Drs. H.

Abu Ahmadi, dkk

ILMU SOSIAL DASAR

Untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU)

EDISI REVISI

KATA PENGANTAR Buku ini disusun dengan berpedoman pada Silabus Perkuliahan fimu Sosial Dasar, yang merupakan hash rumusan Konsorsium antar Bidang fimu Alamiah Dasar, fimu Budaya Dasar, dan ilmu Sosial Dasar. Isi buku ml disesuaikan dengan mateii fimu Sosial Dasar yang diberikan pada penatarandosen-dosen fimu Sosial Dasar se wilayah Indonesia Tengah dan Timur padabulan Agustus 1982, hasil lokakaiya penyusunan bahan minimal Ilmu Sosial Dasar yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Malang, bulan Januari 1985, dan penataranpenataran dosen Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjajaran, Bandung, tahun 1980. Adapun tujuan Ilmu Sosial Dasar ialah agar tercapai wawasan komprehensif dan pendekatan integral dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah kehidupan, baik pada tingkat individual maupun sosial. Oleh karena itu tujuan Ilmu Sosial Dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran agar daya tangkap, persepsi dan penalaran yang berkenaan dengan lingkungan sosial dapat dipertajam. Secara lebth terinci ISD adalah untuk membantu mahasiswa mengembangkan: Minat dan kebiasaan memperhatikan dan memahami peristiwa peristiwa atau gejala-gej ala sosial yang teijadi di seJcitarnya; Kesadaran kritis akan adanya sebab-sebab dan akibat-akibat berbagai peristiwa yang terwujud dalam kehidupan sehari-hari, Kerelaan memikirkan dan mempertanyakan kembali pengetahuannya tentang kenyata.an-kenyataan sosial; Kemampuan menyesuaikan din dengan lingkungan sosial yang harus dibenarkan, dan sebaliknya, mengubah keadaan-keadaan sosial yang tidak dapat dibenarkan dengan penuh tanggungjawab. Dengan demikian diharapkan dapat memperluas cakrawala perhatian dan pengetahuan para mahasiswa sehingga tidak hanya terbatas pada bidang keahlian yang dipilihnya, tetapi membantu para mahasiswa menemukan dirinya sendin dalam arus perkembangan masyarakat dan kebudayaan yang sedangberlangsung. Kepadapenerbit PT Bina Aksara yang telah bersedia menerbitkan buku mi kami ucapkan banyak terima kasih. Semoga buku mi ada manfaatnya bagi para mahasiswa yang sedang mempelajari Ilmu Sosial Dasar, dan bagi masyarakat umum yang meminatinya.

Penyusun

KATA PENGANTAR Edisi Revisi

Setelah rnempertimbangkan saran-saran dan para pembaca untuk Iebih dipadatkan lagi materinya, maka penyusun perlu mengadakan revisi. Revisi mi meliputi pencantumanfool-nole (catatan kaki) pada halaman-halaman yang dipandang perlu. Di samping itu juga perubahan materi disesuaikan dengan sub-bab agar lebih tepat dan lebih berbobot. Sebingga secara keseluruhan buku menjadi lebih lengkap dan sesuai dengan harapan pembaca serta sesuai pula dengan silabi. Namun demikian penulis tetap menyadari adanya kekurangan dan kekhilafan dalam buku mi mengingat terbatasnya kemampuan sebagal seorang makhluk. I(arena itu penulis tetap menerima saran dan kritik yang bersifat konstruktif demi sempurnanya buku pada terbitan yang akan datang. Atas saran-saran tersebut disampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Cetakan pertama diterbitkan oleh PT Bina Aksara. Untuk cetakan kedua dan seterusnya hak penerbitannya kami limpahkan kepada PT Rineka Cipta Semoga buku mi benar-benar akan bermanfaat bagi para mahasiswa serta masyarakat pada umumnya.

Penyusun

DAFTAR ISI

KataPengantar BAB I : PENGERTIANILMUSOSIALDASAR Sekilas tentang fimu-Ilmu Sosial, fimu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Dasar Latar-Belakang Dmu Sosial Dasar Ilmu Sosial Dasar sebagai Komponen MKDU Ruang Lmgkup Pembahasan Masalah-Masalah Sosial dan Ilmu Sosial Dasar Rangkuman Latihan BAB II : PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN Pertambahan Penduduk dan Migrasi Pembagian Kerja dalam Masyarakat Perkembangan Kebudayaan Pranata-Pranata dan Institusionalisasi Rangkuman

BAB III : INDIVIDU, KELUA RCA, DAN MASYARAKAT Pertumbuhan Individu Fungsi-Fungsi Keluarga Individu, Keluarga, dan Masyarakat Hubungan antara Individu Keluarga dan Masyarakat

BAB IV : PEMUDA DAN SOSIALISASI Tnternalisasi, Belajar dan Spesialisasi

Tindakan Politik dan Sistem Politik BAB VII : PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT Pelapisan Sosial Kesamaan Derajat Elite dan Massa Pembagian Pendapatan BAB VII : MASYARAKAT PERKOTAAN DAN MASYARAKAT PEDESAAN Masyarakat Perkotaan Aspek-Aspek Positifdan Negatif MasyarakatPedesaan Urbanisasi dan Urbanisme BAB VIII : PERTENTANGAN-PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT Perbeda. Negara.Pemuda dan Identitas Perguruan dan Pendidikan Peranan Pemuda dalam Masyarakat BAB V : WARGANEGARA DAN NEGARA Hukum.an Kepentingan Prasangka. dan Ethnosentrisme Pertentangan-Pertentangan Sosial/Ketegangan-Ketegangan dalam Masyarakat Golongan-Golongan yang Berbeda dan Integrasi Sosial Integrasi Nasional . Diskriminasi. dan Pemerintah Warganegara dan Negara Individu.

TEKNOLOGI DAN KEMISK1NAN Sistem Ekonomi Produksi. Distribusi dan Konsumsi Kernakmuran dan Kemiskinan Ilmu Pengetahuan dan Daya Kemampuan Masyarakat Teknologi dan Kemiskinan DafiarKepustakaan .BAB IX : ILMU PENGETAHUAN.

Didirikan Akademi Kepolisian. 2. kimia. terdiri dan: sosiologi. Dan filsafat itu kemudian lahirlah 3 cabang ilmu pengetahuan yaitu: 1. psikologi. sejarah. 3. setelah bangsa Indonesia mendapat kemerdekaan adalah sebagai berikut: 1. kesenian dan lain-lain. ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN ILMU-ILMU SOSIAL DASAR. kesusasteraan.BAB I PENGERTIAN ILMU SOSIAL DASAR 1. astronomi. 3. geografi dan lain-lain. a. Social Sciences. ekonomi. mempunyai 2 fakultas. bahwa sumber dan semua ilmu pengetahuan adalah philosophia (filsafat). Selang waktu berikutnya. meliputi: fisika. (Ilniu-ilmu Sosial). Ilmu-ilmu Sosial. biologi. Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah). politik. Pertaina-tama didirikan di Yogyakarta suatu akademi ilmu politik. 2. khususnya di Indonesia. ialah Fakultas Sastra dan Fakultas Sosial. Sesungguhnya latar belakang berdirinya ketiga pendidikan tinggj tersebut lebih menekankan pada pembentukan lembagalembaga pendidikan untuk mencetak kader-kader pengisi jabatan tinggi di Pemerintah . SEKILAS TENTANG ILMU-ILMU SOSIAL. agama. botani dan lainain. Ilmu-ilmu Sosial berkembang terus sesuai dengan kebutuhan manusia dalam era pembangunan. Humanities (fimu-ilmu Budaya) meliputi: bahasa. Telah kita ketahui. didirikan pula Balai Perguruan Tinggi Gajah Mada pada tanggal 17 Februari 1946. yang diresmikan pembukaannya pada tanggal 3 Maret 1946. antropologi. Sponsor-sponsor yang mendirikan akademi mi terdin dan tenaga-tenaga akademis pembina ilmu politik di Negara Belanda. Wujud dan kenyataan-kenyataan adanya perkembangan Ilmuilmu Sosial di Indonesia. Balk ilmu-ilmu alain maupun ilmu-ilmu sosial ditifik dan pengembangannya bermula dan ilmu filsafat. Balai Perguruan Tinggi itu adalah perguruan tinggi swasta yang dikelola oleh yayasan.

bahwa ilmu-ilmu sosial merupakan dasar dan IPS. ilmu-ilmu sosial telah mengalami perkembangan sehingga timbullah paham studi-sosial (social studies). dan bukan merupakan satu disiplin ilmu yang mandiri. Social studies atau Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah ilmu-ilmu sosial yang disederhanalcan untuk tujuan-tujuan pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar dan menengah (elementary and secondary school) Dengan begitu. Paham studi sosial dipergunakan bagi keperluan pendidik. . tandaslah sudah bahwa Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ialah ilmu-ilmu sosial yang dipilih dan disesuaikan bagi penggunaan program pendidikan di sekolah atai bagi kelompok belajar lainnya. yang sederajat. Tingkat usia. Akan tetapi perlu dicamkan bahwa tidak semua ilmu-ilmu sosial secara otomatis dapat menjadi bahanlpokok bahasan dalam IPS. Dalam dunia pengajaran. Dewasa mi di Indonesia terdapat 40 universitas dan institut negeri yang semuanya menyelenggarakan pengajaran dalam bidang ilmu sosial. sangat menentukan materi-materi ilmuilmu sosial rnana yang tepat menjadi bahan/pokok bahasan dalam IFS. Sosiologi. Ilmu Sosial Dasar. Ilrnu Politik. an dan pengajaran. dijadikan bahan baku bagi pelaksanaan program pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar dan menengah. Psikologi Sosial. b. Ilmu Pengetahuan Sosial. Ihnu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah bidang studi yang merupakan paduan (fusi) dan sejumlah mata pelajaran sosial.Republik Indonesia pada saat itu. Antropologi. SMTP dan SMTA dalam kurun waktu 1975 — 1976. Di Indonesia IPS menjadi salah satu mata pelajaran dalam pembaruan kurikulum SD. Ekonorni. Materi dan berbagai disiplin ilmu sosial seperti Geografi. jenjang pendidikan dan perkembangan pengetahuan anak didik. Namun dalam perkembangan tahun-tahun selanjutnya dan ketiga lembaga pendidikan tinggi inilah berkembang ilmuilmu sosial di Indonesia. atau di Indonesia disebut Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). c. Paham studi sosial berkembang dan berpengaruh terhadap program kurikulum pada sekolah-sekolah di Amerika Serikat sejak tahun l940-an sampai sekarang. Sejarah. Ilmu Hukum dan ilmu-ilmu sosial lainnya. Dan uraian tersebut di atas dapat disimpulkan. dan masih berlangsung hingga sekarang mi.

regional. Masalah-masalah sosial yang berkenibang sedemikian kompleks. Ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah Ilmuilmu sosial dipergunakan dalam pendekatan. balk yang bersifat lokal. Pengembangan Ilmu Sosial Dasar mi sejalan dengan realisasi pengembangan ide dan pembaruan sistem pendidikan yang bersifat dinamis dan inovatif. Berdasarkan pengetahuan yang di dapat melalui ISD. penyelundupan dan kriminalitas. sebab ia mempunyai misi memberikan pengetahuan teoritis ilmiah pada ilmu tertentu yang bersifat sub ject-oriented. urbanisasi. paling tidak ia harus mampu mengetahui ke arah inana peniecahan jalan keluar suatu permasalahan itu hams ditempuh. Akan tetapi dengan dilaksanakannya ISD sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di setiap perguruan tinggi negeri khususnya. Melalui penelaahan dan pendalaman subject-oriented tersebut.Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah suatu program pelajaran baru yang dikembangkan di Perguruan Tinggi. Pertentar. ISD memberikan dasar-dasar pengetahuan sosial kepada para mahasiswa. tidak bérarti pengantar-pengantar ilmu sosial harus hilang dari kurikulum perguruan tinggi. . kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika. sekaiigus sebagai sarana jalan keluar untuk mencani pemecahan masalah-masalah sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. di mana ilmu-ilmu sosial dasar bersumber pada konsep-konsep dasar ilmu-ilmu sosial yang terintegrasi. yang diharapkan akan cepat tanggap serta mampu menghadapi dan rnemben alternatif pemecahan masalah-masalah dalam kehidupan masy arakat. ISD dipergunakan untuk mencari pemecahan masalah-masalah kemasyarakatan melalui pendekatan interdisipliner maupun multidisipliner ilmu-ilmu sosial. nasional maupun intemasianal seperti pengangguran. Setelah mengorientasikan din secara mantap. Pengantar-pengantar ilmu-ilmu sosial masih harus dipertahankan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa antara ilmu-ilmu sosial dan ilmuilmu sosial dasar (ISD) tidak terdapat perbedaan yang prinsipil sepanjang yang menyangkut konsepkonsep dasar atau pengetahuan dasar ilmu-ilmu sosial. Seperangkat konsep-konsep dasar atau pengetahuan dasar ilmu-ilmu sosial secara interdisiplin atau multi disiplin dipergunakan sebagai alat bagi pendekatan dan pemecahan problemaproblema yang timbul dan berkembang dalam masyarakat. Di lain pihak.gan ras dan pergolakan politik merupakan masalahmasalah sosial yang harus diihat serta ditanggulangi dengan segala aspek pengetahuan yang tezjalin satu sama lam. berarti proses pendalaman bidang-bidang ilmu menuju ke arah spesialisasi keahlian telah herlangsung. Perbedaan itu terjadi pada pendekatan bidang studinya saja. diharapkan para mahasiswa akan mampu mengorientasikan diri berkat penghayatan akan arah perkembangan dalam masyarakat.

mampu berpikir logis. pedagang. Kemampuan profesional adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Bahwa hakikat Pembangunan Nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan seluruh masyarakat Indonesia. yaitu kelanjutan dan ―politik balas budi‖ (etische politiek) yang dianjurkan oleh Conrad Theodore Van Deventer. 2. kemasyarakatan dan kenegaraan (Pancasila). material dan spiritual berdasarkan Pancasila. metode dan sistematik any a. yang menyangkut ruang lingkup. Kernampuan akademik adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah. baik lisan maupun tertulis. Dengan kemampuan mi para tenaga ahli diharapkan memiiki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya. dan keahlian lain dalarn tujuan eksploitasi kekayaan negara.sistematis dan analitis. Dalam pengertian mi maka manusia . Kemampuan personal adalah kemampuan kepribadian. bertujuan menghasilkn tenaga-tenaga trampil untuk menjadi ―tukang-tukang‖ yang mengisi birokrasi mereka di bidang administrasi. teknik. LATAR BELAKANG ILMU SOSIAL DASAR Latar belakang diberikannya Ilmu Sosial Dasar (ISD) dimulai banyaknya kritik-kritik yang ditujukan pada sistem pendidikan di perguruan tinggi oleh sejumlah cendekiawan terutarna sarjana pendidikan.oriented dalam rangka pendalaman ilmu-ilmu sosial itu secara teoritis. serta merniiki pandangan luas dan kpekaan terhadap berbagai rnasalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia. Mereka rnenganggap sistern pendidikan yang tengah berlangsung saat mi. akadernik dan profesional. Dengan kern ampuan mi para tenaga ahli diharapkan memiiki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap. yang merata. memahami dan mengenal nilai-nilai keagamaan. I) Tenaga ahli yang dihasilkan oleh perguruan tinggi dharapkan memiiki tiga jenis kemampuan yang meliputi personal. tingkah laku dan tindakan yang mencerrniñkan kepribadian Indonesia. Kita telah mengetahui bahwa Pembangunan Nasional bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. kritis. sosial dan kehudayaan. menguasai peralatan analisa.pengantar-pengantar ilmu-ilmu sosial disajikan secara subject. berhau kolonial dan masih merupakan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda. mernpunyai kemampuan konsepsional untuk mengiden tifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi serta mamPu menawarkan alternatif pemecahannya.

Di sini terjadi perobahan orientasi budaya yang kadang-kadang menimbulkan dampak terhadap tata nilai masyarakat yang Sedang menumbuhkan identitasnya sendiri sebagai bana. sementara pada saat yang sama pembangunan ekonomi harus mereka laksanakan. Ketiga. Oleh karena itu diperlukan sikap yang . sedangkan negara-negara sedang berkembang saat mi terpaksa bergelut dengan masalah nation building yang rumit. seperti suku bangsa. telah menimbulkan berbagai masalah di bidang sosial dan ekonomi. hampir semua pioneers itu ditandai oleh sifat homogenitas daripada keadaan sosial dan kulturalnya. Dalam jangka panjang.‘ Namun upaya-upaya pembangunan yang dilaksanakan pada saat ini –khususnya pada negara-negara sedang berkembang – menghadapi tantangan yang berat. sebagai pioneers. terutama Indonesia. agama dan sebagainya. melainkan juga kualitas lain yang memungkinkan seseorang berkembang menjadi manusia utuh. yang ingin dicapai bukan hanya kualitas teknis yang sangat diperlukan untuk mendukung proses lepas-landas. bobot penduduk yang mereka hadapi tidaklah seberat yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkembang saat mi. Perkembangan penduduk yang tinggi. membawa pengaruh yang besar terhadap intensitas kontak budaya dengan kebudayaan dan luar. Pertama. Dalam kondisi di mana kemajuan dalam bidang teknologi komunikasi massa dan transportasi sudah Sedemikian majunya. terutama pada akhir – akhirini. apalagi pendidikan teknologi seperti yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkembang saat mi. Untuk itu perlu dilakukan berbagai upaya sehingga manusia bukan merupakan beban pembangunan. tetapi menjadikan manusia modal atau asset (terpenting) bagi pembangunan. dengan latar belakang sosiokultural yang beraneka ragam. sementara kemampuan mereka untuk menghadapinya tetap tidak tinggi.bukan hanya menjadi obyek pembangunan. Studi-studi yang cermat membuktikan betapa upaya pembangunan di abadabad lalu relatif lebih mudah dibandingkan dengan abad 20. serasi dan Seimbang antara kebutuhan jasmani dan rohani. yaitu manusia yang memiiki sikap hidup yang selaras. Kedua. negara-negara Barat tidak menghadapi masalah pemilihan teknologi. Dalam masalah kependudukan pemikiran mi menjadi jelas: bagaimana menjadikan jumlah penduduk yang besar sebagai modal pembangunan dan bukan hanya beban pembangunan. Masyarakat Indonesia adalah merupakan masyarakat majemuk yang tercermin dalam berbagai aspek kehidupan. tetapi yang terpenting adalah bahwa manusia itu menjadi subyek pembangunan.

dan merniliki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain. bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya. tidak diwajibkan mengikuti mata kuliah yang bersangkutan. b.mampu mengatasi ikatan-ikatan primordial. yang meliputi mata kuliah: Ilmu Alamiah Dasar (TAD) Ilmu Sosial Dasar (ISD) Ilmu Budaya Dasar (IBD). jenjang pendidikan dan ujian-ujian. mempertinggi kebanggaan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia. kesukuan dan kedaerahan tersebut sehingga integrasi nasional tetap terpelihar. sehingga dapat memperkuat semangat kebangsaan. berkenaan dengan lingkungan alamiah. Secara spesifik program Mata Kuliah Dasar Umum. . meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Keempat mata kuliah kelompok pertama terse but merupakan mata kuliah intra kurikuler yang diwajibkan kepada semua mahasiswa. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kelompok kedua diharapkan dapat membantu kepekaan mahasiswa. ILMU SOSIAL DASAR SEBAGAI KOMPONEN MKDU Mata Kuliah Dasar Umum di perguruan tinggi di Indonesia dikelompokkan menjadi 2 (dua) bagian. yang dinilai dan ikut menentukan kenaikan tingkat. Kelompok pertama diharapkan memberi dasar pedoman -pedoman untuk bertindak sebagai warga negara yang terpelajar. yang meliputi mata kuliah : 1) Agama 2) Pancasila 3) Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa 4) Kewiraan. mempertebal rasa cinta Tanah Air. 3. lingkungan sosial dan lingkungan budaya. bertujuan menghasilkan warga negara sarjana yang berkualifikasi sebagai berikut : a. Memiiki wawasan Sejarah Perjuangan Bangsa. Ketiga mata kuliah dasar tersebut di atas diberikan kepada semua mahasiswa dengan ketentuan bahwa mahasiswa bidang pengetahuan keahlian yang berada dalam ruang lingkup salah satu mata kuliah dásar tersebut.

1) Sebagai mata kuliah dasar urnurn. Sebagai usaha membantu perkembangan kepribadian mahasiswa agar mampu berperan sebagai anggota masyarakatdan bana serta agama. limu Sosial Dasar bertujuan membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian mahasiswa agar rnemperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dan setiap anggota golongan terpelajar Indonesia. sehingga dengan demikian memudahkan mereka berkomunikasi. Memberi pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir secara interdisipliner dan mampu memahami pikiran dan ahli-ahli berbagai ilmu pengetahuan. demikian pula untuk memenuhi tuntutan masyarakat dan negara. Jadi pendidikan umum yang menitik-beratkan pada usaha untuk mengembangkan kepnibadian mahasiswa. e. pada dasarnya berbeda dengan mata kuliah-mata kuliah bantu yang bertujuan untuk menopang keahlian mahasiswa dalam disiplin ilmunya. 2. 3. Berjiwa Pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan memiliki integritás kepribadian yang tinggi. politik. maupun tentang lingkungan alamiah serta secara bersama-sama berperan serta di dalam pelestariannya. Memiiki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-€ama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya. yang mendahulukan kepentingan Nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia. Tujuan dan pendidikan umum di perguruan tinggi adalah: 1. Memiiki wawasan komprehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi permasalahan kehidupan balk sosial. d. maka diselenggarakan program-program pendidikan umum.c. ekonomi.‘ Menghadapi masalah-masalah dalam penyelenggaraan tndharma perguruan tinggi. pertahanan keamanan maupun kebudayaan. Untuk menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap masalah-masalah dan kenyataan-kenyataan sosial yang timbul dalam masyarakat. Demikian pula berbeda dengan pendidikan keahlian yang bertujuan untuk mengembangkan keahlian mahasiswa dalam bidang/disiplin ilrnunya. khususnya berkenaan dengan sikap dan tin gkah laku manusia dalarn menghadapi manusia-manusia lain serta sikap dan tingkah laku nianusia terhadap manusia yang bersangkutan. .

Adanya beraneka ragam golongan dan kesatuan sosial dalam masyarakat yang masing-masing mempunyai kepentingan kebutuhan serta pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku sendini. antropologi sosial. ilmu politik. Berdasarkan ruang lingkup kajian sebagaimana tersebut di atas. maka ada 2 rnasalah yang dapat dipakai sebgai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang Iingkup pembahasan mata kuliah ilmu Sosial Dasar. tetapi juga adanya amat banyak persamaan kepentingan kebutuhan serta persamaan dalam pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku yang menyebabkan adanya pertentangan-pertentangan maupun hubungan-hubungan setiakawan dan kerjasama dalam masyarakat itu. Dengan demikian. ekonomi. sosiologi. yaitu ke dalam beberapa pokok bahasan dan sub-pokok bahasan. kiranya masih memerlukan penjabaran Iebih lanjut untuk bisa dioperasionalkan. persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan.2 4. khususnya masalahmasalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia. maka perkuliahan Ilmu Sosial Dasan dibagi ke dalam 8 (delapan) Pokok Bahasan (masing-masing dengan sub Pokok Bahasan).‘ Berdasarkan Konsonsium Antar Bidang. Adanya berbagai aspek pada kenyataan-kenyataan yang bersama-sama merupakan suatu masalah sosial.Tegasnya Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah -masalah sosial. konsep. 2. RUANG LINGKUP PEMBAHASAN Berpangkal pada tujuan di atas. dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta. sehingga dan perkuliahan tersebut kepada mahasiswa diharapkan :2 1. psikologi sosial dan sejarah). Mempelajani dan menyadari adanya berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan . sebagai pendekatan tersendin. Sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar. maka kuliah Ilmu Sosial Dasar inerupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk melengkapi gejalagejala sosial agar daya tangkap (tanggap nilai). teori) yang berasal dan berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial (seperti geografi sosial. sehingga biasanya suatu masalah sosial bisa ditanggapi dengan pendekatan yang berbeda-beda oleh bidangbidang pengetahuan keahlian yang berbeda-beda. yaitu: 1. maupun gabungan (antar bidang).

Mengkaji masalah-masalah kependudukan dan sosialisasi serta menyadani identitasnya sebagai pemuda dan mahasiswa. Menurut umum atau warga masyarakat bahwa segala Sesuatu yang menyangkut kepentingan umum adalah masalah sosial. Mempelajari usaha pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh manusia untuk memanfaatkan kemakmur. Mempelajari hubungan antara warga negara dan negara. 8. Mempelajari dan menyadari adanya masalah-masalah mdividu. 5. masalah ekonomi. 7. keluarga dan masyarakat. masalah agama. Masalah – masalah sosial yang dihadapi oleh setiap masyarakat manusia tidaklah sama antara yang satu dengan lainnya. 5. Perbedaan – perbedaan itu disebabkan oleh perbedaan tingkat perkembangan kebudayaan dan masyarakatnya. serta selalu ada kaitannya dçngan hubunganhubungan manusia dan dengan konteks-konteks normatif di mana hubungan-hubungan manusia itu terwujud (Nisbet. Menurut para ahli masalah sosial adalah suatu kondisi atau perkembangan yang terwujud dalam masyarakat yang her. rnasalah politik. ataupun masalah-masalah lainnya. Masalahmasalah tersebut dapat terwujud sebagai : masalah sosial. 2. 3. 4. Mempelajari hubungan antara pelapisan sosial dan persamaan derajat.2. Pengertian masalah sosial ada dua pengertian 1. Yang membedakan masalah-masalah sosial dan masalahmasalah lainnya adalah bahwa masalah-masalah sosial selalu ada kaitannya yang dekat dengan nilai-nilai moral dan pranata-pranata sosial. MASALAH . dan keadaan lingkungan alamnya di mana masyarakat itu hidup. . dasarkan atas studi mereka mempunyai sif at yang dapat menimbulkan kekacauan terhadap kehidupan warga masvarakat secara keseluruhan.. masalah moral.MASALAH SOSIAL DAN ILMU SOSIAL DASAR. an dan pengurangan kemiskinan. Contoh : masalah pedagang kaki lima di kota-kota besar di Indonesia. 6. Mempelajari masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan. Mempelajari dan menyadari adanya pertentangan-pertentangan sosial bersamaan dengan adanya integrasi rnasyarakat. 1961).

membutuhkan bantuan orang lain untuk memecahkan berbagai masalah. masalah-masalah sosial dapat di definisikan sebagai: Sesuatu kondisi yang mempunyai pengaruh terhadap kehidupan sebagian besar warga masyarakat sebagai sesuatu yang tidak diinginkan atau tidak disukai dan yang karenanya dirasakan perlunya untuk diatasi atau diperbalki. sesuatu masalah yang digolongkan sebagal masalah sosial oleh para ahli belum tentu dianggap sebagai masalah sosial oleh umum. minum. ahli sosiologi dan ahli antropologi akan menyatakan bahwa pedagang kaki lima di kota-kota menjadi sumber utama dan suatu kondisi di mana kejahatan dengan mudah dapat terjadi. maka masalah-masaláh sosial liii pengertiannya terutama ditekankan pada adanya kondisi atau sesuatu keadaan tertentu dalam kehidupan sosial warga masyarakat yang bersangkutan. Sebaliknya ada juga masalah-masalah yang dianggap sebagai masalah sosial oleh umum tetapi belum tentu dianggap sebagai masalah sosial oleh para ahli. dan sebagainya). Sebaliknya para ahli perencanaan kota. dan di lain pihak para pembeli yaitu para warga masyarakat dengan mudah memperoleh pelayanan dan dengan harga yang pantas untuk taraf ekonomi mereka dan para pedagang kaki lima. Dengan demikian. Perwujudan mi adalah suatu kondisi atau keadaan di mana manusia itu hidup di dalam masyarakat. Dalam usaha-usaha untuk pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Sedangkan ukuran-ukuran yang dipakai oleh para warga masyarakat yang bersangkutan untuk menilai dan mewujudkan tingkah laku mereka adalah model-model dan kebudayaan yang telah mereka punyai. Kondisi atau keadaan sosial tertentu. bernafas. Kondisi-kondisi itu bukan sesuatu yang tetap tetapi Selalu dalam proses perubahan. manusia menggunakan kebudayaan sebagai model. dan sebagainya). sebenarnya merupakan proses hasil dan prôses kehidupan manusia yang berusaha untuk menienuhi kebutuhan-kebutuhan jasmaniahnya (manusia harus makan.model petunjuk di dalam menggunakan lingkungan alamnya dan sosialnya di masyarakat. dan sebagainya).Menurut definisi umum.but dapat memperoleh nafkah untuk dapat melangsungkan kehidupannya. karena di satu pihak para pedagang kaki lima terse. Suatu kondisi yang tidak disukai oleh para warga masyarakat pada hakikatnya tidak biasa berlaku atau cocok dengan kebudayaan mereka. dan kebutuhan-kebutuhan kejiwaan (untuk dapat merasakan aman dan tenteram. Berdasarkan pengertian di atas. pedagang kaki lima bukan masalah sosial. yaitu yang ada dalam kepala mereka masing-masing yang belum tntu telah berubah sesuai dengan perubahan kondisi . mernbutuhkan cinta kasih dan sayang. kebutuhan-kebutuhan sosial (berhubungan dengan orang lain. buang air. mengadakan hubungan kelamin. Oleh karena itu dengan mengikuti batasan yang lebih tegas dikemukakan oleh Lesile (1974).

pusat studi-studi dan disiplin-disiplin ilmu-ilmu sosial tersebut bukanlah pada masalah-masalah sosial itu sendiri. tetapi di lain pihak dianggap sebagai sesuatu yang menguntungkan oleh misalnya para pengurnpul barang bekas dan para pengumpul puntung rokok. ada perIedaan antara kerangka untuk interpretasi subyektif dan para warga dengan kenyataan-kenyataan obyektif dalam mana mereka itu hidup. Di masa lampau. Dengan kata lain.yang mereka hadapi dalam kehidupan sosial mereka sehari-hari. seperti antropologi. berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang tergolong dalam ilmu-ilmu sosial. kesehatan. sosiologi. Di dalam kenyataannya. Sedangkan masalah-masalah sosial diihat sebagai hasil atau akibat dan adanya proses perubahan sosial dan perubahan kebudayaan. atau bahkan dirasakan oleh yang lainnya. para warga masyarakat yang biasanya peka terhadap adanya masalahrnasalah sosial adalah para ahli filsafat. Masalah-masalah sosial dan Ahli Ilmu Sosial Masalah-masalah sosial telah menghantui manusia sejak adanya peradaban manusia. berlangsung dengan tenang ataupun berlangsung dengan kekacauan. Perubahan sosial dan perubahan kebudayaan adalah prosesproses yang secana tetap dan terus-menerus dialami oleh setiap masyarakat manusia. komunikasi.an dan kenyataan-kenyataan obyektif yang ada dalam kondisikondisi di mana mereka hidup. karena dianggap sebagai mengganggu kesejahteraan hidup mereka. menjadikan masalah-masalah sosial sebagai ruang lingkup studi mereka masingmasing. menganalisa. .1 a. Sesuatu kondisi yang dianggap sebagai suatu yang menghambat atau merugikan oleb sejumlah warga masyarakat. tetapi pada usaha untuk memahami hakikat manusia menurut perspektif masing-masing. pada waktu belum ada ahli ilmu-ilmu sosial. Dengan demikian terdapat suatu ketidakcocokan antara pengetahuan kebuday a. ahli politik dan kenegaraan. Walaupun demikian. belum tentu dirasakan oleh sejumlah warga masyarakat yang lain dan masyarakat tersebut. Misalnya masalah sampah : Sampah yang bertebaran di mana-mana di sebagian kota dirasakan Sebagai merugikan kebersthan. memahami dan memikirkan cara-cara untuk mengatasinya. Di samping hal di atas. pemuka agama. Sehingga merangsang para warga masyarakat untuk mengidentifikasikan. keindahan dan ketertiban oleh sejumlah warga kota. masalah-masalah sosial tidak dirasakan oleh setiap warga masyarakat secara sama. sebagai Sesuatu yang mengiantungkan. politik. cepat atau lambat. psikologi sosial.

Gerson (1969) dan Brodley (1976). Basic Social Sciences atau ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah gabungan dan bermacam-macam disiplin ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan.2 b. berarti konsep-konsep dan teori-teori berkenaan dengan hakikat manusia dan masalah-mäsalahnya yang telah dikembangkan dalam ilmu-ilmu sosial akan digunakan. ia bukan merupakan satu disiplin ilmu pengetahuan. maka masalah-masalah yang dibahas tersebut akan clikaji menurut perspektif masyarakat yang bersangkutan. Sedangkan dengan menggunakan kacamata subyektif. Begitu juga. menyajikan suatu pemahaman mengenai hakikat manusia sebagai makhluk sosial dan masalah-masalahnya dengan menggunakan suatu kerangka pndekatan yang meithat sasaran studinya tersebut sebagai suatu masalah obyektif dan juga menggunakan kacamata subyektif. ilmu-ilmu sosial (social sciences) atau ilmu-ilmu budaya (humanities). menurut mereka.Sejumlah ahli ilmu-ilmu sosial seperti Merton dan Nisbet (1961). 3. 2. merasakan bahwa dengan menggunakan pendekatan masalahmasalah sosial sebagai kerangkanya maka hakikat masyarakat dan kebudayaan manusia akan lebih dapat dipahami. Kalau IPS . Dengan begitu antara ilmuilmu sosial dan ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) tidak terdapat perbedaan yang prinsipil. Materi IPS adalah ilmu-ilmu sosial yang disederhanakan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran pada tingkat sekolah dasar dan menengah. Sumber dan semua ilmu pengetahuan adalah phiosophia (filsafat). RANGKUMAN: 1. berbagai pemikiran yang secara masuk akal dapat dipertanggungjawabkan yang berkenaan dengan usaha-usah a untuk memperbaiki masalah-masalah sosial tersebut akan lebih dapat dikembangkan. warga masyarakat dan negara Indonesia. Denzin (1973). Social Studies atau fimu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah paham studi sosial. Diharapkan dengan gabungan kacamata obyektif dan subyektif in akan mewujudkan adanya kepekaan mengenai masalah-masalah sosial yang disetai dengan penuh rasa tanggung jawab dalam kedudukannya sebagai warga masyarakat ilmiah. sekaligus Sebagai sarana untuk mencari jalan ke luar dalam pemecahan masalah yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. apakah itu ilmu-ilmu sosial alainiah (natural sciences). dan yang dibandingkan dengan kacamata pengkaji atau masing-masing mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Ilmu Sosial Dasar. Dengan menggunakan kacamata obyektif. Masalah-rrzasatah Sosial dun [imu Sosial Dasar fimu Sosial Dasar sebagai suatu mata kuliah.

6. Melalui penelaahan dan pendalaman subject-oriented tersebut. 7. berarti proses pendalaman bidang-bidang ilmu menuju spesialisasi! keahlian telah berlangsung.diprogramkan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran pada tingkat Sekolah Dasar dan Menengah. 5. Tujuan ilmu Sosial Dasar ialah membantu perkembangan wawasan pernikiran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dan setiap anggota golongan terpelajar Indonesia.ISD diprogramkan sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di Perguruan Tinggi. tetapi hanyalah suatu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dan masalahmasalah yang terwujud daripadanya. khususnya berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia-manusia lain serta sikap dan tingkah laku manusia lain terhadap manusia yang bersangkutan. Kelompok pertama diharapkan memberi dasar pedoman-pedoman untuk bertindak sebagai warga negara yang terpelajar. lingkungan sosial. yang meliputi mata kuliah: 5) Ilmu Alamiah Dasar (lAD) 6) Ilmu Sosial Dasar (ISD) 7) Ilmu Budaya Dasar (IBD). Pengantar-pengantar Ilmu Sosial mengemban tugas untuk memberi bekal pengetahuan teoritis ilmiah pada bidang ilmu tertentu yang bersifat subject oriented. Mata Kuliah Dasar Umum di perguruan tin ggi di Indonesia. Keempat mata kuliah kelompok pertama tersebut merupakan mata kuliah intra‘kurikuler yang diwajibkan kepada Semua mahasiswa. dan lingkungan budaya. yang meliputi mata kuliah Agama Pancasila Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa Kewiraan. Kelompok kedua dtharapkan dapat membantu kepekaan mahasiswa berkenaan dengan lingkungan alamiah. yang dinilai dan ikut menentukan kenaikan tingkat. jenjang pendidikan dan ujian-ujian. 4. dikelompokkan menjadi 2 (dua) bagian. Ilmu Sosial Dasar bukanlah suatu disiplin ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri. Istilah pengetahuan mempunyai pengertian yang .

menunjukkan adanya kelonggaran dalam batas dan kerangka berpikir dan penalaran. maka istilah ilmu pengetahuan telah digunakan karena mencakup suatu pengertian mengenai suatu sistem berpikir dan penalaran yang mempunyai suatu kerangka pendekatan men genai masalah-masalah yang menjadi sasaran perhatiannya. .

MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN 1. pemeliharaan kesehatan penduduk termasuk usaha-usaha imunitas menjadi lebih terjam m. Hal itu dimungkinkan oleh adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. secara legal dilakukan melalui adopsi anak/bayi. Termasuk salah satu di antaranya ilmu kedokteran juga berkembang. Penduduk dunia dun masalahnya Pada awal zaman modern sampai kira-kira tahun 1650. . PERTUMBUHAN PENDUDUK DAN MIGRASI a. penduduk dunia telah mencapai 500 jutajiwajumlahnya(lihat tabel 1). Sejak zaman inilah penduduk dunia terus meningkat dengan cepat. kekurangan penduduk berusia muda sebagai generasi penerus. sampai ia tumbuh subur dan akhirnya bersuami/heristeri dan mempunyai anak dan cucu. Kemungkinan menambah penduduk berusia rnu da sebagai generasi penerus bagi negara-negara Eropa Barat khususnya. Akan tetapi pada galibnya tidak semua negara di dunia mengalarni pertumbuhan penduduk yang demikian pesat.BAB II PENDUDUK. Berkat kemajuan ilmu kedokteran. Dengan begitu negara mi lncrnpunyai masalah penduduk bukan pertumbuhannya. bahkan Jerman Barat cenderung memiliki Iebih sedikit jumlah penduduk berumur muda. tidak terkecuali bayi-bayi dan Indonesia. Kita sering mendengar praktek adopsi yang tidak wajar bagi bayi-bayi Asia. dibandingkan dengan jumlah penduduk dewasa. tetapi. Oleh karena itu tingkat kematian bayi-bayi yang lahir menjadi lebih rendah. Negara-negara Eropa Barat pada abad 20 mi cenderung mengalami kondisi stasioner.

DGI—BKKBN Jakarta 1982.000 juta 1.000 — 7.TABEL I PERKIRAAN DAN PROYEKSI PENDUDUK DUNIA TAHUN 8.600 juta 5. anak-anak/bayi itu diperjualbelikan.500 juta 3.000 SM 1.500 juta Sumber: Buku Paket Latihan Pendidikan Kependudukan.600 juta 4. Pendidikan dan Keseha tan di negara-negara berkembang 1) Pendidikan Penduduk pedesaan.000 juta 3. 1650 1800 1850 1900 1930 1950 1960 1970 1980 1990 2000 JUMLAH JIWA 10 juta 250 juta 500 juta 900 juta 1.700 juta 6. laksana zaman perbudakan. Asia dan Amerika Latin sebagaian besar tidak rnemperoleh kesempatan rnencmpuh jenjang pendidikan di sekolah. akibat dan kondisi kcrniskinannya. b.500 juta 2. Peluang untuk mengadopsi anak-anak/bayi Asia disalahgunakan oleh sindikat-sindikat gelap. terutama anak-anak usia sekolah di negara-negara berkembang di Afrika. .000 juta 2.

ding (Afrika Barat) mencatat gradasi persentase anak-anak sekolah bergantung pada fungsi pekenjaan ayah seorang anak. Asia Tenggara.ikan bahwa 58% anak-anak pedesaan miskin di Delhi India. Semakin tinggi status/jabatan pekerjaan semakin tinggi pula jumlah persentase anak-anak yang masuk sekolah. mengungkapkan bahwa 45% dan orang tua penghuni kampung miskin. kasuskasus.pendenita kekurangan vitamin A yang menonjol.Suatu hasil survei UNICEF mernbukt.10 tahun terdaftar pada sekolah dasar. Penyakit-peny akit menular seperti tuberkulosis. bany ak menyerang penduduk di daerah pemukiman kampungkampung miskin di perkotaan. Sedangkan suatu studi di Abijan ibukota Republik Pantai Ga. 43% berasal dan anak-anak pedagang. persentase mi segera menurun menjadi 33% bagi kampung-kampung miskin. Data lapang menunjukkan 73% anak-anak usia sekolah berasal dari kelompok ayah sebagai staf menengah. Di Karachi (Pakistan) 50% anak usia sekolah berumur antara 5 . termasuk merawat adik yang masib kecil. Lap oran-laporan UNICEF j uga men gungkapkan bahwa penyakit polioyelitis banyak . antara lain di Kalkua (India) dan di Ibadan di Nigeria bagian barat (Afrika Barat). 27% lainnya berasal dan anak-anak petani. dan 20% lainnya karena anakanak mereka hams menolong menyelesaikan pekerjaan di rumah. Di negara-negara berkembang terdapat variasi sanak-anak usia sekolah yang mendapat kesempatan dalam pendidikan formal. persentase kanak-kanak untuk rnasuk sekolah sebesar 38%. menyatakan anakanaknya tidak bersekolah karena alasan tidak mampu membayar uang sekolah. Parasit-parasit usus penyebab penyakit cacingan (Askaris) banyak diderita oleh anak-anak di perkampungan iniskin di Lagos (ibukota Nigeria). India bagian selatan. Di pedesaan sekitar Dakar ihukota Senegal (Afrika Barat). Bahkan yang lebih tragis. Di samping unsur tekanan ekonomi. Hasil survei yang sama di karnpung miskin di kota Madras India. Penderita kebutaan dan anemia pada tipe dan tingkatan tertentu. Di Honduras (Amerika Latin). misalnya terjadi pada anak-anak di negara-negara Asia Selatan. seperti Birma. desa itu tidak memiliki sekolah dasar. amat sering kedapatan menderita kurang vitamin A. penduduk pedesaan miskin paling sening kekurangan bangunan sekolah dan guru yang memenuhi syarat. dan 31% terikat dalam kerja rumah tangga. Srilangka. Indonesia dan Malaysia. tidak hersekolah karena orang tua mereka tidak mampu membayar biaya sekoIah. 72% dan anak-anak usia 7 sampai 14 tahun dapat bersekolah. 2) Kesehatan Penduduk usia muda pada negara-negara berkembang.

Beberapa survei konsumsi makanan dilakukan di Asia menunjukkan bahwa pemakaian kalori rata-rata penduduk berada di bawah tingkat yang dibutuhkan di beberapa negara. Pakistan. Tabu dan pantangan seperti itu berlaku mulai dan kehamilan 7 bulan sampai 50 han sesudah kelahiran. Laporan UNICEF tahun 1983 mengungkapkan bahwa hanya 1% saja dan anak-anak di dunia yang tegas-tegas menderita kurang gizi. pada saat itulah disadari oleh seseorang bahwa ia telah terjangkit penyakit lepra atau kusta. Bersumber dan pada konsultan kesehatan dari World Health Organization (WHO) di Zimbabwe (Desember 1983) ditemukan kurang lebih sejuta penderita penyakit lepra atau kusta di seluruh wilayah Zimbabwe. Sidang pertama kalinya diselenggarakan di Accademia dei Lincei di Rorna. Terdapat indikasi-indikasi bahwa penyakit mi telah merambat pada anak-anak usia 7 tahun. atau lahir dengan ketahanan tubuh yang rapuh. Sebanyak 58% dan anakanak cacat di Kenya sebagai akibat polioyelitis. Baru ada tanda-tanda bisul kecil atau koreng. Indonesia. Resiko dan melakukan tabu dan pantangan seperti itu para ibu hamil harus menanggung kekurangan protein hewani. pada tahun 1969. Fiipina dan Thailand. atas undangan . 3) Perhatian para negarawan dan ilmuwan terhadap masalah pen duduk dunia Para negarawan dan ilmuwan sungguh-sungguh menyadani dan telah memperhitungkan betapa besar bencana yang ditimbulkan oleh ledakan penduduk dunia.diderita oleh anak-anak di Srilangka dan Kenya (Afnika Timur). pada tahun 1968. Hal semacam itu berlaku di kalangan masyarakat di beberapa daerah di Burma. dan boleh jadi akan melahirkan bayi-bayi cacat dan lahir. Akan tetapi lebih dan 25% anak-anak di negaranegara berkembang menderita kekurangan gizi yang tidak ketahuan. Faktafakta di lapangan membuktikafl bahwa penduduk negara-negara berkembang kekurangan makanan berkadar protein hewani. Malaysia dan Fiipina. sidang kedua diselenggarakan di Wina. Salah satu sebab membuktikan bahwa di beberapa kalangan masyarakat pedesaafl masih berlaku ―tabu‖ yang melarang memakan ikan. dimungkinkan oleh fasiitas injeksi yang tidak memadai. sebagai penyebab mengapa mereka tidak dapat tertolong. Malaysia. antara 8 sampai 40 tahun. Keistimewaafl penyakit mi penularannya tidak diketahui pasti. buah-buahan dan sayur – mayor. Berdasarkan estimasi perkembangan penduduk dunia yang sangat mencemaskan itu lahirlah Kelompok Roma (Club of Rome). justru terhadap mereka yang menderita kurang gizi tidak ketahuan itu. Pemakaian protein total sangat rendah seperti yang dialami penduduk di India. Penyakit itu menyerang penduduk pada usia produktif. biasanya pada kaki.

‖ Sidang-sidang berikutnya: tahun 1970 di Swiss. memadamkan eksplosi penduduk. Metodologi sistem dinamik itu sebagai karya rintisan Prof. Dennis L. tahun 1971 di Jouy. Tim Studi inteinasional itu beranggotakan 17 orang. Kelompok Roma melakukan studi internasional selama 18 bulan dengan biaya dan Yayasan Volkswagen di Jerman. Metode kerjanya menggunakan jasa komputer. Perancis dan bulan Oktober 1973 diselenggarakan di Tokyo Jepang. diketuai oleh Dr. dan membeni daya gerak yang diperlukan bagi usaha-usaha pembangunan. (5) dan makin rusak alam lingkungan. Model dunia mi secara khusus dibuat untuk mempelajari kelakuan kelima unsur dominan. serta mempelajari berbagai pengaruh timbal balik terhadap sistem dunia dalam jangka panjang. yaitu (1) penduduk yang makin bertambah (2) makin pesat industrialisasi (3) produk pertanian (4) makin habis sumber-sumber alam yang tak tergantikan.Kanselir Austria. . kaitmengkait. Pengetahuan bahwa struktur setiap sistem banyaknya hubungan yang bersif at berputar. Sejalan dengan itu pada tahun 1969. adalah suatu model menurut Dynamica System yang merupakan metode baru untuk memahami kelakuan dinamis dan sistemsistem yang kompleks. daya tahan dan keseimbangan bumi kita akan mencapai batas kemampuan terakhir. Meadow dan Massachusetts Institute of Technology (MIT). Dan studi tersebut dapat ditanik kesimpulan bahwa apabila kondisi-kondisi yang berlaku sekarang mi dibiarkan kadaluwarsa. maka dalam waktu 100 tahun saja. memperbaiki alam lingkungan manusia. The Limits to Growth (Batas-batas Akhir Pertumbuhan Dunia) merupakan gerakan tahap pertama dan proyek internasional itu. 4) Interaksi eksponensial dan lima variabel yang dominan. Sekretaris Jenderal PBB (pada waktu itu U Than) menyatakan bahwa bagi anggota PBB ―barangkali hanya tinggal sepuluh tahun lagi untuk menekan pertikaianpertikaian lama mereka. serta melancarkan suatu kerjasama semesta untuk mengekang perlombaan senjata. Jay Forrester dan MIT. dekat Paris. ml berarti akan lumpuhlah sistem-sistem pendukung dan pembangkit tatanan kehidupan di muka bumi mi. yang lebih dikenal dengan Model Dunia Promotif.

lingkungan perkotaan mengalami pencemaran cukup berat. Harga-harga pangan akan melambung tinggi. Penduduk bertambah. Semakin bertamhah manusia. cenderung makin berkurang Ia. Produksi pangan tidak mencukupi kebutuhan hidup manusia. di samping modal yang cukup. limbah industri dan limbah rumah tangga. Produksi pangan seolah-olah tidak punya arti apa-apa.Kelima vaniabel yang dominan membuktikan saling mempengaruhi satu sama lain. cenderung makin berkurang Ia. melainkan diawali dengan berbagai gejala Sebelum kebutuhan tanah pertanian melebihi dan cadangan ta. akan semakin terasa pula ―Ia. Peningkatan produksi pangan akan berkait dengan penyediaan lahan dan tata air/irigasi teknis yang mamadai. mineral/barang tambang dan bahanitu yang paling subur dan paling rnudah dijangkau oleh manusia telah digarap secara turun temurun dan terus menerus. Krisis kekurangan tanah pertanian tidaklah muncul Secara tiba-tiba. memungkinkan segera meningkat pula kebutuhan akan sumber-sumber alam berupa: hutan.par lahan‖ baik untuk perumahan maupun untuk kegiatan pertanian. air. akan semakin terasa pula ―Ia. Beberapa contoh akibat sernakin banyak sampah organik dibuang ke luar Baltik yang kemudian membusuk. akibat pertumbuhan penduduk eksponensial. begitu muncul akan hilang lenyap ditelan lautan manusia. .par lahan‖ baik untuk perumahan maupun untuk kegiatan pertanian. kebutuhan sandang pangan dan papan/penumahan harus bertambah. Kini ancaman polutan bagi umat manusia yang sangat serius datang dan sampah-sampah organik. Diperkirakan pada saat jumlah penduduk dunia menjadi dua kali lipat.2 milyar hektar tanah yang potensial baik untuk pertanian. Semakin bertamhah manusia. Pada dimensi lain.han pertanian dan pemukiman. penduduk perkotaan juga diancam oleb membengkaknya polutan (Zat-zat pencemar yang menimbulkan polusi) sampah. Bumi kita mempunyai kira-kira 3. Krisis berikutnya segera menyusul. sehingga pada saatnya terjadi bahaya kelaparan. kadar zat asam di dalam air laut terus menerus berkurang. tidak terkecuali ikan. Dan segi lain. akan dihadapi krisis kekurangan tanah yang serius. nah yang masih ada. akibat bertambahnya penduduk dunia yang diiringi dengan peningkatan taraf hidup. Separuh dan luas tanah itu yang paling subur dan paling rnudah dijangkau oleh manusia telah digarap secara turun temurun dan terus menerus. Pada sisi lain.han pertanian dan pemukiman. Hal mi berakibat akan mematikan makhluk-makhluk hidup di laut. bersumber dan knalpot-knalpot kendaraan bermotor yang memuntahkan produk-produk korban dioksida setiap saat.

nah yang masih ada. sehingga pada saatnya terjadi bahaya kelaparan. kadar zat asam di dalam air laut terus menerus berkurang. Krisis berikutnya segera menyusul. dan terjadiiah keruntuhan kehidupan di dunia. . Hal mi berakibat akan mematikan makhluk-makhluk hidup di laut. Satu contoh. akan dihadapi krisis kekurangan tanah yang serius. maka daya pikul dunia akan dilampaui. limbah industri dan limbah rumah tangga.Diperkirakan pada saat jumlah penduduk dunia menjadi dua kali lipat. Harga-harga pangan akan melambung tinggi. betapa haus manusia akan sumber-sumber alam. Pada tahun 1971 mereka melahap gas alam sebanyak 23 bilyun kaki kubik. Alpa untuk melestarikan lingkungannya. Apalagi bila umat manusia lupa akan sifat-sifat alami. Produksi pangan seolah-olah tidak punya arti apa-apa. begitu muncul akan hilang lenyap ditelan lautan manusia. air dan tanah. terutama hutan. tidak terkecuali ikan. bersumber dan knalpot-knalpot kendaraan bermotor yang memuntahkan produk-produk korban dioksida setiap saat. apakah yang akan terjadi pada sistem dunia kita bila mencapai batas-batas maksimumnya? Karena persediaan sumbersumber alam yang tak tergantikan sudah semakin habis. air. melainkan diawali dengan berbagai gejala Sebelum kebutuhan tanah pertanian melebihi dan cadangan ta. Dari segi lain. lingkungan perkotaan mengalami pencemaran cukup berat. Kini ancaman polutan bagi umat manusia yang sangat serius datang dan sampah-sampah organik. pada tahun 1950 penduduk Amerika Serikat mengkonsumsi 7 bilyun kaki kubik gas alani. memang cabangcabang kehidupan di bumi mi akan mempunyai batas akhir. Produksi pangan tidak mencukupi kebutuhan hidup manusia. Berapa banyak konsumsi BBM oleh umat manusia di dunia pada tahun 1983? Berapa banyak pula konsumsi barang tambang dan bahan galian untuk memenuhi kebutuhan industn setiap tahun? Tidak dapat disangkal lagi. Pada dimensi lain. Beberapa contoh akibat sernakin banyak sampah organik dibuang ke luar Baltik yang kemudian membusuk. memungkinkan segera meningkat pula kebutuhan akan sumber-sumber alam berupa: hutan. Andaikata kelima variabel pokok berkembang seterusnya dengan ukuran seperti selama 70 tahun terakhir. penduduk perkotaan juga diancam oleb membengkaknya polutan (Zat-zat pencemar yang menimbulkan polusi) sampah. Pada sisi lain. akibat bertambahnya penduduk dunia yang diiringi dengan peningkatan taraf hidup. Krisis kekurangan tanah pertanian tidaklah muncul Secara tiba-tiba. akibat pertumbuhan penduduk eksponensial. mineral/barang tambang dan bahan galian sebagai bahan baku industri alam Iebih cepat terkuras.

yang akan dapat mempengaruhi tata ekonomi. Penekanan lebih besar diberikan kepada produksi bahan pangan. Kenaikan pesat jumlah penduduk dunia. 3. 4. dan pemecahan masalahnya itu tidak dapat dilakukan dengan cara satu segi dan secara sesaat dengan cepat. Kerapatan/kepadatan. 2. Pertumbuhan penduduk satu belun: merupakan masalah penduduk yang vital. Penyelenggaraan pendidikan dan pengadaan fasilitas kesehatan lebih diutamakan. Prioritas besar diberikan kepada usaha-usaha penyuburan clan perlindungan tanah untuk mencegah erosi. 2. Mengikuti pertumbuhan anak Penggunaan air susu ibu Imunisasi Pengobatan Oral Rehydration Therapy (ORT). bilamana mi cia. tata politik dan budaya masyarakatnya. 5. Afrika dan Amerika Latin. diperlukan langkah-langkah sebagai berikut : 1. mendorong usahausaha bersama negara-negara di dunia untuk .segera menentukan langkah-langkah kongkret dalam penanggulangan problem. yaitu 1. Keduanya dapat mengakibatkan perubahan bahan dalam humas welfare dan struktur penduduk. Ucaha mengatasi masalah penduduk dunia. 3.Ada 4 macam teknik pelayanan kesehatan.pat ditimbangi penambahan kebutuhan hidup dan . sehingga akan cukup tersedia untuk memenuhi kebutuhan setiap orang. antara lain Pertanibahan atau pengurangan penduduk. Sebenarnya perwmbuhan penduduk saja tidak akan menimbulkan masalah penduduk. dan penyeharan penduduk. Masalah penduduk timbul sebagai akibat dan perubahan penduduk. Penduduk djstabilisasi/diseimhaflgkan Konsumsi sumber alam dan pembangkitan polusi narus dikurangi sampai seperempat dan tingkat konsumsi tahun 1970-an.c. Macalah penduduk di Indonesia Masalah penduduk atau Population Problem merupakan masalah yang bersegi banyak. terutama di negara-negara Asia. tata pergaulan.problem penduduk dunia. Untuk mencapai suatu ekosistem penduduk dunia yang stabil. d.

jumlah penduduk yang besar menjadi masalah. Kegunaan mengetahui angka kerapatan penduduk adalahsebagai berikut : Untuk mengetahui ada tidaknya gejala overpopulation. 2) Penyebaran Fend uduk (Population Distribution) Tersebarnya penduduk dalam beberapa wilayah sangat tergantUng dan faktor-faktOr: lokasi. Di Indonesia penyebarafl penduduk tidak merata dan penyebaran yang tidak merata mi meninibulkan masalah kelebihan. Sedangkan untuk daerah urban (kota). iklim. Beberapa masalah penduduk yang erat hubungannya dengan manusia dan lingkungan alam. . Justru dengan kasus pada negara-negara tertentu.penyebarannya yang merata. Untuk mengetahui pusat-pusat aglomenraSi penduduk. setelah Perang Dunia II kurangnya penduduk merupakan masalah sebab menimbulkan gejala semakin kurangnya tenaga kerja (man power). Untuk mengetahui penyebaran dan pusat-pUSat kegiatan ekonomi maupun budaya. di mana orang sudah banyak yang hidup dalam gedung bertingkat. satuan luas dinyatakan dalam meter persegi. Untuk mi dapat anda pelajari beberapa masalah kependudukan yang disebahkan karena : 1) Rapat Penduduk (Population Density) Pengertian untuk mengenal rapat penduduk ialah Perbandingan antara jumlah orang dengan tanah yang didiami/diOlah dalam satuan luas. luas tanah dan kepadatan Penduduk Indonesia menurut Sensus Penduduk 1971. Prancis. kekurangan penduduic untuk beberapa daerah tertentu. Untuk mi dapat anda lihat tabel sebagai berikut : Tabel 4 : Jumlah Penduduk. Seperti di Jerman. Tetapi untuk negara-negara sedang berkembang dan terbelakang. sumber alam kemudian transportasi dan sebagainya. Untuk daerah rural (desa) satuan luas mi dinyatakan dalam satuan kilometer persegi atau hektare.

813 5. Luas (1000 km2) Penduduk 1973 (Juta) Penduduk Kepadatan Penduduk Kepadatan Penduduk per km2 1978 (Juta) 1973 per km2 Jawa 135 Luar Jawa 1.708 565 38 9 37 14 Tabel 5: Kepadatan Penduduk Jawa.535 8.174 550.027 126 142 62 70 . 3. Jawa&Madura Sumatera Kalimantan Sulawesi Pulau-pulau lain 76. 2.654 572. 4. Luar Jawa dan Indonesia tahun 1973 dan 1978.103 20. Daerah (x 1000) Jumlah Penduduk Luas tanah Kepadatan 1.008 134. 5.703 541.892 80 89 594 660 46 53 24 28 Indonesia 2.152 8.No.843 227.

Di daerah pedesaan di mana unsur gotong royong masih sangat kuat. Kelebihan penduduk yang relatif.sung maupun tidak langsung dengan adanya pertambahan penduduk yang cepat. Sedang akibat dan under population ialah kurangnya tenaga kerja di sektor-sektor yang sangat memerlukan tenaga manusia misalnya pada saat akan diadakan ekstensifikasi pertanian dan sebagainya. Sering kita menggunakan angka kerapatan penduduk sebagai ukuran untuk mengetahui ada tidaknya kelebihan penduduk. yaitu. Akibat langsung dengan adanya kelebihan penduduk ialah timbulnya pengangguran. maka adanya pengangguran tidak nampak. maka gejala kelebihan penduduk akan dialami. Di daerah-daerah di mana penduduk masih melaksanakan shifting Cultivation atau sistem ladang. Dalam kehidupan sehari-hari kita lebih banyak mempersoalkan masalah kelebihan penduduk daripada kekurangan penduduk. angka rapat penduduk maksimum adalah 50/km2. Hal yang demikiar itu adalah tidak benar. ini berarti apabila di daerah yang mempunyai rapat dan penduduk lebih besar dan 501km2. Hal mi disebabkan karena pada umumnya negra – Negara sedang berkembang dijatuhi dengan akibat yang lang. Penggunaan angka kerapatan penduduk sebagai ukuran ada tidaknya kelebihan penduduk. sehingga sering disebut pengangguran tidak kentara (disyuised unemployment). kerapatan penduduk 200/km2.3) Kelebihan Penduduk dan Kekurangan Penduduk (Over Polupation dan Under Population). Masalah Penduduk yang dihadapi oleh Negara yang sedang berkembang. Kelebihan penduduk yang absolut. Akihat tidak langsung dan hal mi adalah timbulnya kriminalitas. telah tidak dapat memberikan kebutuhan hidup kepada manusia yang berdomisili di wilayah tersebut. Yaitu apabila suatu daerah dalam waktu tertentu. Untuk ini ada dua macam kelebihan penduduk yang anda perlu ketahui. mungkin belum . a) Masalah Kelebihan Penduduk. Yaitu apabila suatu daerah dalam waktu tertentu kebutuhan hidup yang ada sudah tidak sesuai lagi dengan tuntutan keniajuan ekonomi dan perkembangan sosial.Sebaliknya di daerah pertanian yang intensif.

masyarakat dalam mencapai pendidikan yang tinggipun masih sedikit sekali. 41.menimbulkan masalah penduduk.03 2. Maluku ± 11/km2 dan sebagainya. karena kekurangan modal maupun tenaga-tenaga ahli atau terdidik.14 Dan tabel tersebut ternyata banyaknya penduduk yang masih buta huruf maupun putus SD (Drop-out SD) adalah besar prosentasenya. dengan angka kepadatan penduduk 447/km2.37 19. (Lihat tabel 4 di muka).01 32. penduduk relatif. Akibatnya fasilitas secara kualitatif dalam bidang pendidikan masih terbatas. Oleh karenanya masalah Pendidikan menjadi problem Nasional yang cukup gawat. Mengingat negara yang sedang berkembang sehingga untuk melaksanakan pembangunan dalam segala bidang belum dapat berjalan dengan cepat. Oleh karena itu.03 0. Jakarta. Pendapatan perkapita penduduk yang masih rendah sehingga belum dapat memenuhi kebutuhan hidup primer pada umumnya dan untuk biaya sekolah. b) Masalah Tingkat Pendidikan Masyarakat yang Relatif Rendah. di mana . seperti di Jawa dan Madura. No.3 2. Tingkat Pendidikan yang dapat dicapai oleh masyarakat Indonesia. Di Indonesia beberapa daerah telah mengalami kelebihan penduduk. Yang hal mi disebabkan antara lain Kurangnya fasilitas pendidikan dalam segala tingkatan dan di seluruh daerah. Sedang di luar Jawa dan Madura beberapa daerah masih kekurangan penduduk seperti Kalimantan 9/km2 .38 4. dapat dilihat pada tabel berikut ini Tabel 6 : Penduduk Indonesia. umur 10 tahun ke atas yang telah dapat mencapai tingkat pendidikannya tahun 1971 (menurut sensus 1971). Tingkat Pendidikan Banyaknya (%) TidakSekolah Belum tamat SD Sekolah Dasar SLO (Umum + Kejurusan) SLA (Umum + Kejurusan) SLA (Umum + Kejurusan) Universitas Sumber Biro Pusat Statistik.

1 2. Sept.3 3. Perkapita Tingkat Pertumbuhan penduduk (%) Jepang Malaysia Korea Selatan Pilipina Sriangka Thailand Vietnam Selatan Kmer Laos Pakistan India Indonesia China Birma 1.8 2.5 1.1 3.6 2.5 2.4 3. 5) Masalah Pendapatan atau Produksi Perkapita dan Tinggi Pertumbuhan Penduduk. 1972 Hal 10—11. Tabel 7 : Produksi Perkapita dan tingkat Penduduk di beberapa Negara Asia.4 2.2 2. Keterangan angka-angka perkiraan.1 2. Okt.190 330 180 180 180 150 130 120 100 100 100 100 90 70 1.Pertambahan Negara (US. Dollar) GNP.dikatakan bahwa tinggi rendahnya tingkat pendidikan masyarakat menggambarkan tinggi rendahnya kemajuan bangsa. . Dengan adanya berbagai masalah yang diakibatkan oleh pertumbuhan penduduk yang relatif cepat tersebut maka setiap pemerintah/negara mengambil kebijaksanaan kependudukan.5 2.5 2.2 Sumber Majalah Geres — FAO — Riview.

Benefisiasi : Sumber-sumber alam tetap dipelihara Kelangsungan fungsinya beserta perkembangannya. Restorasi: agar berhasil. Kebijaksanaan kependudukan di negara maju dan di negara-negara berkembang. terutama terjadinya keseimbangan antara jumlah penduduk dengan basil pembarigunan baik melalui pertanian. Pelaksanaan Kebijaksanaan Kependudukan: Dalam melaksanakan kebijaksanaan kependudukan untuk penyelesaian masalah penduduk dapat ditempuh beberapa usah yang dapat diiaksanakan sendiri-sendiri. impor dan ekspor dan sebagainya (pidato kenegaraan Presidn RI 16 Agustus 1969). atau jumlah jiwa dan pemukiman dalam hubungannya dengan sumber-sumber yang tersedia setiap orang. Dalani usaha mengimbangi pertanibahan penduduk perlu hasil-hasil pertanian dan peternakan dipelihara. berturut-turut atau secara bermacam-macam sekaligus tergantung kepada keadaan setempat. yang dapat dilaksanakan dengan: Preservasi : dalam hal mi diusahakan agar kualitas dan kuantitas hasil bumi diperbaiki untuk rnasamasa yang akan datang.Kebijaksanaan Kependudukan Maksud diadakannya Kebijaksanaan Kependudukan adalah untuk dapat lebih tercapainya kesejahteraan penduduk/niasvarakat dalarn arti yang luas. Tetapi pada uniurnnya yang dimaksud hanyalah kebinaan yang menyangkut perubahan kuantita dan kualita penduduk pemancaran penduduk. hasil bumi dan ternak dapat tetap tinggi perlu dipelihara sumber-sumber biotik dengan mencegah penyakit-penyakit tanaman dan hewan. dipertahankan dan ditambah (konservasi). agar makin banyak tenaga alam dapat dipergunakan dalam proses pembangunan. Pengertian kebijaksanaan Kependudukan Pada prinsipnya kebijaksanaan suatu negara yang me nyangkut kernakmuran penduduknya dapat digolongkan dalarn kebijaksanaan kependudukan. lihat buku Pendidikan Ke• pendudukan. . industn. halaman 267 269.

Untuk di Indonesia. Intensifikasi pertanian. : Barat. Sitiung. pembuatan teras sawah rotasi tanaman dan lain-lain. : Tenggara dan Pulau-pulau lain. Madura dan Bali. Transmigrasi: Pernindahan penduduk daerah padat ke daerah yang tidak atau kurang padat dapat mengurangi populations pressure di daerah pengirim. Ucaha-ucaha yang di1akanakan Kebijahsanaan Kependudukan. dan sebagainya. Madura. pemilihan bibit unggul. Bali. Untuk perhaikan-perbaikan dalam bidang bercocok tanarn meliputi pemupukan. Intensifikasi mi dilakukan pada daerah-daerah yang sudah tidak memungkinkan terjangkaunya perluasan areal pertanian.Rekiamasi : Penambahan hasil pertanian dapat dijalankan dengan mengubab tanah-tanah irnproduktif menjadi produktif. (Jsaha Ek stensifikasi dan fntencifihasi Pertanian Ekstensitikasi Pertanian L untuk menambah basil bumi. daerah-daerah yang padat penduduknya (daerah pengirim) terutama dad Jawa. areal pertanian harus diperluas dengan jalan rnembuka hutan (forest clearing) atau mengeringkan rawa-rawa. dan Timur. pengairan. Macam -macam transmigrasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah : transmigrasi umum transmigrasi spontan transmigrasi sektoral transmigrasi ABRI . dapat menambah kualitas dan kuantitas prod uksi pertanian. dan sebagainya. Seperti di Indonesia antara lain daerah:Jawa. Sedang daerah penerima : Sumatera Kalimantan Sulawesi : Rimbo Bujang. dan dapat menimbulkan daerah-daerah pertanian baru di daerah yang menerima.

Untuk mi maka perlu meningkatkan Program Keluarga Berencana Secara integral melalui berbagai pendidikan formal maupun non formal. Sebab mi diselaraskan dengan Falsafah Bangsa Indonesia. Penyebaran Industrialisasi: pembangunan industri sebaiknya dapat menyebar ke seluruh wilayah Indonesia sehingga dengan desentralisasi industri mi akan mendorong pembangunan di masingmasing daerah. Sarana Program Keluarga Berencana. Mengurangi laju pertambahan penduduk. menaikkan taraf hidup mengurangi masalah-masalah sosial ekonomi. sehingga dapat mengurangi penderitaan. Yakni jumlah anak sekitar 3 orang. Jndustrialisasi: Industrialisasi mi diusahakan agar kebutuhan penduduk dapat dilayani secukupnya dengan cepat dan merata tetapi tidak mengurangi kualitas produksi. Usaha Program Keluarga Berencana. . Dengan Program Keluarga Berencana tersebut diharapkan agar Keluarga Berencana dapat membudaya bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan mencintai keluarga kecil yang bahagia sejahtera (Small family Size). Sifat Pelaksanaan Program Keluarga Berencana adalah sukarela bagi pengikut/pesertanya. dan organisasi-organisasi baik pemerintah maupun swasta. Adalah Masyarakat seluruh Indonesia/terutama rnereka pasangan suami isteri/keluarga baik di kotakota rnaupun di desa – desa. ibu dengan cara menjarangkan kelab iran. yaitu Pancasila. Tidak boleh ada paksaan dan Pemerintah maupun Petugas. agar dapat seimbang antara pertambahan penduduk dengan produksi nasional.transmigrasi Bedol Desa. Tujuan Program Keluarga Berencana Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama anak. meliputi Menjarangkan kelahiran Pengobatan Kemandulan Nasihat Perkawinan. yang secara efektif baru berjalan mulai tahun 1970. Keluarga Berencana Keluarga Berencana telah diprogramkan oleh Pemerintah Indonesia sejak tahun 1968.

tetapi juga mencakup perpindahan ke negara lain yang jaraknya beribu-ribu kilometer (dalam Sunarto. Ross Steele menyatakan bahwa migrasi meliputi perpindahan ke rumah sebelah yang jarak beberapa meter dan rumah lama. melainkan. e. Konsep migrasi di atas mengandung pengertian sebagai perubahan tempat tinggal secara permanen. Maka mereka diharapkan dapat menyesuaikannya hal itu dalam kehidupan keluarga masyarakat bangsa dan manusia pada umumnya. tidak mencintai keluarga hesar yang tanpa bahagia. misalnya kelurahan. Maksud pelaksanaan Pendidikan Kependudukan adalah agar masyarakat . melintasi batas administrasi. kabupaten. migrasi merupakan perpindahan penduduk dan satu unit geografis ke unit geografis Iainnya. Unit geograf is dapat berarti suatu daerah administratif.pat tinggal dan pindahnya tidak terlalu dekat. secara garis besar adalah agar inasyarakat/ anak didik dapat mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pertumbuhan penduduk secara cepat. Usaha mengernbangkan konsep migrasi ternyata . 1985). Dengan kata lain. Tujuan dan Pelaksanaan Program Pendidikan Kependudukan. serta tepat. kota atau negara. tidak memberikan batasan pada jarak maupun sifat kepindahan tersebut. pindah ke unit administrasi lain. serta segala akibatnya maupun dapat menghubungkan antara pertumbuhan penduduk tersebut dengan program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah dalam usaha mencapai kesejahteraan masyarakat.iapat mengubah cara berpikir dan cara berpikir tradisional statis menuju cara berpikir yang rasional dinamis dan bertanggung jawab terhadap besar kedllnya keluarga dalam memanfaatkan masa produktifnya yakni dengan mencintai keluarga kecil yang berhahagia. Migraci (Perpindahan Periduduk) Migrasi adalah gejala gerak horizontal untuk pindah tern. sejahtera. Selanjutnya PBI3 menyatakan bahwa migrasi ialah suatu perpindahan tempat tinggal dan suatu unit administratif he unit administratif lainnya (dalam Sunarto. 1985).(5) Pendidikan Kependudukan: Peningkatan dan perluasan Pendidikan Kependudukan dapat melalui berbagai lembaga Pendidikan formal maupun non formal (di luar sekolah) dengan menggunakan dan memanfaatkan secara efisien dan efektif semua jenis saluran komunikasi dan mass media yang ada.

2) Teori Dorong — Tank (Push-Pull Theory) . Teori mi kemudian dikenal dengan nama ―distancedecaY theory‖. an dan hukum-hukum yang dikemukakannya. Migrasi dalam hal mi diartikan sebagai perpindahan seseorang melewati batas propinsi lain dalam jangka waktu 6 bulan atau lebih. Satu hal yang tampaknya disepakati bersama adalah migrasi menyangkut perubahan tempat tinggal dan yang biasanya. Pendapatan Ravenstein yang hampir satu abad yang lalu ternyata sampai sekarang masih relevan. Motif utama migrasi adalah ekonomi. Terdapat beberapa teoni secara khusus menjelaskan fenomena migrasi. dan pada dasarnya teori-teori migrasi yang lainnya merupakan pengembang. akan menimbulkan arus balik sebagai gantinya. Wanita cenderung bermigrasi ke daerah-daerah yang dekat letaknya. kemudian mendapatkan julukan ―bapak migrasi‖. Ravenstein dengan teon yang dikemukakannya. Di Indonesia konsep migrasi yang dipergunakan di antaranya yang dikemukakan oleh Biro Pusat Statistik dalam serisus penduduk tahun 1971 dan tahun 1980. semakin berkurang volume migran. Namun demikian dijelaskan pula bahwa seseorang dikatakan telah melakukan migrasi apabila ia telah melakukan perpindahan kurang dan 6 bulan tetapi telah secara resmi pindah atau sebelumnya telah ada niatan untuk menetap di daerah tujuan.tidak menghasilkan suatu rumusan yang seragam. Teori Migrasi. Dua di antaranya dapat dikemukakan sebagai benikut 1) Teori Gravitasi Ravenstain pada tahun 1889 telah menguraikan pendapatnya tentang fenomena migrasi yang disusun dalam hukumhukum migrasi yang terkenal sampai sekarang. Setiap arus migran yang benar. Dan teori yang dikemukakannya kemudian berkembang berhagai teori gravitasi lainnya. Kemajuan teknologi akan mengakibatkan intensitas migrasi.. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut Semakin jauh jarak. Adanya perbedaan desa dengan kota akan mengakibatkan timbulnya migrasi.

Faktor-faktor yang terdapat di daerah asal maupun di daerah tujuan dapat bersifat positif artinya mempunyai daya dorong atau mempunyai sif at negatif artinya mempunyai daya penghambat. Faktor-faktor yang bisa menjadi daya dorong. seperti : kerusakan sumber daya alam (erosi tanah. terlalu banyak orang. karena suasana kota tidak menenteramkan. banjir. misalnya ingin mengembangkan bakat dan kemampu annya. Adapun faktor-faktor yang mempunyai daya tank ialah penemuan sumber daya. Selain jenis-jenis migrasi di atas. keadaan iklim dan lingkungan yang menyenangkan (kota peristirahatan di daerah pegunungan). Banyaknya orang pindah ke kota karena di desa tidak krasan.Iani suatu negara. terlalu gaduh terlalu bising. b. Jika isterinya dan anak-anaknya juga ikut pindah.Teori dorong-tanik dikemukakan pertama kali oleh Everett S. kekeringan. pertentangan sosial. 1a pergi pindah ke daerah pantai yang hawanya panas demi kesehatan jasmaninya. politik. yang membuat mereka senang dan mendapat kepuasan batin. agama). pindah ke daerah lain. Faktor-faktor yang terdapat di daerah asal Faktor-faktor yang terdapat di daerah tujuan Faktor-faktor rintangan Faktor pribadi. Migrasi nternasional terjadi antana negara-negara. akan menyebabkan banyak pengangguran yang mendorong migrasi ke luar daerah pedesaan. Sebaliknya banyak juga orang yang pindah dan kota. misalnya: pertambangan. dikenal pula migrasi internal dan migrasi internasional. sebaliknya hasil teknologi baru Seperti mekanisme pertanian. menggalakkan bangkitnya industri di kota-kota besar yang menanik banyak buruh dan tenaga. Ia merupakan migran fisiososial. disebut migran primer. pendirian industri-industri. goncangan-goncangan iklim. Mereka tergolong migrasi psikososial. Dalam teorinya Lee mengemukakan adanya 4 faktor yang berpengaruh terhadap seseorang dalam mengambil keputusan untuk bermigrasi yaitu: a. Migrasi internal terjadi antara dua unit geograf is da.ping itu ada berbagai variabel yang mengakibatkan mignasi tarik dan migrasi dorong. Orang yang dengan kehendak sendiri dan dengan motif tertentu. c. sering kambuh penyakit asmanya. d. sedang di kota banyak hiburan dan kegiatan yang merupakan daya tank mereka. Lee pada tahun 1966. . Di sam. meskipun mereka mungkin hanya ikut-ikutan disebut migran sekunder. Ada orang sakit-sakitan di daerah dingin. merasa kesepian. Perubahan teknologi misalnya. Jeni-jenis migrasi di atas pada dasarnya termasuk ke dalani migrasi internal.

Imignasi adalah migrasi internasional dipandang dan negara penerima atau negara tujuan. but: Urbanisasi.000.000 X 1000 = 5. . Antar daerah (dalam satu pulau dan Desa ke Kota) dise. Maka tingkat Migrasi adalah : 690. Tetapi apabila perpindahan tersebut hanya antar daerah kota yang agak berdekatan dan hanya untuk beberapa han karena suatu sebab seperti berdagang. Untuk ini dapat dicari migrasi Nettonya yakni terjadi Emigrasi atau migrasi bagi negara yang bersangkutan.000 orang. Rumusnya adalah : JumlahMigrai dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Contoh: Misalnya Negara Indonesia tahun 1979. pelakunya disebut emigran. Hal ini ada kecenderungan akan bertempat tinggal relatif lama. terdapat perpindahan penduduk ke negara Malaysia sebanyak 690.Dalani migrasi internasional selanjutnya dikenal konsep emigrasi dan imignasi. Jelasnya besar kecilnya angka yang disebabkan oleh terjadinya perpindahan penduduk dan suatu negara/daerah ke negara/daerah lain. yakni: Antar negara. Antar daerh (dalam satu negara). tetapi kalau masuk atau datang dan negara lain adalah iinigrasi. Ernigrasi adalah migrasi internasional dipandang dan negara asal atau penginim.000 138.000 orang. Kalau keluar ke negara lain disebut emigrasi.000. untuk mi apabila terjadi antar pulau dan akan bertempat tinggal larna (menetap) disebut : Transmigrasi. Jeni/Macam Migrasi Dalam hal mi dapat digolongkan menurut lokasi perpindahan. tiap senibu penduduk pada setiap tahun.. Sedangkan jumlah penduduk Indonesia pada tahun itu 138. disebut emigrasi atau imigrasi. pelakunya disebut imigraSi. itu disebut Mobiisasi.

dan lain-lain telah memperluas kesempatan kerja kepada masyanakat tetapi belum juga mampu menyerap pertambahan tenaga kerja. seperti:pupuk. Misalnya: perpindahan pendud uk (pengungsi) Vietnam pada akhir tahun 1979 – 1980. 2. sehingga banyak penduduk yang tak setuju dengan pergolakan politik tersebut. mengapa anus urbanisasi berjalan . Oleh karena itu kepergiannya dalam usaha untuk mencani kehidupan yang lebih baik.Sebab-sebab perpindahan penduduk: Alasan ekonomi. Pada suatu negara sering terdapat pergolakan politik kenegaraan.Dan uraian-uraiafl di atas dapat dirumuskan pertambahan penduduk sebagai berikut P P f m e i = = = = = = (f — m) + (e — i). Dalani hal mi ada yang bersifat sernentara dan ada yang bersifat lama (mungkin menetap) yang mi pada umumnya sebagai penyebab terjadinya transmigrasi dan atau urbanisasi. Alasan politik. yang berarti : Pertambahan Penduduk fertilitas mortalitas emigrasi imigrasi. Alasan agama Karena alasan kehidupan beragama yang tidak bebas menyebabkan terjadinya gerakan penduduk ke daerah lain untuk mencari kesesuaian dan ketenteraman hidupnya. baik itu yang bersif at internasional maupun nasional/lokal. Dengan demikian dapat dimengerti. bibit unggul. insektisida. maka mereka melakukan perpindahan: ke negara lain. akibat pertumbuhan pendduk melaju dengan cepat. Dalam hal perpindahan penduduk tersebut pada urnumnya menimbulkan masalah baru yaitu dalam penyesuaian daripada tempat yang baru. PEMBAGIAN KERIJA DALAM MASYARAKAT Meskipun teknologi baru di bidang pertanian. Perpindahan suatu bangsa mi disebabkan karena daerah atau negaranya sendiri sudah tidak memberikan kemungkinan kehidupan yang baik.

Oleh sebab itu pertumbuhan keseinpatan kerja dalam masyarakat akan senant lasa beruFhh-ubah. Semakin tinggi tingkat kelahiran dan rendahnya tingkat kematian maka ketersediaan tenaga kerja cenderung meningkat. sejauh mana kesempatan kerja tersedia untuk menampung tenaga kerja yang melimpah. Besar kecilnya angkatan kerja sangat tergantung pada tingkat kelahiran (fertilitas) dan tingkat kematian (mortahitas). Dalam anus urbanisasi yang paling banyak terlibat ialah golongan usia muda.pa yang terlihat selama in perluasan kesempatan kerja itu berjalan seret. Masalahnya.4% ada di perkotaan. apabila perkembangan dalam bidang pertanian lebih lambat dibanding dengan pertumbuhan penduduk.terus menerus dan tak mungkin dapat dihindani. Dengan adanya komunikasi dan transportasi yang lancar menjadikan orang desa peka terhadap perkembangan kota dan mi mendorong urbanisasi. bahan penduduk dan pembangunan. sebab kesempatan kerja yang diperoleh itu merupakan modal hidup untuk masa kini dan akan datang. Konsekuensi yang tidak dapat dihindarkan akibat bertambahnya jumlah penduduk adalah lahirnya tenaga kerja. penduduk yang tinggal di desa ada 82.3% dan di pedesaan 1% (Daidjoeni. Sebab masyarakat Indonesia sebagian besar dan tenaga kerjanya terhihat dalam bidang pertanian. 1981). Sebagai contoh pertumbuhan kesempatan kerja terlihat dalam tabel di bawah ini Pembagian kerja dalam masyarakat ml akan terjadi masalah besar lagi. Di samping itu belum lagi terhitung angka pengangguran.6%. di tingkat kota besarnya 6. karena secara obyektif mereka mencita-citakan perbaikan hidup di masa mendatang yang panjang dan disertai dengan keberanian mengambil resiko. 34% sendiri ada di Jakarta (Said Rush dan Dakljoeni. Setiap orang berusaha mencari suatu pekerjaan pada hakikatnya adalah tintuk memperoleh kelayakaxi hidup di dalam keluarganya. Demikian pula persaingan ketat akan terjadi dalam upaya memperoleh kesempatan kerja. 1981). sisanya yakni 17. sedanglcan dalam sektor-sektor lainnya hanya sebagian kecil saja. A. Menurut catatan sensus 1971. niisalnya sampai Maret 1974. Bagaimanapun dalam memperoleh kesempatan kerja kita tidak bisa mengelak dan persaingan atau pertentangan-pertentangan. Namun akumulasi modal dalam pembangunan mi bertumpuk di perkotaan. Para pengangguran yang tercatat sekarang mi. tidak dapat mengimbangi Iajuriya kenaikan jumlah . Angka-angka tentang pembagian kerja (mata pencarian) menurut statistik erhihat dalam tabel berikut mi: Angka-angka di atas akan berubah bersarna lajunya pertam.

3 juta orang yang terdiri dan 27.5 per. di mana pertambahan penduduk memberikan tekanan yang cukup berat terhadap sektor pertanian.7 juta tahun 1980. bila yang sifatnya terbuka maupun tersembunyi. sehingga Geertz mensinyalir terjadinya Involusi Pert. Dalam Repelita Ill angkatan kerja Indonesia diperkirakan meningkat antara 2.tenaga kerja sehingga tidak dapat dihindarkan munculnya kaum penganggur.2.7 persen per tahun.6 juta persen dan seluruh angkatan kerja atau 4. halaman 10 diolah.4 persen tiap tahun. Dan hasil Sensus Penduduk di indonesia tahun 19711 diketahui bahwa besarnya angkatan kerja (labor face) adalah 41.5 —.26 juta pada tahun 1971 menjadi 52.anian di wilayah Jawa Madura. bahwa laju pertumbuhan angkatan kerja lebih tinggi dan laju pertumbuhan penduduk. rendahnya produktivitas serta rendahnya pendapatan masyarakat. Sektor mi nyatanya tidak dapat tumbuh dengan cukup pesat untuk dapat menyerap angkatan kerja yang besar itu.6 persen tiap tahun.3 — 2. Gambaran ml lebih jelas terjadi di pulau Jawa — Madura. Berarti selama selang waktu 9 tahun terjadi kenaikan sebesar 27 persen angkatan kerja. Forum Siatistik No.6 juta sedang bekerja dan 3.6juta laki-laki dan 13.Sen dan seluruh penduduk berumur 10 tahun ke atas (usia minimal golongan bekerja menurut sensus penduduk tahun 1971). atau dihitung menurut angka eksponensial terdapat pertumbuhan sebesar 2. Sensus penduduk tahun 1980 ternyata hasilnya tidak jauh berbeda dan keadaan di atas.43 juta pada tahun 1980. Perkembangan Sektoral dan Cr1 Informal Kesempatan Kerja di Indonesia. Laju pertumbuhan penduduk pada waktu itu sekitar 2.2 juta tahun 1971 dan 1. Akibat timbulnya kekurangan kesempatan kerja secara umum. melebihi pertumbuhan penduduk untuk kurun waktu yang sama yaitu 23 persen per tahun. berarti berada di bawah angka peningkatan angkatan kerja. yaitu 2. Dan tabel berikut terlihat bahwa angkatan kerja meningkat dan 41.1 . Dan angkatan keija mi 37.ta perempuan. Tidak tertampungnya angkatan kerja secara penuh dapat terlihat dan besarnya jumlah pengangguran terbuka pada ma sing-masing tahun serisus tersehut. 2 Tahun II Desember 1982. Sumber : Hananto Sigit.7ju. KurangnYa kesempatan kerja tersedia tidak lepas dan struktur perekonomian Indonesia yang untuk sebagian besar masib tergantung pada sektor pertanian.

Sektor mi nyatanya tidak dapat tumbuh dengan cukup pesat untuk dapat menyerap angkatan kerja yang besar itu. sehingga kebanyakan tenaga kerja pertanian rnenjadi setengah menganggur. halaman 10 diolah. Sedang Kalimantan dengan luas 28 persen hanya didiami 4 per. Tenaga kerja itu teiah dihoroskan atau digunal:an dengan tidak rasional. Di beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Forum Siatistik No. Gambaran ml lebih jelas terjadi di pulau Jawa — Madura. . hahkan di beberapa daerah tidak ada sama sekali. tetapi mereka tidak dapat berbuat banyak sebab tidak ada alternatif lain yang lebih menguntungkan tersedia di pedesaan untuk dapat dimasuki.anian di wilayah Jawa Madura. Tingkat pemilikan tanah tiap keluarga di pedesaan Jawa sangat rendah. di mana pertambahan penduduk memberikan tekanan yang cukup berat terhadap sektor pertanian.2 Angka-angka di atas cIapat menjelaskan sern pitnva ruang gerak di daerah pedesaan yang dapat menjamin kelangsungan hidup penghuninya. rendahnya produktivitas serta rendahnya pendapatan masyarakat. sehingga menyebabkan ―disguised unemployment‖.1 Untuk memecahkan tantangan tekanan angkatan kerja mi diperlukan usaha-usaha penciptaafl kesempatan kerja yang Permasalahan kepend udukan Indonesia selalu dikaitkan dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi dan penyebarannya tidak merata.sen penduduk Indonesia. Perkembangan Sektoral dan Cr1 Informal Kesempatan Kerja di Indonesia.‘ Pada tahun 1971. Pendapatan yang diterima dan usaha seperti mi begitu rendah. Pulau Jawa yang luasnya hampir 7 persen dan luas seluruh daratan Indonesia. 2 Tahun II Desember 1982. Jawa saja menampung penduduk sebesar 76 juta jiwa dengan kepadatan penduduk pedesaan yang lebih dan 500 orang tiap kilo meter per segi. sehingga Geertz mensinyalir terjadinya Involusi Pert. Lebih dan 25 persen dan seluruh kabupaten di Jawa punya kepadatan pedesaan yang melampaui 700 orang tiap kilo meter persegi.Untuk memecahkan tantangan tekanan angkatan kerja mi diperlukan usaha-usaha penciptaafl kesempatan kerja yang Sumber : Hananto Sigit. Untuk mempertahankan din agar tetap hidup mereka terlibat sehagai burub tani yang mengandalkan upah dan basil mengerjakan sawah orang lain. kepadatannya hahkan lebih dan seribu. KurangnYa kesempatan kerja tersedia tidak lepas dan struktur perekonomian Indonesia yang untuk sebagian besar masib tergantung pada sektor pertanian. Akibat dan kelebihan tenaga kerja di daerah pedesaan dapat menimbulkan 2 kemungkinan yaitu : Tetap tinggal di desa. Akibat timbulnya kekurangan kesempatan kerja secara umum. yakni jumlah tenaga kerja lebih banyak dan sumber daya alam dan faktor produksi. memberikan lebih dan dua pertiga penduduk Indonesia. Hanya 17 persen penduduk tinggal di Sumatera yang luasnya 25 persen dan Luas Indonesia.

Kemungkinan kedua mi pendukungnya terhitung hesar juga di mana kelebihan tenaga kerja yang tidak tertampung di sekitar pertanian mencari usaha lain di daerah perkotaan. hukum. Dan segi arti mi berkembanglah arti culture sebagai ―segala daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alarn. rasa. pabrik-pabrik. ilmu pengetahuafl.B. keagamaan.Mereka akan masuk ke dalam bidang-bidang yang masib bisa mendukung pendapatan yakni huan di kota. Kebudayaan material adalah : hasil cipta. dan sebagainya. suatu arus lintas perpindahan penduduk dan desa ke kota. Kebudayaan nonmatenial adalah : hash cipta. Jadi kebudayaan adalab hasil budi atau akal manusia untuk mencapai kesempurnaan hidup. seperti : gedung. terutarna mengolah tanah atau bertani. alat-alat hibura. Kebudayaan = cultuur (bahasa Belanda) culture (bahasa Inggris) = tsaqafah (bahasa Arab). dan karya manusia baik yang 1natenal maupun nonmaterial (baik yang bersifat kebendaan maupun yang bersifat kerohanian). menyw burkan dan mengembangkan. alat-alat komunikasi. 3. mesin-mesin dan sebagainya. jalan-jalan. kebudayaafl mempunyai arti yang lebib luas daripada itu. rumahrumah. berasal dan perkataan Latin ―Colere‖ yang artinya mengolah. karsa yang berwujud kebiasaafl-kebiaSaafl atau adat istiadat. kepercayaan. adat istiadat serta lain-lain kenyataan dan kebiasaan-kebiasaan yang dilaku kan manusia sebagai anggota masyarakaL‖ (Culture is that complex whole and other capability acquired by man as a member of society). karsa. Kelompok inilah pelaku proses urbanisasi. keagamaan. Tayor dalam bukunya ―Primitive Culture‖ merumuskan definisj secara sistematis dan ilrniah tentang kebudayaan sebagai berikut: ―Kebudayaan adalah komplikasi (jalinan) dalam keseluruhan yang meliputi pengetahuan. Kebudayaan meliPUti semua basil cipta. seni lukis dan sebagainya. . PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN. keyakinan. Selanjutnya E. moral. Dalam pandangan sosiologi. Kebudayaan material mi sangat berkembang setelah lahir revolusi industni yang melahirka aparat-aparat produksi raksasa. Pada umumnya orang mengartikan kebudayaan dengan kesenian. seni suara.‖ Ditinjau dan sudut bahasa Indonesia. mengerjakan. kebudayaan berasal dan bahasa Sanskerta ―Budhayah‖ yakni bentuk jamak dan budhi yang berarti budi atau akal. kesenian. karsa yang berwujud benda-benda atau barang-barang atau alatalat pengolahan alam. kesusilaan. seperti seni tan.

Sebagai makhluk biologi.sjfat seperti tersebut di atas. tetapi di lai pihak anggota masyarakat itu dipengaruhi oleh kehudayaan. adalah anak yang ditemukan di Neurenburg (Jerman) belum pernab hidup bermasyarakat. . Tanpa masyarakat hidup manusia tidak dapat menunjuk. Manusia hidupnya selalu di dalam masyarakat. dan pola kehidupan inilah yang menyebabkan hidup bersama dan dengan pola kehidupan mi pula dapat meinpengaruhi cara berpikir dan gerak sosial. kan sifatsifat kemanusiaan. agar benarbenar dapat mencapai taraf hidup kemanusiaan. Jawa Barat dan Sumatera berlainlainan bentuknya. yaitu bahwa hidup bermasyarakat itu adalah perlu bagi rnanusia. Kebudayaan adalah suatU basil. maka terjadilah pola kehidupan. Demikian pula Kala dan Kamala. dan basil itu dengan sengaia atau tidak sesungguhnya ada dalam masyarakat. a.. Dengan hasil budaya manusia. 2 orang anak perempuan yang ditemukan dalam sarang serigala di India. setelah dibawa ke dalam kehidupan masyarakat. Hubungan manusia (individu). Jadi jelasnya ―kebudayaan‖ adalah suatu basil cipta daripada hidup bersama yang berlangsung berabad-abad. Jadi pada pokoknya tiap-tiap manusia itu pasti mempunyai kebudayaafl yaitu gejala—gejala jiwa yang dimiliki oleh manusia. Ta tidak dapat berjalan dan berbahasa. Hal mi bukan hanya sekadar ketentuan (konstateren) semata-mata. Dipandang dan sudut antropologi.Di dalam masyarakat.yaitu: manusia sebagai makhluk biologi manusia sebagai makhluk sosio-budaya. melainkan mempunyal arti yang lebih dalain. Hubungan manusia dan kebudayaan. Misalnya: Caspar Hauser yang herumur 18 tahun. Contoh kehidupan umat Islam di Jawa Tengah. manusia dapat ditinjau dan 2 segi. Antropologi budaya menyelidiki eIuruh cara hidup manusia. masyarakat dan kebudayaan. Misalnya : orang Eropa yang beriklim dingin terpaksa hams membuat pakaian tebal. sebab pola kehidupan iereka juga lain karena adanya pengaruh lingkungan di daerah itu. juga inempunyai sifat. kebudayaan itu di satu pihak dipengaruhi oleh anggota masyarakat. Tegasnya dapat mengembangkan kebudayaan dan mencapai kebudayaannya. dan yang membedakan manusia dengan binatang. dan sebagai makhluk sosio-budaya manusia dipelajari dalam antropologi budaya. manusia dipelajari dalam ilmu biologi atau anatomi.

sehingga penimbunan (petandon) itu dalam keadaan yang sehat dan selalu bertambah isinya. ke mana air dan sumber-sumber itu mengalir dan tertampung. bertimbun. Dapat diibaratkan. yang telah tukup lama. Jadi erat sekali hubungan antara masyarakat dengan kebudayaan. Malta dapatlah dikatakan manusia itu ―mengangsu apikulan wanih‖ (ambil air berpikulan air). pengetahuan-pengetahuan baru. Karena kepada ketiga unsur inilah kehidupan makhluk sosial berlangsung. Konsepsi tersebut ternyata mernberi gambaran kepada kita bahwasanya hanya manusialah yang mampu berkebudayaan. hahwa manusia. malta ternyata. Hubungan man usia.bagaimana manusia dengan akal budinya dan struktur fisiknya dalam mengubah Iingkungan berdasarkan pengalamannya. c. dan sebaliknya tidak ada kebudayaan tanp adanya manusia. Dalam masyarakat tersebut manusia selalu memperoleh kecakapan. Sehingga tidaklah habis air dalam danau itu. Sedang pada hewan tidak memiliki kernampuan tersebut. Dengan melihat uraian tersebut di atas. Masyarakat tidak dapat dipisahkan danipada manusia karena hanya manusia saja yang hidup bermasyarakat. Hubungan macyarakat dengan kebudayaan Masyarakat adalah kumpulan manusia yang hidup dalam suatu daerah tertentu. yang semuanya itu bersumber pada akal manusia. dan masyarakat adalah satu dunia besar. . Memang kebudayaan itu bersifat komulatif. untuk menuju kepada tujuan yang sama. manusia adalah sumber kebudayaan. b. Yaitu hidup bersama-sama dengan manusia lain dan saling memandang sebagai penanggung kewajiban dan hak. Kebudayaan tak mungkin timbul tanpa adanya masyarakat dan eksistensi masyarakat itu hanya dapat dimungkinkan oleh adanya kebudayaan. Manusia mengangsu (mengambil) air dan danau itu. masyarakat dan kebudayaan. Akhirnya terdapat konsepsi tentang kebudayaan manusia yang menganalisa masalah-masajah hidup sosialkebudayaan manusia. masyanakat dan kebudayaan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam artinya yang utuh. melainkan bertambah banyak karena selalu ditambah oleh orang yang mengambil air tadi. dan mempunyai aturan-aturan yang mangatur mereka. Mengapa hanya manusia saja yang memiiki kebudayaan? Hal mi dikarenakan manusia dapat belajar dan dapat memahami bahasa. Juga memahami dan melukiskan kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat manusia. Kesimpulannya: bahwa manusialah yang dapat menghasilkan kebudayaan.

dan sebab itulah kebudayaan itu tak dapat dilepaskan dengan individu dan masyarakat. kebudayaan ide banyak tersimpan dalani tape. dan lain-lain. norma. Kemudian sebagai anggota generasi yang baru itu telah menjadi kewajiban meneruskan ke generasi selanjutnya segala apa yang mereka telah pelajari dan masa yang lampau dan apa yang mereka sendiri telah tambahkan pada keseluruhan aspek kebudayaan itu. Wujud pertama adalah wujud ide. sebab Setiap orang bisa melihat. Wujud kelakuan berpola dan manusia dalam masyarakat Wujud benda-benda hasil karya manusia (Koentjaraningrat. Karena pengertian kebudayaan itu arnat luas. dapat diraba. Dengan kata lain di mana orang hidup bermasyarakat. gagasan. sehubungan dengan pengalamanpengalaman yang fundamental. di dalam melatih dirinya memperoleh dunianya yang baru. kartu komputer. berhubungan. arsip. maka kebudayaafl itu sedikitnya ada 7 unsur . Kegiatan-kegiatan tersebut senantjasa berpola menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat istiadat. nyata. Setiap kebudayaan adalab sebagai jalan atau arah di dalam bertindak dan berpikir. Sekarang. tetapi menyempurnakan bahanbahan lama menjadi yang barü dengan berbagai macam cara. Wujud ide mi baru nampak bila dibuat dalam karangan atau buku-buku hasil karya. Dan setiap generasi manusia. koleksi micro film. Seorang manusia yang tidak pernah mengalami hidup bermasyarakat. lokasinya ada di dalam kepala kita masingmasing. tidak dapat menunaikan bakat-bakat kemanusiaannya yaitu mencapai kebudayaa. maka Koentjaraningrat merumuskan bahwa sedikitnya ada 3 wujud kebudayaan Wujud ide. dilihat dan difoto. tak dapat diraba. Dengan adanya kebudayaan di dalam masyarakat itu adalah sebagai bantuan yang besar sekali pada individuindividu. apabila dirinci secara khusuS ke dalam unsur-uflSUrflYa. peraturan. Wujud kedua adalah kelakuan berpola dan manusia dalam masyarakat. sifatnya abstrak. Wujud ketiga adalah hasil karya manusia. Wujud ketiga mi tidak perlu banyak keterangafl lagi. baik daxi sejak permulaan adanya masyarakat sampai kini. misalnya manusia melakukan kegiatan berinteraksi. 1974). nilai-nilai. bergaul satu sama lain. Wujud mi sifatnya paling kongkrit. meraba dan merasakaflflYa. pasti akan tirnbul kebudayaan.Sebaliknya manusia pun tidak dapat dipisahkan dan masyarakat. tidak lagi memulai dan rnenggali yang baru. Ketiga wujud kebudayaafl di atas.

Wujud kebudaYaafl di atas mempUflYai kegunaafl yang sangat besar bagi manusia dan masyarakat. Ada juga yang memberi istilah ―bangunan sosial‖ yang mungkin merupakan terjemahan dan istilah ―SozialeGebilde‖.1) Sistem religi dan upacara keagamaafl 2) Sistem dan organisasi kemasyarakatai1 3) Sistem pengetahuan 4) Bahasa 5) Kesenian 6) Sistem mata pencarlan hidup 7) Sistem teknologi dan peralatan (Koentiaraflingrat. Di samping itu kebudaYaafl dapat dipergunakan untuk mengatur hubungan dan sebagai wadah segenap manusia sebagai anggota masyarakat. PRANATA. Kemudian. penterjemahafl istilah social institution ke dalam jstjlah Indonesia. manusia tidak bisa membentuk peradaban seperti apa yang kita punyai sekarang mi. Kebudayaafl yang merupakafl hasil karya. pant sanjana belum ada kata sepakat sehingga ada yang menterjemahkan dengan istilah ―pranata sosial‖ karena dianggap sebagai pengatur perikelakuan masyarakat. misalnYa kekuatan alam. nasa dan cipta masyarakat dapat digunakan untuk ehndungi manusia dan ancamall atau bencana alam.PRANTA DAN INSTITUSIONALISASI Pranata (lembaga kemasyarakatan) merupakan terjemahan langsung dan istilah asing ―Social Institution‖ karena pengertian lembaga lebih menunjuk pada suatu bentuk dan sekaligus juga mengandung pengertiaflPengertn yang abstrak perihal adanya normaflOrma dan peratUraflPeratmn tertentU. . tanpa kebudayaafl. kekuatan di dalam masyarakat sendiri. yang tidak selalu balk bagi masyarakat. BermacammaCam kekuatan yang harus dihadapi masyarakat dan anggotaaflgg0 ta masyarakat. 4. 1974).

a. Apabila perbuatan mi dilakukan maka orang lain hanya merasa tersinggung dan ia hanya akan mendapat ejekan saja. yang sedang sampai yang terkuat daya pengikatnya. Mula-mula norma-norma tersebut terbentuk secara tidak disengaja. akan tetapi hanya sekadar celaan saja dan individu yang dihubunginya. Misalnya perihal perjanjian tertulis atau yang menyangkut pinjam meminjam uang yang dahulu tidak pernah di1aki. Misalnya orang mernpunyai cara masing-masing untuk minum pada waktu bertemu. di mana anggotaanggota masyarakat pada umumnya tidak berani melanggarnya. Untuk dapat membedakan kekuatan mengikat daripada norma-norma tersebut maka secara sosiologis dikenal adanya em pat pengertian Cara (usage) Kebiasaan (folkways) Tata kelakuan (mores) Adat istiadat (custom). ada norma yang lemah. Keempat pengertian tersebut di atas merupakan norma. namun lama kelamaan norma-norma tersebut dibentuk secara sadar. Norma. Prosespertumbuhan lembaga kemasyarakatan Norma-norma dalam masyarakat berguna untuk mengatur hubungan antar manusia di dalam masyarakat agar terlaksana sebagaimana yang mereka harapkan. 2) Kebiasuan (folk ways) Kebiasaan atau folkways mi mernpunyai kekuatan mengikat yang lebih besar daripada cara atau usage.norma yang ada dalam masyarakat itu mempunyai kekuatan mengikat yang berbeda-beda. ada pula yang mengeluarkan bunyi sebagai pertanda rasa kepuasannya menghilangkan kehausan. ada minum tanpa mengeluarkan bunyi.kan. 1) Cara (usage) Cara atau usage mi banyak menunjuk pada suatu perbuatan antara individu ciengan individu lainnya dalam hubungan bermasyarakat. . Norma mi mempunyai kekuatan yang Iemah karena penyimpangan terhadapnya tak akan mengakibatkan hukuman yang berat. karena kebiasaan mi dilakukan berulang-ulang yang rnenunjukkan bahwa banyak orang yang menyukainYa.norma kemasyarakatan yang memberikan petunjuk bakat yang berupa perintah atau larangan yang bersifat mengikat dan memaksa untuk dilaksanakannya.

alat untuk rnelarang sesuatu terhadap anggotaanggOtaflYa supaya menyesuaikan perbuatan-perbUatan dengan tata kelakuan tersebut. Tata kelakuan yang dimiliki oleh masyarakat yang berkenaan dengan masalah hubungan di antara mereka.anggota masyarakat. Tata kelakuari juga merupakan alat yang memerintahkafl dan sekaligus melarang seseorang anggota melakukan suatu perbuatan. Tata kelakuan merupakan pencermiflan dan sifat-sifat yang hidup dalam kelompok manusia sebagai alat pengawas.Pelanggaran atau penyimpangan dan kebiasaan mi akan mengakibatkan seseorang dianggap menyimpang dan kebiasaan umum dalam masyarakat. Tata kelakuan (mores) sangat penting bagi masyarakat. Di sini tata kelakuan memaksa orang agar menyesualkan tindakan-tindakannya dengan tata kelakuan masyarakat yang menyimpang seseorang melakukan kejahatan maka masyarakat akan menghukumnya dengan maksud agar mereka mau rnenyesuaikan dengan tata kelakuan dalam masyarakat tersebut. terutama di daerah- . Adat kehiasaan mi masih banyak ditemui di negara Indonesia. sebab: Tata kelakuan memberikan batas-batas pada kelakuankelakuan mndividu. Tata kelakuan menjaga solidaritas antara anggota. 3) Tata Kelakuan (mores) Menurut Mac Iver dan H. Page. tata kelakuan adalah hebiasaan-kebiaSaafl yang ada di dalam masyarakat yang diterima sebagai nama-nama pengatur dalam masyarakat itu. Setiap masyarakat mempunyai tata kelakuan yang berbeda-beda karena tata kelakuan timbul dan pengalaman yang berbeda-beda tergantung dan masyarakat yang bersangkutan. Contoh kebiasaan menghormati kepada orang yang lebih tua. kebiasaan saling bertanya bila saling bertemu dan lain-lain. mi akan menjaga keutuhan dan kerjasama antara anggota anggota masyarakat itu misalnya cara hubungan antara pria dan wanita. 4) Adat kebiasaan (custom) Adat kebiasaan atau custom mi bisa terjadi dan tata kelakuan yang kekal serta kuat integrasinya dengan pola perikelakuan masyarakat. alat pemaksa. Tata kelakuan mengidentifikasi individu dengan kelompoknya. Anggota masyarakat yang melanggar adat kebiasaan akan menderia sanksi yang keras yang kadang-kadang secara tidak langsung diperlakukan. Maka setiap orang akan menyalahkan penyimpangan terhadap kebiasaan tersebut.

yaitu kalau kita melihatnya sebagai suatu kumpulan dan dokter-dokter. misalnya perkawinan. sedang instituSi menunjukkarl cara berbuat. Ketiganya termasuk dalam asosiasi. sistem pengobatan. Jadi kita merupakan bagian daripada keluarga dan bukan bagian dad perkawinan. Misalnya : keluarga termasuk asosiasi. perkawinan disebut Institusi. bukan institusi. maka dia adalah institusi. maka mereka juga menciptakan peraturan-peraturan dan caracara untuk mengatur pelaksanaan kepentingan anggota-anggotanya satu sama lain.lain. maka ia adalah suatu asosiasi. badan yang didirikan oleh pemerintawpartike r untuk memenuhi kebutuhankebutuhan sosial tertentu. Pranata social dan peranannya Bilamana manusia menciptakan asosiasi. Serikat Buruh juga mempuflYal iembagalembaga yang khusus seperti : pemogokan. Tetapi dapat juga kita lihat rumah sakit itu sebagai asosiasi. juru rawat dan pelayanpelaYanflYa. warisan dan lain-lain. b. tetapi sistem mengatur pewarisan.daerah yang masih memegang teguh adat kebiasaan. perguruafl tinggi dan sebagainya. Asosiasi menunjukkan keanggotaafl. . (1) Bila kita memikirkan hospital sebagai suatu gedung untuk orang-orang sakit. penjara. Setiap asosiasi yang sehubungan dengan kepentingan khusus tentu mempunyai institusi yang khusus pula. Misalnya hukum adat yang melarang bercerai antara suami dan isteri. maka dia adalah suatu institusi. parlemen. Bentuk aturan-atUran inilah yang disebut institusi (lembaga). yang berbeda dengan asosiasi. Dan kalau kita mernandangflya sebagai bentuk prosedur. Misalnya: kita sukar untuk menentukan kedudukan rumah sakit. di Lampung. Contoh: Keluarga : mempunyal lembaga (institusi) khusus. Norma-norma tersebut di atas setelah mengalami suatu proses pada akhirnya akan menjadi bagian tertentu dan lembaga kemasyarakatan. Kadang-kadang memang timbul kekacauafl antara instituSi dan asosiasi karena istilah yang sama dengan itu dapat berarti salah satu dan padanya. Negara mempunyai 1ernbagaIembaga yang khusus pula seperti : bentuk pemerintahan yang berbentuk parlementer atau presindensiaI prosedur perundangundangan dan lain. Jadi kalau kita mernandangnya sebagai suatu group yang terorganiSir. persetuiuafl kolektif dan lainlain.

Dengan kata lain Institution adalah aktivitas-aktivitas kemasyarakatan/Pranata. (2) Analisis komparatif (comparative analitic) Yaitu analisis yang meliputi penyelidikan institusi dalam masyarakat yang berlainan. mi seringkali menyangkut analisis kesejahteraan dan sering-sering juga menggunakan penyelidikan secara komparatif. sedang jnstitute/lembaga adalah bentuk badan-badan yang mengoganisasikan‘ men) alakan aktivitasaktiVitas kemasyarakatan tersebut. Yaitu berusaha untuk menyelidiki pertumbühan dan perkembangannya di dalam waktu/usianya. Jadi tegasnya : Lembaga lebih banyak dinyatakan oleh adanya tata cara. Atau dengan kata lain : menyelidiki sejarah perkembangan suatu lembaga. tetapi suatu badan untuk mengorganisasi penyeiidikan ihniah dalam lapangan ekononhi disebut institute. kinship (kekerabatan). . maka kita melihat sifat kelembagaannya. Sedang kalau kita memandangnya sebagai suatu sistem pendidikan. Pada pokoknya membandingbandingkan macam-macam institusi itu di dalam berbagaibagai masyarakat. misalnya: studi terhadap perkawinan harus meliputi hubungan antara perkawinan dan lembagalembaga hukum. Institution mempunyai arti yang berbeda dengan institute. Cara-cara mempelajari institusi Pada umumnya dalam mempelajari institusi ada 3 macam yang dapat digunakan secara send in atau bersama-sama dengan yang lain (1) Analisis kesejarahan (historical analitic). (3) Pendekatan fungsional (functional approach) Yaitu menyelidiki hubungan-hubungan fungsional antara berbagai institution approach. institute berarti badan orgarlisasi yang bertujuan memenuhi suatu kebutuhan dalam berbagai lapangan kehidupan masyarakat. tetapi pemakaian istilah mi membutuhkan perhatian yang khusus. Istilah Institution dan Institute Istilah asing dan pranata adalah institution. keagamaan dan sebagainya. Demikian rnisalnya penyelidikan sebagai suatu aktivitas ilmiah disebut: institution. Sedang persekutuan/asosiasi lebih banyak dinyatakan oleh adanya kepentingan.(2) Bila kita memandang sebuah perguruan tinggi sebagai suatu badan yang terdiri dan guru-guru dan mahasiswanya maka kita melihat aspek asosiasinya.

kepartaian. pondok pesantren dan lain-lain. kenduri dan lain-lain. menyatakan rasa keindahan dan rekreasi (aesthetic and recreational institutions) Misalnya : seni rupa. Contoh : pemerintahan. keagarnaan. SMA. peternakan. keindahan dan rekreasi. Inslitusionalisasi (‘pelernbagaan) Dalam perkembangan masyarakat dan kebudayaan. Contoh : metodik ilmiah. industri dan sebagainya. perburuhan. Dr. Contoh : TK. c. ilmiah. penelitian. Lembaga-lembaga itu ada di dalam setiap rnasyarakat tanpa memperdulikan apakah masyaràkat tersebut memp nyai taraf kebudayaan sederhana atau modern. Koentj araningrat membagi lembaga sosial/praflatapranata kemasyarakatan menjadi 8 macam Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan kehidupan kekerabatan (kinship) atau domestic insitutions. pengasuhan anak dan lain-lain. Contoh pemeliharaan kecantikan. keluarga. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup (economic institutions). Pranata yang bertujuan meménuhi kebutuhan pendidikan (educational institutions). masjid. misalnya : lembaga kekeiuargaan. sah dan sudah diakui oleh masyarakat. dan lain-lain. SMP. Pranata yang bertujuan rnemenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan atau alam gaib (religius institutions). pemerintahan. demokrasi. doa. kepolisian. seni suara. Pranata yang bertujuan mengurus kebutuhan jasmaniah manusia (cosmetic institutions). Adanya lembaga-lembaga tersebut dimaksudkan untuk memenuhi berbagai keperluan pokok dan kehidupan manusia. perkawiflan. kedokteran. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusja Untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara (political institutions). seni drama dan lain-lain. ekonomi. Contoh : pelarnaran. kita mengenal pranata sosial atau lembaga kemasyarakatan. Len‘ibagalembaga tersebut stabil. penclidikan. misalnya: pertanian. Tapi di pihak lain ada juga individu atau kelompok yang melakukan aksi-aksi . kehakiman.Macam-macam tern baga sosial. kesehatan. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah. pendidikan ilmiah dan lain-lain. dan kesehatan jasmaniah. Contoh gereja. dan lain-lain. SD. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific institutions).

Proses perkembangan lembaga-lembaga dinamakan institusionalisasi (pelembagaan) dan proses mi terjadi bilamanasesuatu kelompok memutuskan bahwa seperangkat norma. Soejono Soekanto (1983) menyatakan bahwa institusionalisasi (pelembagaan) adalah proses di mana unsur norma menjadi bagian dan suatu lembaga. sanksi dan fasilitas dalam mencapai suatu tujuan. Demikian. sehingga diminta agar para anggota maSyarakat tersebut mematuhinya. kita namakan lem baga-lem baga. Misalnya: kekuasaan pada seseorang diatur oleh norma yang ada. berdasarkan norma itu orang memberikan kesan positif atau negatif terhadap perilaku seseorang. tetapi barangkali akan diakui juga dan mengenal perkembangan institusi (lembaga) di kelak kemudian han. norma mempengaruhi rangkaian pemilihan tujuan.983) rnenyatakan bahwa institusionalisasi adalab perkembangan sistem yang teratur dan norma-norma. seperti yang telah dikemukakan oleh Loomis (1960) sebagai benikut Kepercayaan Sentimen Tujuan Norma Status peranan (kedudukan) Ranking . Loomis (1960) menyatakan bahwa proses institusionalisasi menyangkut semua unsur dan proses sosial yang ada maka untuk normalah dianggap lebih penting (utama).pembaruan yang dipimpin oleh pejUaflgpejuang revolusioner. Berdasarkan uraian di atas dapatlah dikemukakan bahwa institusionalisasi belum merniliki unsur-unsur sistem sosial yang sempurna sebagaimana terdapat di dalam institusi (lembaga). Suatu perkumpulan baru dinyatakan sebagai institusi (lembaga) bila di dalarnnya ada unsur-unsur sistem sosial yang teratur. Cohen (1. Proses-proses di atas sepanjang mengenai soal-soal kebutuhan penting dan sepanjang nielahirkan sistein yang stabil dan universal. yang belum sah dan belum diakui masyarakat. Prosesproses demikian teriadi dimana-mana dan terumuskan dalam masyarakat. perananperanan yang ditetapkan dan diterima oleh masyarakat. Norma mempunyai hubungan yang erat dengan unsur sistem sosial lainnya. bahwa unsur norma merupakan unsur yang paling dasar dan suatu lembaga. status-peranan (kedudukan). akan tetapi institusionalisasi baru merupakan tahaptahap menuju perkembangan sistem yang teratur dan sistem sosial dan diterima oleh masyarakat. nilaini lai dan peranan tertentu dianggap sangat penting bagi kelangsungan hidupnya.

apabila orang-orang yang ada di dalam lembaga itu tidak mematuhi norma atau peraturan-peraturan yang telah dibuat dan disepakati bersama oleh semua anggota-anggota. Semakin banyak sumber-sumber alam yang dikonsumsikan oleh umat manusia. mereka juga akan membutuhkan berbagai sumber alam lainnya. RANGKUMAN. Suatu kelaziman yang hidup. sedemikian pula harus bertambah fasilitas hidup. ialah suatu bentuk aktivitas-aktivitas yang meliputi Adanya komunikasi Adanya pemeliharaan batas-batas Adanya hubungan system Adanya sosialisasi Adanya kontrol social Adanya institusionalisasi (pelembagaan). termasuk di antaranya lahan untuk pemukiman dan pertanian. Sedemikian bertambah anak manusia. (Loomis. untuk menunjang kebutuhan hidupnya. tetapi isinya baru. . walaupun percepatan pertambahan penduduk di setiap negara di dunia satu sama lain berbeda-beda. semakin sempit pulalah lahan buat pemukiman dan pertanian. 1960). bisa saja bahwa suatu lembaga menjadi tidak lembaga lagi. Sedangkan dilihat dan segi prosesnya. Dernikian. di m ana lembaga-lembaga lama runtuh dan diganti lembagalembaga baru. Selain lahan. Dengan begitu semakin padatlah penduduk planet bumi. atau simbulsimbulnya tetap dipertahankan dan diteruskan.Power Sanksi Fasilitas. seiring dengan itu. bah wa institusionalisasi pada hakikatnya merupakan proses yang meliputi pula pelembagaan kembali (reinstitutionalization). 1) Maalah Penduduk Dunia Pada prinsipnya pertambahan penduduk dunia yang meningkat sedemikian cepat merupakan suatu ancaman bagi kehidupan umat manusia itu sendiri. semakin cepat terkuras pula cadangan sumber-sumber alam di perut bumi.

bahkan bermilyar ton zat-zat polutan terhadap sistem ekologi di planet bumi mi. Misalnya di India haru 28% saja. 2) Konsep Keseimbangan Dinamis Baik pertambahan penduduk yang meningkat dengan cepat. kehidupan mereka. semakin berkembang dan semakin pekatlah unsur-unsur polutan di darat. Oleh karena itu jalan ke luar imbangan dinamis. di perairan bahkan di udara. Dengan demikian keseimbangan dan kelestarian Iingkungan hidup di bumi semakin goyah dan terancam punah. Sedangkan kebutuhan-kebUtuhan yang menyangkut spiritual menyangkut tentang religi. di samping dapat terpenuhi berbagai kebutuhan hidup yang menyangkut kebutuhan material maupun spiritual.Pada sisi lain apabila secara terus menerus umat manusia rnengkonsulflSi sumber-sumber alam. Konsep keseimbangan dinamis berarti pertambahan populasi penduduk dapat terkontrol. . Amerika Latin tidak dapat mengenyam kesempatan pendidikan formal. Pendek kata. tentang religi. penduduk yang. di Guatemala dan Bolivia (Amerika Latin) masing-masing 38 clan 32% saja dan seluruh jumlah pendud uk negara-negara yang bersangkutan. salah satu di antaranya lahir dan grup studi Kelompok Roma. Daya upaya untuk mencegah kehancuran yang lebih cepat peradaban umat manusia di planet bumi mi. sudah tidak buta huruf masih sangat terbatas jumlahnya. Kebutuhan-kebutuhan material berkaitan dengan konsumsi sumbersumber alam yang terpaut pada kegiatan sosial ekonomi. akan menanggUng resiko yang berat bagi negara-negara di dunia. karena tekanan ekonomi dan kemiskjnan yang melilit. di luar itu masih menambah beban berjuta. di Pakistan antara 16 — 18%. 3) Pen yelenggaraan Pendidikan Kesehatan a) Pendidikan Kurang lebih 50% anak-anak usia sekolah di pedesaan-pedesaan negara-negara Afrika. kepercayaan dan kebudayaan. penduduk pedesaan-pedesaan pedalaman Afrika praktis masih terisolasi dan dapat dipastikan persentase jurnlah buta huruf akan lebib tinggi dan jumlah penduduk buta huruf di negara-negara berkem bang lainnya. Kelompok mi menitik beratkan program studinya pada lima variabel yang dominan mempengaruhi kehidupan umat manusia. atau berkurangnya penduduk secara drastis dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. Berkaitan dengan itu. terukur. Asia. kepercayaafl dan kehudayaan. Dengan sarana komunikasi yang masih sangat terbatas. pertumbuhan penduduk dunia secara eksponensial tidak saja akan menguras potensi lahan dan sumbersumber alam.

antara lain dengan sistem rotasi. pada tahun 1973. Jepang. terbagi dalam 2 program yaitu Proyek Pembangunan Pedesaan dan Pembangunan Pertanian. yaitu: mengikuti pertumbuhan anak. pada tahun 1983 melonjak menjadi 90%. tetapi juga oleh ibu-ibu di negara-negara maju. pada kelompok anak-anak unur 0 — 1 tahun adalab 100 orang di antara 1000 anak. Singapura 11. dan ORT. Tingkat kematian akibat kurang gizi di Indonesia mencapaj tingkat tertinggj. Menjaga kelestarian lahan pertanian di kaki dan lereng pegunungan digunakan sistem sabuk lingkar gunung. Jepang dan Finlandia masing-masing 7. Malaysia 30. .5 juta anak. Program OTR dapat menekan angka kematian 2. Amerika Serikat. setiap tahun dapat menyelamatkan 5 juta anak dan kematian. Flanya 1% saja anak-anak di dunia yang jelas-jelas ketahuan menderita penyakit kurang gizi. Selandia Baru. Program bagi anakanak balita diharapkan dapat mengurangi angl:a kematjan sebanyak 50%. Srilangka 43. 4) Pengawetan Tanah dan Air Fokus usaha-usaha pengawetan tanah dan air lebih dititikberatkan kepada usaha-usaha melestarikan hutan. Kejadian yang mirip sama terjadi di Australia. yang terbagi dalam 4 program. Kredit Investasi 1975 — 1977 dalam program peningkatan produksi pangan di negara-negara berkembang dialokasikan sebesar 7 muyar dolar. Spanyol. Thailand 50. kebun jalur hijau dan taman-taman di lingkungan pada umumnya. Program penggunaan AS! mendapat tanggapan positif tidak saja oleb kaum ibu di negara-negara berkembang. ibu-ibu yang menyusui anaknya di negaranegara Skandinavja (Eropa Utara) hanya 30% saja. imunitas. di Swedia.b) Kesehatan UNICEF memberjkan prioritas pelayanan kesehatan kepada anak-anak balita. di antara 5 juta anak yang meninggal setiap tahun karena menderita diare (mencret). Perancis. AS!. Dalam penelitjan di lapangan ternyata 25% anak-anak di negara-negara berkembang menderjta kurang gizi yang tidak ketahuan. 5) Peningkatan Produksi Pangan Program Bank Dunia periode 1985 — 2000 diharapkan akan menaikkan produksi pertanian sebesar 5 %. dan 5 juta anak lainnya terbebas dan cacat tubuh yang disebabkan oleh 6 macam penyakit yang dapat dikebalkan setiap tahun. Program imunisasi. UNICEF mencatat. Di luar kawasan hutan usaha penghijauan pekarangan. Di negaranegara lain angka kematian penderita kurang gizi di antara 1000 anak aalah sebagai berikut: Filipina 50.

6) Faktor-Faktor Dasar Kependudukan Yang menjadi faktor dasar terhadap perkembangan jumlab penduduk dengan berbagai akibatnya adalah : a) Kelahiran.19 tahun. tu = Age Specific Birth Rate (ASBR) misalnya kelompok umur pendüduk : 15 . sejajar dengan perkembangan pembangunan pedesaan dan pembangunan sektor pertanian di negara-negara berkembang. 20 -29 tahun. c. dan sebagainya. Termasuk tinggi. yaitu : (1) tingkat kematian kasar atau Crude Death Rate yang rum usnya Jumiah kematjan dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Tingkat kematian inipun dapat digolongkan menjadi: (a) tergolong tingkat : lebih dan 19 orang/1000 penduduk. disebut tingkat kernatian. lebih 30 orang/1000 penduduk. b.Dan tahun ke tahun alokasi kredit investasi Bank Dunia cenderung meningkat terus. . Untuk menghitung tingkat kelahiran mi ada dua cara yaitu: tingkat kelahiran kasar atau Crude Birth Rute (CBR) dengan rumus: Jumlah kelahiran 1 Th X 1000 Jumlah Penduduk (2) tingkat keahiran khusus pada kelompok urnur terten. Termasuk rendah: kurang 20 orang/1000 penduduk. b) Kematian. kali (X) 1000. Dan tingkat kelahiran penduduk dapat digolongkan menjadi : a. dengan rumus: Jumlah kelahiran 1 tahun pada kelompok unsur per atau dibagi jumlah penduduk pada kelompok umur tertentu tersebut. Untuk menghitung tingkat kematian mi ada dua cara. Termasuk sedang : 20 — 30 orang/1000 penduduk. yaitu besar kecilnya jum!ah kematiar. yaitu besar kecilnya kelahiran disebut tingkat kelahiran.

di samping pada kelompok di bawah 1 tahun. . yaitu jumlah dan selisih Emigrasi dengan imigrasi per jumlah penduduk kali 1000. misalnya: kelompok umur di bawah 1 tahun yang disebut Infant Mortality Rate. Dan Migrasi Netto inilah yang mempengaruhi pertarnhahan penduduk.(b) tergolong sedang : 14 18 orang/1000 penduduk (c) tergolong rendah : 9 — 13 orang/l000 penduduk. Rumus daripada tingkat Migrasi itu : Jumlah penduduk/Migrasi dalam 1 tahun X 1000 Jumlah penduduk Untuk Migrasi ini dapat dihitung Migrasi Netto (migrasi bersih). Migrasi/Perpindahan mi menurut lokasi atau daerah dapat dibagi menjadi Perpindahan antar negara disebut Emigrasi/Imigrasi.125 orang!1000 kelahiran. tergolong tinggi : 75 . (c) tergolong sedang : 35 .75 orang/l000 kelahiran. (2) Tingkat kematian khusus atau tingkat kematian pada kelornpok umur tertentu. Tingkat keinatian kelompok umur tertentu tersebut. 10. b) Migrasi masuk = In Migration Migrasi. Rumusnya Jumlah kematian pada kelonipok amur tertentu tersebut dalarn 1 tahun per jumlah penduduk pada kelompok umur tertentu tersebut kali 1000. rum usnya Jumlah kematian kurang 1 tahun selarna 1 tahun x1000 Jumlah kelahiran yanghidup Untuk JMR inipun dapat digolongkan menjadi 4 yaitu tergolong sangat tinggi : Iehih dan 125 orang/1000 kelahiran. untuk bertempat tinggal tetap. Tingkat kematian pada kelompok tertentu tersebut Age Specific Death Rate. 7) Migraci atau Perpindahan Perpindahan atau Migrasi mi ada dua macam a) Migrasi ke luar out Migration Emigrasi. juga dapat dihitung tingkat kernatian pada kelompok umur tertentu yang lain misainya: 5 —9 tahun.-19 tahun dan sehagainya.

.but akan menimbulkan berbagai problema atau masalah penduduk. Kepadatan terasa pada daerah perkotaan dan daerah yang subur. Sebab-sebab perpindahan : Antara lain karena alasan ekonomi. Tempat tinggal penduduk yang kurang memenuhi ukuran kehidupan yang layak dan higienis. karena untuk penyeleflggaraan pendidikan dipenlukafl biaya. gelandangan dan sebagainya. Macam-macam transmigrasi antara lain Transmigrasi umum Transmigrasi spontan Transmigrasi sektoral Transmigrasi ABRI Transmigrasi Bedol Desa dan sebagainya. karena helum sernua sumber alam dapat diolah sendiri. agama. baik gedung. Masalah-masalah kependudukan tersebut antara lain: Rendahnya income perkapita penduduk. untuk Indonesia kepadatan yang sangat terasa di Jawa dan Bali. politik dan sebagainya 8) Perkembangan Penduduk a) Bagi negara yang cedang berkembang Berhubung semakin tahun semakin besar tingkat kelahiran penduduk pada khususnya maka ha! terse. RendahflYa tingkat pendidikan masyarakat. alat-alat sekolah dan sebagainya. dan belum semua penduduk mendapatkan lapangan kerja. Perpindahan dan desa ke kota disebut urbanisasi yang hat mi sebagian besar lebih banyak menimbulkan masalah kependudukan untuk daerah kota misalnya karena kurangnva lapangan pekerjaan maka timbul: pengangguran. Hal mi terutama sangat dirasakan oleh negara-negara yang sedang berkem hang. guru-guru.Perpindahan antar pulau dalam suatu negara dsebut transmigrasi (tempat tinggal tetap). padahal income perkapita masyarakat relatif rendah maka tak Semua orang tua dapat membiayai anak-anaknya. Penyebaran penduduk yang tak merata: Untuk mi antara pulau yang satu dengan pulau yang lain tak sama padatnya. Dalam hal mi pemerintah beium dapat mencukupi semua fasilitaS pendidikan. volume kejahatan bertambah. Untuk mi penn masyarakat berpartiSiPasi.

Contoh : Bagi negaraflegara yang sudah maju dengan berbagai eknologiT1Ya itu maka masalah kependUdUkan yang ditimbUlkan antara lain Kurangnya tenaga kerja manusia. Program Transmigrasi. Dengan adanya berbagai masalah yang timbul dan perkembangan penduduk tersebut di atas. maka setiap pemerintah yang bertanggUflg jawab terhadap kesejahteraan rakyatnYa akan mengambil dan melakukan berbagai kebilakSaflaafl Jalam hal tersebut. Khususnya pada negara-negara yang sedang berkembang melakukan kebijaksanaan dengan berbagai program. Tiap negara pada saat mi bekerja sama di dalam mengatasi masalah kependudukan yang pelaksanaannya menunjang kebijaksanaan kependudukan nasional. Untuk kebijaksanaan-kebijaksanaan itu antara berbagai negara dan berbagai golongan tingkatan perkembangan negara adalah tidak sama Bagi negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia.b) Bagi negara yang modern/maj u Masalah kependudukan yang timbul tersehut bagi berbagai golongan negara adalah tidak sama. kebijaksanaan mi pada umumnya disesuaikan dengan falsafah/ pandangan hidup danpada bangsa di negara itu sendiri. . Program Industrial isasi. misalnya untuk Indonesia dengan melaksanakan : Program Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pertanian. Rendahnya tingkat kelahirafl dan sebagainya 9) Kebijakcanaan Pemerintah TerhadaP Masalah Kependudukan. Program Pendidikan Kependudukan: Program Keluarga Berencana.

yang aktif di tengah-tengah sesama manusia lainnya. tetapi dalam banyak ha banyak pula perbedaannya. Semuanya telah ditata dan dipakai oleh generasi sebelumnya. Sejenis tapi tak sama. manusia tetap mempunyai watak dan sifat tertentu. yaitu aspek organik jasmaniah. Insyaf akan ―aku‖ nya dan sadar. dalam pcibagai hal bersama-sama satu sama lain. serta mengumpulkan kekuaLan rohani untuk bertindak sendiri. ―individuum‖ artinya ―yang tak terbagi‖. disebut orang yang mempunyai kepribadian istimewa. Dalam ilmu sosial paham individu menyangkut tabiatnya dengan kehidupan jiwanya yang majemuk. Hal mi memherikan keuntungan rohani bagi individu seperti bahasa. adat istiadat dan kebiasaan. PERTUMBUHAN 1NDIVIDU Pengertian individu ―Individu‖ berasal dan kata latin. Sifat dan fungsi orang-orang di sekitar kita adalah makhluk-makhluk yang agak berdiri sendiri. KELUARGA DAN MASYARAKAT 1. Dalam ilmu sosial. merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil clan terbatas. Akan tetapi. yaitu sebagai manusia perseorangan. agama. dan sebagainya. ilmu pengetahuan. Dan uraian di atas dapatlah disimpulkan. memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. melainkan sebagai kesatuan yang terbatas. makin tua semakin maju dan semakin banyak pula perbedaannya. Pada setiap anggota suatu bangsa yang bermacam-macam tingkat peradabannya. Jadi. individu menekankan penyelidikan kepada kenyataan. tetapi melalui kaitan dengan dunia yang telah mempunyai sejarah dengan peradabannya. Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi. Dengan demikian sering digunakan sebutan ―orang-seorang‖ atau ―manusia perseorangan‖. terjadi diferensiasi dengan corak sifat dan tabiat beraneka macam. Bahkan individu yang mempunyai aktivitas sadar lebih dan ukuran rata-rata kebanyakan orang.BAB III INDIVIDU. yang tak seherapa m‘mpengaruhi kehidupan manusia. paham-paham hukum. Persepsi terhadap individu atau hasil pengamatan manusia dengan segala maknanya merupakan suatu keutuhan ciptaan Tuhan yang mempunyai tiga aspek melekat pada dirinya.kenyataan hidup yang istimewa. betapapun besarnya pengaruh lingkungan sosial terhadap individu. Timbulnya diferensiasi bukan hanya pembawaan. melainkan juga menpunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiiki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya. aspek psikis- .

namun diakui bahwa pertumbuhan itu adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa. Perubahan mi pada lazimnya disebut dQngan istilah proses. Dapat dirumuskan suatu pengertian tentang proses asosiasi yaitu terjadinya perubahan pada seseorang secara tahap demi tahap karena pengaruh baik dan pengalaman atau enipiri luar melalui pancaindera yang menimbulkan s?nsations maupun pengalaman dalam mengenai keadaan batin sendiri yang menimbulkan reflexions. sedang keseluruhan ada pada kemudian. maka muncul struktur masyarakat yang akan menentukan kemantapan masyarakat. Kedua macam kesan (sensation dan reflexions) merupakan pengertian yang sederhana yang kemudian dengan proses asosiasi membentuk pengertian yang lebih kompleks. disebut proses mdividualisasi atau aktualisasi din. kegoncangan pada satu aspek akan membawa akibat pada aspek yang lainnya. Untuk selanjutnya timbul beberapa pendapat mengenai pertumbuhan dan berbagai aliran yaitu asosiasi. Makna manusia menjadi individu apabila pola tingkah Iakunya hampir identik dengan tingkah laku massa yang bersangkutan Proses yang meningkatkan ciri-ciri individualitas pada seseorang sampai pada dirinya sendiri. Menurut para ahli yang menganut aliran asosiasi berpendapat. Lain halnya dengan pendapat dan aliran psikologis Gestalt tentang pertumbuhan. Individu dalam bertingkah laku menurut pola pribadinya ada tiga kemungkinan: menyimpang dan norma kolektif kehilangan individualitasnya atau takluk terhadap kolektif. Ketiga aspek tersebut saling mempengaruhi.rohaniah. Mencari titik optimum antara dua pola tingkah laku (sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat) dalam situasi yang senantiasa berubah. Individu dibebani berbagai peranan yang berasal dan kondisi kebersamaan hidup. aliran psichologi Gestalt dan aliran Sosiologi. dan mempengaruhi masyarakat seperti adanya tokoh pahiawan atau pengacau. Bagian-bagian mi terikat satu sama lain menjadi keseluruhan oleh asosiasi. . dan aspek-sosial kebersamaan. Sebelum ―baik‖ atau ―tidak baik‖ pengaruh individu terhadap masyarakat adalah relatif. Menurut para ahli dan aliran ml bahwa pertumbuhan ad alah proses d iferensiasi. Konflik mungkin terjadi karena pola tingkah laku spesifik dirinya bercorak bertentangan dengan peranan yang dituntut oleh masyarakat dan sekitarnya. Pada proses asosiasi yang primer adalah bagian-bagian. 01) b. memberi konotasi ―matang‖ atau ―dewasa‖ dalam konteks sosial. bahwa pertumbuhan pada dasarnya adalah proses asosiasi. Bagian-bagian yang ada lebih dahulu. Pengertian Pertumbuhan Walaupun terdapatnya perbedaan pendapat di antara para ahli.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Dalam membahas pertumbuhan itu ada bermacam-macam aliran. bahwa pertuni )uh an individu semata mata tergantung pada lingkungan sedang dasar tidak berpera nan sania sekali. Para ahli dan golongan mi menunjukkan berbagai kesempatan atau keminipan antara orang tua dengan anaknya. Jadi menurut proses mi keseluruhan yang lebih dahulu ada. Kemudian kita mengenal konsepsi aliran sosiologi di mana ahli dan pengikut aliran mi menganggap bahwa pertumbuhan itu adalah proses sosialisasi yaitu proses perubahan dan sif at mula-mula yang asosial atau juga sosial kemudian tahap demi tahap disosialisasikan. sedang bagian-bagian hanya rnempunyai arti sehagai bagian dari keseluruhan dalarn hubungan fungsional dengan bagian-bagian yang lain. Jadi dan pendapat aliran psikologi Gestalt mi dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan itu ad. yaitu a) Pendirian nativistik. Misalnya seorang ayah merniliki keahlian di bidang seni lukis maka kemungkinan besar anaknya juga menjadi pelukis. Menunut para ahli dan golongan mi berpendapat. bahwa pertumbuhan individu itu semata-mata ditentukan oleli faktor-faktor yang clibawa sejak lahir. baru kemudian menyusul bagian-bagiannya. Jadi menurut pendirian mi menolak dasar dalam pertumbuhan individu dan lebih rnenekankan pada lingkungan dan konsekuensinya hanya lingkunganlah yang hanyak dibicarakan. Pendirian semacam mi biasa disebut pendirian yang . namun pada ganis besarnya dapat digolongkan ke dalam tiga golongan. c.Dalam proses diferensiasi yang pokok adalah keseluruhan. Para abli berpend apat. Tetapi hal mi akan menimbulkan keragu-raguan apakah kesamaan yang ada antara orang tua dan anaknya benar-benar disehabkan oleh pembawaan sejak lahir ataukah mungkin karena adanya fasilitas-fasilitas atau hal-hal lain yang dapat memberikan dorongan ke arah kemajuannya. b) Pendirian Emperictik dan emiro omen Lutistik Pendirian mi herlawanan dengan pendapat nativistik.ilah proses perubahan secara perlahan-lahan pada manusia dalam mengenal suatu yang Semula mengenal sesuatu secara keseluruhan baru kemudian mengenal bagian-bagian dan lingkungan yang ada.

bila anak mi diasuh dalam lingkungan masyarakat manusia. jauh dan mencukupi. Nampak lain dengan konsepsi konvergensi yang berpandangan statis yaitu menganggap pertumbuhan individu itu ditentukan oleh dasar (bakat) dan lingkungan.environmentalistik. Tetapi apabila anak yang normal mi kebetulan terlantar di sebuah hutan hemudian diasuh oleh serigala sudah harang tentu anak itu tidak dapat berdiri tegak pada kedua kakinya dan dia akan merangkak seperti serigala yang mengasuhnva. Bakat atau dasar sebagai kernungkinan ada pada masing-masing individu namun bakat dan dasar yang dipunyai itu perlu diserasikan dengan lingkungan yang dapat tumbuh dengan baik. Di samping harus adanya dasar. Misalnya pada anak yang normal memiliki dasar atau bakat untuk herdiri tegak di atas kedua kaki. Suatu modifikasi yang terkenal yang sering dianggap sebagai perkembangan lebih jauh konsepsi konvergensi ialah konsepsi interaksionisme yang berpandangan dinamis yang menyatakan bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan pertumbuhan individu. Menurut faliam mi di dalam pertumbuhan individu itu haik dasar maupun lingkungan kedua-duanya memegang peranan penting. c) Pendirian Konvergensi dan fnteraksionisrne Kebanyakan para ahli mengikuti pendirian konvergensi dengan modifikasi seperlunya. walaupun anak tersebut hidup di antara manusia-manusia lain ada kemungkinan juga anak itu tak akan dapat berjalan karena belum matang untuk melakukan hal itu. walaupun fasilitas belajar yang dimiliki sangat minimal. Sehingga dapat dikatakan bahwa pendirian mi pada hakikatnya adalah kelanjutan dan faham emperisme. . karena tidak berhasil dalam belajar. juga perlu dipertimbangkan masalah kematangan (readiness). walaupun fasilitas yang diperlukan telah tersedia secara lengkap dan sebaliknya pada anakanak dan orang tua yang kurang mampu sangat berhasil dalam belajar. Apabila konsepsi mi dapat tahan uji (benar) akan dihasilkan manusia-manusia ideal asalkan dapat disediakan kondisi yang dibutuhkan untuk usaha itu. Tetapi dalam kenyataannya sering dijumpai lain. banyak di antara anak-anak orang kaya atau orang pandai mengecewakan orang tuanya. misalnya anak yang normal berusia enam bulan.

dan dengan berjalan itu anak mulai pula belajar rnenguasai ruang. bahwa pada masa mi mulut memainkan peranan terpenting dalam kehidupan individu. Di samping itu terjadi pembiasaan tahu akan kebersihan. Masa intelektual dan kira-kira umur 7. dengan sengaja melanggar apa yang dilarang dan tidak melakukan apa yang seharusnya untuk dilakukan.0 tahun. Masa sosial.0 tahun atau 14. Anak sering menentang kehendak orang tua.0 tahun. karena mulut dipatidang sebagai sumber kenikmatan dan ketidak-nikmatan. Masa estetik dan umur kira-kira 2.0 tahun atau 14.0 tahun sampai kira-kira 7. kira-kira umur 13.0 tahun. Sebenarnya kata estetik diartikan bahwa pada masa mi pertumbuhan anak yang terutama adalah fungsi paxcaindera. Pada tahun kedua anak belajar berjalan.0 tahun sampai kira-kira umur 13. Menurut Freud tahun pertama dalam kehidupan individu itu Sebagai masa oral. a) Masa Vital Pada masa vital mi individu menggunakan fungsi-fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam dunianya.0 tahun atau 21.0 tahun sampai kira-kira umur 20. Melalui tahu akan kebersihan itu anak belajar mengontrol impuls-impuls yang datang dan dalam dirinya.0 tahun. Adapun alasan anak berbuat kenakalan dalam usia-usia tersebut adalah sebagai berikut . Dalam masa mi pula tampak munculnya gejala kenakalan yang umumnya terjadi antara umur 3.d) Tahap pert urnbuhan individu berdasarpsikologi Pertumbuhan individu sejak lahir sampai masa dewasa atau masa kematangan itu melalui beberapa fase sehagai berikut: Masa vital yaitu dan 0.0 tahun sampai umur 5. Bahwa anak memasukkan apa saja yang dijumpai ke dalam rnulutnya itu tidak karena mulut merupakan sumber kenikmatan utama.0 tahun. Pendapat semacam mi mungkin beralasan Kepada kenyataan. kadangkadang menggunakan kata-kata kasar. melainkan karena pada waktu itu mulut merupakan alat utama untuk melakukan eksplorasi dan belajar. b) Masa Estetik Masa estetik mi dianggap sebagai masa pertumbuhan rasa keindahan.0 sampai kira-kira 2.

Kalau tidak dapat menyelesaikan sesuatu soal maka soal itu dianggap tidak penting. sehingga menjadi matang untuk dididik daripada masamasa sebelum dan sesudahnya. c) Maca Intelektual (masa kecerasian bercekolah) Setelah anak melewati masa kegoncangan yang pertama. Hal yang demikian itu dilakiikannya bukan karena dia keras kepala. . Karena jarang menemukan kenyataan tersehut maka anak seakan-akan ingin mendapatkan pengalaman sebagai subyek yang bebas menentukan keinginannya itu. permainan yang tradisional. melainkan hanya karena ingin mengalami dan ingin rnenyaksikan akibatnya. Pada masa mi terjadi apa yang kita sebut deman menghendaki. Amat realistik. dan kehendak yang dimiliki tidak dapat ditahantahan. mempunyai pula kebebasan untuk menolak sesuatu. dalam hubungan mi ada kecenderungan untuk meremehkan anak lain. Lalu bagaimana sikap kita dalam menghadapi anak yang sedang mengalami masa kegoncangan mi yaitu‘yang paling bijaksana mengambil jalan tengah tidak terlalu menekar dan tidak terlalU menonjolkan. bila hal itu menguntungkan. dan menghendaki benda yang lain dan seterusnya. Sikap tunduk kepada peraturan-peratu]afl. Dalam hal mi kadang-kadang dia melanggar apa yang dilarang dan tidak mengerjakan hal yang diharuskan.Berkat pertumbuhan bahasanya yang merupakan modal utama bagi anak dalam menghadapi dunianya maka sampailah anak pada penyadaran ―aku‖nya atau tahap menemukan ―aku‖-nya yaitu suatu tahap ketika anak menemukan dirinya sebagai subyek. Berarti dia menyadari bahwa dirinya juga subyek seperti yang lain. ingin belajar. Ada beberapa sifat khas pada anak-aak pada masa mi antara lain Adanya korelasi positif yang tinggi antara keadaan jasmani dengan prestasi sekolah. Kalau pada masa-masa sebelumnya anak masih merasa satu dengan dunianya belum mampu mengadakan pemisahan secara sadar antara dirinya sendiri sebagai subyek dan yang lain sebagai obyek maka kemampuan itu kini dimilikinya. Sebagai subyek dia mempunyai kebebasan untuk menghendaki sesuatu. maka rose sosialisasinya telah berlangsung dengan lebih efektif. Senang 1bandingbafldiflgkan dirinya dengan anak lain. Adanya minat kepada kehidupan praktis sehari-hari yang konkrit. Adanya ecenderungafl mernuji din sendiri. ingin tahu. akan tetapi kalau dia telah rnemperolehnya maka dia tidak lagi memperdulikan.

Gemar membentuk kelompok sebaya, biasanya untuk dapat bermain bersama-sama. Di dalam permainafl ada kecenderungan anak tidak lagi terikat kepada aturan permaman tradisional, mereka membuat aturan-aturan sendiri, setelah anak memasuki masa kelas-kelas tinggi sekolah dasar. Masa keserasjan bersekolah diakhjrj dengan suatu rnasa puera! Masa mi dernikian khasnya sehingga menarjl perhatjan. Sifatsifat. khas anakanak masa pueral itu dapat. diringkas ke da!am dua ha! yaitu Ditujukan untuk berkuasa yang menimbulkan tingkah laku dan perbuatan yang ditujukan berkuasa; apa yang diinginkan, yang dijadikan idam-idaman adalah sekuat, sejujur, sernenang dan seterusnya. Tingkah laku ekstrovers yaitu perbuatan yang berorientasj ke luar dirinya, yang dapat mendorong untuk meyaksikan keadaan-keadaan dunia d luar dirinya dan untuk mencarj teman sebaya untuk men enuhi kebutuhan psikisnya. Pada mereka dorongan bersajn besar sekali sehingga dalam persaingan itulah anak-anak pier mendapatkan sosialisasj lebih lanjut. Dan nampak anak puer dapat melakukan mi dan itu (si tukang jual aksi) tetapi di samping itu tidak berani berbuat begini atau begitu (si pengecut), sehingga pada anak puer seringkalj dijulukj si ―tukang jual aksi‖. Sementara juga dijuluki si ―pengecut,‖. Suatu hal yang penting pada niasa mi anak menerima otoritas orang tua dan guru sebagai suatu hal yang wajar karena itu pada anak-anak mi mengharapkan adanya sikap yang obyektif dan adil pada pihak orang tua Jan guru sebagai pemegang otoritas sehingga sikap pilih kasih akan mudah rnenimbul kan problem di kalangan mereka.

d) Maca Remaja Masa remaja merupakan masa yang banyak menarjk perhatian masyarakt karena mempunyaj sifat-sifat khas dan yang menentukan dalam kehidupan individu dalam masyarakatnya. Karena manusia dewasa harus hidup dalam alam kultui- dan hatus dapat rneuempatkajj dirinya di antara nilai-nilaj (kultur) itu maka perlu mengenal dirinya sebagai pendukung maupun pelaksana nilai-nilai. Untuk inilah maka ia harus mengarahkan dirinya agar dapat menemukan din, meneliti sikap hidup yang lama dan mencoba-coba yang baru agar dapat menjadi pribadi yang dewasa. Pada dasarnya mi masih dirinci ke dalam beherapa masa, yaitu

1) Masa Pra remaja Penggunaan istilah pra remaja mi hanya untuk menunjukkan satu masa yang mengikuti masa pueral yang benlangsung secara singkat. Masa mi ditandai oleh sifat-sifat negatif Sehingga disebut juga masa negatif. Pada masa mi terdapat beberapa gej ala yang dianggap sebagai gejala negatif misalnya tidak tenang, kurang suka bekerja, kurang suka bergerak, lekas lelah, kebutuhan untuk tidur besar, hati sering murung, pesimistik dan non sosial. Atau dapat dikatakan secara ringkasnya sifat-sifat negatif meliputi sikap negatif dalam prestasi, baik prestasi jasmani maupun prestasi mental. Negatif dalam sikap sosial balk dalam bentuk pasif maupun dalam bentuk apresif terhadap masyarakat. Terjadinya gejala-gejala negatif itu pada umumnya berpangkal pada biologis yaitu mulai bekerjanya kelenjarkelenjar kelamin, yang dapat membawa perubahan-perubahan cepat dalam din si remaja yang seringkali perubahanperubahan yang cepat mi belum mereka fahami sehingga dapat menimbulkan rasa ragu-ragu kurang pasti dan bersifat malu.

2) Maca rem aja Sebagai gejala pada masa mi adalah merindu puja. Dalam fase mi (masa negatif) untuk pertama kallnya remaja sadar akan kesepian yang tidak pernah dialaminya pada masa-masa sebelumnya. Kesejukan di dalam penderitaan yang nampaknya tidak ada orang yang dapat mengerti dan memaharninya dan menerangkannya. Sebagai reaksi pertama-tama terhadap gangguan Icetenangan dan keamanan batinnya ialah protes terhadap sekitarnya yang dirasanya tiba-tiha bersikap menter!antarkan dan memusuhinya. Sebagai tingkah berikutnya ialah kebutuhan akan ternan yang dapat memahami dan menolongnya serta yang dapat merasakan suka dan dukanya. Di sinilah rnulai tirniul dalam din remaja itu dorongan untuk mencari pedoman hidup vaitu mencari sesuatu yang dapat dipandang bernilai, pantas dijunjung tinggi, dan dipuja-puja, Pacla masa remaja mi mereka mengalarni kegoncangan batin, sebab pada masa mi mereka sudah tidak mau mernakai pedoman hidup kekanak-kanakan, tetapi juga belum mempunyai pedonmn hidup yang baru. Oleh karena itu maka si remaja itu merasa tidak tenang, banyak kontradiksi di dalam dirinya, mengeritik karena merasa diririya mampu, tetapi mereka mi jilga masih mencari pertolongan karena belum dapat mewujudkan keinginannya.

Proses terbentuknya pendirian hidup atau cita-cita hidup itu dapat dipandang sebagai penemuan nilai-nilai hidup di dalam eksplorasi si rernaja. Jadi proses penemuan nilai-nilai hidup tersebut melewati tiga langkah, yaitu Karena tiadanya pedoman hingga mereka merindukan sesuatu yang dapat dianggap hernilai, pantas hidupnya. Padi taraf mi sesuatu yang dipuja itu belum mempunyai bentuk tertentu, sehingga seringkali mereka hanya tahu hahwa merka itu menginginkan sesuatu, tetapi tidak tahu apa yang diiiiginkan itu. Obyek pemujaan itu telah menjadi lebih jelas yaitu pribadi-pribadi yang dipandangnya mendukung nilai-nilai tertentu. Dalam pemujaan terhadap orang-orang tertentu mi umurnnya terdapat perhedaan antara anak laki-laki dan anak wanita. Pada anak laki-laki sering nampak aktif meniru sedang anak wanita kehanyakan pasif. mengagumi dan mernuja dalam khayal. Schingga pada masa mi pulalab umumnya rasa kehangsaan tumhuh dengan subur. Para remaja lebih dapat rnenghargai nilai-nilai lepas dan pendukungnya, nilai dapat ditangkap dan difahaminya se bagai sesuatu yang abstrak. Oleh karena itu pada saat mi para remaja mulai dapat menentukan pilihan atau pemikiran hidupnya. Penentuan pilihan dan pemikiran hidup mengalami jatuh bangun, tidak dapat satu kali. Jadi karena mereka mi harus menguji nilai-nilai yang dipilihnya dalam kehidupan praktis di masyarakat Setelah diketahui bahwa nilai-nilai yang dipilihnya itu tahan uji, maka mreka pilihlah pendirian hidupnya. Pendirian tersebut tiap kali dimodifikasi agar dapat rnengikuti perubahan dan perkembangan niasyarakat dalam lingkungan remaja mi berada. Setelah mereka dapat menemukan pendiian hidup dan telab terpenuhi tugas-tugas pertumbuhan masa remaja maka berarti mereka telah mencapai masa remaja akhir dan mulailah individu mi memasuki masa dewasa awal.

3) Masa Usk Mahasiswa Masa umur mahasiswa dapat digolongkan pemuda-pemuda yang herusia sekitar 18,0 tahun sampai 30,0 tahun. Mereka dapat dikeiompokkan pada masa remaja akhir sampai dewasa awal atau dewasa madya. Pada masa usia mahasiswa banyak peristiwa-peristiwa yang perlu untuk diperhatikan, antara lain yaitu Bila dilihat dan segi pertumbuhan, tugas perkembangan pada usia mahasiswa mi adalah pemantapan pendirian hidup, yaitu pengujian lebih lanjut pendirian hidup serta penyiapan din dengan ketrampilan dan kemampuan-kemamPUan yang digunakan untuk merealisasikan pendirian hidup yang telah dipilihnya. Mahasiswa mi termasuk kelompok khusus

dalam suatu masyarakat maka mereka mulai mempersiapkan din untuk menerima tugas-tugas pimpinan di masa mendatang. Oleh karena itu mereka mulai mempelajani berbagai aspek kehidupan. Sebagai remaja pimpinan dipelajani dan dipersiapkan selama usia mahasiswa mi, misalnya kebudayaan berkeluarga, kemampuan memimpin, kemampuan mengambil keputusan, kemampuan flwnyesuaikan din secara sosial. Mahasiswa akan mengalami perubahan secara perlahan demi sikap hidup yang idealistik ke sikap hidup yang realistik. Dengan demikian keinginan-keinginan yang kurang realistik dalam dirinya dan realitas dalam lingkungannya telah diganti dengan yang lebih berdasar kepada realistis. Tetapi hal mi tidak berarti bahwa di kalangan mahasiswa tidak ada idealisme, justru pada mahasiswa mi banyak terdapat idealisme tetapi idealisme yang realistik yaitu yang dapat diterapkan dalam tin.. dakan. Dengan uraian-uraian mi diharapkan adanya suatu pemahaman mengenai manusia sebagai individu. ―Manusia merupakan makhluk individual tidak hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa-raga, melainkan juga dalam arti bahwa tiaptiap itu merupakan pribadi yang khas, menurut corak kepribadiannya, termasuk kecakapannya sendiri.‖ Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu masyarakat yang menjadi latar keberadaannya. Karena dan sinilah kita akan baru bisa memahami seseorang individu seperti kata Johnson.2 person are what they are always in social context the solitary person is unreal, abstract artifical, abnormal Kehadiran individu dalam suatu masyarakat biasanya ditandai oleh perilaku individu yang berusaha menempatkan dirinya di hadapan individu-individu lainnya yang telah mempunyai pola-pola perilaku yang sesuai dengan normanorma dan kebudayaan di tempat ia merupakan bagiannya. Di sini individu akan berusaha mengambil jarak dan memproses dininya untuk membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang ada. Perilaku yang telah ada pada dirinya. bisa adjustable, artinya ia bisa menyesuaikan din. Namun ia bisa juga mengalami maladjustment, yaitu gagal menyesuaikan din. Mengapa terjadi kegagalan2 Kita bisa menelusuri kembali bentukan perilaku itu. Kepribadian mewujudkan penikelakuan manusia. Manusia sebagai individu selalu berada di tengah-tengah kelompok individu yang sekaligus mematangkannya untuk menjadi pribadi. Proses dan individu untuk menjadi pribadi, tidak hanya didukung dan dihambat oleh dirinya, tetapi juga didukung dan dihambat oleh kelompok sekitarnya.

moderate dan keluarga sukses. Keluarga sudah seringkali tenlihat kehilangan peranannya. Suatu pekerjaan atau tugas yang harus dilakukan itu biasa disebut fungsi. Keluarga biasanya terdiri dan suami. diketahui terdiri dan seorang individu (suami) individu lainnya (isteri) yang selalu berusaha menjaga rasa aman dan ketenteraman ketika menghadapi segala suka duka hidup dalam eratnya arti ikatan luhur hidup bersama. Pen gertian Fungsi Ke1uirga Dalam kehidupan keluarga sering kita jumpai adanya pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan. pada umumnya. Akhirnya keluarga menjadi semacam model untuk mengidentifikasikan sebagai keluarga yang broken home. dan kemudian belajar melalui pengenalan itu. karena kehilangan pijakan. bahwa sebenarnya keluarga mempunyai fungsi yang tidak hanya terbatas selaku penerus keturunan saja. sering dikenal dengan sebutan primary group. dalam huhungannya dengan perkembangan individu. Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan-pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu. Kelompok mi. Kelompok inilah yang meiahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepnibadiannya dalam masyarakat. Dan sinilah ia mulai dikenal sebagai individu. a. FUNGSI-FUNGSI KELUARGA Keluarga adaiah unit satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. pada akhirnya akan memberinya suatu pengalaman indivithal. .un langsung secara individual di masyarakat. Tidaklah dapat dipungkiri. Individu ml pada tahap selanjutnya mulai merasakan bahwa telah ada individu-individu lainnya yang berhubungan secara fungsional. mempersiapkan pendidikan.3 Banyak halhal mengenai kepribadian yang dapat dirunut dan keluarga. membinanya dengan cara menelusuri dan meramalkan han esoknya. Oleh karena itu adalah bijaksana kalau diiihat dan dikembalikan peranan keluarga dan proporsi yang se benarnya dengan skala prioritas yang pas. Keluarga sebagai kelompok pertama yang dikenal individu sangat berpengaruh secara Iangsung terhadap perkembangan individu sebelum maupun sesudab ter. Anak-anak inilah yang nantinya berkembang dan mulai bisa melihat dan mengenal aPi din sendiri. Apa yang dilihatnya. isteri dan anak-anaknya. Individuindividu tersebut adalah keluarganya yang memelihara cara pandang dan cara menghadapi masalah-masalahnya. ketrampilan dan budi pekertinya. yang pada saat-saat sekarang mi sering dilupakan orang. Keluarga. Perkembangan intelektual akan kesadaran lingkungan seorang individu seringkali dilepaskan dan bahkan dipisahkan dengan masalah keluarga Hal-hal semacam inilah yang sering menimbulkan masalah-masalah sosial.2.

Persiapan perkawinan yang perlu dilakukan oleh orangorang tua bagi anak-anaknya dapat berbentuk antara lain pengetahuan tentang kehidupan sex bagi suami isteri. b) Fung. . Karena dengan perkawinan akan terjadi proses kelangsungan keturunan. tugas dan kewajiban bagi suami. pagan tembok dan lain-lain.b. Dengan persiapan yang cukup matang mi dapat mewujudkan suatu bentuk kehidupan rumah tangga yang baik dan harmonis. memelihara pendidikan bagi anak-anak dan lain-lain. Macam-macam Fungsi Keluarga Pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh keluarga itu dapat digolongkan/dirinci ke dalam beberapa fungsi. yaitu : Fungsi Biologis Fungsi Pemeliharaan Fungsi Ekonomi Fungsi Keagamaan Fungsi Sosial a) Fungci Biologis Dengan fungsi mi diharapkan agar keluarga dapat menyelenggarakan persiapan-persiapan perkawinan bagi anakanaknya. Sehingga tepat pada waktunya ia sudah matang menerima keadaan baru dalam mengarungi hidup rumah tangganya. melalui perkawinan. Kebaikan rumah tangga mi dapat membawa pengaruh yang baik pula bagi kehidupan bermasyarakat. Persiapan mi dilakukan sejak anak menginjak kedewasaan. Dan setiap manusia pada hakikatnya terdapat semacam tuntutan biologis bagi kelangsungan hidup keturunannya. pengetahuan untuk mengatur rumah tangga bagi sang isteri.ci Pemeliharaan Keluarga diwajibkan untuk berusaha agar setiap anggotanya dapat terlindung dan gangguan-gangguan sebagai berikut: gangguan udara dengan berusaha menyediakan rumah gangguan penyakit dengan berusaha menyediakan obat obatan gangguan bahaya dengan berusaha menyediakan senjata.

lain. c) FungsiEkonomi Keluarga berusaha rnenyelenggarakan kehutuhan manusia yang pokok yaitu: kebutuhan makan dan minum kebutuhan pakaian untuk rnenutup tubiihnya kebutuhan tempat tinggal. lampu dan lain-lain. tern pat tidur. d) Fungsi Keagamaan. Permainan anak mi memiliki nilai bagi anak-anak untuk mengembangkan daya cipta di samping sebagai alat-alat rekreasi anak. Di negara Indonesia yang berideologi Pancasila berkewajiban pada setiap warganya (rakyat) untuk menghayati. . Sehingga terwujud suatu masyarakat yang teriepas terhindar dan segala gangguan apapun yang terjadi. Perlengkapan jasrnaniah keluarga yang sifatnya umurn misalnya meja kursi. Dengan demikian akan tercermin bentuk masyarakat yang Pancasila apabila semua keluarga melaksanakan P4 dan fungsi keluarga mi. mendalami dan mengamalkan Pancasila di dalarn perilaku dan kehidupan keluarganya sehingga benar-benar dapat diamalkan P4 mi dalam kehidupan keluarga yang Pancasila. Sedangkan perlengkapan jasmani yang bersifat individual inisalnya alat-alat sekolah. cukup pakaian serta tempat tinggal. pakaian.Bila dalam keluarga fungsi mi telah dijalankan dengan Sebaik-baiknya sudah barang tentu akan membantu terpeliharanya keamanan dalani masyarakat pula. Sehubungan dengan fungsi mi keluarga juga berusaha nielengkapi kebutuhan jasmani di mana keluarga (orang tua) diwajibkan berusaha agar anggotanya mendapat penlengkapan hidup yang bersifat jasrnaniah baik yang bersifat urnurn maupun yang bersifat individual. Berhubung dengan fungsi penyelenggaraan kebutuhani pokok mi maka orang tua diwajibkan untuk berusaha keras agar supaya setiap anggota keluarga dapat cukup makan dan minum. perhiasan dan lain. Dengan dasar pedoman mi keluarga diwajibkan untuk menjalani dan mendalami serta mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam pelakunya sebagai manusia yang taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Juga dapat termasuk ke dalam golongan perlengkapar) jasmani adalah permainan anak.

diwariskan kepada anak-anaknya dalam bentuk antara lain sopan santun. khususnya orang tua membentuk kepribadian anak-anaknya secara sadar dan terencana sesuai dengan kepribadian suku Jawa atau suku Sunda khususnya. Dengan demikian terjadi apa yang disebut dengan istilah sosialisasi. pernberian itu ditanik surut.e) FungsiSosial Dengan fungsi mi keluarga berusaha untuk mempersiapkan anak-anaknya bekal-bekal selengkapnya dengan memperkenalkan nilai-nilai dan sikap-sikap yang dianut oleh masyarakat serta mempelajari peranan-peranan yang diharapkan akan mereka jalankan kelak bila sudah dewasa. Dan sesuai dengan kepribadian bangsa . tidak sopan. Bila anak menerima dengan tangan kin. lingkungan keluarga yang bertitik sentral pada ayah dan ihu secara intensif membentuk—sikap dan kepribadian anak-anaknya Contoh pada keluarga suku Jawa atau suku Sunda. Dengan fungsi mi diharapkan agar di dalam keluarga selalu terjadi pewarisan kebudayaan atau nilai-nilai kebudayaan. Mulai sejak anak-anak bertatih-tatih belajar berjalan sampai dengan usia sekolah dengan penuh kesadaran dan asa tanggung jawab. bertingkah laku serta bertutur kata yang baik dan tepat terhadap teman-teman sebaya. Soewaryo Wangsanegara dikatakan bahwa fungsi-fungsi keluarga meliputi beberapa hal sebagai berikut a) Pembentukan kepribadian. Secara bertahap anak-anak juga diajari dan diberi pengertian mendasar. Dengan melalui nasihat dan larangan. seorang anak yang menerima sesuatu pember-ian dan orang tua atau kerabat-kerabat keluarga. ukuran tentang baik buruknya perbuatan dan lain-lain. bahasa. bagairnana harus bersopan santun. dan baru setelah anak menerima dengan tarigan kanan pemberian itu benar-benar diberikan. dalam lingkungan keluarga. orang tua akan langsung menegur dan spontan memberitahu anaknya bahwa hal-hal yang menyimpang dan tata cara yang telah digariskan adalah tidak benar. Demikianlah lingkungan keluarga. para orang tua meletakkan dasar-clasar kepribadian kepada anak-anaknya. cara bertingkah laku. dan kepada mereka yang patut dihormati. Apabila terjadi penyimpangan-penyimpangan yang telah digariskan. dengan tujuan untuk memproduksikan serta melestarikan kepribadian mereka dengan anak cucu dan keturunannya. Kebudayaan yang diwariskan itu adalah kebudayaan yang telah diniiliki okh generasi tua yaitu ayah dan ibu. orang tua menyampaikan norma-norma hidup tertentu dalam bertingkah laku Dalam buku Ilmu Sosial Dasar karangan Drs. orang tua. Tindakan semacam mi merupakan suatu proses mendidik dan membentuk kepribadian dengan penuh kesadaran dan berencana. harus menerima dengan tangan kanan.

Bahkan menurut Margaret Mead (antropolog dan Amerika Serikat) menyatakan bahwa peranan televisi sebagai transmisi kebudayaan sudah melebihi peranan transmisi kebudayaan lainnya. trampil pula sebagai seniman patung atau sebagai seniman tan Bali. Akan tetapi kehidupan perekonomian rnasih belum berkembang. Keluarga adalah Sebagai jenjang dan perantara pertama dalam transmisi kebudayaan. estetika. dan masyarakat dunia pada umum nya. Pada kelompok masyarakat pnimitif. (Mayor Polak. karena menempati posisi kunci. sekalipun sudah ada pula perantara-Perantara lain. Contoh : Dalam lingkungan . peranan keluarga adalah maha penting sehagai transmisi kehudayaan. Contoh Dan keluarga seniman tan Bali. moral keagamaan.Indonesia pada umumnya. Sebaliknya fungsi keluarga sebagai lembaga transmisi kebudayaan secara relatif semakin mundur. dalani pergaulan di luar lingkungan keluarganya. b) Erat kaitannya dengan butir a. diwariskan ketrampilan seni patung atau seni tan Bali kepada anak keturunannya. Pengalamanpenga1aman dalam interaksi sosial dalam lingkungan keluarga adalah suatu modal dasar dalam membentuk kepnihadian seseorang. Contoh : Televisi sebagai produk teknologi modern sudah sedemikian besar berperan sebagai transmisi kebudayaan. Sej alan dengan itu semakin hesar pula fungsi seholah sebagai perantara dalam transmisi kebudayaan. dan turut menentukan pula tingkah laku seseorang terhadap orang lain. c) Keluarga merupakari eksponen dan kebudayaan masyarakat. Akan berlaku serupa proses reproduksi dan materi-materi kebudayaan dan keluarga lain dan berbagai suku bangsa di Republik Indonesia khususnya. peranan keluarga sebagai penyaluran (transrnisi) kebudayaan sudah tidak memadai lagi. keluarga juga berfungsi sebagai alat reproduksi kepribadian-kepribadian yang berakar dan etika. Pada kelompok-kelompok masyarakat yang lebih kompleks tetapi belum masuk pada era masyarakat industri. 1979: 108). Semakin maju dan dinamis suatu kelompok masyarakat makin banyak memerlukan sekolah-sekolah. pada masyarakat l)rlmitit. d) Keluarga berfungsi sehagai lembaga perkumpUlafl perekonomian. Dalam masyarakat primitif biasanya terdapat sistem kekeluargaafl yang sangat luas. sebagai hasil reproduksi seni patung dan seni tan dalam lingkup keluarga tersebut. dan kebudayaan yang berkorelasi fungsional dengan sebuah struktur masyarakat tertentu. Lembaga-lembaga nonformal ataupun formal seperti sekolah-sekolah adalah perantara-Perantara dalam bentuk lain dalam transmisi kebudayaan. Namun demikian. perekonomian mereka sud‘ah mulai berkembang. Namun begitu ikatan-ikatan kekeluargaafl masih terjalin kuat dan sering mempengarubi atau menguasal bidang perekonomian mereka.

termasuk alat-alat herburu. rat. Sedangkan golongan lainnya rnemiliki tanah hanya cukup untuk hidup (Koentjaraningrat. pendidikan diawali dengan pengetahuan kerohanian. Pengasuhan dan pendidikan anak-anak Derempuan Iebih dititikberatkan kepada penguasaari tata cara kehidupan dalarn rumah tangga. Mereka dapat menggarap tanah pertanian itu seperti tanah milik send iri. . segera sesudah berumah tangga. T)alani lingkungan suku Batak Karo dan Simalungun. huta atau kuta yang memegang hak ulayat atas penguasaan tanah pertanian. ada perbedaan antara golongan keturunan dan para pendiri huta atau kuta dengan penduduk pendatang kemudian.―keluarga besar‖ suku Batak Karo maupun Simalungun di Sumatera Utara. ci. ‗ranahtanah pertanian yang dikuasai huta atau kuta dapat diolah anggota-anggota keluarga Iaki4aki. Pada umumnya. (Koentjaraningrat. al. untuk keperluan pengasuhan dan pendidikan anak-anak (baik anak lakilaki ataupun perempuan) dibangun balai pendidikan. 1979 : 101). Akan tetapi tidak dapat menjual tanpa persetujuan dan huta yang diputuskan dengan musyawarah adat. menebang pohon. e) Keluarga berfungsi sebagai pusat pengasuhan dan pendidikan. perekonomiannya berkembang pesat. namun cenderung terlepas dan ikatan-ikatan kekeluargaan. antara lain tentang initologi nenek moyang yang keramat. penolak sihir. al. Pada keluarga suku Batak Toba misalnya. inemperbail:i peralatan. dan mant era-mantera untuk melern ahkan musuli (Koentjaraning. 1963 187). baik beTupa sawah atau ladang. Lebih lanjut diajarkan pengetahuan ilmu-ilmu gaib berupa mantera-mantera penolak bala. l3alai pendidikan akan dimiliki oleh ―keluarga besar‖ (terdini dan beberapa keluarga batih) atau juga dirniliki oleh keluarga batih. Dalam masa pendidikan. menangkap ikan. ada tanah panjaen. herdagang bahkan pengetahuan rnengenai seks juga harus diketahui dan dikuasai. Dalam lingkungan masyarakat primitif. membuat kapak. Perkembangan perekonornian itupun tidak rnutlak sepenuhnya didukung oleh para pengelola dan sanak keluarga. Sebaliknya dalam masyarakat yang berindustrialisasi. 1963 : 228). tanah pertanian yang dimiliki setiap inclividu juga ada. Pelaksanaan pendidikan anak laki-laki ditangani oleh ayah atau paman dan pihak ayah. Kendatipun demikian. namun harus tetap tinggal di balai pendidikan yang terpisah. anak laki-laki atau perempuan mempunyai tempat sendirisendiri.. tanah yang dimiliki seorang laki-laki atas pemberian orang tuanya. et. Materimateni pendidikan harus diketahui dan harus dikuasai oleh seorang anak laki-laki dalam inasa pendidikan dan seterusnya hingga dewasa. Selain dan itu diajarkan pula hagaimana hekerja mencari dan rnengambil air dan hekerja di ladang.. Para pendiri huta atau kuta disebut marga tanah memiliki tanah paling luas. misalnya membuat api. Untuk anak perempuan biasanya ditangani oleh bibi dan pihak ibu.

Tetapi inipun tidak realistis sebab menurut nalar keluarga yang dibangun di atas dasar nafsu rnenguasai itu tidak pernah sejahtera. Perlu kita ketahui bahwa nafsu seksual memang harus dijuruskan dengan cara-cara yang dapat diterirna oleh norma hidup. seielun tahun 1960-an. Hal mi kurang realistis. Namun hidup seksual itu tidak langgeng sebab seksualitas manusia akan mati sebelum manusia itu sendiri mati. 2) Pen gertian Keluarga Ada beberapa pandangan atau anggapan mengenai keluarga. demikian pendapat Dr. ekonomi dan lingkungan. Oleh karena itu apabila keluarga mi benar-benar dibangun atas dasar hidup seksual. 3. Kata individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. sistem pendidikan yang berlangsung di balai pendidikan (lali. Dalam peradaban modern dewasa mi. A. dan umur ke umur dan keadaan yang satu keadaan yang lain. Padahal yang dicita-citakar adalah keluarga bahagia sejahtera. Durkheim berpendapat bahwa keluarga adalah lernbaga sosial sebagai hasil faktor-faktor politik. Lain halnya Adler berpendapat bahwa mahligai keluarga itu dibangun berdasarkan pada hasrat atau nafsu berkuasa.Sistem pendidikan semacam mi herlaku dalam lingkungan masyarakat suku pedalaman atau pesisir di Irian Jaya. Kehidupan seksual manusia itu beruhahubah dan masa ke masa.laki atau perempuan) seperti itu sudah jarang di dapat. Menurut Sigmund Freud keluarga itu terbentuk karena adanya perkawinan pria dan wanita.. . Dengan demikian keluarga merupakan manifestasi daripada dorongan seksual sehingga landasan keluarga itu adalah kehidupan seksual suami isteri. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk inenyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan tenbatas. ―individuum‖ yang artinya yang tak terbagi.. KELUARGA DAN MASYARAKAT 1) Pengertian Individu Individu berasal dan kata latin. Lysen. maka keluarga itu akan lebih akan goyah terus dan akan segera pecah setelah kehidupan seksual suami isteni itu hilang. Bahwa perkawinan itu menurut beliau adalah berdasarkan pada libido seksualis. Secara merata 3istem pendidikan serupa itu telah diganti oleh sekoiah-sekolah. INDIVIDU.

Dalam lingkungan iti. antara ibu dan ayah. salah satu di antaranya berakar dan berasal dan kebudayaan dan kepribadian suku Sunda dan Jawa Barat. suatu kelompok masyarakat dapat berupa suatu suku bangsa. sejalan dengan pola kehidupan dan pola perekonomian masyarakat pnimitif atau belum sedemikian rupa seperti pada tnasyarakat maju. dapat digolongkan menjadi masyarakat sederhana dan masyarakat maju (masyarakat modern) a) Masyarakat sederhana. sehingga dapat membentuk suatu kelompok manusia yang memiiki ciri-ciri kehidupan yang khas. Kemudian pendapat dan Prof. antara orang tua dan anak. yang disebut masyarakat. Pembagian kerja dalam bentuk lain tidak terungkap dengan jelas. Tatanan kehiclupan. antara sesama kaurn laki-laki atau sesama kaurn wanita. Djojodiguno tentang Masyarakat aclalah suatu kebulatan daripada segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia. . Erat kaitannya dengan itu tatanan kehidupan. M.Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh pendidikan berpendapat bahwa keluarga adalah kumpulan beberapa orang yang karena tenikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki. norma-norma dan adat istiadat yang memberi warna kepnibadian orang Betawi. Dalam pertunibuhan dan perkembangan suatu masyarakat. antara kakek dan cucu. Jawa Barat. Contoh yang disebüt masyarakat Jakarta atau orang Betawi. enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya. 3) Pengertian Masyarakat Drs. larut dalam suatu kehidupan yang teratur dan terpadu dalam suatu kelompok manusia. pada hakikatnya berakar dan bernenek moyang dan berbagai suku. Salah satu di antaranya adalah suku Sunda. Jelasnya: Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan. Menilik kenyataan di lapangan.M. norma-norma yang mereka miiki itulah yang menjadi dasar kehidupan sosial dala‘n lingkungan mereka. atau antara kaum laki-laki dan kaum wanita. esensial. Dalarn linghungan masyarakat sederhana (primitif) pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. Bisa juga berlatan belakang darn berbagai sulcu. JBAF Mayor Polak menyebut masyarakat (Society) adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri atas banyak sekali kolektiva-kolektiva serta kelompok dan tiap-tiap kelompok terdiri atas kelompol:-kelornpok lebih baik atau sub kelompok. norma-norma. adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya. Akhirnya Hasan Sadily berpendapat bahwa masyarakat adalah suatu keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup betsaina.

membuat pakaian. dia terhindar dan pekerjaan pertanian yang sangat berat. 1961 : 120). Pada suku Nehe. Masyarakat m. seorang isteri meminta kepada suaminya supaya mengambil seorang isteri lain untuk meringankan pekerjaan rurnah tangganya (Raymond Firth. niempersiapkan serta membersihkan lahan pertanian untuk berladang. menyusui. . Dalam lingkungan masyarakat maju. dikerjakan oleh orang laki-laki. 107). misalnya.aju memiiki aneka ragam kelompok sosial. merupakan pekerjaan berat yang menuntut keberanian. atau lebih akrab dengan sebutan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai Organisasi kemasyarakatan itu dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan terbatas sampai pada cakupan nasional. seperti keranjang. maka pekerjaan yang berat seperti: membuka lahan. dan bercocok tanam adalah pekerjaan orang perempuan. buah-buahan. dan antara sesama isteri. Amir Sutaarga. merajut. Kalaulah pada saat mengolah tanah pertanian (lad ang atau kebun) dikerjakan bersama-sama. menyingkirkan pohon-pohon yang tumbang. jelas bahwa antara sang suami dengan sang isteri. misalnya menebang pohon. terjadi pembagian kerja dengan kesepakatan yang dapat diteritna satu sama lain. dan memelihara ternak besar. ketrampilan serta kemampuan daya tahan fisik yang kuat. Dengan latar belakang seperti itu. Karena dirasakan perlu menambahkan tenaga kerja. Oleb karena itu. al. dan mengumpulkan sayuran liar. Kaum wanita mengerjakan yang ringan-ringan. Demikian maka kaum wanita tidak saja mengurus anak-anak tetapi juga membuat barang-barang anyaman. dapat dibedakan sebagai kelompok masyarakat non industni dan masyarakat industni.Fembagian kerja berdasarkan jenis . nampaknya berpangkal tolak dan latar belakang adanya kelemahan dan keniampuan fisik antara seorang wanita dan pria dalam menghadapi tantangan-tantangan alam yang buas pada saat itu. dan binatang-binatang kerang (M. jika seorang laki-laki mempunyai lebih banyak isteri. di sam ping pekerjaan-pekerjaan lain. regional maupun internasional. 1961 . menyiangi rumput (Raymond Firth.kelamin. 1960 41—42).. Berburu atau menangkap ikan di laut misainya. menyebar benih. dan mengasuh anak-anak. b) Masyarakat maju. ada kalanya pada beberapa masyarakat primitif. Mengurus rurnah tangga. kedua bidang pekerjaan mi tercatat sebagai monopoli pekcrjaan kaum lelaki. et.

Pembagian kerja atau pembagian tugas pada kelcmipok menerima serta menjalankan tugas tidak secara paksa. Sifat interaksi dalam kelompok-keloinpok primer bercorak kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati. Contoh-contoh kelompok sekunder. terpaut saling hubungan talc langsung. rukun tetangga. lebih akrab. Oleh karena itu. misalnya : partai politik. bertatap muka. tanggung jawab para anggota dan berlangsung atas dasar rasa simpati dan secara sukarela. (b) Kelompok sek under Antara anggota kelompok sekunder. sif at interaksi.program yang telah sama-sama disepakati. Berlatar belakang dan pengertian resmi dan tak resmi. organisasi profesi dan sebagainya.(1) Masyarakat Non irzdustri Secara garis besar. di samping dituntut dedikasi. antara lain : keluarga. lebih dititik beratkan pada kesadaran. juga kurang bersifat kekeluargaan. lebih akrab. (a) Kelompok primer Dalarn kelompok primer. perhimpunan serikat kerja/serikat buruh. Para anggota menerima pembagian kerja/pemhagian tugas atas dasar kemampuan. Inti perbedaan yang terjadi adalah : Kelompok tidak resmi (informal group) tidair berstatus resmi dan tidak didukung oleh Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rurnah Tangga 4ART) seperti yang Jazim berlaku pada kelompok resmi. formal. obyektif. karena itu saling mengenal lebih dekat. Contoh-contoh kelompok primer. 1-lal-hal semacam itu diperlukan untuk mencapai target dan tujuan tertentu yang t€Iah di flot dalam program. maka tumbuh dan berkembang kelompok formal (formal group) atau lebih akrab dengan sebutan kelompok resmi. Kelompok primer mi disebut juga kelompok ―face to face group‖. . dan kelompok tidak resmi (informal group). kelompok belajar. lebih erat. pembagian kerja antar anggoLa kelompok diatur atas dasar pertimbanganpertimbangan rasional. keahlian tertentu. dan lain sebagainya. pembagian kerja. kelompok nasional atau organisasi kemasyarakat non industri dapat digolongkan menjadi dua golongan. interaksi antar anggota terjalin lebih intensif. kelompok agama. yaitu kelompok primer (primary group) dan kelompok sekundet (secondary group). sebab para anggota kelompok sering berdialog.

tukang bubut. sehingga konflik jarang texjãdi. Tetapi hal mi tidak dirumuskan secara tegas dan tertulis seperti pada kelompok resmi (W. Otonomi sejenis. tukang sepatu. Otonomi sejenis dapat diartikan dengan kepandaian/keahlian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri. atau organisasi-organisasi kemasyarakatan yang memiliki anggota kelompok tidak resmi. sampai pada batas-batas tertentu. . Sudah barang tentu masyarakat sebagai keseluruhan memerlukan derajat integrasi yang serasi. Semula pembagian kerja antara majikan dan buruh atau mereka yang magang bekerja berjalan serasi. Dengan demikian Semakin kompleks pembagian kerja. mereka dapat bekerja secara mandiri. norma-norma tertentu sebagai pedoman tingkah laku para anggota beserta konvensi-konvensinya. sesuai dengan bertambahnya individualisme. Gerungan. Seringkali dalam tubuh kelompok resmi juga terbentuk kelompok tak resmi. Jika pembagian kerja bertambah kompleks. perkumpulan-perkumpulan. ahli mesin. peranan-peranan serta hirarki tertentu. senasib sepenanggungan dan pandangan-pandangan yang sama. semakin banyak timbul kepribadian individu. Akan tetapi Ia lebih cenderung mempergunakan dua traf kiasifikasi. 1980 : 91).— Masyarakat-masyarakat yang berada di tengah kedua ekstrem tadi diabaikannya (Soerjono Soekanto. Sifat interaksinya berlangsung saling mengerti yang lebih mendalam. ahli listrik dan ahli dinamo. Dengan timbulnya spesialisasi fungsional. 1982-190). (2) Masyarakat Industri Durkheim mempergunakan variasi pembagian kerja sebagai dasar untuk mengklasifikasikan masyarakat. juga menjadi ciri dan bagian/kelompok-kelompok masyarakat industri. terutama di daratan Eropa.A. Hal tersebut telah melahirkan bentuk pembagian kerja antara majikan dan buruh. makin berkurang pula ide-ide kolektif untuk diekspresikan dan dikerjakan bersama. Contoh : Semua kelompok sosial. tukang las. Contoh-contoh : tukang roti. Anggota-anggota terdiri atas beberapa individu atau beberapa keluarga saja. Solidaritas didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompokkelompok masyarakat yang telah mengenal pengkhususan. yaitu yang sederhana dan yang kompleks. Akan tetapi hanya akan sampai pada batas tertentu. suatu tanda bahwa kapasitas masyarakat semakin tinggi.Namun demikian. sesuai dengan taraf perkembangannya. kelompok tidak resmi juga mempunyai pembagian kerja. karena latar belakang pengalaman-pengalaman. Abad ke-15 sebagai pangkal tolak dan berkembang pesatnya industrialisasi.

Hal mi berakibat membawa stagriasi mental para buruh. tidak dapat dipisah-pisahkan antara jiwa dan raganya. Tidak hanya dengan mata. Minat dan perhatian mi sangat dipengaruhi oleh niat dan kebutuhan kita pada waktu itu. rasa estetis dalam individunya.Laju pertumbuhan industri-industri membawa konsekuensi memisahkan pekerja dengan majikan lebih nyata. Akumulasi ketidak puasan buruh menjadi bertambah. telinga. dan tidak hanya indera mata saje. Akibat terjadi konflik-konflik yang tak dapat dihindari. Dalam pengamatan suatu objek tersebut keseluruhan jiwa raga kita terlibat dalam proses pengamatan itu. dan perhatin yang kita curahkan kepada objek yang kita amati itu. Makhluk mdividu berarti rnakhluk yang tidak dapat dibagi-bagi. Ketidak-puasan kaum buruh terhadap kondisi keija dan upah semakin meluas. Bukan hanya kegiatan alatalat tubuh saja. pekerjaan menjadi tambah rumit dan terlalu khusus. KELUARGA DAN MASYARAKAT a. karena kaum industrialis mengganti tenaga manusia oleh mesin-mesin.ikian. sebagai kesatuan. Tegasrlya. Perjuangan kaum buruh semakin meningkat. Makna Individu Manusia adalah makhluk individu. Para ahli Psikologi modern menegaskan bahwa manusia itu merupakan suatu kesatuan jiwa raga yang kegiatannya sebagai keseluruhan. Kegiatan manusia sehari-hari merupakan kegi atan keseluruhan jiwa raganya. HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU. 4. Contoh Manusia sebagai makhluk individu mengalami kegembiraan atau kecewa akan terpaut dengan jiwa raganya. dan perasaan saja. melainkan juga seluruh minat. apabila kita mengarnati sesuatu. Dengan dem. Suatu rasa keindahan. terutama cli perusahaan-perusahaan besar. maka kita bukan hanya melihat sesuatu dengan alat mata kita saja. tangan. Sejalan dengan kompleksitas pembagian kerja. . pembagian kerja semakin timpang dan tidak adil. Awal perjuangan tersebut ditandai dengan keinginan untuk memperbaiki kondisi kerja dan upah. kebanggaan memiliki ketrampilan dan spesialisasi semakin meningkat. Majikan Sebagai pemiik modal monopoli posisi-posisi tertentu. kauin pekerja membentuk serikat-serikat kerja/serikat buruh. Suatu keindahan ia kagumi dan ia nikmatj melalui indera mata dan indera perasaan yang berbaut menjadi satu kesatuan. sehingga menimbulkan konflik. lambat laun menjadi luntur. rasa estetis dalam individunya. kemauan. karena ia mempunyai rasa keindahan. Dalam kegembiraannya manusia dapat mengagumi dan merasakan suatu keindahan. atau bukan hanya aktivitas dan kemampuan-kemampuan jiwa satu persatu terlepas daripada yang lain.

isteri Hubungan mi mungkin berlangsung seumur hidup dan mungkin dalam waktu yang singkat saja. 1980 : 29). Gerungan. b. yaitu 1. yaitu sekelompok wanita kawin dengan sekelompok laki-laki. . Di sini kita sebutkan 5 macam sifat yang terpenting. tetapi toh-tetap memiliki karakter ramah tamah. sukar bergaul dengan teman-teman sebaya dan linkungannya. dan moral agama. pemantapan dalam pergaulan di lingkungan keluarga pada tahap pertama. Menurut Sigmund Freud. Proses yang dilaluinya adalah pro. Dua individu inanusia yang berasal dan satu keturunan yang sama. Bersumber d.ri satu indung telur. Untuk menjadi suatu individu yang ―mandini‖ harus rnelalui pnoses. Kenyataan-kenyataan yang kita dapati dalam kehidupan sehari-hani setiap individu berkembang sejalan dengan ciriciri khasnya.A Gerungan. melainkan juga dalam anti bahwa tiap-tiap orang itu merupakan pribadi (individu) yang khas menurut corak kepribadiannya. Keluarga merupakan sebuah group yang terbentuk dan perhubungan laki-laki dan wanita. ada pula yang poligami. Karakter yang khas itu terbentuk dalam lingkungan keluarga secara bertahap dan akan mengendap melalui sentuhan-sentuhan interaksi : etika. Ada yang berbentuk monogomi.sistem-sistem psycho-physik dalam individu yang turut menentukan caracaranya yang unik (khas) dalam menyesuaikan dirinya dengan iingkungan (WA. walaupun dalam kehidupan lingkungan yang sama. perhubungan mana sedikit banyak berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak-anak. peinalu. 1980 28). periang. Jadi keluarga dalam bentuk yang murni merupakan satu kesatuan sosial mi mempunyai sifat-sifat tertentu yang sama. Makna keluarga Keluarga adalah merupakan kelompok primer yang paling penting di dalam masyarakat.Pendapat lain bahwa manusia sebagai makhluk individu. dan mudah hergaul dengan teman-teman sebaya dalam lingkungannya. estetika. Failport merumuskan kepnibadian manusia sebagai xnakhluk individu adalah sebagai benikut : kepnibadian adalah organisasi dinamis danipada. tidak hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa raga. termasuk kecakapan-kecakapan serta kelemahan-kelemahannya. Hubungan suami . Anak yang satu lagi bersifat tertutup. Sehuhungan dengan itu. Sejak anak manusia dilahirkan ia membutuhkan proses pergaulan dengan orang-orang lain untuk memenuhi kebutuhan batiniah dan lahiriah yang membentuk dirinya. di mana saja dalam satuan masyarakat manusia. superego pribadi manusia sudah mulai terbentuk pada saat manusia berumur 5-6 tahun (W. Contohnya yang sangat tepat adalah anak kernbar. Bahkan masyarakat yang sederhana terdapat ―group married‖.

Linton Seorang ahli antropologi mengemu. baiklah di sini kita kemukakan beberapa definisi mengenai masyarakat itu. Pada umumnya keluarga itu tempat bersamaJrumah bersama. 5. seperti misalnya R. mi disebut patrilineal. sama. sehingga mereka itu clapat mengorganisasjk dirinya dan berfikir tentarLg dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.. Analisa inilah yang memberikan arti yang jernih dan kokoh dari sesuatu pengertian. c. Bentuk perkawinan di mana suami-isteri itu diadakan dan dipelihara. 3. Dalam pemilihan jodoh dapat kita lihat. ada pula yang berbentuk exogami (yaitu kawin di luar golongan sendiri). mi disebut : Matrilineal.2. Selanjutnya perkawinan mi ada yang berbentuk indogami (yakni kawin di dalam golongan sendiri. Mengenai arti masyarakat ini. melainkan diurus oleh adik atau saudara perempuannya. Di dalam beberapa masyarakat keturunan dihitung melalui garis laki-laki misalnya : Di batak.. bahwa calon suami-isteri itu dipilihkan oleh orang-orang tua mereka. bahkan hartanya pun tidak diurusi oleh wanita itu. Ada yang melalui garis wanita. di Minangkabau. Herskovjst : menulis bahwa masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan meng-ikuti satu cara hidup tertentu . Sedang pada masyarakat lainnya diserahkan pada orang-orang yang bersangkutan. Milik atau harta benda keluarga Di manapun keluarga itu pasti mempunyai milik untuk kelangsungan hidup para anggota-anggotanya. bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja. Di Minangkabau wanita tidak mempunyai hak apa-apa. 4. M. Susunan nama-nama dan istilah-istilah termasuk cara menghitung keturunan. kakan. di mana kekuasaan terletak pada wanita. Makna Masyarakat Seperti halnya dengan definisi sosiologi yang banyak jumlahnya kita dapati pula definisi-definisi tentang masyarakat yang juga tidak sedikit. Sistem mi disebut Avonculat.J. Definisi adalah sekedar alat ringkat untuk memberikan batasan-batasan mengenai sesuatu persoalan atau pengertian ditinjau daripada analisa.

bangsa dan sebagainya.R. masyarakat Minang. dipakailah kata masyarakat itu dalam arti yang sempit. Umpamanya : ada masyarakat mahasiswa. Dalam arti yang luas masyarakat dimaksud keseluruhan hubunganhubuiigan dalam hidup bersama tidak dibatasi oleh lingkungan. dan harus banyak. yang meliputi penge] ompokan-pengelompokan manusi a yang lebih kecil. Dan uraian tersebut di atas dapat kita lihat bahwa masyarakat dapat mempunyai arti yang luas dan dalam arti yang sempit. Steinmetz : seorang sosiologi bangsa Belanda. Masyarakat itu meliputi pengelompokan-pengelom pokan yang lebih kecil. masyarakat tani dan sebagainya. Atau dengan kata lain : kebulatan dan semua perhubungan daiam hidup bermasyarakat.L. bertaijan secara golongan dan mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lain. Gillin dan J. . Adanya aturan-aturan atau Undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama. masyarakat Jawa. Proses mi biasanya bekerja tanpa disadari dan diikuti oleh semua anggota kelompok dalam suasana trial and error. S. dengan atau karena sendirinya. Dalam arti sempit masyarakat dimaksud sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspekaspek tertentu. yang telah cukup lama hidup dan bekeja dalam waktu lama. masyarakat Sunda. yang mempurlyai perhubungan yang erat dan teratru.anusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan. Kalau kita mengikuti definisi Linton. Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama dalam suatu daerah tertentu. mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar. bangsa. masyarakat itu timbul dan setiap kumpulan vidu. bukan pengumpulan binatang. Timbul perasaan berkelompok secara lambat laun atau lesprit de corps. Hasan Shadily mendefinisikan masyarakat adalah golongan besar atau kecil dan beherapa manusia. golongan dan sebagainya. Kelompok manusia yang dimaksud di atas yang belum terorganisasikan mengalami proses yang fundamental. sikap dan perasaan persatuan yang sama. Gilliri : mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok m.J.P. bahwa masyarakat harus mernpunyai syarat-syarat sebagai berikut: Harus ada pengumpulan manusia. misalnya territorial. tradisi. Mengingat defi nisi-definisi masyarakat tersebut di atas. yaitu : Adaptasi dan organisasi dart tingkah laku para anggota. maka dapat ambil kesimpulan.

Manusia juga harus makan. rasa harga din berhubungan juga dengan suatu kelompok sosial tertentu. yaitu perasaan yang lain. Dorongan untuk melangsungkan jenis. Kecenderungan sosial merupakan keanehan. karena manusia tak mungkin hidup sendiri. Kerapkali rasa harg din menjelma menjadi nafsu untuk berkuasa. untuk itu ia mengambil makanan sebagai hasil dan alam sekitarnya dengan menggunakan akal. di hutan manusia terbaru. adalah Dorongan untuk mencari makan . yang penting ialah reaksi sebagai akibat dan hubungan tadi. Mis&flYa harga din. Reaksi mi yang menyebabkan hubungan manusia bertambah luas. Dorongan untuk mempertahankan din .Di dalam hubungan antar manusia dengan manusia lain. terutama pada keadaan pnimitif . yakni — Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain disekelilingnya (yaitu masyarakat). manusia di laut mencari ikan sebagai nelayan. Untuk dapat menyesuaikan din dengan kedua lingkungan tersebut manusia menggunakan pikiran untuk dapat menghadapi udara dingin. agar tetap sehat . faktor-faktor yang menyebabkan manusia hidup bersama. Rasa harga din tampak sebagai jiginan untuk berharga tetapi juga kelihatan berharga. — Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana sekelilingnya. Untuk mencari makanannya. Fakta mi menunjukkan manusia mempunyai sosial akan pembawaan kemasyarakatan (sejumlah sifat-sifat dapat berkembang dalam pergaulan dengan sesamanya) seperti hasrat bergaul dan sebagainya. milieu sosial. alam yang kejam. Kesem uanya itu ditimbulkan kelompok-kelompok sosial (Sosial groups) dalam kehidupan manusia. . pakaian dan lain-lainnya. Menurut Eliwood. dorongan mi merupakan cambuk untuk kerjasama. Orang yang gila hormat rnisalnya sebetu]nya bertindk karena dorongan penghargaan orang lain. Di dalam memberikan rekasi tersebut ada kecenderungan untuk menserasikan dengan tindakan orang lain. Misalnya seorang yang menyanyi ia memerlukan reaksi berupa pujian atau celaan guna mendorong tindakan seianjutnya. Hal mi disebabkan manusia sejak lahir mempunyai 2 hasrat/keinginan. dan sebagainya manusia menciptakan rumah. Manusia sebagai makhluk sosial manapun tersusun dalam kelompok-kelompok. misalnya seorang anggota Parpol akan bangga kalau Parpolnya dapat menunjukkan prestasi yang baik. penyelenggaraan untuk mencani makanan itu lebih mudah dilakukan dengan bekerjasama.

Bila rumusan tersebut kita terima dengan sungguh-sungguh sesuai dengan kenyataannya. kepentir3gafl yang sama. ideologi yang sama dan sebagainya. RANG KUMAN Pertumbuhan adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa. individu-individu yang fikirannya rusak. Ada hubungan timbal balik antara anggota-anggotanya. Dapatlah kita membedal(an pengertian antara individu sebagai perseorangafl dan individu sebagai makhluk sosial. bahwa manusia sebagai makhluk sosial adalah sudah pada kodratnya. sepenti nasib yang sama. dan apabila kelornpok-kelompok itu berjalan constant. namun kodratnya manusia itu adalah ―makhluk sosial‖ bukan makhluk individual. melainkan hanyalah kepada . Sesungguhnya telah kita bedakan dua pengertian individu tersebut sebagai dua pengertian yang contras.khususnya masyarakat. maka itulah yang disebut masyarakat. . antara lain Setiap anggotanya harus sadar bahwa ia merupakan bagian lain kelompoknya. Jadi masyarakat itu dibextuk oleh individu-individu yang beradab dalam keadaan sadar. Auguste Comte tersendiri di dalam ilmu pengetahuan sosiologi berpendapat bahwa : Kehendak berkumpul itu memang terkandung di dalam sifat manusia. Membentuk satu kesatuan dapat disebut individu sebagai anggota maYarakat. Di sini kita dapati manusia dengan sadar rnenghubungkan sikap tingkah laku dan perbuatannya dengan individuindividu lainnya. yaitu makhluk yang bertindak seirama dengan kehendak umum. Ada suatu faktor yang dm1liki bersama. Kenyataan mi sesuai dengan rurnus Aristoteles : man is by nature a political animal. yang artinya : manusia pada kodratnya adalah makhluk yang berkumpul-kumpul. individu. Atau dengan singkat manusia itu adalah zoon politicon. Atau dengP‘ kata lain : individu yang sedang dalam keadaan mernutuskan hubungannya dengan alarn sekitarnya.ereka yang benar-benar saling mengikatkan dininya engan individu-individu lainnya. Sedang individu sehagai rnakhluk sosial berarti individu yang sedang mengadakari hubungan dengan alam sekitarnya. Nyatalah bahwa manusia pada kodratnya adalah makhluk sosial. Individu perseorangan berarti individu berbeda dalam keadaan tidak berhubungan dengan individu lainnya.indiVidU type pertapa tidak dapat menjadi anggota masy1rakat yang permanen. maka tak ada jalan lain untuk mengatakan. Individuindividu yang hilang ingatan. yaitu masyarakat. khususnya masyarakat. tujuan yang sama. Sehingga terbentuklah suatu kelompok yang besar .Suatu himpunan manusia supaya merupakan kelompok sosial harus memenub syarat-syarat.

. Pembagian kerja pada kelompok-kelompOk masyarakat sedërhana lebih dititikberatkan pada keterbatasan dan kemampuan fisik (antara orang wanita dan pria).Pertumbuhan itu antara lain dapat ditinjau dan tiga aliran yaitu Asosiasi Psikologi Gestalt Sosiologi. dan Sebagal pusat-pusat pengasuhan dan pendidikan anakanak sebagai generasi penerus. yang terbagi menjadi masyarakat non industri dan masyarakat industri. Dalam lingkungan kelompok masyarakat maju. sebab keluarga menempati posisi kunci. Oleh karena itu pekerjaan-pekriaan yang memerlukan kekuatan phisik dilakukan oleh orang laki-laki.ni.kepribadian. Furigsi-fungsi keluarga Sebagai tempat atau wahana pembentukan kepribadian anak-anak dan anak keturunan keluarga tersebut. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dapat dilihat dan tiga pendirian. Sebagai lembaga perkumpulan ekonG. Sebaliknya pekeniaan-pekerjaan yang lebih ringan dikerjakan oleh orangorang wanita. lebih rumit dan lebih khusus. pembagian kerja menjadi lebih kompleks. Berfungsi sebagai alat reproduksi kepribadian. Sebagai eksponen dan perantara (transmisi) kebudayaan masyarakat. yaitu Nativistik Empiristik dan environmentalistik Konvergensi dan interaksionirme Tahap pertumbuhan berdasar psikologi. Pertumbuhan ini dividu dan saat lahir sampai dewasa melalui rnasarnasa: Vital Estetik Intelektual Remaja Usia mahasiswa.

M.Sejalan dengan berkembangnya industri. sehingga keluarga itu merupakan perwuj udan dorongan dorongan seksual. JBAF. seperti masyarakat atau nasion. Mengenai pengertian rnasyarakat antara lain menurut: Drs. Berpangkal tolak dan penggolongan kelas-kelas pekerja.M. Individu. pekerja kehs menengah. Keluarga dan Masyarakat: Individu diartikan kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. eksensial enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh golongan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya. posisi dan peranannya semakin abstrak. dan kolektiva-kolektiva serta kelompok-kelompok dan sub-sub kelompok. Ki Hajar Dewantara berpendapat bahwa keluarga itu adalah kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki. Prof. Mengenai pengertian keluarga ada beberapa pendapat antara lain Sigmund Freud berpendapat bahwa keluarga adalah perwujudan dan adanya perkawinan antara pria dan wanita. . Mayor Polak berpendapat bahwa masyarakat adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri. sedangkan individu dalam konteks lingkungan sosial yang lebih besar. Hasan Sadily berpendapat bahwa masyarakat adaIah suatu keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup bersama. dan pekerja kelas tinggi. lahirlah kelompok masyarakat pemijk modal (disebut majikan) dan keloinpok pekerja. Djojodiguno berpendapat bahwa rnasyarakat adalah suatu kebulatan dan segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia. dapat dibedakan : pekerja kasar. Individu mempunyai makna langsung apabila konteks situasional adalah keluarga atau lembaga sosial.

a. penyesuaian dirinya dengan situasi yang baru timbuflah harapan setiap pemuda akan mempunyai masa depan yang (kalau bisa) lebih balk daripada orang tuanya.norma: Norma-norma yang mengatur pribadi yang mencakup norma kepercayaan yang bertujuan agar manusia beriman. Proses perubahan terjadi secara lambat dan teratur (evolusi) atau dengan besar-besaran sehingga orang sukar mengendalikan perubahan yang terjadi. Di negara-negara berkembang anak-anak yang hingga beberapa waktu yang lalu memperoleh pendidikan tradisional yaitu pendidikan berupa penerusan kebiasaan dan nilai-nhlai budaya dan orang tuanya.BAB IV PEMUDA DAN SOSIALISASI INTERNALISASI BELAJAR DAN SPESIALISASI Internalisasi adalah proses norma-norma kemasyarakatan yang tidak berhenti sampai institusionalisasi saja. bahkan seakanakan tidak diberi kesempatan untuk menyesuaikan dengan situasi (obyektif) perubahan tadi. merupakan norma-norma masyarakatnya sehingga dapat dipergunakan dalam hidupnya dalam zaman perubahan masyarakat seringkali orang tua sendiri tidak dapat memahami apa yang terjadi di sekitarnya. akan tetapi mungkin norma-norma tersebut sudah mendarah daging dalam jiwa anggota-anggota masyarakat.bat dan proses pendewasaan seseorang. mencakup kaidah kesopanan dan kaidah hukum serta mempunyai tujuan agar manusia bertingkah laku yang baik dalam pergaulan hidup dan bertujuan untuk mencapai kedamaian hidup. Sebagian besar pemuda mengalami/menikmati suatu pendidikan yang lebih tinggi dan orang tuanya hal mana merupakan inti berkurangnya pengertian antara orang tua dengan anak. Problema mi disebabkan karena sebagai aid. Dalam masyarakat tradisional maka orang tua dan para sesepuh sebagai peer group memberikan bimbingan pengarahan kepada anak-anaknya. Masalah-masalah Kepemuduan Masalah pemuda merupakan masalah yang abadi dan selalu dialami oleh 8etiap generasi dalam hubungannya dengan generan yang lebih tua. dan norma kesusilaan yang bertujuan agar manusia berhati nurani yang bersih. dewasa mi mengalami suatu situasi di mana mereka sebanyak mungkin harus menemukan jalannya untuk dirinya sendiri. Norma-norma mi kadang-kadang dibedakan antara norma. Banyak masalah tidak terpecahkan oleh mereka karena kejadian yang menimpa mereka belum pernah dialami oleh siapa pun dalam lingkungannya dan . Norma-norma yang mengatur hubungan pribadi.

Masalah antar generasi merupakan masalah suatu masyarakat yang dikenal sejak dahulu kala. Untuk itu kiranya penlu diperjelas bahwa pengertian pemuda di sini adalah mereka yang berumur di antara 15 . Dengan demikian. Sehubungan dengan mi. . Kepemudaan merupakan suatu fase dalam pertuinbuhan biologis seseorang yang bersifat seketika. diawasi oleh sosial kontrol masyarakat.karena itu anak-anak juga dapat menikmati bimbingan yang akan memudahkan masa depan mereka seperti sedia kala. Pendekatan kiasik tentang pemuda melihat bahwa masa muda merupakan masa perkembangan yang enak dan menarik. Bagaimana serasi atau kurang Serasi hubungan mi akan tampak dalam saat-saat knitis.litis dan fisik seorang pemuda sudah dewasa akan tetapi secara ekonomis. Yang dipermasalahkan adalah nilai-nilai masyarakat. sehingga terbentuklah personifikasi. Hal mi sesuai dengan pengertan pemuda/generasi muda sebagaimana yang dimaksudkan dengan pembinaan generasi muda dan dilaksanakan dalam Repelita IV. p0. para ahli paedagogi sosial berpendapat bahwa masalab antar generasi kurang dan hampir tidak ter dapat di masyarakat yang tertutup tradisional. Adapun inti pokok adalah bahwa dalam masyarakat dengan sistem tertutup/tradisional. Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa masalah antar generasi merupakan suatu masalah modern. Hakikat Kepemudaan Kiranya disadani bahwa ada berbagai tafsiran yang bisa diberikan terhadap pemuda/generasi muda. mempunyai keluarga menikmati hak poiitiknya sebagai warga negara tetapi dalam segi ekonominya masih tergantung dan orang tua yang tinggal agak jauh dan tempat belajan/studinya. Maka keanehan-keanehan yang menjadi ciri khas masa muda akan hilang sejalan dengan berubahnya usia. Dewasa ini umum diketemukan bahwa secara biologi. pembinaan dan proses pendewasaan terjadi secara kontinyu. psikologis masih kurang dewasa. b. Pada uniumnya dapatlah dikatakan bahwa masalah antar generasi mencerminkan bagaimana kebudayaan masyarakat itu sendini.30 tahun. dan sekali waktu akan hilang dengan sendirinya sejalan dengan hukum blobgis itu sendiri: manusia tidak dapat nielawan proses ketuaan. Suatu masyarakat akan mengalami stabilitas sosial apabila ―proses reproduksi generasi‖ berjalan dengan baik. bagaimana masalah itu dipecahkan juga mencerminkan kebudayaan masyarakat itu. Seringkali diketemukan pemudapemuda telah menikah. identitas-identitas dan solidanitas sebagaimana diharapkan oleh generasi sebelumnya.

balk pemuda sehagai perorangan maupun pemuda sebagai anggota kelompok dan anggota dan suatu masyarakat. Karena ―mahkota hidup‖ adalah masa tua yang disamakan dengan hidup bermasyarakat. Oleh sebab itu. Tidak mengherankan kalau romantisme akan tumbuh subur dalam pendekatan mi. masa pemuda karena sifat-sifatnya yang khas pemuda. terpecah-pecah.muda sebagi sesuatu yang berdini sendini. yang melihat pemuda dan kepemudaan sebagai suatu tonggak dan ―wawasan kehidupan‖. Penghayatan mengenai proses perkembangan manusia bukan sebagai suatu kontinum yang sambung-menyambung tetapi fragmentaris. Masa kanakkanak hanya dapat diresapi karena keanakannya. yang tak sewajarnya. maka hal itu akan terjelma dalam bentuk adanya jurang pemisah antara generasi muda dan generasi tua. tetapi tidak lebih sebagai penyaluran tenaga yang berlebihan dan pemuda itu. Dalam huhungan mi kemungkinan timbul konflik dalam berbagai bentuk protes.. Seyogyanyalah penilaian bertolak dan suatu asumsi ke.Menurut pendekatan yang kiasik mi. .. pemuda dianggap sebagai suatu kebompok yang mempunyai aspirasi sendiri yang bertentangan dengan aspirasi masyarakat. Di sinilah pemuda bergejolak untuk mencari identitas mereka. suaikan din dengan pola-pola kelakuan yang sudah tersedia. Demikian pula usaha-usaha untuk menyalurkan potensi pemuda kerapkali bersifat fragmentaris. yang dengan sendininya mempunyai potensi serta rornantisme dalarn suatu kesatuan untuk inengisi hidupnya. karena potensi itu dilihat bukan menupakan sebagian dan aktivitas dalam wawasan kehidupan. atau lebih tepat aspirasi orang tua atau generasi tua. Pemuda dibedakan dan anak dan orang tua dan masing-masing fragmen itu mewakili nilai sendiri. dan setiap fragmen mempunyai artinya sendiri-sendiri. Dinamika pemuda tidak lebih dan usaha untuk menye. dan masa orang tua yang diidentikkan dengan stabiitas hidup dan kemapanan. dan setiap bentuk kelakuan yang menyimpang akan dicap sebagai sesuatu yang anomalis. Selanjutnya muncul persoalan-persoalan frustasi dan kecemasan pemuda karena keinginan-keinginan mereka tidak sejalan dengan kenyataan (keinginan) generasi tua. baik yang terbuka maupun yang terselubung. Pendekatan kiasik melihat potensi dan rornantisme pe. Dalam hal mi hakikat kepemudaan dicari atau ditinjau dan dua asumsi pokok:‘Pertama. hidupan yang bersifat kontinum. arti setiap masa perkembangan hanya dapat dimengerti dan dinilai dan masa itu sendiri. maka tingkah laku anak dan pemuda tidak lebih dan riakriak kecil yang tidak berarti dalam gelombang penjalanan hidup manusia. Dan jika itu ditantang oleh kaidah-kaidah sosial yang sudah melembaga.

memperbaiki atau merusak lingkungannya. Balk gagasan mengenai ―wawasan kehidupan‖ maupun konsep mengenai tata kehidupan yang dinamis. Pemuda sebagai suatu subyek dalarn hidup. Hal mi hanya bisa terjadi apabila tingkah laku pemuda itu sendiri ditinjau sebagai interaksi terhadap lingkungannya dalam arti luas. Arah gerak itu sendiri mungkin ke arah perbaikan mungkin pula ke arah kehancuran. Yang dimaksud dengan ―lingkungan‖ dalam konsep mi melingkupi seluruh aspek dan totalitas lingkungan yang dapat diidentifisir dalam unsur-unsur lingkungan fisik. Hal mi disebabkan oleh suatu anggapan bahwa pemuda tidak mempunyai andil yang berarti dalam ikut mendukung proses kehidupan bersama dalaxn masyarakat. Hal itu tergantung . bukan saja manusia itu mengubah. unsur tujuan yang menjadi pengarah dinamika dalam iingkungan itu. kinanya tidak akan memberi jawaban terhadap ―kebinalan‖ pemuda dewasa mi. dan kedua. yang menafsirkan kelakuan pemuda dan hidup kepemudaan sebagai sesuatu yang abnormal. Hubungan antara manusia sebagai suhyek dengan lingkungannya adalah hubungan timbal balik yang aktif. suatu interaksi yang bergerak. tentulah mempunyai nilai sendini dalam mendukung dan menggerakkan hi dup bersama itu. Dinarnika pemuda tidak dilihat sebagai sebagian dan dinamika kehidupan atau lebih tepat sebagian dan dinamika wawasan kehidupan.‘ Ciri utama dan pendekatan mi melingkupi dua unsur pokok yaitu unsur lingkungan atau ekologi sebagai keseluruhan. Manusia yang hidup dalam lingkungan pesisir pantai akan bertingkah laku yang berbeda dengan yang hidup di pegunungan. Keseimbangan antara manusia dengan lingkungannya adalah suatu keseimbangan yang dmamis. Dua asumsi yang mendasari pandangan di atas. Yang hidup di kota metropolitan hingarbingar akan berbeda dengan yang hidup di dusun-dusun yang penuh kedamaian. Pemuda dianggap sebagai obyek dan penterapan pola-pola kehidupan dan bukan sebagai subyek yang mempunyai nilai sendini. mengubah atau merusak manusia sebagai akibat pengrusakan manusia atas lingkungannya. termasuk nilai-nilai kehidupan. sosial dan budaya. Penafsiran mengenai identifikasi pemuda seperti mi disebut sebagai sauatu pendekatan ekosferis.Asumsi pokok yang kedua yang merupakan tambahan dan asumsi wawasan kehidupan ialah posisi pemuda dalam arah kehidupan itu sendiri. Artinya. Tafsiran-tafsiran klasik didasarkan pada anggapan bahwa kehidupan mempunyai pola yang banyak sedikitnya sudah tertentu dan ditentukan oleh mutu pemikiran yang diwakili oleh generasi tua yang bersembunyi di balik tradisi. Tingkah laku manusia merupakan interaksi antara manusia dengan lingkungannya itu. akan menggugurkan pandangan kiasik. tetapi lingkungan juga akan ikut menentukan.

balk potensi manusiawi maupun potensi fisik yang ekonomis. dalam arti adanya perbedaan yang fundamental antara generasi tua dan generasi muda. dan melihat generasi muda sebagai perusak tatanan sosial yang sudah mapan.pada tingkat pengelolaan manusia terhadap lingkungannya. dalam menghayati makna hidup dan kehidupan mi semata-mata disebabkan oleh tingkat kedewasaannya. Kalaupun perbedaan dalam kematangan berfikir. Pendekatan ekosferis mengenai tingkah laku manusia memperkuat dugaan di . Generasi tua sebagai ―angkatan yang berlalu‖ (passing generation). kiranya tidak dapat ditenima. kelangsungan generasi sekarang dan yang akan datang. serta jawaban yang kreatif terhadap potensi lingkungannya. Di pihak lain. semuanya berada dalam status yang sama ialah menghadapi atau berada dalam satu kesatuan wawasan kehidupan. mempersiapkan generasi muda untuk memikul tanggung jawabnya yang makin kompleks. Dengan demikian maka dalam pendekatan mi tidak ditemukan adanya ―jurang generasi‖. Dalam hubungan mi. Perbedaan antara kelompok-kelompok yang ada. maka semua kelompok. Pertama. kepemudaan dan kehidupan orang dewasa dan anakanak merupakan suatu totalitas. dan karena itu menghakimi para pemuda yang cenderung menyelewenang dan ukuran dan nilai tersebut. generasi muda yang penuh dinarnika hidup.ping memetik buah-buah pengalamannya yang telah terkumpul oleh pengalaman. generasi muda tidak bisa melepaskan din dan kewajiban untuk memelihara dunia — yang hanya satu mi — bersama-sàma dengan generasi tua. Dengan demikian maka adanya penilaian yang baku (fixed standard) yang melihat generasi tua sebagai ahli wanis dan segala ukuran dan nilai dalam masyarakat. termasuk generasi tua perlu mencari dan menginternalisasikan atau menghayati ukuran-ukuran standar yang ternyata bersifat dinamis. maka tidak ada generasi yang menganggap dirinya pelindung generasi sekarang atau yang akan datang. berkewajiban mengisi akumulator generasi tua yang makin melemah. secara fundamental. hanya terletak pada derajat dan ruang lingkup tanggung jawabnya. Dua hal yang menonjol dan pendekatan ekosferis mi. di sam. Semuanya bertanggung jawab atas keselamatan kesejahteraan. Sebagai konsekuensinya. Bertolak dan suatu kenyataan bahwa dalam masyarakat modern di mana perubahan sosial terjadi begitu cepat. Dengan demikian tidak ada pertentangan antara pemuda. Sebalilcnya. orang dewasa (generasi tua) dan anak-anak. generasi tua tidak dapat menuntut bahwa merekalah satu-satunya penyelamat masyarakat dan dunia. antara generasi tua dan pemuda misalnya. Di sinilah terletak makna kedua dan pendekatan ekosferis bahwa balk apa yang menggolongkan din generasi tua maupun generasi muda dan anak-anak. berkewajiban untuk membimbing generasi muda sebagai generasi penerus.

Secara ideal irama mi hendaknya hanmonis. ketidakpatuhan kepada orang tua/guru. juga generasi tua hanuslah sensitif terhadap dinamika lingkungan dengan ukuranukuran standar yang baru. Secara lebih spesifik. kecanduan narkotika. kesemuanya akibat adanya jurang antara keinginan dan harapan dengan kenyataan yang mereka hadapi. seperti yang telah dijelaskan. Dengan pendapat di atas jelas kiranya bahwa pendekatan ekosferis mengenai pemuda. Kerapkali unsur-unsur manusiawi dengan lingkungan sosial ekonomis ataupun fisik. menempatkan masalah pemuda pada horizon yang lebih luas. ―pemuda pemilik masa depan‖ dan lain Sebagainya yang kesemuanya merupakan beban moral bagi pemuda. merupakan suatu totalitas yang dinamis. frustasi. Misalnya ―pemuda harapan bangsa‖. 2. narnun kerapkali dalarn kenyataannya hal mi sukar dicapai karena keterbatasan-keterbatasan dalam lingkungan itu sendiri. PEMUDA DAN IDENTITAS Telah kita ketahui bahwa ―pemuda atau generasi muda‖ merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah ―nilai‖. Di atas telah dikemukakan bahwa pemuda sening disebut ―generasi muda‖. keterbatasan lapangan kerja dan masalah lainnya. Hal mi juga berarti bahwa keresahan pemuda adalah juga suatu refleksi dan keresahan masyarakat secara keseluruhan. Segala jenis ―kelainan‖ yang hingga kini seolah-olah telah menjadi hak paten pemuda.atas. Dalam pola Dasar Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda bahwa yang dimaksud pemuda adalah: . merupakan istilah demografis dan sosiologis dalam konteks tertentu. tidak berjalan seirama. adalah respons terhadap lingkungan yang kini berubah dengan cepat. Lingkungan hidup manusia dalam arti yang luas. bahwa bukan saja pemuda. Hal mi berarti. gejolak hidup pemuda dewasa mi. akan lebih dapat dimengerti sebagai suatu keresahan dan masyanakat sendiri sebagai keseluruhan. Tetapi di lain pihak pemuda rnenghadapi persoalanpersoalan seperti kenakalan remaja. hal mi sering lebih merupakan pengertian ideologis dan kaltural danipada pengertian irniah. masa depan suram.

18 tahun. masih dibangku sekolah Mahasiswa. maka pematangan pribadi ditentukan pada usia 21 tahun. usia antara 18. masih ada di Universitas atau perguruan tinggi. usia antara 6 . Tenaga muda adalah calon-calon yang dapat ditenima sebagai tenaga kerja yang diambil antara 18—22 tahun. diperoleh 3 kategori. dalam hal mi berumur antara 18 sampai 30 tahun.Dilihat dan segi biologis. terdapat istilah : Bayi Anak : 0 – 1 tahun : 1 – 12 tahun Remaja : 12 – 15 tahun Pemuda : 15 – 30 tahun Dewasa : 30 tahun keatas. Yang dimaksud dengan sumber-sumber daya manusia muda adalah dan 0 18 tahun. ada istilah t. Di muka pengadilan manusia berumur 18 tahun sudah dianggap dewasa. maka generasi muda adalah calon pengganti generasi terdahulu. Dilihat dan perencanaan modern.enaga muda dan tenaga tua. digunakan istilah sumber-sumber daya manusia muda (young human resources) sebagal salah satu dan 3 sumber-sumber pembangunan yaitu: Sumbersumber alam (natural resources) Sumber-sumber dana (financial resources) Sumber-sumber daya manusia (human resources). Dilihat dan ideologis-politis. Dilihat dan segi psikologis dan budaya. . Dilihat dan umur. lembaga dan ruang lingkup tempat.Pemuda. usia antara 25 – 30 tahun. dan kadang-kadang sampai umur 40 tahun.Siswa. Dilihat dan segi budaya atau fungsional dikenal istilah: Anak : 12 – 15 tahun Remaja : 13 – 18 tahun – 21 tahun Dewasa : 18 – 21 tahun ke atas. di luar lingkungan sekolah ataupun perguruan tinggi. Untuk tugas-tugas negara 18 tahun sening diambil sebagai batas dewasa tetapi dalam menuntut hak seperti hak pilih. Diihat dan angkatan kerja. ada yang mengambil 18 tahun dan ada yang mengambil 21 tahun sebagai permulaan dewasa.25 tahun.

Bahwa dalam perjuangan itu andil dan peran generasi muda/mahasiswa sebagai ―pressure group‖ yang meyakinkan sebagai suatu fakta sejarah. memang benar. Moratorium merupakan masa persiapan yang diadakan masyarakat untuk memungkinkan pemuda-pemuda yang bersangkutan dalam jangka waktu tertentu mengalami perubahan. Yusuf (Abdul Gafur : 1982 173 — 1974). Lahirnya Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) di tengah-tengah kemelut masyarakat yang sedang dilanda kekalutan sebagai akibat goncangan-goncangan sosial dan tragedi nasional yang diintroduksikan oleh PM dengan G 30 S-nya. Basuki Rachmad (almarhum) dan M. Kaum muda dalam setiap masyarakat dianggap sedang mengalami apa yang dinamakan ―moratorium‖. Generasi mudaJmahasiswatanpa bantuan ABRI dan dukungan seluruh rakyat. . Supersemar itu sendiri lahir bukanlah karena kemurahan hati atau hadiah dan rezim Orde Lama kepada pimpinan Orde Baru. dengan sekalian kesalahan yang mereka buat dalam mengalarni perubahan itu (Hansja W. dapat diperjelas ide serta pikiran mereka. merupakan identitas dan pola pikiran dan sumbangsih generasi muda. golongan pemuda mempunyai tempat tersendini. Demonstrasi dan aksi-aksi KAMI. Tetapi tidak benar kalau ada anggapan seolah-olah hanya mahasiswa (generasi muda) yang benjuang. Hanya dengan melalui perjuangan identitas dalam upaya meningkatkan kualitas generasi muda. telah menjawab suatu tantangan yang tengah mengancam mar tabat manusia dan kemanusiaan di tnah air mi (Abdul Gafur 1982 172). Generasi muda tidak tinggal diam melihat bangsanya mengalami depresi mental sebagai akibat teror kaum revisionis. dan dua hulan kemudian lahirlah Surat Perintah 11 Maret (Superseman) yang amat bersejarah itu. Lahirnya KAMI di tengah-tengah kemelut masyarakat sebagai akibat tragedi nasional itu. Ta lahir melalui proses perjuangan. sehingga ide dan pikiran itu menjadi suatu konsep yang berguna. Bachtiar. Tritura dan Supersemar tidak lain dan suatu kemenangan pertama. khususnya pana mahasiswa dalam mengisi kemerdekaan dan pembangunan bangsa. 1982 11). mendorong mempercepat berhasilnya Tnitura. Orde Baru. tidak akan berhasil dalam waktu yang begitu singkat mematangkan situasi dan mempercepat tangan Bung Karno untuk menandatangani Supersemar dengan hati yang enggan. kaurn ekstrimis PM yang dimanifestasikan dalam bentuk teror G 30 S-nya. tetapi tetap ditongkrongi oleh tiga perwira tinggi ABRI: Amir Machmud.Dalarn setiap masyanakat.

tekad nasional. Namun. Dengan begitu. fakta-fakta menunjukkan di sana-sini rnasih terdapat kelemahan dan kekurangan. haruskah mandeg sampai di situ saja? Secara ideal realita. Pembangunan. dami kesejahteraan seluruh rakyat indonesia. generasi muda diharapkan dalam turut aktif mengisi kemerdekaan dan sebagai pelaku peinbangunan bana. Angkatan muda harus turut dalani ants utania (mainstream) pembangunan. bahwa generasi muda harus sungguh-sungguh mempersiapkan din. bahwa generasi muda tidak boleh berpangku tangan. seperti keterbelakangan jasmali i dan . Menurut pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda bahwa penmasalahan generasi muda dapat dilihat dan beberapa aspek sosial. Pelaksanaan pembangunan dan pembaruan harus merupakan suatu proses aktivitas dan kreativitas yang berkesinamhungar terus-mene n1s Memang tidak dapat dipungkiti. Bukan berdiri dan berada pada bingkai luar pembangunan. dapat tampil dengan kesiapan yang mantap. di samping pendidikan informal tempat menempa din bagi generasi muda. Tetapi. Akademi dan Perguruan Tinggi sebagai lembaga pendidikan formal. generasi muda harus terus turut berperan aktif dalam derap langkah pembangurian. Dengan demikian kiranya sudah jelas. Sekolahsekolah. Pembangunan dan pembaruan adalah tekad seluruh bangsa. eksistensi generasi muda penerus bangsa dan masa depan adalah sebagai satu kesatuan. agar kita tidak bersikap seperti orang mabuk kemenangan. untuk introspeksi dan retrospeksi. Anda semua harus menjadi perencana dan pelaku pembangunan mi. cinta bangsa. dan harus direalisasi agar menjadi kenyataan. Bukankah generasi muda penerus bangsa yang paling berkepentingan untuk meraih sukses masa depan? Justru harus disadari penuh oleh generasi muda. sebagal eksponen generasi muda penerus bangsa. yakni : 1) Sosial Pcihologi Proses pertumbuhan dan perkembangan keprihadian sera penyesuaian din secara jasmaniah dan rohaniah selak dan masa kanak-kanak sarnpai usia dewasa dapat (hpengaruh oleh beberapa faktor.Marilah kita merenung sejenak. cinta tanah air serta cinta kesatuan dan persatuan dalam kebersaniaan menyonong han esok yang lebih cerah. Hadapilah kenyataan-kenyataan yang ada dengan tabah dan sikap dewasa. Dapat bertindak dan berpikir rasional. tentu kita semua belum puas dengan kondisi seperti itu Bahkan kadang-kadang rnerasa kecewa. Hal-hal itu semua jelas menjadi tant. Selalu taqwa terhadap Tuhan Yang Mahaesa. demokratis dan pragmatis. menjadi penonton derap langkah dan deru deramnya motor pembangunan.angan generasi muda dan menjadi tantangan seluruh rakyat Indonesia.

pada akhirnya akan mempunyai pengaruh dalam rangka pendidikan moral Pancasila. Sebabnya. 3) Sosial Ekonomi Pertambahan jumlah penduduk yang cepat dan belum meratanya pembangunan dan hasil-hasil pembangunan mengakibatkan makin bertambahnva pen gangguran di kalangan pemuda. . Keadaan seperti itu bila berlangsung terus akan mempengaruhi perkembangan generasi muda. Benturan antara nilai-nilai budaya tradisional dengan nilai-nilai baru yang cenderung menimbulkan pertentangan antara sesama generasi muda dan generasi sebelumnya yang pada gilirannya akan menimbulkan perbedaan sistem riilai dan pandangan antara generasi tua dan generasi muda. Akan timbul rasa tidak aman.merit al. mengelornpokkan din dalam gang-gang dengan sikap dan cara berpikir yang lepas dan norma-norma dan system nilai yang berlaku. 2) Sosial budaya Kaum muda perkernbangannya ada dalam proses pembangunan dan modernisasi dengan segala akibat sampingnya yang bisa mempengaruhi proses pendewasaannya. majalah dan film yang lebih menampilkan adegan-adegan porno daripada cerita-cerita yang bermutu yang mengandung unsurunsur pendidikan. karena kurangnya lapangan kerja. Hambatan-hambatan tersebut di atas memungkinkan tirnbulnya kenakalan remaja. maka corak dan warna masa depan negara dan bangsa akan menjadi lain danpada yang dicita-citakan. penolakan. pola-pola konsumsi mewah. kegotongroyongan sebagai salah satu ciri kehidupan masyarakat Indonesia. sehingga apabila tidak memperoleh arah yang jelas. Hal seperti mi memungkinkan mereka lalu menjauhkan din dan masyarakat. barangkali dapat dicari dan pengaruh-pengaruh daya pamer budaya asing yang lebih bersifat pemuasan kenikmatan duniawi semata-mata seperti kiub malam. salah asuh oleh orang tua/keluarga maupun guru-guru di lingkungan sekolah. Pola hidup yang berdasarkan kekeluargaan. mandi uap. Keadaan mi akan menimbulkan idealisme dan patriotisme serta kesetiakawanan di kalangan kaum muda. Meremehkan ajaran-ajaran agama dan memudarkan kesadaran berbangsa dan berpribadian nasional. makin bergeser ke arah kehidupan individualistis. keterasingan di kalangan mereka. pengaruh negatif dan lingkungari pergaulan sehari-hani oleh ternan sebayanya. Hal tersebut dapat menyebabkan terputusrrya kesinambungan nilai-nilai perjuangan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. ketidakpatuhan kepada orang tua dan guru. kecanduan pada narkotika dan lain-lain yang kesemuanya itu merupakan gejalagejala yang perlu rnemperoleh perhatian dan semua pihak.

Dan uraian-uraian di atas dapat disimpulkan bahwa masalah-masalah yang menyangkut generasi muda dewasa mi adalah: Dirasakan menurunnya jiwa idealisme. Tingginya jumlah putus sekolah yang diakibatkan oleh berbagai sebab yang bukan hanya merugikan generasi muda sendiri. Demikian juga sistem pendidikan tidak mampu menjawab tantangan kebutuhan pembangunan. 4) Sosial Politik Dalam kehidupan sosial politik aspirasi pemuda berkembang dan cenderung mengikuti pola infra struktur politik yang hidup dan berkembang pada suatu periode tertentu. tapi juga merugikan seluruh bangsa. baik yang formal maupun nonformal. . Kurangnya lapangan dan kesempatan kerja serta tingginya tingkat pengangguran/setengah pengangguran di kalangan generasi muda dapat mengakibatkan berkurangnya produktivitas nasional dan memperlambat kecepatan laju perkembangan pembangunan nasional serta dapat menimbulkan berbagai problema sosial lainnya. Dirasakan belum terarahnya pendidikan politik di kalangan pemuda dan belum dihayatinya mekanisme demokrasi Pancasila maupun lembagalembaga konstitusional. Akibatnya makin dirasakan bahwa di kalangan pemuda masih ada hamhatan-hambatan untuk menumbuhkan satu orientasi baru yakni pemikiran untuk menjangkau kepentingan nasional dan bangsa di atas segala kepentingan lainnya. Ketidakseimbangan antara kebutuhan bagi pendidikan dan penyediaan saranasarana pendidikan.Kurangnya lapangan kerja mi menimbulkan herbagai problema sosial serta frustasi di kalangan kaum iiuda. sementara di pihak lain anggaran pemerintah yang terbatas mengakibatkan kekurangan fasilitas bagi latihan-latihan ketrampilan. Belum seimbangnya jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia. hal mana merupakan hambatan bagi penyaluran aspirasi generasi muda secara institusional dan konstitusional. tertib hukum dan disiplin nasional. makin bertambahnya jumlah pemudapemuda putus sekolah. patriotisme dan nasionalisme di kalangan masyarakat termasuk generasi muda. Kurangnya gizi yang dapat menyebabkan hambatan bagi perkembangan kecerdasan dan pertumbuhan badan cli kalangan generasi muda disebabkan oleh rendahnya daya beli dan kurangnya pengertian tentang gizi dan menu seimbang di kalangan masyarakat yang berpenghasilan rendah. Kekurangpastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya.

Masih banyaknya perkawinan di bawah umur. adanya birokrasi pemerintahan yang knat dan efisien. terutama di kalangan masyarakat daerah pedesaan. Sebagai subyek pembangunan maka setiap orang harus terlibat secara aktif dalam proses pembangunan. tersedianya sumber daya alam yang memadai. dan sebagainya. agar mereka dapat berkembang menjadi warga negara yang produktif biarpun ada ketunaan. mental dan sosial yang memerlukan usaha-üsha yang lebih sungguhsungguh. PERGURUAN DAN PENDIDIKAN Keherhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh ber bagai faktor seperti: kualitas sumber daya manusia. tidak dapat disangkal bahwa kualitas sumber daya rnanusia merupakan faktor yang sangat menentukan dalarn proses pernbangunan. Adanya generasi muda yang menderita fisik. Meningkatnya kenakalan rernaja penyalahgunaan narkotika. terarah dan terencana dan seluruh potensi nasional dengan rnelibatkan generasi muda sebagai subvek pengembangan. sebagai masyarakat utarna dalam pembangunan. Organisasi oyganjsasj generasi muda/pemuda yang tclah berjalan balk adalah merupakan potensi yang slap uuk dilibatkan dalarn kegiatan pembangunan. rnaka hasil pembangunan tersehut harus bisa dinikrnati oleh setiap orang. Persentasejumlah penduduk yang masih huta huruf diperkirakan sebesar 40%. Modemisasi Jepang agaknya merupakan contoh proto-tipe dalam hubungan ini. 3. Belum dilihatnya secara menye!uruh potensi yang ada mi meniyebahkan penyelesaian masaiah te ebut helum berjalan secepat yang dbnginkan. Belum adanya peraturan perundang-undangan yang menvangkut generasi rnuda.‘ . tetapi sekaligus juga merupakan subyek pembangunan. Pergaulan behas yang membayakan sendi-sendj perkawin an dan kehidupan kehidupan keuarga. Penanggulangan rnasalah-niasajalj tersebut di atas memerlukan usaha-usaha secara terpadu.‖ Dewasa mi sudah sekitar 80% dan usia sekolah dasar (6 . D sinilah terletak arti pen ting dan pendidikan sebagai upava ntuk toremianya kualitas sumber daya manusia. Indonesia demikian pula menghadapi kenyataan untuk melakukan usaha keras ―mencerdaskan kehidupan bangsa. sedangkan sebagal obyek. Hal mi karena rnanusia bukan sernata-niata menjadi obyek pembangunan. Suatu bangsa akan berhasil dalani pembaiigunannya secara ―self prospelling‖ dan turn buh menjadi bangsa yang maju apabila telah berhasilmemenuhi minimum jumlah dan mutu (termasuk relevansi dengan pembangunan) dalam pendidikan penduduknya. Namun dernikian.12 tahun) dapat ditampung oleh fasilitas pendidikan dasar yang ada.

?da saat mi bukan saja jumlah para remaja yang dapat ditampung dalani pendidikan formal melonjak tinggi. maka pendidikan nasional yang dibutuhkan adalah pendidikan dengan dasar dan dengan tujuan menurut Pancasila. Untuk itu maka diperlukan adanya perubahan-perubahan secara mendasar dan mendalam yang menyangkut persepsi. satu pendidikan yang akan rnembina ketahanan hidup bangsa. tetapi pendidikan membentuk manusia-manusia membangun. kurangnya semangat kewiraswastaan. akan kepercayaan kepada din sendin. serta menghargai kemajuan yang aiitara lain bercirikan perubahan yang berkesinambungan. Melalui pendiclikan itu diharapkan bangsa Indonesia akan mampu membebaskan din dan belenggu kemiskinan dan keterbelakangan. serta akan kekayaan nllai serta keagungan bangsa dan negara Indonesia. konsepsi serta norma-norma kependidikan dalam kaitannya dengan cita-cita bermasyarakat Pancasila. baik secara fisik maupun secara ideologis dan mental. sedikitnya dalam aspek kuantitatif. Dalam hal mi kiranya Pernenintah telah cukup berhasil dalarn menegakkan landasan-landasan ideal serta landasan konseptual terhadap pembaruan pendidikan menuju suatu sistein pendidikan nasional yang tepat arab dan tepat guna.Tetapi masalah pendidikan bukan saja masalah pendidikan formal. Pendidikan yang dapat mengembangkan semangat ―Inner will atau peninkatan kemampuan din dan bangsa‖ yang terpancar dalam pembangunan pendidikan mental. sekWr tersebut telah mencapai hasil yang dapat dibanggakan. intelektual dan profesional bagi seluruh penduduk dan pemuda Indonesia2 Di sinilah diperlukan suatu sistem pendidikan-pendidikan nasional yang mampu menyadarkan manusia Indonesia akan potensi-potensi mereka. tetapi juga semakin besar jurnlah mereka yang berkesempatan mendapatkan pendidikan non formal dengan berbagai keahiian dan keterampilan. Tidak benlebihan kiranya apabila prestasi keseluruhan mi dinilai . merupakan hal-hal yang memerlukan perhatian yang sungguh-sungguh. kalau tidak dalam aspek kualitatif. Sebagai satu bangsa yang menetapkan Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa dan negara Indonesia. pendidikan tersebut diarahkan menjadi pendidikan pembang-dnan. sektor pendidikan termasuk sektor yang cukup pesat kemajuannya. Rendahnya produktivitas rata-rata penduduk. melalui suatu alternatif pembangunan yang lebih balk. Bila dibandingkan dengan sektor-sektor pembangunan lainnya. ―under utilized population‖. Dalam implementasinya. Sebab hal itu semua akan berarti belum terlepasnya Indonesia dan belenggu keterbelakangan dan kemiskinan sebagaimana diharapkan. Dan untuk itu dipenlukan kebijaksanaan terarah dan terpadu di dalam menangani masalah pendidikan mi. banyaknyajurnlah pencari kerja. akan moral dan harkat pembangunan.

menantang dan cocok dengan tujuannya (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. tahuil 1970. yang tidak pernah ada sebelumnya. Setidk-tidaknya dua faktor yang dapat kita amati sebagai faktor yang sangat pentirig dalam pembangunan dewasa ini:semakin ba‘iyaknya manusia yang membutuhkan pendidikan dan seniakin bervariasinYa mutU pendidikafl yang diharapkan oleh mereka itu. 1970). sekolab itu hendakflYa memPUflY dwifun i. Sejalan dengan pendapat UmenlOtO tersebut di atas. berbagai masalah telah timbul. UsahaUSaha dalani pendidikan dasar dapat memberik 5bangan dalam jangka paniang. tanpa mengecilkan arti dan semua yang telah dicapai selama mi. Sekolah itu hendaknYa beronienta5‖ kepada pembangunafl dan kemajUan 5hingga dapat menyiapkan tenaga kenla yang memiliki watak. Perkembangan lebih lanjut. mamPU membenil pendidikan formal dun juga pendidikat‘ nonfoflfl8l. sekolah pembangunan menjadi model inovasi dalam bidang pendidikan . bukan saja bagi produktiV tas.sebagai suatu permulaan yang akan merupakan pra kondisi yang subur menuju terciptanya satu masyarakat belajar secara menyeluruh. serta memper kuaC masyarakat dun kebudaYaan (UmemOto. Basic Memora11d1m itu meniuat hal-hal sebagai bet ikut Sekolah itu hendakflYa merupakan bagian integral dan masyarakat sekitarnya. yaitu rnasalah obyektif yang baru. Sejalan dengan itu keluarlah Surat Keputusan Menteri P dan K No. 1973:34). Pendidikan Formal. Sekolah itu hendaknya mempunyaj kurikulum. metode mengajar dan program yang menyenangkan. balk untuk para pemuda maupun untuk orang dewasa. Akan tetapi. tanggal 21 September 1971. Sesuai dengalL asas pendidikan seumur hidup. dan menyadari investaSi aga4efla terdidik dalani ptograflR jangka pendek enengah ataU jangka panjaflg. akan tetapi uga bagi tuuan terakhit pembanguftan sepetti kualitaS keluarga dan kehidUPan masyarakat. tentang Sekolah Pembangunan. akan memberikan 5urnbangan positif bagi pembaflgUflun maka pemenintah Indonesia telah melakukun 1angkah43flg pembarUali dalani bidang pendidikan formal maupun nonformal. a. Basic Memorandum mi dikembangkan lebih lanjut dengan eksperimen-eksperimen di bidang pendidikan. pnia dan wanita. Basic Memorandum dalarfl bidang Pendidikan adalah tanggapan Menteni Pendidikan dan KebudaYaan Republik Indonesia dalani kaitannYa dengan Tahun Pendidikan InterflaSi01. Steve FL. 172/1971. pengetahua1i dan ketramPilan untuk pembafl bangsa clan negara di berbagai bidang.

b. Berdasarkan program lama. Pembaruan-pembaruan dalam bidang pendidikan itu. Dengan sistem SKS. program sarjana (Si) hanya berjangka waktu 4 tahun. Dengan sistem SKS. maka sasaran pokok adalah anggota-anggota masyarakat. seperti pada pendidikan formal di sekolah. Di kalangan masyarakat. sehingga lahirlah Kurikulum1975.Sekolah Menengah. dengan sadar dilakukan. Pada tahun 1985 diwajibkan menggunakan SKS tanpa kecuali. Berdasarkan penelitian di lapangan.. diintroduksi paket-paket program Di. luar itu organisasi-organisasi wanita seperti Dharma Wanita . baik perguruan tinggi negeri atau swasta.program yang didasarkan kepada masyarakat harus sejalan dan terintegrasi dengan program-program pembangunan yang dibutuhkan oleh rakyat banyak. baik itu perguruan tinggi negeri atau pun perguruan tinggi swasta. Karena pendidikan nonformal pada umumnya dilaksanakan tidak dalam Iingkungan fisik seklah. D2 dan D3 untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidikan mulai dan tingkat Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas. kurikulum juga mengalami perubahan. program-program pendidikan nonformal sening dikoordinasikan dan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Masyarakat. Arus inovasi juga meram bat ke perguruan tinggi negeri maupun swasta. Sistem Kredit Semester (SKS) diberlakukan di semua perguruan tinggi. Sebab itu program-program pendidikan nonformal harus dibuat sedemikian rupa agar bersifat luwes tetapi lugas. Tim Penggerak Pembinaan ICesejahteraan Keluarga (Tim Penggerak PICK) pada tingkat kelurahan dibina oleh para lurah/kepala desa. lama pendidikan di perguruan tinggi menjadi lebih singkat. maka pendidikan nonformal diidentikkan dengan pendidikan luar sekolah. tetapi tidak terlalu ketit mengikuti peraturan-peraturan yang tepat. Oleh karena pendidikan nonformal dilakukan di luar sekoiah. Di. namun tetap menarik minat para konsumen pendidikan. Akhirnya tujuan terpenting dan pendidikan nonformal adalah program. karena suatu hal. Senafas dengan jalur inovasi tersebut. bidang pendidikan di republik ini. tingnya adalah untuk meningkatkan mutu lulusan pada bidang. Pendidikan Non formal Pendidikan n onformal adalah pendidikán yang dilakukan secara teratur. Selain dan itu dalam sektor pendidikan tenaga kependudukan. heAtujuan untuk mempercepat pemenuhan tenaga-tenaga terdidik pada aspek lain. program serjana semula berlangsung selama 5 — 6 tahun. terpaksa putus sekoiah. pendidikan nonformal sangat dibutuhkan oleh anggota masyarakat yang belum sempat mendapat kesempatan untuk mengikuti pendidikan formal karena sudah terlanjur lewat umur atau. Aspek lain yang tidak kalah pen. di samping pembinaan terus-menerus pada sekolah-seko]ah kejuruan.

dirancang sedemikian rupa untuk penggunaan-penggunaan di pedesaan. Di luar negara-negara anggota ASEAN. Apa itu TTG? TIG adalah seperangkat model. Teknologi yang dibicarakan ialah sarana meningkatkan taraf hidup masyarakat beban sehari-hari. Moerdiyono. maka metode dan teknologi yang akan dipergunakan harus sejalan dengan kemampuan para pelaksana pembangunan di pedesaan. Oleh karena karakteristik masyarakat pedesaan akan berlainan dengan kondisi dan karakteristik masyarakat perkotaan. Dengan sistem TI‘G. Untuk lebih menjamin fungsionalnya program pendidikan nonformal. Teknologi pembuatan jembatan bambu. terutama di Filipina. khususnya bagi kaum wanita (Drs. perlu kiranya Badaniendidikarr yang mempunyai kewenangan policy pendidikan tadi disatukan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah yang mengatur rencana pembangunan di daerah tersebut (S.model teknologi yang sederhana. Teknologi tambak air tawar dan air payau. Apa-apa saja yang dapat dijangkau oleh TTG? Jawabnya: Semua aspek teknologi sederhana yang berkaitan dengan kepentingan hajat hidup rakyat banyak di pedesaan. telah dilaksanakan di negara-negara anggota ASEAN. dkk.. menjadi kenyataan. 1973 : 42) Program pembangunan di pedesaan adalah sebagai salah satu garapan pokok pemerintah dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pedesaan dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Berkaitan dengan kebutuhan-kebutuhan yang cukup mendesak bagi pelaksanaan pembangunan di pedesaan. PIG seperti itu dilaksanakan di pedesaan India. TTG yang serupa. terutama bagi masyarakat pedesaan . Teknologi pembuatan gas bio.dalam program bakti sosial kepada masyarakat acapkali melaksanakan program-program dalam bentuk paket program pendidikan nonformal. dan lain sebagainya. 1982 : 13). maka oleh para perencana pembangunan pedesaan diintroduksi Teknologi Tepat Guna (VI‘G). Contoh-contoh: Teknologi merancang/membuat alat pengeringan gabah atau jagung. Teknologi pembuatan krupuk dan minyak kelapa. akselerasi pembangunan di pedesaan Indonesia diharapkan dapat lebih cepat. Pakistan dan Bangladesh. Dengan begitu harapan untuk mencapai masyarakat adil makmur akan Segera terwujud. Sudarmadi.

Apakali anda pernah mendapatkan pendidikan informal dalam kehidur‘ax seharj-harj? Boleh diingatingat. Seterusnya si calon pengemudi becak itu akan berjalan sendiri. Tentu tidak ada pula sekolah pengemudi sado. dokar atau delman. atau lebih tepat kalau disebut pendekatan naluriah aau intuisi.c. atau ía tidak akan menyentak tali keridali agar kudanya tidak terlalu tegak mendongak ketika jalan naik mendakj. Atas dasar itu sebenarnya abang becak tadi telah mendapat pendidikan informal dalam mengemudikan becak. Mereka akan mendapatkan pendidikan informal berkat ketajaman naluri.tap mengendalikafl becak. Pendeknya dan pengan. Berdasarkan naluri dan pengalaman yang didapat dan kegiatan sehari-hari ia merasakan lebih man. Pendidikan Informal. l3agairriana ia harus menarik tali kendalj ketika akan berangkat atau berhenti.run? Tentu diperlukan ―pehdekatan batin‖ serta trik-trik Lertentu agar kudanya tidak tersungkur. temannya pun akan mengatakan lebih kurang. menjalankan becak di suatu tanah lapang atau di jalan yang lengang. kalau akan membelok harus bersikap begini dan begitu. lebih dahulu ia harus mengadakan ―pendekatan baLm‖ dengan kuda sebagai partnernya. dengan menghadapi makhluk yang bernyawa seperti kuda. ―Kontak batin‖ dengan kudanya itulah Ia akan mendapatkan nila-nilai pendidikan informal yang sangat membantu kehidupannya sehari-hari. Mustahil ia akan dapat menjadi tukang sado yang balk.nsi pendidjkan infornal dan sektor persadoan. Pendidikan informal yakni pendidikan yang diperoleh seseorang berdasarkan pengalaman dalam hidup sehari-hari dengan sadar atau tidak sadar. sejak seorang lahir sampai ke hang kubur. Hal yang serupa berlaku pada calon tukang saclo. ia akan menemui kesulitan. Kalau tukang sado. di dalam lingkungan keluarga. Kalaupun ada temannya yang baik hati. atau lebih tepat dikatakan mengendalikan becak. keberanian bertindak dan ketekunan dalam kegiatan sehari-hari sebagai tukang sado.Contoh-contoh Apakah ada pendidikan formal bagi pengemudi becak? Jelas tidak ada. cara memegang kemudi begini.pengalarn dalam aktivitas sehari-hari itulah sang tukang sado akan mereguk ese. . selern but atau sekeras apa? Tidak pasti. masyarakat atau dalam lingkungan pekerjaan sehari-hari. Bagaimana kalau ia ingin mernacu sado dengan muatan penuh pada jalan mendak] atau menu. Hanya akan terjadi perbedaan antara tukang sado dengan tuang becak. jika lebih dulu tidak nngetahUi secara pasti sifat-sifat buruk atau baik dan kudanya dengan cara pendekatan batin. Jika seorang pertama kali mencoba mengemudi.

Lembaga. tapi juga bisa menjadi .lembaga Pendidikan yang bersifat tekriis dan sangat teknjs di bawah naungan suatu departemen bertanggung jawab Iangsung kepada Menterj yang mernbawahj departemen tersebut. Departemen Hankam dengan lembaga pendidikan Akabri. Semuanya itu bertujuan untuk meningkatkan skill insan-insan pelaksana pembangunan. dengan demikian akan teijadi perubahan dalam tradisi dalam masyarakat. Batan. pendukung kebudayaan bisa merupakan bantuan dalam usaha-usaha pembangunan. agar dalam fungsinya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat memiliki ketrampilan yang memadai sejalan dengan tuntutan pembangunan. Nurtanjo. Lembaga – embaga Pendidihan di Bawah Departemen don Nondeparte Lembaga.lembaga pendidikan di bawah naungan departemen yang bersifat teknis. yaitu a. Kedua jenis peranan pemuda di atas bisa mengakibatkan sumbangan pada usaha pembangunan maupun merupakan hambatan terhadap usaha pembangunar.lembaga pendidikan yang her. Lembaga. baik dengan orang-orang atau golongan yang berusaha mengubah tradisi. Dalam hubungannya dengan persoalan mi menjadi kewajiban bagi pemuda untuk melestarikan kebudayaan bangsa. Badan Koordjnasj Survey Tanah Nasiona] (Bakosurtanal) dan lain-lain. Lapan. Berdasarkan peran yang pertama dibedakan atas: Peranan pemuda sebagai individu-individu yang meneruskan tradisi mendukung tradisi dan yang oleh sebab itu dengan sendininya berusaha mentaati tradisi yang berlaku. 4. Peranan pemuda sebagai individu-individu yang berusaha menyesuaikan din. PERANAN PEMUDA DALAM MASYARAKAT Peranan pemuda di dalam masyarakat dapat kita bedakan atas dua hal. Pertamjna. Pemuda yang berusaha untuk menjadi pendukung tradisi. misalnya: Departeen Keuangan dengan lembaga pendidikan Sekolab Tiziggi Akuntansj Negara (STAN). Departernen Pertanian dengan lembaga pendidikan Akademi Usaha Perikanan (AUP). Lembaga-lembaga Pendidikan dan Latihan nondepartemen dimiliki oleh LIPI. kebudayaan yang berlaku dalam tingkah laku perbuatan masing-masing. naung di bawah suatu departemen atau nondeparterne lazim disebut Pusat Pendjdjkan dan Latihan (bersifat teknis). PT. Departemeri Pertambangan dengan lembaga pendidikan Akademi Geologi. Peranan pemuda yang didasarkan atas usaha pemuda untuk menyesuaikan din dengan tuntutan lingkungan.d.

akan tetapi ingin kebebasan bagi dirinya sendiri. Begitu juga pemuda yang berusaha mengubah tradisi belurn tentu mengur tungkan pembangunan.alam masyarakat. Peranan pemuda yang menolak untuk menyesuaikan din dengan lingkungannya. Berdasarkan peran pemuda yang kedua dibedakan atas 1) Jenis pemuda urakan Yaitu jenis pemuda yang tidak bermaksud untuk mengadakan-perubahan d. tidak ingin untuk mengadakan-perubahan dalam kebudayaan. didasarkan pada asas Ing ngarso sung tulodo Ing madya mangun karso Tut wuri handayani (b) Pembinaan dan pengembangan oleh sesama generasi muda. didasarkan pada asas Silih asih Silih asah Silih asuh 2) Asas persatuan dan kesatuan bangsa .penghambatlpenentang pembangunan. Kebudayaan seniman dan sastrawan tergolong dalam jenis mi Misalnya Chairil Anwar dan sebagainya. melainkan berusaha memperoleh manfaat dan masyarakat dengan melakukan tindakan yang meeka anggap menguntungkan dirinya tetapi merugikan masyarakat. 2) Jenis pemuda nakal Pemuda-pemuda inipun tidak ingin. tak bisa menenima kenyataan-kenyataan yang mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka berusaha baik secara lisan maupun dalam tindakan rencana jangka panjang asal saja keadaan berubah sekarang juga. Asas pembinaan dan pengembangan generasi muda: Asas edukatip (a) Pembinaan dan pengembangan oleh unsur di luargenerasi muda. b. Mereka tidak puas. a. tidak berniat dan tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan dalam masyarakat ataupun kebudayaan. 3) Jenis pemuda radikal Pemuda-pemuda radikal berkeinginan untuk mengadakan perubahan revolusioner. kebebasan untuk menentukan kehendak din sendiri.

5) Asas pendayagunaafl dan fungsionalisaSi Mengingat banyaknya dan beranekaragafllnya organisasi pemuda yang ada dewasa mi. maka perlu diadakan penataan untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna bagi pelaksanaan program-program generasi muda dalam prinsipnya dalam pembangunan nasional. yang bertakwa kepada-Nya dalam segala aspek kehidupannya.Asas swakrasa Berdasarkan atas asas mi pembinaan dan pengembangan generasi muda harus dapat menumbuhkan.rut sumbu orientasi ke atas ialah pengembangan insan ber-Ke Tuhanan Yang Maha Esa. insan intelek serta insan kerja guna mengembangkan bakat-bakat dan kern ampuan jasmaniah dan rohaniah agar dapat memberikan prestasi yang semaksimal mungkin dengan rnengembangkan faktorfaktor kemainpuan dalam dirinya. yakni Orientasi ke atas kepada Tuhan Yang Maha Esa. membantu dan mengembangkan kemauan dan kemampuan generasi muda untuk membina dan mengembangkan dirinya sendiri dan lingkungannya. berbudi pekerti luhur dan hermoral Pancasila.rut sumbu orientasi ke dalam ialah pengembangan sebagai insan biologis. 4) Asas keselarasan dan terpadu Pembinaan dan pengembangan secara swakarsa itu dilaksanakan selaras dan terpadu dengan berbagai aspek kmampuan manusia yang seutuhnya dan sekaligus dengan berbagai bidang pembangunafl lainnya. 2) Orientasi ke dalam terhadap dirinya sendiri Pembinaan dan pengembangan generasi muda menu. nilai-nilai kerohanian yang luhur dan falsafali hidup Pancasila. b.Pembinaan dan pengembangan generasi muda menu. Arah pembinaan dan pengembangan generasi muda Arah pembinaan dan pengembangan generasi muda ditujukan pada pembangunan yang memiliki kesek‘rasan dan keutuhan antara ketiga sumbu orientasi hidupnya. Faktor-faktor yang dimaksud ialah (a) Dorongan untuk mempertahankan dan memelihara dirinya (b) Dorongan untuk mempertahankan jenis/generasinya (c) Dorongan untuk menyatakan dirinya .

3) Orientasi ke luar terhadap lingkungan (budaya.Pembinaan dan pengembangan generasi muda sumbu orientasi ke luar dibagi atas Pengembangan sebagai insan sosial budaya.memanfaatkan. adat dan moral). Mewujudkan kader-kader penerus perjuangan bangsa yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa yang berpegang teguh kepada Pancasila sebagai satu-satunya idiologi dan pandangan hidup bangsa. dan moral) dan masa depannya. pengembangan pemuda terhadap masa depannya. Mewujudkan kader-kader patriot pembela bangsa dan negara yang berkesadaran dan berketahanan nasionai. Pengembangan sebagai insan sosial ekonomi. Melahirkan kader-kader pembangunan nasional dengan angkatan kerja yang berbudi luhur. kreatif. kritis serta menumbuhkan kesadaran bagi kesinambungan nilai-nilai luhur bangsa dan negara.Dalam usaha mi mungkin saja individu akan bertentangan dengan lingkungannya (keadaan maupun dorongandorongan) sehingga diperlukan kekuatanlkem ampuan untuk mempertahankan kepribadian dirinya (agama. termasuk di sini adalah sebagai insan keija dan insan profesi yang memiliki kemampuan untuk menggali. Pengembangan sebagai insan sosial politik dan Sebagai insan patriot. dinamis dan kreatif. Tujuan nbinaan dan Pengembangan Generasi Muda/ Pemuda. Mewujudkan warga negara Indonesia di masa depan yang memihki kreatifitas kebudayaan nasional yang maju tetap bercirikan dan bercorak kepribadian Indonesia. pengembangan dan penerus nilai-nilai serta citacita Prokiamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Jalur Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda . soaial. Kepekaan terhadap masa depannya akan menumbuhkan kemampuan untuk mawas diri. Tujuan ycmg hendak dicapai dalam Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda/Pemuda adalah Mernantapkan persatuan dan kesatuan bangsa sesuai dengan jiwa dan semangat Sumpah Pemuda Tahun 1928 dalam rangka pembangunan hangsa dan kepribadian bangsa. dan mendayagunakan sumber alam serta menjaga kelestanannya.

Karang Taruna. organisasi sosial kemasyai. Kelompok Jalur Penunjang Pembinaan dan Pengembangan Generasj Muda melalui jalur mi meliputi Jalur sekolahlpra sekolah ini bisa dilakukan melalui organisasi orang tua murid sedangkan untuk jalur pra sekolah bisa dilakukan dengan jalan peningkatan penataan maupun pembakuan mutu dan para pendidiknya serta sarananya. Kelompok Pecinta Alam . dan sehagainya. Kelompok Jalur Utama Kelompok Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda lewat jalur utama mi meliputi : Jalur Keluarga Dalam jalur keluarga mi pe]aksanaan pembinaan dan pengembmgan adalah orang tua serta anggota keluarga terdekat yang merupakan lingkungan pertama dalam rangka pelaksanaan konsepsi pendidikan seumur hidup. Jalur masyarakat yang tidak melembaga : pergaulan sehari-hari.. Jalur masyarakat Jalur masyarakat mi dibedakan atas Jalur masyarakat yang nielembaga : lembaga penbadatan. c. . tempat rekreasj dan sebagainya.a. Jalur Gezierasj Muda Pembinaan dan pengembangan melalui jalur mi termasuk di dalam organisasjorganj85j pemuda yang telah ada selama mi. adalah Jalur SLTP dan SLTA melaluj OSIS Jalur kampus/pergui.. b. Pramuka. Jalur yang dimaksud. Kelompok Jalur Koordinatif Yang dimaksud denganjalur koordinatif di sini adalah jalur pemerintah.uan tinggi/akademj melalui SenatMahasiswa dan sebagainya. Jalur kepemudaan melaluj KNPI.alcatan dan sebagainya..Sesuai dengan ayat 3 tentang generasi muda dalam GBHN dijelaskan. bahwa Sistem pengkoordinasian tunggal melalui badan pembina kebijakan yang bernama Badan Koordinasi Penyelenggaraan Pembinaan Generasi Muda di mana Departmen-departemen Pemerintah yang mempunyai program kepemudaan/generasi muda duduk bersama dalam badan mi dengan maksud agar secara lintas sektoral kebijakankebijakan pembinaan dan pengembangan dapat terkoordinir dan terpadu.

sj generasi rnuda khu. 2) Peran rnahasiswa/pern uda dala rn rnempelopoy-z Orde’ Barn Dekrjt Presiden 5 JuJi 1959 rnenetapkan bahwa Republik Indonesia kembali menggunakan UUD 1945 sebagai landasan konstjtusjonai Kemudian Presiden Soekarrju mencarnkan Idenya yang kemudian terkenal dengan Demokrasj Terpirnpin. 1 Pengisian masa depan seperti yang dicita-citakan oleh Prokiamasi Kemerdekaan itu dengan sendininya menuntut keterlibatan generasi muda. Untuk menjaga dan memelihara kesinambungan dan kelestarian sejarah bangsa kita. apabila kita ingin membangun han esok yang lebih balk. Susnya mahasiswa telah nielaksanakan proses sosiajjsasj dengan balk dan dapat dijadikari eontoh untuk generasi muda. yang bertujuan untuk mengendaijkan kekuatan-kekuatan politik yang saling bertentangan. Wujud nyatanya hams dilakukan dalarn perbuatan dan pengabdian dan sekali-kali bukan dalam ariganangan dan impian semata. maka di dalamnya telah tercermin kepentingan yang sekaligus peranan generasi muda. perlu menekankan pentingnya keikutsertaan generasi muda dalam kegiatan pembangunan. golongan Agama dan goongan Komunis. Sebab. Kenvataan demikjan juga rnempengaruh i kehi dii pan . mahasjswa pada khususnya pada saat mi. kalau generasi muda tidak duduk sebagai penonton. yang berdasarkari atas pengkotakan golongan masyarakat dalam 3 goongan. ialah golongan Nasional. Prokiamasi Kemcrdekaan 17 Agustus 1945 ternyata perlu ditebus dengan pengorbanan yang tinggi. ikut aktif mernegang peranan pelaksana pe!nbangunan bangsanya. tanggung jawab dan milik kita bersama. Pelaksanaan organisasi pembinaan dan pengembangan generasi muda melalui satuan pengendali pembinaan generasi muda yang dipimpin oleh Menteri Urusan Pemuda. Keadaan Yang dernikian dimanfaatkan oleh golongan komunis (PKI) untuk lebib memantapkan peranannya dalam dunia politik. balk yang bersifat politik maupun militer. Timbulnya ide NASAKOM. 1) Peran pemuda/mahasjc dalarn menegakkan kernerdekaan.Badan koordinasi mi dibentuk mulai tingkat pusat sampai ke tingkat kecamatan. OIeh karena segera setelah prokiamasi Pemuda Indonesia niembentuk organisasj.Kesinambungan dan keiestarjan sejarah bangsa kita akan dapat dipelihara. Dalam hubungannya dengan sosialisa. maka pupuklah semangat kepeloporan. melajnkan naik ke atas pentas sejarah bangsanya. OIeh karena itu untuk pernberj bentuk dan isi masa depan sejarah bangsanya. keberanjan memikul tanggung jawab dan resiko. Pembangunan yang tengah dikerjakan saat mi secara keseluruhan tetap merupakan tugas.

Barangsiapa menguasai generasi muda. Jumlah yang sedikit tersebut. ke arah perubahan dalam masyarakat. mempunyai kewajiban untuk menyumbangkan tenaganya kepada masyarakat. Perubahan yang bersifat kemanusiaan. Front Pancasila mi mengilhami lahirnya kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) yang merupakan unsur penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. bagi pemuda yang sempat duduk di perguruan tinggi. Dengan pengkotakan tersebut yang terjadi bukannya persatuan dan kesatuan. yang tidak terlepas adanya pengkotakan-pengkotakan tersehut. keadaan mi berlangsung sampai pada puncaknya adalah meietusnya 0 30 SIPKI pada tahun 1965. 3). Sebab golongan Komunis bisa Iebih memantapkan peranannya di bidang politik. Sebagai Agent of change mahasiswa bertugas untuk mengadakan. agar dapat hidup bermartabat. Aksi-aksi pengganyangari terhadap PM timbul secara spontan dan masing-masing golongan. kemudian terorganisasikan dalam Front Pancasila.peni uda i‘m ahasisWa. di mana pengetahuan yang diterhna dalam pendidikan dipakai demi pengabdian manusia. Dengan mengkaji lebih dalam arti apa yang tersirat dalam pepatah itu. maka mahasiswa pada garis besarnya mempunyai peranan sebagai: Agent of change Agent of development Agent of modernization. ke arah perubahan yang lebih balk. Perpecahan inilah yang selalu dinanti-nantikan oleh golongan Komunis. demikianlah bunyi suatu pepatah. Sebagai . Perubahan yang membawa kemajuan di negara lain belum bisa cocok untuk dilaksanakan di Indonesia. Peran mahasiswa dalam masyarakat. Kalau tidak Iebih mendalarn. Dalam mengadakan perubahan harus memperlihatkan situasi dan kondisi di mana mereka berada. berarti bahwa rnasa depan suatu bangsa itu terletak di tangan generasi muda. KAM1 menjadi pelopor pendobrak ke arah kehidupan baru yang kemudian dikenal dengan nama Orde Baru (ORBA). tetapi justru perpecahari yang dialami. berarti menguasal masa depan suatu bangsa. Generasi mudalah yang harus menggantikan generasi sebelumnya memimpin bangsanya.Halhal yang tidak sesuai dan menghambat kemajuan haruslah diganti dengan hal-hal yang baru yang sesuai dengan tuntutan zaman. Jumlah pemuda yang dapat mengenyam pendidikan Tinggi tidaklah banyak. perubahan-perubahan dalam masyarakat.

Pada hakikatnya. Regenerasi Berencana. mahasiswa tidak boleh meninggalkan masyarakat yang akan diadakan pembaruan. justru mempunyai peranan yang besar sekali. peranan mahasiswa tidak bisa diabaikan. Pembangunan tidak akan bisa berjalan dengan lancar bila. 2. dipersiapkan. menggantikan generasi tua. proses regenerasi dibakukan dalarn lembaga adat yang disebut Inisiasi. Belum tentu bahwa hal-hal yang baru itu bisa membawa kebahagiaan kepada bangsa Indonesia. di Indonesia pernah turnbuh dan berkembang tiga generasi yaitu Generasi 20-an.Demi suksesnya pembangunan. Tidak semua yang telah hidup yang berurat dan berakar di Indonesia dengan begitu diubah dengan hal-hal yang baru. dengan masing-masingciri khasnya. Oleh karena itu sislem regenerasi seperti mi lebih tepat disebut sistem Regenerasi Kaderisasi. Artinya regenerasi berjalan lumrah seperti yang terjadi pada kelorn pok dunia tumbuhan atau hewan. artinya proses regenerasi mi sungguh-sungguh direncanakan. Mahasiswa diharapkan bertindak sebagai pelopor-pelopor dalam pembangunan. berlangsung secara alami. tidak diekspos atau dipublikasikan. Untuk suksesnya pembaruan yang hendak dijalankan. sistem regenerasi-kaderisasi adalah proses tempat pada kader pimpinan para suku atau bangsa digemhieng serta dipersiapkan sebagai pimpinan suku atau bangsa pada generasi berikutnya. yaitu Regenerasi yang berlangsung alamiah.agent of development. Ada dua regenerasi. Sebagai agent of modernization. Bila dibandingkan dengan generasi sebelum dan generasi berikutnya.manusia-manusianya tidak giat bekerja. mahasiswa dalam fungsi mi bertindak dan bertugas sebagai pelopor dalam pembaruan. Pada masyarakat suku-suku primitif. bahkan tidak jarang hal-hal yang baru itu justru menjerumuskan bangsa Indonesia ke jurang kesengsaraan. Dengan sendirinya macam pembaruan yang bagaimana yang harus dijalankan tidak terlepas dengan lingkungan masyarakat selcitarnya. RANGKUMAN 1. Proses regenerasi mi berjalan sebagai hiasa-biasa saja. mahasiswa bertugas untuk melancarkan pembangunan di segala bidang yang bersifat fisik maupun bersifat non fisik. Mahasiswa sebagai manusia yang mengalami pendidilcan cukup tinggi harus dapat memiih mana yang perlu diubah dan mana yang masih tetap dipertahankan. Regenerasi-kaderisasi suatu suku atau bangsa. setiap generasi memiliki ciri-ciri khas corak atau watak pergerakan/perjuangannya. Generasi 45 dan Generasi 66. Sehubungan dengan itu. sejak Kebangkitan Nasional. diperlukan u iltu k mem pertahankan kelangsungan eksistensi .

Sistem mi telah menjadi milik bangsa-bangsa di dunia. 3. melaIui lembaga-lembaga negara-matipun swasta dengan fasilitas yang tersedia serba lengkap dan modern. 4. Dengan pola pikir dan tujuan yang hampir sama. Dalam program pengembangan potensi tenaga usia muda di negeri-negeri Barat. 7. Cara yang ditempuh. Acara itu diasuh dan dikoordinasi lang. Pemerintah Singapura telah menetapkan suatu persyaratan-persyaratan yang ketat dan ―berat‖ untuk memilih calon-calon kader pimpinan bangsanya. dengan peserta-peserta dan seluruh propins di Republik Indonesia. yaitu: Pendidikan Formal. Demi kesinambungan generasi dan kepemimpinan bangsa. nampaknya berlatar belakang pada kurang diberi kesempatan berperan dalam struktur pemerintahan. tangguh dan berbudi pekerti luhur di kemudian han. menempa dan mencetak kader-kader dan pimpinan bangsa yang tangguh dan merakyat. dan turut berperan dalam mematangkan situasi lahirnya Supersemar. . setelah era Tritura Supersemar berlaku. Namun demikian. Indonesia telah memiliki KNPI dan AMPI sebagai wadahwadah forum komunikasi dan tempat menggembleng. 6. Sikap oposisi yang diperlihatkan oleh sebagian kalangan generasi muda itu. Atau ada unsur-unsur lain? 5. Pendidikan non-Formal dan Pendidikan Informal.serta keinambungan suatu generasi atau bangsa. Bangsa Indonesia tidak mau ketinggalan dalam program pembinaan potensi tenaga muda. Hal semacam mi berlaku tidak Saja berlaku di Singapura dan di Indonesia saja. Bidang-bidang pendidikan yang dapat menopang pembangunan dengan melahirkan tenaga-ntenaga trampil dalam bidangnya masing-masing dapat digolongkan dalam tiga bidang. di samping diharapkan terjaminnya kelestarian nilainilai budaya nenek moyang yang dimiliki. sebagian kecil dan mereka cenderung menempatkan din sebagai oposisi ―tidak resmi‖ dan Orde Baru yang justru mereka juga turut memberi andil dalam rnenegakkan Orde Baru.sung oleh LIPI. Generasi muda Indonesia mulai turut dalam pencaturan aksi-aksi Tritura. Ternyata setiap tahun peserta lomba Semakin bertambah jumlahnya. antara lain di Amerika Serikat. mulai dan generasi muda yang masih duduk di SLTP/SLTA dipancing dan dirang— sang kreativitasnya dalam Lomba Karya Ilmiah Remaja secara Nasional. agar menjadi intelektual yang cakap. telah memberi kesempatan luas kepada generasi muda untuk mengembangkan ketrampilan dan potensi dirinya.

Dalarn rangka rnenegakkan kemerdekaan. 9.8. yang kemudian terkenal dengan nama G 30 S/PKI. Menyadari akan tugasnya sebagai generasi penerus. adakalanya orang tua sendini mengalami hambatan. Dalam perjalanannya. karena mereka sendiri belum pernahmengalaminya. Puncak penyelewengan adalah pecahnya peristiwa tragedi nasional. hingga tidak dapat memecahkan masalah yang dihadapinya tersebut. maka para pemuda/mahasiswa tampil ke depan untuk meluruskan kembali cita-cita nasional yang telah diselenggarakan oleh perrierintah Orde Lama serta menggantinya dengan pemerintah Orde Baru yang sesuai dengan Pancasila danUUD 1945. . bangsa dan negara Indonesia mengalami bermcam-macam hambatan. Dalam proses pemberian/penerusan nilai-nilai masyarakat kepada orang muda. 10. 11. maupun penyelewengan-penyelewengan. Setelah tegaknya pemerintah Orde Baru para pemuda berperan serta dalam pembangunan di segala bidang. para pemuda Sebagal pelopor. gangguan. dan berdiri di garis paling depan dalam melawan penjajah. demi tercapainya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan IJUD 1945. 12. ancaman.

yang mendefinisikan hukum sebagai peraturanperaturan yang memaksa. Dan kepada barangsiapa yang melanggar balk disengaja atau tidak. yaitu dengan hukuman tertentu. Di dalam bukunya ―Pengantar Dalam Hukum Indonesia‖. Beberapa perumusan yang ada. dapat dikenai sani yang berupa hukuman.BABV WARGANEGARA DAN NEGARA 1. perlu ada peraturan yang mengatur dan memaksa tata tertib itu untuk ditaati yang disebut kaidah hukum. Di antaranya adalah JCT. Akan tetapi ternyata tidak setiap orang mau menaati kaidah hukum tersebut. Utrecht niembenikan batasan hukum sebagai himpunan peraturan-peraturan (penintah. Selain Utrecht beberapa Sarjana Hukum Indonesia lainnya telah pula merurnuskan definisi hukum. Agar tata tertib dalarn masyarakat dapat dilaksanakan dan tetap terpelihara dengan balk. yang kalau dilanggar dapat inengakibatkan sangsi yang tegas dan nyata. b) Sumber-surnber Hukum Ialah segala sesuatu yang menimbulkan aturan-aturan yang mempunyai kekuatan yang memaksa. — perintah atau larangan itu harus dipatuhi setiap orang. ekonomi dan lain-lain. Sumber hukum dapat ditinjau dan segi formal dan segi material. Simorangkir SH. Dengan demikian hukum mempunyai sifat mengatur dan memaksa. HUKUM. dan Woerjono Sastropranoto SH.penintah atau larangan4arangan) yang mengurus tata tertib dalam masyarakat dan karena itu harus ditaati oleh masyarakat itu. Sehingga hukum menjadi peraturan hidup yang dapat rnemaksa orang untuk menaati serta dapat memberikan sangsi tegas terhadap setiap orang yang tidak mau mematuhinya. yang menentukan tingkah Iaku manusia dalam lingkungan masyarakat yang dibuat oleh Badan-badan resmi yang berwajib. Sumber hukum material dapat kita tinjau lagi dan berbagai sudut. masing-masing menonjolkan segi tertentu dan hukum. maka penlu dilengkapi dengan unsur memaksa. Hukurn Sukar kiranya untuk memberikan suatu definisi tentang hukum. Sedangkan sumber hukum formal antara lain ialah: . sejarah. pelanggaran mana terhadap peraturan-peraturan tadi berakibat diambilnya tindakan. NEGARA DAN PEMERINTAH a. misalnya dad sudut politik. oleh karena itu agar peraturan hidup itu benar-benar dilaksanakan dan ditaati.

4) Traktat (treaty) Ialah perjanjian antara dua orang atau lebih mengenai Sesuatu hal. Ialah suatu peraturan negara yang mempunyai kekuasaan hukum yang mengikat.enima oleh masyarakat. yaitu hukum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan. — Hukum talc tertulis. diadakan dan dipelihara oleh penguasa negara. -— Hukum Traktat. yaitu hukum yang terletak pada kebiasaan (adat). 3) Menurut ―tempat berlakunya‖ hukum dibagi dalani: Hukum Nasional ialah hukum dalam suatu negara. 5) Pendapat Sarjana Hukum Ialah pendapat para sarjana yang sering dikutip para hakim dalam menyelesaikan suatu masalah. yaitu hukum yang terbentuk karena keputusan hakim. 2) Kebiasaan (costum) Ialah perbuatan manusia yang tetap dilakukan berulangulang dalani hal yang sama dan dit. ialah hukum yang ditetapkan oleh negara-negara dalarn suatu perjanjian antar negara. Hukum Internasional ialah hukum yang mengatur hubungan internasional. yang terbagi lagi atas: — hukum tertulis yang dikodifikasikan ialah hukum tertulis yang telah dibukukan jenis-jenisnya dalam kitab undang-undang secara sistematis dan lengkap. 3) Keputusan-keputusan hakim (Yurisprudensi) Ialah keputusan hakim terdahulu yang sering dijadikan dasar keputusan hakim kemudian mengenai masalah yang sama. — hukum tertulis talc dikodifikasikan. — Hukum Kebiasaan.1) Undang-undang (Statute). sehingga masing-masing pihak yang bersangkutan terikat dengan isi perjanjian tersebut. . c) Pembagian Hukum 1) Menurut ―sumbernya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Undang-undang. Sehingga tndakan yang benlawanan dianggap sebagai pelanggaran perasaan hukum. 2) Menurut ―bentuknya‖ hukum dibagi dalam: Hukum tertulis. Hukum Yurisprudensi.

Oleh karena itu. lus Constituendum ialah hukum yang diharapkan akan berlaku di waktu yang akan datang. 5) Menurut ―cara mempertahankannya‖ dibagi dalam: Hukum material ialah hukum yang memuat peraturan yang mengatur kepentingan dan hubungan yang ber wujud perintah-perintah dan larangan-larangan.Hukum Asing ialah hukum dalani negara lain. Hukum gereja ialah norma gereja yang ditetapkan untuk anggota-anggotanya. Con toh: Hukum Acara Pidana dan Hukum Acara Perdata. Kedua jenis hukum mi iarang digunakan. 7) Menurut ―wujudnya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Obyektif ialah hukum dalam suatu negara yang berlaku umum dan tidak mengenai orang atau golongan tertentu. 6) Menurut ―sifatnya‖ hukum dibagi dalam: Hukum yang memaksa ialah hukum yang dalam keadaan bagaimana harus dan mempunyai paksaan mutlak. Hukum Asasi (hukum alam) ialah hukum yang berlaku dalam segala bangsa di dunia. Menurut ―waktu berlakunya‖ hukum dibagi dalam: lus Constitutum (hukum positif) ialah hukum yang berlaku sekarang bagi suatu masyarakat tertentu dalam suatu daerah tertentu. dan lain-lain. Contoh: Hukum Perdata. Hukum Formal (Hukum ProseS atau Hukum Acara) ialah hukum yang memuat peraturan yang mengatur bagaimana cara-cara melaksanakan dan mempertahankan hukum material atau peraturan yang mengatur bagai mana caracaranya mengajukan sesuatu perkara ke muka pengadilan dan bagaimana caranya hakim memben putusan. . Hukum yang mengatur (pelengkap) ialah hukum yang dapat dikesampingkan. maka yang dimaksud adalah Hukum Pidana atau Perdata material. Hukum Subyektif ialah hukum yang timbul dan hubungan obyektif dan berlaku terhadap seseorang tertentu atau lebih. bila kita berbicara Hukum Pidana atau Perdata. apabila pihak yang bersangkutan telah membuat peraturan sendiri dalam perjanjian.

8) Menurut ―isinya‖ hukum dibagi dalam: Hukum Privat (Hukum Sipil) ialah hukum yang mengatur hubungan antara orang yang satu dengan yang lainnya. kaidah kesusilaan dan kaidah kesopanan. tetapi belum cukup kuat untuk melindunginya mengingat terdapat kepentingan-kepentingan yang tidak teratur. bagi kepentingan-kepentingan yang telah melindungi kaidah agama. Sehingga dibutuhkan lembaga khusus yang bertujuan merumuskan dengan jelas tujuan yang . Mengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan ke arah tercapainya tujuan-tujuan dan masyarakat seluruh atau tujuan sosial. golongan atau oleh negara sencliri. baik oleh warga negara. Pengendalian mi dilakukan berdasarkan sistem hukum dan dengan perantaraan pemerintah beserta lembagalembaganya. Kekuasaan negara mempunyai organisasi yang teratur dan paling kuat. tampil lebih jelas. Sebab mungkin saja terlaksana dengan kaidah tersebut. tif mi adalah: Pertama. tegas dan didukung oleh perlengkapan yang cukup agar diikuti anggota masyarakat. Sebagai atnibut posi. Hukum Publik (Hukum Negara) ialah hukum yang mengatur hubungan antara negara dan alat perlengkapan atau negara dengan warganegaranya. artinya bertentangan satu sama lain supaya tidak menjadi antagonisme yang membahayakan. Hukum yang mengatur kehidupan masyarakat dan nyata berlaku dalam masyarakat disebut hukurn positif. untuk melindungi lebih lanjut kepentingan yang telab dilindungi kaidah-kaidah tadi perlu sistem hukum. bukanlah kaidah sosial yang mengambang atau tidak jelas bentuk dan tujuannya. Istilah hukum positif dimaksudkan untuk menandai ―differentie‖ dan hukum terhadap kaidah-kaidah lain dalam masyarakat. tetapi tidak cukup terlindungai atau terjamin. Negara sebagai organisasi dalam suatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan dan warganegaranya. Meskipun kaidah-kaidah tersebut ikut berusaha menyelenggarakan dan perlindungan kepentingan orang dalam masyarakat. Bahkan berarti kepentingan warga masyarakat tidak terpenuhi oleh kaidah agama. kesusilaan dan kesopanan. dan menitikberatkan pada kepentingan perseorangan. Oieh karena itu negara mempunyai dua tugas pokok: Mengatur dan mengendalikan gejala-gejala kekuasaan asosial. oleh karena itu semua golongan atau asosiasi yang memperjuangkan kekuasaan harus dapat menetapkan din dalam rangka in Pentingnya sistem hukum mi sebagai perlindungan. serta menetapkan cara-cara dan batasbatas sampai di mana kekuasaan dapat digunakan dalam kehidupan bersama.

5) Hukum dapat diidentifikasikan dengan kekuatan atas kekuasaan. 4) Meskipun mengandung unsur keadilan atau kebaikan tidak selamanya disambut dengan tangan terbuka. Agar masyarakat siap memakai hukum positif. perlu dipelajari 10 aspek penganalisa yaitu: 1) Jangan mengidentifikasikan ―hukum‖ dengan ―kebeflaran keadilan‖. 3) Hukum tetap mengabdikan din untuk menjamin kegiatan masa sistem dan bentuk pemerintahan. dalam rangka konseptualisasi hokum selalu berpihak. dihutuhkan staf (personalia) yar‘g menjaga berlakunya hukum. peranannya. 7) Jangan apriori bahwa hukum adat lebih baik dan hukum tertulis. bermakna dan berwujud relatif serta karakter dan sosial. budaya. pengertian memaksa bukanlah senantiasa dipaksakan apabila tindakan sewenangwenang. . Kedua. maknanya. Sifat dan peraturan hukum tersebut adalah memaksa dan menghendaki tujuan yang lebih dalam. Untuk menganalisa lebih tajam apa sebenarnya hukurn. perlu mempelajari manajemen hukum dan kultur hukum. 2) Tidak dengan sendirinya harus adil dan benar. Sebab sistem hukum terural dalam tiga komponen yaitu: (1) Substansi. kejaksaan dan pengadilan. struktural dan agama sekalipun. Kultur hukum adalah nilai dan sikap dalam masyarakat mengenai hukum. sebagai sistem kontrol dan sebagai sistem engineering (pemegang kekuasaan mernelopori proses pengkaidahannya). Hukum tidak lain hanyalah merupakan sarana bagi pemerintah atas tangan-tangan yang berkuasa untuk mengerahkan cara berpikir dan bertindak dalam rangka kebijakan tujuan nasional. dampaknya dalam proses interaksi dalam masyarakat. 6) Macam-macam hukum terlalu dipukuiratakan. Manajemen hukum memikirkan bagaimana mendayagunakan sumber daya dalam masyarakat untuk mengatur masyarakat melalui hukum.hendak dicapai oleh hukum. selalu berwarna dan memang yang terpancang dalam kamus hukum hanya dirasakan dan dialami. Sebab hukum itu sebagai kongkretisasi danipada sistem nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. yang perlu mempertimbangkan tiga hal yaitu: Sistem norma. seperti posisi. Dalarn kediniannya secara intern tidak ada sangkutpaut dengan ―kaidah‖ dan ―kebenaran‖ dalam makna dan hakiki yang sebenarnya. (2) Struktur dan (3) Kultur. Sehingga hukum diartikan sebagai serumpunan peraturan yang bersifat memaksa yang diadakan untuk melindungi kepentingankepentingan orang dalam masyarakat.

Antara penyimpangan sosial dan hukum terdapat hubungan yang erat. akan berhadapan dengan tatanan di dalam danipada kehidupan sosial yang lebih substansial sifatnya. dan masyarakat tidak mungkin bermakna dan berada tanpa hukum. sebab hukum dapat diartikan sebagai hukum tertulis dan tidak tertulis. Penyimpangan sosial lebih luas daripada pelanggaran hukum.8) Jangan mencampur-adukkan substansi hukum dengan cara atau proses sampai terbentuk dasar diundangkannya hukum. dan yang demikian lalu hanya berfungsi sebagai pe(loman saja. sehingga orang (enaerung untuk memberikan penafsirannya sendiri terhadap hukum. Penyimpangan sosial tidak segera mempunyai arti pelanggaran hukum. bahkan ―masuk surga‖ sekalipun. untuk kemudian ke hukum adat. pembunuhan. penggelapan dan sehagainya adalah contoh-contoh dan pengangkatan perilaku sosial yang menyim. dan entah dan tahap mana dan kapan hukum tertulis menampakkan din. menikah dan meninggal dunia perlu ketentuan perundang-undangan yang mengaturnya. Dalam pemahaman sosiologis. hukum akan selalu berfungsi.. Penafsiran itu membuat hukum menjadi terang terhadap keadaan kongknit dalam masyarakat. hadirnya hukum adalah untuk diikuti atau dilanggar. Hukum sebagai kerangka luar. budaya dan struktur masyarakat Indonesia serta melepaskan din dan prasangka atau praduga tak bersalah. Hanya bentuk. Apakah hukum itu dalam embrionya bertumbuh dan cara (usage) menuju ke kebiasaan (folk-ways). Oleh karena itu hukum tidak dapat dipahaini tanpa memperhatikan faktor sosial budaya dan struktur negara. perwujudan dan penampilannya yang tidak dapat dibayangkan seperti pada masyarakat sekarang. Tetapi tidak semua bentuk penyimpangan sosial dapat diangkat menjadi hukum. pang ke dalain hukum. perlu dirniliki pengetahuan sosial. Bagi masyarakat modern atau masyarakat primitif. dapat pula mengandung arti suatu penafsiran terhadap kaidah hukum yang formal. mulai bayi sampai dewasa. Dalam menganalisa adanya pencampur-adukan menganalisir hukum sampai diungkapkannya hukutn. 10) Jangan menganggap sama aspek terjang penegak hukum dengan hukum. 9) Jangan mencampur-adukkan ―law in activis‖ dengan ―law in books‖ dan aparat penegak hukum. Tetapi ada penilaku yang tidak sepenuhnya digolongkan kepada mematuhi liukum atau melanggar hukum yaitu penyimpangan sosial. Ancaman pidana terhadap pencurian. Tidak tertulisnya hukum dalam hentuk peraturan perundang-undangan tidak mengurangi keheradaan dan kehadiran hukum. terus ke kelakuan (costum). yaitu perbuatan yang tidak sesuai dengan kaidah yang ada sebagai unsur yang membentuk tatanan sosial. artinya ada ambang batas . lebih banyak memuat stereotip perbuatan danipada diskripsi mengenai perbuatan itu sendiri. sebab ada persyaratan minimum etis. di mana hukum diminta bantuan untuk mencegah dan menindak terjadinya penyimpangan.

Sifat tersebut melekat pada negara karena penjelmaan (manifestasi) dan kedaulatan yang dimiliki. sehagai organisasi. yaitu: 1) Mengatur dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat yang bertentangan satu dengan lainnya. Dalam teori modern sekarang mi. Akhirnya. ikatannya bukan merupakan suatu negara. dapat kita bedakan antara bentuk negara dan bentuk kenegaraan. Disebut bentuk negana jika hubungan suatu negara ke dalam (dengan daerahdaerahnya) maupun ke luar (dengan negara lain) ikatannya merupakan suatu negara. a) Sifat-sifat Negara. Sedang bentuk kenegaraan ialah jika hubungan ke dalam maupun ke luarnya. sebagai organisasi. 1) Negara Kesatuan (Unitarisme) . bentuk negara yang terpenting adalah: Negara Kesatuan dan Negara Serikat. negara mempunyai sifat khusus yang tidak melekat pada organisasi lain. bertahap dan hukum ingin memanusiakan manusia itu sendiri. Dengan perkataan lain. Adapun sifat tersebut adalah: 1) Sifat memaksa. Sebagai organisasi kekuasaan tertinggi. Negara Negara merupakan alat dan masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan manusia dalam masyarakat. 2) Mengatur dan menyatukan kegiatan manusia dan golongan untuk menciptakalA tujuan bersama yang disesuaikan dan diarahkan pada tujuan negara. dapatlah dikatakan mudah untuk menilai hukum. 3) Sifat mencakup semua. artinya negara mempunyai kekuasaan untuk menggunakan kekerasan fisik secara legal agar tercapai ketertiban dalam masyarakat dan mencegah timbulnya anarkhi. negara mempunyai kekuasaan yang paling kuat dan teratur. negara dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan kekuasaan serta dapat menetapkan tujuan hidup bersama. artinya semua peraturan perundang-undangan mengenai semua orang tanpa terkecuali. Oleh karena itu.bagi pencantumannya ke dalam hukum seperti perilaku kebenaran ada anak-anak muda. artinya negara mempunyai hak kuasa tunggal dalam menetapkan tujuan bersama dan masyarakat. b. 2) Sif at monopoli. negara mempunyai 2 tugas utama. b) Bentuk Negara Dan erat tidaknya serta sifat hubungan suatu negara ke dalam maupun ke luar. perlu waktu panjang. Dengan demikian.

Di dalain sistem mi. Keuntungannya: — adanya peraturan yang sama di seluruh negara.Negara Serikat sentralisir Asal usulnya: Ada 2 pembuat UUD yaitu Pemerintah Federal dan Pcmerintah Negara Bagian. Ada 2 macam bentuk Negara Kesatuan. Pemerintah Pusat memegang seluruh kekuasaan dalam negara. (b) Negara Kesatuan dengan sistem desentralisasi. 2) Negara Serikat (negara Federczsi) Adalah negara yang terjadi dan penggabungan beberapa negara yang semula berdiri sendiri sebagai negara yang merdeka. — terlambatnya putusan-putusan dan Pusat. Dengan kata lain. Setelah menggabungkan din. ke dalam suatu ikatan kerjasama yang efektif untuk melaksanakan urusan secara bersama. Ada negara kesatuan dahulu banu kemudian dibentuk daerah otonom. — keputusan sering tidak cocok dengan keadaan daerah. (3) harus ada pemerintahnya . Dengan demikian. kekuasaan asli ada pada Negara Bagian. Sehingga ada 2 UUD yang betlaku. Ada negara bagian terlebih dahulu. banu membentuk negara senikat. Kekuasaan yang diserahkan disebutkan secara satu persatu (iimitatif) dan hanya kekuasaan yang disebut itulah yang diserahkan. Dan biasanya yang diserahkan adalah urusan luar negeni. yaitu (a) Negara Kesatuan dengan sistem sentralisasi. Kewenangan membuat UUD Hanya ada satu pembuat UUD yaitu Pemerintah Pusat. berdaulat.Adalah suatu negara yang merdeka dan berdaulat. derah diberi kewenangan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. di mana kekuasaan untuk mengurus seluruh pemerintahan dalam negara itu berada pada Pusat. Di dalam sistern in segala sesuatu dalam negara langsung diatur dan diurus Pemenintah Pusat. Kerugiannya: menumpuknya pekerjaan di Pemerintah Pusat. pertahanan negara dan keuangan. Perbedaan antara Negara Kesatuan yang didesentralisir dengan Negara Senikat Negara Kesatuan yang dide. masing-masing negara itu melepaskan sebagian kekuasaan dan menyerahkan kepada Negara Federalnya. — rakyat kurang mendapat kesempatan untuk turut serta dan bertanggung jawab terhadap daerah. — penghasilan daerah dapat digunakan untuk kepenluan se luruh negara.

4. Ad. yang disebut Pemerintah. Tentang rakyat mi akan diuraikan tersendiri dalam uraian warganegara. Di dalam mencapai tujuan mi. Harus ada rakyatnya Yang termasuk suatu negara adalah semua orang yang ada di dalam wilayah negara. Harus ada tujuannya Bahwasanya negara itu mempunyai tujuan adalah merupakan hal yang jelas. 2. Ad. Adapun tujuan negara itu bermacam-macam di antaranya adalah untuk: (a) Perluasan kekuasaan semata Negara yang mempunyai tujuan perluasan kekuasaan Semata disehut Negara Kekuasaan. Harus ada pemerintahnya Sebagai suatu organisasi. wilayah perairari (yang ditentukan dengan perjanjian) dan wilayah udara (di atas darat dan lautan). Rakyat hanya merupakan alat dan menjadi korban helaka. Tentang Pemerintah mi selanjutnya akan diuraikan tersendiri. 3. bahkan tujuan negara itu merupakan suatu hal yang sangat penting. Déngan demikian rakyat suatu negara dapat terdiri dan herbagai macam golongan. Tokohnya: Machiavelli dan Shang Yang. 1. Perjanjian itu disebut Perjanjian Antar Negara (Intern asional). Ad. dan apabila dilakukan oleh banyak negara disebut Perjanjian Multilateral. Batas-batas wilayah suatu negara ditentukan dalam perjanjian dengan negara lain. . maka negara harus mempunyai badan yang berhak mengatur dan berwenang merumuskan serta melaksanakan peraturan yang mengikat warganya. karena segala sesuatu dalam negara itu akan diarahkan untuk mencapai apa yang menjadi tujuan tersehut. Atau dapat pula dikatakan bahwa negara itu merupakan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan bersama dan anggota-anggotanya. Ad. Harus ada uilavahnva Setiap negara mesti mempunyai suatu wilavah tertentu. setiap orang yang ada dalarn wilayah negara itu harus patuh kepada hukum dan Pemerintah negara tersehut.(4) harus ada tujuannya (5) mempunvai kedaulatan. Wilayah itu terdiri dan wilavah daratan. Apabila dilakukan antara dua negara disehut Perjanjian Bilateral. Ajaran mi memberikan suatu anggapan hahwa kekuasaan itu berarti kebenaran. Namun demikian. maka negara dan rakyat dipisahkan dengan tegas.

Dalam hal mi Pemerintah hanya menjaga jangan sampai ketertiban itu terganggu. Dalam negara kesejahteraan. (b) Memajukan kesejahteraan umum mi berarti bahwa negara Republik Indonesia menghendaki agar semua warga dapat mengenyarn kesejahteraan. agama. bukan hanya dinikmati oleh beherapa orang atau segolongan orang tertentu saja. Dengan perluasan kekuasaan negara. (a) Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.(b) Perluasan kekuasaan untuk rnencapai tujuan lain Tujuan lain dan perluasan kekuasaan adalah untuk mengatur keamanan dan ketertiban negara. Walaupun nanti dalam prakt3knya keadaan negara tidak berbeda dengan Negara Kekuasaan. dan untuk memajukan kesejahteraan umum. (c) Penyelenggaraan ketertiban hukum Di sini negara mempunyai tujuan ketertiban hukum dengan berdasarkan dan berpedoman pada hukum. berarti hahwa Negara Indonesia tidak mengadakan pembedaan terhadap suku. (d) Pen yelenggaraan Ke sejah teraan Urn urn Walaupun kalau kita lihat. dijaga dan dicampuri oleh alat-alat kekuasaan negara. tetapi negara yang bertujuan menyelenggarakan kesejahteraan umum yang disehut Negara Kesejahteraan (Welfare State) mi ternyata lebih tegas merumuskan daripada negara hukum. Hal mi karena semua lapangan kehidupan diawali. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan ―. maka kehebasan dan kemerdekaan rakyat menjadi terbatas. ras dan golongan dalam membawa rakyatnya ke arah tujuan yang dicitacitakan. negara hanyalah merupakan alat dan manusia untuk mencapai tujuan bersania. Oleh karena itu negara mi disebut Negara Hukum. Tujuan Negara Republik Indonesia Walaupun ada beberapa teori tujuan negara. namun yang menjadi tujuan dan Pemerintah Negara Republik Indonesia adalah sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4 ―Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pe merintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Sehingga negara dengari tujuan mi disebut juga Negara Kepolisian. dan agar segala sesuatunya berjalan sesuai dengan yang telah ditetapkan. tujuan negara hukum adalah juga untuk kesejahteraan umum. (c) Mencerdaskan kehidupan hangsa . mencerdaskan kehidupan hangsa.

negara juga harus mempertahankan kernerdekaaannya yang tetah dimiliki serta mempertahankan kedaulatan ke luar (external sovereighnity). kedaulatan negara masih tetap ada. tetapi kekuasaan tertinggi dan negara tetap tidak dapat dibagi-bagi. Di samping itu. (2) Absolut Artinya di dalam negara tidak ada kekuasaan yang lebih tinggi dan kekuasaan negira. OIeh karena itu negara mempunyai kekuasaan tertinggi untuk memaksa rakyatnya mentaati dan melaksanakan peraturan-peraturannya (kedaulatan ke dalam). Di samping itu juga turut berusaha dengan aktif meredakan ketegangan dunia yang mengancam ketertiban dan perdamaian. (d) Ikut melaksanakan ketertiban dunia. (b) Sum ber Kedaulatan (1) Teon Kedaulatan Tuhan . Ad. Mempunyai kedaulatan/ kemerdekaan Kedaulatan merupakan unsur penting dalam suatu negara. (3) Tidak terbagi-bagi Walaupun kekuasaan pemenintahan memang dapat dibagi-bagi. Untuk itu negara menuntut kesetiaan yang mutlak dan warganya. (4) Tidak terbatas Berarti kedaulatan suatu negara itu rneliputi setiap orang dan setiap golongan yang ada dalam suatu negara tanpa terkecuali. 5. Kedaulatan hanya akan lenyap bersama dengan lenyapnya negara.Kemajuan dunia dewasa mi menyadarkan usaha Pemerintah Indonesia untuk lebih mempergiat usaha dalam lapangan pendidikan. maka tidak henti-hentinya Pemerintah dan bangsa Indonesia membantu perjuangan bangsa-bangsa yang dijajah. Kedaulatan berarti kekuasaan tertinggi. karena kedaulatan mi yang akan membedakan organisasi negara dan organisasi/perkumpulan Iainnya. (a) Sifat-sifat Kedaulatan (1) Permanen Artinya walau badan yang memegang kedaulatan itu berganti. Sejak Indonesia mencapai kemerdekaannya.

maka terbentuknya negara pun atas kehendak Tuhan. John Locke. Dengan demikian hukumlah yang berdaulat. tetapi juga segala kebiasaan yang ditaati masyarakat. yakni suatu sistem ajaran tentang kenvataan atau gejala-gejala yang dihadapi. negaralah yang dianggap sumber kedaulatan. (4) Teori Kedaulatan Hukum Teori mi merupakan kebalikan teori kedaulatan negara. Dengan kata lain. Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto mencoba menghimpun berhagai pengertian yang diberikan oleh masyarakat terhadap hukum. bila disadari betapa luasnya lingkup hukum. sebenarnya masyarakat tunduk kepada kemauannya sendiri!kemauan umum. dan Pemerintah melakukan itu atas nama rakyat. yakni pengetahuan yang tersusun secara sistematis atas dasar kekuatan pemik iran. . dengan hasil sebagai herikut 1) Hukum sehagai ilmu pengetahuan. Tokoh : Jellineck.Menurut teori mi segala sesuatu yang ada di dunia mi berasal dan Tuhan. 2) Hukuni sehagai disiplin. Karena itu kedaulatan dianggap ada sejak adanya/lahirnya negara. oleh karena itu negara tidak dapat dibatasi hukum karena hukum adalah hasil buatan negara sendiri. (3) Teori Kedaulatan Negara Teori mi mengatakan bahwa negara terjadi karena kodrat alam. (2) Teori Kedaulatan Rakyat Teori mi menyatakan bahwa negara terbentuk karena sekelompok marnisia yang semula hidup sendiri-sendiri dan mengadakan perjanjian untuk membentuk suatu badan yang diserahi kekuasaan menyelenggarakan ketertiban dalam masyarakat. Pemerintah diberi kekuasaan oleh rakyat yang berdaulat itu. Teori mi menganggap bahwa kedudukan dan martabat hukum lebih tinggi dan negara. Montesquieu. Tokoh : Rousseau. Jadi bila masyarakat tunduk kepada Pemerintah. Oleh karena itu Pemerintah wajib menggunakan kedaulatan tersebut sesuai dengan kehendak Tuhan. Karena arti hukum tidak hanya terbatas pada peraturan-peraturan tertulis saja. demikian pula kekuasaan yang ada. Hukum ada karena dikehendaki negara. Sehingga. Sampai sekarang tidak ada kesepakatan di antara para ahli sendiri tentang apa arti sebenarnya daripada hukum. Paul Lahand. yang meliputi semua bidang kehidupan masyarakat. Hal mi dapat dimengerti.

yang bertujuan uhtuk mencapai kedamaian. Penerbit Alumni. but rather with significant element of personal judgement‖ (Wayne Laa Favre. yaitu jalinan dan konsepsi-konsepsi abstrak tentang apa yang dianggap baik dan buruk (G. litigation. gislation. dan pemikiran-pemikiran lain yang hidup pada zaman tersebut.al. h. yaitu perikelakuan yang diulang-ulang dengan cara yang sama. akni pedoman atau patokan sikap tindak atau perikelakuan yang pantas atau diharapkan. 1976). hukum mempunyai hubungan yang erat dengan negara. Duncan Mitchell : 1977).3) flukum sehagai kaidah. 1964) oleh karena itu yang dimaksudkan dengan diskreksi adalah ―authority conferred by law to act in certain conditions situations in accordance an official‘s or an agency‘s own conside red judgement and conscience. Pentingnya mengadakan identifikasi terhadap pelbagai arti hukum adalah untuk mencegah terjadinya kesimpangsiuran di dalam melakukan studi terhadap hukum. 5) Hukum sebagai petugas. yakni pribadi-pribadi yang merupakan kalangan yang berhubungan erat dengan penegakan hukum (law-enforcement officer). Bandung. Lagi pula anti hukum pada suatu kurun waktu tertentu tidak akan lepas. yakni struktur dan proses perangkat kaidahkaidah hukum yang berlaku pada suatu waktu dan tempat tertentu serta herbentuk tertulis. et. Dengan demikian yang dimaksudkan dengan hukum adalah‖ Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto. hukum dianggap sebagai ―a command or prohibition emanating from the authorized agency of the state and backed up by the authority and the capacity to exercise force which is characteristic of the state (Henry Pratt. maupun di dalam penerapannya. sehingga setiap telaah terhadap negara akan ikut menentukan tentang apa yang dimaksud dengan hukum.. Sedangkan pandangan terhadap . Artinya. yaitu proses sehuhungan timbal balik antara unsur-unsur pokok dan sistem kenegaraan. such as le. 1960).. belong in to the twilight zone between law and morals (Rescoe Pounds. It is an idea of morals. and adjudication (Donald Black. Terutama sekali. yakni hasil proses diskresi yang menyangkut ― decision-making not strictly governd by legal rules. 6) llukum sehagai keputusan penguasa. 12 – 14 the normative live of a state and its citizens. 8) Hukum sebagai sikap — tindak ajeg atau perikelakuan yang teratur. 9) Hukum sebagai jalinan nilai-nilai. Sendi-sendi flmu Hukum dan Tata 1-lukurn. 1979. 7) Hukum sebagai proses pemerintah. • 1976). 4) Hukum sehagai tata hukurn.

hukum sesudah disahkan oleh negara. pendapat mi dikemukakan oleh penganut teoni kedaulatan hukum. Bahkan adat-istiadat bangsa maupun hasil pemikiran ahli-ahli hukum hanya berlaku sebagai. dan bukan dua ketaatan pemaksa yang sah pada satu waktu.2 Pandangan Puchta mi senada dengan pendapat Theodor Geiger. secara tidak Iangsung hukum timbul dan jiwa bangsa melalui undangundang (yang dibentuk oleh negara) dan melalui ilmu pengetahuan hukum (yang merupakan karya ahli-ahli hukurn). yang menelaah hukum melalui teori-teoni sosiologi. h) negara. karena negara tidak lain daripada sistem sikap tindak manusia dan ketaatan dan paksaan sosial. sebenarnya adalah identik atau sama dengan hukum. Lebih jauh lagi Puchta berpendapat bahwa hukum timbul dan jiwa bangsa secara langsung dalam pelaksanaannya (dalam adat-istiadat orang-orang). yang mencoba untuk menyusun suatu teoni murni tentang hukum. dan c) negara harus tunduk pada hukum.eori absolutisme negara dan positivisme yunidis.‘ Puchta menenima pendapat gurunya bahwa hukum bersumber dan jiwa bangsa (volkgeist). Jadi negara tidak lebih tinggi danpada hukum. Savigny berpendapat bahwa hukum tumbuh bersama pertumbuhan bangsa (rakyat). menolak pandangan dualisme terhadap negara dan hukum. Pendapat para sarjana rnengenai hubungan antara negara dan hukum pada garis besarnya dapat disederhanakan dalarn tiga pendapat: a) bahwa negara lebih tinggi danipada hukum. munid seorang pemikir terkenal di bidang hukum yang bernama Friednick Von Savigny. mi merupakan pandangan yang bersumber pada teori absolutisme negara. . Keyakinan hukum yang hidup jiwa bangsa harus disahkan melalui kehendak umum masyarakat yang terorganisasi dalam negara. yaitu suatu sistem filsafat tertentu. seperti penLihat dapat penganut aliran hukum alam yang ditentang ofeh Ke2)sen. menjadi kuat bersama dengan kekuatan bangsa dan akhirnya mati (punah) ketika suatu bangsa kehilangan kebangsaan.3 Hans Kelsen.hukum dan negara berkaitan erat dengan pemikiran tentang semua gejala yang ada. mi adalah pandangan yang menolak setiap dualisme antara negara dan hukum. Ketaatan pemaksa mi tidak beda dengan tata hukum. Teoni inilah yang sebenarnya berakar dan t. Geiger berpendapat bahkan satu-satunya hukum yang berlaku adalah hukum yang berasal dan negara. karena dalam masyarakat hanya ada satu. Salah seorang di antara berpendapat bahwa negara mempunyal kedudukan yang lebth tinggi daripada hukum adalah Puchta. Menurut pendapatnya hukum dan negara adalah identik. karena bila demikian berarti pendewaan terhadap negara dan hukum tidak lebih tinggi dan negara.

c.hal. Teori kedaulatan hukurn inilah yang menjiwai prinsip negara hukum. lebih luas daripada negara hukum liberal. Penerbit Alumni Bandung. 1 Lihat Purnadi Purbacaraka dan Chaidir Mi.1980. dikenal the rule of law yang memiliki tiga unsur: 1) Supremasi dan hukum. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi. Negara hukum dalam arti formal. Menurut sistem Anglo Saxon. Negara hukum dalam arti sempit. maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. Tanpa Pemerintah. untuk aparat pemerintah yang melanggar batas-batas kewenangannya. mentaati peraturan negara bukan karena paksaan (oleh kekuasaan) negara. 2) Pemisahan kekuasaan. 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. ditandai dengan dua ciri 1) Adanya perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. Karena Pemerintan merupakan roda negara. Jadi dalam menjalankan kehijaksanaan.Di atas sudah diuraikan hahwa Krabhe berpendapat. Dengan deriikian negara bukanlah pernegang kedaulatan tertinggi karena negara pun harusjuga tunduk kepada hukum. legislatif dan yudikatif. negara terikat pada norma-norma keadilan. antara kekuasaan eksekutif. Disiplin Hukum. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. tetapi karena mereka merniliki kesadarari hukum. Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang. artinya bahwa yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam negara hukum (kedaulatan hukum).V. Dicey juga mengembangkan teori kedaulatan hukum di Inggris yang sedikit berbeda dengan prinsip negara hukum yang berkembang di Eropa Kontinental. . 2) Pemisahan kekuasaan. maka negara tidak ada yang rnengatur. yakni negara hukum liberal. 3) Setiap tindakan pemerintahan harus didasarkan pada undang-undang 4) Adanya peradilan administrasi yang berdiri sendiri. A. Kesadaran hukum rakyatlah yang merupakan surnher kekuasaan negara. mengandung empat unsur sehagai berikut: 1) Perlindungan terhadap hak asasi manusia. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara.

Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi. seakan-akan keduanya adalah sama. hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara. Segala tugas. eksekutif. rechtspraak. maka meliputi bidang legislatif. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. yudikatif. . yudikatif. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara.Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. Padahal jelas keduanya berbeda. 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara. seakan-akan keduanya adalah sama. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara. bestuur. kewenangan. maka negara tidak ada yang rnengatur. kewenangan. Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang. maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. Padahal jelas keduanya berbeda. maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara.Pemerintahan dalam cirti luas Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir. dapat penganut aliran hukum alam yang ditentang ofeh Ke2)sen. politie. eksekutif. rechtspraak. bestuur. Tanpa Pemerintah. Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. politie. c. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara. — Segala tugas. Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara. Karena Pemerintan merupakan roda negara. maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. maka meliputi bidang legislatif. Pemerintahan dalam cirti luac Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir.

seakan-akan keduanya adalah sama. Jadi dalam menjalankan kehijaksanaan. dikenal the rule of law yang memiliki tiga unsur: 1) Supremasi dan hukum. ditandai dengan dua ciri 1) Adanya perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. maka negara tidak ada yang rnengatur. maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa Pemerintah. . tetapi karena mereka merniliki kesadarari hukum. mengandung empat unsur sehagaiberikut: 1) Perlindungan terhadap hak asasi manusia. Tanpa Pemerintah. Teori kedaulatan hukurn inilah yang menjiwai prinsip negara hukum. artinya bahwa yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam negara hukum (kedaulatan hukum). untuk aparat pemerintah yang melanggar batas-batas kewenangannya. negara terikat pada norma-norma keadilan. Dalam pengertian umum sering dicampuradukkan pengertian Pemerintah dan pernerintahan. Negara hukum dalam arti formal. hal mi hanya sebagai penegasan bahkan hak asasi tersebut harus dilindungi. mentaati peraturan negara bukan karena paksaan (oleh kekuasaan) negara. Dicey juga mengembangkan teori kedaulatan hukum di Inggris yang sedikit berbeda dengan prinsip negara hukum yang berkembang di Eropa Kontinental. 2) Pemisahan kekuasaan.V. 3) Setiap tindakan pemerintahan harus didasarkan pada undang-undang 4) Adanya peradilan administrasi yang berdiri sendiri. antara kekuasaan eksekutif. yakni negara hukum liberal. legislatif dan yudikatif. Menurut sistem Anglo Saxon.Di atas sudah diuraikan hahwa Krabhe berpendapat. Padahal jelas keduanya berbeda. 3) Konstitusi bukan rnerupakan (satu-satunya) sumber bagi hak-hak asasi manusia. Pemerintah Pemerintah merupakan salah satu unsur penting daripada negara. lebih luas daripadanegara hukum liberal. 2) Pemisahan kekuasaan. Jika hak-hak asasi manusia dirumuskan dalam konstitusi. Karena Pemerintan merupakan roda negara. Dengan deriikian negara bukanlah pernegang kedaulatan tertinggi karena negara pun harusjuga tunduk kepada hukum. Negara hukum dalam arti sempit. A. c. Kesadaran hukum rakyatlah yang merupakan surnher kekuasaan negara. Persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap orang.

Pemerintahan dalam arti sempit -. Kalau kita mengikuti Vollenhoven maka meliputi bidang wetgeving. rechtspraak. kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara. Pemerintah dalam arti sempit adalah hanya menunjuk kepada alat perlengkapan negara yang melaksanakan pemerjntahan dalam arti sempit. eksekutif. kekuasaan negara di bidang bestuur. Indonesia menganut istem pembagian kekuasaan (bukan pemisahan). politie. Kalau kita mengikuti pemisahan kekuasaan Montesquieu. Pemerintahan dalam cirti luac Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir. Atau sebaliknya. kewajiban dan kekuasaan negara di bidang eksekutif. Mengikuti pengertian pemerintahan dalam arti luas dan sempit tersebut. yudikatif.Untuk rnembedakan kedua istilah tersehut. Sedangkan menurut UUD 1945. bestuur. — Segala tugas. Para Menteri mi mempunyai pengaruh yang besar terhadap Presiden dalam menentukan politik negara mengenai departemennya.Kalau kita mengikutj Montesquieu. maka hanyalah tugas. mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara. Presiden dan para Menterj inilah Pemerintah dalarn arti sempit. teori Montesquieu mengenai pemisahan kekuasaan mi tidak sepenuhnya dianut di Indonesia. Walaupun demikian. hersumber pada kedaulatan dan herlandaskan dasar negara. maka meliputi bidang legislatif. — Kalau kita mengikutj Vollenhoven. bahwa Presiden adalah penyelenggara pemerintahan yang tertinggi di bawah Majelis (MPR adalah pemegang kekuasaan tertinggi). Untuk itu Presiden menunjuk para Menteri sebagai pembantunya. kewenangan. Di dalam penjelasan UUD 1945 disebutkan dengan tegas. Hal mi berarti bahwa Presiden bertanggung jawab dan berkuasa menjalankan pemerintahan negara. maka: Pemerintah dalam arti luac Adalah menunjuk kepada alat perlengkapan negara seluruhnya (aparatur negara) sebagai badan yang melaksanakan Seluruh tugas! kekuasaan negara atau melaksanakan pemerintahan dalam arti luas. maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam anti luas dan dalam arti sempit. sehingga dapat terjadi satu bidang tugas dilakukan oleh lebih dan satu alat perlengkapan negara. Karena teori mi mengajarkan bahwa masing-masing bidang kekuasaan mi berdiri sendiri-sendiri dan tidak mencampuri urusan bidang lainnya. satu alat perlengkapan negaia melaksanakan lebih dan satu bidang tugas .

Berhubung dengan itu. Kedua prinsip kewarganegaraan mi digunakan secara hvsarna dengan mengutamakan salah satu. Penduduk ialah mereka yang telah memenuhi syaratsyarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan. maka negara itu hanya ada dalam angan-angan.2. 1) Asa. digunakan 2 kriteria. masih dibedakan lagi menjadi 2. maka untuk menentukan kewarganegaraan seseorang digunakan 2 stelsel kewarganegaraan (di samping kedua asas di atas) yaitu stelsel aktif dan stelsel pasif. WARGANEGARA DAN NEGARA Unsur penting suatu negara yang lain adalah rakyat. Konflik antara lus Soli dan lus Sanguinis akan menyebabkan terjadinya kewarganegaraan rangkap (bipatride) atau tidak mempunyai kewarganegaraan sama sekali (a-patnide). 2) Penduduk bukan Warga Negara atau Orang Asing adalah penduduk yang bukan warga negara. seseorang memperoleh kewarganegaraannya berdasarkan negara tempat di mana dia dilahirkan. Di dalam asas mi. (b) Kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau ―his Soli‖. Tan. Menurut Kansil. Dalam hubungan mi rakyat diartikan sehagai kumpulan manusia yang dipersatukan oleh suatu rasa persatuan dan yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu. b. Termasuk rakyat suatu negara adalah meliputi semua orang yang hertempat tinggal di dalam wilayah kekuasaan negara tensebut dan tunduk pada kekuasaan negara tersebut. pula ―lus Sanguinis‖. yaitu (1) Kniterium kelahiran. dia dilahirkan.pa rakyat. Berdasarkan kniterium mi.s Kewarganegaraan Adapun untuk menentukan siapa-siapa yang menjadi warganegara. yaitu 1) Penduduk Warga Negara atau Warga Negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh Pemerintah negara tersebut dan mengakui Pemerintahnya sendini. diperkenankan mempunyai tempat tinggal pokok (domisili) dalam wilayah negara itu. Seseorang mernperoleh kewarganegaraan suatu negara berdasarkan asas kewarganegaraan orang tuanya. orang-orang yang berada dalam wilayah suatu negara itu dapat dibedakan menjadi a. tetapi tanpa meniadakan yang satu. yaitu (a) Kniterium kelahiran menurut asas keibuhapaan atau disebut. Bukan Penduduk ialah mereka yang berada dalam wilayah suatu negara untuk sementara waktu dan yang tidak bermaksud bertempat tinggal di wilayah negara tersehut. Di dalam asas mi. Penduduk mi dapat dihedakan menjadi 2 lagi. meskipun orang tuanya hukan warga negara dan negara tersebut. Pelaksanaan kedua stelsel mi kita bedakan dalam .

pendidikan. Selanjutnya di dalam Penjelasan Pasal I UU Nomor 62 tahun 1958 disebutkan: b. yaitu (1) Yang menjadi warganegara ialah orang-orang angsa Indonedia ash dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Menjalankan ius soli supaya orang-orang yang lahir di Indonesia tidak ada yang tanpa kewarganegaraan. (2) Naturalisasi atau pewarganegaraan. Di Indonesia. 2) Hak dan Kewaji ban Warga Negara Indonesia Apabila kita melihat pasal-pasal dalam UUD 1945. siapa-siapa yang menjadi warganegara telah disebutkan di dalam pasal 26 UUD 1945. misalnya. maka barulah ibunya yang menentukan status anak itu.f. — hak repudiasi.:Sudah selayaknya keturunan warga negara RI adalah WNI.gdanh. setelah ayah itu mengadakan hubungan hukum kekeluargaan dan apabila hubungan hukum itu baru diadakan set1ah anak itu menjadi dewasa. Apabila tidak ada hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya atau apabila ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan ataupun selama tidak diketahui kewarganegaraannya. yaitu hak untuk memilih kewarganegaraan (pelaksanaan stelsel aktif). maka ia tidak turut kewarganegaraan aya!rya. . maka akan dapat kita temukan beberapa ketentuan tentang hakhak warga negara. Hubungan hukum kekeluargaan antara ibu dan anak selalu ada. Anak baru turut kewarganegaraan ayahnya. Sebagaimana telah diterangkan di atas dalam Bab I huruf a yang menentukan status anak ialah ayahnya. d dan e. adalah suatu proses hukum yang menyebabkan seseorang dengan syaratsyarat tertcntu mempunyai kewarganegaraan negara lain. atur dalam UTJ Nomor 62 Tahun 1958 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. kalau ayahnya mengadakan hukum secara yuridis. (2) Syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang. Pelaksanaan selanjutnya dan pasal 26 UUD 1945 mi di. pertahanan dan kesejahteraan sosial. ialah hak untuk menolak kewarganegaraan (pelaksanaan stelsel pasif).— hak opsi. yang pasal 1-nya menyebutkan: Warga negara Republik Indonesia ialah: Orang-orang yang berdasarkan perundang-undangan dan! atau perjanjian-perjanjian dan/atau peraturan-peraturan karena pewarganegaraan karena atau sebagai akibat dan perkawinan karena turut ayah/ibunya karena pernyataan. c.

. selama agama dan kepercayaan itu di akui Pemerintah).. . wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara.. Pasal 30 (1) Pasal 31 (1) Selain pasal-pasal yang inenyebutkan hak warga negara maka terdapat pula beberapa pasal yang menyebutkan tentang kemerdekaan warga negara: Pasal 27 (1) : Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan. Tanpa adanya undang-undang semacam in maka ketentuan-ketentuan yang ada pada pembukaan. . namun mereka mempunyai kewajiban untuk tunduk dan patuh pada peraturan. Pasal 29 (2) : Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Tiap-tiap warga negara berhak .Pembedaan penduduk suatu negara menjadi warga negara dan orang asing tersebut. . dan berhak mendapatkan perlindungan atas din dan harta bendanya. . Karena UUD 1945 hanya mengatur hal-hal yang pokok.Pasal 30 (1) : Tiap-tiap warga negara. bagaimana hak-hak dan kewajiban tersebut di atas harus dilaksanakan. (hak untuk beragama dan beribadat menurut kepercayaan masing – masing. Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran. . mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undangundang.Walaupun hak dan kewajiban warga negara di dalam UUD 1945 hanya dirumuskan dalam beberapa pasal saja.Pasal 27 (2) Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang Iayak bagi kemanusiaan. (hak bersama dan mengeluarkan pendapat).Pasal 28 : Kemerdekaan bersenikat dan berkumpul. . . Orang asing di Indonesia tidak mempunyai hak dan kewajiban sebagaimana warga negara Indonesia.Di samping itu dua ketentuan dengan tegas menyebutkan tentang kewajiban warga negara:Pasal 27 (1) : Segala warga negara. namun Semuanya yang telah disebut di atas hal-hal yang pokok. wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. (hakmemilih dan dipilih). pada hakikatnya adalah untuk membedakan ―hak dan kewajiban‖nya saja. ikut serta dalam usaha pembelaan negara. maka untuk pelaksanaan selanjutnya harus ada undangundang yang akan menentukan lebih jauh. Mereka tidak mempunyai hak untuk memilih dan dipilih. batang tubuh maupun penjelasan UUD 1945 akan kehilangan artinya dan hanya tinggal merupakan rangkaian huruf-huruf mati saja. . mi Sesuai dengan sifat UUD 1945 yang hanya mengatur hal-hal yang pokok saja. hak dan kewajiban mempertahankan dan membela negara. * .

ni berarti bahwa tidak ada warga negara yang memiliki hak lebih banyak atau lebih sedikit daripada warga negara lainnya. Dalam UUD sendiri telah disebutkan bahwa hal tersebut harus diaturr lehih lanjut dengan undang-undang. Ayat 2 pasal mi menghendaki bahwa warga negara berhak atas penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. dan menjadi sumber bagi undangundang tersebut. Pengakuan terhadap partai tersebut oleh pemerintah tidak boleh sama sekali dikaitkan dengan program partai tersebut apakah mendukung program pemerintah atau tidak. Sedangkan kebebasankebehasan lain yang juga diatur pada pasal 23 sampai sekarang belum diatur lebih jauh. dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya. Tentu saja pasal mi harus dihubungkan dengan ayat satunya. Pasal 29 ayat 2 menyebutkan bahwa Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama masing-masing. Kebebasan berserikat tersebut terutama adalah kebebasan untuk mendirikan partai politik. ―Penduduk‖ yang dimaksud di sini adalah siapa saja yang berdomisili di wilayah Indonesia. Kebebasan mi berarti pula bahwa pemerintah sama sekali tidak memiliki hak untuk melarang berdirinya suatu partai politik baru. suatu undang-undang isinya tidak boleh bertentangan dengan Undang-Undang Dasar yang kedudukannya lebih tinggi. sehingga sering menimbulkan berbagai penafsiran.Sebagai contoh pasal 28 mengatur tentang kebebasan berserikat. Kebebasan berserikat tidak akan ada artinya hila tidak ada hak untuk mengeluarkan pendapat. Karena itu pernerintah berkewajiban untuk menyediakan lapangan kerja baru dengan syarat-syarat yang sesuai dengan kemanusiaan. sehingga kebebasan tersebut adalah dalam hubungannya dengan agama yang mempercayai keesaan Tuhan. Jadi sesuai dengan tingkatan/hierarki perundangundangan. Ketiga hak mi adalah suatu negara demokrasi. berkumpul dan mengeluarkan pendapat dengan tulisan dan lisan. Sebagai pelaksanaan hak atas kebebasan berserikat. pemerintah bersama-sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat telah menyusun Undang-Undang nomor 3 tahun 1975. apakah akan menjadi pendukung setia atau akan beroposisi terhadap Pemerintah. Tentu saja ada pembatasan bahwa partai yang didirikan harus tidak bertentangan dengan nilai demokrasi yang justru terkandung dalam pasal 28 UUD 1945. baik ia warga negara ataupun orang asing. karena larangan semacam mi jelas bertentangan dengan asas kebebasan berserikat yang dijamin oleh pasal 28 tersebut.1 Pasal 27 ayat I menetapkan bahwa segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum. . Jadi suatu partai politik bebas untuk menentukan sikapnya.

‖ Sebaliknya. Arti sistem Berbicara soal sistem.Begitu pula pasal 31. 3. tetapi karena hal-hal tersebut meliputi pokok-pokok saja yang kemudian pelaksanannya diatur lebih lanjut dengan undang-undang. 33. Oleh karena itu demi tegaknya tubuh manusia yang merupakan bagian dan sistem tubuh selalu bekerja berfungsi dan berdedikasi demi satu tujuan yang besar. Dengan pengertian mi dapat dicontohkan. TINDAKAN POLITIK DAN SISTEM POLITIK a. rneskipun hakhaknya maupun melaksanakan kewajibannya. Tetapi yang lebih penting lagi adalah apa yang dinyatakan dalam penjelasan UUI) 1945 bahwa:―Yang penting adalah semangat para penyelenggara negara semangat para pemimpin pernerintahan meskipun UUD itu tidak sempurna. di mana di dalam tubuh manusia terdapat berbagai sel yang dapat dikatakan sebagai unsur atau bagian dan tubuh manusia sebagai satu sistem. dalam arti mernang tidak mempunyai itikad untuk memberi kesempatan kepada warga negara untuk menikmati halc-haknya maupun melaksanakan kewajibannya. INDIVIDU. . yaitu kehidupan. 32. meskipun dalam UUD dicantumkan perumusan hak-hak dan kewajiban warga negara yang se‗Lihat banyak-banyaknya. Tidak berpikir keras lalu otak menuntut mayoritas rejeki dan seterusnya. Apabila salah satu sel tidak bekerja sebagaimana mestinya maka dapat berakibat guricangan tubuh manusia. Jadi meskipun ketentuan yang terdapat dalam UUD 1945 tidak terlalu banyak. ekonomi dan kesejahtera. meskipun hak-hak dan kewajiban-kewajiban tersebut jelas sudah disebutkan dengan cukup rnemadai dalamUUD 1945. bahkan keharicuran tubuh itu. UUD itu tentu akan merintangi jalannya negara.Meriam Budiardjo lewat ―Dasar-dasar Ilmu Politik‖ menyatakan. maka di dalamnva terlihat adanya bagian-bagian yang ters usun secata teratur dan merupakan satu kesatuan yang utuh. akan tetapi jikalau semangat para penyelenggara pemerintah baik. melainkan seluruh sela dalam tubuh bekerja sama secara selaras demi tegaknya tubuh sebagai satu sistem. para pemimpin pemerintahannya memang tidak baik. di dalam sistem terdiri dan unsurunsur yang lain dan saling mengadakan interaksi. Tidak karena fungsinya yang vital lalu jantung menuntut rejeki yang istimewa. maka pengaturan tersebut sudah cukup memadai. dan 34 menjamin hak-hak terhadap pengajaran. perlindungan kultural.an sosial. sistem tubuh manusia. hal tersebut akan menjadi sia-sia bila penyelenggara negaranya. Tidak karena bekerja keras lalu otot menuntut mayoritas rejeki untuk din sendiri.

memberikan kejelasan bahwa sesuatu dikatakan sebagai sistem apabila — Sesuatu itu merupakan satu kesatuan yang bulat/ utuh. Dengan pengertian di muka dan beberapa contohnya. dan — Kerjasama antar bagian atau unsur dalam kebulatan itu tertuju pada satu tujuan. berusaha melihat dan mempelajari mengenai gej ala-gejala atau kej adian-kejadian yang bersifat politik dalam konteks tingkah laku di dalam masyarakat. — Ada roda muka dan belakang. Dengan pemikiran mi dimaksudkan masyarakat merupakan suatu sistem sosial yang pada hakikatnya terdiri dan . Pengertian Sistem Politik Untuk memperoleh kejelasan mengenai pengertian sistem politik. — Unsur-unsur atau bagian-bagian yang tersusun dalam kebulatan itu saling bekerja sama antara yang satu dengan yang lain secara harmonis. — Ada pedal kin dan kanan. Sistem Politik kalau dikaji secara mendalam hanya merupakan salah satu sub sistem dan sistem kemasyarakatan yang mencakup antara lain sub sistem ekonomi. Kalau sepeda pancal itu dipandang sebagai satu sistem maka di dalamnya akan terlihat adanya bagian-bagian atau unsur-unsur sebagai berikut — Ada ster. sub sistem politik dan sebagainya. — Di dalam kebulatan itu terkandung adanya unsurunsur atau bagian-bagian yang tersusun secara teratur dan tidak mengandung kontradiksi. — Ada bayangan. Konsep sistem politik dalam kaitannya dengan situasi yang nyata seperti negara. sub sistem hukum. Tingkah laku politik dianggap merupakan salah satu bagian dan tingkah laku sosial secara keseluruhan. Apabila salah satu unsur atau bagian di dalam sepeda pancal itu tidak berfungsi (salah satu pedal tidak ada). Sebagai salah satu sub sistem. dan seterusnya. Ada rantai. sub sistem spiritual. maka sepeda tersebut sulit bahkan tidak daat dijalankan sebagaimana mestinya. maka sub sistem politik (baca sistem politik) dengan sub sistem yang lain yang ada dalam sistem kemasyarakatan terdapat saling ketergantungan dan pengaruh-pengaruh yang mempengaruhi (baik yang menyangkut jalannya sistem politik maupun pelaku-pelaku politik).Contoh lain sepeda pancal yang sama-sama kita ketahui. b. tidak bisa lepas dan sistem yang ada dalam kehidupan masyarakat.

bermacam-macam proses. Salah satu di antara bermacam-macam proses itu dapat dilihat gejalagejala politik sebagai suatu kumpulan proses tersendiri yang menunjukkan adanya perbedaan dengan proses-proses lainnya. Inilah yang dimaksud dengan sistem politik. Singkatnya berkaitan dengan kehidupan negara, yang dimaksud sistem politik adalah suatu pola kehidupan yang menyangkut hal ihwal kenegaraan dalam satu kebulatan yang utuh. Hal ihwal kenegaraan dilihat dan kaca mata politik di dalamnya terdapat bagian-bagianlunsur-unsur yang saling pengaruh mempengaruhi dan saling ketergantungan. Bagian-bagian itu berupa : Lembaga-lembaga negara. Lembaga-lembaga negara mi selalu berinteraksi satu sama lain dalam rangka: — menetapkan tujuan nasional, — menetapkan skala prioritas tujuan dalam rangka mewujudkan tujuan nasional, — menetapkan kebijaksanaan sebagai landasan pelaksanaan skala prioritas tujuan yang telah ditetapkan, dan — melaksanalcan skala prioritas tujuan yang telah diambil atas clasar kebijakan-kebijakan yang telah tetapkan. Di dalam melaksanakan tugasnya/fungsinya lembagalembaga negara di samping berinteraksi antar lembaga juga mengadakan interaksi dengan setiap warga negara. Mengingat jumlah warga negara di setiap negara modem seperti mi jutaan manusia dan masing-masing memiliki kepribadian serta kepentingan yang tidak sama, maka hal yang demikian mi merupakan salah satu pendorong lahimya berbagai golongan dalam kehidupan bernegara, baik yang berupa golongan atas dasar profesi yang sama, ide politik yang sama, keyakinan yang sama, dan sebagainya. Golongan-golongan itulah yang pada hakikatnya memiliki fungsi sebagai wadah dan penyalur aspirasi setiap warga negara dalam keikutsertaan di dalam pemerintah suatu negara.Dengan demikian sistem politik pada dasarnya mencakup: Kehidupan lembaga-lembaga negara (Supra struktur politik) balk kehidupan di masing-masing lembaga maupun hubungan antara lembaga negara yang ada. Pola kehidupan dan tata hubungan antara lembaga sosio-politik yang nyata dalam kehidupan pemerintari negara (infra struktur politik atau non legal bodies).Kehidupan mi menurut Goodman meliputi Partai politik/Organisasi politik Kelompok kepentingan Kelompok penekan Media komunikasi politik

Figur politik. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang memandang negara sebagai satu sistem, maka demi tegak dan lestarinya kehidupan tersebut secara ideal semua unsur yang ada dalam negara baik para penguasa negara yang ducluk dalam lembaga-lembaga negara maupun para warga yang hidup dalam berbagai kelompok, apakah kelompok sosial, kelompok profesi, kelompok keagamaan, kelompok politik, dan seterusnya harus ada hubungan yang serasi, selaras dan seimbang. Dengan demikian antara kehidupan lembaga-lembaga negara (supra struktur politik) dan kehidupan warga negara yang terdiri dan berbagai kelompok pada hakikatnya terdapat hubungan timbal balik dan saling ketergantungan. Untuk itu dalam hubungan timbal balik dan saling ketergantungan mi dapat dilihat pada fungsi infra struktur politik dan supra struktur politik seperti berikut mi

a) Mengajukan kepentingan Pengajuan kepentingan mi utamanya menjadi tugas atau dilakukan kelompok-kelompok kepentingan. Salah satu contoh dalam kehidupan negara Indonesia, HKTI sebagai wadah kaum tani dalam membawakan aspirasi seluruh anggotanya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara selalu berusaha untuk menyerap, mengajukan dan memperjuangkan nasib para petani. Mengingat kelompok kepentingan yang hidup di suatu. negara termasuk negara kita menunjukkan adanya kebhinnekaan, maka hal mi berakibat lahirnya perbedaan perjuangan antar kelompok dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

b) Pemaduan kepentingan. Pemaduan kepentingan mi utamanya menjadi tgas organisasi politik atau partai politik. Untuk itu ketelitian, kejelian setiap organisasi politik beserta para tokoh-tokohnya dalam melihat, menyerap, memadukan dan merumuskan setiap aspirasi dan kepentingan dan berbagai golongan dalam masyarakat sangat menentukan bobot program masingmasing organisasi politik dalam rangka mempertahankan pemerintahan negara, sangat ditentukan oleh program, masing-masing organisasi politik tersebut. Sebagai contoh dalam kehidupan negara kita di mana baik PDI, P3 maupun Golkar dengan kemampuannya, ketelitiannya drir‘ kecermatan yang dimilikinya, masing-rnasing mencoba merumuskan apa yang diajukan oleh berbagai macam kelompok kepentingan yang ada untuk dijadikan program perjuangannya. Program yang telah dirumuskan kemudian ditawarkan kepada masyarakat khusus pada saat kampanye pemilihan umum. Dengan penawaran mi diharapkan masyarakat melakukan penilaian terhadap program

masing-masing organisasi politik peserta pemilu, sehingga kampanye bukan merupakan arena adu kekuatan, melainkan merupakan penjabaran program dan masing-masing organisasi politik dalam rangka menarik dukungan dan masyarakat.

c). Pemasyarakatan dan komunikasi politik Pemasyarakatan dan komunikasi politik mi berlansung melalui setiap komponen sistem politik. Sedang supra struktur politik menghasilkan berbagai ketentuan dan kebijakan-kebijakan yang mengikat seluruh sistem politik dan sekaligus juga sebagai umpan balik kepada infra struktur politik beserta Iingkungannya, dalam hal mi keseluruhan sistem kemasyarakatan. Kesimpulan: Dan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa: Sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, manusia diciptakan sebagai makhluk pribadi dan sekaligus sebagai makhluk pribadi manusia cenderung untuk bersaing, mempertahankan din dan selalu ingin dihormati dalam hidupnya. Sebagai makhluk sosial setiap manusia memerlukan rasa kasih sayang antara sesama dan dalam dirinya ada kecenderungan untuk saling ketergantungan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk itu kecenderungan yang tumbuh dan berkembang dalam din manusia adalah hidup berkawan, hidup bersama antar sesama manusia secara gotong royong, mengadakan hubungan sesama manusia untuk menciptakan rasa aman, tentram dan sebagainya denganjalan mengorganisir bermacammacam kelompok, sehingga dalam kehidupan manusia dapat dijumpai keanekaragaman kelompok. Dan yang dapat menampung keanekaragaman kelompok tersebut adalah masyarakat, yang pada tingkat tertentu lahirlah negara. Dalam kehidupan negara dapat dijumpai adanya Pemerintahan yang mengemudikan negara dan warga negara yang mendukung kehidupan negara. Kenyataan mi melahirkan interaksi antara warga negara dan antar warga negara dengan negara (pemerintah). sesuai yang diharapkan, maka ketentuan hukum sangat diperlukan. Negara sebagai satu sistem politik di dalamnya terdapat kehidupan lembaga-lembaga negara (Supra struktur politik) dan kehidupan sosio lembaga-lembaga politik, yang nyata dalam kehidupan pemerintahan negara, dalam hal mi adalah partai politik, organisasi profesi, media komunikasi, dan organisasi kemasyarakatan lainnya (infra struktur politik). Sebagai satu sistem, maka secara ideal interaksi antara keduanya hams berjalan harmonis‘.

RANGKUMAN Negara adalah organisasi tertinggi yang terbentuk atas dasar kehendak bersama dan individu-individu atau kelompokkelompok yang mempunyai kepentingan untuk suatu tujuan bersama.Syarat yang hams ada bagi terbentuknya negara adalah, hams ada wilayah tertentu, rakyat yang mendianii wilayah tersebut dan pemerintahan yang berdaulat. Syarat pelengkap adalah pengakuan dan negara-negara lain. Negara mempunyai monopoli kekuasaan yang sangat besar. Teori-teori yang mencoba untuk membenikan dasar atau pembenaran atas kekuasaan yang dimiliki oleh negara tersebut, yaitu: Teori klasik, meliputi teori mitologis dan teori teokratis; Teori perjanjian, yang berasal dan Thomas Hobbes, John Locke dan Rousseau; dan Teori kekuasaan, yang berasal dan pendapat Leon Duguit dan Krabbe.Agar interaksi tersebut dapat berjalan. Adapun yang dimaksud warga negara Indonesia adalah seperti apa yang teiah ditetapkan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 26 ayat 1 dan ayt 2.Ayat 1 dan ayat 2 dan pasal 26 UUD 1945 sangat erat sekali hubungannya. Sebab kalau ayat 2 sampai tidak ada maka akan timbul penafsiran-penafsiran. Huhungan antara negara dengan warga negara mi dapat kita temukan di dalam pasal 26 s/d pasal 33 UUD 1945. Dalam rangka mencapai tujuan negara, maka negara antara lain bertugas niengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan ke arah tercapainya tujuan-tujuan dan masyarakat seluruhnya. Negara menentukan bagaimana kegiatan asosiasi-asosiasi kemasyarakatan disesuaikan satu sama lain dan diarahkan kepada tujuan nasional.

di dalam Dictionary of Sociology. individu mempengaruhi masyarakat dan bahkan bisa menyebabkan (berdasarkan pengaruhnya) perubahan besar masyarakatnya. PELAPISAN SOSIAL a. Setelah itu kita mengerti bahwa manusia sebagai makhluk sosial yang selalu mengalarni perubahan sosial. masvarakat merupakan kesatuan yang dalam pembentukannya mernpunyai gejala yang sama. b. hahwa a.BAB VI PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT 1. oleh mereka dikatakan sehagai herikut . Sehubungan dengan mi. Individuindividu yang terdiri dan berbagai latar belakang tentu akan membentuk suatu masyarakat heterogen yang terdiri dan kelompok-kelompok sosial.‖ Lebih lengkap lagi hatasan yang dikemukakan oleh Theodorson dkk. dikatakan berada dalam suatu lapisan atau stratum. marilah kita pelajari apa yang dimaksucl dengan Stratifikasi Sosia] atau Pelapisan Masyarakat. an penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat (hierarchis). Karena itu Social Stratification sering diterjemahkan dengan PelapisanMasyarakat. maka dengan sendirin. Masyarakat merupakan suatu kesatuan yang didasarkan ikatan-ikatan yang sudah teratur dan boleh dikatakan stabil. Seperti juga individu tidak dapat dibayangkan tanpa adanya masyarakat. Betapa individu dan masyarakat adalah komplementer dapat kita lihat dan kenyataan. Pengertian Masyarakat terbentuk dan individu-individu. Masyarakat tidak dapat dibayangkan tanpa individu. Pitirini A. Dengan adanya atau terjadinya kelompok sosial mi maka terbentuklah suatu pelapisan masyarakat atau terbentuklah masyarakat yang berstrata. Sejumlah individu yang mempunyai kedudukan(status) yang sarna menurut ukuran masyarakatnya. Istilah Stratifikasi atau Stratification berasal dan kataSTRATA atau STRATUM yang berarti LAPISAN. Sorokin memberikan definisi pelapisan masyarakat sebagai berikut : ―Pelapisan masyarakat adalah perbeda. manusia dipengaruhi oleh masyarakat demi pembentukan pribadinya.

Dalam huhungannya dengan pembagian pekerjaan pun setiap suku bangsa memiliki cara sendiri-sendiri. Apa yang sesungguhnya adalah kelompok ekonomi yang tersusun atas dasar ketergantungan yang timbal balik dan individu-individu yang aktif secara ekonomis. 4) adanya orang-orang yang dikecilkan di luar kasta dan orang yang di luar perlindungan hukum (cutlaw men). h. sarnaan ekonomi itu secara umum. Di dalam organisasi masyarakat primitif pun di mana helum mengenal tulisan. 2) adanya kelompok-kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memiiki hak-hak istimewa. . Kita lihat saja misalnya kedudukan laki-laki di Jawa berheda dengan kedudukan laki-laki di Minangkabau. Di Jawa kekuasaan keluarga di tangan ayah sedang di Minangkahau tidak demikian. PelapIsan 9osiol ciri tetap kelompok sosial Pembagian dan pemberian kedudukan yang berhuhungan dengan jenis kelamin nampaknya menjadi dasar dan seluruh sistern sosial masyarakat kuna. 6) adanya pernbedaan standar ekonomi dan di dalam ketidak. wanita harus lebih bekerja keras daripada laki-laki. Tetapi hal mi perlu diingat bahwa ketentuan-ketentuan tentang pembagian kedudukan antara laki-laki dan perempuan yang kemudian menjadi dasar daripada pembagian pekerjaan. 5) adanya pembagian kerja di dalam suku itu sendiri.Pelapisan masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relatif permanen yang terdapat di dalam sistem sosial (dan kelompok kecil sampai ke masyarakat) di dalam hal pembedaan hak. Masvarakat yang herstratifikasi sering dilukiskan sehagai suatu kerucut atau primida. Hal mi terwujud berbagai bentuk sebagai berikut 1) adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan pembedaan-pembedaan hak dan kewajihan. Seluruh masyarakat memberikan sikap dan kegiatan yang berbeda kepada kaum laki-laki dan perempuan. Di Irian misalnya atau di Bali. Pendapat tradisional tentang masyarakat primitif sebagai masyarakat yang komunistis yang tanpa hak milik pribadi dan perdagangan adalah tidak benar. pelapisan masyarakat itu sudah ada. Ekonomi primitif bukanlah ekonorni dan individu-individu yang terisolir produktif kolektif. serta bagian-bagian yang lebih kecil daripada suatu kelompok yang memiliki sistern perdagangan dan barter satu sarna lain. sematamata adalah ditentukan oleh sistem kebudayaan itu sendiri. 3) adanya pemimpin yang paling berpengaruh. pengaruh dan kekuasaan. di mana lapisan bawah adalah paling lehar dan lapisan mi menyernpit ke atas.

Gradasi itu dapat kita lihat misalnya: multi clan menulih modal yang kaya sampai kepada buruh yang termiskin. dan presiden kepada lurah. tetapi pada dasarnya pelapisan masyarakat itu ada di mana-mana dan di sepanjang waktu. misalnya karena usia tua. seseorang yang memiliki bakat seni. Terjadinya pekzpisan social Terjadi den gan sendirinya Proses mi berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Pengakuan-pengakuan terhadap kuasaan dan wewenang tumbuh dengan sendirinya. maka kedudukan seseorang pada sesuatu strata atau pelapisan adalah Secara otomatis. hal mi disebabkan hanya terhadap miik umum dan kelompok. Jika kita tidak dapat menemukan niasyarakat yang tidak berlapis-lapis di antara masyarakat yang primitif. waktu dan kebudayaan masyarakat di mana sistem itu berlaku. tetapi berjalan secara alamiah dengan sendininya. Pada pelapisan yang terjadi dengan sendirinya. karena pemilikan kepandaian yang lebih. atau kerabat pembuka tanah. Di dalam masyarakat pertanian dan khususnya di dalam masyarakat industri pelapisan itu tampak menyokmata dan jelas.Bilaniana di dalam beberapa suku perbedaan ekonomi begitu kecil dan kebiasaan tolong-menolong secara timbal balik mendekati sistem komunisme. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu. walaupun di dalam konstitusinya menyatakan bahwa ―Semua manusia adalah sama (all men are created equal). Bentuk dan proporsi pelapisan di masyarakat yang telah maju bezvariasi. . Oleh karena sifatnya yang tanpa disengaja inilah maka hentuk pelapisan dan dasar dan pada pebapisan itu bervaniasi menurut tempat. c. maka lebih tidak rnungkin lagi untuk menemukannya di dalam masyarakat yang telah lebih maju/berkembang. dan jenderal sampai kepada prajunt dan sebagainya yang semuanya itu rnenunjukkan sebagai jenjang-jenjang dan gradasi sosial yang menunjukkan walaupun di dalam sistem demokrasi yang paling mutakhir pun ada pelapisan masyarakat. Di demokrasi-demokrasi yang modern pun juga tidak dapat mengecualikan adanya hukum-hukurn pelapisan masyarakat. Terjadi dengan disengajaSistem pelapisan yang disusun dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Dengan adanya pembagian yang jelas dalam hal wewenang dan kekuasaanmi maka di dalarn organisasi itu terdapat keteraturan sehingga jelas bagi setiap orang di tempat mana letaknya kekuasaan dan wewenang yang dimiliki dan dalam suatu organisasi baik secara vertikal maupun secara horisontal. atau sakti. Di dalam sistem pelapisan mi ditentukan secara jelas dan tegas adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang.

Misalnya dapat kita lihat di dalam kehidupan perguruan tinggi. maka sistem pelapisan dalam masyarakat dapat dibedakan menjadi: 1) Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup.Sistem pelapisan yang dibentuk dengan sengaja mi dapat kita libat misalnya di dalam organisasi pemerintahan. Pembagian kedudukan mi di dalam organisasi formal pada pokoknya diperlukan agar organisasi itu dapat bergerak secara teratur untuk mencapai tujuan yang diinginkan. tetapi karena organisasi itu mempunyai tata cara tersendiri di dalam menentukan kebijaksanaan politik sosial. organisasi partai politik. laan.Pertama karena organisasi itu sudah diatur sedemikian rupa.Tetapi sebenarnya terdapat pula kelemahan yang disebabkan sistem yang demikian itu. Contoh yang lain dapat kita lihat sendiri misalnya di dalam kantor-kantor pemerintah di mana banyak tenaga-tenaga yang cukup tetapi tidak diberi wewenang karena kedudukannya mengikat. Sistem pelapisan tertutup . Kedua : karena organisasi itu telah diatur sedemikian rupa Sehingga membatasi kemampuan-kemampuan individual yang sebenarnya mampu tetapi karena kedudukannya yang mengangkat maka tidak memungkinkan untuk mengambil inisiatif. Sistem skalar: merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dan bawah ke atas (vertikal). Menurut sifatnya. perusahaan besar. seorang dosen yang baru golongan III a tetapi cakap. perkumpulan-perkumpulan resmi. misalnya saja di dalam organisasi perkantoran ada kerja sama antara kepalakepala seksi dan lain-lain. maka merupakan harnbatan yang merugikan bagi dosen yang bersangkutan dan universitas. tidak diperkenankan menduduki jabatan-jabatan tertentu yang hanya boleh diduduki atau dijabat oleh golongan IV a ke atas. Pendek kata di dalam organisasi formal. Misalnya saja perubahan-perubahan pula dalam cara-cara perjuangan partai politik. Pembedaun sistem pelapisan menurut sifatnya. sehingga sering terjadi kelemahan di dalam menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat. d. kecuali ada hal-hal yang istimewa. maka sering terjadi kelambatan di dalam penye9. Di dalam sistem organisasi yang disusun dengan cara mi mengandung dua sistem. Di dalam sistem yang demikian itu satu-satunya jalan untuk dapat masuk menjadi anggota dan suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran. dan lain-lain. Di dalam sistem ini perpindahan anggota masyarakat ke lapisan yang lain balk ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi. ialah : Sistem fungsional: merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sarna dalam kedudukan yang sederajat.

ketiga. peminta dan sebagainya. Setiap orang dihen kesempatan untuk menduduki segala jabatan bila ada kesempatan dan kemampuan untuk itu. sistem pelapisan masyarakat yang terbuka sangat menguntungkan. Dengan demikian orang berusaha untuk wengembangkan segala kecakapannya agar dapat meraih kedudukan yang dicitacitakan. — Kasta Ksatria: merupakan kasta dan golongan hangsawan dan tentara yang dipandang sebagai lapisan kedua. — Kasta Waisya: merupakan kasta dan golongan pedagang yang dipandangsebagai lapisan menengah.undang). Yang termasuk golongan ini misalnya kaum gelandangan.kita temui misalnya di India yang masyarakatnya mengenal sistem kasta. — Pania: adalah golongan dan mereka yang tidak mempunyai kasta. Demikian sebaliknya hagi mereka yang tidak bermutu akan semakin didesak oleh mereka yang cakap. Sebagaimana kita ketahui masyarakat terbagi ke dalam: — Kasta Brahmana: yang merupakan kastanya golongangolongan pendeta dan merupakan kasta tertinggi. (Seperti pemerintahan d Arika Selatan yang terkenal masih melakukan politik apartheid atau perbedaan warna kulit yang disahkan oleh undang. Sistem stratifikasi sosial yang tertutup biasanya juga kita temui di dalam masyarakat feodal atau masyarakat yang berdasarkan realisme. Tetapi di sarnping itu orang juga dapat turun dan jabatannya hila dia tidak mampu mempertahankannya. sehingga yang bersangkutan bisa jadi jatuh ke tangga sosial yang Iebih rendah.Sistern yang demikian mi dapat kita ternukan misalnya di dalam masyarakat di Indonesia sekarang mi. — Kasta Sudra : merupakan kasta dan golongan rakyat jelata. . 2) Sistern pelapisan rnasyarakat yang terbuha Di da!am sistem yang demikian mi setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk jatuh ke lapisan yang ada di bawahnya atau naik ke lapisan yang di atasnya. Dalam hubungannya dengan pembangunan masyarakat. Sebab setiap warga masyarakat diberi kesempatan untuk bersaing dengan yang lain.Status (kedudukan) yang diperoleh berdasarkan atas usaha sendiri disebut ―Achieved status‖.

keahlian dan kapasitas yang berbedaheda. Selo Sumardjan dan Soelaiman Soemardi SH. kelas menengah (middle class). Ada yang membagi pelapisan masyarakat seperti berikut mi: Masyarakat terdiri dan kelas atas (upper class) dan kelas bawah (lower class). tetapi sementara itu ada pula yang melihatnya melaluj berbagai ukuran secara kompreh ensif. Ada sementara sarjana yang menirijau bentuk pelapisan masyarakat hanya berdasar salah satu aspek saja misalnya aspek ekonomi. Dr. atau aspek politik saja. Prof. kelas menengah bawah (lower middle class) dan kelas bawah (lower class). Sementara itu ada pula yang membagi tiga lapisan atau lebih). pengaruh. Beberapa teori tentangpelapisan sosial Bentuk konkrit daripada Pelapisan Masyarakat ada beberapa macam. Oleh karena itu beberapa sarjana memiliki tekanan yang berbeda-beda di dalam menyampaikan teori-teori tentang pelapisan masyarakat. yaitu mereka yang kaya sekali. watak. demikian seterusnya semakin tinggi golongannya semakin sedikit jumlah orangnya. Selanjutnya itu ada yang membagi pelapisan masyarakat ke dalam jumlah yang lebih sederhana (rnisalnya membagi hanya menjadi dua hagian). MA. Masyarakat terdiri dan tiga kelas ialah kelas atas (upper class). Vilfredo Pareto. Menurut dia pangkal danpada perbedaan itu karena ada orang-orang yang memiliki kecakapan. sarjana Italia. Pada umumnya golongan yang menduduki kelas bawah jumlah orangnya daripada kelas menengah. menyatakan bahwa ada dua kelas yang senantiasa berbeda setiap waktu yaitu golongan Elite dan golongan Non Elite. menengah dan melarat. . Di sini Aristoteles membagi masyarakat berdasarkan dimensi ekonomi sehingga ada orang yang kaya. Beberapa dicantumkan di sini: Aristoteles mengatakan bahwa di dalam tiap-tiap negara terdapat tiga unsur. seperti misalnya: keturunan. mereka yang melarat sekali. Orang dapat menduduki lapisan (atau istilah lain ada yang menggunakan dengan kelas) tertentu disebabkan oleh beherapa faktor. kelas menengah (middle class) dan kelas bawah (lower class).e. dan mereka yang berada di tengah-tengahnya. Dengan demikian sistem pelapisan masyarakat itu mengikuti bentuk piramid. kecakapan. kekuatan dan lain sebagainya. Sementara itu ada pula sering kita dengar: kelas atas (upper class). menyatakan sebagai berikut : selama di dalam masyarakat ada sesuatu yang dihargai olehnya dan setiap masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargainya maka barang itu akan menjadi bibit yang dapat menumbuhkan adanya sistem berlapis-lapis dalam masyarakat.

akan tetapi gelar kesarjanaannya. cara-cara mempergunakan pakaian serta bahan pakaian yang dipakainya. Orang yang paling disegani dan dihormati. Kelas yang pertama. kebiasaan untuk berbelanja barangbarang mahal. menempati lapisan sosial teratas. akhirnya dapat disimpulkan bahwa ukuran atau kriteria yang biasanya dipakai untuk menggolong-golongkan anggota-anggota masyarakat ke dalam lapisan-lapisan sosial adalah sebagai berikut Ukuran kekayaan : Ukuran kekayaan (kebendaan) dapat dijadikan suatu ukuran: barangsiapa yang mempunyai kekayaan paling banyak. Ukuran ilmu pengetahuan : litnu pengetauan dipakai ukuran oleh masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan. termasuk ke dalam lapisan sosial teratas. Biasanya mereka adalah golongan tua atau mereka yang pernah berjasa besar kepada masyarakat. Ukuran kekuasaan : Barangsiapa yang rnemiliki kekuasaan atau yang mempunya wewenang terbesar. Dari apa yang diuraikan di atas. misalnya dapat dilihat pada bentuk rumah yang bersangkutan.tang pelapisan masvarakat menggunakan istilah kelas menurut dia. Ukuran mi kadang-lçadang menyebabkan menjadi negatif. Kenyataan tersehut. jumlahnya lebih bariyak diarahkan dan diatur/diawasi oleh kelas yang pertama. Ukuran semacam mi hanyak dijumpai pada masyarakat-masyarakat tradisional. berupa mobil pribadinya. jumlahnya selalu sedikit. Sehaliknya yang kedua. menjalankan peranan-peranan politik. ialah kelas yang diperintah. monopoli kekuasaan dan menikmati keuntungan-keuntungan yang dihasilkan oleh kekuasaannya itu. Sudah tentu hal itu mengakibatkan segala macam usaha untuk mendapatkan gelar tersebut walaupun secara tidak halal. Akan tetapi ukuran-ukuran di atas yang menonjol sebagai dasar timbulnya pelapisan sosial . di dalam ―The Ruling Class‖ menyatakan sebagai herikut Di dalam seluruh masyarakat dan masyarakat yang sangat kurang berkembang. mendapatkan atau mendudukj lapisan sosial teratas. dan sebagainya.Gaotano Mosoa. tetapi masih ada ukuran-ukuran lainnya yang dapat dipergunakan. sampai kepada masyarakat yang paling maju dan penuh kekuasaan dua kelas selalu muncul ialah kelas yang pemerintah dan kelas yang diperintah. Karl Marx didalam menjelaskan secara tidak Iangsung ten. sarjana Italia. Ukuran kehormatan: Ukuran kehormatan mungkin terlepas dan ukuran-ukuran kekayaan atau kekuasaan. pada pokoknya ada dua macam di dalam setiap masyarakat vaitu kelas yang memiliki tanah dan alatalat produksi lainnya dan kelas yang tidak mempunyainya dan hanya memiliki tenaga untuk disumbangkan di dalam proses produksi. Ukuran-ukuran tersebut di atas. tidaklah bersifat limitatif (terbatas). karena ternyata bahwa bukan ilmu pengetahuan yang dijadikan ukuran.

1) Persamaan hak Adanya kekuasaan negara seolah-olah hak individu. 2. Untuk dapat melaksanakan hak dan kewajiban mi dengan bebas dan rasa takut perlu adanya jaminan. Undang-undang tersebut benlaku sama pada setiap orang tanpa kecualinya dalam anti semua orang mempunyai kesamaan derajat dan mi dijamin oleh undang-undang. Kesamaan derajat mi terwujud dalam jaminan hak yang diberikan dalam berbagai sektor kehidupan. KESAMAAN DERAJAT Sifat perhubungan antara manusia dan lingkungan masyarakat pada umumnya adalah timbal balik. Di dalam susunan negara modern hak-hak dan kebebasankebebasan asasi manusia itu diindungi oleh Undang-undang dan menjadi hukum positif. artinya orang seorang itu sebagai anggota masyarakatnya. mempunyai hak dan kewajiban. terpaksalah ia memasuki lingkungan hak manusia pnibadi dan herkuranglah pula luas batas hak-hak yang dimiliki individu itu. Beberapa hak dan kewajiban penting ditetapkan dalam Undang-undang (Konstitusi) sebagai hak dan kewajiban asasi. Mengenai persamaan hak mi selanjutnya dicantumkan dalam Pernyataan Sedunia Tentang Hak-hak (Asasi) Manusia atau Universitas Declaration of Human Right (1948) dalam pasalpasalnya. yaitu kekuasaan manusia yang berwujud dalam hakhak dasar beserta kebebasan asasi yang selama itu dimilikinya dengan leluasa. karena di mana kekuasaan negara itu berkembang. Dan di sinilah timbul persengketaan pokok antara dua kekuasaan itu secara pninsip. Kesamaan derajat dan isi jaminan oleh undang-undang. dan yang mampu memberi jaminan mi adalah pemenintah yang kuat dan berwibawa. Jadi kriteria pelapisan sosial pada hakikatnya tergantung pada sistem nilai yang dianut oleh anggota-anggota masyarakat yang bersangkutan. dan kekuasaan yang melekat pada organisasi baru dalam bentuk masyarakat yang merupakan negara tadi. Hak inilah yang banyak dikenal dengan Hak Asasi Manusia.dalam masyarakat. lambat-laun dirasakan sebagai suatu yang mengganggu. Mereka dikaruniai akal dan budi dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam persaudaraan.‖ . seperti dalam Pasal 1 : ―Sekalian orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak yang sama. balk terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah dan negara.

Pokok kedua.‖ 2) Persamaan Derajat di Indonesia Dalam Undang-Undang Dasar 1945 mengenai hak dan kebebasan yang berkaitan dengan adanya persamaan derajat dan hak juga tercantum dalarn pasal-pasalnya secara jelas. agama. 29 dan 31. mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sehagainya ditetapkan oleh Undang-undang. Sekalian orang berhak atas perlindungan yang sama terhadap setiap perbedaan yang memperkosa pernyataan mi dan terhadap segala hasutan yang ditujukan kepada perbedaan semacam mi. Hukum dihuat dimaksudkan untuk melindungi dan mengatur masyarakat secara umum tanpa adanya perbedaan. milik. 2.Pasal 2 ayat 1: ―Setiap orang berhak atas semua hak-hak dan kebebasan-kebebasan yang tercantum dalam pernyataan mi dengan tak ada kecuali apa pun.‖ Di dalam perumusan mi dinyatakan adanya suatu kewajiban dasar di samping hak asasi yaag dimiliki oleh warga negara. warna. asal mula kebangsaan atau kemasyarakatan. dan mi sebagai konsekuensi prinsip dan kedaulatan rakyat yang bersifat kerakyatan. politik atau pendapat lain. yang berbunyi .‖ Pokok ketiga. Kemudian yang ditetapkan dalam pasal 27 ayat. Kalau kita lihat ada empat pasal yang memuat ketentuan-ketentuan tentang hak-hak asasi itu yakni pasal 27. dalam pasal 29 ayat 2 dirumuskan kebebasan asasi untuk memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara. bahwa ―kemerdekaan berserikat dan berkumpul. jenis kelamin. Sebagaimana kita ketahui Negara Republik Indonesia menganut asas bahwa setiap warga negara tanpa kecualinya memiliki kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan. yaitu kewajiban untuk meijunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. kelahiran ataupun kedudukan. selanjutnya dalam pasal 28 ditetapkan. 28.‖ Pasal 7 : ―Sekalian orang adalah sama terhadap undang-undang dan berhak atas perlindungan hukum yang sama dengan tak ada perbedaan. bahasa. Empat pokok hak-hak asasi dalam empat pasal UUD 1945 adalah sebagai berikut Pertama tentang kesamaan kedudukan dan kewajihan warga negara di dalam hukum dan di muka pemerintahan. hanya menyebutkan hak tanpa ada kewajiban di sam pingnya. Pasal 27 ayat 1 menetapkan : bahwa : ―Segala Warga Negara hersamaan kedudukannya di dalam Hukum dan Pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahari itu dengan tidak ada kecualinya. ialah hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. seperti rni sainya bangsa. Dengan demikian perumusan mi secara prinsipil telah membuka suatu sistem yang berlainan sekali daripada sistem perumusan ―Human Rights‖ itu secara Barat.

petani kaya. politik. dan pekerjaan-pekerjaan dinas. pemerintahan aparat kemiliteran. Mereka itu mungkin para pejabat tugas. Berbicara masalah elite adalah berbicara masalah pimpinan. yang diatur dengan undang-undang. Dalam arti lebih yang khusus dapat diartikan sekeloin pok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan.sebagai berikut: ―Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. adalah pasal 31 yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran yang berbunyi (1) ―Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran‖ dan (2) ―Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan suatu sistem pengajaran nasional. Di dalam suatu lapian masyarakat tentu ada sekelompok kecil yang mempunyai posisi kunci atau mereka yang memiliki pengaruh yang besar dalam mengambil berbagai kebijaksanaan.‖ 3. a. Dalam masyarakat industri watak elitenya berbeda sama sekali dengan elite di dalam masyarakat primitif. pengajaran. pedagang kaya. Dalam suatu kehidupan sosial yang teratur. dalam kelompok heterogen maupun homogen selalu ada kecenderungan untuk menyisihkan satu golongan tersendiri sebagai satu . ELITE DAN MASSA 1) Elite Dalam masyarakat tertentu ada sebagian penduduk ilcut terlibat dalam kepemimpinan. pensiunan dan lainnya lagi Para pemuka pendapat (opinion leader) inilah pada umumnya memegang strategi kunci dan memiliki Status tersendiri yang akhirnya merupakan elite masyarakatnya. agama. Fun gsi Elite dalam memegang Strategi. baik dalam konteks luas maupun yang lebih sempit.‖ Pokok keempat. Pengertian Dalam pengertian yang umum elite itu menunjuk sekelonipok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukari tinggi.‖ ‗ripe masyarakat dan sifat kebudayaan sangat menentukan watak elite. yaitu posisi tinggi di dalam ekonomi. sebaliknya dalam masyarakt tertentu penduduk tidak diikutsertakan. ulama guru. b. Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan: ―posisi di dalam masyarakat di puncak strukturstruktur sosial yang terpenting.

mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar jika dibandingkan dengan masyarakat lain. pertimbangan-pertimbangan yang bersif at moral. Golongan elite sebagai minoritas sering ditampakkan dengan beberapa bentuk penampilan antara lain: Elite menduduki posisi yang penting dan cenderung merupakan poros kehidu pan masyarakat secara keseluruhan.‘ . sopan santun dan keadaan jiwa. masyarakat lain atau masa depan yang talc tentu. Golongan minoritas yang herada pada posisi atas yang secara fungsional dapat berkuasa dan menentukan dalam studi sosial dikenal dengan elite. Penentuan golongan minoritas mi didasarkan pada penghargaan masyarakat terhadap peranan yang dilancarkan dalam kehidupan masa kini serta andilnya dalani meletakkan dasar-dasar kehidupan pada masa-masa yang akan datang. Dalam hal tanggung jawab. merupakan heriditer maupun pencapaian. material maupun immaterial. Sedangkan Elite eksternal adalah meliputi pencapaian tujuan dan adaptasi. Elite internal menyangkut integrasi moral serta solidaritas sosial yang berhuhungan dengan perasaan tertentu pada saat tertentu. yaitu Elite internal dan Elite eksternal. Pengembangan elite sebagai suatu kelompok minor yang berpengaruh dan menentukan dalain masyarakat tetap beranjak dan fungsi sosialnya di samping adanya pertimbangan-pertimbangan lain sesuai dengan latar belakang sosial budaya masyarakat. Ciri-ciri lain yang merupakan konsekuensi logis dan ketiga hal di atas adalah imbalaii yang lebih besar yang diperoleh atas pekerjaan dan usahanya. . Faktor utama yang menentukan kedudukan mereka adalah keunggulan dan keberhasilan yang dilandasi oleh kemampuan baik yang bersifat fisik maupun psikhis. menitikberatkan pada fungsi sosial dan yang kedua. Elite adalah suatu minoritas pribadi-pribadi yang diangkat untuk melayani suatu kolektivitas dengan cara yang bernilai sosial. Kedua kecenderungan penilaian mi menurut Parson melahirkan dua macam elite. herhubungan dengan problema-problema yang memperlihatkan sifat yang keras. Kelompok minoritas yang mempunyai nilai secara sosial mi berkembang sejalan dengan perkembangan fungsional dalam suatu masyarakat.golongan yang penting. memiliki kekuasaan dan mendapatkan kedudukan yang terkemuka jika dibandingkan dengan massa. Ada dua kecenderungan yang digunakan untuk menentukan elite dalam masyarakat yaitu: Pertama.

militer dan lain-lain yang dapat dijadikan perantara bagi kesejahteraan masyarakat. kebudayaan maupun adat-istiadat sendiri-sendini. Dalam hal mi mereka hams memperhatikan beberapa fungsi dalam pengambilan kebijaksanaan untuk memimpin masyarakatnya agar terjadi kerjasama yang baik dalam mencapai tujuan. Elite yang dapat memberikan kebutuhan psikologis. filsuf. (mereka yang berkuasa atau mempunyai pengaruh dalam bidang itu). memperhatikan serta memelihara nonna yang berlaku dan memperhatikan kepemimpinan. Kecuali itu di manapun juga pana elite pemegang strategi tersehut memiliki prinsip yang sama dalam menjalankan fungsi pokok maupun fungsinya yang lain. Kelompok inti sosial itu mungkin para pendeta. militer. Elite ekonomi.Sejalan dengan ciri-ciri (yang walau pun tidak selalu tam pak secara eksplisit) mi dan berdasarkan tata nilai dan norma yang melahirkan stratifikasi sosial maka kita akan mengenal herbagai macam elite. mungkin para pemegang kekuasaan. olahragawan dan tokoh hiburan dan sebagainya. Elite dan segala elite dapatlah menjalankan fungsinya dengan mengajak para elite pemegang strategi di tiap bidangnya untuk bekerja sehaik-baiknya. penyesuaian dir integrasi. Sehubungan dengan fungsi yang harus dijalankan oleh elite dalam memegang pimpinan ia harus dapat mengatur strategi yang tepat. Dalam hal mi kita dapat membedakan elite pemegang strategi secara ganis besar sebagai berikut Elite politik (elite yang herkuasa dalam mencapai tujuan. Apa yang harus diperhatikan yaitu antara lain : tujuan yang hendak dicapai. mengkoordinir serta menciptakan yang harmonis dalam berbagai . Sep ti : antis. atau pemuka agama lainnya. seperti memberikan contoh tingkah laku yang balk kepada masyarakatnya. Yang paling berkuasa biasanya disebut elite segala elite). tokoh film. Di dalam masyarakat yang heterogen tentu banyak nilai yang dijadikan anutan karena setiap golongan atau suku bangsa tentu memiliki kebiasaan. Tujuan yang hendak dicapai haruslah terikat dan merupakan tujuan bersama kepandaian dalam menyesuaikan din terutama bagi elite baru dapat membantunya secara efektif dalam mengarahkan masyarakat untuk mencapai tujuannya. Kelompok inti sosial akan melahirkan elite sesuai dengan kecenderungan masyarakat menentukan golongan yang memiiki fungsi sosial terhesar atau kelompok-kelompok terkemuka dalam masyarakat. penulis. pendidik dan pemuka masyarakat. diplomatik dan cendekiawan. Elite agarna. Di sini para elite harus dapat menyesuaikan dirinya dalam menguasai masyarakat.

dan sangat mungkin séorang elite diharapkan dapat melakukan segala fungsi yang multi dimensi walaupun kadang-kadang hal itu sulit dilaksanakan. tapi yang Secara fundamental berbeda dengannya dalam hal-hal yang lain. 2) Massa Istilah massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokan kolektif lain yang elementer dan spontan. Massa diwakili oleh orang-orang yang berperanserta dalam perilaku massal sepertinya mereka yang terbangkitkan minatnya oleh heberapa peristiwa nasicnal. yang dalam beberapa hal menyerupai crowd. meredakan konflik sosial maupun fisik dan dapat melindungi masyarakatnya terhadap sehagai bahaya dan luar.kegiatan. mereka yang menyebar di berbagai tempat. fungsi pertahanan dan keamanan. Mungkin di dalam suatu masyarakat biasanya tindaktanduk elite merupakan contoh. mereka yang tertanik pada suatu peristiwa pembunuhan sebagai diberitakan . Adanya perbedaan-perbedaan dalam masyarakat bagaimanapun juga menjadi tanggung jawab mereka untuk dapat bekerjasama lain di dalam tiap lembaga kehidupan masyarakat.

perbedaan tersebut secara ganis besar disebabkan oleh dua faktor. Pada umumnya secara psikologis dikenal ada dua jenis kepentingan dalam din individu yaitu kepentingan untuk memenuhi kebutuhan biologis dan kebutuhan sosial/psikologis. 4) Kepentingan individu untuk memperoleh prestasi dan p0. Kepentingan mi sifatnya esensial bagi kelangsungan hidup individu itu sendiri. dan sebaliknya kegagalan dalarn memenuhi kepentingan mi akan banyak menimbulkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungannya. Perbedaan kepentingan itu antara lain berupa: 1) Kepentingan indiviclu untuk memperoleh kasih sayang. baik jasmani maupun rohani. 5) Kepentingafl individu untuk dibutuhkan oleh orang lait. 3) Kepentingan individu untuk memperoleh penghargaan yang sania.BAB VIII PERTENTANGAN-PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT 1. 2) Kepentingan individu untuk memperoleh harga din. Individu bertingkah laku karena ada dorongan untuk memenuhi kepentingannya. 6) Kepentingan Individu untuk memperoleh kedudukan di dalam kelompoknya.sisi. Dengan berpegang kepada prinsip bahwa tingkah laku individu merupakan cara atau alat dalam memenuhi kepentingannya. Perbedaan-. maka ia akan merasa puas. PERBEDAAN KEPENTINGAN Kepentingan merupakan dasar dan timbulnya tingkah laku individu. Jika individu berhasil dalam memenuhi kepentingannya. Sebaliknya lingkungan yang berbeda akan memungkinkan timbulnya perbeclaan individu dalam hal kepentingafl meskipun pembawaannYa sama. yaitu faktor pembawaan dan lingkungan sosial sebagai komponen utama bagi terbentuknya keunikan indIvidu dalam hal kepentingannya meskipun dengan lingkungan yang sania. 7) Kepentingafl individu untuk memperoleh rasa arnn ‗ perlindungan din. maka kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh individu di dalam masyarakat pada hakikatnya merupakan manifestasi pemenuhan dan kepentingan tersebut. OIeh karena individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang individu yang sama persis di dalam aspek-aspek pribadinya. . maka dengan sendirinya timbul perbedaan individu dalam hal kepentingannya.

3) norma-norma dalam kelompok dan yang dihayati oleh kelompok bertentangan satu sama lain. aksi mogok. Kenyataan-keflYataan seperti itu menunjukkan ketidakmanipuan suatu ideologi mewujudkan idealisme yang metupakan konsensus dan berbagai subideologi yang akhiniya akan melahirkan kondisi dis-integrasi atau konflik. kelompok sosial. fase disorganisasi yang tenjadi karena kesalahfahaman (akibat pertentangan antara harapan dengan standar normatif). Di sinilah tercermiL adanya perbedaan kepentingan antra berbagai kelompok kepentingan dalam kerangka tinjauan politik. Martin dan kawan-kawannya mengemukakan tahapan pertama disintegrasi sebagai berikut 1) ketidaksefahaman anggota kelompok tentang tujuan sosial yang hendak dicapai yang semula menjadi pegangan kelonipok. Permasalahan utaxna yang jelas tampak dalam tinjauan konflik mi adalah adanya jarak yang tenlalu besar antara harapan (tujuan sosial) dengan kenyataan pelaksanaafl dan hasilnya.2 . yang menyehabkan sulitnya atau tidak dapatnya satu kelompok sosial menyesuaikan din dengan norma (ideologi). protes. ahli-ahli ekonomi. pemberontakan dan lainlain. Kenyataan seperti itu disebabkan oleh cara pandang yang berbeda antara pemerintah/peflguaSa sebagai pemegang kendall ideologi dengan berbagai kelompok kepentingan sebagai sub-sub ideologi.8) Kepentingan individu untuk memperoleh kemerdekaafl din. Perbedaan kepentingan mi tidak secara langsung menyebabkan terjadinya konflik tetapi rnengenal beberapa fase yaitu1 Pertama. Secara lebih teliti Walter T. fase disintegrasi (konflik) yaitu pernyataan tidak Setuju dalam berbagai bentuk seperti timbulnya emosi massa yang meluap. 5) tindakan anggota masyarakat sudah bertentangan dengan norma kelompok. Kedua. masih kita akan menemui adanya konflik intern yang disebabkan karena perbedaan kepentingan masingmasing individu dalam kelompok itu atau sebagai akibat heterogenitas suatu kelompok. Jika lebih terpeninci kita melihat pola hubungan antara berbagai kelompok kepentingafl sesuai dengan kelompok sosial yang ada dalam masyarakat. Jika lebih detail lagi kita perhatikan pola hubungan dalam satu kelompok. para hartawan dan lain-lain a1anmelihatnya dan sudut kepentingan masing-masing kelompok tersebut. niaka akan tampak lagi adanya konflik di antara mereka yang disebabkan karena cara panclang mereka yang berbeda tentang satu masalah. Katakanlah tentang peranan kelompok sosial dalam pembangunafl negara. tentu saja kelompok agama. 2) norma-norma sosial tidak membantu anggota masyarakat lagi dalam mencapai tujuan yang telah disepakatinya. 4) sangsi sudah menjadi lemah bahkan sangsi tidak dilaksanakan dengan konsekuen lagi.

Tetapi dapat pula yang bertindak diskriminatif tanpa didasani prasangka. sedangkan prasangka tidak realistis dan hanya diketahui oleh din individu masing-masing. sejak masih kecil unsur sikap bermusuhan sudah nampak. . dan sebagai tindak lanjutnya timbul tindakan. Dengan demikian diskriminatif merupakan tindakan yang realistis. Oleh karena itu bisa saja bahwa sikap bertentangan dengan tingkah-laku atau tindakan. Jadi prasangka merupakan kecenderungan yang tidak tampak. Kedua tindakan tersebut dapat merugikan pertumbuhan perkembangan dan bahkan integrasi masyarakat. Sikap seseorang banu diketahui bila ia sudah bertindak atau bertingkah-laku. tetapipada hal-hal tertentu dapat mengarah kepada integrasi kelompok maupun masyarakat. sarjana. Prasangka dan Diskriminasi Prasangka dan diskriminasi adalah dua hal yang ada relevansinya. Kerugiannya prasangka melalui hubungan pribadi akan menjalar. Menurut Morgan (1966) sikap adalah kecenderungan untuk berespons baik secara positif atau negatif terhadap orang. Tetapi masalah integrasi mi akan diuraikan tersendiri dalam bagian berikut tulisan mi.Pandangan sosiologis tentang proses disorganisasi dan disintegrasi tidak saja akan melahirkan konflik sosial. Jadi prasangka dasarnya pribadi dan dimiliki bersama.sedangkan diskriminatif pada tindakan. 2. Perbedaan terpokok antara prasangka dan diskniminatif adalah bahwa prasangka menunjukkan pada aspek sikap. Oleh karena itu perlu mendapatkan perhatian dengan seksama. Suatu hal yang saling berkaitan. melibatkan sepuluh orang. Perbedaan yang secara sosial dilaksanakan antar lembaga atau kelompok dapat menimbulkan prasangka. PRASANGKA. Dan peristiwa kecil yang menyangkut dua orang dapat meluas dan menjalar. di mana setiap orang memilikinya. DISKRIMINASI DAN ETHNOSENTRISME a. aksi yang sifatnya realistis. golongan atau wilayah disertai tindakan-tindakan kekerasan dan destruktif yang merugikan. dan sebaliknya seorang yang berprasangka dapat saja bertindak tidak diskriminatif. Melalui proses belajar dan semakin besarnya manusia. Prasangka mempunyai dasar pribadi. mengingat bangsa Indonesia terdiri dan berbagai suku bangsa atau masyanakat multi-etnik. membuat sikap cenderung untuk membedabedakan. bahkan melembaga (turun-temurun) sehingga tidak heran kalau prasangka ada pada mereka yang berpikirnya sederhana dan masyarakat yang tergolong cendekiawan. apabila seorang individu mempunyai prasangka rasial biasanya bertindak diskriminatif terhadap ras yang diprasangkanya. obyek atau situasi. pemimpin atau negarawan.

Dan sinilah lahirnya suatu sikap dalam bentuk tingkah laku yang cenderung negatif. berdasankan generalisasi yang terlampau cepat. Jika prasangka itu disertai agresivitas dan rasa permusuhan. semuanya tidak bisa disalurkan secara wajar. berpikir dan merasa terhadap obyek tertentu. tingkat prasangka itu menumhuhkan jarak sosial tertentu di antara anggota kelompok sendiri dengan anggota-anggota kelompok luar. yaitu suatu obyek untuk melampiaskan segenap frustasi. Pada akhirnya dibarengi justifikasj dir yaitu pembenaran din terhadap semua tingkah-laku sendiri. merasa dan bertindak dengan cara yang menentang atau menjauhi dan bukan menyokong atau mendekati orang-orang lain. mencoba untuk mendiskriminasikan pihak-pihak lain. Kanibing hitam itu biasanya berwujud individu atau kelompok sosial yang lemah. yang belum tentu pihak-pihak tersebut bersalah. diproyeksikan kepada si ―kambing hitam‖. dan rasa-rasa negatif. Pada lazimnya prasangka sedemikian itu dibarengi dengan rasionalisasi. Pada prinsipnya seseorang akan bersikap tertentu terhadap orang lain atau terhadap suatu kelompok apabila ia telah memiliki pengetahuan itu tidak dapat kita pastikan apakah bersifat positif atau negatif.Prasangka mi sebagian besar sifatnya apriori.‘ Pengertian Newcomb tersebut timbul dan gejala-gejala yang terjadi dalam masyarakat. ras lain atau suatu bangsa tertentu. yang bersifat performance semata akan cepat sekali menimbulkan sikap negatif terhadap suatu kelompok atau terhadap . Atau lebih tepat kalau prasangka itu merupakan hasil proses belajar dan pengenalan individu dalam perkemhangannya. dan dibarengi proses simplifikasi (terlalu menyederhanakan) terhadap suatu realita. mendahului pengalaman sendiri (tidak berdasarkan pengalaman sendiri). Prasangka sebagai suatu sikap tidaklah merupakan wawasan dasar dan individu melainkan merupakan hasil proses interaksi antar individu atau golongan. golongan minoritas. anggota kelompok luar. Dengan kata lain. Dalam kehidupan sehari-hari. dengan kata lain adanya diskriminatif antar kelompok. Pengetahuan itu akan membuat seseorang atau satu kelompok berpersepsi. Prasangka bisa diartikan sebagai suatu sikap yang terlampau tergesa-gesa. karena merupakan hasil peniruan atau pengoperan langsung pola orang lain. yaitu membuat rasional segala prasangka dan pikiran yang negatif. Pengalaman Seseorang yang bersifat sepintas. sifat berat sebelah. Gradasi prasangka menunjukkan aaanya distansi sosial antara ingroup dan outgroup. Dengan demikian prasangka dapat dikatakan seperti yang dikemukakan oleh Newcomb sebagai sikap yang tak baik dan sebagai suatu predisposisj untuk berfikir. Dengan kata lain. prasangka mi banyak dimuati emosi-emosi atau unsur efektif yang kuat. atau dioper dan milieu di mana orang menetap. terutama sebagai anggota kelompok. biasanya orang yang bersangkutan lalu mencani obyek ―kambing hitam‖.

Demikian Juga sebaliknya. Dalam kondisi persaingan untuk mencapai akumulasi material tertentu. sadis. hiasa saja seseorang bertin dak diskriminatif tanpa herlatar. Di Indonesia kelompok keturunan Cina sebagai kelompok minoritas. Mengapa? Karena orang-orang macam mi bersif at dan bersikap kritis. juga faktor lingkungan cukup berkaitan dengan munculnya prasangka. Mengapa terjadi perbedaan cukup menyolok? Tampaknya kepribadian dan intelegensia. b. dapat merangsang munculnya prasangka dan diskriminasi. Bukankah lahirnya senjata-senjata antar benua (Inter Continental Balistic Missile ICBM) adalah suatu prasangka yang berlebihan dan para pemimpin. negarawan negara-negara adikuasa (superpower). Walaupun hegitu.seseorang. sering menjadi sasaran prasangka rasial. . pada suatu lingkungan/wilayah di mana norma-norma dan tata hukum dalam kondisi goyah. Dalam pergaulan sehani-hari sikap berprasangka dan diskriminasi seolah-olah menyatu. Seorang yang mempunyai prasangka rasial. walaupun secara yuridis telah jadi warga negara Indonesia dan dalani UUD 1945 Bab X Pasal 27 dinyatakan bahwa semua warga negara mempunyai kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan. bahkan juga para pemimpin dan negarawan juga bisa berprasangka. namun banyak juga orang-orang yang lehih sukar untuk berprasangka. Bukankah pemasangan rudal-rudal jarak pendek milik Amerika Serikat di daratan Eropa Barat adalah suatu manifestasi dan prasangka Amerika Serikat terhadap rivalnya yaitu Uni Soviet? Kondisi lingkungan/wilayah yang tidak mapan pun cukup beralasan untuk dapat menimbulkan prasangka suatu individu atau kelompok sosial tertentu. Diskriminasi menunjuk kepada suatu tindakan. Pandangan yang demikian akan menimbulkan kesan segan bergaul dengan mereka dan selalu memandangriya dengan sikap negatif.helakangpada suatu prasangka. Perbedaan Prasangka dan Diskriminasi Tidak sedikit orang-orang yang mudah berprasangka. tidak hermoral dan sejenisnya. Antara prasangka dan diskriminasi dapat dibedakan dengan jelas. Melihat penampilan orang-orang Negro maka sering menimbulkan kesan keras. Sementara pendapat menyebutkan bahwa orang yang berintelegensi tinggi. Namun demikian belum jelas benar ciri-ciri kepribadian mana yang membuat seseorang mudah berprasangka. atau untuk meraih status sosial bagi suatu individu atau kelompok sosial tertentu. tak dapat dipisahkan. biasanya bertindak diskiminasi terhadap ras yang diprasangkainya. Prasangka bersumber dan suatu sikap. Tetapi fakta-fakta dalam kehidupan sehani-hari menunjukkan bahwa mereka yang tergolong dalam jajaran kaum cendekiawan. lebih sukar untuk bersikap berprasangka. seseorang yang berprasangka dapat saja berperilaku tidak diskriminatif.

akan tetapi prasangka terhadap orang-orang Negro sebagai biang keladi kerusuhan dan keonara‘n belum sirna sainpai dengan generasi-generasi sekarang mi. terutama dalam bidang olahraga. Lebih-lebih lagi bila sikap berprasangka itu muncul dan pikiran sepintas. laku agresif.Sikap berprasangka jelas tidak adil. Walaupun reputasi dan prestasi orang-orang Negro dewasa mi cukup dapat dibanggakan. Suatu contoh beberapa peristiwa yang semula menyangkut beberapa orang saja. sehingga melibatkan orangorang di suatu wilayah tertentu. c. b) Dilatarbelakaflgi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasioflal Suatu prasangka muncul dan berkembang dan suatu mdividu terhadap individu lain. kan tingkah. diprasangkai bahwa harta-harta itu didapat dan usaha-usaha yang tidak halal. sebab sikap yang diambil hanya berdasarkan pada pengalaman atau apa yang didengar. Sebab-sebab timbulnya prasangka dan diskriminasi a) Bela tar belakang sejarah Orang-orang kulit putth di Amerika Senikat berprasangka negatif terhadap orang-orang Negro. Pada sisi lain prasangka hisa berkembang lebih auh sebagai akibat adanya jurang pisah antara kelompok orang-orang kaya dengan golongan orang-orang miskiñ. Para ahli heranggapan bahwa prasangka lebih dominan disebabkan tipe kepribadjan orang- . untuk kemudian disimpulkan dan dibuat pukul rata sebagai sifat dan seluruh anggota kelompok sosial tertentu. kelompok etnis tertentu. atau terhadap suatu suku bangsa. sening menjadi luas. Apahila muncul suatu sikap berprasangka dan diskriminatif terhadap kelompok sosial lain. atau terhadap kelompok sosial tertentu manakala terjadi penurunan status atau terjadi Pemutusan Huhungan Kerja (PHK) oleh pimpinan perusahaan terhadap karyawanflYa. yang diikuti dengan tindakan-tindakan kekerasan dan destruktif dengan berakibat mendatangkan kerugian yang tidak kecil. c) Bercum bar dan faktor keprjbadjan Keadaan frustasj dan beherapa orang atau kelompok sosial tertentu merupakan kondjsj yang cukup untuk menjmbul.. bisa jadi akan menimbulkan pertentangan-pertentangan sosial yang lebih luas. Antara lain dan usaha korupsi dan penyalahgunaan wewenang sebagai pejabat dan lain sebagainya. Akan menjadi lebih riskan lagi apabila peristiwa itu menjalar lebih luas. Harta kekayaan orang-orang kaya baru. melibatkan sejumlah orang. herlatar belakang pada sejarah masa Iampau. bahwa orang-orang kulit putih sebagai tuan dan orang-orang Negro berstatus Sebagai budak.

Bisa ditambah lagi dengan perbedaan pandangan politik. juga Proyek Tebu Rakyat diperkirakan golongan ekonomi lemah Imbat-laun akan dapat. tefutama pendidikan tinggi hanya dapat dinikmati . konflik-konfljk di lingkungan negara. paling tidak dapat mengurangi prasangka bahwa program pendidikan. pendudukan Afganistan oleh Uni Soviet. Usaha mengurai / menghilangkan prasangka dan diskriminasi a) Perbajkan kondjcj sosjal ehonomi Pemerataan pembangunan dan usaha peningkatan pendapatan bagi warga negara Indonesia yang masih tergolong di bawah ganis kemiskinan akan mengurangi adanya kesenjangan . dengan ciri-cjrj bersif at konservatjf dan bersifat tertutup. proyek Perkehunan Inti Rakyat (PIR). menikmati usaha-usaha pemerintah dalam perbaikan sektor perekonomian. berdirinya fakta-fakta pertahanan seperti NATO atau SEATO adalah contoh-contoh yang jelas dan gamblang — berkat dan adanya suatu prasangka dan adanya politik global dan negaranegara adikuasa. kepercaya an dan agama.negara Amerika Tengah Iebih banyak bermotjfkan ideologi politik. Melalui pelaksanaan-pelaksanaan program-program pembangunan yang man. ekonomi dan ideologi. d. Beberapa di antaranya : konflik Irlandia Utara -— Irlandia Selatan. Prasangka yang berakar dan hal-hal tersebut di atas dapat dikatakan sebagai suatu prasangka yang bersifat universal. b) Perluasan kesempa tan belajar Adanya usaha-usaha pemerintab dalam perluasan kesempatan belajar bagi seluruh warganegara Indonesia. dan dalam sektor pertanian dengan program: Intensifikasi Khusus (Insus).tap dan didukung oleh lembagalembaga ekonomi pedesaan seperti BUUD dan KUD.kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin. konflik antara golongan keturunan Yunanj — Turkj di Cyprus dan perang Irak — Iran berakar dan latar belakang adanya prasangka agama/kepercaya agama.orang tertentu. Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP).kelompok ekononvi. Perang Vietnam. Dengan begitu. dan strategi politik global. d) Belatar belakang dariperbedaan keyakinan. Munculnya kelompok. Juga melalui program Kredit Candak Kulak (KCK). Tipe authoritarian personality adalah sebagai ciri kepribadjan seseorang yang penuh prasangka. prasangkaprasangka ketidakadilan dalam sektor perekonomian antara kelompok ekonomi kuat dan kelompok ekonomi Icmahsedikit banyak dapat dikurangi dan akhirnya akan sirna.

c) Sikap terbuka dan sikap lapang Harus selaiu kita sadari bahwa berbagai tantangan yang datang dan luar maupun yang datang dan dalam negeri. semuanya akan dapat merongrong keutuhan negara dan bangsa. antar kelompok sosial yang diduga berprasangka dengan tujuan membina kesatuan dan persatuan bangsa. beasiswa yang ancka-ragam itu . Mereka akan selalu tercecer dan tersisih dalam persaingan memprehutkan bangku sekolah. Bagi mereka yang memiliki keduanya. diskrimjnasi. dan kemelut. Masih beruntung bagi mereka yang memiliki kemampuan otak. Dengan berbagai sikap unggul itu. adalah suatu cara yang sungguh bijaksana.oleh kalangan masyarakat menengah dan kalangan atas. merupakan basis empuk bagi timbulnya prasangka. sikap lapang untuk menerima knitik. diharapkan akan berkelanjutan dengan sikap saling percaya. Mengapa? Untuk mencapai jenjang pendidikan tertentu di perguruan tinggi memang mahal. bukan mustahil akan mengarnbil manfaat kemajemukan kultur. Sebaliknya. sungguh sangat beruntung. Untuk mencapai jenjang pendidikan tertentu. . Upaya menjalin komunjkasj dua arah. Jika dapat mencapai prestasi tinggi dan dapat dipertahankan secara konsisten. resah. Dilandasj dengan sikap-sikap tersehut di atas. Sesungguhnya idealisme paham kehangsaan yang mencanangkan persatuan dan kemerdekaan. prasangka dan perasaan tidak adil pada sektor pendidikan cepat alati lambat akan hilang lenyap. Dengan memberi kesempatan luas untuk mencapai ting kat pendidikan dan tingkat dasar sampai peruguruan tinggl bagi seluruh warga negara Indonesia tanpa kecuali. karena masing-masing berniat membuka din untuk berdialog antar golongan. suatu makna dan perbedaan pendapat yang wajar dalam kemajemukan masyarakat Indonesia. akan muncul sikap terbuka. dan keresahan. saling menghargaj. status dan kelas masyarakat Bukan mustahil kalau mereka memanfaatkan situasi berprasangka. solidaritas dan loyalitas yang tinggi.dapat diraih dan kantong pun tidak akan kering-kerontang. Berbagai ideologi secara historis pernah mendapat tempat dan berkiprah di republik mi. selain harus memiliki kemampuan otak. Apalagi dalam suasana transisj masa satu asas. telah menumbuhkan sikap kesepakatan. juga harus punya modal. berbagai pengaruh dan kemungkjnan itu tidak boleh diremehkan begitu saja. Kebhinekaan masyarakat berikut sejumlah nilai yang melekat. menghormatj dan menjauhkan din dan sikap berprasangka. sungguh malang bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan otak dan modal.

e. Suku bangsa. Terdapatnya interaksi di antara baglan-bagian yang mempunyai perbedaan-perbedaan tersebut. Hal-hal tersebut di atas dikenal sebagai ethnosentrisme. Unitunit tersebut mempunyai perbedaan-perbedaan yang tajam dalam kebutuhan-kehutuhan. Ethnosentnisrne nampaknya rnerupakan gejala sosial yang universal.sesuai dengan kodrat alam dan sebagainya. dan dipergunakannya sebagai tolok ukur untuk menilai dan membedakannya dengan kebudayaan lain. Segala yang berbeda dengan kurang baik. rendah. nil. Mereka merasa din superior. lehih unggul dan bangsa-bangsa lain. bertentangan den gan kodrat alam dan sebagainya. yaitu suatu kecenderungan yang menganggap nilai-nilai dan norma-norma kebudayaannya sendiri sebagai sesuatu yang prima. tidak luwes. bloon dan Sebgainya. dan sikap yang demikian biasanya dilakukan secara tidak sadar. Dengan demikian ethnosentnisme merupakan kecenderungan tak sadar untuk menginterpretasikan atau meriilai kelompok lain dengan tolok ukur kebudayaannya sendin. masalahmasaiah. ras tersebut dalam kehidupan seharj-hanj bertingkah laku sejalan dengan norma-norma. logis. 3. Dasar konflik berhedabeda. nilai-nilai. Ethnosent. Ethnosentnisme dapat dianggap sebagai sikap dasar ideologi Chauvinis yang melahirkan Chauvinisme. dapat menjadi penyebab utama kesalahpaham an dalam berkomunikasi. maupun gagasangagasan. kab laku yang lebih luas daripada yang biasa dibayangkan orang dengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasan dan penang. nilai-nilaj yang terkandung dan tersifat cfalam kebudayaan tersebut. mutlak. sikap-sikap. ras tersebut cenderung menganggap kebudayaan mereka sebagai sesuatu yang prima.-jcme Setiap suku bangsa atau ras tertentu akan memiliki cmi khas kebudaya yang sekaligus menjadi kebanggaan mereka. . Akibatnya ethnosentrisme penampilan yang ethnosentrik. kurang estetis. yaitu Terdapatnya dua atau lebih unit-unit atau bagian-bagian yang terlibat di dalam konflik. dan memandang bangsabangsa lain sebagai inferior. Dalam hal mi terdapat tiga elemen dasan yang merupakan cini-ciri dan situasi konflik. Chauvinisme pernah dianut oleh orangorang Jerman pada zaman Nazi Hitler. Sikap ethnosentnisme dalam tingkah laku berkomunikasi nampak canggung. terbaik. tujuan-tujuan. Suku bangsa. nista. PERTENTANGAN-PERTENTANGAN GANGAN DALAM MASYARAKAT SOSIAL/KETE Konflik (pertentangan) mengandung s‘iatu pengertian ting.

nilai-nilai. konflik-konflik yang terjadi di dalam din seseonang yang berlangsung terlalu lama. atau terlalu mendasar terhadap struktur kepribadian seseorang. Sanford mengatakan bahwa ―Seseorang yang telah mempelajari cara-cara rnenanggulangi konflik di dalam dirinya sendir adalah orang yang akan berkembang dengan lebih baik. motivasimotivasi mereka untuk menjadi anggota kelompok. konflik juga bersumber pada perbedaan di antara nilai-nilai dan norma-norma kelompok dengan nilai-nilai dan norma-norma kelompok yang bersangkutan berada. Pada taraf di dalam din seseorang. Kemampuan drang yang biasa menghadapi konflik dalam melaksanakan atau menggu nakan mekanisme-mekanisme dan tingkah laku penyesuaian din. 1966). Konflik menimbulkan rangsangan untuk bertingkah laku dan merupakan basis interaksi. akan semakin luas dan semakin fleksibel. disebabkan oleh adanya perbedaan pengalaman hidup dan sumber-sumber sosio-ekonomis di dalam suatu kebudayaan tertentu dengan yang ada dalam kebudayaan-kebudayaan lain. misalnya kebencian atau permusuhan. Perbedaan-perbedaan dalam tujuan. serta minat. atau emosi-emosi dan dorongan-dorongan yang antagonistik di dalam din seseorang. namun sebaliknya. dapat menuntun kepada desintegrasi kepribadian yang berat dan kehilangan kemampuan untuk melaksanakan fungsinya. ketidakpastian. konflik menunjuk kepada adanya pertentangan. dan norma-norma. tenlalu gawat. Pada taraf masyarakat. Pada taraf kelompok. Simmel. sampai kepada lingkup yang luas. dapat pula tidak bersifat fungsional dan destruktif (Berstein. Konflik dapat terjadi pada lingkungan yang paling kecil yaitu individu. Follett. yang secara potensial dapat mempunyai kegunaan yang fungsional dan konstruktif. dan kemampuan empatinya dapat meningkat dengan cepat. konflik-konflik ditimbulkan dan konflik-konflik yang terjadi di dalam din individu. 1965). Coser. serta minat-minat mereka. memandang konflik sebagai sesuatu yang tidak dapat dicegah timbulnya. dan norma. karena perbedaan-perbedaan yang timbul dapat disalurkan dan tidak dibiarkan terpendam di dalam hati masing-masing orang. konflik dapat menuntun kepada peningkatan pemahaman dan penguatan huhungan di antara para anggota kelompok. dihandingkan dengan mereka yang tidak pernah menghadapi konflik yang serius di dalam dirinya sendiri (Nevitt Sanford. Wilson dan Ryland. Coser menyatakan bahwa hanyalah dengan melalui pengungkapan perbedaanperbedaan di antara para . nilai. Konflik mempunyai potensi untuk memberikan pengaruh yang positif maupun negatif dalam berbagai taraf interaksi manusia. dan perbedaan-perbedaan pada para anggota kelompok dalam tujuan-tujuan. Pada taraf kelompok. Para penulis seperti Berstein. yaitu masyarakat. Sebaliknya.Konflik merupakan suatu tlngkah laku yang dibedakan dengan emosi-emosi tertentu yang sering dihuhungkan dengannya.

pada saatnya. Pada saat hal-hal yang tidak disepakati diungkapkan. Konflik mungkin realistis maupun tidak realistis. Tips konflik mi timbul dan proses-proses yang tidak rasional dan ernosional dan pihak-pihak yang terlihat di dalamnya. yang memungkinkan kelompok untuk dapat menggambarkan nilainilai dan minat-minat bersama.anggotanya. tidak boleh dilupakan pula bahwa hanyak konflik yang bersifat destruktif dan dapat menuntun kepada terjadinya desintegrasi kelompok. rnerupakan hal yang sangat penting untuk kelangsungan kehidupan berkelompok. cara-cara yang digunakan anggota-anggota kelompok untuk mengenali. . maka hal yang telah disepakati pun menjadi lebih jelas. Sringka1i pihakpihak yang terlibat di dalam konflik. Hampir semua konflik yang herlangsung di dalam kerumitan situasi kehidu pan manusia. namun terdapat perbedaan-perbedaan di dalam sifatdan intensitaskonflik pada berbagai tahap perkembangan kelompok. Konflik sosial dapat menlmbulkan konsekuensi-konsekuensi yang meningkatkan kemampuan orang untuk melibatkan din di dalam kegiatan-kegiatan pemecahan masalah dengan hasil-hasil yang memuaskan. Konflik yang realistis terkait dengan tujuan yang rasional. Kejelasan mengenai kesepakatan dan ketidaksepakatan tersebut. Di dalam prosesproses pembuatan keputusan. memecabkan dan menanggulangi konflik. mernpunyai elemen rasional maupun elemen tidak rasional. Lebih jauh lagi konflik-konflik tersehut mungkin fungsional maupun disfungsional pada saat yang hersamaan. 1969). dan konflik terjadi herkenaan atau merupakan kelengkapan untuk pencapaian tujuan. Pemecahan terhadap konflik-konflik yang hesar tidak akan dapat terjadi sampai suatu kelompok telah berkembang mencapai suatu titik di mana terdapat kesepakatan yang mendasar di dalain kelompok terjadi dengan pasti. secara langsung menunjang kesatupaduan atau ikatan kelompok. Dalam konflik yang tidak realistis. Selain memperhatikan aspek-aspek dalam konflik yang memberikan manfaat. terletak metode-metode pengendalian konflik yang dapat digunakan terhadap semua atau setiap konflik (Wilson an Ryland. tidak menyadari akan proses-proses emosional yang telah mernotivasi mereka uniuk memasuki pertentangan itu. Upaya untuk memecahkan jonflik selalu timbul selama herlangsungnya kehidupan suatu kelompok. Dengan demikian. konflik tersebut merupakan tujuan itu sendiri.

artinya suara terbanyak yang ditentukan dengan voting. Negara Indonesia sebagai bagian dan negaranegara di Asia Tenggara menghadapi beberapa masalah atau problema setelah mencapai kemerdekaafl pada tahun 1945. artinya kelompok mayoritas yang menang. Dalam masa penjajahan rakyat setempat tidak diberikan kesempatan yang luas dalam ikut serta di bidang pemerintahan. pada umumnya negara-negara tersebut dijajah oleh negara-negara Barat selama waktu yang lama. akan menentukan keputusan. Compromise (kompromi). yang diungkapkan dengan kami mengalah kami mendongkol kami ke luar kami membentuk kelompok kami sendini. Integration (integrasi). berusaha mencari dan mendapatkan jalan tengah (halfway). Pada hakikatnya majority mi merupakan salah satu bentuk dan subjugation. tanpa mempertimbangkan argumentasi. namun kelompok minoritas tidak merasa dikalahkan. seperti India. Subjugation atau Domination. Majority Rule.ngthai. Integrasi merupakan cara pemecahan konflik yang paling dewasa (Albert Bandura. sejunilah negara di Asia mendapat peluang. Tentu saja cara mi bukan suatu cara pemecahan yang memuaskan bagi pihakpihak yang terlibat. artinya orang atau pihak yang mempunyal kekuatan terbesar dapat memaksa orang atau pihak lain untuk mentaatinya. artinya kedua atau semua sub kelompok yang terlibat di dalam konflik. 1969). artinya pendapat-pendapat yang bertentangan didiskusikan. Mua. dan Indonesia. Minority Consent. dipertimbangkafl dan ditelaah kembali sampai kelompok mencapai suatu keputusan yang memuaskan bagi semua pihak. Malaya. dan menerima keputusan serta sepakat untuk melakukan keiatan bersama. Pada dasarnya problema yang dihadapi oleh negara Indonesia meliputi: . Pengetahuan dan pengalaman yang serba sedikit dalam bidang pemerinlahan menimbulkan mas&ah setelah mencapai kemerdekaafl. Burma. Setelah Perang Dunia II selesai. menyatakan kemerdekaanflYa.Adapun cara-cara pemecahan konflik-konflik tersebut adalah sebagai berikut Elimination yaitu pengunduran din salah satu pihak yang terlihat di dalam konflik.

Undang-Undang Dasar dan peraturan-peraturan lain yang bersifat Nasional mengatur persatuan dan kegiatan-kegiatan lain yang bersifat Nasional. agar dapat diterima sebagai anggota baru yang terbebas dan belenggu penjajahan. suku Bali dan seterusnya. Batak. Setelah mencapai kemerdekaan. . Eropa ternyata merupakan masalah. Sebagai alternatif Indonesia lebih menekankan pencanian ideologi bangsa pada akar budaya bangsa. Pancasila yang digali dan kebudayaan sendiri dapat diterima segala ideologi bangsa. Bugis. Tetapi pada Juli 1959 dengan Dekrit Presiden UUD 1945 diberlakukan kembali. terutama dalam kehidupan ekonomi dan sosial. Minoritas di Indonesia yaitu suku asing keturunan China. 2) Pro blema Ideologi Bangsa Di Asia Tenggara terdapat pengaruh yang kuat dan pandangan Jefferson dan Marxist.1) Pro blema Pemerintahan Seakan-akan merupakan patokan. sistem budaya sukunya lebih ditonjolkan. Walaupun UUD 1945 memakai sistem pemerintahan dan Barat sebagai modelnya. Peraturan-peraturan yang bersifat nasional meupakan produk baru dan masih dirasakan sebagaisesuatu yang asing. Suku-suku bangsa tersebar di seluruh pulaupulau di Indonesia seperti suku Aceh. Setiap suku-suku bangsa lebih merasa terik it oleh sistem budayanya masing-masing.erahan dan Minoritas Indonesia terdiri dan beribu-ribu pulau dan berpuluhpuluh suku bangsa merupakan masalah tersendiri dalam alain kemerdekaan. bahwa negara modern harus mempergunakan sistem pemerintahan model Barat. Tetapi pernyataan tentang kepribadian bangsa dalain segala aspek nampak jelas. Minangkabau. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan bahwa pada masa akhir kekuasaan Belanda di Indonesia. sementara kelompok yang menginginkan sistem liberalisme mencapai kemenangan. rasa kesukuan memang sengaja ditiup-tiupkan oleh Belanda dalam usaha menyelamatkan kekuasaan-Nya. Lanibang statusnya ternyata juga mempengaruhi sikap Indonesia di dalam memiih model sistem pemerintahan. Pada zaman penjajahan disatukan oleh kekuatan kolonial Belanda yang mempergunakan kekerasan. Suku Ambon di Maluku. Padang. Arab. Makasar dan Minahasa di Sulawesi. Oleh karena itu dalam menjalin hubungan antar suku atau yang bersifat Nasional. Semangat UUD 1945 disingkirkan. 3) Pro blema Kedo.

kesenian dan kebiasaan-lcebjasaan lainnya.4. politik. GOLONGAN-GOLONGAN YANG BERBEDA DAN INTEGRASI SOSLAL a. Untuk lebih jelas dikemukakan aspek dan kemasyarakatan tersebut. Masyarakat yang majemuk tersebut dipersatukan oleh sistem Nasional yang mengintegrasikannya melalui janinganjaningan administrasi pemerintahan. 1) Suku Bangsa dan Kebudayaannya Indonesia terdini dan sekitan 13. Di Sumatera dikenal beberapa suku bangsa Seperti: Aceh. adat-Istiadat dan kemampuan lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Sistem kebudayaan tersebut ditaati oleh warga masyarakatnya. Pelaku dan pelanggaran tersebut mendapat sanksi dan . dan sebagainya. Bugis. Batak. Oleh karena tiap suku bangsa mempunyai kehudayaan sendiri-sendiri. Di daerah-daerah di Indonesia yang terseban luas terdiri dan sejumlah suku bangsa yang dikenal pula dengan masyarakat daerah. Minahasa dan di kepulauan-kepulauan lainnya dikenal suku bana yang tidak sedikit jumlahnya. Di Kalimantan dikenal suku bangsa Dayak. Dalam kehidupan sehari-hari suku bangsa itu mempergunakan sistem budayanya sendiri yang terdiri dan seperangkat ilmu pengetahuan. Perbedaan lingkungan alam mempengaruhi ciri-ciri jasmaniah penduduk di masing-masing daerah sehingga penduduk Indonesia mewujudkan ciri-ciri jasmaniah yang berbeda-beda. Di Sulawesi dikenal suku bangsa Makasar. Usaha mengingkari sistem budayanya dianggap oleh warga masyarakatnya sebagai tindakan yang menye1ewng. kepercayaan.000 buah pulau besan dan kecil dan sejumlah laut. Tiap suku bangsa tersebut memiliki kehudayaan sendiri yang berbeda dengan kebudayaan serta bangsa lain. Minangkabau. selat dan samudera mewujudkan satu daerah atau lingkungan alam yang berbeda-beda antara satu dengan lainnya. an. Banjar. Masyarakat majemuk dan nasion Indonesia Masyanakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk. maka di Indonesia juga terdapat sejumlah sistem budaya yang dipergunakan oleh masing-masing suku bangsa. ekonomi dan sosial yang berpusat di kota-kota. Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks yang di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan. kesenian. adat-istiadat. yaitu suatu masyarakat negana yang terdini dan beberapa suku bangsa atau golongan sosial yang dipersatukan oleh kekuatan Nasional. yaitu berwujud Negara Indonesia. kepercaya. hukum. hukum. moral.

datanglah agama lain berturut-turut agama Islam dan Kristen. Kontak agama tersebut melalui jalan perdagangan. Bali. orang-orang Indonesia sudah mempunyai kepercayaan sendini yang biasa disebut dengan istilab animisme dan dinamisme. Orang mempergunakan nilai-nilai tertentu. Berat-ringannya sanksi didasarkan atas berat-ringannya pelanggaran yang dilakukan. Pelanggaran yang berat dapat menyebabkan orang tersebut dikeluarkan dan masyarakatnya. Kedua agama tersebut juga diterima dengan cara-cara yang damai. Nilai-nilai budaya mungkin merupakan nilai lama. Bugis. Nilai digunakan dalam menentukan tujuan tindakan atau usaha. tetapi terkait dengan kepercayaan tertentu membenarkannya. karena orang menganut suatu kepercayaan tertentu yang membenarkan nilai-nilai dianutnya. Demikian pula karya-karya sastra masyarakat daerah itu mempergunakan bahasa daerahnya masing-masing. Banjar. 3) Bahasa Pada suku-suku bangsa yang bermacam-macam itu terikat pula oleh satu persamaan yaitu bahasa. Bahasa yang merupakan alat komunikasi dalam melaksanakan interaksi sosial di antara kelompoknya. Jawa. Kepercayaan seperti diwujudkan dalam agama Islam atau agama Kristen dan kepercayaan lain (Hindu Budha) merupakan sumber nilai yang dianut oleh warganya. Nilai-nilai yang dianutnya bersama mi dinamakan nilai-nilai budaya. Sebelum kedatangan agama Hindu yangberasal dan India. Di Jawa warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Jawa. . Minangkabau. Nilai digunakan untuk menentukan baik tidaknya sesuatu. Setelah agama Hindu mengalami kemunduran. Sasak dan sebagainya di Indonesia masih terdapat satu Nasion baru yaitu Nasion Indonesia. 4) Nasion Indonesia Di luar suku bangsa Batak. Di masyarakat Bugis orang mempergunakan bahasa Bugis. Sunda. Nilai merupakan pedoman umum yang digunakan dalam memilih antara berbagai kemungkinan pilihan. Di Bali warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Bali dalam mengadakan hubungan. 2) Agama Dilihat dan segi historis suku-suku bangsa di Indonesia mempunyai teoleransi yang besar terhadap agama atau kepercayaan yang lain. Di daerah Batak warga masyarakatnya mempergunakan bahasa Batak. Kalau disistematiskan maka masyarakat merupakan sumber energi yang menghasilkan kebudayaan. Dan kehudayaan sebagai sistem budaya merupakan alat yang mengatur atau mengontrol masyarakatnya. tetapi juga mungkin merupakan nilainilai barn. Nilai biasanya tidak berdiri sendiri.masyarakatnya. Agama Hindu datang di Indonesia dengan jalan damai.

Nasion Indonesia merupakan suatu federasi antara suku-suku bangsa yang masing-masing merupakan kesatuan tersendiri dan federasi mi tetap mempertahankan kesatuan mereka masing-masing. Integrasi Penduduk Indonesia yang menempati wilayah yang luas mi bukan hanya terikat oleh satu sistem kebudayaan. seperti Bagong Kusudiardjo. yang terbentuk sebagai hasil proses setelah kemerdekaan tahun 1945. karena tidak dapat diterima dan dinikmati oleh warga/ orang dan suku bangsa lain. Pada suku bana Jawa yang mempunyai karya-karya sastra Jawa dan ditulis dalam bahasa Jawa merupakan kebudayaan daerah. Kebudayaan daerah itu sendiri tidak akan punah. Kesenian wayang mungkin akan tetap sebagai kesenian daerah saja. Hal yang menggembirakan ialah bahwa ada beberapa ahli yang mencoba kreasi tarian baru yang dapat diterima dan dinikmati di seluruh Indonesia. Sarlito W. Kusumo. tetapi banyak sistem kebudayaan. Justru mengembangkan kebudayaan daerah berarti pula memperkaya kebudayaan Nasional. Penyimpanan dan sistem kebudayaan Nasional merupakan pelanggaran yang akan dikenakan sanksi.Nasion merupakan kesatuan solidaritas. Nasion Indonesia Nasion Daerah (kebudayaan daerah) Kebudayaan Nasional Kebudayaan Nasional sebagai sistem kebudayaan Nasional mengontrol perilaku para warganya. tetapi tetap berkembang terus. Sistem kebudayaan yang berlaku di Indonesia 1) Sistem kebudayaan daerah . b. Tetapi karyakarS‘a sastra Jawa yang dalam bahasa Indonesia dan dapat diterima dan dimengerti oleh suku-suku bangsa yang lain dapat digolongkan dalam kebudayaan Nasional. Tarian-tarian daerah yang dapat diterima dan dinikmati oleh warga daerah lainnya di seluruh Indonesia dapat juga disebut sebagai Tazi Nasional. Jadi dalam pembentukan kebudayaan Nasional unsurunsurnya berasal dan kebudayaan daerah. Kebudayaan Nasional terbentuk dan merupakan perpaduan dan kebudayaan daerah yang dapat diterima oleh masyarakat dan suku-suku bangsa lainnya. Kebudayaan Nasional itu sendiri masth dalam tarap proses pembentukan lebih lanjut. Nasion Indonesia juga mempunyai kebudayaan sendiri yang disebut kebudayaan Nasional.

2) Sistem kebudayaan agama. suku Jawa dimusuhi oleh orang Minahasa. Ahmad Huein dapat dianalisa dan segi itu. seperti Islam. Dalam peristiwa pemberontakan Permesta. Arab. karena suku Jawa dianggap mendominasi kekuasaan Nasional. Masyarakt majemuk itu tetap pada kemajemukan masing-masing. Mereka dapat hidup serasi. 3) Sistem kebudayaan Nasional 4) Sistem kebudayaan asing. Karena itu hartis memperjelas dalam hubungan antara: 1) Kebudayaan atau kekuatan Nasional dengan kebudayaan suku-suku bangsa/daerah. seperti tulisan yang terdapat dalam Lambang Negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika. Dalam hal mi masalah besar yang dihadapi oleh bangsa Indonesia setelah merdeka yaitu masalah integrasi di antara masyarakat yang majemuk itu. orang Sunda itu juga memakai sistem kebudayaan Nasional. seperti China. Di samping itu seorang Sunda ada yang beragama Islam. Hindu dan Budha. Demikian pula dominasi kekuatan di tingkat Nasional cileh salah satu suku bangsa akan menimbulkan konflik kekuatan antara suku-suku bangsa. tetapi keserasian persatuan. yang berbeda-beda tetapi merupakan kesatuan. Kristen. Kiranya timbulnya pemberontakan Dewan Banteng yang dipimpin oleh Kol. ekonomi warga sukusuku bangsa/daerah. 2) Isu ash tidak ash 3) Isu agama . Kuatnya integrasi akan menjadi salah satu ukuran timbul atau tidaknya pemberontakan-pemberontakan di daerah. sebagai contoh seorang Sunda dalam berkomunikasi dengan sukunya mempergunakan sistem kebudayaan Sunda. Keempat unsur tersebut sekaligus menjadi landasan dan atau corak masalah dihadapi oleh masyarakat Indonesia yang majemuk. Kalau kekuatan Nasional terlalu mendorninasi kehidupan politik. Orang Indonesia merupakan pendukung lebih dan satu sistem kebudayaan. Sebagai bagian dan rakyat Indonesia. Integrasi bukan peleburan. Oleh karena itu dia juga memakai sistem kebudayaan Islam. 2) Kebudayaan suku-suku bangsa/daerah dengan kebudayaan suku-suku bangsa/daerah yang lain. Keempat unsur di atas merupakan unsur dan kebudayaan Nasional. akan menimbulkan konflik antara pusat dan daerah. sosial. Variabel-variabel lain yang dapat menjadi penghamhat dalam integrasi ialah 1) Klaim!tuntutan penguasaan atas wiiayah-wilayah yang dianggap sebagai miliknya. berdampingan.

Ad. Jawa Tengah merupakan tempat tinggal suku Jawa.4. .1. Prasangka yang merupakan sikap permusuhan terhadap seseorang anggota golongan tertentu yang dihubungkan sifat buruk yang berkait pada golongan tertentu tadi. Setelah merdeka adanya perbedaan dalam kehidupan ekonomi antara orang-orang Indonesia dengan orang-orang Tionghoa menjadi masalah dengan issue ash dan tidak ash. seperti ternyata pada petugas-petugas atau ungkapan-ungkapan. Hal yang dapat menimbulkan masalah ialah sentimen agama dapat digerakkan untuk mempertajam perbedaan keukuan. Sejak zaman penjajahan di Indonesia terdapat orangorang. Oleh karena itu masyarakat yang tingkat kemajemukannya tinggi akan menghadapi banyak kesulitan dalam integrasi dibandmgkan dengan masyarakat yang tingkat kemajemukannya lebih sederhana. Agama yang masuk di Indonesia seperti Kristen. Oleh karena itu mereka digolongkan sebagai golongan sosial. Agamaagama besar itu telah dimasukkan dalam kebudayaan suku bangsa bahkan menjadi inti pendorong dinamika kebudayaan tersebut. Dalam masa penjajahan orangorang Tionghoa digunakaa sebagai pedagang perantara dengan orang-orang Indonesia oleh Belanda. bahwa prasangka dan ethnosentrisme menjadi penghalang adanya integrasi.3. Agama-agama hesar itu dijadikan sumber etika dalam sistem nilai dan ajaran-ajaran moral dan kebudayaan suku bangsa yang bersangkutan.simihasi yang dipandang sebagai jalan ke luar yang paling baik ternyata sulit dilaksanakan karena adanya perbedaan dan atau hambatan kebudayaan. Ad. Propinsi Sumatera Utara merupakan tempat tin ggal suku Aceh. tetapi kebudayaannya sudah sangat berbeda dengan kebudayaan nenek moyangiiya. Kathohik. Islam telah mengambil oper kedudukan agamaagama atau sistem kepercayaan yang sebelumnya dianut oleh suku-suku bangsa di Indonesia. Mereka walaupun nenek moyangnya berasal dan luar Indonesia. Ad. A. Hal yang mungkin kurang tepat bahwa banyak pembagian propinsi yang didasarkan pada garis wilayah suatu suku hangsa. Hubungan antara agama dengan kebudaynan suku sangat erat. Propinsi Jawa Barat batasnya merupakan batas wilayah yang ditempati suku Sunda. Setelah kemerdekaan nampak jelas bahwa orang Tionghoa lebih baik kedudukan ekonominya dibandingkan dengan orangorang Indonesia lainnya. Dalam hal mi terdapat Maim pengakuan dan suatu suku bangsa terhadap wihayah tertentu sebagai daerah sukunya. Prasangka biasanya dikaitkan dengan ethnosentrisme yaitu anggapan bahwa sukunya merupakan suku bangsa yang paling balk dibanding dengan suku bangsa lainnya. Mereka mendapatkan fasihitas-fasiltias yang lebih baik dibandingkan dengan orang Indonesia sendiri. Jelas. yaitu orang-orang Tionghoa. 2. Arab.4) Prasangka dan ethnosentrisme Ad.

asimilasi dan berkurangnya prasangka-prasangka di antara anggota masyarakat secara keseluruhan.erjadi konflik. walaupun dimensi waktu dan jumlah pelaku‘ berbeda.c. menganiati dimensi kemajemukan suatu masyarakat dapat dilakukan dengan melihat jumlah kelompok yang berbeda kebudayaannya. menuju terwujudnya integrasi sosial — integrasi nasional. dan semua golongan. Walaupun tidak dapat dipungkiri. pada kurun waktu itu pun terdapat percikan-percikan konflik sosial dalam bentuk pemberontakan-pemberontakan di daerah-daerah tertentu di wilayah Republik Indonesia. Oleh karena itu untuk mewujudkan integrasi masyarakat pada masyarakat majemuk dilakukan dengan mengatasi atau mengurangi prasangka. Tidak perlu dipertanyakan dan mana asal-usul suku bangsa. agama. keluarga. dominasi. menyatu dalam kadar solidanitas yang tinggi. Narnun begitu. sehingga menjadi modal dasar bagi terwujudnya Integrasi Sosial — Integrasi Nasional. dan masyarakat secara keseluruhan sehmgga menghasilkan persenyawaanpersenyawaan berupa adanya konsensus nilai-nilai yang sama-sama dijunjung tinggi. Kenyataan adanya berbagai suku bangsa. Dalam kurun waktu tahun lima puluhan sampai enam puluhan. ras dan corakragam budaya yang ada menggambarkan kekayaan Budaya Bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan Budaya Bangsa seluruhnya. bahwa Tanah Air tercinta Negara Kesatuan Indonesia mi didirikan sebagai hasil kerjasama Semua pihak. semua pihak tetap menyadari. ras. dan tumbuh integrasi tanpa paksaan. Hal yang penting. membaur. konsensus anggota-anggota masyarakat terhadap nilai yang mengikat seluruh warga masyarakat. IntegrasiSosial Integrasi sosial (integrasi masyarakat) dapat diartikan adanya kerjasama dan seluruh anggota masyarakat. l Sejarah telab mencatat bahwa Sumpah Pemuda yang dicetuskan pada tahun 1928 adalah suatu perwujudan solidaritassosial begitu kental merasuk dalam kalbu antar golongan pemuda. semua golongan begitu larut dalam semangat solidaritas sosial yang tinggi. tidak banyak sistem yang tidak saling melengkapi. mulai dan individu. . larut dalam kesadaran kebersamaan dalarn berbangsa begiu mengendap. Integrasi masyarakat akan terwujud apabila mainpu mengendalikan prasangka yang ada di masyarakat sehingga tidak t. lembaga. Bahwa bangsa dan budaya Indonesia pada hakikatnya satu. Mereka bergabung. bahasa dan lain sebagainya. dan mudah-tidaknya individu pindah dan suatu kelompok ke kelompok lainnya. Dalam hal mi terjadi akomodasi. Kondisi yang mirip juga pernah terjadi.

permasalahan yang ditimbulkan oleh kondisi masyarakat majemuk. Menurut Harsya Bachtiar. Termasuk faktor dominan dalam pembentukan suasana kesenjangan ideologi mi adalah masalah agama. Dengan kata lain masalah integrasi nasional mi pada prinsipnya bersumber pada perbedaan ideologi. bahasa sendiri. Memiliki kebudayaansendiri. Karena agama dipandang sebagai nilai hakiki sehingga kontrol sosial masyarakat agama cenderung lebih peka dan sering tajam. Amerika Serikat. yang terdiri dan berbagai kelompok atnis baik di antara penduduk pribumi maupun keturunan asing. Perang Saudara yang terjadi di Nigeria terjadi karena Nigeria tidak berhasil mengintegrasikan suku-suku bangsa Hausa.5. Sehingga masalah integrasi mi cenderung diselesaikan sesuai dengan kondisi negara yang bersangkutan. Perbedaan ideologi mi disebabkan karena perbedaan falsafah hidup yang banyak berpengaruh dalam proses sosialisasinya. Beberapa negara yang herdiri setelah Perang Dunia II ternyata banyak yang tidak mampu mengintegrasikan berbagai golongan dalam masyarakatnya. Ibo dan Yoruba. yang berbeda ad4lah bentuk permasalahan yang dihadapinya.1 ke1ompok etnis atau suku-suku bangsa yang ada di daerah merupakan nation. sehingga lahirlah negara baru yang menamakan din Republik Baifara. Pakistan tidak mampu mempersatukan kedua wilayah itu Sehingga pada tahun 1971 lahirlah Bangladesh. melahirkan Negara Pakistan. maupun dalam pembentukan konsepsi nalarnya. Mereka memiliki ciri-ciri sendiri yang merupakan ciri-ciri suatu nation.nation pribumi yang telah terbentuk lama sebelum nation Indonesia diprokiamasikan. Menghadapi masalah integrasi mi sebenarnya tidak memiliki kunci yang pasti karena masalah yang dihadapi berbeda dan latar belakang sosio kultural nation state yang berbeda pula. daerah teritorial sendiri dan perasaan solidaritas antara anggotaanggota warga masyarakat yang bersangkutan. Demikianlah bentuk-bentuk permasalahan yang disebabkan oleh masalah integrasi mi. . Permasalahan yang kedua. Fulani. 1) Beberapa Permasalahan In tegraci Nasional Permasalahan utama yang dihadapi dalam integrasi nasional mi adalah adanya cara pandang yang berbeda tentang pola laku duniawi dan cara untuk mencapai tujuan. Ketika wilayah timur memberontak. INTEGRASI NASIONAL Integrasi Nasional adalah merupakan masalah yang dialami oleh semua negara atau nation yang ada di dunia. Ada yang menempuh jalan kekerasan dan ada yang menempuh strategi politik yang lebih lunak. Ketidakmampuan India mempersatukan seluruh wilayahnya. Canada dan Australia menghadapi masalah integrasi bangsabangsa imigran.

2) Upaya Pendekatan Di samping perbedaan golongan itu sendiri mempunyai p0.‖2 bahwa integrasi nasional Indonesia mempunyai dua dimensi yaitu dimensi horisontal dan ditnensi vertikal. Dimensi horisontal dimaksudkan untuk menunjuk perbedaan suku. adalah masalah teritonial daerah yang seringkali berjarak cukup jauh. Charles Lewis Tylor dan Michael C.tensi untuk menuju ke arah integrasi dengan sistem silangmenyilang (Cross cutting Affilation) yang akan melahirkan pelapisan sosial yang saling silang-menyilang. keturunan asing maupun peranakan membuat jarak yang tegas dengan kelompok pribumi. Party. Permasalahan politik di Indonesia berpengaruh pula dalam mencapai integrasi nasional. sedangkan dimensi vertikal dimaksudkan untuk menunjuk kesenjangan kelompok elite nasional dengan massa. atau paling tidak akan membuat konflik sosial tidak menjadi terlalu tajam. Karena mereka yang tergolong keturunan asing mi secara genitas masih memiiki hubungan dengan negara asalnya. Demikianlah dengan sistem silang-menyilang mi konflik antara suku-suku bangsa . aliran dan lain-lain. R. kerusuhan. Yang terakhir mi mengakibatkan partisipasi politik massa yang sangat kecil.Perasaan solidaritas yang tinggi menyebabkan nation. terjadinya demonstrasi.3 maka diusahakan pula langkah-langkah yang lebih sistematis dan operasional. ditinjau dan kehidupan dan pertumbuhan Partai Politik. meningkatnya angka kematlan akibat kekerasan politik. Hal mi yang menyebabkan bahwa masalah integrasi berbagai kelompok etnis merupakan masalah pokok bagi integrasi nasional Indonesii. agama. mi merupakan masalah baru bagi negara Indonesia. mi juga masalah yang cukup rumit bagi kelancaran integrasi nasional secara utuh. Lebih-lebih Indonesia yang berbentuk negara kepulauan dan merupakan arus lalu lintas dua benua dan dua samudera. pemindahan kekuasaan eksekutif yang bersifat ireguler. Kondisi mi akan lebih mempererat rasa solidaritas kelompok etnis tertentu.‘ Di samping itu adanya partai-partai politik yang tenikat oleh kepentingankepefltingan primordial yang secara tidak langsung terikat oleh kepentingan daerah dankelompok elite dan kelompok etnis tertentu. Hudson mencatat beberapa indikator pertentangan politik di Indonesia yaitu. serangan bersenjata. and national Integration : An Indonesia Case Study. Dan segi kemungkinafl memberontak untuk memperjuangkafl satu wilayah sendini. William Liddle dalam bukunya ―Ethnicity. maka mereka berusaha mengembangkan kebudayaan negara asalnya di Indonesia.nation lama tidak bisa hilang walaupun telah tergabung dalam nation Indonesia yang baru. Selain masalah etnis pribumi Indonesia juga menghadapi masalah integrasi warga negara keturuflan asing. Hal mi sesuai dengan yang ditulis Prof. Petmasalahan ketiga. Masalah keempat.

Kedua : Berusaha membuka isolasi antar berbagai kelompok etnis dan antar daerah/pulau dengan pembangunan sarana komunikasi. tan. maka pemerintah berusaha untuk mewujudkan idealisme atau citacita nasional yang diamanatkan oleh seluruh bangsa kepada ideologi melalui pembangunan di berbagai sektor. Di samping dukungan usaha-usaha seperti yang telab dikemukakan di atas. sama besar dengan tercapainya integrasi. di samping asimilasi budaya. pertukaran/mutasi karyawan dan satu daerah lain. Di samping itu berpedoman pada teori Walter T. informasi dan transportasi. . Kelima Melalui jalur-jalur formal seperti pendidikan perundang-undangan yang berlaku bagi seluruh warga negara dan pendekatan formal lainnya.daerah akan dapat diredakan dengan adanya perternuan di bidang agama.pa memandang apakah itu negara baru ataupun negara yang sudah lama. Namun demikian integrasi nasional sebagai suatu cita-cita nasional maupun cita-cita negara akan dapat terwujud atau paling tidak menekan kemungkinan permasalahan yang timbul dengan berbagai usaha yang mendukung potensi masyarakat untuk berintegrasi sendiri secara alamiah dengan sistem Cross cuttiig affiliation. Untuk langkah mi dapat dicontuhkan dengan transmigrasi. Upayaupaya yang dilaksanakan untuk memperkecil dan kalau mungkin menghilangkan kesenjangan-kesenjangan itu antara lain Pertama : Untuk mempertebal keyakinan seluruh warga negara yang terdiri dan berbagai golongan itu terhadap ideologi nasional. Termasuk pembangunan politik dan kebudayaan. karena pada setiap soal konflik dapat saja terjadi. Ketiga Menggali kebudayaan daerah untuk dijadikan kebudayaan nasional dan membina penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Martin yang telah dikemukakan terdahulu bahwa perbedaan golongan mempunyai dua kemungkinan yang sama besar untuk menjadi konflik (disintegrasi) atau integrasi. dengan titik tekan pada pemerataan pembangunan dan hasil pembangunan. maka masih ada penunjangyang cukup berpengaruh terhadap usaha-usaha lain yaitu memperkuat kedudukan ideologi nasional. adanya BAKOM PKB dan lain-lain. Bachtiar bahwa masalah integrasi nasional akan tetap merupakan masalah. 3) Integrasi Nasional dalam Perspektif Seperti yang diasumsikan oleh Harsya W. maka kemungkinan integrasi iasional menjadi masalah. Keempat Membentuk janingan asimilasi bagi berbagat kelompok etnis baik pribumi maupun keturunan asing.

Daya upaya untuk mengurangi!menghilangkan prasangkadan diskriminasi: perbaikan kondisi sosial ekonomi perluasan kesempatan belajar. kepercayaan agama. perbedaan sistem agama yang ada di Indonesia adalah penting bagi bangsa Indonesia. maka betapa kompleknya masalah-masalah sosial dan atau pertentangan pertefltaflgafl yang timbul di Indonesia.RANGKUMAN Prasangka adalah sikap negatif atau juga dapat bersifat p0.sitif terhadap sesuatu. Bahwa pertentangan sosial dapat terjadi di masyarakat sebagai akibat dan adanya interaksi sosial. dan adanya sikap terbuka dan sikap lapang. dan berlatar belakang dan perbedaan keyakinan. Prasangka dan diskriminasi tidak muncul dan segolongan orang-orang kampungan berpendidikan rendah. Prasangka bersumber dan suatu sikap. bersumber dan faktor kepribadian. Opini urnurn berpendapat bahwa lahimya peluru-peluru kendali ICBM (peluru-peluru kendali antar benua) yang dibuat oleh negara-negara adikuasa (superpower) adalah sebagai akibat adanya akumulasi dan prasangka yang berlebihan di antara negara-negara Adikuasa. Masalah itu akan lebih menonjol lagi di masyarakat yang bersifat majemuk seperti Indonesia i. tetapi juga di kalangan orang-orangintelek seperti para pemimpin dan negarawan berkaliber nasional maupun internasional. Prasangka dibedakan dengan diskriminasi. Kesadaran akan pengertian adanya perbedaan kebudayaan sistem nilai. Kebudayaan Batak. kebudayaan Bali. terdini dan bermacam-maCam kebudayaan. Diskriminasi menunjuk pada suatu tindakan. Pada zaman penjajahan Belanda persatuan Indonesia diikat oleh . kebudayaan Aceh. seperti kebudayaan Jawa. Sebab-sebab timbulnya prasangka: berlatar belakang sejarah dilatar-belakangi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasional. sedangkan sistem nilai merupakan bagian dan kebudayaan. kebudayaan Dayak. Ambon dan sebagainya. Setiap orang atau kelompok dalam menghadapi masalah soalal selalu melihat dan sistem nilai yang benlaku pada kelompoknya. Oleh karena masyarakatIndonesia merupakan masyarakat majemuk.

rasa kebersamaan antar hubungan masyanakat secara harmonis dalam kerjasama kelompok yang mempunyai sifat.adanya pemerintahan kolonial yang memerintah seluruh Indonesia. kerukunan antar umat beragama. yaitu: pembauran hana. Sedangkan integrasi nasional bermakna: solidanitas sosial dan kerjasama antar kelompok sosial yang harmonis tersebut. Setelah Indonesia merdeka kekuatan formal yang menyatukan Indonesia adalah pemerintahan nasional. Satu ikatan lagi dipenlukan yaitu kebudayaan nasional sehingga nation Indonesia yang lahir pada tahun 1945 itu dapat mempunyai akar yang kuat. Tetapi dalam mengadakan interaksi sosial antara suku perlu dicarikan dasar yang disetujui bersama. Secara umum terdapat tiga masalah besar yang harus dikaji secara serius untuk mencapai perwujudan integrasi social integrasi nasional. Kemajemukan tetap diberikan peluang untuk hidup di In donesia. UUD 1945 dan ideologi Pancasila. perubahan nilai-nilai. Oleh karena itu integrasi merupakan alternatif yang baik untuk modal tumbuhnya kebudayaan nasional. Unsur-unsur daerah yang dapat disetujui atau diterima oleh suku bangsa lain atau menjadi hagian dani kebudayaan nasional. sikap dan watak yang berbeda. . Hal-hal baru yang disetujui atau dapat disetujui bersama itulah yang akan menjadi modal dan kebudayaan nasional. dianahkan demi keharmonisan demi persatuan dan kesatuan nasional. Integrasi sosial bermakna terwujudnya solidanitas sosial. dan aliran kepercayaan.

sedang elemen-elemen yang dimaksud adalah lembaga-lembaga ekonomi.but akan diproduksikan ? Masalah yang kedua mi berhubungan dengan masalah pilihan teknologi yang akan digunakan dalam menghasilkan barang-barang dan j asa-jasa. Due yang dimaksud dengan sistem ekonomi adalah is the group of economic system. Apakah yang akan diproduksi ? Masalah yang pertama mi berhubungan dengan masalah pilihan atas macam-macam alternatif terhadap barang dan jasa yang akan diproduksikan. the organization through the operation of which the various. dan yang ditujukan ke arah pencapaian sasaransasaran beama atau tujuan yang diinginkan bersama. Istilah sistem dalam sistem ekonomi adalahSuatu kumpulan elernen-elemen. yang pada hakikatnya merupakan pemecahan masalah-masalah a. Bagaimanakah barang-barang dan jasa-jasa terse. b.BAR IX ILMU PENGETAHUAN. relative ti the them are utilized to satisfy the of man‖. TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN SISTEM EKONOMI : PRODUKSI. Berdasarkan rumusan pengertian sistem ekonomi di atas. . DISTRIBUSI DAN KONSUMSI Sistem Ekonorni 1. Menurut John F. Di dalam setiap sistem ekonomi dalam bentuk apapunjuga senatiasa menghadapi empat tugas pokok. sistem ekonomi terdiri dan sejumlah elemenelemen. di mana antara elemen-elemen tersebut terdapat adanya hubungan. scarce. Penertian Sistem Ekonomi Sebelum kita membicarakan pengertian system ekonmi maka terlebih dahulu kita mengetahui artiistil‘h sistem dalam sistem ekonomi.

Bilamanakahlberapa banyak sumber-sumber ekonomi yang bersangkutan akan disalurkan ke arah konsumsi yang sedang berlangsung dan berapa banyaknya akan disalurkan ke arah investasi ? Masalah mi berkaitan dengan soal pilihan antara masa kini dan masa yang akan datang. Bagaimanakah pemecahan masalah terhadap empat permasalahan di atas pada tiap-tiap sistem ekonomi berbeda sama lain. Dalam pandangan sistern kapitalis. karena sistem persaingan bebas akan menertibkannya. d. dia bahkan merupakan sumber dinamika dan masyarakat kapitalis. mesin-mesin sumber-sumber alam ada di tangan orang orang. Keserakahan masing-masing orang akan saling mengatur dirinya sendiri. Kalau semua Orang hanya mengurusi kepentingan dirinya sendiri saja. keempat sifat pokok tersebut pada dasarnya alat/cara daripada sistem kapitalis guna mencapai tujuannya. Prinsip ekonomi pasar. maka harga barang-barang dan jasa-jasa di tentukan oleh permintaan dan penawaran. dan gejala mi oleh Smith dikatakan sebagai pengaturan yang dilakukan oleh tangan yang tidak kelihatan. bagaimana kehidupan masyarakat dimungkinkan ? Adam Smith tidak merasa khawatir. Macam ekonomi yang dianut oleh suatu negara akan mewarnai pola/cara pemecahan keempat masalah di atas. Keempat sifat pokok tersebut adalah Hak milik atas barang-barang modal atau alat produksi seperti tanah. Menurut prinsip mi. Kepentingan pribadi dan tiap-tiap oranglah yang dikelola dalam sistem kapitalis. Pada sistem ekonomi kapitalisme asumsi dasarnya adalah manusia mengejar kepentingan pribadinya.c. keserakahan manusia bukan saja tidak berbahaya. Ada empat sifat pokok yang penting dalarn sistern kapitalis. Siapakah yang akan memperoleh barang-barang dan jasa-jasa tersebut apabila selesai dihasilkan? Masalah yang ketiga mi berhubungan dengan masalah pembagian pendapatan (distribution of income) yang diterima oleh tiap-tiap individu dalam masyarakat. Orang yang terlalu serakah menjual barangnya terlalu mahal akan terpaksa membatasi keinginannya mi dengan munculnya orang lain yang rnau menerima keuntungan yang lebih sedikit dengan menjual barangnya secara lebih murah. . Macam-macam Sistem Ekonomj 1) Sistem Ekonomi Kapitaljsme Sistem ekonomi kapitalisme mempunyai konsep yang jelas tentang hakikat manusia. 2.

menurut pandangan sosialis manusia itu sebenarnya adalah sosial bukan individu. Dengan demikian lebih banyak. Akibatnya manusia menjadi terasing. ―musuh‖ yang bisa digunakan untuk mengancam dirinya. Dalam sistem kapitalis persiangan bebds dapat terjamin hal mi berasal dan adanya empat kebebasan kapitalis yang pokok yaitu Kebebasan untuk berdagang dan mempunyai pekerjaan. maka orang jadi berebutan untuk memiliki alam sebanyak-baflYakflYa. Kebebasan untuk membuat untung. Berdasarkan pandangan kaum sosialis hakikat manusia adalah Hakikat manusia umum (human nature in general) yaitu manusia sosial. kalau dia tidak memilikinya. Kebebasan untuk mengaclakan kontrak. Kebebasan hak milik. . d) Prinsip keuntungan. Alam dan manusia lain jadi semacam. 2) Sistem Ekonomi Sos ialisme Dalam sistem ekonomi sosialis juga xnempunyai konsep jelas tentang hakikat manusia. Hakikat manusia sebagaimana dia telah diubah oleh sejarah (human nature-asmodifled historical epoch): Pengertian sejarah yang dimaksud adalah sejarah yang telah ditinggalkan oleh kaum kapitalisme. Akibat dan upaya pemilikan pnbadi yang diizinkan oleh kaum kapitalis.c) Persaingan bebas. manusia jadi berkompetisi dengan manusia lainnya. artinya terbuka kesempatan bagi setiap orang untuk mengecap keuntungan. jadi menyendiri terputus dan hubungannYa baik dengan alam maupun dengan manusia lainnya. Tapi oleh kaum kapitalisme melalui konsep pemilikan pribadi. Manusia sebenarnya hidup secara harmonis dengan alam dan manusiamanusia lain. Dalam mencari keuntungan sistem kapitalis lebih demokratis sifatnya. dia jadi makin berkuasa dan bisa memiliki manusia Iainnya.

Seluruh kegiatan ekonomi dipimpin dan pusat/negara. Sistem ekonomi sosialisme pada dasarnya berupaya mengembalikan hakikat manusia pada proporsi sebenarnya. terlepas dan berbagai kegagalan yang ada di dalam pertumbuhannya. Cabang-cabang yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Bertumpu pada pasal 33 UUD 45 terdapat tiga bentuk kegiatan atau bangun usaha dalam perekonomian Indonesia. sedang sistem sosial yang dimaksud adalah sistem sosialisme. dengan kelengkapan pada pasal 23. Bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesarbesarnya bagi kemakmuran rakyat. 3) Sistem Ekonomi Indonesia Berbicara tentang sistem ekonomi Indonesia. yaitu manusia sosial. . Oleb sebab itu diperlukan adanya suatu sistem sosial yang bisa mengembalikan hakikatnya manusia itu. Usaha bersama atas dasar asas kekeluargaan adalah ―koperasi‖.Akibatnya dari kenyataan di atas manusia yang dahulu sosial menurut pandangan kaum sosialis berubah menjadi serakah.Pasal 33 UUD‘45 berbunyi Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. Produksi. khususnya yang mengatur kegiatan ekonomi. Dalam pandangan hidup bangsa Indonesia kita temukan adanya semangat kolektivisme (gotong royong) atau kekeluargaan. Akar pandangan hidup kolektivime inilah yang memperkuat tumbuhnya koperasi di kalangan masyarakat kita. Kegiatan usaha koperasi merupakan tulang punggung kegiatan perekonomian bangsa Indonesia. Pagaimana semangat kebersamaan dapat dijelmakan dalam kegiatan usaha koperasi perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Pokok pikiran kaum sosialis Kaum Sosialis berpandangan bahwa keserakahan manusia perlu untuk diubah. pasal 27 ayat 2 dan pasal 34. distribusi dan konsumsi diatur dengan peraturan dan tiada tempat bagi private interprise. Upaya yang perlu dilakukan menurut pandangan kaum sosialis adalah penghapusafl pemilikan pribadi. Pasal 33 UUD‘45 adalah pasal utama bertumpunya sistem ekonomi Indonesia. maka arah pembicaraan kita kepada Undang-Undang Dasar 1945.

yang hakikat dan perananannya sesuai dengan petunjuk-petuniuk ayat 2 dan 3. Artinya di dalam kegiatan usaha swasta. patungan dengan asing. semuanya itu termasuk kegiatan produksi. sinar matahani. tetapi mencakup semua kegiatan yang menciptakan dan menambah kegunaan. . Ayat 1 pasal 3 tetap melandasi dan mewarnai bangun-bangun ataubentuk usaha lain yang ada. 2 dan 3 pasal 33 U[1Y45 kalimat ―mengusai hajat hid up orang banyak‖ (yang tidak lain adalah ―basic needs‖) dan ―digunakari untuk sehesarbesarnya kemakmuran rakyat‖ adalah ekspresi danpada adanya orientasi ker. Kegunaan artinyadapat memenuhi kebutuhan manusia. Benda-benda bebas yang disediakan oleh alam dan tidak lagi memerlukan pengorbanan seperti udara. domestik prihumi maupun non pribumi harus dihidupkan pula semangat keusahabersamaari dan berasaskan kekeluargaan. apakah asing. Produksi 1) Pengertian Produksi Kebutuhan hidup manusia dapat dipenuhi dengan barang dan jasa. bukan hanya kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa. Mengangkut batu dan sungai ke tempat bangunan. melayani tukang mengatür irigasi.akyatan yang kuat. maka cabangcabang produksi penlu benarbenar ―dikuasai oleh negara‘‖ hal mi memberikan petunjuk langsung bahwa mekanisme harga bebas tdak holeh berlaku di dalam perekono mian. akan tetapi kehutuhan hidup lainnya harus diciptakan oleh m anti si a.Ayat I pasal 33 UUD‘45 tidak dapat dipisahkan pengaruhnya terhadap ayat 2 dan 3. Kegiatan untuk rnenghasiikan barang dan jasa itu dinamaka produksi. Yang penting dan menjadi tujuan utarna adalah pengamanan kepentingan negara dan kepentingan rakyat banyak. Jadi pengertian secara luas produksi. mengaduk semen dan dengan pasir. apakah itu herhentuk Perseroan Terhatas atnu Jainnya. Untuk yang penting bagi negara dan untuk hajat hidup orang banyak itu. 1. Cara memperoleh barang dan jasa mi ada yang memenlukan pengorhanan dan ada juga yang tidak penlu pengorbanan. Pada hakekatnya produksi adalah kegiatan menciptakan kegunaan. Mengenai ayai. patungan dengan asing.

usalia perbengkelan. Sektor jasa tidak menghasilkan barang. dan sebagainya. kemudian dijualnya ke pasar. Endustri Kerajinan. mi semua merupakan perindustrian. perbankan dan sebagainya. Parawisata di Indonesia termasuk industri karena kegiatan itti dianggap sebagai pengolahan objek-objek pariwisata untuk mendapatkan hasil bagi negara. perbaikan ada]ah kegiatan industri. Perdagangan membeli hasil pertanian dan petani yang umumnya berada di desa desa. Pengaturni‘ perekonomian sesuatu negara umumnya men i k i. perakitan sepeda motor. 1 produksi sendiri sepereti Pertamina mnjuJ minyak hasil produksi sendiri kepada agen-a. pabrik makanan dan minuman. minyak bumi melalui proses kimia dan alamiah ratusan ribu tahun lamanya tanpa usaha manusia. Pada umumnya perdagangan itu mencakup kegiatan membeli untuk kemudian dijua1nya. Pembagian bidang produksi di atas menunjukkaii jeflis produksi dalam perekonomian. Perikanan daràt di Indonesia dikelompokkan ke dalam produksi agraris karena pada hakekatnya kegiatan itu bersifat pengolahan tanah dan air untuk memelihara ikan. Dalam pertambangan manusia hanya sekedar menggalinya dan perut dan lapisan bumi. perakitan. Alam menciptakan batubara.li bidang-bidang tersebut. Jasa Produksi jasa adalah kegiatan penyediaan saratia jasa. .2) Pembagian Bidang Produksi Produksi dapat digolongkan ke dalam 5 bidang. tetapi hasilnya berupa sarana Makn maju produksi jasa menunjukkan makiji majunya bidang produksi lainnya. Bahan mentah diolah menjadi bahan jadiatau sehgah jadi. seperti tranport. Perdagangan. Perdagangan itu adakalanya hanya merju‘iI L. yaitu: Ektraktif Memungut langsung dan hasil alam seperti perikanan laut pertambangan dinamakan produksi ektraktif. Agraris Mengolah tanah untuk memlihara tumbuhtumbuhan dan hewan dinamakan produksi agraris seperti pertanian dan perikanan. pergu dangan. misalnya terdapat Depa rte me Perindustrian. petarii menjual padi yang dihasilkan sendiri. Perdagangan Perdagangan ialah semua kegiatan jua 1wIi. perhotelan. asuransi.

yaitu alam beserta isinya (tanah. pad umumnya sejalan dengan tingkat tahapan perkembangan jenis produksinya tetapi mi tidak mutlak. Tahapan-tahapan perkembangan jenis produksi yang diusahakan di atas seirama dengan kemajuan tehnologi yang dimiliki suatu bangsa. sekunder tersier. Sedangkn negara yang tingkat negaranya juga sudah baik. Misalnya : Jika pertanian masih tahap primitif dan hasilnya pun juga masih rendah. sejalan dengan makin berkembangnya taraf berpikir dan kecerdasan manusia. Selandia Baru merupakan negara agraris yang tingkat kemakmurannya tinggi. Swedia. Misalnya Australia. seperti pengangkutan. Jepang. akibat teknologi produksi yang modern. umumnya adalah negara yang makmurr dan sudah relatif kuat perekonomiannya. Mereka berburu hanya dengan mempergunakan tenaga kerja saja. binatang dan sebagainya) dan faktor tenaga kerja manusia. yaitu faktor alam dan faktor tenaga kerja. seperti panah. jadi sebagai produksi turunan. Sebaliknya bila pertanian tersebut meningkat dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan juga untuk diperdangkan. diciptakan alat. mi terjadi pada masyarakat yang masih primitif. 3) Faktor-faktor Produksi Suatu kegiatan untuk menghasilkan suatu barangdiperlukan faktor-faktor produksi. Negara yang mempunyai perekonomian sudah maju dan yang memiliki keahlian serta permodalan. Ektraktif dan agraris merupakan tahap pri mer industri dan perdagangan merupakan thap sekunder dan jasa merupakan tahap tersier Negara yang telah dapat mengernbangkan tahap produksi bidang tersier. yang dalam sejarah perekonomian disebut tahap primer. Kemakmuran suatu bangsa. Inggris. Dalam perekonomian seperti itu akan timbul usahausaha perbankan. yang ditandai dengan produksi masa. . antara lain Amerika Serikat. pengangkutan asuransi.Jenis Produksi yang diusahakan manusia berkem bang melalui beberapa tahap. asuransi dan sebagainya. pergudangan. manusia berusaha untuk menghasilkan suatu barang hanya dengan 2 jenis faktor produksi. dan sebagainya. Itulab sebab mengapa alam dan tenaga kerja disebut faktor produksi ash. Dalam hal mi proses produksi hanya mempergunakan faktor alam. Pada perkembangan selanjutnya. Tujuan produksinya pun hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri. jaring dan sebagainya. Pada mulanya. yang mampu melakukkan produksi jasa dengan baik. dengan sendirinya akan diperlukan sektor j asa. karena belum diperlukan. Produksi bidang jasa mi merupakan produksi sebagai akibat dan kegiatan produksi lainnya. karena hasil produksinya besar.

Pada sisi lain jumlah manusia main bertambah banyak. Selanjutnya faktor modal dan faktor skill mi disebut faktor produksi turunan. agar Jebih berdayaguna dengan memperoleh hasil produksi yang lebih banyak lagi. Para konsumen baru bisa memperoleh barang-barang dan yang diperlukan. 2. Dan segi hasilnya.Alat-alat mi dalam ilmu ekonomi disebut modal. apabila telah dibawa oleh lembaga-lembaga pemasan ke tempatnya. Pada kehidupan sehari-hari antara distribusi dan pemasaran diberi pengertian yang sama. faktor produksi ash hanya dapat memberikan hasil minim dan mi hanya sekedar dapat dipergunakan untuk mempertahankan hidup. Suatu proses produksi dapat berhasil dengan baik atau tidak. Pasar dan Pemasaran Yang dimaksud dengan distribusi ialah semua kegiatan yang ditujukan untuk menyalurkan barang dan jasa dan produsen kepada konsumen (pemakai). yaitu faktor keahlian mengatur atau faktor skill. Distribusi 1) Pengertian Distribusi. Peristiwa jual beli itu sendiri mungkin terjadi di tepi jalan di kota dan mungkin juga terjadi dengan di rumah sendiri. Oleh karena itu perlu diketahui dan dipertimbangkan sifat-sifatnya. Karena pada prinsipnya kedua berusaha menyampaikan barang dan produsen kepada konsumen. maka perlu pengaturan dalam mempergunakan ketiga faktor tersebut. tidaklah memberi jaminan bahwa kebutuhan masyarakat akan mudah dipenuhi. Faktor skill berfungsi mengatur faktor-faktor produksi lainnya. Masyarakat baru merasa . Walaupun negara atau pengusaha-pengusaha dapat menghasilkan barang-barang sebanyakbanyaknya. Penambahan hasil produksi secara berlipat ganda dan sampam batas tertntu setiap penambahan faktor produksi modal akan terus meningkatkan hasil produksi. Sedangkan pemasaran. yaitu membeli melalui telepon. Hal mi dipengaruhi oleh kebutuhan dan daya beli konsumen. mi sangat tergantung kepada keempat faktor produksi tersebut. Hal inilah yang disebut faktor produksi yang keempat. Adapun pasar merupakan tempat terjadinya jual-beli. distirbusilpemasaran mi megang peranan penting sekali. Jumlah barang dan jasa yang ditenma konsumen sangat tergantung pada kebijaksanaan produsen. Baik di negara dengan sistem ekonomi leiberal maupun sistem ekonomi sosialis. seperti halnya distribusi hanya saja jumlah barang dan jasa sangat tergantung pada konsumen sendiri. Apabila pada waktu berburu mempergunakan alat-ala tersebut maka hasil buruannya akan relati lebih banyak.

Barang yang diperdagangkan diproduksikan ujituk diekspor. yaitu pasar tempat menjual dan pembelinya benar-benar bertemu. pasar dapat dibagi menjadi (1) Pasar nil (nyata). dan sebagainya. contoh pasar temabakau. yakni pasar yang ruang lingkupnya melampaui batas negara. Penjual menawarkan barang dengan contoh (monster). pasar dapat dibagi menjadi (1) Pasar dalam negeri. Contoh jika harga sepotong baju Rp 5000 jumlah baju yang dibeli 100 buah. Mata uang yang diperdagangkan adalah mata uang dalam negeri. yang di bawa kepada calon pembelinya hanya contohnya umpamanya 1 kg. Contoh Pasar Antasari di Banjarmasin. misalnya tahu. (2) Pasar luar negeri. Jika harga naik menjadi Rp 6. Pasar Turi di Surabaya. Proses mi dapat digambarkan Produsen—> Distribusi/Pemasaran—> Konsumen 2) Jenis-jenis Pasar Menurut fisiknya. Menurut waktu pasar itu diadakan. (2) Pasar Abstrak. yaitu pasar yang ruang lingkupnya meliputi seluruh dunia. Pasar Kiewet di Solo. (3) Pasar dunia. mi semua sangat tergantung pada kegiatan distribusi/ pemasaran. Barang yang diperdagangkan juga tersedia di tempat itu.000 jumlah baju yang . pasar karet.ertentu. 3) Permintaan dan Penawaran Permintaan adalah jumlah barang yang akan dibeli oleh pembeti pada suatu saat dengan harga t. yaitu pasar di mana antara penjual dan pembeli belum tentu bertemu. yaitu pasar yang ruang lingkupnya terbatas pada negeri sendiri. Barang yang diperdagangkan diproduksikan hanya untuk pasar dalam negeri. misalnya menjual tembakau dalam partai besar. Jika dalam tawar menawar. Mata uang yang dipergunakan biasanya dolar. harga sudah disetujui maka pembeli dapat segera membayar harga yang telah ditentukan dan langsung menenima barang tersebut.puas kalau mereka dapat memperoleh barang keperluan dengan mudah di daerah di mana mereka bertempat tinggal.

yang berarti ―kalau kondisi tetap sama‖. I)engan adanya kenaikan harga sedikit saja. antara lain 1) Tingkat [. . Apabila perubahan harga Lla. Hukum disebut : Hukum permintaan. kondisi yang dimaksud adalah: pendapatan tetap sama selera tidak berubah harga barang lain tetap sama tidak ada barang substitusi barang itu dibeli bukan untuk prestise (tahan harga din) orang tidak percaya. inakiii sedikit pengaruh kenaikan hirga barang tersebut. diebu t permi nt aan in elastis Dan dalarn keadaan ang eI>a1iknya diebut perinintaan elastis. 2) Permintaan efektif (efetive demand). yang hargariya relatif murah. Misalnya mentega pengganti margarine. Jadi permintaan itu berbanding terbalik dengan harga barang. makin tinggi harga barang. yaitu permintaan semua orang yang memerlukan barang yang dapat membayar harganya.tkJturuIl relatif Iebih besar daripada perubahan turuii/naik) juinlah barang yang dim inta. Makin rendah harga barang. Makin hesar tingkat intensitasnya. Jika harga mentega naik maka orang akan berpindah beli margarine. Jumlah-jumlah baju yang akan dibeli itulah yang disebut permintaan. 2) Tingkat substitusi. makin sedikit jumlah permintaan terhadap barang itu. Hukum permintaan tersebut hanya berlaku dengan asumsi ―ceteris paribus‖.esar kecilnya intensitas kebutuhan akan barang. jurniab bararig yang dirninta turun relatif besar. Apabila harga turun menjadi Rp 4. Elastisilas per!flifltaall akaii barang konsunisi tergantung kepada beberapa hal. bahwa perubahan harga yang satu itu tidak akan menyebabkan perubahan harga selanjutnya.akan dibeli turun menjadi 80 buah. Adam Smith membedakan permintaan menjadi 1) Permintaan mutlak (absolut demand). mi berarti tingkat elastisitasnya kecil. yaitu permintaan semua orang yang membutuhkan barang yang tidak mengingat keuangannya. makin banyak jumlah permintaan terhadap harang itu dan sebaliknya.000 maka jumlah baju yang akan dibeli naik menjadi 125 buah. mi berarti tiugkat elastisitas hesar.

Jadi penawaran mi berbanding lurus dengan tingkat harga ha. Makin besar jumlah penghasilan konstimen makin sedikit pengaruh perubahan harga terhadap jumlah perrnintaan. Penawaran adalah jumlah harang yang akan dijual oleh penjual pada suatu saat dengan harga tertentu. menyimpan. yaitu melakukan penjualan barang-barang dan jasa-jasa pada tingkat harga yang berlaku. Pada tingkat harga tersebut penjual bersedia menyerahkan barangnya dengan menerima pembayaran harga barang tersebut. Jika penjual pesimis. Tetapi jika penghasilan konsumen sedikit maka tingkat elastisitas permintaannya akan barang adaiah besar. yaitu melakukan penyimpanan barang-barang sampai waktu barang-barang itu diperlukan oleh konsumen atau menunggu tingkat harga yang diinginkan. Sedangkan tingkat penawaran (Supply) ditentukan oleh tingkat harga. makin sedikit jumlah barang yang ditawarkanJdijuai. 3) Penjual tidak kekurangan tempat untuk menyimpan barang 4) Tidak diketemukan methode produksi baru. Makin rendah tingkat harga barang. yaitu mengangkut barang-barang dan tempat produsen ke tampat konsumen. . sehingga barangbarang dapat disalurkan dan produsen kepada konsumen/pembeli.3) Besar kecilnya konsumen.rang. Huku penawaran hanya berlaku jika keadaankeadaan lain yang dapat Inempengar uhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus). pembeli menerima barang dengan membayar harganya. Demikian juga sebaliknya. pengangkutan. mi berarti tingkat elastisitasnya kecil. menjual. Fungsi atau tugas yang haru dilakukan antara lain membeli. Pertemuan atau kesesuaian permintaan dan penawaran adalah harga keseimbangan (equilibrium price) disebut juga harga pasar. Perijual tidak mengharap atau menganggap bahwa harga barang akari terus turn. 4) Fungsi-fungsi Pemasaran Fungsi-fungsi Pemasaran adalah semua hal yang harus dilakukan oleh mata rantai pemasaran. maka walaupun harga barang turun penawaran tetap banyak. dan hal mi disebut hukum penawaran. permintaan dan kemampuan berproduksi. Tingkat permintaan (konsumsi) seseorang ditentukan oleh tingkat harga dan daya beli (pendapatannya).antara lain 1) Penjual tidak pesimis. yaitu melakukan pembelian barang-barang dan jasa-jasa. 2) Penjual tidak sangat membutuhkan uang kas.

ada lembaga-lembaga pemasaran yang ikut memiliki barang-barang yang diperjual belikan. 5) Lembaga-lembaga Pemasaran Lembaga-lembaga pemasaran. Pedagang mi membeli barang-barang kepada pedagang besar. yaitu Pedagang Agen Pedagang ialah lembaga pemasaran yang ikut memiliki harang yang diperjualbelikan. . mengadakan advertensi/ikian. ialah perseorangan atau perusahaan yang bekerja antara produsen dan konsumen akhir (bekerja untuk mendekatkan jarak antara produsen dan konsumen). yaitu membuat ukuran-ukuran dari barang-barang sehingga memudahkan konsumen untuk merientukan pilihannya. Pedagang kecil ialah pedagang yang menjual barangnya dalam jumlah kecil-kecilan langsung kepada konsumen atau pemakai terakhir untuk keperluan rumah tangga. maka lembagalembaga pemasaran dapat dibedakan menjadi dua golongan. sepertikebakaran. yaitu mengadakan kampanye untuk memperkenalkan barang-barang baik mengenai harga merk. kualitas barang dan sebagainya. pencurian. mengambil resiko. yaitu mengusahakan dan mempergunakan modal yang diperlukan terutama untuk melalukan stock barang-barang. pembelanjaan. jumlah barang dan sebagainya. Standardisasi dapat dilakukan berdasarkan kualitas barang. membayar pegawai. ada pula lembagalembaga yang tidak ikut memiliki barang-barang. tetapi hanya membantu mempertemukan penjual dn pembeli saja. Dalam menjalankan fungsi-fungsi pemasaran.mengadakan standardisasi. Pedagang besar membeli barang langsung ke produsen dan menjualnya kepada pedagang kecil/eceran. Berdasarkan uraian di atas. turunnya harga dan sebagainya. Pedagang mi dapat dikelompokkan menjadi Pedagang besar Pedagang lecil/eceran Pedagang besar ialah pedagang yang menjual dan membeli barangnya dalam jumlah besar. yaitu menanggung kemungkinan rugi atau rusaknya barang-barang. membiayai reklame dan sebagainya.

Minum teh. Hal mi disebabkan oleh kebutuhan itu tidak terbatas. hingga akhirnya habis terpakai. Setiap tindakan konsumsi harus dilakukan atas dasar prinsip ekonomi dan prioritas kebutuhan. .Di bawah mi merupakan bagan proses pemasaran distribusi ProdusenDalam Negeri Importir Distributor Tunggal (Agen) Pedagang Besar Pedagang Kecil Pedagang Pemakai 3. sedangkan pendapatan/penerimaan adalah sangat terbatas. berarti menghabiskan kegunaan teh. Konsumsi 1) Pengertian Konsumsi Kemampuan barang untuk memenuhi kebutuhan disebut kegunaan. Setiap kali digunakan berkurang pula kegunaannya. Tindakan mengurangi atau menghabiskan kegunaan barang disebut konsumsi.Agen ialah lembaga pemasaran yang pekerjaannya mengadakan perjanjian mengenai pembelian dan atau penjualan tanpa mengambil/memiliki barang-barang.

2) Penerimaan dan Pengeluaran Buruh menerima upah... agar dana yang dapat dimanfaatkan sebaikbaiknya. perusahaan maupun negara harus mempunyai ?enerimaan. pedagang mendapat laba. rumah tangga. Sebagaimaria telah dikatakan bahwa tingkat konsumsi itu tergantung pada jumlah pendapatan dan juga tingkat harga barang kebutuhan. Engel (Ekonomi Jerman) mengemukakan hukum hubungan antara pendapatan dan konsumsi. makin besar bagian dan pendapatan yang dipergunakan untuk konsumsi atau sebaliknya. Sedangkan kepuasan yang berbentuk horizontal. Oleh karena itu perlu ditelaah tingkah laku konsumen/pembejj. 2) Pendapatan terbatas dan harga barang kebutuhan. Pernuasan itu herbentuk vertikal dan horizontal. Pengeluaran pertama-tama ditujukan untuk memenuhi konsumsi. dipasarkanJdijual kepada konsumen. yang mempengaruhi besarnya konsumsi adalah cara mengatur pembelanjaan. Setiap rumah tangga. 2) Pembeli. nya. Makin besar jumlah pen dapatan secara absolut makin besar jumlah konsumsj. baik berupa keluarga. Pemuasan itu berbentuk vertikal. Semua unsur yang diterima tadi adalah himpunan penerimaan. Selain jumlah penerimaan. bahwa makin kecil pendapatan. Faktor-faktor lain yang ikut mempengaruhj tingkah laku konsumen 1) Pengetahuan pembeli tentang seluk beluk kualitas barang terbatas. Setelah kebutuhan konsumsi terpenuhi. dapat mempertahankan kelangsungan hidup. Dan segi lain juga harus diakui bahwa beberapa jumlah yang harus diproduksi itu dipengaruhi oleh ada atau tidaknya calon pembeli. . Setiap orang yang berusaha memperoleh kepuasan setinggi mungkin dan barang-barang yang dimiliki. pemuasan kebutuhan terhadap suatu jenis barang tertentu secara terus menerus hingga ia mencapat tingkat kepuasan yang tertinggi. sebab dengan penerimaan tersebut rumah dapat dibiayai pengeluaran yang harus dilakukan. pemuasan kebutuhan terhadap beberapa jenis barang konsumen berusaha untuk mengkombinasjn. orang tua menerima kiriman uang dan anaknya. makin tinggi tingkat harga makin kecil tingkat konsumsinya demikian juga sebaliknya. 1) Pemuasan maksjmum. Juga demikian halnya dengan tingkat harga. 3) Tingkah Laku Konsumen Prosduksj yang teiah dihasilkan oleh produsen. nya seserasi mungkin. beli barang karena hanya ingin meniru urang lain. barulah sisanya diperuntukkan investasi (penanaman modal).

akan tetapi apabila digolongkan hanya ada dua. Kebutuhan primer berupa barang-barang pangan. 5) Dan sebagainya. Bagi orang-orang yang biasa berpikir rasional dan eksak. Kemakmuran Adanya lapisan4apisan sosial atau kedudukan-kedudukan yang berbeda-beda tingkatannya dalam masyarakat. terutama yang hidup di daerah pedesaan. pegawai. 4) Pembeli berlaku ceroboh terhadap jenis barang yang dibelinya. ulama. KEMAKMURAN DAN KEMISKINAN e. kemewahan dan lain4ain. rnaka seseorang nierasa niakmur apabila ada keserasian antara keinginankeinginannya dan keadaan material atau sosial yang dinuiiki atau dikuasainya. Kebutuhan hidup itu bermacam-macam. misalnya berupa barang-barang kenikmatan. Makin banyak jumlahnya dan makin tinggi nilainya maka makin tinggi taraf kemakmuran hidupnya.3) Adat kebiasaan yang berlaku di kalangan konsumen. 2. Jadi kedudukan-kedudukan tidak hanya mempunyai perbedaan dalam hak-hak dan kewajiban-kewajiban atau peranan. Bagi mereka yang tidak membedakai antara kernakrnuran dan kebahagiaan. guru. Pandangan yang berbeda dan pandangan di atas adalah yang dianut inasyarakat umum. tetapi pula dapat berbeda persepsinya. sandang dan papan yang pertama-tama dituntut untuk menunjang hidup rnanusia. Apabila keadaan material atan sosial itu melebihi keinginannya maka keadaan itu dapat mengganggu keseimbangan . Sebenarnya pandangan yang dianut orang-orang terhadap pengertian kemakmuran tidak selalu sama. yaitu: kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder. pengusaha dan sebagainya. Karena itu setiap orang mengejar berbagai fasiitas dan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk menunjang kehidupan dan kelangsungan hidup keluarganya. misalnya persepsi kemakmuran menuut buruh. Kebahagiaan ialah suatu keadaan di mana keinginii-keinginan sesemang atau sesuatu rnasyarakat seimbang dengan keadaan material atau sosial yang dimiliki atau dikuasainya. (Drs Muhammad Masduki Ms. kemakmuran seseorang atau masyarakat diukur dengan jumlah serta nilai bahan-bahan dan barang-barang yang dimiiki atau yag dikuasal untuk memelihara dan menikmati hidupnya. Halaman 169-195). maka diakui pula adanya anggapan umum bahwa ukuran kemakmuan bagi tiap-tiap golongan atau lapisan di dalam masyarakat adaIah berbeda. Kebutuhankebutuhan yang tak dapat ditangguhkan penggunaannya disebut kebutuhan sekunder. Bagi mereka pengertian kemakrnuran tidakJ berbe da dan pada pengertian kbahagiaan.

.. terutama yang hidup di daerah pedesaan. saling beitengkar. bangan antara keinginan dan keadaan mater-i atau sosial. rnakan meinakan antara seorang dengan yang Iainnya di dalam suatu lirigkungan.rasa pada orang yang me ngalammva sanipai pada suatu waktu rasa keniakmuran orang itu nanungkat lebth tinggi pula. berbagai cara dapat dilakukannya. saling bertengkar. Pandangan kedua lebih bersifat relatif sebab adanya taktorfaktor keingirian yang pada pokoknya berdasarkan pada perasaan. Untuk men capai keseimbangan itu. kalau tidak dinamakan absolut. Sebaliknya apabila keadaan material alan sosial tadi kurang daripada ang diinginkannya rnaka prasaan orang yang mengalaininya dapat diiputi oleh frustasi atau kekecewaan sampai ia berhasil mencapai keseimbangan lagi antara keinginannya dan keadaan yang nyat. OIeh karena itu setiap orang selalu mencarj keseim. Kebahagiaan ialah suatu keadaan di inana keinginmkeinginan sesecang atau sesuatu masarakat sdmbang dengan keadaan material atau sosial yang dimiliki atau dikuasainya. yang pertama hersifat eksak. Untuk mencapai keseimbangan itu. Bagi mereka yang tidak rnernbedakar1 antara keniakrriuran dan kebahagiaan. maka sese%rang merasa makunir apabila . berbagai cara dapat dilakukannya. saling bersaing. .. 13agi rnereka pengertian kerndkfrilran tidaldan berbeda dan pada pengertian kbahagiaan. Pandangan kedua pada akhirnya akan berubah pula sebagai akibat perkembangan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahu Pandangan yang berbeda dari pandangan di atas adalari yang dianut masyarakat urnum. ada yang menggunakan daya dan tipu daya. Oleh karena itu setiap orang selalu mencari keseim. bangan lagi antara keinginannya dan keadaan yang nyata di sekitarnya. yaitu pertania keadaar materi atau sosial ditingkatkan sesuai dengan keinginan. Kalau kita bandingkan kedua pandangan di utas. Sebaliknya apabila keadaan material atau sosial Ladi kurang danpada ang diinginkannya maka perasaan orang yang rnengalarnii-jya dapat diiputi oleh frustas1 aLan kakecewaan sampai ia berhasil mencapai keseirn. bangan antara keinginan dan keadaan materi atau sosial. Apabila keadaan material atau sosial itu melebihi keinginannya maka keadaan itu dapat mengganggu keseimbangan rasa pada orang yang mengaiaminya sanipai pada suatu waktu nasa kerriakmurari orang itu nienmgkat lebih tinggi pula.keinginan.a di sekitarnya. saling bersaing. Uniuk rriemulihkan kernbali perasaan maktiiur pada seseorang dapat diatasi melalui dua cara. Kedua keinginan-keingjiian diturunkan sesuai dengan keadaan rnateri atau sosial yang dimiliki. ada yang menggunakan daya dan tipu daya. makan memakan antara seorang dengan yang lainnya di dalam suatu lirigkungan.ida keserasian antara keinginan-keinginannya dan keadaar material alan sosial yang dimiiki atau dikuasainya.

sungguh dengan menggunakan kemampuan yang ada padanya. umumnya setiap orang akan bekerja dengan sungguh-. Pandangan kedua padd dkhirnya akan berubah pula se bagai akibat perkembangan masyarakat dan perkembangan i]mu pengetahuan dan teknologi dalam proses modernisasi yang menuntut berpikir secara eksak dan rasional.Untuk rnemulihkan kernbali perasaan makinur pada sese orang dapat diatasi rnelalui dua cara. Berdasarkan uraian di atas dapatlah ditarik suatu kesimpulan. Sebaliknya. Di samping itu. Namun demikian. Padahal setiap orang di manapun mengharapkan din dan keluarganya memperoleh kemakmuran. kalau tidak dinamakan absolut. perkawin . Pandangan kedua lebih bersifat relatif sebab adanya faktor-faktor keinginan yang pada pokoknya berdasarkan pada perasaan.keinginan. Demikian pula. seperti fertiitas. bekerja dengan sungguh-sungguh maka kemakmuran tidak akan bisa dicapai. justru tanpa persaingan. Individu sendiri telah ditakdirkan mempunyai watak bersaing antara sesama manusia untuk menguasai sumbersumber daya alam dan kekuasaan yang pada gilirannya untuk memperoleh kemakmuran buat dia sendiri dan keluarganya. sandang dan papannya yang layak buat dia sendiri dan keluarganya. Persaingan-persaingan akan selalu terjadi. persaingan suatu saat bisa berubah ménjadi konflik. Persaingan antara sesama manusia dalam usaha memperoleh sumber-sumber alam dan dana adalah suatu yang wajar terjadi di dalam kehidupan masyarakat. Kedua keinginan-keingjnan dituruukan sesuai dengan keadaan rnateri atau sosial yang dimiliki. dapat mencapai jumlah dan nilai barang yang berlebihan untuk dimiiki dan dinikmati. tetapi masalahnya sangat komplek. Ka]au kita band ingkan kedua pandangan di atas. yaitu pertama keadaan materi atau sosial ditingkatkan sesuai dengari keinginan. tingkat kemakmuran suatu keluarga atau masyarakat ditentukan oleh standar nilai dan norma-norma yangberlaku pada suatu masyarakat tertentu. Seseorang untuk memperoleh kemakmuran hidupnya di dalam keluarga. Faktor penyebabnya bukanlah karena persoalan keterbatasan lapangan kerja saja. bahwa kemakmuran ialah suatu suasana umum di mana setiap orang yang bekerja sungguh-sungguh dengan menggunakan kemampuan yang ada padanya terjamin akan rumah. sebab kepentingan mereka bertabrakan. Persaingan pada galibnya justru berfungsi sebagai alat penggerak manusia dan keadaan yang apatis dan tanpa gairah. Minimal adanya keseimbangan antara kebutuhan hidup dengan materi atau sosial yang ia miliki. Istilah layak di sini menunjukkan pada perbedaan-perbedaan taraf yang dinilai pantas buat orang-orang dan berbagai golongan atau lapisan-lapisan sosial yang berbeda satu sama lain. mortalitas. yang pertama hersifat eksak. bahwa tingkat kemakmuran banyak dipengaruhi oleh keadaan faktor-faktor demografis.

ialah kemiskinan. Tolok ukur yang urnumnya dipakai adalah sebagai benkut: 1) tingkat pendapatan 2) kebutuhan relatif. tetapi sering tidak disadari kehadirannya sebagai masalah. Kemiskinan itu akan lebih terasa lagi apabila mereka telah membandingkannya dengan kehidupan orang lain yang lebih tinggi tingkat kehidupannya. Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. pakaian. terutama adalah aspek sosial dan ekonomi. kehidupan moral dan rasa harga din dan mereka yang tergolong sebagai orang miskin. seperti pangan. kelamin. kemiskinan adalah sesuatu yang nyata adanya. usia. ditetapkan dengan menggunakan tolok ukur. Suparlan (1981) menyatakan kemiskiwtn adalah sebagai suatu standar tingkat hidup yang rendah. papan sebagai tempat berteduh. Emil Salim (1982) menyatakan bahwa mereka dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hitlup yang paling pokok. Kemiskinan Salah satu masalah yang dipunyai oleh manusia. pakaian.an. Standar kehidupan yang rendah mi secara langsung nampak pengaruhya terhadap tingkat keadaan kesehatan. Kemiskinan bukanlah sesuatu yang terwujud sendiri terlepas dan aspek-aspek lainnya. Kiasifikasi atau penggolongan seseorang atau masyarakat itu dikatakan miskin. . mereka sendiri merasakan dan menjalani kehidupan dalam kemiskinan tersebut. tempat berteduh dan lain-lain. kemiskinan hzimnya dil ukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. bagi mereka yang tergolong miskin. Aspek-aspek tersebut. adanya ketidaksamaan di antara sesama warga masyarakat dalam hak dan kewajiban yang berkenaan dengan pengalokasian sumber-sumber daya ekonomi.gan aspek ekonomi ialah. ras. yaitu adanya suatu tingkat kekurangan materi pada sejumlah atau segolongan orang dibandingkan dengan standar kehidupan yang umum berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan. Aspek sosial ialah adanya ketidak Samaansosial cli antara sesama warga masyarakat yang bersangkutan. b. Selanjutnya. seperti perbedaan suku bangsa. yang sama tuanya dengan usia kemanusiaan itu sendiri dan implikasi permasalahannya dapat melibatkan ke seluruh aspek kehidupan manusia. yang bersumber dan corak sistem pelapisan sosial yang ada dalam masyarakat. seperti pangan. Sedangkan yang dimaksud dei. tetapi kemiskinan itu terwujud sebagai basil interaksi antara berbagai aspek yang ada dalam kehidupan manusia. migrasi dan mobiitas sosial.

Dan jumlah terse. Dengan adanya tolok ukur in maka jumlah dan siapa yang tergolong sehagai orang miskin dapat diketahuinya. biaya untuk memelihara kesehatan dan untuk pengobatan. Tercakupnya tolok ukur mi adalah kebutuhan-kebutuhan yangberkenaan dengan biaya sewa rumah dan mengisi rumah dengan peralatan rumah tangga yang sederhana tapi memadai. 3) Kemiskinan buatan. yang bersumber pada sistem ekonominya. Tolok ukur yang telah dibuat dan digunakan di Indonesia untuk menentukan besarnya jumlah orang miskin adalah hatasan tingkat pendapatan per waktu kerja (Rp.— per bulan atau lebih rendah) yang dibuat pada tahun 1976/1977. yaitu suatu sistem antar hubungan peranan-peranan dan norma-norma yang terorganisasi untuk usahausaha penentuan kebutuhan-kebutuhan sosial utama yang dirasakan perlunya dalam masyarakat. 30. Sayogyo (1978) menyatakan bahwa pada tahun 1976 di Indonesia terdapat 45 juta orang yang tergolong miskin.Di Indonesia. dan di samping itu juga tolok ukur yang dibuat berdasarkan atas batas minimal jumlah kalori yang dikonsumsi yang diambil persamaannya dalam betas. . Tolok ukur yang lain ialah yang dinamakan tolok ukur kebutuhan relatif per keluarga. biaya untuk sandang dan pangan sederhana tetapi mencukupi dan mernadai. yang menghasilkan adanya ketidakmerataan ekonomi yang dirasakan oleh warga masyarakat sebab tidak semua warga masyarakat tersebut dapat mencapai pola ideal yang ada dalam pola kehidupan ekonomi. di mana dinyatakan batas minimal kemiskinan adalah mereka yang makan kurang dan 320 kg. tingkat pendapatan digunakan ukuran waktu kerja sebulan. 1981). biaya untuk menyekolahkan anak-anak.000. 2) Kemiskinan yang disebabkan oleh bencana alam. Dengan menggunakan ukuran-ukuran di atas. Para ahli ilmu-ilmu sosial umumnya berpendapat baliwa Sebab utama yang melahirkan kemiskinan ialah sistem ekonomi yang berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan. Kemiskinan menurut pendapat umum dapat dikategorikan dalam tiga unsur. beras di desa dan 420 kg. di kota pertahunnya (Suparlan. Sistem ekonomi yang trjaIin dalam berbagai pranata tersebut memberikan corak pada pola kehidupan ekonomi. T)iperkrakan sekarang jumlahnya 60 juta. yang batasan-batasannya dibuat berdasarkan atas kebutuhan minimal yang harus dipenuhi guna sebuah keluarga dapat melangsungkan kehidupannya secara se derhana tapi memadai sebagai warga masyarakat yang layak. Sistem ekonomi mi tercermin dalam berbagai pranata yang ada dalam masyarakat tersebut. yaitu: 1) Kemiskinan yang disebabkan aspek badaniah atau mental seseorang.but 38 juta atau 84% berada di pedesaan.

Kemiskinan struktur mi selain ditimbulkan oleh struktur penenangan atau nrimo memandang kemiskinan sebagai nasib. seperti: menjadi pengemis atau peminta-minta. tetapi harga din sebagai manusia dan sebagai warga . atau sebagai pekerja sambilan bila ada yang memerlukannya. seperti orang tua. biasanya pihak pernerintah mengambil. sosial dan hudaya. ialah kemiskinan yang ditimbulkan oleh dan dan strukturstruktur ekonomi. Kemiskinan buatan disebut juga kemiskinan strukturaI. dia lantas berbuat atau bekerja secara tidak wajar. Menurut ukuran produktivitas kerja.Kemiskinan disebabkan aspek badaniah biasanya orangorang tersebut tidak bisa berbuat maksimal sebagaimana manusia lainnya yang sehat jasmaniah. Tindakan-tindakan seperti itu jelas bisa menyebabkan kemiskinan bagi dirinya dan menimbulkan beban bagi masyarakat lainnya. Sedangkan yang menyangkut aspek mental. Kerniskinan yang disebabkan bencana alam. pertama sebagai pertolongan sementara diberikan bantuan secukupnya dan tindakan berikutnya mentransmigrasikan mereka ke tempat-tempat lain yang lebih aman dan memungkinkan mereka bisa hidup layak. kernudian ditunjang oieh tindakari sosial dan politik yang nyata. Mereka ada yang bekerja sebagai peminta-minta. cacat. mereka tidak bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal malah Iebih bersifat konsumtif. atau menempuh dua cara. anak-anak yang orang tuanya miskin. Mereka yang kena bencana alarn. kemiskinan itu pada hakikatnya langsung berkait dengan sistern masyarakat secara rnenycluruh dan bukan hanya ekono. Kerniskinan yang disebabkan oleh bencana. Adanya yang berpendapat bahwa memberikan bantuan sosial kepada orangorang yang tergolong miskin. Berdasarkan uraian di atas dapatlah disimpulkan. dalam kenyataannya bahwa masalah memerangi kemiskinan sering kali menjadi suatu masalah perdebatan di antara mereka yang merasa ada kaitannya dengan masalah term sebut. biasanya mereka disifati oleh sifat malas bekerja secara wajar. Namun demikian. orang yang pendapatannya di bawah garis kemiskinan. malahan sebagai takdir Tuhan. Karena dengan cara mi bukan hanya tingkat pendapatan yang dinaikkan. apabila tidak dengan segera diatasi sama saja halnya akan menimbulkan beban bagi masyarakat umum lainnya. mi atau politik. sosial dan kultur serta politik. Pendapat lain ada yang mengatakan. Sehingga penanganannya harus berlangsung secara menyeluruh dengan suatu strategi yang mengandung kaitan-kaitan semua aspek dan perikehidupan manusia. Bisa dimulai dengan resep ekonorni. yaitu berkenaan degan cara dan sasarannya. Karena cacat badaniah misalnya. bahwa. bahwa usaha memerangi kemiskinan hanya dapat berhasil kalau dilakukan dengancara memberikan pekerjaan yang memberikan pendapatan yang layak kepada orang-orang miskin. sebagaimana halnya manusia lainnya. umumnya tidak memiiki tempat tinggal bahkan sumber-sumber daya alarn yang mereka miiki sebelumnya habis oleh pengikisan bencana alam.

. yang urgen adalah struktur dalam soal sosial-ekonomi meskipun struktur lainnya menentukan. dengan suatu strategi yang mengandung kaitan-kaitan dan semua aspek dan penkehidupan manusiawi. dan kekayaan sosial. Kesemuanya merupakan substruktur atau subsistem dan struktur dan sistem kemasyarakatan yang berlaku yang mendasani masalah-masalah kemiskinan. Maka permasalahan struktur yang penting dalam hal mi adalah pola relasi. Pola relasi dalam struktur sosial ekonomi mi dapat diuraikan sebagai berikut: a) Pola relasi antara manusia (subyek) dengan sumber-sumber kemakmuran ekonomi seperti alat-alat produksi. maka terlebih dahulu perlu memahami inti pokok dan suatu ―struktur‖. b) Pola relasi antara subyek dengan hasil produksi. fasiitasfasilitas negara. tidak bersikap nrimo dan tidak bersikap neglect atau tidak mau tahu tentang kemiskinan. seperti warga masyarakat lainnya. bagaimana posisi dan peranan manusia sebagal subyek dalam berfungsinya mekanisme tersebut. Inti pokok dan struktur adalah realisasi hubungan antara suatu subyek dan obyek. c) Pola relasi antara subyek atau komponen-komponen sosialekonomi dalam keseluruhan mata rantai kegiatan dengan bangunan sistem produksi. Dalam hal mi adalah mekanisme pasar. Pola relasi dan struktur mi. Apakah mi dimiliki. dan bukan hanya masalah ekonomi atau politik atau sosial-budaya. Dengan lapangan kerja dapat memberikan kesempatan kepada mereka untuk bekerja dan merangsang berbagai kegiatan di sektor-sektor ekonomi lainnya. disewa. Secara analog dapat ditentukan pola-pola relasi dalam bidang ekonomi. Bisa dimulai dengan resep ekonomi. dan antara subyek-6ubyek komponen-kom. Karena keniiskinan di antaranya disebabkan oieh struktur ekonomi. Maka penanganannya harus berlangsung secara komprehensif. mi menyangkut masalah distribusi hasil. Dengan demikian kemiskinan berkaitan langsung dengan sistem kemasyarakatan secara menyeluruh. bagi-hasil.masyarakat dinaikkan. kemudian ditunjang oleh tindakan sosial dan politis yang nyata. gampang atau sulit bagi atau oleh subyek tersebut. mi mencakup masalah kondisi dan posisi komponen (subyeksubyek) dan struktur yang bersangkutan dalam keseluruhan tata susunan atau sistem dan fungsi dan subyek atau komponen tersebit dalam keseluruhan fungsi dan sistem. dengan intervensi pemerintah dan kesadaran manusia miskin itu sendiri. perbankan. ponen yang merupakan bagian dan suatu sistem. apakah mernperoleh apa yang diperlukan sesuai dengan kelayakan derajat hidup manusiawi.

rangan-penerangan yang kelim. Dalam hal mi yang dimaksud adalah : Apabila kembali pada pengetahuan. Yang dimaksud dengan pemikiran adalah pernikiran dengan menggunakan otak. Oleh kanena itu pada umumnya ilmu pengetahuan dapat . harus pula dinamis. Unsur-unsur yang merupakan bagian yang tergabung dalam suatu kebulatan. Sistem di dalam ilmu pengetahuan hams bersifat terbuka. tetapi yang terpenting adalah perumusan tersebut mencakup beberapa unsur pokok. Tidak semua pengetahuan merupakan suatu ilmu hanyalah pengetahuan yang tersusun secara sistematis saja yang merupakan ilmu pengetahuan. Yang dimaksud dengan pengetahuan adalah kesan dalam pemikiran manusia sebagai hasil penggunaan panca inderanya yang berbeda sekali dengan kepercayaan. setiap bagian dan suatu keselurulian dapat dihubungkan satu dengan lainnya.3. Sistem tadi adalah suatu konstruksi yang abstrak dan teratut Artinya. Abstrak berarti bahwa konstruksi tersebut hanya ada dalam pikiran dan tidak dapat dir‖ba ataupun dipegang. artinya dapat ditelaah kebenarannya oleh orang lain. (Obyektif). harus diketahui umum sehingga dapat diperiksa dan dikontrol oleh umum. ilmuPengetahuan Ilmu pengetahuan (science) adalah pengetahuan (knowledge) yang tersusun dengan sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran. temyata pengetahuan tersebut didapatkan melalui kenyataan (fakta) dengan melihat dan mendengar sendiri. yang mungkin berbeda fahamnya. melihat televisi dan sebagainya Selanj utnya. dan peneIr. ilmu pengetahuan tersebut harus dapat dikemukakan. adalah: a) pengetahuan (knowledge) b) tersusun secara sistematis c) menggunakan pernikiran d) dapat dikontrol secara kritis oleh orang lain atau umum. takhayul. misalnya membaca surat kabar. ILMU PENGETAHUAN DAN DAYA KEMAMPUAN MASYARAKAT a. serta melalui alat-alat komunikasi. pengetahaan mana selalu dapat dipeniksa dan ditelaah (dikontrol) dengan kritis oleh setiap orang lain yang ingin mengetahuinya. sehingga dengan sistematilca tersebut akan jelas tergambar apa yang merupakan garis besar dan ilmu pengetahuan yang bersangkutan. artinya sistem tersebut harus menggunakan cara-cara yang selalu disesuaikan dengan tarafperkembangan ilmu pengetaliuan pada suatu saat. Sistematika berarti urut-urutan yang tertentu daripada unsur yang merupakan suatu kebulatan. dengan ilmu pengetahuan orang tidak boleh merahasiakan seg ala sesuatunya. Perumusan tersebut sebetulnya belum sempurna.

dan semua orang akan menyambut gem bira bila ilmu pengetahuan dewasa mi benar-benar dapat dimanfaatkan bagi kemaslahatan manusia. misalnya.dikontrol oleh umum. sehingga manusia hanya menerima informasi mengenai kemungkinan yang dihasilkan oleh para peneliti sebelumnya. gejalagejala alam dan sebagainya. Dan pandangan di atas dapatlah dikemukakan. Ilmu pengetahuan yang diterapkan bertujuan untuk mempergunakan dan menerapkan ilmu pengetahuan tersebut di dalarn masyarakat di dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapinya. Ilmu pengetahuan yang dikendalikan oleh manusia-manusia yang tak bermoral telah membawamaut dan penderitaan yang begitu dahsyat kepada umat manusia. Dan sudut penerapannya. ilmu pengetahuan selalu berkembang. Ilmu pengetahuan bukan saja mengandung kebenaran-kebenaran tapi juga kebaikan-kebaikan. bahwa ilmu pengetahuan selain tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran juga harus mengandung nilai etis atau moral. ilmu pengetahuan dibedakan antara ilmu pengetahuan murni (pure science) dan ilmu pengetahuan yang diterapkan (applied science) Ilmu pengetahuan murni terutama bertuj uan membentuk. Karena itu para ahli filsafat seperti Descartes menyatakan bahwa ilmu pengetahuan merupakan serba hudi. yaitu untukmempertinggi mutunya. Jadi dalam menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Pada umumnya manusia tidak sadar akan perpaduan di atas (aspek ilmiah dan moral). Kalau ilmu pengetahuan sudah diterima oleh umum. Dalam perkembangan sekarang mi manusia harus sudah mampu membedakan ilmu pengetahuan (kebenaran) dan etika (kebaikan). Demikian pulamanusia harus mampu mengintegrasikan antara ilmu pengetahuan dan etika dalam suatu sikap yang dapat dipertanggung jawabkan. masyarakat manusia. perlu diperhatikan suatu perpaduan dan pertimbangan antara aspek ilmiah dan moral. Adalah sangat bijaksana apabila manusia-manusia di muka bumi mi dapat memanfaatkan ilmunya untuk mempelajari berbagai gejala atau peristiwa yang menurut anggapannya mempunyai manfaat bagi kehidupan manusia. berguna bagi kehidupan manusia. Ilmu pengetahuan hendaknya dikembangkan manusia untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Karena perkembangan ilmu-ilmu . menurut Immanuel Kant ilmu pengetahuan merupakan persatuan antara budi dan pengalaman. Pemanfaatan ilmu pengetahuan hendaknya membatasi din pada hal-hal yang asasi. maka ilmu pengetahuan tersebut liarus ditujukan pada suatu sasaran tertentu. dan mengembaiigkan ilmu pengetahuan secara abstrak. sehingga manusia di dunia mi tetap mendambakan perdamaian abadi dengan penemuan-penemuan ilmu yang modern dan canggih mi. Ilmu pengetahuan dikatakan etis atau bermoral adalah harus mengandung nilai yang bermakna atau berarti.

Sehingga manusia dalam mengambil keputusannya. dengan hatinya dan dengan pancainderanya. di mana manusia lebih cenderung tetap tinggal di suatu tempat yang disebut desa.700 — 1. Teknologi dun Sejarah Perkembangannya Timbulnya rasa lapar mendesak manusia bukan saja untuk mencarj makan. yaitu ―Gelombang Pertama‖ (8. nilai etika atau norma kesusilaan. Alvin Toffler menganalisis gejala-gejaia perubahan dan pembaruan di dunia mi akibat majunya ilmu pengetahuan dan teknologi. teknik. melainkan dengan seluruh eksistensinya dengan seluruh keadaannya. Seluruh perangkat ide. metode. b. disebut teknologi. . Kontak ilmu dengan ajaran agama.700). benda material yang dipergunakan dalam suatu jangka waktu tertentu. ke penerapan teknologi pertanian. Semua ilmu pengetahuan tidak bisa lepas dan lingkup kehidupan manusia sehari-hari.000 SM — 1. membuat piihannya terlebih dahulu mendapatkan pertimbangan dengan ajaran agama. yaitu ilmu demi ilmu.970 — 2000).modern. sebab manusia hidup dalam satu dunia. Dunia modern saat mi tidak bérsikap netral terhadap penyelidikan ilmiah. dan ―Gelombang Ketiga‖ (1. Karena itu etika ilmu pengetahuan tetap merupakan satusatunya senjata yang paling ampuh yang dapat memberikan jaIan keluar bagi ilmu pengetahuan. Di mana manusia pindah dan teknologi pengumpulan hasil hutan yang mengakibatkan mereka sering berpindahpindah. Jadi teknologi lahir dan akal manusia untuk menguasai dan memanfaatkan lingkungan sehingga kebutuhannya dapatterpenuhi. Penerapan teknologi itu bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.970). Gelombang Kedua‖ (1. tidak ada alasan bahwa ilmu pengetahuan mempunyai tujuan sendiri. tetapi juga metode untuk mencari makan. hasil ilmu pengetahuan harus membawa manfaat bagi kehidupan manusja. sebagai pemegang amanat dan akan memperoleh pahala. dalam rangka meningkatkan ilmuwan itu sendiri sejajar dengan orang-orang yang beriman pada derajat yang tinggi. bukan untuk membawa maut dan penderitaan kepada umat manusia di dunia mi. Sejarah perkembangan teknologi dibagi dalam tiga gelombang. Setiap kali terasa ada kebutuhan sesuatu manusia berusaha menemukan jalan untuk rnemperolehnya. Lebih lanjut diakui oleh filsafat modem bahwa manusia dalam pekerjaan ilmiahnya tidak hanya bekerja dengan akal budi saja. dalam suatu tempat tertentu maupun kegiatan untuk merombak perangkat tersebut demi memenuhj kebutuhan manusia. yaitu manusia menemukan dan menerapkan teknologi pertanian. Gelombang pertama adalah gelombang pembaruan.

Masa ―Gelombang Kedua‖ adalah masa revolusi industri. Masa ―Gelornbang Kedua‖ mi dimulai dengan penemuan mesin uap pada tahun 1712 oleh New Conien. tekstil. mesin-mesin bergerak cepat. besi baja. Garis pemisah tersebut tidak ada pada peradaban Gelombang Pertama. kimia. Benda nyata dengan masa ―GelombangPertama‖ adalah bahwa manusia menggunakan energi yang didapatnya dan batubara. Dapat dikatakan masyarakat ―Gelombang Pertama‖ memasuki energi yang dapat diperbarui. dikonsumsi sendiri. yang selanjutnya lebih mempertajam pembagian pekerjaan. karena di masyarakat pertanian praktis semua makanan. Kelompok sosialis dan kapitalis di dunia mi percaya dan Sependapat sepenuhnya bahwa alam adalah hanya suatu obyek untuk digunakan oleh manusia. Secara kasar dapat dikatakan bahwa peradaban industri memisah peranan produsen dan peranan konsumen. Mesin-mesin tersebut tidak hanya mengganti otot-otot manusia. yaitu manusia memakai energi yang telah disimpan oleh alam untuknya. Gelombang Kedua tersebut mengembangkan teknologi pada tingkat yang baru sekaIi. macam-macam industri berkembang dengan pesat dalam masa atau peradaban ―Gelombang Kedua‖. dan dapat mengh asil kan/melah irkan bermacam-macam mesin baru. yaitu: Kepercayaan bahwa manusia harus menaklukkan alam. yang membawa masyarakat ke arah sesia1isasi. Menurut Toffer ciri khas yang sangat menonjol dan peradaban Gelombang Kedua adalah adanya garis pemisah yang jelas antara produsen dan konsumen. angin.Salah satu ciri masa Gelombang pertama adalah penggunaan ―bateri hidup‖ atau bateri alamiah. Tetapi mereka belum sependapat bagaimana membagi kekayaan alam antara mereka berdua. yang akhirnya dikoordinir dengan iapih menjadi suatu pabrik. dan air. barang dan pelayanan yang dihasilkan oleh produsen. singkatan dan produsen dan konsumen. sehingga mesin-mesin dapat mendngar dan melihat lebih tajam. mobil. gas dan minyak atau pada umumnya dan energi yang tidak dapat diperbarui. Oleh produsen beserta keluarga.Atas dasar teknologi tersebut. . tumbuhan atau langsung dan matahari. aluminium. seperti industri batubara. berupa energienergi yang tersimpan dalam otot-otot binatang. Ia menghasilkan mesin elektro mekanis raksasa ban jalan. dan macam-macam alat rumah tangga. tetapi peradaban industri juga memberi mesin -mesin terse but alat-alat pancaindera. yaitu kira-kira antara tahun 1700 — 1970 . Peradaban Gelombang Kedua dapat berkembang cepat atas tiga dasan keyakinan. yang Toffer namakan Prosumen. Cara produksi massa yang menghasilkan jutaan barang-barang identil menjadi ciri khas peradaban Gelombang Kedua. kereta api.

Meskipun Darwin menyusun teori untuk Ilmu Biologi. Gelombang Ketiga terjadi dengan kemajuan teknologi dalam bidang: Komunikasi dan data prosesing Penerbangan dan angkasa luar Energi alternatif dan energi yang dapat diperbarui Terjadinya de-Urbanisasi. Dapat dikatakan bahwa peradaban . ataupun dengan pergerakanpergerakan yang diidentifisir dengan pepatah ―Small is Beautiful‖.Kepercayaan bahwa manusia tidak hanya menguasai alam. karena kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi. terutama disebabkan oleh hal-hal sebagai beiikut: Perusahaan alam tidak dapat lebih parah lagi daripada apa yang telah terjadi. dan memang adalah bangsa ―piihan. tetapi manusia adalah hasil dan suatu proses evolusi yang lama sesuai teori Darwin yaitu bahwa selalu akan terjadi suatu ―Piihan alamiah‖. Dengan berakhirnya zaman kolonialisme. jadi luas dan menyeluruh dan kedua peradaban Sebelumnya. dan lebih kaya. Negara-negara industri yang dihasilkan oleh GelombangKedua merupakan bangsa-bangsa yang berkebudayaan lebih besar. Peradaban Gelombang Ketiga bukan suatu pengulangan ke peradaban Gelombang Pertama. seperti yang sering disamakan dengan pergerakan-pergerakan teknologi tepat guna. Hal tersebut terutama disebabkan karena unsurunsur kemajuan dalam bidang komunikasi dan proses data. teknologi madya. sesuai‖ teori Darwin. Kemajuan yang dicapal (tidak hanya membenarkan perusahaan alam tetapi juga) membenarkan kemusnahan peradaban-peradaban dan bangsa yang kurang maju. Kepercayaan bahwa sejarah perkembangan manusia selalu akan ke arah kemajuan. yang memungkinkan manusia melihat semua faktor yang lebih luas.Menurut Toffler peradaban Gelombang Ketiga adalah suatu sintesa. subsidi tersembunyi dalam harga bahan-bahan baku industrijuga ikut berakhir. suasana pada waktu itu mudah sekali menerima bahwa teori tersebut juga benlaku untuk bidang sosial dan politik. Sedangkan makhluk hidup yang tertinggal adalah yang terkuat. lebih kuat. Peradaban Gelombang Kedua menurut Toffler akan menciut dan akan digantikan oleh peradaban ―Gelombang Ketiga‖. Cadangan energi yang tidak dapat diperbarui sudah terlihat batas-batasnya beserta harga energi yang tidak dapat secara semena-mena ditetapkan hanya oleh negara industri. di mana makhluk hidup yang lemah dan tidak efisien akan punah. sebagai suatu kesatuan dalam alam keseluruhan.

Penggunaan teknologi maju di sektor modern di negara berkembang. Teknologi maju membawa juga sema. dan juga seringkali makin mahal. terutama di kota-kota besar. serta seringkali juga mempermudah terjadinya bencana-bencana bagi kehidupan manusia itu sendiri. c. karena tidak tersedia atau belum dapat dihasilkan oleh negara berkembang. dan bahkan telah sampai ke desa-desa. Skala produksi yang besar sering diperlukan dalam penggunaan teknologi maju dan menghasilkan ―Economic of Scal‖. masyarakat Indonesia sudah terlibat dalam sentuhan teknologi maju. Dalarn bidang organisasi. Tetapi di lain pihak membawa juga problema sosial yang gawat yaitu mempertajam jurang antara lapisan kaya dan lapisan miskin di kalangan masyarakat. Namun dalam menentukan teknologi yang akan digunakan sangat diperlukan pendekatan selektif yang menghindarkan penggunaan teknologi maju secara luas tanpa pertimbangan mengenai keuntungan atau manfaat bagi masyarakat. Persentuhan masyarakat Indonesia dengan kemajuan teknologi nampaknya menciptakan hasil yang bersegi dua. Perlu diketahui bahwa teknologi maju dikembangkan Sesuai dengan keadaan dan lingkungan khas di negara-negara maju. perbedaan utania antara negaranegara maju dan negara berkernbang adalah skala produksi dan unit produksi di negara berkembang. . Di satu pihak membawa gaya hidup yang serba menyenangkan. Dalam bidang teknik penggunaan teknologi maju oleh ne• gara berkembang mernerlukan masukan (input) barangbarang dan jasa-jasa yang perlu diimport dan negara maju. Masalah Teknologi maju di negara berkern bang Pada era pembangunan sekarang mi. Lagi pula. unit produksi yang besar itu mernerlukan teknik pengelolaan yang maju pada umumnya langka sekali di negara berkembang. Karena memang sudah mendorong lahirnya pola. yaitu penurunan dalam biaya satuan (per unit cost) makin besar skala produksi. cam gaya hidup yang senang dan mewah.Gelombang Kedua lebih mengutamakan pelipatgandaan kekuatan fisik manusia sedangkan Gelombang Ketiga lebih mengutamakan pelipatgandaan kekuatan pikir manusia. namun kurang diketahuiperbedaan apa menyebabkan kesulitan dalam pengalihan teknologi maju di negara-negara berkembang. hidup mewah di kalangan masyarkat berada. yang dalam hal tersebut amat berbeda dengan keadaan dan lingkungan negara berkembang. Makin maju teknologi tersebut makin melahirkan sifat yang menyenangkan dan rnewah. seperti Indonesia kadang-kadang tidak dapat dihindarkan jika memang Iebih efisien dan pada teknologi lain.

dan kemiskinan) itu kaitan strukturnya lehih jelas. Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan pokok antara negara maju dan negara berkembang. Karena sumber pembiayaan investasi adalah tabungan. ju kepada negara berkembang. maka dengan sendirinya tabungan perkapita yang rendah akan berarti tingkat biaya perkapita yang rendah yang tersedia bagi investasi. Ilmu pengetahuan digunakan untuk . ternyata ilmu pengetaliuan dan teknologi rnerupakan saudara kembar yang sulit dipisahkan dalam peranannya untuk memenuhi kehidupan insani. maka ketergantungan teknologi negara berkembang menjadi makin besar. Teknologi mi pada umurnnya dicirikan oleh perbandingan modal tenaga kerja yang tinggi. Dengan demikian maka penggunaan teknologi maju yang kurang selektif dapat mempersulit penanggulangan masalah pengãngguran dan setengah pengangguran yang umum terdapat di negara berkembang. Tetapi dengan demikian tidak akan tersedia cukup dana tabungan lagi untuk mempekerjakan seluruh tenaga kerja di sektor-sektor lain yang tidak memerlukan teknologi maju. dan kebutuhan negara tersebut adalah ketergantungan teknologi pada negara maju. Hal tersebut disebabkan oleh karena negara maju memang dapat menjual teknologi ma-. Dan ketiga hal. namun bukan pengetahuannya atau kemampuan untuk mengembangkan teknologi tersebut. Tetapi karena teknologi maju di negara berkembang terus. teknologi. d. Oleh karena itu jika teknologi maju digunakan juga di negara berkembang. yaitu tingkat pendapatan perkapita yang rendah di negara berkembang yang menyebabkan pula tingkat tabungan perkapita yang rendah di negara berkembang. Perkernbangn lirnu Pengetahuan dan Teknologi dalarn Kaitannya dengan Kern iskinan Dan hasil perencanaan satu demi satu. oleh karena negara berkembang memang dapat membeli teknologi maju dan negara maju. tetapi tidak dapat membeli pengetahuan yang diperlukan untuk menghasilkan teknologi maju tersebut. termasuk Indonesia.Dalam bidang ekonomi penggunaan teknologi maju di negara berkembang terutama mempengaruhi kesempatan kerja yang tersedia. ketiga hal (ilmu pengetahuan. Kesulitan yang timbul dalam pengalihan teknologi maju ke negara berkembang disebabkan oleh karena teknologi maju tersebut dikembangkan di negara maju yang mampu untuk menunjang investasi perkapita yang tinggi. maka hal tersebut akan berarti persediaan tabungan yang relatif terbatas jumlahnya akan terpaksa dipusatkan pada kelompok tenaga kerja yang menggunakan teknologi maju. Suatu konsekuensi lain dan pengalihan teknologi maju ke negara berkembang yang belum mempunyai kemampuan sendin untuk mengembangkan teknologi yang tepat guna dengan lingkungan.

Padahal manusia dalarn pekerjaan ilmiahnya tidak hanya bekerja dengan akal budinya. ekonomi. sementara teknologi sendiri mengandung ilm. . atau sosialisme. dan teknologi sehagai ―seni‖‗ang berhubungan dengan proses produksi. Dalarn hal kemiskinan mungkin akan berhadapan dengan sistem ekonomi kapitalisme. hatinya. Sebab kemiskinan di antarnya disebabkan oleh struktur ekonomi. hasil produksi dan mekanisme pasar. Ilmu pengetahuan sebagai suatu ha-. berkaitan dalarn suatu sistem saling berinteraksi. Ilmuwan atau seorang ahli teknologi hartis bersikap mempunyai tanggung jawab sosial. dan sosial buatan manusia pula. sehingga dalam penerapan atau mengambil keputusan terhadap sikap ilmiah dan teknolo— gi. yakni tanggung jawab terhadap masyarakat yang menyangkut asas moral mengenai penelitian etis terhadap obyek penelaahan keilmuan dan penggunaan pengetahuan ilmiah (teknologi) dengan segala akibat sosialnya. Oleh karena itu tidak dapat netral lagi dan bersikap netral tenhadap penyelidikan ilmiah. yang di Indonesia sekarang masih dicani-cari bentuk sistem ekonomi mana yang tidak mengubah kodrat manusia.struktunal. ketika manusia sudah mampu membedakan ilmu pengetahuan (kebenaran) dengan etika (kebaikan). Dalam hal kemiskinan . akal budinya dan pancainderanya. ternyata adalah buatan manusia tenhadap manusia Iainnya yang timbul akibat dan dan struktun politik.mengetahui ―apa‖. teknologi. Teknologi adalah penerapanilmu pengetahuan. yang di antaranya membawa malapetaka yang belum pernah dibayangkan. teknologi mengakibatkan kodrat manusia tidak harmonis. keadaannya. interaksi antara ilmu dan teknologi dengan masyarakat — rnisalnya pengalaman dua kali Perang Dunia — ternyata bahwa ilmu tujuannya destruktif. Perubahan teknologi yang cepat mengakibatkan kemiskinan karena mengakibatkan terjadinya perubahan social yang fundamental. Bila ditelaah ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penerapannya. feodalisme. Dibuktikan dan analisis sejarah. tetapi dengan seluruh eksistensinya. dan dan transcience. dalam hal mi pola relasi antara manusia dengan sumber kemakmuran. dan teknologi untuk mengetahui ―bagairnana‖. Untuk mengatasi hal mi perlu dihargai dan diterima adanya gagasan ekonomika etik atau ekonomi Pancasila. dan penetahuan (body knowledge). keduanya menghasilkan suatu kehidupan di duniâ (satu dunia).u pengetahuan di dalamnya. terlebih dahulu mendapat pertimbangan moral atau ajaran agama. Demikian pula hasil analisis situasi oleh akselerasi. Atas dasar inilah maka ilmuwan atau ahli teknologi terpanggil untuk mengembangkan sikap tanggung jawab sosial secara formal.

Teknologi modern Jenis teknologi modern mi mempunyai ciri-cini sebagai berikut — padat modal — mekanis elektris — menggunakan bahan import — berdasarkan penelitian mutakhir dan lain-lain. Teknologi madya Jenis teknologi madya mi mempunyai ciri-ciri sebagai benikut: . yaitu a. Termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan dan teknologi. TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN 1) Pengertian Teknologi Para saijana telah banyak memberikan pengertian tentang teknologi. Macam-macam Teknologi Ada tiga macam teknologi yang sering dikemukakan para ahli. Kecenderungan mi pun mempunyai suatu akibat di mana kalau teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu per. Dan pengertian teknologi di atas dapat kecenderungan bahwa teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan. kesemuanya merupakan subsistem atau substruktur dan struktur dan sistem kemasyarakatan. b. politik.getahuan. Dengan demikian teknologi tidak dapat ada tanpa berpasangan dengan ilmu pengetahuan. dan pengetahuan tentang teknologi perlu disertai oleh pengetahuan akan ilmu pengetahuan yang menjadi pasangannya. kultur dan bersama-sama bidang ekonomi. Menurut Walter Buckingham yang dimaksud dengan teknologi adalah ilmu pengetahuan yang diterapkan ke dalam seni industri serta oleh karenanya mencakup alat-alat yang memungkinkan terlaksananya efisiensi tenaga kerja menurut keragaman kemampuan. dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju keperbuatan atau perwujudan sesuatu. di mana masing-masing berbeda dalam sudut pandangannya.Kemiskinan sebagai akibat pola relasi segala bidang sosial. 4. dalam perwujud maka dengan sendininya setiap jenis teknologi atau bagian ilmu pengetahuan dapat diteko1ogilcan.

Atau dengan istilah lain kemiskinan itu merupakan ketidak mampuan dalam memenuhi kebutuhan pokok. Istilah kemiskinan sebenarnya bukan merupakan suatu hal yang asing dalam kehidupan kita. Kemiskinan yang dimaksud di sini adalah kemiskinan ditinjau dan segi material (ekonomi). Masalah kemiskinan mi menuntut adanya suatu upaya pemecahan masalah secara berencana. terintegrasi dan menyelunth c1dirni waktu yang singkat. khususnya masyarakat di negara-negara yang sedang berkembang. Menurut Prof. Faktor-faktor Timbulnya Kemiskinan Ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya kemiskinan. 2) Pengertian Kemiskinan Kemiskinan pada dasarnya merupakan salah satu bentuk problem yang muncul dalam kehidupan masyarakat. Dr.— padat karya — dapat dikeijakan oleh ketrampilan setempat — menggunakan alat setempat — berdasarkan suatu penelitian c. Upaya pemecahanmasalah kemiskinan tersebut sebagai upaya untuk mempercepat proses pembangunan yang selama mi sedang dilaksanakan. Emil Salim yang dimaksud dengan kemiskinan adalah merupakan suatu keadaan yang dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. Teknologi tradisional — Teknologi mi mempunyai cini-ciri sebagai berikut — bersifat padat karya (banyak menyerap tenaga kezja) — menggunakan ketrampilan setempat — menggunakan alat setempat — menggunakan bahan setempat — berdasarkan kebiasaan atau pengamatan. Pendidikan yang terlampau rendah Dengan adanya tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan seseorang kurang mempunyai keterampilan tertentu yang diperlukan dalam kehidupannya Ketethatasan pendidikan/keterampilan yang dimiliki menyebabkan . sehirigga mengalami keresahan. yaitu a. kesengsaraan atau kemelarutan dalam setiap langkah hidupnya.

kenyataan tersebut membawa kemiskinan pada sebagian besar masyarakat di negara tersebut. Adanya sikap malas mi seseorang bersikap acuh tak acuh dan tidak bergairah untuk bekerja. tidak menyimpan kekayaan mineral.. Terbatasnya lapangan keija Keterbatasan lapangan kerja akan membawa konsekuensi kemiskinan bagi masyarakat. Sikap malas mi cenderung uniuk menggantungkan hidupnya pada orang lain. Seorang miskin sebab mereka tidak mempunyal modal untuk melengkapi alat ataupun bahan dalam rangka menerapkan keterampilan yang mereka miiki dengan suatu tujuan untuk memperoleh penghasilan. Dengan demikian layaklah kaiau miskin sumber daya alam miskin juga masyarakatnya.keterbatasan kemampuan untuk masuk dalam dunia kerja. Keterbatasan sumber alam Kemiskinan akan melanda suatu masyarakat apabila sumber alamnya tidak lagi memberikan keuntungan bagi kehidupan mereka. Malas bekerja Sikap malas merupakan suatu masalah yang cukup memprihatinkan. baik dan keluarga. Alamiah miskin yang dimaksud di sini adalah kekayaan alamnya. .saudara atau farnili yang dipandang mempunyai kemarnpuan untuk menanggung kebutuhan hidup mereka. . Atas dasar kenyataan di atas dia miskin karena tidak bisa berbuat apa-apa untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. bahwa masyarakat itu miskin karena memang dasarnya ―alamiah miskin‖. Secara ideal banyak orang mengatakan bahwa seseorang/masyarakat harus mampu menciptakan lapangan kerja baru. Sering dikatakan oleh para ahli. Keterbatasan modal bagi negaranegara yang sedang berkembang dapat diibaratkan sebagai suatu lingkaran yang tak berujung pangkal balk dan segi permintaan akan modal maupun dan segi penawaran akan modal. karena adanya keterhatasan kemampuan seseorang balk yang berupa ―skill‖ maupun modal. c. Tetapi secara faktual hal tersebut kecil kemungkinannya. d. karena masalah mi menyangkut mentalitas dan kepribadian seseorang.dan sebagainya. Keterbatasan modal Keterbatasan modal adalah sebuah kenyataan yang ada di negara-negara yang sedang berkembang. e. misalnya tanahnya berbatu-batu. b. Atau bersikap pasif dalam hidupnya (sikap bersandar pada nasib).

f. dalam kenyataannya negara-negara maju yang kaya dengan penduduk yang lebih sedikit telah menguasai sebagian terbesar sumber-sumber daya yang ada di bumi. Dalam kenyataannya. Kesenjangan yang ada antara negara-negara industn maju dengan negara berkembang makin melebar. agar kehidupan penduduk negara-negara berkembang dapat cepat meningkat secara layak. Seseorang yang mempunyai anggota keluarga banyak apabila tidak diimbangi dengan usaha peningkatan pendapatan udah pasti akan meninibulkan kemiskinan karena mereka memang berangkat dan kemiskinan. berakibat kemiskinan akan tetap melanda clirinya dan bersifat latent1. Lepas dan upaya banyak bangsa untuk mewujudkan tata kehidupan yang lebih benimbang. dan seruan yang cukup vokal untuk mewujudkan tata perekonomian dunia baru. Beban Keluarga Semakin banyak anggota keluarga akan semakin banyak/ meningkat pula tuntutanJbeban untuk hidup yang harus dipenuhi. sistem tata nilai dan sikap manusia dalam mengelola kekayaan alam yang dikuasai sangat berlainan. . Kenaikan pendapatan yang dibarengi dengan pertambahan jumlah keluarga. Di pihak lain ada penduduk dunia yang cukup santai dalam menggunakan kekayaan sumber-sumber daya tanpa memperdulikan upaya-upaya pelestariannya. sistem perekonomian.yang lebih baik. baik lewat pengaruh kekuasaan politik maupun lewat sistem ekonomi liberal yang menjadikan negara-negara berkembang makin bergantung dan makin tertinggal dalam perkembangan perekonomian dan taraf hidupnya. faktor jumlah dan pengendalian penduduk serta peningkatan pengetahuan merupakan hal-hal yang sangat esensial. konflik politik dan adanya pengungsian penduduk yang masih dan terus berlangsung di dunia hingga saat mi menunjukkan adanya sikap tamak manusia dan sukarnya dicapai kesamaan pandangan dalam hal memanfaatkan sumber-sumber yang ada. Pada saat mi banyak orang berpendapat bahwa alih teknologi tidaklah begitu saja dapaat diperoleh dan juga tidak selalu menjadikan obat mujarab bagi upaya peningkatan perekonomian negara-negara berkembang. dengan ilmu dan teknologinya orang telah dapat meningkatkan daya dukung sumber-sumber dan kehidupan umat manusia . Di satu pihak orang ingin selalu (terus menerus) meningkatkan kekayaan dan taraf hidupnya setinggi mungkin. Peperangan. Dalam sejarah perkembangan perekonomian dunia kemajuan telah dicapai lewat perjuangan dan kerja keras. Kalau secara teori dan teknis. Maka muncullah akhir-akhir mi upaya-upaya menyelaraskan perkembangan dengan dialog Utara Selatan.

yaitu dengan menciptakan atau mewujudkan benda-benda nyata berdasarkan usaha manusia. Karena itu banyak negara berkembang yang ilmu dan teknologinya belum begitu maju ada kalanya lebih memilih pengembangan teknologi madya terlebih dahulu. (2) karena efisiensi kerja pemakaian teknologi maju yang tinggi. Dengan menerapkan teknologi maju yang hanya memerlukan sedikit tenaga (yang hali) dampak negatif yang mungkin timbul adalah (1) diberhentikannya sebagian tenaga keija. Ketergantungan tidak saja terbatas pada bidang ilmu dan teknologi (lewat bantuan saransaran para konsultan dan program pendidikar1 dan latihan yang dihadiahkan oleh negara-negara indu.stri maju). banvak negara berkembang menjadi demikian bergantung kcpada negaranegara industri maju oleh sebab keinginan Ruat segera menerapkanb teknolpgi maju seperti yang banyak terdapat di negara industri. tetapijuga di bidang perekonomian dan keuangan negara yang bersangkutan.Dengan munculnya korporasi-korporasi multi nasional. yaitu teknologi yang tidak memerlukan dasar pengetahuanyang demikian canggihnya dan umumnya dalam penggunaannya masih menyerap cukup banyak tenaga kerja. Dalam kenyataanya sekarang. teknologi sekarang merupakan juga komoditi atau barang dagangan. Kalau teknik dapat diartikan antara lain sebagai lapangan pengetahuan yang memusatkan perhatiannya pada cara membuat atau membentuk benda-benda mateniil. (3) bila teknologi maju diperoleh lewat membeli. kalaupun tidak lalu menjadi demikian tergantung pada penyedia/pembeni teknologi maju. yang cenderung terkena juga praktek monopoli. Di sam ping mencoba membuat terobosan-terobosan me1 aiui pengembangan teknologi maju untuk mengajar ketertinggalannya. yaitu bentuk teknologi yang lebih banyak mendayagunakan bahan-bahan setempat dan bersifat memberi manfaat langsung kepada sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan kurang. maka teknologi dapat diartikan sebagai ilmu yang menyelidiki cara-cara kerja dalam teknik.tanpa disertai usaha menyiapkan pengetahuan yang diperlukan untuk melayani dan mengembangkannya. Tetapi dengan teknologi maju yang diimpor suatu masyarakat yang sedang membangun belum tentu memperoleh manfaar yang sepadan. mi ternyata dan banyaknya negara berkembang yang mengalami kesulitan dalam pengembalian pinjaman (hutang) daii negara industri sementara tents menemui kesulitan dalam pembiayaanpembangunannya. yang berarti menambah jumlah pengangguran. Indonesia juga menggalakkan pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna. akan cenderung teijadi ketergantungan yang berkelanjutan kepada pihak pemberi/penyedia teknologi maju tersebut. dan dengan begitu saja menerapkan teori pengembangan sebagaimana yang telah berlakua atau dipakai oleh negara Eropa dan Amerika. teknologi sekarang dapat dibeli. Memang. usaha-usaha industri kecil yang masih memakai teknologi yang lebih bersahaya tak mampu bersiang dan terancam bangkrut. yang berakibat adanya upaya untuk menangguhkan atau .

penjadwalan kembali pembayaran hutang negara-negara berkembang yang angka debt-serviceratio-nya (DRS angka rasio nilai ekspor dun jumlah hutang luar negeri yang harus dibayar setahun) sudah demikian tinggi. Upaya peningkatan taraf kehidupan tidak lepas dan masalah kependudukan. Masalah penduduk menyangkut persoalan jumlah dan persoalan mutu. Keberhasilan peningkatan taraf hidup tidaklah bergantung sematamata pada kemampuan fisik yang lebih baik. Kualitas non fisik c penduduk yang serupa sikap hemat, disiplin, kerja keras, semangat mengembangkan din dan sebagainya merupakan faktor-faktor yang tidak kalah pentingnya bagi usaha meningkatkan tarafhidup. Jepang merupakan satu contoh bangsa yang telah demikian berhasil dengan cepat meningkatkan taraf hidup dan perekonomiannya (baik sejak masa restorasi maupun dalam kebangkitannya kembali dan kehancuran o]eh kalah perang) dengan modal kualitas non fasik penduduknya. Secara umum peningkatan perekonomian akan bergantung pada tersediannya modal dan juga tingginya produktivitas usaha. Modal akan terbentuk lewat investasi dan hasil tabungan. Orang akan lebih bisa menabung kalau hidupnya hemat. Sedang produktivitas usaha akan berkaitan dengan pengetahuan, efisiensi keija dan faktor-faktor iain yang berkaitan dengan kualitas non phisik penduduk. 1 c. Teknoiogi dan Keiniskinan Salah satu penyebab kesengsaraan atau penderitaan manusia adalah kemiskinan. Kemiskinan biasanya sejalan dengan kelaparan dan wabah penyakit, yang sering kali terjadi di Negara Drs.negara yang sedang berkembang. Lapisan masyarakat banyak yang hidup dalam kemiskinan berusaha mati-matian untuk dapat mencapai kehidupan yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan tetap tinggal terhambat pada garis kemiskinan dan bahkan di bawah garis kemiskinan. Perlu diketahui salah satu Unsur terpenting dalam pertumbuhan ekonomi adalah kemajuan teknologi. Kernajuan teknologi mengakibatkan dalam struktur produksi maupun dalam komposisi tenaga kerja yang diperlukan dalam proses produksi mengalami perubahan. Bagi tenaga kerja yang mempunyai ketrampilan teknis yang tinggi, akan terbuka Iebih banyak kesempatan-kesempatan kerja yang baik. Tetapi tenaga kerja yang tidak berketrampilan atau yang hanya mempunyai ketrampilan rendah akan tergeser atau kadang-kadang kehilangan sama sekali pekerjaan mereka. Selama dua dasawara (1960 - 1980) yang baru lalu beberapa negara berkembang dan hasil pembangunan telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat malahan lebih pesat dan yang pernah dialami oleh negara-negara industri Barat Selama tahap-tahap permulaan dan proses industrialisasj mereka, namun pertumbuhan ekonomi yang

pesat tersebut pada umumnya ternyata tidak terlalu berhasil dalam penyediaan kesempatan kerja yang produktif bagi penduduk. Bahkan di negara-negara yang telah mengalami penurunaii dalain prosentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan, penurunan relatif sering ditidakan oleh pertambahan penduduk yang pesat, sehingga hampir tidak mengurangi jumlah absoltit penduduk yang miskin. Salah satu kasus yang dapat disebut dalam hubungan tersebut adalah pulau Jawa, yang selama masa 1967 - 1976 telah mengalami penurunan yang cukup besar dalam persentase penduduk yang hidup dalam kemiskinan, namun gagal dalam mengurangi secara berarti jumlah absolut penduduk yang miskin, karena pertumbuhan penduduk pesat. Di samping tidak tercapainya pengurangan secara berarti dan kemiskinan, pengangguran serta setengah pengangguran, maka pertumbuhan ekononii yang pesat di banyak negara betkembang juga disertai oleh ketimpangan yang semakin meningkat dalarn pembagian pendapatan (ketimpangan relatif). Hal tersebut memang tidak rnengherankan bagi alili lain ekonomi. Misalnya Kuznets mengernukakan bahwa dalam masa pertumbuhan ekonorni selalu ada ketirnpangan redistribusi pendapatan, di mana dalam pertumbuhan ekonorni yang cepat, golongan berpenghasilan rendah selalu ketinggalan kemajuan, tidak mampu mengikuti berpartisipasi. Karenanya mereka tidak mampu memanfaatkan proses redistribusi pendapatannya. Di Indonesia pola perkembangan pembangunan juga mengikuti pendapatan yang dikemukakan Kuznets, artinya golongan miskin kurang terjamah oleh hasil-hasil pertumbuhan ekonomi. Mengapa mereka tidak terangkat, padahal pemerintah telah mengambil kebijaksanaan penyebaran proyek-proyek ke daerah-daerah, desa-desa, misalnya adanya kredit Bimas, KIK, KMKP, KCK, padat karya dan sebagainya. Bila diteliti golongan-golongan miskin yang tidak terjamah oleh hasil-hasil pembangunan, karena: Ketimpangan dalarn peningkatan pendidikan.Selama belum ada kewajiban belajar golongan miskin tidak akan mampu berpartisipasi mengenyam peningkatan anggaran pendidikan. Ketidakmerataan kemampuan untuk berpartisipasi. Untuk berpartisipasi diperlukan tingkat pendidikan, ketrampilan, relasi, dan sebagainya. Golongan miskin tidak memiikinya. Ketidakmerataan pemiikan alat-alat produksi, Golongan miskin tidak memiiki alat-alat produksi, penghasilannya untuk makan saja sudah susah, sehingga tidak mungkin membentuk modal. Ketidakmerataan kesempatan terhadap modal dan kredit yang ada. Modal dan kredit pemberiannya menghendaki syarat-syarat tertentu dan golongan miskin tidak mungkin memenuh i persyaratannya.

Ketidakmerataan menduduki jabatan-jabatan. Untuk mendapat pekerjaan yang dapat memberi makan pada keluargasaja sudah susah, apalagi menduduki jabatan-jabatan yang sering memerlukan relasi tertentu dan persyaratan tertentu. Ketidakmerataan mempengaruhi pasaran, Karena miskin dan pendidikannya-rendah, maka tidak mungkin golongan miskin dapat mempengaruhi pasaran. Ketidakmerataan kemampuan menghindari musibah misalnya peny akit, kecelakaan, dan ketidakberuntun gan lainnya. Bagi golongan miskin dibutuhkan bantuan untuk dapat mengatasi musibah tersebut. Mengharapkan dan mereka sendiri untuk dapat mengangkat dirinya tanpa pertolongan, sukar dipastikan. Laju pertambahan penduduk lebih memberatkan golongan miskin. Dengan jumlah keluarga besar, mereka sulit dapat menyekolahkan, memberi makan, dan pakaian secukupnya. Hanya keluarga yang kaya atau berpenghasilan besar sajalah yang mampu. Dapatlah dipastikan bahwa golongan berpenghasilan rendah,karenakurangterjamah pendidikan, tidak memiiki saranasarana, misalnya kredit, modal, alat-alat produksi, relasi dan sebagainya, tidak akan mampu berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi dan menikmati pembagian hasil-hasilnya tanpa adanya kebijaksanaan khusus yang ditujukan untuk mengangkat mereka. Penelitian yang diadakan di daerah perkotaan di Jawa, Sun- drum telah menemukan bahwa selama tahun 1970 sampai tahun 1976 ternyata pembagian pendapaan memburuk, terutama di ibukota Jakarta. Dan hasil survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) menunjukkan bahwa selama kurun waktu 1970 sampai 1976 persentase penduduk Indonesia yang mis- kin yaltu hidup di bawah tingkat kemiskinan telah berkurang. Hal tersebut berlaku balk bagi Indonesia sebagai keseluruhan, maupun jika diadakan perincian menurut daerah pedesaan dan daerah perkotaan, balk di Jawa maupun di luar Jawa. Tingkat hidup absolut semua golongan masyarakat telah meningkat, sehingga kemiskinan absolut di Indonesia selama Repelita I dan tahun-tahun pertama Repelita II telah berkurang. Perhitungan berbagai peneliti dapat disimpulkan bahwa persentasependuduk Indonesia yang miskin telah menurun dan hamper 60% dalam tahun 1970 sampai kurang lebih 45% dalam tahun1976. Di lain pihak hasil-hasil SUSENAS telah memperlihatkan, bahwa pembagian pendapatan selama kurun waktu yang sama telah memburuk. Hal tersebut disebabkan karena laju kenaikan pendapatan golongan yang berpendapatan tinggi telah meningkat jauh lebih pesat daripada penaikan golongan yang berpendapatan rendah.

Di samping perkembangan tersebut, maka pembagian pendapatan antara penduduk çlaerah perkotaan dan daerah pedesaan juga telah memburuk. Hal tersebut disebabkan karena laju kenaikan pendapatan penduduk perkotaan selama kurun waktu 1970 sampai 1976 rata-rata bertambah dua setengah kali lebih cepat daripada penduduk pedesaan. Jika dirinci menurut daerah maka ketimpangan antara pendapatan penduduk perkotaan dan pedesaan di Jawa lebih besar daripada di luar Jawa. Usaha mengatasi Kemiskinan Dan kegagalan kebijaksanaan konvensional mengenai pertumbuhan ekonomi di banyak negara berkembang dalam mengurangi kemiskinan, pengangguran dan disparitas (ketimpangan) pendapatan secara berarti telah memaksa balk para perencana ekonomi dan teknokrat maupun para peneliti ekonomi untuk kembali mempelajari secara sungguhsungguh kebijaksanaan tersebut, serta mendorong mereka untuk mempelajani alternatif-alternatif yang realistis bagi kebijaksanaan pertumbuhan ekonomi yang konvensional. Dalam hal mi; pendekatan kebutuhan dasar dalam perencanaan pembangun an merupakan hasil yang logis dan sesuatu proses reorientasi yang panjang dalam pemikiran tentang pembangunan. Dan hasil-hasil penelitian kemudian pusat perhatian para ahli lambat laun mulai bergeser dan tekanan pada penciptaan lapangan kerja yang rnemadai ke penghapusan kemiskinan, dan akhirnya ke penyediaan barang-barang dan jasa-jasa kebutuhan dasar bagi seluruh penduduk, yang berupa dua perangkat, yaitu: Perangkat kebutuhan konsumsi perorangan akan pangan. sandang dan pemukiman. Perangkat yang mencakup penyediaan jasa umum dasar, seperti fasiitas kesehatan, pendidikan, saluran air minum, pengangkutan, dan kebudayaan; samping kedua perangkat tersebut, kebutuhan dasar atau kebutuhan dasar manusiawi kadang-kadang juga digunakan untuk mencakup tiga sasaran lain, yaitu Hak atas pekerjaan produktif dan yang memberikan inibalan yang layak, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap rumah tangga atau perorangan. Prasarana yang mampu menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk.

Partisipasj seluruh penduduk, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam pelaksanaan proyek-proyek yang berhubungan dengan penyediaan barang-barang dan jasajasa kebutuhan dasar. Pengalaman dan negara-negara Asia Timur, yaitu Korea, Taiwan, Jepang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang pesat dengan disertai pemerataan hasil-hasil pembangunan dapat tercapai karena di negara-negara tersebut program pembangunan pedesaan (rural development program) sangat diutamakan.

RANGKUMAN Salah satu unsur terpenting dalam pertumbuhan ekonomi adalah kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi mengakibatkan perubahan dalam struktur produksi maupun dalam komposisi tenaga kerja yang digunakan. Bagi yang memiliki ketrampilan teknis tinggi dengan majunya teknologi akan selalu terbuka kesempatan kerja. Tetapi bagi yang tidak memiikinya dapat tergeser atau kehilangan pekerjaan.Selama 1960-1980 dan beberapa negara berkembang yang membangun, nampak mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Namun ternyata kapasitas pertumbuhan ekonomi tersebut tidak selalu berhasil menyediakan kesempatan kerja yang produktif, sehingga hampir tidak dapat mengurangi secara berarti dan kemiskinan dan pengangguran. Di Indonesia juga dan hasil pembangunan menunjukkan bahwa golongan miskin kurang terjamin oleh hasil-hasil pertumbuhan ekonomi. Padahal pemerintah telah mengam bil kebijaksanaan penyebaran proyek-proyek ke daerah, ke desa-desa. Dan kegagalan dalam mengurangi kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan pendapatan secara berarti, maka para ahli kernudian bergeser dan penciptaan lapangan kerja yang memadai, penghapusan kemiskinan, dan akhirnya ke penyediaan barang-barang dan jasa kebutuhan dasar bagi seluruh penduduk.

LATIHAN Apakah yang disebut ilmu pengetahuan ? Unsur-unsur apakah yang merupakan bagian yang tergabung dalam suatu kebulatan ilmu tersebut? Coba jelaskan! Coba jelaskan hubungan antara teknologi dan kemiskinan! Sebutkan golongan-golongan miskin yang kurang terjamah oleh hasil-hasil pembangunan! Sebutkan beberapa usaha yang dapat mengatasi adanya kemiskinan! Coba jelaskan beberapa akibat yang disebabkan adanya kemajuan teknologi!

DAFTAR KEPUSTAKAAN

Abdullah, Taufik. Pemuda dan Perubahan Sosial. Jakarta: LP3ES, 1974. Alfian. Pemikiran dan Perubahan Politik Indonesia. Jakarta: Gramedia, 1978. Au, Mukti. Agama, KB dan Kependudukan. Jakarta: BKKBN, 28 Agustus 1974. Amsari, Amo dan Djaka Ardiwinangun. Ilmu Sosial Dasar, Bahan Perkuliahan Program D3. Bandung Fakultas MIPA Universitas Padjajaran. Bachtiar, Harsya W: Masalah Integrasi Nasional di Indonesia.Jakarta: Prisma LP3ES, No. 8. Agustus 1976. Bachtiar, Harsya W., Hasan Walinono, H.A. Sallatang, dan MaxH., Waney. Pedoman Penyelenggaran Perkuliahan IlmuSosial Dasar. Konsorsium antar-bidang DepartemenPendidikan dan Kebudayaan pada Penataran Dosendosen ISD se-Indonesia Timur di Solo, 1-13 Agustus1981. ______ .Problema Sosial. Dalam penataran dosen-dosen se-Indonesia Timur, Solo, 1-13 Agustus 1982. Berger, Peter L. Humanisme Sosiologi. Jakarta: Inti Sarana Aksara, 1985. Bertrand, Alvin K. Sosiologi. (Terj. Drs. Sanapiab S. Faisal). Surabaya: Bina ilmu, 1980. Budiardjo, Miriam. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia, 1981. Budiman, Arif. Pemuda dan Sosialisasi. Lokakarya PenyusunanKumpulan Minimal Bahan Peragaan Mata Kuliah IlmuSosial Dasar Universitas Brawijaya, Malang, Tanggal21-27 Januari 1985. Daidjoeni, N dan A. Suyitno. Pedesaan, Lingkungan dan Pembangunan. Bandung: Alumni, 1982. Dawson dan Prawjt. Political Socialization, An Analytic Study. Boston: Little Brown and Company, 1977.Djojohadikusumo, Sumitro. Indonesia Menuju Tahun 2000. Jakarta: Prisma LP3ES, April, 1975. Fabrengat, Claudio Esteva dan S. Giponathan. Masalah Penduduk.Jakarta: PN. Balai Pustaka, 1981. Gerungan, W.A., Psikologi Sosial. Jakarta: VT Eresco. 1977. Hadisoeprapto, Hartono. Pen gantar Tata Hukum Indonesia.Yogyakarta: Liberty, 1981.

Hadjisarosa, Poemomosidi. ―Suatu Pendekatan Terhadap Regional Planning di Indonesia‖, Bulletin BPA UGM, No. 2- 1975. Heeren, HJ. Transmigrasi di Indonesia. Jakarta: Gramedia. 1979. Hasan, Fuad. Kitt.i dan Kami, An Analysis of the Basic Modes of Togetherness, Jakarta: Bhratara, 1975.Hidayat. Pengembangan Sektor Informal dalam Pembangunan Nasional, Masalah dan Prospek. Bandung: Fak. Ekonomi Universitas Padjadjaran, 1978. Kansil, CST: Pen gantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka, 1977. Kayam, Umar, dkk. Perubahan Nilai-Nilai di Indonesia, Bandung: Alumni, 1983. Koentjaraningrat. Masyarakat Desa di Indonesia. Jakarta: Lembaga Penerbit FEUI, 1984. - . Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan, 1979. ______ Pen gantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Barn, 1980. Migrasi, Transmigrasi dan Urbanisasi dalam MasalahMasalah Pembangunan, Jakarta: LP3ES, 1982. Liysen, A. Individu dan Masyarakat, Bandung: Surnur, 1981. Lubis, Firman. Masalah Kependudukan dan Kesehatan Ma5yarakar. Jakarta: Fakultas Kedokteran UI, 1982. Mantra, Ida Bagus. ―Beberapa Masalah Penduduk di Indonesia dan Akibatnya di Bidang Sosial Ekonomi.‖ Prisma No. 6, Juni 1980. Mariun. Asas-Asas Ilmu Pemerintahan, Yogyakarta: Sie Penerbitan BPA Fakultas SOSPOL UGM, 1979. McNicol, G. ―Internal Migration in Indonesia: Descriptive Notes.‖. Indonesia V, 1968. Mubyarto. ―Politik Pertanian dan Pembangunan Pedesaan‖. Jakarta: Sinar Harapan, 1983. Munandar, S. ―Pencemaran Lingkungan,‖ Makalah dalam Lokakarya Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjadjaran, Bandung, 1980. Mustopo, Habib. Ilmu Budaya Dasar. Surabaya: Usaha Nasional, 1983. Nasikun. ―Urbanisasi Berlebih, Involusi Perkotaan ,dan Radikalisme Politik di Negara-Negara Berkembang‖. Prisma No. 6, Juni 1980. Newcomb, dkk. Psikologi Sosial. Bandung: Diponegoro, 1981. Polak, J.B.A.F, Mayor. Sosiologi Suatu Pengantar RingkasJakarta: Ikhtiar Baru, 1979.

1980. Soedjito.Prisma No. Woltres. Parsudi. Sernarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro. I/mu Sosial Dasar. Desember 1982. Pendekalan Penthangunan Perkotaan Ditinjau dan Segi Perencanaan Lokal. Soehino.a. 1958. Undang-Undang Dasar 1945. (Penyunting). Ruslan. 1982. 1966.Jakarta: Pradnya Paramit. Djuana. Kuntjoro. Soekanto Soerjono. Sujarto. Surabaya: FT Bina Ilmu. Suiwan dan Moh. Suparjaman. Nusantara. Pemuda dan Masyarakat. 1981. 1984. Fakta dan Masalah. Jakarta: YayasanPenerbit Universitas Indonesia. April 1974. 1979. Jaja. Kasus Mojolama‖. Sigit.2.Bandung: Alumni.esempatan Kerja di Indonesia.Bandung: Unpad. Djoko.1980. Mahasiswa dan AngkatanMuda Indonesia Kekuatan Pollilk Anomie. Sank. 1958. Kependudukan Teori. Said. Tata Negara Republik Indonesia. 1979. 1980. ―Sistem Kota-Kota: Suatu Pendekatan Pengembangan Wilayah Pulau Jawa‖. Singarimbun. Rush. 1975. ―Perkembangan Sektoral dan Ciri Informal K. Yogyakarta. Desember. Prisma. Kertas kerja yang tidak diterbitkan. Konsep Dasar Demografi. Arbi. Hananto. Tata Negara Indonesia. Jakarta : NV.‖ Forum Statistik No. ―Keluarga Berencana.Simorangki r. Bambang Bintoro. Transmigrarion Pro gramm and it‘s Information Base A Case Study of Indonesia. Yogyakarta: BPA-AAN. Jakarta: LP3ES. Yogyakarta: Gajah Mada Universitas Press. Hadi. Frieda NRH. Salladien. Liberty. Hak-Hak Asasi Manusia dan Pancasila. Masri dan Chris Manning. Jakarta: JB. Bandung. Perbandingan Sistem Politik. Juni1975. Kerniskinan di Perkotaan‖ Jakarta: .1982. 1979. Sudharto. Bukit Tinggi. Il. 2.Prawiro. H. 1980 ―oekarno. Probopranoto. Materi Penataran MKDU ilmu Sosial Dasar Unpad. Pengantar ilmu Kependudukan. Motivasi dan Pola Sosial Ekonomi. Suparlan. I/mu Negara. Makalah pada Penataran Dosen MKDU Ilmu Sosial Dasar Universitas Padjajaran.nu Budaya Dasar. Sosiologi Suatu Pen gantar. Saiful.

Hiinpunan Feral ziran Perundang.Sinar Harapan. Analisis Kebudayaan. Jakarta: Gunung Agung. Masalah-Masa/ah Sos ial dan I/mu Sosial Dasar. dkk (Penyunting). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Himpunan Hasil Pengkajian Bahan Pen vusunan Repelita IV 1984/1985 . Susanto.Garis Besar Haluan Negara. 1984. 1981/1982. Kebudayaan dan Lingkungannya. H Bintoro dan Mustopadidjaja AR. 1981 Departernen Pendidikan dan Kebudayaan. Makalah Penataran Dosen-Dosen se-Indonesia Timur. Jakarta. Garis. Alumni.su. Bandung. Bandung. Jakarta. Ketetapan MPRNo. Phil. Suryadi. 1983. 1980. Astrid S. Tjondronegoro. Dakwah Islam dengan Pembangunan Masyarakat I)e. 1-13 Agustus 1983. Pengantar Sos/al dan Perubahan Sos/al. IV/MPR11978. Manusia. . I/mu Kependudukan.Undang Dasar. Majelis Permusyawaratan Rakyat RI. Nomor2 Tahun II. Bandung: B ma Cipta. Sediono MP. Bina Cipta. 1977. Teori Sirategi Pembanggunan Nasional.undangan Men genai Warga A1e gara dan Penduduk Negara Republik indonesia. Garis-Garis Besar I-Ia! uan Negara. 1980 Tjokronidjojo. Komunikasi Sosial di Indonesia.1988/1989: Sekior Generasi Muda. Solo. Dr. 1983 Undang. Pedoinan Pen ghayatan dan Pen gamalan Pancas i/a. 1984. Rajawali.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful