Drs. H.

Abu Ahmadi, dkk

ILMU SOSIAL DASAR

Untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU)

EDISI REVISI

KATA PENGANTAR Buku ini disusun dengan berpedoman pada Silabus Perkuliahan fimu Sosial Dasar, yang merupakan hash rumusan Konsorsium antar Bidang fimu Alamiah Dasar, fimu Budaya Dasar, dan ilmu Sosial Dasar. Isi buku ml disesuaikan dengan mateii fimu Sosial Dasar yang diberikan pada penatarandosen-dosen fimu Sosial Dasar se wilayah Indonesia Tengah dan Timur padabulan Agustus 1982, hasil lokakaiya penyusunan bahan minimal Ilmu Sosial Dasar yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Malang, bulan Januari 1985, dan penataranpenataran dosen Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjajaran, Bandung, tahun 1980. Adapun tujuan Ilmu Sosial Dasar ialah agar tercapai wawasan komprehensif dan pendekatan integral dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah kehidupan, baik pada tingkat individual maupun sosial. Oleh karena itu tujuan Ilmu Sosial Dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran agar daya tangkap, persepsi dan penalaran yang berkenaan dengan lingkungan sosial dapat dipertajam. Secara lebth terinci ISD adalah untuk membantu mahasiswa mengembangkan: Minat dan kebiasaan memperhatikan dan memahami peristiwa peristiwa atau gejala-gej ala sosial yang teijadi di seJcitarnya; Kesadaran kritis akan adanya sebab-sebab dan akibat-akibat berbagai peristiwa yang terwujud dalam kehidupan sehari-hari, Kerelaan memikirkan dan mempertanyakan kembali pengetahuannya tentang kenyata.an-kenyataan sosial; Kemampuan menyesuaikan din dengan lingkungan sosial yang harus dibenarkan, dan sebaliknya, mengubah keadaan-keadaan sosial yang tidak dapat dibenarkan dengan penuh tanggungjawab. Dengan demikian diharapkan dapat memperluas cakrawala perhatian dan pengetahuan para mahasiswa sehingga tidak hanya terbatas pada bidang keahlian yang dipilihnya, tetapi membantu para mahasiswa menemukan dirinya sendin dalam arus perkembangan masyarakat dan kebudayaan yang sedangberlangsung. Kepadapenerbit PT Bina Aksara yang telah bersedia menerbitkan buku mi kami ucapkan banyak terima kasih. Semoga buku mi ada manfaatnya bagi para mahasiswa yang sedang mempelajari Ilmu Sosial Dasar, dan bagi masyarakat umum yang meminatinya.

Penyusun

KATA PENGANTAR Edisi Revisi

Setelah rnempertimbangkan saran-saran dan para pembaca untuk Iebih dipadatkan lagi materinya, maka penyusun perlu mengadakan revisi. Revisi mi meliputi pencantumanfool-nole (catatan kaki) pada halaman-halaman yang dipandang perlu. Di samping itu juga perubahan materi disesuaikan dengan sub-bab agar lebih tepat dan lebih berbobot. Sebingga secara keseluruhan buku menjadi lebih lengkap dan sesuai dengan harapan pembaca serta sesuai pula dengan silabi. Namun demikian penulis tetap menyadari adanya kekurangan dan kekhilafan dalam buku mi mengingat terbatasnya kemampuan sebagal seorang makhluk. I(arena itu penulis tetap menerima saran dan kritik yang bersifat konstruktif demi sempurnanya buku pada terbitan yang akan datang. Atas saran-saran tersebut disampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Cetakan pertama diterbitkan oleh PT Bina Aksara. Untuk cetakan kedua dan seterusnya hak penerbitannya kami limpahkan kepada PT Rineka Cipta Semoga buku mi benar-benar akan bermanfaat bagi para mahasiswa serta masyarakat pada umumnya.

Penyusun

DAFTAR ISI

KataPengantar BAB I : PENGERTIANILMUSOSIALDASAR Sekilas tentang fimu-Ilmu Sosial, fimu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Dasar Latar-Belakang Dmu Sosial Dasar Ilmu Sosial Dasar sebagai Komponen MKDU Ruang Lmgkup Pembahasan Masalah-Masalah Sosial dan Ilmu Sosial Dasar Rangkuman Latihan BAB II : PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN Pertambahan Penduduk dan Migrasi Pembagian Kerja dalam Masyarakat Perkembangan Kebudayaan Pranata-Pranata dan Institusionalisasi Rangkuman

BAB III : INDIVIDU, KELUA RCA, DAN MASYARAKAT Pertumbuhan Individu Fungsi-Fungsi Keluarga Individu, Keluarga, dan Masyarakat Hubungan antara Individu Keluarga dan Masyarakat

BAB IV : PEMUDA DAN SOSIALISASI Tnternalisasi, Belajar dan Spesialisasi

Negara. Tindakan Politik dan Sistem Politik BAB VII : PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT Pelapisan Sosial Kesamaan Derajat Elite dan Massa Pembagian Pendapatan BAB VII : MASYARAKAT PERKOTAAN DAN MASYARAKAT PEDESAAN Masyarakat Perkotaan Aspek-Aspek Positifdan Negatif MasyarakatPedesaan Urbanisasi dan Urbanisme BAB VIII : PERTENTANGAN-PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT Perbeda.Pemuda dan Identitas Perguruan dan Pendidikan Peranan Pemuda dalam Masyarakat BAB V : WARGANEGARA DAN NEGARA Hukum. Diskriminasi.an Kepentingan Prasangka. dan Ethnosentrisme Pertentangan-Pertentangan Sosial/Ketegangan-Ketegangan dalam Masyarakat Golongan-Golongan yang Berbeda dan Integrasi Sosial Integrasi Nasional . dan Pemerintah Warganegara dan Negara Individu.

TEKNOLOGI DAN KEMISK1NAN Sistem Ekonomi Produksi. Distribusi dan Konsumsi Kernakmuran dan Kemiskinan Ilmu Pengetahuan dan Daya Kemampuan Masyarakat Teknologi dan Kemiskinan DafiarKepustakaan .BAB IX : ILMU PENGETAHUAN.

agama. 2. ialah Fakultas Sastra dan Fakultas Sosial. meliputi: fisika. mempunyai 2 fakultas. terdiri dan: sosiologi. setelah bangsa Indonesia mendapat kemerdekaan adalah sebagai berikut: 1. Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah). Sesungguhnya latar belakang berdirinya ketiga pendidikan tinggj tersebut lebih menekankan pada pembentukan lembagalembaga pendidikan untuk mencetak kader-kader pengisi jabatan tinggi di Pemerintah . yang diresmikan pembukaannya pada tanggal 3 Maret 1946. Pertaina-tama didirikan di Yogyakarta suatu akademi ilmu politik. geografi dan lain-lain. psikologi. (Ilniu-ilmu Sosial). Wujud dan kenyataan-kenyataan adanya perkembangan Ilmuilmu Sosial di Indonesia. 3. politik. sejarah.BAB I PENGERTIAN ILMU SOSIAL DASAR 1. Didirikan Akademi Kepolisian. botani dan lainain. ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN ILMU-ILMU SOSIAL DASAR. 2. Telah kita ketahui. bahwa sumber dan semua ilmu pengetahuan adalah philosophia (filsafat). Ilmu-ilmu Sosial. Ilmu-ilmu Sosial berkembang terus sesuai dengan kebutuhan manusia dalam era pembangunan. astronomi. kesenian dan lain-lain. Social Sciences. 3. ekonomi. Dan filsafat itu kemudian lahirlah 3 cabang ilmu pengetahuan yaitu: 1. didirikan pula Balai Perguruan Tinggi Gajah Mada pada tanggal 17 Februari 1946. Balk ilmu-ilmu alain maupun ilmu-ilmu sosial ditifik dan pengembangannya bermula dan ilmu filsafat. biologi. a. Humanities (fimu-ilmu Budaya) meliputi: bahasa. kesusasteraan. kimia. khususnya di Indonesia. Sponsor-sponsor yang mendirikan akademi mi terdin dan tenaga-tenaga akademis pembina ilmu politik di Negara Belanda. Selang waktu berikutnya. antropologi. SEKILAS TENTANG ILMU-ILMU SOSIAL. Balai Perguruan Tinggi itu adalah perguruan tinggi swasta yang dikelola oleh yayasan.

Dalam dunia pengajaran.Republik Indonesia pada saat itu. c. yang sederajat. Ilmu Hukum dan ilmu-ilmu sosial lainnya. Ihnu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah bidang studi yang merupakan paduan (fusi) dan sejumlah mata pelajaran sosial. Dewasa mi di Indonesia terdapat 40 universitas dan institut negeri yang semuanya menyelenggarakan pengajaran dalam bidang ilmu sosial. Psikologi Sosial. sangat menentukan materi-materi ilmuilmu sosial rnana yang tepat menjadi bahan/pokok bahasan dalam IFS. Tingkat usia. an dan pengajaran. SMTP dan SMTA dalam kurun waktu 1975 — 1976. tandaslah sudah bahwa Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ialah ilmu-ilmu sosial yang dipilih dan disesuaikan bagi penggunaan program pendidikan di sekolah atai bagi kelompok belajar lainnya. Akan tetapi perlu dicamkan bahwa tidak semua ilmu-ilmu sosial secara otomatis dapat menjadi bahanlpokok bahasan dalam IPS. b. Ilmu Sosial Dasar. Ekonorni. jenjang pendidikan dan perkembangan pengetahuan anak didik. Materi dan berbagai disiplin ilmu sosial seperti Geografi. Antropologi. ilmu-ilmu sosial telah mengalami perkembangan sehingga timbullah paham studi-sosial (social studies). Namun dalam perkembangan tahun-tahun selanjutnya dan ketiga lembaga pendidikan tinggi inilah berkembang ilmuilmu sosial di Indonesia. Dan uraian tersebut di atas dapat disimpulkan. dan masih berlangsung hingga sekarang mi. bahwa ilmu-ilmu sosial merupakan dasar dan IPS. Paham studi sosial berkembang dan berpengaruh terhadap program kurikulum pada sekolah-sekolah di Amerika Serikat sejak tahun l940-an sampai sekarang. Sejarah. dan bukan merupakan satu disiplin ilmu yang mandiri. atau di Indonesia disebut Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Sosiologi. dijadikan bahan baku bagi pelaksanaan program pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar dan menengah. Social studies atau Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah ilmu-ilmu sosial yang disederhanalcan untuk tujuan-tujuan pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar dan menengah (elementary and secondary school) Dengan begitu. Ilmu Pengetahuan Sosial. . Paham studi sosial dipergunakan bagi keperluan pendidik. Ilrnu Politik. Di Indonesia IPS menjadi salah satu mata pelajaran dalam pembaruan kurikulum SD.

Pengembangan Ilmu Sosial Dasar mi sejalan dengan realisasi pengembangan ide dan pembaruan sistem pendidikan yang bersifat dinamis dan inovatif. Pengantar-pengantar ilmu-ilmu sosial masih harus dipertahankan. Akan tetapi dengan dilaksanakannya ISD sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di setiap perguruan tinggi negeri khususnya. tidak bérarti pengantar-pengantar ilmu sosial harus hilang dari kurikulum perguruan tinggi. sekaiigus sebagai sarana jalan keluar untuk mencani pemecahan masalah-masalah sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. balk yang bersifat lokal. Pertentar.gan ras dan pergolakan politik merupakan masalahmasalah sosial yang harus diihat serta ditanggulangi dengan segala aspek pengetahuan yang tezjalin satu sama lam. yang diharapkan akan cepat tanggap serta mampu menghadapi dan rnemben alternatif pemecahan masalah-masalah dalam kehidupan masy arakat. . Seperangkat konsep-konsep dasar atau pengetahuan dasar ilmu-ilmu sosial secara interdisiplin atau multi disiplin dipergunakan sebagai alat bagi pendekatan dan pemecahan problemaproblema yang timbul dan berkembang dalam masyarakat. Perbedaan itu terjadi pada pendekatan bidang studinya saja.Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah suatu program pelajaran baru yang dikembangkan di Perguruan Tinggi. ISD memberikan dasar-dasar pengetahuan sosial kepada para mahasiswa. sebab ia mempunyai misi memberikan pengetahuan teoritis ilmiah pada ilmu tertentu yang bersifat sub ject-oriented. Setelah mengorientasikan din secara mantap. urbanisasi. regional. paling tidak ia harus mampu mengetahui ke arah inana peniecahan jalan keluar suatu permasalahan itu hams ditempuh. nasional maupun intemasianal seperti pengangguran. ISD dipergunakan untuk mencari pemecahan masalah-masalah kemasyarakatan melalui pendekatan interdisipliner maupun multidisipliner ilmu-ilmu sosial. diharapkan para mahasiswa akan mampu mengorientasikan diri berkat penghayatan akan arah perkembangan dalam masyarakat. Ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah Ilmuilmu sosial dipergunakan dalam pendekatan. Melalui penelaahan dan pendalaman subject-oriented tersebut. penyelundupan dan kriminalitas. Di lain pihak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa antara ilmu-ilmu sosial dan ilmuilmu sosial dasar (ISD) tidak terdapat perbedaan yang prinsipil sepanjang yang menyangkut konsepkonsep dasar atau pengetahuan dasar ilmu-ilmu sosial. Berdasarkan pengetahuan yang di dapat melalui ISD. di mana ilmu-ilmu sosial dasar bersumber pada konsep-konsep dasar ilmu-ilmu sosial yang terintegrasi. Masalah-masalah sosial yang berkenibang sedemikian kompleks. kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika. berarti proses pendalaman bidang-bidang ilmu menuju ke arah spesialisasi keahlian telah herlangsung.

yang menyangkut ruang lingkup. berhau kolonial dan masih merupakan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda. pedagang. bertujuan menghasilkn tenaga-tenaga trampil untuk menjadi ―tukang-tukang‖ yang mengisi birokrasi mereka di bidang administrasi. Kemampuan personal adalah kemampuan kepribadian. yaitu kelanjutan dan ―politik balas budi‖ (etische politiek) yang dianjurkan oleh Conrad Theodore Van Deventer. Mereka rnenganggap sistern pendidikan yang tengah berlangsung saat mi. baik lisan maupun tertulis. menguasai peralatan analisa. teknik.pengantar-pengantar ilmu-ilmu sosial disajikan secara subject. Dengan kern ampuan mi para tenaga ahli diharapkan memiiki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap. LATAR BELAKANG ILMU SOSIAL DASAR Latar belakang diberikannya Ilmu Sosial Dasar (ISD) dimulai banyaknya kritik-kritik yang ditujukan pada sistem pendidikan di perguruan tinggi oleh sejumlah cendekiawan terutarna sarjana pendidikan. I) Tenaga ahli yang dihasilkan oleh perguruan tinggi dharapkan memiiki tiga jenis kemampuan yang meliputi personal. mampu berpikir logis. memahami dan mengenal nilai-nilai keagamaan. Kemampuan profesional adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Dalam pengertian mi maka manusia . Kita telah mengetahui bahwa Pembangunan Nasional bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. kritis.sistematis dan analitis. metode dan sistematik any a. dan keahlian lain dalarn tujuan eksploitasi kekayaan negara. akadernik dan profesional. Bahwa hakikat Pembangunan Nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan seluruh masyarakat Indonesia. mernpunyai kemampuan konsepsional untuk mengiden tifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi serta mamPu menawarkan alternatif pemecahannya. tingkah laku dan tindakan yang mencerrniñkan kepribadian Indonesia. 2.oriented dalam rangka pendalaman ilmu-ilmu sosial itu secara teoritis. kemasyarakatan dan kenegaraan (Pancasila). material dan spiritual berdasarkan Pancasila. serta merniiki pandangan luas dan kpekaan terhadap berbagai rnasalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia. sosial dan kehudayaan. Kernampuan akademik adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah. yang merata. Dengan kemampuan mi para tenaga ahli diharapkan memiiki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya.

sementara pada saat yang sama pembangunan ekonomi harus mereka laksanakan. tetapi yang terpenting adalah bahwa manusia itu menjadi subyek pembangunan. Masyarakat Indonesia adalah merupakan masyarakat majemuk yang tercermin dalam berbagai aspek kehidupan. agama dan sebagainya. hampir semua pioneers itu ditandai oleh sifat homogenitas daripada keadaan sosial dan kulturalnya.bukan hanya menjadi obyek pembangunan. Dalam jangka panjang. sebagai pioneers. negara-negara Barat tidak menghadapi masalah pemilihan teknologi. yang ingin dicapai bukan hanya kualitas teknis yang sangat diperlukan untuk mendukung proses lepas-landas. Ketiga. Kedua. telah menimbulkan berbagai masalah di bidang sosial dan ekonomi. dengan latar belakang sosiokultural yang beraneka ragam. Di sini terjadi perobahan orientasi budaya yang kadang-kadang menimbulkan dampak terhadap tata nilai masyarakat yang Sedang menumbuhkan identitasnya sendiri sebagai bana. serasi dan Seimbang antara kebutuhan jasmani dan rohani. terutama Indonesia. Studi-studi yang cermat membuktikan betapa upaya pembangunan di abadabad lalu relatif lebih mudah dibandingkan dengan abad 20.‘ Namun upaya-upaya pembangunan yang dilaksanakan pada saat ini –khususnya pada negara-negara sedang berkembang – menghadapi tantangan yang berat. Untuk itu perlu dilakukan berbagai upaya sehingga manusia bukan merupakan beban pembangunan. Perkembangan penduduk yang tinggi. Pertama. melainkan juga kualitas lain yang memungkinkan seseorang berkembang menjadi manusia utuh. Dalam masalah kependudukan pemikiran mi menjadi jelas: bagaimana menjadikan jumlah penduduk yang besar sebagai modal pembangunan dan bukan hanya beban pembangunan. sedangkan negara-negara sedang berkembang saat mi terpaksa bergelut dengan masalah nation building yang rumit. membawa pengaruh yang besar terhadap intensitas kontak budaya dengan kebudayaan dan luar. Oleh karena itu diperlukan sikap yang . sementara kemampuan mereka untuk menghadapinya tetap tidak tinggi. apalagi pendidikan teknologi seperti yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkembang saat mi. bobot penduduk yang mereka hadapi tidaklah seberat yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkembang saat mi. seperti suku bangsa. Dalam kondisi di mana kemajuan dalam bidang teknologi komunikasi massa dan transportasi sudah Sedemikian majunya. tetapi menjadikan manusia modal atau asset (terpenting) bagi pembangunan. yaitu manusia yang memiiki sikap hidup yang selaras. terutama pada akhir – akhirini.

ILMU SOSIAL DASAR SEBAGAI KOMPONEN MKDU Mata Kuliah Dasar Umum di perguruan tinggi di Indonesia dikelompokkan menjadi 2 (dua) bagian. jenjang pendidikan dan ujian-ujian. tidak diwajibkan mengikuti mata kuliah yang bersangkutan. mempertebal rasa cinta Tanah Air. Memiiki wawasan Sejarah Perjuangan Bangsa. lingkungan sosial dan lingkungan budaya.mampu mengatasi ikatan-ikatan primordial. sehingga dapat memperkuat semangat kebangsaan. Kelompok pertama diharapkan memberi dasar pedoman -pedoman untuk bertindak sebagai warga negara yang terpelajar. mempertinggi kebanggaan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia. Kelompok kedua diharapkan dapat membantu kepekaan mahasiswa. yang meliputi mata kuliah : 1) Agama 2) Pancasila 3) Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa 4) Kewiraan. meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Ketiga mata kuliah dasar tersebut di atas diberikan kepada semua mahasiswa dengan ketentuan bahwa mahasiswa bidang pengetahuan keahlian yang berada dalam ruang lingkup salah satu mata kuliah dásar tersebut. yang meliputi mata kuliah: Ilmu Alamiah Dasar (TAD) Ilmu Sosial Dasar (ISD) Ilmu Budaya Dasar (IBD). bertujuan menghasilkan warga negara sarjana yang berkualifikasi sebagai berikut : a. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Secara spesifik program Mata Kuliah Dasar Umum. b. dan merniliki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain. 3. bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya. kesukuan dan kedaerahan tersebut sehingga integrasi nasional tetap terpelihar. yang dinilai dan ikut menentukan kenaikan tingkat. . Keempat mata kuliah kelompok pertama terse but merupakan mata kuliah intra kurikuler yang diwajibkan kepada semua mahasiswa. berkenaan dengan lingkungan alamiah.

1) Sebagai mata kuliah dasar urnurn. yang mendahulukan kepentingan Nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia.‘ Menghadapi masalah-masalah dalam penyelenggaraan tndharma perguruan tinggi. 2. maka diselenggarakan program-program pendidikan umum. d. Sebagai usaha membantu perkembangan kepribadian mahasiswa agar mampu berperan sebagai anggota masyarakatdan bana serta agama. 3. Memiiki wawasan komprehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi permasalahan kehidupan balk sosial. Berjiwa Pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan memiliki integritás kepribadian yang tinggi. Memiiki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-€ama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya. . Memberi pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir secara interdisipliner dan mampu memahami pikiran dan ahli-ahli berbagai ilmu pengetahuan. limu Sosial Dasar bertujuan membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian mahasiswa agar rnemperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dan setiap anggota golongan terpelajar Indonesia. e. politik. Demikian pula berbeda dengan pendidikan keahlian yang bertujuan untuk mengembangkan keahlian mahasiswa dalam bidang/disiplin ilrnunya. Jadi pendidikan umum yang menitik-beratkan pada usaha untuk mengembangkan kepnibadian mahasiswa. maupun tentang lingkungan alamiah serta secara bersama-sama berperan serta di dalam pelestariannya. sehingga dengan demikian memudahkan mereka berkomunikasi. ekonomi. Tujuan dan pendidikan umum di perguruan tinggi adalah: 1. demikian pula untuk memenuhi tuntutan masyarakat dan negara. khususnya berkenaan dengan sikap dan tin gkah laku manusia dalarn menghadapi manusia-manusia lain serta sikap dan tingkah laku nianusia terhadap manusia yang bersangkutan. Untuk menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap masalah-masalah dan kenyataan-kenyataan sosial yang timbul dalam masyarakat. pada dasarnya berbeda dengan mata kuliah-mata kuliah bantu yang bertujuan untuk menopang keahlian mahasiswa dalam disiplin ilmunya.c. pertahanan keamanan maupun kebudayaan.

konsep. Mempelajani dan menyadari adanya berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan . persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan. sehingga biasanya suatu masalah sosial bisa ditanggapi dengan pendekatan yang berbeda-beda oleh bidangbidang pengetahuan keahlian yang berbeda-beda. Berdasarkan ruang lingkup kajian sebagaimana tersebut di atas. RUANG LINGKUP PEMBAHASAN Berpangkal pada tujuan di atas. maupun gabungan (antar bidang). ekonomi. sosiologi. sebagai pendekatan tersendin. Sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar. sehingga dan perkuliahan tersebut kepada mahasiswa diharapkan :2 1. khususnya masalahmasalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia. yaitu: 1. yaitu ke dalam beberapa pokok bahasan dan sub-pokok bahasan.‘ Berdasarkan Konsonsium Antar Bidang. kiranya masih memerlukan penjabaran Iebih lanjut untuk bisa dioperasionalkan. Adanya beraneka ragam golongan dan kesatuan sosial dalam masyarakat yang masing-masing mempunyai kepentingan kebutuhan serta pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku sendini. tetapi juga adanya amat banyak persamaan kepentingan kebutuhan serta persamaan dalam pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku yang menyebabkan adanya pertentangan-pertentangan maupun hubungan-hubungan setiakawan dan kerjasama dalam masyarakat itu. maka perkuliahan Ilmu Sosial Dasan dibagi ke dalam 8 (delapan) Pokok Bahasan (masing-masing dengan sub Pokok Bahasan). maka kuliah Ilmu Sosial Dasar inerupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk melengkapi gejalagejala sosial agar daya tangkap (tanggap nilai). dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta. antropologi sosial.2 4.Tegasnya Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah -masalah sosial. 2. maka ada 2 rnasalah yang dapat dipakai sebgai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang Iingkup pembahasan mata kuliah ilmu Sosial Dasar. psikologi sosial dan sejarah). teori) yang berasal dan berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial (seperti geografi sosial. Adanya berbagai aspek pada kenyataan-kenyataan yang bersama-sama merupakan suatu masalah sosial. Dengan demikian. ilmu politik.

. 5. 8. Mempelajari dan menyadari adanya pertentangan-pertentangan sosial bersamaan dengan adanya integrasi rnasyarakat.2. masalah agama. 5. serta selalu ada kaitannya dçngan hubunganhubungan manusia dan dengan konteks-konteks normatif di mana hubungan-hubungan manusia itu terwujud (Nisbet. 3. Menurut umum atau warga masyarakat bahwa segala Sesuatu yang menyangkut kepentingan umum adalah masalah sosial. MASALAH . Mempelajari usaha pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh manusia untuk memanfaatkan kemakmur. Mempelajari masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan. ataupun masalah-masalah lainnya. Mempelajari hubungan antara pelapisan sosial dan persamaan derajat. 7. Menurut para ahli masalah sosial adalah suatu kondisi atau perkembangan yang terwujud dalam masyarakat yang her. 2. Mempelajari hubungan antara warga negara dan negara. Masalahmasalah tersebut dapat terwujud sebagai : masalah sosial. Perbedaan – perbedaan itu disebabkan oleh perbedaan tingkat perkembangan kebudayaan dan masyarakatnya. 6. masalah ekonomi. an dan pengurangan kemiskinan. 1961). Mengkaji masalah-masalah kependudukan dan sosialisasi serta menyadani identitasnya sebagai pemuda dan mahasiswa. keluarga dan masyarakat. 4. dan keadaan lingkungan alamnya di mana masyarakat itu hidup. Contoh : masalah pedagang kaki lima di kota-kota besar di Indonesia. Pengertian masalah sosial ada dua pengertian 1. Yang membedakan masalah-masalah sosial dan masalahmasalah lainnya adalah bahwa masalah-masalah sosial selalu ada kaitannya yang dekat dengan nilai-nilai moral dan pranata-pranata sosial.. Masalah – masalah sosial yang dihadapi oleh setiap masyarakat manusia tidaklah sama antara yang satu dengan lainnya. dasarkan atas studi mereka mempunyai sif at yang dapat menimbulkan kekacauan terhadap kehidupan warga masvarakat secara keseluruhan. masalah moral. Mempelajari dan menyadari adanya masalah-masalah mdividu. rnasalah politik.MASALAH SOSIAL DAN ILMU SOSIAL DASAR.

masalah-masalah sosial dapat di definisikan sebagai: Sesuatu kondisi yang mempunyai pengaruh terhadap kehidupan sebagian besar warga masyarakat sebagai sesuatu yang tidak diinginkan atau tidak disukai dan yang karenanya dirasakan perlunya untuk diatasi atau diperbalki. membutuhkan bantuan orang lain untuk memecahkan berbagai masalah. dan sebagainya). bernafas. Dalam usaha-usaha untuk pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut. dan sebagainya). mernbutuhkan cinta kasih dan sayang. dan di lain pihak para pembeli yaitu para warga masyarakat dengan mudah memperoleh pelayanan dan dengan harga yang pantas untuk taraf ekonomi mereka dan para pedagang kaki lima. Berdasarkan pengertian di atas. Perwujudan mi adalah suatu kondisi atau keadaan di mana manusia itu hidup di dalam masyarakat. Kondisi-kondisi itu bukan sesuatu yang tetap tetapi Selalu dalam proses perubahan. kebutuhan-kebutuhan sosial (berhubungan dengan orang lain. Sebaliknya para ahli perencanaan kota. mengadakan hubungan kelamin. manusia menggunakan kebudayaan sebagai model. maka masalah-masaláh sosial liii pengertiannya terutama ditekankan pada adanya kondisi atau sesuatu keadaan tertentu dalam kehidupan sosial warga masyarakat yang bersangkutan.Menurut definisi umum. Sebaliknya ada juga masalah-masalah yang dianggap sebagai masalah sosial oleh umum tetapi belum tentu dianggap sebagai masalah sosial oleh para ahli. dan sebagainya). Kondisi atau keadaan sosial tertentu. karena di satu pihak para pedagang kaki lima terse. yaitu yang ada dalam kepala mereka masing-masing yang belum tntu telah berubah sesuai dengan perubahan kondisi . Sedangkan ukuran-ukuran yang dipakai oleh para warga masyarakat yang bersangkutan untuk menilai dan mewujudkan tingkah laku mereka adalah model-model dan kebudayaan yang telah mereka punyai.but dapat memperoleh nafkah untuk dapat melangsungkan kehidupannya. Suatu kondisi yang tidak disukai oleh para warga masyarakat pada hakikatnya tidak biasa berlaku atau cocok dengan kebudayaan mereka. buang air. dan kebutuhan-kebutuhan kejiwaan (untuk dapat merasakan aman dan tenteram. pedagang kaki lima bukan masalah sosial. Dengan demikian. Oleh karena itu dengan mengikuti batasan yang lebih tegas dikemukakan oleh Lesile (1974). ahli sosiologi dan ahli antropologi akan menyatakan bahwa pedagang kaki lima di kota-kota menjadi sumber utama dan suatu kondisi di mana kejahatan dengan mudah dapat terjadi. minum. sebenarnya merupakan proses hasil dan prôses kehidupan manusia yang berusaha untuk menienuhi kebutuhan-kebutuhan jasmaniahnya (manusia harus makan. sesuatu masalah yang digolongkan sebagal masalah sosial oleh para ahli belum tentu dianggap sebagai masalah sosial oleh umum.model petunjuk di dalam menggunakan lingkungan alamnya dan sosialnya di masyarakat.

ada perIedaan antara kerangka untuk interpretasi subyektif dan para warga dengan kenyataan-kenyataan obyektif dalam mana mereka itu hidup.an dan kenyataan-kenyataan obyektif yang ada dalam kondisikondisi di mana mereka hidup.1 a.yang mereka hadapi dalam kehidupan sosial mereka sehari-hari. berlangsung dengan tenang ataupun berlangsung dengan kekacauan. Dengan demikian terdapat suatu ketidakcocokan antara pengetahuan kebuday a. kesehatan. ahli politik dan kenegaraan. Di samping hal di atas. berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang tergolong dalam ilmu-ilmu sosial. komunikasi. Di masa lampau. menganalisa. psikologi sosial. keindahan dan ketertiban oleh sejumlah warga kota. Sedangkan masalah-masalah sosial diihat sebagai hasil atau akibat dan adanya proses perubahan sosial dan perubahan kebudayaan. tetapi pada usaha untuk memahami hakikat manusia menurut perspektif masing-masing. pemuka agama. atau bahkan dirasakan oleh yang lainnya. menjadikan masalah-masalah sosial sebagai ruang lingkup studi mereka masingmasing. cepat atau lambat. masalah-masalah sosial tidak dirasakan oleh setiap warga masyarakat secara sama. sosiologi. Di dalam kenyataannya. tetapi di lain pihak dianggap sebagai sesuatu yang menguntungkan oleh misalnya para pengurnpul barang bekas dan para pengumpul puntung rokok. Sesuatu kondisi yang dianggap sebagai suatu yang menghambat atau merugikan oleb sejumlah warga masyarakat. para warga masyarakat yang biasanya peka terhadap adanya masalahrnasalah sosial adalah para ahli filsafat. pusat studi-studi dan disiplin-disiplin ilmu-ilmu sosial tersebut bukanlah pada masalah-masalah sosial itu sendiri. belum tentu dirasakan oleh sejumlah warga masyarakat yang lain dan masyarakat tersebut. sebagai Sesuatu yang mengiantungkan. karena dianggap sebagai mengganggu kesejahteraan hidup mereka. . pada waktu belum ada ahli ilmu-ilmu sosial. Walaupun demikian. seperti antropologi. Masalah-masalah sosial dan Ahli Ilmu Sosial Masalah-masalah sosial telah menghantui manusia sejak adanya peradaban manusia. Perubahan sosial dan perubahan kebudayaan adalah prosesproses yang secana tetap dan terus-menerus dialami oleh setiap masyarakat manusia. Dengan kata lain. Misalnya masalah sampah : Sampah yang bertebaran di mana-mana di sebagian kota dirasakan Sebagai merugikan kebersthan. memahami dan memikirkan cara-cara untuk mengatasinya. Sehingga merangsang para warga masyarakat untuk mengidentifikasikan. politik.

ilmu-ilmu sosial (social sciences) atau ilmu-ilmu budaya (humanities). ia bukan merupakan satu disiplin ilmu pengetahuan. sekaligus Sebagai sarana untuk mencari jalan ke luar dalam pemecahan masalah yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. 3.Sejumlah ahli ilmu-ilmu sosial seperti Merton dan Nisbet (1961). menyajikan suatu pemahaman mengenai hakikat manusia sebagai makhluk sosial dan masalah-masalahnya dengan menggunakan suatu kerangka pndekatan yang meithat sasaran studinya tersebut sebagai suatu masalah obyektif dan juga menggunakan kacamata subyektif. Kalau IPS . Masalah-rrzasatah Sosial dun [imu Sosial Dasar fimu Sosial Dasar sebagai suatu mata kuliah. RANGKUMAN: 1. Gerson (1969) dan Brodley (1976). berarti konsep-konsep dan teori-teori berkenaan dengan hakikat manusia dan masalah-mäsalahnya yang telah dikembangkan dalam ilmu-ilmu sosial akan digunakan. dan yang dibandingkan dengan kacamata pengkaji atau masing-masing mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Ilmu Sosial Dasar. apakah itu ilmu-ilmu sosial alainiah (natural sciences). menurut mereka. merasakan bahwa dengan menggunakan pendekatan masalahmasalah sosial sebagai kerangkanya maka hakikat masyarakat dan kebudayaan manusia akan lebih dapat dipahami. warga masyarakat dan negara Indonesia. Begitu juga. 2. Sumber dan semua ilmu pengetahuan adalah phiosophia (filsafat). berbagai pemikiran yang secara masuk akal dapat dipertanggungjawabkan yang berkenaan dengan usaha-usah a untuk memperbaiki masalah-masalah sosial tersebut akan lebih dapat dikembangkan.2 b. Sedangkan dengan menggunakan kacamata subyektif. Materi IPS adalah ilmu-ilmu sosial yang disederhanakan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran pada tingkat sekolah dasar dan menengah. maka masalah-masalah yang dibahas tersebut akan clikaji menurut perspektif masyarakat yang bersangkutan. Social Studies atau fimu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah paham studi sosial. Basic Social Sciences atau ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah gabungan dan bermacam-macam disiplin ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan. Denzin (1973). Dengan menggunakan kacamata obyektif. Dengan begitu antara ilmuilmu sosial dan ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) tidak terdapat perbedaan yang prinsipil. Diharapkan dengan gabungan kacamata obyektif dan subyektif in akan mewujudkan adanya kepekaan mengenai masalah-masalah sosial yang disetai dengan penuh rasa tanggung jawab dalam kedudukannya sebagai warga masyarakat ilmiah.

dikelompokkan menjadi 2 (dua) bagian. dan lingkungan budaya. 7. Pengantar-pengantar Ilmu Sosial mengemban tugas untuk memberi bekal pengetahuan teoritis ilmiah pada bidang ilmu tertentu yang bersifat subject oriented. Mata Kuliah Dasar Umum di perguruan tin ggi di Indonesia. tetapi hanyalah suatu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dan masalahmasalah yang terwujud daripadanya. Keempat mata kuliah kelompok pertama tersebut merupakan mata kuliah intra‘kurikuler yang diwajibkan kepada Semua mahasiswa. Istilah pengetahuan mempunyai pengertian yang .ISD diprogramkan sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di Perguruan Tinggi. Kelompok pertama diharapkan memberi dasar pedoman-pedoman untuk bertindak sebagai warga negara yang terpelajar. Kelompok kedua dtharapkan dapat membantu kepekaan mahasiswa berkenaan dengan lingkungan alamiah. Ilmu Sosial Dasar bukanlah suatu disiplin ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri. Melalui penelaahan dan pendalaman subject-oriented tersebut.diprogramkan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran pada tingkat Sekolah Dasar dan Menengah. berarti proses pendalaman bidang-bidang ilmu menuju spesialisasi! keahlian telah berlangsung. 6. 4. jenjang pendidikan dan ujian-ujian. 5. yang meliputi mata kuliah Agama Pancasila Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa Kewiraan. khususnya berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia-manusia lain serta sikap dan tingkah laku manusia lain terhadap manusia yang bersangkutan. yang dinilai dan ikut menentukan kenaikan tingkat. Tujuan ilmu Sosial Dasar ialah membantu perkembangan wawasan pernikiran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dan setiap anggota golongan terpelajar Indonesia. yang meliputi mata kuliah: 5) Ilmu Alamiah Dasar (lAD) 6) Ilmu Sosial Dasar (ISD) 7) Ilmu Budaya Dasar (IBD). lingkungan sosial.

. maka istilah ilmu pengetahuan telah digunakan karena mencakup suatu pengertian mengenai suatu sistem berpikir dan penalaran yang mempunyai suatu kerangka pendekatan men genai masalah-masalah yang menjadi sasaran perhatiannya.menunjukkan adanya kelonggaran dalam batas dan kerangka berpikir dan penalaran.

secara legal dilakukan melalui adopsi anak/bayi. Kemungkinan menambah penduduk berusia rnu da sebagai generasi penerus bagi negara-negara Eropa Barat khususnya. Oleh karena itu tingkat kematian bayi-bayi yang lahir menjadi lebih rendah. PERTUMBUHAN PENDUDUK DAN MIGRASI a. Berkat kemajuan ilmu kedokteran. MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN 1. bahkan Jerman Barat cenderung memiliki Iebih sedikit jumlah penduduk berumur muda. tetapi. Negara-negara Eropa Barat pada abad 20 mi cenderung mengalami kondisi stasioner. Hal itu dimungkinkan oleh adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. . Dengan begitu negara mi lncrnpunyai masalah penduduk bukan pertumbuhannya. sampai ia tumbuh subur dan akhirnya bersuami/heristeri dan mempunyai anak dan cucu.BAB II PENDUDUK. Sejak zaman inilah penduduk dunia terus meningkat dengan cepat. pemeliharaan kesehatan penduduk termasuk usaha-usaha imunitas menjadi lebih terjam m. dibandingkan dengan jumlah penduduk dewasa. Penduduk dunia dun masalahnya Pada awal zaman modern sampai kira-kira tahun 1650. penduduk dunia telah mencapai 500 jutajiwajumlahnya(lihat tabel 1). tidak terkecuali bayi-bayi dan Indonesia. Akan tetapi pada galibnya tidak semua negara di dunia mengalarni pertumbuhan penduduk yang demikian pesat. Termasuk salah satu di antaranya ilmu kedokteran juga berkembang. kekurangan penduduk berusia muda sebagai generasi penerus. Kita sering mendengar praktek adopsi yang tidak wajar bagi bayi-bayi Asia.

000 juta 2.500 juta 3. terutama anak-anak usia sekolah di negara-negara berkembang di Afrika. DGI—BKKBN Jakarta 1982.000 juta 1.TABEL I PERKIRAAN DAN PROYEKSI PENDUDUK DUNIA TAHUN 8.000 — 7.600 juta 4. akibat dan kondisi kcrniskinannya. Pendidikan dan Keseha tan di negara-negara berkembang 1) Pendidikan Penduduk pedesaan. Asia dan Amerika Latin sebagaian besar tidak rnemperoleh kesempatan rnencmpuh jenjang pendidikan di sekolah.000 SM 1. laksana zaman perbudakan. . 1650 1800 1850 1900 1930 1950 1960 1970 1980 1990 2000 JUMLAH JIWA 10 juta 250 juta 500 juta 900 juta 1.000 juta 3.600 juta 5.500 juta 2.500 juta Sumber: Buku Paket Latihan Pendidikan Kependudukan. Peluang untuk mengadopsi anak-anak/bayi Asia disalahgunakan oleh sindikat-sindikat gelap.700 juta 6. b. anak-anak/bayi itu diperjualbelikan.

persentase kanak-kanak untuk rnasuk sekolah sebesar 38%. mengungkapkan bahwa 45% dan orang tua penghuni kampung miskin. termasuk merawat adik yang masib kecil. Bahkan yang lebih tragis.pendenita kekurangan vitamin A yang menonjol. antara lain di Kalkua (India) dan di Ibadan di Nigeria bagian barat (Afrika Barat). bany ak menyerang penduduk di daerah pemukiman kampungkampung miskin di perkotaan. dan 31% terikat dalam kerja rumah tangga. Penderita kebutaan dan anemia pada tipe dan tingkatan tertentu. 43% berasal dan anak-anak pedagang. Di pedesaan sekitar Dakar ihukota Senegal (Afrika Barat). Di Karachi (Pakistan) 50% anak usia sekolah berumur antara 5 . penduduk pedesaan miskin paling sening kekurangan bangunan sekolah dan guru yang memenuhi syarat. amat sering kedapatan menderita kurang vitamin A. Data lapang menunjukkan 73% anak-anak usia sekolah berasal dari kelompok ayah sebagai staf menengah. Penyakit-peny akit menular seperti tuberkulosis. persentase mi segera menurun menjadi 33% bagi kampung-kampung miskin. Asia Tenggara. Hasil survei yang sama di karnpung miskin di kota Madras India. Semakin tinggi status/jabatan pekerjaan semakin tinggi pula jumlah persentase anak-anak yang masuk sekolah. desa itu tidak memiliki sekolah dasar. Di negara-negara berkembang terdapat variasi sanak-anak usia sekolah yang mendapat kesempatan dalam pendidikan formal. 72% dan anak-anak usia 7 sampai 14 tahun dapat bersekolah. 27% lainnya berasal dan anak-anak petani. 2) Kesehatan Penduduk usia muda pada negara-negara berkembang. kasuskasus. Srilangka. India bagian selatan. seperti Birma. dan 20% lainnya karena anakanak mereka hams menolong menyelesaikan pekerjaan di rumah.ikan bahwa 58% anak-anak pedesaan miskin di Delhi India.ding (Afrika Barat) mencatat gradasi persentase anak-anak sekolah bergantung pada fungsi pekenjaan ayah seorang anak. Parasit-parasit usus penyebab penyakit cacingan (Askaris) banyak diderita oleh anak-anak di perkampungan iniskin di Lagos (ibukota Nigeria). menyatakan anakanaknya tidak bersekolah karena alasan tidak mampu membayar uang sekolah.Suatu hasil survei UNICEF mernbukt. Lap oran-laporan UNICEF j uga men gungkapkan bahwa penyakit polioyelitis banyak . Di samping unsur tekanan ekonomi. misalnya terjadi pada anak-anak di negara-negara Asia Selatan. tidak hersekolah karena orang tua mereka tidak mampu membayar biaya sekoIah. Sedangkan suatu studi di Abijan ibukota Republik Pantai Ga. Indonesia dan Malaysia. Di Honduras (Amerika Latin).10 tahun terdaftar pada sekolah dasar.

sidang kedua diselenggarakan di Wina. Salah satu sebab membuktikan bahwa di beberapa kalangan masyarakat pedesaafl masih berlaku ―tabu‖ yang melarang memakan ikan. Indonesia. Baru ada tanda-tanda bisul kecil atau koreng. justru terhadap mereka yang menderita kurang gizi tidak ketahuan itu. Terdapat indikasi-indikasi bahwa penyakit mi telah merambat pada anak-anak usia 7 tahun. Pemakaian protein total sangat rendah seperti yang dialami penduduk di India. Sidang pertama kalinya diselenggarakan di Accademia dei Lincei di Rorna. biasanya pada kaki. Berdasarkan estimasi perkembangan penduduk dunia yang sangat mencemaskan itu lahirlah Kelompok Roma (Club of Rome). atas undangan . Fiipina dan Thailand. Tabu dan pantangan seperti itu berlaku mulai dan kehamilan 7 bulan sampai 50 han sesudah kelahiran. Malaysia dan Fiipina. Hal semacam itu berlaku di kalangan masyarakat di beberapa daerah di Burma. Laporan UNICEF tahun 1983 mengungkapkan bahwa hanya 1% saja dan anak-anak di dunia yang tegas-tegas menderita kurang gizi. pada tahun 1968. pada saat itulah disadari oleh seseorang bahwa ia telah terjangkit penyakit lepra atau kusta. atau lahir dengan ketahanan tubuh yang rapuh. Keistimewaafl penyakit mi penularannya tidak diketahui pasti.diderita oleh anak-anak di Srilangka dan Kenya (Afnika Timur). pada tahun 1969. sebagai penyebab mengapa mereka tidak dapat tertolong. antara 8 sampai 40 tahun. 3) Perhatian para negarawan dan ilmuwan terhadap masalah pen duduk dunia Para negarawan dan ilmuwan sungguh-sungguh menyadani dan telah memperhitungkan betapa besar bencana yang ditimbulkan oleh ledakan penduduk dunia. Malaysia. Akan tetapi lebih dan 25% anak-anak di negaranegara berkembang menderita kekurangan gizi yang tidak ketahuan. dan boleh jadi akan melahirkan bayi-bayi cacat dan lahir. Pakistan. Sebanyak 58% dan anakanak cacat di Kenya sebagai akibat polioyelitis. Penyakit itu menyerang penduduk pada usia produktif. dimungkinkan oleh fasiitas injeksi yang tidak memadai. Faktafakta di lapangan membuktikafl bahwa penduduk negara-negara berkembang kekurangan makanan berkadar protein hewani. Beberapa survei konsumsi makanan dilakukan di Asia menunjukkan bahwa pemakaian kalori rata-rata penduduk berada di bawah tingkat yang dibutuhkan di beberapa negara. Resiko dan melakukan tabu dan pantangan seperti itu para ibu hamil harus menanggung kekurangan protein hewani. Bersumber dan pada konsultan kesehatan dari World Health Organization (WHO) di Zimbabwe (Desember 1983) ditemukan kurang lebih sejuta penderita penyakit lepra atau kusta di seluruh wilayah Zimbabwe. buah-buahan dan sayur – mayor.

Perancis dan bulan Oktober 1973 diselenggarakan di Tokyo Jepang. adalah suatu model menurut Dynamica System yang merupakan metode baru untuk memahami kelakuan dinamis dan sistemsistem yang kompleks.‖ Sidang-sidang berikutnya: tahun 1970 di Swiss. Metode kerjanya menggunakan jasa komputer. The Limits to Growth (Batas-batas Akhir Pertumbuhan Dunia) merupakan gerakan tahap pertama dan proyek internasional itu. serta mempelajari berbagai pengaruh timbal balik terhadap sistem dunia dalam jangka panjang. ml berarti akan lumpuhlah sistem-sistem pendukung dan pembangkit tatanan kehidupan di muka bumi mi. Meadow dan Massachusetts Institute of Technology (MIT). daya tahan dan keseimbangan bumi kita akan mencapai batas kemampuan terakhir. Sejalan dengan itu pada tahun 1969. (5) dan makin rusak alam lingkungan. memadamkan eksplosi penduduk.Kanselir Austria. yang lebih dikenal dengan Model Dunia Promotif. maka dalam waktu 100 tahun saja. Sekretaris Jenderal PBB (pada waktu itu U Than) menyatakan bahwa bagi anggota PBB ―barangkali hanya tinggal sepuluh tahun lagi untuk menekan pertikaianpertikaian lama mereka. memperbaiki alam lingkungan manusia. yaitu (1) penduduk yang makin bertambah (2) makin pesat industrialisasi (3) produk pertanian (4) makin habis sumber-sumber alam yang tak tergantikan. Tim Studi inteinasional itu beranggotakan 17 orang. Model dunia mi secara khusus dibuat untuk mempelajari kelakuan kelima unsur dominan. Metodologi sistem dinamik itu sebagai karya rintisan Prof. serta melancarkan suatu kerjasama semesta untuk mengekang perlombaan senjata. 4) Interaksi eksponensial dan lima variabel yang dominan. Dan studi tersebut dapat ditanik kesimpulan bahwa apabila kondisi-kondisi yang berlaku sekarang mi dibiarkan kadaluwarsa. Kelompok Roma melakukan studi internasional selama 18 bulan dengan biaya dan Yayasan Volkswagen di Jerman. kaitmengkait. Jay Forrester dan MIT. Dennis L. . Pengetahuan bahwa struktur setiap sistem banyaknya hubungan yang bersif at berputar. dekat Paris. dan membeni daya gerak yang diperlukan bagi usaha-usaha pembangunan. tahun 1971 di Jouy. diketuai oleh Dr.

par lahan‖ baik untuk perumahan maupun untuk kegiatan pertanian. . Semakin bertamhah manusia. lingkungan perkotaan mengalami pencemaran cukup berat. Produksi pangan seolah-olah tidak punya arti apa-apa. akibat pertumbuhan penduduk eksponensial. Dan segi lain. Diperkirakan pada saat jumlah penduduk dunia menjadi dua kali lipat. Peningkatan produksi pangan akan berkait dengan penyediaan lahan dan tata air/irigasi teknis yang mamadai. Hal mi berakibat akan mematikan makhluk-makhluk hidup di laut. nah yang masih ada.2 milyar hektar tanah yang potensial baik untuk pertanian. Pada dimensi lain. Krisis kekurangan tanah pertanian tidaklah muncul Secara tiba-tiba. akan semakin terasa pula ―Ia. akibat bertambahnya penduduk dunia yang diiringi dengan peningkatan taraf hidup. begitu muncul akan hilang lenyap ditelan lautan manusia. mineral/barang tambang dan bahanitu yang paling subur dan paling rnudah dijangkau oleh manusia telah digarap secara turun temurun dan terus menerus. bersumber dan knalpot-knalpot kendaraan bermotor yang memuntahkan produk-produk korban dioksida setiap saat. Pada sisi lain. Semakin bertamhah manusia. Separuh dan luas tanah itu yang paling subur dan paling rnudah dijangkau oleh manusia telah digarap secara turun temurun dan terus menerus. Harga-harga pangan akan melambung tinggi. cenderung makin berkurang Ia. air. limbah industri dan limbah rumah tangga. kebutuhan sandang pangan dan papan/penumahan harus bertambah.Kelima vaniabel yang dominan membuktikan saling mempengaruhi satu sama lain. Penduduk bertambah.han pertanian dan pemukiman. akan dihadapi krisis kekurangan tanah yang serius. Produksi pangan tidak mencukupi kebutuhan hidup manusia. tidak terkecuali ikan. kadar zat asam di dalam air laut terus menerus berkurang. sehingga pada saatnya terjadi bahaya kelaparan. memungkinkan segera meningkat pula kebutuhan akan sumber-sumber alam berupa: hutan. Krisis berikutnya segera menyusul. Kini ancaman polutan bagi umat manusia yang sangat serius datang dan sampah-sampah organik. akan semakin terasa pula ―Ia.par lahan‖ baik untuk perumahan maupun untuk kegiatan pertanian. penduduk perkotaan juga diancam oleb membengkaknya polutan (Zat-zat pencemar yang menimbulkan polusi) sampah. Bumi kita mempunyai kira-kira 3. di samping modal yang cukup.han pertanian dan pemukiman. cenderung makin berkurang Ia. melainkan diawali dengan berbagai gejala Sebelum kebutuhan tanah pertanian melebihi dan cadangan ta. Beberapa contoh akibat sernakin banyak sampah organik dibuang ke luar Baltik yang kemudian membusuk.

bersumber dan knalpot-knalpot kendaraan bermotor yang memuntahkan produk-produk korban dioksida setiap saat. air. Produksi pangan tidak mencukupi kebutuhan hidup manusia. apakah yang akan terjadi pada sistem dunia kita bila mencapai batas-batas maksimumnya? Karena persediaan sumbersumber alam yang tak tergantikan sudah semakin habis. Harga-harga pangan akan melambung tinggi. Krisis kekurangan tanah pertanian tidaklah muncul Secara tiba-tiba. mineral/barang tambang dan bahan galian sebagai bahan baku industri alam Iebih cepat terkuras. betapa haus manusia akan sumber-sumber alam. sehingga pada saatnya terjadi bahaya kelaparan. Alpa untuk melestarikan lingkungannya. kadar zat asam di dalam air laut terus menerus berkurang. Satu contoh. tidak terkecuali ikan. Beberapa contoh akibat sernakin banyak sampah organik dibuang ke luar Baltik yang kemudian membusuk. Pada tahun 1971 mereka melahap gas alam sebanyak 23 bilyun kaki kubik. akan dihadapi krisis kekurangan tanah yang serius. Kini ancaman polutan bagi umat manusia yang sangat serius datang dan sampah-sampah organik. maka daya pikul dunia akan dilampaui. air dan tanah. Krisis berikutnya segera menyusul. Produksi pangan seolah-olah tidak punya arti apa-apa. limbah industri dan limbah rumah tangga. Hal mi berakibat akan mematikan makhluk-makhluk hidup di laut. penduduk perkotaan juga diancam oleb membengkaknya polutan (Zat-zat pencemar yang menimbulkan polusi) sampah. . akibat pertumbuhan penduduk eksponensial. Dari segi lain. memang cabangcabang kehidupan di bumi mi akan mempunyai batas akhir. dan terjadiiah keruntuhan kehidupan di dunia.Diperkirakan pada saat jumlah penduduk dunia menjadi dua kali lipat. Pada dimensi lain. memungkinkan segera meningkat pula kebutuhan akan sumber-sumber alam berupa: hutan. lingkungan perkotaan mengalami pencemaran cukup berat. akibat bertambahnya penduduk dunia yang diiringi dengan peningkatan taraf hidup. Pada sisi lain. terutama hutan. Berapa banyak konsumsi BBM oleh umat manusia di dunia pada tahun 1983? Berapa banyak pula konsumsi barang tambang dan bahan galian untuk memenuhi kebutuhan industn setiap tahun? Tidak dapat disangkal lagi. nah yang masih ada. Apalagi bila umat manusia lupa akan sifat-sifat alami. Andaikata kelima variabel pokok berkembang seterusnya dengan ukuran seperti selama 70 tahun terakhir. begitu muncul akan hilang lenyap ditelan lautan manusia. melainkan diawali dengan berbagai gejala Sebelum kebutuhan tanah pertanian melebihi dan cadangan ta. pada tahun 1950 penduduk Amerika Serikat mengkonsumsi 7 bilyun kaki kubik gas alani.

Pertumbuhan penduduk satu belun: merupakan masalah penduduk yang vital. 4. dan pemecahan masalahnya itu tidak dapat dilakukan dengan cara satu segi dan secara sesaat dengan cepat. 5. Penekanan lebih besar diberikan kepada produksi bahan pangan. Ucaha mengatasi masalah penduduk dunia.c. Afrika dan Amerika Latin. Penyelenggaraan pendidikan dan pengadaan fasilitas kesehatan lebih diutamakan. yaitu 1. diperlukan langkah-langkah sebagai berikut : 1. terutama di negara-negara Asia. Macalah penduduk di Indonesia Masalah penduduk atau Population Problem merupakan masalah yang bersegi banyak. Masalah penduduk timbul sebagai akibat dan perubahan penduduk. Mengikuti pertumbuhan anak Penggunaan air susu ibu Imunisasi Pengobatan Oral Rehydration Therapy (ORT). Kerapatan/kepadatan. 2. Untuk mencapai suatu ekosistem penduduk dunia yang stabil. Keduanya dapat mengakibatkan perubahan bahan dalam humas welfare dan struktur penduduk. dan penyeharan penduduk. yang akan dapat mempengaruhi tata ekonomi. tata politik dan budaya masyarakatnya. tata pergaulan. 3. Prioritas besar diberikan kepada usaha-usaha penyuburan clan perlindungan tanah untuk mencegah erosi. Kenaikan pesat jumlah penduduk dunia.problem penduduk dunia.segera menentukan langkah-langkah kongkret dalam penanggulangan problem. bilamana mi cia. Sebenarnya perwmbuhan penduduk saja tidak akan menimbulkan masalah penduduk. mendorong usahausaha bersama negara-negara di dunia untuk . Penduduk djstabilisasi/diseimhaflgkan Konsumsi sumber alam dan pembangkitan polusi narus dikurangi sampai seperempat dan tingkat konsumsi tahun 1970-an. d. 3. 2.Ada 4 macam teknik pelayanan kesehatan. antara lain Pertanibahan atau pengurangan penduduk. sehingga akan cukup tersedia untuk memenuhi kebutuhan setiap orang.pat ditimbangi penambahan kebutuhan hidup dan .

Di Indonesia penyebarafl penduduk tidak merata dan penyebaran yang tidak merata mi meninibulkan masalah kelebihan. Sedangkan untuk daerah urban (kota). Untuk daerah rural (desa) satuan luas mi dinyatakan dalam satuan kilometer persegi atau hektare. Beberapa masalah penduduk yang erat hubungannya dengan manusia dan lingkungan alam. Untuk mengetahui penyebaran dan pusat-pUSat kegiatan ekonomi maupun budaya. Justru dengan kasus pada negara-negara tertentu. satuan luas dinyatakan dalam meter persegi. . Seperti di Jerman. Tetapi untuk negara-negara sedang berkembang dan terbelakang. 2) Penyebaran Fend uduk (Population Distribution) Tersebarnya penduduk dalam beberapa wilayah sangat tergantUng dan faktor-faktOr: lokasi. Kegunaan mengetahui angka kerapatan penduduk adalahsebagai berikut : Untuk mengetahui ada tidaknya gejala overpopulation. jumlah penduduk yang besar menjadi masalah. Untuk mi dapat anda pelajari beberapa masalah kependudukan yang disebahkan karena : 1) Rapat Penduduk (Population Density) Pengertian untuk mengenal rapat penduduk ialah Perbandingan antara jumlah orang dengan tanah yang didiami/diOlah dalam satuan luas. setelah Perang Dunia II kurangnya penduduk merupakan masalah sebab menimbulkan gejala semakin kurangnya tenaga kerja (man power).penyebarannya yang merata. Prancis. kekurangan penduduic untuk beberapa daerah tertentu. sumber alam kemudian transportasi dan sebagainya. Untuk mengetahui pusat-pusat aglomenraSi penduduk. luas tanah dan kepadatan Penduduk Indonesia menurut Sensus Penduduk 1971. Untuk mi dapat anda lihat tabel sebagai berikut : Tabel 4 : Jumlah Penduduk. iklim. di mana orang sudah banyak yang hidup dalam gedung bertingkat.

Daerah (x 1000) Jumlah Penduduk Luas tanah Kepadatan 1.708 565 38 9 37 14 Tabel 5: Kepadatan Penduduk Jawa. 3. Luar Jawa dan Indonesia tahun 1973 dan 1978.103 20.027 126 142 62 70 .813 5.843 227. 4. Luas (1000 km2) Penduduk 1973 (Juta) Penduduk Kepadatan Penduduk Kepadatan Penduduk per km2 1978 (Juta) 1973 per km2 Jawa 135 Luar Jawa 1. Jawa&Madura Sumatera Kalimantan Sulawesi Pulau-pulau lain 76.892 80 89 594 660 46 53 24 28 Indonesia 2.535 8.174 550.152 8. 2.No. 5.008 134.703 541.654 572.

sehingga sering disebut pengangguran tidak kentara (disyuised unemployment). yaitu. telah tidak dapat memberikan kebutuhan hidup kepada manusia yang berdomisili di wilayah tersebut. a) Masalah Kelebihan Penduduk.Sebaliknya di daerah pertanian yang intensif. Yaitu apabila suatu daerah dalam waktu tertentu. Akihat tidak langsung dan hal mi adalah timbulnya kriminalitas. Hal mi disebabkan karena pada umumnya negra – Negara sedang berkembang dijatuhi dengan akibat yang lang. Akibat langsung dengan adanya kelebihan penduduk ialah timbulnya pengangguran. Dalam kehidupan sehari-hari kita lebih banyak mempersoalkan masalah kelebihan penduduk daripada kekurangan penduduk. maka adanya pengangguran tidak nampak. Hal yang demikiar itu adalah tidak benar. Di daerah-daerah di mana penduduk masih melaksanakan shifting Cultivation atau sistem ladang. ini berarti apabila di daerah yang mempunyai rapat dan penduduk lebih besar dan 501km2. Sedang akibat dan under population ialah kurangnya tenaga kerja di sektor-sektor yang sangat memerlukan tenaga manusia misalnya pada saat akan diadakan ekstensifikasi pertanian dan sebagainya. kerapatan penduduk 200/km2.3) Kelebihan Penduduk dan Kekurangan Penduduk (Over Polupation dan Under Population). Masalah Penduduk yang dihadapi oleh Negara yang sedang berkembang. Yaitu apabila suatu daerah dalam waktu tertentu kebutuhan hidup yang ada sudah tidak sesuai lagi dengan tuntutan keniajuan ekonomi dan perkembangan sosial. Kelebihan penduduk yang absolut. angka rapat penduduk maksimum adalah 50/km2. Penggunaan angka kerapatan penduduk sebagai ukuran ada tidaknya kelebihan penduduk.sung maupun tidak langsung dengan adanya pertambahan penduduk yang cepat. Untuk ini ada dua macam kelebihan penduduk yang anda perlu ketahui. Di daerah pedesaan di mana unsur gotong royong masih sangat kuat. Sering kita menggunakan angka kerapatan penduduk sebagai ukuran untuk mengetahui ada tidaknya kelebihan penduduk. maka gejala kelebihan penduduk akan dialami. Kelebihan penduduk yang relatif. mungkin belum .

3 2. di mana . Oleh karena itu. Yang hal mi disebabkan antara lain Kurangnya fasilitas pendidikan dalam segala tingkatan dan di seluruh daerah.03 0. Sedang di luar Jawa dan Madura beberapa daerah masih kekurangan penduduk seperti Kalimantan 9/km2 . penduduk relatif.38 4. No. Tingkat Pendidikan Banyaknya (%) TidakSekolah Belum tamat SD Sekolah Dasar SLO (Umum + Kejurusan) SLA (Umum + Kejurusan) SLA (Umum + Kejurusan) Universitas Sumber Biro Pusat Statistik.03 2. Pendapatan perkapita penduduk yang masih rendah sehingga belum dapat memenuhi kebutuhan hidup primer pada umumnya dan untuk biaya sekolah. Akibatnya fasilitas secara kualitatif dalam bidang pendidikan masih terbatas. masyarakat dalam mencapai pendidikan yang tinggipun masih sedikit sekali.37 19. Di Indonesia beberapa daerah telah mengalami kelebihan penduduk. dengan angka kepadatan penduduk 447/km2. Jakarta.14 Dan tabel tersebut ternyata banyaknya penduduk yang masih buta huruf maupun putus SD (Drop-out SD) adalah besar prosentasenya. Maluku ± 11/km2 dan sebagainya. Oleh karenanya masalah Pendidikan menjadi problem Nasional yang cukup gawat. b) Masalah Tingkat Pendidikan Masyarakat yang Relatif Rendah. umur 10 tahun ke atas yang telah dapat mencapai tingkat pendidikannya tahun 1971 (menurut sensus 1971). dapat dilihat pada tabel berikut ini Tabel 6 : Penduduk Indonesia. (Lihat tabel 4 di muka). 41. Mengingat negara yang sedang berkembang sehingga untuk melaksanakan pembangunan dalam segala bidang belum dapat berjalan dengan cepat.menimbulkan masalah penduduk. Tingkat Pendidikan yang dapat dicapai oleh masyarakat Indonesia. seperti di Jawa dan Madura.01 32. karena kekurangan modal maupun tenaga-tenaga ahli atau terdidik.

5) Masalah Pendapatan atau Produksi Perkapita dan Tinggi Pertumbuhan Penduduk.1 2.5 2. Perkapita Tingkat Pertumbuhan penduduk (%) Jepang Malaysia Korea Selatan Pilipina Sriangka Thailand Vietnam Selatan Kmer Laos Pakistan India Indonesia China Birma 1. Dengan adanya berbagai masalah yang diakibatkan oleh pertumbuhan penduduk yang relatif cepat tersebut maka setiap pemerintah/negara mengambil kebijaksanaan kependudukan. .Pertambahan Negara (US. Sept.2 2. 1972 Hal 10—11.2 Sumber Majalah Geres — FAO — Riview.dikatakan bahwa tinggi rendahnya tingkat pendidikan masyarakat menggambarkan tinggi rendahnya kemajuan bangsa.5 2.190 330 180 180 180 150 130 120 100 100 100 100 90 70 1. Keterangan angka-angka perkiraan. Okt.4 3.1 2.6 2.8 2. Dollar) GNP.5 2.4 2.3 3.1 3.5 1. Tabel 7 : Produksi Perkapita dan tingkat Penduduk di beberapa Negara Asia.

halaman 267 269. yang dapat dilaksanakan dengan: Preservasi : dalam hal mi diusahakan agar kualitas dan kuantitas hasil bumi diperbaiki untuk rnasamasa yang akan datang. agar makin banyak tenaga alam dapat dipergunakan dalam proses pembangunan. Kebijaksanaan kependudukan di negara maju dan di negara-negara berkembang. Pengertian kebijaksanaan Kependudukan Pada prinsipnya kebijaksanaan suatu negara yang me nyangkut kernakmuran penduduknya dapat digolongkan dalarn kebijaksanaan kependudukan. Tetapi pada uniurnnya yang dimaksud hanyalah kebinaan yang menyangkut perubahan kuantita dan kualita penduduk pemancaran penduduk. berturut-turut atau secara bermacam-macam sekaligus tergantung kepada keadaan setempat.Kebijaksanaan Kependudukan Maksud diadakannya Kebijaksanaan Kependudukan adalah untuk dapat lebih tercapainya kesejahteraan penduduk/niasvarakat dalarn arti yang luas. industn. hasil bumi dan ternak dapat tetap tinggi perlu dipelihara sumber-sumber biotik dengan mencegah penyakit-penyakit tanaman dan hewan. Benefisiasi : Sumber-sumber alam tetap dipelihara Kelangsungan fungsinya beserta perkembangannya. Dalani usaha mengimbangi pertanibahan penduduk perlu hasil-hasil pertanian dan peternakan dipelihara. lihat buku Pendidikan Ke• pendudukan. atau jumlah jiwa dan pemukiman dalam hubungannya dengan sumber-sumber yang tersedia setiap orang. impor dan ekspor dan sebagainya (pidato kenegaraan Presidn RI 16 Agustus 1969). Restorasi: agar berhasil. . terutama terjadinya keseimbangan antara jumlah penduduk dengan basil pembarigunan baik melalui pertanian. Pelaksanaan Kebijaksanaan Kependudukan: Dalam melaksanakan kebijaksanaan kependudukan untuk penyelesaian masalah penduduk dapat ditempuh beberapa usah yang dapat diiaksanakan sendiri-sendiri. dipertahankan dan ditambah (konservasi).

pembuatan teras sawah rotasi tanaman dan lain-lain. areal pertanian harus diperluas dengan jalan rnembuka hutan (forest clearing) atau mengeringkan rawa-rawa. Macam -macam transmigrasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah : transmigrasi umum transmigrasi spontan transmigrasi sektoral transmigrasi ABRI . dan sebagainya. : Barat. Intensifikasi pertanian. Ucaha-ucaha yang di1akanakan Kebijahsanaan Kependudukan. Sedang daerah penerima : Sumatera Kalimantan Sulawesi : Rimbo Bujang. daerah-daerah yang padat penduduknya (daerah pengirim) terutama dad Jawa. Untuk di Indonesia.Rekiamasi : Penambahan hasil pertanian dapat dijalankan dengan mengubab tanah-tanah irnproduktif menjadi produktif. Madura dan Bali. dan sebagainya. Sitiung. Seperti di Indonesia antara lain daerah:Jawa. (Jsaha Ek stensifikasi dan fntencifihasi Pertanian Ekstensitikasi Pertanian L untuk menambah basil bumi. pemilihan bibit unggul. dapat menambah kualitas dan kuantitas prod uksi pertanian. dan Timur. Bali. : Tenggara dan Pulau-pulau lain. Intensifikasi mi dilakukan pada daerah-daerah yang sudah tidak memungkinkan terjangkaunya perluasan areal pertanian. Madura. dan dapat menimbulkan daerah-daerah pertanian baru di daerah yang menerima. Untuk perhaikan-perbaikan dalam bidang bercocok tanarn meliputi pemupukan. Transmigrasi: Pernindahan penduduk daerah padat ke daerah yang tidak atau kurang padat dapat mengurangi populations pressure di daerah pengirim. pengairan.

Adalah Masyarakat seluruh Indonesia/terutama rnereka pasangan suami isteri/keluarga baik di kotakota rnaupun di desa – desa. Sarana Program Keluarga Berencana. menaikkan taraf hidup mengurangi masalah-masalah sosial ekonomi. Mengurangi laju pertambahan penduduk. . agar dapat seimbang antara pertambahan penduduk dengan produksi nasional. Sebab mi diselaraskan dengan Falsafah Bangsa Indonesia. ibu dengan cara menjarangkan kelab iran. Sifat Pelaksanaan Program Keluarga Berencana adalah sukarela bagi pengikut/pesertanya. Dengan Program Keluarga Berencana tersebut diharapkan agar Keluarga Berencana dapat membudaya bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan mencintai keluarga kecil yang bahagia sejahtera (Small family Size). sehingga dapat mengurangi penderitaan. meliputi Menjarangkan kelahiran Pengobatan Kemandulan Nasihat Perkawinan. Keluarga Berencana Keluarga Berencana telah diprogramkan oleh Pemerintah Indonesia sejak tahun 1968. Tujuan Program Keluarga Berencana Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama anak. Penyebaran Industrialisasi: pembangunan industri sebaiknya dapat menyebar ke seluruh wilayah Indonesia sehingga dengan desentralisasi industri mi akan mendorong pembangunan di masingmasing daerah.transmigrasi Bedol Desa. Tidak boleh ada paksaan dan Pemerintah maupun Petugas. yaitu Pancasila. Usaha Program Keluarga Berencana. yang secara efektif baru berjalan mulai tahun 1970. Jndustrialisasi: Industrialisasi mi diusahakan agar kebutuhan penduduk dapat dilayani secukupnya dengan cepat dan merata tetapi tidak mengurangi kualitas produksi. Yakni jumlah anak sekitar 3 orang. dan organisasi-organisasi baik pemerintah maupun swasta. Untuk mi maka perlu meningkatkan Program Keluarga Berencana Secara integral melalui berbagai pendidikan formal maupun non formal.

melainkan. e. Maka mereka diharapkan dapat menyesuaikannya hal itu dalam kehidupan keluarga masyarakat bangsa dan manusia pada umumnya. kota atau negara. Maksud pelaksanaan Pendidikan Kependudukan adalah agar masyarakat .pat tinggal dan pindahnya tidak terlalu dekat.(5) Pendidikan Kependudukan: Peningkatan dan perluasan Pendidikan Kependudukan dapat melalui berbagai lembaga Pendidikan formal maupun non formal (di luar sekolah) dengan menggunakan dan memanfaatkan secara efisien dan efektif semua jenis saluran komunikasi dan mass media yang ada. misalnya kelurahan. tidak memberikan batasan pada jarak maupun sifat kepindahan tersebut. migrasi merupakan perpindahan penduduk dan satu unit geografis ke unit geografis Iainnya. 1985). tetapi juga mencakup perpindahan ke negara lain yang jaraknya beribu-ribu kilometer (dalam Sunarto. melintasi batas administrasi. sejahtera. pindah ke unit administrasi lain. secara garis besar adalah agar inasyarakat/ anak didik dapat mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pertumbuhan penduduk secara cepat. Migraci (Perpindahan Periduduk) Migrasi adalah gejala gerak horizontal untuk pindah tern. Tujuan dan Pelaksanaan Program Pendidikan Kependudukan.iapat mengubah cara berpikir dan cara berpikir tradisional statis menuju cara berpikir yang rasional dinamis dan bertanggung jawab terhadap besar kedllnya keluarga dalam memanfaatkan masa produktifnya yakni dengan mencintai keluarga kecil yang berhahagia. Usaha mengernbangkan konsep migrasi ternyata . Konsep migrasi di atas mengandung pengertian sebagai perubahan tempat tinggal secara permanen. Dengan kata lain. Unit geograf is dapat berarti suatu daerah administratif. serta tepat. tidak mencintai keluarga hesar yang tanpa bahagia. Selanjutnya PBI3 menyatakan bahwa migrasi ialah suatu perpindahan tempat tinggal dan suatu unit administratif he unit administratif lainnya (dalam Sunarto. Ross Steele menyatakan bahwa migrasi meliputi perpindahan ke rumah sebelah yang jarak beberapa meter dan rumah lama. kabupaten. serta segala akibatnya maupun dapat menghubungkan antara pertumbuhan penduduk tersebut dengan program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah dalam usaha mencapai kesejahteraan masyarakat. 1985).

Migrasi dalam hal mi diartikan sebagai perpindahan seseorang melewati batas propinsi lain dalam jangka waktu 6 bulan atau lebih. Pendapatan Ravenstein yang hampir satu abad yang lalu ternyata sampai sekarang masih relevan. Satu hal yang tampaknya disepakati bersama adalah migrasi menyangkut perubahan tempat tinggal dan yang biasanya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut Semakin jauh jarak. Wanita cenderung bermigrasi ke daerah-daerah yang dekat letaknya. Motif utama migrasi adalah ekonomi. Kemajuan teknologi akan mengakibatkan intensitas migrasi. Dan teori yang dikemukakannya kemudian berkembang berhagai teori gravitasi lainnya. Namun demikian dijelaskan pula bahwa seseorang dikatakan telah melakukan migrasi apabila ia telah melakukan perpindahan kurang dan 6 bulan tetapi telah secara resmi pindah atau sebelumnya telah ada niatan untuk menetap di daerah tujuan. Di Indonesia konsep migrasi yang dipergunakan di antaranya yang dikemukakan oleh Biro Pusat Statistik dalam serisus penduduk tahun 1971 dan tahun 1980. Setiap arus migran yang benar. dan pada dasarnya teori-teori migrasi yang lainnya merupakan pengembang. 2) Teori Dorong — Tank (Push-Pull Theory) . akan menimbulkan arus balik sebagai gantinya.. Dua di antaranya dapat dikemukakan sebagai benikut 1) Teori Gravitasi Ravenstain pada tahun 1889 telah menguraikan pendapatnya tentang fenomena migrasi yang disusun dalam hukumhukum migrasi yang terkenal sampai sekarang.tidak menghasilkan suatu rumusan yang seragam. Teori mi kemudian dikenal dengan nama ―distancedecaY theory‖. an dan hukum-hukum yang dikemukakannya. Ravenstein dengan teon yang dikemukakannya. Terdapat beberapa teoni secara khusus menjelaskan fenomena migrasi. semakin berkurang volume migran. Adanya perbedaan desa dengan kota akan mengakibatkan timbulnya migrasi. Teori Migrasi. kemudian mendapatkan julukan ―bapak migrasi‖.

sedang di kota banyak hiburan dan kegiatan yang merupakan daya tank mereka. Di sam. disebut migran primer. menggalakkan bangkitnya industri di kota-kota besar yang menanik banyak buruh dan tenaga. sebaliknya hasil teknologi baru Seperti mekanisme pertanian. goncangan-goncangan iklim. Faktor-faktor yang terdapat di daerah asal Faktor-faktor yang terdapat di daerah tujuan Faktor-faktor rintangan Faktor pribadi. karena suasana kota tidak menenteramkan. dikenal pula migrasi internal dan migrasi internasional. seperti : kerusakan sumber daya alam (erosi tanah. Perubahan teknologi misalnya. Ada orang sakit-sakitan di daerah dingin. politik. banjir. Dalam teorinya Lee mengemukakan adanya 4 faktor yang berpengaruh terhadap seseorang dalam mengambil keputusan untuk bermigrasi yaitu: a. Ia merupakan migran fisiososial.Iani suatu negara. yang membuat mereka senang dan mendapat kepuasan batin. Jika isterinya dan anak-anaknya juga ikut pindah. misalnya: pertambangan. pendirian industri-industri. agama). misalnya ingin mengembangkan bakat dan kemampu annya. d. Adapun faktor-faktor yang mempunyai daya tank ialah penemuan sumber daya. Mereka tergolong migrasi psikososial. keadaan iklim dan lingkungan yang menyenangkan (kota peristirahatan di daerah pegunungan). . terlalu banyak orang. Migrasi internal terjadi antara dua unit geograf is da. Orang yang dengan kehendak sendiri dan dengan motif tertentu. Sebaliknya banyak juga orang yang pindah dan kota. sering kambuh penyakit asmanya. meskipun mereka mungkin hanya ikut-ikutan disebut migran sekunder. pertentangan sosial.ping itu ada berbagai variabel yang mengakibatkan mignasi tarik dan migrasi dorong. Faktor-faktor yang terdapat di daerah asal maupun di daerah tujuan dapat bersifat positif artinya mempunyai daya dorong atau mempunyai sif at negatif artinya mempunyai daya penghambat. kekeringan. Lee pada tahun 1966. Banyaknya orang pindah ke kota karena di desa tidak krasan. merasa kesepian. akan menyebabkan banyak pengangguran yang mendorong migrasi ke luar daerah pedesaan. Selain jenis-jenis migrasi di atas. b. Jeni-jenis migrasi di atas pada dasarnya termasuk ke dalani migrasi internal. Faktor-faktor yang bisa menjadi daya dorong. pindah ke daerah lain. terlalu gaduh terlalu bising. c. 1a pergi pindah ke daerah pantai yang hawanya panas demi kesehatan jasmaninya.Teori dorong-tanik dikemukakan pertama kali oleh Everett S. Migrasi nternasional terjadi antana negara-negara.

Jeni/Macam Migrasi Dalam hal mi dapat digolongkan menurut lokasi perpindahan. tetapi kalau masuk atau datang dan negara lain adalah iinigrasi. Kalau keluar ke negara lain disebut emigrasi. tiap senibu penduduk pada setiap tahun. Tetapi apabila perpindahan tersebut hanya antar daerah kota yang agak berdekatan dan hanya untuk beberapa han karena suatu sebab seperti berdagang.. Antar daerah (dalam satu pulau dan Desa ke Kota) dise. itu disebut Mobiisasi.000.000 X 1000 = 5. . Antar daerh (dalam satu negara). Sedangkan jumlah penduduk Indonesia pada tahun itu 138.Dalani migrasi internasional selanjutnya dikenal konsep emigrasi dan imignasi. yakni: Antar negara. pelakunya disebut imigraSi.000 orang. Hal ini ada kecenderungan akan bertempat tinggal relatif lama.000 138. but: Urbanisasi. terdapat perpindahan penduduk ke negara Malaysia sebanyak 690. Rumusnya adalah : JumlahMigrai dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Contoh: Misalnya Negara Indonesia tahun 1979. untuk mi apabila terjadi antar pulau dan akan bertempat tinggal larna (menetap) disebut : Transmigrasi. Maka tingkat Migrasi adalah : 690.000 orang.000. Ernigrasi adalah migrasi internasional dipandang dan negara asal atau penginim. pelakunya disebut emigran. Imignasi adalah migrasi internasional dipandang dan negara penerima atau negara tujuan. Untuk ini dapat dicari migrasi Nettonya yakni terjadi Emigrasi atau migrasi bagi negara yang bersangkutan. disebut emigrasi atau imigrasi. Jelasnya besar kecilnya angka yang disebabkan oleh terjadinya perpindahan penduduk dan suatu negara/daerah ke negara/daerah lain.

dan lain-lain telah memperluas kesempatan kerja kepada masyanakat tetapi belum juga mampu menyerap pertambahan tenaga kerja. Oleh karena itu kepergiannya dalam usaha untuk mencani kehidupan yang lebih baik. insektisida. Misalnya: perpindahan pendud uk (pengungsi) Vietnam pada akhir tahun 1979 – 1980. Alasan agama Karena alasan kehidupan beragama yang tidak bebas menyebabkan terjadinya gerakan penduduk ke daerah lain untuk mencari kesesuaian dan ketenteraman hidupnya. Alasan politik. yang berarti : Pertambahan Penduduk fertilitas mortalitas emigrasi imigrasi. bibit unggul. Dengan demikian dapat dimengerti. Dalam hal perpindahan penduduk tersebut pada urnumnya menimbulkan masalah baru yaitu dalam penyesuaian daripada tempat yang baru. PEMBAGIAN KERIJA DALAM MASYARAKAT Meskipun teknologi baru di bidang pertanian. mengapa anus urbanisasi berjalan . Perpindahan suatu bangsa mi disebabkan karena daerah atau negaranya sendiri sudah tidak memberikan kemungkinan kehidupan yang baik. sehingga banyak penduduk yang tak setuju dengan pergolakan politik tersebut.Sebab-sebab perpindahan penduduk: Alasan ekonomi. Pada suatu negara sering terdapat pergolakan politik kenegaraan. Dalani hal mi ada yang bersifat sernentara dan ada yang bersifat lama (mungkin menetap) yang mi pada umumnya sebagai penyebab terjadinya transmigrasi dan atau urbanisasi. seperti:pupuk. maka mereka melakukan perpindahan: ke negara lain. baik itu yang bersif at internasional maupun nasional/lokal. 2. akibat pertumbuhan pendduk melaju dengan cepat.Dan uraian-uraiafl di atas dapat dirumuskan pertambahan penduduk sebagai berikut P P f m e i = = = = = = (f — m) + (e — i).

Dalam anus urbanisasi yang paling banyak terlibat ialah golongan usia muda. Bagaimanapun dalam memperoleh kesempatan kerja kita tidak bisa mengelak dan persaingan atau pertentangan-pertentangan.6%. 1981). Konsekuensi yang tidak dapat dihindarkan akibat bertambahnya jumlah penduduk adalah lahirnya tenaga kerja. Demikian pula persaingan ketat akan terjadi dalam upaya memperoleh kesempatan kerja. A. Dengan adanya komunikasi dan transportasi yang lancar menjadikan orang desa peka terhadap perkembangan kota dan mi mendorong urbanisasi.4% ada di perkotaan. Semakin tinggi tingkat kelahiran dan rendahnya tingkat kematian maka ketersediaan tenaga kerja cenderung meningkat. 34% sendiri ada di Jakarta (Said Rush dan Dakljoeni. Angka-angka tentang pembagian kerja (mata pencarian) menurut statistik erhihat dalam tabel berikut mi: Angka-angka di atas akan berubah bersarna lajunya pertam. Sebagai contoh pertumbuhan kesempatan kerja terlihat dalam tabel di bawah ini Pembagian kerja dalam masyarakat ml akan terjadi masalah besar lagi. karena secara obyektif mereka mencita-citakan perbaikan hidup di masa mendatang yang panjang dan disertai dengan keberanian mengambil resiko. di tingkat kota besarnya 6. penduduk yang tinggal di desa ada 82. sisanya yakni 17. Di samping itu belum lagi terhitung angka pengangguran. sebab kesempatan kerja yang diperoleh itu merupakan modal hidup untuk masa kini dan akan datang. Oleh sebab itu pertumbuhan keseinpatan kerja dalam masyarakat akan senant lasa beruFhh-ubah. Masalahnya. tidak dapat mengimbangi Iajuriya kenaikan jumlah . niisalnya sampai Maret 1974. Besar kecilnya angkatan kerja sangat tergantung pada tingkat kelahiran (fertilitas) dan tingkat kematian (mortahitas).3% dan di pedesaan 1% (Daidjoeni. Menurut catatan sensus 1971. Setiap orang berusaha mencari suatu pekerjaan pada hakikatnya adalah tintuk memperoleh kelayakaxi hidup di dalam keluarganya.terus menerus dan tak mungkin dapat dihindani.pa yang terlihat selama in perluasan kesempatan kerja itu berjalan seret. sejauh mana kesempatan kerja tersedia untuk menampung tenaga kerja yang melimpah. Namun akumulasi modal dalam pembangunan mi bertumpuk di perkotaan. apabila perkembangan dalam bidang pertanian lebih lambat dibanding dengan pertumbuhan penduduk. Sebab masyarakat Indonesia sebagian besar dan tenaga kerjanya terhihat dalam bidang pertanian. bahan penduduk dan pembangunan. sedanglcan dalam sektor-sektor lainnya hanya sebagian kecil saja. Para pengangguran yang tercatat sekarang mi. 1981).

Dan tabel berikut terlihat bahwa angkatan kerja meningkat dan 41. sehingga Geertz mensinyalir terjadinya Involusi Pert. melebihi pertumbuhan penduduk untuk kurun waktu yang sama yaitu 23 persen per tahun.2 juta tahun 1971 dan 1. Sektor mi nyatanya tidak dapat tumbuh dengan cukup pesat untuk dapat menyerap angkatan kerja yang besar itu. bila yang sifatnya terbuka maupun tersembunyi.43 juta pada tahun 1980. berarti berada di bawah angka peningkatan angkatan kerja.7 juta tahun 1980.7 persen per tahun. halaman 10 diolah. Dalam Repelita Ill angkatan kerja Indonesia diperkirakan meningkat antara 2.1 .7ju.5 —. rendahnya produktivitas serta rendahnya pendapatan masyarakat. 2 Tahun II Desember 1982. bahwa laju pertumbuhan angkatan kerja lebih tinggi dan laju pertumbuhan penduduk. Perkembangan Sektoral dan Cr1 Informal Kesempatan Kerja di Indonesia. di mana pertambahan penduduk memberikan tekanan yang cukup berat terhadap sektor pertanian.4 persen tiap tahun. Akibat timbulnya kekurangan kesempatan kerja secara umum.3 juta orang yang terdiri dan 27.6juta laki-laki dan 13.26 juta pada tahun 1971 menjadi 52.6 persen tiap tahun.2. Laju pertumbuhan penduduk pada waktu itu sekitar 2.6 juta sedang bekerja dan 3.5 per.6 juta persen dan seluruh angkatan kerja atau 4. Forum Siatistik No. yaitu 2. Sensus penduduk tahun 1980 ternyata hasilnya tidak jauh berbeda dan keadaan di atas. KurangnYa kesempatan kerja tersedia tidak lepas dan struktur perekonomian Indonesia yang untuk sebagian besar masib tergantung pada sektor pertanian.anian di wilayah Jawa Madura.Sen dan seluruh penduduk berumur 10 tahun ke atas (usia minimal golongan bekerja menurut sensus penduduk tahun 1971). Dan hasil Sensus Penduduk di indonesia tahun 19711 diketahui bahwa besarnya angkatan kerja (labor face) adalah 41. Sumber : Hananto Sigit. Gambaran ml lebih jelas terjadi di pulau Jawa — Madura.3 — 2.ta perempuan. Tidak tertampungnya angkatan kerja secara penuh dapat terlihat dan besarnya jumlah pengangguran terbuka pada ma sing-masing tahun serisus tersehut. Berarti selama selang waktu 9 tahun terjadi kenaikan sebesar 27 persen angkatan kerja. atau dihitung menurut angka eksponensial terdapat pertumbuhan sebesar 2. Dan angkatan keija mi 37.tenaga kerja sehingga tidak dapat dihindarkan munculnya kaum penganggur.

Hanya 17 persen penduduk tinggal di Sumatera yang luasnya 25 persen dan Luas Indonesia. Jawa saja menampung penduduk sebesar 76 juta jiwa dengan kepadatan penduduk pedesaan yang lebih dan 500 orang tiap kilo meter per segi. hahkan di beberapa daerah tidak ada sama sekali. Gambaran ml lebih jelas terjadi di pulau Jawa — Madura.sen penduduk Indonesia. Forum Siatistik No.1 Untuk memecahkan tantangan tekanan angkatan kerja mi diperlukan usaha-usaha penciptaafl kesempatan kerja yang Permasalahan kepend udukan Indonesia selalu dikaitkan dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi dan penyebarannya tidak merata. sehingga menyebabkan ―disguised unemployment‖.2 Angka-angka di atas cIapat menjelaskan sern pitnva ruang gerak di daerah pedesaan yang dapat menjamin kelangsungan hidup penghuninya. KurangnYa kesempatan kerja tersedia tidak lepas dan struktur perekonomian Indonesia yang untuk sebagian besar masib tergantung pada sektor pertanian. halaman 10 diolah.anian di wilayah Jawa Madura. di mana pertambahan penduduk memberikan tekanan yang cukup berat terhadap sektor pertanian. rendahnya produktivitas serta rendahnya pendapatan masyarakat. Akibat timbulnya kekurangan kesempatan kerja secara umum. memberikan lebih dan dua pertiga penduduk Indonesia.Untuk memecahkan tantangan tekanan angkatan kerja mi diperlukan usaha-usaha penciptaafl kesempatan kerja yang Sumber : Hananto Sigit.‘ Pada tahun 1971. Tingkat pemilikan tanah tiap keluarga di pedesaan Jawa sangat rendah. Lebih dan 25 persen dan seluruh kabupaten di Jawa punya kepadatan pedesaan yang melampaui 700 orang tiap kilo meter persegi. Sektor mi nyatanya tidak dapat tumbuh dengan cukup pesat untuk dapat menyerap angkatan kerja yang besar itu. Sedang Kalimantan dengan luas 28 persen hanya didiami 4 per. sehingga kebanyakan tenaga kerja pertanian rnenjadi setengah menganggur. Di beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Untuk mempertahankan din agar tetap hidup mereka terlibat sehagai burub tani yang mengandalkan upah dan basil mengerjakan sawah orang lain. 2 Tahun II Desember 1982. Akibat dan kelebihan tenaga kerja di daerah pedesaan dapat menimbulkan 2 kemungkinan yaitu : Tetap tinggal di desa. yakni jumlah tenaga kerja lebih banyak dan sumber daya alam dan faktor produksi. sehingga Geertz mensinyalir terjadinya Involusi Pert. Perkembangan Sektoral dan Cr1 Informal Kesempatan Kerja di Indonesia. kepadatannya hahkan lebih dan seribu. Pulau Jawa yang luasnya hampir 7 persen dan luas seluruh daratan Indonesia. Pendapatan yang diterima dan usaha seperti mi begitu rendah. Tenaga kerja itu teiah dihoroskan atau digunal:an dengan tidak rasional. tetapi mereka tidak dapat berbuat banyak sebab tidak ada alternatif lain yang lebih menguntungkan tersedia di pedesaan untuk dapat dimasuki. .

pabrik-pabrik. moral. kesusilaan. rumahrumah. karsa yang berwujud benda-benda atau barang-barang atau alatalat pengolahan alam. karsa. berasal dan perkataan Latin ―Colere‖ yang artinya mengolah.‖ Ditinjau dan sudut bahasa Indonesia. terutarna mengolah tanah atau bertani. kebudayaan berasal dan bahasa Sanskerta ―Budhayah‖ yakni bentuk jamak dan budhi yang berarti budi atau akal. menyw burkan dan mengembangkan. hukum. . kebudayaafl mempunyai arti yang lebib luas daripada itu. seni lukis dan sebagainya. keagamaan. Pada umumnya orang mengartikan kebudayaan dengan kesenian. seperti seni tan. alat-alat komunikasi. rasa. dan sebagainya. mesin-mesin dan sebagainya. mengerjakan. seperti : gedung. ilmu pengetahuafl. Kebudayaan meliPUti semua basil cipta. kepercayaan. Tayor dalam bukunya ―Primitive Culture‖ merumuskan definisj secara sistematis dan ilrniah tentang kebudayaan sebagai berikut: ―Kebudayaan adalah komplikasi (jalinan) dalam keseluruhan yang meliputi pengetahuan. Kebudayaan nonmatenial adalah : hash cipta. keagamaan. keyakinan. Kebudayaan = cultuur (bahasa Belanda) culture (bahasa Inggris) = tsaqafah (bahasa Arab). 3. karsa yang berwujud kebiasaafl-kebiaSaafl atau adat istiadat.B. Kelompok inilah pelaku proses urbanisasi. Kebudayaan material adalah : hasil cipta. Jadi kebudayaan adalab hasil budi atau akal manusia untuk mencapai kesempurnaan hidup. Dan segi arti mi berkembanglah arti culture sebagai ―segala daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alarn. PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN. Selanjutnya E. adat istiadat serta lain-lain kenyataan dan kebiasaan-kebiasaan yang dilaku kan manusia sebagai anggota masyarakaL‖ (Culture is that complex whole and other capability acquired by man as a member of society). jalan-jalan. Dalam pandangan sosiologi. dan karya manusia baik yang 1natenal maupun nonmaterial (baik yang bersifat kebendaan maupun yang bersifat kerohanian). alat-alat hibura. kesenian.Mereka akan masuk ke dalam bidang-bidang yang masib bisa mendukung pendapatan yakni huan di kota. suatu arus lintas perpindahan penduduk dan desa ke kota. Kemungkinan kedua mi pendukungnya terhitung hesar juga di mana kelebihan tenaga kerja yang tidak tertampung di sekitar pertanian mencari usaha lain di daerah perkotaan. Kebudayaan material mi sangat berkembang setelah lahir revolusi industni yang melahirka aparat-aparat produksi raksasa. seni suara.

Manusia hidupnya selalu di dalam masyarakat. Sebagai makhluk biologi. dan pola kehidupan inilah yang menyebabkan hidup bersama dan dengan pola kehidupan mi pula dapat meinpengaruhi cara berpikir dan gerak sosial. sebab pola kehidupan iereka juga lain karena adanya pengaruh lingkungan di daerah itu. yaitu bahwa hidup bermasyarakat itu adalah perlu bagi rnanusia. Dipandang dan sudut antropologi.Di dalam masyarakat. Contoh kehidupan umat Islam di Jawa Tengah. agar benarbenar dapat mencapai taraf hidup kemanusiaan. Tegasnya dapat mengembangkan kebudayaan dan mencapai kebudayaannya. Hal mi bukan hanya sekadar ketentuan (konstateren) semata-mata. dan basil itu dengan sengaia atau tidak sesungguhnya ada dalam masyarakat. 2 orang anak perempuan yang ditemukan dalam sarang serigala di India. Dengan hasil budaya manusia.sjfat seperti tersebut di atas. manusia dapat ditinjau dan 2 segi. Jadi pada pokoknya tiap-tiap manusia itu pasti mempunyai kebudayaafl yaitu gejala—gejala jiwa yang dimiliki oleh manusia. dan yang membedakan manusia dengan binatang. manusia dipelajari dalam ilmu biologi atau anatomi. Misalnya: Caspar Hauser yang herumur 18 tahun. . Demikian pula Kala dan Kamala. Hubungan manusia (individu). Tanpa masyarakat hidup manusia tidak dapat menunjuk. melainkan mempunyal arti yang lebih dalain. Misalnya : orang Eropa yang beriklim dingin terpaksa hams membuat pakaian tebal. Jadi jelasnya ―kebudayaan‖ adalah suatu basil cipta daripada hidup bersama yang berlangsung berabad-abad. maka terjadilah pola kehidupan. Kebudayaan adalah suatU basil.yaitu: manusia sebagai makhluk biologi manusia sebagai makhluk sosio-budaya. a. masyarakat dan kebudayaan. Ta tidak dapat berjalan dan berbahasa. tetapi di lai pihak anggota masyarakat itu dipengaruhi oleh kehudayaan. Hubungan manusia dan kebudayaan. kan sifatsifat kemanusiaan. setelah dibawa ke dalam kehidupan masyarakat. juga inempunyai sifat. Jawa Barat dan Sumatera berlainlainan bentuknya.. Antropologi budaya menyelidiki eIuruh cara hidup manusia. adalah anak yang ditemukan di Neurenburg (Jerman) belum pernab hidup bermasyarakat. kebudayaan itu di satu pihak dipengaruhi oleh anggota masyarakat. dan sebagai makhluk sosio-budaya manusia dipelajari dalam antropologi budaya.

Dalam masyarakat tersebut manusia selalu memperoleh kecakapan. Konsepsi tersebut ternyata mernberi gambaran kepada kita bahwasanya hanya manusialah yang mampu berkebudayaan. Akhirnya terdapat konsepsi tentang kebudayaan manusia yang menganalisa masalah-masajah hidup sosialkebudayaan manusia. Dengan melihat uraian tersebut di atas. dan masyarakat adalah satu dunia besar. masyarakat dan kebudayaan. Yaitu hidup bersama-sama dengan manusia lain dan saling memandang sebagai penanggung kewajiban dan hak. pengetahuan-pengetahuan baru. bertimbun. sehingga penimbunan (petandon) itu dalam keadaan yang sehat dan selalu bertambah isinya. Juga memahami dan melukiskan kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat manusia. Manusia mengangsu (mengambil) air dan danau itu. Sehingga tidaklah habis air dalam danau itu. yang semuanya itu bersumber pada akal manusia. Karena kepada ketiga unsur inilah kehidupan makhluk sosial berlangsung. Kesimpulannya: bahwa manusialah yang dapat menghasilkan kebudayaan. Mengapa hanya manusia saja yang memiiki kebudayaan? Hal mi dikarenakan manusia dapat belajar dan dapat memahami bahasa. masyanakat dan kebudayaan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam artinya yang utuh. Memang kebudayaan itu bersifat komulatif. Sedang pada hewan tidak memiliki kernampuan tersebut. b. Malta dapatlah dikatakan manusia itu ―mengangsu apikulan wanih‖ (ambil air berpikulan air). Dapat diibaratkan. Kebudayaan tak mungkin timbul tanpa adanya masyarakat dan eksistensi masyarakat itu hanya dapat dimungkinkan oleh adanya kebudayaan. untuk menuju kepada tujuan yang sama. manusia adalah sumber kebudayaan. malta ternyata. ke mana air dan sumber-sumber itu mengalir dan tertampung. Hubungan man usia. dan mempunyai aturan-aturan yang mangatur mereka. dan sebaliknya tidak ada kebudayaan tanp adanya manusia. Hubungan macyarakat dengan kebudayaan Masyarakat adalah kumpulan manusia yang hidup dalam suatu daerah tertentu. Jadi erat sekali hubungan antara masyarakat dengan kebudayaan. yang telah tukup lama. melainkan bertambah banyak karena selalu ditambah oleh orang yang mengambil air tadi. . hahwa manusia. c.bagaimana manusia dengan akal budinya dan struktur fisiknya dalam mengubah Iingkungan berdasarkan pengalamannya. Masyarakat tidak dapat dipisahkan danipada manusia karena hanya manusia saja yang hidup bermasyarakat.

nyata.Sebaliknya manusia pun tidak dapat dipisahkan dan masyarakat. tak dapat diraba. Wujud kelakuan berpola dan manusia dalam masyarakat Wujud benda-benda hasil karya manusia (Koentjaraningrat. dilihat dan difoto. sebab Setiap orang bisa melihat. di dalam melatih dirinya memperoleh dunianya yang baru. peraturan. Seorang manusia yang tidak pernah mengalami hidup bermasyarakat. tidak lagi memulai dan rnenggali yang baru. Wujud pertama adalah wujud ide. maka Koentjaraningrat merumuskan bahwa sedikitnya ada 3 wujud kebudayaan Wujud ide. Kegiatan-kegiatan tersebut senantjasa berpola menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat istiadat. Setiap kebudayaan adalab sebagai jalan atau arah di dalam bertindak dan berpikir. Wujud mi sifatnya paling kongkrit. Sekarang. Wujud ketiga adalah hasil karya manusia. misalnya manusia melakukan kegiatan berinteraksi. Dan setiap generasi manusia. Karena pengertian kebudayaan itu arnat luas. maka kebudayaafl itu sedikitnya ada 7 unsur . koleksi micro film. apabila dirinci secara khusuS ke dalam unsur-uflSUrflYa. pasti akan tirnbul kebudayaan. bergaul satu sama lain. Wujud ide mi baru nampak bila dibuat dalam karangan atau buku-buku hasil karya. Dengan adanya kebudayaan di dalam masyarakat itu adalah sebagai bantuan yang besar sekali pada individuindividu. Dengan kata lain di mana orang hidup bermasyarakat. 1974). dan sebab itulah kebudayaan itu tak dapat dilepaskan dengan individu dan masyarakat. norma. gagasan. meraba dan merasakaflflYa. dapat diraba. dan lain-lain. tetapi menyempurnakan bahanbahan lama menjadi yang barü dengan berbagai macam cara. baik daxi sejak permulaan adanya masyarakat sampai kini. Ketiga wujud kebudayaafl di atas. tidak dapat menunaikan bakat-bakat kemanusiaannya yaitu mencapai kebudayaa. kartu komputer. sifatnya abstrak. Kemudian sebagai anggota generasi yang baru itu telah menjadi kewajiban meneruskan ke generasi selanjutnya segala apa yang mereka telah pelajari dan masa yang lampau dan apa yang mereka sendiri telah tambahkan pada keseluruhan aspek kebudayaan itu. berhubungan. sehubungan dengan pengalamanpengalaman yang fundamental. Wujud ketiga mi tidak perlu banyak keterangafl lagi. Wujud kedua adalah kelakuan berpola dan manusia dalam masyarakat. arsip. nilai-nilai. lokasinya ada di dalam kepala kita masingmasing. kebudayaan ide banyak tersimpan dalani tape.

1974).1) Sistem religi dan upacara keagamaafl 2) Sistem dan organisasi kemasyarakatai1 3) Sistem pengetahuan 4) Bahasa 5) Kesenian 6) Sistem mata pencarlan hidup 7) Sistem teknologi dan peralatan (Koentiaraflingrat. Kebudayaafl yang merupakafl hasil karya. yang tidak selalu balk bagi masyarakat. kekuatan di dalam masyarakat sendiri.PRANTA DAN INSTITUSIONALISASI Pranata (lembaga kemasyarakatan) merupakan terjemahan langsung dan istilah asing ―Social Institution‖ karena pengertian lembaga lebih menunjuk pada suatu bentuk dan sekaligus juga mengandung pengertiaflPengertn yang abstrak perihal adanya normaflOrma dan peratUraflPeratmn tertentU. Di samping itu kebudaYaafl dapat dipergunakan untuk mengatur hubungan dan sebagai wadah segenap manusia sebagai anggota masyarakat. pant sanjana belum ada kata sepakat sehingga ada yang menterjemahkan dengan istilah ―pranata sosial‖ karena dianggap sebagai pengatur perikelakuan masyarakat. PRANATA. BermacammaCam kekuatan yang harus dihadapi masyarakat dan anggotaaflgg0 ta masyarakat. Wujud kebudaYaafl di atas mempUflYai kegunaafl yang sangat besar bagi manusia dan masyarakat. Ada juga yang memberi istilah ―bangunan sosial‖ yang mungkin merupakan terjemahan dan istilah ―SozialeGebilde‖. . 4. tanpa kebudayaafl. Kemudian. nasa dan cipta masyarakat dapat digunakan untuk ehndungi manusia dan ancamall atau bencana alam. manusia tidak bisa membentuk peradaban seperti apa yang kita punyai sekarang mi. misalnYa kekuatan alam. penterjemahafl istilah social institution ke dalam jstjlah Indonesia.

namun lama kelamaan norma-norma tersebut dibentuk secara sadar. Apabila perbuatan mi dilakukan maka orang lain hanya merasa tersinggung dan ia hanya akan mendapat ejekan saja.norma yang ada dalam masyarakat itu mempunyai kekuatan mengikat yang berbeda-beda. Mula-mula norma-norma tersebut terbentuk secara tidak disengaja. karena kebiasaan mi dilakukan berulang-ulang yang rnenunjukkan bahwa banyak orang yang menyukainYa. ada pula yang mengeluarkan bunyi sebagai pertanda rasa kepuasannya menghilangkan kehausan. di mana anggotaanggota masyarakat pada umumnya tidak berani melanggarnya. Misalnya orang mernpunyai cara masing-masing untuk minum pada waktu bertemu.kan. Misalnya perihal perjanjian tertulis atau yang menyangkut pinjam meminjam uang yang dahulu tidak pernah di1aki. Prosespertumbuhan lembaga kemasyarakatan Norma-norma dalam masyarakat berguna untuk mengatur hubungan antar manusia di dalam masyarakat agar terlaksana sebagaimana yang mereka harapkan. Keempat pengertian tersebut di atas merupakan norma. ada norma yang lemah. Norma. 2) Kebiasuan (folk ways) Kebiasaan atau folkways mi mernpunyai kekuatan mengikat yang lebih besar daripada cara atau usage. .a.norma kemasyarakatan yang memberikan petunjuk bakat yang berupa perintah atau larangan yang bersifat mengikat dan memaksa untuk dilaksanakannya. 1) Cara (usage) Cara atau usage mi banyak menunjuk pada suatu perbuatan antara individu ciengan individu lainnya dalam hubungan bermasyarakat. Norma mi mempunyai kekuatan yang Iemah karena penyimpangan terhadapnya tak akan mengakibatkan hukuman yang berat. ada minum tanpa mengeluarkan bunyi. akan tetapi hanya sekadar celaan saja dan individu yang dihubunginya. yang sedang sampai yang terkuat daya pengikatnya. Untuk dapat membedakan kekuatan mengikat daripada norma-norma tersebut maka secara sosiologis dikenal adanya em pat pengertian Cara (usage) Kebiasaan (folkways) Tata kelakuan (mores) Adat istiadat (custom).

Contoh kebiasaan menghormati kepada orang yang lebih tua. tata kelakuan adalah hebiasaan-kebiaSaafl yang ada di dalam masyarakat yang diterima sebagai nama-nama pengatur dalam masyarakat itu. kebiasaan saling bertanya bila saling bertemu dan lain-lain. Di sini tata kelakuan memaksa orang agar menyesualkan tindakan-tindakannya dengan tata kelakuan masyarakat yang menyimpang seseorang melakukan kejahatan maka masyarakat akan menghukumnya dengan maksud agar mereka mau rnenyesuaikan dengan tata kelakuan dalam masyarakat tersebut. Tata kelakuan merupakan pencermiflan dan sifat-sifat yang hidup dalam kelompok manusia sebagai alat pengawas. Page. terutama di daerah- .Pelanggaran atau penyimpangan dan kebiasaan mi akan mengakibatkan seseorang dianggap menyimpang dan kebiasaan umum dalam masyarakat. Tata kelakuan yang dimiliki oleh masyarakat yang berkenaan dengan masalah hubungan di antara mereka. alat untuk rnelarang sesuatu terhadap anggotaanggOtaflYa supaya menyesuaikan perbuatan-perbUatan dengan tata kelakuan tersebut. mi akan menjaga keutuhan dan kerjasama antara anggota anggota masyarakat itu misalnya cara hubungan antara pria dan wanita. Tata kelakuan (mores) sangat penting bagi masyarakat. Tata kelakuan mengidentifikasi individu dengan kelompoknya. 4) Adat kebiasaan (custom) Adat kebiasaan atau custom mi bisa terjadi dan tata kelakuan yang kekal serta kuat integrasinya dengan pola perikelakuan masyarakat. alat pemaksa.anggota masyarakat. sebab: Tata kelakuan memberikan batas-batas pada kelakuankelakuan mndividu. Maka setiap orang akan menyalahkan penyimpangan terhadap kebiasaan tersebut. Tata kelakuan menjaga solidaritas antara anggota. Adat kehiasaan mi masih banyak ditemui di negara Indonesia. 3) Tata Kelakuan (mores) Menurut Mac Iver dan H. Setiap masyarakat mempunyai tata kelakuan yang berbeda-beda karena tata kelakuan timbul dan pengalaman yang berbeda-beda tergantung dan masyarakat yang bersangkutan. Anggota masyarakat yang melanggar adat kebiasaan akan menderia sanksi yang keras yang kadang-kadang secara tidak langsung diperlakukan. Tata kelakuari juga merupakan alat yang memerintahkafl dan sekaligus melarang seseorang anggota melakukan suatu perbuatan.

Kadang-kadang memang timbul kekacauafl antara instituSi dan asosiasi karena istilah yang sama dengan itu dapat berarti salah satu dan padanya. persetuiuafl kolektif dan lainlain. bukan institusi. maka mereka juga menciptakan peraturan-peraturan dan caracara untuk mengatur pelaksanaan kepentingan anggota-anggotanya satu sama lain. Bentuk aturan-atUran inilah yang disebut institusi (lembaga). perguruafl tinggi dan sebagainya. juru rawat dan pelayanpelaYanflYa. Misalnya hukum adat yang melarang bercerai antara suami dan isteri. warisan dan lain-lain. maka dia adalah suatu institusi. . Jadi kita merupakan bagian daripada keluarga dan bukan bagian dad perkawinan.lain. maka ia adalah suatu asosiasi. sistem pengobatan. Tetapi dapat juga kita lihat rumah sakit itu sebagai asosiasi. b. Misalnya: kita sukar untuk menentukan kedudukan rumah sakit.daerah yang masih memegang teguh adat kebiasaan. badan yang didirikan oleh pemerintawpartike r untuk memenuhi kebutuhankebutuhan sosial tertentu. parlemen. tetapi sistem mengatur pewarisan. Dan kalau kita mernandangflya sebagai bentuk prosedur. yang berbeda dengan asosiasi. Jadi kalau kita mernandangnya sebagai suatu group yang terorganiSir. di Lampung. Misalnya : keluarga termasuk asosiasi. Setiap asosiasi yang sehubungan dengan kepentingan khusus tentu mempunyai institusi yang khusus pula. Contoh: Keluarga : mempunyal lembaga (institusi) khusus. misalnya perkawinan. Ketiganya termasuk dalam asosiasi. Asosiasi menunjukkan keanggotaafl. Negara mempunyai 1ernbagaIembaga yang khusus pula seperti : bentuk pemerintahan yang berbentuk parlementer atau presindensiaI prosedur perundangundangan dan lain. (1) Bila kita memikirkan hospital sebagai suatu gedung untuk orang-orang sakit. penjara. yaitu kalau kita melihatnya sebagai suatu kumpulan dan dokter-dokter. Norma-norma tersebut di atas setelah mengalami suatu proses pada akhirnya akan menjadi bagian tertentu dan lembaga kemasyarakatan. perkawinan disebut Institusi. Pranata social dan peranannya Bilamana manusia menciptakan asosiasi. Serikat Buruh juga mempuflYal iembagalembaga yang khusus seperti : pemogokan. maka dia adalah institusi. sedang instituSi menunjukkarl cara berbuat.

Dengan kata lain Institution adalah aktivitas-aktivitas kemasyarakatan/Pranata. kinship (kekerabatan). Pada pokoknya membandingbandingkan macam-macam institusi itu di dalam berbagaibagai masyarakat.(2) Bila kita memandang sebuah perguruan tinggi sebagai suatu badan yang terdiri dan guru-guru dan mahasiswanya maka kita melihat aspek asosiasinya. tetapi pemakaian istilah mi membutuhkan perhatian yang khusus. Sedang persekutuan/asosiasi lebih banyak dinyatakan oleh adanya kepentingan. Sedang kalau kita memandangnya sebagai suatu sistem pendidikan. Institution mempunyai arti yang berbeda dengan institute. . (2) Analisis komparatif (comparative analitic) Yaitu analisis yang meliputi penyelidikan institusi dalam masyarakat yang berlainan. Demikian rnisalnya penyelidikan sebagai suatu aktivitas ilmiah disebut: institution. tetapi suatu badan untuk mengorganisasi penyeiidikan ihniah dalam lapangan ekononhi disebut institute. keagamaan dan sebagainya. institute berarti badan orgarlisasi yang bertujuan memenuhi suatu kebutuhan dalam berbagai lapangan kehidupan masyarakat. Yaitu berusaha untuk menyelidiki pertumbühan dan perkembangannya di dalam waktu/usianya. Jadi tegasnya : Lembaga lebih banyak dinyatakan oleh adanya tata cara. misalnya: studi terhadap perkawinan harus meliputi hubungan antara perkawinan dan lembagalembaga hukum. (3) Pendekatan fungsional (functional approach) Yaitu menyelidiki hubungan-hubungan fungsional antara berbagai institution approach. Atau dengan kata lain : menyelidiki sejarah perkembangan suatu lembaga. sedang jnstitute/lembaga adalah bentuk badan-badan yang mengoganisasikan‘ men) alakan aktivitasaktiVitas kemasyarakatan tersebut. maka kita melihat sifat kelembagaannya. Istilah Institution dan Institute Istilah asing dan pranata adalah institution. Cara-cara mempelajari institusi Pada umumnya dalam mempelajari institusi ada 3 macam yang dapat digunakan secara send in atau bersama-sama dengan yang lain (1) Analisis kesejarahan (historical analitic). mi seringkali menyangkut analisis kesejahteraan dan sering-sering juga menggunakan penyelidikan secara komparatif.

doa. ilmiah. kepolisian. SMA. kehakiman. kenduri dan lain-lain. Contoh : TK. Dr. Contoh pemeliharaan kecantikan. pendidikan ilmiah dan lain-lain. seni drama dan lain-lain. pondok pesantren dan lain-lain. kita mengenal pranata sosial atau lembaga kemasyarakatan. Adanya lembaga-lembaga tersebut dimaksudkan untuk memenuhi berbagai keperluan pokok dan kehidupan manusia. seni suara. penclidikan. Len‘ibagalembaga tersebut stabil. keagarnaan. Pranata yang bertujuan mengurus kebutuhan jasmaniah manusia (cosmetic institutions). kedokteran. keluarga. dan lain-lain. kesehatan. Pranata yang bertujuan meménuhi kebutuhan pendidikan (educational institutions). SD. dan kesehatan jasmaniah. Contoh : pemerintahan. Pranata yang bertujuan rnemenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan atau alam gaib (religius institutions). perburuhan. sah dan sudah diakui oleh masyarakat. misalnya : lembaga kekeiuargaan. perkawiflan. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusja Untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara (political institutions). pemerintahan. pengasuhan anak dan lain-lain. penelitian. peternakan. Contoh gereja. kepartaian. keindahan dan rekreasi. ekonomi. Koentj araningrat membagi lembaga sosial/praflatapranata kemasyarakatan menjadi 8 macam Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan kehidupan kekerabatan (kinship) atau domestic insitutions.Macam-macam tern baga sosial. dan lain-lain. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific institutions). Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah. masjid. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup (economic institutions). demokrasi. industri dan sebagainya. Lembaga-lembaga itu ada di dalam setiap rnasyarakat tanpa memperdulikan apakah masyaràkat tersebut memp nyai taraf kebudayaan sederhana atau modern. Tapi di pihak lain ada juga individu atau kelompok yang melakukan aksi-aksi . Contoh : pelarnaran. SMP. misalnya: pertanian. c. Contoh : metodik ilmiah. menyatakan rasa keindahan dan rekreasi (aesthetic and recreational institutions) Misalnya : seni rupa. Inslitusionalisasi (‘pelernbagaan) Dalam perkembangan masyarakat dan kebudayaan.

983) rnenyatakan bahwa institusionalisasi adalab perkembangan sistem yang teratur dan norma-norma. nilaini lai dan peranan tertentu dianggap sangat penting bagi kelangsungan hidupnya. Misalnya: kekuasaan pada seseorang diatur oleh norma yang ada. Proses-proses di atas sepanjang mengenai soal-soal kebutuhan penting dan sepanjang nielahirkan sistein yang stabil dan universal. akan tetapi institusionalisasi baru merupakan tahaptahap menuju perkembangan sistem yang teratur dan sistem sosial dan diterima oleh masyarakat. status-peranan (kedudukan). Suatu perkumpulan baru dinyatakan sebagai institusi (lembaga) bila di dalarnnya ada unsur-unsur sistem sosial yang teratur. seperti yang telah dikemukakan oleh Loomis (1960) sebagai benikut Kepercayaan Sentimen Tujuan Norma Status peranan (kedudukan) Ranking . berdasarkan norma itu orang memberikan kesan positif atau negatif terhadap perilaku seseorang. Cohen (1. Soejono Soekanto (1983) menyatakan bahwa institusionalisasi (pelembagaan) adalah proses di mana unsur norma menjadi bagian dan suatu lembaga. Proses perkembangan lembaga-lembaga dinamakan institusionalisasi (pelembagaan) dan proses mi terjadi bilamanasesuatu kelompok memutuskan bahwa seperangkat norma. Loomis (1960) menyatakan bahwa proses institusionalisasi menyangkut semua unsur dan proses sosial yang ada maka untuk normalah dianggap lebih penting (utama). Norma mempunyai hubungan yang erat dengan unsur sistem sosial lainnya. sehingga diminta agar para anggota maSyarakat tersebut mematuhinya. kita namakan lem baga-lem baga. tetapi barangkali akan diakui juga dan mengenal perkembangan institusi (lembaga) di kelak kemudian han. norma mempengaruhi rangkaian pemilihan tujuan. Prosesproses demikian teriadi dimana-mana dan terumuskan dalam masyarakat. Demikian. yang belum sah dan belum diakui masyarakat. Berdasarkan uraian di atas dapatlah dikemukakan bahwa institusionalisasi belum merniliki unsur-unsur sistem sosial yang sempurna sebagaimana terdapat di dalam institusi (lembaga).pembaruan yang dipimpin oleh pejUaflgpejuang revolusioner. perananperanan yang ditetapkan dan diterima oleh masyarakat. bahwa unsur norma merupakan unsur yang paling dasar dan suatu lembaga. sanksi dan fasilitas dalam mencapai suatu tujuan.

1) Maalah Penduduk Dunia Pada prinsipnya pertambahan penduduk dunia yang meningkat sedemikian cepat merupakan suatu ancaman bagi kehidupan umat manusia itu sendiri. RANGKUMAN. atau simbulsimbulnya tetap dipertahankan dan diteruskan. Sedangkan dilihat dan segi prosesnya. ialah suatu bentuk aktivitas-aktivitas yang meliputi Adanya komunikasi Adanya pemeliharaan batas-batas Adanya hubungan system Adanya sosialisasi Adanya kontrol social Adanya institusionalisasi (pelembagaan). 1960). Semakin banyak sumber-sumber alam yang dikonsumsikan oleh umat manusia. sedemikian pula harus bertambah fasilitas hidup. semakin sempit pulalah lahan buat pemukiman dan pertanian.Power Sanksi Fasilitas. termasuk di antaranya lahan untuk pemukiman dan pertanian. bah wa institusionalisasi pada hakikatnya merupakan proses yang meliputi pula pelembagaan kembali (reinstitutionalization). walaupun percepatan pertambahan penduduk di setiap negara di dunia satu sama lain berbeda-beda. untuk menunjang kebutuhan hidupnya. mereka juga akan membutuhkan berbagai sumber alam lainnya. Sedemikian bertambah anak manusia. . Dengan begitu semakin padatlah penduduk planet bumi. Dernikian. semakin cepat terkuras pula cadangan sumber-sumber alam di perut bumi. apabila orang-orang yang ada di dalam lembaga itu tidak mematuhi norma atau peraturan-peraturan yang telah dibuat dan disepakati bersama oleh semua anggota-anggota. (Loomis. seiring dengan itu. tetapi isinya baru. Selain lahan. Suatu kelaziman yang hidup. di m ana lembaga-lembaga lama runtuh dan diganti lembagalembaga baru. bisa saja bahwa suatu lembaga menjadi tidak lembaga lagi.

di luar itu masih menambah beban berjuta. karena tekanan ekonomi dan kemiskjnan yang melilit. salah satu di antaranya lahir dan grup studi Kelompok Roma. . Amerika Latin tidak dapat mengenyam kesempatan pendidikan formal. di Guatemala dan Bolivia (Amerika Latin) masing-masing 38 clan 32% saja dan seluruh jumlah pendud uk negara-negara yang bersangkutan. penduduk pedesaan-pedesaan pedalaman Afrika praktis masih terisolasi dan dapat dipastikan persentase jurnlah buta huruf akan lebib tinggi dan jumlah penduduk buta huruf di negara-negara berkem bang lainnya. sudah tidak buta huruf masih sangat terbatas jumlahnya. atau berkurangnya penduduk secara drastis dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. kehidupan mereka. di perairan bahkan di udara. Pendek kata. terukur. Asia. di samping dapat terpenuhi berbagai kebutuhan hidup yang menyangkut kebutuhan material maupun spiritual. bahkan bermilyar ton zat-zat polutan terhadap sistem ekologi di planet bumi mi. Sedangkan kebutuhan-kebUtuhan yang menyangkut spiritual menyangkut tentang religi. kepercayaafl dan kehudayaan. Kelompok mi menitik beratkan program studinya pada lima variabel yang dominan mempengaruhi kehidupan umat manusia. semakin berkembang dan semakin pekatlah unsur-unsur polutan di darat.Pada sisi lain apabila secara terus menerus umat manusia rnengkonsulflSi sumber-sumber alam. pertumbuhan penduduk dunia secara eksponensial tidak saja akan menguras potensi lahan dan sumbersumber alam. penduduk yang. Berkaitan dengan itu. Daya upaya untuk mencegah kehancuran yang lebih cepat peradaban umat manusia di planet bumi mi. Kebutuhan-kebutuhan material berkaitan dengan konsumsi sumbersumber alam yang terpaut pada kegiatan sosial ekonomi. Dengan sarana komunikasi yang masih sangat terbatas. di Pakistan antara 16 — 18%. Oleh karena itu jalan ke luar imbangan dinamis. tentang religi. Dengan demikian keseimbangan dan kelestarian Iingkungan hidup di bumi semakin goyah dan terancam punah. akan menanggUng resiko yang berat bagi negara-negara di dunia. 3) Pen yelenggaraan Pendidikan Kesehatan a) Pendidikan Kurang lebih 50% anak-anak usia sekolah di pedesaan-pedesaan negara-negara Afrika. Misalnya di India haru 28% saja. 2) Konsep Keseimbangan Dinamis Baik pertambahan penduduk yang meningkat dengan cepat. kepercayaan dan kebudayaan. Konsep keseimbangan dinamis berarti pertambahan populasi penduduk dapat terkontrol.

Tingkat kematian akibat kurang gizi di Indonesia mencapaj tingkat tertinggj. 5) Peningkatan Produksi Pangan Program Bank Dunia periode 1985 — 2000 diharapkan akan menaikkan produksi pertanian sebesar 5 %. Flanya 1% saja anak-anak di dunia yang jelas-jelas ketahuan menderita penyakit kurang gizi. yang terbagi dalam 4 program. Program penggunaan AS! mendapat tanggapan positif tidak saja oleb kaum ibu di negara-negara berkembang. di Swedia. dan ORT. Program OTR dapat menekan angka kematian 2. Kejadian yang mirip sama terjadi di Australia. Di luar kawasan hutan usaha penghijauan pekarangan. pada tahun 1973. Jepang. pada tahun 1983 melonjak menjadi 90%. setiap tahun dapat menyelamatkan 5 juta anak dan kematian. Malaysia 30. yaitu: mengikuti pertumbuhan anak. Menjaga kelestarian lahan pertanian di kaki dan lereng pegunungan digunakan sistem sabuk lingkar gunung. kebun jalur hijau dan taman-taman di lingkungan pada umumnya. Di negaranegara lain angka kematian penderita kurang gizi di antara 1000 anak aalah sebagai berikut: Filipina 50. Amerika Serikat. AS!. Thailand 50. Jepang dan Finlandia masing-masing 7.5 juta anak. pada kelompok anak-anak unur 0 — 1 tahun adalab 100 orang di antara 1000 anak. Singapura 11. Program bagi anakanak balita diharapkan dapat mengurangi angl:a kematjan sebanyak 50%. ibu-ibu yang menyusui anaknya di negaranegara Skandinavja (Eropa Utara) hanya 30% saja. Dalam penelitjan di lapangan ternyata 25% anak-anak di negara-negara berkembang menderjta kurang gizi yang tidak ketahuan. terbagi dalam 2 program yaitu Proyek Pembangunan Pedesaan dan Pembangunan Pertanian. Kredit Investasi 1975 — 1977 dalam program peningkatan produksi pangan di negara-negara berkembang dialokasikan sebesar 7 muyar dolar. imunitas. Perancis. dan 5 juta anak lainnya terbebas dan cacat tubuh yang disebabkan oleh 6 macam penyakit yang dapat dikebalkan setiap tahun. UNICEF mencatat. . Selandia Baru. tetapi juga oleh ibu-ibu di negara-negara maju. di antara 5 juta anak yang meninggal setiap tahun karena menderita diare (mencret). 4) Pengawetan Tanah dan Air Fokus usaha-usaha pengawetan tanah dan air lebih dititikberatkan kepada usaha-usaha melestarikan hutan. Program imunisasi. antara lain dengan sistem rotasi. Spanyol.b) Kesehatan UNICEF memberjkan prioritas pelayanan kesehatan kepada anak-anak balita. Srilangka 43.

20 -29 tahun. Termasuk rendah: kurang 20 orang/1000 penduduk. lebih 30 orang/1000 penduduk. tu = Age Specific Birth Rate (ASBR) misalnya kelompok umur pendüduk : 15 . dengan rumus: Jumlah kelahiran 1 tahun pada kelompok unsur per atau dibagi jumlah penduduk pada kelompok umur tertentu tersebut. kali (X) 1000. yaitu : (1) tingkat kematian kasar atau Crude Death Rate yang rum usnya Jumiah kematjan dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Tingkat kematian inipun dapat digolongkan menjadi: (a) tergolong tingkat : lebih dan 19 orang/1000 penduduk. Termasuk sedang : 20 — 30 orang/1000 penduduk. Untuk menghitung tingkat kematian mi ada dua cara. disebut tingkat kernatian. 6) Faktor-Faktor Dasar Kependudukan Yang menjadi faktor dasar terhadap perkembangan jumlab penduduk dengan berbagai akibatnya adalah : a) Kelahiran.Dan tahun ke tahun alokasi kredit investasi Bank Dunia cenderung meningkat terus. yaitu besar kecilnya kelahiran disebut tingkat kelahiran. Dan tingkat kelahiran penduduk dapat digolongkan menjadi : a. sejajar dengan perkembangan pembangunan pedesaan dan pembangunan sektor pertanian di negara-negara berkembang. dan sebagainya. Termasuk tinggi.19 tahun. b) Kematian. . yaitu besar kecilnya jum!ah kematiar. Untuk menghitung tingkat kelahiran mi ada dua cara yaitu: tingkat kelahiran kasar atau Crude Birth Rute (CBR) dengan rumus: Jumlah kelahiran 1 Th X 1000 Jumlah Penduduk (2) tingkat keahiran khusus pada kelompok urnur terten. c. b.

Tingkat keinatian kelompok umur tertentu tersebut. yaitu jumlah dan selisih Emigrasi dengan imigrasi per jumlah penduduk kali 1000. Dan Migrasi Netto inilah yang mempengaruhi pertarnhahan penduduk. Rumusnya Jumlah kematian pada kelonipok amur tertentu tersebut dalarn 1 tahun per jumlah penduduk pada kelompok umur tertentu tersebut kali 1000. rum usnya Jumlah kematian kurang 1 tahun selarna 1 tahun x1000 Jumlah kelahiran yanghidup Untuk JMR inipun dapat digolongkan menjadi 4 yaitu tergolong sangat tinggi : Iehih dan 125 orang/1000 kelahiran. di samping pada kelompok di bawah 1 tahun. 10. misalnya: kelompok umur di bawah 1 tahun yang disebut Infant Mortality Rate.(b) tergolong sedang : 14 18 orang/1000 penduduk (c) tergolong rendah : 9 — 13 orang/l000 penduduk. (2) Tingkat kematian khusus atau tingkat kematian pada kelornpok umur tertentu. juga dapat dihitung tingkat kernatian pada kelompok umur tertentu yang lain misainya: 5 —9 tahun.-19 tahun dan sehagainya. 7) Migraci atau Perpindahan Perpindahan atau Migrasi mi ada dua macam a) Migrasi ke luar out Migration Emigrasi. . tergolong tinggi : 75 . Migrasi/Perpindahan mi menurut lokasi atau daerah dapat dibagi menjadi Perpindahan antar negara disebut Emigrasi/Imigrasi. Rumus daripada tingkat Migrasi itu : Jumlah penduduk/Migrasi dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Untuk Migrasi ini dapat dihitung Migrasi Netto (migrasi bersih). (c) tergolong sedang : 35 .75 orang/l000 kelahiran. Tingkat kematian pada kelompok tertentu tersebut Age Specific Death Rate. untuk bertempat tinggal tetap.125 orang!1000 kelahiran. b) Migrasi masuk = In Migration Migrasi.

Perpindahan dan desa ke kota disebut urbanisasi yang hat mi sebagian besar lebih banyak menimbulkan masalah kependudukan untuk daerah kota misalnya karena kurangnva lapangan pekerjaan maka timbul: pengangguran. gelandangan dan sebagainya. Untuk mi penn masyarakat berpartiSiPasi. .Perpindahan antar pulau dalam suatu negara dsebut transmigrasi (tempat tinggal tetap). karena helum sernua sumber alam dapat diolah sendiri.but akan menimbulkan berbagai problema atau masalah penduduk. baik gedung. agama. guru-guru. alat-alat sekolah dan sebagainya. Sebab-sebab perpindahan : Antara lain karena alasan ekonomi. politik dan sebagainya 8) Perkembangan Penduduk a) Bagi negara yang cedang berkembang Berhubung semakin tahun semakin besar tingkat kelahiran penduduk pada khususnya maka ha! terse. Hal mi terutama sangat dirasakan oleh negara-negara yang sedang berkem hang. padahal income perkapita masyarakat relatif rendah maka tak Semua orang tua dapat membiayai anak-anaknya. Masalah-masalah kependudukan tersebut antara lain: Rendahnya income perkapita penduduk. Tempat tinggal penduduk yang kurang memenuhi ukuran kehidupan yang layak dan higienis. dan belum semua penduduk mendapatkan lapangan kerja. RendahflYa tingkat pendidikan masyarakat. volume kejahatan bertambah. karena untuk penyeleflggaraan pendidikan dipenlukafl biaya. Dalam hal mi pemerintah beium dapat mencukupi semua fasilitaS pendidikan. Macam-macam transmigrasi antara lain Transmigrasi umum Transmigrasi spontan Transmigrasi sektoral Transmigrasi ABRI Transmigrasi Bedol Desa dan sebagainya. untuk Indonesia kepadatan yang sangat terasa di Jawa dan Bali. Kepadatan terasa pada daerah perkotaan dan daerah yang subur. Penyebaran penduduk yang tak merata: Untuk mi antara pulau yang satu dengan pulau yang lain tak sama padatnya.

Untuk kebijaksanaan-kebijaksanaan itu antara berbagai negara dan berbagai golongan tingkatan perkembangan negara adalah tidak sama Bagi negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia. Khususnya pada negara-negara yang sedang berkembang melakukan kebijaksanaan dengan berbagai program. Program Transmigrasi.b) Bagi negara yang modern/maj u Masalah kependudukan yang timbul tersehut bagi berbagai golongan negara adalah tidak sama. Program Pendidikan Kependudukan: Program Keluarga Berencana. kebijaksanaan mi pada umumnya disesuaikan dengan falsafah/ pandangan hidup danpada bangsa di negara itu sendiri. . Dengan adanya berbagai masalah yang timbul dan perkembangan penduduk tersebut di atas. misalnya untuk Indonesia dengan melaksanakan : Program Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pertanian. Tiap negara pada saat mi bekerja sama di dalam mengatasi masalah kependudukan yang pelaksanaannya menunjang kebijaksanaan kependudukan nasional. maka setiap pemerintah yang bertanggUflg jawab terhadap kesejahteraan rakyatnYa akan mengambil dan melakukan berbagai kebilakSaflaafl Jalam hal tersebut. Rendahnya tingkat kelahirafl dan sebagainya 9) Kebijakcanaan Pemerintah TerhadaP Masalah Kependudukan. Contoh : Bagi negaraflegara yang sudah maju dengan berbagai eknologiT1Ya itu maka masalah kependUdUkan yang ditimbUlkan antara lain Kurangnya tenaga kerja manusia. Program Industrial isasi.

Dan uraian di atas dapatlah disimpulkan. betapapun besarnya pengaruh lingkungan sosial terhadap individu. Jadi. merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil clan terbatas. Dengan demikian sering digunakan sebutan ―orang-seorang‖ atau ―manusia perseorangan‖. terjadi diferensiasi dengan corak sifat dan tabiat beraneka macam. Akan tetapi. yaitu aspek organik jasmaniah. PERTUMBUHAN 1NDIVIDU Pengertian individu ―Individu‖ berasal dan kata latin. Hal mi memherikan keuntungan rohani bagi individu seperti bahasa. individu menekankan penyelidikan kepada kenyataan. paham-paham hukum. agama. Sifat dan fungsi orang-orang di sekitar kita adalah makhluk-makhluk yang agak berdiri sendiri.kenyataan hidup yang istimewa. Pada setiap anggota suatu bangsa yang bermacam-macam tingkat peradabannya. Dalam ilmu sosial paham individu menyangkut tabiatnya dengan kehidupan jiwanya yang majemuk. Bahkan individu yang mempunyai aktivitas sadar lebih dan ukuran rata-rata kebanyakan orang. tetapi melalui kaitan dengan dunia yang telah mempunyai sejarah dengan peradabannya. dalam pcibagai hal bersama-sama satu sama lain. bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiiki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya. aspek psikis- . KELUARGA DAN MASYARAKAT 1. Semuanya telah ditata dan dipakai oleh generasi sebelumnya. serta mengumpulkan kekuaLan rohani untuk bertindak sendiri.BAB III INDIVIDU. yaitu sebagai manusia perseorangan. makin tua semakin maju dan semakin banyak pula perbedaannya. disebut orang yang mempunyai kepribadian istimewa. Dalam ilmu sosial. Insyaf akan ―aku‖ nya dan sadar. melainkan sebagai kesatuan yang terbatas. ―individuum‖ artinya ―yang tak terbagi‖. Timbulnya diferensiasi bukan hanya pembawaan. melainkan juga menpunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi. adat istiadat dan kebiasaan. dan sebagainya. yang aktif di tengah-tengah sesama manusia lainnya. manusia tetap mempunyai watak dan sifat tertentu. ilmu pengetahuan. yang tak seherapa m‘mpengaruhi kehidupan manusia. Sejenis tapi tak sama. tetapi dalam banyak ha banyak pula perbedaannya. Persepsi terhadap individu atau hasil pengamatan manusia dengan segala maknanya merupakan suatu keutuhan ciptaan Tuhan yang mempunyai tiga aspek melekat pada dirinya.

aliran psichologi Gestalt dan aliran Sosiologi. . Konflik mungkin terjadi karena pola tingkah laku spesifik dirinya bercorak bertentangan dengan peranan yang dituntut oleh masyarakat dan sekitarnya. kegoncangan pada satu aspek akan membawa akibat pada aspek yang lainnya. Menurut para ahli dan aliran ml bahwa pertumbuhan ad alah proses d iferensiasi. dan mempengaruhi masyarakat seperti adanya tokoh pahiawan atau pengacau. sedang keseluruhan ada pada kemudian. Pengertian Pertumbuhan Walaupun terdapatnya perbedaan pendapat di antara para ahli. disebut proses mdividualisasi atau aktualisasi din. Ketiga aspek tersebut saling mempengaruhi.rohaniah. memberi konotasi ―matang‖ atau ―dewasa‖ dalam konteks sosial. Sebelum ―baik‖ atau ―tidak baik‖ pengaruh individu terhadap masyarakat adalah relatif. Makna manusia menjadi individu apabila pola tingkah Iakunya hampir identik dengan tingkah laku massa yang bersangkutan Proses yang meningkatkan ciri-ciri individualitas pada seseorang sampai pada dirinya sendiri. Individu dalam bertingkah laku menurut pola pribadinya ada tiga kemungkinan: menyimpang dan norma kolektif kehilangan individualitasnya atau takluk terhadap kolektif. Bagian-bagian yang ada lebih dahulu. 01) b. Perubahan mi pada lazimnya disebut dQngan istilah proses. Kedua macam kesan (sensation dan reflexions) merupakan pengertian yang sederhana yang kemudian dengan proses asosiasi membentuk pengertian yang lebih kompleks. bahwa pertumbuhan pada dasarnya adalah proses asosiasi. Lain halnya dengan pendapat dan aliran psikologis Gestalt tentang pertumbuhan. maka muncul struktur masyarakat yang akan menentukan kemantapan masyarakat. Dapat dirumuskan suatu pengertian tentang proses asosiasi yaitu terjadinya perubahan pada seseorang secara tahap demi tahap karena pengaruh baik dan pengalaman atau enipiri luar melalui pancaindera yang menimbulkan s?nsations maupun pengalaman dalam mengenai keadaan batin sendiri yang menimbulkan reflexions. Untuk selanjutnya timbul beberapa pendapat mengenai pertumbuhan dan berbagai aliran yaitu asosiasi. namun diakui bahwa pertumbuhan itu adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa. Mencari titik optimum antara dua pola tingkah laku (sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat) dalam situasi yang senantiasa berubah. Pada proses asosiasi yang primer adalah bagian-bagian. Individu dibebani berbagai peranan yang berasal dan kondisi kebersamaan hidup. Bagian-bagian mi terikat satu sama lain menjadi keseluruhan oleh asosiasi. Menurut para ahli yang menganut aliran asosiasi berpendapat. dan aspek-sosial kebersamaan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Dalam membahas pertumbuhan itu ada bermacam-macam aliran. Menunut para ahli dan golongan mi berpendapat.ilah proses perubahan secara perlahan-lahan pada manusia dalam mengenal suatu yang Semula mengenal sesuatu secara keseluruhan baru kemudian mengenal bagian-bagian dan lingkungan yang ada. yaitu a) Pendirian nativistik. bahwa pertuni )uh an individu semata mata tergantung pada lingkungan sedang dasar tidak berpera nan sania sekali. namun pada ganis besarnya dapat digolongkan ke dalam tiga golongan. c. Kemudian kita mengenal konsepsi aliran sosiologi di mana ahli dan pengikut aliran mi menganggap bahwa pertumbuhan itu adalah proses sosialisasi yaitu proses perubahan dan sif at mula-mula yang asosial atau juga sosial kemudian tahap demi tahap disosialisasikan. Para ahli dan golongan mi menunjukkan berbagai kesempatan atau keminipan antara orang tua dengan anaknya. Misalnya seorang ayah merniliki keahlian di bidang seni lukis maka kemungkinan besar anaknya juga menjadi pelukis. Jadi dan pendapat aliran psikologi Gestalt mi dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan itu ad. Tetapi hal mi akan menimbulkan keragu-raguan apakah kesamaan yang ada antara orang tua dan anaknya benar-benar disehabkan oleh pembawaan sejak lahir ataukah mungkin karena adanya fasilitas-fasilitas atau hal-hal lain yang dapat memberikan dorongan ke arah kemajuannya. b) Pendirian Emperictik dan emiro omen Lutistik Pendirian mi herlawanan dengan pendapat nativistik. baru kemudian menyusul bagian-bagiannya. bahwa pertumbuhan individu itu semata-mata ditentukan oleli faktor-faktor yang clibawa sejak lahir. Jadi menurut proses mi keseluruhan yang lebih dahulu ada. sedang bagian-bagian hanya rnempunyai arti sehagai bagian dari keseluruhan dalarn hubungan fungsional dengan bagian-bagian yang lain. Jadi menurut pendirian mi menolak dasar dalam pertumbuhan individu dan lebih rnenekankan pada lingkungan dan konsekuensinya hanya lingkunganlah yang hanyak dibicarakan. Pendirian semacam mi biasa disebut pendirian yang .Dalam proses diferensiasi yang pokok adalah keseluruhan. Para abli berpend apat.

misalnya anak yang normal berusia enam bulan. banyak di antara anak-anak orang kaya atau orang pandai mengecewakan orang tuanya.environmentalistik. Misalnya pada anak yang normal memiliki dasar atau bakat untuk herdiri tegak di atas kedua kaki. walaupun fasilitas yang diperlukan telah tersedia secara lengkap dan sebaliknya pada anakanak dan orang tua yang kurang mampu sangat berhasil dalam belajar. juga perlu dipertimbangkan masalah kematangan (readiness). Di samping harus adanya dasar. Nampak lain dengan konsepsi konvergensi yang berpandangan statis yaitu menganggap pertumbuhan individu itu ditentukan oleh dasar (bakat) dan lingkungan. walaupun anak tersebut hidup di antara manusia-manusia lain ada kemungkinan juga anak itu tak akan dapat berjalan karena belum matang untuk melakukan hal itu. Tetapi dalam kenyataannya sering dijumpai lain. Sehingga dapat dikatakan bahwa pendirian mi pada hakikatnya adalah kelanjutan dan faham emperisme. jauh dan mencukupi. walaupun fasilitas belajar yang dimiliki sangat minimal. Suatu modifikasi yang terkenal yang sering dianggap sebagai perkembangan lebih jauh konsepsi konvergensi ialah konsepsi interaksionisme yang berpandangan dinamis yang menyatakan bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan pertumbuhan individu. bila anak mi diasuh dalam lingkungan masyarakat manusia. karena tidak berhasil dalam belajar. Tetapi apabila anak yang normal mi kebetulan terlantar di sebuah hutan hemudian diasuh oleh serigala sudah harang tentu anak itu tidak dapat berdiri tegak pada kedua kakinya dan dia akan merangkak seperti serigala yang mengasuhnva. . Menurut faliam mi di dalam pertumbuhan individu itu haik dasar maupun lingkungan kedua-duanya memegang peranan penting. Apabila konsepsi mi dapat tahan uji (benar) akan dihasilkan manusia-manusia ideal asalkan dapat disediakan kondisi yang dibutuhkan untuk usaha itu. c) Pendirian Konvergensi dan fnteraksionisrne Kebanyakan para ahli mengikuti pendirian konvergensi dengan modifikasi seperlunya. Bakat atau dasar sebagai kernungkinan ada pada masing-masing individu namun bakat dan dasar yang dipunyai itu perlu diserasikan dengan lingkungan yang dapat tumbuh dengan baik.

Masa intelektual dan kira-kira umur 7. Melalui tahu akan kebersihan itu anak belajar mengontrol impuls-impuls yang datang dan dalam dirinya. karena mulut dipatidang sebagai sumber kenikmatan dan ketidak-nikmatan.0 tahun atau 21.0 tahun sampai kira-kira umur 20.d) Tahap pert urnbuhan individu berdasarpsikologi Pertumbuhan individu sejak lahir sampai masa dewasa atau masa kematangan itu melalui beberapa fase sehagai berikut: Masa vital yaitu dan 0. melainkan karena pada waktu itu mulut merupakan alat utama untuk melakukan eksplorasi dan belajar. Pendapat semacam mi mungkin beralasan Kepada kenyataan. dan dengan berjalan itu anak mulai pula belajar rnenguasai ruang. dengan sengaja melanggar apa yang dilarang dan tidak melakukan apa yang seharusnya untuk dilakukan. bahwa pada masa mi mulut memainkan peranan terpenting dalam kehidupan individu. Masa sosial.0 tahun atau 14. Di samping itu terjadi pembiasaan tahu akan kebersihan. b) Masa Estetik Masa estetik mi dianggap sebagai masa pertumbuhan rasa keindahan. Masa estetik dan umur kira-kira 2.0 tahun. a) Masa Vital Pada masa vital mi individu menggunakan fungsi-fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam dunianya.0 tahun sampai kira-kira 7.0 tahun atau 14. kadangkadang menggunakan kata-kata kasar. Dalam masa mi pula tampak munculnya gejala kenakalan yang umumnya terjadi antara umur 3. Anak sering menentang kehendak orang tua.0 tahun.0 tahun sampai kira-kira umur 13.0 tahun sampai umur 5. Pada tahun kedua anak belajar berjalan. Adapun alasan anak berbuat kenakalan dalam usia-usia tersebut adalah sebagai berikut . kira-kira umur 13.0 tahun. Bahwa anak memasukkan apa saja yang dijumpai ke dalam rnulutnya itu tidak karena mulut merupakan sumber kenikmatan utama.0 sampai kira-kira 2.0 tahun. Sebenarnya kata estetik diartikan bahwa pada masa mi pertumbuhan anak yang terutama adalah fungsi paxcaindera.0 tahun. Menurut Freud tahun pertama dalam kehidupan individu itu Sebagai masa oral.

Karena jarang menemukan kenyataan tersehut maka anak seakan-akan ingin mendapatkan pengalaman sebagai subyek yang bebas menentukan keinginannya itu. Ada beberapa sifat khas pada anak-aak pada masa mi antara lain Adanya korelasi positif yang tinggi antara keadaan jasmani dengan prestasi sekolah. permainan yang tradisional. dalam hubungan mi ada kecenderungan untuk meremehkan anak lain. Adanya minat kepada kehidupan praktis sehari-hari yang konkrit. Adanya ecenderungafl mernuji din sendiri. Kalau pada masa-masa sebelumnya anak masih merasa satu dengan dunianya belum mampu mengadakan pemisahan secara sadar antara dirinya sendiri sebagai subyek dan yang lain sebagai obyek maka kemampuan itu kini dimilikinya. Berarti dia menyadari bahwa dirinya juga subyek seperti yang lain. Sikap tunduk kepada peraturan-peratu]afl. Hal yang demikian itu dilakiikannya bukan karena dia keras kepala. ingin tahu. Senang 1bandingbafldiflgkan dirinya dengan anak lain. Amat realistik. Sebagai subyek dia mempunyai kebebasan untuk menghendaki sesuatu. maka rose sosialisasinya telah berlangsung dengan lebih efektif. . sehingga menjadi matang untuk dididik daripada masamasa sebelum dan sesudahnya. Dalam hal mi kadang-kadang dia melanggar apa yang dilarang dan tidak mengerjakan hal yang diharuskan. ingin belajar. Pada masa mi terjadi apa yang kita sebut deman menghendaki. bila hal itu menguntungkan. Lalu bagaimana sikap kita dalam menghadapi anak yang sedang mengalami masa kegoncangan mi yaitu‘yang paling bijaksana mengambil jalan tengah tidak terlalu menekar dan tidak terlalU menonjolkan. mempunyai pula kebebasan untuk menolak sesuatu. melainkan hanya karena ingin mengalami dan ingin rnenyaksikan akibatnya. c) Maca Intelektual (masa kecerasian bercekolah) Setelah anak melewati masa kegoncangan yang pertama. akan tetapi kalau dia telah rnemperolehnya maka dia tidak lagi memperdulikan. dan menghendaki benda yang lain dan seterusnya. Kalau tidak dapat menyelesaikan sesuatu soal maka soal itu dianggap tidak penting. dan kehendak yang dimiliki tidak dapat ditahantahan.Berkat pertumbuhan bahasanya yang merupakan modal utama bagi anak dalam menghadapi dunianya maka sampailah anak pada penyadaran ―aku‖nya atau tahap menemukan ―aku‖-nya yaitu suatu tahap ketika anak menemukan dirinya sebagai subyek.

Gemar membentuk kelompok sebaya, biasanya untuk dapat bermain bersama-sama. Di dalam permainafl ada kecenderungan anak tidak lagi terikat kepada aturan permaman tradisional, mereka membuat aturan-aturan sendiri, setelah anak memasuki masa kelas-kelas tinggi sekolah dasar. Masa keserasjan bersekolah diakhjrj dengan suatu rnasa puera! Masa mi dernikian khasnya sehingga menarjl perhatjan. Sifatsifat. khas anakanak masa pueral itu dapat. diringkas ke da!am dua ha! yaitu Ditujukan untuk berkuasa yang menimbulkan tingkah laku dan perbuatan yang ditujukan berkuasa; apa yang diinginkan, yang dijadikan idam-idaman adalah sekuat, sejujur, sernenang dan seterusnya. Tingkah laku ekstrovers yaitu perbuatan yang berorientasj ke luar dirinya, yang dapat mendorong untuk meyaksikan keadaan-keadaan dunia d luar dirinya dan untuk mencarj teman sebaya untuk men enuhi kebutuhan psikisnya. Pada mereka dorongan bersajn besar sekali sehingga dalam persaingan itulah anak-anak pier mendapatkan sosialisasj lebih lanjut. Dan nampak anak puer dapat melakukan mi dan itu (si tukang jual aksi) tetapi di samping itu tidak berani berbuat begini atau begitu (si pengecut), sehingga pada anak puer seringkalj dijulukj si ―tukang jual aksi‖. Sementara juga dijuluki si ―pengecut,‖. Suatu hal yang penting pada niasa mi anak menerima otoritas orang tua dan guru sebagai suatu hal yang wajar karena itu pada anak-anak mi mengharapkan adanya sikap yang obyektif dan adil pada pihak orang tua Jan guru sebagai pemegang otoritas sehingga sikap pilih kasih akan mudah rnenimbul kan problem di kalangan mereka.

d) Maca Remaja Masa remaja merupakan masa yang banyak menarjk perhatian masyarakt karena mempunyaj sifat-sifat khas dan yang menentukan dalam kehidupan individu dalam masyarakatnya. Karena manusia dewasa harus hidup dalam alam kultui- dan hatus dapat rneuempatkajj dirinya di antara nilai-nilaj (kultur) itu maka perlu mengenal dirinya sebagai pendukung maupun pelaksana nilai-nilai. Untuk inilah maka ia harus mengarahkan dirinya agar dapat menemukan din, meneliti sikap hidup yang lama dan mencoba-coba yang baru agar dapat menjadi pribadi yang dewasa. Pada dasarnya mi masih dirinci ke dalam beherapa masa, yaitu

1) Masa Pra remaja Penggunaan istilah pra remaja mi hanya untuk menunjukkan satu masa yang mengikuti masa pueral yang benlangsung secara singkat. Masa mi ditandai oleh sifat-sifat negatif Sehingga disebut juga masa negatif. Pada masa mi terdapat beberapa gej ala yang dianggap sebagai gejala negatif misalnya tidak tenang, kurang suka bekerja, kurang suka bergerak, lekas lelah, kebutuhan untuk tidur besar, hati sering murung, pesimistik dan non sosial. Atau dapat dikatakan secara ringkasnya sifat-sifat negatif meliputi sikap negatif dalam prestasi, baik prestasi jasmani maupun prestasi mental. Negatif dalam sikap sosial balk dalam bentuk pasif maupun dalam bentuk apresif terhadap masyarakat. Terjadinya gejala-gejala negatif itu pada umumnya berpangkal pada biologis yaitu mulai bekerjanya kelenjarkelenjar kelamin, yang dapat membawa perubahan-perubahan cepat dalam din si remaja yang seringkali perubahanperubahan yang cepat mi belum mereka fahami sehingga dapat menimbulkan rasa ragu-ragu kurang pasti dan bersifat malu.

2) Maca rem aja Sebagai gejala pada masa mi adalah merindu puja. Dalam fase mi (masa negatif) untuk pertama kallnya remaja sadar akan kesepian yang tidak pernah dialaminya pada masa-masa sebelumnya. Kesejukan di dalam penderitaan yang nampaknya tidak ada orang yang dapat mengerti dan memaharninya dan menerangkannya. Sebagai reaksi pertama-tama terhadap gangguan Icetenangan dan keamanan batinnya ialah protes terhadap sekitarnya yang dirasanya tiba-tiha bersikap menter!antarkan dan memusuhinya. Sebagai tingkah berikutnya ialah kebutuhan akan ternan yang dapat memahami dan menolongnya serta yang dapat merasakan suka dan dukanya. Di sinilah rnulai tirniul dalam din remaja itu dorongan untuk mencari pedoman hidup vaitu mencari sesuatu yang dapat dipandang bernilai, pantas dijunjung tinggi, dan dipuja-puja, Pacla masa remaja mi mereka mengalarni kegoncangan batin, sebab pada masa mi mereka sudah tidak mau mernakai pedoman hidup kekanak-kanakan, tetapi juga belum mempunyai pedonmn hidup yang baru. Oleh karena itu maka si remaja itu merasa tidak tenang, banyak kontradiksi di dalam dirinya, mengeritik karena merasa diririya mampu, tetapi mereka mi jilga masih mencari pertolongan karena belum dapat mewujudkan keinginannya.

Proses terbentuknya pendirian hidup atau cita-cita hidup itu dapat dipandang sebagai penemuan nilai-nilai hidup di dalam eksplorasi si rernaja. Jadi proses penemuan nilai-nilai hidup tersebut melewati tiga langkah, yaitu Karena tiadanya pedoman hingga mereka merindukan sesuatu yang dapat dianggap hernilai, pantas hidupnya. Padi taraf mi sesuatu yang dipuja itu belum mempunyai bentuk tertentu, sehingga seringkali mereka hanya tahu hahwa merka itu menginginkan sesuatu, tetapi tidak tahu apa yang diiiiginkan itu. Obyek pemujaan itu telah menjadi lebih jelas yaitu pribadi-pribadi yang dipandangnya mendukung nilai-nilai tertentu. Dalam pemujaan terhadap orang-orang tertentu mi umurnnya terdapat perhedaan antara anak laki-laki dan anak wanita. Pada anak laki-laki sering nampak aktif meniru sedang anak wanita kehanyakan pasif. mengagumi dan mernuja dalam khayal. Schingga pada masa mi pulalab umumnya rasa kehangsaan tumhuh dengan subur. Para remaja lebih dapat rnenghargai nilai-nilai lepas dan pendukungnya, nilai dapat ditangkap dan difahaminya se bagai sesuatu yang abstrak. Oleh karena itu pada saat mi para remaja mulai dapat menentukan pilihan atau pemikiran hidupnya. Penentuan pilihan dan pemikiran hidup mengalami jatuh bangun, tidak dapat satu kali. Jadi karena mereka mi harus menguji nilai-nilai yang dipilihnya dalam kehidupan praktis di masyarakat Setelah diketahui bahwa nilai-nilai yang dipilihnya itu tahan uji, maka mreka pilihlah pendirian hidupnya. Pendirian tersebut tiap kali dimodifikasi agar dapat rnengikuti perubahan dan perkembangan niasyarakat dalam lingkungan remaja mi berada. Setelah mereka dapat menemukan pendiian hidup dan telab terpenuhi tugas-tugas pertumbuhan masa remaja maka berarti mereka telah mencapai masa remaja akhir dan mulailah individu mi memasuki masa dewasa awal.

3) Masa Usk Mahasiswa Masa umur mahasiswa dapat digolongkan pemuda-pemuda yang herusia sekitar 18,0 tahun sampai 30,0 tahun. Mereka dapat dikeiompokkan pada masa remaja akhir sampai dewasa awal atau dewasa madya. Pada masa usia mahasiswa banyak peristiwa-peristiwa yang perlu untuk diperhatikan, antara lain yaitu Bila dilihat dan segi pertumbuhan, tugas perkembangan pada usia mahasiswa mi adalah pemantapan pendirian hidup, yaitu pengujian lebih lanjut pendirian hidup serta penyiapan din dengan ketrampilan dan kemampuan-kemamPUan yang digunakan untuk merealisasikan pendirian hidup yang telah dipilihnya. Mahasiswa mi termasuk kelompok khusus

dalam suatu masyarakat maka mereka mulai mempersiapkan din untuk menerima tugas-tugas pimpinan di masa mendatang. Oleh karena itu mereka mulai mempelajani berbagai aspek kehidupan. Sebagai remaja pimpinan dipelajani dan dipersiapkan selama usia mahasiswa mi, misalnya kebudayaan berkeluarga, kemampuan memimpin, kemampuan mengambil keputusan, kemampuan flwnyesuaikan din secara sosial. Mahasiswa akan mengalami perubahan secara perlahan demi sikap hidup yang idealistik ke sikap hidup yang realistik. Dengan demikian keinginan-keinginan yang kurang realistik dalam dirinya dan realitas dalam lingkungannya telah diganti dengan yang lebih berdasar kepada realistis. Tetapi hal mi tidak berarti bahwa di kalangan mahasiswa tidak ada idealisme, justru pada mahasiswa mi banyak terdapat idealisme tetapi idealisme yang realistik yaitu yang dapat diterapkan dalam tin.. dakan. Dengan uraian-uraian mi diharapkan adanya suatu pemahaman mengenai manusia sebagai individu. ―Manusia merupakan makhluk individual tidak hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa-raga, melainkan juga dalam arti bahwa tiaptiap itu merupakan pribadi yang khas, menurut corak kepribadiannya, termasuk kecakapannya sendiri.‖ Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu masyarakat yang menjadi latar keberadaannya. Karena dan sinilah kita akan baru bisa memahami seseorang individu seperti kata Johnson.2 person are what they are always in social context the solitary person is unreal, abstract artifical, abnormal Kehadiran individu dalam suatu masyarakat biasanya ditandai oleh perilaku individu yang berusaha menempatkan dirinya di hadapan individu-individu lainnya yang telah mempunyai pola-pola perilaku yang sesuai dengan normanorma dan kebudayaan di tempat ia merupakan bagiannya. Di sini individu akan berusaha mengambil jarak dan memproses dininya untuk membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang ada. Perilaku yang telah ada pada dirinya. bisa adjustable, artinya ia bisa menyesuaikan din. Namun ia bisa juga mengalami maladjustment, yaitu gagal menyesuaikan din. Mengapa terjadi kegagalan2 Kita bisa menelusuri kembali bentukan perilaku itu. Kepribadian mewujudkan penikelakuan manusia. Manusia sebagai individu selalu berada di tengah-tengah kelompok individu yang sekaligus mematangkannya untuk menjadi pribadi. Proses dan individu untuk menjadi pribadi, tidak hanya didukung dan dihambat oleh dirinya, tetapi juga didukung dan dihambat oleh kelompok sekitarnya.

3 Banyak halhal mengenai kepribadian yang dapat dirunut dan keluarga. ketrampilan dan budi pekertinya. dan kemudian belajar melalui pengenalan itu.2. . Kelompok inilah yang meiahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepnibadiannya dalam masyarakat. bahwa sebenarnya keluarga mempunyai fungsi yang tidak hanya terbatas selaku penerus keturunan saja. karena kehilangan pijakan. Anak-anak inilah yang nantinya berkembang dan mulai bisa melihat dan mengenal aPi din sendiri. FUNGSI-FUNGSI KELUARGA Keluarga adaiah unit satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Suatu pekerjaan atau tugas yang harus dilakukan itu biasa disebut fungsi. Keluarga. mempersiapkan pendidikan. Kelompok mi. Oleh karena itu adalah bijaksana kalau diiihat dan dikembalikan peranan keluarga dan proporsi yang se benarnya dengan skala prioritas yang pas. Perkembangan intelektual akan kesadaran lingkungan seorang individu seringkali dilepaskan dan bahkan dipisahkan dengan masalah keluarga Hal-hal semacam inilah yang sering menimbulkan masalah-masalah sosial. yang pada saat-saat sekarang mi sering dilupakan orang. isteri dan anak-anaknya. Keluarga biasanya terdiri dan suami. diketahui terdiri dan seorang individu (suami) individu lainnya (isteri) yang selalu berusaha menjaga rasa aman dan ketenteraman ketika menghadapi segala suka duka hidup dalam eratnya arti ikatan luhur hidup bersama. Individuindividu tersebut adalah keluarganya yang memelihara cara pandang dan cara menghadapi masalah-masalahnya.un langsung secara individual di masyarakat. moderate dan keluarga sukses. Keluarga sudah seringkali tenlihat kehilangan peranannya. pada akhirnya akan memberinya suatu pengalaman indivithal. Pen gertian Fungsi Ke1uirga Dalam kehidupan keluarga sering kita jumpai adanya pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan. Individu ml pada tahap selanjutnya mulai merasakan bahwa telah ada individu-individu lainnya yang berhubungan secara fungsional. pada umumnya. Keluarga sebagai kelompok pertama yang dikenal individu sangat berpengaruh secara Iangsung terhadap perkembangan individu sebelum maupun sesudab ter. sering dikenal dengan sebutan primary group. dalam huhungannya dengan perkembangan individu. membinanya dengan cara menelusuri dan meramalkan han esoknya. a. Dan sinilah ia mulai dikenal sebagai individu. Tidaklah dapat dipungkiri. Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan-pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu. Akhirnya keluarga menjadi semacam model untuk mengidentifikasikan sebagai keluarga yang broken home. Apa yang dilihatnya.

melalui perkawinan. b) Fung. tugas dan kewajiban bagi suami. pengetahuan untuk mengatur rumah tangga bagi sang isteri.ci Pemeliharaan Keluarga diwajibkan untuk berusaha agar setiap anggotanya dapat terlindung dan gangguan-gangguan sebagai berikut: gangguan udara dengan berusaha menyediakan rumah gangguan penyakit dengan berusaha menyediakan obat obatan gangguan bahaya dengan berusaha menyediakan senjata. Karena dengan perkawinan akan terjadi proses kelangsungan keturunan. Persiapan perkawinan yang perlu dilakukan oleh orangorang tua bagi anak-anaknya dapat berbentuk antara lain pengetahuan tentang kehidupan sex bagi suami isteri. yaitu : Fungsi Biologis Fungsi Pemeliharaan Fungsi Ekonomi Fungsi Keagamaan Fungsi Sosial a) Fungci Biologis Dengan fungsi mi diharapkan agar keluarga dapat menyelenggarakan persiapan-persiapan perkawinan bagi anakanaknya.b. pagan tembok dan lain-lain. Sehingga tepat pada waktunya ia sudah matang menerima keadaan baru dalam mengarungi hidup rumah tangganya. . Kebaikan rumah tangga mi dapat membawa pengaruh yang baik pula bagi kehidupan bermasyarakat. Persiapan mi dilakukan sejak anak menginjak kedewasaan. Macam-macam Fungsi Keluarga Pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh keluarga itu dapat digolongkan/dirinci ke dalam beberapa fungsi. Dengan persiapan yang cukup matang mi dapat mewujudkan suatu bentuk kehidupan rumah tangga yang baik dan harmonis. Dan setiap manusia pada hakikatnya terdapat semacam tuntutan biologis bagi kelangsungan hidup keturunannya. memelihara pendidikan bagi anak-anak dan lain-lain.

d) Fungsi Keagamaan. c) FungsiEkonomi Keluarga berusaha rnenyelenggarakan kehutuhan manusia yang pokok yaitu: kebutuhan makan dan minum kebutuhan pakaian untuk rnenutup tubiihnya kebutuhan tempat tinggal. Sehingga terwujud suatu masyarakat yang teriepas terhindar dan segala gangguan apapun yang terjadi. cukup pakaian serta tempat tinggal. Permainan anak mi memiliki nilai bagi anak-anak untuk mengembangkan daya cipta di samping sebagai alat-alat rekreasi anak. Dengan demikian akan tercermin bentuk masyarakat yang Pancasila apabila semua keluarga melaksanakan P4 dan fungsi keluarga mi. . Di negara Indonesia yang berideologi Pancasila berkewajiban pada setiap warganya (rakyat) untuk menghayati. Perlengkapan jasrnaniah keluarga yang sifatnya umurn misalnya meja kursi. perhiasan dan lain. Dengan dasar pedoman mi keluarga diwajibkan untuk menjalani dan mendalami serta mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam pelakunya sebagai manusia yang taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. pakaian. Juga dapat termasuk ke dalam golongan perlengkapar) jasmani adalah permainan anak. mendalami dan mengamalkan Pancasila di dalarn perilaku dan kehidupan keluarganya sehingga benar-benar dapat diamalkan P4 mi dalam kehidupan keluarga yang Pancasila. tern pat tidur. Sehubungan dengan fungsi mi keluarga juga berusaha nielengkapi kebutuhan jasmani di mana keluarga (orang tua) diwajibkan berusaha agar anggotanya mendapat penlengkapan hidup yang bersifat jasrnaniah baik yang bersifat urnurn maupun yang bersifat individual.Bila dalam keluarga fungsi mi telah dijalankan dengan Sebaik-baiknya sudah barang tentu akan membantu terpeliharanya keamanan dalani masyarakat pula. lampu dan lain-lain. Berhubung dengan fungsi penyelenggaraan kebutuhani pokok mi maka orang tua diwajibkan untuk berusaha keras agar supaya setiap anggota keluarga dapat cukup makan dan minum. Sedangkan perlengkapan jasmani yang bersifat individual inisalnya alat-alat sekolah.lain.

cara bertingkah laku. bahasa. Apabila terjadi penyimpangan-penyimpangan yang telah digariskan. lingkungan keluarga yang bertitik sentral pada ayah dan ihu secara intensif membentuk—sikap dan kepribadian anak-anaknya Contoh pada keluarga suku Jawa atau suku Sunda. Dengan melalui nasihat dan larangan. orang tua. Bila anak menerima dengan tangan kin. orang tua menyampaikan norma-norma hidup tertentu dalam bertingkah laku Dalam buku Ilmu Sosial Dasar karangan Drs. Soewaryo Wangsanegara dikatakan bahwa fungsi-fungsi keluarga meliputi beberapa hal sebagai berikut a) Pembentukan kepribadian. Dengan fungsi mi diharapkan agar di dalam keluarga selalu terjadi pewarisan kebudayaan atau nilai-nilai kebudayaan. para orang tua meletakkan dasar-clasar kepribadian kepada anak-anaknya. harus menerima dengan tangan kanan. Demikianlah lingkungan keluarga. dengan tujuan untuk memproduksikan serta melestarikan kepribadian mereka dengan anak cucu dan keturunannya. pernberian itu ditanik surut. Kebudayaan yang diwariskan itu adalah kebudayaan yang telah diniiliki okh generasi tua yaitu ayah dan ibu. Mulai sejak anak-anak bertatih-tatih belajar berjalan sampai dengan usia sekolah dengan penuh kesadaran dan asa tanggung jawab. tidak sopan. dan kepada mereka yang patut dihormati. seorang anak yang menerima sesuatu pember-ian dan orang tua atau kerabat-kerabat keluarga. Dengan demikian terjadi apa yang disebut dengan istilah sosialisasi. diwariskan kepada anak-anaknya dalam bentuk antara lain sopan santun. Tindakan semacam mi merupakan suatu proses mendidik dan membentuk kepribadian dengan penuh kesadaran dan berencana. bertingkah laku serta bertutur kata yang baik dan tepat terhadap teman-teman sebaya. bagairnana harus bersopan santun.e) FungsiSosial Dengan fungsi mi keluarga berusaha untuk mempersiapkan anak-anaknya bekal-bekal selengkapnya dengan memperkenalkan nilai-nilai dan sikap-sikap yang dianut oleh masyarakat serta mempelajari peranan-peranan yang diharapkan akan mereka jalankan kelak bila sudah dewasa. Secara bertahap anak-anak juga diajari dan diberi pengertian mendasar. orang tua akan langsung menegur dan spontan memberitahu anaknya bahwa hal-hal yang menyimpang dan tata cara yang telah digariskan adalah tidak benar. dalam lingkungan keluarga. dan baru setelah anak menerima dengan tarigan kanan pemberian itu benar-benar diberikan. Dan sesuai dengan kepribadian bangsa . ukuran tentang baik buruknya perbuatan dan lain-lain. khususnya orang tua membentuk kepribadian anak-anaknya secara sadar dan terencana sesuai dengan kepribadian suku Jawa atau suku Sunda khususnya.

Semakin maju dan dinamis suatu kelompok masyarakat makin banyak memerlukan sekolah-sekolah. Akan berlaku serupa proses reproduksi dan materi-materi kebudayaan dan keluarga lain dan berbagai suku bangsa di Republik Indonesia khususnya. Pengalamanpenga1aman dalam interaksi sosial dalam lingkungan keluarga adalah suatu modal dasar dalam membentuk kepnihadian seseorang. Dalam masyarakat primitif biasanya terdapat sistem kekeluargaafl yang sangat luas.Indonesia pada umumnya. dan masyarakat dunia pada umum nya. dan turut menentukan pula tingkah laku seseorang terhadap orang lain. Sebaliknya fungsi keluarga sebagai lembaga transmisi kebudayaan secara relatif semakin mundur. Pada kelompok-kelompok masyarakat yang lebih kompleks tetapi belum masuk pada era masyarakat industri. karena menempati posisi kunci. pada masyarakat l)rlmitit. diwariskan ketrampilan seni patung atau seni tan Bali kepada anak keturunannya. peranan keluarga sebagai penyaluran (transrnisi) kebudayaan sudah tidak memadai lagi. Namun demikian. Contoh Dan keluarga seniman tan Bali. Contoh : Dalam lingkungan . Bahkan menurut Margaret Mead (antropolog dan Amerika Serikat) menyatakan bahwa peranan televisi sebagai transmisi kebudayaan sudah melebihi peranan transmisi kebudayaan lainnya. Contoh : Televisi sebagai produk teknologi modern sudah sedemikian besar berperan sebagai transmisi kebudayaan. perekonomian mereka sud‘ah mulai berkembang. Akan tetapi kehidupan perekonomian rnasih belum berkembang. 1979: 108). sebagai hasil reproduksi seni patung dan seni tan dalam lingkup keluarga tersebut. peranan keluarga adalah maha penting sehagai transmisi kehudayaan. trampil pula sebagai seniman patung atau sebagai seniman tan Bali. Pada kelompok masyarakat pnimitif. sekalipun sudah ada pula perantara-Perantara lain. Keluarga adalah Sebagai jenjang dan perantara pertama dalam transmisi kebudayaan. estetika. Lembaga-lembaga nonformal ataupun formal seperti sekolah-sekolah adalah perantara-Perantara dalam bentuk lain dalam transmisi kebudayaan. dalani pergaulan di luar lingkungan keluarganya. dan kebudayaan yang berkorelasi fungsional dengan sebuah struktur masyarakat tertentu. Sej alan dengan itu semakin hesar pula fungsi seholah sebagai perantara dalam transmisi kebudayaan. (Mayor Polak. d) Keluarga berfungsi sehagai lembaga perkumpUlafl perekonomian. b) Erat kaitannya dengan butir a. Namun begitu ikatan-ikatan kekeluargaafl masih terjalin kuat dan sering mempengarubi atau menguasal bidang perekonomian mereka. c) Keluarga merupakari eksponen dan kebudayaan masyarakat. moral keagamaan. keluarga juga berfungsi sebagai alat reproduksi kepribadian-kepribadian yang berakar dan etika.

namun harus tetap tinggal di balai pendidikan yang terpisah. membuat kapak. herdagang bahkan pengetahuan rnengenai seks juga harus diketahui dan dikuasai. T)alani lingkungan suku Batak Karo dan Simalungun. misalnya membuat api. Dalam lingkungan masyarakat primitif. al. Lebih lanjut diajarkan pengetahuan ilmu-ilmu gaib berupa mantera-mantera penolak bala.―keluarga besar‖ suku Batak Karo maupun Simalungun di Sumatera Utara. Untuk anak perempuan biasanya ditangani oleh bibi dan pihak ibu. tanah pertanian yang dimiliki setiap inclividu juga ada. e) Keluarga berfungsi sebagai pusat pengasuhan dan pendidikan. ci. al. ‗ranahtanah pertanian yang dikuasai huta atau kuta dapat diolah anggota-anggota keluarga Iaki4aki. Kendatipun demikian. antara lain tentang initologi nenek moyang yang keramat. Pelaksanaan pendidikan anak laki-laki ditangani oleh ayah atau paman dan pihak ayah. segera sesudah berumah tangga. Perkembangan perekonornian itupun tidak rnutlak sepenuhnya didukung oleh para pengelola dan sanak keluarga. Pada keluarga suku Batak Toba misalnya. Pengasuhan dan pendidikan anak-anak Derempuan Iebih dititikberatkan kepada penguasaari tata cara kehidupan dalarn rumah tangga. (Koentjaraningrat. Pada umumnya. anak laki-laki atau perempuan mempunyai tempat sendirisendiri. Sedangkan golongan lainnya rnemiliki tanah hanya cukup untuk hidup (Koentjaraningrat. menebang pohon. perekonomiannya berkembang pesat. Sebaliknya dalam masyarakat yang berindustrialisasi. dan mant era-mantera untuk melern ahkan musuli (Koentjaraning. 1979 : 101). termasuk alat-alat herburu. l3alai pendidikan akan dimiliki oleh ―keluarga besar‖ (terdini dan beberapa keluarga batih) atau juga dirniliki oleh keluarga batih. huta atau kuta yang memegang hak ulayat atas penguasaan tanah pertanian. inemperbail:i peralatan. menangkap ikan. untuk keperluan pengasuhan dan pendidikan anak-anak (baik anak lakilaki ataupun perempuan) dibangun balai pendidikan. et.. ada perbedaan antara golongan keturunan dan para pendiri huta atau kuta dengan penduduk pendatang kemudian. rat. Materimateni pendidikan harus diketahui dan harus dikuasai oleh seorang anak laki-laki dalam inasa pendidikan dan seterusnya hingga dewasa. . Selain dan itu diajarkan pula hagaimana hekerja mencari dan rnengambil air dan hekerja di ladang. ada tanah panjaen. pendidikan diawali dengan pengetahuan kerohanian. penolak sihir. Akan tetapi tidak dapat menjual tanpa persetujuan dan huta yang diputuskan dengan musyawarah adat. tanah yang dimiliki seorang laki-laki atas pemberian orang tuanya. 1963 : 228). Dalam masa pendidikan.. baik beTupa sawah atau ladang. Mereka dapat menggarap tanah pertanian itu seperti tanah milik send iri. 1963 187). Para pendiri huta atau kuta disebut marga tanah memiliki tanah paling luas. namun cenderung terlepas dan ikatan-ikatan kekeluargaan.

maka keluarga itu akan lebih akan goyah terus dan akan segera pecah setelah kehidupan seksual suami isteni itu hilang. Secara merata 3istem pendidikan serupa itu telah diganti oleh sekoiah-sekolah. Menurut Sigmund Freud keluarga itu terbentuk karena adanya perkawinan pria dan wanita. Perlu kita ketahui bahwa nafsu seksual memang harus dijuruskan dengan cara-cara yang dapat diterirna oleh norma hidup. Kata individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.laki atau perempuan) seperti itu sudah jarang di dapat. 3.Sistem pendidikan semacam mi herlaku dalam lingkungan masyarakat suku pedalaman atau pesisir di Irian Jaya. Dalam peradaban modern dewasa mi. KELUARGA DAN MASYARAKAT 1) Pengertian Individu Individu berasal dan kata latin. INDIVIDU. Kehidupan seksual manusia itu beruhahubah dan masa ke masa. ―individuum‖ yang artinya yang tak terbagi. demikian pendapat Dr. Lain halnya Adler berpendapat bahwa mahligai keluarga itu dibangun berdasarkan pada hasrat atau nafsu berkuasa. Hal mi kurang realistis. Padahal yang dicita-citakar adalah keluarga bahagia sejahtera. Durkheim berpendapat bahwa keluarga adalah lernbaga sosial sebagai hasil faktor-faktor politik. seielun tahun 1960-an.. Lysen. sistem pendidikan yang berlangsung di balai pendidikan (lali. Tetapi inipun tidak realistis sebab menurut nalar keluarga yang dibangun di atas dasar nafsu rnenguasai itu tidak pernah sejahtera.. Dengan demikian keluarga merupakan manifestasi daripada dorongan seksual sehingga landasan keluarga itu adalah kehidupan seksual suami isteri. Bahwa perkawinan itu menurut beliau adalah berdasarkan pada libido seksualis. A. . 2) Pen gertian Keluarga Ada beberapa pandangan atau anggapan mengenai keluarga. Oleh karena itu apabila keluarga mi benar-benar dibangun atas dasar hidup seksual. Namun hidup seksual itu tidak langgeng sebab seksualitas manusia akan mati sebelum manusia itu sendiri mati. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk inenyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan tenbatas. ekonomi dan lingkungan. dan umur ke umur dan keadaan yang satu keadaan yang lain.

Djojodiguno tentang Masyarakat aclalah suatu kebulatan daripada segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia. sehingga dapat membentuk suatu kelompok manusia yang memiiki ciri-ciri kehidupan yang khas. Dalam pertunibuhan dan perkembangan suatu masyarakat. antara sesama kaurn laki-laki atau sesama kaurn wanita. Jawa Barat. antara orang tua dan anak. Akhirnya Hasan Sadily berpendapat bahwa masyarakat adalah suatu keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup betsaina. norma-norma. Menilik kenyataan di lapangan. M. Contoh yang disebüt masyarakat Jakarta atau orang Betawi. JBAF Mayor Polak menyebut masyarakat (Society) adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri atas banyak sekali kolektiva-kolektiva serta kelompok dan tiap-tiap kelompok terdiri atas kelompol:-kelornpok lebih baik atau sub kelompok. Jelasnya: Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan. salah satu di antaranya berakar dan berasal dan kebudayaan dan kepribadian suku Sunda dan Jawa Barat. suatu kelompok masyarakat dapat berupa suatu suku bangsa. . Dalam lingkungan iti. Pembagian kerja dalam bentuk lain tidak terungkap dengan jelas. dapat digolongkan menjadi masyarakat sederhana dan masyarakat maju (masyarakat modern) a) Masyarakat sederhana. norma-norma yang mereka miiki itulah yang menjadi dasar kehidupan sosial dala‘n lingkungan mereka. antara ibu dan ayah. antara kakek dan cucu. Dalarn linghungan masyarakat sederhana (primitif) pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. Tatanan kehiclupan. larut dalam suatu kehidupan yang teratur dan terpadu dalam suatu kelompok manusia. Erat kaitannya dengan itu tatanan kehidupan. sejalan dengan pola kehidupan dan pola perekonomian masyarakat pnimitif atau belum sedemikian rupa seperti pada tnasyarakat maju. yang disebut masyarakat. Bisa juga berlatan belakang darn berbagai sulcu. esensial.Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh pendidikan berpendapat bahwa keluarga adalah kumpulan beberapa orang yang karena tenikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki. Kemudian pendapat dan Prof. adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya. atau antara kaum laki-laki dan kaum wanita. pada hakikatnya berakar dan bernenek moyang dan berbagai suku. enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya. norma-norma dan adat istiadat yang memberi warna kepnibadian orang Betawi. 3) Pengertian Masyarakat Drs. Salah satu di antaranya adalah suku Sunda.M.

Berburu atau menangkap ikan di laut misainya. nampaknya berpangkal tolak dan latar belakang adanya kelemahan dan keniampuan fisik antara seorang wanita dan pria dalam menghadapi tantangan-tantangan alam yang buas pada saat itu. Masyarakat m. merupakan pekerjaan berat yang menuntut keberanian. . et. dan mengumpulkan sayuran liar. menyebar benih. 1960 41—42). jelas bahwa antara sang suami dengan sang isteri. regional maupun internasional. Demikian maka kaum wanita tidak saja mengurus anak-anak tetapi juga membuat barang-barang anyaman. 1961 . ada kalanya pada beberapa masyarakat primitif. misalnya menebang pohon. di sam ping pekerjaan-pekerjaan lain. Kaum wanita mengerjakan yang ringan-ringan. dan memelihara ternak besar. atau lebih akrab dengan sebutan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai Organisasi kemasyarakatan itu dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan terbatas sampai pada cakupan nasional. Dalam lingkungan masyarakat maju. al. buah-buahan. jika seorang laki-laki mempunyai lebih banyak isteri. Dengan latar belakang seperti itu. dikerjakan oleh orang laki-laki. 1961 : 120). merajut. Karena dirasakan perlu menambahkan tenaga kerja. dan antara sesama isteri. dapat dibedakan sebagai kelompok masyarakat non industni dan masyarakat industni. maka pekerjaan yang berat seperti: membuka lahan. menyusui. niempersiapkan serta membersihkan lahan pertanian untuk berladang. Amir Sutaarga. Mengurus rurnah tangga. terjadi pembagian kerja dengan kesepakatan yang dapat diteritna satu sama lain.Fembagian kerja berdasarkan jenis .. 107). dia terhindar dan pekerjaan pertanian yang sangat berat. Oleb karena itu. dan bercocok tanam adalah pekerjaan orang perempuan. misalnya. b) Masyarakat maju. kedua bidang pekerjaan mi tercatat sebagai monopoli pekcrjaan kaum lelaki. menyingkirkan pohon-pohon yang tumbang.kelamin. Pada suku Nehe. seorang isteri meminta kepada suaminya supaya mengambil seorang isteri lain untuk meringankan pekerjaan rurnah tangganya (Raymond Firth. membuat pakaian. ketrampilan serta kemampuan daya tahan fisik yang kuat. dan mengasuh anak-anak. dan binatang-binatang kerang (M. seperti keranjang.aju memiiki aneka ragam kelompok sosial. Kalaulah pada saat mengolah tanah pertanian (lad ang atau kebun) dikerjakan bersama-sama. menyiangi rumput (Raymond Firth.

karena itu saling mengenal lebih dekat. sebab para anggota kelompok sering berdialog. misalnya : partai politik. interaksi antar anggota terjalin lebih intensif. (b) Kelompok sek under Antara anggota kelompok sekunder. organisasi profesi dan sebagainya. lebih akrab. Contoh-contoh kelompok sekunder. formal. sif at interaksi. kelompok agama.program yang telah sama-sama disepakati. Sifat interaksi dalam kelompok-keloinpok primer bercorak kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati. Contoh-contoh kelompok primer. keahlian tertentu. Para anggota menerima pembagian kerja/pemhagian tugas atas dasar kemampuan.(1) Masyarakat Non irzdustri Secara garis besar. obyektif. pembagian kerja. lebih akrab. antara lain : keluarga. 1-lal-hal semacam itu diperlukan untuk mencapai target dan tujuan tertentu yang t€Iah di flot dalam program. juga kurang bersifat kekeluargaan. pembagian kerja antar anggoLa kelompok diatur atas dasar pertimbanganpertimbangan rasional. terpaut saling hubungan talc langsung. . Kelompok primer mi disebut juga kelompok ―face to face group‖. rukun tetangga. dan lain sebagainya. Oleh karena itu. kelompok nasional atau organisasi kemasyarakat non industri dapat digolongkan menjadi dua golongan. lebih dititik beratkan pada kesadaran. Inti perbedaan yang terjadi adalah : Kelompok tidak resmi (informal group) tidair berstatus resmi dan tidak didukung oleh Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rurnah Tangga 4ART) seperti yang Jazim berlaku pada kelompok resmi. di samping dituntut dedikasi. Pembagian kerja atau pembagian tugas pada kelcmipok menerima serta menjalankan tugas tidak secara paksa. tanggung jawab para anggota dan berlangsung atas dasar rasa simpati dan secara sukarela. (a) Kelompok primer Dalarn kelompok primer. perhimpunan serikat kerja/serikat buruh. maka tumbuh dan berkembang kelompok formal (formal group) atau lebih akrab dengan sebutan kelompok resmi. Berlatar belakang dan pengertian resmi dan tak resmi. yaitu kelompok primer (primary group) dan kelompok sekundet (secondary group). kelompok belajar. lebih erat. bertatap muka. dan kelompok tidak resmi (informal group).

— Masyarakat-masyarakat yang berada di tengah kedua ekstrem tadi diabaikannya (Soerjono Soekanto. Gerungan. ahli listrik dan ahli dinamo. yaitu yang sederhana dan yang kompleks. suatu tanda bahwa kapasitas masyarakat semakin tinggi. Sudah barang tentu masyarakat sebagai keseluruhan memerlukan derajat integrasi yang serasi. tukang las.A. tukang bubut. . Solidaritas didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompokkelompok masyarakat yang telah mengenal pengkhususan. makin berkurang pula ide-ide kolektif untuk diekspresikan dan dikerjakan bersama. sehingga konflik jarang texjãdi. juga menjadi ciri dan bagian/kelompok-kelompok masyarakat industri.Namun demikian. peranan-peranan serta hirarki tertentu. norma-norma tertentu sebagai pedoman tingkah laku para anggota beserta konvensi-konvensinya. (2) Masyarakat Industri Durkheim mempergunakan variasi pembagian kerja sebagai dasar untuk mengklasifikasikan masyarakat. kelompok tidak resmi juga mempunyai pembagian kerja. senasib sepenanggungan dan pandangan-pandangan yang sama. Jika pembagian kerja bertambah kompleks. sesuai dengan bertambahnya individualisme. perkumpulan-perkumpulan. Seringkali dalam tubuh kelompok resmi juga terbentuk kelompok tak resmi. ahli mesin. sesuai dengan taraf perkembangannya. Otonomi sejenis dapat diartikan dengan kepandaian/keahlian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri. atau organisasi-organisasi kemasyarakatan yang memiliki anggota kelompok tidak resmi. terutama di daratan Eropa. Tetapi hal mi tidak dirumuskan secara tegas dan tertulis seperti pada kelompok resmi (W. semakin banyak timbul kepribadian individu. Hal tersebut telah melahirkan bentuk pembagian kerja antara majikan dan buruh. mereka dapat bekerja secara mandiri. 1980 : 91). Sifat interaksinya berlangsung saling mengerti yang lebih mendalam. Contoh-contoh : tukang roti. Dengan demikian Semakin kompleks pembagian kerja. Abad ke-15 sebagai pangkal tolak dan berkembang pesatnya industrialisasi. Otonomi sejenis. Anggota-anggota terdiri atas beberapa individu atau beberapa keluarga saja. Semula pembagian kerja antara majikan dan buruh atau mereka yang magang bekerja berjalan serasi. sampai pada batas-batas tertentu. tukang sepatu. 1982-190). Contoh : Semua kelompok sosial. Dengan timbulnya spesialisasi fungsional. karena latar belakang pengalaman-pengalaman. Akan tetapi hanya akan sampai pada batas tertentu. Akan tetapi Ia lebih cenderung mempergunakan dua traf kiasifikasi.

telinga. kemauan.Laju pertumbuhan industri-industri membawa konsekuensi memisahkan pekerja dengan majikan lebih nyata. tangan. Perjuangan kaum buruh semakin meningkat. Hal mi berakibat membawa stagriasi mental para buruh. Makhluk mdividu berarti rnakhluk yang tidak dapat dibagi-bagi. Para ahli Psikologi modern menegaskan bahwa manusia itu merupakan suatu kesatuan jiwa raga yang kegiatannya sebagai keseluruhan. pekerjaan menjadi tambah rumit dan terlalu khusus. Minat dan perhatian mi sangat dipengaruhi oleh niat dan kebutuhan kita pada waktu itu. karena ia mempunyai rasa keindahan. 4. Akibat terjadi konflik-konflik yang tak dapat dihindari. Kegiatan manusia sehari-hari merupakan kegi atan keseluruhan jiwa raganya. kebanggaan memiliki ketrampilan dan spesialisasi semakin meningkat. atau bukan hanya aktivitas dan kemampuan-kemampuan jiwa satu persatu terlepas daripada yang lain. Tidak hanya dengan mata. rasa estetis dalam individunya. Suatu rasa keindahan. sebagai kesatuan. apabila kita mengarnati sesuatu. Awal perjuangan tersebut ditandai dengan keinginan untuk memperbaiki kondisi kerja dan upah. KELUARGA DAN MASYARAKAT a. melainkan juga seluruh minat. sehingga menimbulkan konflik. Sejalan dengan kompleksitas pembagian kerja. dan perhatin yang kita curahkan kepada objek yang kita amati itu. Contoh Manusia sebagai makhluk individu mengalami kegembiraan atau kecewa akan terpaut dengan jiwa raganya. Bukan hanya kegiatan alatalat tubuh saja. maka kita bukan hanya melihat sesuatu dengan alat mata kita saja. Dalam pengamatan suatu objek tersebut keseluruhan jiwa raga kita terlibat dalam proses pengamatan itu. Dengan dem. Suatu keindahan ia kagumi dan ia nikmatj melalui indera mata dan indera perasaan yang berbaut menjadi satu kesatuan.ikian. kauin pekerja membentuk serikat-serikat kerja/serikat buruh. Majikan Sebagai pemiik modal monopoli posisi-posisi tertentu. Ketidak-puasan kaum buruh terhadap kondisi keija dan upah semakin meluas. dan tidak hanya indera mata saje. Makna Individu Manusia adalah makhluk individu. terutama cli perusahaan-perusahaan besar. . lambat laun menjadi luntur. karena kaum industrialis mengganti tenaga manusia oleh mesin-mesin. Tegasrlya. HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU. Akumulasi ketidak puasan buruh menjadi bertambah. tidak dapat dipisah-pisahkan antara jiwa dan raganya. Dalam kegembiraannya manusia dapat mengagumi dan merasakan suatu keindahan. pembagian kerja semakin timpang dan tidak adil. rasa estetis dalam individunya. dan perasaan saja.

superego pribadi manusia sudah mulai terbentuk pada saat manusia berumur 5-6 tahun (W. Karakter yang khas itu terbentuk dalam lingkungan keluarga secara bertahap dan akan mengendap melalui sentuhan-sentuhan interaksi : etika.Pendapat lain bahwa manusia sebagai makhluk individu. estetika. 1980 28). peinalu. dan moral agama. pemantapan dalam pergaulan di lingkungan keluarga pada tahap pertama. Makna keluarga Keluarga adalah merupakan kelompok primer yang paling penting di dalam masyarakat. Untuk menjadi suatu individu yang ―mandini‖ harus rnelalui pnoses. Menurut Sigmund Freud. tetapi toh-tetap memiliki karakter ramah tamah. Keluarga merupakan sebuah group yang terbentuk dan perhubungan laki-laki dan wanita. Jadi keluarga dalam bentuk yang murni merupakan satu kesatuan sosial mi mempunyai sifat-sifat tertentu yang sama. tidak hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa raga. Failport merumuskan kepnibadian manusia sebagai xnakhluk individu adalah sebagai benikut : kepnibadian adalah organisasi dinamis danipada. 1980 : 29).isteri Hubungan mi mungkin berlangsung seumur hidup dan mungkin dalam waktu yang singkat saja. yaitu 1. melainkan juga dalam anti bahwa tiap-tiap orang itu merupakan pribadi (individu) yang khas menurut corak kepribadiannya. Sehuhungan dengan itu. Bersumber d. Gerungan. Kenyataan-kenyataan yang kita dapati dalam kehidupan sehari-hani setiap individu berkembang sejalan dengan ciriciri khasnya. yaitu sekelompok wanita kawin dengan sekelompok laki-laki. Bahkan masyarakat yang sederhana terdapat ―group married‖. Ada yang berbentuk monogomi. periang. Anak yang satu lagi bersifat tertutup.ri satu indung telur.A Gerungan. Di sini kita sebutkan 5 macam sifat yang terpenting. termasuk kecakapan-kecakapan serta kelemahan-kelemahannya.sistem-sistem psycho-physik dalam individu yang turut menentukan caracaranya yang unik (khas) dalam menyesuaikan dirinya dengan iingkungan (WA. b. dan mudah hergaul dengan teman-teman sebaya dalam lingkungannya. perhubungan mana sedikit banyak berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak-anak. Proses yang dilaluinya adalah pro. . Hubungan suami . di mana saja dalam satuan masyarakat manusia. sukar bergaul dengan teman-teman sebaya dan linkungannya. Sejak anak manusia dilahirkan ia membutuhkan proses pergaulan dengan orang-orang lain untuk memenuhi kebutuhan batiniah dan lahiriah yang membentuk dirinya. Dua individu inanusia yang berasal dan satu keturunan yang sama. walaupun dalam kehidupan lingkungan yang sama. ada pula yang poligami. Contohnya yang sangat tepat adalah anak kernbar.

Pada umumnya keluarga itu tempat bersamaJrumah bersama. 4. ada pula yang berbentuk exogami (yaitu kawin di luar golongan sendiri). di mana kekuasaan terletak pada wanita. Bentuk perkawinan di mana suami-isteri itu diadakan dan dipelihara. Linton Seorang ahli antropologi mengemu. Di Minangkabau wanita tidak mempunyai hak apa-apa. 3. seperti misalnya R. Mengenai arti masyarakat ini. Susunan nama-nama dan istilah-istilah termasuk cara menghitung keturunan. baiklah di sini kita kemukakan beberapa definisi mengenai masyarakat itu. sama. Selanjutnya perkawinan mi ada yang berbentuk indogami (yakni kawin di dalam golongan sendiri. mi disebut : Matrilineal. sehingga mereka itu clapat mengorganisasjk dirinya dan berfikir tentarLg dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu. di Minangkabau. Herskovjst : menulis bahwa masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan meng-ikuti satu cara hidup tertentu . Milik atau harta benda keluarga Di manapun keluarga itu pasti mempunyai milik untuk kelangsungan hidup para anggota-anggotanya. Analisa inilah yang memberikan arti yang jernih dan kokoh dari sesuatu pengertian. Sistem mi disebut Avonculat. Sedang pada masyarakat lainnya diserahkan pada orang-orang yang bersangkutan.. Dalam pemilihan jodoh dapat kita lihat. kakan.2. Makna Masyarakat Seperti halnya dengan definisi sosiologi yang banyak jumlahnya kita dapati pula definisi-definisi tentang masyarakat yang juga tidak sedikit. bahkan hartanya pun tidak diurusi oleh wanita itu. Di dalam beberapa masyarakat keturunan dihitung melalui garis laki-laki misalnya : Di batak. Ada yang melalui garis wanita. mi disebut patrilineal. M.J.. bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja. 5. Definisi adalah sekedar alat ringkat untuk memberikan batasan-batasan mengenai sesuatu persoalan atau pengertian ditinjau daripada analisa. bahwa calon suami-isteri itu dipilihkan oleh orang-orang tua mereka. melainkan diurus oleh adik atau saudara perempuannya. c.

anusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan. Kalau kita mengikuti definisi Linton. Gillin dan J. misalnya territorial. bukan pengumpulan binatang.P.J. Adanya aturan-aturan atau Undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama. dengan atau karena sendirinya. yang meliputi penge] ompokan-pengelompokan manusi a yang lebih kecil. yang mempurlyai perhubungan yang erat dan teratru. bangsa dan sebagainya. dan harus banyak. masyarakat itu timbul dan setiap kumpulan vidu. masyarakat Minang. masyarakat Jawa. masyarakat tani dan sebagainya. sikap dan perasaan persatuan yang sama. . Mengingat defi nisi-definisi masyarakat tersebut di atas. tradisi. Dalam arti sempit masyarakat dimaksud sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspekaspek tertentu. Kelompok manusia yang dimaksud di atas yang belum terorganisasikan mengalami proses yang fundamental. S. yaitu : Adaptasi dan organisasi dart tingkah laku para anggota. yang telah cukup lama hidup dan bekeja dalam waktu lama.L. Dalam arti yang luas masyarakat dimaksud keseluruhan hubunganhubuiigan dalam hidup bersama tidak dibatasi oleh lingkungan. Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama dalam suatu daerah tertentu. Proses mi biasanya bekerja tanpa disadari dan diikuti oleh semua anggota kelompok dalam suasana trial and error. masyarakat Sunda. mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar. bertaijan secara golongan dan mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lain. Hasan Shadily mendefinisikan masyarakat adalah golongan besar atau kecil dan beherapa manusia. golongan dan sebagainya. bangsa. Timbul perasaan berkelompok secara lambat laun atau lesprit de corps. bahwa masyarakat harus mernpunyai syarat-syarat sebagai berikut: Harus ada pengumpulan manusia. dipakailah kata masyarakat itu dalam arti yang sempit. Steinmetz : seorang sosiologi bangsa Belanda. Masyarakat itu meliputi pengelompokan-pengelom pokan yang lebih kecil. Dan uraian tersebut di atas dapat kita lihat bahwa masyarakat dapat mempunyai arti yang luas dan dalam arti yang sempit.R. Atau dengan kata lain : kebulatan dan semua perhubungan daiam hidup bermasyarakat. Gilliri : mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok m. maka dapat ambil kesimpulan. Umpamanya : ada masyarakat mahasiswa.

untuk itu ia mengambil makanan sebagai hasil dan alam sekitarnya dengan menggunakan akal. dorongan mi merupakan cambuk untuk kerjasama. dan sebagainya manusia menciptakan rumah. Hal mi disebabkan manusia sejak lahir mempunyai 2 hasrat/keinginan. Menurut Eliwood. . Fakta mi menunjukkan manusia mempunyai sosial akan pembawaan kemasyarakatan (sejumlah sifat-sifat dapat berkembang dalam pergaulan dengan sesamanya) seperti hasrat bergaul dan sebagainya. Mis&flYa harga din. Kesem uanya itu ditimbulkan kelompok-kelompok sosial (Sosial groups) dalam kehidupan manusia. Di dalam memberikan rekasi tersebut ada kecenderungan untuk menserasikan dengan tindakan orang lain. faktor-faktor yang menyebabkan manusia hidup bersama. yang penting ialah reaksi sebagai akibat dan hubungan tadi. Kerapkali rasa harg din menjelma menjadi nafsu untuk berkuasa. penyelenggaraan untuk mencani makanan itu lebih mudah dilakukan dengan bekerjasama. Manusia sebagai makhluk sosial manapun tersusun dalam kelompok-kelompok. pakaian dan lain-lainnya. Dorongan untuk melangsungkan jenis. terutama pada keadaan pnimitif . milieu sosial. misalnya seorang anggota Parpol akan bangga kalau Parpolnya dapat menunjukkan prestasi yang baik. Misalnya seorang yang menyanyi ia memerlukan reaksi berupa pujian atau celaan guna mendorong tindakan seianjutnya. manusia di laut mencari ikan sebagai nelayan. agar tetap sehat . di hutan manusia terbaru. Untuk mencari makanannya. karena manusia tak mungkin hidup sendiri. Kecenderungan sosial merupakan keanehan. Untuk dapat menyesuaikan din dengan kedua lingkungan tersebut manusia menggunakan pikiran untuk dapat menghadapi udara dingin. adalah Dorongan untuk mencari makan .Di dalam hubungan antar manusia dengan manusia lain. rasa harga din berhubungan juga dengan suatu kelompok sosial tertentu. alam yang kejam. — Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana sekelilingnya. Dorongan untuk mempertahankan din . Orang yang gila hormat rnisalnya sebetu]nya bertindk karena dorongan penghargaan orang lain. Reaksi mi yang menyebabkan hubungan manusia bertambah luas. yakni — Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain disekelilingnya (yaitu masyarakat). Manusia juga harus makan. Rasa harga din tampak sebagai jiginan untuk berharga tetapi juga kelihatan berharga. yaitu perasaan yang lain.

Sesungguhnya telah kita bedakan dua pengertian individu tersebut sebagai dua pengertian yang contras. antara lain Setiap anggotanya harus sadar bahwa ia merupakan bagian lain kelompoknya. Ada suatu faktor yang dm1liki bersama. Auguste Comte tersendiri di dalam ilmu pengetahuan sosiologi berpendapat bahwa : Kehendak berkumpul itu memang terkandung di dalam sifat manusia. RANG KUMAN Pertumbuhan adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa. yaitu masyarakat. yaitu makhluk yang bertindak seirama dengan kehendak umum. Sedang individu sehagai rnakhluk sosial berarti individu yang sedang mengadakari hubungan dengan alam sekitarnya. Ada hubungan timbal balik antara anggota-anggotanya. ideologi yang sama dan sebagainya. individu. Individuindividu yang hilang ingatan. Atau dengP‘ kata lain : individu yang sedang dalam keadaan mernutuskan hubungannya dengan alarn sekitarnya. individu-individu yang fikirannya rusak. . Atau dengan singkat manusia itu adalah zoon politicon. maka tak ada jalan lain untuk mengatakan. namun kodratnya manusia itu adalah ―makhluk sosial‖ bukan makhluk individual. Kenyataan mi sesuai dengan rurnus Aristoteles : man is by nature a political animal. tujuan yang sama. yang artinya : manusia pada kodratnya adalah makhluk yang berkumpul-kumpul.khususnya masyarakat. Dapatlah kita membedal(an pengertian antara individu sebagai perseorangafl dan individu sebagai makhluk sosial. khususnya masyarakat. dan apabila kelornpok-kelompok itu berjalan constant. melainkan hanyalah kepada . Nyatalah bahwa manusia pada kodratnya adalah makhluk sosial. Sehingga terbentuklah suatu kelompok yang besar . Bila rumusan tersebut kita terima dengan sungguh-sungguh sesuai dengan kenyataannya. kepentir3gafl yang sama. Di sini kita dapati manusia dengan sadar rnenghubungkan sikap tingkah laku dan perbuatannya dengan individuindividu lainnya. sepenti nasib yang sama.indiVidU type pertapa tidak dapat menjadi anggota masy1rakat yang permanen. Jadi masyarakat itu dibextuk oleh individu-individu yang beradab dalam keadaan sadar. Membentuk satu kesatuan dapat disebut individu sebagai anggota maYarakat. Individu perseorangan berarti individu berbeda dalam keadaan tidak berhubungan dengan individu lainnya.ereka yang benar-benar saling mengikatkan dininya engan individu-individu lainnya.Suatu himpunan manusia supaya merupakan kelompok sosial harus memenub syarat-syarat. maka itulah yang disebut masyarakat. bahwa manusia sebagai makhluk sosial adalah sudah pada kodratnya.

Berfungsi sebagai alat reproduksi kepribadian. Sebagai lembaga perkumpulan ekonG.Pertumbuhan itu antara lain dapat ditinjau dan tiga aliran yaitu Asosiasi Psikologi Gestalt Sosiologi. dan Sebagal pusat-pusat pengasuhan dan pendidikan anakanak sebagai generasi penerus. yang terbagi menjadi masyarakat non industri dan masyarakat industri. Pertumbuhan ini dividu dan saat lahir sampai dewasa melalui rnasarnasa: Vital Estetik Intelektual Remaja Usia mahasiswa. sebab keluarga menempati posisi kunci.ni. Furigsi-fungsi keluarga Sebagai tempat atau wahana pembentukan kepribadian anak-anak dan anak keturunan keluarga tersebut. Pembagian kerja pada kelompok-kelompOk masyarakat sedërhana lebih dititikberatkan pada keterbatasan dan kemampuan fisik (antara orang wanita dan pria). Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dapat dilihat dan tiga pendirian. yaitu Nativistik Empiristik dan environmentalistik Konvergensi dan interaksionirme Tahap pertumbuhan berdasar psikologi. Sebaliknya pekeniaan-pekerjaan yang lebih ringan dikerjakan oleh orangorang wanita. . pembagian kerja menjadi lebih kompleks.kepribadian. lebih rumit dan lebih khusus. Sebagai eksponen dan perantara (transmisi) kebudayaan masyarakat. Dalam lingkungan kelompok masyarakat maju. Oleh karena itu pekerjaan-pekriaan yang memerlukan kekuatan phisik dilakukan oleh orang laki-laki.

Keluarga dan Masyarakat: Individu diartikan kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. Ki Hajar Dewantara berpendapat bahwa keluarga itu adalah kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki. Prof. eksensial enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh golongan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya. Mengenai pengertian keluarga ada beberapa pendapat antara lain Sigmund Freud berpendapat bahwa keluarga adalah perwujudan dan adanya perkawinan antara pria dan wanita. . sedangkan individu dalam konteks lingkungan sosial yang lebih besar. dan pekerja kelas tinggi. sehingga keluarga itu merupakan perwuj udan dorongan dorongan seksual. lahirlah kelompok masyarakat pemijk modal (disebut majikan) dan keloinpok pekerja. Berpangkal tolak dan penggolongan kelas-kelas pekerja. Individu mempunyai makna langsung apabila konteks situasional adalah keluarga atau lembaga sosial. posisi dan peranannya semakin abstrak. Mayor Polak berpendapat bahwa masyarakat adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri. Djojodiguno berpendapat bahwa rnasyarakat adalah suatu kebulatan dan segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia. M. dapat dibedakan : pekerja kasar. seperti masyarakat atau nasion. Individu.M. JBAF. Hasan Sadily berpendapat bahwa masyarakat adaIah suatu keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup bersama. pekerja kehs menengah. dan kolektiva-kolektiva serta kelompok-kelompok dan sub-sub kelompok. Mengenai pengertian rnasyarakat antara lain menurut: Drs.Sejalan dengan berkembangnya industri.

bahkan seakanakan tidak diberi kesempatan untuk menyesuaikan dengan situasi (obyektif) perubahan tadi. Problema mi disebabkan karena sebagai aid. Norma-norma yang mengatur hubungan pribadi. penyesuaian dirinya dengan situasi yang baru timbuflah harapan setiap pemuda akan mempunyai masa depan yang (kalau bisa) lebih balk daripada orang tuanya. merupakan norma-norma masyarakatnya sehingga dapat dipergunakan dalam hidupnya dalam zaman perubahan masyarakat seringkali orang tua sendiri tidak dapat memahami apa yang terjadi di sekitarnya. Di negara-negara berkembang anak-anak yang hingga beberapa waktu yang lalu memperoleh pendidikan tradisional yaitu pendidikan berupa penerusan kebiasaan dan nilai-nhlai budaya dan orang tuanya. dan norma kesusilaan yang bertujuan agar manusia berhati nurani yang bersih.BAB IV PEMUDA DAN SOSIALISASI INTERNALISASI BELAJAR DAN SPESIALISASI Internalisasi adalah proses norma-norma kemasyarakatan yang tidak berhenti sampai institusionalisasi saja. Masalah-masalah Kepemuduan Masalah pemuda merupakan masalah yang abadi dan selalu dialami oleh 8etiap generasi dalam hubungannya dengan generan yang lebih tua.bat dan proses pendewasaan seseorang. Proses perubahan terjadi secara lambat dan teratur (evolusi) atau dengan besar-besaran sehingga orang sukar mengendalikan perubahan yang terjadi. dewasa mi mengalami suatu situasi di mana mereka sebanyak mungkin harus menemukan jalannya untuk dirinya sendiri. akan tetapi mungkin norma-norma tersebut sudah mendarah daging dalam jiwa anggota-anggota masyarakat. mencakup kaidah kesopanan dan kaidah hukum serta mempunyai tujuan agar manusia bertingkah laku yang baik dalam pergaulan hidup dan bertujuan untuk mencapai kedamaian hidup. Norma-norma mi kadang-kadang dibedakan antara norma. Dalam masyarakat tradisional maka orang tua dan para sesepuh sebagai peer group memberikan bimbingan pengarahan kepada anak-anaknya. Banyak masalah tidak terpecahkan oleh mereka karena kejadian yang menimpa mereka belum pernah dialami oleh siapa pun dalam lingkungannya dan . a. Sebagian besar pemuda mengalami/menikmati suatu pendidikan yang lebih tinggi dan orang tuanya hal mana merupakan inti berkurangnya pengertian antara orang tua dengan anak.norma: Norma-norma yang mengatur pribadi yang mencakup norma kepercayaan yang bertujuan agar manusia beriman.

diawasi oleh sosial kontrol masyarakat. sehingga terbentuklah personifikasi. Kepemudaan merupakan suatu fase dalam pertuinbuhan biologis seseorang yang bersifat seketika. Hal mi sesuai dengan pengertan pemuda/generasi muda sebagaimana yang dimaksudkan dengan pembinaan generasi muda dan dilaksanakan dalam Repelita IV.litis dan fisik seorang pemuda sudah dewasa akan tetapi secara ekonomis. para ahli paedagogi sosial berpendapat bahwa masalab antar generasi kurang dan hampir tidak ter dapat di masyarakat yang tertutup tradisional. dan sekali waktu akan hilang dengan sendirinya sejalan dengan hukum blobgis itu sendiri: manusia tidak dapat nielawan proses ketuaan. Yang dipermasalahkan adalah nilai-nilai masyarakat. Seringkali diketemukan pemudapemuda telah menikah. Hakikat Kepemudaan Kiranya disadani bahwa ada berbagai tafsiran yang bisa diberikan terhadap pemuda/generasi muda. Masalah antar generasi merupakan masalah suatu masyarakat yang dikenal sejak dahulu kala. Bagaimana serasi atau kurang Serasi hubungan mi akan tampak dalam saat-saat knitis. mempunyai keluarga menikmati hak poiitiknya sebagai warga negara tetapi dalam segi ekonominya masih tergantung dan orang tua yang tinggal agak jauh dan tempat belajan/studinya.30 tahun. Pada uniumnya dapatlah dikatakan bahwa masalah antar generasi mencerminkan bagaimana kebudayaan masyarakat itu sendini. psikologis masih kurang dewasa. . p0. Pendekatan kiasik tentang pemuda melihat bahwa masa muda merupakan masa perkembangan yang enak dan menarik. Dewasa ini umum diketemukan bahwa secara biologi. pembinaan dan proses pendewasaan terjadi secara kontinyu.karena itu anak-anak juga dapat menikmati bimbingan yang akan memudahkan masa depan mereka seperti sedia kala. Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa masalah antar generasi merupakan suatu masalah modern. Suatu masyarakat akan mengalami stabilitas sosial apabila ―proses reproduksi generasi‖ berjalan dengan baik. identitas-identitas dan solidanitas sebagaimana diharapkan oleh generasi sebelumnya. Adapun inti pokok adalah bahwa dalam masyarakat dengan sistem tertutup/tradisional. Sehubungan dengan mi. Dengan demikian. b. Untuk itu kiranya penlu diperjelas bahwa pengertian pemuda di sini adalah mereka yang berumur di antara 15 . Maka keanehan-keanehan yang menjadi ciri khas masa muda akan hilang sejalan dengan berubahnya usia. bagaimana masalah itu dipecahkan juga mencerminkan kebudayaan masyarakat itu.

arti setiap masa perkembangan hanya dapat dimengerti dan dinilai dan masa itu sendiri. dan masa orang tua yang diidentikkan dengan stabiitas hidup dan kemapanan. baik yang terbuka maupun yang terselubung. Dalam huhungan mi kemungkinan timbul konflik dalam berbagai bentuk protes. hidupan yang bersifat kontinum. yang tak sewajarnya. maka hal itu akan terjelma dalam bentuk adanya jurang pemisah antara generasi muda dan generasi tua. Dinamika pemuda tidak lebih dan usaha untuk menye. atau lebih tepat aspirasi orang tua atau generasi tua. Di sinilah pemuda bergejolak untuk mencari identitas mereka. Karena ―mahkota hidup‖ adalah masa tua yang disamakan dengan hidup bermasyarakat.. Oleh sebab itu. Dan jika itu ditantang oleh kaidah-kaidah sosial yang sudah melembaga. maka tingkah laku anak dan pemuda tidak lebih dan riakriak kecil yang tidak berarti dalam gelombang penjalanan hidup manusia. Pendekatan kiasik melihat potensi dan rornantisme pe. terpecah-pecah. Dalam hal mi hakikat kepemudaan dicari atau ditinjau dan dua asumsi pokok:‘Pertama. Pemuda dibedakan dan anak dan orang tua dan masing-masing fragmen itu mewakili nilai sendiri. suaikan din dengan pola-pola kelakuan yang sudah tersedia.muda sebagi sesuatu yang berdini sendini. Selanjutnya muncul persoalan-persoalan frustasi dan kecemasan pemuda karena keinginan-keinginan mereka tidak sejalan dengan kenyataan (keinginan) generasi tua.. Masa kanakkanak hanya dapat diresapi karena keanakannya. karena potensi itu dilihat bukan menupakan sebagian dan aktivitas dalam wawasan kehidupan. Tidak mengherankan kalau romantisme akan tumbuh subur dalam pendekatan mi. dan setiap fragmen mempunyai artinya sendiri-sendiri. Seyogyanyalah penilaian bertolak dan suatu asumsi ke.Menurut pendekatan yang kiasik mi. Demikian pula usaha-usaha untuk menyalurkan potensi pemuda kerapkali bersifat fragmentaris. Penghayatan mengenai proses perkembangan manusia bukan sebagai suatu kontinum yang sambung-menyambung tetapi fragmentaris. balk pemuda sehagai perorangan maupun pemuda sebagai anggota kelompok dan anggota dan suatu masyarakat. yang dengan sendininya mempunyai potensi serta rornantisme dalarn suatu kesatuan untuk inengisi hidupnya. dan setiap bentuk kelakuan yang menyimpang akan dicap sebagai sesuatu yang anomalis. . pemuda dianggap sebagai suatu kebompok yang mempunyai aspirasi sendiri yang bertentangan dengan aspirasi masyarakat. tetapi tidak lebih sebagai penyaluran tenaga yang berlebihan dan pemuda itu. masa pemuda karena sifat-sifatnya yang khas pemuda. yang melihat pemuda dan kepemudaan sebagai suatu tonggak dan ―wawasan kehidupan‖.

Pemuda dianggap sebagai obyek dan penterapan pola-pola kehidupan dan bukan sebagai subyek yang mempunyai nilai sendini. sosial dan budaya. Artinya. Pemuda sebagai suatu subyek dalarn hidup. Dinarnika pemuda tidak dilihat sebagai sebagian dan dinamika kehidupan atau lebih tepat sebagian dan dinamika wawasan kehidupan. yang menafsirkan kelakuan pemuda dan hidup kepemudaan sebagai sesuatu yang abnormal. Tingkah laku manusia merupakan interaksi antara manusia dengan lingkungannya itu. Penafsiran mengenai identifikasi pemuda seperti mi disebut sebagai sauatu pendekatan ekosferis. akan menggugurkan pandangan kiasik. Hal mi disebabkan oleh suatu anggapan bahwa pemuda tidak mempunyai andil yang berarti dalam ikut mendukung proses kehidupan bersama dalaxn masyarakat. dan kedua. Arah gerak itu sendiri mungkin ke arah perbaikan mungkin pula ke arah kehancuran. termasuk nilai-nilai kehidupan. Yang dimaksud dengan ―lingkungan‖ dalam konsep mi melingkupi seluruh aspek dan totalitas lingkungan yang dapat diidentifisir dalam unsur-unsur lingkungan fisik. Tafsiran-tafsiran klasik didasarkan pada anggapan bahwa kehidupan mempunyai pola yang banyak sedikitnya sudah tertentu dan ditentukan oleh mutu pemikiran yang diwakili oleh generasi tua yang bersembunyi di balik tradisi. unsur tujuan yang menjadi pengarah dinamika dalam iingkungan itu.Asumsi pokok yang kedua yang merupakan tambahan dan asumsi wawasan kehidupan ialah posisi pemuda dalam arah kehidupan itu sendiri. tentulah mempunyai nilai sendini dalam mendukung dan menggerakkan hi dup bersama itu.‘ Ciri utama dan pendekatan mi melingkupi dua unsur pokok yaitu unsur lingkungan atau ekologi sebagai keseluruhan. kinanya tidak akan memberi jawaban terhadap ―kebinalan‖ pemuda dewasa mi. Hal itu tergantung . Hubungan antara manusia sebagai suhyek dengan lingkungannya adalah hubungan timbal balik yang aktif. Yang hidup di kota metropolitan hingarbingar akan berbeda dengan yang hidup di dusun-dusun yang penuh kedamaian. mengubah atau merusak manusia sebagai akibat pengrusakan manusia atas lingkungannya. Manusia yang hidup dalam lingkungan pesisir pantai akan bertingkah laku yang berbeda dengan yang hidup di pegunungan. suatu interaksi yang bergerak. Keseimbangan antara manusia dengan lingkungannya adalah suatu keseimbangan yang dmamis. tetapi lingkungan juga akan ikut menentukan. Dua asumsi yang mendasari pandangan di atas. bukan saja manusia itu mengubah. memperbaiki atau merusak lingkungannya. Hal mi hanya bisa terjadi apabila tingkah laku pemuda itu sendiri ditinjau sebagai interaksi terhadap lingkungannya dalam arti luas. Balk gagasan mengenai ―wawasan kehidupan‖ maupun konsep mengenai tata kehidupan yang dinamis.

hanya terletak pada derajat dan ruang lingkup tanggung jawabnya. Di pihak lain. generasi muda yang penuh dinarnika hidup. dan karena itu menghakimi para pemuda yang cenderung menyelewenang dan ukuran dan nilai tersebut. Sebagai konsekuensinya. berkewajiban mengisi akumulator generasi tua yang makin melemah. orang dewasa (generasi tua) dan anak-anak. generasi tua tidak dapat menuntut bahwa merekalah satu-satunya penyelamat masyarakat dan dunia. Pertama. termasuk generasi tua perlu mencari dan menginternalisasikan atau menghayati ukuran-ukuran standar yang ternyata bersifat dinamis. Pendekatan ekosferis mengenai tingkah laku manusia memperkuat dugaan di . Di sinilah terletak makna kedua dan pendekatan ekosferis bahwa balk apa yang menggolongkan din generasi tua maupun generasi muda dan anak-anak. Perbedaan antara kelompok-kelompok yang ada. maka tidak ada generasi yang menganggap dirinya pelindung generasi sekarang atau yang akan datang. Semuanya bertanggung jawab atas keselamatan kesejahteraan. serta jawaban yang kreatif terhadap potensi lingkungannya. dan melihat generasi muda sebagai perusak tatanan sosial yang sudah mapan. maka semua kelompok. kelangsungan generasi sekarang dan yang akan datang. antara generasi tua dan pemuda misalnya. Generasi tua sebagai ―angkatan yang berlalu‖ (passing generation). kiranya tidak dapat ditenima. kepemudaan dan kehidupan orang dewasa dan anakanak merupakan suatu totalitas. Bertolak dan suatu kenyataan bahwa dalam masyarakat modern di mana perubahan sosial terjadi begitu cepat. secara fundamental. Dalam hubungan mi. dalam arti adanya perbedaan yang fundamental antara generasi tua dan generasi muda. mempersiapkan generasi muda untuk memikul tanggung jawabnya yang makin kompleks. berkewajiban untuk membimbing generasi muda sebagai generasi penerus. Dua hal yang menonjol dan pendekatan ekosferis mi. dalam menghayati makna hidup dan kehidupan mi semata-mata disebabkan oleh tingkat kedewasaannya. Dengan demikian maka dalam pendekatan mi tidak ditemukan adanya ―jurang generasi‖. Dengan demikian tidak ada pertentangan antara pemuda. Dengan demikian maka adanya penilaian yang baku (fixed standard) yang melihat generasi tua sebagai ahli wanis dan segala ukuran dan nilai dalam masyarakat. generasi muda tidak bisa melepaskan din dan kewajiban untuk memelihara dunia — yang hanya satu mi — bersama-sàma dengan generasi tua. Sebalilcnya. balk potensi manusiawi maupun potensi fisik yang ekonomis. di sam. semuanya berada dalam status yang sama ialah menghadapi atau berada dalam satu kesatuan wawasan kehidupan. Kalaupun perbedaan dalam kematangan berfikir.ping memetik buah-buah pengalamannya yang telah terkumpul oleh pengalaman.pada tingkat pengelolaan manusia terhadap lingkungannya.

2. Secara lebih spesifik. Misalnya ―pemuda harapan bangsa‖. kesemuanya akibat adanya jurang antara keinginan dan harapan dengan kenyataan yang mereka hadapi. Hal mi juga berarti bahwa keresahan pemuda adalah juga suatu refleksi dan keresahan masyarakat secara keseluruhan. Kerapkali unsur-unsur manusiawi dengan lingkungan sosial ekonomis ataupun fisik. hal mi sering lebih merupakan pengertian ideologis dan kaltural danipada pengertian irniah. kecanduan narkotika. Tetapi di lain pihak pemuda rnenghadapi persoalanpersoalan seperti kenakalan remaja. Lingkungan hidup manusia dalam arti yang luas. ―pemuda pemilik masa depan‖ dan lain Sebagainya yang kesemuanya merupakan beban moral bagi pemuda. Segala jenis ―kelainan‖ yang hingga kini seolah-olah telah menjadi hak paten pemuda. Di atas telah dikemukakan bahwa pemuda sening disebut ―generasi muda‖. Dalam pola Dasar Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda bahwa yang dimaksud pemuda adalah: . seperti yang telah dijelaskan. akan lebih dapat dimengerti sebagai suatu keresahan dan masyanakat sendiri sebagai keseluruhan. ketidakpatuhan kepada orang tua/guru. tidak berjalan seirama. merupakan suatu totalitas yang dinamis. merupakan istilah demografis dan sosiologis dalam konteks tertentu. gejolak hidup pemuda dewasa mi. Secara ideal irama mi hendaknya hanmonis. PEMUDA DAN IDENTITAS Telah kita ketahui bahwa ―pemuda atau generasi muda‖ merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah ―nilai‖. keterbatasan lapangan kerja dan masalah lainnya. narnun kerapkali dalarn kenyataannya hal mi sukar dicapai karena keterbatasan-keterbatasan dalam lingkungan itu sendiri.atas. frustasi. bahwa bukan saja pemuda. masa depan suram. Hal mi berarti. juga generasi tua hanuslah sensitif terhadap dinamika lingkungan dengan ukuranukuran standar yang baru. Dengan pendapat di atas jelas kiranya bahwa pendekatan ekosferis mengenai pemuda. menempatkan masalah pemuda pada horizon yang lebih luas. adalah respons terhadap lingkungan yang kini berubah dengan cepat.

di luar lingkungan sekolah ataupun perguruan tinggi. Dilihat dan segi psikologis dan budaya. Di muka pengadilan manusia berumur 18 tahun sudah dianggap dewasa.Dilihat dan segi biologis.Pemuda. dalam hal mi berumur antara 18 sampai 30 tahun. ada yang mengambil 18 tahun dan ada yang mengambil 21 tahun sebagai permulaan dewasa. terdapat istilah : Bayi Anak : 0 – 1 tahun : 1 – 12 tahun Remaja : 12 – 15 tahun Pemuda : 15 – 30 tahun Dewasa : 30 tahun keatas.18 tahun. masih dibangku sekolah Mahasiswa. maka pematangan pribadi ditentukan pada usia 21 tahun. diperoleh 3 kategori. .enaga muda dan tenaga tua. Yang dimaksud dengan sumber-sumber daya manusia muda adalah dan 0 18 tahun. lembaga dan ruang lingkup tempat.25 tahun. Untuk tugas-tugas negara 18 tahun sening diambil sebagai batas dewasa tetapi dalam menuntut hak seperti hak pilih. Dilihat dan segi budaya atau fungsional dikenal istilah: Anak : 12 – 15 tahun Remaja : 13 – 18 tahun – 21 tahun Dewasa : 18 – 21 tahun ke atas. usia antara 25 – 30 tahun. usia antara 18. dan kadang-kadang sampai umur 40 tahun. ada istilah t. Dilihat dan ideologis-politis. usia antara 6 . maka generasi muda adalah calon pengganti generasi terdahulu.Siswa. digunakan istilah sumber-sumber daya manusia muda (young human resources) sebagal salah satu dan 3 sumber-sumber pembangunan yaitu: Sumbersumber alam (natural resources) Sumber-sumber dana (financial resources) Sumber-sumber daya manusia (human resources). masih ada di Universitas atau perguruan tinggi. Tenaga muda adalah calon-calon yang dapat ditenima sebagai tenaga kerja yang diambil antara 18—22 tahun. Diihat dan angkatan kerja. Dilihat dan perencanaan modern. Dilihat dan umur.

Dalarn setiap masyanakat. Tetapi tidak benar kalau ada anggapan seolah-olah hanya mahasiswa (generasi muda) yang benjuang. telah menjawab suatu tantangan yang tengah mengancam mar tabat manusia dan kemanusiaan di tnah air mi (Abdul Gafur 1982 172). Moratorium merupakan masa persiapan yang diadakan masyarakat untuk memungkinkan pemuda-pemuda yang bersangkutan dalam jangka waktu tertentu mengalami perubahan. 1982 11). golongan pemuda mempunyai tempat tersendini. Ta lahir melalui proses perjuangan. kaurn ekstrimis PM yang dimanifestasikan dalam bentuk teror G 30 S-nya. Lahirnya Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) di tengah-tengah kemelut masyarakat yang sedang dilanda kekalutan sebagai akibat goncangan-goncangan sosial dan tragedi nasional yang diintroduksikan oleh PM dengan G 30 S-nya. dan dua hulan kemudian lahirlah Surat Perintah 11 Maret (Superseman) yang amat bersejarah itu. Orde Baru. khususnya pana mahasiswa dalam mengisi kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Demonstrasi dan aksi-aksi KAMI. Bachtiar. Hanya dengan melalui perjuangan identitas dalam upaya meningkatkan kualitas generasi muda. Kaum muda dalam setiap masyarakat dianggap sedang mengalami apa yang dinamakan ―moratorium‖. tetapi tetap ditongkrongi oleh tiga perwira tinggi ABRI: Amir Machmud. memang benar. tidak akan berhasil dalam waktu yang begitu singkat mematangkan situasi dan mempercepat tangan Bung Karno untuk menandatangani Supersemar dengan hati yang enggan. Yusuf (Abdul Gafur : 1982 173 — 1974). Lahirnya KAMI di tengah-tengah kemelut masyarakat sebagai akibat tragedi nasional itu. Generasi muda tidak tinggal diam melihat bangsanya mengalami depresi mental sebagai akibat teror kaum revisionis. dapat diperjelas ide serta pikiran mereka. Tritura dan Supersemar tidak lain dan suatu kemenangan pertama. Generasi mudaJmahasiswatanpa bantuan ABRI dan dukungan seluruh rakyat. mendorong mempercepat berhasilnya Tnitura. Basuki Rachmad (almarhum) dan M. dengan sekalian kesalahan yang mereka buat dalam mengalarni perubahan itu (Hansja W. merupakan identitas dan pola pikiran dan sumbangsih generasi muda. Supersemar itu sendiri lahir bukanlah karena kemurahan hati atau hadiah dan rezim Orde Lama kepada pimpinan Orde Baru. . sehingga ide dan pikiran itu menjadi suatu konsep yang berguna. Bahwa dalam perjuangan itu andil dan peran generasi muda/mahasiswa sebagai ―pressure group‖ yang meyakinkan sebagai suatu fakta sejarah.

Marilah kita merenung sejenak. Hal-hal itu semua jelas menjadi tant. Angkatan muda harus turut dalani ants utania (mainstream) pembangunan. generasi muda diharapkan dalam turut aktif mengisi kemerdekaan dan sebagai pelaku peinbangunan bana. fakta-fakta menunjukkan di sana-sini rnasih terdapat kelemahan dan kekurangan. cinta bangsa. cinta tanah air serta cinta kesatuan dan persatuan dalam kebersaniaan menyonong han esok yang lebih cerah. Bukan berdiri dan berada pada bingkai luar pembangunan. Bukankah generasi muda penerus bangsa yang paling berkepentingan untuk meraih sukses masa depan? Justru harus disadari penuh oleh generasi muda. Namun. tekad nasional.angan generasi muda dan menjadi tantangan seluruh rakyat Indonesia. seperti keterbelakangan jasmali i dan . Dapat bertindak dan berpikir rasional. Pembangunan. haruskah mandeg sampai di situ saja? Secara ideal realita. bahwa generasi muda harus sungguh-sungguh mempersiapkan din. Pembangunan dan pembaruan adalah tekad seluruh bangsa. dapat tampil dengan kesiapan yang mantap. yakni : 1) Sosial Pcihologi Proses pertumbuhan dan perkembangan keprihadian sera penyesuaian din secara jasmaniah dan rohaniah selak dan masa kanak-kanak sarnpai usia dewasa dapat (hpengaruh oleh beberapa faktor. dami kesejahteraan seluruh rakyat indonesia. demokratis dan pragmatis. Tetapi. dan harus direalisasi agar menjadi kenyataan. generasi muda harus terus turut berperan aktif dalam derap langkah pembangurian. sebagal eksponen generasi muda penerus bangsa. Pelaksanaan pembangunan dan pembaruan harus merupakan suatu proses aktivitas dan kreativitas yang berkesinamhungar terus-mene n1s Memang tidak dapat dipungkiti. agar kita tidak bersikap seperti orang mabuk kemenangan. eksistensi generasi muda penerus bangsa dan masa depan adalah sebagai satu kesatuan. Akademi dan Perguruan Tinggi sebagai lembaga pendidikan formal. Menurut pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda bahwa penmasalahan generasi muda dapat dilihat dan beberapa aspek sosial. Anda semua harus menjadi perencana dan pelaku pembangunan mi. tentu kita semua belum puas dengan kondisi seperti itu Bahkan kadang-kadang rnerasa kecewa. Dengan demikian kiranya sudah jelas. Hadapilah kenyataan-kenyataan yang ada dengan tabah dan sikap dewasa. bahwa generasi muda tidak boleh berpangku tangan. di samping pendidikan informal tempat menempa din bagi generasi muda. Sekolahsekolah. untuk introspeksi dan retrospeksi. Dengan begitu. Selalu taqwa terhadap Tuhan Yang Mahaesa. menjadi penonton derap langkah dan deru deramnya motor pembangunan.

pengaruh negatif dan lingkungari pergaulan sehari-hani oleh ternan sebayanya. Akan timbul rasa tidak aman.merit al. kegotongroyongan sebagai salah satu ciri kehidupan masyarakat Indonesia. barangkali dapat dicari dan pengaruh-pengaruh daya pamer budaya asing yang lebih bersifat pemuasan kenikmatan duniawi semata-mata seperti kiub malam. Meremehkan ajaran-ajaran agama dan memudarkan kesadaran berbangsa dan berpribadian nasional. Keadaan seperti itu bila berlangsung terus akan mempengaruhi perkembangan generasi muda. maka corak dan warna masa depan negara dan bangsa akan menjadi lain danpada yang dicita-citakan. mengelornpokkan din dalam gang-gang dengan sikap dan cara berpikir yang lepas dan norma-norma dan system nilai yang berlaku. kecanduan pada narkotika dan lain-lain yang kesemuanya itu merupakan gejalagejala yang perlu rnemperoleh perhatian dan semua pihak. pola-pola konsumsi mewah. keterasingan di kalangan mereka. Sebabnya. penolakan. 2) Sosial budaya Kaum muda perkernbangannya ada dalam proses pembangunan dan modernisasi dengan segala akibat sampingnya yang bisa mempengaruhi proses pendewasaannya. . ketidakpatuhan kepada orang tua dan guru. Hal tersebut dapat menyebabkan terputusrrya kesinambungan nilai-nilai perjuangan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. karena kurangnya lapangan kerja. sehingga apabila tidak memperoleh arah yang jelas. Keadaan mi akan menimbulkan idealisme dan patriotisme serta kesetiakawanan di kalangan kaum muda. makin bergeser ke arah kehidupan individualistis. Pola hidup yang berdasarkan kekeluargaan. 3) Sosial Ekonomi Pertambahan jumlah penduduk yang cepat dan belum meratanya pembangunan dan hasil-hasil pembangunan mengakibatkan makin bertambahnva pen gangguran di kalangan pemuda. pada akhirnya akan mempunyai pengaruh dalam rangka pendidikan moral Pancasila. Benturan antara nilai-nilai budaya tradisional dengan nilai-nilai baru yang cenderung menimbulkan pertentangan antara sesama generasi muda dan generasi sebelumnya yang pada gilirannya akan menimbulkan perbedaan sistem riilai dan pandangan antara generasi tua dan generasi muda. Hambatan-hambatan tersebut di atas memungkinkan tirnbulnya kenakalan remaja. salah asuh oleh orang tua/keluarga maupun guru-guru di lingkungan sekolah. mandi uap. majalah dan film yang lebih menampilkan adegan-adegan porno daripada cerita-cerita yang bermutu yang mengandung unsurunsur pendidikan. Hal seperti mi memungkinkan mereka lalu menjauhkan din dan masyarakat.

Ketidakseimbangan antara kebutuhan bagi pendidikan dan penyediaan saranasarana pendidikan. Kurangnya lapangan dan kesempatan kerja serta tingginya tingkat pengangguran/setengah pengangguran di kalangan generasi muda dapat mengakibatkan berkurangnya produktivitas nasional dan memperlambat kecepatan laju perkembangan pembangunan nasional serta dapat menimbulkan berbagai problema sosial lainnya. Tingginya jumlah putus sekolah yang diakibatkan oleh berbagai sebab yang bukan hanya merugikan generasi muda sendiri. Dan uraian-uraian di atas dapat disimpulkan bahwa masalah-masalah yang menyangkut generasi muda dewasa mi adalah: Dirasakan menurunnya jiwa idealisme. Dirasakan belum terarahnya pendidikan politik di kalangan pemuda dan belum dihayatinya mekanisme demokrasi Pancasila maupun lembagalembaga konstitusional. makin bertambahnya jumlah pemudapemuda putus sekolah. baik yang formal maupun nonformal.Kurangnya lapangan kerja mi menimbulkan herbagai problema sosial serta frustasi di kalangan kaum iiuda. 4) Sosial Politik Dalam kehidupan sosial politik aspirasi pemuda berkembang dan cenderung mengikuti pola infra struktur politik yang hidup dan berkembang pada suatu periode tertentu. tertib hukum dan disiplin nasional. Kurangnya gizi yang dapat menyebabkan hambatan bagi perkembangan kecerdasan dan pertumbuhan badan cli kalangan generasi muda disebabkan oleh rendahnya daya beli dan kurangnya pengertian tentang gizi dan menu seimbang di kalangan masyarakat yang berpenghasilan rendah. Demikian juga sistem pendidikan tidak mampu menjawab tantangan kebutuhan pembangunan. Kekurangpastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya. patriotisme dan nasionalisme di kalangan masyarakat termasuk generasi muda. hal mana merupakan hambatan bagi penyaluran aspirasi generasi muda secara institusional dan konstitusional. sementara di pihak lain anggaran pemerintah yang terbatas mengakibatkan kekurangan fasilitas bagi latihan-latihan ketrampilan. Akibatnya makin dirasakan bahwa di kalangan pemuda masih ada hamhatan-hambatan untuk menumbuhkan satu orientasi baru yakni pemikiran untuk menjangkau kepentingan nasional dan bangsa di atas segala kepentingan lainnya. tapi juga merugikan seluruh bangsa. . Belum seimbangnya jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia.

Namun dernikian. Belum adanya peraturan perundang-undangan yang menvangkut generasi rnuda.12 tahun) dapat ditampung oleh fasilitas pendidikan dasar yang ada. Modemisasi Jepang agaknya merupakan contoh proto-tipe dalam hubungan ini. adanya birokrasi pemerintahan yang knat dan efisien. tersedianya sumber daya alam yang memadai. sedangkan sebagal obyek. 3. Adanya generasi muda yang menderita fisik. Persentasejumlah penduduk yang masih huta huruf diperkirakan sebesar 40%. Sebagai subyek pembangunan maka setiap orang harus terlibat secara aktif dalam proses pembangunan. D sinilah terletak arti pen ting dan pendidikan sebagai upava ntuk toremianya kualitas sumber daya manusia. mental dan sosial yang memerlukan usaha-üsha yang lebih sungguhsungguh. dan sebagainya. tetapi sekaligus juga merupakan subyek pembangunan. Penanggulangan rnasalah-niasajalj tersebut di atas memerlukan usaha-usaha secara terpadu.‘ . rnaka hasil pembangunan tersehut harus bisa dinikrnati oleh setiap orang.‖ Dewasa mi sudah sekitar 80% dan usia sekolah dasar (6 . terarah dan terencana dan seluruh potensi nasional dengan rnelibatkan generasi muda sebagai subvek pengembangan. Meningkatnya kenakalan rernaja penyalahgunaan narkotika. Belum dilihatnya secara menye!uruh potensi yang ada mi meniyebahkan penyelesaian masaiah te ebut helum berjalan secepat yang dbnginkan. sebagai masyarakat utarna dalam pembangunan. Indonesia demikian pula menghadapi kenyataan untuk melakukan usaha keras ―mencerdaskan kehidupan bangsa. Suatu bangsa akan berhasil dalani pembaiigunannya secara ―self prospelling‖ dan turn buh menjadi bangsa yang maju apabila telah berhasilmemenuhi minimum jumlah dan mutu (termasuk relevansi dengan pembangunan) dalam pendidikan penduduknya. tidak dapat disangkal bahwa kualitas sumber daya rnanusia merupakan faktor yang sangat menentukan dalarn proses pernbangunan. Organisasi oyganjsasj generasi muda/pemuda yang tclah berjalan balk adalah merupakan potensi yang slap uuk dilibatkan dalarn kegiatan pembangunan. terutama di kalangan masyarakat daerah pedesaan. PERGURUAN DAN PENDIDIKAN Keherhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh ber bagai faktor seperti: kualitas sumber daya manusia.Masih banyaknya perkawinan di bawah umur. Pergaulan behas yang membayakan sendi-sendj perkawin an dan kehidupan kehidupan keuarga. agar mereka dapat berkembang menjadi warga negara yang produktif biarpun ada ketunaan. Hal mi karena rnanusia bukan sernata-niata menjadi obyek pembangunan.

pendidikan tersebut diarahkan menjadi pendidikan pembang-dnan. Sebagai satu bangsa yang menetapkan Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa dan negara Indonesia.Tetapi masalah pendidikan bukan saja masalah pendidikan formal. Tidak benlebihan kiranya apabila prestasi keseluruhan mi dinilai . konsepsi serta norma-norma kependidikan dalam kaitannya dengan cita-cita bermasyarakat Pancasila. Pendidikan yang dapat mengembangkan semangat ―Inner will atau peninkatan kemampuan din dan bangsa‖ yang terpancar dalam pembangunan pendidikan mental. Dan untuk itu dipenlukan kebijaksanaan terarah dan terpadu di dalam menangani masalah pendidikan mi. sedikitnya dalam aspek kuantitatif. satu pendidikan yang akan rnembina ketahanan hidup bangsa. Dalam implementasinya. merupakan hal-hal yang memerlukan perhatian yang sungguh-sungguh. akan moral dan harkat pembangunan. Untuk itu maka diperlukan adanya perubahan-perubahan secara mendasar dan mendalam yang menyangkut persepsi. kurangnya semangat kewiraswastaan. serta menghargai kemajuan yang aiitara lain bercirikan perubahan yang berkesinambungan. intelektual dan profesional bagi seluruh penduduk dan pemuda Indonesia2 Di sinilah diperlukan suatu sistem pendidikan-pendidikan nasional yang mampu menyadarkan manusia Indonesia akan potensi-potensi mereka. banyaknyajurnlah pencari kerja. ―under utilized population‖. tetapi juga semakin besar jurnlah mereka yang berkesempatan mendapatkan pendidikan non formal dengan berbagai keahiian dan keterampilan. ?da saat mi bukan saja jumlah para remaja yang dapat ditampung dalani pendidikan formal melonjak tinggi. serta akan kekayaan nllai serta keagungan bangsa dan negara Indonesia. Bila dibandingkan dengan sektor-sektor pembangunan lainnya. kalau tidak dalam aspek kualitatif. akan kepercayaan kepada din sendin. Melalui pendiclikan itu diharapkan bangsa Indonesia akan mampu membebaskan din dan belenggu kemiskinan dan keterbelakangan. Rendahnya produktivitas rata-rata penduduk. baik secara fisik maupun secara ideologis dan mental. Sebab hal itu semua akan berarti belum terlepasnya Indonesia dan belenggu keterbelakangan dan kemiskinan sebagaimana diharapkan. sektor pendidikan termasuk sektor yang cukup pesat kemajuannya. melalui suatu alternatif pembangunan yang lebih balk. Dalam hal mi kiranya Pernenintah telah cukup berhasil dalarn menegakkan landasan-landasan ideal serta landasan konseptual terhadap pembaruan pendidikan menuju suatu sistein pendidikan nasional yang tepat arab dan tepat guna. sekWr tersebut telah mencapai hasil yang dapat dibanggakan. maka pendidikan nasional yang dibutuhkan adalah pendidikan dengan dasar dan dengan tujuan menurut Pancasila. tetapi pendidikan membentuk manusia-manusia membangun.

akan tetapi uga bagi tuuan terakhit pembanguftan sepetti kualitaS keluarga dan kehidUPan masyarakat. Sejalan dengan pendapat UmenlOtO tersebut di atas. balk untuk para pemuda maupun untuk orang dewasa. Steve FL. serta memper kuaC masyarakat dun kebudaYaan (UmemOto. tanpa mengecilkan arti dan semua yang telah dicapai selama mi. Basic Memorandum mi dikembangkan lebih lanjut dengan eksperimen-eksperimen di bidang pendidikan. sekolah pembangunan menjadi model inovasi dalam bidang pendidikan . UsahaUSaha dalani pendidikan dasar dapat memberik 5bangan dalam jangka paniang. Perkembangan lebih lanjut. tanggal 21 September 1971. dan menyadari investaSi aga4efla terdidik dalani ptograflR jangka pendek enengah ataU jangka panjaflg. 172/1971. mamPU membenil pendidikan formal dun juga pendidikat‘ nonfoflfl8l. yaitu rnasalah obyektif yang baru. Akan tetapi. 1970). metode mengajar dan program yang menyenangkan. Setidk-tidaknya dua faktor yang dapat kita amati sebagai faktor yang sangat pentirig dalam pembangunan dewasa ini:semakin ba‘iyaknya manusia yang membutuhkan pendidikan dan seniakin bervariasinYa mutU pendidikafl yang diharapkan oleh mereka itu.sebagai suatu permulaan yang akan merupakan pra kondisi yang subur menuju terciptanya satu masyarakat belajar secara menyeluruh. sekolab itu hendakflYa memPUflY dwifun i. pnia dan wanita. Pendidikan Formal. menantang dan cocok dengan tujuannya (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Basic Memora11d1m itu meniuat hal-hal sebagai bet ikut Sekolah itu hendakflYa merupakan bagian integral dan masyarakat sekitarnya. berbagai masalah telah timbul. Sekolah itu hendaknya mempunyaj kurikulum. 1973:34). tahuil 1970. a. Sesuai dengalL asas pendidikan seumur hidup. Basic Memorandum dalarfl bidang Pendidikan adalah tanggapan Menteni Pendidikan dan KebudaYaan Republik Indonesia dalani kaitannYa dengan Tahun Pendidikan InterflaSi01. bukan saja bagi produktiV tas. Sekolah itu hendaknYa beronienta5‖ kepada pembangunafl dan kemajUan 5hingga dapat menyiapkan tenaga kenla yang memiliki watak. pengetahua1i dan ketramPilan untuk pembafl bangsa clan negara di berbagai bidang. Sejalan dengan itu keluarlah Surat Keputusan Menteri P dan K No. tentang Sekolah Pembangunan. yang tidak pernah ada sebelumnya. akan memberikan 5urnbangan positif bagi pembaflgUflun maka pemenintah Indonesia telah melakukun 1angkah43flg pembarUali dalani bidang pendidikan formal maupun nonformal.

Di. Selain dan itu dalam sektor pendidikan tenaga kependudukan. luar itu organisasi-organisasi wanita seperti Dharma Wanita . Berdasarkan program lama. maka sasaran pokok adalah anggota-anggota masyarakat. lama pendidikan di perguruan tinggi menjadi lebih singkat. tetapi tidak terlalu ketit mengikuti peraturan-peraturan yang tepat. program sarjana (Si) hanya berjangka waktu 4 tahun. Berdasarkan penelitian di lapangan. bidang pendidikan di republik ini. D2 dan D3 untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidikan mulai dan tingkat Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas. dengan sadar dilakukan.. Karena pendidikan nonformal pada umumnya dilaksanakan tidak dalam Iingkungan fisik seklah. heAtujuan untuk mempercepat pemenuhan tenaga-tenaga terdidik pada aspek lain. kurikulum juga mengalami perubahan. Dengan sistem SKS. Akhirnya tujuan terpenting dan pendidikan nonformal adalah program.program yang didasarkan kepada masyarakat harus sejalan dan terintegrasi dengan program-program pembangunan yang dibutuhkan oleh rakyat banyak. Arus inovasi juga meram bat ke perguruan tinggi negeri maupun swasta. Tim Penggerak Pembinaan ICesejahteraan Keluarga (Tim Penggerak PICK) pada tingkat kelurahan dibina oleh para lurah/kepala desa. Di kalangan masyarakat. b. sehingga lahirlah Kurikulum1975. seperti pada pendidikan formal di sekolah. karena suatu hal. Sistem Kredit Semester (SKS) diberlakukan di semua perguruan tinggi. Pendidikan Non formal Pendidikan n onformal adalah pendidikán yang dilakukan secara teratur. pendidikan nonformal sangat dibutuhkan oleh anggota masyarakat yang belum sempat mendapat kesempatan untuk mengikuti pendidikan formal karena sudah terlanjur lewat umur atau. Oleh karena pendidikan nonformal dilakukan di luar sekoiah. Dengan sistem SKS. program-program pendidikan nonformal sening dikoordinasikan dan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Masyarakat. Pada tahun 1985 diwajibkan menggunakan SKS tanpa kecuali. diintroduksi paket-paket program Di. namun tetap menarik minat para konsumen pendidikan. baik itu perguruan tinggi negeri atau pun perguruan tinggi swasta. baik perguruan tinggi negeri atau swasta. maka pendidikan nonformal diidentikkan dengan pendidikan luar sekolah. Sebab itu program-program pendidikan nonformal harus dibuat sedemikian rupa agar bersifat luwes tetapi lugas. Pembaruan-pembaruan dalam bidang pendidikan itu. program serjana semula berlangsung selama 5 — 6 tahun. Aspek lain yang tidak kalah pen. tingnya adalah untuk meningkatkan mutu lulusan pada bidang. Senafas dengan jalur inovasi tersebut. terpaksa putus sekoiah.Sekolah Menengah. di samping pembinaan terus-menerus pada sekolah-seko]ah kejuruan.

. Teknologi tambak air tawar dan air payau. Contoh-contoh: Teknologi merancang/membuat alat pengeringan gabah atau jagung. akselerasi pembangunan di pedesaan Indonesia diharapkan dapat lebih cepat. Teknologi pembuatan gas bio. Moerdiyono. Teknologi pembuatan krupuk dan minyak kelapa. PIG seperti itu dilaksanakan di pedesaan India. 1982 : 13).dalam program bakti sosial kepada masyarakat acapkali melaksanakan program-program dalam bentuk paket program pendidikan nonformal. dan lain sebagainya. dirancang sedemikian rupa untuk penggunaan-penggunaan di pedesaan. Berkaitan dengan kebutuhan-kebutuhan yang cukup mendesak bagi pelaksanaan pembangunan di pedesaan. terutama di Filipina. perlu kiranya Badaniendidikarr yang mempunyai kewenangan policy pendidikan tadi disatukan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah yang mengatur rencana pembangunan di daerah tersebut (S. TTG yang serupa. Pakistan dan Bangladesh. dkk. telah dilaksanakan di negara-negara anggota ASEAN. Untuk lebih menjamin fungsionalnya program pendidikan nonformal. Apa-apa saja yang dapat dijangkau oleh TTG? Jawabnya: Semua aspek teknologi sederhana yang berkaitan dengan kepentingan hajat hidup rakyat banyak di pedesaan. 1973 : 42) Program pembangunan di pedesaan adalah sebagai salah satu garapan pokok pemerintah dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pedesaan dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Sudarmadi. menjadi kenyataan. Teknologi yang dibicarakan ialah sarana meningkatkan taraf hidup masyarakat beban sehari-hari. Di luar negara-negara anggota ASEAN. Oleh karena karakteristik masyarakat pedesaan akan berlainan dengan kondisi dan karakteristik masyarakat perkotaan. Apa itu TTG? TIG adalah seperangkat model. Teknologi pembuatan jembatan bambu. terutama bagi masyarakat pedesaan . maka metode dan teknologi yang akan dipergunakan harus sejalan dengan kemampuan para pelaksana pembangunan di pedesaan. Dengan begitu harapan untuk mencapai masyarakat adil makmur akan Segera terwujud.model teknologi yang sederhana. Dengan sistem TI‘G. maka oleh para perencana pembangunan pedesaan diintroduksi Teknologi Tepat Guna (VI‘G). khususnya bagi kaum wanita (Drs.

.run? Tentu diperlukan ―pehdekatan batin‖ serta trik-trik Lertentu agar kudanya tidak tersungkur. Tentu tidak ada pula sekolah pengemudi sado.tap mengendalikafl becak. Atas dasar itu sebenarnya abang becak tadi telah mendapat pendidikan informal dalam mengemudikan becak. Jika seorang pertama kali mencoba mengemudi. sejak seorang lahir sampai ke hang kubur. Pendidikan informal yakni pendidikan yang diperoleh seseorang berdasarkan pengalaman dalam hidup sehari-hari dengan sadar atau tidak sadar. Kalaupun ada temannya yang baik hati. Pendeknya dan pengan. Kalau tukang sado. Seterusnya si calon pengemudi becak itu akan berjalan sendiri. masyarakat atau dalam lingkungan pekerjaan sehari-hari. Berdasarkan naluri dan pengalaman yang didapat dan kegiatan sehari-hari ia merasakan lebih man. Mustahil ia akan dapat menjadi tukang sado yang balk. Bagaimana kalau ia ingin mernacu sado dengan muatan penuh pada jalan mendak] atau menu. ―Kontak batin‖ dengan kudanya itulah Ia akan mendapatkan nila-nilai pendidikan informal yang sangat membantu kehidupannya sehari-hari. kalau akan membelok harus bersikap begini dan begitu. Pendidikan Informal. cara memegang kemudi begini. di dalam lingkungan keluarga. jika lebih dulu tidak nngetahUi secara pasti sifat-sifat buruk atau baik dan kudanya dengan cara pendekatan batin. dokar atau delman. Mereka akan mendapatkan pendidikan informal berkat ketajaman naluri. Hal yang serupa berlaku pada calon tukang saclo. Apakali anda pernah mendapatkan pendidikan informal dalam kehidur‘ax seharj-harj? Boleh diingatingat. Hanya akan terjadi perbedaan antara tukang sado dengan tuang becak. dengan menghadapi makhluk yang bernyawa seperti kuda.c. lebih dahulu ia harus mengadakan ―pendekatan baLm‖ dengan kuda sebagai partnernya. selern but atau sekeras apa? Tidak pasti. atau ía tidak akan menyentak tali keridali agar kudanya tidak terlalu tegak mendongak ketika jalan naik mendakj. temannya pun akan mengatakan lebih kurang. l3agairriana ia harus menarik tali kendalj ketika akan berangkat atau berhenti. menjalankan becak di suatu tanah lapang atau di jalan yang lengang.pengalarn dalam aktivitas sehari-hari itulah sang tukang sado akan mereguk ese. atau lebih tepat dikatakan mengendalikan becak. keberanian bertindak dan ketekunan dalam kegiatan sehari-hari sebagai tukang sado. atau lebih tepat kalau disebut pendekatan naluriah aau intuisi.nsi pendidjkan infornal dan sektor persadoan.Contoh-contoh Apakah ada pendidikan formal bagi pengemudi becak? Jelas tidak ada. ia akan menemui kesulitan.

lembaga Pendidikan yang bersifat tekriis dan sangat teknjs di bawah naungan suatu departemen bertanggung jawab Iangsung kepada Menterj yang mernbawahj departemen tersebut. PT. Nurtanjo. Lembaga – embaga Pendidihan di Bawah Departemen don Nondeparte Lembaga. pendukung kebudayaan bisa merupakan bantuan dalam usaha-usaha pembangunan. Pemuda yang berusaha untuk menjadi pendukung tradisi. Lembaga. Lapan. Departernen Pertanian dengan lembaga pendidikan Akademi Usaha Perikanan (AUP). dengan demikian akan teijadi perubahan dalam tradisi dalam masyarakat.lembaga pendidikan di bawah naungan departemen yang bersifat teknis.d. Departemeri Pertambangan dengan lembaga pendidikan Akademi Geologi. agar dalam fungsinya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat memiliki ketrampilan yang memadai sejalan dengan tuntutan pembangunan. kebudayaan yang berlaku dalam tingkah laku perbuatan masing-masing. baik dengan orang-orang atau golongan yang berusaha mengubah tradisi. Pertamjna. Semuanya itu bertujuan untuk meningkatkan skill insan-insan pelaksana pembangunan. Peranan pemuda yang didasarkan atas usaha pemuda untuk menyesuaikan din dengan tuntutan lingkungan. PERANAN PEMUDA DALAM MASYARAKAT Peranan pemuda di dalam masyarakat dapat kita bedakan atas dua hal. Batan. Lembaga-lembaga Pendidikan dan Latihan nondepartemen dimiliki oleh LIPI. 4. Departemen Hankam dengan lembaga pendidikan Akabri. Dalam hubungannya dengan persoalan mi menjadi kewajiban bagi pemuda untuk melestarikan kebudayaan bangsa. Badan Koordjnasj Survey Tanah Nasiona] (Bakosurtanal) dan lain-lain. Peranan pemuda sebagai individu-individu yang berusaha menyesuaikan din. naung di bawah suatu departemen atau nondeparterne lazim disebut Pusat Pendjdjkan dan Latihan (bersifat teknis).lembaga pendidikan yang her. Berdasarkan peran yang pertama dibedakan atas: Peranan pemuda sebagai individu-individu yang meneruskan tradisi mendukung tradisi dan yang oleh sebab itu dengan sendininya berusaha mentaati tradisi yang berlaku. Lembaga. Kedua jenis peranan pemuda di atas bisa mengakibatkan sumbangan pada usaha pembangunan maupun merupakan hambatan terhadap usaha pembangunar. tapi juga bisa menjadi . yaitu a. misalnya: Departeen Keuangan dengan lembaga pendidikan Sekolab Tiziggi Akuntansj Negara (STAN).

b. melainkan berusaha memperoleh manfaat dan masyarakat dengan melakukan tindakan yang meeka anggap menguntungkan dirinya tetapi merugikan masyarakat.alam masyarakat. Berdasarkan peran pemuda yang kedua dibedakan atas 1) Jenis pemuda urakan Yaitu jenis pemuda yang tidak bermaksud untuk mengadakan-perubahan d. Mereka tidak puas. 2) Jenis pemuda nakal Pemuda-pemuda inipun tidak ingin. a. Begitu juga pemuda yang berusaha mengubah tradisi belurn tentu mengur tungkan pembangunan. kebebasan untuk menentukan kehendak din sendiri.penghambatlpenentang pembangunan. akan tetapi ingin kebebasan bagi dirinya sendiri. Peranan pemuda yang menolak untuk menyesuaikan din dengan lingkungannya. didasarkan pada asas Ing ngarso sung tulodo Ing madya mangun karso Tut wuri handayani (b) Pembinaan dan pengembangan oleh sesama generasi muda. Asas pembinaan dan pengembangan generasi muda: Asas edukatip (a) Pembinaan dan pengembangan oleh unsur di luargenerasi muda. tidak ingin untuk mengadakan-perubahan dalam kebudayaan. didasarkan pada asas Silih asih Silih asah Silih asuh 2) Asas persatuan dan kesatuan bangsa . 3) Jenis pemuda radikal Pemuda-pemuda radikal berkeinginan untuk mengadakan perubahan revolusioner. Kebudayaan seniman dan sastrawan tergolong dalam jenis mi Misalnya Chairil Anwar dan sebagainya. tak bisa menenima kenyataan-kenyataan yang mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka berusaha baik secara lisan maupun dalam tindakan rencana jangka panjang asal saja keadaan berubah sekarang juga. tidak berniat dan tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan dalam masyarakat ataupun kebudayaan.

yang bertakwa kepada-Nya dalam segala aspek kehidupannya.rut sumbu orientasi ke dalam ialah pengembangan sebagai insan biologis. Arah pembinaan dan pengembangan generasi muda Arah pembinaan dan pengembangan generasi muda ditujukan pada pembangunan yang memiliki kesek‘rasan dan keutuhan antara ketiga sumbu orientasi hidupnya.rut sumbu orientasi ke atas ialah pengembangan insan ber-Ke Tuhanan Yang Maha Esa. 2) Orientasi ke dalam terhadap dirinya sendiri Pembinaan dan pengembangan generasi muda menu. yakni Orientasi ke atas kepada Tuhan Yang Maha Esa. insan intelek serta insan kerja guna mengembangkan bakat-bakat dan kern ampuan jasmaniah dan rohaniah agar dapat memberikan prestasi yang semaksimal mungkin dengan rnengembangkan faktorfaktor kemainpuan dalam dirinya. nilai-nilai kerohanian yang luhur dan falsafali hidup Pancasila. 5) Asas pendayagunaafl dan fungsionalisaSi Mengingat banyaknya dan beranekaragafllnya organisasi pemuda yang ada dewasa mi.Pembinaan dan pengembangan generasi muda menu.Asas swakrasa Berdasarkan atas asas mi pembinaan dan pengembangan generasi muda harus dapat menumbuhkan. berbudi pekerti luhur dan hermoral Pancasila. maka perlu diadakan penataan untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna bagi pelaksanaan program-program generasi muda dalam prinsipnya dalam pembangunan nasional. membantu dan mengembangkan kemauan dan kemampuan generasi muda untuk membina dan mengembangkan dirinya sendiri dan lingkungannya. 4) Asas keselarasan dan terpadu Pembinaan dan pengembangan secara swakarsa itu dilaksanakan selaras dan terpadu dengan berbagai aspek kmampuan manusia yang seutuhnya dan sekaligus dengan berbagai bidang pembangunafl lainnya. Faktor-faktor yang dimaksud ialah (a) Dorongan untuk mempertahankan dan memelihara dirinya (b) Dorongan untuk mempertahankan jenis/generasinya (c) Dorongan untuk menyatakan dirinya . b.

soaial.memanfaatkan. Kepekaan terhadap masa depannya akan menumbuhkan kemampuan untuk mawas diri. dan moral) dan masa depannya. pengembangan pemuda terhadap masa depannya.Pembinaan dan pengembangan generasi muda sumbu orientasi ke luar dibagi atas Pengembangan sebagai insan sosial budaya. pengembangan dan penerus nilai-nilai serta citacita Prokiamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Mewujudkan warga negara Indonesia di masa depan yang memihki kreatifitas kebudayaan nasional yang maju tetap bercirikan dan bercorak kepribadian Indonesia.Dalam usaha mi mungkin saja individu akan bertentangan dengan lingkungannya (keadaan maupun dorongandorongan) sehingga diperlukan kekuatanlkem ampuan untuk mempertahankan kepribadian dirinya (agama. Mewujudkan kader-kader penerus perjuangan bangsa yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa yang berpegang teguh kepada Pancasila sebagai satu-satunya idiologi dan pandangan hidup bangsa. Pengembangan sebagai insan sosial ekonomi. dan mendayagunakan sumber alam serta menjaga kelestanannya. Jalur Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda . kreatif. 3) Orientasi ke luar terhadap lingkungan (budaya. kritis serta menumbuhkan kesadaran bagi kesinambungan nilai-nilai luhur bangsa dan negara. Pengembangan sebagai insan sosial politik dan Sebagai insan patriot. dinamis dan kreatif. Tujuan ycmg hendak dicapai dalam Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda/Pemuda adalah Mernantapkan persatuan dan kesatuan bangsa sesuai dengan jiwa dan semangat Sumpah Pemuda Tahun 1928 dalam rangka pembangunan hangsa dan kepribadian bangsa. Tujuan nbinaan dan Pengembangan Generasi Muda/ Pemuda. adat dan moral). termasuk di sini adalah sebagai insan keija dan insan profesi yang memiliki kemampuan untuk menggali. Melahirkan kader-kader pembangunan nasional dengan angkatan kerja yang berbudi luhur. Mewujudkan kader-kader patriot pembela bangsa dan negara yang berkesadaran dan berketahanan nasionai.

Jalur masyarakat Jalur masyarakat mi dibedakan atas Jalur masyarakat yang nielembaga : lembaga penbadatan. Jalur kepemudaan melaluj KNPI. tempat rekreasj dan sebagainya. Kelompok Jalur Koordinatif Yang dimaksud denganjalur koordinatif di sini adalah jalur pemerintah. . Kelompok Pecinta Alam . bahwa Sistem pengkoordinasian tunggal melalui badan pembina kebijakan yang bernama Badan Koordinasi Penyelenggaraan Pembinaan Generasi Muda di mana Departmen-departemen Pemerintah yang mempunyai program kepemudaan/generasi muda duduk bersama dalam badan mi dengan maksud agar secara lintas sektoral kebijakankebijakan pembinaan dan pengembangan dapat terkoordinir dan terpadu. Jalur Gezierasj Muda Pembinaan dan pengembangan melalui jalur mi termasuk di dalam organisasjorganj85j pemuda yang telah ada selama mi. Kelompok Jalur Utama Kelompok Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda lewat jalur utama mi meliputi : Jalur Keluarga Dalam jalur keluarga mi pe]aksanaan pembinaan dan pengembmgan adalah orang tua serta anggota keluarga terdekat yang merupakan lingkungan pertama dalam rangka pelaksanaan konsepsi pendidikan seumur hidup.. adalah Jalur SLTP dan SLTA melaluj OSIS Jalur kampus/pergui. Jalur masyarakat yang tidak melembaga : pergaulan sehari-hari. Jalur yang dimaksud. Kelompok Jalur Penunjang Pembinaan dan Pengembangan Generasj Muda melalui jalur mi meliputi Jalur sekolahlpra sekolah ini bisa dilakukan melalui organisasi orang tua murid sedangkan untuk jalur pra sekolah bisa dilakukan dengan jalan peningkatan penataan maupun pembakuan mutu dan para pendidiknya serta sarananya.alcatan dan sebagainya.Sesuai dengan ayat 3 tentang generasi muda dalam GBHN dijelaskan.a. Pramuka. dan sehagainya.uan tinggi/akademj melalui SenatMahasiswa dan sebagainya. Karang Taruna. organisasi sosial kemasyai. b. c...

Kesinambungan dan keiestarjan sejarah bangsa kita akan dapat dipelihara. ialah golongan Nasional. OIeh karena segera setelah prokiamasi Pemuda Indonesia niembentuk organisasj. tanggung jawab dan milik kita bersama. yang bertujuan untuk mengendaijkan kekuatan-kekuatan politik yang saling bertentangan. Untuk menjaga dan memelihara kesinambungan dan kelestarian sejarah bangsa kita. melajnkan naik ke atas pentas sejarah bangsanya. Sebab. 1 Pengisian masa depan seperti yang dicita-citakan oleh Prokiamasi Kemerdekaan itu dengan sendininya menuntut keterlibatan generasi muda. ikut aktif mernegang peranan pelaksana pe!nbangunan bangsanya. mahasjswa pada khususnya pada saat mi. Pembangunan yang tengah dikerjakan saat mi secara keseluruhan tetap merupakan tugas. golongan Agama dan goongan Komunis.sj generasi rnuda khu. Timbulnya ide NASAKOM. 2) Peran rnahasiswa/pern uda dala rn rnempelopoy-z Orde’ Barn Dekrjt Presiden 5 JuJi 1959 rnenetapkan bahwa Republik Indonesia kembali menggunakan UUD 1945 sebagai landasan konstjtusjonai Kemudian Presiden Soekarrju mencarnkan Idenya yang kemudian terkenal dengan Demokrasj Terpirnpin. maka pupuklah semangat kepeloporan. balk yang bersifat politik maupun militer. apabila kita ingin membangun han esok yang lebih balk. maka di dalamnya telah tercermin kepentingan yang sekaligus peranan generasi muda. Pelaksanaan organisasi pembinaan dan pengembangan generasi muda melalui satuan pengendali pembinaan generasi muda yang dipimpin oleh Menteri Urusan Pemuda. Keadaan Yang dernikian dimanfaatkan oleh golongan komunis (PKI) untuk lebib memantapkan peranannya dalam dunia politik.Badan koordinasi mi dibentuk mulai tingkat pusat sampai ke tingkat kecamatan. OIeh karena itu untuk pernberj bentuk dan isi masa depan sejarah bangsanya. Kenvataan demikjan juga rnempengaruh i kehi dii pan . perlu menekankan pentingnya keikutsertaan generasi muda dalam kegiatan pembangunan. yang berdasarkari atas pengkotakan golongan masyarakat dalam 3 goongan. Wujud nyatanya hams dilakukan dalarn perbuatan dan pengabdian dan sekali-kali bukan dalam ariganangan dan impian semata. Susnya mahasiswa telah nielaksanakan proses sosiajjsasj dengan balk dan dapat dijadikari eontoh untuk generasi muda. Prokiamasi Kemcrdekaan 17 Agustus 1945 ternyata perlu ditebus dengan pengorbanan yang tinggi. keberanjan memikul tanggung jawab dan resiko. 1) Peran pemuda/mahasjc dalarn menegakkan kernerdekaan. kalau generasi muda tidak duduk sebagai penonton. Dalam hubungannya dengan sosialisa.

Perpecahan inilah yang selalu dinanti-nantikan oleh golongan Komunis. ke arah perubahan dalam masyarakat. ke arah perubahan yang lebih balk. di mana pengetahuan yang diterhna dalam pendidikan dipakai demi pengabdian manusia. Sebab golongan Komunis bisa Iebih memantapkan peranannya di bidang politik. Front Pancasila mi mengilhami lahirnya kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) yang merupakan unsur penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Perubahan yang membawa kemajuan di negara lain belum bisa cocok untuk dilaksanakan di Indonesia. Aksi-aksi pengganyangari terhadap PM timbul secara spontan dan masing-masing golongan. Dalam mengadakan perubahan harus memperlihatkan situasi dan kondisi di mana mereka berada. mempunyai kewajiban untuk menyumbangkan tenaganya kepada masyarakat. berarti bahwa rnasa depan suatu bangsa itu terletak di tangan generasi muda. Jumlah yang sedikit tersebut.peni uda i‘m ahasisWa. Generasi mudalah yang harus menggantikan generasi sebelumnya memimpin bangsanya. Kalau tidak Iebih mendalarn. Dengan mengkaji lebih dalam arti apa yang tersirat dalam pepatah itu.Halhal yang tidak sesuai dan menghambat kemajuan haruslah diganti dengan hal-hal yang baru yang sesuai dengan tuntutan zaman. Sebagai Agent of change mahasiswa bertugas untuk mengadakan. bagi pemuda yang sempat duduk di perguruan tinggi. agar dapat hidup bermartabat. Perubahan yang bersifat kemanusiaan. Peran mahasiswa dalam masyarakat. Dengan pengkotakan tersebut yang terjadi bukannya persatuan dan kesatuan. maka mahasiswa pada garis besarnya mempunyai peranan sebagai: Agent of change Agent of development Agent of modernization. berarti menguasal masa depan suatu bangsa. Barangsiapa menguasai generasi muda. perubahan-perubahan dalam masyarakat. demikianlah bunyi suatu pepatah. tetapi justru perpecahari yang dialami. yang tidak terlepas adanya pengkotakan-pengkotakan tersehut. KAM1 menjadi pelopor pendobrak ke arah kehidupan baru yang kemudian dikenal dengan nama Orde Baru (ORBA). Sebagai . Jumlah pemuda yang dapat mengenyam pendidikan Tinggi tidaklah banyak. 3). keadaan mi berlangsung sampai pada puncaknya adalah meietusnya 0 30 SIPKI pada tahun 1965. kemudian terorganisasikan dalam Front Pancasila.

Ada dua regenerasi. Mahasiswa diharapkan bertindak sebagai pelopor-pelopor dalam pembangunan. sistem regenerasi-kaderisasi adalah proses tempat pada kader pimpinan para suku atau bangsa digemhieng serta dipersiapkan sebagai pimpinan suku atau bangsa pada generasi berikutnya. mahasiswa dalam fungsi mi bertindak dan bertugas sebagai pelopor dalam pembaruan. Generasi 45 dan Generasi 66. Pada masyarakat suku-suku primitif. Pada hakikatnya. Artinya regenerasi berjalan lumrah seperti yang terjadi pada kelorn pok dunia tumbuhan atau hewan. yaitu Regenerasi yang berlangsung alamiah. Proses regenerasi mi berjalan sebagai hiasa-biasa saja.manusia-manusianya tidak giat bekerja. mahasiswa tidak boleh meninggalkan masyarakat yang akan diadakan pembaruan. dengan masing-masingciri khasnya. Untuk suksesnya pembaruan yang hendak dijalankan. di Indonesia pernah turnbuh dan berkembang tiga generasi yaitu Generasi 20-an. sejak Kebangkitan Nasional. Belum tentu bahwa hal-hal yang baru itu bisa membawa kebahagiaan kepada bangsa Indonesia. Dengan sendirinya macam pembaruan yang bagaimana yang harus dijalankan tidak terlepas dengan lingkungan masyarakat selcitarnya. tidak diekspos atau dipublikasikan. berlangsung secara alami. Sebagai agent of modernization. setiap generasi memiliki ciri-ciri khas corak atau watak pergerakan/perjuangannya. 2. Pembangunan tidak akan bisa berjalan dengan lancar bila.agent of development. Bila dibandingkan dengan generasi sebelum dan generasi berikutnya. Oleh karena itu sislem regenerasi seperti mi lebih tepat disebut sistem Regenerasi Kaderisasi. justru mempunyai peranan yang besar sekali. Tidak semua yang telah hidup yang berurat dan berakar di Indonesia dengan begitu diubah dengan hal-hal yang baru. menggantikan generasi tua. Mahasiswa sebagai manusia yang mengalami pendidilcan cukup tinggi harus dapat memiih mana yang perlu diubah dan mana yang masih tetap dipertahankan. Regenerasi Berencana. mahasiswa bertugas untuk melancarkan pembangunan di segala bidang yang bersifat fisik maupun bersifat non fisik. dipersiapkan.Demi suksesnya pembangunan. RANGKUMAN 1. bahkan tidak jarang hal-hal yang baru itu justru menjerumuskan bangsa Indonesia ke jurang kesengsaraan. proses regenerasi dibakukan dalarn lembaga adat yang disebut Inisiasi. Sehubungan dengan itu. peranan mahasiswa tidak bisa diabaikan. diperlukan u iltu k mem pertahankan kelangsungan eksistensi . Regenerasi-kaderisasi suatu suku atau bangsa. artinya proses regenerasi mi sungguh-sungguh direncanakan.

4. Pendidikan non-Formal dan Pendidikan Informal. Cara yang ditempuh. melaIui lembaga-lembaga negara-matipun swasta dengan fasilitas yang tersedia serba lengkap dan modern. mulai dan generasi muda yang masih duduk di SLTP/SLTA dipancing dan dirang— sang kreativitasnya dalam Lomba Karya Ilmiah Remaja secara Nasional. Pemerintah Singapura telah menetapkan suatu persyaratan-persyaratan yang ketat dan ―berat‖ untuk memilih calon-calon kader pimpinan bangsanya. 6. Dalam program pengembangan potensi tenaga usia muda di negeri-negeri Barat. 3. Atau ada unsur-unsur lain? 5. Bangsa Indonesia tidak mau ketinggalan dalam program pembinaan potensi tenaga muda. Dengan pola pikir dan tujuan yang hampir sama. Sistem mi telah menjadi milik bangsa-bangsa di dunia. Acara itu diasuh dan dikoordinasi lang. nampaknya berlatar belakang pada kurang diberi kesempatan berperan dalam struktur pemerintahan. telah memberi kesempatan luas kepada generasi muda untuk mengembangkan ketrampilan dan potensi dirinya. Sikap oposisi yang diperlihatkan oleh sebagian kalangan generasi muda itu. yaitu: Pendidikan Formal. Namun demikian. Demi kesinambungan generasi dan kepemimpinan bangsa. agar menjadi intelektual yang cakap. sebagian kecil dan mereka cenderung menempatkan din sebagai oposisi ―tidak resmi‖ dan Orde Baru yang justru mereka juga turut memberi andil dalam rnenegakkan Orde Baru. tangguh dan berbudi pekerti luhur di kemudian han. . 7. Generasi muda Indonesia mulai turut dalam pencaturan aksi-aksi Tritura. di samping diharapkan terjaminnya kelestarian nilainilai budaya nenek moyang yang dimiliki.serta keinambungan suatu generasi atau bangsa. dengan peserta-peserta dan seluruh propins di Republik Indonesia. dan turut berperan dalam mematangkan situasi lahirnya Supersemar. setelah era Tritura Supersemar berlaku. Hal semacam mi berlaku tidak Saja berlaku di Singapura dan di Indonesia saja. Ternyata setiap tahun peserta lomba Semakin bertambah jumlahnya. Bidang-bidang pendidikan yang dapat menopang pembangunan dengan melahirkan tenaga-ntenaga trampil dalam bidangnya masing-masing dapat digolongkan dalam tiga bidang. antara lain di Amerika Serikat. menempa dan mencetak kader-kader dan pimpinan bangsa yang tangguh dan merakyat.sung oleh LIPI. Indonesia telah memiliki KNPI dan AMPI sebagai wadahwadah forum komunikasi dan tempat menggembleng.

ancaman. . 10. adakalanya orang tua sendini mengalami hambatan. yang kemudian terkenal dengan nama G 30 S/PKI. 11. Dalam perjalanannya. Menyadari akan tugasnya sebagai generasi penerus. karena mereka sendiri belum pernahmengalaminya. Puncak penyelewengan adalah pecahnya peristiwa tragedi nasional. Setelah tegaknya pemerintah Orde Baru para pemuda berperan serta dalam pembangunan di segala bidang. Dalarn rangka rnenegakkan kemerdekaan. Dalam proses pemberian/penerusan nilai-nilai masyarakat kepada orang muda. dan berdiri di garis paling depan dalam melawan penjajah.8. demi tercapainya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan IJUD 1945. 9. 12. maupun penyelewengan-penyelewengan. gangguan. bangsa dan negara Indonesia mengalami bermcam-macam hambatan. maka para pemuda/mahasiswa tampil ke depan untuk meluruskan kembali cita-cita nasional yang telah diselenggarakan oleh perrierintah Orde Lama serta menggantinya dengan pemerintah Orde Baru yang sesuai dengan Pancasila danUUD 1945. hingga tidak dapat memecahkan masalah yang dihadapinya tersebut. para pemuda Sebagal pelopor.

pelanggaran mana terhadap peraturan-peraturan tadi berakibat diambilnya tindakan. HUKUM. Agar tata tertib dalarn masyarakat dapat dilaksanakan dan tetap terpelihara dengan balk. perlu ada peraturan yang mengatur dan memaksa tata tertib itu untuk ditaati yang disebut kaidah hukum. maka penlu dilengkapi dengan unsur memaksa.BABV WARGANEGARA DAN NEGARA 1. Sehingga hukum menjadi peraturan hidup yang dapat rnemaksa orang untuk menaati serta dapat memberikan sangsi tegas terhadap setiap orang yang tidak mau mematuhinya. yang menentukan tingkah Iaku manusia dalam lingkungan masyarakat yang dibuat oleh Badan-badan resmi yang berwajib. Selain Utrecht beberapa Sarjana Hukum Indonesia lainnya telah pula merurnuskan definisi hukum. masing-masing menonjolkan segi tertentu dan hukum. Hukurn Sukar kiranya untuk memberikan suatu definisi tentang hukum. Beberapa perumusan yang ada. Sumber hukum dapat ditinjau dan segi formal dan segi material. Utrecht niembenikan batasan hukum sebagai himpunan peraturan-peraturan (penintah. — perintah atau larangan itu harus dipatuhi setiap orang. Dan kepada barangsiapa yang melanggar balk disengaja atau tidak. yang kalau dilanggar dapat inengakibatkan sangsi yang tegas dan nyata. Akan tetapi ternyata tidak setiap orang mau menaati kaidah hukum tersebut. Sedangkan sumber hukum formal antara lain ialah: . yaitu dengan hukuman tertentu. sejarah. Simorangkir SH. dapat dikenai sani yang berupa hukuman. yang mendefinisikan hukum sebagai peraturanperaturan yang memaksa. oleh karena itu agar peraturan hidup itu benar-benar dilaksanakan dan ditaati. misalnya dad sudut politik.penintah atau larangan4arangan) yang mengurus tata tertib dalam masyarakat dan karena itu harus ditaati oleh masyarakat itu. ekonomi dan lain-lain. Di antaranya adalah JCT. Sumber hukum material dapat kita tinjau lagi dan berbagai sudut. Di dalam bukunya ―Pengantar Dalam Hukum Indonesia‖. b) Sumber-surnber Hukum Ialah segala sesuatu yang menimbulkan aturan-aturan yang mempunyai kekuatan yang memaksa. Dengan demikian hukum mempunyai sifat mengatur dan memaksa. dan Woerjono Sastropranoto SH. NEGARA DAN PEMERINTAH a.

enima oleh masyarakat. — Hukum talc tertulis. 2) Menurut ―bentuknya‖ hukum dibagi dalam: Hukum tertulis. 3) Menurut ―tempat berlakunya‖ hukum dibagi dalani: Hukum Nasional ialah hukum dalam suatu negara. yaitu hukum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan. 4) Traktat (treaty) Ialah perjanjian antara dua orang atau lebih mengenai Sesuatu hal. 3) Keputusan-keputusan hakim (Yurisprudensi) Ialah keputusan hakim terdahulu yang sering dijadikan dasar keputusan hakim kemudian mengenai masalah yang sama. yaitu hukum yang terbentuk karena keputusan hakim. diadakan dan dipelihara oleh penguasa negara. — hukum tertulis talc dikodifikasikan. Hukum Internasional ialah hukum yang mengatur hubungan internasional. c) Pembagian Hukum 1) Menurut ―sumbernya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Undang-undang. yaitu hukum yang terletak pada kebiasaan (adat). . 5) Pendapat Sarjana Hukum Ialah pendapat para sarjana yang sering dikutip para hakim dalam menyelesaikan suatu masalah.1) Undang-undang (Statute). 2) Kebiasaan (costum) Ialah perbuatan manusia yang tetap dilakukan berulangulang dalani hal yang sama dan dit. Sehingga tndakan yang benlawanan dianggap sebagai pelanggaran perasaan hukum. sehingga masing-masing pihak yang bersangkutan terikat dengan isi perjanjian tersebut. — Hukum Kebiasaan. yang terbagi lagi atas: — hukum tertulis yang dikodifikasikan ialah hukum tertulis yang telah dibukukan jenis-jenisnya dalam kitab undang-undang secara sistematis dan lengkap. -— Hukum Traktat. Ialah suatu peraturan negara yang mempunyai kekuasaan hukum yang mengikat. ialah hukum yang ditetapkan oleh negara-negara dalarn suatu perjanjian antar negara. Hukum Yurisprudensi.

Hukum Subyektif ialah hukum yang timbul dan hubungan obyektif dan berlaku terhadap seseorang tertentu atau lebih. apabila pihak yang bersangkutan telah membuat peraturan sendiri dalam perjanjian. 6) Menurut ―sifatnya‖ hukum dibagi dalam: Hukum yang memaksa ialah hukum yang dalam keadaan bagaimana harus dan mempunyai paksaan mutlak. 7) Menurut ―wujudnya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Obyektif ialah hukum dalam suatu negara yang berlaku umum dan tidak mengenai orang atau golongan tertentu. lus Constituendum ialah hukum yang diharapkan akan berlaku di waktu yang akan datang. Hukum Asasi (hukum alam) ialah hukum yang berlaku dalam segala bangsa di dunia. Contoh: Hukum Perdata.Hukum Asing ialah hukum dalani negara lain. Con toh: Hukum Acara Pidana dan Hukum Acara Perdata. Oleh karena itu. 5) Menurut ―cara mempertahankannya‖ dibagi dalam: Hukum material ialah hukum yang memuat peraturan yang mengatur kepentingan dan hubungan yang ber wujud perintah-perintah dan larangan-larangan. dan lain-lain. Hukum Formal (Hukum ProseS atau Hukum Acara) ialah hukum yang memuat peraturan yang mengatur bagaimana cara-cara melaksanakan dan mempertahankan hukum material atau peraturan yang mengatur bagai mana caracaranya mengajukan sesuatu perkara ke muka pengadilan dan bagaimana caranya hakim memben putusan. Hukum gereja ialah norma gereja yang ditetapkan untuk anggota-anggotanya. Hukum yang mengatur (pelengkap) ialah hukum yang dapat dikesampingkan. . maka yang dimaksud adalah Hukum Pidana atau Perdata material. bila kita berbicara Hukum Pidana atau Perdata. Menurut ―waktu berlakunya‖ hukum dibagi dalam: lus Constitutum (hukum positif) ialah hukum yang berlaku sekarang bagi suatu masyarakat tertentu dalam suatu daerah tertentu. Kedua jenis hukum mi iarang digunakan.

artinya bertentangan satu sama lain supaya tidak menjadi antagonisme yang membahayakan. Oieh karena itu negara mempunyai dua tugas pokok: Mengatur dan mengendalikan gejala-gejala kekuasaan asosial. Istilah hukum positif dimaksudkan untuk menandai ―differentie‖ dan hukum terhadap kaidah-kaidah lain dalam masyarakat. bukanlah kaidah sosial yang mengambang atau tidak jelas bentuk dan tujuannya. Kekuasaan negara mempunyai organisasi yang teratur dan paling kuat. dan menitikberatkan pada kepentingan perseorangan. bagi kepentingan-kepentingan yang telah melindungi kaidah agama. Negara sebagai organisasi dalam suatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan dan warganegaranya. Mengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan ke arah tercapainya tujuan-tujuan dan masyarakat seluruh atau tujuan sosial. oleh karena itu semua golongan atau asosiasi yang memperjuangkan kekuasaan harus dapat menetapkan din dalam rangka in Pentingnya sistem hukum mi sebagai perlindungan. baik oleh warga negara. tetapi belum cukup kuat untuk melindunginya mengingat terdapat kepentingan-kepentingan yang tidak teratur. Sebagai atnibut posi. tif mi adalah: Pertama. kaidah kesusilaan dan kaidah kesopanan. Hukum yang mengatur kehidupan masyarakat dan nyata berlaku dalam masyarakat disebut hukurn positif. tegas dan didukung oleh perlengkapan yang cukup agar diikuti anggota masyarakat. golongan atau oleh negara sencliri. kesusilaan dan kesopanan. Meskipun kaidah-kaidah tersebut ikut berusaha menyelenggarakan dan perlindungan kepentingan orang dalam masyarakat. serta menetapkan cara-cara dan batasbatas sampai di mana kekuasaan dapat digunakan dalam kehidupan bersama.8) Menurut ―isinya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Privat (Hukum Sipil) ialah hukum yang mengatur hubungan antara orang yang satu dengan yang lainnya. Bahkan berarti kepentingan warga masyarakat tidak terpenuhi oleh kaidah agama. Sehingga dibutuhkan lembaga khusus yang bertujuan merumuskan dengan jelas tujuan yang . tampil lebih jelas. Hukum Publik (Hukum Negara) ialah hukum yang mengatur hubungan antara negara dan alat perlengkapan atau negara dengan warganegaranya. Pengendalian mi dilakukan berdasarkan sistem hukum dan dengan perantaraan pemerintah beserta lembagalembaganya. Sebab mungkin saja terlaksana dengan kaidah tersebut. untuk melindungi lebih lanjut kepentingan yang telab dilindungi kaidah-kaidah tadi perlu sistem hukum. tetapi tidak cukup terlindungai atau terjamin.

Agar masyarakat siap memakai hukum positif. selalu berwarna dan memang yang terpancang dalam kamus hukum hanya dirasakan dan dialami. maknanya. Sebab hukum itu sebagai kongkretisasi danipada sistem nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. 2) Tidak dengan sendirinya harus adil dan benar. 3) Hukum tetap mengabdikan din untuk menjamin kegiatan masa sistem dan bentuk pemerintahan. 5) Hukum dapat diidentifikasikan dengan kekuatan atas kekuasaan. . yang perlu mempertimbangkan tiga hal yaitu: Sistem norma. Sifat dan peraturan hukum tersebut adalah memaksa dan menghendaki tujuan yang lebih dalam. bermakna dan berwujud relatif serta karakter dan sosial. kejaksaan dan pengadilan. 7) Jangan apriori bahwa hukum adat lebih baik dan hukum tertulis. Kedua. Dalarn kediniannya secara intern tidak ada sangkutpaut dengan ―kaidah‖ dan ―kebenaran‖ dalam makna dan hakiki yang sebenarnya. 4) Meskipun mengandung unsur keadilan atau kebaikan tidak selamanya disambut dengan tangan terbuka. perlu dipelajari 10 aspek penganalisa yaitu: 1) Jangan mengidentifikasikan ―hukum‖ dengan ―kebeflaran keadilan‖. struktural dan agama sekalipun. Kultur hukum adalah nilai dan sikap dalam masyarakat mengenai hukum. dampaknya dalam proses interaksi dalam masyarakat. seperti posisi. sebagai sistem kontrol dan sebagai sistem engineering (pemegang kekuasaan mernelopori proses pengkaidahannya). dalam rangka konseptualisasi hokum selalu berpihak.hendak dicapai oleh hukum. perlu mempelajari manajemen hukum dan kultur hukum. pengertian memaksa bukanlah senantiasa dipaksakan apabila tindakan sewenangwenang. Untuk menganalisa lebih tajam apa sebenarnya hukurn. Sebab sistem hukum terural dalam tiga komponen yaitu: (1) Substansi. (2) Struktur dan (3) Kultur. peranannya. Sehingga hukum diartikan sebagai serumpunan peraturan yang bersifat memaksa yang diadakan untuk melindungi kepentingankepentingan orang dalam masyarakat. dihutuhkan staf (personalia) yar‘g menjaga berlakunya hukum. 6) Macam-macam hukum terlalu dipukuiratakan. Manajemen hukum memikirkan bagaimana mendayagunakan sumber daya dalam masyarakat untuk mengatur masyarakat melalui hukum. budaya. Hukum tidak lain hanyalah merupakan sarana bagi pemerintah atas tangan-tangan yang berkuasa untuk mengerahkan cara berpikir dan bertindak dalam rangka kebijakan tujuan nasional.

akan berhadapan dengan tatanan di dalam danipada kehidupan sosial yang lebih substansial sifatnya. Dalam pemahaman sosiologis. Bagi masyarakat modern atau masyarakat primitif. pembunuhan. bahkan ―masuk surga‖ sekalipun. Antara penyimpangan sosial dan hukum terdapat hubungan yang erat. mulai bayi sampai dewasa. dan entah dan tahap mana dan kapan hukum tertulis menampakkan din..8) Jangan mencampur-adukkan substansi hukum dengan cara atau proses sampai terbentuk dasar diundangkannya hukum. hadirnya hukum adalah untuk diikuti atau dilanggar. Tidak tertulisnya hukum dalam hentuk peraturan perundang-undangan tidak mengurangi keheradaan dan kehadiran hukum. budaya dan struktur masyarakat Indonesia serta melepaskan din dan prasangka atau praduga tak bersalah. Penyimpangan sosial tidak segera mempunyai arti pelanggaran hukum. terus ke kelakuan (costum). sehingga orang (enaerung untuk memberikan penafsirannya sendiri terhadap hukum. untuk kemudian ke hukum adat. penggelapan dan sehagainya adalah contoh-contoh dan pengangkatan perilaku sosial yang menyim. dan yang demikian lalu hanya berfungsi sebagai pe(loman saja. perlu dirniliki pengetahuan sosial. Ancaman pidana terhadap pencurian. Apakah hukum itu dalam embrionya bertumbuh dan cara (usage) menuju ke kebiasaan (folk-ways). Dalam menganalisa adanya pencampur-adukan menganalisir hukum sampai diungkapkannya hukutn. di mana hukum diminta bantuan untuk mencegah dan menindak terjadinya penyimpangan. menikah dan meninggal dunia perlu ketentuan perundang-undangan yang mengaturnya. dan masyarakat tidak mungkin bermakna dan berada tanpa hukum. Penyimpangan sosial lebih luas daripada pelanggaran hukum. hukum akan selalu berfungsi. sebab ada persyaratan minimum etis. Penafsiran itu membuat hukum menjadi terang terhadap keadaan kongknit dalam masyarakat. Hanya bentuk. Tetapi tidak semua bentuk penyimpangan sosial dapat diangkat menjadi hukum. pang ke dalain hukum. Oleh karena itu hukum tidak dapat dipahaini tanpa memperhatikan faktor sosial budaya dan struktur negara. Hukum sebagai kerangka luar. yaitu perbuatan yang tidak sesuai dengan kaidah yang ada sebagai unsur yang membentuk tatanan sosial. perwujudan dan penampilannya yang tidak dapat dibayangkan seperti pada masyarakat sekarang. lebih banyak memuat stereotip perbuatan danipada diskripsi mengenai perbuatan itu sendiri. artinya ada ambang batas . 10) Jangan menganggap sama aspek terjang penegak hukum dengan hukum. Tetapi ada penilaku yang tidak sepenuhnya digolongkan kepada mematuhi liukum atau melanggar hukum yaitu penyimpangan sosial. dapat pula mengandung arti suatu penafsiran terhadap kaidah hukum yang formal. sebab hukum dapat diartikan sebagai hukum tertulis dan tidak tertulis. 9) Jangan mencampur-adukkan ―law in activis‖ dengan ―law in books‖ dan aparat penegak hukum.

dapatlah dikatakan mudah untuk menilai hukum. Dengan perkataan lain. dapat kita bedakan antara bentuk negara dan bentuk kenegaraan. Oleh karena itu. Adapun sifat tersebut adalah: 1) Sifat memaksa. 3) Sifat mencakup semua. Sifat tersebut melekat pada negara karena penjelmaan (manifestasi) dan kedaulatan yang dimiliki. negara dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan kekuasaan serta dapat menetapkan tujuan hidup bersama. 2) Sif at monopoli. artinya negara mempunyai hak kuasa tunggal dalam menetapkan tujuan bersama dan masyarakat. bentuk negara yang terpenting adalah: Negara Kesatuan dan Negara Serikat. negara mempunyai sifat khusus yang tidak melekat pada organisasi lain. Sebagai organisasi kekuasaan tertinggi. Akhirnya. 1) Negara Kesatuan (Unitarisme) . artinya semua peraturan perundang-undangan mengenai semua orang tanpa terkecuali. 2) Mengatur dan menyatukan kegiatan manusia dan golongan untuk menciptakalA tujuan bersama yang disesuaikan dan diarahkan pada tujuan negara. perlu waktu panjang.bagi pencantumannya ke dalam hukum seperti perilaku kebenaran ada anak-anak muda. Disebut bentuk negana jika hubungan suatu negara ke dalam (dengan daerahdaerahnya) maupun ke luar (dengan negara lain) ikatannya merupakan suatu negara. b. bertahap dan hukum ingin memanusiakan manusia itu sendiri. ikatannya bukan merupakan suatu negara. b) Bentuk Negara Dan erat tidaknya serta sifat hubungan suatu negara ke dalam maupun ke luar. a) Sifat-sifat Negara. negara mempunyai 2 tugas utama. sehagai organisasi. Negara Negara merupakan alat dan masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan manusia dalam masyarakat. Dalam teori modern sekarang mi. negara mempunyai kekuasaan yang paling kuat dan teratur. artinya negara mempunyai kekuasaan untuk menggunakan kekerasan fisik secara legal agar tercapai ketertiban dalam masyarakat dan mencegah timbulnya anarkhi. yaitu: 1) Mengatur dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat yang bertentangan satu dengan lainnya. sebagai organisasi. Dengan demikian. Sedang bentuk kenegaraan ialah jika hubungan ke dalam maupun ke luarnya.

di mana kekuasaan untuk mengurus seluruh pemerintahan dalam negara itu berada pada Pusat. Pemerintah Pusat memegang seluruh kekuasaan dalam negara. Kewenangan membuat UUD Hanya ada satu pembuat UUD yaitu Pemerintah Pusat.Negara Serikat sentralisir Asal usulnya: Ada 2 pembuat UUD yaitu Pemerintah Federal dan Pcmerintah Negara Bagian. Keuntungannya: — adanya peraturan yang sama di seluruh negara. — terlambatnya putusan-putusan dan Pusat. ke dalam suatu ikatan kerjasama yang efektif untuk melaksanakan urusan secara bersama. Ada negara kesatuan dahulu banu kemudian dibentuk daerah otonom. masing-masing negara itu melepaskan sebagian kekuasaan dan menyerahkan kepada Negara Federalnya. Dan biasanya yang diserahkan adalah urusan luar negeni. pertahanan negara dan keuangan. Ada 2 macam bentuk Negara Kesatuan. derah diberi kewenangan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. 2) Negara Serikat (negara Federczsi) Adalah negara yang terjadi dan penggabungan beberapa negara yang semula berdiri sendiri sebagai negara yang merdeka. banu membentuk negara senikat. — keputusan sering tidak cocok dengan keadaan daerah. Kerugiannya: menumpuknya pekerjaan di Pemerintah Pusat. Di dalam sistern in segala sesuatu dalam negara langsung diatur dan diurus Pemenintah Pusat. — penghasilan daerah dapat digunakan untuk kepenluan se luruh negara. Dengan demikian. berdaulat. Kekuasaan yang diserahkan disebutkan secara satu persatu (iimitatif) dan hanya kekuasaan yang disebut itulah yang diserahkan. (3) harus ada pemerintahnya . Sehingga ada 2 UUD yang betlaku. — rakyat kurang mendapat kesempatan untuk turut serta dan bertanggung jawab terhadap daerah. (b) Negara Kesatuan dengan sistem desentralisasi. Dengan kata lain.Adalah suatu negara yang merdeka dan berdaulat. Perbedaan antara Negara Kesatuan yang didesentralisir dengan Negara Senikat Negara Kesatuan yang dide. Di dalain sistem mi. Ada negara bagian terlebih dahulu. yaitu (a) Negara Kesatuan dengan sistem sentralisasi. Setelah menggabungkan din. kekuasaan asli ada pada Negara Bagian.

Ad. 1. Adapun tujuan negara itu bermacam-macam di antaranya adalah untuk: (a) Perluasan kekuasaan semata Negara yang mempunyai tujuan perluasan kekuasaan Semata disehut Negara Kekuasaan. 4. Rakyat hanya merupakan alat dan menjadi korban helaka. Tokohnya: Machiavelli dan Shang Yang. karena segala sesuatu dalam negara itu akan diarahkan untuk mencapai apa yang menjadi tujuan tersehut. Namun demikian. bahkan tujuan negara itu merupakan suatu hal yang sangat penting. yang disebut Pemerintah. dan apabila dilakukan oleh banyak negara disebut Perjanjian Multilateral. Apabila dilakukan antara dua negara disehut Perjanjian Bilateral. Ajaran mi memberikan suatu anggapan hahwa kekuasaan itu berarti kebenaran. Harus ada rakyatnya Yang termasuk suatu negara adalah semua orang yang ada di dalam wilayah negara. maka negara harus mempunyai badan yang berhak mengatur dan berwenang merumuskan serta melaksanakan peraturan yang mengikat warganya. Harus ada pemerintahnya Sebagai suatu organisasi. Di dalam mencapai tujuan mi. setiap orang yang ada dalarn wilayah negara itu harus patuh kepada hukum dan Pemerintah negara tersehut. Ad. 2. Harus ada uilavahnva Setiap negara mesti mempunyai suatu wilavah tertentu.(4) harus ada tujuannya (5) mempunvai kedaulatan. Perjanjian itu disebut Perjanjian Antar Negara (Intern asional). . Ad. Tentang Pemerintah mi selanjutnya akan diuraikan tersendiri. 3. Harus ada tujuannya Bahwasanya negara itu mempunyai tujuan adalah merupakan hal yang jelas. Déngan demikian rakyat suatu negara dapat terdiri dan herbagai macam golongan. wilayah perairari (yang ditentukan dengan perjanjian) dan wilayah udara (di atas darat dan lautan). Wilayah itu terdiri dan wilavah daratan. Batas-batas wilayah suatu negara ditentukan dalam perjanjian dengan negara lain. Tentang rakyat mi akan diuraikan tersendiri dalam uraian warganegara. Atau dapat pula dikatakan bahwa negara itu merupakan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan bersama dan anggota-anggotanya. maka negara dan rakyat dipisahkan dengan tegas. Ad.

(c) Penyelenggaraan ketertiban hukum Di sini negara mempunyai tujuan ketertiban hukum dengan berdasarkan dan berpedoman pada hukum. (d) Pen yelenggaraan Ke sejah teraan Urn urn Walaupun kalau kita lihat. Dengan perluasan kekuasaan negara. dan untuk memajukan kesejahteraan umum. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan ―. Sehingga negara dengari tujuan mi disebut juga Negara Kepolisian. dijaga dan dicampuri oleh alat-alat kekuasaan negara. dan agar segala sesuatunya berjalan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Tujuan Negara Republik Indonesia Walaupun ada beberapa teori tujuan negara. Walaupun nanti dalam prakt3knya keadaan negara tidak berbeda dengan Negara Kekuasaan. ras dan golongan dalam membawa rakyatnya ke arah tujuan yang dicitacitakan. Oleh karena itu negara mi disebut Negara Hukum. mencerdaskan kehidupan hangsa. tujuan negara hukum adalah juga untuk kesejahteraan umum. tetapi negara yang bertujuan menyelenggarakan kesejahteraan umum yang disehut Negara Kesejahteraan (Welfare State) mi ternyata lebih tegas merumuskan daripada negara hukum. namun yang menjadi tujuan dan Pemerintah Negara Republik Indonesia adalah sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4 ―Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pe merintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Dalam hal mi Pemerintah hanya menjaga jangan sampai ketertiban itu terganggu. bukan hanya dinikmati oleh beherapa orang atau segolongan orang tertentu saja. Dalam negara kesejahteraan. agama. negara hanyalah merupakan alat dan manusia untuk mencapai tujuan bersania. (a) Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.(b) Perluasan kekuasaan untuk rnencapai tujuan lain Tujuan lain dan perluasan kekuasaan adalah untuk mengatur keamanan dan ketertiban negara. maka kehebasan dan kemerdekaan rakyat menjadi terbatas. (c) Mencerdaskan kehidupan hangsa . Hal mi karena semua lapangan kehidupan diawali. berarti hahwa Negara Indonesia tidak mengadakan pembedaan terhadap suku. (b) Memajukan kesejahteraan umum mi berarti bahwa negara Republik Indonesia menghendaki agar semua warga dapat mengenyarn kesejahteraan.

(d) Ikut melaksanakan ketertiban dunia. (4) Tidak terbatas Berarti kedaulatan suatu negara itu rneliputi setiap orang dan setiap golongan yang ada dalam suatu negara tanpa terkecuali. (b) Sum ber Kedaulatan (1) Teon Kedaulatan Tuhan . OIeh karena itu negara mempunyai kekuasaan tertinggi untuk memaksa rakyatnya mentaati dan melaksanakan peraturan-peraturannya (kedaulatan ke dalam). Kedaulatan hanya akan lenyap bersama dengan lenyapnya negara. Mempunyai kedaulatan/ kemerdekaan Kedaulatan merupakan unsur penting dalam suatu negara. (2) Absolut Artinya di dalam negara tidak ada kekuasaan yang lebih tinggi dan kekuasaan negira. negara juga harus mempertahankan kernerdekaaannya yang tetah dimiliki serta mempertahankan kedaulatan ke luar (external sovereighnity).Kemajuan dunia dewasa mi menyadarkan usaha Pemerintah Indonesia untuk lebih mempergiat usaha dalam lapangan pendidikan. Kedaulatan berarti kekuasaan tertinggi. (a) Sifat-sifat Kedaulatan (1) Permanen Artinya walau badan yang memegang kedaulatan itu berganti. tetapi kekuasaan tertinggi dan negara tetap tidak dapat dibagi-bagi. kedaulatan negara masih tetap ada. Untuk itu negara menuntut kesetiaan yang mutlak dan warganya. Sejak Indonesia mencapai kemerdekaannya. karena kedaulatan mi yang akan membedakan organisasi negara dan organisasi/perkumpulan Iainnya. 5. Di samping itu. Ad. Di samping itu juga turut berusaha dengan aktif meredakan ketegangan dunia yang mengancam ketertiban dan perdamaian. maka tidak henti-hentinya Pemerintah dan bangsa Indonesia membantu perjuangan bangsa-bangsa yang dijajah. (3) Tidak terbagi-bagi Walaupun kekuasaan pemenintahan memang dapat dibagi-bagi.

Dengan kata lain. . yang meliputi semua bidang kehidupan masyarakat. Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto mencoba menghimpun berhagai pengertian yang diberikan oleh masyarakat terhadap hukum. tetapi juga segala kebiasaan yang ditaati masyarakat. Pemerintah diberi kekuasaan oleh rakyat yang berdaulat itu. sebenarnya masyarakat tunduk kepada kemauannya sendiri!kemauan umum. Sehingga. Tokoh : Jellineck. (2) Teori Kedaulatan Rakyat Teori mi menyatakan bahwa negara terbentuk karena sekelompok marnisia yang semula hidup sendiri-sendiri dan mengadakan perjanjian untuk membentuk suatu badan yang diserahi kekuasaan menyelenggarakan ketertiban dalam masyarakat. Karena arti hukum tidak hanya terbatas pada peraturan-peraturan tertulis saja. Montesquieu. maka terbentuknya negara pun atas kehendak Tuhan. (3) Teori Kedaulatan Negara Teori mi mengatakan bahwa negara terjadi karena kodrat alam. Teori mi menganggap bahwa kedudukan dan martabat hukum lebih tinggi dan negara. John Locke. Hukum ada karena dikehendaki negara. 2) Hukuni sehagai disiplin. Tokoh : Rousseau. dan Pemerintah melakukan itu atas nama rakyat. bila disadari betapa luasnya lingkup hukum. Jadi bila masyarakat tunduk kepada Pemerintah. Dengan demikian hukumlah yang berdaulat. yakni pengetahuan yang tersusun secara sistematis atas dasar kekuatan pemik iran. demikian pula kekuasaan yang ada. Oleh karena itu Pemerintah wajib menggunakan kedaulatan tersebut sesuai dengan kehendak Tuhan. Paul Lahand. (4) Teori Kedaulatan Hukum Teori mi merupakan kebalikan teori kedaulatan negara. dengan hasil sebagai herikut 1) Hukum sehagai ilmu pengetahuan. negaralah yang dianggap sumber kedaulatan. Karena itu kedaulatan dianggap ada sejak adanya/lahirnya negara. yakni suatu sistem ajaran tentang kenvataan atau gejala-gejala yang dihadapi. Sampai sekarang tidak ada kesepakatan di antara para ahli sendiri tentang apa arti sebenarnya daripada hukum. Hal mi dapat dimengerti.Menurut teori mi segala sesuatu yang ada di dunia mi berasal dan Tuhan. oleh karena itu negara tidak dapat dibatasi hukum karena hukum adalah hasil buatan negara sendiri.

. 9) Hukum sebagai jalinan nilai-nilai. 12 – 14 the normative live of a state and its citizens. It is an idea of morals. yakni struktur dan proses perangkat kaidahkaidah hukum yang berlaku pada suatu waktu dan tempat tertentu serta herbentuk tertulis. Pentingnya mengadakan identifikasi terhadap pelbagai arti hukum adalah untuk mencegah terjadinya kesimpangsiuran di dalam melakukan studi terhadap hukum. 4) Hukum sehagai tata hukurn. yakni hasil proses diskresi yang menyangkut ― decision-making not strictly governd by legal rules. Terutama sekali. • 1976). yaitu proses sehuhungan timbal balik antara unsur-unsur pokok dan sistem kenegaraan. yakni pribadi-pribadi yang merupakan kalangan yang berhubungan erat dengan penegakan hukum (law-enforcement officer). 1960). gislation. 1976). et. Artinya. Sendi-sendi flmu Hukum dan Tata 1-lukurn.. Sedangkan pandangan terhadap .al. yang bertujuan uhtuk mencapai kedamaian. hukum dianggap sebagai ―a command or prohibition emanating from the authorized agency of the state and backed up by the authority and the capacity to exercise force which is characteristic of the state (Henry Pratt. Lagi pula anti hukum pada suatu kurun waktu tertentu tidak akan lepas. such as le. 8) Hukum sebagai sikap — tindak ajeg atau perikelakuan yang teratur. 6) llukum sehagai keputusan penguasa. sehingga setiap telaah terhadap negara akan ikut menentukan tentang apa yang dimaksud dengan hukum. yaitu perikelakuan yang diulang-ulang dengan cara yang sama. 5) Hukum sebagai petugas. yaitu jalinan dan konsepsi-konsepsi abstrak tentang apa yang dianggap baik dan buruk (G. but rather with significant element of personal judgement‖ (Wayne Laa Favre.3) flukum sehagai kaidah. Dengan demikian yang dimaksudkan dengan hukum adalah‖ Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto. belong in to the twilight zone between law and morals (Rescoe Pounds. 1964) oleh karena itu yang dimaksudkan dengan diskreksi adalah ―authority conferred by law to act in certain conditions situations in accordance an official‘s or an agency‘s own conside red judgement and conscience. 1979. h. 7) Hukum sebagai proses pemerintah. litigation. hukum mempunyai hubungan yang erat dengan negara. dan pemikiran-pemikiran lain yang hidup pada zaman tersebut. Duncan Mitchell : 1977). Penerbit Alumni. and adjudication (Donald Black. maupun di dalam penerapannya. Bandung. akni pedoman atau patokan sikap tindak atau perikelakuan yang pantas atau diharapkan.

yang menelaah hukum melalui teori-teoni sosiologi.3 Hans Kelsen. sebenarnya adalah identik atau sama dengan hukum. mi adalah pandangan yang menolak setiap dualisme antara negara dan hukum. Salah seorang di antara berpendapat bahwa negara mempunyal kedudukan yang lebth tinggi daripada hukum adalah Puchta. Keyakinan hukum yang hidup jiwa bangsa harus disahkan melalui kehendak umum masyarakat yang terorganisasi dalam negara. h) negara. Menurut pendapatnya hukum dan negara adalah identik. . Pendapat para sarjana rnengenai hubungan antara negara dan hukum pada garis besarnya dapat disederhanakan dalarn tiga pendapat: a) bahwa negara lebih tinggi danipada hukum. Bahkan adat-istiadat bangsa maupun hasil pemikiran ahli-ahli hukum hanya berlaku sebagai.hukum sesudah disahkan oleh negara. Lebih jauh lagi Puchta berpendapat bahwa hukum timbul dan jiwa bangsa secara langsung dalam pelaksanaannya (dalam adat-istiadat orang-orang).eori absolutisme negara dan positivisme yunidis. menjadi kuat bersama dengan kekuatan bangsa dan akhirnya mati (punah) ketika suatu bangsa kehilangan kebangsaan.‘ Puchta menenima pendapat gurunya bahwa hukum bersumber dan jiwa bangsa (volkgeist). karena bila demikian berarti pendewaan terhadap negara dan hukum tidak lebih tinggi dan negara. Teoni inilah yang sebenarnya berakar dan t. yang mencoba untuk menyusun suatu teoni murni tentang hukum. pendapat mi dikemukakan oleh penganut teoni kedaulatan hukum. karena dalam masyarakat hanya ada satu. Ketaatan pemaksa mi tidak beda dengan tata hukum. seperti penLihat dapat penganut aliran hukum alam yang ditentang ofeh Ke2)sen. menolak pandangan dualisme terhadap negara dan hukum. Savigny berpendapat bahwa hukum tumbuh bersama pertumbuhan bangsa (rakyat). yaitu suatu sistem filsafat tertentu. mi merupakan pandangan yang bersumber pada teori absolutisme negara. Geiger berpendapat bahkan satu-satunya hukum yang berlaku adalah hukum yang berasal dan negara. dan c) negara harus tunduk pada hukum. Jadi negara tidak lebih tinggi danpada hukum. karena negara tidak lain daripada sistem sikap tindak manusia dan ketaatan dan paksaan sosial. dan bukan dua ketaatan pemaksa yang sah pada satu waktu.hukum dan negara berkaitan erat dengan pemikiran tentang semua gejala yang ada. secara tidak Iangsung hukum timbul dan jiwa bangsa melalui undangundang (yang dibentuk oleh negara) dan melalui ilmu pengetahuan hukum (yang merupakan karya ahli-ahli hukurn). munid seorang pemikir terkenal di bidang hukum yang bernama Friednick Von Savigny.2 Pandangan Puchta mi senada dengan pendapat Theodor Geiger.

tetapi karena mereka merniliki kesadarari hukum. c. . Negara hukum dalam arti sempit. Dicey juga mengembangkan teori kedaulatan hukum di Inggris yang sedikit berbeda dengan prinsip negara hukum yang berkembang di Eropa Kontinental.1980. A. Teori kedaulatan hukurn inilah yang menjiwai prinsip negara hukum. Menurut sistem Anglo Saxon. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. ditandai dengan dua ciri 1) Adanya perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. 2) Pemisahan kekuasaan. Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang. legislatif dan yudikatif. 1 Lihat Purnadi Purbacaraka dan Chaidir Mi. yakni negara hukum liberal.V. 3) Setiap tindakan pemerintahan harus didasarkan pada undang-undang 4) Adanya peradilan administrasi yang berdiri sendiri. Negara hukum dalam arti formal. mentaati peraturan negara bukan karena paksaan (oleh kekuasaan) negara.hal. Karena Pemerintan merupakan roda negara. maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara. Disiplin Hukum. artinya bahwa yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam negara hukum (kedaulatan hukum). 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. mengandung empat unsur sehagai berikut: 1) Perlindungan terhadap hak asasi manusia. antara kekuasaan eksekutif. dikenal the rule of law yang memiliki tiga unsur: 1) Supremasi dan hukum. 2) Pemisahan kekuasaan. Dengan deriikian negara bukanlah pernegang kedaulatan tertinggi karena negara pun harusjuga tunduk kepada hukum. maka negara tidak ada yang rnengatur. Tanpa Pemerintah. untuk aparat pemerintah yang melanggar batas-batas kewenangannya. lebih luas daripada negara hukum liberal.Di atas sudah diuraikan hahwa Krabhe berpendapat. Kesadaran hukum rakyatlah yang merupakan surnher kekuasaan negara. Penerbit Alumni Bandung. negara terikat pada norma-norma keadilan. Jadi dalam menjalankan kehijaksanaan. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi.

Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu. hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara. rechtspraak. maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. rechtspraak. maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. maka meliputi bidang legislatif. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. maka meliputi bidang legislatif. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara. politie. bestuur. yudikatif. 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara. seakan-akan keduanya adalah sama. maka negara tidak ada yang rnengatur. seakan-akan keduanya adalah sama. hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara. kewenangan. maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara. Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. Padahal jelas keduanya berbeda. — Segala tugas. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi. Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. eksekutif. c. Tanpa Pemerintah. . kewenangan. bestuur. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara. Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu. politie. eksekutif.Pemerintahan dalam cirti luas Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir. Karena Pemerintan merupakan roda negara. yudikatif. Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. Segala tugas. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara. dapat penganut aliran hukum alam yang ditentang ofeh Ke2)sen.Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. Padahal jelas keduanya berbeda. Pemerintahan dalam cirti luac Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir.

seakan-akan keduanya adalah sama. Tanpa Pemerintah. maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. dikenal the rule of law yang memiliki tiga unsur: 1) Supremasi dan hukum. Menurut sistem Anglo Saxon. yakni negara hukum liberal. Negara hukum dalam arti formal. 3) Setiap tindakan pemerintahan harus didasarkan pada undang-undang 4) Adanya peradilan administrasi yang berdiri sendiri. legislatif dan yudikatif. negara terikat pada norma-norma keadilan. lebih luas daripadanegara hukum liberal.Di atas sudah diuraikan hahwa Krabhe berpendapat. A. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi. untuk aparat pemerintah yang melanggar batas-batas kewenangannya. mengandung empat unsur sehagaiberikut: 1) Perlindungan terhadap hak asasi manusia. Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. Jadi dalam menjalankan kehijaksanaan. Negara hukum dalam arti sempit.V. 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. . antara kekuasaan eksekutif. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. maka negara tidak ada yang rnengatur. Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang. Dengan deriikian negara bukanlah pernegang kedaulatan tertinggi karena negara pun harusjuga tunduk kepada hukum. Kesadaran hukum rakyatlah yang merupakan surnher kekuasaan negara. artinya bahwa yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam negara hukum (kedaulatan hukum). Karena Pemerintan merupakan roda negara. 2) Pemisahan kekuasaan. 2) Pemisahan kekuasaan. tetapi karena mereka merniliki kesadarari hukum. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara. Dicey juga mengembangkan teori kedaulatan hukum di Inggris yang sedikit berbeda dengan prinsip negara hukum yang berkembang di Eropa Kontinental. c. Teori kedaulatan hukurn inilah yang menjiwai prinsip negara hukum. Padahal jelas keduanya berbeda. ditandai dengan dua ciri 1) Adanya perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. mentaati peraturan negara bukan karena paksaan (oleh kekuasaan) negara.

Pemerintahan dalam cirti luac Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir. Untuk itu Presiden menunjuk para Menteri sebagai pembantunya.Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. maka: Pemerintah dalam arti luac Adalah menunjuk kepada alat perlengkapan negara seluruhnya (aparatur negara) sebagai badan yang melaksanakan Seluruh tugas! kekuasaan negara atau melaksanakan pemerintahan dalam arti luas. kekuasaan negara di bidang bestuur. kewajiban dan kekuasaan negara di bidang eksekutif. Walaupun demikian. eksekutif. sehingga dapat terjadi satu bidang tugas dilakukan oleh lebih dan satu alat perlengkapan negara. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara. Pemerintah dalam arti sempit adalah hanya menunjuk kepada alat perlengkapan negara yang melaksanakan pemerjntahan dalam arti sempit. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. satu alat perlengkapan negaia melaksanakan lebih dan satu bidang tugas . — Kalau kita mengikutj Vollenhoven. bahwa Presiden adalah penyelenggara pemerintahan yang tertinggi di bawah Majelis (MPR adalah pemegang kekuasaan tertinggi). Para Menteri mi mempunyai pengaruh yang besar terhadap Presiden dalam menentukan politik negara mengenai departemennya. teori Montesquieu mengenai pemisahan kekuasaan mi tidak sepenuhnya dianut di Indonesia. maka meliputi bidang legislatif. bestuur. maka hanyalah tugas. maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. — Segala tugas. Mengikuti pengertian pemerintahan dalam arti luas dan sempit tersebut. Karena teori mi mengajarkan bahwa masing-masing bidang kekuasaan mi berdiri sendiri-sendiri dan tidak mencampuri urusan bidang lainnya. Atau sebaliknya. Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu.Kalau kita mengikutj Montesquieu. Indonesia menganut istem pembagian kekuasaan (bukan pemisahan). kewenangan. rechtspraak. Di dalam penjelasan UUD 1945 disebutkan dengan tegas. Presiden dan para Menterj inilah Pemerintah dalarn arti sempit. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara. yudikatif. hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara. politie.Pemerintahan dalam arti sempit -. Hal mi berarti bahwa Presiden bertanggung jawab dan berkuasa menjalankan pemerintahan negara. Sedangkan menurut UUD 1945.

yaitu 1) Penduduk Warga Negara atau Warga Negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh Pemerintah negara tersebut dan mengakui Pemerintahnya sendini. 1) Asa. digunakan 2 kriteria. Berhubung dengan itu. Berdasarkan kniterium mi. maka untuk menentukan kewarganegaraan seseorang digunakan 2 stelsel kewarganegaraan (di samping kedua asas di atas) yaitu stelsel aktif dan stelsel pasif. WARGANEGARA DAN NEGARA Unsur penting suatu negara yang lain adalah rakyat. yaitu (a) Kniterium kelahiran menurut asas keibuhapaan atau disebut. Penduduk mi dapat dihedakan menjadi 2 lagi. Dalam hubungan mi rakyat diartikan sehagai kumpulan manusia yang dipersatukan oleh suatu rasa persatuan dan yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu. maka negara itu hanya ada dalam angan-angan. orang-orang yang berada dalam wilayah suatu negara itu dapat dibedakan menjadi a. Di dalam asas mi.s Kewarganegaraan Adapun untuk menentukan siapa-siapa yang menjadi warganegara.pa rakyat. seseorang memperoleh kewarganegaraannya berdasarkan negara tempat di mana dia dilahirkan. b.2. Konflik antara lus Soli dan lus Sanguinis akan menyebabkan terjadinya kewarganegaraan rangkap (bipatride) atau tidak mempunyai kewarganegaraan sama sekali (a-patnide). yaitu (1) Kniterium kelahiran. Bukan Penduduk ialah mereka yang berada dalam wilayah suatu negara untuk sementara waktu dan yang tidak bermaksud bertempat tinggal di wilayah negara tersehut. Kedua prinsip kewarganegaraan mi digunakan secara hvsarna dengan mengutamakan salah satu. tetapi tanpa meniadakan yang satu. Di dalam asas mi. Penduduk ialah mereka yang telah memenuhi syaratsyarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan. pula ―lus Sanguinis‖. masih dibedakan lagi menjadi 2. Tan. dia dilahirkan. Termasuk rakyat suatu negara adalah meliputi semua orang yang hertempat tinggal di dalam wilayah kekuasaan negara tensebut dan tunduk pada kekuasaan negara tersebut. Pelaksanaan kedua stelsel mi kita bedakan dalam . diperkenankan mempunyai tempat tinggal pokok (domisili) dalam wilayah negara itu. (b) Kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau ―his Soli‖. Menurut Kansil. 2) Penduduk bukan Warga Negara atau Orang Asing adalah penduduk yang bukan warga negara. meskipun orang tuanya hukan warga negara dan negara tersebut. Seseorang mernperoleh kewarganegaraan suatu negara berdasarkan asas kewarganegaraan orang tuanya.

d dan e. yang pasal 1-nya menyebutkan: Warga negara Republik Indonesia ialah: Orang-orang yang berdasarkan perundang-undangan dan! atau perjanjian-perjanjian dan/atau peraturan-peraturan karena pewarganegaraan karena atau sebagai akibat dan perkawinan karena turut ayah/ibunya karena pernyataan. Anak baru turut kewarganegaraan ayahnya.— hak opsi. misalnya. maka ia tidak turut kewarganegaraan aya!rya. maka akan dapat kita temukan beberapa ketentuan tentang hakhak warga negara. setelah ayah itu mengadakan hubungan hukum kekeluargaan dan apabila hubungan hukum itu baru diadakan set1ah anak itu menjadi dewasa. Menjalankan ius soli supaya orang-orang yang lahir di Indonesia tidak ada yang tanpa kewarganegaraan. . maka barulah ibunya yang menentukan status anak itu. 2) Hak dan Kewaji ban Warga Negara Indonesia Apabila kita melihat pasal-pasal dalam UUD 1945. kalau ayahnya mengadakan hukum secara yuridis. Apabila tidak ada hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya atau apabila ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan ataupun selama tidak diketahui kewarganegaraannya. (2) Syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang. c. Di Indonesia. Pelaksanaan selanjutnya dan pasal 26 UUD 1945 mi di.f. — hak repudiasi. ialah hak untuk menolak kewarganegaraan (pelaksanaan stelsel pasif).:Sudah selayaknya keturunan warga negara RI adalah WNI. Hubungan hukum kekeluargaan antara ibu dan anak selalu ada. pertahanan dan kesejahteraan sosial. (2) Naturalisasi atau pewarganegaraan. yaitu hak untuk memilih kewarganegaraan (pelaksanaan stelsel aktif).gdanh. yaitu (1) Yang menjadi warganegara ialah orang-orang angsa Indonedia ash dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Selanjutnya di dalam Penjelasan Pasal I UU Nomor 62 tahun 1958 disebutkan: b. adalah suatu proses hukum yang menyebabkan seseorang dengan syaratsyarat tertcntu mempunyai kewarganegaraan negara lain. pendidikan. siapa-siapa yang menjadi warganegara telah disebutkan di dalam pasal 26 UUD 1945. atur dalam UTJ Nomor 62 Tahun 1958 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Sebagaimana telah diterangkan di atas dalam Bab I huruf a yang menentukan status anak ialah ayahnya.

(hak bersama dan mengeluarkan pendapat).Walaupun hak dan kewajiban warga negara di dalam UUD 1945 hanya dirumuskan dalam beberapa pasal saja. Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran. . selama agama dan kepercayaan itu di akui Pemerintah). pada hakikatnya adalah untuk membedakan ―hak dan kewajiban‖nya saja. Pasal 30 (1) Pasal 31 (1) Selain pasal-pasal yang inenyebutkan hak warga negara maka terdapat pula beberapa pasal yang menyebutkan tentang kemerdekaan warga negara: Pasal 27 (1) : Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan. namun Semuanya yang telah disebut di atas hal-hal yang pokok. .Pembedaan penduduk suatu negara menjadi warga negara dan orang asing tersebut. Tanpa adanya undang-undang semacam in maka ketentuan-ketentuan yang ada pada pembukaan. mi Sesuai dengan sifat UUD 1945 yang hanya mengatur hal-hal yang pokok saja. * . dan berhak mendapatkan perlindungan atas din dan harta bendanya. . bagaimana hak-hak dan kewajiban tersebut di atas harus dilaksanakan. hak dan kewajiban mempertahankan dan membela negara.. batang tubuh maupun penjelasan UUD 1945 akan kehilangan artinya dan hanya tinggal merupakan rangkaian huruf-huruf mati saja.Di samping itu dua ketentuan dengan tegas menyebutkan tentang kewajiban warga negara:Pasal 27 (1) : Segala warga negara. Tiap-tiap warga negara berhak . wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara. .Pasal 28 : Kemerdekaan bersenikat dan berkumpul. ..Pasal 30 (1) : Tiap-tiap warga negara. Orang asing di Indonesia tidak mempunyai hak dan kewajiban sebagaimana warga negara Indonesia. . Mereka tidak mempunyai hak untuk memilih dan dipilih. Pasal 29 (2) : Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. . (hak untuk beragama dan beribadat menurut kepercayaan masing – masing. (hakmemilih dan dipilih). maka untuk pelaksanaan selanjutnya harus ada undangundang yang akan menentukan lebih jauh. Karena UUD 1945 hanya mengatur hal-hal yang pokok. ikut serta dalam usaha pembelaan negara. . mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undangundang. namun mereka mempunyai kewajiban untuk tunduk dan patuh pada peraturan. wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya..Pasal 27 (2) Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang Iayak bagi kemanusiaan.

pemerintah bersama-sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat telah menyusun Undang-Undang nomor 3 tahun 1975. ni berarti bahwa tidak ada warga negara yang memiliki hak lebih banyak atau lebih sedikit daripada warga negara lainnya.Sebagai contoh pasal 28 mengatur tentang kebebasan berserikat. Pengakuan terhadap partai tersebut oleh pemerintah tidak boleh sama sekali dikaitkan dengan program partai tersebut apakah mendukung program pemerintah atau tidak. suatu undang-undang isinya tidak boleh bertentangan dengan Undang-Undang Dasar yang kedudukannya lebih tinggi. Sebagai pelaksanaan hak atas kebebasan berserikat. Jadi sesuai dengan tingkatan/hierarki perundangundangan. Ayat 2 pasal mi menghendaki bahwa warga negara berhak atas penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. ―Penduduk‖ yang dimaksud di sini adalah siapa saja yang berdomisili di wilayah Indonesia. Kebebasan berserikat tersebut terutama adalah kebebasan untuk mendirikan partai politik. Jadi suatu partai politik bebas untuk menentukan sikapnya. Sedangkan kebebasankebehasan lain yang juga diatur pada pasal 23 sampai sekarang belum diatur lebih jauh. Ketiga hak mi adalah suatu negara demokrasi. Dalam UUD sendiri telah disebutkan bahwa hal tersebut harus diaturr lehih lanjut dengan undang-undang. . apakah akan menjadi pendukung setia atau akan beroposisi terhadap Pemerintah. berkumpul dan mengeluarkan pendapat dengan tulisan dan lisan. Tentu saja ada pembatasan bahwa partai yang didirikan harus tidak bertentangan dengan nilai demokrasi yang justru terkandung dalam pasal 28 UUD 1945. Karena itu pernerintah berkewajiban untuk menyediakan lapangan kerja baru dengan syarat-syarat yang sesuai dengan kemanusiaan. sehingga sering menimbulkan berbagai penafsiran. Kebebasan berserikat tidak akan ada artinya hila tidak ada hak untuk mengeluarkan pendapat.1 Pasal 27 ayat I menetapkan bahwa segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum. baik ia warga negara ataupun orang asing. dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya. Kebebasan mi berarti pula bahwa pemerintah sama sekali tidak memiliki hak untuk melarang berdirinya suatu partai politik baru. dan menjadi sumber bagi undangundang tersebut. sehingga kebebasan tersebut adalah dalam hubungannya dengan agama yang mempercayai keesaan Tuhan. Tentu saja pasal mi harus dihubungkan dengan ayat satunya. Pasal 29 ayat 2 menyebutkan bahwa Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama masing-masing. karena larangan semacam mi jelas bertentangan dengan asas kebebasan berserikat yang dijamin oleh pasal 28 tersebut.

melainkan seluruh sela dalam tubuh bekerja sama secara selaras demi tegaknya tubuh sebagai satu sistem. . meskipun hak-hak dan kewajiban-kewajiban tersebut jelas sudah disebutkan dengan cukup rnemadai dalamUUD 1945. UUD itu tentu akan merintangi jalannya negara. hal tersebut akan menjadi sia-sia bila penyelenggara negaranya. Tidak karena fungsinya yang vital lalu jantung menuntut rejeki yang istimewa. di mana di dalam tubuh manusia terdapat berbagai sel yang dapat dikatakan sebagai unsur atau bagian dan tubuh manusia sebagai satu sistem. dalam arti mernang tidak mempunyai itikad untuk memberi kesempatan kepada warga negara untuk menikmati halc-haknya maupun melaksanakan kewajibannya. maka di dalamnva terlihat adanya bagian-bagian yang ters usun secata teratur dan merupakan satu kesatuan yang utuh. Tetapi yang lebih penting lagi adalah apa yang dinyatakan dalam penjelasan UUI) 1945 bahwa:―Yang penting adalah semangat para penyelenggara negara semangat para pemimpin pernerintahan meskipun UUD itu tidak sempurna. 32. maka pengaturan tersebut sudah cukup memadai. sistem tubuh manusia. Tidak berpikir keras lalu otak menuntut mayoritas rejeki dan seterusnya. Dengan pengertian mi dapat dicontohkan. Jadi meskipun ketentuan yang terdapat dalam UUD 1945 tidak terlalu banyak. meskipun dalam UUD dicantumkan perumusan hak-hak dan kewajiban warga negara yang se‗Lihat banyak-banyaknya. yaitu kehidupan.‖ Sebaliknya. Arti sistem Berbicara soal sistem. akan tetapi jikalau semangat para penyelenggara pemerintah baik.Meriam Budiardjo lewat ―Dasar-dasar Ilmu Politik‖ menyatakan.an sosial. Tidak karena bekerja keras lalu otot menuntut mayoritas rejeki untuk din sendiri. 33. INDIVIDU. bahkan keharicuran tubuh itu. Oleh karena itu demi tegaknya tubuh manusia yang merupakan bagian dan sistem tubuh selalu bekerja berfungsi dan berdedikasi demi satu tujuan yang besar. ekonomi dan kesejahtera. para pemimpin pemerintahannya memang tidak baik. perlindungan kultural. di dalam sistem terdiri dan unsurunsur yang lain dan saling mengadakan interaksi. TINDAKAN POLITIK DAN SISTEM POLITIK a. rneskipun hakhaknya maupun melaksanakan kewajibannya. tetapi karena hal-hal tersebut meliputi pokok-pokok saja yang kemudian pelaksanannya diatur lebih lanjut dengan undang-undang. dan 34 menjamin hak-hak terhadap pengajaran. Apabila salah satu sel tidak bekerja sebagaimana mestinya maka dapat berakibat guricangan tubuh manusia. 3.Begitu pula pasal 31.

— Unsur-unsur atau bagian-bagian yang tersusun dalam kebulatan itu saling bekerja sama antara yang satu dengan yang lain secara harmonis. Apabila salah satu unsur atau bagian di dalam sepeda pancal itu tidak berfungsi (salah satu pedal tidak ada). memberikan kejelasan bahwa sesuatu dikatakan sebagai sistem apabila — Sesuatu itu merupakan satu kesatuan yang bulat/ utuh. Sebagai salah satu sub sistem. Konsep sistem politik dalam kaitannya dengan situasi yang nyata seperti negara. — Ada bayangan. berusaha melihat dan mempelajari mengenai gej ala-gejala atau kej adian-kejadian yang bersifat politik dalam konteks tingkah laku di dalam masyarakat. — Ada pedal kin dan kanan.Contoh lain sepeda pancal yang sama-sama kita ketahui. Pengertian Sistem Politik Untuk memperoleh kejelasan mengenai pengertian sistem politik. dan — Kerjasama antar bagian atau unsur dalam kebulatan itu tertuju pada satu tujuan. tidak bisa lepas dan sistem yang ada dalam kehidupan masyarakat. Kalau sepeda pancal itu dipandang sebagai satu sistem maka di dalamnya akan terlihat adanya bagian-bagian atau unsur-unsur sebagai berikut — Ada ster. Sistem Politik kalau dikaji secara mendalam hanya merupakan salah satu sub sistem dan sistem kemasyarakatan yang mencakup antara lain sub sistem ekonomi. — Ada roda muka dan belakang. dan seterusnya. maka sepeda tersebut sulit bahkan tidak daat dijalankan sebagaimana mestinya. sub sistem hukum. Dengan pemikiran mi dimaksudkan masyarakat merupakan suatu sistem sosial yang pada hakikatnya terdiri dan . sub sistem politik dan sebagainya. Dengan pengertian di muka dan beberapa contohnya. b. maka sub sistem politik (baca sistem politik) dengan sub sistem yang lain yang ada dalam sistem kemasyarakatan terdapat saling ketergantungan dan pengaruh-pengaruh yang mempengaruhi (baik yang menyangkut jalannya sistem politik maupun pelaku-pelaku politik). Tingkah laku politik dianggap merupakan salah satu bagian dan tingkah laku sosial secara keseluruhan. — Di dalam kebulatan itu terkandung adanya unsurunsur atau bagian-bagian yang tersusun secara teratur dan tidak mengandung kontradiksi. sub sistem spiritual. Ada rantai.

bermacam-macam proses. Salah satu di antara bermacam-macam proses itu dapat dilihat gejalagejala politik sebagai suatu kumpulan proses tersendiri yang menunjukkan adanya perbedaan dengan proses-proses lainnya. Inilah yang dimaksud dengan sistem politik. Singkatnya berkaitan dengan kehidupan negara, yang dimaksud sistem politik adalah suatu pola kehidupan yang menyangkut hal ihwal kenegaraan dalam satu kebulatan yang utuh. Hal ihwal kenegaraan dilihat dan kaca mata politik di dalamnya terdapat bagian-bagianlunsur-unsur yang saling pengaruh mempengaruhi dan saling ketergantungan. Bagian-bagian itu berupa : Lembaga-lembaga negara. Lembaga-lembaga negara mi selalu berinteraksi satu sama lain dalam rangka: — menetapkan tujuan nasional, — menetapkan skala prioritas tujuan dalam rangka mewujudkan tujuan nasional, — menetapkan kebijaksanaan sebagai landasan pelaksanaan skala prioritas tujuan yang telah ditetapkan, dan — melaksanalcan skala prioritas tujuan yang telah diambil atas clasar kebijakan-kebijakan yang telah tetapkan. Di dalam melaksanakan tugasnya/fungsinya lembagalembaga negara di samping berinteraksi antar lembaga juga mengadakan interaksi dengan setiap warga negara. Mengingat jumlah warga negara di setiap negara modem seperti mi jutaan manusia dan masing-masing memiliki kepribadian serta kepentingan yang tidak sama, maka hal yang demikian mi merupakan salah satu pendorong lahimya berbagai golongan dalam kehidupan bernegara, baik yang berupa golongan atas dasar profesi yang sama, ide politik yang sama, keyakinan yang sama, dan sebagainya. Golongan-golongan itulah yang pada hakikatnya memiliki fungsi sebagai wadah dan penyalur aspirasi setiap warga negara dalam keikutsertaan di dalam pemerintah suatu negara.Dengan demikian sistem politik pada dasarnya mencakup: Kehidupan lembaga-lembaga negara (Supra struktur politik) balk kehidupan di masing-masing lembaga maupun hubungan antara lembaga negara yang ada. Pola kehidupan dan tata hubungan antara lembaga sosio-politik yang nyata dalam kehidupan pemerintari negara (infra struktur politik atau non legal bodies).Kehidupan mi menurut Goodman meliputi Partai politik/Organisasi politik Kelompok kepentingan Kelompok penekan Media komunikasi politik

Figur politik. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang memandang negara sebagai satu sistem, maka demi tegak dan lestarinya kehidupan tersebut secara ideal semua unsur yang ada dalam negara baik para penguasa negara yang ducluk dalam lembaga-lembaga negara maupun para warga yang hidup dalam berbagai kelompok, apakah kelompok sosial, kelompok profesi, kelompok keagamaan, kelompok politik, dan seterusnya harus ada hubungan yang serasi, selaras dan seimbang. Dengan demikian antara kehidupan lembaga-lembaga negara (supra struktur politik) dan kehidupan warga negara yang terdiri dan berbagai kelompok pada hakikatnya terdapat hubungan timbal balik dan saling ketergantungan. Untuk itu dalam hubungan timbal balik dan saling ketergantungan mi dapat dilihat pada fungsi infra struktur politik dan supra struktur politik seperti berikut mi

a) Mengajukan kepentingan Pengajuan kepentingan mi utamanya menjadi tugas atau dilakukan kelompok-kelompok kepentingan. Salah satu contoh dalam kehidupan negara Indonesia, HKTI sebagai wadah kaum tani dalam membawakan aspirasi seluruh anggotanya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara selalu berusaha untuk menyerap, mengajukan dan memperjuangkan nasib para petani. Mengingat kelompok kepentingan yang hidup di suatu. negara termasuk negara kita menunjukkan adanya kebhinnekaan, maka hal mi berakibat lahirnya perbedaan perjuangan antar kelompok dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

b) Pemaduan kepentingan. Pemaduan kepentingan mi utamanya menjadi tgas organisasi politik atau partai politik. Untuk itu ketelitian, kejelian setiap organisasi politik beserta para tokoh-tokohnya dalam melihat, menyerap, memadukan dan merumuskan setiap aspirasi dan kepentingan dan berbagai golongan dalam masyarakat sangat menentukan bobot program masingmasing organisasi politik dalam rangka mempertahankan pemerintahan negara, sangat ditentukan oleh program, masing-masing organisasi politik tersebut. Sebagai contoh dalam kehidupan negara kita di mana baik PDI, P3 maupun Golkar dengan kemampuannya, ketelitiannya drir‘ kecermatan yang dimilikinya, masing-rnasing mencoba merumuskan apa yang diajukan oleh berbagai macam kelompok kepentingan yang ada untuk dijadikan program perjuangannya. Program yang telah dirumuskan kemudian ditawarkan kepada masyarakat khusus pada saat kampanye pemilihan umum. Dengan penawaran mi diharapkan masyarakat melakukan penilaian terhadap program

masing-masing organisasi politik peserta pemilu, sehingga kampanye bukan merupakan arena adu kekuatan, melainkan merupakan penjabaran program dan masing-masing organisasi politik dalam rangka menarik dukungan dan masyarakat.

c). Pemasyarakatan dan komunikasi politik Pemasyarakatan dan komunikasi politik mi berlansung melalui setiap komponen sistem politik. Sedang supra struktur politik menghasilkan berbagai ketentuan dan kebijakan-kebijakan yang mengikat seluruh sistem politik dan sekaligus juga sebagai umpan balik kepada infra struktur politik beserta Iingkungannya, dalam hal mi keseluruhan sistem kemasyarakatan. Kesimpulan: Dan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa: Sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, manusia diciptakan sebagai makhluk pribadi dan sekaligus sebagai makhluk pribadi manusia cenderung untuk bersaing, mempertahankan din dan selalu ingin dihormati dalam hidupnya. Sebagai makhluk sosial setiap manusia memerlukan rasa kasih sayang antara sesama dan dalam dirinya ada kecenderungan untuk saling ketergantungan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk itu kecenderungan yang tumbuh dan berkembang dalam din manusia adalah hidup berkawan, hidup bersama antar sesama manusia secara gotong royong, mengadakan hubungan sesama manusia untuk menciptakan rasa aman, tentram dan sebagainya denganjalan mengorganisir bermacammacam kelompok, sehingga dalam kehidupan manusia dapat dijumpai keanekaragaman kelompok. Dan yang dapat menampung keanekaragaman kelompok tersebut adalah masyarakat, yang pada tingkat tertentu lahirlah negara. Dalam kehidupan negara dapat dijumpai adanya Pemerintahan yang mengemudikan negara dan warga negara yang mendukung kehidupan negara. Kenyataan mi melahirkan interaksi antara warga negara dan antar warga negara dengan negara (pemerintah). sesuai yang diharapkan, maka ketentuan hukum sangat diperlukan. Negara sebagai satu sistem politik di dalamnya terdapat kehidupan lembaga-lembaga negara (Supra struktur politik) dan kehidupan sosio lembaga-lembaga politik, yang nyata dalam kehidupan pemerintahan negara, dalam hal mi adalah partai politik, organisasi profesi, media komunikasi, dan organisasi kemasyarakatan lainnya (infra struktur politik). Sebagai satu sistem, maka secara ideal interaksi antara keduanya hams berjalan harmonis‘.

RANGKUMAN Negara adalah organisasi tertinggi yang terbentuk atas dasar kehendak bersama dan individu-individu atau kelompokkelompok yang mempunyai kepentingan untuk suatu tujuan bersama.Syarat yang hams ada bagi terbentuknya negara adalah, hams ada wilayah tertentu, rakyat yang mendianii wilayah tersebut dan pemerintahan yang berdaulat. Syarat pelengkap adalah pengakuan dan negara-negara lain. Negara mempunyai monopoli kekuasaan yang sangat besar. Teori-teori yang mencoba untuk membenikan dasar atau pembenaran atas kekuasaan yang dimiliki oleh negara tersebut, yaitu: Teori klasik, meliputi teori mitologis dan teori teokratis; Teori perjanjian, yang berasal dan Thomas Hobbes, John Locke dan Rousseau; dan Teori kekuasaan, yang berasal dan pendapat Leon Duguit dan Krabbe.Agar interaksi tersebut dapat berjalan. Adapun yang dimaksud warga negara Indonesia adalah seperti apa yang teiah ditetapkan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 26 ayat 1 dan ayt 2.Ayat 1 dan ayat 2 dan pasal 26 UUD 1945 sangat erat sekali hubungannya. Sebab kalau ayat 2 sampai tidak ada maka akan timbul penafsiran-penafsiran. Huhungan antara negara dengan warga negara mi dapat kita temukan di dalam pasal 26 s/d pasal 33 UUD 1945. Dalam rangka mencapai tujuan negara, maka negara antara lain bertugas niengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan ke arah tercapainya tujuan-tujuan dan masyarakat seluruhnya. Negara menentukan bagaimana kegiatan asosiasi-asosiasi kemasyarakatan disesuaikan satu sama lain dan diarahkan kepada tujuan nasional.

Sejumlah individu yang mempunyai kedudukan(status) yang sarna menurut ukuran masyarakatnya. Masyarakat tidak dapat dibayangkan tanpa individu. an penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat (hierarchis). individu mempengaruhi masyarakat dan bahkan bisa menyebabkan (berdasarkan pengaruhnya) perubahan besar masyarakatnya. Pitirini A. maka dengan sendirin. masvarakat merupakan kesatuan yang dalam pembentukannya mernpunyai gejala yang sama. oleh mereka dikatakan sehagai herikut . Individuindividu yang terdiri dan berbagai latar belakang tentu akan membentuk suatu masyarakat heterogen yang terdiri dan kelompok-kelompok sosial. Betapa individu dan masyarakat adalah komplementer dapat kita lihat dan kenyataan. di dalam Dictionary of Sociology. Pengertian Masyarakat terbentuk dan individu-individu. Setelah itu kita mengerti bahwa manusia sebagai makhluk sosial yang selalu mengalarni perubahan sosial. Karena itu Social Stratification sering diterjemahkan dengan PelapisanMasyarakat. Istilah Stratifikasi atau Stratification berasal dan kataSTRATA atau STRATUM yang berarti LAPISAN.BAB VI PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT 1. Sehubungan dengan mi. Masyarakat merupakan suatu kesatuan yang didasarkan ikatan-ikatan yang sudah teratur dan boleh dikatakan stabil. dikatakan berada dalam suatu lapisan atau stratum. marilah kita pelajari apa yang dimaksucl dengan Stratifikasi Sosia] atau Pelapisan Masyarakat. hahwa a. Seperti juga individu tidak dapat dibayangkan tanpa adanya masyarakat. b. Dengan adanya atau terjadinya kelompok sosial mi maka terbentuklah suatu pelapisan masyarakat atau terbentuklah masyarakat yang berstrata. Sorokin memberikan definisi pelapisan masyarakat sebagai berikut : ―Pelapisan masyarakat adalah perbeda. manusia dipengaruhi oleh masyarakat demi pembentukan pribadinya. PELAPISAN SOSIAL a.‖ Lebih lengkap lagi hatasan yang dikemukakan oleh Theodorson dkk.

sarnaan ekonomi itu secara umum.Pelapisan masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relatif permanen yang terdapat di dalam sistem sosial (dan kelompok kecil sampai ke masyarakat) di dalam hal pembedaan hak. di mana lapisan bawah adalah paling lehar dan lapisan mi menyernpit ke atas. Di dalam organisasi masyarakat primitif pun di mana helum mengenal tulisan. Tetapi hal mi perlu diingat bahwa ketentuan-ketentuan tentang pembagian kedudukan antara laki-laki dan perempuan yang kemudian menjadi dasar daripada pembagian pekerjaan. 2) adanya kelompok-kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memiiki hak-hak istimewa. Di Irian misalnya atau di Bali. sematamata adalah ditentukan oleh sistem kebudayaan itu sendiri. 4) adanya orang-orang yang dikecilkan di luar kasta dan orang yang di luar perlindungan hukum (cutlaw men). 5) adanya pembagian kerja di dalam suku itu sendiri. h. 6) adanya pernbedaan standar ekonomi dan di dalam ketidak. Pendapat tradisional tentang masyarakat primitif sebagai masyarakat yang komunistis yang tanpa hak milik pribadi dan perdagangan adalah tidak benar. . pelapisan masyarakat itu sudah ada. Kita lihat saja misalnya kedudukan laki-laki di Jawa berheda dengan kedudukan laki-laki di Minangkabau. Apa yang sesungguhnya adalah kelompok ekonomi yang tersusun atas dasar ketergantungan yang timbal balik dan individu-individu yang aktif secara ekonomis. 3) adanya pemimpin yang paling berpengaruh. Dalam huhungannya dengan pembagian pekerjaan pun setiap suku bangsa memiliki cara sendiri-sendiri. Di Jawa kekuasaan keluarga di tangan ayah sedang di Minangkahau tidak demikian. Seluruh masyarakat memberikan sikap dan kegiatan yang berbeda kepada kaum laki-laki dan perempuan. wanita harus lebih bekerja keras daripada laki-laki. Masvarakat yang herstratifikasi sering dilukiskan sehagai suatu kerucut atau primida. PelapIsan 9osiol ciri tetap kelompok sosial Pembagian dan pemberian kedudukan yang berhuhungan dengan jenis kelamin nampaknya menjadi dasar dan seluruh sistern sosial masyarakat kuna. Hal mi terwujud berbagai bentuk sebagai berikut 1) adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan pembedaan-pembedaan hak dan kewajihan. pengaruh dan kekuasaan. Ekonomi primitif bukanlah ekonorni dan individu-individu yang terisolir produktif kolektif. serta bagian-bagian yang lebih kecil daripada suatu kelompok yang memiliki sistern perdagangan dan barter satu sarna lain.

Pengakuan-pengakuan terhadap kuasaan dan wewenang tumbuh dengan sendirinya. hal mi disebabkan hanya terhadap miik umum dan kelompok. maka kedudukan seseorang pada sesuatu strata atau pelapisan adalah Secara otomatis. tetapi berjalan secara alamiah dengan sendininya. Pada pelapisan yang terjadi dengan sendirinya. Di demokrasi-demokrasi yang modern pun juga tidak dapat mengecualikan adanya hukum-hukurn pelapisan masyarakat. Di dalam sistem pelapisan mi ditentukan secara jelas dan tegas adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang. Oleh karena sifatnya yang tanpa disengaja inilah maka hentuk pelapisan dan dasar dan pada pebapisan itu bervaniasi menurut tempat. dan presiden kepada lurah. karena pemilikan kepandaian yang lebih.Bilaniana di dalam beberapa suku perbedaan ekonomi begitu kecil dan kebiasaan tolong-menolong secara timbal balik mendekati sistem komunisme. Gradasi itu dapat kita lihat misalnya: multi clan menulih modal yang kaya sampai kepada buruh yang termiskin. dan jenderal sampai kepada prajunt dan sebagainya yang semuanya itu rnenunjukkan sebagai jenjang-jenjang dan gradasi sosial yang menunjukkan walaupun di dalam sistem demokrasi yang paling mutakhir pun ada pelapisan masyarakat. Terjadi dengan disengajaSistem pelapisan yang disusun dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. misalnya karena usia tua. Dengan adanya pembagian yang jelas dalam hal wewenang dan kekuasaanmi maka di dalarn organisasi itu terdapat keteraturan sehingga jelas bagi setiap orang di tempat mana letaknya kekuasaan dan wewenang yang dimiliki dan dalam suatu organisasi baik secara vertikal maupun secara horisontal. atau sakti. maka lebih tidak rnungkin lagi untuk menemukannya di dalam masyarakat yang telah lebih maju/berkembang. c. Jika kita tidak dapat menemukan niasyarakat yang tidak berlapis-lapis di antara masyarakat yang primitif. walaupun di dalam konstitusinya menyatakan bahwa ―Semua manusia adalah sama (all men are created equal). Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu. atau kerabat pembuka tanah. waktu dan kebudayaan masyarakat di mana sistem itu berlaku. . Terjadinya pekzpisan social Terjadi den gan sendirinya Proses mi berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Di dalam masyarakat pertanian dan khususnya di dalam masyarakat industri pelapisan itu tampak menyokmata dan jelas. tetapi pada dasarnya pelapisan masyarakat itu ada di mana-mana dan di sepanjang waktu. Bentuk dan proporsi pelapisan di masyarakat yang telah maju bezvariasi. seseorang yang memiliki bakat seni.

tidak diperkenankan menduduki jabatan-jabatan tertentu yang hanya boleh diduduki atau dijabat oleh golongan IV a ke atas. organisasi partai politik. Contoh yang lain dapat kita lihat sendiri misalnya di dalam kantor-kantor pemerintah di mana banyak tenaga-tenaga yang cukup tetapi tidak diberi wewenang karena kedudukannya mengikat. Di dalam sistem yang demikian itu satu-satunya jalan untuk dapat masuk menjadi anggota dan suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran. laan. Misalnya saja perubahan-perubahan pula dalam cara-cara perjuangan partai politik. Di dalam sistem organisasi yang disusun dengan cara mi mengandung dua sistem. Kedua : karena organisasi itu telah diatur sedemikian rupa Sehingga membatasi kemampuan-kemampuan individual yang sebenarnya mampu tetapi karena kedudukannya yang mengangkat maka tidak memungkinkan untuk mengambil inisiatif. seorang dosen yang baru golongan III a tetapi cakap.Tetapi sebenarnya terdapat pula kelemahan yang disebabkan sistem yang demikian itu.Pertama karena organisasi itu sudah diatur sedemikian rupa. sehingga sering terjadi kelemahan di dalam menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat. perkumpulan-perkumpulan resmi. Di dalam sistem ini perpindahan anggota masyarakat ke lapisan yang lain balk ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi. Menurut sifatnya. kecuali ada hal-hal yang istimewa. maka merupakan harnbatan yang merugikan bagi dosen yang bersangkutan dan universitas. tetapi karena organisasi itu mempunyai tata cara tersendiri di dalam menentukan kebijaksanaan politik sosial. perusahaan besar. d. Sistem pelapisan tertutup . dan lain-lain.Sistem pelapisan yang dibentuk dengan sengaja mi dapat kita libat misalnya di dalam organisasi pemerintahan. Pembagian kedudukan mi di dalam organisasi formal pada pokoknya diperlukan agar organisasi itu dapat bergerak secara teratur untuk mencapai tujuan yang diinginkan. maka sistem pelapisan dalam masyarakat dapat dibedakan menjadi: 1) Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup. maka sering terjadi kelambatan di dalam penye9. Pembedaun sistem pelapisan menurut sifatnya. Misalnya dapat kita lihat di dalam kehidupan perguruan tinggi. Sistem skalar: merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dan bawah ke atas (vertikal). Pendek kata di dalam organisasi formal. misalnya saja di dalam organisasi perkantoran ada kerja sama antara kepalakepala seksi dan lain-lain. ialah : Sistem fungsional: merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sarna dalam kedudukan yang sederajat.

kita temui misalnya di India yang masyarakatnya mengenal sistem kasta. Demikian sebaliknya hagi mereka yang tidak bermutu akan semakin didesak oleh mereka yang cakap. Sebagaimana kita ketahui masyarakat terbagi ke dalam: — Kasta Brahmana: yang merupakan kastanya golongangolongan pendeta dan merupakan kasta tertinggi. (Seperti pemerintahan d Arika Selatan yang terkenal masih melakukan politik apartheid atau perbedaan warna kulit yang disahkan oleh undang. Sistem stratifikasi sosial yang tertutup biasanya juga kita temui di dalam masyarakat feodal atau masyarakat yang berdasarkan realisme. Yang termasuk golongan ini misalnya kaum gelandangan. Dalam hubungannya dengan pembangunan masyarakat. peminta dan sebagainya. — Kasta Ksatria: merupakan kasta dan golongan hangsawan dan tentara yang dipandang sebagai lapisan kedua. ketiga.Status (kedudukan) yang diperoleh berdasarkan atas usaha sendiri disebut ―Achieved status‖. 2) Sistern pelapisan rnasyarakat yang terbuha Di da!am sistem yang demikian mi setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk jatuh ke lapisan yang ada di bawahnya atau naik ke lapisan yang di atasnya. sistem pelapisan masyarakat yang terbuka sangat menguntungkan. Dengan demikian orang berusaha untuk wengembangkan segala kecakapannya agar dapat meraih kedudukan yang dicitacitakan. Setiap orang dihen kesempatan untuk menduduki segala jabatan bila ada kesempatan dan kemampuan untuk itu. sehingga yang bersangkutan bisa jadi jatuh ke tangga sosial yang Iebih rendah. Sebab setiap warga masyarakat diberi kesempatan untuk bersaing dengan yang lain. — Kasta Waisya: merupakan kasta dan golongan pedagang yang dipandangsebagai lapisan menengah. .undang). — Kasta Sudra : merupakan kasta dan golongan rakyat jelata. — Pania: adalah golongan dan mereka yang tidak mempunyai kasta.Sistern yang demikian mi dapat kita ternukan misalnya di dalam masyarakat di Indonesia sekarang mi. Tetapi di sarnping itu orang juga dapat turun dan jabatannya hila dia tidak mampu mempertahankannya.

MA. Prof. menyatakan bahwa ada dua kelas yang senantiasa berbeda setiap waktu yaitu golongan Elite dan golongan Non Elite. Di sini Aristoteles membagi masyarakat berdasarkan dimensi ekonomi sehingga ada orang yang kaya. Dengan demikian sistem pelapisan masyarakat itu mengikuti bentuk piramid. menengah dan melarat. Vilfredo Pareto. seperti misalnya: keturunan. demikian seterusnya semakin tinggi golongannya semakin sedikit jumlah orangnya.e. kekuatan dan lain sebagainya. Dr. keahlian dan kapasitas yang berbedaheda. Orang dapat menduduki lapisan (atau istilah lain ada yang menggunakan dengan kelas) tertentu disebabkan oleh beherapa faktor. . tetapi sementara itu ada pula yang melihatnya melaluj berbagai ukuran secara kompreh ensif. Beberapa teori tentangpelapisan sosial Bentuk konkrit daripada Pelapisan Masyarakat ada beberapa macam. menyatakan sebagai berikut : selama di dalam masyarakat ada sesuatu yang dihargai olehnya dan setiap masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargainya maka barang itu akan menjadi bibit yang dapat menumbuhkan adanya sistem berlapis-lapis dalam masyarakat. watak. Sementara itu ada pula sering kita dengar: kelas atas (upper class). dan mereka yang berada di tengah-tengahnya. atau aspek politik saja. Oleh karena itu beberapa sarjana memiliki tekanan yang berbeda-beda di dalam menyampaikan teori-teori tentang pelapisan masyarakat. Pada umumnya golongan yang menduduki kelas bawah jumlah orangnya daripada kelas menengah. Menurut dia pangkal danpada perbedaan itu karena ada orang-orang yang memiliki kecakapan. kelas menengah bawah (lower middle class) dan kelas bawah (lower class). Selo Sumardjan dan Soelaiman Soemardi SH. kecakapan. Beberapa dicantumkan di sini: Aristoteles mengatakan bahwa di dalam tiap-tiap negara terdapat tiga unsur. Selanjutnya itu ada yang membagi pelapisan masyarakat ke dalam jumlah yang lebih sederhana (rnisalnya membagi hanya menjadi dua hagian). sarjana Italia. Sementara itu ada pula yang membagi tiga lapisan atau lebih). Masyarakat terdiri dan tiga kelas ialah kelas atas (upper class). Ada yang membagi pelapisan masyarakat seperti berikut mi: Masyarakat terdiri dan kelas atas (upper class) dan kelas bawah (lower class). kelas menengah (middle class). kelas menengah (middle class) dan kelas bawah (lower class). pengaruh. yaitu mereka yang kaya sekali. Ada sementara sarjana yang menirijau bentuk pelapisan masyarakat hanya berdasar salah satu aspek saja misalnya aspek ekonomi. mereka yang melarat sekali.

Sehaliknya yang kedua. pada pokoknya ada dua macam di dalam setiap masyarakat vaitu kelas yang memiliki tanah dan alatalat produksi lainnya dan kelas yang tidak mempunyainya dan hanya memiliki tenaga untuk disumbangkan di dalam proses produksi. menempati lapisan sosial teratas. akhirnya dapat disimpulkan bahwa ukuran atau kriteria yang biasanya dipakai untuk menggolong-golongkan anggota-anggota masyarakat ke dalam lapisan-lapisan sosial adalah sebagai berikut Ukuran kekayaan : Ukuran kekayaan (kebendaan) dapat dijadikan suatu ukuran: barangsiapa yang mempunyai kekayaan paling banyak. misalnya dapat dilihat pada bentuk rumah yang bersangkutan. Karl Marx didalam menjelaskan secara tidak Iangsung ten. sampai kepada masyarakat yang paling maju dan penuh kekuasaan dua kelas selalu muncul ialah kelas yang pemerintah dan kelas yang diperintah. jumlahnya selalu sedikit. sarjana Italia. Kenyataan tersehut. berupa mobil pribadinya. karena ternyata bahwa bukan ilmu pengetahuan yang dijadikan ukuran. Ukuran mi kadang-lçadang menyebabkan menjadi negatif. Ukuran semacam mi hanyak dijumpai pada masyarakat-masyarakat tradisional. Ukuran kehormatan: Ukuran kehormatan mungkin terlepas dan ukuran-ukuran kekayaan atau kekuasaan.tang pelapisan masvarakat menggunakan istilah kelas menurut dia. termasuk ke dalam lapisan sosial teratas. akan tetapi gelar kesarjanaannya. tetapi masih ada ukuran-ukuran lainnya yang dapat dipergunakan. mendapatkan atau mendudukj lapisan sosial teratas. jumlahnya lebih bariyak diarahkan dan diatur/diawasi oleh kelas yang pertama. Sudah tentu hal itu mengakibatkan segala macam usaha untuk mendapatkan gelar tersebut walaupun secara tidak halal. Ukuran-ukuran tersebut di atas. Ukuran ilmu pengetahuan : litnu pengetauan dipakai ukuran oleh masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan. menjalankan peranan-peranan politik. ialah kelas yang diperintah. Ukuran kekuasaan : Barangsiapa yang rnemiliki kekuasaan atau yang mempunya wewenang terbesar. cara-cara mempergunakan pakaian serta bahan pakaian yang dipakainya. Biasanya mereka adalah golongan tua atau mereka yang pernah berjasa besar kepada masyarakat. Akan tetapi ukuran-ukuran di atas yang menonjol sebagai dasar timbulnya pelapisan sosial . Dari apa yang diuraikan di atas. tidaklah bersifat limitatif (terbatas).Gaotano Mosoa. kebiasaan untuk berbelanja barangbarang mahal. dan sebagainya. monopoli kekuasaan dan menikmati keuntungan-keuntungan yang dihasilkan oleh kekuasaannya itu. di dalam ―The Ruling Class‖ menyatakan sebagai herikut Di dalam seluruh masyarakat dan masyarakat yang sangat kurang berkembang. Kelas yang pertama. Orang yang paling disegani dan dihormati.

seperti dalam Pasal 1 : ―Sekalian orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak yang sama. 2. Hak inilah yang banyak dikenal dengan Hak Asasi Manusia. Mereka dikaruniai akal dan budi dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam persaudaraan. Mengenai persamaan hak mi selanjutnya dicantumkan dalam Pernyataan Sedunia Tentang Hak-hak (Asasi) Manusia atau Universitas Declaration of Human Right (1948) dalam pasalpasalnya. terpaksalah ia memasuki lingkungan hak manusia pnibadi dan herkuranglah pula luas batas hak-hak yang dimiliki individu itu. Dan di sinilah timbul persengketaan pokok antara dua kekuasaan itu secara pninsip. artinya orang seorang itu sebagai anggota masyarakatnya. mempunyai hak dan kewajiban. KESAMAAN DERAJAT Sifat perhubungan antara manusia dan lingkungan masyarakat pada umumnya adalah timbal balik. yaitu kekuasaan manusia yang berwujud dalam hakhak dasar beserta kebebasan asasi yang selama itu dimilikinya dengan leluasa. Undang-undang tersebut benlaku sama pada setiap orang tanpa kecualinya dalam anti semua orang mempunyai kesamaan derajat dan mi dijamin oleh undang-undang. 1) Persamaan hak Adanya kekuasaan negara seolah-olah hak individu. karena di mana kekuasaan negara itu berkembang. dan kekuasaan yang melekat pada organisasi baru dalam bentuk masyarakat yang merupakan negara tadi. Kesamaan derajat mi terwujud dalam jaminan hak yang diberikan dalam berbagai sektor kehidupan.‖ . Beberapa hak dan kewajiban penting ditetapkan dalam Undang-undang (Konstitusi) sebagai hak dan kewajiban asasi. dan yang mampu memberi jaminan mi adalah pemenintah yang kuat dan berwibawa. Jadi kriteria pelapisan sosial pada hakikatnya tergantung pada sistem nilai yang dianut oleh anggota-anggota masyarakat yang bersangkutan. Untuk dapat melaksanakan hak dan kewajiban mi dengan bebas dan rasa takut perlu adanya jaminan. Kesamaan derajat dan isi jaminan oleh undang-undang. Di dalam susunan negara modern hak-hak dan kebebasankebebasan asasi manusia itu diindungi oleh Undang-undang dan menjadi hukum positif. balk terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah dan negara.dalam masyarakat. lambat-laun dirasakan sebagai suatu yang mengganggu.

seperti rni sainya bangsa. Sekalian orang berhak atas perlindungan yang sama terhadap setiap perbedaan yang memperkosa pernyataan mi dan terhadap segala hasutan yang ditujukan kepada perbedaan semacam mi. hanya menyebutkan hak tanpa ada kewajiban di sam pingnya. politik atau pendapat lain. Empat pokok hak-hak asasi dalam empat pasal UUD 1945 adalah sebagai berikut Pertama tentang kesamaan kedudukan dan kewajihan warga negara di dalam hukum dan di muka pemerintahan. ialah hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. milik. bahasa. Pasal 27 ayat 1 menetapkan : bahwa : ―Segala Warga Negara hersamaan kedudukannya di dalam Hukum dan Pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahari itu dengan tidak ada kecualinya. yaitu kewajiban untuk meijunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.‖ 2) Persamaan Derajat di Indonesia Dalam Undang-Undang Dasar 1945 mengenai hak dan kebebasan yang berkaitan dengan adanya persamaan derajat dan hak juga tercantum dalarn pasal-pasalnya secara jelas. bahwa ―kemerdekaan berserikat dan berkumpul. kelahiran ataupun kedudukan.Pasal 2 ayat 1: ―Setiap orang berhak atas semua hak-hak dan kebebasan-kebebasan yang tercantum dalam pernyataan mi dengan tak ada kecuali apa pun. warna.‖ Pasal 7 : ―Sekalian orang adalah sama terhadap undang-undang dan berhak atas perlindungan hukum yang sama dengan tak ada perbedaan. selanjutnya dalam pasal 28 ditetapkan. dalam pasal 29 ayat 2 dirumuskan kebebasan asasi untuk memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara. yang berbunyi . Kalau kita lihat ada empat pasal yang memuat ketentuan-ketentuan tentang hak-hak asasi itu yakni pasal 27. 28.‖ Pokok ketiga.‖ Di dalam perumusan mi dinyatakan adanya suatu kewajiban dasar di samping hak asasi yaag dimiliki oleh warga negara. Sebagaimana kita ketahui Negara Republik Indonesia menganut asas bahwa setiap warga negara tanpa kecualinya memiliki kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan. Kemudian yang ditetapkan dalam pasal 27 ayat. agama. Pokok kedua. 2. asal mula kebangsaan atau kemasyarakatan. dan mi sebagai konsekuensi prinsip dan kedaulatan rakyat yang bersifat kerakyatan. Dengan demikian perumusan mi secara prinsipil telah membuka suatu sistem yang berlainan sekali daripada sistem perumusan ―Human Rights‖ itu secara Barat. 29 dan 31. mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sehagainya ditetapkan oleh Undang-undang. Hukum dihuat dimaksudkan untuk melindungi dan mengatur masyarakat secara umum tanpa adanya perbedaan. jenis kelamin.

Dalam masyarakat industri watak elitenya berbeda sama sekali dengan elite di dalam masyarakat primitif. Pengertian Dalam pengertian yang umum elite itu menunjuk sekelonipok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukari tinggi. petani kaya. pengajaran. Mereka itu mungkin para pejabat tugas. sebaliknya dalam masyarakt tertentu penduduk tidak diikutsertakan.‖ 3. ulama guru. Dalam arti lebih yang khusus dapat diartikan sekeloin pok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan.‖ ‗ripe masyarakat dan sifat kebudayaan sangat menentukan watak elite. yaitu posisi tinggi di dalam ekonomi. Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan: ―posisi di dalam masyarakat di puncak strukturstruktur sosial yang terpenting. Berbicara masalah elite adalah berbicara masalah pimpinan. a.‖ Pokok keempat. politik. Dalam suatu kehidupan sosial yang teratur. b. dalam kelompok heterogen maupun homogen selalu ada kecenderungan untuk menyisihkan satu golongan tersendiri sebagai satu . pensiunan dan lainnya lagi Para pemuka pendapat (opinion leader) inilah pada umumnya memegang strategi kunci dan memiliki Status tersendiri yang akhirnya merupakan elite masyarakatnya. yang diatur dengan undang-undang. pemerintahan aparat kemiliteran. dan pekerjaan-pekerjaan dinas. adalah pasal 31 yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran yang berbunyi (1) ―Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran‖ dan (2) ―Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan suatu sistem pengajaran nasional. pedagang kaya. Fun gsi Elite dalam memegang Strategi.sebagai berikut: ―Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Di dalam suatu lapian masyarakat tentu ada sekelompok kecil yang mempunyai posisi kunci atau mereka yang memiliki pengaruh yang besar dalam mengambil berbagai kebijaksanaan. ELITE DAN MASSA 1) Elite Dalam masyarakat tertentu ada sebagian penduduk ilcut terlibat dalam kepemimpinan. agama. baik dalam konteks luas maupun yang lebih sempit.

herhubungan dengan problema-problema yang memperlihatkan sifat yang keras. Elite adalah suatu minoritas pribadi-pribadi yang diangkat untuk melayani suatu kolektivitas dengan cara yang bernilai sosial. Kedua kecenderungan penilaian mi menurut Parson melahirkan dua macam elite. Faktor utama yang menentukan kedudukan mereka adalah keunggulan dan keberhasilan yang dilandasi oleh kemampuan baik yang bersifat fisik maupun psikhis. Ada dua kecenderungan yang digunakan untuk menentukan elite dalam masyarakat yaitu: Pertama. Golongan elite sebagai minoritas sering ditampakkan dengan beberapa bentuk penampilan antara lain: Elite menduduki posisi yang penting dan cenderung merupakan poros kehidu pan masyarakat secara keseluruhan. Sedangkan Elite eksternal adalah meliputi pencapaian tujuan dan adaptasi. merupakan heriditer maupun pencapaian. Ciri-ciri lain yang merupakan konsekuensi logis dan ketiga hal di atas adalah imbalaii yang lebih besar yang diperoleh atas pekerjaan dan usahanya. . Kelompok minoritas yang mempunyai nilai secara sosial mi berkembang sejalan dengan perkembangan fungsional dalam suatu masyarakat. mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar jika dibandingkan dengan masyarakat lain. sopan santun dan keadaan jiwa. pertimbangan-pertimbangan yang bersif at moral. Pengembangan elite sebagai suatu kelompok minor yang berpengaruh dan menentukan dalain masyarakat tetap beranjak dan fungsi sosialnya di samping adanya pertimbangan-pertimbangan lain sesuai dengan latar belakang sosial budaya masyarakat. material maupun immaterial. yaitu Elite internal dan Elite eksternal. Elite internal menyangkut integrasi moral serta solidaritas sosial yang berhuhungan dengan perasaan tertentu pada saat tertentu. memiliki kekuasaan dan mendapatkan kedudukan yang terkemuka jika dibandingkan dengan massa. Dalam hal tanggung jawab. Golongan minoritas yang herada pada posisi atas yang secara fungsional dapat berkuasa dan menentukan dalam studi sosial dikenal dengan elite.‘ . menitikberatkan pada fungsi sosial dan yang kedua.golongan yang penting. masyarakat lain atau masa depan yang talc tentu. Penentuan golongan minoritas mi didasarkan pada penghargaan masyarakat terhadap peranan yang dilancarkan dalam kehidupan masa kini serta andilnya dalani meletakkan dasar-dasar kehidupan pada masa-masa yang akan datang.

militer. Elite yang dapat memberikan kebutuhan psikologis. mungkin para pemegang kekuasaan. Di sini para elite harus dapat menyesuaikan dirinya dalam menguasai masyarakat. Elite agarna. olahragawan dan tokoh hiburan dan sebagainya. Elite ekonomi. Tujuan yang hendak dicapai haruslah terikat dan merupakan tujuan bersama kepandaian dalam menyesuaikan din terutama bagi elite baru dapat membantunya secara efektif dalam mengarahkan masyarakat untuk mencapai tujuannya. Kecuali itu di manapun juga pana elite pemegang strategi tersehut memiliki prinsip yang sama dalam menjalankan fungsi pokok maupun fungsinya yang lain. atau pemuka agama lainnya. Sehubungan dengan fungsi yang harus dijalankan oleh elite dalam memegang pimpinan ia harus dapat mengatur strategi yang tepat. seperti memberikan contoh tingkah laku yang balk kepada masyarakatnya. penyesuaian dir integrasi. (mereka yang berkuasa atau mempunyai pengaruh dalam bidang itu). militer dan lain-lain yang dapat dijadikan perantara bagi kesejahteraan masyarakat. Elite dan segala elite dapatlah menjalankan fungsinya dengan mengajak para elite pemegang strategi di tiap bidangnya untuk bekerja sehaik-baiknya. Sep ti : antis. tokoh film. diplomatik dan cendekiawan. kebudayaan maupun adat-istiadat sendiri-sendini. pendidik dan pemuka masyarakat. Apa yang harus diperhatikan yaitu antara lain : tujuan yang hendak dicapai. Dalam hal mi mereka hams memperhatikan beberapa fungsi dalam pengambilan kebijaksanaan untuk memimpin masyarakatnya agar terjadi kerjasama yang baik dalam mencapai tujuan. filsuf. Dalam hal mi kita dapat membedakan elite pemegang strategi secara ganis besar sebagai berikut Elite politik (elite yang herkuasa dalam mencapai tujuan. Kelompok inti sosial akan melahirkan elite sesuai dengan kecenderungan masyarakat menentukan golongan yang memiiki fungsi sosial terhesar atau kelompok-kelompok terkemuka dalam masyarakat. Di dalam masyarakat yang heterogen tentu banyak nilai yang dijadikan anutan karena setiap golongan atau suku bangsa tentu memiliki kebiasaan. penulis. Kelompok inti sosial itu mungkin para pendeta. memperhatikan serta memelihara nonna yang berlaku dan memperhatikan kepemimpinan.Sejalan dengan ciri-ciri (yang walau pun tidak selalu tam pak secara eksplisit) mi dan berdasarkan tata nilai dan norma yang melahirkan stratifikasi sosial maka kita akan mengenal herbagai macam elite. mengkoordinir serta menciptakan yang harmonis dalam berbagai . Yang paling berkuasa biasanya disebut elite segala elite).

dan sangat mungkin séorang elite diharapkan dapat melakukan segala fungsi yang multi dimensi walaupun kadang-kadang hal itu sulit dilaksanakan. 2) Massa Istilah massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokan kolektif lain yang elementer dan spontan. mereka yang menyebar di berbagai tempat. Adanya perbedaan-perbedaan dalam masyarakat bagaimanapun juga menjadi tanggung jawab mereka untuk dapat bekerjasama lain di dalam tiap lembaga kehidupan masyarakat. yang dalam beberapa hal menyerupai crowd. fungsi pertahanan dan keamanan. Mungkin di dalam suatu masyarakat biasanya tindaktanduk elite merupakan contoh.kegiatan. tapi yang Secara fundamental berbeda dengannya dalam hal-hal yang lain. mereka yang tertanik pada suatu peristiwa pembunuhan sebagai diberitakan . meredakan konflik sosial maupun fisik dan dapat melindungi masyarakatnya terhadap sehagai bahaya dan luar. Massa diwakili oleh orang-orang yang berperanserta dalam perilaku massal sepertinya mereka yang terbangkitkan minatnya oleh heberapa peristiwa nasicnal.

maka dengan sendirinya timbul perbedaan individu dalam hal kepentingannya.sisi.BAB VIII PERTENTANGAN-PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT 1. perbedaan tersebut secara ganis besar disebabkan oleh dua faktor. 3) Kepentingan individu untuk memperoleh penghargaan yang sania. Sebaliknya lingkungan yang berbeda akan memungkinkan timbulnya perbeclaan individu dalam hal kepentingafl meskipun pembawaannYa sama. baik jasmani maupun rohani. 6) Kepentingan Individu untuk memperoleh kedudukan di dalam kelompoknya. maka ia akan merasa puas. Kepentingan mi sifatnya esensial bagi kelangsungan hidup individu itu sendiri. 2) Kepentingan individu untuk memperoleh harga din. . dan sebaliknya kegagalan dalarn memenuhi kepentingan mi akan banyak menimbulkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungannya. Perbedaan-. Individu bertingkah laku karena ada dorongan untuk memenuhi kepentingannya. yaitu faktor pembawaan dan lingkungan sosial sebagai komponen utama bagi terbentuknya keunikan indIvidu dalam hal kepentingannya meskipun dengan lingkungan yang sania. 7) Kepentingafl individu untuk memperoleh rasa arnn ‗ perlindungan din. Pada umumnya secara psikologis dikenal ada dua jenis kepentingan dalam din individu yaitu kepentingan untuk memenuhi kebutuhan biologis dan kebutuhan sosial/psikologis. 4) Kepentingan individu untuk memperoleh prestasi dan p0. OIeh karena individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang individu yang sama persis di dalam aspek-aspek pribadinya. maka kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh individu di dalam masyarakat pada hakikatnya merupakan manifestasi pemenuhan dan kepentingan tersebut. PERBEDAAN KEPENTINGAN Kepentingan merupakan dasar dan timbulnya tingkah laku individu. Dengan berpegang kepada prinsip bahwa tingkah laku individu merupakan cara atau alat dalam memenuhi kepentingannya. Perbedaan kepentingan itu antara lain berupa: 1) Kepentingan indiviclu untuk memperoleh kasih sayang. Jika individu berhasil dalam memenuhi kepentingannya. 5) Kepentingafl individu untuk dibutuhkan oleh orang lait.

Martin dan kawan-kawannya mengemukakan tahapan pertama disintegrasi sebagai berikut 1) ketidaksefahaman anggota kelompok tentang tujuan sosial yang hendak dicapai yang semula menjadi pegangan kelonipok. Permasalahan utaxna yang jelas tampak dalam tinjauan konflik mi adalah adanya jarak yang tenlalu besar antara harapan (tujuan sosial) dengan kenyataan pelaksanaafl dan hasilnya. yang menyehabkan sulitnya atau tidak dapatnya satu kelompok sosial menyesuaikan din dengan norma (ideologi). Perbedaan kepentingan mi tidak secara langsung menyebabkan terjadinya konflik tetapi rnengenal beberapa fase yaitu1 Pertama. tentu saja kelompok agama. niaka akan tampak lagi adanya konflik di antara mereka yang disebabkan karena cara panclang mereka yang berbeda tentang satu masalah. 3) norma-norma dalam kelompok dan yang dihayati oleh kelompok bertentangan satu sama lain. Kenyataan-keflYataan seperti itu menunjukkan ketidakmanipuan suatu ideologi mewujudkan idealisme yang metupakan konsensus dan berbagai subideologi yang akhiniya akan melahirkan kondisi dis-integrasi atau konflik. 2) norma-norma sosial tidak membantu anggota masyarakat lagi dalam mencapai tujuan yang telah disepakatinya. Jika lebih detail lagi kita perhatikan pola hubungan dalam satu kelompok. ahli-ahli ekonomi.8) Kepentingan individu untuk memperoleh kemerdekaafl din. Secara lebih teliti Walter T. protes.2 . para hartawan dan lain-lain a1anmelihatnya dan sudut kepentingan masing-masing kelompok tersebut. kelompok sosial. masih kita akan menemui adanya konflik intern yang disebabkan karena perbedaan kepentingan masingmasing individu dalam kelompok itu atau sebagai akibat heterogenitas suatu kelompok. Jika lebih terpeninci kita melihat pola hubungan antara berbagai kelompok kepentingafl sesuai dengan kelompok sosial yang ada dalam masyarakat. Kenyataan seperti itu disebabkan oleh cara pandang yang berbeda antara pemerintah/peflguaSa sebagai pemegang kendall ideologi dengan berbagai kelompok kepentingan sebagai sub-sub ideologi. Katakanlah tentang peranan kelompok sosial dalam pembangunafl negara. fase disorganisasi yang tenjadi karena kesalahfahaman (akibat pertentangan antara harapan dengan standar normatif). Kedua. 5) tindakan anggota masyarakat sudah bertentangan dengan norma kelompok. pemberontakan dan lainlain. 4) sangsi sudah menjadi lemah bahkan sangsi tidak dilaksanakan dengan konsekuen lagi. Di sinilah tercermiL adanya perbedaan kepentingan antra berbagai kelompok kepentingan dalam kerangka tinjauan politik. aksi mogok. fase disintegrasi (konflik) yaitu pernyataan tidak Setuju dalam berbagai bentuk seperti timbulnya emosi massa yang meluap.

bahkan melembaga (turun-temurun) sehingga tidak heran kalau prasangka ada pada mereka yang berpikirnya sederhana dan masyarakat yang tergolong cendekiawan. . sedangkan prasangka tidak realistis dan hanya diketahui oleh din individu masing-masing. Dan peristiwa kecil yang menyangkut dua orang dapat meluas dan menjalar. mengingat bangsa Indonesia terdiri dan berbagai suku bangsa atau masyanakat multi-etnik. membuat sikap cenderung untuk membedabedakan. Prasangka mempunyai dasar pribadi. Menurut Morgan (1966) sikap adalah kecenderungan untuk berespons baik secara positif atau negatif terhadap orang. Jadi prasangka dasarnya pribadi dan dimiliki bersama. Prasangka dan Diskriminasi Prasangka dan diskriminasi adalah dua hal yang ada relevansinya. tetapipada hal-hal tertentu dapat mengarah kepada integrasi kelompok maupun masyarakat. Perbedaan yang secara sosial dilaksanakan antar lembaga atau kelompok dapat menimbulkan prasangka. obyek atau situasi. Kerugiannya prasangka melalui hubungan pribadi akan menjalar. dan sebagai tindak lanjutnya timbul tindakan. Jadi prasangka merupakan kecenderungan yang tidak tampak. di mana setiap orang memilikinya. sejak masih kecil unsur sikap bermusuhan sudah nampak.Pandangan sosiologis tentang proses disorganisasi dan disintegrasi tidak saja akan melahirkan konflik sosial. PRASANGKA. sarjana. 2. Sikap seseorang banu diketahui bila ia sudah bertindak atau bertingkah-laku.sedangkan diskriminatif pada tindakan. golongan atau wilayah disertai tindakan-tindakan kekerasan dan destruktif yang merugikan. Oleh karena itu bisa saja bahwa sikap bertentangan dengan tingkah-laku atau tindakan. Tetapi dapat pula yang bertindak diskriminatif tanpa didasani prasangka. Dengan demikian diskriminatif merupakan tindakan yang realistis. Perbedaan terpokok antara prasangka dan diskniminatif adalah bahwa prasangka menunjukkan pada aspek sikap. dan sebaliknya seorang yang berprasangka dapat saja bertindak tidak diskriminatif. Kedua tindakan tersebut dapat merugikan pertumbuhan perkembangan dan bahkan integrasi masyarakat. pemimpin atau negarawan. melibatkan sepuluh orang. aksi yang sifatnya realistis. DISKRIMINASI DAN ETHNOSENTRISME a. Suatu hal yang saling berkaitan. Tetapi masalah integrasi mi akan diuraikan tersendiri dalam bagian berikut tulisan mi. Melalui proses belajar dan semakin besarnya manusia. apabila seorang individu mempunyai prasangka rasial biasanya bertindak diskriminatif terhadap ras yang diprasangkanya. Oleh karena itu perlu mendapatkan perhatian dengan seksama.

yang belum tentu pihak-pihak tersebut bersalah. diproyeksikan kepada si ―kambing hitam‖. semuanya tidak bisa disalurkan secara wajar. Pada prinsipnya seseorang akan bersikap tertentu terhadap orang lain atau terhadap suatu kelompok apabila ia telah memiliki pengetahuan itu tidak dapat kita pastikan apakah bersifat positif atau negatif.Prasangka mi sebagian besar sifatnya apriori. Prasangka bisa diartikan sebagai suatu sikap yang terlampau tergesa-gesa. Kanibing hitam itu biasanya berwujud individu atau kelompok sosial yang lemah. Dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman Seseorang yang bersifat sepintas. Dan sinilah lahirnya suatu sikap dalam bentuk tingkah laku yang cenderung negatif. Pada lazimnya prasangka sedemikian itu dibarengi dengan rasionalisasi. sifat berat sebelah. yang bersifat performance semata akan cepat sekali menimbulkan sikap negatif terhadap suatu kelompok atau terhadap . dan dibarengi proses simplifikasi (terlalu menyederhanakan) terhadap suatu realita. mencoba untuk mendiskriminasikan pihak-pihak lain.‘ Pengertian Newcomb tersebut timbul dan gejala-gejala yang terjadi dalam masyarakat. mendahului pengalaman sendiri (tidak berdasarkan pengalaman sendiri). anggota kelompok luar. berdasankan generalisasi yang terlampau cepat. Dengan kata lain. Dengan demikian prasangka dapat dikatakan seperti yang dikemukakan oleh Newcomb sebagai sikap yang tak baik dan sebagai suatu predisposisj untuk berfikir. dengan kata lain adanya diskriminatif antar kelompok. golongan minoritas. karena merupakan hasil peniruan atau pengoperan langsung pola orang lain. yaitu suatu obyek untuk melampiaskan segenap frustasi. Prasangka sebagai suatu sikap tidaklah merupakan wawasan dasar dan individu melainkan merupakan hasil proses interaksi antar individu atau golongan. Dengan kata lain. terutama sebagai anggota kelompok. prasangka mi banyak dimuati emosi-emosi atau unsur efektif yang kuat. Pengetahuan itu akan membuat seseorang atau satu kelompok berpersepsi. berpikir dan merasa terhadap obyek tertentu. tingkat prasangka itu menumhuhkan jarak sosial tertentu di antara anggota kelompok sendiri dengan anggota-anggota kelompok luar. atau dioper dan milieu di mana orang menetap. yaitu membuat rasional segala prasangka dan pikiran yang negatif. Pada akhirnya dibarengi justifikasj dir yaitu pembenaran din terhadap semua tingkah-laku sendiri. biasanya orang yang bersangkutan lalu mencani obyek ―kambing hitam‖. merasa dan bertindak dengan cara yang menentang atau menjauhi dan bukan menyokong atau mendekati orang-orang lain. Atau lebih tepat kalau prasangka itu merupakan hasil proses belajar dan pengenalan individu dalam perkemhangannya. dan rasa-rasa negatif. Gradasi prasangka menunjukkan aaanya distansi sosial antara ingroup dan outgroup. ras lain atau suatu bangsa tertentu. Jika prasangka itu disertai agresivitas dan rasa permusuhan.

Perbedaan Prasangka dan Diskriminasi Tidak sedikit orang-orang yang mudah berprasangka. seseorang yang berprasangka dapat saja berperilaku tidak diskriminatif. Seorang yang mempunyai prasangka rasial. Mengapa? Karena orang-orang macam mi bersif at dan bersikap kritis. dapat merangsang munculnya prasangka dan diskriminasi. Namun demikian belum jelas benar ciri-ciri kepribadian mana yang membuat seseorang mudah berprasangka. Walaupun hegitu. Dalam kondisi persaingan untuk mencapai akumulasi material tertentu. . Dalam pergaulan sehani-hari sikap berprasangka dan diskriminasi seolah-olah menyatu.seseorang. Antara prasangka dan diskriminasi dapat dibedakan dengan jelas. Tetapi fakta-fakta dalam kehidupan sehani-hari menunjukkan bahwa mereka yang tergolong dalam jajaran kaum cendekiawan. Melihat penampilan orang-orang Negro maka sering menimbulkan kesan keras. tak dapat dipisahkan. Di Indonesia kelompok keturunan Cina sebagai kelompok minoritas. Prasangka bersumber dan suatu sikap. Mengapa terjadi perbedaan cukup menyolok? Tampaknya kepribadian dan intelegensia. Bukankah lahirnya senjata-senjata antar benua (Inter Continental Balistic Missile ICBM) adalah suatu prasangka yang berlebihan dan para pemimpin. pada suatu lingkungan/wilayah di mana norma-norma dan tata hukum dalam kondisi goyah. namun banyak juga orang-orang yang lehih sukar untuk berprasangka. lebih sukar untuk bersikap berprasangka. Diskriminasi menunjuk kepada suatu tindakan. tidak hermoral dan sejenisnya. atau untuk meraih status sosial bagi suatu individu atau kelompok sosial tertentu.helakangpada suatu prasangka. Sementara pendapat menyebutkan bahwa orang yang berintelegensi tinggi. bahkan juga para pemimpin dan negarawan juga bisa berprasangka. hiasa saja seseorang bertin dak diskriminatif tanpa herlatar. biasanya bertindak diskiminasi terhadap ras yang diprasangkainya. Demikian Juga sebaliknya. Bukankah pemasangan rudal-rudal jarak pendek milik Amerika Serikat di daratan Eropa Barat adalah suatu manifestasi dan prasangka Amerika Serikat terhadap rivalnya yaitu Uni Soviet? Kondisi lingkungan/wilayah yang tidak mapan pun cukup beralasan untuk dapat menimbulkan prasangka suatu individu atau kelompok sosial tertentu. negarawan negara-negara adikuasa (superpower). sadis. walaupun secara yuridis telah jadi warga negara Indonesia dan dalani UUD 1945 Bab X Pasal 27 dinyatakan bahwa semua warga negara mempunyai kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan. sering menjadi sasaran prasangka rasial. Pandangan yang demikian akan menimbulkan kesan segan bergaul dengan mereka dan selalu memandangriya dengan sikap negatif. b. juga faktor lingkungan cukup berkaitan dengan munculnya prasangka.

kan tingkah. c. laku agresif. bisa jadi akan menimbulkan pertentangan-pertentangan sosial yang lebih luas. Harta kekayaan orang-orang kaya baru.. c) Bercum bar dan faktor keprjbadjan Keadaan frustasj dan beherapa orang atau kelompok sosial tertentu merupakan kondjsj yang cukup untuk menjmbul. Suatu contoh beberapa peristiwa yang semula menyangkut beberapa orang saja. Sebab-sebab timbulnya prasangka dan diskriminasi a) Bela tar belakang sejarah Orang-orang kulit putth di Amerika Senikat berprasangka negatif terhadap orang-orang Negro. Para ahli heranggapan bahwa prasangka lebih dominan disebabkan tipe kepribadjan orang- . sehingga melibatkan orangorang di suatu wilayah tertentu. Pada sisi lain prasangka hisa berkembang lebih auh sebagai akibat adanya jurang pisah antara kelompok orang-orang kaya dengan golongan orang-orang miskiñ. kelompok etnis tertentu. herlatar belakang pada sejarah masa Iampau. Akan menjadi lebih riskan lagi apabila peristiwa itu menjalar lebih luas. Lebih-lebih lagi bila sikap berprasangka itu muncul dan pikiran sepintas. sebab sikap yang diambil hanya berdasarkan pada pengalaman atau apa yang didengar. atau terhadap kelompok sosial tertentu manakala terjadi penurunan status atau terjadi Pemutusan Huhungan Kerja (PHK) oleh pimpinan perusahaan terhadap karyawanflYa. diprasangkai bahwa harta-harta itu didapat dan usaha-usaha yang tidak halal. akan tetapi prasangka terhadap orang-orang Negro sebagai biang keladi kerusuhan dan keonara‘n belum sirna sainpai dengan generasi-generasi sekarang mi. Antara lain dan usaha korupsi dan penyalahgunaan wewenang sebagai pejabat dan lain sebagainya. melibatkan sejumlah orang. bahwa orang-orang kulit putih sebagai tuan dan orang-orang Negro berstatus Sebagai budak. sening menjadi luas.Sikap berprasangka jelas tidak adil. atau terhadap suatu suku bangsa. Apahila muncul suatu sikap berprasangka dan diskriminatif terhadap kelompok sosial lain. terutama dalam bidang olahraga. b) Dilatarbelakaflgi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasioflal Suatu prasangka muncul dan berkembang dan suatu mdividu terhadap individu lain. yang diikuti dengan tindakan-tindakan kekerasan dan destruktif dengan berakibat mendatangkan kerugian yang tidak kecil. Walaupun reputasi dan prestasi orang-orang Negro dewasa mi cukup dapat dibanggakan. untuk kemudian disimpulkan dan dibuat pukul rata sebagai sifat dan seluruh anggota kelompok sosial tertentu.

negara Amerika Tengah Iebih banyak bermotjfkan ideologi politik. juga Proyek Tebu Rakyat diperkirakan golongan ekonomi lemah Imbat-laun akan dapat. kepercaya an dan agama. Perang Vietnam. prasangkaprasangka ketidakadilan dalam sektor perekonomian antara kelompok ekonomi kuat dan kelompok ekonomi Icmahsedikit banyak dapat dikurangi dan akhirnya akan sirna. dan strategi politik global. d) Belatar belakang dariperbedaan keyakinan. b) Perluasan kesempa tan belajar Adanya usaha-usaha pemerintab dalam perluasan kesempatan belajar bagi seluruh warganegara Indonesia. Usaha mengurai / menghilangkan prasangka dan diskriminasi a) Perbajkan kondjcj sosjal ehonomi Pemerataan pembangunan dan usaha peningkatan pendapatan bagi warga negara Indonesia yang masih tergolong di bawah ganis kemiskinan akan mengurangi adanya kesenjangan . pendudukan Afganistan oleh Uni Soviet.tap dan didukung oleh lembagalembaga ekonomi pedesaan seperti BUUD dan KUD. proyek Perkehunan Inti Rakyat (PIR). konflik-konfljk di lingkungan negara.orang tertentu. tefutama pendidikan tinggi hanya dapat dinikmati . Prasangka yang berakar dan hal-hal tersebut di atas dapat dikatakan sebagai suatu prasangka yang bersifat universal. Munculnya kelompok. paling tidak dapat mengurangi prasangka bahwa program pendidikan. konflik antara golongan keturunan Yunanj — Turkj di Cyprus dan perang Irak — Iran berakar dan latar belakang adanya prasangka agama/kepercaya agama. Bisa ditambah lagi dengan perbedaan pandangan politik. dengan ciri-cjrj bersif at konservatjf dan bersifat tertutup.kelompok ekononvi. Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP). Melalui pelaksanaan-pelaksanaan program-program pembangunan yang man. ekonomi dan ideologi. dan dalam sektor pertanian dengan program: Intensifikasi Khusus (Insus). d.kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin. Tipe authoritarian personality adalah sebagai ciri kepribadjan seseorang yang penuh prasangka. menikmati usaha-usaha pemerintah dalam perbaikan sektor perekonomian. Dengan begitu. Juga melalui program Kredit Candak Kulak (KCK). Beberapa di antaranya : konflik Irlandia Utara -— Irlandia Selatan. berdirinya fakta-fakta pertahanan seperti NATO atau SEATO adalah contoh-contoh yang jelas dan gamblang — berkat dan adanya suatu prasangka dan adanya politik global dan negaranegara adikuasa.

Upaya menjalin komunjkasj dua arah. Mengapa? Untuk mencapai jenjang pendidikan tertentu di perguruan tinggi memang mahal. sungguh malang bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan otak dan modal.dapat diraih dan kantong pun tidak akan kering-kerontang. telah menumbuhkan sikap kesepakatan. Dengan memberi kesempatan luas untuk mencapai ting kat pendidikan dan tingkat dasar sampai peruguruan tinggl bagi seluruh warga negara Indonesia tanpa kecuali. merupakan basis empuk bagi timbulnya prasangka. berbagai pengaruh dan kemungkjnan itu tidak boleh diremehkan begitu saja.oleh kalangan masyarakat menengah dan kalangan atas. Bagi mereka yang memiliki keduanya. selain harus memiliki kemampuan otak. Jika dapat mencapai prestasi tinggi dan dapat dipertahankan secara konsisten. antar kelompok sosial yang diduga berprasangka dengan tujuan membina kesatuan dan persatuan bangsa. Dilandasj dengan sikap-sikap tersehut di atas. menghormatj dan menjauhkan din dan sikap berprasangka. Dengan berbagai sikap unggul itu. . juga harus punya modal. Sebaliknya. Sesungguhnya idealisme paham kehangsaan yang mencanangkan persatuan dan kemerdekaan. akan muncul sikap terbuka. beasiswa yang ancka-ragam itu . sungguh sangat beruntung. prasangka dan perasaan tidak adil pada sektor pendidikan cepat alati lambat akan hilang lenyap. semuanya akan dapat merongrong keutuhan negara dan bangsa. diharapkan akan berkelanjutan dengan sikap saling percaya. Berbagai ideologi secara historis pernah mendapat tempat dan berkiprah di republik mi. dan keresahan. Masih beruntung bagi mereka yang memiliki kemampuan otak. saling menghargaj. Mereka akan selalu tercecer dan tersisih dalam persaingan memprehutkan bangku sekolah. Apalagi dalam suasana transisj masa satu asas. diskrimjnasi. dan kemelut. karena masing-masing berniat membuka din untuk berdialog antar golongan. solidaritas dan loyalitas yang tinggi. status dan kelas masyarakat Bukan mustahil kalau mereka memanfaatkan situasi berprasangka. suatu makna dan perbedaan pendapat yang wajar dalam kemajemukan masyarakat Indonesia. adalah suatu cara yang sungguh bijaksana. bukan mustahil akan mengarnbil manfaat kemajemukan kultur. Untuk mencapai jenjang pendidikan tertentu. Kebhinekaan masyarakat berikut sejumlah nilai yang melekat. sikap lapang untuk menerima knitik. resah. c) Sikap terbuka dan sikap lapang Harus selaiu kita sadari bahwa berbagai tantangan yang datang dan luar maupun yang datang dan dalam negeri.

bertentangan den gan kodrat alam dan sebagainya. nil. Unitunit tersebut mempunyai perbedaan-perbedaan yang tajam dalam kebutuhan-kehutuhan. PERTENTANGAN-PERTENTANGAN GANGAN DALAM MASYARAKAT SOSIAL/KETE Konflik (pertentangan) mengandung s‘iatu pengertian ting. . Segala yang berbeda dengan kurang baik. tidak luwes. masalahmasaiah.-jcme Setiap suku bangsa atau ras tertentu akan memiliki cmi khas kebudaya yang sekaligus menjadi kebanggaan mereka. nilai-nilai. dapat menjadi penyebab utama kesalahpaham an dalam berkomunikasi. Hal-hal tersebut di atas dikenal sebagai ethnosentrisme. Mereka merasa din superior. mutlak. nista. Dasar konflik berhedabeda. dan sikap yang demikian biasanya dilakukan secara tidak sadar. tujuan-tujuan. yaitu suatu kecenderungan yang menganggap nilai-nilai dan norma-norma kebudayaannya sendiri sebagai sesuatu yang prima. Suku bangsa. 3. kurang estetis. Dengan demikian ethnosentnisme merupakan kecenderungan tak sadar untuk menginterpretasikan atau meriilai kelompok lain dengan tolok ukur kebudayaannya sendin. Ethnosent. Ethnosentnisrne nampaknya rnerupakan gejala sosial yang universal. logis. Dalam hal mi terdapat tiga elemen dasan yang merupakan cini-ciri dan situasi konflik. dan dipergunakannya sebagai tolok ukur untuk menilai dan membedakannya dengan kebudayaan lain. Ethnosentnisme dapat dianggap sebagai sikap dasar ideologi Chauvinis yang melahirkan Chauvinisme. Akibatnya ethnosentrisme penampilan yang ethnosentrik. nilai-nilaj yang terkandung dan tersifat cfalam kebudayaan tersebut. rendah. yaitu Terdapatnya dua atau lebih unit-unit atau bagian-bagian yang terlibat di dalam konflik. ras tersebut cenderung menganggap kebudayaan mereka sebagai sesuatu yang prima. dan memandang bangsabangsa lain sebagai inferior. terbaik. Sikap ethnosentnisme dalam tingkah laku berkomunikasi nampak canggung. Terdapatnya interaksi di antara baglan-bagian yang mempunyai perbedaan-perbedaan tersebut. kab laku yang lebih luas daripada yang biasa dibayangkan orang dengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasan dan penang. Suku bangsa. maupun gagasangagasan.e. lehih unggul dan bangsa-bangsa lain.sesuai dengan kodrat alam dan sebagainya. bloon dan Sebgainya. ras tersebut dalam kehidupan seharj-hanj bertingkah laku sejalan dengan norma-norma. sikap-sikap. Chauvinisme pernah dianut oleh orangorang Jerman pada zaman Nazi Hitler.

konflik-konflik ditimbulkan dan konflik-konflik yang terjadi di dalam din individu. atau terlalu mendasar terhadap struktur kepribadian seseorang. nilai. dapat pula tidak bersifat fungsional dan destruktif (Berstein. 1966). yang secara potensial dapat mempunyai kegunaan yang fungsional dan konstruktif. Kemampuan drang yang biasa menghadapi konflik dalam melaksanakan atau menggu nakan mekanisme-mekanisme dan tingkah laku penyesuaian din. 1965). Pada taraf di dalam din seseorang. dan perbedaan-perbedaan pada para anggota kelompok dalam tujuan-tujuan. disebabkan oleh adanya perbedaan pengalaman hidup dan sumber-sumber sosio-ekonomis di dalam suatu kebudayaan tertentu dengan yang ada dalam kebudayaan-kebudayaan lain. tenlalu gawat. konflik-konflik yang terjadi di dalam din seseonang yang berlangsung terlalu lama. misalnya kebencian atau permusuhan. dihandingkan dengan mereka yang tidak pernah menghadapi konflik yang serius di dalam dirinya sendiri (Nevitt Sanford.Konflik merupakan suatu tlngkah laku yang dibedakan dengan emosi-emosi tertentu yang sering dihuhungkan dengannya. Konflik mempunyai potensi untuk memberikan pengaruh yang positif maupun negatif dalam berbagai taraf interaksi manusia. Sebaliknya. namun sebaliknya. Perbedaan-perbedaan dalam tujuan. Pada taraf kelompok. dapat menuntun kepada desintegrasi kepribadian yang berat dan kehilangan kemampuan untuk melaksanakan fungsinya. konflik menunjuk kepada adanya pertentangan. Sanford mengatakan bahwa ―Seseorang yang telah mempelajari cara-cara rnenanggulangi konflik di dalam dirinya sendir adalah orang yang akan berkembang dengan lebih baik. serta minat. serta minat-minat mereka. Coser. memandang konflik sebagai sesuatu yang tidak dapat dicegah timbulnya. motivasimotivasi mereka untuk menjadi anggota kelompok. yaitu masyarakat. dan norma. atau emosi-emosi dan dorongan-dorongan yang antagonistik di dalam din seseorang. Simmel. sampai kepada lingkup yang luas. Pada taraf masyarakat. Coser menyatakan bahwa hanyalah dengan melalui pengungkapan perbedaanperbedaan di antara para . Para penulis seperti Berstein. Pada taraf kelompok. nilai-nilai. karena perbedaan-perbedaan yang timbul dapat disalurkan dan tidak dibiarkan terpendam di dalam hati masing-masing orang. akan semakin luas dan semakin fleksibel. dan norma-norma. Konflik dapat terjadi pada lingkungan yang paling kecil yaitu individu. Wilson dan Ryland. Follett. Konflik menimbulkan rangsangan untuk bertingkah laku dan merupakan basis interaksi. dan kemampuan empatinya dapat meningkat dengan cepat. ketidakpastian. konflik dapat menuntun kepada peningkatan pemahaman dan penguatan huhungan di antara para anggota kelompok. konflik juga bersumber pada perbedaan di antara nilai-nilai dan norma-norma kelompok dengan nilai-nilai dan norma-norma kelompok yang bersangkutan berada.

Pada saat hal-hal yang tidak disepakati diungkapkan. cara-cara yang digunakan anggota-anggota kelompok untuk mengenali. namun terdapat perbedaan-perbedaan di dalam sifatdan intensitaskonflik pada berbagai tahap perkembangan kelompok. tidak boleh dilupakan pula bahwa hanyak konflik yang bersifat destruktif dan dapat menuntun kepada terjadinya desintegrasi kelompok. Konflik mungkin realistis maupun tidak realistis. Dalam konflik yang tidak realistis. pada saatnya. tidak menyadari akan proses-proses emosional yang telah mernotivasi mereka uniuk memasuki pertentangan itu. yang memungkinkan kelompok untuk dapat menggambarkan nilainilai dan minat-minat bersama. Dengan demikian. 1969). maka hal yang telah disepakati pun menjadi lebih jelas. Di dalam prosesproses pembuatan keputusan. Konflik yang realistis terkait dengan tujuan yang rasional. dan konflik terjadi herkenaan atau merupakan kelengkapan untuk pencapaian tujuan. Lebih jauh lagi konflik-konflik tersehut mungkin fungsional maupun disfungsional pada saat yang hersamaan. Upaya untuk memecahkan jonflik selalu timbul selama herlangsungnya kehidupan suatu kelompok. mernpunyai elemen rasional maupun elemen tidak rasional. secara langsung menunjang kesatupaduan atau ikatan kelompok. Tips konflik mi timbul dan proses-proses yang tidak rasional dan ernosional dan pihak-pihak yang terlihat di dalamnya. konflik tersebut merupakan tujuan itu sendiri.anggotanya. Sringka1i pihakpihak yang terlibat di dalam konflik. Kejelasan mengenai kesepakatan dan ketidaksepakatan tersebut. terletak metode-metode pengendalian konflik yang dapat digunakan terhadap semua atau setiap konflik (Wilson an Ryland. Konflik sosial dapat menlmbulkan konsekuensi-konsekuensi yang meningkatkan kemampuan orang untuk melibatkan din di dalam kegiatan-kegiatan pemecahan masalah dengan hasil-hasil yang memuaskan. Pemecahan terhadap konflik-konflik yang hesar tidak akan dapat terjadi sampai suatu kelompok telah berkembang mencapai suatu titik di mana terdapat kesepakatan yang mendasar di dalain kelompok terjadi dengan pasti. memecabkan dan menanggulangi konflik. . Hampir semua konflik yang herlangsung di dalam kerumitan situasi kehidu pan manusia. Selain memperhatikan aspek-aspek dalam konflik yang memberikan manfaat. rnerupakan hal yang sangat penting untuk kelangsungan kehidupan berkelompok.

pada umumnya negara-negara tersebut dijajah oleh negara-negara Barat selama waktu yang lama. yang diungkapkan dengan kami mengalah kami mendongkol kami ke luar kami membentuk kelompok kami sendini. namun kelompok minoritas tidak merasa dikalahkan. Tentu saja cara mi bukan suatu cara pemecahan yang memuaskan bagi pihakpihak yang terlibat. menyatakan kemerdekaanflYa. akan menentukan keputusan. Majority Rule. sejunilah negara di Asia mendapat peluang. tanpa mempertimbangkan argumentasi. berusaha mencari dan mendapatkan jalan tengah (halfway). dan Indonesia. Compromise (kompromi). Burma. 1969). artinya orang atau pihak yang mempunyal kekuatan terbesar dapat memaksa orang atau pihak lain untuk mentaatinya. Pada dasarnya problema yang dihadapi oleh negara Indonesia meliputi: . Minority Consent. dan menerima keputusan serta sepakat untuk melakukan keiatan bersama. Malaya. artinya pendapat-pendapat yang bertentangan didiskusikan. Negara Indonesia sebagai bagian dan negaranegara di Asia Tenggara menghadapi beberapa masalah atau problema setelah mencapai kemerdekaafl pada tahun 1945. artinya suara terbanyak yang ditentukan dengan voting. Dalam masa penjajahan rakyat setempat tidak diberikan kesempatan yang luas dalam ikut serta di bidang pemerintahan. Mua. Integration (integrasi). dipertimbangkafl dan ditelaah kembali sampai kelompok mencapai suatu keputusan yang memuaskan bagi semua pihak. artinya kelompok mayoritas yang menang. Pada hakikatnya majority mi merupakan salah satu bentuk dan subjugation. Subjugation atau Domination. seperti India. artinya kedua atau semua sub kelompok yang terlibat di dalam konflik. Setelah Perang Dunia II selesai.Adapun cara-cara pemecahan konflik-konflik tersebut adalah sebagai berikut Elimination yaitu pengunduran din salah satu pihak yang terlihat di dalam konflik. Integrasi merupakan cara pemecahan konflik yang paling dewasa (Albert Bandura. Pengetahuan dan pengalaman yang serba sedikit dalam bidang pemerinlahan menimbulkan mas&ah setelah mencapai kemerdekaafl.ngthai.

Oleh karena itu dalam menjalin hubungan antar suku atau yang bersifat Nasional. Minoritas di Indonesia yaitu suku asing keturunan China. Bugis. bahwa negara modern harus mempergunakan sistem pemerintahan model Barat. Setelah mencapai kemerdekaan. Semangat UUD 1945 disingkirkan. sistem budaya sukunya lebih ditonjolkan. Makasar dan Minahasa di Sulawesi. Batak. Lanibang statusnya ternyata juga mempengaruhi sikap Indonesia di dalam memiih model sistem pemerintahan. Suku Ambon di Maluku. Suku-suku bangsa tersebar di seluruh pulaupulau di Indonesia seperti suku Aceh. Eropa ternyata merupakan masalah. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan bahwa pada masa akhir kekuasaan Belanda di Indonesia. Setiap suku-suku bangsa lebih merasa terik it oleh sistem budayanya masing-masing. Minangkabau. rasa kesukuan memang sengaja ditiup-tiupkan oleh Belanda dalam usaha menyelamatkan kekuasaan-Nya. . Arab. Peraturan-peraturan yang bersifat nasional meupakan produk baru dan masih dirasakan sebagaisesuatu yang asing. Pancasila yang digali dan kebudayaan sendiri dapat diterima segala ideologi bangsa. terutama dalam kehidupan ekonomi dan sosial. Pada zaman penjajahan disatukan oleh kekuatan kolonial Belanda yang mempergunakan kekerasan.1) Pro blema Pemerintahan Seakan-akan merupakan patokan. Walaupun UUD 1945 memakai sistem pemerintahan dan Barat sebagai modelnya. Padang. Undang-Undang Dasar dan peraturan-peraturan lain yang bersifat Nasional mengatur persatuan dan kegiatan-kegiatan lain yang bersifat Nasional. suku Bali dan seterusnya. 2) Pro blema Ideologi Bangsa Di Asia Tenggara terdapat pengaruh yang kuat dan pandangan Jefferson dan Marxist. Tetapi pada Juli 1959 dengan Dekrit Presiden UUD 1945 diberlakukan kembali.erahan dan Minoritas Indonesia terdiri dan beribu-ribu pulau dan berpuluhpuluh suku bangsa merupakan masalah tersendiri dalam alain kemerdekaan. Tetapi pernyataan tentang kepribadian bangsa dalain segala aspek nampak jelas. agar dapat diterima sebagai anggota baru yang terbebas dan belenggu penjajahan. Sebagai alternatif Indonesia lebih menekankan pencanian ideologi bangsa pada akar budaya bangsa. 3) Pro blema Kedo. sementara kelompok yang menginginkan sistem liberalisme mencapai kemenangan.

Minangkabau. Masyarakat yang majemuk tersebut dipersatukan oleh sistem Nasional yang mengintegrasikannya melalui janinganjaningan administrasi pemerintahan. adat-istiadat. Batak. Di Kalimantan dikenal suku bangsa Dayak. Pelaku dan pelanggaran tersebut mendapat sanksi dan . hukum. Masyarakat majemuk dan nasion Indonesia Masyanakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk. moral. Sistem kebudayaan tersebut ditaati oleh warga masyarakatnya. politik. adat-Istiadat dan kemampuan lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat. selat dan samudera mewujudkan satu daerah atau lingkungan alam yang berbeda-beda antara satu dengan lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari suku bangsa itu mempergunakan sistem budayanya sendiri yang terdiri dan seperangkat ilmu pengetahuan. Di Sumatera dikenal beberapa suku bangsa Seperti: Aceh. Tiap suku bangsa tersebut memiliki kehudayaan sendiri yang berbeda dengan kebudayaan serta bangsa lain. dan sebagainya. Perbedaan lingkungan alam mempengaruhi ciri-ciri jasmaniah penduduk di masing-masing daerah sehingga penduduk Indonesia mewujudkan ciri-ciri jasmaniah yang berbeda-beda. an. hukum. Di daerah-daerah di Indonesia yang terseban luas terdiri dan sejumlah suku bangsa yang dikenal pula dengan masyarakat daerah. kesenian dan kebiasaan-lcebjasaan lainnya. kepercaya. GOLONGAN-GOLONGAN YANG BERBEDA DAN INTEGRASI SOSLAL a. Usaha mengingkari sistem budayanya dianggap oleh warga masyarakatnya sebagai tindakan yang menye1ewng. maka di Indonesia juga terdapat sejumlah sistem budaya yang dipergunakan oleh masing-masing suku bangsa. Bugis. Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks yang di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan. kesenian. yaitu suatu masyarakat negana yang terdini dan beberapa suku bangsa atau golongan sosial yang dipersatukan oleh kekuatan Nasional.4.000 buah pulau besan dan kecil dan sejumlah laut. Oleh karena tiap suku bangsa mempunyai kehudayaan sendiri-sendiri. kepercayaan. Di Sulawesi dikenal suku bangsa Makasar. ekonomi dan sosial yang berpusat di kota-kota. Minahasa dan di kepulauan-kepulauan lainnya dikenal suku bana yang tidak sedikit jumlahnya. 1) Suku Bangsa dan Kebudayaannya Indonesia terdini dan sekitan 13. yaitu berwujud Negara Indonesia. Untuk lebih jelas dikemukakan aspek dan kemasyarakatan tersebut. Banjar.

masyarakatnya. Orang mempergunakan nilai-nilai tertentu. Nilai biasanya tidak berdiri sendiri. Pelanggaran yang berat dapat menyebabkan orang tersebut dikeluarkan dan masyarakatnya. Demikian pula karya-karya sastra masyarakat daerah itu mempergunakan bahasa daerahnya masing-masing. Nilai-nilai budaya mungkin merupakan nilai lama. datanglah agama lain berturut-turut agama Islam dan Kristen. Kontak agama tersebut melalui jalan perdagangan. Bugis. Agama Hindu datang di Indonesia dengan jalan damai. Berat-ringannya sanksi didasarkan atas berat-ringannya pelanggaran yang dilakukan. Nilai digunakan dalam menentukan tujuan tindakan atau usaha. 2) Agama Dilihat dan segi historis suku-suku bangsa di Indonesia mempunyai teoleransi yang besar terhadap agama atau kepercayaan yang lain. Kalau disistematiskan maka masyarakat merupakan sumber energi yang menghasilkan kebudayaan. Bali. Setelah agama Hindu mengalami kemunduran. orang-orang Indonesia sudah mempunyai kepercayaan sendini yang biasa disebut dengan istilab animisme dan dinamisme. Banjar. Jawa. Di Jawa warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Jawa. karena orang menganut suatu kepercayaan tertentu yang membenarkan nilai-nilai dianutnya. Sasak dan sebagainya di Indonesia masih terdapat satu Nasion baru yaitu Nasion Indonesia. Bahasa yang merupakan alat komunikasi dalam melaksanakan interaksi sosial di antara kelompoknya. Dan kehudayaan sebagai sistem budaya merupakan alat yang mengatur atau mengontrol masyarakatnya. Minangkabau. 4) Nasion Indonesia Di luar suku bangsa Batak. Di Bali warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Bali dalam mengadakan hubungan. Sebelum kedatangan agama Hindu yangberasal dan India. 3) Bahasa Pada suku-suku bangsa yang bermacam-macam itu terikat pula oleh satu persamaan yaitu bahasa. tetapi juga mungkin merupakan nilainilai barn. Nilai-nilai yang dianutnya bersama mi dinamakan nilai-nilai budaya. Nilai digunakan untuk menentukan baik tidaknya sesuatu. Di daerah Batak warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Batak. Nilai merupakan pedoman umum yang digunakan dalam memilih antara berbagai kemungkinan pilihan. Kedua agama tersebut juga diterima dengan cara-cara yang damai. Di masyarakat Bugis orang mempergunakan bahasa Bugis. . tetapi terkait dengan kepercayaan tertentu membenarkannya. Kepercayaan seperti diwujudkan dalam agama Islam atau agama Kristen dan kepercayaan lain (Hindu Budha) merupakan sumber nilai yang dianut oleh warganya. Sunda.

Pada suku bana Jawa yang mempunyai karya-karya sastra Jawa dan ditulis dalam bahasa Jawa merupakan kebudayaan daerah. tetapi tetap berkembang terus. Penyimpanan dan sistem kebudayaan Nasional merupakan pelanggaran yang akan dikenakan sanksi. Sistem kebudayaan yang berlaku di Indonesia 1) Sistem kebudayaan daerah . Tarian-tarian daerah yang dapat diterima dan dinikmati oleh warga daerah lainnya di seluruh Indonesia dapat juga disebut sebagai Tazi Nasional. yang terbentuk sebagai hasil proses setelah kemerdekaan tahun 1945. Kusumo. Nasion Indonesia Nasion Daerah (kebudayaan daerah) Kebudayaan Nasional Kebudayaan Nasional sebagai sistem kebudayaan Nasional mengontrol perilaku para warganya. Jadi dalam pembentukan kebudayaan Nasional unsurunsurnya berasal dan kebudayaan daerah. tetapi banyak sistem kebudayaan. seperti Bagong Kusudiardjo. Sarlito W. Kesenian wayang mungkin akan tetap sebagai kesenian daerah saja. Kebudayaan Nasional itu sendiri masth dalam tarap proses pembentukan lebih lanjut. Kebudayaan daerah itu sendiri tidak akan punah. Nasion Indonesia juga mempunyai kebudayaan sendiri yang disebut kebudayaan Nasional. Justru mengembangkan kebudayaan daerah berarti pula memperkaya kebudayaan Nasional. b. Nasion Indonesia merupakan suatu federasi antara suku-suku bangsa yang masing-masing merupakan kesatuan tersendiri dan federasi mi tetap mempertahankan kesatuan mereka masing-masing. Hal yang menggembirakan ialah bahwa ada beberapa ahli yang mencoba kreasi tarian baru yang dapat diterima dan dinikmati di seluruh Indonesia. Tetapi karyakarS‘a sastra Jawa yang dalam bahasa Indonesia dan dapat diterima dan dimengerti oleh suku-suku bangsa yang lain dapat digolongkan dalam kebudayaan Nasional. karena tidak dapat diterima dan dinikmati oleh warga/ orang dan suku bangsa lain. Kebudayaan Nasional terbentuk dan merupakan perpaduan dan kebudayaan daerah yang dapat diterima oleh masyarakat dan suku-suku bangsa lainnya.Nasion merupakan kesatuan solidaritas. Integrasi Penduduk Indonesia yang menempati wilayah yang luas mi bukan hanya terikat oleh satu sistem kebudayaan.

2) Sistem kebudayaan agama. Ahmad Huein dapat dianalisa dan segi itu. Masyarakt majemuk itu tetap pada kemajemukan masing-masing. tetapi keserasian persatuan. 2) Kebudayaan suku-suku bangsa/daerah dengan kebudayaan suku-suku bangsa/daerah yang lain. karena suku Jawa dianggap mendominasi kekuasaan Nasional. Dalam peristiwa pemberontakan Permesta. 3) Sistem kebudayaan Nasional 4) Sistem kebudayaan asing. berdampingan. ekonomi warga sukusuku bangsa/daerah. Kalau kekuatan Nasional terlalu mendorninasi kehidupan politik. yang berbeda-beda tetapi merupakan kesatuan. Oleh karena itu dia juga memakai sistem kebudayaan Islam. Kiranya timbulnya pemberontakan Dewan Banteng yang dipimpin oleh Kol. Mereka dapat hidup serasi. Karena itu hartis memperjelas dalam hubungan antara: 1) Kebudayaan atau kekuatan Nasional dengan kebudayaan suku-suku bangsa/daerah. Di samping itu seorang Sunda ada yang beragama Islam. Kristen. Hindu dan Budha. sebagai contoh seorang Sunda dalam berkomunikasi dengan sukunya mempergunakan sistem kebudayaan Sunda. Sebagai bagian dan rakyat Indonesia. seperti China. Keempat unsur tersebut sekaligus menjadi landasan dan atau corak masalah dihadapi oleh masyarakat Indonesia yang majemuk. 2) Isu ash tidak ash 3) Isu agama . Orang Indonesia merupakan pendukung lebih dan satu sistem kebudayaan. Arab. Dalam hal mi masalah besar yang dihadapi oleh bangsa Indonesia setelah merdeka yaitu masalah integrasi di antara masyarakat yang majemuk itu. seperti tulisan yang terdapat dalam Lambang Negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika. orang Sunda itu juga memakai sistem kebudayaan Nasional. Kuatnya integrasi akan menjadi salah satu ukuran timbul atau tidaknya pemberontakan-pemberontakan di daerah. suku Jawa dimusuhi oleh orang Minahasa. sosial. seperti Islam. Variabel-variabel lain yang dapat menjadi penghamhat dalam integrasi ialah 1) Klaim!tuntutan penguasaan atas wiiayah-wilayah yang dianggap sebagai miliknya. Integrasi bukan peleburan. akan menimbulkan konflik antara pusat dan daerah. Demikian pula dominasi kekuatan di tingkat Nasional cileh salah satu suku bangsa akan menimbulkan konflik kekuatan antara suku-suku bangsa. Keempat unsur di atas merupakan unsur dan kebudayaan Nasional.

bahwa prasangka dan ethnosentrisme menjadi penghalang adanya integrasi. Jawa Tengah merupakan tempat tinggal suku Jawa. seperti ternyata pada petugas-petugas atau ungkapan-ungkapan. Hubungan antara agama dengan kebudaynan suku sangat erat. Setelah kemerdekaan nampak jelas bahwa orang Tionghoa lebih baik kedudukan ekonominya dibandingkan dengan orangorang Indonesia lainnya. Prasangka yang merupakan sikap permusuhan terhadap seseorang anggota golongan tertentu yang dihubungkan sifat buruk yang berkait pada golongan tertentu tadi. Oleh karena itu mereka digolongkan sebagai golongan sosial. Prasangka biasanya dikaitkan dengan ethnosentrisme yaitu anggapan bahwa sukunya merupakan suku bangsa yang paling balk dibanding dengan suku bangsa lainnya.4. A. Hal yang mungkin kurang tepat bahwa banyak pembagian propinsi yang didasarkan pada garis wilayah suatu suku hangsa. Kathohik. Dalam masa penjajahan orangorang Tionghoa digunakaa sebagai pedagang perantara dengan orang-orang Indonesia oleh Belanda. Islam telah mengambil oper kedudukan agamaagama atau sistem kepercayaan yang sebelumnya dianut oleh suku-suku bangsa di Indonesia. Ad. tetapi kebudayaannya sudah sangat berbeda dengan kebudayaan nenek moyangiiya. Setelah merdeka adanya perbedaan dalam kehidupan ekonomi antara orang-orang Indonesia dengan orang-orang Tionghoa menjadi masalah dengan issue ash dan tidak ash. Agama-agama hesar itu dijadikan sumber etika dalam sistem nilai dan ajaran-ajaran moral dan kebudayaan suku bangsa yang bersangkutan. . Sejak zaman penjajahan di Indonesia terdapat orangorang.4) Prasangka dan ethnosentrisme Ad. Propinsi Jawa Barat batasnya merupakan batas wilayah yang ditempati suku Sunda.3. Mereka walaupun nenek moyangnya berasal dan luar Indonesia. Jelas. Propinsi Sumatera Utara merupakan tempat tin ggal suku Aceh. Hal yang dapat menimbulkan masalah ialah sentimen agama dapat digerakkan untuk mempertajam perbedaan keukuan. Arab. Ad. Mereka mendapatkan fasihitas-fasiltias yang lebih baik dibandingkan dengan orang Indonesia sendiri. yaitu orang-orang Tionghoa. Agamaagama besar itu telah dimasukkan dalam kebudayaan suku bangsa bahkan menjadi inti pendorong dinamika kebudayaan tersebut. Dalam hal mi terdapat Maim pengakuan dan suatu suku bangsa terhadap wihayah tertentu sebagai daerah sukunya. Ad.1. 2. Agama yang masuk di Indonesia seperti Kristen. Oleh karena itu masyarakat yang tingkat kemajemukannya tinggi akan menghadapi banyak kesulitan dalam integrasi dibandmgkan dengan masyarakat yang tingkat kemajemukannya lebih sederhana.simihasi yang dipandang sebagai jalan ke luar yang paling baik ternyata sulit dilaksanakan karena adanya perbedaan dan atau hambatan kebudayaan.

bahwa Tanah Air tercinta Negara Kesatuan Indonesia mi didirikan sebagai hasil kerjasama Semua pihak. larut dalam kesadaran kebersamaan dalarn berbangsa begiu mengendap. Dalam kurun waktu tahun lima puluhan sampai enam puluhan. ras dan corakragam budaya yang ada menggambarkan kekayaan Budaya Bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan Budaya Bangsa seluruhnya. pada kurun waktu itu pun terdapat percikan-percikan konflik sosial dalam bentuk pemberontakan-pemberontakan di daerah-daerah tertentu di wilayah Republik Indonesia. Oleh karena itu untuk mewujudkan integrasi masyarakat pada masyarakat majemuk dilakukan dengan mengatasi atau mengurangi prasangka.c. dan mudah-tidaknya individu pindah dan suatu kelompok ke kelompok lainnya. walaupun dimensi waktu dan jumlah pelaku‘ berbeda. lembaga. Bahwa bangsa dan budaya Indonesia pada hakikatnya satu.erjadi konflik. mulai dan individu. sehingga menjadi modal dasar bagi terwujudnya Integrasi Sosial — Integrasi Nasional. menganiati dimensi kemajemukan suatu masyarakat dapat dilakukan dengan melihat jumlah kelompok yang berbeda kebudayaannya. tidak banyak sistem yang tidak saling melengkapi. keluarga. menyatu dalam kadar solidanitas yang tinggi. Mereka bergabung. dan tumbuh integrasi tanpa paksaan. membaur. Hal yang penting. Integrasi masyarakat akan terwujud apabila mainpu mengendalikan prasangka yang ada di masyarakat sehingga tidak t. Kondisi yang mirip juga pernah terjadi. bahasa dan lain sebagainya. semua pihak tetap menyadari. ras. Walaupun tidak dapat dipungkiri. Narnun begitu. asimilasi dan berkurangnya prasangka-prasangka di antara anggota masyarakat secara keseluruhan. dan semua golongan. Dalam hal mi terjadi akomodasi. semua golongan begitu larut dalam semangat solidaritas sosial yang tinggi. dan masyarakat secara keseluruhan sehmgga menghasilkan persenyawaanpersenyawaan berupa adanya konsensus nilai-nilai yang sama-sama dijunjung tinggi. menuju terwujudnya integrasi sosial — integrasi nasional. Tidak perlu dipertanyakan dan mana asal-usul suku bangsa. . Kenyataan adanya berbagai suku bangsa. konsensus anggota-anggota masyarakat terhadap nilai yang mengikat seluruh warga masyarakat. dominasi. IntegrasiSosial Integrasi sosial (integrasi masyarakat) dapat diartikan adanya kerjasama dan seluruh anggota masyarakat. l Sejarah telab mencatat bahwa Sumpah Pemuda yang dicetuskan pada tahun 1928 adalah suatu perwujudan solidaritassosial begitu kental merasuk dalam kalbu antar golongan pemuda. agama.

sehingga lahirlah negara baru yang menamakan din Republik Baifara.nation pribumi yang telah terbentuk lama sebelum nation Indonesia diprokiamasikan. Amerika Serikat. Beberapa negara yang herdiri setelah Perang Dunia II ternyata banyak yang tidak mampu mengintegrasikan berbagai golongan dalam masyarakatnya. daerah teritorial sendiri dan perasaan solidaritas antara anggotaanggota warga masyarakat yang bersangkutan. yang berbeda ad4lah bentuk permasalahan yang dihadapinya. INTEGRASI NASIONAL Integrasi Nasional adalah merupakan masalah yang dialami oleh semua negara atau nation yang ada di dunia. Perbedaan ideologi mi disebabkan karena perbedaan falsafah hidup yang banyak berpengaruh dalam proses sosialisasinya. Demikianlah bentuk-bentuk permasalahan yang disebabkan oleh masalah integrasi mi. Mereka memiliki ciri-ciri sendiri yang merupakan ciri-ciri suatu nation. Ketika wilayah timur memberontak. yang terdiri dan berbagai kelompok atnis baik di antara penduduk pribumi maupun keturunan asing. Termasuk faktor dominan dalam pembentukan suasana kesenjangan ideologi mi adalah masalah agama. Ada yang menempuh jalan kekerasan dan ada yang menempuh strategi politik yang lebih lunak. 1) Beberapa Permasalahan In tegraci Nasional Permasalahan utama yang dihadapi dalam integrasi nasional mi adalah adanya cara pandang yang berbeda tentang pola laku duniawi dan cara untuk mencapai tujuan. Memiliki kebudayaansendiri.5. melahirkan Negara Pakistan. Fulani. Menghadapi masalah integrasi mi sebenarnya tidak memiliki kunci yang pasti karena masalah yang dihadapi berbeda dan latar belakang sosio kultural nation state yang berbeda pula. Karena agama dipandang sebagai nilai hakiki sehingga kontrol sosial masyarakat agama cenderung lebih peka dan sering tajam. bahasa sendiri. Ibo dan Yoruba. Pakistan tidak mampu mempersatukan kedua wilayah itu Sehingga pada tahun 1971 lahirlah Bangladesh. Sehingga masalah integrasi mi cenderung diselesaikan sesuai dengan kondisi negara yang bersangkutan. Permasalahan yang kedua. Dengan kata lain masalah integrasi nasional mi pada prinsipnya bersumber pada perbedaan ideologi. Menurut Harsya Bachtiar.1 ke1ompok etnis atau suku-suku bangsa yang ada di daerah merupakan nation. . Perang Saudara yang terjadi di Nigeria terjadi karena Nigeria tidak berhasil mengintegrasikan suku-suku bangsa Hausa. Ketidakmampuan India mempersatukan seluruh wilayahnya. maupun dalam pembentukan konsepsi nalarnya. Canada dan Australia menghadapi masalah integrasi bangsabangsa imigran. permasalahan yang ditimbulkan oleh kondisi masyarakat majemuk.

adalah masalah teritonial daerah yang seringkali berjarak cukup jauh.‖2 bahwa integrasi nasional Indonesia mempunyai dua dimensi yaitu dimensi horisontal dan ditnensi vertikal. aliran dan lain-lain. maka mereka berusaha mengembangkan kebudayaan negara asalnya di Indonesia. William Liddle dalam bukunya ―Ethnicity. sedangkan dimensi vertikal dimaksudkan untuk menunjuk kesenjangan kelompok elite nasional dengan massa. Yang terakhir mi mengakibatkan partisipasi politik massa yang sangat kecil. serangan bersenjata. Hal mi yang menyebabkan bahwa masalah integrasi berbagai kelompok etnis merupakan masalah pokok bagi integrasi nasional Indonesii. Party. Hudson mencatat beberapa indikator pertentangan politik di Indonesia yaitu. agama. terjadinya demonstrasi.tensi untuk menuju ke arah integrasi dengan sistem silangmenyilang (Cross cutting Affilation) yang akan melahirkan pelapisan sosial yang saling silang-menyilang. Charles Lewis Tylor dan Michael C.‘ Di samping itu adanya partai-partai politik yang tenikat oleh kepentingankepefltingan primordial yang secara tidak langsung terikat oleh kepentingan daerah dankelompok elite dan kelompok etnis tertentu. Lebih-lebih Indonesia yang berbentuk negara kepulauan dan merupakan arus lalu lintas dua benua dan dua samudera. 2) Upaya Pendekatan Di samping perbedaan golongan itu sendiri mempunyai p0. Selain masalah etnis pribumi Indonesia juga menghadapi masalah integrasi warga negara keturuflan asing. mi merupakan masalah baru bagi negara Indonesia. meningkatnya angka kematlan akibat kekerasan politik. Kondisi mi akan lebih mempererat rasa solidaritas kelompok etnis tertentu. and national Integration : An Indonesia Case Study.Perasaan solidaritas yang tinggi menyebabkan nation. ditinjau dan kehidupan dan pertumbuhan Partai Politik. mi juga masalah yang cukup rumit bagi kelancaran integrasi nasional secara utuh. atau paling tidak akan membuat konflik sosial tidak menjadi terlalu tajam. keturunan asing maupun peranakan membuat jarak yang tegas dengan kelompok pribumi. Karena mereka yang tergolong keturunan asing mi secara genitas masih memiiki hubungan dengan negara asalnya. Masalah keempat. Demikianlah dengan sistem silang-menyilang mi konflik antara suku-suku bangsa . Hal mi sesuai dengan yang ditulis Prof. Petmasalahan ketiga. pemindahan kekuasaan eksekutif yang bersifat ireguler.3 maka diusahakan pula langkah-langkah yang lebih sistematis dan operasional. R. Dimensi horisontal dimaksudkan untuk menunjuk perbedaan suku. kerusuhan. Permasalahan politik di Indonesia berpengaruh pula dalam mencapai integrasi nasional. Dan segi kemungkinafl memberontak untuk memperjuangkafl satu wilayah sendini.nation lama tidak bisa hilang walaupun telah tergabung dalam nation Indonesia yang baru.

Namun demikian integrasi nasional sebagai suatu cita-cita nasional maupun cita-cita negara akan dapat terwujud atau paling tidak menekan kemungkinan permasalahan yang timbul dengan berbagai usaha yang mendukung potensi masyarakat untuk berintegrasi sendiri secara alamiah dengan sistem Cross cuttiig affiliation. . adanya BAKOM PKB dan lain-lain. Di samping itu berpedoman pada teori Walter T.daerah akan dapat diredakan dengan adanya perternuan di bidang agama. Keempat Membentuk janingan asimilasi bagi berbagat kelompok etnis baik pribumi maupun keturunan asing. Kedua : Berusaha membuka isolasi antar berbagai kelompok etnis dan antar daerah/pulau dengan pembangunan sarana komunikasi. sama besar dengan tercapainya integrasi. dengan titik tekan pada pemerataan pembangunan dan hasil pembangunan. maka kemungkinan integrasi iasional menjadi masalah. 3) Integrasi Nasional dalam Perspektif Seperti yang diasumsikan oleh Harsya W. informasi dan transportasi. karena pada setiap soal konflik dapat saja terjadi. Kelima Melalui jalur-jalur formal seperti pendidikan perundang-undangan yang berlaku bagi seluruh warga negara dan pendekatan formal lainnya. Bachtiar bahwa masalah integrasi nasional akan tetap merupakan masalah. Di samping dukungan usaha-usaha seperti yang telab dikemukakan di atas. Ketiga Menggali kebudayaan daerah untuk dijadikan kebudayaan nasional dan membina penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. pertukaran/mutasi karyawan dan satu daerah lain. di samping asimilasi budaya. maka pemerintah berusaha untuk mewujudkan idealisme atau citacita nasional yang diamanatkan oleh seluruh bangsa kepada ideologi melalui pembangunan di berbagai sektor. maka masih ada penunjangyang cukup berpengaruh terhadap usaha-usaha lain yaitu memperkuat kedudukan ideologi nasional.pa memandang apakah itu negara baru ataupun negara yang sudah lama. Untuk langkah mi dapat dicontuhkan dengan transmigrasi. Upayaupaya yang dilaksanakan untuk memperkecil dan kalau mungkin menghilangkan kesenjangan-kesenjangan itu antara lain Pertama : Untuk mempertebal keyakinan seluruh warga negara yang terdiri dan berbagai golongan itu terhadap ideologi nasional. Termasuk pembangunan politik dan kebudayaan. Martin yang telah dikemukakan terdahulu bahwa perbedaan golongan mempunyai dua kemungkinan yang sama besar untuk menjadi konflik (disintegrasi) atau integrasi. tan.

seperti kebudayaan Jawa. Prasangka dibedakan dengan diskriminasi. Prasangka bersumber dan suatu sikap. Setiap orang atau kelompok dalam menghadapi masalah soalal selalu melihat dan sistem nilai yang benlaku pada kelompoknya. maka betapa kompleknya masalah-masalah sosial dan atau pertentangan pertefltaflgafl yang timbul di Indonesia. kepercayaan agama. dan adanya sikap terbuka dan sikap lapang. sedangkan sistem nilai merupakan bagian dan kebudayaan.sitif terhadap sesuatu. perbedaan sistem agama yang ada di Indonesia adalah penting bagi bangsa Indonesia. Kesadaran akan pengertian adanya perbedaan kebudayaan sistem nilai. kebudayaan Aceh. kebudayaan Dayak. Pada zaman penjajahan Belanda persatuan Indonesia diikat oleh . Diskriminasi menunjuk pada suatu tindakan. Opini urnurn berpendapat bahwa lahimya peluru-peluru kendali ICBM (peluru-peluru kendali antar benua) yang dibuat oleh negara-negara adikuasa (superpower) adalah sebagai akibat adanya akumulasi dan prasangka yang berlebihan di antara negara-negara Adikuasa. Prasangka dan diskriminasi tidak muncul dan segolongan orang-orang kampungan berpendidikan rendah. terdini dan bermacam-maCam kebudayaan.RANGKUMAN Prasangka adalah sikap negatif atau juga dapat bersifat p0. Oleh karena masyarakatIndonesia merupakan masyarakat majemuk. tetapi juga di kalangan orang-orangintelek seperti para pemimpin dan negarawan berkaliber nasional maupun internasional. Kebudayaan Batak. kebudayaan Bali. Daya upaya untuk mengurangi!menghilangkan prasangkadan diskriminasi: perbaikan kondisi sosial ekonomi perluasan kesempatan belajar. bersumber dan faktor kepribadian. Masalah itu akan lebih menonjol lagi di masyarakat yang bersifat majemuk seperti Indonesia i. Ambon dan sebagainya. Sebab-sebab timbulnya prasangka: berlatar belakang sejarah dilatar-belakangi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasional. dan berlatar belakang dan perbedaan keyakinan. Bahwa pertentangan sosial dapat terjadi di masyarakat sebagai akibat dan adanya interaksi sosial.

adanya pemerintahan kolonial yang memerintah seluruh Indonesia. Sedangkan integrasi nasional bermakna: solidanitas sosial dan kerjasama antar kelompok sosial yang harmonis tersebut. sikap dan watak yang berbeda. Kemajemukan tetap diberikan peluang untuk hidup di In donesia. Secara umum terdapat tiga masalah besar yang harus dikaji secara serius untuk mencapai perwujudan integrasi social integrasi nasional. Tetapi dalam mengadakan interaksi sosial antara suku perlu dicarikan dasar yang disetujui bersama. yaitu: pembauran hana. Hal-hal baru yang disetujui atau dapat disetujui bersama itulah yang akan menjadi modal dan kebudayaan nasional. Unsur-unsur daerah yang dapat disetujui atau diterima oleh suku bangsa lain atau menjadi hagian dani kebudayaan nasional. perubahan nilai-nilai. Oleh karena itu integrasi merupakan alternatif yang baik untuk modal tumbuhnya kebudayaan nasional. Setelah Indonesia merdeka kekuatan formal yang menyatukan Indonesia adalah pemerintahan nasional. rasa kebersamaan antar hubungan masyanakat secara harmonis dalam kerjasama kelompok yang mempunyai sifat. Integrasi sosial bermakna terwujudnya solidanitas sosial. kerukunan antar umat beragama. dianahkan demi keharmonisan demi persatuan dan kesatuan nasional. dan aliran kepercayaan. Satu ikatan lagi dipenlukan yaitu kebudayaan nasional sehingga nation Indonesia yang lahir pada tahun 1945 itu dapat mempunyai akar yang kuat. UUD 1945 dan ideologi Pancasila. .

scarce. sedang elemen-elemen yang dimaksud adalah lembaga-lembaga ekonomi. Bagaimanakah barang-barang dan jasa-jasa terse. Istilah sistem dalam sistem ekonomi adalahSuatu kumpulan elernen-elemen. Berdasarkan rumusan pengertian sistem ekonomi di atas. Menurut John F. dan yang ditujukan ke arah pencapaian sasaransasaran beama atau tujuan yang diinginkan bersama. b.but akan diproduksikan ? Masalah yang kedua mi berhubungan dengan masalah pilihan teknologi yang akan digunakan dalam menghasilkan barang-barang dan j asa-jasa. TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN SISTEM EKONOMI : PRODUKSI. di mana antara elemen-elemen tersebut terdapat adanya hubungan. Apakah yang akan diproduksi ? Masalah yang pertama mi berhubungan dengan masalah pilihan atas macam-macam alternatif terhadap barang dan jasa yang akan diproduksikan. the organization through the operation of which the various. relative ti the them are utilized to satisfy the of man‖. Penertian Sistem Ekonomi Sebelum kita membicarakan pengertian system ekonmi maka terlebih dahulu kita mengetahui artiistil‘h sistem dalam sistem ekonomi. DISTRIBUSI DAN KONSUMSI Sistem Ekonorni 1. Due yang dimaksud dengan sistem ekonomi adalah is the group of economic system. yang pada hakikatnya merupakan pemecahan masalah-masalah a. Di dalam setiap sistem ekonomi dalam bentuk apapunjuga senatiasa menghadapi empat tugas pokok.BAR IX ILMU PENGETAHUAN. sistem ekonomi terdiri dan sejumlah elemenelemen. .

Kepentingan pribadi dan tiap-tiap oranglah yang dikelola dalam sistem kapitalis. dan gejala mi oleh Smith dikatakan sebagai pengaturan yang dilakukan oleh tangan yang tidak kelihatan. keempat sifat pokok tersebut pada dasarnya alat/cara daripada sistem kapitalis guna mencapai tujuannya. Siapakah yang akan memperoleh barang-barang dan jasa-jasa tersebut apabila selesai dihasilkan? Masalah yang ketiga mi berhubungan dengan masalah pembagian pendapatan (distribution of income) yang diterima oleh tiap-tiap individu dalam masyarakat. maka harga barang-barang dan jasa-jasa di tentukan oleh permintaan dan penawaran.c. Macam-macam Sistem Ekonomj 1) Sistem Ekonomi Kapitaljsme Sistem ekonomi kapitalisme mempunyai konsep yang jelas tentang hakikat manusia. Prinsip ekonomi pasar. d. Bilamanakahlberapa banyak sumber-sumber ekonomi yang bersangkutan akan disalurkan ke arah konsumsi yang sedang berlangsung dan berapa banyaknya akan disalurkan ke arah investasi ? Masalah mi berkaitan dengan soal pilihan antara masa kini dan masa yang akan datang. 2. Bagaimanakah pemecahan masalah terhadap empat permasalahan di atas pada tiap-tiap sistem ekonomi berbeda sama lain. . Keserakahan masing-masing orang akan saling mengatur dirinya sendiri. mesin-mesin sumber-sumber alam ada di tangan orang orang. karena sistem persaingan bebas akan menertibkannya. Orang yang terlalu serakah menjual barangnya terlalu mahal akan terpaksa membatasi keinginannya mi dengan munculnya orang lain yang rnau menerima keuntungan yang lebih sedikit dengan menjual barangnya secara lebih murah. Keempat sifat pokok tersebut adalah Hak milik atas barang-barang modal atau alat produksi seperti tanah. Pada sistem ekonomi kapitalisme asumsi dasarnya adalah manusia mengejar kepentingan pribadinya. Dalam pandangan sistern kapitalis. Ada empat sifat pokok yang penting dalarn sistern kapitalis. keserakahan manusia bukan saja tidak berbahaya. bagaimana kehidupan masyarakat dimungkinkan ? Adam Smith tidak merasa khawatir. Macam ekonomi yang dianut oleh suatu negara akan mewarnai pola/cara pemecahan keempat masalah di atas. Menurut prinsip mi. dia bahkan merupakan sumber dinamika dan masyarakat kapitalis. Kalau semua Orang hanya mengurusi kepentingan dirinya sendiri saja.

Manusia sebenarnya hidup secara harmonis dengan alam dan manusiamanusia lain. artinya terbuka kesempatan bagi setiap orang untuk mengecap keuntungan. Tapi oleh kaum kapitalisme melalui konsep pemilikan pribadi. Akibat dan upaya pemilikan pnbadi yang diizinkan oleh kaum kapitalis. Dengan demikian lebih banyak. Akibatnya manusia menjadi terasing. d) Prinsip keuntungan. Hakikat manusia sebagaimana dia telah diubah oleh sejarah (human nature-asmodifled historical epoch): Pengertian sejarah yang dimaksud adalah sejarah yang telah ditinggalkan oleh kaum kapitalisme. ―musuh‖ yang bisa digunakan untuk mengancam dirinya. Kebebasan hak milik. menurut pandangan sosialis manusia itu sebenarnya adalah sosial bukan individu. dia jadi makin berkuasa dan bisa memiliki manusia Iainnya. Kebebasan untuk membuat untung. kalau dia tidak memilikinya. manusia jadi berkompetisi dengan manusia lainnya. Dalam mencari keuntungan sistem kapitalis lebih demokratis sifatnya. 2) Sistem Ekonomi Sos ialisme Dalam sistem ekonomi sosialis juga xnempunyai konsep jelas tentang hakikat manusia.c) Persaingan bebas. Kebebasan untuk mengaclakan kontrak. maka orang jadi berebutan untuk memiliki alam sebanyak-baflYakflYa. Berdasarkan pandangan kaum sosialis hakikat manusia adalah Hakikat manusia umum (human nature in general) yaitu manusia sosial. . jadi menyendiri terputus dan hubungannYa baik dengan alam maupun dengan manusia lainnya. Dalam sistem kapitalis persiangan bebds dapat terjamin hal mi berasal dan adanya empat kebebasan kapitalis yang pokok yaitu Kebebasan untuk berdagang dan mempunyai pekerjaan. Alam dan manusia lain jadi semacam.

Pasal 33 UUD‘45 adalah pasal utama bertumpunya sistem ekonomi Indonesia. Bertumpu pada pasal 33 UUD 45 terdapat tiga bentuk kegiatan atau bangun usaha dalam perekonomian Indonesia. . Pokok pikiran kaum sosialis Kaum Sosialis berpandangan bahwa keserakahan manusia perlu untuk diubah. 3) Sistem Ekonomi Indonesia Berbicara tentang sistem ekonomi Indonesia. Kegiatan usaha koperasi merupakan tulang punggung kegiatan perekonomian bangsa Indonesia. Usaha bersama atas dasar asas kekeluargaan adalah ―koperasi‖. sedang sistem sosial yang dimaksud adalah sistem sosialisme. dengan kelengkapan pada pasal 23. yaitu manusia sosial. Produksi. Oleb sebab itu diperlukan adanya suatu sistem sosial yang bisa mengembalikan hakikatnya manusia itu. Cabang-cabang yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. distribusi dan konsumsi diatur dengan peraturan dan tiada tempat bagi private interprise.Pasal 33 UUD‘45 berbunyi Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. Bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesarbesarnya bagi kemakmuran rakyat. Pagaimana semangat kebersamaan dapat dijelmakan dalam kegiatan usaha koperasi perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Seluruh kegiatan ekonomi dipimpin dan pusat/negara. maka arah pembicaraan kita kepada Undang-Undang Dasar 1945. terlepas dan berbagai kegagalan yang ada di dalam pertumbuhannya. pasal 27 ayat 2 dan pasal 34. khususnya yang mengatur kegiatan ekonomi.Akibatnya dari kenyataan di atas manusia yang dahulu sosial menurut pandangan kaum sosialis berubah menjadi serakah. Dalam pandangan hidup bangsa Indonesia kita temukan adanya semangat kolektivisme (gotong royong) atau kekeluargaan. Akar pandangan hidup kolektivime inilah yang memperkuat tumbuhnya koperasi di kalangan masyarakat kita. Sistem ekonomi sosialisme pada dasarnya berupaya mengembalikan hakikat manusia pada proporsi sebenarnya. Upaya yang perlu dilakukan menurut pandangan kaum sosialis adalah penghapusafl pemilikan pribadi.

domestik prihumi maupun non pribumi harus dihidupkan pula semangat keusahabersamaari dan berasaskan kekeluargaan. mengaduk semen dan dengan pasir. Pada hakekatnya produksi adalah kegiatan menciptakan kegunaan.Ayat I pasal 33 UUD‘45 tidak dapat dipisahkan pengaruhnya terhadap ayat 2 dan 3. apakah asing. Kegunaan artinyadapat memenuhi kebutuhan manusia. Ayat 1 pasal 3 tetap melandasi dan mewarnai bangun-bangun ataubentuk usaha lain yang ada. Mengangkut batu dan sungai ke tempat bangunan. Artinya di dalam kegiatan usaha swasta. patungan dengan asing. sinar matahani. Produksi 1) Pengertian Produksi Kebutuhan hidup manusia dapat dipenuhi dengan barang dan jasa. Kegiatan untuk rnenghasiikan barang dan jasa itu dinamaka produksi. Benda-benda bebas yang disediakan oleh alam dan tidak lagi memerlukan pengorbanan seperti udara. 2 dan 3 pasal 33 U[1Y45 kalimat ―mengusai hajat hid up orang banyak‖ (yang tidak lain adalah ―basic needs‖) dan ―digunakari untuk sehesarbesarnya kemakmuran rakyat‖ adalah ekspresi danpada adanya orientasi ker. Jadi pengertian secara luas produksi. apakah itu herhentuk Perseroan Terhatas atnu Jainnya. 1. Yang penting dan menjadi tujuan utarna adalah pengamanan kepentingan negara dan kepentingan rakyat banyak. Cara memperoleh barang dan jasa mi ada yang memenlukan pengorhanan dan ada juga yang tidak penlu pengorbanan.akyatan yang kuat. akan tetapi kehutuhan hidup lainnya harus diciptakan oleh m anti si a. . yang hakikat dan perananannya sesuai dengan petunjuk-petuniuk ayat 2 dan 3. patungan dengan asing. tetapi mencakup semua kegiatan yang menciptakan dan menambah kegunaan. bukan hanya kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa. melayani tukang mengatür irigasi. semuanya itu termasuk kegiatan produksi. Mengenai ayai. Untuk yang penting bagi negara dan untuk hajat hidup orang banyak itu. maka cabangcabang produksi penlu benarbenar ―dikuasai oleh negara‘‖ hal mi memberikan petunjuk langsung bahwa mekanisme harga bebas tdak holeh berlaku di dalam perekono mian.

Perdagangan membeli hasil pertanian dan petani yang umumnya berada di desa desa. Bahan mentah diolah menjadi bahan jadiatau sehgah jadi. Perdagangan itu adakalanya hanya merju‘iI L.li bidang-bidang tersebut. seperti tranport. Pembagian bidang produksi di atas menunjukkaii jeflis produksi dalam perekonomian. Jasa Produksi jasa adalah kegiatan penyediaan saratia jasa. kemudian dijualnya ke pasar. Parawisata di Indonesia termasuk industri karena kegiatan itti dianggap sebagai pengolahan objek-objek pariwisata untuk mendapatkan hasil bagi negara. minyak bumi melalui proses kimia dan alamiah ratusan ribu tahun lamanya tanpa usaha manusia. pabrik makanan dan minuman. usalia perbengkelan. petarii menjual padi yang dihasilkan sendiri. perakitan sepeda motor. Perdagangan. Agraris Mengolah tanah untuk memlihara tumbuhtumbuhan dan hewan dinamakan produksi agraris seperti pertanian dan perikanan. misalnya terdapat Depa rte me Perindustrian. pergu dangan. perbankan dan sebagainya. Endustri Kerajinan. Pada umumnya perdagangan itu mencakup kegiatan membeli untuk kemudian dijua1nya. Pengaturni‘ perekonomian sesuatu negara umumnya men i k i. asuransi. Dalam pertambangan manusia hanya sekedar menggalinya dan perut dan lapisan bumi.2) Pembagian Bidang Produksi Produksi dapat digolongkan ke dalam 5 bidang. perakitan. Perikanan daràt di Indonesia dikelompokkan ke dalam produksi agraris karena pada hakekatnya kegiatan itu bersifat pengolahan tanah dan air untuk memelihara ikan. mi semua merupakan perindustrian. . 1 produksi sendiri sepereti Pertamina mnjuJ minyak hasil produksi sendiri kepada agen-a. perbaikan ada]ah kegiatan industri. dan sebagainya. perhotelan. tetapi hasilnya berupa sarana Makn maju produksi jasa menunjukkan makiji majunya bidang produksi lainnya. Alam menciptakan batubara. Sektor jasa tidak menghasilkan barang. Perdagangan Perdagangan ialah semua kegiatan jua 1wIi. yaitu: Ektraktif Memungut langsung dan hasil alam seperti perikanan laut pertambangan dinamakan produksi ektraktif.

yang mampu melakukkan produksi jasa dengan baik. yaitu faktor alam dan faktor tenaga kerja. Kemakmuran suatu bangsa. Selandia Baru merupakan negara agraris yang tingkat kemakmurannya tinggi. Tujuan produksinya pun hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Sedangkn negara yang tingkat negaranya juga sudah baik. Pada perkembangan selanjutnya. Pada mulanya. yang ditandai dengan produksi masa. Swedia. sejalan dengan makin berkembangnya taraf berpikir dan kecerdasan manusia. dengan sendirinya akan diperlukan sektor j asa. binatang dan sebagainya) dan faktor tenaga kerja manusia. Ektraktif dan agraris merupakan tahap pri mer industri dan perdagangan merupakan thap sekunder dan jasa merupakan tahap tersier Negara yang telah dapat mengernbangkan tahap produksi bidang tersier. yang dalam sejarah perekonomian disebut tahap primer. . jaring dan sebagainya. yaitu alam beserta isinya (tanah. seperti panah. Dalam perekonomian seperti itu akan timbul usahausaha perbankan. Misalnya : Jika pertanian masih tahap primitif dan hasilnya pun juga masih rendah. seperti pengangkutan. Negara yang mempunyai perekonomian sudah maju dan yang memiliki keahlian serta permodalan. Dalam hal mi proses produksi hanya mempergunakan faktor alam. diciptakan alat. karena belum diperlukan. umumnya adalah negara yang makmurr dan sudah relatif kuat perekonomiannya. Sebaliknya bila pertanian tersebut meningkat dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan juga untuk diperdangkan. pad umumnya sejalan dengan tingkat tahapan perkembangan jenis produksinya tetapi mi tidak mutlak.Jenis Produksi yang diusahakan manusia berkem bang melalui beberapa tahap. Jepang. asuransi dan sebagainya. pergudangan. pengangkutan asuransi. manusia berusaha untuk menghasilkan suatu barang hanya dengan 2 jenis faktor produksi. Inggris. dan sebagainya. 3) Faktor-faktor Produksi Suatu kegiatan untuk menghasilkan suatu barangdiperlukan faktor-faktor produksi. jadi sebagai produksi turunan. Itulab sebab mengapa alam dan tenaga kerja disebut faktor produksi ash. sekunder tersier. Misalnya Australia. karena hasil produksinya besar. Tahapan-tahapan perkembangan jenis produksi yang diusahakan di atas seirama dengan kemajuan tehnologi yang dimiliki suatu bangsa. akibat teknologi produksi yang modern. Mereka berburu hanya dengan mempergunakan tenaga kerja saja. antara lain Amerika Serikat. mi terjadi pada masyarakat yang masih primitif. Produksi bidang jasa mi merupakan produksi sebagai akibat dan kegiatan produksi lainnya.

Alat-alat mi dalam ilmu ekonomi disebut modal. Oleh karena itu perlu diketahui dan dipertimbangkan sifat-sifatnya. Apabila pada waktu berburu mempergunakan alat-ala tersebut maka hasil buruannya akan relati lebih banyak. Pada sisi lain jumlah manusia main bertambah banyak. yaitu membeli melalui telepon. tidaklah memberi jaminan bahwa kebutuhan masyarakat akan mudah dipenuhi. seperti halnya distribusi hanya saja jumlah barang dan jasa sangat tergantung pada konsumen sendiri. Faktor skill berfungsi mengatur faktor-faktor produksi lainnya. 2. Hal mi dipengaruhi oleh kebutuhan dan daya beli konsumen. Dan segi hasilnya. Masyarakat baru merasa . Jumlah barang dan jasa yang ditenma konsumen sangat tergantung pada kebijaksanaan produsen. Karena pada prinsipnya kedua berusaha menyampaikan barang dan produsen kepada konsumen. Adapun pasar merupakan tempat terjadinya jual-beli. maka perlu pengaturan dalam mempergunakan ketiga faktor tersebut. Distribusi 1) Pengertian Distribusi. faktor produksi ash hanya dapat memberikan hasil minim dan mi hanya sekedar dapat dipergunakan untuk mempertahankan hidup. Peristiwa jual beli itu sendiri mungkin terjadi di tepi jalan di kota dan mungkin juga terjadi dengan di rumah sendiri. Pasar dan Pemasaran Yang dimaksud dengan distribusi ialah semua kegiatan yang ditujukan untuk menyalurkan barang dan jasa dan produsen kepada konsumen (pemakai). Selanjutnya faktor modal dan faktor skill mi disebut faktor produksi turunan. Pada kehidupan sehari-hari antara distribusi dan pemasaran diberi pengertian yang sama. Suatu proses produksi dapat berhasil dengan baik atau tidak. distirbusilpemasaran mi megang peranan penting sekali. mi sangat tergantung kepada keempat faktor produksi tersebut. Baik di negara dengan sistem ekonomi leiberal maupun sistem ekonomi sosialis. Sedangkan pemasaran. Walaupun negara atau pengusaha-pengusaha dapat menghasilkan barang-barang sebanyakbanyaknya. apabila telah dibawa oleh lembaga-lembaga pemasan ke tempatnya. Para konsumen baru bisa memperoleh barang-barang dan yang diperlukan. agar Jebih berdayaguna dengan memperoleh hasil produksi yang lebih banyak lagi. Penambahan hasil produksi secara berlipat ganda dan sampam batas tertntu setiap penambahan faktor produksi modal akan terus meningkatkan hasil produksi. Hal inilah yang disebut faktor produksi yang keempat. yaitu faktor keahlian mengatur atau faktor skill.

3) Permintaan dan Penawaran Permintaan adalah jumlah barang yang akan dibeli oleh pembeti pada suatu saat dengan harga t. Barang yang diperdagangkan juga tersedia di tempat itu. Contoh Pasar Antasari di Banjarmasin. yang di bawa kepada calon pembelinya hanya contohnya umpamanya 1 kg. harga sudah disetujui maka pembeli dapat segera membayar harga yang telah ditentukan dan langsung menenima barang tersebut. Barang yang diperdagangkan diproduksikan ujituk diekspor. (3) Pasar dunia. Pasar Turi di Surabaya. Barang yang diperdagangkan diproduksikan hanya untuk pasar dalam negeri. yaitu pasar di mana antara penjual dan pembeli belum tentu bertemu. Contoh jika harga sepotong baju Rp 5000 jumlah baju yang dibeli 100 buah.puas kalau mereka dapat memperoleh barang keperluan dengan mudah di daerah di mana mereka bertempat tinggal. Proses mi dapat digambarkan Produsen—> Distribusi/Pemasaran—> Konsumen 2) Jenis-jenis Pasar Menurut fisiknya. yaitu pasar yang ruang lingkupnya meliputi seluruh dunia. Penjual menawarkan barang dengan contoh (monster). contoh pasar temabakau. misalnya tahu. Mata uang yang diperdagangkan adalah mata uang dalam negeri. yakni pasar yang ruang lingkupnya melampaui batas negara. misalnya menjual tembakau dalam partai besar. yaitu pasar tempat menjual dan pembelinya benar-benar bertemu. (2) Pasar luar negeri.ertentu. Menurut waktu pasar itu diadakan. pasar karet. Jika dalam tawar menawar. Mata uang yang dipergunakan biasanya dolar. pasar dapat dibagi menjadi (1) Pasar dalam negeri. (2) Pasar Abstrak.000 jumlah baju yang . Pasar Kiewet di Solo. mi semua sangat tergantung pada kegiatan distribusi/ pemasaran. yaitu pasar yang ruang lingkupnya terbatas pada negeri sendiri. pasar dapat dibagi menjadi (1) Pasar nil (nyata). Jika harga naik menjadi Rp 6. dan sebagainya.

Jumlah-jumlah baju yang akan dibeli itulah yang disebut permintaan. Misalnya mentega pengganti margarine. jurniab bararig yang dirninta turun relatif besar.esar kecilnya intensitas kebutuhan akan barang. Hukum permintaan tersebut hanya berlaku dengan asumsi ―ceteris paribus‖. kondisi yang dimaksud adalah: pendapatan tetap sama selera tidak berubah harga barang lain tetap sama tidak ada barang substitusi barang itu dibeli bukan untuk prestise (tahan harga din) orang tidak percaya. yang hargariya relatif murah. Hukum disebut : Hukum permintaan. yaitu permintaan semua orang yang membutuhkan barang yang tidak mengingat keuangannya. Jadi permintaan itu berbanding terbalik dengan harga barang. Makin hesar tingkat intensitasnya.akan dibeli turun menjadi 80 buah. Apabila harga turun menjadi Rp 4. I)engan adanya kenaikan harga sedikit saja. diebu t permi nt aan in elastis Dan dalarn keadaan ang eI>a1iknya diebut perinintaan elastis. makin tinggi harga barang. inakiii sedikit pengaruh kenaikan hirga barang tersebut. bahwa perubahan harga yang satu itu tidak akan menyebabkan perubahan harga selanjutnya. Elastisilas per!flifltaall akaii barang konsunisi tergantung kepada beberapa hal. Adam Smith membedakan permintaan menjadi 1) Permintaan mutlak (absolut demand). yaitu permintaan semua orang yang memerlukan barang yang dapat membayar harganya. Jika harga mentega naik maka orang akan berpindah beli margarine. mi berarti tingkat elastisitasnya kecil.000 maka jumlah baju yang akan dibeli naik menjadi 125 buah. yang berarti ―kalau kondisi tetap sama‖. . makin sedikit jumlah permintaan terhadap barang itu. Apabila perubahan harga Lla.tkJturuIl relatif Iebih besar daripada perubahan turuii/naik) juinlah barang yang dim inta. Makin rendah harga barang. 2) Permintaan efektif (efetive demand). mi berarti tiugkat elastisitas hesar. 2) Tingkat substitusi. makin banyak jumlah permintaan terhadap harang itu dan sebaliknya. antara lain 1) Tingkat [.

Jadi penawaran mi berbanding lurus dengan tingkat harga ha. Jika penjual pesimis. maka walaupun harga barang turun penawaran tetap banyak. sehingga barangbarang dapat disalurkan dan produsen kepada konsumen/pembeli. mi berarti tingkat elastisitasnya kecil. yaitu melakukan penyimpanan barang-barang sampai waktu barang-barang itu diperlukan oleh konsumen atau menunggu tingkat harga yang diinginkan. 2) Penjual tidak sangat membutuhkan uang kas. Makin rendah tingkat harga barang. menjual. yaitu melakukan pembelian barang-barang dan jasa-jasa. permintaan dan kemampuan berproduksi. Demikian juga sebaliknya. Sedangkan tingkat penawaran (Supply) ditentukan oleh tingkat harga. Pada tingkat harga tersebut penjual bersedia menyerahkan barangnya dengan menerima pembayaran harga barang tersebut. pembeli menerima barang dengan membayar harganya. yaitu melakukan penjualan barang-barang dan jasa-jasa pada tingkat harga yang berlaku. Huku penawaran hanya berlaku jika keadaankeadaan lain yang dapat Inempengar uhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus). menyimpan.3) Besar kecilnya konsumen. pengangkutan. Fungsi atau tugas yang haru dilakukan antara lain membeli. Makin besar jumlah penghasilan konstimen makin sedikit pengaruh perubahan harga terhadap jumlah perrnintaan. Penawaran adalah jumlah harang yang akan dijual oleh penjual pada suatu saat dengan harga tertentu.rang. 4) Fungsi-fungsi Pemasaran Fungsi-fungsi Pemasaran adalah semua hal yang harus dilakukan oleh mata rantai pemasaran. yaitu mengangkut barang-barang dan tempat produsen ke tampat konsumen. Pertemuan atau kesesuaian permintaan dan penawaran adalah harga keseimbangan (equilibrium price) disebut juga harga pasar. 3) Penjual tidak kekurangan tempat untuk menyimpan barang 4) Tidak diketemukan methode produksi baru. . dan hal mi disebut hukum penawaran. Perijual tidak mengharap atau menganggap bahwa harga barang akari terus turn. makin sedikit jumlah barang yang ditawarkanJdijuai.antara lain 1) Penjual tidak pesimis. Tetapi jika penghasilan konsumen sedikit maka tingkat elastisitas permintaannya akan barang adaiah besar. Tingkat permintaan (konsumsi) seseorang ditentukan oleh tingkat harga dan daya beli (pendapatannya).

Pedagang mi membeli barang-barang kepada pedagang besar. 5) Lembaga-lembaga Pemasaran Lembaga-lembaga pemasaran. tetapi hanya membantu mempertemukan penjual dn pembeli saja. ada pula lembagalembaga yang tidak ikut memiliki barang-barang. yaitu menanggung kemungkinan rugi atau rusaknya barang-barang.mengadakan standardisasi. Pedagang kecil ialah pedagang yang menjual barangnya dalam jumlah kecil-kecilan langsung kepada konsumen atau pemakai terakhir untuk keperluan rumah tangga. Standardisasi dapat dilakukan berdasarkan kualitas barang. mengadakan advertensi/ikian. Dalam menjalankan fungsi-fungsi pemasaran. ada lembaga-lembaga pemasaran yang ikut memiliki barang-barang yang diperjual belikan. pembelanjaan. Pedagang besar membeli barang langsung ke produsen dan menjualnya kepada pedagang kecil/eceran. pencurian. yaitu membuat ukuran-ukuran dari barang-barang sehingga memudahkan konsumen untuk merientukan pilihannya. yaitu mengadakan kampanye untuk memperkenalkan barang-barang baik mengenai harga merk. membiayai reklame dan sebagainya. . Pedagang mi dapat dikelompokkan menjadi Pedagang besar Pedagang lecil/eceran Pedagang besar ialah pedagang yang menjual dan membeli barangnya dalam jumlah besar. Berdasarkan uraian di atas. membayar pegawai. maka lembagalembaga pemasaran dapat dibedakan menjadi dua golongan. sepertikebakaran. ialah perseorangan atau perusahaan yang bekerja antara produsen dan konsumen akhir (bekerja untuk mendekatkan jarak antara produsen dan konsumen). mengambil resiko. yaitu mengusahakan dan mempergunakan modal yang diperlukan terutama untuk melalukan stock barang-barang. jumlah barang dan sebagainya. yaitu Pedagang Agen Pedagang ialah lembaga pemasaran yang ikut memiliki harang yang diperjualbelikan. turunnya harga dan sebagainya. kualitas barang dan sebagainya.

Tindakan mengurangi atau menghabiskan kegunaan barang disebut konsumsi. Minum teh. Setiap tindakan konsumsi harus dilakukan atas dasar prinsip ekonomi dan prioritas kebutuhan.Agen ialah lembaga pemasaran yang pekerjaannya mengadakan perjanjian mengenai pembelian dan atau penjualan tanpa mengambil/memiliki barang-barang. Setiap kali digunakan berkurang pula kegunaannya. hingga akhirnya habis terpakai. . berarti menghabiskan kegunaan teh. sedangkan pendapatan/penerimaan adalah sangat terbatas. Hal mi disebabkan oleh kebutuhan itu tidak terbatas. Konsumsi 1) Pengertian Konsumsi Kemampuan barang untuk memenuhi kebutuhan disebut kegunaan.Di bawah mi merupakan bagan proses pemasaran distribusi ProdusenDalam Negeri Importir Distributor Tunggal (Agen) Pedagang Besar Pedagang Kecil Pedagang Pemakai 3.

pemuasan kebutuhan terhadap beberapa jenis barang konsumen berusaha untuk mengkombinasjn. Juga demikian halnya dengan tingkat harga. yang mempengaruhi besarnya konsumsi adalah cara mengatur pembelanjaan. barulah sisanya diperuntukkan investasi (penanaman modal). Makin besar jumlah pen dapatan secara absolut makin besar jumlah konsumsj. Pengeluaran pertama-tama ditujukan untuk memenuhi konsumsi. Dan segi lain juga harus diakui bahwa beberapa jumlah yang harus diproduksi itu dipengaruhi oleh ada atau tidaknya calon pembeli. rumah tangga. Faktor-faktor lain yang ikut mempengaruhj tingkah laku konsumen 1) Pengetahuan pembeli tentang seluk beluk kualitas barang terbatas.. Setiap orang yang berusaha memperoleh kepuasan setinggi mungkin dan barang-barang yang dimiliki. baik berupa keluarga. perusahaan maupun negara harus mempunyai ?enerimaan.. Sedangkan kepuasan yang berbentuk horizontal. Setelah kebutuhan konsumsi terpenuhi. Semua unsur yang diterima tadi adalah himpunan penerimaan. nya. Setiap rumah tangga.2) Penerimaan dan Pengeluaran Buruh menerima upah. bahwa makin kecil pendapatan. nya seserasi mungkin. sebab dengan penerimaan tersebut rumah dapat dibiayai pengeluaran yang harus dilakukan. Pernuasan itu herbentuk vertikal dan horizontal. pedagang mendapat laba. Selain jumlah penerimaan. Sebagaimaria telah dikatakan bahwa tingkat konsumsi itu tergantung pada jumlah pendapatan dan juga tingkat harga barang kebutuhan. agar dana yang dapat dimanfaatkan sebaikbaiknya. 2) Pembeli. 2) Pendapatan terbatas dan harga barang kebutuhan. 3) Tingkah Laku Konsumen Prosduksj yang teiah dihasilkan oleh produsen. Oleh karena itu perlu ditelaah tingkah laku konsumen/pembejj. beli barang karena hanya ingin meniru urang lain. . Pemuasan itu berbentuk vertikal. makin besar bagian dan pendapatan yang dipergunakan untuk konsumsi atau sebaliknya. Engel (Ekonomi Jerman) mengemukakan hukum hubungan antara pendapatan dan konsumsi. dipasarkanJdijual kepada konsumen. 1) Pemuasan maksjmum. orang tua menerima kiriman uang dan anaknya. pemuasan kebutuhan terhadap suatu jenis barang tertentu secara terus menerus hingga ia mencapat tingkat kepuasan yang tertinggi. dapat mempertahankan kelangsungan hidup. makin tinggi tingkat harga makin kecil tingkat konsumsinya demikian juga sebaliknya.

pegawai. ulama. akan tetapi apabila digolongkan hanya ada dua. Jadi kedudukan-kedudukan tidak hanya mempunyai perbedaan dalam hak-hak dan kewajiban-kewajiban atau peranan. guru. Kebahagiaan ialah suatu keadaan di mana keinginii-keinginan sesemang atau sesuatu rnasyarakat seimbang dengan keadaan material atau sosial yang dimiliki atau dikuasainya. KEMAKMURAN DAN KEMISKINAN e. Kebutuhankebutuhan yang tak dapat ditangguhkan penggunaannya disebut kebutuhan sekunder. 5) Dan sebagainya. terutama yang hidup di daerah pedesaan. Bagi orang-orang yang biasa berpikir rasional dan eksak. Bagi mereka pengertian kemakrnuran tidakJ berbe da dan pada pengertian kbahagiaan. (Drs Muhammad Masduki Ms. Kemakmuran Adanya lapisan4apisan sosial atau kedudukan-kedudukan yang berbeda-beda tingkatannya dalam masyarakat. kemakmuran seseorang atau masyarakat diukur dengan jumlah serta nilai bahan-bahan dan barang-barang yang dimiiki atau yag dikuasal untuk memelihara dan menikmati hidupnya. 4) Pembeli berlaku ceroboh terhadap jenis barang yang dibelinya. Halaman 169-195). Kebutuhan hidup itu bermacam-macam. 2. Sebenarnya pandangan yang dianut orang-orang terhadap pengertian kemakmuran tidak selalu sama. tetapi pula dapat berbeda persepsinya. Pandangan yang berbeda dan pandangan di atas adalah yang dianut inasyarakat umum. maka diakui pula adanya anggapan umum bahwa ukuran kemakmuan bagi tiap-tiap golongan atau lapisan di dalam masyarakat adaIah berbeda. Karena itu setiap orang mengejar berbagai fasiitas dan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk menunjang kehidupan dan kelangsungan hidup keluarganya.3) Adat kebiasaan yang berlaku di kalangan konsumen. kemewahan dan lain4ain. pengusaha dan sebagainya. Apabila keadaan material atan sosial itu melebihi keinginannya maka keadaan itu dapat mengganggu keseimbangan . Kebutuhan primer berupa barang-barang pangan. misalnya berupa barang-barang kenikmatan. Bagi mereka yang tidak membedakai antara kernakrnuran dan kebahagiaan. yaitu: kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder. Makin banyak jumlahnya dan makin tinggi nilainya maka makin tinggi taraf kemakmuran hidupnya. sandang dan papan yang pertama-tama dituntut untuk menunjang hidup rnanusia. rnaka seseorang nierasa niakmur apabila ada keserasian antara keinginankeinginannya dan keadaan material atau sosial yang dinuiiki atau dikuasainya. misalnya persepsi kemakmuran menuut buruh.

. Untuk mencapai keseimbangan itu. Apabila keadaan material atau sosial itu melebihi keinginannya maka keadaan itu dapat mengganggu keseimbangan rasa pada orang yang mengaiaminya sanipai pada suatu waktu nasa kerriakmurari orang itu nienmgkat lebih tinggi pula. OIeh karena itu setiap orang selalu mencarj keseim.keinginan. maka sese%rang merasa makunir apabila .. Untuk men capai keseimbangan itu. Kebahagiaan ialah suatu keadaan di inana keinginmkeinginan sesecang atau sesuatu masarakat sdmbang dengan keadaan material atau sosial yang dimiliki atau dikuasainya. bangan antara keinginan dan keadaan mater-i atau sosial. kalau tidak dinamakan absolut. berbagai cara dapat dilakukannya. ada yang menggunakan daya dan tipu daya. saling beitengkar. terutama yang hidup di daerah pedesaan. makan memakan antara seorang dengan yang lainnya di dalam suatu lirigkungan. Kalau kita bandingkan kedua pandangan di utas. saling bertengkar. Sebaliknya apabila keadaan material atau sosial Ladi kurang danpada ang diinginkannya maka perasaan orang yang rnengalarnii-jya dapat diiputi oleh frustas1 aLan kakecewaan sampai ia berhasil mencapai keseirn..ida keserasian antara keinginan-keinginannya dan keadaar material alan sosial yang dimiiki atau dikuasainya. bangan antara keinginan dan keadaan materi atau sosial. rnakan meinakan antara seorang dengan yang Iainnya di dalam suatu lirigkungan. Oleh karena itu setiap orang selalu mencari keseim. Bagi mereka yang tidak rnernbedakar1 antara keniakrriuran dan kebahagiaan. berbagai cara dapat dilakukannya.. Sebaliknya apabila keadaan material alan sosial tadi kurang daripada ang diinginkannya rnaka prasaan orang yang mengalaininya dapat diiputi oleh frustasi atau kekecewaan sampai ia berhasil mencapai keseimbangan lagi antara keinginannya dan keadaan yang nyat.rasa pada orang yang me ngalammva sanipai pada suatu waktu rasa keniakmuran orang itu nanungkat lebth tinggi pula. yaitu pertania keadaar materi atau sosial ditingkatkan sesuai dengan keinginan. Pandangan kedua pada akhirnya akan berubah pula sebagai akibat perkembangan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahu Pandangan yang berbeda dari pandangan di atas adalari yang dianut masyarakat urnum. Pandangan kedua lebih bersifat relatif sebab adanya taktorfaktor keingirian yang pada pokoknya berdasarkan pada perasaan. Uniuk rriemulihkan kernbali perasaan maktiiur pada seseorang dapat diatasi melalui dua cara. Kedua keinginan-keingjiian diturunkan sesuai dengan keadaan rnateri atau sosial yang dimiliki.a di sekitarnya. saling bersaing. yang pertama hersifat eksak. saling bersaing. bangan lagi antara keinginannya dan keadaan yang nyata di sekitarnya. ada yang menggunakan daya dan tipu daya. 13agi rnereka pengertian kerndkfrilran tidaldan berbeda dan pada pengertian kbahagiaan.

keinginan. Demikian pula. umumnya setiap orang akan bekerja dengan sungguh-. mortalitas. Ka]au kita band ingkan kedua pandangan di atas. Padahal setiap orang di manapun mengharapkan din dan keluarganya memperoleh kemakmuran. bekerja dengan sungguh-sungguh maka kemakmuran tidak akan bisa dicapai. yang pertama hersifat eksak. Pandangan kedua lebih bersifat relatif sebab adanya faktor-faktor keinginan yang pada pokoknya berdasarkan pada perasaan. Individu sendiri telah ditakdirkan mempunyai watak bersaing antara sesama manusia untuk menguasai sumbersumber daya alam dan kekuasaan yang pada gilirannya untuk memperoleh kemakmuran buat dia sendiri dan keluarganya.Untuk rnemulihkan kernbali perasaan makinur pada sese orang dapat diatasi rnelalui dua cara. Pandangan kedua padd dkhirnya akan berubah pula se bagai akibat perkembangan masyarakat dan perkembangan i]mu pengetahuan dan teknologi dalam proses modernisasi yang menuntut berpikir secara eksak dan rasional. sebab kepentingan mereka bertabrakan. Istilah layak di sini menunjukkan pada perbedaan-perbedaan taraf yang dinilai pantas buat orang-orang dan berbagai golongan atau lapisan-lapisan sosial yang berbeda satu sama lain. yaitu pertama keadaan materi atau sosial ditingkatkan sesuai dengari keinginan. tetapi masalahnya sangat komplek. bahwa tingkat kemakmuran banyak dipengaruhi oleh keadaan faktor-faktor demografis. Berdasarkan uraian di atas dapatlah ditarik suatu kesimpulan. bahwa kemakmuran ialah suatu suasana umum di mana setiap orang yang bekerja sungguh-sungguh dengan menggunakan kemampuan yang ada padanya terjamin akan rumah. Namun demikian. justru tanpa persaingan. kalau tidak dinamakan absolut. Kedua keinginan-keingjnan dituruukan sesuai dengan keadaan rnateri atau sosial yang dimiliki. Minimal adanya keseimbangan antara kebutuhan hidup dengan materi atau sosial yang ia miliki. Persaingan antara sesama manusia dalam usaha memperoleh sumber-sumber alam dan dana adalah suatu yang wajar terjadi di dalam kehidupan masyarakat. Sebaliknya. tingkat kemakmuran suatu keluarga atau masyarakat ditentukan oleh standar nilai dan norma-norma yangberlaku pada suatu masyarakat tertentu. dapat mencapai jumlah dan nilai barang yang berlebihan untuk dimiiki dan dinikmati. Persaingan pada galibnya justru berfungsi sebagai alat penggerak manusia dan keadaan yang apatis dan tanpa gairah. perkawin . persaingan suatu saat bisa berubah ménjadi konflik. seperti fertiitas. Di samping itu.sungguh dengan menggunakan kemampuan yang ada padanya. sandang dan papannya yang layak buat dia sendiri dan keluarganya. Seseorang untuk memperoleh kemakmuran hidupnya di dalam keluarga. Persaingan-persaingan akan selalu terjadi. Faktor penyebabnya bukanlah karena persoalan keterbatasan lapangan kerja saja.

kehidupan moral dan rasa harga din dan mereka yang tergolong sebagai orang miskin. bagi mereka yang tergolong miskin. seperti pangan. Kemiskinan itu akan lebih terasa lagi apabila mereka telah membandingkannya dengan kehidupan orang lain yang lebih tinggi tingkat kehidupannya. pakaian. tetapi kemiskinan itu terwujud sebagai basil interaksi antara berbagai aspek yang ada dalam kehidupan manusia. terutama adalah aspek sosial dan ekonomi.an. Kemiskinan bukanlah sesuatu yang terwujud sendiri terlepas dan aspek-aspek lainnya. papan sebagai tempat berteduh. usia. ras. pakaian. Kiasifikasi atau penggolongan seseorang atau masyarakat itu dikatakan miskin. b. seperti pangan. Aspek-aspek tersebut. tetapi sering tidak disadari kehadirannya sebagai masalah. Kemiskinan Salah satu masalah yang dipunyai oleh manusia. Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. migrasi dan mobiitas sosial. yaitu adanya suatu tingkat kekurangan materi pada sejumlah atau segolongan orang dibandingkan dengan standar kehidupan yang umum berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan. yang sama tuanya dengan usia kemanusiaan itu sendiri dan implikasi permasalahannya dapat melibatkan ke seluruh aspek kehidupan manusia. . yang bersumber dan corak sistem pelapisan sosial yang ada dalam masyarakat.gan aspek ekonomi ialah. Standar kehidupan yang rendah mi secara langsung nampak pengaruhya terhadap tingkat keadaan kesehatan. Sedangkan yang dimaksud dei. ialah kemiskinan. ditetapkan dengan menggunakan tolok ukur. Emil Salim (1982) menyatakan bahwa mereka dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hitlup yang paling pokok. kemiskinan adalah sesuatu yang nyata adanya. Tolok ukur yang urnumnya dipakai adalah sebagai benkut: 1) tingkat pendapatan 2) kebutuhan relatif. kemiskinan hzimnya dil ukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. Aspek sosial ialah adanya ketidak Samaansosial cli antara sesama warga masyarakat yang bersangkutan. Suparlan (1981) menyatakan kemiskiwtn adalah sebagai suatu standar tingkat hidup yang rendah. seperti perbedaan suku bangsa. adanya ketidaksamaan di antara sesama warga masyarakat dalam hak dan kewajiban yang berkenaan dengan pengalokasian sumber-sumber daya ekonomi. mereka sendiri merasakan dan menjalani kehidupan dalam kemiskinan tersebut. Selanjutnya. kelamin. tempat berteduh dan lain-lain.

Sistem ekonomi yang trjaIin dalam berbagai pranata tersebut memberikan corak pada pola kehidupan ekonomi. yaitu suatu sistem antar hubungan peranan-peranan dan norma-norma yang terorganisasi untuk usahausaha penentuan kebutuhan-kebutuhan sosial utama yang dirasakan perlunya dalam masyarakat. 1981). Kemiskinan menurut pendapat umum dapat dikategorikan dalam tiga unsur. biaya untuk memelihara kesehatan dan untuk pengobatan. dan di samping itu juga tolok ukur yang dibuat berdasarkan atas batas minimal jumlah kalori yang dikonsumsi yang diambil persamaannya dalam betas. 3) Kemiskinan buatan. yang batasan-batasannya dibuat berdasarkan atas kebutuhan minimal yang harus dipenuhi guna sebuah keluarga dapat melangsungkan kehidupannya secara se derhana tapi memadai sebagai warga masyarakat yang layak. di kota pertahunnya (Suparlan. Tercakupnya tolok ukur mi adalah kebutuhan-kebutuhan yangberkenaan dengan biaya sewa rumah dan mengisi rumah dengan peralatan rumah tangga yang sederhana tapi memadai. Sistem ekonomi mi tercermin dalam berbagai pranata yang ada dalam masyarakat tersebut.Di Indonesia. beras di desa dan 420 kg. . yang menghasilkan adanya ketidakmerataan ekonomi yang dirasakan oleh warga masyarakat sebab tidak semua warga masyarakat tersebut dapat mencapai pola ideal yang ada dalam pola kehidupan ekonomi.but 38 juta atau 84% berada di pedesaan. T)iperkrakan sekarang jumlahnya 60 juta. Tolok ukur yang telah dibuat dan digunakan di Indonesia untuk menentukan besarnya jumlah orang miskin adalah hatasan tingkat pendapatan per waktu kerja (Rp.000. Para ahli ilmu-ilmu sosial umumnya berpendapat baliwa Sebab utama yang melahirkan kemiskinan ialah sistem ekonomi yang berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan. Dan jumlah terse. Dengan adanya tolok ukur in maka jumlah dan siapa yang tergolong sehagai orang miskin dapat diketahuinya. di mana dinyatakan batas minimal kemiskinan adalah mereka yang makan kurang dan 320 kg. tingkat pendapatan digunakan ukuran waktu kerja sebulan. Tolok ukur yang lain ialah yang dinamakan tolok ukur kebutuhan relatif per keluarga. yang bersumber pada sistem ekonominya.— per bulan atau lebih rendah) yang dibuat pada tahun 1976/1977. biaya untuk sandang dan pangan sederhana tetapi mencukupi dan mernadai. Dengan menggunakan ukuran-ukuran di atas. yaitu: 1) Kemiskinan yang disebabkan aspek badaniah atau mental seseorang. 30. 2) Kemiskinan yang disebabkan oleh bencana alam. biaya untuk menyekolahkan anak-anak. Sayogyo (1978) menyatakan bahwa pada tahun 1976 di Indonesia terdapat 45 juta orang yang tergolong miskin.

Karena dengan cara mi bukan hanya tingkat pendapatan yang dinaikkan. bahwa. seperti orang tua. anak-anak yang orang tuanya miskin. Karena cacat badaniah misalnya. bahwa usaha memerangi kemiskinan hanya dapat berhasil kalau dilakukan dengancara memberikan pekerjaan yang memberikan pendapatan yang layak kepada orang-orang miskin. Adanya yang berpendapat bahwa memberikan bantuan sosial kepada orangorang yang tergolong miskin. sebagaimana halnya manusia lainnya. Kemiskinan buatan disebut juga kemiskinan strukturaI. kemiskinan itu pada hakikatnya langsung berkait dengan sistern masyarakat secara rnenycluruh dan bukan hanya ekono. atau menempuh dua cara. Berdasarkan uraian di atas dapatlah disimpulkan. pertama sebagai pertolongan sementara diberikan bantuan secukupnya dan tindakan berikutnya mentransmigrasikan mereka ke tempat-tempat lain yang lebih aman dan memungkinkan mereka bisa hidup layak. seperti: menjadi pengemis atau peminta-minta. sosial dan hudaya. Kemiskinan struktur mi selain ditimbulkan oleh struktur penenangan atau nrimo memandang kemiskinan sebagai nasib. mereka tidak bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal malah Iebih bersifat konsumtif. Sedangkan yang menyangkut aspek mental. dia lantas berbuat atau bekerja secara tidak wajar. Pendapat lain ada yang mengatakan. Kerniskinan yang disebabkan oleh bencana. Menurut ukuran produktivitas kerja. Kerniskinan yang disebabkan bencana alam. cacat. dalam kenyataannya bahwa masalah memerangi kemiskinan sering kali menjadi suatu masalah perdebatan di antara mereka yang merasa ada kaitannya dengan masalah term sebut. umumnya tidak memiiki tempat tinggal bahkan sumber-sumber daya alarn yang mereka miiki sebelumnya habis oleh pengikisan bencana alam. sosial dan kultur serta politik. ialah kemiskinan yang ditimbulkan oleh dan dan strukturstruktur ekonomi. tetapi harga din sebagai manusia dan sebagai warga . apabila tidak dengan segera diatasi sama saja halnya akan menimbulkan beban bagi masyarakat umum lainnya. Mereka yang kena bencana alarn. yaitu berkenaan degan cara dan sasarannya.Kemiskinan disebabkan aspek badaniah biasanya orangorang tersebut tidak bisa berbuat maksimal sebagaimana manusia lainnya yang sehat jasmaniah. Mereka ada yang bekerja sebagai peminta-minta. Sehingga penanganannya harus berlangsung secara menyeluruh dengan suatu strategi yang mengandung kaitan-kaitan semua aspek dan perikehidupan manusia. biasanya mereka disifati oleh sifat malas bekerja secara wajar. kernudian ditunjang oieh tindakari sosial dan politik yang nyata. atau sebagai pekerja sambilan bila ada yang memerlukannya. Namun demikian. Tindakan-tindakan seperti itu jelas bisa menyebabkan kemiskinan bagi dirinya dan menimbulkan beban bagi masyarakat lainnya. mi atau politik. malahan sebagai takdir Tuhan. orang yang pendapatannya di bawah garis kemiskinan. Bisa dimulai dengan resep ekonorni. biasanya pihak pernerintah mengambil.

yang urgen adalah struktur dalam soal sosial-ekonomi meskipun struktur lainnya menentukan. mi mencakup masalah kondisi dan posisi komponen (subyeksubyek) dan struktur yang bersangkutan dalam keseluruhan tata susunan atau sistem dan fungsi dan subyek atau komponen tersebit dalam keseluruhan fungsi dan sistem. dan kekayaan sosial. Dengan demikian kemiskinan berkaitan langsung dengan sistem kemasyarakatan secara menyeluruh.masyarakat dinaikkan. Dalam hal mi adalah mekanisme pasar. perbankan. b) Pola relasi antara subyek dengan hasil produksi. dengan intervensi pemerintah dan kesadaran manusia miskin itu sendiri. Dengan lapangan kerja dapat memberikan kesempatan kepada mereka untuk bekerja dan merangsang berbagai kegiatan di sektor-sektor ekonomi lainnya. dengan suatu strategi yang mengandung kaitan-kaitan dan semua aspek dan penkehidupan manusiawi. Secara analog dapat ditentukan pola-pola relasi dalam bidang ekonomi. seperti warga masyarakat lainnya. disewa. fasiitasfasilitas negara. . Maka permasalahan struktur yang penting dalam hal mi adalah pola relasi. Inti pokok dan struktur adalah realisasi hubungan antara suatu subyek dan obyek. Maka penanganannya harus berlangsung secara komprehensif. kemudian ditunjang oleh tindakan sosial dan politis yang nyata. tidak bersikap nrimo dan tidak bersikap neglect atau tidak mau tahu tentang kemiskinan. Kesemuanya merupakan substruktur atau subsistem dan struktur dan sistem kemasyarakatan yang berlaku yang mendasani masalah-masalah kemiskinan. ponen yang merupakan bagian dan suatu sistem. Pola relasi dan struktur mi. Apakah mi dimiliki. Pola relasi dalam struktur sosial ekonomi mi dapat diuraikan sebagai berikut: a) Pola relasi antara manusia (subyek) dengan sumber-sumber kemakmuran ekonomi seperti alat-alat produksi. dan antara subyek-6ubyek komponen-kom. maka terlebih dahulu perlu memahami inti pokok dan suatu ―struktur‖. dan bukan hanya masalah ekonomi atau politik atau sosial-budaya. bagi-hasil. gampang atau sulit bagi atau oleh subyek tersebut. apakah mernperoleh apa yang diperlukan sesuai dengan kelayakan derajat hidup manusiawi. Bisa dimulai dengan resep ekonomi. mi menyangkut masalah distribusi hasil. c) Pola relasi antara subyek atau komponen-komponen sosialekonomi dalam keseluruhan mata rantai kegiatan dengan bangunan sistem produksi. Karena keniiskinan di antaranya disebabkan oieh struktur ekonomi. bagaimana posisi dan peranan manusia sebagal subyek dalam berfungsinya mekanisme tersebut.

temyata pengetahuan tersebut didapatkan melalui kenyataan (fakta) dengan melihat dan mendengar sendiri. ilmu pengetahuan tersebut harus dapat dikemukakan. harus pula dinamis. melihat televisi dan sebagainya Selanj utnya. Tidak semua pengetahuan merupakan suatu ilmu hanyalah pengetahuan yang tersusun secara sistematis saja yang merupakan ilmu pengetahuan. dan peneIr. artinya dapat ditelaah kebenarannya oleh orang lain. ilmuPengetahuan Ilmu pengetahuan (science) adalah pengetahuan (knowledge) yang tersusun dengan sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran. pengetahaan mana selalu dapat dipeniksa dan ditelaah (dikontrol) dengan kritis oleh setiap orang lain yang ingin mengetahuinya. misalnya membaca surat kabar. dengan ilmu pengetahuan orang tidak boleh merahasiakan seg ala sesuatunya. Sistem di dalam ilmu pengetahuan hams bersifat terbuka. tetapi yang terpenting adalah perumusan tersebut mencakup beberapa unsur pokok. adalah: a) pengetahuan (knowledge) b) tersusun secara sistematis c) menggunakan pernikiran d) dapat dikontrol secara kritis oleh orang lain atau umum. takhayul. Dalam hal mi yang dimaksud adalah : Apabila kembali pada pengetahuan. Perumusan tersebut sebetulnya belum sempurna. Unsur-unsur yang merupakan bagian yang tergabung dalam suatu kebulatan. serta melalui alat-alat komunikasi. Oleh kanena itu pada umumnya ilmu pengetahuan dapat . ILMU PENGETAHUAN DAN DAYA KEMAMPUAN MASYARAKAT a. Yang dimaksud dengan pengetahuan adalah kesan dalam pemikiran manusia sebagai hasil penggunaan panca inderanya yang berbeda sekali dengan kepercayaan. (Obyektif).3. artinya sistem tersebut harus menggunakan cara-cara yang selalu disesuaikan dengan tarafperkembangan ilmu pengetaliuan pada suatu saat.rangan-penerangan yang kelim. setiap bagian dan suatu keselurulian dapat dihubungkan satu dengan lainnya. sehingga dengan sistematilca tersebut akan jelas tergambar apa yang merupakan garis besar dan ilmu pengetahuan yang bersangkutan. Abstrak berarti bahwa konstruksi tersebut hanya ada dalam pikiran dan tidak dapat dir‖ba ataupun dipegang. Sistematika berarti urut-urutan yang tertentu daripada unsur yang merupakan suatu kebulatan. yang mungkin berbeda fahamnya. harus diketahui umum sehingga dapat diperiksa dan dikontrol oleh umum. Yang dimaksud dengan pemikiran adalah pernikiran dengan menggunakan otak. Sistem tadi adalah suatu konstruksi yang abstrak dan teratut Artinya.

Dalam perkembangan sekarang mi manusia harus sudah mampu membedakan ilmu pengetahuan (kebenaran) dan etika (kebaikan). gejalagejala alam dan sebagainya. ilmu pengetahuan selalu berkembang. Karena perkembangan ilmu-ilmu . Ilmu pengetahuan hendaknya dikembangkan manusia untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. dan mengembaiigkan ilmu pengetahuan secara abstrak. perlu diperhatikan suatu perpaduan dan pertimbangan antara aspek ilmiah dan moral. yaitu untukmempertinggi mutunya. Pemanfaatan ilmu pengetahuan hendaknya membatasi din pada hal-hal yang asasi. ilmu pengetahuan dibedakan antara ilmu pengetahuan murni (pure science) dan ilmu pengetahuan yang diterapkan (applied science) Ilmu pengetahuan murni terutama bertuj uan membentuk. berguna bagi kehidupan manusia. sehingga manusia di dunia mi tetap mendambakan perdamaian abadi dengan penemuan-penemuan ilmu yang modern dan canggih mi. Dan sudut penerapannya. Demikian pulamanusia harus mampu mengintegrasikan antara ilmu pengetahuan dan etika dalam suatu sikap yang dapat dipertanggung jawabkan. Ilmu pengetahuan yang diterapkan bertujuan untuk mempergunakan dan menerapkan ilmu pengetahuan tersebut di dalarn masyarakat di dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapinya. menurut Immanuel Kant ilmu pengetahuan merupakan persatuan antara budi dan pengalaman. bahwa ilmu pengetahuan selain tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran juga harus mengandung nilai etis atau moral. Jadi dalam menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan. dan semua orang akan menyambut gem bira bila ilmu pengetahuan dewasa mi benar-benar dapat dimanfaatkan bagi kemaslahatan manusia. Kalau ilmu pengetahuan sudah diterima oleh umum. masyarakat manusia. Ilmu pengetahuan bukan saja mengandung kebenaran-kebenaran tapi juga kebaikan-kebaikan.dikontrol oleh umum. Ilmu pengetahuan dikatakan etis atau bermoral adalah harus mengandung nilai yang bermakna atau berarti. Adalah sangat bijaksana apabila manusia-manusia di muka bumi mi dapat memanfaatkan ilmunya untuk mempelajari berbagai gejala atau peristiwa yang menurut anggapannya mempunyai manfaat bagi kehidupan manusia. maka ilmu pengetahuan tersebut liarus ditujukan pada suatu sasaran tertentu. sehingga manusia hanya menerima informasi mengenai kemungkinan yang dihasilkan oleh para peneliti sebelumnya. Pada umumnya manusia tidak sadar akan perpaduan di atas (aspek ilmiah dan moral). misalnya. Ilmu pengetahuan yang dikendalikan oleh manusia-manusia yang tak bermoral telah membawamaut dan penderitaan yang begitu dahsyat kepada umat manusia. Dan pandangan di atas dapatlah dikemukakan. Karena itu para ahli filsafat seperti Descartes menyatakan bahwa ilmu pengetahuan merupakan serba hudi.

b. Di mana manusia pindah dan teknologi pengumpulan hasil hutan yang mengakibatkan mereka sering berpindahpindah. Dunia modern saat mi tidak bérsikap netral terhadap penyelidikan ilmiah. Gelombang Kedua‖ (1. sebagai pemegang amanat dan akan memperoleh pahala. Setiap kali terasa ada kebutuhan sesuatu manusia berusaha menemukan jalan untuk rnemperolehnya. yaitu ilmu demi ilmu. dengan hatinya dan dengan pancainderanya. di mana manusia lebih cenderung tetap tinggal di suatu tempat yang disebut desa. ke penerapan teknologi pertanian. Karena itu etika ilmu pengetahuan tetap merupakan satusatunya senjata yang paling ampuh yang dapat memberikan jaIan keluar bagi ilmu pengetahuan. Lebih lanjut diakui oleh filsafat modem bahwa manusia dalam pekerjaan ilmiahnya tidak hanya bekerja dengan akal budi saja.700 — 1. tetapi juga metode untuk mencari makan. benda material yang dipergunakan dalam suatu jangka waktu tertentu. nilai etika atau norma kesusilaan. Penerapan teknologi itu bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Sejarah perkembangan teknologi dibagi dalam tiga gelombang. yaitu manusia menemukan dan menerapkan teknologi pertanian. dan ―Gelombang Ketiga‖ (1. hasil ilmu pengetahuan harus membawa manfaat bagi kehidupan manusja. yaitu ―Gelombang Pertama‖ (8.970 — 2000). membuat piihannya terlebih dahulu mendapatkan pertimbangan dengan ajaran agama. Gelombang pertama adalah gelombang pembaruan.700).modern. sebab manusia hidup dalam satu dunia. dalam suatu tempat tertentu maupun kegiatan untuk merombak perangkat tersebut demi memenuhj kebutuhan manusia. Jadi teknologi lahir dan akal manusia untuk menguasai dan memanfaatkan lingkungan sehingga kebutuhannya dapatterpenuhi. Kontak ilmu dengan ajaran agama. melainkan dengan seluruh eksistensinya dengan seluruh keadaannya. Alvin Toffler menganalisis gejala-gejaia perubahan dan pembaruan di dunia mi akibat majunya ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga manusia dalam mengambil keputusannya. teknik. bukan untuk membawa maut dan penderitaan kepada umat manusia di dunia mi. dalam rangka meningkatkan ilmuwan itu sendiri sejajar dengan orang-orang yang beriman pada derajat yang tinggi. disebut teknologi. Teknologi dun Sejarah Perkembangannya Timbulnya rasa lapar mendesak manusia bukan saja untuk mencarj makan.970). . Seluruh perangkat ide. Semua ilmu pengetahuan tidak bisa lepas dan lingkup kehidupan manusia sehari-hari. tidak ada alasan bahwa ilmu pengetahuan mempunyai tujuan sendiri.000 SM — 1. metode.

Dapat dikatakan masyarakat ―Gelombang Pertama‖ memasuki energi yang dapat diperbarui. tekstil. gas dan minyak atau pada umumnya dan energi yang tidak dapat diperbarui.Salah satu ciri masa Gelombang pertama adalah penggunaan ―bateri hidup‖ atau bateri alamiah. angin. dan air. kimia. karena di masyarakat pertanian praktis semua makanan. seperti industri batubara.Atas dasar teknologi tersebut. yang akhirnya dikoordinir dengan iapih menjadi suatu pabrik. Cara produksi massa yang menghasilkan jutaan barang-barang identil menjadi ciri khas peradaban Gelombang Kedua. barang dan pelayanan yang dihasilkan oleh produsen. Kelompok sosialis dan kapitalis di dunia mi percaya dan Sependapat sepenuhnya bahwa alam adalah hanya suatu obyek untuk digunakan oleh manusia. yaitu manusia memakai energi yang telah disimpan oleh alam untuknya. yaitu: Kepercayaan bahwa manusia harus menaklukkan alam. Masa ―Gelombang Kedua‖ adalah masa revolusi industri. . dan dapat mengh asil kan/melah irkan bermacam-macam mesin baru. singkatan dan produsen dan konsumen. Tetapi mereka belum sependapat bagaimana membagi kekayaan alam antara mereka berdua. dikonsumsi sendiri. Secara kasar dapat dikatakan bahwa peradaban industri memisah peranan produsen dan peranan konsumen. mobil. mesin-mesin bergerak cepat. dan macam-macam alat rumah tangga. Menurut Toffer ciri khas yang sangat menonjol dan peradaban Gelombang Kedua adalah adanya garis pemisah yang jelas antara produsen dan konsumen. aluminium. Garis pemisah tersebut tidak ada pada peradaban Gelombang Pertama. yang membawa masyarakat ke arah sesia1isasi. kereta api. Gelombang Kedua tersebut mengembangkan teknologi pada tingkat yang baru sekaIi. yang selanjutnya lebih mempertajam pembagian pekerjaan. besi baja. Mesin-mesin tersebut tidak hanya mengganti otot-otot manusia. sehingga mesin-mesin dapat mendngar dan melihat lebih tajam. tumbuhan atau langsung dan matahari. yaitu kira-kira antara tahun 1700 — 1970 . tetapi peradaban industri juga memberi mesin -mesin terse but alat-alat pancaindera. berupa energienergi yang tersimpan dalam otot-otot binatang. Ia menghasilkan mesin elektro mekanis raksasa ban jalan. Peradaban Gelombang Kedua dapat berkembang cepat atas tiga dasan keyakinan. macam-macam industri berkembang dengan pesat dalam masa atau peradaban ―Gelombang Kedua‖. Oleh produsen beserta keluarga. yang Toffer namakan Prosumen. Benda nyata dengan masa ―GelombangPertama‖ adalah bahwa manusia menggunakan energi yang didapatnya dan batubara. Masa ―Gelornbang Kedua‖ mi dimulai dengan penemuan mesin uap pada tahun 1712 oleh New Conien.

Hal tersebut terutama disebabkan karena unsurunsur kemajuan dalam bidang komunikasi dan proses data. Dengan berakhirnya zaman kolonialisme. sesuai‖ teori Darwin. terutama disebabkan oleh hal-hal sebagai beiikut: Perusahaan alam tidak dapat lebih parah lagi daripada apa yang telah terjadi. seperti yang sering disamakan dengan pergerakan-pergerakan teknologi tepat guna. Dapat dikatakan bahwa peradaban .Kepercayaan bahwa manusia tidak hanya menguasai alam. suasana pada waktu itu mudah sekali menerima bahwa teori tersebut juga benlaku untuk bidang sosial dan politik. Cadangan energi yang tidak dapat diperbarui sudah terlihat batas-batasnya beserta harga energi yang tidak dapat secara semena-mena ditetapkan hanya oleh negara industri. jadi luas dan menyeluruh dan kedua peradaban Sebelumnya. lebih kuat. subsidi tersembunyi dalam harga bahan-bahan baku industrijuga ikut berakhir. yang memungkinkan manusia melihat semua faktor yang lebih luas. dan lebih kaya. Peradaban Gelombang Ketiga bukan suatu pengulangan ke peradaban Gelombang Pertama. Kepercayaan bahwa sejarah perkembangan manusia selalu akan ke arah kemajuan. tetapi manusia adalah hasil dan suatu proses evolusi yang lama sesuai teori Darwin yaitu bahwa selalu akan terjadi suatu ―Piihan alamiah‖. Sedangkan makhluk hidup yang tertinggal adalah yang terkuat. Gelombang Ketiga terjadi dengan kemajuan teknologi dalam bidang: Komunikasi dan data prosesing Penerbangan dan angkasa luar Energi alternatif dan energi yang dapat diperbarui Terjadinya de-Urbanisasi. di mana makhluk hidup yang lemah dan tidak efisien akan punah.Menurut Toffler peradaban Gelombang Ketiga adalah suatu sintesa. karena kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi. Negara-negara industri yang dihasilkan oleh GelombangKedua merupakan bangsa-bangsa yang berkebudayaan lebih besar. Peradaban Gelombang Kedua menurut Toffler akan menciut dan akan digantikan oleh peradaban ―Gelombang Ketiga‖. ataupun dengan pergerakanpergerakan yang diidentifisir dengan pepatah ―Small is Beautiful‖. Kemajuan yang dicapal (tidak hanya membenarkan perusahaan alam tetapi juga) membenarkan kemusnahan peradaban-peradaban dan bangsa yang kurang maju.Meskipun Darwin menyusun teori untuk Ilmu Biologi. sebagai suatu kesatuan dalam alam keseluruhan. teknologi madya. dan memang adalah bangsa ―piihan.

dan juga seringkali makin mahal.Gelombang Kedua lebih mengutamakan pelipatgandaan kekuatan fisik manusia sedangkan Gelombang Ketiga lebih mengutamakan pelipatgandaan kekuatan pikir manusia. Dalarn bidang organisasi. Di satu pihak membawa gaya hidup yang serba menyenangkan. namun kurang diketahuiperbedaan apa menyebabkan kesulitan dalam pengalihan teknologi maju di negara-negara berkembang. cam gaya hidup yang senang dan mewah. Lagi pula. yaitu penurunan dalam biaya satuan (per unit cost) makin besar skala produksi. seperti Indonesia kadang-kadang tidak dapat dihindarkan jika memang Iebih efisien dan pada teknologi lain. hidup mewah di kalangan masyarkat berada. Dalam bidang teknik penggunaan teknologi maju oleh ne• gara berkembang mernerlukan masukan (input) barangbarang dan jasa-jasa yang perlu diimport dan negara maju. . Perlu diketahui bahwa teknologi maju dikembangkan Sesuai dengan keadaan dan lingkungan khas di negara-negara maju. masyarakat Indonesia sudah terlibat dalam sentuhan teknologi maju. Skala produksi yang besar sering diperlukan dalam penggunaan teknologi maju dan menghasilkan ―Economic of Scal‖. terutama di kota-kota besar. Penggunaan teknologi maju di sektor modern di negara berkembang. unit produksi yang besar itu mernerlukan teknik pengelolaan yang maju pada umumnya langka sekali di negara berkembang. dan bahkan telah sampai ke desa-desa. Persentuhan masyarakat Indonesia dengan kemajuan teknologi nampaknya menciptakan hasil yang bersegi dua. Tetapi di lain pihak membawa juga problema sosial yang gawat yaitu mempertajam jurang antara lapisan kaya dan lapisan miskin di kalangan masyarakat. perbedaan utania antara negaranegara maju dan negara berkernbang adalah skala produksi dan unit produksi di negara berkembang. Makin maju teknologi tersebut makin melahirkan sifat yang menyenangkan dan rnewah. karena tidak tersedia atau belum dapat dihasilkan oleh negara berkembang. serta seringkali juga mempermudah terjadinya bencana-bencana bagi kehidupan manusia itu sendiri. Masalah Teknologi maju di negara berkern bang Pada era pembangunan sekarang mi. yang dalam hal tersebut amat berbeda dengan keadaan dan lingkungan negara berkembang. Namun dalam menentukan teknologi yang akan digunakan sangat diperlukan pendekatan selektif yang menghindarkan penggunaan teknologi maju secara luas tanpa pertimbangan mengenai keuntungan atau manfaat bagi masyarakat. Teknologi maju membawa juga sema. c. Karena memang sudah mendorong lahirnya pola.

Dalam bidang ekonomi penggunaan teknologi maju di negara berkembang terutama mempengaruhi kesempatan kerja yang tersedia. dan kebutuhan negara tersebut adalah ketergantungan teknologi pada negara maju. Dengan demikian maka penggunaan teknologi maju yang kurang selektif dapat mempersulit penanggulangan masalah pengãngguran dan setengah pengangguran yang umum terdapat di negara berkembang. namun bukan pengetahuannya atau kemampuan untuk mengembangkan teknologi tersebut. yaitu tingkat pendapatan perkapita yang rendah di negara berkembang yang menyebabkan pula tingkat tabungan perkapita yang rendah di negara berkembang. Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan pokok antara negara maju dan negara berkembang. ternyata ilmu pengetaliuan dan teknologi rnerupakan saudara kembar yang sulit dipisahkan dalam peranannya untuk memenuhi kehidupan insani. Tetapi dengan demikian tidak akan tersedia cukup dana tabungan lagi untuk mempekerjakan seluruh tenaga kerja di sektor-sektor lain yang tidak memerlukan teknologi maju. Tetapi karena teknologi maju di negara berkembang terus. Teknologi mi pada umurnnya dicirikan oleh perbandingan modal tenaga kerja yang tinggi. Suatu konsekuensi lain dan pengalihan teknologi maju ke negara berkembang yang belum mempunyai kemampuan sendin untuk mengembangkan teknologi yang tepat guna dengan lingkungan. Oleh karena itu jika teknologi maju digunakan juga di negara berkembang. Hal tersebut disebabkan oleh karena negara maju memang dapat menjual teknologi ma-. dan kemiskinan) itu kaitan strukturnya lehih jelas. maka hal tersebut akan berarti persediaan tabungan yang relatif terbatas jumlahnya akan terpaksa dipusatkan pada kelompok tenaga kerja yang menggunakan teknologi maju. maka dengan sendirinya tabungan perkapita yang rendah akan berarti tingkat biaya perkapita yang rendah yang tersedia bagi investasi. termasuk Indonesia. Karena sumber pembiayaan investasi adalah tabungan. oleh karena negara berkembang memang dapat membeli teknologi maju dan negara maju. Kesulitan yang timbul dalam pengalihan teknologi maju ke negara berkembang disebabkan oleh karena teknologi maju tersebut dikembangkan di negara maju yang mampu untuk menunjang investasi perkapita yang tinggi. teknologi. Dan ketiga hal. d. ju kepada negara berkembang. tetapi tidak dapat membeli pengetahuan yang diperlukan untuk menghasilkan teknologi maju tersebut. Ilmu pengetahuan digunakan untuk . maka ketergantungan teknologi negara berkembang menjadi makin besar. ketiga hal (ilmu pengetahuan. Perkernbangn lirnu Pengetahuan dan Teknologi dalarn Kaitannya dengan Kern iskinan Dan hasil perencanaan satu demi satu.

Dibuktikan dan analisis sejarah. dan dan transcience. dan sosial buatan manusia pula. . feodalisme. ketika manusia sudah mampu membedakan ilmu pengetahuan (kebenaran) dengan etika (kebaikan). keduanya menghasilkan suatu kehidupan di duniâ (satu dunia). ternyata adalah buatan manusia tenhadap manusia Iainnya yang timbul akibat dan dan struktun politik.u pengetahuan di dalamnya. ekonomi. dan teknologi untuk mengetahui ―bagairnana‖. Dalam hal kemiskinan .mengetahui ―apa‖. yakni tanggung jawab terhadap masyarakat yang menyangkut asas moral mengenai penelitian etis terhadap obyek penelaahan keilmuan dan penggunaan pengetahuan ilmiah (teknologi) dengan segala akibat sosialnya. dan penetahuan (body knowledge). keadaannya. yang di antaranya membawa malapetaka yang belum pernah dibayangkan. dan teknologi sehagai ―seni‖‗ang berhubungan dengan proses produksi. teknologi mengakibatkan kodrat manusia tidak harmonis. Ilmu pengetahuan sebagai suatu ha-. Oleh karena itu tidak dapat netral lagi dan bersikap netral tenhadap penyelidikan ilmiah. Sebab kemiskinan di antarnya disebabkan oleh struktur ekonomi. sementara teknologi sendiri mengandung ilm.struktunal. yang di Indonesia sekarang masih dicani-cari bentuk sistem ekonomi mana yang tidak mengubah kodrat manusia. tetapi dengan seluruh eksistensinya. Dalarn hal kemiskinan mungkin akan berhadapan dengan sistem ekonomi kapitalisme. hasil produksi dan mekanisme pasar. Atas dasar inilah maka ilmuwan atau ahli teknologi terpanggil untuk mengembangkan sikap tanggung jawab sosial secara formal. Teknologi adalah penerapanilmu pengetahuan. interaksi antara ilmu dan teknologi dengan masyarakat — rnisalnya pengalaman dua kali Perang Dunia — ternyata bahwa ilmu tujuannya destruktif. berkaitan dalarn suatu sistem saling berinteraksi. Demikian pula hasil analisis situasi oleh akselerasi. atau sosialisme. Bila ditelaah ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penerapannya. sehingga dalam penerapan atau mengambil keputusan terhadap sikap ilmiah dan teknolo— gi. terlebih dahulu mendapat pertimbangan moral atau ajaran agama. Ilmuwan atau seorang ahli teknologi hartis bersikap mempunyai tanggung jawab sosial. Untuk mengatasi hal mi perlu dihargai dan diterima adanya gagasan ekonomika etik atau ekonomi Pancasila. dalam hal mi pola relasi antara manusia dengan sumber kemakmuran. Padahal manusia dalarn pekerjaan ilmiahnya tidak hanya bekerja dengan akal budinya. akal budinya dan pancainderanya. teknologi. Perubahan teknologi yang cepat mengakibatkan kemiskinan karena mengakibatkan terjadinya perubahan social yang fundamental. hatinya.

getahuan. Dengan demikian teknologi tidak dapat ada tanpa berpasangan dengan ilmu pengetahuan. 4. Teknologi madya Jenis teknologi madya mi mempunyai ciri-ciri sebagai benikut: . Dan pengertian teknologi di atas dapat kecenderungan bahwa teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan. b. Teknologi modern Jenis teknologi modern mi mempunyai ciri-cini sebagai berikut — padat modal — mekanis elektris — menggunakan bahan import — berdasarkan penelitian mutakhir dan lain-lain. dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju keperbuatan atau perwujudan sesuatu.Kemiskinan sebagai akibat pola relasi segala bidang sosial. Termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan dan teknologi. politik. Kecenderungan mi pun mempunyai suatu akibat di mana kalau teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu per. kultur dan bersama-sama bidang ekonomi. TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN 1) Pengertian Teknologi Para saijana telah banyak memberikan pengertian tentang teknologi. dan pengetahuan tentang teknologi perlu disertai oleh pengetahuan akan ilmu pengetahuan yang menjadi pasangannya. kesemuanya merupakan subsistem atau substruktur dan struktur dan sistem kemasyarakatan. Menurut Walter Buckingham yang dimaksud dengan teknologi adalah ilmu pengetahuan yang diterapkan ke dalam seni industri serta oleh karenanya mencakup alat-alat yang memungkinkan terlaksananya efisiensi tenaga kerja menurut keragaman kemampuan. yaitu a. di mana masing-masing berbeda dalam sudut pandangannya. dalam perwujud maka dengan sendininya setiap jenis teknologi atau bagian ilmu pengetahuan dapat diteko1ogilcan. Macam-macam Teknologi Ada tiga macam teknologi yang sering dikemukakan para ahli.

terintegrasi dan menyelunth c1dirni waktu yang singkat. Atau dengan istilah lain kemiskinan itu merupakan ketidak mampuan dalam memenuhi kebutuhan pokok. Emil Salim yang dimaksud dengan kemiskinan adalah merupakan suatu keadaan yang dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. sehirigga mengalami keresahan. Upaya pemecahanmasalah kemiskinan tersebut sebagai upaya untuk mempercepat proses pembangunan yang selama mi sedang dilaksanakan. Kemiskinan yang dimaksud di sini adalah kemiskinan ditinjau dan segi material (ekonomi). Pendidikan yang terlampau rendah Dengan adanya tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan seseorang kurang mempunyai keterampilan tertentu yang diperlukan dalam kehidupannya Ketethatasan pendidikan/keterampilan yang dimiliki menyebabkan . Teknologi tradisional — Teknologi mi mempunyai cini-ciri sebagai berikut — bersifat padat karya (banyak menyerap tenaga kezja) — menggunakan ketrampilan setempat — menggunakan alat setempat — menggunakan bahan setempat — berdasarkan kebiasaan atau pengamatan. Menurut Prof. yaitu a. Masalah kemiskinan mi menuntut adanya suatu upaya pemecahan masalah secara berencana. Istilah kemiskinan sebenarnya bukan merupakan suatu hal yang asing dalam kehidupan kita.— padat karya — dapat dikeijakan oleh ketrampilan setempat — menggunakan alat setempat — berdasarkan suatu penelitian c. Faktor-faktor Timbulnya Kemiskinan Ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya kemiskinan. 2) Pengertian Kemiskinan Kemiskinan pada dasarnya merupakan salah satu bentuk problem yang muncul dalam kehidupan masyarakat. Dr. kesengsaraan atau kemelarutan dalam setiap langkah hidupnya. khususnya masyarakat di negara-negara yang sedang berkembang.

Seorang miskin sebab mereka tidak mempunyal modal untuk melengkapi alat ataupun bahan dalam rangka menerapkan keterampilan yang mereka miiki dengan suatu tujuan untuk memperoleh penghasilan. e. bahwa masyarakat itu miskin karena memang dasarnya ―alamiah miskin‖. Adanya sikap malas mi seseorang bersikap acuh tak acuh dan tidak bergairah untuk bekerja. Sering dikatakan oleh para ahli. karena masalah mi menyangkut mentalitas dan kepribadian seseorang. tidak menyimpan kekayaan mineral. Terbatasnya lapangan keija Keterbatasan lapangan kerja akan membawa konsekuensi kemiskinan bagi masyarakat. Tetapi secara faktual hal tersebut kecil kemungkinannya.keterbatasan kemampuan untuk masuk dalam dunia kerja. Atau bersikap pasif dalam hidupnya (sikap bersandar pada nasib). b. Dengan demikian layaklah kaiau miskin sumber daya alam miskin juga masyarakatnya. Atas dasar kenyataan di atas dia miskin karena tidak bisa berbuat apa-apa untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Sikap malas mi cenderung uniuk menggantungkan hidupnya pada orang lain. kenyataan tersebut membawa kemiskinan pada sebagian besar masyarakat di negara tersebut. baik dan keluarga. . Alamiah miskin yang dimaksud di sini adalah kekayaan alamnya.saudara atau farnili yang dipandang mempunyai kemarnpuan untuk menanggung kebutuhan hidup mereka. Keterbatasan modal Keterbatasan modal adalah sebuah kenyataan yang ada di negara-negara yang sedang berkembang. Keterbatasan sumber alam Kemiskinan akan melanda suatu masyarakat apabila sumber alamnya tidak lagi memberikan keuntungan bagi kehidupan mereka. Secara ideal banyak orang mengatakan bahwa seseorang/masyarakat harus mampu menciptakan lapangan kerja baru.. . c. Malas bekerja Sikap malas merupakan suatu masalah yang cukup memprihatinkan. karena adanya keterhatasan kemampuan seseorang balk yang berupa ―skill‖ maupun modal. d.dan sebagainya. Keterbatasan modal bagi negaranegara yang sedang berkembang dapat diibaratkan sebagai suatu lingkaran yang tak berujung pangkal balk dan segi permintaan akan modal maupun dan segi penawaran akan modal. misalnya tanahnya berbatu-batu.

Kesenjangan yang ada antara negara-negara industn maju dengan negara berkembang makin melebar. Seseorang yang mempunyai anggota keluarga banyak apabila tidak diimbangi dengan usaha peningkatan pendapatan udah pasti akan meninibulkan kemiskinan karena mereka memang berangkat dan kemiskinan. Pada saat mi banyak orang berpendapat bahwa alih teknologi tidaklah begitu saja dapaat diperoleh dan juga tidak selalu menjadikan obat mujarab bagi upaya peningkatan perekonomian negara-negara berkembang. Dalam kenyataannya.yang lebih baik. Lepas dan upaya banyak bangsa untuk mewujudkan tata kehidupan yang lebih benimbang. Kalau secara teori dan teknis. faktor jumlah dan pengendalian penduduk serta peningkatan pengetahuan merupakan hal-hal yang sangat esensial. dengan ilmu dan teknologinya orang telah dapat meningkatkan daya dukung sumber-sumber dan kehidupan umat manusia . konflik politik dan adanya pengungsian penduduk yang masih dan terus berlangsung di dunia hingga saat mi menunjukkan adanya sikap tamak manusia dan sukarnya dicapai kesamaan pandangan dalam hal memanfaatkan sumber-sumber yang ada. . baik lewat pengaruh kekuasaan politik maupun lewat sistem ekonomi liberal yang menjadikan negara-negara berkembang makin bergantung dan makin tertinggal dalam perkembangan perekonomian dan taraf hidupnya. berakibat kemiskinan akan tetap melanda clirinya dan bersifat latent1. Kenaikan pendapatan yang dibarengi dengan pertambahan jumlah keluarga. agar kehidupan penduduk negara-negara berkembang dapat cepat meningkat secara layak. dalam kenyataannya negara-negara maju yang kaya dengan penduduk yang lebih sedikit telah menguasai sebagian terbesar sumber-sumber daya yang ada di bumi. Dalam sejarah perkembangan perekonomian dunia kemajuan telah dicapai lewat perjuangan dan kerja keras. sistem perekonomian. dan seruan yang cukup vokal untuk mewujudkan tata perekonomian dunia baru. Di pihak lain ada penduduk dunia yang cukup santai dalam menggunakan kekayaan sumber-sumber daya tanpa memperdulikan upaya-upaya pelestariannya.f. Beban Keluarga Semakin banyak anggota keluarga akan semakin banyak/ meningkat pula tuntutanJbeban untuk hidup yang harus dipenuhi. Di satu pihak orang ingin selalu (terus menerus) meningkatkan kekayaan dan taraf hidupnya setinggi mungkin. Peperangan. sistem tata nilai dan sikap manusia dalam mengelola kekayaan alam yang dikuasai sangat berlainan. Maka muncullah akhir-akhir mi upaya-upaya menyelaraskan perkembangan dengan dialog Utara Selatan.

Ketergantungan tidak saja terbatas pada bidang ilmu dan teknologi (lewat bantuan saransaran para konsultan dan program pendidikar1 dan latihan yang dihadiahkan oleh negara-negara indu. Kalau teknik dapat diartikan antara lain sebagai lapangan pengetahuan yang memusatkan perhatiannya pada cara membuat atau membentuk benda-benda mateniil. tetapijuga di bidang perekonomian dan keuangan negara yang bersangkutan. yaitu teknologi yang tidak memerlukan dasar pengetahuanyang demikian canggihnya dan umumnya dalam penggunaannya masih menyerap cukup banyak tenaga kerja. (2) karena efisiensi kerja pemakaian teknologi maju yang tinggi. maka teknologi dapat diartikan sebagai ilmu yang menyelidiki cara-cara kerja dalam teknik. Memang.stri maju). yang berarti menambah jumlah pengangguran. banvak negara berkembang menjadi demikian bergantung kcpada negaranegara industri maju oleh sebab keinginan Ruat segera menerapkanb teknolpgi maju seperti yang banyak terdapat di negara industri. (3) bila teknologi maju diperoleh lewat membeli.tanpa disertai usaha menyiapkan pengetahuan yang diperlukan untuk melayani dan mengembangkannya. Tetapi dengan teknologi maju yang diimpor suatu masyarakat yang sedang membangun belum tentu memperoleh manfaar yang sepadan. Indonesia juga menggalakkan pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna. yaitu dengan menciptakan atau mewujudkan benda-benda nyata berdasarkan usaha manusia. Dalam kenyataanya sekarang. Dengan menerapkan teknologi maju yang hanya memerlukan sedikit tenaga (yang hali) dampak negatif yang mungkin timbul adalah (1) diberhentikannya sebagian tenaga keija. kalaupun tidak lalu menjadi demikian tergantung pada penyedia/pembeni teknologi maju. akan cenderung teijadi ketergantungan yang berkelanjutan kepada pihak pemberi/penyedia teknologi maju tersebut. mi ternyata dan banyaknya negara berkembang yang mengalami kesulitan dalam pengembalian pinjaman (hutang) daii negara industri sementara tents menemui kesulitan dalam pembiayaanpembangunannya. Karena itu banyak negara berkembang yang ilmu dan teknologinya belum begitu maju ada kalanya lebih memilih pengembangan teknologi madya terlebih dahulu. yaitu bentuk teknologi yang lebih banyak mendayagunakan bahan-bahan setempat dan bersifat memberi manfaat langsung kepada sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan kurang. Di sam ping mencoba membuat terobosan-terobosan me1 aiui pengembangan teknologi maju untuk mengajar ketertinggalannya. yang cenderung terkena juga praktek monopoli.Dengan munculnya korporasi-korporasi multi nasional. dan dengan begitu saja menerapkan teori pengembangan sebagaimana yang telah berlakua atau dipakai oleh negara Eropa dan Amerika. usaha-usaha industri kecil yang masih memakai teknologi yang lebih bersahaya tak mampu bersiang dan terancam bangkrut. yang berakibat adanya upaya untuk menangguhkan atau . teknologi sekarang merupakan juga komoditi atau barang dagangan. teknologi sekarang dapat dibeli.

penjadwalan kembali pembayaran hutang negara-negara berkembang yang angka debt-serviceratio-nya (DRS angka rasio nilai ekspor dun jumlah hutang luar negeri yang harus dibayar setahun) sudah demikian tinggi. Upaya peningkatan taraf kehidupan tidak lepas dan masalah kependudukan. Masalah penduduk menyangkut persoalan jumlah dan persoalan mutu. Keberhasilan peningkatan taraf hidup tidaklah bergantung sematamata pada kemampuan fisik yang lebih baik. Kualitas non fisik c penduduk yang serupa sikap hemat, disiplin, kerja keras, semangat mengembangkan din dan sebagainya merupakan faktor-faktor yang tidak kalah pentingnya bagi usaha meningkatkan tarafhidup. Jepang merupakan satu contoh bangsa yang telah demikian berhasil dengan cepat meningkatkan taraf hidup dan perekonomiannya (baik sejak masa restorasi maupun dalam kebangkitannya kembali dan kehancuran o]eh kalah perang) dengan modal kualitas non fasik penduduknya. Secara umum peningkatan perekonomian akan bergantung pada tersediannya modal dan juga tingginya produktivitas usaha. Modal akan terbentuk lewat investasi dan hasil tabungan. Orang akan lebih bisa menabung kalau hidupnya hemat. Sedang produktivitas usaha akan berkaitan dengan pengetahuan, efisiensi keija dan faktor-faktor iain yang berkaitan dengan kualitas non phisik penduduk. 1 c. Teknoiogi dan Keiniskinan Salah satu penyebab kesengsaraan atau penderitaan manusia adalah kemiskinan. Kemiskinan biasanya sejalan dengan kelaparan dan wabah penyakit, yang sering kali terjadi di Negara Drs.negara yang sedang berkembang. Lapisan masyarakat banyak yang hidup dalam kemiskinan berusaha mati-matian untuk dapat mencapai kehidupan yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan tetap tinggal terhambat pada garis kemiskinan dan bahkan di bawah garis kemiskinan. Perlu diketahui salah satu Unsur terpenting dalam pertumbuhan ekonomi adalah kemajuan teknologi. Kernajuan teknologi mengakibatkan dalam struktur produksi maupun dalam komposisi tenaga kerja yang diperlukan dalam proses produksi mengalami perubahan. Bagi tenaga kerja yang mempunyai ketrampilan teknis yang tinggi, akan terbuka Iebih banyak kesempatan-kesempatan kerja yang baik. Tetapi tenaga kerja yang tidak berketrampilan atau yang hanya mempunyai ketrampilan rendah akan tergeser atau kadang-kadang kehilangan sama sekali pekerjaan mereka. Selama dua dasawara (1960 - 1980) yang baru lalu beberapa negara berkembang dan hasil pembangunan telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat malahan lebih pesat dan yang pernah dialami oleh negara-negara industri Barat Selama tahap-tahap permulaan dan proses industrialisasj mereka, namun pertumbuhan ekonomi yang

pesat tersebut pada umumnya ternyata tidak terlalu berhasil dalam penyediaan kesempatan kerja yang produktif bagi penduduk. Bahkan di negara-negara yang telah mengalami penurunaii dalain prosentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan, penurunan relatif sering ditidakan oleh pertambahan penduduk yang pesat, sehingga hampir tidak mengurangi jumlah absoltit penduduk yang miskin. Salah satu kasus yang dapat disebut dalam hubungan tersebut adalah pulau Jawa, yang selama masa 1967 - 1976 telah mengalami penurunan yang cukup besar dalam persentase penduduk yang hidup dalam kemiskinan, namun gagal dalam mengurangi secara berarti jumlah absolut penduduk yang miskin, karena pertumbuhan penduduk pesat. Di samping tidak tercapainya pengurangan secara berarti dan kemiskinan, pengangguran serta setengah pengangguran, maka pertumbuhan ekononii yang pesat di banyak negara betkembang juga disertai oleh ketimpangan yang semakin meningkat dalarn pembagian pendapatan (ketimpangan relatif). Hal tersebut memang tidak rnengherankan bagi alili lain ekonomi. Misalnya Kuznets mengernukakan bahwa dalam masa pertumbuhan ekonorni selalu ada ketirnpangan redistribusi pendapatan, di mana dalam pertumbuhan ekonorni yang cepat, golongan berpenghasilan rendah selalu ketinggalan kemajuan, tidak mampu mengikuti berpartisipasi. Karenanya mereka tidak mampu memanfaatkan proses redistribusi pendapatannya. Di Indonesia pola perkembangan pembangunan juga mengikuti pendapatan yang dikemukakan Kuznets, artinya golongan miskin kurang terjamah oleh hasil-hasil pertumbuhan ekonomi. Mengapa mereka tidak terangkat, padahal pemerintah telah mengambil kebijaksanaan penyebaran proyek-proyek ke daerah-daerah, desa-desa, misalnya adanya kredit Bimas, KIK, KMKP, KCK, padat karya dan sebagainya. Bila diteliti golongan-golongan miskin yang tidak terjamah oleh hasil-hasil pembangunan, karena: Ketimpangan dalarn peningkatan pendidikan.Selama belum ada kewajiban belajar golongan miskin tidak akan mampu berpartisipasi mengenyam peningkatan anggaran pendidikan. Ketidakmerataan kemampuan untuk berpartisipasi. Untuk berpartisipasi diperlukan tingkat pendidikan, ketrampilan, relasi, dan sebagainya. Golongan miskin tidak memiikinya. Ketidakmerataan pemiikan alat-alat produksi, Golongan miskin tidak memiiki alat-alat produksi, penghasilannya untuk makan saja sudah susah, sehingga tidak mungkin membentuk modal. Ketidakmerataan kesempatan terhadap modal dan kredit yang ada. Modal dan kredit pemberiannya menghendaki syarat-syarat tertentu dan golongan miskin tidak mungkin memenuh i persyaratannya.

Ketidakmerataan menduduki jabatan-jabatan. Untuk mendapat pekerjaan yang dapat memberi makan pada keluargasaja sudah susah, apalagi menduduki jabatan-jabatan yang sering memerlukan relasi tertentu dan persyaratan tertentu. Ketidakmerataan mempengaruhi pasaran, Karena miskin dan pendidikannya-rendah, maka tidak mungkin golongan miskin dapat mempengaruhi pasaran. Ketidakmerataan kemampuan menghindari musibah misalnya peny akit, kecelakaan, dan ketidakberuntun gan lainnya. Bagi golongan miskin dibutuhkan bantuan untuk dapat mengatasi musibah tersebut. Mengharapkan dan mereka sendiri untuk dapat mengangkat dirinya tanpa pertolongan, sukar dipastikan. Laju pertambahan penduduk lebih memberatkan golongan miskin. Dengan jumlah keluarga besar, mereka sulit dapat menyekolahkan, memberi makan, dan pakaian secukupnya. Hanya keluarga yang kaya atau berpenghasilan besar sajalah yang mampu. Dapatlah dipastikan bahwa golongan berpenghasilan rendah,karenakurangterjamah pendidikan, tidak memiiki saranasarana, misalnya kredit, modal, alat-alat produksi, relasi dan sebagainya, tidak akan mampu berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi dan menikmati pembagian hasil-hasilnya tanpa adanya kebijaksanaan khusus yang ditujukan untuk mengangkat mereka. Penelitian yang diadakan di daerah perkotaan di Jawa, Sun- drum telah menemukan bahwa selama tahun 1970 sampai tahun 1976 ternyata pembagian pendapaan memburuk, terutama di ibukota Jakarta. Dan hasil survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) menunjukkan bahwa selama kurun waktu 1970 sampai 1976 persentase penduduk Indonesia yang mis- kin yaltu hidup di bawah tingkat kemiskinan telah berkurang. Hal tersebut berlaku balk bagi Indonesia sebagai keseluruhan, maupun jika diadakan perincian menurut daerah pedesaan dan daerah perkotaan, balk di Jawa maupun di luar Jawa. Tingkat hidup absolut semua golongan masyarakat telah meningkat, sehingga kemiskinan absolut di Indonesia selama Repelita I dan tahun-tahun pertama Repelita II telah berkurang. Perhitungan berbagai peneliti dapat disimpulkan bahwa persentasependuduk Indonesia yang miskin telah menurun dan hamper 60% dalam tahun 1970 sampai kurang lebih 45% dalam tahun1976. Di lain pihak hasil-hasil SUSENAS telah memperlihatkan, bahwa pembagian pendapatan selama kurun waktu yang sama telah memburuk. Hal tersebut disebabkan karena laju kenaikan pendapatan golongan yang berpendapatan tinggi telah meningkat jauh lebih pesat daripada penaikan golongan yang berpendapatan rendah.

Di samping perkembangan tersebut, maka pembagian pendapatan antara penduduk çlaerah perkotaan dan daerah pedesaan juga telah memburuk. Hal tersebut disebabkan karena laju kenaikan pendapatan penduduk perkotaan selama kurun waktu 1970 sampai 1976 rata-rata bertambah dua setengah kali lebih cepat daripada penduduk pedesaan. Jika dirinci menurut daerah maka ketimpangan antara pendapatan penduduk perkotaan dan pedesaan di Jawa lebih besar daripada di luar Jawa. Usaha mengatasi Kemiskinan Dan kegagalan kebijaksanaan konvensional mengenai pertumbuhan ekonomi di banyak negara berkembang dalam mengurangi kemiskinan, pengangguran dan disparitas (ketimpangan) pendapatan secara berarti telah memaksa balk para perencana ekonomi dan teknokrat maupun para peneliti ekonomi untuk kembali mempelajari secara sungguhsungguh kebijaksanaan tersebut, serta mendorong mereka untuk mempelajani alternatif-alternatif yang realistis bagi kebijaksanaan pertumbuhan ekonomi yang konvensional. Dalam hal mi; pendekatan kebutuhan dasar dalam perencanaan pembangun an merupakan hasil yang logis dan sesuatu proses reorientasi yang panjang dalam pemikiran tentang pembangunan. Dan hasil-hasil penelitian kemudian pusat perhatian para ahli lambat laun mulai bergeser dan tekanan pada penciptaan lapangan kerja yang rnemadai ke penghapusan kemiskinan, dan akhirnya ke penyediaan barang-barang dan jasa-jasa kebutuhan dasar bagi seluruh penduduk, yang berupa dua perangkat, yaitu: Perangkat kebutuhan konsumsi perorangan akan pangan. sandang dan pemukiman. Perangkat yang mencakup penyediaan jasa umum dasar, seperti fasiitas kesehatan, pendidikan, saluran air minum, pengangkutan, dan kebudayaan; samping kedua perangkat tersebut, kebutuhan dasar atau kebutuhan dasar manusiawi kadang-kadang juga digunakan untuk mencakup tiga sasaran lain, yaitu Hak atas pekerjaan produktif dan yang memberikan inibalan yang layak, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap rumah tangga atau perorangan. Prasarana yang mampu menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk.

Partisipasj seluruh penduduk, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam pelaksanaan proyek-proyek yang berhubungan dengan penyediaan barang-barang dan jasajasa kebutuhan dasar. Pengalaman dan negara-negara Asia Timur, yaitu Korea, Taiwan, Jepang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang pesat dengan disertai pemerataan hasil-hasil pembangunan dapat tercapai karena di negara-negara tersebut program pembangunan pedesaan (rural development program) sangat diutamakan.

RANGKUMAN Salah satu unsur terpenting dalam pertumbuhan ekonomi adalah kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi mengakibatkan perubahan dalam struktur produksi maupun dalam komposisi tenaga kerja yang digunakan. Bagi yang memiliki ketrampilan teknis tinggi dengan majunya teknologi akan selalu terbuka kesempatan kerja. Tetapi bagi yang tidak memiikinya dapat tergeser atau kehilangan pekerjaan.Selama 1960-1980 dan beberapa negara berkembang yang membangun, nampak mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Namun ternyata kapasitas pertumbuhan ekonomi tersebut tidak selalu berhasil menyediakan kesempatan kerja yang produktif, sehingga hampir tidak dapat mengurangi secara berarti dan kemiskinan dan pengangguran. Di Indonesia juga dan hasil pembangunan menunjukkan bahwa golongan miskin kurang terjamin oleh hasil-hasil pertumbuhan ekonomi. Padahal pemerintah telah mengam bil kebijaksanaan penyebaran proyek-proyek ke daerah, ke desa-desa. Dan kegagalan dalam mengurangi kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan pendapatan secara berarti, maka para ahli kernudian bergeser dan penciptaan lapangan kerja yang memadai, penghapusan kemiskinan, dan akhirnya ke penyediaan barang-barang dan jasa kebutuhan dasar bagi seluruh penduduk.

LATIHAN Apakah yang disebut ilmu pengetahuan ? Unsur-unsur apakah yang merupakan bagian yang tergabung dalam suatu kebulatan ilmu tersebut? Coba jelaskan! Coba jelaskan hubungan antara teknologi dan kemiskinan! Sebutkan golongan-golongan miskin yang kurang terjamah oleh hasil-hasil pembangunan! Sebutkan beberapa usaha yang dapat mengatasi adanya kemiskinan! Coba jelaskan beberapa akibat yang disebabkan adanya kemajuan teknologi!

DAFTAR KEPUSTAKAAN

Abdullah, Taufik. Pemuda dan Perubahan Sosial. Jakarta: LP3ES, 1974. Alfian. Pemikiran dan Perubahan Politik Indonesia. Jakarta: Gramedia, 1978. Au, Mukti. Agama, KB dan Kependudukan. Jakarta: BKKBN, 28 Agustus 1974. Amsari, Amo dan Djaka Ardiwinangun. Ilmu Sosial Dasar, Bahan Perkuliahan Program D3. Bandung Fakultas MIPA Universitas Padjajaran. Bachtiar, Harsya W: Masalah Integrasi Nasional di Indonesia.Jakarta: Prisma LP3ES, No. 8. Agustus 1976. Bachtiar, Harsya W., Hasan Walinono, H.A. Sallatang, dan MaxH., Waney. Pedoman Penyelenggaran Perkuliahan IlmuSosial Dasar. Konsorsium antar-bidang DepartemenPendidikan dan Kebudayaan pada Penataran Dosendosen ISD se-Indonesia Timur di Solo, 1-13 Agustus1981. ______ .Problema Sosial. Dalam penataran dosen-dosen se-Indonesia Timur, Solo, 1-13 Agustus 1982. Berger, Peter L. Humanisme Sosiologi. Jakarta: Inti Sarana Aksara, 1985. Bertrand, Alvin K. Sosiologi. (Terj. Drs. Sanapiab S. Faisal). Surabaya: Bina ilmu, 1980. Budiardjo, Miriam. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia, 1981. Budiman, Arif. Pemuda dan Sosialisasi. Lokakarya PenyusunanKumpulan Minimal Bahan Peragaan Mata Kuliah IlmuSosial Dasar Universitas Brawijaya, Malang, Tanggal21-27 Januari 1985. Daidjoeni, N dan A. Suyitno. Pedesaan, Lingkungan dan Pembangunan. Bandung: Alumni, 1982. Dawson dan Prawjt. Political Socialization, An Analytic Study. Boston: Little Brown and Company, 1977.Djojohadikusumo, Sumitro. Indonesia Menuju Tahun 2000. Jakarta: Prisma LP3ES, April, 1975. Fabrengat, Claudio Esteva dan S. Giponathan. Masalah Penduduk.Jakarta: PN. Balai Pustaka, 1981. Gerungan, W.A., Psikologi Sosial. Jakarta: VT Eresco. 1977. Hadisoeprapto, Hartono. Pen gantar Tata Hukum Indonesia.Yogyakarta: Liberty, 1981.

Hadjisarosa, Poemomosidi. ―Suatu Pendekatan Terhadap Regional Planning di Indonesia‖, Bulletin BPA UGM, No. 2- 1975. Heeren, HJ. Transmigrasi di Indonesia. Jakarta: Gramedia. 1979. Hasan, Fuad. Kitt.i dan Kami, An Analysis of the Basic Modes of Togetherness, Jakarta: Bhratara, 1975.Hidayat. Pengembangan Sektor Informal dalam Pembangunan Nasional, Masalah dan Prospek. Bandung: Fak. Ekonomi Universitas Padjadjaran, 1978. Kansil, CST: Pen gantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka, 1977. Kayam, Umar, dkk. Perubahan Nilai-Nilai di Indonesia, Bandung: Alumni, 1983. Koentjaraningrat. Masyarakat Desa di Indonesia. Jakarta: Lembaga Penerbit FEUI, 1984. - . Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan, 1979. ______ Pen gantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Barn, 1980. Migrasi, Transmigrasi dan Urbanisasi dalam MasalahMasalah Pembangunan, Jakarta: LP3ES, 1982. Liysen, A. Individu dan Masyarakat, Bandung: Surnur, 1981. Lubis, Firman. Masalah Kependudukan dan Kesehatan Ma5yarakar. Jakarta: Fakultas Kedokteran UI, 1982. Mantra, Ida Bagus. ―Beberapa Masalah Penduduk di Indonesia dan Akibatnya di Bidang Sosial Ekonomi.‖ Prisma No. 6, Juni 1980. Mariun. Asas-Asas Ilmu Pemerintahan, Yogyakarta: Sie Penerbitan BPA Fakultas SOSPOL UGM, 1979. McNicol, G. ―Internal Migration in Indonesia: Descriptive Notes.‖. Indonesia V, 1968. Mubyarto. ―Politik Pertanian dan Pembangunan Pedesaan‖. Jakarta: Sinar Harapan, 1983. Munandar, S. ―Pencemaran Lingkungan,‖ Makalah dalam Lokakarya Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjadjaran, Bandung, 1980. Mustopo, Habib. Ilmu Budaya Dasar. Surabaya: Usaha Nasional, 1983. Nasikun. ―Urbanisasi Berlebih, Involusi Perkotaan ,dan Radikalisme Politik di Negara-Negara Berkembang‖. Prisma No. 6, Juni 1980. Newcomb, dkk. Psikologi Sosial. Bandung: Diponegoro, 1981. Polak, J.B.A.F, Mayor. Sosiologi Suatu Pengantar RingkasJakarta: Ikhtiar Baru, 1979.

1982. Jakarta: YayasanPenerbit Universitas Indonesia. Suiwan dan Moh.Bandung: Alumni. Transmigrarion Pro gramm and it‘s Information Base A Case Study of Indonesia. 1966. Sernarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Jakarta: JB. Bandung.Jakarta: Pradnya Paramit. Sudharto. Konsep Dasar Demografi. Juni1975. Pendekalan Penthangunan Perkotaan Ditinjau dan Segi Perencanaan Lokal. (Penyunting). Sigit. Jaja.esempatan Kerja di Indonesia. Salladien. Nusantara. 1980 ―oekarno. Parsudi. ―Sistem Kota-Kota: Suatu Pendekatan Pengembangan Wilayah Pulau Jawa‖. Hadi.Bandung: Unpad. Tata Negara Indonesia. 1958. Singarimbun. Soedjito. Said. Pengantar ilmu Kependudukan. Hak-Hak Asasi Manusia dan Pancasila. Il. 1980. Prisma. 1958. Soekanto Soerjono. Kuntjoro. Suparjaman. Yogyakarta: BPA-AAN. ―Keluarga Berencana. Kertas kerja yang tidak diterbitkan. Sank. Sujarto.Simorangki r. Bambang Bintoro. Makalah pada Penataran Dosen MKDU Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjajaran. ―Perkembangan Sektoral dan Ciri Informal K.a. Probopranoto. Bukit Tinggi. Ruslan. Jakarta: LP3ES. 1980.‖ Forum Statistik No. Liberty. Djoko. Mahasiswa dan AngkatanMuda Indonesia Kekuatan Pollilk Anomie.nu Budaya Dasar. I/mu Sosial Dasar. 1975. Sosiologi Suatu Pen gantar. Jakarta : NV. H. Frieda NRH. Fakta dan Masalah. 1979. Undang-Undang Dasar 1945. Rush. Arbi. April 1974. 1984. Materi Penataran MKDU ilmu Sosial Dasar Unpad. 1979. Desember. Woltres. Desember 1982. 1979.2. Soehino. Hananto. Tata Negara Republik Indonesia. Yogyakarta. Motivasi dan Pola Sosial Ekonomi. Yogyakarta: Gajah Mada Universitas Press. Perbandingan Sistem Politik. Saiful. Kependudukan Teori. Masri dan Chris Manning. Suparlan.1982. 1981. Pemuda dan Masyarakat. Surabaya: FT Bina Ilmu.1980. Djuana.Prawiro. I/mu Negara.Prisma No. Kasus Mojolama‖. Kerniskinan di Perkotaan‖ Jakarta: . 2.

1977. Pengantar Sos/al dan Perubahan Sos/al. Rajawali. I/mu Kependudukan. 1983.Sinar Harapan. 1981 Departernen Pendidikan dan Kebudayaan. Analisis Kebudayaan.undangan Men genai Warga A1e gara dan Penduduk Negara Republik indonesia. 1984. Dakwah Islam dengan Pembangunan Masyarakat I)e. Manusia. Makalah Penataran Dosen-Dosen se-Indonesia Timur. Himpunan Hasil Pengkajian Bahan Pen vusunan Repelita IV 1984/1985 . 1983 Undang. Phil. 1981/1982. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Jakarta: Gunung Agung.Garis Besar Haluan Negara.su. Solo. 1980 Tjokronidjojo. Bina Cipta. Susanto. Ketetapan MPRNo. Garis-Garis Besar I-Ia! uan Negara. 1-13 Agustus 1983. 1984. Tjondronegoro. Suryadi. Jakarta. 1980.Undang Dasar. Pedoinan Pen ghayatan dan Pen gamalan Pancas i/a. H Bintoro dan Mustopadidjaja AR. Kebudayaan dan Lingkungannya. Nomor2 Tahun II. Jakarta. Komunikasi Sosial di Indonesia. Masalah-Masa/ah Sos ial dan I/mu Sosial Dasar. Bandung. Sediono MP. Bandung. Alumni. Majelis Permusyawaratan Rakyat RI. Teori Sirategi Pembanggunan Nasional. . Garis. Dr. Astrid S. Hiinpunan Feral ziran Perundang. IV/MPR11978. Bandung: B ma Cipta. dkk (Penyunting).1988/1989: Sekior Generasi Muda.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful