NAMA KELAS

: MOLINA CHRISTINA SITORUS : XI IPS 2

A. Ajaran Hindu-Buddha di Indonesia Sudah diketahui bahwa ajaran Hindu itu merupakan sinkretisme (percampuran) antara kepercayaan bangsa Arya dengan kepercayaan bangsa Dravida. Sifatnya Polytheisme (banyak tuhan/dewa). Tiap-tiap dewa meruakan lambing kekuatan terhadap alam, sehingga perlu disembah atau dipuji dan dihormati. Dalam agama Hindu diajarkan bahwa hidup di dunia ini merupakan suatu penderitaan atau kesengsaraan (samsara), akibat perbuatan yang kurang baik pada masa sebelumnya (karma). Manusia dilahirkan kembali (renkarnasi) memperoleh kesempatan untuk memperbaiki diri. Seseorang yang telah sempurna hidupnya dapat mencapai Moksa, yaitu lepas dari samsara atau meninggal tanpa meninggalkan badan jasmani. Mereka yang telah mencapai Moksa tidak dilahirkan kembali, tetapi tinggal di Nirwana (Sorga). Disamping kitab Weda juga dikenal kitab Brahmana dan kitab Upanisad. Kitab Brahmana merupakan tafsir kitab Weda, sedangkan kitab Upanisad berisi ajaran tentang cara-cara menghindarkan diri dari kesengsaraan. Kitab Suci agama Hidu yang berupa Weda terdiri dari empat buah kitab, yaitu: • Regveda: berisi tentang ajaran-ajaran Hindu. Merupakan kitab yang tertua. • Samaveda : Berisi nyanyian pujian yang wajib dilakukan waktu sedang upacara Agama. • Yajurveda : Berisi doa yang dibacakan sewaktu upacara Agama. • Atharwaveda : Berisi doa-doa untuk menyembuhkan penyakit, doa untuk memerangi rohroh jahat. Agama Budha diajarkan oleh Sidharta, putra dari Raja Sudodhana dari kerajaan Kapilawastu. Sudharta berarti orang yang mencapai tujuannya, ia juga disebut Budha Gautama yang berarti orang yang menerima Bodhi, atau dixebut juga Cakyamuni yang berarti orang bijak dari keturunan suku bangsa Cakya. Peristiwa kelahiran, menerima penerangan Agung, dan kematiannya terjadi pada tanggal yang bersamaan yaitu waktu bulan purnama dalam bulan Mei. Ketiga peristiwa tersebut dirayakan oleh umat Budha sebagai hari waisak, sedangkan pada keempat temat suci itu diberi tanda oleh Raja Asoka berupa tiang-tiang atau tugu (yang lebih dikenal dengan Tugu Asoka). Sebagai lambang kelahiran Budha berupa bunga Seroja, pohon Pippala, atau bodhi sebagai lambang mulai memberikan ajaran, dan stupa sebagai lambang kematiannya. Agama ini sekilas mirip dengan Agama Hindu, tetapi dalam agama Budha terdapat ajaran yang baru dan berbeda seperti tidak dibenarkan ada nya Kasta atau tingkatan dalam masyarakat. Untuk selanjutnya agama Budha berkembang menjadi dua aliran yaitu aliran Mahayana (kendaraan besar) dan aliran Hinayana (kendaraan kecil). Kitab agama Budha adalah Tripitaka, artinya tiga keranjang atau wadah, bagian-bagian dari Tripitaka adalah • Vinayapatika : berisi aturan-aturan kehidupan. • Suttapayika : berisi dasar-dasar dalam meberikan pelajaran. • Abdidharmapittaka : Berisi tentang falsafah Agama. Kebudayaan masyarakat India terus mengalami kemajuan dan berkembang, terutama dalam bidang seni pahat dan seni patung. Kuil-kuil yang megah dibangun di kota-kota penting di India. Kesusastraan mengalami masa yang cukup gemilang. Kitab suci agama Hindu dan Budha sebagai hasil karya sastra yang banyak dibaca oleh penganutnya. Ada juga yang terkenal lagi, yaitu epos Mahabarata dan Ramayana.

maka prajurit yang kalah perang terdesak dan menyingkir ke Indonesia. dan diperkirakan abad 2 Masehi agama Budha masuk ke Indonesia. Sedangkan bahasa Sansekerta adalah bahasa sastra tertinggi yang dipakai dalam kitab suci Weda. 2.Moens berpendapat bahwa yang membawa agama Hindu ke Indonesia adalah kaum ksatria atau golongan prajurit. Disamping pendapat / hipotesa tersebut di atas. Untuk agama Buddha diduga adanya misi penyiar agama Budha yang disebut dengan Dharmaduta.J.C.Krom. Indonesia sebagai negara kepulauan letaknya sangat strategis. untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini. Hipotesis Waisya. Teori atau Hipotesa tentang masuk nya ajaran Hindu-Budha ke Indonesia 1.J.A.5 M. proses penyebaran di lakukan oleh golongan pendeta Budha (biksu). Hipotesis Brahmana. Hipotesis Arus Balik dikemukakan oleh FD. berusaha belajar agama Budha di India. dan selanjutnya orang-orang Indonesia yang sudah menjadi biksu.Ir. Dengan demikian peran aktif penyebaran budaya India. . kemampuan menulis serta kesan-kesan mengenai kebudayaan India. Bukit Siguntang (Sumsel). Kedatangan Kaum Brahmana tersebut diduga karena undangan Penguasa/Kepala Suku di Indonesia atau sengaja datang untuk menyebarkan agama Hindu ke Indonesia. bahkan diduga ada yang menetap karena menikah dengan orang Indonesia. Golongan ini dalam penyebaran budayanya melakukan proses penyebaran yang terjadi dalam dua tahap yaitu sebagai berikut: • Pertama. Menurutnya penyebaran budaya India di Indonesia dilakukan oleh para cendekiawan atau golongan terdidik. Dan golongan Brahmana walaupun menguasai bahasa Sansekerta tetapi menurut kepercayaan Hindu kolot tidak boleh menyebrangi laut. menyatakan bahwa ajaran Hindu ke Indonesia dibawa oleh orang-orang India yang berkasta Sudra. terdapat pendapat yang lebih menekankan pada peranan Bangsa Indonesia sendiri. karena mereka dianggap sebagai orang-orang buangan Pada dasarnya keempat teori tersebut memiliki kelemahan yaitu karena golongan ksatria. proses penyebaran kedua dilakukan oleh golongan Brahmana terutama aliran Saivasiddharta. diutarakan oleh Prof. Hipotesa Sudra. 3.Dr.N. yaitu terletak diantara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudra (Indonesia dan Pasifik) yang merupakan daerah persimpangan lalu lintas perdagangan dunia. sehingga di Indonesia terbentuk masyarakat Sangha. Sekembalinya dari India mereka membawa kitab suci. waisya. Hal ini dibuktikan dengan adanya penemuan arca Budha yang terbuat dari perunggu diberbagai daerah di Indonesia antara lain Sempaga (Sulsel). tidak hanya orang India tetapi juga orang-orang Indonesia yaitu para biksu Indonesia tersebut. yang menyebarkan agama Budha ke Asia termasuk Indonesia melalui jalur dagang. Hipotesis ini menekankan peranan bangsa Indonesia dalam proses penyebaran kebudayaan Hindu dan Budha di Indonesia. Bosh. K. bahasa sansekerta.L.Vanleur berpendapat bahwa agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh kaum Brahmana karena hanyalah kaum Brahmana yang berhak mempelajari dan mengerti isi kitab suci Weda. Hipotesis Ksatria. Menurut aliran ini seseorang yang dicalonkan untuk menduduki golongan Brahmana harus mempelajari kitab agama Hindu bertahun-tahun sampai dapat ditasbihkan menjadi Brahmana. karena adanya kekacauan politik/peperangan di India abad 4 . diutarakan oleh J. berpendapat bahwa agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh kaum pedagang yang datang untuk berdagang ke Indonesia. diutarakan oleh Dr. Jember (Jatim). 4. bahkan diduga mendirikan kerajaan di Indonesia. dan sudra tidak mengusai bahasa Sansekerta. terdapat beberapa pendapat/hipotesa yaitu B. • Kedua. Jalur perdagangan India-Cina melalui kepulauan Nusantara. untuk penyiaran Agama Hindu ke Indonesia.

Dari tempat tersebut mulai menyebarkan agama Hindu-Budha ke tempat lain di dunia.5 Masehi. arca tersebut berasal dari langgam Amarawati (India Selatan) dari abad 2 . Agama Hindu yang berkembang sebenarnya merupakan sinkretisme (percampuran) antara kebudayaan dan kepercayaan bangsa Aria dan bangsa Dravida. dan kepercayaan bangsa Aria tersebut berbaur dengan kepercayaan asli bangsa Dravida. Kutai (Kaltim). PERKEMBANGAN AGAMA HINDU DI INDIA MUNCULNYA AGAMA HINDU Perkembangan agama Hindu-Budha tidak dapat lepas dari peradaban lembah Sungai Indus. hidung mancung) ke Mohenjodaro dan Harappa melalui celah Kaiber (Kaiber Pass) pada 2000-1500 SM dan mendesak bangsa Dravida (berhidung pesek. Bangsa Dravida disebut juga Anasah yang berarti berhidung pesek dan Dasa yang berarti raksasa. Orang Aria mempunyai kepercayaan untuk memuja banyak Dewa (Polytheisme). Terjadi perpaduan antara budaya Arya dan Dravida yang disebut Kebudayaan Hindu (Hinduisme).Kerajaan Hindu/Buddha di Kalimantan  Kerajaan Kutai b. K e r a j a a n . Di Indialah mulai tumbuh dan berkembang agama dan budaya Hindu dan Budha. Dan di samping itu juga ditemukan arca perunggu berlanggam Gandhara (India Utara) di Kota Bangun. yang disebut Aryavarta (Negeri bangsa Arya) dan Hindustan (tanah milik bangsa Hindu). kulit gelap) dan bangsa Munda sebagai suku bangsa asli yang telah mendiami daerah tersebut. Agama Hindu tumbuh bersamaan dengan kedatangan bangsa Aria (cirinya kulit putih. Daerah perkembangan pertamanya terdapat di lembah Sungai Gangga. Selain itu. Oleh karena itu.Budha di Indonesia a. Sehingga bangsa Dravida menyingkir ke selatan Pegunungan Vindhya.Kerajaan Hindu/Buddha di Jawa  Kerajaan Salakanagara (150-362)  Kerajaan Tarumanegara (358-669)  Kerajaan Sunda Galuh (669-1482)  Kerajaan Kalingga  Kerajaan Mataram Hindu  Kerajaan Kadiri (1042 . Awalnya bangsa Aria bermatapencaharian sebagai peternak kemudian setelah menetap mereka hidup bercocok tanam. istilah Hindu diperoleh dari nama daerah asal penyebaran agama Hindu yaitu di Lembah Sungai Indus/ Sungai Shindu/ Hindustan sehingga disebut agama dan kebudayaan Hindu.1222)  Kerajaan Singasari (1222-1292)  Kerajaan Majapahit (1292-1527) c. Bangsa Aria merasa ras mereka yang tertinggi sehingga tidak mau bercampur dengan bangsa Dravida. badan tinggi. . Bangsa Aria sendiri termasuk dalam ras Indo Jerman. C .k e r a j a a n y a n g b e r c o r a k H i n d u .Kerajaan Hindu/Buddha di Sumatra  Kerajaan Malayu Dharmasraya  Kerajaan Sriwijaya B. di India.Dilihat ciri-cirinya.

lahir saat bangsa Aria menguasai daerah Gangga Tengah. Ketiga dewa tersebut dikenal dengan sebutan Tri Murti. merupakan para pekerja kasar. • Yajur Veda. doa-doa untuk menyembuhkan penyakit. para pekerja/ buruh/budak. Doa/mantra muncul saat bangsa Arya menguasai Gangga Hilir. Paria disebut juga Hariyan dan merupakan mayoritas penduduk India. Pelapisan tersebut dikenal dengan Caturwangsa/Caturwarna. Di luar kasta tersebut terdapat kasta Paria terdiri dari pengemis dan gelandangan. terdiri dari para pedagang. Pembagian tersebut didasarkan pada tugas/ pekerjaan mereka. Golongan Brahmana merasa berada pada kasta tertinggi dan paling berkuasa terutama untuk mempelajari kitab-kitab suci agama Hindu lainnya. Pembagian kasta muncul sebagai upaya pemurnian terhadap keturunan bangsa Aria sehingga dilakukan pelapisan yang bersumber pada ajaran agama. Ksatria. • Sama Veda. berisi doa-doa yang dibacakan waktu diselenggarakan upacara agama. Kitab suci agama Hindu disebut Weda (Veda) artinya pengetahuan tentang agama. yaitu: • Reg Veda. • Ksatria berkewajiban menjalankan pemerintahan termasuk pertahanan Negara. Ajaran ritual yang dijadikan pedoman untuk melaksanakan upacara keagamaan yang ditulis oleh para Brahmana disebut kitab Veda/Weda yang terdiri dari 4 bagian. berisi tentang ajaran-ajaran Hindu. Kaum Brahmana yang memonopoli upacara keagamaan membuat sebagai dari mereka bertindak sewenang-wenang. 2. Wisnu sebagai dewa pemelihara alam. yang berarti empat keturunan/ empat kasta. dan prajurit. yaitu: Brahma sebagai dewa pencipta segala sesuatu. terdiri dari raja dan keluarganya. Hindu mengenal pembagian masyarakat atas kasta-kasta tertentu. dan berternak.DEWA. Pemujaan terhadap para dewa-dewa dipimpin oleh golongan pendeta/Brahmana. bertani. Pembagian kasta tersebut didasarkan pada keturunan. Sehingga hal ini menimbulkan rasa anti agama. yaitu: 1. . para bangsawan. Waisya dan Sudra. • Atharwa Veda. Siwa sebagai dewa perusak. Sistem kasta membedakan derajat dan martabat manusia berdasarkan kelahirannya. yaitu Brahmana. berisi nyanyian puji-pujian yang wajib dinyanyikan saat diselenggarakan upacara agama. Perkawinan antar kasta dilarang dan jika terjadi dikeluarkan dari kasta dan masuk dalam golongan kaum Paria seperti bangsa Dravida.KITAB SUCI dan SISTEM KASTA Dalam ajaran agama Hindu dikenal 3 dewa utama. KEMUNDURAN AGAMA HINDU Pada abad ke 6 SM agama Hindu mengalami kemunduran disebabkan oleh faktor-faktor. terdiri dari para pendeta. berisi kumpulan mantera-mantera gaib. • Waisya bertugas berdagang. Contoh: rakyat dibebankan untuk memberikan korban yang telah ditetapkan. • Brahmana bertugas mengurus soal kehidupan keagamaan. merupakan kitab tertua (1500-900 SM) kirakira muncul saat bangsa Aria ada di Punjab. • Sudra bertugas sebagai petani/ peternak.

Abhrdharma Pitaka berisi filosofi (falsafah agama). Oleh karena itu. psikologi. KITAB SUCI Ajaran agama Budha dibukukan dalam kitab Tripitaka (dari bahasa Sansekerta Tri artinya tiga dan pitaka artinya keranjang). Sutta (Suttanata) Pitaka berisi kumpulan khotbah. Sidharta Gautama dikenal sebagai Budha atau seseorang yang telah mendapat pencerahan. PERKEMBANGAN AGAMA BUDHA DI INDIA MASUKNYA AGAMA BUDHA DI INDIA Agama Budha tumbuh di India tepatnya bagian Timur Laut. Sidharta artinya orang yang mencapai tujuan. artinya agama Budha bisa diterima siapa saja dan tidak mengenal pembagian masyarakat atas kasta. Golongan tersebut disebut golongan Buddha yang dihimpun oleh Sidharta. dan sistematisasi doktrin PERKEMBANGAN dan PERPECAHAN dalam AGAMA BUDHA Perkembangan Agama Budha mencapai puncaknya kejayaannya pada masa pemerintahan raja Ashoka dari Dinasti Maurya. Perpecahan dalam agama Budha terjadi karena masing-masing mempunyai pandangan/ aliran sendiri.kelahiran. Dan berkembang cepat serta dapat diterima masyarakat India. 3. Agama Budha bersifat non-eksklusif. Kitab Tripitaka terdiri atas 3 kumpulan tulisanyaitu : 1. Pahamnya disebut agama Budha. Setiap orang mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk mencapai kesempurnaan tersebut asalkan ia mampu mengendalikan dirinya sehingga terbebas dari samsara. Ia menetapkan agama Budha sebagai agama resmi negara. Diantaranya aliran yang terkenal yaitu Hinayana dan Mahayana. klasifikasi. 3. Hal tersebut dikarenakan. Agama Budha muncul sebagai reaksi terhadap domonisi golongan Brahmana atas ajaran dan ritual keagamaan dalam masyarakat India. Bahkan sebelumnya kaum ksatria dan raja harus tunduk kepada Brahmana. Didukung oleh bahasa yang digunakan adalah bahasa Prakrit yaitu bahasa rakyat seharihari dan bukan bahasa Sansekerta yang hanya dimengerti oleh kaum Brahmana. Vinaya Pitaka berisi kodefikasi aturan-aturan yang berkenaan dengan kehidupan pendeta atau segala macam peraturan dan hukum yang menentukan cara hidup para pemeluknya. . Sidharta disebut juga Budha Gautama yang berarti orang yang menerima bodhi. Tidak mengenal perbedaan hak antara pria dan wanita Setelah 100 tahun Sang Budha wafat timbul bermacam-macam penafsiran terhadap hakikat ajaran Budha.3. pokok-pokok atau dasar ajaran sang Buddha 2. Timbul golongan yang berusaha mencari jalan sendiri untuk mencapai hidup abadi yang sejati.manusia. 2.berdasarkan. Sidharta memandang bahwa sistem kasta dapat memecah belah masyarakat bahkan sistem kasta dianggap membedakan derajat dan. Menurut agama Budha kesempurnaan (Nirwana) dapat dicapai setiap orang tanpa harus melalui bantuan pendeta/ kaum Brahmana. Sidharta berusaha mencari jalan lain untuk mencapai moksa yang kemudian berhasil ia peroleh di Bodhgaya (tempat ia memperoleh penerangan agung). Selain itu adanya larangan bagi orang awam untuk mempelajari kitab suci. sebagai berikut : 1.martabat.

Menurut aliran ini tiap orang wajib berusaha sendiri untuk mencapai nirwana. 2. Ajarannya lebih mendekati Budha semula. dan Muangtai. Ajarannya sudah berbeda dengan ajaran Budha semula. dan Tibet. Diarahkan pada tindakan-tindakan yang dibenarkan oleh agama. sifatnya terbuka. Mahayana artinya kendaraan besar. Myanmar (Birma). Hinayana artinya kendaraan kecil. lebih tertutup hanya mengejar pembebasan bagi diri sendiri. -Tujuan untuk menyelamatkan umat manusia dari rasa kegelapan/ mengantarkan umat manusia untuk dapat mencapai tujuan hidupnya. Penganut aliran ini mengajarkan pembebasan bagi diri sendiri serta bermisi pembebasan bagi orang lain. Pengikutnya sebagian besar berada di daerah Srilanka. Dibenarkan untuk mengadakan korban Tidak dibenarkan mengadakan korban Kitab suci. wilayah inilah merupakan awal perkembangan peradaban budaya hindubuddha.1. Setiap orang berhak menjadi Sanggha sejauh sanggup menjalankan ajaran dan petunjuk sang Budha. Tidak diakui adanya kasta dan memandang kedudukan seseorang dalam masyarakat adalah sama. Mahayana. Cina. Jepang. Setiap manusia berusaha hidup bersama/ membantu setiap orang lain dalam mencapai Nirwana. Para pengikutnya sebagian besar ada di daerah Indonesia. . TRIPITAKA Mengakui 3 dewa tertinggi (Trimurti) Sidharta Gautama sebagai pemimpin agama Budha Agama Hindu hanya dapat dipelajari oleh kaum pendeta/Brahmana Agama Budha dapat dipelajari dan diterima oleh semua orang tanpa memandang kasta Adanya pembedaan harkat dan martabat/hak dan kewajiban seseorang Tidak mengenal pembagian hak antara pria dan wanita Agama Hindu hanya bisa dipelajari dengan menggunakan bahasa Sansekerta Agama Budha disebarkan pada rakyat dengan menggunakan bahasa Prakrit Kesempurnaan (Nirwana) dapat dicapai dengan bantuan pendeta Setiap orang dapat mencapai kesempurnaan asal dapat mengendalikan diri sehingga terbebas dari samsara perkembangan agama dan kebudayaan hindu-budha kebudayaan dan agama hindu-budha pertama kali muncul di sekitar lembah sungai indus (shindu)india. Yang berhak menjadi Sanggha adalah para biksu dan biksuni yang berada di Wihara.agama hindu yang ada di india ini mengenal sistem kasta. WEDA Kitab Suci. PERSAMAAN dan PERBEDAAN AGAMA HINDU-BUDHA Persamaan Hindu dan Budha : -Sama-sama tumbuh dan berkembang di India -Selalu berusaha untuk meletakkan dasar-dasar ajaran kebenaran dalam kehidupan manusia di dunia ini. Jadi aliran Mahayana mengajarkan untuk mencapai Nirwana setiap orang harus mengembangkan kebijaksanaan dan sifat welas asih (belas kasih). Untuk mencapai Nirwana sangat tergantung pada usaha diri melakukan meditasi. PerbedaanHindu dan Budha : HINDU BUDHA Muncul sebagai perpaduan budaya bangsa Aria dan bangsa Dravida Muncul sebagai upaya pencarian jalan lain menuju kesempurnaan yang dipimpin Sidharta Kehidupan masyarakat dikelompokkan menjadi 4 golongan yang disebut Kasta (kedudukan seseorang dalam masyarakat diterima secara turun-temurun/didasarkan pada keturunan). Hinayana.

*surya sebagai dewa matahari *vayu sebagai dewa angin *varuna sebagai dewa laut agni sebagai dewa api samsara adalah merupakan salah satu ajaran agama hindu yang menyatakan bahwa hidup di dunia ini merupakan suatu penderitaan atau kesengsaraa karma adalah merupakan perbuatan dari seseorang baik perbuatan baik maupun perbuatan buruk sedangkan reinkarnasi adalah kelahiran kembali.sifatnya polytheisme yaitu percaya terhadap banyak dewa. ada beberapa dewa yang terkenal antara lain: *prativi sebagai dewa bumi.sehingga perlu disembah atau dipuja dan dihormati.agama hindu sebenarnya merupakan sinkretisme (percampuran)antara kepercayaan bangsa arya dengan kepercayaan dravida.tiap-tiap dewa merupakan lambang kekuatan terhadap alam. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful