DIFERENSIASI SOSIAL DAN STRATIFIKASI SOSIAL 1.

Diferensiasi Sosial Diferensiasi adalah klasifikasi terhadap perbedaan-perbedaan yang biasanya sama. Pengertian sama disini menunjukkan pada penggolongan atau klasifikasi masyarakat secara horisontal, mendatar, atau sejajar. Asumsinya adalah tidak ada golongan dari pembagian tersebut yang lebih tinggi daripada golongan lainnya..Pengelompokan horisontal yang didasarkan pada perbedaan ras, etnis (sukubangsa), klan dan agama disebut kemajemukan sosial, sedangkan pengelompokan berasarkan perbedaan profesi dan jenis kelamin disebut heterogenitas social Pada intinya hal-hal yang terdapat dalamdifer ens ias i itu tidak terdapat tingkatantingkatan, namun yang membedakan satu individu dengan individu yang lainnya adalah sesuatu yang biasanya telah ia bawa sejak lahir. contohnya saja, suku sunda dan suku batak memiliki kelebihan masing-masing. jadi seseorang tidak bisa menganggap suku bangsanya lebih baik, karena itu akan menimbulkan etnosentrisme dalam masyarakat. diferensiasi merupakan perbedaan yang dapat kita lihat dan kita rasakan dalam masyarakat, bukan untuk menjadikan kita berbeda tingkat sosialnya seperti yang terjadi di Afrika Selatan. Untuk lebih jelasnya perhatikan skema di bawah ini : Diferensiasi sosial ditandai dengan adanya perbedaan berdasarkan ciri-ciri sebagai berikut: a. Ciri Fisik Diferensiasi ini terjadi karena perbedaan ciri-ciri tertentu. Misalnya : warna kulit, bentuk mata, rambut, hidung, muka, dsb.

b. Ciri Sosial Diferensiasi sosial ini muncul karena perbedaan pekerjaan yang menimbulkan cara pandang dan pola perilaku dalam masyarakat berbeda. Termasuk didalam kategori ini adalah perbedaan peranan, prestise dan kekuasaan. Contohnya : pola perilaku seorang perawat akan berbeda dengan seorang karyawan kantor. c. Ciri Budaya Diferensiasi budaya berhubungan erat dengan pandangan hidup suatu masyarakat menyangkut nilai-nilai yang dianutnya, seperti religi atau kepercayaan, sistem kekeluargaan, keuletan dan ketangguhan (etos). Hasil dari nilai-nilai yang dianut suatu masyarakat dapat kita lihat dari bahasa,kesenian, arsitektur, pakaian adat, agama, dsb.

African Negroid (Benua Afrika).kulit putih . Taiwan) Sub Ras Melayu (Malaysia. Filipina.bulu badan sedikit .Pengelompokan masyarakat membentuk delapan criteria diferensiasi social. . 2) Mongoloid . Krober 1) Austroloid. dan Polinesia). 5) Ras-ras Khusus (tidak dapat diklasifikasikan kedalam empat ras pokok) .Ainu ( di pulau Hokkaido dan Karafuto Jepang).American Mongoloid (Penduduk asli Amerika). Filipina). . Arab. Vietnam. India. Semenanjung Malaya yang dikenal dengan nama orang Semang. Afrika Utara. . Armenia. Iran).rambut pirang sampai coklat kepirang kehitaman .Polynesian (kepulauan Micronesia..Nordic (Erofa Utara. . Diperensiasi ras adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan ciri-ciri fisiknya. .Mediterania (sekitar Laut Tengah.Asiatik Mongoloid (Asia Utara.mata sipit (Asia Mongoloid) · Mongoloid Asia : Sub Ras Tionghoa (Jepang.Indic (Pakistan.Malanesian (Irian.hidung mancung . . Sri Langka). antara lain: 1.kelopak mata lurus · Ras Nordic · Alpin Mediteran · Armenoid · India 3) Negroid Ciri-ciri: .Malayan Mongoloid (Asia Tenggara dan Penduduk Asli Taiwan). Secara garis besar manusia terbagi kedalam ras-ras sebagai berikut: a. .Alpine (Erofa Tengah dan Erofa Timur).Negrito (Afrika Tengah. Sulawesi Selatan). Melanesia).rambut lurus .Bushman (gurun Kalahari.Veddoid (pedalaman Sri Langka. Diferensiasi Ras Ras adalah suatu kelompok manusia yang memiliki cirri-ciri fisik bawaan yang sama. Asia Tengah dan Asia Timur). b. . Indonesia) · Mongoloid Andian (orang Indian di Amerika) 2) Kaukasoid Ciri-ciri: . 3) Kaukasoid . Afrika Selatan).kulit kuning sampai sawo mateng . . Bangladesh.L. 4) Negroid . mencakup penduduk asli Australia (Aborigin). Menurut Ralph Linton 1) Mongoloid Ciri-ciri: . sekitar Laut Baltik). Menurut A. .

