BAB I PENDAHULUAN A.

Latar belakang Proses reproduksi adalah proses pertumbuhan jumlah individu sebagai akibat dihasilkannya keturunan melalui berbagai cara, sesuai dengan jenis dan tingkat perkembangannya. Makin banyak hambatan yang dialami suatu organisme didalam reproduksinya, makin sedikit jumlah individu itu didalam populasinya. Ada beberapa hal yang diperkirakan dapat menghambat proses reproduksi antara lain jumlah keturunan relative sedikit, siklus reproduksi lama, situasi dan kondisi lingkungan tidak sesuai, individu jantan x betina terpisah dan tidak memiliki kesempatan untuk melakukan perkawinan atau terjadi kelainan pada alat reproduksi. Kenyataan tersebut dapat menghambat pertumbuhan populasi organisme tertentu sehingga dapat menghambat pertumbuhan populasi organisme tertentu sehingga dapat menyebabkan kepunahan. Sebaiknya populsi mahkluk hidup ada yang memiliki laju reproduksi yang amat cepat sehingga jumlah populasi bertambah dengan cepat pertambahan anggota populasi yang cepat sering tidak sebanding dengan kecepatan produksi makanan dan luas daerah tempat hidupnya sehingga menimbulkan kompetisi. Kompetisi adalah interaksi dua atau lebih organism yang saling memperebutkan kesempatan untuk memenuhi kebutuhan yang sama. Pertambahan jumlah populasi juga terjadi pada manusia, hal ini disebabkan karena waktu reproduksi cepat dan semakin membaiknya tingkat kesehatan.

liye.abot@gmail.com

biasanya dari jenis kelamin yang berbeda.abot@gmail. bereproduksi secara aseksual.BAB II PEMBAHASAN A. REPRODUKSI Reproduksi Seksual ( Generatif ) Reproduksi biologis atau reproduksi seksual dalah suatu prosesbiologis penggunaan seks secara rutin dimana individu organisme baru diproduksi. organisme yang lebih kompleks melakukan reproduksi secara seksual. dan disebut isogamet. reproduksi aseksual tidak dibatasi kepada organisme bersel satu. Pada reproduksi seksual/generatif terjadi persatuan dua macam gamet dari dua individu yang berbeda jenis kelaminnya. Secara umum. Pada organiseme sederhana tidak dapat dibedakan gamet jantan dan gamet betina karena keduanya sama. Pembelahan sel bakteri menjadi dua sel anak adalah contoh dari reproduksi aseksual. sehingga terjadi percampuran materi genetik yang memungkinkan terbentuknya individu baru dengan sifat baru. biasanya satu sel. Dalam reproduksi aseksual. kedua macam gamet tersebut dapat dibedakan baik dari bentuk. Peristiwa singami didahului dengan peristiwa fertilisasi (pembuahan) yaitu pertemuan sperma dengan sel telur. Peleburan dua macam gamet tersebut disebut singami. suatu individu dapat melakukan reproduksi tanpa keterlibatan individu lain dari spesies yang sama. Walaupun demikian. Bila salah satu lebih besar dari lainnya disebut anisogamet. kondisi gamet yang demikian disebut heterogamet.com . Reproduksi adalah cara dasar mempertahankan diri yang dilakukan oleh semua bentuk kehidupan. setiap individu organisme ada sebagai hasil dari suatu proses reproduksi oleh pendahulunya. sedangkan organisme yang lebih sederhana. Reproduksi Aseksual ( Vegetatif ) liye. ukuran dan kelakuannya. Kebanyakan tumbuhan juga memiliki kemampuan untuk melakukan reproduksi aseksual. Reproduksi seksual membutuhkan keterlibatan dua individu. gamet jantan atau spermatozoa dan gamet betina atau sel telur. Reproduksi manusia normal adalah contoh umum reproduksi seksual. Pada organisme tingkat tinggi mempunyai dua macam gamet. Cara reproduksi secara umum dibagi menjadi dua jenis: seksual dan aseksual.

kentang Umbi lapis. stroberi Rizoma. kutu daun Pada hewan • • • • Vegetatif Buatan Vegetatif Buatan adalah reproduksi aseksual yang terjadi karena bantuan pihak lain seperti manusia. Reproduksi Vegetatif bisa terjadi secara alami maupun buatan.com .abot@gmail. singkong Geragih atau stolon. Individu-individu sejenis yang terbentuk secara reproduksi aseksual dikatakan liye. Contoh: arbei. Porifera Fragmentasi. Pada tumbuhan • • • • • • • Umbi batang. jahe Tunas. Contoh: lengkuas. bawang putih Umbi akar. Contoh: Amoeba Parthenogenesis. Contoh: Hydra. Contoh: serangga seperti lebah. Contoh: Planaria. Contoh: cocor bebek Tunas. Ubur-ubur.Reproduksi Vegetatif adalah cara reproduksi makhluk hidup secaraaseksual (tanpa adanya peleburan sel kelamin jantan dan betina). Contoh: kelapa Tunas adventif. Vegetatif Alami Vegetatif Alami adalah reproduksi aseksual yang terjadi tanpa campur tangan pihak lain seperti manusia. • • • • • • Stek Cangkok Okulasi Enten Merunduk Kloning Individu baru (keturunannya) yang terbentuk mempunyai ciri dan sifat yang sama dengan induknya. Contoh: wortel. mawar laut Membelah diri. Contoh: ubi jalar. Contoh: bawang merah.

Propagasi vegetatif 1. spora dihasilkan oleh jamur. yaitu : 1. Fragmentasi 5. Pembentukan tunas 4.com . kemudian setiap bagian akan tumbuh menjadi individu baru yang sama seperti induknya. maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru. . Pembentukan tunas Organisme tertentu dapat membentuk tunas. Kemudian tunas ini akan lepas dari induknya dan dapat hidup sebagai individu baru. berupa tonjolan kecil yang akan berkembang dan kemudian mempunyai bentuk seperti induknya dengan ukuran kecil. 4. Fisi Fisi terjadi pada organisme bersel satu. Pada proses fisi individu terbelah menjadi dua bagian yang sama.Pada pembelahan sel bakteri. sel yang mengalami skizogoni disebut skizon. paku.Pada Plasmodum.termasuk dalam satu klon. Pembentukan spora 3. sehingga anggota dari satu klon mempunyai susunan genetik yang sama. Contoh : . Pembentukan spora Dibentuk di dalam tubuh induknya dengan cara pembelahan sel. Reproduksi aseksual dapat dibagi atas lima jenis.abot@gmail. 3. Peristiwa fragmentasi bergantung pada kemampuan regenerasi yaitu kemampuan memperbaiki jaringan atau organ liye. Fragmentasi Kadang-kadang satu organisme patah menjadi dua bagian atau lebih. lumut. yaitu inti sel membelah berulang kali dan kemudian setiap anak inti dikelilingi sitoplasma. sporozoa (salah satu kelas protozoa) dan kadang-kadang juga dihasilkan oleh bakteri. Fisi 2. Bila kondisi lingkungan baik. reproduksi dengan fisi berganda. 2. Proses ini disebut skizogoni. Pembentukan tunas merupakan ciri khas sel ragi dan Hydra (sejenis Coelenterata).

kunyit. lengkuas. Umbi batang Umbi batang adalah batang yang tumbuh di bawah tanah.com . pohon pinang dan pohon bambu. Pada proses propagasi bila bagian tubuh tanaman terpisah maka bagian tersebut akan berkembang menjadi satu/lebih tanaman baru. b. bunga iris. cacing pipih. Fragmentasi terjadi antara lain pada hewan spons (Porifera). c. dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. dapat berumbi untuk menyimpan makanan maupun tak berumbi. ruas dan antar ruas. algae berbentuk benang. Contoh: tunas cocor bebek (Kalanchoe pinnata) danbegonia. Tunas yang tumbuh di sekitar pangkal batang Tunas ini membentuk numpun. Contoh: pada rumput teki. Ciri rizom adalah adanya daun yang mirip sisik. Propagasi vegetatif Istilah propagasi vegetatif diberikan untuk reproduksi vegetatif/tumbuhan berbiji. Contoh: kentang dan Caladium. Kita mengenal tiga jenis reproduski sel. dahlia. tunas. d. tulip dan bawang. e. Mitosis dan Meiosis (pembelahan reduksi). Propagasi vegetatif alamiah dapat terjadi dengan menggunakan organ-organ sebagai berikut : a.yang telah hilang. digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan sehingga bentuknya membesar. jahe dan kencur. yaitu Amitosis. beberapa jenis rumput. rumput gajah dan strawberi. Contoh: tumbuhan lili. misalnya: pohon pisang. Tunas liar Tunas liar terjadi pada tumbuhan yang daunnya memiliki bagian meristem yang dapat menyebabkan terbentuknya tunas-tunas baru di pinggir daun. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar).abot@gmail. f. Rizom terdapat pada bambu. Umbi lapis Umbi lapis adalah batang pendek yang berada di bawah tanah. Amitosis adalah reproduksi sel di mana sel membelah diri secara liye. Stolon Stolon adalah batang yang menjalar di atas tanah. Akar tinggal atau rizom Rizom adalah batang yang menjalar di bawah tanah. Pada umbi terdapat mata tunas – mata tunas yang akan berkembang menjadi tanaman baru. Umbi lapis diselubungi oleh sisik-sisik yang mirip kertas. 5.

Pada sel – sel organisme multiseluler. bahkan jutaan sel bakteri. Sementara itu beberapa jenis bakteri mampu melakukan pembelahan hanya dalam hitungan jam. ada yang lambat dan ada juga yang tidak mengalami pembelahan sama sekalisetelah melewati masa pertumbuhan tertentu. Akan tetapi sel – sel yang ada pada organ hati melakukan pembelahan dalam waktu tahunan. Antara tahap telofase ke tahap profase berikutnya terdapat masa istirahat sel yang dinarnakan Interfase (tahap ini tidak termasuk tahap pembelahan sel). pembelahan mitosis terjadi pada sel somatic (sel penyusun tubuh).abot@gmail. yaitu interfase dan mitosis. yaitu Profase. MITOSIS adalah cara reproduksi sel dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur. misalnya pada bakteri. kariokinesis adalah proses pembagian materi inti yang terdiri dari beberapa fase. proses pembelahan sel memiliki tahap – tahap tertentu yang disebut siklus sel. yaitu Profase Metafase-Anafase-Telofase. Sel – sel tersebut juga memiliki kemampuan yang berbeda – beda dalam melakukan pembelahannya. misalkan amoeba. paramecium. Pembelahan cara ini banyak dijumpai pada sel-sel yang bersifat prokariotik. ganggang biru. ( growth atau gap). Sama dnegan bakteri. dan euglena. ada sel – sel yang mampu melakukan pembelahan secara cepat. Siklus sel tersebut dibedakan menjadi dua fase(tahap ) utama. Sel – sel tubuh yang aktif melakukan pembelahan memiliki siklus sel yang lengkap. didinium. protozoa bersel tunggal mampu melakukan pembelahan hanya dalam waktu singkat. sehingga haya dalam waktu beberapa jam saja dapat dihasilkan ribuan.com . Pembelahan Mitosis Pembelahan mitosis menghasilkan sel anakan yang jumlah kromosomnya sama dengan jumlah kromosom sel induknya. fase S (synthesis). Pada tahap interfase inti sel melakukan sintesis bahan-bahan inti. atau sel – sel saraf pada jaringan saraf yang sama sekali tidak tidak mampu melakukan pembelahan setelah usia tertentu. Pembelahan mitosis dibedakan atas dua fase. yaitu kariokinesis dan sitokinesis. liye. Interfase terdiri atas 3 fase yaitu fase G.langsung tanpa melalui tahap-tahap pembelahan sel. misalnya sel – sel germinatikum kulit mampu melakukan pembelahan yang sangat cepat untuk menggantikan sel – sel kulit yang rusak atau mati. fase G2(growth atau Gap2).

3. Sedangkan sitokinesis adalah proses pembagian sitoplasma kepada dua sel anak hasil pembelahan. Anaphase Sentromer dari setiap kromosom membelah menjadi dua dengan masing – masing satu kromatida.Metafase.com .abot@gmail. 1. Telofase Pada telofase terjadi peristiwa berikut: 1. Cirri dari tiap fase pada kariokinesis adalah: a.  Dinding inti (nucleus) dan anak inti (nucleolus) menghilang. kembali. dan Telofase. Pada akhir nanfase.membran inti. d. Beberapa aspek yang dapat dipelajari selama proses pembagian materi inti berlangsung adalah berubah – ubah pada struktur kromosom. liye. Metafase Setiap kromosom yang terdiri dari sepasang kromatida menuju ketengah sel dan berkumpul pada bidang pembelahan (bidang ekuator). b. Kemudian setiap kromatida berpisah dengan pasangannya dan menuju kekutub yang berlawanan.  Serat – serat gelendong atau benang – benang spindle terbentuk diantara kedua kutub pembelahan. Kemudian setiap kromosom membelah menjadi kromatid dengan satu sentromer. mikro tubulus dan sentriol. semua kroatida sampai pada kutub masing – masing.  Pasangan sentriol yang terdapat dalam sentrosom berpisah dan bergerak menuju kutub yang berlawanan. 2. dan menggantung pada serat gelendong melalui sentromer atau kinetokor. c. Profase  Benang – benang kromatin berubah menjadi kromosom. Serat – serat gelendong menghilang. Kromatida yang berada jpada kutub berubah menjasadi benang – benangkromatin Terbentuk kembali dinding inti dan nucleolus membentuk dua inti baru. Kariokinesis Kariokinesis selama mitosis menunjukkan cirri yang berbeda – beda pada tiap fasenya.

com . Sitokinesis Selama sitokinesis berlangsung. Setelah selesai telofase II dan akan dilanjutkan ke profase I barulah terdapat fase istirahat atau interface. PERBEDAAN ANTARA MITOSIS DENGAN MEIOSIS Aspek yang dibedakan Tujuan Hasil pembelahan Sifat sel anak Tempat terjadinya Mitosis Untuk pertumbuhan 2 sel anak diploid (2n) sel somatis Meiosis Sifat mempertahan-kan diploid 4 sel anak haploid (n) sel gonad liye. Jumlah kromosom sel anak sama dengan jumlah kromosom sel induknya. Terjadi pembelahan sitoplasma (sitokenesis) menjadi dua bagian.4. Meiosis terbagi menjadi due tahap besar yaitu Meiosis I dan Meiosis II Baik meiosis I maupun meiosis II terbagi lagi menjadi tahap-tahap seperti pada mitosis. sitokinesis ditandai dengan terbentuknya dinding pemisah ditengah – tengah sel. tetapi dalam prosesnya terjadi pengurangan (reduksi) jumlah kromosom. Cincin kontraktil ini menyebabkan terbentuknya alur pembelahan yang akhirnya akan menghasilkan dua sel anak. terbentuk dua sel anak yang mempunyai jumlah kromosom yang sama dengan kromosom induknya. beserta organel – organel selnya. Pada tumbuhan.abot@gmail. pada pembelahan meiosis antara telofase I dengan profase II tidak terdapat fase istirahat (interface). Secara lengkap pembagian tahap pada pembelahan reduksi adalah sebagai berikut Berbeda dengan pembelahan mitosis. sitoplasma sel hewan dibagi menjadi dua melalui terbentuknya cincin kontraktil yang terbentuk oleh aktin dan miosin pada bagian tengah sel. 2. Tahap sitokinesis ini biasanya dimasukkan dalam tahap telofase. Masing – masing sel anak yang terbentuk ini mengandung inti sel. dan terbentuk membrane sel pemisah ditengah bidang pembelahan. Akhirnya . Meiosis (Pembelahan Reduksi) adalah reproduksi sel melalui tahap-tahap pembelahan seperti pada mitosis. Hasil mitosis:Satu Sel induk yang diploid (2n) menjadi 2 sel anakan yang masing – masing diploid.

Ovovivipar (Bertelur dan Beranak) liye. misalnya air. Fertilisasi internal terjadi pada hewan yang hidup di darat (terestrial). B. Ovipar (Bertelur) Ovipar merupakan embrio yang berkembang dalam telur dan dilindungi oleh cangkang. yaitu dengan cara ovipar. Fertilisasi eksternal merupakan penyatuan sperma dan ovum di luar tubuh hewan betina. Sedangkan pada tumbahan dikenal Makrosporogenesis (Megasporogenesis) danMikrosporogenesis. Vivipar (Beranak) Vivipar merupakan embrio yang berkembang dan mendapatkan makanan dari dalam uterus (rahim) induk betina. Telur dikeluarkan dari tubuh induk betina lalu dierami hingga menetas menjadi anak. misalnya hewan dari kelompok reptil. yaitu Oogenesis dan Speatogenesis. aves dan Mamalia. anak akan dikeluarkan dari vagina induk betinanya. yaitu masuknya alat kelamin jantan ke dalam alat kelamin betina. Embrio mendapat makanan dari cadangan makanan yang ada di dalam telur. Setelah fertilisasi internal. Contohnya pada ikan (pisces) dan amfibi (katak). Fertilisasi internal merupakan penyatuan sperma dan ovum yang terjadi di dalam tubuh hewan betina. Fertilisasi tersebut kemudian menghasilkan zigot yang akan berkembang menjadi embrio. vivipar dan ovovivipar.Pada hewan dikenal adanya peristiwa meiosis dalam pembentukan gamet. REPRODUKSI HEWAN 1. Contoh hewan vivipar adalah kelompok mamalia (hewan yang menyusui).com . Ovipar terjadi pada burung dan beberapa jenis reptil.abot@gmail. Setelah anak siap untuk dilahirkan. yakni berlangsung dalam suatu media cair. Fertilisasi pada vertebrata dapat terjadi secara eksternal atau secara internal. misalnya kelinci dan kucing. Hal ini dapat terjadi karena adanya peristiwa kopulasi. ada tiga cara perkembangan embrio dan kelahiran keturunannya. Reproduksi Seksual Pada Vertebrata Reproduksi seksual pada vertebrata diawali dengan perkawinan yang diikuti dengan terjadinya fertilisasi.

Sperma yang telah masuk ke dalam serviks akan bergerak menuju uterus dan oviduk untuk mencari ovum. Sebelum terjadi pembuahan internal. fertilisasi tetap terjadi di dalam tubuh. Kelenjar prostat menghasilkan cairan yang merupakan media tempat hidup sperma. Ovarium kanan tidak tumbuh sempurna dan tetap kecil yang disebut rudimenter. Pada pangkal ureter juga bermuara saluran prostat dari kelenjar prostat. Zigot akan berkembang menjadi embrio dan fetus. Ovarium dilekati oleh suatu corong penerima ovum yang dilanjutkan oleh oviduk. sehingga pembuahannya bersifat internal. Setelah cukup umur. Embrio mendapat makanan dari cadangan makanan yang berada di dalam telur.com . Ovum yang telah dibuahi sperma akan membentuk zigot yang selanjutnya akan menempel pada dinding uterus. kambing dan marmut merupakan hewan vivipar (kecuali Platypus). telur akan pecah di dalam tubuh induknya dan anak akan keluar dari vagina induk betinanya. mamalia jantan mengawini mamalia betina dengan cara memasukkan alat kelamin jantan (penis) ke dalam liang alat kelamin betina (vagina). Testis berisi sperma. Ujung oviduk membesar menjadi liye. Ovarium menghasilkan ovum yang kemudian bergerak di sepanjang oviduk menuju uterus. b. Hal ini dilakukan dengan cara saling menempelkan kloaka. tetapi telur tersebut masih tersimpan di dalam tubuh induk betina. terdapat serviks (liang rahim) yang berakhir pada vagina. Walaupun kelompok buruk tidak memiliki alat kelamin luar.Ovovivipar merupakan embrio yang berkembang di dalam telur. a. zigot membutuhkan banyak zat makanan dan oksigen yang diperoleh dari uterus induk dengan perantara plasenta (ari-ari) dan tali pusar. misalnya sapi. Pada burung betina hanya ada satu ovarium. Setelah uterus. Sperma yang dihasilkan testis disalurkan melalui vas deferens yang bersatu dengan ureter. Mamalia jantan dan betina memiliki alat kelamin luar. Contoh hewan ovovivipar adalah kelompok reptil (kadal) dan ikan hiu. Reproduksi Mamalia (Mammalia) Semua jenis mamalia. berjumlah sepasang dan terletak dalam skrotum. Reproduksi Burung (Aves) Kelompok burung merupakan hewan ovipar. yaitu ovarium kiri. Selama proses pertumbuhan dan perkembangan zigot menjadi fetus.abot@gmail.

ovum yang telah dibuahi sperma akan dikelilingi oleh materi cangkang berupa zat kapur. Telur dapat menetas apabila dierami oleh induknya.uterus yang bermuara pada kloaka. yaitu epididimis.com . Telur ular garter atau kadal akan menetas di dalam tubuh induk betinanya. Ovum yang telah dibuahi akan bergerak mendekati kloaka. seperti ular garter dan kadal. Saat perjalanan menuju kloaka di daerah oviduk. Anak burung menetas dengan memecah kulit telur dengan menggunakan paruhnya.abot@gmail. Ovum kemudian bergerak di sepanjang oviduk menuju kloaka. serta perlu dibesarkan dalam sarang. Reptil jantan menghasilkan sperma di dalam testis. Sperma bergerak di sepanjang saluran yang langsung berhubungan dengan testis. Hemipenis merupakan dua penis yang dihubungkan oleh satu testis yang dapat dibolak-balik liye. Namun makanannya diperoleh dari cadangan makanan yang ada dalam telur. Reptil betina menghasilkan ovum di dalam ovarium. Anak burung yang baru menetas masih tertutup matanya dan belum dapat mencari makan sendiri. Dari epididimis sperma bergerak menuju vas deferens dan berakhir di hemipenis. Reproduksi Reptil (Reptilia) Kelompok reptil seperti kadal. Fertilisasi akan berlangsung di daerah ujung oviduk pada saat sperma masuk ke dalam oviduk. c. Pada burung jantan terdapat sepasang testis yang berhimpit dengan ureter dan bermuara di kloaka. namun ada juga reptil yang bersifat ovovivipar. Umumnya reptil bersifat ovipar. ular dan kura-kura merupakan hewan-hewan yang fertilisasinya terjadi di dalam tubuh (fertilisasi internal). Suhu tubuh induk akan membantu pertumbuhan embrio menjadi anak burung.

Dekat pangkal oviduk pada katak betina dewasa. Dalam telur terdapat persediaan kuning telur yang berlimpah. telur ditanam dalam tempat yang hangat dan ditinggalkan oleh induknya. Perjalanan ovum dilanjutkan melalui oviduk. yaitu katak jantan akan menempel pada punggung katak betina dan menekan perut katak betina. iguana laut.com . merupakan jenis hewan ovipar.abot@gmail. Pada kebanyakan jenis reptil. katak jantan dan katak betina akan melakukan ampleksus. ovum katak yang telah matang dan berjumlah sepasang ditampung oleh suatu corong. Gumpalan telur yang telah dibuahi kemudian berkembang menjadi berudu. Namun mereka akan kembali ke daratan ketika meletakkan telurnya. Oviduk nya berkelok-kelok dan bermuara di kloaka. liye. Ovum reptil betina yang telah dibuahi sperma akan melalui oviduk dan pada saat melalui oviduk. Pada saat kelompok hewan reptil mengadakan kopulasi. misalnya katak. Dari vas deferens sperma lalu bermura di kloaka. Hewan reptil seperti kadal. Pembuahan katak terjadi di luar tubuh. Hal ini akan mengatasi persoalan setelah telur diletakkan dalam lingkungan basah. Berudu awal yang keluar dari gumpalan telur bernapas dengan insang dan melekat pada tumbuhan air dengan alat hisap. katak jantan juga akan menyusul mengeluarkan sperma. Kemudian katak betina akan mengeluarkan ovum ke dalam air. terdapat saluran yang menggembung yang disebut kantung telur (uterus). Setelah terjadi fertilisasi eksternal. Segera setelah katak betina mengeluarkan ovum. beberapa ular dan kura-kura serta berbagai jenis buaya melewatkan sebagian besar hidupnya di dalam air. Pada saat kawin. Setiap ovum yang dikeluarkan diselaputi oleh selaput telur (membran vitelin). ovum akan diselimuti cairan kental sehingga kelompok telur tersebut berbentuk gumpalan telur. Katak jantan dan katak betina tidak memiliki alat kelamin luar. d. Oviduk katak betina terpisah dengan ureter. hanya satu hemipenis saja yang dimasukkan ke dalam saluran kelamin betina. Reproduksi Amfibi (Amphibia) Kelompok amfibi. Sperma dihasilkan oleh testis yang berjumlah sepasang dan disalurkan ke dalam vas deferens. ovum yang telah dibuahi akan dikelilingi oleh cangkang yang tahan air.seperti jari-jari pada sarung tangan karet. Sebelumnya. Vas deferens katak jantan bersatu dengan ureter.

Bersamaan dengan itu. ikan jantan juga mengeluarkan sperma dar testis yang disalurkan melalui saluran urogenital (saluran kemih sekaligus saluran sperma) dan keluar melalui kloaka. anak katak bernapas dengan dua organ. Dari sedemikian banyaknya anak ikan. yaitu insang dan paru-paru. hanya beberapa saja yang dapat bertahan hidup. misalnya amoeba dapat berkembangbiak baik dengan membelah diri secara liye. e. Anggota gerak depan menjadi sempurna. mulailah terjadi metamorfosis. Ikan betina tidak mengeluarkan telur yang bercangkang.Makanannya berupa fitoplankton sehingga berudu tahap awal merupakan herbivora. Anak katak mulai berani mucul ke permukaan air. Pada saat itu. Setelah 3 bulan sejak terjadi fertilisasi. namun mengeluarkan ovum yang tidak akan berkembang lebih lanjut apabila tidak dibuahi oleh sperma. Reproduksi Ikan Ikan merupakan kelompok hewan ovipar. Protozoa Protozoa. ikan betina dan ikan jantan tidak memiliki alat kelamin luar.abot@gmail. Peristiwa ini terus berlangsung sampai ratusan ovum yang dibuahi melekat pada tumbuhan air atau pada celah-celah batu. Telur-telur ini akan menetas dalam waktu 24 – 40 jam. ikan betina mencari tempat yang rimbun olehtumbuhan air atau diantara bebatuan di dalam air. serta celah-celah insang mulai tertutup. Bersamaan dengan itu mulai terbentuk lubang hidung dan paruparu. Saat akan bertelur. Ovum tersebut dikeluarkan dari ovarium melalui oviduk dan dikeluarkan melalui kloaka. Berudu awal kemudian berkembang dari herbivora menjadi karnivora atau insektivora (pemakan serangga).com . Kelak fungsi insang berkurang dan menghilang. sedangkan ekor makin memendek hingga akhirnya lenyap. Selanjutnya celah insang digantikan dengan anggota gerak depan. yang tampak seperti gumpalan di dalam perutnya yang masih jernih. REPRODUKSI HEWAN INVERTEBRATA a. Pada saat itulah metamorfosis katak selesai. sehingga paru-parunya mulai berfungsi. sehingga terjadifertilisasi di dalam air (fertilisasi eksternal). Telur-telur yang telah dibuahi tampak seperti bulatan-bulatan kecil berwarna putih. Anak ikan yang baru menetas akan mendapat makanan pertamanya dari sisa kuning telurnya. 2.

abot@gmail. Cacing pertama memindahkan spermatozoanya ke dalam kantung spermatozoid cacing kedua. sel spermatozoid ke luar dan bertemu dengan sel telur dan pada akhirnya berlangsung pembuahan di dalam lendir. Perkembang biakan secara generatif berlangsung melalui peleburan antara sel permatozoa dan sel telur.com . dua ekor cacing saling berdempetan dengan arah kepala dan ekor berlawanan dan selanjutnya mengadakan pertukaran sperma. dan sebaliknya cacing kedua memasukkan spermatozoanya ke dalam kantung spermatozoid cacing pertama. Pada Paramecium caudatum. Cacing Tanah Pada cacing tanah. selain bereproduksi dengan cara membelah diri. c. Hydra Hydra. b. Pada daerah klitelium masing-masing cacing menghasilkan mukus atau lendir. perkembangbiak secara vegetatif melalui pembentukan tunas.mitosis. Lendir tersebut bergerak kedepan dan melewati kantung telur. juga dapat melakukan konyugasi. liye. Pada saat lendir melewati kantung spermatozoid. Sel telur ke luar dan terbawa oleh lendir. selanjutnya kedua cacing memisahkan diri.

C. temulawak.alat kelamin jantan dan alat kelamin betina dapat dijumpai dalam satu individu. Contoh: pegagan.com . bakung dan bunga tulip. dan di ujungnya ada kuncup. 6) Tunas. selanjutnya ditutup dengan liye. namun pada umumnya untuk menghasilkan keturunan secara generatif. Contoh: bawang putih. 2) Umbi lapis. Contoh: pisang. alang-alang dan sebagainya. adalah akar yang berubah fungsi menyimpan makanan. Pada ketiak sisik terdapat tunas. rumput teki dan arbei. sehingga tidak memungkinkan untuk berlangsungnya pembuahan. 1) Mencangkok. masih dibutuhkan dua individu. 5) Geragih atau stolon. Contoh: lengkuas. dapat tumbuh menjadi tanaman baru yang tidak jauh dari induknya dan akhirnya membentuk rumpun. merupakan batang yang tumbuh ke dalam tanah yang menggembung dan membentuk umbi dilengkapi dengan mata tunas. terdiri atas cakram dan umbi yang belapis-lapis.Cacing tanah merupakan contoh hewan yang bersifat hermaprodit. bambu dan tebu. bawang merah. Contoh: singkong dan bunga dahlia. b. kunyit.abot@gmail. dengan bantuan manusia. Sekalipun dalam satu individu dapat dijumpai dua jenis alat kelamin. Bagian yang licin dari kayu yaitu kambium harus dibuang. 3) Umbi batang. 4) Umbi akar. yaitu dengan mengupas kulit sampai ke bagian kayunya. REPRODUKSI PADA TUMBUHAN 1. Contoh: kentang dan gembili. dimana alat. Hal ini dapat dijelaskan dengan beberapa kemungkinan (i) tidak adanya hubungan struktural yang memungkinkan sel sperma membuahi sel telur dalam satu individu (ii) Waktu pematangan sel gamet (sperma atau telur) tidak bersamaan. yaitu batang yang tumbuh mendatar yang terletak di bawah permukaan tanah. yaitu batang yang menjalar di atas permukaan tanah. Vegetatif buatan. Perkembangbiakan Vegetatif pada Tumbuhan a. Vegetatif alami. tanpa bantuan manusia: 1) Rhizoma atau akar rimpang. Rhizoma berbuku-buku dan bersisik.

rambutan dan tumbuhan berkambium lainnya. Sedangkan sari dan putik merupakan alat kelamin bunga. Pada kepala sari terdapat kotak sari yang di dalamnya terdapat serbuk sari. 3) Menyambung (mengenten/kopulasi) yaitu menggabungkan bagian tanaman satu ke bagian tanaman lain untuk mendapatkan tanaman baru yang memiliki sifat lebih baik. 4) Stek. Bagian-bagian dari bunga antara lain: dasar bunga.com . tangkai putik dan bakal buah liye. tanamannya tidak sekokoh bila ditanam dari biji. Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan Bunga pada tumbuhan mengandung alat-alat perkembangbiakan. Mahkota dan kelopak bunga merupakan alat perhiasan bunga yang umumnya berwarna warni. 5) Merunduk. Benang sari meliputi kepala sari dan tangkai sari. Contoh stek daun: cocor bebek.abot@gmail. diperoleh sifat keturunan baru sama dengan induknya 2. yaitu dengan merundukkan batang atau cabang yang dibengkokkan ke bawah serta ditimbuni tanah untuk menimbulkan akar-akar baru. kaca piring dan sebagainya. tanaman induk akan menderita bila terlalu banyak bagian tanaman yang di-stek atau dicangkok. kelopak. jambu. sirih. mahkota. Putik terdiri atas kepala putik. Keuntungan memperbanyak secara vegetatif: 1. mangga. alamanda. a.tanah basah yang subur kemudian dibungkus. 2) Menempel atau okulasi. jumlah turunan baru yang diperoleh dalam waktu tertentu terbatas 3. lada dan lain-lain. ketela rambat. Ada stek batang dan stek daun. lebih cepat memperoleh hasil (berbuah) Kerugian memperbanyak secara vegetatif: 1. Contoh: apel. 2. 2. sari dan putik. Contoh: jeruk. b. yaitu dengan menempelkan mata tunas dari suatu tanaman ke mata tunas tanaman lainnya yang sejenis. Contoh stek batang: singkong. yaitu memotong batang atau daun untuk ditanam di tempat lain.

Tumbuhan berumah dua. sari memiliki sayap. apabila dalam satu pohon terdapat alat kelamin jantan dan betina. kedudukan sari bergantungan. 2) Penyerbukan oleh hewan seperti serangga. 2) Bunga tidak lengkap apabila satu atau lebih dari perhiasan bunga tidak ada.1) Macam-macam bunga berdasarkan kelengkapan alat perkembang biakan: Bunga lengkap. misalkan Hydrilla. burung dan kelelawar. putik besar dan menjulur ke luar. sari dan putik berasal dari tanaman yang berbeda varietasnya. warna mahkota tidak menarik. 3) Bunga sempurna. tidak ada kelenjar madu. mempunyai bau yang khas. menghasilkan kelenjar madu. sari kecil. Pembuahan (Fertilisasi) pada Tumbuhan liye. Penyerbukan Penyerbukan yaitu jatuhnya sari di atas kepala putik. jumlah sari banyak dan ringan (mudah dibawa angin). apabila sari dan putik terdapat dalam satu bunga. sari dan putik berasal dari pohon yang berbeda yang sejenis 4) penyerbukan bastar. mahkota besar dan mencolok warnanya. Ciri bunga yang penyerbukannya dibantu serangga. air dan manusia. memiliki perhiasan dan alat kelamin.abot@gmail. serbuk sari mudah melekat. Sifat penyerbukan berdasarkan asal serbuk sari: 1) penyerbukan sendiri. kupu-kupu. Penyerbukan dipengaruhi oleh empat faktor yaituangin. Macam-macam penyerbukan berdasarkan penyerbukannya: 1) Penyerbukan oleh anginciri bunganya mahkota kecil/tidakbermahkota. Tumbuhan berumah satu. hewan. sari jatuh pada putik dalam satu bunga 2) penyerbukan tetanggasari jatuh ke putik pada bunga yang berbeda dalam satu pohon 3) penyerbukan silang. Dikenal bunga jantan (hanya sari saja yang ada) dan bunga betina (hanya putik saja).com . tangkai bunga panjang. 4) Bunga tidak sempurna. apabila hanya salah satu alat kelamin saja yang terdapat pada satu bunga. 4) Penyerbukan oleh manusia misalnya vannili. apabila dalam satu pohon terdapat hanya satu alat kelamin. 3) Penyerbukan oleh air.

Inti generatif menghasilkan 2 spermatozoid.abot@gmail.Setelah terjadi penyerbukan menyusul pembuahan (peleburan antara sperma dengan ovum). 3) Sperma 1 + sel telur => zygot => menjadi lembaga 4) Sperma 2 + inti kandung lembaga => endosperm (putik lembaga) 5) Putik lembaga merupakan tempat cadangan makanan bagi lembaga liye.com . Spermatozoid masuk ke ruang bakal biji melalui mikrofil. Inti serbuk sari membelah menjadi dua. 2) Bersamaan dengan pembentukan sperma pada sari. 1) Serbuk sari tumbuh menjadi buluh serbuk sari menuju ke ruang bakal biji. di ruang bakl biji terjadi juga pembentukan sel telur dan inti kandung lembaga (inti ganda lembaga). yaitu inti vegetatif dan generatif.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful