P. 1
Konsep Dasar Islam

Konsep Dasar Islam

|Views: 58|Likes:
Published by Hapus Nama

More info:

Published by: Hapus Nama on Sep 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/25/2012

pdf

text

original

ISLAM : Konsep Dasar bagian 1 Makna Agama (Din) Agama yang dalam Islam disebut din berasal dari

bahasa arab yaitu d-y-n (???) Din memiliki banyak arti, yang walaupun sepertinya bertentangan satu sama lain, namun ternyata memiliki hubungan konsep dan makna, yang membentuk suatu kesatuan pemahaman arti yang tidak terpisahkan. Ini sebuah konsep agama yang luar biasa. Makna Din Makna makna utama dalam kata din merujuk pada kitab Lisaan l Arab Ibnu Manzur dapa t disimpulkan dalam empat arti: (1) Keberhutangan; (2) Penyerahan diri; (3) Kekuatan peradilan; (4) kecenderungan alami Penjelasannya adalah sebagai berikut Din Bermakna Hutang (???) Makna Keberhutangan Apa maksud dari hutang? Kepada siapa manusia berhutang? Manusia dalam keadaan memiliki hutang kepada Allah, karena ia semula tidak ada l alu menjadi ada. Ia berhutang eksistensi/keberadaan kepada Allah SWT. Makna Keberhutangan Keadaan berhutang akan penciptaan itu menjadikan manusia berada dalam keadaan ke rugian atau kebangkrutan karena ia tidak memiliki sesuatu apapun dari dirinya, s egala sesuatunya tentang dirinya, apa yang ada pada dirinya dan darinya, sesungg uhnya dimiliki oleh Sang Pencipta. Dan inilah yang menjadi apa yang dimaksud di dalam ayat Al Qur an: ????? ???????????? ????? ?????? Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, Konsep Keberhutangan Modal (hutang) yang diberikan oleh Allah, harus dikembalikan dalam keadaan untung dengan cara berniaga dan simpan-pinjam . Perniagaan (tijarah) dan simpan-pinjam (yuqridu), membeli (isytara) yang dimaksu d adalah melalui ibadah dan amal shalih di dunia, sehingga ia mendapatkan keuntu ngan. Lihat. Konsep Keberhutangan Ketika seseorang berusaha untuk membayar, seorang yang dalam keadaan hutang haru s mengembalikan dirinya kepada Tuhan, pengembalian dirinya bagaikan kembali turu nnya hujan, suatu keuntungan baginya. Inilah yang dimaksud dalam ungkapan: ???? ????? ???????? ?????? Ia yang menghambakan dirinya mendapat untung (rabiha yang kata-benda infinifnya a dalah:rabah) Konsep Keberhutangan Ungkapan menghambakan diri (dana nafsahu) bermakna memberikan dirinya untuk melayan i dan di sini juga berarti mengembalikan diri (kepada Pemilik). Juga dinyatakan dal am hadits Rasulullah saw: ?????????? ???? ????? ???????? ?? ?????? ????? ?????? ????????? Orang yang cerdas adalah ia yang menghambakan dirinya (dana nafsahu) dan bekerja untuk apa yang akan ada sesudah mati. Konsep Keberhutangan Dengan mengembalikan dirinya kepada Allah, dengan setia dan benar mengikuti dan mentaati Perintah dan Larangan, serta Aturan dan Hukum Tuhan, maka aktivitas man usia akan dibalas dengan balasan yang baik dengan berlipat ganda, sebagaimana di sebutkan dalam ayat:

asal kejadian. 3:31) Din Bermakna Kepasrahan (????) . Hakim Agung. ikutilah aku. atau agama yang benar. Yang semuanya disandarkan kepada manusia. bakat. menjawab: ???! . yawm al-hisab Din Bermakna Fitrah (????) Konsep Fitrah Secara bahasa (etimologis): fathara-yafthuru-fathran maknanya: sifat. kepada manu sia untuk mengenal iman. yawm al-din.??? ?????) Konsep Peradilan Din sebelumnya bermakna hutang. Sepe rti seekor binatang yang makan. al-Dayyan (seakar kata dengan din). Ini adalah perjanjia n. jelas disebut manusia yang alami (sewajarnya) atau normal. Kecenderungan alami dari manusia untuk mengabdi dan beribadah kepada Tuhan ini ( QS 51:56)yang juga dapat disebut sebagai din yang bermakna fitrah atau normal Konsep Fitrah Ketundukan kepada aturan Allah karena sadar akan Perjanjiannya (QS 7:172) akan m embawa kondisi harmonis yang berlawanan dengan ketidakharmonisan. kemul iaan. Menurut ahli fikih: karakter yang bersifat suci dan asli yang dibawa manusia sej ak lahir.???? ??? ??????? ???????? ??????? ??????? ??????? ????????????? ???? ?????????? ????????? Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah. yang akan mampu membedakan antara hak dan batil. Mak a hasil dari perniagaan ini harus dikembalikan kepada Pemiliknya melalui suatu p roses audit atau peradilan Karenannya din dalam makna kedua disebut peradilan di mana Allah adalah Pembuat perhitungan. Ma lik. Maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepada nya dengan lipat ganda yang banyak (Al-Baqarah (2):245 Konsep Keberhutangan Manusia yang tidak menyadari bahwa dirinya berhutang adalah bagaikan hewan. kesucian. Mutakallimun: Persiapan sebelum lahir ke dunia untuk melaksanakan hukum Allah SW T. tidur dan mengejar kenikmatan inderawinya (Lihat al-A'raf 7:179). Ketika Tuhan berkata: Bukankah Aku Rabbmu? . (QS. dan penyimpa ngan terhadap kondisi ini disebut tidak normal dan akan mengakibatkan kegelisaha n Konsep Fitrah Syahadat (shuhud) sebenarnya merupakan penguatan terhadap kesaksian kita terhada p Allah ditambah dengan kepatuhan kita kepada Nabi ???? ??? ??????? ?????????? ??????? ?????????????? ???????????? ??????? ???????? ?? ?????? ???????????€? Katakanlah (wahai Muhammad): Jika kalian mencintai Allah. dan diri sejati manusia. Raghib al-Isfahani. kekuatan dan kemampuan yang diberikan Allah SWT. bersaksi pada dirinya. yang juga disebut dengan H ari Perhitungan. yang maknanya lebih dalam dari Ya! . Konsep Fitrah Manusia yang berusaha memenuhi tujuan keberadaan dan penciptaan dirinya di dunia . yang harus diniagakan dan disimpanpinajmkan. Ia adalah Raja. dari Hari Peradilan dan Pembalasan. pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah). Bahkan lebih buruk dari binatang Din Bermakna Peradilan (?????? . Secara istilah (terminologis): Menurut al-Jurjani: Sebuah karakter yang senang dalam menerima agama. niscaya A llah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu . minum. dan kondisi fitrah manusia yang mengakui Allah sebagai Tuhannya.

.Konsep Kepasrahan (aslama) Ketika Allah berfirman Bukankah Aku Tuhanmu? .. yakni al-Islam Kata kerja: aslama Definisi dari agama (tidak ada agama yang sejati kecuali islam) Nama Islam Sebagai Din Islam adalah satu-satunya agama yang namanya langsung diberikan oleh Allah. Diskusi: cari asal usul kata kristen . Seorang manusia yang men yerahkan dirinya kepada Tuhan dengan cara ini adalah seseorang yang menjalankan din dalam makna aslama Konsep Kepasrahan (aslama) Jadi terdapat 3 syarat kepasrahan: Sadar akan kepasrahan tersebut Dilakukan terus menerus Dan dilakukan secara sukarela Sehingga ibadah yang dilakukan dengan keterpaksaan bukanlah bentuk aslama (tapi bedakan dengan konsep mujahadah) ?????? ???????? ?????? ??????? ???????? ???????? ??????? Dan siapakah yang lebih baik agama (din)-nya dari pada orang yang menyerahkan (a slama) dirinya kepada Allah. bersaksi ata s dirinya. dan ini adalah satu-satunya din yang dap at diterima Allah. tetapi hanya satu yang terbaik dan benar. yaitu din di mana kepatuhan tota l (istislam) kepada Allah dilaksanakan. kehidupan duniawi dilukiskan secara terus-menerus d alam perumpamaan-perumpamaan kegiatan usaha perniagaan. dan penyerahan diri ini tidak berarti suatu kehilangan atas kebebasan bagi diri seseorang. namun yang sejati dan diterima Allah hanyalah Islam. (Ali-Imran (3):85) Nama Islam Sebagai Din Islam mengakui bahwa ada banyak din di dunia ini. Rincian tentang apa itu Islam. rukun-rukun dan fondasi-fondasinya dibahas pada m ateri dinul Islam. tindakkannya. Perniaga an dan Perdagangan adalah darah bagi kehidupan kosmopolis.. hindu .. Konsep Kepasrahan (aslama) Penyerahan diri dalam kaitan yang telah dijelaskan bermakna suatu kesadaran. Tida k ada agama di dunia ini yang namanya diturunkan langsung oleh Allah. seperti yang ia firmankan dalam Kitab Suci Al-Qur an: ?????? ???????? ?????? ???????????? ?????? ?????? ???????? ?????? Barangsiapa mencari agama (din) selain islam (al-Islam). dan kegiatan seperti itu memang sesungguhnya melekat dalam konsep din Di dalam kitab suci Al-Qur an. maka tidaklah diterima d aripadanya. dan matinya hanya u ntuk Allah semata. yahudi . Aktivitas dalam suatu k . hidup. Masyarakat Madani dan Tamaddun Konsep din mencerminkan gagasan tentang suatu kerajaan suatu kosmopolis. karena kebebasan sesungguhnya adalah bertinda k sesuai dengan kebutuhan alami yang asli dari dirinya. Karena hanya dalam Islam lah bentuk ketaatan dijalankan s epenuhnya Jadi dengan demikian Islam itu bisa berarti 3 hal: Nama suatu agama. Masyarakat Madani dan Tamaddun (peradaban) Din.. budha Perbandingan Agama Perspektif Muslim Din. apabila ia terbimbing dengan benar maka ia akan teringat akan perjanjian itu dan berbuat sesuai dengan yang telah digarisk an atasnya tersebut sehingga ibadahnya. kem auan untuk berserah diri. (Al-Nisa (4):125 ) Konsep Kepasrahan (aslama) Din yang ditunjukkan adalah tidak lain adalah Islam. dan manusia sejujurnya. Ada bentuk-bentuk din yang lain. menjawab: Ya! Ini merupakan perjanjian yang penuh ketulusan dan kepasra han kepada Allah Ketika manusia terlahir ke dunia ini.

Manusia adalah jiwa dan sekaligus raga. Masyarakat Madani dan Tamaddun Seorang Muslim sebagai penduduk kota besar. maka orang tersebut digambarkan telah mencapai kebebasan dalam arti telah memenuhi tujuan penciptaan dan keberadaannya serta memperoleh mencapai ked amaian tertinggi (islam) dan jiwanya menjadi tentram. Ini a dalah jiwa yang mengembalikan dirinya dengan sukarela kepada Tuhannya. Manusia juga mempunyai dua jiwa yang serupa dengan sifat gandanya: yaitu jiwa yang tinggi. maka makna ibadah pada tingkat akhir dan pada tahapan yang lanjut berarti pe ngetahuan: ma rifah. Din dan Tamaddun Islam merupakan agama yang pribadi. yaitu untuk mereka yang taat kepada hukum Tuhan. Sehingga Islam adalah: Islam juga merupakan pembenaran oleh hati (qalb) dan fikiran ( aql) yang dinyataka n oleh lidah (lisan) juga ditunjukkan melalui pengamalan ( amal). karena dalam dirinya dan termanifestasikan sifat-sifat Sang Pencipta. Masyarakat Madani dan Tamaddun Jiwa hewani bisa dikekang dan dikendalikan oleh jiwa rasional melalui ibadat (pe nghambaan). Masyarakat Madani dan Tamaddun Jiwa muthma innah adalah jiwa yang telah memenuhi Perjanjiannya dengan kesetiaan yang teguh Tidak seorang pun yang mengenal Tuhannya lebih baik dari hamba-Nya yang sejati d an setia. al. maka ketika dinyatakan sebagai manusia dalam jamaah Islam (seorang Muslim). maka jiwa-jiwa yang sama dipersatukan dalam usahanya untuk memenuhi perjanjian i tu secara kolektif sebagai masyarakat dan komunitas (ummah) di samping secara pe rseorangan. suatu representasi mikrokosmos. Oleh karena itu. Masyarakat Madani dan Tamaddun Manusia merupakan miniatur dari Kerajaan Allah di bumi. Islam adalah kepatuhan dan kesetiaan (ta ah) baik kepada Allah dan kepada Nabi Muh ammad SAW. yaitu al-nafs al-muthma innah. Jiwa rasionalnya dalam suatu keadaan spiritual ini yang di dalam kitab suci Al-Q ur an disebut sebagai jiwa yang tenang dan sentosa . yang melampaui batas suku dan bangsa. Seorang Muslim yang sadar akan takdirnya. Bahwa yan g mempersatukan seorang Muslim dengan Muslim lainnya dalam suatu ikatan persauda raan yang menakjubkan dan unik. dan yang rendah. jiwa hewani atau badani al-nafs al-haya waniyyah. Sehingga Islam itu bersifat pribadi dan komunal Ini adalah perpaduan yang harmonis antara perseorangan dan masyarakat. Din. hidup dalam kehidupan yang beradab menurut landasan aturan sosial dan kode etik yang ditegaskan denga n jelas. alam s aghir. Jiwanya men gatur raganya seperti halnya Allah mengatur alam semesta. maka seorang Muslim mengetah ui bahwa ia adalah sebuah miniatur dari sebuah kerajaan Din. suatu aturan sosial. Ia wujud fisik dan juga ruh. di dalamnya dilukisk an kesibukan lalu lintas perdagangan. yaitu kalimat syahadat bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan All ah. sebagai wujud fisik menyadari bahwa di rinya juga merupakan cerminan dari kosmos.alam al-kabir. Islam adalah penerimaan dengan sepenuh hati atas kebenaran atas kesaksian.osmopolis atau kerajaan. dari suatu makrokosmos. namun juga merupakan agama masyarakat Dalam penjelasan kita secara tersirat bahwa Islam mengandung arti kepercayaan da n keyakinan (iman) dan juga sekaligus kepasrahan dalam ketaatan (islam). juga dicerminkan dalam konsep din. ruang dan . Masyarakat Madani dan Tamaddun Perjanjian tersebut berkenaan dengan jiwa perseorangan maupun jiwa secara kolekt if. jiwa rasion al. Din. dalam hal bahwa Islam seperti suatu kerajaan. yang karena pengabdiannya itu mencapai keintiman dengan Tuhan dan Tuan nya. Lihat Din. Islam adalah hubungan harmonis yang terjalin antara jiwa dengan raga. Din. al-nafs al-natiqah. kosmopolitan.

adalah pengetahuan. Kepastian adalah kedamaian dan keamanan dan kenyamanan h ati. dan pengetahuan adalah keyakinan sejati. dan karena setiap orang memikul beban pertanggungjawabannya sendiri-sendir i. harakah dan lain-lain Din dan Tamaddun Bahkan dalam organisasi politik dan sosial Islam pun.adalah selalu untuk diri pribadi. Ikatan persaudaraan ini bahkan jauh lebih kuat dari ikatan darah atau per talian keluarga Din. karena secara mutlak perja njian itu dibuat untuk masing-masing dan semua individu jiwa. ia wajib menentang negara itu dan berjuang untuk membetulkan kerusakan masyarakat dan mengingatkan mereka akan tu juan sejati Din. Kepastian adalah suatu keadaan yang dirasakan oleh organ spiritual yang dikenal sebagai hati (al-qalb). Mereka sahabat dan sanak saudara sebelum mereka lahir dalam suatu keluarga dun iawi. dan mereka yang hidup d alam generasi setelahnya dididik. madzhab. bagaimanapun ia sedang dalam suatu kontrak pribadi yang mencerminkan perjanjian itu yang telah tersegel antara jiwanya dengan Allah. Din. Meskipun yang satu dari Timur dan yang lainnya dari Barat. Meskipun ia dipaksa bertingkah laku layaknya seperti dalam suatu kontrak sosial. kelompok. dan dalam konteks kekinian me lintasi lembaga. perjanjian tersebut juga m enjadi landasan yang utama. sebelum landasan-landasan lain Seorang Muslim tidak terikat oleh kontrak sosial. yaitu mengetah ui tempat seseorang dalam kerajaan ciptaan-Nya dan dan cara berhubungan yang pan . Kebahagiaan itu harus berhubungan d engan kepastian pada kebenaran terakhir dan terpenuhinya pelaksanaan dan perbuat an yang sesuai dengan kepastian tersebut. karena tidak ada orang lain yang dapat bertanggungjawab atas perbuatan-perbuata nnya. partai. Jika negara tidak memiliki tujuan yang sesuai. diberi petunjuk. Masyarakat Madani dan Tamaddun Maksud dan tujuan dari etika di dalam Islam pada akhirnya adalah untuk perseoran gan. Bagi seorang Muslim. Din. tidak kepada jiwa dan raga hewan i manusia.(Lihat al-An'am 6:164) Din dan Tamaddun Kebahagiaan tidak dimaksudkan pada fisik manusia. Masyarakat Madani dan Tamaddun Kita mengetahui bahwa di dalam analisa terakhir tentang pencarian manusia terhad ap kebahagiaan seperti mereka katakan di dalam filsafat dalam hubungannya dengan et ika. negara atau masyarakat bukanlah yang menjadi tujuan se sungguhnya dan dari kesetiaan dan ketaatan. Jelas bahwa konsep ukhuwwah melintas suku. Rasa perasaan sejati dari sebuah persaudaraan di antara Muslimin yang didasarkan atas landasan-landas an spiritual yang kokoh. dan di sini mereka saling bersaudara dan saling mencintai karen a Allah. Masyarakat Madani dan Tamaddun Al-Attas menggambarkan persaudaraan ini dengan indah: Mereka terkait dalam satu keluarga antara satu dengan yang lain di suatu tempat di sana. bukan pula suatu keadaan pikiran. dipersiapkan dan dilipur mela lui kata-kata oleh saudaranya dari generasi sebelumnya. Bukanlah hak prerogatif negara atau masyarakat untuk membebaninya sesuatu sebagai dari hak mereka. Kalaupun seorang Muslim hidup dalam suatu negara Islam dan berusaha untuk kebaik an negara atau masyarakat itu. namun mereka merasakan kenikmatan dan kenyamanan dalam perbincangan. juga tidak mengadopsi doktrin kontrak sosial itu. Bukanlah kebahagiaan dari keseluruhan kolek tif yang lebih banyak dipersoalkan dari kebahagiaan individu. organisasi. Mereka adalah sesama sau dara senasib yang bersaudara jauh sebelum mereka muncul sebagai saudara di dunia . bangsa. dan setiap orang p ada kenyataannya memang harus berfikir dan berbuat untuk keselamatannya sendiri. ini hanyalah karena masyarakat itu tersusun dari individu-individu Muslim yang tujuannya sama negara tersebut.waktu. Masyarakat Madani dan Tamaddun Di sini kita melihat bahwa perjanjian dan kesaksian yang sama itulah yang menjad i landasan dari persudaraan Islam yang disebut (ukhuwwah).

baik manusia tidak meyakini atau menentang Allah. sedangkan hubungan yang lainnya adalah sekunder. Masyarakat Madani dan Tamaddun Keadilan berarti suatu kondisi dan keadaan hubungan yang harmonis di mana segal a sesuatu berada pada tempatnya yang benar dan sepatutnya seperti suatu kosmos. serta antara manusia dengan dirinya. Masyarakat Madani dan Tamaddun Keadilan dalam Islam bukanlah suatu konsep yang berhubungan dengan keadaan dari suatu hubungan dua orang atau keadaan hubungan dua fihak. Tempat di sini menunjuk tidak hanya kepada situasi mutlak dalam hubungan dengan ya ng lain. sebagai lawan dari keadilan. dan ketidakadilan (zulm) adalah suatu keadaan yang dilakukan oleh manusia terhadap dirinya sendiri. Din. melebihi atau mengura ngi dari pertengahan atau batas. tetapi jauh lebih dalam dan mendasar. ketidakpercayaan atas apa yang benar. a tau serupa dengannya. k arenanya juga ia telah berdusta terhadap diri (jiwa)nya kadzaba. lagi-lagi ungkapan Qur ani yang tepat. itu berarti bahwa ia te lah melakukan kesalahan pada jiwanya sendiri. Kitab suci Al-Qur an berulang kali menekankan bahwa manusia. dan antara manusia deng an manusia lainnya. bahkan dalam ketidakadilan antara manusia dengan Allah. tetapi juga berkaitan dengan kondisi dalam hubungannya dengan dirinya. Masyarakat Madani dan Tamaddun Ketidakadilan. seperti antara satu or ang dengan yang lain atau antara masyarakat dan negara. Masyarakat Madani dan Tamaddun Dengan demikian. menyalahgunakan. ini suatu kondisi yang dikenal s ebagai adl atau keadilan. Din. suatu keadaan keseimbangan. dan antara manusia dengan manusia. Din. yaitu salah penempatan. atau antara raja dan warganya. Jadi kead ilan utamanya berkaitan dengan cara berhubungan secara harmonis dan seimbang sec ra benar antara orang itu dengan dirinya. Din. atau antara masyarakat dengan negara. Masyarakat Madani dan Tamaddun Jadi konsep keadilan dalam Islam tidak hanya berhubungan dengan keadaan hubungan yang selaras atau keseimbangan yang ada antara satu orang dengan yang lainnya. penyimpangan dari jalan yan g benar. apakah itu mengenai benda atau yang wujud yang hidup. ia membuatnya menyimpang dari yang b enar dan menanggalkan kebenaran dan menderita kerugian. adalah menempatkan sesuatu pada yang bukan tempatnya. Masyarakat Madani dan Tamaddun Meskipun di dalam Islam ketidakadilan nampaknya terjadi antara manusia dengan Al lah. Jadi jika seseorang melakukan perbuatan yang tidak adil. atau antara pemerintah dan yang diperintah . Pelanggaran manusia atas Perjanjian dengan Allah juga merupakan ketidakadilan. ia telah menyalahgunakannya. keadilan secara tidak langsung menyatakan pengetahuan tentang t empat yang benar dan semestinya untuk sesuatu atau suatu yang hidup. tentang ya ng benar lawan dari yang salah. Terhadap pertanyaan: Dapatkan orang tidak adil terhadap diri sendiri? agama dan fi lsafat yang lain tidak memberikan jawaban yang tajam dan konsisten. menderita kerugian. tentang yang pertengahan atau batas. ia telah melam paui atau kurang dari sifatnya yang sejati. jika ia berbuat salah . atau antara pemerintah d an yang diperintah atau antara raja dan warganya. Masyarakat Madani dan Tamaddun Dapatkah orang tidak adil terhadap diri sendiri? kita menjawab dengan tegas dan me nambah lebih jauh bahwa keadilan dan ketidakadilan memang bermula dan berakhir d engan diri. tet api kenyataannya ketidakadilan akhirnya dapat terjadi pada diri manusia sendiri. tentang keu .tas antara seseorang dengan Sang Maha Pencipta. Din. Din. karena ia telah menempatkan jiwany a pada tempat yang bukan tempatnya. atau apakah ia berbuat salah pada manusia lain. dalam worldview dan visi spiritual Islam. sesungguhnya ia berbuat salah kepada dirinya sendiri. mendustakan yang benar dan yang d iketahuinya benar. Din. maka ia menjadi tidak adil (zalim) terhadap dirinya.

Masyarakat Madani dan Tamaddun Pengetahuan. pengetahuan tanpa urutan dan aturan serta pencariannya tanpa disipli n akan membawa ke kebingungan. Din. sebagaimana yang kita fahami. Syed Muhammad Naquib. yang diperoleh manusia. yan g tergantung atas kemurahan Allah dan tenaga serta kekuatan dan kemampuan spirit ualnya yang tersembunyi. mengetahui di mana seharusnya berhenti dan mengetahui apa yang dapat di peroleh dan apa yang tidak.ntungan spiritual yang berlawanan dengan kerugian spiritual. Sebaliknya. ada dua macam. Din. ????? ??? ?? ???????? Sumber: Al-Attas. apa pengetahuan yang sejati dan apa yang ilmu yang b ersifat dugaan atau teori Din. dan karena itu akan membawa kepada ketidakadilan terhadap diri seseorang. Inilah mengapa pengetahuan (al. yang diberika n oleh Allah kepada manusia. meletakkan setiap data pengetahuan pada tempatnya yang benar. mengetahui berbagai urutan prioritas dalam hubungannya dengan kegunaannya untuk dirinya. perbuatan-perbuatan pelayanan kepada Allah (ibadat). Prolegomena to The Metaphysics Of Islam . dan kedua. Masyarakat Madani dan Tamaddun Bahkan tentang pengetahuan.ilm: ma rifah: ilm) menempati kedudukan paling pentin g dalam Islam. di mana di dalam kitab suci al-Qur an sendiri kita menjumpai lebih dari delapan ratus keterangan tentang pengetahuan. tentang kebenaran y ang berlawanan dengan kepalsuan. pertama. dalam arti melal ui usaha penyelidikan rasionalnya sendiri yang didasarkan pada pengalaman dan pe ngamatan Pengetahuan yang pertama hanya dapat diterima oleh manusia melalui perbuatan pe nyembahan dan ketaatan. seh ingga apa yang diketahui memberikan harmoni pada orang yang mengetahuinya. yang diciptakan oleh Allah untuk menerimanya. Masyarakat Madani dan Tamaddun Kesimpulannya. yaitu menget ahui batasannya dan kegunaannya dan tidak melampaui batas atau kurang daripadany a. Syed Muhammad Naquib. Islam and Secularism Al-Attas. manusia harus berbuat adil terhadapnya. Mengetahui bagaimana meletakkan suatu pengetahuan pada tempatnya disebut dengan kebijaksanaan (hikmah).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->