P. 1
Pp Kakao Kebun

Pp Kakao Kebun

|Views: 25|Likes:

More info:

Published by: Fernando Iskandar Damanik on Oct 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/01/2013

pdf

text

original

Hama Tanaman Kakao

Kelompok 7 Rani Yosilia 0914013144 Maya Maestia Dewi 09140131 Tisa Wulandari 09140131 Lilis Wantini 09140131 M. Irham Fauzi 0914013041

L) merupakan salah satu komoditas perkebunan yang sesuai untuk perkebunan rakyat.  Adapun hama penting pada tanaman kako adalah Penggerek buah kakao (PBK). karena tanaman ini dapat berbunga dan berbuah sepanjang tahun.  Faktor pembatas produksi kakao adalah akibat serangan hama. Tikus dan tupai / bajing. sehingga dapat menjadi sumber pendapatan harian atau mingguan bagi pekebun. . Penggerek batang/cabang. Kepik pengisap buah kakao. Kakao (Theobroma cacao.

 Mempelajari cara pengendalian hama pada tanaman kakao .Tujuan  Tujuan pada pembuatan makalah ini adalah:  Mengenal hama pada tanaman kakao.  Mengetahui gejala serangan akibat hama pada tanaman kakao.

Penggerek buah kakao (PBK) Conopomorpha cramerella.  Kemudian ulatnya merusak dengan cara menggerek buah.  Buah yang terserang akan lebih awal menjadi berwarna kuning. Ordo Lepidoptera  Gejala serangan pada buah (warna kuning tidak merata). dan jika digoyang tidak berbunyi. Famili Gracillariidae. . daging buah dan saluran ke biji. memakan kulit buah.  Telur dimasukkan kedalam buah pada saat berukuran kecil + 3cm.

. sehingga mengurangi serangan PBK.Teknik budidaya untuk mengurangi serangan penggerek buah kakao (PBK) “Kondisi yang lembab disukai oleh hama” Pemangkasan akan memberikan banyak penetrasi sinar matahari serta sirkulasi udara yang lancar.

 Setelah buah dipanen. Cara tersebut mencegah PBK keluar dan menyerang buah yang belum masak di pohon. PBK tersebut dapat berkembangbiak dan menyerang buah yang masih ada di pohon. Kulit buah dimasukkan ke dalam lobang dan ditutup dengan tanah atau dengan plastik untuk membunuh larva yang masih ada / hidup pada buah. . Jika tidak segera dikerjakan simpanlah buah dalam karung plastik yang diikat rapat.Sanitasi  Cara sanitasi penting untuk mematikan PBK yang ada dalam buah. seluruhnya dibelah.  Jika tidak dimatikan.

Kantong tersebut harus dilobangi di bagian bawah supaya air dapat keluar. Saat yang tepat pengantongan adalah pada saat ukuran panjang buah sekitar 8 cm. mungkin buah kakao akan membusuk. .Pemakaian kantong plastik  Kantong plastik yang dipasang pada buah dapat mencegah serangan PBK. Jika tidak dilubangi.

Kepik Pengisap Buah Kakao Helopeltis spp  menyerang buah kakao dan pucuk/ranting muda. tetapi jika tumbuh terus.  Sedangkan pengendalian secara kimiawi adalah dengan PESTONA dosis 5-10 cc / lt (pada buah terserang).  Serangan pada buah tua tidak terlalu merugikan. tetapi sebaliknya pada buah muda.  Buah muda yang terserang mengering lalu rontok. . permukaan kulit buah retak.

.Penggerek batang/cabang Glenea spp. Pada sekitar lobang dijumpai sisa-sisa gerekan yang strukturnya berserat dan berbuih.  Larva hama penggerek batang/cabang Glenea menggerek batang pokok.  Umumnya hama ini lebih sering ditemukan pada pohon kakao yang dekat hutan.  Pengendalian dengan musuh alami seperti semut angkrang.  Pada kulit batang nampak kerusakan yang berbentuk cincin.

sedangkan bijinya tidak dimakan.Tikus dan tupai / bajing  Tikus merupakan hama penting. Buah kakao yang terserang akan berlubang dan akan rusak atau busuk karena kemasukan air hujan dan serangan bakteri atau jamur. karena serangannya sangat merugikan.  Tikus menyerang buah kakao yang masih muda dan memakan biji beserta dagingnya. .  Gejala serangan tupai/bajing umumnya dijumpai pada buah yang sudah masak karena tupai hanya memakan daging buah.

TERIMAKASIH . Wb.Wassalamu’alaikum Wr.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->