PEMBUATAN MINUMAN PROBIOTIK (YOGHURT) DARI PROPORSI SUSU SAPI DAN KEDELAI DENGAN ISOLAT Lactobacillus casei DAN

Lactobacillus plantarum

LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI PASCA PANEN Dosen : Dr, Ir. Sudarminto, M. Sc Ir. Elok Zubaidah, MS

Oleh : ADI NOEGROHO FIRMAN JAYA

PROGRAM MAGISTER TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2007

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Produk makanan dan minuman hasil fermentasi dari berbagai bahan telah lama dibuat dan dikenal manusia. Salah satu produk fermentasi adalah yoghurt. Yoghurt merupakan minuman fermentasi dari susu sapi murni. Mengkonsumsi yoghurt secara teratur akan merangsang pertumbuhan dan aktivitas bakteri bersahabat (friendly bacteria) di dalam usus. Produk yoghurt pada umumnya diproduksi dari susu sapi, susu kedelai sebagai sumber protein nabati dapat menjadi alternatif untuk pembuatan yoghurt, untuk itu perlu dilakukan kombinasi penggunaan susu sapi dengan susu kedelai sehingga dapat diketahui pengaruh kombinasi kedua jenis susu tersebut pada yoghurt yang terbentuk. Probiotik adalah suplemen dalam makanan yang mengandung bakteri yang sangat menguntungkan. Beberapa probiotik terdapat secara alami, contohnya seperti Lactobacillus dalam yogurt. Probiotik umumnya diketahui dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa probiotik akan membentuk koloni sementara yang dapat membantu aktivitas tubuh dengan fungsi yang sama dengan mikroflora alami dalam saluran pencernaan. Mikroflora usus tidak hanya akan membantu kesehatan pencernaan dan kekebalan tubuh, tapi juga dapat mencegah konstipasi, mengurangi insomnia, dan diduga memiliki pengaruh menguntungkan untuk keadaan stres ketika sakit. Perbaikan fungsi pencernaan tersebut dapat juga membantu mengurangi risiko kanker kolon. Selain itu, beberapa strain dari Lactobacillus acidophilus diketahui dapat mengurangi kolesterol dan memperbaiki rasio LDL dan HDL dalam tubuh (Anonymous 9, 2007). Meskipun penggunaan formula probiotik dapat meningkatkan aktivitas mikroflora dalam usus, namun akan lebih efektif jika dibantu juga dengan prebiotik seperti inulin, oat, dan gandum. Hal itu akan menyebabkan mekanismenya menjadi lebih baik karena tanpa sumber makanan yang tepat dalam pencernaan, maka mikroorganisme probiotik akan mati (Anonymous 9, 2007).

Beberapa jenis probiotik yang sering digunakan yaitu Bifidobacterium bifidus, Bifidobacterium brevis, Bifidobacterium infantis, Bifidobacterium longum, Lactobacillus acidophilus, Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus plantarum, Lactobacillus rhamnosus, dan Streptococcus thermophilus. Bentuk umum untuk probiotik adalah produk dairy (susu) dan makanan yang difortifikasi dengan probiotik (seperti yogurt).(Anonymous 9, 2007). Pembuatan yoghurt secara komersial banyak dilakukan dengan menggunakan dua jenis starter bakteri asam laktat yaitu Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus, isolat bakteri bakteri asam laktat yang lain seperti Lactobacillus casei dan Lactobacillus plantarum dapat juga digunakan sebagai starter dalam produksi yoghurt sehingga perlu diketahui pengaruh pemanfaatan kedua jenis bakteri ini pada pembuatan yoghurt. 1.2 Rumusan Masalah Bagaimana pengaruh isolat Lactobacilus casei dan Lactobacillus plantarum pada proporsi penambahan susu sapi dan susu kedelai pada kualitas akhir yoghurt? 1.3 Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dua isolat bakteri asam laktat (BAL) yaitu Lactobacilus casei dan Lactobacillus plantarum pada proporsi penambahan susu sapi dan susu kedelai pada kualitas akhir yoghurt.

yaitu bakteri-bakteri ini hidup di dalam pencernaan manusia. jika dikonsumsi dalam keadaan hidup dan dalam jumlah yang memadai.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Istilah probiotik berarti “for life” dengan definisi: mikroorganisme hidup yang bermanfaat bagi tubuh dengan cara menyeimbangkan bakteri dan mikroflora lain di usus. Probiotik berasal dari kata probios. Menurut Lestiani (2004). Probiotik adalah pangan mengandung mikroorganisme hidup yang secara aktif meningkatkan kesehatan dengan cara memperbaiki keseimbangan flora usus jika dikonsumsi dalam keadaan hidup dalam jumlah yang memadai (Fuller. Sedangkan yang termasuk kategori bakteri jahat adalah Staphylococcus. Probiotik merupakan mikroorganisma hidup yang secara aktif meningkatkan kesehatan dengan cara memperbaiki keseimbangan mikroflora usus. yang dalam ilmu biologi berarti untuk kehidupan. Enterococcus. Probiotik adalah bakteri baik yang harus ada di dalam usus manusia untuk mempertahankan sistem kekebalan yang sehat. bakteri harus mempunyai persyaratan sbb: . dan mencapai usus dalam keadaan hidup. serta beberapa bakteri Colli. Ada beberapa jenis bakteri yang termasuk kategori baik di antaranya Bifidobacterium. Ditambahkan Pusponegoro (2007). 2007 2). Oleh karena itu untuk dapat disebut probiotik.1 Probiotik Probiotik adalah suplemen diet yang mengandung bakteri berguna dengan asam laktat bakteri (lactic acid bacteria – LAB) sebagai mikroba yang paling umum dipakai. Namun demikian. dengan cara mengurangi pH dan membuat kesempatan organisme merugikan untuk tumbuh lebih sedikit (Anonymous. mikroorganisma baru bisa disebut probotik jika memiliki tiga sifat. LAB telah dipakai dalam industri makanan bertahun-tahun karena mereka mampu untuk mengubah gula (termasuk laktosa) dan karbohidrat lain menjadi asam laktat. Clostoridium. Ini tidak hanya menyediakan rasa asam yang unik dari dairy food fermentasi seperti susu fermentasi. dan Eubacterium. 1989). Lactobacillus. tapi juga berperan sebagai penyedia.

parasit dan bakteri. oleh ahli nutrisi. Telah ada minuman susu berfermentasi yang dijual bebas dalam kemasan siap diminum. Usus manusia sebenarnya penuh dengan mikroorganisme. dan.1 Sumber probiotik Probiotik tidak diproduksi oleh tubuh sehingga harus selalu ada asupan dari luar agar jumlah bakteri baik dalam tubuh tetap seimbang. Untuk memperolehnya. Produk makanan probiotik misalnya susu fermentasi (yogurt). jumlahnya mencapai 400 macam. Jumlahnya mencapai 100 triliun. Tidak ada batasan usia untuk mengonsumsi minuman susu fermentasi. dan susu sapi yang diperkaya dengan bakteri probiotik. 2004). Mikroorganisme ini terdiri dari virus. Semua anggota Lactobacteriaceae adalah gram positif dan tidak membentuk spora dan umumnya non-motile. Probiotik seringkali direkomendasikan oleh dokter. Untungnya tidak semua mikroorganisme tersebut jahat bagi tubuh. 2) Dapat mencapai usus dalam keadaan hidup Terbukti bermanfaat (Anonymous 8. kapsul. 2. setelah pengkonsumsian antibiotik. Keberadaannya tergantung pada karboohidrat yang menjadi suplai energinya dan menghasilkan asam laktat (Sugiono dan Mahenda. keju. lebih banyak dari jumlah manusia di dunia. 2007). Beberapa mengklaim probiotik mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh (Anonymous 2. dan granul. Probiotik dapat diperoleh dari makanan dan sediaan murni. atau sebagai bagian dari pengobatan candidiasis. kita dapat mengonsumsi makanan dan minuman sumber probiotik. 2007). 2.2 Bakteri Asam Laktat (BAL) Kelompok bakteri ini mempunyai morfologi yang beragam atau heterogen dan memiliki bentuk batang pendek atau panjang. jamur. lebih sering lagi. Banyak probiotik disediakan dalam sumber alaminya seperti Lactobacillus pada yoghurt dan sauerkraut. Untuk memelihara bakteri menguntungkan di dalam tubuh kita disarannkan untuk mengonsumsi pula makanan yang mengandung prebiotik. Sedangkan sediaan murni probiotik dapat berupa tablet. . yang menjadi karakeristik fisiknya.2. serta bulat (coccus).2.1) Terbukti aman bagi manusia.

BAL sangat berperan dalam membantu proses pencernaan kita. BAL mampu memproses karbohidrat dalam susu yang disebut laktosa menjadi asam laktat. 2004). BAL inilah yang juga berperan dalam aspek kesehatan dari minuman tersebut selain kandungan mineral dan nutrisi lainnya. sebagai contoh. produk-produk susu dan secara alamiah terdapat juga pada tanaman tertentu.Tidak berlebihan bila bakteri dalam genus ini disebut sebagai salah satu bakteri terpenting (yang sudah diketahui tentunya) dalam kehidupan manusia. 2006). . Lactic acid bacteria termasuk bakteri gram positif fakultatif dan secara umum tidak berbahaya. BAL banyak ditemukan di sekeliling kita. Selain itu harus dapat menempel pada sel epitel manusia dan mengkolonisasi pada sisi penempelan.2. kultur untuk fermentasi dipersiapkan dengan metode di bawah ini. Tahap persiapan kultur starter. BAL banyak ditemukan di sekitar vagina dan di dalam usus halus. dapat bertahan hidup. Kalau anda ingat minuman kesehatan Yakult. bersifat antagonis terhadap bakteri patogen dan karsinogenik serta tidak beracun dan bukan patogen. Mereka secara natural ada didalam susu (murni) dan secara luas digunakan sebagai kultur starter dalam produksi berbagai macam produk olahan fermentasi susu (Anonymous 3. Proses pembuatan yoghurt ada dua macam yaitu tahap persiapan kultur starter dan tahap pemrosesan susu menjadi yoghurt. Beberapa spesies bakteri asam laktat digunakan secara komersial untuk memproduksi susu fermentasi dan produk-produk daging. 2. berkembang biak dan bermetabolisme di dalam usus. Karakteristik yang harus dipenuhi oleh galur probiotik antara lain adalah mikroflora alami normal di dalam usus. serta dapat mencegah kolonisasi bakteri patogen pada dinding mukosa usus dan efek ini sering disebut dengan resistensi kolonisasi (Sugiono dan Mahenda.3 Habitat BAL Bakteri asam laktat dapat berasal dari saluran pencernaan manusia. bahkan dibutuhkan oleh manusia dan hewan.

Preparasi inhibitor-free milk (telah distandarisasi atau susu rekomendasi) Dipanaskan dalam tangki inkubasi (900C. 2004) Secara umum ada dua kategori kultur starter laktat: 1. Kultur sederhana. Sekurangnya sekarang terdapat 11 genus LAB (dairyscience. Terdiri dari satu jenis organisme. Tahapan Persiapan Kultur Starter (Sumber: Sugiono dan Mahenda. 2006) dan yang digunakan untuk kultur starter tidak lebih dari 5 saja. Yang termasuk dalam jenis bakteri asam laktat dan digunakan sebagai kultur starter adalah: 1. sampai pH 4. atau lebih dari satu yang masing masing jumlahnya diketahui.info. Enterococcus 2.4-4.65) Pendinginan cepat (sampai suhu dibawah 150C) Gambar 1. Lactobacillus 3. yang masing masing menghasilkan karakter yang spesifik. Kultur campuran. 2. Leuconostoc 5. ± 30 menit) Pendinginan (sampai suhu 43-450C) Inokulasi dengan 2-3% kultur inang atau mother culture Inkubasi (3 jam. Lebih dari satu jenis organisme. Streptococcus . Lactococcus 4.

casei Kingdom: Division: Class: Order: Family: Genus: Species: Bacteria Firmicutes Bacilli Lactobacillales Lactobacillaceae Lactobacillus L. Probiotik juga dapat menurunkan prevalensi alergi.3. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengonsumsi produk probiotik yaitu: faktor umur. vitamin B12 pada jenis keju cottage. 2006). dan infeksi yang disebabkan oleh virus. serta memperhatikan label produk yang berisi keterangan jumlah kandungan bakteri. di samping jumlah konsumsi yang dianjurkan (Lanny.2. L-laktat adalah isomer utama yang diproduksi oleh jenis ini. Manfaat probiotik lainnya adalah meningkatkan sintesis dan dayaguna biologi nutrien. kondisi sakit. Sel ini berperan penting dalam mengawasi sistem kekebalan tubuh untuk melawan perkembangan tumor. Rogosa agar telah secara luas digunakan sebagai medium isolat untuk lactobacilli (Anonymous 3. . dan vitamin B6 pada keju cheddar. 2007) Kingdom: Division: Class: Order: Family: Genus: Species: Bacteria Firmicutes Bacilli Lactobacillales Lactobacillaceae Lactobacillus L.3 Lactobacillus casei dan Lactobacillus plantarum Klasifikasi Lactobacillus casei (Anonymous 5. 2007) Klasifikasi Lactobacillus plantarum (Anonymous 6.1 Lactobacillus casei Pada tahun 1930. Ditambahkan Lanny (2004). Lactobacillus casei. Spesies ini umumnya digunakan sebagai probiotik meskipun digunakan juga pada beberapa kultur starter sebagai non-starter lactic acid bacteria (NSLAB) pada keju Cheddar. jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi. bahan utama pembuat bakteri asam laktat. Fermentasi dengan probiotik akan meningkatkan kandungan vitamin B2 dan B3 pada yogurt. dapat mengaktivasi sel natural killer (NK) dalam tubuh. Shirota menemukan Lactobacillus casei yang terkenal dengan nama strain Yakult (Pusponegoro. plantarum 2. 2007). Lactobacillus casei merupakan penghuni natural dari usus halus manusia dan resistan terhadap cairan empedu. 2004). meskipun beberapa strain juga memproduksi D-laktat dalam jumlah kecil.

L. 2005). memfasilitasi pencernaan laktosa (Anonymous 4. B1. plantarum resisten pada asam gastrik dan mendiami usus kecil bila ingested. . Bakteri ini menghasilkan asam laktat dan bacteriocins. 6) Mengurangkan sisa toksid.4 Lactobacillus plantarum Lactobacillus plantarum adalah bakteri probiotik bacteria yang diisolasi dari sourdough bread. antibakteria. plantarum mempunyai aktivitas laktase sangat tinggi. Gambar Lactobacillus casei 2. yaitu: 1) Menghasilkan vitamin A. B12 dan K serta rangkaian ringkas asid lemak.Gambar 2. 2) Membantu memusnahkan virus dan parasit. B5. 5) Melindungi dari toksin persekitaran seperti racun serangga dan bahan pencemaran. 3) Membantu mengawal paras kolesterol sihat dan triglyceride. dan dapat menghasilkan dan melepaskan laktase melalui perut dan usus kecil. B3. 7) Merangsang pemulihan sel. Campuran bakteria Lactobacillus plantarum telah dikemukakan pada pendaftar Paten dan Cap Dagan Amerika Serikat sebagai prototiip antivirus. antimikrob dan antitumor. dan secara tradisional telah digunakan sebagai kultur untuk fermentasi bread dan kubis. 2007). Beberapa manfaat mengambil probiotik Lactobacillus plantarum. Lactobacillus Plantarum adalah satu-satunya bahan yang tidak musnah oleh antibiotik (Anonymous 11. B2. 4) Meningkatkan bilangan sel ketahanan badan. L. B6.

.00 87.00 Susu Sapi 61. Susu kedelai juga dikenal sebagai minuman kesehatan.08 2.00 0. 1998) 2.00 50. susu kedelai dapat menyegarkan dan menyehatkan tubuh. Untuk meningkatkan kandungan gizinya.20 3. Disamping nutrisi ini. Orang tanpa ensim laktase tidak dapat mencerna makanan yang berlemak. susu kedelai dapat diperkaya dengan vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh.30 143.00 88. sehingga susu ini cocok untuk dikonsumsi penderita intoleransi laktosa. yaitu suatu senyawa dalam bahan pangan yang memunyai khasiat menyehatkan. Tabel 1. Kedelai khususnya penting untuk bayi dan anak-anak yang sangat memerlukan protein untuk pertumbuhannya.50 5.50 4.2. yaitu seseorang yang tidak memunyai enzim laktase dalam tubuhnya. Kelebihan dari susu kedelai adalah ketiadaan laktosa.6 Susu Kedelai Susu kedelai akhir-akhir ini telah banyak dikenal sebagai susu alternatif pengganti susu sapi. seperti asam linoleat dan asam butiric. Komposisi Kedelai Cair dan Susu Sapi Tiap 100 gram Komponen Kalori (kkal) Protein (g) Lemak (g) Karbohidrat (g) Kalsium (mg) Fosfor (g) Besi (g) Vitamin A (SI) Vitamin B1 (tiamin)(mg) Vitamin C (mg) Air (g) Susu Kedelai 41. Susu kedelai memunyai kandungan protein yang cukup tinggi dengan harga relatif lebih murah jika dibanding dengan sumber protein lainnya.33 Sumber : Direktorat Gizi.5 Susu Sapi Susu adalah sumber alami energi dan sumber 15 nutrisi alami.00 1. karena tidak mengandung kolesterol melainkan kandungan phytokimia.50 2. karena pada umumnya minuman hanya bersifat menyegarkan tetapi tidak menyehatkan. terutama bayi dan anak-anak yang alergi terhadap susu sapi.00 0.70 200.00 45.70 130.00 3.00 0. susu juga mengandung bahan yang telah ditemukan sebagai antikarsinogen.03 1.00 3. Komposisi susu kedelai hampir sama dengan susu sapi maupun air susu ibu (ASI).00 60. Sebagai minuman. Dep Kes (Koswara.

vanilla atau coklat juga populer (Anonymous 10. PER 2. yoghurt adalah produk susu yang dikulturkan. dan raffinosa yang larut dalam air.3 artinya. Tetapi produksi modern saat ini didominasi susu sapi. Kultur baik ini dapat memberikan properti atau sifat khas dari yoghurt.Mutu protein dalam susu kedelai hampir sama dengan mutu protein susu sapi. Karena itu dianjurkan penambahan atau fortifikasi mineral dan vitamin pada susu kedelai yang diproduksi oleh industri besar.3. Karbohidratnya terdiri atas golongan oligosakarida dan golongan polisakarida. piridoksin.7 Yoghurt Yoghurt atau yogurt. bagaimanapun juga rasa buah. sedangkan PER susu sapi 2. 2007). Yoghurt sering dijual apa adanya. serta tidak dapat dicerna. Yoghurt dapat dibuat dari susu apa saja. adalah susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Susu kedelai tidak mengandung vitamin B12 dan kandungan mineralnya terutama kalsium lebih sedikit ketimbang susu sapi. hanya 12-14% yang dapat digunakan tubuh secara biologis. Vitamin lain yang terkandung dalam jumlah cukup banyak ialah vitamin E dan K. setiap gram protein yang dimakan akan menghasilkan pertambahan berat badan pada hewan percobaan (tikus putih) sebanyak 2. protein efisiensi rasio (PER) susu kedelai adalah 2. 2. Kata yoghurt berasal dari bahasa Turki yaitu jugurt atau yogurut yang artinya susu asam. Dari seluruh karbohidrat dalam susu kedelai. stakiosa. bau dan rasa yang khas dengan atau tanpa penambahan bahan lain yang diizinkan (Surajudin. Misalnya. dan golongan vitamin B yang tinggi. . 2005). Organisme ini akan memfermentasi dan mengubah gula susu (laktosa) menjadi asam laktat dan menciptakan flavour tertentu pada yoghurt. B2 niasin. termasuk susu kacang kedelai.3 g pada kondisi percobaan baku. Secara umum susu kedelai mempunyai kandungan vitamin B2. Sedangkan golongan polisakarida terdiri dari erabinogalaktan dan bahan-bahan selulosa yang tidak larut dalam air dan alkohol. dibuat dengan menambahkan kultur bakteri “baik” pada bahan baku susu.5. yang berperan dalam protein susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan bau yang unik pada yoghurt. Fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat. Golongan oligosakarida terdiri dari sukrosa. Secara definisi yoghurt adalah produk yang diperoleh dari susu yang telah dipasteurisasi kemudian difermentasi dengan bakteri tertentu sampai diperoleh keasaman. Ditambahkan Sugiono dan Mahenda (2004).

5 1.6 Sumber: Deeth and Tamime (1981) Journal of Food Protection Tabel 3.25 480 371 3.6 Kolin (mg) 121 4. Nilai Beberapa Senyawa Utama Penyusun Susu dan Yoghurt .0 370 1.7 Trace 4.Yoghurt dapat dibuat dari susu segar atau produk susu dengan atau tanpa menambahkan susu bubuk atau susu skim bubuk. 2005). Susu skim adalah bagian susu yang tertinggal setelah krim diambil sebagian atau seluruhnya dalam proses separasi. Tabel 2.2 0.1 125 381 2.6 Yoghurt Kadar Lemak Kadar Lemak Tinggi 140 30 190 46 1. Kandungan Beberapa Vitamin Penyusun Susu dan Yoghurt Vitamin (Unit/ 100 gram) Vitamin A (IU) Thiamin (B1) Riboflavin (B2) (µg) Piridoksin (B6) (µg) Sianokobalamin (B12) (µg) Vitamin C (mg) Vitamin D (IU) Vitamin E (IU) Asam folat (µg) Asam Nikotinat (µg) Asam Pantotenat (µg) Biotin (µg) Susu Murni 148 37 160 46 0. Namun dari semua itu susu sapi paling umum digunakan.13 0.4 1. kambing atau onta. Susu skim mengandung semua komponen gizi dari susu yang tidak dipisahkan.8 0.4 Skim 40 180 42 0. kerbau. kecuali lemak dan vitamin yang larut dalam lemak (Surajudin.23 0.39 1.2 Rendah 70 42 200 46 0. Sumber susu segar dapat berasal dari susu sapi. Yoghurt umumnya dibuat dari susu skim.

5 3.9 3.5 1.3 0.5 150 118 51 Fruit 98 5.1 Yoghurt Kedelai Seperti halnya susu sapi.Komposisi (Unit/ 10 gram) Energi (kkal) Protein (g) Lemak (g) Karbohidrat (g) Kalsium (mg) Fosfor (mg) Natrium (mg) Murni 67. yang dinamakan soyghurt.25 18.6 6. susu kedelai juga dapat dibuat menjadi yoghurt susu kedelai. Tetapi teknik fermentasi pada pembuatan soyghurt mempunyai kesulitan karena jenis karbohidrat yang terdapat dalam susu kedelai sangat berbeda dengan karbohidrat dari susu sapi.6 176 153 - Kalium (mg) 152 145 186 192 254 Sumber: Deeth and Tamime (1981) Journal of Food Protection 2.13 5. . tidak terbentuk yoghurt kedelai (soyghurt).7.4 4. Karbohidrat dari susu kedelai terdiri dari golongan oligosalarida yang tidak dapat digunakan sebagai sumber energi maupun sumber karbon oleh kultur starter.5 4.75 119 94 50 Susu Skim 36 3. 2005).9 145 114 47 Yoghurt Low Fat 64 4. Supaya proses fermentasinya berhasil maka susu kedelai harus ditambahkan gula. Proses pembuatan soyghurt dan kultur (biakan murni) starter yang digunakan pada dasarnya sama seperti pada pembutaan yoghurt.25 4.1 121 95 52 Full Fat 72 3. Hasil penelitian menunjukkan bila susu kedelai langsung diinokulasikan (ditambahkan) dengan starter dan diinkubasi selama empat jam pada suhu 450C.0 1. sebelum diinokulasi (Anonim.

5 L susu kedelai. 3.1 Lokasi Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biokimia dan Nutrisi.1 Alat Peralatan yang digunakan antara lain panci (panci besar.3 Metode Penelitian Penelitian dilakukan di Laboratorium dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan dua faktor dan diulang dua kali. stoples. Malang. termometer. sendok. bak rendaman. Fakultas Teknologi Pertanian. . Universitas Brawijaya. panci sedang dan kecil).2. timbangan analitik. 30 ml isolat Lactobacillus casei dan 30 ml isolat Lactobacillus plantarum. lemari es.2. sarung tangan. 3. 1. 3. gelas ukur.BAB III BAHAN DAN METODE 3. kompor gas. panci.2 Bahan Bahan-bahan yang digunakan antara lain 1. pisau. Susu kedelai dibuat sendiri dengan membeli kedelai di pasar dinoyo.5 L susu sapi segar. Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian. pengaduk. Susu sapi segar diperoleh dari KUD DAU Malang.2 Alat dan Bahan Alat dan bahan yang akan digunakan dalam penelitian tentang pembuatan yoghurt adalah sebagai berikut: 3. pipet tetes. pipet ukur. wadah plastik. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian.

100% susu sapi (S1) 2. Kombinasi Perlakuan Penelitian Isolat Bakteri (L) L1 L1S1 L1S2 L2 L2S1 L2S2 Keterangan : Masing-masing perlakuan diulang dua kali.4 Variabel Penelitian Variabel penelitian yang digunakan. Lactobacillus plantarum (L2) Faktor kedua adalah lima proporsi susu sapi dan susu kedelai. Lactobacillus casei (L1) 2. Pengenceran Starter @ tabung reaksi Tabung reaksi @5 ml Proporsi Susu Sapi dan Susu Kedelai (S) S1 S2 S3 L1S3 L2S3 3. 100% susu kedelai (S3) Dari dua perlakuan tersebut diperoleh 6 kombinasi perlakuan. Aquadest Panaskan Mendidih Pipet Sanitasi Dingin Ditambah 3 ose Inkubasi 27oC Gambar 3. yaitu: 1) Total Asam Laktat 2) pH 3) Uji Bakteri Asam Laktat (BAL) 4) Viskositas 5) Sineresis secara visual . yaitu: 1. Tabel 4.Faktor pertama adalah dua jenis isolat bakteri. yaitu: 1. disajikan pada tabel di bawah ini. 50% susu sapi dan 50% susu kedelai (S2) 3.

6) Uji Organoleptik 3. BAB IV .5 Analisis Data Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan analisa ragam dan bila terdapat perbedaan dilanjutkan dengan Uji Duncan (DMRT) (Yitnosumarto. 1993).

3 0. Asam laktat yang ada dalam substrat akan memberikan flavor pada susu kacang-kacangan.5 .45 Rerata Total Asam Laktat (ml) 0. sedangkan peningkatan kadar protein terlarut akan meningkatkan nilai gizi susu kacang-kacangan.35 0. Hal ini dikarenakan Lactobacillus plantarum mempunyai aktivitas laktase sangat tinggi.1 Total Asam Laktat Pada Tabel 5 dapat dilihat bahwa penambahan susu kedelai dapat meningkatkan asam laktat sekitar 0.25 0.35 0. memfasilitasi pencernaan laktosa (Anonymous 4. dan dapat menghasilkan dan melepaskan laktase melalui perut dan usus kecil. Tabel 5.HASIL DAN PEMBAHASAN 4. Asam laktat yang dihasilkan oleh BAL akan tersekskresikan keluar sel dan akan terakumulasi dalam cairan fermentasi.35 0.35 – 0. dengan adanya aktivitas fermentasi BAL pada substrat susu kacang-kacangan dapat meningkatkan kadar asam laktat. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Sulandari.45 ml. Pemecahan glukosa dalam sel BAL menghasilkan energi untuk aktivitas BAL yang akan menghasilkan senyawa lain termasuk asam laktat. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa total asam laktat terbesar adalah pada isolat Lactobacillus plantarum dengan proporsi susu kedelai 100%. Hasil Rerata Total Asam Laktat dari Proporsi Susu Sapi dan Kedelai dengan Isolat Lactobacillus casei dan Lactobacillus plantarum Kode Isolat L1 L1 L1 L2 L2 L2 Kode Isolat L2 L2 Proporsi Susu Sapi dan Susu Kedelai (S) S1 S2 S3 S1 S2 S3 Proporsi Susu Sapi dan Susu Kedelai (S) S1 S3 Rerata Total Asam Laktat (ml) 0. kadar protein terlarut dalam substrat. 2005). Kumalaningsih dan Susanto (2001).35 0.

L1 L2 L1 L2 L2 L1 L1 L1 L2 L2 4.3 0. Golongan oligosakarida terdiri dari sukrosa.4 0. Alvares dan Hansen.32 yang dihasilkan oleh starter dari kultur murni sesuai dengan pH yoghurt susu kedelai yaitu 4.3 0. dan raffinosa yang larut dalam air.8. Granata dan Morr. Dari seluruh karbohidrat dalam susu kedelai. Yazici.81 yang dihasilkan oleh starter yoghurt komersial hampir sama dengan pH yoghurt susu penuh yaitu 3.2 0.4 0. stakiosa. Hasil Rerata pH dari Proporsi Susu Sapi dan Kedelai . 2003 menjelaskan bahwa pH yoghurt 3. Susu kedelai yang awalnya mempunyai pH 6.665 seperti terlihat pada Tabel 6. hanya 12-14% yang dapat digunakan tubuh secara biologis. 2004).3 Selama proses fermentasi menjadi yoghurt terjadi perubahan pH. 1996 dalam Widowati dan Misgiyarta.3 0.4 0.2 Uji pH. Thompson dan Brittin. Karbohidratnya terdiri atas golongan oligosakarida dan golongan polisakarida. 1997. 1990.4 0. S1 S1 S2 S2 * S2 S1 S3 S3 S3 S2 0. Tabel 6. Sedangkan golongan polisakarida terdiri dari erabinogalaktan dan bahan-bahan selulosa yang tidak larut dalam air dan alkohol. dan Lactobacillus casei Lactobacillus plantarum sebagai sumber energi dan sebagian lagi akan dimetabolisir lebih lanjut menjadi asam-asam organik terutama asam laktat.97 dan pH yoghurt 4.66 setelah difermentasi selama 12 jam dengan menggunakan bakteri Lactobacillus casei dan Lactobacillus plantarum mengalami penurunan pH yakni berkisar antara 5. Asam-asam organik akan menurunkan pH yoghurt dari susu kedelai (Yusmarini dan Efendi.4 0.5 . serta tidak dapat dicerna (Yusmarini dan Efendi. 2004). Sukrosa yang merupakan disakarida akan diurai terlebih dahulu menjadi monosakarida-monosakarida selanjutnya glukosa akan penyusunnya dimanfaatkan yaitu oleh fruktosa dan glukosa.4 – 4.5.

48 6. Kumalaningsih.55 1. Susanto.9 cp. 1990 dalam Sulandari.9 1.5 Sineresis secara Visual Proporsi Susu Sapi dan Susu Kedelai (S) S1 S2 S3 S1 S2 S3 dan Kedelai Lactobacillus Rerata Viskositas 0.24 6.44 1.4 Uji Viskositas Viskositas yang dihasilkan pada praktikum ini berkisar antara 0. Hasil Rerata Viskositas dari Proporsi Susu Sapi dengan Isolat Lactobacillus casei dan plantarum Kode Isolat L1 L1 L1 L2 L2 L2 4. 2001).5 .04 5. Tabel 7. Viskositas terbesar diperoleh dari isolat Lactobacillus plantarum dengan proporsi susu sapi an susu kedelai masing-masing 50 % sedangkan viskositas terendah pada isolat Lactobacillus casei dengan proporsi susu sapi 100% seperti tercantum pada Tabel 7.3 Uji Bakteri Asam Laktat (BAL) 4.5 6.15 5.51 2.65 0. Hal ini mungkin disebabkan karena pengaruh enzim proteolitik dari Lactobacillus casei yang dapat memecah ikatan polipeptida menjadi lebih pendek dan protein terdenaturasi sehingga terbentuk padatan yang lebih kompak (Kim dan Bhowmik.665 4.dengan plantarum Kode Isolat L1 L1 L1 L2 L2 L2 Isolat Lactobacillus casei dan Lactobacillus Proporsi Susu Sapi dan Susu Kedelai (S) S1 S2 S3 S1 S2 S3 Rerata pH 6.44 sampai 2.

Sebagai pembanding digunakan yoghurt komersial. warna. dan rasa.Tabel 8. . aroma. Hasil Rerata Sineresis dari Proporsi Susu Sapi dengan Isolat Lactobacillus casei dan plantarum selama 16 Jam Proporsi Susu Sapi dan Susu Kedelai (S) S1 S2 S3 S1 S2 S3 dan Kedelai Lactobacillus Kode Isolat L1 L1 L1 L2 L2 L2 4. Uji yoghurt secara keseluruhan parameter yang diamati organoleptik terhadap adalah tekstur.6 Uji Organoleptik Rerata Sineresis (mm) 0 2 3 2 1 4 Uji organoleptik dilakukan oleh 15 panelis.

yakult. Pusat Antar Universitas Pangan Dan Gizi Institut Pertanian Bogor.org/wiki/Lactobacillus_plantarum. S. http://en. http://id. D.id/artikel/pangan/IPB/Yoghurt%20kedelai.ac. Lactobacillus plantarum. Lactobacillus casei.my/portal/modules/xdirectory/singlelink.com/2006/05/25/serba-serbi-pengolahansusu-mengenal-yogurt-bagian-2/ Anonymous 4. 2007. Prebiotik dan Probiotik.com. Download: 18 Mei 2007 Anonymous 7. Download: 18 Mei 2007 Anonymous 11.or.htm. 2007. http://en. http://www. http://www. Bacteria Genomes-Lactobacillus plantarum. A. Penerbit Liberty. Download: 18 Mei 2007 Anonymous 10.ebi. Download: 18 Mei 2007 Hadiwiyoto. L. http://manglayang. Yakult adalah probiotik.apjii.wikipedia. Download: 18 Mei 2007 Anonymous 9. 2005. 2007. http://iptek. 2007.halalguide. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya.asp? id=175981&kat_id=123&kat_id1=&kat_id2 . 1989. L. http://www.wikipedia. Malang Lanny. Download: 18 Mei 2007 Anonymous 6.php? cid=76&lid=1157. Bogor Anonymous 3. 2007. Yogyakarta Idris..blogsome.uk/2can/genomes/bacteria/Lactobacillus_plantarum. 2006.allergyresearchgroup. Yoghurt Kedelai (Soyghurt). S.info/content/view/773/71/. 2007. MI.co. http://www. Teori dan Prosedur Pengujian Mutu Susu dan Hasil Olahannya. 1984. Budiyanto.id/yakult3. Apriantono.org/wiki/Lactobacillus_casei.republika. Petunjuk Laboratorium Analisis Pangan. Metode Pengujian Bahan Pangan Secara Sensoris.PUSTAKA ACUAN Anonim 1. Yoghurt. 2007. 2004.id/koran_detail. 2005. Puspitasari dan S. Lactobacillus plantarum/rhamnosus/salivarus.org/wiki/Yogurt. Yogurt bagian2: Mikrobiologi Susu dan Kultur Starter.co. Hidup Sehat Bersama Bakteri Baik.com/proddesc/discuss/LactobacillusPlan tRhamSal_PDFProductSheet040105.emara.wikipedia.. http://www.pdf Anonymous 5. http://www.html Anonymous 8. 1994. Fardiaz. Probitoik. 2007.pdf Anonymous 2. N.

Penambahan Ekstrak Tempe untuk Mempertahankan Viabilitas Bakteri Asam Laktat pada Yoghurt Bubuk. 2003. http://digilib. Diakses tanggal 7 Juli 2007. dkk. Yusmarini dan Efendi. Yoghurt. Bandung Sugiono dan A.brawijaya.pdf .unri. Surajudin. Efektifitas Bakteri Asam Laktat (BAL) dalam Pembuatan Produk Fermentasi Berbasis Protein/Susu Nabati. S. Balai Penelitian Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian. Produk-Produk Teknologi Fermentasi.pdf+uji+probiotik%3Byoghurt %3Bcasei&hl=id&ct=clnk&cd=2&gl=id. Diakses tanggal 07 Juli 2007. Jakarta Widowati. L.pdf. S. Prosedur Analisa Untuk Bahan Makanan dan Pertanian. Evaluasi Mutu Soygurt yang Dibuat dengan Penambahan beberapa Jenis Gula.14.id/jurnal/jurnal_natur/vol6(2)/Yusmarini. 2005.104/search?q=cache:h4EXrUz7o0J:www.ac. http://72..or. AgroMedia Pustaka. http://www. Haryono dan Suhardi. 2001. S dan Misgiyarta.235. Mahenda. Susanto. Malang Sulandari...id/virtual_library/mlg_warintek/Pdf %20Material/Biosain%20Edisi%20Desember%202001%20(Edisi %203)/penambahan%20ekstrak%20tempe%20untuk%20. Jurnal Natur Indonesia 6(2): 104110 (2004). T. 2004. 1984. Kumalaningsih.indobiogen.id/terbitan/prosiding/fulltext_pdf/prosiding2003_36 0-373_sriwidowati_efektivitas.Sudarmadji. Universitas Brawijaya. 2004. Susu Fermentasi Yang Menyehatkan.ac. Diakses tanggal : 7 Juli 2007 . Penerbit Angkasa.

kocok sampai larut semua) dan beberapa butiran zink.0 Buat larutan HCl dari larutan HCl pekat dengan mengukur volume tertentu HCl pekat dan mengencerkannya dengan aquades. Penentuan N-Total.10 0.5 89. 3) Didihkan sampai jernih dan lanjutkan pendidihan 30 menit lagi.0 445. • Timbang dengan teliti ± 300 mg tri-hydroxymethil-amino-methane (THAM. Encerkan menjadi 100 ml dengan aquades yang telah didihkan).1 N HCl ml HCl pekat dilarutkan menjadi 10 liter 8.05 0.5 H2O. Buatlah tiga kali ulangan. distilat ditampung sebanyak 100 ml dalam Erlenmeyer yang berisi 25 ml larutan jenuh asam borat dan beberapa tetes indikator metil merah/ metilen biru (100 mg metil merah + 30 mg metilen biru dilarutkan dalam 60 ml alkohol 95%. 14) dalam erlenmeyer.0 890. Setelah dingin. Tambahkan 5 gram campuran Na2SO4-HgO (20:1) untuk katalisator. . 6) Titrasi larutan yang diperoleh dengan 0. Analisa Protein.Lampiran 1. 5) Lakukan destilasi.02 0.9 17.8 44.00 b) Standarisasi larutan 0. 2) Ambil 10 ml dari larutan ini dan msukkan ke dalam labu Kjeldahl 500 ml dan tambahkan 10 ml H2SO4 (93-98% bebas N).50 1. 4) Setelah dingin tambahkan 140 ml aquades dan tambahkan 35 ml larutan NaOH-NaS2O3 (500 gr NaOH + 500 ml H20 + 125 gr Na 2S2O3. 1. Cara Semi Mikro Kjeldahl (Sudarmadji dkk.01 0. BM 121. cucilah dinding dalam labu Kjeldahl dengan aquades dan didihkan lagi selama 30 menit. 2007) 1) Ambil 10 ml susu atau larutan protein dam masukkan ke dalam labu takar 100 ml dan encerkan dengan aquades sampai tanda. Normalitas 0.02 HCl. Larutan HCl a) Untuk membuat 10 liter larutan HCl dalam berbagai normalitas dapat dilihat pada daftar di bawah ini.

sampa terbentuk warna merah muda. 8) Perhitungan jumlah total N: Jumlah N total = ml HCl x N HCl x 14. Titrasi 50 ml larutan HCl dengan larutan NaOH yang telah distandarisasi (0.1%. menjadi merah pucat. sampai warna berubah dari coklat • Hitung normalitas (N) HCl dari tiga kali ulangan: N HCl = gr THAM (0.12114) (ml HCl) c) Standarisasi larutan 0.6 ml HCl pekat dan encerkan dalam labu ukur 4 liter dengan aquades.1 N) menggunakan indikator phenolphatalein 0. 7) Hitung total N atau % protein dalam contoh.008 x f mg/ml ml larutan contoh Keterangan: f = faktor pengenceran. • Normalitas larutan HCl: N HCl = ml NaOH x N NaOH ml HCl • Simpan larutan HCl dalam botol tertutup. Titrasilah dengan larutan HCl yang akan distandarisasi. dalam contoh petunjuk ini besarnya f = 10 .• Larutkan dalam 25 ml aquades dan tambahkan indikator p-sulfoO-methoxy-benzene-azo-dimethyl-1-naphtylamine.1 N HCl • • Ukurlah dengan gelas ukur 35.

2) Diamkan suspensi ± 10 menit untuk mengendapkan semua protein. Kemudian saring dengan kertas saring. Titrasilah larutan blangko seperti pada larutan contoh. Kemudain tambahkan 10 ml larutan 2 N HCl. kumpulkan filtratnya. dengan mengurangkan volume protein yang mengendap (dari kadar protein susu dan berat jenis protein 1.171 x 100 5 8) Hitung kadar laktosa dalam 100 ml susu dengan memasukkan faktor volume filtrat dan faktor pengenceran. Kemudian encerkan sampai tanda dengan aquades. Untuk susu yang berkadar protein 3.9) dari volume mula-mula 50 ml. Tambahkan 5 ml larutan NaOH (93 gram NaOH diencerkan menjadi 3 liter = 0. 6) Buatlah larutan blangko dengan mengganti 25 ml susu dengan 25 ml aquades. Tambahkan 50 ml larutan Choramine-T (Lampiran 12). Tambahkan 20 ml aquades dan 20 ml larutan KI (10 gr KI + 90 ml aquades = larutan KI 10%).1 N Na 2S2O3 (Lampiran 13) sampai berwarna kuning pucat. 3) Ambil 5 ml filtrat yang jernih. 4) Tutup erlenmeyer dan kocok larutan.2% dan lemak 3.4 X 100 gram 100 25 Keterangan: A = gram laktosa/ 100ml filtrat Ts = Titrasi sampel Tb = Titrasi blanko N 5 = Normalitas Na2S2O3 = Volume titrat yang dititrasi Faktor Hammond 0.2.25) dan volume lemak (dari kadar lemak dan berat jenis lemak 0. 5) Titrasi larutan dengan larutan 0.5% secara teoritis volume filtrat yang didapat 48. Kadar laktosa dalam 100 ml susu: A X 48. Hitung volume filtrat secara teoritis.171 = . Kadar Laktosa dalam susu (Sudarmadji dkk. 7) Hitung laktosa dalam filtrat (g/100 ml) dari rumus: A = (Tb-Ts) x N x 0. kemudian diamkan selama 90 menit.75 N) dan kocok baik-baik. 2007) 1) Pindahkan 25 ml susu ke dalam labu ukur 50 ml dan tambahkan 5 ml reagensia ZnSO4 (Lampiran 11) dan kocok. Tambahkan indikator larutan pati (Lampiran 5) dan lanjutkan titrasi sampai warna abu-abu. masukkan ke dalam erlenmeyer 250 ml yang bertutup.4 ml.

3) Hal yang sama dilakukan pada sampel yang berbeda. Catat pH sampel. set pengukur pH. Prosedur Analisa Total Padatan Terlarut (TPT) 5. 1989) Tahap-tahap penetapan pH secara umum adalah sebagai berikut: (dilakukan pada pH meter yang telah dikalibrasi) 1) 2) 3) 4) 5) 6) Ukur suhu sampel. Prosedur Analisa Kadar Total Asam Laktat Penghitungan total asam laktat dengan titrasi alkalimetri menggunakan NaOH 0.1 N menurut Fardiaz (1992). Biarkan elektroda tercelup beberapa saat sampai diperoleh pembacaan yang stabil. set pengatur suhu pH meter pada suhu terukur.1 N hingga terbentuk warna merah muda yang bertahan 10 detik lalu titrasi dapat dihentikan dan catat volume NaOH 0. Celupkan elektroda pada larutan sampel. Bilas elektroda dengan alikuot sampel atau aquades (jika menggunakan aquades. Persiapan sampel untuk penetapan pH: .1 N yang berkurang. 2) Erlenmeyer dititrasi dengan larutan NaOH 0. Cara melakukannya dapat dikerjakan sebagai berikut: 1) 15 ml sampel dimasukkan ke dalam erlenmeyer 50 ml lalu ditetesi dengan indikator phenolptalein satu sampai dua tetes. Nyalakan pH meter. keringkan elektroda dengan kertas tissue). biarkan sampai stabil (15-30 menit).3. Kadar asam (w/v) dapat dihitung sebagai berikut: Asam (%) = ml NaOH x N NaOH x 90 x 10-3 x 100% Ml sampel yang dititrasi Keterangan: Berat ekuivalen asam laktat = 90 4. Prosedur Penetapan pH (Apriantono.

jika terlalu pekat maka harus diencerkan dulu (perhatikan faktor pengenceran. biarkan ± 15 menit baru diukur pHnya (dalam laporan harus disebutkan perbandingan jumlah bahan dengan air). Uji organoleptik yang dilakukan meliputi tekstur. 2) Jika sampel berupa padatan yang larut dalam air (sebagian besar larut) maka sampel harus dilarutkan dulu dalam air dengan perbandingan tertentu yang sama untuk sampel yang sama. homogenkan. Uji Bakteri Asam Laktat (BAL) 7. homogenkan. jangan disaring.1) Untuk sampel yang berbentuk larutan homogen yang tidak terlalu pekat maka penetapan pHnya dapat langsung. Pengujian menggunakan uji skala hedonik yang terdiri dari 7 nilai dengan 7 pernyataan yaitu: 1) sangat tidak menyukai 2) tidak menyukai . 1984). b) Tambahkan 20 ml air kemudian kocok dengan “stirrer” sampai basah sempurna. rasa. Metode ekstraksi: a) Timbang tepat 1 gr sampel (sampel dalam bentuk tepung homogen). Metode ekstraksi dapat lebih dipercaya. c) Biarkan sampel selama 1 jam. biarkan endapan mengendap dan ukur pH supernatan sampel. kemudian tambahkan 50 ml air. maka kita timbang 20 gr pepaya kemudian larutkan dalam 50 ml air. 3) Sampel kering dan poros (tepung-tepungan dan sejenisnya). tekstur dan rasa dilakukan dengan mengikuti prosedur Hedonic scale (Idris. akan tetapi jika diinginkan sampel tetap utuh maka metode permukaan dapat digunakan. Ada dua cara yaitu metode ekstraksi dan metode permukaan. warna dan aroma. d) Perbandingan jumlah bahan dan air yang digunakan dapat bervariasi tergantung bahan yang diukur. 6. Sebagai contoh: jika kita ingin menetapkan pH buah pepaya. Uji Organoleptik Penilaian secara organoleptik yang melibatkan 100 panelis (para konsumen yang sering makan keju) meliputi warna. harus sama untuk setiap sampel yang sama).

. Selanjutnya panelis diminta memberikan penilaian terhadap sampel sesuai skala hedonik yang ada.3) agak tidak menyukai 4) netral/ biasa 5) agak menyukai 6) menyukai 7) sangat menyukai Pengujian dilakukan dengan menyodorkan secara acak X macam sampel yang masing-masing telah diberi kode berbeda kepada 20 panelis.

1994) x 100% 6) Uji Mikrobiologis Uji mikrobiologis dilakukan dengan mengambil sampel sebanyak 5 gram yang dilarutkan dalam 45 mL aquades steril. . Larutan selanjutnya diencerkan sampai 10-3.ANALISA CADANGAN 4) Kadar Air Kadar air ditentukan dengan cara pengeringan Kadar air sampel dihitung dengan rumus : M= a-b A Keterangan : M : Kadar air sampel A B : Berat sampel awal : Berat sampel setelah pengeringan (Hadiwiyoto. 1994). kemudian larutan tersebut dibiakkan secara pour plate pada media PCA dengan diinkubasi pada suhu 450C (Hadiwiyoto.

Diagram Alir Tahap Pemrosesan Susu menjadi Yoghurt .Susu yang telah diproses Standarisasi dry matter Deaerasi Homogenisasi Persiapan Kultur Pelakuan panas Kultur Starter Inokulasi Penambahan Flavor Fermentasi Stabilizer Fermentasi Pendinginan Pencampuran Pendinginan Pendinginan Pendinginan Pendinginan Pengisian Pendinginan Dringking Yoghurt Pendinginan Pendinginan Pendinginan Pendinginan Pendinginan Pendinginan Pendinginan Flavor Pengadukan Pencampuran Homogenisasi Pemanasan Pendinginan Pendinginan Pengisian Therminisasi Homogenisasi Pendinginan Pengisian Stirred Yoghurt Dringking Yoghurt Cold Storage Gambar.

31 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful