Hewan yang dilindungi

Harimau Sumatra

Habitat
Harimau Sumatra hanya ditemukan di pulau Sumatra. Kucing besar ini mampu hidup di manapun, dari hutan dataran rendah sampai hutan pegunungan, dan tinggal di banyak tempat yang tak terlindungi. Hanya sekitar 400 ekor tinggal di cagar alam dan taman nasional, dan sisanya tersebar di daerah-daerah lain yang ditebang untuk pertanian, juga terdapat lebih kurang 250 ekor lagi yang dipelihara di kebun binatang di seluruh dunia. Harimau Sumatra mengalami ancaman akan kehilangan habitat karena daerah sebarannya seperti blok-blok hutan dataran rendah, lahan gambut dan hutan hujan pegunungan terancam pembukaan hutan untuk lahan pertanian dan perkebunan komersial, juga perambahan oleh aktivitas pembalakan dan pembanhunan jalan. Karena habitat yang semakin sempit dan berkurang, maka harimau terpaksa memasuki wilayah yang lebih dekat dengan manusia, dimana seringkali mereka dibunuh dan ditangkap karena tersesat memasuki daerah pedesaan atau akibat perjumpaan yang tanpa sengaja dengan manusia.

Ciri-ciri
Harimau Sumatra adalah subspesies harimau terkecil. Harimau Sumatra mempunyai warna paling gelap diantara semua subspesies harimau lainnya, pola hitamnya berukuran lebar dan jaraknya rapat kadang kala dempet. Harimau Sumatra jantan memiliki panjang rata-rata 92 inci dari kepala ke buntut atau sekitar 250cm panjang dari kepala hingga kaki dengan berat 300 pound atau sekitar 140kg, sedangkan tinggi dari jantan dewasa dapat mencapai 60cm. Betinanya rata-rata memiliki panjang 78 inci atau sekitar 198cm dan berat 200 pound atau sekitar 91kg. Belang Harimau Sumatra lebih tipis daripada subspesies harimau lain. Warna kulit Harimau Sumatra merupakan yang paling gelap dari seluruh harimau, mulai dari kuning kemerah-merahan hingga oranye tua. Subspesies ini juga punya lebih banyak janggut serta surai dibandingkan subspesies lain, terutama harimau jantan. Ukurannya yang kecil memudahkannya menjelajahi rimba. Terdapat selaput di sela-sela jarinya yang menjadikan mereka mampu berenang cepat. Harimau ini diketahui menyudutkan mangsanya ke air, terutama bila binatang buruan tersebut lambat berenang. Bulunya berubah warna menjadi hijau gelap ketika melahirkan.

Spesies: Rhinoceros sondaicus (Desmarest. . Di Sumatera saat itu badak bercula satu ini tersebar di Aceh sampai Lampung. Subfilum: Vertebrata. Berat badan seekor Badak Jawa dapat mencapai 900 – 2300 kg dengan panjang tubuh sekitar 2 – 4 m. Superfamili: Rhinocerotides. Badak termasuk jenis pemalu dan soliter (penyendiri). Filum: Chordata. badak Jawa pernah tersebar luas diseluruh Jawa. Vietnam. Kelas: Mammalia. Genus: Rhinoceros. Sekarang specimennya disimpan di Museum Zoologi Bogor. Famili: Rhinocerotidae. Selain di Indonesia Badak Jawa (Rhinocerus sondaicus) juga terdapat di Taman Nasional Cat Tien. Bibir atas lebih menonjol sehingga bisa digunakan untuk meraih makanan dan memasukannya ke dalam mulut. Memiliki satu cula. Populasi Badak Jawa (Rhinocerus sondaicus) Di Indonesia.7 m.Nama ilmiah Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) Badak jawa Klasifikaksi Ilmiah: Kerajaan: Animalia. Memiliki rupa mirip dengan badak India namun tubuh dan kepalanya lebih kecil dengan jumlah lipatan lebih sedikit. Individu terakhir yang di luar TNUT. Banten. Di Pulau Jawa. ditemukan ditembak oleh pemburu di Tasikmalaya pada tahun 1934. 1822) Ciri-ciri Fisik Badak Jawa (Rhinocerus sondaicus) Badak Jawa umumnya memiliki warna tubuh abu-abu kehitam-hitaman. Badak Jawa kini hanya terdapat di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUT).Kulit Badak Jawa (Rhinocerus sondaicus) memiliki semacam lipatan sehingga tampak seperti memakai tameng baja. Ordo: Perissodactyla. Tingginya bisa mencapai hampir 1. Badak Jawa dahulu diperkirakan tersebar di Pulau Sumatera dan Jawa. dengan panjang sekitar 25 cm namun ada kemungkinan tidak tumbuh atau sangat kecil sekali pada betina.

Deskripsi Anoa (Bubalus spp). Filum: Chordata. Anoa Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Hewan. quarlesi.Populasi Badak Jawa (Rhinocerus sondaicus) Di Indonesia. badak Jawa pernah tersebar luas diseluruh Jawa. Upafamili:Bovinae. Di Pulau Jawa. Badak Jawa dahulu diperkirakan tersebar di Pulau Sumatera dan Jawa. B. Badak Jawa kini hanya terdapat di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUT). Selain di Indonesia Badak Jawa (Rhinocerus sondaicus) juga terdapat di Taman Nasional Cat Tien. Warna bervariasi dari abu-abu hingga coklat tua dan kaki keputihputihan. Sekarang specimennya disimpan di Museum Zoologi Bogor. WWF – IP dan YMR pada tahun 2001 memperkirakan jumlah populasi badak di Ujung Kulon berkisar antara 50 – 60 ekor. ditemukan ditembak oleh pemburu di Tasikmalaya pada tahun 1934. diperkirakan hanya 8 ekor (2007). Badak ini kemungkinan adalah mamalia terlangka di bumi. Banten. depressicorni Ciri-ciri Anoa Tubuh Anoa berukuran sekitar 1 meter dan memiliki berat 150-300 kg serta anak Anoa dilahirkan sekali setahun. Individu terakhir yang di luar TNUT. Vietnam. Ordo:Artiodactyla. Spesies: B. yaitu Bubalus depressicornis . Sensus terakhir yang dilaksanakan Balai TN Ujung Kulon tahun 2006 diperkirakan kisaran jumlah populasi badak Jawa adalah 20 – 27 ekor. Anoa merupakan satwa terbesar daratan Sulawesi. Di Sumatera saat itu badak bercula satu ini tersebar di Aceh sampai Lampung. Vietnam. Famili:Bovidae. Kelas: Mamalia. Anoa disebut juga sapi hutan atau kerbau kerdil. Terdapat dua jenis Anoa di Sulawesi. Sedangkan populasi di di Taman Nasional Cat Tien. Berdasarkan sensus populasi Badak Jawa yang dilaksanakan oleh Balai TNUK. Genus: Bubalus.

Beruang madu (Helarctos malayanus) mempunyai panjang tubuh sekitar 1. walaupun pernah ditemui dalam kelompok. Beruang madu mempunyai kuku yang panjang-panjang dan terdiri dari masing-masing lima pada sepasang kaki depan dan belakang. Sedangkan dalam kurungan. Kaki depannya menghadap ke dalam dan tapaknya licin. 2002).4 meter dengan tinggi punggungnya sekitar 70 cm. sebab populasinya diduga tinggal kurang dari 2500 individu dewasa dan populasi hewan ini terus menurun. Kedua jenis Anoa ini menghadapi resiko yang sangat tinggi untuk punah di alam. 1987.500 meter. Beruang madu hidup di hutan-hutan dataran rendah. Moncongnya berwarna lebih cerah dari warna dadanya. Makanan Anoa berupa buahbuahan. 1997). beruang bernama latin Helarctos malayanus ini mencapai umur 28 tahun. dengan bulu yang keputih-putihan atau kuning yang berbentuk “V” di dadanya. dan menyusu selama 18 bulan. et al. Habitat dan Makanan. pakis. Beruang madu dewasa mempunyai berat tubuh antara 50-65 kg. Dengan kukunya dan bentuk kakinya inilah Beruang madu mampu memanjat pohon-pohon yang berbatang lurus dan tinggi dengan cepat dan mudah.(Anoa dataran rendah) dan Bubalus quarlesi (Anoa dataran tinggi).Dalam kondisi liar. Beruang madu mengandung selama 96 hari. Beruang madu berwarna hitam. . Seperti umumnya sapi liar. menjadikan Beruang madu sebagai beruang terkecil diantara jenis-jenis beruang lainnya yang terdapat di dunia. Pada saat ini. Adalah “endangered” (genting) – EN Cl + 2a (IUCN. Kinnaird. Dengan ukuran tubuh ini. Anoa bersifat soliter. rumput. dan perbukitan atas sampai ketinggian 1. maka Anoa harus melengkapi makanannya dengan mencari natrium ditempat bergaram. tuna daun. populasi Anoa merosot tajam. Anoa dikenal agresif dan perilakuknya sulit diramalkan. Binatang pemakan madu ini mampu bereproduksi sepanjang tahun. Beruang madu Ciri-ciri Beruang Madu. dan lumut. Karena hanya makan tunas pohon dan buah-buahan yang tidak banyak mengandung natrium. hutan perbukitan. Di cagar alam Tangkoko Dua Saudara Bitung Sulawesi Utar. Mencapai kematangan seksual setelah berumur 3-4 tahun. usia hidup spesies beruang terkecil ini tak diketahui. Penyebarannya mulai dari Bangladesh. jumlah Anoa menurun 90% selama 15 tahun dan jenis ini sudah mengalami kepunahan setempat (Whitten. Status bubalus spp.

Kamboja. dengan panjang total maksimal mencapai 4 m. Sisik-sisik besar di punggung (dorsal scutes) tersusun dalam 6 lajur dan 16-17 baris sampai ke belakang. India. Kelas: Mammalia. dan Vietnam. Klasifikasi ilmiah. Beruang madu terdapat di Pulau Sumatera dan Kalimantan. ialah dengan memasukkan kukukuku kaki depannya ke dalam sebuah sarang yang sudah ada madunya. akan tetapi yang umum panjang buaya ini hanya sekitar 2-3 m. Spesies: Herarctos malayanus Buaya 1. Habitat dan konservasi Buaya air tawar ini menyukai perairan dengan arus yang lambat. Malaysia. Filum: Chordata. Terdapat sejumlah sisik-sisik kecil di belakang dubur. antara lain binatang-binatang kecil. dan danau. Ordo: Carnivora. dengan belang ekor yang pada umumnya tidak utuh. oleh karena itulah binatang ini disebut “beruang madu”. Laos. Thailand.Brunei Darussalam. Caranya seekor beruang memangsa sebuah sarang madu. keping tabular di kepala menaik dan menonjol di bagian belakangnya. Kerajaan: Animalia.[1] 2. Hewan ini berbiak di musim penghujan. yang diletakkannya dalam sebuah gundukan sarang yang dijagainya hingga anaknya menetas. Di Indonesia. buahbuahan dan daun-daun tertentu terutama pucuk-pucuk palem. Warna punggung kebanyakan hijau tua kecoklatan. Kegiatan mencari makan dilakukan pada malam hari. seperti rawa-rawa. lalu menjilat madu beserta anak lebah itu dari dalamnya. Famili: Ursidae. nampak jelas di antara kedua matanya. Terdapat gigir yang memanjang. Sisik-sisik besar di belakang kepala (post-occipital scutes) 2-4 buah. burung. Ciri-ciri fisik Buaya ini relatif kecil ukurannya. Beruang madu walaupun termasuk ke dalam ordo karnivora (pemakan daging) tetapi bersifat omnivora (pemakan segala). buaya betina bertelur 20-80 butir. Makanan yang paling disukainya ialah sarang lebah (anak beserta madunya). ayam hutan. Sisik perut tersusun dalam 29-33 (rata-rata 31) baris.[2] . China. sungai di daerah dataran. Myanmar. Genus: Helarctos (Horsfield 1825). di bawah pangkal ekor. Telur-telur itu menetas setelah sekitar 80 hari. Indonesia.

Dari Malaysia dan Indonesia. IUCN 2006. Sejumlah buaya muda dilepas liarkan ke sebatang sungai kecil yang terpencil di taman nasional tersebut. Iskandar. Listed as Critically Endangered (CR A1ac v2. Crocodylus siamensis (Schneider 1801) . sementara -yang menggembirakan.Karena perburuan gelap dan rusaknya habitat buaya ini di alam.T.[4] Pada Maret 2005. Buaya Siam telah dilindungi oleh undang-undang negara Republik Indonesia. Penerbit ITB. Tubuh bagian atas Kancil atau Pelanduk berwarna coklat kemerahan.3) 4. yang terletak tak jauh dari Kamboja. Kura-kura dan Buaya Indonesia dan Papua Nugini. critically endangered). di samping beberapa ribu ekor yang masih asli yang dipelihara pada berbagai tempat penangkaran.[5] 3. Laos bagian selatan.[4] Di Taman Nasional Bang Sida di Thailand. Panjang tubuhnya sekitar 20-25 cm. 2006 IUCN Red List of Threatened Species.[3] Pada 1992 populasinya bahkan sempat dianggap punah di alam. Diakses 6 Peb 2008. survai-survai yang berikutnya mendapatkan keberadaan sebuah populasi kecil tak-berbiak di alam di Thailand (beberapa ekor saja. Akan tetapi untunglah. ada proyek reintroduksi buaya Siam ke alam liar. sebuah populasi kecil di Vietnam (kurang dari 100 individu). sedangkan tengkuk bagian tengah biasanya lebih gelap daripada bagian tubuh lainnya. atau mendekati situasi itu.beberapa populasi yang lebih besar dijumpai di Kamboja (total hingga sekitar 4000 individu) dan Laos. tak ada data yang baru. terutama di Thailand dan Kamboja. Menurut perhitungan sekarang. Rujukan 1. 2000.The Crocodile Specialist Group Kancil Ciri-ciri dan Habitat Pelanduk. total populasinya di alam diperkirakan kurang dari 5. para konservasionis mendapatkan sebuah sarang berisi bayi-bayi buaya Siam di Provinsi Savannakhet. sayangnya. di sekitar aliran Sungai Mekong. Bagian bawah berwarna putih dengan batas . IUCN memasukkan buaya Siam ke dalam kategori kritis (CR. Kancil atau Pelanduk (Tragulus javanicus) mempunyai ukuran tubuh yang kecil seukuran dengan kelinci. ^ Crocodylus siamensis Species Account . ISBN 979-96100-0-1 2. tersebar di beberapa tempat). Bandung. yang tak dapat dijangkau pengunjung. hal. Crocodylus siamensis. Di penangkaran.The Crocodile Specialist Group 3. sebagian individu buaya Siam adalah merupakan hibridisasi dengan buaya muara. Crocodile Specialist Group (1996). D. 162.000 ekor.

Paus Deskripsi fisik Ciri khas dari Paus Sperma adalah kepalanya yang besar. Pelanduk atau Kancil sangat populer ditelinga bangsa Indonesia.Pelanduk atau Kancil (Tragulus javanicus) dalam bahasa Inggris disebut Javan Chevrotain. Habitat Pelanduk atau Kancil (Tragulus javanicus) di hutan primer dan sekunder yang cukup lebat atau tanah kering di dataran rendah atau kaki bukit tidak jauh dari sungai dengan vegetasi lebat. dan Lesser Mouse Deer. Java Mousedeer. Di Indonesia Kancil dapat ditemukan di Sumatra. yang biasanya bisa mencapai sepertiga daripada panjang badanya. Selain itu Pelanduk dapat dijumpai pula di Malaysia. Raut muka Kancil atau Pelanduk (Tragulus javanicus) berwarna putih. dan ketela. Berbeda dengan kulit licin . Jawa. kecambah. Sedang dalam bahasa Belanda biasa disebut Kleine Kantjil. lebih-lebih untuk pejantannya. Sedikitnya terdapat 6 spesies Kancil atau Pelanduk yang terdapat di Asia Tenggara. buah-buahan yang jatuh di tanah. papaya. daun-daunan yang berair.sedikit kecoklatan di tengah. Kancil jantan tidak mempunyai tanduk tetapi mempunyai gigi taring yang yang memanjang keluar dari mulutnya. Javan Mousedeer. Binatang ini mempunyai masa mengandung selama 137-155 hari dan akan menyusui bayinya hingga berusia antara 60-70 hari. kulit pisang. dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Kanchil.Kancil atau Pelanduk merupakan spesies sebangsa Rusa dari genus Tragulus yang memiliki tubuh kecil. Kalimantan. Siapa yang menyangka jika kepopuleran Pelanduk dan Kancil ternyata berbalik dengan pengetahuan tentang mamalia kecil ini yang dalam status konservasi IUCN Redlist dikategorikan sebagai Data Deficient atau “Informasi Kurang”. Tragulus napu dan Tragulus kanchil.Pun berbagai pepatah dan peribahasa tidak sedikit yang mempergunakan kata “Pelanduk” dan “Kancil”. Nama spesiesnya sendiri macrocephaluss diambil dari bahasa Yunani untuk "kepala besar". Kancil atau Pelanduk merupakan binatang herbivora yang menyukai rumput. tanda khusus di kerogkongan dan dada bagian atas berwarna coklat tua. Yang sering dijumpai di Indonesia adalah Tragulus javanicus. Berbagai kisah fabel tentang kecerdikan Kancil begitu populer dan tertanam sejak kita kecil. terlihat seperti sebuah garis dari dagu sampai dada. ubi.

Tidak mengherankan kalau otak Paus Sperma adalah yang terbesar dan terberat bagi semua hewan (berat rata-ratanya 7 kg dalam paus jantan dewasa). Kepala Paus Sperma yang besar dan bentuk keseluruhannya yang berbeda. ditambah lagi kemunculannya dalam novel Moby-Dick yang ditulis oleh Herman Mellville. malah ada Paus Sperma liar yang sehat dan cukup makan namun tidak bergigi. Paus Sperma sering dihubungkan dengan Leviathan semi mistis dari cerita-cerita Alkitab. kemungkinan adalah albino). dan pada awalnya dikira sebagai sperma. Gigi yang belum sempurna juga terdapat di bagian rahang atas. otak Paus Sperma adalah tidak begitu besar jika dibandingkan dengan ukuran badannya. Konsensus para ilmuwan masa kini adalah gigi-gigi tersebut mungkin digunakan dalam pertengkaran antara paus jantan dalam spesies yang sama. kulit bagian belakang paus sperma biasanya berkedut. Sebagian karena Melville. . Bobot badannya berkisar 40 – 60 kg. Namun. Setiap gigi bisa mempunyai berat sampai satu kilogram. Flukenya diangkat tinggi tinggi dari air sebelum paus melakukan penyelaman dalam. Dipercayai bahwa gigi-gigi tersebut tidak diperlukan untuk mengkonsumsi sotong. kalaupun ada. membuatnya dikenal sebagai paus arketipe (archetype).yang dimiliki oleh kebanyakan paus lain. Mereka bewarna abu-abu walaupun kadang kelihatan berwarna coklat dibawah cahaya matahari ("Great White Whale" dalam novel Melville. Paus Sperma (Physeter macrocephalus) adalah hewan terbesar dalam kelompok paus bergigi sekaligus hewan bergigi terbesar di dunia. Ini memberikan ciri-ciri hembusan berkembang yang jelas kearah depan. Hipotesis ini konsisten dengan gigi yang berbentuk kerucut dan jarang-jarang. Panjang tubuh berkisar antara 90 – 150 cm dengan tinggi 60 – 95 cm. Lubang pernafasan (blowhole) terletak berdekatan dengan bagian depan kepala dan condong ke kiri (jika dilihat dari arah yang sama dengan paus). Paus Sperma mempunyai 20-26 pasang gigi kerucut pada rahang bawah mereka. Sirip belakangnya terletak sekitar dua pertiga dari bawah tulang belakang dan biasanya pendek dan berbentuk segitiga sama kaki. namun gigi tersebut jarang tumbuh dan terlihat di mulut. Paus Sperma juga dulu dikenal sebagai Common Cachalot Macan tutul Ciri-ciri Macan Tutul Jawa. Paus ini dinamakan karena bahan putih susu spermaceti yang terdapat pada kepalanya. Asal bentuk gigi ini tidaklah diketahui dengan pasti. Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) mempunyai ukuran relatif kecil. Dibandingkan subspesies macan tutul lainnya. Flukenya juga berbentuk segitiga dan amat tebal.

Macan Tutul Jawa di atas dahan Subspesies Macan Tutul yang menjadi satwa endemik pulau Jawa ini mempunyai khas warna bertutul-tutul di sekujur tubuhnya. babi hutan. Perilaku ini selain untuk menghindari kehilangan mangsa hasil buruan. . Dalam pola pengasuhan anak. kadangkadang macan tutul jantan membantu dalam hal pengasuhan anak. Macan Tutul Jawa atau dalam bahasa latin disebut Panthera pardus melas menjadi kucing besar terakhir yang tersisa di pulau Jawa setelah punahnya Harimau Jawa. Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) sebagaimana macan tutul lainnya adalah binatang nokturnal yang lebih aktif di malam hari. Bintik hitam di kepalanya berukuran lebih kecil. urine maupun kotorannya. Bersifat soliter. Kucing besar ini juga mampu menyeret dan membawa hasil buruannya ke atas pohon yang terkadang bobot mangsa melebih ukuran tubuhnya. macan tutul dapat hidup berkelompok. Macan tutul jantan akan berkelana mencari pasangan dalam teritorinya masing-masing. Anak macan tutul akan tetap bersama induknya hingga berumur 18-24 bulan. Macan tutul yang hidup dalam teritorial (ruang gerak) berkisar 5 – 15 km2. Kucing besar ini termasuk salah satu binatang yang pandai memanjat dan berenang. Hewan langka yang dilindungi ini menjadi satwa identitas provinsi Jawa Barat. Macan tutul betina umumya memiliki anak lebih kurang 2-6 ekor setiap kelahiran dengan masa kehamilan lebih kurang 110 hari. surili dan lutung hitam. Macan Tutul Jawa betina serupa. selain itu juga untuk penyimpanan persediaan makanan. Macan tutul dapat hidup hingga 21-23 tahun. kancil dan owa jawa. Macan Tutul Jawa adalah binatang karnivora yang memangsa buruannya seperti kijang. dan berukuran lebih kecil dari jantan. landak jawa. Meskipun masa hidup di alam belum banyak diketahui tetapi di penangkaran. monyet ekor panjang. di mana tiap daerah tersebut ditandai dengan cakaran di batang kayu. Pada umumnya bulunya berwarna kuning kecoklatan dengan bintik-bintik berwarna hitam. Macan Tutul Jawa (Java Leopard) merupakan satu dari sembilan subspesies Macan Tutul (Panthera pardus) di dunia yang merupakan satwa endemik pulau Jawa. Menjadi dewasa pada usia 3-4 tahun. tetapi pada saat tertentu seperti berpasangan dan pengasuhan anak.

Karena itu. Meskipun berwarna berbeda. di antaranya memiliki bulu yang putih di seluruh tubuhnya kecuali pada ujung ekor dan sayapnya yang berwarna hitam. Jalak Bali memperoleh perhatian cukup serius dari pemerintah Republik Indonesia. satwa yang masuk kategori “kritis” (Critically Endangered) dalam Redlist IUCN dan nyaris punah di habitat aslinya ini dinobatkan sebagai fauna identitas (maskot) provinsi Bali. Jalak Bali memiliki pipi yang tidak ditumbuhi bulu. Antara burung jantan dan betina serupa. Sejak tahun 1991. Burung ini juga merupakan satu-satunya satwa endemik Pulau Bali yang masih tersisa setelah Harimau Bali dinyatakan punah. Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) merupakan satwa yang secara hidupan liar (di habitat aslinya) populasinya amat langka dan terancam kepunahan. . Burung Jalak Bali ini mudah dikenali dengan ciri-ciri khusus. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa Jalak Bali merupakan satwa yang dilarang diperdagangkan kecuali hasil penangkaran dari generasi ketiga (indukan bukan dari alam). Baron Stressmann seorang ahli burung berkebangsaan Inggeris pada tanggal 24 Maret 1911. Nama ilmiah Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) dinamakan sesuai dengan nama Walter Rothschild pakar hewan berkebangsaan Inggris yang pertama kali mendiskripsikan spesies pada tahun 1912. Perlindungan hukum untuk menyelamatkan satwa tersebut ditetapkan berdasarkan surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 421/Kpts/Um/8/1970 tanggal 26 Agustus 1970. Jalak Bali ditemukan pertama kali oleh Dr.Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) yang dimasukkan dalam status konservasi “Critically Endangered” ini mempunyai dua variasi yaitu Macan Tutul berwarna terang dan Macan Tutul berwarna hitam yang biasa disebut dengan Macan Kumbang. berwarna biru cerah dan kaki yang berwarna keabuabuan. yaitu dengan ditetapkannya makhluk tersebut sebagai satwa liar yang dilindungi oleh undangundang. Burung pengicau berwarna putih ini merupakan satwa endemik Indonesia yang hanya bisa ditemukan di Pulau Bali bagian barat. kedua kucing besar ini adalah subspesies yang sama. Diperkirakan jumlah spesies ini yang masih mampu bertahan di alam bebas hanya sekitar belasan ekor saja. Jalak bali jalak Bali (Leucopsar rothschildi) atau disebut juga Curik Bali adalah sejenis burung sedang dengan panjang lebih kurang 25 cm.

mungkinkah beberapa tahun ke depan kita hanya akan menemui Jalak Bali. Ordo: Aves. yaitu kelompok yang terancam kepunahan dan dilarang untuk diperdagangkan. Untuk menghindari kepunahan. sebanyak 39 ekor Jalak Bali yang berada di pusat penangkaran di Taman Nasional Bali Barat. Bali sejak 1995. Sang Maskot Bali.Dalam konvensi perdagangan internasional bagi jasad liar CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) Jalak Bali terdaftar pada Apendix I. Species: Leucopsar rothschildi. . Tetapi tetap muncul sebuah tanya di hati saya. Bahkan pada tahun 1999. di balik sangkar-sangkar kebun binatang. Suatu hal yang ironis. melihat sebuah maskot yang harus dikurung dalam kerangkeng besi. Famili: Sturnidae. Padahal penangkaran ini bertujuan untuk melepasliarkan satwa yang terancam kepunahan ini ke alam bebas. Selain itu sebagian besar kebun binatang di seluruh dunia juga menjalankan program penangkaran Jalak Bali. Filum: Chordata. Sedang IUCN (International Union for Conservation of Natur and Natural Resources) memasukkan Jalak Bali dalam kategori “kritis” (Critically Endangered) yang merupakan status konservasi yang diberikan terhadap spesies yang memiliki risiko besar akan menjadi punah di alam liar atau akan sepenuhnya punah dalam waktu dekat. Klasifikasi Ilmiah : Kerajaan: Animalia. di rampok. telah didirikan pusat penangkaran yang salah satunya berada di Buleleng. Kepunahan Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) di habitat aslinya disebabkan oleh deforestasi (penggundulan hutan) dan perdagangan liar.

orangutan jantan mempunyai daging pipi "cheek pad" yang akan berkembang mulai dari umur 15 . atau dua per tiga dari tinggi badan Warna Tubuh : Warna rambut coklat kemerahan.Orang utan Tinggi : Jantan : 120 . sedangkan di karantina dapat mencapai 150 kg Betina : 40 . tubuh orangutan tinggi dengan bulu/rambut yang kusut Lengan : tangan dan kaki kecil memanjang sesuai untuk memegang cabang-cabang pepohonan. Orangutan Sumatra jantan mempunyai warna janggut agak merah kekuningan hingga jingga Tampilan Fisik : Wajah : sekitar mata tidak berbulu dan mempunyai telinga yang kecil. orangutan jantan mempunyai kantung suara yang menggelantung waktu kempis.110 kg ( di alam liar ).20 tahun Tubuh : jantan dewasa ukuran tubuhnya dua kali lebih besar dari pada betina. jempol tangan dan kaki pendek .120 cm Berat : Jantan : 70 . Orangutan Sumatra bentuk wajah oval memanjang dan menyempit.90 cm.150 cm. Betina 90 . seperti berlian.60 kg Lengan : Panjang lengan 60 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful