Tentang Berbakti Kepada Orang Tua

Tidak samar lagi bahwa sesungguhnya apabila hak2 kerabat dan kekeluargaan itu menjadi kukuh maka yang lebih khusus dan lebih dekat diantaranya kekeluargaan itu adalah mengenai kelahiran (yang melahirkan dan dilahirkan) lalu berlipat gandalah kekukuhan hak didalamnya. Nabi Besar Muhammad SAW benar benar telah bersabda : “Tidak akan dapat membalas seorang anak kepada orang tuanya sehingga dia menemukannnya dalam keadaan budak, lalu dibelinya dan dimerdekakannya.” Nabi Besar Muhammad SAW juga benar benar telah bersabda : “berbakti kepada orang tua adalah lebih utama daripada shalat, sedekah, puasa, haji, umrah, dan jihad di jalan Allah”. Nabi Besar Muhammad SAW juga benar benar telah bersabda” barangsiapa yang pada pagi harinya diRidhai kedua orangtuanya maka berpagi-pagilah dia mempunyai dua buah pintu yang terbuka menuju kesurga. Dan barangsiapa pada sore harinya maka seperti itu pula.lalu kalau seorang maka hanya sebuah pintu. Walau mereka Dhalim, walau mereka dhalim, walau mereka dhalim. Dan barangsiapa pada pagi harinya membuat marah kedua orangtuanya maka dia berpagi-pagi memiliki dua buah pintu terbuka menuju ke nereka. Dan barangsiapa yang pada sore harinya maka seperti itulah. Lalu kalau seoran maka sebuah pintu, walaupun mereka dholim, walaupun mereka dholim, walaupun mereka dholim “Nabi Muhammad SAW besabda “ :

Yusuf tidak menyambutya dengan berdiri.” Nabi Muhammad SAW bersabda : “Berbuatlah baik kepada ibumu. kemudian yang lebih dekat dengan mu dan kemudian yang lebih dengan mu dan kemudian yang lebih denganmu lagi. Lalu Allah menurunkan wahyu kepadanya :” adakah engkau merasa berat untuk berdiri menyambut ayahmu? demi keagunganKu dan keluhuranKu aku tidak akan mengeluarkan seorqang nabi pun dari tulang punggung mu.Sesungguhnya surga itu dapat ditemukan baunya dari jarak perjalanan 500 tahun dan tidak dapat menemukan baunya orang yang berani kepada orang tua. Maka pahalanya bagi kedua orang tua itu dan dia pun . saudara perempuanmu.maka akan ku tulis dia sebagai orang yang melawan.untuk menjadikan sedekahnya itu bagi kedua orang tuanya kalau meraka orang-orang islam. dan tidak pula memutus rahmi. ayahmu. Dan barang siapa berbakti kepada ku.dan melawan kedua orang tuanya . (Dikatakan) Setelah Ya’qub AS masuk kepada Yusuf AS. saudara laki-lakimu. maka aku tulis dia sebagai orang yang berbuat baik.”Nabi Muhammad SAW bersabda :”tidak ada bahaya seseorang apabila ingin bersedekah dengah sebuah sedekah. “ Hai musa.sesungguhnya barang siapa yang berbakti kepada kedua orang tuanya dan melawan ku.” (Diriwayatkan) Sesngguhnya Allah SWT berfirman kepada Musa AS.

mendapatkan semisal pahala mereka dengan tanpa berkurang sedikitpun dari pahala mereka “ .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful