P. 1
Endapan Residual Sedimenter

Endapan Residual Sedimenter

|Views: 546|Likes:
Published by Reza Pradana

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Reza Pradana on Sep 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/08/2014

pdf

text

original

ENDAPAN RESIDUAL SEDIMENTER (PLACER

)
Oleh Kelompok 6 : Adhi Nugroho Diana Ariana Fachrul Rozi R. Sawung Kawedar Daya K. Nashihun Nadhif Abdul Hafidz Reza P. Reka Dwi A.

Proses pembentukan endapan mineral dapat diklasifikasikan menjadi dua macam, yaitu proses internal atau endogen & proses eksternal atau eksogen. 1. Proses Internal : a. Kristalisasi dan segregasi magma b. Hidrotermal
c. d. e.
2.

Lateral Secretion Metamorphic Processes Volcanic exhalative Mechanical Accumulation Sedimentary precipitates Residual processes Secondary or supergene enrichment

Proses Eksternal :
a.

b.
c. d.

terutama yang terjadi pada mineral – mineral berat (heavy minerals) yang memiliki ketahanan (resistensi) terhadap pelapukan.proses mekanis. intan. xenotim [Y(PO4)] dan zirkon (ZrSiO4).ENDAPAN SEDIMENTER (PLACER)   Merupakan endapan . sappire. emas.Nd. ilmenit (FeTiO3).La. dll) . rutil (TiO2). serta batu mulia (garnet. monazite [(Ce. kromit (FeCr2O4). Kasiterit (SnO2).endapan yang terbentuk (terkonsentrasi) oleh proses . platinum.Th)PO4]. magnetit (Fe3O4). ruby.

 Ketahanan terhadap pelapukan secara mekanis (fisik) tidak mengalami kerusakan secara fisik. dan gas/udara) media utama.  Media transportasi (solid.FAKTOR PENGONTROL Ketahanan terhadap pelapukan secara kimia tidak mengalami penguraian (deformasi) komposisi kimia. air.  Perangkap atau lingkungan pengendapannya  .  Konsentrasi gravitasi secara alamiah (perbedaan berat jenis) memungkinkan pengendapan kembali untuk mencapai konsentrasi yang ekonomis.

Proses pelapukan (weathering) biasanya terjadi secara fisika dan kimia.ENDAPAN RESIDUAL  Endapan residual yaitu endapan hasil pelapukan dimana proses pelapukan dan pengendapan terjadi di tempat yang sama. dengan kata lain tanpa mengalami transportasi (baik dengan media air atau angin) seperti endapan sedimen yang lainnya. .

PROSES PEMBENTUKAN ENDAPAN RESIDUAL  Asal batuannya yaitu berupa batuan beku atau metamorf. Lalu mengalami proses sedimen yaitu kompaksi dan sedimentasi. . mengalami pelapukan berupa penghancuran. baik karena tekanan ataupun pelapukan alami (cuaca dan iklim) dan hancur berubah menjadi butiran-butiran (grain). Butiran-butiran tersebut akan menumpuk di cekungan tepat dimana batuan asalnya.

 Endapan sedimen ini umumnya membawa endapan lain yaitu berupa bahan galian dalam bentuk unsur -unsur kimia yang terkandung dalam mineral. Badan bijih yang terkandung di dalam residual deposit yaitu badan bijih yang terbentuk akibat perombakan batuan-batuan yang mengandung mineral bijih dengan kadar rendah. Endapan-endapan mineral tersebut umumnya berbentuk badan bijih. kemudian mengalami pelapukan dan pelarutan serta pelindian. dan selanjutnya mengalami pengayaan relatif hingga mencapai kadar yang ekonomis. .

Sebagai contoh endapan bauksit (hidrous alumina oksida) yang terbentuk akibat pelindian silika-alkali pada batuan asal berupa nephelin-syenit. Proses utama yang terjadi adalah leaching (pelindian). . Contoh lain adalah endapan nikel laterit (residu) akibat pelindian (leaching) batuan beku peridotit dan diikuti oleh proses pengkayaan supergen.

Pada topografi miring terjadi perpindahan konsentrasi mineral berat (residual) dan endapan eluvial (collovial). Fragmen yang relatif lebih ringan dan mudah larut akan tertransportasi. Batuan asal mengalami perombakan menjadi ukuran butir yang lebih kecil atau halus. Akibat penguraian dan penghancuran secara mekanis.ENDAPAN SEDIMEN PLACER RESIDUAL  Endapan ini terbentuk di atas batuan asal. . Konsentrasi mineral berat morfologi atau topografi yang relatif datar.

Konsentrasi (residual maupun supergene enrichment). Endapan Residual (Placer) terjadi karena : A. . Pelapukan mekanik dan kimiawi B. Mengalami pelindian (leaching) C.

Salah satu contoh dari endapan residual yaitu endapan Lateritik yang meliputi dua endapan penting yaitu : Endapan nikel laterit Endapan bauksit laterit .CONTOH ENDAPAN RESIDUAL  a. b.

. setelah pengangkatan awal yang terletak pada lereng topografi yang tidak kritis. sebab fluktuasi permukaan air tanah akan berangsur dan membentuk penampang pelapukan akan menebal sampai ratusan meter. maka hasil pelapukan akan tebal.TEKTONIK  Hubungan kondisi tektonik dengan pembentukan endapan residu adalah pada daerah dengan kondisi pengangkatan berangsur.

KLASIFIKASI .

Pada endapan plaser residual ini mineral-mineral ringan yang resisten secara kimia (seperti beril) bisa juga terbentuk/bertahan. gradasinya atau tingkatannya bertambah ke arah bawah menuju ke bagianbagian urat atau bedrock yang lapuk. . PLASER RESIDUAL  Plaser residual terakumulasi dengan cepat di atas suatu sumber bedrock (seperti vein emas atau kasiterit) oleh pelapukan kimia dan pemindahan (moved away) material batuan yang ringan.A.

PEMBENTUKAN PLACER RESIDUAL DAN PLACER ELUVIAL ENDAPAN PLACER RESIDUAL ENDAPAN PLACER ELUVIAL BATUAN DASAR SUMBER (ENDAPAN PRIMER) SUMBER (ENDAPAN PRIMER) .

Pada beberapa kasus. Mineral-mineral berat akan terkumpul atau terakumulasi di bagian bawah bukit dan mineralmineral ringan yang tidak resisten akan larut dan terbawa oleh media transport ke daerah lain.B. endapan placer yang bernilai ekonomis terakumulasi di dalam kantong-kantong pada batuan dasar seperti endapan kasiterit di dalam potholes dan sinkholes pada batuan karbonat. . PLACER ELUVIAL/KOLUVIAL  Endapan eluvial terbentuk jika terdapat kemiringan permukaan disekitar batuan sumber (source rock).

.

PLACER ALUVIAL/FLUVIAL/SUNGAI  Endapan aluvial merupakan salah satu tipe endapan placer terpenting yang menghasilkan mineral/bijih dan tambang-tambang konvensional banyak memanfaatkan endapan jenis ini. Endapan ini terbentuk setelah bahan rombakan mengalami transportasi dari batuan sumber oleh air sungai dan kandungan mineral. Pemilahan ini memungkinkan endapan ini mudah diekstraksi dengan metode-metode yang konvensional.mineral yang terbawa mengalami pemilahan (sorting) berdasarkan berat jenis oleh gaya gravitasi.C. .

.

monazite. ilmenit. intan.rutil. emas. atau endapan placer tua yang mengalami perombakan dan diendapkan dipantai dengan bantuan gelombang laut atau arus bawah laut. pasir ilmenit-monazitrutil di Travencore dan Quilon India dan pasilmagnetit di North Island Selandia Baru. xenotime dan zircon. sungai. Mineral–mineral yang terpenting dari endapan placer pantai adalah kasiterit. . contoh endapan ini adalah endapan emas placer di Nome (Alaska) intan di Namibia.D. magnetit. PLACER PANTAI  Batuan sumber endapan placer pantai berasal dari batuan atau urat-urat yang tersingkap di tepi pantai.

Tipe placer laut lepas yang cukup penting terdapat di Selat Karimata (sekitar pulau Bangka dan Pulau Belitung.E. Indonesia) yang berasal dari placer sungai dan placer pantai yang terbenam oleh permukaan air laut. PLACER LAUT LEPAS  Endapan placer laut lepas terbentuk di daerah Continental Shelf yang berjarak beberapa kilometer dari garis pantai. .

PLACER AEOLIAN  Pembentukan endapan placer Aeolian yang terpenting adalah melalui perombakan placer pantai oleh angin.F. seperti endapan pasir besi titanomagnetit di North Island Selandia Baru .

.

 GOOD LUCK AND HAVE A NICE DAY!! .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->