Disan - Pengertian Telur Latar belakang Telur merupakan sumber nutrien kompleks yang lengkap bagi pertumbuhan sel

yang dibuahi, telur juga merupakan salah satu sumber protein hewani kedua yang mudah dijangkau setelah ikan. Nilai gizi teluer serupa dengan susu, dalm arti dapat dijadikan sumber makanan bagi pertumbuhan biologi. Bedanya, susu merupakan bahan makanan bagi pertumbuhan anak, sedangkan telur merupakan bahan makanan bagi pertumbuhan embrio. Telur ayam merupakan jenis telur yang paling umum dikonsumsi karena bernutrisi tinggi. Semakin maju suatu masyarakat, semakin tinggi konsumsi telur telur per orang per tahunnya. Contoh, amerika Serikat memiliki konsumsi telur tertinggi dunia yaitu sekitar 314 butir/orang/tahunnya. Sedangkan Indonesia baru mencapai 15-40 butir/orang/tahunnya. Meskipun telur mengandung 74 % air, tetapi telur merupakan sumber protein bermutu tinggi, karena menyediakan semua asam amino essensial bagi manusia, terutama pada bagian putihnya (albumen). Sedangkan bagian kuningnya (yolk) merupakan sumber lemak. Telur juga menyediakan sejumlah vitamin penting termasuk vitamin A, E, K, dan vitamin-vitamin B1, B2, B5, B6, B12, dan asam folat. Sebagai sumber vitamin D alami, telur hanya kalah dengan minyak hati ikan hiu, karena itu telur sangat baik untuk pertumbuhan anak yang sedang tumbuh. Telur juga mengandung sejumlah mineral penting, seperti kalsium, besi, fosfor, magnesium, dan kalium. Pada dasarnya, sturktur telur terdiri atas sel hidup dan dikelilingi oleh kuning telur sebagai cadangan makanan terbesar. Kedua komponen tersebut dikelilingi oleh putih telur yang mempunyai kandungan air yang tinggi, bersifat elastis dan dapat mengabsorpsi guncangan yang mungkin terjadi pada telur tersebut. Komponen dalam itu dikelilingi oleh kulit telur yang berfungsi untuk mengurangi kerusakan fisik dan biologis. Adanya putih telur ini memungkinkan adanya pernapasan dan pertukaran gas-gas di dalam dan diluar kulir telur. Telur ayam terdiri dari tiga bagian utama, yaitu kulit telur, kuning telur, dan putih telur. Presentase berat kulit telur 8-11 %, kuning telur 27-32 %, dan putih telur 56-61 %.

Oleh karena itu. Membrane shell 4. sangat tepat diberikan pada golongan masyarakat rawan gizi. seperti pada ibi hamil dan menyusui. halus. b. Kerabang telur Kuning telur 31 %: 1. Discus Germinalis : Stadium blastoderm dari sel telur 3. Telur mengandung zat-zat makanan yang penting bagi tubuh. lemak. anak-anak pada usia pertumbuhan. vitamin dan mineral yang cukup lengkap. Kuning telur (yolk) 2. Gizi yang terkandung dalam telur mudah dicerna dan di absorpsi oleh tubuh secara sempurna. Latebra : Pertautan antara discus germinalis dengan yolk 2.Telur mempunyai reputasi yang tinggi. sehingga bisa membantu memperlancar metabolisme dalam tubuh. Membrana Vetelina : membran tidak berwarna yang mengelilingi kuning telur Putih telur (albumen) 58 %: • Khalaziferous (3% dari albumen): berhub dgn kuning telur dan chalazae. karena: a. Putih telur (albumen) 3. Cincin konsentris kuning telur 4. • • Inner thin /lapisan bag dalam(21% dari albumen) Thick white / putih telur padat (55%) . Kandungan protein secar nyata menyumbang gizi yang yang diperlukan pada fase pertumbuhan. Contoh: lemak dalam telur yang sudah dalam keadaan teremulsi sehingga mudah dicerna tubuh. sangat tipis. Struktur dan komposisi telur: 1. yaitu sumber protein. orangtua maupun pekerja yang banyak menggunakan tenaga fisik c.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful