Sejarah Peradaban Islam Di Indonesia

PERADABAN ISLAM DI INDONESIA
A. SEBELUM KEMERDEKAAN Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama hijriyah atau abad ke tujuh sampai abad ke delapanmasehi. Ini mungkin didasarkan kepada penemuan batu nisan seorang wanita muslimah yang bernama Fatimah binti Maimun dileran dekat Surabaya bertahun 475 H atau 1082 M. Sedang menurut laporan seorang musafir Maroko Ibnu Batutah yang mengunjungi Samudera Pasai dalam perjalanannya ke negeri Cina pada tahun 1345 M. Agama islam yang bermahzab Syafi’I telah mantap disana selama se abad, oleh karena itu berdasarkan bukti ini abad ke XIII di anggap sebagai awal masuknya agama islam ke Indonesia. Daerah yang pertama-pertama dikunjungi ialah : 1. Pesisir Utara pulau Sumatera, yaitu di peureulak Aceh Timur, kemudian meluas sampai bisa mendirikan kerajaan islam pertama di Samudera Pasai, Aceh Utara. 2. Pesisir Utara pulau Jawa kemudian meluas ke Maluku yang selama beberapa abad menjadi pusat kerajaan Hindu yaitu kerajaan Maja Pahit. Pada permulaan abad ke XVII dengan masuk islamnya penguasa kerajaan Mataram, yaitu: Sultan Agung maka kemenangan agama islam hampir meliputi sebagai besar wilayah Indonesia. Sejak pertengahan abad ke XIX, agama islam di Indonesia secara bertahap mulai meninggalkan sifat-sifatnya yang Singkretik (mistik). Setelah banyak orang Indonesia yang mengadakan hubungan dengan Mekkah dengan cara menunaikan ibadah haji, dan sebagiannya ada yang bermukim bertahun-tahun lamanya. Ada tiga tahapan “masa” yang dilalui atau pergerakan sebelum kemerdekaan, yakni : 1. Pada Masa Kesultanan

hanya cara beribadahnya yang berbeda. Hal ini memberikan kemudahan dalam islamisasi atau paling tidak mengurangi kesulitan-kesulitan. Secara konkrit kehidupan keagamaan di kerajaan Banjar ini diwujudkan dengan adanya Mufti dan Qadhi atas jasa Muhammad Arsyad Al-Banjari yang ahli dalam bidang Fiqih dan Tasawuf. Dikerajaan tersebut agama islam tertanam kuat sampai Indonesia merdeka. Menurut buku Babad Diponegoro yang dikutip Ruslan Abdulgani dikabarkan bahwa Prabu Kertawijaya penguasa terakhir kerajaan Mojo Pahit. Tujuan mereka adalah untuk menaklukkan kerajaan-kerajaan islam di sepanjang pesisir kepulauan nusantara. Pada mulanya mereka datang ke Indonesia untuk menjalin hubungan dagang. Agama islam secara mendalam mempengaruhi kehidupan agama. . maksud agam islam dan agama Budha itu sama. Para wali terutama Wali Songo sangatlah berjasa dalam pengembangan agama islam di pulau Jawa. Pada Masa Penjajahan Dengan datangnya pedagang-pedagang barat ke Indonesia yang berbeda watak dengan pedagang-pedagang Arab. Salah satu buktinya yaiut banyaknya nama-nama islam dan peninggalan-peninggalan yang bernilai keIslaman. Dikerjaan Banjar dengan masuk islamnya raja banjar. kaum pedagang barat yang beragama Kristen melakukan misinya dengan kekerasan terutama dagang teknologi persenjataan mereka yang lebih ungggul daripada persenjataan Indonesia. setelah mendengar penjelasan Sunan Ampel dan sunan Giri. Perkembangan islam selanjutnya tidak begitu sulit. Minangkabau di Sumatera Barat dan Banten di Jawa. keyakinan. raja menunjukkan fasilitas dan kemudahan lainnya yang hasilnya membawa kepada kehidupan masyarakat Banjar yang benar-benar bersendikan islam. karena Indonesia kaya dengan rempah-rempah. dan tanpa paksaan atau pun kekerasan. social dan politik penganut-penganutnya sehingga di daerahdaerah tersebut agama islam itu telah menunjukkan dalam bentuk yang lebih murni. ia banyak memberikan kelonggaran pada sistem kepercayaan yang dianut agama Hindu-Budha. dan India yang beragama islam. Islam di Jawa. kemudian mereka ingin memonopoli perdagangan tersebut. 2. Persia. asalkan dilakukan dengan kesadaran.Daerah yang sedikit sekali disentuh oleh kebudayaan Hindu-Budha adalah daerah Aceh. pada masa pertumbuhannya diwarnai kebudayaan jawa. Oleh karena itu ia tidak melarang rakyatnya untuk memeluk agama baru itu (agama islam).

kewarisan. Tahun 1820 dibuatlah Statsblaad untuk mempertegaskan instruksi ini. Pada tahun 1808 pemerintah Belanda mengeluarkan instruksi kepada para bupati agar urusan agama tidak diganggu.Waktu itu kolonial belum berani mencampuri masalah islam. pemerintahan Belanda lebih berani membuat kebijaksanaan mengenai masalah islam di Indonesia. karena Snouck mempunyai pengalaman dalam penelitian lapangan di negeri Arab. juga belum mengetahui sistem social islam. Bidang politik Orang islam dilarang membahas hukum islam. dan Aceh. Lalu pada tahun 1882. karena mereka belum mengetahui ajaran islam dan bahasa Arab. c. Pada Masa Kemerdekaan . Bidang sosial kemasyarakatan Hukum islam baru bisa diberlakukan apabila tidak bertentangan dengan adapt kebiasaan. b. Bidang agama murni atau ibadah Pemerintahan kolonial memberikan kemerdekaan kepada umat islam untuk melaksanakan agamanya sepanjang tidak mengganggu kekuasaan pemerintah Belanda. ia membagi masalah islam dalam tiga kategori : a. baik Al-Qur’an maupun Sunnah yang menerangkan tentang politik kenegaraan dan ketata negaraan. dengan adanya instruksi kepada bupati dan wedana. Dan pada tahun 1867 campur tangan mereka lebih tampak lagi. dan perwakafan. 3. mereka mengatur lembaga peradilan agama yang dibatasi hanya menangani perkara-perkara perkawinan. Lalu ia mengemukakan gagasannya yang dikenal dengan politik islamnya. untuk mengawasi ulama-ulama agar tidak melakukan apapun yang bertentangan dengan peraturan Gubernur Jendral. dan pemuka-pemuka agama dibiarkan untuk memutuskan perkara-perkara dibidang perkawinan dan kewarisan. perwalian. Apalagi setelah kedatangan Snouck Hurgronye yang ditugasi menjadi penasehat urusan Pribumi dan Arab. Jawa. Dengan politik itu.

Nahdhatul Ulama (1926) . islam diakui keberadaannya. Berdasarkan pengalaman melawan penjajah yang tak mungkin dihadapi dengan perlawanan fisik. SESUDAH KEMERDEKAAN 1. tetapi islam dicegah untuk merumuskan bangsa Indonesia menurut versi islam. islam telah diberi tempat tertentu dalam konfigurasi (bentuk/wujud) yang paradoks. B. diantaranya: . islam sebagai kekuatan ibadah (sholat) atau soal haji perlu diberi kebebasan. Pra Kemerdekaan Ajaran islam pada hakikatnya terlalu dinamis untuk dapat dijinakkan begitu saja. Sedangkan pada masa Orde Baru.Partai Komunis Indonesia (1914) Menurut Deliar Noer. Seperti : . Islam di Indonesia telah diakui sebagai kekuatan cultural.Terdapat asumsi yang senantiasa melekat dalam setiap penelitian sejarah bahwa masa kini sebagian dibentuk oleh masa lalu dan sebagian masa depan dibentuk hari ini. tetapi harus melalui pemikiran-pemikiran dan kekuatan organanisasi. Demikian pula halnya dengan kenyataan umat islam Indonesia pada masa kini.Budi Utomo (1908) . terutama dalam dunia politik. Perkembangan selanjutnya pada masa Orde Lama. namun sebagai kekuatan politik perlu dibatasi.Taman Siswa (1922) . Sebagai kekuatan moral dan budaya. tentu sangat dipengaruhi masa lalunya.Sarikat Islam (1911) . tetapi tidak pada kekuatan politik secara riil (nyata) di negeri ini. sesuai dengan pendapat Snouck Hurgronye. tampaknya islam diakui hanya sebatas sebagai landasan moral bagi pembangunan bangsa dan negara. Seperti halnya pada masa penjajahan Belanda.Partai Nasional Indonesia (1927) .Muhammadiyah (1912) . selain yang tersebut diatas masih ada organisasi islam lainnya yang berdiri pada masa itu.

( Majelis Syura Muslimin Indonesia ) menggantikan MIAI yang dibubarkan pada bulan oktober 1943. yaitu : a. Masa pemerintahan Jepang. adalah Muhammadiyah yang didirikan oleh K. Shumubu. juga untuk meningkatkan bantuan kaum muslimin kepada usaha peperangan Jepang.H Hasyim Asy’ari. yang dipimpin oleh Hoesein Djayadiningrat pada 1 Oktober 1943. yaitu Kantor Urusan Agama yang menggantikan Kantor Urusan Pribumi zaman Belanda. Organisasi inilah yang menjadi cikal bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI). ada tiga pranata sosial yang dibentuk oleh pemerintahan Jepang yang menguntungkan kaum muslim di Indonesia. Masyumi. 2. Tujuan didirikannya adalah selain untuk memperkokohkan Persatuan Umat Islam di Indonesia.. dan Nadhatul Ulama yang dipelopori oleh K. ( Partai Allah atau Angkatan Allah ) semacam organisasi militer untuk pemuda-pemuda muslimin yang dipimpin oleh Zainul Arifin. Untuk mempersatukan pemikiran guna menghadapi kaum penjajah. Hizbullah.Persyarikatan Ulama ( 1911) . Pasca Kemerdekaan . maka Muhammadiyah dan Nadhatul Ulama bersama-sama menjadi sponsor pembentukan suatu federasi islam yang baru yang disebut Majelis Islan Ala Indonesia ( Majelis Islam Tertinggi di Indonesia ) yang disingkat MIAI. b.H Ahmad Dahlan. yang didirikan di Surabaya pada tahun 1937. c.Persatuan Islam (1920) .Partai Arab Indonesia (1934) Organisasi perbaharu terpenting dikalangan organisasi tersebut diatas.Jamiat Khair (1905) .

Di Jawa Barat. Nadhatul Ulama. pada tahun 1949 – 1962 .Dan di Aceh. pada tahun 1965 . seperti Muhammadiyah.Organisasi-organisasi yang muncul pada masa sebelum kemerdekaan masih tetap berkembang di masa kemerdekaan.Di Jawa Tengah. Namun ada gerakan-gerakan islam yang muncul sesudah tahun 1945 sampai akhir Orde Lama.Di Kalimantan. Masyumi dan lain lain. Gerakan ini adalah DI/TII yang berusaha dengan kekerasan untuk merealisasikan cita-cita negara islam Indonesia. berakhir pada tahun 1965 . berakhir pada tahun 1963 . Gerakan kekerasan yang bernada islam ini terjadi diberbagai daerah di Indonesia diantaranya : .Di Sulawesi. pada tahun 1953 yang berakhir dengan kompromi pada tahun 1957 .

yang berarti keranda. Teori kedua. Kedua teori di atas mendatang kritikan yang cukup signifikan dari teori ketiga. di beberapa tempat di Sumatera Barat ada pula tradisi Tabut. Islam sudah mulai ekspidesinya . menurut teori ini. Selain itu. Tak banyak jejak yang bisa dilacak. Ada beberapa pertanyaan awal yang bisa diajukan untuk menelusuri kedatangan Islam di Indonesia. Artinya. 2. Teori Pertama. cucu Rasulullah. Snouck juga mengatakan. bahwa Islam yang masuk ke Indonesia datang langsung dari Makkah atau Madinah. 1. adalah Teori Persia. Misalnya jabar dari zabar. bahkan pada masa khulafaur rasyidin memerintah. Tempat-tempat seperti Gujarat. baik oleh sarjana-sarjana Barat maupun kalangan intelektual Islam sendiri. Dalam L’arabie et les Indes Neerlandaises. juga untuk memperingati Hasan dan Husein. Misalnya saja tentang peringatan 10 Muharam yang dijadikan sebagai hari peringatan wafatnya Hasan dan Husein. jer dari ze-er dan beberapa yang lainnya. yakni pada abad ke-12 atau 13. Snouck mengatakan teori tersebut didasarkan pada pengamatan tidak terlihatnya peran dan nilai-nilai Arab yang ada dalam Islam pada masamasa awal. darimana Islam datang? Siapa yang membawanya dan kapan kedatangannya? Ada beberapa teori yang hingga kini masih sering dibahas. teorinya didukung dengan hubungan yang sudah terjalin lama antara wilayah Nusantara dengan daratan India. Ada pula pendukung lain dari teori ini yakni beberapa serapan bahasa yang diyakini datang dari Iran. Islam masuk ke Indonesia pada awal abad hijriah. Dan wilayah pertama yang dijamah adalah Samudera Pasai. Teori ini menyakini Islam masuk ke wilayah Nusantara pada abad ke-13. Beberapa pertanyaan itu adalah. melainkan pada awal abad ke-7. Dalam teori ini disebutkan. Tanah Persia disebut-sebut sebagai tempat awal Islam datang di Nusantara. Teori ini berdasarkan kesamaan budaya yang dimiliki oleh beberapa kelompok masyarakat Islam dengan penduduk Persia. Waktu kedatangannya pun bukan pada abad ke-12 atau 13. Bengali dan Malabar disebut sebagai asal masuknya Islam di Nusantara. diusung oleh Snouck Hurgronje yang mengatakan Islam masuk ke Indonesia dari wilayah-wilayah di anak benua India.KEDATANGAN ISLAM DI INDONESIA Melacak sejarah masuknya Islam ke Indonesia bukanlah urusan mudah. Setidaknya ada beberapa teori yang menjelaskan kedatangan Islam ke Timur Jauh termasuk ke Nusantara. yakni Teori Arabia.

keturunan raja-raja pribumi pra Islam dan para pendatang Arab. Yaitu ditandai dengan berdirinya beberapa kerajaan bercorak Islam seperti Kerajaan Aceh Darussalam. Malaka. Aceh. adalah yang pertama sekali menerima agama Islam. tidak dengan merebut kekuasaan politik. Diperkirakan makam-makam ini bukan dari penduduk asli. Kondisi Dan Situasi Politik Kerajaan-Kerajaan di Indonesia Lambat laun penduduk pribumi mulai memeluk Islam meskipun belum secara besarbesaran. Islam datang ke Asia Tenggara dengan jalan damai. daerah paling barat dari Kepulauan Nusantara. yang salah satu diantaranya adalah makam seorang Muslimah bernama Fathimah binti Maimun. Pesatnya Islamisasi pada abad ke-14 dan 15 M antara lain juga disebabkan oleh surutnya kekuatan dan pengaruh kerajaan-kerajaan Hindu / Budha di Nusantara seperti Majapahit. Thomas Arnold dalam The Preaching of Islam mengatakan bahwa kedatangan Islam bukanlah sebagai penakluk seperti halnya bangsa Portugis dan Spanyol. Umar bin Khattab. Cirebon. Sampai dengan abad ke-8 H / 14 M. Pada makamnya tertulis angka tahun 475 H / 1082 M. Para pakar sejarah berpendapat bahwa masuk Islamnya penduduk Nusantara secara besarbesaran pada abad tersebut disebabkan saat itu kaum Muslimin sudah memiliki kekuatan politik yang berarti. Jawa Timur. Demak. Baru pada abad ke-9 H / 14 M. yaitu pada jaman Kerajaan Singasari. melainkan makam para pedagang Arab. Begitu pula berita dari Ibnu Battuthah. Para penguasa kerajaan-kerajaan ini berdarah campuran. Berupa komplek makam Islam. pengembara Muslim dari Maghribi. Islam masuk ke Nusantara dengan cara yang benar-benar menunjukkannya sebagai rahmatan lil'alamin. belum ada pengislaman penduduk pribumi Nusantara secara besar-besaran. Adapun peninggalan tertua dari kaum Muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Gresik. yang ketika singgah di Aceh tahun 746 H / 1345 M menuliskan bahwa di Aceh telah tersebar mazhab Syafi'i. telah banyak orang Arab yang menyebarkan Islam. penduduk pribumi memeluk Islam secara massal. Berita dari Marcopolo menyebutkan bahwa pada saat persinggahannya di Pasai tahun 692 H / 1292 M. A. yakni Pasai.. Sriwijaya dan Sunda. Bahkan di Acehlah kerajaan Islam pertama di Indonesia berdiri. Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib memegang kendali sebagai amirul mukminin. tidak dengan pedang.ke Nusantara ketika sahabat Abu Bakar. Dengan masuk Islamnya penduduk pribumi Nusantara dan terbentuknya pemerintahanpemerintahan Islam di berbagai daerah kepulauan ini. serta Ternate. perdagangan dengan kaum Muslimin dari .

migrasi ini bahkan dikatakan sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Hadramaut. yang lebih terkenal dengan gelarnya. Terutama di abad ke 17 dan 18 Masehi. untuk memutuskan jalur pelayaran kaum Muslimin. Namun maksud Portugis ini gagal total setelah pasukan gabungan Islam dari sepanjang pesisir utara Pulau Jawa bahu membahu menggempur mereka pada tahun 1527 M. Sebelum menjadi orang penting di tiga kerajaan Islam Jawa. memang sudah terlihat sifat rakus mereka untuk menguasai. Apalagi mereka mendapati kenyataan bahwa penduduk kepulauan ini telah memeluk Islam. selain karena kaum Muslimin Nusantara disibukkan oleh perlawanan menentang penjajahan. maka setelah menguasai Malaka pada tahun 1511. Portugis menjalin kerjasama dengan Kerajaan Sunda Pajajaran untuk membangun sebuah pangkalan di Sunda Kelapa. Satu contoh. Orang Arab yang bermigrasi ke Nusantara juga semakin banyak. Kedatangan kaum kolonialis di satu sisi telah membangkitkan semangat jihad kaum muslimin Nusantara.menundukkan kerajaan Islam di Nusantara. Fathahillah sempat berguru di Makkah. yaitu Fadhilah Khan Al-Pasai. sehingga semangat Perang Salib pun selalu dibawa-bawa setiap kali mereka menundukkan suatu daerah. Cirebon dan Banten. Pertempuran besar yang bersejarah ini dipimpin oleh seorang putra Aceh berdarah Arab Gujarat. Penyebabnya. Hanya kalangan . agama seteru mereka. yakni Demak. juga karena berbagai peraturan yang diciptakan oleh kaum kolonialis.pusat dunia Islam menjadi semakin erat. mereka pasti menyodorkan perjanjian yang isinya melarang kerajaan tersebut berhubungan dagang dengan dunia luar kecuali melalui mereka.terutama Belanda . Yaman. Semenjak awal datangnya bangsa Eropa pada akhir abad ke-15 Masehi ke kepulauan subur makmur ini. Fathahillah. Dalam Tarikh Hadramaut. hubungan dengan pusat dunia Islam seakan terputus. Keinginan kaum kolonialis untuk menjauhkan ummat Islam Nusantara dengan akarnya. Setiap kali para penjajah . Bahkan ikut mempertahankan Makkah dari serbuan Turki Utsmani. namun di sisi lain membuat pendalaman akidah Islam tidak merata. Yang terbesar diantaranya adalah berasal dari Hadramaut. juga terlihat dari kebijakan mereka yang mempersulit pembauran antara orang Arab dengan pribumi. Maka terputuslah hubungan ummat Islam Nusantara dengan ummat Islam dari bangsa-bangsa lain yang telah terjalin beratus-ratus tahun. Dalam memerangi Islam mereka bekerja sama dengan kerajaankerajaan pribumi yang masih menganut Hindu / Budha. Namun setelah bangsa-bangsa Eropa Nasrani berdatangan dan dengan rakusnya menguasai daerah-demi daerah di Nusantara.

Sedangkan pada kaum Muslimin kebanyakan. ada sebanyak 17 duta Muslim yang datang ke Cina. Sunda Kelapa. Selain Sabaj atau Sribuza atau juga Sriwijaya disebut-sebut telah dijamah oleh dakwah Islam. ulama-ulama Nusantara adalah orang-orang yang gigih menentang penjajahan. Terlepas dari hal ini. Tidak ada satu ekspedisi yang akan menuju ke Cina tanpa melawat terlebih dulu ke Sriwijaya. Perang Padri (Imam Bonjol). Hal ini sangat bisa diterima karena zaman itu adalah masa-masa keemasan Kerajaan Sriwijaya. terjadi percampuran akidah dengan tradisi pra Islam. menjelang seperempat abad ke-7. Banten. daerah-daerah lain di Pulau Sumatera seperti Aceh dan Minangkabau menjadi lahan dakwah. Pada Dinasti Abbasiyah dikirim 18 duta ke negeri Cina. Di perkampungan-perkampungan ini diberitakan. Seperti pada masa Dinasti Umayyah. Makassar. Bahkan di Minangkabau ada tambo yang mengisahkan tentang alam Minangkabau yang . kian bertambah duta-duta dari Timur Tengah yang datang ke wilayah Nusantara. Kalangan priyayi yang dekat dengan Belanda malah sudah terjangkiti gaya hidup Eropa. Meskipun banyak diantara mereka yang berasal dari kalangan tarekat. Munculnya Pemukiman-Pemukiman di Kota Pesisir Sumber-sumber literatur Cina menyebutkan. Sejak perlawanan kerajaan-kerajaan Islam di abad 16 dan 17 seperti Malaka (Malaysia). namun sejarah telah mencatat jutaan syuhada Nusantara yang gugur pada berbagai pertempuran melawan Belanda. Kian tahun.pesantren (madrasah) saja yang mendalami keislaman. B. itupun biasanya terbatas pada mazhab Syafi'i. dan Perang Aceh (Teuku Umar). tak hanya ke negeri Cina perjalanan dilakukan. Dan meski pada akhirnya setiap perlawanan ini berhasil ditumpas dengan taktik licik. Ternate. hingga perlawanan para ulama di abad 18 seperti Perang Cirebon (Bagus rangin). Pasai. Bahkan pada pertengahan abad ke7 sudah berdiri beberapa perkampungan Muslim di Kanfu atau Kanton. Beberapa catatan menyebutkan duta-duta Muslim juga mengunjungi Zabaj atau Sribuza atau yang lebih kita kenal dengan Kerajaan Sriwijaya. sudah berdiri perkampungan Arab Muslim di pesisir pantai Sumatera. namun justru kalangan tarekat inilah yang sering bangkit melawan penjajah. Kondisi seperti ini setidaknya masih terjadi hingga sekarang. Tentu saja. orang-orang Arab bermukim dan menikah dengan penduduk lokal dan membentuk komunitas-komunitas Muslim. Perang Jawa (Diponegoro). Sulu (Filipina).

Ini adalah salah satu jejak Islam yang berakar sejak mula masuk ke Nusantara. merekalah yang menyiapkan pondasi-pondasi yang kuat dimana akan dibangun pemerintahan Islam yang berbentuk kerajaan. Proses dakwah yang panjang. Demak. Di saat-saat itulah. Gresik. pada tahun 674 sampai 675 masehi duta dari orang-orang Ta Shih (Arab) untuk Cina yang tak lain adalah sahabat Rasulullah sendiri Muawiyah bin Abu Sofyan. keberadaan Giri tak bisa dilepaskan dari sejarah kekuasaan Islam tanah Jawa. Hamka dalam Sejarah Umat Islam mengungkapkan. Hampir seluruh sudut kepulauan Indonesia telah tersentuh oleh indahnya konsep rahmatan lil alamin yang dibawa oleh Islam. Peranan Wali Songo dalam perjalanan Kerajaan-kerajaan Islam di Jawa sangatlah tidak bisa dipisahkan. . Cara Islamisasi Di Indonesia Perjalanan dakwah awal Islam di Nusantara tak terbatas hanya di Sumatera atau Jawa saja. dakwah Islam juga dilakukan dalam waktu yang bersamaan di Pulau Jawa. telah membangun wilayah tersendiri di daerah Giri. Islam telah memainkan peran penting di ujung Pulau Sumatera. C. Namun. Jika boleh disebut. Muawiyah yang juga pendiri Daulat Umayyah ini menyamar sebagai pedagang dan menyelidiki kondisi tanah Jawa kala itu. bisa dibilang Islam merambah tanah Jawa pada abad awal perhitungan hijriah. Maka. Jika demikian. diam-diam meneruskan perjalanan hingga ke Pulau Jawa. Pajang. Raden Paku yang berjuluk Sunan Giri atau yang nama aslinya Maulana Ainul Yaqin. yang salah satunya dilakukan oleh Wali Songo atau Sembilan Wali adalah rangkaian kerja sejak kegiatan observasi yang pernah dilakukan oleh sahabat Muawiyah bin Abu Sofyan. Wilayah ini dibangun menjadi sebuah kerajaan agama dan juga pusat pengkaderan dakwah. Selain di Pulau Sumatera. Kerajaan Islam di tanah Jawa yang paling terkenal memang adalah Kerajaan Demak.tercipta dari Nur Muhammad. Jawa Timur. Kerajaan Samudera Pasai-Aceh menjadi kerajaan Islam pertama yang dikenal dalam sejarah. maka tak heran pula jika tanah Jawa menjadi kekuatan Islam yang cukup besar dengan Kerajaan Giri. Mataram. Prof. Dari wilayah Giri ini pula dihasilkan pendakwah-pendakwah yang kelah dikirim ke Nusatenggara dan wilayah Timur Indonesia lainnya. bahkan hingga Banten dan Cirebon. Ekspedisi ini mendatangi Kerajaan Kalingga dan melakukan pengamatan. Sebelum Demak berdiri.

Mereka adalah Khatib Tunggal. Raja Goa pertama yang memeluk Islam adalah Sultan Alaidin al Awwal dan Perdana Menteri atau Wazir besarnya. Karaeng Matopa pada tahun 1603. Di pulau ini. ajaran Islam masuk dari dua pintu. ia merasa kerajaannya akan di bawah pengaruh kerajaan Ternate. sejak lama telah menjalin hubungan dari pulau ke pulau. Hubungan ini pula yang mengantar dakwah menembus dan merambah Celebes atau Sulawesi. Ekspedisi dakwah ke Kalimantan ini menemui puncaknya saat Kerajaan Demak berdiri. Jalur lain yang digunakan menyebarkan dakwah Islam adalah para mubaligh yang dikirim dari Tanah Jawa. Sebelumnya. Demak mengirimkan banyak mubaligh ke negeri ini. Datuk ri Bandang. dakwah Islam telah sampai pula pada ayahanda Sultan Alaidin yang bernama Tonigallo dari Sultan Ternate yang lebih dulu memeluk Islam. namun jalan dakwah terus berlanjut hingga menyentuh raja-raja di Kerajaan Goa yang beribu negeri di Makassar. Islam masuk ke Kalimantan atau yang lebih dikenal dengan Borneo kala itu. salah satunya adalah Syekh Muhammad Arsyad al Banjari. Dapat diketahui dan dilacak dari nama para ulama di atas. Namun Tonigallo khawatir jika ia memeluk Islam. Islamisasi Sulawesi Ribuan pulau yang ada di Indonesia. Beberapa ulama Kerajaan Goa di masa Sultan Alaidin begitu terkenal karena pemahaman dan aktivitas dakwah mereka. Islamisasi Kalimantan Para ulama awal yang berdakwah di Sumatera dan Jawa melahirkan kader-kader dakwah yang terus menerus mengalir. Jatuhnya Malaka ke tangan penjajah Portugis kian membuat dakwah semakin menyebar. Para mubaligh-mubaligh dan komunitas Islam kebanyakan mendiami pesisir Barat Kalimantan.Ada beberapa contoh islamisasi di kepulauan Nusantara. Meski belum terlalu besar. Jalur pertama yang membawa Islam masuk ke tanah Borneo adalah jalur Malaka yang dikenal sebagai Kerajaan Islam setelah Perlak dan Pasai. seperti : 1. (Baca: Empat Sekawan Ulama Besar) 2. yang bergelar . di tanah ini sudah bisa ditemui pemukiman Muslim di beberapa daerah. datuk Patimang dan Datuk ri Tiro. Baik atas motivasi ekonomi maupun motivasi politik dan kepentingan kerajaan. Perjalanan dakwah pula yang akhirnya melahirkan Kerajaan Islam Banjar dengan ulama-ulamanya yang besar. Menurut catatan company dagang Portugis yang datang pada tahun 1540 saat datang ke Sulawesi.

Pada periode ini pula. Ada juga Kerajaan Bacan. Tanette. Islamisasi Papua Beberapa kerajaan di kepulauan Maluku yang wilayah teritorialnya sampai di pulau Papua menjadikan Islam masuk pula di pulau Cendrawasih ini. Raja Bacan pertama yang memeluk Islam adalah Raja Zainulabidin yang bersyahadat pada tahun 1521. Islam masuk ke wilayah ini sejak tahun 1440. Begitu juga dengan makam Sultan Bima yang pertama kali memeluk Islam. raja ternate adalah seorang Muslim. Pusat-pusat dakwah yang dibangun oleh Kerajaan Goa inilah yang melanjutkan perjalanan ke wilayah lain sampai ke Kerajaan Bugis. Karena status itu pula Islam lebih dulu mampir ke Maluku sebelum datang ke Makassar dan kepulauan-kepulauan lainnya. yakni Bayang Ullah. Islamisasi Maluku Kepulauan Maluku yang terkenal kaya dengan hasil bumi yang melimpah membuat wilayah ini sejak zaman antik dikenal dan dikunjungi para pedagang seantero dunia. Banyak kepala-kepala suku di wilayah Waigeo. . Misool dan beberapa daerah lain yang di bawah administrasi pemerintahan kerajaan Bacan. Wajo Sopeng. Sehingga. Bisa disebut. 5. berkat dakwah yang dilakukan kerajaan Bacan. banyak kepalakepala suku di Pulau Papua memeluk Islam. Namun. Luwu dan Paloppo. Islamisasi Nusa Tenggara Islam masuk ke wilayah Nusa Tenggara bisa dibilang sejak awal abad ke-16. pesisir Barat kepulauan Papua dan sebagian kepulauan Seram. Sampai kini jejak Islam bisa dilacak dengan meneliti makam seorang mubaligh asal Makassar yang terletak di kota Bima. Sidenreng. Kerajaan lain yang juga menjadi representasi Islam di kepulauan ini adalah Kerajaan Tidore yang wilayah teritorialnya cukup luas meliputi sebagian wilayah Halmahera. 4. saat Portugis mengunjungi Ternate pada tahun 1512. perkembangan Islam di pulau hitam ini bisa dibilang tak terlalu besar. Kerajaan Ternate adalah kerajaan terbesar di kepulauan ini.datuk-datuk adalah para ulama dan mubaligh asal Minangkabau yang menyebarkan Islam ke Makassar. Di tahun yang sama berdiri pula Kerajaan Jailolo yang juga dipengaruhi oleh ajaran-ajaran Islam dalam pemerintahannya. dibanding wilayah lain. Hubungan Sumbawa yang baik dengan Kerajaan Makassar membuat Islam turut berlayar pula ke Nusa Tenggara. 3. seluruh penduduk Bima adalah para Muslim sejak mula.

Dengan data dan perjalanan Islam di atas. beberapa kata di suku-suku Lombok banyak kesamaannya dengan bahasa Bugis. sesungguhnya bisa ditarik kesimpula. . Orang-orang Bugis datang ke Lombok dari Sumbawa dan mengajarkan Islam di sana. lebih jauh lagi. Indonesia telah memiliki cikal bakal atau embrio untuk membangun dan menjadi sebuah negara Islam. jika dikaitkan dengan peran Islam di berbagai kerajaan tersebut di atas. Bahkan. Hingga kini. Islam juga masuk ke Lombok.Selain Sumbawa. bahwa Indonesia adalah negeri Islam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful