P. 1
Nilai Normal

Nilai Normal

|Views: 196|Likes:

More info:

Published by: Galuh Ajeng Parandhini on Sep 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2013

pdf

text

original

Albumin Albumin adalah protein yang larut air, membentuk lebih dari 50% protein plasma, ditemukan hampir

di setiap jaringan tubuh. Albumin diproduksi di hati, dan berfungsi untuk mempertahankan tekanan koloid osmotik darah sehingga tekanan cairan vaskular (cairan di dalam pembuluh darah) dapat dipertahankan. Nilai normal : Dewasa Anak Bayi Bayi baru lahir 3,8 4,0 4,4 2,9 5,1 5,8 5,4 5,4 gr/dl gr/dl gr/dl gr/dl

Penurunan albumin mengakibatkan keluarnya cairan vascular (cairan pembuluh darah) menuju jaringan sehingga terjadi oedema (bengkak). Penurunan albumin bisa juga disebabkan oleh : 1. Berkurangnya sintesis (produksi) karena malnutrisi, radang menahun, sindrom malabsorpsi, penyakit hati menahun, kelainan genetik. 2. Peningkatan ekskresi (pengeluaran), karena luka bakar luas, penyakit usus, nefrotik sindrom (penyakit ginjal). NATRIUM (Na) Natrium adaiah salah satu mineral yang banyak terdapat pada cairan elektrolit ekstraseluler (di luar sel), mempunyai efek menahan air, berfungsi untuk mempertahankan cairan dalam tubuh, mengaktifkan enzim, sebagai konduksi impuls saraf. Nilai normal dalam serum : Dewasa Anak Bayi 135-145 mEq/L 135-145 mEq/L 134-150 mEq/L

Nilai normal dalam urin : 40 - 220 mEq/L/24 jam Penurunan Na terjadi pada diare, muntah, cedera jaringan, bilas lambung, diet rendah garam, gagal ginjal, luka bakar, penggunaan obat diuretik (obat untuk darah tinggi yang fungsinya mengeluarkan air dalam tubuh). Peningkatan Na terjadi pada pasien diare, gangguan jantung krohis, dehidrasi, asupan Na dari makanan tinggi,gagal hepatik (kegagalan fungsi hati), dan penggunaan obat antibiotika, obat batuk, obat golongan laksansia (obat pencahar).

1

6 . diare. kacangkacangan. banyak terdapat pada cairan ekstraseluler (di luar sel). peningkatan natrium. pengeluaran lewat urin meningkat. histamine. diet rendah garam. diare. dan Iain-Iain. muntah. dan Iain-Iain. keseimbangan asam-basa dalam tubuh. KALSIUM (Ca) 2 . dan Iain-Iain.5. rata-rata 40 mEq/L atau 25 -120 mEq/24 jam wa laupun masukan kalium rendah. Nilai normal : Dewasa Anak Bayi Bayi baru lahir 95-105 mEq/L 98-110 mEq/L 95 -110 mEq/L 94-112 mEq/L Penurunan klorida dapat terjadi pada penderita muntah. Nilai normal : Dewasa Anak Bayi 3. KLORIDA (Cl) Merupakan elektrolit bermuatan negatif. Makanan yang mengandung kalium yaitu buah-buahan. saus tomat. gangguan ginjal.). dan Iain-Iain.Sumber garam Na yaitu: garam dapur.6 . sari buah. keju. Penurunan kalium (hipokalemia) terjadi jika masukan kalium dari makanan rendah. bilas lambung. Peningkatan klorida terjadi pada penderita dehidrasi. diuretik. epinefrin. dan IainIain.8 mEq/L 3.buah ceri.5 . produk awetan (cornedbeef.penggunaan obat kortison.5. terasi. Klorida sebagian besar terikat dengan natrium membentuk NaCI (natrium klorida).0 mEq/L 3./.5. dan Iain-lain. infeksi akut. ikan kaleng. terlalu banyak keringat. acar. KALIUM (K) Kalium merupakan elektrolit tubuh yang terdapat pada cairan vaskuler (pembuluh darah). penggunaan obatThiazid. luka pembedahan.8 mEq/L Peningkatan kalium (hiperkalemia) terjadi jika terdapat gangguan ginjal. dehidrasi.cedera kepala. gagal jantung kronis. penggunaan obat terutama golongan sefalosporin. asetazolamid. 90% dikeluankan melalui urin. berperan penting dalam keseimbangan cairan tubuh. tidak berada dalam serum. luka bakar.

Penurunan kalsium dapat terjadi pada kondisi malabsorpsi saluran cerna. dan Iain-Iain. Pemeriksaan ini lebih sensitif daripada fosfatase prostat. pencegahan tetani. Nilai normal gula darah puasa : Dewasa Anak Bayi baru lahir 70 -110 mg/dl 60-100 mg/dl 30-80 mg/dl OSTAT SPESIFIK ANTIGEN (PSA) PSA adalah glikoprotein dari jaringan prostat yang meningkat jika terjadi hipertropi (pembesaran) dan meningkat lebih tinggi lagi pada penderita kanker prostat. obat maag. Peningkatan kalsium terjadi karena adanya keganasan (kanker) pada tulang. gagal ginjal kronis. luka bakar. diare. dan ginjal. dan Iain-Iain. payudara. insulin. radang pankreas. infeksi yang luas. olah raga berlebihan. Pemeriksaan PSA pada pasien kanker prostat ini berfungsi untuk memonitor perkembangan sel kanker. 200 300 mg/24 jam (di urin & diet tinggi Ca) 9 -11. dan dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi gangguan hormon tiroid dan paratiroid.5 mg/dl 10 -12 mg/dl 7. juga dapat memacu peningkatan kadar kalsium dalam tubuh. Nilai normal : Dewasa Anak Bayi Bayi baru lahir 9-11 mg/dl (di serum) . kehamilan. Selain itu penurunan kalsium juga dapat dipicu oleh penggunaan obat pencahar. berperan dalam keseimbangan elektrolit.Merupakan elektrolit dalam serum. Nilai rujukan : Tidak ada kelainan prostat Pembesaran prostat jinak 0-4 ng/ml 4 -19 ng/ml 3 . namun pemeriksaan kombinasi keduanya akan lebih akurat.4 -14 mg/dl. pecandu alkohol. <150 mg/24 jam (di urin & diet rendah Ca) . kelebihan vitamin D. kandung kemih. PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH Pemeriksaan terhadap kadar gula dalam darah vena pada saat pasien puasa 12 jam sebelum pemeriksaan (gula darah puasal nuchter) atau 2 jam setelah makan (gula darah post prandial). kekurangan asupan kalsium dan vitamin D. paru. Selain itu. adanya batu ginjal.

0 2.5% glukosa) jingga seperti lumpur keruh (terdapat 2 .0 – 40.5 – 5.0 2. Fehling. dengan gejala retinitis.0 – 16.0 1.0 (P) 4. dan Iain-Iain.Kanker prostat 10-20 ng/ml PEMERIKSAAN REDUKSI Pemeriksaan untuk mendeteksi adanya glukosa dalam urin dengan menggunakan reagen Benedict.0 – 8.0 – 1. karena nilai ambang batas ginjal untuk absorpsi glukosa adalah 170 mg%.0 Satuan juta/µl g/dL % Nilai Rujukan 4.0 – 3.0 50.0 – 70.0 (L) 40 – 50 (P) 45 – 55 (L) 4 . Jika hasii pemeriksaan reduksi (+) disertai hiperglikemia maka menandakan adanya penyakit Diabetes Mellitus.Reduksi (+) dalam unn menunjukkan adanya hiperglikemia (tingginya kadar gula dalam darah) di atas 170mg%. Laboratorium Darah Ukuran Eritrosit (sel darah merah) Hemoglobin (Hb) Hematokrit Hitung Jenis Basofil Eosinofil Batang1 Segmen1 Limfosit Monosit % % % % % % 0. Hasil dinyatakan dengan : Negatif Positif 1 Positif 2 Positif 3 Positif 4 (+) (++) (+++) (++++) jika jika jika jika jika warna warna warna warna warna tetap (tidak ada glukosa) hijau kekuningan dan keruh (terdapat 0. hydrocephalus.5% glukosa) merah keruh (terdapat > 3.0 – 5.0 – 6. dan Iain-lain.0 (P) 13.0 20.0 – 14.5% glukosa) Janin dan kecacatan fisik setelah lahir.5 (L) 12. microcephalus.5 -1% glukosa) kuning keruh (terdapat 1 -1.3.

Kadang kala dilaporkan persentase neutrofil saja.0 (W) .0 – 10.0 27 – 31 32 – 36 80 – 96 150 – 400 Catatan: Batang dan segmen adalah jenis neutrofil. dengan nilai rujukan 50.0 Profil Lipid Ukuran Kolesterol total HDL LDL Trigliserid Satuan mg/dL mg/dL mg/dL mg/dL Nilai Rujukan 150 – 200 45 – 65 (P) 35 – 55 (L) < 100 (Direk) 120 – 190 Lain-lain Ukuran Glukosa (darah.7 (P) 3.0 persen Fungsi Ginjal Ukuran Kreatinin Darah Urea Natrium Klorida Kalium Satuan U/L mg/dL mmol/L mmol/L mmol/L Nilai Rujukan 60 – 150 (P) 70 – 160 (L) 8 – 25 135 – 145 94 – 111 3.Laju endap darah (LED) Leukosit (sel darah putih) MCH/HER MCHC/KHER MCV/VER Trombosit mm/jam 103/µl pg g/dL fl 103/µl < 15 (P) < 10 (L) 5.4 – 7.4 – 5.5 – 5. puasa) Amilase Asam Urat Waktu Protrombin Satuan mg/dL U/L mg/dL 5 Nilai Rujukan 70 – 100 30 – 130 2.0–75.

0 COI POSITIF : >= 1.035 pH : 4.0 S/CO atau < 1.7 – 14. < 5 LPB Eritrosit .001-1.0 COI (EIA) NEGATIF : < 1.3 10. Kristal dan Bakteri .0 COI (EIA) Pemeriksaan URINE (AIR KENCING) Glucose : Negatif Billirubin : Negatif Keton : < 5 mg/dl Berat Jenis : 1.5 NEGATIF : < 1.0 COI (ECLIA) NEGATIF : < 1.6 – 8.0 Protein : < 30 mg/dl Urobilinogen : < 1.Kontrol HBsAg Anti HAV Ig M - Anti HCV 10. < 5 LPB Silinder.0 EU/dl Nitrit : Negatif Blood : Negatif Leukosit : Negatif Sedimen Sel epitel : Negatif Leukosit .9 – 15. Negatif 6 .0 S/CO atau < 1.

dan luka bakar. gagal jantung kongestif. Jumlah normal pada tubuh manusia adalah 200. ulkuspeptikum (penyakit tukak lambung). aspirin. kehamilan. Peningkatan Hb terjadi pada pasien dehidrasi. Semakin tinggi persentase HMT berarti konsentrasi darah makin kental. mainutrisi. dan pemberian cairan intra-vena (misalnya infus) yang berlebihan.43 % Penurunan HMT terjadi pada pasien yang mengalami kehilangan darah akut (kehilangan darah secara mendadak. Biasanya dikaitkan dengan penyakit demam berdarah. Obat yang dapat meningkatkan Hb yaitu metildopa (salah satu jenis obat darah tinggi) dan gentamicin (Obat untuk infeksi pada kulit TROMBOSIT (PLATELET) Trombosit adalah komponen sel darah yang berfungsi dalam proses menghentikan perdarahan dengan membentuk gumpalan. Nilai normal HMT : Anak Pria dewasa Wanita dewasa 33 -38% 40 . maka darah menjadi lebih kental. indometasin (obat antiradang). dan Iain-Iain) dengan jumlah cairan darah. Penurunan sampai di bawah 100. penyakit paru obstruktif menahun (COPD).bekuan darah. Hal ini terjadi karena adanya perembesan (kebocoran) cairan ke luar dari pembuluh darah sementara jumlah zat padat tetap. HEMATOKRIT (HMT) Hematokrit menunjukkan persentase zat padat (kadar sel darah merah. kekurangan vitamin B dan C.000-400. misal pada kecelakaan).000 permikroliter (Mel) berpotensi terjadi perdarahan dan hambatan perm. leukemia. 7 . antineoplastik (obat kanker). Kualitas darah dan warna merah pada darah ditentukan oleh kadar Hemoglobin.HB (HEMOGLOBIN) Hemoglobin adalah molekul di dalam eritrosit (sel darah merah) dan bertugas untuk mengangkut oksigen.ooo/Mel darah. anemia. Nilai normal Hb : Wanita Pria Anak Bayi baru lahir 12-16 gr/dL 14-18 gr/dL 10-16 gr/dL 12-24gr/dL Penurunan Hb terjadi pada penderita: anemia penyakit ginjal. gagalginjal kronik.Diagnosa DBD (Demam Berdarah Dengue) diperkuat dengan nilai HMT > 20 %. Selain itu dapat pula disebabkan oleh obat-obatan tertentu seperti antibiotika.48 % 37 .

antibiotika terutama ampicilin.misalnya pneumonia (radang paru-paru). tuberculosis. Selain itu juga dapat disebabkan oleh obat-obatan misalnya aspirin. sulfonamide (obat anti infeksi terutama yang disebabkan oleh bakter). dan mampu bergerak aktif dalam pembuluh darah maupun di luar pembuluh darah. Salah satu jenis leukosit yang cukup besar.Peningkatan HMT terjadi pada dehidrasi. Peningkatan jumlah neutrofil biasanya pada kasus infeksi akut. EOSINOFIL 8 . dan luka bakar. apendiksitis (radang usus buntu). malaria. dan limfosit. apendiksitis akut (radang usus buntu). streptomycin. Penurunan jumlah neutrofil terdapat pada infeksi virus. Selain itu juga dapat disebabkan obat-obatan. anemia defisiensi besi. kloramfenikol). antidiabetika oral. LEUKOSIT (SEL DARAH PUTIH) Leukosit adalah sel darah putih yang diproduksi oleh jaringan hemopoetik yang berfungsi untuk membantu tubuh melawan berbagai penyakit infeksi sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh. radang. basofil.eklampsia (komplikasi pada kehamilan). dan Iain-Iain. dan Iain-Iain. Tipe leukosit yang dihitung ada 5 yaitu neutrofil. terutama penyakit infeksi. kerusakan jaringan. alkoholik. Hitung Jenis Leukosit (Diferential Count) Hitung jenis leukosit adalah penghitungan jenis leukosit yang ada dalam darah berdasarkan proporsi (%) tiap jenis leukosit dari seluruh jumlah leukosit. meningitis (radang selaput otak). Nilai normal : Bayi baru lahir Bayi/anak Dewasa 9000 -30. terutama asetaminofen (parasetamol). eosinofil.kemoterapi kanker.000/mm3 4000-10. dan Iain-Iain. Penurunan jumlah Leukosit (disebut Leukopeni) dapat terjadi pada infeksi tertentu terutama virus. alopurinol.000/mm3 Peningkatan jumlah leukosit (disebut Leukositosis) menunjukkan adanya proses infeksi atau radang akut. tonsilitis. dan Iain-Iain. Neutrofil paling cepat bereaksi terhadap radang dan luka dibanding leukosit yang lain dan merupakan pertahanan selama fase infeksi akut.12. leukemia. antibiotika (penicillin. diare berat. yaitu 2x besarnya eritrosit (se! darah merah). cephalosporin. eritromycin.000 /mm3 9000 . prokainamid. Hasil pemeriksaan ini dapat menggambarkan secara spesifik kejadian dan proses penyakit dalam tubuh. dan Iain-Iain. kanamycin. monosit. dan Iain-Iain. efek pembedahan.

otak.8% dari jumlah seluruh leukosit. infeksi kronik. Nilai normal: 20 . Pada orang yang tinggal di dataran tinggi yang memiliki kadar oksigen rendah 9 . terbesar dalam sirkulasi darah dan diproduksi di jaringan limpatik. gagal ginjal. Penurunan eosinofil terdapat pada kejadian shock. leukemia.35% dari seluruh leukosit. Penurunan limposit terjadi pada penderita kanker. dan fase penyembuhan infeksi.2% dari seluruh jumlah leukosit. dan ovarium. Penurunan basofil terjadi pada penderita stres. anemia aplastik. dan luka bakar.Nilai normal dalam tubuh: o -1% Peningkatan basofil terdapat pada proses inflamasi(radang). Sel darah merah aktif selama 120 hari sebelum akhirnya dihancurkan. ERITROSIT Sel darah merah atau eritrosit berasal dari Bahasa Yunani yaitu erythros berarti merah dan kytos yang berarti selubung. testis. dan lain-lain. kanker. Eritrosit adalah jenis se) darah yang paling banyak dan berfungsi membawa oksigen ke jaringan tubuh. dan Iain-Iain. MONOSIT Monosit merupakan salah satu leukosit yang berinti besar dengan ukuran 2x lebih besar dari eritrosit sel darah merah).4% Peningkatan eosinofil terdapat pada kejadian alergi. kankertulang. dan kehamilan LIMPOSIT Salah satu leukosit yang berperan dalam proses kekebalan dan pembentukan antibodi. dan Iain-Iain.Eosinofil merupakan salah satu jenis leukosit yang terlibatdalam alergi dan infeksi (terutama parasit) dalam tubuh. dan Iain-Iain. Nilai normal dalam tubuh: 1 . Penurunan monosit terdapat pada leukemia limposit dan anemia aplastik. Peningkatan limposit terdapat pada leukemia limpositik. Peningkatan monosit terdapat pada infeksi virus. reaksi hipersensitivitas (alergi). dan terlibat dalam reaksi alergi jangka panjang seperti asma.5 -1% dari seluruh jumlah leukosit. infeksi parasit. infeksi virus. alergi kulit.parasit (misalnya cacing). Nilai normal dalam tubuh: 2 . dan jumlahnya 1 . stres. BASOFIL Basofil adalah salah satu jenis leukosit yang jumlahnya 0.

penggunaan pil KB. gagal jantung kongestif. dextran. anemia aplastik. Peningkatan LED terjadi pada infeksi akut lokal atau sistemik (menyeluruh).6.2 . vitamin K.000 mg/dl). LAJU ENDAP DARAH (LED) LED untuk mengukur kecepatan endap eritrosit (sel darah merah) dan menggambarkan komposisi plasma serta perbandingannya antara eritrosit (sel darah merah) dan plasma. Hal ini untuk memonitor penggunaan antikoagulan oral (obat-obatan anti pembekuan darah). Jika masa pembekuan >2. terutama pada penyakit kronis seperti Arthritis Rheumatoid (rematik).2 jt/mm3 4.Normalnya darah membeku dalam 4 . ketidaknormalan pembuluh darah. kekurangan faktor pembekuan darah. Masa Pembekuan Merupakan pemeriksaan untuk melihat berapa lama diperlukan waktu untuk proses pembekuan darah. misal jika ada pembengkakan).4 jt/mm3 MASA PERDARAHAN Pemeriksaan masa perdarahan ini ditujukan pada kadar trombosit.5. ketidaknormalan fungsi trombosit. Nilai normal eritrosit : Pria Wanita 4. 10 . Selain itu perpanjangan waktu perdarahan juga dapat disebabkan oleh obat misalnya salisilat (obat kulit untuk anti jamur). perjalanan penyakit. dilakukan dengan adanya indikasi (tanda-tanda) riwayat mudahnya perdarahan dalam keiuarga. obat antikoagulan warfarin (anti penggumpalan darah). dan TBC. Penurunan masa pembekuan terjadi pada penyakit infark miokard (serangan jantung). dan leukemia. LED dapat digunakan sebagai sarana pemantauan keberhasilan terapi.8 menit (Metode Lee White). diuretik (obat yang berfungsi mengeluarkan air.maka cenderung memiliki sel darah merah lebih banyak. digitalis (obat jantung). kekurangan faktor pembekuan darah. penyakit hati tingkat berat. Perpanjangan masa pembekuan terjadi pada penderita penyakit hati.6 . leukemia. maka potensial terjadi perdarahan. emboli pulmonal (penyakit paru-paru). Nilai normal : dengan Metode Ivy dengan Metode Duke 3-7 menit 1-3 menit Waktu perdarahan memanjang terjadi pada penderita trombositopeni (rendahnya kadar trombosit hingga 50. dan Iain-Iain.5 kali nilai normal.

Kekurangan G6PD merupakan kelainan genetik terkait gen X yang dibawa kromosom wanita. gastritis (radang lambung). malnutrisi. pankreatitis akut (radang pankreas). infeksi bakteri. Laktosa oleh enzim usus akan diubah menjadi glukosa dan galaktosa. kekurangan faktor pembekuan.trauma. infeksi kronis. Peningkatan alkohol darah melebihi 100 mg/dl tergolong dalam intoksikasi alkohol sedang berat dan dapat terjadi pada peminum alkohol kronis.Penurunan LED terjadi pada gagal jantung kongestif. PEMERIKSAAN TOLERANSI LAKTOSA Laktosa adalah gula sakarida yang banyak ditemukan dalam produk susu dan olahannya. operasi. dan flatus (kentut) terus-menerus. dalam 11 . asam askorbat (vitamin C) vitamin K. Pemeriksaan ini ditujukan untuk mengetahui ada tidaknya kekurangan zat besi dalam tubuh yang mengarah ke risiko menderita anemia. PEMERIKSAAN ALKOHOL DALAM PLASMA Pemeriksaan untuk mendeteksi adanya intoksikasi alkohol (keracunan alkohol) dan dilakukan untuk kepentingan medis dan hukum. kekurangan asam folat. kortison. Peningkatan G6PD dapat juga terjadi karena obat-obatan seperti aspirin. dan angina pektoris (serangan jantung). kejang abdomen (kejang perut). diabetes asidosis. infeksi virus. dan hipo-glikemia (rendahnya kadar gula dalam darah). hal ini disebut intoleransi laktosa.Selain itu penurunan LED juga dapat disebabkan oleh penggunaan obat seperti aspirin. Nilai normal rasio M-E (myeloid-eritrosit) atau perbandingan antara leukosit berinti dengan eritrosit berinti yaitu 3 :1 atau 4 :1 HEMOSIDERIN/FERITIN Hemosiderin adalah cadangan zat besi dalam tubuh yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin. sehingga menimbulkan diare. asetanilid. Nilai normal dalam darah yaitu G6PD negatif Penurunan G6PD terdapat pada anemia hemolitik. luka bakar. sirosis hati. quinine. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan pada penderita yang dicurigai menderita leukemia. kehamilan trimester II dan III. Penumpukan laktosa dalam usus dapat terjadi karena kekurangan enzim laktase. BMP (BONE MARROW PUNCTION) Pemeriksaan mikroskopis sumsum tulang untuk menilai sifat dan aktivitas hemopoetiknya (pembentukan sel darah). anemia sel sabit. G6PD (GLUKOSA 6 PHOSFAT DEHIDROGENASE) Merupakan pemeriksaan sejenis enzim dalam sel darah merah untuk melihat kerentanan seseorang terhadap anemia hemolitika. kanker. etambutol.

dan Iain-lain.d. Nilai normal : dalam plasma dalam urin < 0.240 U/L SGoT (Serum Glutamik Oksoloasetik Transaminase) Merupakan enzim transaminase. sirosis hepatis.5 mg/dl 12-40 mg/dl LDH (LAKTAT DEHIDROGENASE) Merupakan salah satu enzim yang melepas hidrogen. dan Iain-lain. hati. dan apabila glukosa sewaktu <20 mg/dl dari kadar gula darah puasa. dan tersebar luas pada jaringan terutama ginjal. tumor hati. Hal ini dapat diatasi dengan sedikit demi sedikit membiasakan konsumsi produk susu.d. infark paru. rangka. Peningkatan LDH menandakan adanya kerusakan jaringan. 31 U/L Pemeriksan ini bertujuan untuk mendeteksi adanya intoleransi laktosa dengan cara memberi minum laktosa Peningkatan SGOT <3x normal = terjadi karena radang otot jantung.jumlah besar kemudian diperiksa kadar gula darah .37 U/L s. Apabila nilai glukosa darah sewaktu >20 mg/dl dari nilai gula darah puasa berarti laktosa diubah menjadi glukosa atau toleransi laktosa. Sebaiknya menghindari konsumsi produk susu. Nilai normal: 80 . gagal jantung kongestif. dan Iain-lain. Pelepasan SGOT yang tinggi dalam serum menunjukkan adanya kerusakan pada jaringan jantung dan hati. Peningkatan SGOT >5x normal = kerusakan sei-sel hati. yang berada pada serum dan jaringan terutama hati dan jantung. SGPT (Serum Glutamik Pyruvik Transaminase) Merupakan enzim transaminase yang dalam keadaan normal berada dalam jaringan tubuh terutama hati. Nilai normal : Pria Wanita s. dan otot jantung. Peningkatan dalam serum darah menunjukkan adanya trauma atau kerusakan hati. LDH akan meningkat sampai puncaknya 24-48 jam setelah infark miokard (serangan jantung) dan tetap normal 1-3 minggu kemudian. infark miokard (serangan jantung). berarti terjadi intoleransi glukosa. pankreatitis akut (radang pankreas). Nilai normal : Pria sampai dengan 42 U/L 12 . Peningkatan SGOT 3-5X normal = terjadi karena sumbatan saluran empedu.

3X normal terjadi pada pankreatitis.9 mg/dl -1. hepatitis kronik aktif. Pergantian purin dalam tubuh berlangsung terus-menerus dan menghasilkan banyak asam urat walaupun tidak ada input makanan yang mengandung asam urat. Nilai normal : Pria Wanita Anak Lansia Dewasa 3. serta asupan dari makanan.7 .Purin terdapat dalam makanan antara lain: daging.7 mg/dl 13 . Asam urat sebagian besar diproduksi di hati dan diangkut ke ginjal. gagal jantung kongestif. dibuang melalui urin.8. infark miokard (serangan jantung). kacang-kacangan. keracunan timah hitam.diuretik. Ditemukan dalam otot rangka dan darah.4 0. sirosis empedu.aspirin jangka panjang. ASAM URAT Asam urat merupakan produk akhir metabolisme purin (bagian penting dari asam nukleat pada DNA dan RNA). Kreatinin Merupakan produk akhir metabolisme kreatin otot dan kreatin fosfat (protein) diproduksi dalam hati. Penurunan asam urat terjadi pada anemia kekurangan asam folat. gagal ginjal. Asupan purin normal melalui makanan akan menghasilkan 0.3 mg/dl . Peningkatan asam urat dalam serum dan urin bergantung pada fungsi ginjal.5.1. Peningkatan 1 . Nilai normal dalam darah : Pria Wanita Anak Bayi 0. leukemia. ragi. Peningkatan dalam serum tidak dipengaruhi oleh asupan makanan dan cairan. metabolisme purin. hepatitis toksis. Peningkatan 3 . Selain itu juga dapat disebabkan oleh obat-obatan misalnya asetaminofen.5 mg/dl 3. melinjo dan hasil olahannya. penyebaran kanker.4 .6 0. Beberapa individu dengan kadar asam urat >8mg/dl sudah ada keluhan dan memerlukan pengobatan. Asam urat dalam urin akan membentuk kristal/batu dalam saluran kencing. kehamilan.5 mg/dl 2. latihan yang berat.Wanita sampai dengan 32 U/L Peningkatan >20x normal terjadi pada hepatitis virus.8. diabetes mellitus berat.5 mg/dl 250 .10x normal terjadi pada infeksi mond nuklear.5 0. luka bakar.5 .2 mg/dl -1.0. vitamin C. jeroan. probenesid.7.5 -1 gr/hari. malnutrisi. Obat-obat yang dapat menurunkan asam urat adalah allopurinol. dan Iain-Iain.5 .750 mg/24 (darah) (darah) (darah) (darah) jam (urin) Peningkatan kadar asam urat terjadi pada alkoholik.3 mg/dl 2.8 . dan Iain-Iain.

Obat-obatan yang dapat menurunkan trigliserida yaitu asam askorbat (vitamin C). Peningkatan kadar trigliserida terjadi pada hipertensi (penyakit darah tinggi). dibuat oleh hati.diabetes mellitus tak terkontrol. Dari golongan obat. metformin (obata anti diabetik oral).20 :1 Pemeriksaan Trigliserida Merupakan senyawa asam lemak yang diproduksi dari karbohidrat dan disimpan dalam bentuk lemak hewani. antibiotik golongan sefalosporin. kehamilan. Nilai normal : Bayi Anak Dewasa muda Tua (>50 tahun) 5-4o mg/dl 10-135 mg/dl s/dl50 mg/dl s/d 190 mg/dl Penurunan kadartrigliserid serum dapatterjadi karena malnutrisi protein. diet tinggi karbohidrat. serangan jantung. Nilai normal : Dewasa Anak Bayi 5-25 mg/dl 5-20 mg/dl 5-15 mg/dl Rasio nitrogen urea dan kreatinin = 12 :1 . kongenital (kelainan sejak lahir).4 mg/dl Peningkatan kreatinin dalam darah menunjukkan adanya penurunan fungsi ginjal dan penyusutan massa otot rangka.8 -1. 14 . BUN (BLOOD UREA NITROGEN) BUN adalah produk akhir dari metabolisme protein. konsumsi daging sapi tinggi.Bayi baru lahir 0. Trigliserida ini merupakan penyebab utama penyakit penyumbatan arteri dibanding kolesterol. sumbatan pembuluh darah otak.aminoglikosid. kanker. ureum dikeluarkan melalui urin. Obatobatan yang dapat meningkatkan kadar kreatinin nyaitu vitamin C. Pada orang normal. Hal ini dapat terjadi pada penderita gagal ginjal. dan Iain-Iain. yang dapat meningkatkan trigliserida yakni pil KB terutama estrogen.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->