Praktikum Satuan Proses – Kristalisasi dan Sublimasi Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya - Palembang

KRISTALISASI DAN SUBLIMASI
1. TUJUAN PERCOBAAN
Setelah melakukan praktikum ini Mahasiswa diharapkan mampu: 1. Melakukan proses pengkristalisasian dengan menggunakan asam benzoate dengan baik dan benar. 2. Melakukan proses penyublimasi dengan menggunakan kamfer. 3. Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan rosess kristalisasi dan sublimasi yang terjadi pada kehidupan sehari-hari

2. ALAT DAN BAHAN 2.1 Alat yang digunakan
Gelas kimia 250 ml Gelas ukur 100 ml Spatula Kertas timbang Corong Buchner Neraca analitik Hot plate Pengaduk Kertas saring Cawan 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 2 buah 1 buah

2.2 BAHAN YANG DIGUNAKAN
Asam Benzoat Kapur Barus ( kamfer) Aquadest 5 gr 1 buah secukupnya

C:\MuhammadBanagung\Administrator\Documents\Chemical Engineering Department\Semester IV\Praktikum Satuan Proses II\Kristalisasi dan Sublimasi.docx

1|Page

Kelarutan senyawa padat dalam pelarut panas Padatan yang akan dimurnikan dilarutkan dalam sejumlah minimum pelarut panas dalam labu Erlenmeyer. Kristalisasi adalah proses pembentukan bahan padat dari pengendapan larutan yang bertujuan untuk memurnikan suatu zat. C:\MuhammadBanagung\Administrator\Documents\Chemical Engineering Department\Semester IV\Praktikum Satuan Proses II\Kristalisasi dan Sublimasi. Hindari penambahan berlebih. karena dapat menghasilkan kemurnian produk mencapai 100 %. Pelarut tidak boleh bereaksi denagn zat yang akan dimurnikan dan harus murah harganya. Dasar Teori Kristalisasi Rekristalisasi adalah suatu metode untuk pemurnian senyawaan padatan yang dihasilkan dari reaksi-reaksi organic. Pada titik didihnya. 3.Praktikum Satuan Proses – Kristalisasi dan Sublimasi Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya . Pemilihan pelarut Pelarut yang terbaik adalah pelarut dimana senyawa yang dimurnikan hanya larut sedikit pada suhu kamar tetapi sangat larut pada suhu yang lenih tinggi. 2. Metode rekristalisasi melibatkan 5 tahapan : 1.Palembang 3. Pelarut itu harus melarutkan secara mudah pengotor-pengotor dan harus mudah menguap.docx 2|Page . misalnya pada titik didih pelarut itu. sehingga dapat dipisahkan secara mudah dari materi yang dimurnikan. Contoh proses kristalisasi yaitu pada proses pengkristalan garam dan gula. Penyaringan larutan Larutan jenuh masih panas kemudian disaring melalui kertas saring yang ditempatkan dalam suatu corong saring. sedikit pelarut ditambahkan sampai terlihat bahwa tidak ada tambahan materi yang larut lagi. Pemisahan dengan teknik Kristalisasi didasari atas pelepasan pelarut dari zat terlarutnya. Titik didih pelarut harus lebih rendah dari titik leleh padatab untuk mencegah pembentukan minyak. Proses ini adalah salah satu teknik pemisahan padat cair yang sangat penting dalam industry.

C:\MuhammadBanagung\Administrator\Documents\Chemical Engineering Department\Semester IV\Praktikum Satuan Proses II\Kristalisasi dan Sublimasi.Palembang 4. 5. Hidrolisis ke isoborneol diikuti oleh oksidasi memberikan kamper. Jika kristalisasi tidak terbentuk selama pendinginan filtrate dalam waktu cukup lama maka larutan harus dibuat lewat jenuh. desikator vakum atau piston pengeringan. yang pada gilirannya mengalami WagnerMeerwein penataan ke dalam kation isobornyl. Kristalisasi Filtrate panas kemudian dibiarkan dingin dalam gelas kimia. Uap tersebut bila didinginkan akan kembali menjadi zat padat. Bila larutan induk sudah keluar. asam benzoate dan lain-lain. Kristalisasi sempurna jika Kristal yang terbentuk banyak. Penyaringan umumnya dilakukan di bawah tekanan menggunakan corong Buchner. Sublimasi dapat dilakukan dengan menggunakan alat Mallory Sublimator atau juga bisa menggunakan alat sederhana. Dengan asam asetat sebagai pelarut dan dengan katalisis oleh asam kuat. Pemisahan dan pengeringan Kristal Kristal dipisahkan dari larutan induk dengan penyaringan. Dengan sublimasi dapat dipisahkan padatan volatile dari non volatile.Praktikum Satuan Proses – Kristalisasi dan Sublimasi Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya . yang ditangkap oleh asetat untuk memberikan asetat isobornyl. Sublimasi adalah suatu proses dimana zat-zat tertentu bila dipanaskan secara langsung berubah dari bentuk padat menjadi uap tanpa meleleh. Zat padat murni memisahkan sebagai Kristal. Kristal kemudian dikeringkan dengan menekan kertas saring atau di salam oven. alfapinene mudah menata kembali ke camphene. Sublimasi Jika jumlah Kristal sedikit stabil terhadap panas maka proses pemurnian dapat dilakukan dengan cara sublimasi. yang berlimpah dalam minyak pohon konifer dan dapat disuling dari terpentin diproduksi sebagai produk samping dari pulping kimia. Kapur barus dapat diproduksi dari alfa-pinene . contohnya kamfer.docx 3|Page . Kristal dicuci dengan pelarut dongin murni untuk menghilangkan kotoran yang menempel.

Palembang 4. 4. C:\MuhammadBanagung\Administrator\Documents\Chemical Engineering Department\Semester IV\Praktikum Satuan Proses II\Kristalisasi dan Sublimasi. Menimbang Kristal yang diperoleh. Menyimpan Kristal kamfer (kapur barus) di dalam cawan penguap. 3.2 SUBLIMASI KAMFER 1.Praktikum Satuan Proses – Kristalisasi dan Sublimasi Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya . 6. 4. 4. PROSEDUR PERCOBAAN 4. Menutup cawan dengan kertas saring. Membiarkan filtrate pada suhu kamar. 5. 2. 3.1 KRISTALISASI ASAM BENZOAT 1. Menambahkan air panas sedikit demi sedikit sehingga asam benzoate larut (tepat larut). Menyiapkan corong dimana dibagian ujungnya disumbat dengan glass wool. sublimat akan menempel di bagian pinggir corong. meletakkan corong pada posisi terbalik. Memanaskan Kristal diatas penangas pasir. Menyaring kristal yang terbentuk dengan menggunakan corong dan kertas saring.docx 4|Page . 2. Memasukkan asam benzoate 5 gr kedalam gelas kimia 100 ml yang telah dihaluskan. Menyaring asam benzoate dengan menggunakan penyaring vakum.

6 gram 3. DATA PENGAMATAN 5. 4. Berat kertas saring = 1 gr Berat Kristal + kertas saring = 2.docx 5|Page . dipanaskan dengan penangas pasir. Pemanasan dilakukan sampai kapur barus tersublimasi semua.1097 gr C:\MuhammadBanagung\Administrator\Documents\Chemical Engineering Department\Semester IV\Praktikum Satuan Proses II\Kristalisasi dan Sublimasi. 5 gr asam benzoate + air panas untuk melarutkan asam benzoat. Cawan ditutup dengan kertas saring disumbat dengan glass wool di bagian ujungnya.1 dengan kertas saring dan corong Membiarkan filtrate pada suhu kamar Menyaring kristal yang di dapat Menimbang kristal yang didapat Cake berwarna putih dan filtratnya berwarna bening Di dalam larutan terdapat kristalkristal bening yang berbentuk jaring-jaring Kristal berrbentuk padatan putoh Di peroleh kristal 1. Pengamatan Proses pemanasan ± 1 jam di dapatkan kapur barus habis dan kristalnya menempel di kertas saring. 5.Praktikum Satuan Proses – Kristalisasi dan Sublimasi Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya .2 SUBLIMASI KAMFER Perlakuan Kapur barus yang telah disimpan di dalam cawan.Palembang 5. 5.1 KRISTALISASI ASAM BENZOAT No. Menyaring larutan no. membentuk gumpalan (serbuk) putih kecil-kecil didalam larutan 2. Perlakuan Pengamatan Membutuhkan waktu yang lama 1.1097 gr Maka didapatkan berat Kristal sebanyak 0.

Berat Kristal kapur barus di dapat 0. Untuk percobaan sublimasi kamfer. sehingga kamfer akan menguap dengan sempurna dengan kristalnya menemperl di kertas saringnya. berwarna putih bening. 2. KESIMPULAN Dari analisa percobaan dapat di simpulkan bahwa: 1.1097 gr. Berat Kristal putih yang didapatkan yaitu 1. Didapatkan Kristal seberat 0.Palembang 6. dilakukan dengan penangas pasir. ANALISA PERCOBAAN Pada percobaan ini bertujuan agar mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan proses kristalisasi dan proses sublimasi dalam kehidupan sehari-hari. Pada percobaan kristalisasi dan sublimasi yang telah dilakukan oleh kelompok kami dapat dianalisa bahwa pada saat pencampuran asam benzoate dengan air panas. asam benzoate tidak terlalu larut sehingga masih membentuk gumpalan dan endapan putih di bagian bawah. 7.Praktikum Satuan Proses – Kristalisasi dan Sublimasi Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya . Proses kristalisasi dan sublimasi merupakan salah satu proses pemurnian dengan ketelitian mencapai 100 %. C:\MuhammadBanagung\Administrator\Documents\Chemical Engineering Department\Semester IV\Praktikum Satuan Proses II\Kristalisasi dan Sublimasi. Dari percobaan yang dilakukan didapatkan berat Kristal asam benzoate sebesar 1. tujuannya agar panas merata dan temperature tidak naik dengan tajam.docx 6|Page . Kristalisasi adalah proses pembentukan bahan padat dari pengendapan larutan yang bertujuan untuk memurnikan suatu zat. Selanjutnya setelah disaring dengan menggunakan penyaring vakum terdapat filtrate berupa Kristal putih. 3.6 gr.1097 gr.6 gr.

Palembang Gambar Alat Gelas kimia gelas ukur spatula Corong buchner pengaduk neraca analitik Hot plate C:\MuhammadBanagung\Administrator\Documents\Chemical Engineering Department\Semester IV\Praktikum Satuan Proses II\Kristalisasi dan Sublimasi.Praktikum Satuan Proses – Kristalisasi dan Sublimasi Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya .docx 7|Page .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful