P. 1
pegas daun

pegas daun

|Views: 153|Likes:
Published by adlanyusran74
xxxx
xxxx

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: adlanyusran74 on Sep 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/14/2015

pdf

text

original

ANALISIS TEGANGAN STATIK PADA RANGKA SEPEDA MOTOR JENIS MATIC MENGGUNAKAN SOFTWARE CATIA P3 V5R14

Dr. Sri Poernomo Sari, ST., MT *), Puguh Santoso **)
*) **)

Dosen Teknik Mesin Universitas Gunadarma Alumni Teknik Mesin Universitas Gunadarma

Abtraksi Rangka atau chassis adalah bagian komponen terpenting dari semua kendaraan yang berfungsi sebagai penopang berat kendaraan, mesin serta penumpang dikarenakan kegunaan Sepeda Motor yang diperuntukan sebagai alat transportasi menjadi alat pengangkut, dalam hal ini rangka motor matic. Maka untuk itu dilakukan analisis tepatnya pada bagian dudukan penumpang. Untuk analisis beban statis dan konsep analisis dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Catia P3 V5R14, dengan perbandingan pembebanan dua penumpang dan satu penumpang. Tujuannya untuk mengetahui deformasi yang terjadi serta daerah kritis dari masing-masing jenis dudukan dan vector peralihannya. Setelah proses analisis dilakukan maka didapatkan tegangan Von Mises maksimum sebesar 3,915 x 108 N/m2 untuk rangka dudukan 2 penumpang dan 3.553 x 108 N/m2 untuk rangka dudukan 2 penumpang yang telah dimodifikasi, juga didapatkan vektor peralihan sebesar 1,075 x 10-2 m untuk rangka dudukan 2 pengemudi dan 8,972 x 10-3 m untuk rangka dudukan2 pengemudi yang sudah dimodifikasi Kata Kunci: Rangka, Analisis Pembebanan, CATIA V5

I.

Pendahuluan Rangka pada sepedah penopang motor beban sebagai

mengetahui

besarnya

tegangan

maksimum yang

terjadi pada setiap

dirancang

pembebanan tersebut. Di lakukan analisa terhadap jenis rangka tersebut dengan mengunakan program Catia V5 lisence Universitas menganalisa pembebanan dan tegangan yang terjadi Gunadarma rancangan 6AE2C3DA. 2 jenis dengan untuk Tujuan penelitian tugas akhir ini adalah

penumpang serta muatan yang menerima gaya, Gaya yang diterima dipengaruhi juga oleh kondisi permukaan jalan yang dilalui rata, dan berlubang serta pada saat berbelok. Karena faktor kondisi jalan, maka akan mengakibatkan timbulnya deformasi dan tegangan terdistribusi pada rangka dudukan penumpang tersebut. Untuk

membandingkannya dari aspek deformasi

Shizuoka.chasis. 2.3 Honda Sejarh singkat Sepedah motor Honda So’ichiro. Honda tetap menjabat presiden perusahaan hingga dia pensiun pada 1973. Faktor pengamanan tidak cukup untuk memenuhi segala kriteria dari perkembangan kendaraan-kendaraan 1906–5 Agustus 1991) adalah seorang industrialis jepang yang dilahirkan di Hamamatsu.2 Stuktur Motor Modern Saat ini struktur sepedah motor terdiri dari susunan lembaran baja-baja ringan serta bagian-bagian body yang . meskipun dapat diterapkan untuk menganalisis sebuah struktur yang rumit sekalipun. Pada 1948 Honda memulai produksi sepeda motor sebagai presiden Honda multinasional memproduksi Honda mengubah berharga sepeda Corporation. Dia meninggal pada 1991 karena gagal lever baru. Dengan bantuan komputer bisa didapat hasil yang cukup akurat dan dapat faktor membantu keamanan dalam dari menentukn kendaraan. dan akhirnya pembuktian dari hasil tes jalan dan perkembangan yang berkesinambungan.mengetahui kelebihan dari kemampuan untuk menerima beban. Hal pertama yang sangat diperhatikan adalah dari segi faktor keamanan dan kemudian dari segi pengurangan berat kendaraan untuk memenuhi nilai ekonomis yang lebih baik. Oleh sebab itu karena semakin majunya teknologi. terbuat dari bahan fiber. kemudian tinggal sebagai direktur dan diangkat sebagai "penasehat tertinggi" pada 1983. dan lendutan (displasment). Setelah pensiun Honda menyibukkan dirinya dengan pekerjaan yang berhubungan dengan Yayasan Honda. transmisi. maka perancangan kendaraan dapat dilakukan dengan bantuan sistem komputer. Chasis berfungsi sebagai penopang dari mesin. didasarkan desain pada Chasis struktur kendaraan 2. Metode analisis yang telah ada terlalu sulit untuk diterapkan pada analisis struktur kendaran. dan berbagai aksesoris yang berhubungan dengan chasis II 2. power train. Rangka dapat berfungsi statik sebagai penguat struktur dan tempat menambatkan bermacam–macam 2. suspensi. perusahaan milyaran perusahaan tersebut menjadi sebuah yang motor terlaris di dunia.1 Landasan Teori Sejarah Singkat Perkembanggan Pada masa lampau. Dapat dilihat pada sepedah motor buatan jepang yang terdiri dari 2 substruktur yaitu : body (fiber).4 Tipe Rangka (Frame) Kendaraan bermotor Salah satu bagian penting dari sebuah kendaran bermotor adalah rangka (frame). Jepang. 17 November pengalaman. uji coba laboratorium yang intensif.

Backbone 3. . Jadi tegangan adalah suatu ukuran intensitas diterima oleh rekayasawan. umumnya rangka (frame) dapat dipisahkan menjadi tiga jenis utama yaitu : 1. Metode Elemen Hingga adalah beban tersebut disebut batas elastik metode numerik yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan teknik dan problem matematis dari suatu gejala phisis dengan ketelitian yang dapat 2. Double Cradle / Deltabox 2. Setiap bahan akan berubah bentuk kalau mengalami pembebanan. dan regangan yang timbul dapat diukur.komponen yang lain yang ada di sebuah pembebanan yang dinyatakan oleh gaya dan dibagi oleh luas ditempat gaya tersebut bekerja. Komponen tegangan pada sudut yang tegak lurus pada bidang ditempat bekerjanya gaya disebut tegangan langsung. Teori membantu elastisitas kita dalam telah banyak 2.7 Metode Elemen Hingga.6 tanpa Regangan Regangan adalah suatu bentuk dimensi untuk menyatakan memahami pengertian metode elemen hingga. Suatu beban batas dimana beban yang menyebabkan adanya regangan sisa setelah ditentukan. bahan tersebut kembali ke bentuk asalnya. Gaya tersebut akan diterima sama rata oleh setiap molekul pada bidang penampang batang tersebut . Tipe masalah teknis dan matematis phisis yang dapat diselesaikan dengan metode elemen hingga terbagi dalam dua kelompok. 2. yaitu kelompok analisa struktur dan kelompok masalah-masalah non struktur. Namun begitu. Pada pembebanan tarik akan terjadi tegangan tarik maka pada beban tekan akan terjadi tegangan tekan kendaraan bermotor dan berfungsi dinamik dapat membuat pengendalian kendraan bemotor menjadi stabil. Biasanya dinyatakan dalam persentasi atau tidak dengan persentasi. Bila setelah pembebanan dihilangkan.2 Teori Elastisitas. Konsep elastisitas yang diterapkan menggunakan koordinat Cartesian. monocoque 2. beban dihilangkan tegangan dapat akibat Besarnya perubahan bentuk. Tegangan ada bermacam – macam sesuai dengan pembebanan yang diberikan. Makin besar regangan suatu bahan maka bahan itu makin mudah dibentuk. mampu Besarnya bahan regangan tersebut bentuk menunjukkan apakah menahan perubahan sebelum patah. handling yang baik dan kenyamanan berkendara. maka kejadian tersebut disebut elastik atau kenyal.5 Tegangan Apabila sebuah batang atau plat dibebani suatu gaya maka akan terjadi gaya reaksi yang sama dengan arah yang berlawanan.

8 Teori Elastisitas. Tapi dalam keseimbangan dan gerak. Konsep elastisitas yang diterapkan menggunakan koordinat Cartesian. Setiap bahan akan berubah bentuk kalau mengalami pembebanan.11 Proses Desain Sering terdengar semua mengenai kombinasi ‘mendesain suatu sistem’. maka kejadian tersebut disebut elastik atau kenyal. Meskipun mempelajari demikian perubahan tanpa bentuk membantu pengertian metode elemen hingga. akan sulit untuk menyelesaikan masalah yang penting. bahan tersebut kembali ke bentuk asalnya. Teori elastisitas kita dalam telah banyak memahami perubahan bentuk yang relatif kecil dan menurut teori mekanis dapat diabaikan. Kemampuan suatu konstruksi atau elemen bangunan untuk sangat bertahan terhadap perubahan ini bentuknya adalah sangat penting atau diperlukan. Harga batas deformasi yang perbandingan untuk ukuran atau dimensi dari konstruksi tersebut. beban dihilangkan tegangan dapat akibat Besarnya (deformasi) tersebut.2. beban tersebut disebut batas elastik 2. baik berubah bentuk maupun ukurannya atau berdeformasi.9 Deformasi Semua struktur bila mendapat beban luar akan berubah sedikit dari bentuk awalnya. maka kondisi tersebut disebut kondisi kekakuan (condition of rigidity). Bertambahnya ukuran dari sebuah struktur disebut perpanjangan atau elongasi. fungsi luluh tidak tergantung pada tegangan normal atau melainkan harga ketiga pemendekan atau konstraksi. Bila setelah pembebanan dihilangkan. struktur dari suatu konstruksi tidak dipengaruhi oleh tegangan geser utama 2. Perubahan bentuk yang kecil sudah tentu dihasilkan oleh beban kerja yang normal (tanpa kejutan). Kriteria luluh von mises mengisyaratkan tegangan tergantung geser dari bahwa tertentu. Pada struktur yang mendapatkan deformasi yang normal dari masing-masing elemennya yang berada pada sifat elastis. yaitu dalam kondisi kapan kegagalan atau kerusakan dari susunan konstruksi akan terjadi atau dapat pula kapan kondisi yang terjadi aman dapat dari konstruksi dipakai yang sebagai dirancang. Kemampuan disebut kekakuan atau stiffness.10 bahwa Teori Von Misses Von mises (1913) menyatakan akan terjadi luluh bilamana tegangan normal itu tidak tergantung dari orientasi atau sudut θ (invarian) kedua deviator tegangan J2 melampaui harga kritis tertentu. Suatu beban batas dimana beban yang menyebabkan adanya regangan sisa setelah ditentukan. Melului sistem bisa diketahui . disebut sedangkan sebaliknya 2. dan regangan yang timbul dapat diukur.

897 x 680 x : lebar X tinggi 1. Ketidaktentuan ini membuat kita untuk memandang lebih jauh hasilhasil perhitungan dengan ada pertanyaan mengenai analisisnya sehingga bergerak Alam haruskah tidak dapat dibidang membuat terlalu analisis kasar banyak yang sangat “eksak”. 2. Kita tidak dapat meyakini besaran-besaran material.14 M/C Ukuran ban : 40P depan 90/90 .0 Diameter x : mm langkah Volume : 108 cc langkah mempercayainya. Sekalipun demikian.perangkat keras. Podusen otomotif dan pertambangan gas alam menggunakan CATIA V5 tidak hanya untuk pemodelan dan analisa. Kini banyak perusahaan yang khususnya industri otomotif serta pertambangan Gas banyak menggunakan perangkat .5 mm tanah Berat kosong : 99 kg (tipe CW) Tipe rangka : Tulang Punggung Tipe suspensi : Teleskopik depan Lengan ayun Tipe suspensi : dengan sokbreker belakang tunggal 80/90 . tetapi proses simulasi dari produk maupun sistem aliran fluida yang dihasilkan dapat dilakukan pada perangkat lunak CATIA. Sistem yang besar biasanya tebagi lagi menjadi beberapa sub-sistem hingga sampai pada komponen-komponennya. Kesalahan pelaksanaan.1 Data dan Spesifikasi Pegas DATA SPESIFIKASI Panjang X 1. boleh menimbulkan industri. keraguan. dan kekakuan hubungan maupun pengakunya.14 M/C Ukuran ban : 46P belakang Tipe cakram Rem depan : hidrolik dengan piston ganda Rem : Tromol belakang Kapasitas tangki bahan : 3. lunak CATIA V5.6 Liter bakar Tipe mesin : 4 Langkah. SOHC 50.273 mm roda Jarak terendah ke : 132. sedangkan dalam analisis biasanya kita hanya kasus itu melakukan struktur ternyata yang tidak untuk ingin beberapa kita pembebanan. Bisa saja terjadi bahwa gunakan dengan sesuai yang diharapkan.12 sangat Kemajuan Komputer Komputer merupakan barang yang menarik karena kita dapat III.0 mm x 55. Akan tetapi ada hal-hal yang berbahaya didalam analisis. Data dan Sfesifikasi 3. Bebanbeban biasanya mempunyai besar dan distribusi yang tak tertentu.083 mm Jarak sumbu : 1. informasi dan pihak-pihak yang dibutuhkan pada tugas yang spesifik.

05 (max) Tabel 3.60 0.3 Analisis beban statis pada rangka dudukan.4 Karakteristik material Carbon Steel AISI 1044 MATERIAL STEEL PLATE HOT COIL Modulus Young Poisson Ratio Density Thermal Expansion Yield Strenght 2. V-Matic 3.1 Material Rangka Matic Element Weight % C Mn P S 0.17e-005_Kdeg 6.1e+011 N_m2 0. perangkat lunak yang .28 7700 kg_m3 1.2. terlebih dahulu ditentukan aplikasi penggunaan perangkat lunak yang akan digunakan. 3.5 kg Dalam dengan metoda Finite Elemen Metode (FEM).86 kgf.04 (max) 0.3.30-0.7 Liter pada minyak : penggantian pelumas periodik mesin Otomatis Kopling : sentrifugal.3 Analisis beban statis pada Rangka motor Matic Vario tipe CW Material Yang Digunakan 3.m / 6.Perbandingan : 10.7 : 1 kompresi 8. tipe Otomatis kering Gigi transmsi : Otomatis.500 Torsi : RPM maksimum Kapasitas 0.2 3.99 PS / 8000 Daya : rpm maksimum 0.50 0.1 Hasil Analisa Pada rangka dudukan penumpang melakukan Standart analisa pembebanan 115.43-0.204e+008N_m2 Gambar 3.

Carbon Maka Gambar 3.3 Tegangan yang terjadi pada rangka modifikasi dudukan penumpang dengan pembebanan 115.5 kg Hasil tegangan (von mises stress) maksimum ditunjukkan dengan warna merah sebesar 3.5 kg Hasil tegangan (von mises stress) berdasarkan tegangan luluh dari material yang digunakan yaitu 8 2 Steel sebesar 6.2 Peralihan yang terjadi pada rangka standart dudukan penumpang pembebanan 115.5 kg 3.5 kg terjadi pembebanan pada pegas daun seperti Gambar dibawah ini: Gambar 3.3. Analisa perbandingan Permasalahan yang yang dilakukan dianalisa adalah pada rangka dudukan penumpang adalah untuk membandingkan beban yang diberikan dengan berpenumpang satu dan berpenumpang dua.digunakan Catia V5.915 x 108 N/m2 dan tegangan (von mises stress) minimum ditunjukkan dengan warna biru sebesar 3.2 Hasil Analisa Pada rangka dudukan Tegangan penumpang yang Standart akibat pembebanan 115.204 x 10 N/m dapat dipastikan maksimum ditunjukkan dengan warna . Tegangan pembebanan dibawah ini: yang pada terjadi rangka akibat dudukan struktur tersebut mampu menahan beban yang diberikan Peralihan pembebanan yang pada terjadi pegas akibat daun ditunjukkan pada Gambar dibawah ini: penumpang bisa dilihat pada gambar Gambar 3. kriteria pembebanan dan jenis material yang akan digunakan.263 x 107 N/m2 dengan beban yang diberikan pada pegas daun.1 Tegangan yang terjadi pada rangka standart dudukan penumpang dengan pembebanan 115.

2 3.915 3.55.4 Peralihan yang terjadi pada rangka modifikasi dudukan penumpang pembebanan 115.8 3.8 Grafik perbandingan tegangan maksimum von mises dengan pembebanan 2 penumpang 3.6 Grafik peralihan vektor maksimum dari chassis standart motor matic tipe CW pada dudukan dengan 2 pengemudi Tegangan (N/m2) 3.7 Gambar 3. x 108 N/m2 dan Peralihan Vektor (m) tegangan (von mises stress) minimum ditunjukkan dengan warna biru sebesar 2.009 0.008 0.553 2 Penumpa ng Jenis dudukan rangka Tegangan Maksimum (e+008) Gambar 3.4 3.2 3 2.5 kg Tegangan (N/m2) Grafik tegangan minimum von mises dari chassis motor matic tipe CW pada dudukan dengan 2 pengemudi 4 3.5 Menghitung Faktor Keamanan .4 3.01 0. Peralihan pembebanan yang pada terjadi pegas akibat daun 0.6 3.011 0.263 2.008972 2 Penump ang Jenis Dudukan rangka Peralihan Vektor Maksimum ditunjukkan pada Gambar dibawah ini: Gambar 3.8 3.merah sebesar 3.961 x 107 N/m2 dengan beban yang diberikan pada pegas daun. Maka berdasarkan tegangan luluh dari material yang digunakan AISI 1044 sebesar 6.01075 0.5 Grafik tegangan maksimum von mises dari chassis standart motor matic tipe CW pada dudukan dengan 2 pengemudi Gambar 3.961 2 penump ang Jenis Dudukan Rangka Te gangan minimum (e +007) Gambar 3.204 x 108 N/m2 dapat dipastikan struktur tersebut mampu menahan beban yang diberikan.

5.0 hingga 10 yang dipergunakan. Bergantung pada keadaan.746 V PENUTUP dimana: Sy = Tegangan luluh material σe = Tegangan Von mises maksi mum pengujian faktor keamanan dari rangka motor matic. Faktor keamanan yang digunakan pada rangka dihitung berdasarkan perbandingan tegangan luluh pada material yang digunakan dengan tegangan von mises maksimum seperti dibawah ini. diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Rangka dudukan 2 penumpang sepeda motor jenis matic. maka faktor keamanan yang harganya sedikit diatas 1.075 x 10 m 2 (modifikasi) sepeda motor jenis matic. maka faktor keamanan yang harganya sedikit diatas 1. 3.972 x 10-3 m .553 x 108 N/m2.5. η = 1.0 jika harus dihindari kegagalan.915 x 108 N/m2 Serta Rangka Translasi dudukan maksimum : 1.585 8 2 8 2 maksimum Von Mises : 3.2 Perhitungan rangka Modifikasi Ditinjau dari faktor keamanan pada material yang digunakan struktur rangka Tegangan maksimum Von Mises : 2.915 x 10 N/m . haruslah lebih besar dari pada 1.204 x 10 N/m / 3.0 hingga 10 yang dipergunakan. Faktor keamanan yang digunakan pada rangka dihitung berdasarkan perbandingan tegangan luluh pada material yang digunakan dengan tegangan von mises maksimum seperti dibawah ini.204 x 108 N/m2 Berdasarkan hasil analisis komputer menggunakan perangkat lunak CATIA V5 pada setiap rangka dudukan penumpang maupun Pembawaan beban.204 x 108 N/m2 / 3. Bergantung pada keadaan. material yang digunakan adalah Carbon Steel dengan tegangan luluh 6. η = 1.0 jika harus dihindari kegagalan. Factor of safety: η = Sy / σe Sy Factor of Safety ( η ) = ------σe η = 6. Dari hasil analisis beban statis dengan perangkat lunak CATIA V5 diperoleh vektor -2 Tegangan peralihan penumpang Factor of safety: η = Sy / σe η = 6.3.1 Perhitungan rangka standart Ditinjau dari faktor keamanan pada material yang digunakan struktur rangka haruslah lebih besar dari pada 1.5 x 108 N/m2 Dan juga Translasi vektor peralihan maksimum : 8.

solo. Mekanika pustaka serangkai mandiri.Motor Cycle Chassis Design : The Theory And Practice. Edisi Kedua.co. Erlangga. And Chenoweth.. 1985. Foale. harry H. http://google.1984. (terjemahan) Refika Aditama. McGraw-Hill inc.. http://www.. C.fourth edition. http://en. Jakarta.. Situs internet : [a]. . 1996 [4] Robert. Teknik.J. Bagyo tiga Drs.wikipedia.DAFTAR PUSTAKA [1].co.id strain_curve [2]. D.org/wiki/Stress- Vic. 1983.efunda.. 1998 [5] Smith. Bahan Konstruksi dan truktur Teknik.id 15 08 2009 [b]. A. Applied Strenghth of Material.London. [c]. Konsep Dan Aplikasi Metode Elemen Hingga. Tony 15 08 2009 15 08 2009 And Willoughby. [6] Jensen. M.. [3]. Sucahyo. Osprey Publishing Limited. Bandung.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->