P. 1
Pp Rapat Anggota Kop Tm 2011-1

Pp Rapat Anggota Kop Tm 2011-1

|Views: 164|Likes:
Published by Achmad Rizadi

More info:

Published by: Achmad Rizadi on Oct 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/23/2015

pdf

text

original

Tujuan Pembelajaran Umum
Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta tentang rapat anggota koperasi dan teknis pelaksanaannya.

Tujuan Pembelajaran Khusus
Setelah mengikuti pembahasan materi ini, peserta diharapkan dapat : 1. Menjelaskan arti dan pentingnya rapat anggota koperasi 2. Menjelaskan jenis rapat anggota koperasi 3. Memahami teknis penyelenggaraan rapat anggota, khususnya rapat anggota tahunan.

.A. ARTI DAN PENTINGNYA RAPAT ANGGOTA KOPERASI C. RUANG RAPAT G. PENDAHULUAN B. LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN PENGURUS (LPJ PENGURUS). TEKNIS PENYELENGGARAAN RAPAT ANGGOTA TAHUNAN E. JENIS RAPAT ANGGOTA KOPERASI D. PASCA RAPAT ANGGOTA F.

Ketika berbicara tentang koperasi. pelaksanaan dan pengendalian. keberadaan rapat anggota memegang peranan sangat penting dalam rangka kelancaran t atalaksana di dalam pengelolaan organisasi dan usaha koperasi di mulai dari kegiatan perencanaan. maka tidak akan bisa terlepas dengan rapat anggota. . Dalam konteks koperasi apapun bentuknya.

Implementasi dari pengambilan keputusan atas dasar musyawarah dan mufakat hanya dapat dilakukan melalui penyelenggaraan rapat anggota .Koperasi sebagai badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi. dalam menjalankan fungsinya atas dasar musyawarah dan mufakat.

semata dalam rangka pengembangan koperasi. .Rapat anggota dilaksanakan di antaranya untuk : • pengambilan keputusan • wahana pemberian saran / usul oleh para anggota koperasi dalam seluruh kegiatan yang dilakukan oleh koperasi • tempat untuk mencari solusi / pemecahan masalah jika terjadi permasalahan di koperasi • hal – hal lain yang dianggap perlu.

manajer dan karyawan – karyawati koperasi dalam menjalankan roda kegiatan koperasi. baik itu pengurus . Dalam menjalankan rapat anggota koperasi.Pada hakekatnya bahwa keputusan hasil rapat anggota akan dijadikan sebagai pedoman dasar bagi para pengelola koperasi. perlu juga Diperhatikan antara lain : • jenis atau macam rapat anggota koperasi • Waktu penyelenggaraan rapat anggota koperasi • bagaimana tata cara penyelenggaraannya. . pengawas .

Rapat merupakan bentuk media komunikasi yang sifatnya tatap muka 2. Media pengambilan keputusan secara musyawarah untuk mufakat 4. Pertemuan antara anggota dalam organisasi.Secara umum pengertian rapat dapat dikemukakan sbb : 1. untuk membicarakan suatu masalah yang menyangkut kepentingan bersama. Sebagai alat untuk mendapatkan mufakat melalui musyawarah kelompok 3. . Komunikasi kelompok secara resmi 5.

Apabila pimpinan memerlukan sumbangan pemikiran.6. . ini dilakukan untuk kepentingan bersama. Materi yang dibicarakan bersifat rahasia c. Pemimpin bermaksud memberi kesempatan kepada bawahan untuk memberi saran – saran. Pertemuan para anggota organisasi untuk membahas hal – hal yang berhubungan dengan kepentingan organisasi. hal ini dilakukan agar keputusan tidak sepihak b. Kapan suatu organisasi akan menyelenggarakan rapat ? : a. Ada masalah yang sifatnya segera harus diselesaikan d.

e. Adanya masalah yang harus mendapat penyelesaian melalui forum rapat f. administrasi dan keuangan. . usaha. Pengertian Rapat Anggota : Rapat yang dihadiri oleh para anggota. permodalan. Telah diputuskan oleh pimpinan agar diselenggarakan rapat secara berkala. dimana rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi dalam kehidupan koperasi yang mencerminkan demokrasi serta membicarakan dan memutuskan segala persoalan yang meliputi bidang organisasi.

dihadiri oleh anggota yang pelaksanaannya diatur dalam Anggaran Dasar (AD). • Kebijaksanaan umum di bidang organisasi.25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian pasal 23 menyatakan. UU. manajemen dan usaha koperasi .25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian pasal 22.RI. pengangkatan. Rapat Anggota menetapkan : • Anggaran Dasar (AD) . • Pemilihan.Dalam UU. dinyatakan bahwa : Rapat Anggota (RA) merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi. .No. pemberhentian pengurus dan pengawas.RI.No.

rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi serta pengesahan laporan keuangan . Keputusan Rapat Anggota diambil berdasarkan musyawarah untuk mencapai mufakat . . • Pengesahan pertanggung jawaban pengurus/pengawas dalam pelaksanaan tugasnya .• Rencana kerja.RI.25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian pasal 24 mengemukakan : a.No. b. • Pembagian Sisa Hasil Usaha . • Penggabungan. Apabila tidak diperoleh keputusan dengan cara musyawarah. pembagian dan pembubaran koperasi. Pada bagian lain UU. maka pengambilan keputusan dilakukan ber – dasarkan suara terbanyak . peleburan.

c. d. setiap anggota mempunyai hak satu suara . Rapat Anggota berhak meminta keterangan dan per tanggung jawaban pengurus dan pengawas mengenai pengelolaan koperasi (UU. Hak suara dalam koperasi sekunder dapat diatur dalam Anggaran Dasar dengan mempertimbangkan jumlah anggota dan jasa usaha koperasi – koperasi secara berimbang.RI. Dalam hal dilakukan pemungutan suara.No. .25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian pasal 25).

Dalam pasal 26 UU.25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian pasal 26 di sebutkan dalam pelaksanaannya diusahakan secepatnya : . menyatakan : Rapat Anggota diadakan sedikitnya sekali dalam 1 (satu) tahun.RI.RI.6 (enam) bulan bagi koperasi sekunder setelah tahun buku lampau. Rapat Anggota untuk mengesahkan pertanggung jawaban Pengurus diselenggarakan paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun buku lampau yang selanjutnya dalam penjelasan UU.No.25 tahun 1992 tentang Perkoperasian.No.3 (tiga) bulan bagi koperasi primer . .

RI. tata cara dan tempat penyelenggaraan rapat anggota dan rapat anggota luar biasa diatur dalam Anggaran Dasar (UU.Persyaratan.No.25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian pasal 28) .

administrasi organisasi / usaha. usaha. bidang organisasi. . meliputi . RAPAT ANGGOTA BIASA (RAB) : yang dilakukan secara berkala atau yang sifatnya wajib diselenggarakan secara periodik.Menurut jenisnya Rapat Anggota Koperasi meliputi : I. Dalam RAT membahas dan mengesahkan : 1). Dilaksanakan paling lambat 3 (tiga) bulan bagi koperasi primer dan 6 ( enam ) bulan bagi koperasi sekunder setelah tutup buku tahun yang lampau. manajemen. seperti : a. Laporan pertanggung jawaban pengurus atas pelaksanaan tugas selama 1 (satu) tahun buku. Rapat Anggota Tahunan (RAT). permodalan dan keuangan beserta permasalahannya.

Penyusunan dan pembahasan RK dan RAPB Koperasi diupayakan dilaksanakan paling lambat sebelum tahun buku berjalan berakhir (pada bulan September) dan materinya diajukan oleh pengurus maupun pengawas. laporan promosi ekonomi anggota serta catatan atas laporan keuangan 3). Laporan keuangan terdiri dari : neraca.2). . perhitungan hasil usaha. Laporan Hasil Pemeriksaan / Pengawasan oleh Pengawas selama 1 (satu) tahun buku. Rapat Anggota Penyusunan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RK dan RAPB Koperasi). laporan arus kas. b.

Dilakukan apabila mayoritas anggota koperasi berkeinginan mengadakan perubahan AD / ART dan dengan ketentuan : a. Harus dihadiri oleh anggota sekurang-kurangnya ¾ (tiga perempat) dari jumlah anggota koperasi .c. RAPAT ANGGOTA KHUSUS (RAK) : 1. II. Secara umum pelaksanaannya dijadikan satu dengan penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan. namun teknisnya setelah acara pokok RAT selesai. Rapat Anggota pemilihan Pengurus dan Pengawas. yang merupakan acara tambahan yakni Rapat Anggota pemilihan Pengurus dan Pengawas bila masa periode nya telah berakhir (diatur dalam AD).

b. peleburan dan atau pemecahan koperasi dan dengan ketentuan : a. 2. . Keputusan sah apabila disetujui sekurang-kurang nya 2/3 ( dua pertiga ) dari jumlah anggota yang hadir. Dilakukan apabila mayoritas anggota koperasi berkeinginan mengadakan pembubaran. Harus dihadiri oleh anggota sekurang-kurangnya ¾ (tiga perempat) dari jumlah anggota koperasi b. Keputusan sah apabila disetujui sekurang-kurang nya ¾ (tiga perempat) dari jumlah anggota yang hadir. penggabungan.

III. RAPAT ANGGOTA LUAR BIASA (RALB) : Dapat diselenggarakan apabila dipandang sangat di perlukan adanya keputusan yang kewenangannya tidak bisa menunggu dilaksanakannya Rapat Anggota biasa. .Keadaan darurat lainnya.Pengurus menyalahgunakan kekuasaan . Diantaranya .Keberadaan pengurus tidak ada lagi . .Pengurus tidak mampu mengadakan Rapat Anggota Tahunan .

Atas keputusan rapat pengurus dan keputusan rapat pengurus dengan pengawas . Atas permintaan paling sedikit 20 % dari jumlah anggota .dll) Rapat Anggota Luar Biasa sah dan mengikat seluruh anggota apabila dihadiri sekurang-kurangnya ½ (satu perdua) dari jumlah anggota dan keputusan nya disetujui 2/3 (dua pertiga) dari jumlah anggota yang hadir.Rapat Anggota Luar Biasa dapat dilaksanakan : 1. Keadaan sangat mendesak untuk segera memperoleh keputusan Rapat Anggota. . dan atau negara dalam keadaan bahaya (perang. dan atau 3. dan atau 2.

Bahan-bahan RAT d. Petugas beserta uraian tugasnya e. Laporan pertanggung jawaban (LPJ) pengurus dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) pengawas. 2. Peralatan c. Tahap Persiapan : 1. . Pencerminan asas demokrasi b.A. Pembentukan panitia. dsb. bertugas menyiapkan : a. Dana dan alokasinya. Undangan b. Menetapkan tujuan Rapat Anggota Tahunan (RAT) : a.

Pengiriman undangan b. Materi untuk dibahas dalam RAT 4. Calon anggota 5. Pengaturan ruang sidang / rapat b. Penetapan dan waktu : a. dalam upacara pembukaan b. Peralatan RAT .3. Anggota penuh c. Persiapan akomodasi. konsumsi dan peralatan : a. Jumlah yang diundang : a. Akomodasi / konsumsi peserta / anggota c.

Tahap pelaksanaan . Pengiriman undangan : a. laporan arus kas. Persiapan bahan laporan : a.6. 1 (satu) minggu sebelum pelaksanaan RAT b. Laporan keuangan ( neraca. perhitungan hasil usaha. Hasil pemeriksaan pejabat koperasi ( jika ada ) c. laporan promosi ekonomi anggota serta catatan atas laporan keuangan. Langsung atau lewat kelompok / perwakilan 8. Tahap persiapan b. Penyusunan anggaran biaya RAT. pada : a. 7. Pertanggung jawaban pengurus dan pengawas b.

Pembawa acara : Acara pembukaan diikuti semua anggota dan undangan. Menentukan peralatan yang diperlukan 2. Kelengkapan penyusunan berita acara RAT c. untuk : a. Perhitungan quorum RAT b. kemudian dilanjutkan dengan acara serimonial.B. Menghitung bahan – bahan yang diperlukan d. dibuka oleh pembawa acara. Pengisian daftar hadir. Sambutan dari para pembina c. Tahap Pelaksanaan : 1. Sambutan singkat oleh ketua koperasi b. terdiri dari : a. Sidang diskors untuk istirahat .

3. Pimpinan sidang dari pengurus (umumnya ketua. 6. Pembacaan notulen RAT yang lalu. Ketua dipilih harus menguasai mekanisme dan permasalahan yang menjadi topik pembahasan c. . Pemilihan ketua dan sekretaris sidang pleno b. Sidang Pleno 1 (satu) : a. Penetapan quorum RAT. Pembahasan dan pengesahan tata tertib 7. atau dari anggota pengurus yang lain) 4. Pengumuman jumlah yang hadir (oleh sekretaris) 5.

Bidang Permodalan : 1). Kepengurusan 2). Penyuluhan kepada anggota 4). Bidang Usaha : 1). Pelaksanaan pendidikan b. . Simpanan – simpanan.dsb 9. Bidang Usaha dan Permodalan 3). Perluasan usaha baru c. Bidang Organisasi : 1). Laporan Hasil Pemeriksaan pengawas : 1). Pelaksanaan usaha 2).8. Keanggotaan 3). Bidang Organisasi 2). Laporan Pertanggung Jawaban pengurus : a. Kelemahan dan kesulitan serta solusinya.

mekanismenya dapat dilakukan : 1). Pandangan umum atas pertanggung jawaban pengurus dan pengawas : a. b). Sebelum rapat dimulai. anggota mengetahui tentang isi materi LPJ pengurus dan LHP pengawas b. Melalui komisi / kelompok Kewajiban dan hak peserta Rapat Anggota : a). seluruh peserta rapat tidak diperkenankan meninggalkan ruangan sebelum rapat selesai c). . para peserta diwajibkan meng isi dan menanda tangani buku daftar hadir. Pada waktu rapat berlangsung.10. Secara tertulis 3). Dalam menggunakan hak bicara. Secara langsung 2).

Pengesahan keputusan RAT meliputi : a. satu anggota satu suara. Pembagian SHU Pengesahan ini bertujuan untuk memberikan kekuatan hukum bagi LPJ Pengurus dan LHP Pengawas. bahwa semuanya sudah dapat diterima oleh Rapat Anggota. LPJ Pengurus dan LHP Pengawas b. Setiap peserta rapat berkewajiban mentaati tata tertib rapat dan mengindahkan setiap kebijaksanaan pimpinan rapat e). 11. Hak suara. tegas dan jelas serta apa bila menggunakan teks agar menyerahkan teksnya kepada pimpinan rapat d). . maupun pembagian SHU.anggota harus obyektif.

Pemilihan secara langsung yaitu anggota memilih calon pengurus secara langsung dan rahasia se – suai dengan mekanisme yang telah ditetapkan. pengawas yang masih aktif dan anggota . Mekanisme pemilihan Pengurus dasn Pengawas sbb : 1) Pengurus dinyatakan demisioner 2) Jika pimpinan sidang adalah pengurus maka selanjutnya diambil alih salah satu anggota yang terpilih didampingi pengurus lama atau dipimpin oleh pusat koperasi bagi koperasi fungsional 3) Menentukan sistem pemilihan : a. unsur pengurus lama.12. Pemilihan secara f ormatur. anggota membentuk tim formatur yang terdiri dari . Sidang Pleno 2 (dua) Pemilihan Pengurus dan Pengawas. b.

Rapat Anggota Tahunan (RAT) selesai.didampingi oleh : .Pembina Koperasi. .Kecil dan Menengah .Pejabat Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. 13. ditutup dengan do’a.

. sebagai da sar / referensi penyelenggaraan kegiatan organisasi & usaha koperasi pada tahun berjalan / berikutnya. pengurus menyusun “ buku keputusan Rapat Anggota “ yang di dalamnya memuat notulen Rapat Anggota. Ini merupakan catatan tertulis tentang penyelengaraan Rapat Anggota sesuai dengan mekanisme termasuk ke putusan – keputusan yang telah ditetapkan.Tugas berikutnya setelah selesai Rapat anggota.

pimpinan rapat. daftar hadir. masalah. . usul saran anggota serta keputusan rapat anggota. maka notulen Rapat Anggota dianggap sah.Notulen Rapat Anggota memuat. catatan penting. Buku keputusan Rapat Anggota ini setelah selesai di gandakan. dikirim kepada anggota / kelompok anggota dengan tembusan pejabat tamu yang diundang untuk memperoleh tanggapan atau koreksi. Apabila tidak ada tanggapan / koreksi sebagai umpan balik bagi pengurus dan pengawasan. tempat. antara lain : Tanggal pelaksanaan.

jumlah peserta jenis rapat. meja dan tempat duduk dapat diatur sesuia dengan desain acara.Untuk pengaturan ruangan. Ada beberapa contoh bentuk pengaturan tempat / lay out rapat.bentuk lingkaran .bentuk kelas / baris-baris . dsb.bentuk U . luas ruangan.bentuk empat persegi panjang.bentuk setengah lingkaran . yaitu : . .

pengurus merupakan pemegang kuasa Rapat Anggota & bertanggung jawab mengenai segala kegiatan pengelola an koperasi kepada Rapat Anggota atau Rapat Anggota Luar Biasa. sejauh mana kebijakan yang dilaksanakan telah sesuai dengan apa yang sudah disetujui dan disah kan oleh Rapat Anggota.Sebagai salah satu unsur perangkat organisasi koperasi. .

Laporan pertanggung jawaban tersebut merupakan : . usaha. . permodalan. keuangan dan rancangan RK serta RAPB Koperasi .Sebagai bahan untuk menyusun Laporan Pertanggung jawaban Pengurus pada Rapat Anggota. . permodalan dan keuangan Bab IV : Faktor Penunjang dan Penghambat Bab V : Kesimpulan dan himbauan Bab VI : P e n u t u p Lampiran-lampiran. administrasi / manajemen Bab III : Bidang usaha. Bentuk / format laporan pertanggung jawaban pengurus Sbb : Bab I : Pendahuluan Bab II : Bidang organisasi.Hasil kegiatan / tugas pengurus dalam periode tertentu (1 tahun) mengenai segala kegiatan pengelolaan kope – rasi yang meliputi bidang-bidang : organisasi. adminis – trasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->