1

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Pada pertengahan 1997 krisis ekonomi dan moneter mulai menggoncang banyak negara, terutama negara-negara berkembang, tidak terkecuali Indonesia. Krisis ini benar-benar menyengsarakan bangsa Indonesia, terlebih bagi rakyat kecil, karena harga sembako semakin hari semakin menggelembung tinggi sehingga sulit terjangkau. Setiap hari kita disuguhi wajah-wajah yang tampak kurang bergairah, sendu, sedih, tidak bersemangat dan penuh penderitaan selalu menghiasi pemberitaan media massa lewat media cetak maupun elektronik. Lalu bagaimana langkah masa depan bangsa Indonesia untuk mengatasi permasalahan tersebut? Masyarakat Indonesia harus mampu menciptakan kerja dan usaha sendiri. Karena itu, pemerintah dan masyarakat Indonesia harus mampu mencetak wirausaha-wirausaha baru dengan memikirkan dan mencari terobosan diantaranya adalah dengan menanamkan sedini mungkin tentang nilai-nilai kewirausahaan terutama bagi kalangan terdidik, terlebih lagi yang mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Oleh karenanya, makalah ini ditulis sebagai sumber informasi mengenai dasar kewirausahaan sehingga dapat menumbuhkan nilai kewirausahaan bagi setiap individu, terutama mahasiswa perguruan tinggi yang berkeinginan untuk lebih maju lagi.

1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penulisan makalah ini adalah : 1. 2. 3. 4. 5. Apa yang dimaksud dengan disiplin ilmu kewirausahaan? Apa saja objek studi kewirausahaan? Bagaimana hakikat kewirausahaan? Bagaimana karakteristik kewirausahaan? Bagaimana nilai-nilai hakiki kewirausahaan?

Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan

2 6. 5. 1. 4.3 Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk : 1. 3. 6. 1. yaitu dari buku-buku maupun situs-situs internet yang membahas mengenai kewirausahaan. 7. Mengetahui maksud dari disiplin ilmu kewirausahaan Mengetahui objek studi kewirausahaan Mengetahui hakikat kewirausahaan Mengetahui karakteristik kewirausahaan Mengetahui nilai-nilai hakiki kewirausahaan Mengetahui berfikir kreatif dalam kewirausahaan Mengetahui sikap dan kepribadian wirausaha Mengetahui motif berprestasi kewirausahaan Mengetahui faktor-faktor motivasi berwirausaha 10.5 Manfaat Penulisan Manfaat yang diharapkan dari penulisan makalah ini adalah Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan . Bagaimana manfaat mempelajari kewirausahaan? 1. Mengetahui manfaat mempelajari kewirausahaan. 9. 8. Bagaimana berfikir kreatif dalam kewirausahaan? Apa saja sikap dan kepribadian wirausaha? Bagaimana motif berprestasi kewirausahaan? Apa saja faktor-faktor motivasi berwirausaha? 10. 2.4 Metode Penulisan Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah metode kepustakaan. 7. 8. 9.

3 1. Mahasiswa(i) mampu memahami konsep dasar kewirausahaan dan menyadari manfaat mempelajari kewirausahaan. Dapat menjadi tambahan referensi contoh-contoh makalah yang dapat dijadikan acuan dan atau pedoman dalam pembuatan makalah dengan pokok pembahasan yang sama Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan . sehingga dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan dalam diri. 2.

1921). mesin pemintal. 4. ekplorasi berbagai peluang (Kirzner. 5. Beberapa definisi tentang kewirausahaan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut: Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan 4 . kemampuan. Pengertian kewirausahaan relatif berbeda-beda antar para ahli/sumber acuan dengan titik berat perhatian atau penekanan yang berbeda-beda. Kemampuan mental yang dilandasi agama. 2.1 Disiplin Ilmu Kewirausahaan Ilmu kewirausahaan adalah disiplin ilmu yang mempelajari tentang nilai. Kemampuan untuk membiasakan diri dalam mengambil hikmah dari pengalaman yang baik maupun menyakitkan. Tujuan utama mereka adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas. diantaranya adalah penciptaan organisasi baru (Gartner. 1973). Kemampuan berinovasi. dll.2 Objek Studi Kewirausahaan Adapun objek dalam studi kewirausahaan adalah : 1. Kemampuan memotivasi diri untuk melahirkan suatu tekad kemauan yang menyala-nyala. dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidup untuk memperoleh peluang dengan berbagai resiko yang mungkin dihadapi. 2.4 BAB II ISI 2. 6. 1988). dan mendapatkan secara bersama faktor-faktor produksi (Say. Kemampuan untuk membentuk modal uang atau barang modal.3 Hakikat Kewirausahaan Kewirausahaan pertama kali muncul pada abad 18 diawali dengan penemuanpenemuan baru seperti mesin uap. 1934). Keuntungan dan kekayaan bukan tujuan utama. 1803). menghadapi ketidakpastian (Knight. 3. Kemampuan untuk mengatur waktu. 2. menjalankan kombinasi (kegiatan) yang baru (Schumpeter.

(3) membuka pasar yang baru (new market). Seorang wirausahawan disyaratkan untuk melaksanakan pengawasan Joseph Schumpeter (1934) Wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan perubahanperubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru. (4) Memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau komponen baru. Penrose (1963) Kegiatan kewirausahaan mencakup identifikasi peluang-peluang di dalam system ekonomi. atau (5) menjalankan organisasi baru pada suatu industri. (2) memperkenalkan metoda produksi baru. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi resiko atau ketidakpastian Jean Baptista Say (1816) Seorang wirausahawan adalah agen yang menyatukan berbagai alat-alat produksi dan menemukan nilai dari produksinya. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan . Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Frank Knight (1921) Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.5 Richard Cantillon (1775) Kewirausahaan didefinisikan sebagai bekerja sendiri (self-employment). Kombinasi baru tersebut bisa dalam bentuk (1) memperkenalkan produk baru atau dengan kualitas baru. Schumpeter mengkaitkan wirausaha dengan konsep inovasi yang diterapkan dalam konteks bisnis serta mengkaitkannya dengan kombinasi sumber daya.

Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi resiko atau ketidakpastian. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif. 1979) Kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas. peluang. mengembangkaan. Zimmerer Kewirausahaan sebagai suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (usaha). Israel Kirzner (1979) Wirausahawan mengenali dan bertindak terhadap peluang pasar. Entrepreneurship Center at Miami University of Ohio Kewirausahaan sebagai proses mengidentifikasi.6 Harvey Leibenstein (1968. dan membawa visi ke dalam kehidupan. cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Peter F. atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya. Salah satu kesimpulan yang bisa ditarik dari berbagai pengertian tersebut adalah bahwa kewirausahaan dipandang sebagai fungsi yang mencakup eksploitasi peluang-peluang yang muncul di pasar. berbeda dari yang lain. Drucker Kewirausahaan merupakan kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Eksploitasi tersebut sebagian besar berhubungan dengan pengarahan dan atau kombinasi input yang produktif. Atau mampu menciptakan sesuatu yang berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya. Pengertian ini mengandung maksud bahwa seorang wirausahwan adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru. Seorang Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan .

10.7 wirausahawan selalu diharuskan menghadapi resiko atau peluang yang muncul.4 Karakteristik Kewirausahaan Ada sepuluh karakteristik kewirausahaan. ketidaktergantungan. 7. 2. Percaya akan kemampuan dirinya untuk berhasil. 3. Lebih menghargai prestasi daripada uang. 2. tenaga kerja.5 Nilai-Nilai Hakiki kewirausahaan Beberapa nilai hakiki penting atau ciri dari kewirausahaan antara lain : No 1 Percaya diri Ciri Watak Keyakinan. tekad kerja keras. Wirausahawan adalah orang yang merubah nilai sumber daya. Kemampuan dalam kepemimpinan. perspektif. 6. Berorientasi ke masa depan. Selalu belajar dari kegagalan. inovasi dan cara-cara baru. 2. individualistis. berorientasi laba. Selalu menghendaki umpan balik yang segera. serta sering dikaitkan dengan tindakan yang kreatif dan innovatif. dan berwawasan jauh ke depan. energetik dan inisiatif 3 Pengambilan resiko Kemampuan untuk mengambil resiko yang Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan . bahan dan faktor produksi lainnya menjadi lebih besar daripada sebelumnya dan juga orang yang melakukan perubahan. ketekunan dan ketabahan. yaitu : 1. 4. 8. dan optimisme 2 Berorientasi pada tugas dan hasil Kebutuhan untuk berprestasi. Memiliki keterampilan dalam mengorganisasikan sumber daya untuk menciptakan nilai tambah. Memiliki rasa tanggung jawab atas usaha-usaha yang dilakukannya. 5. 9. Memiliki dorongan untuk selalu unggul. Memiliki semangat bekerja keras. mempunyai dorongan kuat.

Pandangan ke depan. Tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Dengan menggunakan otak sebelah kiri. 7. Optimisme dalam berusaha. dilakukan dalam bentuk pendidikan formal. perspektif Sedangkan seorang wirausahaan memiliki beberapa ciri kepribadian sebagai berikut : 1. Tenang dalam beraksi. menurut Zimmerer(1996). Berpengetahuan luas. Mempunyai daya ingat yang baik. dan pengalaman belajar lainnya.6 Berfikir kreatif dalam kewirausahaan Menurut Zimmerer (1996). digunakan otak sebalah kanan. Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan . magang. 6. Dalam penyelidikan diperlukan individu yang dapat mengembangkan pemahaman mendalam tentang masalah atau keputusan. 2. Bersikap tegas. bergaul dengan orang lain. 4. menanggapi saran-saran dan kritik. untuk mengembangkan keterampilan berfikir. 5 6 Keorisinilan Berorientasi ke masa depan Inovatif dan kreatif serta fleksibel. 8. ada tujuh langkah proses kreatif: Tahap 1 : Persiapan. Bersikap ramah dan sopan. 5. Tahap 2 : Penyelidikan. seseorang menggunakan otak sebelah kiri.8 wajar dan suka tantangan 4 Kepemimpinan Perilaku sebagai pemimpin. pengalaman. Diplomatis dalam berbicara. sedangkan untuk belajar mengembangkan keterampilan kreatif. 2. Mengetahui target sasaran yang diinginkan. 3. Persiapan menyangkut kesiapan untuk berfikir kreatif. 9.

yaitu ketika terdapat pemecahan spontan yang menyebabkan adanya titik terang. dan aktivitas lain yang dirancang untuk membuktikan ide-ide baru yang diimplementasikan. Pada tahap ini. Tahap 5: Penerangan. ingat bahwa dengan beberapa pendekatan mungkin keberhasilan akan tercapai.9 Tahap 3: Transformasi. tes pemasaran. Evaluasi bagian-bagian situasi selama beberapa saat. proses simulasi. yaitu: 1. 2. cobalah ambil gambaran luasnya. semua tahap sebelumnya muncul secara bersama dan menghasilkan ide-ide kreatif serta inovatif. Penetasan merupakan penyiapan pikiran bawah sadar untuk merenungkan informasi yang terkumpul. Berfikir divergen. Tahap transformasi menyangkut persamaan dan perbedaan pandangan diantara informasi yang terkumpul. Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan . 2. Tahap 6: Pengujian. 3. Berfikir konvergen. Dalam tahap ini diperlukan dua tipe berfikir yaitu: 1. Pengujian menyangkut validasi keakuratan dan manfaat ide-ide yang muncul yang dapat dilakukan pada massa percobaan. Susun kembali unsur-unsur situasi itu. Penerangan akan muncul pada tahap penetasan. Tahap 4: Penetasan. Sebalum melihat satu pendekatan khusus terhadap situasi tertentu. 4. Ada beberapa cara untuk meningkatkan kemampuan transformasi informasi kedalam ide. adalah kemampuan melihat perbedaan antara data dan kejadian yang beranekaragam. pembangunan proyek percobaan. Lawan godaan yang membuat penilaian kita tergesa-gesa dalam memecahkan persoalan atau mencari peluang. pembangunan prototipe. Transformasi adalah mengidentifikasi persamaan dan perbedaan yang ada tentang informasi yang terkumpul. adalah kemampuan untuk melihat persamaan dan hubungan diantara beragam data dan kejadian.

2. dan mempunyai kemampun untuk bertahan terhadap oposisi sosial. yaitu usaha untuk menimbang dan menerima resiko dalam mengambil keputusan dan menghadapi ketidak pastian. serta organisasi industri baru. Keberanian untuk menghadapi resiko. Kepemimpinan. yaitu menemukan pasar baru. Kemampun manajerial.10 Tahap 7: Implementasi. 4. metode produksi baru. melaksanakan. 3. sumber penyediaan bahan mentah baru. Menurut Dusselman (1989: 16). Perencanaan b. Menjaga kelancaran usaha d. Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan . Wirausaha merupakan inovator yang dapat menggunakan kemampuan untuk mencari kreasikreasi baru. Inovasi yaitu usaha untuk menciptakan. yaitu usaha memotivasi. Mengawasi dan mengevaluasi uasaha. pengenalan barang-barang baru. 2. Implementasi adalah transformasi ide kedalam praktik bisnis. dan menerima ide-ide baru. dan mengarahkan tujuan usaha. menemukan.7 Sikap Dan Kepribadian Wirausaha Wirausahawan adalah seorang inovator atau individu yang mempunyai kemampuan naluriah untuk melihat benda-benda materi sedemikian rupa yang kemudian terbukti benar. mempunyai semangat dan kemampuan serta pikiran untuk menaklukkan cara berpikir yang tidak berubah. yaitu usaha yang dilakukan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajemen. meliputi: a. seseorang yang memiliki jiwa kewirausahaan ditandai oleh pola-pola tingkah laku sebagai berikut: 1. Wirausaha berperan dalam mencari kombinasikombinasi baru yang merupakan gabungan dari lima proses inovasi. Koordinasi c.

11 2. menatar. dikemukakan beberapa alasan mengapa seseorang menjadi wirausaha. 2. dan sebagai jaminan stabilitas keuangan. menghindari ketergantungan pada orang lain. menjadi lebih produktif. 5.9 Faktor-Faktor Motivasi Berwirausaha Dalam Entrepreneur’s Handbook yang dikutip oleh Yuyun Wirasasmita (1994 : 8). menjadi contoh bagi orang agar dapat ditiru orang lain. 2. 4. Menyukai dan melihat tantangan secara seimbang. Alasan pemenuhan diri. 3. dan membantu meningkatkan pereokonomian masyarakat. Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan . Wirausaha yang memiliki motif berprestasi tinggi pada umunnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1. dan agar dapat bertemu orang banyak. untuk mencari nafkah. mencari pendapatan tambahan. agar dapat dikenal dan dihormati. untuk menjadi atasan/mandiri. untuk membuka lapangan pekerjaan. Alasan keuangan. 2. Selalu memerlukan umpan balik yang segera untuk melihat keberhasilan dan kegagalan. Berani menghadapi resiko dengan penuh perhitungan. yaitu: 1. menjadi kaya. Alasan pelayanan. dan menggunakan kemampuan pribadi. 3. Faktor dasarnya adalah adanya kebutuhan yang harus dipenuhi. Ingin mengatasi sendiri kesulitan dan persoalan-persoalan yang timbul pada dirinya. Kebutukan berprestasi wirausaha terlihat dalam bentuk tindakan untuk melakukan sesuatu yang lebih baik dan efisien dibanding sebelumnya. mencapai sesuatu yang diinginkan. untuk memperoleh gensi/status. Alasan sosial. 4. Memiliki tanggung jawab personal yang tinggi.8 Motif Berprestasi Kewirausahaan Motif berprestasi adalah suatu nilai sosial yang menekankan pada hasrat untuk mencapai hasil terbaik guna mencapai kepuasan pribadi.

terdapat beberapa manfaat yang dapat diambil dari kewirausahaan. 3. Memanfaatkan potensi yang dimiliki secara penuh.12 2. yaitu: 1. Berkontribusi kepada masyarakat dan menghargai usaha-usaha seseorang. Memperoleh kontrol atas kemampuan diri. 2. Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan . Memperoleh manfaat secara finansial.10 Manfaat Mempelajari Kewirausahaan Menurut Zimmerer (1996: 3). 4.

4.13 BAB III PENUTUP 3. Dalam disiplin ilmu kewirausahaan. membentuk modal uang atau barang modal. selalu menghendaki umpan balik yang segera. berjiwa kepemimpinan. dan berwawasan jauh ke depan. pengujian dan implementasi. 6. percaya akan kemampuan dirinya untuk berhasil. 8. mental yang dilandasi agama dan membiasakan diri dalam mengambil hikmah dari pengalaman yang baik maupun menyakitkan. Faktor-faktor motivasi kewirausahaan adalah berkaitan dengan alasan keuangan. mengatur waktu. Sikap dan kepribadian wirausaha adalah mempunyai semangat dan kemampuan serta pikiran untuk menaklukkan cara berpikir yang tidak berubah. pelayanan. transformasi. penetasan. objek studinya adalah kemampuan memotivasi diri untuk melahirkan suatu tekad kemauan yang menyala-nyala. Nilai–nilai hakiki kewirausahaan adalah percaya diri. berorientasi pada tugas dan hasil. Menurut Zimmerer(1996) tujuh langkah proses kreatif adalah persiapan. 5. memiliki semangat bekerja keras. memperoleh manfaat secara Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan . 2. Manfaat dari kewirausahaan adalah memperoleh kontrol atas kemampuan diri. dan berorientasi ke masa depan. dan mempunyai kemampun untuk bertahan terhadap oposisi sosial. berpikir ke depan.1 Simpulan Dari pemaparan makalah mengenai “Konsep Dasar Kewirausahaan” dapat disimpulkan. bahwa : 1. penerangan. penyelidikan. kemampuan untuk berinovasi. 7. dan pemenuhan diri. berani mengambil resiko. sosial. diantaranya adalah memiliki rasa tanggung jawab atas usaha-usaha yang dilakukannya. Motif berprestasi adalah suatu nilai sosial yang menekankan pada hasrat untuk mencapai hasil terbaik guna mencapai kepuasan pribadi. memanfaatkan potensi yang dimiliki secara penuh. perspektif. dan keorisinilan. 3. Karakteristik kewirausahaan.

2. sudah saatnya untuk mulai berpikir menciptakan lapangan pekerjaan dibandingkan dengan mencari pekerjaan. Mahasiswa sebagai agent of change. Jika hal ini dibiarkan terus menerus maka juga akan berdampak pada meningkatnya angka pengangguran dan kemiskinan di negara kita. diantaranya adalah keinginan untuk bekerja keras serta memiliki daya inovatif dan kreatif yang baik. Hal ini dikarenakan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia di masyarakat tidak sebanding dengan jumlah masyarakat ataupun lulusan perguruan tinggi yang ada. 3. sehingga daya saing dalam mencari atau mendapatkan pekerjaan semakin tinggi sedangkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan tersebut semakin kecil. berkontribusi kepada masyarakat dan menghargai usaha-usaha seseorang. Untuk menjadi wirausaha yang sukses perlu mempunyai ciri-ciri yang menggambarkan kepribadian seorang wirausaha.14 finansial. Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan .2 Saran Adapun yang dapat penulis sarankan berdasarkan pemaparan makalah mengenai “Konsep Dasar Kewirausahaan” adalah : 1.

Modul 2 Konsep Dasar Kewirausahaan. Jakarta: Gunadarma.wordpress. Konsep Dasar Kewirausahaan. Wiratmo. Jakarta: Kencana. 2003. Anonim. Entrepreneurship : Kiat Sukses Menjadi Pengusaha. 1994. Kewirausahaan dan Inovasi Bisnis. Entrepreneur & Entrepreneurship. Kasmir. Syukron. Wardoyo. Diakses pada hari Kamis tanggal 20 September 2012.id. 2007. (Online). http://yusiriza. UPP AMP YKPN. Yogyakarta : Darussalam.stiekertanegara. http://syukronali. Pedoman Praktis Kiat dan Proses Menuju Sukses.infokursus. Kewirausahaan Edisi Revisi. Kewirausahaan.ac. Buchari. Diakses pada hari Kamis tanggal 20 September 2012. 2007. Kewirausahaan. 2010. Yogyakarta. Buku 3. Bandung: Alfabeta. Jakarta : Salemba Empat. http://www.wordpress. (Online). 2010. Pengantar Kewirausahaan Buku I. Yogyakarta: Tugu Publisher. http://wardoyo. Diakses pada hari Kamis tanggal 20 September 2012.com. 2004. Jakarta: PT RajaGrafindo Perkasa. (Online).15 DAFTAR PUSTAKA Ali. Heflin.staff.com. 2007. Frinces.net.ac. 2002.files. http://www. Diakses pada hari Kamis tanggal 20 September 2012. Soesarsono. Alma. Suryana.gunadarma. Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan . (Online). Diakses pada hari Kamis tanggal 20 September 2012. Kewirausahaan. Triton PB. Kewirausahaan. Kewirausahaan: Seri Diktat Kuliah. Yusiriza. Masykur. 2011. Z. 2012. Direktorat Pembinaan Kursus dan Kelembagaan. 2011. Winardi. Kewirausahaan. 2004. Mas’ud & Mahmud Machfoedz. Tanpa Tahun.files. Bogor : Jurusan Teknologi Industri IPB. (Online).id.

16 LAMPIRAN Kelompok I 2012-Konsep Dasar Kewirausahaan .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful