P. 1
Ammy Kode Etik Kebidanan

Ammy Kode Etik Kebidanan

|Views: 236|Likes:
Published by azizah amini
asi eksklusif terhadap ispa
asi eksklusif terhadap ispa

More info:

Published by: azizah amini on Sep 29, 2012
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved
List Price: $10.00 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

12/13/2014

$10.00

USD

pdf

text

original

http://id.wikipedia.

org/wiki/Kode_etik_profe si Kode etik profesi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari kode etik profesi merupakan suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sangsi yang agak berat, maka masuk dalam kategori norma hukum. Kode Etik juga dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku. Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaikbaiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.[1]

http://kafeilmu.com/2011/12/tujuh-kode-etik-kebidanan.html

Tujuh Kode Etik Kebidanan
Bidan mempunyai tanggung jawab yang tidak ringan, tangannya menjadi salah satu perantara munculnya kehidupan baru. Karena tugas penting ini, kafeilmu sengaja memposting satu hal yang paling esensi dalam bidang kebidanan, yakni 7 kode etik kebidanan. Kode etik ini perlu diketahui oleh tidak hanya bidan saja, termasuk masyarakat umum, sehingga ada rasa saling menghargai baik dari bidan maupun masyarakat. Secara umum kode etik tersebut berisi 7 bagian yaitu:
Kewajiban bidan terhadap klien dan masyarakat (6 butir) 1. Setiap bidan senantiasa menjunjung tinggi, menghayati dan mengamalkansumpah jabatannya dalam melaksanakan tugas pengabdiannya. 2. Setiap bidan dalam menjalankan tugas profesinya menjunjung tinggiharkat dan martabat kemanusiaan yang utuh dan memelihara citra bidan. 3. Setiap bidan dalam menjalankan tugasnya senantiasa berpedoman pada peran, tugas dan tanggungjawab sesuai dengan kebutuhan klien, keluarga dan masyarakat. 4. Setiap bidan dalam menjalankan tugasnya mendahulukan kepentinganklien, menghormati hak klien dan menghormati nilai-nilai yang berlaku dimasyarakat. 5. Setiap bidan dalam menjalankan tugasnya senantiasa mendahulukankepentingan klien, keluarga dan masyarakat dengan identitas yang samasesuai dengan kebutuhan berdasarkan kemampuan yang dimilikinya.

Kewajiban bidan terhadap pemerintah. Kewajiban bidan terhadap sejawat dan tenaga kesehatan lainnya (2butir) 1. Setiap bidan senantiasa menciptakan suasana yang serasi dalamhubungan pelaksanaan – tugasnya. Kewajiban bidan terhadap tugasnya (3 butir) 1. Kewajiban bidan terhadap diri sendiri (2 butir) 1. keluarga dan masyarakat. Setiap bidan harus berusaha secara terus menerus untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuandan teknologi. 2. Setiap bidan harus menjalin hubungan dengan teman sejawatnya untuk menciptakan suasana kerja yang serasi. Setiap bidan harus senantiasa mengembangkan did dan meningkatkankemampuan profesinya seuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Setiap bidan dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari senantiasa menghayatidan mengamalkan Kode Etik Bidan Indonesia. Setiap bidan senantiasa berperan serta dalam kegiatan penelitian dan kegiatansejenis yang dapat meningkatkan mute dan citra profesinya. Setiap bidan senantiasa memberikan pelayanan paripurna terhadap klien. kecuali bila diminta oleh pengadilan ataudipedukan sehubungan kepentingan klien. dengan mendorong partisipasimasyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatannya secara optimal. 2. senantiasa melaksanakan ketentuan-ketentuan pemerintah dalam bidang kesehatan. Setiap bidan melalui profesinya berpartisipasi dan menyumbangkan pemikirannya kepada pemerintah untuk. Kewajiban bidan terhadap profesinya (3 butir) 1. bangsa dan tanah air (2 butir) 1.meningkatkan mutu jangakauan pelayanan kesehatan terutama pelayanan KIA/KB dan kesehatan keluarga. Setiap bidan harus menjaga nama baik dan menjunjung tinggi citra profesinyadengan menampilkan kepribadian yang tinggi dan memberikan pelayanan yang bermutu kepada masyarakat. khususnya dalam pelayanan KIA/KB dan kesehatan keluarga dan masyarakat. Setiap bidan dalam menjalankan tugasnya harus saling menghormati baik terhadap sejawatnya maupun tenaga kesehatan lainnya. Setiap bidan dalam menjalankan tugasnya. Penutup (1 butir) 1. Setiap bidan berhak memberikan pertolongan dan mempunyai kewenangandalam mengambil keputusan dalam tugasnya termasuk keputusan mengadakankonsultasi dan atau rujukan. Setiap bidan harus menjamin kerahasiaan keterangan yang dapat danatau dipercayakan kepadanya. 2. 2. Setiap bidan harus memelihara kesehatannya agar dapat melaksanakan tugas profesinya dengan baik.6. . 3. 2. 3.keluarga dan masyarakat sesuai dengan kemampuan profesi yang dimilikinya berdasarkan kebutuhan klien.

nformasi yang meliputi kehamilan. Pasien berhak mendapatkan . Pasien memiliki hak terhadap bidan atas pelayanan yang diterimanya. Sedangkan bidan mempunyai kewajiban/keharusan untuk pasien. Pasien berhak memilih dokter dan kelas perawatan seuai dengan keinginannya dan sesuai dengan peraturan yang berlaku di rumah sakit. 6). 7).html HAK KEWAJIBAN DAN TANGGUNG JAWAB bidan dan pasien Hak dan kewajiban adalah hubungan timbal balik dalam kehidupan sosial sehari-hari. Pasien berhak mendapat informasi yang meliputi: a. Seharusnya juga ada hak yang harus diterima oleh bidan dan kewajiban yang harus diberikan oleh pasien. nifas dan bayinya yang baru dilahirkan. Pasien berhak mendapat pendampingan suami atau keluarga selama proses persalinan berlangsung. Pasien berhak meminta atas privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data-data medisnya. s e p e n g a t a h u a n d o k t e r y a n g merawat. Pasien berhak atas pelayanan yang manusiawi. 4). Alternatif terapi lainnya . 10). 5). Penyakit yang diderita b. Pasien berhak dirawat oleh dokter yang secara bebas menentukan pendapat kritis dan pendapat etisnya tanpa campur tangan dad pihak luar. Pasien berhak meminta konsultasi kepada dokter lain yang terdaftar di rumah sakit tersebut ( second opinion) terha da p p eny a ki t y a ng d i d e r i t a n y a . Hak pasti berhubungan dengan individu. 3). Pasien berhak memilih bidan yang akan menolongnya sesuai dengan keinginannya. jadi hak adalah sesuatu yang diterima oleh pasien. adil dan jujur.com/2012/03/hak-kewajiban-dan-tanggung-jawab-bidan. 8). yaitu pasien. Pasien berhak memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di rumah sakit atau instusi pelayanan kesehatan.blogspot. Hak Pasien Hak pasien adalah hak-hak pribadi yang dimiliki manusia sebagai pasien/klien: 1). Pasien berhak memperoleh pelayanan kebidanan sesuai dengan profesi bidan tanpa diskriminasi. 9). A. Tindakan kebidanan yang akan dilakukan c. 2).http://sisucilagisukangeblog. persalinan. 11). Sedang kewajiban adalah suatu yang diberikan oleh bidan.

18). 17). Hak Bidan 1). berkewajiban memenuhi hal-hal yang selalu . C. Bidan berhak atas kesempatan untuk meningkatkan diri baik melalui pendidikan maupun pelatihan. Pasien dan atau penangungnya berkewajiban untuk melunasi semua imbalan atas jasa pelayanan rumah sakit atau institusi pelayanan kesehatan. Pasien berhak didampingi keluarganya dalam keadaan kritis. 3). 5). 2). Bidan berhak untuk bekerja sesuai dengan standar profesi pada setiap tingkat jenjang pelayanan kesehatan. Pasien berhak menerima atau menolak bimbingan moril maupun spiritual. Bidan berhak menolak keinginan pasien/klien dan keluarga yang bertentangan dengan peraturan perundangan dan kode etik profesi. 2). dokter. 4). Pasien dan atau penangggungnya disepakati/perjanjian yang telah dibuatnya. Pasien berhak menjalankan ibadah sesuai agama/kepercayaan yang dianutnya selama hal itu tidak mengganggu pasien lainnya. 6). Prognosisnya e. 13). 15). 4). 3). Kewaiiban Pasien 1). Pasien berhak atas keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di rumah sakit. Pasien dan keluarganya berkewajiban untuk mentaati segala peraturan dan tat tertib rumah sakit atau institusi pelayanan kesehatan. Bidan berhak mendapat perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas sesuai dengan profesinya. Bidan berhak atas privasi dan menuntut apabila nama baiknya dicemarkan baik oleh pasien. Pasien berhak mendapatkan perlindungan hukum atas terjadinya kasus malpraktek. Perkiraan biaya pengobatan 12). 16). Pasien berhak men yetujui/mem berikan izin atas tindakan yang akan dilakukan oleh dokter sehubungan dengan penyakit yang dideritanya. Bidan berhak memperoleh kesempatan untuk mmingkatkan jenjang karir dan jabatan yang sesuai. keluarga maupun profesi lain. bidan. Pasien berhak menolak tindakan yang hendak dilakukan terhadap dirinya dan mengakhiri pengobatan serta perawatan atas tanggungjawab sendiri sesuadah memperoleh informasi yang jelas tentang penyakitnya. perawat yang merawatnya. bidan dan perawat. Pasien berkewajiban untuk mematuhi segala instruksi dokter.d. 14). B.

Bidan wajib memberi kesempatan kepada pasien untuk didampingi suami atau keluarga. 11). Bidan wajib mematuhi peraturan rumah sakit sesuai dengan hubungan hukum antara bidan tersebut dengan rumah sakit bersalin dan sarana pelayanan dimana ia bekerja. Bidan wajib meminta persetujuan tertulis (informed consent) atas tindakan yang akan dilakukan. Bidan wajib memberikan pelayanan asuhan kebidanan sesuai dengan standar profesi dengan menghormati hak-hak pasien. Definisi terakhir disusun melalui konggres . 10). Bidan wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang seorang pasien. 6). cari Bidan adalah sebutan bagi orang yang belajar di sekolah khusus untuk menolong perempuan saat melahirkan. 5). Bidan wajib merujuk pasien dengan penyulit kepada dokter yang mempunyai kemampuan dan keahlian sesuai dengan kebutuhan pasien. 3). 7).7). 8). Definisi tersebut secara berkala di review dalam pertemuan Internasional / Kongres ICM. Bidan berhak mendapat kompensasi dan kesejahteraan yang sesuai. 9). ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. BidanwajibmengikutiperkembanganIPTEKdanmenambahilmupengetahuannya melalui pendidikan formal atau non formal. Bidan wajib mendokumentasikan asuhan kebidanan yang diberikan. Bidan wajib bekerja sama dengan profesi lain dan pihak yang terkait secra timbal balik dalam memberikan asuhan kebidanan http://id. 'Definisi bidan' menurut International Confederation Of Midwives (ICM) yang dianut dan diadopsi oleh seluruh organisasi bidan di seluruh dunia. 4). Bidan wajib memberikan kesempatan kepada pasien untuk menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya. 2). D.org/wiki/Bidan Bidan Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Bidan wajib memberikan informasi yang akurat tentang tindakan yang akan dilakukan serta risiko yang mungkiri dapat timbul.wikipedia. dan diakui oleh WHO dan Federation of International Gynecologist Obstetrition (FIGO). Kewaiiban Bidan 1).

serta memenuhi kualifikasi untuk didaftar (register) dan atau memiliki izin yang sah (lisensi) untuk melakukan praktik bidan. Kegiatan ini harus mencakup pendidikan antenatal dan persiapan menjadi orang tua serta dapat meluas pada kesehatan perempuan. termasuk di rumah. masa persalinan dan masa nifas. dan bayi. Sehingga berdasarkan asal usul kata.blogspot. tetapi juga kepada keluarga dan masyarakat. Menurur filsuf Yunani Aristoteles. pada bulan Juli tahun 2005 di Brisbane Australia ditetapkan sebagai berikut: Bidan adalah seseorang yang telah mengikuti program pendidikan bidan yang diakui di negaranya.com/2012/02/makalah-etika-bidan. promosi persalinan normal. serta melaksanakan tindakan kegawat-daruratan. Bidan mempunyai tugas penting dalam konseling dan pendidikan kesehatan. istilah etika sudah dipakai untuk menunjukkan filsafat moral. http://wahyulovelyta. kesehatan seksual atau kesehatan reproduksi dan asuhan anak. Rumah Sakit. perasaan. deteksi komplikasi pada ibu dan anak. adat. Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menetapkan bahwa bidan Indonesia adalah: seorang perempuan yang lulus dari pendidikan Bidan yang diakui pemerintah dan organisasi profesi di wilayah Negara Republik Indonesia serta memiliki kompetensi dan kualifikasi untuk diregister. Bidan diakui sebagai tenaga professional yang bertanggung-jawab dan akuntabel. yang bekerja sebagai mitra perempuan untuk memberikan dukungan. sertifikasi dan atau secara sah mendapat lisensi untuk menjalankan praktik kebidanan. maka etika berarti : ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan. akhlak. dan cara berfikir. Dalam bentuk jamak ta etha mempunyai arti adat kebiasaan. watak.ICM ke 27.1 Latar Belakang Istilah “etika” berasal dari bahasa Yunani kuno. klinik atau unit kesehatan lainnya. Kata Yunani etos dalam bentuk tunggal mempunyai arti kebiasaan-kebiasaan tingkah laku manusia. dan akses bantuan medis atau bantuan lain yang sesuai. masyarakat. memimpin persalinan atas tanggung jawab sendiri dan memberikan asuhan kepada bayi baru lahir. telah lulus dari pendidikan tersebut. sikap. Bidan dapat praktik diberbagai tatanan pelayanan. tidak hanya kepada perempuan.html MAKALAH ETIKA BIDAN MAKALAH ETIKA BIDAN BAB I PENDAHULUAN 1. asuhan dan nasehat selama masa hamil. Asuhan ini mencakup upaya pencegahan. .

tidak seperti bidan yang bekerja di RS. Arus kesejahteraan ini tidak dapat dibendung. Dengan demikian penyimpangan etik Mungkin saja akan terjadi juga dalam praktek kebidanan misalnya dalam praktek mandiri.2 Rumusan Masalah Bagaimana penyerapan dan pembentukan nilai etika kebidanan pada bidan terhadap masyarakat 1. 1994). Seseorang bidan dikatakan professional bila ia mempunyai kekhususan. Mengontrol dirinya sendiri. Situasi ini akan besar sekali pengaruhnya terhadap kemungkinan terjadinya penyimpangan etik.3 Tujuan Penulisan Untuk mendapatkan bagaimana penyerapan dan pembentukan nilai etika kebidanan dan dapat mengaplikasikan dalam kehidupan masyarakat. Sesuai dengan peran dan fungsinya seorang bidan bertanggung jawabmenolong persalinan. Dalam hal ini bidan mempunyai hak untuk mengambil keputusan sendiri yang harus mempunyai pengetahuan yang memadai dan harus selalu memperbaharui ilmunya dan mengerti tentang etika yang berhubungan dengan ibu dan bayi. Dalam hal ini bidang yang praktek mandiri menjadi pekerja yang bebas. apakah benar atau salah dan apakah penyelesaiannya baik atau salah (Jones. 1. mempertanggung jawabkan sendiri apa yang dilakukan. pasti akan mempengaruhi pelayanan kebidanan. RB atau institusi Kesehatan lainnya. Penyimpangan mempunyai konotasi yang negative yang berhubungan dengan hukum. juga mempengaruhi munculnya masalah/penyimpangan etik sebagai akibat kemajuan teknologi/ilmu pengetahuan yang menimbulkan konflik terhadap nilai. Derasnya arus globalisasi yang semakin mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat dunia. .Etik merupakan bagian dari filosofi yang berhubungan erat dengan nilai manusia dalam menghargai suatu tindakan.

baik di ruang kuliah maupun dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya dalam segi keprofesian tertentu. Istilah “etika” berasal dari bahasa Yunani kuno. Batas-batas kebebasan meliputi : a. 4. Pengertian Dasar Etika Istilah atau kata etika sering kita dengar. dan cara berfikir. B. Ketika kita tidak mengikuti hati nurani berarti kita menghancurkan integritas kepribadian kita dan mengkhianati martabat terdalam kita. Berikut ini ada beberapa contoh-contoh pengalaman hati nurani sesuai lingkup pemgalaman tugas sebagai bidan 2. 1. Hati nurani memerintahkan atau melarang kita untuk melakukan sesuatu sekarang dan disini. sikap. Dalam bentuk jamak ta etha mempunyai arti adat kebiasaan. Menurur filsuf Yunani Aristoteles. Pengenalan Etika Umum Hati Nurani Hati nurani akan memberikan penghayatan tentang baik atau buruk berhubungan dengan tingkah laku nyata kita. Hati nurani berkaitan erat dengan kenyataan bahwa manusia mempunyai esadaran. akhlak. Dalam profesi bidan “etika” lebih dimengerti sebagai filsafat moral. sehingga pengertian manusia bebas dengan sendirinya menerima juga bahwa manusia itu bertanggung jawab tanpa kebebasan. Sehingga berdasarkan asal usul kata. tetapi menjadi kata-kata umum yang sering digunakan. d. terlepas dari segala ikatan dengan hukum objek. c. sesuatu yang dicari. sesuatu yang menarik. adat. sesuatu yang diinginkan. Faktor internal Lingkungan Kebebasan orang lain Generasi penerus yang akan datang Nilai dan Norma Nilai merupakan sesuatu yang baik . Hati Nurani Terdapat hubungan timbal balik antara kebebasan dan tanggung jawab. . Hak dan Kewajiban Hak berkaitan degan kewjiban yang bebas.BAB II PEMBAHASAN A. sesuatu yang disukai. istilah etika sudah dipakai untuk menunjukkan filsafat moral. b. termasuk diluar kalangan cendekiawan. perasaan. watak. maka etika berarti : ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan. Kata Yunani etos dalam bentuk tunggal mempunyai arti kebiasaan-kebiasaan tingkah laku manusia. sesuatu yang menyenangkan. 3.

Agama mengatur bagaimana cara kita hdup. Tuhan adalah jaminanberlakunya tatanan moral. Moral dan Agama Agama mempunyai hubungan erat dengan moral. secara moral butuk. Mengupayakan segala sesuatu agar kaumnya pada detik-detik yang sangat menentukan pada saat menyambut kelahiran insan generasi secara selamat. diluar etis. 6. didalamnya terdapat Kode Etik Bidan Indonesia. Tingkat kesehatan yang optimal bagi setiap warga Negara Indonesia. tetapi dari sudut filsafat moral . Terwujudnya kode etik ini merupakan bentuk kesadaran dan kesungguhan hati dari setiap bidan untuk memberikan pelayanan kesehatan pada umumnya. Mukadimah Dengan rahmat Tuhan yang Maha Esa dan didorong oleh keinginan yang luhur demi tercapainya : a. yang berarti tertengtang dengan moralitas yang baik. Pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.5. Bagi penganut agama. Dasar terpenting drai tingkah lak moral dalh agama. out of spere of moral. kesalahan moral adalah pelanggaran prinsip etis. non moral. Maka Ikatan Bidan Indonesia sebagai organisasi profesi kesehatan yang menjadi wadah persatuan dan kesatuan para bidan di Indonesia Mensiptakan Kode Etik Bidan Indonesia yang disusun atas dasar penekanan keselamatan klien diatas kepentingan lainnya. Deskripsi Kode Etik Bidan Indonesia adalah merupakan suatu ciri profesi yang bersumber dari nilai-nilai internal dan eksternal suatu disiplin ilmu dan merupakan pernyataan komprehensif suatu profesi yang memberikan tuntunan bagi anggota dalam melaksanakan pengabdian profesi. D. dasarna adalah agama melarang untuk melakukannya. c. Setiap agama mengandung ajaran moral yang menjadi pegangan bagi setiap penganutnya.. tidak etis. Menjadi tantangan bagi profesi bidan untuk mengembangkan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan praktik kebidanan serta dalam memberikan pelayanan berkualitas. 1. Kode Etik Bidan Indonesia Sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 369/ Mengkes/SK/III/2007 Tentang Standar Profesi Bidan. Amoral dan Immoral Menurut Oxford Dictionary kata amoral dijelaskan sebagai unconcerned with. b. morally evil.Non moral. aman dan nyaman merupakan tugas sentral dari para bidan. C. Masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Sedabgkan Immoral berarti opposed to morality. Berikut ini merupakan kode etik Bidan Indonesia. dengan senantiasa menghormati nilai-nilai pasien. Etika Moral dan Nilai Dalam Praktik Kebidanan Kemajuan ilmu pngetahuan dan tehnologi dalam segala bidang berpengaruh terhadap meningkatya kritis masyarakat terhadap mutu pelayanan kesehatan terutama pelayanan kebidanan. Dalam agama kesalahan moral adalah dosa. Sikap etis profesional bidan akan mewarnai dalam setiap langkahnya. KIA/KB dan Kesehatan Keluarga pada khususnya. termasuk dalam mengambil keputusan dalam merespon situasi yang muncul dalam usaha. Mengapa perbuatan itu boleh atau tidak boleh dilakukan. Pemahaman tentang etika dan moral menjadi bagian yang fundamental dan sangat penting dalam memberikan asuhan kebidanan. .

pengetahuan mereka dianggap khusus Tidak diperolehkan mengadakan advertensi klien - F. - Ciri-ciri Profesional Bidan Menurut T. berdasarkan aplikasi prinsip-prinsip dan teori Berorientasi pada pelayanan menggunakan keahlian demi kebutuhan klien Pelayanan yang diberikan kepada klien berdasarkan kebutuhan objektif klien Lebih mengetahui apa yang baik untuk klien mempunyai otonomi dalam mempertahankan tindakannya Membentuk perkumpulan profesi peraturan untuk profesi Mempunyai kekuatan status dalam bidang keahliannya. pemerintah) Mendapat pengakuan dari masyarakat dan pemerintah Menurut Scein EH Terikat degan pekerjaan seumur hidup Mempunyai motivasi yang kuat atau panggilan sebagai landasan pemilihan kariernya dan mempunyai komitmen seumur hidup Memiliki kelompok ilmu pengetahuan dan keterampilan khusus melalui pendidikan dan pelatihan Mengambil keputusan demi kliennya. Salah satu perilaku etis adalah bila bidan menampilkan . Perilaku Etis Profesional Bidan Bidan harus memiliki komitmen yang tinggi untuk memberikan asuhan kebidanan yang berkualatas berdasarkan standar perilaku yang etis dalam praktek asuhan kebidanan.Etika merupakan suatu pertimbangan yang sistematis tntang perilaku benar atau salah. 1. 3. 1990 adalah sebagai berikut Menguasai visi yang mendasari ketrampilan Mempunyai wawasan filosofi Mempunyai pertimbangan rasional Memiliki sifat yang positif serta mengembangkan mutu kerja Menurut CV. Raka Joni. sejawat. kebajikan atau kejahatan yang berhubungan dengan perilaku. E. profesi lain maupun masyarakat. Good Memerlukan persiapan dan pendidikan khusus bagi pelaku Memiliki kecakapan profesional sesuai persyaratan yang telah dibakukan (organisasi profesi. Etika berfokus pada prinsip dan konsep yang membimbang manusia berfikir dan bertindak dalam kehidupannya dilandasi nilai-nilai yang dianutnya. 2. Pengetahuan tentang perilaku etis dimulai dari pendidikan bidan dan berlanjut pada forum atau kegiatan ilmiah baik formal atau non formal dengan teman.

G. · · · · H. 1. Hak dan Kewajiban Pasien Hak pasien Hak pasien adalah hak-hak pribadi yang dimiliki manusia sebagai pasien : · Pasien berhak memperoleh informasi mengenai tata tertib dan Peraturan yang berlaku di Rumah sakit atau institusi pelayanan kesehatan Pasien berhajk atas pelayanan yang manusiawi adil dan makmur Pasien berhak memperoleh pelayanan kebidanan sesuai dengan profesi bidan tanpa diskriminasi Pasien berhak memperoleh asuhan kebidanan sesuai dengan profesi bidan tan diskriminasi Pasien berhak memilih bidan untuk menolongnya sesuai dengan keinginannya Pasien berhak mendapat informasi yang melipiti kehamilan persalinan. dokter bidan dan perawat Pasien atau penanggungnya berkewajiban memenuhi hal-hal yang selalu disepakati/perjanjian yang telah dibuatnya · · · · · · · 2. Pendekatan berdasarkan asuhan atau pelayanan Bidan memandang care atau asuhan sebagai dasar dan kewajiban moral. nifas dan bayinya yang baru dilahirkan Pasien berhak mendapat pendamping suami selama proses persalinan berlangsung Pasien berhak memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya dan sesuai dengan peraturan yang berlaku di rumah sakit. yaitu : 1. perawat yang merawatnya Pasien dan atau penanggungnya berkewajiban untuk melunasi semua imbalan atas jasa pelayanan rumah sakit atau institusi pelayanan kesehatan. 1. Pendekatan berdasarkan prinsip Pendekatan berdasarkan prinsip sering dilakukan dalam etika kedokteran atau kesehatan untuk menawarkan bimbingan tindakan khusus.dll Kewajiban pasien Pasien dan keluarganya berkewajiban untuk mentaati segala peraturan dan tata tertib rumah sakit atau institusi pelayanan kesehatan Pasien berkewajiban untuk mematuhi segala instruksi dokter. dimana memberikan perhatian khusus kepada pasien. Hubungan bidan dengan pasien merupakan pusat pedekataan berdasarkan asuhan. 2. Hak dan Kewajiban Bidan Hak bidan . Dalam membantu memecahkan masalah ini bidan menggunakan dua pedekatan dalam asuhan kebidanan.prilaku pengambilan keputusan yang etis dalam membantu memecahkan masalah klien. bidan.

Bidan wajib mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi serta menambah ilmu pengetahuannya melalui pendidikan formal atau non formal Bidan wajib bekerja sama dengan profesi lain dan pihak yang terkait secara timbal balik dalam memberikan asuhan kebidanan · · · · 2. keluarga maupun profesi lain Bidan berhak atas kesempatan untuk meningkatkan jenjang karir dan jabatan yang sesuai Bidan berhak atas kesempatan untuk meningkatkan diri baik melalui pendidikan maupun pelatihan Bidan berhak mendapat kompensasi dan keseahteraan yang sesuai Kewajiban bidan Bidan wajib mematuhi peraturan rumah sakit sesuai dengan hubungan hukum antara bidan tersebut dengan rumah bersalin dan sarana pelayanan dimana ia bekerja Bidan waib memberikan pelayanan asuhan kebidanan sesuai dengan standar profesi dengan menghormati hakhak pasien Bidan wajib merujuk pasien dengan penyulit kepada dokter yang mempunyai kemampuan dan keahlian sesuai dengan kebutuhan pasien Bidan wajib memberi kesempatan kepada pasien untuk didampingi oleh suami atau keluarga Bidan wajib memberi kesempatan kepada pasien untuk didampingi oleh suami atau keluarga Bidan wajib memberikan kesempatan kepada pasien untuk didampingi oleh suami atau keluarga Bidan wajib memberikan kesempatan kepada pasien untuk didampingi oleh suami atau keluarga Bidan wajib memberikan kesempatan kepada pasien untuk menjalankan ibadah sesuia dengan keyakinan Bidan wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahui tentang seorang pasien Bidan wajib memberi informasi yang akurat tentang tindakan yang akan dilakukan serta resiko yang mungkin dapat timbul Bidan wajib meminta persetujuan tertulis atau tindakan yang akan dilakukan Bidan wajib mendokumentasikan asuhan kebidanan yang diberikan. Etika Pelayanan Kebidanan . · · · · · · · · · · · · · · I. dan kode etik profesi Bidan berhak atas privasi/kedirian dan menuntut apabila nama baiknya dicemarkan baik oleh pasien.· · · Bidan berhak mendapat perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas sesuai dengan profesinya Bidan berhak untuk bekerja sesuai dengan standar profesi pada setiap tingkat/jenjang pelayanan kesehatan Bidan berhak menolak keinginan pasien /klien dan keluarga yang bertentangan dengan peraturan perundangan.

dan kita memasuki era globalisasi. 1. Yang dapat dipergunakan klien. Jika klien belum mempunyai keputusan karena disebabkan ketidaktahuan klien tentang kontrasepsi. Parameter sosial demografi dalam pelayanan kebidanan. sumber daya pelayanan dalam kebidanan untuk meningkatkan pelayan kebidanan. 2. Pelaksanaan Etika dalam Pelayanan Kebidanan Pelayanan kebidanan di suatu institusi memiliki norma dan budaya yang unik. Setiap institusi pelayanan memiliki norma sendiri dalam memberikan pelayanan yang terdiri dari beberapa praktisi atau profesi kesehatan. Sehingga keputusan untuk memilih kontrasepsi. sesuai kebutuhan klien. cakupan penanganan kasus beresiko. tidak membedakan pelayanan siapapun. J. Etika dalam penelitian kebidanan Menurut Kode Etik Bidan Internasional adalah bahwa bidan seharusnya meningkatkan pengetahuannya melalui berbagai proses seperti dari pengalaman pelayanan kebidanan dan dari riset keidanan. Sikap bidan harus tanggap terhadap klien.maka menjadi kewajiban bidan untuk memberikan informasi tentang kontrasepsi. Bidan sebagai tenaga pemberi jasa pelayanan harus menyiapkan diri untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan masyarakat atau pelayanan kebidanan. menurunnya angka kelahiran bayi. dan keterjangkauan tempat pelayanan. meningkatkan cakupa pemeriksaan antenatal. menurut angka kematian Ibu. dengan memberikan informasi yang lengkap mengenai alat kontrasepsi dan beberapa alternatif sehingga klien dapat memilih sesuai dengan pengetahuan dan keyakinannya. cakupan pertolonggan persalinan. merupakan hak klien dan berada diluar kompetensi bidan. Pelayanan kebidanan tergantung bagaimana struktur sosial budaya masyarakat dan termasuk kondisi sosial ekonomi. Area kewenangan bidan tertuang dalam Kepmenkes 900/Menkes/SK/VII/2002 tentang registrasi dan praktik bidan. Walaupun demikian subjek pelayanan hanya satu. sosial demografi. dimana akses informasi bagi masyarakat juga seamkin meningkatkan. Mengenai kejelas peran bidan diatur dalam standar praktik kebidanan dan standar pelayanan kebidanan.Pelayanan kebidanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan oleh layanan kesehatan. . antara lain : perbaikan status gizi bayi. karena semakin majunya jaman. seorang ibu telah merundingkan dengan suami dan telah menetapkan metode kontrasepsi yang akan digunakan. Etika dalam pelayanan kontrasepsi Dalam merencanakan jumlah anak. Tingkat ketersediaan ini merupaka syarat utama untuk terlaksananya pelayan kebidanana. yaitu manusia atau individu. Tuntutan masyarakat terhadap mutu pelayanan kebidanan makin tinggi. Sehingga setiap individu harus jelas batas wewenangnya. Keadilan dalam sumber daya pelayanan dimulai dari : pemenuahan kebutuhan klien sesuai.

B.BAB III PENUTUP A. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tidak mengecewakan dan tidak ada pihak yang dirugikan . Dengan kita mengetahui nilai etika kebidanan maka dalam penyerapan dan pembentukan nilai oleh tenaga bidan dapat dilakukan dengan tepat dan tidak melenceng dari nilai serta kode etik kebidanan. tetapi menjadi kata-kata umum yang sering digunakan. termasuk diluar kalangan cendekiawan. Dalam profesi bidan “etika” lebih dimengerti sebagai filsafat moral. Berdasarkan pembahasan diatas kita telah mengetahui etika serta nilai dalam profesi kebidanan. baik di ruang kuliah maupun dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya dalam segi keprofesian tertentu. Kesimpulan Istilah atau kata etika sering kita dengar. Saran Diharapkan tenaga bidan memhami tentang apa itu etika kebidanan sehingga dengan mudah menyerap dan membetuk nilai etika kebidanan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->