Dampak Negatif Transgenik Adapun dampak negatif dari rekayasa transgenik meliputi beberapa aspek yaitu: A.

Aspek sosial Yang meliputi: 1. Aspek ekonomi Berbagai komoditas pertanian hasil rekayasa genetika telah memberikan ancaman persaingan serius terhadap komoditas serupa yang dihasilkan secara konvensional. Penggunaan tebu transgenik mampu menghasilkan gula dengan derajad kemanisan jauh lebih tinggi daripada gula dari tebu atau bit biasa B. Aspek kesehatan 1. Potensi toksisitas bahan pangan Dengan terjadinya transfer genetik di dalam tubuh organisme transgenik akan muncul bahan kimia baru yang berpotensi menimbulkan pengaruh toksisitas pada bahan pangan. Sebagai contoh, transfer gen tertentu dari ikan ke dalam tomat, yang tidak pernah berlangsung secara alami, berpotensi menimbulkan risiko toksisitas yang membahayakan kesehatan. 2. Potensi menimbulkan penyakit/gangguan kesehatan WHO pada tahun 1996 menyatakan bahwa munculnya berbagai jenis bahan kimia baru, baik yang terdapat di dalam organisme transgenik maupun produknya, berpotensi menimbulkan penyakit baru atau pun menjadi faktor pemicu bagi penyakit lain. Sebagai contoh, gen aad yang terdapat di dalam kapas transgenik dapat berpindah ke bakteri penyebab kencing nanah (GO), Neisseria gonorrhoeae. D. Aspek lingkungan 1. Potensi erosi plasma nutfah Penggunaan tembakau transgenik telah memupus kebanggaan Indonesia akan tembakau Deli yang telah ditanam sejak tahun 1864. Tidak hanya plasma nutfah tanaman, plasma nutfah hewan pun mengalami ancaman erosi serupa. Sebagai contoh, dikembangkannya tanaman transgenik yang mempunyai gen dengan efek pestisida, misalnya jagung Bt, ternyata dapat menyebabkan kematian larva spesies kupu-kupu raja (Danaus plexippus) sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan gangguan keseimbangan ekosistem akibat musnahnya plasma nutfah kupu-kupu tersebut. 2. Potensi pergeseran gen Daun tanaman tomat transgenik yang resisten terhadap serangga Lepidoptera setelah 10 tahun ternyata mempunyai akar yang dapat mematikan mikroorganisme dan organisme tanah, misalnya cacing tanah. 3. Potensi pergeseran ekologi Organisme transgenik dapat pula mengalami pergeseran ekologi. Organisme yang pada mulanya tidak tahan terhadap suhu tinggi, asam atau garam, serta tidak dapat memecah selulosa atau lignin, setelah direkayasa berubah menjadi tahan terhadap faktor-faktor lingkungan tersebut. Sumber: http://id.shvoong.com/exact-sciences/bioengineering-and-biotechnology/2143781-dampak-positif-dannegatif-tanaman/#ixzz27jNiEjS9

perkembangan IPTEK melalui bioteknologi sangat baik untuk dikembangkan mengingat banyak lahan pertanian yang sudah tergeser terutama didaerah sekitar perkotaan. Sementara itu, kebutuhan akan hasil pertanian harus ditingkatkan sepadan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Selain itu, bioteknologi juga dapat memberikan peranan yang sangat penting, terutama di bidang pertanian.

Hidroponik Hidroponik atau istilah asingnya hydroponics, berasal dari bahasa Yunani. Kata tersebut berasal dari gabungan dua kata yaitu hydro yang artinya air dan ponosyang artinya bekerja, budidaya hidroponik artinya

Sistem air mengalir Sistem air mengalir disebut juga NFT (Nutrient Film Technique) yaitu dengan cara mengaliri larutan dengan pipa-pipa dengan bantuan pompa.bekerja dengan air yang lebih dikenal dengan sistem bercocok tanam tanpa tanah. Pada selang dipasang alat tetes yang dapat menyalurkan nutrisi pada setiap tanaman. 3. 4. Keunggulan sistem tetes yaitu volume larutan yang akan diberikan dapat diatur. 2005). 2003). beberapa sistem pemberian larutan nutrisi yang sering digunakan dalam sistem hidroponik antara lain : 1. sekam padi. namun cara ini masih tergolong mahal dalam budidaya hidroponik. yakni : 1. maka hidroponik dapat dilakukan dengan tiga metode. . Berdasarkan media tanam yang digunakan. Sistem semprot Sistem semprot baik dilakukan di tempat luas dalam suatu rumah kaca yang dilengkapi dengan pengaturan suhu dan kelembaban. diantaranya adalah keberhasilan tanaman begitu terjamin. Metode kultur pasir Merupakan metode yang paling praktis dan lebih mudah dilakukan terutama untuk lahan yang luas. Menurut Lingga (2005) budidaya tanaman secara hidroponik memiliki keuntungan yaitu : 1. suplai makanan berasal dari pupuk yang dilarutkan dalam air. dan media lainnya. apabila dilakukan di rumah kaca dapat diatur suhu dan kelembabannya. pipa-pipa tersebut langsung dijadikan sebagai media tumbuh tanaman. 4. kualitas tanaman yang dihasilkan lebih bagus dan tidak kotor. Sistem tetes Pemberian larutan dilakukan dengan mengalirkan larutan ke dalam selang irigasi dengan bantuan pompa. produksi tanaman lebih tinggi dibandingkan menggunakan media tanam tanah biasa. Sistem rendam Pemberian larutan nutrien ditempatkan di dasar pot yang kedap air. 2. Dalam hidroponik hanya dibutuhkan air yang ditambahkan nutrien sebagai sumber makanan bagi tanaman (Irawan. Metode kultur air Dilakukan dengan menumbuhkan tanaman dengan air. Metode kultur bahan porrus Metode ini media yang digunakan seperti arang sekam. dan dapat memelihara tanaman lebih banyak dalam ruang yang sempit daripada bercocok tanam tradisional. Untuk mengurangi penguapan berlebih tanaman dilakukan pengkerudungan dengan plastik. 2. Sistem pemberian larutan nutrisi pada budidaya hidroponik ada berbagai macam. 3. nutrien yang diberikan digunakan secara efisien oleh tanaman. Banyak alasan untuk melakukan budidaya tanaman secara hidroponik. 5. dapat dilakukan pada ruang atau tempat yang terbatas dan higienis. 6. 5. Dalam metode ini pasir bertindak sebagai media tumbuh tanaman. tanaman memberikan hasil yang kontinu. 2. Sistem siram Tanaman disiram seperti pada budidaya konvensional. 3. sehingga larutan merendam akar tanaman. selain itu hampir semua tanaman dapat dihidroponikkan (Prihmantoro dan Yovita.

dan serbuk sabut kelapa. gambut (peat moss). dan mempunyai porositas yang baik. Sebagian besar unsur-unsur hara yang dibutuhkan tanaman dipasok melalui media tanaman. Tidak mengandung organisme penyebab hama dan penyakit. menyimpan dan meneruskan larutan nutrisi tanaman.Media tanaman adalah media tumbuh bagi tanaman yang dapat memasok sebagian unsur-unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Arang sekam dapat menahan air lebih lama dan membawa zat-zat organik yang dibutuhkan oleh tanaman (Anonim. ringan. yakni pada pH 6 – 7. Persyaratan terpenting untuk media hidroponik harus ringan dan porus. yang dapat digunakan. Selanjutnya diserap oleh perakaran dan digunakan untuk proses fisiologis tanaman. Arang sekam Media arang sekam mempunyai porositas yang baik. 2. tidak mudah lapuk. zeolit. 3. Media arang sekam mempunyai kelebihan dan kekurangan. dan hanya dapat digunakan dua kali. Mengandung bahan kapur atau kaya unsur kalcium. Arang sekam baik untuk media tumbuh tanaman sayuran maupun buah-buahan secara hidroponik. Oleh karena itu. dan merupakan sumber kalium. Media tanaman (media tumbuh) merupakan salah satu unsur penting dalam menunjang pertumbuhan tanaman secara baik. namun mampu menciptakan sirkulasi udara yang baik bagi perakaran tanaman (Agoes. Tiap media mempunyai bobot dan porositas yang berbeda. pasir. 5. Pasir Pasir digunakan sebagai media tanam karena pasir mempunyai bobot yang cukup berat sehingga dapat menopang tegaknya tanaman dan mempunyai poripori makro yang banyak sehingga mudah menjadi basah tetapi juga cepat menjadi kering. bahannya mudah didapat. subur dan dapat menyimpan air yang cukup untuk pertumbuhan tanaman. 1994). mudah mengikat air. . Keasaman tanah netral hingga alkalis. rockwoll. sudah steril. dalam memilih media sebaiknya dicari yang paling ringan dan yang mempunyai porositas baik. Kelebihannya antara lain harganya relatif murah. Media tanam pada hidroponik tidak menyediakan unsur hara melainkan hanya berfungsi sebagai tempat tumbuh atau penopang tempat berdirinya tanaman yaitu tempat melekatnya akar. Tidak mengandung garam laut atau kadar salinitas rendah. Kekurangannya yaitu jarang tersedia di pasaran. Media untuk tanaman hidroponik bermacam-macam. tetapi selain itu juga mampu menyerap. yang umum tersedia hanya bahannya (sekam/kulit gabah) saja. Berstruktur gembur. Media yang dapat digunakan dalam hidroponik banyak jenisnya antara lain : 1. 4. 6. 1993). dapat dari arang sekam. Bersifat poros atau mudah membuang air yang berlebihan. Media tanam yang ideal harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. ringan. 2.

budidaya sawi hidroponik . asam alifatik) Bahan media tanam tersebut melapuk secara perlahan-lahan sehingga unsur hara dapat sedikit demi sedikit diserap dengan baik oleh tanaman (Lingga. menanam hidroponik. budidaya tanaman hidroponik. cara bertanam hidroponik. cara menanam cabai hidroponik. asam amino. sehingga sirkulasi air dan udara berjalan baik (Lingga. tumbuhan hidroponik. hidroponik nft. bertanam vertikultur. fraksi air yang larut (gula. cara menanam tanaman hidroponik. tidak mampat. Sekam padi Sekam padi digunakan sebagai media tanam karena sekam padi ringan mudah dipindah-pindahkan. cara menanam hidroponik. CABE HIDROPONIK. cara menanam sayuran hidroponik. 1999).tanaman hidroponik cabai. menanam cabai hidroponik. hemisellulosa. Potongan pakis mengandung sellulosa. keuntungan hidroponik. Pembahasan tentang: tanaman hidroponik.3. bertanam hidroponik. hidroponik buah. lignin. bercocok tanam cabai hidroponik. Budidaya hidroponik. cara bercocok tanam hidroponik. media hidroponik. menanam durian montong. Pakis Bahan media ini mampu menyediakan unsur-unsur hara yang diperlukan tanaman. daya simpan airnya cukup baik. padi hidroponik. tanaman hidroponik cabe. budidaya cabai hidroponik.1999). gambar tanaman hidroponik. sawi hidroponik.manfaat hidroponik. menanam cabe secara hidroponik. sekam padi sebagai media tanam. cara membuat tanaman hidroponik. gambar hidroponik. 4. hidroponik sayuran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful