MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

Nama Kelas Nim : Ninik Indriany :A : 101404001

“membuat definisi tentang klasifikasi media” Klasifikasi Media Pembelajaran

Klasifikasi Media Pembelajaran,

Ada banyak klasifikasi yang telah dibuat oleh para ahli untuk memberi batasan pada suatu media.

Rudi Bretz ( Sadiman, 2009:20 ) menggolongkan media ke dalam 8 kelas yaitu : Media audio visual gerak Media audio visual diam Media audio semi gerak Media visual gerak Media visual diam Media semi-gerak Media audio Media cetak

Seels dan Glasgow (dalam Arsyad, 2002) membagi media ke dalam dua kelompok besar, yaitu: media tradisional dan media teknologi mutakhir. Pilihan media tradisional berupa media visual diam tak diproyeksikan dan yang diproyeksikan, audio, penyajian multimedia, visual dinamis yang diproyeksikan, media cetak, permainan, dan media realia. Sedangkan pilihan media teknologi mutakhir berupa media berbasis telekomunikasi (misal teleconference) dan media berbasis mikroprosesor (misal: permainan komputer dan hypermedia).

Arsyad (2002) mengklasifikasikan media atas empat kelompok: media hasil teknologi cetak media hasil teknologi audio-visual, media hasil teknologi berbasis komputer, dan media hasil gabungan teknologi cetak dan komputer.

Sihkabuden dalam (2002) bukunya mengklasifikasikan media dalam bentuk dan ciri fisiknya, yaitu: Media pembelajaran dua dimensi Media pembelajaran tiga dimensi Media pandang diam Media pandang gerak Benda sebenarnya presentasi verbal Presentasi grafis Potret diam Film Rekaman suara Simulasi

video. seperti film. pengalaman tiruan. pengalaman dari kata-kata. yaitu. komunikasi lisan. 2002:37) menggolongkan media pembelajaran berdasarkan pengalaman. dan facsimile Liputan terbatas pada ruangan. materi. serta kemampuan dan karakteristik . Schramm juga mengelompokkan media menurut kemampuan daya liputan. slide. program belajar dengan komputer dam telpon Menurut Gagne. media diklasifikasi menjadi tujuh kelompok. Pemilihan media yang disesuaikan dengan tujuan. akan mempermudah para guru atau praktisi lainnya dalam melakukan pemilihan media yang tepat pada waktu merencanakan pembelajaran untuk mencapai tujuan tertentu. media cetak. yaitu : Liputan luas dan serentak seperti TV. dan mesin belajar. film bersuara. 2007 : 10) media digolongkan menjadi media rumit. radio. dan media sederhana. modul. Berdasarkan pemahaman atas klasifikasi media pembelajaran tersebut. poster audio tape Media untuk belajar individual. yaitu: benda untuk didemonstrasikan. gambar diam. seperti buku. Menurut Schramm (I Wayan Satyasa. pengalaman langsung. mahal.Sedangkan Thomas (Sihkabuden. gambar bergerak.

benda sebenarnya) Media pandang dengar ( audio visual. dsb) Dari beberapa pengelompokkan media yang dikemukakan di atas. Klasifikasi Media Pembelajaran Klasifikasi Media Pembelajaran. akan sangat menunjang efisiensi dan efektivitas proses dan hasil pembelajaran. Ada banyak klasifikasi yang telah dibuat oleh para ahli untuk memberi batasan pada suatu media. media grafik. Meskipun demikian. simulasi. semuanya itu memberikan informasi tentang spesifikasi media yang sangat perlu kita ketahui. Pengelompokan media yang sudah ada pada saat ini dapat memperjelas perbedaan tujuan penggunaan. rekaman suara. 2009:20 ) menggolongkan media ke dalam 8 kelas yaitu : Media audio visual gerak Media audio visual diam Media audio semi gerak .Multimedia yang akan dikembangkan termasuk dalam kategori media hasil teknologi audio-visual. fungsi dan kemampuannya. diorama. film. Dengan kata lain. sehingga bisa dijadikan pedoman dalam memilih media yang sesuai untuk suatu pembelajaran tertentu. terutama untuk suatu sistem instruksional (pembelajaran). apapun dan bagaimanapun cara yang ditempuh dalam mengklasifikasikan media. belum ada klalsifikasi media yang berlaku umum dan mencakup segala aspeknya. Rudi Bretz ( Sadiman. presentasi grafik) Media tiga dimensi (film. tampaknya bahwa hingga saat ini belum terdapat suatu kesepakatan tentang klasifikasi media yang baku.pebelajar. Dengan adanya beberapa pendapat tersebut maka dapat disimpulkan media dapat diklasifikasikan menjadi tiga: Media dua dimensi (media cetak. potret diam.

media hasil teknologi berbasis komputer.Media visual gerak Media visual diam Media semi-gerak Media audio Media cetak Seels dan Glasgow (dalam Arsyad. Arsyad (2002) mengklasifikasikan media atas empat kelompok: media hasil teknologi cetak media hasil teknologi audio-visual. 2002) membagi media ke dalam dua kelompok besar. dan media realia. audio. yaitu: Media pembelajaran dua dimensi Media pembelajaran tiga dimensi Media pandang diam Media pandang gerak Benda sebenarnya presentasi verbal . permainan. Sedangkan pilihan media teknologi mutakhir berupa media berbasis telekomunikasi (misal teleconference) dan media berbasis mikroprosesor (misal: permainan komputer dan hypermedia). media cetak. penyajian multimedia. dan media hasil gabungan teknologi cetak dan komputer. visual dinamis yang diproyeksikan. Sihkabuden dalam (2002) bukunya mengklasifikasikan media dalam bentuk dan ciri fisiknya. yaitu: media tradisional dan media teknologi mutakhir. Pilihan media tradisional berupa media visual diam tak diproyeksikan dan yang diproyeksikan.

mahal. pengalaman tiruan. poster audio tape Media untuk belajar individual. komunikasi lisan. yaitu : Liputan luas dan serentak seperti TV. dan mesin belajar. yaitu: benda untuk didemonstrasikan. seperti film. seperti buku. Menurut Schramm (I Wayan Satyasa. slide. program belajar dengan komputer dam telpon Menurut Gagne. pengalaman langsung.Presentasi grafis Potret diam Film Rekaman suara Simulasi Sedangkan Thomas (Sihkabuden. gambar bergerak. pengalaman dari kata-kata. 2002:37) menggolongkan media pembelajaran berdasarkan pengalaman. . media diklasifikasi menjadi tujuh kelompok. Schramm juga mengelompokkan media menurut kemampuan daya liputan. radio. dan facsimile Liputan terbatas pada ruangan. gambar diam. 2007 : 10) media digolongkan menjadi media rumit. yaitu. media cetak. video. dan media sederhana. film bersuara. modul.

potret diam. sehingga bisa dijadikan pedoman dalam memilih media yang sesuai untuk suatu pembelajaran tertentu. Dengan kata lain. serta kemampuan dan karakteristik pebelajar. simulasi. terutama untuk suatu sistem instruksional (pembelajaran). Karakteristik media juga dapat dilihat menurut kemampuan membangkitkan rangsangan indera penglihatan. Meskipun demikian. akan sangat menunjang efisiensi dan efektivitas proses dan hasil pembelajaran. pengecapan maupun penciuman atau kesesuaiannya dengan tingkat hierarki belajar seperti yang digarap oleh Gagne. dan kemudahan kontrol pemakai. film. Pemilihan media yang disesuaikan dengan tujuan. presentasi grafik) Media tiga dimensi (film. rekaman suara. perabaan. . kita dapat melihat media karakteristik ekonomisnya. pendengaran. Pengelompokan media yang sudah ada pada saat ini dapat memperjelas perbedaan tujuan penggunaan. belum ada klalsifikasi media yang berlaku umum dan mencakup segala aspeknya. Dengan adanya beberapa pendapat tersebut maka dapat disimpulkan media dapat diklasifikasikan menjadi tiga: Media dua dimensi (media cetak. Dari contoh pengelompokan yang diadakan oleh para ahli (Schramm). Klasifikasi Media Pembelajaran Upaya pengklasifikasian media dapat mengungkapkan karakteristik atau ciri-ciri suatu media berbeda menurut tujuan atau maksudnya pengelompokannya. tampaknya bahwa hingga saat ini belum terdapat suatu kesepakatan tentang klasifikasi media yang baku. dsb) Dari beberapa pengelompokkan media yang dikemukakan di atas. diorama. lingkup sasarannya yang dapat diliput. media grafik.Multimedia yang akan dikembangkan termasuk dalam kategori media hasil teknologi audio-visual. benda sebenarnya) Media pandang dengar ( audio visual. fungsi dan kemampuannya. dan sebagainya. semuanya itu memberikan informasi tentang spesifikasi media yang sangat perlu kita ketahui. materi.Berdasarkan pemahaman atas klasifikasi media pembelajaran tersebut. akan mempermudah para guru atau praktisi lainnya dalam melakukan pemilihan media yang tepat pada waktu merencanakan pembelajaran untuk mencapai tujuan tertentu. apapun dan bagaimanapun cara yang ditempuh dalam mengklasifikasikan media.

Selain itu media grafis juga berfungsi pula untuk menarik perhatian. sehingga dapat mencegah atau membetulkan kesalahpahaman. tanpa memerlukan peralatan khusus. gambar/foto adalah media yang paling mudah dipakai. Pesan yang akan disampaikan dituangkan kedalam simbol-simbol komunikasi visual. Dia mengatakan “The question of what media attributesare necessary for a given learnign for situation becomes the basis for media selection”. Kelemahan media gambar/foto Gambar/foto hanya menekankan persepsi indera mata. Gambar dapat mengatasi ruang dan waktu. Saluran yang dipakai menyangkut indera penglihatan. Selain sederhana dan mudah pembuatannya media grafis termasuk media yang relatif murah ditinjau dari segi biayanya. . Media gambar/foto dapat mengatasi keterbatasan pengamatan kita. dan pemilihan media merupakan kesatuan yang tak terpisahkan dalam penentuan strategi pembelajaran. Foto dapat memperjelas suatu masalah. Kelebihan media gambar/foto Sifatnya konkret. karakteristik media. Untuk tujuan-tujuan praktis dibawah ini akan dibahas karakteristik beberapa jenis media yang lazim dipakai dalam kegiatan belajar mengajar khususnya di Indonesia. Beberapa media grafis dengan ciri-cirinya adalah sebagai berkut: Gambar/Foto Diantara media pendidikan. Gambar/fota benda yang terlalu kompleks kurang efektif untuk kegiatan pembelajaran.Karakteristik media inisebagaimana dikemukakan oleh Kemp (1975) merupakan dasar pemilihan media sesuai dengan situasi belajar tertentu. Media Grafis Media grafis termasuk media visual. mengilustrasikan atau menghiasi fakta yang mungkin akan cepat dilupakan atau diabaikan bila tidak digrafiskan. dalam bidang apa saja dan untuk tingkat usia berapa saja. Sebagaimana media yang lain media grafis berfungsi untuk menyalurkan pesan. memperjelas sajian ide. Jadi klasifikasi media. Foto harganya murah dan gampang didapat serta digunakan. Dia merupakan bahasa yang umum yang dapat dimengerti dan dinikmati dimana-mana. lebih realistis menunjukan pokok masalah dibandingkan dengan media verbal semata.

chart termasuk media visual. diagram atau skema menggambarkan struktur dari objek secara garis besar. Fungsinya yang pokok adalah menyampaikan ide-ide atau konsep-konsep yang sulit bila hanya disampaikan secara tertulis atau lisan secara visual. menghindari verbalisme dan dapat memperjelas penyampaian pesan. Diagram Sebagai suatu gambar yang sedrhana yang menggunkan garis-garis dan simbol-simbol. Sketsa Sketsa adalah gambar yang sederhana. diberi titel. Bagan juga mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari suatu presentasi. harganya pun tak perlu dipersoalkan sebab media ini langsung dibuat guru. Bagan/Chart Seperti halnya media grafis yang lain. Diagram menunjukan hubungan yang ada antara komponen dan sifat-sifat proses yang ada disitu. Sebagai media yang baik. label dan penjelasan-penjelasan yang perlu. bagan haruslah: Dapat dimengerti anak . media foto setidaknya mempunyai beberapa syarat: Autentik Sederhana Ukuran relatif Gambar/foto sebaiknya mengandung gerak dan perbuatan. Cukup besar dan ditempatkan secara strategis. Kriteria diagram yang baik untuk dijadikan sebagai media pembelajaran adalah sebagai berikut: Benar. Karena setiap orang yang normal bisa belajar menggambar. Untuk dijadikan sebagai media pembelajaran baik. atau draft kasar yang melukiskan bagaian-bagian pokoknya tanpa detail. seorang guru haruslah dapat menuangkan ide-idenya kedalam bentuk sketsa.Ukurannya sangat terbatas untuk kelompok besa. dan Penyusunannya disesuaikan dengan pola membaca yang umum yaitu dari kiri ke kanan dan dari atas kebawah. Sketsa selain dapat menarik perhatian murid. digambar rapi.

garis atau gambar. Sebagai media pendidikan yang baik. Untuk melengkapinya seringkali simbol-simbol verbal digunakan pula disitu. grafik adalah gambar sederhana yang menggunakan titik-titik. Fungsi grafik adalah untuk menggambarkan data kuantitatif secara teliti. diantaranya: Jelas untuk dilihat oleh seluruh kelas Hanya menyajikan satu ide setiap grafik Ada jarak/ruang kosong antara kolom-kolom bagiannya. mudah (manageability) Menggambarkan kenyataan (realisme) Menarik (attractiveness Jelas dan tak memerlukan informasi tambahan (appropiateness) Teliti (accuracy) Ada beberapa jenis grafik yang dapat kita gunakan diantaranya adalah grafik garis (line graphs). Berjudul dan ringkas Sederhana (simplicity) Mudah dibaca (legibility) Praktis.Sederhana dan lugas. media grafik harus mampu memenuhi beberapa kriteriakriteria. Diganti pada waktu tertentu agar selain tetap termasa juga tak kehilangan daya tarik. Warna yang digunakan kontras dan harmonis. grafik batang (bar graphs). Grafik (Grafis) Sebagai suatu media visual. menerangkan perkembangan atau perbandingan sesuatu objek atau peristiwa yang saling berhubungan secara singkat dan jelas. tidak rumit dan berbelit-belit. Kartun . grafik lengkaran (circle atau pie graphs) dan grafik gambar (pictorial graphs).

Alasan kenapa peta dipakai sebagai media dalam KBM: Memungkinkan siswa mengerti tentang suatu posisi daerah. tumbuhtunbuhan dan kehidupan hewan serta bentuk muka bumi sebenarnya. Sedehana Menyajikan satu ide dan untuk mencapai suatu tujuan yang pokok Bewarna Slogannya ringkas dan jitu Tulisannya jelas 6. Motif dan disain bervariasi. Poster berfungsi untuk mempengaruhi orang-orang untuk membeli produk baru darei sesuatu perusahaan. Poster Poster tidak hanya penting untuk menyampaikan kesan-kesan tertentu tetapi dia mampu pula untuk mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya. Peta dan Globe Peta dan globe berfungsi untuk menyajikan data-data lokasi. atau kejadian-kejadian tertentu. situasi.Kartun merupakan salah satu bentuk komunikasi grafis adalah suatu gambar interpretatif yang menggunakan simbol-simbol untuk menyampaikan sesuatu pesan secara cepat dan ringkas atau sesuatu sikap terhadap orang. Dapat merangsang minat siswa terhadap penduduk dan pengaruh-pengaruh geografis. untuk mengikuti program keluarga berencana atau untuk menyayangi binatang dapat dituangkan lewat poster. Papan berlapis kain flanel ini dapat dilipat sehingga praktis. Memungkinkan siswa memperoleh gamabaran tentangimigrasi dan distribusi penduduk. Kriteria poster yang baik hendaklah. Papan Flanel/Flannel Board Papan Flannel adalah media grafis yang efektif sekali untuk menyajikan pesan-pesan tertentukepada sasaran tertentu pula. Papan Buletin (Bulletin Board) . Gambar-gambar yang akan disajikan dapat dipasang dan dicopot dengan mudahse hingga dapat dipakai berkali-kali.

pada bunyi dan artinya. papan buletin dimaksudkan untuk memberitahukan kejadian-kejadian dalam waktu tertentu. papan buletin ini tidak dilapisi kain flanel tetapi langsung ditempel gambar-gambar atau tulisan-tulisan. Radio dapat mengerjakan hal-hal tertentu secara lebih baik bila dibandingkan dengan jika dikerjakan oleh guru. Alat Perekam Pita Magnetik Alat perekam pita magnetik (magnetic tape recording) atau lazimnya orang menyebutnya tape recorder adalah salah satu media penddikan yang tak dapat diabaikan untuk menyampaikan informasi. Adapun kelemahan dari media ini meliputi: Sifat komunikasinya hanya satu arah (one way communication) Biasanya siaran disentalisasikan sehingga guru tidak dapat mengontrolnya. radio mempunyai beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan media yang lain: Harga realtif murah dan program yang variatif Sifatnya mudah dipindahkan (mobile) Jika digunakan dengan alat perekan radio bisa mengatasi problem jadwal Radio mengembangkan daya imajinasi anak Dapat merangsang partisipasi aktif pendengar Radio dapat memperhatikan siswa pada kata-kata yang digunakan. . Fungsinya selain menerangkan sesuatu. Siaran lewat suara terbukti amat tepat/cocok mengajarkan musik dan bahasa. Pesan yang akan disampaikan dituangkan didalam lambang-lambang auditif. karena mudah menggunakannya. Beberapa jenis media audio: Radio Sebagai suatu media. Penjadwalan siaran dengan jadwal pelajaran sering menimbulkan masalah. Dapat mengatasi batasan ruang dan waktu.Berbeda dengan papan flanel. media audio berkaitan dengan indera pendengaran. baik verbal (kedalam katakata/bahasa lisan) maupun non verbal. Media Audio Berbeda dengan media grafis.

menampilkan rekaman dan menghapusnya. Pita rekaman dapat dipakai sesuai dengan jadwal yang ada. yang bisanya dibungkus bingkai berukuran 2×2 inci terbuat dari karto. Media yang dipakai adalah alat perekam. Selain itu. atau plastik (dan berbagai ukuran lagi). bahan-bahan grafis banyak sekali dipakai dalma media proyeksi diam. Program kaset memberiklan efesiensi dalam pengajaran bahasa. Program kaset bisa menimbulkan beberapa kegiatan. pesan tersebut harus diproyeksikan dengan proyektor agar dapat dilihat oleh sasaran. Kelemahan program kaset: Daya jangkauan terbatas Dari segi biaya. Pita perekam dapat diputar berulang-ulang tanpa mempengaruhi volume.Beberapa kelebihan alat perekam sebagai media mendidikan adalah sebagai berikut: Mempunyai fungsi ganda. Beberapa jenis media proyeksi diam beserta karekteristik yang dimilkinya dapat dilihat dalam uraian berikut ini: Film Bingkai Film bingkai adalah suatu film berukuran 35 mm. Media Proyeksi Diam Media proyeksi diam (still proyected medium) mempunyai persamaan dengan media grafik dalam arti menyajikan rangsangan-rangsangan visual. diskusi. Perbedaan yang jelas antara mereka adalah pada media grafis dapar secara langsung berinteraksi dengan pesan media yang bersangkutan pada media proyeksi. Laboratorium Bahasa Merupakan alat utnuk melatih siswa mendengar dan berbicara dalam bahasa asing dengan menyajikan materi pelajaran yang disiapkan sebelumnya. Program kaset dapay menyajikan kegiatan-kegiatan/hal-hal diluar sekolah. dramatisasi dll. untuk merekan. bila untuk sasaran yang banyak jauh lebih mahal. Rekaman dapat dihapus secara otomatis dan pitanya bisa dipakai lagi. terlebih dahulu. Beberapa keuntungan penggunaan film bingkai: .

gambar (frame) pada film rangkai berurutan merupakan satu kesatuan. sehingga menghasilkan keseragaman pengamatan. tidak pandang usia. Film bingkai berada dibawah kontrol guru. baik cara membuatnya maupun menggunakannya dibandingkan media TV atau film. dapat digunakan baik secara kelompok maupun individual. baik visual maupun audionya. . Film Rangkai Bebeda dengan film bingkai. Jumlah gambar dalam satu rol film rangkai antara 50-75 gambar. Program dibuat dalam waktu yang singkat Kelemahan dan keterbatan film bingkai: Seri film bingkai yang terdiri atas gambar-gambar lepas merupakan kelebihan sekaligus merupakan titik kelemahan Hanya menyajikan objek-objek diam (still). Film bingkai adalah media yang relatif sederhana/mudah. Film bingkai dapat mengatasi keterbatasa ruang. Penyimpanan film bingkai sangat praktis. Film bingkai baik untuk menyajikan berbagai bidang studi tertentu. waktu dan indera. Program film bingkai dapat menjadikan media yang sangat efektif bila dibandingkan dengan media cetak yang berisi gambar yang sama. dapat ditambah narasi dengan kontrol oleh guru. Perhatian anak dapat dipusatkan. Bila ruanagn tidak digelapkan. Memiliki ukuran yang sama dengan film bingkai. Biayanya pun relatif murah. Program film bingkai bersuara mudah direvisi/diperbaiki. film rangkai bisa silent dab bisa pula sound. gambar yang diproyeksikan kurang jelas sehingga penyajian film bingaki kurang memuaskan. Fungsi berfikir penonton dirangsang dan dikembangkan secara bebes. Hingga kurang efektif untuk menyajikan tujuan pelajaran yang bersifat gerakan. Kelebihan yang ada pada media pendidikan film rangkai: Kecepatan penyajian bisa diatur.Materi pelajaran yang sama dapat disebarkan kepa siswa secara serentak. Seyogianya film bingkai.

Media Transparansi. Cocok untuk mengajarkan keterampilan. dan dimasukkan dalam tempat khusus. Media tansparansi (overhead transparency=OHT) seringkali disebut dengan perangkat kerasnya OHP. Urutan gambar sudah pasti karena film rangkai merupakan satu kesatuan. sukar dibuat sendiri secara lokal dan memerlukan peralatan laboratorium yang dapat mengubah film bingkai ke film rangkai. biasanya film acetate atau plastik berukuran 8 ½ “x11”. Tak memerlukan tenaga bantuan operator. cukup digulung. Media transparansi adalah media visual proyeksi dibuat diatas bahan transparan. kaena mudah dioperasikan. media transparansi memilki keleman: Suku cadang projektor media transparansi kadang sulit dicari. seperti misalnya: foto. Menghemat tenaga dan waktu karena dapat dipakai berulang. simbol kartun dll. Kelebihan media transparansi: Gambar yang akan diproyeksikan akan lebih jelas dibanding gambar dipapan. Sepenuhnya dibawah kontrol guru. Kelemaham pokok film rangkai dibandingkan film bingakaiadalah sulit diedit dan direvisi karena sudah merupakan satu kesatuan. Lebih sehat dari papan tulis. Memungkinkan diskriminasi warna dan menarik minat siswa. gambar. dokumen. Penyimpanan muda. Benda yang kecil dapat diproyeksikan. bagan.Semua kelebihan non projected still picture dimilki film rangkai. bahan transparan yang berisi pesan-peasan tersebut memerlukan alat khusus untuk memproyeksikannya. yaitu OHP. Dapat untuk belajar kelompok dan individu. Guru sambil mengajar dapat berhadapan dengan siswa. Sekalipun banyak kelebihan. Praktis digunakan untuk semua ukuran kelas ruangan. Dapat mempersatukan berbagai media pendidikan yang berbeda dalam satu rangkai. tabel. . Sebagai perangkat lunak.

transparansi menuntut cara kerja yang sistematis dalam penyajiannya. . Proyektor Tak Tembus Pandang Merupakan alat untuk memproyeksikan bahan bukan transparan. bagan. Secara fisik gulungan microform tersebut dapat dibedakan atas dua jenis. Jika teknik pemanfaatan serta potensinya kurang dikuasai ada kecendrungan OHP dipakai sebagai pengganti papan tulis dan siswa cendrung pasif. Dapat digunakam pada semua bidang studi Dapat memperbesar benda yang kecl. majalah. Kelebihan media proyektor tak tembus pandang: Bahan-bahan cetak pada buku. Mikrofis (Microfhice) Adalah lembaran film transparan terdiri dari lamabng-lambang visual (grafis maupun verbal) yang diperkecil sedemikian rupa sehingga tak dapat dibaca dengan mata telanajang. model. usaha dan persiapan yang baik. yang berbentuk lembaran yaitu yang kita kenal sebagai microfis. Karena lepas. Informasi kepustakaan yang terletak dibagian atas lembaran mudah untuk diidentifikasi. dan diduplikasi dengan biaya yang relatif murah Bisa diproyeksi kelayar lebar Karena dalam bentuk lembaran. Keuntungan Microfis: Mudah dicopy cetak. Adapun kelemahannya bahwa proyektor tembus pandang tidak seperti OHP yang bisa digunakan diruang gelap. 6×8 atau 4×6. Kelemahan microfis yang perlu diperhatikan: Pembuatan masternya mahal. Microfis termasuk kelompok media bentuk kecil (microform). tetapi bahan-bahan tidak tembus pandang (opaque). tiga dimensi seperti mata uang. diagram atau peta dapat diproyeksi langsung tanpa ada pemindahan pada transparan. hemat tempat dan praktis untuk dikirim. foto grafis.Transparansi memerlukan waktu. Benda-benda tersebut adalah benda datar. serta dan anyaman dapat diproyeksikan. dalam bentuk kaset atau terbuka. Ukurannya bisa 3×5 inci. ringkas. yaitu menggunakan film 16 mm atau 35 mm.

Film dapat mengatasi keterbatasan daya indera kita (penglihatan) Film dapat merangsang dan memotivasi kegiatan anak-anak. Film dapat menyajikan baik teori maupun praktik. harga/biaya produksi lebih mahal. pengulanagn akan memperjelas uraian dan ilustrasi. dihentikan dan sebagainya. sehingga film ini akan berputar terus beerulangulang kalau tidak dimatikan. dengan gerakan lambat. Keterampilan membaca atau penguasaan membaca atau penguasaan bahasa yang kurang bisa diatasi dengan menggunakan film. Film dapat mengembara dengan lincahnya dari suatu negara kenegara yang lain. sulit memfilenya sehingga mudah masuk filing. Ada tiga macam ukuran film yaitu 8 mm. Film Gelang. 16 mm dan 35 mm. Film dapat kembali menampilkan masa lalu dan menyajikannya kembali. film tidak dapat mencapai semua tujuan pembelajaran. Film gelang/ film loof (loof film) adalah media yang terdiri dari film berukuran 8 mm dan 16 mm yang ujung-ujungnya saling bersambunga. sesuai dengan kebutuhan. Baik anak yang cerdas maupun lamban akan memperoleh sesuatu dari film yang sama. Film sangat bagus untuk menerangkan suatu proses. Film dapat menggunakan teknik-teknik seperti warna. Film memikat perhatian anak. penggunaan perlu ruang gelap. . Film dapat mendatangkan seorang ahli dan memperdengarkan suaranya dikelas. Ukuran yang dipakai untuk sekolah adalah 16 mm. Bila telah banyak.Mudah hilang. Film Film merupakan media yang amat besar kemampuannya dalam membantu proses belajar mengajar. Hal yang abstrak dapat menjadi jelas. gerak lambat. dapat diulang-ulang. Kelemahan film antara lain. Film lebih realistis. film mempunayi beberapa keunggulan: Film merupakan suatu denominator yang umum. Sebagai suatu media. animasi dll.

melihat dan mendengarkan meeka berbicara. Ruang tak perlu digelapkan Dapat berputar terus dan berulang sehingga pengertian yang kabur menjadi jelas. televisi tergolong kepada media massa. Beberapa kelemahan TV sebagai meida: Harga pesawat TV relatif murah . Dilihat dari sudut jumlah penerima pesannya. menyesuaikan dengan tujuan yang kan dicapai. Hampir setiap mata pelajaran bisa diTVkan TV dapat meningkatkan pengetahun dan kemampuan guru dalam mengajar. TV mempunayi realistis dari film tapi juag mempunayi kelebihan yang lain yaitu immediacy (objek yang baru ditangkap kamera dapat segera dipertontonkan).Kelebihan film gelang. yang berisikan gerakan-gerakan tertentu dari suatu objekyagn dipelajari. Batas dan ruang dapat diatasi. modern dan selalu siap diterima oleh anak-anak karena mereka mengenalnya sebagi kehidupan diluar sekolah. Film gelang mudah diintegrasikan kepelajaran dan dipakai bersama dengan medium lain. Horison kelas dapat diperlebar dengan TV. mereka bisa mengadakan kontak dengan orang-orang besar/terkenal dalam bidangnya. Baik sekali utnuk menunjukan periode yang pendek. Karena sederhana muridpun bisa memakainya sendiri. Sifatnya langsung dan nyatadengan TV siswa dapat mengetahui kejadian-kejadian yang mutakhir. Film dapat dihentikan sesaat untuk diselingi penjelasan dan diskusi. Televisi (TV) Sealin film televisi adalah media yang menyampaikan pesan-pesan pembelajaran secara audio visual dengan disertai unsur gerak. menggunkan dan mengubah atau membatasi semua bentuk media yang lain. TV dapat memikat perhatian sepenuhnya dari penonton. Kelebihan media televisi meliputi: TV dapat menerima. TV merupakan medium yang menarik.

Kamera TV lebih dekat dapat mengamati objek yang sedang bergeraka atau objek yang berbahaya seperti harimau.Sifat komunikasinya hanay satu arah. partisipasi mereka jarang di praktikan Sifat komunikasinay bersifat satu arah dan ahrus dicari bentuk umpan balik. Kurang mampu menampilkan detail objek yang disajikan secara sempurna. Besarnya gambar relatif kecil dibanding dengan film. Hal-hal yang perlu diperhatikan seiring dengan penggunaan alat perekam pita video dalam proses menagjar adalah: Perhatian penonton sulit dikuasai. bisa bersifat informatif. Pesan yang disajikan bisa bersifat fakta maupun fiktif. semakin lama semakin populer dalam masyarakat kita. Program diluar kontrol guru. Menghemat waktu dan dapat diputar berulang-ulang. Gambar proyeksi bisa dibekukan untuk diamati secara seksama. Memerlukan peralatan yang mahal dan kompleks. Ruang tak perlu digelapkan saat menyajikan. Demonstrasi yang sulit bisa dipersiapkan dan direkam sebelumnya. edukatif maupun intruksional. Video Video sebagai media audio visual yang menmpilakan gerak. sehingga jumlah siswa yang dapat memanfaatkannya terbatas. Jika akan dimanfaatkan dikelas jadwal siran dan jadwal pelajaran disekolah sering kali sulit disesuaikan. Keras lemah suaru bisa diatur dan disesuaikan bila ada komentar. Kelebihan video dalam media pendidikan: Dapat menarik perhatian untuk periode-periode singkat dari rangsangan luar lainnya. . Dengan alat perekam pita video sejumlah penonton dapat memperoleh informasi dari ahliahli/spesialis.

materi. . atau ”Pengantar”.1995:136). Gerlach & Ely (dalam Arsyad. ”Perantara”. Tokoh lain juga ada yang mengemukakan bahwa media juga bisa disebut sebagai wahana penyalur informasi belajar atau penyalur pesan dari sumber pesan kepada penerima pesan. atau kejadian. Dari pengertian media di atas maka dapat disimpulkan bahwa media adalah pembawa pesan yang berasal dari sumber pesan kepada penerima pesan yang dapat digunakan untuk menyampaikan materi yng diajarkan serta sarana komunikasi dari guru kepada siswa.Kriteria media pembelajaran diatas harus dikembangkan selain sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Jadi media disini digunakan sebagai penjelas terhadap pesan yang disampaikan. kondisi dan keterbatasan yang ada dengan mengingat dan kemampuan dan sifat-sifat khasnya (karakteristik) media yang bersangkutan.1991:24) mengemukakan bahwa klasifikasi media digolongkan menjadi 4 kelompok yaitu media audio. keterampilan atau sikap”. Berdasarkan pengertian tersebut maka yang dimaksud media diantaranya adalah guru. Jadi media merupakan suatu perantara untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada siswa. Klasifikasi Media Menurut Bretz dan Briggs (dalam Darmojo.1991:8) mengatakan bahwa ”media ialah pembawa pesan yang berasal dari suatu sumber pesan (yang dapat berupa orang atau benda) kepada penerima pesan”. 2002:3) menyatakan bahwa ”media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia. Pengertian Media Pembelajaran dan Klasifikasinya Pengertian Media Kata media berasal dari bahasa Latin Medius yang secara harfiah berarti ”Tengah”. buku teks. dan media serbaneka. media visual. Adapun yang dimakud penerima pesan adalah siswa. yang membangun kondisi yang membuat peserta didik mampu memperoleh pengetahuan. dan lingkungan sekolah. Sementara itu Romiszowki (dalam Darmojo. media audo visual. Dalam bahasa arab ”Media” adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. sehingga penerima pesan akan menerima dengan jelas pesan yang diterima dengan bantuan media (Djamarah.

Contoh media serbaneka diantaranya : Papan tulis. TV. Media audio berkaitan erat dengan indra pendengaran.OHP. grafik. Media Serbaneka Media serbaneka merupakan suatu media yang disesuaikan dengan potensi di suatu daerah.contoh media yang dapat dikelompokkan dalam media audio diantarany : radio. halaman bersuara. Media visual gerak contohnya gambar-gambar proyeksi bergerak seperti film bisu dan sebagainya. b. dan (2) media audio visual gerak. ilustrasi. Media audiovisual diam diantaranya TV diam. papan magnetik. telepon.gambar pilihan dan potongan gambar. poster. tape recorder. film bersuara. di sekitar sekolah atau di lokasi lain atau di masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai media pengajaran. film rangkai bersuara. media tiga dimensi. b). realita. papan buletin. Ditinjau dari karakteristiknya media audio visual dibedakan menjadi 2 yaitu (1) madia audio visual diam. Media audio visual gerak diantaranya film TV. bagan. papan flanel. 4. 2. flashcard. Papan (board) yang termasuk dalam media ini diantaranya : papan tulis. film bingkai. buku bersuara. laboratorium bahasa. a). dll. peta. Media audio visual Media audiovisual merupakan media yang mampu menampilkan suara dan gambar. dan sumber belajar pada masyarakat. . a). Media Audio Media audio berfungsi untuk menyalurkan pesan audio dari sumber pesan ke penerima pesan. dan papan paku. papan listrik.1. film rngkai. dll. diagram. Media visual dibedakan menjadi dua yaitu (1) media visual diam (2) media visual gerak a. dll. Media Visual Media visual yaitu media yang mengandalkan indra penglihat. Media visual diam contohnya foto. 3. gambar bersuara.

komunikasi lisan. Contoh. (2) Gagne. hardware. seperti transparansi untuk perangkat overhead. (4) Gerlach dan Ely. program belajar dengan komputer dam telepon. burung. yaitu benda untuk didemonstrasikan. . filmstrip. isi pesan yang disimpan dalam transparansi OHP. film slide. (3) Allen. contoh pemanfaatan realit misalnya guru membawa kelinci. modul. Media tiga dimensi diantaranya : model. dan film. Menurut Schramm. radio. Sedangkan equipment (peralatan) ialah sesuatu yang dipakai untuk memindahkan atau menyampaikan sesuatu yang disimpan oleh material kepada audien. video tape recorder. Contoh. dan sebagainya. dan bahan cetak. papan flanel. Sumber belajar pada masyarakat diantaranya dengan karya wisata dan berkemah. yaitu menurut: (1) Wilbur Schramm. proyektor slide. Istilah material berkaitan erat dengan istilah equipment dan istilah hardware berhubungan dengan istilah software. proyektor filmstrip. yaitu (1) liputan luas dan serentak seperti TV. grafik. Terdapat lima model klasifikasi. Perangkat media pembelajaran. c). slide. Klasifikasi media pembelajaran. dan facsimile. Menurut Gagne. Software adalah isi pesan yang disimpan dalam material. proyektor overhead. video. (3) media untuk belajar individual.b). Istilah hardware dan software tidak hanya dipakai dalam dunia komputer. video tape recorder. mock up. misalnya proyektor film slide. equipment. media diklasifikasi menjadi tujuh kelompok. slide. sedangkan hardware adalah peralatan yang digunakan untuk menyampaikan pesan yang telah dituangkan ke dalam material untuk dikirim kepada audien. Material (bahan media) adalah sesuatu yang dapat dipakai untuk menyimpan pesan yang akan disampaikan kepada auidien dengan menggunakan peralatan tertentu atau wujud bendanya sendiri. poster audio tape. seperti buku. kaset audio. dan media sederhana. tetapi juga untuk semua jenis media pembelajaran. media cetak. film. ikan atau dengan mengajak siswanya langsung ke kebun sekolah atau ke peternakan sekolah. mahal. seperti film. gambar. kaset video. dan software. Schramm juga mengelompokkan media menurut kemampuan daya liputan. media digolongkan menjadi media rumit. gambar diam. dan diorama. papan tempel. (2) liputan terbatas pada ruangan. Realita adalah benda-benda nyata seperti apa adanya atau aslinya . d). Media pembelajaran diklasifikasi berdasarkan tujuan pemakaian dan karakteristik jenis media. dan (5) Ibrahim. film bersuara. Yang termasuk perangkat media adalah material. proyektor film. gambar bergerak.

angkaKlasifikasi Media 15 Media Pembelajaran angka. ide atau gagasan melalui penyajian kata-kata. gambar bergerak. pengenalan visual. media proyeksi. Setiap jenis media tersebut memiliki perbedaan kemampuan untuk mencapai tujuan belajar. yaitu: visual diam. kalimat. pengajaran terprogram.dan mesin belajar. memberi kondisi eksternal. ada tinggi. presentasi grafis. memperjelas sajian ide. demonstrasi. Allen mengungkapkan enam tujuan belajar. dan pemberi umpan balik. dan simbol/gambar. media dikelompokkan berdasarkan ciri-ciri fisiknya atas delapan kelompok. Ketujuh kelompok media pembelajaran tersebut dikaitkan dengan kemampuannya memenuhi fungsi menurut hirarki belajar yang dikembangkan. yaitu pelontar stimulus belajar. rekaman suara. Allen juga mengaitkan antara jenis media pembelajaran dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. prosedur. pelajaran terprogram. Grafis biasanya digunakan untuk menarik perhatian. antara lain: info faktual. menilai prestasi. video. Menurut Ibrahim. presentasi verbal. media audio. dan rendah. media tertentu memiliki kelebihan untuk tujuan belajar tertentu tetapi lemah untuk tujuan belajar yang lain. terdapat sembilan kelompok media. dan simulasi. media tanpa proyeksi tiga dimensi. Di samping mengklasifikasikan. contoh perilaku belajar. Menurut Allen. dan sikap. Media grafis adalah media visual yang menyajikan fakta. televisi. dan mengilustrasikan fakta-fakta sehingga menarik dan diingat orang. film. Yang termasuk media grafis antara lain : . Menurut Gerlach dan Ely. memasukkan alih ilmu. yaitu media tanpa proyeksi dua dimensi. media dikelompokkan berdasarkan ukuran serta kompleks tidaknya alat dan perlengkapannya atas lima kelompok. obyek tiga dimensi. keterampilan. dan sajian lisan. televisi. prinsip dan konsep. buku teks cetak. penarik minat belajar. Allen melihat bahwa. rekaman. menuntun cara berpikir. sedang. gambar diam. yaitu benda sebenarnya. komputer.

1. Karakteristik media juga dapat dilihat menurut kemampuannya membangkitkan rangsangan seluruh alat indera. 4. yaitu penyajian data berangka melalui perpaduan antara angka. 6. pengetahuan mengenai karakteristik media pembelajaran . dan kemudahan kontrolnya oleh pemakai (Sadiman. 5. yaitu perpaduan sajian kata-kata. lingkup sasaran yang dapat diliput. Bagan. Schramm melihat karakteristik media dari segi ekonomisnya. 7. yaitu sajian kombinasi visual yang jelas. Poster. Papan Flanel. Grafik. 3. Bulletin Board. dan menarik dengan maksud untuk menarik perhatian orang yang lewat. Misalnya. Gambar-gambar atau tulisan-tulisan biasanya langsung ditempelkan dengan menggunakan lem atau alat penempel lainnya. yang dikaitkan atau dilihat dari berbagai segi. Dalam hal ini. 2. dkk. Sketsa. yaitu papan biasa tanpa dilapisi kain flanel. dan simbol yang merupakan ringkasan suatu proses. atau hubungan-hubungan penting. garis.. 1990). yaitu papan yang berlapis kain flanel untuk menyajikan gambar atau kata-kata yang mudah ditempel dan mudah pula dilepas. menyolok. KARAKTERISTIK BEBERAPA JENIS MEDIA PEMBELAJARAN Setiap media pembelajaran memiliki karakteristik tertentu. garis. yaitu gambaran yang sederhana yang dirancang untuk memperlihatkan hubungan timbal balik yang biasanya disajikan melalui garis-garis simbol. Diagram. yaitu gambar yang sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian-bagian pokok dari suatu bentuk gambar. perkembangan. dan simbol.

ternyata bahwa karakteristik media. Ketiga karakteristik atau ciri media pembelajaran tersebut (Arsyad. telah melakukan pengelompokan atau membuat taksonomi mengenai media pembelajaran. dengan stimulus pengalaman yang relatif sama mengenai kejadian tersebut. menyimpan. Karakteristik yang dimiliki adalah: bersifat kongkret. yaitu: media hasil teknologi cetak. seperti Bretz. media proyeksi diam (hanya menonjolkan visual saja dan disertai rekaman audio). terkadang memiliki ciri .. kejadian atau proses dalam mengatasi masalah ruang dan waktu. Atau sebaliknya. dkk. misalnya proses larva menjadi kepompong dan kemudian menjadi kupu-kupu dapat disajikan dengan waktu yang lebih singkat (atau dipercepat dengan teknik time-lapse recording). Arsyad (2002) mengklasifikasikan media pembelajaran menjadi empat kelompok berdasarkan teknologi. c) ciri distributif. Kemp. 2002) adalah: a) ciri fiksatif. Karakteristik dari masing-masing kelompok media tersebut akan dibahas dalam uraian selanjutnya. Gerlach dan Ely mengemukakan tiga karakteristik media berdasarkan petunjuk penggunaan media pembelajaran untuk mengantisipasi kondisi pembelajaran di mana guru tidak mampu atau kurang efektif dapat melakukannya. dapat memperjelas suatu masalah dalam bidang masalah apa saja dan pada tingkat usia berapa saja. Pada prinsipnya semua jenis media dalam kelompok ini merupakan penyampaian pesan lewat simbul-simbul visual dan melibatkan rangsangan indera penglihatan. di berbagai tempat. Duncan. murah harganya dan mudah mendapatkan serta menggunakannya. Media grafis.sangat penting artinya untuk pengelompokan dan pemilihan media. Banyak ahli. klasifikasi media. secara garis besar media pembelajaran dapat diklasifikasikan atas: media grafis. Gagne. yang menggambarkan kemampuan media mentransportasikan obyek atau kejadian melalui ruang. Masing-masing kelompok media tersebut memiliki karakteristik yang khas dan berbeda satu dengan yang lainnya. dan merekonstruksi suatu peristiwa atau obyek. melestarikan. Dari sekian pengelompokan tersebut. yang menggambarkan kemampuan media untuk merekam. dan media permainan-simulasi. b) ciri manipulatif. (dalam Sadiman. Sebagai contoh. media hasil teknologi audio-visual. 1975. dan Kemp. suatu kejadian/peristiwa dapat diperlambat penayangannya agar diperoleh urut-urutan yang jelas dari kejadian/peristiwa tersebut. dan media hasil gabungan teknologi cetak dan komputer. media audio. Berdasarkan uraian sebelumnya. 1990) juga mengemukakan bahwa karakteristik media merupakan dasar pemilihan media yang disesuaikan dengan situasi belajar tertentu. yaitu kamampuan media untuk mentransformasi suatu obyek. Briggs. Edling. dapat mengatasi batasan ruang dan waktu. dan pemilihan media merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam penentuan strategi pembelajaran. media hasil teknologi berdasarkan komputer. dan secara bersamaan kejadian itu disajikan kepada sejumlah besar siswa. Schramm.

praktis dipergunakan untuk semua ukuran ruangan kelas. 1990). dan mengandung pesan yang bersifat interpretatif. yang melibatkan rangsangan indera pendengaran. sesuai untuk mengajarkan keterampilan tertentu. memungkinkan penerapan konsep-konsep atau peranperan ke dalam situasi nyata di masyarakat. sifat komunikasinya hanya satu arah. semuanya dapat dikelompkkan ke dalam satu istilah yaitu permainan (Sadiman. Media proyeksi diam. terkadang menggunakan simbul-simbul verbal (pada jenis media grafik).. dapat memberikan umpan balik langsung. mampu menyajikan teori dan praktek secara terpadu. sesuai dengan kebutuhan. Meskipun berbeda-beda. waktu. Beberapa jenis media yang termasuk kelompok ini memerlukan alat bantu (misal proyektor) dalam penyajiannya. Ciri atau karakteristik dari media ini adalah: melibatkan pebelajar secara aktif dalam proses belajar. dapat mengembangkan daya imajinasi dan merangsang partisipasi aktif pendengarnya. menggunakan teknik-teknik warna. lebih mahal dari kelompok media grafis. peran pengajar tidak begitu kelihatan tetapi yang menonjol adalah aktivitas interaksi antar pebelajar. mampu meningkatkan kemampuan komunikatif pebelajar. dihentikan. sesuai untuk belajar secara berkelompok atau individual. cara penyimpanannya mudah (praktis). menyajikan obyek -obyek secara diam (pada media dengan penampilan visual saja).abstrak (pada jenis media diagram). Media audio. memiliki sifat luwes karena dapat dipakai untuk berbagai tujuan pembelajaran dengan mengubah alat dan persoalannya sedikit saja. atau disertai rekaman audio. penyajiannya berada dalam kontrol guru. Karakteristik umum media ini adalah: pesan yang sama dapat disebarkan ke seluruh siswa secara serentak. terkadang dalam penyajiannya memerlukan ruangan gelap. gerak lambat untuk menampilkan obyek/kejadian tertentu (terutama pada jenis media film). misalnya simulasi dan permainan peran. dan indera. dapat diulang-ulang. dsb. dan pesan/informasi atau program terikat dengan jadwal siaran (pada jenis media radio). dan media film lebih realistik. Ada beberapa istilah lain untuk kelompok media pembelajaran ini. Media permainan dan simulasi. pesan/program dapat direkam dan diputar kembali sesukanya. dapat mengatasi masalah kekurangan guru. Hakekat dari jenis-jenis media dalam kelompok ini adalah berupa pesan yang disampaikan atau dituangkan kedalam simbul-simbul auditif (verbal dan/atau non-verbal). atau permainan simulasi. merupakan ringkasan visual suatu proses. animasi. dapat mengatasi keterbatasan ruang. Secara umum media audio memiliki karakteristik atau ciri sebagai berikut: mampu mengatasi keterbatasan ruang dan waktu (mudah dipindahkan dan jangkauannya luas). mampu mengatasi keterbatasan pebelajar . Ada kalanya media ini hanya disajikan dengan penampilan visual saja. sangat sesuai untuk pengajaran musik dan bahasa.

Tugaz 2 Nama Nim Kelas : Media dan Sumber Belajar : Ninik Indriany : 101404001 :A “Membuat klasifikasi media pembelajaran” No.yang sulit belajar dengan metode tradisional. 1 Dasar Pengklasifikasian Menurut Jenisnya Media audio Macam-macanya Media visual Media audio . dan dalam penyajiannya mudah dibuat serta diperbanyak.

2 Menurut daya liputnya Media dengan daya liput luas dan serentak Media sederhana (murah dan mudah diperolehnya) Media grafis (2 dimensi) ex: 3 Menurut bahan pembuatannya Media dengan daya liput terbatas dengan ruang Media komplek visual Media pengajaran idividual 4 Menurut bentuknya Media 3 dimensi Media elektronik .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful