P. 1
Macam-Macam Alat Ukur

Macam-Macam Alat Ukur

|Views: 272|Likes:
Published by Alesandro Eko
semoga bermanfaat
semoga bermanfaat

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Alesandro Eko on Oct 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/03/2015

pdf

text

original

Pada dasarnya alat ukur yang bisa kita gunakan sehari-hari mengacu pada besaran pokok yang

paling banyak diukur dalam ilmu fisika. Yaitu terdiri atas panjang, massa, dan waktu. Berikut ini penjelasan macam-macam alat ukur tersebut beserta fungsinya. 1. Alat untuk mengukur panjang Alat ini tidak hanya mutlak digunakan untuk mengukur panjang suatu benda saja. Pada penerapannya, bisa digunakan untuk mengetahui kedalaman, diameter, keliling, dan luas. Serta tidak terpaku pada suatu benda, tapi mencakup suatu wilayah. Misalnya lapangan, sumur, dan lain-lain diantaranya: a. Penggaris Alat ini memiliki keterbatasan, yaitu hanya bisa efektif digunakan untuk mengukur benda-benda pada bidang datar dan berdimensi relatif kecil, seperti gambar atau ubin. Dan alat ini pun tidak mungkin memiliki dimensi yang terlalu panjang. Karena biasanya terbuat dari bahan yang kaku seperti, mika, plastik kayu, juga besi.

b. Meteran Alat ini fungsinya kurang lebih sama dengan penggaris. Hanya saja, meteran berdimensi lebih panjang dan terbuat dari bahan yang jauh lebih fleksibel dibanding penggaris. Agar bisa digulung dan mudah dibawa. Meteran bisa terbuat dari nilon atau logam lentur yang bisa digulung. Dimensi panjangnya bisa mencapai seratus meter. Oleh karena itu, alat ini bisa digunakan untuk mengukur objek yang lebih besar, seperti tanah, lapangan, ataupun bangunan. Kelemahan alat ini adalah pada pemakaiannya yang sedikit merepotkan. Seringkali penggunaannya membutuhkan lebih dari 1 orang.

c. Jangka sorong Penggunaan alat yang satu ini biasanya di bengkel-bengkel atau tempat-tempat yang memproduksi barang dengan detail dan tingkat presisi yang tinggi. Misalnya industri mesin, yang membutuhkan ketelitian antara satu bagian dengan bagian lainnya. Bentuk alat ini kurang lebih mirip kunci inggris, dengan satu bagian rahang tetap dan yang lainnya dapat digeser sesuai

berfungsi sebagai skala utama untuk melihat hasil pengukuran. a. Dibawah ini beberapa tipe neraca dan penjelasannya. Bentuk neraca ini sangat khas. Akan tetapi neraca mempunyai jenis yang beragam. Alat ini bukan termasuk peralatan rumah tangga biasa.1 mm. Mikrometer Skrup Alat ini termasuk dalam salah satu dari macam-macam alat ukur yang digunakan untuk mengetahui ukuran benda dengan ketelitian mencapai 0. Mikrometer skrup terdiri atas tiga bagian. memiliki bagian yang dapat diputar sehingga menggerakan selubung ulir agar bisa disesuaikan dengan benda yang akan diukur. Terdapat skala pada bagian batangnya. Ketelitian alat ini mencapai 0. tidak dapat digeser.01 mm. salah satu dari macam-macam alat ukur adalah alat pengukur massa.keperluan. d. 3) Selubung ulir adalah bagian yang digerakan oleh selubung luar sehingga bisa sesuai dengan benda yang diukur. yaitu neraca. Naraca Pasar Disebut demikian karena biasanya kita akan bisa melihat neraca ini di pasar. Alat ini biasanya digunakan untuk mengukur diameter benda kecil seperti skrup. Alat pengukur massa hanya ada satu. Benda yang diukur biasanya seperti ketebalan suatu plat atau lempeng logam. ada bagian yang berfungsi sebagai wadah untuk menempatkan barang yang akan ditimbang. Alat untuk mengukur Massa Setelah alat pengukur panjang. isi serabut kabel. terutama pasar tradisional. yaitu: 1) Selubung utama yang merupakan bagian statis. karena hanya digunakan di tempattempat tertentu dan untuk alat-alat tertentu saja. dan lain-lain. 2) Selubung luar. 2. baik dimensi dalam maupun dimensi luarnya. .

1 kilogram. Ukuran berat bandul neraca ini beragam. lalu bagian lainnya menyerupai tatakan untuk meletakan bandul neraca. Cara penggunaannya mirip dengan neraca pasar. sementara yang berukuran besar sanggup untuk menahan beban sampai level kuintal. yaitu menyeimbangkan berat antara barang yang diukur dan bandul neraca. Neraca Dua Lengan Neraca ini berbentuk seperti lambing zodiak libra. neraca ini biasanya berukuran kecil dan hanya bisa digunakan untuk mengukur benda yang tidak terlalu berat (tidak mencapai berat Kg-an). Yang berukuran kecil lemampuannya kurang lebih sama dengan neraca dua lengan. Tapi biasanya paling besar adalah 5 kilogram. b. c.Bagian ini bisa dilepas. 2 kilogram dan seterusnya. Tapi pada neraca jenis ini bandul neraca bisa juga digantikan oleh benda lain yang ingin dibandingkan beratnya dengan benda yang akan ditimbang. setengah kilogram. bagian tatakan ini tidak dapat dilepas. ada yang seukuran 1 ons. Neraca Tiga Lengan Neraca jenis inijuga biasanya ada di laboratorium. . tapi ada juga yang berukuran besar dan biasanya terlihat di kios-kios penjual beras. Neraca jenis ini biasanya digunakan di laboratorium atau toko-toko emas zaman dulu.

sekolah. 3. jam. Alat ukur waktu Macam-macam alat ukur lainya adalah alat ukur waktu. Anemometer (mengukur keccepatan angin) Adalah alat pengukur kecepatan angin yang banyak dipakai dalam bidang Meteorologi dan Geofisika atau stasiun prakiraan cuaca. kita cukup naik ke atas timbangan ini. tempat praktek dokter. satuan ukur alat ini terdiri dari beberapa tingkatan yaitu: hari. Maka jarum akan menunjuk ke jangka yang sesuai dengan berat badan kita. Contoh penggunaan alat ini adalah untuk mengetahui berapa lama proses suatu kegiatan berlangsung. Umumnya berbentuk kotak atau lingkaran. Perancang pertama dari alat ini adalah Leon . dan sekon atau detik. 4. Biasanya kita bisa menemukan alat ini di klinik. menit.d. Alat ukur ini biasanya berupa jam tangan. rumah sakit. Untuk mengetahui waktu yang lebih detail bisa digunakan stopwatch. Neraca Kamar Mandi Neraca ini lebih kita kenal sebagai timbangan badan. Nama alat ini berasal dari kata Yunani Anemos yang berarti angin. atau tukang timbangan badan dan tensi darah keliling. Alat ini digunakan untuk mengetahui beberapa lama suatu waktu itu berjalan. atau jam meja. jam dinding.

Biasanya alat ini ditempatkan di dalam bekas (container) penyimpanan barang yang memerlukan tahap kelembapan yang terjaga seperti dry box penyimpanan kamera. 6. Kelembaban yang rendah akan mencegah pertumbuhan jamur yang menjadi musuh pada peralatan tersebut. Kini Higrometer banyak dipakai untuk pengukur kelembaban ruangan pada budidaya jamur. 5. Kecepatan angin bervariasi dengan ketinggian dari permukaan tanah. 1 kn = 1.237 mi/j = 1. Kecepatan angin adalah jarak tempuh angin atau pergeraakan udara per satuan waktu dan dinyatakan dalam satuan meter per detik (m/d). sarang burung walet maupun untuk pengukuran kelembaban pada penetasan telur. . alat ini juga dapat mengukur besarnya tekanan angin itu. Satuan mil (mil laut) per jam disebut juga knot (kn).944 kn.Battista Alberti pada tahun 1450. Kecepatan angin diukur dengan menggunakan alat yang disebut Anemometer atau Anemograf. kilometer per jam (km/j).85 km/j = 1.151mi/j = 0. dimana makin tinggi gerakan angin makin cepat. Barometer umum digunakan dalam peramalan cuaca. kandang reptil. dimana tekanan udara yang tinggi menandakan cuaca yang "bersahabat". sedangkan tekanan udara rendah menandakan kemungkinan badai.514 m/d atau 1 m/d = 2. dan mil per jam (mi/j). Higrometer juga banyak dipakai di ruangan pengukuran dan instrumentasi untuk menjaga kelembapan udara yang berpengaruh terhadap keakuratan alat-alat pengukuran. Barometer (mengukur tekanan udara) Barometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan udara. sehingga dikenal adanya profil angin. Selain mengukur kecepatan angin. Higrometer (mengukur kelembapan udara) Higrometer adalah sejenis alat untuk mengukur tingkat kelembaban pada suatu tempat.

Alat ohm-meter ini menggunakan galvanometer untuk mengukur besarnya arus listrik yang lewat pada suatu hambatan listrik (R). Lempengan luar berperan sebagai anode sedangkan yang di tengah sebagai katode. arus yang melalui meter akan meningkat. 8. Skala dari galvanometer ditandai pada ohm.7. Desain asli dari ohmmeter menyediakan baterai kecil untuk menahan arus listrik. Voltmeter (mengukur tegangan listrik) Voltmeter adalah alat/perkakas untuk mengukur besar tegangan listrik dalam suatu rangkaian listrik. Voltmeter disusun secara paralel terhadap letak komponen yang diukur dalam rangkaian. Amperemeter biasanya dipasang berderet dengan elemen listrik. Amperemeter (mengukur kuat arus listrik) Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik yang ada dalam rangkaian tertutup. Alat ini terdiri dari tiga buah lempengan tembaga yang terpasang pada sebuah bakelite yang dirangkai dalam sebuah tabung kaca atau plastik. Cara menggunakannya adalah dengan menyisipkan amperemeter secara langsung ke rangkaian. Ohmmeter (mengukur besar tahanan listrik) Ohm-meter adalah alat pengukur hambatan listrik. karena voltase tetap dari baterai memastikan bahwa hambatan menurun. Ini menggunakan galvanometer untuk mengukur arus listrik melalui hambatan. 9. . Umumnya tabung tersebut berukuran 15 x 10cm (tinggi x diameter). Besarnya satuan hambatan yang diukur oleh alat ini dinyatakan dalam ohm. yang kemudian dikalibrasikan ke satuan ohm. yaitu daya untuk menahan mengalirnya arus listrik dalam suatu konduktor.

Ohmmeter dari sirkui itu sendiri. pendakian. 11. Altimeter (mengukur ketinggian daratan dari permukaan laut) Altimeter adalah alat untuk mengukur ketinggian suatu titik dari permukaan laut. Biasanya alat ini digunakan untuk keperluan navigasi dalam penerbangan. dan kegiatan yang berhubungan dengan ketinggian. oleh karena itu mereka tidak dapat digunakan tanpa sirkuit yang terakit. Spektrometer (mengukur intensitas cahaya) Spektrometer adalah alat untuk mengukur spektrum cahaya. 10. spektrometer adalah alat optik untuk menghasilkan garis spektrum cahaya dan mengukur panjang gelombang serta intensitasnya. Dalam astronomi dan beberapa cabang ilmu fisika dan kimia. . dan lainnya) Penggunaan Altimeter umumnya selalu diikuti dengan penggunaan kompas. Altimeter bekerja dengan beberapa prinsip: a) tekanan udara (yang paling umum digunakan) b) Mangnet bumi (dengan sudut inclinasi) c) Gelombang (ultra sonic maupun infra merah.

Torsi pada alat pemutar sekrup perlu dibatasi agar ulir pada sekrup tidak aus akibat pemakaian torsi yang berlebihan. Torsimeter (mengukur torsi) Torsimeter adalah alat pengukur torsi yang biasa dipakai untuk mengukur torsi pada alat pemutar sekrup (screw driver). .12.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->