APLIKASI MATERIAL SEMIKONDUKTOR UNTUK SEL SURYA, LED, DAN LASER

MAKALAH Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Fisika Material Elektrik

Disusun Oleh : Ai Fitri Silvia (1001155)

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2011

LEMBAR PENGESAHAN/PENERIMAAN Makalah ini telah diterima pada hari ....................... tanggal ....................... Oleh Dosen Mata Kuliah Fisika Material Elektrik

Dr. Hj. Budi Mulyanti, M.Si.

KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena berkat rahmat dan hidayah-Nya penulis telah mampu menyelesaikan makalah yang berjudul “Aplikasi Material Semikonduktor Untuk Sel Surya, LED dan Laser”. Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Fisika Material Elektrik di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro prodi S-1 Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia tahun 2011 (JPTE S1-PTE FPTK UPI 2011). Salah satu perkembangan teknologi saat ini yaitu dengan adanya aplikasi material semikonduktor dalam bentuk Sel Surya, LED dan Laser. Pada Sel Surya, tersusun dari material semikonduktor yang dapat mengubah sinar matahari menjadi tenaga listrik secara langsung dengan memanfaatkan p-n junction silicon. Sel Surya tersebut dapat dimanfaatkan sebagai energy alternative.Pada LED, terdiri dari sebuah chip bahan semikonduktor yang diisi penuh dengan ketidakmurnian untuk menciptakan sebuah struktur yang disebut p-n junction. Aplikasinya bisa digunakan dalam lampu penerangan jalan. Pada Laser, terdiri dari senyawa semikonduktor gallium arsenide. Dalam aplikasinya laser memiliki kegunaan dalam berbagai bidang, misalnya dalam bidang elektronika, yaitu system penyimpanan memori optik dalam computer. Dengan uraian yang komprehensif ini, diharapkan pemahaman akan aplikasi material semikonduktor yang lebih kreatif, hemat energy, ramah lingkungan dan memiliki banyak kegunaan. Penulis menyadari bahwa selama penulisan makalah ini penulis banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak. Oleh sebab itu, penulis mengucapkan terimakasih kepada : 1. Ibu Dr. Hj. Budi Mulyanti, M.Si. selaku dosen mata kuliah Fisika Material Elektrik yang telah membantu penulis selama penyusunan makalah ini ; 2. Ayahanda dan ibunda tercinta Bapak H.Zenal Arifin dan Hj. Atik surtika, atas segala bentuk kasih sayangnya, dukungan moril dan spiritual, yang telah mendidik, mengurus dan membesarkan penulis dengan penuh rasa

Kakak-Kakakku tersayang Iwan Kustiawan. Akhirnya semoga makalah ini bisa memberikan manfaat bagi penulis dan bagi pembaca.S.Md.Eva Latifah. penulis sangat mengharapkan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini.Psi yang selalu memotivasi penulis serta menyertakan do’a untuk kesukesan penulis.. Semua pihak yang tisak bisa penulis sebut satu per satu.T. Amin. Elis Hernawati A.cinta dan kasih sayang juga selalu menyertakan doa untuk kebahagiaan dan kesuksesan penulis.Pd. MT. dan D. Alek Iskandar. 3. Rekan-Rekan Elektro seangkatan yang telah memotivasi penulis untuk penyusunan makalah ini.. Bandung. 5. Oleh sebab itu. baik dalam hal isi maupun sistematika dan teknik penulisannya. S.. S. Makalah ini bukanlah karya yang sempurna karena memiliki banyak kekurangan.. 4. 15 November 2011 Penulis .

....2 Aplikasi Material Semikonduktor Untuk LED.....25 .............................. 2 1........5 Prosedur Makalah.............1 1..................................................... DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………..............1 1............................................. .iii 3..........................................3 Aplikasi Material Semikonduktor Untuk Laser................ BAB III SIMPULAN DAN SARAN………………………………………… 24 3........................................ 24 3...... DAFTAR ISI …………………………………………………………………....................3 Tujuan Makalah.............................................................................. 3 2.....1 Latar Belakang Masalah............ BAB II PEMBAHASAN……………………………………………………… 3 2.... 19 5...................................... 2 4............1 1....2 Saran................ 24 6.. KATA PENGANTAR ………………………………………………………....DAFTAR ISI 1................2 Rumusan Masalah............................................i 2.....................1 Simpulan.. BAB I PENDAHULUAN…………………………………………………….......... 12 2.......................................................4 Kegunaan Makalah................1 1.............................................................1 Aplikasi Material Semikonduktor Untuk Sel Surya.............

BAB I PENDAHULUAN 1. LED dan Laser. jumlah investasi yang semakin meningkat akan memunculkan berbagai industri-industri baru.3 Tujuan Makalah . 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah diatas. industri dan sebagainya. Seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi. 1. baik pada sektor rumah tangga. Bagaimana aplikasi material semikonduktor untuk sel surya (solar cell) ? 2. Penggunaan listrik merupakan factor yang penting dalam kehidupan masyarakat. Dewasa ini teknologi baru yang mulai digunakan adalah teknologi aplikasi dari material semikonduktor seperti Sel Surya. pembangunan teknologi industri berkaitan erat dengan tenaga listrik yang merupakan salah satu faktor yang penting yang sangat mendukung perkembangan pembangunan khususnya sektor industri. komunikasi. Bagaimana aplikasi material semikonduktor untuk LED? 3. penerangan. dalam kehidupan modern tenaga listrik merupakan unsur mutlak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat oleh karena itu energi listrik merupakan tolak ukur kemajuan masyarakat. Oleh karena itu perlu energi alternative sebagai sumber energi untuk tenaga listrik . Dalam waktu yang akan datang kebutuhan listrik akan meningkat seiring dengan adanya peningkatan dan perkembangan baik dari jumlah penduduk. penulis merumuskan rumusan masalah sebagai berikut.1 Latar Belakang Masalah Listrik merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang sangat penting dan sebagai sumber daya ekonomis yang paling utama yang dibutuhkan dalam suatu kegiatan usaha. Bagaimana aplikasi material semikonduktor untuk Laser? 1.

Penulis melakukan telaah pustaka yang berupa buku-buku teks. Penulis.5 Prosedur Makalah Makalah ini ditulis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Aplikasi material semikonduktor untuk LED 3. Pembaca/dosen. aplikasi material . LED dan Dioda. artikel-artikel di internet. Aplikasi material semikonduktor untuk sel surya (solar cell) 2. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam proses penulisan makalah ini adalah melalui studi literatur (literature reseach). sebagai media informasi tentang semikonduktor untuk Sel Surya. dan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan rumusan masalah yang akan dibahas. sebagai wahana penambah pengetahuan dan konsep keilmuan khususnya tentang aplikasi material semikonduktor untuk Sel Surya. LED dan Dioda.Sejalan dengan rumusan masalah diatas. dengan hasil yang dinyatakan bukan dalam bentuk angka (non statistik). LED dan Dioda. mengolah. Secara teoritis makalah ini berguna sebagai perkembangan kemajuan teknologi yaitu dengan mengaplikasikan material semikondukor diantaranya sel surya. dan menyajikan data ke dalam bentuk penyajian yang sesuai. Metode analisis data yang digunakan pada penulisan makalah ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif. makalah ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan : 1. jurnaljurnal ilmiah. 2. 1. Aplikasi material semikonduktor untuk Dioda 1.4 Kegunaan Makalah Makalah ini disusun dengan harapan memberikan kegunaan baik secara teoritis maupun secara praktis. yakni suatu metode yang menggambarkan suatu fenomena secara sistematis. dimana analisa deskriptif kualitatif merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengumpulkan. Secara praktis makalah ini dihgarapkab bermanfaat bagi : 1.

3. energi yang dibawa oleh sinar matahari ini akan diserap oleh elektron pada sambungan p-n untuk berpindah dari bagian dioda p ke n dan untuk selanjutnya mengalir ke luar melalui kabel yang terpasang ke sel. memanaskan dan mendinginkan ruangan. Sel surya pada dasarnya terdiri atas sambungan p-n yang sama fungsinya dengan sebuah dioda (diode). Untuk memasak. Selain dilatarbelakangi oleh penemuan pertama sel surya. Desalinisasi dan desinfektisasi 4. Fuller dan Pearson. untuk memanaskan air. Sel surya dengan berbahan baku silikon hingga saat ini masih merupakan jenis sel surya yang paling banyak diteliti. material yang dipergunakan berupa silikon (Si). dan jumlah cadangan silikon di perut bumi berupa pasir silica yang berlimpah menjadi beberapa bahan pertimbangan utama. Ketika trio Bell Laboratories. Pencahayaan bertenaga surya 2. Belum ditambah oleh dukungan infrastruktur industri semikonduktor yang memang mengambil material silikon . terbuktinya kehandalan silikon dalam aplikasi sel surya. Chapin. Sederhananya. Sering juga dipakai istilah photovoltaic atau fotovoltaik. Energi surya telah banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa diantara aplikasi tersebut antara lain : 1. menemukan sebuah fenomena p-n junction yang dapat mengubah radiasi sinar matahari menjadi tenaga listrik pertama kalinya pada tahun 1954. dikembangkan serta dipasarkan.BAB II PEMBAHASAN 2. ketika sinar matahari mengenai permukaan sel surya.1 Aplikasi Material Semikonduktor Untuk Sel Surya Sel surya ialah sebuah alat yang tersusun dari material semikonduktor yang dapat mengubah sinar matahari menjadi tenaga listrik secara langsung. mapannya pengetahuan akan silikon. Pemanasan bertenaga surya.

yakni microchip atau Sebagaimana disinggung di atas. p-type ini maksudnya silikon dengan kelebian muatan positif (surplus hole) dan n-type merupakan material silikon berkelebihan muatan negatif (surplus elektron). Tahap pertama pembuatan silikon dimulai dengan jalan memisahkan silikon dari SiO2. sel surya pertama memanfaatkan pnjunction silikon. Adanya sambungan p-n ini memungkinkan kedua muatan positif (hole) maupun negatif (elektron) dapat berpindah dan mengalir ke arah yang berlawanan. (Mekanisme sel surya ini disederhanakan demikian saja. yang menjadi cara kerja fundamental sel surya jenis apapun. . Jika kedua ujung sambungan p-n ini dihubungkan dengan sebuah rangkaian listrik. Silikon jenis p (p-type) disambung dengan silikon jenis n (n-type) menghasilkan sambunagn p-n.sebagai bahan dasar utama produk elektronika microprocessor. Pemisahan ini dilakukan di dalam sebuah tanur (furnace) yang disuplai dengan listrik berkekuatan tinggi. maka elektron dan hole dapat mengalir ke rangkaian. Sinar mataharilah (photon) yang menggerakkan elektron dan hole tersebut menuju rangkaian tadi. mekanisme sel surya yang lebih detail ditulis pada artikel Melihat prinsip kerja sel surya lebih dekat (Bagian Pertama). tahap yang pertama dilakukan adalah dengan pembuatan Silikon. Gambar 1. Dalam aplikasi semikonduktor untuk sel surya. Skema tanur untuk pemisahan silikon dapat dilihat di bawah ini. Skema pemisahan/pembuatan silikon dari pasir silika.

Sederhana saja. parts per trillion). ialah persiapan dan pemurnian silikon untuk bahan dasar sel surya maupun semikonduktor atau yang disebut dengan semiconductor grade silicon. Pemurnian silikon untuk keperluan sel surya maupun semikonduktor lain dilakukan dalam bentuk gas melalui proses yang disebut dengan proses Siemens. jika kadar kemurnian silikon di bawah nilai nominal tersebut. Silikon untuk keperluan semikonduktor harus memiliki unsur pengotor dalam satuan bagian per semilyar (ppb.999999999%. . silikon untuk keperluan semikonduktor membutuhkan kadar kemurnian yang sangat sangat tinggi yang berbeda dari metallurgical grade silicon. ditambah lagi dengan titik leleh pasir silika yang di atas 1800 derajat Celcius.Pasir silika dan karbon (C) secara bersamaan (gambar paling kiri) dimasukkan ke dalam tanur yang dilengkapi dengan elektroda tempat arus listrik mengalir masuk (gambar tengah). Tahapan berikutnya. Untuk diketahui. 99. Gambar 2. Sepersepuluh dari kapasitasnya yang 300 MW itu dibutuhkan untuk memisahkan silikon dari pasir silika. parts per billion) atau bagian per setrilyun (ppt. Silikon dipisahkan dengan jalan mereaksikan pasir silika dengan karbon pada suhu tinggi. dikenal dengan „eleven-nine“ atau 11 angka 9 yang menyatakan kadar kemurnian silikon dalam persen. Hal ini mengingat baik pasir maupun karbon merupakan dua zat padat yang mana reaksi akan berlangsung hanya pada saat mereka melebur/mencair/meleleh. Di dunia semikonduktor. PLTU Muara Karang. Tahap ini dilakukan di tempat lain yang terpisah dari proses pemisahan silikon. (Reaksi kimia tidak disertakan). yakni di atas 1900 hingga 2100 derajat celcius. dapat dijamin bahwa sebuah prosesor atau memori komputer atau sel surya tidak dapat berjalan dengan baik.

Semakin lama proses. Silikon klorida mengalami reaksi dekomposisi atau reaksi penguraian menjadi silikon pada permukaan batangan umpan silikon. Di dalam reaktor Siemens terdapat batangan umpan silikon (silicon feed rod) berbentuk U terbalik yang dipanaskan pada suhu 1100 derajat Celcius dan pendingin. semakin banyak silikon yang mengendap yang kemudian membesar menjadi silikon dengan kadar kemurnian 11 angka 9 di atas (reaksi kimia tidak disertakan). . silikon sudah memiliki kemurnian yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan sel surya. Proses reaksi ini dilakukan pada suhu 350 derajat Celcius. dan silikon hasil penguraian ini menempel dan terendap di batangan tersebut.Silikon dari tahap pemurnian pertama (metallurgical grade silicon) direaksikan dengan gas asam klorida (HCl) untuk membuat gas silikon klorida. Ketebalan silikon ini sekitar 2 mm. Gambar 3. Sampai di sini. Silikon klorida kemudian dimasukkan ke dalam reaktor Siemens (gambar di bawah) bersama-sama dengan gas hydrogen. Skema diagram proses dan reaktor Siemens untuk memurnikan silikon. Sel surya dibuat dari silikon yang berbentuk bujur sangkar pipih dengan ukuran 5 x 5 cm atau 10 x 10 cm persegi.

Wafer silikon ini dibuat melalui proses pembuatan wafer silikon dengan memanfaatkan silikon berkadar kemurnian tinggi sebelumnya (semiconductor grade silicon). Wafer silikon untuk keperluan elektronika (bundar pipih) dan sel surya (persegi berwarna biru). Bentuk wafer silikon sel surya berbeda dengan wafer silikon untuk semikonduktor lain (chip. Proses pembuatan sel surya sendiri telah diterangkan sebelumnya. RAM memori) yang berbentuk bundar pipih meski memiliki ketebalan yang sama (lihat gambar bawah). Secara umum. proses pembuatan sel surya mulai dari dari silikon dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Proses pembuatan sel surya . prosesor komputer.Lempengan bujur sangkar pipih ini disebut dengan wafer silikon untuk sel surya. Gambar 4. Gambar 5.

Standar pembuatan sel surya jenis silikon melalui beberapa proses implantasi (pemasukan) atom-atom lain ke dalam material silikon yang melibatkan proses kimiawi difusi gas pada temperatur di atas 800 derajat Celcius. Yakni sebuah konsep revolusioner dalam merekayasa perilaku dan fungsi sebuah sistem pada skala molekul atau skala nanometer (berdimensi ukuran se-per-milyar meter). mengatur dan mempertahankan proses di dalam temperatur tinggi tersebut. Yang direkayasa ialah perilaku atom atau molekul-molekulnya tadi dengan jalan menyesuaikan kondisi pembuatan atau lingkungan molekul atau atom yang dimaksud. maka sel surya akan gagal total. Ada beberapa hal yang perlu dicermati sebagai pintu masuk terlibatnya masyarakat kita turut aktif mengembangkan sel surya. Alat yang dipergunakan sendiri jelas harus mampu membangkitkan. Proses ini apabila tidak teliti akan mengakibatkan kebocoran dan sangat berbahaya karena mempergunakan gas yang beracun bagi kesehatan. Banyak teknologi yang dipakai oleh sel surya mengadopsi dan mengadaptasi teknologi pembuatan microchip karena teknologi microchip sudah mapan jauh sebelum booming sel surya yang baru muncul belakangan di akhir 1980-an. Jelas tidak boleh terdapat adanya pengotor semacam debu yang ditolerir selama proses berlangsunng karena bila ada. Teknologi pembuatan microchip maupun sel surya sama-sama bersandar pada konsep nanoteknologi. hingga atom-atom yang menyusun sebuah produk. Sistem yang dimaksud ini dapat berupa molekul-molekul. Peleburan dan pembuatan wafer silikon . ikatan kimia. 1. Pembuatan sel surya sendiri melalui beberapa tahap proses yang serupa dengan proses implantasi ini dalam temperatur yang berbeda-beda. Penulis urutkan dari tingkatan paling ideal hingga yang paling realistis untuk dilakukan. televisi maupun alat pemutar musik digital MP3. pembuatan sel surya tidak ubahnya pembuatan microchip yang ada di dalam peralatan elektronika semisal komputer.Pada dasarnya.

Korea Selatan saat ini menjadi pemimpin dalam bidang memori RAM komputer dengan merek Samsung maupun Hynix. pasir silika.Kalau negara kita mengklaim memiliki kekayaan alam pasir silika yang dapat diolah menjadi silikon. Hal ini berkaitan dengan peran vital silikon dalam industri elektronik. Posisinya sama dengan industri dirgantara. Negara kita cukup mampu dalam mengolah bijihbijih logam dan mustinya mampu pula mengolah pasir silika menjadi bijih silikon. Gambar 6. kapal laut maupun industri baja. Tidak ada industri elektronik manapun yang tidak membutuhkan silikon. maka ini perlu dibuktikan dengan memproduksi sendiri silikon yang diperlukan. jika kemampuan finansial maupun teknik bangsa kita masih kalah jauh dengan negara yang sudah maju dalam pembuatan wafer silikon monokristal untuk semikonduktor. Sebagai contoh terdekat dengan penulis saat ini. Namun. Sejatinya. maka cukuplah membidik pangsa pasar wafer silikon polikristal untuk sel surya yang level pembuatannya relatif lebih mudah dilakukan. Apabila negara kita dapat memiliki industrri strategis di bidang ini. industri wafer silikon ialah sebuah industri strategis berteknologi tinggi. maka komputer dan alat elektronika lain dapat berfungsi karena adanya wafer silikon ini. . Bila sebuah gedung dapat berdiri tegak karena memanfaatkan baja dan pesawat dapat terbang karena menggunakan aluminium. maka kontribusi Indonesia terhadap industri dunia menjadi sangat siginifikan. menunggu untuk diubah menjadi sel surya.

Industri-industri China tidak membuat material dasar wafer silikon untuk sel surya karena mereka tahu investasinya akan sangat besar. Jepang dan Korea Selatan. Mesin pembuat sel surya yang telah terintegrasi. strategi mereka ialah. Hal ini penulis saksikan sendiri dalam ajang pameran dan .Meski demikian. mengimpor mesin-mesin pabrik dari Jerman sebagai bahagian dari investasi. Keunggulan komparatif upah pekerja yang murah. serta mengimpor material silikon khusus untuk sel surya dari negaa-negara lain semisal. Efek positif dari pembuatan wafer sendiri ialah tingkat kecepatan suplai bahan baku wafer serta meningkatnya sisi konpetitif dan ekonomis dari memori buatan Korea di pasar dunia. merka tetap bersikeras membuat wafer silikon sendiri demi mengurangi ketergantungan industri memorinya dari wafer silikon buatan luar. Jerman. Langkah China dalam memasarkan sel surya di negaranya maupun di pasaran dunia cukup menarik untuk dicermati. Impor mesin-mesin pembuatan sel surya. Perlu ada investasi untuk membelinya dari luar negeri. Hanya saja. Mereka juga tidak memiliki kemampuan dalam membuat mesin-mesin yang dipergunakan pabrik-pabrik mereka untuk membuat sel surya dalam skala besar. Gambar 7. 2. membuat sel-sel surya made in China saat ini bersaing di pasaran sel surya Eropa selain menjadi tuan rumah di negara sendiri tentunya.

Kerumitan pembuatan sel surya tidak terlalu ditemui pada proses enkapsulasi sel surya menjadi sebuah modul surya.konferensi ilmiah sel surya tahun 2005 di Shanghai. 3. . Rangkaian sel surya ini disebut dengan modul surya dan modul surya-lah yang sebenarnya dijual dipasaran yang terdiri atas sekian buah sel surya (Gambar 8). Perhatikan adanya sel surya di dalam modul yang telah dirangkai dan dienkapsulasi menjadi satu susunan besar modul surya. kemudian digabung dan dirangkaikan kembali agar menghasilkan daya keluaran sesuai dengan kebutuhan listrik rumah tangga misalnya. Dengan menata seberapa besar kebutuhan listrik. maka tinggal dihitung saja berapa banyak modul surya yang perlu dibeli. Sebagai informasi. sel surya sendiri berukuran sekitar 5 x 5 atau 10 x 10 cm persegi. seitar 30 hingga 50 buah sel surya ini dirangkaikan satu sama lain agar menghasilkan daya keluaran sekitar 50 hingga 75 Watt. Industri assembly. Contoh modul sel surya yang dipasarkan. Mungkin strategi ini dalam jangka pendek bisa diterapkan di Indonesia. Rangkaian modul surya ini disebut dengan panel surya. Gambar 8. Sel sebesar ini hanya dapat mengkonversi cahaya matahari menjadi listrik berdaya sekitar 1 – 2 Watt saja. Untuk dapat digunakan secara praktis. China.

sebuah BUMN konon kabarnya sudah mampu meng-assembly sel surya menjadi modul surya yang siap dipasarkan. PT LEN. Hal terakhir yang mungkin penulis sarankan ialah menekuni pembuatan komponen sel surya (disebut dengan balance of systemlihat Gambar 8). kabel-kabel. 4. kemudian merangkainya menjadi modul dan menjualnya kembali ke pasaran. mungkin desain perumahan atau gedung yang siap merespon pemakaian sel surya di Indonesia dapat menjadi lahan bagus buat para arsitek. Pembuatan komponen pelengkap sel surya.2 Aplikasi Material Semikonduktor untuk LED . Komponen-komponen pelengkap sel surya agar dapat bekerja (Balance of System) 2. Sebagai tambahan. Melalui langkah ini. Jalan umum yang diambil hanyalah mengimpor sel surya yang sudah jadi.Proses enkapsulasi sel surya menjadi modul surya relatif lebih mudah dilakukan oleh industri menengah karena inti kegiatannya sama dengan proses assembly. industri assembly sel surya tidak perlu berinvestasi pada penambangan. aki atau baterei. Gambar 9. peleburan dan pembuatan wafer silikon. atau merangkai sesuatu dari komponen-komponen yang sudah jadi. Jelas keuntungan produk Indonesia yang relatif murah mustinya dapat merajai pasar komponen untuk sel surya di tanah air. semacam inverter DC ke AC. beberapa kontroler yang penulis yakin sudah cukup dikuasai industri elektronika di Indonesia.

Pembawa-muatan . Karakteristik chip LED pada umumnya adalah sama dengan karakteristik dioda yang hanya memerlukan tegangan tertentu untuk dapat beroperasi. Bila LED diberikan arus terbalik. Ketika elektron bertemu dengan lubang. atau di-dop. Bila disusun secara seri. Ini menyebabkan chip LED tidak akan mengeluarkan emisi cahaya. LED mempunyai kecenderungan polarisasi. Namun bila LED diletakkan dalam keadaan paralel. dan melepas energi dalam bentuk photon. maka yang perlu diperhatikan menjadi jumlah arus yang diperlukan seluruh LED dalam rangkaian ini. biasanya sifat isolator searah LED akan jebol menyebabkan arus dapat mengalir ke arah sebaliknya. Seperti sebuah dioda normal. dia jatuh ke tingkat energi yang lebih rendah. Bila diberikan tegangan beberapa volt ke arah terbalik. Namun bila diberikan tegangan yang terlalu besar. Ini dikarenakan LED terbuat dari bahan semikonduktor yang hanya akan mengizinkan arus listrik mengalir ke satu arah dan tidak ke arah sebaliknya. dengan ketidakmurnian untuk menciptakan sebuah struktur yang disebut p-n junction. Tegangan yang diperlukan sebuah dioda untuk dapat beroperasi adalah tegangan maju (Vf). Chip LED mempunyai kutub positif dan negatif (p-n) dan hanya akan menyala bila diberikan arus maju. maka yang perlu diperhatikan adalah jumlah tegangan yang diperlukan seluruh LED dalam rangkaian tadi. Chip LED pada umumnya mempunyai tegangan rusak yang relatif rendah. . LED akan rusak walaupun tegangan yang diberikan adalah tegangan maju. Sirkuit LED dapat didesain dengan cara menyusun LED dalam posisi seri maupun paralel. hanya akan ada sedikit arus yang melewati chip LED.elektron dan lubang mengalir ke junction dari elektroda dengan voltase berbeda.Sebuah LED adalah sejenis dioda semikonduktor istimewa. Tidak seperti lampu pijar dan neon. LED terdiri dari sebuah chip bahan semikonduktor yang diisi penuh.

Pada umumnya. dan biru gallium phosphide (GaP) .merah. LED yang disusun secara seri harus mempunyai tegangan maju yang sama atau paling tidak tak berbeda jauh supaya rangkaian LED ini dapat bekerja secara baik. oranye.biru . maka beberapa LED akan tidak menyala.oranye-merah.merah. Jika LED digunakan untuk indikator pada voltase lebih tinggi dari operasinya dirangkai seri dengan resistor untuk menyesuaikan arus agar tidak melampaui arus maksimum LED.Menyusun LED dalam rangkaian seri akan lebih sulit jika warna LED berbeda-beda. kuning. Pengembangan LED dimulai dengan alat inframerah dan merah dibuat dengan gallium arsenide.hijau kebiruan dan biru indium gallium aluminium phosphide . kuning. LED konvensional terbuat dari mineral inorganik yang bervariasi. menghasilkan cahaya dengan warna bervariasi. hijau murni (atau hijau emerald). Sebaliknya. karena tiap warna LED yang berlainan mempunyai tegangan maju (Vf) yang berbeda.biru indium gallium nitride (InGaN) . menghasilkan warna sebagai berikut:    aluminium gallium arsenide (AlGaAs) . dan kuning      gallium nitride (GaN) . kalau arus maksimum terlampau LED jadi rusak. dan hijau  silicon carbide (SiC) . dan hijau zinc selenide (ZnSe) . oranye.hijau. Perbedaan ini akan menyebabkan bila jumlah tegangan yang diberikan oleh sumber daya listrik tidak cukup untuk membangkitkan chip LED. oranye-merah.hijau gallium arsenide/phosphide (GaAsP) . Perkembagan dalam ilmu material telah memungkinkan produksi alat dengan panjang gelombang yang lebih pendek.merah dan inframerah gallium aluminium phosphide . bila tegangan yang diberikan terlalu besar akan berakibat kerusakan pada LED yang mempunyai tegangan maju relatif rendah.

hijau (~550 nm) dan kuning (~600 nm). Pada Si dan Ge umumnya rekombinasi terjadi pada cacat kristal. berumur panjang. namun kadang-kadang dapat juga sebuah elektron langsung terjatuh ke hole sambil memancarkan energi cahaya. konstruksi semikonduktor lebih andal dibandingkan dengan konstruksi filamen yang mudah pecah. Karakteristik LED mirip dengan dioda p-n.biru LED = light emitting diode adalah sebuah dioda yang dapat memancarkan cahaya jika mendapat bias maju.000 jam 3. LED beroperasi pada tegangan rendah dan kompatibel dengan level tegangan logika TTL 5 volt. sedangkan LED cahaya tampak dipakai untuk indikator. Disamping ada LED yang memancarkan cahaya infra merah (~950 nm) yang biasanya dipakai sebagai sumber cahaya pada sistem sensor. 7. disamping juga butuh konsumsi daya yang rendah sekitar ~ 20 .ultraviolet silicon (Si) . 4. murah 6. umumnya adalah warna merah (~ 650 nm). dapat diberi pulsa pada frekuensi tinggi .biru (dalam pengembangan) sapphire (Al2O3) .30 mW. keadaan ini lebih banyak terjadi pada GaAs. 2. seperti: 1. peraga dalam instrumen digital. ukurannya kecil. Pada kondisi khusus cahaya yang dipancarkan bersifat koheren. Ada beberapa keunggulan penggunaan LED dibandingkan dengan lampu pijar untuk sistem elektronika. dan devais ini dikenal sebagai laser semikonduktor. 5. MTBF ~ 100. emisi LED hampir monokromatis dan tersedia dalam beberapa warna. Proses pembentukan pasangan elektron-hole bersifat reversibel. LED ini sibuat dengan berbagai macam panjang gelombang sehingga dapat dibedakan dari warnanya. dll. energi cahaya dipancarkan pada saat terjadi rekombinasi elektron-hole.   diamond (C) .

Gambar 10. umumnya hambatan pembatas sekitar 200 Ω. Untuk menghitung hambatan pembatas perlu diketahui karakteristik I-V dari LED yang dipakai. . seperti ditunjukkan pada rangkaian berikut ini. seperti ditunjukkan pada Gambar 3. Kondisi ini tidak cukup terang untuk sebagian besr aplikasi LED.6 volt (perlu dicheck dari data sheet LED ybs). Kesulitan ini dapat diatasi dengan gerbang yang dapat di-pull-up dengan sebuah hambatan. hal ini karena pada gerbang TTL standar dapat menerima (sink) arus hingga 16 mA (yaitu IOL). sedangkan TTL standar hanya dapat menyalurkan (source) arus hingga 1 mA. arus maju minimum agar cahaya dari LED tsb tampak pada ruangan normal (diterangi dengan lampu) sekitar ~ 20 mA. seperti gerbang 7410. Maka hambatan pembatasnya adalah: (dengan tegangan supply = 5 volt) Selanjutnya untuk mengemudikan LED dari rangkaian logika perlu juga diberi hambatan pembatas. Sebagai contoh LED warna merah dari GaAsP.Untuk pemasangan LED perlu dibatasi arus maju yang lewat pada LED tsb. tegangan jatuh pada LED pada saat IF = 20 mA adalah VF = 1. LED dikendalikan oleh gerbang NAND Peraga numerik biasanya menggunakan sistem 7-segmen. sedangkan untuk peraga alfanumerik biasanya menggunakan matrik titik 5 x 7 atau LCD.

e. d. Dengan teknik ini hanya menggunakan satu buah decoder/driver yang dipakai untuk men-decode nilai BCD ke peraga 7segmen dengan menyalakan masing-masing peraga secara bergantian. IC 7447 digunakan untuk peraga dengan tipe anoda bersama. Salah satu aplikasi material semikonduktor untuk LED yaitu adanya lampu jalan. Decoder dan driver tersedia dalam satu chip IC. Jika pergantian peraga tsb terjadi > 100 Hz. b. Gambar 11. lampu jalan adalah lampu yang digunakan untuk penerangan jalan dimalam hari sehingga pejalan kaki. Rangkaiannya ditunjukkan pada Gambar 4. Disamping decoder perlu driver untuk memberikan arus ke peraga minimum ~ 10 mA agar dapat menyalakan 7-segmen. umumnya yang tersedia adalah decoder BCD ke 7-segmen. g. mata kita tidak akan merasakan berkedipnya peraga tsb. Untuk memperagakan pada peraga 7-segmen perlu decoder.Peraga 7-segmen merpakan peraga yang paling umum dijumpai untuk peraga numerik karena menggunakan IC standar dan cukup sederhana untuk mengendalikannya. sehingga format data input berupa format BCD. seperti 7447. misalnya untuk menampilkan angka 2 perlu memberikan bias maju pada segmen a. Rangkaian peraga 7-segmen Untuk memperagakan bilangan besar misalnya ada 4 atau lebih digit biasanya dipergunakan teknik multiplek. pesepeda dan pengendara dapat melihat dengan lebih .

Lampu ini beroperasi secara mandiri dan tidak memerlukan kabel jaringan antar tiang sehingga installasinya menjadi sangat mudah. Lampu Jalan Salah satu alternative sumber energi adalah dengan Menggunakan Lampu LED jenis hi-power yang sangat terang. hemat BBM. Ganbar 12.000 jam dengan sumber daya DC. bebas biaya perawatan dan berumur ekonomis lama. LED Street Light dapat menjadi solusi yang cepat dalam mengatasi kebutuhan penerangan jalan umum. Dengan lamanya interval penggantian lampu berarti juga mengurangi frekuensi dan menghemat biaya operasional pemeliharaan untuk ongkos jasa penggantian bola lampunya saja. sangat ekonomis dan tentunya dapat terhindar dari black out total jika terjadi gangguan. kita sudah memiliki sumber energi sendiri tanpa ketergantungan dengan pihak lain.jelas jalan yang akan dilalui pada malam hari. Dengan sistem pemasangan yang cepat dan mudah. Keunggulan: . Secara keseluruhan sistem ini dirancang untuk penyediaan cahaya penerangan umum dengan sumber energi terbarukan. praktis. sehingga dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas dan keamanan dari para pengguna jalan.Dengan menggunakan perangkat ini. Baterai yang digunakan adalah baterai bebas perawatan (maintenance free) jenis VRLA dan tipe Deep Cycle. dan ramah lingkungan. hemat energi dan tahan lama . Masa pemakaian Lampu LED bisa mencapai 50.

Materi yang dapat menjadi kristal. atau gas asalkan bisa senang dengan cara ini. dengan cermin datar atau bulat pada ujungnya. Sebuah laser semikonduktor mengubah energi listrik menjadi cahaya.558 Lm) KOMPONEN:        Lampu LED/CFL + Cobra Head Lamp Charge Controller Automatic Timer Battery SLA/VLRA Deep Cycle Free Maintenance Battery Box Various Brackets Wiring Harnesses Manual Book 2. yang diisi dengan bahan lasable. cair. Bahan ini dapat bersemangat untuk keadaan semistable oleh cahaya atau mengalirkan listrik. adalah sebuah alat yang mengubah energi menjadi cahaya.3 Aplikasi Material Semikonduktor Untuk Laser Sebuah laser. yang merupakan singkatan dari Light Amplifikasi oleh Merangsang Emisi Radiasi. Hal ini dimungkinkan dengan menggunakan bahan semikonduktor. Energi listrik atau optik digunakan untuk merangsang atom atau molekul. kaca. Laser terdiri dari rongga.       Terang dan tahan lama Hemat energi Ramah lingkungan Bebas polusi Cepat dan mudah dalam pemasangan Hemat biaya perawatan Life time yang lama (lampu LED hingga 11 tahun & solar panel hingga 25 tahun)   Cocok dipasang di segala lokasi Tersedia dengan daya mulai dari lampu dengan daya 15w (950Lm) -168w (14. yang memiliki . pewarna. yang kemudian memancarkan cahaya.

dapat diandalkan dan bertahan lama. kecerahan. menentukan efisiensi daya.kemampuan untuk menghantarkan listrik adalah antara yang konduktor dan isolator. Kecerahan tinggi. bar dan modul multibar atau tumpukan telah dikembangkan. yang terutama penting dalam aplikasi industri. Dibandingkan dengan jenis laser lainnya. atau kemampuan untuk fokus output laser ke tempat kecil. Penguat adalah terbuat dari bahan semikonduktor celah pita langsung didasarkan pada baik gallium arsenide (GaAs) atau substrat InP. Bahan yang digunakan untuk membentuk lapisan ini tepat ditimbang sesuai dengan formula khusus. Bar dapat menghasilkan 50 watt daya output dan terakhir lebih dari 5. Paduan bahan-bahan yang terbentuk ke substrat sebagai struktur berlapis mengandung jumlah yang tepat dari bahan lain. Seumur hidup ini penting karena semakin lama laser berlangsung. Power penting karena menentukan throughput maksimum atau laju umpan dari sebuah proses. Untuk meningkatkan daya. semakin sedikit biaya untuk beroperasi. Ini adalah senyawa berdasarkan Kelompok III dan V Grup unsur dalam tabel periodik. Dengan doping semikonduktor dengan jumlah tertentu dari kotoran. Bahan ini datang dalam bentuk ingot yang kemudian diproses lebih lanjut menjadi substrat yang lapisan bahan lain yang ditambahkan. Bahan lainnya yang . laser semikonduktor yang kompak. dan masa operasi. sebuah amplifier optik dan resonator. Laser semikonduktor konvensional terdiri dari senyawa semikonduktor. Karena kekuatan tinggi seperti menghasilkan banyak panas. Kinerja dan biaya semikonduktor tergantung pada daya output. Laser semikonduktor yang paling sederhana terdiri dari emitor tunggal yang memproduksi lebih dari satu watt daya gelombang kontinu.000 jam. gallium arsenide. sistem pendingin harus dimasukkan ke dalam desain. Laser tersebut terdiri dari dua komponen dasar. jumlah elektron bermuatan negatif atau lubang bermuatan positif dapat diubah. Sebuah bar adalah array dari 10 sampai 50 sisi-by-side laser semikonduktor individu terintegrasi ke dalam sebuah chip tunggal dan tumpukan adalah array dua dimensi bar ganda.

Gambar 13. indeks bias berkurang dan sinar laser lebih baik terbatas pada rongga optik. Hal ini dimungkinkan dengan memodifikasi bahan laser untuk mengontrol indeks bias rongga dan lebar dari junction. Output daya puncak harus dibatasi tidak lebih dari 400 watt per cm (0.4 in) . Misalnya. Amplifikasi lapisan aktif atau cahaya terjepit di antara dua lapisan cladding. laser ganda heterostructure. Sebuah batas-batas dimensi sempit arus ke satu baris sepanjang laser. Sebuah laser ganda heterostructure digunakan untuk membuat jenis laser termasuk logam tertentu (seng. meningkatkan kerapatan arus. Karena lapisan aktif memiliki indeks bias lebih besar dari orang-orang dari lapisan cladding. Kinerja laser dapat ditingkatkan dengan mengubah desain persimpangan sehingga difraksi kerugian dalam rongga optik berkurang. Desain dasar dari laser semikonduktor terdiri dari "heterostructure ganda. cahaya terbatas dalam lapisan aktif. jika bagian dari galium dalam lapisan bermuatan positif diganti dengan aluminium. emas. dan silikon dioksida sebagai isolator. Lebar persimpangan juga dapat mempengaruhi kinerja. Lapisan-lapisan cladding memberikan injeksi elektron ke lapisan aktif." Ini terdiri dari beberapa lapisan yang memiliki fungsi yang berbeda. dan tembaga) sebagai aditif (dopan) atau elektroda. Indeks bias bahan tergantung pada jenis dan kuantitas kenajisan.

laser mampu menghasilkan bayangan tiga dimensi dari suatu benda.500 per sentimeter kuadrat ampere di persimpangan untuk memperpanjang kehidupan laser. pemotongan lempeng baja. 6. Dalam bidang elektronika. Kegunaan laser sebagai salah satu aplikasi material semikonduktor dalam kehidupan sehari-hari. Dalam bidang kedokteran dan kesehatan. disebut holografi. elektronika. diantaranya : 1. Sinar laser yang dihasilkan oleh alat ini secara akurat melakukan pengangkatan . laser berfungsi untuk memperkuat cahaya sehingga dapat menyalurkan suara dan sinyal gambar melalui serat optik. Dala bidang fotografi. Terdapat beberapa jenis laser yang umum digunakan untuk perawatan kecantikan khususnya di Indonesia. pelayanan (jasa). sinar laser berdaya tinggi dapat digunakan untuk mengukur jarak Bumi Bulan dengan teliti. Dalam penggunaannya. serta untuk pengeboran. Besarnya energi laser yang dipilih bergantung pada penggunaannya. fotografi. energi laser yang terpancar tiap satuan waktu dinyatakan dengan orde dari beberapa mW(Laser yand digunakan dalam system audio laser disk) sampai dengan beberapa MW(Laser yang digunakan untuk senjata). Pemanfaatan sinar laser misalnya pada bidang kedokteran. laser solid state berukuran kecil digunakan dalam system penyimpanan memori optik dalam computer. astronomi. Dalam bidang komunikasi. 2. dan perbaikan suatu cacat serta penbedahan. Pada bidang industri. Pada bidang astronomi. dan komunikasi. sinar laser digunakan antara lain untuk mendiagnosis penyakit. 1. 4.panjang persimpangan dan kepadatan saat ini untuk kurang dari 6. industri. laser digunakan pada berbagai bidang. pengobatan penyakit. 5. sinar laser bermanfaat untuk pengelasan. 3. Fractional CO2 : Laser Fractional CO2 adalah laser yang menggunakan teknologi fractional carbon dioxide (SmartXide DOT) untuk mengatasi masalah jaringan parut (skar) dan kerut-kerut karena penuaan kulit.

ENT. Hemat waktu: area perawatan lebih luas menggunakan kluster laser BTL berdaya tinggi (hingga 1800mW). Biasa digunakan untuk peremajaan kulit. mencerahkan kulit serta mengatasi masalah kulit lainnya seperti keriput. dermatologi. kedokteran olahraga. ginekologi.kutil dan bekas luka. Ensiklopedi online dengan protokol yang sudah ditetapkan sebelumnya berdasarkan riset medis bertahun-tahun. di lengan dan tungkai. Layar sentuh mudah dioperasikan. Q Switched Nd YAG : Laser pigmen (Q-switch Nd:YAG laser) digunakan untuk mengatasi kelainan pigmentasi pada kulit karena photoaging seperti lentigo senilis. dll. 3. jerawat. 3. Adapun keunggulan laser diantaranya : 1. tanda lahir berupa bercak hitam keabuan/kecoklatan dan juga dapat menghilangkan tattoo pada tubuh. . 5. 4. Aplikasi yang disarankan untuk berbagai bidang kedokteran (rehabilitasi. pigmentasi. tumor jinak. Berbagai pilihan probe laser BTL (hingga 400mW) untuk lapisan jaringan permukaan dan dalam.kulit lapis perlapis dan mampu merangsang pembentukan kolagen baru dengan cara memberi panas hanya pada kedalaman dan area kulit yang tertimpa sinar laser (teknologi SmartXide DOT). diatas bibir (kumis). area bikini. 2.). 2. freckles. Nd YAG : Teknik laser ini sangat baik digunakan untuk menghilangkan bulu-bulu atau rambut yang yang tumbuh pada area-area tertentu seperti di ketiak.

3. 2. hemat energy. terdiri dari sebuah chip bahan semikonduktor yang diisi penuh dengan ketidakmurnian untuk menciptakan sebuah struktur yang disebut p-n junction. Pada Sel Surya. Salah satu perkembangan teknologi saat ini yaitu dengan adanya aplikasi material semikonduktor dalam bentuk Sel Surya. 2. Pada Laser. Sel Surya tersebut dapat dimanfaatkan sebagai energy alternative. tersusun dari material semikonduktor yang dapat mengubah sinar matahari menjadi tenaga listrik secara langsung dengan memanfaatkan p-n junction silicon.1 Simpulan Berdasarkan uraian bab sebelumnya penulis dapat mengemukakan kesimpulan sebagai berikut : 1. Dalam perkembangan teknologi material semikonduktor. hemat waktu. Dalam perkembangan teknologi material semikonduktor. . ramah lingkungan dan memiliki banyak kegunaan. Pada LED.BAB III SIMPULAN DAN SARAN 3. 4. misalnya dalam bidang elektronika. Aplikasinya bisa digunakan dalam lampu penerangan jalan. hendaknya bisa memiliki kegunaan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari yang efektif dan efisien dalam pembuatannya sehingga mudah untuk membawanya. penulis merumuskan saran sebagai berikut : 1. 3. LED dan Laser.2 Saran Sejalan dengan simpulan di atas. yaitu system penyimpanan memori optik dalam computer. Dalam aplikasinya laser memiliki kegunaan dalam berbagai bidang. terdiri dari senyawa semikonduktor gallium arsenide. hendaknya memiliki kriteria hemat biaya.

[13 November 2011] Eric. Laser. [Online]. (2007).co.” Makalah pada Seminar Sistem Instrumentasi dan Kontrol Berbasis Komputer ITB. Tersedia : http://translate. [13 November 2001] Adhi. [13 November 2011] Macintyre. [13 November 2011] . (2010). Rahmat Syukur.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www. Pembuatan Energi Surya dimulai.co. [Online]. Tersedia : http://translate.com/Volume-6/Semiconductor-Laser. [Online]. Tersedia : http://energisurya. (2010). (2008). Jenis Laser yang Digunakan Sebagai Modalitas Fisioterapi. [13 November 2011] Mattetal. (2011). Pembuatan Sel Surya Silikon.htm. [Online]. [Online]. Bandung.com/artikel/aplikasi-sel-surya-sebagai-sumberenergi-alternatif/.com/info/data/semicond/leds-light-emitting-diodes/technologytutorial.google.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www. Aplikasi Sel Surya Sebagai Sumber Altrnatif.html. (2009). Tersedia : http:// www. [13 November 2011] Miller.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://utopia. Tersedia : http://energisurya. (2008).com/2008/10/10/membuat-sel-surya-sendiri-bagian2-proses-pembuatan-sel-surya/. (2008). org/cm/leot/course03_mod11/mod03_11.wordpress. Diktat Elektronika I FPMIPA UI : tidak diterbitkan. (1989). Semiconductor-Laser. Tersedia : http://www. Optoelektronika. [13 November 2011] Frost & Sullivan . Samaun. Samadikun. Tersedia : http://translate. Wijaya. TA Poltekes YRSU DR.” Perkembangan Dalam Bidang Mikroelektronika dan Dampaknya pada Bidang Instrumentasi. com /doc/57085965/Laser.DAFTAR PUSTAKA Zebua.forumsains.google.cord. Eric. Leds Light Emitting – Diodes.radioelectronics. RUSDI Medan : tidak diterbitkan.google. [Online].madeh ow.wordpress.co. (2010). com /2008/10/10/membuat-sel-surya-sendiri-bagian1-pengolahan-silikon/ . scribd. [Online].php. Sastra Kusuma. Modul 3-11 Semiconductor Lasers.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful