TEORI KOMUNIKASI MASSA

Komunikasi Massa (Mass Communication) adalah komunikasi yang menggunakan media massa, baik cetak (Surat Kabar, Majalah) atau elektronik (radio, televisi) yang dikelola oleh suatu lembaga atau orang yang dilembagakan, yang ditujukan kepada sejumlah besar orang yang tersebar dibanyak tempat. 1. Teori Pengaruh Tradisi (The Effect Tradition) Teori pengaruh komunikasi massa dalam perkembangannya telah mengalami perubahan yang kelihatan berliku-liku dalam abad ini. Dari awalnya, para peneliti percaya pada teori pengaruh komunikasi ―peluru ajaib‖ (bullet theory) Individu-individu dipercaya sebagai dipengaruhi langsung dan secara besar oleh pesan media, karena media dianggap berkuasa dalam membentuk opini publik. Menurut model ini, jika Anda melihat iklan Close Up maka setelah menonton iklan Close Up maka Anda seharusnya mencoba Close Up saat menggosok gigi. Kemudian pada tahun 50-an, ketika aliran hipotesis dua langkah (two step flow) menjadi populer, media pengaruh dianggap sebagai sesuatu yang memiliki pengaruh yang minimal. Misalnya iklan Close Up dipercaya tidak akan secara langsung mempengaruhi banyak orangorang untuk mencobanya. Kemudian dalam 1960-an, berkembang wacana baru yang mendukung minimalnya pengaruh media massa, yaitu bahwa pengaruh media massa juga ditengahi oleh variabel lain. Suatu kekuatan dari iklan Close Up secara komersil atau tidak untuk mampu mempengaruhi khalayak agar mengkonsumsinya, tergantung pada variabel lain. Sehingga pada saat itu pengaruh media dianggap terbatas (limited-effects model). Sekarang setelah riset di tahun 1970-an dan 1980-an, banyak ilmuwan komunikasi sudah kembali ke powerful-effects model, di mana media dianggap memiliki pengaruh yang kuat, terutama media televisi.Ahli komunikasi massa yang sangat mendukung keberadaan teori mengenai pengaruh kuat yang ditimbulkan oleh media massa adalah Noelle-Neumann melalui pandangannya mengenai gelombang kebisuan. 2. Uses, Gratifications and Depedency Salah satu dari teori komunikasi massa yang populer dan serimg diguankan sebagai kerangka teori dalam mengkaji realitas komunikasi massa adalah uses and gratifications. Pendekatan uses and gratifications menekankan riset komunikasi massa pada konsumen pesan atau komunikasi dan tidak begitu memperhatikan mengenai pesannya. Kajian yang dilakukan dalam ranah uses and gratifications mencoba untuk menjawab pertanyan : ―Mengapa orang menggunakan media dan apa yang mereka gunakan untuk media?‖ (McQuail, 2002 : 388). Di sini sikap dasarnya diringkas sebagai berikut : Studi pengaruh yang klasik pada mulanya mempunyai anggapan bahwa konsumen media, bukannya pesan media, sebagai titik awal kajian dalam komunikasi massa. Dalam kajian ini yang diteliti adalah perilaku komunikasi khalayak dalam relasinya dengan pengalaman langsungnya dengan media massa. Khalayak diasumsikan sebagai bagian dari khalayak yang aktif dalam memanfaatkan muatan media, bukannya secara pasif saat mengkonsumsi media massa(Rubin dalam Littlejohn, 1996 : 345). Di sini khalayak diasumsikan sebagai aktif dan diarahkan oleh tujuan. Anggota khalayak dianggap memiliki tanggung jawab sendiri dalam mengadakan pemilihan terhadap media massa untuk mengetahui kebutuhannya, memenuhi kebutuhannya dan bagaimana cara memenuhinya. Media massa dianggap sebagai hanya sebagai salah satu cara memenuhi kebutuhan individu dan individu boleh memenuhi kebutuhan mereka melalui media massa atau dengan suatu cara lain. Riset yang dilakukan dengan pendekatan ini pertama kali dilakukan pada tahun 1940-an oleh

Riset yang lebih mutakhir dilakukan oleh Dennis McQuail dan kawan-kawan dan mereka menemukan empat tipologi motivasi khalayak yang terangkum dalam skema media – persons interactions sebagai berikut : Diversion. Sedangkan para pembaca surat kabar beralasan bahwa dengan membeca surat kabar mereka selain mendapat informasi yang berguna. Di dalam model mereka mereka mengusulkan suatu relasi yang bersifat integral antara pendengar. media. pendekatan ini juga menolak asumsi kausal dari awal hipotesis penguatan. kegunaan sosial Personal identity. yaitu referensi diri. Dalam kerangka pemikiran teori ini. Anda .Paul Lazarfeld yang meneliti alasan masyarakat terhadap acara radio berupa opera sabun dan kuis serta alasan mereka membaca berita di surat kabar (McQuail. 3. khalayak akan menjadi lebih tergantung terhadap media yang telah memenuhi berbagai kebutuhan khalayak bersangkutan dibanding pada media yang menyediakan hanya beberapa kebutuhan saja. Seperti yang telah kita diskusikan di atas. Namun perlu digarisbawahi bahwa khalayak tidak memiliki ketergantungan yang sama terhadap semua media. Seperti teori uses and gratifications. uses and gratifications merupakan suatu gagasan menarik. Untuk mengatasi kelemahan ini. teori ini memprediksikan bahwa khalayak tergantung kepada informasi yang berasal dari media massa dalam rangka memenuhi kebutuhan khalayak bersangkutan serta mencapai tujuan tertentu dari proses konsumsi media massa. dan sistem sosial yang lebih besar. tetapi pendekatan ini tidak mampu melakukan eksplorasi terhadap berbagai hal secara lebih mendalam. 4. pada sisi lain. yaitu persahabatan. Jika. Anda akan mencari kepuasan terhadap kebutuhan hiburan Anda dengan menyaksikan sitcoms. eksplorasi realitas. jika Anda percaya bahwa situated comedy (sitcoms). Sejalan dengan apa yang dikatakan oleh teori uses and gratifications. seperti Bajaj Bajuri menyediakan hiburan dan Anda senang dihibur. mereka juga mendapatkan rasa aman. Lalu apa yang sebenarnya melandasi ketergantungan khalayak terhadap media massa ? Ada dua jawaban mengenai hal ini. Kebanyakan perempuan yang mendengarkan opera sabun di radio beralasan bahwa dengan mendengarkan opera sabun mereka dapat memperoleh gambaran ibu rumah tangga dan istri yang ideal atau dengan mendengarkan opera sabun mereka merasa dapat melepas segala emosi yang mereka miliki. Anda percaya bahwa sitcoms menyediakan suatu pandangan hidup yang tak realistis dan Anda tidak menyukai hal seperti ini Anda akan menghindari untuk melihatnya. pengarang ini mengambil suatu pendekatan sistem yang lebih jauh. sarana pelepasan emosi Personal relationships. Pertama. 2002 : 388). 2002 : 387). Arsenal dan Chelsea secara serius. Sebagai contoh. 2002 : 387). Jika misalnya. yaitu melepaskan diri dari rutinitas dan masalah. Anda mengikuti perkembangan persaingan antara Manchester United. saling berbagai informasi dan rutinitas keseharian (McQuail. Untuk itu mari sekarang kita mendiskusikan beberapa perluasan dari pendekatan yang dilakukan dengan teori uses and gratifications. kepuasan yang Anda cari dari media ditentukan oleh sikap Anda terhadap media –kepercayaan Anda tentang apa yang suatu medium dapat berikan kepada Anda dan evaluasi Anda tentang bahan tersebut. penguatan nilai Surveillance (bentuk-bentuk pencarian informasi) (McQuail. Teori Pengharapan Nilai (The Expectacy-Value Theory) Phillip Palmgreen berusaha mengatasi kurangnya unsur kelekatan yang ada di dalam teori uses and gratification dengan menciptakan suatu teori yang disebutnya sebagai expectance-value theory (teori pengharapan nilai). Teori Ketergantungan (Dependency Theory) Teori ketergantungan terhadap media mula-mula diutarakan oleh Sandra Ball-Rokeach dan Melvin Defleur.

atau tidak melihat pemberitaan Liga Inggris di Harian Kompas. Effendy (1994:11-19) membedakan proses komunikasi menjadi dua tahap. Untuk memahami pengertian komunikasi tersebut sehingga dapat dilancarkan secara efektif dalam Effendy(1994:10) bahwa para peminat komunikasi sering kali mengutip paradigma yang dikemukakan oleh Harold Lasswell dalam karyanya. Proses komunikasi secara primer . organisasi dan masyarakat yang merespon dan menciptakan pesan untuk beradaptasi dengan lingkungan satu sama lain. survey dan riset etnografi. sehingga bukan sumber media massa yang menciptakan ketergantungan. organizations and societies—respond to and create messages to adapt to the environment and one another. PROSES KOMUNIKASI Berangkat dari paradigma Lasswell. A.mungkin akan menjadi tergantung pada tayangan langsung Liga Inggris di TV 7. yaitu: 1. Komunikan (kepada siapa?) 5. Karena itu merujuk pada pengertian Ruben dan Steward(1998:16) mengenai komunikasi manusia yaitu: Human communication is the process through which individuals –in relationships. Pada gilirannya hal ini akan mempengaruhi khalayak untuk memilih berbagai media. Pesan (mengatakan apa?) 3. melainkan kondisi sosial. Media (melalui saluran/ channel/media apa?) 4. Efek (dengan dampak/efek apa?). ada beberapa metode yang dapat digunakan. Komunikator (siapa yang mengatakan?) 2.secara etimologis atau menurut asal katanya adalah dari bahasa Latin communicatus. The Structure and Function of Communication in Society. group. Jadi dalam pengertian ini yang terlibat dalam komunikasi adalah manusia. secara sederhana proses komunikasi adalah pihak komunikator membentuk (encode) pesan dan menyampaikannya melalui suatu saluran tertentu kepada pihak penerima yang menimbulkan efek tertentu. Untuk mengukur efek yang ditimbulkan media massa terhadap khalayak. dan perkataan ini bersumber pada kata communis Dalam kata communis ini memiliki makna ‗berbagi‘ atau ‗menjadi milik bersama‘ yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna. Sumber ketergantungan yang kedua adalah kondisi sosial. Lasswell mengatakan bahwa cara yang baik untuk untuk menjelaskan komunikasi ialah dengan menjawab pertanyaan sebagai berikut: Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect? Paradigma Lasswell di atas menunjukkan bahwa komunikasi meliputi lima unsur sebagai jawaban dari pertanyaan yang diajukan itu. yaitu riset eksperimen. Bahwa komunikasi manusia adalah proses yang melibatkan individu-individu dalam suatu hubungan. Jadi berdasarkan paradigma Lasswell tersebut. Sedangkan orang lain yang lebih tertarik Liga Spanyol dan tidak tertarik akan Liga Inggris mungkin akan tidak mengetahui bahwa situs TV 7 berkaitan Liga Inggris telah di up date.yaitu: 1. Kata atau istilah komunikasi (dari bahasa Inggris ―communication‖). Komunikasi secara terminologis merujuk pada adanya proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. kelompok. Model ini menunjukkan sistem media dan institusi sosial itu saling berhubungan dengan khalayak dalam menciptakan kebutuhan dan minat.

yakni paduan pengalaman dan pengertian (collection of experiences and meanings) yang diperoleh oleh komunikan. televisi. orientasi dan latar belakang budayanya. dan pesan nonverbal (kial/gesture. dsb. Proses komunikasi sekunder Proses komunikasi secara sekunder adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan dengan menggunakan alat atau sarana sebagai media kedua setelah memakai lambang sebagai media pertama. sosial dan budaya dari komunikan. 1994) menyatakan bahwa komunikasi akan berhasil (terdapat kesamaan makna) apabila pesan yang disampaikan oleh komunikator cocok dengan kerangka acuan (frame of reference) . Seorang komunikator menggunakan media ke dua dalam menyampaikan komunikasike karena komunikan sebagai sasaran berada di tempat yang relatif jauh atau jumlahnya banyak. Seperti disinggung di muka. Bagi si A tentunya akan lebih mudah dan lancar apabila pembicaraan mengenai hal tersebut dilakukan dengan si B yang juga sama-sama mahasiswa. pengalaman. Schramm menambahkan. Yang penting dalam proses penyandian (coding) adalah komunikator dapat menyandi dan komunikan dapat menerjemahkan sandi tersebut (terdapat kesamaan makna). komunikasi akan berlangsung lancar. Prosesnya sebagai berikut. Kemudian giliran komunikan untuk menterjemahkan (decode) pesan dari komunikator. majalah. telepon. Artinya apabila kita ingin berkomunikasi dengan baik dengan seseorang. radio. pengalaman. isyarat. maka kita harsu mengolah dan menyampaikan pesan dalam bahasa dan cara-cara yang sesuai dengan tingkat pengetahuan.Proses komunikasi secara primer adalah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang (symbol) sebagai media. budaya. surat kabar. bahwa bidang (field of experience) merupakan faktor penting juga dalam komunikasi. Ini berarti ia menafsirkan lambang yang mengandung pikiran dan atau perasaan komunikator tadi dalam konteks pengertian. Dengan kata lain komunikator perlu mengenali karakteristik individual. komunikasi adalah proses membuat pesan yang setala bagi komunikator dan komunikan. bila bidang pengalaman komunikan tidak sama dengan bidang pengalaman komunikator. Sebagai contoh seperti yang diungkapkan oleh Sendjaja(1994:33)yakni : Si A seorang mahasiswa ingin berbincang-bincang mengenai perkembangan valuta asing dalam kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi. pertama-tama komunikator menyandi (encode) pesan yang akan disampaikan disampaikan kepada komunikan. Lambang sebagai media primer dalam proses komunikasi adalah pesan verbal (bahasa). teleks. warna. televisi. Seandainya si A tersebut membicarakan hal tersebut dengan si C. Sebaliknya. komunikasi berlangsung apabila terjadi kesamaan makna dalam pesan yang diterima oleh komunikan.) dan media nirmassa . radio. dsb adalah media kedua yang sering digunakan dalam komunikasi. Ini berarti komunikator memformulasikan pikiran dan atau perasaannya ke dalam lambang (bahasa) yang diperkirakan akan dimengerti oleh komunikan. Karena antara si A dan si C terdapat perbedaan yang menyangkut tingkat pengetahuan. Surat. akan timbul kesukaran untuk mengerti satu sama lain. gambar. 2. orientasi dan mungkin juga kepentingannya. Dengan kata lain . dan lain sebagainya) yang secara langsung dapat/mampu menerjemahkan pikiran dan atau perasaan komunikator kepada komunikan. Jika bidang pengalaman komunikator sama dengan bidang pengalaman komunikan. Proses komunikasi secara sekunder itu menggunakan media yang dapat diklasifikasikan sebagai media massa (surat kabar. sorang pemuda desa tamatan SD tentunya proses komunikaasi tidak akan berjalan sebagaimana mestinya seperti yang diharapkan si A. Contoh tersebut dapat memberikan gambaran bahwa proses komunikasiakan berjalan baik atau mudah apabila di antara pelaku (sumber dan penerima) relatif sama. Wilbur Schramm (dalam Effendy. film.

tetapi juga dalam hal ekspresi muka. Tubbs dan Sylvia Moss: Komunikasi adalah proses pembentukan makna di antara dua orang atau lebih. Nelson: Komunikasi adalah proses memahami danberbagi makna. sengaja atau tidak sengaja dan tidak terbatas pada bentuk pada bentuk komunikasi verbal. Everet M. Seseorang menyampaikan pesan. yang arahnya bergantian. Contoh definisi komunikasi dalam konsep ini. 2. c. dan begitu seterusnya. seperti menjelaskan sesuatu sesuatu kepada orang lain atau membujuk untuk melakukan sesuatu. Miller: komunikasi adalah proses yang memungkinkan seseorang (komunikator) menyampaikan rangsangan (biasanya lambang-lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain (komunkate). Setiap saat mereka bertukar pesan verbal dan atau pesan nonverbal. Komunikasi sebagai tindakan satu arah. Definisi seperti ini mengisyaratkan komunikasi semua kegiatan yang secara sengaja dilakukan seseorang untuk menyampaikan rangsangan untuk membangkitkan respon orang lain. maka orang-orang yang berkomunikasi dianggap sebagai komunikator yang secara aktif mengirimkan dan menafsirkan pesan. dengan maksud untuk mengubah tingkah laku. Pandangan ini menyetarakan komunikasi dengan suatu proses sebab-akibat atau aksi-reaksi. majalah. dari sumber kepada penerima. radio. B. namun tidak terlalu keliru bila diterapkan pada komunikasi publik (pidato) yang tidak melibatkan tanya jawab. seorang penerima bereaksi dengan memberi jawaban verbal atau nonverbal. seperti surat (selebaran). 2004). Miller: komunikasi terjadi ketika suatu sumber menyampaikan suatu pesan kepada penerima dengan niat yang disadari untuk mempengaruhi perilaku penerima. baik verbal atau nonverbal. Suatu pemahaman komunikasi sebagai penyampaian pesan searah dari seseorang (atau lembaga) kepada seseorang (sekelompok orang) lainnya. Shanon dan Weaver (dalam Wiryanto. Beberapa definisi komunikasi dalam konseptual tindakan satu arah: a. Pearson dan Paul E. Theodore M. sebagai definisi berorientasisumber. Dalam konteks ini. Newcomb: Setiap tindakan komunikasi dipandang sebagai suatu transmisi informasi terdiri dari rangsangan yang diskriminatif. megapon. Stewart L. b. Pemahaman komunikasi dalam konsep ini. Pemahaman komunikasi sebagai proses searah sebenarnya kurang sesuai bila diterapkan pada komunikasi tatapmuka.(telepon. seni . d. Komunikasi sebagai interaksi. surat. Gerald R. kemudian orang pertama bereaksi lagi setelah menerima respon atau umpan balik dari orang kedua. KONSEPTUAL KOMUNIKASI Deddy Mulyana (2005:61-69) mengkategorikan definisi-definisi tentang komunikasi dalam tiga konseptual yaitu: 1. Judy C. baik secara langsung (tatap muka) ataupun melalui media. b. komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang saling mempengaruhi satu sama lain. surat kabar. Beberapa definisi yang sesuai dengan konsep transaksi: a. Berdasrkan pandangan ini. dsb. komunikasi dianggap suatu tindakan yang disengaja untuk menyampaikan pesan demi memenuhi kebutuhan komunikator. Gordon : Komunikasi adalah suatu transaksi dinamis yang melibatkan gagasan dan . Rogers: komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih. Carld R.). c. Pandangan ini menyatakan bahwa komunikasi adalah proses yang dinamis yang secara sinambungan mengubah phak-pihak yang berkomunikasi. lukisan. atau televisi. Komunikasi sebagai transaksi. William I. 3. dan teknologi.

George Herbert Mead (dalam Jalaluddin Rakhmat. Kebutuhan yang lebih dasar harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum kebuthan . 2005:5-30) mengkategorikan fungsi komunikasi menjadi empat. Anda mencintai diri anda bila anda telah dicintai. namun juga bagaimana kita merasakan siapa kita. Selain itu.. Melalui komunikasi dengan orang lain kita belajar bukan saja mengenai siapa kita. Orang berkomunikasi untuk menunjukkan dirinya eksis..J. a. anda merasa tampan atau cantik bila orang-orang sekitar anda juga mengatakan demikian. orang mengarahkan perilakunya dan menyesuaikan dirinya dengan ciri-ciri kelompoknya. Sejak lahir. Humber (1966) menamai affective others. dan aktualisasi diri. Kita perlu dan harus berkomunikasi dengan orang lain. Richard Dewey dan W. penghargaan diri. secara perlahan-lahan kita membentuk konsep diri kita. untuk memenuhi kebutuhan biologis kita seperti makan dan minum. adalah kebutuhan akan hubungan sosial yang ramah. Gorden (dalam Deddy Mulyana. Untuk kelangsungan hidup. Anderson: Komunikasi adalah berbagi informasi antara dua orang atau lebih. Para psikolog berpendapat. anda menjadikan norma-norma dalam Ikatan ini sebagai ukuran perilaku anda. 1994) mengistilahkan significant others (orang lain yang sangat penting) untuk orang-orang disekitar kita yang mempunyai peranan penting dalam membentuk konsep diri kita. perguruan tinggi. Abraham Moslow menyebutkan bahwa manusia punya lima kebutuhan dasar: kebutuhan fisiologis. memupuk hubungan. kelompok belajar. Dari merekalah. yang hanya bisa terpenuhi dengan membina hubungan yang baik dengan orang lain. yaitu: 1. Pembentukan konsep diri. dan memupuk hubungan hubungan orang lain. Kalau anda memilih kelompok rujukan anda Ikatan Dokter Indonesia. Melalui komunikasi kita bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga. b. kita tidak dapat hidup sendiri untuk mempertahankan hidup. Inilah yang disebut aktualisasi diri atau lebih tepat lagi pernyataan eksistensi diri. penanya atau komentator itu sering berbicara panjang lebarm mengkuliahi hadirin. Dengan melihat ini. dan untuk menjadi manusia yang sehat secara rohaniah. untuk orang lain yang dengan mereka kita mempunyai ikatan emosional. dan memperoleh kebahagiaan. FUNGSI KOMUNIKASI William I. . terhindar dari tekanan dan ketegangan. saudara-saudara kita.perasaan. dengan argumenargumen yang terkadang tidak relevan. keamanan. d.. Anda juga meras diri sebagai bagian dari kelompok ini. dan orang yang tinggal satu rumah dengan kita. dan memnuhi kebutuhan psikologis kita seperti sukses dan kebahagiaan. kebutuhan sosial. c. anda berpikir anda cerdas bila orang-orang sekitar anda menganggap anda cerdas. negara secara keseluruhan) untuk mencapai tujuan bersama. terdapat apa yang disebut dengan reference group (kelompok rujukan) yaitu kelompok yang secara emosional mengikat kita. lengkap dengan sifat-sifat doketer menurut persepsi anda. Sebagai komunikasi sosial Fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun konsep diri kita. dan itu hanya bisa kita peroleh lewat informasi yang diberikan orang lain kepada kita. Konsep diri adalah pandangan kita mengenai diri kita. antara lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur. desa. Fungsi komunikasi sebagai eksistensi diri terlihat jelas misalnya pada penanya dalam sebuah seminar. C. Ketika kita masih kecil. Pernyataan eksistensi diri. mereka adalah orang tua kita. dan berpengaruh terhadap pembentukan konsep diri kita. RT. untuk memperoleh kebahagiaan. untuk kelangsungan hidup. kebutuhan utama kita sebagai manusia. aktualisasi diri. Donald Byker dan Loren J. Meskipun mereka sudah diperingatkan moderator untuk berbicara singkat dan langsung ke pokok masalah.

namun juga untuk menghancurkan hubungan tersebut. dan juga menghibur. Seorang ibu menunjukkan kasih sayangnya dengan membelai kepala anaknya. ideologi. suku. Kedua tujuan itu (jangka pendek dan panjang) tentu saja saling berkaitan dalam arti bahwa pengelolaan kesan itu secara kumulatif dapat digunakan untuk mencapai tujuan jangka panjang berupa keberhasilan dalam karier. dan sebagainya yang pada dasarnya untuk menunjukkan kepada orang lain siapa diri kita seperti yang kita inginkan. Sebagai komunikasi ekspresif Komunikasi berfungsi untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi) kita. untuk membujuk atau mempengaruhi orang lain. misa). takut. dan tujuan-tujuan sosial serta hiburan. misalnya keahlian berpidato. menumbuhkan kesan yang baik. perayaan lebaran (Idul Fitri) atau Natal. sunatan. tujuan jangka panjang dapat diraih lewat keahlian komunikasi. atau agama mereka. dan kekayaan. juga adalah komunikasi ritual. penghormatan sosial. Misal pendapat Onong Effendy (1994). Negara. rindu. mengobral janji. mulai dari upacara kelahiran. pergaulan. gembira. mendorong. marah dan benci dapat disampaikan lewat katakata. simpati. sedih. Sebagai komunikasi instrumental Komunikasi instrumental mempunyai beberapa tujuan umum. Perasaan-perasaan tersebut terutama dikomunikasikan melalui pesan-pesan nonverbal. ulang tahun. misalnya untuk memperoleh jabatan. bangsa. Tujuan jangka pendek misalnya untuk memperoleh pujian. sembahyang. 4. mengubah sikap. seperti berbicara sopan. naik haji. Komunikasi akan sangat dibutuhkan untuk memperoleh dan memberi informasi yang dibutuhkan. Orang dapat menyalurkan kemarahannya dengan mengumpat. peduli. yang antara lain dapat diraih dengan pengelolaan kesan (impression management). Kita mungkin sudah mampu kebuthan fisiologis dan keamanan untuk bertahan hidup. kekuasaan.yang lebih tinggi diupayakan. mengenakankan pakaian necis. Studi komunika membuat kita peka terhadap berbagai strategi yang dapat kita gunakan dalam komunikasi kita untuk bekerja lebih baik dengan orang lain demi keuntungan bersama. membaca kitab suci. penghargaan diri. Kini kita ingin memenuhi kebutuhan sosial. siraman. memberi dan menerima persahabatan. dan aktualisasi diri. komunikasi tidak saja kita gunakan untuk menciptakan dan membangun hubungan. baik tujuan jangka pendek ataupun tujuan jangka panjang. upacara wisuda. Sementara itu. Mereka yang berpartisipasi dalam bentuk komunikasi ritual tersebut menegaskan kembali komitmen mereka kepada tradisi keluarga. terdapat beberapa pendapat dari para ilmuwan yang bila dicermati saling melengkapi. namun bisa disampaikan secara lebih ekpresif lewat perilaku nonverbal. dan politik. berunding. pernikahan. yaitu: menginformasikan. mempertimbangkan solusi alternatif atas masalah kemudian mengambil keputusan. dan lain-lain. ekonomi. Sebagai instrumen. mengepalkan tangan seraya melototkan matanya. Dalam acara-acara itu orang mengucapkan kata-kata atau perilaku-perilaku tertentu yang bersifat simbolik. pertunangan. Perasaan sayang. Ritus-ritus lain seperti berdoa (salat. 3. upacara bendera (termasuk menyanyikan lagu kebangsaan). Sebagai komunikasi ritual Suatu komunitas sering melakukan upacara-upacara berlainan sepanjang tahun dan sepanjang hidup. keuntungan material. 2. empati. yang disebut para antropolog sebaga rites of passage. rasa diterima. mahasiswa memprotes kebijakan penguasa negara atau penguasa kampus dengan melakukan demontrasi. ia berpendapat fungsi . Kebutuhan ketiga dan keempat khususnya meliputi keinginan untuk memperoleh rasa lewat rasa memiliki dan dimiliki. menggerakkan tindakan. Komunikasi berfungsi sebagi instrumen untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi dan pekerjaan. prihatin. yakni taktik-taktik verbal dan nonverbal. memperoleh simpati. Berkenaan dengan fungsi komunikasi ini. mengajar. berbahasa asing ataupun keahlian menulis.

Demikian pula sebaliknya. Menurut Michael Burgoon dan Michael Ruffner dalam Sendjaja.tidak ada aktifitas yang dilakukan tanpa komunikasi. menghibur. Komunikasi intrapribadi (intrapersonal communication) yaitu komunikasi yang terjadi dalam diri seseorang yang berupa proses pengolahan informasi melalui panca indera dan sistem syaraf manusia. 1994:27) memaparkan fungsi komunikasi sebagai berikut: 1. 4. 3.baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang.komunikasi adalah menyampaikan informasi. bagaimana cara kita memberikan kontribusi sebagai anggota keluarga. (2005:1-8) menyatakan bahwa 1. Komunikasi massa (mass communication). orang lain akan berkomunikasi dengan kita . heterogen. Komunikasi kelompok (group communication) yaitu komunikasi yang berlangsung di antara anggota suatu kelompok. mendidik. Yang tidak bisa dikenali satu persatu. kelompok. 2.(1994) memberi batasan komunikasi kelompok sebagai interaksi tatap muka dari tiga atau lebih individu guna memperoleh maksud atau tujuan yang dikehendaki seperti berbagi informasi. komunitas. Dalam komunikasi ini jumlah perilaku yang terlibat pada dasarnya bisa lebih dari dua orang selama pesan atau informasi yang disampaikan bersifat pribadi. 2005:52). Sedangkan Harold D Lasswell (dalam Nurudin. Menurunkan warisan sosial dari generasi ke generasi berikutnya. E. RAGAM TINGKATAN KOMUNIKASI ATAU KONTEKS-KONTEKS KOMUNIKASI Secara umum ragam tingkatan komunikasi adalah sebagai berikut: 1. Penjajagan/pengawasan lingkungan (surveillance of the information) yakni penyingkapan ancaman dan kesempatan yang mempengaruhi nilai masyarakat. Komunikasi organisasi (organization communication) yaitu pengiriman dan penerimaan berbagai pesan organisasi di dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi (Wiryanto. Kita tidak bisa tidak berkomunikasi. Dalam kehidupan kita sehari-hari komunikasi memegang peranan yang sangat penting. dikarenakan kita dapat membuat beberapa perbedaan yang esensial manakala kita berkomunikasi dengan orang lain. 2004 dan Effendy. Komunikasi adalah fundamental dalam kehidupan kita. Komunikasi massa dapat didefinisikan sebagai suatu jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah audien yang tersebar. ceramah atau kuliah (umum). dan mempengaruhi. KEGUNAAN BELAJAR ILMU KOMUNIKASI Mengapa kita mempelajari ilmu komunikasi ?Ruben&Steward. D. Cara kita berhubungan satu dengan lainnya. organisasi dan masyarakat secara luas membutuhkan suatu . Komunikasi demikian sering juga disebut pidato. 5. Beberapa pakar komunikasi menggunakan istilah komunikasi kelompok besar (large group communication) untuk komunikasi ini. Menghubungkan bagian-bagian yang terpisahkan dari masyarakat untuk menanggapi lingkungannya . 2. Pengertian komunikasi publik adalah komunikasi antara seorang pembicara dengan sejumlah besar orang (khalayak). dan anonim melalui media massa cetak atau elektrolik sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat. bagimana suatu hubungan kita bentuk. Komunikasi antarpribadi (interpersonal communication) yaitu kegiatan komunikasi yang dilakukan seseorang dengan orang lain dengan corak komunikasinya lebih bersifat pribadi dan sampai pada tataran prediksi hasil komunikasinya pada tingkatan psikologis yang memandang pribadi sebagai unik. 3. pemeliharaan diri atau pemecahan masalah sehingga semua anggota dapat menumbuhkan karakteristik pribadi anggota lainnya dengan akurat. Kemudian Mulyana (2005:74) juga menambahkan konteks komunikasi publik.

5. Mulyana. pendidikan. Ellen langer dalam Ruben&Stewat( 2005:3) menyebut konsep mindfulness akan terjadi ketika kita memberikan perhatian pada situasi dan konteks. dan lain-lain. memerlukan kerjasama antara satu dengan yang lain. Disiplin ini bersifat multidisiplin. Stephen W. Untuk mencapai kompetensi komunikasi memerlukan understanding dan suatu ketrampilan sehingga komunikasi yang kita lakukan menjadi efektif. dan lain sebagainya SUMBER: 1. Banyak bidang-bidang komunikasi modern sekarang ini yang memfokuskan pada studi tentang pesan. Bandung: Rosda. politik. ataupun secara kelompok sehingga kita dapat berkolaborasi sebagai anggota dengan baik. Dalam hal ini ternyata aktifitas komunikasi bukanlah suatu aktifitas yang mudah. Hafidz.2005. dan lain-lain. Komunikasi Teori dan Praktek.USA:Alyn and Bacon . dan dapat menerima atas kehadiran ide-ide yang efektif melalui saluran saluran komunikasi. Untuk mencapai kesuksesan dari suatu kedudukan/ posisi tertentu dalam mencapai kompetensi komunikasi antara lain melalui kemampuan secara personal dan sikap. Banyak yang berpendidikan tinggi tetapi tidak memilki ketrampilan berkomunikasi secara baik dan memadai sehingga mengakibatkan kegagalan dalam berinteraksi dengan manusia lainnya. yang berkaitan dengan ilmu-ilmu lain seperti psikologi. Jakarta:PT RajaGrafindo Persada 3. informasi. Littlejohn. 4. Kadang-kadang kita menganggap bahwa komunikasi itu hanyalah suatu yang bersifat common sense dan setiap orang pasti mengetahui bagaimana berkomunikasi. Komunikasi adalah suatu bidang yang dikatakan sebagai popular. Lea P.komunikasi. USA: Wadsworth Publishing. Brent D. ada juga tentang hubungan antara komunikasi dengan bidang profesiponal lainnya termasuk hukum. pemerintah. antroplogi. Karir dalam bisnis. 4. ada ketrampilan komunikasi dalam bentuk tulisan dan oral. 5. Sehingga komunikasi itu perlu kita pelajari. ilmu computer. Bandung: Remaja Pengantar Ilmu Komunikasi. Komunikasi adalah populer. Komunikasi adalah suatu aktifitas yang komplek dan menantang. kita terbuka dengan informasi baru dan kita menyadari bahwa ada banyak perspektif tidak hanya satu persepektif di kehidupan manusia.Rosdakarya 2. atau pendidikan memerlukan kemampuan dalam memahami situasi komunikasi.Sehingga menjadikan komunikasi tersebut menjadi hal yang sangat fundamental dalam kehidupan kita. 2.Stewart. mengembangkan strategi komunikasi efektif. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Deddy. 2001. Suatu pendidikan yang tinggi tidak menjamin kompetensi komunikasi yang baik. Onong Uchjana. Padahal sesungguhnya banyak yang tidak memilki ketrampilan berkomunikasi yang baik karena ternyata banyak pesanpesan dalam komunikasi manusia itu yang disampaikan tidak hanya dalam bentuk verbal tetapi juga nonverbal. kemampuan dalam melakukan komunikasi oral dan tulisan dan lain sebagainya. Kadang-kadang kita juga mengalami kegagalan dalam berkomunikasi. sosiologi. Sehingga sekarang ini komunikasi sebagai ilmu social/perileku dan suatu seni yang diaplikasikan. 2005. bisnis. Jakarta:Grasindo. Komunikasi adalah vital untuk suatu kedudukan/posisi yang efektif. Effendy. Communication and Human Behaviour. Cangara. Komunikasi adalah merupakan suatu aktifitas komplek. 2001. 3. Theories of Human Communication. Pengantar Ilmu Komunikasi. kemampuan interpersonal. ada ketrampilan berkomunikasi secara interpersonal. Ruben.

blogspot. Sendjaja. menghindaridan mengatasi konflik-konflik pribadi. Walaupun begitu. serta berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan orang lain (Hafied Cangara. fungsi utama komunikasi antarpribadi adalah meningkatkan hubungan insani. 7.html . 2005: 56).com/2010/05/teori-komunikasi-massa.Jakarta:Universitas Terbuka.6.1994. 2005.Pengantar Komunikasi.Sasa Djuarsa. fungsi komunikasi bisa dilihat juga sesuai dengan konteksnya. mengurangi ketidakpastian sesuatu. Misal pada komunikasi antarpribadi. Komunikasi kelompok berfungsi untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan solidaritas http://yunadialfanfikom. Wiryanto.