KATA PENGANTAR

Bismillahirrohmanirrokhim. Puji syukur penulis hatur kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat-nya sehingga Makalah Trasformasi Model Data Many to Many dapat terwujud. Untuk itu penulis sampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberi. Harapan penulis, makalah ini dapat memberi tuntunan konseptual yang praktis bagi mereka, baik praktisi maupun mahasiswa dalam memahami basis data. Penulis menyadari, isi maupun cara penyampian makalah ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari para membaca sehingga penulis bisa mengembangangkan buku ini menjadi lebih baik.

Terima kasih. Palembang, November 2009

Penulis

......................................... Sistem Basis Data..................... A........... Definisi Basis Data..................................................................................... BAB II RELATIONSHIP.................. Arsitektur Basis Data................... A.................................................................... Tujuan Basis Data................. DAFTAR ISI............................................................................. .DAFTAR ISI KATA PENGANTAR......................................... BAB III ARSITEKTUR SISTEM BASIS DATA.......... A............ B......................................................... Manfaat/Kelebihan Basis Data......................................................................... D.................... Pengertian Relationship ........ BAB I KONSEP DASAR BASIS DATA.................... Pendahuluan..... C............................................................................................................ Operasi Dasar Basis Data... B..................................................................................................................... E..................

Misalnya transaksi antar cabangpada sebuah perbankan secara online. Banyak aplikasi yang dibuat dengan berlandaskan pada basis data antara lain: semua transaksi perbankan.BAB I KONSEP DASAR BASIS DATA A. aplikasi pemrosesan penjualan. Dengan memanfaatkan teknologi jaringan. Beberapa informasi pada perusahaan retail seperti jumlah penjualan. dan berapa laba bersih perusahaan dapat diketahui dengan mudah dengan basis data. menghasilkan informasi dengan cepat dan tepat sehingga membantu pengambilan keputusan untuk segera memutuskan suatu masalah berdasarkan informasi yang ada. dan sebagainya. . Basis data dapat mempercepat upaya pelayanan kepada pelanggan. proses regristasi dan pencatatan data mahasiswa pada perguruan tinggi. mencari jumlah stok penjualan. Pencarian data peminjam yang terlambat mengembalikan juga mudah dilakukan sehingga bisa dibuat aplikasi pembuatan surat berdasarkan informasi yang tersedia. mencari jumlah stok yang tersedia. PENDAHULUAN Pemrosesan basis data sebagai perangkat andalan sangat diperlukan oleh berbagai institusi dan perusahaan. pengarang atau kriteria lain dapat mudah dilakukan dengan basis data. Basis data dapat meningkatkan daya guna perangkat computer yang mungkin tadinya hanya untuk keperluan game atau pengetikan dengan aplikasi office. pembelian dan pencatatan data barang pada perusahaan dagang. barang apa yang paling lakudijual pada bulan ini. Kehadiran basis data dapat meningkatkan Daya saing perusahaan tersebut. Pada perpustakaan. Dalam pengembangan sstem informasi diperlukan basis data sebagai media penyimpanan data. aplikasi pemesanan dan penjadwalan penerbangan. pencatatan data pegawai beerta akrifitasnya termasuk operasi penggajian pada suatu perusahaan. adanya aplikasi pencarian data buku berdasarkan judul. Begitu banyak yang dapat diperoleh dengan pemanfaatan basis data. kemampuan basis data dapat dapat dioptimalkan.

B. sementara kita punya data lain tentang data KHS mahasiswa yang isinya yang terdapat NIM. ada data mahasiswa yang memuat NIM. syarat sebuah basis data yang baik adalah sebagai berikut. alamat. mata kuliah. Basis data dapat didefinisikn dalam berbagai sudut pandang seperti berikut: 1. C. 2) Kesulitan Pengaksesan Data Basis data memiliki fasilitas untuk melakuakan pencarian informasi dengan menggunakan Query taupun dari tool untik melihat tabelnya. Himpunan kelompok data yang saling berhubungan yang diorganisasikan sedemikian rupa sehingga kelak dapat dimanfaatkan dengan cepat dan mudah. untuk memenuhi kebutuhan. Kita bias secara langsung melihat data dari software DBMS-nya. Dengan fasilitas ini. nama. 2. DEFINISI BASIS DATA Basis data adalah kumpulan data yang saling berelasi. atau symbol). ketepatan. Untuk mencapai tujuan. 1. 3. baiss data bias dihubungkan dengan program aplikasi sehingga . Misalnya. Data sendiri merupakan fakta mengenai obyek. orang. nama. TUJUAN BASIS DATA Basis data bertujuan untuk mengatur data sehingga diperoleh kemudahan. dan nilai.deretan karakter. Selain itu. Kumpulan file/table/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik. Tujuan adanya redundansi dan inkonsistensi data Redudansi terjadi jika suatu informasi disimpan di beberapa tempat. dan kecepatan dalam pengambilan kembali. dan lain-lain. Data dinyatakan dengan nilai (angka. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa tanpa pengulangan (redundancy) yang tidak perlu. dan atribut lainnya.

Yang tersedia pada program aplikasi untuk mendapatkan informasi stok. Tapi masalah baru muncul ketika jumlah data untuk sekelompokan data abjad teretentu telalu banyak sedangkan kelompok abjad yang lain masih terlalu sedikit. ada banyak ruang tidak terpakai jika memberikan ruang yang sama untuk setiap kelompok. Hal ini akan lebih mempermudah pencarian karena kita tidak perlu membaca keseluruhan data. tidak selamanya kata kunci yang diketahui adalah dari nama. Sebagai contoh sederhana ketika kita ingin mencatat data alamat dan telepon dari kolega kita. Ketika kita menginginkan informasi alamat seseorang kita akan mencari karena informasi yang tersaji tidak terurut. selain itu. Dalam basis data. Basis data bisa memberikan solusi terhadap permasalahan-permasalahan tersebut diatas. data denga filter tertentu. Ada juga orang mencatat dengan mengelompokan nama berdasarkan abjad. pengguna cukup mengguna fasilitas pencarian ataupun laporan. dan lain-lain. Sebagai orang akan menggunakan buku alamat. Dalam hal pencarian. kesulitan akan kita temui ketika informasi yang kita ingin cari dengan kata kunci sebagagian namanya. sedangkan yang ingin kita cari adalah alamat dan namanya. Misalnya kita akan mencari alamat Anto. Hal ini merupakan masalah baru dari pencatatan data dengan buku. tetapi cukup dalam satu kelompok saja. ataupun data summary.memudahkan pengguna dalam mengakses informasi. Metode pencatat dilakukan dilakukan dengan menuliskan data setelah catatan terakhir. data yang terurut. sebagai data. laporan penjualan. tetapi bisa saja yang diketahui adalah nomer teleponnya. sementara yang tercatat dalam buku catatan adalah Mardianto. Tentu saja kita tidak akan dapat menemukannya dalam kelompok data dengan huruf depan A. informasi yang diperolah dari kumpulan data bisa berupa keseluruhan data. Dalam metode ini. . Misalnya program aplikasi untuk kasir yang terhubung dengan basis data .

Bagian Akademi akan bisa mengakses data-data akademi mahasiswa. Untuk data-data yang diperlukan oleh banyak orang/bagian. MANFAAT/KELEBIHAN BASIS DATA Banyak memanfaat yang dapat kira peroleh dengan menggunakan basis data. Dengan meletakkan basis data pada bagian server yang bisa diakses kesemua pengguna dari banyak klient. mengurutkan bahkan perhitungan dengan metematika. maka penyajian informasi akan dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. 2) Kebersamaan pemakai Sebuah basis data dapat digunakan oleh banyak user san banyak aplikasi. Misalnya sebuah perguruan tinggi memiliki data tentang mahasiswa. Hal ini sangat dimungkinkan dengan penyimpanan data dalam basis data.3) Multiple User Basis data memungkinkan pengguna data bersama-sama oleh banyak pengguna pada saat yang bersamaan atau pada saat yang berbeda. Tidak perlu dilakukan pencatatan dimasing-masing bagian. dan lain-lain yang diletakan dalam sebuah basis data. Tentu saja pengaksesan oleh pengguna-pengguna ini disesuaikan dengan hak aksesnya. Bagian Keuangan akan diijinkan mengakses data pembayaran mahasiswa. Dengan perancangan yang benar. Misalnya data mahasiswa dalam suatu perguruan . tetapi cukup dengan satu basis data untuk dipakai bersama. Manfaat/kelebihan basis data diantaranya adalah: 1) Kecepatan dan kemudahan (speed) Dengan menggunakan basis data pengambilan informasi dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. pembayaran. Basis data memiliki kemampuan dalam mengelompokan. kita sudah menyediakan akses kesemua pengguna dari computer klient ke sumber informasi yaitu basis data. D. sementara mahasiswa hanya bisa melihat status akademi/keuangan yang berhubungan dengan dirinya saja.

tetapi cukup satu saja sehingga ini akan menghemat ruang penyimpanan data yang dimilikioleh sebuah organisasi. kita akan menyederhanakan penyimpanan sehingga tidak semua data harus disimpan. dan lain-lain. bagian kemahasiswaan. pengontrolan terhadap data juga cukup dilakuan di satu tempat saja. dibutuhkan oleh banyak bagian. Jika ada perubahan data alamat mahasiswa misalnya. dan perpustakaan. bagian keuangan.tinggi. Dengan teknik perancangan basis data yang benar. kita tidak perlu menyediakan tempat penyimpanan diberbagai tempat. maka tidak perlu kita meng-update semua data dimasing-masing bagian tetapi cukup hanya disatu basis data. Tidak harus semua bagian ini memiliki catatan dan semua bagian bisa mengakses data tersebut sesuai dengan keperluannya. 7) Keamanan (Security) . memilah-milah data mana yang masih diperlukan dan data mana yang perlu kita simpan ke tempat lain. domain data. keunikan data. 3) Pemusatan control data karena cukup dengan satu basis data unutk banyak keperluan. dapat menekan keakuratan dalam pemasukan/penyimpanan data. diantaranya: bagian akademik. 5) Keakuratan (Accuracy) Penerapan secara ketat aturan tipe data. 6) Ketersediaan (availability) Dengan basis data kita dapat mem-backup data. Hal ini mengingat pertumbuhan transaksi suatu organisasi dari waktu ke waktu membutuhkan media penyimpanan yang semakin besar. 4) Efesiensi ruang penyimpanan (space) Dengan pemakain bersama. hubungan antara data.

Dengan adanya basis data pembuatan aplikasi bisa memanfaatkan kemampuan dari DBMS. 10) Kebebasan data (Data Independence) Jika sebuah program telah selesai dibuat. . kasir. Data yang ada berupa data barang. Biasanya yang menggunakan fasilitas ini adalah user yang sudah ahli. dan ternyata ada perubahan isi/struktur data.Kebanyakan DBMS dilengkapi dengan fasilitas manajemen pengguna diberikan hak akses yang berbeda-beda sesuai dengan pengguna dan posisinya. bagian gudang. bagian akutansi dan manajer. 8) Kemudahan dalam pembuatan program aplikasi baru Pengguna basis data merupakan bagian dari perkembangan teknologi. Ada beberapa jenis pengguna yang memerlukan informasi terkait dengan data perusahaan tresebut. penjualan. dan pembelian. sehingga pembuatan aplikasi tidak perlu mengurusi penyimpanan data. Maka dengan basis data. 11) User view Basis data penyediaan pandangan yang berbeda-beda untuk tiap-tiap pengguna. tetapi cukup mengatur interface untuk pengguna. atau database administrator. Mereka adalah pelanggan. langsung ke table ataupun menggunakan query. Basis data bisa diberikan passwordnya untuk membatasi orang yang mengaksesnya. Untuk melihat data. Tidak semua data boleh diakses oleh semua pengguna. perubahan ini hanya perlu dilakukan pada level DBMS tanpa harus membongkar kembali program aplikasinya. Misalnya kita memiliki data-data dari perusahaan yang bergerak dibidang retail. 9) Pemakain secara langsung Basis data memiliki fasilitas untuk melihat datanya secara langsung dengan tool yang disediakan oleh DBMS.

BAB I Relationship A. Many to many (M : M) C. Pengertian Relationship Relationship Adalah hubungan antara suatu himpunan entitas dengan himpunan entitas lainnya.Basis data mampu memberikan layanan organisasi seperti ini.Misalnya kasir dia hanya boleh berhak melihat informasi nama barang dan harga jualnya. Sementara itu bagian akutansi berhak melihat keuntungan dari tiap-tiap barang untuk menganalisa data akutansinya. Many to Many Relationship . Simbol yang digunakan adalah bentuk belah ketupat. One to one (1:1) 2. berbeda dengan pelanggan yang hanya melihat data keberadaan barang dan harga jual tetapi tidak berhak memasukan atau merubah data. diamod atau rectangle. Jenis Reliationship : 1. One to many/many to one (1: M / M:1) 3. Sementara itu dia berhak untuk memasukan data penjualan . B.

Contoh : • Dalam universitas seorang mahasiswa dapat mengambil banyak matakuliah • "Satu mahasiswa mengambil banyak matakuliah dan satu matakuliah diambil banyak mahasiswa.Hubungan file pertama dan file kedua adalah banyak berbanding banyak." Contoh pemetaan Hubungan Many to Many: Nilai_Kerj a Nama Kode_Proye k NIP Alamat Lokasi M PEGAWAI BEKERJ A M PROYEK .

Sebagai contoh. Many-to-Many Relationship dengan Entity Framework Salah satu kelebihan Entity Framework dibandingkan LINQ to SQL adalah kemampuannya menangani many-to-many relationship dari entity dalam database dan meng-generate model objek yang benar. dalam database relasional seperti SQL Server 2005. many-to-many relationship ditangani dengan memperkenalkan Tabel mapping antara dua entity yang berhubungan. Hal inilah salah satu faktor yang menyebabkan beberapa orang menganggap LINQ 2 SQL bukanlah ORM. Database relasional menghadirkan Tabel mapping untuk menjembatani many-to-many relationship ini karena keterbatasan dari Tabel yang tidak bisa menyimpan tipe data komposit. Sehingga model objek yang dihasilkan oleh generator LINQ 2 SQL persis copy dari model datanya.D. LINQ 2 SQL tidak bisa mengenali bahwa relasi antara Employees dan Territories adalah many-to-many. Jadi. . Ia lebih mirip ke typed Dataset dengan tambahan kemampuan berupa language integrated query. model objek yang benar akan menempatkan satu entity sebagai atribut komposit dari yang lainnya. Dalam skema antara Employees dan Territories di atas. model objek yang benar tidak akan meng-generate class EmployeeTerritory seperti yang di-generate oleh LINQ 2 SQL. Sebaliknya model objek tidak memiliki keterbatasan ini. Sebagaimana kita ketahui bersama. kita bisa membuka isi database Northwind di SQL Server 2005 dan melihat many-to-many relationship antara Tabel Employees dan Territories. Dalam hal ini Entity Framework boleh dibilang lebih ORM dibandingkan dengan LINQ to SQL. Dengan tambahan kemampuannya itu setidaknya ia lebih baik dari typed Dataset.

Jadi. model objek yang benar akan menempatkan satu entity sebagai atribut komposit dari yang lainnya. Entity Framework selangkah lebih baik dibandingkan LINQ to SQL dalam hal mendeteksi many-to-many relationship dan meng-generate model objek yang benar. Jadi. Database relasional menghadirkan Tabel mapping untuk menjembatani many-to-many relationship ini karena keterbatasan dari Tabel yang tidak bisa menyimpan tipe data komposit. Many-to-many relationship antara dua Tabel Employees dan Territories dimodelkan dengan benar menurut kaidah OO untuk menggambarkan relasi antara dua objek. Hal inilah salah satu faktor yang menyebabkan beberapa orang menganggap LINQ 2 SQL bukanlah ORM. Dalam skema antara Employees dan Territories di atas. Entity Framework hadir membenahi kekurangan LINQ to SQL tersebut. Many-to-many relationship antara dua Tabel Employees dan Territories dimodelkan dengan benar menurut kaidah OO untuk menggambarkan relasi antara dua objek. . model objek yang benar tidak akan meng-generate class EmployeeTerritory seperti yang di-generate oleh LINQ 2 SQL. Sebaliknya model objek tidak memiliki keterbatasan ini.Entity Framework hadir membenahi kekurangan LINQ to SQL tersebut. Ia lebih mirip ke typed Dataset dengan tambahan kemampuan berupa language integrated query. Dengan tambahan kemampuannya itu setidaknya ia lebih baik dari typed Dataset.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful