SPAI

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Kemajuan sains dan teknologi telah memberikan kemudahan-kemudahan dan kesejahteraan bagi kehidupan manusia sekaligus merupakan sarana bagi kesempurnaan manusia sebagai hamba Allah dan khalifah-Nya. Allah telah mengaruniakan anugerah kenikmatan kepada manusia yang bersifat saling melengkapi yaitu anugerah agama dan kenikmatan sains teknologi. Agama dan ilmu pengetahuan-teknologi merupakan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Ilmu adalah sumber teknologi yang mampu memberikan kemungkinan munculnya berbagai penemuan rekayasa dan ide-ide. Adapun teknologi adalah terapan atau aplikasi dari ilmu yang dapat ditunjukkan dalam hasil nyata yang lebih canggih dan dapat mendorong manusia untuk berkembang lebih maju lagi. Namun, terlepas dari semua itu, perkembangan teknologi tidak boleh melepaskan diri dari nilai-nilai agama Islam. Sebagaimana adigum yang dibangun oleh fisikawan besar, Albert Einstin yamg menyatakan : “Agama tanpa ilmu akan pincang, sedangkan ilmu tanpa agama akan buta”. Sebagai umat islam kita harus menyadari bahwa dasar-dasar filosofis untuk mengembangkan ilmu dan teknologi itu bisa dikaji dan digali dalam Alqur’an, sebab kitab suci ini banyak mengupas keterangan-keterangan mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagaimana contoh adalah firman Allah SWT.
Islam Dan Teknik Sipil 1

Sehingga tidak mengherankan jika pada zaman keemasan Islam telah banyak lahir ilmuwan dan engineer Islam yang tangguh. dan inovatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tetapi sangat disayangkan bahwa kemajuankemajuan itu tidak sempat ditindaklanjuti dengan sebaiknya-sebaiknya sehingga tanpa sadar umat islam akhirnya melepaskan kepeloporannya.” Dari keterangan diatas jelas sekali bahwa sejak zaman dahulu manusia telah mampu menguasai teknologi. Lalu bangsa barat dengan mudah mengambil dan mentransfer ilmu dan teknologi yang dimiliki dunia islam dan dengan mudah pula mereka membuat licik yaitu membelenggu para pemikir islam sehingga sampai saat ini bangsa baratlah yang menjadi pelopor dan pengendali ilmu pengetahuan dan teknologi. Kepeloporan dan keunggulan umat Islam dalam bidang ilmu pengetahuan sudah dimulai pada zaman itu. Oleh karena itu makalah ini akan membahas tentang Islam dan hubungannya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya bidang teknik sipil. agar aku membuatkan dinding antara kamu dan meraka.2. maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat). Rumusan Masalah Islam Dan Teknik Sipil 2 .SPAI Dalam surat Al-Kahfi ayat 95 yang artinya : “Dzulkarnain berkata. “Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik. produktif. 1.

1. Tujuan Penulisan Tujuan disusunnya makalah ini adalah untuk menyelesaikan tugas yang telah diberikan. maupun dari sisi ketauhidannya. b) Memberikan informasi tentang bagaimana Islam memandang teknologi. Islam Dan Teknik Sipil 3 . sisi teknologinya. sehingga teknologi bisa menjadi rahmatan lil‟alamin sesuai dengan fitrah agama Islam sendiri.SPAI a) Bagaimana sejarah perkembangan teknik sipil dalam peradaban Islam ? b) Apa saja teknologi yang sudah diterapkan pada saat itu? c) Cara pandang bangsa barat terhadap teknologi yang saat ini sedang mengendalikan ilmu pengetahuan dan teknologi ? d) Perspektif Islam terhadap teknologi ? 1. Selain itu juga untuk membuka wawasan pengetahuan tentang Islam dan hubungannya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya teknik sipil. Dan dalam pembuatan makalah ini memiliki tujuan antara lain : a) Mengetahui sejarah perkembangan bidang kajian teknik sipil dalam peradaban Islam.3. masalah yang dihadapi.4. Pembatasan Masalah Penulisan makalah ini meliputi perkembangan teknologi khususnya dalam bidang teknik sipil dalam peradaban islam baik itu ditinjau dari sisi historisnya.

baik berupa buku maupun informasi di internet yang berkaitan dengan penulisan makalah ini. Metode Penulisan Dan Teknik Pengumpulan Data Metode yang dipakai dalam penulisan makalah ini adalah studi pustaka yaitu metode yang dilakukan dengan mempelajari dan mengumpulkan data dari pustaka yang berhubungan dengan alat.5. Islam Dan Teknik Sipil 4 .SPAI 1.

ilmu jenis-jenis bangunan. yang juga merangkap sebagai rekayasawan. teknik mesin dan teknik sipil yang digolongkan sebagai ilmu matematika. para cendekiawan Muslim telah mengelompokkan ilmu-ilmu yang bersifat teknologis sebagai berikut. ilmu pengukuran dan pemetaan. Penerapan Teknologi Dalam Peradaban Islam Di era keemasan Islam. pada masa itu. Al-Razi juga yang populer sebagai seorang ahli kimia juga berperan sebagai rekayasawan. ilmu tentang mesin kerek. ilmu jembatan. Mereka diberi gelar muhandis. Selain itu. ilmu pembakaran cermin. ilmu tentang timbangan dan pengkuran serta ilmu tentang alat-alat genial. Al-Kindi.1. ilmu tentang mesin-mesin militer serta ilmu pencarian sumber air tersembunyi.SPAI BAB II SEJARAH TEKNOLOGI DALAM PERADABAN ISLAM 2. bukan satu-satunya subyek teknologis yang dikelompokkan sebagai sains. Banyak di antara ilmuwan Muslim. misalnya. Para penguasa dan masyarakat di zaman kekhalifahan Islam menempatkan para rekayasawan (engineer) dalam posisi yang tinggi dan terhormat. Menurut Al-Hassan. ilmu tentang pusat gravitasi. ilmu tentang jam. ilmu tentang sungai dan kanal. selain dikenal sebagai fisikawan dan ahli metalurgi adalah seorang rekayasawan. Selain itu. Para ilmuwan Muslim memberi perhatian pada Islam Dan Teknik Sipil 5 . Al-Biruni yang masyhur sebagai seorang astronom dan fisikawan juga seorang rekayasawan. ilmu optik. peradaban Islam juga telah mengenal ilmu navigasi.

(Buku Penyelamatan) karya Ibnu Sina dan bukubuku lainnya. Anehnya.2. melalui sejarawan teknik sipilnya seakan-akan menutupi keberhasilan dan mengabaikan pencapaian yang telah ditorehkan para insinyur Islam Dan Teknik Sipil 6 . Ihsa al-Ulum (Penghitungan Ilmu-ilmu) karya al-Farabi. Peradaban Barat. hingga gedung pencakar langit.” ungkap Ahmad Y Al-Hassan dan Donald R Hill dalam Islamic Technology: An Illustrated History. Di era kejayaannya. Mafatih al-Ulum.SPAI semua jenis pengetahuan praktis. hal itu dapat dilihat dalam sederet buku atau kitab karya cendikiawan Muslim. 2. irigasi. Bila kita melacak sejarah perkembangan teknik sipil. para insinyur Muslim telah berhasil membangun sederet karya besar dalam bidang teknik sipil berupa. mengklasifikasi ilmu-ilmu terapan dan subyeksubyek teknologis berdampingan dengan telaah-telaah teoritis. jembatan. Sejumlah kitab dan risalah yang ditulis para ilmuwan Muslim tercatat telah mengklasifikasi ilmu-ilmu terapan dan teknologis. karya al-Khuwarizmi. Kitab al-Najat. kisah sukses dan pencapaian yang telah ditorehkan para insinyur Muslim di abad pertengahan itu sama sekali tak disebut. bendungan. seperti. Teknik Sipil Di Era Keemasan Islam Peradaban Islam di era keemasan telah memberi sumbangan yang begitu besar dalam bidang teknik sipil (civil engineering). penerangan jalan umum. Menurut Al-Hassan. beragam karya besar ilmuwan Muslim dalam bidang teknik sipil itu sama sekali tak pernah diungkap para sejarawan teknik sipil.

irigasi. Upaya Barat menutupi keberhasilan para insinyur Muslim di zaman kekhalifahan itu pun mengundang protes dan kecaman di kalangan sejarawan teknik sipil di dunia Barat. insinyur sipil terkemuka dari abad ke-13 M. Bendung jembatan itu digunakan untuk menggerakkan roda air yang bekerja dengan mekanisme peningkatan air. Sejarah teknik sipil yang ditulis Barat menyebutkan bahwa insinyur sipil pertama di dunia adalah Jhon Smeaton yang hidup di abad ke-18 M.'' cetus Norman Smith dalam bukunya A History of Dams menanggapi sikap sejumlah sejarawan Barat yang tak mengakui pencapaian para insinyur sipil Muslim.SPAI Muslim. Lalu apa saja karya besar yang disumbangkan para insinyur Muslim bagi pengembangan teknik sipil? Sejarah membuktikan. serta aktivitas teknik lain menurun drastis. ''Sangat tak adil dan tak benar. jauh sebelum itu di abad ke-9 M. Islam Dan Teknik Sipil 7 . Smeaton mengklaim dirinya sebagai insinyur sipil pertama karena mampu membangun Eddystone Lighthouse. peradaban Islam sudah memiliki insinyur sipil terkemuka bernama Al-Farghani. para sejarawan teknik sipil Barat malah menuding pada era kekuasaan Dinasti Ummayah dan Abbasiyah pembangunan bendungan. Selain itu ada pula nama Al-Jazari. di era keemasannya peradaban Islam telah mampu membangun bendungan jembatan (bridge dam). Bendungan jembatan pertama dibangun di Dezful. Padahal. Iran. Alih-alih mengakui keberhasilan insinyur Muslim.

SPAI Bendungan jembatan itu mampu menggelontorkan 50 kubik air untuk menyuplai kebutuhan masyarakat Muslim di kota itu. Irak. Sehingga. Ternyata. Islam Dan Teknik Sipil 8 . Pada masa kejayaannya. Bendungan pengatur air itu pertama kali dibangun insinyur Muslim di Sungai Uzaym yang terletak di Jabal Hamrin. khususnya di Cordoba. Para insinyur Muslim di masa kejayaan juga telah memberi sumbangan bagi pengembangan teknik sipil dengan menemukan beragam peralatan survei. di era kekhalifahan para insinyur Muslim juga sudah mampu membangun bendungan pengatur air diversion dam. pada masa itu para insinyur Muslim sudah mampu menciptakan sarana pengumpul sampah. berupa kontainer. Lampu penerangan jalan umum pertama kali dibangun oleh kekhalifahan Islam. Setelah muncul di Dezful. pada malam hari jalan-jalan yang mulus di kota peradaban Muslim yang berada di benua Eropa itu bertaburkan cahaya. bendungan semacam itu pun banyak dibangun di kota dan negeri lain di dunia Islam. masyarakat Muslim pada masa itu tak mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Sesuatu yang belum pernah ada dalam peradaban manusia sebelumnya. Setelah itu. kota-kota peradaban Islam pun dikenal sangat bersih. Pencapaian lainnya yang berhasil ditorehkan insinyur Islam dalam bidang teknik sipil adalah pembangunan penerangan jalan umum. Selain itu. Iran bendung jembatan juga muncul di kota-kota lainnya di dunia Islam. Selain dikenal bertabur cahaya di waktu malam. Bendungan ini digunakan untuk mengatur atau mengalihkan arus air.

yakni Burj Dubai. Para insinyur teknik sipil Barat untuk pertama kalinya berhasil membangun gedung pencakar langit pertama pada tahun 1885 M. gedung pencakar langit tertinggi berada di Malaysia. Insinyur teknik sipil Muslim di abad ke-12 M. Yaman. para insinyur Muslim pada abad ke-16 M telah berhasil membangun gedung pencakar langit di Shibam. juga telah mampu mendirikan menara tertinggi di abad pertengahan. Pada abad ke-21 ini. Tak heran. jika kota itu dikenal sebagai kota pencakar langit tertua di dunia. mengukur lebar sungai serta mengukur jarak antara dua titik yang dipisahkan oleh sebuah halangan yang tak dapat dilalui. gedung pencakar langit masih berada di negara Muslim yakni di Dubai. Menara masjid tertinggi itu adalah Qutub Minar yang tingginya mencapai 72 meter. Sedangkan. Di kota Shibam dibangun tak kurang dari 500 tower rumah yang tingginya mencapai 30 meter. sebagai 'Einstein Teknik Struktural'. Saat itu juga suda ditemukan alat untuk mengukur sudut.SPAI Peralatan untuk meneliti permukaan berupa papan dari kayu dengan timbangan pengukur garis tegak lurus dan dua cantelan. Gedung pencakar langit pertama yang dibangun insinyur barat adalah Home Insurance Building yang tingginya mencapai 42 meter. menara Islam Dan Teknik Sipil 9 . dunia mencatat insinyur Muslim pada abad ke-20 dari Banglades. yakni menara kembar Petronas. Sebelum peradaban Barat berhasil membangun gedung pencakar langit. Inilah contoh pertama tata kota yang didasarkan pada prinsip-prinsip pembangunan secara vertikal. Fazlur Khan. Pada tahun 1998. Untuk urusan merancang gedung pencakar langit.

Hingga kini. Bangsa Spanyol yang memperkenalkannya ke benua Amerika. Semenjanjung Iberia dan khusunya Andalusia. dan provinsi Valencia di Spanyol. Aragon. Menara itu dibangun pada tahun 1986. Peru. Begitu banyaknya sumbangan yang telah diberikan para insiyur muslim di bidang teknik sipil. sistem irigasi yang dikembangkan para insinyur Muslim itu masih digunakan di Meksiko. Texas. Sistem irigasi yang dikembangkan para insinyur Muslim itu juga telah diadopsi di Kepulauan Canary dan Amerika.http://republika. Salah satu pencapaian lainnya yang berhasil dibangun para insinyur Muslim adalah sistem pemasok air atau sistem irigasi.co.SPAI masjid tertinggi di abad ke-21 ini adalah menara Masjid Hasan II yang tingginya mencapai 201 meter. Saluran irigasi yang dibagun pada zaman kemilau Islam itu hingga kini masih digunakan di dunia Islam atau wilayah bekas kekuasaan Islam di Eropa. Lalu atas dasar apa peradaban Barat berupaya untuk menyembunyikannya? (Heri Ruslan.id/) ' Islam Dan Teknik Sipil 10 . dan Chili. seperti Sicilia.

1. Para ilmuwan Barat dari abad ke abad kian mendewa-dewakan rasionalitas bahkan telah menuhankan ilmu dan teknologi sebagai kekuatan hidupnya. Sebenarnya masyarakat Barat itu patut dikasihani karena akibat kesombongannya itu mereka lupa bahwa manusia betapapun tinggi kepandaiannya hanya bisa mengetahui kulit luar atau hal-hal yang lahiriah saja dari kehidupan semesta alam. Di atas orang pintar ada lagi yang lebih Islam Dan Teknik Sipil 11 . Tokoh-tokoh mereka merasa mempunyai hak untuk memaksakan ilmu pengetahuan dan teknologinya itu kepada semua yang ada di bumi agar mereka bisa mendikte dan memberi keputusan terhadap segala permasalahan di dunia. Kemudian mereka mengembangkannya di atas paham materialisme tanpa mengindahkan lagi nilai-nilai Islam sehingga terjadilah perubahan total sampai akhirnya terlepas dari sendi-sendi kebenaran.SPAI BAB III PERSPEKTIF TERHADAP TEKNOLOGI 3. bangsa Barat berhasil mengambil khazanah ilmu pengetahuan yang telah dikembangkan lebih dahulu oleh kaum muslimin. Mereka menyangka bahwa dengan iptek mereka pasti bisa mencapai apa saja yang ada di bumi ini dan merasa dirinya kuasa pula menundukkan langit bahkan mengira akan dapat menundukkan segala yang ada di bumi dan langit. Cara Pandang Barat Terhadap Teknologi Menurut catatan sejarah. Mereka lupa bahwasanya manusia hanya diberi ilmu pengetahuan yang sedikit dari kemahaluasan ilmu Allah.

Gara-gara fiolosofi modern bahwa manusia adalah pusat segalagalanya. membangun gedung. alam semesta ini ditakdirkan oleh Allah Swt.SPAI pintar. Tarbawi edisi 269 Th 13) Hal ini tentu karena ada pengaruh modernisasi yang salah yang dibawa oleh orang barat. Masalah yang Dihadapi Teknik Sipil Di zaman Modern Ini Sebelum manusia diciptakan.” Sewaktu manusia datang. karena apa yang dilakukan oleh manusia. Dan sungguh Allah SWT benci kepada orang yang hanya tahu tentang dunia tetapi bodoh tentang kebenaran yang ada di dalamnya.. Sehingga ketika alam dieksploitasi manusia tak merasa bersalah. : “Telah tampak kerusakan didarat dan dilaut. 3. Hal itulah yang seharusnya menjadi tugas bagi para engineer khususnya dalam bidang teknik sipil untuk mewadahi kebutuhan manusia sambil meminimalisasi isu-isu terhadap lingkungan. Hal ini jelas disebutkan dalam firman oleh Allah Swt. membangun sebuah peradaban. membangun kota. (Ridwan Kamil.2. hal tersebut kurang lebih mengganggu keseimbangan alam yang sudah ada. Hal ini tentu sangat kontradiktif dengan kaum adat yang menganggap Islam Dan Teknik Sipil 12 . orang barat atau orang modern mengganggap alam adalah pelengkap eksistensi manusia. Dalam kondisi yang seimbang. Tetapi setelah manusia datang dan mulai mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi maka manusia mulai berlaku sewenang-wenang terhadap lingkungan. Semua diciptakan sesuai dengan kodratnya masing-masing..

Dimasa depan teknologi yang akan menjadi trend adalah yang ramah lingkungan namun juga reliable. Th.3. (Janwar bin nurdin. mindset tersebut tentu bukanlah merupakan cara pandang yang bagus. Semua itu sebagaimana diajarkan oleh Islam tidak ada yang hukumnya haram kecuali jika terdapat nash atau dalil yang tegas dan pasti mengherankannya. Fakta itu terungkap berdasarkan pengamatan para sejarawan sains Barat di era modern terhadap sejarah sains di Abad Pertengahan.SPAI bahwa alam adalah bagian yang harus dihormati juga. Perspektif Islam Terhadap Teknologi Peradaban Islam sangat berbeda dengan Yunani.13). 3. Tarbawi edisi 252. Ketika kita membangun tanpa mempertimbangkan keterbatasan resource . Bukankah Alquran sendiri telah menegaskan bahwa Islam Dan Teknik Sipil 13 . Para cendekiawan Muslim di era kekhalifahan menganggap teknologi sebagai sebuah cabang ilmu pengetahuan yang sah. Romawi dan Byzantium dalam memandang teknologi. Dalam pandangan Islam menurut hukum asalnya segala sesuatu itu adalah mubah termasuk segala apa yang disajikan oleh berbagai peradaban baik yang lama ataupun yang baru. Kita tahu isu lingkungan telah menjadi perhatian serius dalam tahun-tahun terakhir ini. maka ketika terjadi global warming kita baru mulai mendesain sesuatu yang memperhatikan lingkungan. Demikian pula ajaran Islam ia tidak akan bertentangan dengan teori-teori pemikiran modern yang teratur dan lurus serta analisa-analisanya yang teliti dan obyekitf.

Sebaliknya. Kemajuan teknologi dalam dunia kedokteran juga patut untuk kita apresiasi secara kritis. proses cloning (bayi tabung) misalnya. atau anak-anak. telah mendapat tanggapan beragam dari para ulama. Adakalanya menjadi manfaat yaitu manakala manusia menggunakan dengan baik dan tepat. televisi.” Kemajuan teknologi modern yang begitu pesat telah memasyarakatkan produk-produk teknologi canggih seperti Radio. Juga banyak kalangan menganggap bahwa pengkloningan manusia secara utuh tidak bisa dilakukan sebab ini dapat dianggap sebagai “intervensi” karya Ilahi.. Sheikh Mohammad Hussein Fadlallah.SPAI agama Islam bukanlah agama yang sempit? Allah SWT telah berfirman yang artinya “sekali-kali tidak menjadikan kamu dalam agama suatu kesempitan. internet. kaum muda.. Namun tentunya alatalat itu tidak bertanggung jawab atas apa yang diakibatkannya. adalah salah jika Islam Dan Teknik Sipil 14 . Sebagian kelompok agamawan menolak fertilisasi in vitro pada manusia karena mereka meyakini bahwa kegiatan tersebut sama artinya mempermainkan Tuhan yang merupakan Sang Pencipta. Tetapi dapat pula mendatangkan dosa dan malapetaka manakala manusia menggunakannya untuk mengumbar hawa nafsu dan kesenangan semata. Sebab adanya berbagai media informasi dan alat-alat canggih yang dimiliki dunia saat ini dapat berbuat apa saja. Justru di atas pundak manusialah terletak semua tanggung jawab itu. sekiranya faktor manusialah yang menentukan operasionalnya. seorang pemandu spiritual muslim fundamentalis dari Lebanon berpendapat. alat-alat komunikasi dan barang-barang mewah lainnya serta menawarkan aneka jenis hiburan bagi tiap orang tua.

htm). 2001).religioustolerance-. sama seperti ketika mereka menemukan fertilisasi in vitro dan transplantasi organ (http://www. Mereka hanya menemukan suatu hukum yang baru bagi organisme.org/-clo_reac. Professor Abdulaziz Sachedina dari Universitas Virginia mengemukakan bahwa Allah adalah kreator terbaik. Ini semua tidak lepas dari karakter agama Islam sebagai rahmatan lil „alamin.SPAI menganggap cloning adalah suatu intervensi karya Ilahi. Allahlah Sang pemberi hidup (Sachedina. Islam Dan Teknik Sipil 15 . Di sinilah Islam sebagai agama yang mampu memberikan petunjuk bagi manusia. namun perlu diingat. Memang dalam abad teknologi dan era globalisasi ini umat Islam hendaklah melakukan langkah-langkah strategis dengan meningkatkan pembinaan sumber daya manusia guna mewujudkan kualitas iman dan takwa serta tidak ketinggalan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Manusia dapat saja melakukan intervensi dalam pekerjaan alami. Peneliti dianggapnya tidak menciptakan sesuatu yang baru. termasuk pada awal perkembangan embrio untuk meningkatkan kesehatan atau embrio splitting untuk meningkatkan peluang terjadinya kehamilan.

Maka sudah sepantasnya kalau kemudian manusia menggunakan penemuanpenemuannya itu guna meningkatkan taraf hidupnya. Namun terlepas dari problema dan kekhawatirankekhawatiran sebagaimana diuraikan di atas kita sebagai umat Islam harus selalu optimis dan tetap bersyukur kepada Allah SWT.SPAI BAB IV PENUTUP Peradaban modern adalah hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang gemilang yang telah dicapai oleh manusia setelah diadakan penelitian yang tekun dan eksperimen yang mahal yang telah dilakukan selama berabad-abad. Kemajuan teknologi secara umum telah banyak dinikmati oleh masyarakat luas dengan cara yang belum pernah dirasakan bahkan oleh para raja dahulu kala. Untuk apakah semua kemajuan itu? Apakah sekadar untuk menuruti keinginan-keinginan syahwat lalu tenggelam dalam kemewahan dunia hingga melupakan akhirat dan menjadi pengikut-pengikut setan? Ataukah sebaliknya semua ilmu dan kemajuan itu dicari untuk menegakkan syariat Allah guna memakmurkan bumi dan menegakkan keadilan seperti yang dikehendaki Allah serta untuk meluruskan kehidupan dengan berlandaskan pada kaidah moral Islam? Ada banyak tantangan yang harus kita jawab dengan pemikiran yang berwawasan jauh ke depan. Namun seiring dengan upaya meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi kita pun harus jeli menentukan pilihan ini. Karena sungguhpun perubahan Islam Dan Teknik Sipil 16 .

Wallahu „alam bisshowab. Islam Dan Teknik Sipil 17 .SPAI sosial dan tata nilai kehidupan yang dibawa oleh arus westernisasi dan sekularisasi terus-menerus menimpa dan menyerang masyarakat Islam tetapi kesadaran umat Islam untuk membendung dampak-dampak negatif dari budaya Barat itu ternyata masih cukup tinggi meskipun hanya segolongan kecil umat yaitu mereka yang tetap teguh untuk menegakkan nilai-nilai Islam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful