Sejarah Peradaban Islam Di Indonesia

PERADABAN ISLAM DI INDONESIA
A. SEBELUM KEMERDEKAAN Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama hijriyah atau abad ke tujuh sampai abad ke delapanmasehi. Ini mungkin didasarkan kepada penemuan batu nisan seorang wanita muslimah yang bernama Fatimah binti Maimun dileran dekat Surabaya bertahun 475 H atau 1082 M. Sedang menurut laporan seorang musafir Maroko Ibnu Batutah yang mengunjungi Samudera Pasai dalam perjalanannya ke negeri Cina pada tahun 1345 M. Agama islam yang bermahzab Syafi’I telah mantap disana selama se abad, oleh karena itu berdasarkan bukti ini abad ke XIII di anggap sebagai awal masuknya agama islam ke Indonesia. Daerah yang pertama-pertama dikunjungi ialah : 1. Pesisir Utara pulau Sumatera, yaitu di peureulak Aceh Timur, kemudian meluas sampai bisa mendirikan kerajaan islam pertama di Samudera Pasai, Aceh Utara. 2. Pesisir Utara pulau Jawa kemudian meluas ke Maluku yang selama beberapa abad menjadi pusat kerajaan Hindu yaitu kerajaan Maja Pahit. Pada permulaan abad ke XVII dengan masuk islamnya penguasa kerajaan Mataram, yaitu: Sultan Agung maka kemenangan agama islam hampir meliputi sebagai besar wilayah Indonesia. Sejak pertengahan abad ke XIX, agama islam di Indonesia secara bertahap mulai meninggalkan sifat-sifatnya yang Singkretik (mistik). Setelah banyak orang Indonesia yang mengadakan hubungan dengan Mekkah dengan cara menunaikan ibadah haji, dan sebagiannya ada yang bermukim bertahun-tahun lamanya. Ada tiga tahapan “masa” yang dilalui atau pergerakan sebelum kemerdekaan, yakni : 1. Pada Masa Kesultanan

Agama islam secara mendalam mempengaruhi kehidupan agama. Minangkabau di Sumatera Barat dan Banten di Jawa. Pada Masa Penjajahan Dengan datangnya pedagang-pedagang barat ke Indonesia yang berbeda watak dengan pedagang-pedagang Arab. kaum pedagang barat yang beragama Kristen melakukan misinya dengan kekerasan terutama dagang teknologi persenjataan mereka yang lebih ungggul daripada persenjataan Indonesia. Menurut buku Babad Diponegoro yang dikutip Ruslan Abdulgani dikabarkan bahwa Prabu Kertawijaya penguasa terakhir kerajaan Mojo Pahit. Oleh karena itu ia tidak melarang rakyatnya untuk memeluk agama baru itu (agama islam). Hal ini memberikan kemudahan dalam islamisasi atau paling tidak mengurangi kesulitan-kesulitan. asalkan dilakukan dengan kesadaran. keyakinan. Persia. social dan politik penganut-penganutnya sehingga di daerahdaerah tersebut agama islam itu telah menunjukkan dalam bentuk yang lebih murni. kemudian mereka ingin memonopoli perdagangan tersebut. Pada mulanya mereka datang ke Indonesia untuk menjalin hubungan dagang. hanya cara beribadahnya yang berbeda. dan India yang beragama islam. Para wali terutama Wali Songo sangatlah berjasa dalam pengembangan agama islam di pulau Jawa. Salah satu buktinya yaiut banyaknya nama-nama islam dan peninggalan-peninggalan yang bernilai keIslaman. Secara konkrit kehidupan keagamaan di kerajaan Banjar ini diwujudkan dengan adanya Mufti dan Qadhi atas jasa Muhammad Arsyad Al-Banjari yang ahli dalam bidang Fiqih dan Tasawuf. Perkembangan islam selanjutnya tidak begitu sulit. . dan tanpa paksaan atau pun kekerasan. Dikerjaan Banjar dengan masuk islamnya raja banjar. Dikerajaan tersebut agama islam tertanam kuat sampai Indonesia merdeka. pada masa pertumbuhannya diwarnai kebudayaan jawa. ia banyak memberikan kelonggaran pada sistem kepercayaan yang dianut agama Hindu-Budha. maksud agam islam dan agama Budha itu sama. 2. Islam di Jawa.Daerah yang sedikit sekali disentuh oleh kebudayaan Hindu-Budha adalah daerah Aceh. karena Indonesia kaya dengan rempah-rempah. raja menunjukkan fasilitas dan kemudahan lainnya yang hasilnya membawa kepada kehidupan masyarakat Banjar yang benar-benar bersendikan islam. Tujuan mereka adalah untuk menaklukkan kerajaan-kerajaan islam di sepanjang pesisir kepulauan nusantara. setelah mendengar penjelasan Sunan Ampel dan sunan Giri.

dan Aceh. juga belum mengetahui sistem social islam. Jawa. Bidang politik Orang islam dilarang membahas hukum islam. pemerintahan Belanda lebih berani membuat kebijaksanaan mengenai masalah islam di Indonesia. b.Waktu itu kolonial belum berani mencampuri masalah islam. untuk mengawasi ulama-ulama agar tidak melakukan apapun yang bertentangan dengan peraturan Gubernur Jendral. Lalu pada tahun 1882. Pada tahun 1808 pemerintah Belanda mengeluarkan instruksi kepada para bupati agar urusan agama tidak diganggu. Apalagi setelah kedatangan Snouck Hurgronye yang ditugasi menjadi penasehat urusan Pribumi dan Arab. karena mereka belum mengetahui ajaran islam dan bahasa Arab. Pada Masa Kemerdekaan . Tahun 1820 dibuatlah Statsblaad untuk mempertegaskan instruksi ini. baik Al-Qur’an maupun Sunnah yang menerangkan tentang politik kenegaraan dan ketata negaraan. dengan adanya instruksi kepada bupati dan wedana. Lalu ia mengemukakan gagasannya yang dikenal dengan politik islamnya. Dan pada tahun 1867 campur tangan mereka lebih tampak lagi. mereka mengatur lembaga peradilan agama yang dibatasi hanya menangani perkara-perkara perkawinan. ia membagi masalah islam dalam tiga kategori : a. c. Bidang sosial kemasyarakatan Hukum islam baru bisa diberlakukan apabila tidak bertentangan dengan adapt kebiasaan. karena Snouck mempunyai pengalaman dalam penelitian lapangan di negeri Arab. Dengan politik itu. 3. dan pemuka-pemuka agama dibiarkan untuk memutuskan perkara-perkara dibidang perkawinan dan kewarisan. dan perwakafan. perwalian. Bidang agama murni atau ibadah Pemerintahan kolonial memberikan kemerdekaan kepada umat islam untuk melaksanakan agamanya sepanjang tidak mengganggu kekuasaan pemerintah Belanda. kewarisan.

Budi Utomo (1908) . tentu sangat dipengaruhi masa lalunya. tetapi islam dicegah untuk merumuskan bangsa Indonesia menurut versi islam.Muhammadiyah (1912) . Pra Kemerdekaan Ajaran islam pada hakikatnya terlalu dinamis untuk dapat dijinakkan begitu saja. B.Terdapat asumsi yang senantiasa melekat dalam setiap penelitian sejarah bahwa masa kini sebagian dibentuk oleh masa lalu dan sebagian masa depan dibentuk hari ini.Partai Komunis Indonesia (1914) Menurut Deliar Noer.Partai Nasional Indonesia (1927) . Sebagai kekuatan moral dan budaya. terutama dalam dunia politik. islam telah diberi tempat tertentu dalam konfigurasi (bentuk/wujud) yang paradoks. Seperti : . diantaranya: .Sarikat Islam (1911) . Islam di Indonesia telah diakui sebagai kekuatan cultural. Berdasarkan pengalaman melawan penjajah yang tak mungkin dihadapi dengan perlawanan fisik.Taman Siswa (1922) . tampaknya islam diakui hanya sebatas sebagai landasan moral bagi pembangunan bangsa dan negara.Nahdhatul Ulama (1926) . Perkembangan selanjutnya pada masa Orde Lama. Seperti halnya pada masa penjajahan Belanda. islam diakui keberadaannya. selain yang tersebut diatas masih ada organisasi islam lainnya yang berdiri pada masa itu. Demikian pula halnya dengan kenyataan umat islam Indonesia pada masa kini. islam sebagai kekuatan ibadah (sholat) atau soal haji perlu diberi kebebasan. SESUDAH KEMERDEKAAN 1. tetapi harus melalui pemikiran-pemikiran dan kekuatan organanisasi. tetapi tidak pada kekuatan politik secara riil (nyata) di negeri ini. sesuai dengan pendapat Snouck Hurgronye. namun sebagai kekuatan politik perlu dibatasi. Sedangkan pada masa Orde Baru.

adalah Muhammadiyah yang didirikan oleh K.Partai Arab Indonesia (1934) Organisasi perbaharu terpenting dikalangan organisasi tersebut diatas. Shumubu. Untuk mempersatukan pemikiran guna menghadapi kaum penjajah. yang didirikan di Surabaya pada tahun 1937. juga untuk meningkatkan bantuan kaum muslimin kepada usaha peperangan Jepang.Persatuan Islam (1920) .H Ahmad Dahlan. dan Nadhatul Ulama yang dipelopori oleh K. 2. Masa pemerintahan Jepang. Pasca Kemerdekaan . b.Persyarikatan Ulama ( 1911) . yaitu Kantor Urusan Agama yang menggantikan Kantor Urusan Pribumi zaman Belanda. Masyumi. Organisasi inilah yang menjadi cikal bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI).. c.H Hasyim Asy’ari. yaitu : a. maka Muhammadiyah dan Nadhatul Ulama bersama-sama menjadi sponsor pembentukan suatu federasi islam yang baru yang disebut Majelis Islan Ala Indonesia ( Majelis Islam Tertinggi di Indonesia ) yang disingkat MIAI.Jamiat Khair (1905) . ( Partai Allah atau Angkatan Allah ) semacam organisasi militer untuk pemuda-pemuda muslimin yang dipimpin oleh Zainul Arifin. Hizbullah. ada tiga pranata sosial yang dibentuk oleh pemerintahan Jepang yang menguntungkan kaum muslim di Indonesia. yang dipimpin oleh Hoesein Djayadiningrat pada 1 Oktober 1943. ( Majelis Syura Muslimin Indonesia ) menggantikan MIAI yang dibubarkan pada bulan oktober 1943. Tujuan didirikannya adalah selain untuk memperkokohkan Persatuan Umat Islam di Indonesia.

pada tahun 1953 yang berakhir dengan kompromi pada tahun 1957 .Dan di Aceh. Gerakan ini adalah DI/TII yang berusaha dengan kekerasan untuk merealisasikan cita-cita negara islam Indonesia.Organisasi-organisasi yang muncul pada masa sebelum kemerdekaan masih tetap berkembang di masa kemerdekaan. Gerakan kekerasan yang bernada islam ini terjadi diberbagai daerah di Indonesia diantaranya : .Di Sulawesi.Di Jawa Tengah. pada tahun 1965 . Masyumi dan lain lain. Nadhatul Ulama.Di Jawa Barat.Di Kalimantan. pada tahun 1949 – 1962 . Namun ada gerakan-gerakan islam yang muncul sesudah tahun 1945 sampai akhir Orde Lama. berakhir pada tahun 1963 . seperti Muhammadiyah. berakhir pada tahun 1965 .

Ada beberapa pertanyaan awal yang bisa diajukan untuk menelusuri kedatangan Islam di Indonesia. Snouck mengatakan teori tersebut didasarkan pada pengamatan tidak terlihatnya peran dan nilai-nilai Arab yang ada dalam Islam pada masamasa awal. yang berarti keranda. Kedua teori di atas mendatang kritikan yang cukup signifikan dari teori ketiga. baik oleh sarjana-sarjana Barat maupun kalangan intelektual Islam sendiri. Dalam L’arabie et les Indes Neerlandaises. Misalnya jabar dari zabar. Bengali dan Malabar disebut sebagai asal masuknya Islam di Nusantara. Snouck juga mengatakan. Selain itu. diusung oleh Snouck Hurgronje yang mengatakan Islam masuk ke Indonesia dari wilayah-wilayah di anak benua India. Dan wilayah pertama yang dijamah adalah Samudera Pasai. menurut teori ini. Teori kedua. cucu Rasulullah. Setidaknya ada beberapa teori yang menjelaskan kedatangan Islam ke Timur Jauh termasuk ke Nusantara. Teori Pertama. juga untuk memperingati Hasan dan Husein. Teori ini menyakini Islam masuk ke wilayah Nusantara pada abad ke-13. di beberapa tempat di Sumatera Barat ada pula tradisi Tabut. darimana Islam datang? Siapa yang membawanya dan kapan kedatangannya? Ada beberapa teori yang hingga kini masih sering dibahas. Teori ini berdasarkan kesamaan budaya yang dimiliki oleh beberapa kelompok masyarakat Islam dengan penduduk Persia. teorinya didukung dengan hubungan yang sudah terjalin lama antara wilayah Nusantara dengan daratan India. bahwa Islam yang masuk ke Indonesia datang langsung dari Makkah atau Madinah. Islam masuk ke Indonesia pada awal abad hijriah. Islam sudah mulai ekspidesinya . Dalam teori ini disebutkan. jer dari ze-er dan beberapa yang lainnya. 1. bahkan pada masa khulafaur rasyidin memerintah. Misalnya saja tentang peringatan 10 Muharam yang dijadikan sebagai hari peringatan wafatnya Hasan dan Husein. Artinya. adalah Teori Persia. Tanah Persia disebut-sebut sebagai tempat awal Islam datang di Nusantara.KEDATANGAN ISLAM DI INDONESIA Melacak sejarah masuknya Islam ke Indonesia bukanlah urusan mudah. yakni Teori Arabia. 2. Ada pula pendukung lain dari teori ini yakni beberapa serapan bahasa yang diyakini datang dari Iran. Tempat-tempat seperti Gujarat. Waktu kedatangannya pun bukan pada abad ke-12 atau 13. Beberapa pertanyaan itu adalah. Tak banyak jejak yang bisa dilacak. melainkan pada awal abad ke-7. yakni pada abad ke-12 atau 13.

Cirebon. keturunan raja-raja pribumi pra Islam dan para pendatang Arab. Islam masuk ke Nusantara dengan cara yang benar-benar menunjukkannya sebagai rahmatan lil'alamin. Para pakar sejarah berpendapat bahwa masuk Islamnya penduduk Nusantara secara besarbesaran pada abad tersebut disebabkan saat itu kaum Muslimin sudah memiliki kekuatan politik yang berarti. Sriwijaya dan Sunda. A. Pada makamnya tertulis angka tahun 475 H / 1082 M. Kondisi Dan Situasi Politik Kerajaan-Kerajaan di Indonesia Lambat laun penduduk pribumi mulai memeluk Islam meskipun belum secara besarbesaran.. belum ada pengislaman penduduk pribumi Nusantara secara besar-besaran. Berita dari Marcopolo menyebutkan bahwa pada saat persinggahannya di Pasai tahun 692 H / 1292 M. Jawa Timur. penduduk pribumi memeluk Islam secara massal. tidak dengan merebut kekuasaan politik. adalah yang pertama sekali menerima agama Islam. daerah paling barat dari Kepulauan Nusantara. Yaitu ditandai dengan berdirinya beberapa kerajaan bercorak Islam seperti Kerajaan Aceh Darussalam. Berupa komplek makam Islam. Sampai dengan abad ke-8 H / 14 M. yakni Pasai. Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib memegang kendali sebagai amirul mukminin. Pesatnya Islamisasi pada abad ke-14 dan 15 M antara lain juga disebabkan oleh surutnya kekuatan dan pengaruh kerajaan-kerajaan Hindu / Budha di Nusantara seperti Majapahit. Bahkan di Acehlah kerajaan Islam pertama di Indonesia berdiri. Malaka. telah banyak orang Arab yang menyebarkan Islam. melainkan makam para pedagang Arab. Para penguasa kerajaan-kerajaan ini berdarah campuran. yaitu pada jaman Kerajaan Singasari. Adapun peninggalan tertua dari kaum Muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Gresik. Umar bin Khattab. Aceh. serta Ternate. tidak dengan pedang. Dengan masuk Islamnya penduduk pribumi Nusantara dan terbentuknya pemerintahanpemerintahan Islam di berbagai daerah kepulauan ini. Demak. Thomas Arnold dalam The Preaching of Islam mengatakan bahwa kedatangan Islam bukanlah sebagai penakluk seperti halnya bangsa Portugis dan Spanyol. perdagangan dengan kaum Muslimin dari . Baru pada abad ke-9 H / 14 M. Islam datang ke Asia Tenggara dengan jalan damai.ke Nusantara ketika sahabat Abu Bakar. yang salah satu diantaranya adalah makam seorang Muslimah bernama Fathimah binti Maimun. yang ketika singgah di Aceh tahun 746 H / 1345 M menuliskan bahwa di Aceh telah tersebar mazhab Syafi'i. Diperkirakan makam-makam ini bukan dari penduduk asli. pengembara Muslim dari Maghribi. Begitu pula berita dari Ibnu Battuthah.

yang lebih terkenal dengan gelarnya. Setiap kali para penjajah . Terutama di abad ke 17 dan 18 Masehi. Hanya kalangan . mereka pasti menyodorkan perjanjian yang isinya melarang kerajaan tersebut berhubungan dagang dengan dunia luar kecuali melalui mereka. Yaman. Kedatangan kaum kolonialis di satu sisi telah membangkitkan semangat jihad kaum muslimin Nusantara. Dalam memerangi Islam mereka bekerja sama dengan kerajaankerajaan pribumi yang masih menganut Hindu / Budha. Sebelum menjadi orang penting di tiga kerajaan Islam Jawa. Dalam Tarikh Hadramaut. namun di sisi lain membuat pendalaman akidah Islam tidak merata. Keinginan kaum kolonialis untuk menjauhkan ummat Islam Nusantara dengan akarnya.pusat dunia Islam menjadi semakin erat. memang sudah terlihat sifat rakus mereka untuk menguasai. Fathahillah sempat berguru di Makkah. Penyebabnya. agama seteru mereka.menundukkan kerajaan Islam di Nusantara. Maka terputuslah hubungan ummat Islam Nusantara dengan ummat Islam dari bangsa-bangsa lain yang telah terjalin beratus-ratus tahun. hubungan dengan pusat dunia Islam seakan terputus. Namun setelah bangsa-bangsa Eropa Nasrani berdatangan dan dengan rakusnya menguasai daerah-demi daerah di Nusantara. Orang Arab yang bermigrasi ke Nusantara juga semakin banyak. maka setelah menguasai Malaka pada tahun 1511. selain karena kaum Muslimin Nusantara disibukkan oleh perlawanan menentang penjajahan. sehingga semangat Perang Salib pun selalu dibawa-bawa setiap kali mereka menundukkan suatu daerah. untuk memutuskan jalur pelayaran kaum Muslimin. Pertempuran besar yang bersejarah ini dipimpin oleh seorang putra Aceh berdarah Arab Gujarat. juga karena berbagai peraturan yang diciptakan oleh kaum kolonialis. Satu contoh.terutama Belanda . Cirebon dan Banten. juga terlihat dari kebijakan mereka yang mempersulit pembauran antara orang Arab dengan pribumi. migrasi ini bahkan dikatakan sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Hadramaut. Namun maksud Portugis ini gagal total setelah pasukan gabungan Islam dari sepanjang pesisir utara Pulau Jawa bahu membahu menggempur mereka pada tahun 1527 M. Apalagi mereka mendapati kenyataan bahwa penduduk kepulauan ini telah memeluk Islam. Fathahillah. Portugis menjalin kerjasama dengan Kerajaan Sunda Pajajaran untuk membangun sebuah pangkalan di Sunda Kelapa. yaitu Fadhilah Khan Al-Pasai. Yang terbesar diantaranya adalah berasal dari Hadramaut. Bahkan ikut mempertahankan Makkah dari serbuan Turki Utsmani. yakni Demak. Semenjak awal datangnya bangsa Eropa pada akhir abad ke-15 Masehi ke kepulauan subur makmur ini.

orang-orang Arab bermukim dan menikah dengan penduduk lokal dan membentuk komunitas-komunitas Muslim. Perang Jawa (Diponegoro). Munculnya Pemukiman-Pemukiman di Kota Pesisir Sumber-sumber literatur Cina menyebutkan. Meskipun banyak diantara mereka yang berasal dari kalangan tarekat. Sunda Kelapa. Sejak perlawanan kerajaan-kerajaan Islam di abad 16 dan 17 seperti Malaka (Malaysia). B. hingga perlawanan para ulama di abad 18 seperti Perang Cirebon (Bagus rangin). Di perkampungan-perkampungan ini diberitakan. sudah berdiri perkampungan Arab Muslim di pesisir pantai Sumatera. Kondisi seperti ini setidaknya masih terjadi hingga sekarang. namun sejarah telah mencatat jutaan syuhada Nusantara yang gugur pada berbagai pertempuran melawan Belanda. menjelang seperempat abad ke-7. Seperti pada masa Dinasti Umayyah. Bahkan pada pertengahan abad ke7 sudah berdiri beberapa perkampungan Muslim di Kanfu atau Kanton. namun justru kalangan tarekat inilah yang sering bangkit melawan penjajah. Pada Dinasti Abbasiyah dikirim 18 duta ke negeri Cina. dan Perang Aceh (Teuku Umar). Kalangan priyayi yang dekat dengan Belanda malah sudah terjangkiti gaya hidup Eropa. Ternate. kian bertambah duta-duta dari Timur Tengah yang datang ke wilayah Nusantara. Kian tahun. Selain Sabaj atau Sribuza atau juga Sriwijaya disebut-sebut telah dijamah oleh dakwah Islam. Tentu saja. Makassar. ada sebanyak 17 duta Muslim yang datang ke Cina. daerah-daerah lain di Pulau Sumatera seperti Aceh dan Minangkabau menjadi lahan dakwah. tak hanya ke negeri Cina perjalanan dilakukan. ulama-ulama Nusantara adalah orang-orang yang gigih menentang penjajahan. Beberapa catatan menyebutkan duta-duta Muslim juga mengunjungi Zabaj atau Sribuza atau yang lebih kita kenal dengan Kerajaan Sriwijaya. Banten. Sedangkan pada kaum Muslimin kebanyakan.pesantren (madrasah) saja yang mendalami keislaman. Perang Padri (Imam Bonjol). Dan meski pada akhirnya setiap perlawanan ini berhasil ditumpas dengan taktik licik. Pasai. terjadi percampuran akidah dengan tradisi pra Islam. Bahkan di Minangkabau ada tambo yang mengisahkan tentang alam Minangkabau yang . Hal ini sangat bisa diterima karena zaman itu adalah masa-masa keemasan Kerajaan Sriwijaya. Sulu (Filipina). Tidak ada satu ekspedisi yang akan menuju ke Cina tanpa melawat terlebih dulu ke Sriwijaya. Terlepas dari hal ini. itupun biasanya terbatas pada mazhab Syafi'i.

Hamka dalam Sejarah Umat Islam mengungkapkan. Mataram. Proses dakwah yang panjang. Jika demikian. Peranan Wali Songo dalam perjalanan Kerajaan-kerajaan Islam di Jawa sangatlah tidak bisa dipisahkan. Prof. Wilayah ini dibangun menjadi sebuah kerajaan agama dan juga pusat pengkaderan dakwah. Gresik. Maka. Cara Islamisasi Di Indonesia Perjalanan dakwah awal Islam di Nusantara tak terbatas hanya di Sumatera atau Jawa saja. Islam telah memainkan peran penting di ujung Pulau Sumatera. keberadaan Giri tak bisa dilepaskan dari sejarah kekuasaan Islam tanah Jawa. Jawa Timur. Jika boleh disebut. Di saat-saat itulah.tercipta dari Nur Muhammad. maka tak heran pula jika tanah Jawa menjadi kekuatan Islam yang cukup besar dengan Kerajaan Giri. Pajang. Selain di Pulau Sumatera. Hampir seluruh sudut kepulauan Indonesia telah tersentuh oleh indahnya konsep rahmatan lil alamin yang dibawa oleh Islam. Kerajaan Islam di tanah Jawa yang paling terkenal memang adalah Kerajaan Demak. bahkan hingga Banten dan Cirebon. Muawiyah yang juga pendiri Daulat Umayyah ini menyamar sebagai pedagang dan menyelidiki kondisi tanah Jawa kala itu. Demak. dakwah Islam juga dilakukan dalam waktu yang bersamaan di Pulau Jawa. telah membangun wilayah tersendiri di daerah Giri. diam-diam meneruskan perjalanan hingga ke Pulau Jawa. Dari wilayah Giri ini pula dihasilkan pendakwah-pendakwah yang kelah dikirim ke Nusatenggara dan wilayah Timur Indonesia lainnya. bisa dibilang Islam merambah tanah Jawa pada abad awal perhitungan hijriah. Namun. Ini adalah salah satu jejak Islam yang berakar sejak mula masuk ke Nusantara. Sebelum Demak berdiri. merekalah yang menyiapkan pondasi-pondasi yang kuat dimana akan dibangun pemerintahan Islam yang berbentuk kerajaan. yang salah satunya dilakukan oleh Wali Songo atau Sembilan Wali adalah rangkaian kerja sejak kegiatan observasi yang pernah dilakukan oleh sahabat Muawiyah bin Abu Sofyan. . pada tahun 674 sampai 675 masehi duta dari orang-orang Ta Shih (Arab) untuk Cina yang tak lain adalah sahabat Rasulullah sendiri Muawiyah bin Abu Sofyan. Raden Paku yang berjuluk Sunan Giri atau yang nama aslinya Maulana Ainul Yaqin. Kerajaan Samudera Pasai-Aceh menjadi kerajaan Islam pertama yang dikenal dalam sejarah. Ekspedisi ini mendatangi Kerajaan Kalingga dan melakukan pengamatan. C.

seperti : 1. (Baca: Empat Sekawan Ulama Besar) 2. Datuk ri Bandang. Perjalanan dakwah pula yang akhirnya melahirkan Kerajaan Islam Banjar dengan ulama-ulamanya yang besar. di tanah ini sudah bisa ditemui pemukiman Muslim di beberapa daerah. salah satunya adalah Syekh Muhammad Arsyad al Banjari. Beberapa ulama Kerajaan Goa di masa Sultan Alaidin begitu terkenal karena pemahaman dan aktivitas dakwah mereka. Hubungan ini pula yang mengantar dakwah menembus dan merambah Celebes atau Sulawesi. Menurut catatan company dagang Portugis yang datang pada tahun 1540 saat datang ke Sulawesi. ia merasa kerajaannya akan di bawah pengaruh kerajaan Ternate. Para mubaligh-mubaligh dan komunitas Islam kebanyakan mendiami pesisir Barat Kalimantan. ajaran Islam masuk dari dua pintu. Karaeng Matopa pada tahun 1603. Jalur lain yang digunakan menyebarkan dakwah Islam adalah para mubaligh yang dikirim dari Tanah Jawa. Baik atas motivasi ekonomi maupun motivasi politik dan kepentingan kerajaan. sejak lama telah menjalin hubungan dari pulau ke pulau. Di pulau ini. Islamisasi Sulawesi Ribuan pulau yang ada di Indonesia. Islam masuk ke Kalimantan atau yang lebih dikenal dengan Borneo kala itu. Demak mengirimkan banyak mubaligh ke negeri ini. Meski belum terlalu besar. Mereka adalah Khatib Tunggal. Jatuhnya Malaka ke tangan penjajah Portugis kian membuat dakwah semakin menyebar. Islamisasi Kalimantan Para ulama awal yang berdakwah di Sumatera dan Jawa melahirkan kader-kader dakwah yang terus menerus mengalir. Jalur pertama yang membawa Islam masuk ke tanah Borneo adalah jalur Malaka yang dikenal sebagai Kerajaan Islam setelah Perlak dan Pasai. Ekspedisi dakwah ke Kalimantan ini menemui puncaknya saat Kerajaan Demak berdiri. datuk Patimang dan Datuk ri Tiro. namun jalan dakwah terus berlanjut hingga menyentuh raja-raja di Kerajaan Goa yang beribu negeri di Makassar. Dapat diketahui dan dilacak dari nama para ulama di atas. yang bergelar . Sebelumnya. Raja Goa pertama yang memeluk Islam adalah Sultan Alaidin al Awwal dan Perdana Menteri atau Wazir besarnya. dakwah Islam telah sampai pula pada ayahanda Sultan Alaidin yang bernama Tonigallo dari Sultan Ternate yang lebih dulu memeluk Islam. Namun Tonigallo khawatir jika ia memeluk Islam.Ada beberapa contoh islamisasi di kepulauan Nusantara.

Ada juga Kerajaan Bacan. . Islamisasi Nusa Tenggara Islam masuk ke wilayah Nusa Tenggara bisa dibilang sejak awal abad ke-16. perkembangan Islam di pulau hitam ini bisa dibilang tak terlalu besar.datuk-datuk adalah para ulama dan mubaligh asal Minangkabau yang menyebarkan Islam ke Makassar. Karena status itu pula Islam lebih dulu mampir ke Maluku sebelum datang ke Makassar dan kepulauan-kepulauan lainnya. Kerajaan lain yang juga menjadi representasi Islam di kepulauan ini adalah Kerajaan Tidore yang wilayah teritorialnya cukup luas meliputi sebagian wilayah Halmahera. Sidenreng. Begitu juga dengan makam Sultan Bima yang pertama kali memeluk Islam. Islamisasi Maluku Kepulauan Maluku yang terkenal kaya dengan hasil bumi yang melimpah membuat wilayah ini sejak zaman antik dikenal dan dikunjungi para pedagang seantero dunia. Bisa disebut. Wajo Sopeng. seluruh penduduk Bima adalah para Muslim sejak mula. Sehingga. saat Portugis mengunjungi Ternate pada tahun 1512. Luwu dan Paloppo. Raja Bacan pertama yang memeluk Islam adalah Raja Zainulabidin yang bersyahadat pada tahun 1521. Hubungan Sumbawa yang baik dengan Kerajaan Makassar membuat Islam turut berlayar pula ke Nusa Tenggara. 3. Kerajaan Ternate adalah kerajaan terbesar di kepulauan ini. 5. Islamisasi Papua Beberapa kerajaan di kepulauan Maluku yang wilayah teritorialnya sampai di pulau Papua menjadikan Islam masuk pula di pulau Cendrawasih ini. Misool dan beberapa daerah lain yang di bawah administrasi pemerintahan kerajaan Bacan. dibanding wilayah lain. Namun. Islam masuk ke wilayah ini sejak tahun 1440. Tanette. pesisir Barat kepulauan Papua dan sebagian kepulauan Seram. yakni Bayang Ullah. Sampai kini jejak Islam bisa dilacak dengan meneliti makam seorang mubaligh asal Makassar yang terletak di kota Bima. 4. berkat dakwah yang dilakukan kerajaan Bacan. Pada periode ini pula. Pusat-pusat dakwah yang dibangun oleh Kerajaan Goa inilah yang melanjutkan perjalanan ke wilayah lain sampai ke Kerajaan Bugis. Di tahun yang sama berdiri pula Kerajaan Jailolo yang juga dipengaruhi oleh ajaran-ajaran Islam dalam pemerintahannya. Banyak kepala-kepala suku di wilayah Waigeo. raja ternate adalah seorang Muslim. banyak kepalakepala suku di Pulau Papua memeluk Islam.

lebih jauh lagi. bahwa Indonesia adalah negeri Islam. Bahkan. Indonesia telah memiliki cikal bakal atau embrio untuk membangun dan menjadi sebuah negara Islam. sesungguhnya bisa ditarik kesimpula. Hingga kini. Orang-orang Bugis datang ke Lombok dari Sumbawa dan mengajarkan Islam di sana. Dengan data dan perjalanan Islam di atas. Islam juga masuk ke Lombok. . jika dikaitkan dengan peran Islam di berbagai kerajaan tersebut di atas.Selain Sumbawa. beberapa kata di suku-suku Lombok banyak kesamaannya dengan bahasa Bugis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful