NEURODEX tablet salut selaput Vitamin Neurotropik B1, B6, B12 Komposisi : tiap tablet salut selaput mengandung : Vitamin B1 Mononitrate

100 mg Vitamin B6 HCl 200 mg Vitamin B12 200 mcg Farmakologi : Vitamin B1 sebagai koenzim pada dekarboksilasi asam alfa-keto dan berperan dalam metabolisme karbohidrat. Vitamin B6 di dalam tubuh berubah menjadi piridoksal fosfat dan piridoksamin fosfat yang dapat membantu dalam metabolisme protein dan asam amino. Vitamin B12 berperan dalam sintesa asam nukleat dan berpengaruh pada pematangan sel dan memelihara integritas jaringan syaraf. Indikasi : Untuk pengobatan kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 seperti pada polineuritis. Kontra Indikasi : Hipersensitif terhadap komponen obat ini. Dosis : 1 tablet sehari, atau menurut petunjuk dokter. Efek samping : Pemakaian Vitamin B6 dosis besar dalam jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan sindrom neuropati. Peringatan dan perhatian : Sebaiknya tidak digunakan untuk pasien yang sedang menerima terapi levodopa. Kemasan : Box, 20 strip @ 10 tablet salut selaput. Clobazam Tablet Komposisi: Tiap tablet mengandung: Klobazam 10 mg Farmakologi: Klobazam termasuk golongan benzodiazepin yang bekerja berdasarkan potensiasi inhibisi

hilang nafsu makan. Penderita gangguan pernapasan. Dosis: Dewasa: 20 mg sehari dalam dosis terbagi. antidepressan. tetapi dapat terjadi pada dosis tinggi. disartria. Trimester pertama kehamilan. Hindari pemakaian dosis tinggi dan jangka lama. Gangguan pernapasan. gagal fungsi ginjal. keletihan.15 mg sehari dalam dosis terbagi. Myastehenia gravis. karena dapat menyebabkan toleransi dan ketergantungan fisik. Kelemahan otot (myasthenia gravis). nistagmus). gangguan fungsi motorik. dan amnestik. Berkurangnya libido. konstipasi. depresi mental. peningkatan berat badan. spinal atau serebral ataksia dan pada kasus keracunan akut alkohol. neuroleptik. Untuk kasus berat dosis dapat diberikan samapai 6 tablet sehari. urtikaria. Penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi dapat menyebabkan abnormalitas yang reversibel seperti gangguan bicara. gangguan saluran cerna. Kontraindikasi:       Pasien yang mengalami depresi sistem saraf pusat (koma). vertigo. analgesik. gangguan penglihatan (penglihatan ganda. mengantuk. . palpitasi. Jika perlu dapat dinaikkan sampai 30 mg/hari. dan pasien yang sedang menjalani terapi dengan obat sistem depresan. takikardia. Reaksi hipersensitif terhadap klobazam. Orang lanjut usia: 10 . sedatif. Reaksi kulit seperti erupsi. pusing. mual.neuron dengan asam gama-aminobutirat (GABA) sebagai mediator. Peringatan dan perhatian:     Hati-hati pemberian obat ini pada orang lanjut usia atau pasien yang lemah. Penderita psikotik dan gangguan depresi mental. bingung. ataksia. relaksasi otot. Selama minum obat ini dilarang menjalankan mesin atau kendaraan. Kegagalan pernapasan dan hipotensi tidak/jarang terjadi pada dosis terapi. ansiolitik. zat-zat hipnotik. retensi urin. lithium. Efek samping:        Mulut dan tenggorokan kering. disuria. Klobazam memiliki efek antikonvulsi. hati. Pemberian overdosis dapat menyebabkan depresi sistem saraf pusat dan koma. Indikasi: Mengatasi keadaan ansietas dan psikoneurotik yang disertai ansietas.

Klobazam diekskresi melalui air susu ibu. GPL9805024310A1 . pasien dengan kerusakan hati serius (misal cholestatic jaundice) dan pasien dengan sleep apnoea syndrome. Kemasan dan Nomor Registrasi: Kotak. meningkatkan waktu paruh dan konsentrasi klobazam. Interaksi obat:   Jika klobazam dikombinasi dengan depresan sistem saraf pusat (termasuk antikonvulsan dan alkohol) akan menambah terjadinya depresi sistem saraf pusat. Hentikan pemberian ASI selama pengobatan dengan klobazam. 10 strip @ 10 tablet. Simetidin dapat mengurangi klirens plasma klobazam.