada hasrat atau nafsu berkuasa. maka keluarga itu akan lebih akan goyah terus dan akan segera pecah setelah kehidupan seksual suami isteni itu hilang.Sistem pendidikan semacam mi herlaku dalam lingkungan masyarakat suku pedalaman atau pesisir di Irian Jaya. Dengan demikian keluarga merupakan manifestasi daripada dorongan seksual sehingga landasan keluarga itu adalah kehidupan seksual suami isteri. Menurut Sigmund Freud keluarga itu terbentuk karena adanya perkawinan pria dan wanita. Tetapi inipun tidak realistis sebab menurut nalar keluarga yang dibangun di atas dasar nafsu rnenguasai itu tidak pernah sejahtera. demikian pendapat Dr. ―individuum‖ yang artinya yang tak terbagi. 2) Pen gertian Keluarga Ada beberapa pandangan atau anggapan mengenai keluarga. Perlu kita ketahui bahwa nafsu seksual memang harus dijuruskan dengan cara-cara yang dapat diterirna oleh norma hidup. 3. . Secara merata 3istem pendidikan serupa itu telah diganti oleh sekoiah-sekolah. INDIVIDU. Kehidupan seksual manusia itu beruhahubah dan masa ke masa. A.. Dalam peradaban modern dewasa mi. Durkheim berpendapat bahwa keluarga adalah lernbaga sosial sebagai hasil faktor-faktor politik. dan umur ke umur dan keadaan yang satu keadaan yang lain.

Dalam pertunibuhan dan perkembangan suatu masyarakat. esensial. norma-norma yang mereka miiki itulah yang menjadi dasar kehidupan sosial dala‘n lingkungan mereka. larut dalam suatu kehidupan yang teratur dan terpadu dalam suatu kelompok manusia. antara ibu dan ayah. antara kakek dan cucu. dapat digolongkan menjadi masyarakat sederhana dan masyarakat maju (masyarakat modern) a) Masyarakat sederhana. pada hakikatnya berakar dan bernenek moyang dan berbagai suku. sehingga dapat membentuk suatu kelompok manusia yang memiiki ciri-ciri kehidupan yang khas. Pembagian kerja dalam bentuk lain tidak terungkap dengan jelas. suatu kelompok masyarakat dapat berupa suatu suku bangsa. antara sesama kaurn laki-laki atau sesama kaurn wanita. Bisa juga berlatan belakang darn berbagai sulcu. Contoh yang disebüt masyarakat Jakarta atau orang Betawi. Jawa Barat. sejalan dengan pola kehidupan dan pola perekonomian masyarakat pnimitif atau belum sedemikian rupa seperti pada tnasyarakat maju. Erat kaitannya dengan itu tatanan kehidupan. M. enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya. Salah satu di antaranya adalah suku Sunda. antara orang tua dan anak. Menilik kenyataan di lapangan. Kemudian pendapat dan Prof. yang disebut masyarakat. Djojodiguno tentang Masyarakat aclalah suatu kebulatan daripada segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia. . Jelasnya: Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan. JBAF Mayor Polak menyebut masyarakat (Society) adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri atas banyak sekali kolektiva-kolektiva serta kelompok dan tiap-tiap kelompok terdiri atas kelompol:-kelornpok lebih baik atau sub kelompok.M. Dalarn linghungan masyarakat sederhana (primitif) pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. norma-norma dan adat istiadat yang memberi warna kepnibadian orang Betawi. Akhirnya Hasan Sadily berpendapat bahwa masyarakat adalah suatu keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup betsaina. salah satu di antaranya berakar dan berasal dan kebudayaan dan kepribadian suku Sunda dan Jawa Barat. adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya. atau antara kaum laki-laki dan kaum wanita. Dalam lingkungan iti. Tatanan kehiclupan. 3) Pengertian Masyarakat Drs. norma-norma.Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh pendidikan berpendapat bahwa keluarga adalah kumpulan beberapa orang yang karena tenikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki.

jelas bahwa antara sang suami dengan sang isteri. 1961 : 120). niempersiapkan serta membersihkan lahan pertanian untuk berladang. . 1961 . nampaknya berpangkal tolak dan latar belakang adanya kelemahan dan keniampuan fisik antara seorang wanita dan pria dalam menghadapi tantangan-tantangan alam yang buas pada saat itu. Amir Sutaarga. di sam ping pekerjaan-pekerjaan lain. dan binatang-binatang kerang (M.aju memiiki aneka ragam kelompok sosial. al. Pada suku Nehe.Fembagian kerja berdasarkan jenis . seperti keranjang. merajut. et. atau lebih akrab dengan sebutan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai Organisasi kemasyarakatan itu dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan terbatas sampai pada cakupan nasional. dan memelihara ternak besar. Berburu atau menangkap ikan di laut misainya. menyiangi rumput (Raymond Firth. misalnya menebang pohon. dan mengasuh anak-anak. misalnya. 107). menyebar benih. dia terhindar dan pekerjaan pertanian yang sangat berat.kelamin. kedua bidang pekerjaan mi tercatat sebagai monopoli pekcrjaan kaum lelaki. merupakan pekerjaan berat yang menuntut keberanian. Dengan latar belakang seperti itu. menyingkirkan pohon-pohon yang tumbang. dan bercocok tanam adalah pekerjaan orang perempuan. regional maupun internasional. seorang isteri meminta kepada suaminya supaya mengambil seorang isteri lain untuk meringankan pekerjaan rurnah tangganya (Raymond Firth. dan antara sesama isteri. Mengurus rurnah tangga. Oleb karena itu. dan mengumpulkan sayuran liar. b) Masyarakat maju. Demikian maka kaum wanita tidak saja mengurus anak-anak tetapi juga membuat barang-barang anyaman. dapat dibedakan sebagai kelompok masyarakat non industni dan masyarakat industni. membuat pakaian. ada kalanya pada beberapa masyarakat primitif. dikerjakan oleh orang laki-laki. Kaum wanita mengerjakan yang ringan-ringan.. Masyarakat m. Dalam lingkungan masyarakat maju. ketrampilan serta kemampuan daya tahan fisik yang kuat. maka pekerjaan yang berat seperti: membuka lahan. terjadi pembagian kerja dengan kesepakatan yang dapat diteritna satu sama lain. Karena dirasakan perlu menambahkan tenaga kerja. buah-buahan. Kalaulah pada saat mengolah tanah pertanian (lad ang atau kebun) dikerjakan bersama-sama. jika seorang laki-laki mempunyai lebih banyak isteri. 1960 41—42). menyusui.

pembagian kerja. lebih dititik beratkan pada kesadaran. sebab para anggota kelompok sering berdialog. perhimpunan serikat kerja/serikat buruh. Para anggota menerima pembagian kerja/pemhagian tugas atas dasar kemampuan. bertatap muka. . lebih akrab. antara lain : keluarga. juga kurang bersifat kekeluargaan. interaksi antar anggota terjalin lebih intensif. di samping dituntut dedikasi. keahlian tertentu. Inti perbedaan yang terjadi adalah : Kelompok tidak resmi (informal group) tidair berstatus resmi dan tidak didukung oleh Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rurnah Tangga 4ART) seperti yang Jazim berlaku pada kelompok resmi. Contoh-contoh kelompok primer. dan lain sebagainya. obyektif. kelompok nasional atau organisasi kemasyarakat non industri dapat digolongkan menjadi dua golongan. karena itu saling mengenal lebih dekat. Contoh-contoh kelompok sekunder. dan kelompok tidak resmi (informal group). Oleh karena itu. formal. misalnya : partai politik.(1) Masyarakat Non irzdustri Secara garis besar. tanggung jawab para anggota dan berlangsung atas dasar rasa simpati dan secara sukarela. organisasi profesi dan sebagainya. kelompok belajar.program yang telah sama-sama disepakati. lebih akrab. rukun tetangga. Pembagian kerja atau pembagian tugas pada kelcmipok menerima serta menjalankan tugas tidak secara paksa. sif at interaksi. maka tumbuh dan berkembang kelompok formal (formal group) atau lebih akrab dengan sebutan kelompok resmi. 1-lal-hal semacam itu diperlukan untuk mencapai target dan tujuan tertentu yang t€Iah di flot dalam program. terpaut saling hubungan talc langsung. yaitu kelompok primer (primary group) dan kelompok sekundet (secondary group). Sifat interaksi dalam kelompok-keloinpok primer bercorak kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati. Kelompok primer mi disebut juga kelompok ―face to face group‖. kelompok agama. lebih erat. pembagian kerja antar anggoLa kelompok diatur atas dasar pertimbanganpertimbangan rasional. (b) Kelompok sek under Antara anggota kelompok sekunder. (a) Kelompok primer Dalarn kelompok primer. Berlatar belakang dan pengertian resmi dan tak resmi.

(2) Masyarakat Industri Durkheim mempergunakan variasi pembagian kerja sebagai dasar untuk mengklasifikasikan masyarakat. Otonomi sejenis dapat diartikan dengan kepandaian/keahlian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri. atau organisasi-organisasi kemasyarakatan yang memiliki anggota kelompok tidak resmi. tukang bubut. Gerungan. makin berkurang pula ide-ide kolektif untuk diekspresikan dan dikerjakan bersama. Sifat interaksinya berlangsung saling mengerti yang lebih mendalam. Akan tetapi hanya akan sampai pada batas tertentu.Namun demikian. Sudah barang tentu masyarakat sebagai keseluruhan memerlukan derajat integrasi yang serasi. juga menjadi ciri dan bagian/kelompok-kelompok masyarakat industri. senasib sepenanggungan dan pandangan-pandangan yang sama. Hal tersebut telah melahirkan bentuk pembagian kerja antara majikan dan buruh. kelompok tidak resmi juga mempunyai pembagian kerja. sehingga konflik jarang texjãdi. peranan-peranan serta hirarki tertentu. Dengan timbulnya spesialisasi fungsional. yaitu yang sederhana dan yang kompleks. sesuai dengan bertambahnya individualisme. ahli mesin. mereka dapat bekerja secara mandiri. tukang sepatu. norma-norma tertentu sebagai pedoman tingkah laku para anggota beserta konvensi-konvensinya. Anggota-anggota terdiri atas beberapa individu atau beberapa keluarga saja. . Semula pembagian kerja antara majikan dan buruh atau mereka yang magang bekerja berjalan serasi.— Masyarakat-masyarakat yang berada di tengah kedua ekstrem tadi diabaikannya (Soerjono Soekanto. Seringkali dalam tubuh kelompok resmi juga terbentuk kelompok tak resmi. Tetapi hal mi tidak dirumuskan secara tegas dan tertulis seperti pada kelompok resmi (W. sampai pada batas-batas tertentu. Abad ke-15 sebagai pangkal tolak dan berkembang pesatnya industrialisasi. Dengan demikian Semakin kompleks pembagian kerja. Contoh-contoh : tukang roti. sesuai dengan taraf perkembangannya. 1980 : 91). semakin banyak timbul kepribadian individu. tukang las. Jika pembagian kerja bertambah kompleks. Contoh : Semua kelompok sosial. karena latar belakang pengalaman-pengalaman. 1982-190). Solidaritas didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompokkelompok masyarakat yang telah mengenal pengkhususan. perkumpulan-perkumpulan. ahli listrik dan ahli dinamo. Otonomi sejenis. Akan tetapi Ia lebih cenderung mempergunakan dua traf kiasifikasi. terutama di daratan Eropa. suatu tanda bahwa kapasitas masyarakat semakin tinggi.A.

Kegiatan manusia sehari-hari merupakan kegi atan keseluruhan jiwa raganya. Sejalan dengan kompleksitas pembagian kerja. Perjuangan kaum buruh semakin meningkat. Dalam kegembiraannya manusia dapat mengagumi dan merasakan suatu keindahan.Laju pertumbuhan industri-industri membawa konsekuensi memisahkan pekerja dengan majikan lebih nyata. Awal perjuangan tersebut ditandai dengan keinginan untuk memperbaiki kondisi kerja dan upah. karena kaum industrialis mengganti tenaga manusia oleh mesin-mesin. kebanggaan memiliki ketrampilan dan spesialisasi semakin meningkat. dan perasaan saja. telinga. Minat dan perhatian mi sangat dipengaruhi oleh niat dan kebutuhan kita pada waktu itu. terutama cli perusahaan-perusahaan besar. . Suatu rasa keindahan. rasa estetis dalam individunya. sehingga menimbulkan konflik. Dengan dem. kauin pekerja membentuk serikat-serikat kerja/serikat buruh. atau bukan hanya aktivitas dan kemampuan-kemampuan jiwa satu persatu terlepas daripada yang lain. pembagian kerja semakin timpang dan tidak adil. Majikan Sebagai pemiik modal monopoli posisi-posisi tertentu. Ketidak-puasan kaum buruh terhadap kondisi keija dan upah semakin meluas. Dalam pengamatan suatu objek tersebut keseluruhan jiwa raga kita terlibat dalam proses pengamatan itu. Tidak hanya dengan mata.ikian. sebagai kesatuan. pekerjaan menjadi tambah rumit dan terlalu khusus. Akumulasi ketidak puasan buruh menjadi bertambah. HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU. KELUARGA DAN MASYARAKAT a. Bukan hanya kegiatan alatalat tubuh saja. dan tidak hanya indera mata saje. dan perhatin yang kita curahkan kepada objek yang kita amati itu. Suatu keindahan ia kagumi dan ia nikmatj melalui indera mata dan indera perasaan yang berbaut menjadi satu kesatuan. tidak dapat dipisah-pisahkan antara jiwa dan raganya. karena ia mempunyai rasa keindahan. Hal mi berakibat membawa stagriasi mental para buruh. Makhluk mdividu berarti rnakhluk yang tidak dapat dibagi-bagi. Akibat terjadi konflik-konflik yang tak dapat dihindari. tangan. rasa estetis dalam individunya. Tegasrlya. Makna Individu Manusia adalah makhluk individu. 4. Para ahli Psikologi modern menegaskan bahwa manusia itu merupakan suatu kesatuan jiwa raga yang kegiatannya sebagai keseluruhan. apabila kita mengarnati sesuatu. lambat laun menjadi luntur. kemauan. Contoh Manusia sebagai makhluk individu mengalami kegembiraan atau kecewa akan terpaut dengan jiwa raganya. maka kita bukan hanya melihat sesuatu dengan alat mata kita saja. melainkan juga seluruh minat.

Bahkan masyarakat yang sederhana terdapat ―group married‖. Hubungan suami . Makna keluarga Keluarga adalah merupakan kelompok primer yang paling penting di dalam masyarakat. Contohnya yang sangat tepat adalah anak kernbar. Di sini kita sebutkan 5 macam sifat yang terpenting. 1980 : 29). superego pribadi manusia sudah mulai terbentuk pada saat manusia berumur 5-6 tahun (W. Jadi keluarga dalam bentuk yang murni merupakan satu kesatuan sosial mi mempunyai sifat-sifat tertentu yang sama. dan moral agama. . Failport merumuskan kepnibadian manusia sebagai xnakhluk individu adalah sebagai benikut : kepnibadian adalah organisasi dinamis danipada.sistem-sistem psycho-physik dalam individu yang turut menentukan caracaranya yang unik (khas) dalam menyesuaikan dirinya dengan iingkungan (WA. perhubungan mana sedikit banyak berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak-anak. walaupun dalam kehidupan lingkungan yang sama. Kenyataan-kenyataan yang kita dapati dalam kehidupan sehari-hani setiap individu berkembang sejalan dengan ciriciri khasnya. Untuk menjadi suatu individu yang ―mandini‖ harus rnelalui pnoses. peinalu. Sehuhungan dengan itu. Ada yang berbentuk monogomi. Karakter yang khas itu terbentuk dalam lingkungan keluarga secara bertahap dan akan mengendap melalui sentuhan-sentuhan interaksi : etika. ada pula yang poligami. tidak hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa raga. b. pemantapan dalam pergaulan di lingkungan keluarga pada tahap pertama. Gerungan. termasuk kecakapan-kecakapan serta kelemahan-kelemahannya. sukar bergaul dengan teman-teman sebaya dan linkungannya.ri satu indung telur. Anak yang satu lagi bersifat tertutup. Proses yang dilaluinya adalah pro. Sejak anak manusia dilahirkan ia membutuhkan proses pergaulan dengan orang-orang lain untuk memenuhi kebutuhan batiniah dan lahiriah yang membentuk dirinya. Dua individu inanusia yang berasal dan satu keturunan yang sama. tetapi toh-tetap memiliki karakter ramah tamah. melainkan juga dalam anti bahwa tiap-tiap orang itu merupakan pribadi (individu) yang khas menurut corak kepribadiannya.A Gerungan. dan mudah hergaul dengan teman-teman sebaya dalam lingkungannya. Bersumber d.isteri Hubungan mi mungkin berlangsung seumur hidup dan mungkin dalam waktu yang singkat saja. 1980 28). estetika. di mana saja dalam satuan masyarakat manusia. periang.Pendapat lain bahwa manusia sebagai makhluk individu. Keluarga merupakan sebuah group yang terbentuk dan perhubungan laki-laki dan wanita. yaitu sekelompok wanita kawin dengan sekelompok laki-laki. Menurut Sigmund Freud. yaitu 1.

baiklah di sini kita kemukakan beberapa definisi mengenai masyarakat itu. ada pula yang berbentuk exogami (yaitu kawin di luar golongan sendiri). Milik atau harta benda keluarga Di manapun keluarga itu pasti mempunyai milik untuk kelangsungan hidup para anggota-anggotanya.J. Susunan nama-nama dan istilah-istilah termasuk cara menghitung keturunan. Sedang pada masyarakat lainnya diserahkan pada orang-orang yang bersangkutan. Di dalam beberapa masyarakat keturunan dihitung melalui garis laki-laki misalnya : Di batak. sama. bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja. Di Minangkabau wanita tidak mempunyai hak apa-apa. bahwa calon suami-isteri itu dipilihkan oleh orang-orang tua mereka. mi disebut patrilineal. Mengenai arti masyarakat ini. Makna Masyarakat Seperti halnya dengan definisi sosiologi yang banyak jumlahnya kita dapati pula definisi-definisi tentang masyarakat yang juga tidak sedikit. 5. melainkan diurus oleh adik atau saudara perempuannya. 4. di Minangkabau. Definisi adalah sekedar alat ringkat untuk memberikan batasan-batasan mengenai sesuatu persoalan atau pengertian ditinjau daripada analisa. seperti misalnya R. Dalam pemilihan jodoh dapat kita lihat. Sistem mi disebut Avonculat. M. kakan. c.. sehingga mereka itu clapat mengorganisasjk dirinya dan berfikir tentarLg dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu. bahkan hartanya pun tidak diurusi oleh wanita itu.2. Ada yang melalui garis wanita. 3. Selanjutnya perkawinan mi ada yang berbentuk indogami (yakni kawin di dalam golongan sendiri. Herskovjst : menulis bahwa masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan meng-ikuti satu cara hidup tertentu . Pada umumnya keluarga itu tempat bersamaJrumah bersama. Linton Seorang ahli antropologi mengemu. di mana kekuasaan terletak pada wanita. Analisa inilah yang memberikan arti yang jernih dan kokoh dari sesuatu pengertian.. mi disebut : Matrilineal. Bentuk perkawinan di mana suami-isteri itu diadakan dan dipelihara.

golongan dan sebagainya. Steinmetz : seorang sosiologi bangsa Belanda. Dalam arti yang luas masyarakat dimaksud keseluruhan hubunganhubuiigan dalam hidup bersama tidak dibatasi oleh lingkungan. masyarakat Jawa. Dan uraian tersebut di atas dapat kita lihat bahwa masyarakat dapat mempunyai arti yang luas dan dalam arti yang sempit. Gilliri : mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok m. Hasan Shadily mendefinisikan masyarakat adalah golongan besar atau kecil dan beherapa manusia. Kalau kita mengikuti definisi Linton. mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar. tradisi. misalnya territorial. Masyarakat itu meliputi pengelompokan-pengelom pokan yang lebih kecil. maka dapat ambil kesimpulan.J. Mengingat defi nisi-definisi masyarakat tersebut di atas. bangsa. Umpamanya : ada masyarakat mahasiswa. Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama dalam suatu daerah tertentu.R. Gillin dan J. Kelompok manusia yang dimaksud di atas yang belum terorganisasikan mengalami proses yang fundamental. Timbul perasaan berkelompok secara lambat laun atau lesprit de corps.P. bangsa dan sebagainya. bertaijan secara golongan dan mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lain. Atau dengan kata lain : kebulatan dan semua perhubungan daiam hidup bermasyarakat. masyarakat Sunda. yaitu : Adaptasi dan organisasi dart tingkah laku para anggota. dan harus banyak. Proses mi biasanya bekerja tanpa disadari dan diikuti oleh semua anggota kelompok dalam suasana trial and error.anusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan. bukan pengumpulan binatang. dengan atau karena sendirinya. yang meliputi penge] ompokan-pengelompokan manusi a yang lebih kecil. masyarakat itu timbul dan setiap kumpulan vidu. sikap dan perasaan persatuan yang sama. Dalam arti sempit masyarakat dimaksud sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspekaspek tertentu. Adanya aturan-aturan atau Undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama. S. yang telah cukup lama hidup dan bekeja dalam waktu lama. bahwa masyarakat harus mernpunyai syarat-syarat sebagai berikut: Harus ada pengumpulan manusia. .L. masyarakat tani dan sebagainya. masyarakat Minang. dipakailah kata masyarakat itu dalam arti yang sempit. yang mempurlyai perhubungan yang erat dan teratru.

Kecenderungan sosial merupakan keanehan. untuk itu ia mengambil makanan sebagai hasil dan alam sekitarnya dengan menggunakan akal. Reaksi mi yang menyebabkan hubungan manusia bertambah luas. Hal mi disebabkan manusia sejak lahir mempunyai 2 hasrat/keinginan. Misalnya seorang yang menyanyi ia memerlukan reaksi berupa pujian atau celaan guna mendorong tindakan seianjutnya. Kerapkali rasa harg din menjelma menjadi nafsu untuk berkuasa. terutama pada keadaan pnimitif .Di dalam hubungan antar manusia dengan manusia lain. agar tetap sehat . karena manusia tak mungkin hidup sendiri. Manusia juga harus makan. Untuk dapat menyesuaikan din dengan kedua lingkungan tersebut manusia menggunakan pikiran untuk dapat menghadapi udara dingin. Menurut Eliwood. Mis&flYa harga din. yakni — Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain disekelilingnya (yaitu masyarakat). Fakta mi menunjukkan manusia mempunyai sosial akan pembawaan kemasyarakatan (sejumlah sifat-sifat dapat berkembang dalam pergaulan dengan sesamanya) seperti hasrat bergaul dan sebagainya. Dorongan untuk mempertahankan din . pakaian dan lain-lainnya. dorongan mi merupakan cambuk untuk kerjasama. dan sebagainya manusia menciptakan rumah. misalnya seorang anggota Parpol akan bangga kalau Parpolnya dapat menunjukkan prestasi yang baik. Rasa harga din tampak sebagai jiginan untuk berharga tetapi juga kelihatan berharga. Di dalam memberikan rekasi tersebut ada kecenderungan untuk menserasikan dengan tindakan orang lain. Dorongan untuk melangsungkan jenis. yaitu perasaan yang lain. — Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana sekelilingnya. Untuk mencari makanannya. alam yang kejam. Orang yang gila hormat rnisalnya sebetu]nya bertindk karena dorongan penghargaan orang lain. Kesem uanya itu ditimbulkan kelompok-kelompok sosial (Sosial groups) dalam kehidupan manusia. milieu sosial. manusia di laut mencari ikan sebagai nelayan. Manusia sebagai makhluk sosial manapun tersusun dalam kelompok-kelompok. adalah Dorongan untuk mencari makan . faktor-faktor yang menyebabkan manusia hidup bersama. . rasa harga din berhubungan juga dengan suatu kelompok sosial tertentu. yang penting ialah reaksi sebagai akibat dan hubungan tadi. penyelenggaraan untuk mencani makanan itu lebih mudah dilakukan dengan bekerjasama. di hutan manusia terbaru.

yang artinya : manusia pada kodratnya adalah makhluk yang berkumpul-kumpul. Nyatalah bahwa manusia pada kodratnya adalah makhluk sosial. Dapatlah kita membedal(an pengertian antara individu sebagai perseorangafl dan individu sebagai makhluk sosial. Auguste Comte tersendiri di dalam ilmu pengetahuan sosiologi berpendapat bahwa : Kehendak berkumpul itu memang terkandung di dalam sifat manusia.Suatu himpunan manusia supaya merupakan kelompok sosial harus memenub syarat-syarat.khususnya masyarakat. tujuan yang sama. khususnya masyarakat. Ada hubungan timbal balik antara anggota-anggotanya. antara lain Setiap anggotanya harus sadar bahwa ia merupakan bagian lain kelompoknya. individu-individu yang fikirannya rusak. Bila rumusan tersebut kita terima dengan sungguh-sungguh sesuai dengan kenyataannya.ereka yang benar-benar saling mengikatkan dininya engan individu-individu lainnya. Atau dengan singkat manusia itu adalah zoon politicon. melainkan hanyalah kepada . kepentir3gafl yang sama. individu. Kenyataan mi sesuai dengan rurnus Aristoteles : man is by nature a political animal. dan apabila kelornpok-kelompok itu berjalan constant. Sedang individu sehagai rnakhluk sosial berarti individu yang sedang mengadakari hubungan dengan alam sekitarnya. Ada suatu faktor yang dm1liki bersama. maka itulah yang disebut masyarakat. Di sini kita dapati manusia dengan sadar rnenghubungkan sikap tingkah laku dan perbuatannya dengan individuindividu lainnya. sepenti nasib yang sama. Individuindividu yang hilang ingatan. namun kodratnya manusia itu adalah ―makhluk sosial‖ bukan makhluk individual. Atau dengP‘ kata lain : individu yang sedang dalam keadaan mernutuskan hubungannya dengan alarn sekitarnya. .indiVidU type pertapa tidak dapat menjadi anggota masy1rakat yang permanen. yaitu masyarakat. Membentuk satu kesatuan dapat disebut individu sebagai anggota maYarakat. bahwa manusia sebagai makhluk sosial adalah sudah pada kodratnya. Sehingga terbentuklah suatu kelompok yang besar . maka tak ada jalan lain untuk mengatakan. Sesungguhnya telah kita bedakan dua pengertian individu tersebut sebagai dua pengertian yang contras. Individu perseorangan berarti individu berbeda dalam keadaan tidak berhubungan dengan individu lainnya. Jadi masyarakat itu dibextuk oleh individu-individu yang beradab dalam keadaan sadar. yaitu makhluk yang bertindak seirama dengan kehendak umum. ideologi yang sama dan sebagainya. RANG KUMAN Pertumbuhan adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa.

Sebaliknya pekeniaan-pekerjaan yang lebih ringan dikerjakan oleh orangorang wanita. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dapat dilihat dan tiga pendirian. .kepribadian. yang terbagi menjadi masyarakat non industri dan masyarakat industri. Oleh karena itu pekerjaan-pekriaan yang memerlukan kekuatan phisik dilakukan oleh orang laki-laki. Furigsi-fungsi keluarga Sebagai tempat atau wahana pembentukan kepribadian anak-anak dan anak keturunan keluarga tersebut. Sebagai lembaga perkumpulan ekonG. Pembagian kerja pada kelompok-kelompOk masyarakat sedërhana lebih dititikberatkan pada keterbatasan dan kemampuan fisik (antara orang wanita dan pria). Sebagai eksponen dan perantara (transmisi) kebudayaan masyarakat. pembagian kerja menjadi lebih kompleks. yaitu Nativistik Empiristik dan environmentalistik Konvergensi dan interaksionirme Tahap pertumbuhan berdasar psikologi. sebab keluarga menempati posisi kunci. Berfungsi sebagai alat reproduksi kepribadian. Dalam lingkungan kelompok masyarakat maju. dan Sebagal pusat-pusat pengasuhan dan pendidikan anakanak sebagai generasi penerus.Pertumbuhan itu antara lain dapat ditinjau dan tiga aliran yaitu Asosiasi Psikologi Gestalt Sosiologi. Pertumbuhan ini dividu dan saat lahir sampai dewasa melalui rnasarnasa: Vital Estetik Intelektual Remaja Usia mahasiswa.ni. lebih rumit dan lebih khusus.

seperti masyarakat atau nasion. sehingga keluarga itu merupakan perwuj udan dorongan dorongan seksual. M. Mayor Polak berpendapat bahwa masyarakat adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri. JBAF. Djojodiguno berpendapat bahwa rnasyarakat adalah suatu kebulatan dan segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia. posisi dan peranannya semakin abstrak. Hasan Sadily berpendapat bahwa masyarakat adaIah suatu keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup bersama.M. Mengenai pengertian rnasyarakat antara lain menurut: Drs. sedangkan individu dalam konteks lingkungan sosial yang lebih besar. Prof. Individu mempunyai makna langsung apabila konteks situasional adalah keluarga atau lembaga sosial. dan pekerja kelas tinggi. pekerja kehs menengah. Berpangkal tolak dan penggolongan kelas-kelas pekerja. Keluarga dan Masyarakat: Individu diartikan kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. . dapat dibedakan : pekerja kasar. Mengenai pengertian keluarga ada beberapa pendapat antara lain Sigmund Freud berpendapat bahwa keluarga adalah perwujudan dan adanya perkawinan antara pria dan wanita. dan kolektiva-kolektiva serta kelompok-kelompok dan sub-sub kelompok. Ki Hajar Dewantara berpendapat bahwa keluarga itu adalah kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki. lahirlah kelompok masyarakat pemijk modal (disebut majikan) dan keloinpok pekerja. eksensial enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh golongan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya.Sejalan dengan berkembangnya industri. Individu.

Problema mi disebabkan karena sebagai aid. Banyak masalah tidak terpecahkan oleh mereka karena kejadian yang menimpa mereka belum pernah dialami oleh siapa pun dalam lingkungannya dan . penyesuaian dirinya dengan situasi yang baru timbuflah harapan setiap pemuda akan mempunyai masa depan yang (kalau bisa) lebih balk daripada orang tuanya. Di negara-negara berkembang anak-anak yang hingga beberapa waktu yang lalu memperoleh pendidikan tradisional yaitu pendidikan berupa penerusan kebiasaan dan nilai-nhlai budaya dan orang tuanya. bahkan seakanakan tidak diberi kesempatan untuk menyesuaikan dengan situasi (obyektif) perubahan tadi. Masalah-masalah Kepemuduan Masalah pemuda merupakan masalah yang abadi dan selalu dialami oleh 8etiap generasi dalam hubungannya dengan generan yang lebih tua. Proses perubahan terjadi secara lambat dan teratur (evolusi) atau dengan besar-besaran sehingga orang sukar mengendalikan perubahan yang terjadi. Norma-norma yang mengatur hubungan pribadi. a. merupakan norma-norma masyarakatnya sehingga dapat dipergunakan dalam hidupnya dalam zaman perubahan masyarakat seringkali orang tua sendiri tidak dapat memahami apa yang terjadi di sekitarnya. dewasa mi mengalami suatu situasi di mana mereka sebanyak mungkin harus menemukan jalannya untuk dirinya sendiri.BAB IV PEMUDA DAN SOSIALISASI INTERNALISASI BELAJAR DAN SPESIALISASI Internalisasi adalah proses norma-norma kemasyarakatan yang tidak berhenti sampai institusionalisasi saja. mencakup kaidah kesopanan dan kaidah hukum serta mempunyai tujuan agar manusia bertingkah laku yang baik dalam pergaulan hidup dan bertujuan untuk mencapai kedamaian hidup. dan norma kesusilaan yang bertujuan agar manusia berhati nurani yang bersih. akan tetapi mungkin norma-norma tersebut sudah mendarah daging dalam jiwa anggota-anggota masyarakat.norma: Norma-norma yang mengatur pribadi yang mencakup norma kepercayaan yang bertujuan agar manusia beriman. Sebagian besar pemuda mengalami/menikmati suatu pendidikan yang lebih tinggi dan orang tuanya hal mana merupakan inti berkurangnya pengertian antara orang tua dengan anak. Dalam masyarakat tradisional maka orang tua dan para sesepuh sebagai peer group memberikan bimbingan pengarahan kepada anak-anaknya.bat dan proses pendewasaan seseorang. Norma-norma mi kadang-kadang dibedakan antara norma.

karena itu anak-anak juga dapat menikmati bimbingan yang akan memudahkan masa depan mereka seperti sedia kala.30 tahun. Masalah antar generasi merupakan masalah suatu masyarakat yang dikenal sejak dahulu kala. Dewasa ini umum diketemukan bahwa secara biologi. b. Maka keanehan-keanehan yang menjadi ciri khas masa muda akan hilang sejalan dengan berubahnya usia. bagaimana masalah itu dipecahkan juga mencerminkan kebudayaan masyarakat itu. diawasi oleh sosial kontrol masyarakat. Sehubungan dengan mi. Pendekatan kiasik tentang pemuda melihat bahwa masa muda merupakan masa perkembangan yang enak dan menarik. psikologis masih kurang dewasa. Suatu masyarakat akan mengalami stabilitas sosial apabila ―proses reproduksi generasi‖ berjalan dengan baik. dan sekali waktu akan hilang dengan sendirinya sejalan dengan hukum blobgis itu sendiri: manusia tidak dapat nielawan proses ketuaan. Yang dipermasalahkan adalah nilai-nilai masyarakat. mempunyai keluarga menikmati hak poiitiknya sebagai warga negara tetapi dalam segi ekonominya masih tergantung dan orang tua yang tinggal agak jauh dan tempat belajan/studinya. p0. Bagaimana serasi atau kurang Serasi hubungan mi akan tampak dalam saat-saat knitis. Seringkali diketemukan pemudapemuda telah menikah. . Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa masalah antar generasi merupakan suatu masalah modern.litis dan fisik seorang pemuda sudah dewasa akan tetapi secara ekonomis. para ahli paedagogi sosial berpendapat bahwa masalab antar generasi kurang dan hampir tidak ter dapat di masyarakat yang tertutup tradisional. pembinaan dan proses pendewasaan terjadi secara kontinyu. Hal mi sesuai dengan pengertan pemuda/generasi muda sebagaimana yang dimaksudkan dengan pembinaan generasi muda dan dilaksanakan dalam Repelita IV. Dengan demikian. Kepemudaan merupakan suatu fase dalam pertuinbuhan biologis seseorang yang bersifat seketika. identitas-identitas dan solidanitas sebagaimana diharapkan oleh generasi sebelumnya. Adapun inti pokok adalah bahwa dalam masyarakat dengan sistem tertutup/tradisional. Hakikat Kepemudaan Kiranya disadani bahwa ada berbagai tafsiran yang bisa diberikan terhadap pemuda/generasi muda. Pada uniumnya dapatlah dikatakan bahwa masalah antar generasi mencerminkan bagaimana kebudayaan masyarakat itu sendini. sehingga terbentuklah personifikasi. Untuk itu kiranya penlu diperjelas bahwa pengertian pemuda di sini adalah mereka yang berumur di antara 15 .

. Dinamika pemuda tidak lebih dan usaha untuk menye. Dalam hal mi hakikat kepemudaan dicari atau ditinjau dan dua asumsi pokok:‘Pertama. suaikan din dengan pola-pola kelakuan yang sudah tersedia. masa pemuda karena sifat-sifatnya yang khas pemuda. Penghayatan mengenai proses perkembangan manusia bukan sebagai suatu kontinum yang sambung-menyambung tetapi fragmentaris. balk pemuda sehagai perorangan maupun pemuda sebagai anggota kelompok dan anggota dan suatu masyarakat. Masa kanakkanak hanya dapat diresapi karena keanakannya. baik yang terbuka maupun yang terselubung. maka hal itu akan terjelma dalam bentuk adanya jurang pemisah antara generasi muda dan generasi tua. . yang tak sewajarnya. yang dengan sendininya mempunyai potensi serta rornantisme dalarn suatu kesatuan untuk inengisi hidupnya. maka tingkah laku anak dan pemuda tidak lebih dan riakriak kecil yang tidak berarti dalam gelombang penjalanan hidup manusia. arti setiap masa perkembangan hanya dapat dimengerti dan dinilai dan masa itu sendiri. Karena ―mahkota hidup‖ adalah masa tua yang disamakan dengan hidup bermasyarakat. Oleh sebab itu.. Pendekatan kiasik melihat potensi dan rornantisme pe. atau lebih tepat aspirasi orang tua atau generasi tua. karena potensi itu dilihat bukan menupakan sebagian dan aktivitas dalam wawasan kehidupan. dan setiap fragmen mempunyai artinya sendiri-sendiri. Seyogyanyalah penilaian bertolak dan suatu asumsi ke. dan setiap bentuk kelakuan yang menyimpang akan dicap sebagai sesuatu yang anomalis. dan masa orang tua yang diidentikkan dengan stabiitas hidup dan kemapanan. Pemuda dibedakan dan anak dan orang tua dan masing-masing fragmen itu mewakili nilai sendiri. Demikian pula usaha-usaha untuk menyalurkan potensi pemuda kerapkali bersifat fragmentaris. Dalam huhungan mi kemungkinan timbul konflik dalam berbagai bentuk protes. Di sinilah pemuda bergejolak untuk mencari identitas mereka.muda sebagi sesuatu yang berdini sendini. hidupan yang bersifat kontinum. Selanjutnya muncul persoalan-persoalan frustasi dan kecemasan pemuda karena keinginan-keinginan mereka tidak sejalan dengan kenyataan (keinginan) generasi tua. terpecah-pecah. yang melihat pemuda dan kepemudaan sebagai suatu tonggak dan ―wawasan kehidupan‖. pemuda dianggap sebagai suatu kebompok yang mempunyai aspirasi sendiri yang bertentangan dengan aspirasi masyarakat. Dan jika itu ditantang oleh kaidah-kaidah sosial yang sudah melembaga. tetapi tidak lebih sebagai penyaluran tenaga yang berlebihan dan pemuda itu. Tidak mengherankan kalau romantisme akan tumbuh subur dalam pendekatan mi.Menurut pendekatan yang kiasik mi.

kinanya tidak akan memberi jawaban terhadap ―kebinalan‖ pemuda dewasa mi. Hal mi disebabkan oleh suatu anggapan bahwa pemuda tidak mempunyai andil yang berarti dalam ikut mendukung proses kehidupan bersama dalaxn masyarakat. tetapi lingkungan juga akan ikut menentukan. Penafsiran mengenai identifikasi pemuda seperti mi disebut sebagai sauatu pendekatan ekosferis. Hubungan antara manusia sebagai suhyek dengan lingkungannya adalah hubungan timbal balik yang aktif. Dua asumsi yang mendasari pandangan di atas. Keseimbangan antara manusia dengan lingkungannya adalah suatu keseimbangan yang dmamis. Hal mi hanya bisa terjadi apabila tingkah laku pemuda itu sendiri ditinjau sebagai interaksi terhadap lingkungannya dalam arti luas. memperbaiki atau merusak lingkungannya. Tafsiran-tafsiran klasik didasarkan pada anggapan bahwa kehidupan mempunyai pola yang banyak sedikitnya sudah tertentu dan ditentukan oleh mutu pemikiran yang diwakili oleh generasi tua yang bersembunyi di balik tradisi. bukan saja manusia itu mengubah. suatu interaksi yang bergerak. Balk gagasan mengenai ―wawasan kehidupan‖ maupun konsep mengenai tata kehidupan yang dinamis. Arah gerak itu sendiri mungkin ke arah perbaikan mungkin pula ke arah kehancuran. termasuk nilai-nilai kehidupan. Manusia yang hidup dalam lingkungan pesisir pantai akan bertingkah laku yang berbeda dengan yang hidup di pegunungan. tentulah mempunyai nilai sendini dalam mendukung dan menggerakkan hi dup bersama itu. Hal itu tergantung . akan menggugurkan pandangan kiasik.‘ Ciri utama dan pendekatan mi melingkupi dua unsur pokok yaitu unsur lingkungan atau ekologi sebagai keseluruhan. Pemuda sebagai suatu subyek dalarn hidup. Artinya. yang menafsirkan kelakuan pemuda dan hidup kepemudaan sebagai sesuatu yang abnormal. Dinarnika pemuda tidak dilihat sebagai sebagian dan dinamika kehidupan atau lebih tepat sebagian dan dinamika wawasan kehidupan. Yang dimaksud dengan ―lingkungan‖ dalam konsep mi melingkupi seluruh aspek dan totalitas lingkungan yang dapat diidentifisir dalam unsur-unsur lingkungan fisik. Yang hidup di kota metropolitan hingarbingar akan berbeda dengan yang hidup di dusun-dusun yang penuh kedamaian. Pemuda dianggap sebagai obyek dan penterapan pola-pola kehidupan dan bukan sebagai subyek yang mempunyai nilai sendini. sosial dan budaya. mengubah atau merusak manusia sebagai akibat pengrusakan manusia atas lingkungannya. Tingkah laku manusia merupakan interaksi antara manusia dengan lingkungannya itu. dan kedua.Asumsi pokok yang kedua yang merupakan tambahan dan asumsi wawasan kehidupan ialah posisi pemuda dalam arah kehidupan itu sendiri. unsur tujuan yang menjadi pengarah dinamika dalam iingkungan itu.

kepemudaan dan kehidupan orang dewasa dan anakanak merupakan suatu totalitas. Di pihak lain.ping memetik buah-buah pengalamannya yang telah terkumpul oleh pengalaman.pada tingkat pengelolaan manusia terhadap lingkungannya. Perbedaan antara kelompok-kelompok yang ada. Bertolak dan suatu kenyataan bahwa dalam masyarakat modern di mana perubahan sosial terjadi begitu cepat. orang dewasa (generasi tua) dan anak-anak. hanya terletak pada derajat dan ruang lingkup tanggung jawabnya. Kalaupun perbedaan dalam kematangan berfikir. berkewajiban mengisi akumulator generasi tua yang makin melemah. Semuanya bertanggung jawab atas keselamatan kesejahteraan. dan karena itu menghakimi para pemuda yang cenderung menyelewenang dan ukuran dan nilai tersebut. Dengan demikian tidak ada pertentangan antara pemuda. dan melihat generasi muda sebagai perusak tatanan sosial yang sudah mapan. Dua hal yang menonjol dan pendekatan ekosferis mi. dalam menghayati makna hidup dan kehidupan mi semata-mata disebabkan oleh tingkat kedewasaannya. Pertama. Di sinilah terletak makna kedua dan pendekatan ekosferis bahwa balk apa yang menggolongkan din generasi tua maupun generasi muda dan anak-anak. dalam arti adanya perbedaan yang fundamental antara generasi tua dan generasi muda. termasuk generasi tua perlu mencari dan menginternalisasikan atau menghayati ukuran-ukuran standar yang ternyata bersifat dinamis. maka tidak ada generasi yang menganggap dirinya pelindung generasi sekarang atau yang akan datang. maka semua kelompok. Dalam hubungan mi. kelangsungan generasi sekarang dan yang akan datang. kiranya tidak dapat ditenima. generasi tua tidak dapat menuntut bahwa merekalah satu-satunya penyelamat masyarakat dan dunia. antara generasi tua dan pemuda misalnya. berkewajiban untuk membimbing generasi muda sebagai generasi penerus. secara fundamental. Dengan demikian maka adanya penilaian yang baku (fixed standard) yang melihat generasi tua sebagai ahli wanis dan segala ukuran dan nilai dalam masyarakat. Sebalilcnya. generasi muda yang penuh dinarnika hidup. semuanya berada dalam status yang sama ialah menghadapi atau berada dalam satu kesatuan wawasan kehidupan. mempersiapkan generasi muda untuk memikul tanggung jawabnya yang makin kompleks. Dengan demikian maka dalam pendekatan mi tidak ditemukan adanya ―jurang generasi‖. generasi muda tidak bisa melepaskan din dan kewajiban untuk memelihara dunia — yang hanya satu mi — bersama-sàma dengan generasi tua. Sebagai konsekuensinya. Generasi tua sebagai ―angkatan yang berlalu‖ (passing generation). serta jawaban yang kreatif terhadap potensi lingkungannya. di sam. Pendekatan ekosferis mengenai tingkah laku manusia memperkuat dugaan di . balk potensi manusiawi maupun potensi fisik yang ekonomis.

narnun kerapkali dalarn kenyataannya hal mi sukar dicapai karena keterbatasan-keterbatasan dalam lingkungan itu sendiri. Di atas telah dikemukakan bahwa pemuda sening disebut ―generasi muda‖. Misalnya ―pemuda harapan bangsa‖. Dalam pola Dasar Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda bahwa yang dimaksud pemuda adalah: . seperti yang telah dijelaskan. kecanduan narkotika. keterbatasan lapangan kerja dan masalah lainnya. Secara ideal irama mi hendaknya hanmonis. Tetapi di lain pihak pemuda rnenghadapi persoalanpersoalan seperti kenakalan remaja. PEMUDA DAN IDENTITAS Telah kita ketahui bahwa ―pemuda atau generasi muda‖ merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah ―nilai‖. Segala jenis ―kelainan‖ yang hingga kini seolah-olah telah menjadi hak paten pemuda. adalah respons terhadap lingkungan yang kini berubah dengan cepat. menempatkan masalah pemuda pada horizon yang lebih luas. Lingkungan hidup manusia dalam arti yang luas. akan lebih dapat dimengerti sebagai suatu keresahan dan masyanakat sendiri sebagai keseluruhan. gejolak hidup pemuda dewasa mi. tidak berjalan seirama. hal mi sering lebih merupakan pengertian ideologis dan kaltural danipada pengertian irniah. Hal mi juga berarti bahwa keresahan pemuda adalah juga suatu refleksi dan keresahan masyarakat secara keseluruhan. juga generasi tua hanuslah sensitif terhadap dinamika lingkungan dengan ukuranukuran standar yang baru. bahwa bukan saja pemuda. Hal mi berarti. Dengan pendapat di atas jelas kiranya bahwa pendekatan ekosferis mengenai pemuda. 2. merupakan suatu totalitas yang dinamis. Kerapkali unsur-unsur manusiawi dengan lingkungan sosial ekonomis ataupun fisik. merupakan istilah demografis dan sosiologis dalam konteks tertentu. frustasi.atas. ketidakpatuhan kepada orang tua/guru. Secara lebih spesifik. masa depan suram. ―pemuda pemilik masa depan‖ dan lain Sebagainya yang kesemuanya merupakan beban moral bagi pemuda. kesemuanya akibat adanya jurang antara keinginan dan harapan dengan kenyataan yang mereka hadapi.

Tenaga muda adalah calon-calon yang dapat ditenima sebagai tenaga kerja yang diambil antara 18—22 tahun. Dilihat dan ideologis-politis. Untuk tugas-tugas negara 18 tahun sening diambil sebagai batas dewasa tetapi dalam menuntut hak seperti hak pilih.Dilihat dan segi biologis. usia antara 25 – 30 tahun. dalam hal mi berumur antara 18 sampai 30 tahun. maka generasi muda adalah calon pengganti generasi terdahulu. terdapat istilah : Bayi Anak : 0 – 1 tahun : 1 – 12 tahun Remaja : 12 – 15 tahun Pemuda : 15 – 30 tahun Dewasa : 30 tahun keatas. Di muka pengadilan manusia berumur 18 tahun sudah dianggap dewasa. di luar lingkungan sekolah ataupun perguruan tinggi. Diihat dan angkatan kerja. masih ada di Universitas atau perguruan tinggi. Dilihat dan segi budaya atau fungsional dikenal istilah: Anak : 12 – 15 tahun Remaja : 13 – 18 tahun – 21 tahun Dewasa : 18 – 21 tahun ke atas. dan kadang-kadang sampai umur 40 tahun. Yang dimaksud dengan sumber-sumber daya manusia muda adalah dan 0 18 tahun.18 tahun. usia antara 18. ada istilah t. usia antara 6 . ada yang mengambil 18 tahun dan ada yang mengambil 21 tahun sebagai permulaan dewasa.enaga muda dan tenaga tua. digunakan istilah sumber-sumber daya manusia muda (young human resources) sebagal salah satu dan 3 sumber-sumber pembangunan yaitu: Sumbersumber alam (natural resources) Sumber-sumber dana (financial resources) Sumber-sumber daya manusia (human resources). Dilihat dan umur. lembaga dan ruang lingkup tempat. Dilihat dan segi psikologis dan budaya.Siswa.25 tahun. . diperoleh 3 kategori. Dilihat dan perencanaan modern.Pemuda. masih dibangku sekolah Mahasiswa. maka pematangan pribadi ditentukan pada usia 21 tahun.

mendorong mempercepat berhasilnya Tnitura. Yusuf (Abdul Gafur : 1982 173 — 1974). khususnya pana mahasiswa dalam mengisi kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Basuki Rachmad (almarhum) dan M. Kaum muda dalam setiap masyarakat dianggap sedang mengalami apa yang dinamakan ―moratorium‖. dapat diperjelas ide serta pikiran mereka. Tetapi tidak benar kalau ada anggapan seolah-olah hanya mahasiswa (generasi muda) yang benjuang. dan dua hulan kemudian lahirlah Surat Perintah 11 Maret (Superseman) yang amat bersejarah itu. merupakan identitas dan pola pikiran dan sumbangsih generasi muda. sehingga ide dan pikiran itu menjadi suatu konsep yang berguna. Lahirnya Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) di tengah-tengah kemelut masyarakat yang sedang dilanda kekalutan sebagai akibat goncangan-goncangan sosial dan tragedi nasional yang diintroduksikan oleh PM dengan G 30 S-nya. tidak akan berhasil dalam waktu yang begitu singkat mematangkan situasi dan mempercepat tangan Bung Karno untuk menandatangani Supersemar dengan hati yang enggan. Generasi mudaJmahasiswatanpa bantuan ABRI dan dukungan seluruh rakyat. Supersemar itu sendiri lahir bukanlah karena kemurahan hati atau hadiah dan rezim Orde Lama kepada pimpinan Orde Baru. Bahwa dalam perjuangan itu andil dan peran generasi muda/mahasiswa sebagai ―pressure group‖ yang meyakinkan sebagai suatu fakta sejarah. Ta lahir melalui proses perjuangan. Orde Baru. kaurn ekstrimis PM yang dimanifestasikan dalam bentuk teror G 30 S-nya. dengan sekalian kesalahan yang mereka buat dalam mengalarni perubahan itu (Hansja W. Demonstrasi dan aksi-aksi KAMI. telah menjawab suatu tantangan yang tengah mengancam mar tabat manusia dan kemanusiaan di tnah air mi (Abdul Gafur 1982 172). golongan pemuda mempunyai tempat tersendini. Generasi muda tidak tinggal diam melihat bangsanya mengalami depresi mental sebagai akibat teror kaum revisionis. tetapi tetap ditongkrongi oleh tiga perwira tinggi ABRI: Amir Machmud. Bachtiar. Lahirnya KAMI di tengah-tengah kemelut masyarakat sebagai akibat tragedi nasional itu. Moratorium merupakan masa persiapan yang diadakan masyarakat untuk memungkinkan pemuda-pemuda yang bersangkutan dalam jangka waktu tertentu mengalami perubahan. memang benar. 1982 11). Tritura dan Supersemar tidak lain dan suatu kemenangan pertama.Dalarn setiap masyanakat. Hanya dengan melalui perjuangan identitas dalam upaya meningkatkan kualitas generasi muda. .

angan generasi muda dan menjadi tantangan seluruh rakyat Indonesia. menjadi penonton derap langkah dan deru deramnya motor pembangunan. eksistensi generasi muda penerus bangsa dan masa depan adalah sebagai satu kesatuan. Anda semua harus menjadi perencana dan pelaku pembangunan mi. Hal-hal itu semua jelas menjadi tant. cinta bangsa. seperti keterbelakangan jasmali i dan . demokratis dan pragmatis. agar kita tidak bersikap seperti orang mabuk kemenangan. dapat tampil dengan kesiapan yang mantap. dami kesejahteraan seluruh rakyat indonesia. bahwa generasi muda harus sungguh-sungguh mempersiapkan din. sebagal eksponen generasi muda penerus bangsa. Dengan begitu. fakta-fakta menunjukkan di sana-sini rnasih terdapat kelemahan dan kekurangan. haruskah mandeg sampai di situ saja? Secara ideal realita. cinta tanah air serta cinta kesatuan dan persatuan dalam kebersaniaan menyonong han esok yang lebih cerah. di samping pendidikan informal tempat menempa din bagi generasi muda. Angkatan muda harus turut dalani ants utania (mainstream) pembangunan. Menurut pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda bahwa penmasalahan generasi muda dapat dilihat dan beberapa aspek sosial. Hadapilah kenyataan-kenyataan yang ada dengan tabah dan sikap dewasa. tekad nasional. Dengan demikian kiranya sudah jelas.Marilah kita merenung sejenak. Pelaksanaan pembangunan dan pembaruan harus merupakan suatu proses aktivitas dan kreativitas yang berkesinamhungar terus-mene n1s Memang tidak dapat dipungkiti. Selalu taqwa terhadap Tuhan Yang Mahaesa. Tetapi. Bukankah generasi muda penerus bangsa yang paling berkepentingan untuk meraih sukses masa depan? Justru harus disadari penuh oleh generasi muda. generasi muda harus terus turut berperan aktif dalam derap langkah pembangurian. tentu kita semua belum puas dengan kondisi seperti itu Bahkan kadang-kadang rnerasa kecewa. Bukan berdiri dan berada pada bingkai luar pembangunan. dan harus direalisasi agar menjadi kenyataan. bahwa generasi muda tidak boleh berpangku tangan. Namun. Pembangunan dan pembaruan adalah tekad seluruh bangsa. Sekolahsekolah. yakni : 1) Sosial Pcihologi Proses pertumbuhan dan perkembangan keprihadian sera penyesuaian din secara jasmaniah dan rohaniah selak dan masa kanak-kanak sarnpai usia dewasa dapat (hpengaruh oleh beberapa faktor. Dapat bertindak dan berpikir rasional. Pembangunan. Akademi dan Perguruan Tinggi sebagai lembaga pendidikan formal. generasi muda diharapkan dalam turut aktif mengisi kemerdekaan dan sebagai pelaku peinbangunan bana. untuk introspeksi dan retrospeksi.

pola-pola konsumsi mewah. sehingga apabila tidak memperoleh arah yang jelas. 3) Sosial Ekonomi Pertambahan jumlah penduduk yang cepat dan belum meratanya pembangunan dan hasil-hasil pembangunan mengakibatkan makin bertambahnva pen gangguran di kalangan pemuda. Hambatan-hambatan tersebut di atas memungkinkan tirnbulnya kenakalan remaja. mandi uap. keterasingan di kalangan mereka. pengaruh negatif dan lingkungari pergaulan sehari-hani oleh ternan sebayanya. Pola hidup yang berdasarkan kekeluargaan. Akan timbul rasa tidak aman. makin bergeser ke arah kehidupan individualistis. . kegotongroyongan sebagai salah satu ciri kehidupan masyarakat Indonesia.merit al. maka corak dan warna masa depan negara dan bangsa akan menjadi lain danpada yang dicita-citakan. mengelornpokkan din dalam gang-gang dengan sikap dan cara berpikir yang lepas dan norma-norma dan system nilai yang berlaku. Hal tersebut dapat menyebabkan terputusrrya kesinambungan nilai-nilai perjuangan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. 2) Sosial budaya Kaum muda perkernbangannya ada dalam proses pembangunan dan modernisasi dengan segala akibat sampingnya yang bisa mempengaruhi proses pendewasaannya. penolakan. Keadaan mi akan menimbulkan idealisme dan patriotisme serta kesetiakawanan di kalangan kaum muda. Hal seperti mi memungkinkan mereka lalu menjauhkan din dan masyarakat. barangkali dapat dicari dan pengaruh-pengaruh daya pamer budaya asing yang lebih bersifat pemuasan kenikmatan duniawi semata-mata seperti kiub malam. Sebabnya. karena kurangnya lapangan kerja. Benturan antara nilai-nilai budaya tradisional dengan nilai-nilai baru yang cenderung menimbulkan pertentangan antara sesama generasi muda dan generasi sebelumnya yang pada gilirannya akan menimbulkan perbedaan sistem riilai dan pandangan antara generasi tua dan generasi muda. pada akhirnya akan mempunyai pengaruh dalam rangka pendidikan moral Pancasila. salah asuh oleh orang tua/keluarga maupun guru-guru di lingkungan sekolah. Meremehkan ajaran-ajaran agama dan memudarkan kesadaran berbangsa dan berpribadian nasional. ketidakpatuhan kepada orang tua dan guru. kecanduan pada narkotika dan lain-lain yang kesemuanya itu merupakan gejalagejala yang perlu rnemperoleh perhatian dan semua pihak. majalah dan film yang lebih menampilkan adegan-adegan porno daripada cerita-cerita yang bermutu yang mengandung unsurunsur pendidikan. Keadaan seperti itu bila berlangsung terus akan mempengaruhi perkembangan generasi muda.

Demikian juga sistem pendidikan tidak mampu menjawab tantangan kebutuhan pembangunan. sementara di pihak lain anggaran pemerintah yang terbatas mengakibatkan kekurangan fasilitas bagi latihan-latihan ketrampilan. . makin bertambahnya jumlah pemudapemuda putus sekolah. Dirasakan belum terarahnya pendidikan politik di kalangan pemuda dan belum dihayatinya mekanisme demokrasi Pancasila maupun lembagalembaga konstitusional. 4) Sosial Politik Dalam kehidupan sosial politik aspirasi pemuda berkembang dan cenderung mengikuti pola infra struktur politik yang hidup dan berkembang pada suatu periode tertentu. patriotisme dan nasionalisme di kalangan masyarakat termasuk generasi muda. Ketidakseimbangan antara kebutuhan bagi pendidikan dan penyediaan saranasarana pendidikan. Tingginya jumlah putus sekolah yang diakibatkan oleh berbagai sebab yang bukan hanya merugikan generasi muda sendiri. Akibatnya makin dirasakan bahwa di kalangan pemuda masih ada hamhatan-hambatan untuk menumbuhkan satu orientasi baru yakni pemikiran untuk menjangkau kepentingan nasional dan bangsa di atas segala kepentingan lainnya. hal mana merupakan hambatan bagi penyaluran aspirasi generasi muda secara institusional dan konstitusional. Kurangnya gizi yang dapat menyebabkan hambatan bagi perkembangan kecerdasan dan pertumbuhan badan cli kalangan generasi muda disebabkan oleh rendahnya daya beli dan kurangnya pengertian tentang gizi dan menu seimbang di kalangan masyarakat yang berpenghasilan rendah. Kurangnya lapangan dan kesempatan kerja serta tingginya tingkat pengangguran/setengah pengangguran di kalangan generasi muda dapat mengakibatkan berkurangnya produktivitas nasional dan memperlambat kecepatan laju perkembangan pembangunan nasional serta dapat menimbulkan berbagai problema sosial lainnya.Kurangnya lapangan kerja mi menimbulkan herbagai problema sosial serta frustasi di kalangan kaum iiuda. tertib hukum dan disiplin nasional. Dan uraian-uraian di atas dapat disimpulkan bahwa masalah-masalah yang menyangkut generasi muda dewasa mi adalah: Dirasakan menurunnya jiwa idealisme. baik yang formal maupun nonformal. Belum seimbangnya jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia. tapi juga merugikan seluruh bangsa. Kekurangpastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya.

Pergaulan behas yang membayakan sendi-sendj perkawin an dan kehidupan kehidupan keuarga. tidak dapat disangkal bahwa kualitas sumber daya rnanusia merupakan faktor yang sangat menentukan dalarn proses pernbangunan.Masih banyaknya perkawinan di bawah umur. Sebagai subyek pembangunan maka setiap orang harus terlibat secara aktif dalam proses pembangunan. Namun dernikian.‖ Dewasa mi sudah sekitar 80% dan usia sekolah dasar (6 . adanya birokrasi pemerintahan yang knat dan efisien. agar mereka dapat berkembang menjadi warga negara yang produktif biarpun ada ketunaan. Adanya generasi muda yang menderita fisik. tetapi sekaligus juga merupakan subyek pembangunan. D sinilah terletak arti pen ting dan pendidikan sebagai upava ntuk toremianya kualitas sumber daya manusia. Penanggulangan rnasalah-niasajalj tersebut di atas memerlukan usaha-usaha secara terpadu. 3. mental dan sosial yang memerlukan usaha-üsha yang lebih sungguhsungguh. tersedianya sumber daya alam yang memadai. Belum adanya peraturan perundang-undangan yang menvangkut generasi rnuda. PERGURUAN DAN PENDIDIKAN Keherhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh ber bagai faktor seperti: kualitas sumber daya manusia. sedangkan sebagal obyek. Modemisasi Jepang agaknya merupakan contoh proto-tipe dalam hubungan ini. Belum dilihatnya secara menye!uruh potensi yang ada mi meniyebahkan penyelesaian masaiah te ebut helum berjalan secepat yang dbnginkan. terarah dan terencana dan seluruh potensi nasional dengan rnelibatkan generasi muda sebagai subvek pengembangan.12 tahun) dapat ditampung oleh fasilitas pendidikan dasar yang ada. terutama di kalangan masyarakat daerah pedesaan. Hal mi karena rnanusia bukan sernata-niata menjadi obyek pembangunan. Suatu bangsa akan berhasil dalani pembaiigunannya secara ―self prospelling‖ dan turn buh menjadi bangsa yang maju apabila telah berhasilmemenuhi minimum jumlah dan mutu (termasuk relevansi dengan pembangunan) dalam pendidikan penduduknya. sebagai masyarakat utarna dalam pembangunan. Organisasi oyganjsasj generasi muda/pemuda yang tclah berjalan balk adalah merupakan potensi yang slap uuk dilibatkan dalarn kegiatan pembangunan. dan sebagainya.‘ . Indonesia demikian pula menghadapi kenyataan untuk melakukan usaha keras ―mencerdaskan kehidupan bangsa. Persentasejumlah penduduk yang masih huta huruf diperkirakan sebesar 40%. rnaka hasil pembangunan tersehut harus bisa dinikrnati oleh setiap orang. Meningkatnya kenakalan rernaja penyalahgunaan narkotika.

intelektual dan profesional bagi seluruh penduduk dan pemuda Indonesia2 Di sinilah diperlukan suatu sistem pendidikan-pendidikan nasional yang mampu menyadarkan manusia Indonesia akan potensi-potensi mereka. serta menghargai kemajuan yang aiitara lain bercirikan perubahan yang berkesinambungan. satu pendidikan yang akan rnembina ketahanan hidup bangsa. tetapi juga semakin besar jurnlah mereka yang berkesempatan mendapatkan pendidikan non formal dengan berbagai keahiian dan keterampilan. Dalam hal mi kiranya Pernenintah telah cukup berhasil dalarn menegakkan landasan-landasan ideal serta landasan konseptual terhadap pembaruan pendidikan menuju suatu sistein pendidikan nasional yang tepat arab dan tepat guna. baik secara fisik maupun secara ideologis dan mental. akan kepercayaan kepada din sendin. Pendidikan yang dapat mengembangkan semangat ―Inner will atau peninkatan kemampuan din dan bangsa‖ yang terpancar dalam pembangunan pendidikan mental. tetapi pendidikan membentuk manusia-manusia membangun. Untuk itu maka diperlukan adanya perubahan-perubahan secara mendasar dan mendalam yang menyangkut persepsi. kalau tidak dalam aspek kualitatif. Melalui pendiclikan itu diharapkan bangsa Indonesia akan mampu membebaskan din dan belenggu kemiskinan dan keterbelakangan. akan moral dan harkat pembangunan. merupakan hal-hal yang memerlukan perhatian yang sungguh-sungguh. Sebab hal itu semua akan berarti belum terlepasnya Indonesia dan belenggu keterbelakangan dan kemiskinan sebagaimana diharapkan. melalui suatu alternatif pembangunan yang lebih balk. sektor pendidikan termasuk sektor yang cukup pesat kemajuannya. Dalam implementasinya. Sebagai satu bangsa yang menetapkan Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa dan negara Indonesia. konsepsi serta norma-norma kependidikan dalam kaitannya dengan cita-cita bermasyarakat Pancasila.Tetapi masalah pendidikan bukan saja masalah pendidikan formal. pendidikan tersebut diarahkan menjadi pendidikan pembang-dnan. kurangnya semangat kewiraswastaan. Bila dibandingkan dengan sektor-sektor pembangunan lainnya. sekWr tersebut telah mencapai hasil yang dapat dibanggakan. ―under utilized population‖. Dan untuk itu dipenlukan kebijaksanaan terarah dan terpadu di dalam menangani masalah pendidikan mi. Rendahnya produktivitas rata-rata penduduk. ?da saat mi bukan saja jumlah para remaja yang dapat ditampung dalani pendidikan formal melonjak tinggi. serta akan kekayaan nllai serta keagungan bangsa dan negara Indonesia. maka pendidikan nasional yang dibutuhkan adalah pendidikan dengan dasar dan dengan tujuan menurut Pancasila. Tidak benlebihan kiranya apabila prestasi keseluruhan mi dinilai . banyaknyajurnlah pencari kerja. sedikitnya dalam aspek kuantitatif.

mamPU membenil pendidikan formal dun juga pendidikat‘ nonfoflfl8l. tanpa mengecilkan arti dan semua yang telah dicapai selama mi.sebagai suatu permulaan yang akan merupakan pra kondisi yang subur menuju terciptanya satu masyarakat belajar secara menyeluruh. 172/1971. sekolab itu hendakflYa memPUflY dwifun i. Akan tetapi. Basic Memorandum dalarfl bidang Pendidikan adalah tanggapan Menteni Pendidikan dan KebudaYaan Republik Indonesia dalani kaitannYa dengan Tahun Pendidikan InterflaSi01. Sejalan dengan pendapat UmenlOtO tersebut di atas. sekolah pembangunan menjadi model inovasi dalam bidang pendidikan . tahuil 1970. pnia dan wanita. tentang Sekolah Pembangunan. tanggal 21 September 1971. Sekolah itu hendaknYa beronienta5‖ kepada pembangunafl dan kemajUan 5hingga dapat menyiapkan tenaga kenla yang memiliki watak. Sesuai dengalL asas pendidikan seumur hidup. Perkembangan lebih lanjut. Steve FL. 1970). 1973:34). berbagai masalah telah timbul. Pendidikan Formal. serta memper kuaC masyarakat dun kebudaYaan (UmemOto. metode mengajar dan program yang menyenangkan. UsahaUSaha dalani pendidikan dasar dapat memberik 5bangan dalam jangka paniang. a. Basic Memora11d1m itu meniuat hal-hal sebagai bet ikut Sekolah itu hendakflYa merupakan bagian integral dan masyarakat sekitarnya. pengetahua1i dan ketramPilan untuk pembafl bangsa clan negara di berbagai bidang. balk untuk para pemuda maupun untuk orang dewasa. Sejalan dengan itu keluarlah Surat Keputusan Menteri P dan K No. yaitu rnasalah obyektif yang baru. Basic Memorandum mi dikembangkan lebih lanjut dengan eksperimen-eksperimen di bidang pendidikan. akan tetapi uga bagi tuuan terakhit pembanguftan sepetti kualitaS keluarga dan kehidUPan masyarakat. bukan saja bagi produktiV tas. Sekolah itu hendaknya mempunyaj kurikulum. Setidk-tidaknya dua faktor yang dapat kita amati sebagai faktor yang sangat pentirig dalam pembangunan dewasa ini:semakin ba‘iyaknya manusia yang membutuhkan pendidikan dan seniakin bervariasinYa mutU pendidikafl yang diharapkan oleh mereka itu. dan menyadari investaSi aga4efla terdidik dalani ptograflR jangka pendek enengah ataU jangka panjaflg. menantang dan cocok dengan tujuannya (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. akan memberikan 5urnbangan positif bagi pembaflgUflun maka pemenintah Indonesia telah melakukun 1angkah43flg pembarUali dalani bidang pendidikan formal maupun nonformal. yang tidak pernah ada sebelumnya.

. sehingga lahirlah Kurikulum1975. heAtujuan untuk mempercepat pemenuhan tenaga-tenaga terdidik pada aspek lain. namun tetap menarik minat para konsumen pendidikan. Akhirnya tujuan terpenting dan pendidikan nonformal adalah program. luar itu organisasi-organisasi wanita seperti Dharma Wanita . karena suatu hal. Berdasarkan program lama.Sekolah Menengah. seperti pada pendidikan formal di sekolah. Di. b. di samping pembinaan terus-menerus pada sekolah-seko]ah kejuruan. maka sasaran pokok adalah anggota-anggota masyarakat. Berdasarkan penelitian di lapangan. Arus inovasi juga meram bat ke perguruan tinggi negeri maupun swasta.program yang didasarkan kepada masyarakat harus sejalan dan terintegrasi dengan program-program pembangunan yang dibutuhkan oleh rakyat banyak. lama pendidikan di perguruan tinggi menjadi lebih singkat. Sebab itu program-program pendidikan nonformal harus dibuat sedemikian rupa agar bersifat luwes tetapi lugas. Dengan sistem SKS. dengan sadar dilakukan. baik perguruan tinggi negeri atau swasta. Tim Penggerak Pembinaan ICesejahteraan Keluarga (Tim Penggerak PICK) pada tingkat kelurahan dibina oleh para lurah/kepala desa. maka pendidikan nonformal diidentikkan dengan pendidikan luar sekolah. Sistem Kredit Semester (SKS) diberlakukan di semua perguruan tinggi. Di kalangan masyarakat. pendidikan nonformal sangat dibutuhkan oleh anggota masyarakat yang belum sempat mendapat kesempatan untuk mengikuti pendidikan formal karena sudah terlanjur lewat umur atau. Aspek lain yang tidak kalah pen. Karena pendidikan nonformal pada umumnya dilaksanakan tidak dalam Iingkungan fisik seklah. Senafas dengan jalur inovasi tersebut. Pada tahun 1985 diwajibkan menggunakan SKS tanpa kecuali. program serjana semula berlangsung selama 5 — 6 tahun. Pembaruan-pembaruan dalam bidang pendidikan itu. diintroduksi paket-paket program Di. Dengan sistem SKS. program-program pendidikan nonformal sening dikoordinasikan dan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Masyarakat. Oleh karena pendidikan nonformal dilakukan di luar sekoiah. tetapi tidak terlalu ketit mengikuti peraturan-peraturan yang tepat. Pendidikan Non formal Pendidikan n onformal adalah pendidikán yang dilakukan secara teratur. tingnya adalah untuk meningkatkan mutu lulusan pada bidang. terpaksa putus sekoiah. D2 dan D3 untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidikan mulai dan tingkat Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas. baik itu perguruan tinggi negeri atau pun perguruan tinggi swasta. program sarjana (Si) hanya berjangka waktu 4 tahun. bidang pendidikan di republik ini. kurikulum juga mengalami perubahan. Selain dan itu dalam sektor pendidikan tenaga kependudukan.

Apa-apa saja yang dapat dijangkau oleh TTG? Jawabnya: Semua aspek teknologi sederhana yang berkaitan dengan kepentingan hajat hidup rakyat banyak di pedesaan. terutama di Filipina. 1982 : 13). 1973 : 42) Program pembangunan di pedesaan adalah sebagai salah satu garapan pokok pemerintah dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pedesaan dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Oleh karena karakteristik masyarakat pedesaan akan berlainan dengan kondisi dan karakteristik masyarakat perkotaan. dkk. Moerdiyono. dan lain sebagainya. Apa itu TTG? TIG adalah seperangkat model. khususnya bagi kaum wanita (Drs. Untuk lebih menjamin fungsionalnya program pendidikan nonformal. Contoh-contoh: Teknologi merancang/membuat alat pengeringan gabah atau jagung. Dengan begitu harapan untuk mencapai masyarakat adil makmur akan Segera terwujud.model teknologi yang sederhana. dirancang sedemikian rupa untuk penggunaan-penggunaan di pedesaan.dalam program bakti sosial kepada masyarakat acapkali melaksanakan program-program dalam bentuk paket program pendidikan nonformal. Sudarmadi. TTG yang serupa. terutama bagi masyarakat pedesaan . Teknologi tambak air tawar dan air payau.. perlu kiranya Badaniendidikarr yang mempunyai kewenangan policy pendidikan tadi disatukan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah yang mengatur rencana pembangunan di daerah tersebut (S. maka oleh para perencana pembangunan pedesaan diintroduksi Teknologi Tepat Guna (VI‘G). Pakistan dan Bangladesh. akselerasi pembangunan di pedesaan Indonesia diharapkan dapat lebih cepat. maka metode dan teknologi yang akan dipergunakan harus sejalan dengan kemampuan para pelaksana pembangunan di pedesaan. Teknologi pembuatan jembatan bambu. menjadi kenyataan. Berkaitan dengan kebutuhan-kebutuhan yang cukup mendesak bagi pelaksanaan pembangunan di pedesaan. Dengan sistem TI‘G. Teknologi pembuatan gas bio. PIG seperti itu dilaksanakan di pedesaan India. Teknologi pembuatan krupuk dan minyak kelapa. Di luar negara-negara anggota ASEAN. Teknologi yang dibicarakan ialah sarana meningkatkan taraf hidup masyarakat beban sehari-hari. telah dilaksanakan di negara-negara anggota ASEAN.

keberanian bertindak dan ketekunan dalam kegiatan sehari-hari sebagai tukang sado. l3agairriana ia harus menarik tali kendalj ketika akan berangkat atau berhenti. dengan menghadapi makhluk yang bernyawa seperti kuda. Pendeknya dan pengan. atau lebih tepat kalau disebut pendekatan naluriah aau intuisi. Seterusnya si calon pengemudi becak itu akan berjalan sendiri. lebih dahulu ia harus mengadakan ―pendekatan baLm‖ dengan kuda sebagai partnernya. sejak seorang lahir sampai ke hang kubur. Atas dasar itu sebenarnya abang becak tadi telah mendapat pendidikan informal dalam mengemudikan becak.pengalarn dalam aktivitas sehari-hari itulah sang tukang sado akan mereguk ese.run? Tentu diperlukan ―pehdekatan batin‖ serta trik-trik Lertentu agar kudanya tidak tersungkur. Kalau tukang sado. ―Kontak batin‖ dengan kudanya itulah Ia akan mendapatkan nila-nilai pendidikan informal yang sangat membantu kehidupannya sehari-hari.c.Contoh-contoh Apakah ada pendidikan formal bagi pengemudi becak? Jelas tidak ada. . dokar atau delman. di dalam lingkungan keluarga.tap mengendalikafl becak. Mustahil ia akan dapat menjadi tukang sado yang balk. Hal yang serupa berlaku pada calon tukang saclo. Apakali anda pernah mendapatkan pendidikan informal dalam kehidur‘ax seharj-harj? Boleh diingatingat. Mereka akan mendapatkan pendidikan informal berkat ketajaman naluri.nsi pendidjkan infornal dan sektor persadoan. Pendidikan Informal. Bagaimana kalau ia ingin mernacu sado dengan muatan penuh pada jalan mendak] atau menu. kalau akan membelok harus bersikap begini dan begitu. atau lebih tepat dikatakan mengendalikan becak. cara memegang kemudi begini. jika lebih dulu tidak nngetahUi secara pasti sifat-sifat buruk atau baik dan kudanya dengan cara pendekatan batin. Jika seorang pertama kali mencoba mengemudi. Hanya akan terjadi perbedaan antara tukang sado dengan tuang becak. Pendidikan informal yakni pendidikan yang diperoleh seseorang berdasarkan pengalaman dalam hidup sehari-hari dengan sadar atau tidak sadar. Tentu tidak ada pula sekolah pengemudi sado. masyarakat atau dalam lingkungan pekerjaan sehari-hari. temannya pun akan mengatakan lebih kurang. Kalaupun ada temannya yang baik hati. atau ía tidak akan menyentak tali keridali agar kudanya tidak terlalu tegak mendongak ketika jalan naik mendakj. ia akan menemui kesulitan. selern but atau sekeras apa? Tidak pasti. Berdasarkan naluri dan pengalaman yang didapat dan kegiatan sehari-hari ia merasakan lebih man. menjalankan becak di suatu tanah lapang atau di jalan yang lengang.

yaitu a. Departemeri Pertambangan dengan lembaga pendidikan Akademi Geologi. Lembaga – embaga Pendidihan di Bawah Departemen don Nondeparte Lembaga. Peranan pemuda yang didasarkan atas usaha pemuda untuk menyesuaikan din dengan tuntutan lingkungan. PERANAN PEMUDA DALAM MASYARAKAT Peranan pemuda di dalam masyarakat dapat kita bedakan atas dua hal. Pemuda yang berusaha untuk menjadi pendukung tradisi. Batan. Kedua jenis peranan pemuda di atas bisa mengakibatkan sumbangan pada usaha pembangunan maupun merupakan hambatan terhadap usaha pembangunar. Badan Koordjnasj Survey Tanah Nasiona] (Bakosurtanal) dan lain-lain. Peranan pemuda sebagai individu-individu yang berusaha menyesuaikan din.lembaga Pendidikan yang bersifat tekriis dan sangat teknjs di bawah naungan suatu departemen bertanggung jawab Iangsung kepada Menterj yang mernbawahj departemen tersebut. agar dalam fungsinya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat memiliki ketrampilan yang memadai sejalan dengan tuntutan pembangunan. naung di bawah suatu departemen atau nondeparterne lazim disebut Pusat Pendjdjkan dan Latihan (bersifat teknis). pendukung kebudayaan bisa merupakan bantuan dalam usaha-usaha pembangunan. Departemen Hankam dengan lembaga pendidikan Akabri.lembaga pendidikan di bawah naungan departemen yang bersifat teknis. PT.d. Dalam hubungannya dengan persoalan mi menjadi kewajiban bagi pemuda untuk melestarikan kebudayaan bangsa. misalnya: Departeen Keuangan dengan lembaga pendidikan Sekolab Tiziggi Akuntansj Negara (STAN). tapi juga bisa menjadi . Departernen Pertanian dengan lembaga pendidikan Akademi Usaha Perikanan (AUP). Semuanya itu bertujuan untuk meningkatkan skill insan-insan pelaksana pembangunan.lembaga pendidikan yang her. Berdasarkan peran yang pertama dibedakan atas: Peranan pemuda sebagai individu-individu yang meneruskan tradisi mendukung tradisi dan yang oleh sebab itu dengan sendininya berusaha mentaati tradisi yang berlaku. Lembaga. 4. Nurtanjo. Pertamjna. dengan demikian akan teijadi perubahan dalam tradisi dalam masyarakat. Lembaga. Lapan. baik dengan orang-orang atau golongan yang berusaha mengubah tradisi. Lembaga-lembaga Pendidikan dan Latihan nondepartemen dimiliki oleh LIPI. kebudayaan yang berlaku dalam tingkah laku perbuatan masing-masing.

2) Jenis pemuda nakal Pemuda-pemuda inipun tidak ingin. b. kebebasan untuk menentukan kehendak din sendiri. tak bisa menenima kenyataan-kenyataan yang mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka berusaha baik secara lisan maupun dalam tindakan rencana jangka panjang asal saja keadaan berubah sekarang juga. melainkan berusaha memperoleh manfaat dan masyarakat dengan melakukan tindakan yang meeka anggap menguntungkan dirinya tetapi merugikan masyarakat. a. Kebudayaan seniman dan sastrawan tergolong dalam jenis mi Misalnya Chairil Anwar dan sebagainya.penghambatlpenentang pembangunan. Asas pembinaan dan pengembangan generasi muda: Asas edukatip (a) Pembinaan dan pengembangan oleh unsur di luargenerasi muda.alam masyarakat. Peranan pemuda yang menolak untuk menyesuaikan din dengan lingkungannya. Berdasarkan peran pemuda yang kedua dibedakan atas 1) Jenis pemuda urakan Yaitu jenis pemuda yang tidak bermaksud untuk mengadakan-perubahan d. tidak berniat dan tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan dalam masyarakat ataupun kebudayaan. tidak ingin untuk mengadakan-perubahan dalam kebudayaan. Begitu juga pemuda yang berusaha mengubah tradisi belurn tentu mengur tungkan pembangunan. didasarkan pada asas Silih asih Silih asah Silih asuh 2) Asas persatuan dan kesatuan bangsa . Mereka tidak puas. didasarkan pada asas Ing ngarso sung tulodo Ing madya mangun karso Tut wuri handayani (b) Pembinaan dan pengembangan oleh sesama generasi muda. 3) Jenis pemuda radikal Pemuda-pemuda radikal berkeinginan untuk mengadakan perubahan revolusioner. akan tetapi ingin kebebasan bagi dirinya sendiri.

maka perlu diadakan penataan untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna bagi pelaksanaan program-program generasi muda dalam prinsipnya dalam pembangunan nasional. insan intelek serta insan kerja guna mengembangkan bakat-bakat dan kern ampuan jasmaniah dan rohaniah agar dapat memberikan prestasi yang semaksimal mungkin dengan rnengembangkan faktorfaktor kemainpuan dalam dirinya. nilai-nilai kerohanian yang luhur dan falsafali hidup Pancasila. yakni Orientasi ke atas kepada Tuhan Yang Maha Esa. b.Asas swakrasa Berdasarkan atas asas mi pembinaan dan pengembangan generasi muda harus dapat menumbuhkan. 5) Asas pendayagunaafl dan fungsionalisaSi Mengingat banyaknya dan beranekaragafllnya organisasi pemuda yang ada dewasa mi. Faktor-faktor yang dimaksud ialah (a) Dorongan untuk mempertahankan dan memelihara dirinya (b) Dorongan untuk mempertahankan jenis/generasinya (c) Dorongan untuk menyatakan dirinya . yang bertakwa kepada-Nya dalam segala aspek kehidupannya. Arah pembinaan dan pengembangan generasi muda Arah pembinaan dan pengembangan generasi muda ditujukan pada pembangunan yang memiliki kesek‘rasan dan keutuhan antara ketiga sumbu orientasi hidupnya.Pembinaan dan pengembangan generasi muda menu.rut sumbu orientasi ke atas ialah pengembangan insan ber-Ke Tuhanan Yang Maha Esa. berbudi pekerti luhur dan hermoral Pancasila.rut sumbu orientasi ke dalam ialah pengembangan sebagai insan biologis. 2) Orientasi ke dalam terhadap dirinya sendiri Pembinaan dan pengembangan generasi muda menu. 4) Asas keselarasan dan terpadu Pembinaan dan pengembangan secara swakarsa itu dilaksanakan selaras dan terpadu dengan berbagai aspek kmampuan manusia yang seutuhnya dan sekaligus dengan berbagai bidang pembangunafl lainnya. membantu dan mengembangkan kemauan dan kemampuan generasi muda untuk membina dan mengembangkan dirinya sendiri dan lingkungannya.

kreatif. dinamis dan kreatif.Dalam usaha mi mungkin saja individu akan bertentangan dengan lingkungannya (keadaan maupun dorongandorongan) sehingga diperlukan kekuatanlkem ampuan untuk mempertahankan kepribadian dirinya (agama. soaial. Kepekaan terhadap masa depannya akan menumbuhkan kemampuan untuk mawas diri. Tujuan ycmg hendak dicapai dalam Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda/Pemuda adalah Mernantapkan persatuan dan kesatuan bangsa sesuai dengan jiwa dan semangat Sumpah Pemuda Tahun 1928 dalam rangka pembangunan hangsa dan kepribadian bangsa. pengembangan dan penerus nilai-nilai serta citacita Prokiamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. dan mendayagunakan sumber alam serta menjaga kelestanannya. pengembangan pemuda terhadap masa depannya. Tujuan nbinaan dan Pengembangan Generasi Muda/ Pemuda. Pengembangan sebagai insan sosial politik dan Sebagai insan patriot. termasuk di sini adalah sebagai insan keija dan insan profesi yang memiliki kemampuan untuk menggali. Melahirkan kader-kader pembangunan nasional dengan angkatan kerja yang berbudi luhur.Pembinaan dan pengembangan generasi muda sumbu orientasi ke luar dibagi atas Pengembangan sebagai insan sosial budaya. dan moral) dan masa depannya. Jalur Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda .memanfaatkan. kritis serta menumbuhkan kesadaran bagi kesinambungan nilai-nilai luhur bangsa dan negara. adat dan moral). Mewujudkan kader-kader penerus perjuangan bangsa yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa yang berpegang teguh kepada Pancasila sebagai satu-satunya idiologi dan pandangan hidup bangsa. Pengembangan sebagai insan sosial ekonomi. Mewujudkan kader-kader patriot pembela bangsa dan negara yang berkesadaran dan berketahanan nasionai. 3) Orientasi ke luar terhadap lingkungan (budaya. Mewujudkan warga negara Indonesia di masa depan yang memihki kreatifitas kebudayaan nasional yang maju tetap bercirikan dan bercorak kepribadian Indonesia.

Karang Taruna. bahwa Sistem pengkoordinasian tunggal melalui badan pembina kebijakan yang bernama Badan Koordinasi Penyelenggaraan Pembinaan Generasi Muda di mana Departmen-departemen Pemerintah yang mempunyai program kepemudaan/generasi muda duduk bersama dalam badan mi dengan maksud agar secara lintas sektoral kebijakankebijakan pembinaan dan pengembangan dapat terkoordinir dan terpadu. Pramuka.Sesuai dengan ayat 3 tentang generasi muda dalam GBHN dijelaskan..alcatan dan sebagainya.uan tinggi/akademj melalui SenatMahasiswa dan sebagainya. tempat rekreasj dan sebagainya. Jalur masyarakat yang tidak melembaga : pergaulan sehari-hari.. Kelompok Jalur Koordinatif Yang dimaksud denganjalur koordinatif di sini adalah jalur pemerintah. Jalur Gezierasj Muda Pembinaan dan pengembangan melalui jalur mi termasuk di dalam organisasjorganj85j pemuda yang telah ada selama mi. b. . Jalur kepemudaan melaluj KNPI. Jalur masyarakat Jalur masyarakat mi dibedakan atas Jalur masyarakat yang nielembaga : lembaga penbadatan. organisasi sosial kemasyai.a. c. Kelompok Pecinta Alam .. adalah Jalur SLTP dan SLTA melaluj OSIS Jalur kampus/pergui. dan sehagainya. Jalur yang dimaksud. Kelompok Jalur Penunjang Pembinaan dan Pengembangan Generasj Muda melalui jalur mi meliputi Jalur sekolahlpra sekolah ini bisa dilakukan melalui organisasi orang tua murid sedangkan untuk jalur pra sekolah bisa dilakukan dengan jalan peningkatan penataan maupun pembakuan mutu dan para pendidiknya serta sarananya. Kelompok Jalur Utama Kelompok Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda lewat jalur utama mi meliputi : Jalur Keluarga Dalam jalur keluarga mi pe]aksanaan pembinaan dan pengembmgan adalah orang tua serta anggota keluarga terdekat yang merupakan lingkungan pertama dalam rangka pelaksanaan konsepsi pendidikan seumur hidup.

Pelaksanaan organisasi pembinaan dan pengembangan generasi muda melalui satuan pengendali pembinaan generasi muda yang dipimpin oleh Menteri Urusan Pemuda. Sebab. Keadaan Yang dernikian dimanfaatkan oleh golongan komunis (PKI) untuk lebib memantapkan peranannya dalam dunia politik. tanggung jawab dan milik kita bersama. golongan Agama dan goongan Komunis. mahasjswa pada khususnya pada saat mi.sj generasi rnuda khu. Kenvataan demikjan juga rnempengaruh i kehi dii pan . yang berdasarkari atas pengkotakan golongan masyarakat dalam 3 goongan. ialah golongan Nasional. balk yang bersifat politik maupun militer. Timbulnya ide NASAKOM. Pembangunan yang tengah dikerjakan saat mi secara keseluruhan tetap merupakan tugas. perlu menekankan pentingnya keikutsertaan generasi muda dalam kegiatan pembangunan. Untuk menjaga dan memelihara kesinambungan dan kelestarian sejarah bangsa kita. apabila kita ingin membangun han esok yang lebih balk. maka di dalamnya telah tercermin kepentingan yang sekaligus peranan generasi muda. maka pupuklah semangat kepeloporan. kalau generasi muda tidak duduk sebagai penonton. 1 Pengisian masa depan seperti yang dicita-citakan oleh Prokiamasi Kemerdekaan itu dengan sendininya menuntut keterlibatan generasi muda. 1) Peran pemuda/mahasjc dalarn menegakkan kernerdekaan.Badan koordinasi mi dibentuk mulai tingkat pusat sampai ke tingkat kecamatan. ikut aktif mernegang peranan pelaksana pe!nbangunan bangsanya. OIeh karena segera setelah prokiamasi Pemuda Indonesia niembentuk organisasj. Susnya mahasiswa telah nielaksanakan proses sosiajjsasj dengan balk dan dapat dijadikari eontoh untuk generasi muda. melajnkan naik ke atas pentas sejarah bangsanya. Dalam hubungannya dengan sosialisa. Wujud nyatanya hams dilakukan dalarn perbuatan dan pengabdian dan sekali-kali bukan dalam ariganangan dan impian semata. yang bertujuan untuk mengendaijkan kekuatan-kekuatan politik yang saling bertentangan. keberanjan memikul tanggung jawab dan resiko. OIeh karena itu untuk pernberj bentuk dan isi masa depan sejarah bangsanya. Prokiamasi Kemcrdekaan 17 Agustus 1945 ternyata perlu ditebus dengan pengorbanan yang tinggi.Kesinambungan dan keiestarjan sejarah bangsa kita akan dapat dipelihara. 2) Peran rnahasiswa/pern uda dala rn rnempelopoy-z Orde’ Barn Dekrjt Presiden 5 JuJi 1959 rnenetapkan bahwa Republik Indonesia kembali menggunakan UUD 1945 sebagai landasan konstjtusjonai Kemudian Presiden Soekarrju mencarnkan Idenya yang kemudian terkenal dengan Demokrasj Terpirnpin.

di mana pengetahuan yang diterhna dalam pendidikan dipakai demi pengabdian manusia. mempunyai kewajiban untuk menyumbangkan tenaganya kepada masyarakat. Dalam mengadakan perubahan harus memperlihatkan situasi dan kondisi di mana mereka berada. Dengan mengkaji lebih dalam arti apa yang tersirat dalam pepatah itu. agar dapat hidup bermartabat. Perubahan yang bersifat kemanusiaan. Sebab golongan Komunis bisa Iebih memantapkan peranannya di bidang politik. Kalau tidak Iebih mendalarn. ke arah perubahan dalam masyarakat. berarti menguasal masa depan suatu bangsa. ke arah perubahan yang lebih balk. Sebagai . Barangsiapa menguasai generasi muda. Dengan pengkotakan tersebut yang terjadi bukannya persatuan dan kesatuan. Jumlah pemuda yang dapat mengenyam pendidikan Tinggi tidaklah banyak.peni uda i‘m ahasisWa. Peran mahasiswa dalam masyarakat. Front Pancasila mi mengilhami lahirnya kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) yang merupakan unsur penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. berarti bahwa rnasa depan suatu bangsa itu terletak di tangan generasi muda. Sebagai Agent of change mahasiswa bertugas untuk mengadakan. keadaan mi berlangsung sampai pada puncaknya adalah meietusnya 0 30 SIPKI pada tahun 1965. Aksi-aksi pengganyangari terhadap PM timbul secara spontan dan masing-masing golongan. Perubahan yang membawa kemajuan di negara lain belum bisa cocok untuk dilaksanakan di Indonesia. Generasi mudalah yang harus menggantikan generasi sebelumnya memimpin bangsanya. yang tidak terlepas adanya pengkotakan-pengkotakan tersehut. tetapi justru perpecahari yang dialami. Perpecahan inilah yang selalu dinanti-nantikan oleh golongan Komunis. maka mahasiswa pada garis besarnya mempunyai peranan sebagai: Agent of change Agent of development Agent of modernization. kemudian terorganisasikan dalam Front Pancasila. perubahan-perubahan dalam masyarakat.Halhal yang tidak sesuai dan menghambat kemajuan haruslah diganti dengan hal-hal yang baru yang sesuai dengan tuntutan zaman. Jumlah yang sedikit tersebut. bagi pemuda yang sempat duduk di perguruan tinggi. demikianlah bunyi suatu pepatah. KAM1 menjadi pelopor pendobrak ke arah kehidupan baru yang kemudian dikenal dengan nama Orde Baru (ORBA). 3).

manusia-manusianya tidak giat bekerja. sejak Kebangkitan Nasional. Proses regenerasi mi berjalan sebagai hiasa-biasa saja. 2. tidak diekspos atau dipublikasikan. Tidak semua yang telah hidup yang berurat dan berakar di Indonesia dengan begitu diubah dengan hal-hal yang baru. bahkan tidak jarang hal-hal yang baru itu justru menjerumuskan bangsa Indonesia ke jurang kesengsaraan. artinya proses regenerasi mi sungguh-sungguh direncanakan. Ada dua regenerasi. Sehubungan dengan itu. diperlukan u iltu k mem pertahankan kelangsungan eksistensi . di Indonesia pernah turnbuh dan berkembang tiga generasi yaitu Generasi 20-an. dengan masing-masingciri khasnya. Bila dibandingkan dengan generasi sebelum dan generasi berikutnya.agent of development. Sebagai agent of modernization. mahasiswa tidak boleh meninggalkan masyarakat yang akan diadakan pembaruan. Mahasiswa diharapkan bertindak sebagai pelopor-pelopor dalam pembangunan. berlangsung secara alami. RANGKUMAN 1. Belum tentu bahwa hal-hal yang baru itu bisa membawa kebahagiaan kepada bangsa Indonesia. Artinya regenerasi berjalan lumrah seperti yang terjadi pada kelorn pok dunia tumbuhan atau hewan. mahasiswa bertugas untuk melancarkan pembangunan di segala bidang yang bersifat fisik maupun bersifat non fisik. dipersiapkan. yaitu Regenerasi yang berlangsung alamiah. Oleh karena itu sislem regenerasi seperti mi lebih tepat disebut sistem Regenerasi Kaderisasi. Pada masyarakat suku-suku primitif. Pada hakikatnya. Generasi 45 dan Generasi 66. menggantikan generasi tua.Demi suksesnya pembangunan. Regenerasi-kaderisasi suatu suku atau bangsa. peranan mahasiswa tidak bisa diabaikan. setiap generasi memiliki ciri-ciri khas corak atau watak pergerakan/perjuangannya. mahasiswa dalam fungsi mi bertindak dan bertugas sebagai pelopor dalam pembaruan. Untuk suksesnya pembaruan yang hendak dijalankan. Regenerasi Berencana. proses regenerasi dibakukan dalarn lembaga adat yang disebut Inisiasi. sistem regenerasi-kaderisasi adalah proses tempat pada kader pimpinan para suku atau bangsa digemhieng serta dipersiapkan sebagai pimpinan suku atau bangsa pada generasi berikutnya. Dengan sendirinya macam pembaruan yang bagaimana yang harus dijalankan tidak terlepas dengan lingkungan masyarakat selcitarnya. Mahasiswa sebagai manusia yang mengalami pendidilcan cukup tinggi harus dapat memiih mana yang perlu diubah dan mana yang masih tetap dipertahankan. justru mempunyai peranan yang besar sekali. Pembangunan tidak akan bisa berjalan dengan lancar bila.

. setelah era Tritura Supersemar berlaku. Sikap oposisi yang diperlihatkan oleh sebagian kalangan generasi muda itu. tangguh dan berbudi pekerti luhur di kemudian han. 4. 3. nampaknya berlatar belakang pada kurang diberi kesempatan berperan dalam struktur pemerintahan. sebagian kecil dan mereka cenderung menempatkan din sebagai oposisi ―tidak resmi‖ dan Orde Baru yang justru mereka juga turut memberi andil dalam rnenegakkan Orde Baru. di samping diharapkan terjaminnya kelestarian nilainilai budaya nenek moyang yang dimiliki. Sistem mi telah menjadi milik bangsa-bangsa di dunia. dan turut berperan dalam mematangkan situasi lahirnya Supersemar. 7. Hal semacam mi berlaku tidak Saja berlaku di Singapura dan di Indonesia saja. yaitu: Pendidikan Formal. agar menjadi intelektual yang cakap. antara lain di Amerika Serikat. Bangsa Indonesia tidak mau ketinggalan dalam program pembinaan potensi tenaga muda. melaIui lembaga-lembaga negara-matipun swasta dengan fasilitas yang tersedia serba lengkap dan modern. Acara itu diasuh dan dikoordinasi lang. menempa dan mencetak kader-kader dan pimpinan bangsa yang tangguh dan merakyat. 6. Cara yang ditempuh. telah memberi kesempatan luas kepada generasi muda untuk mengembangkan ketrampilan dan potensi dirinya.serta keinambungan suatu generasi atau bangsa. Namun demikian. mulai dan generasi muda yang masih duduk di SLTP/SLTA dipancing dan dirang— sang kreativitasnya dalam Lomba Karya Ilmiah Remaja secara Nasional. Generasi muda Indonesia mulai turut dalam pencaturan aksi-aksi Tritura. Atau ada unsur-unsur lain? 5. Pendidikan non-Formal dan Pendidikan Informal. Pemerintah Singapura telah menetapkan suatu persyaratan-persyaratan yang ketat dan ―berat‖ untuk memilih calon-calon kader pimpinan bangsanya. dengan peserta-peserta dan seluruh propins di Republik Indonesia. Dengan pola pikir dan tujuan yang hampir sama. Bidang-bidang pendidikan yang dapat menopang pembangunan dengan melahirkan tenaga-ntenaga trampil dalam bidangnya masing-masing dapat digolongkan dalam tiga bidang. Ternyata setiap tahun peserta lomba Semakin bertambah jumlahnya.sung oleh LIPI. Indonesia telah memiliki KNPI dan AMPI sebagai wadahwadah forum komunikasi dan tempat menggembleng. Dalam program pengembangan potensi tenaga usia muda di negeri-negeri Barat. Demi kesinambungan generasi dan kepemimpinan bangsa.

. Dalarn rangka rnenegakkan kemerdekaan. Puncak penyelewengan adalah pecahnya peristiwa tragedi nasional. yang kemudian terkenal dengan nama G 30 S/PKI. para pemuda Sebagal pelopor. maka para pemuda/mahasiswa tampil ke depan untuk meluruskan kembali cita-cita nasional yang telah diselenggarakan oleh perrierintah Orde Lama serta menggantinya dengan pemerintah Orde Baru yang sesuai dengan Pancasila danUUD 1945. Menyadari akan tugasnya sebagai generasi penerus. adakalanya orang tua sendini mengalami hambatan. Dalam proses pemberian/penerusan nilai-nilai masyarakat kepada orang muda. 10. dan berdiri di garis paling depan dalam melawan penjajah. hingga tidak dapat memecahkan masalah yang dihadapinya tersebut. 9.8. bangsa dan negara Indonesia mengalami bermcam-macam hambatan. demi tercapainya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan IJUD 1945. gangguan. maupun penyelewengan-penyelewengan. Dalam perjalanannya. Setelah tegaknya pemerintah Orde Baru para pemuda berperan serta dalam pembangunan di segala bidang. 11. karena mereka sendiri belum pernahmengalaminya. 12. ancaman.

ekonomi dan lain-lain. sejarah. maka penlu dilengkapi dengan unsur memaksa. Dengan demikian hukum mempunyai sifat mengatur dan memaksa. Sumber hukum material dapat kita tinjau lagi dan berbagai sudut. — perintah atau larangan itu harus dipatuhi setiap orang.BABV WARGANEGARA DAN NEGARA 1. Selain Utrecht beberapa Sarjana Hukum Indonesia lainnya telah pula merurnuskan definisi hukum. dan Woerjono Sastropranoto SH. Dan kepada barangsiapa yang melanggar balk disengaja atau tidak. Sumber hukum dapat ditinjau dan segi formal dan segi material. Sehingga hukum menjadi peraturan hidup yang dapat rnemaksa orang untuk menaati serta dapat memberikan sangsi tegas terhadap setiap orang yang tidak mau mematuhinya.penintah atau larangan4arangan) yang mengurus tata tertib dalam masyarakat dan karena itu harus ditaati oleh masyarakat itu. masing-masing menonjolkan segi tertentu dan hukum. misalnya dad sudut politik. Di dalam bukunya ―Pengantar Dalam Hukum Indonesia‖. oleh karena itu agar peraturan hidup itu benar-benar dilaksanakan dan ditaati. Agar tata tertib dalarn masyarakat dapat dilaksanakan dan tetap terpelihara dengan balk. yang kalau dilanggar dapat inengakibatkan sangsi yang tegas dan nyata. b) Sumber-surnber Hukum Ialah segala sesuatu yang menimbulkan aturan-aturan yang mempunyai kekuatan yang memaksa. pelanggaran mana terhadap peraturan-peraturan tadi berakibat diambilnya tindakan. Simorangkir SH. HUKUM. yaitu dengan hukuman tertentu. yang mendefinisikan hukum sebagai peraturanperaturan yang memaksa. NEGARA DAN PEMERINTAH a. dapat dikenai sani yang berupa hukuman. Hukurn Sukar kiranya untuk memberikan suatu definisi tentang hukum. perlu ada peraturan yang mengatur dan memaksa tata tertib itu untuk ditaati yang disebut kaidah hukum. Beberapa perumusan yang ada. Utrecht niembenikan batasan hukum sebagai himpunan peraturan-peraturan (penintah. Akan tetapi ternyata tidak setiap orang mau menaati kaidah hukum tersebut. Sedangkan sumber hukum formal antara lain ialah: . Di antaranya adalah JCT. yang menentukan tingkah Iaku manusia dalam lingkungan masyarakat yang dibuat oleh Badan-badan resmi yang berwajib.

5) Pendapat Sarjana Hukum Ialah pendapat para sarjana yang sering dikutip para hakim dalam menyelesaikan suatu masalah. Ialah suatu peraturan negara yang mempunyai kekuasaan hukum yang mengikat. ialah hukum yang ditetapkan oleh negara-negara dalarn suatu perjanjian antar negara. yaitu hukum yang terbentuk karena keputusan hakim. 2) Kebiasaan (costum) Ialah perbuatan manusia yang tetap dilakukan berulangulang dalani hal yang sama dan dit. -— Hukum Traktat. c) Pembagian Hukum 1) Menurut ―sumbernya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Undang-undang. 2) Menurut ―bentuknya‖ hukum dibagi dalam: Hukum tertulis. sehingga masing-masing pihak yang bersangkutan terikat dengan isi perjanjian tersebut. 3) Keputusan-keputusan hakim (Yurisprudensi) Ialah keputusan hakim terdahulu yang sering dijadikan dasar keputusan hakim kemudian mengenai masalah yang sama. 3) Menurut ―tempat berlakunya‖ hukum dibagi dalani: Hukum Nasional ialah hukum dalam suatu negara. yaitu hukum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan. Sehingga tndakan yang benlawanan dianggap sebagai pelanggaran perasaan hukum. Hukum Yurisprudensi. yang terbagi lagi atas: — hukum tertulis yang dikodifikasikan ialah hukum tertulis yang telah dibukukan jenis-jenisnya dalam kitab undang-undang secara sistematis dan lengkap. yaitu hukum yang terletak pada kebiasaan (adat). — Hukum Kebiasaan. — Hukum talc tertulis.1) Undang-undang (Statute). diadakan dan dipelihara oleh penguasa negara.enima oleh masyarakat. . Hukum Internasional ialah hukum yang mengatur hubungan internasional. 4) Traktat (treaty) Ialah perjanjian antara dua orang atau lebih mengenai Sesuatu hal. — hukum tertulis talc dikodifikasikan.

. Kedua jenis hukum mi iarang digunakan. Hukum Subyektif ialah hukum yang timbul dan hubungan obyektif dan berlaku terhadap seseorang tertentu atau lebih. Con toh: Hukum Acara Pidana dan Hukum Acara Perdata. Oleh karena itu. Menurut ―waktu berlakunya‖ hukum dibagi dalam: lus Constitutum (hukum positif) ialah hukum yang berlaku sekarang bagi suatu masyarakat tertentu dalam suatu daerah tertentu.Hukum Asing ialah hukum dalani negara lain. 6) Menurut ―sifatnya‖ hukum dibagi dalam: Hukum yang memaksa ialah hukum yang dalam keadaan bagaimana harus dan mempunyai paksaan mutlak. Hukum Formal (Hukum ProseS atau Hukum Acara) ialah hukum yang memuat peraturan yang mengatur bagaimana cara-cara melaksanakan dan mempertahankan hukum material atau peraturan yang mengatur bagai mana caracaranya mengajukan sesuatu perkara ke muka pengadilan dan bagaimana caranya hakim memben putusan. Hukum yang mengatur (pelengkap) ialah hukum yang dapat dikesampingkan. Hukum Asasi (hukum alam) ialah hukum yang berlaku dalam segala bangsa di dunia. 7) Menurut ―wujudnya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Obyektif ialah hukum dalam suatu negara yang berlaku umum dan tidak mengenai orang atau golongan tertentu. 5) Menurut ―cara mempertahankannya‖ dibagi dalam: Hukum material ialah hukum yang memuat peraturan yang mengatur kepentingan dan hubungan yang ber wujud perintah-perintah dan larangan-larangan. Contoh: Hukum Perdata. maka yang dimaksud adalah Hukum Pidana atau Perdata material. Hukum gereja ialah norma gereja yang ditetapkan untuk anggota-anggotanya. dan lain-lain. lus Constituendum ialah hukum yang diharapkan akan berlaku di waktu yang akan datang. bila kita berbicara Hukum Pidana atau Perdata. apabila pihak yang bersangkutan telah membuat peraturan sendiri dalam perjanjian.

Negara sebagai organisasi dalam suatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan dan warganegaranya. serta menetapkan cara-cara dan batasbatas sampai di mana kekuasaan dapat digunakan dalam kehidupan bersama. tampil lebih jelas.8) Menurut ―isinya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Privat (Hukum Sipil) ialah hukum yang mengatur hubungan antara orang yang satu dengan yang lainnya. golongan atau oleh negara sencliri. dan menitikberatkan pada kepentingan perseorangan. Meskipun kaidah-kaidah tersebut ikut berusaha menyelenggarakan dan perlindungan kepentingan orang dalam masyarakat. tegas dan didukung oleh perlengkapan yang cukup agar diikuti anggota masyarakat. bukanlah kaidah sosial yang mengambang atau tidak jelas bentuk dan tujuannya. tetapi belum cukup kuat untuk melindunginya mengingat terdapat kepentingan-kepentingan yang tidak teratur. bagi kepentingan-kepentingan yang telah melindungi kaidah agama. Hukum Publik (Hukum Negara) ialah hukum yang mengatur hubungan antara negara dan alat perlengkapan atau negara dengan warganegaranya. oleh karena itu semua golongan atau asosiasi yang memperjuangkan kekuasaan harus dapat menetapkan din dalam rangka in Pentingnya sistem hukum mi sebagai perlindungan. Istilah hukum positif dimaksudkan untuk menandai ―differentie‖ dan hukum terhadap kaidah-kaidah lain dalam masyarakat. tif mi adalah: Pertama. baik oleh warga negara. Sebagai atnibut posi. Oieh karena itu negara mempunyai dua tugas pokok: Mengatur dan mengendalikan gejala-gejala kekuasaan asosial. Pengendalian mi dilakukan berdasarkan sistem hukum dan dengan perantaraan pemerintah beserta lembagalembaganya. Mengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan ke arah tercapainya tujuan-tujuan dan masyarakat seluruh atau tujuan sosial. Sebab mungkin saja terlaksana dengan kaidah tersebut. Hukum yang mengatur kehidupan masyarakat dan nyata berlaku dalam masyarakat disebut hukurn positif. untuk melindungi lebih lanjut kepentingan yang telab dilindungi kaidah-kaidah tadi perlu sistem hukum. tetapi tidak cukup terlindungai atau terjamin. artinya bertentangan satu sama lain supaya tidak menjadi antagonisme yang membahayakan. Bahkan berarti kepentingan warga masyarakat tidak terpenuhi oleh kaidah agama. kesusilaan dan kesopanan. Sehingga dibutuhkan lembaga khusus yang bertujuan merumuskan dengan jelas tujuan yang . Kekuasaan negara mempunyai organisasi yang teratur dan paling kuat. kaidah kesusilaan dan kaidah kesopanan.

2) Tidak dengan sendirinya harus adil dan benar. 7) Jangan apriori bahwa hukum adat lebih baik dan hukum tertulis. 6) Macam-macam hukum terlalu dipukuiratakan. dalam rangka konseptualisasi hokum selalu berpihak. seperti posisi. Untuk menganalisa lebih tajam apa sebenarnya hukurn. 4) Meskipun mengandung unsur keadilan atau kebaikan tidak selamanya disambut dengan tangan terbuka. 5) Hukum dapat diidentifikasikan dengan kekuatan atas kekuasaan. Sifat dan peraturan hukum tersebut adalah memaksa dan menghendaki tujuan yang lebih dalam. maknanya. pengertian memaksa bukanlah senantiasa dipaksakan apabila tindakan sewenangwenang.hendak dicapai oleh hukum. dampaknya dalam proses interaksi dalam masyarakat. Agar masyarakat siap memakai hukum positif. . kejaksaan dan pengadilan. Hukum tidak lain hanyalah merupakan sarana bagi pemerintah atas tangan-tangan yang berkuasa untuk mengerahkan cara berpikir dan bertindak dalam rangka kebijakan tujuan nasional. Sehingga hukum diartikan sebagai serumpunan peraturan yang bersifat memaksa yang diadakan untuk melindungi kepentingankepentingan orang dalam masyarakat. 3) Hukum tetap mengabdikan din untuk menjamin kegiatan masa sistem dan bentuk pemerintahan. Dalarn kediniannya secara intern tidak ada sangkutpaut dengan ―kaidah‖ dan ―kebenaran‖ dalam makna dan hakiki yang sebenarnya. Kultur hukum adalah nilai dan sikap dalam masyarakat mengenai hukum. (2) Struktur dan (3) Kultur. struktural dan agama sekalipun. sebagai sistem kontrol dan sebagai sistem engineering (pemegang kekuasaan mernelopori proses pengkaidahannya). perlu dipelajari 10 aspek penganalisa yaitu: 1) Jangan mengidentifikasikan ―hukum‖ dengan ―kebeflaran keadilan‖. perlu mempelajari manajemen hukum dan kultur hukum. peranannya. selalu berwarna dan memang yang terpancang dalam kamus hukum hanya dirasakan dan dialami. budaya. bermakna dan berwujud relatif serta karakter dan sosial. yang perlu mempertimbangkan tiga hal yaitu: Sistem norma. dihutuhkan staf (personalia) yar‘g menjaga berlakunya hukum. Kedua. Sebab sistem hukum terural dalam tiga komponen yaitu: (1) Substansi. Manajemen hukum memikirkan bagaimana mendayagunakan sumber daya dalam masyarakat untuk mengatur masyarakat melalui hukum. Sebab hukum itu sebagai kongkretisasi danipada sistem nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat.

. 9) Jangan mencampur-adukkan ―law in activis‖ dengan ―law in books‖ dan aparat penegak hukum. sebab hukum dapat diartikan sebagai hukum tertulis dan tidak tertulis. dapat pula mengandung arti suatu penafsiran terhadap kaidah hukum yang formal. Oleh karena itu hukum tidak dapat dipahaini tanpa memperhatikan faktor sosial budaya dan struktur negara. Dalam menganalisa adanya pencampur-adukan menganalisir hukum sampai diungkapkannya hukutn. dan yang demikian lalu hanya berfungsi sebagai pe(loman saja. hukum akan selalu berfungsi. untuk kemudian ke hukum adat. menikah dan meninggal dunia perlu ketentuan perundang-undangan yang mengaturnya. Dalam pemahaman sosiologis. perwujudan dan penampilannya yang tidak dapat dibayangkan seperti pada masyarakat sekarang. penggelapan dan sehagainya adalah contoh-contoh dan pengangkatan perilaku sosial yang menyim. Penyimpangan sosial tidak segera mempunyai arti pelanggaran hukum. lebih banyak memuat stereotip perbuatan danipada diskripsi mengenai perbuatan itu sendiri. dan masyarakat tidak mungkin bermakna dan berada tanpa hukum. Antara penyimpangan sosial dan hukum terdapat hubungan yang erat. artinya ada ambang batas . bahkan ―masuk surga‖ sekalipun. Penafsiran itu membuat hukum menjadi terang terhadap keadaan kongknit dalam masyarakat. di mana hukum diminta bantuan untuk mencegah dan menindak terjadinya penyimpangan. Bagi masyarakat modern atau masyarakat primitif. 10) Jangan menganggap sama aspek terjang penegak hukum dengan hukum. mulai bayi sampai dewasa. budaya dan struktur masyarakat Indonesia serta melepaskan din dan prasangka atau praduga tak bersalah. sehingga orang (enaerung untuk memberikan penafsirannya sendiri terhadap hukum.8) Jangan mencampur-adukkan substansi hukum dengan cara atau proses sampai terbentuk dasar diundangkannya hukum. Hukum sebagai kerangka luar. hadirnya hukum adalah untuk diikuti atau dilanggar. Penyimpangan sosial lebih luas daripada pelanggaran hukum. pembunuhan. pang ke dalain hukum. dan entah dan tahap mana dan kapan hukum tertulis menampakkan din. akan berhadapan dengan tatanan di dalam danipada kehidupan sosial yang lebih substansial sifatnya. Tetapi ada penilaku yang tidak sepenuhnya digolongkan kepada mematuhi liukum atau melanggar hukum yaitu penyimpangan sosial. Hanya bentuk. perlu dirniliki pengetahuan sosial. Tidak tertulisnya hukum dalam hentuk peraturan perundang-undangan tidak mengurangi keheradaan dan kehadiran hukum. yaitu perbuatan yang tidak sesuai dengan kaidah yang ada sebagai unsur yang membentuk tatanan sosial. Tetapi tidak semua bentuk penyimpangan sosial dapat diangkat menjadi hukum. sebab ada persyaratan minimum etis. Apakah hukum itu dalam embrionya bertumbuh dan cara (usage) menuju ke kebiasaan (folk-ways). Ancaman pidana terhadap pencurian. terus ke kelakuan (costum).

negara mempunyai kekuasaan yang paling kuat dan teratur. 2) Mengatur dan menyatukan kegiatan manusia dan golongan untuk menciptakalA tujuan bersama yang disesuaikan dan diarahkan pada tujuan negara.bagi pencantumannya ke dalam hukum seperti perilaku kebenaran ada anak-anak muda. sebagai organisasi. dapat kita bedakan antara bentuk negara dan bentuk kenegaraan. Sifat tersebut melekat pada negara karena penjelmaan (manifestasi) dan kedaulatan yang dimiliki. Sebagai organisasi kekuasaan tertinggi. perlu waktu panjang. Dalam teori modern sekarang mi. b) Bentuk Negara Dan erat tidaknya serta sifat hubungan suatu negara ke dalam maupun ke luar. artinya semua peraturan perundang-undangan mengenai semua orang tanpa terkecuali. yaitu: 1) Mengatur dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat yang bertentangan satu dengan lainnya. Dengan perkataan lain. dapatlah dikatakan mudah untuk menilai hukum. negara mempunyai 2 tugas utama. artinya negara mempunyai hak kuasa tunggal dalam menetapkan tujuan bersama dan masyarakat. bertahap dan hukum ingin memanusiakan manusia itu sendiri. Disebut bentuk negana jika hubungan suatu negara ke dalam (dengan daerahdaerahnya) maupun ke luar (dengan negara lain) ikatannya merupakan suatu negara. sehagai organisasi. negara mempunyai sifat khusus yang tidak melekat pada organisasi lain. Negara Negara merupakan alat dan masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan manusia dalam masyarakat. 3) Sifat mencakup semua. Dengan demikian. 1) Negara Kesatuan (Unitarisme) . Adapun sifat tersebut adalah: 1) Sifat memaksa. Sedang bentuk kenegaraan ialah jika hubungan ke dalam maupun ke luarnya. negara dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan kekuasaan serta dapat menetapkan tujuan hidup bersama. a) Sifat-sifat Negara. ikatannya bukan merupakan suatu negara. bentuk negara yang terpenting adalah: Negara Kesatuan dan Negara Serikat. b. artinya negara mempunyai kekuasaan untuk menggunakan kekerasan fisik secara legal agar tercapai ketertiban dalam masyarakat dan mencegah timbulnya anarkhi. 2) Sif at monopoli. Akhirnya. Oleh karena itu.

Dan biasanya yang diserahkan adalah urusan luar negeni. Pemerintah Pusat memegang seluruh kekuasaan dalam negara. (b) Negara Kesatuan dengan sistem desentralisasi. Perbedaan antara Negara Kesatuan yang didesentralisir dengan Negara Senikat Negara Kesatuan yang dide. banu membentuk negara senikat. — penghasilan daerah dapat digunakan untuk kepenluan se luruh negara. pertahanan negara dan keuangan. Ada negara bagian terlebih dahulu. Dengan demikian. berdaulat. ke dalam suatu ikatan kerjasama yang efektif untuk melaksanakan urusan secara bersama. — keputusan sering tidak cocok dengan keadaan daerah. masing-masing negara itu melepaskan sebagian kekuasaan dan menyerahkan kepada Negara Federalnya. Di dalain sistem mi. Dengan kata lain. di mana kekuasaan untuk mengurus seluruh pemerintahan dalam negara itu berada pada Pusat. 2) Negara Serikat (negara Federczsi) Adalah negara yang terjadi dan penggabungan beberapa negara yang semula berdiri sendiri sebagai negara yang merdeka. Keuntungannya: — adanya peraturan yang sama di seluruh negara. Ada 2 macam bentuk Negara Kesatuan. Kewenangan membuat UUD Hanya ada satu pembuat UUD yaitu Pemerintah Pusat.Negara Serikat sentralisir Asal usulnya: Ada 2 pembuat UUD yaitu Pemerintah Federal dan Pcmerintah Negara Bagian. Ada negara kesatuan dahulu banu kemudian dibentuk daerah otonom.Adalah suatu negara yang merdeka dan berdaulat. Di dalam sistern in segala sesuatu dalam negara langsung diatur dan diurus Pemenintah Pusat. Sehingga ada 2 UUD yang betlaku. Kerugiannya: menumpuknya pekerjaan di Pemerintah Pusat. Kekuasaan yang diserahkan disebutkan secara satu persatu (iimitatif) dan hanya kekuasaan yang disebut itulah yang diserahkan. — terlambatnya putusan-putusan dan Pusat. kekuasaan asli ada pada Negara Bagian. Setelah menggabungkan din. derah diberi kewenangan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. — rakyat kurang mendapat kesempatan untuk turut serta dan bertanggung jawab terhadap daerah. (3) harus ada pemerintahnya . yaitu (a) Negara Kesatuan dengan sistem sentralisasi.

Harus ada pemerintahnya Sebagai suatu organisasi. setiap orang yang ada dalarn wilayah negara itu harus patuh kepada hukum dan Pemerintah negara tersehut. Harus ada rakyatnya Yang termasuk suatu negara adalah semua orang yang ada di dalam wilayah negara. Perjanjian itu disebut Perjanjian Antar Negara (Intern asional). Tentang Pemerintah mi selanjutnya akan diuraikan tersendiri. Wilayah itu terdiri dan wilavah daratan. maka negara dan rakyat dipisahkan dengan tegas. Ad. Di dalam mencapai tujuan mi. Ajaran mi memberikan suatu anggapan hahwa kekuasaan itu berarti kebenaran. Harus ada tujuannya Bahwasanya negara itu mempunyai tujuan adalah merupakan hal yang jelas. Ad. karena segala sesuatu dalam negara itu akan diarahkan untuk mencapai apa yang menjadi tujuan tersehut. Adapun tujuan negara itu bermacam-macam di antaranya adalah untuk: (a) Perluasan kekuasaan semata Negara yang mempunyai tujuan perluasan kekuasaan Semata disehut Negara Kekuasaan. Ad. dan apabila dilakukan oleh banyak negara disebut Perjanjian Multilateral. yang disebut Pemerintah. maka negara harus mempunyai badan yang berhak mengatur dan berwenang merumuskan serta melaksanakan peraturan yang mengikat warganya. . Déngan demikian rakyat suatu negara dapat terdiri dan herbagai macam golongan. wilayah perairari (yang ditentukan dengan perjanjian) dan wilayah udara (di atas darat dan lautan). 2. bahkan tujuan negara itu merupakan suatu hal yang sangat penting. Tentang rakyat mi akan diuraikan tersendiri dalam uraian warganegara. Tokohnya: Machiavelli dan Shang Yang. Harus ada uilavahnva Setiap negara mesti mempunyai suatu wilavah tertentu.(4) harus ada tujuannya (5) mempunvai kedaulatan. Apabila dilakukan antara dua negara disehut Perjanjian Bilateral. Namun demikian. Rakyat hanya merupakan alat dan menjadi korban helaka. 1. Atau dapat pula dikatakan bahwa negara itu merupakan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan bersama dan anggota-anggotanya. Ad. 3. 4. Batas-batas wilayah suatu negara ditentukan dalam perjanjian dengan negara lain.

(c) Penyelenggaraan ketertiban hukum Di sini negara mempunyai tujuan ketertiban hukum dengan berdasarkan dan berpedoman pada hukum. dijaga dan dicampuri oleh alat-alat kekuasaan negara. Hal mi karena semua lapangan kehidupan diawali. Sehingga negara dengari tujuan mi disebut juga Negara Kepolisian. Dalam hal mi Pemerintah hanya menjaga jangan sampai ketertiban itu terganggu. Tujuan Negara Republik Indonesia Walaupun ada beberapa teori tujuan negara. maka kehebasan dan kemerdekaan rakyat menjadi terbatas. ras dan golongan dalam membawa rakyatnya ke arah tujuan yang dicitacitakan. dan untuk memajukan kesejahteraan umum. agama. (d) Pen yelenggaraan Ke sejah teraan Urn urn Walaupun kalau kita lihat. Oleh karena itu negara mi disebut Negara Hukum. Dalam negara kesejahteraan. namun yang menjadi tujuan dan Pemerintah Negara Republik Indonesia adalah sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4 ―Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pe merintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. bukan hanya dinikmati oleh beherapa orang atau segolongan orang tertentu saja. Dengan perluasan kekuasaan negara. dan agar segala sesuatunya berjalan sesuai dengan yang telah ditetapkan. (a) Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan ―. Walaupun nanti dalam prakt3knya keadaan negara tidak berbeda dengan Negara Kekuasaan. tetapi negara yang bertujuan menyelenggarakan kesejahteraan umum yang disehut Negara Kesejahteraan (Welfare State) mi ternyata lebih tegas merumuskan daripada negara hukum. mencerdaskan kehidupan hangsa. negara hanyalah merupakan alat dan manusia untuk mencapai tujuan bersania. (b) Memajukan kesejahteraan umum mi berarti bahwa negara Republik Indonesia menghendaki agar semua warga dapat mengenyarn kesejahteraan. berarti hahwa Negara Indonesia tidak mengadakan pembedaan terhadap suku. (c) Mencerdaskan kehidupan hangsa .(b) Perluasan kekuasaan untuk rnencapai tujuan lain Tujuan lain dan perluasan kekuasaan adalah untuk mengatur keamanan dan ketertiban negara. tujuan negara hukum adalah juga untuk kesejahteraan umum.

Untuk itu negara menuntut kesetiaan yang mutlak dan warganya. (b) Sum ber Kedaulatan (1) Teon Kedaulatan Tuhan . (3) Tidak terbagi-bagi Walaupun kekuasaan pemenintahan memang dapat dibagi-bagi. (a) Sifat-sifat Kedaulatan (1) Permanen Artinya walau badan yang memegang kedaulatan itu berganti. 5. kedaulatan negara masih tetap ada. Mempunyai kedaulatan/ kemerdekaan Kedaulatan merupakan unsur penting dalam suatu negara. karena kedaulatan mi yang akan membedakan organisasi negara dan organisasi/perkumpulan Iainnya. (d) Ikut melaksanakan ketertiban dunia. tetapi kekuasaan tertinggi dan negara tetap tidak dapat dibagi-bagi.Kemajuan dunia dewasa mi menyadarkan usaha Pemerintah Indonesia untuk lebih mempergiat usaha dalam lapangan pendidikan. Sejak Indonesia mencapai kemerdekaannya. Kedaulatan berarti kekuasaan tertinggi. Di samping itu. Di samping itu juga turut berusaha dengan aktif meredakan ketegangan dunia yang mengancam ketertiban dan perdamaian. Ad. maka tidak henti-hentinya Pemerintah dan bangsa Indonesia membantu perjuangan bangsa-bangsa yang dijajah. Kedaulatan hanya akan lenyap bersama dengan lenyapnya negara. OIeh karena itu negara mempunyai kekuasaan tertinggi untuk memaksa rakyatnya mentaati dan melaksanakan peraturan-peraturannya (kedaulatan ke dalam). negara juga harus mempertahankan kernerdekaaannya yang tetah dimiliki serta mempertahankan kedaulatan ke luar (external sovereighnity). (2) Absolut Artinya di dalam negara tidak ada kekuasaan yang lebih tinggi dan kekuasaan negira. (4) Tidak terbatas Berarti kedaulatan suatu negara itu rneliputi setiap orang dan setiap golongan yang ada dalam suatu negara tanpa terkecuali.

2) Hukuni sehagai disiplin. yang meliputi semua bidang kehidupan masyarakat. demikian pula kekuasaan yang ada. John Locke. (2) Teori Kedaulatan Rakyat Teori mi menyatakan bahwa negara terbentuk karena sekelompok marnisia yang semula hidup sendiri-sendiri dan mengadakan perjanjian untuk membentuk suatu badan yang diserahi kekuasaan menyelenggarakan ketertiban dalam masyarakat. Pemerintah diberi kekuasaan oleh rakyat yang berdaulat itu. sebenarnya masyarakat tunduk kepada kemauannya sendiri!kemauan umum. Dengan demikian hukumlah yang berdaulat. Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto mencoba menghimpun berhagai pengertian yang diberikan oleh masyarakat terhadap hukum. (3) Teori Kedaulatan Negara Teori mi mengatakan bahwa negara terjadi karena kodrat alam. yakni suatu sistem ajaran tentang kenvataan atau gejala-gejala yang dihadapi. Karena itu kedaulatan dianggap ada sejak adanya/lahirnya negara. Hal mi dapat dimengerti.Menurut teori mi segala sesuatu yang ada di dunia mi berasal dan Tuhan. Tokoh : Jellineck. Sampai sekarang tidak ada kesepakatan di antara para ahli sendiri tentang apa arti sebenarnya daripada hukum. Tokoh : Rousseau. Oleh karena itu Pemerintah wajib menggunakan kedaulatan tersebut sesuai dengan kehendak Tuhan. Paul Lahand. Montesquieu. Sehingga. Jadi bila masyarakat tunduk kepada Pemerintah. bila disadari betapa luasnya lingkup hukum. negaralah yang dianggap sumber kedaulatan. yakni pengetahuan yang tersusun secara sistematis atas dasar kekuatan pemik iran. Hukum ada karena dikehendaki negara. maka terbentuknya negara pun atas kehendak Tuhan. dan Pemerintah melakukan itu atas nama rakyat. Karena arti hukum tidak hanya terbatas pada peraturan-peraturan tertulis saja. . (4) Teori Kedaulatan Hukum Teori mi merupakan kebalikan teori kedaulatan negara. oleh karena itu negara tidak dapat dibatasi hukum karena hukum adalah hasil buatan negara sendiri. tetapi juga segala kebiasaan yang ditaati masyarakat. Dengan kata lain. dengan hasil sebagai herikut 1) Hukum sehagai ilmu pengetahuan. Teori mi menganggap bahwa kedudukan dan martabat hukum lebih tinggi dan negara.

. hukum mempunyai hubungan yang erat dengan negara. 1964) oleh karena itu yang dimaksudkan dengan diskreksi adalah ―authority conferred by law to act in certain conditions situations in accordance an official‘s or an agency‘s own conside red judgement and conscience. 1979. litigation. Sendi-sendi flmu Hukum dan Tata 1-lukurn. • 1976). yakni pribadi-pribadi yang merupakan kalangan yang berhubungan erat dengan penegakan hukum (law-enforcement officer). 9) Hukum sebagai jalinan nilai-nilai. Duncan Mitchell : 1977). h. 6) llukum sehagai keputusan penguasa. Dengan demikian yang dimaksudkan dengan hukum adalah‖ Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto. and adjudication (Donald Black. yaitu jalinan dan konsepsi-konsepsi abstrak tentang apa yang dianggap baik dan buruk (G. 1976). yaitu perikelakuan yang diulang-ulang dengan cara yang sama. hukum dianggap sebagai ―a command or prohibition emanating from the authorized agency of the state and backed up by the authority and the capacity to exercise force which is characteristic of the state (Henry Pratt. but rather with significant element of personal judgement‖ (Wayne Laa Favre. It is an idea of morals. 12 – 14 the normative live of a state and its citizens. et. Terutama sekali. 5) Hukum sebagai petugas. yakni struktur dan proses perangkat kaidahkaidah hukum yang berlaku pada suatu waktu dan tempat tertentu serta herbentuk tertulis. Sedangkan pandangan terhadap . Bandung. such as le. 8) Hukum sebagai sikap — tindak ajeg atau perikelakuan yang teratur.3) flukum sehagai kaidah. Penerbit Alumni. gislation.al. yakni hasil proses diskresi yang menyangkut ― decision-making not strictly governd by legal rules.. Pentingnya mengadakan identifikasi terhadap pelbagai arti hukum adalah untuk mencegah terjadinya kesimpangsiuran di dalam melakukan studi terhadap hukum. maupun di dalam penerapannya. akni pedoman atau patokan sikap tindak atau perikelakuan yang pantas atau diharapkan. dan pemikiran-pemikiran lain yang hidup pada zaman tersebut. Artinya. yang bertujuan uhtuk mencapai kedamaian. yaitu proses sehuhungan timbal balik antara unsur-unsur pokok dan sistem kenegaraan. belong in to the twilight zone between law and morals (Rescoe Pounds. sehingga setiap telaah terhadap negara akan ikut menentukan tentang apa yang dimaksud dengan hukum. 1960). Lagi pula anti hukum pada suatu kurun waktu tertentu tidak akan lepas. 7) Hukum sebagai proses pemerintah. 4) Hukum sehagai tata hukurn.

Pendapat para sarjana rnengenai hubungan antara negara dan hukum pada garis besarnya dapat disederhanakan dalarn tiga pendapat: a) bahwa negara lebih tinggi danipada hukum. h) negara. yaitu suatu sistem filsafat tertentu. karena negara tidak lain daripada sistem sikap tindak manusia dan ketaatan dan paksaan sosial. mi adalah pandangan yang menolak setiap dualisme antara negara dan hukum. karena dalam masyarakat hanya ada satu. Teoni inilah yang sebenarnya berakar dan t. Lebih jauh lagi Puchta berpendapat bahwa hukum timbul dan jiwa bangsa secara langsung dalam pelaksanaannya (dalam adat-istiadat orang-orang). Geiger berpendapat bahkan satu-satunya hukum yang berlaku adalah hukum yang berasal dan negara. munid seorang pemikir terkenal di bidang hukum yang bernama Friednick Von Savigny. secara tidak Iangsung hukum timbul dan jiwa bangsa melalui undangundang (yang dibentuk oleh negara) dan melalui ilmu pengetahuan hukum (yang merupakan karya ahli-ahli hukurn). Savigny berpendapat bahwa hukum tumbuh bersama pertumbuhan bangsa (rakyat).hukum dan negara berkaitan erat dengan pemikiran tentang semua gejala yang ada. sebenarnya adalah identik atau sama dengan hukum. dan c) negara harus tunduk pada hukum.2 Pandangan Puchta mi senada dengan pendapat Theodor Geiger. menjadi kuat bersama dengan kekuatan bangsa dan akhirnya mati (punah) ketika suatu bangsa kehilangan kebangsaan. dan bukan dua ketaatan pemaksa yang sah pada satu waktu. Bahkan adat-istiadat bangsa maupun hasil pemikiran ahli-ahli hukum hanya berlaku sebagai. Ketaatan pemaksa mi tidak beda dengan tata hukum.eori absolutisme negara dan positivisme yunidis. Salah seorang di antara berpendapat bahwa negara mempunyal kedudukan yang lebth tinggi daripada hukum adalah Puchta. yang menelaah hukum melalui teori-teoni sosiologi. . mi merupakan pandangan yang bersumber pada teori absolutisme negara.‘ Puchta menenima pendapat gurunya bahwa hukum bersumber dan jiwa bangsa (volkgeist). Jadi negara tidak lebih tinggi danpada hukum.hukum sesudah disahkan oleh negara.3 Hans Kelsen. Keyakinan hukum yang hidup jiwa bangsa harus disahkan melalui kehendak umum masyarakat yang terorganisasi dalam negara. yang mencoba untuk menyusun suatu teoni murni tentang hukum. seperti penLihat dapat penganut aliran hukum alam yang ditentang ofeh Ke2)sen. Menurut pendapatnya hukum dan negara adalah identik. pendapat mi dikemukakan oleh penganut teoni kedaulatan hukum. menolak pandangan dualisme terhadap negara dan hukum. karena bila demikian berarti pendewaan terhadap negara dan hukum tidak lebih tinggi dan negara.

artinya bahwa yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam negara hukum (kedaulatan hukum).V. negara terikat pada norma-norma keadilan. lebih luas daripada negara hukum liberal. antara kekuasaan eksekutif. Dicey juga mengembangkan teori kedaulatan hukum di Inggris yang sedikit berbeda dengan prinsip negara hukum yang berkembang di Eropa Kontinental. Tanpa Pemerintah. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi. Jadi dalam menjalankan kehijaksanaan. Karena Pemerintan merupakan roda negara. mentaati peraturan negara bukan karena paksaan (oleh kekuasaan) negara. 3) Setiap tindakan pemerintahan harus didasarkan pada undang-undang 4) Adanya peradilan administrasi yang berdiri sendiri. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara. Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang. ditandai dengan dua ciri 1) Adanya perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. Negara hukum dalam arti sempit. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. c.Di atas sudah diuraikan hahwa Krabhe berpendapat. maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. Kesadaran hukum rakyatlah yang merupakan surnher kekuasaan negara. untuk aparat pemerintah yang melanggar batas-batas kewenangannya. Negara hukum dalam arti formal. maka negara tidak ada yang rnengatur. A. Penerbit Alumni Bandung. 1 Lihat Purnadi Purbacaraka dan Chaidir Mi. 2) Pemisahan kekuasaan. 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. Teori kedaulatan hukurn inilah yang menjiwai prinsip negara hukum. tetapi karena mereka merniliki kesadarari hukum. 2) Pemisahan kekuasaan.hal. Dengan deriikian negara bukanlah pernegang kedaulatan tertinggi karena negara pun harusjuga tunduk kepada hukum. yakni negara hukum liberal. . dikenal the rule of law yang memiliki tiga unsur: 1) Supremasi dan hukum. Disiplin Hukum.1980. Menurut sistem Anglo Saxon. mengandung empat unsur sehagai berikut: 1) Perlindungan terhadap hak asasi manusia. legislatif dan yudikatif.

Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara.Pemerintahan dalam cirti luas Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir. kewenangan. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara. seakan-akan keduanya adalah sama.Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. maka negara tidak ada yang rnengatur. . Pemerintahan dalam cirti luac Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir. dapat penganut aliran hukum alam yang ditentang ofeh Ke2)sen. politie. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara. politie. yudikatif. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara. bestuur. Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi. eksekutif. Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. Padahal jelas keduanya berbeda. 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu. Karena Pemerintan merupakan roda negara. — Segala tugas. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara. maka meliputi bidang legislatif. bestuur. Segala tugas. Padahal jelas keduanya berbeda. eksekutif. maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara. yudikatif. c. maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. maka meliputi bidang legislatif. Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang. rechtspraak. Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara. rechtspraak. Tanpa Pemerintah. seakan-akan keduanya adalah sama. kewenangan.

Teori kedaulatan hukurn inilah yang menjiwai prinsip negara hukum. 2) Pemisahan kekuasaan. 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. Jadi dalam menjalankan kehijaksanaan. Dengan deriikian negara bukanlah pernegang kedaulatan tertinggi karena negara pun harusjuga tunduk kepada hukum. maka negara tidak ada yang rnengatur. Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. Karena Pemerintan merupakan roda negara. Negara hukum dalam arti formal. yakni negara hukum liberal. mengandung empat unsur sehagaiberikut: 1) Perlindungan terhadap hak asasi manusia. Kesadaran hukum rakyatlah yang merupakan surnher kekuasaan negara. Padahal jelas keduanya berbeda. c. A. ditandai dengan dua ciri 1) Adanya perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. Negara hukum dalam arti sempit. Dicey juga mengembangkan teori kedaulatan hukum di Inggris yang sedikit berbeda dengan prinsip negara hukum yang berkembang di Eropa Kontinental. Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. Menurut sistem Anglo Saxon. negara terikat pada norma-norma keadilan.V. 3) Setiap tindakan pemerintahan harus didasarkan pada undang-undang 4) Adanya peradilan administrasi yang berdiri sendiri. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi. artinya bahwa yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam negara hukum (kedaulatan hukum). maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. untuk aparat pemerintah yang melanggar batas-batas kewenangannya. tetapi karena mereka merniliki kesadarari hukum. lebih luas daripadanegara hukum liberal. antara kekuasaan eksekutif. 2) Pemisahan kekuasaan. mentaati peraturan negara bukan karena paksaan (oleh kekuasaan) negara. . seakan-akan keduanya adalah sama. dikenal the rule of law yang memiliki tiga unsur: 1) Supremasi dan hukum. legislatif dan yudikatif. Tanpa Pemerintah.Di atas sudah diuraikan hahwa Krabhe berpendapat.

Mengikuti pengertian pemerintahan dalam arti luas dan sempit tersebut. kewenangan. — Segala tugas. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. teori Montesquieu mengenai pemisahan kekuasaan mi tidak sepenuhnya dianut di Indonesia. Karena teori mi mengajarkan bahwa masing-masing bidang kekuasaan mi berdiri sendiri-sendiri dan tidak mencampuri urusan bidang lainnya. kekuasaan negara di bidang bestuur. maka hanyalah tugas. bahwa Presiden adalah penyelenggara pemerintahan yang tertinggi di bawah Majelis (MPR adalah pemegang kekuasaan tertinggi). Hal mi berarti bahwa Presiden bertanggung jawab dan berkuasa menjalankan pemerintahan negara. Pemerintahan dalam cirti luac Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir. Pemerintah dalam arti sempit adalah hanya menunjuk kepada alat perlengkapan negara yang melaksanakan pemerjntahan dalam arti sempit.Pemerintahan dalam arti sempit -. Sedangkan menurut UUD 1945. Atau sebaliknya.Kalau kita mengikutj Montesquieu. Untuk itu Presiden menunjuk para Menteri sebagai pembantunya. Para Menteri mi mempunyai pengaruh yang besar terhadap Presiden dalam menentukan politik negara mengenai departemennya. yudikatif. maka: Pemerintah dalam arti luac Adalah menunjuk kepada alat perlengkapan negara seluruhnya (aparatur negara) sebagai badan yang melaksanakan Seluruh tugas! kekuasaan negara atau melaksanakan pemerintahan dalam arti luas. rechtspraak. Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu. satu alat perlengkapan negaia melaksanakan lebih dan satu bidang tugas . Indonesia menganut istem pembagian kekuasaan (bukan pemisahan). bestuur. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara. hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara. kewajiban dan kekuasaan negara di bidang eksekutif. sehingga dapat terjadi satu bidang tugas dilakukan oleh lebih dan satu alat perlengkapan negara. maka meliputi bidang legislatif. eksekutif. — Kalau kita mengikutj Vollenhoven. Walaupun demikian.Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. Presiden dan para Menterj inilah Pemerintah dalarn arti sempit. politie. Di dalam penjelasan UUD 1945 disebutkan dengan tegas. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara.

meskipun orang tuanya hukan warga negara dan negara tersebut. seseorang memperoleh kewarganegaraannya berdasarkan negara tempat di mana dia dilahirkan. Di dalam asas mi. maka negara itu hanya ada dalam angan-angan.pa rakyat. maka untuk menentukan kewarganegaraan seseorang digunakan 2 stelsel kewarganegaraan (di samping kedua asas di atas) yaitu stelsel aktif dan stelsel pasif. digunakan 2 kriteria. tetapi tanpa meniadakan yang satu. Dalam hubungan mi rakyat diartikan sehagai kumpulan manusia yang dipersatukan oleh suatu rasa persatuan dan yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu. Seseorang mernperoleh kewarganegaraan suatu negara berdasarkan asas kewarganegaraan orang tuanya. b. yaitu (1) Kniterium kelahiran. Kedua prinsip kewarganegaraan mi digunakan secara hvsarna dengan mengutamakan salah satu. (b) Kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau ―his Soli‖. Penduduk mi dapat dihedakan menjadi 2 lagi. Menurut Kansil. pula ―lus Sanguinis‖. Konflik antara lus Soli dan lus Sanguinis akan menyebabkan terjadinya kewarganegaraan rangkap (bipatride) atau tidak mempunyai kewarganegaraan sama sekali (a-patnide). dia dilahirkan. Pelaksanaan kedua stelsel mi kita bedakan dalam . orang-orang yang berada dalam wilayah suatu negara itu dapat dibedakan menjadi a.s Kewarganegaraan Adapun untuk menentukan siapa-siapa yang menjadi warganegara. Berhubung dengan itu. 2) Penduduk bukan Warga Negara atau Orang Asing adalah penduduk yang bukan warga negara. yaitu 1) Penduduk Warga Negara atau Warga Negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh Pemerintah negara tersebut dan mengakui Pemerintahnya sendini. WARGANEGARA DAN NEGARA Unsur penting suatu negara yang lain adalah rakyat. Di dalam asas mi.2. yaitu (a) Kniterium kelahiran menurut asas keibuhapaan atau disebut. Termasuk rakyat suatu negara adalah meliputi semua orang yang hertempat tinggal di dalam wilayah kekuasaan negara tensebut dan tunduk pada kekuasaan negara tersebut. masih dibedakan lagi menjadi 2. Bukan Penduduk ialah mereka yang berada dalam wilayah suatu negara untuk sementara waktu dan yang tidak bermaksud bertempat tinggal di wilayah negara tersehut. diperkenankan mempunyai tempat tinggal pokok (domisili) dalam wilayah negara itu. Penduduk ialah mereka yang telah memenuhi syaratsyarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan. Tan. 1) Asa. Berdasarkan kniterium mi.

Di Indonesia. maka barulah ibunya yang menentukan status anak itu. Pelaksanaan selanjutnya dan pasal 26 UUD 1945 mi di. atur dalam UTJ Nomor 62 Tahun 1958 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. yaitu hak untuk memilih kewarganegaraan (pelaksanaan stelsel aktif). yaitu (1) Yang menjadi warganegara ialah orang-orang angsa Indonedia ash dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Menjalankan ius soli supaya orang-orang yang lahir di Indonesia tidak ada yang tanpa kewarganegaraan. (2) Syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang. pertahanan dan kesejahteraan sosial. adalah suatu proses hukum yang menyebabkan seseorang dengan syaratsyarat tertcntu mempunyai kewarganegaraan negara lain. 2) Hak dan Kewaji ban Warga Negara Indonesia Apabila kita melihat pasal-pasal dalam UUD 1945. Hubungan hukum kekeluargaan antara ibu dan anak selalu ada. setelah ayah itu mengadakan hubungan hukum kekeluargaan dan apabila hubungan hukum itu baru diadakan set1ah anak itu menjadi dewasa.— hak opsi. siapa-siapa yang menjadi warganegara telah disebutkan di dalam pasal 26 UUD 1945. maka akan dapat kita temukan beberapa ketentuan tentang hakhak warga negara. . d dan e. pendidikan. misalnya.f. Sebagaimana telah diterangkan di atas dalam Bab I huruf a yang menentukan status anak ialah ayahnya. yang pasal 1-nya menyebutkan: Warga negara Republik Indonesia ialah: Orang-orang yang berdasarkan perundang-undangan dan! atau perjanjian-perjanjian dan/atau peraturan-peraturan karena pewarganegaraan karena atau sebagai akibat dan perkawinan karena turut ayah/ibunya karena pernyataan. Selanjutnya di dalam Penjelasan Pasal I UU Nomor 62 tahun 1958 disebutkan: b.:Sudah selayaknya keturunan warga negara RI adalah WNI. c. (2) Naturalisasi atau pewarganegaraan. kalau ayahnya mengadakan hukum secara yuridis. — hak repudiasi. maka ia tidak turut kewarganegaraan aya!rya. Apabila tidak ada hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya atau apabila ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan ataupun selama tidak diketahui kewarganegaraannya. Anak baru turut kewarganegaraan ayahnya. ialah hak untuk menolak kewarganegaraan (pelaksanaan stelsel pasif).gdanh.

Pembedaan penduduk suatu negara menjadi warga negara dan orang asing tersebut. Tiap-tiap warga negara berhak .Pasal 28 : Kemerdekaan bersenikat dan berkumpul. * .Walaupun hak dan kewajiban warga negara di dalam UUD 1945 hanya dirumuskan dalam beberapa pasal saja. . namun Semuanya yang telah disebut di atas hal-hal yang pokok.. hak dan kewajiban mempertahankan dan membela negara. (hakmemilih dan dipilih).. . bagaimana hak-hak dan kewajiban tersebut di atas harus dilaksanakan. pada hakikatnya adalah untuk membedakan ―hak dan kewajiban‖nya saja. dan berhak mendapatkan perlindungan atas din dan harta bendanya. Mereka tidak mempunyai hak untuk memilih dan dipilih. wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara. Karena UUD 1945 hanya mengatur hal-hal yang pokok. (hak untuk beragama dan beribadat menurut kepercayaan masing – masing. wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. selama agama dan kepercayaan itu di akui Pemerintah). . namun mereka mempunyai kewajiban untuk tunduk dan patuh pada peraturan. .. . maka untuk pelaksanaan selanjutnya harus ada undangundang yang akan menentukan lebih jauh. Pasal 29 (2) : Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Orang asing di Indonesia tidak mempunyai hak dan kewajiban sebagaimana warga negara Indonesia. (hak bersama dan mengeluarkan pendapat). Tanpa adanya undang-undang semacam in maka ketentuan-ketentuan yang ada pada pembukaan. . . ikut serta dalam usaha pembelaan negara. Pasal 30 (1) Pasal 31 (1) Selain pasal-pasal yang inenyebutkan hak warga negara maka terdapat pula beberapa pasal yang menyebutkan tentang kemerdekaan warga negara: Pasal 27 (1) : Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan.Di samping itu dua ketentuan dengan tegas menyebutkan tentang kewajiban warga negara:Pasal 27 (1) : Segala warga negara.Pasal 30 (1) : Tiap-tiap warga negara. batang tubuh maupun penjelasan UUD 1945 akan kehilangan artinya dan hanya tinggal merupakan rangkaian huruf-huruf mati saja. mi Sesuai dengan sifat UUD 1945 yang hanya mengatur hal-hal yang pokok saja. .Pasal 27 (2) Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang Iayak bagi kemanusiaan. Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran. mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undangundang.

Sebagai pelaksanaan hak atas kebebasan berserikat. apakah akan menjadi pendukung setia atau akan beroposisi terhadap Pemerintah.1 Pasal 27 ayat I menetapkan bahwa segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum. Dalam UUD sendiri telah disebutkan bahwa hal tersebut harus diaturr lehih lanjut dengan undang-undang. Jadi suatu partai politik bebas untuk menentukan sikapnya. Kebebasan berserikat tersebut terutama adalah kebebasan untuk mendirikan partai politik. Tentu saja pasal mi harus dihubungkan dengan ayat satunya.Sebagai contoh pasal 28 mengatur tentang kebebasan berserikat. sehingga sering menimbulkan berbagai penafsiran. Jadi sesuai dengan tingkatan/hierarki perundangundangan. suatu undang-undang isinya tidak boleh bertentangan dengan Undang-Undang Dasar yang kedudukannya lebih tinggi. sehingga kebebasan tersebut adalah dalam hubungannya dengan agama yang mempercayai keesaan Tuhan. . ni berarti bahwa tidak ada warga negara yang memiliki hak lebih banyak atau lebih sedikit daripada warga negara lainnya. ―Penduduk‖ yang dimaksud di sini adalah siapa saja yang berdomisili di wilayah Indonesia. dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya. Karena itu pernerintah berkewajiban untuk menyediakan lapangan kerja baru dengan syarat-syarat yang sesuai dengan kemanusiaan. Tentu saja ada pembatasan bahwa partai yang didirikan harus tidak bertentangan dengan nilai demokrasi yang justru terkandung dalam pasal 28 UUD 1945. karena larangan semacam mi jelas bertentangan dengan asas kebebasan berserikat yang dijamin oleh pasal 28 tersebut. Ayat 2 pasal mi menghendaki bahwa warga negara berhak atas penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. pemerintah bersama-sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat telah menyusun Undang-Undang nomor 3 tahun 1975. Kebebasan berserikat tidak akan ada artinya hila tidak ada hak untuk mengeluarkan pendapat. berkumpul dan mengeluarkan pendapat dengan tulisan dan lisan. Kebebasan mi berarti pula bahwa pemerintah sama sekali tidak memiliki hak untuk melarang berdirinya suatu partai politik baru. Sedangkan kebebasankebehasan lain yang juga diatur pada pasal 23 sampai sekarang belum diatur lebih jauh. baik ia warga negara ataupun orang asing. Pengakuan terhadap partai tersebut oleh pemerintah tidak boleh sama sekali dikaitkan dengan program partai tersebut apakah mendukung program pemerintah atau tidak. Pasal 29 ayat 2 menyebutkan bahwa Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama masing-masing. Ketiga hak mi adalah suatu negara demokrasi. dan menjadi sumber bagi undangundang tersebut.

‖ Sebaliknya. Jadi meskipun ketentuan yang terdapat dalam UUD 1945 tidak terlalu banyak. Tidak karena bekerja keras lalu otot menuntut mayoritas rejeki untuk din sendiri. Apabila salah satu sel tidak bekerja sebagaimana mestinya maka dapat berakibat guricangan tubuh manusia. sistem tubuh manusia. rneskipun hakhaknya maupun melaksanakan kewajibannya.an sosial. Tidak berpikir keras lalu otak menuntut mayoritas rejeki dan seterusnya. tetapi karena hal-hal tersebut meliputi pokok-pokok saja yang kemudian pelaksanannya diatur lebih lanjut dengan undang-undang. Dengan pengertian mi dapat dicontohkan. 32. . yaitu kehidupan. bahkan keharicuran tubuh itu.Begitu pula pasal 31. di mana di dalam tubuh manusia terdapat berbagai sel yang dapat dikatakan sebagai unsur atau bagian dan tubuh manusia sebagai satu sistem. Tidak karena fungsinya yang vital lalu jantung menuntut rejeki yang istimewa. meskipun hak-hak dan kewajiban-kewajiban tersebut jelas sudah disebutkan dengan cukup rnemadai dalamUUD 1945. maka pengaturan tersebut sudah cukup memadai. dalam arti mernang tidak mempunyai itikad untuk memberi kesempatan kepada warga negara untuk menikmati halc-haknya maupun melaksanakan kewajibannya. Oleh karena itu demi tegaknya tubuh manusia yang merupakan bagian dan sistem tubuh selalu bekerja berfungsi dan berdedikasi demi satu tujuan yang besar. dan 34 menjamin hak-hak terhadap pengajaran. INDIVIDU. melainkan seluruh sela dalam tubuh bekerja sama secara selaras demi tegaknya tubuh sebagai satu sistem. perlindungan kultural. Tetapi yang lebih penting lagi adalah apa yang dinyatakan dalam penjelasan UUI) 1945 bahwa:―Yang penting adalah semangat para penyelenggara negara semangat para pemimpin pernerintahan meskipun UUD itu tidak sempurna. akan tetapi jikalau semangat para penyelenggara pemerintah baik. ekonomi dan kesejahtera. di dalam sistem terdiri dan unsurunsur yang lain dan saling mengadakan interaksi. UUD itu tentu akan merintangi jalannya negara. Arti sistem Berbicara soal sistem. 33.Meriam Budiardjo lewat ―Dasar-dasar Ilmu Politik‖ menyatakan. maka di dalamnva terlihat adanya bagian-bagian yang ters usun secata teratur dan merupakan satu kesatuan yang utuh. para pemimpin pemerintahannya memang tidak baik. hal tersebut akan menjadi sia-sia bila penyelenggara negaranya. TINDAKAN POLITIK DAN SISTEM POLITIK a. meskipun dalam UUD dicantumkan perumusan hak-hak dan kewajiban warga negara yang se‗Lihat banyak-banyaknya. 3.

sub sistem spiritual. tidak bisa lepas dan sistem yang ada dalam kehidupan masyarakat. Ada rantai. Pengertian Sistem Politik Untuk memperoleh kejelasan mengenai pengertian sistem politik. maka sub sistem politik (baca sistem politik) dengan sub sistem yang lain yang ada dalam sistem kemasyarakatan terdapat saling ketergantungan dan pengaruh-pengaruh yang mempengaruhi (baik yang menyangkut jalannya sistem politik maupun pelaku-pelaku politik). Konsep sistem politik dalam kaitannya dengan situasi yang nyata seperti negara. — Ada roda muka dan belakang. Dengan pengertian di muka dan beberapa contohnya. dan seterusnya. Apabila salah satu unsur atau bagian di dalam sepeda pancal itu tidak berfungsi (salah satu pedal tidak ada).Contoh lain sepeda pancal yang sama-sama kita ketahui. Sebagai salah satu sub sistem. b. Sistem Politik kalau dikaji secara mendalam hanya merupakan salah satu sub sistem dan sistem kemasyarakatan yang mencakup antara lain sub sistem ekonomi. Tingkah laku politik dianggap merupakan salah satu bagian dan tingkah laku sosial secara keseluruhan. maka sepeda tersebut sulit bahkan tidak daat dijalankan sebagaimana mestinya. — Di dalam kebulatan itu terkandung adanya unsurunsur atau bagian-bagian yang tersusun secara teratur dan tidak mengandung kontradiksi. — Ada bayangan. memberikan kejelasan bahwa sesuatu dikatakan sebagai sistem apabila — Sesuatu itu merupakan satu kesatuan yang bulat/ utuh. dan — Kerjasama antar bagian atau unsur dalam kebulatan itu tertuju pada satu tujuan. — Unsur-unsur atau bagian-bagian yang tersusun dalam kebulatan itu saling bekerja sama antara yang satu dengan yang lain secara harmonis. berusaha melihat dan mempelajari mengenai gej ala-gejala atau kej adian-kejadian yang bersifat politik dalam konteks tingkah laku di dalam masyarakat. sub sistem hukum. Dengan pemikiran mi dimaksudkan masyarakat merupakan suatu sistem sosial yang pada hakikatnya terdiri dan . sub sistem politik dan sebagainya. Kalau sepeda pancal itu dipandang sebagai satu sistem maka di dalamnya akan terlihat adanya bagian-bagian atau unsur-unsur sebagai berikut — Ada ster. — Ada pedal kin dan kanan.

bermacam-macam proses. Salah satu di antara bermacam-macam proses itu dapat dilihat gejalagejala politik sebagai suatu kumpulan proses tersendiri yang menunjukkan adanya perbedaan dengan proses-proses lainnya. Inilah yang dimaksud dengan sistem politik. Singkatnya berkaitan dengan kehidupan negara, yang dimaksud sistem politik adalah suatu pola kehidupan yang menyangkut hal ihwal kenegaraan dalam satu kebulatan yang utuh. Hal ihwal kenegaraan dilihat dan kaca mata politik di dalamnya terdapat bagian-bagianlunsur-unsur yang saling pengaruh mempengaruhi dan saling ketergantungan. Bagian-bagian itu berupa : Lembaga-lembaga negara. Lembaga-lembaga negara mi selalu berinteraksi satu sama lain dalam rangka: — menetapkan tujuan nasional, — menetapkan skala prioritas tujuan dalam rangka mewujudkan tujuan nasional, — menetapkan kebijaksanaan sebagai landasan pelaksanaan skala prioritas tujuan yang telah ditetapkan, dan — melaksanalcan skala prioritas tujuan yang telah diambil atas clasar kebijakan-kebijakan yang telah tetapkan. Di dalam melaksanakan tugasnya/fungsinya lembagalembaga negara di samping berinteraksi antar lembaga juga mengadakan interaksi dengan setiap warga negara. Mengingat jumlah warga negara di setiap negara modem seperti mi jutaan manusia dan masing-masing memiliki kepribadian serta kepentingan yang tidak sama, maka hal yang demikian mi merupakan salah satu pendorong lahimya berbagai golongan dalam kehidupan bernegara, baik yang berupa golongan atas dasar profesi yang sama, ide politik yang sama, keyakinan yang sama, dan sebagainya. Golongan-golongan itulah yang pada hakikatnya memiliki fungsi sebagai wadah dan penyalur aspirasi setiap warga negara dalam keikutsertaan di dalam pemerintah suatu negara.Dengan demikian sistem politik pada dasarnya mencakup: Kehidupan lembaga-lembaga negara (Supra struktur politik) balk kehidupan di masing-masing lembaga maupun hubungan antara lembaga negara yang ada. Pola kehidupan dan tata hubungan antara lembaga sosio-politik yang nyata dalam kehidupan pemerintari negara (infra struktur politik atau non legal bodies).Kehidupan mi menurut Goodman meliputi Partai politik/Organisasi politik Kelompok kepentingan Kelompok penekan Media komunikasi politik

Figur politik. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang memandang negara sebagai satu sistem, maka demi tegak dan lestarinya kehidupan tersebut secara ideal semua unsur yang ada dalam negara baik para penguasa negara yang ducluk dalam lembaga-lembaga negara maupun para warga yang hidup dalam berbagai kelompok, apakah kelompok sosial, kelompok profesi, kelompok keagamaan, kelompok politik, dan seterusnya harus ada hubungan yang serasi, selaras dan seimbang. Dengan demikian antara kehidupan lembaga-lembaga negara (supra struktur politik) dan kehidupan warga negara yang terdiri dan berbagai kelompok pada hakikatnya terdapat hubungan timbal balik dan saling ketergantungan. Untuk itu dalam hubungan timbal balik dan saling ketergantungan mi dapat dilihat pada fungsi infra struktur politik dan supra struktur politik seperti berikut mi

a) Mengajukan kepentingan Pengajuan kepentingan mi utamanya menjadi tugas atau dilakukan kelompok-kelompok kepentingan. Salah satu contoh dalam kehidupan negara Indonesia, HKTI sebagai wadah kaum tani dalam membawakan aspirasi seluruh anggotanya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara selalu berusaha untuk menyerap, mengajukan dan memperjuangkan nasib para petani. Mengingat kelompok kepentingan yang hidup di suatu. negara termasuk negara kita menunjukkan adanya kebhinnekaan, maka hal mi berakibat lahirnya perbedaan perjuangan antar kelompok dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

b) Pemaduan kepentingan. Pemaduan kepentingan mi utamanya menjadi tgas organisasi politik atau partai politik. Untuk itu ketelitian, kejelian setiap organisasi politik beserta para tokoh-tokohnya dalam melihat, menyerap, memadukan dan merumuskan setiap aspirasi dan kepentingan dan berbagai golongan dalam masyarakat sangat menentukan bobot program masingmasing organisasi politik dalam rangka mempertahankan pemerintahan negara, sangat ditentukan oleh program, masing-masing organisasi politik tersebut. Sebagai contoh dalam kehidupan negara kita di mana baik PDI, P3 maupun Golkar dengan kemampuannya, ketelitiannya drir‘ kecermatan yang dimilikinya, masing-rnasing mencoba merumuskan apa yang diajukan oleh berbagai macam kelompok kepentingan yang ada untuk dijadikan program perjuangannya. Program yang telah dirumuskan kemudian ditawarkan kepada masyarakat khusus pada saat kampanye pemilihan umum. Dengan penawaran mi diharapkan masyarakat melakukan penilaian terhadap program

masing-masing organisasi politik peserta pemilu, sehingga kampanye bukan merupakan arena adu kekuatan, melainkan merupakan penjabaran program dan masing-masing organisasi politik dalam rangka menarik dukungan dan masyarakat.

c). Pemasyarakatan dan komunikasi politik Pemasyarakatan dan komunikasi politik mi berlansung melalui setiap komponen sistem politik. Sedang supra struktur politik menghasilkan berbagai ketentuan dan kebijakan-kebijakan yang mengikat seluruh sistem politik dan sekaligus juga sebagai umpan balik kepada infra struktur politik beserta Iingkungannya, dalam hal mi keseluruhan sistem kemasyarakatan. Kesimpulan: Dan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa: Sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, manusia diciptakan sebagai makhluk pribadi dan sekaligus sebagai makhluk pribadi manusia cenderung untuk bersaing, mempertahankan din dan selalu ingin dihormati dalam hidupnya. Sebagai makhluk sosial setiap manusia memerlukan rasa kasih sayang antara sesama dan dalam dirinya ada kecenderungan untuk saling ketergantungan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk itu kecenderungan yang tumbuh dan berkembang dalam din manusia adalah hidup berkawan, hidup bersama antar sesama manusia secara gotong royong, mengadakan hubungan sesama manusia untuk menciptakan rasa aman, tentram dan sebagainya denganjalan mengorganisir bermacammacam kelompok, sehingga dalam kehidupan manusia dapat dijumpai keanekaragaman kelompok. Dan yang dapat menampung keanekaragaman kelompok tersebut adalah masyarakat, yang pada tingkat tertentu lahirlah negara. Dalam kehidupan negara dapat dijumpai adanya Pemerintahan yang mengemudikan negara dan warga negara yang mendukung kehidupan negara. Kenyataan mi melahirkan interaksi antara warga negara dan antar warga negara dengan negara (pemerintah). sesuai yang diharapkan, maka ketentuan hukum sangat diperlukan. Negara sebagai satu sistem politik di dalamnya terdapat kehidupan lembaga-lembaga negara (Supra struktur politik) dan kehidupan sosio lembaga-lembaga politik, yang nyata dalam kehidupan pemerintahan negara, dalam hal mi adalah partai politik, organisasi profesi, media komunikasi, dan organisasi kemasyarakatan lainnya (infra struktur politik). Sebagai satu sistem, maka secara ideal interaksi antara keduanya hams berjalan harmonis‘.

RANGKUMAN Negara adalah organisasi tertinggi yang terbentuk atas dasar kehendak bersama dan individu-individu atau kelompokkelompok yang mempunyai kepentingan untuk suatu tujuan bersama.Syarat yang hams ada bagi terbentuknya negara adalah, hams ada wilayah tertentu, rakyat yang mendianii wilayah tersebut dan pemerintahan yang berdaulat. Syarat pelengkap adalah pengakuan dan negara-negara lain. Negara mempunyai monopoli kekuasaan yang sangat besar. Teori-teori yang mencoba untuk membenikan dasar atau pembenaran atas kekuasaan yang dimiliki oleh negara tersebut, yaitu: Teori klasik, meliputi teori mitologis dan teori teokratis; Teori perjanjian, yang berasal dan Thomas Hobbes, John Locke dan Rousseau; dan Teori kekuasaan, yang berasal dan pendapat Leon Duguit dan Krabbe.Agar interaksi tersebut dapat berjalan. Adapun yang dimaksud warga negara Indonesia adalah seperti apa yang teiah ditetapkan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 26 ayat 1 dan ayt 2.Ayat 1 dan ayat 2 dan pasal 26 UUD 1945 sangat erat sekali hubungannya. Sebab kalau ayat 2 sampai tidak ada maka akan timbul penafsiran-penafsiran. Huhungan antara negara dengan warga negara mi dapat kita temukan di dalam pasal 26 s/d pasal 33 UUD 1945. Dalam rangka mencapai tujuan negara, maka negara antara lain bertugas niengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan ke arah tercapainya tujuan-tujuan dan masyarakat seluruhnya. Negara menentukan bagaimana kegiatan asosiasi-asosiasi kemasyarakatan disesuaikan satu sama lain dan diarahkan kepada tujuan nasional.

Betapa individu dan masyarakat adalah komplementer dapat kita lihat dan kenyataan. Pengertian Masyarakat terbentuk dan individu-individu. Sehubungan dengan mi. b. Sorokin memberikan definisi pelapisan masyarakat sebagai berikut : ―Pelapisan masyarakat adalah perbeda. di dalam Dictionary of Sociology. marilah kita pelajari apa yang dimaksucl dengan Stratifikasi Sosia] atau Pelapisan Masyarakat. maka dengan sendirin. PELAPISAN SOSIAL a. manusia dipengaruhi oleh masyarakat demi pembentukan pribadinya. Setelah itu kita mengerti bahwa manusia sebagai makhluk sosial yang selalu mengalarni perubahan sosial. Masyarakat tidak dapat dibayangkan tanpa individu.BAB VI PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT 1. Masyarakat merupakan suatu kesatuan yang didasarkan ikatan-ikatan yang sudah teratur dan boleh dikatakan stabil. an penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat (hierarchis). oleh mereka dikatakan sehagai herikut . Sejumlah individu yang mempunyai kedudukan(status) yang sarna menurut ukuran masyarakatnya. hahwa a. Istilah Stratifikasi atau Stratification berasal dan kataSTRATA atau STRATUM yang berarti LAPISAN. Seperti juga individu tidak dapat dibayangkan tanpa adanya masyarakat. individu mempengaruhi masyarakat dan bahkan bisa menyebabkan (berdasarkan pengaruhnya) perubahan besar masyarakatnya. Pitirini A. dikatakan berada dalam suatu lapisan atau stratum.‖ Lebih lengkap lagi hatasan yang dikemukakan oleh Theodorson dkk. Karena itu Social Stratification sering diterjemahkan dengan PelapisanMasyarakat. Dengan adanya atau terjadinya kelompok sosial mi maka terbentuklah suatu pelapisan masyarakat atau terbentuklah masyarakat yang berstrata. Individuindividu yang terdiri dan berbagai latar belakang tentu akan membentuk suatu masyarakat heterogen yang terdiri dan kelompok-kelompok sosial. masvarakat merupakan kesatuan yang dalam pembentukannya mernpunyai gejala yang sama.

serta bagian-bagian yang lebih kecil daripada suatu kelompok yang memiliki sistern perdagangan dan barter satu sarna lain. wanita harus lebih bekerja keras daripada laki-laki.Pelapisan masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relatif permanen yang terdapat di dalam sistem sosial (dan kelompok kecil sampai ke masyarakat) di dalam hal pembedaan hak. . Apa yang sesungguhnya adalah kelompok ekonomi yang tersusun atas dasar ketergantungan yang timbal balik dan individu-individu yang aktif secara ekonomis. 3) adanya pemimpin yang paling berpengaruh. Di dalam organisasi masyarakat primitif pun di mana helum mengenal tulisan. 4) adanya orang-orang yang dikecilkan di luar kasta dan orang yang di luar perlindungan hukum (cutlaw men). Kita lihat saja misalnya kedudukan laki-laki di Jawa berheda dengan kedudukan laki-laki di Minangkabau. 2) adanya kelompok-kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memiiki hak-hak istimewa. sarnaan ekonomi itu secara umum. 5) adanya pembagian kerja di dalam suku itu sendiri. h. Masvarakat yang herstratifikasi sering dilukiskan sehagai suatu kerucut atau primida. Tetapi hal mi perlu diingat bahwa ketentuan-ketentuan tentang pembagian kedudukan antara laki-laki dan perempuan yang kemudian menjadi dasar daripada pembagian pekerjaan. Hal mi terwujud berbagai bentuk sebagai berikut 1) adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan pembedaan-pembedaan hak dan kewajihan. Dalam huhungannya dengan pembagian pekerjaan pun setiap suku bangsa memiliki cara sendiri-sendiri. pengaruh dan kekuasaan. sematamata adalah ditentukan oleh sistem kebudayaan itu sendiri. Di Jawa kekuasaan keluarga di tangan ayah sedang di Minangkahau tidak demikian. PelapIsan 9osiol ciri tetap kelompok sosial Pembagian dan pemberian kedudukan yang berhuhungan dengan jenis kelamin nampaknya menjadi dasar dan seluruh sistern sosial masyarakat kuna. Di Irian misalnya atau di Bali. 6) adanya pernbedaan standar ekonomi dan di dalam ketidak. Seluruh masyarakat memberikan sikap dan kegiatan yang berbeda kepada kaum laki-laki dan perempuan. pelapisan masyarakat itu sudah ada. di mana lapisan bawah adalah paling lehar dan lapisan mi menyernpit ke atas. Pendapat tradisional tentang masyarakat primitif sebagai masyarakat yang komunistis yang tanpa hak milik pribadi dan perdagangan adalah tidak benar. Ekonomi primitif bukanlah ekonorni dan individu-individu yang terisolir produktif kolektif.

Gradasi itu dapat kita lihat misalnya: multi clan menulih modal yang kaya sampai kepada buruh yang termiskin. dan presiden kepada lurah. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu. waktu dan kebudayaan masyarakat di mana sistem itu berlaku. Bentuk dan proporsi pelapisan di masyarakat yang telah maju bezvariasi. Di dalam masyarakat pertanian dan khususnya di dalam masyarakat industri pelapisan itu tampak menyokmata dan jelas. Pengakuan-pengakuan terhadap kuasaan dan wewenang tumbuh dengan sendirinya. walaupun di dalam konstitusinya menyatakan bahwa ―Semua manusia adalah sama (all men are created equal). Di demokrasi-demokrasi yang modern pun juga tidak dapat mengecualikan adanya hukum-hukurn pelapisan masyarakat. karena pemilikan kepandaian yang lebih. tetapi pada dasarnya pelapisan masyarakat itu ada di mana-mana dan di sepanjang waktu. dan jenderal sampai kepada prajunt dan sebagainya yang semuanya itu rnenunjukkan sebagai jenjang-jenjang dan gradasi sosial yang menunjukkan walaupun di dalam sistem demokrasi yang paling mutakhir pun ada pelapisan masyarakat. Di dalam sistem pelapisan mi ditentukan secara jelas dan tegas adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang. misalnya karena usia tua. tetapi berjalan secara alamiah dengan sendininya. atau kerabat pembuka tanah.Bilaniana di dalam beberapa suku perbedaan ekonomi begitu kecil dan kebiasaan tolong-menolong secara timbal balik mendekati sistem komunisme. maka kedudukan seseorang pada sesuatu strata atau pelapisan adalah Secara otomatis. Terjadinya pekzpisan social Terjadi den gan sendirinya Proses mi berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. hal mi disebabkan hanya terhadap miik umum dan kelompok. seseorang yang memiliki bakat seni. Terjadi dengan disengajaSistem pelapisan yang disusun dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Oleh karena sifatnya yang tanpa disengaja inilah maka hentuk pelapisan dan dasar dan pada pebapisan itu bervaniasi menurut tempat. maka lebih tidak rnungkin lagi untuk menemukannya di dalam masyarakat yang telah lebih maju/berkembang. atau sakti. Jika kita tidak dapat menemukan niasyarakat yang tidak berlapis-lapis di antara masyarakat yang primitif. c. Pada pelapisan yang terjadi dengan sendirinya. Dengan adanya pembagian yang jelas dalam hal wewenang dan kekuasaanmi maka di dalarn organisasi itu terdapat keteraturan sehingga jelas bagi setiap orang di tempat mana letaknya kekuasaan dan wewenang yang dimiliki dan dalam suatu organisasi baik secara vertikal maupun secara horisontal. .

Menurut sifatnya.Pertama karena organisasi itu sudah diatur sedemikian rupa. laan. Pembagian kedudukan mi di dalam organisasi formal pada pokoknya diperlukan agar organisasi itu dapat bergerak secara teratur untuk mencapai tujuan yang diinginkan. dan lain-lain. maka merupakan harnbatan yang merugikan bagi dosen yang bersangkutan dan universitas. Di dalam sistem organisasi yang disusun dengan cara mi mengandung dua sistem. sehingga sering terjadi kelemahan di dalam menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat. perkumpulan-perkumpulan resmi. maka sistem pelapisan dalam masyarakat dapat dibedakan menjadi: 1) Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup. perusahaan besar. maka sering terjadi kelambatan di dalam penye9. kecuali ada hal-hal yang istimewa. tidak diperkenankan menduduki jabatan-jabatan tertentu yang hanya boleh diduduki atau dijabat oleh golongan IV a ke atas. tetapi karena organisasi itu mempunyai tata cara tersendiri di dalam menentukan kebijaksanaan politik sosial. Di dalam sistem ini perpindahan anggota masyarakat ke lapisan yang lain balk ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi. Misalnya saja perubahan-perubahan pula dalam cara-cara perjuangan partai politik. Pembedaun sistem pelapisan menurut sifatnya. Misalnya dapat kita lihat di dalam kehidupan perguruan tinggi.Tetapi sebenarnya terdapat pula kelemahan yang disebabkan sistem yang demikian itu. misalnya saja di dalam organisasi perkantoran ada kerja sama antara kepalakepala seksi dan lain-lain. Sistem skalar: merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dan bawah ke atas (vertikal). d. organisasi partai politik. ialah : Sistem fungsional: merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sarna dalam kedudukan yang sederajat. Pendek kata di dalam organisasi formal. Contoh yang lain dapat kita lihat sendiri misalnya di dalam kantor-kantor pemerintah di mana banyak tenaga-tenaga yang cukup tetapi tidak diberi wewenang karena kedudukannya mengikat. Kedua : karena organisasi itu telah diatur sedemikian rupa Sehingga membatasi kemampuan-kemampuan individual yang sebenarnya mampu tetapi karena kedudukannya yang mengangkat maka tidak memungkinkan untuk mengambil inisiatif. Di dalam sistem yang demikian itu satu-satunya jalan untuk dapat masuk menjadi anggota dan suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran.Sistem pelapisan yang dibentuk dengan sengaja mi dapat kita libat misalnya di dalam organisasi pemerintahan. seorang dosen yang baru golongan III a tetapi cakap. Sistem pelapisan tertutup .

— Kasta Sudra : merupakan kasta dan golongan rakyat jelata. Yang termasuk golongan ini misalnya kaum gelandangan. 2) Sistern pelapisan rnasyarakat yang terbuha Di da!am sistem yang demikian mi setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk jatuh ke lapisan yang ada di bawahnya atau naik ke lapisan yang di atasnya. Sebab setiap warga masyarakat diberi kesempatan untuk bersaing dengan yang lain. Sistem stratifikasi sosial yang tertutup biasanya juga kita temui di dalam masyarakat feodal atau masyarakat yang berdasarkan realisme. sistem pelapisan masyarakat yang terbuka sangat menguntungkan. (Seperti pemerintahan d Arika Selatan yang terkenal masih melakukan politik apartheid atau perbedaan warna kulit yang disahkan oleh undang.kita temui misalnya di India yang masyarakatnya mengenal sistem kasta. Demikian sebaliknya hagi mereka yang tidak bermutu akan semakin didesak oleh mereka yang cakap.Sistern yang demikian mi dapat kita ternukan misalnya di dalam masyarakat di Indonesia sekarang mi. Tetapi di sarnping itu orang juga dapat turun dan jabatannya hila dia tidak mampu mempertahankannya. — Pania: adalah golongan dan mereka yang tidak mempunyai kasta.Status (kedudukan) yang diperoleh berdasarkan atas usaha sendiri disebut ―Achieved status‖. ketiga. Dengan demikian orang berusaha untuk wengembangkan segala kecakapannya agar dapat meraih kedudukan yang dicitacitakan. — Kasta Waisya: merupakan kasta dan golongan pedagang yang dipandangsebagai lapisan menengah.undang). Setiap orang dihen kesempatan untuk menduduki segala jabatan bila ada kesempatan dan kemampuan untuk itu. sehingga yang bersangkutan bisa jadi jatuh ke tangga sosial yang Iebih rendah. Sebagaimana kita ketahui masyarakat terbagi ke dalam: — Kasta Brahmana: yang merupakan kastanya golongangolongan pendeta dan merupakan kasta tertinggi. Dalam hubungannya dengan pembangunan masyarakat. peminta dan sebagainya. . — Kasta Ksatria: merupakan kasta dan golongan hangsawan dan tentara yang dipandang sebagai lapisan kedua.

pengaruh. menengah dan melarat. dan mereka yang berada di tengah-tengahnya. Vilfredo Pareto. tetapi sementara itu ada pula yang melihatnya melaluj berbagai ukuran secara kompreh ensif. MA. menyatakan bahwa ada dua kelas yang senantiasa berbeda setiap waktu yaitu golongan Elite dan golongan Non Elite. Beberapa dicantumkan di sini: Aristoteles mengatakan bahwa di dalam tiap-tiap negara terdapat tiga unsur. Dengan demikian sistem pelapisan masyarakat itu mengikuti bentuk piramid. Sementara itu ada pula sering kita dengar: kelas atas (upper class). kekuatan dan lain sebagainya. Pada umumnya golongan yang menduduki kelas bawah jumlah orangnya daripada kelas menengah. Sementara itu ada pula yang membagi tiga lapisan atau lebih). yaitu mereka yang kaya sekali. Orang dapat menduduki lapisan (atau istilah lain ada yang menggunakan dengan kelas) tertentu disebabkan oleh beherapa faktor. Selo Sumardjan dan Soelaiman Soemardi SH. Oleh karena itu beberapa sarjana memiliki tekanan yang berbeda-beda di dalam menyampaikan teori-teori tentang pelapisan masyarakat. demikian seterusnya semakin tinggi golongannya semakin sedikit jumlah orangnya. Masyarakat terdiri dan tiga kelas ialah kelas atas (upper class). Prof. seperti misalnya: keturunan. sarjana Italia. mereka yang melarat sekali. kecakapan. watak. Selanjutnya itu ada yang membagi pelapisan masyarakat ke dalam jumlah yang lebih sederhana (rnisalnya membagi hanya menjadi dua hagian). Ada sementara sarjana yang menirijau bentuk pelapisan masyarakat hanya berdasar salah satu aspek saja misalnya aspek ekonomi.e. Di sini Aristoteles membagi masyarakat berdasarkan dimensi ekonomi sehingga ada orang yang kaya. atau aspek politik saja. Dr. Beberapa teori tentangpelapisan sosial Bentuk konkrit daripada Pelapisan Masyarakat ada beberapa macam. Menurut dia pangkal danpada perbedaan itu karena ada orang-orang yang memiliki kecakapan. keahlian dan kapasitas yang berbedaheda. . kelas menengah bawah (lower middle class) dan kelas bawah (lower class). kelas menengah (middle class) dan kelas bawah (lower class). kelas menengah (middle class). Ada yang membagi pelapisan masyarakat seperti berikut mi: Masyarakat terdiri dan kelas atas (upper class) dan kelas bawah (lower class). menyatakan sebagai berikut : selama di dalam masyarakat ada sesuatu yang dihargai olehnya dan setiap masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargainya maka barang itu akan menjadi bibit yang dapat menumbuhkan adanya sistem berlapis-lapis dalam masyarakat.

Ukuran kehormatan: Ukuran kehormatan mungkin terlepas dan ukuran-ukuran kekayaan atau kekuasaan. misalnya dapat dilihat pada bentuk rumah yang bersangkutan. berupa mobil pribadinya. di dalam ―The Ruling Class‖ menyatakan sebagai herikut Di dalam seluruh masyarakat dan masyarakat yang sangat kurang berkembang. Kenyataan tersehut. cara-cara mempergunakan pakaian serta bahan pakaian yang dipakainya. Ukuran-ukuran tersebut di atas. jumlahnya selalu sedikit. Ukuran semacam mi hanyak dijumpai pada masyarakat-masyarakat tradisional. tidaklah bersifat limitatif (terbatas). tetapi masih ada ukuran-ukuran lainnya yang dapat dipergunakan. menjalankan peranan-peranan politik. mendapatkan atau mendudukj lapisan sosial teratas. sampai kepada masyarakat yang paling maju dan penuh kekuasaan dua kelas selalu muncul ialah kelas yang pemerintah dan kelas yang diperintah.tang pelapisan masvarakat menggunakan istilah kelas menurut dia. menempati lapisan sosial teratas. akhirnya dapat disimpulkan bahwa ukuran atau kriteria yang biasanya dipakai untuk menggolong-golongkan anggota-anggota masyarakat ke dalam lapisan-lapisan sosial adalah sebagai berikut Ukuran kekayaan : Ukuran kekayaan (kebendaan) dapat dijadikan suatu ukuran: barangsiapa yang mempunyai kekayaan paling banyak. kebiasaan untuk berbelanja barangbarang mahal. Akan tetapi ukuran-ukuran di atas yang menonjol sebagai dasar timbulnya pelapisan sosial . dan sebagainya.Gaotano Mosoa. Ukuran ilmu pengetahuan : litnu pengetauan dipakai ukuran oleh masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan. Kelas yang pertama. Dari apa yang diuraikan di atas. Sehaliknya yang kedua. Ukuran kekuasaan : Barangsiapa yang rnemiliki kekuasaan atau yang mempunya wewenang terbesar. jumlahnya lebih bariyak diarahkan dan diatur/diawasi oleh kelas yang pertama. akan tetapi gelar kesarjanaannya. Biasanya mereka adalah golongan tua atau mereka yang pernah berjasa besar kepada masyarakat. Orang yang paling disegani dan dihormati. Karl Marx didalam menjelaskan secara tidak Iangsung ten. termasuk ke dalam lapisan sosial teratas. Ukuran mi kadang-lçadang menyebabkan menjadi negatif. karena ternyata bahwa bukan ilmu pengetahuan yang dijadikan ukuran. pada pokoknya ada dua macam di dalam setiap masyarakat vaitu kelas yang memiliki tanah dan alatalat produksi lainnya dan kelas yang tidak mempunyainya dan hanya memiliki tenaga untuk disumbangkan di dalam proses produksi. sarjana Italia. monopoli kekuasaan dan menikmati keuntungan-keuntungan yang dihasilkan oleh kekuasaannya itu. ialah kelas yang diperintah. Sudah tentu hal itu mengakibatkan segala macam usaha untuk mendapatkan gelar tersebut walaupun secara tidak halal.

artinya orang seorang itu sebagai anggota masyarakatnya. Mengenai persamaan hak mi selanjutnya dicantumkan dalam Pernyataan Sedunia Tentang Hak-hak (Asasi) Manusia atau Universitas Declaration of Human Right (1948) dalam pasalpasalnya. Beberapa hak dan kewajiban penting ditetapkan dalam Undang-undang (Konstitusi) sebagai hak dan kewajiban asasi. terpaksalah ia memasuki lingkungan hak manusia pnibadi dan herkuranglah pula luas batas hak-hak yang dimiliki individu itu. dan kekuasaan yang melekat pada organisasi baru dalam bentuk masyarakat yang merupakan negara tadi. Kesamaan derajat mi terwujud dalam jaminan hak yang diberikan dalam berbagai sektor kehidupan. karena di mana kekuasaan negara itu berkembang. lambat-laun dirasakan sebagai suatu yang mengganggu. mempunyai hak dan kewajiban. seperti dalam Pasal 1 : ―Sekalian orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak yang sama. Undang-undang tersebut benlaku sama pada setiap orang tanpa kecualinya dalam anti semua orang mempunyai kesamaan derajat dan mi dijamin oleh undang-undang. Mereka dikaruniai akal dan budi dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam persaudaraan.‖ . Hak inilah yang banyak dikenal dengan Hak Asasi Manusia. Kesamaan derajat dan isi jaminan oleh undang-undang. Di dalam susunan negara modern hak-hak dan kebebasankebebasan asasi manusia itu diindungi oleh Undang-undang dan menjadi hukum positif. 1) Persamaan hak Adanya kekuasaan negara seolah-olah hak individu. balk terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah dan negara. 2. Jadi kriteria pelapisan sosial pada hakikatnya tergantung pada sistem nilai yang dianut oleh anggota-anggota masyarakat yang bersangkutan. Untuk dapat melaksanakan hak dan kewajiban mi dengan bebas dan rasa takut perlu adanya jaminan. dan yang mampu memberi jaminan mi adalah pemenintah yang kuat dan berwibawa. yaitu kekuasaan manusia yang berwujud dalam hakhak dasar beserta kebebasan asasi yang selama itu dimilikinya dengan leluasa. Dan di sinilah timbul persengketaan pokok antara dua kekuasaan itu secara pninsip. KESAMAAN DERAJAT Sifat perhubungan antara manusia dan lingkungan masyarakat pada umumnya adalah timbal balik.dalam masyarakat.

kelahiran ataupun kedudukan. ialah hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. bahwa ―kemerdekaan berserikat dan berkumpul. Sebagaimana kita ketahui Negara Republik Indonesia menganut asas bahwa setiap warga negara tanpa kecualinya memiliki kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan. selanjutnya dalam pasal 28 ditetapkan. yang berbunyi . Pasal 27 ayat 1 menetapkan : bahwa : ―Segala Warga Negara hersamaan kedudukannya di dalam Hukum dan Pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahari itu dengan tidak ada kecualinya. warna. Kalau kita lihat ada empat pasal yang memuat ketentuan-ketentuan tentang hak-hak asasi itu yakni pasal 27. yaitu kewajiban untuk meijunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sehagainya ditetapkan oleh Undang-undang. Kemudian yang ditetapkan dalam pasal 27 ayat. bahasa. Hukum dihuat dimaksudkan untuk melindungi dan mengatur masyarakat secara umum tanpa adanya perbedaan.Pasal 2 ayat 1: ―Setiap orang berhak atas semua hak-hak dan kebebasan-kebebasan yang tercantum dalam pernyataan mi dengan tak ada kecuali apa pun. agama. politik atau pendapat lain.‖ Di dalam perumusan mi dinyatakan adanya suatu kewajiban dasar di samping hak asasi yaag dimiliki oleh warga negara. hanya menyebutkan hak tanpa ada kewajiban di sam pingnya. milik. 2.‖ Pasal 7 : ―Sekalian orang adalah sama terhadap undang-undang dan berhak atas perlindungan hukum yang sama dengan tak ada perbedaan. asal mula kebangsaan atau kemasyarakatan. 29 dan 31. Sekalian orang berhak atas perlindungan yang sama terhadap setiap perbedaan yang memperkosa pernyataan mi dan terhadap segala hasutan yang ditujukan kepada perbedaan semacam mi. Dengan demikian perumusan mi secara prinsipil telah membuka suatu sistem yang berlainan sekali daripada sistem perumusan ―Human Rights‖ itu secara Barat. Empat pokok hak-hak asasi dalam empat pasal UUD 1945 adalah sebagai berikut Pertama tentang kesamaan kedudukan dan kewajihan warga negara di dalam hukum dan di muka pemerintahan. dalam pasal 29 ayat 2 dirumuskan kebebasan asasi untuk memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara. 28.‖ 2) Persamaan Derajat di Indonesia Dalam Undang-Undang Dasar 1945 mengenai hak dan kebebasan yang berkaitan dengan adanya persamaan derajat dan hak juga tercantum dalarn pasal-pasalnya secara jelas. Pokok kedua. jenis kelamin. dan mi sebagai konsekuensi prinsip dan kedaulatan rakyat yang bersifat kerakyatan. seperti rni sainya bangsa.‖ Pokok ketiga.

sebaliknya dalam masyarakt tertentu penduduk tidak diikutsertakan. agama. Dalam masyarakat industri watak elitenya berbeda sama sekali dengan elite di dalam masyarakat primitif. Mereka itu mungkin para pejabat tugas.‖ 3.sebagai berikut: ―Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. pensiunan dan lainnya lagi Para pemuka pendapat (opinion leader) inilah pada umumnya memegang strategi kunci dan memiliki Status tersendiri yang akhirnya merupakan elite masyarakatnya.‖ Pokok keempat. petani kaya. Di dalam suatu lapian masyarakat tentu ada sekelompok kecil yang mempunyai posisi kunci atau mereka yang memiliki pengaruh yang besar dalam mengambil berbagai kebijaksanaan. Berbicara masalah elite adalah berbicara masalah pimpinan. Dalam arti lebih yang khusus dapat diartikan sekeloin pok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan. b. Pengertian Dalam pengertian yang umum elite itu menunjuk sekelonipok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukari tinggi. Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan: ―posisi di dalam masyarakat di puncak strukturstruktur sosial yang terpenting. baik dalam konteks luas maupun yang lebih sempit. politik. pedagang kaya.‖ ‗ripe masyarakat dan sifat kebudayaan sangat menentukan watak elite. ELITE DAN MASSA 1) Elite Dalam masyarakat tertentu ada sebagian penduduk ilcut terlibat dalam kepemimpinan. pengajaran. pemerintahan aparat kemiliteran. dan pekerjaan-pekerjaan dinas. dalam kelompok heterogen maupun homogen selalu ada kecenderungan untuk menyisihkan satu golongan tersendiri sebagai satu . ulama guru. Fun gsi Elite dalam memegang Strategi. adalah pasal 31 yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran yang berbunyi (1) ―Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran‖ dan (2) ―Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan suatu sistem pengajaran nasional. Dalam suatu kehidupan sosial yang teratur. yaitu posisi tinggi di dalam ekonomi. yang diatur dengan undang-undang. a.

Elite adalah suatu minoritas pribadi-pribadi yang diangkat untuk melayani suatu kolektivitas dengan cara yang bernilai sosial. masyarakat lain atau masa depan yang talc tentu. Pengembangan elite sebagai suatu kelompok minor yang berpengaruh dan menentukan dalain masyarakat tetap beranjak dan fungsi sosialnya di samping adanya pertimbangan-pertimbangan lain sesuai dengan latar belakang sosial budaya masyarakat. Kedua kecenderungan penilaian mi menurut Parson melahirkan dua macam elite. menitikberatkan pada fungsi sosial dan yang kedua. sopan santun dan keadaan jiwa. Golongan elite sebagai minoritas sering ditampakkan dengan beberapa bentuk penampilan antara lain: Elite menduduki posisi yang penting dan cenderung merupakan poros kehidu pan masyarakat secara keseluruhan. herhubungan dengan problema-problema yang memperlihatkan sifat yang keras.‘ . Faktor utama yang menentukan kedudukan mereka adalah keunggulan dan keberhasilan yang dilandasi oleh kemampuan baik yang bersifat fisik maupun psikhis. Kelompok minoritas yang mempunyai nilai secara sosial mi berkembang sejalan dengan perkembangan fungsional dalam suatu masyarakat. mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar jika dibandingkan dengan masyarakat lain. memiliki kekuasaan dan mendapatkan kedudukan yang terkemuka jika dibandingkan dengan massa. Ada dua kecenderungan yang digunakan untuk menentukan elite dalam masyarakat yaitu: Pertama. Penentuan golongan minoritas mi didasarkan pada penghargaan masyarakat terhadap peranan yang dilancarkan dalam kehidupan masa kini serta andilnya dalani meletakkan dasar-dasar kehidupan pada masa-masa yang akan datang. yaitu Elite internal dan Elite eksternal. Ciri-ciri lain yang merupakan konsekuensi logis dan ketiga hal di atas adalah imbalaii yang lebih besar yang diperoleh atas pekerjaan dan usahanya. merupakan heriditer maupun pencapaian. Sedangkan Elite eksternal adalah meliputi pencapaian tujuan dan adaptasi.golongan yang penting. Golongan minoritas yang herada pada posisi atas yang secara fungsional dapat berkuasa dan menentukan dalam studi sosial dikenal dengan elite. pertimbangan-pertimbangan yang bersif at moral. material maupun immaterial. . Elite internal menyangkut integrasi moral serta solidaritas sosial yang berhuhungan dengan perasaan tertentu pada saat tertentu. Dalam hal tanggung jawab.

Elite ekonomi. memperhatikan serta memelihara nonna yang berlaku dan memperhatikan kepemimpinan. Yang paling berkuasa biasanya disebut elite segala elite). pendidik dan pemuka masyarakat. militer.Sejalan dengan ciri-ciri (yang walau pun tidak selalu tam pak secara eksplisit) mi dan berdasarkan tata nilai dan norma yang melahirkan stratifikasi sosial maka kita akan mengenal herbagai macam elite. Dalam hal mi kita dapat membedakan elite pemegang strategi secara ganis besar sebagai berikut Elite politik (elite yang herkuasa dalam mencapai tujuan. Dalam hal mi mereka hams memperhatikan beberapa fungsi dalam pengambilan kebijaksanaan untuk memimpin masyarakatnya agar terjadi kerjasama yang baik dalam mencapai tujuan. Tujuan yang hendak dicapai haruslah terikat dan merupakan tujuan bersama kepandaian dalam menyesuaikan din terutama bagi elite baru dapat membantunya secara efektif dalam mengarahkan masyarakat untuk mencapai tujuannya. Sehubungan dengan fungsi yang harus dijalankan oleh elite dalam memegang pimpinan ia harus dapat mengatur strategi yang tepat. mungkin para pemegang kekuasaan. Elite yang dapat memberikan kebutuhan psikologis. atau pemuka agama lainnya. Apa yang harus diperhatikan yaitu antara lain : tujuan yang hendak dicapai. Di sini para elite harus dapat menyesuaikan dirinya dalam menguasai masyarakat. filsuf. tokoh film. militer dan lain-lain yang dapat dijadikan perantara bagi kesejahteraan masyarakat. Di dalam masyarakat yang heterogen tentu banyak nilai yang dijadikan anutan karena setiap golongan atau suku bangsa tentu memiliki kebiasaan. Kelompok inti sosial akan melahirkan elite sesuai dengan kecenderungan masyarakat menentukan golongan yang memiiki fungsi sosial terhesar atau kelompok-kelompok terkemuka dalam masyarakat. Sep ti : antis. Kelompok inti sosial itu mungkin para pendeta. seperti memberikan contoh tingkah laku yang balk kepada masyarakatnya. Kecuali itu di manapun juga pana elite pemegang strategi tersehut memiliki prinsip yang sama dalam menjalankan fungsi pokok maupun fungsinya yang lain. kebudayaan maupun adat-istiadat sendiri-sendini. mengkoordinir serta menciptakan yang harmonis dalam berbagai . penyesuaian dir integrasi. Elite agarna. Elite dan segala elite dapatlah menjalankan fungsinya dengan mengajak para elite pemegang strategi di tiap bidangnya untuk bekerja sehaik-baiknya. penulis. (mereka yang berkuasa atau mempunyai pengaruh dalam bidang itu). olahragawan dan tokoh hiburan dan sebagainya. diplomatik dan cendekiawan.

dan sangat mungkin séorang elite diharapkan dapat melakukan segala fungsi yang multi dimensi walaupun kadang-kadang hal itu sulit dilaksanakan. fungsi pertahanan dan keamanan. mereka yang tertanik pada suatu peristiwa pembunuhan sebagai diberitakan . yang dalam beberapa hal menyerupai crowd. meredakan konflik sosial maupun fisik dan dapat melindungi masyarakatnya terhadap sehagai bahaya dan luar. 2) Massa Istilah massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokan kolektif lain yang elementer dan spontan. mereka yang menyebar di berbagai tempat. Adanya perbedaan-perbedaan dalam masyarakat bagaimanapun juga menjadi tanggung jawab mereka untuk dapat bekerjasama lain di dalam tiap lembaga kehidupan masyarakat. Massa diwakili oleh orang-orang yang berperanserta dalam perilaku massal sepertinya mereka yang terbangkitkan minatnya oleh heberapa peristiwa nasicnal. Mungkin di dalam suatu masyarakat biasanya tindaktanduk elite merupakan contoh. tapi yang Secara fundamental berbeda dengannya dalam hal-hal yang lain.kegiatan.

maka dengan sendirinya timbul perbedaan individu dalam hal kepentingannya. maka ia akan merasa puas. Dengan berpegang kepada prinsip bahwa tingkah laku individu merupakan cara atau alat dalam memenuhi kepentingannya. 2) Kepentingan individu untuk memperoleh harga din. 3) Kepentingan individu untuk memperoleh penghargaan yang sania. Pada umumnya secara psikologis dikenal ada dua jenis kepentingan dalam din individu yaitu kepentingan untuk memenuhi kebutuhan biologis dan kebutuhan sosial/psikologis. 4) Kepentingan individu untuk memperoleh prestasi dan p0. maka kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh individu di dalam masyarakat pada hakikatnya merupakan manifestasi pemenuhan dan kepentingan tersebut. PERBEDAAN KEPENTINGAN Kepentingan merupakan dasar dan timbulnya tingkah laku individu. Kepentingan mi sifatnya esensial bagi kelangsungan hidup individu itu sendiri. Perbedaan-. 6) Kepentingan Individu untuk memperoleh kedudukan di dalam kelompoknya. OIeh karena individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang individu yang sama persis di dalam aspek-aspek pribadinya. yaitu faktor pembawaan dan lingkungan sosial sebagai komponen utama bagi terbentuknya keunikan indIvidu dalam hal kepentingannya meskipun dengan lingkungan yang sania. 7) Kepentingafl individu untuk memperoleh rasa arnn ‗ perlindungan din. Perbedaan kepentingan itu antara lain berupa: 1) Kepentingan indiviclu untuk memperoleh kasih sayang. Individu bertingkah laku karena ada dorongan untuk memenuhi kepentingannya. dan sebaliknya kegagalan dalarn memenuhi kepentingan mi akan banyak menimbulkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungannya.BAB VIII PERTENTANGAN-PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT 1.sisi. Sebaliknya lingkungan yang berbeda akan memungkinkan timbulnya perbeclaan individu dalam hal kepentingafl meskipun pembawaannYa sama. 5) Kepentingafl individu untuk dibutuhkan oleh orang lait. . baik jasmani maupun rohani. perbedaan tersebut secara ganis besar disebabkan oleh dua faktor. Jika individu berhasil dalam memenuhi kepentingannya.

4) sangsi sudah menjadi lemah bahkan sangsi tidak dilaksanakan dengan konsekuen lagi. fase disorganisasi yang tenjadi karena kesalahfahaman (akibat pertentangan antara harapan dengan standar normatif). 2) norma-norma sosial tidak membantu anggota masyarakat lagi dalam mencapai tujuan yang telah disepakatinya. Kenyataan seperti itu disebabkan oleh cara pandang yang berbeda antara pemerintah/peflguaSa sebagai pemegang kendall ideologi dengan berbagai kelompok kepentingan sebagai sub-sub ideologi. pemberontakan dan lainlain. Jika lebih terpeninci kita melihat pola hubungan antara berbagai kelompok kepentingafl sesuai dengan kelompok sosial yang ada dalam masyarakat. kelompok sosial. Jika lebih detail lagi kita perhatikan pola hubungan dalam satu kelompok. niaka akan tampak lagi adanya konflik di antara mereka yang disebabkan karena cara panclang mereka yang berbeda tentang satu masalah. Kedua. Di sinilah tercermiL adanya perbedaan kepentingan antra berbagai kelompok kepentingan dalam kerangka tinjauan politik. Permasalahan utaxna yang jelas tampak dalam tinjauan konflik mi adalah adanya jarak yang tenlalu besar antara harapan (tujuan sosial) dengan kenyataan pelaksanaafl dan hasilnya. Perbedaan kepentingan mi tidak secara langsung menyebabkan terjadinya konflik tetapi rnengenal beberapa fase yaitu1 Pertama.8) Kepentingan individu untuk memperoleh kemerdekaafl din.2 . para hartawan dan lain-lain a1anmelihatnya dan sudut kepentingan masing-masing kelompok tersebut. Kenyataan-keflYataan seperti itu menunjukkan ketidakmanipuan suatu ideologi mewujudkan idealisme yang metupakan konsensus dan berbagai subideologi yang akhiniya akan melahirkan kondisi dis-integrasi atau konflik. ahli-ahli ekonomi. fase disintegrasi (konflik) yaitu pernyataan tidak Setuju dalam berbagai bentuk seperti timbulnya emosi massa yang meluap. tentu saja kelompok agama. Katakanlah tentang peranan kelompok sosial dalam pembangunafl negara. Martin dan kawan-kawannya mengemukakan tahapan pertama disintegrasi sebagai berikut 1) ketidaksefahaman anggota kelompok tentang tujuan sosial yang hendak dicapai yang semula menjadi pegangan kelonipok. masih kita akan menemui adanya konflik intern yang disebabkan karena perbedaan kepentingan masingmasing individu dalam kelompok itu atau sebagai akibat heterogenitas suatu kelompok. protes. aksi mogok. 5) tindakan anggota masyarakat sudah bertentangan dengan norma kelompok. yang menyehabkan sulitnya atau tidak dapatnya satu kelompok sosial menyesuaikan din dengan norma (ideologi). 3) norma-norma dalam kelompok dan yang dihayati oleh kelompok bertentangan satu sama lain. Secara lebih teliti Walter T.

PRASANGKA. DISKRIMINASI DAN ETHNOSENTRISME a. Kerugiannya prasangka melalui hubungan pribadi akan menjalar.sedangkan diskriminatif pada tindakan. di mana setiap orang memilikinya. Melalui proses belajar dan semakin besarnya manusia. dan sebaliknya seorang yang berprasangka dapat saja bertindak tidak diskriminatif. golongan atau wilayah disertai tindakan-tindakan kekerasan dan destruktif yang merugikan. aksi yang sifatnya realistis. Dengan demikian diskriminatif merupakan tindakan yang realistis. apabila seorang individu mempunyai prasangka rasial biasanya bertindak diskriminatif terhadap ras yang diprasangkanya. Perbedaan terpokok antara prasangka dan diskniminatif adalah bahwa prasangka menunjukkan pada aspek sikap.Pandangan sosiologis tentang proses disorganisasi dan disintegrasi tidak saja akan melahirkan konflik sosial. Tetapi masalah integrasi mi akan diuraikan tersendiri dalam bagian berikut tulisan mi. Perbedaan yang secara sosial dilaksanakan antar lembaga atau kelompok dapat menimbulkan prasangka. Menurut Morgan (1966) sikap adalah kecenderungan untuk berespons baik secara positif atau negatif terhadap orang. pemimpin atau negarawan. melibatkan sepuluh orang. Jadi prasangka dasarnya pribadi dan dimiliki bersama. sejak masih kecil unsur sikap bermusuhan sudah nampak. sedangkan prasangka tidak realistis dan hanya diketahui oleh din individu masing-masing. Jadi prasangka merupakan kecenderungan yang tidak tampak. Kedua tindakan tersebut dapat merugikan pertumbuhan perkembangan dan bahkan integrasi masyarakat. Suatu hal yang saling berkaitan. 2. Oleh karena itu perlu mendapatkan perhatian dengan seksama. dan sebagai tindak lanjutnya timbul tindakan. membuat sikap cenderung untuk membedabedakan. tetapipada hal-hal tertentu dapat mengarah kepada integrasi kelompok maupun masyarakat. Dan peristiwa kecil yang menyangkut dua orang dapat meluas dan menjalar. Prasangka dan Diskriminasi Prasangka dan diskriminasi adalah dua hal yang ada relevansinya. mengingat bangsa Indonesia terdiri dan berbagai suku bangsa atau masyanakat multi-etnik. Sikap seseorang banu diketahui bila ia sudah bertindak atau bertingkah-laku. Oleh karena itu bisa saja bahwa sikap bertentangan dengan tingkah-laku atau tindakan. obyek atau situasi. . Prasangka mempunyai dasar pribadi. sarjana. Tetapi dapat pula yang bertindak diskriminatif tanpa didasani prasangka. bahkan melembaga (turun-temurun) sehingga tidak heran kalau prasangka ada pada mereka yang berpikirnya sederhana dan masyarakat yang tergolong cendekiawan.

merasa dan bertindak dengan cara yang menentang atau menjauhi dan bukan menyokong atau mendekati orang-orang lain. semuanya tidak bisa disalurkan secara wajar. Prasangka bisa diartikan sebagai suatu sikap yang terlampau tergesa-gesa. mencoba untuk mendiskriminasikan pihak-pihak lain. Dalam kehidupan sehari-hari. mendahului pengalaman sendiri (tidak berdasarkan pengalaman sendiri). Gradasi prasangka menunjukkan aaanya distansi sosial antara ingroup dan outgroup. Pada lazimnya prasangka sedemikian itu dibarengi dengan rasionalisasi. Dengan kata lain.Prasangka mi sebagian besar sifatnya apriori. dan rasa-rasa negatif. Prasangka sebagai suatu sikap tidaklah merupakan wawasan dasar dan individu melainkan merupakan hasil proses interaksi antar individu atau golongan. prasangka mi banyak dimuati emosi-emosi atau unsur efektif yang kuat. Pengalaman Seseorang yang bersifat sepintas. ras lain atau suatu bangsa tertentu. berpikir dan merasa terhadap obyek tertentu. dan dibarengi proses simplifikasi (terlalu menyederhanakan) terhadap suatu realita. Pada akhirnya dibarengi justifikasj dir yaitu pembenaran din terhadap semua tingkah-laku sendiri. Atau lebih tepat kalau prasangka itu merupakan hasil proses belajar dan pengenalan individu dalam perkemhangannya. terutama sebagai anggota kelompok. golongan minoritas. diproyeksikan kepada si ―kambing hitam‖. sifat berat sebelah. Dengan demikian prasangka dapat dikatakan seperti yang dikemukakan oleh Newcomb sebagai sikap yang tak baik dan sebagai suatu predisposisj untuk berfikir. atau dioper dan milieu di mana orang menetap. biasanya orang yang bersangkutan lalu mencani obyek ―kambing hitam‖. Kanibing hitam itu biasanya berwujud individu atau kelompok sosial yang lemah. Pengetahuan itu akan membuat seseorang atau satu kelompok berpersepsi. Jika prasangka itu disertai agresivitas dan rasa permusuhan. yaitu suatu obyek untuk melampiaskan segenap frustasi. Pada prinsipnya seseorang akan bersikap tertentu terhadap orang lain atau terhadap suatu kelompok apabila ia telah memiliki pengetahuan itu tidak dapat kita pastikan apakah bersifat positif atau negatif. dengan kata lain adanya diskriminatif antar kelompok. anggota kelompok luar. Dan sinilah lahirnya suatu sikap dalam bentuk tingkah laku yang cenderung negatif. yang belum tentu pihak-pihak tersebut bersalah. yang bersifat performance semata akan cepat sekali menimbulkan sikap negatif terhadap suatu kelompok atau terhadap .‘ Pengertian Newcomb tersebut timbul dan gejala-gejala yang terjadi dalam masyarakat. karena merupakan hasil peniruan atau pengoperan langsung pola orang lain. yaitu membuat rasional segala prasangka dan pikiran yang negatif. berdasankan generalisasi yang terlampau cepat. Dengan kata lain. tingkat prasangka itu menumhuhkan jarak sosial tertentu di antara anggota kelompok sendiri dengan anggota-anggota kelompok luar.

sadis. pada suatu lingkungan/wilayah di mana norma-norma dan tata hukum dalam kondisi goyah. Walaupun hegitu. Mengapa? Karena orang-orang macam mi bersif at dan bersikap kritis. juga faktor lingkungan cukup berkaitan dengan munculnya prasangka. negarawan negara-negara adikuasa (superpower). Prasangka bersumber dan suatu sikap. Diskriminasi menunjuk kepada suatu tindakan. dapat merangsang munculnya prasangka dan diskriminasi. tak dapat dipisahkan. namun banyak juga orang-orang yang lehih sukar untuk berprasangka. b. biasanya bertindak diskiminasi terhadap ras yang diprasangkainya. sering menjadi sasaran prasangka rasial. . Dalam pergaulan sehani-hari sikap berprasangka dan diskriminasi seolah-olah menyatu. bahkan juga para pemimpin dan negarawan juga bisa berprasangka. Bukankah lahirnya senjata-senjata antar benua (Inter Continental Balistic Missile ICBM) adalah suatu prasangka yang berlebihan dan para pemimpin. Mengapa terjadi perbedaan cukup menyolok? Tampaknya kepribadian dan intelegensia. lebih sukar untuk bersikap berprasangka. Seorang yang mempunyai prasangka rasial.seseorang. Namun demikian belum jelas benar ciri-ciri kepribadian mana yang membuat seseorang mudah berprasangka. Perbedaan Prasangka dan Diskriminasi Tidak sedikit orang-orang yang mudah berprasangka. tidak hermoral dan sejenisnya.helakangpada suatu prasangka. Di Indonesia kelompok keturunan Cina sebagai kelompok minoritas. Tetapi fakta-fakta dalam kehidupan sehani-hari menunjukkan bahwa mereka yang tergolong dalam jajaran kaum cendekiawan. walaupun secara yuridis telah jadi warga negara Indonesia dan dalani UUD 1945 Bab X Pasal 27 dinyatakan bahwa semua warga negara mempunyai kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan. Antara prasangka dan diskriminasi dapat dibedakan dengan jelas. Bukankah pemasangan rudal-rudal jarak pendek milik Amerika Serikat di daratan Eropa Barat adalah suatu manifestasi dan prasangka Amerika Serikat terhadap rivalnya yaitu Uni Soviet? Kondisi lingkungan/wilayah yang tidak mapan pun cukup beralasan untuk dapat menimbulkan prasangka suatu individu atau kelompok sosial tertentu. Sementara pendapat menyebutkan bahwa orang yang berintelegensi tinggi. hiasa saja seseorang bertin dak diskriminatif tanpa herlatar. Pandangan yang demikian akan menimbulkan kesan segan bergaul dengan mereka dan selalu memandangriya dengan sikap negatif. seseorang yang berprasangka dapat saja berperilaku tidak diskriminatif. Dalam kondisi persaingan untuk mencapai akumulasi material tertentu. atau untuk meraih status sosial bagi suatu individu atau kelompok sosial tertentu. Melihat penampilan orang-orang Negro maka sering menimbulkan kesan keras. Demikian Juga sebaliknya.

sebab sikap yang diambil hanya berdasarkan pada pengalaman atau apa yang didengar. laku agresif. Walaupun reputasi dan prestasi orang-orang Negro dewasa mi cukup dapat dibanggakan. atau terhadap kelompok sosial tertentu manakala terjadi penurunan status atau terjadi Pemutusan Huhungan Kerja (PHK) oleh pimpinan perusahaan terhadap karyawanflYa. Akan menjadi lebih riskan lagi apabila peristiwa itu menjalar lebih luas. akan tetapi prasangka terhadap orang-orang Negro sebagai biang keladi kerusuhan dan keonara‘n belum sirna sainpai dengan generasi-generasi sekarang mi. c) Bercum bar dan faktor keprjbadjan Keadaan frustasj dan beherapa orang atau kelompok sosial tertentu merupakan kondjsj yang cukup untuk menjmbul. c. herlatar belakang pada sejarah masa Iampau. bisa jadi akan menimbulkan pertentangan-pertentangan sosial yang lebih luas. terutama dalam bidang olahraga. Suatu contoh beberapa peristiwa yang semula menyangkut beberapa orang saja. untuk kemudian disimpulkan dan dibuat pukul rata sebagai sifat dan seluruh anggota kelompok sosial tertentu. Para ahli heranggapan bahwa prasangka lebih dominan disebabkan tipe kepribadjan orang- . Pada sisi lain prasangka hisa berkembang lebih auh sebagai akibat adanya jurang pisah antara kelompok orang-orang kaya dengan golongan orang-orang miskiñ. sehingga melibatkan orangorang di suatu wilayah tertentu. kelompok etnis tertentu.. sening menjadi luas. b) Dilatarbelakaflgi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasioflal Suatu prasangka muncul dan berkembang dan suatu mdividu terhadap individu lain. diprasangkai bahwa harta-harta itu didapat dan usaha-usaha yang tidak halal. melibatkan sejumlah orang. Apahila muncul suatu sikap berprasangka dan diskriminatif terhadap kelompok sosial lain. Antara lain dan usaha korupsi dan penyalahgunaan wewenang sebagai pejabat dan lain sebagainya. bahwa orang-orang kulit putih sebagai tuan dan orang-orang Negro berstatus Sebagai budak. atau terhadap suatu suku bangsa. Lebih-lebih lagi bila sikap berprasangka itu muncul dan pikiran sepintas. Harta kekayaan orang-orang kaya baru.Sikap berprasangka jelas tidak adil. yang diikuti dengan tindakan-tindakan kekerasan dan destruktif dengan berakibat mendatangkan kerugian yang tidak kecil. kan tingkah. Sebab-sebab timbulnya prasangka dan diskriminasi a) Bela tar belakang sejarah Orang-orang kulit putth di Amerika Senikat berprasangka negatif terhadap orang-orang Negro.

dengan ciri-cjrj bersif at konservatjf dan bersifat tertutup. Melalui pelaksanaan-pelaksanaan program-program pembangunan yang man. konflik antara golongan keturunan Yunanj — Turkj di Cyprus dan perang Irak — Iran berakar dan latar belakang adanya prasangka agama/kepercaya agama. dan dalam sektor pertanian dengan program: Intensifikasi Khusus (Insus). Perang Vietnam. Usaha mengurai / menghilangkan prasangka dan diskriminasi a) Perbajkan kondjcj sosjal ehonomi Pemerataan pembangunan dan usaha peningkatan pendapatan bagi warga negara Indonesia yang masih tergolong di bawah ganis kemiskinan akan mengurangi adanya kesenjangan . berdirinya fakta-fakta pertahanan seperti NATO atau SEATO adalah contoh-contoh yang jelas dan gamblang — berkat dan adanya suatu prasangka dan adanya politik global dan negaranegara adikuasa.negara Amerika Tengah Iebih banyak bermotjfkan ideologi politik. paling tidak dapat mengurangi prasangka bahwa program pendidikan. Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP). menikmati usaha-usaha pemerintah dalam perbaikan sektor perekonomian. Dengan begitu. proyek Perkehunan Inti Rakyat (PIR). d) Belatar belakang dariperbedaan keyakinan. pendudukan Afganistan oleh Uni Soviet. konflik-konfljk di lingkungan negara. ekonomi dan ideologi. b) Perluasan kesempa tan belajar Adanya usaha-usaha pemerintab dalam perluasan kesempatan belajar bagi seluruh warganegara Indonesia. juga Proyek Tebu Rakyat diperkirakan golongan ekonomi lemah Imbat-laun akan dapat. Prasangka yang berakar dan hal-hal tersebut di atas dapat dikatakan sebagai suatu prasangka yang bersifat universal. kepercaya an dan agama. tefutama pendidikan tinggi hanya dapat dinikmati . d. Juga melalui program Kredit Candak Kulak (KCK). Munculnya kelompok. Beberapa di antaranya : konflik Irlandia Utara -— Irlandia Selatan.kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin.tap dan didukung oleh lembagalembaga ekonomi pedesaan seperti BUUD dan KUD. Tipe authoritarian personality adalah sebagai ciri kepribadjan seseorang yang penuh prasangka. prasangkaprasangka ketidakadilan dalam sektor perekonomian antara kelompok ekonomi kuat dan kelompok ekonomi Icmahsedikit banyak dapat dikurangi dan akhirnya akan sirna.orang tertentu. Bisa ditambah lagi dengan perbedaan pandangan politik. dan strategi politik global.kelompok ekononvi.

karena masing-masing berniat membuka din untuk berdialog antar golongan. selain harus memiliki kemampuan otak. telah menumbuhkan sikap kesepakatan. adalah suatu cara yang sungguh bijaksana. menghormatj dan menjauhkan din dan sikap berprasangka. Jika dapat mencapai prestasi tinggi dan dapat dipertahankan secara konsisten. diharapkan akan berkelanjutan dengan sikap saling percaya. bukan mustahil akan mengarnbil manfaat kemajemukan kultur. Dilandasj dengan sikap-sikap tersehut di atas. sikap lapang untuk menerima knitik. Bagi mereka yang memiliki keduanya. antar kelompok sosial yang diduga berprasangka dengan tujuan membina kesatuan dan persatuan bangsa. sungguh sangat beruntung. beasiswa yang ancka-ragam itu . solidaritas dan loyalitas yang tinggi. suatu makna dan perbedaan pendapat yang wajar dalam kemajemukan masyarakat Indonesia. semuanya akan dapat merongrong keutuhan negara dan bangsa. berbagai pengaruh dan kemungkjnan itu tidak boleh diremehkan begitu saja. merupakan basis empuk bagi timbulnya prasangka. Untuk mencapai jenjang pendidikan tertentu.dapat diraih dan kantong pun tidak akan kering-kerontang. Sesungguhnya idealisme paham kehangsaan yang mencanangkan persatuan dan kemerdekaan. Upaya menjalin komunjkasj dua arah. Dengan memberi kesempatan luas untuk mencapai ting kat pendidikan dan tingkat dasar sampai peruguruan tinggl bagi seluruh warga negara Indonesia tanpa kecuali. dan keresahan. c) Sikap terbuka dan sikap lapang Harus selaiu kita sadari bahwa berbagai tantangan yang datang dan luar maupun yang datang dan dalam negeri. status dan kelas masyarakat Bukan mustahil kalau mereka memanfaatkan situasi berprasangka. Mengapa? Untuk mencapai jenjang pendidikan tertentu di perguruan tinggi memang mahal. juga harus punya modal. Apalagi dalam suasana transisj masa satu asas. sungguh malang bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan otak dan modal.oleh kalangan masyarakat menengah dan kalangan atas. Mereka akan selalu tercecer dan tersisih dalam persaingan memprehutkan bangku sekolah. Kebhinekaan masyarakat berikut sejumlah nilai yang melekat. resah. dan kemelut. Dengan berbagai sikap unggul itu. Sebaliknya. . akan muncul sikap terbuka. Berbagai ideologi secara historis pernah mendapat tempat dan berkiprah di republik mi. prasangka dan perasaan tidak adil pada sektor pendidikan cepat alati lambat akan hilang lenyap. Masih beruntung bagi mereka yang memiliki kemampuan otak. diskrimjnasi. saling menghargaj.

sesuai dengan kodrat alam dan sebagainya. Ethnosentnisme dapat dianggap sebagai sikap dasar ideologi Chauvinis yang melahirkan Chauvinisme. Ethnosent. Unitunit tersebut mempunyai perbedaan-perbedaan yang tajam dalam kebutuhan-kehutuhan. kab laku yang lebih luas daripada yang biasa dibayangkan orang dengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasan dan penang. kurang estetis. rendah. sikap-sikap. Sikap ethnosentnisme dalam tingkah laku berkomunikasi nampak canggung. maupun gagasangagasan.-jcme Setiap suku bangsa atau ras tertentu akan memiliki cmi khas kebudaya yang sekaligus menjadi kebanggaan mereka. dan sikap yang demikian biasanya dilakukan secara tidak sadar. 3. bertentangan den gan kodrat alam dan sebagainya. Segala yang berbeda dengan kurang baik. ras tersebut dalam kehidupan seharj-hanj bertingkah laku sejalan dengan norma-norma. . nista. Suku bangsa. Akibatnya ethnosentrisme penampilan yang ethnosentrik. Hal-hal tersebut di atas dikenal sebagai ethnosentrisme. Terdapatnya interaksi di antara baglan-bagian yang mempunyai perbedaan-perbedaan tersebut. bloon dan Sebgainya. Chauvinisme pernah dianut oleh orangorang Jerman pada zaman Nazi Hitler. yaitu suatu kecenderungan yang menganggap nilai-nilai dan norma-norma kebudayaannya sendiri sebagai sesuatu yang prima. dan memandang bangsabangsa lain sebagai inferior. Mereka merasa din superior. mutlak. nilai-nilaj yang terkandung dan tersifat cfalam kebudayaan tersebut. dapat menjadi penyebab utama kesalahpaham an dalam berkomunikasi. lehih unggul dan bangsa-bangsa lain.e. logis. Dalam hal mi terdapat tiga elemen dasan yang merupakan cini-ciri dan situasi konflik. nilai-nilai. PERTENTANGAN-PERTENTANGAN GANGAN DALAM MASYARAKAT SOSIAL/KETE Konflik (pertentangan) mengandung s‘iatu pengertian ting. Ethnosentnisrne nampaknya rnerupakan gejala sosial yang universal. Dengan demikian ethnosentnisme merupakan kecenderungan tak sadar untuk menginterpretasikan atau meriilai kelompok lain dengan tolok ukur kebudayaannya sendin. terbaik. Suku bangsa. Dasar konflik berhedabeda. nil. tujuan-tujuan. masalahmasaiah. dan dipergunakannya sebagai tolok ukur untuk menilai dan membedakannya dengan kebudayaan lain. yaitu Terdapatnya dua atau lebih unit-unit atau bagian-bagian yang terlibat di dalam konflik. tidak luwes. ras tersebut cenderung menganggap kebudayaan mereka sebagai sesuatu yang prima.

nilai-nilai. motivasimotivasi mereka untuk menjadi anggota kelompok. atau terlalu mendasar terhadap struktur kepribadian seseorang. dihandingkan dengan mereka yang tidak pernah menghadapi konflik yang serius di dalam dirinya sendiri (Nevitt Sanford. dan norma. yaitu masyarakat. 1966). dan norma-norma. Pada taraf kelompok. Simmel. Coser menyatakan bahwa hanyalah dengan melalui pengungkapan perbedaanperbedaan di antara para .Konflik merupakan suatu tlngkah laku yang dibedakan dengan emosi-emosi tertentu yang sering dihuhungkan dengannya. Pada taraf masyarakat. konflik juga bersumber pada perbedaan di antara nilai-nilai dan norma-norma kelompok dengan nilai-nilai dan norma-norma kelompok yang bersangkutan berada. Konflik mempunyai potensi untuk memberikan pengaruh yang positif maupun negatif dalam berbagai taraf interaksi manusia. serta minat. akan semakin luas dan semakin fleksibel. Wilson dan Ryland. konflik-konflik ditimbulkan dan konflik-konflik yang terjadi di dalam din individu. Konflik menimbulkan rangsangan untuk bertingkah laku dan merupakan basis interaksi. Sebaliknya. sampai kepada lingkup yang luas. Kemampuan drang yang biasa menghadapi konflik dalam melaksanakan atau menggu nakan mekanisme-mekanisme dan tingkah laku penyesuaian din. misalnya kebencian atau permusuhan. dan kemampuan empatinya dapat meningkat dengan cepat. Sanford mengatakan bahwa ―Seseorang yang telah mempelajari cara-cara rnenanggulangi konflik di dalam dirinya sendir adalah orang yang akan berkembang dengan lebih baik. konflik-konflik yang terjadi di dalam din seseonang yang berlangsung terlalu lama. Pada taraf di dalam din seseorang. atau emosi-emosi dan dorongan-dorongan yang antagonistik di dalam din seseorang. dapat menuntun kepada desintegrasi kepribadian yang berat dan kehilangan kemampuan untuk melaksanakan fungsinya. Konflik dapat terjadi pada lingkungan yang paling kecil yaitu individu. konflik menunjuk kepada adanya pertentangan. dan perbedaan-perbedaan pada para anggota kelompok dalam tujuan-tujuan. disebabkan oleh adanya perbedaan pengalaman hidup dan sumber-sumber sosio-ekonomis di dalam suatu kebudayaan tertentu dengan yang ada dalam kebudayaan-kebudayaan lain. dapat pula tidak bersifat fungsional dan destruktif (Berstein. yang secara potensial dapat mempunyai kegunaan yang fungsional dan konstruktif. karena perbedaan-perbedaan yang timbul dapat disalurkan dan tidak dibiarkan terpendam di dalam hati masing-masing orang. namun sebaliknya. 1965). konflik dapat menuntun kepada peningkatan pemahaman dan penguatan huhungan di antara para anggota kelompok. Para penulis seperti Berstein. serta minat-minat mereka. Perbedaan-perbedaan dalam tujuan. Follett. nilai. memandang konflik sebagai sesuatu yang tidak dapat dicegah timbulnya. Pada taraf kelompok. ketidakpastian. tenlalu gawat. Coser.

Selain memperhatikan aspek-aspek dalam konflik yang memberikan manfaat. . tidak menyadari akan proses-proses emosional yang telah mernotivasi mereka uniuk memasuki pertentangan itu. pada saatnya.anggotanya. memecabkan dan menanggulangi konflik. dan konflik terjadi herkenaan atau merupakan kelengkapan untuk pencapaian tujuan. namun terdapat perbedaan-perbedaan di dalam sifatdan intensitaskonflik pada berbagai tahap perkembangan kelompok. Kejelasan mengenai kesepakatan dan ketidaksepakatan tersebut. Hampir semua konflik yang herlangsung di dalam kerumitan situasi kehidu pan manusia. Pada saat hal-hal yang tidak disepakati diungkapkan. Sringka1i pihakpihak yang terlibat di dalam konflik. Tips konflik mi timbul dan proses-proses yang tidak rasional dan ernosional dan pihak-pihak yang terlihat di dalamnya. Di dalam prosesproses pembuatan keputusan. konflik tersebut merupakan tujuan itu sendiri. Upaya untuk memecahkan jonflik selalu timbul selama herlangsungnya kehidupan suatu kelompok. Konflik sosial dapat menlmbulkan konsekuensi-konsekuensi yang meningkatkan kemampuan orang untuk melibatkan din di dalam kegiatan-kegiatan pemecahan masalah dengan hasil-hasil yang memuaskan. Konflik mungkin realistis maupun tidak realistis. mernpunyai elemen rasional maupun elemen tidak rasional. maka hal yang telah disepakati pun menjadi lebih jelas. yang memungkinkan kelompok untuk dapat menggambarkan nilainilai dan minat-minat bersama. 1969). Pemecahan terhadap konflik-konflik yang hesar tidak akan dapat terjadi sampai suatu kelompok telah berkembang mencapai suatu titik di mana terdapat kesepakatan yang mendasar di dalain kelompok terjadi dengan pasti. rnerupakan hal yang sangat penting untuk kelangsungan kehidupan berkelompok. tidak boleh dilupakan pula bahwa hanyak konflik yang bersifat destruktif dan dapat menuntun kepada terjadinya desintegrasi kelompok. secara langsung menunjang kesatupaduan atau ikatan kelompok. Konflik yang realistis terkait dengan tujuan yang rasional. Dalam konflik yang tidak realistis. cara-cara yang digunakan anggota-anggota kelompok untuk mengenali. Lebih jauh lagi konflik-konflik tersehut mungkin fungsional maupun disfungsional pada saat yang hersamaan. terletak metode-metode pengendalian konflik yang dapat digunakan terhadap semua atau setiap konflik (Wilson an Ryland. Dengan demikian.

dan menerima keputusan serta sepakat untuk melakukan keiatan bersama. Pengetahuan dan pengalaman yang serba sedikit dalam bidang pemerinlahan menimbulkan mas&ah setelah mencapai kemerdekaafl. yang diungkapkan dengan kami mengalah kami mendongkol kami ke luar kami membentuk kelompok kami sendini. namun kelompok minoritas tidak merasa dikalahkan. Setelah Perang Dunia II selesai. menyatakan kemerdekaanflYa. sejunilah negara di Asia mendapat peluang. Malaya. Dalam masa penjajahan rakyat setempat tidak diberikan kesempatan yang luas dalam ikut serta di bidang pemerintahan. akan menentukan keputusan. pada umumnya negara-negara tersebut dijajah oleh negara-negara Barat selama waktu yang lama. dan Indonesia. Tentu saja cara mi bukan suatu cara pemecahan yang memuaskan bagi pihakpihak yang terlibat. Compromise (kompromi). Mua. seperti India. 1969). Burma. berusaha mencari dan mendapatkan jalan tengah (halfway). Minority Consent. Majority Rule. Pada dasarnya problema yang dihadapi oleh negara Indonesia meliputi: . Integration (integrasi). tanpa mempertimbangkan argumentasi. Subjugation atau Domination. Integrasi merupakan cara pemecahan konflik yang paling dewasa (Albert Bandura. Pada hakikatnya majority mi merupakan salah satu bentuk dan subjugation. artinya pendapat-pendapat yang bertentangan didiskusikan.Adapun cara-cara pemecahan konflik-konflik tersebut adalah sebagai berikut Elimination yaitu pengunduran din salah satu pihak yang terlihat di dalam konflik. artinya orang atau pihak yang mempunyal kekuatan terbesar dapat memaksa orang atau pihak lain untuk mentaatinya. Negara Indonesia sebagai bagian dan negaranegara di Asia Tenggara menghadapi beberapa masalah atau problema setelah mencapai kemerdekaafl pada tahun 1945. dipertimbangkafl dan ditelaah kembali sampai kelompok mencapai suatu keputusan yang memuaskan bagi semua pihak. artinya suara terbanyak yang ditentukan dengan voting. artinya kedua atau semua sub kelompok yang terlibat di dalam konflik. artinya kelompok mayoritas yang menang.ngthai.

Pada zaman penjajahan disatukan oleh kekuatan kolonial Belanda yang mempergunakan kekerasan. Sebagai alternatif Indonesia lebih menekankan pencanian ideologi bangsa pada akar budaya bangsa. Arab. Batak. Peraturan-peraturan yang bersifat nasional meupakan produk baru dan masih dirasakan sebagaisesuatu yang asing. Eropa ternyata merupakan masalah. rasa kesukuan memang sengaja ditiup-tiupkan oleh Belanda dalam usaha menyelamatkan kekuasaan-Nya. sementara kelompok yang menginginkan sistem liberalisme mencapai kemenangan. Undang-Undang Dasar dan peraturan-peraturan lain yang bersifat Nasional mengatur persatuan dan kegiatan-kegiatan lain yang bersifat Nasional. Tetapi pada Juli 1959 dengan Dekrit Presiden UUD 1945 diberlakukan kembali. Bugis. Oleh karena itu dalam menjalin hubungan antar suku atau yang bersifat Nasional. . Lanibang statusnya ternyata juga mempengaruhi sikap Indonesia di dalam memiih model sistem pemerintahan. Setiap suku-suku bangsa lebih merasa terik it oleh sistem budayanya masing-masing. suku Bali dan seterusnya. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan bahwa pada masa akhir kekuasaan Belanda di Indonesia.erahan dan Minoritas Indonesia terdiri dan beribu-ribu pulau dan berpuluhpuluh suku bangsa merupakan masalah tersendiri dalam alain kemerdekaan. bahwa negara modern harus mempergunakan sistem pemerintahan model Barat. agar dapat diterima sebagai anggota baru yang terbebas dan belenggu penjajahan. Semangat UUD 1945 disingkirkan. Setelah mencapai kemerdekaan. Tetapi pernyataan tentang kepribadian bangsa dalain segala aspek nampak jelas. Pancasila yang digali dan kebudayaan sendiri dapat diterima segala ideologi bangsa. Suku-suku bangsa tersebar di seluruh pulaupulau di Indonesia seperti suku Aceh. sistem budaya sukunya lebih ditonjolkan. Walaupun UUD 1945 memakai sistem pemerintahan dan Barat sebagai modelnya. Minangkabau. Padang.1) Pro blema Pemerintahan Seakan-akan merupakan patokan. Suku Ambon di Maluku. terutama dalam kehidupan ekonomi dan sosial. Minoritas di Indonesia yaitu suku asing keturunan China. 2) Pro blema Ideologi Bangsa Di Asia Tenggara terdapat pengaruh yang kuat dan pandangan Jefferson dan Marxist. Makasar dan Minahasa di Sulawesi. 3) Pro blema Kedo.

Minangkabau. Dalam kehidupan sehari-hari suku bangsa itu mempergunakan sistem budayanya sendiri yang terdiri dan seperangkat ilmu pengetahuan. Sistem kebudayaan tersebut ditaati oleh warga masyarakatnya. Banjar. GOLONGAN-GOLONGAN YANG BERBEDA DAN INTEGRASI SOSLAL a. politik. Tiap suku bangsa tersebut memiliki kehudayaan sendiri yang berbeda dengan kebudayaan serta bangsa lain. dan sebagainya. Bugis. Batak. an. adat-istiadat. 1) Suku Bangsa dan Kebudayaannya Indonesia terdini dan sekitan 13. Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks yang di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan. Minahasa dan di kepulauan-kepulauan lainnya dikenal suku bana yang tidak sedikit jumlahnya. Di Sulawesi dikenal suku bangsa Makasar. Usaha mengingkari sistem budayanya dianggap oleh warga masyarakatnya sebagai tindakan yang menye1ewng. kesenian dan kebiasaan-lcebjasaan lainnya. kesenian. Masyarakat yang majemuk tersebut dipersatukan oleh sistem Nasional yang mengintegrasikannya melalui janinganjaningan administrasi pemerintahan. adat-Istiadat dan kemampuan lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Di Kalimantan dikenal suku bangsa Dayak. maka di Indonesia juga terdapat sejumlah sistem budaya yang dipergunakan oleh masing-masing suku bangsa.000 buah pulau besan dan kecil dan sejumlah laut. ekonomi dan sosial yang berpusat di kota-kota. Di daerah-daerah di Indonesia yang terseban luas terdiri dan sejumlah suku bangsa yang dikenal pula dengan masyarakat daerah. Perbedaan lingkungan alam mempengaruhi ciri-ciri jasmaniah penduduk di masing-masing daerah sehingga penduduk Indonesia mewujudkan ciri-ciri jasmaniah yang berbeda-beda. Pelaku dan pelanggaran tersebut mendapat sanksi dan . hukum.4. moral. yaitu suatu masyarakat negana yang terdini dan beberapa suku bangsa atau golongan sosial yang dipersatukan oleh kekuatan Nasional. kepercaya. hukum. kepercayaan. selat dan samudera mewujudkan satu daerah atau lingkungan alam yang berbeda-beda antara satu dengan lainnya. Masyarakat majemuk dan nasion Indonesia Masyanakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk. Di Sumatera dikenal beberapa suku bangsa Seperti: Aceh. Untuk lebih jelas dikemukakan aspek dan kemasyarakatan tersebut. Oleh karena tiap suku bangsa mempunyai kehudayaan sendiri-sendiri. yaitu berwujud Negara Indonesia.

Nilai-nilai budaya mungkin merupakan nilai lama. Di daerah Batak warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Batak. Agama Hindu datang di Indonesia dengan jalan damai. . Di Bali warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Bali dalam mengadakan hubungan. Dan kehudayaan sebagai sistem budaya merupakan alat yang mengatur atau mengontrol masyarakatnya. Nilai biasanya tidak berdiri sendiri. Sunda. Nilai digunakan dalam menentukan tujuan tindakan atau usaha. Kepercayaan seperti diwujudkan dalam agama Islam atau agama Kristen dan kepercayaan lain (Hindu Budha) merupakan sumber nilai yang dianut oleh warganya. Orang mempergunakan nilai-nilai tertentu. orang-orang Indonesia sudah mempunyai kepercayaan sendini yang biasa disebut dengan istilab animisme dan dinamisme. Kalau disistematiskan maka masyarakat merupakan sumber energi yang menghasilkan kebudayaan. 2) Agama Dilihat dan segi historis suku-suku bangsa di Indonesia mempunyai teoleransi yang besar terhadap agama atau kepercayaan yang lain. Bali. Setelah agama Hindu mengalami kemunduran. Banjar. Berat-ringannya sanksi didasarkan atas berat-ringannya pelanggaran yang dilakukan.masyarakatnya. Nilai-nilai yang dianutnya bersama mi dinamakan nilai-nilai budaya. 3) Bahasa Pada suku-suku bangsa yang bermacam-macam itu terikat pula oleh satu persamaan yaitu bahasa. tetapi terkait dengan kepercayaan tertentu membenarkannya. Di Jawa warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Jawa. Bugis. Kedua agama tersebut juga diterima dengan cara-cara yang damai. Jawa. Bahasa yang merupakan alat komunikasi dalam melaksanakan interaksi sosial di antara kelompoknya. Nilai digunakan untuk menentukan baik tidaknya sesuatu. Nilai merupakan pedoman umum yang digunakan dalam memilih antara berbagai kemungkinan pilihan. Di masyarakat Bugis orang mempergunakan bahasa Bugis. datanglah agama lain berturut-turut agama Islam dan Kristen. tetapi juga mungkin merupakan nilainilai barn. Minangkabau. Kontak agama tersebut melalui jalan perdagangan. Sebelum kedatangan agama Hindu yangberasal dan India. Demikian pula karya-karya sastra masyarakat daerah itu mempergunakan bahasa daerahnya masing-masing. Sasak dan sebagainya di Indonesia masih terdapat satu Nasion baru yaitu Nasion Indonesia. 4) Nasion Indonesia Di luar suku bangsa Batak. Pelanggaran yang berat dapat menyebabkan orang tersebut dikeluarkan dan masyarakatnya. karena orang menganut suatu kepercayaan tertentu yang membenarkan nilai-nilai dianutnya.

seperti Bagong Kusudiardjo. Jadi dalam pembentukan kebudayaan Nasional unsurunsurnya berasal dan kebudayaan daerah. Tarian-tarian daerah yang dapat diterima dan dinikmati oleh warga daerah lainnya di seluruh Indonesia dapat juga disebut sebagai Tazi Nasional. Kebudayaan daerah itu sendiri tidak akan punah. Kesenian wayang mungkin akan tetap sebagai kesenian daerah saja. Hal yang menggembirakan ialah bahwa ada beberapa ahli yang mencoba kreasi tarian baru yang dapat diterima dan dinikmati di seluruh Indonesia. Kebudayaan Nasional itu sendiri masth dalam tarap proses pembentukan lebih lanjut. Kusumo. tetapi tetap berkembang terus. Sarlito W. b. yang terbentuk sebagai hasil proses setelah kemerdekaan tahun 1945. tetapi banyak sistem kebudayaan. Sistem kebudayaan yang berlaku di Indonesia 1) Sistem kebudayaan daerah . Nasion Indonesia Nasion Daerah (kebudayaan daerah) Kebudayaan Nasional Kebudayaan Nasional sebagai sistem kebudayaan Nasional mengontrol perilaku para warganya. Nasion Indonesia merupakan suatu federasi antara suku-suku bangsa yang masing-masing merupakan kesatuan tersendiri dan federasi mi tetap mempertahankan kesatuan mereka masing-masing. Penyimpanan dan sistem kebudayaan Nasional merupakan pelanggaran yang akan dikenakan sanksi.Nasion merupakan kesatuan solidaritas. Pada suku bana Jawa yang mempunyai karya-karya sastra Jawa dan ditulis dalam bahasa Jawa merupakan kebudayaan daerah. karena tidak dapat diterima dan dinikmati oleh warga/ orang dan suku bangsa lain. Integrasi Penduduk Indonesia yang menempati wilayah yang luas mi bukan hanya terikat oleh satu sistem kebudayaan. Tetapi karyakarS‘a sastra Jawa yang dalam bahasa Indonesia dan dapat diterima dan dimengerti oleh suku-suku bangsa yang lain dapat digolongkan dalam kebudayaan Nasional. Justru mengembangkan kebudayaan daerah berarti pula memperkaya kebudayaan Nasional. Nasion Indonesia juga mempunyai kebudayaan sendiri yang disebut kebudayaan Nasional. Kebudayaan Nasional terbentuk dan merupakan perpaduan dan kebudayaan daerah yang dapat diterima oleh masyarakat dan suku-suku bangsa lainnya.

seperti tulisan yang terdapat dalam Lambang Negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika. Arab. Kuatnya integrasi akan menjadi salah satu ukuran timbul atau tidaknya pemberontakan-pemberontakan di daerah.2) Sistem kebudayaan agama. Dalam peristiwa pemberontakan Permesta. ekonomi warga sukusuku bangsa/daerah. sosial. yang berbeda-beda tetapi merupakan kesatuan. 2) Kebudayaan suku-suku bangsa/daerah dengan kebudayaan suku-suku bangsa/daerah yang lain. Masyarakt majemuk itu tetap pada kemajemukan masing-masing. Demikian pula dominasi kekuatan di tingkat Nasional cileh salah satu suku bangsa akan menimbulkan konflik kekuatan antara suku-suku bangsa. sebagai contoh seorang Sunda dalam berkomunikasi dengan sukunya mempergunakan sistem kebudayaan Sunda. Hindu dan Budha. Integrasi bukan peleburan. Kiranya timbulnya pemberontakan Dewan Banteng yang dipimpin oleh Kol. Sebagai bagian dan rakyat Indonesia. Variabel-variabel lain yang dapat menjadi penghamhat dalam integrasi ialah 1) Klaim!tuntutan penguasaan atas wiiayah-wilayah yang dianggap sebagai miliknya. Karena itu hartis memperjelas dalam hubungan antara: 1) Kebudayaan atau kekuatan Nasional dengan kebudayaan suku-suku bangsa/daerah. karena suku Jawa dianggap mendominasi kekuasaan Nasional. Ahmad Huein dapat dianalisa dan segi itu. Orang Indonesia merupakan pendukung lebih dan satu sistem kebudayaan. Mereka dapat hidup serasi. Kristen. Dalam hal mi masalah besar yang dihadapi oleh bangsa Indonesia setelah merdeka yaitu masalah integrasi di antara masyarakat yang majemuk itu. akan menimbulkan konflik antara pusat dan daerah. tetapi keserasian persatuan. 3) Sistem kebudayaan Nasional 4) Sistem kebudayaan asing. Oleh karena itu dia juga memakai sistem kebudayaan Islam. Keempat unsur tersebut sekaligus menjadi landasan dan atau corak masalah dihadapi oleh masyarakat Indonesia yang majemuk. Di samping itu seorang Sunda ada yang beragama Islam. berdampingan. seperti Islam. seperti China. Kalau kekuatan Nasional terlalu mendorninasi kehidupan politik. 2) Isu ash tidak ash 3) Isu agama . orang Sunda itu juga memakai sistem kebudayaan Nasional. suku Jawa dimusuhi oleh orang Minahasa. Keempat unsur di atas merupakan unsur dan kebudayaan Nasional.

Hubungan antara agama dengan kebudaynan suku sangat erat. Mereka walaupun nenek moyangnya berasal dan luar Indonesia. yaitu orang-orang Tionghoa.simihasi yang dipandang sebagai jalan ke luar yang paling baik ternyata sulit dilaksanakan karena adanya perbedaan dan atau hambatan kebudayaan. Ad. bahwa prasangka dan ethnosentrisme menjadi penghalang adanya integrasi.3. Agama yang masuk di Indonesia seperti Kristen. A. tetapi kebudayaannya sudah sangat berbeda dengan kebudayaan nenek moyangiiya. Kathohik. Jawa Tengah merupakan tempat tinggal suku Jawa. Setelah kemerdekaan nampak jelas bahwa orang Tionghoa lebih baik kedudukan ekonominya dibandingkan dengan orangorang Indonesia lainnya. Hal yang dapat menimbulkan masalah ialah sentimen agama dapat digerakkan untuk mempertajam perbedaan keukuan. Hal yang mungkin kurang tepat bahwa banyak pembagian propinsi yang didasarkan pada garis wilayah suatu suku hangsa. Islam telah mengambil oper kedudukan agamaagama atau sistem kepercayaan yang sebelumnya dianut oleh suku-suku bangsa di Indonesia. Dalam masa penjajahan orangorang Tionghoa digunakaa sebagai pedagang perantara dengan orang-orang Indonesia oleh Belanda. Agama-agama hesar itu dijadikan sumber etika dalam sistem nilai dan ajaran-ajaran moral dan kebudayaan suku bangsa yang bersangkutan.1. Ad. Oleh karena itu mereka digolongkan sebagai golongan sosial. Dalam hal mi terdapat Maim pengakuan dan suatu suku bangsa terhadap wihayah tertentu sebagai daerah sukunya. Prasangka yang merupakan sikap permusuhan terhadap seseorang anggota golongan tertentu yang dihubungkan sifat buruk yang berkait pada golongan tertentu tadi. Arab.4) Prasangka dan ethnosentrisme Ad. 2. seperti ternyata pada petugas-petugas atau ungkapan-ungkapan. Agamaagama besar itu telah dimasukkan dalam kebudayaan suku bangsa bahkan menjadi inti pendorong dinamika kebudayaan tersebut. Mereka mendapatkan fasihitas-fasiltias yang lebih baik dibandingkan dengan orang Indonesia sendiri. Propinsi Sumatera Utara merupakan tempat tin ggal suku Aceh. Oleh karena itu masyarakat yang tingkat kemajemukannya tinggi akan menghadapi banyak kesulitan dalam integrasi dibandmgkan dengan masyarakat yang tingkat kemajemukannya lebih sederhana. Ad. . Prasangka biasanya dikaitkan dengan ethnosentrisme yaitu anggapan bahwa sukunya merupakan suku bangsa yang paling balk dibanding dengan suku bangsa lainnya. Setelah merdeka adanya perbedaan dalam kehidupan ekonomi antara orang-orang Indonesia dengan orang-orang Tionghoa menjadi masalah dengan issue ash dan tidak ash. Sejak zaman penjajahan di Indonesia terdapat orangorang.4. Propinsi Jawa Barat batasnya merupakan batas wilayah yang ditempati suku Sunda. Jelas.

Oleh karena itu untuk mewujudkan integrasi masyarakat pada masyarakat majemuk dilakukan dengan mengatasi atau mengurangi prasangka. Hal yang penting. dan mudah-tidaknya individu pindah dan suatu kelompok ke kelompok lainnya. mulai dan individu. tidak banyak sistem yang tidak saling melengkapi.erjadi konflik. Tidak perlu dipertanyakan dan mana asal-usul suku bangsa. lembaga. IntegrasiSosial Integrasi sosial (integrasi masyarakat) dapat diartikan adanya kerjasama dan seluruh anggota masyarakat. dan masyarakat secara keseluruhan sehmgga menghasilkan persenyawaanpersenyawaan berupa adanya konsensus nilai-nilai yang sama-sama dijunjung tinggi. semua pihak tetap menyadari. l Sejarah telab mencatat bahwa Sumpah Pemuda yang dicetuskan pada tahun 1928 adalah suatu perwujudan solidaritassosial begitu kental merasuk dalam kalbu antar golongan pemuda. menganiati dimensi kemajemukan suatu masyarakat dapat dilakukan dengan melihat jumlah kelompok yang berbeda kebudayaannya. pada kurun waktu itu pun terdapat percikan-percikan konflik sosial dalam bentuk pemberontakan-pemberontakan di daerah-daerah tertentu di wilayah Republik Indonesia. Mereka bergabung. ras. larut dalam kesadaran kebersamaan dalarn berbangsa begiu mengendap. ras dan corakragam budaya yang ada menggambarkan kekayaan Budaya Bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan Budaya Bangsa seluruhnya. walaupun dimensi waktu dan jumlah pelaku‘ berbeda. Kondisi yang mirip juga pernah terjadi. dominasi. dan tumbuh integrasi tanpa paksaan. menuju terwujudnya integrasi sosial — integrasi nasional. Integrasi masyarakat akan terwujud apabila mainpu mengendalikan prasangka yang ada di masyarakat sehingga tidak t. Dalam kurun waktu tahun lima puluhan sampai enam puluhan. bahasa dan lain sebagainya. bahwa Tanah Air tercinta Negara Kesatuan Indonesia mi didirikan sebagai hasil kerjasama Semua pihak. dan semua golongan. agama. Bahwa bangsa dan budaya Indonesia pada hakikatnya satu. asimilasi dan berkurangnya prasangka-prasangka di antara anggota masyarakat secara keseluruhan. menyatu dalam kadar solidanitas yang tinggi.c. Walaupun tidak dapat dipungkiri. Dalam hal mi terjadi akomodasi. membaur. konsensus anggota-anggota masyarakat terhadap nilai yang mengikat seluruh warga masyarakat. Narnun begitu. sehingga menjadi modal dasar bagi terwujudnya Integrasi Sosial — Integrasi Nasional. . Kenyataan adanya berbagai suku bangsa. semua golongan begitu larut dalam semangat solidaritas sosial yang tinggi. keluarga.

Pakistan tidak mampu mempersatukan kedua wilayah itu Sehingga pada tahun 1971 lahirlah Bangladesh. Amerika Serikat. Dengan kata lain masalah integrasi nasional mi pada prinsipnya bersumber pada perbedaan ideologi. yang berbeda ad4lah bentuk permasalahan yang dihadapinya. Demikianlah bentuk-bentuk permasalahan yang disebabkan oleh masalah integrasi mi.5. Sehingga masalah integrasi mi cenderung diselesaikan sesuai dengan kondisi negara yang bersangkutan. Ketika wilayah timur memberontak. Ada yang menempuh jalan kekerasan dan ada yang menempuh strategi politik yang lebih lunak. maupun dalam pembentukan konsepsi nalarnya. sehingga lahirlah negara baru yang menamakan din Republik Baifara. Memiliki kebudayaansendiri. Perang Saudara yang terjadi di Nigeria terjadi karena Nigeria tidak berhasil mengintegrasikan suku-suku bangsa Hausa. Karena agama dipandang sebagai nilai hakiki sehingga kontrol sosial masyarakat agama cenderung lebih peka dan sering tajam. Perbedaan ideologi mi disebabkan karena perbedaan falsafah hidup yang banyak berpengaruh dalam proses sosialisasinya. Menghadapi masalah integrasi mi sebenarnya tidak memiliki kunci yang pasti karena masalah yang dihadapi berbeda dan latar belakang sosio kultural nation state yang berbeda pula. Fulani. INTEGRASI NASIONAL Integrasi Nasional adalah merupakan masalah yang dialami oleh semua negara atau nation yang ada di dunia. Canada dan Australia menghadapi masalah integrasi bangsabangsa imigran. . permasalahan yang ditimbulkan oleh kondisi masyarakat majemuk. melahirkan Negara Pakistan. Beberapa negara yang herdiri setelah Perang Dunia II ternyata banyak yang tidak mampu mengintegrasikan berbagai golongan dalam masyarakatnya. Termasuk faktor dominan dalam pembentukan suasana kesenjangan ideologi mi adalah masalah agama.nation pribumi yang telah terbentuk lama sebelum nation Indonesia diprokiamasikan.1 ke1ompok etnis atau suku-suku bangsa yang ada di daerah merupakan nation. Mereka memiliki ciri-ciri sendiri yang merupakan ciri-ciri suatu nation. daerah teritorial sendiri dan perasaan solidaritas antara anggotaanggota warga masyarakat yang bersangkutan. Permasalahan yang kedua. Ibo dan Yoruba. Menurut Harsya Bachtiar. bahasa sendiri. yang terdiri dan berbagai kelompok atnis baik di antara penduduk pribumi maupun keturunan asing. 1) Beberapa Permasalahan In tegraci Nasional Permasalahan utama yang dihadapi dalam integrasi nasional mi adalah adanya cara pandang yang berbeda tentang pola laku duniawi dan cara untuk mencapai tujuan. Ketidakmampuan India mempersatukan seluruh wilayahnya.

Dan segi kemungkinafl memberontak untuk memperjuangkafl satu wilayah sendini. ditinjau dan kehidupan dan pertumbuhan Partai Politik. Hal mi sesuai dengan yang ditulis Prof. Petmasalahan ketiga. Party.3 maka diusahakan pula langkah-langkah yang lebih sistematis dan operasional.‘ Di samping itu adanya partai-partai politik yang tenikat oleh kepentingankepefltingan primordial yang secara tidak langsung terikat oleh kepentingan daerah dankelompok elite dan kelompok etnis tertentu. Hudson mencatat beberapa indikator pertentangan politik di Indonesia yaitu. mi juga masalah yang cukup rumit bagi kelancaran integrasi nasional secara utuh. adalah masalah teritonial daerah yang seringkali berjarak cukup jauh. Demikianlah dengan sistem silang-menyilang mi konflik antara suku-suku bangsa . Selain masalah etnis pribumi Indonesia juga menghadapi masalah integrasi warga negara keturuflan asing. Yang terakhir mi mengakibatkan partisipasi politik massa yang sangat kecil.nation lama tidak bisa hilang walaupun telah tergabung dalam nation Indonesia yang baru. keturunan asing maupun peranakan membuat jarak yang tegas dengan kelompok pribumi. mi merupakan masalah baru bagi negara Indonesia. R. atau paling tidak akan membuat konflik sosial tidak menjadi terlalu tajam. Charles Lewis Tylor dan Michael C. Kondisi mi akan lebih mempererat rasa solidaritas kelompok etnis tertentu. 2) Upaya Pendekatan Di samping perbedaan golongan itu sendiri mempunyai p0. serangan bersenjata.‖2 bahwa integrasi nasional Indonesia mempunyai dua dimensi yaitu dimensi horisontal dan ditnensi vertikal. terjadinya demonstrasi. aliran dan lain-lain. Permasalahan politik di Indonesia berpengaruh pula dalam mencapai integrasi nasional.Perasaan solidaritas yang tinggi menyebabkan nation. William Liddle dalam bukunya ―Ethnicity. Dimensi horisontal dimaksudkan untuk menunjuk perbedaan suku. maka mereka berusaha mengembangkan kebudayaan negara asalnya di Indonesia. Lebih-lebih Indonesia yang berbentuk negara kepulauan dan merupakan arus lalu lintas dua benua dan dua samudera. meningkatnya angka kematlan akibat kekerasan politik.tensi untuk menuju ke arah integrasi dengan sistem silangmenyilang (Cross cutting Affilation) yang akan melahirkan pelapisan sosial yang saling silang-menyilang. Hal mi yang menyebabkan bahwa masalah integrasi berbagai kelompok etnis merupakan masalah pokok bagi integrasi nasional Indonesii. pemindahan kekuasaan eksekutif yang bersifat ireguler. kerusuhan. Masalah keempat. sedangkan dimensi vertikal dimaksudkan untuk menunjuk kesenjangan kelompok elite nasional dengan massa. Karena mereka yang tergolong keturunan asing mi secara genitas masih memiiki hubungan dengan negara asalnya. agama. and national Integration : An Indonesia Case Study.

Ketiga Menggali kebudayaan daerah untuk dijadikan kebudayaan nasional dan membina penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. maka pemerintah berusaha untuk mewujudkan idealisme atau citacita nasional yang diamanatkan oleh seluruh bangsa kepada ideologi melalui pembangunan di berbagai sektor. karena pada setiap soal konflik dapat saja terjadi.daerah akan dapat diredakan dengan adanya perternuan di bidang agama. Kedua : Berusaha membuka isolasi antar berbagai kelompok etnis dan antar daerah/pulau dengan pembangunan sarana komunikasi. di samping asimilasi budaya. Untuk langkah mi dapat dicontuhkan dengan transmigrasi. 3) Integrasi Nasional dalam Perspektif Seperti yang diasumsikan oleh Harsya W. informasi dan transportasi. maka masih ada penunjangyang cukup berpengaruh terhadap usaha-usaha lain yaitu memperkuat kedudukan ideologi nasional. pertukaran/mutasi karyawan dan satu daerah lain. sama besar dengan tercapainya integrasi. . Di samping dukungan usaha-usaha seperti yang telab dikemukakan di atas. Bachtiar bahwa masalah integrasi nasional akan tetap merupakan masalah. maka kemungkinan integrasi iasional menjadi masalah. Termasuk pembangunan politik dan kebudayaan. Kelima Melalui jalur-jalur formal seperti pendidikan perundang-undangan yang berlaku bagi seluruh warga negara dan pendekatan formal lainnya. Namun demikian integrasi nasional sebagai suatu cita-cita nasional maupun cita-cita negara akan dapat terwujud atau paling tidak menekan kemungkinan permasalahan yang timbul dengan berbagai usaha yang mendukung potensi masyarakat untuk berintegrasi sendiri secara alamiah dengan sistem Cross cuttiig affiliation. Upayaupaya yang dilaksanakan untuk memperkecil dan kalau mungkin menghilangkan kesenjangan-kesenjangan itu antara lain Pertama : Untuk mempertebal keyakinan seluruh warga negara yang terdiri dan berbagai golongan itu terhadap ideologi nasional. dengan titik tekan pada pemerataan pembangunan dan hasil pembangunan. tan. Di samping itu berpedoman pada teori Walter T. Keempat Membentuk janingan asimilasi bagi berbagat kelompok etnis baik pribumi maupun keturunan asing. adanya BAKOM PKB dan lain-lain. Martin yang telah dikemukakan terdahulu bahwa perbedaan golongan mempunyai dua kemungkinan yang sama besar untuk menjadi konflik (disintegrasi) atau integrasi.pa memandang apakah itu negara baru ataupun negara yang sudah lama.

sitif terhadap sesuatu. Prasangka dan diskriminasi tidak muncul dan segolongan orang-orang kampungan berpendidikan rendah. Kebudayaan Batak. Bahwa pertentangan sosial dapat terjadi di masyarakat sebagai akibat dan adanya interaksi sosial. Prasangka bersumber dan suatu sikap. Daya upaya untuk mengurangi!menghilangkan prasangkadan diskriminasi: perbaikan kondisi sosial ekonomi perluasan kesempatan belajar. Setiap orang atau kelompok dalam menghadapi masalah soalal selalu melihat dan sistem nilai yang benlaku pada kelompoknya. sedangkan sistem nilai merupakan bagian dan kebudayaan. Ambon dan sebagainya. Prasangka dibedakan dengan diskriminasi. kebudayaan Aceh. Pada zaman penjajahan Belanda persatuan Indonesia diikat oleh . Diskriminasi menunjuk pada suatu tindakan. Masalah itu akan lebih menonjol lagi di masyarakat yang bersifat majemuk seperti Indonesia i. dan adanya sikap terbuka dan sikap lapang. Sebab-sebab timbulnya prasangka: berlatar belakang sejarah dilatar-belakangi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasional. perbedaan sistem agama yang ada di Indonesia adalah penting bagi bangsa Indonesia. kebudayaan Bali. Kesadaran akan pengertian adanya perbedaan kebudayaan sistem nilai. dan berlatar belakang dan perbedaan keyakinan. bersumber dan faktor kepribadian. Oleh karena masyarakatIndonesia merupakan masyarakat majemuk. terdini dan bermacam-maCam kebudayaan. tetapi juga di kalangan orang-orangintelek seperti para pemimpin dan negarawan berkaliber nasional maupun internasional. maka betapa kompleknya masalah-masalah sosial dan atau pertentangan pertefltaflgafl yang timbul di Indonesia. kebudayaan Dayak. kepercayaan agama.RANGKUMAN Prasangka adalah sikap negatif atau juga dapat bersifat p0. Opini urnurn berpendapat bahwa lahimya peluru-peluru kendali ICBM (peluru-peluru kendali antar benua) yang dibuat oleh negara-negara adikuasa (superpower) adalah sebagai akibat adanya akumulasi dan prasangka yang berlebihan di antara negara-negara Adikuasa. seperti kebudayaan Jawa.

Hal-hal baru yang disetujui atau dapat disetujui bersama itulah yang akan menjadi modal dan kebudayaan nasional. perubahan nilai-nilai. Tetapi dalam mengadakan interaksi sosial antara suku perlu dicarikan dasar yang disetujui bersama. yaitu: pembauran hana. Secara umum terdapat tiga masalah besar yang harus dikaji secara serius untuk mencapai perwujudan integrasi social integrasi nasional. UUD 1945 dan ideologi Pancasila. Sedangkan integrasi nasional bermakna: solidanitas sosial dan kerjasama antar kelompok sosial yang harmonis tersebut. Setelah Indonesia merdeka kekuatan formal yang menyatukan Indonesia adalah pemerintahan nasional. Unsur-unsur daerah yang dapat disetujui atau diterima oleh suku bangsa lain atau menjadi hagian dani kebudayaan nasional. Integrasi sosial bermakna terwujudnya solidanitas sosial.adanya pemerintahan kolonial yang memerintah seluruh Indonesia. dan aliran kepercayaan. Oleh karena itu integrasi merupakan alternatif yang baik untuk modal tumbuhnya kebudayaan nasional. Satu ikatan lagi dipenlukan yaitu kebudayaan nasional sehingga nation Indonesia yang lahir pada tahun 1945 itu dapat mempunyai akar yang kuat. sikap dan watak yang berbeda. rasa kebersamaan antar hubungan masyanakat secara harmonis dalam kerjasama kelompok yang mempunyai sifat. dianahkan demi keharmonisan demi persatuan dan kesatuan nasional. Kemajemukan tetap diberikan peluang untuk hidup di In donesia. . kerukunan antar umat beragama.

Istilah sistem dalam sistem ekonomi adalahSuatu kumpulan elernen-elemen. dan yang ditujukan ke arah pencapaian sasaransasaran beama atau tujuan yang diinginkan bersama. DISTRIBUSI DAN KONSUMSI Sistem Ekonorni 1. .but akan diproduksikan ? Masalah yang kedua mi berhubungan dengan masalah pilihan teknologi yang akan digunakan dalam menghasilkan barang-barang dan j asa-jasa. yang pada hakikatnya merupakan pemecahan masalah-masalah a. the organization through the operation of which the various. Bagaimanakah barang-barang dan jasa-jasa terse. b. Berdasarkan rumusan pengertian sistem ekonomi di atas. TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN SISTEM EKONOMI : PRODUKSI.BAR IX ILMU PENGETAHUAN. scarce. sedang elemen-elemen yang dimaksud adalah lembaga-lembaga ekonomi. Apakah yang akan diproduksi ? Masalah yang pertama mi berhubungan dengan masalah pilihan atas macam-macam alternatif terhadap barang dan jasa yang akan diproduksikan. Due yang dimaksud dengan sistem ekonomi adalah is the group of economic system. relative ti the them are utilized to satisfy the of man‖. Menurut John F. sistem ekonomi terdiri dan sejumlah elemenelemen. Penertian Sistem Ekonomi Sebelum kita membicarakan pengertian system ekonmi maka terlebih dahulu kita mengetahui artiistil‘h sistem dalam sistem ekonomi. di mana antara elemen-elemen tersebut terdapat adanya hubungan. Di dalam setiap sistem ekonomi dalam bentuk apapunjuga senatiasa menghadapi empat tugas pokok.

Ada empat sifat pokok yang penting dalarn sistern kapitalis. Siapakah yang akan memperoleh barang-barang dan jasa-jasa tersebut apabila selesai dihasilkan? Masalah yang ketiga mi berhubungan dengan masalah pembagian pendapatan (distribution of income) yang diterima oleh tiap-tiap individu dalam masyarakat. Dalam pandangan sistern kapitalis. dia bahkan merupakan sumber dinamika dan masyarakat kapitalis. 2. . Keempat sifat pokok tersebut adalah Hak milik atas barang-barang modal atau alat produksi seperti tanah. bagaimana kehidupan masyarakat dimungkinkan ? Adam Smith tidak merasa khawatir. Bagaimanakah pemecahan masalah terhadap empat permasalahan di atas pada tiap-tiap sistem ekonomi berbeda sama lain. mesin-mesin sumber-sumber alam ada di tangan orang orang. keempat sifat pokok tersebut pada dasarnya alat/cara daripada sistem kapitalis guna mencapai tujuannya. keserakahan manusia bukan saja tidak berbahaya. Pada sistem ekonomi kapitalisme asumsi dasarnya adalah manusia mengejar kepentingan pribadinya. Kepentingan pribadi dan tiap-tiap oranglah yang dikelola dalam sistem kapitalis. Macam ekonomi yang dianut oleh suatu negara akan mewarnai pola/cara pemecahan keempat masalah di atas. karena sistem persaingan bebas akan menertibkannya. Orang yang terlalu serakah menjual barangnya terlalu mahal akan terpaksa membatasi keinginannya mi dengan munculnya orang lain yang rnau menerima keuntungan yang lebih sedikit dengan menjual barangnya secara lebih murah. maka harga barang-barang dan jasa-jasa di tentukan oleh permintaan dan penawaran. Keserakahan masing-masing orang akan saling mengatur dirinya sendiri. Kalau semua Orang hanya mengurusi kepentingan dirinya sendiri saja.c. Prinsip ekonomi pasar. Menurut prinsip mi. dan gejala mi oleh Smith dikatakan sebagai pengaturan yang dilakukan oleh tangan yang tidak kelihatan. d. Bilamanakahlberapa banyak sumber-sumber ekonomi yang bersangkutan akan disalurkan ke arah konsumsi yang sedang berlangsung dan berapa banyaknya akan disalurkan ke arah investasi ? Masalah mi berkaitan dengan soal pilihan antara masa kini dan masa yang akan datang. Macam-macam Sistem Ekonomj 1) Sistem Ekonomi Kapitaljsme Sistem ekonomi kapitalisme mempunyai konsep yang jelas tentang hakikat manusia.

jadi menyendiri terputus dan hubungannYa baik dengan alam maupun dengan manusia lainnya. . kalau dia tidak memilikinya. ―musuh‖ yang bisa digunakan untuk mengancam dirinya. manusia jadi berkompetisi dengan manusia lainnya. artinya terbuka kesempatan bagi setiap orang untuk mengecap keuntungan. Berdasarkan pandangan kaum sosialis hakikat manusia adalah Hakikat manusia umum (human nature in general) yaitu manusia sosial. Dalam sistem kapitalis persiangan bebds dapat terjamin hal mi berasal dan adanya empat kebebasan kapitalis yang pokok yaitu Kebebasan untuk berdagang dan mempunyai pekerjaan. Manusia sebenarnya hidup secara harmonis dengan alam dan manusiamanusia lain. Dengan demikian lebih banyak. maka orang jadi berebutan untuk memiliki alam sebanyak-baflYakflYa. Hakikat manusia sebagaimana dia telah diubah oleh sejarah (human nature-asmodifled historical epoch): Pengertian sejarah yang dimaksud adalah sejarah yang telah ditinggalkan oleh kaum kapitalisme. Tapi oleh kaum kapitalisme melalui konsep pemilikan pribadi. menurut pandangan sosialis manusia itu sebenarnya adalah sosial bukan individu. Akibatnya manusia menjadi terasing. Akibat dan upaya pemilikan pnbadi yang diizinkan oleh kaum kapitalis. d) Prinsip keuntungan. Kebebasan hak milik. Dalam mencari keuntungan sistem kapitalis lebih demokratis sifatnya. 2) Sistem Ekonomi Sos ialisme Dalam sistem ekonomi sosialis juga xnempunyai konsep jelas tentang hakikat manusia. Kebebasan untuk mengaclakan kontrak. Kebebasan untuk membuat untung. dia jadi makin berkuasa dan bisa memiliki manusia Iainnya.c) Persaingan bebas. Alam dan manusia lain jadi semacam.

Sistem ekonomi sosialisme pada dasarnya berupaya mengembalikan hakikat manusia pada proporsi sebenarnya. Usaha bersama atas dasar asas kekeluargaan adalah ―koperasi‖. pasal 27 ayat 2 dan pasal 34. Pasal 33 UUD‘45 adalah pasal utama bertumpunya sistem ekonomi Indonesia.Akibatnya dari kenyataan di atas manusia yang dahulu sosial menurut pandangan kaum sosialis berubah menjadi serakah. Bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesarbesarnya bagi kemakmuran rakyat. Seluruh kegiatan ekonomi dipimpin dan pusat/negara. Dalam pandangan hidup bangsa Indonesia kita temukan adanya semangat kolektivisme (gotong royong) atau kekeluargaan. Akar pandangan hidup kolektivime inilah yang memperkuat tumbuhnya koperasi di kalangan masyarakat kita.Pasal 33 UUD‘45 berbunyi Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. maka arah pembicaraan kita kepada Undang-Undang Dasar 1945. . terlepas dan berbagai kegagalan yang ada di dalam pertumbuhannya. khususnya yang mengatur kegiatan ekonomi. distribusi dan konsumsi diatur dengan peraturan dan tiada tempat bagi private interprise. Produksi. yaitu manusia sosial. dengan kelengkapan pada pasal 23. Bertumpu pada pasal 33 UUD 45 terdapat tiga bentuk kegiatan atau bangun usaha dalam perekonomian Indonesia. Upaya yang perlu dilakukan menurut pandangan kaum sosialis adalah penghapusafl pemilikan pribadi. Pagaimana semangat kebersamaan dapat dijelmakan dalam kegiatan usaha koperasi perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan usaha koperasi merupakan tulang punggung kegiatan perekonomian bangsa Indonesia. Oleb sebab itu diperlukan adanya suatu sistem sosial yang bisa mengembalikan hakikatnya manusia itu. Pokok pikiran kaum sosialis Kaum Sosialis berpandangan bahwa keserakahan manusia perlu untuk diubah. Cabang-cabang yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. sedang sistem sosial yang dimaksud adalah sistem sosialisme. 3) Sistem Ekonomi Indonesia Berbicara tentang sistem ekonomi Indonesia.

akan tetapi kehutuhan hidup lainnya harus diciptakan oleh m anti si a. Mengangkut batu dan sungai ke tempat bangunan. apakah asing.akyatan yang kuat. Cara memperoleh barang dan jasa mi ada yang memenlukan pengorhanan dan ada juga yang tidak penlu pengorbanan. Artinya di dalam kegiatan usaha swasta. maka cabangcabang produksi penlu benarbenar ―dikuasai oleh negara‘‖ hal mi memberikan petunjuk langsung bahwa mekanisme harga bebas tdak holeh berlaku di dalam perekono mian. Pada hakekatnya produksi adalah kegiatan menciptakan kegunaan. Yang penting dan menjadi tujuan utarna adalah pengamanan kepentingan negara dan kepentingan rakyat banyak. melayani tukang mengatür irigasi. domestik prihumi maupun non pribumi harus dihidupkan pula semangat keusahabersamaari dan berasaskan kekeluargaan. patungan dengan asing. Kegiatan untuk rnenghasiikan barang dan jasa itu dinamaka produksi. Benda-benda bebas yang disediakan oleh alam dan tidak lagi memerlukan pengorbanan seperti udara. Ayat 1 pasal 3 tetap melandasi dan mewarnai bangun-bangun ataubentuk usaha lain yang ada. mengaduk semen dan dengan pasir. Mengenai ayai.Ayat I pasal 33 UUD‘45 tidak dapat dipisahkan pengaruhnya terhadap ayat 2 dan 3. Jadi pengertian secara luas produksi. apakah itu herhentuk Perseroan Terhatas atnu Jainnya. Kegunaan artinyadapat memenuhi kebutuhan manusia. tetapi mencakup semua kegiatan yang menciptakan dan menambah kegunaan. patungan dengan asing. 2 dan 3 pasal 33 U[1Y45 kalimat ―mengusai hajat hid up orang banyak‖ (yang tidak lain adalah ―basic needs‖) dan ―digunakari untuk sehesarbesarnya kemakmuran rakyat‖ adalah ekspresi danpada adanya orientasi ker. Untuk yang penting bagi negara dan untuk hajat hidup orang banyak itu. Produksi 1) Pengertian Produksi Kebutuhan hidup manusia dapat dipenuhi dengan barang dan jasa. yang hakikat dan perananannya sesuai dengan petunjuk-petuniuk ayat 2 dan 3. sinar matahani. semuanya itu termasuk kegiatan produksi. 1. bukan hanya kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa. .

tetapi hasilnya berupa sarana Makn maju produksi jasa menunjukkan makiji majunya bidang produksi lainnya. Dalam pertambangan manusia hanya sekedar menggalinya dan perut dan lapisan bumi. perakitan sepeda motor. perhotelan. Perikanan daràt di Indonesia dikelompokkan ke dalam produksi agraris karena pada hakekatnya kegiatan itu bersifat pengolahan tanah dan air untuk memelihara ikan. pabrik makanan dan minuman. Bahan mentah diolah menjadi bahan jadiatau sehgah jadi. Endustri Kerajinan. kemudian dijualnya ke pasar. 1 produksi sendiri sepereti Pertamina mnjuJ minyak hasil produksi sendiri kepada agen-a. Jasa Produksi jasa adalah kegiatan penyediaan saratia jasa. asuransi. perakitan. Pengaturni‘ perekonomian sesuatu negara umumnya men i k i. yaitu: Ektraktif Memungut langsung dan hasil alam seperti perikanan laut pertambangan dinamakan produksi ektraktif. Parawisata di Indonesia termasuk industri karena kegiatan itti dianggap sebagai pengolahan objek-objek pariwisata untuk mendapatkan hasil bagi negara. Pada umumnya perdagangan itu mencakup kegiatan membeli untuk kemudian dijua1nya. Perdagangan itu adakalanya hanya merju‘iI L. mi semua merupakan perindustrian. Alam menciptakan batubara. pergu dangan. dan sebagainya. Agraris Mengolah tanah untuk memlihara tumbuhtumbuhan dan hewan dinamakan produksi agraris seperti pertanian dan perikanan. Sektor jasa tidak menghasilkan barang.2) Pembagian Bidang Produksi Produksi dapat digolongkan ke dalam 5 bidang. minyak bumi melalui proses kimia dan alamiah ratusan ribu tahun lamanya tanpa usaha manusia. perbankan dan sebagainya. usalia perbengkelan. Pembagian bidang produksi di atas menunjukkaii jeflis produksi dalam perekonomian. seperti tranport. petarii menjual padi yang dihasilkan sendiri. perbaikan ada]ah kegiatan industri. Perdagangan membeli hasil pertanian dan petani yang umumnya berada di desa desa. misalnya terdapat Depa rte me Perindustrian.li bidang-bidang tersebut. . Perdagangan. Perdagangan Perdagangan ialah semua kegiatan jua 1wIi.

pergudangan. karena belum diperlukan. yang ditandai dengan produksi masa. Jepang. seperti panah. Swedia. Dalam perekonomian seperti itu akan timbul usahausaha perbankan. . Pada perkembangan selanjutnya. Produksi bidang jasa mi merupakan produksi sebagai akibat dan kegiatan produksi lainnya. antara lain Amerika Serikat. yaitu alam beserta isinya (tanah. manusia berusaha untuk menghasilkan suatu barang hanya dengan 2 jenis faktor produksi. Tujuan produksinya pun hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri. asuransi dan sebagainya. Ektraktif dan agraris merupakan tahap pri mer industri dan perdagangan merupakan thap sekunder dan jasa merupakan tahap tersier Negara yang telah dapat mengernbangkan tahap produksi bidang tersier. Misalnya : Jika pertanian masih tahap primitif dan hasilnya pun juga masih rendah. jaring dan sebagainya. akibat teknologi produksi yang modern. seperti pengangkutan. pad umumnya sejalan dengan tingkat tahapan perkembangan jenis produksinya tetapi mi tidak mutlak. Inggris. sejalan dengan makin berkembangnya taraf berpikir dan kecerdasan manusia. dan sebagainya. Sebaliknya bila pertanian tersebut meningkat dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan juga untuk diperdangkan. yang mampu melakukkan produksi jasa dengan baik. dengan sendirinya akan diperlukan sektor j asa. Kemakmuran suatu bangsa. mi terjadi pada masyarakat yang masih primitif. Dalam hal mi proses produksi hanya mempergunakan faktor alam. pengangkutan asuransi. diciptakan alat. Tahapan-tahapan perkembangan jenis produksi yang diusahakan di atas seirama dengan kemajuan tehnologi yang dimiliki suatu bangsa. Mereka berburu hanya dengan mempergunakan tenaga kerja saja. yaitu faktor alam dan faktor tenaga kerja. jadi sebagai produksi turunan. Sedangkn negara yang tingkat negaranya juga sudah baik. Misalnya Australia.Jenis Produksi yang diusahakan manusia berkem bang melalui beberapa tahap. umumnya adalah negara yang makmurr dan sudah relatif kuat perekonomiannya. binatang dan sebagainya) dan faktor tenaga kerja manusia. Negara yang mempunyai perekonomian sudah maju dan yang memiliki keahlian serta permodalan. yang dalam sejarah perekonomian disebut tahap primer. Pada mulanya. Selandia Baru merupakan negara agraris yang tingkat kemakmurannya tinggi. Itulab sebab mengapa alam dan tenaga kerja disebut faktor produksi ash. 3) Faktor-faktor Produksi Suatu kegiatan untuk menghasilkan suatu barangdiperlukan faktor-faktor produksi. karena hasil produksinya besar. sekunder tersier.

Faktor skill berfungsi mengatur faktor-faktor produksi lainnya. Sedangkan pemasaran. Suatu proses produksi dapat berhasil dengan baik atau tidak. 2. Masyarakat baru merasa . maka perlu pengaturan dalam mempergunakan ketiga faktor tersebut. agar Jebih berdayaguna dengan memperoleh hasil produksi yang lebih banyak lagi. Selanjutnya faktor modal dan faktor skill mi disebut faktor produksi turunan. yaitu membeli melalui telepon. Apabila pada waktu berburu mempergunakan alat-ala tersebut maka hasil buruannya akan relati lebih banyak. Oleh karena itu perlu diketahui dan dipertimbangkan sifat-sifatnya. Para konsumen baru bisa memperoleh barang-barang dan yang diperlukan. tidaklah memberi jaminan bahwa kebutuhan masyarakat akan mudah dipenuhi. Hal mi dipengaruhi oleh kebutuhan dan daya beli konsumen. Peristiwa jual beli itu sendiri mungkin terjadi di tepi jalan di kota dan mungkin juga terjadi dengan di rumah sendiri. Pada sisi lain jumlah manusia main bertambah banyak. Adapun pasar merupakan tempat terjadinya jual-beli. apabila telah dibawa oleh lembaga-lembaga pemasan ke tempatnya. Penambahan hasil produksi secara berlipat ganda dan sampam batas tertntu setiap penambahan faktor produksi modal akan terus meningkatkan hasil produksi. faktor produksi ash hanya dapat memberikan hasil minim dan mi hanya sekedar dapat dipergunakan untuk mempertahankan hidup. Walaupun negara atau pengusaha-pengusaha dapat menghasilkan barang-barang sebanyakbanyaknya. mi sangat tergantung kepada keempat faktor produksi tersebut. distirbusilpemasaran mi megang peranan penting sekali. Pada kehidupan sehari-hari antara distribusi dan pemasaran diberi pengertian yang sama. Karena pada prinsipnya kedua berusaha menyampaikan barang dan produsen kepada konsumen. Jumlah barang dan jasa yang ditenma konsumen sangat tergantung pada kebijaksanaan produsen.Alat-alat mi dalam ilmu ekonomi disebut modal. Hal inilah yang disebut faktor produksi yang keempat. Baik di negara dengan sistem ekonomi leiberal maupun sistem ekonomi sosialis. Pasar dan Pemasaran Yang dimaksud dengan distribusi ialah semua kegiatan yang ditujukan untuk menyalurkan barang dan jasa dan produsen kepada konsumen (pemakai). Dan segi hasilnya. seperti halnya distribusi hanya saja jumlah barang dan jasa sangat tergantung pada konsumen sendiri. Distribusi 1) Pengertian Distribusi. yaitu faktor keahlian mengatur atau faktor skill.

(3) Pasar dunia. Proses mi dapat digambarkan Produsen—> Distribusi/Pemasaran—> Konsumen 2) Jenis-jenis Pasar Menurut fisiknya. contoh pasar temabakau. Menurut waktu pasar itu diadakan. Mata uang yang diperdagangkan adalah mata uang dalam negeri. Jika dalam tawar menawar. Penjual menawarkan barang dengan contoh (monster). Pasar Turi di Surabaya. pasar dapat dibagi menjadi (1) Pasar nil (nyata). yaitu pasar di mana antara penjual dan pembeli belum tentu bertemu. (2) Pasar Abstrak. yaitu pasar tempat menjual dan pembelinya benar-benar bertemu.ertentu. Pasar Kiewet di Solo. Barang yang diperdagangkan diproduksikan hanya untuk pasar dalam negeri. yakni pasar yang ruang lingkupnya melampaui batas negara. yang di bawa kepada calon pembelinya hanya contohnya umpamanya 1 kg. misalnya menjual tembakau dalam partai besar. harga sudah disetujui maka pembeli dapat segera membayar harga yang telah ditentukan dan langsung menenima barang tersebut. Jika harga naik menjadi Rp 6. yaitu pasar yang ruang lingkupnya meliputi seluruh dunia. Contoh Pasar Antasari di Banjarmasin. Barang yang diperdagangkan diproduksikan ujituk diekspor.puas kalau mereka dapat memperoleh barang keperluan dengan mudah di daerah di mana mereka bertempat tinggal. Mata uang yang dipergunakan biasanya dolar. Barang yang diperdagangkan juga tersedia di tempat itu. 3) Permintaan dan Penawaran Permintaan adalah jumlah barang yang akan dibeli oleh pembeti pada suatu saat dengan harga t.000 jumlah baju yang . (2) Pasar luar negeri. pasar dapat dibagi menjadi (1) Pasar dalam negeri. mi semua sangat tergantung pada kegiatan distribusi/ pemasaran. Contoh jika harga sepotong baju Rp 5000 jumlah baju yang dibeli 100 buah. misalnya tahu. dan sebagainya. yaitu pasar yang ruang lingkupnya terbatas pada negeri sendiri. pasar karet.

2) Permintaan efektif (efetive demand). mi berarti tingkat elastisitasnya kecil.esar kecilnya intensitas kebutuhan akan barang.akan dibeli turun menjadi 80 buah. inakiii sedikit pengaruh kenaikan hirga barang tersebut. Jumlah-jumlah baju yang akan dibeli itulah yang disebut permintaan. Misalnya mentega pengganti margarine. Makin hesar tingkat intensitasnya.000 maka jumlah baju yang akan dibeli naik menjadi 125 buah. yang berarti ―kalau kondisi tetap sama‖. Adam Smith membedakan permintaan menjadi 1) Permintaan mutlak (absolut demand). Jadi permintaan itu berbanding terbalik dengan harga barang.tkJturuIl relatif Iebih besar daripada perubahan turuii/naik) juinlah barang yang dim inta. Apabila perubahan harga Lla. I)engan adanya kenaikan harga sedikit saja. makin banyak jumlah permintaan terhadap harang itu dan sebaliknya. jurniab bararig yang dirninta turun relatif besar. Elastisilas per!flifltaall akaii barang konsunisi tergantung kepada beberapa hal. diebu t permi nt aan in elastis Dan dalarn keadaan ang eI>a1iknya diebut perinintaan elastis. Makin rendah harga barang. Jika harga mentega naik maka orang akan berpindah beli margarine. makin sedikit jumlah permintaan terhadap barang itu. . kondisi yang dimaksud adalah: pendapatan tetap sama selera tidak berubah harga barang lain tetap sama tidak ada barang substitusi barang itu dibeli bukan untuk prestise (tahan harga din) orang tidak percaya. yaitu permintaan semua orang yang memerlukan barang yang dapat membayar harganya. bahwa perubahan harga yang satu itu tidak akan menyebabkan perubahan harga selanjutnya. yaitu permintaan semua orang yang membutuhkan barang yang tidak mengingat keuangannya. Hukum permintaan tersebut hanya berlaku dengan asumsi ―ceteris paribus‖. 2) Tingkat substitusi. yang hargariya relatif murah. Apabila harga turun menjadi Rp 4. mi berarti tiugkat elastisitas hesar. makin tinggi harga barang. antara lain 1) Tingkat [. Hukum disebut : Hukum permintaan.

yaitu melakukan penyimpanan barang-barang sampai waktu barang-barang itu diperlukan oleh konsumen atau menunggu tingkat harga yang diinginkan. menjual. sehingga barangbarang dapat disalurkan dan produsen kepada konsumen/pembeli. maka walaupun harga barang turun penawaran tetap banyak. Makin besar jumlah penghasilan konstimen makin sedikit pengaruh perubahan harga terhadap jumlah perrnintaan. Tingkat permintaan (konsumsi) seseorang ditentukan oleh tingkat harga dan daya beli (pendapatannya). Demikian juga sebaliknya. yaitu melakukan pembelian barang-barang dan jasa-jasa.antara lain 1) Penjual tidak pesimis. . Sedangkan tingkat penawaran (Supply) ditentukan oleh tingkat harga. permintaan dan kemampuan berproduksi. Penawaran adalah jumlah harang yang akan dijual oleh penjual pada suatu saat dengan harga tertentu. yaitu mengangkut barang-barang dan tempat produsen ke tampat konsumen.3) Besar kecilnya konsumen. Perijual tidak mengharap atau menganggap bahwa harga barang akari terus turn.rang. 4) Fungsi-fungsi Pemasaran Fungsi-fungsi Pemasaran adalah semua hal yang harus dilakukan oleh mata rantai pemasaran. Pada tingkat harga tersebut penjual bersedia menyerahkan barangnya dengan menerima pembayaran harga barang tersebut. Tetapi jika penghasilan konsumen sedikit maka tingkat elastisitas permintaannya akan barang adaiah besar. 3) Penjual tidak kekurangan tempat untuk menyimpan barang 4) Tidak diketemukan methode produksi baru. makin sedikit jumlah barang yang ditawarkanJdijuai. Huku penawaran hanya berlaku jika keadaankeadaan lain yang dapat Inempengar uhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus). pembeli menerima barang dengan membayar harganya. Jadi penawaran mi berbanding lurus dengan tingkat harga ha. Makin rendah tingkat harga barang. Jika penjual pesimis. dan hal mi disebut hukum penawaran. 2) Penjual tidak sangat membutuhkan uang kas. menyimpan. mi berarti tingkat elastisitasnya kecil. yaitu melakukan penjualan barang-barang dan jasa-jasa pada tingkat harga yang berlaku. Fungsi atau tugas yang haru dilakukan antara lain membeli. Pertemuan atau kesesuaian permintaan dan penawaran adalah harga keseimbangan (equilibrium price) disebut juga harga pasar. pengangkutan.

yaitu membuat ukuran-ukuran dari barang-barang sehingga memudahkan konsumen untuk merientukan pilihannya.mengadakan standardisasi. pencurian. yaitu menanggung kemungkinan rugi atau rusaknya barang-barang. Pedagang mi membeli barang-barang kepada pedagang besar. Pedagang kecil ialah pedagang yang menjual barangnya dalam jumlah kecil-kecilan langsung kepada konsumen atau pemakai terakhir untuk keperluan rumah tangga. 5) Lembaga-lembaga Pemasaran Lembaga-lembaga pemasaran. membayar pegawai. Pedagang besar membeli barang langsung ke produsen dan menjualnya kepada pedagang kecil/eceran. kualitas barang dan sebagainya. pembelanjaan. yaitu mengadakan kampanye untuk memperkenalkan barang-barang baik mengenai harga merk. ada lembaga-lembaga pemasaran yang ikut memiliki barang-barang yang diperjual belikan. ada pula lembagalembaga yang tidak ikut memiliki barang-barang. Berdasarkan uraian di atas. sepertikebakaran. yaitu Pedagang Agen Pedagang ialah lembaga pemasaran yang ikut memiliki harang yang diperjualbelikan. jumlah barang dan sebagainya. turunnya harga dan sebagainya. ialah perseorangan atau perusahaan yang bekerja antara produsen dan konsumen akhir (bekerja untuk mendekatkan jarak antara produsen dan konsumen). membiayai reklame dan sebagainya. Pedagang mi dapat dikelompokkan menjadi Pedagang besar Pedagang lecil/eceran Pedagang besar ialah pedagang yang menjual dan membeli barangnya dalam jumlah besar. maka lembagalembaga pemasaran dapat dibedakan menjadi dua golongan. yaitu mengusahakan dan mempergunakan modal yang diperlukan terutama untuk melalukan stock barang-barang. mengambil resiko. Standardisasi dapat dilakukan berdasarkan kualitas barang. tetapi hanya membantu mempertemukan penjual dn pembeli saja. mengadakan advertensi/ikian. Dalam menjalankan fungsi-fungsi pemasaran. .

hingga akhirnya habis terpakai. Setiap kali digunakan berkurang pula kegunaannya. Minum teh.Agen ialah lembaga pemasaran yang pekerjaannya mengadakan perjanjian mengenai pembelian dan atau penjualan tanpa mengambil/memiliki barang-barang. Setiap tindakan konsumsi harus dilakukan atas dasar prinsip ekonomi dan prioritas kebutuhan. berarti menghabiskan kegunaan teh. Konsumsi 1) Pengertian Konsumsi Kemampuan barang untuk memenuhi kebutuhan disebut kegunaan. Hal mi disebabkan oleh kebutuhan itu tidak terbatas. Tindakan mengurangi atau menghabiskan kegunaan barang disebut konsumsi.Di bawah mi merupakan bagan proses pemasaran distribusi ProdusenDalam Negeri Importir Distributor Tunggal (Agen) Pedagang Besar Pedagang Kecil Pedagang Pemakai 3. sedangkan pendapatan/penerimaan adalah sangat terbatas. .

rumah tangga. yang mempengaruhi besarnya konsumsi adalah cara mengatur pembelanjaan. Semua unsur yang diterima tadi adalah himpunan penerimaan. 3) Tingkah Laku Konsumen Prosduksj yang teiah dihasilkan oleh produsen. Faktor-faktor lain yang ikut mempengaruhj tingkah laku konsumen 1) Pengetahuan pembeli tentang seluk beluk kualitas barang terbatas. Sebagaimaria telah dikatakan bahwa tingkat konsumsi itu tergantung pada jumlah pendapatan dan juga tingkat harga barang kebutuhan. dipasarkanJdijual kepada konsumen. baik berupa keluarga. makin besar bagian dan pendapatan yang dipergunakan untuk konsumsi atau sebaliknya. Pemuasan itu berbentuk vertikal. 1) Pemuasan maksjmum. Setelah kebutuhan konsumsi terpenuhi. orang tua menerima kiriman uang dan anaknya.. pemuasan kebutuhan terhadap suatu jenis barang tertentu secara terus menerus hingga ia mencapat tingkat kepuasan yang tertinggi. Pernuasan itu herbentuk vertikal dan horizontal. nya. Setiap orang yang berusaha memperoleh kepuasan setinggi mungkin dan barang-barang yang dimiliki. agar dana yang dapat dimanfaatkan sebaikbaiknya. 2) Pembeli. makin tinggi tingkat harga makin kecil tingkat konsumsinya demikian juga sebaliknya. beli barang karena hanya ingin meniru urang lain. Engel (Ekonomi Jerman) mengemukakan hukum hubungan antara pendapatan dan konsumsi. Pengeluaran pertama-tama ditujukan untuk memenuhi konsumsi. sebab dengan penerimaan tersebut rumah dapat dibiayai pengeluaran yang harus dilakukan. Makin besar jumlah pen dapatan secara absolut makin besar jumlah konsumsj. dapat mempertahankan kelangsungan hidup. Dan segi lain juga harus diakui bahwa beberapa jumlah yang harus diproduksi itu dipengaruhi oleh ada atau tidaknya calon pembeli. nya seserasi mungkin.. perusahaan maupun negara harus mempunyai ?enerimaan. Juga demikian halnya dengan tingkat harga. Sedangkan kepuasan yang berbentuk horizontal. 2) Pendapatan terbatas dan harga barang kebutuhan. pedagang mendapat laba. Oleh karena itu perlu ditelaah tingkah laku konsumen/pembejj. . pemuasan kebutuhan terhadap beberapa jenis barang konsumen berusaha untuk mengkombinasjn. bahwa makin kecil pendapatan. barulah sisanya diperuntukkan investasi (penanaman modal). Setiap rumah tangga. Selain jumlah penerimaan.2) Penerimaan dan Pengeluaran Buruh menerima upah.

(Drs Muhammad Masduki Ms. misalnya berupa barang-barang kenikmatan. Karena itu setiap orang mengejar berbagai fasiitas dan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk menunjang kehidupan dan kelangsungan hidup keluarganya.3) Adat kebiasaan yang berlaku di kalangan konsumen. kemakmuran seseorang atau masyarakat diukur dengan jumlah serta nilai bahan-bahan dan barang-barang yang dimiiki atau yag dikuasal untuk memelihara dan menikmati hidupnya. 5) Dan sebagainya. Kebutuhan hidup itu bermacam-macam. Bagi mereka yang tidak membedakai antara kernakrnuran dan kebahagiaan. Pandangan yang berbeda dan pandangan di atas adalah yang dianut inasyarakat umum. Halaman 169-195). akan tetapi apabila digolongkan hanya ada dua. Kebahagiaan ialah suatu keadaan di mana keinginii-keinginan sesemang atau sesuatu rnasyarakat seimbang dengan keadaan material atau sosial yang dimiliki atau dikuasainya. yaitu: kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder. rnaka seseorang nierasa niakmur apabila ada keserasian antara keinginankeinginannya dan keadaan material atau sosial yang dinuiiki atau dikuasainya. Kemakmuran Adanya lapisan4apisan sosial atau kedudukan-kedudukan yang berbeda-beda tingkatannya dalam masyarakat. Apabila keadaan material atan sosial itu melebihi keinginannya maka keadaan itu dapat mengganggu keseimbangan . sandang dan papan yang pertama-tama dituntut untuk menunjang hidup rnanusia. misalnya persepsi kemakmuran menuut buruh. pegawai. KEMAKMURAN DAN KEMISKINAN e. tetapi pula dapat berbeda persepsinya. pengusaha dan sebagainya. 4) Pembeli berlaku ceroboh terhadap jenis barang yang dibelinya. guru. terutama yang hidup di daerah pedesaan. Bagi orang-orang yang biasa berpikir rasional dan eksak. kemewahan dan lain4ain. Sebenarnya pandangan yang dianut orang-orang terhadap pengertian kemakmuran tidak selalu sama. Kebutuhankebutuhan yang tak dapat ditangguhkan penggunaannya disebut kebutuhan sekunder. maka diakui pula adanya anggapan umum bahwa ukuran kemakmuan bagi tiap-tiap golongan atau lapisan di dalam masyarakat adaIah berbeda. Bagi mereka pengertian kemakrnuran tidakJ berbe da dan pada pengertian kbahagiaan. Kebutuhan primer berupa barang-barang pangan. Jadi kedudukan-kedudukan tidak hanya mempunyai perbedaan dalam hak-hak dan kewajiban-kewajiban atau peranan. 2. Makin banyak jumlahnya dan makin tinggi nilainya maka makin tinggi taraf kemakmuran hidupnya. ulama.

Apabila keadaan material atau sosial itu melebihi keinginannya maka keadaan itu dapat mengganggu keseimbangan rasa pada orang yang mengaiaminya sanipai pada suatu waktu nasa kerriakmurari orang itu nienmgkat lebih tinggi pula.rasa pada orang yang me ngalammva sanipai pada suatu waktu rasa keniakmuran orang itu nanungkat lebth tinggi pula. makan memakan antara seorang dengan yang lainnya di dalam suatu lirigkungan. saling bertengkar. yang pertama hersifat eksak. saling bersaing. bangan lagi antara keinginannya dan keadaan yang nyata di sekitarnya. ada yang menggunakan daya dan tipu daya. bangan antara keinginan dan keadaan materi atau sosial. saling beitengkar. Untuk mencapai keseimbangan itu. berbagai cara dapat dilakukannya. Untuk men capai keseimbangan itu. . yaitu pertania keadaar materi atau sosial ditingkatkan sesuai dengan keinginan. 13agi rnereka pengertian kerndkfrilran tidaldan berbeda dan pada pengertian kbahagiaan. Pandangan kedua lebih bersifat relatif sebab adanya taktorfaktor keingirian yang pada pokoknya berdasarkan pada perasaan. Kedua keinginan-keingjiian diturunkan sesuai dengan keadaan rnateri atau sosial yang dimiliki. Pandangan kedua pada akhirnya akan berubah pula sebagai akibat perkembangan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahu Pandangan yang berbeda dari pandangan di atas adalari yang dianut masyarakat urnum.. Oleh karena itu setiap orang selalu mencari keseim.. saling bersaing. Bagi mereka yang tidak rnernbedakar1 antara keniakrriuran dan kebahagiaan.ida keserasian antara keinginan-keinginannya dan keadaar material alan sosial yang dimiiki atau dikuasainya.keinginan. ada yang menggunakan daya dan tipu daya. bangan antara keinginan dan keadaan mater-i atau sosial.. berbagai cara dapat dilakukannya. Uniuk rriemulihkan kernbali perasaan maktiiur pada seseorang dapat diatasi melalui dua cara. OIeh karena itu setiap orang selalu mencarj keseim. kalau tidak dinamakan absolut. Sebaliknya apabila keadaan material atau sosial Ladi kurang danpada ang diinginkannya maka perasaan orang yang rnengalarnii-jya dapat diiputi oleh frustas1 aLan kakecewaan sampai ia berhasil mencapai keseirn. rnakan meinakan antara seorang dengan yang Iainnya di dalam suatu lirigkungan. terutama yang hidup di daerah pedesaan. Sebaliknya apabila keadaan material alan sosial tadi kurang daripada ang diinginkannya rnaka prasaan orang yang mengalaininya dapat diiputi oleh frustasi atau kekecewaan sampai ia berhasil mencapai keseimbangan lagi antara keinginannya dan keadaan yang nyat. maka sese%rang merasa makunir apabila .a di sekitarnya. Kebahagiaan ialah suatu keadaan di inana keinginmkeinginan sesecang atau sesuatu masarakat sdmbang dengan keadaan material atau sosial yang dimiliki atau dikuasainya. Kalau kita bandingkan kedua pandangan di utas.

yaitu pertama keadaan materi atau sosial ditingkatkan sesuai dengari keinginan. perkawin . bahwa tingkat kemakmuran banyak dipengaruhi oleh keadaan faktor-faktor demografis. Namun demikian. Demikian pula. Istilah layak di sini menunjukkan pada perbedaan-perbedaan taraf yang dinilai pantas buat orang-orang dan berbagai golongan atau lapisan-lapisan sosial yang berbeda satu sama lain. Pandangan kedua padd dkhirnya akan berubah pula se bagai akibat perkembangan masyarakat dan perkembangan i]mu pengetahuan dan teknologi dalam proses modernisasi yang menuntut berpikir secara eksak dan rasional. sandang dan papannya yang layak buat dia sendiri dan keluarganya. Kedua keinginan-keingjnan dituruukan sesuai dengan keadaan rnateri atau sosial yang dimiliki. tingkat kemakmuran suatu keluarga atau masyarakat ditentukan oleh standar nilai dan norma-norma yangberlaku pada suatu masyarakat tertentu. Seseorang untuk memperoleh kemakmuran hidupnya di dalam keluarga. tetapi masalahnya sangat komplek. bahwa kemakmuran ialah suatu suasana umum di mana setiap orang yang bekerja sungguh-sungguh dengan menggunakan kemampuan yang ada padanya terjamin akan rumah. Individu sendiri telah ditakdirkan mempunyai watak bersaing antara sesama manusia untuk menguasai sumbersumber daya alam dan kekuasaan yang pada gilirannya untuk memperoleh kemakmuran buat dia sendiri dan keluarganya. Berdasarkan uraian di atas dapatlah ditarik suatu kesimpulan. Faktor penyebabnya bukanlah karena persoalan keterbatasan lapangan kerja saja. Di samping itu.sungguh dengan menggunakan kemampuan yang ada padanya. bekerja dengan sungguh-sungguh maka kemakmuran tidak akan bisa dicapai. Persaingan pada galibnya justru berfungsi sebagai alat penggerak manusia dan keadaan yang apatis dan tanpa gairah. Persaingan-persaingan akan selalu terjadi. Sebaliknya. kalau tidak dinamakan absolut. umumnya setiap orang akan bekerja dengan sungguh-.keinginan.Untuk rnemulihkan kernbali perasaan makinur pada sese orang dapat diatasi rnelalui dua cara. mortalitas. Pandangan kedua lebih bersifat relatif sebab adanya faktor-faktor keinginan yang pada pokoknya berdasarkan pada perasaan. Ka]au kita band ingkan kedua pandangan di atas. Padahal setiap orang di manapun mengharapkan din dan keluarganya memperoleh kemakmuran. yang pertama hersifat eksak. sebab kepentingan mereka bertabrakan. Persaingan antara sesama manusia dalam usaha memperoleh sumber-sumber alam dan dana adalah suatu yang wajar terjadi di dalam kehidupan masyarakat. Minimal adanya keseimbangan antara kebutuhan hidup dengan materi atau sosial yang ia miliki. persaingan suatu saat bisa berubah ménjadi konflik. seperti fertiitas. justru tanpa persaingan. dapat mencapai jumlah dan nilai barang yang berlebihan untuk dimiiki dan dinikmati.

Kiasifikasi atau penggolongan seseorang atau masyarakat itu dikatakan miskin. kehidupan moral dan rasa harga din dan mereka yang tergolong sebagai orang miskin. Kemiskinan Salah satu masalah yang dipunyai oleh manusia. ditetapkan dengan menggunakan tolok ukur. b. Aspek sosial ialah adanya ketidak Samaansosial cli antara sesama warga masyarakat yang bersangkutan. seperti pangan. kelamin. papan sebagai tempat berteduh. usia. seperti perbedaan suku bangsa. kemiskinan adalah sesuatu yang nyata adanya. terutama adalah aspek sosial dan ekonomi. Kemiskinan itu akan lebih terasa lagi apabila mereka telah membandingkannya dengan kehidupan orang lain yang lebih tinggi tingkat kehidupannya. yang bersumber dan corak sistem pelapisan sosial yang ada dalam masyarakat. tetapi sering tidak disadari kehadirannya sebagai masalah.an. Standar kehidupan yang rendah mi secara langsung nampak pengaruhya terhadap tingkat keadaan kesehatan. Emil Salim (1982) menyatakan bahwa mereka dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hitlup yang paling pokok. mereka sendiri merasakan dan menjalani kehidupan dalam kemiskinan tersebut. seperti pangan. adanya ketidaksamaan di antara sesama warga masyarakat dalam hak dan kewajiban yang berkenaan dengan pengalokasian sumber-sumber daya ekonomi. yaitu adanya suatu tingkat kekurangan materi pada sejumlah atau segolongan orang dibandingkan dengan standar kehidupan yang umum berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan. Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Aspek-aspek tersebut. Suparlan (1981) menyatakan kemiskiwtn adalah sebagai suatu standar tingkat hidup yang rendah. kemiskinan hzimnya dil ukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. bagi mereka yang tergolong miskin. migrasi dan mobiitas sosial. ialah kemiskinan. Sedangkan yang dimaksud dei.gan aspek ekonomi ialah. pakaian. . Kemiskinan bukanlah sesuatu yang terwujud sendiri terlepas dan aspek-aspek lainnya. pakaian. yang sama tuanya dengan usia kemanusiaan itu sendiri dan implikasi permasalahannya dapat melibatkan ke seluruh aspek kehidupan manusia. Selanjutnya. Tolok ukur yang urnumnya dipakai adalah sebagai benkut: 1) tingkat pendapatan 2) kebutuhan relatif. tempat berteduh dan lain-lain. tetapi kemiskinan itu terwujud sebagai basil interaksi antara berbagai aspek yang ada dalam kehidupan manusia. ras.

Kemiskinan menurut pendapat umum dapat dikategorikan dalam tiga unsur. Tolok ukur yang telah dibuat dan digunakan di Indonesia untuk menentukan besarnya jumlah orang miskin adalah hatasan tingkat pendapatan per waktu kerja (Rp.Di Indonesia. yaitu suatu sistem antar hubungan peranan-peranan dan norma-norma yang terorganisasi untuk usahausaha penentuan kebutuhan-kebutuhan sosial utama yang dirasakan perlunya dalam masyarakat. Sayogyo (1978) menyatakan bahwa pada tahun 1976 di Indonesia terdapat 45 juta orang yang tergolong miskin. di kota pertahunnya (Suparlan.but 38 juta atau 84% berada di pedesaan. yaitu: 1) Kemiskinan yang disebabkan aspek badaniah atau mental seseorang. Tolok ukur yang lain ialah yang dinamakan tolok ukur kebutuhan relatif per keluarga. Para ahli ilmu-ilmu sosial umumnya berpendapat baliwa Sebab utama yang melahirkan kemiskinan ialah sistem ekonomi yang berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan. yang batasan-batasannya dibuat berdasarkan atas kebutuhan minimal yang harus dipenuhi guna sebuah keluarga dapat melangsungkan kehidupannya secara se derhana tapi memadai sebagai warga masyarakat yang layak. Dengan menggunakan ukuran-ukuran di atas.— per bulan atau lebih rendah) yang dibuat pada tahun 1976/1977. beras di desa dan 420 kg. tingkat pendapatan digunakan ukuran waktu kerja sebulan. Dengan adanya tolok ukur in maka jumlah dan siapa yang tergolong sehagai orang miskin dapat diketahuinya. yang bersumber pada sistem ekonominya. Sistem ekonomi yang trjaIin dalam berbagai pranata tersebut memberikan corak pada pola kehidupan ekonomi. dan di samping itu juga tolok ukur yang dibuat berdasarkan atas batas minimal jumlah kalori yang dikonsumsi yang diambil persamaannya dalam betas. biaya untuk sandang dan pangan sederhana tetapi mencukupi dan mernadai. yang menghasilkan adanya ketidakmerataan ekonomi yang dirasakan oleh warga masyarakat sebab tidak semua warga masyarakat tersebut dapat mencapai pola ideal yang ada dalam pola kehidupan ekonomi.000. biaya untuk memelihara kesehatan dan untuk pengobatan. 3) Kemiskinan buatan. 2) Kemiskinan yang disebabkan oleh bencana alam. di mana dinyatakan batas minimal kemiskinan adalah mereka yang makan kurang dan 320 kg. Tercakupnya tolok ukur mi adalah kebutuhan-kebutuhan yangberkenaan dengan biaya sewa rumah dan mengisi rumah dengan peralatan rumah tangga yang sederhana tapi memadai. 1981). Sistem ekonomi mi tercermin dalam berbagai pranata yang ada dalam masyarakat tersebut. . Dan jumlah terse. biaya untuk menyekolahkan anak-anak. 30. T)iperkrakan sekarang jumlahnya 60 juta.

Kerniskinan yang disebabkan oleh bencana. biasanya mereka disifati oleh sifat malas bekerja secara wajar. biasanya pihak pernerintah mengambil. Berdasarkan uraian di atas dapatlah disimpulkan. sebagaimana halnya manusia lainnya. mereka tidak bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal malah Iebih bersifat konsumtif. atau menempuh dua cara. malahan sebagai takdir Tuhan. Kemiskinan buatan disebut juga kemiskinan strukturaI. tetapi harga din sebagai manusia dan sebagai warga . sosial dan hudaya. Adanya yang berpendapat bahwa memberikan bantuan sosial kepada orangorang yang tergolong miskin. Bisa dimulai dengan resep ekonorni. yaitu berkenaan degan cara dan sasarannya. Mereka yang kena bencana alarn. kernudian ditunjang oieh tindakari sosial dan politik yang nyata. ialah kemiskinan yang ditimbulkan oleh dan dan strukturstruktur ekonomi. seperti: menjadi pengemis atau peminta-minta. anak-anak yang orang tuanya miskin. Sehingga penanganannya harus berlangsung secara menyeluruh dengan suatu strategi yang mengandung kaitan-kaitan semua aspek dan perikehidupan manusia. Sedangkan yang menyangkut aspek mental. cacat. Pendapat lain ada yang mengatakan. orang yang pendapatannya di bawah garis kemiskinan. sosial dan kultur serta politik. bahwa. seperti orang tua. Tindakan-tindakan seperti itu jelas bisa menyebabkan kemiskinan bagi dirinya dan menimbulkan beban bagi masyarakat lainnya. Namun demikian. atau sebagai pekerja sambilan bila ada yang memerlukannya. dia lantas berbuat atau bekerja secara tidak wajar. Karena dengan cara mi bukan hanya tingkat pendapatan yang dinaikkan. umumnya tidak memiiki tempat tinggal bahkan sumber-sumber daya alarn yang mereka miiki sebelumnya habis oleh pengikisan bencana alam. dalam kenyataannya bahwa masalah memerangi kemiskinan sering kali menjadi suatu masalah perdebatan di antara mereka yang merasa ada kaitannya dengan masalah term sebut. Kerniskinan yang disebabkan bencana alam. mi atau politik.Kemiskinan disebabkan aspek badaniah biasanya orangorang tersebut tidak bisa berbuat maksimal sebagaimana manusia lainnya yang sehat jasmaniah. Mereka ada yang bekerja sebagai peminta-minta. Kemiskinan struktur mi selain ditimbulkan oleh struktur penenangan atau nrimo memandang kemiskinan sebagai nasib. bahwa usaha memerangi kemiskinan hanya dapat berhasil kalau dilakukan dengancara memberikan pekerjaan yang memberikan pendapatan yang layak kepada orang-orang miskin. Karena cacat badaniah misalnya. Menurut ukuran produktivitas kerja. apabila tidak dengan segera diatasi sama saja halnya akan menimbulkan beban bagi masyarakat umum lainnya. pertama sebagai pertolongan sementara diberikan bantuan secukupnya dan tindakan berikutnya mentransmigrasikan mereka ke tempat-tempat lain yang lebih aman dan memungkinkan mereka bisa hidup layak. kemiskinan itu pada hakikatnya langsung berkait dengan sistern masyarakat secara rnenycluruh dan bukan hanya ekono.

Maka permasalahan struktur yang penting dalam hal mi adalah pola relasi. gampang atau sulit bagi atau oleh subyek tersebut. . Karena keniiskinan di antaranya disebabkan oieh struktur ekonomi. dan antara subyek-6ubyek komponen-kom. b) Pola relasi antara subyek dengan hasil produksi. fasiitasfasilitas negara. Maka penanganannya harus berlangsung secara komprehensif.masyarakat dinaikkan. Inti pokok dan struktur adalah realisasi hubungan antara suatu subyek dan obyek. Dengan demikian kemiskinan berkaitan langsung dengan sistem kemasyarakatan secara menyeluruh. Dengan lapangan kerja dapat memberikan kesempatan kepada mereka untuk bekerja dan merangsang berbagai kegiatan di sektor-sektor ekonomi lainnya. perbankan. bagi-hasil. Apakah mi dimiliki. disewa. apakah mernperoleh apa yang diperlukan sesuai dengan kelayakan derajat hidup manusiawi. dan bukan hanya masalah ekonomi atau politik atau sosial-budaya. kemudian ditunjang oleh tindakan sosial dan politis yang nyata. bagaimana posisi dan peranan manusia sebagal subyek dalam berfungsinya mekanisme tersebut. seperti warga masyarakat lainnya. Pola relasi dan struktur mi. Bisa dimulai dengan resep ekonomi. ponen yang merupakan bagian dan suatu sistem. mi menyangkut masalah distribusi hasil. c) Pola relasi antara subyek atau komponen-komponen sosialekonomi dalam keseluruhan mata rantai kegiatan dengan bangunan sistem produksi. Pola relasi dalam struktur sosial ekonomi mi dapat diuraikan sebagai berikut: a) Pola relasi antara manusia (subyek) dengan sumber-sumber kemakmuran ekonomi seperti alat-alat produksi. dan kekayaan sosial. Dalam hal mi adalah mekanisme pasar. dengan suatu strategi yang mengandung kaitan-kaitan dan semua aspek dan penkehidupan manusiawi. mi mencakup masalah kondisi dan posisi komponen (subyeksubyek) dan struktur yang bersangkutan dalam keseluruhan tata susunan atau sistem dan fungsi dan subyek atau komponen tersebit dalam keseluruhan fungsi dan sistem. Kesemuanya merupakan substruktur atau subsistem dan struktur dan sistem kemasyarakatan yang berlaku yang mendasani masalah-masalah kemiskinan. maka terlebih dahulu perlu memahami inti pokok dan suatu ―struktur‖. yang urgen adalah struktur dalam soal sosial-ekonomi meskipun struktur lainnya menentukan. dengan intervensi pemerintah dan kesadaran manusia miskin itu sendiri. tidak bersikap nrimo dan tidak bersikap neglect atau tidak mau tahu tentang kemiskinan. Secara analog dapat ditentukan pola-pola relasi dalam bidang ekonomi.

temyata pengetahuan tersebut didapatkan melalui kenyataan (fakta) dengan melihat dan mendengar sendiri. tetapi yang terpenting adalah perumusan tersebut mencakup beberapa unsur pokok. artinya dapat ditelaah kebenarannya oleh orang lain. ILMU PENGETAHUAN DAN DAYA KEMAMPUAN MASYARAKAT a.3. setiap bagian dan suatu keselurulian dapat dihubungkan satu dengan lainnya. Abstrak berarti bahwa konstruksi tersebut hanya ada dalam pikiran dan tidak dapat dir‖ba ataupun dipegang. artinya sistem tersebut harus menggunakan cara-cara yang selalu disesuaikan dengan tarafperkembangan ilmu pengetaliuan pada suatu saat. Sistem tadi adalah suatu konstruksi yang abstrak dan teratut Artinya. yang mungkin berbeda fahamnya. Unsur-unsur yang merupakan bagian yang tergabung dalam suatu kebulatan. melihat televisi dan sebagainya Selanj utnya. harus pula dinamis. pengetahaan mana selalu dapat dipeniksa dan ditelaah (dikontrol) dengan kritis oleh setiap orang lain yang ingin mengetahuinya. Yang dimaksud dengan pemikiran adalah pernikiran dengan menggunakan otak. Yang dimaksud dengan pengetahuan adalah kesan dalam pemikiran manusia sebagai hasil penggunaan panca inderanya yang berbeda sekali dengan kepercayaan. misalnya membaca surat kabar. dan peneIr. serta melalui alat-alat komunikasi.rangan-penerangan yang kelim. dengan ilmu pengetahuan orang tidak boleh merahasiakan seg ala sesuatunya. adalah: a) pengetahuan (knowledge) b) tersusun secara sistematis c) menggunakan pernikiran d) dapat dikontrol secara kritis oleh orang lain atau umum. sehingga dengan sistematilca tersebut akan jelas tergambar apa yang merupakan garis besar dan ilmu pengetahuan yang bersangkutan. Perumusan tersebut sebetulnya belum sempurna. Oleh kanena itu pada umumnya ilmu pengetahuan dapat . ilmuPengetahuan Ilmu pengetahuan (science) adalah pengetahuan (knowledge) yang tersusun dengan sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran. harus diketahui umum sehingga dapat diperiksa dan dikontrol oleh umum. ilmu pengetahuan tersebut harus dapat dikemukakan. Dalam hal mi yang dimaksud adalah : Apabila kembali pada pengetahuan. Tidak semua pengetahuan merupakan suatu ilmu hanyalah pengetahuan yang tersusun secara sistematis saja yang merupakan ilmu pengetahuan. (Obyektif). takhayul. Sistem di dalam ilmu pengetahuan hams bersifat terbuka. Sistematika berarti urut-urutan yang tertentu daripada unsur yang merupakan suatu kebulatan.

Dan sudut penerapannya. ilmu pengetahuan dibedakan antara ilmu pengetahuan murni (pure science) dan ilmu pengetahuan yang diterapkan (applied science) Ilmu pengetahuan murni terutama bertuj uan membentuk. Ilmu pengetahuan dikatakan etis atau bermoral adalah harus mengandung nilai yang bermakna atau berarti. Karena itu para ahli filsafat seperti Descartes menyatakan bahwa ilmu pengetahuan merupakan serba hudi. bahwa ilmu pengetahuan selain tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran juga harus mengandung nilai etis atau moral. Pemanfaatan ilmu pengetahuan hendaknya membatasi din pada hal-hal yang asasi. Ilmu pengetahuan yang diterapkan bertujuan untuk mempergunakan dan menerapkan ilmu pengetahuan tersebut di dalarn masyarakat di dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapinya. Ilmu pengetahuan hendaknya dikembangkan manusia untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. misalnya. maka ilmu pengetahuan tersebut liarus ditujukan pada suatu sasaran tertentu. dan semua orang akan menyambut gem bira bila ilmu pengetahuan dewasa mi benar-benar dapat dimanfaatkan bagi kemaslahatan manusia. perlu diperhatikan suatu perpaduan dan pertimbangan antara aspek ilmiah dan moral. ilmu pengetahuan selalu berkembang. Adalah sangat bijaksana apabila manusia-manusia di muka bumi mi dapat memanfaatkan ilmunya untuk mempelajari berbagai gejala atau peristiwa yang menurut anggapannya mempunyai manfaat bagi kehidupan manusia. Dalam perkembangan sekarang mi manusia harus sudah mampu membedakan ilmu pengetahuan (kebenaran) dan etika (kebaikan). Ilmu pengetahuan yang dikendalikan oleh manusia-manusia yang tak bermoral telah membawamaut dan penderitaan yang begitu dahsyat kepada umat manusia. yaitu untukmempertinggi mutunya. Dan pandangan di atas dapatlah dikemukakan. menurut Immanuel Kant ilmu pengetahuan merupakan persatuan antara budi dan pengalaman. masyarakat manusia. Karena perkembangan ilmu-ilmu .dikontrol oleh umum. Kalau ilmu pengetahuan sudah diterima oleh umum. sehingga manusia di dunia mi tetap mendambakan perdamaian abadi dengan penemuan-penemuan ilmu yang modern dan canggih mi. berguna bagi kehidupan manusia. Demikian pulamanusia harus mampu mengintegrasikan antara ilmu pengetahuan dan etika dalam suatu sikap yang dapat dipertanggung jawabkan. Jadi dalam menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan. dan mengembaiigkan ilmu pengetahuan secara abstrak. sehingga manusia hanya menerima informasi mengenai kemungkinan yang dihasilkan oleh para peneliti sebelumnya. gejalagejala alam dan sebagainya. Pada umumnya manusia tidak sadar akan perpaduan di atas (aspek ilmiah dan moral). Ilmu pengetahuan bukan saja mengandung kebenaran-kebenaran tapi juga kebaikan-kebaikan.

Di mana manusia pindah dan teknologi pengumpulan hasil hutan yang mengakibatkan mereka sering berpindahpindah. yaitu ―Gelombang Pertama‖ (8. Lebih lanjut diakui oleh filsafat modem bahwa manusia dalam pekerjaan ilmiahnya tidak hanya bekerja dengan akal budi saja.modern. b. di mana manusia lebih cenderung tetap tinggal di suatu tempat yang disebut desa. Gelombang pertama adalah gelombang pembaruan. yaitu manusia menemukan dan menerapkan teknologi pertanian. tetapi juga metode untuk mencari makan. dengan hatinya dan dengan pancainderanya. nilai etika atau norma kesusilaan. disebut teknologi. Semua ilmu pengetahuan tidak bisa lepas dan lingkup kehidupan manusia sehari-hari. yaitu ilmu demi ilmu. benda material yang dipergunakan dalam suatu jangka waktu tertentu. Kontak ilmu dengan ajaran agama. membuat piihannya terlebih dahulu mendapatkan pertimbangan dengan ajaran agama. Seluruh perangkat ide. bukan untuk membawa maut dan penderitaan kepada umat manusia di dunia mi. Sehingga manusia dalam mengambil keputusannya. dan ―Gelombang Ketiga‖ (1. hasil ilmu pengetahuan harus membawa manfaat bagi kehidupan manusja. Sejarah perkembangan teknologi dibagi dalam tiga gelombang. sebab manusia hidup dalam satu dunia.700). Gelombang Kedua‖ (1.970 — 2000). ke penerapan teknologi pertanian. Teknologi dun Sejarah Perkembangannya Timbulnya rasa lapar mendesak manusia bukan saja untuk mencarj makan. sebagai pemegang amanat dan akan memperoleh pahala. Penerapan teknologi itu bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.700 — 1. dalam rangka meningkatkan ilmuwan itu sendiri sejajar dengan orang-orang yang beriman pada derajat yang tinggi. Karena itu etika ilmu pengetahuan tetap merupakan satusatunya senjata yang paling ampuh yang dapat memberikan jaIan keluar bagi ilmu pengetahuan. tidak ada alasan bahwa ilmu pengetahuan mempunyai tujuan sendiri. Setiap kali terasa ada kebutuhan sesuatu manusia berusaha menemukan jalan untuk rnemperolehnya. melainkan dengan seluruh eksistensinya dengan seluruh keadaannya. . Jadi teknologi lahir dan akal manusia untuk menguasai dan memanfaatkan lingkungan sehingga kebutuhannya dapatterpenuhi. teknik. Dunia modern saat mi tidak bérsikap netral terhadap penyelidikan ilmiah.970). Alvin Toffler menganalisis gejala-gejaia perubahan dan pembaruan di dunia mi akibat majunya ilmu pengetahuan dan teknologi. metode.000 SM — 1. dalam suatu tempat tertentu maupun kegiatan untuk merombak perangkat tersebut demi memenuhj kebutuhan manusia.

Peradaban Gelombang Kedua dapat berkembang cepat atas tiga dasan keyakinan. . Secara kasar dapat dikatakan bahwa peradaban industri memisah peranan produsen dan peranan konsumen. barang dan pelayanan yang dihasilkan oleh produsen. yang akhirnya dikoordinir dengan iapih menjadi suatu pabrik. Mesin-mesin tersebut tidak hanya mengganti otot-otot manusia. tumbuhan atau langsung dan matahari. tekstil. Cara produksi massa yang menghasilkan jutaan barang-barang identil menjadi ciri khas peradaban Gelombang Kedua. karena di masyarakat pertanian praktis semua makanan. Gelombang Kedua tersebut mengembangkan teknologi pada tingkat yang baru sekaIi. Masa ―Gelornbang Kedua‖ mi dimulai dengan penemuan mesin uap pada tahun 1712 oleh New Conien. yaitu kira-kira antara tahun 1700 — 1970 . sehingga mesin-mesin dapat mendngar dan melihat lebih tajam. mesin-mesin bergerak cepat. yaitu manusia memakai energi yang telah disimpan oleh alam untuknya. Tetapi mereka belum sependapat bagaimana membagi kekayaan alam antara mereka berdua. dikonsumsi sendiri. macam-macam industri berkembang dengan pesat dalam masa atau peradaban ―Gelombang Kedua‖. Menurut Toffer ciri khas yang sangat menonjol dan peradaban Gelombang Kedua adalah adanya garis pemisah yang jelas antara produsen dan konsumen. yang selanjutnya lebih mempertajam pembagian pekerjaan. kimia. yang membawa masyarakat ke arah sesia1isasi. kereta api. seperti industri batubara. aluminium. mobil. yang Toffer namakan Prosumen. Masa ―Gelombang Kedua‖ adalah masa revolusi industri. gas dan minyak atau pada umumnya dan energi yang tidak dapat diperbarui. tetapi peradaban industri juga memberi mesin -mesin terse but alat-alat pancaindera. Garis pemisah tersebut tidak ada pada peradaban Gelombang Pertama. besi baja. yaitu: Kepercayaan bahwa manusia harus menaklukkan alam. singkatan dan produsen dan konsumen. dan dapat mengh asil kan/melah irkan bermacam-macam mesin baru. angin. berupa energienergi yang tersimpan dalam otot-otot binatang. Oleh produsen beserta keluarga. dan air. Dapat dikatakan masyarakat ―Gelombang Pertama‖ memasuki energi yang dapat diperbarui.Salah satu ciri masa Gelombang pertama adalah penggunaan ―bateri hidup‖ atau bateri alamiah. Ia menghasilkan mesin elektro mekanis raksasa ban jalan.Atas dasar teknologi tersebut. Kelompok sosialis dan kapitalis di dunia mi percaya dan Sependapat sepenuhnya bahwa alam adalah hanya suatu obyek untuk digunakan oleh manusia. dan macam-macam alat rumah tangga. Benda nyata dengan masa ―GelombangPertama‖ adalah bahwa manusia menggunakan energi yang didapatnya dan batubara.

dan lebih kaya.Meskipun Darwin menyusun teori untuk Ilmu Biologi. teknologi madya. Kemajuan yang dicapal (tidak hanya membenarkan perusahaan alam tetapi juga) membenarkan kemusnahan peradaban-peradaban dan bangsa yang kurang maju. Kepercayaan bahwa sejarah perkembangan manusia selalu akan ke arah kemajuan. seperti yang sering disamakan dengan pergerakan-pergerakan teknologi tepat guna. Negara-negara industri yang dihasilkan oleh GelombangKedua merupakan bangsa-bangsa yang berkebudayaan lebih besar. di mana makhluk hidup yang lemah dan tidak efisien akan punah. Dapat dikatakan bahwa peradaban . Dengan berakhirnya zaman kolonialisme. jadi luas dan menyeluruh dan kedua peradaban Sebelumnya. suasana pada waktu itu mudah sekali menerima bahwa teori tersebut juga benlaku untuk bidang sosial dan politik. lebih kuat.Menurut Toffler peradaban Gelombang Ketiga adalah suatu sintesa. subsidi tersembunyi dalam harga bahan-bahan baku industrijuga ikut berakhir. Sedangkan makhluk hidup yang tertinggal adalah yang terkuat. Peradaban Gelombang Kedua menurut Toffler akan menciut dan akan digantikan oleh peradaban ―Gelombang Ketiga‖. Peradaban Gelombang Ketiga bukan suatu pengulangan ke peradaban Gelombang Pertama.Kepercayaan bahwa manusia tidak hanya menguasai alam. Hal tersebut terutama disebabkan karena unsurunsur kemajuan dalam bidang komunikasi dan proses data. dan memang adalah bangsa ―piihan. yang memungkinkan manusia melihat semua faktor yang lebih luas. terutama disebabkan oleh hal-hal sebagai beiikut: Perusahaan alam tidak dapat lebih parah lagi daripada apa yang telah terjadi. Gelombang Ketiga terjadi dengan kemajuan teknologi dalam bidang: Komunikasi dan data prosesing Penerbangan dan angkasa luar Energi alternatif dan energi yang dapat diperbarui Terjadinya de-Urbanisasi. sesuai‖ teori Darwin. ataupun dengan pergerakanpergerakan yang diidentifisir dengan pepatah ―Small is Beautiful‖. Cadangan energi yang tidak dapat diperbarui sudah terlihat batas-batasnya beserta harga energi yang tidak dapat secara semena-mena ditetapkan hanya oleh negara industri. tetapi manusia adalah hasil dan suatu proses evolusi yang lama sesuai teori Darwin yaitu bahwa selalu akan terjadi suatu ―Piihan alamiah‖. karena kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi. sebagai suatu kesatuan dalam alam keseluruhan.

karena tidak tersedia atau belum dapat dihasilkan oleh negara berkembang. dan bahkan telah sampai ke desa-desa. Teknologi maju membawa juga sema. dan juga seringkali makin mahal. Dalarn bidang organisasi. Karena memang sudah mendorong lahirnya pola. Penggunaan teknologi maju di sektor modern di negara berkembang. hidup mewah di kalangan masyarkat berada. Di satu pihak membawa gaya hidup yang serba menyenangkan. serta seringkali juga mempermudah terjadinya bencana-bencana bagi kehidupan manusia itu sendiri. masyarakat Indonesia sudah terlibat dalam sentuhan teknologi maju. Lagi pula. seperti Indonesia kadang-kadang tidak dapat dihindarkan jika memang Iebih efisien dan pada teknologi lain. Namun dalam menentukan teknologi yang akan digunakan sangat diperlukan pendekatan selektif yang menghindarkan penggunaan teknologi maju secara luas tanpa pertimbangan mengenai keuntungan atau manfaat bagi masyarakat. Masalah Teknologi maju di negara berkern bang Pada era pembangunan sekarang mi. Skala produksi yang besar sering diperlukan dalam penggunaan teknologi maju dan menghasilkan ―Economic of Scal‖. c. yaitu penurunan dalam biaya satuan (per unit cost) makin besar skala produksi. . Persentuhan masyarakat Indonesia dengan kemajuan teknologi nampaknya menciptakan hasil yang bersegi dua. namun kurang diketahuiperbedaan apa menyebabkan kesulitan dalam pengalihan teknologi maju di negara-negara berkembang.Gelombang Kedua lebih mengutamakan pelipatgandaan kekuatan fisik manusia sedangkan Gelombang Ketiga lebih mengutamakan pelipatgandaan kekuatan pikir manusia. Tetapi di lain pihak membawa juga problema sosial yang gawat yaitu mempertajam jurang antara lapisan kaya dan lapisan miskin di kalangan masyarakat. unit produksi yang besar itu mernerlukan teknik pengelolaan yang maju pada umumnya langka sekali di negara berkembang. cam gaya hidup yang senang dan mewah. terutama di kota-kota besar. yang dalam hal tersebut amat berbeda dengan keadaan dan lingkungan negara berkembang. Makin maju teknologi tersebut makin melahirkan sifat yang menyenangkan dan rnewah. Perlu diketahui bahwa teknologi maju dikembangkan Sesuai dengan keadaan dan lingkungan khas di negara-negara maju. perbedaan utania antara negaranegara maju dan negara berkernbang adalah skala produksi dan unit produksi di negara berkembang. Dalam bidang teknik penggunaan teknologi maju oleh ne• gara berkembang mernerlukan masukan (input) barangbarang dan jasa-jasa yang perlu diimport dan negara maju.

Tetapi dengan demikian tidak akan tersedia cukup dana tabungan lagi untuk mempekerjakan seluruh tenaga kerja di sektor-sektor lain yang tidak memerlukan teknologi maju.Dalam bidang ekonomi penggunaan teknologi maju di negara berkembang terutama mempengaruhi kesempatan kerja yang tersedia. Karena sumber pembiayaan investasi adalah tabungan. namun bukan pengetahuannya atau kemampuan untuk mengembangkan teknologi tersebut. ju kepada negara berkembang. yaitu tingkat pendapatan perkapita yang rendah di negara berkembang yang menyebabkan pula tingkat tabungan perkapita yang rendah di negara berkembang. maka hal tersebut akan berarti persediaan tabungan yang relatif terbatas jumlahnya akan terpaksa dipusatkan pada kelompok tenaga kerja yang menggunakan teknologi maju. Hal tersebut disebabkan oleh karena negara maju memang dapat menjual teknologi ma-. Kesulitan yang timbul dalam pengalihan teknologi maju ke negara berkembang disebabkan oleh karena teknologi maju tersebut dikembangkan di negara maju yang mampu untuk menunjang investasi perkapita yang tinggi. Tetapi karena teknologi maju di negara berkembang terus. teknologi. Oleh karena itu jika teknologi maju digunakan juga di negara berkembang. Ilmu pengetahuan digunakan untuk . Teknologi mi pada umurnnya dicirikan oleh perbandingan modal tenaga kerja yang tinggi. ketiga hal (ilmu pengetahuan. dan kemiskinan) itu kaitan strukturnya lehih jelas. dan kebutuhan negara tersebut adalah ketergantungan teknologi pada negara maju. Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan pokok antara negara maju dan negara berkembang. termasuk Indonesia. maka dengan sendirinya tabungan perkapita yang rendah akan berarti tingkat biaya perkapita yang rendah yang tersedia bagi investasi. tetapi tidak dapat membeli pengetahuan yang diperlukan untuk menghasilkan teknologi maju tersebut. oleh karena negara berkembang memang dapat membeli teknologi maju dan negara maju. Suatu konsekuensi lain dan pengalihan teknologi maju ke negara berkembang yang belum mempunyai kemampuan sendin untuk mengembangkan teknologi yang tepat guna dengan lingkungan. maka ketergantungan teknologi negara berkembang menjadi makin besar. ternyata ilmu pengetaliuan dan teknologi rnerupakan saudara kembar yang sulit dipisahkan dalam peranannya untuk memenuhi kehidupan insani. Perkernbangn lirnu Pengetahuan dan Teknologi dalarn Kaitannya dengan Kern iskinan Dan hasil perencanaan satu demi satu. Dan ketiga hal. d. Dengan demikian maka penggunaan teknologi maju yang kurang selektif dapat mempersulit penanggulangan masalah pengãngguran dan setengah pengangguran yang umum terdapat di negara berkembang.

teknologi mengakibatkan kodrat manusia tidak harmonis. keduanya menghasilkan suatu kehidupan di duniâ (satu dunia). Dibuktikan dan analisis sejarah. tetapi dengan seluruh eksistensinya. Ilmu pengetahuan sebagai suatu ha-. feodalisme. Dalarn hal kemiskinan mungkin akan berhadapan dengan sistem ekonomi kapitalisme. Atas dasar inilah maka ilmuwan atau ahli teknologi terpanggil untuk mengembangkan sikap tanggung jawab sosial secara formal. Demikian pula hasil analisis situasi oleh akselerasi. . Perubahan teknologi yang cepat mengakibatkan kemiskinan karena mengakibatkan terjadinya perubahan social yang fundamental. dan dan transcience. keadaannya. ternyata adalah buatan manusia tenhadap manusia Iainnya yang timbul akibat dan dan struktun politik.struktunal. Teknologi adalah penerapanilmu pengetahuan. yang di Indonesia sekarang masih dicani-cari bentuk sistem ekonomi mana yang tidak mengubah kodrat manusia. akal budinya dan pancainderanya. yang di antaranya membawa malapetaka yang belum pernah dibayangkan. Untuk mengatasi hal mi perlu dihargai dan diterima adanya gagasan ekonomika etik atau ekonomi Pancasila. Bila ditelaah ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penerapannya. ketika manusia sudah mampu membedakan ilmu pengetahuan (kebenaran) dengan etika (kebaikan). dan penetahuan (body knowledge). Padahal manusia dalarn pekerjaan ilmiahnya tidak hanya bekerja dengan akal budinya. sementara teknologi sendiri mengandung ilm.u pengetahuan di dalamnya. dan teknologi sehagai ―seni‖‗ang berhubungan dengan proses produksi. Ilmuwan atau seorang ahli teknologi hartis bersikap mempunyai tanggung jawab sosial. dan teknologi untuk mengetahui ―bagairnana‖. yakni tanggung jawab terhadap masyarakat yang menyangkut asas moral mengenai penelitian etis terhadap obyek penelaahan keilmuan dan penggunaan pengetahuan ilmiah (teknologi) dengan segala akibat sosialnya. atau sosialisme. berkaitan dalarn suatu sistem saling berinteraksi. interaksi antara ilmu dan teknologi dengan masyarakat — rnisalnya pengalaman dua kali Perang Dunia — ternyata bahwa ilmu tujuannya destruktif. hasil produksi dan mekanisme pasar. dan sosial buatan manusia pula.mengetahui ―apa‖. Sebab kemiskinan di antarnya disebabkan oleh struktur ekonomi. hatinya. terlebih dahulu mendapat pertimbangan moral atau ajaran agama. Oleh karena itu tidak dapat netral lagi dan bersikap netral tenhadap penyelidikan ilmiah. sehingga dalam penerapan atau mengambil keputusan terhadap sikap ilmiah dan teknolo— gi. dalam hal mi pola relasi antara manusia dengan sumber kemakmuran. ekonomi. Dalam hal kemiskinan . teknologi.

politik. dan pengetahuan tentang teknologi perlu disertai oleh pengetahuan akan ilmu pengetahuan yang menjadi pasangannya. Teknologi madya Jenis teknologi madya mi mempunyai ciri-ciri sebagai benikut: . 4. Termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan dan teknologi.Kemiskinan sebagai akibat pola relasi segala bidang sosial. Kecenderungan mi pun mempunyai suatu akibat di mana kalau teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu per. di mana masing-masing berbeda dalam sudut pandangannya. dalam perwujud maka dengan sendininya setiap jenis teknologi atau bagian ilmu pengetahuan dapat diteko1ogilcan. kesemuanya merupakan subsistem atau substruktur dan struktur dan sistem kemasyarakatan. kultur dan bersama-sama bidang ekonomi. Dan pengertian teknologi di atas dapat kecenderungan bahwa teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan. Teknologi modern Jenis teknologi modern mi mempunyai ciri-cini sebagai berikut — padat modal — mekanis elektris — menggunakan bahan import — berdasarkan penelitian mutakhir dan lain-lain. yaitu a. Dengan demikian teknologi tidak dapat ada tanpa berpasangan dengan ilmu pengetahuan. TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN 1) Pengertian Teknologi Para saijana telah banyak memberikan pengertian tentang teknologi. Macam-macam Teknologi Ada tiga macam teknologi yang sering dikemukakan para ahli. Menurut Walter Buckingham yang dimaksud dengan teknologi adalah ilmu pengetahuan yang diterapkan ke dalam seni industri serta oleh karenanya mencakup alat-alat yang memungkinkan terlaksananya efisiensi tenaga kerja menurut keragaman kemampuan. dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju keperbuatan atau perwujudan sesuatu.getahuan. b.

Kemiskinan yang dimaksud di sini adalah kemiskinan ditinjau dan segi material (ekonomi). 2) Pengertian Kemiskinan Kemiskinan pada dasarnya merupakan salah satu bentuk problem yang muncul dalam kehidupan masyarakat. Masalah kemiskinan mi menuntut adanya suatu upaya pemecahan masalah secara berencana. Istilah kemiskinan sebenarnya bukan merupakan suatu hal yang asing dalam kehidupan kita. Atau dengan istilah lain kemiskinan itu merupakan ketidak mampuan dalam memenuhi kebutuhan pokok. kesengsaraan atau kemelarutan dalam setiap langkah hidupnya. Menurut Prof. Upaya pemecahanmasalah kemiskinan tersebut sebagai upaya untuk mempercepat proses pembangunan yang selama mi sedang dilaksanakan. Faktor-faktor Timbulnya Kemiskinan Ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya kemiskinan. Emil Salim yang dimaksud dengan kemiskinan adalah merupakan suatu keadaan yang dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. khususnya masyarakat di negara-negara yang sedang berkembang. Dr. terintegrasi dan menyelunth c1dirni waktu yang singkat. yaitu a. Teknologi tradisional — Teknologi mi mempunyai cini-ciri sebagai berikut — bersifat padat karya (banyak menyerap tenaga kezja) — menggunakan ketrampilan setempat — menggunakan alat setempat — menggunakan bahan setempat — berdasarkan kebiasaan atau pengamatan.— padat karya — dapat dikeijakan oleh ketrampilan setempat — menggunakan alat setempat — berdasarkan suatu penelitian c. sehirigga mengalami keresahan. Pendidikan yang terlampau rendah Dengan adanya tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan seseorang kurang mempunyai keterampilan tertentu yang diperlukan dalam kehidupannya Ketethatasan pendidikan/keterampilan yang dimiliki menyebabkan .

Malas bekerja Sikap malas merupakan suatu masalah yang cukup memprihatinkan. karena adanya keterhatasan kemampuan seseorang balk yang berupa ―skill‖ maupun modal. Tetapi secara faktual hal tersebut kecil kemungkinannya. Terbatasnya lapangan keija Keterbatasan lapangan kerja akan membawa konsekuensi kemiskinan bagi masyarakat. Sering dikatakan oleh para ahli. b. bahwa masyarakat itu miskin karena memang dasarnya ―alamiah miskin‖. c. Adanya sikap malas mi seseorang bersikap acuh tak acuh dan tidak bergairah untuk bekerja. baik dan keluarga. d. Atas dasar kenyataan di atas dia miskin karena tidak bisa berbuat apa-apa untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. tidak menyimpan kekayaan mineral. kenyataan tersebut membawa kemiskinan pada sebagian besar masyarakat di negara tersebut. .. Atau bersikap pasif dalam hidupnya (sikap bersandar pada nasib). Dengan demikian layaklah kaiau miskin sumber daya alam miskin juga masyarakatnya.dan sebagainya. e. misalnya tanahnya berbatu-batu.saudara atau farnili yang dipandang mempunyai kemarnpuan untuk menanggung kebutuhan hidup mereka. Alamiah miskin yang dimaksud di sini adalah kekayaan alamnya. Seorang miskin sebab mereka tidak mempunyal modal untuk melengkapi alat ataupun bahan dalam rangka menerapkan keterampilan yang mereka miiki dengan suatu tujuan untuk memperoleh penghasilan. Keterbatasan modal bagi negaranegara yang sedang berkembang dapat diibaratkan sebagai suatu lingkaran yang tak berujung pangkal balk dan segi permintaan akan modal maupun dan segi penawaran akan modal. karena masalah mi menyangkut mentalitas dan kepribadian seseorang. Secara ideal banyak orang mengatakan bahwa seseorang/masyarakat harus mampu menciptakan lapangan kerja baru. Keterbatasan sumber alam Kemiskinan akan melanda suatu masyarakat apabila sumber alamnya tidak lagi memberikan keuntungan bagi kehidupan mereka.keterbatasan kemampuan untuk masuk dalam dunia kerja. Keterbatasan modal Keterbatasan modal adalah sebuah kenyataan yang ada di negara-negara yang sedang berkembang. . Sikap malas mi cenderung uniuk menggantungkan hidupnya pada orang lain.

faktor jumlah dan pengendalian penduduk serta peningkatan pengetahuan merupakan hal-hal yang sangat esensial. Beban Keluarga Semakin banyak anggota keluarga akan semakin banyak/ meningkat pula tuntutanJbeban untuk hidup yang harus dipenuhi. Seseorang yang mempunyai anggota keluarga banyak apabila tidak diimbangi dengan usaha peningkatan pendapatan udah pasti akan meninibulkan kemiskinan karena mereka memang berangkat dan kemiskinan. agar kehidupan penduduk negara-negara berkembang dapat cepat meningkat secara layak. Peperangan. Di satu pihak orang ingin selalu (terus menerus) meningkatkan kekayaan dan taraf hidupnya setinggi mungkin. Kenaikan pendapatan yang dibarengi dengan pertambahan jumlah keluarga. Maka muncullah akhir-akhir mi upaya-upaya menyelaraskan perkembangan dengan dialog Utara Selatan. dalam kenyataannya negara-negara maju yang kaya dengan penduduk yang lebih sedikit telah menguasai sebagian terbesar sumber-sumber daya yang ada di bumi. baik lewat pengaruh kekuasaan politik maupun lewat sistem ekonomi liberal yang menjadikan negara-negara berkembang makin bergantung dan makin tertinggal dalam perkembangan perekonomian dan taraf hidupnya. Di pihak lain ada penduduk dunia yang cukup santai dalam menggunakan kekayaan sumber-sumber daya tanpa memperdulikan upaya-upaya pelestariannya. Lepas dan upaya banyak bangsa untuk mewujudkan tata kehidupan yang lebih benimbang. Pada saat mi banyak orang berpendapat bahwa alih teknologi tidaklah begitu saja dapaat diperoleh dan juga tidak selalu menjadikan obat mujarab bagi upaya peningkatan perekonomian negara-negara berkembang.yang lebih baik. Kalau secara teori dan teknis.f. dengan ilmu dan teknologinya orang telah dapat meningkatkan daya dukung sumber-sumber dan kehidupan umat manusia . Dalam sejarah perkembangan perekonomian dunia kemajuan telah dicapai lewat perjuangan dan kerja keras. . Dalam kenyataannya. Kesenjangan yang ada antara negara-negara industn maju dengan negara berkembang makin melebar. berakibat kemiskinan akan tetap melanda clirinya dan bersifat latent1. konflik politik dan adanya pengungsian penduduk yang masih dan terus berlangsung di dunia hingga saat mi menunjukkan adanya sikap tamak manusia dan sukarnya dicapai kesamaan pandangan dalam hal memanfaatkan sumber-sumber yang ada. dan seruan yang cukup vokal untuk mewujudkan tata perekonomian dunia baru. sistem perekonomian. sistem tata nilai dan sikap manusia dalam mengelola kekayaan alam yang dikuasai sangat berlainan.

Kalau teknik dapat diartikan antara lain sebagai lapangan pengetahuan yang memusatkan perhatiannya pada cara membuat atau membentuk benda-benda mateniil. tetapijuga di bidang perekonomian dan keuangan negara yang bersangkutan. usaha-usaha industri kecil yang masih memakai teknologi yang lebih bersahaya tak mampu bersiang dan terancam bangkrut. maka teknologi dapat diartikan sebagai ilmu yang menyelidiki cara-cara kerja dalam teknik. Tetapi dengan teknologi maju yang diimpor suatu masyarakat yang sedang membangun belum tentu memperoleh manfaar yang sepadan. Memang. yang berakibat adanya upaya untuk menangguhkan atau . (2) karena efisiensi kerja pemakaian teknologi maju yang tinggi. Indonesia juga menggalakkan pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna. yaitu dengan menciptakan atau mewujudkan benda-benda nyata berdasarkan usaha manusia. yang berarti menambah jumlah pengangguran. yaitu bentuk teknologi yang lebih banyak mendayagunakan bahan-bahan setempat dan bersifat memberi manfaat langsung kepada sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan kurang. kalaupun tidak lalu menjadi demikian tergantung pada penyedia/pembeni teknologi maju. akan cenderung teijadi ketergantungan yang berkelanjutan kepada pihak pemberi/penyedia teknologi maju tersebut. banvak negara berkembang menjadi demikian bergantung kcpada negaranegara industri maju oleh sebab keinginan Ruat segera menerapkanb teknolpgi maju seperti yang banyak terdapat di negara industri. yang cenderung terkena juga praktek monopoli. Ketergantungan tidak saja terbatas pada bidang ilmu dan teknologi (lewat bantuan saransaran para konsultan dan program pendidikar1 dan latihan yang dihadiahkan oleh negara-negara indu. Dalam kenyataanya sekarang. mi ternyata dan banyaknya negara berkembang yang mengalami kesulitan dalam pengembalian pinjaman (hutang) daii negara industri sementara tents menemui kesulitan dalam pembiayaanpembangunannya. teknologi sekarang merupakan juga komoditi atau barang dagangan. dan dengan begitu saja menerapkan teori pengembangan sebagaimana yang telah berlakua atau dipakai oleh negara Eropa dan Amerika.stri maju).tanpa disertai usaha menyiapkan pengetahuan yang diperlukan untuk melayani dan mengembangkannya.Dengan munculnya korporasi-korporasi multi nasional. Di sam ping mencoba membuat terobosan-terobosan me1 aiui pengembangan teknologi maju untuk mengajar ketertinggalannya. (3) bila teknologi maju diperoleh lewat membeli. Karena itu banyak negara berkembang yang ilmu dan teknologinya belum begitu maju ada kalanya lebih memilih pengembangan teknologi madya terlebih dahulu. teknologi sekarang dapat dibeli. Dengan menerapkan teknologi maju yang hanya memerlukan sedikit tenaga (yang hali) dampak negatif yang mungkin timbul adalah (1) diberhentikannya sebagian tenaga keija. yaitu teknologi yang tidak memerlukan dasar pengetahuanyang demikian canggihnya dan umumnya dalam penggunaannya masih menyerap cukup banyak tenaga kerja.

penjadwalan kembali pembayaran hutang negara-negara berkembang yang angka debt-serviceratio-nya (DRS angka rasio nilai ekspor dun jumlah hutang luar negeri yang harus dibayar setahun) sudah demikian tinggi. Upaya peningkatan taraf kehidupan tidak lepas dan masalah kependudukan. Masalah penduduk menyangkut persoalan jumlah dan persoalan mutu. Keberhasilan peningkatan taraf hidup tidaklah bergantung sematamata pada kemampuan fisik yang lebih baik. Kualitas non fisik c penduduk yang serupa sikap hemat, disiplin, kerja keras, semangat mengembangkan din dan sebagainya merupakan faktor-faktor yang tidak kalah pentingnya bagi usaha meningkatkan tarafhidup. Jepang merupakan satu contoh bangsa yang telah demikian berhasil dengan cepat meningkatkan taraf hidup dan perekonomiannya (baik sejak masa restorasi maupun dalam kebangkitannya kembali dan kehancuran o]eh kalah perang) dengan modal kualitas non fasik penduduknya. Secara umum peningkatan perekonomian akan bergantung pada tersediannya modal dan juga tingginya produktivitas usaha. Modal akan terbentuk lewat investasi dan hasil tabungan. Orang akan lebih bisa menabung kalau hidupnya hemat. Sedang produktivitas usaha akan berkaitan dengan pengetahuan, efisiensi keija dan faktor-faktor iain yang berkaitan dengan kualitas non phisik penduduk. 1 c. Teknoiogi dan Keiniskinan Salah satu penyebab kesengsaraan atau penderitaan manusia adalah kemiskinan. Kemiskinan biasanya sejalan dengan kelaparan dan wabah penyakit, yang sering kali terjadi di Negara Drs.negara yang sedang berkembang. Lapisan masyarakat banyak yang hidup dalam kemiskinan berusaha mati-matian untuk dapat mencapai kehidupan yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan tetap tinggal terhambat pada garis kemiskinan dan bahkan di bawah garis kemiskinan. Perlu diketahui salah satu Unsur terpenting dalam pertumbuhan ekonomi adalah kemajuan teknologi. Kernajuan teknologi mengakibatkan dalam struktur produksi maupun dalam komposisi tenaga kerja yang diperlukan dalam proses produksi mengalami perubahan. Bagi tenaga kerja yang mempunyai ketrampilan teknis yang tinggi, akan terbuka Iebih banyak kesempatan-kesempatan kerja yang baik. Tetapi tenaga kerja yang tidak berketrampilan atau yang hanya mempunyai ketrampilan rendah akan tergeser atau kadang-kadang kehilangan sama sekali pekerjaan mereka. Selama dua dasawara (1960 - 1980) yang baru lalu beberapa negara berkembang dan hasil pembangunan telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat malahan lebih pesat dan yang pernah dialami oleh negara-negara industri Barat Selama tahap-tahap permulaan dan proses industrialisasj mereka, namun pertumbuhan ekonomi yang

pesat tersebut pada umumnya ternyata tidak terlalu berhasil dalam penyediaan kesempatan kerja yang produktif bagi penduduk. Bahkan di negara-negara yang telah mengalami penurunaii dalain prosentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan, penurunan relatif sering ditidakan oleh pertambahan penduduk yang pesat, sehingga hampir tidak mengurangi jumlah absoltit penduduk yang miskin. Salah satu kasus yang dapat disebut dalam hubungan tersebut adalah pulau Jawa, yang selama masa 1967 - 1976 telah mengalami penurunan yang cukup besar dalam persentase penduduk yang hidup dalam kemiskinan, namun gagal dalam mengurangi secara berarti jumlah absolut penduduk yang miskin, karena pertumbuhan penduduk pesat. Di samping tidak tercapainya pengurangan secara berarti dan kemiskinan, pengangguran serta setengah pengangguran, maka pertumbuhan ekononii yang pesat di banyak negara betkembang juga disertai oleh ketimpangan yang semakin meningkat dalarn pembagian pendapatan (ketimpangan relatif). Hal tersebut memang tidak rnengherankan bagi alili lain ekonomi. Misalnya Kuznets mengernukakan bahwa dalam masa pertumbuhan ekonorni selalu ada ketirnpangan redistribusi pendapatan, di mana dalam pertumbuhan ekonorni yang cepat, golongan berpenghasilan rendah selalu ketinggalan kemajuan, tidak mampu mengikuti berpartisipasi. Karenanya mereka tidak mampu memanfaatkan proses redistribusi pendapatannya. Di Indonesia pola perkembangan pembangunan juga mengikuti pendapatan yang dikemukakan Kuznets, artinya golongan miskin kurang terjamah oleh hasil-hasil pertumbuhan ekonomi. Mengapa mereka tidak terangkat, padahal pemerintah telah mengambil kebijaksanaan penyebaran proyek-proyek ke daerah-daerah, desa-desa, misalnya adanya kredit Bimas, KIK, KMKP, KCK, padat karya dan sebagainya. Bila diteliti golongan-golongan miskin yang tidak terjamah oleh hasil-hasil pembangunan, karena: Ketimpangan dalarn peningkatan pendidikan.Selama belum ada kewajiban belajar golongan miskin tidak akan mampu berpartisipasi mengenyam peningkatan anggaran pendidikan. Ketidakmerataan kemampuan untuk berpartisipasi. Untuk berpartisipasi diperlukan tingkat pendidikan, ketrampilan, relasi, dan sebagainya. Golongan miskin tidak memiikinya. Ketidakmerataan pemiikan alat-alat produksi, Golongan miskin tidak memiiki alat-alat produksi, penghasilannya untuk makan saja sudah susah, sehingga tidak mungkin membentuk modal. Ketidakmerataan kesempatan terhadap modal dan kredit yang ada. Modal dan kredit pemberiannya menghendaki syarat-syarat tertentu dan golongan miskin tidak mungkin memenuh i persyaratannya.

Ketidakmerataan menduduki jabatan-jabatan. Untuk mendapat pekerjaan yang dapat memberi makan pada keluargasaja sudah susah, apalagi menduduki jabatan-jabatan yang sering memerlukan relasi tertentu dan persyaratan tertentu. Ketidakmerataan mempengaruhi pasaran, Karena miskin dan pendidikannya-rendah, maka tidak mungkin golongan miskin dapat mempengaruhi pasaran. Ketidakmerataan kemampuan menghindari musibah misalnya peny akit, kecelakaan, dan ketidakberuntun gan lainnya. Bagi golongan miskin dibutuhkan bantuan untuk dapat mengatasi musibah tersebut. Mengharapkan dan mereka sendiri untuk dapat mengangkat dirinya tanpa pertolongan, sukar dipastikan. Laju pertambahan penduduk lebih memberatkan golongan miskin. Dengan jumlah keluarga besar, mereka sulit dapat menyekolahkan, memberi makan, dan pakaian secukupnya. Hanya keluarga yang kaya atau berpenghasilan besar sajalah yang mampu. Dapatlah dipastikan bahwa golongan berpenghasilan rendah,karenakurangterjamah pendidikan, tidak memiiki saranasarana, misalnya kredit, modal, alat-alat produksi, relasi dan sebagainya, tidak akan mampu berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi dan menikmati pembagian hasil-hasilnya tanpa adanya kebijaksanaan khusus yang ditujukan untuk mengangkat mereka. Penelitian yang diadakan di daerah perkotaan di Jawa, Sun- drum telah menemukan bahwa selama tahun 1970 sampai tahun 1976 ternyata pembagian pendapaan memburuk, terutama di ibukota Jakarta. Dan hasil survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) menunjukkan bahwa selama kurun waktu 1970 sampai 1976 persentase penduduk Indonesia yang mis- kin yaltu hidup di bawah tingkat kemiskinan telah berkurang. Hal tersebut berlaku balk bagi Indonesia sebagai keseluruhan, maupun jika diadakan perincian menurut daerah pedesaan dan daerah perkotaan, balk di Jawa maupun di luar Jawa. Tingkat hidup absolut semua golongan masyarakat telah meningkat, sehingga kemiskinan absolut di Indonesia selama Repelita I dan tahun-tahun pertama Repelita II telah berkurang. Perhitungan berbagai peneliti dapat disimpulkan bahwa persentasependuduk Indonesia yang miskin telah menurun dan hamper 60% dalam tahun 1970 sampai kurang lebih 45% dalam tahun1976. Di lain pihak hasil-hasil SUSENAS telah memperlihatkan, bahwa pembagian pendapatan selama kurun waktu yang sama telah memburuk. Hal tersebut disebabkan karena laju kenaikan pendapatan golongan yang berpendapatan tinggi telah meningkat jauh lebih pesat daripada penaikan golongan yang berpendapatan rendah.

Di samping perkembangan tersebut, maka pembagian pendapatan antara penduduk çlaerah perkotaan dan daerah pedesaan juga telah memburuk. Hal tersebut disebabkan karena laju kenaikan pendapatan penduduk perkotaan selama kurun waktu 1970 sampai 1976 rata-rata bertambah dua setengah kali lebih cepat daripada penduduk pedesaan. Jika dirinci menurut daerah maka ketimpangan antara pendapatan penduduk perkotaan dan pedesaan di Jawa lebih besar daripada di luar Jawa. Usaha mengatasi Kemiskinan Dan kegagalan kebijaksanaan konvensional mengenai pertumbuhan ekonomi di banyak negara berkembang dalam mengurangi kemiskinan, pengangguran dan disparitas (ketimpangan) pendapatan secara berarti telah memaksa balk para perencana ekonomi dan teknokrat maupun para peneliti ekonomi untuk kembali mempelajari secara sungguhsungguh kebijaksanaan tersebut, serta mendorong mereka untuk mempelajani alternatif-alternatif yang realistis bagi kebijaksanaan pertumbuhan ekonomi yang konvensional. Dalam hal mi; pendekatan kebutuhan dasar dalam perencanaan pembangun an merupakan hasil yang logis dan sesuatu proses reorientasi yang panjang dalam pemikiran tentang pembangunan. Dan hasil-hasil penelitian kemudian pusat perhatian para ahli lambat laun mulai bergeser dan tekanan pada penciptaan lapangan kerja yang rnemadai ke penghapusan kemiskinan, dan akhirnya ke penyediaan barang-barang dan jasa-jasa kebutuhan dasar bagi seluruh penduduk, yang berupa dua perangkat, yaitu: Perangkat kebutuhan konsumsi perorangan akan pangan. sandang dan pemukiman. Perangkat yang mencakup penyediaan jasa umum dasar, seperti fasiitas kesehatan, pendidikan, saluran air minum, pengangkutan, dan kebudayaan; samping kedua perangkat tersebut, kebutuhan dasar atau kebutuhan dasar manusiawi kadang-kadang juga digunakan untuk mencakup tiga sasaran lain, yaitu Hak atas pekerjaan produktif dan yang memberikan inibalan yang layak, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap rumah tangga atau perorangan. Prasarana yang mampu menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk.

Partisipasj seluruh penduduk, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam pelaksanaan proyek-proyek yang berhubungan dengan penyediaan barang-barang dan jasajasa kebutuhan dasar. Pengalaman dan negara-negara Asia Timur, yaitu Korea, Taiwan, Jepang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang pesat dengan disertai pemerataan hasil-hasil pembangunan dapat tercapai karena di negara-negara tersebut program pembangunan pedesaan (rural development program) sangat diutamakan.

RANGKUMAN Salah satu unsur terpenting dalam pertumbuhan ekonomi adalah kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi mengakibatkan perubahan dalam struktur produksi maupun dalam komposisi tenaga kerja yang digunakan. Bagi yang memiliki ketrampilan teknis tinggi dengan majunya teknologi akan selalu terbuka kesempatan kerja. Tetapi bagi yang tidak memiikinya dapat tergeser atau kehilangan pekerjaan.Selama 1960-1980 dan beberapa negara berkembang yang membangun, nampak mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Namun ternyata kapasitas pertumbuhan ekonomi tersebut tidak selalu berhasil menyediakan kesempatan kerja yang produktif, sehingga hampir tidak dapat mengurangi secara berarti dan kemiskinan dan pengangguran. Di Indonesia juga dan hasil pembangunan menunjukkan bahwa golongan miskin kurang terjamin oleh hasil-hasil pertumbuhan ekonomi. Padahal pemerintah telah mengam bil kebijaksanaan penyebaran proyek-proyek ke daerah, ke desa-desa. Dan kegagalan dalam mengurangi kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan pendapatan secara berarti, maka para ahli kernudian bergeser dan penciptaan lapangan kerja yang memadai, penghapusan kemiskinan, dan akhirnya ke penyediaan barang-barang dan jasa kebutuhan dasar bagi seluruh penduduk.

LATIHAN Apakah yang disebut ilmu pengetahuan ? Unsur-unsur apakah yang merupakan bagian yang tergabung dalam suatu kebulatan ilmu tersebut? Coba jelaskan! Coba jelaskan hubungan antara teknologi dan kemiskinan! Sebutkan golongan-golongan miskin yang kurang terjamah oleh hasil-hasil pembangunan! Sebutkan beberapa usaha yang dapat mengatasi adanya kemiskinan! Coba jelaskan beberapa akibat yang disebabkan adanya kemajuan teknologi!

DAFTAR KEPUSTAKAAN

Abdullah, Taufik. Pemuda dan Perubahan Sosial. Jakarta: LP3ES, 1974. Alfian. Pemikiran dan Perubahan Politik Indonesia. Jakarta: Gramedia, 1978. Au, Mukti. Agama, KB dan Kependudukan. Jakarta: BKKBN, 28 Agustus 1974. Amsari, Amo dan Djaka Ardiwinangun. Ilmu Sosial Dasar, Bahan Perkuliahan Program D3. Bandung Fakultas MIPA Universitas Padjajaran. Bachtiar, Harsya W: Masalah Integrasi Nasional di Indonesia.Jakarta: Prisma LP3ES, No. 8. Agustus 1976. Bachtiar, Harsya W., Hasan Walinono, H.A. Sallatang, dan MaxH., Waney. Pedoman Penyelenggaran Perkuliahan IlmuSosial Dasar. Konsorsium antar-bidang DepartemenPendidikan dan Kebudayaan pada Penataran Dosendosen ISD se-Indonesia Timur di Solo, 1-13 Agustus1981. ______ .Problema Sosial. Dalam penataran dosen-dosen se-Indonesia Timur, Solo, 1-13 Agustus 1982. Berger, Peter L. Humanisme Sosiologi. Jakarta: Inti Sarana Aksara, 1985. Bertrand, Alvin K. Sosiologi. (Terj. Drs. Sanapiab S. Faisal). Surabaya: Bina ilmu, 1980. Budiardjo, Miriam. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia, 1981. Budiman, Arif. Pemuda dan Sosialisasi. Lokakarya PenyusunanKumpulan Minimal Bahan Peragaan Mata Kuliah IlmuSosial Dasar Universitas Brawijaya, Malang, Tanggal21-27 Januari 1985. Daidjoeni, N dan A. Suyitno. Pedesaan, Lingkungan dan Pembangunan. Bandung: Alumni, 1982. Dawson dan Prawjt. Political Socialization, An Analytic Study. Boston: Little Brown and Company, 1977.Djojohadikusumo, Sumitro. Indonesia Menuju Tahun 2000. Jakarta: Prisma LP3ES, April, 1975. Fabrengat, Claudio Esteva dan S. Giponathan. Masalah Penduduk.Jakarta: PN. Balai Pustaka, 1981. Gerungan, W.A., Psikologi Sosial. Jakarta: VT Eresco. 1977. Hadisoeprapto, Hartono. Pen gantar Tata Hukum Indonesia.Yogyakarta: Liberty, 1981.

Hadjisarosa, Poemomosidi. ―Suatu Pendekatan Terhadap Regional Planning di Indonesia‖, Bulletin BPA UGM, No. 2- 1975. Heeren, HJ. Transmigrasi di Indonesia. Jakarta: Gramedia. 1979. Hasan, Fuad. Kitt.i dan Kami, An Analysis of the Basic Modes of Togetherness, Jakarta: Bhratara, 1975.Hidayat. Pengembangan Sektor Informal dalam Pembangunan Nasional, Masalah dan Prospek. Bandung: Fak. Ekonomi Universitas Padjadjaran, 1978. Kansil, CST: Pen gantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka, 1977. Kayam, Umar, dkk. Perubahan Nilai-Nilai di Indonesia, Bandung: Alumni, 1983. Koentjaraningrat. Masyarakat Desa di Indonesia. Jakarta: Lembaga Penerbit FEUI, 1984. - . Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan, 1979. ______ Pen gantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Barn, 1980. Migrasi, Transmigrasi dan Urbanisasi dalam MasalahMasalah Pembangunan, Jakarta: LP3ES, 1982. Liysen, A. Individu dan Masyarakat, Bandung: Surnur, 1981. Lubis, Firman. Masalah Kependudukan dan Kesehatan Ma5yarakar. Jakarta: Fakultas Kedokteran UI, 1982. Mantra, Ida Bagus. ―Beberapa Masalah Penduduk di Indonesia dan Akibatnya di Bidang Sosial Ekonomi.‖ Prisma No. 6, Juni 1980. Mariun. Asas-Asas Ilmu Pemerintahan, Yogyakarta: Sie Penerbitan BPA Fakultas SOSPOL UGM, 1979. McNicol, G. ―Internal Migration in Indonesia: Descriptive Notes.‖. Indonesia V, 1968. Mubyarto. ―Politik Pertanian dan Pembangunan Pedesaan‖. Jakarta: Sinar Harapan, 1983. Munandar, S. ―Pencemaran Lingkungan,‖ Makalah dalam Lokakarya Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjadjaran, Bandung, 1980. Mustopo, Habib. Ilmu Budaya Dasar. Surabaya: Usaha Nasional, 1983. Nasikun. ―Urbanisasi Berlebih, Involusi Perkotaan ,dan Radikalisme Politik di Negara-Negara Berkembang‖. Prisma No. 6, Juni 1980. Newcomb, dkk. Psikologi Sosial. Bandung: Diponegoro, 1981. Polak, J.B.A.F, Mayor. Sosiologi Suatu Pengantar RingkasJakarta: Ikhtiar Baru, 1979.

Soehino. Kerniskinan di Perkotaan‖ Jakarta: . 1981. (Penyunting). Hananto. Mahasiswa dan AngkatanMuda Indonesia Kekuatan Pollilk Anomie. 1979. Kependudukan Teori. Transmigrarion Pro gramm and it‘s Information Base A Case Study of Indonesia. Bukit Tinggi.Jakarta: Pradnya Paramit. April 1974. I/mu Negara. Sigit. Il. 1958. Pemuda dan Masyarakat. Soekanto Soerjono. Yogyakarta. H.Bandung: Alumni.1980. Undang-Undang Dasar 1945.a. Bambang Bintoro. Sosiologi Suatu Pen gantar.2. Suiwan dan Moh. Kasus Mojolama‖. Djuana. Yogyakarta: BPA-AAN. 1980. Soedjito. Jakarta: LP3ES. Makalah pada Penataran Dosen MKDU Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjajaran. Sernarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Sudharto. ―Sistem Kota-Kota: Suatu Pendekatan Pengembangan Wilayah Pulau Jawa‖. Sank. Sujarto. Frieda NRH. Hadi. Singarimbun. Bandung. Pengantar ilmu Kependudukan. Djoko. Saiful. Perbandingan Sistem Politik. 1975. Surabaya: FT Bina Ilmu. I/mu Sosial Dasar.Prisma No. Salladien. Yogyakarta: Gajah Mada Universitas Press. Prisma. Tata Negara Republik Indonesia. Liberty. Woltres. 1984. Suparjaman. Juni1975.Prawiro. ―Perkembangan Sektoral dan Ciri Informal K. 1958. Jaja. Said. Nusantara.‖ Forum Statistik No. ―Keluarga Berencana. 1980 ―oekarno. Fakta dan Masalah. Pendekalan Penthangunan Perkotaan Ditinjau dan Segi Perencanaan Lokal. Ruslan. Jakarta: YayasanPenerbit Universitas Indonesia. Kuntjoro. 1980. 1979. Arbi. Probopranoto.Bandung: Unpad. 1979. Kertas kerja yang tidak diterbitkan. Jakarta : NV.nu Budaya Dasar.esempatan Kerja di Indonesia.1982. Suparlan. 2. 1966. Materi Penataran MKDU ilmu Sosial Dasar Unpad. Tata Negara Indonesia. Motivasi dan Pola Sosial Ekonomi. 1982. Jakarta: JB. Desember 1982. Hak-Hak Asasi Manusia dan Pancasila. Masri dan Chris Manning. Konsep Dasar Demografi. Desember. Rush.Simorangki r. Parsudi.

Jakarta. Garis-Garis Besar I-Ia! uan Negara. Ketetapan MPRNo. Suryadi. Bina Cipta. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Makalah Penataran Dosen-Dosen se-Indonesia Timur. Bandung: B ma Cipta. Phil. Bandung. 1-13 Agustus 1983. Solo. Tjondronegoro. Hiinpunan Feral ziran Perundang. Teori Sirategi Pembanggunan Nasional.Sinar Harapan. Kebudayaan dan Lingkungannya. Susanto. Masalah-Masa/ah Sos ial dan I/mu Sosial Dasar.su. Alumni. Jakarta: Gunung Agung. 1984.1988/1989: Sekior Generasi Muda. Pengantar Sos/al dan Perubahan Sos/al. Analisis Kebudayaan. 1984. Manusia. dkk (Penyunting). Komunikasi Sosial di Indonesia. Garis. H Bintoro dan Mustopadidjaja AR. Bandung. Nomor2 Tahun II. Astrid S. Majelis Permusyawaratan Rakyat RI. 1981 Departernen Pendidikan dan Kebudayaan. Pedoinan Pen ghayatan dan Pen gamalan Pancas i/a. Rajawali. IV/MPR11978. . Himpunan Hasil Pengkajian Bahan Pen vusunan Repelita IV 1984/1985 . Sediono MP. 1981/1982. Dr. Jakarta. 1983 Undang. 1980 Tjokronidjojo. 1983. Dakwah Islam dengan Pembangunan Masyarakat I)e.Undang Dasar. I/mu Kependudukan.undangan Men genai Warga A1e gara dan Penduduk Negara Republik indonesia. 1977. 1980.Garis Besar Haluan Negara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful