RIWAYAT HIDUP AUGUSTE COMTE

Comte lahir di Montpellier, sebuah kota kecil di bagian barat daya dari negara Perancis. Setelah bersekolah disana, ia melanjutkan pendidikannya di Politeknik École di Paris. Politeknik École saat itu terkenal dengan kesetiaannya kepada idealis republikanisme dan filosofi proses. Pada tahun 1818, politeknik tersebut ditutup untuk re-organisasi. Comte pun meninggalkan École dan melanjutkan pendidikannya di sekolah kedokteran di Montpellier. Tak lama kemudian, ia melihat sebuah perbedaan yang mencolok antara agama Katolik yang ia anut dengan pemikiran keluarga monarki yang berkuasa sehingga ia terpaksa meninggalkan Paris. Kemudian pada bulan Agustus 1817 dia menjadi murid sekaligus sekertaris dari Claude Henri de Rouvroy, Comte de Saint Simon, yang kemudian membawa Comte masuk ke dalam lingkungan intelek. Pada tahun 1824, Comte meninggalkan SaintSimon karena lagi-lagi ia merasa ada ketidakcocokan dalam hubungannya. Saat itu, Comte mengetahui apa yang ia harus lakukan selanjutnya: meneliti tentang filosofi positivisme. Rencananya ini kemudian dipublikasikan dengan nama Plan de travaux scientifiques nécessaires pour réorganiser la société (1822) (Indonesia: Rencana studi ilmiah untuk pengaturan kembali masyarakat). Tetapi ia gagal mendapatkan posisi akademis sehingga menghambat penelitiannya. Kehidupan dan penelitiannya kemudian mulai bergantung pada sponsor dan bantuan finansial dari beberapa temannya. Ia kemudian menikahi seorang wanita bernama Caroline Massin. Comte dikenal arogan, kejam dan mudah marah sehingga pada tahun 1826 dia dibawa ke sebuah rumah sakit jiwa, tetapi ia kabur sebelum sembuh. Kemudian setelah kondisinya distabilkan oleh Massin, ia mengerjakan kembali apa yang dulu direncanakannya. Namun sayangnya, ia bercerai dengan Massin pada tahun 1842 karena alasan yang belum diketahui. Saat-saat di antara pengerjaan kembali rencananya sampai pada perceraiannya, ia mempublikasikan bukunya yang berjudul Le Cours de Philosophie Positivistic. Pada tahun 1844, Comte menjalin kasih dengan Clotilde de Vaux, dalam hubungan yang tetap platonis. Setelah Clotilde wafat, kisah cinta ini menjadi quasi-religius. Tak lama setelahnya, Comte, yang merasa dirinya adalah seorang penemu sekaligus seorang nabi dari

.1854). menerbitkan bukunya yang berjudul Système de politique positive (1851 ."agama kemanusiaan" (religion of humanity). Dia wafat di Paris pada tanggal 5 September 1857 dan dimakamkan di Cimetière du Père Lachaise.

terlepas dari ilmu-ilmu pengetahuan lainnya. mulailah ada beberapa orang Indonesia yang memperdalam pengetahuan tentang sosiologi. . Dengan kata lain Sosiologi ketika itu belum dianggap cukup penting dan cukup dewasa untuk dipelajari dan dipergunakan sebagai ilmu pengetahuan. Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Leopold Von Wiese. berdasarkan hasil karya Alfred Vierkandt. Buku tersebut berjudul Sosiologi Indonesai oleh Djody Gondokusumo. Van Vollenhoven. Beliau memberika kuliah dalam bahasa Indonesai ini merupakan suatu yang baru. Dalam karya mereka tampak unsur-unsur Sosiologi di dalamnya yang dikupas secara ilmiah tetapi kesemuanya hanya dikupas dalam kerangka non sosiologis dan tidak sebagai ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri. untuk pertama kalinya member kuliah sosiologi (1948) pada Akademi Ilmu Politik di Yogyakarta (kemudia menjadi Fakultas Sosial dan Ilmu Politik UGM . Pada tahun 1934/1935 kuliah-kuliah Sosiologi pada sekolah Tinggi Hukum tersebut malah ditiadakan. Misalnya saja Ajaran Wulang Reh yang diciptakan oleh Sri PAduka Mangkunegoro dari Surakarta. sosiologi juga dikuliahkan sebagai ilmu pengetahuan dalam Jurusan Pemerintahan dalam Negeri. Buku Sosiologi mulai diterbitkan sejak satu tahun pecahnya revolus fisik. mengajarkan tata hubungan antara para anggota masyarakat Jawa yang berasal dari golongan-golongan yang berbeda. Steinmetz dan sebagainya. Para Guru Besar yang bertaggung jawab menyusun daftar kuliah berpendapat bahwa pengetahuan dan bentuk susunan masyarakat beserta proses-proses yang terjadi di dalamnya tidak diperlukan dalam pelajaran hukum. Inipun kuliah Sosiologi masih sebagai pelengkap bagi pelajaran Ilmu Hukum. Kuliah-kuliah Sosiologi mulai diberikan sebelum Perang Dunia ke dua diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Hukum (Rechtshogeschool) di Jakarta. Ki Hajar Dewantoro. pelopor utama pendidikan nasional di Indonesia. Duyvendak dll. Pada Akademi Ilmu Politik tersebut. memberikan sumbangan di bidang sosiologi terutama mengenai konsep-konsep kepemimpinan dan kekeluargaan di Indonesia yang dengan nyata di praktikkan dalam organisasi pendidikan Taman Siswa. C. hubungan luar negeri dan publisistik.am bahasa Belanda.PERKEMBANGAN SOSIOLOGI DI INDONESIA Sejak jaman kerajaan di Indonesia sebenarnya para raja dan pemimpin di Indonesia sudah mempraktikkan unsur-unsur Sosiologi dalam kebijakannya begitu pula para pujangga Indonesia. Bierens de Haan. Sosiologi yang dikuliahkan sebagin besar bersifat filsafat Sosial dan Teoritis. karena sebelum perang dunia ke dua semua perguruan tinggi diberikan da. Kemudian pendidkikan mulai di buka dengan memberikan kesempatan kepara para mahasiswa dan sarjana untuk belajar di luar negeri sejak tahun 1950. terutama dalam bidang hubungan antar golongan (intergroup relations). seorang sarjana Indonesia yaitu Soenario Kolopaking. Ter Haar. memuat tentang beberapa pengertian elementer dari Sosiologi yang teoritis dan bersifat sebagai Filsafat. Sosiologi pada waktu itu dianggap sebagai Ilmu pembantu bagi ilmu-ilmu pengetahuan lainnya. banyak mengandung aspek-aspek Sosiologi. Pada masa penjajahan Belanda ada beberapa karya tulis orang berkebangsaan belanda yang mengambil masyarakat Indonesai sebagai perhatiannya seperti Snouck Hurgronje.

J. Buku-buku Sosiologi lainnya adalah Sosiologi Suatu Pengantar Ringkas karya Mayor Polak. namun telah ada Jurusan Sosiologi pada beberapa fakultas Sosial dan Politik UGM. seorang warga Negara Indonesia bekas anggota Pangreh Praja Belanda. Selo Soemardjan atau Bapak Sosiologi Indonesia 2. Bouman. Selo Soemardjan. Selo Soemardjan bersama Soelaeman Soemardi. Berikut biografi singkat dan peran – peran tokoh tersebut dalam perkembangan sosiologi di Indonesia : 1. Arief Budiman Sosiolog Lokal yang Melangkah ke Dunia Internasional . Prof Dr Paulus Wirutomo dan Arief Budiman. Dr. yang telah mendapat pelajaran sosiologi sebelum perang dunia kedua pada universitas Leiden di Belanda. Penulis lainnya Selo Soemardjan menulis buku Social Changes in Yogyakarta pada tahun 1962. Dewasa ini telah ada sejumlah Universitas Negeri yang mempunyai Fakultas Sosial dan politik atau Fakultas Ilmu Sosial. Beliau juga menulis buku berjudul Pengantar Sosiologi Pengetahuan. Kanjeng Pangeran Haryo Prof. Apalagi masyarakat Indonesai merupakan masyarakat majemuk yang mencakup berates suku. Diantaranya adalah Prof. bergrippen en problemen serta buku Lysen yang berjudul Individu en Maatschapppij. Para pengajar sosiologi teoritis filosofis lebih banyak mempergunakan terjemahan bukubukunya P. yaitu Algemene Maatschapppijleer dan Sociologie. Penelitian-penelitian sosiologi di Indonesai belum mendapat tempat yang sewajarnya. oleh karena masyarakat masih percaya pada angka-angka yang relative mutlak. Dr. Prof Dr Paulus Wirutomo sang Sosiolog Pendidikan 3. sementara sosiologi tidak akan mungkin melakukan hal-hal yang berlaku mutlak disebkan masingmasing manusia memiliki kekhususan. Hukum dan politik terbit pada tahun 1967.Selanjutnya buku karangan Hassan Shadily dengan judul Sosilogi Untuk Masyarakat Indonesia yang merupakan merupakan buku pelajaran pertama yang berbahasa Indonesia yang memuat bahan-bahan sosiologi yang modern. menghimpun bagianbagian terpenting dari beberapa text book ilmu sosiologi dalam bahasa Inggris yang disertai dengan pengantar ringkas dalam bahasa Indonesia dirangkum dalam buku Setangkai Bunga Sosiologi terbit tahun 1964. Tokoh Sosiologi di Indonesia Banyak nama atau orang Indonesia yang menjadi ahli atau sosiolog besar dalam perkembangan sosiologi di Indonesi. Sampai saat ini belum ada Universitas yang mngkhususkan sosiologi dalam suatu fakultas sendiri. UI dan UNPAD.

menurut Negara X. Sebagai contoh A dan B suami istri yang berkewarganegaraan X dan menganut asas ius soli. maksudnya warga Negara dari suatu Negara semula dari orang orang yang mempunyai satu keturunan dari satu nenek moyang atau mempunyai pertalian darah. maka akan timbul peraturan peraturan di bidang kewarganegaraan yang tidak sama. Naturalisasi ini memungkinakan bagi warga Negara asing yang sungguh sungguh mau menjadi warga Negara dari suatu Negara yang dia tinggal dengan mementingkan . Kemudian lahirlah C. menurut Negara X. Maka factor keberadaanya bertempat tinggal bersama akan turut juga menentukan kewarganegaraan seseorang. Menirut Prof. sebab orang tuanya A dan B adalah warga Negara X. Pada diri pendatang itu dapat memenuhi syarat syarat peraturan kewarga negaraan suatu Negara. Gow Giok Siong seolah olah terjadi pertentangan sebab kemungkinan terjadi bahwa Negara A menganut asas ius Soli sedangkan Negara B menganut asas Ius Sanguinis. Naturalisasi Naturalisasi (pewarganegaraan) adalah suatu cara untuk memperoleh kewarga negaraan. Bipatride (dwi kewarganegaraan) timbul apabila menurut peraturan peraturan tentang kewarganegaraan dari berbagai Negara. C bukanlah warga negaranya dan Z juga tidak mengakui C sebagai warga negaranya sebab orang tua C bukan kewarganegaraan Z. akybatnya C tidak mempunyai kewarga negaraan atau apatride. Asas Ius Sangiunis dan Ius Soli Asas ius sanguinas (Asas keturunan) merupakan asas pokok yang semula di pakai sebgai dasar untuk menentukan kewarganegaraan seseorang. C adalah warga negaranya sebab C lahir di wilayahnya dengan demikian C mempunyai dua kewarganegaraan atau bipatride. C adalah warga negaranya. seseorang di anggap sebagai warga Negara oleh Negara Negara yang bersangkutan. kesamaan sejarah. Bipatride dan Apatride. 2. Sebaliknya apartide (tanpa kewarganegaraan) muncul karena menurut peraturan peraturan tentang kewarganegaraan. seseorang tidak di anggap sebagai warga Negara. Tak lama kemudian A dan B melahirkan C. A dan B berdomisili di Z yang menganut asas Ius sanguinis. Hal tersebut akan menimbulkan Bipatride (Dwi kewarganegaraan) atau Apatride (tanpa warga Negara) apabila terjadi pengimigrasian antara kedua Negara tersebut. Akan tetapi dalam suatu Negara tak terlepas dari kedatangan orang orang dari Negara lain dan mempunyai keturunan yang berlainan. atau sebaliknya.dan tujuan yang keseluruhan factor itu merupakan “kesadaran bernegara”. 3. Di muka telah di jelaskan bahwa setiap Negara berhak untuk menentukan asas mana yang di pakai dalam menentukan siapa yang termasuk menjadi warganegaranya. Baik Bipatride maupun apartide dapat membawa akybat dalam menentukan status kewarga negaraan seseorang. Dengan demikian munculah asas yang berdasarkan tempat kelahiran (ius soli). Keadaan ini dapat di jelaskan dengan contoh: A dan B adalah suami istri adalah warga Negara X yang menganut asas Ius Soli.ASAS ASAS PENENTUAN WARGA NEGARA. untuk itu di perlukan suatu cara yang paling efektif di dalam mengatasi persolaan tersebut dengan sebuah peraturan perundang undangan tentang kewarga negaraan. 1. Hala lain yang penting dalam menentukan kewarganegaraan seseorang adalah kesamaan kebudayaan. akan tetapi menurut Z.

Syarat syarat kewarganegaraan. Sedangkan menurut stelsel aktif seseorang menjadi warga Negara suatu Negara karena melakukan tindakan hukum tertentu sebagai pemenuhan terhadap syarat syarat kewarganegaraan yang telah di tentukan . Di sampang suatu undang undang tentang kewarganegaraan mengatur siapa yang di sebut warga Negara dan cara bagaimana memperoleh warga Negara maka tentu pula di atur hal hal yang menyebabkan hilangnya status kewarganegaraan seseorang. Naturalisasi dalam praktek dapat di bagi dua yaitu. 4.kepentingan kepentingan Negara tersebut. sesorang menjadi warga Negara suatu Negara karena dengan sendirinya di nyatakan sebagai warga Negara tanpa melakukan suatu tindakan hukum tertentu.menurut stelsel pasif. Waktu melakukanya tidak mengunakan hak opsi (hak memilih suatu kewarganegaraan). Pelaksanaa penentuan syarat syarat yang dapat di cantumkan dalam peraturan kewarganegaan suatu Negara dapat di tempuh dengan suatu system (stelsel) yang pasif maupun aktif. yang bersangkutan mengajukan permohonan dapat di beri dengan alasan kepentingan Negara.

TUJUAN DAN FUNGSI NEGARA SECARA UNIVERSAL Antara tujuan dan fungsi negara merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. kan. Pengatur kehidupan rakyatnya. Memperluas kekuasaan semata 2. Berisi sasaran–sasaran yang Mencerminkan suasana gerak. Pengarah segala aktivitas–aktivitas negara. Tujuan Fungsi 1. Menyelenggarakan ketertiban umum 3. Penyusunan negara dan pengendalian alat perlengkapan negara. maka : Tujuan menunjukkan apa yang secara ideal hendak dicapai oleh suatu negara. 2. Tujuan masing–masing negara sangat dipengaruhi oleh tata nilai sosial. maka negara harus melaksanakan penertiban. setiap negara menyelenggarakan beberapa fungsi minimum yang mutlak harus ada. kondisi geografis. sedangkan Fungsi adalah pelaksanaan cita–cita itu dalam kenyataan. Untuk itu negara dilengkapi dengan alat pertahanan. Fungsi tersebut adalah sebagai berikut : 1.   Tujuan Negara Rumusan tujuan sangat penting bagi suatu negara yaitu sebagai pedoman : 1. Apabila kita hubungkan dengan negara. 3. Pertahanan : fungsi ini sangat diperlukan untuk menjamin tegaknya kedaulatan negara dan mengantisipasi kemungkinan adanya serangan yang dapat mengancam kelangsungan hidup bangsa (negara). sejarah pembentukannya serta pengaruh politik dari penguasa negara. sasaran. Namun demikian keduanya memiliki arti yang berbeda yaitu : No. 3. Mencapai kesejahteraan umum Fungsi Negara Secara umum terlepas dari ideologi yang dianutnya. Menunjukkan dunia cita Merupakan pelaksanaan atau yakni suasana ideal yang penafsiran dari tujuan yang harus dijelmakan/diwujud hendak dicapai. Setiap negara pasti mempunyai tujuan yang hendak dicapai sesuai dengan Undang–Undang Dasarnya. Besifat abstrak – ideal. 3. Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya. Secara umum negara mempunyai tujuan antara lain sebagai berikut : 1. Dalam fungsi ini negara dapat dikatakan sebagai stabilisator. 2. Bersifat riil dan konkrit. Melaksanakan penertiban (Law and order) : untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah bentrokan–bentrokan dalam masyarakat. . 2. hendak dicapai yang telah aktivitas nyata dalam mencapai ditetapkan.

Fungsi negara dapat juga diartikan sebagai tugas organisasi negara. Secara umum tugas negara meliputi : 1. Tugas Fakultatif adalah menyelenggarakan dan memperbesar kesejahteraan umum. 2. . keamanan. Menegakkan keadilan : fungsi ini dilaksanakan melalui lembaga peradilan. Keseluruhan fungsi negara tersebut di atas diselenggarakan oleh pemerintah untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.4. meliputi : (a). perdamaian dalam negara serta melindungi hak setiap orang. Tugas Essensial adalah mempertahankan negara sebagai organisasi politik yang berdaulat. dan (b). Tugas eksternal yaitu mempertahankan kemerdekaan/kedaulatan negara. ketentraman. Tugas internal negara yaitu memelihara ketertiban.

Perekonomian akan menentukan titik keseimbangan dengan mengandalkan kemampuan pada sistem harga. Berkaitan dengan sistem ekonomi. dan konsumsi. tanpa menggunakan suatu pandangan subjektif untuk mengyatakan bahwa sesuatu itu baik atau jelek dari sudut pandang ekonomi. Ilmu ini diperlukan sebagai kerangka berpikir untuk dapat melakukan pilihan terhadap berbagai sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas. dalam sistem ekonomi sosial yang murni. Keseimbangan harga serta jumlah barang dan jasa dalam perekonomian dibimbing oleh sesuatu yang tidak kelihatan (invisible hand). merupakan sistem ekonomi yang berbasis pada kebebasan individu dan perusahaan dalam menentukan berbagai kegiatan ekonomi. seperti konsumsi dan produksi. pemerintah mengatur semua aspek kegiatan ekonomi. Sedangkan ekonomi normatif adalah pendekatan ekonomi dalam mempelajari perilaku ekonomi yang terjadi. Untuk siapa barang dan jasa tersebut dihasilkan? Ekonomi positif adalah pendekatan ekonomi yang mempelajari berbagai pelaku dan proses bekerjanya aktivitas ekonomi.PENGANTAR ILMU EKONOMI Definisi dan Metode Ekonomi Ilmu ekonomi merupakan cabang ilmu sosial yang mempelajari berbagai perilaku pelaku ekonomi terhadap keputusan-keputusan ekonomi yang dibuat. bagaimana menghasilkannya (How) dan siapa saja yang akan mengkonsumsi barang dan jasa tersebut . Dengan kata lain. 2. tetapi pemerintah ikut campur dalam perekonomian sebagai stabilisator ekonomi dengan memberlakukan berbagai kebijakan fiskal dan moneter. Dalam sistem ekonomi campuran. Bagaimana menghasilkan barang dan jasa tersebut? 3. dengan mencoba memberikan penilaian baik atau buruk berdasarkan pertimbangan subjektif. Ekonomi positif di bagi menjadi dua. Sistem ekonomi terpusat (sistem ekonomi sosialis) atau disebut Command Economy. distribusi. Adapun tiga masalah pokok dalam perekonomian. Sistem ekonomi pasar (Laissez-Faire Economy). 3. kebebasan individu dan perusahaan dalam menentukan kegiatan ekonomi masih diakui. yaitu: 1. yaitu sistem ekonomi dimana pemerintah membuat semua kebijakan menyangkut produksi. Jenis barang dan jasa apa yang akan diproduksi? 2. yaitu ekonomi deskriptif dan ekonomi teori. Pasar dan Pemerintah dalam Ekonomi Modern Perekonomian pasar merupakan sistem perekonomian yang mengandalkan harga sebagai variabel yang menentukan keseimbangan ekonomi. yaitu 1. yaitu tarik menarik antara permintaan dan penawaran. Sistem ekonomi campuran yaitu gabungan dari sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi terpusat. ada tiga bentuk sistem ekonomi yang dikenal di dunia ini. Berbagai keputusan ekonomi untuk menentukan barang dan jasa apa yang akan dibuat (What).

3. 2. Membuat kebijakan fiskal dan moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang tangguh. Mengoreksi kegagalan pasar demi efisiensi. Konsep nilai guna (utility) bisa menjelaskan kelemahan berupa paradok antara kegunaan suatu barang dengan harganya. P. Banyaknya jenis barang/jasa tersebut akan menimbulkan diversifikasi pekerjaan. Di samping akan menimbulkan pemusatan faktor produksi pada satu pihak tertentu dan mengakibatkan ketimpangan dalam pendapatan. Membuat program untuk melakukan pemerataan pendapatan dengan menggunakan instrumen pajak dan pengeluaran pemerintah. yaitu pasar barang dan jasa serta pasar faktor. yang akan mendorong timbulnya teknologi atau cara menghasilkan barang dan jasa dengan biaya yang serendah-rendahnya. Samuelson mengatakan bahwa pemerintah mempunyai tiga fungsi perekonomian. Namun terjadi persaingan yang tidak sempurna. dimana keseimbangan konsumen dalam memaksimumkan kepuasan atas konsumsi berbagai macam barang. Inefisiensi pasar ini memerlukan intervensi dari pemerintah. diversifikasi pekerjaan akan menghasilkan spesialisasi. Tetapi jika harus campur tangan dalam perekonomian dengan tujuan mengembalikan efisiensi. yang akhirnya menimbulkan inefisiensi. Pasar dapat dikategorikan ke dalam dua besar. seperti misalnya bidang keamanan dan pertahanan. Dalam kenyataannya. Pasar yang terjadi dalam perekonomian merupakan akumulasi dari berbagai pasar barang dan jasa serta pasar faktor produksi. Pemerintah dalam aktivitasnya dalam perekonomian pasar dibatasi hanya pada beberapa kegiatan yang memang tidak bisa dilakukan oleh individu. Teori Perilaku Konsumen-Pendekatan Teori Nilai Guna (Utility) Tingkah laku konsumen (Consumer Behavior) dapat dianalisis dengan melakukan kuantifikasi kepuasan yang diperoleh dari mengkonsumsi barang. Secara umum pasar didefinisikan sebagai suatu mekanisme di mana penjual dan pembeli dapat menentukan harga secara bersama-sama untuk melakukan pertukaran. dimana sampai titik tertentu Anda tidak mau lagi memakannya. Pasar faktor merupakan tempat interaksi antara penjual faktor produksi (sektor rumah tangga) yang memiliki tanah. ditentukan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan tangan gaib (invisible hand). Kegagalan sistem ekonomi pasar akan menghasilkan pengaruh yang dapat merugikan perekonomian itu sendiri. Pasar menentukan harga tiap barang dan jasa dalam perekonomian. keterampilan dan lainnya. modal. dilihat dari seberapa besar uang yang dikeluarkan untuk membeli unit tambahan dari berbagai jenis barang akan memberikan nilai guna marginal yang sama besarnya. Seperti telah dicontohkan tentang durian. Selanjutnya. maka pemerintah melakukan regulasi atau membuat kebijakan-kebijakan yang berfungsi mengatur jalannya perekonomian agar tetap efisien. sehingga harga yang terjadi menjadi demikian mahal atau bahkan sebaliknya dimana barang dan jasa menjadi tidak berharga. dengan yang meminta faktor produksi yaitu pihak perusahaan. bahkan jika buah durian itu diberikan . yaitu: 1.(for Whom). tidak semua barang dan jasa bisa dihasilkan melalui mekanisme pasar dengan „tangan gaibnya‟.A. Metode ini disebut dengan pendekatan Kardinal.

IC cembung terhadap titik origin (0. Mempunyai kemiringan yang negatif atau turun dari kiri atas ke kanan bawah. Seluruh pendapatan dikonsumsikan hanya terhadap dua jenis barang. 2. Dalam menjelaskan bagaimana kurva permintaan mempunyai hubungan yang terbalik dengan harganya. IC memiliki tiga sifat dasar. Demikian juga dengan biaya produksi untuk mendapatkan air jauh lebih murah daripada biaya produksi intan. sehingga permintaan akan barang Y naik. syarat yang harus dipenuhi agar konsumen dapat mencapai kepuasan maksimum atas barang yang dikonsumsinya adalah setiap Rupiah yang dikeluarkan untuk membeli unit tambahan dari berbagai jenis barang akan memberikan nilai guna marginal yang sama besarnya. serta mengapa terjadi pergeseran kurva permintaan akibat dari berubahnya faktor selain harga. Jika harga barang X naik. atau terjadinya pergerakan sepanjang kurva permintaan akibat dari perubahan harga. Garis kendala anggaran (Budget Line/BL) mencerminkan kendala pendapatan dan harga yang dihadapi oleh seorang konsumen pada tingkat pendapatan dan harga tertentu dari masing-masing barang. Teori Perilaku Konsumen-Pendekatan Kurva Kepuasan Sama Indifferen Curve (IC) menggambarkan kombinasi barang-barang yang akan memberikan kepuasan yang sama besarnya.0). Menurut Sadono Sukirno. 3. maka tambahan kepuasan dari mengkonsumsi satu unit barang tersebut menjadi naik per harganya. Efek pendapatan terjadi dari berubahnya harga suatu barang (naik atau turun). karena jika diteruskan konsumen tidak akan mendapatkan surplus lagi. Beberapa alasan yang menyebabkan suatu barang harganya menjadi mahal adalah kelangkaan dan biaya produksi. Tetapi seorang individu mempunyai keterbatasan dalam sumber dana untuk mencapainya. Terdapat kebebasan untuk memilih di antara kedua barang tersebut. dan 3. .secara gratis. maka tambahan kepuasan dari mengkonsumsi satu unit barang tersebut menjadi turun per harga barangnya. Inilah yang disebut Law of Diminishing Marginal Utility. Hal ini menyebabkan turunnya permintaan akan barang X. Asumsi yang digunakan untuk melakukan analisis dengan menggunakan IC adalah: 1. Keterbatasan ini terjadi karena tiap barang dan jasa mempunyai harga dan untuk dapat membayarnya diperlukan pendapatan. Surplus konsumen terjadi jika harga yang dibayarkan oleh konsumen terhadap suatu barang lebih tinggi dari harga pasarnya. Selera konsumen tidak berubah. 2. Sehingga wajar jika intan lebih mahal daripada air karena intan jauh lebih langka. Air jauh lebih mudah didapat dari barang lain. Surplus konsumen akan terus naik jika konsumen terus membeli produk sampai unit tertentu dan menghentikannya. IC tidak saling berpotongan. Sebaliknya jika harga barang Y turun. yaitu: 1. Seorang konsumen akan mencoba untuk mencapai IC tertinggi yang mencerminkan tingkat kepuasan tertinggi pula. Hal ini menunjukkan bahwa tambahan kepuasan yang diberikan dari tiap tambahan unit barang yang dikonsumsi semakin berkurang. dapat digunakan pendekatan nilai guna (utility). intan misalnya. sehingga kurva IC yang dapat dicapainya pun terbatas.

modal (K). sehingga kita bisa mendapatkannya dengan mudah. Terjadinya perubahan harga salah satu barang sementara harga barang lainnya tetap. dan Produksi Marginal (Marginal Product/MP) yang merupakan tambahan hasil produksi dari setiap penambahan satu unit input. Isocost dan Isoquant merupakan dua pendekatan yang memungkinkan untuk melakukan analisis optimasi faktor produksi. Jika BL menyinggung IC tertinggi. sehingga keseimbangan konsumen akan berubah. Selain itu. Perbedaan yang terjadi ini terdiri dari efek substitusi dan efek pendapatan akibat dari perubahan harga. sehingga proses produksi menjadi lebih efisien. Organisasi usaha yang memproduksi barang dan jasa dapat dikategorikan dalam tiga bentuk utama yaitu: 1. Biaya Produksi . dan lainnya. Hubungan yang terjadi antara jumlah input produksi yang diperlukan dengan jumlah output yang dihasilkan disebut dengan fungsi produksi (production function). Keseimbangan konsumen akan berubah jika variabel pendapatan atau harga berubah. teknologi (T). Tetapi jika harga salah satu barang berubah (naik atau turun) dengan asumsi tingkat pendapatan tetap. untuk menghasilkan jumlah tertentu dari output. Perseroan Terbatas (PT) Setiap produk dihasilkan melalui suatu proses produksi. maka seorang konsumen akan mencapai kepuasan yang maksimum. akan menyebabkan terjadinya perputaran garis kendala anggaran (BL). Perusahaan perseorangan 2. yaitu Produksi Total (Total Production/TP). Organisasi Bisnis dan Teori Produksi Organisasi bisnis diperlukan dalam peranannya menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan. sumber daya (R). Dalam teori produksi ada tiga konsep penting. Jika terjadi perubahan pendapatan (naik atau turun) dengan asumsi harga barang tetap.Kurva kepuasan sama (IC) dan garis kendala anggaran (BL) merupakan alat untuk dapat memperlihatkan pemaksimuman kepuasan yang dilakukan oleh konsumen. Fungsi produksi akan memberi gambaran kepada kita tentang jumlah maksimum output yang dapat dihasilkan. maka IC akan bergeser. akan diproses menjadi suatu output (Q) berupa barang atau jasa. Melalui fungsi produksi kita juga bisa melihat bagaimana komposisi dari berbagai kombinasi input. kemampuan dalam mengembangkan teknologi proses dan penghimpunan dana menjadi lebih mudah dilakukan akibat dari spesialisasi yang terjadi. yang menggambarkan jumlah keseluruhan produksi yang dihasilkan. Produksi Rata-rata (Average Product/AP) yaitu jumlah produksi dibagi dengan jumlah input produksi. Input produksi yang terdiri dari tenaga kerja (L). untuk menghasilkan output maksimum. Kedua kejadian tersebut akan menyebabkan bergesernya keseimbangan konsumen dalam mencapai kepuasan maksimum. murah dan berkualitas. atas penggunaan sejumlah tertentu dari input-input produksi. dengan asumsi selera konsumen bersifat konstan. Firma 3. maka IC akan berputar. Hal ini terjadi karena organisasi bisnis melakukan produksi barang dengan lebih teratur dan dalam skala produksi yang besar. Terjadinya perubahan keseimbangan ini akan memberikan kombinasi dari kedua jenis barang yang berbeda.

definisi dari biaya produksi adalah semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh faktor-faktor produksi dan bahan-bahan mentah yang akan digunakan untuk menciptakan barang-barang yang diproduksikan perusahaan tersebut. yang akan membawa perusahaan pada tingkat keuntungan maksimum. pasar oligopoli yaitu pasar dimana produk yang dihasilkan banyak yang bersifat sebagai barang antara. 2. pasar monopoli. Perusahaan lain sulit atau tidak dapat masuk ke pasar. karena mengarahkan kepada tingkat efisiensi yang lebih tinggi daripada jenis pasar lainnya. 2. 3. Mempunyai kemampuan dalam menentukan harga pasar. Terdapat informasi yang sempurna mengenai barang yang diperjualbelikan (perfect information). Kedua. Jumlah pembeli dan penjual sangat banyak. biaya produksi jangka pendek yang diartikan bahwa sebagian faktor produksi yang digunakan adalah tetap atau tidak dapat ditambah jumlahnya. . 3. Syarat tersebut akan menghasilkan jumlah output produksi optimal. Pasar persaingan sempurna mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1. Setiap penjual dan pembeli tidak mampu mempengaruhi harga barang (price taker). dengan ciri-ciri sebagai berikut ini: 1. maka perusahaan tidak akan mendapatkan keuntungan maksimum. semen. dengan ciri utama sebagai berikut: 1. Jumlah perusahaan tergolong banyak walaupun tidak sebanyak pada pasar persaingan sempurna. sehingga tidak ada lagi biaya tetap. Barang yang diperjualbelikan mempunyai kegunaan sama tetapi berbeda corak (differentiated product). 2. Pada pasar persaingan sempurna. Menurut Sadono Sukirno. Hanya terdapat satu perusahaan yang memproduksi suatu barang atau jasa. Pasar Persaingan Tidak Sempurna Pasar persaingan tidak sempurna dapat dikelompokkan ke dalam tiga jenis yaitu: 1. biaya produksi panjang yang mempunyai pengertian bahwa semua biaya dapat berubah. pasar monopolistik. dan merupakan industri di sektor hulu. Tidak terdapat barang pengganti yang mirip. Sedangkan untuk jangka panjang semua biaya merupakan biaya variabel. Pasar Persaingan Sempurna Pasar persaingan sempurna merupakan pasar yang paling ideal dalam sistem perekonomian. 2. Biaya produksi dapat dibedakan menjadi: pertama. Barang yang diperjualbelikan adalah homogen. Pada jangka panjang terjadi perubahan pada semua komponen biaya.Konsep biaya produksi menggambarkan bagaimana suatu perusahaan akan mencari tingkat output optimal dalam mencapai tingkat keuntungan maksimum. 3. Jika kondisi tersebut tidak terpenuhi. Pada jangka pendek. dan bahan baku plastik. 4. Pembeli dan penjual bebas untuk masuk dan keluar pasar (no barrier to entry). perusahaan akan memaksimumkan keuntungan pada saat MC = MR. 5. total biaya produksi terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel. sehingga total biaya hanya terdiri dari biaya variabel. 4. Misalnya produksi baja.

Jumlah barang dan jasa dalam perekonomian tersebut dapat dianggap sebagai pendapatan nasional. Kenaikan harga atau inflasi 3. Perbedaannya terletak pada jumlah perusahaan. Sehingga. yang dapat dijelaskan melalui indikator ekonomi makro sebagai berikut: 1. Tingkat pengangguran . Indikator ini merupakan hal yang paling penting dalam mengukur pertumbuhan kesejahteraan masyarakat. Hal ini disebabkan karena produksi barang dan jasa melibatkan penggunaan berbagai faktor produksi. Di sini kita harus membedakan antara warga negara dan penduduk negara. Pertumbuhan ekonomi yang tidak stabil 2. Pertumbuhan ekonomi merupakan pertumbuhan dari jumlah barang dan jasa yang diproduksi secara keseluruhan. Artinya. Secara teori ketiga pendekatan harus menghasilkan angka yang sama dalam perhitungan pendapatan nasional. Pertama dengan melakukan pendekatan pada pengeluaran. Produk Nasional Bruto (PNB) atau Gross National Product (GNP) yaitu nilai dari seluruh barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh suatu negara dalam kurun waktu tertentu. Kegagalan ini akan mengakibatkan terjadinya ketidakseimbangan dalam ekonomi. Perusahaan pada pasar monopolistik cukup banyak walaupun tidak sebanyak pasar persaingan sempurna. pertumbuhan ekonomi memperlihatkan kapasitas perekonomian suatu negara. yang akan membawa kepada sisi pendapatan. terutama dalam jumlah perusahaan dan kekuasaan menentukan harga. sedangkan pada pasar oligopoli jumlah perusahaan yang ada sangat sedikit. yaitu: 1. PDB merupakan keseluruhan nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan dari faktor produksi milik penduduk di suatu wilayah negara pada kurun waktu tertentu. Peranan Pemerintah dalam Kegiatan Ekonomi Di negara-nagara kapitalis. Pendapatan Nasional Salah satu dari indikator ekonomi makro adalah pertumbuhan ekonomi.Pasar monopoli sangat bertentangan dengan pasar persaingan sempurna. dan ketiga pendekatan pendapatan. 2. Sistem pasar tersebut pada kenyataannya sering mengalami kegagalan dalam mendistribusikan sumber daya yang terbatas kepada semua pelaku ekonomi. Perbedaannya terletak pada siapa yang menghasilkannya. kedua dengan pendekatan produk neto. Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP) Pengertiannya sama dengan PNB. Terdapat tiga pendekatan dalam melakukan perhitungan pendapatan nasional. tidak terpengaruh oleh apakah seseorang yang menghasilkan barang dan jasa di wilayah suatu negara merupakan warga negara Indonesia atau bukan. untuk melihat siapa sebenarnya yang menghasilkan PNB. perekonomian berjalan sesuai dengan sistem mekanisme pasar dalam mencapai tingkat keseimbangan ekonomi. Pendapatan nasional dapat dibagi ke dalam dua besar. Sedangkan untuk pasar monopolistik dan oligopoli mempunyai persamaan dalam produk tetapi berbeda corak.

yaitu merupakan langkah-langkah pemerintah membuat perubahan dalam bidang perpajakan dan pengeluaran pemerintah. sehingga dapat menawarkan barang-barangnya dengan harga lebih murah dengan mutu yang baik. Pendapatan yang siap dikonsumsi dikurangi dengan pajak. Kebijakan Fiskal. disebut dengan pendapatan disposibel. dengan mengabaikan sektor pemerintah dan sektor luar negeri. Kebijakan Pendapatan. yang bertujuan untuk mendistribusikan pendapatan. Tujuannya adalah untuk mempengaruhi pengeluaran agregat dalam perekonomian. Pajak regresif 2. yang bertujuan untuk mempertinggi efisiensi kegiatan perusahaan-perusahaan. sektor bisnis/swasta. Dengan demikian. 4. Sedangkan kecenderungan bagi sektor rumah tangga untuk melakukan tabungan disebut dengan Marginal Propensity to Save (MPS). maka dalam perekonomian tiga sektor terdiri dari sektor rumah tangga. Pajak proporsional 4. Jenis pajak yang dikenakan oleh pemerintah dapat diklasifikasikan menjadi empat jenis. dan sektor pemerintah. Neraca Pembayaran Untuk menjaga perekonomian agar berjalan secara efisien. untuk melihat bagaimana perubahan pendapatan terhadap tingkat pengeluaran konsumsi dan tabungan. dengan melakukan subsidi terhadap pihak yang mempunyai pendapatan rendah. Kebijakan segi Penawaran. Kebijakan Moneter. Adanya sektor pemerintah akan muncul pengeluaran pemerintah pada sisi pengeluaran dan pajak pada sisi pendapatan. Perekonomian Tiga Sektor Pada perekonomian tiga sektor dimasukkan sektor pemerintah dalam analisis keseimbangan pendapatan nasional. Pajak yang dikenakan oleh pemerintah akan mengurangi tingkat pendapatan yang siap dikonsumsikan. Pajak progresif 3. yaitu kebijakan pemerintah – yang dilaksanakan oleh Bank Sentral (Bank Indonesia) – untuk mempengaruhi penawaran uang dalam perekonomian melalui berbagai instrumen kebijakan moneter. Perekonomian Dua Sektor Perekonomian dua sektor merupakan penyederhanaan dalam mempelajari sistem perekonomian secara keseluruhan.4. Kecenderungan bagi sektor rumah tangga untuk melakukan konsumsi disebut dengan Marginal Propensity to Consume (MPC). Pajak tetap (lump sum tax) . Perilaku pengeluaran yang dilakukan oleh sektor rumah tangga bisa dilakukan dengan membuat fungsi konsumsi dan fungsi tabungan. yaitu: 1. 2. dengan cara menarik pajak dari pihak yang mampu. Keseimbangan dalam perekonomian dua sektor merupakan keseimbangan dari sisi pendapatan dan sisi pengeluaran yang dilakukan oleh sektor rumah tangga dan sektor swasta. dengan maksud untuk mempengaruhi pengeluaran agregat dalam perekonomian. 3. maka pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan yaitu: 1.

satuan pengukur nilai. Nilainya tidak mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Mudah disimpan tanpa mengurangi nilainya. Penawaran uang dipengaruhi oleh M1 dan M2. 2. Penawaran uang dipengaruhi oleh M1 dan M2. Suatu negara akan selalu tergantung pada perekonomian asing. bank sentral. Menurut Sadono Sukirno. Bendanya mempunyai mutu yang sama. Perbedaan dari kedua jenis lembaga keuangan tersebut terletak pada cakupan fungsinya. uang mempunyai fungsi utama yang lain. Tahan lama. perekonomian akan sulit berkembang dan dibutuhkan berbagai kebetulan dalam proses pertukaran melalui barter. perekonomian akan sulit berkembang dan dibutuhkan berbagai kebetulan dalam proses pertukaran melalui barter. Sedangkan permintaan uang dipengaruhi oleh seberapa besar pendapatan yang akan diterima bila uang disimpan dalam berbagai bentuk portfolio. 2. Uang yang dikenal terutama adalah uang kertas dan uang logam ditambah dengan uang giral. pegadaian. Lembaga Keuangan Bank dan Bukan Bank Uang merupakan alat pertukaran dalam sistem perekonomian. Sedangkan permintaan uang dipengaruhi oleh seberapa besar pendapatan yang akan diterima bila uang disimpan dalam berbagai bentuk portfolio. serta berbagai jenis uang lain yang mempunyai daya beli seperti uang. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh bank. Sementara lembaga keuangan bukan bank meliputi asuransi. juga terdapat permintaan dan penawaran terhadap uang. juga terdapat permintaan dan penawaran terhadap uang. 6. Selain sebagai alat tukar. dan BPR. Perekonomian Empat Sektor Perkembangan perekonomian suatu negara tidak akan lepas dari perkembangan ekonomi internasional. 4. 3. yaitu sebagai: 1. alat penimbun kekayaan. Mudah dibawa-bawa.Pengertian Uang Uang merupakan alat pertukaran dalam sistem perekonomian. Jumlahnya terbatas. Tanpa uang. namun sangat terbatas pada lembaga keuangan bukan bank. 5. Secara garis besar bank diklasifikasikan ke dalam bank umum. Tanpa uang. koperasi simpan pinjam dan seterusnya. suatu benda bisa digunakan sebagai uang jika memenuhi syarat-syarat berikut: 1. Bank Sentral Lembaga keuangan dalam sistem perekonomian ada yang berbentuk bank dan ada yang berbentuk bukan bank. Seperti halnya barang atau jasa. Seperti halnya barang atau jasa. karena .

melainkan juga dalam bentuk masuknya modal/dana dari sektor luar negeri atau keluarnya modal/dana ke luar negeri.tidak semua barang dan jasa yang dibutuhkan oleh suatu negara dapat disediakan sendiri oleh perekonomian domestik. Sistem Nilai Tukar Mengambang (Floating Rate) . Perekonomian internasional melibatkan berbagai negara dengan berbagai jenis mata uang. Memperluas pasar produksi dalam negeri. 3. Mempertinggi efisiensi penggunaan faktor produksi. Mempertinggi produktivitas kegiatan ekonomi. Menurut Sadono Sukirno. Nilai dari berbagai mata uang relatif berbeda bila kita bandingkan daya belinya dari tiap mata uang terhadap suatu barang. peranan perdagangan luar negeri dalam meningkatkan perekonomian adalah sebagai berikut: 1. yaitu: 1. Neraca pembayaran terdiri dari transaksi berjalan (Current Account) dan Neraca Modal (Capital Account). Suatu negara akan melakukan perdagangan dengan negara lainnya berdasarkan keunggulan absolut (Absolute Advantage) atau keunggulan komparatifnya Comparative Advantage). Keuangan Internasional Interaksi ekonomi antara perekonomian domestik dan luar negeri tidak hanya terjadi dalam bentuk transaksi perdagangan barang dan jasa saja. Perbedaan daya beli tiap mata uang ini akan memberikan suatu nilai tukar atau kurs dari tiap mata uang dunia. Sistem nilai tukar yang dianut oleh berbagai negara terdiri dari dua jenis. Catatan yang menunjukkan nilai berbagai jenis transaksi yang terjadi antara suatu negara dengan negara lainnya disebut dengan neraca pembayaran (Balance of Payment). 2. Sistem Nilai Tukar Tetap (Fixed Rate) 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful