MANUSIA, MAKNA DAN SEJARAH AGAMA ISLAM

1. MANUSIA DAN AGAMA A. Pandangan Islam Tentang Manusia Dari sudut pandang manusia, yang ada adalah Allah Sang Pencipta dan alam semesta yang diciptakan Allah. Sebelum Allah menciptakan Adam sebagai manusia pertama, alam semesta telah diciptakan-Nya dengan tatanan kerja yang teratur, rapi, dan serasi. Keteraturan, kerapian, dan keserasian yang kita yakini sebagai Sunnatullah yakni ketentuan dan hukum yang ditetapkan Allah. Seperti pada matahari sebagai pusat dari sistem tata surya, berputar pada sumbunya dan memancarkan energinya kepada alam semesta secara teratur dan tetap. Ada tiga sifat utama Sunnatullah yang disinggung dalam Al-Qur’an, yaitu: pasti, tetap, dan obyektif. Sifat yang pertama, yaitu pasti, tentu menjamin dan memberi kemudahan kepada manusia membuat rencana, sehingga dapat membuat perhitungan yang tepat menurut Sunnatullah. Sifat yang kedua adalah tetap, tidak berubah-ubah. Sifat yang ketiga adalah obyektif: 1. Manusia Menurut Agama Islam Al-Qur’an tidak menggolongkan manusia ke dalam kelompok hewan selama manusia mempergunakan akal dan karunia Tuhan lainnya. Namun bila manusia tidak mempergunakan akal dan berbagai potensi pemberian Tuhan yang sangat tinggi nilainya seperti: pemikiran, kalbu, jiwa, raga, serta pancaindera secara baik dan benar, ia akan menurunkan derajatnya sendiri menjadi hewan: "… Mereka (manusia) punya hati tetapi tidak dipergunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah), punya mata tetapi tidak dipergunakan untuk melihat (tandatanda kekuasaan Allah), punya telinga tetapi tidak mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka (manusia) yang seperti itu sama (martabatnya) dengan hewan bahkan lebih rendah (lagi) dari binatang." (QS 7:179) Berdasarkan studi isi Al-Qur’an dan Al-Hadits, manusia (al-insan) adalah

1

dan hati. 3. Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Maka Maha Suci-lah Allah. 2. lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. penglihatan. dan kemauan atau kehendak. Manusia menurut agama Islam. Manusia diciptakan Tuhan untuk menjadi khalifahnya di bumi. manusia mempunyai berbagai ciri sebagai berikut: 1. 32:7-9) 2 . Manusia secara individual bertanggung jawab atas segala perbuatannya. AlQur’an mengungkapkan proses penciptaan manusia: "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal dari) tanah. Manusia memiliki potensi (daya atau kemampuan yang mungkin dikembangkan) beriman kepada Allah. Berdasarkan hal tersebut. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya roh (ciptaan)Nya dan Dia menjadikan bagi Kamu pendengaran. (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. 5. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah. 7. 6." (QS 23:12-14. Makhluk yang paling unik. Pencipta Yang Paling Baik. ciptaan Tuhan yang paling sempurna. 4. Manusia dilengkapi akal.makhluk ciptaan Allah yang memiliki potensi untuk beriman kepada Allah dan dengan mempergunakan akalnya mampu memahami dan mengamalkan wahyu serta mengamati gejala-gejala alam. yaitu unsur materi berupa tubuh yang berasal dari tanah dan unsur immateri berupa roh yang berasal dari alam gaib. Manusia itu berakhlak. dijadikan dalam bentuk yang sangat baik. Manusia diciptakan Allah untuk mengabdi kepada-Nya. mempunyai rasa tanggung jawab atas segala perbuatannya dan berakhlak. perasaan. lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang. Kemudian kami jadikan ia makhluk yang (berbentuk) lain. terdiri dari dua unsur.

Dengan mengeksploitasi alam. manusia menikmati kemakmuran hidup yang lebih banyak. Islam telah mengatur berbagai perihal dalam kehidupan manusia. juga menurunkan panduan agar dapat beribadah dengan benar. Tanggung Jawab Manusia Terhadap Alam Semesta Manusia sebagaimana makhluk lainnya. Namun sayangnya. seiring dengan kemajuan ilmu dan teknologi. Islam merupakan sistem hidup. banjir. 3 . dari Adam AS hingga Muhammad SAW. kekeringan.Tujuan Manusia Diciptakan Tujuan penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah sebagai pencipta alam semesta. alam lingkungan malah dieksploitasi sedemikian rupa sehingga menimbulkan kerusakan yang dahsyat. Hampir setiap hari kita mendengar berita menyedihkan tentang kerusakan alam yang timbul pada sumber air. B. Kita meyakini bahwa hanya Islamlah panduan bagi manusia menuju kebahagiaan dunia dan akherat. bukan sekedar agama yang mengatur ibadah ritual belaka. Allah sendiri yang mencipta dan memerintahkan ciptaan-Nya untuk beribadah kepada-Nya. laut. pada akhir-akhir ini. Pemanfaatan alam lingkungan secara serampangan dan tanpa aturan telah dimulai sejak manusia memiliki kemampuan lebih besar dalam menguasai alam lingkungannya. flu burung. Bencana lumpur lapindo yang tak kunjung usai. dan sebagainya selalu menghiasi berita di televisi maupun di koran-koran. gunung. Namun demikian. Panduan tersebut diturunkan Allah melalui nabi-nabi dan rasul-rasul-Nya. manusia justru semakin aktif mengambil langkah-langkah yang merusak. memiliki keterkaitan dan ketergantungan terhadap alam dan lingkungannya. atau bahkan menghancurkan lingkungan hidup. Beribadah diartikan secara luas meliputi seluruh hal dalam kehidupan yang ditujukan hanya kepada Allah. Nabi-nabi dan rasul-rasul tersebut hanya menerima Allah sebagai Tuhan mereka dan Islam sebagai panduan kehidupan mereka. demam berdarah. atau udara.

2. Dalam proses interaksi ini. alam dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi kesenangan manusia. “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut yang disebabkan oleh perbuatan tangan manusia. misalnya pendidikan. aktifitas menerjang syariat –seiring dengan tuntutan yang ada. kebahagiaan dan sebagainya. Sebaliknya. Problem akan datang silih berganti.. Juga. manusia mempunyai hak untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.. Ar-Ruum: 41).” C. Dalam fungsinya sebagai makhluk individu. Allah menghendaki supaya mereka merasakan sebagian dari perilaku mereka itu supaya mereka kembali (ke jalan yang benar). manusia juga harus memerankan fungsinya sebagai makhluk sosial yang hidup dan berinteraksi dengan masyarakat. Manusia seperti ini akan memandang alam sebagai sahabatnya yang tidak bisa dieksploitasi secara sewenang-wenang. Menurutnya. individu dan sosial. Banyak keinginan dan kesenangan yang diinginkan. Ketika manusia hidup di dunia. maka di sana ia akan dihadapkan kepada beragam problematika dan tuntutan hidup. Di sinilah syariat datang menyapa umat dan memberikan pedoman hidup yang mengatur dinamika umat manusia. Allah SWT berfirman (QS. manusia juga diberi tanggung jawab untuk menjaga agar alam semesta tidak mengalami kerusakan. alam adalah barang dagang yang menguntungkan dan manusia bebas untuk melakukan apa saja terhadap alam.bukanlah perkara yang mustahil. KEBUTUHAN MANUSIA TERHADAP AGAMA Manusia mempunyai 2 (dua) fungsi. kesehatan. hendaknya diposisikan sebagai keragaman yang positif untuk saling berinteraksi dan mengenal. Sehingga aktifitas manusia akan menjadi teratur sesuai dengan aturan yang ada. manusia yang religius akan menyadari adanya keterkaitan antara dirinya dan alam lingkungan. Bisa dibayangkan kalau kehidupan bermasyarakat tidak ada aturan. Dalam pandangan manusia yang oportunis. Makna Agama Islam 4 . tentu saja masyarakat memerlukan suatu pedoman yang mengatur lajur dinamika yang ada.Kerusakan alam yang ditimbulkan oleh manusia bersumber dari cara pandang manusia terhadap alam lingkungannya. Selain berhak memanfaatkan alam semesta. Keragaman yang ada. Di sisi lain.

S Al Kafirun(109) ayat 6 dan Q. 2. bila dirangkaikan dengan kata Allah (Q. Beberapa persamaan arti kata“agama’’ dalam berbagai bahasa : 1. antara lain berarti : 1. Undang-undang duniawi atau peraturan yang dibuat oleh raja (Q. diwarisi turun temurun’’. Agama yang datang dari Allah SWT. Kata din dalam Al Qur’an disebut sebanyak 94kali dalam berbagai makna dan kontek. yakni Islam. De religie (Belanda) 5. Adapun kata din mengandung arti menguasai. Agama selain Islam (Q. Religion (Inggris) 3. menundukkan.SAli Imran (3) ayat 83.A.S Ash Shaf (61) ayat 9.S Yusuf (12)ayat 76. Die religion (Jerman) Secara bahasa. Pembalasan (Q.S AtTaubah (9) ayat 33 5. Agama yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad SAW sebagai agama yang benar. bila kata din dirangkaikan dengan kata al-haq (Q. Din juga membawa peraturan-peraturan berupa hukum-hukum yang harus dipatuhi baik dalam bentuk perintah yang wajib dilaksanakan maupun berupa larangan yang harus ditinggalkan. kepatuhan. Maka orang yang 5 . balasan atau kebiasaan. 4. Pengertian dan Teori Agama Agama dalam pengertiannya dapat dikelompokkan pada dua bagian yaitu agama menurut bahasa dan agama menurut istilah. perkataan ‘’agama’’ berasal dari bahasa Sangsekerta yang erat hubungannya dengan agama Hindu dan Budha yang berarti ‘’tidak pergi’’ tetap di tempat. Agama menurut istilah adalah undang-undang atau peraturan-peraturan yang mengikat manusia dalam hubungannya dengan Tuhannya dan hubungan manusia dengan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam. 3.La religion (Perancis) 4. Ad din (Bahasa Arab dan Semit) 2.S Al Fatihah (1) ayat 4.

Isi kandungan Al Qur’an : 1. 1. 2. nabi. Unsur-unsur yang ada dalam sebuah agama. Bayan Tabdil yaitu menggantikan ketentuan Al Qur’an dengan yang baru. Bayan Tafsir yaitu memerinci apa dalam Al Qur’an disebutkan secara umum. orang-orang suci. Al Hadist. III. Adanya ajaran yang bisa dipatuhi 5. dan Ijtihad. Hadist adalah berita atau laporan tentang perkataan (qawl). Dalam tradisi ilmu Islam. Hadist menurut bahasa berarti kabar. Adanya Rasul pembawanya 4. Ringkasan sejarah manusia baik para raja. Bentuk dan penjelasan hadist : I. IV. 3. Sumber Ajaran Agama Islam Sumber ajaran agama Islam terbagi menjadi 3. orang yang tenteram dan orang yang damai baik dengan dirinya maupun dengan orang lain dari segala aspek kehidupannya. Adanya upacara ibadah yang standar B. Adanya keyakinan pada yang gaib 2. Al-Qur’an adalah wahyu Allah SWT yang berfungsi sebagai mu’jizat bagi Rasulullah Muhammad SAW yang diturunkan melalui perantara malaikat Jibil secara berangsur-angsur sebagai pedoman hidup bagi setiap Muslim dan sebagai penyempurna terhadap kitab-kitab Allah yang sebelumnya. II. Doktrin atau pengetahuan tentang struktur kenyataan dan posisi manusia didalamnya. 2. yaitu: Al Qur’an. dan persetujuan (taqrir) Nabi Muhammad SAW. 1. kaum dsb. perbuatan (fi’l). Bayan Taqrir yaitu memperkuat ketentuan yang sudah dijelaskan Al Qur’an.beragama adalah orang yang teratur. 6 . Bayan Tasyri yaitu menetapkan hukum yang tidak terdapat dalam Al Qur’an. Mukjizat. berita atau laporan. Adanya kitab suci sebagai pedoman 3.

Menurut istilah dalam ilmu fikih. 2) Qiyas yaitu menetapkan hukum atas suatu perbuatan yang belum ada ketentuannya. Aqidah Aqidah merupakan ajaran islam tentang ketuhanan dan kepercayaan. Aqidah secara harfiah berarti ”sesuatu yang tersimpul secara erat/ikatan” sehingga ”pandangan”. sedangkan apabila dilakukan akan membawa kemanfaatan terhindar dari keburukan. Ruang lingkup ajaran Islam itu di antaranya: Aqidah. Bentuk-bentuk Ijtihad: 1) Ijma yaitu kebulatan pendapat semua ahli ijtihad pada suatu masa atas suatu masalah yang berkaitan dengan syariat. Ijtihad berarti mengerahkan tenaga dan pikiran dengan sungguh-sungguh untuk menetapkan hukum sesuatu yang tidak ditemukan dalil hukumnya secara pasti di dalam Al Quran dan Hadist. C. 3) Istihab yaitu melanjutkan berlakunya hukum yag telah ada dan yang telah ditetapkan karena ada suatu dalil. ibadah. 4) Maslahah Mursalah yaitu kebaikan yang tidak disinggung-singgung syara’ untuk mengerjakan atau meninggalkannya. sampai ada dalil lain yang mengubah kedudukan hukum tersebut. Ruang Lingkup Ajaran Agama Islam.3. pemahaman dalam islam mengandung pengertian dalam pengembangan diri menuju kesempurnaan keyakinan atau iman. 5) ‘Urf yaitu kebiasaan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang. Ijtihad berasal dari bahasa Arab yang artinya berusaha dengan sungguh-sungguh. baik dalam kata-kata atau perbuatan. akhlak dan mu’amalah duniawiyah. 1. 7 . berdasarkan sesuatu yang sudah ada ketentuan hukumnya dengan memperhatikan kesamaan antara kedua hal itu.

Secara istilah ibadah berarti usaha menghubungkan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai Tuhan yang disembah. tidak dibuat-buat dan telah menjadi kebiasaan. Secara istilah akhlaq berarti tingkah laku yang lahir dari manusia dengan sengaja.Keyakinan-keyakinan dasar islam yang harus diyakini oleh setiap muslim mencakup didalamnya 3 pengenalan yaitu: 1. Akhlak Akhlaq merupakan bentuk jamak dari (al-khuluq) yang berarti kekuatan jiwa dan perangai yang dapat diperoleh melalui pengasahan mata bathin.Pengenalan terhadap penyampaian ajaran agama ketiga bidang ini harus diyakini keberadaanya. akhlaq seorang muslim harus merujuk kepada al-Qur’an dan sunnah sebagai pegangan dan pedoman dalam hidup dan kehidupan. Di samping itu. Pengenalan keberadaannya 3. Pengenalan terhadap sumber keyakinan 2. Ibadah Ibadah berasal dari kata ‫ العبد‬yang berarti hamba. terlihat bahwa akhlaq dapat diperoleh dengan melatih mata bathin dan ruh seseorang terhadap hal yang baik-baik. d. Atas dasar kehendak dan pilihannya itulah manusia akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat atas segala tingkah lakunya. Ulama fiqh mendefenisikan ibadah sebagai ketaatan yang disertai dengan ketundukan dan kerendahan diri kepada Allah SWT. Kemudian dari kata ini muncul kata ‫ العبببادة‬yang berarti ‫( إظهببار التببذلل‬memperlihatkan/ mendemonstrasikan ketundukan dan kehinaan). Dari pengertian lughawi ini. Mu’amalah terhadap hal-hal yang dijanjikan akan 8 . Al-Qur’an memberi kebebasan kepada manusia untuk bertingkah laku baik atau berbuat buruk sesuai dengan kehendaknya. kemudian dinyatakan dalam bentuk ungkapan dan dipraktekkan dalam kehidupan nyata 2. 3.

Keberadaan Khulafaur Rasyidin menjadi jawaban atas ketiadaan Rasulullah SAW sebagai pemimpin Ummat Islam. Mereka adalah Abu Bakar As Shiddiq. Kata ini menggambarkan suatu aktivitas yang dilakukan seseorang dengan orang lain atau beberapa orang dalam memenuhi kebutuhan masing-masing. pengganti. dan Ali bin Abi Thalib. Umar bin Khattab. kata khalifah mengandung makna “pengganti Nabi Muhammad SAW dalam fungsinya sebagai kepala Negara”. Ustman bin Affan. ada empat khalifah yang disebut sebagai Khulafaur Rasyidin. Masa Khulafaur Rasyidin Dalam Ensiklopedi Tematik Islam manusia digolongkan sebagai khalifah. Dalam sejarah Islam.1. Sejarah Agama Islam A. yaitu hukum-hukum yang berkaitan dengan tindak-tanduk manusia dalam persoalan-persoalan keduniaan. yaitu pengganti Nabi SAW dalam jabatan kepemerintahan dalam Islam. Maka Jumhur ‘Ulama menjadikan hukum mengangkat khalifah adalah wajib dan semua Ummat Islam berdosa atas ketiadaan khalifah sebagai Amirul Mukminin (pemimpin ummat). Khalifah didefinisikan sebagai wakil. Sedangkan golongan Mu’tazilah dan Khawarij mengatakan bahwa yang wajib adalah menegakkan syara’. Secara terminologi kata ini lebih dikenal dengan istilah fiqh muamalah. Asal-Usul Agama Islam 3.Secara etimologi muamalah semakna dengan ‫ مفاعلببة‬yang berarti saling berbuat. 3. sedangkan kelak manusia akan dimintai tanggung jawab di hadapan-Nya tentang bagaimana ia melaksanakan tugas suci kekhalifahan itu. Sedangkan dalam konteks Khulafaur Rasyidin. Keempatnya merupakan sahabat terdekat Rasulullah SAW. Abu Bakar As Shiddiq Abu Bakar adalah termasuk dalam Assabiqunal Awwalun (yang pertama-tama masuk Islam) aan digelari As Shiddiq oleh Nabi SAW karena Abu Bakar lah yang 9 . sekaligus terpercaya. baik untuk urusan agama maupun urusan dunia. duta Tuhan di muka bumi.

dan dalam masa yang singkat beliau dianggap memiliki prestasi gemilang seperti pembuatan struktur pemerintahan. yang disebut sebagai Mushaf Ustmani. Sebelum meninggal. Beliau wafat disebabkan oleh tikaman seseorang pada waktu shubuh. Ali bin Abi Thalib Ali bin Ai Thalib adalah khalifah keempat yang selama pemerintahannya diliputi pemberontakan-pemberontakan. Prinsip pengadilan yang dibuat Umar yang terkenal adalah “Dustur Umar” yang beliau tujukan kepadan Abu Musa Al Asy’ari. orang-orang kurang menyukai tendensi Utsman yang memilih keluarga terdekat untuk duduk dalam jabatan-jabatan penting di pemerintahan. Pemberontakan yang kedua dan ketiga terjadi 10 . Sekitar 6 tahun terakhir pemerintahan beliau. beberapa saat setelah Rasulullah SAW meninggal. baitul maal. Abu Bakar memerintah hanya sekitar 2 tahun. yang kedua adalah oleh Mu’awiyah. Pemerintahan Ustman mulai goyah setelah 6 tahun kejayaannya.pertama kali membenarkan Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW. 3 pemberontakan utama yang terjadi semakin lama semakin menjadi. Dalam kepemimpinannya Umar memiliki prestasi seperti desentralisasi / pembentukan 8 propinsi di wilayah kekuasaan Islam. beliau mengutus enam orang terpercaya yang menjadi panitia musyawarah untuk menunjuk Khalifah pengganti setelah beliau. Yang pertama adalah pemberontakan oleh Thalhah dan Zubair. dan yang terpenting adalah pemberantasan nabi-nabi palsu dan pencegahan terhadap orang-orang yang Riddah (berpaling dari Islam). yaitu pembentukan tim penyusun mushaf Al Qur’an yang kita pegang saat ini. Beliau diangkat sebagai khalifah sekitar tahun 632 masehi. Umar bin Khattab Umar bin Khattab adalah khalifah kedua yang memrintah tahun 634 masehi. pembentukan majelis perwakilan dan lembaga pengadilan. Beliau meninggal pada tahun 644 masehi. Beliau memiliki sumbangan penting. yang ketiga adalah oleh kaum Khawarij yang tadinya merupakan pendukung Ali. Ustman bin Affan Terpilihnya Ustman bin Affan menjadi khalifah ke tiga merupakan hasil musyawarah yang baik di rumah sahabat Abdurrahman bin Auf.

hokum. Asy’ariah. sebab tersebut antara lain: 1. politik. teologi. Sifatnya tidak mengikat. pada hakekatnya madzhab adalah satu aliran pemahaman tertentu terhadap Al Qur’an dan Sunnah. terdapat lima madzhab. madzhab timbul antara lain karena perbedaan dalam Al Qur’an dan Sunnah yang tidak bersifat absolut.dalam waktu yang bersamaan. perbedaan madzhab itu dapat diterima sebagai sesuatu yang benar dan tidak keluar dari Islam. Perbedaan kemampuan 7. tapi Khalifah Ali memilih untuk fokus dalam menangani pemberontakan kaum khawarij. Ketidakjelasan masalah yang menjadi tema pembicaraan 3. Seorang ahli ushul fiqih menyebutkan sebab munculnya perbedaan yang menimbulkan lahirnya madzhab. Masalah kepemimpinan dan cinta kepada penguasa 8. baik filsafat. maupun politikdisebut madzhab. Sehingga kelengahan pemerintahan Ali dimanfaatkan Mu’awiyah untuk merebut kepemimpinan Khalifah Ali.ibadah. filsafat. dan sebagainya. 3. Fanatisme kelompok yang berlebihan Karena madzhab tersebut hanya berbeda dalam penafsiran tentang ayat yang tidak jelas artinya dan bukan mengenai ajaran dasar Islam. Dalam teologi. Macam-macamnya meliputi: tauhid (kalam/teologi). Madzhab-Madzhab Setelah Kekhalifahan Khulafaur Rasyidin Pendapat suatu aliran yang bermula dari pemikiran seorang imam dalam memahami sesuatu. dan Maturidiyah. tasawuf. Perbedaan cara pandang 5. Pada dasarnya. perbedaan kesenangan dan kecenderungan 4. Taklid pendahulunya 6. Perbedaan pendapat mengenai maksud ayat yang pengertiannya masih dapat ditafsirkan adalah salah satu penyebab timbulnya madzhab. yaitu Khawarij. Murji’ah. hukum (fiqih). meskipun kadang-kadang perbedaan antara madzhab satu dan lainnya cukup besar atau bertentangan. Aliran Khawarij adalah pengikut Ali bin Abi Thalib yang meninggalkan barisannya sebagai protes terhadap sikap Ali yang 11 . Jadi. Muktazilah.2. Perbedaan pemikiran 2.

Madzhab Asy’ariah didirikan oleh Abu Hasan Ali bin Ismail Al Asy’ari. India. dan lain lain. Dalam fiqih atau hukum terdapat 4 madzhab besar. Dalam soal teologi dianggap sebagai aliran yang tegas dan keras. Murji’ah terbagi atas golongan moderat dan ekstrim. Madzhab Hanafi didirikan oleh Nu’man bin Tsabit yang lebih dikenal sebagai Abu Hanifah. Madzhab Mu’tazilah membawa masalah teologi lebih dalam dan filosofis. dan Hanbali. Madzhab Murji’ah lahir sebagai reaksi terhadap Khawarij. sehingga persoalan yang muncul banyak dipecahkan melalui peendapat. Irak. Bagi kelompok ini yang penting adalah iman. Karena itu corak pemikirannya tradisionalis dan rasionalis. Imam Hanafi. Maliki. Golongan ekstrim adalah Jahm bin Sofwan dan pengikutnya. Madzhab Maturidiyah banyak menggunakan rasio dalam pandangan keagaman dan teologinya. Bagi mereka orang yang berdosa besar adalah tidak kafir dan tidak mukmin. Yaman. berani.menerima arbitrase (tahkim) dengan Muawiyah bin Abi Sufyan pada saat peperangan Arab badui (badawi) yang pada umumnya bersifat sederhana dalam cara hidup dan pemikiran. tapi mengambil posisi diantara keduanya. Hijaz. Madzhab ini terbagi atas Madzhab Maturidiyah Samarkhand yang merupakan pengikut Al Maturidi dan Maturidiyah Bukhara yang merupakan pengikut Al Badawi. meskipun tidak setinggi muktazilah dalam penghargaan kepada akal. Tokoh yang moderat antara lain Hafidz bin Muhammad bin Ali bin Abi Thalib. Libanon. dan Mesir. Madzhab Syafii didirikan oleh Abdullah Muhammad bin Idris Asy-Syafii yang melalui masa hidupnya di Baghdad. dan istihsan. Pemikiran hukumnya bersifat rasional. 12 . tapi Ia keluar dan membangun madzhab sendiri sebagai pemihakannya kepada kelompok mayoritas dan berpegang kepada Sunnah. Semula. Madzhab ini bermula di kota yang hidup masyarakatnya telah mencapai kemajuan yang tinggi. Madinah. Madzhab Syafii banyak dianut di pedesaan Mesir. dan tidak bergantung pada orang lain. Palestina. tapi bersikap merajalela. selama 30 tahun Ia menjadi pengikut paham Muktazilah. Suriyah. yakni Hanafi. analogi. dan Indonesia. Mereka yang dianggap kafir oleh Khawarij belum tentu dianggap kafir oleh Murji’ah. Persia. keras hati. Syafii.

surau di Minangkabau. Palestina. Syiah. Mesir. Islam di Indonesia Masuknya Islam di Indonesia. Raden Fatah mendirikan kerajaan ini) 2. Sumatra: • • • Samudera Pasai (kerajaan Islam tertua di Indonesia) Kerajaan Aceh berdiri setelah kerajaan Samudera Pasai runtuh. Dalam filsafat terdapat Madzhab Syi’ah dan Sunni.Madzhab Hanbali didirikan oleh Ahmad bin Muhammad bin Hanbal. Penganut Madzhab Hanbali banyak terdapat di Irak. Selain itu adalah melalui karya-karya yang tersebar luas dan dibaca oleh masyarakat umum.3. dan Arab Saudi. dengan cara membuat pesantren di Jawa. Selain ahli hukum. para sejarawan memperkirakan islam masuk ke Indonesia pada abad 7-8 Masehi. dayah di Aceh. Kemudian dalam pengembangan terdapat aliran tradisional dan progresif. dsb. 1. filsafat. 3. Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia 1. Cara penyebaran Islam di Indonesia yaitu dengan membentuk kader-kader yang bertugas sebagai mubaligh (Ulama) yang berdakwah ke daerah-daerah yang lebih luas. Sunni. Pemikirannya bercorak tradisionalis. Dalam politik. Sebagai tindaklanjut. dan tasawuf pada dasarnya dipelopori ulama hukum dan kalam. Madzhab dalam politik. Suriyah. Kerajaan Demak ( dengan dukungan Wali Songo. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya kerajaan perlak. Ia juga seorang ahli hadist. Di Pulau Jawa: Kemudian Agama Islam dapat dengan cepat menyebar hingga wilayah Indonesia bagian Timur. Sulawesi : Kerajaan Gowa-Tallo (Raja pertama yang memeluk Islam : Sultan Alaudin (kerajaan Gowa)) 13 . Kerajaan Perlak adalah kerajaan Islam terbesar di Asia Tenggara pada masa itu. terdapat Madzhab Khawarij.

Jawa-Madura : Maulana Malik Ibrahim. 4. Kusuma. Kelompok ini berdiri pertama kalinya dengan nama Darul Hadist. Abad 9M/3 Hijriah. Agama Islam Melalui jalur perdagangan Makasar-Nusa Tenggara Islam masuk ke Tokoh-tokoh Penyebaran Islam Berdasarkan ruang lingkup wilayah: 1. raja kerajaan Tanjung Pura. Lalu kemudian berganti-ganti nama menjadi YPID (Yayasan Pendidikan Islam Djama’ah). 3. 4.Penyimpangan Ajaran Islam di Indonesia Islam Jama’ah Islam Jama’ah adalah suatu nama jama’ah sempalan yang sangat identik dengan khawarij.4. Jama’ah ini didirikan oleh seorang yang bernama Nur Hasan Ubaidah. Sumatra : orang Islam pertama di Indonesia: Syekh Abdullah Arief. Ulah) • 3. Penyebaran oleh raja Sayid Abdul Azziz ( kerajaan Islam Perlak ). 4. 2. Kelompok ini pusatnya di Indonesia dan hampir tidak terdengar namanya di luar Indonesia. Kalimantan : Syekh Hussein (Ulama Arab) di turunkan kepada raja Sorgi (kerajaan Tanjung Pura). diperkenalkan oleh Sultan Baabullah. yang menurut pengakuannya bahwa jema’ah ini telah ada sejak tahun 1941. walaupun mereka mengaku-ngaku bahwa jama’ah mereka ini telah mendunia. Namun yang benar ia baru dibai’at pada tahun 1960. Wali Songo. • Kepulauan Maluku : Kerajaan Ternate (Raja pertama yang memeluk Islam : Bayang Tidore: (yang rajanya adalah Raja Bacan) Pulau Kalimantan: Bermula pada saat pemerintahan Sultan Giri Papua : Di Papua banyak kepala-kepala suku yang memeluk Sumbawa.2. lalu LEMKARI dan pada tahun 1991 menjadi 14 . Kepulauan lain: Raja Gowa IX.

1981 15 .MA. Filsafat dan Agama. Nampak dari luar Islam tapi dalamnya Kristen. Ilmu. SDI. Pada awal abad ke-20 mulai muncul berbagai organisasi dan kelembagaan Islam yang lebih terorganisir. namun mereka tafsirkan sesuai dengan misi mereka. Mereka sendiri tidak melaksanakan Syariat Islam. Al-Masih Versi Al-Qiyadah Al-Islamiyah Adalah salah satu kelompok yang memanfaatkan keyakinan akan munculnya Al-Masih.LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia). Lantas mereka kait-kaitkan dengan ajaran Yesus dan ujung-ujungnya mencampur-adukkan antara ajaran Islam dan Kristen. Para Syekh tersebut antara lain: Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab. Jakarta. Faham islam yang berkembang di Indonesia mulai muncul pada awal abad ke18. DAFTAR PUSTAKA Bustanuddin Agus. al irsyad. Dia sebut dirinya sebagai Al-Masih Al-Maw’ud. dll. artinya Al-Masih yang dijanjikan. NU. termasuk yang terpentingnya yaitu shalat lima waktu. mahammadiyah. atau yang diistilahkan Mesias yang dijanjikan sebagai penyelamat. Bogor. Cara yang mereka lakukan adalah dengan mengelabui pelajar muslim untuk mempelajari Al-Qur’an. Agama Dalam Kehidupan Manusia. PT Raja Grafindo Persada. dan menjadi Al-Masih. kemudian mereka kembali ke Indonesia dan menyebarkan ilmu Islam yang dia miliki kepada rakyat Indonesia. Penggantian ini dalam rangka menyesuaikan dengan keadaan dan supaya tidak ketahuan jejak mereka jika mulai timbul ketidaksukaan dari masyarakat. Bandung.. Pada umumnya faham tersebut berkembang karena Syekh yang berasal dari Indonesia menuntut ilmu Islam ke Negri Arab. 2006 Endang Saifuddin Anshori. PERSIS. Organisasi-organsasi tersebut antara lain jamiatul khoir. Mereka menganggap orang yang shalat sebagai orang musyrik dan bercita-cita memerangi orang-orang yang shalat. PT Bina Ilmu Surabaya. Syekh Ahmad Khatib al minangkabawy. Pencetus aliran ini mengaku bahwa dirinya telah mendapat wahyu di gunung Bunder.

Konsepsi Manusia Menurut Islam. Hakikat agama.wordpress. Ichtiar Baru van Hoeve Hart. Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah.Jujun Shuntaman. 1978. Juli 2006. http://www. http://dewon. Jakarta. Jakarta.net/ Abdullah.com/ M. Michael H.esasterawan. Ensiklopedi Tematik Dunia Islam. Dawam Raharjo. 1987 Naimisa Yusof. Pustaka Gatipers. 2002. PT Dunia Pustaka Jaya 16 . Jakarta. Taufik (editor).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful