Perkembangbiakan Generatif pada tanaman

Disusun oleh Musa Khadim 091510501002

.Perkembangbiakan generatif  Reproduksi generatif pada tumbuhan ( terutama tumbuhan berbiji) terjadi melalui proses pembuahan  peleburan serbuk sari ( gamet jantan ) dengan sel telur ( gamet betina ) yang didahului peristiwa penyerbukan.

Perkembangan generatif  Angiospermae  Gymnospermae .

Kedua macam proses tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.Angiospermae  Inti kandungan lembaga primer membelah tiga kali berturut-turut sehingga terbentuk delapan inti. Tiga inti di daerah kalaza (antipoda) c. Tiga inti di daerah mikropil 1 sel telur 2 sel pengapit sel telur (sinergid) b. Dua inti bergerak ke bagian tengah kanduga lembaga kandungan sekunder Pada angiospermae. yaitu a. proses pembentkan lembaga atau embrio dapat terjadi Melalui proses pembuahan dan tanpa proses pembuahan. .

.

.

. Selanjutnya. Pada saat penyerbukan. Sementara itu. Jika biji tersebut jatuh pada tempat yang sesuai. butir-butir serbuk sari berkembang menjadi sperma.Gymnospermae Pada generasi sporofit. maka terbentuk zigot yang berkembang menjadi embrio dan biji. tumbuhan gimnosperma menghasilkan heterospora berupa mikrospora dan megaspore. serbuk sari melekat pada bakal biji. Jika terjadi pembuahan. Setelah dilepas. maka biji akan tumbuh berkembang menjadi tumbuhan baru. sperma bergerak menuju sel telur melalui buluh serbuk sari. Mikrospora berkembang menjadi mikrogametofit dan berisi serbuk sari. megaspore berkembang menjadi megagametofit.

tumbuhan baru. .dua inti sperma membuahi sel telur di dalam ruang arkegonium zigot .inti spermatogen .buluh serbuk membelah .membelah .serbuk sari .Proses Penyerbukan dan Pembuahan Strobilus jantan .lembaga di dalam biji .inti tabung dan inti spermatogen .jatuh pada tetes penyerbukan (ujung putik) .

.

Terima Kasih .