suku bangsa atau etnis adalah segolongan rakyat yang masih dianggap mempunyai hubungan biologis. · Kepulauan Maluku dan Irian : Ternate. Batak. . .Masyrakat Ambon (klennya disebut Fam) antara lain : Pattinasarani. Makassar. · Pulau Sulawesi : Bugis.kulit hitam . Diferensiasi Klen (Clan) Klen / kerabat luas / keluarga besar. . klennya disebut suku yang merupakan gabungan dari kampung- . 2. Paeira. De-Rosari. suku Sakai di Riau.Masyarakat Flores (klennya disebut Fam) antara lain : Fernandes. Simatupang. Bengkuku. kepulauan Kei dan Aru. Palembang. · Klen atas dasar garis keturunan ibu (matrilineal) antara lain terdapat pada masyarakat : . Siregar. Melayu dan sebagainya.bibir tebal . Klen adalah system social berdasarkan ikatan darah atau keturunan yang sama umumnya terjadi di masyarakat unilateral baik melalui garis ayah (patrilineal) atau ibu (matrilineal). Bugis/Makasar. Kubu di Sumatra Selatan. Rote. Kleden. Manuhutu. Supit. Toala dan Tomuna di Sulawesi. Da Costa.Masyarakat Batak (sebutan Marga) . Tengger dan sebagainya. Minang. orang Aceh.Marga Batak Mandailing : Harahap.Melayu Muda (Deutro Melayu). · Klen atas dasar garis keturunan ayah (patrilineal) terdapat pada: . 3. Toraja. Sembiring. Banjar dan sebagainya. Daulay. Diferensiasi Suku Bangsa (Etnis) Menurut Hassan Shadily MA. namun suku bangsa memiliki kesamaan budaya sebagai berikut: . Minangkabau.Melayu Tua (Proto Melayu).Masyarakat Minahasa (klennya disebut Fam) antara lain : Mandagi.Minangkabau. seperti ras. . Goeslaw.Bahasa daerah . · Pulau Kalimantan : Dayak. Paat. Tombokan. Lotul. . Barus.kelopak mata lurus · Sub Ras Negroid · Nilitz · Negro Rimba · Negro Oseanis · Hetentot Boysesman Indonesia didiami oleh bermacam-macam Sub Ras. Klen merupakan kesatuan keturunan (genealogis). · Melayu: . Dani Asmat. Bolaang-mangondow. Flores. Batubara. Toraja dan Dayak. Minahasa.rambut keriting . Jambi. Toil-Toli. Latuconsina. Tambun.Ciri fisik . Pangkarego. Paranginangin. Bima Lombok. Gorontalo dan sebagainya. antara lain: · Negrito. Rangkuti. Singarimbun. Lasut.. kesatuan kepercayaan (religiomagis) dan kesatuan adapt (tradisi). Leimena.Marga Batak Toba : Nababan. Nasution.Adat-istiadat Suku bangsa yang ada di Indonesia yaitu sebagai berikut: · Pulau Sumatra : Aceh. · Pulau Jawa : Sunda. Diferensiasi suku bangsa merupakan penggolongan manusia berdasarkan ciri-ciri biologis yang sama. orang Batak. Jawa.Marga Batak Karo : Ginting. · Kepulauan Nusa Tenggara : Bali. Tidore. · Neo Melanosoid.Kesenian . Wangge. Timoer. suku Semang di Semenanjung Malaya dan sekitarnya. . · Veddoid.

perilaku . dan sebagainya.Masyarakat Flores. 4. Komponen-komponen Agama · Emosi keagamaan · System keyakinan · Upacara keagamaan · Tempat ibadah · Umat b. 6. seazas. . bentuk tubuh. pedagang. Diferensiasi Agama Diferensiasi agama adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan agama/kepercayaannya. Perbedaan biologis ini dapat kita lihat dari struktur organ reproduksi. Terbagi menjadi: . 7. Diferensiasi Profesi (pekerjaan) Diferensiasi profesi adalah pengelompokan masyarakat atas dasar jenis pekerjaan atau profesinya. Diferensiasi Jenis Kelamin Jenis kelamin merupakan kategori dalam masyarakat yang didasarkan pada perbedaan seks atau jenis kelamin (perbedaan biologis).cara berpakaian . nama klennya antara lain : Koto. bisa membimbing. seperti: pandai berbicara.Masyarakat kota : kelompok orang yang tinggal di perkotaan atau berasal dari kota. dokter.cara menghias rumah dan sebagainya. 8. desa atau kota. seideologi dan sealiran. Agama dan Masyarakat Dalam perkembangan agama mempengaruhi masyarakat begitu juga masyarakat mempengaruhi agama. a. Chaniago. yang berupa kesatuan-kesatuan social. Diferensiasi Partai Diferensiasi partai adalah perbedaan masyarakat dalam kegiatannya mengatur kekuasaan negara. Kampai dan sebagainya.masyarakat desa : kelompok orang yang tinggal di pedesaan atau berasal dari desa. . pegawai negri. 5. buruh. Berdasarkan perbedaan profesi orang dimasyarakat berprofesi: guru.tutur kata . Profesi biasanya berkaitan dengan keterampilan khusus. Sikumbang. suara. yaitu suku Ngadu juga menggunakan system matrilineal.kampung. Dalimo. Piliang. Perbedaan orang desa dengan orang kota dapat ditemukan dalam hal-hal berikut: . tentara dan sebagainya. Atas dasar itu maka ada kelompok laki-laki/pria dan kelompok wanita/perempuan. sabar dan sebagainya. . Diferensiasi Asal Daerah Diferensiasi ini merupakan pengelompokan manusia berdasarkan asal daerah atau tempat tinggalnya. Melayu. Misal profesi guru memerlukan keterampilan khusus. Solo.

dan power. previllege dan prestise. pendidikan. Dari penggunaan ketiga dimensi tersebut Max Weber memperkenalkan konsep : kelas. Max Weber mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hierarki menurut dimensi kekuasaan. dan intan. tuan tanah penyewa. kekuasaan. Faktor yang menyebabkan stratifikasi sosial dapat tumbuh dengan sendirinya adalah kepandaian. Cohen sistem stratifikasi akan menempatkan setiap individu pada kelas sosial yang sesuai berdasarkan kualitas yang dimiliki. sesuatu yang dihargai. yaitu privilege atau ekonomi untuk membagi masyarakat industri menjadi dua kelas.Distribusi hak dan wewenang. sistem pelapisan sosial terbuka. juga dapat dibentuk untuk tercapainya tujuan bersama. dan harta dalam batas-batas tertentu. dilihat dari sifatnya pelapisan sosial dibedakan menjadi sistem pelapisan sosial tertutup. Ukuran yang biasa digunakan untuk menggolongkan penduduk dalam lapisan-lapisan tertentu yaitu: a) Ukuran kekayaan (kaya miskin. piramida terbalik. Stratifikasi dapat terjadi dengan sendirinya sebagai bagian dari proses pertumbuhan masyarakat. Walaupun ada mobilitas tetapi sangat terbatas pada mobilitas horisontal saja. namun juga dapat didigunakan secara bersama. Sedangkan Max Weber. berdasarkan kriteria ekonomi. Peter Berger.. Stratifikasi berasal dari kata stratum yang berarti strata atau lapisan dalam bentuk jamak. status. Sedangkan menurut Bruce J. Sorokin mendefinisikan stratifikasi sebagai pembedaan penduduk atau anggota masyarakat ke dalam kelas-kelas secara hierarkis. Pengelompokan secara vertikal berdasarkan posisi. Stratifikasi Sosial . kelompok status. usia. Cuber mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai suatu pola yang ditempatkan di atas kategori dari hak-hak yang berbeda Berarti. a. prestise.Sistem kasta. sistem kekerabatan. .2. dan partai. Jeffries dan Ransford mempergunakan ketiga dimensi tersebut. Bentuk stratifikasi melingkar ini terutama berkaitan dengan dimensi kekuasaan. Ketiga dimensi ini dapat dipergunakan sendiri-sendiri. Dimensi Stratifikasi Sosial Untuk menjelaskan stratifikasi sosial ada tiga dimensi yang dapat dipergunakan yaitu : privilege. yaitu kelas Borjuis dan Proletar. ) b) Ukuran kekuasaan (penguasa/ dikuasai) penguasa punya wewenang lebih tinggi c) Ukuran kehormatan (berpengarug / terpengaruh) ukuran ini ada di masyarakat tradisional(pemimpin informal) d) ukuran ilmu pengetahuan (golongan cendekiawan/ rakyat awam) Tiga sifat Stratifikasi Sosial Menurut Soerjono Soekanto. Stratifikasi Sosial Tertutup (Closed Social Stratification) Stratifikasi ini adalah stratifikasi dimana anggota dari setiap strata sulit mengadakan mobilitas vertikal. Karl Marx menggunakan satu dimensi. dan kehormatan.Rasialis. Kulit hitam (negro) yang dianggap di posisi rendah tidak bisa pindah kedudukan di . Kaum Sudra tidak bisa pindah posisi naik di lapisan Brahmana. Stratifikasi sosial merupakan suatu konsep dalam sosiologi yang melihat bagaimana anggota masyarakat dibedakan berdasarkan status yang dimilikinya. Contoh: . Selain lapisan bersusun bentuk stratifikasi dapat juga diperlihatkan dalam bentuk melingkar. Bentuk stratifikasi dapat dibedakan menjadi bentuk lapisan bersusun yang diantaranya dapat berbentuk piramida. Pitirin A. stratifikasi social merupakan pembedaan penduduk dalam kelas-kelas secara bertingkat. dan sistem pelapisan sosial campuran. kelebihan yang dimiliki.

ia memperoleh kedudukan rendah. Maka. . Kaum buruh tidak bisa pindah ke posisi juragan/majikan b. .Feodal.posisi kulit putih. . ia harus menyesuaikan diri dengan aturan kelompok masyarakat di Jakarta. seorang Bali b e r k a s t a Brahmana mempunyai kedudukan terhormat di Bali. Stratifikasi Sosial Terbuka (Opened Social Stratification) Stratifikasi ini bersifat dinamis karena mobilitasnya sangat besar.Seorang yang tidak/kurang pendidikan akan dapat memperoleh pendidikan asal ada niat dan usaha. baik vertikal maupun horisontal. Contoh: . Misalnya.Seorang miskin karena usahanya bisa menjadi kaya. namun apabila ia pindah ke Jakarta menjadi buruh. Setiap anggota strata dapat bebas melakukan mobilitas sosial. atau sebaliknya. c. Stratifikasi Sosial Campuran Stratifikasi sosial c a m p u r a n m e r u p a k a n kombinasi antara stratifikasi tertutup dan terbuka.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful