Baterai Nikel-Cadmium (NiCd Battery) Mohamad Teguh Gumelar, 1106000741, Kelompok 3 Baterai merupakan salah satu media

penyimpanan energi listrik yang telah digunakan secara luas. Menurut cara pemakaiannya, baterai terbagi menjadi dua yakni disposable (satu kali pakai) dan rechargeable (dapat digunakan berulang kali). Accumulator/Accu merupakan salah satu contoh dari sumber daya rechargeable, dan salah satu contoh rechargeable battery adalah Baterai NiCd atau NiCad Battery. Baterai NiCd menerapkan prinsip elektrokimia, di mana keberadaan zat elektrolit (zat yang mampu menghantarkan listrik, umumnya zat ionik) dan dua elektroda, yang salah satunya berperan sebagai kutub negatif sementara elektroda lain berperan sebagai kutub positif, menyebabkan terjadinya siklus ionik yang menghasilkan arus listrik. Baterai tersebut diberi nama NiCd karena menggunakan elektroda Nikel dalam bentuk Nikel hidrat (NiOOH) dan Cadmium (Cd). Nikel sendiri merupakan logam berwarna putih-abu, dapat ditempa, elastis, serta memiliki tingkat kekuatan dan resistansi terhadap korosi yang tinggi. Resistansi tersebut sekaligus mengimplikasikan bahwa Nikel memiliki kecenderungan yang relatif rendah untuk mengalami reduksi. Nikel juga merupakan penghantar panas dan listrik yang cukup baik, serta memiliki sifat kemagnetan pada suhu di bawah 345oC. Pada bentuk logam, Nikel tidak reaktif, tidak larut dalam air panas maupun air dingin, ammonia, tidak terpengaruh oleh asam nitrit yang terkonsentrasi, dan basa yang terkonsentrasi. Walau demikian, Nikel larut dalam asam nitrit encer, sedikit larut dalam asam klorida encer, serta asam sulfat encer. Sementara itu, logam Cadmium memilki warna putih-abu, dapat ditempa, elastis, dan permukaannya memiliki rona kebiruan. Cadmium cukup lunak untuk dipotong dengan menggunakan pisau, dapat larut dalam zat asam, tapi tidak dalam zat basa. Cadmium memiliki banyak kesamaan dengan seng, tapi membentuk lebih banyak senyawa kompleks. Cadmium memiliki energi potensial reduksi standar (Eored) sebesar -0.40 V, sedangkan Eored Nikel sebesar -0.25 V (Daftar Eored beberapa zat terlampir). Oleh karena Eored Nikel lebih besar (lebih mendekati positif, yang berarti kecenderungan mengalami reduksi lebih besar), maka dalam sistem baterai NiCd, yang menggunakan Nikel dan Cadmium sebagai elektroda, elektroda Nikel akan mengalami reduksi (di sebut sebagai katoda), sedangkan elektroda Cadmium mengalami oksidasi (disebut sebagai anoda), selama reaksi spontan yang menghasilkan listrik (discharge). Selanjutnya, elektroda Nikel akan disebut sebagai elektroda

1

Sebelum beranjak lebih lanjut pada mekanisme reaksi kimia dalam baterai NiCd. penggunaan istilah elektroda positif dan negatif akan memudahkan pemahaman konsep. dan insulation gasket. Pada reaksi balikan. elektroda negatif (Cadmium). mengubah energi listrik menjadi energi kimia. Reaksi kimia yang berlangsung di dalam baterai NiCd melibatkan air dan zat elektrolit KOH. Sehingga. yang dapat bereaksi dengan 2KOH membentuk K2CO3. sementara elektroda Cadmium disebut sebagai elektroda negatif. serta bersifat dapat balik (reversible). elektroda yang semula mengalami reduksi akan mengalami oksidasi. begitupun sebaliknya untuk elektroda yang semua mengalami oksidasi akan mengalami reduksi. kedua elektroda dalam baterai NiCd dipisahkan oleh separator yang berserat dan memungkinkan gas untuk melaluinya. sealing plate (menjaga sistem dari interferensi zat lain seperti CO2. kepada reaksi balikan yakni. Masih sesuai dengan ilustrasi pada Gambar 1.2 V. Komponen penyusun baterai NiCd adalah elektroda positif (Nikel hidrat (NiOOH)). separator (berseratserat/fibrous). case (sebagai pelindung baterai). Gambar 1. baterai dapat ‘diisi ulang’ atau rechargeable. dari pada menggunakan istilah katoda dan anoda pada mekanisme kerja baterai NiCd.positif. Menurut pengamatan Anna Cyganowski pada baterai Sanyo Cadnica KR-1300 SC (1. insulation ring. Berikut ini adalah penampang membujur baterai NiCd. Oleh karena itu. 1300 mAh) 2 . dengan membalik reaksi yang semula mengubah energi kimia menjadi energi listrik. yang keduanya dapat mengganggu siklus dalam baterai). Penampang Membujur Baterai NiCd (sumber : Nickel Cadmium Batteries: A Medium for the Study of Metal Whiskers and Dendrites. 2006) Seperti yang terlihat pada Gambar 1. dan menyebabkan terbentuknya CdCO3. Oleh karena itu. perlu dipahami terlebih dahulu struktur dan komponen pada baterai NiCd. katoda dan anoda berubah pada reaksi kebalikan.

bahan penyusun separator adalah polypropylene/polyamine. Ketika arus listrik diberikan.Elektroda Positif (Nikel hidrat). Adapun prinsip Elektrokimia yang bekerja adalah bahwa pada baterai terjadi reaksi oksidasi dan reduksi yang menyebabkan pergerakan elektron. apabila seluruh NiOOH telah diubah menjadi Ni(OH)2 dan atau seluruh Cd telah menjadi Cd(OH)2 maka diperlukan 'pengisian ulang' baterai agar ia dapat digunakan kembali.Elektroda Negatif (Cadmium) (sumber : en. Pada penjelasan selanjutnya. Tetapi. Gambar 2. baterai NiCd melakukan reaksi kimia. Baterai NiCd yang dibongkar : 1. tapi berperan dalam transportasi OH-. sehingga dihasilkan arus listrik. Berikut ini adalah reaksi kimia yang terjadi selama penggunaan baterai (discharge) : Positif (reduksi) Negatif (oksidasi) reaksi net ion : 2NiOOH + 2H2O + 2e. masih berdasarkan pengamatan Anna Cyganowski pada baterai yang sama dengan alat yang sama. zat elektrolit yang digunakan pada baterai NiCd adalah aqueous KOH dengan konsentrasi 20-34% berat murni KOH. mengubah energi listrik menjadi energi kimia).wikipedia. 2Ni(OH)2 + 2OH: Cd + 2OH. seperti nylon. Selama penggunaan baterai sebagai sumber energi listrik bagi berbagai alat elektronik. Cd(OH)2 + 2e: 2NiOOH + 2H2O + Cd  2Ni(OH)2 + Cd(OH)2 Salah satu karakteristik baterai NiCd adalah bahwa zat elektrolit tidak berperan secara langsung. Sementara itu.org) Menurut literatur dari Handbook of Secondary Storage Batteries and Charge Regulators in Photovoltaic Systems.berusia 10 tahun dengan menggunakan mikroskop optis Leitz perbesaran 3 hingga 25 kali.Case.Separator. Berikut adalah gambar baterai NiCd yang telah dibongkar. 3. keterangan literatur akan digunakan. maka elektron akan bergerak 3 . Hal tersebut dilakukan dengan membalik reaksi melalui pemberian arus listrik (sesuai prinsip elektrolisis. 4. 2. zat elektrolit yang ada pada baterai teramati sebagai serbuk padat.

 2OH. tabel entalpi pembentukan beberapa zat terlampir). Perbandingan kapasitas Elektroda Positif dan negatif (sumber : Harding Battery Handbook For Quest® Rechargeable Cells and Battery Packs ) 4 . maka arus listrik akan tetap memaksa terjadinya oksidasi dan reduksi. reaksi antara oksigen dan hidrogen dapat menyebabkan ledakan dalam proses pembentukan air dengan ∆E = -285. atau pembentukan salah satu gas harus dicegah. O2 + 2H2O + 4e: 2H2O + 4e. H2 + O2 Tetapi.8 kJ/mol (∆E = perubahan entalpi. Adapun reaksi kimia yang terjadi saat overcharging terjadi pada baterai NiCd sesuai dengan penjelasan sebelunya adalah sebagai berikut : Positif Negatif : 4OH. 2Cd + 2OH- Gambar 3. Oleh karena itu.menuju kutub baterai yang lebih positif dan menyebabkan reaksi kimia kebalikan sebagai berikut : Negatif (reduksi) Positif (oksidasi) reaksi net ion : Cd(OH)2 + 2e. elektroda positif akan 'terisi penuh' lebih dahlu dari elektroda negatif. Tetapi. yakni mencegah pembentukan gas Hidrogen. dan reaksi tersebut dilakukan pada air sesuai persamaan berikut : Positif Negatif net ion reaction : 4OH.+ H2 : 2OH. 2NiOOH + 2H2O + 2e: 2Ni(OH)2 + Cd(OH)2  2NiOOH + 2H2O + Cd Pengaliran arus listrik memaksa terjadinya oksidasi-reduksi di dalam baterai. gas harus dialirkan secara tepat. Untuk melakukan hal tersebut. kapasitas elektroda negatif dibuat lebih besar dibandingkan elektroda positif sehingga. Cd + 2OH: 2Ni(OH)2 + 2OH. Hal kedualah yang dilakukan para pembuat baterai NiCd. O2 + 2H2O + 4e: 2Cd + O2 + 2H2O  2Cd(OH)2 + 4e. apabila terjadi overcharge (seluruh Ni(OH)2 dan atau Cd(OH)2 telah diubah menjadi NiOOH dan Cd tetapi arus listrik masih tetap dialirkan). sehingga kondisi kembali seperti sebelum digunakan.

bukan lelehan. di antaranya adalah penyegelan baterai secara sempurna. apabila telah parah maka baterai bisa menggelembung. Tetapi. overcharging dapat diatasi melalui cara tersebut. di mana baterai kehilangan daya lebih cepat dari yang diperkirakan. Oleh karena itu. Jadi. Baterai NiCd jenis lain tidak membentuk senyawa tersebut. sehingga dihasilkan matriks dengan porositas lebih dari 80%). gas oksigen yang dihasilkan elektroda positif kemudian diserap melalui reaksi dengan bagian elektroda negatif yang belum terubah menjadi Cd(OH)2. tiga di antaranya adalah ‘presentasi pengisian ulang baterai’ yang rendah. Terlebih lagi. salah satu ciri-ciri overcharging adalah baterai yang sudah memanas. Hal tersebut terjadi karena terbentuknya kristal Cd dengan ukuran yang lebih besar pada elektroda baterai setelah pengunaan. dibandingkan dengan elektroda pada baterai ketika belum digunakan. Transisi tersebut dapat memicu pembentukan kristal apabila tidak terdapat expander. ke atas lembaran material aktif yang kemudian secara kimiawi diresapi. Tetapi. elektroda Cd telah diketahui menyebabkan memory effect. Kemampuan untuk 'diisi ulang' dan didaur ulang. sebab tidak seperti beberapa baterai lain. Selama waktu tertentu. Efek tersebut diakibatkan beberapa hal.Seperti yang ditunjukkan persamaan sebelumnya. tetapi produksi gas Oksigen di elektroda positif menghasilkan panas yang juga dapat merusak baterai. hal utama yang menyebabkan pembentukan kristal adalah bahwa Cadmium ternyata dapat membentuk senyawa intermetallic dengan Ni yang banyak terdapat pada baterai NiCd jenis sintered plate (jenis baterai yang elektroda negatif maupun positifnya dibuat dengan menuangkan gabungan partikel serbuk Ni. Meski demikian. menjadi salah satu kelebihan baterai NiCd. serta fase yang dialami elektroda negatif. Sejak ditemukan pada tahun 1989 oleh Waldemar Jugner. Baterai NiCd sendiri digunakan di berbagai alat elektronik seperti peralatan yang dikontrol remote. arus dari baterai NiCd relatif stabil. Senyawa tersebut di antaranya adalah Ni2Cd5 dan Ni5Cd21. baterai NiCd mengalami beberapa perkembangan. serta beberapa peralatan tanpa kabel yang lain. Apabila dibandingkan dengan baterai Lead-acid. ledakan yang identik dengan api dan kerusakan dapat dihindari. NiCd masih menjadi pilihan untuk menyediakan arus stabil. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa peran baterai NiCd cukup diperhitungkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan energi listrik manusia. sehingga total tegangan yang dihasilkan menurun pula. luas kontak elektroda dan zat elektrolit menurun. Sehingga. dan pembentukan struktur ‘jelly-roll’ atau ‘sweden-roll’ pada baterai. karena diketahui Cadmium merupakan logam berat beracun. 5 . NiCd menghasilkan arus yang lebih rendah dan memiliki masa pakai yang lebih singkat dibandingkan dengan baterai Ni-Metal hydride dan Li-ion yang kini telah tersedia secara komersial dengan harga lebih rendah. Pengamatan melalui scanning electron microscope (SEM) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan struktur elektroda negatif pada baterai sebelum pemakaian dan setelah penggunaan dalam jangka panjang (gambar terlampir). NiCd menghasilkan arus lebih tinggi dan bertahan lebih lama. Perkembangan baterai NiCd terjadi secara bertahap. sejenis massa besi) yang dapat membantu mempertahankan struktur elektroda. dua baterai tersebut lebih aman. Tetapi. yakni mengalami transisi sebagai logam Cd dan sebagai Cd(OH)2. elektroda negatif kekurangan zat pengembang (expander.

battcon.html (diunduh pada 22 Juni 2012). Lancashire. Memory Effect in Stationary NiCd Batteries? Forget About It!. University of the West Indies.S.jm/courses/nickel. http://search. Jim. 2010. 2000.html (diakses 20 Juni 2012).com/PapersFinal2003/McDowallPaperFINAL2003. The Batterys Role.php/handbook (diunduh 22 Juni 2012). 2003.org/techscience/technical-papers/battery-handbook-for-pv-systems.com/electrode-potential-d_482. http://www. Robert J. http://wwwchem.hardingenergy.22. SPARKS. Harding Energi Inc. http://www.au/Data %20Sheets/NiCd%20Industrial/Panasonic%20NiCd%20catalogue. One Energy Centre : Norton Shores. Saft America Inc.1981. http://www.master-instruments. Exide Management and Technology Company. Kingston 7. The U.htm (diakses 20 Juni 2012). McDowall. 2020. Lenntech Team. <.. http://www. Harding Battery Handbook. Nickel Cadmium Batteries: A Medium for the Study of Metal Whiskers and Dendrites.24. 2006. Mona Campus. Aircraft Maintenance Technology. The Department of Chemistry.pdf (diakses 23 Juni 2012).html (diakses 20 Juni 2012). Handbook of Secondary Storage Batteries and Charge Regulators in Photovoltaic Systems.proquest.C. Lampiran 6 . Anna. Cadmium Chemical Properties.engineeringtoolbox.uwimona. 21(9). 2004.gov/whisker/dendrite/2006cyganowski-paper..azsolarcenter.lenntech.nasa.Nickel Chemistry. Jamaica. Engineering Toolbox Team. Department of Energy Sandia National Laboratories : New Mexico. http://nepp.pdf (paper diunduh 20 Juni 2012).edu. http://www. Ltd.Daftar Pustaka Cyganowski. Electrode Potential and Galvanic Corrosion. http://www. pp. Matsushita Battery Industrial Co.com/docview/756966558?accountid=17242 (diunduh 20 Juni 2012).com/periodic/elements/cd. Health and Environmental Effects.com/index.pdf (diunduh 22 Juni 2012). Nickel Cadmiun Batteries Technical Handbook : PDF File Technical Handbook. 1999. NASA Goddard.com.

80 +0.19 -0.00 +0.com/electrode-potential-d_482.Element Lithium Rubidium Potassium Calcium Barium Sodium Magnesium Beryllium Aluminum Manganese Zinc Chromium Tungsten Iron Cadmium Cobalt Nickel Tin Lead Hydrogen Antimony Copper Iodine Silver Gold Mercury Iodide Bromine Platinum Chlorine Fluorine Electrode Potential (Volts) -3.24 -0.07 +1.54 +0.80 +0.04 -2.54 +1.40 -0.36 +2.13 +0..58 -0.28 -0.html) 7 .14 -0.10 +0.20 +1.85 -1.80 +0.34 +0.76 -0.87 Lampiran 1. tabel energi potensial reduksi standar beberapa zat (Sumber : http://www.67 -1.92 -2.87 -2.engineeringtoolbox.37 -1.71 -2.74 -0.80 -2.92 -2.44 -0.

2003.pvpusd.us/penhi/starodub/notes/unit4/5_notes. Memory Effect in Stationary NiCd Batteries? Forget About It! ) 8 . Gambar hasil pengamatan menggunakan SEM terhadap kristal elektroda negatif Baterai NiCd sebelum dan setelah penggunaan dalam jangka panjang (sumber : Paper oleh Jim McDowall.ca.Lampiran 2.k12.pdf) Lampiran 3. Tabel Entalpi Pembentukan Standar Beberapa Zat (sumber : http://www.